Page 7

DAERAH

Rabu Paing, 14 Januari 2009

7

Memotret Patung Carola Vooges Sangat Menarik

Bali Post/ist

ANAK-ANAK - Rotary Club of Bali Denpasar prioritaskan pendidikan dan kesehatan anak-anak.

Nutrisi Plus Rotary Club of Bali Denpasar PADA tahun bakti 2008-2009 ini, Rotary International mengangkat ‘’Make Dreams Real’’ sebagai tema sekaligus acuan dalam setiap kegiatan-kegiatan pelayanan Rotary Club yang tersebar di seluruh penjuru dunia, termasuk salah satunya adalah Rotary Club of Bali Denpasar yang bernaung di bawah District 3400-Indonesia. Sebagi club Rotary tertua di Bali, Rotary Club of Bali Denpasar selama lebih dari 25 tahun pengabdiannya dalam kegiatan-kegiatan sosial memprioritaskan pelayanannya untuk meningkatkan kualitas anak-anak yakni dalam hal pendidikan dan kesehatan. Untuk mencetak calon-calon pemimpin generasi penerus bangsa yang berkualitas adalah berawal dari dua hal mendasar tersebut. Untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut, Ibu Sisca Suhendra selaku President Rotary Club of Bali Denpasar periode 2008-2009 mencanangkan sebuah program Nutrisi Plus untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak yakni dengan memberikan nutrisi tambahan bagi 600 anak-anak TK di Bali. Program tersebut di antaranya diarahkan ke Badung Selatan dan Utara, Singaraja, Apuan dan Gianyar. Dalam program ini Rotary Club of Bali Denpasar terbuka dalam menerima uluran tangan sesama yang ingin terlibat dalam meningkatkan kesehatan anak-anak generasi penerus bangsa Indonesia. Realisasi perdana program Nutrisi Plus dilaksanakan pada Selasa (13/1) di TK Dharma Sentanu Batubulan, Gianyar dengan bekerja sama dengan BPRLestari selaku salah satu sponsor program dan didukung oleh Radio Bali FM 98,9 yang menjadi sukarelawan dalam melaksanakan program secara rutin di TK Dharma Sentanu. Program perdana ini melibatkan 85 anak di TK Dharma Sentanu, diberikan tema ‘’Lestari for Kids’’. Mekanisme pelaksanaan program dirancang selama enam bulan di mana setiap anak tiap minggunya secara rutin akan mendapat nutrisi tambahan berupa susu, kacang hijau, telur, multivitamin, obat cacing serta monitoring perkembangan anak melalui penimbangan berat sekaligus pengukuran tinggi badan di awal, pertengahan dan di akhir program. Di samping itu, pemeriksaan kesehatan kepada anak juga dilaksanakan secara berkala untuk memaksimalkan hasil program itu sendiri yaitu menjadi anak-anak yang benar-benar sehat dan cerdas. (r/*)

Bali Post/ist

POTONG TUMPENG - Komisaris Utama Ketut Artana (nomor 3 dari kiri) didampingi Dirut BPR Tata I Komang Sudiana, S.E. (nomor 2 dari kiri) serta jajaran pengurus dan karyawan saat acara pemotongan tumpeng serangkaian puncak HUT ke-6 Bank Tata di kantor Jalan Teuku Umar Barat (Marlboro) No. 19.

HUT BPR Tata Anjung Sari Dirayakan secara Sederhana Denpasar (Bali Post) Perayaan HUT ke-6 BPR Tata (singkatan dari Bank Perkreditan Rakyat Tata Anjung Sari) yang berkantor di Denpasar berjalan sederhana, dengan acara puncak berupa pemotongan tumpeng yang dilakukan Bapak Ketut Artana sebagai pemegang saham terbesar. Puncak HUT selain dihadiri Dirut I Komang Sudiana, S.E. juga segenap jajaran pengurus dan karyawan. BPR Tata kini ditangani pengelola baru setelah proses akuisisi (pengambilalihan) dari pemilik dan direksi lama ke pemilik dan direksi baru yang sebelumnya berkantor di Jalan Mengwi, Badung. ‘’Jika dalam perayaan HUT sebelumnya puncak acara dilaksanakan di salah satu objek wisata dan melibatkan seluruh keluarga karyawan/ti, pengurus serta pemegang saham. Namun dalam krisis ekonomi global tahun ini perayaan HUT yang berlangsung pada 31-12-2008 dirayakan secara sederhana,’’ ujar Sudiana. Puncak acara HUT dirayakan di Kantor BPR Tata, Jalan Teuku Umar Barat (Marlboro) No.19 Denpasar diisi dengan presentasi kinerja tahun 2008, penyerahan hadiah kepada pemenang Kompetisi Pertumbuhan Dana dan Kredit, penyerahan gaji ke-13 serta diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bapak Ketut Artana sebagai pemegang saham terbesar. Serangkaian HUT telah diadakan persembahyangan bersama, punia serta nuur tirta di Pura Melanting Pulaki, Singaraja, persembahyangan ke Pura Watu Klotok Klungkung dan ke Pura Uluwatu, Badung. Dirut BPR Tata Komang Sudiana menjelaskan dalam perkembangannya, aset BPR Tata terus bertumbuh dan kini mencapai Rp 33,9 miliar. Sedangkan besarnya kredit mencapai Rp 24,6 miliar dan NPL 0,46%. Ditambahkan, BPR Tata saat ini memiliki kantor cabang di Jalan Puputan I No. 11 Klungkung dengan aset Rp 5,5 miliar serta kredit tersalur Rp 5,03 miliar. Adapun NPL atau kredit macet 0,0%. ‘’Tidak ada kredit yang macet. Ini berkat tingginya tingkat kesadaran nasabah akan melaksanakan kewajibannya serta jalinan kerja sama yang dilakukan pihak bank dengan nasabah,’’ tambah Komang Sudiana. BPR Tata juga mendapat bantuan dari BNI, Bank Niaga, Bank Danamon dan Bank Bumiputra baki debet Rp 24,9 miliar. Dalam sambutannya, Komisaris Utama Bank Tata Ketut Artana juga mengingatkan kembali tentang visi BPR Tata agar dapat direalisasikan yakni menjadikan BPR Tata sebagai BPR sehat dan beraset Rp 50 miliar pada tahun 2010 mendatang. (031/*)

BERBEDA dengan patung figur atau patung realis, memotret patung modern cukup menantang. Seperti karya dari Carola Vooges (53), seniman serba bisa asal Haarlem, Netherlands. Karena bentuk patung yang bisa dilihat dari berbagai sudut dan bisa diinterpretasikan sesuai dengan imajinasi. ‘’Apalagi jika patung terdiri atas lebih dari satu bentuk, kombinasinya sangat dinamis,’’ ungkap IB Putra Adnyana (Gustra), fotografer yang membuat foto karya Carola Vooges yang segera dibukukan. Carola Vooges, selain karyanya yang berupa patung modern, juga seorang desainer fashion, pemain drama terkadang juga hobi fotografi dan melukis, telah berpameran secara international di Belanda, Prancis, Amerika hingga ke Indonesia. Sekarang karyanya dapat dinikmati penggemar patung modern di Gallery Santrian, Sanur mulai Jumat (16/ 1) hingga Sabtu (28/2). Pembukaan akan dilakukan oleh Pintor Sirait. Nampaknya Carola Vooges dapat mengandalkan ‘’mata imajinasi’’ dengan cer-

Bali Post/ist

PATUNG - Carola Vooges dengan patung karyanya bersama dengan fotografer Bali IB Putra Adnyana (Gustra). mat. Jika orang awam melihat sepotong serabut kelapa di pantai lalu terabaikan, maka seniman wanita asal Belanda ini bisa merasakan

sebagai bentuk anatomi tubuh wanita. Demikian juga saat melihat potongan benda lain, Carola Vooges memiliki interpretasi tersendiri. (r/*)

Pojok BNI di Universitas Udayana Mulai Dioperasikan SEBAGAI wujud kepedulian dan apresiasi BNI terhadap masyarakat kampus, BNI telah membuka sarana Pojok BNI di tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Lampung, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Diponegoro Semarang. Untuk lebih mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa Indonesia, BNI kembali membuka sarana Pojok BNI secara serentak di lima perguruan tinggi, yaitu Universitas Andalas Padang, Universitas Negeri Malang, Universitas Mataram, Universitas Cendrawasih Jayapura dan Universitas Udayana Denpasar. Pembukaan secara serentak telah dilaksanakan pada 18 Desember 2008 di Universitas Mataram oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Fasli Jalal bersama Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo beserta para rektor universitas terkait. Khusus untuk Pojok BNI di kampus Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, peresmian pengoperasiannya dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2009 oleh Pemimpin Cabang BNI KCU Denpasar Drs. I Nyoman Mudiastra didampingi Kepala Perpustakaan Universitas Udayana I Putu Suhartika beserta beberapa perwakilan dari mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan dengan acara tea

Bali Post/ist

Kepala Cabang BNI KCU Denpasar Drs. I Nyoman Mudiastra bersama Kepala Perpustakaan Unud I Putu Suhartika. corner selama tiga hari dari tanggal 13 Januari 2009 sampai dengan 15 Januari 2009. Dalam sambutannya I Putu Suhartika dari pihak universitas mengungkapkan rasa terima kasih dan rasa bangganya kepada pihak BNI, karena dari ratusan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, Universitas Udayana merupakan salah satu universitas dari delapan universitas yang terpilih untuk mendapatkan fasilitas Pojok BNI ini. Pojok BNI merupakan fasilitas one stop service information corner di kampus perguruan tinggi dengan fasilitas perpustakaan, internet dan ruang diskusi. Hal ini dilakukan didasarkan pada keinginan untuk bekerja

sama dengan masyarakat kampus dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa sebelum terjun ke dunia usaha atau dunia kerja. Dilengkapi dengan koleksi buku-buku populer dan sarana internet Pojok BNI diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian mahasiswa di bidang ekonomi, keuangan, perbankan dan kewirausahaan. BNI ingin agar para mahasiswa dapat lebih mengembangkan pengetahuan dan kemampuannya sebagai bekal setelah lulus untuk berwirausaha atau memasuki dunia kerja, sehingga menjadi wirausahawan yang tangguh atau menjadi sumber daya manusia yang memiliki daya saing global. (r/*)

Perdiknas Denpasar Terima Kunjungan Yayasan Widya Kerthi Denpasar (Bali Post) Pengurus Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar menerima kunjungan Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Selasa (13/1) kemarin. Kunjungan dalam rangka masimakrama itu diterima Ketua Perdiknas Denpasar AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., Sekretaris AAA Ngr. Sri Rahayu Gorda, S.H., M.M., Bendahara Nyoman Sri Subawa, S.Sos., S.T., M.M. dan staf Sekretariat Perdiknas. Simakrama ini disambut baik pihak Perdiknas yang mengelola SMP, SMA dan perguruan tinggi (Undiknas) yang memiliki keunggulan di bidang majemen tersebut. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. dr. Wayan Wita mengatakan, kedatangan masimakrama ke Perdiknas sebagai upaya

sharing antara yayasan dengan yayasan yang samasama mengelola pendidikan, di samping memantapkan kerja sama. Terlebih pendiri Perdiknas yang juga mantan Rektor Undiknas Prof. Dr. Gorda (alm) sempat memimpin Universitas Hindu Indonesia (Unhi), lembaga pendidikan tinggi bernuansa Hindu di bawah naungan Yayasan Pendidikan Widya Kerthi. Wita menilai, dalam mengelola lembaga pendidikan, Perdiknas sudah cukup profesional. Lembaga ini mampu melahirkan perguruan tinggi (Undiknas) yang memiliki corak tersendiri, memiliki keunggulan dalam ilmu manajemen (ekonomi). ‘’Perdiknas memiliki trade mark tersendiri yakni manajemen. Melalui simakrama ini kami ingin mendapatkan masu-

Bali Post/lun

BERKUNJUNG - Perdiknas Denpasar menerima kunjungan pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi di kantor Sekretariat Perdiknas, Selasa (13/1) kemarin. Inset: Ketua Perdiknas memberikan cenderamata kepada pengurus yayasan.

kan-masukan dan semangat baru, sehingga di tahun 2009 dan ke depan kami bisa lebih maju,’’ ujar Wita yang mantan Rektor Unud ini. Terlebih telah lahirnya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Dalam menyikapi hal itu pihaknya ingin sharing, sehingga tahun 2009 dan ke depan Yayasan Pendidikan Widya Kerthi lebih maju. Ketua Perdiknas Denpasar AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda didampingi Kabag Umum Made Mudarta, S.E. menyambut baik kedatangan pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi. Terlebih ayahandanya Prof. Gorda sempat jadi rektor di Unhi. Lanjut Tini, Unhi sudah cukup maju dan memiliki kekuatan besar dengan trade mark Hindu-nya. Tinggal lebih meningkatkan manajemennya, Unhi diharapkan lebih maju. Agar lebih berkembang, potensi lokal yang menjadi keunggulan itu perlu diterjemahkan secara ilmiah atau dibahasakan secara universal. Dengan demikian tak hanya umat Hindu bisa masuk, tetapi juga umat yang lain. ‘’Dari simakrama ini barangkali ada hal yang bisa dimaknai untuk lebih memajukan Unhi,’’ katanya. Ia setuju masing-masing yayasan yang bergerak di bidang pendidikan perlu melakukan sharing dalam rangka menghasilkan SDM yang berkualitas. ‘’Dalam konteks itu kita tentu bersaing secara sehat dengan keunggulan masing-masing,’’ ujarnya. (08/*)

Pandan College Sekolahkan Siswa Terbaik SMAN 5 Denpasar Denpasar (Bali Post) Menjelang usianya kedua tahun, sekolah bahasa Jepang Pandan College banyak membantu siswa berprestasi. Kali ini sekolah terletak di Renon menyekolahkan secara gratis tiga siswa berprestasi SMAN 5 Denpasar untuk belajar bahasa Jepang. Kerja sama itu ditandatangani Selasa (13/1) kemarin oleh Kepala SMAN 5 Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. dan Chairman Pandan College Richard Susilo. Kerja sama ini pas dengan motto Pandan College yakni ‘’sekolah terbaik untuk siswa terbaik’’. Mereka yang menerima beasiswa itu adalah Nuri Mandasari, Ni Wayan Manik Yuniwati dan Venesa Martida yang meraih juara I lomba karya tulis Unicef dan BKKBN. ‘’Kami memang bercita-cita untuk menjadi sekolah terbaik dan untuk siswa terbaik,’’ tegas Richard Susilo. Program sekolah gratis ini akan dikembangkan kepada sekolah di Indonesia yang dianggap memiliki prestasi terbaik di tingkat internasional dan nasional. Hal ini dilakukan Richard untuk memasyarakatkan bahasa Jepang sebagai bahasa asing terbaik bagi anak muda Indonesia khususnya yang ingin menjalin kerja sama dengan Jepang sebagai negara inovasi dan teknologi mutakhir

saat ini. ‘’Negara teknologi inilah yang membuat negeri Sakura tersebut tetap berdiri tegak dengan baik hingga saat ini,’’ kata Richard. Pandan College yang juga bervisi pertukaran budaya dan pendidikan menerapkan pola pengajaran penuh disiplin. Kehadiran siswa dijaga ketat. Dengan demikian sekolah tak hanya mengajarkan bahasa Jepang tetapi juga budaya, disiplin serta tata krama terbaik di masyarakat. Ia menambahkan, saat ini dibuka program pengajaran bahasa Jepang bagi orang Indonesia, pengajaran bahasa

Indonesia bagi orang Jepang, juga ada kelas medis dan kelas perhotelan, anime dan sebagainya. Pandan College untuk kedua kali juga membuka kesempatan bagi pelajar SD yang ingin mengajukan diri mendapatkan beasiswa lewat “http://beasiswa.ws/” http:/ /beasiswa.ws. Pandan College serangkaian HUT ke-2 pada 22 Januari 2009 juga memberi diskon 50% bagi program reguler. Sekolah ini juga melakukan tur siswa ke Jepang, Maret mendatang. Pendaftaran sudah dibuka mulai sekarang. (025/*)

Bali Post/sue

KERJA SAMA - Nyoman Winata (paling kiri), Dewi (Pandan College) dan Dalem Mahendra usai menandatangani kerja sama.

Yayasan Spiritual Dharma Sastra

Gelar Gebyar Kundalini di Nari Graha Denpasar (Bali Post) Yayasan Spiritual Dharma Sastra bersama Guru Spiritual Kundalini I Putu Ngurah Ardika, S.Sn. akan mengadakan Gebyar Kundalini di Gedung Wanita Nari Graha, Renon, Denpasar. Dalam acara tersebut Guru Spiritual Kundalini akan memberikan inisiasi kundalini dan meditasi bersama. Menurut Guru Spiritual Kundalini I Putu Ngurah Ardika, S.Sn. ketika ditemui di Sekretariat Yayasan Spiritual Dharma Sastra, meditasi yang dilakukan secara bersamasama adalah hal yang penting untuk perkembangan kundalini bagi murid spiritual kundalini, karena dengan meditasi bersama maka kundalini yang ada dalam diri peserta gebyar akan semakin kuat dan juga pancaran kasih sayang yang muncul dari dirinya akan makin tebal. ‘’Semakin maju spiritual kundalini seseorang maka akan semakin tebal juga rasa kasih sayang yang bersangkutan, dia akan semakin sayang terhadap suami atau istrinya, keluarga dan lingkungannya,’’ ungkapnya. Dalam acara gebyar kali ini Guru Spiritual Kundalini juga akan memberikan penanganan kepada peserta yang menderita gangguan kesehatan dan bagi pasangan yang belum memiliki keturunan. Khusus untuk pasangan yang belum memiliki keturunan, Putu Ngurah Ardika mengatakan akan memberikan perhatian khusus karena dirinya menyadari bahwa secara patrilinial di Bali memiliki keturunan khususnya keturunan laki-laki adalah

sangat penting. ‘’Mendapatkan seorang putra utamanya putra yang suputra akan membawa kebahagiaan, kedamaian dan kesejahteraan dalam satu keluarga. Oleh karena itu, saya akan membantu bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan agar dapat memperoleh keturunan,’’ katanya. Sementara itu, Humas Yayasan Spiritual Dharma Sastra Ngurah Anom menjelaskan, Gebyar Kundalini di Gedung Wanita Nari Graha, Renon yang akan dimulai pukul 09.00 pagi merupakan program rutin yang diadakan setiap dua bulan sekali. Di mana ajang ini adalah kesempatan bagi murid-murid spiritual kundalini untuk mendapatkan kenaikan tingkat yang diberikan melalui sentuhan dari Guru Spiritual Kundalini begitu juga untuk peserta yang baru akan diberikan inisiasi atau pembangkitan kundalini. ‘’Bagi murid spiritual kundalini yang sudah mengikuti

spiritual kundalini bisa mendapatkan kenaikan tingkat di acara gebyar nanti. Sedangkan bagi yang baru bergabung maka kundalininya akan dibangkitkan oleh Guru Spiritual Kundalini,’’ katanya. Selain itu, Ngurah Anom juga menjelaskan bahwa acara Gebyar Kundalini yang diadakan di Gedung Nari Graha adalah Gebyar Kundalini yang melibatkan seluruh murid spiritual kundalini yang berasal dari seluruh kabupaten di Bali. Peserta yang sudah mengikuti ketika gebyar ke daerah-daerah di masing-masing kabupaten dipersilakan untuk mengikuti Gebyar Kundalini di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar tersebut. ‘’Bagi peserta Gebyar Kundalini yang telah bergabung di acara gebyar di daerah-daerah bisa hadir untuk mengikuti gebyar yang dipusatkan di Denpasar ini untuk lebih memantapkan spiritual kundalininya,’’ jelasnya. (r/*)

Bali Post/ist

KUNDALINI - Suasana Gebyar Kundalini YSDS. Inset: I Putu Ngurah Ardika.

’’Lestari For Kids’’

Pemberian Nutrisi bagi Anak-anak oleh BPRLestari MENGINJAK usia ke-10 memasuki awal tahun 2009 setelah bekerja sama dengan Dinas Kesejahteraan Sosial di pengujung tahun 2008 lalu yakni dengan membagikan 300 paket sembako kepada penyandang cacat di Provinsi Bali, BPRLestari (BPR terbesar di Bali) kini kembali bekerja sama dengan Rotary Club Denpasar mengadakan kegiatan sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia, terutama dalam bidang Kesehatan dan pendidikan. Yaitu pemberian nutrisi bagi anak-anak guna menciptakan calon-calon pemimpin generasi penerus bangsa yang berkualitas. Adapun nama program tersebut adalah ‘’Lestari For Kids’’. Dengan dilaksanakannya program ini (Lestari For Kids), BPRLestari juga bermaksud mengomunikasikan jenis pelayanan yang kian terus ditingkatkan namun bukan dari segi pelayanan perbankan dan tidak hanya mencakup sebatas kepada nasabah saja, melainkan peningkatan pelayanan dengan mengadakan program atau kegiatan-kegiatan sosial yang mencakup kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Bali. ‘’Program kegiatan sosial

ini juga mencerminkan sebagai bentuk rasa kepedulian BPRLestari kepada masyarakat Bali,’’ ungkap Alex P. Chandra, Direktur Utama BPR Lestari. Selasa, 13 Januari 2009, realisasi perdana program ‘’Lestari For Kids’’ dilaksanakan di TK Dharma Sentanu Batubulan, Gianyar kepada 84 orang anak. Pemberian nutrisi tambahan tersebut diberikan bagi 600 anakanak TK di Bali di antaranya meliputi Badung Selatan dan Utara, Singaraja, Pupuan dan Gianyar. Mekanisme pelaksanaan program ini dirancang selama enam bulan di mana anakanak setiap minggunya secara

rutin akan mendapatkan nutrisi tambahan berupa susu, kacang hijau, multivitamin, telur, obat cacing serta monitoring perkembangan anak melalui penimbangan berat sekaligus pengukuran tinggi badan di awal, pertengahan dan di akhir program. Di samping itu, pemeriksaan kesehatan kepada anak juga dilaksanakan secara berkala untuk memaksimalkan hasil dari program ini yakni menjadikan anak yang benar-benar sehat dan cerdas. Pembagian nutrisi ini langsung diberikan oleh Ibu Sisca Suhendra selaku President Rotary Club of Bali dan Annisa Era Putri, Corporate Secretary dari BPRLestari. (r/*)

Bali Post/ist

NUTRISI - Suasana saat pemberian nutrisi bagi anakanak oleh BPRLestari.

Bali Post - Rabu, 14 Januari 2009  

Bali Post - Rabu, 14 Januari 2009

Bali Post - Rabu, 14 Januari 2009  

Bali Post - Rabu, 14 Januari 2009

Advertisement