Page 1

News Paper Lampung

Koran Bisnis Pertama dan Terbesar di Lampung

KAMIS, 5 JUNI 2014

Terbit 12 Halaman - Eceran Rp3.000

Amankan 1,6 Ton Daging Babi Illegal FOTO WANDI/LAMPUNG NEWSPAPER​

DAGING BABI ILLEGAL : Paketan daging babi illegal berbungkusan karung di bongkar dari bagasi bus Antar provinsi ‘Lorena’ oleh petugas Karantina dan beberapa anggota satuan lalulintas di KM 80/81 Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Hata Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (4/6).

LAMSEL - Sebanyak 1,6 ton daging babi tidak dilengkapi do­ ku­men (illegal) berhasil digagalkan oleh satuan petugas Karantina Peternakan wilayah kerja Bakauheni Lam­pung Selatan (Lamsel) yang dibantu oleh petugas kepolisian, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (4/3) Terungkapnya paket daging ba­bi illegal yang dibungkus dalam 12 karung yang dibawa penumpang Bus Lorenan B 7176 WV dari Ban­ dar­lampung menuju Bakauheni. Adapun tujuan pengiriman daging tersebut ke Tangerang.

Kepala Karantina Peternakan wiliyah kerja Bakauheni Lamsel, Azhar saat di tempat kejadian per­ kara (TKP), mengatakan pe­nang­ kap­an ini dilakukan telah sesuai prosedur yang berlaku. “Kami malakukan penangkapan ini sudah sesuai dengan prosedur yang ada di wilayah kami. Apalagi ini kan bus penumpang bukan mobil khusus membawa barang daging. Ini menyalahi aturan. Apa lagi daging babi yang dimuat oleh Baca | AMANKAN | Hal. 11

KURS DOLLAR USD JUAL : 11.869,00 BELI : 11.751,00

LAMPUNG

JAKARTA

SGD JUAL : 9.431,82 BELI : 9.337,31

Hujan 32 °C Berawan 32°C

KURS EMAS

SINGAPURA Hujan 31°C

JUAL : Rp 477.000 BELI : Rp 467.000

KENAIKAN TARIF LISTRIK

Pelanggan Listrik 1.300 MW Sudah Mampu JAKARTA - Pemerintah menilai pelanggan listrik rumah tangga berdaya 1.300 MW me­rupakan masyarakat mampu, sehingga bakal terkena ke­ naikan tarif. Dirjen Ke­tenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman di Jakarta, Rabu (4/6) me­ngatakan, sesuai UU, subsidi listrik hanya diberikan pada golongan mas­yarakat tidak mampu. ”Kami menilai pelanggan rumah tangga 450 dan 900 VA merupakan golongan tidak mampu, sehingga ber­hak mendapatkan subsidi sesuai UU,” ucapnya. Sementara itu, lanjutnya, pelang­ gan 1.300 MW merupakan ma­syarakat mampu, sehingga tidak berhak men­ dapat subsidi dan dikenakan kenaikan tarif secara bertahap.

FOTO ROBIN ALI/LAMPUNG NEWSPAPER

Baca | PELANGGAN | Hal. 11

PERKENALKAN HONDA BLADE : Sejumlah Sales Promotion Girl (SPG) dari PT Tunas Dwipa Matra (TDM) saat berpose di dekat sepeda motor Honda Blade injeksi di Tugu Adipura, Bandarlampung, kemarin.

Sosialisasi Safety Riding dan Honda Blade

Indek Hariini Harga Jagung Pipil Rp 3.000/Kg

BANDARLAMPUNG – PT Tunas Dwipa Matra (TDM) diler resmi Honda Lampung gelar so­ sialisai ajang safety riding ber­kenda

Harga jual jagung pipil kering di Kecamatan Jatiagung Lampung Selatan (Lamsel), akhir-akhir ini mencapai lebih dari Rp 3.000/Kg di tingkat pengumpul atau toke di Kecamatan setempat...

bersama Honda Blade injeksi di Tugu Adipura, Ban­dar­lampung, kemarin. Kegiatan tersebut be­ker­ jasama dengan Satuan Lalulintas

Polresta Bandarlampung. Sales Supervisor Promosi PT Baca | SOSIALISASI | Hal. 11

di Halaman 2

SAFETY RIDING Kasat Lantas Polresta Bandarlampung A.K.P. M. Reza membagikan CD yang berisikan tata cara berlalulintas dengan baik dan benar.

Pesanan Datsun Go+ Panca Membludak Setelah resmi buka inden pada 24 Mei lalu, pemesanan Datsun Go+Panca membludak di Lampung. Diketahui bahwa saat dibukanya inden telah ada 20 unit yang dipesan konsumen...

di Halaman 6

FOTO ROBIN ALI/LAMPUNG NEWSPAPER

Tembakau Virginia Tembus Mancanegara TANGGAMUS - Tembakau Virginia yang di kembangkan di Kabupaten Tanggamus sangat diminati pangsa pasar. Yaitu Perusahaan-Perusahaan Produsen Rokok baik di Indonesia maupun luar negeri. Hal tersebut dikarenakan Tembakau Virginia dari Kabupaten ini memiliki keunikan dan ciri khas rasa tersendiri. Kepala Bagian Perkebunan Sas­tra­

winata, S.PKp mendampingi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Tanggamus Ir. FB. Karjiyono mengatakan keunikan Tembakau dari Tanggamus disebabkan daun Tembakau yang mempunyai spot unik yaitu bercak-bercak putih. Akan tetapi adanya spot inilah yang membuat Baca. | TEMBAKAU | Hal. 11

TEMBAKAU VIRGINIA Perkebunan Tembakau Virginia kemitraan petani bersama PT.AOI di Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus. Tembakau Virginia Tanggamus sangat diminati karena mempunyai keunikan dan cita rasa khas tersendiri. FOTO DARWIN BAMUDA/LAMPUNG NEWSPAPER


2

business communication Sarana Promosi dan Komunikasi Bisnis

lampung newsPaper kamis, 5 juni 2014

Harga Jagung Pipil Rp 3.000/Kg LAMSEL- Harga jual jagung pipil kering di Kecamatan Ja­ ti­agung Lampung Selatan (Lam­ sel), akhir-akhir ini mencapai lebih dari Rp 3.000/Kg di tingkat pengumpul atau toke di Ke­ca­ matan setempat. Seperti yang diungkapkan Rosdiana, seorang pengumpul di daerah itu kepada koran ini, Rabu (04/06). Dirinya me­ nga­takan, untuk memperoleh ja­gung kering harus mengum­ pulkan dari petani dengan harga pembelian sekitar Rp 3.000/kg. Seorang petani, Sondang, warga Desa Karangayar, Ke­ camatan Jatiagung, mengakui harga jagung dalam tiga bulan terakhir terus membaik. Kini, harga jagung mencapai Rp 3.000/Kg. Sehingga banyak ma­sya­ rakat sudah kembali bercocok

tanam jagung. Harga jagung pipil di­perkirakan akan terus membaik, seiring dengan me­ ningkatnya permintaan dari para eksportir. Untuk menjadikannya se­ bagai pakan ikan. Oleh sebab itu, semakin banyak masyarakat beralih menanam jagung dari sebelumnya menanam singkong atau sayur-sayuran. “Kalau me­nanam jagung mengurusnya tidak terlalu ru­ mit. Sementara kalau me­nanam singkong atau sayur-sayuran dalam m­e­ngu­rusnya harus di­ tekuni dan membutuhkan biaya tambahan membeli pupuk, pestisida,” ujar Sondang. Bahkan, kata Sondang, me­ nanam jagung dapat ditumpang sari dengan tanaman singkong. “Itulah sebabnya budidaya ja­ gung tetap kita lakukan,” ujar Sondang. (ndi/kdi)

JAGUNG Harga jual jagung pipil kering di Kecamatan Jatiagung, Lamsel, dalam beberapa hari terakhir ini dihargai Rp 3.000/ Kg oleh para pengumpul. Foto: AFFANDI / Radar Lamsel

Produksi Turun 40 Persen

Tikus Serang Tanaman Padi PESAWARAN - Hama tikus menyerang tanaman padi para petani di Desa Waylayap, Ke­ camatan Gedongtataan, Pe­ sawaran. Bahkan serangan ha­m­a tikus kali ini lebih hebat dari tahun sebelumnya. “ Sudah hampir satu bulan ini mas, serangan hama tikus ini. Sebenarnya sejak dua tahun terakhir serangan hama tikus ini muncul, tapi kali ini yang

paling banyak,” ungkap Hendri, warga setempat sekaligus petani sawah desa setempat. Dikatakan Hendri, setiap petani di desanya, khususnya di dusun Sukamenang, Cigu­ bang, Sukamaju, dan Marang Nengah yang paling luas areal sawahnya menjadi taget se­rangan tikus. “Tiap sore kita nebar racun, baik itu obatnya dari bantuan

dinas maupun kita beli sendiri. Nah, serangan tikus yang paling rame itu pada malam hari, bisa ratusan,” ucapnya. Dengan adanya serangan tikus, sambung dia, dua tahun belakangan ini para petani sa­ wah mengalami penyusutan hasil produksi hingga mencapai 40 persen. “ Biasanya kalau gak ada serangan hama tikus,

dalam satu hektar bisa panen padi hingga 6 ton. Tapi dengan adanya serangan hama ini pa­ nen merosot hingga 40 persen per hektarnya,” ujarnya. Untuk itu, Hendri beserta para petani sawah lainnya ber­ harap kepada Dinas Pertanian dan Peternakan untuk me­ng­ ambil tindakan cepat dan gro­ byokan, dalam membasmi

ha­ma tikus yang menyerang padi di sawah mereka.“ Harapan kita ada tindakan kompak dan cepat dari dinas bersama kami para petani un­tuk grobyokan membasmi tikus ini,”harapnya. Terpisah, Kepala Dinas Per­ tanian dan Peternakan Pe­sa­waran DS Adi Sulistyo melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Budi Wirawan

mengatakan, pihaknya segera akan mengambil langkah dan tindakan cepat untuk mem­basmi serangan hama tikus ter­sebut. “ Kita sudah meng­im­bau kepada setiap UPT dan koordintor POPT kita di setiap lapangan untuk bertindak dan melaporkan segera ke dinas kalau ada serangan hama. Nah, besok (hari ini, red) kita akan langsung terjun ke lokasi untuk

meninjau serangan hama tikus ini,”kata Budi Wirawan. Tidak hanya itu, sambung Budi Wirawan, bersama UPT, Koordonator POPT besok akan segera mengambil langkah cepat dengan meminta bantuan kepada Dinas Pertanian Provinsi Lampung, untuk meminta bom tikus guna mengatasi serangan hama tikus ini. (ozi/asf)

Petani Jatiagung Butuh Bantuan Pemerintah

Foto: AFFANDI / Radar Lamsel

JALAN RUSAK : Masyarakat Dusun Tanjunglaut, Desa Fajarbaru, Kecamatan Jatiagung, mengeluhkan kondisi jalan onderlagh yang rusak dan hingga kini belum diperbaiki.

dar­lampung itu juga ditopang dari provinsi lainnya, yakni Bengkulu dan Sumatera Selatan. Menurutnya, tanaman kopi di dataran rendah dan tinggi perkebunan kopi Lampung telah panen raya, dan diper­ kirakan akan berlangsung hi­ ngga tiga bulan ke depan. Muchtar Lutfie menjelaskan, pada puncak panen raya ini dipastikan ekspor dan per­min­ taan dalam negeri akan kopi robusta meningkat. Produksi kopi Lampung mencapai 142.0­ 00 ton per tahun dengan luas areal tanaman kopi 163.000 hektare dan sekitar 230.000 kepala keluarga meng­gan­tung­ kan hidupnya di sektor tersebut. Saat ini harga kopi di Lam­ pung mencapai Rp20.000Rp­21.000 per kilogram atau mengalami kenaikan dari nilai jual sebelumnya. “Harga kopi asalan beberapa waktu lalu sekitar Rp17.000 per kilogram, sekarang ada kenaikan kisaran Rp3.000 hingga Rp4.000 setiap kilogramnya,” kata Aswar, petani dari Kampung Argomulyo Ke­ camatan Banjit di Waykanan. Ia mengaku tidak kesulitan menjual komoditas perkebunan itu dalam betuk asalan. Namun mereka jarang menjualnya dalam bentuk bubuk. (dra/asf)

ini petani masih menggunakan benih kemasan yang dibeli dari kios. Bahkan ada juga yang me­nggunakan benih hasil pa­ nen sebelumnya. “Kalau harga jual lumayan dan hasilnya juga memuaskan, biasanya benih yang kami beli itu adalah yang bungkusan. Tapi kalau tidak ada, kami kem­ bangkan dari yang ada,” ujarnya kepada koran ini, Rabu (4/6). Dirinya menambahkan, un­tuk petani ubi juga sangat membutuhkan dukungan pe­ merintah. Melihat tingginya harga kebutuhan untuk per­ tanian. “Dulunya di sini sawah, tapi sudah 20 tahun lebih di­ jadikan ladang. Dan, pemerin­ tah tidak pernah turun tangan,

Jelang Ramadhan

Panen Turun, Nilai Ekspor Turun BANDARLAMPUNG - Dam­ pak akibat panen raya kopi, terutama di dataran tinggi di sentra-sentra perkebunan di Kabupaten Tanggamus, Lam­ pung Barat, Lampung Utara dan Waykanan, tidak seperti tahun sebelumnya, ekspor biji kopi Lampung pada Mei 2014 sebesar 7.557 ton senilai 15,189 juta dolar Amerika Serikat, tu­ run hampir 50 persen diban­ dingkan bulan sebelumnya. “Jumlah itu baik volume mau­pun nilainya turun sekitar 50 persen dibandingkan April 2014,” kata Ketua Renlitbang Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Lam­ pung, Muchtar Lutfie, di Ban­ darlampung. Ia menyebutkan, penurunan ekspor itu akibat musim hujan tahun lalu sehingga bunga bakal kopi banyak yang rontok se­ hingga panen berkurang. Pe­ nyebab lainnya adalah stok ko­pi baik di tingkat petani se­ dikit, kecuali di gudang eksportir kopi, mengingat mereka harus memenuhi kontrak per­da­ga­ ngan. “Saat ini belum panen raya sehingga komoditas ter­ sebut berpengaruh kepada ekspor,” katanya. Ekspor biji kopi melalui Pe­ labuhan Panjang Kota Ban­

LAMSEL - Para petani jagung dan ubi di Desa Margodadi dan Margoagung, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan (Lamsel), mengaku belum per­ nah mendapatkan bantuan un­tuk pengembangan pertanian mereka dari pihak pemerintah. Untuk itu, mereka berharap agar segera terealisasi. Selain untuk pertanian padi padi, sebagian lahan ditanami ubi dan jagung. Dan, selama ini mereka mandiri me­ngem­ bangkan pertanian mereka. Bahkan, petani harus membeli kebutuhan pertanian di kios yang ada di Badarlampung. Menurut Yohan (31), seorang petani Jagung asal Desa Mar­ godadi mengatakan, sejauh

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik BANDARLAMPUNG - Men­jelang bulan suci Ramadhan atau H-24 harga bahan pokok di sejumlah pasar naik drastic, mencapai 20 persen. Hal ini nampak dari hasil pantauan Lampung NewsPaper di se­jumlah pasar di Bandarlam­pung, Rabu (4/6). Dimana harga sejumlah ba­han kebutuhan pokok, seperti di pasar Smep melonjak drastis. Seperti daging sapi, yang se­belumnya hanya Rp. 80 ribu menjadi Rp. 100 ribu per kilo­gram (kg). Menurut pedagang di pasar tersebut, Rusdi, hal ini lumrah terjadi menjelang Ramadhan. “Harga begini mah biasa. Nanti juga stabil, dari tahun ketahun memang naik terus apa lagi nanti menjelang Idul Fitri bisa lebih naik lagi,” ujarnya. Selain daging, harga

ke­bu­tuhan pokok lainnya juga me­ngalami kenaikan. Seperti harga bawang (merah maupun putih) yang mencapai Rp. 16 ribu, dari sebelumnya hanya Rp. 12 ribu. Selain itu harga daging ayam potong juga naik, yang se­be­lumnya hanya Rp. 25 ribu men­jadi Rp. 35 ribu per potong. Kemudian di pasar Untung Suropati, harga sayur hijau juga mengalami kenaikan hi­ngga dua kalilipat. Menurut Yanti, salah satu pembeli me­ngaku resah. Lantaran, kenaikan harga menjelang bulan puasa. “Ya, mau gimana lagi pedagang kenaikan harga enggak kira-kira, kita yang pembeli ini selalu merasakan sesalnya saja,” ung­kapnya. Dirinya berharap, pihak Pe­merintah dapat

memikirkan kenaikan harga yang melam­bung tinggi tersebut. Menanggapi hal ini, Kepala bidang (Kabid) perdagangan dalam negeri Diskoperindag Provinsi Lampung Ofrizal me­ ngatakan, pihaknya akan men­coba melakukan pantauan di sejumlah pasar yang ada di Bandarlampung bersama de­ngan Dinas peternakan dan kesehatan hewan (Diskeswan), dan dari Pemerintah Provinsi Lampung Assisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan. “Nanti kita akan cek di se­jumlah pasar di Bandarlam­pung, harga naik sampai kapan apakah sam­pai Idul fitri atau harga naik hanya awal bulan Ramadhan saja,” tutupnya. (rie/kdi)

memberikan bantuan ke kami,” ungkapnya. Supri (46), petani ubi lainnya mengatakan, sejauh ini mereka hanya mengandalkan pupuk yang mereka beli dari luar dae­ rah. Hasilnya pertanian mereka terkadang tidak mencukupi, untuk memenuhi semua biaya yang harus dikeluarkan. “Dalam satu hektare hanya men­da­pat­ kan Rp 4 juta untuk peng­hasilan bersih. Hasil sebesar itu mana cukup untuk memenuhi ke­ butuhan keluarga,” kata dia. Dirinya berharap, pe­me­ rintah berperan aktif me­ngem­ bangkan dan memajukan pe­tani di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), khususnya di Jati­agung dan perhatian

pe­me­rin­tah bukan hanya ter­ tuju pada satu produk perta­ nian saja. “Jangan hanya petani padi yang diperhatikan, petani lain­nya seperti kami ini juga mem­butuhkan bantuan,” ha­ rapnya. Kepala Unit Pelayayan Teknis KUPT Dinas Pertanian Ke­ca­ matan Jatiagung Robinsis me­ ngatakan, sejauh ini pihaknya terus merangkul dan mencoba melakukan perbaikan disemua jenis pertanian. “Kita berupaya membangun semua jenis per­tanian, agar petani di Jatiagung benar-benar sejahtera. Namun, untuk men­ capai semua itu tidak mudah, banyak kendala yang dihadapi,” ungkapnya, singkat. (ndi/kdi)

Permintaan Meningkat, Harga Gabah Tinggi TANGGAMUS - Harga gabah di tingkat petani Kabupaten Tanggamus, hingga saat ini ma­sih bertahan tinggi mencapai Rp4.200 per kilogram. “Produksi padi petani cen­derung menurun dibandingkan musim rendeng lalu sehingga harga gabah ber­ tahan tinggi,” kata Usman pe­ ngum­pul gabah di Tanggamus, Rabu (4/6). Menurutnya, harga tersebut merupakan harga gabah kualitas dengan pengeringan optimal dan berjenis gabah panjang. Namun, kalau untuk gabah bu­ lat hanya Rp3.800 per kilo­gram. Tingginya harga gabah ter­ sebut dipicu banyaknya pe­ ngum­pul gabah dan membuat persaingan harga untuk men­ dapatkan pasokan dari sejumlah petani demi mendapatkan ga­bah dengan jumlah yang banyak. Dikatakannya, gabah yang didapat dari petani, selain digiling dan dijual dalam bentuk beras sebagian juga dikirim untuk memenuhi kebutuhan luar daerah, bahkan ada yang di kirim ke Pulau jawa dalam jumlah besar. ”Pengiriman mi­

nimal keluar daerah sebanyak delapan ton agar sesuai dengan biaya transportasi yang dike­ luarkan oleh pengumpul,” te­ rangnya. Tingginya harga gabah ter­ sebut juga dibenarkan Helman pengumpul lainnya. Ia me­ ngatakan, harga gabah saat ini memang masih bertahan tinggi. Ini sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Hal itu terjadi lantaran hasil panen sejumlah petani meng­ alami penurunan, sehingga tidak banyak petani yang men­ jual gabah dan lebih memilih menyimpan untuk kebutuhan sehari-hari. “Harga jualnya saat ini ber­ variasi ada yang Rp4.200 per kg, ada yang Rp4.000 per kg, itu semua karena ada persai­ ngan antar pengumpul. Sebab, kami membutuhkan banyak gabah untuk memenuhi kebu­ tuhan di daerah lain, sementara para petani lebih memilih untuk menyimpannya sehingga kita harus bersaing demi men­da­ patkan gabah dari para petani dengan jumlah banyak,” ung­ kapnya. (ark/asf)


Lampung NewsPaper KAMIS, 5 JUNI 2014

BUSINESS COMMUNICATION

3

Sarana Promosi dan Komunikasi Bisnis

ILUSTRASI

Tak Bayar Jaminan Reklamasi, Perusahaan Tambang Harusnya Dicabut JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah me­re­komendasikan kepada pe­merin­tah untuk menyederhanakan perizinan, mempermudah usa­ha, memperbaiki sistem penerimaan, dan meningkatkan kesadaran pengusaha melalui sosialisasi. Rekomendasi ini tentunya untuk memperbaiki tata cara pertambangan dan pengolahannya dengan tujuan memaksimalkan penerimaan negara berbasis lingkungan. Pernyataan ini disampaikan Anggota IV BPK, Ali Masykur Musa dalam 20th Anniversary Coaltrans Asia “Mining And Minerals Environmental Ma­nagement And Energy

Security. Menurutnya, perbaikan per­izinan harus segera dijalankan mengingat pertambangan me­rupakan kekayaan yang tidak dapat diperbaharui. “Peng­gu­naan hasil tambang harus dilak­sanakan secara bijaksana,” kata Ali Masykur Musa dalam keterangan persnya, Rabu (4/6). Ia mengingatkan, banyak daerah di Indonesia yang me­nik­mati kekayaan tersebut tetapi tanpa disadari karena ber­masalah dalam perizinan, me­ nyimpan bom waktu yang dapat menghilangkan kenikmatan yang telah mereka dapatkan. Jika ada perusahaan tambang yang masih nakal, misal tidak membayar jaminan reklamasi, harus segera

berbenah. Perusahaan yang seperti itu, kata Ali, seharusnya dihentikan operasinya disebabkan dari sejak awal berusaha telah ber­niat untuk merusak ling­kungan secara masif. Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Tam­bang Aceh, Rizal Kasli, meminta pemerintah memper­tim­bang­kan kembali rencana menaikkan royalti batubara sebesar 13,5 persen tahun ini. Pasalnya, harga batubara di pasar dunia sedang terj­erem­bab atau berada di level te­rendah dalam kurun empat tahun terakhir. Penyebabnya melimpahnya pasokan global dan penurunan impor oleh Cina. (jpnn/asf)

Pembelian Rumah Melalui KPR Berkurang JAKARTA - Perusahaan pro­ perti mulai merasakan ber­ku­ rangnya demand pembelian rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pada saat yang sama terjadi kenaikan harga properti yang semakin men­ jauhkan daya jangkau terutama untuk masyarakat pembeli ru­mah pertama. Berkurangnya porsi pem­ belian properti melalui KPR salah satunya dirasakan grup Ciputra. PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) mencatat cara bayar pembelian produknya melalui KPR pada tahun 2012 sebesar 50,72 persen diikuti cara cicilan bertahap sebanyak 31 persen, dan sisanya cash. Pada tahun 2013 kom­po­ sisinya berubah. Cara bayar KPR turun menjadi 46,8 persen sebaliknya cicilan bertahap naik menjadi 42,7 persen, dan sisanya cash. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) merasakan hal yang sama. Pada 2013 pembelian dengan cara bayar KPR sudah mulai berkurang ke level 44 persen dan sampai dengan April 2014 berkurang lagi men­ jadi 36 persen. Berkurangnya demand pem­ belian melalui KPR terutama disebabkan berbagai kebijakan Bank Indonesia (BI) terkait pembatasan Loan to Value (L­ TV) yaitu batasan rasio pin­ jaman bank terhadap agunan yang dibatasi maksimal 70 per­sen.

Artinya, bank hanya di­per­ bolehkan maksimal membe­ rikan pinjaman sebesar 70 per­sen dari nilai kredit yang diajukan sehingga konsumen harus merogoh kocek sebesar 30 persen untuk Uang Muka (UM). Sejak pertengahan tahun lalu, BI juga meningkatkan suku bunga acuan (BI rate) yang juga berdampak pada tingginya bu­nga pinjaman perbankan. Direktur CTRA, Tulus San­ toso, mengatakan cara pem­ bayaran melalui KPR memang turun selain karena kebijakan LTV juga meningkatnya suku bunga disebabkan melonjaknya nilai tukar mata uang (kurs). “Memang ini bukan hanya dirasakan dampaknya oleh industry properti, industry lain juga merasakan. Selain itu kondisi likuiditas perbankan saat ini terlihat Loan to Deposit Ratio (LDR)nya sudah tinggi. Nah ini membatasi pembiayaan untuk properti,” ungkapnya saat public expose Ciputra Grup di Jakarta, kemarin. Pihaknya memahami mak­ sud BI memberlakukan kebi­ jakan itu untuk menahan gejolak moneter. Maka Tulus menilai bahwa kondisi ini hanya sesaat dan bukan merupakan faktor fundamental baik dari industry properti maupun perusahaan propertinya. “Kita tunggu semua normal kembali. Ini tidak terkait fun­ damental tapi lebih ke kondisi

eksternal yang ada dampaknya ke properti. Jadi kita masih percaya diri pertumbuhan pe­ rusahaan akan tetap sesuai tar­get dan harapan,” yakinnya. Direktur CTRS, Nanik J San­ toso, mengatakan tiga bulan terakhir di tahun 2013 tidak ada KPR sama sekali ke pen­ jualan perseroan. “Tapi kami tidak boleh berhenti menjual. Akhirnya kita pakai cara bahwa Uang Muka bisa dicicil. Untuk rumah di atas 70 meter persegi kan Uang Mukanya harus di atas 30 persen. Akhirnya uang muka itu kita perbolehkan cicil apakah itu tiga bulan, enam bulan, bahkan bisa lebih ter­ gantung kondisinya,” paparnya. Terlebih, kata Nanik, ma­ yoritas pembeli rumah di kelas itu adalah first home buyer alias pembeli rumah pertama. Tanpa difasilitasi seperti itu maka daya belinya semakin berkurang se­bab pada saat yang sama terjadi kenaikan harga tanah secara signifikan. “Tahun 2013 kenaikan harga tanah di Su­ rabaya mencapai 100 persen,” ucapnya. Kenaikan harga tanah itu juga memicu kenaikan pem­ belian rumah segmen harga mulai Rp 1 miliar dan lebih pada beberapa produk milik perseroan terutama di kawasan Surabaya dan sekitarnya. Pada 2012 kontribusi pen­ jualan rumah di segmen ini sebanyak 47,8 persen lalu me­ ningkat menjadi 65,6 persen pada

2013. Sebaliknya, harga rumah segmen Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar berkurang menjadi 27,3 persen pada 2013 dibandingkan 31,1 persen pada 2012. Selain memberatkan bagi pembeli rumah pertama, paket kebijakan dari otoritas itu juga menghilangkan potensi pen­ dapatan sekitar 10 persen sam­ pai 15 persen bagi perusahaan properti. Berasal dari pembeli po­ tensial untuk rumah ke dua dan ke tiga. “Perkiraan kami pembeli KPR untuk rumah ke dua dan ke tiga yang biasanya untuk investasi itu sekitar 10 persen sampai 15 persen. Nah ini potential lost. Mereka tidak bisa beli produk kami karena pembelian di kelas ini tidak boleh inden, rumahnya harus sudah jadi. Padahal cara pen­ jualan kita adalah inden,” tu­ turnya. Direktur Utama CTRS, Harun Hajadi, mengakui bahwa dam­ pak dari kebijakan itu sangat terasa selain bagi industry pro­ perti juga masyarakat yang butuh rumah terutama rumah pertama. “LTV 70 persen itu banyak membuat orang pembeli per­ tama sulit beli. Di Jakarta, mi­ salnya, sekarang sudah umum harga rumah standar harganya sekitar Rp 1 miliar. Apa mampu untuk uang mukanya? Kalau untuk kepemilikan rumah ke dua atau ke tiga oke lah, bisa dipahami,” sesalnya.(jpnn/asf)

Kuota BBM Subsidi Dipangkas JAKARTA - Depresiasi nilai tukar rupiah membuat subsidi BBM terancam membengkak. Pemerintah pun siap mengambil la­ngkah progresif dengan me­ mangkas kuota volume BBM subsidi. Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pengurangan vo­ lume dilakukan untuk me­ ngurangi beban subsidi BBM. Rencananya, kuota BBM subsidi yang dalam APBN 2014 dite­ tapkan 48 juta kiloliter (kl) bakal dipangkas menjadi 46,3 juta kiloliter.“Dari situ, kita bisa hemat (subsidi) Rp 7 triliun,” ujarnya saat rapat dengan Badan Ang­garan DPR kemarin (3/6). Seperti diwartakan, pe­le­ mahan nilai tukar rupiah mem­ buat subsidi BBM yang dalam APBN 2014 dipatok Rp 210,7 triliun diproyeksi membengkak menjadi Rp 285,0 triliun. Bah­ kan, riset Citibank memproyeksi subsidi BBM tahun ini bisa tembus Rp 300 triliun-Rp 350 triliun. Menurut Jero, saat ini Ke­ menterian ESDM tengah me­ matangkan sembilan program penghematan untuk menekan konsumsi BBM. Pertama, me­ nghentikan penjualan BBM subsidi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur. Rencananya, program ini akan diujicoba di Jakarta ter­

ILUSTRASI

lebih dahulu sebelum diber­ lakukan di wilayah lain. “Tapi, rakyat kita kan banyak akalnya. Nanti beli BBM-nya (hari) Jumat full tank. Jadi Sabtu-Minggu bisa jalan-jalan. Nah ini kita cari bagaimana yang terbaik,” katanya. Program kedua, lanjut dia, adalah optimalisasi jaringan gas dalam kota. Ketiga, konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) melalui pembangunan infra­ struktur stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di Jabodeta­ bek, Surabaya, dan Palembang. Keempat, kewajiban pe­ng­ gunaan biodiesel 20 persen dan bioetanol 0,5 persen. Ke­ lima, pengendalian konsumsi BBM di wilayah pertambangan, perkebunan, dan kehutanan.

Keenam, pengawasan in­ tensif terhadap penggunaan BBM bersubsidi di kendaraan pemda dan BUMN. Ketujuh, pengandalian kuota BBM di setiap daerah. Kedelapan, per­ luasan pengembangan infra­ struktur BBM non-subsidi. Ke­sembilan, penggunaan tran­ saksi non tunai atau pemakaian kartu dalam pembelian BBM bersubsidi. “Sembilan langkah itu bisa menurunkan konsumsi BBM, tapi bisa juga menyebabkan chaos (kekacauan). Makanya kita kaji mana yang bisa diim­ plementasikan dengan baik,” ucapnya. Jero mengakui, pemerintah tinggal memiliki waktu beberapa bulan untuk bekerja cepat me­

ngamankan kuota BBM subsidi. Namun, hal itu tidak mudah karena tingginya pertumbuhan jumlah mobil yang tahun ini diproyeksi 1,2 juta unit dan sepeda motor 7,6 juta unit. “Sampai saat ini konsumsi (BBM subsidi) bisa dikendalikan dengan baik, tapi tantangan akan makin berat,” ujarnya. Menurut Jero, konsumsi BBM diperkirakan bakal me­ lonjak dalam beberapa bulan ke depan. Hal itu terkait periode kampanye untuk pemilihan presiden 9 Juli mendatang, li­ buran sekolah, puasa dan mudik Lebaran. “Kalau kampanye pasti kan keliling pakai ken­ daraan, jadi konsumsi BBM subsidi pasti naik,” katanya. Ketua Badan Anggaran D­PR Ahmadi Noor Supit me­ ngritik keras kinerja Ke­men­ terian ES­DM yang dinilainya terus me­ngumbar janji terkait upaya pengendalian konsumsi BBM subsidi. Misalnya, wa­ cana pem­batasan konsumsi dengan RFID yang tidak jelas realisasinya. Karena itu, dia meminta agar dalam waktu beberapa bulan tersisa ini, Kementerian ESDM benar-benar serius menjalankan program penghematan BBM subsidi. “Kalau tidak, subsidi makin membebani APBN,” jelasnya. (jpnn/asf)

Kemenpera Berharap YLKI Bentuk Divisi Perumahan JAKARTA -Kementerian Pe­rumahan Rakyat (Kemenpe­ ra) me­ngaku sering menemukan banyak masalah di lapangan terkait pengelolaan rumah su­ sun (Rusun). Hal tersebut ter­ lihat dari banyaknya surat pe­ngaduan masyarakat (kon­ sumen) yang masuk ke Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera. “Sejak 2010 sebanyak 128 surat pengaduan Rusun sewa maupun Rusun milik yang ma­

suk ke Kemenpera. Mereka me­ngeluhkan sikap para pe­ ngelola Rusun,” kata Staf Ahli Menpera Bidang Ekonomi dan Keuangan Kemenpera I Nyoman Shuida dalam keterangan pers­ nya, Rabu (4/6). Mengatasi itu, menurut Shui­da, pihaknya siap mem­ bantu masyarakat dan para pe­ngembang Rusun untuk mem­bentuk pengelola Per­ himpunan Pemilik dan Pe­ nghuni Satuan Rumah Susun

(PPPSRS). Dengan PPPSRS di setiap Rusun diharapkan dapat meminimalisir munculnya per­masalahan umum serta sosial di tempat hunian vertikal tersebut. “Pemerintah melalui Ke­ menpera juga ingin menegak­ kan hukum atau law enforce­ ment untuk Rusun ini. Sebab di lapangan kadang pengem­ bang tidak profesional, hanya menjual brosur dan gambar. Sedangkan hasil pembangunan

tidak sesuai dengan perjanjian sehingga merugikan masyarakat yang membeli Rusun tersebut,” bebernya. Dia berharap Yayasan Lem­ baga Konsumen Indonesia (YL­K I) dapatk membantu ma­­syarakat yang menghadapi masalah pengelolaan Rusun. YLKI juga perlu membentuk divisi khusus yang menangani properti mengingat ma­ salahnya cukup kompleks. (jpnn/asf )


p

IKLAN BARIS OTOMOTIF romotion

4

28

MOTOR DIJUAL • OVER KREDIT •

LHN SIAP TANAM 8,7 HA AJB LOK PINGGIR JL. DS PAKUAN RATU KEC PAKUAN RATU WAY KNAN 350JT NGO 085280 604892/081379679630 • YAMAHA •

MIO J 2012 HIJAU .9,4JUTA ,KONDSI SIAP PAKAI HB;0811 793434

• YAMAHA •

MIO SPRTY 09 W.HITAM/ HIJAU, KONDSI 80%,PJK MATI 2TH, HRG 5.2JT NG;0819 7962 312

PERLENGKAPAN MOBIL

JL ACCU MASSIV DR PABRIK HG TT NS70=450RB/N120= 850RB JLTRIPLEK 12 MM THN AIR SLHKN CB ;081291820718 www.wsbattery.blogspot.com

DAIHATSU

TAFT ROCKY 92 HITAM 4X4AC BAN SAVERO MT 31 BE ;082178136957/0816409146 XENIA LI SPORTY MBL MSH SPT BARU ,1.0CC MANUAL SILVER TH 2010 BE KDY C/K ,107JT NG ;081366360085 XENIA LI DELUXE ’11 ABU2 GREY,FULLVAR,VELG 14 BAN BS BARU.KOND L/S OK,TVAC DGN SPT BARU ; 08136991 5699 NG AYLA M,WRN HITAM ,BALIK DP 50JT NEGO ANGS 2600X 18BLN UDAH JLN 5BULAN HUB ;081379618455 XENIA DLX 1300CC,TH’10, MRH MET,MLS,S.PKI,107JT, JL.KENANGA 34 R.LAUT 0821 81420033 TERRIOS TX TH2011 PJK BR HITAM KODYA FULL VARIASI 151JT MBL DIKALIANDA: 082179183333 ESPAS 1.6 ’97 BE KODYA AC VRBR;082183559988(NO SMS)

lampung newsPaper kamis, 5 juni 2014 KAMIS, 10 APRIL 2014

Media Promosi

FUTURA MB 94 REALVAN BE PJK HDP MSN OKE,BODY MLS,BAN BGS DP 10JT BS BW PLG MBL C/K 08136900 2954 FEROZA 95 BIRU MET BODY MLS ,MSN BGUS VRBR AC DGN NEGO ;08127233570 LUXIO M 09 SILVER BE AC DB PW PS KOND MLS ;0853682 27838 DAIHATSU SIRION ’13 WRNA HITAM, PMKAI , ORISINIL, HRG 130 HUB: 081272363090 TARUNA CX ’99 BE KDY BLN 12 ORISNIL L/D HB; 0852683 68804 / 30F98027 XENIA XI FAMILI 2011SILVER TANGAN PERTAMA KONDISI BAGUS;081367367635 XENIA LI 1000CC O7 BE KDY AC VR BR TR BIRU MUDA H NG P PAKAI 08530119458

FORD

FORD T X 3 2 PNT BE KDYA LKP HRG 32JT DP 11JT ANG 1,2JT X 23 HB 081274382800

ISUZU

PANTHER ROYAL97 SILVERS TO NE KODYA AC PS ,ELECTRIC MIROR,SOUND SISTEM JOK KLT MB TECH CAT BARU ; 081379640057/085769651942 PNTHER 2001 TIPE LS WRNA MRAH MET. BE KDY GRESS HRGA RP.117,500JT NEGO HUB. O813 79781218 TP PANTHER LV 05 AC VR BR REMOTE;082186374789(NO SMS)

HONDA

STREAM 1.7 VTEC MANUAL BIRU MET ,JOK KLT,TV CD TH2003 .107JT NG SDH TRMSUK BBNAN.PEMBELI C/ K ;081366360085 JUAL CPT JAZZ RS’12 MNL, GREY,PLT KDY,PJK PJG, ALLRISK 2TH,ISTMW, TG1, 200JT NG;081369102090 JAZZ TIPE S AT SEPT ’13 6000KM MERAH ASURANSI 185JT NEGO: 08157903965 INA

DJUAL HNDA CRV THN 2010 PLAT B TGN PRTMA, PMAKAI DLAMPUNG, 2,4 METIC ABU2 PJK BRU 08127266643 CITY VTEC 05 SILVER BE KDY,NAMASDRI ORS L/D MLS ,115JT NEGO ;08127249699 CRV 2.0 2008 MANUAL BE PJK BR WRN GREY MET ACESO RIS TV CD MP3 LKP:0821 80481733 CITY TH97 ,BE KDY ,SILVER ,LGKAP ,BODY MESIN BGUS ,ENAK DIPAKAI ;08127923202 CITY VTEC 06 ORI BE KDY HITAM 125JT NGO HUB:08569 2337003 CITY 2006 ,PLAT B,AN.SDRI, HRG 125JT NG SERIUS HUB ;08127914914 CITY TH 03 WARNA HITAM BE KODYABISATUKRTMBH;0852 6 7902613 MAESTRO 93 BE AC PW PS BAN PJK BARU,42JT NG;0853 80 534448

JAZZ S 2012 PUTIH BE KDY BRG GRES TGL PAKAI HRG NEGO HB 081280549669 HONDA Z TH 2000 BE WARNA BIRU MALAM HRG 75JT 08127263699 JAZZ 04, BE, VR/BR 16, S PAKAI HUB 082175289861 JAZZ04PLATBPJGMATICGOLD 105 JT NEGO;081369 723330

MOBIL PENGANTIN

DISEWAKAN MBL PENGA NTIN +DRIVER:MERCY C200, NISSAN MARCH DLL;HUB 081369743338/085279555555 DISEWAKAN MBL PGNTN UTK DLM KOTA HUB 08117 98857/082183777755 REZA RENT CAR MENYEWA KN SEDAN PENGANTIN ,HUB ;081272763467

TIMOR

SOHC 97 PRIBADI BE KDY W.SILVER MET MSN BODY BGS SIAP PKAI 35.5JT NG;082324634567

MITSUBISHI

JUAL CPT/BU 1 MBL L300 BOX MBGRNMAX;HB081369963839 KUDA NEW GRANDIA DSL 05 BE KDY W.HITAM MLS TRWT C/K TDP 24.5JT ANG 2.816 RBX47BL;081379705550 JUAL CPT PAJERO GLS 12 HITAM BE LAM-TENG KM 30RB HRG NG HUB:08127939758 L300 PICK UP ’95 BENSIN BODI KALENG SRT LGKP;08218 3085401

TRUCK

JUALCPTTRUK ENGKELDOU BLE 08&10 MERK ISUZU,SIAP PAKAI KOND PRIMA;0852 67952222 TRUCK HINO FF 173NA TH 2001 ,TG1 ,BAK PALT HB;0812 7911707 NO SMS MITSUBISHI COLT DISEL2005 TIPE HD SIAP PAKAI ; 08127914059 ISUZU ELF ENGKLE 95 BAK CARGO HUB 081366162769


EDUCATION

Lampung NewsPaper KAMIS, 5 JUNI 2014

5

Sarana Berkualitas dan Edukatif

Kepala SD Takut Rolling LAMSEL- Isu rolling jabatan kepala sekolah (Kepsek) SD hingga SMA dan jabatan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Pendidikan di Lampung Selatan (Lamsel), membuat resah sejumlah kepsek. Ini terlihat dari salah satu kepala SD yang enggan dipublikasikan namanya yang menanyakan isu tersebut kepada kalangan wartawan. Dimana tampak terlihat, dirinya khawatir di mutasi. “Infonya mau ada rolling kepala sekolah ya mas. Apa benar mas. Apa saya juga masuk dalam daftar rolling,” ujarnya, beberapa hari yang lalu. Hal senada dibeberkan salah seorang kepala SDN di kecamatan R aja b a s a, Penengahan dan Bakauheni. “Isu restrukturisasi kepala SD hingga SMA sederajat kian kuat dihembuskan. Sehingga kami mulai resah dan ketar-ketir mencari informasi. Apakah posisi kami masih aman atau masuk dalam daftar

FOTO : RNN

REKREASI: Tampak puluhan siswa SD Negri Baru Raharja, Lampung Utara ketika sedang menunggu antrian masuk wahana water boom, kemarin (4/6).

Pungli SD Terus Terjadi BANDARL AMPUNGPungutan liar atas nama uang perpisahan, nampaknya terus terjadi. Di sejumlah sekolah di Bandarlampung seperti SD 2 Campang Raya Bandarlam_ pung. Dimana sejumlah siswa kelas VI dipungut biaya lebih dari Rp. 100 ribu untuk uang jalan-jalan ke pasir putih. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang wali murid yang enggan namanya dipublikasikan, kepada Lampung NewsPaper, kemarin (4/6). Menurutnya, uang tersebut, bukan berdasarkan hasil rapat wali murid. Tetapi murni, kebijakan pihak sekolah yang langsung memotong uang dari tabungan simpanan siswa. “Saya tidak pernah diajak rapat oleh pihak guru. Tau-tau, saya dikabarkan aka nada perpisahan dan uangnya diambil dari

tabungan anak saya di sekolah. Mau tidak mau, karena sudah kebijakan itu saya patuhi saja,” ujarnya. Dirinya menyesalkan sikap pihak sekolah yang enggan melakukan musyawarah kepada orang tua/ walimurid. “Sangatsangat menyayangkan, kalau harus begitu. Tidak ada transparan sama sekali,” ungkapnya. Sayangnya, saat akan dikonfirmasi, tidak satupun dapat dikonfirmasi. Karena, saat koran ini mengunjungi sekolah tersebut, sudah tutup. Sementara Walimurid yang bersangkutan, mengaku lupa nama kepala sekolahnya. “Saya tidak ingat nama kepala sekolahnya, sering ganti,” kata dia. Di Tulangbawang (Tuba), hal yang sama juga terjadi. Seperti di SDN 1 Ujung Gunung Menggala, bebrapa waktu lalu.

Dimana para guru dan siswasiswi sekolah tersebut, melaksanakan kegiatan rekreasi atau jalan-jalan ke pantai, untuk acara perpisahan pelajar dengan para guru dan sekolahnya. “Acara kelulusan anak saya di SDN 1 Ujung Gunung merayakan rekreasi ke pantai mutun, tapi para pelajar SD tersebut diwajibkan mengumpulkan uang Rp. 200 ribu setiap orangnya. Jika tidak mengumpulkan uang iuran tersebut, maka tidak tiperbolehkan mengikuti acara rekreasi,” Ujar Joni orang tua murid SDN tersebut. Menurutnya, uang tersebut untuk biaya transpotasi siswa. “Iuaran Rp 200.000 per siswa tersebut dimaksudkan untuk transportasi dan biaya masuk pada tempat rekreasi yang dituju, namun tidak ditanggung

makan. Sehingga para pelajar yang ikut dalam acara itu membawa bekal masingmasing,” jelasnya.. Ditambahkannya, dan jika para orang tua atau wali murid yang akan ikut serta pada acara tersebut, maksimal hanya 2 orang maka dibebankan lagi dengan iuran sebesar Rp 125.000. “Karena iuran yang dibebankan cukup besar, sehingga hampir sebagian orang tua atau wali murid siswa-siswi SDN 1 Ujung gunung tidak ikut. Hal seperti ini hampir setiap tahunnya dilakukan oleh sekolah ini, bahkan sekolahsekolah SD lainnya yang ada di kabupaten Tulangbawang,” tutupnya. Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SD tersebut, Enden belum bisa dikomfirmasi. (elw/kdi/kdi)

Honda accord vtil 2010,Hitam,A/ T Km 12rb,Kondisi istimewa,harga 475jt Nego,Hub:081379929977 Toyota vios ,tipe G,2005,merah,M/ T,full body kit,hrga 125jt hego,Hub:081379929977 Toyota INNOVA,tipe G,2007,M/ T,Body mlus,hrg 170jt nego,Hub:081379929977 Toyota LGX,1800cc,2004,M/T,terawatt,Km rendah,harga 140jt nego, Hub:081379929977 Toyota LX,2004,biru metalik,M/ T,harga 125juta, Hub:081379929977 Daihatsu Taruna FGX,2003,silver abu-abu,terawat,harga 100jt, Hub:081379929977 Mitsubishi L300 Minibus,2006,putih,kondisi terawatt,harga 98jt nego, Hub:081379929977

PETER MOTOR Chevrolet troper 4x4 ,th 95,hijau,harga 70jt,hub:085381158888 Twin cam 1.6,1989,hitam,BE,istimewa,hub:085381158888 Xenia xi sprty,2007,silver,BE,hub:085381158888 APV GX,2009,Hitam,orisinil, hub:085381158888

Honda stream,2006,2000cc,si- Jazz AT,04,BE,hitam,L/D original,lver,BE, hub:085381158888 (cash/kredit),hub:082579280708

PUTRA TUNGGAL MOTOR

MELANA MOTOR

Panter toring,2002,barag bagus,hrga 135jt nego,hub:081369391938-081369157298 Mitsubishi L300 pic up,2010,hrga 122jt nego,barang istimewa,hub: 081369391938-081369157298 Kijang LGX,2008,brang orisinil mlus,harga 130jt nego.hub: 081369391938-081369157298 New ROYAL ,2000,silver,BE kodya,hrga 85jt nego,hub:082179745914 Colt Diesel PS100,2003,BE,hrga 125jt nego,hub:082173044111 CIVIC wonder,85,hijau,B,harga 30jt nego,hub:082173044111 DX th 80,merah,hrga 18jt nego,hub:082173044111

Avanza,2004,silver met,BE,harga 108jt nego,hub:081279614015 Suzuki APV arena GL,2010,hitam,B,harga 120jt nego,hub:081279614015 Grand max mini bus,2008,silver met,plat B,harga 87,5jt nego,hub:081279614015 Suzuki escudo th 2002,biru met,BE,hrga 100jt nebo,hub:081279614015 Kijang LGX,2003,harga 128jt nego,hub:081279614015.

ANUGRAH LESTARI MOTOR Kuda super excied solar 00,BE,merah/silver,L/D ok,harga nego,hub:082579280708 Gand max mini bus,2010,BE,hitam,tngn 1 dr bru,kondisi istimewa,harga nego,hub:082579280708 AVANZAG,09,BE<hitam,L/D original,Km rendah,Harga Nego,hub:082579280708

J.A.C MOTOR Gueat Corola,93,BE,silver met,L/ D original,soundsistem,pjk baru,hrga nego,Hub:085367317788 Harai E 86,BE kodya,cat mulus+msin halus,VRBR/tape/AC,hrg22,5jt bs TT MTR (0721)9778400 Toyota LGX 1.8 bensin,2004,biru,BE kodya,harga 137 nego,hub:BIMO-0721-7592762 Toyota Krista diesel,2002,silver met,B,harga 122jt Nego,hub:BIMO-0721-7592762

Honda ferio,2000,hijau met,BE kodya,harga 93jt nego,hub:BIMO-0721-7592762 Feroza indpnt,97,silver,BE,harga 97jt nego,hub:BIMO-0721-7592762 Daihatsu Charmant tahun 85, Mesin Sehat, AC dingin, Velg Custom lebar belang 9-8, hub 085768216321.

Terkait rolling kepala sekolah secara keseluruhan, Akar mengaku rolling kepala sekolah dan kepala UPT Dinas Pendidikan tersebut, bisa saja bersamaan dengan pelantikan kepala sekolah yang mengisi kekosongan. Tetapi, masih harus dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Pemkab Lamsel. “Kita perlu koordinasi dengan Disdik untuk melakukan evaluasi. Tapi tidak menutup kemungkinan pelantikannya dibarengkan,” jelasnya. Dia menambahkan, pihaknya masih melakukan evaluasi dan pengkajian terhadap kinerja seluruh kepala sekolah. “Prinsipnya, sebelum mengambil langkah untuk melakukan pergantian atau mutasi, harus didasari evaluasi, dan kajian terhadap kemampuan dan track record masing-masing guru dan kepala skolah. Setelah itu, hasil evaluasi inilah yang akan menentukan,” ungkapnya. (eko/lim/kdi)

Siswa Tewas Tertimpa Tugu LAMSEL- Diduga termakan usia yang mencapai puluhan tahun, bangunan tugu bertuliskan SD Negeri 1 Tanjung Sari Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), runtuh menimpa salah satu murid didik sekolah tersebut. Sehingga menyebabkan siswa kelas II Ridho Sayfulloh (8) merenggang nyawa. Kejadian tragis tersebut terjadi pada pukul 09.00 Wib. Dimana, bangunan tugu yang tingginya sekitar 1,5 cm dan lebar 1 meter tersebut rubuh dan menimpa salah seorang murid. Menurut salah satu dewan guru yang enggan dikorankan namanya, saat itu korban bersama tiga rekannya duduk santai sambil menikmati pelajaran olahraga. Yaitu pertandingan Bola Volly kelas lain. “Namun, tiba-tiba tugu yang telah berusia puluhan tahun tersebut roboh kearah mereka. Nahas, Ridho tidak sempat melarikan diri,

KEHILANGAN

TJ MOTOR

rolling,” ujar mereka yang enggan dipublikasikan namanya. Menurut mereka, akibat isu rolling tersebut dirasa mempengaruhi kinerja pihak sekolahnya. “Kalau jabatan yang kami jabat baru 4 bulan, terus mau dirolling lagi. Apakah ini bukan malah menghambat program kerja sekolah yang bersangkutan,” kata dia Dilain pihak, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, Akar Wibowo dihubungi Lampung Newspaper melalui telepon selulernya, Rabu (4/6). Dir inya membenarkan hal tersebut. Namun pelantikan itu hanya untuk mengisi jabatan kepala sekolah yang masih kosong. “Ya mungkin pekan pekan ini ada pelantikan kepala sekolah, namun bukan menggantikan yang sudah ada. Hanya untuk mengisi yang kosong saja,” kata dia.

STNK, BE 4623 VI, NK.MH35D9203BJ218209, NS.5D91218185, AN.MANSYUR STNK, BE 9131 UG, NKMHMFE74P4EK072940, NS.4D34TJY6361,AN.KUSMARYATI. STNK, BE 4575 UF, NK.MH3VR10BBBL002629, NSYX150FMG11002484, AN.SAHADI. STNK, BE 8320 UE, NK.MH1JF5115AK568462, NS.JF51E1574566, AN.SUTARNI. STNK, BE 9238 UE, NK. MHYESL415CJ263E44, NS. G15AID8810830, AN.AMDANI STNK, BE 7809 UG, NK. MH1JF9119BK559059, NS. JF91E1555164, AN.SUTARMAN STNK, BE 4962 UI, NK MH354P00BCJ382966, NS 54P383234, AN.AMATSARIP STNK, BE 3489 VD, NK. MH1HB21185K983841, NS. HB21E1925750,AN.RAHMATSUKUR STNK, BE 5603 VL, NK .MH33KA006VK307532,NS. 3KA281648, AN.USMAN STNK, BE 4989 VO,NK MH1JF61116K309328,NS JF61E1308486, AN.SUUD STNK, BE 4842 VB, NK.MH328D2049K191826,NS. 28D1191640, AN.KASITO STNK, BE 9819 UF,NK MHFC1JU43C5060522,AN RODIKIN STNK, BE 4917 VB, nk.mh328d20baj234554, ns.28d1235049, AN.Supriyadi. STNK, BE 4708VO, nk.mh1jbe111ck408349, ns.jbe1e-159911.AN.Zainal. STNK, BE 5334 UF, nk.mh35d9203bj129455, ns.5d91129431, AN.Suwandi.

GEDUNG WALET Jual Gedung Walet, SHM, 4 lanti, di Lamsel Rp450 jt nego,

sedangkan ketiga rekannya berhasil menghindari tugu yang abruk tersebut,” ujarnya kepada Lampung NewsPaper, usai kejadian berlangsung, Rabu (4/6). Sementara itu, Kepala Pukesmas Kecamatan Palas Djohardi mengatakan, Ridho Safulloh saat tiba di Puskesmas setempat sudah tidak bernyawa (meninggal). Kemungkinan korban meninggal saat dilokasi kejadian, atau dalam perjalanan menuju Puskesmas. “Saat korban tiba dirumah sakit dan kami periksa sudah meninggal dunia. Korban mengalami luka-luka besar, dibagian kepala hingga mengalami pendarahan cukup banyak,” ujarnya. Terpisah,   Kepala SDN 1 Tanjungsari,  Rojikun membenarkan hal tersebut. Namun, saat kejadian dirinya belum mengetahui secara jelas kronologisnya, sebab dirinya sedang didalam ruangan. Mengetahui siswa tersebut

tertimpa, pihaknya langsung membawa ke Puskesmas Palas. “Saya belum tau kronologisnya. Sebab, saat itu saya sedang mengetik surat di dalam ruangan. Jadi, setelah mengetahui kejadian tersebut saya bersama dewan guru membawanya ke Puskesmas Palas. Namun, keterangan dari pihak Puskesmas siswa tersebut sudah meninggal di lokasi,” kata Rojikun. Dilain pihak, Kapolsek Palas, Iptu. M. Rohmawan mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara   (TKP). Menurutnya, masih dalam proses penyelidikan terhadap beberapa saksi. “Ya, kami mendapat informasi dari warga setempat. Setelah itu kami meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kami masih proses dalam penyelidikan beberapa saksi. TKP juga sudah kami beri garis posline,” tutupnya. (eko/lim/ kdi)

HP.085268778787 (Ma’ruf)

0812 7245 748

MEUBEL DIAN

BEN’S ENTERTAINMENT,

Melayani, Tukar Tambah dan Service Kursi ( Harga Nego ). Minat Hub.085366243776.

Menyewakan Organ Tunggal, Catering, Video Shooting,Photo, Untuk keperluan pesta dan pertemuan anda, Hub.085768043200 atau 0721 - 783482

SERVICE SERVICEpanggilan, Comp,Laptop,Jaringan, Web,Program,dll.Hubungi: 07217356090

SARAPAN NUTRISI Sehat “ Herbal SHAKE” Pulihkan kesehatan, Tutun/Naik, Berat badan dengan Mudah, Aman, dan Alami.Info hub.0721-752 9600, HP. 08978996001 - Pin BB.26 BEDF 3E

“ FEBRRI’S MUSIC “ Sound sys tem/Orgen Tunggal Nuansa Lagu2 POP Tembang Kenangan, Khusus Untuk di Gedung Hub. Trisno RRI. Hp.

RUPA-RUPA Jasa Make-up : Hijab, Hair Do, Model, Wisuda, pesta ultah, panitia pesta, Prawedding, dll. Hub Rani MUP pin BB 74DBBB6A, jl. Much Roem, Gg.Renvile no.52, T.Betung LigArt Fotografi, jasa foto Wedding / prewedding, hrg paket mulai dari 1jt s/d 5jt, Telp.085789846473 / 089661311480 / 268853c9 (pin BB). CV. ANUGRAH FOTOKOPI, Menjual Mesin Fotocopy Digital, lngkp dgn Sparepart & Consumpart. Jl. Imam Bonjol Kemiling, dpn perum BKP, telp. 07212805754-081279467004


oto business

6

Bursa Kendaraan

lampung newsPaper kamis, 5 Juni 2014

Pesanan Datsun Go+Panca

Membludak BANDARLAMPUNG - Setelah resmi buka inden pada 24 Mei lalu, pemesanan Datsun Go+Panca membludak di Lampung. Diketahui bahwa saat dibukanya inden telah ada 20 unit yang dipesan konsumen. Dan kini, jumlah inden itu meningkat tajam hingga mencapai 60 unit. Disampaikan oleh Supervisor PT. Wahana Persada Lampung, diler resmi penjualan kendaran roda empat Nissan Lampung Erick, bahwa peminat akan produk Dat­ sun Lampung sangat tinggi. Bahkan konsumen yang inden sehari bisa dua sampai tiga orang, sehingga pemesanan pun terus meningkat. “Tingginya permintan Datsun di Lam­ pung, tentu banyak orang sudah tahu akan kualitas produk dari Datsun itu sendiri. Sehingga orang tidak ragu untuk mengin­ dennya. Dengan kapasitas tujuh penum­ pang, harga terjangkau, sudah pasti banyak diminati konsumenya,” ujar Erick kepada Lampung NewsPaper, saat di jumpai di diler Nissan Labuhan Ratu, Jalan ZA Pagar Alam, Bandarlampung, Rabu (4/6). Erick melanjutkan, untuk pemesanan produk Datsun Go+Panca, konsumen inden dengan menyerahkan uang tanda jadi (UTJ) Rp2 juta. Hal ini dimaksudkan agar konumen serius untuk menginden produk ini, dan menjadi penganteri inden Datsun Go+Panca. “Setelah produk di suplai ke Lampung dan siap didistribusikan kepada konsumen, baru down payment (DP) dibayarkan,” terangnya.Masuknya Datsun ke Lampung, sambung dia, paling cepat September

mendatang. Ada dua cara pemesanan yang nantinya bisa di lakukan. Pertama, pembelian dengan tenor waktu enam bulan, kedua empat tahun dan ketiga tujuh tahun. “Jika ada konsumen melakukan pem­ belian enam bulan, akan diberikan bunga cicilan 0 persen, asurasi selama 1 tahun, dengan syarat uang muka 50 persen. Konsumenpun juga bisa kredit selama 7 tahun melalui Bank BII, uang muka mengikuti regulasi aturan Bank Indo­ nesia (BI) yakni 30 persen dari harga kendaran. Namun tidak menutup kemung­ki­nan juga bisa 20 per­sen tapi syarat keten­tuan ber­laku. Se­dang­kan tenor empat tahun bisa kre­dit me­ lalui Nissan finance,” bebernya. “Jelas kalau bisa diangsur selama tujuh tahun, sudah seperti motor dong, inilah kelebihan produk kita,” tambahnya. Dilanjutkan Erick, Datsun Go+­ Panca memiliki tiga tipe D-A-T yang terdiri lima varian, yakni Datsun Go+Panca tipe D-A-A options, T, dan T options, gambaran harga untuk on the rood (OTR) Lam­ pung di per­kirakan untuk tipe terendah dibandeol harga Rp88 juta. Sedangkan tipe sedang di harga Rp98 juta dan tipe ter­ tinggi di bandrol Rp108 juta. (asw/asf)

foto ist

Isuzu Tetap Fokus Produk Niaga

foto aswin / lampung newspaper

Minggu, Daihatsu Tetap Buka BANDARLAMPUNG – Ke­ banyakan pada hari Minggu, diler penjualan kendaran roda empat libur, namun kini tidak untuk diler Daihatsu. Pasalnya, untuk lebih menjamin sebuah pelayanan yang maksimal, PT. Tunas Mobilindo Perkasa, diler resmi penjualan kendaraan roda empat Daihatsu, Natar, Lampung Selatan, membuat program weekend Sales. Brand Manager PT Tunas Mobilindo Perkasa Jonny me­ ngatakan, pembukaan diler pada hari libur bertujuan untuk melayani para konsumen yang ingin membeli mobil, yang ketika hari kerja tidak sempat ke diler, maka Daihatsu di hari weekend buka. “Untuk konsumen yang melakukan pembelian di hari tersebut, khusus pembelian Xenia dan Ayla, konsumen berkesempatan mendapat ha­ diah langsung,” terangnya ke­ pada Lampung Newspaper, kemarin.

Diler Daihatsu buka pada hari Senin-Jumat dari jam 08.0021.00 WIB, Sabtu pukul 08.0019.00 WIB, dan Minggu 08.0019.00 WIB. “Perlu diketahui, pada hari Minggu bangkel tidak buka, kita hanya melayani penjualan produk saja,” te­gas­ nya. Adanya pembukan diler pada hari libur semacam ini, salah satu langkah juga untuk me­ maksimalkan pelayanan dan khususnya juga penjualan. Mendekati hari raya, pasti akan banyak orang untuk beli ken­ daraan. Guna dalam hal memenuhi permintaan inilah salah satu bentuk antisipasinya. “Ya di­ harapkan ada peningkatan dalam penjualan, dengan kita buka diler pada hari libur. Kita juga sudah siapkan empat seles untuk melayani konsumen ketika melakukan pembelian di hari libur, yang tentunya akan terlayani dengan baik,” tun­ tasnya. (asw/asf)

BANDARLAMPUNG – Sebagai salah satu perusahan automotif yang kental dengan produk ni­ aganya, PT Astra International Tbk. Isuzu Sales Operation (ISO) Cabang Lampung, belum akan beralih fokus ke produk pasangger, melainkan masih akan mengarap produk niaganya hingga akhir tahun ini. Sales Supervisor PT Astra In­ ternational Tbk. Asber Neganda Siregar mengatakan bahwa, masih akan tetap fokus pada penjualan produk niaga (angkutan), yang karenanya Isuzu memang ken­ tal dikenal sebagai distri­ butor terbesar pe­nye­ dia produk – produk niaga.

“Dengan masih fokus terhadap penjualan produk niaga, Astra Isuzu Lampung ngenjot terus penjualan produk ini di Lampung. Sehingga program bulan Maret yakni program servis gratis spare­ part 1 tahun servis gratis pada 60 ribu kilometer, DP 0 persen selama dua tahun, untuk produk niaga masih terus di perpanjang, guna meningkatkan exsistensi pelayanan terhadap produk niaga Isuzu Lampung,” terng Asber saat di jumpai La­m­pung NewsPaper di kantornya, Jalan

Raya Hajimena, Natar, Lam­pung Selatan, (4/6). Menurutnya, karena program ini masih sangat baik, dan banyak menarik antusias konsumen ter­ hadap penjualan produk niaga, ma­ka masih terus di perpanjang sampai saat ini. Program ini men­ jadikan peningkatan pen­jualan pro­duk niaga sampai 10 persen, maka Isuzu terus gulirkan program ini. “Kurang lebih selama tiga bulan terahir ini sudah ada sebanyak 100 unit produk niaga mengaspal

di Lam­pung. Penyokong terba­ nyaknya masih pada ungulan Isu­ zu NKR 71 Harimau, yang ke­dua Tronton 285PS, keduanya mem­ berikan konteribusi baik selama ini di dalam penjualanya,” katanya. Langkah Isuzu Lampung dalam pemasaran produk niaga akan terus digalakan, mengingat se­ makin kuatnya persaingan di produk niaga. Maka jika konsumen yang membeli produk Isuzu de­ ngan jumlah tertentu selama satu tahun, atau misalnya pembelian dengan jumlah banyak, konsumen akan diberikan se­buah hadiah, yak­ni berupa ha­diah jalan - jalan keluar ne­geri sesuai keinginan konsumen. (asw/asf)

Ford Tampilkan Jawara ‘Berotot’ Rival Jeep! AUTOMAKER kenamaan dunia yang bermarkas di Amerika Serikat, Ford, belum lama ini dikabarkan bakal segera memproduksi sebuah model offroad baru berotot kekar, yakni Troller T4 4x4. Bakal diproduksi oleh sub-brand Ford Troller Veiculos Especiais, Troller T4 yang memiliki aura ala Jeep Wrangler ini akan

didatangkan khusus oleh sang produsen untuk penggemar mereka yang berada di Brazil, dikutip dari carscoops (04/06). Troller T4 terbaru ini mengusung sejumlah sudut baru yang menambah nuansa jantan yang terpampang di segi eksteriornya. Seperti front bumper yang lebih ‘bongsor’, circular headlight

dan fender baru yang ‘cowok’ banget. Tak hanya itu, keistimewaan fisik mobil ini juga terlihat dari aksen kontras London Grey yang melumuri tubuhnya berdiri gagah di atas velg alumunium 17 inch berbalut ban all-terrain, khusus serta LED taillights yang menghiasi buritan belakang.

Maskulinitas punggawa terbaru ini juga dibuktikan oleh performanya yang mantap. Berbekal mesin diesel 3.2 liter dengan turbin geometry dikawinkan pada sistem penggerak 4-roda (4WD) dan transmisi manual 6-percepatan, Troller T4 terbaru ini siap melibas medan offroad dengan penuh gaya. (oto/asf)


lampung newsPaper kamis, 5 juni 2014

Economic development Ekonomi dan Pembangunan

Foto Diskominfo Bandarlampung

RAKOR : Wali Kota Herman HN pimpin Rakor SKPD di Gedung Semergou, kemarin.

Pemkot Langgar Aturan Retribusi Parkir Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melanggar pe­raturan tentang retribusi par­kir di kota itu. Pasalnya, pemkot telah menaikkan harga tarif parkir tanpa adanya pera­ turan yang mengatur kenaikan harga tersebut. Diketahui, sesuai dengan peraturan daerah (perda) re­ tribusi jasa dan usaha di­ka­ takan bahwa, harga parkir ada­lah Rp 500 untuk kendara­ an roda dua dan Rp 1.000 un­tuk roda empat. Namun kenyataannya di la­pangan harga itu berubah atau me­ ngalami kenaikan sebesar 50 persen. Dimana saat ini re­ tribusi parkir itu menjadi Rp

1.000 untuk roda dua dan Rp 2.000 untuk roda empat. ”Kami dari Komisi III sangat kaget manakala membaca me­ dia massa pagi ini yang me­ ngatakan bahwa, tarif parkir sudah berubah menjadi Rp 1.000 untuk sepeda motor dan  Rp 2.000 untuk mobil. Karena setahu kami belum ada pe­ rubahan Perda yang dilakukan oleh pihak eksekutif,” terang Shantory, Wakil Ketua Komisi III DPRD Metro. Sementara itu Masykur ang­ gota Komisi III lainnya menga­ takan bahwa perubahan itu sudah menabrak Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang retribusi jasa dan usaha.‪ “Kita kan bicara

peraturan. Kalau aturan harus ditegakkan. Nah, kalau dasarnya Rp 1.000 itu ditarik Rp 2.000 itu berarti kan ada pelanggaran. Apalagi kalau menetapkan tarif sendiri,” timpal Masykur. Dikatakannya pula, jika me­ mang ada perubahan perda seharusnya diketahui oleh de­ wan. “Tapi setahu kita itu tidak ada yang berubah. Karena perda itu masih baru juga. Kalau ada revisi kan harus paripurna,” pungkasnya, Rabu (4/6). Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Metro Jihad Helmi menga­ takan, tarif parkir yang dise­ pakati adalah Rp 1.000 untuk

kendaraan roda dua dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda empat dan selebihnya. “Jadi harus ikuti aturan main. Kalau Perda Retribusi parkir itu Rp 1.000 untuk motor dan Rp 2.000 untuk mobil jangan minta lebih. Itu dilarang keras untuk meminta lebih. Melang­ gar aturan namanya,” tukasnya saat apel bersama 120 petugas parkir di Metro. Dijelaskannya, dengan me­­ngikuti aturan dan tata ter­tib merupakan bentuk pe­ layanan bagi masyarakat. Pun demikian dengan mengatur perparkiran yang ada di Kota Metro untuk lebih rapi dan tertata. (uno/asf )

Pilkada, SE Siap Jadi Wakil BANDARLAMPUNG - Men­ jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bandar Lampung tahun 2015-2020, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung siap di lamar para calon Wali Kota Bandar Lam­ pung sebagai wakilnya. “ Kalau saya sih mau saja siap saja. Tapi saya ukur baju juga lah jangan kebanyakan mimpi,” ungkap Sudarno Eddi (SE), Rabu (4/6). Diketahui, para calon yang

akan maju pada tahun 2015 sebagai kepala daerah Kota Ban­dar Lampung yakni Herman HN, Thabroni Harun, Kherlani, Gufron Aziz, Supriyadi Alfian, dan Hartarto Lojaya. SE sendiri siap jika diingin­ kan mendampingi salah satunya dari mereka. Akan tetapi, dia nampaknya masih malu-malu ketika awak media menanyakan kesiapan dirinya jika menjadi wakil wali kota dalam Pilkada tersebut.

“Ya, enggak tahu lah saya, enggak mau berkhayal nanti ke banyakan mimpi stress. Se­ benarnya udah ada juga yang mengajak saya, tapi jadi lurah,” ucapnya seraya tertawa. SE telah memiliki banyak pengalaman di dalam pe­me­ rintahan. Yakni pernah men­ jabat sebagai Sekertaris Kota (Sekkot) Bandar Lampung se­lama 5 tahun dimasa Walikota Bandar Lampung Eddi Sutrisno. Kemudian menjabat sebagai

Pj. Bupati Pringsewu selama 1,3 tahun, lalu masuk ke provinsi Lampung selama 2,3 tahun se­bagai Sekertaris Dewan (Sek­ wan). Dan sekarang menempati Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung. “ Liat nanti lah gimana, saya enggak mau mimpi ngukur baju juga gimana. Butuh uang banyak kalau mau nyalon (Walikota). Tapi kalau ada yang mengajak ya enggak tahu juga lah,” tan­ dasnya. (rie/asf)

TKS Bapol-PP Tak Ada Jaminan Kesehatan BANDARLAMPUNG – Se­ kitar 1.024 personil tenaga kerja sukarela (TKS) Badan Polisi Pamong Praja (Bapol-PP) yang bertugas di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, hi­ ngga kini belum terkaver jami­ nan kesehatan dari pemerintah setempat. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandarlampung Tobroni Harun, ketika me­nyam­ paikan usulan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung Semergou, Rabu (4/6). Ia membeberkan, bahwa diketahuinya hal tersebut yakni dari perbincangan dirinya ber­ sama 12 personil Bapol-PP ya­ng selama ini menjaga ke­ diamannya. “Kawan-kawan Pol-PP ini jaminan kesehatan­

nya dari mana? Ternyata Jam­ kesda tidak punya, jaminan kesehatan lain juga tidak ada, sedangkan selama ini kerja me­reka dirasa cukup berat mem­bantu pemerintah kota,” jelasnya di depan seluruh ang­ gota rakor, kemarin. Dirinya menambahkan, bah­wa kedepannya hal ini perlu diurus dan dipertimbangkan untuk diajukan Bapol PP, agar seluruhnya tersentuh atau memiliki jaminan kesehatan. “Jangan sampai yang setiap hari di depan mata kita justru lolos,” ungkapnya. Terkait hal tersebut, Kepala Bapol PP Kota Bandarlampung Cik Raden membenarkan, bah­ wa selama ini memang 1.024 TKS Bapol PP belum terkaver atau tersentuh oleh jaminan kesehatan. “Iya, TKS kita ada

1.024 personil. Dan kesemuanya memang belum memiliki ja­ minan kesehatan,” terang Cik Raden. Disinggung dengan per­min­ taan Wakil Wali Kota, dirinya sangat mengapresiasi usulan tersebut, dan mendukung pe­ nuh hal itu karena memang jaminan kesehatan diperlukan seluruh pihak, khususnya per­ sonil Pol PP yang kerjanya me­ mang cukup berat dan tak mengenal waktu. Sementara itu, menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Amran menyatakan bahwa usulan ter­kait pengajuan jaminan kesehatan untuk TKS Pol PP sebenarnya sudah sejak Kadin­ kes yang lama masih menjabat diusulkan. “Sudah diusulkan sejak ka­

dinkes yang lama. Namun dulu masih terkendala dengan do­ misili mereka,” ujar Amran. Dirinya menjelaskan, bahwa untuk pengurusan jaminan kesehatan harus sesuai dengan domisili peserta. “Kan dalam pengurusan jaminan kesehatan itu harus sesuai dengan domisili. Nah saat itu masih ada yang tidak sesuai dengan domisili,” terusnya. Kendati demikian, pihaknya akan segera mengurus usulan tersebut supaya semuanya dapat terkaver dalam jaminan kese­ hatan sesuai dengan usulan Wakil Walikota. “Kalau sudah instruksi pak wali, sepenuhnya akan kita laksanakan. Sehingga tahun ini Insya Allah semua bisa mendapatkan pelayanan kesehatan berupa jamkesda,” tukasnya. (tik/asf)

DPRD Rancang Perda Amdal Lalin Antisipasi Kemacetan Metro - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Metro ber­sama Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) serta dengan Satuan Lalu Lintas Polres Metro, melakukan dengar pendapat dalam membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin), kemarin. Ketua Pansus Raperda Amdal Lalin Megasari mengatakan, raperda yang diuslkan oleh pihak eksekutif ini dianggap perlu melihat pembangunan yang sangat luar biasa di Kota Metro. “Memang sangat diperlu­ kan Perda Amdal Lalin untuk mengantisipasi dampak me­ nurunnya pelayanan lalu lintas, akibat pesatnya pembangunan. Karenanya, dengan Perda ini ke depan Kota Metro akan tetap nyaman dengan lalu lintas yang

7

lancar,” ujarnya di ruang OR DPRD Kota Metro, kemarin. Lebih lanjut Megasari me­ ngatakan, pesatnya pem­ba­ ngunan seperti pusat per­be­ lanjaan, hiburan, pemukiman dan infrastruktur dapat ber­ dampak tidak baik, jika tidak diatur masalah lalu lintas di sekitar area tersebut. “Ketika tempat usaha, pe­mukiman atau infrastruktur  tidak dikaji Amdal Lalin, tentu 10-15 tahun ke de­ pan akan ber­dampak kemacetan lalu lintas. Dengan begitu, baik pe­laku usaha maupun ma­sya­ rakat akan merasa dampak ne­gatif yang ditimbulkan di­ kemudian harinya,” jelasnya. Karenanya, sambung Me­ ga­sari, pansus memanggil se­ luruh eleman yang terkait untuk mendengarkan masukkan yang nantinya dapat memberikan masukkan dalam merancangan perda Amdal Lalin tersebut. “Kita memanggil Di­shub­ kominfo, Satlantas Polres Metro, Bagian Hukum Setkot Metro

dan Bagian Organisasi, Bina Tata Kota untuk duduk bersama memberikan masukkan dalam merancang Perda Amdal Lalin ini,” tandasnya. Ditempat yang sama, Se­ kertaris Dishubkominfo Kris Endarto mengatakan bahwa untuk Amdal Lalin memang sudah diterbitkan Perwali pada tanggal 19 September 2013. Mengingat tidak kuatnya aturan di Perwali, maka dianggap perlu dibuatkan Perda. “Dalam UU lalu lintas sen­ diri, seluruh daerah diwajibkan menerbitkan Perda Amdal Lalin. Karenanya, kita mengusulkan kepada DPRD Kota Metro untuk dapat membuat dan mener­ bitkan Perda mengenai Amdal Lalin,” ujarnya. Kris juga mengatakan, de­ ngan Amdal Lalin pihaknya bersama Satlantas Polres Kota Metro dapat memprediksi 1015 tahun tentang kondisi lalu lintas. “Dengan adanya Perda Amdal Lalin serta dapat di­te­

rapkan oleh pelaku usaha, maka kita dapat memprediksi keadaan lalu lintas di Kota Metro 10-15 tahun ke depan. Dengan begitu, kita mampu mengantisipasi kemacetan lalu lintas jika ke­ padatan kendaraan semakin meningkat di kemudian hari­ nya,” paparnya. Dia juga mengatakan bahwa dengan Amdal Lalin, gedunggedung perbekanjaan, usaha dan tempat yang berpotensi banyaknya kendaraan harus diwajibkan memiliki space un­ tuk lahan parkir dan sistem keluar masuk kendaraan. “Saat ini dari studi yang di­ la­kukan, beberapa titik tempat terjadinya kemacetan dika­ renakan banyaknya kantong parkir di jalan raya. Nah, dengan Amdal Lalin kita berharap ge­ dung-gedung yang ada akan dilengkapi lahan parkir yang nantinya tidak akan menggangu pengguna jalan termasuk sistem keluar masuknya kendaraan,” pungkasnya. (uno/asf)

Workshop Penerapan Kurikulum Baru

Dinas Pendidikan Terganjal Dana BANDARLAMPUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ban­ darlampung merasa kesulitan dengan rencana diadakannya workshop, guna pelatihan guruguru terkait penerapan kur­ kulum baru yang hingga kini belum juga terlaksana. Workshop yang rencananya akan diadakan bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kota Bandarlampung, terkendala dana pelaksanaan kegiatan itu. Karena dana yang akan digu­ nakan untuk workshop tersebut belum masuk ke dalam Peru­ bahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Dana itu memang belum di floating (dimasukkan) dalam APBD, maksud awal kami, se­ kiranya wajib mencarikan dana itu supaya kegiatan ini bisa ja­lan. Namun kedepannya tidak terjadi masalah dengan ang­ garannya,” ungkap Kepala Dis­ dik Kota Bandarlampung Su­ kar­ma Wijaya, usai me­lak­sa­ nakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan bersama seluruh Sa­tuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung Semergou, Rabu (4/6). Salah satu upaya Disdik guna ter­laksananya workshop ter­ sebut, adalah bekerjasama dengan kepala-kepala sekolah mulai dari tingkat SD, SMP,

SMA, dan SMK negeri maupun swasta. Anggaran yang terhitung senilai Rp400 juta untuk me­ ngadakan workshop tersebut, awalnya ingin diusahakan Dis­ dik dengan dana talangan dari masing-masing sekolah. “Kita sudah sepakat dengan kepala sekolah dari SD, SMP, SMA, dan SMK Negeri dan Swas­ta untuk menalangi dulu dana anggaran ini, itupun kalau dibolehkan oleh Pak Wali, maka di sini kami mohon petunjuk dari Pak Wali,” papar Sukarma. Terkait hal itu, Wali Kota Her­man HN menyatakan bahwa pihaknya tidak merestui usulan Disdik guna menggunakan da­na talangan dari masingma­sing sekolah. Hal itu dika­ renakan, terlalu riskan di ke­ mudian hari, ditakutkan banyak pihak yang menyalahgunakan kebijakan itu. “Gak boleh talang menalang lah, bahaya, baca lagi itu PP (Peraturan Pemerintah) 58 ta­ hun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah,” tegas Her­ man HN ketika menjawab usu­ lan dari Kepala Disdik Kota Bandarlampung, kemarin (4/6). Dalam hal ini, Herman HN selaku pemegang kebijakan dan kekuasaan penuh dalam pemerintahan kota (pemkot) Bandarlampung, dirinya me­ ng­imbau untuk melayangkan

surat pengajuan ke Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Saya minta, Pak Sekda buat­ lah surat ke DPRD, terkait pe­ ngajuan dana untuk mendahu­ lui perubahan APBD. Dengan men­cantumkan tandatangan saya dan melampirkan surat dari Kementerian Pendidikan,” jelas Herman. Dirinya menambahkan, bah­wa lebih baik mengantisi­ pasi dengan meminimalisir masalah, daripada di bela­ kangnya kelak lebih banyak masalah yang timbul. Sebelumnya diketahui, bah­ wa rencana pelaksanaan pe­ latihan guru-guru terkait kuri­ kulum baru yang secara ber­ tahap mulai diterapkan di se­luruh sekolah di Kota Ban­ darlampung, adalah salah satu usulan dari Wali Kota Ban­dar­ lampung Herman HN. “Terkait penerapan kuri­ kulum baru, dirasa masih ha­rus melewati pelatihan guru-guru. Hal ini untuk me­ mahami, me­nerapkan, dan meng­imp­le­mentasikan kuri­ kulum baru agar ke depannya hasil yang didapat pun baik,” ujar Sek­retaris Kota (Sekkot) Ban­dar­lampung Badri Tamam saat melantik beberapa pejabat yang di-rolling Senin (2/6) lalu. (tik/asf )


ECONOMIC DEVELOPMENT

8

Lampung NewsPaper KAMIS, 5 JUNI 2014

Ekonomi dan Pembangunan

Kegiatan Seremoni Telan Dana Rp 200 Juta L AMBAR- Kegiatan seremonial peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Lampung Barat (Lambar), di Gedung Serba Guna (GSG) Liwa Lambar, kemarin (4/6), mencapai Rp. 200 juta. Sejumlah dana dimaksud seharusnya digunakan yang lebih bermanfaat dalam menangani sampah yang menumpuk, di beberapa titik dan pekon di Liwa, Balikbukit dan tak hanya dihamburkan untuk acara seremonial semata. Pantauan koran ini, di beberapa pekon, yakni Pemangku Sukamarga Pekon Padangcahya, Balikbukit tumpukan sampah menggunung seiring waktu. Tidak tampak upaya satker itu untuk m e n g a t a s i n y a. “Seharusnya dana itu digunakan untuk membuat tempat pembuangan sampah baru. Sebab di beberapa pekon di kecamatan Balikbukit, yang

menjadi kecamatan ibu kota saja tumpukan sampah tak tertangani,” ujar seorang warga yang enggan dipublikasikan namanya. Terpisah, Kabid Amdal, Mintaria membantah jika seremoni peringatan hari lingkungan hidup itu menelan dana hingga Rp200 juta. “Kalau ada yang mengatakan begitu (menelan dana Rp200 juta ) silahkan tunjukkan itemnya. Jadi tidak menelan dana sebesar itu,” ungkapnya. Kendati membantah, dia enggan menyebut jumlah dana yang digelontorkan untuk kegiatan itu. “Saya tidak bisa menyebutkan, kalau mau konfirmasi masalah itu silahkan ke kantor kita buka DPA-nya,” ungkapny. Dikatakan, sejak terbentuk taun 2000 lalu, BLHKP telah melalukan berbagai upaya untuk menjaga lingkungan hidup. “Semua bidang berperan dalam menjaga lingkuna hidup ini,” kata dia. (esa/kdi)

Ketua DPRD Terancam Masuk Bui PESAWARAN - Akibat tidak tepat janji, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesawaran, Toto Sumirat terancam masuk penjara. Ini lantaran, dirinya dilaporkan oleh Laskar Merah Putih (LMP) setempat ke Polsek Gedongtataan, Pesawaran, beberapa waktu yang lalu. Pelaporan tersebut, disebabkan janji terhadap LS yang memberikan pinjaman sebesar Rp. 200 juta, untuk memenangkan pemilihan legislatif 9 April 2014 lalu. Namun, sampai saat ini, kendati terpilih belum juga di lunaskan. Menurut Panglima Laskar Merah Putih, Lukman Pasha dirinya geram terhadap ulah sang Ketua Dewan. Selain itu, pihak LS, tidak akan mau uang itu tidak kembali ke tangan LS, dengan modus akan dibayar secepatnya setelah itu dengan janji yang tidak tepat. Ini dianggap Lukman merupakan pelecehan hak seseorang. “Tahun 2013 lalu ketua DPRD ini atas nama Toto Sumirat ini meminjam uang sebanyak 200 juta, sama adek saya. Tapi sudah hampir satu tahun ini uang itu tidak juga dikembalikan, Ketua itu, (Toto) pinjam uang kita memberi tunai,” ungkapnya saat dikomfirmasi oleh sejumlah wartawan, Rabu (4/6). Dia menambahkan, tak ada pilihan lain baginya kecuali menyeret wakil rakyat tersebut ke jalur hukum. Karena dari batas waktu yang disepakati bersama, tidak sedekitpun memunculkan etikat baik dari anggota dewan tersebut, akan membayar hutangnya terhadap adiknya LS.

Lukman menceritakan, kejadian bermula pada tanggal 24 juli tahun lalu, dimana ketika itu Ketua DPRD tersebut meminjam uang sebesar Rp. 200 Juta lengkap dengan janji pengembaliannya waktu itu. Dengan modus akan dikembalikan sepekan kemudian, karena yang meminjam adalah Ketua DPRD maka diberikan. “Jadi wakil rakyat karena dipilih rakyat, sudah jadi malah menipu rakyat, jangan begitu dong kita kan sama-sama butuh makan. Jangan meremehkan hak orang lain, kalo situ wakil rakyat,” ungkap Lukman. Berdasarkan data yang dilansir LampungNewsPaper, Polsek setempat membenarkan telah menerima laporan korban, dengan dugaan penipuan terhadap Adik (LS) Pada Tanggal, 26 April 2014 lalu. Laporan tersebut bernomor no. STPL/ B1-337/ IV/ 2014/ RES LAMSEL/ SEk Tataan, dalam laporan dipaparkan bahwa pada tanggal 24 juli 2013 di Gedongtataan Kabupaten Pesawaran telah terjadi tindak penipuan, yang dilakukan oleh Toto Sumirat terhadap korban tersebut. Pelaku menemui korban bermaksud untuk menggunakan uang milik korban, pelaku akan mengembalikan uang milik korban pada bulan September 2013 lalu. Saat waktu pembayaran tiba, ternyata pelaku belum juga menepatkan janji. “Saat ini masih dalam proses, masih mencari bukti yang cukup,” ujar Kapolsek Gedongtataan Dencik, melalui pesan singkatnya. (don/kdi)

FOTO : EKO/ LAMPUNG NEWSPAPER

DENGAR ARAHAN : Kepala DKP Lamsel Ir. Afruddin, saat memberikan sambuatan pada kegiatan sosialsisai dalam rangka pengarahan tekhnis, terkait pemecahan permasalahan serta mencari solusi masalah yang dihadapi dalam pembudidayaan ikan, di Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Palas, Rabu (4/6).

ISTRI WABUP LAMSEL

Terus Mengubar Sensasi BANDARLAMPUNG-Tim kuasa hukum terdakwa kasus kredit fiktif yang juga Istri Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Melin Haryani Wijaya, terus mengubar sensasi. Kali ini dengan menyebut ada unsur politik dalam kasus yang merugikan negara Rp. 81 miliar itu. Hal ini terungkap saat konfrensi pers di Rumah Makan Begadang Resto, kepada sejumlah wartawan, kemarin (3/6). “Dengar-dengar, ada unsur politik. Adanya upaya lawan politik, untuk menjatuhkan Pak Eki,” ujar Yudo Priyatno, SH yang di damping oleh Erli Yatie, SH, sebagai penasehat hukum terdakwa.

Namun demikian, dirinya enggan menjawab, siapa dalang dalam konflik politik tersebut, yang memiliki peran dalam kasus ini. “Saya tidak tahu, saya cuma dengar dari wartawan saja,” kilahnya. Dalam kasus yang merugikan Negara mencapai lebih dari delapan puluh miliar tersebut, pada dakwa yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Muhammad Syarif, menyebutkan bahwa terdakwa bertanggungjawab atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak PT. NPA. Terkait peran Eki, terhadap kasus ini, dirinya mengatakan pada tahun 2009 wabup Lamsel itu masih memimpin sebagai Direktur. Namun, dirinya

membantah jika orang nomor dua di daerah paling ujung Sumatra itu terlibat. “Perkara ini muncul tahun 2009, pada 26 Februari 2009 sudah tidak lagi menjabat Direktur Utama,” ungkapnya. Dalam komfrensi pers tersebut, dirinya memaparkan, pada tanggal 25 September 2006 kliennya menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Bank Rakyat Indonesia persero, tbk. Dimana terdakwa sebagai Direktur PT. Natar Perdana Abadi, untuk pelayanan kredit kendaraan bermotor, dengan platfond pinjaman sebesar Rp. 15 Miliar. Kemudian, selanjutnya pada tanggal dua puluh delapan Desember 2006, pihak

Bank menambah platfon pinjaman mencapai 10 miliar rupiah. “Kemudian, pada tanggal 23 Oktober 2007 PT. BRI menambah platfon pinjaman sampai dengan Rp. 25 miliar,” kata dia, sambil membaca rilis yang disiapkannya sendiri. “Kalau pada dakwaan jaksa ada debitur yang dirugikan atas nama Eko Susanto bin Fauzan itu tidak benar. Sebab soal itu sudah clear. Karena Eko sendiri sudah mengeluarkan surat pernyataan tidak merasa dirugikan dan tidak pernah ada penolakan Kredit yang diajukannya pada tanggal 15 April 2014 lalu,” tambahnya. Pada kesempatan itu,

dirinya mengungkapkan adanya unsur kredit macet, sebanyak 10.795 debitur dengan nilai delapn puluh satu miliar lebih. “Sementara KKB lancer hanya 471 debitur dengan nilai Rp. 1.096 miliar,” kata dia. Melin sendiri, sehari sebelumnya, telah menjalani sidang perdana dugaan kredit fiktif yang merugikan nasabah atau konsumennya yang berjumlah dua orang yaitu Eko Susanto dan Ucok Siregar. Dalam persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri Tanjungkarang tersebut, Melin di duga bertanggungjawab terhadap kredit fiktif dan seluruh kebijakan PT. NPA, yang dipimpinnya. (kdi)

Tingkatkan Perikanan Air Tawar LAMSEL- Dalam rangka meningkatkan program unggulan di Kecamatan Palas yakni sentral budidaya ikan air tawar, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) lakukan temu tekhnis dengan para pembudidaya ikan. Hal tersebut diungkapkan Kepala DKP kabupaten setempat Ir.Afruddin, saat ditemui usai memberikan pengarahan kepada para petani ikan air tawar di Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Palas Lamsel, Rabu (4/6). Dengan adanya pertemuan tersebut, kata Afruddin, diharapkan dapat mengetahui berbagi kendala serta mencari solusi yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan tersebut. Dari   hasil pertemuan itu,

terungkap kendala budidaya tersebut, yaitu masalah pakan yang cukup mahal dan masalah klasik permodalan. “Oleh karenanya, dalam pertemuan tersebut kita undang salah satu perusahan pembuat pakan ikan, untuk dapat mencarikan solusinya. Sedangkan, untuk masalah permodalan para petani ikan, kita coba sarankan mereka untuk mengajukan modal usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ungkapnya. Selain itu lanjut dia, untuk program budidaya ikan air tawar ini, nantinya tidak hanya terfokus pada satu kecamatan saja. Melainkan merata di seluruh Lamsel. Karena, budidaya ikan air tawar ini tidak begitu sulit, dan pangsa pasarnya cukup menjanjikan. “Program

pengembangan budidaya ikan air tawar ini akan kita coba di 17 Kecamatan, sehingga kedepan Lamsel akan menjadi salah satu penghasil ikan air tawar, terbesar di Provinsi Lampung,” ujarnya. Dirinya menambahkan, pesesrta temu tehinis ini diikuti sebanyak 30 orang petani ikan air tawar dari Kecamatan Palas dan Kecamatan Penengahan. “Ya mudah-mudahan dari berbagai persoalan yang dihadapi oleh para petani ikan air tawar ini, tidak menyurutkan semangat mereka dalam membudidayakan ikan air tawar. Dimana dalam setiap   usaha, tentunya berbagai persoalan pasti ditemui, namun yakinlah pasti ada solusinya,” tutupnya. Sementara di Lampung

Barat, untuk meningkatkan budidaya ikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Perikanan, setiap tahunya selalu menggelontorkan bantuan program Keramba Jaring Apung (KJA) kepada petani budidaya ikan. Ini bertujuan, untuk meningkatkan produksi ikan air tawar lokal. Tetapi sayangnya, upaya tersebut tidak berjalan maksimal. Masalahnya, dari 40 KJA yang telah diberikan kepada kelompok tani 20 persen tidak dimanfaatkan untuk budidaya ikan. “Masyarakat yang mendapat bantuan, tidak memanfaatkan KJA dengan maksimal untuk budidaya ikan,” ujar Kepala Bidang Produksi, Umi Fitriyah, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (4/6).

Seharusnya, dengan bantuan KJA yang ada, Lambar dapat memproduksi ikan air tawar 80 Ton pertiga bulan. Namun, itu dengan sarat perawatan ikan yang bagus, dan ditunjang air yang bersih dan pakan yang cukup. Bila itu telah terpenuhi, setiap satu unit KJA bisa mengeluarkan ikan sebanyak 2 ton per panen. “Yang ditargetkan setiap tiga bulan sekali KJA ini dapat mengeluarkan ikan air tawar, maksimal 2 ton,” kata dia. Namun, setelah pihaknya mononitoring ke 40 KJA yang ada, kurang lebih 15 KJA tidak digunakan dengan baik. “Itukan sebenarnya sayang. Program ini dikeluarkan untuk memajukan budidaya ikan di lambar. Tapi kok gak digunakan,” paparnya. (aan/ lim/esa/kdi)

Family Karaoke Ditolak Warga PRINGSEWU – Berdirinya tempat hiburan Orange Family Karaoke di jalan lintas Ahmad Yani, kelurahan Pringsewu Barat Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, ditolak Remaja Islam Masjid (Risma), bersama Ta’mir Masjid Nurul Iman serta tokoh masyarakat setempat. Hal itu terungkap saat dialog sosialisasi dan edukasi peraturan daerah (Perda) tentang RTRW, menyikapi rencana dibuka karaoke Family Orange yang digelar Kelurahan Pringsewu Utara bersama Bapeda Pringsewu, di balai kelurahan setempat, Rabu (4/6). Penolakan sejumlah warga tersebut, karena berdirinya tempat hiburan berkonsep karaoke keluarga itu dinilai terlalu dekat dengan kawasan pendidikan meliputi TK dan TPA Nurul Iman, SMK Karya

Bhakti, Bimbel Ganesha Operation. Selain itu juga berdekatan dengan tempat ibadah Masjid Nurul Iman dan anak-anak warga atau anak kost yang masih status pelajar. Ketua Risma Nurul Iman, Nasrul Sidiq mengatakan, pihaknya keberatannya dan menolak serta tidak menyetujui dengan berdirinya karaoke Family orange di lingkungan I tersebut. “Kami menolak karena Risma ini adalah generasi penerus yang ingin mendapatkan ilmu  bermanfaat. Sebab, dengan keberadaan karaoke tersebut akan sangat mengganggu mental anak- risma yang masih labil,” ungkapnya, Rabu (4/6). Lurah Pringsewu Utara, Heru Widodo menjelaskan, acara bersama Bapeda yang digelar dalam rangka untuk melakukan sosialisasi dan edukasi peraturan daerah tentang RT/

NewsPaper Lampung

Koran Bisnis Pertama dan Terbesar di Lampung

RW, menyikapi tumbuh perkembangan semua pusat jasa dan perdagangan di kelurahan setempat. Termasuk juga rencana akan dibuka karaoke, Family orange. “Jadi, Insiatif saya bersama Ivan dari Bapeda itulah, salah satu misi yang akan kita bawa out dari itu menjadi sebuah pemahaman baru untuk warga. Bahwa itulah peraturan daerah baru mestinya menjadi pegangan kita semua, yang harus ditaati oleh semua kalangan. Dalam rangka memberikan kepastian hukum, kepada pemerintah, pelaku usaha serta masyarakat,” ujarnya. Dirinya menambahkan, terkait yang menjadi keberatan oleh masyarakat dengan berdirinya family karaoke sudah diatur ketentuan dan pasalpasalnya, melakukan itu dengan penuh tanggung jawab cerdas dan dewasa. “Saya tidak menjadi

berdiri diatas membela mana yang benar dan salah, agar mereka kalau bersikap hal-hal seperti itu harus bisa dipertanggung jawabkan,” ungkapnya. Heru menjelaskan, prosedur dalam mendirikan izin sebenarnya tidak ada yang salah. Karena sudah berjalan dengan ketentuan secara admintrasinya. “Kalau format dari badan pelayanan perizinan terpadu apa adanya seperti itu yang ditanda tangani oleh ketua RT, kepala lingkungan, dan beberapa dari masyarakat. Itupun hanya secara fasih lampiran dari surat pengantar saya itupun yang sudah disiapkan lansung format juga dari badan pelayaan perizinan terpadu,” kata dia. Menur utnya, s ecara admintrasi tidak ada cacatnya untuk pihaknya mengajak masyarakat dilingkungan I

dicermati, pernyataan sikap menolak itu harus didasari oleh sebuah fakta yang kuat. “Artikan dibuka dulu ada tidak peraturan yang dilanggar, atau norma-norma agama baru ada mekanismenya perannya masyarakat. Kalau tiba-tiba berprasangka buruk mau kemana langkah pembangunan Pringsewu. Apalagi di perda itu jelas pemetaan zonanya pusat pengembang pelayanan perdagaangan, jasa, dan pendidikan,” tambah Heru. Sementara, Pemilik karaoke Family orange, Shuta saat dikonfirmasi menjelaskan sebelumnya ada penolakan tanggal 29 Mei 2014 lalu. Pihak mengikuti rapat yang dipimpin Ta’mir masjid Nurul Iman, Hi.Wahyudi bersama warga dilingkungan I membicarakan masalah karaoke miliknya. “Pada saat itupun saya hadir

disana warga tidak ada pernyataan yang menolak dari risma, ta’mir dan ibu-ibu pengajian. Bahkan direkaman bukti ada dengan saya pada saat rapat itu tidak ada penolakan,” ujarnya. Shuta mengatakan, jauh hari sebelum ada pertemuaan itu pihaknya sudah membuat surat pernyataan dengan berdirinya karaoke. Pertama akan menjaga keamaan dan ketertiban di wilayahnya. “Kedua tidak akan menjual minum-minuman keras, ketiga tidak menyediakan pemandu lagu (PL). Keempat saya tidak akan menjadikan tempat usaha tempat maksiat. Jika saya melanggar pernyataan itu, akan menutup usahanya sendiri,” ungkapnya. Ditambahkan Sutha, untuk beroperasi karaoke Family Orange  buka dari hari Senin sampai Kamis mulai jam 09 pagi   sampai 10 malam.

Kemudian hari Sabtu sampai malam Minggu buka dari jam 9 pagi sampai jam 12 malam. “Bahkan kita memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk melakukan sidak mengcek kebenarnya kapan pun. Terkecuali kalau memang di jam tutup,” kata Sutha. Terpisah, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Kabupaten Pringsewu, Budi mengatakan untuk izin Orange Karoeke itu memang telah mengurus izin. “Kemarin pihak Orange Karaoke sudah mengurus beberapa izin, dan telah selesai masalah izinnya. Karena berkasnya sudah lengkap termasuk izin lingkungan yang dikeltahui kepala lingkungan, warga setempat, serta diketahui oleh Lurah,”ungkap Budi saat dihubungi melalui telepon genggamnya. (bas/ kdi)

General Manager : Nizwar, Pemimpin Perusahaan :Nizwar, Pemimpin Redaksi: Senen, Manager Pemasaran: Heri Saputra, Manager Iklan: Khairul, Redaksi: Nizwar, Senen, Khairul, Dini Rahayu Putri, Aswin Siregar, , Dian Pertiwi, Seftri Yana Sari, Karsidi Setiono, Benny Setiawan, Kartika Amalia Ekayanti, (Bandarlampung), Ganda Haryadi (Lampung Tengah), Alfan (Mesuji)Joni Efriadi (Tulangbawang Barat), Elwan Fu’at (Tulangbawang), Segan PS (Mesuji), Muslim (Lampung Selatan), Eko (Lampung Selatan),Darwin Bamuda (Tanggamus), A. Basri, (Pringsewu), Syarif,Doni Alfa Robi (Pesawaran), Sabirin (Lampung Utara), Merli Sentosa(Lampung Barat), Novan Erson ( Pesisir Barat), Riswan Saputra(Metro), Iyan Budi Setiyana(Lampung Timur), Eeng Saputra (Way Kanan), Copy Editor: Kartika Amalia Ekayanti, Manager Pracetak: Robin Ali, Pracetak: Talen Genthur.H, M.Ridho Prihantoro, Desain Grafis: Edwin Jaya, Desain Iklan: Romi Bobi Eka Putra, Pemasaran: Izal, Sandy, Iklan : Dini Rahayu Putri, Muji, Keuangan : Elin Caroline, Administrasi: Rina Apriana, Komisaris Utama : Dwi Nurmawan, Komisaris: Suparno Wonokromo, Direktur Utama : H. Ardiansyah, Direktur: Taswin Hasbullah, Penanggung Jawab Media: Nizwar, Penerbit : PT Lampung Media Pers, Alamat : Jalan Gatot Subroto No.16 Pahoman Bandarlampung, Telp. (0721) 266597 HP.081272506677, Email : newspaperekonomi@gmail.com, Web : www.lampungnewspaper.com, Facebook : Lampung Newspaper, Twitter : @Lpg_NewsPaper


lampung newsPaper kamis, 5 Juni 2014

economic development

9

Sarana Berkualitas dan Edukatif

FOTO SABIRIN/LAMPUNG NEWSPAPER

LEPAS PESERTA : Sekdakab Lampura Samsir memberikan arahan sekaligus melepas secara resmi Peserta Pekan Nasional Petani Nelayan ke Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur di Aula BP4K Lampura, Rabu (4/6)

n Penas Petani Nelayan XIV

Ajang Belajar Petani Nelayan BANDARLAMPUNG– Se­ jum­lah kabupaten/kota mulai memberangkatkan peserta Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XIV di Kecamatan Panjen, Malang Jawa Timur 7-12 Juni 2014. Seperti kemarin, kabupaten Lampung Timur (Lamtim) memberangkatkan 137 peserta yang dilepas oleh Bupati Lamtim, Erwin Arifin. Sedangkan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mem­berang­ katkan 70 peserta yang dilepas Sekdakab Lampura, Samsir. Pelepasan peserta Penas Petani Nelayan dari Kabupaten Lamtim dilakukan di Aula Atas Sekdakab Lamtim. Erwin Arifin mengatakan, acara tersebut dalam rangka untuk mem­ bangkitkan semangat dan tang­ gung jawab serta kemandirian petani nelayan dalam me­ning­ katkan pembangunan per­ tanian. Kegiatan ini merupakan pertemuan kontak tani nelayan seluruh indonesia yang digagas oleh para tokoh tani nelayan sejak tahun 1971. Kegiatan PENAS tahun ini mengambil tema, “Memantapkan ke­pemim­ p­inan dan kemandirian kontak tani nelayan dalam rangka pengembangan kemitraan dan jejaring usaha tani guna me­ wujudkan kesejateraan petani nelayan” “Seya berharap melalui kegiatan ini, meningkatnyaa kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian kontak tani nelayan selaku pelakuu utama sistem dan usaha agri­ bisnis, serta meningkatkan hubungan kemitraan usaha dann jejaring agribisnis antara peserta dengan para pengusaha agribisnis,”jelasnya. Sambungnnya, untuk tahun ini kabupaten Lamtim mem­ berangkatkan 137 peserta yang terdiri dari peserta utama, peserta pendamping dan pe­ serta peninjau. Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan PENAS secara disiplin, meng­ gunakan waktu se-efisien mung­

kin untuk menimba ilmu pe­ ngetahuan, pengalaman, in­ formasi serta teknologi dari daerah lain. Serta memanfaatkan ke­giatan tersebut untuk men­ jalin jejaring bisnis dengan petani atau pengusaha dari daerah lain. Sementara itu, Pemkab Lam­ pura melalui Badan Penyuluh Pertanian Perikanan Per­ke­ bunan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Lampura, kirim 70 orang petani berprestasi ikuti Penas Petani Nelayan XIV di Kecamatan Panjen, Malang. Sedangkan, tujuan mengikut Penas tersebut untuk me­ning­ katkan Sumberdaya Manusia (SDM) para petani di Kabupaten setempat. Kepala BP4K Lampura Syah­ rudin Putra mengatakan, ke­ giatan nasional yang dilak­ sanakan 4 tahunan tersebut rencananya akan dilaksanakan selama sepekan sejak tanggal 7-12 Juni 2014 mendatang. Sedangkan, kegiatan tersebut seperti  sarasehan dan pelatihan teknis tentang Pertanian di Kabupaten Malang Jawatimur. “Hari ini kita telah mem­ berangkatkan sebanyak 70 petani berprestasi guna me­ ngikuti kegiatan tersebut. Bah­ kan, para Petani itu juga di­ dampingi oleh masing-masing penyuluh yang berasal dari 23 Kecamatan se Lampura, “ ujar dia, Rabu (4/6). Selanjutnya, dia juga ber­ harap, seluruh kontingen asal Lampura dapat mengharumkan nama baik daerahnya selama mengikuti kegiatan Penas ter­ sebut, juga mampu menyerap berbagai pengalaman untuk diaplikasikan dalam kegiatan bertani di Lampura. “Kita sangat berharap, ke 70 orang Petani yang telah diberangkatkan untuk mengikuti Penas, sekem­ balinya nanti dapat menyerap berbagai pengalaman untuk diaplikasikan dalam kegiatan bertani di Kabupaten ki­ta,”­ harapnya. Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampura Samsir mengatakan, Penas

petani nelayan merupakan forum pertemuan atau tempat kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi dan pengalaman antara para pe­ tani-nelayan dan hutan, pe­ neliti, penyuluh, pihak swas­ ta dan pemerintah sehingga dapat mengembangkan se­ mangat, tanggungjawab serta keman­d irian bagi petaninelayan dan hutan sebagai pelaku utama Pembangunan Pertanian, Pe­rikanan dan Kehutanan. “Daya saing produk per­ tanian harus mampu menjadi daya saing bagi kabupaten Lampura dan Kabupaten atau kota lainnya di Indonesia,” ujarnya seraya juga berharap para petani yang mengikuti Penas di Malang dapat me­ nyerap ilmu dan pengalaman selama mengikuti Penas, dan dapat mengaplikasikannya di Kabupaten setempat. “Pesan saya dan Pak Bupati, serap seluruh ilmu dan pengalaman selama mengikuti Penas untuk diterapkan di Lampura, “kata Samsir. Selain itu, tambah dia, Penas Petani Nelayan meru­ pakan salah satu upaya me­ ning­ k atkan sumber daya pertanian di Indonesia. “Di­ yakini, melalui berbagai ke­ giatan yang dilak­s anakan dalam Penas tentunya akan muncul tenaga-tenaga per­ tanian yang handal untuk membangun pertanian In­ donesia lebih maju. “Kita juga harus meyakini jika setelah mengikuti kegiatan Pena situ, ke 70 orang Petani asal Lam­ pura, akan menjadi Petani Handal yang dapat mem­ banggakan Kabupaten Lam­ pura, di masa depan,”­pung­ kasnya. Sekedar informasi, Penas XIV tahun ini mengambil tema, “Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan dalam rangka Pe­ ngembangan Kemitraan dan Jejaring Usahatani guna Me­ wujudkan Kesejahteraan PetaniNelayan. (yan/sab/een)

Jelang Ramadan Harga Sembako Naik

TUBA- Menjelang bulan Ramadan 1435 H harga ko­ munitas sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah kabupaten Tulangbawang (Tuba) tidak stabil di bulan Juni 2014 ini. Beberapa harga komunitas bahan pokok melonjak naik di pasar-pasar tradisional daerah setempat. Tidak stabilnya harga bebe­ rapa komonitas bahan pokok yang terjadi di pasar-pasar tra­ disional wilayah Tuba, dise­babkan adanya permainan agen penyalur untuk beberapa ko­monitas bahan pokok konsumsi sehari-hari rumah tangga ter­sebut. “Seperti minyak makan, telur ayam ras, cabe merah (kriting) dan bawang merah, semua me­ ngalami kenaikan harga. Jika dibandingkan pada bulan Mei lalu, harga naik mencapai Rp5000 hingga Rp 20.000 dalam per kilo­ gram (kg) nya,” ungkap Patimah (32) warga kecamatan Banjar Agung kepada Lampung News­ Paper usai berbelanja di Pasar

Tradisional Unit 2, Rabu (03/06) Khusus sayuran, seperti cabe merah dan bawang merah, sam­ bung Patimah, harganya melonjak naik sekali. Padahal bahan sayuran tersebut menjadi kebutuhan pokok dalam kehi­dupan seharihari rumah tang­ga. Apalagi bulan Ramadan tahun 2014 tidak lama lagi tiba. Sehingga kenaikan harga itu sangat dirasakan oleh mas­ yarakat (pembeli). “Cabe merah sebelumnya Rp 12.000 kini mencapai Rp 30.000 per kg, bawang merah sebelumnya Rp 16.000 kini Rp 25.000 per kg, “ ujar Patimah. Senada diungkapkan, Mar­yati (28) warga Etanol Unit 2 menga­ takan, kenaikan harga terjadi sejak awal bulan ini. Karena pada minggu-minggu lalu harga be­ berapa bahan pokok dipasar unit 2 masih stabil, seperti telur ayam dan minyak makan juga beberapa bahan pokok lainnya. “Minyak makan sebelumnya Rp 13.000 kini Rp 17.000 per kg,

Indra Bangsawan saat di temuai di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, pentingnya melakukan pengawasan ter­ hadap masyarakat di wilayah pesisir pantai dan di daerah perairan kabupaten Tuba untuk mengurangi pelanggaran da­ lam melakukan kegiatan pe­ nangkapan ikan. “Rawanya pelanggaran (illegal fishing) yang dilakukan para nelayan di Tuba dan pendatang mendorong kami untuk mengambil langkahlangkah upaya penyelamatan terhadap biaota air tawar dan laut,” bebernya beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, pe­ma­

sangan pukat yang berlebihan, pe­nyetruman ikan, pe­nge­ boman dan penangkapan ikan me­makai trol, hal ini bila di biarkan akan merusak ekosistem dan punahnya biota-biota baik yang di air tawar dan air laut. “Jadi di harapkan melalui peran serta masyarakat yang dibentuk Pokmaswas dapat mengurangi aksi nelayan-nelayan nakal yang melakukan penangkapan tampa memikirkan kelang­ sungan biota,”tegasnya Sementara itu Jamal, Kepala Kampung Sungai Burung Ke­ camatan Dente Teladas menge­ luhkan aksi kawanan nelayan pendatang dari daerah lain

langkah atau upaya turun la­ pangan survey harga di pasarpasar tradisional atau operasi pasar. Jika memang belum seha­rusnya mengalami kenai­ kan harga, maka para pedagang tersebut dilakukan penertiban bahkan dikenakan sanksi. “Pemerintah daerah juga harus peka dengan keluhan-keluhan masyarakatnya. Dan tentunya upaya semacam ope­rasi pasar atau survey harga pasaran me­ mang merupakan salah satu tugas dari pemerintah juga kan? Oleh karenanya segeralah dicek teru­ tama pasar-pasar tradisional atau pasar kampung.”Harapnya. Hasil penelusuran koran ini memang terdapat kenaikan harga beberapa komunitas ba­ han pokok di pasar tradisional Unit 2 dan wilayah Menggala. Hal tersebut diketahui sejak awal Juni 2014, karena men­ jelang bulan Ramadan 1435 H yang tidak lama lagi dilak­sanakan umat muslim. (elw/een)

Rapel Kenaikan Gaji Masih Terganjal PP LAMPURA -Hingga Rabu (4/6), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lam­pura) belum dapat me­ mastikan waktu pencairan rapel kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungannya. Pasalnya, Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang kenaikan gaji tersebut hingga kini belum terbit. “Kita belum dapat petunjuk untuk mencairkan rapel ke­ naikan gaji itu dari Pusat. Untuk itu, sampai dengan sekarang Kita masih menunggu petunjuk Peraturan Pemerintah ter­se­ but,”ujar Kepala Badan Penge­ lolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Lampura, Dedy Alpani,

Rabu (4/6). Menurut dia, untuk tahun 2014 ini gaji PNS seluruh In­ donesia diperkirakan akan me­ngalami kenaikan dalam kisaran 6 persen atau 7 persen. Namun sayangnya, PP yang menjadi dasar untuk mencair­ kan dana itu hingga kini belum diterima oleh pihaknya. “Tahun ini, gaji PNS naik sebesar 6-7 persen,” pungkasnya. Ditambahkan Kasi Gaji, Bidang Perbendaharaan BPKA, Rusdi bahwa alokasi dana rapel kenaikan gaji PNS Lampura tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 12 Miliar terhitung sejak bulan Januari hingga Juni ini. “Alokasi rapel kenaikan gaji

Rawan Illegal Fishing, Bentuk Pokmaswas TUBA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Ka­ bupaten Tulangbawang (Tuba) berupaya mempertahankan ekosistem biota air tawar dan biaota laut, guna kelangsungan hidup manusia di masa men­ datang khususnya wilayah setempat. DKP Tuba tahun 2013 lalu, telah membentuk Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pe­ ngawas) sebanyak 15 kelompok tersebar di 7 kecamatan, me­ liputi kecamatan Penawar Aji, Banjar Margo, Menggala, Dente Teladas, Gedung Me­ neng, Gedung Aji dan Banjar Agung. Menurut Kepala DPK Tuba,

selain itu telur ayam ras sebelum­ nya Rp 19.000 kini Rp 23.000 per kg. Namun ada juga beberapa bahan pokok lainnya yang tidak naik harganya,” ungkap Maryati yang diamini oleh warga lainnya. Menurut Maryati, kenaikan harga dari beberapa bahan pokok kebutuhan rumah tangga tersebut, sepertinya permainan dari agenagen penyalur untuk wilayah Pasar Unit 2. Karena tidak semua bahan pokok kebutuhan rumah tangga di pasar tradisional Unit 2 me­ngalami kenaikan. “Hanya beberapa bahan pokok saja yang naik harganya. Selain itu, di daerah lain menu­ rut keterangan dari tetangga yang pernah berbelanja di luar Pasar Unit 2 (Selain wilayah Tuba) harga minyak makan, telur dan harga bahan pokok lainnya masih tetap sama seperti harga lama,” urai Maryati. Ia mengharapkan, supaya badan atau instansi pemerintah yang membidangi, mengambil

yaitu kabupaten tetangga, yang masuk keperairan Tuba dengan melakukan penangkapan me­ makai trol. “Bila aksi kawanan nelayan pendatang yang masuk ke­ perairan Tuba tidak segera di tertipkan di pastikan para nelayan lokal setiap tahunya akan merugi. Pasalnya para nelayan yang berasal dari wilayah Kabupaten Lampung Timur menangkap meng­ gunakan trol sehingga hasil tangkapan nelayan lokal me­ nurun akibat nelayan pen­ datang,”keluhnya Pihaknya meminta DPK Tuba menghadapi musim timuran seperti saat ini, agar

pihak dinas terkait melakukan pengawasan yang aktif serta dilakukan patroli secara rutin. “Bila aksi kawanan nelayan pendatang yang masuk ke­ perairan Tuba tidak segera ditertibkan dipastikan para nelayan lokal setiap tahunya akan merugi,”keluhnya Bukan hanya meruginya nelayan lokal akibat para aksi kapal-kapal trol dari Kabupaten tetangga namun turunya PAD Kabupaten Tuba. Pasalnya hasil tangkapan nelayan pen­ datang tersebut dijual ke Kabupaten Lampung Timur bukan di jual ke pembina nelayan di kampung sungai burung. (elw/een)

yang akan kita bayarkan itu diperkirakan setiap bulannya akan dibayarkan sekitar Rp. 2 Miliar. Jika dihitung dari bulan Januari sampai Juni, maka jumlahnya mencapai sekitar Rp. 12 Miliar bahkan bisa lebih,” katanya. Namun, tambah dia, pi­ haknya belum berani menya­ lurkan rapel kenaikan gaji itu lantaran PP yang mengatur pelaksanaannya belum di­ terbitkan. Untuk itu, selama ini pihaknya terus mencari informasi melalui internet terkait keberadaan PP itu. Namun, memang PP itu belum diterbitkan oleh pemerintah pusat. “Hampir setiap hari, kita

cari info soal PP tentang ke­ naikan gaji tahun ini. Tapi memang belum ada,” pungkas Rusdi. Sementara itu, salah se­ orang PNS Lampura yang berinisial DI mengaku sangat meng­ha­rapkan rapel kenaikan gaji dimaksud dapat segera di­bayarkan. Karena dana itu sangat dibutuhkan terlebih seperti saat ini yang sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan dan tahun ajaran baru anak-anak sekolah. “Mau­nya rapel itu cepat keluar mas. Apalagi sekarang sudah men­dekati bulan puasa dan tahun ajaran baru,” ujarnya singkat.(rin/een)

n Dugaan Penggelapan Raskin

Sementara, Kakam Masih Bebas WAYKANAN - Meski sempat diperiksa inspektorat Waykanan, namun saat ini Kepala Kampung (Kakam) Ketawai, Kecamatan Kasui, dengan inisial M yang di­ duga menggelapkan 1.000 kilo­ gram (kg) beras untuk masyarakat miskin (raskin) tahun 2013 masih melenggang bebas. M terlihat masih aktif menjabat Kepala Kam­ pung Ketawai.    Inspektur Waykanan, Yunada Atik, Rabu (4/6) mengatakan, meski pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap M namun tak memenuhi bukti kalau M telah melakukan penggelapan raskin. “Ya, memang saat ini status Kepala Kampung Ketawai hanya sebagai terduga pelaku peng­

gelapan raskin di kam­pung­nya. Wa­ laupun kami sudah me­la­kukan pemeriksaan terhadap M beberapa waktu yang lalu, namun hingga kini belum cukup bukti,” katanya. Kendati demikian, kata Yunada, pihaknya tetap melakukan penye­ lidikan terhadap kebenaran dugaan penggelapan raskin yang diduga dilakukan M tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan melakukan peme­ rik­saan terhadap kepala dusun, saksi pelapor dan saksi terlapor. “Menurut rencana besok (hari ini,red), kami akan melakukan pemeriksaan terhadap tujuh kepala dusun Kampung Ketawai. Jadi status M tergantung hasil pemerik­ saan para saksi tersebut,” tegas­ nya. (eng/ben)


CMYK

property

10

lampung newsPaper kamis, 5 Juni 2014

Hunian Idaman

Inilah Tips Merawat Kamar Mandi BANDARLAMPUNG – Ka­ mar mandi merupakan salah satu elemen penting dalam suatu rumah. Di dalam satu rumah idealnya memiliki dua sampai tiga kamar mandi yang terdapat di kamar tidur utama, ruang keluarga, dan di area belakang rumah untuk mencuci pakaian. Area kamar mandi pun su­ dah barang tentu harus men­ dapat perhatian lebih untuk perawatan atau dibersihkan agar selalu bersih. Langkah apa saja yang perlu diperhatikan para pemilik rumah ketika membersihkan kamar mandi? Menurut I. Y. Dwi Agustianto, perawatan terhadap kamar mandi minimal dilakukan satu kali dalam sepekan. Namun terkadang baiknya, pemilik rumah menyempatkan mem­ bersihkan kamar mandi dua kali dalam satu pekan. Ia menerangkan, cara mudah membersihkan kamar mandi yakni dengan menggunakan bahan kimia berupa cairan pembersih. Cairan ini digunakan untuk membersihkan lantai dan juga dinding yang dilapisi kera­ mik. Langkah awal untuk mem­ bersihkannya yaitu tu­angkan cairan pembersih di lantai dan dinding. Kemudian didiamkan sekitar lima menit. Lalu lantai dibersihkan meng­gunakan sikat dan siram sampai bersih. “Kamar mandi itu elemen pentingnya lantai ataupun din­ ding yang dilapisi keramik. Karena busa sabun cair ataupun sabun batangan yang digunakan

ketika mandi paling cepat buat keramik berkerak dan bisa juga menimbulkan lumut,” ujar pria yang biasa disapa Tian ini ke­pada Lampung NewsPaper, Rabu (3/6). Ditambahkannya, jika kamar mandi memiliki bak penam­ pungan air, cara untuk mem­ bersihkannya juga sama dengan menggunakan cairan pem­ bersih. Namun untuk pem­ bersihan tahap akhir, bak kamar mandi dibersihkan meng­ gunakan kain lap bersih. Apabila area tersebut menggunakan fasilitas shower, tentunya pe­ rawatan lebih mudah. Ditambah lagi, penutup lantai di bawah shower meng­ gunakan material batu kerikil mampu menyerap air. Jika di kamar mandi memiliki bathtub, cara membersihkannya dengan menggunakan jeruk bali dan garam. Langkah awal, potong jeruk bali menjadi dua, ke­ mudian taburkan garam di per­mukaannya. Basahkan bath­tub dan taburkan sisa garam ke permukaan tub. Gunakan jeruk bali sebagai sikat. Terakhir, bilas dengan air bersih. “Keran pun harus sekalian dibersihkan agar terus terlihat mengkilap. Caranya meng­ gunakan baby oil yang dituang beberapa tetes ke kain halus kemudian dipoles ke keran,” jelas pria yang bekerja di CV Lasindo Karya, Jasa Arsitektur dan Pembangunan di Jalan Perum Wisma Mas Blok S2/1, Kemiling, Bandarlampung ini. Selain fokus membersihkan

area lantai, jika di dalam kamar mandi tersedia cermin itupun mudah tertutup kabut uap. Cara membersihkan dapat meng­ gunakan kertas saringan kopi atau kain lembut untuk menyeka cermin.Area lain yang harus di­bersihkan mangkuk toilet (toilet bowl). Peralatan yang digunakan antara lain, seperempat baking soda,  cuka putih, dan sikat toilet. Pertama yang harus di­lakukan, taburkan baking soda dan tuang­ kan cuka ke dalam toilet. Selan­ jutnya, biarkan selama 15 menit, kemudian sikat dan guyur dengan air. Ja­ngan lupa juga membuang sampah, termasuk botol-botol kosong produk perawatan tubuh. Sediakan kembali ke­perluan di kamar mandi yang telah habis. Terakhir, gunakan pengharum ruangan di kamar mandi agar terkesan segar dan wangi. Pentingnya Ventilasi Udara Diterangkannya, kamar man­ ­­ i tidak hanya berbicara masalah d kenyamanan dan kemewahan saja, tapi perlu juga diperhatikan aspek kese­hatan. Untuk itu, area tersebut harus memiliki ventilasi udara. Posisi ventilasi idealnya lang­sung mengarah ke taman samping atau belakang rumah. Tian menyampaikan, manfaat tersedianya ventilasi udara agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam kamar mandi. Selain itu menimbulkan suasana sejuk dalam ruang. Manfaat lain adalah, cahaya matahari bisa

membunuh banyak kuman secara tidak langsung.  Lulusan Sarjana Arsitektur Universitas Kristen Duta Wa­ cana (UKDW) Yogyakarta ini mengungkapkan, jika tidak ada ventilasi maka udara di kamar mandi akan menjadi lembab. Udara lembap berpotensi me­ nimbulkan lumut dan jamur yang berakibat ada kuman penyakit dan bau tidak sedap. “Jika ada ventilasi udara dan cukup sinar matahari membuat kamar mandi lebih cepat kering, sehingga jamur, lumut, dan bakteri tidak berkembang biak. Selain itu, hemat listrik pula, karena selama matahari ber­ sinar, kamar mandi ini tidak perlu penerangan dari lampu,” beber  pria kelahiran Bandar­ lampung, 27 Agustus 1984 ini. Hal lain yang bisa dilakukan untuk konsep kamar mandi sehat adalah meletakkan ta­naman pot. Meski terdengar sederhana, tanaman punya peranan yang cukup baik untuk membantu menyegarkan udara karena bisa menyerap po­lutan.  Tak lupa disampaikannya, pemilik rumah pun dapat menaruh satu pot bunga di kamar mandi untuk mem­percantik ruangan. “Sebenarnya jika ukuran ka­ mar mandi 1,5 meter x 1,5 meter ditaruh pot bunga kurang efektif, karena ruangan terkesan sempit. Tapi jika ukuran ruang lebih besar, ya sah-sah saja ada pot bunga karena memperindah kamar mandi dan berfungsi an­ ti­oksidan,” ujar Tian. (ben/tik)

foto ilustrasi

Peningkatan Harga Rumah di Indonesia Nomor 13 Dunia Indonesia masih masuk dalam daftar 15 besar negara dengan pertumbuhan harga rumah positif, dengan pe­ning­ katan sebesar 9,1%. Dalam daftar 15 negara tersebut, hanya Indonesia dan Malaysia yang merupakan negara di kawasan

Asia Tenggara dengan kenaikan harga rumah di atas 5%. Hal itu terangkum dalam hasil survei lembaga riset properti internasional Knight Frank bertajuk Knight Frank Global House Price Index. Dalam 12 bulan terakhir, kenaikan

har­ga rumah di Indonesia tercatat sebesar 9,1%, sementara Malaysia mengalami kenaikan harga rumah hingga 8%. Dubai tercatat menduduki peringkat pertama kenaikan harga rumah, yakni 27,7%. Angka itu jauh di atas rata-rata kenaikan

harga rumah yang dialami 53 negara lainnya yang disurvei. Kate Everett-Allen, International Residential Re­search Knight Frank menga­takan, pertumbuhan ratarata harga rumah secara global pada periode kuartal I-2014 ini sebesar 7,1%.

“Tren awal tahun biasanya memang seperti ini, dimana ter­ lihat perlambatan di be­berapa kawasan. Karena tren pertum­ buhan yang lebih kuat terjadi di kuartal terakhir tiap tahun,” kata Kate seperti dikutip dari Rumah. com, Selasa (3/6). (rmh/tik)

Berikut 15 negara teratas di peringkat Knight Frank Global House Price Index 1. Dubai (27,7%) 2. China (17,5%) 3. Estonia (16,2%) 4. Turki (13,8%) 5. Taiwan (12,2%) 6. Brazil (12,1%) 7. Australia (10,9%)

8. Kolombia (10,6%) 9. Amerika Serikat (10,3%) 10. Islandia (9,7%) 11. Selandia Baru (9,2%) 12. Inggris (9,1%) 13. Indonesia (9,1%) 14. Lithuania (8,4%) 15. Malaysia (8%)

Taman Mungil di Lahan yang Mungil

MEMILIKI rumah di lahan yang tidak luas tidaklah menjadi kendala untuk tetap memiliki ruang terbuka hijau. Anda dapat mengakali lahan sempit yang tersisa di halaman depan rumah untuk membuat taman mungil nan asri. Untuk melakukan itu, Anda tidak perlu meminta bantuan dari ahli taman atau bahkan tukang sekalipun. Cukup de­ ngan berbekal referensi dari majalah dan bantuan dari teman

atau kerabat yang memiliki hobi ber­kebun, Anda sudah dapat men­desain dan membuat taman mungil sendiri. Walaupun dengan cakupan lusa yang tak seberapa, taman ini tetap dapat memiliki elemen tamn cukup lengkap dengan tatanan yang harmonis. Unsur softscape dan hardscape dapat terlihat berpadu serasi di taman yang hanya seluas 2,5m x 2m.  Anda dapat menanam tana­ man hijau, seperti pucuk merah,

teratai, dan adenium, hingga kemudian ditata rapi. Di pojok taman, dapat juga diberi kolam ikan kecil lengkap dengan hiasan sulingan air di atasnya. Melalui hiasan sulingan air ini meng­ hasilkan gemercik air yang mam­ pu memberikan kenyamanan.   Di bagian tengah, Anda dapat menata satu jalur stepping stone yang dihiasi dengan batubatuan berwarna putih. Selain untuk keindahan, jalur bebatuan ini dapat dibuat dengan alasan khusus. Seperti salah seorang ibu rumah tangga yang me­ nerapkan hal serupa.  “Anak saya suka main ikan di kolam, jadi sering injak-injak rumput. Daripada lama-lama rusak, saya buatlah jalur step­ ping stone ini di tengah-tengah, jadi enggak perlu injak rumput lagi,” ungkap Reni.  Bagaimana? Taman mungil ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk tetap berkarya di area hijau di rumah Anda! Selamat mencoba! (slp/tik)

CMYK


HEADLINES

Lampung NewsPaper KAMIS, 5 JUNI 2014

Lebih Dinamis, Lebih Lampung

Hingga Mei Penderita DBD Capai 41 Orang TANGGAMUS-Hingga bulan Mei 2014 ini, warga Kabupaten Tanggamus yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) cukup banyak yakni 41 orang. Kepala bidang (Kabid) Bina Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan ( BP4L ) Dinas Kesehatan Tanggamus, Taufik Hidayat mengatakan, cukup banyaknya penderita DBD ini tidak terlepas dari kondisi cuaca. Dimana pada awal -awal 2014 lalu, berbagai kecamatan di kabupaten Tanggamus intensitas curah hujan cukup tinggi. Berdasarkan hasil pantauan BP4L dan laporan Puskesmas serta RSU, ke 41 warga yang poistif DBD itu berasal dari berbagai kecamatan. Antara lain, Kecamatan Gisting 13 kasus, Rantau Tijang Kecamatan Pugung 8 kasus, Kecamatan Talang padang 5 kasus. Selanjutnya kecamatan Pulau Panggung 3 kasus, Sudimoro Kecamatan Wonosobo 3 kasus, Kecamatan Bulok 3 kasus, Kedaloman kecamatan Gunung Alip 3 kasus, Pasar Simpang Kecamatan Kotaagung Timur 2 kasus serta Kecamatan Kotaagung 1 kasus dan tidak ada kematian, terang Taufik. Langkah yang telah dila-

kukan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas antara lain, melakukan pengasapan (fogging focus), pemeriksaan jentik nyamuk secara berkala dengan melibatkan peranserta masyarakat secara aktif serta melakukan penyuluhanpenyuluhan agar warga dapat ikut mengantisipasi bahayanya DBD. Taufik mewakili Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Nur Indrati, M.Kes. berharap agar warga dapat selalu menjaga kebersihan lingkungan. Seperti, membersihkan seputaran rumah dari barang bekas yang dapat menimbulkan genangan air, selalu menjaga kebersihan siring limbah rumah tangga, dan lain –lain. Selain itu guna menekan seminimal mungkin serangan DBD, Dinas Kesehatan Kabu paten Tanggamus, telah meminta seluruh Puskesmas untuk waspada dan me lakukan antisifasi serta kesiapsiagaan sedini mungkin atas ke mung kinan terus meningk atnya kasus DBD diberbagai kecamatan Kabu paten setempat. Ini menyusul tingginya penderita DBD di tahun 2013 lalu yang men capai lebih dari 79 Kasus. (ehl/een)

Lamsel Gagal Sabet Piala Adipura 2014 LAMSEL - Harapan Kota Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) mempertahankan piala Adipura tahun 2013/2014 mesti pupus, setelah hasil penilain (P2) dinyatakan tidak masuk dalam daftar penerima piala adipura sebagai kota kecil terbersih se-Indonesia. Gagalnya kota Kalianda ini menjadi catatan buruk sekaligus merusak tradisi ibu kota Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Pasalnya, sejak tahun 2006 hingga 2013 secara berturut Kota Kalianda menda-

patkan piala adipura dengan menggondol 10 kali juara. Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Lamsel, Zubaidi membenarkan kota Kalianda gagal mempertahankan piala adipura dari hasil yang diterimanya pada, Selasa (3/6) kemarin dari pihak kementrian lingkungan hidup RI,  bahwa kota kalianda tidak masuk dalam daftar penerima piala tersebut. “Benar, untuk tahun ini kita gagal mempertahankan itu (piala adipura). Meskipun kita

sudah berupaya dengan maksimal. Sudahlah nyerah saya,” ujar mantan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigras (Dinsosnakertrans), kemarin (4/6). Dijelaskan, kegagalan kota kalianda untuk mempertahankan predikat tradisi juara tersebut dikarenakan adanya perubahan sistem penilaian. Dimana pada tahun 2013 penilaian yakni, untuk non fisik yakni 20 persen dan fisik 80 persen, sedangakan pada tahun 2014 untuk penilaian non

Pelanggan... Ia mencontohkan, pelanggan 1.300 MW bisa memakai pendingin udara (air conditioning/ AC) yang menandakan masyarakat mampu di rumahnya. ”Sementara itu, pemakai 450900 VA akan naik turun listriknya jika memakai AC,” ujarnya. Jarman menjamin, masyarakat tidak mampu dapat memperoleh sambungan baru 450 dan 900 VA secara mudah. ”Dulu memang susah, sekarang mudah,” tuturnya. Pemerintah merencanakan kenaikan tarif listrik untuk enam golongan pelanggan mulai Juli 2014 dengan target penghematan subsidi sebesar Rp 8 triliun. Keenam golongan tersebut adalah pelanggan rumah tangga R1 (1.300 VA) dengan kenaikan secara bertahap ratarata 11,36 persen setiap dua bulan yang dapat menghemat Rp 1,84 triliun. Golongan lain adalah rumah tangga R1 (2.200 VA) dengan kenaikan tarif secara bertahap rata-rata 10,43 persen yang bisa menghemat sekitar Rp 990 miliar. Ketiga, rumah tangga R2 (3.500 VA-5.500 VA) secara bertahap rata-rata 5,7 persen

NewsPaper saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/6). Purkon menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya akan bekerjasama dengan dinas/instansi terkait dalam pangan.”Nanti kita akan turun dengan tim,tentu tim ini dengan semuayang terkait di pangan, seperti Badan Ketahanan Pangan (BKP), Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan dan Peternakan dan Dinas Kesehatan,”katanya. Dia menjelaskan, terkait adanya kenaikan harga-harga sembako menjelang hari Raya Idul Fitri akan di adakan pasar murah di sejumlah pasar teradisional. “Kita akan adakan pasar murah sebelum hari raya Idul Fitri dan untuk titik-titik penempatannya belum kita tentukan. Saat ini sedang kita konsep,”jelasnya.(adi/jon/een)

Dari Halaman 1 setiap dua bulan yang bisa menghemat Rp 370 miliar. Lalu, industri I3 nonterbuka dengan kenaikan secara bertahap rata-rata 11,57 persen setiap dua bulan yang bisa menghemat Rp 4,78 triliun. Golongan pemerintah P2 (di atas 200 kVA) dengan kenaikan secara bertahap ratarata 5,36 persen setiap dua bulan yang bisa menghemat Rp 100 miliar. Terakhir, kenaikan tarif listrik penerangan jalan umum P3 secara bertahap rata-rata 10,69 persen setiap dua bulan yang dapat menghemat sekitar Rp 430 miliar. Pemerintah akan membicarakan kenaikan tarif tersebut dengan Komisi VII DPR dalam waktu dekat. Rencana kenaikan tarif listrik keenam golongan tersebut merupakan upaya menekan pembengkakan subsidi listrik yang dalam RAPBN Perubahan 2014 direncanakan mengalami kenaikan Rp 35,7 triliun. Dalam APBN 2014, subsidi listrik direncanakan Rp 71,4 triliun, sementara pagu RAPBN Perubahan menjadi Rp 107,1 triliun. (ant/ een)

fisik 5 persen dan fisik 95 persen. “Adanya perubahan sistem ini yang membuat kita gagal, yang jelas nilainya gak masuk dari situ. Sistem ini baru diberlakukan tahun 2014,” sebut dia. “Belum lagi, ada perubahan nilai standar (passing grade)nya, yang harus mencapai 75 point sementara tahun lalu hanya 74 point,” tambahnya. Dengan gagalnya Kota Kalianda tahun 2014 untuk kabupaten/kota se-Provinsi Lampung tidak satupun yang

PESAWARAN - Jajaran Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Pesawaran bersama anggota Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan saat ini terus melakukan pengembangan kasus penambangan emas liar di wilayah register 20 Pematang Kubuato, Dusun Cimahi Desa Bunut Seberang Kecamatan Padang-

cermin. Pengembangan tersebut menyusul tertangkapnya aksi Suryono (42) warga seberang Bunut pelaku penambang emas liar beberapa waktu lalu. ”Jadi kemarin (3/6) itu gelar perkara dan dilanjutkan dengan pemeriksaan tambahan di polres Lampung Selatan. Selain itu dilanjutkan dengan

pemanggilan saksi-saksi lain,”ungkap Kepala Disbunhut Pesawaran, Ir. Sayuti SN, kemarin. Dikatakan Sayuti, saat ini upaya hukum akan terus dilanjutkan hingga terungkap dalang dibalik penambangan illegal tersebut. Tidak hanya itu termasuk kejahatan lainnya seperti ilegal loging siapapun pelakunya akan di tindak se-

FOTO CW3/RADAR KOTABUMI

TAK TERURUS : Bangunanan rest area dekat tugu perbatasan kecamatan Bukitkemuning Lampung Utara (Lampura) dengan kabupaten Way Kanan (Wayka) yang menghabiskan dana milirian rupiah kini kondisinya di terbelangkalai dipenuhi rumput.

cara tegas ”Sesuai dengan arahan Bapak Bupati, kita akan tindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran. Yang jelas upaya hukum akan kita lanjutkan, dan kita akan bertindak tegas. Tidak ada kompromi atau damai. Dan ini akan terus kita kembangkan bersama jajaran kepolisian Lampung Selatan hingga nanti terungkap siapa dalang dibalik penambangan ini,”jelasnya. Ditambahkan Kepala Bidang Pembinaan Hutan Ir. If Hendri melalui Kasi Penanggulangan dan Penegakan Hukum, Johansyah gelar perkara yang dilaksanakan di Polres Lampung Selatan berlangsung hingga sore. Dimana pihak kepolisian masih menggali informasi dari tersangka. ”Masih ada beberapa kekurangan-kekurangan di data itu. Karena penggalian emas tersebut pelaku tidak sendiri, ada beberapa rekan lainnya yang dilibatkan,”ucap Johan Karena, sambung Johan selain Suyono diduga masih ada rekan lainnya yang terlibat dalam penambangan tersebut. Baik yang bertindak sebagai pengangkut, penggali dan bagian penerangan. Sehingga nantinya saat berkas tersebut dilimpahkan ke pengadilan semua sudah lengkap. Dan untuk pengusutan lanjut pihaknya selalu berkoordinasi dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepo-

Amankan... bus tersebut ditaruk dibagasi barang penumpang, dan daging babi tersebut tidak dilengkapi dukumen dari dinas terkait,” ujarnya saat diwawancarai Lampung NewsPaper di TKP. Dia menjelaskan, daging babi hasil tangkapan ini akan

dilaporkan ke pimpinannya untuk dilakukan pemusnahan. “Kami akan melaporkan tentang hasil penangkapan ini ke pimpinan untuk barang bukti bahwa kami telah melakukan penangkapan daging babi seberat 1,6 ton. Setelah pengembangan daging babi tersebut kami akan

memusnahkan,” jelasnya seraya menyatakan belum bisa menentukan kapan waktu pemusnahannya. Terpisah, supir Bus Lorena, Sanaip menuturkan, daging babi ilegal tersebut akan dibawa ke Jakarta tujuan Tangerang yang diamini oleh kondekturnya

Soni (30). Dia mengatakan, adapun daging babi yang dibawa tersebut dari daerah Provinsi Jambi dengan tujuan Jakarta. Ada 12 karung yang dibawanya. Setiap karung berisi rata-rata 120 kilogram (kg) daging babi. Keduanya mengaku diberi upah sebesar

Sosialisasi... TDM Rusli mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan diri kepada konsumen, pecinta Honda Blade di Lampung. “Honda Blade kan untuk yang sekarang sudah injeksi dan berganti mesin menjadi 125 cc konsepnya mengusung motor Gp. Masuk katagori kalangan jiwa muda. Nah, bersama Polantas, kita berikan sebuah pemaparan kepada pengendara khususnya kalangan jiwa buda bagai mana berkendara aman,” terangnya. Launching Honda Blade ini di Lampung belum lama. Pada acara kemarin, selain mem-

lisian. ”Karena banyak yang terlibat, entah itu sebagai pengangkut, penggali dan lainnya. Mulai jam berapa mereka bekerja, dan lain sebagainya. Untuk selanjutnya kita masih menunggu petunjuk pak kadis dan informasi dari Polres,”imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya jajaran Kepolisian Kehutanan Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Pesawaran bersama anggota Polsek Padangcermin, semalam sekitar jam 1:00 WIB (Senin 27/5) berhasil menggagalkan aksi Suryono (42) warga seberang Bunut pelaku penambang emas liar di wilayah register 20 Pematang Kubuato, Dusun Cimahi Desa Bunut Seberang Kecamatan Padangcermin. ”Itu memang sudah menjadi target kita, baru ini kita bisa pegang. Jadi semalam tim kita sebanyak lima orang, tiga orang dari kita dibantu Kanit serse dan anggota polsek Padangcermin berhasil menangkap penambang emas liar ini. Dan itu sudah berapa kali kita intai dan baru kali ini ketangkap. Bahkan seminggu lalu tim kita bersama laskar merah mutih provinsi sebanyak 34 orang terdiri dari 14 tim kita dan 20 laskar merah putih mengintai aksi penambang liar ini tapi belum berhasil,”ungkap Kadisbunhut Pesawaran Ir. Sayuti SN. (ozi/een)

Dari Halaman 1 Rp. 175.000 per karung. “Benar daging itu akan dikirim ke Jakarta Tangerang, kami diberi upah Rp.175.000 perkarung oleh pemiliki daging yakni Bunata Taringan yang beralamat di Tangerang, tapi kalau alamat komplit kami tidak tahu,” pungkasnya. (wan/lim/een)

Dari Halaman 1 perkenalkan sosok bari dari Honda Blade, juga salah satu bentuk strategi untuk membuat Honda Blade semakin disukai konsumenya. “Berkendara dengan aman saat di jalan raya memang sangat perlu dilakukan, guna mengurangi terjadinya kecelakan di jalan. Maka Honda besama Pollantas, memberikan sebuah penjelasan tentang berkendara yang baik kepada kalangan muda,” jelasnya. Kegiatan ini juga sebagi langkah untuk memperkuat brand image Honda Blade 250cc di Lampung dan diterima di pasar. Dengan demikian dalam

penjualanya mampu, menguasai market share di kelasnya. Sementara itu, menurut Kasat Lantas Polresta Bandar lampung A.K.P. M. Reza bahwa dalam rangka operasi simaptik krakatau 2014 yang dilaksanakan pada 19 Mei sampai 8 Juni 2014 ini, mengajak masyarakat untuk peduli keselamatan dan membudayakan tertib berlalu lintas. “Biasanya kalau sosialisasi ketertiban kita hanya me mbagikan helm dan selebaran saja, kali ini kita melakukan sosialisasi dengan mebagikan kepingan CD yang berisis

video klip menjadi pelopor ke se la matan berlalulintas. Tujuannya agar masyarakat tidak bosan dengan imbauan untuk tertib berlalulintas dan mudah diingat oleh masyarakat,”ungkapnya. Saat sosialisasi kemarin korp berbaju coklat ini membagikan 200 keping CD kepada masyarakat. “Dibagikan CD ini, sebagai metode lain, melalui musik dan lagu, agar masyarakat lebih tertib dalam berkendaraan. Dalam upaya menurunkan kecelakaan dan pelanggaran laluliantas yang dilakukan oleh pengendara,”ujarnya. Ditambahkannya, dengan

Tembakau... Tembakau Virginia Tanggamus berbeda. “Yang menilai keunikan dan adanya ciri khas rasa Tembakau Virginia kita ini adalah para pembeli yaitu Perusahaan Perusahaan Produsen Rokok,” katanya, Rabu (4/6). Sastrawinata menerangkan, pengembangaan budi daya Tembakau Virginia di Tanggamus sudah sejak tahun 2009. Dengan masuknya PT. Indonesia Dwi Sembilan (IDS) yang menerapkan system mitra dengan petani di Kecamatan Pulau Panggung, Gunung Alip dan Talang Padang. Adapun Tembakau Virginia merupakan jenis Tembakau impor yang pengeringannya dengan cara di Oven

mendapatkan piala adipura tersebut. Mengingat pada penilaian Adipura tahap I, Kota Kalianda mendapatkan nilai cukup memuaskan yakni 74,90 poin, disusul Lampung Barat, Metro, dan Tulangbawang. “Yang lolos pada penilaian P-I ada empat kabupaten/ kota, kesemuanya tidak ada yang mendapatkan piala adipura ini. Untuk globalnya, dari 140 kota kecil se-Indonesia, hanya 68 kabupaten/ kota yang mendapatkan piala adipura,” tukasnya (hyt/een)

Kasus Penambangan Emas Illegal Dikembangkan

Segera Monitor Harga dan Stok Sembako TUBA BARAT-Dinas Koperasi Dan Perdagangan (Diskoperdag) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tuba Barat), menjelang bulan suci Ramadan 1435 H akan melakukan monitoring harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar teradisional. Tujunnya tidak lain untuk mengecek harga dan kuwalitas sembako di pasar. Serta pengontrolan stok sembako yang ada, untuk memenuhi kebutuhan konsumen menjelang bulan Ramadan hingga lebaran Idul Fitril 14345 H. “Paling tidak 10 hari menjelang bulan Ramadan kami melakukan monitoring untuk melihat harga dan setok sembako. Misalnya harganya naik berapa dan apakah setoknya cukup sampai lebaran” ujar Kabid Perdagangan Diskoperdag Tuba Barat, Purkon kepada Lampung

11

begitu menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka menjelang pilpres. Diketahui, dalam CD tersebut merupakan video klip para anggota polisi lalulintas Polresta Bandarlampung dan Kasatlantas yang mengimbau untuk menjadi pelopora keselamatan berlalulintas. “Kita berharap setiap tahunnya, kita bisa mengurangi jumlah kecelakaan lalulintas di wilayah Bandarlampung. Bila tertib dan mengendarai kendaraan sesuai menggunakan keamanan berkendaraan pastinya kecelakaan akan terhindar,”ujarnya. (asw/why/een)

Dari Halaman 1 (yaitu alat pengeringan daun) “Nah pada saat itu PT.IDS memberikan petani bibit dan pupuk. Selanjutnya PT juga memberikan pinjaman lunak kepada petani. Untuk membeli mesin open daun Tembakau. Pinjaman akan di potong dari hasil produksi daun Tembakau yang petani budi dayakan. Namun PT. IDS sudah habis masa kontrak lokasi gudangnya pada tahun 2013 kemarin. Dan di gantikan masuknya PT Alliance One Internasional (AOI) asal dari Amerika Serikat,” ujarnya. Masuknya PT.AOI masih menerapkan kemitraan bersama petani dan Dishutbun Tanggamus. Namun system bisnis

yang diterapkan yaitu PT.AOI membeli daun Tembakau basah dari petani. Dan untuk pengeringan dilakukan pihak PT.AOI sendiri. Selanjutnya PT.AOI menjual Tembakau kering ke Perusahaan produsen. “Perusahaan Supliyer ini sudah membangun Oven pengeringan Elektrik di Pekon Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung. Adapun sistem kemitraan yang diterapkan perusahaan bersama petani. Yaitu petani hanya menyediakan lahan dan Perusahaan menyediakan pinjaman bibit, pupuk dan vestisida, yang dibayar saat sudah panen,” terangnya. Dijelaskannya, budi daya

Tembakau Virginia sangat bernilai ekonomis tinggi. Yang mana dalam 1 Hektare (Ha) lahan dapat ditanami 16 ribu batang Tembakau dengan potensi panen 20 ton per Ha. Adapun masa tanam tanaman Tembakau Virginia ini adalah 4 bulan. Dalam masa tanam ini petani dapat memanen sebanyak 5 kali panen. “Perusahaan menyebut masa tanam ini dengan periode tanam. Adapun daun yang dipanen dalam periode tanam ini adalah daun bawah, tengah dan atas. Nah untuk harga kisaran Rp 2.100-2.300 per kg daun basah. Memang harga yang paling mahal adalah daun

tengah. Dalam hal ini petani hanya menanam dan merawat tanaman saja. Untuk tenaga memetik daun dan membawa daun ke Pengopenan PT.AOI yang mengerjakan,” jelasnya. Sampai saat ini petani Tembakau sudah melakukan 2 periode tanam. Yaitu September, Oktober, November dan Desember 2013 periode 1. Selanjutnya Januari, Februari, Maret dan April 2014 periode 2. Dalam satu periode tanam PT.AOI menanam Tembakau seluas 9 Ha lahan petani. “Untuk periode tanam ke 3 dan 4 lahan sudah siap di Kecamatan Pulau Panggung dan Talang Padang. Nah untuk

periode ke 5 masih di butuhkan lahan tanam 9 Ha. Jadi kami berharap jika ada petani yang mempunyai lahan tidur (marginal). Yang mempunyai sumber air (karena tanaman Tembakau Virginia sangat membutuhkan air). Dapat mengajukan ke PT. AOI menanam Tembakau. Atau ada lahan sawah saat masa istirahat menanam dapat di mamfaatkan menanam Tembakau,” imbuhnya. Sastrawinata berharap potensi budi daya Tembakau Virginia, dengan system kemitraan petani bersama PT AOI ini terus berlangsung. Hal ini juga karena lahan di Kabupaten Tanggamus sangat cocok. Dan

dengan kemitraan ini meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat petani. “Dishutbun terus mengajak petani untuk mengembangkan budi daya Tembakau Virginia ini melalui Bimbingan tekhnik (Bimtek). Untuk tahun ini sudah dua kali kami mengelar Bimtek, yaitu di Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung pada pertengahan Mei. Dan di Dusun Merabung Pekon Negeri Agung Talang Padang. Selain itu kami juga memberikan bantuan kepada petani berupa alat penyemprot tanaman dan alat mini traktor penggembur tanah,” pungkasnya. (win/een)


POLITICS

12

Lampung NewsPaper KAMIS, 5 JUNI 2014

Refrensi Politik Lampung

Wabup Lamtim dan Mesuji Segera Diisi

Umar Ahmad Dilantik Tanggal 23 TUBA BARAT-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tuba Barat) memastikan pelantikan Umar Ahmad, SP menjadi Bupati setempat menggantikan Bachtiar Basri yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2014. Hal itu berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Tuba Barat, Rabu (4/6). Sebelumnya, upacara pelantikan yang akan digelar oleh DPRD Tuba Barat diperkirakan pada 5 Juni (hari ini), bahkan informasi yang beredar dilingkungan Pemkab Tuba Barat, jadwal mundur menjadi tanggal 12 Juni mendatang. Namun, setelah Pemkab Tuba Barat menggelar rapat terkait hal itu, Selasa (3/6) lalu yang juga dihadiri oleh pihak Sekretariat DPRD, hasilnya disepakati bahwa tanggal 23 Juni akan menjadi hari bersejarah bagi Umar Ahmad. Tampaknya, padatnya jadwal kegiatan, baik di provinsi ataupun kabupaten menjadi kendala dalam penentuan jadwal pelantikan tersebut. “Hasil Rapat Banmus DPRD hari ini (kemarin,red), pelantikan Bupati yang baru (Umar) menggantikan Saudara Bachtiar Basri dijadwalkan tanggal 23 Juni 2014. Ini juga hasil koordinasi terakhir yang dilakukan pihak Pemda yang mungkin juga sudah berkoordinasi dengan pemprov,”ungkap Wakil Ketua DPRD Tuba Barat, Bukhori Muzzammil, Rabu (4/6). Sementara itu, Erawan, S.Sos, Kabag Risalah Persidangan Sekretariat DPRD Tuba Barat membenarkan bahwa jadwal pelantikan semula diperkirakan tanggal 5 Juni (hari ini), namun berdasarkan koordinasi (rapat) terakhir , Pemkab menetapkan waktu pelaksanaan pelantikannya tanggal 23 Juni 2014. “Dan berdasarkan hasil rapat Pemkab tersebut, maka Banmus

juga menggelar rapat untuk menindaklanjuti hasil rapat pemkab tersebut, dan akhirnya Banmus DPRD juga menyepakati tanggal itu pada hari ini (kemarin),”jelasnya. Kemudian, lanjutnya, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Biro Otonomi Daerah (Otda) Pemprov Lampung, akhirnya jadwal yang sudah disepakati ditingkat kabupaten tersebut disetujui. “Ini pak Sekretaris Dewan masih disana (Biro Otda). Artinya, dengan telah disepakatinya jadwal pelaksanaan pelantikan tersebut, pihaknya segera melakukan persiapan yang diperlukan terkait Rapat Paripurna Istimewa DPRD dengan agenda Pelantikan Bupati itu. Mudahmudahan tidak ada perubahan lagi,”tukasnya. Sementara itu, Panitia Pemilihan ( Pa n l i h ) Calon Wa k i l Bupati T u b a B a r a t segera dibentuk. DPRD s e t e m p a t menjadwalkan Panlih tersebut akan dibentuk melalui Rapat Paripurna DPRD satu hari setelah Umar Ahmad dilantik menjadi Bupati Tuba Barat melanjutkan masa jabatan 2011-2016, yakni tanggal 24 Juni 2014.(fei/ded/een)

Hari Ini Timsel Umumkan Calon KPUD BANDARLAMPUNG-Proses seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung, memasuki seleksi berkas oleh tim seleksi KPUD Lampung, yang diketuai oleh Pakar Hukum Universitas Lampung, Dr. Rudi. Proses tersebut berlangsung tertutup di ruang 305 Hotel Bukit Randu, Bnadarlampung, kemarin (4/6). Sebelumnya, tim tersebut berkantor di Tim Seleksi (Timsel) KPU Lampung sudah menyelesaikan pemeriksaan seleksi 92 berkas dari para calon anggota KPU, lebih dari 50 berkas yang lolos untuk seleksi selanjutnya. Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Seleksi KPUD Lampung, Dr Rudy melalui telepon selulernya, kemarin, (4/6). Dirinya mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan sejak Selasa (3/6) hingga kemarin sudah selesai. “Berkas sudah kami periksa semuanya ada 50 lebih berkaslah yang lolos, nanti ditunggu saja pengumuman

DUA CAPRES POTENSI SUARA PETANI LAMPUNG DI PILPRES

Miliki Peluang BANDARL AMPUNGPerebutan suara kedua pasangan calon presiden (capres) berlangsung ketat, termasuk dikalangan petani. Keduanya nampaknya semakin hangat, dengan mengajukan programprogram yang saat ini memang dibutuhkan masyarakat kalangan bawah itu. Seperti pupuk, pengairan, dan tentunya program bibit yang selama ini menjadi persoalan khusus yang dialami petani. Ini terlihat dari deklarasi Sekretariat Nasional (Seknas) Petani untuk Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang barubaru ini dideklarasikan. Dimana fokus program organisasi ini, adalah berupaya memenangkan suara petani untuk Gubernur DKI Jakarta tersebut menjadi RI 1. Menanggapi hal ini, dua pengamat politik dari Universitas Lampung, berbeda pendapat. Menurut Dedy Hermawan

contohnya, dimana menurutnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, lebih unggul dibanding JokowiJK. “Untuk kalangan petani Prabowo lebih diuntungkan, karena sudah lama concern (serius) melalui HKTI. Nah berdasarkan hal tersebut bisa diprediksi 70 persen suara petani Lampung ke Prabowo. Sisanya ke Jokowi,” ujarnya melalui BlackBerry Messenger-nya, kemarin (4/6). Menurutnya, untuk Jokowi memenangkan suara petani, maka tim sukses harus menggarap lebih serius. “Terutama kalangan petani yang mungkin di luar HKTI, selain itu pemilih di kalangan petani tidak seluruhnya ideologis,  jadi masih ada waktu untuk menggerus suara petani yang mendukung Prabowo,” ungkapnya. Sementara, Arizka Warganegara berpendapat

peluang Jokow i-JK memungkinkan dapat memenangkan suara petani. “Saya pikir kalangan petani, buruh mengarah Jokowi-JK dominan dukung Jokowi,” ujarnya. Adapun alasannya, tidak lain adalah tampilan mantan Walikota Solo (Jawa Tengah) yang lebih sederhana dari pejabat lain. “Kita lihat dari sosok yang demikian merakyat. Sosok yang sederhana, menjadi nilai sendiri bagi pandangan masyarakat,” tutupnya. (kdi/ een)

BANDARLAMPUNG-Kursi jabatan wakil Bupati Lampung Timur (Lamtim) dan Mesuji nampaknya sebentar lagi akan terisi berdasarkan Surat dari Kemendagri terkait dalam pengisian Wakil Bupati Mesuji dan Lampung Timur dengan nomor 132.18/2131/Otonomi Daerah. Hal itu di ungkapkan, Fitter Syacboedin asisten I Bidang Pemerintahan Pemrov Lampung. “Kita belum pada tataran membahas yang lain. Baru melaporkanya kepada bapak gubenur dan wagub jadi baru pada tataran membahas bahan-bahan yang secara teknis,” ujarnya, kemarin (4/6). Pihaknya berharap, ada kontitusi dari gubenur dengan bupati Mesuji dan Lamtim tapi secara subtansi gubenur merupahkan perwakilan pemerintah pusat. “Sehingga tentunya bila ada yang ditindak lanjuti gubenur mempunyai kewenangan menindak lanjuti dalam pengsiaan wabup,” kata dia. Sementara itu, pengamat ilmu pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), Arizka Warganegara menyatakan posisi wakil bupati memang harus tetap ada. “Sebenarnya antara urgen dan tidak urgen, tapi ini adalah amanah UU wajib dijalankan,” kata dia saat dihubungi melalui telepon selulernya. Dirinya menambahkan, dalam persoalan ini kasus Mesuji yang paling unik. “Karena, pemilihannya dilakukan dengan berkoalisi partai. Jadi harus ada hak konstitusi partai pengusung,” ungkapnya. Sementara, tambah dia, untuk di Lamtim posisi wakil diuntungkan. Karena saat pemilihan maju dari jalur perseorangan. Namun untuk di Lampura, pemilihan wakil harus menunggu enam bulan dari pelantikan. “Karena peluang sembuh dari sakit, masih ada,” kata dia.(kdi/een)

Pemutakhiran Daftar Pemilih Masih di PPS TANGGAMUS-Daftar pemilih untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) di Kabupaten Tanggamus mulai dimutakhirkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Saat ini, pemutakhiran data pemilih masih dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau pekon. Anggota KPU Tanggamus Bambang Haryadi mengatakan, pemutakhiran ini lanjutan dari penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP). Jadi hasil perbaikan DPSHP selanjutnya langsung ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) dan itu yang nantinya jadi pemilih. Untuk surat suara yang akan didrop berdasarkan jumlah DPT yang ditetapkan ini. “Untuk jumlah pasti DPT kami belum bisa jelaskan sekarang karena masih diplenokan di tingkat PPS. Apabila sudah diplenokan ke tingkat KPU barulah jumlah pasti pemilih pilpres diketahui,” katanya, Rabu (4/6).  Sementara ini jumlah DPSHP di Tanggamus sebanyak 459.978 pemilih dengan 6.413 pemilih pemula di dalamnya. Kemungkinan jumlah itu bertambah atau tetap karena masukan oleh masyarakat. Masyarakat memang diminta untuk melaporkan jika bakal calon pemilih di sekitar tempat tinggalnya berubah, seperti meninggal atau ada warga baru. Selain itu usianya masuk 17 tahun atau di bawahnya namun sudah bisa juga sudah menikah.  Dari hasil pleno tiap PPS nantinya akan direkap oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Itu dijadwalkan pada Jumat (6/6) mendatang. Dalam hal ini  PPK hanya menjumlahkan saja seluruh jumlah DPT dari tiap-tiap PPS. (win/een)

resminya besok (hari ini,red). Saya belum bisa informasikan saat ini,” ujarnya kepada sejumlah wartawan. Pakar Hukum Universitas Lampung (Unila) tersebut menambahkan, dari 50 lebih berkas yang lolos, kebanyakan diantara mereka adalah orang orang yang mengerti, tentang Pemilihan Umum (Pemilu). “Lebih banyak yang memiliki indikator pengalaman kepemiluan yang lolos seleksi berkas, dilihat juga dari tingkat pendidikan, ya dan sebagainya,” ungkapnya. Terkait lima komisioner KPU Lampung yang mendaftar kembali, Rudy enggan mengatakan kelimanya lolos atau tidak seleksi berkas. “Kita tidak bisa m e n d a hu l u i pengumuman resmi, ya ditunggu saja besok,” kata dia. (kdi) ILUSTRASI: ROBIN ALI/LAMPUNGNEWSPAPER

Lampung NewsPaper | Kamis, 5 Juni 2014  

Lampung NewsPaper | Kamis, 5 Juni 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you