Page 1

News Paper

CMYK

Lampung

Koran Bisnis Pertama dan Terbesar di Lampung

RABU, 26 Maret 2014

Siapkan 100 Ha Buat Kebun Raya Liwa LAMBAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) telah menyiapkan lahan persiapan Kebun Raya Liwa (KRL) 100 hektare (ha). Namun, baru dimanfaatkan empat ha yang terbagi dalam empat blok. Kasi Konservasi, Abdul Jalal, S.Ip, M.M., mendampingi Kepala Kadishut Lambar, Drs. HM. Nizom, M.M., kepada wartawan harian ini, kemarin, mengatakan setiap blok ditanam sekitar 400 tanaman. Dengan jenis kayu-kayuan. Sampai saat ini tanaman koleksi KRL yang sudah ada, jenis umum sebanyak 348 jenis dan jenis anggrek-anggrek sebanyak 293 jenis, setiap jenis tanaman lebih kurang 10 batang. ’’Terkait persiapan KRL, tim

dan biaya semua disiapkan oleh Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sumber dana APBN, Dishut Lambar sifatnya hanya pendampingan,’’ ungkapnya. Sementara kegiatan dari LIPI dan Kebun Raya Bogor (KRB), papar dia, seperti kegiatan data sharing, yaitu penyemaian, pemeliharaan, perawatan tanaman, dan pendataan tanaman yang sudah ditanam di setiap blok. ’’Data sharing selama kurun waktu satu bulan seperti saat ini hingga tanggal 19 April 2014 ada tiga tenaga teknis dari KRB melakukan data sharing di KRL,’’ terangnya. Baca. | SIAPKAN | Hal. 11

KURS DOLLAR USD JUAL : 11,413.00 BELI : 11,300.00

SGD JUAL : 9,003.00 BELI : 8,911.67

CUACA BANDARLAMPUNG Hujan 32 °C

KURS EMAS

JAKARTA Hujan 33 °C

SINGAPURA Hujan 32 °C

JUAL : Rp 487.500 BELI : Rp 477.500

Terbit 12 Halaman - Eceran Rp3.000

2013 Produksi Padi Capai 241.734 Ton

TANGGAMUS - Kabupaten Tanggamus masuk lima besar daerah penghasil padi di Lampung. Ini dibuktikan dengan tingginya hasil produksi padi dalam beberapa ta-

hun terakhir terus stabil dan mengalami peningkatan. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Tanggamus, Drs. Hasanudin

mewakili Kepala Dinas TPH, Dr. Ir. Soni Isnaini, M.P. Selasa (25/3) mengatakan, tahun 2009 produksi padi 211.365 ton, tahun 2010 produksi padi sebanyak 248.851 ton,

LPG 3 Kg Langka di Tuba TUBA - Setelah diberlakukannya konversi oleh pemerintah dari minyak tanah ke liquid petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram (Kg), belum juga menjadi solusi tepat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat sehari-hari. Pasalnya kelangkaan LPG 3 Kg kembali terjadi di Kabuptaen Tulangbawang (Tuba) sejak tiga hari lalu LPG 3 Kg sulit untuk didapatkan hingga ke tingkat agen. Masyarakat hingga hari ini keluhkan kelangkaan gas LPG 3 Kg tersebut. Sedangkan tingkat kebutuhan masyarakat akan gas berlebel pertamina yang bersubsidi tersebut sangat tinggi. Sehingga jika terjadi kelangkaan sangat berdampak langsung dalam masyarakat. Suwardi (43) warga Menggala mengatakan, jika gas LPG 3 Kg masih belum mencukupi kuota kebutuhan masyarakat Tuba, seharusnya pemerintah jangan dulu melakukan konversi dari minyak tanah ke LPG. ’’Sudah tiga hari ini saya menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan memasak, karena gas LPG 3 Kg sulit didapatkan, baik di warung pengecer bahkan ke tingkat agen pertamina,’’ kata Suwardi, Senin (25/3).

Bahkan sambung Suwardi, kelangkaan LPG 3 Kg tersebut bukan hanya di wilayah Menggala saja. Itu terbukti dari beberapa saudara dan kerabatnya di wilayah Banjaragung dan Denteteladas, juga mengalami hal yang sama. Bahkan wilayah mereka, kelangkaan terjadi sejak sepekan lalu. ’’Untungnya di wilayah kami ini masih terdapat kayu bakar, walaupun hanya rantingranting kayu yang bisa dipergunakan untuk kebutuhan memasak’’ keluhnya. Tukiran (35) warga kampung Dentemakmur kepada Lampung NewsPaper mengeluhkan akan kelangkaan gas LPG 3 Kg tersebut. Menurutn y a , sejak sepekan terakhir warga setempat tidak lagi menggunakan gas LPG 3 Kg. ’’ H a m p i r rata-rata warga

di sini menggunakan kompor minyak, walaupun bahan bakarnya menggunakan solar, karena minyak tanah selain mahal juga sulit didapatkan. Itu disebabkan oleh warungwarung pengecer yang biasa menjual gas LPG 3 kg kosong,’’ ujar Tukiran, Selasa (26/3). Dikatakan tukiran, selain itu juga warga menggunakan kayu bakar, meski harus mencarinya sulit juga. ’’Yah mau Baca. | LPG | Hal. 11

tahun 2011 produksi padi mencapai 266.270 ton. Selanjutnya, pada tahun 2012 Baca. | 2013 | Hal. 11

Tiket Hiburan Diporporasi! METRO - Ketua Komisi I DPRD Kota Metro, Fahmi Anwar meminta agar semua hiburan yang memakai tiket agar dapat melakukan porporasi. Sehingga pajak hiburan yang ada di Kota Metro benar-benar nyata sesuai dengan pengunjung yang datang. Diketahui porporasi adalah mesin yang digunakan untuk membuat sobekan pada nota, karcis, dan tiket. ’’Seperti  penerimaan pajak dari Taman Palem Indah (TPI) menurut saya masih sangat minim. Padahal kita mengetahui bahwa TPI saat hari biasa dan libur cukup banyak pe-

ngunjungnya,’’ ujarnya, Selasa (25/3). Lebih lanjut Fahmi juga mengatakan bahwa kecilnya pendapatan tersebut karena penarikan pajak hiburan yang tercantum dalam Perda tersebut berdasarkan self assesment (menghitung sendiri) nilai pajaknya. ’’Sistem self assessment rawan terjadinya penyimpangan atau penggelapan pajak. Karenanya, ke depan cara penghitungan pajak harus dikaji ulang,’’ terangnya. Seharusnya, sambung Baca. | TIKET | Hal. 11

Taksi, Bus Wisata, Mobil Mewah Dilarang Pakai BBM Subsidi JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan adanya penambahan jenis kendaraan tertentu yang dilarang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Yaitu, taksi, bus pariwisata, dan mobil mewah. Usulan ini terkait dengan revisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM. ’’Kami berharap usulan ini masuk dalam revisi Permen

ESDM 1/2013. Kami minta ditambah lagi pengguna yang dilarang memakai BBM subsidi,’’ kata Kepala BPH Migas Andy N. Sommeng di Jakarta, Selasa (25/3). Andy menuturkan dalam Permen tersebut hanya memuat beberapa kendaraan yang dilarang menggunakan BBM subsidi yakni kendaraan dinas, pertambangan, perkebunan, maupun kehutanan. Dia mengusulkan jenis kendaraan yang harus dilarang yaitu taksi, Baca. | TAKSI | Hal. 11

CMYK


BUSINESS COMMUNICATION

2

Sarana Promosi dan Komunikasi Bisnis

Sempat Jatuh, Harga Karet Naik Lagi LAMSEL - Hingga minggu ke empat di bulan Maret 2014, harga karet alam di tingkat petani di Kecamatan Tanjungbintang kembali naik jadi Rp9.500 per Kg-Rp10.500 per Kg, setelah terpukul jatuh ke level Rp7.500 per Kg pada dua pekan silam. Rahman (53), toke getah sekaligus pekebun karet di Ta n j u n g b i n t a n g mengungkapkan, harga tebusan tertinggi di tingkat petani saat ini hanya berkisar Rp10.500 per Kg. Sedangkan notering karet di pabrikan Rp19.500 per Kg dari sebelumnya juga jatuh di Rp18.500 per Kg. ’’Harga tertinggi itu ada di Kecamatan Tanjungbintang, yang dikenal memiliki kualitas baik di Kabupaten Lampung Selatan,’’ beber Rahman kepada koran ini, Selasa (25/3). Fluktuasi harga karet alam dan cenderung melemah tentunya berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat petani. Harga jual di tingkat petani itu tak sebanding dengan biaya

kehidupan terutama untuk membeli bahan kebutuhan pokok yang semakin tinggi. ’’Malah sejumlah petani mengeluh, ingin beralih pekerjaan demi memenuhi kebutuhan keluarga dan anakanak mereka. Kita prihatin melihat kondisi petani ini, terlebih terhadap mereka yang berprofesi sebagai buruh deres,’’ terang Rahman seraya berharap, harga karet alam di tingkat petani tersebut naik ke level yang lebih tinggi. Senada juga diakui Maruli (47), petani asal Kecamatan Tanjungsari, sejak awal tahun 2014, harga karet di tingkat petani cenderung menurun bahkan anjlok dibanding posisi akhir tahun 2013, yang sempat bertahan cukup tinggi. ’’Harga karet turun, penghasilan petani juga turun. Sedangkan harga kebutuhan pokok seperti beras tak pernah turun malah naik terus. Harga beras lokal saja naik, apalagi beras yang didatangkan dari daerah luar,’’ pungkas Maruli. (ndi/ced/asf)

2014, Penjualan Semen Holcim Menurun BANDARLAMPUNG – PT Swadaya Sentosa Karyaprima Retail Distributor Center (RDC), Semen Holcim Lampung memastikan ketersedian stok semen Holcim di 2014 aman untuk semua wilayah Lampung. Meski stok aman, namun distribusi semen cenderung menurun. Karena dampak kendala pertumbuhan bisnis Lampung yang dirasa kurang baik. Menurut Manager PT Swadaya Sentosa Karyaprima (RDC) Hartono Miharto, menilai akibat dari situasi yang terjadi penjualan sektor pasar Semen Holcim menurun. ’’Pasar bisnis Lampung lesu, penjualan semen Holcim Lampung ikut menurun. Inilah yang terjadi saat ini,’’ ucap Hartono kepada Lampung NewsPaper, saat dijumpai di kantornya Jalan Soekarno Hatta No.23 Bandarlampung, Selasa (25/3). Hartono menuturkan, bahwa dukungan distribusi penjualan di wilayah Lampung

berkaitan dengan booming-nya bisnis properti, jika sektor bisnis tersebut melemah ataupun turun, tentu penjualan semen akan mengikuti gerak pasar yang terjadi. ’’Semen bahan baku terpenting dalam pembangunan rumah, jika tidak adanya pembangunan tentu sudah pasti penjualan akan menurun,’’ terang dia. Menurutnya, penjualan semen di 2013 lebih baik dari 2014. Distribusi sejauh ini dirasa sangat menurun drastis, dari semula mencapai 30-40 ton per bulan turun sampai menjadi 10 persen. Dampak penurunan sangat terasa di tahun ini. Hartono menambahkan, bukti lapangan yang telah dilakukan, memang terbuki banyak para agen penjual semen yang telah disuplai mengeluh, karena penjualan semen yang menurun. Akibat tidak stabilnya pasar bisnis Lampung. (asw/ced/din)

BANDAR LAMPUNG Classyshop26 hadir kembali dengan menawarkan berbagai macam pakaian yang berkualitas import premium quality dan juga good material. Selain itu juga hadirkan berbagai macam tambahan accessories dan perlengkapan fashion, yang pastinya akan membuat para konsumen yang mengenakannya terlihat trendy. Pasalnya semakin hari Classyshop26 ini semakin banyak menghadirkan produk-produk dan juga barang baru dengan model yang beragam jenisnya. Menariknya, harga yang ditawarkannya sangatlah terjangkau untuk kantong para konsumennya, khususnya kaum remaja. Owner Mia Nasya Tamara mengatakan, barang-barang yang ditawarkannya ini selalu di-update-nya, agar selalu trendy

dan juga banyak dilirik. ’’Untuk masalah harga, di sini bervariasi kak, tapi masih terjangkaulah untuk kantong-kantong anak remaja, karena di sini juga tidak hanya menawarkan barang impor saja, tapi barang lokal juga tersedia dengan model yang tetap fashionable,’’ katanya. Butik yang satu ini memang sengaja menarik perhatian para kaum remaja, bukan dengan diskon saja, namun juga dengan berbagai macam model pakaian dan juga perlengkapan fashion yang menarik juga trendy. ’’Walaupun tidak ada diskon, tapi kami menggunakan trik lain untuk menarik minat para konsumen. Yaitu dengan menawarkan barang-barang yang oke punya,’’ beber Mia kepada Lampung Newspaper, kemarin (25/3). (tiw/ced/asf)

Lampung NewsPaper RABU, 26 Maret 2014

Ekonomi Lampung Stabil

BANDARLAMPUNG – Bank Indonesia menyampaikan outlook 2014 yang diperkirakan tumbuh kisaran 6,0-6,5 persen, meningkat dibandingkan pertumbuhan Lampung tahun 2013. Hal tersebut disampaikan langsung Deputy Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Nunu Hendrawanto, dalam acara Diseminasi Kajian Ekonomi Regional (KER) Triwulan IV – 2014, di Gedung BI Lantai II, Selasa (25/3). Hadir sebagai pengisi materi, pengamat ekonomi dari Universitas Lampung Asrian Hendi Caya, Manager Corporate Relation Departemen PT Great Giant Pineapple (GGP), M. Mahfud, dan Deputy Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Nunu Hendrawanto. Nunu memaparkan, o u t l o o k

tersebut mengacu atas laporan badan pusat statistik tentang dua indikator penting dari perekonomian Indonesia, yaitu defisit neraca perdagangan dan tingkat inflasi. ’’Tekanan inflasi pada triwulan I 2014 berada pada kisaran inflasi sekitar 5,0 persen-5,5 persen year over year (yoy), mengalami penurunan dibandingkan triwulan

sebelumnya,’’ ungkapnya. Faktor risikonya, kata Nunu, distribusi terhambatnya karena cuaca buruk dan putus jalan Terbanggi, sehingga kendaraan pengangkut sembako harus mengambil rute yang lebih jauh, produk perikanan mengalami kenaikan harga akibat cuaca yang kurang baik

menyebabkan nelayan kesulitan melaut, banjir yang terjadi di Pantura pada Januari 2014 menyebabkan kenaikan harga untuk barang-barang dipasok dari Jawa. ’’Selain itu, kenaikan harga elpiji 12 Kg di Januari 2014, penurunan harga komoditas dunia khususnya emas, dan ekspektasi yang berada di level tinggi. Hal-hal

tersebut mempengaruhi inflasi di triwulan ini,’’ jelasnya. Sedangkan prospek perekonomian Lampung triwulan I tahun 2014 ini, Nunu menjelaskan lebih dalam, bahwa diperkirakan akan stabil, dari 6,39 persen yoy pada triwulan IV 2013 tumbuh dalam kisaran 6,0 – 6,5 persen pada triwulan I tahun 2014. ’’Secara triwulan quartal to quartal (qtq), output berada di kisaran 8,2 – 8,7 persen,’’ imbuhnya. Lanjutnya, s t a b i l n y a perekonomian Lampung terkonfirmasi dari persepsi pelaku usaha yang memperlihatkan optimisme kegiatan dunia usaha pada triwulan I 2014. Saldo Bersih Tertimbang (SBT) Perkiraan Kegiatan Usaha meningkat dari 2,76 persen menjadi 27,46 persen. ’’Dengan prospek perkembangan ekonomi global yang cenderung positif, ekspor Lampung diperkirakan akan mengalami peningkatan pada triwulan I tahun 2013,’’ pungkasnya. (din/ced/asf)

GGP Sumbang Perekonomian Lampung

Classyshop26 Sedia Pakaian Ekspor Buah Nanas ke Lengkap Berkualitas

60 Negara

BANDARLAMPUNG - PT Great Giant Pineapple (GGP) yang berada di Jalan Terbanggibesar Km.77, Lampung Tengah, mengintegrasikan bisnis nanas dalam kemasan kaleng dan juga peternakan sapi. Dengan konsep saling melengkapi, sumbang biaya hemat. Itu karena ketersediaan pupuk organik bagi kebun nanas terjamin, stok pakan untuk sapi juga terjamin karena bisa memanfaatkan olahan limbah nanas. Berdiri pada 2004 dengan lahan seluas 32 ribu hektare dan  produksi 520 ribu ton per tahun, PT GGP kini termasuk tiga terbesar produsen nanas di dunia. Meskipun begitu, PT GGP lebih memilih bermain di private label. Untuk kategori produsen nanas dengan private

label, GGP saat ini menjadi produsen terbesar di dunia. Perusahaan nanas dengan 16 ribu pekerja itu tidak mengemas nanas kaleng dalam bentuk ekstrak atau jus dengan label GGP, tetapi menjualnya kepada produsen nanas kaleng di berbagai belahan dunia. Bahkan PT GGP pernah menjual produknya kedua raksasa prudusen nanas dunia, yaitu Dole dan Del Monte. Ketika diekspor, nanas-nanas yang sudah dikalengkan itu sudah diberi kemasan dan merek sesuai dengan permintaan konsumen. Cetak label pun dilakukan di PT GGP. Sampai ke tangan produsen, produsen pemesan tinggal menjual. Merambah pasar ekspor sejak 1984, produk PT GGP diekspor ke 60-an negara. Mayoritas diekspor ke Eropa, Amerika Serikat (35%), serta ke Jepang, dan negara lainnya (5%). Tahun 2011 produk PT GGP mencapai 520 ribu ton,

sementara pada 2012 PT GGP menargetkan produksi 540 ribu ton. Volume ekspor jus konsentrat nanas mencapai 4.000 kontainer atau 4 juta galon, sedangkan untuk jus kulit nanas pengganti gula volume ekspor mencapai 6 juta galon. Manager Corporate Relation Departemen PT Great Giant Pineapple (GGP), M. Mahfud mengatakan, keunggulan GGP terletak pada teknologi dan ketatnya prosedur proses produksi yang dijalankan. ’’Selain bisa panen sepanjang tahun, kekuatan pertama kami terdapat dalam hal irigasi,’’ ungkap Mahfud dalam rilisnya. ’’Kami memiliki sprinkle yang bisa mengalirkan air dari sumber air ke kebun nanas. Sebuah traktor besar kami tempatkan di tengah kebun. Traktor besar itu bisa menyemprotkan air di areal perkebunan nanas melalui pipa panjang di sisi kiri dan kanannya sehingga pada musim kemarau

pun kebun nanas tetap mendapatkan air,’’ kata Mahfud saat mengisi acara Diseminasi Kajian Ekonomi Regional (KER) Triwulan IV – 2014. Bertempat di Gedung BI Lantai II, Selasa (25/3). Keunggulan kedua adalah proses produksi GGP yang terintegrasi penuh dalam satu area, mulai dari penanaman sampai pengiriman ke produsen. ’’Kami fully integrated dari menanam sampai ke tangan produsen. Dari hulu ke hilir. Jadi buahnya bisa dikontrol kualitasnya hingga sampai ke rak supermarket. Kami telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2000,’’ paparnya. Menurut Mahfud, untuk pasar nanas di luar negeri, Lampung menghadapi pesaing dari Thailand dan Philipina. Namun, dengan adanya peluang perluasan lahan dan ketersediaan pupuk murah yang didapatkan dari pupuk organik, Mahfud yakin PT GGP tetap bisa bersaing di pasar

dunia. ’’Pasar di Eropa Timur dan Amerika Latin belum tergarap semua. Apalagi pasar jus konsentrat nanas dan koktail nanas hingga saat ini belum jenuh. Pencapaian ekspor nanas GGP ke China masih sedikit, hanya 600 kontainer setahun, padahal konsumsi nanas China cukup tinggi,’’ ujarnya. Untuk mendorong produksi nanas, PT GGP mengganti bibit varietas unggul dari GP1 menjadi GP3. Dengan penggantian bibit diharapkan produksi nanas naik menjadi 50%. Mahfud mengatakan, perkebunan nanas PT GGP menerapkan program ramah lingkungan sejak awal berdiri. ’’Kami hampir zero waste management. Limbah nanas kami oleh kembali menjadi makanan sapi. Sementara kotoran sapi diolah kembali menjadi pupuk organik untuk kebun nanas,’’ tutupnya. (ced/ din)


lampung newsPaper seLASA, 25 Maret 2014

CMYK

Promotion Media Promosi

3


4

POLITICS Tahun 2014

Pilgub & Pileg

Refrensi Politik Lampung

FOTO IST/LAMPUNG NEWSPAPER

RESMI JADI BUPATI: Gubernur Lampung, Drs. H. Sjachroedin Z.P., S.H. melantik H. Agung Ilmu Mangkunegara. S.STP., M.H. sebagai Bupati Lampung Utara masa jabatan 2014-2019, di Ruang Sidang DPRD setempat, Selasa (25/3).

Baru Bupati yang Dilantik Wakil Bupati Terpilih Dilantik Menyusul

LAMPURA - Pelantikan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara di Gedung DPRD setempat oleh Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. berjalan lancar, kemarin. Sementara, pelantikan yang berlangsung melalui sidang paripurna DPRD itu wakil Bupati Lampura, Paryadi berhalangan hadir karena sakit. Belum diketahui pasti, kapan pelantikan susulan untuk Paryadi. Sejumlah pejabat terkait enggan dikonfirmasi. Di lain sisi, serah terima jabatan Bupati Lampura dilakukan Mantan Wakil Bupati Lampura Rohimat Aslan kepada Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara karena ketidakhadiran Mantan Bupati Lampung Utara Zainal Abidin. Pantauan sekitar lokasi

pelantikan, sekitar 2.000 tamu undangan memadati ruang utama, ruang kelas II dan kelas III di lokasi gedung DPRD Lampura. Pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI lebih diperketat sebelum dan saat pelantikan berlangung. Tampak hadir sebagai tamu, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. serta sejumlah bupati diantaranya Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza, Bupati Lampung Tengah Pairin, Bupati Pringsewu Sujadi, Bupati Waykanan Bustami Zainudin. Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Bupati Lampung Utara merujuk Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.18-309 Tahun 2014 tentang pengesahan, pengangakatan Bupati Lampura Provinsi Lampung dan SK nomor 132.18-310 tahun 2014 tentang pengesahan, pengangkatan wakil Bupati Lampung Utara. ’’Saya sudah dua kali melantik Bupati Lampung Utara termasuk hari ini,’’ ujar pria yang akrab disapa

Oedin ini. Menurutnya, pelantikan Agung Ilmu Mangkunegara sebagai Bupati Lampung Utara merupakan tindak lanjut dari demokrasi karena hasil pilihan rakyat. Ini dilakukan imbuhnya, karena tidak boleh terjadi kekosongan jabatan bupati. ’’Kalau tidak dihadiri oleh wakilnya, ya, tidak masalah,’’ ujarnya. Dirinya berpesan, kepada bupati yang baru saja dilantik, agar dapat menjadi pemimpin yang baik serta mampu mengemban dengan baik pula sesuai dengan harapan masyarakat. ’’Bupati Lampung Utara merupakan bupati termuda dan harus banyak belajar. Kalau bekal ilmu sudah cukup tinggal mengembangkan lagi,’’ ujarnya. Dia juga mengimbau kepada seluruh pejabat dan PNS Lampura agar patuh dan taat serta loyal dengan pimpinan siapapun yang menjadi bupati. ’’Karena loyal dengan pimpinan juga merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,’’ terangnya. Sementara, Bupati Lampura

Agung Ilmu Mangkunegara kepada wartawan mengatakan, dirinya segera melakukan inventarisir seluruh apa saja yang menjadi permasalahan di Lampura. ’’Saya sudah minta kepada Sekda untuk memberikan laporan mengenai APBD kita,’’ ujar Agung seusai pelantikan. Dirinya berjanji, apa saja yang menjadi permasalahan di Lampung Utara akan selesai selama lima tahun. ’’Yang jelas Lampung Utara akan lebih baik lagi selama lima tahun kedepan,’’ janjinya. Pantauan kembali, seusai pelantikan, Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara menuju Komplek Islamic Center Kotabumi untuk menyaksikan pelantikan Ketua TP PKK Lampura, kemudian menuju Kantor Pemkab Lampura menumpang mobil anti peluru dari Satuan Gegana Polda Lampung guna menghadiri silaturahmi Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. dengan PNS Lampura kemudian kembali ke rumah pribadinya di Jalan Pahlawan Kotabumi menggunakan mobil pribadi. (sab/ced/een)

15

Lampung NewsPaper RABU, 26 Maret 2014

Hari Lagi

Berlian Blusukan, Alzier Hadirkan Tutut BANDARLAMPUNG - Calon gubenur Lampung, Berlian Tihang dijadwalkan melakukan kunjungan politik atau lebih akrab disebut blusukan ke Lampung Utara (Lampura), hari ini. ’’Sesuai jadwal hari ini (kemarin, Red) dan besok akan blusukan. Tidak gelar kampanye terbuka, hanya blusukan saja,’’ ujarnya saat pengukuhan pelantikan pengurus daerah federasi olahraga rekreasi-masyarakat Indonesia, kemarin (25/3). Selain itu, lanjut cagub yang diusung PDIP, PKB, PPP, dan PKPI ini kedatangannya ke Lampura juga untuk bersilahturami di tempat temannya. ’’Kesana menerima undangan dari kerabatnya, selama dua hari dan sekaligus berkampanye

ke rumah warga,’’ paparnya. Menanggapi hal ini Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Lampung, Dedy Afrizal menjelaskan, saat ini terkait partainya untuk juru kampanye (Jurkam) ke BerlianMu lagi menunggu hasil balasan dari DPP PDIP. ’’Kita sudah mengirim surat tapi belum ada jawaban. Kendati demikian inginnya ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri untuk menjadi juru kampanye cagub Berlian dan Muklis Basri,’’ ujar Dedy melalui telepon selulernya. Dedi menambahkan, DPP juga bisa mendongkrak suara kepada elemen masyarakat. ’’Itu harapanya bisa dilihat memainkan joker-jokernya, yang pasti PDIP bersama partai

koalasi serta tim kampanye dapat memenangkan BerlianMu,’’ tegasnya. Sementara Seketaris DPD Golkar Ismet Roni mengatakan, untuk juru kampanye Alzier Dians Thabranie, yakni adalah Siti Hardianti Rukmana atau yang lebih akrab disapa Mbak Tutut Soeharto. ’’Ya, juru kampanye partai golkar adalah Mbak Tutut Soeharto pada 2 April 2014 mendatang, di daerah Tulang Bawang dan Waykanan,’’ kata dia. Selain Tutut, yang ikut memeriahkan itu juga, seperti tokoh-tokoh masyarakat, lintas agama dan caleg. ’’Pak Aburizal Bakrie tidak bisa datang melihat jadwal roadshow pileg yang padat belum ada konfirmasi,’’ terangnya. (kdi/ced/een)

Logistik Sampai di Tujuh Kabupaten/Kota BANDARLAMPUNG - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung, Nanang Trenggono menyatakan, kotak suara pemilihan gubernur (pilgub) sudah sampai di enam kabupaten se-Lampung. Hal ini disampaikannya usai acara Sosialisasi Pemilu di Rumah Makan Begadang Resto, kemarin (25/3). ’’Sudah sampai ke tujuh kabupaten, untuk jelasnya pak Solihin yang tahu,’’ ujarnya yang saat itu didampingi oleh tiga komisioner lainnya, minus Firman Seponada yang sedang berada di Jakarta. ’’Anggota KPUD Lampung pokja logistik Pilgub, Solihin menjelaskan, kotak tersebut sudah sampai di Lampung Timur, Metro, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji. Kemudian menurunkan di Lampung Barat dan Waykanan,’’ kata Gus Coing, sapaan akrabnya kepada sejumlah wartawan. Sementara untuk surat suara Pilgub, dirinya mengungkapkan, hingga kemarin siang sudah

sampai di Cikampek. ’’Kemungkinan malam ini (tadi malam) atau besok pagi (hari ini) sudah sampai di Bandarlampung,’’ ungkap Coing. Untuk selanjutnya, tambah dia, segera didistribusikan ke daerah yang paling jauh terlebih dahulu. ’’Lampung Timur, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Barat, dan Tanggamus,’’ jelasnya. Kemudian, untuk pengiriman kotak suara, dirinya menjelaskan berangkat tadi malam. ’’Nanti malam, berangkat pengiriman kedua kotak suara,’’ ungkap dia. Itu, kata dia, untuk pendistribusian semua kabupaten/kota se-Lampung kecuali yang sudah dikirim pada tahap pertama. ’’Sementara untuk surat suara gelombang kedua tanggal 26 disusul pada tanggal 27. Kita punya peta untuk distribusi logistik, jadi akan diprioritaskan untuk pengiriman itu,’’ ungkapnya. KPU Kota Metro mengaku telah menerima logistik untuk

Pilgub berupa kotak suara, gembok, kabel tef, dan tali klem. Logistik Pilgub yang telah datang tersebut diterima di gudang logistik KPUD yang terletak di Aulan Kelurahaan Mulyojati pukul 13.00 WIB, Selasa (25/3). Sekertaris KPU Kota Metro Hermansyah mengatakan bahwa pihaknya telah menerima logistik pilgub. ’’Kita sudah menerima logistik pilgub berupa kotak suara, gembok, kabel tef, dan tali klem. Logistik pilgub sendiri datang di Kota Metro sekitar pukul 13.00 WIB hari ini (kemarin, Red),’’ ujarnya. Lebih lanjut Hermansyah mengatakan bahwa untuk logistik pilgub lainnya pihaknya masih menunggu pemberitahuan dari KPU Lampung. ’’Kita menunggu saja keperluan logistik pilgub seperti surat suara yang masih dilakukan proses pencetakkannya. Jika sudah dikirim, kita siap untuk melakukan pendistribusian ke TPS yang disediakan,’’ jelasnya. (kdi/uno/ced/een)

Distribusi Logistik di Tanggamus Ditunda TANGGAMUS - Pendistribusian logistik pemilihan legislatif (pileg) terpaksa ditunda Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanggamus. Awalnya, logistik akan mulai didistribusikan pada 25 Maret sampai 7 April dari tingkat KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) lalu Panitia Pemilihan Suara (PPS) di tiap pekon dan terus ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemudian sebelumnya jadwal packing (pengepakan) pun tertunda, saat itu jadwalnya 21 Maret hingga Jumat, 4 April. Maka sekarang ini packing dan distribusi semuanya tertunda. ’’Mau bagaimana lagi karena formulir sampai sekarang belum datang, terpaksa semuanya kami tunda,’’ kata Karno Ahmad Satarnya, anggota KPU, Selasa (25/3). Dijelaskan, informasi yang didapat, formulir baru akan tiba pada 27 Maret. Apabila itu benar maka akan dilakukan packing dahulu. Packing berupa pembagian surat suara, alat tulis, segel, amplop, hologram, formulir, dan kotak suara yang dipilah jadi

1.581 kelompok sesuai tempat pemungutan suara (TPS), ditambah untuk panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Kemudian setelah itu barulah dilakukan distribusi. Logistik yang didahulukan untuk kecamatan-kecamatan yang jauh dan sarana jalannya minim, seperti Kecamatan Pematangsawa, Klumbayan, Klumbayan Barat, Cukuhbalak, Limau, Ulubelu, Airnaningan. Kemudian berlanjut ke Semaka, Bandarnegeri Semong, Wonosobo, Pulaupanggung, Pugung. Terakhir untuk Talangpadang, Sumberrejo, Gisting, Kotaagung, Kotaagung Barat, Kotaagung Timur. Karno mengakui packing dan pendistribusian sudah mepet, karena dua pekan lagi pileg sudah dilangsungkan. ’’Solusi yang bisa dilakukan cuma memperbanyak pekerja untuk packing dan distribusi, sebab kalau dengan tenaga yang minim itu tidak akan selesai. Dan itu yang harus kami

lakukan,’’ jelasnya. Sedangkan jika packing dan distribusi dilakukan dulu, tanpa formulir, itu tidak dilakukan karena akan lebih merepotkan dan tidak efisien. Maka sampai formulir tetap akan ditunggu. Dalam hal ini semua jenis formulir memang belum tiba, dari jenis A, B, dan C. Formulir merupakan berkas untuk pencatatan hasil perolehan suara dari tiap TPS dan berkas pencatatan pelaksanaan pemilu dari mulai tingkat TPS, PPS, PPK, hingga KPU. Tanpa adanya formulir pemungutan suara tidak bisa dilaksanakan, sebab itu untuk bukti dasar hukum. Karno juga mengaku untuk logistik pemilihan gubernur sampai sekarang pun belum tiba, apa pun jenisnya. ’’Informasinya datang secepatnya tapi belum pasti waktunya. Nantinya untuk distribusi kami dahulukan logistik pileg, sebab cuma tinggal formulir. Sedangkan untuk Pilgub logistiknya harus disiapakan dari mulai pelipatan dan lainnya,’’ pungkasnya. (win/ced/een)


lampung newsPaper rabu, 26 Maret 2014

promotion Media Promosi

5


6

OTOBursaBKendaraan USINESS

Lampung NewsPaper RABU, 26 Maret 2014

April, New Toyota Yaris Mengaspal di Lampung BANDARLAMPUNG - Setelah launching 17 Maret lalu di Jakarta Pusat, NewToyota Yaris rencananya akan resmi mengaspal di Lampung pada April mendatang. Meski begitu, Branch Manager PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operation (TSO) – Auto 2000 Cabang Lampung Raden Intan Heri Adrian mengatakan, mobil hatchback tersebut, memang sudah dipasarkan. Namun, distribusi Lampung bulan depan. ’’New Toyota Yaris memiliki tiga tipe E, G, dan S dengan dua pilihan manual dan autometik, dari ketiga tipe tersebut tipe S merupakan tipe tertinggi dengan pengusungan TRD Sportivo, ada manual dan matic,’’ ucap Heri saat di jumpai Lampung NewsPaper, di kantornya,

Selasa (25/3). Hadirnya Toyota Yaris yang sekarang ada enam model, diantarnya: New Yaris 1.5 E M/T Rp226,1 juta; New Yaris 1.5 E A/T Rp235,9 juta; New Yaris G M/T Rp234,3 juta; New Yaris G A/T Rp244,1 juta; New Yaris S M/T TRD Sportivo Rp252,7 juta, dan New Yaris S A/T TRD Sportivo Rp263,4 juta. Dilanjutkanya, tampilan serta design New Yaris yang sekarang lebih elegant dan sporty, New Yaris mengadopsi mesin 1.500 cc, menghasilkan tenaga maksimum hingga 1.497 cc di putaran 109 Ps pada 6.000 rpm dengan torsi maksimum yang dihasilkan mencapai 14,4 kgm pada 4.200 rpm. Di model terbaru ini New Yaris memakai tipe mesin 4 silinder segaris, 16 katup, dohc, VVT-I /in-line

4 cylinder 16 valves dohc, vvti. ’’NewYaris terbaru telah mengusung sistem keamanan Dual SRS airbags, ABS + EBD dan BA di usung pada tipe E yang tentu semakin mengutamakan keamanan pengendara,’’ terangnya. Tambah dia, mobil ini juga telah dilengkapi dengan eco indicator, yang fungsinya sebagai pengatur tekanan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada saat berkendara, sehingga pada kecepatan tertentu konsumen bisa melihat berkendara dalam keadaan membawa mobil stabil atau tidak. ’’Kita tawarkan New Yaris dalam 7 pilihan warna, diantaranya super white 2, silver metallic, gray metallic, attitude black mica, red mica metallic, drance metallic, dan frozen blue metallic,’’ tuntasnya. (asw/ced/asf)

Suzuki New Satria F150, Siap Meramaikan Indoprix JAKARTA - Kelas 150 cc tune-up di ajang balap Indoprix 2014 akan semakin ramai dengan hadirnya peserta yang akan menggunakan Suzuki Satria F150. Beberapa tim pengguna motor Suzuki pun sudah menyiapkan kuda besi gacoan-nya untuk meraih kemenangan. Salah satunya adalah motor racikan Bintang Racing Team (BRT) yang dikomandani Tomy Huang. Kuda besi yang rencananya akan dipacu Harlan Fadhillah ini sudah siap digunakan. Beberapa komponen yang terpasang pun malah bisa dipakai untuk motor harian. ’’Bisa banget,

Supra X 125 Injeksi Siap Diluncurkan BANDARLAMPUNG – Sebagai pelopor pertama yang mengadopsi mesin injeksi, Honda sudah yakin dan berkomitmen untuk menginjeksikan semua produk yang telah diproduksinya dan salah satunya Supra X 125. Melalui Sales Supervisor PT Tunas Dwipa Matra selaku main diler resmi Honda Lampung Suhandi mengatakan, dengan berbekal teknologi injeksi PGM –FI, dia yakin mampu membuat produk Honda semakin berkelas, karena emisi gas buang yang dihasilkan lebih irit dan ramah lingkungan. ’’Satu persatu produk Honda diinjeksi. Bulan ini Honda merubah Supra X 125 dari karburator ke injeksi. Telah rilis Supra X 125 Fi dan akan dilaunching pada minggu depan,’’ terangnya, Selasa (25/3). Kehadiran Supra X 125 Fi dilengkapi dengan design lebih sporti dan ramping, dengan

sebuah perubahan nyata. Yakni perubahan pada bagian lampu sen yang tajam dan lancip, menjadikanya lebih sporti, lampu utama tetap menggunakan double bohlam, serta masih mengutamakan keamanan dengan pengaman kunci magnetic, bagasi (jok) lebar, menawarkan charger cas handphone di dalamnya. Harga yang ditawarkan, untuk tipe New Supra X 125 Fi spoke dibanderol Rp15.881.000. Sedangkan untuk tipe New Supra X 125 Fi CW ditawarkan dengan harga Rp17.058.000. ’’Honda Supra X adalah motor legendaris, tentu dengan perubahan yang terjadi telah mengadopsi mesin injeksi, yang membuat hemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan. Kita yakin lebih diminati konsumen, terlebih sudah teruji perbandingannya mencapai 1 liter bisa menempuh jarak 61,8 kilometer,’’ tuntasnya. (asw/ced/asf)

karena komponennya kebanyakan plug and play saja, jadi bisa ditiru untuk penggunaan harian,’’ kata Tomy. Pengecualian untuk magnet karena sudah total loss. Coba tengok jeroan mesin, piston sudah berganti keluaran Wiseco. Rasio kompresi dipatok 12,4:1 menyesuaikan bahan bakar yang pakai Pertamax Plus. ’’Diameter enggak berubah, tetap standarnya 62 mm. Tapi punya bentuk piston yang lebih jenong,’’ ,’’ sambung Istiyono alias Unyil, mekanik yang menggarap motor ini. Payung klep standar berukuran

22 mm (in) dan 19 mm (ex) sudah berganti. Paduan payung klep 24 mm (in) dan 22 mm (ex) kini mengisi silinder head. Noken as custom ditugasi mengatur buka-tutup klep. Mengikuti sektor dapur pacu, kaki-kaki pun sudah banyak berubah. Jika umumnya pelek bawaan motor masih dipakai, untuk motor kelir biru ini pakai Chemco BRT. ’’Pelek ini aslinya untuk Yamaha dan Honda, makanya ada penyesuaian supaya bisa terpasang,’’ kata mekanik ramah ini. Sistem penge reman sedikit

berubah. Roda belakang enggak pakai cakram tapi model teromol. Sementara depan dijejali kaliper dan piringan dari Nissin untuk menjinakkan kecepatan. (mbl/ced/asf) Spesifikasi Modifikasi: Piston : Wiseco Karburator: Keihin PWK 28 Sudco Magnet : Yamaha YZ CDI : BRT I-Max Super pro gir set : CMS Ban : FDR 90/80-17 Knalpot : R9 Gas spontan : Daytona

Yamaha Siap Rilis Masspro YZF-R25 Pekan Ini? SETELAH kemunculan sosok Yamaha YZF-R25 di video teaser yang dirilis Yamaha Motor Company Jepang (YMC) pekan lalu, kini beredar kabar ‘panas’ bahwa sedianya R25 akan rilis resmi pada pekan ini. Melalui reportase beberapa media otomotif di Thailand, terdengar kabar bahwa sosok mass production (masspro) atau versi produksi alias bukan lagi motor konsep dari R25

akan resmi diluncurkan di ajang Bangkok International Motor Show 2014 (BIMS). Gelaran akbar ini rencananya akan diselenggarakan pada 25 Maret 2014 atau pekan ini juga. Hal ini terindikasi cukup jelas saat panitia BIMS 2014 me nunjuk kan juga video teaser dari ‘Rev Station’ yang berisi (salah satunya) sosok blueprint Yamaha YZF-R25.

Sayangnya hingga berita ini turun, belum ada perkembangan signifikan atas kelanjutan kabar panas tersebut. Apakah benar Thailand akan menjadi negara kelahiran dari Yamaha YZF-R25? Kita tunggu saja perkembangannya. Salam ‘Yamaha Semakin di Depan’. (oto/ced/asf)


lampung newsPaper rabu, 26 maret 2014

Economic development

7

Ekonomi dan Pembangunan

Pohon Taman Disiram Air Keras Disbertam Lapor ke Polisi

BANDARLAMPUNG - 10 pohon yang ditanam pihak Di­nas Kebersihan dan Per­ta­ manan (Disbertam) Kota Ban­ darlampung mati, akibat disi­ ram air keras atau cairan lainnya oleh masyarakat dan pemilik toko. Yaitu pertokoan di Jalan Wolter Monginsidi (2 pohon), Jalan Diponegoro (2 pohon), Jalan Ahmad Dahlan (1 pohon), Jalan Laksamana Malahayati (2 pohon), dan di Jalan Teuku Umar tepatnya di sekitaran toko Winjaya, dan di Kelurahan Si­dodadi Kecamatan Kedaton. Melihat hal itu, pihak Dis­ bertam Kota Bandarlampung tidak tinggal diam. Disbertam mengancam akan melaporkan masyarakat atau pemilik toko yang kedapatan sengaja mem­ buat mati pohon yang ditanam oleh pihak pemkot ke pihak kepolisian. ’’Ini jelas melanggar

Undang-undang Nomor 32 Ta­hun 2009 tentang Perlin­ dungan dan Pe­ngelolaan Ling­ kungan Hidup. Makanya akan kita laporkan ke kepolisian ka­lau ada yang kedapatan se­ ngaja membuat mati pohon, supaya ada shock terapinya,’’ kata Kepala Dis­bertam Ban­ darlampung, Bu­diman setelah melakukan pen­cabutan pohon mati di sekitaran Toko Winjaya, Selasa (25/3). Budiman menambahkan, jika pihak pertokoan merasa terganggu dengan adanya po­ hon-pohon yang ditanam pem­ kot Bandarlampung, Ia meng­ anjurkan agar melapor ke Dis­­bertam, maka nantinya po­hon tersebut akan dipin­ dahkan ke tempat yang lebih memungkinkan. ’’Kalaupun memang merasa terganggu dengan keberadaan pohon ini,

misalnya akses mobil barang masuk terhalang, ya silakan lapor ke Disbertam. Nanti akan kita pindahkan ke tempat lain. Jangan main dimatikan dengan cara disiram air keras atau ditebang se­enak­nya,’’ tegasnya. Semestinya, lanjut Budiman, masyarakat dan pemilik toko memiliki kepedulian terhadap pohon yang ditanam di depan pertokoan ataupun di sepanjang jalan-jalan yang ada di Kota Bandarlampung. Karena ini tak lain untuk penghijauan Kota tercinta kita, Kota Tapis Berseri. ’’Masyarakat juga harus pe­ duli dengan lingkungannya dan bantu program pemerintah kota dalam penghijauan. Karena pohon ini kan banyak man­faatnya bagi kehidupan. Selain sebagai peneduh juga dapat membuat udara menjadi ber­sih,’’ pungkas Budiman. (bas/tik/ced/een)

OJT Accrual Basic Setelah Pemilu BANDARLAMPUNG - Per­ kembangan sistem pengelolaan keuangan berbasis akrual (ac­ crual basic) yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ban­darlampung masih terus diusahakan. Salah satunya de­ ngan merencanakan kegiatan pelatihan atau on the job training (OJT) accrual basic bekerjasama dengan pihak Pemkot Se­ marang. ’’Pemkot Bandarlampung masih menunggu kepastian dari Pemkot Semarang terkait kegiatan OJT accrual basic ini. Tapi jadwal pastinya OJT ini belum, ya kemungkinan di Semarang juga sedang sibuk urus Pemilu. Jadi kemungkinan juga setelah Pemilu pelaksanaan OJT-nya,’’ ungkap Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam, usai menghadiri acara yang digelar Pussbik (Pusat Strategi dan Kebijakan Publik) di Hotel Marcopolo

Bandarlampung, Selasa (25/3). Tambahnya lagi, pelaksana­ an pelatihan atau OJT accrual basic untuk Pemkot Ban­dar­ lampung sedang disusun oleh Pemkot Semarang. Pelak­sa­ naannya dilaksanakan pada April. Tanggal tepatnya pelak­ sanaan OJT accrual basic untuk Pemkot Bandarlampung masih menunggu kepastian dari Pem­ kot Semarang. ’’Kami terus koordinasi de­ ngan Pemkot Semarang melalui DPKAD (Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) terkait semua hal tentang OJT ini, termasuk tentang nara­ sumber atau pemateri yang juga dari Pemkot Semarang,’’ terangnya. Dirinya menambahkan, pelaksanaan OJT accrual basic ini sangat bermanfaat bagi para pengelola keuangan di Pemkot Bandarlampung. Sekaligus juga bermanfaat untuk para peserta

dari luar Kota Bandarlampung. ’’Ya ini kan kerjasama dalam bentuk proyek pelatihan. Kita sangat mendukung pelatihan atau OJT ini, karena bisa me­ nambah dan mengembangkan wawasan kita dalam pengelolaan keuangan accrual basic,’’ ung­ kapnya. Lebih lanjut Badri menya­ takan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk terus me­ ngembangkan accrual basic ini di lingkungan Pemkot Ban­ darlampung. Harapnya, seluruh Satker hingga ke kecamatan mengerti dan paham tentang pengelolaan keuangan berbasis akrual ini. ’’Hingga saat ini kami terus berikan pelatihan maupun pembinaan kepada semua Satker. Termasuk 20 kecamatan dan 28 Puskesmas yang juga menjalankan pengelolaan me­ nggunakan keuangan berbasis akrual ini,’’ tandasnya. (bas/ tik/ced/een)

FOTO ROBIN ALI/LAMPUNG NEWSPAPER

PARKIR LIAR: Parkir liar di jalan Pemuda, persisnya di depan Candra Super Store Tanjungkarang, Bandarlampung sering menyebabkan macetnya lalu lintas di jalan tersebut.

Pussbik: Evaluasi Dinas PU BANDARLAMPUNG - Me­ nyikapi ruas jalan di Kota Ban­ darlampung yang sudah mulai banyak yang berlubang dan memerlukan segera perawatan. Pusat Studi Strategi dan Kebi­ jakan Publik (Pussbik) Lampung meminta supaya Sekretaris Ko­ta (Sekkot), Badri Tamam, mengevaluasi kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) setem­ pat. Direktur Eksekutif (Pussbik) Lampung, Aryanto Yusuf me­ ngatakan, pihaknya sangat me­nyayangkan kinerja Dinas PU Kota Bandarlampung yang dinilai lamban, padahal sebe­ lumnya Wali Kota Bandar­lam­ pung Herman H.N. telah me­ minta proyek pengerjaan jalan lingkungan dan perbaikan ruas jalan-jalan protokol tersebut segera diperbaiki jika meng­ alami kerusakan. ’’Karena se­ karang ini Pak Wali Kota sudah mengambil cuti kampanye pil­gub, maka pemegang kebi­ jakan tertingginya Sekda,’’ kata Aryanto, Selasa (25/3). Menurut Aryanto, pihaknya sudah beberapa kali memberi laporan tentang maraknya jalan yang berlubang dan ber­ge­ lombang itu. Sebab sewaktuwaktu buruknya infrastruktur jalan itu dapat membahayakan pengguna jalan. Seperti yang terlihat di depan sekolah Tamsis,

Teluk, dan beberapa ruas jalan lainnya. Namun, sambungnya, pi­ haknya juga mengimbau supaya memperhatikan kualitas pe­ ngerjaannya. Sebab banyaknya jalan berlubang itu juga faktor dari buruknya pengerjaan jalan itu sendiri. Artinya, Pemkot Ban­dar­ lampung patut juga meng­eva­ luasi kinerja dari pihak reka­ nannya yang menangani hal itu. ’’Bila perlu kalau terdapat temuan yang mengarah kepada indikasi penyelewengan atau tidak sesuai spek dalam penger­ jaannya. Pemkot mungkin bisa bekerjasama dengan pihak BPK untuk menelisiknya,’’ ung­ kapnya. Lalu menanggapi kinerja Dinas PU dalam segi pelayanan, sebab diketahui berdasarkan pantauan di lokasi para pejabat PU sering meninggalkan kantor tanpa keterangan pasti. Aryanto menilai hal itu se­ dianya bukan menjadi alasan, sebab setiap instansi pe­me­ rintahan wajib menyediakan pusat informasi yang bisa mem­ berikan keterangan kepada publik. ’’Kinerja seperti itu jelas tidak dibenarkan, sebab dalam Undang-undang tentang ke­ terbukaan informasi publik jelas telah diatur bahwa setiap instansi pemerintahan wajib

menyediakan layanan informasi disertai dengan dokumen-do­ kumen pendukungnya,’’ te­ rangnya. Diketahui sebelumnya, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. sebelumnya berang saat rapat koordinasi dengan SKPD pada Kamis, 23 Januari lalu. Penyebabnya, kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dinilainya lambat dalam men­ jalankan instruksinya. Ya, se­ belumnya, mantan Kadispenda Lampung ini telah meme­ rintahkan Dinas PU untuk menggelar tender pengerjaan baru maupun perbaikan in­ frastruktur jalan dan jembatan pada Desember 2013. Namun hingga kemarin, satuan kerja itu belum juga menggelar tender. ’’Pantas banyak warga yang mengeluhkan jalan rusak. Yang diprotes warga itu bukan kalian, tetapi saya. Saya yang kena marah sama warga, bukan ka­ lian yang dicaci maki. Jadi harus dipercepat itu tendernya. Jangan lama-lama!,’’ ungkap Herman H.N. kepada pihak Dinas PU Bandarlampung saat rapat koordinasi beberapa waktu yang lalu (23/2), di gedung Semergou. Dia melanjutkan, kalau ten­ der dilaksanakan Februari, maka pengerjaan jalan yang

ru­sak dilakukan pada April. ’’Nah, warga mana mau tahu bagaimana prosesnya. Yang penting itu mereka butuh ja­ lanan bagus, nggak berlubang. Kalau tendernya Februari, pe­ ngumumannya Maret, berarti pengerjaannya April. Kan ja­ dinya lama! Coba kalau diten­ derkannya Desember 2013, jadi Februari sudah mulai penger­ jaannya,’’ ucap dia. Padahal dalam kesempatan itu juga, Herman H.N. kembali mengingatkan Dinas PU untuk tidak mengulang kesalahan yang sama, yakni terlambat dalam menggelar proses tender. ’’Rakyat tidak mau tahu proses tender. Mereka minta segera diperbaiki jalan rusak. Kalau lambat begini, saya yang ditegur masyarakat!,’’ tegasnya. Namun sampai saat ini pihak Dinas PU Kota Bandarlampung juga belum ada tanda-tanda memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan juga mengaspal jalan lingkungan, padahal pemkot telah menganggarkan sekitar 800 ruas jalan yang akan diper­ baiki. Ironisnya masih ada juga jalan lingkungan yang belum pernah tersentuh sama sekali oleh aspal. Terkait hal ini, pihak Dinas PU terkesan menghindar ketika awak media akan me­ minta tanggapannya menyang­ kut hal tersebut. (bas/ced/een)

Sepakat Bentuk Komite nDiskusi Sekala se Lampung TULANGBAWANG- Narasi inspirasi menjadi benang merah dalam diskusi yang digelar di Gedung Musyawarah Mufakat (GMM) Menggala, Tulang Bawang (Tuba) oleh Sekala Se Lampung, Minggu (23/2). Tujuh tokoh hadir dalam acara itu. Antara lain Emha Ainun Najib, Prof. Dr. Sudjarwo, Dr. Ari Darmastuti dari Universitas Lampung, Direktur Radar Lampung Group Hi. Ardiansyah, S.H, Wakil Bupati Tuba Heri Wardoyo S.H, Budayawan Lampung Isbedi Setiawan Z.S dan Iskandar Zulkarnain dari Lampung Post, dan Sekda Tuba Rimir Mirhadi. Karena itu, diskusi yang berakhir menjelang pagi tersebut bersepakat untuk membentuk komite yang bertugas untuk menggelar diskusi-diskusi dengan jadwal satu atau dua bulan sekali. Selain itu, komite tersebut juga bertugas menentukan siapa yang akan diundang dalam diskusi tersebut sehingga ditemukan rekomendasirekomendasi penting bukan hanya untuk Lampung namun Indonesia ke depan. Emha Ainun Najib mengatakan bahwa gelaran diskusi yang diharapkan dapat memunculkan rekomendasi-rekomendasi sangat dibutuhkan, sebab Indonesia kini lanjut Caknun (sapaan akrabnya) tidak punya sesepuh, namun hanya punya kastria. Mirisnya, ksatria itu kini banyak bertengkar bahkan ada yang memeluk wanita. Karena itu, forum tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Niatan Cak Nun menggelar diskusidiskusi tersebut agar jika Allah akan merubah Indonesia, tidak dengan melalui azab yang besar. Sebab ia pun melihat Indonesia sekarang sedang membutuhkan aksi-aksi. ’’Di Lampung ini saya sarankan ada tim peneliti yang mengupas sangat dalam bagaimana sebenarnya Lampung di masa lalu dan kini,” harapnya. Di Jawa, forum seperti ini menurutnya disepakati tidak menjadi ormas apalagi parpol, sebab forum ini tidak ada batasan agama, suku, atau pun tahta, serta status

sosial lainnya dengan acara yang tidak ada aturannya. ”Saya ingin jadi garam, gula, dan api. Kerjaan saya hanya untuk menenangkan hati mereka. Saya tidak pernah membela rakyat atau pemerintah, namun yang saya bela adalah yang paling benar,” paparnya. Sementara itu, akademisi Universotas Lampung Ari Darmastuti mengatakan saat ini masyarakat dan penguasa Lampung telah terkotak-kotak dengan kepentingan masing-masing. Karena itu, ia pun merencanakan reformasi jilid II setelah ia menilai kekuasaan seseorang tidak lagi menggunakan hati nurani. ’’Di Lampung ini siapa yang berkuasa itu yang menjadi raja. Akibatnya, masyarakat mudah tersulut,

ini perlu pendewasaan cara berfikir dan sudut pandang. Bagaimana tidak, masalah kini sangat banyak,” kata dia. Wakil Bupati Tuba, Heri Wardoyo mengatakan bahwa Sekala Se-Lampung ini adalah panggung bagi orang yang selama ini tidak pernah mendapatkan panggung, bahkan di Tulangbawang seluruh kampung-kampung telah ia jajaki dan mereka sangat membutuhkan pencerahan tentang hal-hal penting. diantaranya, tentang keberagaman dan penyelesaian masalah. Jurnalis senior ini berharap diskusi tersebut bisa membuat seluruh peserta mendapatkan sesuatu yang melekat di kepala dan hadir di batin, Kedua juga ikut

mengobati rasa kangen peserta untuk menyerap pikiran-pikiran Cak Nun yang selalu fantastis sehingga dapat diterjemahkan dalam pikiran masing-masing. Dalam kesemapatan yang sama, Hi. Ardiansyah SH menilai, Indonesia dan khususnya Lampung memang membutuhkan pemikiran-pemikiran yang mengedepankan nilai-nilai kebenaran. Ia pun melihat saat ini nilai-nilai kebenaran itu telah tercabut. Sebagai contoh, penyelesaian suatu masalah telah mengeyampingkan nilainilai kebenaran. Nilai-nilai kebenaran merupakan nilai dasar yang telah diberikan Tuhan kepada setiap individu untuk menjadi pegangan dasar. ’’Sejumlah orang selalu

bilang bisa apa Jokowi, tapi faktanya banyak yang menyukainya,”papar Bang Acad—sapaan akrabnyaContoh lainnya yakni Cak Nun yang dapat menyelesaikan konflik di sebuah perusahaan hingga ketatanegaraan. Jika dilihat dari latar belakangnya, Emha hanya seorang penyair, namun lantaran ia mengedepankan nilai-nilai kebenaran dan memandang sesuatu dengan sederhana serta tanpa kepentingan, maka dapat diterima oleh semua kalangan. ”Hakikat penyelsaian sebuah persoalan adalah bagaimana pemimpin menggunakan nilai-nilai kebenaran,” ujarnya. Prof. Sudjarwo pun mengungkapkan bahwa Lampung membutuhkan keadilan. Sebab keadilan di Sai Bumi Ruwa Jurai hampir menjadi barang sangat mahal lantaran sulit didapatkan setiap individu yang mencarinya. Sebagai akademisi ia pun miris melihat kondisi saat ini, namun ia pun optimis jika aksi-aksi mulai dimunculkan dalam bentuk rekomendasi untuk menuju Lampung yang lebih baik lagi Budayawan Lampung, Isbedy Setiawan ZS pun mengungkapkan beberapa lembaga-lembaga saat ini tidak mendudukkan dirinya pada fungsi masing-masing, sebagai contoh lembaga adat hanya memberikan gelar bagi seseorang tanpa mampu berbuat adil. Sebagai masyarakat Lampung Isbedy ia pun merasa telah saatnya dilakukan perubahan mendasar sehingga akan muncul Lampung baru dengan semangat baru. Sekda Tuba, Hi. Rimir Mirhadi juga sangat mengapresiasi forum diskusi tersebut, sebab di kalangan pemerintahan sangat membutuhkan pencerahan dan dukungan agar ke depan pemerintahan semakin baik. Gelaran diskusi seperti kemarin sangat dibutuhkan dan juga dapat mengundang pemimpin daerahnya, namun jika pada awal-awal staf yang hadir maka ke depan ia optimistis akan hadir pengambil keputusan. (ADV)


economic development

8

lampung newsPaper rabu, 26 Maret 2014

Ekonomi Pembangunan

Sukismanto Usir Wartawan LAMSEL - Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Da­ erah Lampung Selatan (Lamsel), Dr. Sukismanto, nampaknya berupaya melang­gar undangundang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Ini lantaran dirinya enggan dikonfirmasi, namun melakukan gerakan tangan

yang menampakkan pengusiran jurnalis. Selain itu, pernyataan kasar yang tidak selayaknya diung­ kapkan selaku pejabat kepada insan pers di muka umum. ’’Capek gua (saya) ketemu war­ tawan terus, besok pagi aja lah konfirmasi lagi,’’ ujarnya sambil

mengibaskan tangan seraya mengusir para wartawan, Selasa (25/3). Adapun yang hendak dikon­ firmasi kalangan media cetak dan elektronik tersebut, seputar sosialisasi Pembahasan Ren­ cana Kerja Unit Layanan Pe­ ngadaan (ULP).

Beberapa wartawan memang sempat melakukan protes terkait pernyataan tersebut, namun mantan Kepala Bagian Umum itu tidak bergeming dan lang­ sung masuk ke ruang kerjanya. Terpisah, Asisten IV Bidang Administrasi Umum (Adum), Yusri, S.E., M.M. menyesalkan

kejadian tersebut. Dirinya berjanji, akan menegur Kabbag Perlengkapan itu. ’’Nanti akan saya tegur, pejabat ini,’’ ujarnya. Sebelumnya, wartawan Ko­ ran ini sempat melakukan kon­firmasi kegiatan sosialisasi itu kepada Kasubbag Analisa Kebutuhan Barang Bagian

Perlengkapan, Irhamni. Namun, Irhamni mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung ke­ pada atasannya (Sukismanto, Red). ’’Konfirmasi sama Pak Kab­ bag saja yah mas, beliau ada di ruangannya,’’ ujarnya. (dir/ lim/ced/kdi)

Kejari Liwa Bidik Tertibkan Kendaraan Bermotor Poktan Fiktif Ahmadi LAMBAR-Kejaksaan Negeri (Kejari) Liwa Kabupaten Lampung Barat (Lambar), kini membidik kelompok tani (poktan) Seganti Setungguan yang diketuai salah satu Peratin di Lambar, Syahdinnawi yang disinyalir fiktif. Poktan itu disebut-sebut ben­tukan Ketua Gabuangan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri Pekon Sukananti Kecamatan Waytenong, Ahmadi. Hal itu dilakukan menyusul du­ gaan pembentukan poktan, sebagai kedok guna memudarkan peng­ gelapan dana Bantuan Lang­sung Masyarakat (BLM), Program Usaha Agrobisnis Pedesaan (PUAP) senilai Rp100 juta tahun 2010 oleh Ahmadi. Ini lantaran, dana itu sejatinya digulirkan untuk kepentingan anggota kelompok tani. Namun, perguliran dana itu selama tiga tahun

terakhir tak digulirkan. Se­jumlah dana itu pun tak jelas juntrungannya. Dana itu hanya digulirkan 67 persen, pada Bulan Februari 2010. Kasi Intel Kejari Liwa, Desmi Yulian, S.H., memastikan bakal menelusuri poktan fiktif dimaksud. Pihaknya berkomitmen me­ ngumpulkan data yang dibutuhkan, guna memproses dugaan peng­ gelapan itu. Bahkan pihaknya bakal me­ nurunkan petugas, untuk me­ nyelidiki kebenaran informasi itu. ’’Kami akan terus membidik poktan fiktif yang berada di Lambar,’’ janjinya, kemarin (25/3). Jika data sudah dianggap cukup, pihaknya memastian bakal ber­tindak sesuai peraturan berlaku. ’’Kami akan terus berupaya mencari data pastinya,’’ tutupnya. (esa/ced/kdi)

NewsPaper Lampung

Koran Bisnis Pertama dan Terbesar di Lampung

LAMBAR - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) V Sam­ sat bersama Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lampung Barat (Lambar), menggelar pendataan kendaraan di Pekon Sebarus Keca­ matan Balikbukit, Selasa (25/3). Pendataan tersebut, meliputi kendaraan berplat luar Lambar dan mati pajak untuk dilaporkan ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Lampung. Salah seorang petugas UPTD V Samsat Lambar, Heri Suherman mengatakan, di Lampung Barat jumlah kendaraan berplat luar cukup banyak. Seharusnya, me­ lakukan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). ’’Begitu juga kendaraan yang sudah mati pajak, banyak kami temukan dan kami lakukan pen­ dataan semua,’’ ujarnya. Terus dia, untuk kendaraan

berplat luar yang masuk, nota­ bennya melakukan BBNKB untuk berplat Lambar. Agar ke depan, proses pembayaran pajak akan mudah. Selain itu, untuk kendaraan yang mati pajak diharapkan itu segera dilakukan pelunasan, karena bagaimanapun juga ini terkait PAD. ’’Pajak kendaraan itu adalah salah satu sumber PAD daerah kita, sehingga kita berharap mas­ yarakat yang memiliki kendaraan yang pajaknya sudah mati, untuk dihidupkan kembali,’’ ujarnya. Terkait data yang dihasilkan, tambah dia, dari pendataan tersebut akan menjadi laporan pihaknya ke Dispenda untuk ditindaklanjuti. ’’Kami hanya melakukan penda­ taan saja, untuk tindaklanjutnya itu kami serahkan ke provinsi,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) AKP Jafril mendampingi Kapolres setempat, AKBP Eko Widianto, S.Ik., melalui Kanit Turjawali Ipda Asep Komara mengatakan, pihaknya hanya melakukan pendampingan saja dalam pendataan tersebut. ’’Setiap kendaraan yang di­ber­ hentikan itu, dilakukan pendataan oleh pihak Samsat. Kami tidak melakukan penilangan dalam pen­dataan tersebut,’’ jelasnya. Namun demikian, pihaknya memberikan imbauan agar me­ leng­kapi surat-surat kendaraannya. ’’Semua pengendara yang diberhentikan itu, kita berikan pembinaan. Kalau mati pajak, diminta untuk segera meng­ hidupkan pajaknya kembali. Begitu juga dengan SIM, kalau tidak punya ya minta agar segera membuat,’’ tutupnya. (esa/ced/kdi)

Dinkes Evaluasi Kegiatan Puskesmas WAYKANAN - Dinas Kese­ hatan (Dinkes) Kabupaten Way­ kanan terus melakukan evaluasi kegiatan kesehatan terhadap para Kepala Puskesmas dan pe­ nang­gungjawab program formasi Kesehatan Kabupaten Waykanan tahun 2014, Selasa (25/3). Menurut Kepala Seksi Pro­ mosi Kesehatan Dinkes setem­ pat, Siti Aisah, S.E. mendampingi Kadis Edwin Rusli mengatakan, kegiatan yang dilakukan adalah agenda rutin setiap tahun. ’’Kami lakukan satu kali dalam setahun,’’ ujar Siti di ruang kerjanya, kemarin. Dirinya menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut diharapkan mencapai keberhasilan dari target pemerintah Pusat. Seperti kegiatan Desa Siaga Aktif. Dia menambahkan, disiap­ kannya Desa Siaga Aktif di Kabupaten Waykanan, sudah mencapai 100 persen. Per­ soalannya, di tahun 2014 di Kabupaten Waykanan hanya ditargetkan pemerintah pusat sekira 73 persen. ’’Sedangkan dari hasil pen­ dataan kami, Kabupaten Way­ kanan kini sudah mencapai 93 persen. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat, dengan adanya Desa Siaga Aktif, mas­ yarakat Waykanan lebih mudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari pihak medis,’’ tutupnya. (eng/ced/kdi)

General Manager : Nizwar, Pemimpin Perusahaan :Nizwar, Pemimpin Redaksi: Senen, Manager Pemasaran: Heri Saputra, Manager Iklan: Khairul, Redaksi: Nizwar, Senen, Khairul, Dini Rahayu Putri, Aswin Siregar, A. Basri, Dian Pertiwi, Seftri Yana Sari, Karsidi Setiono (Bandarlampung), Ganda Haryadi (Lampung Tengah), Alfan (Mesuji)Joni Efriadi (Tulangbawang Barat), Elwan Fu’at (Tulangbawang), Segan PS (Mesuji/Non Aktif), Muslim (Lampung Selatan), Eko (Lampung Selatan),Darwin Bamuda (Tanggamus), Mujianti (Pringsewu), Syarif,Doni Alfa Robi (Pesawaran), Sabirin (Lampung Utara), Merli Sentosa(Lampung Barat), Novan Erson ( Pesisir Barat), Riswan Saputra(Metro), Iyan Budi Setiyana(Lampung Timur), Eeng Saputra (Way Kanan), Copy Editor: Kartika Amalia Ekayanti, Manager Pracetak: Robin Ali, Pracetak: Talen Genthur.H, M.Ridho Prihantoro, Desain Grafis: Edwin Jaya, Desain Iklan: Romi Bobi Eka Putra, Pemasaran: Izal, Septa Herian Palga, Feri, Iklan : Dini Rahayu Putri, Muji, Keuangan : Elin Caroline, Administrasi: Rina Apriana, Komisaris Utama : Dwi Nurmawan, Komisaris: Suparno Wonokromo, Direktur Utama : H. Ardiansyah, Direktur: Taswin Hasbullah, Penanggung Jawab Media: Nizwar, Penerbit : PT Lampung Media Pers, Alamat : Jalan Gatot Subroto No.16 Pahoman Bandarlampung, Telp. (0721) 266597 HP.081272506677, Email : newspaperekonomi@gmail.com, Web : www.lampungnewspaper.com, Facebook : Lampung Newspaper, Twitter : @Lpg_NewsPaper


lampung newsPaper Rabu, 26 Maret 2014

Economic Development

9

Ekonomi Pembangunan

Pemindahan Pedagang Menuai Reaksi MESUJI - Polemik di Pasar Sim­pang­pe­ matang terus berlanjut. Hal ini menyusul rencana pemindahan dari lokasi pe­nam­ pungan, ke pasar baru yang telah rampung pembangunannya. Penolakan tersebut dinilai masuk akal. Lantaran sebagian besar pedagang menuding pihak kecamatan dan pengembang, belum menerbitkan sejumlah administrasi terkait keabsahan lokasi tersebut. ’’Belum ada kejelasan. Sehingga se­ bagian besar pedagang, tetap bertahan

di tempat penampungan sampai pada saat ini,’’ kata Amanat, pedagang pakaian, Selasa (25/3). Dirinya mengatakan, seluruh pedagang yang belum pindah sangat geram dengan pemerintah kabupaten (pemkab) Waykanan. Masalahnya belum ada kejelasan surat hak guna bangunan (HGB), yang akan diberikan oleh pedagang untuk syarat pengambilan uang ke bank. ’’Belum dikasih surat kok malah suruh pindah,’’ ujar pria lajang ini dengan nada meninggi.

Marni Simarmata, pedagang pecah belah me­nambahkan para pedagang bersedia pin­dah jika surat tersebut sudah diberikan. Karena seluruh pedagang pasar sudah mem­ bayar uang muka 30 persen, sesuai ke­se­pa­ katan awal. ’’Kami tidak akan mau pindah, kami tidak mau melalui koperasi. Karena pembayaran tunai (cash tempo) di koperasi, hanya dua tahun,’’ tegasnya. Ditambahkan Marni, jika mengajukan ke bank memakai HGB itu membutuhkan

Minggu Depan LUS Tingkat SD Tanggamus TANGGAMUS - Dinas Pendidikan (Dis­d ik) Tanggamus melaksanakan Latih­ an Ujian Se­k olah (LUS), tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) secara serentak se-kabupaten ter­ sebut, (1-3/4) mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Pendidikan Dasar Disdik setempat, Munasir, Selasa (25/3). Dirinya mengatakan, LUS akan diikuti oleh 10.879 siswa SD dan MI, rinciannya, SD sebanyak 9.747 siswa dan MI sebanyak 1.132 siswa. Jumlah tersebut baru se­ mentara. Untuk jumlah pasti siswa, di­ ke­t ahui seminggu sebelum pelaksanaan Ujian Sekolah (US). ’’Kegiatan LUS ini pada dasarnya sama saja pada pelaksanaan Tryout pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ataupun SMA. Yakni untuk mempersiapkan mental sang anak, dalam mengikuti Ujian Sekolah,’’ ujarnya. Untuk pelaksanaan US sendiri, kata dia, akan digelar pada (19-21/5) mendatang. Dengan mata pelajaran yang akan diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan nilai minimal 5,5. ’’Soal US sendiri 75 persen soal dibuat oleh Kabupaten dan 25 persen dibuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Untuk pola pelaksanaan US, sama saja dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Dimana US akan dilakukan di sekolah SD yang terakreditasi,’’ kata dia. Dirinya menambahkan, ada yang sedikit berbeda pada penentu kelulusan tingkat SD pada tahun ini. Dimana hanya ada pelaksanaan US saja, sedangkan untuk Ujian Nasional (UN) di tingkat SD sudah tidak ada lagi. Itu sudah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) RI. ’’Penghapusan UN pada tingkat SD ini, saya kira merupakan suatu keputusan yang tepat. Karena selama ini para siswa dibuat cemas jika sudah menjelang UN, yang berujung pada tidak konsentrasinya siswa dalam mengerjakan soal. Dan per­a turan penghapusan UN ini, dimulai pada tahun ajaran 2013/2014 ini,’’ tu­ tupnya. (win/ced/kdi)

waktu empat tahun. Sehingga, kata dia, beban pedagang tidak terlalu berat. ’’Selain itu sangat tidak masuk akal, bila kami disuruh menggadaikan sertifikat tanah untuk mencairkan uang ke bank. Karena kami sudah bayar 30 persen, begitupula dengan solusi cash tempo enam bulan,’’ ungkapnya. Terpisah, Pengembang Pasar Sim­pang­ pematang, PT Citra Kurnia Waway melalui Direktur-nya Fauziah menjelaskan, yang memiliki wewenang masalah pemindahan

GELAR RAKOR Acara Rapat Koordinasi Pengurus Unit Korpri SeKabupaten Lampung Tengah, dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Ir. Zulkifli, S.E., Sekretaris Korpri Provinsi Lampung, di Aula BKD setempat, Selasa (25/3).

FOTO IST

Ringkus Perampok Toko Emas di Lampung WAYKANAN - Satu dari delapan pelaku perampokan toko emas di Ke­ ca­matan Buay Bahuga Waykanan, ber­ hasil diringkus aparat Polres Jambi. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Waykanan, AKP Agung Parmadi, kepada sejumlah wartawan, kemarin (25/3). Dirinya mengatakan, akan terus me­ l akukan pengejaran tujuh tersangka lainnya. ’’Kami pihak Kepolisian Polres Waykanan kini

terus melakukan pe­n ge­jaran ke arah Provinsi Jambi. Ter­hadap tujuh pelaku perampok toko emas di Kecamatanan Buay Bahuga pada tahun lalu, yang mengakibatkan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Diduga kuat tujuh pelaku yang iden­ titasnya sudah kami kantongi melarikan diri ke arah wilayah tersebut. Ini di­pe­ roleh dari hasil in­te­rogasi kami terhadap 1 pelaku yang sudah diringkus aparat

kepolisian Pro­vinsi Jambi berinisial A. Kini A sudah menghuni sel tahanan Polres Jambi,’’ ungkap Agung. Oleh karena itu pihaknya berharap, pihak korban dapat bersabar. ’’Karena kami optimis, para pelaku akan segera berhasil ditangkap. Titik terang ke­be­radaan mereka, mulai terungkap,’’ kata dia. Kedelapan pelaku tersebut, mem­bawa 2 Kilogram emas, milik salah satu toko emas di kecamatan tersebut. (eng/ced/kdi)

pedagang adalah Pemkab Mesuji. ’’Pemkab memberikan tiga solusi untuk pedagang pasar yang mau pindah, yaitu cash tempo enam bulan kredit melalui ko­ perasi yang telah disediakan pemerintah. Atau menggadaikan sertifikat tanah ke bank,’’ ujarnya. Ketua Forum Peduli Pedagang Pasar Simpangpematang, Abas menyayangkan pemindahan tersebut. Dimana para pe­ dagang tidak dapat melakukan kegiatan apapun. (fan/ced/kdi)

Rp. 900 Juta Untuk Pembangunan BBI TUBA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tuba Barat), menyiapkan dana sebesar Rp900 juta lebih untuk Pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) lokal tahap kedua. Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Perikanan tahun 2014. Kali ini dikucurkan untuk pembangunan BBI, yang berlokasi di Kampung Mar­ gakencana, Kecamatan Tulangbawang Udik. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DP2) Tuba Barat melalui Kabid Perikanan S. Jati Utomo menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan kegiatan Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya. Yaitu, melalui kegiatan Pengembangan Sistem Sarana dan Prasarana Perikanan. ’’BBI Marga Kencana ini adalah pengembangan dari BBI yang ada di Kelurahan Mulya Asri, yang kini memang sudah beroperasi,’’ ungkapnya. Pada pembangunan tahap kedua ini, tambah Jati, akan dibangun Kolam Induk, Kolam Pendederan, Jaringan Irigasi, Bangsal Pembenihan. Kemudian, kata dia, akan dilakukan juga Pemasangan Listrik. ’’Pembangunan ini kan dilakukan bertahap sejak tahun 2013 lalu. Tahun ini adalah tahap kedua,’’ terangnya. Dirinya mengatakan pada pembangunan tahun lalu, telah dilakukan Pembersihan Lahan (Land Clearing) sekaligus pembuatan saluran irigasi. Selain itu, Pembangunan Kolam Induk, Rumah Jaga, dan Pemasangan Listrik. ’’Dengan melihat apa yang akan dibangun tahun ini, artinya tidak ada perbedaan yang begitu menonjol diban­ dingkan tahun lalu. Hanya saja, ada pembangunan bangsal pembenihan. Sedangkan lainnya, menambah unit yang memang sudah ada,’’ kata dia. (alm/jon/ced/kdi)

Honorer K-2 Harus Sabar

LAMTIM – Para tenaga honorer ka­ tegori dua (K-2) yang tidak lolos seleksi CPNS tahun 2013, sepertinya harus bersabar. Masalahnya, hingga kini Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) setempat dapat me­mastikan nasib mereka. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Lampung Timur (Lamtim) Nur Syamsu, S.H. di ruang kerjanya, kemarin (25/3). Menurutnya sampai saat ini pemerintah pusat, belum me­ ngeluarkan kebijakan terkait nasib ho­norer K-2 yang tidak lolos seleksi tersebut. ’’Kami di daerah masih menunggu kebijakan dari pusat, terkait nasib mereka (K-2, Red),’’ jelasnya. Dia menambahkan,

pihaknya tidak berani untuk melakukan spekulasi. Terutama dalam menentukan kebijakan, karena semua kebijakan dan keputusan ada di pemerintah pusat. Namun demikian, dalam waktu dekat ini ada wacana penempatan kembali para tenaga honorer K-2 tersebut, tetapi dengan status yang sama yakni honorer. ’’Saya harap kepada para tenaga honorer yang tidak lolos tes K-2, untuk dapat bersabar,’’ kata dia. Alasannya, tambah Nur, dirinya sampai saat ini belum mendapatkan petunjuk apapun, dari pemerintah pusat terkait nasib para honorer K-2 tersebut. ’’Bahkan K-2 yang dinyatakan lolos pun sampai saat ini pun belum dilaksanakan pemberkasan,’’ jelasnya. (yan/ced/kdi)

FOTOGRAFER DADAKAN Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung, Nanang Trenggono, menjadi fotografer saat acaranya berlangsung, kemarin (25/3).

FOTO KARSIDI/ LAMPUNG NEWSPAPER


c m yk

10

Promotion

lampung newsPaper RABU, 26 Maret 2014

Media Promosi

c m yk


HEADLINES

Lampung NewsPaper RABU, 26 Maret 2014

11

Lebih Dinamis, Lebih Lampung

Jelang Pemilu Unila Luncurkan RCIS Ingin Berdayakan LPTQ BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengadakan rancangan keputusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) provinsi Lampung tahun 2014. Ketua LPTQ Jamaludin mengatakan, kegiatan tersebut dimaksud untuk memantapkan mekanisme organisasi LPTQ di semua tingkat provinsi sampai desa sehingga eksistensiya berdayaguna dan berhasil guna. ’’Memfungsikan kantor/ gedung/sekertariat LPTQ yang ada dengan mengusahakan tenaga kerja penuh waktu. Agar terampil profesional dan berkomitmen tinggi pada sekertariat LPTQ di masing-masing tingkatan kabupaten/kota dengan dilengkapi sarana kantor yang memadai dan perpustakaan mandiri,’’ kata Jamaludin,

Selasa (25/3). Jamaludin menambahkan, dalam acara tersebut berguna untuk memasyarakatkan eksistensi organisasi LPTQ dan pelaksanaan sampai ke tingkat yang paling rendah yaitu desa dan dilakukan tidak hanya pada saat kegiatan MTQ saja. Sementara itu, Asisten III Bidang Kesra Setprov Lampung Adeham, mengungkapkan pemerintah dan LPTQ tingkat provinsi dan kabupaten agar mengalokasikan anggaran kegiatan masyarakat maghrib (GEMMAR) mengaji. Adapula program kerja bidang pembinaan dan diklat dengan mengadakan kerjasama (MoU) dengan pondok-pondok pesantren tenaga dan lembaga profesional untuk mempercepat terwujudnya para pecinta AlQur’an dan peserta MTQ yang berkualitas.

Taksi... bus pariwisata, maupun mobil mewah. ’’Kami hanya mengusulkan. Keputusannya di Kementerian,’’ ujarnya. Dikatakannya, dalam revisi Permen ESDM 1/2013 akan memuat ketentuan mengenai pembelian BBM subsidi non tunai. Pasalnya dalam Permen tersebut saat ini belum memuat ketentuan tersebut sehingga kebijakan pembelian non tunai

Dari Halaman 1 belum bisa diterapkan. Kebijakan non tunai ini sudah diujicobakan di tiga kota besar yakni di Jakarta, Bali, dan Batam. Sebagian besar masyarakat telah menggunakan kartu kredit maupun kartu debet (ATM) dalam membeli BBM. Lebih lanjut Andy meminta pemerintah daerah untuk membatasi jumlah kepala selang (nozzle) BBM jenis Premium di

LPG... diapain lagi mas, kami masyarakat kecil hanya bisa pasrah dalam kondisi seperti ini, kami berharap mudah-mudahan kelangkaan ini tidak dalam jangka waktu yang lama,’’

’’Merekrut dan membina para putra daerah provinsi Lampung sebagai aset daerah sendiri menjadi peserta MTQ tingkat kabupaten/kota di semua bidang dan cabang secara insentif (terencana, terarah, terukur, dan berkelanjutan),’’ ujarnya. Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini menambahkan usaha dan dana akan mengoptimalkan fungsi dewan penyatun untuk mengupayakan serta menghimpun dana. Memperjuangkan peningkatan dana melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) kemudian memperjuangkan peningkatan dana dari sumber lain yang sah dan tidak meningkat. (rie/ ced/een)

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dia menyebut satu SPBU maksimal memiliki dua nozzle Premium dan memperbanyak jumlah nozzle BBM non subsidi seperti Pertamax maupun Pertamax Plus. ’’Untuk izin SPBU, kami minta pemda membatasi nozzle premium maksimum hanya dua unit dan memperbanyak Pertamax,’’ katanya. (rap/inv/ced/een)

Dari Halaman 1 harapnya. Di lapangan hasil penelusuran Lampunmg NewsPaper, tingkat kelangkaan LPG 3 Kg hampir terjadi di setiap ke camatan yang ada

di kabupaten Tuba. Namun sayangnya pihak SPBE Pertamina gas bersubsidi LPG 3 Kg belum bisa ditemui terkait kelangkaan tersebut. (elw/ced/een)

BANDARLAMPUNG - Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung, tanggal 9 April 2014. Lembaga Penelitian Universitas Lampung (Lemlit Unila) melalui Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) mencoba berkontribusi dengan meluncurkan Real Count Information System (RCIS). Peluncuran tersebut dihadiri sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di Gedung Rektorat Unila lantai 5 kemarin. Hal tersebut diselenggarakan atas kerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer (UPT Puskom). Sistem penghitungan suara ini, dibuat berdasarkan population based. Menurut Ketua Lemlit Unila Dr. Eng. Admi Syarif selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan, pihaknya ingin kontribusi untuk mengawal agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bersamaan dengan pileg berlangsung secara jujur dan adil. ’’Kita menggunakan data yang riil di lapangan, kemudian memakai metode teknologi informasi yang ada di Universitas Lampung,’’ ujarnya kepada sejumlah wartawan, kemarin (25/3). Dasar pemikiran diluncurkannya RCIS, kata dia, yakni tersedianya SDM di Unila baik sumber daya manusia maupun sumber daya

informasi yang bisa dimanfaatkan. Menurutnya, ini merupakan idealisme yang muncul dari civitas akademisi Unila dalam rangka mengawal pesta demokrasi yang berkualitas di Lampung. Di tengah pesimisme yang muncul, kata dia, Unila melalui Real Count Information System mencoba ambil peran dalam pelaksanaan pileg dan pilgub tahun ini. Karena menggunakan metodologi penelitian populasi (population based), RCIS diharapkan menghasilkan penghitungan suara yang sahih dan valid. Admi menjelaskan, pihaknya ingin membuat sistem yang mengakomodasi suara caleg dan cagub. Bedanya dengan quick count, RCIS bekerja dengan populasi. Artinya Unila akan menempatkan wakilnya di TPS-TPS yang tersebar di setiap kecamatan. Sehingga data yang diperoleh valid dan real. ’’Bahkan margin kesalahannya menuju nol,’’ ujarnya saat menyosialisasikan peluncuran RCIS kepada wartawan di lantai V Gedung Rektorat. Turut hadir dalam sosialisasi M. Komarudin, S.T., M.T., Dr. Hartoyo, M.Si., dan H. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., selaku anggota tim pelaksana. Untuk tahap awal, RCIS baru akan diterapkan di Kota Bandarlampung. Berdasarkan data yang

dikumpulkan, Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bandarlampung berjumlah 1.639 yang tersebar di 6 daerah pemilihan (dapil) di 20 kecamatan. Dalam menerapkan RCIS, Unila akan menempatkan sekitar 400-500 relawan terdidik di setiap TPS. Seluruh pemasok data ini akan mendapat pelatihan khusus untuk mengoperasionalkan cara kerja RCIS. Koordinator pelaksana M. Komarudin, M.T. menambahkan, hasil penghitungan suara yang diperoleh merupakan data riil dari setiap TPS. Bukan sampel dari quick count. Perolehan suara bisa sampai ke server secara cepat dan langsung bisa diakses caleg atau cagub. Ketika dilakukan pemilihan, maka suara yang diperoleh akan masuk melalui SMS yang sudah ditemplate khusus. Sistem ini, tambah Komarudin, menjadikan akurasi data yang dimiliki menjadi lebih baik. Pihaknya juga akan menggunakan 6 modem GSM untuk mengurangi keterlambatan data masuk. Bagi calon anggota dewan maupun calon gubernur yang memiliki MoU dengan Unila akan diberi akun khusus untuk memantau pergerakan suara yang diperoleh menit per menit. ’’Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, database webserver RCIS akan

Tiket... Fahmi, penarikan pajak didasarkan pada porporasi. Sebab, dengan begitu pengelola tempat hiburan harus mendaftarkan tiket masuk ke kantor Dispenda. ’’Ini akan secepatnya untuk dikaji ulang. Sehingga, dapat mengantisipasi terjadinya penyimpangan atau penggelapan pajak,’’ tandasnya. Sebelumnya diberitakan, tim dari Pemkot Metro yang terdiri dari Kadis Dinas Tata Kota dan Pariwisata, Ir. Rudi-

Dari Halaman 1

yanto, Kepala Kantor Pelayanan Administrasi Perizinan Terpadu Penanaman Modal, Syahri Ramadhan, serta sejumlah staf, diterima oleh pengelola Taman Palem Indah, Cin Cin. Berdasarkan pantauan di lokasi, Kadis Tata Kota, Rudiyanto mengatakan, pengelola kolam renang harus melakukan sejumlah pembenahan terkait jaminan keselamatan pengunjung, di antaranya dalam tiket masuk harus disertakan jaminan

asuransi, adanya petugas pengawas dan penyelamat, serta penyediakan ruangan untuk P3K. ’’Dalam tiket masuk, tidak terdapat klausula jaminan asuransi. Hal ini sangat penting untuk keselamatan pengunjung,’’ kata Rudiyanto, Kamis (20/3). Selain itu, lanjut dia, pembatas antara kolam yang dalam dengan kolam dangkal, harus diperjelas dengan pemasangan pelampung, sehingga pengunjung dapat mengetahui. ’’Kalau

Siapkan... Kegiatan, lanjut dia, monitoring dan evaluasi mengecek tanaman merevisi/ganti label tanaman yang ada di kebun pembibitan. ’’Kegiatan eksplorasi mencari tanaman di sekitar hutan di Lambar, tanaman yang ada di hutan lindung

pembatas kolam hanya menggunakan tali, pengunjung terkadang lalai,’’ ujar dia. Menanggapi temuan tim, pengelola Taman Palem Indah, Cin Cin mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Pariwisata pada Distakopar, untuk memenuhi ketentuan tersebut, termasuk mendaftarkan premi asuransi pada tiket masuk. ’’Kami akan mendaftarkan premi asuransi pada tiket masuk,’’ kata Cin Cin. (uno/ced/een) Dari Halaman 1

dan TNBBS, hasil dari eksplorasi dibawa ke kebun pembibitan disemai di kebun pembibitan. Selain dari eksplorasi tanaman koleksi yang ada di KRL adalah sumbangan dari KRB berupa pembibitan biji/benih,’’ ujar dia. Terus Jalal, harapan duku-

ngan semua pihak masyarakat sekitar dan pemda agar KRL dapat segera terealisasi, dengan tujuan menyediakan tempat untuk konservasi bagi berbagai jenis tumbuhan di Lambar. ’’Selain itu, juga menjadikan tempat penelitian dan pendi-

2013... produksi padi sebanyak 221.193 ton sementara pada 2013 lalu produksi padi kembali mencapai 241.734 ton per tahun atau rata-rata 52,58 ton per ha. Guna terus meningkatkan produksi padi di kabupaten Tanggamus kata Hasanudin, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan berbagai program. Antara lain, gelar kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT). Peserta dalam program tersebut, para anggota kelompok tani, dimana mereka langsung

dibuat terpisah menjadi dua, untuk input data dan penyaji informasi,’’ kata Komar. Dr. Hartoyo, M.Si., selaku ketua pelaksana kegiatan juga mengungkapkan, RCIS memberikan dua benefit bagi para calon. Yaitu mengurangi biaya atau cost secara material dan psikologis. Ini merupakan metode yang sangat hemat bagi calon dan parpol dalam mengetahui perolehan suara. Mengapa demikian, karena Unila cukup independen dalam memasok data sehingga calon dan parpol bisa meminimalisasi biaya saksi yang umumnya disebar di setiap TPS. ’’Benefit kedua yakni mengurangi beban psikologis. Karena semakin lama penghitungan suara diperoleh maka beban yang dirasa semakin mengecil,’’ urai Hartoyo. Mengenai anggaran, Habibullah Jimad, S.E., M.Si. memaparkan, pihaknya tidak bisa mengekspose berapa dana yang dialokasikan dalam penerapan RCIS. Namun, tambah dia, Unila tidak memiliki kepentingan untuk memenangkan calon dari partai mana pun. ’’Semangat kita adalah semangat membangun. PSKP nanti yang akan menyeting bagaimana ini berjalan. Semua biaya berasal dari Lemlit. Jadi ini bukan proyek,’’ tutupnya. (kdi/ced/een)

dikan serta laboraturium tumbuhan tropis, menambah objek wisata di Lambar yang terpenting tujuannya yaitu menyelamatkan dan melestarikan kawasan lindung di Bumi Beguai Jejama Sai Betik ini,’’ pungkasnya. (esa/ced/een) Dari Halaman 1

mendapatkan pembelajaran seputar peningkatan produksi padi melalui pembudidayaan tanaman padi yang baik dan benar. ’’Dalam kegiatan itu, terdapat lahan percontohan sebagai tempat praktik, sekaligus pengenalan benih–benih unggul kepada para petani yang lang sung men dapatkan penjelasan dari para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL),’’ terang Hasanudin. Selain itu guna terus meningkatkan produksi padi Pemkab Tanggamus melalui Dinas TPH juga melakukan

penangkaran benih, penanganan, dan pengelolaan hama terpadu, perbaikan terhadap sarana infrastruktur seperti irigasi dan memperbaiki teknologi pasca panen. ’’Berbagai program tersebut tercakup dalam kegiatan pengembangan benih unggulan pertanian, peningkatan produksi dan produktifitas, pembinaan dan penanganan pasca panen, penerapan tekhnologi tepat guna dan pengelolaan lahan dan air,’’ tuturnya. Selain sebagai penghasil padi, Tanggamus juga meru-

pakan penghasil hortikultura misalnya buah Manggis. Dimana pada 2012 lalu produksi buah Manggis mencapai 10.430 ton per tahun dan pada 2013 produksi kembali meningkat menjadi 11.835 ton per tahun dengan luas area tanaman manggis mencapai 1.689 Ha. Tanaman Manggis paling banyak berada di kecamatan Kotaagung 395 Ha, Kotaagung Timur 298 Ha, Kotaagung Barat 269 Ha, Pulaupanggung 235 Ha, Wonosobo 184 Ha, sisanya menyebar di berbagai kecamatan. (ehl/ced/een)


CMYK

12

PROMOTION Media Promosi

Lampung NewsPaper RABU, 26 Maret 2014

CMYK

Lampung NewsPaper | Rabu, 26 Maret 2014  

Lampung NewsPaper | Rabu, 26 Maret 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you