Page 3

Ek bis

Bisnis Jakarta, Kamis 27 Mei 2010

3

Menperin Gelar Temu Bisnis dengan Dubes Timteng JAKARTA - Menteri Perindustrian MS Hidayat menggelar temu bisnis dengan duta besar negara-negara Timur Tengah untuk meningkatkan volume perdagangan dan membuka peluang investasi langsung di bidang industri, perdagangan serta promosi ekspor produk Usaha Kecil Menengah (UKM). “Negara anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam) merupakan tujuan utama ekspor Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat saat membuka acara tersebut di Kantor Kementerian Perindustrian,

Jakarta, kemarin. Hidayat menyebutkan, pangsa pasar ekspor Indonesia di Uni Emirat Arab sebesar 1,2 persen, Saudi Arabia 0,8 persen. Sementara itu, Indonesia juga mengimpor banyak dari Arab Saudi dengan pangsa pasar 4,5 persen, Kuwait 2,3 persen dan Turki satu persen. Total perdagangan Indonesia dengan negara OKI selama 2000-2007 meningkat rata-rata 15,35 persen yaitu dari 7,8 miliar dolar AS menjadi 19,7 miliar dolar AS. Ekspor Indonesia ke negara-negara anggota OKI men-

ingkat rata-rata 14,27 persen selama periode 2000-2007 dengan nilai 12,8 miliar dolar AS. Nilai itu mencakup 11,2 persen dari total ekspor Indonesia. Sementara, impor Indonesia dari negara-negara anggota OKI meningkat rata-rata 17,06 persen per tahun dengan nilai 6,9 miliar dolar AS pada 2007. Selama periode tersebut surplus neraca perdagangan Indonesia meningkat dari 2,6 miliar dolar AS pada 2000 menjadi 5,9 miliar dolar AS pada 2007. Pada kesempatan itu, Menperin mengharapkan investor

Timur Tengah tetap berkomitmen mewujudkan sejumlah proyeknya di Indonesia. Beberapa komitmen investasi pengusaha Timur Tengah antara lain di sektor agro industri/ konstruksi oleh Bin Ladin-Saudi, pengolahan minyak kelapa sawit oleh Al-Hayeel Group, pendirian pabrik pupuk amonia-urea kerjasama dengan National Petrochemical (NPC) Iran, dan pembangunan pembangkit listrik di Indragiri Riau. Investasi pengusaha Timur Tengah lainnya Qatar Telecomunication (Q-tel) di Indosat, Emaar Properties yang berin-

vestasi properti di Lombok senilai 600 juta dolar AS, serta pembangunan galangan kapal (drydock) di Batam senilai 500600 juta dolar AS. Selain itu, beberapa investor lainnya yang berniat berinvestasi di sektor perbankan Indonesia antara lain Al-Barakah, Qatar Islamic Bank, Kuwait Financing House, Al-Raji, serta Tadamun Bank. Pada kesempatan itu hadir antara lain duta besar Tunisia, Mesir, Sudan, Maroko dan Turki. Di pihak lain MS Hidayat juga mendorong proyek kilang minyak di Banten yang diker-

jasamakan dengan Iran direalisasi tahun ini. “Yang saya bicarakan hanya satu refinery yang di Banten. Itu positif dipegang Iran, bukan nilainya yang penting, tapi mereka akan suplai crude oil selama 20 tahun,” papar Hidayat. Perundingan teknis mengenai proyek tersebut akan dilakukan pada Juli dan dilanjutkan dengan penyelesaian masalah keuangannya. “Perundingan teknisnya, saya kira Presdir Pertamina akan segera ke sana Juli. Terus mau menyelesaikan masalah ‘financing’ juga,” tuturnya.

Kedua pihak mengharapkan persiapan pembangunan kilang minyak di Banten itu bisa diselesaikan dalam tahun ini sehingga tahun depan bisa mulai berproduksi. “Jadi nanti BKPM dengan Dirut Pertamina dan beberapa direksi BUMN mungkin akan ke Iran mem-follow up proyek tersebut,” tambahnya. Untuk proyek tersebut, pihak Iran menjanjikan pasokan minyak mentah selama 20 tahun kedepan. “Yang penting komitmen mereka untuk suplai gas 300.000 barel per hari selama 20 tahun,” ujarnya. (ant)

Serapan KUR di Bengkulu

Naik 100 Persen JAKARTA - Serapan kredit usaha rakyat di Provinsi Bengkulu naik 100 persen yakni Rp 170 miliar dari 2009 sebesar Rp 80 miliar. “Serapan dalam satu semester ini sudah mencapai Rp170 miliar atau naik 100 persen dibanding 2009, dan diharapkan hingga akhir 2010 masih terus mengalami kenaikan,” kata Pemimpin Bank Indonesia (BI) Bengkulu, Causa Iman Karana, usai acara sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) seperti dilansir di Antara Jakarta kemarin. Sebagian besar peserta KUR adalah dari kalangan pengusaha kecil dan menengah serta jasa sedangkan sektor pertanian termasuk nelayan masih minim. Hal itu, kata dia, tidak lepas dari minimnya jaringan perbankan

yang melayani KUR yang sampai ke kabupaten/kota kecuali BRI yang sudah sampai ke pelosok desa. “Kelemahannya memang ada di jaringan perbankan yang sangat minim ke kabupaten/ kota atau pedesaan sehingga akses masyarakat terbatas,” tambahnya. Untuk meningkatkan serapan KUR dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat di kabupaten/kota dan kecamatan hingga tingkat kelurahan/ desa. “Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin aktif karena pinjaman di bawah Rp 5 juta bisa dicairkan tanpa agunan,” katanya. Ada lima bank pemberi KUR di Provinsi Bengkulu yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah dan Bank Tabungan Negara (BTN). (ant)

Izin Trayek Baru

Travel Jakarta-Bandung Dihentikan JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan menghentikan permintaan izin trayek baru oleh perusahaan jasa perjalanan (travel) Jakarta-Bandung untuk sementara. “Betul dan tidak hanya itu, kami juga akan tolak penambahan armada dari travel yang sudah beroperasi di rute itu,” kata Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan, Ditjen Perhubungan Darat, Kemenhub Sudirman Lambali, saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Penegasan itu terkait dengan surat resmi yang dikirimkan Dinas Perhubungan (Dishub) kota Bandung pada Kemenhub bulan lalu. Lambali mengakui bahwa dalam surat tersebut, Dishub Bandung meminta pusat tidak merestui permintaan izin dan penam-

bahan armada baru karena transportasi kota itu, saat ini sedang berbenah. “Bandung saat ini sudah tidak nyaman dan padat sekali, terutama akhir pekan,” katanya. Kendati begitu, penghentian sementara itu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Dengan adanya aturan tersebut saat ini tak akan ada penambahan travel baru dan permintaan armada pun pasti ditolak. Rute Jakarta-Bandung saat ini, makin menarik bagi perusahaan jasa travel swasta, apalagi jalur kereta api di lintas itu juga berkurang akibat kalah bersaing dengan tol Cipularang. Jarak tempuh melalui tol JakartaBandung dengan kendaraan travel atau mobil pribadi sekitar 1,5-2 jam, sedangkan dengan kereta api bisa 3-5 jam. (ant)

BA Targetkan

Kontribusi IPC Satu Juta Ton JAKARTA - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (BA) menargetkan kontribusi produksi batubara dari tambang di Kalimantan Timur yang dikelola anak perusahaan, PT Internasional Prima Coal (IPC) mencapai satu juta ton pada 2010. Direktur Utama BA Sukrisno mengatakan, produksi IPC tersebut merupakan tujuh persen dari total target produksi batubara BA tahun 2010 sebanyak 14 juta ton. “Setelah tahun 2008 lalu diakuisisi, tahun ini IPC mulai produksi dengan target sebanyak satu juta ton,” katanya. BA memiliki saham sebanyak 51 persen di IPC.

Sukrisno mengatakan, pihaknya akan terus melakukan akuisisi tambang di Kalimantan. Pada 2010, lanjutnya, BA akan menuntaskan akuisisi dua lokasi tambang di Kalimantan. “Saat ini, proses due dilligent sedang berjalan. Kami targetkan akuisisi dua tambang di Kalimantan tuntas tahun ini,” katanya. Pihaknya telah menyiapkan dana internal senilai Rp 4,8 triliun untuk aksi akuisisi selain buat membiayai proyek lainnya. “Kami belum ada rencana mencari pinjaman,” katanya. Pada 2009, produksi batubara BA mencapai 11,2 juta ton. (ant)

Bisnis Jakarta/ant

KAWASAAN KULINER - Direktur BSM Srie Sulistyowati (tengah) berdialog dengan pengunjung di Kawasan Kuliner Bank Syariah Mandiri (BSM), Jakarta, kemarin. BSM melakukan pembinaan 80 pedagaang kuliner dan 30 pedagang multi guna di kawasan kuliner di samping kantornya yang diberi nama Kawasan Kuliner BSM.

Pemerintah Diminta

Tambah BUMN Go Public JAKARTA - Pemerintah diminta menambah jumlah BUMN yang melakukan privatisasi melalui pola penawaran saham perdana ke publik atau go public, selain untuk transparansi pengelolaan juga meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. “Dengan go public, pengelolaan BUMN lebih mudah diawasi, sehingga aspek transparansi menjadi hal yang mutlak,” kata Analyst Equity Reseacrh PT Danareksa Sekuritas, Chandra Pasaribu, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, kinerja 16 BUMN yang sudah mencatatkan saham di Bursa Efek

Indonesia (BEI) terbukti dapat lebih baik dibanding perusahaan sejenis di pasar modal. Dari 16 BUMN go public itu, terdapat 12 BUMN yang memiliki kinerja cukup baik, bahkan tingkat pendapatannya melebihi perusahaan swasta. “Ke 16 perusahaan tersebut memiliki kapitalisasi pasar hingga 30 persen dari sekitar 400 perusahaan listing di BEI,” katanya. Kapitalisasi pasar BUMN tersebut menggambarkan bahwa perusahaan milik negara yang masuk pasar modal sangat diminati investor. Ada pun tolak ukur saham BUMN yaitu tingkat profitabilitas, pertumbuhan aset dan laba

bersih, tingkat pengembalian melalui pembagian dividen, kesehatan neraca dan persepsi pasar. “Secara umum dapat dikatakan, setelah mencatat saham di bursa, perusahaan dipaksa lebih beorientasi kepada shareholder maupun stakeholder,” kata Chandra. Dari sisi pembayaran setoran kepada pemerintah, ia mengatakan bahwa BUMN go public juga menjadi pengkontribusi dividen terbesar dengan ratarata 45 persen dari laba bersih. “Dividen BUMN go public umumnya lebih tinggi dibanding perusahaan non-BUMN di pasar modal. Ini menjadi tolok ukur bahwa kinerja BUMN bisa

Dalam penandatanganan tersebut, hadir pula Menteri Perdagangan AS Gary Locke, Menteri Riset dan Teknologi Suharna Suryapranata dan Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Gellwynn

Jusuf. Menko Kesra menjelaskan, kemitraan kedua negara meliputi pengelolaan perikanan berkelanjutan, pelestarian lingkungan laut dan kerentanan terumbu karang, serta pemahaman yang lebih

Pada tahun ini, dua perusahaan yang akan IPO yaitu PT Garuda Indonesia dan PT Krakatau Steel. Selain dua perusahaan itu, sektor potensial yang juga menjanjikan untuk menjual saham kepada publik adalah BUMN perkebunan. “Pertamina dan PLN sesungguhnya sangat layak go public, namun terbentur pada tugas pelayanan umum (PSO), selain mencari keuntungan sebesarbesarnya,” katanya. Untuk itu, perlu political will pemerintah untuk mendorong perusahaan BUMN go public, melalui pemetaan yang lebih komprehensif. (ant)

Impor Jagung Capai 600 Ribu Ton

Bisnis Jakarta/ant

FESTIVAL BUDAYA - Seorang pengunjung memperhatikan miniatur pakaian pengantin adat Lampung yang dipamerkan pada Festival Budaya Serumpun 2010 di Monumen Mandala Makassar, kemarin. Festival yang berlangsung hingga Kamis ini diikuti tujuh negara dan 23 kabupaten se-Indonesia.

Indonesia-AS Kerjasama Bidang Bahari INDONESIA dan Amerika Serikat menjalin kemitraan di bidang bahari melalui kerjasama perikanan dan kelautan. “Ini adalah kerjasama antara dua bangsa besar di tepian Samudera Pasifik,” kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono usai menyaksikan penandatanganan kerjasama eksplorasi laut yang pertama antara AS dan Indonesia di pelabuhan nelayan komersial Muara Baru di Jakarta Utara, kemarin.

dipersandingkan dengan perusahaan sejenis.” katanya. Saat ini jumlah BUMN sebanyak 141 perusahaan. Dari jumlah tersebut hanya 16 perusahaan yang melantai di bursa. Dari 141 perusahaan tersebut, hanya sekitar 25 perusahaan yang memiliki kinerja keuangan bagus, atau menguasasi 90 persen total pendapatan BUMN. Meski begitu, Chandra tidak bersedia menyebutkan perusahaan apa saja yang sudah layak untuk go public. “Mana perusahaan yang layak IPO, sangat tergantung kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham,” tegasnya.

baik terhadap laut. “Keduanya menandai untuk pertama kalinya bagi AS dengan Indonesia mengadakan ekspedisi yang didedikasikan untuk eksplorasi laut, termasuk upaya bersama dalam mencegah penangkapan ikan secara ilegal dan tidak memiliki regulasi,” katanya. Dia juga menjelaskan, Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama badan Administrasi Nasional Kelautan Atmosferik AS (NOAA) yang merupakan bagian dari Depar-

temen Perdagangan AS, akan melakukan kerjasama yang mengarah pada peningkatan pemahaman dari pantai Indonesia ke samudera. Selain itu, Agung juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini kapal penelitian AS, Okeanos Explorer akan bergabung dengan kapal laut utama di Indonesia untuk penelitian Baruna Jaya IV guna melakukan ekspedisi ilmiah di perairan Indonesia yang selama ini belum pernah dieksplorasi. “Pelaksanaannya akan menjadi pelayaran perdana Okeanos Explorer, yang meru-

pakan juga satu-satunya di AS yang didedikasikan untuk mengkarakteristikan sebuah wilayah besar samudera yang belum diketahui.,” katanya. Sementara itu, Menteri Perdagangan AS Gary Locke mengatakan sumber daya alam yang luar biasa di perairan asia tenggara menopang hidup di kawasan ini dan memberikan manfaat bagi jutaan orang lainnya di seluruh dunia. “Perjanjian ini akan menjadi langkah penting dalam kerjasama antara AS dan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya. (ant)

JAKARTA - Dewan Jagung Nasional mengungkapkan impor jagung Indonesia selama lima bulan pertama tahun ini (Januari-Mei) mencapai 600 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam negeri. Sekjen Dewan Jagung Nasional Maxdeyul Sola mengatakan, selama 2010 impor jagung nasional diperkirakan mencapai 1,2 juta ton atau naik 300 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 300 ribu ton karena produksi jagung tahun ini diperkirakan turun. “Luas areal meningkat, tetapi produktivitas jagung menurun dan kebutuhan meningkat sehingga impor diperikarakan sangat tinggi,” ujarnya seusai Roundtable Jagung dan Kedelai yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Menurut dia, luas lahan jagung mencapai 4 juta ha, sedangkan produksi tahun ini berdasarkan angka ramalan (Aram) I diperkirakan sebanyak 18,1 juta ton sementara kebutuhan dalam negeri mencapai sekitar 19,8 juta ton. “Sehingga impor jagung diperkirakan sekitar 100.000 ton per bulan,” katanya.

Dikatakannya, produksi jagung dunia pada 2010 diperkirakan sebanyak 750 juta ton, sedangkan jagung yang berada di pasar dunia mencapai 75 juta ton atau 10 persen dari total produksi. Amerika Serikat merupakan produsen jagung terbesar dan sekitar dari 80 persen jagung asal AS merupakan hasil dari transgenik Menyinggung realisasi pemanfaatan benih jagung hibrida di tanah air, Maxdeyul menyatakan, hingga saat ini sekitar 65 persen dari total areal pertanaman jagung di dalam negeri, sedangkan jumlah hibrida yang telah dilepas mencapai 111 varietas. Pada kesempatan itu Dewan Jagung Nasional mengingatkan akan terjadinya peningkatan harga jagung dunia sehingga diperlukan adanya tambahan produksi guna mengantisipasi lonjakan impor. “Produksi jagung mesti ditingkatkan terus sehingga Indonesia bisa menjadi pemasok regional maupun global. Hal itu bisa dilakukan dengan menerapkan berbagai inovasi teknologi termasuk produk riset bioteknologi,” katanya. (ant)

Bisnis Jakarta - Kamis, 27 Mei 2010  

Bisnis Jakarta - Kamis, 27 Mei 2010

Advertisement