Page 1

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Redaksi/Iklan: R edaksi/Iklan: Telp./Fax. Telp./ 0251 -8663605

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Kejaksaan Didesak Usut Proyek GOR Pajajaran

8 | Infotainment

Kristina MENCARI CALON SUAMI YANG BERKECUKUPAN

Indeks 3 | Calon Wawali Bekasi

Pernah Terseret Kasus Hukum BEKASI - Salah satu bakal calon Wakil Walikota (Wawali) Bekasi, Andi Zabidi, yang saat ini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi elit poliƟk asal Partai Demokrat ternyata pernah menyandang status pidana terkait masalah hukum. Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) ICMI Bekasi, Abdul Chalim Soebri.

10 | DPRD Kota Sukabumi Usulkan Perda HIV/AIDS SUKABUMI - Kasus HIV/AIDS di Kota Sukabumi cukup Ɵnggi dan menempaƟ peringkat keempat se-Jabar, hal ini pun mengundang kekhawaƟran banyak pihak. Karenanya, DPRD Jabar mengusulkan untuk diterbitkannya peraturan daerah (Perda) tentang Penanganan Penyakit HIV/AIDS.

Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com

lingkarjabar

@lingkarjabar

“Kalau pekerjaannya asal-asalan, tentu mengakibatkan kerugian Pemkot Bogor, serta masyarakat Kota Bogor. Dan kepada Kejaksaan Negeri agar melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya penyimpangan” BOGOR (LJ) - Proyek revitalisasi lima sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran di Jalan Pemuda No.4 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, terus menjadi sorotan publik lantaran pengerjaannya molor dari jadwal penyelesaian alias belum rampung. Lima sarana GOR Pajajaran yang terdiri dari Kolam Renang, Gedung Serba Guna, Indoor, Gedung KNPI dan Gedung KONI, itu kini dalam kondisi terbengkalai. Dari informasi yang dihimpun, proyek senilai Rp 9,9 miliar yang bersumber dari bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), itu dijadwalkan

Jangan Takut Bicara ! Tidak Sangka Teroris Bermukim di Depok

selesai pengerjaannya pada bulan Juni lalu. Tapi faktanya, lima sarana olahraga dan kepemudaan di GOR terbesar di kota hujan ini belum bisa dimanfaatkan masyarakat akibat tidak tuntas dikerjakan. Dari pantauan LINGKAR JABAR di lokasi, kemarin, ditemukan dugaan penyimpangan, yakni item pekerjaan tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Indikasinya terlihat pada dinding gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terlihat sudah mulai retak-retak, plafon atas tidak terpasang dan

Bersambung ke hal 11

Pejabat Pengawas Binamarga Dituding Andil Korupsi

Saya Ɵdak menyangka di kota kelahiran saya di hinggapi oleh salah satu tersangka teroris yang beraksi di solo. Dengan kejadian itu, kok intelijen dari pihak kepolisian Kota Depok, bisa sampai kebobolan yah ?.............

081299899xxx

Wakil Rakyat Atau Wakil Perusahaan Sih....!!! Saya sangat kecewa saat melihat kabar berita di koran Harian LINGKAR JABAR, pada edisi Kamis 6 September 2012, mengenai anggota komisi C yang seakan hanya memihak kepada perusahaan itu. Kita hanya bisa mengeluh dan mengeluh sebagai warga yang Ɵdak punya kekuatan apapun di bandingkan dengan Perusahaan Raksasa seperƟ INDOCEMENT yang telah berbuat semena-mena terhadap warga sekitar, sebenarnya anggota Komisi C Kabupaten Bogor, itu wakil Rakyat atau Wakil perusahaan ?.........

085698289xxx

Info Pertanahan: Oleh ARN Consultant

Mengenal program PRONA (4) 6.Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang 7.Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang. 8.Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,-9.Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997) oWarisan dan pembagian milik bersama 1.Foto copy KTP para ahli waris dilegalisir oleh yang berwenang 2.Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp. 6.000,-3.Surat kematian 4.Surat keterangan Warisan bermetari Rp. 6.000,5.Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang oleh yang berwenang 6.Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang 7.Akta Pembagian Hak bersama (APHB) materai 2 buah Rp. 12.000,8.Bukti SSB BPHTB 9.Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,-10.Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)Biaya Sumber anggaran PRONA dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan dalam DIPA Kantor Pertanahan Kabupaten maupun Kota, pada Program Pengelolaan Pertanahan. Catatan: 1. Dalam pelaksanaan kegiatan PRONA semua biaya: Biaya Pendaftaran, Biaya Pengukuran, Biaya

Bersambung ke hal 11

KAB BOGOR (LJ)Kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kabupaten Bogor mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong tak hanya menjebloskan mantan Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi pada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) saja, tetapi Kepala Bidang Pengawasan DBMP Kabupaten Bogor pun harus ikut diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya, terjadinya rangkaian kasus dugaan korupsi pengerjaan proyek peningkatan Jalan Raya Pemda (Sukahati-Kedunghalan) senilai Ro 10,3 miliar yang dikerjakan

PT Damo Sipon tak lepas dari buruknya kinerja bidang pengawas yang bertugas menjadi penilai hasil akhir setiap pengerjaan proyek yang telah selesai dilaksanakan. Seperti ditegaskan Ketua LSM Lembaga Pemantau Pembangunan Kabupaten Bogor, Arthur Herman S, tindakan cepat dan tegas jajaran Kejari dalam mengusut kasus di DBMP patut diapresiasi. Namun korps Adhiyaksa itupun jangan hanya menjebloskan AY saja, tapi bagian pengawas pun harus diseret. “Melihat terjadinya kasus itu, dari sisi pengawasan lemah, sehingga AY selaku Kuasa Pengguna Anggaran melo-

loskan surat perintah pembayaran,” paparnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Arthur menyayangkan tidak tersentuhnya pejabat bidang pengawasan itu. Alasannya, bila pengawasan dilakukan secara baik dan benar diyakininya kasus tersebut tidak akan terjadi. “Janganjangan ada permainan antara pengusaha dengan pengawas. Untuk itu, kami minta Kejari panggil juga pejabat bagian pengawas tersebut,” tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Ketua LSM Lembaga Kajian Strategis, Rony Syahputra semestinya dalam penanganan kasus korupsi ini pihak Kejari juga menyeret pejabat DBMP yang bertugas di bidang pengawasan. Pasalnya, untuk memastikan hasil pengerjaan proyek sudah sesuai dengan bestek atau soft drowing (revisi bestek) atau tidak, merupakan tugas utama Bidang Pengawasan pada DBMP.”Dari penilaian bidang pengawasan itu maka kemudian dimunculkan rekomendasi kepada AY, selaku Kuasa Pengguna Anggaran,

Bersambung ke hal 11

Kinerja Kejaksaan Negeri Subang Mengecewakan SUBANG (LJ) - Elemen masyarakat di Kabupaten Subang kian gelisah terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat yang terkesan lamban dan stagnan dalam menangani kasuskasus korupsi. Karenanya, publik mendesak Kejari agar bersikap serius, tegas dan bertindak cepat dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Subang. Hal ini mengemuka saat puluhan massa gabungan dari LSM Gelora, LSM Brantas,Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Rembug Ling-

kar Studi Subang mendatangi gedung Kejari dan berdialog dengan para petinggi Kejaksaan, kemarin (6/9). Ketua LSM Gelora, Tarhidin Gunawan (Tedi) bahkan menuding pihak Kejari hendak mempetieskan sejumlah kasus dugaan korupsi, diantaranya kasus Sapi-gate yang terjadi tahun 2005-2006 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp. 1,6 milyar. “Kami melihat langkah penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi seolah jalan di tempat.

Bersambung ke hal 11

Hari Ini, Rudi Harsya Labrak Bu Mega dan DPP PDIP BANDUNG (LJ) - Menyusul adanya kabar tentang rencana pencopotannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, Rudy Harsya Tanaya bersama pendukungnya yang terdiri para pengurus DPD PDIP, pengurus DPC PDIP se-Jabar dan ratusan kader, akan mendatangi kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hari ini (Jumat, 7/9). Rudy berencana menemui Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri untuk mempertanyakan kebenaran rencana pencopotan dirinya. Selain itu, dirinya akan menyam-

paikan sikap dirinya, pengurus DPD dan DPC PDIP se-Jabar yang menyatakan bakal menolak keputusan DPP jika keukeuh mencopot Rudy dari jabatannya. Kepada wartawan, kemarin, Ruddy Harsa Tanaya secara tegas menolak pencopotan dirinya dari kursi ketua. Ia juga mengklaim seluruh pengurus DPD dan DPC se-Jabar juga sepakat menolaknya. Langkah itu dinilai bukan sebagai perlawanan terhadap Megawati. “Perlawanan ini bukan perlawanan kepada Bu Mega, tetapi oknum-oknum yang mencoba mengacaukan mekanisme partai,” tegas Ruddy.

Bersambung ke hal 11

Keluarga Probosutedjo Gusur Ratusan Bangunan BEKASI (LJ) - Sebanyak seratus-an bangunan liar di atas lahan milik pengusaha Probosutedjo, salah satu keluarga Cendana, di Jalan Raya Narogong dan pertigaan Jalan Baru Cipendawa segera diratakan dengan tanah. Pembongkaran bangunan itu dilakukan atas permintaan keluarga Probosutedjo, namun warga penghuni bangunan liar dikabarkan akan melawan jika mereka tidak mendapat uang kerohiman. Menurut Camat Rawa Lumbu, Edi Sutardi menegaskan, aksi pembongkaran dan pengosongan harus dilaksanakan terhitung adanya surat dari kecamatan Rawa Lumbu nomor 300/439-kec. RI/ VII/ 2012 perihal pengosongan tanah milik keluarga H. Probosutedjo. Atas upaya pengosongan

Sejumlah warga tengah membongkar bangunan diatas lahan milik Probosutedjo

itu, tambah Edi, pihak Probosutedjo sudah menyanggupi untuk memberikan uang kerohiman kepada warga di lokasi itu. “Menindaklanjuti surat dari keluarga Probosutedjo tanggal 10 Juli 2012 yang ditunjukan kepada kami, dengan bunyi mohon bantuannya tanah milik kami selaku tanah yang terletak di jalan raya Narogong dan pertigaan jalan baru Cipendawa Kota Bekasi, sesuai dengan bukti kepemilikan tanah atas nama keluarga, “ kata Edi Sutardi di kantornya, Kamis (6/9). Lebih lanjut dikatakannya, Adapun datadata kepemilikan tanahnya sebagai berikut, Rita Probosutedjo dengan bukti kepemilikan 387/AJ/

Bersambung ke hal 11


HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Redaksi/Iklan: R edaksi/Iklan: Telp./Fax. Telp./ 0251 -8663605

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Kejaksaan Didesak Usut Proyek GOR Pajajaran

8 | Infotainment

Kristina MENCARI CALON SUAMI YANG BERKECUKUPAN

Indeks 3 | Calon Wawali Bekasi

Pernah Terseret Kasus Hukum BEKASI - Salah satu bakal calon Wakil Walikota (Wawali) Bekasi, Andi Zabidi, yang saat ini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi elit poliƟk asal Partai Demokrat ternyata pernah menyandang status pidana terkait masalah hukum. Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) ICMI Bekasi, Abdul Chalim Soebri.

10 | DPRD Kota Sukabumi Usulkan Perda HIV/AIDS SUKABUMI - Kasus HIV/AIDS di Kota Sukabumi cukup Ɵnggi dan menempaƟ peringkat keempat se-Jabar, hal ini pun mengundang kekhawaƟran banyak pihak. Karenanya, DPRD Jabar mengusulkan untuk diterbitkannya peraturan daerah (Perda) tentang Penanganan Penyakit HIV/AIDS.

Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com

lingkarjabar

@lingkarjabar

“Kalau pekerjaannya asal-asalan, tentu mengakibatkan kerugian Pemkot Bogor, serta masyarakat Kota Bogor. Dan kepada Kejaksaan Negeri agar melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya penyimpangan” BOGOR (LJ) - Proyek revitalisasi lima sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran di Jalan Pemuda No.4 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, terus menjadi sorotan publik lantaran pengerjaannya molor dari jadwal penyelesaian alias belum rampung. Lima sarana GOR Pajajaran yang terdiri dari Kolam Renang, Gedung Serba Guna, Indoor, Gedung KNPI dan Gedung KONI, itu kini dalam kondisi terbengkalai. Dari informasi yang dihimpun, proyek senilai Rp 9,9 miliar yang bersumber dari bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), itu dijadwalkan

Jangan Takut Bicara ! Tidak Sangka Teroris Bermukim di Depok

selesai pengerjaannya pada bulan Juni lalu. Tapi faktanya, lima sarana olahraga dan kepemudaan di GOR terbesar di kota hujan ini belum bisa dimanfaatkan masyarakat akibat tidak tuntas dikerjakan. Dari pantauan LINGKAR JABAR di lokasi, kemarin, ditemukan dugaan penyimpangan, yakni item pekerjaan tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Indikasinya terlihat pada dinding gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terlihat sudah mulai retak-retak, plafon atas tidak terpasang dan

Bersambung ke hal 11

Pejabat Pengawas Binamarga Dituding Andil Korupsi

Saya Ɵdak menyangka di kota kelahiran saya di hinggapi oleh salah satu tersangka teroris yang beraksi di solo. Dengan kejadian itu, kok intelijen dari pihak kepolisian Kota Depok, bisa sampai kebobolan yah ?.............

081299899xxx

Wakil Rakyat Atau Wakil Perusahaan Sih....!!! Saya sangat kecewa saat melihat kabar berita di koran Harian LINGKAR JABAR, pada edisi Kamis 6 September 2012, mengenai anggota komisi C yang seakan hanya memihak kepada perusahaan itu. Kita hanya bisa mengeluh dan mengeluh sebagai warga yang Ɵdak punya kekuatan apapun di bandingkan dengan Perusahaan Raksasa seperƟ INDOCEMENT yang telah berbuat semena-mena terhadap warga sekitar, sebenarnya anggota Komisi C Kabupaten Bogor, itu wakil Rakyat atau Wakil perusahaan ?.........

085698289xxx

Info Pertanahan: Oleh ARN Consultant

Mengenal program PRONA (4) 6.Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang 7.Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang. 8.Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,-9.Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997) oWarisan dan pembagian milik bersama 1.Foto copy KTP para ahli waris dilegalisir oleh yang berwenang 2.Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp. 6.000,-3.Surat kematian 4.Surat keterangan Warisan bermetari Rp. 6.000,5.Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang oleh yang berwenang 6.Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang 7.Akta Pembagian Hak bersama (APHB) materai 2 buah Rp. 12.000,8.Bukti SSB BPHTB 9.Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,-10.Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)Biaya Sumber anggaran PRONA dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan dalam DIPA Kantor Pertanahan Kabupaten maupun Kota, pada Program Pengelolaan Pertanahan. Catatan: 1. Dalam pelaksanaan kegiatan PRONA semua biaya: Biaya Pendaftaran, Biaya Pengukuran, Biaya

Bersambung ke hal 11

KAB BOGOR (LJ)Kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kabupaten Bogor mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong tak hanya menjebloskan mantan Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi pada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) saja, tetapi Kepala Bidang Pengawasan DBMP Kabupaten Bogor pun harus ikut diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya, terjadinya rangkaian kasus dugaan korupsi pengerjaan proyek peningkatan Jalan Raya Pemda (Sukahati-Kedunghalan) senilai Ro 10,3 miliar yang dikerjakan

PT Damo Sipon tak lepas dari buruknya kinerja bidang pengawas yang bertugas menjadi penilai hasil akhir setiap pengerjaan proyek yang telah selesai dilaksanakan. Seperti ditegaskan Ketua LSM Lembaga Pemantau Pembangunan Kabupaten Bogor, Arthur Herman S, tindakan cepat dan tegas jajaran Kejari dalam mengusut kasus di DBMP patut diapresiasi. Namun korps Adhiyaksa itupun jangan hanya menjebloskan AY saja, tapi bagian pengawas pun harus diseret. “Melihat terjadinya kasus itu, dari sisi pengawasan lemah, sehingga AY selaku Kuasa Pengguna Anggaran melo-

loskan surat perintah pembayaran,” paparnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Arthur menyayangkan tidak tersentuhnya pejabat bidang pengawasan itu. Alasannya, bila pengawasan dilakukan secara baik dan benar diyakininya kasus tersebut tidak akan terjadi. “Janganjangan ada permainan antara pengusaha dengan pengawas. Untuk itu, kami minta Kejari panggil juga pejabat bagian pengawas tersebut,” tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Ketua LSM Lembaga Kajian Strategis, Rony Syahputra semestinya dalam penanganan kasus korupsi ini pihak Kejari juga menyeret pejabat DBMP yang bertugas di bidang pengawasan. Pasalnya, untuk memastikan hasil pengerjaan proyek sudah sesuai dengan bestek atau soft drowing (revisi bestek) atau tidak, merupakan tugas utama Bidang Pengawasan pada DBMP.”Dari penilaian bidang pengawasan itu maka kemudian dimunculkan rekomendasi kepada AY, selaku Kuasa Pengguna Anggaran,

Bersambung ke hal 11

Kinerja Kejaksaan Negeri Subang Mengecewakan SUBANG (LJ) - Elemen masyarakat di Kabupaten Subang kian gelisah terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat yang terkesan lamban dan stagnan dalam menangani kasuskasus korupsi. Karenanya, publik mendesak Kejari agar bersikap serius, tegas dan bertindak cepat dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Subang. Hal ini mengemuka saat puluhan massa gabungan dari LSM Gelora, LSM Brantas,Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Rembug Ling-

kar Studi Subang mendatangi gedung Kejari dan berdialog dengan para petinggi Kejaksaan, kemarin (6/9). Ketua LSM Gelora, Tarhidin Gunawan (Tedi) bahkan menuding pihak Kejari hendak mempetieskan sejumlah kasus dugaan korupsi, diantaranya kasus Sapi-gate yang terjadi tahun 2005-2006 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp. 1,6 milyar. “Kami melihat langkah penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi seolah jalan di tempat.

Bersambung ke hal 11

Hari Ini, Rudi Harsya Labrak Bu Mega dan DPP PDIP BANDUNG (LJ) - Menyusul adanya kabar tentang rencana pencopotannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, Rudy Harsya Tanaya bersama pendukungnya yang terdiri para pengurus DPD PDIP, pengurus DPC PDIP se-Jabar dan ratusan kader, akan mendatangi kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hari ini (Jumat, 7/9). Rudy berencana menemui Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri untuk mempertanyakan kebenaran rencana pencopotan dirinya. Selain itu, dirinya akan menyam-

paikan sikap dirinya, pengurus DPD dan DPC PDIP se-Jabar yang menyatakan bakal menolak keputusan DPP jika keukeuh mencopot Rudy dari jabatannya. Kepada wartawan, kemarin, Ruddy Harsa Tanaya secara tegas menolak pencopotan dirinya dari kursi ketua. Ia juga mengklaim seluruh pengurus DPD dan DPC se-Jabar juga sepakat menolaknya. Langkah itu dinilai bukan sebagai perlawanan terhadap Megawati. “Perlawanan ini bukan perlawanan kepada Bu Mega, tetapi oknum-oknum yang mencoba mengacaukan mekanisme partai,” tegas Ruddy.

Bersambung ke hal 11

Keluarga Probosutedjo Gusur Ratusan Bangunan BEKASI (LJ) - Sebanyak seratus-an bangunan liar di atas lahan milik pengusaha Probosutedjo, salah satu keluarga Cendana, di Jalan Raya Narogong dan pertigaan Jalan Baru Cipendawa segera diratakan dengan tanah. Pembongkaran bangunan itu dilakukan atas permintaan keluarga Probosutedjo, namun warga penghuni bangunan liar dikabarkan akan melawan jika mereka tidak mendapat uang kerohiman. Menurut Camat Rawa Lumbu, Edi Sutardi menegaskan, aksi pembongkaran dan pengosongan harus dilaksanakan terhitung adanya surat dari kecamatan Rawa Lumbu nomor 300/439-kec. RI/ VII/ 2012 perihal pengosongan tanah milik keluarga H. Probosutedjo. Atas upaya pengosongan

Sejumlah warga tengah membongkar bangunan diatas lahan milik Probosutedjo

itu, tambah Edi, pihak Probosutedjo sudah menyanggupi untuk memberikan uang kerohiman kepada warga di lokasi itu. “Menindaklanjuti surat dari keluarga Probosutedjo tanggal 10 Juli 2012 yang ditunjukan kepada kami, dengan bunyi mohon bantuannya tanah milik kami selaku tanah yang terletak di jalan raya Narogong dan pertigaan jalan baru Cipendawa Kota Bekasi, sesuai dengan bukti kepemilikan tanah atas nama keluarga, “ kata Edi Sutardi di kantornya, Kamis (6/9). Lebih lanjut dikatakannya, Adapun datadata kepemilikan tanahnya sebagai berikut, Rita Probosutedjo dengan bukti kepemilikan 387/AJ/

Bersambung ke hal 11


OPINI Catatan Redaksi

Elite Harus Lebih Peduli Pada Rakyat AAT ini, kebanyakan para pejabat di lembaga pemerintah, legislatif dan bahkan yudikatif, mulai dari tingkat pusat hingga pemerintah daerah, dalam menjalankan tugas dan fungsinya cenderung menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan diri pribadi dan kelompoknya. Praktek penyelewengan, penyimpangan dan nepotisme terus terjadi sekalipun aparat penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gencar menjerat mereka. Sudah bukan rahasia umum lagi, secara kasat mata kita bisa melihat ulah atau perilaku banyak pejabat yang tujuannya untuk menebalkan kantong sendiri dan juga lebih mementingkan kepentingan kelompok atau golongannya, tanpa menghiraukan kepentingan rakyat yang menjadi wajib pajak dan sapi perah pembangunan. Padahal mereka tahu, pejabat atau elite adalah kelompok yang bertugas menyelenggarakan negara untuk memenuhi kepentingan rakyat. Dalam konsep konstitusi kita, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, hubungan elite atau pemimpin dengan rakyat adalah hubungan simbiosis mutualisme bukan parasitisme. Namun, kenyataannya seharihari elite menjadi parasit terhadap rakyat yang seharusnya diayominya. Namun kenyataannya, rakyat tidak punya kekuatan untuk menekan elite yang berkuasa. Bahkan kejadian terbalik, penguasa menggunakan kekuasaannya untuk menekan rakyat. Padahal, seharusnya mereka berfikir sendiri bahwa tugasnya adalah menjalankan amanat pemerintahan atau memimpin rakyat dengan sebaik-baiknya agar kesejahteraan rakyat tercapai sebagaimana diidam-idamkan oleh bapak-bapak bangsa yang dulu berjuang untuk memerdekakan negeri ini dari penjajahan. Yang diharapkan, para elite perlu lebih peduli terhadap rakyat dan senantiasa mengindahkan kesejahteraan rakyat. Hindarkan pemikiran yang hanya memikirkan keuntungan pribadi dan kelompoknya. Dalam kehidupan berdemokrasi, tak selayaknya para elite sengaja memperkaya diri melalui cara-ara yang dianggap tidak sah karena menggunakan kekuasaan. Sekali kita hanya bisa berharap, para elite dapat menghindari praktik korupsi untuk kesejahteraan diri pribadi dan kelompok. Sementara orang yang jumlahnya jauh lebih banyak tidak memperoleh apa-apa dari yang sebenarnya menjadi hak mereka. Karena itu, pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak seharusnya menomorsatukan kepentingan elite dan mengenyampingkan kepentingan rakyat. Idealnya, pemerintah dan legislatif, bisa menggunakan kekayaan negeri ini untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Jadi, sumber-sumber penghidupan dari alam bumi Pertiwi ini jangan malah dikuasai orang lain yang notabene adalah orang asing yang diberi fasilitas oleh pemerintah untuk menguasai, sementara rakyat terkesampingkan. Memang, penyelenggaraan negara sepertinya sudah melenceng dari tolok ukur konstitusi. Lihat sistem ekonomi yang liberalis dengan segala tangan liberalis itu menguasai kekayaan alam dan digunakan oleh mereka untuk kesejahteraan mereka. Sementara rakyat negeri ini hanya menjadi penonton bagi usaha asing yang merampok kekayaan negara dengan memperalat pemerintah. Lihat juga kemiskinan meningkat meskipun pemerintah mengklaim berhasil menurunkan angka kemiskinan. Jadi, mari kembali pada konsep konstitusi dalam kehidupan bangsa ini. Dan khusus untuk kita sebagai warga negara yang baik dan bertanggungjawab, mari kita terus menggugah dan mengingatkan para elite di sekitar kita untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan konstitusi.

S

Renungan

“Ingat! bahwa yang paling cerdas diantara manusia ialah yang paling banyak mempersiapkan kehidupan setelah mati” Bobodoran Si Encep VS Bapa Encep : “Pa, Encep enjing bade ulangan MatemaƟka. Pami Encep kenging peunteun 10, bapa bade masihan naon ka Encep?” Bapa : “Bapa bade masihan duit saratus rebu..!” Encep : “Alim ah saratus rebu mah, sarebu wae nya, Pa?” Bapa : “Naha, Cep?” Encep : “Saratus rebu mah cape ngetangna.. Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

Penerbit PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563 WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

Edisi 140- Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

2

Iman & Taqwa

Sampaikan Walau Satu Ayat (6) Oleh: Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani

Ego dan nafsu rendah kita telah membangun dinding-dinding di sekeliling kita. Dinding dan tembok Ego yang tak dapat ditembus. Hancurkanlah lebih dahulu tembok-tembok Ego kalian itu, agar kalian mampu menghargai orang lain dan mendekati mereka. Setelah kalian mampu mengahancurkan dinding Ego itu, maka kalian akan menemukan bahwa perasaan-perasaan yang tulus mulai mengalir dari kalbu kalian, dan kemudian sebagian besar orang akan mulai menunjukkan sikap yang lebih baik terhadap diri kalian. Tetapi, jika kalian suka bertengkar dan terkuasai oleh ego rendah kalian yang buruk dan serakah, maka tak seorang pun mampu mendekatimu dan kalian pun tak mampu mendekati seorang pun kecuali dengan kekerasan. Ini adalah sesuatu yang bersifat timbal balik. Jadi, hal pertama yang harus diperbaiki adalah dirimu sendiri, untuk mengendalikan ego/nafsu rendahmu, agar diri kalian mampu untuk meberikan keakraban yang tulus pada semua orang. Jika kalian ingin menyelamatkan diri kalian secara fisik dan spiritual dan selamanya, maka ikutilah langkah para Awliya. Kita begitu lemah untuk mengikuti langkah para Nabi dan Rasul, karena dibutuhkan Iman yang kuat sehingga kalian bisa berpijak di jalur yang benar dengan mantap.

“Aku berlindung kepada Allah dari pengetahuan yang tidak membawa manfaat kepada orang yang bersangkutan, atau bagi kemanusiaan. Aku juga berlindung kepada Allah dari kejahatan ego yang hanya menginginkan kesenangan dan kenikmatan fisik, tidak ada yang lain.”

Jika kalian tidak mempunyai ‘qadama sidqin’, kalian belum memiliki langkah yang benar, kalian tidak dapat melangkah di jalan yang benar, tidak bisa. Jalan yang benar menuntut langkah yang benar. Langkah yang benar dilakukan oleh kaki yang benar. Kaki yang benar adalah milik hati yang benar, jika hati kalian tidak benar, dia tidak bisa

memerintahkan kaki kalian untuk berpijak dengan benar. Oleh sebab itu perhatikanlah-seseorang yang mempunyai langkah yang benar, ikutilah mereka. Siapa pun dia, kalian boleh mengikutinya. Jika tidak, maka kalian akan mengikuti langkah Setan dan siapa pun yang mengikuti Setan, dia akhirnya akan sampai ke Neraka. Wa min Allah at Tawfiq Wassalam ***

Kisah Sufi

Ketika kecukupan akhirat yang dipilih “Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara, dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (Q.s. Ghafir: 39). “Sesungguhnya, orangorang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan. (Yunus: 7-8). Dunia adalah fana. Namun tak banyak orang yang menyadari bahwa kenikmatan dunia hanya sementara.

Padahal, kampung yang kita tuju sesungguhnya adalah kampung akhirat. Inilah kisah yang Umar bin Khattab lebih memilih hidup dalam kecukupan dibandingkan bergelimang harta di dunia. Semoga bisa menjadi pembelajaran.

Kemilau Budi Pekerti Luhur Setelah menjadi khalifah, Umar bin Khattab tidak punya waktu lagi untuk berdagang. Hari-harinya disita oleh urusan pemerintahan dan umat. Maka, pada suatu hari, beliau berbicara di depan rakyatnya, “Wahai, Saudara-saudara. Aku telah kalian percayai untuk memangku jabatan selaku khalifah, yang membuatku tidak bisa lagi mencari nafkah bagi kehidupan keluargaku. Jadi bagaimana pendapat Saudara, apakah anak-istriku akan dibiarkan terlunta-lunta?” Para sahabat utama, seperti halnya yang lain, terdiam sambil memutar akal. Akhirnya disetujui untuk memberikan imbalan serta tunjangan bagi Khalifah, yang diambilkan dari Baitul Mal. Tadinya jumlah yang diusulkan para sahabat utama hampir sama besarnya dengan gaji yang biasa diberikan kepada raja di negeri Ajam. Ali bin Abi Thalib tidak setuju dengan cara berdiam diri sejak mula pertama. Umar lalu bertanya, “Bagaimana pendapatmu, Ali? Dari tadi hanya engkau yang tidak berbicara.” Dengan tegas, Ali menjawab,

“Saya tidak suka seorang khalifah hidup berlebihan seperti para kaisar dan raja-raja.” Umar menjawab gembira, “Bagus. Engkau telah mewakili pendapatku. Aku minta tunjangan bagiku hanya cukup untuk hidup sederhana.” Demikianlah akhirnya keputusan musyawarah. Khalifah memperoleh imbalan yang pas-pasan saja sehingga beliau dapat dengan tenang memimpin pemerintahan. Baanyak kemajuan yang telah tercapai selama periode Umar. Kehidupan rakyat cukup makmur. Wilayah kekuasaan Madinah meluas sampai ke Mesir.

Pendapatan negara kian membesar dengan penggalian sumber-sumber penghasilan dari berbagai pajak, zakat dan perdagangan antar negara. Namun Umar bin Khattab dan keluarganya tetap compang-camping menurut ukuran para kepala negara lainnya. Melihat hal itu, Ali bin Abi Thalib mengusulkan pada para sahabat untuk menaikkan tunjangan Khalifah sebanyak dua kali lipat. Usul ini disetujui, terutama oleh Usman bin Affan sebab ia sering berhubungan dengan para utusan yang serba mewah. bersambung....

Kunci Meraih Pertolongan Allah KH Abdullah Gymnastiar “Saat kau bermunajat, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkanNya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu”. Abdullah bin Abbas pernah bercerita. “Suatu hari aku berjalan di belakang Rasulullah SAW. Saat itu beliau bersabda, ”Nak, kuajarkan kepadamu beberapa kata: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niascaya Dia akan senantiasa bersamamu. Bila kau minta, maka mintalah kepada Allah. Bila kau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua manusia bersatu untuk memberikan sebuah kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis untukmu. Jika semua manusia bersatu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta telah kering”. Hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi ini diungkapkan pula dalam redaksi berbeda. “Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatiNya di hadapanmu. Kenalilah Allah diwaktu lapang, niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa

kemenangan seiring dengan kesabaran, jalan keluar seiring dengan cobaan dan kemudahan seiring dengan kesulitan”. Saudaraku, redaksi hadis ini singkat, padat namun cakupan maknanya teramat dalam dan luas. Dalam hadis Rasulullah Saw. memberikan kuncikunci bagaimana mendapatkan pertolongan Allah. Satu pesan utama hadis ini adalah “penghambaan” kepada Allah. Laa haula walaa quwwata illa billahil. Tiada daya maupun upaya selain atas kekuatan Allah. Saat kita menyadari kekerdilan diri di hadapan Allah, maka pertolongan Allah akan mendatangi kita. Bukankah kita makhluk lemah, sedangkan Allah Maha Menggenggam segalanya? Aa pernah bertanya kepada seorang guru, “Bagaimana caranya agar doa kita cepat dikabul oleh Allah?”. Beliau menjawab, “Saat kau berdoa, saat kau munajat, atau saat kau sujud, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkannya. Niscaya rahmat dan pertolongan

Allah akan mengalir kepadamu.” Jadi, kunci terpenting agar kita ditolong Allah adalah dengan sungguh-sungguh menghamba kepada-Nya. Saat kita ingin dimuliakan Allah, maka akuilah kehinaan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dilebihkan, maka akui kekurangan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dikuatkan Allah, maka akui kelemahan kita di selemah-lemahnya di hadapan Allah. Imam Ibnu Atha’ilah berkata, “Buktikan dengan sungguh-sungguh sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah akan membantumu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Akuilah kehinaanmu, niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Akuilah kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Akuilah kelemahanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan kekuatan-Nya.” Saudaraku, sekali lagi, kekuatan terbesar yang kita miliki bukanlah kekuatan fisik, intelektual, kekuasaan ataupun harta kekayaan. Kekuatan terbesar kita adalah “pertolongan Allah”. Pertolongan Allah ini sangat dipengaruhi kualitas keyakinan kita kepada-Nya. Kualitas keyakinan biasanya akan melahirkan kekuatan ruhiyah. Kekuatan ruhiyah akan melahirkan akhlakul karimah, seperti kualitas sabar, syukur, ikhlas, tawadhu, iffah, zuhud, qanaah, dsb. Karena itu, kemuliaan akhlak tergantung dari sejauh mana kita mengenal Allah. Wallaahu a’lam ***

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum PIYARSO HADI • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA - DODI DHARMANTO • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - HILMAN SUDAKTA - ELYAS G. • (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, KHOLIL, • (Indramayu) HERMAN • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• Koresponden : M. NASIR - ADE SURYADI - ASEP BUDI KURNIAWAN - M. SATIRI - HANDOYO - ASWIN - WAHID - TRI AHMAD KUSMANTO - FARIDILLAH - VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN• Marketing Iklan: KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi: SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - WARDI• Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Direktur LKBH ICMI Bekasi :

Salah Satu Calon Wawaki Bekasi Pernah Terseret Kasus Hukum

B

EKASI (LJ) - Salah satu bakal calon Wakil Walikota (Wawali) Bekasi, Andi Zabidi, yang saat ini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi elit politik asal Partai Demokrat ternyata pernah menyandang status pidana terkait masalah hukum. Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) ICMI Bekasi, Abdul Chalim Soebri. Dia mengatakan, bahwa sangat tidak elok (baik) jika seseorang pernah tersangkut kasus pidana dan sudah menjalani proses hukum menjadi calon Walikota ataupun Wawali. “Kami sangat menyangkan Partai Demokrat yang tidak bisa memilih kader terbaiknya yang tidak pernah terkena (cacat akan) kasus hukum untuk maju di Pemilihan Kepala Dareah. Kami juga menghimbau kepada masyarakat Bekasi agar tidak memilih pemimpin yang tidak pernah terjerat kasus hukum,” papar Abdul kepada wartawan kemarin. Sosok Andi Zabidi, lanjut Abdul, beliau pernah menyandang status sebagai narapidana terkait kasus hu-

kum, kalau gak salah masalah renovasi pembangunan atau pengecetan gedung Pemkot Bekasi dan beliau sempat didalam bui selama kurang lebih tiga bulan. “Selain itu, Andi Zabidi juga pernah pernah terseret namanya didalam kasus Fee 2 persen terkait pengesahan APBD 2010 yang menyeret Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, dan dalam rekontruksi KPK di Villa 200 nama Andi Zabidi ada. Intinya, masyarakat harus paham akan kejelasan status masingmasing para kandidat terlebih perihal keluarganya,” tuturnya. Seperti yang kita ketahui bersama, DPP Demokrat menunjuk Andi Zabidi untuk menggantikan posisi Almarhum Azhar Laena sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi, dan saat ini maju sebagai bakal calon Wakil Walikota Bekasi berpasangan dengan Awing Asmawi sebagai calon Walikota Bekasi periode 2012-2018 dengan membawa bendera Partai Demokrat. Andi Zabidi pernah disebut-sebut KPK dalam kasus suap fee dua persen untuk pengesahan APBD 2010 yang menjerat mantan Walikota Bekasi,

tar MoMochtar d. hamad. Itu terungkap m rekondalam truksi di Villa 200 beberapa u lalu. waktu alam reka Dalam terseulang but, terungkap kalau Andi Zabidi mendampingi Lilik Haryoso menerima oper berisi tas koper aran sebesar anggaran ,2 miliar dari Rp 4,2 kwa suap BPK terdakwa Tjandra Jabar, Utamaa Effendi (saat itu menjabat sebagai a) di Villa Sekda) Bekasi 200, an, Kota Selatan, i. “TinBekasi. landak jut kasus hukum ua fee dua

B

kan surat edaran Gubernur Jawabarat tentang bencana kemarau panjang dan arahan bupati Bekasi, pihaknya selaku Badan yang menanggulangi hal tersebut sudah melakukan tanggap darurat terkait kelangkaan air bersih di masyarakat, “memang benar, apa yang kami lakukan mungkin tidak mencukupi kebutuhan yang ada mengingat keterbatasan anggaran yang ada,” tuturnya. Oleh sebab itu, dia mengaku bahwa pemerintah harus mendistribusikan air bersih kepada 11 Kecamatan yaitu, Kecamatan Bojongmangu, Babelan, Cabangbungi, Muaragembong, Karangbahagia, Cikarang Pusat, Cibarusah, Tarumajaya, Cikarang timur, Cikarang Selatan, dan Kecamatan Serangbaru. “Namun, karena berbagai hal, kami baru bisa mendistri-

busikan pada 5 Kecamatan dari 11 Kecamatan sasaran pendistribusian,” jelas dia. Lebih lanjut Sahat menambahkan, mengingat lembaganya yaitu Badan Penaggulangan Bencana Daerah belum lama terbentuk, maka sangat wajar bila masih banyak kekuranganya terutama soal penganggaran kegiatan.”Untuk mengatasinya,saya selalu berkoordinasi kepada bupati, dan Bupati memberikan araha- arahan terkait penaggulagan bencana Kabupaten Bekasi,termasuk mengenai langkah-langkah yang mesti dilakukan pra bencana, tanggap darurat, dan paska bencana. Tujuannya, agar masyarakat kabupaten Bekasi dapat terbantu dengan maksimal,” ujarnya. Q

SAM/WAY

Tugu Selatan Turut Atasi Sampah Puncak

KAB.BOGOR (LJ) - Tingginya volume sampah di kawasan puncak, Kecamatan Cisarua yang terkadang tidak mampu ditangani pihak UPT Kebersihan dan Sanitasi wilayah Ciawi, menggugah pemerintahan Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua untuk mewujudkan program pengelolaan sampah secara mandiri. Program tersebut untuk mengatasi berbagai jenis sampah yang dibuang masyarakat diberbagai lokasi, terutama limbah sampah plastik dari tempat-tempat wisata, hotel, restoran dan lokasi

lainnya. “Kami telah mempersiapkan lahan untuk pengolahan sampah secara mandiri, hanya tinggal mempersiapkan alat pengolahan sampahnya saja. Dalam pelaksanaannya nanti, kami akan bekerjasama dengan DKP Kabupaten Bogor. Dan yang mengelola serta menjalankan program tersebut, semua masyarakat Desa Tugu Selatan,” kata Kades Tugu Selatan Rasli. Rusli memaklumi, dinas terkait masih memiliki keterbatasan dalam menanggulangi

Konsultan Pengawas Sesalkan Cara Kerja Kontraktor 1

persen usai aksi rekontruksi KPK di Villa 200 hingga detik ini entah apa kabarnya, yang jelas tidak ada kelanjutannya dari KPK. Hal inilah yang sangat kami sayangkan, dalam arti kata badan hukum seperti KPK tidak bekerja sampai titik akhir cerita didalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” pungkasnya. Q

ARS

KAB.BOGOR - Berkenaan dengan pengerjaan peningkatan jalur Kedep - Cileungsi yang beskala Sta + 200 - Sta 6 + 500 yang diduga sangat menyepelekan proyek yang menelan biaya sekitar 2 Milyar lebih itu sangat di sesalkan berbagai pihak.Salah satu pihak yang menyesalkan ketidak telitiannya pengerjaan proyek ini yaitu Riandi sebagai Konsultan Pengawas lapangan kepada LINGKAR JABAR pada Kamis (6/9). saat ditemui dilapangan, Menurutnya pihak penyedia jasa dibawah bendera CV.Depalan Bendera dalam pelaksanaannya banyak yang tidak sesuai dengan pola pada gambar. “saya sangat menyesalkan dengan kinerja dari pengembang proyek ini,” tegasnya. Sementara saat dikonfirmasi oleh LINGKAR JABAR, Adri sebagai pelaksana proyek peningkatan jalur tersebut awalnya membantah hal tersebut. “Kami mengerjakan proyek ini sudah sesuai dengan pola gambar yang di berikan kepada kami,” jelasnya.Tetapi Setelah ditunjukkan beberapa bukti bahwa hal itu memang merupakan kesalahan dari pihak pelaksana, Adri pun tidak bisa lagi membantah hal tersebut. Untuk menghindari terjadinya hal yang dapat lebih merugikan keuangan negara,diharapkan kepada pihak - pihak yang terkait agar lebih memperhatikan proyek yang menelan biaya milyaran rupiah. Q JAS

Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Kota Depok 2012

Spanduk Bertebaran, Masyarakat Geram

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan Air bersih.

EKASI (LJ)-Musim kemarau yang berkepanjangan dikabupaten Bekasi Jawa Barat, menyebabkan sumber sumber air bawah tanah bekurang. Hal ini terjadi dibeberapa kecamatan dikabupaten Bekasi, diantaranya Kecamatan Cibarusah, Serangbaru, Muaragembong, Cabangbungin dan beberapa Kecamatan lainnya. “Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Bekasi menganggap kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan pada tahun ini sebagai bencana,” demikian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Sahat Banjar Nahor. SH, ditemui LINGKAR JABAR pada kamis (6/9) diruang kerjanya. Dia mengatakan, berdasar-

3

persoalan sampah di kawasan Puncak, baik jumlah armada maupun personil. Karenanya, pemdes beserta organisasi masyarakat ingin mengelola sampah secara mandiri, agar kawasan Puncak terbebas dari sampah. “Saat ini sudah dilakukan pengangkutan sampah oleh pemdes tugu selatan yang dibiayai dari hasil swadaya masyarakat. Pengangkutan menggunakan truk dan kemudian dilimpahkan ke TPS yang kemudian akan diangkut oleh pihak dinas kebersihan,” jelasnya. Lanjut dia, pengolahan sampah yang akan segera diwujudkan akan berdampak positif bagi masyarakat nantinya. Seperti mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos, dan sampah non organik yang bisa dijual. “Sehingga ada nilai bagi pendapatan masyarakat,” jelasnya. Namun demikian, ia tetap berharap program yang akan digalakannya mendapat dukungan banyak pihak, baik instansi terkait maupun masyarakat. Sebagai langkah awal, ia akan membangun TPS di beberapa titik wilayah. Q ASP

BEKASI (LJ) - Sejumlah masyarakat Kota Bekasi, tiba-tiba dikagetkan dengan bermunculanya spanduk dan baliho aneh dengan tulisan “Selamatkan Kota Bekasi”, berwarna dasar merah dan tidak bergambar, yang terpasang dibeberapa titik strategis. Salah satunya Jalan Ahmad Yani, depan Giant Hypermall. Sekedar diketahui secara pasti apa makna pesan yang ingin beserta motif dipasangnya spanduk tersebut. Akan tetapi spanduk “Selamatkan Kota Bekasi !!!” seakan mengingatkan kita pada kalimat “Jakarta Berkumis” (Berantakan, Kumuh, Miskin-red). Bisa jadi pemasang spanduk memiliki motif sama. Pemasang ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa Kota Bekasi mesti diselamtkan. Lantaran adanya beragam persoalan mendera Kota Bekasi. “Kaget aja ada spanduk tulisanya “Selamatkan Kota Bekasi” warnanya merah dan tidak ada gambarnya. Gak paham juga apa maksudnya,” ujar Umar, salah seorang warga Bekasi Selatan, ketika dihampiri wartawan, Kamis (6/9). Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Unisma Bekasi, Yayan Rudiyanto mengatakan, kalimat “Selamatkan Kota Bekasi” dinilai olehnya mengandung muatan bagus. Selagi sipemasang menganggap bahwa Kota Bekasi memang perlu diselamatkan. “Bagus, selama si pemasang mengangap Kota Bekasi perlu diselamatkan. Dan nyambung dengan logika publik, yang menginginkan Kota Bekasi jauh lebih baik,” ujar Yayan. Sementara untuk motif pemasangan spanduk sendiri, dirinya menduga spanduk bersangkutan dipasang berkaitan dengan momentum datangnya Pilkada. “Kalau saya pikir spanduk bersangkutan ada kaitanya dengan Pilkada,” pungkas. Q ARS

Dewan Desak Ganti Pejabat Dishub KAB BEKASI (LJ)- Munyusul adanya dugaan pungutan liar, upeti, calo serta tudingan buruk lainnya yang dialamatkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, ditangapi serius kalangan anggota dewan setempat. Bahkan wakil rakyat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengganti para pejabat di instansi tersebut. Seperti ditegaskan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno, munculnya tudingan seperti itu kepada Dishub bisa dijadikan tolak ukur terhadap kinerja pejabatnya. “Kalau kinerja para pejabat Dishub bagus, tak mungkin muncul tudingan seperti itu,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin. Apakah buruknya kinerja Dishub berkaitan dengan lokasi kantor yang jauh dari lingkungan Pemkab Bekasi, sehingga tidak terawasi. Ia mengungkapkan, hal itu tidak ada kaitannya dengan keluhan yang saat ini muncul. “Bila lokasi kantor yang dijadikan alasan, apa salahnya dipindah saja kelingkungan Pemkab. Itupun yang boleh dipindah hanya hanya pelayanan KIR saja, karena berada di lokasi perkotaan. Sedangkan untuk adminis-

trasi tidak perlu ikut dipindah,” jelasnya. Taih menegaskan, ketidakmaksimalan pelayanan di Dishub lebih disebabkan sumber daya manusia, bukan karena lokasi. “Lokasi memang berpengaruh, tapi cuma sedikit. Individunya yang harus ditatar, itu yang menyebabkan banyak dugaan pungli, upeti, calo, dan berbagai tindakan yang merugikan pemerintah daerah dan menguntungkan pribadi. Kami kurang setuju jika kantor Dishub harus dipindah jika pejabatnya tetap sama, kalau mau ganti dulu pejabat yang sekarang ada,” paparnya. Terpisah, Sekretaris Organda Yaya Ropandi menjelaskan, seluruh dinas di Kabupaten Bekasi sudah berpusat di Kompleks Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat. Hanya kantor Dinas Perhubungan yang kantornya masih belum bergabung di Cikarang Pusat. Padahal, kantor tersebut tidak cukup luas untuk memberikan pelayanan. “Bagaimana pelayanan optimal, lokasi kantor sekarang tak mampu menampung sepuluh bus yang masuk ke sana untuk uji kelayakan. Untuk itu jika ingin kinerjanya lebih baik lagi, kantor dinas harus dipindah,” tukasnya. Q ADI

DEPOK,- Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga- Keluarga Berencana Kesehatan ( KG- PKK KB K ) , adalah untuk menuju terwujudnya Kota Depok yang maju dan sejahtera dengan sumber daya manusia yang unggul kreatif, dan religius, sehingga meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat . Demikian Hal itu dikatakan Ketua TP.PKK Kota Nur Azizah Tamhid, pada acara pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Kota Depok tahun 2012, Kamis (6/9), di Aula Balaikota Depok, yang dihadiri Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Ketua dan Jajaran Pengurus TP. PKK tingkat Kota hingga tingkat kelurahan, OPD, Camat, Lurah, seKota Depok. Lebih jauh dikatakannya, bahwa hal ini sebagai awal untuk akselerasi dalam 4 bulan mendatang yang diharapkan dapat sukses, untuk itu maka hal ini secara berjenjang mesti disosialisasikan dan dilaksanakan melalui perangkat daerah Kecamatan dan Kelurahan, harapannya dapat terpenuhinya target kemajuan dalam masyarakat. Tercapainya hal itu dimungkinkan dengan mewujudkan pelayanan Publik profesional, berbasis teknologi informasi, membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, adanya Infrastruktur dan lingkungan yang nyaman dan ciptakan sumber daya manusia yang unggul, kreatif dan religius. Dan hal itu dilakukan melalui Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional ) Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) pengelolaannya dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Dinas / Instansi / Lembaga terkait termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat.Q YAS/HRS

Tagor Resmi Menjadi Wakil Ketua DPRD

BOGOR - Tauhid J Tagor akhirnya resmi dikukuhkan menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, menggantikan Gatut Susanta. Sebelumnya Tauhid J Tagor menjabat Pjs (Pejabat Sementara) Wakil Ketua DPRD. Dari hasil pantauan LINGKAR JABAR, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Ketua DPRD tersebut dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Bogor Budi Santoso dalam rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bogor yang dipimpin Ketuanya Mufti Faoqi di Gedung Gedung DPRD setempat, Kamis (6/9) di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.Tauhid J Tagor menjadi Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar untuk massa bakti sampai dengan 2014 mendatang. Sebelumnya Tauhid J Tagor sebagai Pjs Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, untuk mengisi kekosongan Wakil Ketua DPRD menyusul dinonaktifkannya Gatut Susanta, terkait status hukum APBD Gate.Walikota Bogor Diani Budiarto, berharap, dengan lengkapnya kembali jajaran DPRD Kota Bogor maka dinamika pelaksanaan tugas DPRD akan berjalan lebih lancar tanpa hambatan apapun yang muncul, akibat persoalan legalitas jajaran kepemimpinan sehingga berujung bertambah tingginya kualitas DPRD Kota Bogor secara keseluruhan.“Selain warga dan Pemerintah Kota Bogor adalah pihak yang paling berkepentingan terhadap lancarnya kinerja seluruh elemen kelengkapan lembaga DPRD termasuk jajaran pimpinan Dewan. Sebab lancarnya kinerja DPRD Kota Bogor jelas akan sangat membantu mewujudkan pelaksanaan tugas–tugas kemitraan yang ada diantara Pemerintah Kota Bogor dan DPRD,” ungkap Diani kepada LINGKAR JABAR, usai melakukan pengukuhan. Q ALI


LINGKAR BOGOR Baru Dikenal, Bunga Digilir Dua Pemuda Tanggung KAB.BOGOR - Bunga (18) gadis belia warga Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, harus menanggung aib setelah menjadi korban pemerkosaan dua oleh orang pemuda tanggung.Peristiwa itu, berawal ketika korban sedang bermain di kawasan lokasi wisata Lido Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Korban saat itu, langsung bertemu dengan dua orang pemuda yakni AN (18) dan YO (19), warga Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, yang baru dikenal. Tak lama kemudian, kedua pemuda itupun langsung mengajak korban berkeliling dengan menggunakan sepeda motor, menuju kawasan Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong.Setiba dilokasi, korban langsung diajak ke area kebun jati milik warga. Kedua pemuda tersebut, langsung membekap mulut korban lalu di perkosa secara bergiliran. Setelah puas melampiaskan nafsu bejadnya itu, para pelaku langsung meninggalkan korban yang tergolek lemas.Kanit Reserse Kriminal Polsek Cigombong, AKP Subandrio mengatakan, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Minggu (26/8) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB, kedua pelaku memperkosa korban secara bergiliran. “Kedua pelaku sudah kami amankan dirumahnya, berkat adanya laporan dari orang tua korban tentang buah hatinya yang dilakukan tidak senonoh. Dan saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengembangan dan termasuk menunggu hasil visum korban,” ujarnya. QASP

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

18 Anggota Panwascam Pilgub Jabar dilantik BOGOR (LJ) - Ketua Panwaslu Kota Bogor Rudi Rohyadi, melantik dan mengukuhkan sebanyak 18 anggota panitia pengawas pemilu tingkat Kecamatan (panwascam) yang akan bertugas dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Pebruari 2013 mendatang. Pelantikan anggota Panwascam tersebut, disaksikan oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor, Edgar Suratman mewakili Walikota Bogor, dan perwakilan Panwaslu Jawa Barat, di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Kamis (6/9). Ke 18 anggota Panwaslu akan bertugas di enam Kecamatan se Kota Bogor, setiap Kecamatan akan ditugaskan 3 orang. Walikota Diani Budiarto dalam

sambutannya disampaikan Asisten Administasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Edgar Suratman mengingatkan, kepada para anggota panwascam harus bisa menjaga kepercayaan yang telah diberikan, karena kepercayaan ini sangat mahal dan bernilai tinggi. Ditegaskan, bahwa peran dan fungsi pengawas di dalam penyelenggaraan pemilu merupakan salah satu aspek terpenting untuk mengukur dan menentukan lancar serta suksesnya penyelenggaraan pemilu sebagai sebuah pesta demokrasi. “Optimalnya peran panwascam dalam menjalankan peran dan fungsi kelembagaan bukan sekedar hanya bermanfaat untuk menjamin sukses dan lancarnya proses pemilu. Melainkan akan sangat menentukan

Sekda Bogor Sidak Pembangunan Revitalisasi GOR Pajajaran

Ratusan Calhaj Kab Bogor Gagal Berangkat

KAB.BOGOR - Sebanyak 170 calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Bogor, terpaksa gagal diberangkat ke Arab Saudi. Kepastian gagalnya ke 170 calhaj itu, disampaikan Kepada Seksi Urusan Haji Kementrian Agama Kabupaten Bogor Ngadiono, kepada wartawan kemarin.Menurutnya kursi calhaj yang gagal berangkat secara otomatis tempatnya akan digantikan kepada mereka yang masuk daftar tunggu.”Tahun ini jumlah calon haji asal Kabupaten Bogor sebanyak 3370 orang. Nah mereka yang gagal berangkat kita gantikan oleh mereka (calhaj) lainya,” jelasnya kepada wartawan.Menjawab pertanyaan apa yang menjadi penyebab gagalnya ia menerangkan sebagian besar belum melunasi ongkos BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji).”Pelunasan BPIH telah diputuskan pemerintah, Kamis 31 Agustus 2012, lalu,” katanya.BPIH tahun 2012 ini sebagaimana diketahui ditetapkan sebesar 3.617 Dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 33.276.400. Biaya haji tahun ini naik 80 Dolar AS atau Rp 2.539.300 dari 3.537 dollar AS atau sekitar Rp 30.737.100 dari BPIH rata-rata pada 1432/2011 lalu. Selain alasan tersebut kata dia ada juga calhaj yang meninggal, menderita penyakit dan hamil.”Kita tidak mau ngambil resiko, calhaj yang menderita sakit permanen atau terditeksi hamil pastinya tak akan diizinkan untuk berangkat,”tegasnya.Ditanya tentang kesiapan pemberangkatan Ngadiono menjelaskan semua calon haji yang telah diperiksa kesehatanya oleh tim dari Dinas Kesehatan umumnya telah siap pisik maupun mentalnya. Mereka tinggal menunggu pembagian kelompok terbang (kloter). Q DED

Kantor UPTK Klapanunggal Kosong Melompong KAB.BOGOR- Inspeksi mendadak (Sidak) yang pernah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, kepada para Pegawai Negeri Sipili (PNS) ternyata tidak di indahkan. Pasalnya, masih banyak para PNS ditemukan masih berkeliaran pada saat jam kerja.Dari hasil pantauan LINGKAR JABAR dilokasi, kantor UPTK Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (6/9) pukul 14.00 WIB, terlihat melompong, dan hanya ada satu orang staf yang melakukan bersih-bersih, yang akan singah kerumah. Menurut staf yang namanya tidak mau ditulis di koran ini menyatakan, hal ini sering terjadi pada jam kerja. “Selain itu, jam masuk kantor juga sering terlambat, apa lagi pada jam pulang lebih cepat. Seharusnya para PNS malu terhadap masyarakat setempat, karena mereka digajih oleh Pemerintah,” ujar dia kepada LINGKAR JABAR. Kata dia, sebagai PNS harus memberikan contoh dengan baik kepada masyarakat. “Saya berharap, kepeda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, segera melakukan sidak kewilayah terhadap pegawai PNS yang tidak mengindahkan aturan yang sudah dilakukan sumpah oleh pihak pemerintah sebagai PNS harus disiplin,” ucapnya. Q JAS

4

BOGOR (LJ) - Lambatnya pembangunan revitalisasi Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran di Jalan Pemuda No 4 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, yang menelan anggaran sebesar Rp 9,9 miliar dari dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (6/9) dikunjungi secara mendadak oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor, Aim Halim Hermana. Inspeksi mendadak (Sidak) oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor, Aim Halim Hermana, dilakukannya sekitar pukul 15.25 WIB, tujuan sidak untuk mengetahui secara langsung keadaan bangunan proyek yang semestinya rampung bulan Juni 2012 kemarin. Aim mengatakan, bahwa sidak ini bertujuan untuk menanggapi keluhan masyarakat Kota Bogor. Selain itu proyek pembangunan GOR ini merupakan satu-satunya sarana olahraga bagi masyarakat Bogor. jadi Pembangunan revitalisasi ini harus berjalan sesuai

waktu dan anggaran yang di terima. “Saya menghimbau kepada pihak pengembang agar lebih teliti lagi di areal kolam renang Karena di areal kolam renang ini masih banyak kekurangan-kekurangan yang ditemukan, seperti banyaknya keramik pada lantai kolam maupun tangga kolam renang yang belum dihaluskan, dan sisa-sisa bahan bangunan yang belum dibersihkan,” kata Aim kepada LINGKAR JABAR, usai melakukan sidak kelokasi kolam renang Milakencana GOR Pajajaran, kemarin. Untuk sementara waktu peninjauan ini baru dilakukan oleh Sekda, dan untuk peninjauan tahap kedua akan dilakukan sekitar dua bulan mendatang. Saat mendekati akhir waktu masa pemeliharaan dan peninjauan tahap kedua tersebut dilakukan oleh pihak Wasbangkim, inspectorat, dan jajaran yang terkait lainnya. Sementara itu, Agus Tegus, Ketua Komite Revitalisasi GOR Pajajaran, ketika ditemui LINGKAR JABAR,

menyatakan, bahwa pelaksanaan revitalisasi GOR Pajajaran saat ini, tidak ada masalah dan tidak di temukan penyimpangan kontraktor. Hasil ini, sebut Agus, dilaporkan pengawas konsultan ke tim panitia revitalisasi. “Sementara dari tim panitia revitalisasi pun selalu memantau ke lokasi bahkan sering mekakukan koordinasi,” katanya seraya berharap pelaksanaan revitalisasi GOR tepat waktu dan tidak ada kendala. Ditempat terpisah, Kepala Kantor Pemuda dan Olah Raga (Kakanpora) Taufik Qurachman mengaku masalah revitalisasi GOR Pajajaran tersebut, banyak kejanggalan yang terjadi. Dan pihak Kanpora sudah melayangkan dua kali surat peringatan atas belum selesainya pembangunan tersebut. “Itu kebijakan dari Ketua Komite. Akan tetapi, pelaksanaannya harus tepat waktu dan banyak masyarakat sudah menunggu untuk fasilitas kolam renang,” tuturnya. Q ALI/AME

Kab Bogor Perkuat Kontingen Jabar Pada PON 18

KAB.BOGOR (LJ) - Kabupaten Bogor siap perkuat kontingen Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-18 Tahun 2012 yang digelar di Provinsi Riau pada 9 September hingga 20 September 2012 mendatang. Hal tersebut dikatakan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bogor, Albert Pribadi, saat ditanya kepada sejumlah wartawan seusai Halal Bil Halal KONI Kabupaten Bogor, kemarin. “Atlet kita siap perkuat kontingen Jabar pada PON ke-18 di Riau karena mereka telah diberikan pembinaan dan pelatihan baik oleh Cabang Olahraga (Cabor)nya

masing-masing maupun oleh KONI Kabupaten Bogor,” ungkapnya. Albert menambahkan, atlet Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Kontingen Jabar sebanyak 38 atlet dengan 20 Cabor diantaranya Karate, Silat, Tinju, Paralayang, Angkat Besi, Atletik, Bulu Tangkis, Taekwondo, Tarung Drajat, Balap Sepeda, Dayung, Gantole, Penembak, Penahan, Panjat Tebing, Renang, Selam dan lainnya. Kita pun hantarkan Wasit sebanyak 5 orang yang diminta oleh Panitia Pelaksana (Panpel) untuk wakili Jabar. “KONI Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten

(Pemkab) Bogor rutin memberikan suport, terlebih yang istimewa kali ini, jika atlet Kabupaten Bogor berprestasi meraih medali emas, Pemda Jabar berikan rumah beserta uang tunai, sedangkan Pemkab Bogor yakni Bupati Bogor dan KONI Kabupaten Bogor akan berikan Kadedeuh berupa uang tunai, oleh karena itu manfaatkanlah sebaik mungkin ajang PON ke-18 di Riau ini, kita doakan saja mudahmudahan para atlet Kabupaten Bogor dapat meraih 10 hingga 15 medali emas,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Benny Delyuzar di ruang kerjanya mengatakan, atlet Kabupaten Bogor yang telah dibekali pelatihan dan pembinaan diharapkan dapat berprestasi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Bogor pada ajang PON ke 18 Tahun 2012 di Riau. “Saya harap semua atlet dapat berprestasi meraih medali emas dan memang diantara mereka ada yang sudah menjuarai Sea Games sehingga kualitas mereka tidak diragukan, semoga tidak ada halangan dan hambatan apapun agar mereka tetap unggul dan menjadi juara raih medali emas pada Cabor masingmasing,” tuturnya. Q BSR

kredibilitas penyelenggaraan pemilu tersebut sebagai sebuah proses pemilihan yang berlangsung adil, demokratis dan bersih. Maka siapapun pemimpin yang kemudian lahir dari proses tersebut, tentu akan menjadi pemimpin dengan kredibilitas yang tinggi,” kata Edgar kepada LINGKAR JABAR. Sementara itu, Dadang perwakilan Panwaslu Jawa Barat mengingatkan, panwaslu penting untuk menjaga integritas, moralitas dan netralitas. Mengenai fasilitas anggota pengawas Pemilu, tambah dia kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, untuk penyediaan fasilitas untuk menunjang kegiatan, baik ke sekretariatan, maupun oprasional lapangan yang cukup memadai sehingga penyelenggaraan Pilgub dapat berjalan lancar. Q AME

Pemkab Bogor Kucurkan Rp21,5 M Buat Desa dan kelurahan KAB.BOGOR (LJ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan bantuan infrastruktur untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kepada 430 desa dan kelurahan yang ada pada 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor, Kamis (6/9). Jumlah bantuan yang dialokasikan bagi tiap–tiap desa dan kelurahan, sebesar 50 juta rupiah dari total bantuan keuangan APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp.21.500.000.000. Bantuan diberikan dilokasi Gedung Tegar Beriman, dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher, Kepala BPMPD, Roy Khaerudyn, Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) secara simbolis menyerahkan bantuan infrastruktur tersebut kepada 12 desa. Ke 12 desa yang menerima bantuan bupati, yaitu desa Cijujung Kecamatan Sukaraja, desa Sanja Kecamatan Citereup, desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede, desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja, kelurahan Nanggewer Mekar Kecamatan Cibinong, desa Ciampea Kecamatan Ciampea, desa Pasir Jambu Kecamatan Sukaraja, desa Pabuaran Kecamatan Bojonggede, desa Babakan Sadeng Kecamatan Leuwi Sadeng, desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, desa Nanggung Kecamatan Nanggung, dan desa Ciasmara Kecamatan Pamijahan. Bupati mengatakan, Pemkab Bogor memberikan bantuan infrastruktur ini sebagai bentuk perhatian bagi pembangunan di desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Bogor. “Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, akan tercipta efek simultan berupa terbukanya isolasi desa, meningkatnya mobilitas masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya, serta meningkatnya posisi tawar desa menjadi urat nadi pertumbuhan wilayah,” kata Bupati dihadapan para Kades. RY juga berjanji akan meningkatkan jumlah bantuan menjadi 100 juta rupiah bagi tiap desa dan kelurahan pada tahun depan. “Saya menyadari jumlah bantuan yang diterima saat ini masih sangat kurang, oleh karena itu saya meminta kepada BPMPD untuk menambah jumlah bantuan menjadi 100 juta rupiah pada tahun 2013 nanti,” janjinya. Semetara itu, Kepala BPMPD Kabupaten Bogor Roy Khaerudyn mengungkapkan bantuan dana dari Pemkab Bogor ini hanya bersifat stimulan untuk melengkapi dana swadaya masyarakat. “Bantuan dana dari Pemkab Bogor kepada pemerintahan desa sebagai stimulan untuk menunjang kegiatan pembangunan yang dilaksanakan dengan swadaya gotong royong masyarakat,” ungkap Roy. Roy juga menjelaskan terdapat 479 jenis kegiatan program bantuan infrastruktur perdesaan dan kelurahan tahun 2012 yang tersebar di 430 desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor yang akan dilakukan. Q BSR

Masyarakat Mengeluh: Pemkot Bogor Tetap Akan Menaikan Tarif Parkir BOGOR (LJ) - Peraturan Tarif parkir yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dengan ketentuan Perda No.4 tahun 2012 tentang kenaikan tarif parkir, yang akan diberlakukan di tujuh ruas jalan rawan kemacetan di Kota Bogor, dikeluhkan sejumlah masyarakat Bogor. Pasalnya, dengan kenaikan tarif parkir yang awalnya hanya Rp.2.000- untuk tarif kendaraan roda empat, kini naik menjadi Rp.6000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk tarif parkir kendaraan roda dua awalnya hanya Rp.1000, kini naik menjadi Rp.3000. Hal ini berdampak terhadap penurunan pendapatan warga yang membuka usaha di sekitar lokasi. “Karena, pengendara tidak mau lagi melakukan parkir didekat warungnya, sebab kalau mereka parkir akan dikenakan tarif berlipat-lipat,” kata Wardi pedagang kelontong, Kamis (6/9). Menanggapi hal ini, Kepala Dinas (Kadis) DLLAJ Kota Bogor Suharto menerangkan, bahwa ketetapan Perda No.4 tersebut, tetap akan diberlakukan. “Kami tetap akan memberlakukan ketetapan perda tahun 2012 tersebut,kami pun tidak akan memutuskan suatu hal tanpa ada solusinya,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR Kamis (6/9). Solusi yang diterapkan DLLAJ Kota Bogor yaitu dengan menyediakan beberapa puluh meter untuk zona tarif biasa di sepanjang

zona yang termasuk dalam tarif parkir baru. “Pihak DLLAJ akan memberikan lokasi yang berjarak beberapa puluh meter dari zona parkir khusus (rawan kemacetan) untuk zona bertarif biasa. Zona ini, kita berikan untuk warga yang memang tidak mau membayar tarif parkir sesuai dengan ketentuan,” jelasnya. Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa para juru parkir yang berada di sekitar wilayah rawan kemacetan yang sudah ditetapkan akan mengalami kenaikan, akan diberikan pengarahan. “Kita sudah memberikan masukan kepada seluruh juru parkir yang berada di jalur untuk menerapkan tarif baru, yang harus dilakukan oleh para juru parkir. Para juru parkir, harus memberikan informasi kepada para pengendara dengan cara mengetuk kaca pintu dan mengatakan bahwa di area tersebut tarif parkirnya sudah naik. Kalau sudah diberi informasi, terserah dari si pengendara tersebut apakah mau parkir di area yang sudah di tentukan atau tidak,” tegasnya. Menurut Suharto, seharusnya warga sekitar mendukung dengan ditetapkannya Perda No.4 tersebut, karena dengan ditetapkan tarif parkir yang baru, bisa mengurangi kemacetan di Kota Bogor. “Mungkin disini terjadi miskomunikasi antara kami dengan masyarakat. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat Kota Bogor supaya mendukung peraturan tarif parkir ini agar terciptanya suasana yang nyaman,” pungkasnya. Q AME


BISNIS

LINGKAR R JABAR J Edisi 140- Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Dishub Bangun Terminal Agribisnis Dekat Jakarta

B

ANDUNG - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Jawa Barat Ferry Sofwan mengungkapkan pihaknya akan membangun Terminal Agribisnis di wilayah yang berdeka-

tan dengan DKI Jakarta. Paling tidak, jaraknya tidak lebih dari 50 Kilometer. “Terminal Agribisnis akan dibangun berdekatan dengan DKI Jakarta yakni di wilayah Timur dan Selatan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis

(6/9). Tidak hanya itu, Terminal ini juga akan memiliki akses Jalan Tol, Jalan Raya serta Jalur Kereta Api. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pendistribusian produk pertanian. Sebagai sarana pendukung, kata Ferry, rencananya disediakan juga jasa penjualan dan pembibitan pupuk di terminal tersebut. Selain menjual produk para penjual juga dapat membeli kebutuhan untuk produksi. “Jadi setelah truk mengangkut produk pertanian ke Terminal, maka saat pulang bisa mengangkut barang kebutuhan pertanian seperti pupuk dan bibit,” ujarnya. Selain Terminal Agribisnis, juga akan dibangun Sub Terminal Agribisnis (STA) di Kab/Kota di Jabar yang menjadi sentra produksi pertanian. Tempat ini menjadi tempat sortir produk pertanian dengan grade A, B dan C. “Akan dilakukan sortir produk pertanian di subterminal, sehingga produk yang sampai di Jakarta tidak membawa sampah karena sudah dipilah dan dipilih,” ujar Ferry. Dia menjelaskan produk pertanian yang tergolong grade A akan ditempatkan pada pasar Ekspor, dan B untuk retail modern. Sedangkan produk grade C akan dipasarkan pada pasar induk dan tradisional. Selain itu, katanya, STA juga akan mendapat dukungan akses perbankan dan jaringan internet. Dengan adanya akses perbankan maka akan mempermudah transaksi sedangkan jaringan IT akan mempermudah pendataan sehingga pembeli tidak perlu repot. “Kami juga meminta kepada Gabungan Kelompok Kerja Petani (Gapoktan) yang ada di daerah agar berfungsi maksimal dengan manajemen produksi komoditas yang berkualitas,” pungkasnya. Q FER

Proyek Tol BORR Seksi 2A Rampung 2014

B

OGOR - Proyek pembangunan ruas tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi 2A (Jalan Soleh Iskandar - Jalan Taman Yasmin) masih dalam tahap investigasi lahan. Proyek ini sudah tahap persiapan konstruksi dan akan selesai 1,5 tahun lagi. Kepala Badan Pengelola Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Achmad Ghani Ghazali mengungkapkan, awal konstruksi ruas tol seksi 2A Kedunghalang-Yasmin ini akan dilakukan bulan depan. “Investigasi tanah baru sudah mulai, nanti kemudian boring, pengadaan kontraktornya juga sudah ada. Nanti begitu pengecekan tanah selesai baru itu konstruksi. Bulan depan konstruksi sudah mulai kayaknya,” ungkap Ghani dalam keterangan persnya, Kamis (6/9). Ghani mengatakan, jika tidak ada aral melintang, penyelesaian konstruksi untuk ruas tol ini akan menghabiskan waktu hingga 1,5 tahun. “Proses konstruksi nanti 1,5 tahun,” tambahnya. Ia menambahkan selama masa konstruksi ruas tol 2A yang memiliki panjang 1,9 km ini, juga akan dilakukan proses pembebasan tanah untuk ruas tol selanjutnya yaitu seksi 2B. “Sambil jalan, nanti yang 2A konstruksi, nanti yang 2B proses lagi, dimulai pembebasan tanahnya. Itu mereka

5

Grup Mayapada Rambah Bisnis TV Berbayar

B

OGOR - Pasar nasional televisi berbayar nasional sebentar lagi akan diramaikan Topas TV, salah satu divisi usaha baru Grup konglomerat Mayapada. Jonathan Tahir, putera mahkota keluarga Tahir yang kini memimpin grup Mayapada, mengatakan telah menggelontorkan investasi sekitar Rp 100 miliar untuk membangun bisnis ini. “Kami sudah siap tayang untuk Jakarta dan Jawa Barat,” kata Jonathan yang juga komisaris utama Topas TV dalam keterangan persnya, kemarin. Investasi ini bukan main-main, sebab di tangan Jonathan, Grup Mayapada tengah fokus mengembangkan lini bisnis baru, yakni teknologi informasi. Menurut dia, saat ini tak mungkin hidup tanpa teknologi, termasuk dalam bisnis. Lalu apa yang menarik dari televisi berbayar bagi grup yang sudah mapan pada sektor perbankan dan properti ini? Di Indonesia pangsa pasar televisi berbayar sangat tinggi, sementara

penetrasinya masih sangat rendah, baru sekitar 3 persen. Sedangkan negara-negara di ASEAN sudah lebih dari 30 persen. Malaysia misalnya 54 persen, Singapura 65 persen, dan Thailand 38 persen. “Jadi masih ada potensi yang sangat besar. Apalagi penduduk Indonesia lebih dari 250 juta.” Sebagai pendatang baru, mereka pun siap bersaing dengan pemain-pemain lama, seperti Indovision dan First Media. Salah satu yang akan ditawarkan adalah harga yang kompetitif. “Kami yakin masih di bawah harga-harga yang lain,” katanya. Topas TV kini tengah mengembangkan jaringan di wilayah-wilayah di luar Jawa Barat dan Jakarta, termasuk ke wilayah Indonesia timur. “Kami menggunakan satelit, jadi infrastrukturnya lebih mudah,” kata Presiden Direktur TopasTV, Ronald Kumalaputra. Saat ini seluruh kontrol televisi berbayar ini berada di lantai 5, Mayapada Tower, Jakarta. Termasuk studio untuk acara lokal. Q CPS/VVN

Bandara Kertajati Majalengka Tetap Dibangun

melayang, jadi pembebasan tanahnya hanya dipinggir-pinggirnya saja. Ruas tol Bogor Ring Road yang dioperasikan PT Marga Sarana Jabar ini memiliki panjang hingga 11km dengan 3 seksi. Total investasi yang dikeluarkan untuk proyek ini adalah Rp 0,983 triliun dengan biaya tanah Rp 983 mil-

iar. PT Marga Sarana Jabar merupakan pemegang hak konsesi ruas tol Bogor Ring Road sepanjang 11 km selama 45 tahun sejak 2009 lalu. Perusahaan tersebut merupakan anak usaha patungan antaran Jasa Marga sebesar 55% dan BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana sebesar 45%. Q DTC/CP

Emas Dicari Karena Ekspetasi Terus Naik

B

OGOR - Harga emas saat ini terus menjadi perhatian bagi para pelaku bisnis dan investor emas, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Harga yang terus menerabas naik membuat permintaan terhadap emas justru makin tinggi. Presiden Direktur PT Antam Tbk, Alwinsyah Lubis mengatakan bahwa harga emas saat ini bergerak cukup ‘aneh’ tetapi masih dalam batas normal. “Tren emas memang kita melihat agak turun naik. Fluktuasi masih dalam batas bagus dan masih normal,” ungkapnya dalam keterangan persnya, Kamis (06/09). Alwinsyah berpendapat bahwa fluktuasi emas masih tidak begitu besar dan tidak sampai membuat permintaan atau daya beli emas naik. Awal tahun 2012 saja harga emas di pasar lokal berada pada kisaran Rp 400.000- Rp 500.000/ gram. Sementara di luar negeri berada pada posisi US$ 1.400-1.650 USD troys/ ons. “Kenaikan itu yang masih normal. Jika

B tertinggi berada pada angka US$ 1.800 per troys/ ons,” katanya. Tren emas memang memperlihatkan fluktuasi naik turun. Fluktuasi ini dirasa masih dalam batas bagus dan normal. Alwinsyah memperkirakan harga emas hingga akhir tahun 2012 tidak berbeda dengan awal tahun yaitu berada pada

posisi Rp. 400.000-500.000/gram atau US$ 1.400-1.650 per troys ons. “Ini keliatannya masih bisa diterima oleh market. Emas ini aneh makin mahal makin dicari. Karena ekspektasi terus naik,” imbuhnya seraya menyatakan optimismenya bahwa bisnis emas masih kinclong dan menguntungkan. Q CPS

OGOR - Pemerintah pusat memastikan akan tetap membangun bandara di Kertajati, Majalengka Jawa Barat walaupun disaat bersamaan akan membangun bandara Karawang. Dua bandara ini akan mendukung dua bandara yang saat ini sudah beroperasi. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti mengungkapkan, dibangunnya bandara Kertajati ini guna mendukung Bandara Husein Sastranega-

ra. “Kertajati tetap kita bangun sebagai rencana pemindahan Husein. Husein nggak bisa dikembangkan, jadi kita akan pindahkan ke Kertajati,” ungkap Herry dalam siaran persnya, kemarin. Saat ini, lanjut Herry, proses pembebasan lahan untuk bandara ini (Kertajati) sebagian besar telah dirampungkan. Namun dia belum mau berbicara pasti kapan bandara ini bisa mulai konstruksi. Menurutnya bandara ini akan dibangun bertahap. Tahap pertama akan dibangun setidaknya sebesar Bandara

Husein Sastranegara. “Kertajati sudah mulai dibebaskan tanah duluan. Nanti pembangunannya bertahap lah, nanti itu kita kembangkan berdasarkan demand, tahap pertamanya sebesar Husein besar sedikit lah mungkin. Kalau marketnya bagus bisa dikembangkan lagi lebih besar,” katanya. Selain itu, Bandara Kertajati ini pun akan mendukung Bandara Karawang yang juga merupakan rencana pemerintah. “Dibangunnya samasama, nanti akan saling mendukung,” pungkasnya. Q CPS


LINGKAR PRIANGAN Anak Pelaku Teroris Perlu Mendapat Pembinaan

Edisi 140 - Tahun 1 - jum’at , 07 September 2012

DPRD Usulkan Pembuatan Embung-embung & Bendungan Kecil

BANDUNG(LJ)-Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara mengatakan, pihaknya pernah membuat BANDUNG -Usaha melindungi dan memberikan pembinaan terhadap putra/putri pelaku teroris telah menjadi perhatian serius sebuah lembaga kemanusiaan yaitu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat. Lembaga ini, bahkan sudah mulai memikirkan upaya untuk menangani istri dan anak pelaku terorisme. Meski lembaga ini tidak secara implisit menangani keluarga teroris, namun melihat dari sisi lain dimana keluarga pelaku teroris perlu mendapatkan pembinaan dan pendampingan guna memulihkan kepercayaan diri. “Hal ini sebuah masukan buat Divisi Advokasi P2TP2A,soalnya secara tidak langsung mereka bukan korban secara fisik, tapi korban mentalitas dan stigma,” ujar Ketua P2TP2A Jabar Netty Prasetiyani Heryawan seusai Semiloka Model Pemberdayaan Ekonomi Bagi Korban Trafficking, Kamis (6/9). Menurut Netty, khusus anak dari pelaku teroris harus membangun dan melanjutkan hidup, terutama sekolah.” Mereka tetap harus mendapatkan pendidikan dan bersekolah, tanpa pengucilan. Kesalahan ayah tetapi terwariskan ke anak dan kita punya tanggung jawab memutus labeling anak teroris,” tuturnya. Q HER

desain untuk pembentukan embungembung dan bendungan kecil untuk penampungan air. Alasan pemben-

Depok Termasuk Penyumbang PAD Terbesar Minta Perhatian Pemprov

tukannya adalah untuk menjaga ketersediaan air saat musim kemarau tiba.“Kita bukan bermaksud untuk melawan alam, tapi bagaimana kita berusaha dan berbuat, karena kita tahu tidak bisa melawan keadaan,” ujarnya kepada wartawan di Kota Bandung, kemarin. Menurut Irfan, walaupun pembangunan embung dan bendungan kecil tersebut sudah dicanangkan, namun melihat masih ada beberapa kekeringan seperti dalam desainnya yang dinilai belum maksimal. Desainnya ini belum maksimal, tapi anggaran untuk pelaksanaan embung-embung baru dan bendunganbendungan baru tersebut ialah salah satu solusi untuk mengatasi kekeringan,” jelas politisi Partai Demokrat ini. Pihaknya menambahkan, selain itu di dalam APBD Murni dan Perubahan Pemprov Jawa Barat tahun 2012 ini juga sudah disediakan anggaran khusus bagi pengadaan air bersih di setiap kabupaten/kota.

Contohnya ialah di Majalengka, di setiap desanya, “kita berikan kepada kepala desanya, itu budjet untuk pengadaan air bersih sebesar Rp200 juta. Anggaran tersebut di tahun sekarang adanya baik di APBD Perubahan dan Murni tahun 2012,” kata Irfan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Tanamana Pangan Jawa Barat diketahui bahwa kekeringan sawah di Jabar dalam dua pekan hingga 28 Agustus 2012 meningkat sekitar 7,4 persen dari 15 Agustus 2012.Kekeringan di Jabar mencapai 64.670 hektare per 28 Agustus 2012, dimana sebelumnya hanya 59.895 hektar Sementara itu, berdasarkan catatan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat sebanyak 150.000 petani budidaya ikan di Jawa Barat berhenti berproduksi karena berdampak kekeringan dan saat ini kesulitan memproduksi ikan tawar setelah sejumlah sumber air kini mengering.Q FER

BJB Terus Kembangkan Usaha Untuk Menjadi Terbesar

Pembacok Jaksa Sistoyo Minta Banding BANDUNG-Terdakwa pembacok Jaksa Sistoyo, yaitu Dedi Sugarda mengajukan banding terhadap keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang memvonisnya selama 2 tahun dan 7 bulan penjara pada persidangan pekan silam (30/8). Pengajuan itu diserahkan oleh pihak penasihat hukumnya tertanggal 6 September 2012. Surat banding tersebut telah diterima bagian kepaniteraan pidana PN Bandung dengan no register 572 / pid/2012/PN Bandung dan nomor akta No 44 /akta.pid /2012 PN Bandung. Panitera Muda Pidana PN Bandung Sophan Girsang telah membenarkan jika Dedi Sugarda sudah melayangkan banding. Hari ini merupakan hari terakhir Dedi Sugarda mengajukan nota banding. “Terdakwa memang sudah mengajukan banding, karena keberatan atas vonis yang dijatuhkan majlis hakim kepadanya. Kami sudah menerima bandingnya melalui tim kuasa hukum yang bersangkutan,” kata Sophan kepada wartawan di PN Bandung, Kamis (6/9). Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Nur Aslam telah memvonis Dedi Sugarda pada 30 Agustus 2012 lalu. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembacokan terhadap Sistoyo. Dedi terbukti terbukti melanggar dua pasal, 351 KUHpidana tentang penganiayaan dan pasal 2 ayat 1 UU darurat tentang kepemilikan senjata tajam. Ketua majelis hakim, Nur Aslam dalam amar putusannya menyebutkan, Dedi Sugarda bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan serta memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam.Q HER

SOR Gedebage di Namai ROSADA BANDUNG- Sarana olahraga kebanggan warga Bandung stadion sepak bola di Gedebage,dalam waktu dekat ini akan beres.Sebelum peresmian tempat itu Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah menyiapkan nama Stadion tersebut. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Ebet Hidayat dalam acara rapat launching stadion mengatakan nama stadion tersebut “Stadion bernama Rosada,” yang dilaksanakan di Auditorium Rosada, Jalan Wastukancana, Kota Bandung no 2, Kamis (6/9). Nama Rosada memang diakui Ebet merujuk dari nama Dada Rosada yang merupakan Walikota Bandung. “Rosada artinya begitu indah. Kalau secara agama bermakna pinter, benar dan lurus,” ucap Ebet menjelaskan. Menurut Ebet , pemberian nama Stadion Utama Sepakbola Rosada itu merupakan apresiasi dari masyarakat. Lebih lanjut ia mengucapkan, stadion tersebut rencananya diresmikan pada Desember 2012.”Desember itu apakah tengah atau akhir tahun, keputusannya ada di walikota,” ujar Ebet. Tokoh sepakbola nasional, Nugraha Besoes juga mengungkapkan nama Rosada buat stadion itu . Nugraha hadir di acara ini sebagai Direktur PT Gosport yang menjadi promotor untuk peresmian stadion tersebut.Q FER/HER

6

BANDUNG(LJ)- Masyarakat Kota Depok menuntut kepada Pemprov Jawa Barat agar lebih diperhatikan baik dari segi pendidikan, kesehatan dan budaya seperti kota/kabupaten lainnya di Provinsi Jabar, kata Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara. Menurut legislator dari Partai Demokrat ini salah satu hal yang mencuat ketikan melakukan reses ialah adanya aspirasi dari masyarakat Depok yang ingin lebih diperhatikan sebagai masyarakat Jabar,” katanya di Bandung, Kamis (6/9). Selaku anggota dewan yang daerah pemilihannya dari Kota Depok, Irfan menuturkan masyarakat di sana hampir sama dengan masyarakat Cirebon yang merasa kurang diperhatikan oleh Pemprov Jabar hingga

tercetus ide pembentukan Provinsi Cirebon.”Padahal masyarakat Depok itu penyumpang PAD Jabar sebesar satu triliun sekian,” ujar pria berkacamata ini. Lebih lanjut Irfan menjelaskan, salah satu perhatian yang diharapkan oleh masyarakat Kota Depok dari Pemprov Jabar ialah diakuinya seni tradisional betawi Depok sebagai bagian dari kebudayaan Jabar.Selain permasalahan tersebut,tuturnya aspirasi lain yang disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Jabar ialah mengenai perbaikan jalan rusak. Banyak masyarakat yang meminta diperbaiki jalannya kepada kami. Itu ada regulasinya, artinya harus dilihat dulu apakah jalan tersebut masuk ke dalam jalan provinsi atau kabupaten/ kota,imbuh Irfan.Q FER

Proyek PLTSA Diminati Investor Asing

BANDUNG (LJ)- Lelang Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di daerah Gedebage kota Bandung bernilai ratusan milyar rupiah banyak dilirik investor, yang menarik sejumlah investor raksasa dari dataran Eropa siap mengikuti proses lelang. Selain itu, dua raksasa Asia, Jepang dan China juga tak mau ketinggalan memperebutkan proyek tersebut. “Untuk melaksanakan mega proyek ini, kita sedang melakukan kordinasi dengan pemerintah pusat,cq Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bapenas). Karena ini proyek bernilai besar, saya melaporkannya,” kata Wali Kota Bandung Dada Ro-

sada di Balai Kota Bandung, Kamis (6/9). Menurutnya, pembangunan PLTSa sudah lama menjadi harapan warga Kota Bandung, berbagai instrumen telah dilakukan sejak beberapa tahun silam. Sekarang ini, waktu pelaksanaan sudah semakin dekat, untuk itu kita akan melakukan ekspose di Bapenas. “Kedatangan kami ke sana menyampaikan kelanjutkan tender dan syarat yang belum dipenuhi, seperti belum terpenuhinya status kepemilikan tanah (sertifikat) untuk lahan proyek tersebut.Badan Pertanahan Nasional (BPN) sampai saat ini belum menerbitkan legalitas dan sertifikat tanah tersebut,” jelasnya.Q FER

BANDUNG (LJ)-Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten (Bank BJB) terus melakukan inovasi dan ekspansi untuk menjadikan perusahaan yang bergerak di sektor jasa keungan ini menjadi 10 besar di Indonesia. Salah satu upaya tersebut membuka jaringan keluar negeri,sehingga masyarakat dunia mengetahu eksistensi Bjb.Untuk itu Pimpinan Divisi Internasional Bank Bjb Syamsu melakukan nota kesepahaman perjanjian kerjasama bidang “remittance”, dengan Direktur Agent iAsia Meutia Hidayati bertempat di Menara Bank BJB, Jln. Nari-

pan, Kota Bandung, Kamis (6/9).Menurut Pimpinan Divisi Internasional Bank Bjb Syamsu,kerja sama tersebut merupakan bagian dari rencana Bank Bjb untuk mengembangkan bisnis internasional, dengan membuka jaringan hingga ke luar negeri. Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten atau bank bjb menunjukan grafik terus meningkat,hal tersebut dilihat dari laporan selam semester I tahun ini, Bjb menyalurkan kredit mikro bernilai total Rp 3,647 triliun. diterima sekitar 71.362 debitur. Sektor mikro mendapat perhatian khusus Bank BJB. Karenanya, tidak

heran, apabila perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung tersebut terus menggenjot likuiditas kreditnya. Sektor mikro memang menjadi fokus kami. Karenanya, kami terus meningkatkan fasilitas kredit bagi pelaku usaha mikro, misalnya, merilis dan mengoperasikan Waroeng bjb, Demikian hal tersebut diungkapkan Vice President Corporate Secretary bank bjb, Adang Kunandar,kepada wartawan di Bandung. Lanjut Adang,jumlah kredit mikro selama enam bulan pertama tahun 2012 ini lebih tinggi 23,76 persen daripada akhir Desember 2011, yang nilainya Rp 2,94 triliun, imbuhnya seraya menerangkan kenaikan itu karena pihaknya memang bertekad untuk terus meningkatkan likuiditas kredit mikronya. Dasarnya, lembaga perbankan milik BUMD Jabar-Banten itu ingin menjadi perbankan terdepan dan terbesar di Jabar yang menyalurkan kredit mikro. Ditambahkannya jumlah Waroeng bjb yang beroperasi sekitar 430 unit Tahun ini. Pihaknya berencana untuk menambah Waroeng bjb. Targetnya, menembus angka 500 unit Waroeng BJB.Penambahan Waroeng BJB ini, merupakan bagian strategi ekspansi bisnis, dalam hal penambahan jaringan kantor. Tahun ini, pihaknya bersiap mengoperasikan 93 unit Kantor Cabang Pembantu yang baru. “KCPKCP itu dilengkapi Waroeng BJB,”terang Adang.Q FER

Pergantian Jabatan Untuk Tingkatkan Kinerja

BANDUNG(LJ)- Wali Kota Bandung Dada Rosada melantik sebanyak 250 pejabat eselon 2, 3, dan 4 di lingkungan Pemkot Bandung di ruang Serbaguna Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana no 2, Kamis (6/9) . Pejabat eselon 2 yang dilantik antara lain, Ricky Gustiadi yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Lalu Lintas dan Parkir Dinas Perhubungan, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung. Kamalia Purba yang sebelumnya sebagai

Staf Ahli kini menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.Sekretaris Dewan DPRD Kota Bandung sebelumnya dijabat Hery Nurhayat,di tempati Entin.Hery menempati posisi baru Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung. Menurut Dada pelantikan ini meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.”Semua demi kepentingan warga dan kota. Kalau saya bilang mereka kurang tegas atau tidak bagus mereka pasti marah. Karena kerja mereka sudah bagus namun saya ingin meningkatkan kinerja mereka agar lebih bagus lagi,” terangnya kepada wartawan. Namun, Dada tak menampik pelantikan dilakukan salah satunya karena dia tak ingin tahun depan Badan Pemeriksa Keuangan kembali memberikan catatan khusus atau wajar dengan pengecualian (WDP) atau disclaimer kepada Kota Bandung.Soal target dan program kerja pejabat baru, Dada mengatakan Kadishub harus mampu menyelesaikan persoalan trans metro Bandung (TMB) dan juga perpakiran,katanya. Lanjutnya permasalahan TMB, parkir, dan lainnya juga, mudah-mudahan oleh pejabat yang baru dilantik bisa menyelesaikannya. Soal tenggat waktu, mereka bisa diganti kapanpun jika tidak memperlihatkan kinerja yang lebih baik dari saat ini, pasti dievaluasi dalam 3 dan 6 bulan kedepan. Ditambahkan Dada bahkan besok juga bisa diganti kalau memang tidak kerja,” tegasnya seraya mengatakan tugasnya selalu diawasi sehingga bisa diarahkan.Walikota pun berharap Kadishub baru selalu mau melaporkan kendala yang dialaminya. “Agar dipetakan dan dilaporkan, lebih cepat lebih baik agar bisa segera diselesaikan,” tuturnya. Q FER/HER


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 140 - Tahun 1 Jum’at - 07 September 2012

BNN Garut Melakukan Tes Urine di Berbagai Lembaga Pendidikan GARUT (LJ) -Kepala Seksi Pemerdayaan Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kabupaten Garut Asep Syahroni,mempersempit ruang gerak peredaran dan pemakaian narkoba dan zat adiktif lainnya, melalui cara melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan untuk melakukan tes urine. “Kerjasama dimaksud ,agar kita dapat lebih dini mengetahui para pelaku dan korban pengguna narkoba, disamping usaha mempersempit ruang gerak pengedar barang haram tersebut,” tegasnya kepada LINGKAR JABAR diruangkerjanya, kemarin. Dia mengatakan, kita semua tahu dampak dari pemakaian barang haram berupa narkoba sungguh sangat keji dan mampu menjerat masa depan generasi muda. “Jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi oleh kalangan masyarakat ,terutama kalangan anak muda berupa daun ganja, destro,heroin dsb,” ujarnya. Menurut Asep,proses pemberantasan narkoba dan miras kebanyakan yang tertangkap di Kabupaten Garut adalah pengguna,karena dari pengguna selalu meresahkan dan ketidaknyamanan lingkungan,selain itu dari pengguna dapat dijadikan

PDAM Tirtarangga Subang Akan Mendapat Dana Hibah Dari Australia

KAB SUBANG ( LJ )- Perusahaan Daerah Air Minum Tirtarangga Kabupaten Subang, akan menerima bantuan dana hibah dari Australia Indonesia Partner ship (Kemitraan Australia Indonesia )diterimanya dana bantuan tersebut berkat hasil uji kompentensi dari 26 Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM )sejawabarat hanya yang terpilih PDAM Tirtarangga Kabupaten Subang. Terpilihnya PDAM Subang menurut Direktur Utama PDAM Tirtarangga Kabupaten Subang ,Suryana ,SE,dikarenakan beberapa faktor yang memenuhi persyaratan diantaranya peningkatan kinerja, penurunan angka kebocoran, dan melakukan lobi yang Intensif. Menurut Suryana, pihaknya telah menerima Surat dari Kemitraan Australian Indonesia dengan Nomor.01/ PMU/09/2012. tentang pemberitahuan akan adanya dana bantuan untuk beberapa Perusahaan Daerah Air Minum diantaranya , PDAM Berebes, PDAM Kota Tegal, PDAM Kabupaten Tegal, PDAM Kabupaten Klaten, dan PDAM Tirtarangga Kabupaten Subang. Dengan bantuan dana ini menurut Suryana, akan diper-

gunakan Untuk mengganti saluran pipa dari penampungan hingga ke pelanggan yang dipasang sejak tahun 1995, dari pipa induk berukuran 250 Inci akan diganti dengan pipa yang berukuran besar yaitu 400 Inci. Dikarenakan desain pipa yang lama hanya cukup untuk menampung air untuk kebutuhan 8000 pelanggan,sedangkan seluruh pelanggan PDAM Subang hingga ahir Desember sudah tercatat sebanyak 31.150 pelanggan .“Sudah sepantasnya kita memberikan pelayanan yang memuaskan dengan cara merehabilitasi pipa lama dari yang berukuran kecil menjadi pipa berukuran besar. Soal berapa besar dana yang bakalan kita dapat, sampai sekarang belum diketahui,” jelas dia. Saat ini pasokan air untuk para pelanggan PDAM Subang berasal dari sumber air di Cibulakan di Kecamatan Cijambe yang debit airnya cukup besar bila di musim hujan yaitu mencapai 1700 Liter/detik.Sedangkan di musim Kemarau turun menjadi 967 Liter/detik. artinya dengan air yang dibutuhkan masarakat kabupaten Subang masih banyak sisa ,maka pihak perusahaan akan mengembangkan terus, saat ini pendaftar yang belum terpasang sebanyak 1500 pelanggan di daerah kecamatan Cibogo

Subang.Tokoh masyarakat Kecamatan Cibogo Subang Abah Dodi, menyambut baik adanya rencana PDAM Subang mengembangkan saluran air ke daerah kecamatan Cibogo dan daerah Subang sekitarnya. Karena menurut Dodi, air merupakan kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari hari. “Untuk daerah Cibogo, pasokan air sangat dirasakan pada musim Kemarau sekarang ini, apalagi sumber air warga berupa sumur bor airnya terus menyusut bahkan menghilang,” ucap Dodi. Sedangkan menurut Camat Cipendey Ade Mulyawadi, pihaknya berharap kepada PDAM Subang, bila mendapat bantuan agar segera menyelesaikan bangunan yang di bangun PDAM Subang beberapa tahun yang lalu untuk memasok Kebutuhan air warga Kecamatan Cipendey. Pasalnya menurut Ade, akibat musim kemarau panjang semua sumur bor mengering, sedangkan sumber air dari Sungai Cilamaya yang akan di ambil Oleh PDAM untuk memasok warga sangat Cukup besar ,akan tetapi akibat bangunan yang menghabiskan dana miliaran rupiah belum di bisa di operasikan , akibatnya warga Cipendey tetap kesulitan Air. Q ADE

informasi awal dalam pengungkapan kasus yang lebih besar dan sampai keprodusen pertama. Maka disini tutur Asep, peran remaja sebagai kader dapat bekerja sama dengan aparat keamanan dan pemerintahan, agar ikut terlibat dalam P4GN serta miras. Sebagaimana Instruksi Presiden No 12 Tahun 2011 kata dia,Tentang Ppelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional atau Jakstran di bidang P4GN tahun 20112015. “ Kita semua tahu apa dampak dari pemakaian barang haram berupa narkoba. Narkoba merupakan perangkap bagi manusia baik muda maupun yang tua, terutama generasi muda kita akan terjebak bila tidak dilakukan langkah-langkah preventif,” ucapnya. Lebih lanjut Asep mengatakan, setidaknya untuk mengurangi dampak dari peredaran dan pemakaian barang haram tersebut, maka perlu juga dilakukan tes urin. BNN Kabupaten Garut kata Asep, belum lama ini telah menggelar tes urin di beberapa lembaga pendidikan di antaranya STKIP,STHG,AMIK,AKPER HUSADA,SMAN 19 Garut,SMAN 15 Garut,SMAN I Garut,SMKN 1 Garut,MAN Garut,SMAN 11 Garut,SMK MARIF. (Q JUL/BDN

Terkait DAK, Sejumlah Kepsek Dipanggil Kejari Cibadak SUKABUMI (LJ)-Sejumlah kepala sekolah dasar pada dinas pendidikan kabupaten Sukabumi dimintai keterangan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak, Sukabumi, terkait dugaan penyalahgunaan dana alokasi khusus (DAK) untuk pengadaan buku pengayaan, refrensi, buku panduan pendidikan dan alat peraga pendidikan serta pengadaan alat laboratorium bahasa multimedia. Menurut informasi diterima LINGKAR JABAR pada kantor Kejari, mereka yang dipanggil ini, sifatnya masih sebagai saksi. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana DAK tahun anggaran 2010 lalu.”Pemanggilan mereka sudah dilakukan sekitar bulan Agustus 2012,” kata sumber wartawan, Kamis. Menanggapi hal ini Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Cicurug, Suhendar T mengatakan, pihaknya memang mendengar adanya pemanggilan sejumlah para kepala sekolah terkait dugaan penyimpangan dana DAK. Tetapi sampai sejauh ini, pihaknya belum mendapat informasi lengkap bahkan pihak dinas sendiri sampai sekarang belum pernah dipanggil untuk dimintai keterangan. “Hal ini berarti kita aman untuk masalah tersebut,” ujarnya. Pengertian yang dia maksud adalah sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan UPT Pendidikan Kecamatan cicurug. “Saya sangat bersyukur, sampai sekarang dilingkungan saya tidak ada satupun dari sekolah yang dipanggil pihak kejaksaan,” ucapnya Kepada LINGKAR JABAR Kamis (06/09). Seraya menambahkan, kalaupun memang ada hal seperti itu, pasti diantara pihaks ekolah akan memberikan informasi kepadanya. Dalam keterangannya, Suhendar mengaku setuju bila dana DAK fisik pembangunan sekolah khususnya untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB).”Saya pembangunan RKB atau pembangunan yang lainnya,tidak diberikan pekerjaan mengelola proyek, sebaiknya serahkans aja kepada pihak kontraktor atau diswakelolakan,” jelasnya. Pihaks ekolah lanjutnya, cukup mengurusi masalah pendidikan, demi masa depan anak bangsa. “Kalau pihak sekolah dibebankan mengurus masalah, saya khawatir, perhatiannya akan terbagi dua dan mereka jadi tidak fokus dalam mengajar,” tandasnya.Q HEP

Hari Ini KPUD Cianjur Bakal Diserbu Parpol CIANJUR-,Diprediksikan hari ini, Jumat (7/9), kantor KPU Kabupaten Cianjur bakal diserbu pengurus parpol yang akan menyerahkan berkas menjadi peserta Pmilu 2014 nanti. Pasalnya, tanggal tersebut adalah batas pendaftaran partai politik (parpol). “Iya ada kemungkinan pendaftaran parpol untuk melakukan pendaftaran berkas verifikasi mencapai puncaknya besok (Jumat, 6/9),” kata anggota KPU Kabupaten Cianjur Saepul Ulum, Kamis (6/9). Hingga Kamis (6/9) siang, KPU Cianjur baru menerima berkas pendaftaran verifikasi dari 5 parpol, yakni NasDem, Gerindra, PBB, Partai Demokrat, dan PKB. “Rencananya hari ini akan daftar juga Partai SRI, PKS, dan PAN,” kata Ulum. Sementara itu, Ketua KPU Cianjur Unang Margana belum bisa menyebutkan berapa parpol yang akan menyerahkan berkas verifikasi. Pasalnya, proses pendaftaran masih berlangsung hingga Jumat (6/9). “Kita juga masih menunggu berapa parpol yang akan diverifikasi hingga batas akhir hari Jumat (6/9). Bisa saja nanti ada parpol yang daftar ke KPU pusat, tapi tidak mendaftar ke KPU kota/kabupaten,” kata dia. Q RUS

Sat Pol PP Amankan Gundukan Batu Yang Menumpuk CIANJUR- Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Cianjur mengamankan sekitar 2 kubik batu bahan bangunan yang dibiarkan tersimpan di bahu trotoar Jalan Ir H Juanda (Selakopi) atau tepat di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur. Disimpannya batu-batu itu di badan trotoar dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13/1995 tentang Ketertiban Umum. Kepala Seksi Operasi Sat Pol PP Kabupaten Cianjur Memet Rachmat mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, batu hampir dua kubik itu sudah tiga hari disimpan pemiliknya di badan trotoar. Karena berdasarkan peraturan keberadaannya mengganggu ketertiban umum, maka pihaknya terpaksa mengamankannya. “Kita belum tahu siapa pemilik batubatu ini. Karena mengganggu pengguna jalan, kita amankan sementara waktu. Jika nanti ada pemiliknya, mungkin nanti akan diambil ke kantor,” kata Memet, Kamis (6/9). Memet mengimbau kepada masyarakat agar tidak seenaknya menyimpan barang-barang yang bisa mengganggu ketertiban umum. Karena pihaknya tidak akan segan menindak siapapun pelanggar perda.”Ini merupakan tupoksi kami sebagai penegak perda. Jika memang melanggar aturan, ya kami akan tindak sesuai aturan berlaku,” tegasnya.Q AGS

UF Centre Gelar Halal Bi Halal SUKABUMI-Sebuah Lembaga kajian kebijakan publik dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) Ujang Fahpulwaton (UF) Center, menggelar acara halal bi halal, di Aula Wisma Delima Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, kemarin. Dalam kesempatan itu, dihadiri ratusan undangan diberbagai jajaran, baik para tokoh, alim ulama Pejabat daerah serta lapisan masyarakat lainnya, pada acara itu dilakukan dialog interaktif antar undangan. Dalam dialog interaktip, peserta menyampaikan aspirasinya terutama kepada Direktur Eksekutif UF Center Ujang Fahfulwaton yang tiada lain merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang didampingi Sekertaris Bapeda, ketua KNPI Jalil Abdilah. disampikan berkisar bidang pembangunan infrastruktur, Ekonomi bahkan masalah kekeringan. “Dialog interaktif ini menjadi salah satu momen penting dalam menyerap keinginan masyarakat, yang dilihat dari sudut pandangan ekonomi, sosial budaya dan pembangunan daerah.Hasil dari dialog ini bisa menjadi masukan dan tugas bagi saya, serta pemerintah daerah,” ujarnya.Lebih Lanjut Ujang Fahpulwaton mengatakan, acara halal bi halal ini, merupakan momen penting dalam meningkatkan tali silahturrahmi, disamping saling bermaaf-maafan antar keluarga besar UF dengan masyarakat serta pemerintah. “Hikmah acara ini selain bisa bertemu dengan kerabat juga bisa menjalin komunikasi sosial juga dapat diartikan sebagai hubungan antar sesama, untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang dan mengandung makna yang baik, Q HEP

Panwascam Cidahu Lantik PPL Desa

H.Asep Ertanto :

Pemilik Kendaraan Bermotor Wajib Uji Ulang Kendaraannya GARUT (LJ) – Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Pemkab Garut H.Asep Ertanto mengatakan,pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan pengujian ulang kendaraan bermotornya secara berkala, karena, pengujian ini penting untuk menjaga keselamatan si pengendaranya. “Kita melakukan pengujian berkala kendaraan bermotor adalah untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kekurangan teknis,mengeliminir gangguan lingkungan, dan untuk mengetahui kerusakan lainnya yang kemungkinan dapat menggangu kelancaran operasi kendaraan,” paparnya kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya, kemarin. Sementara guna mengantisipasi terjadinya pungutan liar terhadap para pemohon, dia mengatakan, pihaknya telah menyediakan tiga loket pelayanan dengan masing-masing loket mempunyai fungsi yang berbeda satu dan lainnya.Seperti loket pertama, digunakan untuk

keperluan melakukan uji berkala ulangan, mutasi kendaraan wajib uji, numpang uji masuk dan keluar, rubah bentuk/status,penilaian teknis. Kemudian loket 2 sebagai tempat penyerahan bukti pembayaran,formulir berita acara pemeriksaan (Tester) kepada pemohom,laporan hasil pemeriksaan pengujian dan Tanda Nomor Kendaraan. Terakhir loket 3, berfungsi sebagai tempat pengambilan tanda bukti lulus uji berupa Buku uji yang telah disahkan(STUK),Tanda Nomor Kendaraan dan plat uji yang telah dipasang segel,Stiker tanda samping(pemasang stiker dilakukan oleh petugas atau dilakukan pengecetan tanda samping. “Sebagai baru disini, saya ingin memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat, dan saya akan terus menyatukan barisan serta membangun team yang solid, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan juga melakukan konsolidasi di internal maupun eksternal,” ucapnya. Q BDN/JUL

7

SUKABUMI (LJ)- Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Kecamatan Cidahu (Panwascam Cidahu) melantik Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dari delapan desa di kabupaten Sukabumi. Acara pelantikan disaksikan Camat Cidahu, H Ateng Sujana, Danposramil Pelda Rasmita. D, AIPTU Rohman mewakili Kapolsek dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nova Adhal Muzaky di Aula Kecamatan Cidahu, kemarin. Camat Cidahu, H Ateng Sujana, mengingatkan setelah mengikuti tahapan seleksi panwascam dan pelantikan

sebagai PPL, maka harus siap menjalankan tugas pengawasan seluruh tahapan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur dengan mengesampingkan kepentingan pribadidan golongan agar pemilu berjalan aman, damai, jujur, adil dan demokrasi. Selain itu PPL juga harus bersikap netral dan tidak bersikap diskriminatif ketika mendapatkan pelanggaran penyelenggaraan tahapan pemilu. Untuk itu seluruh PPL perlu mempelajari undangundang dan peratuan pemilu. “Saya berharap PPL yang baru dilantik ini dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga

Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kecamatan Cidahu sukses tanpa ekses.” Kata H Ateng Sujana. Anggota Panwaskab Sukabumi, H Falah Effendi, dan Ketua Panwascam Cidahu, Irwan Atmadisastra selepas melantik mengatakan delapan PPL yang dilantik ini adalah mereka yang lolos seluruh tahapan yang ditetapkan Panwaskab Sukabumidan Panwasprov Jabar. Untuk itu keduanya berharap seluruh PPL ini dapat mengemban tugas dengan baik dan memperlajari undang-undang serta peraturan tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum Dalam pada itu, Irwan Atmadisastra menjelaskan ke delapan PPL yang lolos dan hari ini dilantik terdiri dari Panji Anom Pribadi (PL Desa Girijaya), Ahmad Jamal (PL Desa Cidahu), Iyan Ramlan Khamsi (PL Desa Babakanpari), Iyan Agyar (PL Desa Pondokaso Tonggoh), Aim Karim (PL Desa Pondokaso Tengah), Denny Soewarno (PL Desa Jayabakti), Dadeng Nazarudin (PL Desa Pasirdoton) dan Kemaludin (PL Desa Tangkil). “Setelah dilantik mereka akan mengikuti bintek. Saya yakin mereka ini dapat mengemban amanah undang-undang sehingga Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di Kecamatan Cidahu sukses tanpa ekses,” Kata Irwan Atmadisastra. Danposramil, Pelda Rasmita. D yang memaparkan materi wawasan teritorial, hankamrata dan bela negara mengingatkan bahwa setiap PPL harus mampu memperhatikan prinsip 3 L yakni lokasir, lakukan dan laporkan. Juga prinsip 3 D yakni deteksi dini, dengarkan dan datangi. Dengan memperhatikan dan melaksanakan prinsip tersebut dia meyakini PPL ini mampu menjalankan tugas dengan baik. Q

WHD


SENI BUDAYA DAN PANTURA

LINGKAR

JABAR

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Tari Wayang,

8

Artist

Populer Sejak Masa Syekh Syarif Hidayatullah

INFOTAINMENT

Kristina

Mencari Calonn Suami yang Berkecukupan ukupan

S

ari wayang mulai dikenal masyarakat pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16 oleh Syekh Syarif Hidayatullah, yang kemudian disebarkan oleh seniman keliling yang datang ke daerah Sumedang, Garut, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya. Berdasarkan segi penyajiannya tari wayang dikelompokkan menjadi 3 bagian antara lain Tari Tunggal, sebuah tarian yang dibawakan oleh satu orang penari dengan membawakan satu tokoh pewayangan. Contohnya Tari Arjuna, Gatotkaca, dan lain-lain. Tari berpasangan, yaitu tarian yang dibawakan oleh dua orang penari atau lebih yang keduanya saling melengkapi keutuhan tariannya, contoh Tari Sugriwa, Subali dan lain-lain. Kemudian Tari Massal yang berjumlah lebih dari satu penari dengan tarian atau ungkapan yang sama. Contoh Tari Monggawa dan Badaya. Tari wayang memiliki tingkatan atau jenis karakter yang berbeda misalnya karakter tari pria dan wanita. Karakter tari wanita terdiri dari Putri Lungguh untuk tokoh Subadra dan Arimbi serta ladak untuk

tokoh Srikandi. Sedangkan karakter tari pria terdiri dari Satria Lungguh untuk tokoh Arjuna, Abimanyu, dan Arjuna Sastrabahu. Satria Ladak Lungguh untuk tokoh Arayana, Nakula dan Sadewa, Satria Ladak Dengah/ Kasar untuk tokoh Jayanegara, Jakasono, Diputi Karna dan sebagainya. Selanjutnya, Monggawa Dengah/Kasar seperti Baladewa dan Bima, Monggawa Lungguh seperti Antareja dan Gatotkaca, Denawa Raja seperti Rahwana dan Nakula Niwatakawaca. Secara garis besar, jika dilihat dari segi koreografinya tari wayang memiliki tiga gerakan utama yaitu Pokok ialah patokan tarian, gerak tersebut antara lain adeg-adeg, jangkung ilo, mincid, keupat, gedut, kiprahan, tindak tilu, engkek gigir, mamandapan, dan calok sembahan Peralihan ialah gerak sebagai sisipan yang digunakan sebagai peralihan dari gerak satu ke gerak yang lainnya. Misal cindek, raras, trisi dan gedig. Khusus ialah gerak secara spesifik yang terdapat pada tari tertentu. Q CPS

etelah l hb berceraii d darii mantan anggota DPR RI P, Al Amin Nasution, pedandan politisi PPP, mpai saat ini belum menikah gdut Kristina sampai u kini tengah mencari sosok lagi. Ia mengaku nya nanti. yang tepat untuk suaminya rapa kriteria untuk calon penKristina punya beberapa dampingnya. Tak perlu kaya raya, asal hidupnya berkecukupan. “Aku nggak mencari yang kaya banget, tapi ,” ungkapnya saat ditemui yang berkecukupan saja,” n, Jakarta Selatan, Rabu di Ultah TVRI, Senayan, (5/9). galami masa pahit Meski pernah mengalami angga, pelantun saat menjalani rumah tangga, gaku tak trau‘Jatuh Bangun’ itu mengaku bih berhatima. Namun, ia kini lebih hati mencari pengganti Al Amin. at saja, “Mungkin belum dapat semuanya perlu dikenall lebih muluk dekat. Nggak muluk-muluk kok, yang penting baik, sayang sama aku,” ujarnya. sLantas kenapa Krisn tina masih bingung dan terus mencari? Padahal, di sekelilingnya banyak duda keren. Kenapa Kristina belum h mau membangun rumah ntangga lagi? “Temanen teman aku banyak duren an(duda keren), tapi semuana. ya cuma teman,” ujarnya. Pedangdut berusia 36 taenikmati hun itu mengaku menikmati i, saat ini kesendiriannya. Apalagi, Kristina tengh fokus menggarap nyak sih yang mini album. “Aku banyak sah jatuh cinta,” dekat, tapi aku tipikal susah ar senyum. ucapnya seraya melempar nan Kristina untuk Lalu apakah keinginan endapat dukungan dari menikah lagi ternyata mendapat askan bahwa keluarganya keluarganya? Ia menjelaskan kan yang terbaik untuk seingin dirinya mendapatkan lanjutnya menikah lagi. “Mereka juga pengennya aku u.” pungkasnya. Q SAN dpt yang terbaik buat aku.”

PANTURA Cegah Berebut Air

Tradisi Walimatussafar Harus Dilestarikan

Pemkab Purwakarta Jitut dan Jides

K

AB PURWAKARTA (LJ)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) membangun jaringan itigasi usaha tani (Jitut) dan jaringan irigasi desa (Jides). Pembangunan itu dilakukan untuk membantu para petani yang kondisinya kesulitan mendapatkan pasokan air mengaliri area sawah dimusim kemarau tahun ini. “Musim kemarau mengakibatkan pasokan air dari sejumlah titik sungai mengalami kekeringan, sehingga para petani cenderung saling berebut air

antara hulu dan hilir irigasi agar bisa mengaliri sawahnya. Makanya agar petani tak lagi berebut air, kami akan membangun Jitut dan Jides tersebut,” ungkap Kepala Distanhutbun Kabupaten Purwakarta, Rachmat Mulyadiredja kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, Pembangunan Jitut dan Jides tersebut tersambung dengan jaringan irigasi sekunder maupun teknis yang dikelola Perum Jasa Turta II atau sumber air alam. Rachmat mengatakan, pada musim kemarau seperti ini, keberadaan irigasi menjadi isu sentral dalam produksi padi. Sehingga pembangunan Jitut dan

Jid menjadi j di prioritas i i guna pemenuhan h Jides kebutuhan air bagi para petani. “Nah untuk luas areal persawahan yang beririgasi, relatif terbatas. Di Purwakarta sendiri, sawah beririgasi teknis dan semi teknis hanya seluas 30,2 persen,” paparnya. Untuk sawah beririgasi sederhana atau irigasi desa, sambung dia, hanya 30,1 persen dan luas areal perswahan tadah hujan 39,7 persen dari luas baku lahan sawah seluas 16.500 hektar. Sementara laju konversi lahan yang sedikit, cenderung mengakibatkan terpotongnya saluran irigasi. Bahkan cenderung saling berebut air antara hulu dan hilir saluran irigasi. Selain itu, lanjut Rachmat, Distanhutbun juga membangun penampungan air dan sumur-sumur pantek yang disalurkan melalui pompanisasi. Disamping melakukan media sosial, dalam rangka mendorong pemangku kepentingan dan petani untuk bermusyawarah demi kelancaram aliran irigasi dari hulu dan hilir serta pembagian air di titik bagi saluran. Upaya yang akan dilakukannya tersebut, setidaknya menekan angka kerugian yang diderita para petani terhadap hasil panen akibat kekeringan. “Sekitar seluas 1.060 hektar area sawah sudah terkena dampak kekeringan. Diantaranya, sawah Puso seluas 22 hektar, krtiteria berat 81 hektar dan kriteria sedang 232 hektar serta kriteria ringan seluas 725 hektar,” jelas Rachmat. Q YAS

Pengunjung ke Mata Air Makin Banyak

M

AJALENGKA (LJ)Lokasi mata air yang dipercaya bisa mengobati ragam jenis penyakit di area perkebunan Blok Alun Desa Pasirmuncang, Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka semakin banyak didatangi pengunjung. Bahkan warga yang datang untuk mengambil air tak hanya dari wilayah setempat, melainkan warga dari wilayah lainpun turut serta ingin merasakan khasiat mata air tersebut. Darta (54), warga Desa Cipinang Kecamatan Rajagaluh dirinya merasa penasaran begitu mendengar kabar ada penemuan mata air yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut. “Setelah mendengar kabar itu saya langsung datangi lokasi mata air ini,” akunya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Ia menjelaskan, kedatangannya itu bukan tanpa maksud ataupun tujuan, karena sudah lama dirinya menderita penyakit rematik yang sewaktu-waktu menyerang tubuhnya. iapun mengaku sudah sering berobat ke Puskesmas terdekat yang ada diwilayahnya, namun penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. “Ya, kalau obat warung sih hampir setiap kali terasa, pasti langsung meminumnya,” ungkap bapak yang sudah memiliki tiga cucu itu. Darta berharap setelah mengambil air dari lokasi mata air ini, penyakit yang menganggu aktivitasnya sebagai petani bisa segera sembuh. “Biar keluarga yang di rumah juga bisa minum air ini, saya membawa sebanyak lima botol untuk diisi air tersebut,” jelasnya. Pengakuan warga yang pernah mengonsumsi air barokah ini, bisa menyem-

buhkan beragam penyakit seperti sakit kepala, rematik, pusing, dan sebagainya. Bahkan, ada juga yang mengaku, jika anggota keluarga yang semula punya penyakit rematik dan lumpuh menahun, spontan pulih usai meminum dan mengoleskan air ke bagian tubuh yang sakit. Sang pemilik lahan sekaligus penemu mata air itu, Sali (68) mengungkapkan, ditemukannya mata air ini dilakukan dengan tidak sengaja oleh kakek paruh baya. Menurutnya, air muncul begitu saja saat dirinya tengah mencangkul. Lokasi yang dicangkul pun, hanya berupa gundukan tanah datar pada sebuah dinding tebing kecil yang diatasnya terdapat beberapa batang pohon mangga besar dan pepohonan lainnya. Q

DAD

K

AB PURWAKARTA (LJ) – Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH mengatakan, walimatusaffar merupakan salah satu tradisi masyarakat yang harus dilestarikan. Sebab dengan adanya kegiatan ini, tali silaturahmi terus terjalin dan tidak terputus antara calon jemaah haji dengan masyarakat. “Dalam tradisi ini tidak ada perbedaan antara si kaya dan si miskin, karena mereka duduk bersama-sama untuk berucap syukur kepada Allah SWT,” kata bupati saat mengelar syukuran para calon jamaah haji dan acara halal bil halal asal Kecamatan Darangdan yang digelar di pendopo kecamatan. Menurut dia, tradisi ini sering dilaksanakan oleh masyarakat sebelum berangkat untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Makkah. Sehingga dengan acara seperti ini, tali silahturahmi akan terus terjalin antara calon jamaah haji dan masyarakat yang duduk secara bersama-sama untuk saling memanjatkan do’a kehadirat Allah SWT. Dedi berharap, para calon jemaah haji hendaknya mempersiapkan segala kebutuhan untuk melaksanakan ibadah haji. Terutama menjaga kondisi kesehatan, sebab cuaca di Indonesia berbeda dengan di Arab Saudi. Dengan demikian, para calon jemaah haji harus menjaga kesehatan dan mempersiapkan segala kebutuhan inbadah. Pada kesempatan tersebut, Dedi juga menyatakan bahwa Pemkab Purwakarta akan focus dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu-

nya, dengan merubah mentalitas masyarakat. Hal itu juga bisa terlihat, bagaimana Pemkab memberikan beberapa perlindungan asuransi bagi masyarakat demi mengurangi beban masyarakat dan dalam mengentaskan kemiskininan. Bupati minta, program pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Purwakarta dibarengi dengan perubahan cara berpikir masyarakat, terutama dalam merubah mentalitas untuk selalu bekerja keras dan berusaha. “Karena dengan cara seperti itu, ada upaya masyarakat untuk bekerja keras terutama dalam meningkatkan kesejahteraan,” tukasnya. Q YAS


LINGKAR CIREBON

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at , 07 septrmber 2012

Dinilai Ingkar Janji

Lintas

PT. MKS Kembali Didemo Warga Benggoi

KAB CIREBON (LJ)– Ratusan warga Blok Benggoi Desa Kepuh Kecamatan Palimanan Kebupaten Cirebon mengelar kembali mengelar aksi demo terhadap keberadaan PT Multi Karya Sentosa (MKS) dengan cara memblokir jalan masuk kelokasi perusahaan serta membakar ban bekas. Aksi kedua warga itu, menyusul sikap perusahaan yang dinilai telah mengingkari surat perjanjian pada tanggal 16 Mei 2012 lalu. Seperti diungkapkan MB, salah seorang perwakilan warga saat berunjukrasa, sesuai surat perjanjian pihak perusahaan yang menyatakan akan menerima dan bertangungjawab apabila terjadi dampak kerugian terhadap warga saat berlangsungnya aktivitas peledakan dinamit. Bahkan isi surat itu-

pun perusahaan tidak akan melakukan peledakan lagi atau ijin peledakannya dicabut bila mengingkari janji. “Nyatanya pihak perusahaan telah mengabaikan dan mengingkari janji yang telah disepakati bersama warga. Wajar jika warga kesal dan marah juga,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dalam orasinya, yang dijaga ketat kepolisian sektor (Polsek) Palimanan warga Blok Benggoi menolak keras dengan adanya aktivitas peledakan di Bukit Benggoi dengan dinamit karena telah merugikan berbagai aspek, yakni ratusan rumah rusak pada fisik bangunan dan kenyamanan masyarakat tergangu dengan aktivitas tersebut. Maka cabut izin peledakan pada PT

MKS harga mati. “Kami tidak mau menerima kompensasi dari perusahaan berbentuk uang, karena MoU (Memorandum of Understanding) yang dibuat saja telah diabaikan. Kami ingin tak ada suara ledakan dari lokasi pabrik serta pihak terkait mencabut izin bahan peledak,” tegas MB dengan nada suara tinggi. MB menyayangkan sikap pemerintah Desa Kepuh yang dinilai tidak bisa menindak tegas perusahaan tersebut, ketika perjanjian itu diabaikan atau tidak dihiraukan pihak perusahaan yang masih menggunakan bahan peledak. “Harusnya dari desa bertindak tegas setelah mengetahui hal itu. Bukan diam saja tanpa ada tindakan,” paparnya yang disambut riuh warga lainnya. Nono, staf Desa Kepuh mengaku, pihak pemerintah desa sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyampaikan aspirasi warga setempat kepada perusahaan tentang aktifitas penggunaan bahan peledak untuk dihentikan. Tetapi pihak perusahaan telah menolak, karena perusahaan tidak akan jalan tanpa menggunakan bahan peledak. “Patut diketahui juga oleh warga, kalau pemerintahan desa tidak bisa menindak dan mencabut izin peledakan itu, karena bukan kewenangan,” akunya. Saat mengelar pertemuan antara warga dengan pihak perusahaan, Liem Piter, Direktur PT MKS mengungkapkan, pihak perusahaan telah memiliki izin kegiatan galian golongan C nomor : 503/06.05/BPPT tanggal 16/12/2012 masa berlaku samapai dengan tanggal 16 Desember 2016. Jenis bahan galian yakni batu dan tanah dengan luas 49.820 m2, status tanah hak milik. Lokasi Blok Gunung Giwur atau Beng-

Kejari Awasi Pembangunan Pasar Darurat KAB CIREBON (LJ) – Polemik pembangunan pasar darurat untuk menampung para pedagang Pasar Pasalaran yang berlokasi diperbatasan antara Kecamatan Weru dengan Plered diawasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber. Lembaga korps Adhiyaksa itu mengaku tengah mengikuti perkembangan proses relokasi termasuk pengunaan anggaran dalam pembangunan pasar yang mengunakan dana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tersebut. ““Sejauh ini kita ikuti perkembangan yang ada. Sekali pun ada dugaandugaan korupsi atau sejenisnya, kita akan terus menggali informasi itu hingga menunjukkan sebuah kepastian,” kata Kepala Kejari Sumber, Mahyuanti Laorani, kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia menegaskan, apabila ditemukan bukti dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan pembangunan pa-sar sementara itu, pihaknya tidak perlu menunggu laporan dari manapun. Alasannya, karena selama proses pembangunan mulai dilakukan dan muncul permasalahan, Kejari sudah langsung melakukan pemantauan. “Kalau ada bukti yang mengatah kepada kerugian negara, proses penyidikan bisa langsung kita lakukan. Makanya, Kita akan terus pantau apa pun yang terjadi,” tegas Kepala Kejari. Sementara, perkembangan terbaru yang didapat LINGKAR JABAR terhadap

pembangunan pasar darurat itu, Pemkab Cirebon bakal kembali mengucurkan duit tambahan sebesar Rp 190 juta. Padahal awal pembangunan pasar itu, pemerintah sudah mengelontorkan anggaran sebesar Rp 810 juta, sehingga total anggaran menjadi Rp 1 miliar. Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dadang Tresnayadi membenarkan, adanya tambahan biaya pembangunan pasar darurat sebesar Rp190 juta. Alasan dia, duit itu nantinya untuk mendukung perbaikan pasar darurat. Ia menegaskan, renovasi Pasar Pasalaran merupakan kebutuhan dan keinginan pedagang, sehingga diharapkan pada pelaksanaannya berikut proses relokasi berjalan seiring dengan perbaikan pasar darurat.Disperindag sendiri mengadakan pertemuan lanjutan di kantor Kecamatan Weru, kemarin. Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Harry Safari, Kadisperindag Haki serta jajarannya, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Yoyo Siswoyo, Kapolsek Weru Kompol Suyono, Danramil Weru Kapten Jumatsyah dan tujuh perwakilan pedagang. Sayangnya dari tujuh pedagang yang hadir, tidak ada perwakilan IP3W (Ikatan Pedagang Pasar Pasalaran Weru). Salah seorang pedagang yang hadir, Arpi mempertanyakan rencana relokasi ke pasar darurat. Menurutnya, jika rencana itu sudah tercatat dalam su-

rat edaran bupati dan dianggap sudah matang, maka harusnya relokasi tidak perlu ditunda. Apalagi sebagian pedagang sudah memperbaiki bangunan di pasar darurat dengan uang sendiri. “Sudah 7 hari tidak dagang karena belum ada kejelasan. Jangan diombang-ambing pedagang dong,” tuturnya.Edi, pedagang lainnya yang juga menuntut ketegasan Disperindag. Pedagang bahan es campur tersebut mengaku bingung dengan kebijakan Disperindag. Sebab tidak ada ketegasan informasi. Selain itu retribusi keamanan dan tempat juga sudah tidak dipungut. “Kita akan minta jaminan agar tak ada pungutan biaya saat kembali ke Pasar Pasalaran setelah renovasi selesai. Selain itu kita juga akan minta jaminan dispensasi penambahan waktu sewa sampai satu tahun,” paparnya. Anggota Komisi II, Yoyo Siswoyo menyayangkan sikap ketidaktegasan Disperindag terhadap keluhan pedagang terkait tidak layaknya pasar darurat. Yoyo mengatakan, se Indonesia terdapat delapan kabupaten yang pengajuan renovasi pasar diterima. Jika dana relokasi Pasar Pasalaran dikembalikan ke pusat, justru kredibilitas Kabupaten Cirebon terancam.“Jangan sampai tetap tidak mau pindah. Butuh ketegasan dari dinas terkait. Harus punya sikap, jangan yang sudah pindah malah dirugikan,” tukasnya. Q GYO/PIP(C.12)

Dua Provokator Dijadikan Tersangka KAB CIREBON (LJ)– Kepolisian Resor Cirebon menetapkan dua orang dari lima nama terduga yang sebelumnya telah dikantongi sebagai tersangka provokator tawuran antara warga Blok Larik, Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunung Jati dengan warga Blok Pabean, Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala. Polisi kini terus memburu kedua tersangka yang sudah dimasukan dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut. Berdasarkan pantauan LINGKAR JABAR, keseriusan polisi dalam memburu otak dibalik tawuran yang mengakibatkan 25 korban terluka serta belasan rumah rusak dan terbakar habis, dengan menyebar pamflet foto tersangka di setiap Mapolsek di wilayah hukum Polres Cirebon sejak beberapa hari lalu.

Pamflet serupa juga ditempel di sejumlah pusat keramaian di Kabupaten Cirebon.Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, kedua tersangka yang saat ini tengah diburu berinisial Jam (26) dan SBI (26). “Dari dua orang itu, otak dibalik pengrusakan dan pembakaran rumah warga adalah Jam. Sementara SBI adalah anak buah Jam dan perannya dalam provokasi masih diselidiki,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Haro membenarkan bahwa penetapan kedua tersangka itu berdasarkan lima nama terduga yang sebelumnya telah dikantongi. Nama-nama tersebut didapat berdasarkan keterangan dari beberapa warga dan saksi korban yang sempat dirawat di RS Gunung Jati,

RS Pelabuhan dan Puskesmas Kapetakan.Untuk tiga nama lainnya, tambah Hero, polisi masih mendalami peran dan posisi mereka dalam aksi pembakaran rumah. Hero mengakui, penyelidikan terkendala oleh sulitnya warga saat dimintai keterangan. Mereka lebih banyak memilih diam dan seolah saling menutupi. Dihubungi terpisah, Guru Besar Sosiologi dan Antropologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Abdullah Ali mengatakan kepada LINGKAR JABAR, fenomena tawuran yang sering terjadi di Kabupaten Cirebon, terkait erat dengan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Alhasil, mereka mudah terpancing melakukan kekerasan dalam menghadapi persoalan sepele sekalipun.Q GYO/HEN (.12)

9

goi di Desa Kepuh Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Dan patut diketahui untuk izin pemakaian bahan peledak itu dari Mabespolri. Maka pihak perusahaan sudah memproses semua perizinan, jangan mengatakan perusahaan ini berdiri tidak mengantongi izin. “Untuk warga yang terkena dampak getaran aktivitas peledakan, kami sudah memberikan kompensasi berbentuk uang dan sekaligus tukang memperbaiki rumah yang rusak. Kalau ada yang mengatakan aktivitas truk besar milik perusahan beroprasi sampai 24 jam, itu tidak benar. Sebab pihak kami beroprasi untuk kendaraan hanya 12 jam, itu pun kalau ada lembur. Kemudian untuk jalan yang rusak karena aktivitas kendaraan perusahaan, kami telah alokasikan dana perbaikan jalan setiap tahunya,” Jelasnya. Liem menambahkan, perusahaan siap menampung aspirasi warga, tetapi kalau untuk mencabut izin penggunaan bahan peledak tunggu dulu. Karena dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cirebon, wilayah ini termasuk zona pertambangan. “Dan harus diketahui, kalau kami menghentikan atau mencabut izin itu, maka perusahaan tidak akan berjalan,” tukasnya. Ketika dilakukan musyawarah, warga dengan pihak perusahan sempat bersitenggang. Kemudian dalam musayawarah tersebut belum ada titik temu. Sebelumnya atau dulan Mei 2012 lalu, wargapun melakukan aksi serupa terhadap keberadaan PT MKS. Tuntutan warga dalam aksinya itu tetap menginginkan ijin ledakan di lokasi tambang dicabut, karena dinilai mengganggu serta merugikan. Q

APP/GYO(C.12)

Buruh PT. Hando Dinamika Tolak Eksekusi KAB CIREBON (LJ)- Puluhan buruh yang bekerja di PT Hando Dinamika di Desa Losarikidul, Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon mengepung kantor desa setempat untuk melakukan aksi penolakan atas rencana Pengadilan Negeri (PN) yang akan mengeksekusi lahan dan bangunan perusahaan. Pekerja yang merupakan sebagian besar warga Losarikidul, tak ingin pihak PN Sumber membongkar bangunan yang selama ini menjadi tempat mengais rezeki mereka. “Kami datang kesini (kantor desa,red) untuk menyuarakan aksi penolakan terhadap eksekusi yang akan dilakukan PN. Karena kalau perusahaan ini tak ada, kami dan warga disini akan bekerja dimana lagi untuk makan,” keluh ST, salah seorang karyawan PT Hando Dinamika kepada wartawan kemarin. Beruntung eksekusi tiga bidang tanah dan bangunan milik perusahaan batal dilakukan PN Cirebon, setelah kedua belah pihak melaksanakan musyawarah terlebih dulu yang melibatkan semua unsur Muspika setempat. Hadir dalam pelaksanaan eksekusi tersebut, Tata Kurnia dari PN Sumber, camat Losari Camat Hardomo, Kapolsek Losari Kompol Fachrurroji, Danramil, Kapten (ARH) Dulhasim, serta Kuwu Desa Losarikidul Daruti. Sedangkan dari perwakilan Bank Mega Cirebon dihadiri A. Jefry dan Nanang didampingi Didi dan Baron selaku pengacara mereka, serta dari pihak PT Hando Dinamika IE Sumawi pemilik perusahaan didampingi Firdaus J dan Kuswara selaku kuasa hukum juga mengikut sertakan perwakilan karyawan. “Kita telah membuat kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, untuk sementara hanya itu yang bisa disampaikan,“ ungkap kuasa hukum PT Hando Dinamika, Kuswara S Taryono. Sedangkan Kuwu Desa Losarikidul, Daruti mengungkapkan, proses eksekusi berawal dari hutang piutang PT Hando Dinamika kepada Bank Mega Cirebon yang macet.Bagi Daruti lebih memandang kepada sifat kemanusiaan jika eksekusi terhadap perusahaan dilakukan. Alasannya, karena keberadaan perusahaan tersebut mempekerjakan karyawannya lebih dari 80 persen warga Desa Losarikidul. “Jika tetap harus dieksekusi dengan mengosongkan tempat tersebut, dipastikan akan muncul masalah baru di desanya. Terutama akan muncul pengangguran baru akibat PHK yang dilakukan perusahaan,” jelasnya. Dalam musyawarah tersebut, seluruh pihak yang terkait akhirnya menyepakati eksekusi ditunda. Pihak pengadilan dan perbankan melihat kondisi perusahaan yang sampai saat ini masih berjalan. Ada beberapa yang membuat pihak perbankan menunda pelaksanaan eksekusi, diantaranya karena kondisi perusahaan tersebut belum bangkrut dan masih beroperasi bahkan ada beberapa penambahan asset yang dimilikinya, sehingga pihak dari Bank Mega untuk memperpanjang jangka waktu pinjamannya kepada PT Hando Dinamika.Untuk mengamankan puluhan karyawan yang mendatangi kantor desa, sekitar satu kompi aparat keamanan dari Polres Cirebon diturunkan.Q GYO/APP(C12)

Rumah Surba Didatangi Warga KAB CIREBON - Kediaman Surba (75), warga Blok Dangder RT 06/04 Desa Sedonglor, Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Kamis (6/09) mendadak ramai dikunjungi warga yang juga tetangganya. Kedatangan mereka ingin melihat bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah kakek tersebut. Menurut Surba, dirinya merasa tidak pernah menanam bungkai bangkai di halaman rumahnya, sehingga begitu melihat ada tanaman yang langka itu dirinya mengaku kaget. “Selama lahir baru kali ini saya dapat melihat secara jelas bentuk maupun rupa bunga bangkai. Makanya begitu melihat saya tak tahu kalau itu yang disebut bunga bangkai,” akunya kepada wartawan, kemarin. Ia mengungkapkan kalau di tempat tumbuhnya bunga bangkai tersebut pernah tumbuh tanaman suweg, sejenis lompong atau tales, namun keberadaannya sudah mati semenjak empat tahun yang lalu. “Tiba-tiba sekarang muncul tanaman yang aneh seperti itu,” ungkap Surba yang diaminii istrinya. Sementara, Endah Cinta Anggraeni (21), kerabat Surba menjelaskan, awalnya bunga tersebut tumbuh berbentuk kuncup keatas. Dan itu terjadi sekitar seminggu yang lalu, baru diketahui kalau tanaman tersebut ternyata bunga bangkai setelah kuncupnya mekar. “Baru diketahui kalau tanaman yang tumbuh itu bunga bangkai sekitar dua hari lalu, karena bentuknya sudah menyerupai mulai dari ukuran tinggi dan lebar sekitar 40 cm,” paparnya. Endah menjelaskan, bunga jenis ini baru ada dan tumbuh di Desa Sedonglor, sehingga membuat penasaran warga untuk melihatnya secara langsung. Tempat tersebut kini ramai dikunjungi warga, bahkan banyak juga yang datang dari dari luar wilayah desa tersebut. Q GYO/APP(C.12)

Lagi Lihat Proyek, Puluhan Juta Raib KAB CIREBON – Aksi kejahatan dengan cara memecahkan kaca mobil korban kerap terjadi disejumlah daerah, termasuk Kabupaten Cirebon. Seperti dialami Susanto, warga Perumahan Galunggung Kota Cirebon harus merelakan hartanya yang digasak kawanan perampok saat sedang mengecek lokasi proyek di bilangan Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon sekitar pukul 17.30 WIB. Pelaku yang mengunakan tiga sepeda motor sebanyak enam orang itu berhasil membawa uang sebesar Rp 30 juta milik korban setelah memecahkan kaca sebelah kanan kendaraan Honda Odsey bernopol B 1421 VO. Susanto menjelaskan, kejadian itu bermula ketika dirinya bersama dengan rekannya sedang fokus melihat pengerjaan proyek. Ia mengaku baru mengetahui kalau sudah terjadi perampokan, karena tas miliknya berisi uang sebanyak Rp 30 juta yang disimpan di jok belakang mobilnya telah hilang dengan kondisi kaca kendaraan pecah saat hendak pulang sekitar pukul 19.30 WIB. “Nah begitu mengetahui kalau sudah terjadi perampokan, saya langsung melakukan pengecekan terhadap barang-barang didalam mobil. Ternyata tas berwarna coklat milik saya yang berisi dompet, ATM serta uang cash puluhan juta sudah tak ada lagi didalam mobil,” ungkapnya ketika melaporkan telah terjadi perampokan yang menimpanya ke Mapolsek Kedawung. Kapolsek Kedawung AKP Alisman membenarkan telah terjadi perampokan terhadap Susanto itu. “Berdasarkan penyidikan sementara, diduga pelaku tidak meninggalkan sidik jari. Kami akan terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya. Usai melaporkan ke Mapolsek Kewadung, korban pulang menggunakan mobil Honda Odsey miliknya, bersama beberapa mobil yang mengiringi. Q HEN(C.12)

Janji Tingkatkan Kualitas SDM Guru CIREBON - Usai mengantikan Mochamad Ilyas menjabat sebagai Kepala SMK Nasional Kota Cirebon, Didik Budiarto yang dipercaya Yayasan Bakti Guru Teknik Nasional (YBGTN) menahkodai sekolah tersebut berjanji akan bekerja semaksimal mungkin. Bahkan dirinya optimis rencana akan di akreditasinya sekolah yang dipimpinnya sekarang ini melalui badan nasional mulai tanggal 11-12 September 2012 dapat terlaksana. “Harapan saya di akreditasi A seperti tahun sebelumnya dan minta ISO:9001:2008 tentang manajemen mutu. Disamping itu juga rencana saya untuk kedepannya adalah meningkatkan kualitas SDM Guru dan Siswa, Meningkatkan kualitas alat-alat praktek, melaksanakan disiplin nasional, dan tujuan saya agar mampu menjadi sekolah yang meluluskan Siswa yang kompetitif,” Ujarnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut Didik, persyaratan mengikuti ulangan semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013 adalah Siswa yang di perkenankan mengikuti UTS Ganjil adalah, nama-nama Siswa yang telah di usulkan oleh Wali Kelas berdasarkan kehadiran selama bulan juli hingga September 2012. “Yang terpenting telah memiliki kartu peserta UTS ganjil. Untuk kartu UTS ganjil dapat diambil mulai 19 September 2012 di Tata Usaha SMK Nasional,” paparnya.Ia menambahkan, untuk nilai hasil ulangan pertengahan semester ganjil akan di sampaikan pada 04 Oktober 2012.Q HEN(C.12)

Diduga Sungai Tercemar, Ikan Mati Mendadak KAB CIREBON (LJ)– Akibat kemarau dan diduga air sungai tercemar berbagai limbah. Sehingga jutaan ikan dengan ukuran satu hingga dua jari orang dewasa dari berbagai jenis di Sungai Bondet, Kabupaten Cirebon mati mendadak. Informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, kondisi hilir Sungai Bondet yang membentang di wilayah Kecamatan Gunung Jati di antaranya melintasi sejumlah desa, di antaranya Desa Pangkalan, Buyut, Babadan, Sirnabaya, Grogol dan Desa Mertasinga mengering, hanya tinggal sedikit air yang tersisa.“Kondisi kering seperti itu sudah berlangsung lebih dari satu bulan ini, bahkan sebagian dasar sungai yang mengering dimanfaatkan anak-anak untuk main bola,” kata Wasdi, warga Desa Babadan kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Diakui Wasdi, sebelumnya, Sungai Bondet yang mengering

masih dianggap bisa diambil manfaatnya, untuk mengairi tanaman dan mengambil pasir serta ikan masih ada.“Namun, kemarau sekarang mengakibatkan air menyusut drastis dan ikan mati mendadak,” ungkapnya. Sementara, Tarsia, nelayan asal Desa Sirnabaya mengaku sudah lama tidak bisa membawa perahu motornya hingga di tempat sandar pinggiran sungai yang dekat dengan tempat tinggal saudaranya karena air sungai tinggal sedikit. “Terpaksa kalau toh ada semangat untuk melaut, perahu dititipkan di tempat rekan nelayan yang masih ada air di alur sungai Bondet,” jelasnya. Jutaan ikan berbagai ukuran yang mati tersebut, sepertinya tidak diambil warga sekitar untuk dimanfaatkan sebagai ikan asin atau olahan lainnya. Hal itu terlihat dengan kondisi ikan dibiarkan mem-

busuk.Terpisah, Direktur Yayasan Buruh dan Lingkungan Hidup yang juga Duta Lingkungan Jawa Barat, Yoyon Suharyono mengatakan, kematian ikan massal di alur Sungai Bondet merupakan bukti rendahnya kepedulian masyarakat maupun pemerintah daerah terhadap lingkungan, terutama sungai dan sekitarnya. “Selain akibat kemarau yang menyebabkan susutnya air, air sungai juga sudah tercemar berbagai limbah seperti limbah batu alam dari daerah hulu, limbah rumah dan sampah,” kata Yoyon kepada LINGKAR JABAR. Dijelaskan, kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah dan limbah rumah tangga ke sungai turut memberikan andil besar dalam pencemaran air sungai. Terlebih limbah kerajinan batu alam yang airnya mengalir ke Sungai Bondet. Q GYO/APP(C12)


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at , 07 September 2012

DPRD Kota Sukabumi Usulkan Perda HIV/AIDS

Info Kesehatan Aturan Penting Saat Minum Jus

J

US asam bukan untuk pagi hari Senang membuka hari Anda dengan minum jus di pagi hari? Memang, pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk minum jus, karena jus buah mengandung banyak air dan serat yang akan bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Agar tidak sakit perut, hindari buahbuahan asam untuk jus di pagi hari. Pisang, pepaya, apel atau wortel bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk jus di pagi hari.

Jus bukan pengganti makanan

Saat sedang diet atau untuk kesehatan, boleh saja mengganti makan malam Anda dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti sarapan dan makan siang juga hanya dengan minum jus dengan maksud menurunkan berat badan. Kebutuhan nutrisi tetap harus dipenuhi dari makanan lain. Buah-buahan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan 1.800 kkal, jumlah minimum kalori yang harus dipenuhi dalam sehari. Akibatnya, kekebalan tubuh akan melemah. Walau berat badan mungkin dapat turun dengan drastis tetapi akan cepat naik saat makan dengan pola yang semula. Karena minum jus tidak mengurangi lemak, hanya mengurangi air dalam tubuh.

Jus bukan pengganti buah

Terus-menerus mengkonsumsi jus, tanpa mengkonsumsi buah secara langsung tidak baik. Ini dapat meningkatkan berat badan. Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kirakira 20 kkal. Jadi, tetaplah konsumsi buah segar, tidak seluruhnya dapat diganti dengan jus.

SUKABUMI - Kasus HIV/AIDS di Kota Sukabumi cukup tinggi dan menempati peringkat keempat se-Jabar, hal ini pun mengundang kekhawatiran banyak pihak. Karenanya, DPRD Jabar mengusulkan untuk diterbitkannya peraturan dae-

rah (Perda) tentang Penanganan Penyakit HIV/AIDS. “Rencananya rancangan perda HIV/AIDS ini akan diajukan pada 2013 mendatang. Sehingga perda HIV/AIDS dapat menjadi program legislasi daerah (prolegda) bersama

dengan sejumlah raperda penting lainnya,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Yayan Suryana kepada para wartawan, Kamis (6/9). Menurut Yayan, ke depannya dengan adanya perda HIV/AIDS diharapkan akan mampu menanggulangi penyebaran penyakit tersebut secara menyeluruh. “Targetnya kasus HIV/AIDS di Kota Sukabumi dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Yayan juga berharap selain membuat perda penanggulangan HIV/ AIDS pihaknya juga meminta gerakan penyuluhan kepada masyarakat terus digiatkan. Terlebih lagi ada data yang menyebutkan bahwa ibu rumah tangga (IRT) menjadi pengidap HIV/AIDS terbanyak dibandingkan yang lain. “Gerakan pencegahan atau promosi kesehatan (promkes) ini harus lebih dikedepankan,” harap Yayan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menyebutkan jumlah kasus HIV/AIDS dari 2000 hingga Agustus 2012 ini mencapai sebanyak 488 kasus. Dimana kasus HIV sebanyak 194 orang dan kasus AIDS 294 orang serta yang sudah meninggal 117 orang.Sebanyak lima Pemkab/Pemkot di Jawa Barat

Jika Anda membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas buah yang telah terpisah. Jika menggunakan blender, jangan saring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan vitamin, yang paling umum adalah vitamin C. Hal ini sangat bermanfaat bagi tubuh.

Jus jangan disimpan dalam waktu lama

BOGOR - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto menyatakan, IPB membutuhkan dana Rp 1 triliun untuk bisa mengembangkan hasil riset yang dilakukan para penelitinya. Namun, IPB tak punya dana sebesar itu, sehingga

membuat pihak IPB kesulitan untuk mengembangkan serta mematenkan hak cipta atas riset yang dilakukannya.“Kita sudah mengajukan dana tersebut kepada pemerintah untuk mendukung pengembangan riset yang sudah kita lakukan. Pengembangan ini perlu dilakukan agar riset yang dihasilkan bisa dipatenkan dan bisa diterapkan dimasyarakat,” jelas Herry, Kamis (6/9). Herry menjelaskan selama beberapa tahun terakhir, IPB merupakan perguruan tinggi yang paling banyak menghasilkan karya inovatif di Indonesia melalui hasil-hasil riset dan pengembangan teknologi. “Tercatat sudah 510 inovasi teknologi pertanian yang kita hasilkan. Dari jumlah tersebut baru 179 inovasi saja yang sudah dipatenkan oleh IPB, artinya masih ratusan inovasi yang belum kita patenkan, salah satu kendalanya adalah tidak adanya dana ini,” tegas Herry. Selain itu, riset atau inovasi yang dihasilkan pun memerlukan pengembangan untuk lebih menyempurnakan riset yang telah dilakukan. Bila pengembangan riset sudah bisa dilakukan penerapan di masyarakat akan lebih tepat sasaran. “Kita mengajukan dana kepada pemerintah untuk dan riset dan pengembangannya sebesar Rp1 triliun. Dana sebesar itu bukan untuk satu tahun,” ujar Herry.

Herry menambahkan terdapat empat program utama, yaitu perbaikan keunggulan riset adaptasi pertanian, penguatan riset pertanian untuk ketahanan dan kedaulatan pangan, penguatan tautan antara pendidikan tinggi, pemerintah dan masyarakat, dan internasional akademik untuk penguatan pendidikan pertanian. “IPB memandang bahwa inovasi merupakan bagian yang sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, dimana inovasi yang dihasilkan IPB baik berupa barang dan dan jasa dapat dirasakan manfaatkan secara langsung oleh pengguna,” ujarnya. Disebutkan Herry, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengaganggarkan dana sebesar Rp750 miliar untuk keperluan riset perguruan tinggi, beasiswa dan perbaikan sekolah akibat bencana. Dana sebesar itu, diambil dari bunga dana abadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 15 triliun. “Saya mendapat informasi tersebut dari Wamendikbud, Musliar Kasim. Dan disebutkan IPB sudah diamanatkan untuk mensosialisasikan riset dan pengembangan teknologi yang dilakukannya. Dan urusan dana menurut wamen bisa diambil dari dana abadi yang ada. Kita berharap kebutuhan kita akan dana ini bisa direalisasikan,” paparnya. Q ALI

Iklan Baris

Iklan Baris

IklanMINI HOBI

RUMAH

JASA

MOTOR

Dijual Lukisan Karya Pelukis Ternama Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi Nur Hamidan (081584965577)

Dijual : Rumah Tinggal (luas tanah 120 meter luas bangunan 100 meter) Harga : Rp 225 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : Bu rahmat 081298422211

Dijual Vespa Super Harga: Rp 4 000 000 (nego) Warna : Biru Lokasi: Jawa Barat - Bogor hubungi Icot - 089638716860

Dijual Uang Kuno Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok hubungi : Lingga 02192739059

Dijual Rumah minimalis Rumah baru dibangun 3 tahun dijual karena mau pindah lokasi Kamar Tidur: 5 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Harga: Rp 350 000 000 Hubungi 081809523388 Rosyati A.

TUKANG TAMAN BOGOR, Jual Tanaman Hias, jual aneka rumput, jasa pembuatan taman, landscape DLL Alamat : Jl.Raya Parung citayam Tajurhalang bogor Hubungi 08567154677 - Eko

OLAHRAGA Dijual : Jersey ladies arsenal ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan

Dijual Rumah di komplek baturaden ciwastra Kmr Tidur: 3, Ukuran: 100 m² Harga : Rp 260 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi 022 - 92307573 - Budi

Dijual : Sepeda WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466

Dijual Rumah dengan view kota bandung Harga: Rp 2 750 000 000 Ukuran: 370 m² Kamar Tidur: 4 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi icha : 081312085022

Dijual : Air Climber Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666 APARTEMEN Disewakan apartemen setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung hubungi: Christopher 081910006100 Disewakan Apartment Grand Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598)

Dijual Rumah nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007 RUKO Dijual Ruko Bogor Trade Mall Blok : 2F -B12 - 005 Luas : 70560 M² Lokasi : Jawa Barat - Bogor 087770122012 Saleh Kios Rama Pajajaran Dikontrakan Kios Yang Bisa Dijadikan Counter Hp Di Jalan Rama No. 38 Pajajaran Bandung Biaya Kontrak Per Tahun Rp. 8.300.000 Hubungi Demansour 087822489260

telah memiliki Perda HIV/AIDS, tetapi keberadaan perda tersebut belum mampu secara efektif menekan dan menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. Lima daerah tersebut Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu. Pemerhati HIV/AIDS Syaiful W Harahap menilai perda yang telah dilahirkan tersebut tidak taktis dalam menanggulangi bahaya HIV/AIDS. Misalnya, tambah Syaiful, salah satu pasal menyebutkan untuk menanggulangi dan mencegah HIV/AIDS masyarakat harus beriman dan bertakwa. “Pasal tersebut masih ambigu karena apa ukurannya dan siapa yang akan menilai keimanan dan ketakwaan. Seharusnya bahasanya tegas saja, masyarakat dilarang untuk berganti-ganti pasangan,” katanya dalam sebuah acara di Bandung, baru-baru ini. Pasal lainnya, kata dia, disebutkan untuk menanggulangi dan mencegah HIV/AIDS masyarakat harus berprilaku hidup bersih dan sehat. Dia menilai pasal tersebut tidak masuk akal karena tidak ada kaitan yang berarti antara HIV/AIDS dengan prilaku hidup bersih dan sehat. “Selain itu, masih ada pasal-pasal yang tidak solutif,” tuturnya.Q HEP

Dibutuhkan Rp 1 Triliun untuk Biaya Riset IPB

Jus diminum beserta ampasnya

Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum. Membuat jus yang baru kemudian diminum pada siang atau sore hari menurunkan manfaat dari jus. Vitamin yang ada dapat dirusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika tidak bisa mengkonsumsi jus secara langsung, dapat dilakukan dengan cara membuat jus sedingin mungkin, kemudian disimpan dalam termos alumunium yang tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4 jam.

10

SERVICE HANDPHONE Hardware & Software Alamat: BEC Bandung Lt.LG blok G10 Hubungi : 022-93936376 - Ega BENGKEL MOTOR Terima Service berbagai merek motor Sedia suku cadang dan aksesoris Lokasi Jl.Nyi Mas gandasari Junjang-Arjawinangun Telp. 082 128 855 779 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411 MOBIL Dijual Toyota Hardtop Tahun pembuatan: 1980 Kapasitas Mesin: 4000 cc Kilometer: 450 000 - 499 999 Harga: Rp 75 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi : Lancar Mobil 02270017745 Dijual Futura DRV 2003 Tahun pembuatan: 2003 Kilometer: 15 000 - 19 999 Kapasitas Mesin: 1493 cc Lokasi: Jawa Barat - Karawang Harga: Rp 75 000 000 Hubungi / SMS : 08155041678 (soetoro)

Dijual Vega R DB 2007 Harga: Rp 7 300 000 Tahun pembuatan: 2007 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi Hendri - 02192912505 Dijual Vario bandung mulus Harga: Rp 8 800 000 Tahun pembuatan: 2008 Lokasi: Jawa Barat - Bandung hubungu Erwan - 082130249444 Dijual Vespa Super Tahun 1966 , Plat B Kondisi mulus , Harga 5.000.000 hubungi 085776000089 HANDPHONE Dijual Samsung champ black masih komplit baru dipake 3bulan Harga: Rp 425 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor hubungi Dewi Sri Mulyatini 087870685519 Dijual Galaxy Gio S5660 masih garansi Harga: Rp 1 450 000 Lokasi: Jawa Barat - Purwakarta Hubungi - Fauzan 088211264032

Dijual Blackberry curve 8310 lengkap dus, charge, memori 4 gb.. Bandung - Jawa Barat Harga Rp 750 000 Hubungi: Agnes Nila kresnawati - 08812133585 Dijual Samsung Galaxy Young (GSM) Full Set warna hitam Silver Bandung - Jawa Barat Harga Rp 1 000.000 Hubungi : Fusan - 085317683072 KOMPUTER Dijual Laptop acer 4738z *intel dual core *ram 1gb (sudah upgrade 2gb) *hdd 320gb Harga: Rp 2 800 000 Lokasi: Jawa Barat - Cibinong Hubungi Farel - 085716610766 Dijual Mousepad gambar by request membuat mousepad (alas mouse) yang bergaya dan unik bisa menggunakan gambar sendiri. Harga: Rp 30 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Denny Stefanus 087818129199

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012

Dijual Usb vacuum cleaner ini bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469 AUDIO Dijual Polkaudio Tsi 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi Mulyana - 022-61420730 BENGKEL BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KEHILANGAN Telah Hilang 1 (satu) Buah Buku BPKB kendaraan Sepeda Motor Yamaha Mio CW tahun 2012,warna Hitam, No BPKB : H-00128233, Noka MH328D204AK440465 Nosin 28D-1440526 Nopol : E 3820 LN Atas Nama NAMIN Alamat Gg. Sidodadi Rt/ Rw. 001/009 Desa Junjang, Kec. Arjawinangun Kab. Cirebon. Diketahui hilang terjadi pada Hari Senin Tanggal 20 Agustus 2012 sekira jam 10.00 Wib. Dalam perjalanan dari ciwaringin menuju Arjawinangun.

Dijual Laptop compaq preserio cq40 Harga: Rp 2 500 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Asep Nurjaman 087722789956 Dijual Sony vaio vpcca35fg - black Harga: Rp 3 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Bapak Aseng 085763286470 (NO SMS)

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut “ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Umum, PIYARSO HADI


POLKUM

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at, 07 September 2012

Oknum Briptu Polisi Dituduh Melarikan Motor Tetangga

KAB.CIREBON (LJ) - Berasalan meminjam motor untuk tugas Pengamanan (PAM) , seorang oknum anggota polisi berpangkat Brigadir Satu dari Polsek Rajagaluh Kabupaten Majalengka berinisial SD nekat membawa kabur sebuah sepeda motor Yamaha Zupiter Z dengan NOPOL E 4460 KS milik Kadma, tetangganya sendiri warga

desa Pangkalan kecamatan Plered kabupaten Cirebon. Kejadian tersebut bermula saat malam lebaran (Idul Fitri) kemarin , SD meminjam sepeda motor kepada Kadma dengan alasan untuk tugas pengamanan. Karena tidak mempunyai perasaan curiga sama sekali terhadap SD, apalagi masih tetangganya sendiri yang juga warga

desa Pangkalan kecamatan Plered, Kadma langsung memberikan motor tersebut kepada SD yang menjanjikan akan mengembalikan motor secepatnya. “Namun setelah ditunggutunggu beberapa hari SD belum juga mengembalikan motor. Bahkan, sampai saat ini, baik motor maupun SD tidak nampak batang

hidungnya,” ujar H.Tandi, ayah Kadma, kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Merasa curiga kalau motornya dibawa kabur oleh oknum polisi tersebut, Kadma bersama orangtuanya mendatangi rumah SD untuk menanyakan kepada keluarganya. “Benar saja saat kami datang ternyata SD tidak berada di rumahnya, bahkan motor yang dipinjamnyapun tidak ada. Menurut keluarganya, SD sudah tidak pulangpulang semenjak malam lebaran kemarin, padahal istri beserta keluarganya menunggu di rumah. Parahnya lagi, ternyata onkum anggota polisi tersebut ternyata sedang bermasalah,” kata Tandi. Ditambahkannya lagi, menurut pihak keluarga SD, mereka selaku pihak keluarga SD sudah seringkali menyelesaikan permasalahan yang sama seperti yang dialami Kadma. Diketahui, sudah hampir 10 motor yang diselesaikan oleh pihak keluarga SD. Sementara itu ketika LINGKAR JABAR mengkonfirmasi perihal SD kepada Polsek Rajagaluh, Kapolsek Rajagaluh Iptu Supriyatna SH yang berstatus sebagai Pelaksana Harian Kapolsek, tidak berada di kantornya. Namun menurut Bripka Suhanda anggota SPK Polsek Rajagaluh yang kebetulan sedang tugas jaga, membenarkan kalau Biptu SD bertugas di Polsek Rajagaluh, namun sejak satu minggu lalu sudah dipindah tugaskan ke Satuan Sabhara Polres Majalengka. “Perihal Briptu SD kalau ingin lebih jelas silahkan saja konfirmasi ke Mapolres Majalengka, karena selain sudah bertugas di sana, untuk permasalahan Briptu SD kabarnya sudah ditangani oleh pihak Provost,” ujar Suhanda. WAS

11

Lintas Pilwakot Bekasi, Pertaruhan Gengsi Demokrat BEKASI - Sekretaris DPD Partai Demokrat (PD) Jabar Awing Asmawi telah resmi ditunjuk DPP PD untuk menjadi Calon Wali Kota Bekasi 2013-2018. Berpasangan dengan Andi Zabidi, keduanya mengusung tema ‘Azib’ melaju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bekasi. Menurut Awing, majunya dia dan Andi Zabidi merupakan bagian dari tugas membesarkan partai. Terlebih Kota Bekasi adalah daerah pemilihannya dan kota yang membesarkannya. “Partai mempercayai pengusungan ini. Kita berharap seluruh komponen Jabar bisa mendukung dan membantu. Ini pertarungan bergengsi bagi Demokrat,” kata Awing kepada wartawan, kemarin. Awing mengakui incumbent Rachmat Effendi (Partai Golkar) yang maju bersama rekannya sesama anggota DPRD Jabar Akhmad Saekhu (Partai Keadilan Sejahtera) memiliki rating tinggi. Tetapi peluang Azib untuk memenangkan Pilwalkot Bekasi cukup besar. “Incumbent tidak memiliki acceptabilitas dan elektabilitas. Bekasi ingin perubahan, punya wali kota yang azib, bisa memerintah dengan azib, membuat masyarakat merasa azib,” pungkasnya. ZAL

Bantuan Korban Trafficking Diselewengkan BANDUNG - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan mengakui banyak kejadian bantuan hibah kepada korban perdagangan manusia (trafficking) kerap diselewengkan. Bantuan yang peruntukannya untuk pemberdayaan ekonomi, malah dipakai untuk konsumtif. “Saat kebutuhan dana itu memang untuk anak melanjutkan sekolah, orang tua harus punya kedewasaan dengan mengalokasikan uangnya untuk sekolah. Tetapi saat monitoring dan evaluasi, modal itu ternyata tidak dibelikan untuk keperluan itu, malah diberikan kredit motor, game, dan handphone,” ujar Netty usai usai Semiloka Model Pemberdayaan Ekonomi Bagi Korban Trafficking di Hotel Anggrek Jalan Seram Kota Bandung, Kamis (6/9). Pada 2011, ada 49 orang yang memperoleh hibah dengan bantuan sebesar Rp10 juta. Sementara pada 2010, ada 29 orang yang mendapat bantuan total sebesar Rp5 juta. Pada tahun ini, lanjut Netty, pihaknya tidak akan memberikan bantuan modal dulu sebelum dipastikan korban sudah benar-benar siap berwirausaha. Sambil berjalan, P2TP2A Jabar sedang menyusun pola pemberdayaan ekonomi korban trafficking.

FER

Sambungan Hal 1 Kejaksaan... fasilitas listrik pun tak ada. Terkait dengan hal itu, Ketua LSM Jangkar Pakuan Padjajaran Saleh Nurangga, meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, DPRD dan Kejari Bogor, untuk melakukan pengecekan secara cermat dan teliti. “Saya minta kepada pihak terkait, untuk melakukan pengecekan dan beri peringatan keras kepada pemborong yang mengerjakan proyek itu,” ujar Saleh kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dia menambahkan, kontraktor

yang pekerjaannya asalasalan harus diaudit. “Dan Ketua Komite Revitalisasi jangan kongkalikong. Sebab, kalau pekerjaannya asalasalan, tentu mengakibatkan kerugian Pemkot Bogor, serta masyarakat Kota Bogor. Dan kepada Kejaksaan Negeri agar melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya penyimpangan,” ujarnya. Sementara itu, CV. Mega Kencana, salah satu pemborong revitalisasi sarana GOR Pajajaran, Gedung Serba Guna, mengaku sudah

menyelesaikan pekerjaannya pada Juni 2012. “Sudah lama selesai dalam pekerjaan gedung serba guna pada juni 2012 lalu, jadi tepat waktu,” ujar Eni, Direktur CV. Mega Kencana ketika dihubungi LINGKAR JABAR melalui hubungan telepon. Dikatakannya, pihaknya sudah mengikuti aturan yang ditentukan. “Saya hannya mengerjakan gedung itu saja, dalam pekerjaan proyek revitalisasi GOR, itu dilakukan masing-masing pemborong. Untuk gedung

serba guna, silahkan cek saja, dan itu masih dalam pemeliharaan sampai bulan November mendatang,” ucapnya. Diperoleh informasi, para pekerja atau buruh yang mengerjakan bangunan mogok kerja lantaran gaji atau upah mereka belum dibayar oleh pelaksana proyek dilapangan. Tak pelak, muncul sinyalemen dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik itu dinilai sejumlah pihak rawan dikorupsi. ALI

Kinerja... Ada sejumlah kasus dugaan korupsi yang sudah lama terjadi belum juga diusut tuntas. Kita harapkan ke depan Kejari bisa lebih meningkatkan lagi kinerja penegakkan hukum di bidang pemberantasan korupsi”, katanya kemarin. Ketua LSM Brantas, Nurul Mu’min mengatakan perlu ada komitmen kuat dari semua stake holder, baik penegak hukum maupun masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Subang. “Kami dari kalangan masyarakat mendukung penuh apapun

langkah dan upaya aparat penegak hukum, khususnya Kejari, dalam hal memberantas berbagai kasus korupsi yang merugikan keuangan negara dan menyakiti rasa keadilan masyarakat. Upaya untuk memiskinkan koruptor yang kini digemborkan lembaga penegak hukum perlu didukung, agar memberi efek jera terhadap para koruptor”, tandasnya. Menanggapi aspirasi kalangan masyarakat tersebut, Kasi Intel Kejari Subang, Febrianda Ryendra mengaku sepakat untuk menegakkan supremasi

hukum di Kabupaten Subang. Namun dia membantah jika Kejari selama ini dinilai lamban dalam penanganan kasuskasus korupsi. “Apa yang disuarakan oleh kalangan LSM kami anggap sebagai wujud apresiasi dan dukungan kepada kami untuk bekerja lebih baik lagi. Kedatangan mereka ke sini menyuarakan aspirasi penegakkan hukum secara umum dan secara spesifik tidak membawa kasus tertentu,” imbuhnya.

adanya persetujuan dengan pemilik bangunan liar dan aspirasi apa yang akan disampaikan kepada pihak Probosutedjo. “Kami berkordinasi dahulu kepada pemakai bangunan liar untuk mencari solusi terbaik dan kondusif, menghindari hal- hal yang tidak kami inginkan. Adapun inisiatif kami mengajukan kepada pemilik tanah untuk adanya uang kerohiman dan dikabulkan dengan bervariasi sesuai bentuk bangunan, berkisar antara Rp.1 juta sampai Rp.3

juta,” terangnya. Ketua Karang Taruna Kelurahan Bojong Menteng, Aris, mengimbau kepada masyarakat untuk menciptakan wilayah yang tertib dan aman, hindari gesekan antar berbagai elemen organisasi masyarakat dalam permasalahan mengenai bangunan liar ini. “Kita serahkan saja kepada yang bertanggung jawab untuk pekerjaan ini agar pelaksanaan pengosongan lahan Pak Probosutedjo berlangsung kondusif,” pungkasnya. ADI

ADE

Keluarga... AB/BT/1993 luas 3.555, 384/JB/ AB/BT/1993 luas 1.795, 383/JB/AB/ BT/1993 luas 6000 dan Diniarti bukti kepemilikan 386/JB/AB/BT/1993 luas 1.500, 376/JB/AB/BT/1993 luas 1.300. “Sehingga dengan jumlah luas keseluruhan 14.150 M2,” ujarnya. Sementara itu, terpisah Lurah Bojong Menteng Akhmad Nooryadi mengatakan, sekitar 100 bangunan liar yang berdiri sejak 15 tahun yang lalu akan dikosongkan, terlebih dahulu

Pejabat... apakah hasil proyek itu bisa dibayarkan atau tidak,” papar Rony. Karenanya, Rony juga mendesak kepada Kejari untuk memeriksa pejabat dan staf di bidang pengawasan DBMP yang sebenarnya bertanggungjawab atas hasil akhir pengerjaan setiap proyek di lingkungan DBMP, apalagi bidang pengawasan juga bertanggungjawab dalam pembinaan para konsultan proyek. “Ini kan kelihatannya bidang pengawasan DBMP lempar batu sembunyi tangan, dan anehnya penyidik Kejari membiarkan mereka itu lolos begitu saja. Kalau memang mereka tidak terlibat, lantas selama ini apa saja kerja bi-

dang pengawasan DBMP?” tegasnya. Sementara, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Ay Sogir meminta kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin untuk menindaktegas anakbuahnya yang bertugas melakukan pengawasan di DBMP. Hal itu terkait maraknya penyimpangan dalam pengerjaan proyek ditahun sebelumnya. “Bupati sudah tahu banyak masalah dalam pengerjaan proyek, semestinya kinerja bidang pengawasan DBMP dievaluasi. Kalau saya lihat, kinerjanya jeblok, jadi selayaknya ya diganti saja semua pejabat dan staf pengawasan DBMP,” tegas Sogir.

Sekedar informasi, proyek jalan Sukahati-Kedunghalan dikerjakantahun 2011 tersebut merupakan proyek peningkatan ruas jalan senilai 10,3 Milyar, yang menangkan oleh PT Darmo Sipon. Dari hasil penyidikan Jaksa, kuat dugaan terjadi peminjam bendera dalam pelaksanaan proyek tersebut dan pekerjaan tidak sesuai dengan spek. Hasil perhitungan sementara kerugian negara sekitar Rp1,5 sampai Rp 2 milyar. Dalam menanggani kasus tersebut sudah 20 saksi yang diperiksa kejaksaan dan sudah menetapkan tersangka, yakni AY dan CP, direktur PT.Darmo Sippon. BSR

kepemimpinan Bu Mega,” paparnya. Sebelumnya, para pengurus DPC PDI Perjuangan (PDIP) se-Jabar sepakat menolak rencana pencopotan Rudy Harsa oleh DPP PDIP. Rudy yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jabar disebut-sebut akan digantikan oleh Mayjend TNI Purn Tubagus Hasanudin, mantan Sekretaris Militer Presiden yang sekarang menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Dasar penolakan dilatarbekalangi rencana pencopotan Rudy dari jabatannya dinilai tidak sesuai aturan. Sebab Rudy dipilih DPC PDIP se-Jabar lewat proses demokrasi yakni melalui konferda. Namun tiba-tiba berhembus kabar Rudy akan

dipindah ke posisi lain di tubuh partai. “Kalau masalah berhenti itu biasa, lima tahun sekali juga diganti. Tapi ini masalah mekanisme,” ucap perwakilan DPC PDIP, Ade Sugianto. Menurutnya, rencana pencopotan Rudy jelas tidak sesuai dengan aturan. Apalagi rencana penggantian Rudy tidak diketahui para pengurus dan DPC PDIP se-Jabar. “Pertanyaan saya, apa yang terjadi (dengan PDIP Jabar)? Kalau toh salah, salah apa, tolong dikasih peringatan. Alangkah aneh kalau ada sesuatu di Jabar, kami tidak tahu, tahu-tahu ada berita (di media massa),” cetus Ade yang juga menjabat wakil bupati Tasikmalaya. FER/CPS

persyaratan sebagaimana tercantum di atas telah lengkap dan benar. 2. Biaya yang timbul akibat dari persyaratan yang

harus dipenuhi sebagaimana di atas menjadi tanggung jawab pemohon / peserta PRONA (TIDAK BEBAS BIAYA) ***

Hari... Rencana pencopotan dirinya dinilai tidak sesuai aturan. Sebab dirinya terpilih melalui konferda alias musyawarah. Dan untuk menurunkannya, jelas harus melalui proses serupa. Rudy menilai, rencana pencopotan dirinya tidak berasal dari ide Megawati selaku pemegang tampuk kekuasaan tertinggi PDIP. “Ketum sangat konstitusional, sangat mengerti aturan,” cetusnya. Menurutnya rencana pencopotan justru datang dari orang-orang di sekitar Megawati yang mencoba merongrong keharmonisan partai. Mereka justru harus dilawan. “Justru kita ingin melawan orang-orang DPP yang berperilaku buruk, yang sebenarnya telah merongrong

Mengenal... Pemeriksaan Tanah adalah GRATIS (PEMOHON TIDAK DIPUNGUT BIAYA/BEBAS BIAYA) , dengan ketentuan semua

PEMASANGAN IKLAN

HUB. : 085776000023 (SOLEH)


OLAHRAGA

Edisi 140 - Tahun 1 - Jum’at 07 Septrmber 2012

Djanur Punya Strategi untuk Kebangkitan Persib

Lintas Arena Rapat Joint Comitte Tak Bahas Soal Timnas BOGOR - Menjelang rapat Joint Committee (JC) PSSI di Kuala Lumpur, Malaysia, kembali ditegaskan bahwa urusan tim nasional tidak termasuk ranah komite yang dibentuk AFC tersebut. Hal itu dikatakan Plt Sekjen PSSI Hadiyandra terkait suara-suara yang menginginkan supaya timnas dibahas pula di pertemuan JC tengah bulan ini. PSSI, antara lain melalui Ketua Joint Committee Todung Mulya Lubis, sejak awal mengingatkan bahwa JC tidak diberi wewenang untuk membahas halhal terkait tim nasional, karena itu adalah ranah PSSI. Hadiyandra kembali menegaskan hal itu. “Untuk agenda timnas tidak ada. Dan tidak akan dibahas dibahas di rapat JC. Tidak perlu. Untuk apa? Karena timnas cuma satu. Saya hanya meneruskan agenda JC saja seperti yang sebelumnya,” ujar Hadiyandra di Jakarta, Kamis (6/9). Dia menambahkan, JC tetap melanjutkan lima agenda rapat sebelumnya. Kelima agenda tersebut adalah pembentukan liga profesional dengan membentuk satu liga; pengembalian empat anggota Komite Eksekutif; revisi statuta PSSI; persoalan asosiasi; dan persiapan kongres PSSI. Q CPS

Fisik dan Stamina Skuad Persib Digembleng BANDUNG - Jelang Training Center (TC) 10 September mendatang, Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengatakan banyak sektor yang akan dibenahi dari anak asuhnya saat ini, sebelum memulai kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 November mendatang. Salah satu fokus utama Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) saat TC nanti adalah meningkatkan stamina dan kondisi fisik pemain yang menurun usai libur selama hampir dua bulan. “Banyak yang akan kita benahi saat TC nanti. Karena kita harus betul-betul mempersiapkan kompetisi dengan matang. Salah satu fokus utama kita, ya peningkatan kondisi fisik pemain. Dari hasil tes fisik kemarin, ada beberapa hal yang harus kita perbaiki, sampai kondisi mereka (pemain) betul-betul prima,” ujarnya saat dihubungi, kemarin. Kendati demikian, perbaikan koordinasi antarlini, serta pematangan skema permainan, tetap menjadi salah satu pembenahan yang harus dilakukan Djanur. Ini karena, mayoritas pemain yang sudah dikumpulkannya adalah muka baru dan butuh proses adaptasi. “Tidak hanya itu. Adaptasi pemain juga harus kita antisipasi. Jadi intinya, semuanya kita benahi sampai betul-betul matang. Di TC inilah semuanya harus kita perbaiki,” pungkasnya. Q FER

12

B

ANDUNG – Pelatih anyar Persib, Djadjang Nurdjaman, rupanya punya beberapa strategi jitu untuk kembali bangkit dan meraih prestasi puncak musim depan. Berbekal pengalamannya, Djadjang kini berusaha membuat sebuah tim berkelas di kompetisi Indonesian Super League (ISL), apalagi sokongan dana cukup besar telah dikucurkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang yang populer dengan sapaan Djanur ini, sepertinya berusaha menambah kekuatan dengan menggabungkan beberapa pemain lokal maupun asing. Tapi 22 pemain dipastikan bergabung bersama skuad racikannya. Tentunya bukan tanpa alasan Djadjang merekrut 11 pemain baru dan membuang 11 pemain musim lalu. Djadjang mengakui bakal menerapkan beberapa formasi, mulai 4-4-2, 4-3-3 dan 4-2-3-1. “Skema permainan mana yang akan digunakan, berkaitan dengan strategi dan karakter permainan lawan yang di-

hadapi nanti. Formasi juga bisa saa saja menggunakan empat pee-main tengah, dengan dua strikk-er atau 4-4-2 dan bisa juga 44-3-3 -3-3 bahkan 4-2-3-1,” ujar Djadjang ng yang dihubungi wartawan, kemarin.Dia rin n.Dia juga mengatakan, tidak hanyaa akan terpaku pada satu skema. Formasi orrmasi yang akan diterapkannya, kemungem mungkinan besar akan berubah-ubah ah h seiring berjalannya waktu dalam m menjalani proses pertandingan. Namun, pola 4-4-2 sepertinya errtinya bakal menjadi formasi baku dalam d mengarungi ketatnya persaingan aiingan di kompetisi ISL 2012/2013,, yang rencananya digelar pada November vember mendatang. Itu dilihat dari beberapaa tambahan pemain baru yang direkrut ireekrut Pelatih Djadjang Nurdjaman, n, bertipikal sama dengan pemain musim m lalu yang dicoret. Dari 22 pe pemain main yang sudah resmi bergabung,, tentu akan menjadi pekerjaan berat at buat Djadjang. Materi pemain bertabur erttabur bintang memang tidak memberikan berrikan jaminan tim menjadi solid atau u kuat. Pelatih harus bisa menyatukan an h hatii

para p ra pemain, agar pa menjadi m njadi sebuah me kekuatan mumpum mpumu Na-

ni. mun Djadj a n g t e t a p optimistis, pemain pilihannya bakal memberikan hasil maksimal bagi Maung Bandung. Terlebih, dia punya beberapa pilihan pemain hampir diseluruh sektor, belakang, tengah dan depan.. Dari posisi posisi penjagaa gawang ada I Made Wirawan, Cecep Supriatna, Shahar Ginanjar dan Rizky Bagja.Belan-jut ke lini pertahanan, Aangg Suparman, Jamie Coyne, Abanda Herman, M Maman aman am an Abdurahman masih h diplot sebagai bek ten tenngah bertahan. SedanSedan ngkan k posisi ii b bek k sayap, p

Djadjang juga punya beberapa pilihan, seperti Jajang Sukmara, Tony Sucipto, Supardi dan Muhammad Ridwan. Begitupun di posisi tengah ada Hariono, M Agung Pribadi, Mbida Messi, Firman Utina, Asri Akbar, Atep dan dua pemain yang bisa ditempatkan di dua posisi sayap dan bek sayap seperti M Ridwan dan Tony Sucipto. Serta empat pemain depan Heman Dzumafo Epandi, Kenji Adcahihara, Airlangga Sucipto dan Sigit Hermawan. Tentu saja, untuk memperebutkan posisi inti, mereka harus berjuang ekstra keras. Mengingat persaingan di tubuh skuad Maung Bandung musim depan cukup alot, karena kualitas pemain yang didatangkan hampir merata. “Musim ini kita akan tetap pep memakai empat p p main bertahan bertahan. Masing-masing dua sebagai bek tengah tenggah dan bek da sayap. Tim meemiliki cukup p banyak pilihan,” pung-kasnya. Q CPS/FER

Pembinaan PPAT Daerah Kerja Kabupaten Bogor Bogor LJ (08/09) Sebanyak 300 orang PPAT se wilayah kerja kab. Bogor, Kamis kemarin mendapatkan pembinaan dari BPN kab .Bogor, selain itu mereka juga menerima pembekalan dari Kejaksaan Negeri Cibinong, Dinas Pendapatan Daerah Kab. Bogor, Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kab. Bogor,dan Kepala Bidang Hak Tanah dan PendaŌaran Tanah Kanwil BPN Prov. Jawa Barat. yang dilangsungkan diGedung Pertemuan IPB InternaƟonal ConvenƟon Centre, Jl. Padjajaran. “Harapan kami dengan adanya pembinaan ini dapat meningkatkan baik pengetahuan, kemampuan maupun kinerja Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam rangka pelayanan public dibidang Pertanahan” ungkap ketua IPPAT Kabupaten Bogor Fuzi Markunah, SH, Kepada Lingkar Jabar. selain itu pada kegiatan yang bertema “Peningkatan Profesionalisme Kinerja PPAT Terhadap Pelayanan Masyarakat di Bidang Pertanahan” ini, dihadirkan pula MoƟvator yang khusus didatangkan dari kota Surabaya, kedepanya kegiatan ini akan terus di adakan seƟap tahunnya. Q SAL

PHOTO : SALEH NURANGGA

Lingkar Jabar Edisi 140  

Lingkar Jabar Edisi 140

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you