Issuu on Google+

M E T R O

SENTANI

Cenderawasih Pos Selasa, 27 April 2010

14

BERITA SENTANI, KEEROM DAN SEKITARNYA

SENTANI Alokasi Dana Otsus RSUD Yowari Turun MESKI kualitas pelayanan RSUD Yowari kepada masyarakat dituntut untuk terus ditingkatkan, namun dukungan dana Otsus 2010 untuk RSUD Yowari ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Direktur RSUD Yowari dr Nicodimus Barends, dana Otsus RSUD Yowari untuk tahun anggaran 2010 adalah sebesar Rp. 5.393.376.000. Jumlah ini berkurang sekitar Rp 400 juta, dibandingkan tahun anggaran 2009 yang dialokasikan sebesar Rp 5,8 Miliar “Dilihat dari perbedaan besaran dana Otsus dari tahun sebelumnya, maka tahun ini memang mengalami penurunan,” ungkap dr. Nico saat ditemui Cederawasih Pos di ruang kerjanya Senin(26/4). Menurut Dr.Nico Barends untuk tahun anggaran 2010 besaran dana otsus yang diterimanya, dialokasikan untuk dua pos anggaran yaitu, bagi peserta Jamkesda sebesar Rp.1.000.000.000,- dan selebihnya untuk obat-obatan. Dirinya menambahkan kalau dana Otsus dari Propinsi sampai sekarang belum ada karena sedang di lakukan perubahan-perubahan, besaran dananya juga belum ada kepastian. Disinggung tentang siapa saja yang bisa mendapat pelayanan Jamkesmas dari dana Otonomi Khusus di RSUD Yowari, menurut Nico yang berhak mendapat pelayanan gratis dari dana Otsus adalah orang asli Papua, khususnya dari Kabupaten Jayapura yang tidak mampu.(cr-163/tri)

Cegah Pemalakan, Polsek Intensifkan Patroli KAPOLSEK Sentani Kota Iptu Frans Fenanlamper mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengintensifkan patroli di tengah masyarakat. Hal ini untuk mencegah gangguan Kamtibmas, termasuk aksi pemalakan yang sering terjadi ditengah masyarakat. “Aksi pemalakan ini, terjadi bukan hanya malam hari tapi siangsiang juga. Para pelaku pemalakan itu biasanya dalam pengaruh minuman keras, sehingga sering meresahkan masyarakat,” ungkap Kapolsek Sentani Kota Iptu Frans Fenanlampir di ruang kerjanya Senin(26/4) Untuk itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Polres Jayapura melalui bagian Bina Mitra untuk meningkatkan proses patroli di wilayah Polsek Sentani kota. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong aktifitas Pos-pos Kamling yang ada di Kelurahan/kampung maupun tiap RW. Menurut Kapolsek, dirinya akan bekerjasama juga dengan tokohtokoh adat, agama, perempuan dan tokoh pemuda untuk bersamasama dengan semua elemen itu untuk menanggulangi tindak kriminal. Secara keseluruhan, Kapolsek mengatakan tindakan kriminalitas di Sentani Kota menurun. Hal ini tidak terlepas dari keseriusannya untuk menguarngi angka kriminalitas. “Setiap laporan tindakan kriminal yang masuk, saya berusaha untuk ikut memantau langsung di lapangan,”tambahnya.(cr-163/tri)

KEEROM

Tingkat Kelulusan UN SMA Rendah SMA YPK 1 Sentani 100% Tidak Lulus SENTANI-Sikap optimisme Pemkab Jayapura, dalam hal ini Dinas Pendidikan bahwa tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SMA Tahun 2010 ini akan lebih baik yakni bisa mencapai 90 persen lebih, tampaknya tidak terpenuhi. Justru yang terjadi tingkat kelulusan sangat rendah, menurun dibanding tahun sebelumnya. Ironisnya lagi, ada satu SMA hampir 100 persen siswanya tidak lulus. Ketua Panitia UN/UAN/ UASBN Kabupaten Jayapura Drs.Krisno Purbo mengungkapkan, untuk SMA prosentase atau tingkat kelulusan siswanya hanya mencapai 68,81 persen. Sedangkan untuk SMK tingkat kelulusan siswanya lebih baik, yakni mencapai 92,96 persen dan MA tingkat kelulusan siswa mencapai 90,48 persen. “Untuk kelulusan siswa tingkat SMK memang hasilnya cukup bagus karena mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk SMA memang harus diakui tingkat kelulusannya menurun dibandingkan tahun lalu,”ungkapnya kepada wartawan di Sekretariat UN/UAN/ UASBN, Senin (26/4) kemarin. Dia mencontohkan, SMA 1 Sentani yang menjadi barometernya pendidikan SMA di Kabupaten Jayapura, dari total 424 siswa, sebanyak 57 siswa tidak lulus atau harus mengulang. SMA N 2 Maribu dari 188 siswa, 33 siswa mengulang, SMA 1 Nimboran dari 121 siswa, 11 siswa mengulang. Selanjutnya, SMA YPPK Asisi dari 96 siswa, sebanyak 13 siswa harus mengulang, SMA YPKP AlFatah dari 75 siswa, 16 orang mengulang, dan MA YPKP Al Fatah dari 21 siswa, 2 orang masih harus mengulang.

M NUR/CENDERAWASIH POS

Seorang siswa SMA 1 Sentani tampak menanggis sedih di pelukan ayahnya begitu mengetahui dirinya dinyatakan tidak lulus dalam pengumuman UN di Aula Yonif 751/BS, kemarin. M NUR/CENDERAWASIH POS

Seorang siswa SMA 1 Sentani menanggis bahagia di pelukan ibunya begitu dirinya dinyatakan lulus pada pada pengumuman hasil UN di Aula Yonif 751/BS, kemarin.

Sementara dua SMA yang tingkat kelulusannya rendah yakni, SMA YPK 2 Filadelphia dari 121 siswa, sebanyak 75 siswa mengulang dan SMA YPK 1 dari 133 siswa, tingkat kelulusanya 0 persen atau hampir semua siswa harus mengulang. Disinggung siswa dari SMA yang mendapat nilai tertinggi tingkat Kabupaten Jayapura, Krisno mengaku belum memiliki data mengingat pihaknya belum melakukan rekap terhadap semua hasil UN tersebut. Sementara itu, Kepala SMA 1 Sentani Drs. Stefanus Hawu, M.Pd mengungkapkan, dibandingkan tahun lalu, tingkat kelulusan siswanya tahun ini mengalami penurunan. Tahun lalu, jumlah yang tidak lulus atau mengulang masih dibawah 25 orang, tapi tahun ini jumlah siswa yang mengulang meningkat mencapai 57 orang.

“Yang jelas hasil ini akan menjadi bahan evaluasi kami dan tentunya hasil ini akan menjadi perhatian serius kami untuk perbaikan kedepannya,”ungkapnya usai acara pengumuman hasil UN di Aula Yonif 751/BS, kemarin. Namun demikian, dari segi hasil nilai ujian per mata pelajaran untuk masing-masing siswa, dirinya mengaku agak puas karena nilai jumlah siswa yang mendapatkan nilai 9 dan 10 untuk mata pelajaran tertentu lumayan banyak. Misalnya, untuk pelajaran bahasa Indonesia, siswa yang mendapatkan nilai 9 lebih ada sekitar 10 orang, begitu juga dengan pelajaran lainnya dengan nilai Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris. Bahkan, ada beberapa siswa untuk mata pelajaran Matematika mendapat nilai 10. “Untuk sekolah kami nilai tertinggi diraih siswa dari jurusan IPA atas nama Eka Wahyuni dengan total nilai ratarata 8,43,”ungkapnya. (mud/tri)

Laporan Masyarakat Harus Cepat Ditangani

DOKUMENTASI LMA RKDS

Ketua LMA Senggi, Idominggus saat memberikan sambutannya dalam acara pendeklarasian Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Senggi, Kabupaten Keerom di Aula Kantor LMA Senggi, Sabtu (24/4)

LMA RKDS Senggi Dideklarasikan JAYAPURA – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Rukun Keluarga Distrik Senggi (RKDS) Kabupaten Keerom, Idominggus mengatakan bahwa berdasarkan tuntutan untuk meningkatkan harkat, martabat dan harga diri, masyarakat adat Senggi telah membentuk atau mendeklarasikan LMA RKDS. Dikatakan, LMA ini sebenarnya telah ada sejak lama sebagai wadah organisasi permusyarawakatan para kepala-kepala suku Distrik Senggi.”Sadar akan peran dan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia maka LMA RKDS berjuang demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa mendatang. Bahkan kami akan terus maju mendorong kemurnian hati untuk menegakkan tugas dan peran kami,”ungkap Idominggus melalui pres releasenya kepada Cenderawasih Pos. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Distrik Senggi untuk menjunjung tinggi dan mentaati adat serta peraturan organisasi kemudian selalu menjaga serta memelihara nama baik organisasi. Selain itu, LMA RKDS menyatakan bahwa LMA ini sebagai wakil adat keluar dalam hal-hal yang menyangkut kepentingan yang mempengaruhi adat. Kemudian lembaga ini mengelola hak-hak adat atau harta kekayaan organisasi untuk meningkatkan kemajuan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, dengan ditetapkannya LMA RKDS ini diharapkan dapat mengangkat pembangunan di wilayah Distrik Senggi. Setiap permasalahan di tingkat kampung diharapkan dapat diselesaikan lewat LMA (nal/tri)

SENTANI-Kapolres Jayapura AKBP Mathius D Fakhiri, SIK mengharapkan kepada seluruh anggota di jajaran Polres Jayapura untuk bertindak cepat dalam setiap menangani kasus yang dilaporkan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Kapolres saat memberikan pengarahan pada acara serah terima jabatan (Sertijab) dua Kapolsek dan pengukuhan Wakapolres Jayapura di Mapolres Jayapura, Senin (26/4) kemarin. Menurut Kapolres, hal terpenting yang harus diperhatikan anggota adalah tidak boleh mempermainkan kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat. Justru yang harus dilakukan anggota harus bekerja dan melayani masyarakat tanpa pamrih atau diembel-embeli kepentingan lain. “Saya juga berharap setiap anggota atau penyidik dalam menangani kasus harus berhati-hati, tidak boleh gegabah dan tetap memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku guna menghindari terjadinya gugatan praperadilan. Saya pikir kasus praperadilan ini bisa dicegah jika anggota dalam melaksanakan tugasnya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,”ungkapnya. Dikatakan Kapolres, Polsek sebagai ujung tombak pelayanan terdepan kepolisian kepada masyarakat dituntut untuk terus meningkatkan pelayanan, pengayoman dan perlindungan masyarakat. Karena itu, setiap anggota harus selalu peka terhadap perkembangan dan permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga ketika adalah masalah atau kejadian yang

PENGOBATAN TRADISIONAL ALAT VITAL PRIA DAN WANITA MANANGANI PROBLEM KEJANTANAN DAN BERBAGAI KELUHAN WANITA ALTERNATIF THERAFI DAN SPESIALIS ALAT VITAL ASLI BANTEN

DOKUMENTASI POLRES JAYAPURA

Kapolres Jayapura AKBP Matius D Fakhiri, SIK saat memimpin Pengukuhan Wakapolres dan Sertijab sejumlah Kapolsek di Mapolres Jayapura, Senin (26/4).

dilaporkan masyarakat bisa sesegera mungkin ditanggani. Ia menambahkan, terkait dengan Sertijab ini pihaknya minta jangan terlalu dibesar-besarkan, karena ini merupakan bentuk pembinaan karier berjenjang kepada setiap anggota atau perwira, sekaligus bentuk motivasi untuk meningkatkan dedikasi atau pengabdiannya sebagai anggota bhayangkara. Sekadar diketahui, dalam Sertijab ini ada dua Kapolsek yang mengalami pergantian yakni Kapolsek Sentani Timur yang dijabat AKP Eta Dimara digantikan pejabat baru AKP Agung Ictiarso. Kapolsek lama, selanjutnya mendapat jabatan baru sebagai Kasat Narkoba di Polres Aimas

Sorong, sedangkan Kapolsek baru sebelumnya bertugas di Biro Pers Polda Papua. Berikutnya, Kapolsek Kawasan Bandara Sentani yang dijabat AKP M.Yusuf digantikan pejabat baru AKP Penri Edison. AKP M.Yusuf selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Kasat PJR Polda Papua,sedangkan AKP Penri Edison sebelumnya menjabat Kapolsek Kawasan Bandara Timika. Dalam kesempatan ini juga, Kapolres juga mengukuhkan Wakapolres yang baru Kompol Christ Pusung, S IKmenggantikan Kompol M.Helmi, S.IK saat saat ini masih menjalani Sespim di Jakarta. Kompol Christ Pusung sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Yapen. (mud/cr-163/tri)

KHUSUS PRIA* - Menambah ukuran besar dan panjang. - Menambah keras, kuat dan Tahan Lama. - Mengobati lemah Syahwat, Impoten. - Mengobati penyakit sipilis - rajasinga - Perawatan keperkasaan dan gairah seksual. - Pengobaan khusus lemah syahwat.

UKURAN YANG DIPILIH Bersama : SYAHRUL NURSIDIK 081344859744

Panjang : Diameter :

16cm, 17cm, 18cm, 20cm 3cm, 4cm, 4cm, 5cm

KHUSUS WANITA : - Memperbesar dan mengencangkan payudara - Membentuk tubh, meratakan perut dan menaikkan pantat. - Menangani masalah rahim dan vagina. Ditangani - Merapatkan bagian kewanitaan / virgin. Tenaga ANTOMI THERAFI : Ahli - Pengobatan alternatif patah tulang. - Mengobati rematik tulang dan flu tulang. - Mengobati stress dan trafi syaraf. - Refleksi kebugaran tubuh. Tanpa efek - Melayani pijat tradisional.

KHUSUS KEBATINAN - Mengobati penyakit guna-guna - Susuk pemikat pasangan, pelarisan,pengasihandan kewibawaan - Memikat dan menundukan pasangan agar tidak berpaling - Pelet jitu(menjadikan pasangan cinta mati) ALAMAT PRAKTEK JL. KEMIRI NO. 16 POS TUJUH BAWAH SENTANI KOTA HUB. 081344859744 - 081380943381

Samping Permanent selamanya

Menyediakan Berbagai Macam Pakaian Batik Khas Papua * Batik Sutra * Batik Tulis * Batik Cetak yang berkualitas Menerima Pesanan Seragam Kantor & Sekolah CABANG JAYAPURA: - Ruko Baru Depan Gelael Jl.Ruko Halmahera Telp. 523489 Baru Depan Gelael - Jl. Jl. Halmahera Samudera Maya No. 36 Telp. 523489 (Blkng pompa bensin) Dok V Bawah jayapura Telp. 533929 CABANG KOTARAJA : Jl. Raya Abepura Kotaraja (Depan Kantor Kehutanan) Telp. 582335 CABANG SENTANI : Telp. Telp.593521 593521

Tim Audit Segera Diturunkan Terkait Desakan Kadistrik dan Bendahara Dinonaktifkan SENTANI-Desakan dewan kepada eksekutif agar Kepala Distrik (Kadistrik) Sentani Barat Elisa Yarusabra, S.Sos dan Bendahara Pengeluaran Celcius Apesaray segera dinonaktifkan, langsung disikapi Asisten I Setda DR.Jack Ayamaseiba, SH, MH. Jack mengaku, pihaknya telah membentuk tim audit dari Inpektorat Kabupaten Jayapura (dulu Bawasda.red) yang diberikan tugas untuk melakukan pemeriksaan atau audit keuangan distrik tahun 2009 dan 2010. “Kami dari eksekutif sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap dewan terhormat terkait desakannya kepada Bupati untuk segera menonaktifkan Kadistrik dan Bendahara guna mempermudah proses investigasi. Hanya saja untuk menonaktifkan seorang pejabat ada mekanismenya dan itu harus diperkuat dengan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukannya,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Senin (26/4). Menurut Jack, sebelum aksi pemalangan dilakukan para pegawai, memamg sebelumnya sudah ada 3 surat yang dikirim Sekdis dan masyarakat ke Bupati terkait temuan-temuan yang menyangkut dugaan-dugaan penyalahgunaan dana. Surat tersebut sudah direspon dan telah dilanjutkan ke Inspektorat Kabupaten untuk dilakukan proses audit administrasi. Hal ini dilakukan mengingat laporan keuangan 2009 termasuk juga yang sekarang ini belum diserahkan ke Bupati. Terkait dengan persoalan itu, tadi siang (kemarin.red) Asisten III Setda dan Kabag Pemerintahan telah turun ke distrik untuk melakukan pertemuan dengan pegawai dan masyarakat. Dari hasil pertemuan itu, memang mereka mengeluarkan rekomendasi agar Kadistrik dan Bendahara diganti.

M.NUR/CEPOS

DR Jack Ayamiseba

Namun, yang perlu diketahui untuk mencopot atau menonaktifkan seorang pejabat, ada prosedur atau mekanisme yang harus ditempuh. Sehingga dalam menanggapi desakan dewan dan masyarakat ini, pihaknya sangat hati-hati tidak boleh gegabah supaya dalam mengambil keputusan itu tidak salah. “Sekarang tim audit sedang turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti,”ungkapnya. Terhadap tugas tim audit ini kata Jack, pihaknya memberikan batas waktu hingga Jumat depan untuk melaporkan hasil temuan di lapangan, untuk dijadikan acuan dalam mengambil keputusan lebih lanjut. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga sangat menyayangkan aksi pemalangan yang dilakukan pegawai, karena ini juga menyalahi aturan bahkan bisa menganggu pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Sebab, bagaimana juga pemalangan ini bukan merupakan solusi terbaik, karena masih ada mekanisme lain yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Saya pikir pegawai yang melakukan pemalangan tetap akan kita ambil tidnakan dan kami juga ingin tahu siapa dalang dibalik aksi ini. Seorang pegawai melakukan pemalangan kantor pemerintah ini bisa merusak citra pemerintah sendiri. Sehingga pelaku pemalangan ini tetap akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,”jelasnya. (mud/tri)

Dewan Tunggu Laporan Eksekutif SENTANI-Rencana pihak eksekutif akan kembali menggelar pertemuan dengan dewan, terkait keluarnya surat keputusan (SK) pembatalan 20 CPNS Formasi 2009 Kabuapaten Jayapura, Senin (26/4) kemarin, tampaknya belum dilakukan. Pasalnya, hingga siang kemarin, tidak ada satupun pejabat eksekutif datang ke dewan. Sekretaris Tim Pansus Penerimaan CPNS DPRD Kabupaten Jayapura Hanna Wasanggai mengungkapkan, dirinya belum tahu jika hari ini akan ada pertemuan dengan eksekutif menyangkut tindaklanjut pertemuan sebelumnya bersama para CPNS di ruang sidang dewan. “Yang kami tahu hasil dari pertemuan ini pihak panitia dan tim penetapan CPNS yang dipimpin Sekda akan berkonsultasi atau berkoordinasi dulu dengan Bupati. Hasil dari konsultasi ini yang selanjutnya akan dilaporkan eksekutif ke dewan. Jadi kami masih menunggu hasil konsultasi tim kepada Bupati,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos diruang Komisi B DPRD, kemarin. Menurut Hanna, menyangkut

M.NUR/CEPOS

Hanna Wasanggai

waktu konsultasi itu, pihak eksekutif meminta waktu satu minggu, dengan alasan Bupati masih padat kegiatan di luar. Dari tim Pansus tetap pada desakan awal, bahwa eksekutif harus meninjau kembali atau mencabut SK pembatalan itu. Sebab, ini menyangkut nasib hidup seseorang. Jika, nantinya apa yang menjadi harapan dewan tidak direspon, maka dewan tentunya akan menempuh mekanisme lain yakni akan mengunakan hak interpelasi atau hak angket. (mud/tri)


14