Page 1

PRATINJAU ACARA:

MANUFACTURING SURABAYA 2014 April - May 2014

Pembubutan

Titanium Fokus Pasar:

Aerospace UCIMU Membidik

Asia Tenggara Meningkatkan QC Melalui

Pengukuran Optik 3D


c o o peratio n sustain s in n o v at i on June 11 – 14, 2014 Booth No. 702

The successful NLX Series

NLX – The universal turning machine with impressive milling capabilities

from DMG MORI

Oil & gas industry // Nozzle

Industrial machines // Cam follower

Integrated coolant circulation in the machine bed for improved thermal stability

29 expansion options ranging from a 1-spindle universal turning machine to a 6-sided production machine

Flat guides in all axes for better damping properties

from DMG MORI with a 21,5" ERGOline® panel and MITSUBISHI control – available for NLX 2500 | 500, NLX 2500 | 700, NLX 3000 | 1250, NLX 4000 | 1500

With BMT® technology milling performance is comparable to machining centers

Find more information at: www.dmgmori.com or about your DMG MORI Indonesia

ENQUIRY NO 016


Watch trailer:

KEKUATAN LEBIH BESAR, STAMINA LEBIH BESAR, PEMOTONGAN LEBIH BANYAK. Tiger·tec® Silver turning insert untuk material-material ISO P, ISO K dan ISO M Bahan dan geometri baru – secara bersama-sama meningkatkan kinerja hingga 75%. Memiliki wear resistance dan toughness yang luar biasa. Dapat diandalkan dan mempunyai ketahanan yang sangat tinggi. Ini dimungkinkan berkat aluminium oxide coating terbaru yang telah dipatenkan, bersama dengan Tiger·tec® Silver keduanya dikenal di seluruh dunia dan memberikan dimensi baru bagi pemesinan. Tiger·tec® Silver – karena keandalannya, layak untuk PEMOTONGAN lebih banyak.

Walter AG Singapore Pte Ltd 20 Science Park Road #01-04A/05, Teletech Park Singapore Science Park II, Singapore 117674 Tel.: +65 67736180 service.sg@walter-tools.com www.walter-tools.com

ENQUIRY NO 012


CONTENTS CUTTING TOOLS/ MACHINE TOOLS 22

Kembali ke Dasar: Membuat Kerja dengan Titanium Jadi Mudah

April - May 2014

22

Membubut titanium tidak seharusnya menjadi tugas yang berat. Oleh Michael E Neumann

23

Titanium di Medtech

Kita menilik suatu bengkel yang menggunakan mesin-mesin fleksibel serta metode pembubutan yang serbabisa untuk membuat implan medis dari titanium dan bahan lainnya. Oleh Matt Bailey, international media relations di Haas

23

SHEET METAL FABRICATION 24

Pengerjaan Logam Lembaran yang Baik Bukan Sekadar Pemotongan Seperti halnya produk logam lembaran, kemajuan dalam hal logam lembaran juga hadir dalam berbagai wujud dan bentuk. Kita akan melihat bagaimana solusi ERP dan CAD/CAM terspesialisasi untuk aplikasi logam lembaran dapat membantu bisnis pabrik produksi kontrak. Oleh Michael E Neumann

MARKET FOCUS 28

24

Mengangkasa di Langit Asia

29

Masa Depan Cerah untuk Asia Pasifik

Industri antariksa di kawasan ini diharapkan meningkat, demikian kata perusahaan pembuat pesawat terbang.

30

Bisakah MRO Mengikuti Dorongan Efisiensi?

Pesawat masa depan akan terbang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar lebih kecil dan emisi lebih rendah. Kita lihat bagaimana MRO bersiap-siap untuk menghadapi tantangan baru ini.

32

Ketika OEM juga sekaligus MRO

Karena terdorong oleh permintaan pasar, satu OEM juga menggunakan identitas MRO. 2

metalworking equipment news Apr - May 2014

28


PT. Delcam Indonesia Office 1 : Gedung Perkantoran Pulomas Satu G.1 Lt-3 Room 12A, JI. A. Yani No. 2 Jakarta 13210 Office 2 : Ruko Golden Boulevard block Q 41 , Jl. Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang 15322

Powering your productivity

Longer tool life

Optimum cutting conditions

Better surface finish quality

Faster metal removal rates

The ability to machine 2, 3 and 5-axis part

ENQUIRY NO 008

Delcam Plc. Small Heath Business Park | Birmingham | B10 0HJ | UK +44 (0)121 766 5544 | marketing@delcam.com www.delcam.com


April - May 2014

TECHNOLOGY UPDATE 42 Mempertahankan Keseimbangan

Kepopuleran pembubutan berkecepatan tinggi telah mendorong fokus ke penyeimbangan alat sebagai cara untuk meningkatkan kualitas pembubutan dan menghemat biaya. Apa saja pertimbangannya? Oleh Sherlyne Yong

MEASUREMENT, DESIGN & MANAGEMENT 45 Diciptakan untuk Presisi

Seiring additive manufacturing menjadi pusat perhatian, kini fokus lebih ditujukan pada solusi metrologi yang cepat, presisi, akurat, dan mencakup aspek geometri dan bahan. Oleh Sherlyne Yong

49 34

MRO Menghadapi Angin Haluan?

Gelombang masuk pesawat generasi baru merupakan kabar baik bagi penumpang. Tetapi, apakah sentimen ini juga berlaku bagi perusahaan penyedia layanan MRO?

36

Lufthansa Technik: Menuju ke Timur

Kita simak bagaimana MRO Jerman berupaya melebarkan sayapnya di Asia

37

Perbaikan Cepat dengan Bahan Komposit

APMEN mewawancarai Jimmy Lui, Southeast Asia GM & aerospace marketing manager Morgan Advanced Materials mengenai bagaimana bahan komposit mendapatkan tempat di industri aerospace.

38

Menangani Bahan Komposit

Stefan Benk贸czy, innovation manager di Walter yang bertanggung jawab di bidang pengembangan bisnis pesawat terbang, menyinggung tentang solusi bagi permesinan bahan komposit yang semakin marak dipakai di pesawat modern.

40

Teknologi Smart Honing Membuat Pompa Hidrolik Aerospace Melambung

Penerapan teknologi baru oleh pusat perbengkelan membuat toleransi yang sebelumnya ketat menjadi mudah dipenuhi. Oleh Ray Kemble, Presiden Kemble & Drum Communications, untuk Sunnen 4

metalworking equipment news Apr - May 2014

Meningkatkan Kendali Mutu Industri dengan Pengukuran Optik 3D

Daniel Brown, P Eng, product manager di Creaform menjelaskan mengapa solusi pengukuran 3D dioptimalkan untuk aplikasiaplikasi sehari-hari.

FEATURES 51

Frost & Sullivan: Kemajuan Teknologi Akan Semakin Meningkatkan Penetrasi Pasar dari Solusi Visi Mesin

Perbaikan produk dan penurunan biaya memungkinkan teknologi visi mesin meraih keunggulan di pasar yang baru tumbuh. Oleh Vijay Mathew, Test & Measurement program manager di Frost & Sullivan

52

Italia Membidik Asia Tenggara Tak puas dengan upayanya di Tiongkok, perusahaan pembuat mesin asal Italia kini membidik Asia Tenggara. Oleh Joson Ng

April - May 2014

Pembubutan

Titanium Fokus Pasar:

Aerospace UCIMU Membidik

Asia Tenggara

Cover credits: Creaform

Meningkatkan QC Melalui

Pengukuran Optik 3D

VOL. 3 NO. 2 APRIL - MAY 2014

38

METALWORKING EQUIPMENT NEWS INDONESIA

CONTENTS

PRATINJAU ACARA:

MANUFACTURING SURABAYA 2014

FC MENI AprMay 14-2.indd 2

25/4/14 4:06 pm

58

CECIMO Membawa Eropa ke Asia

Filip Geerts, direktur jenderal CECIMO (Asosiasi Industri Peralatan Mesin Eropa), menyatakan kemantapannya terhadap peralatan mesin buatan Eropa, yang akan mengisi pasar peralatan mesin Asia yang sedang bergairah.

61

Membangun Lebih Baik Dengan Polimer yang Diperkuat Serat

Penggunaan material komposit, khususnya polimer yang diperkuat serat atau FRP dalam aplikasi teknik bukan sesuatu yang baru. Dalam industri bangunan dan konstruksi, permintaannya dipastikan akan meningkat seiring melonjaknya konstruksi di Asia. Oleh Shahnawaz Abdul Hamid

EVENTS & EXHIBITION 64

Pratinjau Acara: Manufacturing Surabaya 2014

REGULARS 8 65 67 68A

Business News Product Finder Exhibition Programmes Product Enquiry Card

Refer to Advertising Index

page

68 For Advertiser's Enquiry Numbers

54

Berburu Rekor Dunia

Delcam menjaga upaya peraihan rekor dunia Bloodhound SSC agar tetap di jalurnya. Oleh Peter Dickin, marketing manager, Delcam

56

Upgrade Mesin Bisa Dibuat Sederhana

Trunnion mengubah situasi membuang set-up yang boros waktu, sehingga satu produsen aktuator dapat meningkatkan produktivitas, memenuhi syarat toleransi komponen, dan mengeliminasi WIP. Oleh Jeff Drum, kontributor

METALWORKING EQUIPMENT NEWS INDONESIA (M.E.N.I.) is published 6 issues per year by Eastern Trade Media Pte Ltd 1100 Lower Delta Road, EPL Building #02-05 Singapore 169206 Tel: (65) 6379 2888 Fax: (65) 6379 2806. SUBSCRIPTION RATES: M.E.N.I. is available to readers on a per annum subscription basis: US$97.00. Refer to the subscription card in each issue for further details. For change of address, please notify our Circulation Manager. For more subscription information Fax: (65) 6379 2806 Singapore E-mail: samanthatan@epl.com.sg


© 2014 Siemens Product Lifecycle Management Software Inc. All rights reserved. Siemens and the Siemens logo are registered trademarks of Siemens AG. All other logos, trademarks or service marks used herein are the property of their respective owners.

Hadiri Peluncuran Automotive OEM & Suppliers Industry kami di bulan Juni! Daftar di www.isid.co.id/plm atau email marcom_id@ isidsea.com atau telepon ke +62-21-2953-0778.

Buat terobosan dalam rekayasa otomotif. Siemens PLM Software: Keputusan lebih cerdas, produk lebih baik. Laksanakan program inovatif secara konsisten. Karena berbagai OEM saling susul menyusul untuk memproduksi mobil yang lebih cerdas dan lebih terpersonalisasi, para pemasok harus memberikan sistem yang lebih kompleks, memenuhi lebih banyak lagi peraturan, dan memberi kinerja yang melampaui para kompetitornya. Agar menonjol, Anda harus melakukan terobosan. Tim Anda perlu berkolaborasi dalam platform yang lebih umum untuk “Executiong Program Innovation.” Dengan cara ini, semua dapat memahami dampak keputusan mereka terhadap biaya, waktu, dan kualitas – dan Anda dapat mencapai inovasi yang lebih memberi keuntungan. Siemens PLM Software dapat membantu Anda. Solusi kami untuk Program Execution yang didorong oleh Model akan membantu Anda mengoptimalkan pengembangan produk interdisipliner, meningkatkan kinerja program, dan mengurangi risiko. Hasilnya?? Inovasi yang lebih cepat, lebih andal, dan lebih memberi keuntungan. Pelajari selengkapnya mengenai solusi untuk Executing Program Innovation di: http://www.plm .automation.sie mens.com/en_u s/automotivetransportation/ model-driven-program-execution/index.cfm

Program Execution yang didorong oleh Model membantu para pemasok otomotif untuk mengakselerasi perkembangan sistem dan memberikan hasil tepat waktu, sesuai anggaran, dan dengan inovasi berkualitas tinggi.

Siemens Industry Software Pte Ltd Hotline: 800-120-4620 (Singapura) • 1800-812843 (Malaysia) • 852-2230-3308 (Negara Lain) Situs web: www.plm.automation.siemens.com/en_sg ENQUIRY NO 011 Email: enterprise.asean.plm@siemens.com Jawaban

bagi industri.


EDITOR’S NOTE

Published by:

EASTERN TRADE MEDIA PTE LTD (a fully owned subsidiary of Eastern Holdings Ltd)

Reg No: 199908196C

Industri Aerospace Indonesia

Bersiap Naik ke Ketinggian Baru

managing director Kenneth Tan editor Joson Ng josonng@epl.com.sg

business development manager Randy Teo randyteo@epl.com.sg

editorial assistant Sharifah Zainon sharifah@epl.com.sg graphic designer Jef Pimentel jeffreypimentel@epl.com.sg contributing graphic designer Puspo Aurum circulation executive Nurulhuda binte Suhaimi

Perjalanan udara di kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan mengalami kenaikan. Oleh karena itu, baik maskapai dan perusahaan pembuat pesawat, semuanya sedang sibuk menyiapkan diri. Dengan ukuran dan jumlah kelas menengahnya yang terus bertambah, diperkirakan bahwa Indonesia akan diramaikan dengan banyak aktivitas terkait aerospace. Oleh karena itu, tak mengejutkan bila negara ini tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa mendatang. “Kendati Indonesia merupakan salah satu pasar penerbangan domestik terbesar di dunia, jumlah fasilitas perawatan beratnya masih relatif sedikit,” ungkap Romdani Adali Adang, presiden direktur Batam Aero Technic. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas MRO yang kian tinggi di Indonesia, perusahaan telah membuka satu dari empat hanggar di fasilitasnya di Hang Nadim International Airport. Menurut Mr Romdani, fasilitas ini mampu melakukan perawatan berat rangka pesawat (airframe) seperti ‘C-check’, dan imbuhnya, perawatan pesawat yang dilakukan di dalam negeri akan memberikan manfaat finansial. “Sebagian maskapai penerbangan mengirimkan pesawatnya ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan perawatan berat. Namun mengirimkan pesawat kosong ke luar negeri memakan banyak biaya, serta perlu tenaga kerja yang banyak. Oleh karena itu, akan lebih baik jika aktivitas ini dilakukan di Indonesia,” ungkapnya. Dalam MEN Indonesia edisi kali ini, kita akan fokus ke industri aerospace berikut kabar dan tren yang muncul setelah Singapore Airshow yang digelar bulan Februari lalu.

nurulhuda@epl.com.sg

contributors Michael E Neumann Matt Bailey, Ray Kemble, Sherlyne Yong Daniel Brown, Vijay Mathew, Peter Dickin Jeff Drum Filip Geerts, Shahnawaz Abdul Hamid Jimmy Lui Stefan Benkóczy

All rights reserved. No portion of this publication covered by the copyright herein may be reproduced in any form or means – graphic, electronic, mechanical, photocopying, recording, taping, etc – without the written consent of the publisher. Opinions expressed by contributors and advertisers are not necessarily those of the publisher and editor. Printed in Indonesia by PT. Persada Utama Tirta Lestari

EASTERN HOLDINGS LTD EXECUTIVE BOARD

chairman Stephen Tay group executive director Kenneth Tan

Joson Ng Editor

etm

Eastern

Trade Media Pte Ltd an Eastern Holdings Ltd company

Head Office & Mailing Address: 1100 Lower Delta Road, EPL Building #02-05, Singapore 169206 Tel: (65) 6379-2888 Fax: (65) 6379-2806

6

metalworking equipment news Apr - May 2014


ENQUIRY NO 009


www.equipment-news.com

BUSINESSNEWS Menperin Resmikan Ekspor Perdana Toyota Vios Indonesia: Berdasarkan kebijakan i ndu st r i na siona l, i ndu st r i otomotif merupakan salah satu sektor yang terus diprioritaskan pengembangannya. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian akan terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai basis pro du k si indu st r i otomot i f untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan ekspor. “Pemerintah Indonesia bertekad terus memberikan dukungan dan melakukan penyempurnaan terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi agar para investor mendapatkan kepastian berusaha yang lebih baik dalam menyusun pengembangan industrinya secara lebih terukur dan terencanadi Indonesia,” demikian disampaikan Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat dalam sambutannya pada acara Peresmian Ekspor Perdana Toyota Vios produksi PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT. TMMIN) di Karawang, Rabu – 26 Maret 2014. Menurut Menperin, peresmian ekspor perdana Toyota Vios akan menunjukkan bahwa seiring dengan semakin membaiknya iklim investasi di Indonesia, d it a mb a h de n ga n s e m a k i n t ing g inya kepercaya a n da n komitmen produsen otomotif dunia untuk berinvesta si menduk ung pemba ng una n

industri otomotif di Indonesia, maka Indonesia akan menjadi basis produksi otomotif untuk tujuan ekspor pada masa yang akan datang. Dapat disampaikan, Sedan Toyota Vios sebelumnya diproduksi di Thailand, kini telah diproduksi di Indonesia pada awal tahun 2013 dan produksi perdana diluncurkan pada tanggal 18 Desember 2013. Dalam tempo yang tidak terlalu lama, PT. TMMIN kembali melakukan sebuah capaian yang dibanggakandengan mela k uka n ek spor perda na Sedan Vios produksi Indonesia ke negara-negara anggota GCC (Gulf Cooperation Council). Menperin mengatakan, seiring dengan semakin kondusifnya iklim usaha saat ini, maka daya saing produk otomotif Indonesia hingga saat ini juga sudah semakin meningkat. Hal tersebut tercermin e k sp o r p r o d u k k e n d a r a a n bermotor produksi khususnya kendaraan CBU yang hingga saat ini telah dapat dieskpor ke sekitar 70 negara tujuan ekspor di dunia. Ekspor kendaraan bermotor mencapai sekitar 125.000 unit pada tahun 2012 dan meningkat menjadi 170.000 unit pada tahun 2013. Diperkirakan, pada tahun 2014 ekspor CBU tersebut akan terusmeningkat hingga mencapai 200.000 unit. Selain ekspor CBU, ekspor kendaraan bermotor dalam

bentuk Completely Knocked Down (CKD)pada tahun 2012 sekitar 100.000 unit, pada tahun 2013 sebesar 105.000 unit, dan pada tahun 2014 diprediksi akan mencapai 110.000 unit. Di samping itu, PT. TMMIN s a a t i n i te l a h m e l i b a t k a n sekitar 132 vendor lokal Tier1 dan diharapkanPT. TMMIN akan melibatkan lebih banyak lagi vendor dalam negeri serta ter u s mengemba ng k a n da n memberdayakan SDM lokal agar produk yang dihasilkan semakin berdaya saing di pasar lokal maupun global. “Untuk kegiatan Manufaktur otomotif yang baik diperlukan dukungan industri komponennya. Pengembangan industri komponen harus menjadi kekuatan industri otomotif nasional pada masa yang akan datang,” tegas Menperin. Industri dalam negeri saat ini telah didukung oleh sekitar 1.400 industri komponen yang meliputi tier 1, tier 2 dan tier 3. Pada kesempatan tersebut, Menperin menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT. TMMINyang telah memberikan kontribusinya dalam mendukung Indonesia sebagai basis produksi maupun ekspor otomotif sehingga diharapkan produk industri otomotif Indonesia terus berjaya di pasar dalam negeri dan Internasional.

Pemerintah Lakukan Ground Breaking Proyek Infrastruktur Gas Bumi Terintegrasi di Jawa Tengah

Kevin Abbott, US

8

metalworking equipment news Apr - May 2014

Semarang, Indonesia: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono hari ini Jumat (14/3) melakukan peletakan batu pertama pembangunan proyek Infrastruktur Gas Bumi Terintegrasi Jawa Tengah. Proyek tersebut meliputi Pipa Transmisi KalimantanJawa (Kalija) yang akan diselesaikan dalam dua tahap dan Proyek Distribusi Gas Bumi Jawa Tengah yang terbagi dalam tiga koridor. Dua tahap pembangunan Pipa Transmisi Kalija


TIME and MONEY

saves

from Multisensor Measurement Technology

video

• Measurements in single setup touch probe

• Less part handling • Fewer fixtures • All sensor data equally integrated • Range of sensors for almost every situation

laser

microprobe

SmartScope Multisensor Measurement Systems offer video, laser, touch, micro sensors and rotary support to do complete dimensional inspection and verification in a single setupit's quick, accurate and reliable.

Get all these advantages of Multisensor Measurement from OGP- the company that invented Multisensor Metrology.

Optical Gaging (S) Pte Ltd Multisensor Metrology

www.smartscope.com.sg

21 Tannery Road, Singapore 347733 Tel: 65 6741 8880 • Fax: 65 6741 8998 • E-mail: sales@smartscope.co.id Singapore • Malaysia • Indonesia • India • Hong Kong • South China Thailand • Philippines • Vietnam • Taiwan • Australia • New Zealand • Middle East

ENQUIRY NO 017


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

itu adalah Pipa Kalija I sepanjang 207 kilometer yang menghubungkan sumber gas Lapangan Gas Kepodang ke PLTGU Tambak Lorok (PLN) dan Pipa Kalija II sepanjang 1.200 kilometer yang menghubungkan sumber gas di Kalimantan Timur ke Jawa. Adapun tiga koridor jaringan distribusi gas bumi Jawa Tengah adalah Koridor I yang meliputi Kendal - Semarang - Demak (48 km), Koridor II: Wilayah Ungaran (34 km) dan Koridor III di wilayah Pekalongan-Solo Raya-Pati (235 km). Hadir dalam acara peresmian ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, Kepala BPH Migas Andi M. Sommeng, Plt Kepala SKK Migas, Johanes Widjanarko, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Hendi P. Santoso dan sejumlah undangan lainnya. Menteri ESDM mengatakan, pembangunan proyek infrastruktur gas bumi terintegrasi di Jawa Tengah ini merupakan momentum penting untuk mempercepat program konversi energi dari BBM ke Gas bumi. Pemerintah berharap pembangunan pipa dari Lapangan Gas Kepodang ke PLTGU Tambak Lorok dapat selesai tepat waktu, sehingga dapat menghemat biaya energi PLN. Pembangunan pipa transmisi Kalija I akan dilaksanakan oleh PT Kalimantan Jawa Gas (PT KJG), di mana 80% sahamnya dimiliki oleh BUMN gas yaitu Perusahaan Gas Negara (PGN). Proyek ini ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2015. Sementara proyek pipa transmisi Kalija tahap II akan dibangun selanjutnya. Menteri ESDM juga menambahkan, pembangunan proyek Kalija I ini menjadi bukti keberhasilan Pemerintah

dalam mendorong percepatan infrastruktur gas bumi setelah sekian lama proyek ini terhenti. Percepatan infrastruktur gas bumi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah yang terus meningkatkan alokasi gas bumi untuk domestik. Pada tahun 2014, rencana alokasi gas domestik mencapai sebesar 4.560 miliar british thermal unit per hari (BBTUD) atau 57,3 persen dari total produksi, sementara di tahun 2013 alokasi gas bumi domestik sebanyak 3.774 BBTUD atau 52,6 persen. “Pemerintah akan terus meningkatkan alokasi gas domestik sejalan dengan pembangunan infrastruktur dan meningkatnya penggunaan gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia. Kementerian ESDM akan mendorong BUMN Gas untuk terlibat secara aktif membangun infrastruktur gas bumi seperti yang telah dilakukan hari ini dengan membangun Pipa Kepodang- Tambak Lorok,� ujar Menteri ESDM. Pembangunan infrastruktur gas terintegrasi di Jawa Tengah perlu dipercepat mengingat wilayah ini belum mendapat aliran gas secara maksimal. Dengan adanya infrastruktur dan pasokan gas bumi sektor industri dan ekonomi Jawa Tengah akan tumbuh lebih cepat dengan tingkat daya saing yang semakin kuat. “Pembangunan jaringan pipa transmisi Kalija I harus segera dilanjutkan dengan pembangunan jaringan pipa distribusi di berbagai wilayah Jawa Tengah. Ketersediaan energi murah seperti gas bumi akan mendorong masuknya investasi dan investor ke berbagai sektor industri. Hal itu tentunya akan sangat positif bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan, khususnya di wilayah Jawa Tengah," tegas Menteri ESDM.

Wakil Menteri ESDM Melakukan Soft Launching Pembangunan 5 Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan di Batam Indonesia: Wakil Menteri Energi da n S u mb e r D ay a M i ne ra l ( E SDM ) Su silo Siswoutomo Sabtu (01/03) melakukan soft launching pembangunan 5 proyek infrastruktur ketenagalistrikan di Batam. Proyek yang berlokasi di Tanjung Uncang ini antara lain adalah pembangunan pipa gas ruas 2 pemping-Tanjung Uncang milik konsorsium PT PLN Batam dan UBE, PLTG Tanjung Uncang milik Independent Power Producer (IPP), PLTGU Tanjung Uncang milik PT PLN Batam, Gardu Induk (GI) Tanjung Uncang, dan Transmisi 150kV Sagulung-Tanjung Uncang. 10

metalworking equipment news Apr - May 2014

Acara yang di laksanakan di lokasi proyek pembangunan di Kampung Taroka, Tanjung Uncang Batam ini juga dihadiri oleh Gubernur Kepulaua n Riau, Walikota Batam, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Deputi Pengendalian Komersil SK KMIGAS, Direktur Utama PT PLN (Persero), Direksi PLN Batam, dan para pejabat lainnya. Soft launching 5 proyek infrastruktur ketenagalistrikan di Batam di tandai dengan penandatangan prasasti oleh Wakil Menteri ESDM dan dilanjutkan dengan penanaman pohon.

Pe mb a n g u n a n 5 p roy e k ketenagalistrikan ini merupakan rencana strategis perusahaan untuk menambah komposisi Pembangkit milik sendiri dalam rangka menyediakan kepastian ketersediaan dan keberlangsungan pasokan listrik di Batam yang andal dengan pasokan energi primer gas dari Natuna untuk memenuhi kebutuhan listrik di Batam dan sekitarnya yang terus meningkat set iap ta hu n nya , ter ma su k mendukung per tumbuha n ekonomi, bisnis, dan industri di Batam sehingga Batam sebagai kota industri semakin menarik investor untuk mengembangkan usahanya di Batam. Proyek Pembangunan Pipa Gas Ruas-2 bawah laut diameter 16 inch dengan panjang 13,5 Km dari


SINUMERIK Intelligent solutions for machine tools siemens.com/sinumerik

Answers for industry.

PT CNC Disain Nusantara ENQUIRY NO Kawasan Industri Pulogadung JI Pulo Buaran V no 8B, Jakarta 13920, Indonesia Tel: +6221 4682 7939 Fax: +6221 4682 7764 cncindo@cncdesign.com.au

019

Solution Partner Automation and Drives


BUSINESSNEWS

Pulau Pemping ke Tanjung Uncang - Batam, merupakan infrastruktur yang sangat strategis, mengingat pipa tersebut merupakan pipa yang akan memasok Gas Domestik dari sumur gas di Natuna ke Batam, yang dijadwalkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2014. Proyek PLTGU Tanjung Uncang milik PT PLN Batam dengan kapasitas 2X42,5 MW rencananya akan beroperasi Desember 2014 ditambah 42,5 MW Combined Cycle ini menggunakan bahan bakar gas

www.equipment-news.com

alam sebesar Âą 18 bbtud setara dengan 550 kilo liter/hari yang dipasok melalui pipa tersebut diatas. Sedangkan Proyek Pembangkit ketiga yaitu PLTG Tanjung Uncang milik IPP berkapasitas 2X35MW direncanakan beroperasi pada tahun yang sama. Proyek keempat adalah Gardu Induk 150/20 KV dan proyek kelima adalah jalur transmisi 150 kV dari Tanjung Uncang ke Sagulung sepanjang 6 kms dengan pemasangan tower steel monopole sebanyak 35 tower.

Krakatau Steel Canangkan Untuk Terus Melakukan Pengembangan Bisnis Baja

Nossirom, Germany

Jakarta, Indonesia: PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) merencanakan untuk terus melakukan pengembangan bisnis inti baja melalui peningkatan kapasitas produksi baja. Pada tahun 2018, kapasitas produksi produk baja Perseroan dan afiliasinya akan tumbuh lebih dari 2x yaitu bertambah sebesar 127% dari 3,15 menjadi 7,15 juta ton per tahun baik melalui PT Krakatau Steel Induk, Anak Perusahaan dan Perusahaan Patungan. Selain itu Perseroan juga bertekad untuk membangun daya saing biaya sehingga pada tahun 2018 ditargetkan penurunan biaya produksi slab sebesar kurang lebih 25-30%. Untuk meningkatkan nilai tambah produk, Perseroan juga menambah fasilitas hilir sehingga terjadi penambahan kapasitas produksi produk bernilai tambah tinggi khususnya untuk sektor otomotif dan pipa migas sebesar lebih dari 300% dari 200 ribu menjadi 860 ribu per tahun. Disamping itu Perseroan juga akan mengoptimalkan kontribusi pendapatan dari sektor non-baja sehingga pada tahun 2018 terjadi peningkatan penjualan sebesar 50-60%. Direktur Utama Krakatau Steel Irvan K Hakim menjelaskan, aset-aset anak usaha yang dioptimalkan mencakup bidang properti, infrastruktur seperti pelabuhan, , pembangkit listrik, distribusi air, utilitas, dan nantinya pengolahan limbah industri. 12

metalworking equipment news Apr - May 2014

Dengan dibangunnya proyekproyek tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Batam, termasuk dari sisi ketahanan suplai energi pr i m e r u nt u k p e mb a n g k it , yang semula hanya bergantung terhadap satu sumber yaitu dari Grissik Sumatera Selatan, maka nantinya menjadi dua sumber yaitu dari Natuna, sehingga apabila dilakukan maintenance pipa , ma k a supla i ga s bisa disalurkan dari sumber lainnya.

“Meski pendapatan dari aset-aset sektor nonbaja ini persentasenya di bawah kontribusi dari aset produksi baja, namun secara nominal absolut nilainya sangat signifikan. Dengan reposisi ini, perseroan di masa datang akan jauh lebih tegar dan kuat dalam menghadapi fluktuasi harga baja dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah,� kata Irvan K Hakim dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2013, di Hotel Kartika Chandra, Kamis (27/3). Melalui sejumlah anak perusahaan, Krakatau Steel terus meningkatkan infrastruktur penunjang guna mendukung ekspansi dan pertumbuhan produksi baja. Ekspansi dilakukan antara lain melalui PT Krakatau Bandar Samudera, yang telah meresmikan fasilitas kepelabuhanan, dengan membangun dermaga 3,5, dan 6, sehingga kapasitas bongkar muat menjadi 25 juta ton pertahun, sekaligus menjadi pelabuhan curah terbesar dan terdalam di Indonesia. Untuk kebutuhan energi, anak usaha lainnya PT Krakatau Daya Listrik, melakukan usaha produksi yang efisien melalui penambahan fasilitas Combined Cycle Power Plant; sebesar 120 MW, dan bersama dengan Posco Energy membentuk perusahaan joint venture PT Krakatau Posco Energy berkapasitas produksi 200 MW, sehingga kapasitas total produksi energi meningkat menjadi 720 megawatt. Melalui PT Krakatau Tirta Industri, yang telah menambah kapasitas produksi air industri menjadi 55,98 juta liter per tahun, kemampuan waduk penampungan untuk air industri juga ditingkatkan hingga 5 juta meter kubik/tahun. Ekspansi lahan industri juga dilakukan oleh PT Krakatau Industrial Estate Cilegon, yang saat ini tengah menyiapkan 100 hektare dari rencana 500 hektare lahan untuk kawasan industri baru. Irvan menyatakan keyakinannya, anak usaha ini akan memberikan kontribusi positif terhadap KS apabila pertumbuhan ekonomi stabil pada posisi 6,3% - 6,5% seperti pernah dicapai tahun lalu. Menurut dia, dengan ekonomi stabil maka investor akan banyak


ENQUIRY NO 013


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

berminat, seperti penjualan pipa anak usaha PT KHI akan meningkat karena banyak perusahaan minyak, gas, dan properti yang berkembang. Namun untuk 2014, Irvan melihat banyak tantangan yang akan dihadapi, diantaranya harga komoditas terkait baja yang saat ini sedang tidak baik. Harga batu bara, bahan mineral, bahkan baja jatuh. Dengan demikian, langkah untuk mengoptimalkan pendapatan non baja akan terus ditingkatkan, kajian bisnis diharapkan selesai dalam 1 - 2 bulan ke depan. Seperti diketahui saat ini, industri baja global menghadapi kelebihan pasokan, yang merupakan

kelanjutan dari tren yang terjadi sejak tahun lalu. Kapasitas produksi terpasang baja dunia sekitar 2 miliar ton. Menurut World Steel Association, asosiasi penghasil baja dengan pangsa pasar 85%, pada 2014 akan terjadi pemulihan permintaan baja dunia seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian negaranegara maju. Negara Tiongkok, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan permintaan baja dunia, mengalami perlambatan pertumbuhan, sehingga WSA memprakirakan pertumbuhan permintaan baja dunia akan meningkat 3,3% menjadi 1,523 juta ton.

Semen Gresik Mendapatkan Fasilitas Non Cash Loan Rp 1,4 Triliun Dari Bank Mandiri Untuk Pembangunan Pabrik Semen Baru Di Rembang Jakarta, Indonesia: PT Semen Gresik salah satu anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.mendapat fasilitas non cash loan senilai Rp1,4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan jangka waktu 42 bulan. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk kela nca ra n proyek pembangungan pabrik semen baru di Kabupaten Rembang Jawa Tengah dengan kapasitas 3 juta ton semen per tahun. Penandatanganan fasilitas kredit dilakukan oleh Direktur Uta ma Semen G re sik G atot Ku st y adji de n ga n D i re k tu r Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman, disaksikan oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Dwi Soetjipto. Selain hal tersebut diatas dilakukan juga penandatanganan Corporate Guarantee oleh PT Semen Indonesia (Persero)Tbk. selaku Holding (dari PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement Vietnam) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai jaminan atas dukungan induk kepada anak perusahaannya. Direk tur Utama Semen Indone sia D w i Soetjipto mengatakan, “Kerjasama di bidang finansial dengan Bank Mandiri ini 14

metalworking equipment news Apr - May 2014

dapat mendukung ekspansi Semen Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi di salah satu anak usaha yakni Semen Gresik. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi permintaan semen nasional yang terus meningkat setiap tahunnya. Prediksi pertumbuhan kebutuhan semen tahun ini akan meningkat sebesar 6% diperkirakan mencapai 63 juta ton”. “ Pe r s e r o a n a k a n s e l a l u melakukan penambahan kapasitas produksi secara terukur. Hal ini merupakan salah satu strategi Perseroan untuk mempertahankan posisinya sebagai market leader di industri semen nasional” tambah Dwi Soetjipto. Tahun ini Semen Indonesia menargetkan kapasitas produksi sebesar 31,8 juta ton dan sampai dengan tahun 2017 target tersebut meningkat hingga 40 juta ton. Pemenuhan target tersebut akan ditunjang dengan beroperasinya Pabrik Rembang dan Indarung VI yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton. ”Kedua pabrik senilai Rp7,5 triliun ini akan dibangun pada tahun ini juga," jelas Dwi Soetjipto. Sementara Direktur Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman mengatakan, pinjaman tersebut merupakan salah satu upaya Bank Mandiri

dalam mendukung ek spa nsi bisnis Semen Indonesia Group, khususnya Semen Gresik melalui peningkatan kapasitas produksi sehingga ma mpu menopa ng pembangunan infrastruktur di Tanah Air. ”Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami menyediakan pembiayaan yang dibutuhkan untuk menuntaskan program Ma sterpla n Percepata n da n Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau MP3EI sebagai upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.” ungkap Abdul Rachman. Komitmen perseroan untuk menduk ung pemba ng una n i n f ra s t r u k t u r te rl i h a t da r i pembiayaan yang terus meningkat. Pada tahun 2013, pembiayaan Bank Mandiri ke sektor konstruksi dan infrastruktur mencapai Rp15,4 triliun, tumbuh 30,5% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara khusus untuk industri semen, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp2,1 triliun, naik 9,6% dari sejak 2012. Beberapa proyek infrastruktur yang mendapat pembiayaan Bank Mandiri antara lain pembangunan ja la n tol ata s laut di B a li, pengembangan Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok.


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Manufaktur di Malaysia Menduduki Peringkat Teratas Dunia New York, AS: Malaysia telah menunjukkan diri sebagai tempat manufaktur teratas di dunia, menurut sebuah lapora n dari p er u sa ha a n ja sa re a l estate global, Cushman & Wakefield. Skor negara itu sangat baik dalam kategori biaya dan risiko, mengukuhkan posisinya sebagai peringkat teratas. Dalam indeks biaya, negara itu menempati posisi satu sebagai yang paling murah. Taiwan menyusul di tempat kedua, Korea Selatan di tempat ketiga, dan Thailand di tempat keempat. Sementara itu, negara manufaktur terbesar di dunia yakni Tiongkok anjlok ke posisi kelima, sangat kuat dari segi biaya namun turun karena lemahnya skor di kategori risiko. Richard Middleton dari Cushman & Wakefield, executive MD, Asia Pacific, Corporate Occupier & Investor Services, mengatakan: “Asia Pasifik terus menjadi yang terdepan di sektor manufaktur global — dan ini dipertegas oleh lima negara teratas dalam indeks yang semuanya berasal dari wilayah tersebut. Selain itu, lokasi-lokasi seperti Vietnam dan Filipina juga diperkirakan akan tampil dalam beberapa tahun mendatang sebagai destinasi manufaktur yang patut diperhitungkan.” Laporan Cushman & Wakefield menilai faktorfaktor yang cenderung memengaruhi keberhasilan operasi fasilitas produksi di 30 negara yang output manufakturnya paling besar menurut UNCTAD (United Nations Trade and Investment). Dalam laporan tersebut, ada tiga bidang pokok (biaya, risiko, dan kondisi) yang dianalisis dan dipilah lagi menjadi lebih dari 30 subkategori. Faktorfaktor seperti logistik, kemungkinan bencana alam, risiko ekonomi, dan biaya energi & tenaga kerja dipertimbangkan semuanya, lalu masing-masing ditakar untuk menghasilkan ilustrasi perbandingan. Indeks tersebut mengambil contoh sebuah perusahaan yang tingkat pemanfaatan mesinnya sangat banyak, yang umumnya memerlukan tenaga kerja tidak terampil, bermain di pasar multi-regional untuk satu produk jadi. Jenis perusahaan seperti ini biasanya menyasar populasi urban yang sedang tumbuh, serta menganggap aspek kelestarian sebagai faktor yang penting. Semua negara yang diberi peringkat menggunakan contoh ini sebagai standar dan pembobotan kategori mencerminkan persyaratan ini. Hoosablink, Singapore

PENGUMUMAN

Delcam Advanced Manufacturing Roadshow 2014 Jakarta , Indonesia (16 Mei 2014) Bangkok, Thailand (14 Mei 2014) Presenter : Mr.Sandy Moffat (Delcam business dev. Asia-pasifik) Mr.James Slater (Int. applications engineer) Delcam Indonesia team Delcam akan menampilkan & memberikan solusi untuk pembuatan electrode secara otomatis , cepat dan akurat di dalam bidang Die & Mold, dari proses Design-CAM programming , machining dan inspection/pengukuran. M e n a m p i l k a n te k n o l o g i te r b a r u D e l c a m PowerShape2014R2 untuk proses reverse engineering & design for manufacture , parasolid & direct modeling dan beberapa fitur solusi dalam bidang design Die & Mold. Release terbaru PowerMill2014R2 untuk High Speed/Feed Machining & 5AXIS (Vortex, Dynamic Machine Control, Polar machining dll) juga solusi untuk FeatureCAM “easy-to-use- automatic CAM software untuk milling machines, turning dan turn/mill centres. Untuk keterangan selengkapnya, silakan lihat di halaman 67

Delcam’s Shoemaker Workshop 2014 (Shoemaking by Design) Presenter : Mr.Graham Vollans (Delcam business dev.manager) Delcam Indonesia team Kami akan memberikan presentasi & demo secara detail release terbaru kita Delcam Crispin Shoemaker 2014R2 , Shoe Cost , 2D engineering & developtrment untuk solusi di Industri sepatu. Kita akan menunjukkan release kita terbaru untuk integrasi konsep 3D design & costing di samping sistem 2D & 3D engineering di dalam pembuatan sepatu secara digital. Tempat terbatas hanya untuk 40 orang saja. Untuk keterangan selengkapnya, silakan lihat di halaman 67

Apr - May 2014 metalworking equipment news

15


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

Konsumsi Alat Pemotong AS Bulan Januari Naik Sementara Permintaan Teknologi Manufaktur Turun $300,000

$250

$200

$200,000 $150 $150,000 $100

Alat Pemotong

Barang Tahan Lama

$250,000

$100,000 $50

$50,000 $0

$0

Pengiriman Manuf., Barang Tahan Lama, $Juta (tidak mengalami penyesuaian menurut musim)

Alat Pemotong, $Juta

Konsumsi alat pemotong AS

AS: Konsumsi alat pemotong di AS bulan Januari mencapai US$158 juta. Demikian menurut US Cutting Tool Institute dan AMT (Association For Manufacturing Technology). Sebagaimana dilaporkan oleh perusahaan yang berpartisipasi dalam kerja sama Cutting Tool Market Report (CTMR), konsumsi ini naik 14,5 persen dibanding bulan Desember dan turun 10,6 persen dibanding bulan Januari 2013. “Ketika CTMR memasuki tahun kalender kedua publikasinya, empat bulan terakhir ditandai dengan pasang surut,” ungkap Brad Lawton, ketua Cutting Tool Product Group AMT. “Kendati sulit menarik kesimpulan

jelas dari data yang hanya beberapa tahun, dilihat dari polanya kita dapat melihat perubahan kecil setiap bulannya pada tahun 2014.” Program CTMR mengindikasikan sekitar 80 persen pasar alat pemotong di AS. Analisis konsumsi alat pemotong merupakan alat ukur kuat mengenai pasang surutnya aktivitas manufaktur AS, karena benar-benar mengukur tingkat produksi aktual. Masih menurut AMT, tingkat permintaan teknologi manufaktur di negara itu pada bulan Januari mencapai US$365,06 juta. Seperti dilaporkan oleh perusahaanperusahaan yang turut serta dalam program USMTO, total angka ini turun 25,2 persen dibanding bulan Desember, namun naik 1,3 persen dibanding Januari 2013 yang mencapai US$360,31 juta. Menariknya, cuaca di negara itu dikatakan sebagai faktor penyebabnya. “Kendati total permintaan bulanan mengalami penurunan dibanding Desember, Januari selalu menjadi bulan baik dan demikian juga tahun ini akibat musim dingin yang ekstrem. Secara keseluruhan, sektor manufaktur masih positif, dengan meningkatnya pasar perumahan dan indikator kuat akan investasi modal jangka dekat," ungkap Douglas K Woods, presiden AMT. “Kami masih optimis permintaan teknologi manufaktur tetap kuat pada tahun 2014 dan 2015, terlebih dengan dijelangnya tahun IMTS.”

Perusahaan Pembuat Peralatan Mesin Mengembangkan Sayap di Singapura

S i n g a p u r a : Ya m a z a k i M a z a k S i n g a p o r e mengembangkan operasinya di Singapura. Perusahaan ini telah menggandakan ukuran pabriknya menjadi 15.300 meter, dan telah meningkatkan ukuran pusat teknologi menjadi empat kali lipatnya yakni 4.300 meter persegi. Setelah perluasan ini, perusahaan akan dapat meningkatkan kapasitas produksinya sebesar 60 persen. Keputusan ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk memberikan dukungan yang lebih berorientasi pelanggan bagi para pelanggannya di Asia Tenggara, dan untuk menciptakan suatu sistem manufaktur 16

metalworking equipment news Apr - May 2014

yang akan meningkatkan ekspor peralatan mesin ke pasar dunia. Menurut perusahaan, pengembangan produksi ini akan mempercepat waktu pengiriman dan menahan fluktuasi nilai tukar. Berbicara di upacara pembukaan, Tomohisa Yamazaki, presiden Yamazaki Mazak Corporation mengatakan bahwa perusahaan yang berpusat di Jepang itu selalu fokus pada pengembangan produk. Ia menambahkan, perusahaannya merupakan salah satu produsen peralatan mesin paling global di seluruh dunia. Strategi berorientasi ke luar ini membuat perusahaan mendirikan banyak pabrik di luar Jepang, dan salah satu tujuannya adalah Singapura. Menyebut Singapura sebagai “platform ideal” bagi perusahaan untuk naik ke level berikutnya, ia mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan investasi tanpa henti selama bertahun-tahun, dan ia puas melihat pertumbuhannya di negara itu. Menurut Teo Ser Luck, Menteri Negara Perdagangan dan Industri Singapura, pertumbuhan ini mencerminkan kemajuan yang dicapai oleh sektor teknik presisi negara itu dalam dua dekade belakangan.


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

Beliau memaparkan bahwa nilai sektor teknik presisi mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 7,3 persen dalam lima tahun terakhir, dan Singapura menjadi tempat berbagai jaringan pemasok global. Untuk semakin mengembangkan industri padat ilmu pengetahuan, beliau mengungkapkan bahwa pemerintah telah menganggarkan S$52 juta (US$40 juta) untuk program Precision Engineering Vocational Continuing Education and Training (PEVC), yang telah diluncurkan tahun 2012. Program ini bertujuan untuk mengangkat sektor teknik presisi di negara itu, juga akan "menjadi jalur karier yang menarik dan terstruktur bagi para ahli." Terakhir, beliau mengatakan bahwa Asia mengambil porsi lebih dari 60 persen dari permintaan peralatan mesin global pada tahun 2012, produksi industri di Asia diperkirakan naik lima persen atau lebih tahun ini, dan pasar peralatan mesin di Asia juga sedang tumbuh. Southeast Asia Technology Centre memainkan peran penting untuk menyediakan layanan berkualitas

Setelah perluasan tersebut, perusahaan akan dapat meningkatkan kapasitas produksinya sebesar 60 persen.

baik sebelum maupun sesudah penjualan. Saat ini showroom tersebut dilengkapi dengan berbagai mesin multi-tasking dan mesin five-axis. Showroom ini juga menawarkan layanan konsultasi manufaktur. Showroom telah diperbesar menjadi 1.300 meter persegi (empat kali lipat lebih besar) sehingga dapat mempertunjukkan mesin-mesin besar untuk industri migas, semikonduktor, dan aerospace. Dari seluruh mesin yang berjumlah 14, 10 unit adalah mesin buatan Jepang, sementara sisanya buatan Singapura.

Fluktuasi Investasi & Tingginya Pengeluaran Subsidi Mengganggu Potensi Pertumbuhan Tinggi di Indonesia: Bank Dunia Jakarta, Indonesia: Fluktuasi pertumbuhan investasi, yang mencerminkan harga ekspor yang lebih rendah dan kondisi keuangan yang lebih sulit serta ketidakpastian regulasi akan terus menghambat laju pertumbuhan Indonesia menjadi 5,3 persen untuk tahun 2014. Demikian laporan Bank Dunia. Reformasi kebijakan menjadi kunci pendukung pertumbuhan, mengingat pertumbuhan 6,5 persen tahun 2011 telah turun menjadi 5,7 persen tahun 2013. D em ik ia n menu r ut lap ora n edisi Maret 2014 oleh Indonesia Economic Quarterly. “Pembuatan kebijakan publik yang progresif akan memperkuat kesuksesan ekonomi Indonesia. Pe nye su a ia n ke b ija k a n i n i meliputi perubahan sasaran pengeluaran subsidi ke bidangbidang yang lebih membutuhkan, misalnya peningkatan investasi infrastruktur, memperbaiki iklim investasi, da n memperbaik i layanan di level lokal," ungkap country director Bank Indonesia untuk Indonesia, Rodrigo Chaves.

Ta hun 2014, pengelua ra n subsidi diperkirakan naik menjadi 2,6 persen PDB dibanding tahun 2013 yang mencapai 2,2, dan berada di atas alokasi anggaran 2014 saat ini. Sementara itu, pengembangan kebijakan dan regulasi belakangan ini, termasuk sebagian larangan ek spor minera l, sema k in meningkatkan ketidakpastian bagi investor jangka-panjang dan semakin memberikan tekanan kepada anggaran. Bank Dunia memperkirakan bahwa larangan tersebut a ka n berpenga ruh negatif terhadap perdagangan netto sebesar US$12,5 miliar dan mengakibatkan kerugian pendapatan fiskal sebesar US$6,5 miliar (royalti, pajak ekspor, dan pajak pendapatan perusahaan) selama tiga tahun dimulai dari 2014. “Per tumbuha n globa l menunjuk ka n sinya l positif. Te t a p i , I n d o n e s i a m a s i h menghadapi beberapa tantangan seperti Terms of Trade (TOT) yang datar, suku bunga yang t i n g g i , da n ke t ida k p a s t ia n

ke b ija k a n . D a r i p e r sp e k t i f risiko ekonomi dan rencana pengembangan ambisius Indonesia, prioritas yang harus dia mbil ada la h meng ura ng i ketidakpa stia n regula si da n melanjutkan reformasi," ungkap Jim Brumby, ekonom kepala Ba nk Dunia da n seka ligus manajer unit Poverty Reduction and Economic Management. Penyusutan defisit transaksi berjalan pada kuartal terakhir menjadi US$4,0 miliar menunjukkan sedang bekerjanya pengetatan kebijakan moneter dan fleksibilitas nilai tukar. Namun, hambatan perdagangan akibat larangan ekspor mineral dan melemahnya harga komoditas membuat Bank Dunia memproyeksikan penyempitan defisit transaksi berjalan untuk tahun 2014 menjadi 2,9 persen PDB, sedikit menurun dibanding tahun 2013 yang mencapai 3,3 persen. Peng ura nga n impor menjadi penyumbang terbesar membaiknya neraca perdagangan dalam setahun terakhir. Apr - May 2014 metalworking equipment news

17


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

Kline: Pasar Pelumas Global Tahun 2013 Masih Statis

PENUNJUKKAN

ESAB Asia/Pacific Menunjuk VP & MD Baru

Stanley Chew

Parsippany, AS: Pasar pelumas global masih terbilang datar, yakni hanya naik satu persen dari perkiraan 39,2 juta ton untuk tahun 2013, dibanding tahun 2012 yang mencapai 38,8 juta ton. Dari segi volume pelumas yang dipakai, AS tetap menjadi negara dengan tingkat konsumsi terbesar, kendati total volume global telah turun dari 25 persen menjadi di bawah 22 persen. Menariknya, Rusia telah mengungguli Jepang dan kini menduduki posisi terbesar keempat. Sementara itu, Amerika Utara dan Eropa Barat tetap stagnan di bawah level sebelum resesi. Kendati Asia dan berbagai wilayah berkembang lainnya mengalami kenaikan pada tahun 2011, region ini gagal mempertahankan persistensinya pada 2012, terutama Tiongkok dengan penurunan 1,1 persen. Sebagai contoh, permintaan pelumas global diproyeksikan naik di bawah dua persen per tahun menjadi 42,1 juta ton pada tahun 2017. Kline memprediksi bahwa Tiongkok akan menjadi yang terdepan pada tahun 2015 atau 2016. Selain pertumbuhan volume, tingkat kualitas juga meningkat, menawarkan kesempatan bagi semua industri.

ESAB mengumumkan penunjukkan Stanley Chew sebagai VP dan MD Asia Pacific. Mr Chew akan mengambil alih posisi Harald Hespe, yang akan pensiun setelah mengabdi selama 30 tahun di perusahaan. Ia akan bertanggung jawab terhadap semua aktivitas perdagangan perusahaan di wilayah Asia Pasifik.

DMG Mori Terjun ke WEC Bersama Porsche

Bielefeld, Jerman: DMG Mori kini menjadi mitra premium eksklusif Porsche Team dalam World Endurance Championship (WEC). Perusahaan tersebut akan mendukung Porsche dalam kejuaraan balap mobil sport dunia, di antaranya balapan selama 24 Jam di Le Mans. Perusahaan pembuat peralatan mesin tersebut akan menawarkan peralatan dan layanannya, juga solusi energi dan perangkat lunak.

Daimler India Commercial Vehicles Membangun Pabrik Baru

Chennai, India: Daimler India Commercial Vehicles ( DICV ) me la k u k a n p e le t a k a n b at u pertama untuk pabrik bus barunya di fasilitas produksi perusahaan 18

metalworking equipment news Apr - May 2014

yang berlokasi di dekat Chennai, menunjukkan niatnya untuk memperbesar eksistensi di India. D r Wo l f g a n g B e r n h a r d , anggota dewan Daimler AG yang bertanggung jawab untuk Daimler Trucks & Buses, mengatakan: “Berlandaskan bisnis truk kami yang kuat, kini kami meneruskan upaya untuk menembus pasar bus India. Untuk itu, kami terus menggunakan pemasok, lokasi produksi, dan jaringan penjualan kami yang sudah ada di India." Pabrik pembuatan bus tersebut

berdiri di area seluas 27,91 acre, dan akan berada di dalam kompleks gedung DICV yang sudah ada. Pabrik akan memproduksi dan merakit bus di bawah merek Mercedes-Benz dan BharatBenz, da n pemba ng una nnya a ka n rampung pada kuartal kedua 2015. Investasi mencapai INR 425 Cr (US$69 juta) telah dialokasikan untuk proyek bus di India dengan kapasitas produksi sebesar 1.500 unit pada tahap awal. Kapasitas ini akan ditingkatkan kemudian menjadi 4.000 unit.


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

MOTIE: Ekspor Korea Selatan Mengalami Kenaikan pada Februari 2014, Diperkirakan Lebih Besar Lagi Mulai Kuartal Dua Kondisi kuat yang ditunjukkan Korea Selatan berhubungan dengan ekspor mobil.

Korea Selatan: Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan (Ministry of Trade, Industry & Energy of South Korea/MOTIE) mengungkapkan nilai ekspor yang kuat ke negara-negara ASEAN dan Uni Eropa. Mereka mengungkapkan bahwa rerata ekspor harian negara itu selama bulan Februari mengalami kenaikan 1,6 persen year-on-year menjadi US$42,99 miliar, sementara impor naik 4,0 persen menjadi US$42,06 miliar. Neraca perdagangan menunjukkan surplus sebesar US$930 juta, dan menjadi kali ke-25 bulan surplus berturut-turut semenjak Februari 2012. Hasil yang kuat ini dapat dikaitkan dengan ekspor peralatan komunikasi nirkabel, semikonduktor, peralatan TI, dan mobil. Ekspor-ekspor tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan di region-region yang sedang berkembang, harga memori yang kuat, daya saing produk, dan semakin baiknya tingkat pengakuan merek. Di lain sisi, ekspor produk minyak dan perangkat LCD mengalami penurunan akibat menurunnya harga panel terkait pasang surutnya permintaan

dan penawaran, demikian juga dengan ekspor kapal karena keterlambatan pengiriman. Berdasarkan negara, ekspor ke Uni Eropa (perluasan ekspor perangkat komunikasi nirkabel dan produk elektronik rumah tangga), negara ASEAN (peningkatan ekspor kapal), dan Tiongkok (penjualan yang sangat baik di sektor barang-barang modal seperti permesinan), semuanya mengalami kenaikan. Namun, tajamnya penurunan ekspor kapal memicu penurunan ekspor sementara ke AS dan Amerika Latin. Selain itu, lemahnya Yen terus mengurangi tingkat ekspor ke Jepang. Untuk negara-negara F5, ekspor ke Turki dan Brasil mengalami kenaikan, sementara ekspor ke Afrika Selatan dan Indonesia anjlok. Untuk pertumbuhan ekspor menurut negara, ASEAN mengalami kenaikan 15,1 persen, Uni Eropa naik 10,6 persen, dan Tiongkok naik 3,8 persen. Ekspor ke negara-negara seperti AS dan Indonesia menunjukkan pertumbuhan negatif. Menurut MOTIE, peningkatan ekspor Korea Selatan lebih lambat dibanding yang diperkirakan karena lambatnya pemulihan ekonomi negara-negara maju, dan krisis yang dialami negara-negara sedang berkembang. Secara khusus, pesanan kapal terus mengalami penundaan, sehingga semakin memperlambat pemulihan ekonomi. Namun kondisi ini bukan akhir segalanya, karena para pelaku industri memprediksikan bahwa ekspor akan mengalami kenaikan dari kuartal dua tahun ini.

Embraer Mencapai Target Pendapatan Tahun 2013, Memproyeksikan Lebih Besar Lagi Tahun 2014

Brasil: Dalam kuartal keempat 2013, Embraer mengirimkan 32 jet komersial dan 53 jet eksekutif (38 jet ringan dan 15 jet besar), dan menutup tahun ini dengan total pengiriman 90 pesawat komersial dan 119 pesawat eksekutif (90

ringan dan 29 besar). A k ibat peningkata n ya ng dialami perusahaan tersebut di segmen pertahanan & keamanan, pendapatan pada kuartal keempat 2013 masing-masing menembus angka US$2,3 miliar dan US$6,2

miliar, sesuai dengan kisaran yang disasar perusahaan yakni US$5,9 hingga US$6,4 miliar. Ta hu n 2014, per usa ha a n menargetkan pendapatan bersih sebesar US$6,0 hingga US$6,5 miliar yang didorong oleh peningkatan di segmen pertahanan & keamanan. Perusahaan juga berharap dapat mengirimkan 92 sampai 97 jet di segmen penerbangan komersial, serta 25 sampai 30 jet besar dan 80 sampai 90 jet ringan di segmen jet eksekutif. Terakhir, backlog perusahaan tersebut pada akhir tahun 2013 bernilai US$18,2 miliar, atau naik 46 persen dibanding akhir tahun 2012 yang mencapai US$12,5 miliar. Apr - May 2014 metalworking equipment news

19


BUSINESSNEWS

www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

Airbus Memperkokoh Eksistensinya di India Toulous e, Prancis: Airbus mengelompokkan aktivitasnya di India melalui pembentuka n anak perusahaan (dimiliki penuh) bernama Airbus India untuk mengelola bisnis perusahaan di berbagai lokasi di India. Anak perusahaan di India ini akan memiliki pusat layanan pelanggan di Delhi dan Mumbai. Bertumpu pada kesuksesan Airbus Engineering Centre India (AECI) di Bangalore, Airbus India juga akan menggabungkan tim strategi, layanan pelanggan, dan pengadaan ke satu organisasi. Layanan MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) juga akan ditawarkan kemudian. Saat ini, perusahaan angkutan India mengoperasikan penerbangan lebih dari 170 pesawat Airbus. Pangsa pasar perusahaan saat ini di India mencapai lebih dari 60 persen dari total backlog pesawat di negara itu. Selain itu, sejak tahun 2005, perusahaan telah menguasai 60 persen pangsa pasar dari seluruh pesanan baru. Airbus

Rolls-Royce Memaparkan Rancangan Mesin Generasi Baru Inggris: Rolls-Royce telah memaparkan detail rancangan mesin generasi terbarunya, yang akan siap dalam waktu 10 tahun, mengunggulkan inovasi teknologi yang dirancang untuk mengubah performa. Rancangan pertama, Advance, akan mengurangi tingkat konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 setidak-tidaknya 20 persen dibanding mesin Trent generasi pertama, dan bisa jadi siap edar pada Rolls-Royce akhir dekade ini. Rancangan kedua, UltraFan, rancangan khusus dengan sistem pitch fan variabel, didasarkan pada teknologi yang kemungkinan akan siap edar tahun 2025, dan akan menawarkan penurunan tingkat konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 setidak-tidaknya 25 persen. Colin Smith, direktur rancang-bangun dan teknologi Rolls-Royce, mengatakan: “Rancangan-rancangan baru ini merupakan hasil penerapan program-program teknologi kami yang berkelanjutan. Mesin-mesin ini dirancang untuk menjawab kebutuhan airframe dan kebutuhan pelanggan maskapai penerbangan: efisiensi bahan bakar, keandalan, dan performa terkait lingkungan yang lebih baik lagi.” Kedua rancangan mesin tersebut merupakan hasil investasi riset dan pengembangan yang berkelanjutan, dengan nilai sekitar £1 miliar (US$1,6 miliar) per tahun, yang dialokasikan oleh perusahaan di seluruh bisnis aerospace dan non-aerospace miliknya. 20

metalworking equipment news Apr - May 2014

Škoda Electric Menang Tender di Tiongkok Plzeň, Republik Ceko: Perusahaan Škoda Electric akan mengirimkan d r ive da n motor u nt u k 4 0 rangkaian kereta metro, yang akan digunakan di kota Suzhou, Tiongkok. Nilai kontraknya lebih dari CZK 1,1 miliar (US$55,9 juta). Rangkaian kereta pertama dari pesanan tersebut akan beroperasi di jalur No. 4 terbaru di Suzhou mulai tahun depan. Pengiriman 40 rangkaian kereta akan berlangsung tahun 2015 dan 2016.

Kemper Akan Memfasilitasi Sekolah Las di Oman V r e d e n , Jerman & M u s c a t , O m a n : Kemper akan memfasilitasi salah satu sekola h la s te r b e s a r d i Björn Kemper Oman. Di ibukota Muscat, perusahaan tersebut akan memperlengkapi 10 0 work station pengela sa n denga n tek nolog i ek st ra k si da n f i lte r ny a , ju ga de n ga n booth pengela sa n. Proyek ini dimaksudkan untuk memperkuat posisi perusahaan di Timur Tengah. “ K a m i me m ilik i reputa si yang sangat baik di industri pengerjaan logam, bahkan di luar batas kami,” ungkap Björn Kemper, MD Kemper. “Pesanan dari Oman mengukuhkan kualitas produk-produk Kemper da n l ay a n a n ko mpre he n si f yang ditawarkan baik sebelum maupu n se suda h p era lata n dipasang di lokasi.”


ENQUIRY NO 010


CUTTING TOOLS

www.equipment-news.com

MACHINE TOOLS

daripada yang dibutuhkan untuk membubut baja. • Titanium diketahui punya karakteristik mengeras saat diproses. • P e m b u b u t a n t i t a n i u m menghasilkan penambahan panas yang besar pada bagian tertentu alat pemotong.

Kembali ke Dasar:

Membuat

Kerja dengan Titanium Jadi Mudah

S

• Daya tahan terhadap korosi • Sifat-sifat mekanis yang unggul

Berikut ada empat strategi.

• Pemuaian panas

• Jaga agar peralatan tetap tajam.

Tidak ada keraguan bahwa titanium membuka banyak kemungkinan dalam h a l r a n c a n g a n p ro d u k d a n aplikasinya. Namun demikian, selama proses produksinya, titanium terbukti sulit ditangani, terutama bagi yang awam. Menurut Iscar, ada lima hal yang harus diperhatikan saat membubut bagian dari titanium.

• Gunakan banyak pendingin untuk mencegah kenaikan suhu.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

• Rasio kekuatan terhadap berat 22

metalworking equipment news Apr - May 2014

• Campuran titanium punya kecenderungan kuat untuk berpadu atau bereaksi dengan bahan-bahan pada alat pemotong pada suhu beroperasinya alat. Rahasia Sukses Meskipun pembubutan titanium menghadirkan banyak tantangan, bukan berarti tidak ada harapan. Ada sejumlah strategi untuk membantu juru bubut meraih sukses dalam pemotongan titanium.

Membubut titanium tidak seharusnya menjadi tugas yang berat. Oleh Michael E Neumann

epintas lalu, berbagai halaman forum biasanya memuat sejumlah pertanyaan biasa seputar kecepatan dan bagaimana menghasilkan lapisan permukaan yang lebih baik terkait pembubutan titanium. Meskipun tidak ada bagian yang sama dan setiap proses pembubutan menghadirkan tantangan tersendiri, titanium dan cara menanganinya memang harus dikenali. Per tama-tama, apa yang membuat titanium demikian istimewa? Setidak-tidaknya dalam konteks antariksa, pemilihan titanium didasarkan pada unsurunsur tertentu yang dimiliki dengan logam tersebut, termasuk:

• Titanium lebih ‘memantul’ daripada baja sehingga pengerjaannya cenderung bergerak menjauhi alat potong, kecuali jika kita mempertahankan potongan besar atau menggunakan penopang yang benar.

• Keandalan

• Gaya Potong — membubut titanium membutuhkan gaya potong yang lebih besar

• Jangan hentikan umpanan saat alat tengah memotong. Ini untuk mencegah komponen kerja mengalami pengerasan. • Karena banyak campuran titanium bisa mengeras seiring usia, sebaiknya campuran titanium dibubut saat masih dalam kondisi selunak mungkin. Enquiry No. 2001 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


CUTTING TOOLS MACHINE TOOLS

www.equipment-news.com

Titanium di Medtech Kita menilik suatu bengkel yang menggunakan mesin-mesin fleksibel serta metode pembubutan yang serbabisa untuk membuat implan medis dari titanium dan bahan lainnya. Oleh Matt Bailey, international media relations di Haas

S

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

alah satu komponen yang dibuat oleh pendiri Phillips Precision Medicraft (PPM) sekitar 40 tahun yang lalu berada di bulan, tempat yang ditinggalkan oleh para astronaut Apollo. Komponen lainnya yang dibuat kemudian jauh dari jangkauan, namun berada sangat dekat. Komponen ini terpasang dengan akurat, dan terus berada di punggungnya. Di masa sekarang ini, banyak pasien hidup menggunakan implan yang terbuat dari bahanbahan eksotis seperti titanium dan bahkan PEEK. Situasi yang ada sekarang ini berbeda jauh sekali dengan bisnis yang telah dirintis sejak 1967 itu. PPM, yang berjarak kurang dari 20 mil dari New York City, kini memproduksi implan ortopedi, instrumentasi, dan deliver y system steril yang sangat canggih. Perusahaan ini berspesialisasi pada implan untuk lutut, panggul, siku, bahu, dan punggung, serta instrumentasi dan peralatan untuk pemasangan implan tersebut ke dalam tubuh. Komponen Titanium yang Rumit & Pesanan Mendadak Perusahaan tidak membuat komponen komoditas; komponen diproduksi menggunakan jajaran mesin-mesin rapi yang memiliki fitur presisi dan sangat kompleks. Contohnya, conical stem perusahaan tersebut terbuat dari komponen titanium kompleks yang memanfaatkan beberapa mesin untuk pengoperasian

seperti close angular taper, milling, drilling, tapping, turning, dan broaching hexagon. Fleksibilitas mesin merupakan elemen vital penentu keberhasilan bisnis dari hari ke hari, terutama jika menyangkut produksi conical stem. Menurut John Phillips, Presiden Operasi PPM, perusahaan dapat menawarkan hingga 60 macam ukuran conical stems cukup dengan sentuhan tombol ‘start’, tak jarang dalam ukuran batch mencapai 1.200 atau 1.500 per bulan. Pada saat yang bersamaan, perusahaan juga kerap membuat kumpulan produk custom sebanyak 5, 20, atau 100. Fleksibilitas inilah yang menjadi sandaran perusahaan mengingat begitu seringnya ketidakadaan pemberitahuan awal mengenai komponen apa yang akan diperlukan dan kapan waktunya. Mengambil Rute Medis “Pada dasarnya, kami naik tingkat ke produsen peralatan medis dan tidak pernah menilik balik ke belakang,” ungkap Mr Phillips. “Saat itu tidak satu pun yang bergelut di bidang ortopedi, jadi itu merupakan peluang besar bagi perusahaan. Namun tentu saja kini kondisinya sudah benarbenar lain. Kami melakukan upaya terpadu untuk menanamkan jutaan dolar demi membangun sistem, prosedur, dan program kendali berkualitas kami agar sesuai standar ISO 13485.” Kini, tekanan yang dihadapi oleh PPM berkisar di masalah pelanggan yang mencari solusi dari luar,

terutama dari Tiongkok, Malaysia, dan wilayah lain yang berbiaya rendah. Alhasil, perusahaan telah menciptakan segmen pasar tersendiri di bidang pemesinan komponen medis kelas tinggi, yang “tidak menarik minat satu pun perusahaan lain karena tidak menguntungkan bagi mereka.” Bahan-bahan yang umum diproses di mesin-mesin Haas meliputi baja tahan karat 17/4, baja tahan karat seri 400 dan seri 300, titanium, khrom kobalt, dan PEEK (polyether ether ketone). “Broach ini misalnya,” ungkap Mr Phillips, menahan alat dengan panjang sekitar 10” dengan geometri gigi pemotong yang tirus di satu ujung, dan berubah ke geometri heksagonal di ujung satunya. “Biasanya ini dibuat menggunakan mesin grinding CNC, tetapi kami menggunakan teknologi fourth-axis dan right-angle head Haas untuk memasukkan alat pada sudut sedemikian dan putaran (rpm) tinggi sehingga kami dapat mensimulasikan aplikasi five-axis, memproduksi broach dengan geometri alat yang tidak dapat ditiru menggunakan teknologi grinding. Hasilnya adalah broach dengan desain gigi pemotong yang agresif, disukai dokter, karena dapat keluar masuk dengan cepat, sehingga mengurangi lama pembedahan.” Membuat komponen alat medis mungkin memiliki serangkaian tantangan tersendiri, tetapi imbalannya terkadang melampaui aspek keuntungan. Mr Phillips dan keluarganya memahami betul pentingnya komponen-komponen yang mereka buat, perbedaan yang bisa mereka hadirkan ke dalam kehidupan si penerima, dan perlunya perhatian ketat terhadap masalah spesifikasi dan kualitas. Ini lantaran ayahnya sendiri juga menggunakan implan dari PPM di bagian punggung dan berfungsi dengan baik, sehingga ia dapat menjalani hidup secara aktif. Enquiry No. 2002 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

23


SHEETMETAL

www.equipment-news.com

FABRICATION

Pengerjaan Logam Lembaran yang Baik Bukan Sekadar Pemotongan

Seperti halnya produk logam lembaran, kemajuan dalam hal logam lembaran juga hadir dalam berbagai wujud dan bentuk. Kita akan melihat bagaimana solusi ERP dan CAD/CAM terspesialisasi untuk aplikasi logam lembaran dapat membantu bisnis pabrik produksi kontrak. Oleh Michael E Neumann

P

engerjaan logam lembaran melibatkan banyak proses, dan produknya memiliki berbagai aplikasi di banyak industri. Bagi pabrik produksi kontrak yang berspesialisasi dalam pelaksanaan pengerjaan logam lembaran, tidak mengejutkan bila lantai bengkel mereka dipenuhi komponen dengan berbagai bentuk dan ukuran. Akibat keragaman ini, muncullah kebutuhan untuk mengatur segalanya karena lantai gudang atau bengkel yang

24

metalworking equipment news Apr - May 2014

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

berantakan memang bukan teladan bagi produktivitas atau efisiensi. Penggunaan label pernah jadi jalan keluar yang lazim, namun untuk menjaga kerapian dalam iklim produksi dewasa ini, ERP adalah alat yang akan dilirik oleh semua perusahaan besar. Ada banyak perangkat ERP yang tersedia, tapi tidak semuanya dirancang khusus untuk logam lembaran. Demikian pula sebaliknya. Meskipun dikembangkan khusus untuk industri ini, konsep ERP untuk industri pengerjaan logam

mengikuti dasar yang biasa dijumpai di dalam paket software manajemen bisnis lazimnya. Sebagai contoh, tujuan dari program software ini adalah agar bisnis yang sukses dapat dijalankan melalui kolaborasi dan kerja sama di antara berbagai macam fungsi kerja untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan sambil tetap mengoptimalkan marjin keuntungan. Berbagi Informasi Lantek Factor y adalah satu contoh konsep untuk mencapai tujuan efisiensi, komunikasi,


SHEETMETALFABRICATION

www.equipment-news.com

Sebuah konsep pabrik dapat menghasilkan peningkatan efisiensi.

dan keuntungan. Menurut pihak perintis konsep tersebut, berbagi informasi secara real-time merupakan jantung teorinya, bekerja dari satu database yang sama untuk seluruh bagian perusahaan. Dimulai dari tim penjualan dan manajemen hubungan pelanggan, penawaran harga dapat disiapkan dan dikirim dalam hitungan menit sehingga menghasilkan penentuan harga yang akurat dari informasi langsung seputar harga bahan, waktu produksi, dan marjin keuntungan yang diharapkan. Berdasarkan beban kerja saat itu, tim mampu menawarkan waktu antar yang realistis. Begitu diterima, pesanan penjualan diproses dan diteruskan ke bagian perencanaan produksi yang menampung pesanan dan memasukkan pekerjaan ke dalam jadwal produksi. Kemudian t e k n i s i p ro d u k s i m e m b u a t program, mengalokasikan mesin dan bahan, dan menyiapkan komponen untuk memaksimalkan pemanfaatan bahan. Informasi yang dibagi juga menuju gudang yang mengirimkan bahan ke mesin yang sudah dialokasikan dan siap melaksanakan produksi, dan bila perlu level persediaan dimutakhirkan sehingga bisa memicu pemesanan ulang bahan.

Di mesin, operator mencatat waktu mulai dan waktu selesai untuk merekam status pekerjaan dan waktu produksi saat komponenkomponen tengah dibuat. Informasi real-time ini diterima oleh tim administrasi yang membuat catatan pengantaran dan faktur, mengkonsolidasikan biaya kerja, dan menerbitkan instruksi untuk pengiriman komponen untuk bagian gudang. Para manajer dapat mengawasi seluruh proses sehingga mereka d a p a t m e m a n t a u p ro d u k s i dan status setiap pekerjaan dan mengetahui metrik bisnis secara keseluruhan seper ti marjin keuntungan serta kinerja penjualan dan pengantaran. Konsep ini menyatukan semua produk yang diperlukan untuk setiap aplikasi ke dalam satu solusi terintegrasi sehingga menghasilkan solusi untuk setiap perusahaan yang akan meniru struktur dan keterhubungan antar bidang di dalam perusahaan tersebut agar efisiensi meningkat. Menempatkan ERP Pada Pengerjaan (Logam Lembaran) Salah satu kontraktor logam lembaran, LaserMaster, membuat produk untuk berbagai industri, termasuk dirgantara, balap, dan otomasi. Di awal tahun 2013, perusahaan tersebut berinvestasi

pada alat laser serat optik Bystronic BySprint 4kW yang dilengkapi pemuat/pembongkar lembaran terotomasi. Pada saat yang bersamaan, mereka memasang sistem ERP yang dirancang khusus untuk pengerjaan logam. Untuk memenuhi seluruh kapasitas yang disediakan oleh mesin baru itu, perusahaan harus menghasilkan sekitar 50 penawaran harga setiap hari. Tim Hicks, teknisi CAD/ CAM di perusahaan tersebut mengatakan: “Sangat penting bagi kami untuk menyiapkan penawaran harga dengan cepat. Semua komponen yang kami buat berbeda dengan pesanan ulang yang datang sewaktu-waktu. Lantek Integra menyertakan informasi tentang biaya material agar kami mendapatkan harga jual yang akurat. Selain itu, sistem memantau tingkat keberhasilan penawaran harga kami sehingga kami bisa melihat kinerja kami terkait sasaran penjualan.” Dengan Lantek Manager, sebuah sistem manajemen bengkel, perusahaan bisa melacak status dari setiap pekerjaan dan lokasinya di bengkel sehingga siap untuk operasi sekunder seper ti pelengkungan atau pengecatan. Solusi ini juga mampu mengeluarkan pesanan penjualan, faktur, dan catatan pengantaran yang semuanya terkait dengan penawaran harga di awal. Mr Hicks menambahkan: “Kami bisa log in ke sistem untuk memeriksa agar tidak ada komponen yang terlewat dan bahwa seluruh operasi sudah tuntas.” Mesin baru ini biasanya berjalan empat sampai lima jam setiap malam dengan pemuat lembaran otomatis. Pemanfaatan mesin di siang hari adalah sekitar 70 persen. Komponen diberi tanda pada lembaran supaya bisa ditangani dengan efisien. Mr Hicks mengatakan: “Kombinasi software Bystronic Apr - May 2014 metalworking equipment news

25


SHEETMETALFABRICATION

www.equipment-news.com

Tahukah Anda? ERP diyakini diperkenalkan di tahun 1990an. Akarnya dapat ditelusuri ke berbagai program software perencanaan sumber daya material.

Sistem ERP dapat membantu bengkel pengerjaan logam lembaran mencapai produktivitas yang lebih baik.

dan Lantek 50 persen lebih efisien daripada perangkat kami sebelumnya, dan kami berpeluang menghasilkan pekerjaan empat kali lebih banyak daripada sebelumnya.” CAD/CAM Untuk Logam Lembaran Intec Laser Services berspesialisasi di pasar subkontrak dan mempunyai pelanggan dalam industri yang mencakup dirgantara, pertahanan, otomotif, dan perlengkapan rumah tangga, dengan memasok komponen yang dipotong dengan laser dan semburan air. Peralatan mesin 26

metalworking equipment news Apr - May 2014

untuk pengerjaan logam lembaran yang dimiliki perusahaan ini meliputi sebuah mesin pemotong laser otomatis Trumpf L3030 6kW dengan unit True Store untuk penanganan lembaran. Mesin tersebut memungkinkan perusahaan membuat komponen yang sesuai tanpa perlu awak dalam waktu singkat. Di sini, fasilitas Lantek untuk microjointing membantu menjaga agar komponen terpasang dengan aman pada lembaran. Dave Millar, MD perusahaan tersebut mengatakan: “Kami cenderung menggunakan nest segi empat karena biasanya kami membuat produk yang sama

sebanyak 10 atau 20 lembar. Tanpa microjointing, komponen bisa membuat mesin macet, yang mungkin berakibat hilangnya produksi satu malam.” Kecepatan pemrograman yang dimungkinkan dengan Lantek Expert adalah salah satu keunggulan utama software CAD/ CAM. Mr Millar menambahkan: “Karena kami berada di industri subkontrak, kami menerima aliran komponen baru terus mener us. Pemrogramannya cepat sehingga membantu kami memenuhi permintaan pelanggan dengan lead-time yang sangat singkat. Di samping itu, saat kami mengalami hambatan dalam produksi, pemrograman ini memungkinkan kami dengan mudah berpindah nest dari satu mesin ke mesin lainnya dengan cepat dengan dua klik mouse sehingga meningkatkan fleksibilitas produksi.” Mengelolanya dengan Benar Kemajuan teknologi dalam laser dan otomasi serat sangat membantu pengerjaan logam lembaran selama beberapa tahun terakhir dan tentu saja memukau banyak kalangan. Namun demikian, tanpa manajemen yang benar, setiap kenaikan produktivitas atau efisiensi yang dicapai selama proses pemotongan atau pengangkutan akan hilang. Bagi produsen kontrak dewasa ini yang mengalami kesulitan karena level persediaan yang tinggi di gudangnya, sistem ERP yang bagus bisa sangat membantu mereka mencapai produktivitas operasional yang lebih baik. Enquiry No. 2101 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


ENQUIRY NO 006


MARKET FOCUS

www.equipment-news.com

Mengangkasa di Langit Asia Tahun ini merupakan tahun ke-100 bagi penerbangan komersial. Pada tahun 1914, terjadi penerbangan komersial terjadwal pertama di dunia, yakni ketika sebuah pesawat terbang melintasi Tampa Bay, Florida. Sejak itulah sejarah penerbangan dimulai. Di pesawat itu hanya terdapat satu penumpang, dan perjalanannya memakan waktu sekitar 23 menit. Tidak mencukupi bila kita mengatakan bahwa industri tersebut sekadar telah berubah, karena dalam dekade-dekade setelah itu, industri ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kini, industri tersebut telah menjangkau area yang lebih luas, menghubungkan semakin banyak orang, dan benar-benar telah menjadi bisnis global dengan cukup banyak aktivitas yang dilakukan jauh dari Florida. Asia sedang berkembang menjadi pemain utama dalam industri penerbangan, karena itu Asia Pacific Metalworking Equipment News mewawancarai beberapa perusahaan penyedia layanan MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) dan perusahaan pembuat pesawat. Mereka menyampaikan pandangannya tentang industri penerbangan Asia dan apa saja yang akan dihadapi di masa-masa mendatang. Oleh Joson Ng Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

28

metalworking equipment news Apr - May 2014


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Masa Depan Cerah

untuk Asia Pasifik

Industri antariksa di kawasan ini diharapkan meningkat, demikian kata perusahaan pembuat pesawat terbang.

P

erusahaan pembuat pesawat terbang meramalkan hal-hal besar di masa depan. Menurut mereka, sebagian besar aksi akan berlangsung di kawasan Asia Pasifik. Randy Tinseth, VP of marketing, Boeing Commercial Airplanes memperkirakan bahwa dalam 20 tahun ke depan, segmen penumpang dan kargo dari industri ini akan tumbuh lima persen per tahun. Akibatnya, dia meyakini akan ada total permintaan 35.000 pesawat baru senilai 4,8 triliun dolar AS. Kenaikan ini tentunya akan menjadi katalis untuk memproduksi lebih banyak pesawat, banyak di antaranya diperuntukkan bagi Asia. “Selama 20 tahun ke depan di Asia, kami memperkirakan total permintaan 13.000 pesawat. Ini investasi yang nilainya mendekati 2 triliun dolar AS,” katanya, sembari menambahkan bahwa Asia adalah “pasar terbesar” bagi pesawat berlorong tunggal, pesawat berbadan lebar, dan pesawat besar. Ya n g m e n g g e r a k k a n permintaan pesawat di Asia, dari sudut pandang badan lebar, adalah pengganti. “Ada permintaan yang tertahan untuk pesawat baru, terutama permintaan yang tertahan untuk pengganti,” katanya, kemudian menegaskan bahwa kemunculan model-model bisnis baru akan terus menciptakan permintaan di pasar. Terakhir, dia menyampaikan bahwa, meskipun segmen lorong tunggal juga diperkirakan akan tumbuh, alasannya akan berbeda. Dia mengatakan: “Dinamika (pasar) lorong tunggal sedikit berbeda; ini

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

adalah segmen yang memanfaatkan ekonomi yang baru tumbuh dan berkembang. Dinamika ini digerakkan oleh pertumbuhan maskapai berbiaya murah.” Namun demikian, lonjakan jumlah penumpang bukanlah satusatunya alasan industri angkasa Asia bergembira. Philippe Poutissou, VP in charge of marketing dari divisi pesawat komersial Bombardier mengatakan bahwa ada dua alasan lain. “Alasan tersebut adalah perkembangan infrastruktur baru

bandara dan pembebasan hak-hak lalu lintas. Tiongkok adalah contoh yang bagus, mereka memiliki program nasional untuk ekspansi dan pengembangan bandara baru. Yang seperti ini cenderung berlokasi di pusat-pusat regional. Bandara baru ini benar-benar merupakan jenis tujuan yang dilayani oleh pesawat kami,” ujarnya. Membuka langit, menurut dia, merupakan sesuatu yang akan mendongkrak permintaan pesawat. “Saat Anda membebaskan pasar untuk sungguh-sungguh mengikuti prinsip open sky, modelmodel bisnis akan berevolusi. Di sanalah Anda mendapatkan inovasi dari industri penerbangan yang menggerakkan permintaan akan pesawat,” demikian Mr Poutissou menyimpulkan. Enquiry No. 2201 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Industri MRO di Singapura Lepas Landas Selama dua dekade terakhir, industri angkasa Singapura mengalami tingkat pertumbuhan rata-rata 10 persen dan mencapai rekor output senilai 8,7 miliar dolar Singapura (6,9 miliar dolar AS) di tahun 2012. Negara ini merupakan pusat penghubung MRO angkasa di Asia yang bertanggung jawab atas seperempat dari output MRO di kawasan tersebut. Seletar Aerospace Park (SAP), taman industri yang disediakan untuk industri angkasa, menempati lahan seluas 320 hektar yang memang sengaja dibangun berikut infrastrukturnya, termasuk Bandara Seletar. SAP saat ini menampung 45 perusahaan. Penempatan berbagai operasi dan bisnis yang terkait dengan angkasa di SAP dimaksudkan untuk membantu perusahaan yang berlokasi di sana mengambil manfaat dari ekonomi skala dan berbagai sinergi yang diperoleh dari lingkungan terintegrasi. JTC telah menuntaskan Fase 1 dan 2 dari SAP dan sudah memulai fase pembangunan ketiga (dan terakhir), dan organisasi tersebut melaporkan bahwa JTC Aviation One @ SAP dan JTC aeroSpace @ SAP, yang memungkinkan masa awal yang singkat, sudah hampir sepenuhnya ditempati oleh perusahaan. JTC aeroSpace @ SAP berperan sebagai penghubung utama Asia-Pasifik untuk produksi komponen pesawat dan MRO. Ia menyediakan delapan pabrik siap bangun yang berbasis di darat dengan luas lantai bruto yang berkisar mulai dari 1.600 sampai 3.600 m2, serta tata letak fungsional dengan lantai mezanin yang diperluas.

Enquiry No. 2202 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

29


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

bakar lebih sedikit. Terakhir, pesawat tersebut memiliki ujung sayap yang dapat dilipat demi kompatibilitas bandara dan bentang sayap lebih panjang.

Bisakah MRO Mengikuti

Dorongan Efisiensi? Pesawat masa depan akan terbang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar lebih kecil dan emisi lebih rendah. Kita lihat bagaimana MRO bersiap-siap untuk menghadapi tantangan baru ini. Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

J

ika Anda hanya bisa menggunakan satu kata untuk menggambarkan filosofi di balik pesawat terbang generasi baru, kata itu pastilah ‘efisien’. Karena biaya bahan bakar cenderung mengikis marjin keuntungan maskapai di seluruh dunia, produsen pesawat menjawabnya dengan meluncurkan pesawat yang lebih ekonomis dalam pengoperasiannya. Scott Fancher, VP & GM yang bertanggung jawab atas pengembangan pesawat komersial Boeing, mengatakan bahwa ketika membicarakan topik seputar pesawat masa depan seperti 777-9X atau 777-8X, ada satu hal yang sangat penting. “Keseluruhan strategi digerakkan ke arah efisiensi bahan bakar. Kami meluangkan waktu untuk bicara dengan pelanggan, dan kami memahami apa yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan mereka.”

30

metalworking equipment news Apr - May 2014

Dengan mengacu pada B777300ER sebagai “pesawat yang hebat”, dia menegaskan bahwa tantangannya cukup berat, tapi dia yakin bahwa timnya mampu mengedepankan varian baru yang lebih unggul dalam hal efisiensi bahan bakar, jarak tempuh, kapasitas tempat duduk, serta biaya operasi dan perawatan. Sebagai kesimpulan, dia mengatakan bahwa 777X dan 787 memiliki ukuran yang tepat dan dioptimalkan untuk mengisi pasar pesawat dari 200 sampai 400 kursi. Pesawat 777-9X yang bermesin ganda menghasilkan emisi dan kebisingan lebih rendah, dan dilengkapi dengan mesin GE canggih dengan nasel aliran yang berlapis-lapis. Selain itu, pesawat ini memiliki sayap komposit terbesar, yang tidak saja lebih ringan dan lebih efisien, tapi juga mengakibatkan konsumsi bahan

Memberi Daya Dorong Bill Millhaem, GM (GE90/9X) of GE Aviation mengatakan bahwa mereka akan membuat mesin generasi baru yang dinamakan GE9X untuk keluarga 777X yang menghasilkan pembakaran bahan bakar yang 10 persen lebih baik untuk setiap mesin. Dia juga menyebutkan empat teknologi utama yang ditanamkan ke dalam mesin. Yang pertama, mesin tersebut mempunyai bilah kipas komposit generasi keempat. Patut diperhatikan bahwa jumlah bilah kipas sudah dikurangi dari 22 pada mesin GE90 sekarang menjadi 16 pada GE9X. Mesin tersebut juga menghasilkan tenaga dua kali lebih besar dan kemampuan termal yang lebih baik daripada mesin lain yang terbuat dari logam, dengan berat hanya sepertiganya, dengan menggunakan bahan komposit matriks keramik di bagian inti. Terakhir, pemicu pembakarannya menghasilkan efisiensi lebih besar dan emisi lebih rendah, dan kompresornya yang bertekanan tinggi mampu menghasilkan rasio tekanan 27:1. Bersiap-siap Lebih Dini Pesawat 777X yang pertama dan pesawat lainnya mungkin masih perlu beberapa tahun lagi, tapi Lufthansa Technik sudah bergerak mempersiapkan diri untuk pesawat ini. “Inovasi berdampak besar pada Lufthansa Technik serta pada industri MRO,” kata August Wilhelm Henningsen, chairman of the executive board di perusahaan tersebut. Menurutnya, kecepatan juga penting bagi perusahaannya untuk dapat mencuri start dari para pesaing. “Kami harus siap untuk bergerak sangat dini dan


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

memperkenalkan orang-orang kami dengan A350 dan 777-9X yang pertama.” Penyedia layanan tersebut telah memanfaatkan pengalaman mereka dengan A380 dan 787 untuk mempersiapkan diri mereka menghadapi masa depan. Dia meyakini bahwa urusan dengan komponen untuk A350 tidak akan menjadi langkah besar ke depan karena sudah banyak pengalaman. “Pada kategori komponen pada A380, ada standar tertentu yang telah kami capai,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa mereka telah melaksanakan banyak sekali pengerjaan logam pada proyek modifikasi rusuk sayap di A380. Dia mengungkapkan bahwa downtime rata-rata untuk modifikasi besar ini sekarang kurang dari 49 hari, dan setahun kemudian, 15 modifikasi (31 pesawat yang dikontrak) sudah selesai ‘seluruhnya’ atau setelah melewati beberapa kali downtime. Pesawat Jet Regional Di segmen pesawat lainnya, masalah efisiensi juga sedang diteliti dan diperlakukan dengan serius. Philippe Poutissou, VP of marketing untuk Bombardier (pesawat komersial) mengatakan: “Struktur (pesawat) merupakan pendorong penting dalam hal efisiensi bahan bakar. Pada pesawat baru seperti seri C, ada beberapa hal yang bisa kami lakukan agar pesawat tersebut bisa lebih efisien bahan bakar daripada pendahulunya. Teknik produksi yang tersedia untuk kami sekarang, serta penggunaan bahan komposit dan campuran aluminium canggih membantu kami membuat pesawat jadi lebih ringan.” Seperti halnya Boeing pada pesawat 777-9X, perusahaan tersebut juga bekerja keras di bagian sayap pesawat. “Dengan bahan komposit, kami dapat menerapkan proses pada produksi sayap komposit yang disebut infus transfer resin. Proses ini memungkinkan kami membuat

Prioritas yang cukup tinggi diberikan pada efisiensi bahan bakar ketika merancang pesawat Boeing generasi baru

bentuk yang sangat presisi; artinya, jika Anda mengamati penampang sayap buatan kami, tidak ada sedikit pun bagian penampang yang sama. Inilah yang dapat Anda lakukan sekarang yang tidak dapat dilakukan 5 hingga 10 tahun yang lalu,” katanya. Rancangan & Perawatan OEM juga masuk ke segmen MRO dari industri dirgantara. Lihat saja Bombardier. Seperti Lufthansa Technik, mereka terlalu sibuk mempersiapkan diri untuk pesawat generasi selanjutnya. Namun demikian, ada satu perbedaan mencolok, berbeda dengan saingan mereka dari Jerman, mereka merawat pesawat yang telah mereka rancang dan bangun. Gary Martin, VP of sales, marketing, and services programs (dirgantara) Bombardier menjelaskan pemikiran tersebut sehari sesudah pembukaan sebuah pusat pelayanan di Singapura. “Pelanggan mengatakan bahwa mereka sangat ingin mengandalkan kami untuk merawat pesawat karena kamilah yang paling mengenal mereka. Sebagai jawaban bagi tarikan pasar itulah kami mengajukan penawaran aftermarket ini,” katanya.

Menurut Mr Martin, perusahaannya harus memahami bagaimana membuat pelanggan sukses dan membantu mereka mengelola biaya dan kinerja. Untuk menjawabnya, dia mengungkapkan bahwa perusahaannya menawarkan produk atas dasar biaya per jam untuk pesawat bisnis dan komersial. Cocok Untuk Masa Depan Maskapai mulai menggulirkan masalah efisiensi dengan menuntut pesawat yang lebih murah pengoperasiannya. Produsen pesawat dan mesin menjawabnya dengan pesawat dan sistem pendorong generasi baru untuk memenuhi permintaan pasar. Akibatnya, MRO harus memutakhirkan diri dengan teknologi terbaru. Melihat bagaimana MRO bereaksi terhadap pesawat generasi selanjutnya, tiga hal yang dibangun oleh produsen pesawat, pembuat mesin, dan MRO sepertinya sudah siap untuk menghadapi tantangan di depan seiring bergeraknya industri dirgantara ke era yang baru. Enquiry No. 2203 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

31


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Ketika OEM juga sekaligus MRO Karena terdorong oleh permintaan pasar, satu OEM juga menggunakan identitas MRO.

M

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

elalui pendirian sebuah pusat pelayanan di Singapura, jelas bahwa Bombardier mengurus bisnis layanan mereka dengan sangat serius. Mereka telah menambahkan kemampuan perbaikan interior lengkap ke dalam rangkaian penawaran perawatan ringan dan berat di pusat pelayanan di Singapura, salah satu dari 10 pusat pelayanan OEM di dunia. Sejak mulai melayani pelanggan di bulan November 2013, fasilitas ini telah menjawab permintaan pelayanan yang terus tumbuh, termasuk tugas-tugas perawatan berat seperti C-Checks pada pesawat mereka dan dukungan AOG di seluruh kawasan Asia-Pasifik. Untuk menghilangkan kekhawatiran kelebihan kapasitas, Gary Martin, VP program penjualan, pemasaran, dan pelayanan dirgantara mengatakan: “Dengan tumbuhnya pasar, akan ada lebih banyak permintaan pelayanan, dan pasar akan kembali bangkit. Kami telah melakukan survei dan kami tahu seberapa besar kebutuhan Philippe Poutissou (L) dan Gary Martin

32

metalworking equipment news Apr - May 2014

“Saya rasa kami dan MRO punya ruang untuk berdampingan di pasar.” - Gary Martin

pelanggan akan pusat pelayanan kami meskipun ada banyak penyedia lainnya di Singapura.” Optimisme ini sangat boleh jadi karena ada total sekitar 250 pesawat jet bisnis Bombardier yang saat ini berbasis di Greater China, India, dan kawasan Asia-Pasifik. Hal ini juga disambut oleh koleganya, Philippe Poutissou, VP pemasaran, pesawat komersial. Ia mengatakan: “Kalau Anda melihat tipe ekspansi armada pesawat Bombardier di kawasan ini, pertumbuhannya memang unik. Belum ada armada kami yang diganti. Armada yang kami tempatkan di kawasan ini relatif muda, terutama di aspek komersial.” Dengan besarnya proyeksi permintaan untuk bisnis MRO mereka di Asia, Mr Martin meyakini bahwa Bombardier dan para pesaingnya memiliki banyak ruang untuk hadir berdampingan. “Saya rasa kami dan MRO punya ruang untuk berdampingan di pasar dan para pelanggan akan punya pilihan. Sebagian (pelanggan) ingin melakukan pekerjaan mereka

sendiri, dan sebagian lagi adalah bagian dari MRO besar itu sendiri. Sisanya mempunyai hubungan yang sudah terjalin lama dengan MRO, dan mereka ingin terus menggunakannya,” katanya. Namun demikian, bagi mereka yang tidak punya infrastruktur atau belum pernah mengoperasikan pesawat mereka sebelumnya, dia berpendapat bahwa perusahaannya mampu menyediakan sarana bagi calon pelanggan sehingga mereka bisa dengan nyaman mengambil dan mengoperasikan pesawat mereka karena mengetahui bahwa Bombardier akan senantiasa mendukung mereka dengan pelayanan dan dukungan yang s e b e l u m n y a h a r u s m e re k a upayakan sendiri. Efisiensi bahan bakar menggerakkan industri angkasa, dan MRO ikut terpengaruh meskipun mereka tidak punya kendali atas segala perubahan yang dilakukan produsen pesawat. Yang bisa mereka lakukan ke depan adalah menawarkan jasa perawatan yang hemat.

Perusahaan ingin menyelaraskan kepentingan mereka dengan kepentingan para pelanggan melalui pesawat yang andal dan mudah dirawat.


MARKETFOCUS

“Kalau Anda melihat tipe ekspansi armada pesawat Bombardier di kawasan ini, pertumbuhannya memang unik.” - Philippe Poutissou Mr Martin mengatakan: “Kami berusaha memutuskan cara terbaik agar pesawat lebih mudah dirawat. Belum lama ini kami menyelesaikan program perawatan pada pesawat seri C, dan kami senang dengan penghematan dan banyaknya perawatan yang dibutuhkan untuk pesawat tersebut sepanjang usia pemakaiannya. (Pengurangan persyaratan perawatan) akan menjadi fitur pada semua pesawat di masa depan.” “Kami yakin bahwa saat ini kami bergerak pada kurva evolusi dengan tingkatan yang cukup baik sehingga pesawat dan pelayanannya akan bisa memenuhi persyaratan tersebut,” ujarnya. Dengan pandangan yang sama, Mr Poutissou mengatakan: “Dalam hal perkembangan pesawat, saya akan memulai dengan mengatakan bahwa kekuatan kami ada pada integrasi teknologi dan solusi produksi ke dalam produk yang memenuhi permintaan pasar. Kami fokus pada bagaimana Anda memilih yang terbaik dari gelombang inovasi berikutnya dan mengemasnya menjadi paket yang sangat efisien.” Perkembangan ini bukanlah tanpa tantangan tersendiri. Salah satunya muncul dari penggunaan material komposit. Untuk menjelaskan pekerjaan perusahaan dengan material komposit, Mr Martin mengatakan: “Komposit — kami tahu bahwa ini adalah perubahan bagi industri, kami memulai dari dini sekali dengan kolega produksi kami untuk mengembangkan teknik dan metodologi untuk merawat pesawat yang tengah dalam pemeliharaan.”

Terakhir, dari sudut pandang bisnis, dia mengatakan bahwa perusahaan ingin menyelaraskan

kepentingan mereka dengan kepentingan para pelanggan melalui pesawat yang andal dan mudah dirawat. “Kami berbagi cara mengelola biaya dengan menawarkan beberapa program biaya per jam sehingga mereka bisa membuat anggaran yang efektif,” ujarnya. Enquiry No. 2204 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

ENQUIRY NO 015

www.equipment-news.com

Apr - May 2014 metalworking equipment news

33


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

berkantor pusat di Guangzhou, yang telah menaikkan kapasitas hanggar mereka dan menambahkan pusat komponen dan komposit di fasilitas yang sudah ada.

MRO

Menghadapi Angin Haluan?

Gelombang masuk pesawat generasi baru merupakan kabar baik bagi penumpang. Tetapi, apakah sentimen ini juga berlaku bagi perusahaan penyedia layanan MRO?

D

reamliner buatan Boeing dan A350 buatan Airbus mungkin adalah dua pendobrak besar yang sama-sama layak menyandang label ‘pesawat generasi baru’. Sementara maskapai penerbangan di seluruh dunia perlahan memperlengkapi armada mereka dengan pesawat modern, transformasi ini juga menimbulkan pergeseran di industri aerospace. Salah satu perubahan yang harus dibiasakan oleh industri ini adalah penggunaan bahan komposit dan penyesuaian teknis yang dilakukan untuk beradaptasi terhadap perubahan ini. Selain aspek teknologi, pergeseran besar juga terjadi di arena bisnis pada segmen aftermarket. Tren ini, bersama dengan bagaimana persiapan perusahaan penyedia layanan MRO menghadapi pesawat generasi baru, menjadi agenda penting pada hari terakhir konferensi di MRO Asia, yang diselenggarakan akhir tahun lalu di Singapura.

34

metalworking equipment news Apr - May 2014

Bersiap Menghadapi Perubahan Pengenalan pesawat generasi baru memaksa para perusahaan MRO bergegas memperlengkapi diri untuk melayani segmen aftermarket yang terus berubah dan kian sengit. Oleh karena itu, mereka menerapkan program-program tertentu agar dapat mengimbangi. Misalnya, teknologi proses, rancangbangun, dan perbaikan harus terus mengikuti perkembangan teknologi terkini yang diperkuat oleh inovasi dari perusahaan pembuat airframe. Selain itu, MRO juga perlu mengenali kebutuhan pelatihan agar para stafnya memiliki level kompetensi yang memadai. Salah satu contoh konkretnya adalah pelatihan metode perbaikan khusus seperti Quick Composite Repair (QCR), selain juga pelatihan penilaian dan respons berkualifikasi. Karena itu tidak mengejutkan bila sebagian MRO melakukan investasi besar-besaran untuk menyiapkan diri menghadapi masa mendatang. Sebagai contoh Gameco, perusahaan MRO yang

Tetap Kencangkan Sabuk Pengaman Selagi terbang, kita tentu tak dapat menghindari turbulensi. Analogi ini dapat digunakan oleh perusahaan penyedia layanan MRO. Kendati tantangan selalu ada, akan lebih baik jika kita dapat melihat ke depan dan bersiap diri menghadapinya. Dalam sebuah presentasi di konferensi itu, Gijs Van Rooijen, p ro d u c t s u p p o r t d i re c t o r components dari AFI KLM E&M, menjelaskan suatu tren menarik, yaitu peran besar OEM di segmen aftermarket, yang biasanya didominasi oleh operator MRO. Ia menyebutkan bahwa dalam perawatan airframe pesawat modern seperti A350 dan B787, peran OEM akan lebih besar dalam hal pengembangan bersama dan pengambilan risiko. OEM juga akan menaikkan hambatan IP protection dan memainkan peran lebih di segmen aftermarket. Ini akan membuat MRO independen berada dalam posisi rentan karena mungkin kesulitan terkait hambatan IP dan akses ke data reparasi. Melihat ke depan, ia juga memandang ada kemungkinan terjadinya tren off-shoring terbalik (Asia ke Eropa) pada perawatan pesawat berbadan lebar generasi baru setelah beberapa tahun. Sejumlah pakar di acara tersebut juga sepakat dengan Mr Van Rooijen terkait pandangannya terhadap situasi ini. Dr Andrea Heizner, GM & CEO Ameco Beijing juga menyinggung masalah IP. Ia menyebutkan tiga tantangan utama bagi perusahaan penyedia layanan MRO di masa mendatang. Pertama adalah biaya tenaga kerja. Masalah tenaga kerja, dibarengi dengan biaya investasi yang tinggi, memicu penurunan margin keuntungan. Namun tidak


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Bersiap Mendarat Mulus Meskipun sudah terbentang tantangan di depan, menurut Dr Heizner, MRO dapat menghadapinya dengan cara meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan proses dan manajemen sumber daya. Tindakan ini dapat membantu memperlancar operasi, tetapi yang lebih penting lagi menurutnya di sini adalah adanya soft skill.

MRO menghadapi tantangan baru ketika OEM membidik segmen aftermarket

Ia mengatakan: “Kemajuan teknologi memang menjadi tantangan, tetapi soft skill adalah hal yang akan membuat perbedaan.� Soft skill ini adalah kualifikasi, ilmu, pengalaman, manajemen, kepemimpinan, dan motivasi sebagai nilai-nilai kunci untuk membantu perusahaan berhasil di arena industri aerospace di masa mendatang. Untuk meminimalkan risiko kekalahan di masa mendatang, ketika

bakat-bakat di bidang aerospace mungkin berkurang, perusahaannya telah mendirikan perguruan tinggi penerbangan untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan di masa mendatang. Mereka juga telah memasang strategi untuk berbagi praktik terbaik dan mencari cara untuk meningkatkan jam tenaga kerja dengan jumlah tenaga kerja yang sama. Enquiry No. 2205 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

ENQUIRY NO 014

hanya berhenti di sini. Masih ada lagi masalah seperti semakin sempitnya jalan masuk ke IP. Ta n t a n g a n - t a n t a n g a n ini, menurutnya, dipicu oleh perkembangan tren pasar kini dan akan mendesak atau mendorong perusahaan penyedia layanan MRO untuk membentuk aliansi dan jaringan yang kian banyak di masa mendatang. Bersamasama, mereka akan menggunakan layanan bersama.

Apr - May 2014 metalworking equipment news

35


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Mr. Henningsen, Chairman of Executive Board, Lufthansa Technik

Lufthansa Technik:

Menuju ke Timur

Kita simak bagaimana MRO Jerman berupaya melebarkan sayapnya di Asia

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

B

anyak nama mapan di industri angkasa telah membangun bisnis mereka di Asia. Sebuah perusahaan pembuat pesawat belum lama ini membuka Pusat MRO di Singapura dengan ruang hanggar seluas 3.000 m2. Langkah ini diikuti oleh Lufthansa Technik, perusahaan Eropa penyedia layanan teknis untuk industri penerbangan. Mereka juga sangat tertarik untuk merebut potongan kue MRO, khususnya di Asia. “Kami akan menapakkan kaki kami di Asia,” kata August Wilhelm Henningsen, ketua dewan eksekutif perusahaan, yang sudah banyak berinvestasi di kawasan ini, dan menurut dia, ada sejumlah alasan bisnis yang menggiurkan untuk itu. Dia melihat “trend menanjak” dalam bisnis MRO di Asia. Dia menambahkan bahwa industri MRO dipastikan akan tetap berada di jalur kebangkitan dan mencatatkan tingkat pertumbuhan sebesar 4,5 persen per tahun. Sementara itu di Asia, belanja MRO sudah mengalami peningkatan, dan

36

metalworking equipment news Apr - May 2014

trend ini tampaknya akan terus berlanjut hingga 2018. Angka-angka menunjukkan bahwa di tahun 2012 besar belanja adalah 16,8 miliar dolar AS, dan diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar 25,3 miliar dolar di tahun 2018. Karena tertarik dengan trend menanjak ini, dia mengatakan bahwa 2013 adalah “tahun luar biasa”, saat perusahaannya mengalami kenaikan pendapatan dan basis pelanggan di seluruh dunia. Dia mengungkapkan bahwa saat ini perusahaannya memiliki kurang lebih 750 pelanggan di seluruh dunia. Hasil ini diraih meskipun ada kekhawatiran di kalangan sejumlah pengamat pasar seputar masalah kelebihan kapasitas di industri tersebut, yang berpotensi jadi gangguan. Sambil mengelak dari masalah kelebihan kapasitas, dia mengatakan: “Masalahnya di sini bukan apakah mau punya hanggar atau tidak; masalahnya adalah bagaimana mengisinya. Pada akhirnya kita akan menang kalau kita kompetitif dan memberikan pelayanan yang baik.”

Jaringan Asia Sejalan dengan strategi perusahaan untuk lebih terlibat di arena MRO Asia, Lufthansa Technik menjalankan berbagai operasi di negara-negara seperti Filipina, China, Malaysia, India, dan Singapura. Fasilitas di Filipina saat ini mampu memberikan pelayanan lengkap untuk pesawat A320 sampai A380. Di utara Filipina, perusahaan ini telah memperluas operasi MROnya ke Shenzhen, China. Saat ini mereka tengah memperbesar kapasitas bengkel dan gudang tiga kali lipat hingga hampir mencapai 25.000 m2 dan memperkuat posisi mereka di bidang pasokan komponen, pelayanan logistik, dan tim pendukung maskapai untuk pemeliharaan mesin di seluruh China dan Asia. Sebuah autoklaf juga akan digunakan saat gedung dan bengkel baru siap beroperasi. Peralatan ini akan memungkinkan pengerjaan komponen besar dengan bahan komposit seperti yang digunakan di pesawat A380 atau Boeing 777 dan 787. Selama di negara itu, perusahaan juga telah menuntaskan program perbaikan selama dua tahun untuk mengurangi waktu tunggu sebesar 10 persen. Investasi di Asia bukan sebatas infrastruktur saja, tenaga kerja juga penting. Dengan menyebut bahwa pelatihan adalah “masalah penting”, Mr Henningsen mengatakan bahwa perusahaan menawarkan pelatihan dasar dan spesifik melalui Ameco Aviation College untuk sampai dengan 1.000 peserta. Enquiry No. 2206 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

APMEN: Bisakah Anda ceritakan kepada para pembaca, apa peran braze alloy di industri aerospace saat ini? Jimmy Lui (JL): Di industri aerospace sekarang ini, 50 persen dari 80.000 mesin yang saat ini dipesan untuk pasar mesin aerospace dunia berasal dari pasar yang sedang berkembang seperti Asia, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Dengan jumlah pesanan sedemikian besar, semakin tinggi tuntutan untuk memperpanjang umur pakai mesin dan mengembangkan bahan yang tahan terhadap kerusakan. Braze alloy memainkan peran penting dalam MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) mesin karena digunakan untuk pengikatan logam dengan logam, perakitan komponen-komponen aerospace, dan perbaikan retakan mikro. Presintered preforms cocok untuk perbaikan retakan dan restorasi dimensi komponen-komponen aeroengine. Braze alloy ini berwujud pasta, cat, serbuk, preform, kawat, dan foil dan terdapat dalam logam mulia dan logam non-mulia. Di dalam turbin, Pre-Sintered Preforms (PSP) digunakan untuk memperbaiki baling-baling yang retak akibat panas dan aus berlebih. PSP merupakan aloi sinter, mengandung sedikit braze alloy yang dicampur dengan logam induk; aloi ini digunakan terutama di bagian panas pada turbin untuk memperbaiki baling-baling yang retak dan aus, yang tidak dapat dilakukan dengan teknik pengelasan. APMEN: Apa keuntungan bahan tersebut bagi sektor MRO? Apa saja hambatannya? JL: Aloi non-mulia yang digunakan di sektor MRO terus mengalami perkembangan seiring dengan aloi yang semakin baik dan efisiensi panas yang semakin tinggi. Aloi-aloi ini melewati proses brazing dan penyambungan, yang bertumpu pada aliran pembasahan dan

Perbaikan Cepat dengan Bahan Komposit Braze alloy semakin mendapat peran besar di sektor MRO mesin

APMEN mewawancarai Jimmy Lui, Southeast Asia GM & aerospace marketing manager Morgan Advanced Materials mengenai bagaimana bahan komposit mendapatkan tempat di industri aerospace. Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

pemadatan bahan pengisi brazing untuk membentuk ikatan metalurgi antara kedua bahan. Keuntungan penggunaan braze alloy dalam MRO di antaranya ketahanan terhadap suhu tinggi. Aloi ini juga menawarkan kesesuaian bebas terhadap bentuk komponen. Braze alloy dikenal andal d a n h e m a t k a re n a m a m p u memperpanjang umur pakai komponen mesin sampai 300 persen. Terakhir, seperti pengelasan, sifat dari perbaikan menggunakan brazing sering kali lebih baik dibandingkan bahan aslinya dari segi keausan dan kekuatan. Ta n t a n g a n n y a a d a l a h mengupayakan penyempurnaan masa pakai komponen turbin dan kinerja mesin agar dapat mengimbangi gaya dorong dan suhu pengoperasian yang lebih tinggi. Oleh karena itu, para ilmuwan dan insinyur bahan sedang berupaya untuk mengembangkan opsi perbaikan dan braze alloy yang lebih baik guna menjawab kebutuhan untuk menurunkan biaya siklushidup mesin, memperpanjang masa operasional, dan mempercepat waktu penyelesaian di sektor MRO. APMEN: Tren teknologi apa di industri aerospace yang akan

berdampak pada penggunaan braze alloy atau teknologi yang terkait dengannya di masa mendatang? JL: Salah satu tren menarik di i n d u s t r i a e ro s p a c e a d a l a h perbaikan ujung-ujung squealer yang merupakan komponen pembentuk bilah turbin kristal tunggal atau bilah turbin directionally solidified. Sebelumnya, bagian ini harus diganti. Namun, karena kemajuan dalam bahan dan teknik brazing, perbaikan dapat dilakukan pada bagian yang rusak. APMEN: Perbaikan baling-baling turbin gas merupakan bidang yang memanfaatkan braze alloy. Adakah aplikasi lainnya di industri aerospace? JL: Selain untuk perbaikan balingbaling turbin gas, braze alloy juga dapat digunakan pada sensor mesin yang memanfaatkan strip logam-kekeramik untuk memonitor fungsifungsi mesin. Selain itu, brazing logam aktif memudahkan penyambungan bahan dan komponen yang banyak dimanfaatkan di sektor militer. Enquiry No. 2207 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

37


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Menangani Bahan Komposit Stefan Benk贸czy, innovation manager di Walter yang bertanggung jawab di bidang pengembangan bisnis pesawat terbang, menyinggung tentang solusi bagi permesinan bahan komposit yang semakin marak dipakai di pesawat modern. Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

M

elambungnya harga bahan bakar dan semakin ketatnya persyaratan yang berlaku, maka pengurangan berat menjadi keharusan di industri aerospace. Bahan konstruksi berbobot ringan menghadirkan tantangan baru bagi para spesialis permesinan, dalam hal ketahanan keausan dan geometri tool. Tuntutan akan solusi permesinan yang cocok terutama untuk bahan yang bersifat abrasif telah mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Struktur lapisan, atau dikenal dengan stack, juga banyak dipakai dalam konstruksi pesawat. Ini tidak mengejutkan mengingat industri aerospace semakin banyak memakai CFRP untuk memproduksi komponenkomponen struktural. Misalnya saja pada Airbus A350 dan Boeing 787, CFRP dipakai pada hampir semua kerangka luar pesawat. Ketika bahan ini diproduksi, serat karbon dilekatkan (biasanya

38

metalworking equipment news Apr - May 2014

dalam beberapa lapisan) ke matriks plastik sebagai penguat. Akibatnya, CFRP memiliki kuat tarik yang tinggi di seluruh arah serat, kendati kekuatannya sangat bergantung pada arah efektif gaya yang ada. Jika beban tarik tidak diberikan ke arah serat, bahan menjadi tidak tahan-tarik dan akan lebih mudah patah jika (misalnya) terjadi kecelakaan. Karena itu, digunakan juga profil logam di bagian dasar pesawat. Selain aluminium yang telah banyak dipakai sebagai bahan konstruksi ringan, titanium juga cocok dalam kondisi ini. Titanium memiliki tingkat kekerasan yang tinggi, serta nyaris tidak bermasalah terkait arah efektif. Komponen struktural suatu pesawat seperti rangka pintu, rusuk, dan profil penguat salah satunya terdiri dari bahan titanium. Karena titanium memiliki koefisien pemuaian mendekati CFRP, stack CFRP-titanium menjadi solusi yang lebih disukai.

Pengeboran yang Berat Biasanya, stack dihubungkan menggunakan rivet joint. Untuk membuat stack, dua atau lebih bahan tumpangtindih harus dibor tembus, baru kemudian rivet bisa dipasang. Karena bahan yang digunakan memiliki sifat yang berbedabeda, operasi pemesinan ini menjadi tantangan tersendiri. Faktor lainnya adalah kecilnya toleransi lubang, serta proses kualifikasi alat dan metode permesinan yang kompleks di industri aerospace. Pengujian dan percobaan yang dilakukan sebelum peluncuran produksi bisa memakan waktu hingga enam bulan. Jika CFRP digunakan, pengeboran bahan komposit menjadi lebih berat lagi. Sekitar 60 persen bahan terdiri dari jutaan serat yang luar biasa halus. Sebagai perbandingan, rambut manusia memiliki k e t e b a l a n 7 0 m i k r o m e t e r, sementara ketebalan serat CFRP


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

hanya delapan mikrometer. Selama pembubutan, bahan ini bersifat abrasif dan menumpulkan mata pisau pemotong, mengakibatkan delaminasi (robeknya serat) dan burr terutama di ujung l u b a n g . Jika bahan seper ti titanium dapat di bor dengan uncoated solid carbide drill, maka CFRP memerlukan mata pisau pemotong yang lebih keras. Teknologi PCD Vein Polycristalline Diamond, (PCD) adalah bahan alat pemotong sintetis yang sangat keras, terbuat dari partikel diamond dalam matriks logam. Dengan HV (Vickers hardness) 6.000, PCD jauh lebih keras dibanding karbid solid yang hanya memiliki tingkat kekerasan 1.600 hingga 2.200 HV. Aplikasi utama dari peralatan PCD adalah pemotongan berkecepatan tinggi, pengeboran bahan yang sangat abrasif seperti CFRP, dan stack machining. Oleh karena itu, PCD memiliki peran penting dalam konstruksi pesawat. Keandalan dan presisi peralatan PCD semakin meningkat lagi melalui proses produksi yang baru. Menggunakan teknologi PCD vein, slot dalam head karbid diisi dengan serbuk PCD. Dengan adanya panas dan tekanan tinggi, terbentuklah polycr ystalline diamond pada titik tersebut. Untuk menuntaskan proses, flutes dan cutting edges dikikis dan digrinding. Menggunakan proses PCD vein, kita dapat membuat sudut dan gerinda tunjuk untuk bahan komposit serta, plastik, dan logam non-besi di beragam lingkungan permesinan. Spektrumnya berkisar dari bahan serat satu arah dan multi-arah, stack aluminiumCFRP dan stack titanium, right through, hingga komponenkomponen konveks.

Bor PCD vein di industri a e ro s p a c e t e r s e d i a d a l a m beragam ukuran, dan variannya ada yang dilengkapi dengan atau tanpa saluran coolant untuk meminimalkan pelumasan. Sudut countersink dan desain shank pun bermacam-macam. Hampir semua pelanggan dari industri aerospace memerlukan geometri khusus. Untuk permesinan CFRP, harus dibedakan juga antara kelurusan serat satu arah dan multi-arah. Kendati CRFP satu arah memiliki kuat tarik yang luar biasa tinggi searah serat, namun bahan ini jauh lebih sulit dibubut dibanding bahan multiarah. Bahan multi-arah ditandai dengan sifat penanganan yang lebih baik, tidak begitu mudah memicu delaminasi, dan mengurangi burr selama pembubutan mekanis. Kekerasan Maksimal Berkat Diamond Coating Selain PCD, bahan yang juga banyak digunakan sebagai alat potong dalam konstruksi pesawat adalah karbid solid (VHM). Bor karbid solid sangat cocok untuk bahan yang sangat keras dan kuat seperti titanium, baja aloi tinggi, atau Inconel 718. Namun, uncoated solid carbide tools lebih cepat aus pada bahan CFRP. Akibatnya, salah satu produsen alat potong melengkapi bor karbidnya dengan diamond coating dengan tingkat kekerasan 10.000 HV. Perlu diingat, lapisan memiliki ketebalan sekitar 8 sampai 20, dan PCD menawarkan tingkat kekerasan 6.000 HV. Untuk membuat permukaan kerangka luar pesawat yang harus semulus mungkin, digunakanlah rivet countersunk. Jejari transisi antara lubang dan bagian countersink memerlukan kesesuaian yang luar biasa a k u r a t , d a n k a re n a i t u l a h keandalan proses menjadi faktor

yang sangat penting di sini. Setelah beberapa kali digunakan, uncoated solid carbide tool tidak dapat mempertahankan toleransi jejari transisi ini. Oleh karena itu, solid carbide tool dengan diamond coating memiliki keunggulan bagi pembuatan eksterior pesawat. Dengan geometri dan pelapis yang tepat, pada prinsipnya solid carbide tool dapat dipakai untuk hampir semua aplikasi. Keunggulan penting lain dari peralatan karbid solid adalah rancangan yang serbabisa. Ada step drill, drill reamer, dan jumlah geriginya bisa bervariasi antara dua dan empat. Kendati serba bisa dan awet, carbide tool dengan diamond coating tidak dapat di grinding ulang. Kecocokan Alat Anda Jika peralatan PCD vein hanya boleh digunakan pada mesin CNC, peralatan karbid solid cocok untuk pengeboran manual, semi otomatis, dan CNC. Apabila komponen dalam suatu pesawat s u l i t d i a k s e s k a re n a r u s u k penguat (misalnya), dan hanya dapat dibubut menggunakan mesin bor udara terkompresi, di sinilah diperlukan karbid solid. Kelemahannya adalah tekanan fisik yang harus dialami karyawan, dan tingginya tingkat keausan alat. Pada saat melakukan pengeboran semi otomatis menggunakan unit drill feed, tujuannya adalah pengeboran sekali tempuh (pengeboran dan countersinking dalam satu langkah). Unit drill feed sesuai untuk komponenkomponen di tempat perakitan yang relatif mudah diakses. Kelemahan metode ini adalah build up chips dan durasi penyiapan (set-up) yang sangat lama. Selain itu, unit drill feed hanya dapat menggunakan karbid solid. Enquiry No. 2208 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

39


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

Teknologi Smart Honing Membuat Pompa Hidrolik Aerospace Melambung

Penerapan teknologi baru oleh pusat perbengkelan membuat toleransi yang sebelumnya ketat menjadi mudah dipenuhi. Oleh Ray Kemble, Presiden Kemble & Drum Communications, untuk Sunnen Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

J

ika ada sebuah alat mesin memproduksi sembilan lubang per komponen dengan variasi 0,5 µm sepanjang hari tanpa perlu pengawasan operator, itu pasti mengejutkan bagi siapa saja, bahkan bagi ahli mesin berpengalaman sekali pun. Dengan kemampuan proses 2,21 Cpk, teknologi yang dapat mencapai hasil tersebut adalah Waltz Brothers, yang mengubah kondisi bengkel pembubutan dan penggerindaan presisi. Komponen tadi (pompa hidrolik yang kritis untuk penerbangan) diproduksi sebanyak ratusan unit setiap tahunnya. Dengan sistem honing Sunnen SV-1015, perusahaan berhasil membuat lubang dan mencatat pengukuran udara akhir untuk melacak setiap komponen yang memiliki seri. Salah satu faktor pendukungnya adalah teknologi smart tooling yang mengendalikan tenaga pada sistem pengumpanan alat mesin honing menggunakan ser vo. Hal tersebut, ditambah dengan kemampuan otomasi mesin lainnya seperti pengindeksan komponen menggunakan robot dan pengukuran udara dalam-proses, telah menciptakan realita baru di pusat perbengkelan. Menciptakan Segmen Khusus Salah satu spesialisasi perusahaan beranggotakan 60 orang ini adalah produksi komponen pembuat sistem aktuasi hidrolik aerospace.

40

metalworking equipment news Apr - May 2014

“Pompa piston adalah segmen yang baik untuk kami,” ungkap Larry Waltz, presiden perusahaan itu. “Ini adalah komponen paling kritis yang kami buat. Memang ada banyak variasi bahan, detail rancangan, alur proses, dan syarat perakitan, tetapi komponen juga memiliki kesamaan mendasar.” Jantung dari pompa, disebut dengan blok silinder atau rotor, dimulai dalam wujud blank berputar dengan diameter hingga delapan inci. Kemudian, sembilan lubang piston bundar dengan diameter 4,8 hingga 38,1 mm dikasarkan di pusat pembubutan, dan komponen menjalani proses perlakuan panas. Lubang piston bukan merupakan lubang tembus, tetapi memiliki slot kecil seperti ginjal yang ada di bagian bawahnya. Sebagian desain memerlukan proses perlakuan panas, penggunaan bore liner perunggu, atau bronze plating di bagian bawah komponen (running face). Liner dapat dituang atau diproduksi di mesin sekrup perusahaan, lalu ditambatkan ke alur penahan dengan proses ballising atau swaging. “Sembilan lubang sudah lazim di mayoritas rancangan pompa,” demikian penjelasan Mr Waltz. “Kami membeli stok mentah dan membuat blank blok silinder hingga rampung. Kami juga membuat beberapa ragam komponen yang bekerja di unit aktuator final, termasuk piston dan ‘slipper.’ Piston ini memiliki toleransi

diameter total sebesar 0,003048 mm, sementara ID lubang pada blok silinder memiliki toleransi diameter total sebesar 0,006096 mm. Kami juga harus menjaga toleransi kebulatan lubang sebesar 0,5 µm, kelurusan 1 µm, lapisan permukaan lubang 0,1 hingga 0,25 µm Ra, dan permukaan piston kurang dari 0,07 µm. Kami memiliki tiga Zeiss CMM yang dapat memindai lubang piston di berbagai tingkat silindris. Semua komponen ini diberi seri, sehingga bahan dan proses yang digunakan untuk pembuatannya dapat dilacak. Selama pembuatan prototype, kami menentukan di mana harus meninggalkan stok yang diperlukan di komponen, tetapi kami menyesuaikan toleransi stok seiring waktu dan juga menyesuaikan proses agar seefisien mungkin. Misalnya saja, komponen yang menjalani proses perlakuan panas sering terkarbonisasi sehingga menghasilkan lapisan tipis dengan tingkat kekerasan permukaan hanya sekitar 54 HRc. Oleh karenanya, kami ingin membuang sebanyak mungkin logam sebelum proses pengerasan. Jadi, kami menargetkan 0,0254 hingga 0,0381 mm honing stock dalam lubang tersebut dalam kondisi sudah keras. Tentu lain lagi halnya dengan bore liner berbahan perunggu.” Pekerjaan Manual Perusahaan sudah menggunakan teknologi honing horizontal standar, yang hasilnya sangat


MARKETFOCUS

www.equipment-news.com

mencapai semua ini dengan sistem honing, tetapi itu adalah salah satu fitur standar sistem ini (multi-feed honing), yang berperan penting dalam menjadikan proses honing kami beralih ke level yang baru.”

Setelah proses honing, Mr Waltz memastikan ukuran lubang dengan CMM.

Batas lingkup gerak dari mesin honing menunjukkan tabel indeks air-bearing (depan), robot (kiri), alat dan spindel honing (tengah atas), dan air gauge (kanan).

bergantung pada keterampilan o p e r a t o r. “ O p e r a t o r a k a n mengasah satu lubang, membersihkan komponen, melakukan air gauging di tiga level, lalu di posisi 90 derajat bawah/ tengah/atas untuk mengetahui ada tidaknya masalah (misalnya ketirusan di bagian bawah lubang yang harus dihentikan),” jelasnya. “Ada banyak sekali proses maju mundur untuk merampungkan sembilan lubang. Dan jika satu rusak satu lubang saja, sama saja dengan membuang komponen bernilai ratusan dolar. Setelah proses honing, kami harus melakukan pemeriksaan CMM ke setiap komponen dan setiap lubang, dan ini akan menjadi bagian dari riwayat produksi untuk setiap blok. Honing dan pemeriksaan dapat memakan waktu dua jam per komponen. Ta n t a n g a n k a m i k e p a d a produsen mesin honing adalah automasi semua proses, termasuk pengindeksan komponen, air gauging, dan pencatatan hasil pengukuran terkait riwayat komponen tersebut. Kami

Multi-Feed Honing Dengan multi-feed honing, pengguna dapat memilih mode pengumpanan alat guna mencapai waktu siklus tersingkat, biaya komponen termurah, dan masa pengampelasan terpanjang. Multifeed menggabungkan pengumpanan alat tenaga-terkendali dengan sistem pengumpanan kecepatanterkendali yang sudah ada. Kedua mode ini membuat pengguna dapat memilih opsi yang tepat sesuai geometri objek kerja, bahan, dan jenis/ukuran alat. Umumnya, proses honing produksi sudah dikonfigurasi untuk menggunakan alat abrasif dengan kombinasi ukuran grit dan ikatan yang dioptimalkan untuk kondisi komponen tertentu. Pemuaian alat untuk mencapai hasil dan ukuran final yang diinginkan diprogram berdasarkan kecepatan waktu. Namun, ketika suatu batch komponen masuk dengan perlakuan panas, distorsi, atau variasi ukuran yang berbeda-beda, operator harus turun tangan karena alat dapat memuai terlalu cepat dan rusak. Dalam kasus sebaliknya yakni objek kerja yang ukurannya lebih besar atau bentuknya lebih lunak dibanding normalnya, alat akan tetap memuai dengan kecepatan sesuai program, padahal sebenarnya bisa memuai lebih cepat untuk mengurangi waktu siklus. Pemuaian yang terlalu lambat juga dapat membuat batu honing mengalami glazing, yang tidak akan teratasi sendiri jika tenaga pemotongan terlalu rendah. Umumnya, operator menyesuaikan sistem kecepatan pengumpanan secara berkala untuk mengatasi variabel ini. Namun melalui pengendalian tenaga sistem pengumpanan alat

menggunakan servo, mesin dapat mendeteksi dan mengimbangi variabel ini. Fitur pengendalian tenaga yang bekerja selaras dengan sistem kecepatan pengumpanan standar yang dimiliki sistem, berfungsi layaknya cruise control untuk menjaga beban pemotongan yang optimal pada bahan abrasif honing di sepanjang siklus, tanpa terpengaruh oleh kekerasan, geometri, atau variasi ukuran komponen. “Akibatnya, mesin melakukan penyesuaian alat terkait apa yang terjadi dalam lubang ketika bahan abrasif mengenainya,” ungkap Mr Waltz. “Smart tooling” ini merupakan keuntungan jika kita mengasah rotor yang lubangnya berlengan, karena liner kadangkadang memiliki memori yang kecil dan dapat memantul balik. Mesin yang baru mampu mengenali variasi ini, melakukan penyesuaian, dan menghasilkan lubang yang ukurannya konsisten. Mesin bahkan dapat mempersingkat atau memperpanjang waktu siklus normal ketika beradaptasi terhadap kondisi komponen.” Honing yang Lebih Cerdas Lagi “Dalam sebuah proyek baru-baru ini dengan toleransi lubang 0,006 mm, kami dapat mempertahankan rentang toleransi 0,001524 mm (atau 25 persen dari total toleransi yang diperbolehkan). Kami juga meningkatkan laju produksi sebanyak tiga kali lipat, serta mengurangi beban kerja sebesar 80 persen sehingga operator dapat melakukan pekerjaan lainnya,” ungkapnya. “Kami tahu dari pemeriksaan ulang komponen di CMM, hasilnya memiliki korelasi yang baik. Fitur kemampuan proses dan pelaporan data yang dimiliki mesin ini memberikan keuntungan bagi kami dan pelanggan, karena data dapat diunduh ke spreadsheet atau perangkat lunak SPC.” Enquiry No. 2209 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

41


TECHNOLOGY

www.equipment-news.com

UPDATE

Mempertahankan Keseimbangan

Kepopuleran pembubutan berkecepatan tinggi telah mendorong fokus ke penyeimbangan alat sebagai cara untuk meningkatkan kualitas pembubutan dan menghemat biaya. Apa saja pertimbangannya? Oleh Sherlyne Yong

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

K

ecepatan telah menjadi aspek terpenting karena industri ingin meningkatkan volume pemotongan, memicu perkembangan tiada henti dalam hal kecepatan spindel. Namun, peningkatan kecepatan juga membutuhkan kendali yang lebih tinggi lagi terhadap ketidakseimbangan, yang sangat terasa terutama dalam pembubutan berkecepatan tinggi dan pada peralatan berat yang geometrinya kompleks. Ketika kecepatan putaran suatu

42

metalworking equipment news Apr - May 2014

alat meningkat, demikian juga halnya dengan gaya sentrifugal yang bekerja terhadapnya. H a l i n i s a n g a t b e rd a m p a k pada ketidakseimbangan alat, disebabkan oleh tidak meratanya distribusi berat selama perputaran. Jika tidak ditangani, gaya sentrifugal akan menekan bantalan (bearing) spindel dan dapat mempersingkat umur pakai spindel sebanyak hampir separuhnya. Gaya sentrifugal juga memicu getaran yang merambat dari spindel ke seluruh mesin dan alat pemotong. Ini akan

memengaruhi hasil permukaan, sementara gerakan alat pemotong akan menimbulkan tanda duri yang harus dihilangkan secara manual atau pun dengan pembubutan halus. Efek-belakangan ini sangat merusak kondisi alat pemotong, menurunkan keandalan proses dan hasil pembubutan. Tidak saja akan lebih sulit untuk mempertahankan toleransi dekat (yang meningkatkan jumlah komponen tergores), itu juga akan sangat memperpendek umur pakai alat. Menurut suatu laporan, unit penahan alat yang tidak seimbang akan menurunkan umur pakai alat sebesar 10 persen (ratarata). Konsekuensinya adalah bertambahnya biaya karena diperlukannya penggantian, juga biaya ketika terjadi periode henti mesin yang di luar rencana. Dengan alasan yang jelas, getaran memiliki peran utama dalam mengoptimalkan hasil pembubutan. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan mengurangi kecepatan spindel,


TECHNOLOGYUPDATE

www.equipment-news.com

laju pengumpanan, dan kedalaman pemotongan. Akan tetapi, ini sendiri juga memengaruhi laju penyisihan logam dan produktivitas, yang tidak mungkin ditoleransi dalam kondisi persaingan sengit seperti sekarang. Alternatifnya adalah investasi untuk pengadaan unit alat yang seimbang, yang menjadi bagian terpadu untuk menilai kapasitas penuh suatu alat dari segi kecepatan pemotongan, volume, dan kualitas lapisan permukaan. Cara ini disarankan untuk kecepatan spindel yang lebih dari 8.000 rpm, dan wajib untuk kecepatan spindel di atas 30.000 rpm. Membalikkan Keseimbangan Ketidakseimbangan alat dapat bersumber dari berbagai faktor tetap dan variabel seperti fitur penahan alat, alat pemotong, posisi collet atau mur collet, dan bahkan sekrup set yang digunakan di penahan end-mill. Untuk ketidakseimbangan akibat sumber tetap, solusi yang lazim dipakai adalah penahan alat yang sudah diseimbangkan

terlebih dahulu. Namun, itu belum cukup karena sumbersumber yang bersifat variabel juga turun berperan setiap kali alat pemotong diganti atau saat collet disetel. Perlu diingat juga bahwa tidak semua unit dalam kondisi sama persis. Untuk meningkatkan konsistensi dan mengoptimalkan potensi setiap alat, operator harus mengukur ketidakseimbangan unit penahan alat (yang terdiri dari alat, penahan alat, dan kenop penahan jika ada) setiap kali alat pemotong diganti. Faktor-faktor seperti rpm alat, bobot alat, pengoperasian alat, juga tekanan yang bekerja pada spindel merupakan aspek lain yang harus diperhitungkan saat kita mengevaluasi kebutuhan penyeimbangan bertoleransi dekat untuk setiap alat. Setiap komponen memiliki peran dalam menghasilkan keseimbangan unit secara keseluruhan. Tidak masalah bila penahan alat memiliki keseimbangan yang sangat baik, sepanjang pasangannya adalah

alat yang tidak simetris. Akurasi hanya dapat diperoleh dengan menyeimbangkan ulang unit setelah setiap penggantian alat. Jenis-jenis Penahan Alat Secara umum ada empat jenis penahan alat: side lock, collet chuck, mill chuck, dan shrink fit holder. Masing-masing memiliki keunggulannya sendiri, dan pemilihan penahan alat sangat bergantung pada tingkat presisi, sifat serbabisa, keandalan, kemudahan penggunaan, dan hasil lapisan permukaan yang dibutuhkan. Penahan alat yang tidak mengandung komponen bergerak seperti shrink fit holder, cenderung unggul dari segi presisi dan keberulangan. Berbeda lagi untuk kondisi ketika alat memiliki sifat yang tidak simetris. Side lock memiliki kelemahan untuk kasus ini, karena sekrup set cenderung mendorong alat bergeser dari pusatnya. Karena itu, mur penjepit pada collet chuck menghasilkan keseimbangan karena dibuat secara tidak simetris. Apr - May 2014 metalworking equipment news

43


TECHNOLOGYUPDATE

www.equipment-news.com

Mike Warot, US

Collet chuck dan millet chuck memiliki keunggulan dari segi sifat serbabisa, karena keduanya dapat menahan berbagai ukuran shank, sementara side lock dan shrink fit holder hanya dapat mengakomodasi satu ukuran. Namun, side lock dan shrink fit holder memiliki kinerja lebih andal dalam kesesuaiannya dengan spesifikasi tanpa perlu banyak perawatan, sementara komponen collet chuck dan millet chuck harus dibersihkan secara teratur. Dari segi kemudahan penyiapan atau pembongkaran, semua penahan alat terbilang baik kecuali shrink fit holder. Collet chuck dan mill chuck memerlukan pengencangan yang tepat, sementara side lock hanya memerlukan pengencangan sekrup set. Sementara itu, shrink fit holder memerlukan suatu mesin atau pun langkah tambahan karena proses penyusutan (shrinking). Namun, proses yang sedikit lebih lama ini terbayar oleh hasil lapisan permukaan yang sangat baik. Kualitas lapisan permukaan bergantung pada kekakuan bentuk. Dalam hal ini, yang tertinggi adalah shrink fit holder, disusul collet 44

metalworking equipment news Apr - May 2014

chuck, mill chuck, dan terakhir side lock (yang juga paling rentan terhadap getaran). Shrink fit holder juga terbukti menjadi salah satu opsi terbaik untuk penyeimbangan alat. Keseimbangan dipengaruhi oleh kombinasi massa dan konsentrisitas, sementara shrink fit holder paling cocok untuk aplikasi berkecepatan tinggi karena bentuknya yang konsentris dan massa yang lebih rendah. Cengkeraman yang Lebih Kuat Shrink fit holder memiliki daya cengkeram yang sangat kuat, karena menggunakan prinsip penyusutan dan pemuaian logam. Dalam penahan alat tipe ini, lubangnya sedikit lebih kecil dibanding shank, dan harus dipanaskan agar memuai dan alat dapat dimasukkan. Kemudian, alat ditahan dengan tekanan yang seragam seiring logam mendingin dan menyusut. Penahan alat tipe ini umumnya dapat bertahan melewati 20.000 hingga 50.000 siklus penyusutan. Meski memerlukan proses pemanasan, perakitan alat dan penahannya relatif mudah. Yang

sebenarnya perlu dipertimbangkan adalah proses pembongkarannya. Dalam pembongkaran, penahan harus dipanaskan melampaui panas alat dalam kecepatan tinggi sehingga alat tidak banyak menerima aliran panas. Ini artinya penahan alat harus memiliki laju pemuaian termal yang lebih tinggi dibanding alat. Karena itulah, umumnya penahan berbahan baja dipasangkan dengan alat berbahan karbida. Secara umum, ada tiga metode pemanasan (pemanasan induksi, udara panas, dan kobaran api) yang digunakan untuk memanaskan penahan alat dengan cepat. Dari ketiga metode ini, pemanasan induksi adalah yang paling cepat dan lebih presisi, sekaligus juga lebih mahal. Induksi menaikkan suhu penahan di lingkungan terkendali menggunakan arus eddy berfrekuensi tinggi yang dipasangkan dengan sensor suhu inframerah. Namun, kualitas shrink fit pada akhirnya bergantung pada kualitas permukaan yang dimiliki oleh permukaan-permukaan sambungan. Semisal, alat dan penahan harus bulat dan bebas dari puing. Dalam kasus ini, alat yang tidak memiliki shank akan menghasilkan sambungan paling kuat. Meskipun ada banyak sekali pilihan untuk menyeimbangkan alat, shrink fit holder sepertinya menjadi opsi paling relevan karena unggul untuk aplikasi berkecepatan tinggi (sebuah tren yang tampaknya akan terus berlanjut hingga bertahun-tahun ke depan). Metodenya mungkin sedikit lebih sulit dan sedikit lebih mahal, tetapi hasilnya jauh lebih sepadan karena pengguna mendapatkan jaminan kualitas yang lebih baik: getaran dan goresan minim, umur pakai lebih panjang, dan presisi lebih tinggi. Enquiry No. 2301 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


MEASUREMENT,DESIGN&

www.equipment-news.com

U.S. Navy photo by Greg Vojtko: http://www.flickr.com/photos/usnavy/5751710509/

MANAGEMENT

Diciptakan untuk Presisi

Seiring additive manufacturing menjadi pusat perhatian, kini fokus lebih ditujukan pada solusi metrologi yang cepat, presisi, akurat, dan mencakup aspek geometri dan bahan. Oleh Sherlyne Yong Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

K

endati sebagian besar keriuhan di dunia manufaktur lebih banyak berkaitan dengan terobosan di bidang bahan, namun teknologi atau alat pembubutan dan metrologi industri memainkan peran yang tidak kentara tetapi sangat penting dalam mendorong perkembangan. Tanpa itu, produsen akan tertekan karena harus membuat komponen yang cocok sempurna dengan rumitnya proses perakitan di masa sekarang ini. Ringkasnya, faktor tadi sangat penting untuk menjamin kualitas. Sebagai permulaan, sektor-sektor seperti aerospace, migas, otomotif, dan teknologi medis semuanya memerlukan kepatuhan tingkat tinggi terhadap toleransi karena menyangkut keselamatan. Fokus ini semakin menguat seiring semakin rumit dan canggihnya komponen dan proses, sehingga tuntutan akan presisi dan akurasi pun kian tinggi.

Pendorong dari luar, seperti pasar tenaga kerja yang sengit, juga turut mengendalikan kemudahan faktor penggunaan alat. Selain tuntutan di atas, perkembangan teknologi di setiap vertikal juga memberikan tantangan sendiri-sendiri. Tantangan utamanya meliputi adaptasi terhadap naiknya additive manufacturing, mengukur komponen besar di industri aerospace, dan meningkatnya standar ketat di sektor teknologi medis. Didorong oleh Additive Manufacturing Additive manufacturing telah mengalami booming beberapa tahun belakangan, terutama di bidang rapid prototyping dan reverse engineering. Boeing sudah menggunakan 3D printing untuk membuat 20.000 lebih komponen pesawat militer, sementara GE Aviation telah mengumumkan

rencananya pada tahun 2020 untuk memproduksi lebih dari 100.000 komponen untuk mesin jet LEAP dan GE9X menggunakan additive manufacturing. Menurut ramalan Gartner tentang pasar 3D printer (3DP) kelas consumer dan enterprise, pengiriman 3DP dunia yang berharga kurang dari US$100.000 akan naik 49 persen pada tahun 2013 sehingga totalnya mencapai 56.507 unit. Angka itu diperkirakan masih akan naik lagi tahun 2014, tumbuh 75 persen menjadi 98.065 unit, lalu naik sekitar dua kali lipatnya pada tahun 2015. “Perusahaan yang menerapkan rapid prototyping sangat mengapresiasi 3D printing, karena teknologi ini berdampak p o s i t i f t e rh a d a p p ro s e s perancangan produk mereka melalui dua faktor penting, yakni waktu dan kerahasiaan. Dengan 3D printing, perancang dapat membuat mock-up dengan Apr - May 2014 metalworking equipment news

45


MEASUREMENT,DESIGN&MANAGEMENT

Alat ukur seperti portable arm menawarkan fleksibilitas lebih tinggi

cepat untuk dianalisis dan dievaluasi, dan itu artinya tidak perlu ada lagi fabrikasi model di tempat vendor luar. Keduanya ini adalah atribut yang menarik,� ungkap Quah Beng Chieh, head of marketing Faro Asia Pacific. Hal ini memicu kebutuhan akan 3D laser scanning, yang dipakai untuk mendigitalkan komponen additive manufacturing agar pemeriksaan dapat dilakukan pada prototype, sehingga proses 3D pun menjadi tuntas. Hal tersebut juga sangat penting dalam membantu pemasok bergerak cepat dan mencapai timeto-market (TTM) yang lebih singkat. Karena alasan inilah, GE telah menandatangani perjanjian dengan Sigma Labs untuk memajukan teknologi in-process inspection bagi komponenkomponen yang dibuat dengan additive manufacturing. Fokusnya adalah memastikan kualitas dan geometri komponen selama proses additive building, yang akhirnya mendongkrak kecepatan produksi sebesar 25 persen. Melihat additive manufacturing yang terus mengalami booming, Mr Quah optimis mengenai peran metrologi di area ini. “Tahun 2014, kami yakin teknologi pengukuran optik non-kontak akan terus 46

metalworking equipment news Apr - May 2014

mendapatkan tempat yang lebih luas,� ungkapnya. Teknologi tersebut mencakup laser scanner, white light scanner, dan video system. Laser Scanner Tujuan utama dari 3D scanner adalah menangkap geometri objek fisik dengan mengumpulkan banyak-banyak data permukaan di suatu point cloud, yang kemudian digunakan untuk membuat model 3D digital. Sangat bermanfaat di lingkungan yang rentan kontaminasi, pengukuran non-kontak cenderung unggul dibanding metode tradisional dalam hal kecepatan dan presisi. Keuntungan ini memang ditawarkan oleh semua alat ukur non-kontak, namun tidak berarti semuanya sama. Laser scanner hadir dalam berbagai pilihan, yang semakin meluas lagi ketika di dalamnya digunakan jenis sistem lainnya. Namun, sejauh ini laser scanner merupakan peralatan pilihan dalam 3D scanning. Laser scanner menghimpun data dengan memindai satu titik iluminasi (entah berupa bintik atau garis) melewati objek kerja ke arah X, Y, dan Z, lalu sinyalnya disalurkan balik ke detektor. Bergantung pada jarak fokus yang diperlukan, 3D scanner bisa

www.equipment-news.com

menggunakan triangulasi, cahaya terstruktur, time-of-flight, atau phase-shift. Untuk jarak pendek atau jarak fokus kurang dari satu meter, scanner berbasis triangulasi dan cahaya terstruktur akan lebih cocok. Scanner berbasis triangulasi beroperasi dengan menggunakan sensor (misalnya kamera) untuk menemukan lokasi garis atau titik laser yang ditembakkan ke objek. Prinsip kerja scanner berbasis cahaya terstruktur tidak jauh berbeda. Cahaya berpola (bukan satu titik cahaya) diproyeksikan ke objek, lalu deformasi pola cahaya tersebut diukur. Dari keduanya, scanner berbasis triangulasi lebih unggul dalam hal portabilitas dan fleksibilitas (tersedia dalam bentuk area scanner, scanner genggam, dan portable arm). Scanner ini juga tidak memerlukan banyak preparasi, dan kepekaan terhadap cahaya sekitar pun lebih kecil. Jika dikombinasikan dengan sensor cahaya tampak dan pasif, tekstur dan warna permukaan dapat ditangkap untuk menghasilkan model full 3D. Namun, resolusinya lebih rendah, tingkat kebisingan lebih tinggi, dan akurasinya lebih rendah. Karena mampu memindai banyak titik atau seluruh bidang pandang sekaligus, scanner berbasis cahaya terstruktur menghasilkan profil yang jauh lebih presisi dibanding scanner berbasis triangulasi. Scanner ini juga memiliki resolusi lebih tinggi, dan tingkat kebisingan lebih rendah. Masalah distorsi akibat gerakan pun juga berkurang. Namun, scanner ini lebih peka terhadap lapisan permukaan, dan hanya terbatas pada jenis scanner area. Sementara itu, scanner berbasis pulsasi (time-of-flight) menjadi pilihan yang lebih tepat untuk aplikasi jarak menengah hingga jauh. Scanner ini mendapatkan hasil pengukuran dengan cara menghitung waktu yang diperlukan sinar laser untuk memantul balik. Alternatif yang juga mirip adalah sistem phase-shift. Prinsip


www.equipment-news.com

kerjanya sama, namun sistem ini juga memodulasi kekuatan s i n a r. S e b a l i k n y a , s c a n n e r membandingkan fase laser yang terkirim dan kembali. Sistem ini lebih cepat dan akurat, tetapi hanya cocok untuk aplikasi jarak menengah, tidak seperti sistem berbasis pulsasi yang rentang jaraknya 2 hingga 1.000 m. Peralatan Metrologi Permukaan Selain 3D laser scanner, masih ada jenis pengukuran non-kontak lain yang dipakai untuk metrologi permukaan, di antaranya interferometri, sistem video, dan autokolimator. Interferometer melakukan penghitungan menggunakan efek interferensi; biasanya dimulai dengan sinar input yang dibagi dua oleh beam splitter, lalu sinar dikombinasikan lagi pada beam splitter lain, dan kekuatan sinar resultannya diukur. Bergantung pada jenis interferometer, karena pemakaian sumber cahaya dan beam splitter berbeda-beda, teknologi ini dapat membagi selisih menit dalam karakteristik permukaan hingga ke skala nanometer. Ini bermanfaat terutama untuk aplikasi yang menitikberatkan pada aspek lapisan permukaan. Sementara itu, pengukuran berbasis video mendapatkan dimensi yang akurat dengan cara membandingkan dan mengadu hubungan antara tepi dan fitur permukaan setelah gambar diperbesar. Teknik ini dapat menghasilkan informasi yang kaya, dan paling banyak digunakan untuk mengukur ukuran dan bentuk objek kerja. Autokolimator di lain pihak merupakan salah satu pilihan terbaik untuk penyesuaian angular komponen secara presisi. Sistem ini mengombinasikan kolimator dan teleskop menggunakan satu lensa objektif, lalu memisahkan kedua jalur sinar menggunakan beam splitter. Hasil pengukurannya juga tidak bergantung pada jarak

MEASUREMENT,DESIGN&MANAGEMENT

U.S. Army RDECOM, Maryland, US: http://www.flickr.com/photos/rdecom/7944784012

Reverse engineering dan rapid prototyping telah mendorong kebutuhan akan 3D laser scanner

ke objek karena sinar sudah mengalami kolimasi. Ini dapat diautomasi karena eyepiece dapat diganti dengan kamera digital yang memiliki piksel sensor diskrit, sehingga pengukuran dapat dibantu oleh PC dan tidak diperlukan lagi operator ahli. Versi otomatisnya secara umum memiliki keakuratan dan kemampuan perulangan yang lebih tinggi karena tidak bergantung pada keahlian si operator. Dengan tidak adanya kesalahan operator, output sampelnya pun semakin tinggi. Selain itu, sistem ini menawarkan fleksibilitas dan kemudahan pengukuran komponen berukuran besar, yang biasanya merupakan proses tidak praktis. “Komponen besar paling cocok diukur dengan laser tracker karena akurasinya tinggi, portabel, dan volume pengukurannya besar,� ungkap Mr Quah. Karena komponen besar cenderung memakan tempat dan berat, portabilitas menjadi faktor yang sangat menguntungkan karena komponen tidak perlu dipindahkan ke ruang pengukuran. “Dengan rentang pengukuran yang besar, pengguna juga tidak perlu khawatir mengenai pemasangan komponen ke meja pengukuran,� imbuhnya.

Pengaruh Terhadap Sifat Bahan Menurut Dr Xu Jian, principal research engineer II di Singapore Institute of Manufacturing Technology (SIMTech), additive manufacturing memerlukan dua hal penting yakni pemodelan objek solid secara cepat untuk reverse engineering, serta pengukuran dimensi internal dan eksternal secara 3D untuk pengendalian mutu. Selain aspek keberulangan geometri, keberulangan sifat bahan dari komponen ke komponen juga tak kalah penting, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pemeriksaan. Salah satu cara untuk mencapainya adalah mendapatkan pengukuran dimensi internal untuk mendeteksi tekanan residual yang mungkin dipicu oleh perubahan mikrostruktur, transisi fase, dan masalah suhu. Misalnya, warping (pembengkokan) terjadi akibat perbedaan suhu antara titik deposisi bahan dan area sekitarnya. Ini adalah masalah yang umum terjadi pada sistem yang membangun komponen di satu layer sekaligus. Pada sistem sinar laser, masalah ini semakin diperburuk karena bahan sekitarnya tidak dipanaskan. Namun, warping bukanlah satu-satunya produk sampingan akibat gradien Apr - May 2014 metalworking equipment news

47


MEASUREMENT,DESIGN&MANAGEMENT

U.S. Navy photo by Greg Vojtko: http://www.flickr.com/photos/usnavy/6211711684

Reverse engineering dan rapid prototyping telah mendorong kebutuhan akan 3D laser scanner

termal yang buruk, karena ia juga berpengaruh terhadap tekanan residu dan porositas. Ini memicu kebutuhan akan pengukuran in-process yang dapat mengukur suhu di sekujur permukaan pencetakan selagi komponen dibangun. Tidak saja akan memudahkan perencanaan jalur secara cerdas sehingga gradien termal berkurang, pengukuran tersebut juga memungkinkan pendekatan layer-to-layer sehingga objek kerja lebih dapat dikendalikan. Menggunakan sensor realtime dan kontrol loop tertutup, pendekatan ini dapat dipakai untuk mengurangi variasi ukuran droplet dan memperbaiki kesalahan pada layer-layer sebelumnya. Salah satu kemungkinannya adalah dengan memakai kamera inframerah dan pengukuran ukuran droplet berkecepatan tinggi. Pengukuran Bawah Permukaan Penting sekali komponen memiliki tekanan internal menguntungkan, terutama untuk komponen hasil additive manufacturing yang dipakai untuk aplikasi-aplikasi sensitif seperti teknologi medis atau aerospace. Sebagian produsen telah mengatasi masalah ini dengan 48

metalworking equipment news Apr - May 2014

membuat komponen yang memiliki extra stock envelope. Sebagian lainnya memilih metode nondestruktif seperti neutron imaging, thermal imaging, dan X-ray CT system untuk menguji dan memastikan bahwa pengukuran internal telah sesuai standar. Neutron imaging dan X-ray imaging sama-sama merupakan pteknik nondestruktif yang memanfaatkan pengukuran sifat atenuasi objek yang dicitrakan. Jika atenuasi X-ray didasarkan pada kepadatan bahan, atenuasi neutron didasarkan pada jenis bahan (entah menyerap atau menyebarkan neutron). Karena tidak bergantung pada kepadatan bahan, neutron imaging cenderung lebih komprehensif. Bergantung pada bahannya, sistem ini dapat menembus hingga beberapa sentimeter untuk mengukur ketegangan dan tekanan residu tanpa merusak bahan. Keunggulan lain dari neutron imaging adalah, neutron dapat dilewatkan melalui berbagai logam, sehingga menjadi alternatif yang lebih unggul untuk memeriksa komponen berbahan logam. Namun, X-ray imaging juga memiliki keunggulan sendiri.

www.equipment-news.com

Menurut Dr Xu, “pemeriksaan 3D struktur sub-permukaan/ internal menggunakan X-ray CT� merupakan salah satu perkembangan terkini dalam pemeriksaan 3D. Ia dan timnya di SIMTech menggunakan X-ray CT system bertenaga tinggi untuk merekonstruksi struktur internal objek secara 3D, dengan jarak penetrasi maksimal hingga 70 mm untuk baja dan 250 mm untuk aluminium. Fokus pada metode nondestruktif ini dipicu oleh semakin tingginya kebutuhan akan pemeriksaan otomatis, serta pengukuran dimensi komponen/ permukaan, cacat dalam struktur komposit, juga integritas struktur item yang diproduksi ulang. Namun pada akhirnya, tidak ada peralatan atau proses pemeriksaan yang bisa dikatakan terbaik. Pemilihan peralatan dan pendekatan akan bergantung pada konteks masingmasing skenario. “Agar dapat memilih sistem pengukuran yang paling sesuai, pengguna harus mempertimbangkan kebutuhan mengenai jarak/ volume pengukuran, keakuratan/ presisi (tingkat toleransi), portabilitas, termasuk total biaya yang diperlukan (misalnya biaya alat, ruang pengukuran khusus, footprint alat, perawatan, dsb.),� ungkap Mr Quah. Sama seperti hal lain dalam hidup, kuncinya adalah keseimbangan yang tepat dalam setiap kebutuhan. Dalam konteks pemeriksaan pada additive manufacturing, ini bisa berarti beralih ke metrologi permukaan untuk pemeriksaan geometri, penerapan pengukuran in-process, penggunaan sistem radiografi non-destruktif untuk dimensi internal, atau bisa juga semuanya. Konfigurasi persisnya tidak penting, yang penting adalah tercapainya tujuan akhir yakni kepastian mutu. Enquiry No. 2401 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


www.equipment-news.com

S

udah tak asing lagi bahwa CMM permanen m e n g h a s i l k a n p e n g u k u r a n berkeakuratan tinggi dan dapat diautomasi, tetapi juga menjadi pilihan yang sangat mahal, seringkali juga kurang serba bisa dan tidak portabel. Sementara itu, articulated arm konvensional menawarkan sifat serba bisa dan por tabilitas lebih tinggi, tetapi sangat peka terhadap kondisi lingkungan, memerlukan penyiapan yang ketat, dan tidak sesuai untuk kondisi sehari-hari maupun kondisi bengkel. Sederhananya, solusi arm menyingkirkan kelemahan CMM, tetapi juga menyebabkan hilangnya dua keunggulan utamanya: kestabilan mesin, dan kesukaran penyiapan pengukuran. Alat ukur optik 3D sudah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir ini guna mengatasi celah kekurangan tersebut, dan solusi ini meraih makin banyak peran di dunia QC dan metrologi. Karena keakuratan yang lebih tinggi di lingkungan bengkel, kurangnya kepekaan terhadap

MEASUREMENT,DESIGN&MANAGEMENT

Meningkatkan Kendali Mutu Industri dengan

Pengukuran Optik 3D

Daniel Brown, P Eng, product manager di Creaform menjelaskan mengapa solusi pengukuran 3D dioptimalkan untuk aplikasi-aplikasi sehari-hari. Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

kondisi lingkungan, dan proses pengukuran yang lebih cepat, solusi ini menjadi pesaing kuat bagi alat kendali mutu tradisional. Keberhasilan solusi pengukuran 3D yang menggabungkan optik dan sensor terletak pada fakta bahwa mereka menawarkan keunggulan optik (kecepatan, portabilitas, kurangnya kepekaan terhadap lingkungan pengukuran, dan volume pengukuran yang lebih tinggi), namun tetap kompatibel dengan prosedur yang sudah diketahui dan terbukti. Tetapi, hampir semua solusi pengukuran

optik ini masih menggunakan teknologi mekanis, yang memicu keterbatasan serius di lingkungan p ro d u k s i . S o l u s i - s o l u s i i n i memerlukan kestabilan ekstrem di seluruh proses pengukuran, selain untuk mengendalikan template dan base berat yang mahal, merepotkan, dan tidak fleksibel. Solusi pengukuran optik 3D mampu mengelakkan keterbatasan ini dengan adanya pemosisian otomatis dan pengukuran alat secara kontinu (konsep self-positioning atau dynamic referencing). Apr - May 2014 metalworking equipment news

49


MEASUREMENT,DESIGN&MANAGEMENT

Bagaimana Cara Kerja Alat Ukur Optik 3D? Prinsip dasar dari teknologi ini adalah kamera CMM optik melacak posisi komponen dan 3D scanner atau probe sentuh secara serentak dalam model referensi ‘terkunci’, sehingga pengukuran dapat dilakukan di semua kondisi. Faktorfaktor seperti ketidakstabilan mesin/penyiapan komponen, getaran, atau variasi suhu tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap keakuratan pengukuran. Jantung dari sistem ini adalah sensor kamera ganda, yang secara kontinu mengukur posisi reflektor pasif dan nirkabel yang ada dalam volume pengukuran, melalui triangulasi optik. Pertama, sensor mengukur posisi target yang sebelumnya sudah dipasang pada suatu komponen atau fixture. Dengan demikian, sistem referensi mesin sudah benarbenar ‘terkunci’ ke komponen, kelurusan pun akan stabil kendati misalnya komponen, fixture, atau sensor bergerak. Dengan cara yang sama, sensor dapat mengukur posisi berbagai target yang ditempatkan di CMM 3D scanner optik dan secara akurat menemukan lokasinya di dalam volume pengukuran. Penentuan l o k a s i i n i re l a t i f t e rh a d a p komponen itu sendiri, karena target dipasang di situ. 50

metalworking equipment news Apr - May 2014

Sensor kamera ganda ini juga dapat digunakan bersama CMM portabel arm-free, dan berfungsi sebagai penemu lokasi alat probing nirkabel. Oleh karena itu, kita juga dapat memproses posisi pusat bidang tip, dan semua fungsi CMM manual dapat dimanfaatkan operator tanpa ada persyaratan kestabilan. Teknologi di Balik CMM Optik Langkah pertama adalah p e n g o l a h a n g a m b a r. Tantangannya adalah mendeteksi posisi 2D masing-masing reflektor yang tampak dalam gambar yang diambil dengan C-Track, dengan keakuratan setinggi mungkin. Tidak mudah halnya menemukan lokasi titik kecil berjarak beberapa meter sehingga diperoleh resolusi beberapa mikrometer. Menggunakan ilmu matematika dan fisika lanjut, telah dikembangkan algoritme canggih untuk membuat penentuan lokasi reflektor secara 2D memiliki resolusi yang bisa ribuan kali lebih tinggi dibanding resolusi dasar kamera. Setelah semua koordinat 2D gambar diproses, kita dapat menghitung koordinat 3D masingmasing target menggunakan dasar -dasar fotogrammetri. Dengan menggunakan koordinat 3D target yang diletakkan di

www.equipment-news.com

objek yang sama, kita dapat menghitung posisi objek ini (probe, scanner, fixture, atau komponen yang diukur). Dioptimalkan untuk Aplikasi Sehari-hari Dengan dynamic referencing, teknologi pengukuran optik 3D menawarkan keakuratan lebih tinggi, terutama di lingkungan bengkel. Keakuratan CMM optik lebih dari sekadar spesifikasi di atas lembar data teknis: keakuratannya akan tetap konstan tanpa terpengaruh kualitas penyiapan, kondisi lingkungan, atau tingkat pengalaman pengguna. Teknologi ini inovatif tetapi juga berdasar pada banyak pengetahuan dan teknologi yang sudah terbukti. Teknologi ini merupakan hasil penelitian selama 20 tahun lebih dalam hal pengolahan gambar dan triangulasi optik, dan memanfaatkan fotogrammetri yang telah banyak digunakan di industri aerospace selama bertahun-tahun. Karena inilah, dan seperti yang disebutkan di depan, kami sangat yakin bahwa teknologi pengukuran optik 3D akan semakin memiliki peran di bidang QC dan metrologi. Enquiry No. 2402 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


FEATURES

www.equipment-news.com

Frost & Sullivan:

Kemajuan Teknologi Akan Semakin

Meningkatkan Penetrasi Pasar dari Solusi Visi Mesin Perbaikan produk dan penurunan biaya memungkinkan teknologi visi mesin meraih keunggulan di pasar yang baru tumbuh. Oleh Vijay Mathew, Test & Measurement program manager di Frost & Sullivan Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

D

ulu dianggap terlalu besar, mahal, dan sulit dimengerti, namun saat ini teknologi visi mesin telah menjalani perbaikan terus-menerus untuk menjadi bagian integral dari kendali mutu bagi lini produksi industri atau manufaktur. Kemajuan dalam sensor, prosesor sinyal digital, fieldprogrammable gate array dan mikroprosesor, serta elektronika dan komputasi telah semakin memperluas lingkup aplikasi untuk teknologi visi mesin. Analisis dari Frost & Sullivan yang berjudul ‘Analysis of the Global Industrial Machine Vision Market’ menemukan bahwa pasar memperoleh pendapatan sebesar 4,50 miliar dolar AS di tahun 2012 dan diperkirakan akan mencapai 6,75 miliar dolar AS di tahun 2016. Penelitian ini meliputi segmen sistem visi, kamera industri, frame grabber, sistem optik & pencahayaan, serta perangkat lunak visi mesin.

Semakin Banyak yang Mengadopsi Kesederhanaan dan keefektifan biaya dari solusi visi mesin saat ini memungkinkan penetrasi ke sejumlah pasar di sekitarnya. Di pasar-pasar tradisional seperti otomotif, farmasi, dan elektronika, para pelanggan memanfaatkan visi mesin pada lini produksi dan aplikasi dengan volume yang semakin besar. Selain itu, solusi yang lebih cepat dan fleksibel yang dapat diintegrasikan dengan sistem otomasi pabrik juga tengah dicari. Beberapa pelanggan masih belum akrab dengan teknologi ini. Mereka bisa dijumpai di pasar-pasar non-tradisional seperti transportasi, pengintaian, biomedis, keamanan, dan pertanian. Namun demikian, industri-industri tersebut semakin banyak mengadopsi teknologi ini. Pasar mengalami kemajuan pesat sejak kemerosotan ekonomi di tahun 2009, saat pasar utama pengguna akhir seperti otomotif dan semikonduktor harus memangkas anggaran perawatan

dan inspeksi mereka. Meskipun pasar bangkit dan kembali stabil selama beberapa tahun terakhir, krisis utang luar negeri yang semakin parah, ditambah langkahlangkah pemotongan anggaran dan penghematan biaya bisa jadi akan merugikan pasar. Wa l a u p u n b e g i t u , p a r a pelaku pasar masih optimis dengan lingkungan bisnis secara keseluruhan. Meskipun tahun 2012 relatif lambat, pasar diharapkan akan stabil di tahun 2013 dan sesudahnya. Segmen kamera memiliki potensi paling besar. Dengan inovasi teknologi, garis pembatas antara sensor visi, kamera cerdas, dan sistem visi mesin berbasis PC akan memudar. Di samping itu, integrasi robotik dalam teknologi visi mesin akan terus meningkat melalui kemitraan serta merger dan akuisisi sehingga membuka lingkup yang lebih luas untuk pertumbuhan pasar. Enquiry No. 2501 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

51


FEATURES

www.equipment-news.com

Italia Membidik Asia Tenggara Dr Galdabini mengatakan bahwa perusahaan asal Italia memiliki produk yang tepat untuk pasar Asia Tenggara.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

Tak puas dengan upayanya di Tiongkok, perusahaan pembuat mesin asal Italia kini membidik Asia Tenggara. Oleh Joson Ng

P

erusahaan-perusahaan kini berdatangan ke wilayah ini,” ungkap Dr Ing Luigi Galdabini, presiden UCIMU-Sistemi Per Produrre saat menjelaskan aktivitas terkini perusahaan-perusahaan asal Italia di Asia Tenggara di sebuah workshop pencocokan bisnis di Singapura. Dari Januari hingga September tahun lalu, angka dari asosiasi tersebut menunjukkan bahwa volume pasar ASEAN meningkat sebesar 16,9 persen dibandingkan tahun 2012. Tren ini tampaknya akan berlanjut, karena menurut Dr Galdabini perusahaan asal Italia ingin meningkatkan posisinya di pasar ASEAN dengan penawaran, yang merupakan “produk tepat untuk pasar ini.” Menurutnya, Italia telah aktif mengekspor peralatan mesin selama bertahun-tahun. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa 75 persen lebih output negara itu diekspor ke seluruh penjuru dunia, memperkuat posisi Italia sebagai negara pengekspor peralatan mesin terbesar ketiga di dunia. Saat ini, aktivitas perusahaan pembuat peralatan mesin Italia

52

metalworking equipment news Apr - May 2014

di Asia masih berpusat di Tiongkok, dan hasilnya cukup sukses. “Satu dari enam mesin yang masuk ke Tiongkok adalah buatan Italia,” ungkapnya. Ini merupakan jumlah yang signifikan mengingat output peralatan mesin total di negara itu tahun 2013 mencapai hampir €5 miliar (US$6,85 miliar). Namun, sebagai negara produsen peralatan mesin terbesar keempat di dunia, Italia yakin dapat lebih baik lagi di Asia, dan telah menargetkan Asia Tenggara sebagai pendorong utama dalam beberapa tahun mendatang. Pandangan Tertuju ke Indonesia Agar memiliki eksistensi yang berarti di wilayah ini, perusahaan harus melayani kebutuhan lokal. Menurut Dr Galdabini, perusahaan Italia sudah mempersiapkan upaya tersebut. Ia mengungkapkan: “Perusahaan Italia sangat baik dalam hal menciptakan solusi khusus menggunakan teknologi tinggi. Perusahaan-perusahaan di Italia mengkhususkan diri dalam program segmen pasar khusus. Kami menggunakan teknologi yang

sama dengan Jepang dan Jerman, tetapi menyesuaikan solusi untuk Anda. Budaya kami adalah keahlian di bidang manufaktur, terutama dalam batch berukuran kecil, atau bahkan komponen unik.” Ia menambahkan bahwa mereka biasanya menargetkan posisi menengah hingga high-end, tetapi mampu menawarkan solusi khusus. Sebelum acara di Singapura, perusahaan juga telah mengunjungi Indonesia, mencari peluang bisnis di negara itu. “Di Indonesia, pasar untuk kami masih kecil dan kami belum puas,” ungkap Dr Galdabini, yang mengisyaratkan niatnya untuk mengembangkan sayap bisnis di wilayah tersebut. Kendati negara itu memiliki potensi perkembangan dengan semakin banyaknya jumlah kelas menengah, 2014 mungkin tetap masih terasa berat karena lemahnya Rupiah menjadi hambatan perusahaan pembuat mesin yang ingin menjual produknya ke negara itu. Namun bagi UCIMU, yang lebih penting adalah menanam benih terlebih dahulu, baru mengharapkan hasil panen. “Jika Rupiah melemah, mungkin penjualan tahun ini akan berkurang. Namun, kami tidak mungkin masuk ketika Rupiah sedang booming lalu keluar ketika tidak sedang booming, karena jenis bisnis kami merupakan hubungan jangka panjang. Anda harus berada di suatu negara selama


FEATURES

www.equipment-news.com

“Saya tetap positif karena jumlah kelas menengah terus bertambah, dan itu berarti bahwa negara tersebut juga sedang tumbuh. Untuk wilayah ini, ramalan saya tetap positif,” ungkapnya.

Perusahaan-perusahaan Italia mengisyaratkan minatnya terhadap wilayah ini dengan mengadakan workshop pencocokan bisnis di Singapura.

bertahun-tahun sebelum dapat memetik keuntungan,” ungkapnya. Bagi Giovanni Zacco, market development manager dari BLM Group, fluktuasi mata uang mungkin menjadi masalah nantinya, tetapi itu juga merupakan jembatan yang siap dilewati. Untuk sekarang, yang terpenting adalah menjalin hubungan. “Pergerakan nilai mata uang adalah hal yang normal. Menurut saya itu bukanlah masalah terbesar kami saat ini. Itu adalah masalah sekunder,” ungkapnya. Menggali Peluang Selain Dr Galdabini dan Mr Zacco, enam perusahaan Italia lainnya juga berpartisipasi dalam workshop tersebut. Mayoritas dari mereka memiliki eksistensi yang kecil atau belum ada sama sekali di wilayah Asia Tenggara. Namun, mereka semua memiliki pandangan yang sama bahwa region ini memiliki potensi pertumbuhan yang luar biasa. “Kami belum ada di Asia Tenggara, dan kami ingin melakukannya. Langkah pertama adalah mencari a g e n s i p e rd a g a n g a n u n t u k mempromosikan produk-produk kami, memberi tahu mengenai BLM dan juga industri mesin Italia. Tujuan utama untuk sekarang ini adalah promosi,” ungkap Mr Zacco. Banyak perusahaan yang memiliki pandangan senada, dan sedang memijakkan kakinya untuk

pertama kali di pasar Asia Tenggara. “Kami di sini untuk menemukan strategi tepat (untuk region ini). Karena kami bermain di segmen pasar khusus yang sangat kecil, kami memerlukan agen atau dukungan lokal yang lebih banyak, yang dapat membantu kami menemukan calon pengguna akhir,” ungkap Stefano Dellacqua, sales manager dari Somo. “Target kunjungan kami adalah Indonesia. Kami melihat wilayah ini memiliki potensi besar. Kami di sini karena ingin mengetahui tentang pendekatan untuk masuk ke pasar ini,” ungkap Ennio Zaffaroni, MD Zani. Tidak seperti perusahaanperusahaan lainnya, Omera sudah mencatatkan kesuksesan awal di region Asia Tenggara, dan sedang berupaya mengembangkan operasinya di sini. Dott Massimo Carboniero, GM Omera dan sekaligus VP UCIMU-Sistemi Per Produrre mengatakan kepada APMEN bahwa mereka telah menjual mesin ke Thailand dan Filipina, tetapi “sangat penting” bagi perusahaan untuk mencoba masuk ke pasar Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Perusahaan lain yang sukses di Thailand adalah Produtech, produsen mesin pemroses logam lembaran. Menyebutnya “berpotensi besar,” Dr Andrea Pedrini, sales manager perusahaan tersebut tetap optimis terhadap negara itu, terlepas dari kekacauan politik yang terjadi belakangan ini.

Meningkatkan Eksistensi Bagi banyak perusahaan asal Italia, Asia sama dengan Tiongkok dan karena itu mayoritas dari mereka memiliki eksistensi yang terpandang di negara itu. Ke depan, mereka akan berupaya memperluas bisnis di Asia, dan akibatnya, banyak perusahaan akan meningkatkan ekspor produk ke Asia Tenggara. Veronica Just, VP Millutensil, mengungkapkan bahwa operasional perusahaannya di Asia mengambil porsi “sekitar 10 persen” dari total ekspor, dan perusahaan masih ingin meningkatkan jumlah itu. Ia mengungkapkan bahwa dalam lima tahun ke depan, nilai tersebut diharapkan meningkat. Senada dengan itu adalah Filippo Gasparini, CEO Gasparini. Saat ini perusahaannya mengekspor 20 persen produknya ke Tiongkok, dan ia berencana untuk menambah pangsa pasar di Asia Tenggara. Ketika ditanya mengenai target ekspor untuk wilayah ini, ia mengatakan: “Ingin mencapai 10 persen di Asia Selatan dalam waktu lima tahun.” Ia menambahkan bahwa untuk mencapai target itu, perusahaan harus menemukan pelanggan yang tepat mengingat jajaran produk yang dipasok oleh perusahaan bersifat “sangat khusus.” Di komunitas pengerjaan logam di Asia Tenggara, yang cukup akrab di telinga adalah mesin-mesin buatan Jerman, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Tiongkok. Jika perusahaan berhasil membuat pelanggan di wilayah ini terkesan, Italia akan disertakan dalam daftar negara yang sedang berusaha melakukan penetrasi tajam ke pasar peralatan mesin Asia Tenggara yang menggiurkan. Enquiry No. 2502 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

53


FEATURES

www.equipment-news.com

Berburu Rekor Dunia Delcam menjaga upaya peraihan rekor dunia Bloodhound SSC agar tetap di jalurnya. Oleh Peter Dickin, marketing manager, Delcam Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

54

metalworking equipment news Apr - May 2014

D

elcam Professional Services telah membuat bagian pertama untuk petualangan Bloodhound SSC (Supersonic Car), yang menjadikan perusahaan itu Sponsor SME s e k a l i g u s S p o n s o r P ro d u k proyek tersebut. Komponen ini merupakan bagian dari batang penopang kemudi (steering support column) sehingga sangat penting untuk memastikan mobil tetap di jalurnya selama upaya untuk memecahkan rekor dunia kecepatan di darat. Bloodhound SSC membidik rekor baru 1.000 mpj di Afrika Selatan tahun 2016. Delcam mendukung proyek ini dengan software dan keahlian produksinya, serta membuat komponen untuk kendaraan pemecah rekor di Advanced Manufacturing Facility di kantor pusatnya di Birmingham.


FEATURES

www.equipment-news.com

Membuat Komponen Beberapa pelanggan dan mitra teknik Delcam, termasuk Pusat Penelitian Advanced Manufacturing di Sheffield tengah menggunakan software CAD/CAM perusahaan tersebut dalam produksi komponen untuk mobil balap bermesin jet dan bertenaga roket. Batang penopang kemudi dibuat di mesin Hermle C50 UMT Machining Center milik perusahaan, dengan menggunakan 5axis Machining dan penggunaan trunnion untuk axis A dan Rotary table untuk axis C. Ini memberi pendekatan alternatif untuk peralatan 5Axis mesin yang ada yaitu DMG, Mazak, dan Huron di Advanced Manufacturing Facility (AMF), dan dengan demikian memperbesar rentang proses yang dapat dijalankan dan komponen yang dapat dibuat. Selain menyediakan kapasitas

mesin-mesin perkakas untuk pembuatan prototype tetapi juga kapasitas penuh untuk kegiatan produksi, peralatan di AMF membantu klien perusahaan untuk meningkatkan proses produksi mereka. Pelayanan p e n g e m b a n g a n p ro s e s i n i menyebabkan permintaan bertambah, terutama dari industri dirgantara dan p e m b a n g k i t l i s t r i k , k a re n a banyak perusahaan saat ini merasa bahwa sumber daya t e k n i k m e re k a d i b u t u h k a n untuk mempertahankan operasi yang sedang berjalan sehingga kapasitas mereka untuk memperkenalkan produk baru atau mengembangkan proses baru, menjadi terbatas. Peralatan ini juga digunakan untuk menguji pengembangan baru pada software Delcam. Kemampuan untuk menguji pengembangan di lokasi pada peralatan ukuran industri

jelas memberi keunggulan berarti bagi perusahaan untuk menguji programnya sebelum mengirimnya ke pelanggan. Menularkan Keuntungan Keahlian produksi yang diraih dari AMF menjadi bagian penting dari dukungan menyeluruh yang diberikan oleh perusahaan kepada semua pelanggannya. Selain membantu tim pengembangan, pengalaman yang didapat bisa ditularkan kepada staf pendukung. Mereka bisa memanfaatkan pengetahuan ini untuk memberikan saran yang lebih terperinci di semua b i d a n g p e k e r j a a n m e re k a , termasuk aspek-aspek seperti pilihan terbaik untuk strategi pembubutan dan pemilihan pemotong, ser ta pengoperasian software. Enquiry No. 2503 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

55


FEATURES

www.equipment-news.com

Upgrade Mesin Bisa Dibuat Sederhana Trunnion mengubah situasi membuang set-up yang boros waktu, sehingga satu produsen aktuator dapat meningkatkan produktivitas, memenuhi syarat toleransi komponen, dan mengeliminasi WIP. Oleh Jeff Drum, kontributor

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

M

elakukan upgrade teknologi peralatan mesin (baik dengan retrofit besar-besaran terhadap permesinan yang sudah ada atau pun membeli peralatan baru) sering menjadi hal mahal yang memerlukan periode henti nonproduktif dan waktu berbulanbulan bahkan bertahun-tahun untuk menghasilkan imbal hasil atas pengeluaran modal. Namun, Indelac Controls menemukan cara mudah untuk mendongkrak produksi dan menjaga keakuratan electric actuator housing, tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mesin-mesin baru atau pun untuk upgrade. Dengan bolt-on trunnion table, bengkel berhasil memotong waktu siklus pemotongan sebesar 40 persen dan menghilangkan pemrosesan batch yang memerlukan Work In Process (WIP). Dalam hitungan menit, meja ini dipasang di dua vertical machining centre VF4 dari Haas, yakni di

56

metalworking equipment news Apr - May 2014

fourth axis indexer, dan mampu menghasilkan 100 persen ROI dalam hitungan hari. Kedua mesin tersebut kini mampu melakukan milling, drilling, tapping, dan bahkan light contouring pada 319 aluminium casting dengan penurunan set-up komponen sebesar 66 persen. Jika sebelumnya harus ada proses penentuan lokasi komponen untuk memenuhi syarat keakuratan 0,0005”, kini hal tersebut berhasil dieliminasi tanpa harus menurunkan kualitas komponen. “Kami sangat kagum melihat s e s u a t u s e s e d e rh a n a i t u mampu mengeksploitasi fourth axis di mesin-mesin kami, dan dampaknya sangat besar bagi bisnis kami,” demikian ungkap Bill Robinson, kepala bengkel di perusahaan tersebut. “Kini kami dapat memproduksi komponen dalam jumlah sama dalam waktu sehari, yang dengan metode lama memerlukan waktu sepekan.”

Set-up Berkurang = Komponen Bertambah Perusahaan tersebut memproduksi beragam aktuator elektrik. Aktuator-aktuator masa kini dilengkapi fungsi canggih yang tidak hanya membuka dan menutup. Sebagian dilengkapi dengan alat pendeteksi posisi, pendeteksi torsi, pelindung motor, logic control, dan komunikasi digital. Fungsi-fungsi berteknologi tinggi ini membuat housing menjadi semakin penting, sehingga perusahaan selalu memproduksi komponen dengan keakuratan 0,0005”, bahkan jika prosesnya memakan waktu dan tenaga. Keakuratan yang dibutuhkan perusahaan menuntut pengindeksan yang sering terhadap fitur-fitur yang dibubut sebelumnya menggunakan fixture, klem, dan angle plate ‘buatan sendiri’. “Terlebih lagi, penentuan lokasi komponen tuang lebih sulit karena permukaannya dapat sangat bervariasi,” ungkap Clay


FEATURES

www.equipment-news.com

meja trunnion, waktu siklus yang sebelumnya 50 menit atau lebih kini menjadi sekitar 30 menit, dan komponen akan langsung rampung setiap kali kami menekan tombol start,” ungkap Mr Robinson. “Kami telah mengurangi waktu siklus dan mengeliminasi WIP, sehingga jika ada pesanan mendadak kami dapat langsung menyiapkan mesin, menjalankan komponen, dan barang pun jadi.”

Menggunakan meja trunnion sebagai pemegang, Indelac dapat menerapkan produksi kontinu, mengeliminasi Work In Progress (WIP), dan menyempurnakan cost-per-part.

Huff, ahli mesin di perusahaan. Banyaknya persiapan komponen memerlukan waktu 50 menit atau lebih, dan komponen diproses secara batch dan dibuat tahap demi tahap melalui serangkaian proses. “Sebagian housing memerlukan pembubutan di seluruh enam sisi, dan jika menggunakan metode lama, itu artinya enam set-up terpisah,” ungkap Mr Huff. Buat Lebih, Jual Lebih Untuk mempercepat waktu siklus di bengkel mesin, perusahaan membeli dua meja khusus dan empat fixture, termasuk model standar Stallion 9\23 (meja dua sisi yang dilengkapi pelat pergantian cepat) yang kompatibel dengan hampir semua mesin vertikal. Pelat pergantian cepat ini memerlukan waktu penggantian satu menit, dan keakuratan perulangan 0,0005”. Meja dan fixture trunnion menggunakan pin penentu lokasi untuk memosisikan dan memegang komponen, sehingga konsistensi komponen ke komponen bisa dijamin. Mr Huff secara rutin memeriksa setiap komponen kelima dengan CMM untuk memastikan terjaganya kualitas. Berkurangnya set-up dan penanganan komponen membuat

toleransi keakuratan dapat dipenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. “Jika menggunakan fixture lama, kami harus memeriksa berulang-ulang untuk memastikan ketepatan. Sekarang semuanya jauh lebih ringan berkat adanya meja trunnion,” imbuhnya. Dengan meja trunnion, perusahaan dapat menerapkan produksi kontinu dan menyempurnakan cost-per part dengan menurunkan biaya produksi dan meningkatkan produksi komponen jadi. “Berkat

Investasi Kecil dengan Hasil Besar Sembilan puluh persen komponen perusahaan dapat dijalankan menggunakan alat pemegang, dan tidak ada klem, angle plate, dan plug manual. “Dibandingkan dengan pembelian mesin horizontal five-axis seharga US$300.000, pengeluaran beberapa ribu dolar untuk mengoptimalkan mesin vertikal four-axis kami benarbenar merupakan kemenangan besar,” ungkap Mr Robinson. “Kadang-kadang, cara yang paling sederhana dan hemat justru mampu menjawab hasil yang diinginkan, dan itulah yang kami dapatkan dengan trunnion ini.” Enquiry No. 2504 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Trunnion Table: Mengubah Alat Penjepit Menjadi Baik Meja Stallion 9\20 dan 9\23 membuat pengguna dapat mengeksploitasi kemampuan fourth-axis rotary dari mesin horizontal dan vertikal, serta menawarkan jalur hemat menuju peningkatan produktivitas dan penyempurnaan keakuratan. Baut pada trunnion siap bekerja, sementara fixture-nya dirancang untuk mengikat segala rotary indexer mesin, sehingga operator dapat melakukan milling, drilling, tapping, dan contouring secara presisi pada tiga sisi komponen dalam satu penyiapan, tanpa perlu fixture khusus. Konstruksi dari besi tuang yang berjalur-jalur, menghasilkan kekokohan dan ketahanan, yang sangat penting agar dapat digunakan secara berulang-ulang dalam waktu lama di lingkungan bengkel yang keras. Dirancang untuk memberikan presisi dan ketahanan, meja buatan A.S. ini memiliki tingkat kedataran 0,001” terhadap 23 inci, dan tingkat persegi 0,001” terhadap pelat permukaan.

Enquiry No. 2505 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

57


FEATURES

www.equipment-news.com

CECIMO

Membawa Eropa ke Asia

Filip Geerts

Filip Geerts, direktur jenderal CECIMO (Asosiasi Industri Peralatan Mesin Eropa), menyatakan kemantapannya terhadap peralatan mesin buatan Eropa, yang akan mengisi pasar peralatan mesin Asia yang sedang bergairah. Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

APMEN: 2014 adalah tahun yang sarat dengan pameran industri di Asia dan AS. Apakah Anda khawatir bahwa ‘efek pameran industri’ akan mengalihkan pangsa pasar yang dimiliki perusahaan pemasok Eropa (terutama) menuju perusahaan Jepang dan Korea Selatan? Filip Geerts (FG): Saya rasa ‘efek pameran industri’ ini tidak akan berdampak signifikan terhadap 58

metalworking equipment news Apr - May 2014

pangsa pasar kami. Pertama, industri peralatan mesin Eropa adalah yang terdepan secara global, juga solid. Menyusul kenaikan output sebesar delapan persen tahun 2012, proporsi Eropa dalam hal produksi global diperkirakan naik dari 31 persen menjadi 34 persen tahun 2013. Ekspor Eropa, diwakili oleh negara-negara anggota CECIMO, juga telah mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, yakni €18,8 miliar

(US$25,6 miliar) pada tahun 2012. Ini merupakan indikator penting bahwa Eropa sedang memperkuat posisinya sebagai basis ekspor dan manufaktur kompetitif di dunia. Kedua, perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa sudah berpartisipasi di berbagai pameran besar di Asia. Untuk lebih menjangkau lagi calon pelanggan Asia di Shanghai pada tahun-tahun genap (atau kami sebut dengan tahun non-EMO), kami telah memutuskan untuk bergabung dengan Eastpo untuk membentuk EMTE-Eastpo Machine Tool Exhibition (EMTE adalah singkatan dari European Machine Tool Exhibition). Terakhir, EMO (pameran peralatan mesin internasional yang berlangsung setiap tahun ganjil di Eropa) tidak punya alasan untuk iri dengan pameran yang berlangsung di Asia. Kesuksesan EMO Hannover 2013 sekali lagi membuktikan hal ini. APMEN: Pameran EMTE Eastpo akan berlangsung perdana pada tahun 2014. Apa saja fitur yang membuat pameran ini berbeda dengan pameran-pameran lain di Tiongkok? FG: EMTE-Eastpo Machine Tool Exhibition akan digelar di Shanghai, tepatnya tanggal


FEATURES

www.equipment-news.com

Menurut Mr Geerts, kesuksesan pameran EMO menjadi pendorong kuat bagi peralatan mesin Eropa.

14 - 17 Juli 2014 di Shanghai New International Expo Centre. Pameran ini akan menjadi ajang unjuk teknologi dan solusi praktis. Seperti tradisi kuat pameranpameran besar di Eropa, pameran ini juga memiliki aturan admisi yang sangat ketat bagi peserta. Kami juga akan memastikan bahwa hak kekayaan intelektual milik perusahaan pembuat tidak dilanggar, dan akan ada peragaan produk secara langsung sesuai dengan sektornya. Untuk melengkapi pameran teknologi manufaktur ini, akan digelar CEO Summit satu hari dengan tema ‘Profitable growth through state-of-the-art manufacturing’ (Pertumbuhan menguntungkan melalui manufaktur canggih). Acara ini akan menyedot sekitar 300 perusahaan pembuat peralatan mesin dan sekaligus para pembeli dari Tiongkok dan wilayah Asia lainnya. Untuk memastikan pameran peralatan mesin ini mempertahankan standar kualitas Eropa dalam hal peserta dan pengunjung pameran, telah dibentuk tim panitia CECIMOEMTE. Karena inisiatif ini dibentuk dan diarahkan oleh asosiasi yang mewakili perusahaan pembuat mesin di Eropa, kebutuhan pasar pasti dipahami dengan baik. Namun,

keahlian ini harus dibarengi dengan mitra lokal yang bagus, dan kami berkesempatan untuk bermitra dengan MP dan Eastpo Culture & Development untuk mengadakan pameran industri peralatan mesin berskala besar di Shanghai untuk pasar Asia. APMEN: Di Asia, aktivitas manufaktur dikabarkan melesu. Apakah ini menjadi tantangan bagi perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa mengingat operator tidak lagi membutuhkan mesin yang produktivitasnya luar biasa dan mereka bisa ‘bersantai’ memproduksi komponen menggunakan mesin-mesin yang lebih sederhana? FG: Kelesuan ini relatif dan harus dipandang dalam konteks yang lebih luas. Pasar industri peralatan mesin dunia sedang bergeser ke Asia, lebih khususnya lagi ke Tiongkok, yang menjadikannya tempat tujuan bagi perusahaan pembuat mesin Eropa. Porsi Asia dalam hal jumlah konsumsi global persis di bawah 67 persen. Permintaan di Asia menunjukkan pertumbuhan yang dinamis. Hampir semua peralatan mesin di dunia dibeli di Tiongkok (senilai €28,1 miliar), dan porsi konsumsi globalnya adalah 45

persen. Tiongkok adalah pasar penjualan terbesar di dunia. Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan India secara kolektif memiliki tingkat konsumsi global peralatan mesin sebesar 65 persen, dan mereka ingin membeli peralatan mesin Eropa. Kedua, kita selalu memerlukan kenaikan produktivitas. Tiongkok menitikberatkan penemuan dan kualitas, dan semakin menjauh dari produksi agar dapat meningkatkan keunggulan bersaing. Strategi baru ini (unggul dalam produksi dan inovasi) hanya dapat dicapai bila peralatan mesin yang digunakan juga berkelas tinggi. Peralatan mesin tersebut akan disediakan oleh perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa. Perusahaan-perusahaan Tiongkok mengupayakan kualitas yang lebih tinggi dan desain yang unik. Mereka tentu menyadur teknologi dan model bisnis asing ke pasar Tiongkok, dan gesit menaikkan pengalaman ini ke variasi yang baru. Perusahaan juga semakin menyerap teknologi proses, jauh dari yang dibayangkan. Ini terlihat dari semakin banyaknya pabrik mobil di Tiongkok yang tidak menggunakan tenaga kerja manual. Upaya negara itu untuk melakukan apa yang disebutsebut sebagai inovasi pribumi, kini menjadi mantera barunya Tiongkok, dan akan menjadi peluang bagi industri peralatan mesin Eropa untuk menjawab kebutuhan mesin canggih itu. APMEN: Sebagian perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa mulai membuat mesin-mesin kelas ‘entry level’ di Asia untuk menyaingi perusahaan Asia. Beberapa perusahaan besar dari Jepang juga melakukan hal ini. Anda melihat tren ini akan berlanjut? Menurut Anda, apakah ini strategi berkelanjutan atau hanya bersifat jangka pendek? FG: Perusahaan pembuat peralatan Apr - May 2014 metalworking equipment news

59


FEATURES

www.equipment-news.com

66 persen perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa memproyeksikan kenaikan produksi tahun 2014 ekonomi UE, bagaimana pandangan Anda mengenai mesin Eropa tahun 2014?

Mr Geerts mengatakan, CECIMO akan memberlakukan peraturan berstandar Eropa pada pameran industrinya di Tiongkok.

mesin Eropa harus memanfaatkan kekuatannya untuk bersaing dengan perusahaan Asia. Eropa b e rh a s i l m e m p e r t a h a n k a n keunggulan bersaing dalam hal teknologi pengerjaan logam (terlepas dari tantangan global dan tekanan persaingan baru) karena kapasitasnya untuk menghasilkan peralatan mesin khusus dan berkualitas tinggi, yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggannya. Ini tercapai berkat kombinasi penguasaan ilmu teknik dan tenaga kerja yang sangat ahli, yang menghasilkan inovasi tinggi dan produksi berkualitas. Asia semakin menunjukkan p e rg e s e r a n m e n u j u m e s i n bernilai tinggi, seperti mesin yang dilengkapi kontrol CNC canggih dan mesin multitasking. Di industri peralatan mesin Tiongkok, CNC adalah jenis alat yang tingkat pertumbuhannya paling cepat. Pada tahun 2012, 25,8 persen peralatan mesin pemotong logam dan 5,8 persen peralatan mesin forming adalah mesin CNC; angka ini diperkirakan 60

metalworking equipment news Apr - May 2014

naik masing-masing mencapai 29,2 persen dan 6,8 persen pada tahun 2013, lalu mencapai 37,0 persen dan 7,6 persen pada tahun 2015. Pada saat yang sama, Meningkatnya regulasi terkait konservasi energi di Asia akan memicu peningkatan permintaan peralatan mesin yang hemat energi. Karena efisiensi energi dan kelestarian sudah menjadi faktor pendorong dalam aktivitas R&D di industri peralatan mesin Eropa, peralatan mesin Eropa tentu saja akan mengisi kebutuhan perusahaan-perusahaan Asia dalam hal ini. Inisiatif Blue Competence M a c h i n e To o l s m i s a l n y a , menyediakan standar yang andal sehingga pelanggan dapat mengukur aspek kelestarian dan potensi penghematan biaya modal dari peralatan mesin mereka. APMEN: Dengan produksi peralatan mesin Eropa yang diperkirakan mencapai â‚Ź22,3 miliar pada tahun 2013 menyusul kembalinya pertumbuhan

FG: Kami rasa kondisi ekonomi global tahun 2014 akan lebih seimbang. Jika perekonomian Tiongkok telah berubah dari yang tadinya berbasis investasi ke berbasis konsumsi, Eropa perlahan sedang keluar dari krisis ekonomi terburuk sepanjang sejarah. Statistik kami menunjukkan bahwa 66 persen perusahaan pembuat peralatan mesin Eropa memproyeksikan kenaikan produksi tahun 2014. Sur vei CECIMO Business Climate Barometer barubaru ini menguatkan bahwa 42 persen responden memperkirakan ekspornya akan naik. Konsumsi peralatan mesin global tahun 2013 diperkirakan turun sebesar 7,4 persen. Namun, tahun ini kami meramalkan tren investasi di industri pembelian peralatan mesin akan naik dan meningkatkan konsumsi peralatan mesin dunia sebesar lima persen. Asia akan mempertahankan posisinya sebagai konsumen terbesar. Kami sangat senang melihat peningkatan konsumsi di Eropa. Ikatan kuat antara perusahaan pembuat mesin Eropa dan kliennya mendorong sistem inovasi yang dinamis, yang membuat industri peralatan mesin kami memiliki keunggulan bersaing. Enquiry No. 2506 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


FEATURES

www.equipment-news.com

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

Membangun Lebih Baik

Dengan Polimer yang Diperkuat Serat Penggunaan material komposit, khususnya polimer yang diperkuat serat atau FRP dalam aplikasi teknik bukan sesuatu yang baru. Dalam industri bangunan dan konstruksi, permintaannya dipastikan akan meningkat seiring melonjaknya konstruksi di Asia. Oleh Shahnawaz Abdul Hamid

M

erosotnya perumahan di AS dan Eropa tidak banyak memengaruhi tingginya permintaan konstruksi di Asia. Menurut Asia Construction Outlook yang dilansir oleh AECOM dan Davis Langdon, Asia adalah pasar konstruksi terbesar di dunia, dengan pangsa sekitar 40 persen dari belanja konstruksi global di tahun 2012. Ti d a k m e n g e j u t k a n b i l a Tiongkok berdiri paling depan dalam hal belanja konstruksi dengan menghabiskan 1,25 triliun dolar AS di tahun itu. Negara lain yang akan meramaikan lonjakan konstruksi di Asia adalah India, Indonesia, dan Vietnam. Negaranegara ini jelas memiliki golongan

kelas menengah yang semakin banyak berurbanisasi sehingga menyebabkan permintaan yang lebih besar untuk rumah tinggal, bandara, jalan, kantor, dan pabrik. Lonjakan ini disertai meningkatnya permintaan akan material komposit yang sudah digunakan selama puluhan tahun di banyak sektor, yaitu dirgantara, otomotif, serta minyak dan gas. Penggunaannya di industri bangunan dan konstruksi relatif baru karena material ini belum diketahui sebelumnya tapi mampu membuat bangunan lebih cepat dibangun dan lebih kokoh. Komposit digunakan untuk berbagai kebutuhan, dan dapat mengacu kepada berbagai macam

bahan. Material ini pada dasarnya didefinisikan sebagai bahan yang terbuat dari dua atau lebih unsur pembentuk dengan ciri yang jauh berbeda. Di level mikroskopis, unsur-unsur pembentuk tersebut tetap dapat dibedakan pada struktur yang sudah jadi. Oleh sebab itu, material komposit kemungkinan dapat menggabungkan keunggulan dari kedua material tersebut. Komposit dalam Konstruksi Ambillah beton sebagai contoh, bahan komposit yang lazim dalam industri bangunan dan konstruksi. Beton dibuat dari kumpulan batu longgar yang disatukan dengan semen. Ini menjadikannya jauh lebih kuat daripada semen, dan Apr - May 2014 metalworking equipment news

61


FEATURES

www.equipment-news.com

Annie Wang, Aestes, US

Kemajuan Tiongkok akan menambah permintaan akan material konstruksi, termasuk komposit.

memungkinkannya menahan gaya tekan yang tinggi. Namun demikian, ia dapat diregang hingga terbelah dengan relatif mudah. Oleh sebab itu, sudah cukup lazim kita mendengar penggunaan beton yang diperkuat, komposit beton dan batang baja yang sanggup menahan gaya tarik yang tinggi. Material komposit lainnya yang mulai dikenal di dalam industri bangunan dan konstruksi adalah Fibre Reinforced Polymer (FRP). Komposit ini mempunyai keunggulan tambahan dibanding material tradisional karena relatif lebih ringan sehingga membutuhkan struktur penopang yang lebih sedikit. FRP juga dipilih karena daya tahannya terhadap korosi dan pembusukan sehingga jauh 62

metalworking equipment news Apr - May 2014

lebih andal daripada unsur-unsur bangunan lainnya yang terbuat dari kayu atau baja. Ada sejumlah keuntungan biaya yang diperoleh karena lebih ringan dan tahan terhadap korosi dan pembusukan. Material yang lebih ringan mengurangi biaya transportasi dan instalasi, serta mengurangi kekhawatiran akan keselamatan. Daya tahan terhadap korosi memungkinkan berkurangnya perawatan sehingga semakin mengurangi biaya. Perkembangan Komposit FRP di Sektor Konstruksi Penggunaan polimer yang diperkuat serat di sektor bangunan dan konstruksi baru diperkenalkan sekitar 20 tahun

yang lalu dalam upaya untuk mencegah penurunan kekuatan infrastruktur yang terjadi akibat ketergantungan berlebihan pada bahan bangunan tradisional seperti baja dan beton. Bahan bangunan ini, meskipun cukup kuat, punya kecenderungan untuk mengalami penurunan seiring waktu. Komposit FRP terbuat dari serat berkekuatan tinggi yang ditanam di dalam matriks polimer, dan ikatan kolektif ini memungkinkan komposit tersebut untuk bekerja dengan mulus. Berbagai kombinasi serat dan matriks berarti ada rentang kemungkinan FRP yang praktis tidak terbatas. Kaca dan karbon adalah dua di antara serat yang paling lazim digunakan dalam FRP, sementara matriks cenderung berupa epoksi, resin vinylester atau polyester. Bahan-bahan yang dipakai untuk membuat FRP dapat menentukan karakteristik dari unsur bangunan itu sendiri. Sebagai contoh, penggunaan serat kaca menghasilkan biaya lebih rendah, meskipun serat ini dapat menghasilkan modulus elastis yang lebih rendah. FRP dewasa ini memiliki banyak keunggulan dibanding material tradisional sehingga menjadikannya pilihan menarik di dunia bangunan dan konstruksi. Selain sifat ringan dan anti-korosi yang sudah disebutkan, FRP juga lebih mudah dipasang, netral secara elektromagnetik, memiliki konduktivitas panas yang rendah, dan dapat diubah dengan mudah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan unsur-unsur mekanika yang dibutuhkan pada suatu bangunan tertentu. Namun demikian, dunia FRP tidak selalu cerah. Penggunaan komposit ini juga menghadirkan sejumlah kelemahan. FRP bisa jadi mahal karena biaya bahan awal yang lebih tinggi daripada baja. Walaupun begitu, bila biaya ini dirata-ratakan dengan usia


FEATURES

www.equipment-news.com

Kemajuan Tiongkok akan menambah permintaan akan material konstruksi, termasuk komposit.

struktur FRP, daya tahan FRP bisa menjadikannya lebih efektif biaya. Pembuatan FRP Penggunaan FRP yang semakin banyak juga dapat dikaitkan dengan pertumbuhan teknologi manufaktur yang membantu produksinya. Meskipun banyak teknik modern yang dapat digunakan untuk membuat FRP, teknik yang lebih relevan dengan bidang teknik struktural adalah pultrusion, wet lay-up, dan filament winding. Pultrusion mengacu pada proses pembuatan yang sama dengan ekstrusi logam. Dalam pultrusion, batang, tiang, dan bagian struktural FRP lainnya dibuat. Bagian FRP yang dibuat bisa sepanjang apa pun, dan bersifat satu arah. Serat mentah ditarik melewati resin bath lalu dilapisi resin, kemudian dipanaskan dan dibentuk di dalam cetakan sampai matriks polimer terbentuk. Wet lay-up, atau kadang-kadang diistilahkan dengan pencetakan kontak, mengacu ke penggunaan FRP untuk meningkatkan atau memulihkan struktur yang sudah ada yang mungkin mengalami kerusakan. Serat ditambahkan ke struktur yang dilapisi resin, misalnya sebuah tiang beton, dan resin tambahan dituangkan ke atas serat agar peresapannya lebih merata. Setelah selesai, FRP akan melekat pada struktur tersebut.

Teknik ini lebih hemat jika dibandingkan dengan teknik konvensional seperti penggunaan pelat baja, meskipun dibutuhkan tenaga kerja ahli untuk menghasilkan kualitas tertentu. Proses pembuatan akhir yang relevan dengan penggunaan FRP di industri bangunan adalah filament winding. Sebagaimana diisyaratkan oleh istilahnya, serat ditarik sampai menjadi benang tipis yang kemudian dililitkan di sekitar struktur melalui mandrel yang berputar. Teknik ini memungkinkan presisi yang lebih baik, dan penggunaan serat memungkinkannya untuk dipasang dengan semua orientasi. Aplikasi FRP Karena banyaknya jenis FRP yang tersedia, ada berbagai macam aplikasi untuk material komposit ini. Pada industri bangunan dan konstruksi, komponen FRP sudah digunakan pada berbagai struktur, mulai dari jembatan untuk pejalan kaki hingga anjungan untuk sektor kelautan dan lepas pantai. Sebagian di antara strukturstruktur ini seluruhnya terbuat dari FRP, sementara sebagian mungkin terdiri dari FRP yang digunakan untuk membangun komponen struktural tertentu. Ini meliputi balok girder, kabel penopang jembatan gantung, blast panel, truss ruang, sistem bangunan

hunian modular, sheet piling laut, dan jangkar darat. Selain itu, beton yang diperkuat FRP semakin banyak digunakan sebagai pengganti baja penguat konvensional. Grid penguat dan tulang FRP dari kaca dan karbon sudah digunakan untuk memperkuat balok dan lempengan beton. Meskipun tidak kentara di mata orang awam, FRP bisa menunjukkan kekuatan yang jauh lebih besar daripada baja sehingga jadi pilihan menarik untuk digunakan pada aplikasi tersebut. Sebagaimana sudah disebutkan, material FRP juga dapat digunakan untuk memperbaiki dan memperkuat struktur beton seperti tiang penopang yang menggunakan prosedur wet lay-up. Sebenarnya sifat FRP menjadikannya sesuai untuk digunakan dengan sebagian besar material (seperti logam, kayu, bata tanah liat). Komposit, terutama FRP, sudah lazim digunakan di banyak industri, dari dirgantara sampai minyak dan gas. Penggunaannya di industri bangunan dan konstruksi sepertinya mewarisi era ketika lingkungan bangunan dapat bertahan lebih lama, tahan korosi akibat unsurunsur alam, mengurangi biaya bisnis, dan memajukan pelestarian ekologi dalam jangka panjang. Enquiry No. 2507 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

63


EVENTS&

www.equipment-news.com

EXHIBITIONS

Pratinjau Acara:

Manufacturing Surabaya 2014

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa inggris

M

anufacturing Surabaya akan kembali hadir dari tanggal 11 – 14 Juni 2014 di Grand City Exhibition & Convention Centre. Dengan peserta sebanyak 350 perusahaan dari 22 negara, tahun ini panitia dengan mantap menyajikan beragam produk canggih dan praktis di berbagai sektor industri seperti galangan kapal, listrik, pembangkit daya, dan migas. Dari segi partisipasi internasional, Taipei Machinery Tr a d e r s ’ A s s o c i a t i o n a k a n menjadi rombongan terbesar dari Taiwan, yakni dengan mengusung 17 peserta pameran sekaligus.

64

metalworking equipment news Apr - May 2014

Selain rombongan perusahaan d a r i Ta i w a n , p e r u s a h a a n internasional dan lokal seperti DMG Mori Seiki, Trumpf, First Machiner y, dan Jaya Metal Teknika juga akan turut serta dalam pameran tersebut. Menurut pihak panitia, kombinasi peserta internasional dan lokal ini merupakan bukti nyata betapa majunya Indonesia Timur sebagai pusat manufaktur terbesar dengan investasi dan pengembangan yang signifikan. Panitia berupaya keras menjadikan pameran tersebut sebagai wadah bagi para produsen untuk menemukan solusi efektif guna memenuhi persyaratan dan kebutuhan produksi.

Terakhir, panitia mengatakan bahwa pameran ini didukung oleh Kementerian Perindustrian, Indonesian Mould & Die Industry Association (IMDIA), Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), Gabungan Industri Aneka Tenun Plastik Indonesia (GIATPI), Indonesian Packaging Federation (IPF), dan Asosiasi Industri Perkakas Presisi Indonesia (AIPPINDO). Grand City Exhibition Surabaya, Indonesia 11 - 14 Juni 2014 Enquiry No. 2601 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


www.equipment-news.com

Ini Diterjemahkan Dari Bahasa Inggris

DMG Mori: Pembubutan Presisi Ultrasonik 5-Axis U ltra sonic 3 0 line a r dengan desain gantry yang akurat dan stabil dalam jangka panjang serta konsep kendali suhu terpadu, membuka ke mu n g k i na n da la m pembubutan presisi fiveaxis bahan-bahan canggih untuk semua komponen mesin yang terkait dengan presisi. Fokus aplikasi di sini adalah keakuratan dimensi, kendali kontur, dan kualitas permukaan Ra < 0,1 μm untuk ultrasonic grinding geometri kompleks pada bahan berperforma tinggi untuk industri optik, jam, dan medis, termasuk produksi cetakan presisi. Gerak linear yang dinamis dan berpendingin aktif ke arah sumbu X, Y, Z memiliki akselerasi hingga > 1,2 g dan kecepatan lintasan 50 m/min. Ia juga memiliki rentang putaran opsional sebesar ±120 derajat dalam B-axis untuk memperkuat efisiensi mesin buatan DMG Mori ini. Enquiry No. 2701 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

PRODUCTFINDER

Losma: Grup Filtrasi untuk Aplikasi Terpusat

Losma, produsen sistem filtrasi udara dan pendingin untuk peralatan mesin, telah mengembangkan Newton Series, suatu grup filtrasi modular untuk memurnikan udara di bengkel kerja. Sistem ini diklaim cocok untuk peralatan mesin berukuran besar, karena unit yang dapat dihubungkan lebih banyak, sehingga tercipta aplikasi yang terpusat. Sistem ini ditawarkan dalam dua ukuran: Newton 3 dan Newton 6. Jajaran produk ini terdiri dari grup filtrasi statis untuk membersihkan udara dari kabut, asap, dan bau akibat proses pengerjaan logam. Produk ini juga dilengkapi filter elektrostatis dan modul filtrasi untuk menyaring udara yang mengandung debu kering dan asap yang dihasilkan oleh pemesinan kering. Enquiry No. 2703 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Faro: Scanner Laser untuk Dokumentasi 3D

Mitsubishi Materials: Kelas yang Efisien

Faro Technologies telah merilis Faro Laser Scanner Focus3D X 330. Dengan jangkauan hampir tiga kali lipat da r i model - model sebelumnya, scanner la ser ini ma mpu memindai objek sejauh 330 m dan di bawah sinar matahari langsung. Selain itu, k e a k u r a t a n p e n g u k u r a n meningkat, noise berkurang, sehingga menghasilkan model 3D presisi dalam gaya photo-realistic. Keunggulan performa ini sama sekali tidak menurunkan aspek keselamatan, karena alat ini menggunakan laser Class 1 yang aman bagi mata. Terakhir, dengan jangkauan dan keakuratan yang lebih tinggi, scanner ini mengurangi beban kerja dalam pengukuran dan pascapemrosesan.

Menggunakan metode sintering yang diaktifkan oleh partikel, Mitsubishi Materials berhasil meningkatkan ikatan antar partikel, sehingga bahan CBN utama memiliki mata pisau pemotong yang lebih andal dan kuat dibanding kelas-kelas terdahulu. Kemajuan ini membuat perusahaan mengembangkan dua kelas. Kelas MB4020 full face cocok untuk pembubutan bahan-bahan hasil sintering. Kelas MBS140 cocok untuk finishing yang efisien dan berkecepatan tinggi dalam aplikasi pengasaran (roughing). Keseimbangan antara ketahanan terhadap aus dan retak, dibarengi dengan penjepitan melalui lubang, memungkinkan pemotongan lebih dalam dan mengurangi getaran bahkan dalam kondisi beban pemotongan yang tinggi.

Enquiry No. 2702 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Enquiry No. 2704 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Apr - May 2014 metalworking equipment news

65


PRODUCTFINDER

www.equipment-news.com

Renishaw: Sistem Pemindaian Kontak

Schaeffler: Solusi Sistem untuk Peralatan Mesin

Renishaw telah mengembangkan Sprint, sistem pemindaian kontak berkecepatan tinggi untuk peralatan mesin CNC. Dengan teknologi on-machine scanning, sistem ini mampu melakukan perubahan mendadak demi pengendalian proses, sehingga menghasilkan penyimpanan data bentuk dan profil yang cepat dan akurat, baik dari komponen prismatik maupun komponen 3D yang kompleks. Jantung dari sistem ini adalah OSP60 scanning probe. Probe ini memiliki sensor analog dengan resolusi 0,1 Îźm dalam tiga dimensi. Teknologi sensor analog yang digunakan di sini menghasilkan output defleksi kontinu, yang dikombinasikan dengan posisi mesin untuk mendapatkan lokasi persis permukaan komponen. Terakhir, menurut perusahaan, karena memiliki kemampuan analisis, sistem ini mampu mengukur 1.000 poin data true-3D per detik.

Unit bisnis L i n e a r Technology dari Schaeffler kini telah melengkapi jajaran produk RUE-E dari linear recirculating roller bearing dan guideway assembly buatannya dengan ditambahkannya ukuran baru: RUE25-E. Menurut perusahaan, desain, bahan, dan proses produksinya telah dioptimalkan sehingga ketahanan terhadap gesekan dan pergeseran mampu dikurangi hingga sekitar 40 persen. Seri ini dapat dipasang sebagai pengganti 1-to-1 bagi pendahulunya. Guideways-nya masih tetap, namun kini carriage dan guideway dapat dikombinasikan dengan segala cara. Linear recirculating roller bearing dan guideway assembly tersedia dalam versi flens standar, dengan carriage flens panjang, dan dengan carriage tinggi dan panjang.

Enquiry No. 2705 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Sandvik Coromant: Kelas Insert untuk Turning Baja & Milling Besi Tuang Sandvik Coromant telah mengembangkan kelas insert GC4315 dan GC3330 untuk turning baja dan milling besi tuang. Menurut perusahaan pembuat alat pemotong itu, mereka telah menerapkan Inveio, sebuah terobosan teknis dalam bidang ilmu bahan untuk meningkatkan kinerja kelas bahan. Peningkatan kinerja kelas bahan ini dimungkinkan dengan pengendalian orientasi kristal dalam lapisan alumina CVD pada insert. Kendati sebelumnya bersifat acak, kini perusahaan dapat membuat semuanya selaras ke arah yang sama â&#x20AC;&#x201D; yakni ke permukaan teratas. Kristal-kristal erat ini menciptakan penghalang yang kuat menuju zona pemotongan dan chip. Selain itu, orientasi kristal yang telah satu arah membuat sifat lapisan bisa dikendalikan dan dioptimalkan. Teknologi yang juga digunakan pada kelas insert GC4325 ini (diluncurkan tahun lalu) memungkinkan ketiga kelas bahan menghasilkan ketahanan, keterprediksian, dan umur pakai alat yang panjang. Enquiry No. 2706 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

66

metalworking equipment news Apr - May 2014

Enquiry No. 2707 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire

Walter: Solusi Pemotongan Materi Keras

Wa l te r te l a h m e m b u a t materi a lat p o to n g y a n g m e m i l i k i l a p i s a n t ip i s Tigerâ&#x20AC;˘tec Silver. Dengan ini, produsen berkata bahwa mereka sekarang dapat mengombinasikan dua karakteristik dalam WMP20S, yang hingga saat ini seringkali masih berlawanan. Mereka berbicara tentang geometri sharp-cutting dan lapisan CVD tahan aus. Produk ini cocok untuk pemotongan materi keras seperti misalnya baja tahan karat dalam kelompok materi ISO M. Biasanya bahan seperti ini membutuhka n indexable inser t denga n pisau pemotong yang lebih tajam. Namun ketika melakukan pemesinan baja komersil seperti misalnya ISO P, resistensi aus alat menjadi sangat besar, yang sebagian ditimbulkan oleh bentuk pisau yang presisi. Enquiry No. 2708 Turn to page 68a or log on to www.equipment-news.com to enquire


EXHIBITION PROGRAMMES MAY JULY 2014 5 Delcam ShoeMaker Workshop 2014

Somerset Surabaya Hotel & Serviced Residence Jl. Raya Kupang Indah, Surabaya 60189 Surabaya, Indonesia Delcam For registration: vindy.widyaratih@delcam.com Tel: 021-531 61465 0856 4333 2066 (Ms Vindy)

13 – 15 Inamarine 2014

JI Expo Kemayoran Jakarta, Indonesia GEM Indonesia info@gem-indonesia.net www.inamarine-exhibition.net

15 – 18 Intermach

BITEC Bangkok, Thailand UBM Sukanya.A@ubm.com www.intermachshow.com

16 Delcam Advanced Manufacturing Roadshow 2014

Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah Jl. Pintu 1 Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Jakarta, Indonesia Delcam For registration: vindy.widyaratih@delcam.com Tel: 021-531 61465 0856 4333 2066 (Ms Vindy)

21 – 23 Indorenergy 2014 Grand City Convex Surabaya Surabaya, Indonesia PT Napindo Media Ashatama info@indorenergy.com www.indorenergy.com

JUNE

11 – 14 Manufacturing Surabaya

Grand City Convention & Exhibition Centre Surabaya, Indonesia PT Pamerindo www.pamerindo.com

19 – 22 Intermold Thailand 2014 BITEC Bangkok, Thailand Reed Tradex contactcenter@reedtradex.co.th www.intermoldthailand.com

8 – 11 MTA Vietnam 2014 SECC Ho Chi Minh City, Vietnam SES mta@sesallworld.com www.mtavietnam.com

14 – 17 EMTE Eastpo

Shanghai New International Expo Centre Shanghai, China MP International eastpo@eastpo.net www.emte-eastpo.com

AUGUST

27 - 29 Vietnam Manufacturing Expo 2014 ICE Hanoi, Vietnam Reed Tradex contactcenter@reedtradex.co.th www.vietnammanufacturingexpo.com

27 – 29 Inapa Surabaya Grand City Surabaya, Indonesia GEM Indonesia info@gem-indonesia.net www.inapa-exhibition.net

27 – 30 MTT Expo Malaysia PWTC Kuala Lumpur, Malaysia ECMI overseas@ecmi.asia mtt-kl.com

OCTOBER

2–4 Manufacturing Myanmar Myanmar Convention Centre Yangon, Myanmar SES mm@sesallworld.com manufacturingmyanmar.com

9 - 11 Metalex Vietnam 2014 SECC Ho Chi Minh City, Vietnam Reed Tradex metalexvietnam@reedtradex.co.th www.metalexvietnam.com

29 – 31 Indonesia Mining & Engineering

Jakarta International Expo Jakarta, Indonesia Reed Mining Events hanung.hanindito@reedpanorama.com www.miningandengineeringindo.com

29 - 31 Intermach Myanmar Tatmadaw Exhibition Hall Yangon, Myanmar UBM Asia (Thailand) info@intermachmyanmar.com www.intermachmyanmar.com

NOVEMBER

5–8 Indo Aerospace 2014 JI Expo Kemayoran Jakarta Jakarta, Indonesia PT Napindo Media Ashatama yulisa@napindo.com www.indoaerospace.com

5–8 Indo Marine 2014 JI Expo Kemayoran Jakarta Jakarta, Indonesia PT Napindo Media Ashatama yulisa@napindo.com www.indomarine.org

19 - 22 Metalex

BITEX Bangkok, Thailand Reed Tradex metalex@reedtradex.co.th www.metalex.co.th

DECEMBER

3–6 Manufacturing Indonesia Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta, Indonesia PT Pamerindo www.pamerindo.com

11 – 13 Indometal

JI Expo Kemayoran Jakarta Jakarta, Indonesia Messe Dusseldorf Asia beattrice@mda.com.sg www.indometal.net

www.equipment-news.com Apr - May 2014 metalworking equipment news

67


ADVERTISING

Index

Manufacturers and advertisers that are featured in this issue will send you free information about their products and services. Fill up the Product Enquiry Form on-line at www.equipment-news.com. ADVERTISER

68

PAGE NO

ENQ NO

EVERISING MACHINE CO LTD

13

013

MITSUBISHI ELECTRIC

07

009

NATIONAL INSTRUMENTS

IBC

018

OPTICAL GAGING (S) PTE LTD

09

017

P T SECO TOOLS INDONESIA

BC

005

PT CNC DISAIN NUSANTARA

11

019

PT DELCAM INDONESIA

03

008

PT MORI SEIKI INDONESIA

IFC

016

PT PAMERINDO INDONESIA (MANUFACTURING SURABAYA 2014)

27

006

PT TIRTAMARTA WISESA ABADI

33

015

SIEMENS INDUSTRY SOFTWARE PTE LTD

05

011

TAIWAN TAKISAWA CO LTD

35

014

TRADE-LINK ITE SDN BHD (METALTECH 2014)

21

010

WALTER AG SINGAPORE PTE LTD

01

012

metalworking equipment news Feb - Mar 2014

HEAD ADVERTISING SALES OFFICE SINGAPORE EASTERN TRADE MEDIA PTE LTD 1100 Lower Delta Road, EPL Building, #02-05, Singapore 169206 Tel: 65-6379 2888 Fax: 65-6379 2805/2806 E-mail: apmen@epl.com.sg

This index is provided as an additional service. The publisher does not assume any liability for errors or omissions. The closing date for placing advertisements is not less than FOUR WEEKS before the date of publication. Please contact our nearest advertising office for more details.


www.equipment-news.com MASUKKAN NOMOR PERTANYAAN PRODUK DI SINI UNTUK INFORMASI CEPAT! PENDAFTARAN NO. PEMBACA ANDA:__________ Tanyalah online@www.equipment-news.com ATAU Lengkapi dan pos ke: Eastern Trade Media Pte Ltd, 1100 Lower Delta Road, EPL Building #02-05 Singapore 169206 OR fax: 65-6379 2806 (Singapore) Kepada: Manajer, Departemen Sirkulasi,

No. 2 2014

Dari (Nama Keluarga)_____________________________ (Nama Diberi)______________________________ Jabatan Petugas:__________________________________ Perusahaan:_____________________________________ Alamat:________________________________________ _____________________________________________

Apakah anda ingin menerima (terus menerima) Metalworking Equipment News Indonesia? ❑ YA / ❑ TIDAK (tidak sah tanpa tandatangan) Tandatangan_________________ Tarikh________________

Negara: _________________ Tel: ______________ Fax: ________________Email: ______________________

MASUKKAN NOMOR PERTANYAAN (Lihat Indeks Periklanan untuk nomor pertanyaan Pengiklan)

Perhatikan: Formulir ini harus dilengkapi dan ditandatangani.______ JENIS PRODUK YANG AKAN DIBELI DALAM 12 BULAN MENDATANG ❍ Alat Potong ❍ Alat Mesin ❍ Software

❍ Metrologi

❍ Lainnya_____________

JENIS USAHA (Silahkan ✔ SATU kotak saja) Apakah anda menggunakan LOGAM dalam produksi / manufaktur proses anda? Apakah anda menggunakan peralatan mesin dan peralatan terkait? Apakah anda menggunakan sistem otomatisasi & peralatan?

❑ Ya  ❑ Ya  ❑ Ya 

❑ Tidak ❑ Tidak ❑ Tidak

PROSES LOGAM ANDA MENGGUNAKAN? (Harap spesifik) ❑ 300 ❑ 303 ❑ 306 ❑ 309 ❑ 315 ❑ 318

❑ 321 ❑ 324 ❑ 301 ❑ 304 ❑ 307 ❑ 310

CNC Machining Milling Gear Cutting Grinding Stamping Shearing

EDM/ECM Inspection/Measuring/Testing Design with CAD/CAM Drilling/Boring Tapping/Threading Lapping/Honing

❑ 313 ❑ 316 ❑ 319 ❑ 322 ❑ 302 ❑ 305

Forging Rolling Die Casting Welding Turning Coil Forming

❑ 308 ❑ 311 ❑ 314 ❑ 317 ❑ 320 ❑ 323

Broaching Plastic Moulding Pressworking Automated Assembly Beading Electroplating

❑ 350 LAINNYA (Harap sebutkan)__________________________________________________________________________________________

KEGIATAN USAHA ANDA (Harap spesifik) ❑ 221 ❑ 150 ❑ 222 ❑ 120 ❑ 223 ❑ 122 ❑ 123

Basic Metal/Foundaries/Mills Electrical & Electronics production Telecommunications Equipment Manufacturing Aircraft maintenance/components mfg. Dies & Moulds mfg. Motor Vehicles Parts Shipbuilding

❑ 160 ❑ 180 ❑ 200 ❑ 224 ❑ 078

Design & Consultancy Services Govt bodies, Trade Assns, Exhibitions Cos. Agent/Distributor/Trader of Machine Tools & Accessories Mechanical, Fabrication and all other metal engineering works LAINNYA (Harap sebutkan)_______________________________

FUNGSI TUGAS (Harap spesifik) ❑ 021 Manajemen Senior & Tengah ❑ 023 Rekayasa Pemeliharaan ❑ 025 Penelitian & Pengembangan

❑ 028 Pengujian & Pemeriksaan ❑ 022 Rekayasa Produksi ❑ 024 Kontrol Kualitas / Jaminan ❑ 030 Penjualan & Pemasaran ❑ 027 LAINNYA (Harap sebutkan)

❑ 026 Rekayasa Desain ❑ 029 Pembelian / Alih daya

SAIZ PERUSAHAAN ❑ 001 1 – 10

❑ 002 11 – 30

❑ 003 31 – 50

❑ 004 51 – 100

❑ 005 101+


www.equipment-news.com SALINAN PRIBADI FORMULIR PEMESANAN CEPAT

Dari (Nama Keluarga)________________________________ (Nama Diberi)_________________________ Perusahaan: ________________________________________ Jabatan Petugas:_________________________ Alamat:__________________________________________________________________________________ Negara: __________________________________________ Nomor Telepon: ________________________ E-mail:____________________________________________ Fax No:______________________________ Tandatangan _______________________________________ HARGA PEMESANAN

Tarikh________________________________ Mulai Dari:

Airmail (1 TAHUN - ENAM ISU)

Tahun

Bulan

■ US$97.00 ■ Cek / Bank Draft - dibayarkan kepada

Eastern Trade Media Pte Ltd

■ Amex

■ Visa

■ Mastercard

Nama pemegang kad

■ Telegraphic Transfer Payment

ANZ Bank Address: One Raffles Place, OUB Centre, Level 42, Singapore 048616 Bank Code: 7931 Branch Code: 050 Swift Code: ANZBSGSX Account No.: 703538USD00001 Company: Eastern Trade Media Pte Ltd

Nomor Akun

ID Keamanan –

Tanggal kedaluwarsa

Tandatangan

• Receipt hanya akan dikeluarkan atas permintaan!

JENIS USAHA (Silahkan ✔ SATU kotak saja)

Apakah anda menggunakan LOGAM dalam produksi / manufaktur proses anda? Apakah anda menggunakan peralatan mesin dan peralatan terkait? Apakah anda menggunakan sistem otomatisasi & peralatan?

❑ Ya  ❑  Ya  ❑  Ya 

❑ Tidak ❑ Tidak ❑ Tidak

PROSES LOGAM ANDA MENGGUNAKAN? (Harap spesifik) ❑ 300 ❑ 303 ❑ 306 ❑ 309 ❑ 315 ❑ 318

CNC Machining Milling Gear Cutting Grinding Stamping Shearing

❑ 321 ❑ 324 ❑ 301 ❑ 304 ❑ 307 ❑ 310

EDM/ECM Inspection/Measuring/Testing Design with CAD/CAM Drilling/Boring Tapping/Threading Lapping/Honing

❑ 313 ❑ 316 ❑ 319 ❑ 322 ❑ 302 ❑ 305

Forging Rolling Die Casting Welding Turning Coil Forming

❑ 308 ❑ 311 ❑ 314 ❑ 317 ❑ 320 ❑ 323

Broaching Plastic Moulding Pressworking Automated Assembly Beading Electroplating

❑ 350 LAINNYA (Harap sebutkan)

KEGIATAN USAHA ANDA (Harap spesifik) ❑ 221 ❑ 150 ❑ 222 ❑ 120 ❑ 223 ❑ 122

Basic Metal/Foundaries/Mills Electrical & Electronics production Telecommunications Equipment Manufacturing Aircraft maintenance/components mfg. Dies & Moulds mfg. Motor Vehicles Parts

❑ 123 ❑ 160 ❑ 180 ❑ 200 ❑ 224 ❑ 078

Shipbuilding Design & Consultancy Services Govt bodies, Trade Assns, Exhibitions Cos. Agent/Distributor/Trader of Machine Tools & Accessories Mechanical, Fabrication and all other metal engineering works LAINNYA (Harap sebutkan)_______________________________

FUNGSI TUGAS (Harap spesifik) ❑ 021 Manajemen Senior & Tengah ❑ 023 Rekayasa Pemeliharaan ❑ 025 Penelitian & Pengembangan

❑ 028 Testing & Inspection ❑ 022 Rekayasa Produksi ❑ 030 Penjualan & Pemasaran ❑ 024 Kontrol Kualitas / Jaminan ❑ 027 LAINNYA (Harap sebutkan)

Kirim FORMULIR PEMESANAN ini kepada Departemen Sirkulasi Cepat, Eastern Trade Media Pte Ltd 1100 Lower Delta Road, EPL Building #02-02, Singapore 169206 atau Fax: 65-6379 2806 Perhatikan: Formulir ini harus dilengkapi dan ditandatangani.

❑ 026 Rekayasa Desain ❑ 029 Pembelian / Alih daya


Unbeatable Control,

Precision, and Flexibility

Lowering cost, increasing productivity, and shortening design times are just some of the challenges industrial engineers face. The graphical system design approach combines productive software and reconfigurable I/O (RIO) hardware to help you meet these challenges. This off-the-shelf platform, customizable to solve any control and monitoring application, integrates motion, vision, and I/O with a single software development environment to build complex industrial systems faster.

>> Accelerate your productivity at ni.com/industrial-control-platform

1800 226 5886 National Instruments ASEAN ni.com

asean@ni.com

Singapore (65) 6226 5886 Philippines (632) 659 1722 Other ASEAN Countries (65) 6226 5886

Malaysia (603) 7948 2000 Vietnam (84) 8 3911 3150

Thailand (662) 298 4800 Indonesia (62) 21 2924 1911

©2014 National Instruments. All rights reserved. LabVIEW, National Instruments, NI, and ni.com are trademarks of National Instruments. Other product and company names listed are trademarks or trade names of their respective companies. 16096

ENQUIRY NO 018

NI LabVIEW system design software offers ultimate flexibility through FPGA programming, simplifies code reuse, and helps you program the way you think–graphically.


MEMPERKENALKAN SQUARE T4-08 Sistem Square T4-08 merupakan perpaduan yang ideal antara efisiensi biaya & kinerja tinggi. Kuat, dudukan pocket yang handal dikombinasikan dengan insert multi-egde yang terpasang secara tangensial memberikan kekuatan yang dibutuhkan untuk menambah kedalaman potong dengan diameter kecil. Coba Square T4 dan dapatkan efisiensi & ekonomisnya.

MEMPERKENALKAN

SQUARE T4

BENAR 90ยบ TANGGUH BEBAS MASALAH TEKNOLOGI

WWW.SECOTOOLS.COM/ID

4 EDGE BARU UNTUK MENDAPATKAN EFISIENSI & EKONOMIS. PT SECO TOOLS INDONESIA TEL +62 21 80888122 FAX +62 21 80888120

ENQUIRY NO 005

M.E.N. Indo April-May 2014  

Metalworking Equipment News Indonesia

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you