Page 1

Untuk Masyarakat Banua www.mediakalimantan.co.id B8 Kehormatan Kandang Terjaga

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

A2 2017, Garap Embung Cempaka JADWAL SHALAT

Dzuhur 12:12

Ashar 15:37

media kalimantan online

Maghrib 18:21

Isya 19:35

Subuh 04:40

I brah

Syuruk 05:59

@MK @ untuk u Banua B

NOMOR 2681/TAHUN KE VII/2016/24 HALAMAN RP 2.500,-

C1 Paman Birin Bertaruh Pengaruh

HUBUNGI KAMI

BARITO PUTERA

epaper. media kalimantan. com

1

REDAKSI 0811 5041 555

0

SIRKULASI 0811 5041 666

IKLAN 0811 5041 777

BORNEO FC

Tensi Tinggi Warnai Kemenangan

Oleh: KH. Husin Naparin, Lc. MA

Ucapan yang Terkabul

BANJARMASIN, MK- Laskar Antasari sukses tundukan Pesut Etam dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan laga Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kamis (1/12) kemarin. Gol semata wayang kemenangan Laskar Antasari tercipta pada menit ke-75 lewat eksekusi tendangan bebas akurat Luiz Carlos Junior yang bersarang tepat ke kanan gawang Nadeo Arga Winata. Beberapa menit sebelum Junior cetak gol tersebut, Barito Putera sebenarnya sudah sukses menciptakan gol lewat kaki Adam Alis yang bergerak cepat menyambar bola rebound tendangan bebas Nazar Nurzaidin.

A

NAK bandel seringkali menjadi tumpuan kemarahan orangtuanya. Demikianlah, seorang ibu karena emosi dan sangat marah mengucapkan kata-kata pedas dan menyakitkan bagi si anak bahkan terkandung di dalam ucapan yang mencelakakan. Orang-orang tua menasehati, hati-hati dengan anak, apa yang diucapkan orangtua kepadanya bisa didengar oleh malaikat. Barangkali maksudnya kata-kata itu menjadi do’a yang diangkat oleh malaikat kepada Tuhan.

SUDAH 17 GOL: Selebrasi Luiz Carlos Junior (tengah) usai mencetak gol di laga Barito Putera menjamu Pusamania Borneo FC, kemarin. Junior kini mengkoleksi 17 gol di TSC A 2016.

Bersambung ke A6

Bersambung ke A6

Yes, Jacksen Latih Barito Putera!

DAUS/MK

Ikuti Datu Kalampayan ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb. Para pemimpin agama, ulama-ulama, dan orangorang shaleh zaman dahulu, para zuriatnya Rasulullah SAW, mereka itu turun temurun dari datu mereka yaitu Rasulullah SAW, berjalan di jalan yang suci lagi bersih. Dan jalan yang mereka tempuh itu, benar dan bijaksana. Dan kedudukannya tinggi serta mulia. Tak ada satu orang pun di antara mereka-mereka itu mengubah akan kebenaran. Bersambung ke A6

A

nang Gondang

Yes, Jacksen Latih Barito Putera

Himung sa-Banuaan...

Hari ini Tanda Tangan Kontrak di Kantor Media Kalimantan

“Kehadiran coach Jacksen diharapkan bisa membawa klub yang sangat kita cintai dan sayangi ini menjadi yang terbaik. Ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatih kaya pengalaman tersebut. Karena itu, Kanda Hasnuryadi sangat gigih mengusahakan agar Jacksen ke Barito Putera,” ungkap Zainal Hadi, Presiden Klub Barito Putera.

Habib Zakaria: FPI Kalsel Berangkat 50 Orang 5.000 Massa Kalsel juga Berangkat ke Jakarta?

mantan, Jalan Ahmad Yani Km 27,3 Landasan Ulin, Banjarbaru. “Alhamdulillah, setelah kita berupaya keras memberikan penjelasan, menyampaikan visi misi Barito Putera ke depan, Coach Jacksen berubah pikiran. Dia (Jacksen, red) positif akan bergabung dengan kita (Barito Putera). Besok (hari ini, red) tanda tangan kontrak di Kantor Media Kalimantan,” ujar H Hasnuryadi Sulaiman,

HARI Ini, Jumat 2 Desember 2016, perhatian masyarakat dipastikan terfokus ke Ibukota Jakarta. Seperti diketahui, hari ini akan digelar Aksi Bela Islam III atau juga disebut Aksi 212 yang akan dipusatkan di Lapangan Monas. Hal tersebut, sebagaimana yang sudah disepakati pihak keamanan dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) belum lama tadi. Informasi yang berhasil dihimpun Media Kalimantan, masyarakat Kalimantan Selatan juga banyak bergabung ke aksi tersebut. Salah satunya dari Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan Selatan. Kepada Media Kalimantan, Pimpinan FPI Kalsel Habib Zakaria Bahasyim mengatakan, ada sebanyak 50 penggurus dan anggota FPI Kalsel yang sudah berangkat ke Jakarta hingga tadi malam. “Sementara yang terlapor berangkat ada 50 orang. Jumlah pastinya tentu lebih banyak. Karena, berangkat kali ini dilakukan sendiri-sendiri, tidak dikoordinir atau bersama-sama,” terangnya.

Bersambung ke A6

Bersambung ke A6

DOK/MK

PERTEMUAN PERTAMA: Jacksen saat bertemu pertama H Hasnuryadi di Jakarta, November lalu. Hari ini direncanakan tanda tangan kontrak.

Wartawan: Farid & Khairil/MK

S

EMPAT menyebutkan memilih Bali United, Pelatih Jacksen F Tiago ternyata berubah pikiran. Usaha dan keteguhan tekad manajemen Barito Putera untuk menjadikan klub kebanggaan Urang Banua ini semakin terdepan berbuah manis. Pelatih asal Brazil itu memutuskan bergabung ke Barito Putera. Siang ini, Jacksen dijadwalkan teken kontrak dengan manajemen PS Barito Putera di Kantor Harian Umum Media Kali-

Solo City Media Famtrip Disbudpar Solo (4-Habis)

ASKS XIII Tanah Laut Dimulai Hari Ini

Kota Budaya yang Penuh Kenangan

Lebih 200 Sastrawan-Seniman Kumpul di Pelaihari

Tak hanya kaya akan destinasi wisata budaya dan alam, kota Solo juga memanjakan wisatawannya dengan sentra buah tangan yang tidak boleh dilewatkan. Catatan: Fahriza/MK

K

ETIKA berkunjung ke kota yang dikenal dengan sebutan Surakarta ini, Anda dapat dengan mudah mendapatkan souvenir dengan harga terjangkau. Bersambung ke A6

FAHRIZA/MK

DI SOLO POS: Wartawan Media Kalimantan, Fahriza (berdiri/ kemeja kotak abu-abu) saat di Kantor Solo Pos.

Perhelatan akbar sastra Kalimantan Selatan akan dimulai Jumat (2/12) hari ini di Pelaihari, Tanah Laut. Lebih 200 sastrawan dan seniman Kalsel dipastikan berkumpul dalam acara Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) keXIII yang merupakan putaran terakhir acara tahunan ini. Catatan: Sandi Firly/MK

EMENJAK dimulai di Kandangan, HSS, pada tahun 2003 lalu, Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) merupakan event sastra paling besar di

Bersambung ke A6

B aakisah...

Tak Sengaja Dipenjara, Dapat Ganti Rugi Rp 8,1 Miliar FARAD Polk sedang mengunjungi anaknya di penjara Cook Country, Chicago, Amerika Serikat, ketika salah seorang petugas mengarahkannya untuk menyusuri sebuah lorong dan belok kanan. Ketika Polk melewati sebuah pintu baja, pintu tersebut tertutup sendiri dan membuat Polk terjebak di dalamnya. Pihak berwenang menyebut, sel berukuran 2 x 2 meter itu merupakan ruang kunjungan dengan sistem keamanan paling maksimal. Oleh karena itu, penjaga

S

Banua ini, bahkan di pulau Kalimantan. Dicetuskan tiga sastrawan Kalsel, yakni Burhanuddin Soebely (alm), Micky Hidayat, dan YS Agus Suseno, kegiatan ini selalu antusias diikuti oleh para sastrawan-seniman dari setiap kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, merupakan kabupaten terakhir dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang menyelenggarakan ASKS. Kegiatan ini selalu

Batimpasan

tidak bisa mendengar Polk saat dia berteriak meminta tolong. Polk diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran Chicago setelah dia memecahkan alat pemancar air usai terjebak selama 32 jam tanpa makan, minum, tempat tidur, dan toilet. Juru bicara departemen kepolisian setempat, Shopia Ansari mengumumkan bahwa kasus dengan Polk telah diselesaikan melalui jalur damai. Polk diganjar USD 600.000 (setara Rp 8,1 miliar) atas kerugian yang dialaminya.(mer)

Nang Bakisah: Amang Isap

N

ANG kaya sudah-sudah, bila kamarian hari takumpulan am bubuhan Kampung Sawa. Ada nang biasa mangupi di Warung Nanang Akin. Tu bubuhan Utuh Kumandra wan kekawalan seumuran. Mun wadah Pambakal Ratih biasa takumpul bubuhan tuha an kampung, macam Utuh Ciput lawan Amang Busu. NET

Bersambung ke A6

DJOEN/MK


BANJARBARU

A2

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

2017, Garap Embung Cempaka Pemkot Banjarbaru mulai siapkan embung di Kelurahan Cempaka, yang lokasinya berada di bagian hulu Sungai Basung. Wartawan: Ardiansyah/MK

P

ARDIANSYAH/MK

DIANGKUT: Sat Pol PP Kota Banjarbaru saat merazia kemudian menyita sejumlah peralatan di kafe Ismy, karena kedapatan merubah fungsi dari hanya kafe biasa berubah jadi karaoke.

Disegel, Masih Saja Membandel kafe Ismy, Trikora. Tak hanya kafe Ismy, Kafe Radja dan 3D juga disambangi petugas untuk pengecekan perizinan pada hari yang sama. “Sebenarnya kafe itu sudah

TIGA unit alat pengatur suara, tiga unit cpu beserta lima botol minuman beralkhohol diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru, Rabu (30/11 ) sore, di

kami segel, tapi masih saja beroperasi,” ungkap Muhammad Bahrin, Plh Kasatpol PP Kota Banjarbaru. Penyegelan kafe tersebut terkait pelanggaran yang

ditemukan saat razia perizinan, seperti bentuk fisik ruangan kafe yang berubah fungsi menjadi kamar-kamar karaoke, termasuk ada kamar untuk ladies.(ardiansyah)

Canangkan Program Kampung Iklim

Drs H Suriansyah MM Sekda Kotabaru

Sekda: Pengabdian Korpri Hanya Untuk Negara! KOTABARU, MK- Peran penting jajaran Korpri tentunya menjadi harapan bersama agar bisa melaksanakan fungsi dan tugas dengan baik sebagaimana harapan bersama. Disamping itu juga perlu menjadi perhatian besar pengabdian anggota Korpri bukan kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan hanya kepada negara, bangsa dan rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotabaru Drs H Suriansyah MM saat ditemui usai menjadi Pembina dalam kegiatan upacara HUT Korpri, Selasa (29/11) kemarin. “Menjadi harapan kepada seluruh anggota Korpri untuk bisa terus membangun dan menjaga kondisi agar se-

FAUZI/MK

lalu damai, tentram serta mesti tetap sejahtera baik lahir maupun batinnya,” tambahnya. Khusus di Kabupaten Kotabaru dalam menyambut HUT Korpri, Pemkab Kotabaru melaksanakan tanam pohon di kawasan perumahan PNS di Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara kurang lebih sebanyak 180 batang pohon. “Penanaman pohon tersebut bertujuan di samping untuk penghijauan juga pohon menjadi salah satu sumber oksigen dan itu menjadi perhatian, dan dapat dilihat di dalam kawasan perkotaan masih dinilai kurang penghijauan yang mau tidak mau kedepannya setiap rumah harus di tanam pepohonan agar terlihat rindang dan tentunya membuat suasana nyaman,” tandasnya.(fauzi)

KOTABARU, MK- Dampak perubahan iklim secara global telah menjadi perhatian semua pihak, wilayah manapun punya potensi yang besar untuk terkena dampak negatif perubahan iklim. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kabupaten Kotabaru H Akhmad Rivai saat menjadi nara sumber pada program kampung iklim (Proklim) di BLHD Kotabaru, beberapa waktu lalu. Sosialisasi tersebut diikuti SKPD terkait, Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kepala Desa Rampa Kecamatan Pulau Sebuku, Kepala Sekolah dan pelajar yang melaksanakan program Adiwiyata, pengelola Bank Sampah serta pegiat lingkungan. Diperlukan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan dukungan pendanaan, alih teknologi, peningkatan kapasitas yang didukung dengan mekanime transparansi serta tata kelola yang berkelanjutan. “Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 19 tahun 2012 tentang program kampung iklim, saatnya di Kabupaten Kotabaru mengusulkan kepada pemerintah adanya kampung iklim, karena memiliki potensi cukup be-

FAUZI/MK

SOSIASLIASI PROKLIM: Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kabupaten Kotabaru H Akhmad Rivai saat menjelaskan program kampung iklam (Proklim).

sar dalam melakukan adaptasi dan mitigasi terhadap dampak negatif perubahan iklim,” terangnya. Dijelaskannya, Proklim adalah program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong masyarakat untuk melakukan peningkatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca. Serta memberikan penghargaan terhadap upaya adaptasi dan

Masih Banyak yang Perlu Dibenahi RANTAU, MK- Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-51 berlangsung meriah dan merakyat, Kamis (1/12) kemarin, di lapangan Dwi Darma Rantau. Tarian japin menjadi pembuka acara, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor turun dan maju ikut menari japin bersama penari japin lainnya yang sudah berpasangan. Paman Birin pun menarik satu persatu mulai dari Bupati Tapin HM Arifin Arpan, H Zainal Hadi sampai pengusaha Tapin H Syaraifudin Noor -H Udin Ansyar-. Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyampaikan, bangga pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-51 dihadiri semua elemen masyarakat dan stakholder, dari para pengusaha serta mantan Bupati Tapin juga turut hadir. “Kami selaku pimpinan daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Tapin atas dukungan serta kebersamaannya selama ini, karena berkat kebersamaan itulah pula lah kita semua dapat menikmati hasil yang diraih saat ini,” katanya. Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, momentum peringatan Hadi Jadi Kabupaten Tapin ke-51 sebagai bahan mengevalusi sekaligus mengukur sasaran

EMBANGUNAN embung ketiga di wilayah Banjarbaru akan mulai dikerjakan pada tahun 2017 mendatang. Proses pembangunan embung Cempaka sepenuhnya dipegang Dinas PU Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Dinas PU Banjarbaru Ir Jaya Kreshna mengatakan, anggaran embung Cemapka sudah masuk di dalam rancangan APBD 2017. “Anggarannya sudah masuk ke RAPBD,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (1/12) kemarin. Embung yang dibangun nantinya berfungsi sama dengan yang dibangun di lingkar utara dan Jalan Sidodadi. “Fungsinya nanti sama dengan em-

bung yang sudah dibangun tahun ini, supaya air tertahan tidak langsung menuju ke saluran atau sungai,” jelasnya. Fungsi embung juga sebagai dcadangan air jika terjadi kekeringan ketika kemarau melanda. “Bisa dijadikan cadangan air bagi masyarakat sekitar dan penampungan sementara. Diharapkan adanya itu air masuk ke saluran bisa lewat secara bertahap,” tambahnya. Bukan hanya embung saja dibuat, saluran pun ikut dibenahi demi kelancaran. Hanya saja, Dinas PU saat ini masih menunggu proses pembebasan lahan. “Prosesnya menunggu aprasial, baru nego dan pembayaran, kalau sudah itu kita bayarkan, kalau untuk fisiknya nanti PU provinsi yang mengerjakan,” ungkapnya. Sekedar diketahui, embung Cempaka dibangun di atas lahan seluas 3,1 hektare. Pihak Dinas PU Banjarbaru sudah melakukan pengajuan ke provinsi dan sudah masuk program anggaran 2017. “Tanah warga dibeli, Alhamdulillah warga setuju, malah cepat-cepat minta,” lanjutnya.()

mitigasi perubahan iklim yang telah dilaksanakan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah. “Nah, upaya adaptasi tersebut meliputi kegiatan antara lain pengendalian kekeringan, banjir dan longsor, peningkatan ketahanan pangan, penanganan atau antisipasi kenaikan muka laut, rob, abrasi, ablasi dan gelombang tinggi serta pengendalian penyakit terkait iklim,” jelasnya. Sementara, katanya lagi, upaya mitigasi meliputi kegiatan antara lain

pengelolaan sampah dan limbah padat, pengolahan dan pemanfaatan air limbah, penggunaan energi baru, terbarukan dan konservasi energi, budidaya pertanian, peningkatan tutupan vegetasi dan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. “Tentu menjadi harapan bersama, pihak-pihak terkait dapat mengupayakannya agar program tersebut dapat tercapai sehingga Kotabaru mampu melaksanakannya dengan baik,” pungkasnya.(fauzi)

Penghargaan Sukseskan PIN Polio 2016 RANTAU, MK- Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-51 mendapat kado istimewa, menyusul Bupati Tapin HM Arifin Arpan yang mendapatkan penghargaan di tingkat nasional bidang kesehatan. Penyerahan penghargaan kepada Bupati Tapin HM Arifin Arpan diberikan atas kesuksesan menyelenggarakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahun 2016 dari Menteri Kesehatan RI. Pemprov Kalsel juga memberikan penghargaan yang diserahkan langsung Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, diterima Bupati Tapin HM Arifin Arpan atas pelaksanaan mensukseskan pekan imunisasi nasional polio dan kampa-

nye imunisasi campak tahun 2016. Kepala Dinas Kesehatan Tapin H Errani Martin menjelaskan, hasil cakupan imunisasi untuk PIN Polio di Kabupaten Tapin yang terbaik dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel. “Untuk PIN polio pelaksanaan terbaik dan untuk imunisasi campak Tapin salah satu dari dua kabupaten di Kalsel yang mencapai target dari Kementrian Kesehatan RI,” jelasnya. Dengana adanya penghargaan ini tentunya menjadi penyemangtat bagi para petugas untuk lebih meningkat lagi dalam memberikan pelayanan di masyarakat.(dillah)

DILLAH/MK

PUNCAK HARI JADI: Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan Wakil Bupati Tapin Ir H Sufian Noor, juga hadir H Zainal Hadi saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-51.

pembangunan yang sudah tercapai maupun yang belum tercapai. Termasuk mempersiapkan agenda pembangunan yang selaras dan mendukung kebijakan pembangunan nasional. “Beberapa persoalan di daerah

yang masih harus jadi perhatian diantaranya masih rendahnya IPM, tingginya angka menikah muda, masih banyak anak putus sekolah, program KB yang belum maksimal, angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, termasuk permasa-

lahan lingkungan,” ingatnya. “Permasalahan-permasalahan seperti itu lah yang harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah, agar tidak terus bertambah atau muncul di tengah masyarakat,” pungkasnya.(dillah)

DILLAH/MK

DIBERI PENGHARGAAN: Bupati Tapin HM Arifin Arpan menerima penghargaan dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atas menyukseskan penyelenggarakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN).


JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

PALANGKARAYA

A3

L ingkungan Selamatkan Orangutan

BORNEO Orangutan Survival Foundantion (BOSF) Nyaru Menteng Palangkaraya bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah kembali menyelamatkan satu orangutan berjenis kelamin jantan. Humas BOSF Nyaru Menteng Monterado Fridman mengatakan, orangutan berusia sekitar 1,5- 2 tahun tersebut diserahkan oleh Delly, warga Desa Parempei, Kecamatan Tumbang Jutuh, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng pada Kamis (30/11). "Orangutan jantan malang ini sebelumnya telah dipelihara oleh Delly selama satu tahun," ucap Monterado Fridman. Berdasarkan keterangan Delly orangutan tersebut ditemukan di hutan desa yang berdekatan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit (PT. Flora) dalam kondisi terpisah dari induknya. Orangutan yang diberi nama Moci tersebut diserahkan ke BOSF dan BKSDA Kalteng untuk direhabilitasi, karena warga yang memelihara sebelumnya sudah tidak sanggup lagi merawatnya. Hasil pemeriksaan secara keseluruhan yang dilakukan tim dokter, Moci dalam kondisi dihidrasi. "Ketika kami evakuasi, orangutan itu ditempatkan di sebuah kandang yang terbuat dari kayu berukuran 2x2 meter. Dan dilihat dari kondisi kandang tampaknya orangutan itu sudah lama tidak dikeluarkan dari dalam kandang karena pintu kandang ditutup secara permanen dengan paku," katanya. Pengakuan Delly, orangutan itu setiap hari diberi makanan sisa, berupa buah maupun nasi. Terkadang diberi susu kental manis. Di dalam kandang juga terdapat baju bekas berwarna merah lusuh yang digunakan Moci untuk selimut. "Orangutan bernama Moci itu merupakan orangutan ke-29 yang masuk kepusat rehabilitasi BOSF Nyaru Menteng," terangnya. Moci menambah daftar panjang sebagai orangutan yatim piatu yang harus melewati proses rehabilitasi yang panjang untuk bisa dilepasliarkan. "Hingga saat ini kami masih merehabilitasi 469 orangutan. Untuk orangutan muda seperti Moci proses rehabilitasinya sendiri bisa memakan waktu 7 hingga 8 tahun sampai benar-benar mampu untuk hidup mandiri," jelasnya. Fridman mengatakan, di Nyaru Menteng saat ini Moci harus menjalani proses karantina terlebih dahulu. Pemeriksaan kesehatan seperti pengambilan sempel darah, sputum dan x-ray untuk memastikan ia dalam kondisi yang sehat agar dapat bergabung dengan orangutan lainnya.(ant)

TIVA/MK

KOMPAK: Gubernur Sugianto Sabran berjabat tangan ala komando dengan Ketua DPRD Kalteng, R Atu Narang didampingi unsur pimpinan dewan usai rapat koordinasi kedua belah pihak, Rabu (30/11).

Sempat Memanas, Akhirnya Sepakat

Ternyata jawaban dari 10 pertanyaan yang dilontarkan anggota DPRD Kalteng dari Gubernur Sugianto Sabran, tak memuaskan sejumlah wakil rakyat. Wartawan: Tiva/MK

C

ECARAN pertanyaan dari lembaga legislatif itu bertalian dengan masalah pelantikan pejabat eselon II dan III di lingkungan pemerintah provinsi, yang menjadi topik khusus dalam pertemuan di gedung DPRD Kalteng, Rabu (30/11) malam. Akibat jelas, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini, menerima berbagai kritikan pedas, saat ber-

langsungnya rapat kordinasi antara pihak legislatif dan eksekutif. Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang, langsung memimpin rapat tersebut. Anggota DPRD Kalteng yang hadir dalam rapat tersebut hanya ketua fraksi dan ketua komisi saja. Walaupun, Ketua Komisi A Freddy Ering, mengaku jawaban gubernur, sudah mencukupi menjawab pertanyaan secara umum, namun tidak memenuhi jawaban secara teknis. "Kami tidak pernah menyatakan pelantikan yang dilakukan beberapa bulan lalu salah, yang menyimpulkan salah itukan Menteri Dalam Negeri," tegas legislator PDIP ini. Ia juga mempertanyakan, mengapa SK pelantikan pejabat pertama dicabut, justru pejabat tidak dikembalikan ke posisi awal. Situasi sempat memanas, saat dari Fraksi Demokrat, Faridawati dengan suara agak lantang, mengaku sangat sedih, karena keputusan pelantikan

yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sudah jelas salah, tapi tidak ada jajaran gubernur yang mengingatkan. Walaupun, hasil jawaban gubernur masih tidak memuaskan para wakil rakyat ini, sehingga dijadwalkan akan dibahas dalam kesempatan selanjutnya, namun rapat kordinasi malam itu berakhir dengan saling peluk antara gubernur dan anggota dewan. Seluruh unsur pimpinan DPRD Kalimantan Tengah dan Gubernur Sugianto Sabran sepakat berbagai permasalahan yang timbul akibat pelantikan pejabat eselon II di lingkungan pemerintah provinsi pada 19 Agustus dan 18 November 2016 harus dituntaskan di Palangkaraya. “Komisi A DPRD dan Tim Pemprov Kalteng diberi waktu maksimal dua hari untuk membahas sekaligus mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan terkait pelantikan itu,” kata Ketua DPRD Renhard Atu Na-

Dinkes Lacak Balita Terpapar HIV PALANGKARAYA, MK- Petugas Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya hingga kini masih melacak keberadaan balita yang terpapar HIV, yang dilahirkan dari sang ibu yang mengidap penyakit mematikan ini. "Dari informasi, balita itu Susan diberikan kepada orang lain. Makanya, kami terus mencoba mencari keberadaannya. Kami hanya ingin melakukan pemeriksaan terhadap bayi tersebut bagaimana kondisinya saat ini serta mendeteksi penyakit ibunya menular atau bagaimana," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangkaraya, Tiur Simatupang, Kamis (1/12). Diakui Tiur, pihaknya juga sudah beberapa kali mencari dan melacak keberadaan sang ibu yang diduga mengidap penyakit tersebut. Hal ini untuk memberikan pertolongan dan memeriksa, apakah benar bayi dan orangtuanya mengidap virus tersebut. Ia menegaskan, tidak se-

mua anak yang dikandung ibu penderita HIV/ AIDS, pada saat lahir sang bayi juga mengidap penyakit yang sama dengan sang ibu. Namun, lanjut dia, biasanya penyakit tersebut, dapat tertular apabila si bayi menyusui sang ibu yang mengidap penyakit itu, terkena air mani, darah dan jarum suntik usai digunakan ibunya. "Jadi kami hanya ingin memeriksa kesehatan balita itu. Kasian kalau si bayi nantinya kenapa-kenapa. Tapi sayangnya kami tidak tahu tempat tinggal orangtua yang mengasuh bayi itu saat ini,"ucapnya. Namun Tiur berharap, walaupun pihaknya masih tidak bisa melacak keberadaan balita tersebut, sang bayi dalam kondisi sehat dan tidak terpapar virus yang belum ada obatnya ini. "Kita berdoa saja, semoga saja tidak seperti apa yang kita khawatirkan selama ini. Kasihan kalau benar-benar terpapar," ucapnya.(tiva)

PA L A N G K A R AYA , Kamis (1/12). MK- Selama Oktober 2016, Ia menjelaskan, selama total ekspor senilai 64, 04 Januari-Oktober 2016, total juta dolar Amerika atau ekspor senilai USD 705,24 USD, naik USD 18,16 juta juta, turun menjadi USD atau 39,58 persen dibanding 241,16 juta atau 25,48 persen DOK/MK bulan sebelumnya. dibandingkan periode yang Yahya Kontribusi terbesar per- Hanif sama pada 2015. Untuk total Kepala BPS Kalteng dagangan ekspor berasal dari nilai ekspor selama Oktober lemak dan minyak hewani/ 2016, tercatat hanya USD nabati senilai USD 24,66 juta atau 38,50 per- 7,60 juta, naik USD 0,37 juta atau 5,12 persen sen dari total nilai ekspor. dibandingkan bulan sebelumnya. "Jepang merupakan negara tujuan utama Selama Oktober 2016, pangsa ekspor Kalekspor senilai USD 20,18 juta atau 31,51 per- teng sebesar 91,55 persen berasal dari 4 kesen dari total nilai ekspor. Pelabuhan Sampit lompok komoditas utama meliputi lemak dan berperan senilai USD 25,49 juta atau 39,78 minyak hewani/nabati senilai USD 8,25 juta. persen dari total nilai ekspor,"kata Kepala Ba- Kemudian kayu senilai USD 8,08 juta. Sedan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaliman- dangkan kontribusi ekspor kelompok lainnya tan Tengah, Hanif Yahya, di Palangkaraya, senilai USD5,41 juta.(tiva)

RUSAK PARAH: Bupati H Nadalsyah didampingi Kadis PU Barito Utara, Fery Kusmiadi, Kadishubkominfo Iwan Fikri, Kepala BPMD Sugianto P Putra, Camat Teweh Selatan Sugeng Waluyo dan Pimpinan PT AGU, Warman Purba saat melihat kondisi jembatan yang rusak di Desa Bukit Sawit , Kamis (1/12). BANI/MK

sinya sangat memprihatinkan,”katanya. Masih menurut Nadalsyah, jalan yang berada di wilayah perkembunan harus diperhatikan. Sebab, beber dia, banyak masyarakat menggunakan akses tersebut untuk ke ibuko-

ta kabupaten, apalagi saat sekarang musim penghujan. Dikatakannya, saat ini memang untuk wilayah Desa Bukit Sawit terutama jalan milik pemerintah daerah terus dilakukan pembenahan. Sebab,

Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak menambahkan langkah -langkah yang telah disampaikan Ketua merupakan hasil pembicaraan oleh seluruh unsur pimpinan bersama Gubernur Kalteng, Rabu (30/11) malam. Dia mengatakan, pimpinan DPRD dan Gubernur Kalteng juga akan menyurati Kementerian Dalam Negeri agar diberikan kelonggaran atau tambahan waktu untuk membahas dan menetapkan peraturan daerah tentang Struktur Susunan Organisasi Perangkat Daerah, Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan KUA PPAS murni APBD 2017. "Intinya DPRD dengan Gubernur Kalteng sudah ada kesamaan pemikiran terkait pelantikan tersebut. Hanya, memang perlu dikirim surat kepada Kemendagri agar tiga perda tersebut nantinya diterima walau ada keterlambatan," kata Razak.()

Jepang Masih Tujuan Utama Ekspor

Akses Jalan Desa Harus Diperhatikan MUARA TEWEH, MK- Pembenahan infrastruktur di Kabupaten Barito Utara (Barut) menjadi atensi bagi pemerintah daerah. Saat mengunjungi kondisi jalan dan jembatan di Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan, Bupati Barut H Nadalsyah berharap agar akses jalan di wilayah pedesaan terus dibenahi. “Dengan meningkatnya akses jalan, tentu terjadi peningkatan perekonomian masyarakat, apalagi sebagian besar masyarakat desa adalah petani, pekebun karet dan kelapa sawit,” ujar Bupati Nadalsyah, saat didampingi Kepala Dinas PU Barito Utara, Fery Kusmiadi, Kepala Dishubkominfo Iwan Fikri dan Kepala BPMD Sugiantor P Putra, ketika memantau akses jalan desa tersebut, Kamis (1/12). Menurutnya, kawasan Desa Bukit Sawit merupakan areal hak guna usaha (HGU) PT Antang Ganda Utama, sehingga kewenangan perbaikan masalah jalan menjadi tanggungjawab perusahaan tersebut. “Saya meminta kepada pihak perusahaan agar peduli dengan kondisi jalan desa yang saat ini kondi-

rang, Kamis (1/12). Menurutnya, apabila Komisi A DPRD dan tim Pemprov Kalteng tidak dapat mengambil keputusan, dengan sangat terpaksa semua datang ke Jakarta menghadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menyelesaikan permasalahan itu. Dia menegaskan pada dasarnya Pemprov dan DPRD Kalteng sama -sama tidak melanggar aturan terkait pelantikan tersebut. Meski begitu, tetap perlu dipersiapkan beberapa hal untuk mengantisipasi agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. "Kita berharap Komisi A DPRD dan Tim Pemprov dapat merumuskan langkah-langkah penyelesaian yang mungkin terjadi akibat dari pelantikan tersebut. Kita ingin penyelesaiannya di Palangka Raya saja, jangan sampai ke Jakarta," kata Atu Narang.

menurut Nadalsyah, jalan di desa tersebut banyak masyarakat menggunakannya, seperti Desa Tawan Jaya. “Jalan yang kita lakukan perbaiki saja menuju Bukit Sawit, tetapi hingga beberapa desa lainnya,” ucapnya.(*)

Segera Perbaiki Jembatan JEMBATAN penghubung Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan dengan konstruksi kayu ulin tersebut sudah ambruk karena tidak kuat menahan beban. Akibatnya, jembatan mengalami kerusakan dan mengalami penurunan dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Bupati H Nadalsyah didamping Kadis PU Barito Utara, Fery Kusmiadi, Kepala Dishubkominfo Iwan Fikri dan Kepala BPMD Sugianto P Putra, langsung melihat kondisi jembatan yang hanya bisa dilalui roda dua, Kamis (1/12). Menurut H Nadalsyah, penanganan jembatan akan segera dilakukan Dinas Pekerjaan Umum pada tahun ini. “Sebab sifatnya mendesak karena menganggu akses warga sekitar,” ujar Nadalsyah. Ia menjelaskan pembangunan jembatan dengan panjang 15 meter akan diganti dengan rangka baja, sehingga nantinya bisa bertahan lebih lama dan bisa menahan beban lebih berat lagi

“Alokasi dana untuk pembangunan jembatan diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar, sebab dengan menggunakan rangka baja anggaran yang digunakan lebih besar. ahun ini juga pembangunan kita laksanakan karena ini kepentingan dan mudahan perusahaan bisa membantu warga," tandasnya. Sedangkan, GM PT AGU Warman Purba mengatakan, pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan perbaikan jalan dan jembatan. Sebab, beber dia, untuk wilayah HGU perbaikannya dilakukan oleh perusahaan, apalagi akses tersebut sangat vital demi kepentingan masyarakat sekitar. Selain itu, perusahaan juga melaksanakan program CSR sebagai upaya pembinaan untuk masyarakat sekitar, baik untuk infrastruktur juga pendidikan dan kesehatan. " Kami akan menjalin komonikasi dengan Dinas PU untuk melakukan penanganan. Sehingga nantinya kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan arahan," pungkasnya.(bani)


A4

KALIMANTAN TENGAH

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

B arut

Masih Gelap

SEBANYAK 28 desa atau sekitar 40 persen dari 103 desa dan kelurahan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, belum menikmati listrik dari PT PLN setempat. ”Masyarakat yang belum menikmati listrik itu ada di 28 desa dari 103 desa dan kelurahan tersebar di sembilan kecamatan di daerah ini,“ kata Bupati Barito Utara (Barut), Nadalsyah pada syukuran beroperasinya Fasilitas Pengolahan Gas Karendan (KGPF) dikutip dari Antara, Kamis (1/12). Menurut Nadalsyah, dengan belum mengalirnya listrik di puluhan desa tersebut, pemerintah daerah sering mendapat kritik dari masyarakat. Ia berharap dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) krisis listrik di Barito Utara dapat teratasi. Masyarakat di desa mempertanyakan kenapa listrik surplus namun desa-desa mereka masih gelap. ”Saya hanya bisa mengatakan sabar dan Insya Allah paling lambat akhir 2017 desa-desa kalian akan teraliri listrik dari PLN,“ katanya. Nadalsyah mengharapkan minimal 28 desa atau sekitar 17.327 rumah tangga yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada PLN bisa dialiri listrik paling lambat akhir tahun 2017, guna menghindari kecemburuan sosial. Apalagi dengan beroperasinya KGPF yang ditandai dengan pengaliran gas untuk PLTMG sehingga dapat menghasilkan listrik untuk wilayah Barito Utara dan sekitarnya. ”Dengan beroperasinya PLTMG ini dapat mengatasi krisis listrik di Barito Utara dan Kalteng pada umumnya, dan diharapkan beberapa tahun ke depan desa-desa di pelosok di daerah ini secara bertahap dapat teraliri listrik,“ katanya.(ant)

S eruyan

Saber Pungli

PEMERINTAH Kabupaten Seruyan telah membentuk Tim Sapu Bersih Pungutan Liar untuk melakukan tugas pemberantasan pungutan liar di wilayah tersebut. ”Harapannya Tim Saber Pungli ini dapat langsung bekerja dengan baik dan maksimal untuk memberantas pungli,“ kata Bupati Seruyan Sudarsono usai mengukuhkan Satgas Tim Saber Pungli dikutip dari Antara, Kamis (1/12). Tim Saber Pungli Seruyan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, inspektorat serta sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain di lingkup Pemkab Seruyan diketuai oleh Wakapolres Seruyan Komisaris Polis (Kompol) Mulkaifin. ”Karena Tim Saber Pungli ini lintas sektoral maka diharapkan tim ini dapat bekerja optimal sesuai cara kerja yakni, intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi,“ katanya. Sudarsono menjelaskan, praktik pungli telah menjadi rahasia umum, dan terjadi bukan hanya di Seruyan, tapi hampir seluruh pemerintahan daerah di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya laporan yang masuk hingga ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. ”Hingga akhirnya Presiden Joko Widodo membuat paket kebijakan hukum pertama berupa pembentukan Satgas Saber Pungli untuk menangani masalah pungli ini,“ katanya. Menurutnya, praktik pungli memang sangat rawan terjadi di pemerintahan serta instansi lain yang bersentuhan langsung dengan kepentingan pelayanan masyarakat, seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan, atau Badan Pelayanan Perizinan Terpadu. ”Pungli dengan berbagai macam bentuknya memang telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga merusak citra baik pemerintah di masyarakat,“ katanya.(ant)

IRFAN/MK

PENDAMPING DESA: Kepala BPMDes Kabupaten Kapuas H I Made Sumartha bersama kader pendamping desa.

Kekurangan Pendamping Desa

Keberadaan kader pendamping pemerintahan desa di Kabupaten Kapuas masih sangat minim. Sehingga banyak desa di daerah ini dalam penyelenggaraan pembangunan tidak dikawal oleh kader pendamping. Wartawan: Irfan/MK

K

EPALA Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) Kapuas H I Made Sumartha mengungkapkan, kader pendamping desa di Kabupaten Kapuas hanya berjumlah sebanyak 62 orang. Jumlah itu tidak sebanding dengan banyaknya desa di daerah setempat yakni 214 desa yang tersebar di 17 kecamatan. “Rasionya setiap desa itu ada pendampingnya, sementara jumlah pendamping desa kita yang ada sekarang hanya 62 orang saja, sedangkan jumlah desa di Kapuas 214. Jadi, masih banyak kurangnya,” katanya

usai rapat dengan fasilitator kecamatan dan desa di aula Kantor Bappeda Kapuas, Kamis (1/12). Karenanya, BPMDes Kapuas berharap adanya penambahan kader pendamping desa sehingga dapat membantu mengawal semua penyelanggaran pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. “Kemarin kita sudah sampaikan kepada provinsi untuk penambahan pendamping desa, mungkin rekrutmennya 2017 nanti, cuma kita tidak tahu berapa kita dapat kuotanya,” ungkapnya. Ia juga berharap pihak pemerintah

provinsi dalam perekrutan kader pendamping desa kiranya dapat menggunakan tenaga lokal. “Kewenangan untuk perekrutan pendamping desa merupakan kewenangan provinsi. Cuma kalau bisa bagaimana kita menggunakan tenaga lokal saja, karena sekarang banyak masyarakat kita yang sudah berpendidkan,” katanya. Nah, guna mengatasi minimnya kader pendamping desa di Kabupaten Kapuas saat ini, BPMDes Kapuas pun berupaya menggunakan petugas penyuluh lapang (PPL) untuk turut serta membantu mengawal kepala desa dalam rangka

Dua Rumah Tunggu Kelahiran Diresmikan KUALA KAPUAS, MK- Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meresmikan dua buah Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di wilayah Kecamatan Selat, Rabu (30/11) kemarin. Kedua RTK itu yakni RTK Kasih Bunda Kelurahan Murung Keramat dan RTK Bunga Kenanga Kelurahan Panamas. Menurut Ben Brahim keberadaan RTK merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah untuk mengurangi resiko kematian ibu dan anak. Kemudian dalam pelayanannya pun tidak dipungut biaya, termasuk makan dan minum untuk ibu hamil maupun setelah melahirkan. Selain itu, keberadaan RTK bertujuan untuk menambah kemesraan antara suami dan isteri, karena suami yang harus SIAGA (Siap Antar Jaga) menunggu isteri untuk melahirkan dan setelah melahirkan. “Tugas para suami harus bertanggung jawab dari awal sampai akhir,” katanya. Saat meresmikan dua RTK tersebut, Ben Brahim pun menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada tenaga medis Puskesmas Panamas yang telah bekerja keras, meskipun masih dalam status TKS (Tenaga Kerja Sukarela). Untuk itu, Ben meminta Dinas Kesehatan Kapuas agar dapat meningkatkan status TKS kesehatan menjadi tenaga kontrak. “Nanti kita akan perjuangkan di DPRD Kapuas. Sedangkan mengenai dokter, saya juga meminta Dinas Kesehatan agar secepatnya menempatkan

IRFAN/MK

RESMIKAN: Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama Ketua TP-PKK Kapuas Ary Egahni meresmikan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Keluarahan Panamas.

tenaga dokter di tempat ini,” tekannya. Mantan Kadis PU Provinsi Kalteng itu juga menginginkan, kedepan setiap desa di wilayah Kabupaten Kapuas harusmemiliki tenaga perawat, karena banyaknya daerah terpencil yang masih belum memiliki akses jalan yang baik dan kurangnya transportasi sehingga membuat angka kematian ibu dan anak pun meningkat. “Program ke depan akan teratasi. Saya minta PU tolong langsung di survei, dicatat kemudian diprogramkan, karena infrastruktur jalan merupakan prioritas bagi kami untuk melayani ma-

syarakat,” terang Ben. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Pemkab Kapuas tersebut juga berpesan kepada semua pihak dan masyarakat agar menjaga persatuan dan kesatuan tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan karena semua bersaudara. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, karena kita adalah orang Indonesia. Negara ini merdeka karena perjuangan, tidak karna hadiah dan tidak karena diberikan tetapi berjuang hidup atau mati. Mari kita pelihara Indonesia agar tetap jaya,” ucapnya.(irfan)

penyusunan RPJMDes dan APBDes. “Nanti kami akan mengeluarkan surat ederan kepada camat dan kepala desa agar mereka bisa memfungsikan seluruh institusi yang ada di desa itu dalam rangka untuk program ke depan yaitu pembuatan RPJMDes dan APBDes,” terang Made. Disinggung mengenai kendala pendamping desa dalam melaksanakan tugasnya, Kepala BPMDes Kapuas mengungkapkan, kendalanya adalah masalah anggaran. “Dana mereka untuk operasional terbatas, sedangkan jarak dari kecamatan ke desa cukup jauh,” ujarnya.()

Raih Prestasi Tingkat Nasional BUNTOK, MK- Penjabat Bupati Barito Selatan (Barsel) H Mugeni SH MH berikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada Ketua Sanggar Pelangi Buntok Ir Faridah Hadiatul Casanah MPd atas prestasinya di tingkat nasional. Ia mengatakan, untuk penghargaan tersebut diberikan kepada Umi Faridah, atas prestasinya menyabet juara I kaligrafi kontemporer putri, pada MTQ Korpri tingkat nasional ke III di Samarinda, Kalimantan Timur, belum lama ini. “Ini merupakan prestasi yang pertama kalinya yang pernah diraih duta Barsel Kalteng pada MTQ tingkat nasional dan tentunya sangat mengharumkan nama Barsel pula,” kata Mugeni di sela rapat kerja, kemarin. Ia menambahkan, kepada ketua dan seluruh pembimbing Sanggar Pelangi Buntok, kiranya dapat terus berkarya untuk mengembangkan serta menaburkan ilmu dan pengetahuannya secara ikhlas kepada anak didiknya.

“Semua itu agar nantinya bisa jadi penerus yang berkualitas dan tentunya mempunyai prestasi yang gemilang pula,” ucapnya. Terkait hal ini Faridah mengatakan, melaui prestasi yang diraihnya itu, kiranya dapat menjadi sebuah motivasi bagi generasi muda di Barsel, agar lebih mencintai seni lukis dan kaligrafi. “Jadikan prestasi ini sebagai pemompa semangat dalam berarya, kenapa saya bisa kalian tida bisa,” ujar Faridah. Ia menambahkan, Sanggar Pelangi yang di asuhnya, merupakan wadah belajar yang terbuka untuk umum. Dari anak-anak, remaja dan dewasa, terlebih dalam belajar semua tidak dipungut biaya. “kedepannya, saya sudah tidak diperbolehkan lagi mengikuti lomba kaligrafi. Maka dari itu besar harapan saya agar anak didik kami bisa meraih seperti apa yang saya dapat, jika kita benar benar menekuninya,” katanya.(digdo)

Kelola Semua Potensi Daerah BUNTOK, MK- Barsel memiliki banyak potensi daerah. Jika semua potensi dikelola dengan masuknya sejumlah investor, Barsel diyakini bakal maju pesat. Wakil Ketua DPRD Barsel H Hasannudin Agani menuturkan, Pemkab Barsel hendaknya bisa mengatasi semua permasalahan dan berupaya sekuat mungkin untuk mencari solusi di tahun 2016 dan selanjutnya, agar investor bisa lebih banyak lagi berinvestasi di Barsel.

“Karena semua itu guna peningkatan PAD setiap tahunnya,” ujarnya. Dengan masuknya investor di daerah itu, kata dia, maka diyakini pencapaian PAD dalam setiap tahun yang sudah ditargetkan bakal tercapai, bahkan bisa melampaui dari target ditentukan. Wakil rakyat Dapil II itu berharap, dengan adanya program yang dicanangkan Pemerintah Daerah Barsel di tahun 2016 atau selanjutnya, sudah pasti seluruh masyarakat akan mendukung sepe-

nuhnya. “Asalkan apa yang dilakukan pemerintah memang bisa membuktikan peningkatan dari roda pembangunan maupun kesejahteraan bagi rakyat,” ucapnya. Begitu pula terhadap pelayanan dan pembangunan di tahun sebelumnya, politisi Golkar Barsel ini, sangat menginginkan adanya perubahan yang signifikan. “Sehingga Barsel dalam beberapa tahun kedepan bisa lebih maju pesat dari tahun sebelumnya,” ucapnya.(digdo)

DIGDO/MK

PENGHARGAAN: Ketua Sanggar Pelangi Barsel Ir Faridah Hadiatul Casanah MPd mendapat penghargaan dari Penjabat Bupati Barsel H Mugeno SH MH berkat prestasi menjadi juara I kaligrafi kontemporer putri pada MTQ Korpri di Samarinda.


KALIMANTAN TIMUR

A5

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Puas Jalan Samarinda-Bontang Mulus

S amarinda

Revisi Pencairan Dana Desa

KEPALA Desa di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, minta Menteri Keuangan merevisi aturan pencairan dana desa dengan laporan penggunaan dana minimal 50 persen plus 1, karena hal ini menghambat desa yang aktif. "Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 tahun 2016, salah satu isinya disebutkan sedikitnya kabupaten melaporkan penggunaan dana desa 50 persen plus 1 dari total desa yang ada di kabupaten," ujar Kades Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Fakhri Arsyad ditemui di desanya, Rabu. Apabila hal ini tidak direvisi, maka sama saja pemerintah menghambat pembangunan desa dan tidak sesuai dengan semangat Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo, yakni Membangun Indonesia dari pinggiran, bahkan tidak sesuai dengan semangat terbitnya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Coba pikir, katanya, BPKP sudah menetapkan Desa Loa Duri Ilir sebagai percontohan dalam pengelolaan dana desa sekaligus pelaporan keuangan penggunaan dana desa karena dinilai terbaik, harusnya desa yang mendapat predikat terbaik ini mendapat penghargaan, bukan malah dihambat membangun hanya karena desa lain yang tidak aktif. Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 49/ PMK.07/2016, disebutkan dana desa tahap kedua akan diusulkan pencairannya jika 50 persen plus 1 dari jumlah desa yang ada telah menyerahkan laporan realisasi penggunaan dana desa tahap pertama.(ant)

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya saat melintas di ruas jalan SamarindaBontang dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah utara Kaltim. Sumber: Antara Kaltim

G

UBERNUR mengakui, jalur ini memang pernah tidak mulus, tapi sekarang sudah mulus. Bahkan kemarin, perjalanan dari Samarinda ke Bontang bisa ditempuh rombongan Gubernur dalam waktu kurang dari 2 jam. Rasa puas juga terlihat ketika Gubernur dan rombongan berhenti di Gunung Menangis, tepatnya di Km 32 jalan poros Bontang – Samarinda. Gubernur nampak sangat puas melihat kemajuan kondisi jalan di Gunung Menangis yang sudah mulus dengan grade ketinggian

yang sangat jauh berkurang, hingga kendaraan bisa dengan mudah melewati tanjakan dan kondisi rawan kecelakaan karena tingginya tanjakan, sama sekali tidak terlihat lagi. "Tadi Saya sangat bahagia saat berhenti di Gunung Menangis. Kepada jajaran Pekerjaan Umum pusat dan daerah serta kontraktor Saya ucapkan selamat, ini good job, good job. Karena itu, malam ini saya umumkan, namanya Saya ganti. Tidak ada lagi Gunung Menangis, Saya ganti dengan Bukit Tersenyum, jadi Smiling Hill," kata Gubernur Awang Faroek Ishak disambut aplaus ratusan warga Bontang yang hadir pada Silaturahmi Gubernur Kaltim dengan Pemkot Bontang, Forkompinda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perusahaan di Bontang, Rabu (30/11) malam. Dulu kata Awang, tanjakan Gunung Menangis begitu ditakuti. Dia pun merasakan hal itu. Sepuluh tahun menjadi bupati Kutai Timur, hampir setiap bulan tanjakan terjal dan berbahaya itu, dilintasi. Tidak jarang dia meminta sopir menunggu

NET

MULUS: Jalanan Samarinda-Bontang kini sudah mulus sehingga mampu mempersingkat jarak tempuh.

di bawah tanjakan ketika ada truk pengangkut barang yang berada di tanjakan, karena was-was truk tidak kuat menanjak dan mundur. "Alhamdulillah, janji Saya sudah lunas. Janji saya untuk memperbaiki tanjakan terjal Gunung Menangis itu sudah terwujud. Dan sekali lagi, sekarang bukan lagi Gunung Menangis, tapi Bukit Tersenyum atau

Smiling Hill," seru Awang kembali disambut aplaus warga Bontang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim HM Taufik Fauzi menjelaskan, sebelumnya kondisi jalan di Gunung Menangis tidak memenuhi standar jalan dengan grade tanjakan mencapai 21 persen dengan lebar 6-8 meter. Kondisinya parah dengan badan jalan longsor di sisi kanan dari

arah Samarinda hingga mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan. "Selama dua tahun (2015-2016), berhasil diturunkan grade tanjakannya menjadi 13 persen dan perkerasan jalan rigid dengan lebar 11 meter – 14,5 meter. Selain itu juga telah dilakukan penanganan longsoran (dinding penahan tanah)," kata Taufik Fauzi.()

Ekspor Kaltim Capai Rp 16,25 Triliun SAMARINDA, MK- Nilai ekspor berbagai komoditas dari Provinsi Kalimantan Timur ke sejumlah negara tujuan pada Oktober 2016 mencapai 1,25 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp 16,25 triliun jika rata-rata 1 dolar AS sama dengan Rp13.000. "Nilai ekspor pada Oktober yang sebesar itu mengalami peningkatan 12,39 persen ketimbang nilai ekspor pada bulan sebelumnya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)

Provinsi Kaltim M Habibullah di Samarinda, Kamis. Peningkatan ekspor tersebut disebabkan oleh naiknya ekspor migas yang mencapai 13,83 persen dan kenaikan ekspor non migas hingga mencapai 11,89 persen. Ia melanjutkan, untuk ekspor migas pada Oktober 2016 mencapai 0,33 miliar dolar AS atau naik sebesar 13,83 persen ketimbang nilai ekspor pada September tahun yang sama. Sedangkan untuk ekspor non

migas pada Oktober 2016 mencapai 0,93 miliar dolar AS atau naik 11,89 persen ketimbang September di tahun yang sama. Namun, lanjutnya, jika dihitung secara kumulatif selama Januari hingga Oktober 2016, maka nilai ekspor Kaltim jauh mengalami penurunan ketimbang periode yang sama tahun 2015. "Periode Januari-Oktober 2016 nilai ekspor Kaltim sebesar 11,11 miliar dolar AS. Jumlah ini tentu

menurun 25,11 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015," ujarnya. Ia menjelaskan, dari seluruh nilai ekspor periode Januari hingga Oktober 2016, untuk ekspor migas yang sebesar 3,17 miliar dolar AS, nilainya mengalami penurunan 42,04 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. "Peningkatan terbesar ekspor Kaltim menurut golongan HS 2 digit Oktober 2016 terhadap Sep-

tember 2016, terjadi pada kendaraan selain yang bergerak di atas rel kereta api dan aksesorinya, yakni dari 0,04 juta dolar menjadi 0,08 juta dolar," ujarnya. Ia juga mengatakan ekspor migas Kaltim pada Oktober 2016, terutama ke Jepang, Taiwan dan Korea Selatan masing-masing mencapai 132,02 juta dolar, 77,84 juta dolar, dan 57,22 juta dolar dengan peranan dari tiga negara tersebut mencapai 81,27 persen.(ant)

KALIMANTAN BARAT Moratorium PNS Pengaruhi Kinerja

O perasi Zebra 11.064 Pengendara Ditilang SEBANYAK 11.064 pengendara baik roda dua dan empat yang diberikan sanksi tilang sepanjang Operasi Zebra Kapuas 2016, yang digelar selama 14 hari, mulai 16 hinggga 30 November 2016, kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Suhadi SW. "Sanksi tilang sebanyak 11.064 kasus, dan teguran sebanyak 4.330 kasus yang tersebar diseluruh Polres lingkungan Polda Kalbar," kata Suhadi SW di Pontianak, Kamis. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar, ternyata pelanggaran yang paling tinggi didominasi oleh karyawan swasta mencapai 6.890 pelanggaran, disusul pelajar dan mahasiswa 2.534 pelanggaran, ASN (Aparatur Sipil Negara) 488 pelanggaran, sopir 228 pelanggaran, dan lain lain 924 pelanggar. "Sementara itu korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya mengalami penurunan yang sangat signifikan," ungkapnya. Dimana tahun 2015 ketika dilaksanakan Operasi Zebra Kapuas terjadi 45 kasus kecelakaan lalu lintas, atau menurun dibanding tahun 2016, yakni sebanyak 11 kasus, dengan meninggal dunia dari 16 orang turun menjadi lima orang, demikian juga korban luka berat dari 40 orang turun menjadi delapan orang, kerugian materiil mengalami penurunan dari Rp 124 juta turun menjadi Rp 69 juta.(ant)

12 Kecamatan Kapuas Hulu Rawan Banjir

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Barat, Kartius menilai jika moratorium PNS yang dilakukan oleh pemerintah pusat berlangsung terus menerus, maka lambat laun akan mempengaruhi pada menurunnya kinerja pemerintah. Sumber: Antara Kalbar

J

IKA melihat dari moratorium pegawai negeri sipil maka jumlah ratusan PNS yang pensiun setiap tahunnya akan berpengaruh pada kinerja pemerintah juga," kata Kartius di Pontianak, Rabu. Dia mencontohkan untuk tahun ini ada 218 PNS yang pensiun. Kemudian di tahun depan sekitar 288 PNS yang pensiun. "Jika dalam empat tahun berturut-turut jumlah pensiun maka bisa sampai 1.000 PNS. Maka siapa yang akan menyelenggarakan urusan pemerintahan, sedangkan kami adalah pelaksanaan UU dari suatu pemerintahan itu sendiri," tuturnya. Karena itu dia mengharapkan agar keran moratorium itu dibuka untuk menutupi kekurangan pegawai setelah ada yang pensiun. "Untuk menjadikan seorang pejabat harus membutuhkan masa kerja enam sampai tujuh tahun. Itu yang latarbelakang pendidikannya adalah sarjana. Kalau AMd bisa lebih lama lagi, jadi tidak sama dengan badan usaha swasta yang bukan birokrasi," katanya.

NET

IMBAS: Moratorium PNS yang dilakukan oleh pemerintah pusat mempengaruhi kinerja pemerintah.

Sementara ini, lanjutnya, memang belum dirasakan dampak dari moratorium tersebut, dimana dari 218 PNS yang pensiun pada tahun ini masih belum mempengaruhi kinerja pemerintah. "Tapi seperti yang saya bilang tadi. Kalau tidak ada regenera-

si sampai empat tahun kedepan, jelas ini bisa berakibat fatal pada layanan pemerintahan," katanya. Saat ini, katanya, secara kuantitas jumlah pegawai negeri memang dianggap berlebih. Namun, kekurangan itu justru dari segi kualitas pegawai

negeri sipil. "Ada yang menyatakan dari sisi kuantitas itu masih berlebih, tapi kekurangan itu dari segi kualitas. Namun dari jumlah yang pensiun tahun ini tidak berpengaruh signifikan karena organisasi itu tetap harus berjalan," kata Kartius.()

PUTUSSIBAU, MK- Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu, Kintoi mengungkapkan ada 12 kecamatan di wilayah setempat rawan banjir dengan kedalaman rata-rata dua hingga tiga meter. "Kami sudah mendata dari pengalaman banjir yang terjadi bulan Juni 2016, dan setiap banjir 12 kecamatan itu bisa sampai sebulan terendam," kata Kintoi di Putussibau Kapuas Hulu, Kalimantan Bara, Kamis. Menurut Kintoi 12 kecamatan terdiri dari 10 kecamatan dari lintas Kapuas daerah pesisir sungai yaitu Kecamatan Putussibau Selatan, Kalis, Bika, Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Jongkong, Selimbau, Semitau, Suhaid, dan Silat Hilir. Kemudian kata Kintoi, dua kecamatan lainnya daerah perbatasan yaitu Desa Sepadan Kecamatan Batang Lupar dan Desa Pulau Majang Kecamatan Badau. Lebih lanjut ia mengatakan banjir yang terjadi di Kapuas Hulu seperti saat ini akibat luapan sungai Kapuas. "Biasanya jika hujan terus-menerus selama seminggu sungai Kapuas pasti meluap menyebar hingga daerah danau dan pesisir sungai," ujar Kintoi. Bahkan disampaikan Kintoi, berdasarkan prediksi Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Kapuas Hulu akan dilanda banjir pada Desember sampai Januari. "Menurut prediksi BPBN Kapuas Hulu akan ada banjir besar pada Desember hingga Januari," tuturnya. Oleh sebab itu dirinya meminta agar masyarakat Kapuas Hulu mewaspadai kemungkinan banjir besar yang akan terjadi. "Meskipun banjir sering melanda Kapuas Hulu namun kita harus tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana tersebut," pesan Kintoi.(ant)


UTAMA

A6

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Yes, Jacksen Latih Barito Putera! Manajer PS Barito Putera kepada Media Kalimantan, tadi malam. Hasnuryadi yang sekarang berada di London, Inggris, terkait tugas kedinasannya sebagai anggota DPR RI itu menyebutkan, sebelumnya Jacksen memang menyebut memilih bergabung Bali United. Jacksen sebagaimana disebutkan sebelumnya, beralasan faktor keluarganya. “Tapi ya itu tadi, setelah kita jelaskan lagi visi misi kita, kemudian juga kita berikan pandangan tentang wilayah Kalimantan Selatan, dia (Jacksen) akhirnya setuju. Hal terpenting, Jacksen menilai ada kesamaan visi antara ia dengan Barito Putera terkait pembinaan dan pengembangan sepakbola di Indonesia. Itulah yang membuat Jacksen lebih yakin dan bersedia serta memastikan siap bergabung dengan kita (Barito Putera, red),” tandas Hasnuryadi yang dihubungi Media Kalimantan via telepon selularnya tadi malam. Lebih jauh disampaikan anak ke empat H Abdussamad Sulaiman HB (Allahyarham) dan Hj Nurhayati (Allahyarhamha) tersebut, ma-

najemen Barito Putera akan mengikat kontrak dengan Jacksen selama tiga musim. “Namun bila tak tercapai target, kontraknya bisa diputus kapan saja,” pungkas pria yang akrab disapa Bang Hasnur tersebut. Sementara itu, rencana Jacksen akan tanda tangan kontrak dengan Barito Putera ini juga dibenarkan Presiden Klub PS Barito Putera, Zainal Hadi Sulaiman. Dan rencananya, Zainal Hadi pula yang akan tanda tangan kontrak bersama Jacksen di Kantor Harian Umum Media Kalimantan, siang hari ini. “InsyaAllah, mudah-mudahan Jacksen tidak berubah pikiran,” ungkap Zainal Hadi yang tidak lain juga adik daripada H Hasnuryadi Sulaiman. Dikatakan Zainal, keputusan manajemen Barito Putera untuk mengontrak Jacksen adalah demi kemajuan Barito Putera yang merupakan kebanggaan masyarakat Banua. Tentunya, juga demi kemajuan sepakbola Kalimantan Selatan secara umum. “Kehadiran coach Jacksen diharapkan bisa membawa klub yang sa-

ngat kita cintai dan sayangi ini menjadi yang terbaik. Ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatih kaya pengalaman tersebut. Karena itu, Kanda Hasnuryadi sangat gigih mengusahakan agar Jacksen ke Barito Putera,” ungkapnya. Dengan begitu, sambung Zainal, Barito Putera juga tidak akan lagi kewalahan memburu pemain bintang. Sebab, kehadiran Jacksen sudah menjadi magnet bagi pemain bintang untuk berebut bergabung di Barito Putera. Para pemain pasti ingin merasakan polesan pelatih andal tersebut. “Pastinya, coach Jacksen juga diharapkan bisa menciptakan bintangbintang baru di Barito Putera. Sehingga saat rekrutmen pemain nanti, kita tidak lagi fokus berburu pemain bintang, tapi lebih memburu pemainpemain yang haus akan besutan pelatih profesional, pemain-pemain yang lapar akan prestasi. Itu yang kita inginkan,” pungkas Zainal Hadi yang juga Pemimpin Umum Media Kalimantan tersebut.()

Ucapan yang Terkabul Tersebutlah kisah nyata seorang ibu yang marah. Ia bercerita, “Dua puluh lima tahun yang lalu, aku sedang membersihkan rumah. Tibatiba anak lelakiku yang masih kecil berlari ke arahku, ia terlanggar satu pot bunga yang dibuat dari pada kaca, pecah hancur berantakan. Aku benar-benar marah karena pot itu memang mahal harganya. Tanpa aku sadari, aku telah melontarkan kata-kata, "Matilah kamu. Semoga kamu ditimpa dinding bangunan dan tulang-belulang kau hancur.” Tahun demi tahun berlalu. Anak lelakiku bertambah besar, aku sudah lupa akan do’a itu. Aku pun tak menganggapnya hal yang penting. Aku tak tahu bahwa do’a itu telah naik ke langit. Anak lelakiku dan adik-adiknya yang lain tumbuh menjadi besar. Dia anak sulung yang paling aku sayangi dari anakanakku yang lain. Dialah anak yang rajin dan pandai menghormati aku dan berbakti kepadaku dibandingkan adik-adiknya yang lain. Kini dia telah menjadi seorang insinyur. Tak lama lagi dia akan menikah. Tak sabar rasanya aku ingin menimang cucu. Ayahnya punya sebuah bangunan yang sudah lama dan ingin direnovasi. Maka pergilah anakku bersama ayahnya ke gudang itu. Para peker-

ja sudah bersiap-siap untuk merobohkan satu dinding yang sudah usang. Sementara pekerja sedang bekerja, anakku pergi ke belakang bangunan tanpa diketahui oleh siapa pun. Dengan tak disangkasangka dinding bangunan itu roboh menimpanya. Kedengaran suara berteriak di dalam runtuhan itu sehingga suaranya tak kedengaran lagi. Semua pekerja berhenti. Heran suara siapa. Mereka berlari ke arah reruntuhan itu. Mereka mengangkat dinding yang menghimpit anakku dengan susah payah dan segera memanggil Ambulan. Mereka tidak dapat mengangkat badan anakku. Ia remuk seperti kaca yang jatuh pecah berkeping-keping. Sebagian mereka mengangkat badan anakku yang hancur dengan berhati-hati dan segera membawanya ke unit gawat darurat di rumah sakit. Ketika ayahnya menghubungiku, seakan-akan Allah menghadirkan kembali kata-kataku padanya semasa ia masih kecil dahulu. Aku menangis hingga pingsan, setelah aku sadar, aku berada di rumah sakit dan aku meminta untuk melihat anakku. Ketika melihatnya, aku seakan mendengar suara yang berkata, ini do’amu kan? Sudah AKU kabulkan! Setelah sekian lama engkau berdo’a, sekarang Aku

akan mengambilnya. Ketika itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Anakku menghembuskan nafasnya yang terakhir. Aku berteriak dan menangis sambil berkata, "Ya Allah..! Selamatkanlah anakku.! Jangan pergi nak." Seandainya, lidah ini tidak mendo’akan kejelekan dua puluh lima tahun yang lalu. Andaikan..! Andaikan..! Andaikan..! Tetapi kalimat ‘andaikan’ ini tidak berguna lagi waktu ini.” Cerita ini dari satu kisah nyata. Pesanku kepada para ibu, “Jangan sekali-kali terburu-buru mendo’akan KEBURUKAN anakmu ketika kamu sedang marah. Berlindunglah kepada Allah dari godaan iblis. Jika kamu ingin memukulnya, pukul sajalah. Tapi jangan kamu mendo’akannya dengan yang bukan-bukan sehingga kamu akan menyesal seperti aku, do’akan anak yang baik-baik saja do’a itu pasti akan terjawab, walaupun sekian lama.Tunggulah, Allah pasti akan mengabulkannya.” Sungguh aku menulis ini dengan airmataku yang turut mengalir, Wahai anakku. Aku rela rohku turut bersamamu. Hingga aku boleh beristirahat dari kepedihan yang aku rasakan setelah kepergianmu.(disadur dari tulisan seorang ibu di Malaysia, ref. WA, Dewan Guru Rakha)

Ikuti Datu Kalampayan Rasulullah kepada Sayyidina Ali, terus hingga kepada sekarang. Mereka adalah orang-orang yang benar mengikut akan Rasulullah SAW. Tidak berani mengubah, apalagi menambah-nambah. Apa yang disampaikan Rasulullah, itu yang disampaikan kepada ummat. Sebab barang siapa meng-ada-ada, memilih jalannya sendiri tanpa mengikut jalan nini datu mereka terdahulu, dan mereka senang menjalani jalan yang bukan jalan nini datunya dahulu itu, maka akhir umur mereka adalah kehinaan dan kerugian. Kemudian lagi, mereka yang tidak mengikut jalan nini datu mereka terdahulu (maksudnya jalan para pemimpin agama, ulama-ulama, dan orang-orang shaleh, para zuriatnya Rasulullah SAW zaman dahulu, red) itu, tidak akan ditinggikan pangkat dan kedudukannya. Mereka juga tidak akan ada yang membantu dan tidak mendapat syafaat dari orang-orang shaleh terdahulu. Ketika mereka yang tidak

mengikut jalan orang-orang shaleh dahulu itu meminta syafaat, nini datunya bahkan akan mengatakan “engkau bukan keluargaku lagi”. Ringkas kata, kita wajib menurut atau mengikuti urang nang bujur, dan urang nang bujur itu sangat banyak. Di antaranya yang jelas-jelas ada hitam putihnya, di kalangan para habaib misalnya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad. Banyak karangan beliau, itu ada hitam putihnya. Beliau ulama, orang shaleh, wali Allah, zuriatnya Rasulullah. Walau beliau tak pernah ke Indonesia, tapi karangan beliau dibaca di Indonesia. Dan barang siapa membaca karangan beliau, pasti ada cita-citanya yang tercapai. Beberkat karangan beliau. Kemudian lagi yang wajib kita turut dan ikuti yaitu Imam al-Ghazali. Banyak karangan besar beliau, salah satu yang paling terkenal yaitu Ihya Ulummuddin. Barang siapa membaca Ihya, hidupnya terasa benar-benar hidup. Bahkan

para habaib berkata, orang-orang yang mati seandainya mereka bisa hidup kembali, mereka akan berkata bacalah Ihya Ulumuddin. Nah, kita di Kalimantan Selatan, kita punya Datu Kalampayan. Ini ulama yang benar. Ulama yang punya guru, gurunya punya guru, yang ilmu-ilmunya ada bukti hitam di atas putih. Kalau mau tanya bagaimana shalatnya Rasulullah, buka kitab Datu Kalampayan. Dan karangan Datu Kalampayan ini luar biasa ilmunya lahir dan bathin. Jadi bila ada nang pina balalain dari Datu Kalampayan, jangan diikuti. Mudahan kita Kalimantan Selatan, senantiasa menghargai dan menuruti karangan ulamanya, melaksanakan ibadah sesuai hitam putihnya. Karena kebenaran itu nyata. Mudahan. Amiin yaa Rabbal’alamiin.(khairil/disarikan dari pengajian KH Ahmad Zuhdiannoor, Kamis malam (24/11) di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin)

Kota Budaya yang Penuh Kenangan Cinderamata khas Solo sendiri, yang cukup banyak ditemui adalah batik. Untuk mendapatkan kain khas Solo ini sangat mudah. Anda bisa datang ke Kampung Kauman yang merupakan sentra pembuatan batik. Namun, bagi para wisatawan yang memiliki budget terbatas tidak perlu takut. Sebab Pasar Klewer yang letaknya bersebelahan dengan Keraton Surakarta bisa menjadi alternatif pilihan untuk membeli. Harga yang ditawarkan di pasar tradisional ini sangat bersahabat. Yakni mulai Rp 20 ribu-an. Selain batik, Pasar Klewer juga menjual berbagai pernak-pernik seperti cermin, mainan anak-anak beraneka jenis, wayang dari ukuran kecil hingga besar serta kayu ukir berbagai jenis.

Bagi penggila kuliner, yang tidak boleh dilewatkan adalah roti kecik ganep. Makanan ini berupa roti kering yang terbuat dari tepung ketan. Karena tidak menggunakan pengawet dan rendah kalori penganan ini menjadi incaran setiap wisatawan yang datang. Tidak hanya sampai disitu, makanan lain yang bisa di bawa pulang sebagai oleh-oleh adalah Rambak Petis. Penganan ini terbuat dari kulit sapi dan sangat pas untuk menjadi pelengkap makanan. Rasanya pun sangat gurih. Ya, perjalanan selama beberapa hari di Kota Solo memang banyak meninggalkan kenangan tak terlupakan. Apalagi, saat hari terakhir berada di kota kelahiran Presiden RI, Joko Widodo ini, Wartawan Media

Kalimantan dapat bertemu dengan Suwarmin, Pimpinan Redaksi SoloPos dan Amir Tohir selaku Manajer Promosi saat makan malam. Mereka pun mengundang Wartawan Media Kalimantan berkunjung ke Kantor Solo Pos yang beralamat di Jalan Adisucipto. Dan mengajak untuk berkeliling areal perkantoran yang cukup luas tersebut. Mulai dari ruang marketing, kantin, hingga dapur redaksi dari Solo Pos. Tanpa terasa waktu satu jam telah berlalu. Dengan segala kenangan yang tidak terlupakan, Wartawan Media Kalimantan pun pamit pulang ke Banjarmasin dengan sejuta kenangan yang tersimpan. Semoga suatu waktu bisa kembali menginjakkan kaki di Kota yang kaya akan budaya, kuliner dan keindahan alam ini.()

Tensi Tinggi Warnai Kemenangan Namun, gol tersebut dianulir karena hakim garis menganggap Adam Alis sudah dalam posisi offside. Jalannya laga berjalan dengan tensi tinggi. Tim tamu yang berusaha membuat Barito Putera bermain kacau acap kali memprovokasi dan memancing emosi dengan bermain kasar, hingga main sikut. Meski para pemain Barito Putera dibuat jengkel sejak bermain di kandang Pusamania Borneo FC hingga di rumah sendiri, Laskar Antasari tetap fair play. Sang kapten tim Barito Putera Amirul Mukminin pun terus berusaha meredam emosi rekan-rekannya yang mulai nampak terpancing naik. Jalannya laga berlangsung menarik, kedua tim saling jual beli serangan di sepanjang laga. Skuad Barito Putera yang kelelahan dengan rapatnya jadwal bermain tak sedikit pun tampil mengendor. Bahkan, dengan motivasi yang tinggi tetap mengincar kemenangan kandang.

Untungnya anak asuh Yunan Helmi bisa kendalikan emosi dan tak terpancing permainan keras yang ditunjukkan Pusamania Borneo FC. Tetapi, tetap saja para supporter Barito Putera yang menyaksikan langsung laga itu merasa kesal dengan perlakuan tidak nyaman kepada para pemain. Ditambah lagi dengan kepemimpinan wasit yang dianggap tak adil kepada Barito Putera. Bahkan, setiap pelanggaran yang dibuat tim Pusamania Borneo FC, wasit Tabrani hanya sedikit berikan kartu kuning, sedangkan sisanya hanya dengan teguran ringan saja. Malah, pemain Barito Putera Muhammad Roby yang kena kartu merah saat laga memasuki injury time. Kekisruhan pun sempat terjadi dan tak dapat dielakkan saat para pemain Pusamania Borneo FC masuk ke ruang ganti setelah pertandingan selesai. Namun, aparat keamanan baik dari kepolisian mau

pun dari TNI mampu meredam amarah para suporter. Atas kemenangan yang diraih anak asuhnya, caretaker pelatih Barito Putera Yunan Helmi pun mengaku sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. “Alhamdulillah, harapan kita semua dari pemain, pemilik, tim manajemen, tim pelatih dan para Barito Mania untuk meraih kemenangan terwujud,” katanya pasca laga. Dengan kemenangan yang diraih Amirul Mukminin cs, Barito Putera pun beranjak naik ke posisi 16 klasmen sementara TSC A 2016 dengan raihan 28 poin. Kemenangan pada “Derby Papadaan” ini pun mengantarkan Luiz Carlos Junior dengan torehan 17 gol. Junior berada di posisi ke tiga menempel Alberto Goncalves Da Costa (Sriwijaya FC) yang mengantongi 19 gol, dan Marcel Silva Sacramento (Semen Padang) yang mengantongi 18 gol.(suhaimi hidayat)

Habib Zakaria: FPI Kalsel Berangkat 50 Orang Sementara itu, Aksi Bela Islam III atau aksi 212 ini juga akan digelar di Kalimantan Selatan. Kegiatan akan dipusatkan di Mapolda Kalimantan Selatan, Jalan S Parman Banjarmasin. Koordinator Aliansi Muslim Banua (AMB), Haris menerangkan, aksi bela Islam di Kalsel akan digelar dalam bentuk istighosah, dzikir dan do’a bersama. “Alhamdulillah, kami baru saja audiensi dengan Pak Kapolda Kalsel. Selain mengizinkan, ternyata beliau juga menyediakan segala fasilitas yang diperlukan. Mulai daripada tenda, karpet, podium, hingga sound system,” ujar Haris yang dihubungi Media Kalimantan sore kemarin. Terkait aksi ini, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto membenarkan akan ada dua elemen masyarakat yang melakukan istighosah dan do’a bersama di Mapolda Kalsel, Jumat (2/12) hari ini. Menurut Kapolda, apa yang diperlukan peserta Aksi bela Islam III tersebut akan difasilitasi semuanya. Bahkan, anggota pun diminta untuk bersama-sama turut melakukan istighosah. Mengenai sistem pengamanan, Erwin meminta jajarannya untuk melakukan penjagaan standar saja. Tidak ada pengamanan berlebihan apalagi penambahan kekuatan.

“Kami yakin dan percaya semua kaum muslim di Banua cinta damai dan acara ini memang dimaksudkan untuk menyejukkan suasana,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui di acara HUT Ke-66 Polairud di Mako Polair Polda Kalsel, kemarin. Terlepas dari itu, sebelumnya sempat tersiar kabar bahwa ada sedikitnya 5.000 massa Kalsel yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi di Monas hari ini. Namun penelusuran Media Kalimantan, tak ada indikasi yang mengarah kepada hal tersebut. Dua akses keberangkatan massa, yakni via Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, menunjukkan tak terlihat pergerakan 5.000 massa tersebut. Manajer Operasional Angkasa Pura 1, Ruly Artha ketika dimintai keterangan oleh Media Kalimantan, menyebutkan bahwa beberapa hari terakhir tidak ada yang berbeda di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru. "Aktivitas penerbangan ke Jakarta berapa hari terakhir sampai dengan saat ini terpantau seperti biasa, tidak ada pergerakan yang signifikan," ujarnya. Pun begitu, pihak Angkasa Pura 1 tidak berani memastikan kalau keberangkatan 5.000 massa itu hanya sekadar isu. Humas

Angkasa Pura 1, Frandy Nugroho mengungkapkan, bahwa tidak menutup kemungkinan massa tersebut berangkat sendiri-sendiri atau tidak bersamaan, sehingga secara fisik tidak terlihat. “Ya mungkin bisa saja berangkat sendiri-sendiri sehingga tidak terlihat pergerakannya. Tapi bahwa misalnya beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang signifikan, atau misalnya banyak penumpang yang mengenakan peci, kami tidak melihat itu. Semua berjalan normal seperti biasa saja,” ungkap Frandy. Hal yang sama disampaikan pihak pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Arman, Petugas Pelabuhan Penumpang menyebutkan, tak ada lonjakan penumpang. Bahkan dalam sepekan terakhir, penumpang malah sepi. “Setiap hari ada dua kapal berangkat, Nikkisay dan Kumala. Masing-masing hanya mampu menampung 500 penumpang. Nah, beberapa hari terakhir sampai hari ini (kemarin, red), penumpangnya malah sepi. Sehingga kalau misalnya ada keberangkatan sebanyak 5.000 orang, kami rasa tidak ada. Tapi kami tidak berani menyebutkan tidak ada juga, hanya menurut kami tak terlihat keberangkatannya,” pungkas Arman. (firman/arief/ardhi)

Lebih 200 Sastrawan-Seniman Kumpul di Pelaihari diikuti dengan penerbitan buku Antologi Puisi ASKS yang berisi puisi-puisi karya penyair dan sastrawan Banua. Selain itu juga digelar lomba-lomba seperti penulisan puisi, cerpen, dan esai. Hanya sekali lomba penulisan novel, yakni pada ASKS ke-X di Banjarbaru. Sejumlah sastrawan dari luar Kalsel pun pernah diundang sebagai pembicara atau memberikan penampilan seperti pembacaan puisi atau musikalisasi puisi. Beberapa di antaranya seperti Sutardji Calzoum Bachri, D Zawawi Imron, Raudal Tanjung Banua, dan Syubbanuddin Alwi. Sedangkan pada ASKS XII di Pelaihari, akan hadir pembicara Soni Farid Maulana (Bandung) dan Hairus Salim (orang Banjar yang lama tinggal di Yogyakarta). Sedangkan untuk penampil, hadir Asrizal Nur (Riau) dan Iman Soleh (Bandung). Dibuka dan dimulai Jumat (2/12) malam ini, ASKS XIII yang mengangkat tema “Membaca Sastra Membangun Budaya Literasi” ini berlangsung hingga Minggu (4/12) dengan sejumlah agenda

kegiatan yang cukup padat, seperti seminar, kunjungan ke sekolah, dan pertunjukan-pertunjukan. (Jadwal kegiatan lihat Halaman B6) Ketua Panitia ASKS XIII Pelaihari, Jamal T Suryanata menjelaskan, Aruh Sastra rencananya akan dihadiri dan dibuka oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. “Apabila tidak ada aral, gubernur berencana hadir sekaligus membuka acara. Kita harapkan saja beliau bisa hadir, dan menjadi gubernur pertama yang membuka acara Aruh Sastra,” ujar Jamal. Untuk para peserta yang hadir, jelasnya, rencannya akan ditempatkan di sejumlah rumah penduduk yang memang sudah dipersiapkan. “Para peserta ditempatkan di rumah-rumah penduduk, seperti pola MTQ dan FAS yang pernah dilaksanakan di Tala. Ada 15 rumah yang disiapkan. Jadi, tiap kabupaten kota satu rumah. Selebihnya untukk sekretariat dan pemenang lomba jika diperlukan,” ujar Jamal. Kegiatan ASKS XIII akan diisi dengan peluncuran buku dan seminar sastra. Jauh-jauh hari, ASKS XIII

sudah menggelar sejumlah lomba, seperti lomba penulisan “kisah handap” (kisdap) yakni cerpen berbahasa Banjar, penulisan puisi bahasa Banjar, serta kritik sastra. Selain menerima hadiah, karya-karya pemenang juga dibukukan. Dan juga dilakukan pengumpulan puisi untuk dibukukan dalam Antologi Puisi ASKS XIII yang memuat ratusan puisi karya penyair dan penulis Kalsel—pembukuan antologi puisi ini konsisten dilakukan semenjak ASKS pertama. Yang menarik pada ASKS XIII di Pelaihari, Tala, ini, juga akan diluncurkan dua buku lainnya. Yakni novel berbahasa Banjar “Pambatangan” karya sastrawan Jamal T Suryanata, sastrawan asal Tala, serta buku Antologi Cerpen Kalsel 2016 yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Kota Banjarbaru. Dengan adanya dua buku ini, maka ada 5 buku yang akan diluncurkan di ASKS XIII nanti. Di media sosial facebook, para sastrawan pun sudah menyatakan siapsiap menuju Pelaihari untuk mengikuti ASKS XIII putaran terakhir, yang diharapkan lebih berkesan.(*)

Batimpasan Biasa haja jua panderan buhannya ni macam-macam kada tantu ka mana. Apalagi nang dudukan di Warung Nanang Akin, baricau haja. Rahat buhannya karicauan, datang Acil Amah bini Ciput lawan Acil Erin bini Amang Busu. “Ada apa, pina bahancap-hancap badua ni ka mari,” jar Pambakal Ratih. “Ini nah kamarian parak sanja hari sudah, Amat lawan Badut kada sing datangan sakulah. Ayu pang cari’i anak,” ujar Acil Amah ka Utuh Ciput nang langsung haja wirai muha. Kada sa-apa, mancungul Amat lawan Badut bakandaraan. Magin wirai muha Amah lawan Erin malihat nang badua tu baju bilang rigat raya. “Napa pulang ikam paulah. Ni

mun kada bakalahi, manggangu urang tu,” Ering tanyaring bapander handak manjijit ka talinga Badut. “He he he…pian jangan salah sangka. Kami badua ni tadi manulungi urang batimpasan,” jar Amat sambil takurihing. Mandangar urang batimpasan, bubuhan nang dudukan di Warung Akin lajur haja kacapilan mandatangi Amat. “Siapa…Di mana… batimpasannya tuh..,” Anang Aspal umpat abut manakuni. “Di ujung kampung tu nah. Pas di simpangan kartak kampung, tu tadi banyak urang batimpasan. Kami bulikan tadi masih ai urang batimpasan,” Mandangar batimpasan warga

nang lain hancap jua manggiringi bubuhannya. Sampai di ujung kampung bilang kadada talihat urang batimpasan. Haur urang bagawian di pahumaan haja nang ada. “Mana mat urang nang batimpasan tu..,” “Itu pang …,” jar Amat sambil manunjuk ka urang manabas pahumaan. “Bah dah, urang sakampungan ikam bunguli..,” jar Utuh Ciput pina lamah basuara. Nah lain maka am manapak dada aja lagi kada kasasangkalan kana gawi kenanakan. “Inya salah kita jua sapalih. Mantang kenanakan nang mambawa habar, kada anyak kita batakun, kaya ini pang kulihannya,” jar Amang Busu.()


MARTAPURA

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

A7

Kabag Ekonomi ‘Diburu’ Pembeli Kios Pembangunan Pasar Sungai Bakung, di Desa Sungai Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk yang rampung dibangun tahun 2015 meninggalkan sejumlah permasalahan. Wartawan: Rudiyanto/MK

K

ERESAHAN para pembeli kios lantaran pasar tak kunjung dioperasionalkan, satu dari sekian banyak masalah yang mesti segera dicarikan jalan keluarnya. Karena jika tidak, protes dari ratusan para pemeli kios dipastikan terjadi. Untuk kali kedua, Agustina, salah seorang pembeli kios di Pasar Sungai Bakung menyambangi Kantor Setda Kabupaten Banjar pada Jumat pekan kemarin. Tujuannya masih sama, ingin menemui Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi, I Gusti Nyoman Yudiana. Karena menurutnya, dari in-

IST

I Gusti Nyoman Yudiana Kabag Ekonomi

formasi yang ia terima, juga berdasarkan saran ketua RT setempat, pembangunan Pasar Sungai Bakung dilakukan dengan pola kerjasama pihak pengembang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Bagian Ekonomi. “Saran Pak RT menemui Pak Nyoman, Kabag Ekonomi. Karena katanya pembangunan pasar dilakukan oleh Sahminan, pengembang yang membangun pasar dengan Bagian Ekonomi,” kata Agustina. Namun untuk kali kedua pula, keinginannya memenui Kabag Ekonomi untuk mencari kejelasan kapan operasional pasar, status kepemilikan, juga nasib jutaan rupiah uang yang sudah ia setorkan untuk pembelian

kios tak membuahkan kejelasan. “Harga satu kios tak sama. Yang saya beli seharga Rp25 juta. Rp10 juta sudah saya setor ke Sahminan. Sisanya dilunasi kalau pasar sudah mulai beroperasi. Tapi sampai kini justru tidak jelas. Uang yang sudah disetor tidak bisa bisa diambil, kiosnya dijual tidak bisa. Sementara pihak pengembangnya sudah tidak dapat lagi dihubungi,” katanya. Senasib Agustina, Ina, pembeli kios seharga Rp35 juta merasakan kekwatiran yang sama. Pasalnya uang sebesar Rp23 juta sudah disetornya kepada pihak pengembang, sementara hingga kini operasioanal pasar tak ada kepastian. “Sahminan si pengembang pasar juga tidak dapat dihubungi lagi. Jelas saya kwatir. Takutnya nama saya terhapus dari daftar pembeli kios. Apalagi informasinya saat ini Pasar Sungai Bakung akan dikelola oleh pemerintah daerah,” kata Ina. Tentang keresahan para pembeli kios di Pasar Sungai Bakung, Kabag Ekonomi I Gusti Nyoman Yudiana

saat dikonfirmasi mengatakan, sebelum operasional pasar yang saat ini berstatus aset Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dilakukan, lebih dulu akan dilakukan inventarisasi jumlah kios dan pembeli dengan akan memanggil pihak pengembang. Setelah terinventarisir, dan pelimpahan aset dari Disperindag ke PD Pasar Bauntung Batuah sebagai yang berwenang mengelola operasional pasar dilakukan, operasional pasar akan segera dilakukan. “Mudah-mudahan Januari 2017 nanti pasar sudah dapat beroperasi,” kata Nyoman. Tentang Pasar Sungai Bakung, H M Ramlan, Kepala Disperindag saat dikonfirmasi mengatakan, telah mengirim surat dengan tembusan Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sepekan lalu. Perihal surat, ujar Ramlan, pengelolaan Pasar Sungai Bakung. “Sekitar sepekan lalu kami sudah berkirim surat agar Pasar Sungai Bakung dapat segera dioperasionalkan.

Tapi memang hingga kini belum ada tanggapan,” kata Ramlan, kemarin. Sementara itu, Sekda Banjar H Nasrunsyah mengatakan, operasional pasar tak dapat serta merta dilakukan. Pasalnya, beberapa mekanisme mesti dilakukan sebelum pasar dioperasikan. Pertama, mekanisme memindahkan kewenangan pengelolaan pasar ke PD Pasar Pasar Bauntung Batuah. Kedua, lanjutnya, untuk penyerahan aset dari Disperindag ke PD Pasar harus dibuatkan peraturan daerah (perda0 sebagai payng hukumnya. “Sedangkan saat ini ada 15 raperda yang mengantre untuk dibahas sebelum disahkan dewan,” kata Nasrunsyah. Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang terhimpun, Pasar Sungai Bakung dibangun untuk merelokasi sekitar 65 pedagang di Pasar Sungai Lulut, beberapa ratus meter dari lokasi Pasar Sungai Bakung. Namun, pembangunan pasar dengan jumlah 400 kios dan bak yang ditaksir menghabiskan dana kurang lebih Rp2 Miliar itu di luar sepenge-

tahuan pihak Disperindag. Bahkan rekomendasi dari Disperindag yang menjadi salah satu dokumen wajib ada untuk pembangunan pasar tidak pernah ada. Tak hanya tanpa rekomendasi dari Disperindag, pembangunan pasar di atas lahan seluas 1,5 hektare itu dilakukan tanpa legalisasi perijinan. diantarnya; tanpa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Upaya Kelola Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) dari Badan Lingkungan Hidup (BLH), dan Andalalin dari Dinas Perhubungan. Parahnya lagi, pembangunan pasar yang masuk kategori ilegal tersebut dilakukan di atas tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar yang awalnya diperuntukan untuk pembangunan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Dan untuk melegalkan bangunan yang dibangun dengan cara ilegal tersebut, pihak pengembang menghibahkan bangunan Pasar Sungai Bakung ke Pemkab Banjar. Tujuannya dapat dipastikan, menghilangkan unsur kerugian negara atas tanah yang dicaplok.()

Bangun Pasar Ilegal Lagi

RUDIYANTO/MK

TAK BERIZIN: Puluhan kios di Pasar Cindai Alus, Kecamatan Martapura yang dibangun tanpa izin.

MARTAPURA, MK- Sengkarut Pasar Sungai Bakung belum lagi rampung, permasalahan baru seputar pembangunan pasar dengan pola kerjama pihak ketiga dengan Pemkab Banjar melalui Bagian Ekonomi justru diulang. Yakni, pembangunan Pasar Cindai Alus, di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura. Pasalnya, pembangunan puluhan kios tepat di seberang gerbang masuk Komplek Perumahan Griya Mustika Asri, atau lebih tenar dengan sebutan Perunahan Seribu tanpa legalitas perizinan. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang mestinya ada sebelum bangunan berdiri, tidak dimiliki pihak pengembang pasar yang kemudian diketahui bernama Sahminan,

pengembang yang sebelumnya juga membangun Pasar Sungai Bakung kerjasama Bagian Ekonomi Setda Banjar. Galuh Tantri Narindra, Kepala Bidang Tata Ruang dan Pengawasan Bangunan pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Banjar, selaku SKPD teknis pemberi rekomendasi IMB saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk pembangunan Pasar Cindai Alus. “Kami memang tidak pernah mengeluarkan rekomendasi IMB untuk kepentingan pembangunan pasar yang dimaksud. Dan akan kami layangkan surat teguruan terlebih dulu,” ujar Galuh Tantri.(rudiyanto)


BANJARMASIN

A8

Pemkot Siapkan Opsi Baru

D inamika

Dewan Pengawas PDAM

PEMKOT Banjarmasin telah menetapkan Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih periode 2016-2019. Sekdakot Banjarmasin Drs Hamli Kursani mengatakan, Surat Keputusan (SK) Dewan Pengawas PDAM telah diteken Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. Untuk posisi ketua dijabat Drs Hamli Kursani yang juga Sekdakot Banjarmasin, Sekretaris Drs Ichwan Nor Chalik, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informati Banjarmasin, dan tiga anggota, yakni Totok Agus Daryanto, Mardian Susanto, dan Ikhwanudin AK. “Awal bulan ini, Dewan Pengawas PDAM Bandarmasin mulai bekerja. Kami harap peran serta dalam merumuskan kebijakan yang terbaik bagi PDAM Bandarmasih bisa meningkat,” ucap Hamli Kursani, kemarin. Dijelaskan Hamli, Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih memiliki tugas penting dalam memberi masukan pada pembahasan kebijakan yang akan dilaksanakan. “Dengan komposisi yang ada saat ini, semoga bisa bekerja lebih maksimal demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Salah satu fungsi Dewan Pengawas PDAM adalah mewakili pemerintah daerah sebagai pemilik PDAM, dan mewakili masyarakat sebagai pengguna PDAM. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2007 menyatakan, tugas Dewan Pengawas PDAM adalah melaksanakan pengawasan, pengendalian, dan pembinaan terhadap pengurusan dan pengelolaan PDAM. Serta memberikan pertimbangan dan saran kepada kepala daerah diminta atau tidak diminta guna perbaikan dan pengembangan PDAM.(hendra)

Pembangunan jembatan penghubung Jalan Sulawesi dan Masjid Jami terus dilakukan. Wartawan: Hendra/MK

T

HENDRA/MK

MELENGKUNG: Pembangunan jembatan penghubung Jalan Sulawesi dan Masjid Jami terus dilaksanakan, walau masih ada yang menolak ganti rugi yang ditawarkan Pemkot Banjarmasin.

Keran Air Langsung Minum BANJARMASIN, MK– Pemkot Banjarmasin menyiapkan sepuluh titik penempatan keran air langsung minum. Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin Ir. Ahmad Fanani Saifuddin MT mengatakan, keran air langsung minum dipasang di Balaikota Banjarmasin dan beberapa sekolah itu, untuk memudahkan masyarakat atau pelajar yang memerlukan air bersih dan yang siap untuk dikonsumsi. “Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air minum dan demi menjaga kesehatan, serta memaksimalkan pelayanan kepada ma-

Peningkatan Produksi Padi KANDANGAN, MKTahun 2016, merupakan tahun kedua pelaksanaan upaya khusus (upsus) dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hasil upsus yang dilakukan di Hulu Sungai Selatan (HSS), produksi tanaman pangan komoditas padi, jagung, dan kedelai (pajale) mengalami peningkatan dibanding dengan 2015. Berdasarkan perkiraan sementara, hasil rata-rata padi mengalami kenaikan 49,49 ku/ha, dibandingkan dengan tahun 2015. “Begitu pula dengan produksi asumsi sementara sebesar 259.192 ton, atau naik 11,08 persen dibandingkan produksi tahun 2015,” ujar Ke-

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

pala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten HSS Ir Fathurahman MP, Kamis (1/12). Peningkatan produksi juga pada komoditas jagung. “Hanya kedelai yang cenderung menurun dibandingkan sebelumnya,” katanya. Dikatakannya, peningkatan rata-rata hasil dan produksi padi, karena adanya perbaikan kualitas lahan pertanian melalui kegiatan optimasi lahan. Selain itu, perbaikan irigasi tersier, dukungan benih unggul, dan pupuk berimbang dari subsidi pemerintah. “Peningkatan produksi juga dipengaruhi oleh perluasan areal tanam, dengan cetak sawah baru pada wilayah lebak,” ujarnya.(sofan)

syarakat,” kata Fanani kepada wartawan, Kamis (1/12). Keran air langsung minum itu dipasang di Balaikota Banjarmasin, SMK Negeri 1, SMP Negeri 1, SMA Negeri 13, SDN Pasar Lama 1, SMP Negeri 6, MAN 2, SDN Teluk Dalam 7, SMP Negeri 19, serta SDN Kebun Bunga. “Di pasang di tempat yang ramai, misalnya sekolah dan Balaikota Banjarmasin, yang sering menjadi lokasi suatu kegiatan, misalnya kegiatan kepramukaan dan lainnya,” katanya. Diungkapkannya, pemasangan 10 keran air langsung minum itu, dananya

berasal dari APBD Banjarmasin tahun 2016 sebesar Rp 357 juta. “Alatnya berupa filter yang dapat memproses langsung air bersih PDAM menjadi air siap minum,” katanya. Ia berharap, dengan tersedianya keran air langsung minum itu, bisa meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan membantu warga yang beraktivitas di kawasan ramai, guna mendapatkan air minum dengan mudah. “Semoga warga Banjarmasin bisa menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia ini dengan baik,” tutupnya. (hendra)

API, belum selesainya proses pembebasan lahan satu persil bangunan yang terkena proyek itu, mengganggu proses pembuatan oprit jembatan. Padahal, Dinas Bina Marga Banjarmasin menargetkan jembatan yang menghabiskan dana sebesar Rp 8,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu, selesai akhir Desember 2016 ini. Kepala Dinas Bina Marga Banjarmasin Ir Gusti Ridwan Syofyani mengatakan, Pemkot Banjarmasin telah menyiapkan opsi lain terkait teknis pengerjaan oprit, jika tahap pembebasan lahan masih menemui titik buntu atar pemilik dengan pemerintah. “Kami berencana mengubah opritnya. Jika proses pembebasan lahan satu bangunan itu, tidak beres, opritnya tetap dibuat, tapi dengan ukuran yang lebih kecil,” bebernya kepada wartawan, Kamis (1/12). Sambil menunggu proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Banjarmasin, pihaknya harus bisa mengerjakan bagian

oprit jembatan. Dari dua persil bangunan tersisa, satu sudah menyetujui harga yang ditawarkan Pemkot Banjarmasin. “Misalnya satu persil bangunan itu, proses pembebasannya selesai pada Januari atau Februari 2017, pelebaran oprit bisa dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2017,” katanya. Menurutnya, opsi dikuranginya lebar oprit jembatan harus ditemput, karena proses pembebasan bangunan tersisa, belum kunjung selesai. Untuk kelebihan Pagu anggaran, katanya, bisa saja dialihkan untuk pengerjaan lainnya, misalnya untuk penambahan volume aspal jalan. “Semoga pada Januari 2017 nanti, jembatan itu sudah bisa dilintasi masyarakat. Opsi mengurangi lebar oprit harus dilakukan, agar pembangunan jembatan itu bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya. Sebelumnya, masih ada dua bangunan yang tidak menyetujui harga ganti rugi yang ditawarkan Pemkot Banjarmasin di Jalan Antasan Kecil Timur (AKT) II yang terkena proyek pembangunan jembatan itu. Tapi, satu ruko milik Abdul Majid setuju dibebaskan dengan harga Rp 1,2 miliar. Satu bangunan masih belum setuju, dan meminta harga Rp 20 miliar, sementara harga yang ditetapkan hanya Rp 900 juta.()

Perbanyak Shalawat untuk Nabi Muhammad SAW KANDANGAN, MK- Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Malam Bershalawat dan Bersyukur, Berkat Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (30/11) malam, di lapangan Lambung Mangkurat. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten HSS. Pembacaan Shalawat Nabi Muhammad SAW dipimpin KH Ahmad Syairaji, pimpinan Majelis Raudhatul Ghanna Annabawiyyah dan Pengasuh Ponpes Dalam Pagar, Kandangan. Tausyiah disampaikan KH Muhammad Riduan Baseri (Guru Kapuh), pimpinan majelis Al Hidayah Kapuh Madani dan pengasuh Ponpes Minhajjul Abidin. Hadir Bupati H Achmad Fikry, Wakil Bupati HSS H Ardiansyah, Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad, Sekdakab HSS HM Ideham, Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah Achmad Fikry, Forkopimda, Ketua MUI HSS KH Muchyar Dahri, ulama dan habaib, serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab HSS. Bupati HSS H Achmad Fikry mengatakan, kegiatan keagamaan digelar untuk menjalin silaturrahmi antara ulama dan masyarakat, serta untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan itu, ia menga-

SOFAN/MK

BERSHAWALAT: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di HSS.

takan, diusia yang sudah 66 tahun, HSS harus bergerak maju, dan setara dengan daerah lainnya. Ia mengatakan, dalam peenyelenggaraan pembangunan, sudah banyak kemajuan yang dicapai. “Pencapaian yang telah didapat tidak

lepas dari dukungan alim ulama dan masyarakat,” katanya. KH Muhammad Riduan Ba seri dalam tausyiahnya mengatakan, idola umat Islam adalah Rasulullah SAW. “Untuk menambah kecintaan ke-

pada Nabi Muhammad SAW, dilakukan dengan mengenal, menyebut, serta mempelajari kisah Rasulullah SAW. Dengan mendengar dan mengetahui sifat-sifat Nabi Muhammad SAW, kita menjadi dekat dan kenal beliau,” katanya.(sofan)

Puncak Peringatan pada 5 Desember 2016 SOFAN/MK

DI LAHAN RAWA: Bupati HSS H Achmad Fikry panen padi sorong, beberapa waktu lalu.

KANDANGAN, MK- Puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) akan dilaksanakan pada 5 Desember 2016 di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan. Terkait hal itu, Pemkab HSS telah menyebar 1.623 undangan. “Se-

mua sudah dibagikan,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda HSS Efran, Kamis (1/12). Dikatakannya, undangan untuk seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel, bupati/walikota seKalsel, mantan gubernur/sekdaprov Kalsel, mantan bupati dan wakil bu-

pati HSS, dan mantan ketua DPRD dan mantan sekdakab HSS. Juga untuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah HSS, jajaran pimpinan dan anggota DPRD HSS, tokoh masyarakat yang ada di Banjarmasin dan Banjarbaru, juga yang termasuk dalam Ikatan Kerukunan

Keluarga (IKK) HSS. Sebelum puncak peringatan, pada Jumat (2/12), akan digelar syukuran di Lapangan Lambung Mangkurat. “Warga HSS dipersilakan menghadiri syukuran dan puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten HSS,” katanya.(sofan)


JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

SPORTAKULER ARSENAL

0

2

B1

SOUTHAMPTON

Bekal Meyakinkan Menantang The Reds Sampai-sampai Manajer Arsenal Arsene Wenger meminta Southampton juara Piala Liga, itu luar biasa. Kemenangan Soton 2-0 atas The Gunners di Emirates Stadium, dinihari kemarin Wita, membuat Liverpool harus waspada sebagai lawannya di semifinal nanti.

K

EMENANGAN tersebut tentu sangat mengejutkan. Pasalnya mereka tak diunggulkan melaju ke semifinal Piala Liga musim ini. Namun, di atas rumput hijau, Soton membuktikannya lewat performa apik dengan menggilas Arsenal 2-0 lewat gol-gol Jordie Clasie dan Ryan Bertrand. Arsenal memulai dengan nyaman menguasai bola. Tapi mereka

DATA & FAKTA STATISTIK PERTANDINGAN

KE SEMIFINAL: Jordie Clasie membuat Southampton ke semifinal Piala Liga usai menyingkirkan Arsenal di Etihad Stadium, dinihari kemarin Wita.

GRAFIS: HILMAN T GINANJAR/MK, FOTO: NET

ARSENAL

SOUTHAMPTON

63%

Penguasaan Bola

37%

5

Tendangan ke Gawang

4

6

Tendangan Melenceng

5

10

Tendangan Pojok

4

12

Pelanggaran

11

1

Offside

1

3

Kartu Kuning

1

0

Kartu Merah

0

SUSUNAN PEMAIN Martinez; Jenkinson

Forster;

(Maitland-Niles 64'), Martina, Yoshida, Gabriel, Holding, Gibbs;

Van Dijk, Bertrand;

Coquelin, Elneny (Xhaka

Reed (Hojbjerg 65'),

43'); Reine-Adelaide (Chamberlain 62'), Ramsey, Iwobi; Lucas

Claise, Davis; Boufal (Sims 66'), Long, McQueen

malah lebih dulu kebobolan. Di menit ke-13, sebuah percobaan Sofiane Boufal mulanya terblok. Tapi bola pantulan disambar oleh Jordy Clasie dan bersarang di pojok kanan atas gawang Arsenal. Arsenal terus mengontrol permainan, tapi kerepotan saat memasuki pertahanan Soton. Sejumlah upaya yang dilepaskan antara lain oleh Alex Iwobi, Jeff ReineAdelaide, dan Aaron Ramsey bisa dimentahkan barisan pertahanan Soton. Sementara itu, Soton beberapa kali menunjukkan potensi ancamannya lewat serangan-serangan cepat. Di menit ke-38, mereka menggandakan keunggulan. Lewat pressing, Soton sukses merebut bola di sisi kiri. Boufal yang sempat coba menusuk, kemudian mengoper ke Ryan Bertrand di tengah. Bertrand melepaskan sepakan yang sebenarnya tak keras, tapi menyasar pojok kanan bawah ga-

wang Arsenal dan tak mampu dijangkau Emiliano Martinez. Hingga pertandingan selesai, Arsenal tak mencatatkan sepakan tepat sasaran. Soton unggul 2-0. "Hasil yang fantastis untuk didapat: solidaritas, sikap. Saya sangat menikmati performa para pemain," ujar mClaude Puel, seperti dikutip Sky Sports. Soton akan menantang Liverpool yang merupakan finalis musim lalu. The Reds lolos usai membekap Leeds United 2-0 di Anfield. Puel sendiri yakin bakal melaju ke final seperti yang diharapkan Wenger dalam pembicaraan usai pertandingan semalam. "Dia (Wenger) meminta kami juara di sini," tutup Puel. Sementara itu di partai semifinal lainnya, Manchester United akan menghadapi Hull City. MU menang atas West Ham United 4-1 berkat gol-gol Antony Martial dan Zlatan Ibrahimovic.(mfi/dts)


B2

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H


JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

KELUARGA Olahraga Tarung Derajat DKI Jakarta punya ketua umum baru. Gindarno Danandono yang baru ditunjuk mengisi posisi tersebut ditunggu pekerjaan rumah besar. Gindarno ditunjuk menjadi ketua umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) untuk menggantikan ketua umum sebelumnya, Nazali Lembo, yang berhenti karena berpindah tugas. Pelatikan kepengurusan baru tersebut dilakukan di Crown Plaza Hotel oleh Ketum PB Kodrat, Kamis (1/12). Ketum PB Kodrat Pusat, M Alfan Baharuddin, yang melantik Gindarno, mengatakan pergantian antara waktu kepengurusan ini merupakan kepercayaan dan kehormatan bagi seluruh keluarga tarung derajat. Ia pun berharap kepengurusan yang baru ini bisa menjadi dream team seperti yang diinginkan DKI Jakarta. "Sejak saya diberi tugas untuk memimpin PB Tarung Derajat DKI, bisa dibilang (kepengurusan DKI) sangat menyedihkan. Dari mulai kepengurusan bapak Reza lalu ke Bapak Nazali Lembo itu sangat menyedihkan. Saya harap di kepengurusan ini tidak terulang. Ini harus menjadi koreksi untuk kepengurusan yang baru," ucap Alfan dikutip dari Antara, Kamis (1/12).(ant)

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalsel sudah menetapkan sembilan atlet untuk tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Solo, Jawa Tengah (Jateng), 6-10 Desember nanti. Wartawan: Edyansyah/MK

S

EMBILAN atlet itu yakni, Royanda, Aulia dan Ari Yustisio (taruna A putra), Novara dan Siti Rahmadini (taruna A putri) serta M Ilyas, M Rizky, Tiara Agustin, dan Wahyu Risdi dari klub PB Mustika untuk mengikuti kategori dewasa antar Klub. Sembilan atlet bulutangkis tersebut didapat dari hasil Kejuaraan Provinsi (kejurprov) Bulutangkis yang digelar di Amuntai Hulu Sungai Utara (HSU) 22-26 November tadi. “Atlet yang terpilih untuk tampil di Kejurnas nanti merupakan hasil seleksi dari ajang Kejurprov,” ungkap Wakil Ketua PBSI Kalsel H Edi Sukarno SH MH, Kamis (1/12). Edi berharap, pebulutangkis terbaik di banua ini bisa bersaing dengan pebulutangkis dari provinsi lain terutama provinsi-provinsi di Pulau Jawa yang selalu mendomina-

DOK/MK

KEMAMPUAN TERBAIK: PBSI Kalsel mengharapkan atlet yang dikirim bisa mengeluarkan kemampuan terbaik pada Kejurnas bulutangkis di Solo, 6-10 Desember.

si ajang bulutangkis nasional. Namun begitu, Edi tetap berharap, tim bulutangkis Kalsel bisa mendapatkan hasil yang maksimal pada Kejurnas nanti. “Memang atlet dari Pulau Jawa masih terlalu tangguh, namun kami tetap berharap tim bisa menda-

patkan hasil terbaik,” tandasnya. Selain mendelegasikan sembilan atlet tampil di Kejurnas, PBSI Kalsel juga mendelegasikan empat atlet untuk tampil pada ajang Brunei Indonesia Malaysia Philipinnes East Growth Area (BIMP-EAGA) X Samarinda

Ia menambahkan, hal itu sebagai antisipasi jika mendapatkan undangan Kejurnas secara mendadak. Jadi tim ski air dan wakeboard Kalsel tak terburu-buru melakukan persiapan. Apalagi saat ini tengah musim hujan tentunya akan menjadi kendala untuk melakukan latihan. “Yang penting dipesiapkan lebih dahulu, jika Kejurnas KU tetap digelar kami tak perlu khawatir lagi, jika tidak digelar sedtidaknya untuk menjaga kondisi fisik dan teknik tim ski air dan wakeboard Kalsel,” tandasnya. Udin menjelaskan, Kejurnas KU tersebut rencananya akan mempertandingkan tiga kategori KU yakni 14 tahun, 17 tahun dan 21 tahun. Rencananya tim ski air dan wakeboard Kalsel akan mengikuti semua kategori yang dipertandingkan, sebab

Kaltim 6-12 Desember nanti. Empat atlet tersebut diantaranya M Tegar Miradinata, M Sidik Purwanto, M Mujadid dan M Roby Hidayat. Edi juga berharap, tim bulutangkis Kalsel yang tampil di BIMP EAGa bisa mendapatkan prestasi

yang membanggakan. “BIMP EAGA sebelumnya bisa mendapatkan medali perak, nah kami harapkan pada BIMP EAGA nanti, tim bultangkis Kalsel bisa membawa pulang medali,” pungkas Dosen Fakultas Hukum ULM ini.()

Sepatu Roda Ingin Bentuk Kepengurusan

Tetap Jalani Program Latihan BANJARMASIN, MKTim ski air dan wakeboard Kalsel tetap menjalani program latihan meskipun jadwal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2016 belum ditetapkan. Pelatih tim ski air dan wakeboard Kalsel Syafruddin mengatakan, rencananya Kejurnas Kelompok Umur (KU) tersebut digelar antara di DKI Jakarta antara Jawa Timur (Jatim) Desember ini. “Kami dapat info bahwa Kejurnas akan digelar Desember ini, namun sejauh ini belum ditetapkan provinsi mana yang menjadi tuan rumah serta jadwal pasti pelaksanaan Kejurnas,” ungkapnya kepada wartawa, Kamis (1/12). Pria yang akrab disapa Udin ini menuturkan, tak ada salahnya mempersiapkan tim ski air dan wakeboard Kalsel meski jadwal Kejurnas belum ditetapkan.

B3

Berharap Hasil Terbaik

T arung Derajat Tugas Besar

SPORT BANUA

BANJARMASIN, MKCabang olahraga (cabor) sepatu roda Kalsel ternyata mampu mengukir prestasi di level nasional. Dua medali emas, tiga medali perak, dan satu perunggu berhail diraih pada kejuaraan fun marathon sepatu roda terbuka di Surabaya, akhir pekan tadi. Dua medali emas dipersembahkan Farrel dari dua kategori pemula 100 M dan funskate pemula 200 m, tiga medali perak masing dipersembahkan Akhmad Khusaini kategori dewasa marathon 10 km, farid dari kategori putra kelas standar B 500 m, serta Zulfa dari katagori putri kelas standar A jarak 500 m. Kemudian medali satu medali perunggu dipersembah-

tim ski air dan wakeboard Kalsel rata-rata masih berusia muda. “Kebetulan atlet-atlet kami banyak yang masih muda jadi jika kejurnas itu tetap digelar kami akan mengikuti semua kategori KU yang dipertandingkan,” pungkasnya.(edyansyah)

ANDALAN: Sipa Rosyadi masih menjadi atlet ski air andalan Kalsel. ANT

kan kembali dipersembahkan Zulfa dari katagori putri kelas standar A Jarak 1000 m. Cabor sepatu roda Kalsel berencana membentuk kepengurusan Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalsel. “Sampai saat ini Perserosi Kalsel belum terbentuk. Padahal perkembangan sepatu roda di Kalsel cukup pesat bahkan bisa meraih prestasi di kancah nasional,” ungkap Ketua Klub Inline Skate Banjarmasin Budi Noor Iskandar, Kamis (1/12). Selain itu, pihaknya juga akan memperjuangkan agar Perserosi Kalsel bisa menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel. Agar pembinaan Sepatu Roda Kalsel bisa terarah dan

jelas, dan tentunya Sepatu Roda Kalsel bisa menambah daftar kontingen Kalsel untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Budi menuturkan, rencananya Desember ini kami akan membentuk Perserosi Kalsel, agar bisa kami mengusulkan masuk anggota KONI Kalsel sebelum digelarnya Rapat Anggota KONI (Rakon) Kalsel. “Target kami membentuk Perserosi Kalsel dulu, setelah kami juga akan memdirikan pengurus cabang setidaknya lima kabupaten/kota dulu sekadar memenuhi syarat menjadi anggota KONI Kalsel, mudah-mudahan rencana ini berjalan lancar dan sepatu roda bisa jadi anggota KONI Kalsel,” katanya.(edyansyah)


B4

KALIMANTAN SELATAN

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Dua Desa Rawan Pangan Dua desa rawan pangan di Kecamatan Kusan Hilir menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Penyerahan bantuan pangan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu Drs H Said Akhmad kepada masing-masing Kepala Desa penerima bantuan pangan di Kantor Bupati Tanbu, Batulicin. Wartawan: Relhum/MK

M

ENURUT Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah (KPD) Tanbu Ir Akhmad Fauzi, penyerahan bantuan cadangan pangan dari Pemkab Tanbu melalui KPD Tanbu dalam rangka penanganan daerah rawan pangan. Dikatakannya, ada dua

desa di Tanbu yang masuk dalam daerah rawan pangan. Yaitu Desa Serdangan dan Desa Karya Bhakti di Kecamatan Kusan Hilir. Dua desa tersebut masuk dalam daerah rawan pangan disebabkan tanaman padi yang di tanam oleh petani setempat terkena banjir sehingga tidak memiliki stok pangan. Dengan gagalnya tanaman padi petani tersebut membuat warga di dua desa kesulitan memenuhi pangan keluarga. Selain itu, sebut Akhmad Fauzi, kedua desa tersebut tidak termasuk dalam desa yang mendapat beras raskin dari pemerintah pusat. Untuk itu, maka Pemkab Tanbu segera menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk memenuhi pangan keluarga di desa tersebut. “Beras diambil dari gudang cadangan pangan milik Pemkab Tanbu. Bantuan berupa beras sebanyak 15 Kg/kk,” ujar Akhmad Fauzi. Adapun total bantuan pangan yang diserahkan sebanyak 1.725 Kg diperuntukan bagi Desa Serdangan Kecamatan Kusan Hilir sebanyak 75 KK dan Desa Karya Bhakti Kecamatan Kusan Hilir untuk 40 KK.()

HUMAS

BANTUAN: Sekda Tanbu Said Akhmad dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah (KPD) Tanbu Ir Akhmad Fauzi menyerahkan bantuan pangan kepada masing-masing Kepala Desa.

FOTO-FOTO: FIRMAN/MK

HUT Ke-66 Polairud Meriah UPACARA Parade HUT Ke-66 Polairud di Mako Polair Polda Kalsel, Kamis (1/12) berlangsung meriah. Dalam acara yang dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto itu, seluruh anggota dan pejabat berjoget bersama penuh keakraban. Nampak Direktur Polair Polda Kalsel Kombes Gatot Wahyudi diangkat oleh anak buahnya untuk ikut berjoget.

Mengenalkan Secara Luas Sasirangan Tapin RANTAU, MK- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar lomba Fashion Show Sasirangan Khas Tapin yang diikuti oleh pelajar dan umum dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tapin yang ke–51 di Lapangan Bur Anwar. Ketua Pelaksana Mahfuz Hambali berharap dengan lomba ini dapat meningkatkan daya tarik masyarakat akan sasirangan khas Tapin. Adapun peserat lomba dikuti para pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas serta kategori umum usia 18 sampai 35 tahun. Hadiah yang disediakan total Rp 9 juta. Ketua KNPI H Noor Fikri Ramadhan sangat mengapresiasi kegiatan. “Dengan kre-

DILLAH/MK

LOMBA: Para remaja dan anak-anak mengenakan kostum kain sasirangan sebagai khas budaya yang bisa dikembangkan untuk daerah.

atifitas dan penemuan-penemuan di Kabupaten Tapin perlu kita lestarikan, khususnya pada kain sasirangan

khas Tapin,” ujarnya. Bupati Tapin HM Arifin Arpan MM mengatakan, dengan kegiatan ini KNPI

telah menunjukkan kegiatan positif yang mendukung kabupaten dalam rangka memeriahkan HUT Tapin. “De-

ngan kegiatan lomba ini dapat mengenalkan secara luas kerajinan sasirangan khas Tapin,” katanya. Di samping itupula sebagai moment untuk dapat meningkatkan kreatifitas dan keterampilan peserta dalam mengekpresikan kemampuan dan kepribadian terutama pentingnya busana rapi yang sesuai dengan norma dan budaya. Ia berharap dengan perlombaan ini dapat dijadikan agenda rutin yang pada gilirannya dapat mencetak generasi muda yang kreatif dan mandiri serta cinta budaya daerah. Kepada para perajin Bupati berharap kedepannya agar bisa terus mengembangkan kain sasirangan khas Tapin, sehingga tidak kalah dengan kain sasirangan dari daerah lainnya.(dillah)

Diminta Tinggal di Panti Jompo

HUMAS

SAMBANGI MARTUN: Petugas dari Dinsosnakertrans Tanbu bersama dengan pemerintah Kecamatan Simpang Empat saat mengajak Martun untuk berkenan tinggal di Panti Jompo.

BATULICIN, MKPemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) meminta kepada nenek Martun agar berkenan tinggal di panti jompo mengingat kondisinya yang hidup seorang diri tanpa didampingi keluarga. Permintaan itu disampaikan oleh sejumlah petugas Dinsosnakertran bersama jajaran pegawai Kecamatan Simpang Empat saat mengunjungi kembali rumah nenek Martun (68 tahun), Senin (28/11). Kunjungan pemerintah daerah tersebut bertujuan untuk mengajak nenek Martun agar mau tinggal di panti jompo. Keinginan untuk membawa nenek warga Jalan Bakau RT 13 Kelurahan Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat tersebut agar nenek Martun dapat terawat dengan baik dan hidup dengan layak. “Kami dari pemerintah daerah kembali menawarkan dan mengajak nenek Martun untuk tinggal di panti jompo agar mendapat perawatan yang baik,” ujar Kasi Kessos Kecamatan Simpang Empat, Norhidayat, saat mendampingi jajaran Dinsosnakertrans berkunjung ke rumah nenek Martun. Sementara itu, Risadiyah,

Fungsional Pekerja Sosial pada Dinsosnakertrans Tanbu mengatakan, terkait tawaran ke panti jompo, nenek Martun meminta waktu untuk mempertimbangkannya. “Nenek Martun minta waktu untuk berpikir terlebih dahulu dalam beberapa minggu ini,” Ucap Risadiyah, seraya mengatakan pemerintah daerah tidak bisa memaksakan karena untuk tinggal di Panti Jompo haruslah atas persetujuan yang bersangkutan. Dikatakannya, panti jompo sangat baik untuk Nenek Martun karena di sana tersedia fasilitas dan bisa bersosialisasi bersama dengan masyarakat. Sekadar diketahui, Nenek Martun merupakan orangtua jompo yang tinggal sendirian di Kelurahan Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat. Menurut tetangganya, nenek Martun mempunyai anak, namun tinggal di luar Tanah Bumbu. Untuk meringankan beban nenek Martun, beberapa waktu yang lalu Pemkab Tanbu telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang untuk keperluan sehari-hari. Tidak hanya dari pemerintah daerah, nenek Martun pun juga menerima bantuan dari berbagai pihak yang ingin membantunya.(relhum)


KALIMANTAN SELATAN

B5

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

B alangan IKM Meningkat KEPUASAN masyarakat atas kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Balangan meningkat. Kepuasan atas layanan satuan kerja khusus perizinan ini, dibuktikan dengan hasil survei Indek Kepuasan Masyarakat (IKM), yang mencapai angka 86,77 persen atau kualitas mutu A. Menurut kepala KP2TPM Balangan M Idris, tingginya angka IKM ini merupakan bukti kerja keras pihaknya dalam memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. “Alhamdulillah tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan KP2TPM terus meningkat dari waktu ke waktu,” ujarnya. Peningkatan kepuasan masyarakat ini, kata Idris, bisa dilihat dari hasil survei IKM tahun 2016 yang mencapai angka 86,77 persen, lebih tinggi pada tahun 2015 lalu yang berada di angka 82,69 persen. Meski angka IKM meningkat, tidak akan membuat pihaknya berpuas diri tapi akan menjadi motivasi lebih lagi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(sugi)

H SU

Juara II Lomba Toga

HULU Sungai Utara (HSU) meraih juara kedua pada lomba Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Tingkat Nasional tahun 2016. Pengumuman juara dilaksanakan pada malam Jambore Nasional Kader PKK di Krakatau Ballroom, Mercure Hotel, Jakarta. Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Wahid menerima langsung penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan Ketua PKK Pusat Erni Cahyo Kumolo. Anisah mengatakan, kelompok Toga yang menjadi juara adalah Kelompok Toga Mawar, Desa Pihaung, Kecamatan Haur Gading, HSU. Menurutnya, kelompok ini dinilai layak menjadi juara, karena telah berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui produk yang dihasilkan berupa jamu dan minuman herbal. Produk-produk tersebut, tidak hanya dipasarkan di HSU, tapi sudah merambah luar daerah. "Alhamdulillah, jamu dan minuman herbal yang dihasilkan Kelompok Mawar sudah terjual sampai ke luar HSU. Kami akan terus berupaya agar semakin berkembang," katanya.(yusuf)

Pemilihan Ketua Tidak Sesuai Prosedur? Mekanisme pemilihan Ketua Asosiasi Kepala Desa se-Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, dinilai tidak sesuai prosedur. Wartawan: Fauzi/MK

K

EPALA DESA Dirgahayu Bahdiannor SH mengaku tidak mempersoalkan siapa yang terpilih menjadi Ketua Asosiasi Kepala Desa seKecamatan Pulau Laut Utara. “Tetapi, yang menjadi persoalan

adalah tata cara atau mekanismenya yang tidak benar,” katanya, Kamis (1/12). Diungkapkannya, di Kecamatan Pulau Laut Utara ada 17 desa dan 4 kelurahan. Sementara, saat pertemuan hanya dihadiri 9 kepala desa. “Seharusnya, seluruh kepala desa berhadir, dan baru bisa dilakukan pemilihan ketua asosiasi kepala desa,” katanya. Ia mengaku tidak menerima undangan pertemuan. Selain itu, katanya, pembentukan panitia pemilihan hanya inisiatif seseorang saja, tanpa melibatkan kepala desa lainnya. “Seharusnya ada pemilihan panitian pemilihannya. Surat dari Badan

Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kotabaru hanya menyatakan pembentukan asosiasi, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,” katanya. Seharusnya, katanya, Camat Pulau Laut Utara menindaklanjuti surat dari BPMPD, apakah sudah dilaksanakan sesuai aturan atau tidak. Dalam pemberitahuan itu, seharusnya seluruh kepala desa diundang seluruhnya,” katanya. Ia mempertanyakan sudah ada susuanan kepengurusan, padahal belum seluruh kepala desa melakukan pertemuan. “Camat Pulau Laut Utara me-

ngatakan pemilihan sudah benar, tapi kami merasa dirugikan, karena tidak menerima undangan pemilihannya,” katanya. Senada juga diungkapkan mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Pulau Laut Utara periode 2009-2015 Agus Sugiannor. Menurutnya, pemilihan ketua asosiasi kepala desa tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Dulu, seluruh kepala desa diundang dengan difasilitasi camat dan lurah. Dan, seluruh kepala desa yang berhadir memberikan pilihannya. Sekarang ini, yang hadir hanya kalangan ke-

Forum Ormas Balangan

Kejaksaan Geledah Dinas Perikanan AMUNTAI, MK- Kejaksaan Negeri Amuntai menggeledah kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (1/12). Penggeledahan terkait dugaan penyelewengan dana pinjaman kepada masyarakat Pengelolaan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) tahun 2014. Tim dari Pidana Khusus, Pidana Umum, dan Intel Kejaksaan Negeri Amuntai sekitar dua jam menggeledah kantor Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. Dari penggeledahan itu, Kejaksaan Negeri Amuntai membawa dua kardus dokumen untuk diperiksa. Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai Herlina Setyorini SH mengatakan, penggeledahan dan penyitaan dokumen, terkait adanya dugaan korupsi. Diungkapkannya, penggeledahan sesuai dengan aturan dan telah mendapat izin dari Pengadilan Negeri Amuntai. Diungkapkannya, dana pinjam program P2HP tahun 2014 sebesar Rp 600 juta. Dugaan sementara, ada kerugian negara sebesar Rp 200 juta. "Dana pinjaman tidak disampaikan kepada yang berhak, tapi

pala desa tertentu saja,” katanya. Sebelumnya, Camat Pulau Laut Utara Dra Hj Hamdah menilai hanya ada kesalahpahaman, sehingga ada kepala desa yang tidak menerima hasil pemilihan tersebut. “Kami sudah melayangkan surat kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Pulau Laut Utara. Pemilihan sudah selesai, sekarang tinggal administrasinya saja,” katanya. Ditegaskannya, pemilihan ketua asosiasi kepala desa di kecamatan yang dipimpinnya sudah sesuai prosedur. “Hanya Kepala Desa Dirgahayu yang keberatan, tapi itu sudah tidak menjadi masalah lagi,” katanya.()

YUSUF/MK

PENGGELEDAHAN: Tim dari Kejaksaan Negeri Amuntai memeriksan dokumen yang ada di Dinas Perikanan dan Peternakan HSU.

diduga digunakan untuk kepentingan pribadi," katanya. Saat ini, katanya, tersangka dugaan kasus tersebut dengan inisial MAN, dan sudah dilakukan peme-

riksaan terhadap yang bersangkutan. "Hal ini berdasarkan pengaduan masyarakat. Tersangka ada satu orang, tapi tidak menutup kemungkinan bertambah, sesuai pemerik-

saan dan pengembangan," katanya. Tersangka, katannya, dikenakan ancaman kurungan penjara selama empat tahun, karena memperkaya diri sendiri.(yusuf)

PARINGIN, MK- Puluhan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Balangan membentuk forum sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antar lembaga kemasyarakatan. Pengukuhkan kepengurusan Forum Ormas Balangan periode 2016-2020, dilakukan Bupati Balangan H Ansharuddin, Rabu (30/11). Selain pengukuhan, dalam acara yang berlangsung di Aula Benteng Tundakan Setda Balangan tersebut, juga dilangsungkan pembinaan organisasi kemasyarakatan oleh Dandim 1001/ Amuntai-Balangan Letkol Kav Aria Sagita Saleh dan Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni, Kabid Ketanahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi Badan Kesbangpol Balangan Daryono mengatakan, ada 16 ormas di Balangan yang bergabung dalam Forum Ormas Balangan. “Mereka berasal dari berbagai latar belakang organisasi dan komunitas,” katanya. Selain itu, lanjut dia, pengukuhan ini merupakan bagian dari program peningkatan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan yang dijalankan Badan Kesbangpol Balangan. Bupati Balangan H Ansharuddin berharap adanya Forum Ormas Balangan bisa menyatukan semua organisasi kemasyarakatan di Balangan. “Mari bersama-sama mengawal pembangunan guna mencapai tujuan yang diharapkan, yakni kemajuan daerah dalam segala bidang,” katanya.(sugi)

Peringati Hari AIDS via Seni Bakisah

SUGI/MK

FOTO BERSAMA: Mister Gam (tengah) menyampaikan sosialisasi bahaya AIDS melalui seni bakisah.

PARINGIN, MKKomisi Penanggulangan AIDS Daerah Balangan menggelar hiburan berupa bakisah yang disampaikan Ustad M Jailani atau Mister Gam. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HARI AIDS seDunia tahun 2016. “Jangan batukar bakilo, kalu kaina kana AIDS, batuhuk karusuhan (jangan jajan sembarangan, nanti

bisa tertular AIDS, bisa jadi rusuh kehidupan),” kata Mister Gam. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Balangan HM Zarkasyi, peringatan Hari AIDS untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. “Makanya dipilih kesenian daerah dalam rangkaian Hari AIDS se-Dunia

ini, agar masyarakat lebih tertarik mengikuti sosialisasinya,” katanya. Plt Kepala Dinas Kesehatan Balangan Ahmad Nasa’i mengatakan, data terakhir Komisi Penanggulangan AIDS Kalsel, HIV/AIDS di Kalsel berjumlah 1.376 kasus, sedangkan di Balangan ada 11 kasus. “Menjadi tugas bersama untuk melakukan upaya penanggulangan HIV/AIDS,” katanya.(sugi)

Pembaretan Tamtama TNI

Sosialisasi Perpres Nomor 87 Tahun 2016 PELAIHARI, MK- Dinas Pendidikan Tanah Laut bersama Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan menyosialisasikan Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, Kamis (1/12). “Sosialisasi ini sesuai dengan instruksi Menteri dalam Negeri terkait sosialisasi Saber Pungli,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan Nurholis Majid. Diungkapkannya, sosialisasi bertujuan menyatukan pemahaman bahwa pungli tidak diperbolehkan. “Harapannya seluruh pelayanan masyarakat bisa menjalankan tugasnya dengan baik, dan menjauhi praktek pungli,” katanya. Wakil Bupati H Sukamta mengatakan, sosialisasi merupakan salah satu bentuk keseriusan untuk menghilangkan praktek pungli di Tanah Laut. “Kepala sekolah dan tenaga pendidik harus mengikuti sosialisasi dengan baik, sehingga tidak terjadi praktek pungli di sekolah,” katanya.(ananda)

PELAIHARI, MK- Sebanyak 152 siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD mengakhiri pelatihannya di kawasan Pantai Asmara, Kecamatan Jorong, Tanah Laut. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah mengikuti prosesi pembaretan bersama Kabag Latihan Resimen Induk Daerah Militer VI/Mulawarman Kolonel Cahyono. Prosesi dilakukan dengan penyematan kualifikasi Yudha Wastu Pramukha dan briveta Hirbak Madya. Kolonel Cahyono mengatakan, proses pembaretan merupakan suatu pengakuan dan penghargaan kepada prajurit infanteri. Mereka diharapkan mampu bergerak di berbagai medan dan menjadi garda terdepan menjaga NKRI. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah mengaku senang dan bangga bisa mengikuti prosesi pembaretan para prajurit yang sudah siap bertugas. “Kami berharap kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan TNI terus terjalan baik dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.(ananda)

ANANDA/MK

PEMBARETAN: Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah sematkan baret pada prajurit TNI AD yang mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama.


SENI & BUDAYA

B6

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Puluhan Sastrawan Kunjungi Sekolah-Sekolah Selain ceramah sastra, kegiatan yang menarik pada acara Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XIII di Pelaihari, Tanah Laut, yang akan dibuka pada Jumat (2/12) malam ini, adalah masuknya puluhan sastrawan Kalsel ke sekolah-sekolah. Wartawan: Sandi Firly/MK

K

EGIATAN Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB) itu dimaksudkan agar para siswa lebih mengenal sastrawan di Banua. Lebih jauh lagi mengetahui bagaimana para sastrawan itu berkarya. Tentu saja, para siswa dapat bertanya apa saja seputar sastra kepada sastrawan yang akan mengunjungi sekolah mereka yang dijadwalkan pada Sabtu (3/12) pagi. Beberapa sekolah yang akan dikunjungi sastrawan ialah SMAN 1 Pelaihari yang nantinya akan hadir

Ali Syamsudin Arsy (Banjarbaru), Syarkian Noor Hadie (Batola), Nailiya Nikmah JKF (Banjarmasin), Helwatin Najwa (Kotabaru) dan Ratih Ayuningrum (Kotabaru). Kemudian di SMA PGRI Pelaihari ada Asep Fauzi (Kotabaru), Aliman Syahrani (HSS), Isuur Loeweng (Banjarbaru), Rezqie M. A. Atmanegara (HST), dan Hatmiati Masy’ud (HSU). Di SMKN 1 Pelaihari akan hadir Arsyad Indradi (Banjarbaru), Andi Jamaluddin ARAK (Tanbu), Hardiansyah Ismail (HSS), Miranda Seftiana (HSS), dan Mahdalena (Tanbu).

Adapun di SMKN 2 Pelaihari akan dikunjungi Iberamsyah Barbary (Banjarbaru), H.M. Hasbi Salim (HSU), Abdurrahman El Husaini (Banjar), Dewi Alfianti (Banjarmasin), dan Nauka Nayana Prasadini (Banjarbaru). Dan terakhir di SPP SNAKMA Pelaihari ada Imam Bukhori (Balangan), Fahrurraji Asmuni (HSU), Syarif Hidayatullah (Batola), Zaidinnor (HST), dan Agustina Tha Thamrin (Bjb). Ketua Panitia ASKS XIII Tala menjelaskan, Jamal T Suryanata Suryan sastrawan masuk sekolah ini pada beberapa ASKS sebelumnya juga dilakukan. “Ini ddimaksudkan agar dapat mengenal lebih para pelajar dapa jauh sastrawan banua, dan memereka, serta pemangenal karya mer sastra,” jelasnya. haman sekitar sa Namun, jadw jadwal kunjungan sassekolah-sekolah pada trawan ke sekol pagi itu dikhawatirSabtu (3/12) pag

kan akan membuat acara seminar pada pagi yang sama menjadi sepi peserta. “Acara kunjungan dan seminar itu kan sama-sama pagi sekitar pukul setengah sembilan. Nah, apabila para sastrawan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, lalu siapa yang menjadi peserta seminar?” ujar Aliansyah Jumbawuya, cerpenis asal Banjarbaru. Ia menyarankan bagaimana caranya agar para sastrawan yang melakukan kunjungan ke sekolah itu tetap bisa menghadiri seminar. “Sebab, mereka inilah yang diharapkan menjadi peserta seminar. Jadi, sebaiknya seminar dilaksanakan setelah acara kunjungan selesai saja,” ucapnya. Kendati demikian, panitia memang telah menyiapkan agenda technical meeting pada Jumat (2/12) sore sekitar pukul empat. Pada saat inilah akan dilakukan pemantapan jadwal kegiatan sehingga bisa berjalan lancar.()

PENYAIR: Asrizal Nur asal Riau, yang akan memberikan workshop dan penampilan di acara ASKS XIII di Pelaihari, Tala. Dan sejumlah buku yang akan diluncurkan di ASKS XIII Pelaihari, Tala.

Jadwal ASKS XIII Pelaihari, Tala Aruh Sastra Kalimantan Selatan XIII di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut Digelar 2-4 Desember 2016. Berikut jadwal lengkap kegiatan: Jumat, 2 Desember 2016 1. Technical Meeting (16.00-18.00) 2. Pembukaan (20.00-21.30) 3. Parade Baca Puisi (21.30-23.00) 4. Konser Puisi Multimedia--Asrizal Nur (23.00-24.00) Tempat Kegiatan: Gedung Balairung Pelaihari SABTU, 3 Desember 2016 1. Launching Buku Antologi Cerpen Kalsel 2016 (08.30-09.00) 2. Seminar Sastra (09.00-12.30) Narsum: Soni Farid Maulana (Bandung) Narsum: Hairus Salim (Yogyakarta) 2. Baca Puisi Selingan Deklamator: Iman Soleh II (Bandung) Tempat Kegiatan: Gedung Balairung Pelaihari 3. Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (08.0012.00) Narsum: 25 Sastrawan Kalsel Tempat Kegiatan: SMAN 1 Pelaihari, SMA PGRI Pelaihari, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 2 Pelaihari, SPP SNAKMA Pelaihari 4. Workshop Baca Puisi (08.00-17.00) Narsum: Asrizal Nur Peserta: Guru Bhs Indonesia SMP se-Kab. Tanah Laut Tempat Kegiatan: Ruang Pustardok Tanah Laut 5. Sidang Pleno ASKS XIII Tempat Kegiatan: Gedung Balairung Pelaihari 6. Pergelaran Seni dan Baca Puisi Perwakilan Kab/Kota Tempat Kegiatan: Panggung terbuka di depan Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari MINGGU, 4 Desember 2016 1. Pengumuman dan Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba ASKS XIII Tahun 2016 (08.00-08.30) 2. Diskusi Novel Banjar (08.30-12.30) Narsum: Dr. Noor Baity, M.Pd. (Banjarmasin) 3. Dialog Sastra (08.30-12.30) Narsum: Randu Alamsyah (Banjarbaru, Radar Banjarmasin) 4. Baca Puisi Selingan Deklamator: Rudi Karno (Banjarmasin) Tempat Kegiatan: Gedung Balairung Pelaihari

Agenda Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB) ASKS XIII Kabupaten Tala SMAN 1 Pelaihari 1.

Ali Syamsudin Arsy (Bjb)

2.

Syarkian Noor Hadie (Batola)

3.

Nailiya Nikmah JKF (Bjm)

4.

Helwatin Najwa (Kotabaru)

5.

Ratih Ayuningrum (Kotabaru)

SMA PGRI Pelaihari 1.

Asep Fauzi (Kotabaru)

2.

Aliman Syahrani (HSS)

3.

Isuur Loeweng (Bjb)

4.

Rezqie M. A. Atmanegara (HST)

5.

Hatmiati Masy’ud (HSU)

SMKN 1 Pelaihari 1.

Arsyad Indradi (Bjb)

2.

Andi Jamaluddin ARAK (Tanbu)

3.

Hardiansyah Ismail (HSS)

4.

Miranda Seftiana (HSS)

5.

Mahdalena (Tanbu)

SMKN 2 Pelaihari 1.

Iberamsyah Barbary (Bjb)

2.

H.M. Hasbi Salim (HSU)

3.

Abdurrahman El Husaini (Banjar)

4. 5.

Dewi Alfianti (Bjm) Nauka Nayana Prasadini (Bjb)

SPP SNAKMA Pelaihari 1.

Imam Bukhori (Balangan)

2.

Fahrurraji Asmuni (HSU)

3.

Syarif Hidayatullah (Batola)

4.

Zaidinnor (HST)

5.

Agustina Thamrin (Bjb)

ISTIMEWA

Sanggar Buluh Marindu Siapkan Latihan di Alam Terbuka Ajamuddin Tifani Banjarmasin

Karam aku ingat kamu, sebab, bukanlah laut namanya jika kau tak membiarkan perahu berkaraman pada lenguh-lunglaiku, pada puncak ketinggian aku kenang biru jubahmu yang menjelma gelombang laut, tempat kapalku yang fana menemukan kekaramannya yang baka subuh hari kita berjumpa di pantai kau serahkan itu padaku “jadilah gelombang, karang, pasir, pantai, jadilah jadilah riak, badai, camar, gua-gua di dasarnya, jadilah jadilah ikan, cakrawala, jadilah laut,” ucapmu basah tapi, adakah kau ingat aku saat ini, sebab, bukan laut namanya, jika aku tak membiarkan perahumu karam di tengahnya : puisi ini terdapat dalam buku Tanah Perjanjian. Penulis: Ajamuddin Tifani. Cetakan: I, 2005. Penerbit: Hasta Mitra, Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Bengkel Seni ’78 Jakarta. Tebal: xxvii + 286 halaman (169 puisi)

AMUNTAI, MK- Sanggar Buluh Marindu HST akan menggelar latihan seni dan sastra di alam terbuka di penghujung tahun 2016. Rizqie Muhammad AlFazar Atmanegara selaku ketua Sanggar Buluh Marindu mengungkapkan, pelatihan seni di alam terbuka ini nantinya meliputi pelatihan olah vocal, olah tubuh, olah sukma sekaligus pelatihan teater dan kepenulisan (puisi dan cerpen) saat di alam terbuka. “ Adapun tempat yang akan kami dijadikan pelatihan

seperti yakni tempat rekreasi di Kabupaten HST seperti Taman Wisata Air Pagat, Banyu Panas atau Manggasang, Waki, atau Lok Naga yang memang memiliki nilai nilai sejarah yang patut dibanggakan oleh generasi Buluh Marindu dan masyarakat HST,” terangnya. Rizqie menjelaskan, selama ini anggota sanggar banyak beraktivitas dalam lingkungan Sekolah SMA Negeri 2 Barabai saja, dan sangat jarang berinteraksi dengan alam sekitarnya. “Jadi, sela-

in untuk megusir kebosanan, pelatihan alam ini bertujuan agar jiwa dan daya rangsang kreativitas anggota sanggar lebih peka menangkap inspirasi yang ada di sekitar lingkungannya. Khususnya lebih mendekatkan diri terhadap alam, karena alam sebagai urat nadi kehidupan bagi manusia,” tandasnya. Rizqie berharap semua anggota dapat mengikuti pelatihan ini. “Kepada ke alam, mengasah kreativitas diri menajamkan karya seni,” ucapnya.(budi)

Sanggar Tari Nuansa Juara LKTD 2016 BANJARMASIN, MKSanggar Tari Nuansa Banjarmasin berhasil menyabet Juara Pertama dalam Lomba Karya Tari Daerah (LKTD) 2016 yang digelar Dinas Pariwisata Budaya dan Seni Kota Banjarmasin, 27 November 2016 lalu. Ketua Sanggar Seni Nuansa Budi Bakhtiar Sanderta mengucapkan syukur atas keberhasilan mereka. “Alhamdulillah, berkat ketekunan latihan akhir-

nya kami meraih kemenangan. Dan apa yang kami peroleh ini akan kami jadikan motivasi agar kami berkarya lebih baik lagi,” terangnya. Budi menjelaskan, Tari Waris Sumangat yang mereka bawakan saat lomba menceritakan bahwa generasi muda harus punya semangat juang untuk bisa membangun Banua. “Masa depan Banua justru ada di tangan generasi muda. Kalau bukan ke-

pada mereka, kepada siapa lagi kita berharap. Di situlah esensi yang ingin kita bangun dan tanamkan kepada masyarakat dalam tarian kami,” tegasnya. Sementara itu, Juara 2 diraih Sanggar Nuansa Parimata dengan Tari Plintang Diri yang menyiratkan makna ketidaktentuan arah hidup yang membawa pada kehancuran bila tidak kembali ke jalan kebaikan dan kebenaran.(budi)

Penyanyi Termahal BINTANG pop Amerika Taylor Swift, boy band One Direction dan penyanyi Inggris Adele menjadi musisi-musisi berbayaran paling mahal di dunia tahun ini, simpul majalah Forbes seperti dikutip Reuters. Dengan pendapatan 170 juta dolar AS dari konser, rekaman, iklan dan pendapatan lainnya, Swift (26), dipredikati sebagai musisi paling mahal pada 2016. Total pendapatan kotornya adalah sekitar 200 juta dolar AS berkat tur dunia “1989”. Tempat kedua ditempati One Direction, band pop Inggris-Irlandia, yang meraup 110 juta dolar AS dan total 200 juta dolar AS berkat tur On The Road Again. Anggota band ini adalah Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles, Louis Tomlinson, dan sebelumnya Zayn Malik. Peringkat ketiga ditempati pelantun “Hello”, Adele (28) dengan 80,5 juta dolar AS. Adele terus berjaya tahun ini dan mengeduk jutaan dolar AS per malam untuk sekali pertunjukan. Madonna yang turnya “Rebel Heart” menghasilkan pemasukan kotor 170 juta dolar AS, berada di tempat keempat

Taylor Swift ANT

dengan 76,5 juta dolar AS. Berikutnya yang masuk 10 besar berbayaran paling mahal adalah penyanyi kelahiran Barbados, Rihanna, dengan 75 juta dolar AS, penyanyi country Garth Brooks (70 juta dolar AS, band rock veteran AC/DC (67,5 juta dolar AS), Rolling Stones (66,5 juta dolar AS), DJ Calvin Harris (63 juta dolar AS) dan Diddy (62 juta dolar AS). Tahun ini 30 musisi total mendapatkan bayaran 1,8 miliar dolar AS.(ant)


ADVERTORIAL TABALONG

B7

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Komitmen Tinggi Sejahterakan Masyarakat B

Tabalong Raih Penghargaan Karya Bhakti Koperasi

ERBAGAI penghargaan diraih Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani di tahun 2016 ini. Salah satunya, penghargaan Karya Bhakti Koperasi dan UMKM dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Penghargaan itu diserahkan saat peringatan Hari Koperasi Nasional di Jambi, pertengahan tahun lalu. Diraihnya penghargaan tersebut karena Bupati Tabalong dianggap telah berdedikasi dan berkomitmen dalam memperjuangkan nasib koperasi dan usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan, diraihnya penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan koperasi dan UMKM di Kabupaten Tabalong, kususnya Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Tabalong. “Semua penghargaan yang kita terima, khususnya untuk penghargaan Karya Bhakti Koperasi tersebut patut disyukuri, karena itu merupakan sebuah hasil dari keseriusan dan kerja keras kita semua," ujarnya. Tentu ungkapnya, penghargaan itu membuat semua pihak lebih semangat lagi untuk meningkatkan program koperasi dan UMKM. Meskipun sejak kepemimpinannya, sudah tumbuh ribuan wirausaha baru, bahkan memunculkan peningkatan indek pembangunan manusia (IPM) dari peringkat sepuluh ke peringkat tiga. “Semua itu murni sebagai upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang saat ini mulai menurun akibat anjloknya harga komuditas dunia,” tandasnya. Terkait upaya menumbuhkembangkan koperasi di Tabalong, saat ini pemkab Tabalong juga selalu melakukan pendampingan ke kope-

rasi untuk melakukan pembinaan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memotivasi koperasikoperasi yang mati suri untuk kembali aktif. Sekadar informasi, koperasi yang berhasil meraih penghargaan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pertengahan lalu, yaitu Koperasi Banua Bauntung Tanjung Kabupaten Tabalong. Koperasi tersebut penghargaan sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016. Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tabalong, Hj Hamida Munawarah mengatakan, penghargaan tersebut diperoleh karena berprestasi dalam melakukan pembinaan terhadap anggotanya. "Penghargaan Koperasi Berprestasi Nasional 2016 diberikan saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-69 di Jambi, salah satunya Koperasi Banua Bauntung Tanjung," ujarnya. Sejak berdiri koperasi Banua Bauntung ini sampai sekarang masih aktif, bahkan kesejahteraan anggotanya pun terlihat terus meningkat. Koperasi Banua Bauntung berdiri sejak Juni 2005 dengan aset mencapai Rp 5 Miliar lebih dan jumlah anggota sebanyak 205 orang termasuk pelaku usaha mikro. Hamida berharap koperasi-koperasi yang lain yang di kabupaten Tabalong dapat mencontoh koperasi Banua Bauntung ini. Ia mengatakan, penghargaan-penghargaan yang berhasil diraih oleh koperasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sebagai permulaan dari keberlangsungan koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. “Kami berharap, koperasi-koperasi yang di Kabupaten Tabalong dapat lebih mengukir prestasi yang lebih banyak lagi. Kita juga akan terus melakukan pembinaan terhadap koperasikoperasi yang ada, termasuk koperasi yang mati suri," ujarnya.(herry)

Disperindagkop Terus Lakukan Pembinaan MESKI tidak semua koperasi di Kabupaten Tabalong aktif, pemkab Tabalong melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Kabupaten Tabalong, terus berupaya agar koperasi-koperasi yang mati suri dapat aktif kembali. Menurut Plt Kepala Disperindagkop & UKM Tabalong, Hj Hamida Munawarah, saat ini pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang ada di Bumi Sarabakawa. "Di Tabalong terdapat sebanyak 97 koperasi, yaitu 33 koperasi sangat aktif, 47 aktif, sedangkan 22 sisanya mati suri," ujarnya. Meski demikian lanjut Hamida, perkembangan koperasi di Tabalong terjadi peningkatan menyusul terbentuknya tujuh koperasi baru. "Secara kuantitas jumlah koperasi di Tabalong memang bertambah. Tapi

dari segi kualitas, ternyata sebanyak 22 koperasi tidak aktif dan tidak pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan," terangnya. Kondisi ini, sebut Hamida, mendorong jajaran Disperindagkop dan UKM melakukan diagnosa terhadap koperasi yang mati suri, termasuk koperasi aktif yang tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Hamida mengatakan, kemajuan koperasi sangat ditentukan oleh tiga pilar penyangga, yaitu pengawas, pengurus, dan anggota. Jika salah satunya tidak menjalankan tugas dan fungsinya, maka koperasi akan mati. Melaksanakan Rapat Anggota Tahunan ungkapnya menjadi salah satu tolok ukur yang penting dalam menentukan sehat tidaknya suatu koperasi. Selain itu, tambahnya, mengangkat kepercayaan anggota terhadap koperasi juga termasuk salah satu faktor penting dalam koperasi.(herry)

KOPERASI BERPRESTASI: Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, memberikan hadiah dan penghargaan kepada koperasi-koperasi yang berprestasi di Kabupaten Tabalong.

FOTO-FOTO: HUMAS

DAPAT PENGHARGAAN: Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani saat menerima penghargaan Karya Bhakti Koperasi dan UMKM dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga pertengahan tahun lalu.

Tabalong Luncurkan Kredit Tanpa Bunga untuk UKM PEMERINTAH Kabupaten Tabalong akan meluncurkan Program Kredit Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) yang diprioritaskan bagi usaha mikro. Menariknya kredit, yang diberikan nantinya tanpa bunga alias nol bunga. Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Daerah Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan

Daerah (DPKKD) Kabupaten Tabalong, Husin Ansyari, pemerintah daerah ingin memajukan usaha mikro sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Besar kredit Gerbang Emas bagi usaha mikro mulai Rp 1 juta sampai Rp 20 juta dengan aneka usaha termasuk industri rumah tangga. “Untuk program kredit Gerbang Emas ini, Pemerintah Ka-

PRODUK KOPERASI: Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani bersama Ketua TP PKK Tabalong Hj Syarifah Syifa melihat-lihat produk rumahan yang dibuat oleh anggota-anggota koperasi.

bupaten Tabalong mengalokasikan dana Rp 3 miliar pada APBD perubahan 2016,” katanya. Dana Rp 3 miliar tersebut jelas Husin, nantinya disalurkan ke tiga Badan Perkreditan Rakyat (BPR) di Kecamatan Haruai, Kelua dan Muara Uya. BPR yang mendapatkan suntikan modal masing-masing Rp 1 miliar ini dikelola oleh perusahaan

HARI KOPERASI: Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, saat menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Koperasi ke 69 di Kabupaten Tabalong.

PPKL Bantu Hidupkan Koperasi yang Mati Suri PEMERINTAH pusat terus berusaha meningkatkan perannya dalam membina koperasi agar lebih maju dan mampu menjadi soko guru ekonomi bangsa ini. Begitu pula pemerintah kabupaten Tabalong yang sampai saat ini terus melakukan pendampingan. Terhitung sejak tanggal 1 Juli 2016 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah menugaskan tiga orang PPKL (Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan) untuk membantu memberikan pengetahuan tentang pentingnya berkoperasi kepada masyarakat. Dengan itu, diharapkan muncul koperasi-koperasi baru. Dalam melaksanakan tugasnya para PPKL ini harus mendatangi

satu persatu koperasi yang ada di Tabalong, baik yang aktif atau tidak aktif yang berjumlah 97 koperasi. Dari berbagai kendala yang dikeluhkan oleh pengurus koperasi, yaitu kurang optimisnya para anggota koperasi terhadap hasil yang diperoleh mereka. Selain itu, mereka juga mengungkapkan bahwa kebanyakan dari anggota koperasi bahkan pengurus itu sendiri tidak peduli terhadap koperasi itu sendiri. Sedangkan permasalahan yang membuat koperasi menjadi tidak aktif atau mati suri, yaitu seperti utang anggota yang belum dibayar. PPKL Kecamatan Muara Uya, Suyatno mengatakan, masing mereka mendata empat koperasi

yang aktif tapi belum RAT, karenanya untuk dapat aktif mereka harus melakukan RAT. "Kami akan berusaha mencarikan solusi terbaik untuk mereka, agar koperasi mereka dapat kembali dan anggotanya ” ujar Suyatno PPKL asal Kecamatan Muara Uya. PPKL bersama dengan Disperindagkop & UKM Tabalong optimistis bisa memberikan keyakinan kepada pengurus dan anggota koperas yang mati suri untuk kembali aktif. Dengan sinergitas yang baik, ungkapnya, semua akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Sementara itu Pengawas KUD Catur Karya, Sujono mengatakan, pihaknya merasa sangat terbantu ka-

rena adanya PPKL. "Dengan adanya PPKL, kita para pengurus koperasi merasa sangat terbantu," ujarnya. Keberadaan PPKL ungkapnya, membuat pengurus merasa mendapat semangat baru, hingga optimistis untuk kembali mengaktifkan koperasi. KUD Catur karya beber Sujono sebelumnya vakum dan sekarang sudah mulai ada aktifitas kembali dengan kehadiran PPKL. "Masyarakat setempat mulai menyadari pentingnya berkoperasi untuk meningkatkan taraf hidupnya. Karena dengan adanya koperasi, permasalahan keuangan mereka dapat terbantu, meskipun secara bertahap,” ujarnya.(herry)

daerah dengan harapan bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan serta pendapatan daerah. Perusahaan Daerah BPR sendiri dibentuk melalui Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 1997 dan Izin kementerian keuangan No SKB 676/ km17/1997, dengan nilai aset masing-masing PD BPR Haruai Rp11,9 miliar, Kelua Rp11 miliar, dan Muara Uya Rp21 miliar.(herry)


B8

BARITO PUTERA

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

KEHORMATAN KANDANG TERJAGA H Iyun: Semangat Pemain Sangat Luar Biasa!

Kandang Barito Putera masih angker bagi para tamu. Buktinya berhasil mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 1-0 pada lanjutan TSC A 2016 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, kemarin. Wartawan: Suhaimi Hidayat/MK

B

ARITO Putera berhasil mengalahkan tim sepulau itu pada menit ke-74 lewat gol yang dihasilkan Luis Junior. Luis Junior berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang yang dijaga Nadeo Arga Winata lewat tendangan bebas di luar kotak 16. Dua insiden yang cukup merugikan Laskar Antasari terjadi di pertandingan kemarin, salah satunya saat gol Adam Alis pada menit ke-69 dianulir wasit karena dianggap offside. Dan pada babak akhir pertandingan sempat terjadi insiden di mana salah satu pemain Barito Putera harus diberi kartu merah yakni M Roby.

Usai laga, caretaker Barito Putera Yunan Hilmi menyatakan kegembiraannya terhadap kemenangan timnya ini. Meski demikian, dia juga mengeritik kepemimpinan wasit, utamanya gol Adam Alis yang dianulir dan dikartu merahnya M Roby di menit akhir, padahal dalam keadaan cedera. “Tapi itulah fenomena jalannya pertandingan, kita pun harus menerima semua keputusan wasit, yang pasti kita sudah berhasil menang,” ujarnya. Sementara itu, H Yuni Abdi Nur Sulaiman acungkan jempol buat Laskar Antasari. “Semangat pemain sungguh luar biasa,” ucap putra almarhum H Abdussamad Sulaiman HB ini. Hanya saja ia sangat menyayangkan keputusan wasit yang menganulir satu gol dalam pertandingan yang berakhir selepas Magrib itu. “Wasit tak bijak dalam mengambil keputusan hingga Barito yang harusnya unggul 2-0 satu golnya dianulir,” ujar Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) ini. Bahkan satu kartu merah yang diberikan wasit kepada salah seorang pemain Barito bukan lah keputusan bijak. Ia melihat justru Roby yang dilanggar. “Semoga pada laga kandang 4 Desember nanti tim kita kembali menang,” harapnya.()


POLITIKA

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

C1

Paman Birin Bertaruh Pengaruh

P arlemen

Jelang Musdalub Golkar, Kekuatan Iskandar Mengakar DOK/MK

Puar Junaidi Anggota FPG DPRD Kalsel

Tiga Nama ke DPP TEKA-teki siapa yang akan mengisi kursi Ketua DPRD Kalsel pasca ditinggalkan Hj Noormiliyani Aberani Sulaiman yang kini maju berlaga dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) 2017, hingga kini belum juga terjawab. Bahkan, sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel masih mereka-reka, siapa yang dipercaya mengemban jabatan pimpinan dewan. "Hingga saat ini, kami belum mengetahui siapa yang bakal dipercaya mengemban amanah tersebut," ucap anggota FPG DPRD Kalsel, Puar Junaidi, Kamis (1/12). Anggota Komisi IV ini mengaku tak menerima kabar nama mama yang direkomendasikan DPD Partai Golkar Kalsel ke DPP Golkar di Jakarta. Sedangkan, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah mengaku sudah memasukkan tiga nama ke DPP Golkar. Sayangnya, mantan anggota DPR RI ini enggan menyebut tiga nama itu. "Nama-namanya masih kita rahasiakan," kata Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini. Ia menjelaskan tiga nama itu memenuhi kriteria sebagai Ketua DPRD Kalsel. Sebab, semua calon Ketua DPRD Kalsel punya jenjang pendidikan minimal S1."Dia jua punya pengalaman minimal 1 periode sebagai anggota DPRD," tutur Iskandar. Ia berjanji akan mengekspose nama Ketua DPRD Kalsel, jika telah mendapat restu DPP Golkar."Insya Allah, dalam waktu dekat sudah ada keputusan DPP Golkar," tandasnya.(syarif)

Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kalsel yang kini membelah dalam dua poros yakni Gusti Iskandar Sukma Alamsyah versus Gubernur H Sahbirin Noor menjadi sorotan publik. Wartawan: Syarif/MK

A

GENDA suksesi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub)

Partai Golkar 2016, memang akan mempertemukan dua kekuatan di tubuh parpol beringin. Hampir dipastikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin sudah mendapat tiket dari restu Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, bersama Sekjennya, Idrus Marham. Sedangkan, ‘calon petahana’ Gusti Iskandar Sukma Alamsyah kabarnya sudah menghimpun kekuatan internal lewat ajang musyawarah daerah (musda) secara maraton di 13 kabupaten dan kota di Kalsel. Apalagi, Gusti Iskandar kini

memegang jabatan sebagai pelaksana tugas (plt) ketua, serta diklaim sebagai kader sejati Golkar. Pengamat politik FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Jamaluddin mengakui ada risiko besar yang harus dihadapi Paman Birin jika bertaruh dalam Musdalub Partai Golkar Kalsel, apalagi harus menumbangkan kekuatan Gusti Iskandar yang sudah mengakar di tubuh beringin. "Kalau memang Sahbirin Noor yakin menang dalam Musdalub Partai Golkar nanti tak menjadi persoalan. Namun, pertanyaannya

adalah ketika Gubernur Kalsel ini kalah dalam Musdalub Golkar, tentu citranya bisa saja runtuh," ucap Jamaluddin kepada wartawan Media Kalimantan, Kamis (1/12). Sebaliknya, beber dia, jika Gusti Iskandar yang berhasil unggul, tentu namanya akan semakin berkibar, sebab mampu mengalahkan tokoh yang memegang kendali Pemprov Kalsel. Sisi lain, Wakil Dekan II FISIP ULM ini mengakui pasca ditinggalkan sang tokoh berpengaruh almarhum H Abdussamad Sulaiman HB atau akrab disapa H Leman, tentu tantangan Partai Golkar ke depan, sangat berat.

DPT Batola Dipastikan Bertambah BANJARMASIN, MK- KPUD Barito Kuala (Batola) memastikan jadwal penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2017 pada 6 Desember 2016. Dari daftar pemilih sementara (DPS) berjumlah 222.494 orang, dipastikan akan bertambah dalam penetapan DPT. Penambahan jumlah DPS yang sudah direkap di 17 kecamatan di Batola, akan disampaikan pada rapat penetapan DPT. Dari hasil laporan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengungkapkan hasil penambahan jumlah DPS ke DPT yang akan diketahui. "Memang ada penambahan yang direkap di tingkat kecamatan, berapa penambahannya akan diketahui pada rapat pleno penetapan DPT," tutur komisioner KPUD Batola, Maziniah Elmi kepada wartawan Media Kalimantan, Kamis (1/12). Ia mengatakan dalam penetapan DPT, KPUD juga akan mengundang Panwaslu Batola dan tim pemenangan pasangan calon. Dengan begitu, beber Maziniah, jika masih ada data pemilih yang belum terdaftar di DPS, bisa ditambahkan ke dokumen pemilih itu. Masih menurut Maziniah, sebelum DPT ditetapkan, masukan dari Panwaslu Batola maupun tim penenangan calon akan diakomodir dalam rapat pleno pada 6 Desember 2016. Jika berkaca dari hasil penetapan jumlah DPS Batola, tercatat pemilih

Gunakan Sistem Suara Berantai

KPUDBATOLA

PEMILIH PEMULA: Pelajar SMA di Kecamatan Tamban yang mengikuti sosialisasi pemilu sebagai pemilih pemula.

laki-laki mencapai 111.532 orang dan pemilih perempuan 110.962 orang, dengan total 222.494 pemilih. Namun data tersebut masih dilakukan pemutakhiran untuk mengakomodir pemilih yang me-

"Golkar harus memikirkan masa depan, termasuk untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Makanya, misi Golkar untuk kembali mempertahankan kejayaan begitu kuat," papar jebolan magister politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini. Jamaluddin melihat kedua figur baik Paman Birin maupun Gusti Iskandar yang menyatakan kesiapannya maju dalam Musdalub Golkar Kalsel 2016, tentu mempertimbangkan hal tersebut."Golkar tak ingin pemilih setia mereka beralih ke parpol lain," pungkasnya.()

miliki hak suara di Pilkada 2017. "Saya belum bisa memastikan berapa persen kenaikan DPS yang akan dijadikan DPT, karena memang belum direkap di tingkat kabupaten," pungkasnya.(amran)

BANJARMASIN, MKParpol pengusung kini melebur bersama tim pemenangan calon Bupati-Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) dan Hulu Sungai Utara (HSU) agar efektif dalam memetakan basis kantong suara jelang Pilkada 2017. Pemetaan wilayah merupakan bagian dari strategi pemenangan. Sebab, dengan geopolitik itu, bisa diketahui daerah yang dinilai lemah dalam merebut suara pemilih, sehingga bisa dievaluasi bagi parpol dan tim pemenangan calon. Wakil Ketua DPW PKB Kalsel, Hormansyah mengungkapkan dari 17 kecamatan dan 201 desa di Kabupaten Batola, telah dilakukan koordinasi internal dengan memanfaatkan waktu kampanye dialogis. Ia mengaku memang ada beberapa desa yang merupakan zona lemah bagi duet H Bahrian Noor-H Suwandi. Sayangnya, Hormansyah menolak menyebutkannya. “Yang pasti, dengan gerakan parpol pengusung, tim pemenangan serta kader PKB di

Batola, jelas tujuan utamanya adalah pemenangan pasangan H Bahrian-H Suwandi,” ucap Ketua FPKB DPRD Kalsel ini kepada wartawan Media Kalimantan, Kamis (1/12). Sedangkan, menurut dia, untuk pemenangan duet calon Bupati-Wabup HSU Mukhsin Haita-Hasib Salim, Hormansyah menjelaskan saat ini dukungan mesin politik terbilang cukup efektif. “Kami sudah memetakan wilayah pemenangan di HSU. Termasuk, zona mana yang lemah untuk diperkuat kembali. Namun, hal ini bukan konsumsi publik,” ucap Hormansyah. Ia yakin dengan menerapkan sistem suara berantai, seperti beberapa anggota DPRD Kalsel dan DPRD Batola dan HSU yang memiliki jaringan keluarga bisa didorong untuk memenangkan jago PKB. “Nah, pihak keluarga juga bisa mempengaruhi tetangga terdekatnya untuk menyalurkan hak suara kepada pasangan dukungan PKB. Targetnya jelas, adalah menang,” ujarnya.(amran)


C2

POLITIKA & HUKUM

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Mendandani Politik Indonesia yang Bopeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berusaha mendandani politik Indonesia yang bopeng karena korupsi.

Pro Kontra UU ITE JAKARTA, MK- Revisi UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE dianggap sebagai ancaman bagi kebebasan berekspresi di Indonesia. Dampak revisi UU ITE tersebut dikhawatirkan oleh Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers). Direktur Eksekutif LBH Pers Nawawi Bahrudin mengatakan, revisi UU ITE hanyalah bentuk legitimasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengekang sikap kritis masyarakat yang semakin masif di era digital seperti sekarang ini. “Perubahan yang dilakukan terkait UU ITE ini hanyalah melegitimasi kepentingan pemerintah agar sikap kritis masyarakat Indonesia dikekang dengan menambahkan kewenangan-kewenangan baru pemerintah,” tandas Nawawi Bahrudin. “Semua revisi lebih banyak memberikan kewenangan-kewenangan baru kepada pemerintah,” lanjutnya. Menurut Nawawi Bahrudin, pemerintah seharusnya mencabut ketentuan Pasal 27 Ayat (3), bukan hanya mengurangi ancaman hukumannya dari enam tahun menjadi empat tahun. Mengurangi ancaman hukuman tidak menjawab akar masalah karena dalam praktiknya, aparat penegak hukum kerap menggunakan tuduhan ganda, pasal berlapis, sehingga ancaman pidana yang ada dapat menahan sesorang yang dilaporkan atas pasal 27 Ayat (3). Terkait dengan right to be forgotten yang ditambahkan pada Pasal 26, mengenai pemberitaan di masa lalu, Nawawi Bahrudin menilai ketentuan ini dapat menjadi sensor berita. “Ketentuan ini bisa berakibat negatif karena dapat menjadi alat baru

S

NET

untuk melakukan sensor atas berita, berita publikasi media dan jurnalis di masa lalu,” ucapnya. Praktik right to be forgotten di Eropa, lanjut Nawawi Bahrudin, masih menjadi perdebatan serius meski implementasinya hanya terhadap mesin pencari (search engine) dan tidak termasuk situs ataupun aplikasi tertentu. Perundungan dunia maya (cyberbullying) yang disisipkan pada pasal 29 menurut Nawawi Bahrudin berpotensi menimbulkan overkriminalisasi, karena masih banyak ahli pidana dari negara lain yang sulit merumuskan definisi perundungan. Dalam pandangan Nawawi Bahrudin, revisi UU ITE melompat jauh karena negara belum memiliki definisi hukum yang baku mengenai perundungan di dunia nyata namun terkesan memaksakan pengertian perundungan di dunia maya. Nawawi Bahrudin menambahkan, ketiadaan definisi perundungan

dapat menyebabkan rumusan yang akan digunakan bersifat lentur dan multitafsir. Tindakan tersebut berpotensi disalahgunakan sehingga terbuka celah untuk membatasi kebebasan berekspresi di dunia maya. Sementara itu, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Samuel Abrijani Pangerapan menyatakan, UU ITE yang telah direvisi, lebih berkeadilan dibandingkan sebelumnya. “UU tersebut menghindarkan penahanan serta merta dengan mengurangi ancaman hukuman bagi pelanggaran UU ITE menjadi tidak lebih dari empat tahun,” jelas Samuel mencontohkan. Pasal 27 terkait penghinaan atau pencemaran nama baik yang semula diancam hukuman paling lama enam tahun menjadi empat tahun. Begitu pula dengan pasal 29 terkait dengan ancaman kekerasan atau menakut-

nakuti dari semula 12 tahun menjadi empat tahun. Ancaman hukuman di bawah lima tahun tersebut, menurut dia, sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan begitu, aparat kepolisian tidak bisa langsung melakukan penahanan. Penangkapan hanya dapat dilakukan bila terbukti bersalah, sehingga lebih adil. “Selama ini timpang posisinya antara pelapor dan terlapor. Dulu saya laporkan Anda, saya ingin polisi tangkap Anda, sekarang tidak boleh. Polisi tidak bisa menangkap sampai Anda dibuktikan oleh pengadilan bersalah,” katanya. Selain itu, dalam perubahan UU ITE tersebut juga diatur hak untuk dilupakan (right to be forgotten), yaitu hak warga untuk menghapus memori data yang ada di internet atas putusan pengadilan. Ini merupakan hal baru yang kini juga tengah berkembang di dunia. Hal ini memberikan prinsip keadilan bagi masyarakat.(trtid/ant)

ETELAH mengusulkan dana bantuan buat partai politik, kini KPK bersama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) mengeluarkan kode etik buat politikus dan partai politik (parpol). Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyatakan, kode etik ini merupakan bagian dari usaha mencegah korupsi lewat perbaikan sistem. "Sebab, dalam negara demokratis, peran dan fungsi partai politik sangat penting dalam mewujudkan aspirasi masyarakat," kata Syarif. Syarif menjelaskan, kode etik politikus merupakan landasan perilaku bagi setiap politikus untuk menjaga martabat dan kredibilitas parpol sebagai badan hukum. Misalnya, dilarang menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan diri sendiri yang dapat merugikan kepentingan umum, bersikap adil, transparan, patuh pada hukum, akuntabel dalam berpolitik, dan menjaga jarak yang sama dengan berbagi korporasi. Sementara kode etik parpol merupakan landasan bagi parpol dalam mengelola tanggung jawab moral kehidupan politik dan bernegara, serta mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Misalnya, transparan dalam pendanaan, informasi, dan rekam jejak kader. Selain itu, menghapus nepotisme, kolusi, dan menjaga independensi lembaga birokrasi. Syarif mengatakan, sampai saat ini praktik politik di Indonesia masih bermasalah. Menurutnya, banyak politikus dan parpol yang terjerat beragam tindak pidana.

Berdasarkan data KPK, para pelaku korupsi merupakan orang yang berpendidikan. Ia memaparkan, dari sekitar 600 orang yang terjerat korupsi, setengahnya bergelar master (S2). Sementara sarjana sebanyak 200 orang dan doktor sebanyak 40 orang. "Koruptor itu memang selalu berpendidikan tinggi dan yang memegang kekuasaan," ujar Syarif. Tak hanya itu, berdasarkan data peradilan, sebanyak 32 persen pelaku korupsi yang disidang merupakan politikus. Sementara itu, sebanyak 35 kepala daerah yang didukung parpol juga dinyatakan bersalah karena terlibat korupsi. "Kenyataan itu membuat kami miris. Indonesia perlu politikus yang memberi inspirasi," ujarnya. Walaupun terdengar klise, namun kode etik ini tetap diperlukan. Peneliti senior LIPI Syamsuddin Haris mengatakan, partai politik merupakan pilar utama sistem demokrasi di Indonesia. Sebab, hampir semua penyelenggara berasal dari partai politik. Masa depan Indonesia juga berada di tangan partai politik dan politikus. Menurut Syamsuddin, jika partai politik dan politikus buruk etikanya, maka akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan publik. "Bahkan sebagian besar pasien KPK itu politisi atau setidaknya pejabat publik atau yang berhubungan dengan partai," kata Syamsuddin. Dengan kode etik ini, menurut Syamsuddin, kerangka etik perlu dimiliki oleh politikus dan parpol agar menjadi panduan dalam bertingkah laku. "Karena bagi kami bukan hanya personal tapi juga bisa untuk institusi. Katakanlah (jika) parpol lakukan kesalahan maka bisa dilikuidasi tidak bisa ikut Pemilu," ujar dia.(dtc/kmps/brtg)


JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

OPINI

KATA BIJAK HARI INI

C3

JAMBOEL HANGIT

“Politik hampir sama meng-gairahkan seperti perang, dan an a. hampir sama berbahayanya. anya Dalam perang anda dapat ha hanya alam membunuh satu kali, tapi dalam politik banyak kali.” Winston Churchill Tokoh Politik dan Pengarang Dari Inggris

UNGKAP FAKTA

DJOEN/MK

Negeri Setengah Demokrasi S

Oleh: Muhammad Riyandi Firdaus S.Sos, M.AP Dosen STIA Tabalong Dan Peneliti Muda Lembaga Kajian Politik Dan Pembangunan Daerah (IRDePos) Kalsel

DJ

O

EN

/M

K

EPERTI yang kita ketahui sekarang, sistem pemerintahan Indonesia menganut sistem demokrasi, artinya segala yang berkaitan dengan urusan rakyat, dikembalikan kepada rakyat dan untuk rakyat. Dalam perjalanannya, bangsa ini seakan masih belum siap dalam berdemokrasi. Selepas tumbangnya rezim orde baru (sentralistik), bangkitlah rezim reformasi (desentralisasi). Tumbang dan bangkit nya rezim tersebut di akibatkan oleh tuntutan rakyat yang ingin segala sesuatunya dalam konteks pemerintahan di kembalikan kepada rakyat, baik itu dalam memilih pemimpin, mengelola keuangan daerah dan sebagainya demi kepentingan rakyat (kesejahteraan). Tetapi nyatanya negeri ini berjalan setengah-setengah, dapat dikatakan demokrasi secara tidak langsung ter”otokratik”kan. Ekspansi pusat hampir terjadi diseluruh sektor kenegaraan. Sebagaimana halnya dalam konteks politik. Pemilihan calon kepala daerah yang di usung melalui sejumlah partai politik, mesti menuggu keputusan dari pusat terlebih dulu untuk mendapatkan surat “sakti”. Pertanyaanya adalah mengapa para calon kepala daerah yang tidak memiliki perahu (baca : partai politik) untuk mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah harus menunggu keputusan dari partai politik yang dipusat terlebih dahulu dalam urusan rekomendasi. Apakah partai politik yang sudah dibagi kepengurusannya per daerah tidak di fungsikan untuk merekomendasikan calon kepala daerah ? padahal sesungguhnya daerah lah yang mengetahui siapa yang pantas menjadi calon kepala daerah, bukan kepengurusan partai di pusat. Sehingga segala keputusan mengenai calon kepala daerah mesti menunggu rekomendasi dari pusat dari berbagai penilaian yang di lakukan oleh daerah. Padahal sesungguhnya daerah dapat memutuskan sendiri dalam soal kepantasan calon. Lain politik, lain administrasi. Sebagaimana dari aspek administrasi pun telah terjadi hal-hal yang demikian, sebagaimana kendali pusat sangat berpengaruh besar. Seperti halnya dalam per’urusan-urusan online. Data-data mengenai lulusanlulusan perguruan tinggi, jumlah guru, jumlah penduduk dan sebagaimana lainnya yang mengharuskan seseorang operator untuk meng”upload berkas ke server (wadah), letaknya pun harus terpusat, mengapa segala sesuatunya mesti terpusat ? apakah daerah tidak mampu melakukan hal-hal tersebut, sehingga pada ujung nya nanti untuk per’urusan-urusan yang hendak

dilaksanakan secara cepat mesti mebayar lebih. Artinya ada uang, administrasi lancar. Padahal sesungguhnya daerah dapat dan mampu melakukan hal tersebut. Begitu pula hanya dari konteks perekonomian. Ekspansi besar-besaran perusahaan yang mana notabenenya memberikan perjanjian-perjanjian bagi masyarakat daerah tetapi terkadang hanya sebatas perjanjian semu, tanpa pembuktian. Pemerintah pusat sangat ahli dalam urusan tata letak potensi sumber daya alam semisal batubara dan sawit. Hampir keseluruhan perusahaan tersebut dimiliki oleh asing yang mana seawal-awal nya cerita pemerintah pusat lah yang membuka jalan (peluang) sehingga tidak sedikit rakyat yang terlantar akibat dari ekspansi besar-besaran perusahaan berskala internasional tersebut. Efeknya bukan mereka yang merasakan, tetapi masyarakat daerah lah yang merasakan nya. Tidak kah wajibnya fungsi pemerintah pusat hanya untuk membina dan mengawasi serta menyerahkan segala urusanurusan kepada daerah. Apakah memang pusat tidak ada pekerjaan sehingga “masih” mencampuri urusan kedaerahan. Apabila memang seperti itu faktanya, sangat lah ironis. Nampaknya pada akhirnya nanti pusat lah yang akan semakin berkuasa, sehingga daerah semakin tertinggal. Otomatis daerah semakin miskin, semakin tidak berdaulat dan semakin terpinggir. Nampaknya memang hal seperti ini sudah diatur sedemikian rupa oleh kepentingan-kepentingan politis. Daerah tidak dapat banyak berbicara karena mereka yang duduk di bangku penguasa merupakan orang-orang yang sangatsangat terhormat, sehingga dalam urusan hormat-menghormati mereka ingin selalu merasa dihormati, yang mana pada akhirnya untuk berhubungan dengan para penguasa seakan dihalang-halangi oleh jarak politis. Artinya apabila memiliki sebuah kepentingan yang menguntungkan untuk mendulang pundi-pundi kekayaan, mereka lah yang diutamakan. Sedangkan yang merugikan seperti rakyat kecil kadang diberikan suguhan-suguhan berupa jaminan-jaminan semu dengan omongan sesaat tanpa pembuktian. Tidak kah negeri ini akan pecah wahai penguasa berdasi. Rakyatmu kelaparan dan semakin tersungkur melihat tingkah laku kalian yang terlalu mendominasi. Otonomi Daerah Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah mengisyaratkan bahwa daerah memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Daerah diberikan hak seluas-luasnya dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan mengedepankan asas otonomi. Artinya pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan diserahkan kepada daerah masingmasing, oleh karena nya terbentuklah undang-undang yang menaungi daerah dalam menggali potensi nya masingmasing dalam menjalankan sistem kenegaraan. Sedangkan fakta nya, apakah

Kirim Opini Anda ke: mediakalimantan@gmail.com

hal tersebut benar-benar sudah terwujud ? tidak. Pemerintahan dalam konteks ini adalah “pusat” nampaknya selalu mencampuri urusan kedaerahan sehingga daerah tidak dapat berkarya sebagaimana yang sudah diatur dan tercantum dalam undang-undang tersebut. Undang-undang tersebut nampaknya hanya sebagai kado manis bagi daerah yang entah kapan akan sebenar-benarnya terwujud. Bukan kah hal seperti ini mencirikan bahwa negara ini belum siap untuk berdemokrasi sehingga jalan nya masih tersendat-sendat. Sistem negara yang menganut sistem demokrasi nampaknya terombang-ambing, dalam artian masih ada kuasa pemerintahan pusat untuk mencampuri urusan kedaerahan. Alhasil kasus korupsi semakin meningkat, tingkat pengangguran bertambah, kemiskinan menjadi-jadi serta kesenjangan semakin parah. Apabila hal tersebut semakin menusuk kebawah, kapan rakyat merasakan apa itu kesejahteraan ? ciri-ciri sentralisitik sebagaimana zaman orde baru (otokratik) seakan terulang tapi dikemas dalam bayang-bayang otonomi (demokrasi). Nampaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat. Pertama, percayakan segala sesuatu yang sudah menjadi hak nya daerah. Baik itu dari segi pencalonan kepala daerah melalui partai politik, administrasi, ekonomi dan lain-lain cukup lah daerah sendiri yang memutuskan nya. Kedua, pengembalian kembali makna demokrasi. Hal-hal yang berkaitan dengan kerakyatan harus lah benarbenar dikembalikan kepada rakyat. Persatuan kembali sistem kenegaraan harus lah benar-benar terwujud demi kebaikan bersama. Ketiga, perbanyak aksi, bukan janji. Bagi para penguasa sudah saatnya menyadari bahwa kuasa penuh adalah ditangan rakyat. Tingkatkan aksi untuk masyarakat, bukan janji semu. Keempat, hanya membina dan mengawasi. Pemerintah pusat fungsinya hanya untuk membina dan mengawasi, bukan ikut campur tangan untuk mengatur urusan daerah. Kelima, keadilan. Seperti halnya otonomi daerah yang seharusnya memberikan kesempatan daerah untuk menggali potensi nya masing-masing, maka sudah semestinya daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) mendapatkan dana lebih (APBN) untuk meningkatkan kesejahteraannya. Tidak seperti fakta kekinian. Daerah yang memiliki kekayaan SDA, tidak mendapatkan hak sebagaimana mestinya. Hak tersebut malah terpusatkan. Sebagaimana pepatah pernah mengatakan bahwa “jerami mematahkan punggung unta” yakni suatu masalah kecil yang ketika ditambahkan pada masalah-masalah yang telah ada menyebabkan masalah itu tidak dapat ditahan lagi. Sehingga pada titik akhir nya nanti apabila jerami tersebut tidak dapat dibuang, maka patahlah punggung unta tersebut. Semoga Indonesia (Negeri Setengah Demokrasi) ini tidak menjadi sebagaimana unta dalam pepatah tersebut. Amin.(*)

CANGKIR pertama yang dikenal Eropa berasal dari pusat produksi keramik Imari di Jepang. Cangkir diimpor oleh orang Eropa khusus untuk minum teh yang merupakan minuman baru pada masa itu. "Cangkir" teh (mangkuk teh) yang digunakan di Asia Timur tidak mempunyai pegangan. Cangkir pertama yang dibuat orang Eropa di Meissen juga tidak mempunyai pegangan karena sekadar meniru "cangkir" teh dari Asia.(wkp)

INFO BUKU

Judul

: Demokrasi Substansial “Risalah Kebangkrutan Liberalisme “

Penulis Penerbit Tebal buku

: Donny Gahral Adian : Koekoesan : xii+129 halaman

DEMOKRASI, belakangan ini diagung-agungkan oleh kebanyakan negara di dunia sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan seluruh warga negara. Bahkan, negaranegara di Timur Tengah yang sebelumnya menganut monarki, sebagian telah beralih kepada demokrasi serta ingin menuju demokrasi. Tujuan demokrasi pada akhirnya adalah mewujudkan kesejahteraan seluruh warga negara disertai perluasan akses politik kaum miskin, marjinal, dan minoritas. Namun saat ini, khususnya di Indonesia, demokrasi sudah berjalan keluar dari fitrahnya. Demokrasi sebagai kolektivitas politik dirobek oleh individualisme keras produk ideologi liberalisme.politik demokrasi pun bukan lagi pembangunan proyek-proyek kolektif (kesejahteraan umum), melainkan festival individualisme dan proseduralisme belaka. Di buku ini dijelaskan tentang bagaimana demokrasi politik di zaman sekarang, dimana para politisi sedang saling sikut berebut tulang politik tanpa melihat ke bawah. Demokrasi sebagai resistensi terhadap elitisme politik dimana kekuasaan di pegang oleh kaum berpunya. Menurut penulis, Proseduralisme demokrasi yang mengandung dua ancaman. Yang pertama, demokrasi di bajak oleh para anti demokrasi. Yang kedua, demokrasi merosot maknanya menjadi kompetisi para kaum berpunya. Didasarkan pada hal diatas, maka kami merasa tertarik untuk meresensi buku ini. Terlepas dari kalimat-kalimatnya yang sulit dimengerti, buku ini memiliki pembahasan yang cukup menarik, karena sangat menambah wawasan mengenai demokrasi yang dibahas secara mendasar. Pada bab pertama ini, penulis membahas mengenai hakekat politik serta hubungannya dengan demokrasi. Politik dibahas secara mendasar dengan menggunakan teori dan hasil pemikiran para ahli dan filsuf, seperti Aristoteles, Rousseau, Karl Max, dan sebagainya. Dalam bab pertama ini juga tedapat poin-poin penjelasan yang terkait dengan ontologis, epistimologis, dan aksiologis dari demokrasi. Selanjutnya, dalam bab dua, dibahas tentang kebangkitan sosial yang melahirkan paradoks dalam tubuh demokrasi liberal atau persisnya gagasan parlementarisme dalam demokrasi liberal. Dan pada bab tiga sekaligus terakhir memberi bahasan mengenai konstitusi secara mendasar serta perannya dalam menjalankan demokrasi. Lebih dari itu, dalam bab ini juga dijelaskan konstitusi bukan merupakan subjek bagi akuntabilitas demokratis dan bukan pula kehendak umum.(faz)


C4

MEDIA PROMO

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWAL 1438 H

LOWONGAN KERJA DIBUTUHKAN: Sopir, SMP/SMA, Maks 35th, SIM B1, berpengalaman bawa truk double. Kirim ke SAMAGRO, Komplek Pergudangan LIK Liang Anggang No.1 G Banjarbaru. HP. 081234568809 --------------------- MEDIA KALIMANTAN-160831-0930

AIRLINES BUSINESS CAREER membutuhkan lulusan SMA, D3, S1 usia max 26th, penampilan menarik. Utk ditraining menjadi Staff Airlines, hub: 082151721988, 08121664 1149, 0822 3309 2889 --------------------- MEDIA KALIMANTAN-160127-0226

DIBUTUHKAN DRIVER, Pria, max 35 th, SIM B dan HELPER, Pria, max 30 th, SIM C, lamaran kirim Ke SAMAGRO, Komp. Pergudangan LIK Gudang Blok. G No. 1, Liang Anggang Banjarbaru. Hubungi Hp: 081234568809 --------------------- MEDIA KALIMANTAN-160128-0227

OTOMOTIF Dijual cepat Toyota Avanza tahun 2004, warna silver, AC Dingin. Harga 80 Juta (Nego). Hubungi segera : 082251012568 --------------------- MEDIA KALIMANTAN-160517-0616

KOST Menerima Kost Wanita, bisa bulanan/harian, fasilitas lengkap: kamar mandi dalam, areal parkir luas, akses mudah. Alamat: Jl. Bhayangkara Komplek Perintis No.40 Sungai Ulin Banjarbaru. Hubungi: 082152621258 --------------------- MEDIA KALIMANTAN-161104-1203


JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Badminton & Renang Bermanfaat Cegah Kematian Dini “Studi ini tapi jangan diinterpretasikan bahwa lari atau bermain bola tidak bisa melindungi dari penyakit jantung,”

KESEHATAN

C5

Waspada, Dapur Berantakan

Bisa Bikin

Bosan berat badan terus-menerus naik? \Sebelum mencoba menyusun jadwal makan dan olahraga, cobalah untuk mengamati dapur Anda terlebih dahulu.

S

TUDI sebut kondisi dapur yang kotor dan berantakan juga bisa memicu kenaikan berat badan lho. Peneliti dari University of New South Wales menemukan bahwa dapur dalam kondisi berantakan dapat membuat seseorang menjadi stres. Pada akhirnya, tanpa disadari langkah berikutnya adalah ia akan menjadi cepat lapar dan makan lebih banyak dari biasanya. Dalam studi yang telah dipub-

OLAHRAGA bila dilakukan secara rutin dapat bermanfaat untuk kesehatan. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan sehingga seseorang bisa bebas memilih yang cocok untuknya. Namun di antara semua jenis olahraga, bila dilihat dari sisi manfaat memperpanjang umur mana kira-kira yang paling bagus? Pertanyaan tersebut yang baru-baru ini berusaha dijawab oleh studi para peneliti di Inggris. Dipublikasi di British Journal and Sports Medicine, survei pada sekitar 80 ribu orang pada tahun 1994-2008 menunjukkan dampak olahraga yang paling besar secara berurutan ada pada olahraga dengan raket, berenang, lalu kemudian aerobik. Manfaat dilihat dari hal mencegah kematian dini dan juga secara spesifik penyakit jantung serta stroke. Cara mengetahuinya adalah dengan mensurvei tiap partisipan aktivitas fisik apa yang biasanya mereka lakukan dan seberapa sering. Ada yang suka berkebun, jalan kaki, bersepeda, berenang, aerobik, dansa, berlari, rugbi, badminton, dan tenis. Setelah data dikumpulkan peneliti mengikuti perkembangan kesehatan partisipan selama rata-rata sembilan tahun. Dari situ diketahui sebanyak sekitar delapan ribu partisipan telah meninggal karena berbagai hal dan hampir dua ribu lainnya meninggal karena penyakit jantung atau stroke. Ketika hasil akhir dibandingkan, maka ditemukan bahwa partisipan yang bermain olahraga raket seperti badminton atau tenis 47 persen lebih minim resiko meninggal dini. Selanjutnya diikuti oleh olahraga berenang di angka 28 persen dan olahraga aerobik di angka 27 persen. Untuk risiko penyakit jantung dan stroke secara spesifik maka partisipan yang berolahraga dengan raket memiliki 56 persen risiko yang lebih minim dibandingkan dengan partisipan yang berolahraga lain. Sementara itu partisipan yang berenang risikonya 41 persen lebih minim dan aerobik 36 persen lebih minim. Di akhir studi peneliti namun mengatakan bukan berarti bahwa olahraga lain tidak bermanfaat. Studi dilakukan hanya untuk melihat mana yang paling berdampak. “Studi ini tapi jangan diinterpretasikan bahwa lari atau bermain bola tidak bisa melindungi dari penyakit jantung,” komentar ahli kardiolog Profesor Tim Chico dari Sheffield University seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/12/).()

Gemuk

likasikan dalam jurnal Environment and Behaviour ini dilibatkan sekitar 101 responden wanita yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk menunggu dan berdiam diri di dapur yang berantakan, sementara kelompok lainnya diminta untuk berdiam diri di dapur yang bersih dan tersusun rapi. Selama berada di dalam area dapur, responden diperbolehkan untuk memakan makanan yang ada.

Ya, dalam ruangan tersebut juga disediakan makanan seperti kue-kue, biskuit dan wortel. Hasilnya, responden yang berada di dapur berantakan makan dua kali lebih banyak kue dan biskuit dibandingkan responden yang berada di dapur bersih. Asupan mereka lebih banyak 65 kalori dalam waktu 10 menit. “Berada di lingkungan yang berantakan dan terasa di luar kendali membuat seseorang secara

mental menjadi kacau. Akibatnya, nafsu makan pun tanpa disadari menjadi naik untuk membuat diri merasa nyaman,” ungkap peneliti Lenny Vartanian, seperti dikutip dari Daily Mail. Oleh sebab itu, ia menyarankan jika Anda ingin menurunkan berat badan, sebaiknya tata terlebih dahulu ruangan yang sering Anda kunjungi, terutama dapur, yang biasanya Anda gunakan untuk masak dan menyiapkan makanan.(ajg/vit)

Kopi Bisa Bantu Cegah Pikun Lho! ANDA penggemar kopi? Studi ungkap jika dikonsumsi secara tepat minuman yang satu ini bisa bermanfaat bagi kesehatan lho. Salah satunya mencegah pikun. Tim peneliti dari University of Coimbra, Portugal, menjelaskan bahwa konsumsi kopi sekitar tiga cangkir per hari membantu melindungi tubuh dari penyakit yang berkaitan dengan penurunan kognitif dan penuaan. Termasuk di antaranya penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Ya, dalam jangka panjang konsumsi kopi dalam porsi sedang diyakini dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer hingga 27 persen. “Perlindungan terbesar terhadap penurunan kognitif dapat dilihat pada mereka yang mengonsumsi sekitar 3-5 cangkir kopi per hari,” ungkap peneliti Prof Rodrigo A. Cunha, seperti dikutip dari Times of India. Kafein yang terdapat di dalam kopi merupakan agen anti-inflamasi serta antioksidan seperti asam caffeic. Ini merupakan antioksidan yang berkaitan dengan

fungsi kognitif. Selain itu, kopi juga diyakini dapat membantu menurunkan risiko multiple schlerosis dan cegah tulang keropos. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal peer-reviewed, yakni Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry meng ungkapkan bahwa orangorang yang rajin minum kopi lebih terlindungi dari risiko multiple schlerosis (MS). Diyakini kandungan kafein juga punya efek protektif atau perlindungan pada otak dan sumsum tulang belakang.(dtc)

Pola Makan yang Dianjurkan Bagi Pengidap Diabetes MAKANAN bagi pengidap diabetes bukan sekedar untuk mengisi perut, tapi juga harus mampu menjaga kadar gula dalam darah. Pengidap diabetes punya keterbatasan dalam mengontrol gula dalam darah, sehingga perlu pengaturan tepat dalam pola makan sehari-hari. Menurut Dr dr Em Yunir

SpPD-KEMD dari Divisi Metabolik Endokrin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), pengidap diabetes harus mematuhi pola makan 3J. Pola makan yang dimaksud meliputi jenis makanan, jadwal makan dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Selengkapnya, berikut ini penjelasan selengkapnya menge-

nai pola makan 3J: Jenis makanan: Jenis makanan yang dianjurkan bagi pengidap diabetes setidaknya terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah dengan proporsi yang seimbang. Tentu saja, makanan dengan indeks glikemik rendah sangat disarankan bagi pasien diabetes.

Jadwal makan: Jadwal makan pengidap diabetes sudah seharusnya diatur sedemikian rupa dengan tenggang waktu sama setiap hari. Hal tersebut bertujuan agar asupan gula dalam darah tetap stabil dan tidak naik turun secara drastis. Jadwal makan tersebut harus dipatuhi pasien diabetes dan sebaiknya makan tepat waktu. Ketika

telat makan, khawatir bisa terjadi hipoglikemia. Jumlah makanan: Jumlah atau porsi makan juga harus diperhatikan oleh pengidap diabetes. Segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui berapa jumlah kalori yang dibutuhkan, karena setiap orang punya kebutuhan energi berbeda tergantung

indeks massa tubuh. “Jumlah kalori makanan yang dikonsumsi penting untuk dikontrol. Tidak kurang dan tidak lebih, karena berdampak dalam mengontrol gula dalam darah,” tutup Dr dr Yunir, ditemui pada saat konferensi pers penutupan World Diabetes Day, di RS Cipto Mangunkusumo, Jl Pangeran Diponegoro, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).(up/up)


RELIGI

C6

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

Shalat saat Junub Fanatisme KA’AB bin ‘Iyadh RA bertanya, “Ya Rasulullah, apabila seorang mencintai kaumnya, apakah itu tergolong fanatisme?” Nabi SAW menjawab, “Tidak, fanatisme (Ashabiyah) ialah bila seorang mendukung kaumnya atas suatu kezaliman.” (HR. Ahmad)

Tanya: Assalamu’alaikum. Bagaimana kalau lupa mandi wajib setelah bersetubuh, dan orang itu melaksanakan ibadah. Bagaimana ibadahnya tersebut? (082353105xxx)

Jawab: Wa’alaikumsalam Wr Wb. Ibadah orang yang dalam keadaan junub termasuk ibadah yang tidak sah. Sebab, dia beribadah dalam keadaan tidak suci. Akan tetapi, dalam hal ini ia tidak mendapatkan dosa atas perbuatannya tersebut. Sebab, ia melakukannya tanpa kesengajaan (tidak sengaja). Wallahu’alam.

Cinta Dunia Itu Menyuburkan Kemunafikan "Cinta harta dan kemegahan itu menumbuhkan nifaq dalam hati, sebagaimana air menumbuhkan sayur-sayuran.” Wartawan: Bulkini/MK

D

Muadzah binti Abdullah al Adawiyyah (3-Habis)

Sibuk Membekali Diri sebelum Datang Kematian Di samping dikenal sebagai ahli ibadah, Muadzah juga dikenal sebagai seorang wanita ahli fiqh dan alim. Yahya bin Ma’in mengomentari tentang dirinya, bahwa “Muadzah seorang yang tsiqah dan menjadi hujjah.” Ibnu Hibban juga memasukannya dalam jajaran perawi tsiqah juga memberikan pujian kepadanya.

P

ADA tahun 62 H, suami dan anaknya menemui syahid di Sajistan. Saat berita sampai padanya, ia tak menampar muka atau merobek pakaian, tetapi sabar dan mengembalikannya kepada Allah. Banyak wanita berkumpul di rumahnya untuk menyampaikan belasungkawa. Namun Muadzah berkata kepada mereka, “Selamat datang kepada kalian jika kalian datang untuk menyampaikan ucapan selamat. Namun jika kalian datang bukan untuk tujuan tersebut, pulanglah.” Para wanita itu terkagum dengan kesabaran Muadzah. Mereka keluar dengan membicarakan kesabaran yang telah Allah berikan padanya. Peristiwa ini semakin menambah kedudukannya dan posisinya di mata mereka. Ummu Al-Aswad binti Zaid Al-Adawiyyah yang pernah disusui olehnya berkata, “Muadzah berkata kepadaku saat Abu Ash-Shahba dan anaknya terbunuh, “Demi Allah, wahai putriku! Tidaklah kecintaanku untuk tetap tinggal di dunia untuk kesenangan hidup dan ketenangan jiwa. Tapi sungguh saya tidak suka tetap tinggal kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai cara. Semoga Allah mengumpulkan antara diriku dengan Abu Ash-Shahba beserta anaknya di surga.” Muadzah mewujudkan perkataan ini dalam perbuatan. Tak ada malam yang dilewati, kecuali senantiasa berdoa kepada Tuhannya dengan perasaan takut dan berharap bertemu dengan-Nya serta berangan-angan mendapatkan rahmat-Nya. Sejak suaminya syahid, ia tak lagi bersandar di kasur tidurnya hingga meninggal, karena khawatir merasakan kelembutan kasur hingga lupa dengan apa yang dijanjikan kepada Allah untuk senantiasa berdoa. Dalam kitab Tahdzib at-Tahdzib, Ibnu hajar menuturkan, kehormatan tertinggi bagi Muadzah yang menunjukan kedudukannya dalam ibadah. Ada seorang warga Bashrah mengatakan, “Saya mendatangi Muadzah, lalu Muadzah berkata, ‘Saya mengeluhkan perutku.’ Beliau telah memberikan resepnya dengan tuak guci. Maka, saya berikan kepadanya secangkir tuak itu dan saya letakkan, maka Muadzah berkata, ’Ya Allah, seandainya Engkau mengetahui bahwa Aisyah memberikan hadis padaku, sesungguhnya Nabi, melarang tuak guci maka cukupkanlah diriku dengan apa yang Engkau kehendaki.’ Warga Bashrah itu menceritakan, “Maka cangkir itu dibalik dan menumpahkan tuak yang ada didalamnya. Lalu Allah menghilangkan rasa sakit di perutnya.” Sepeninggal suaminya, Muadzah masih hidup lebih 20 tahun. Setiap hari yang ia lewati, senantiasa disiapkan untuk bertemu dengan Allah SWT. Muadzah berharap dapat berkumpul kembali dengan suami dan anaknya dalam naungan kasih sayang-Nya. Dikisahkan saat menjelang ajalnya, Muadzah menangis kemudian tertawa. Lalu Muadzah ditanya, “Apa alasan untuk menangis dan apa alasan untuk tertawa?” Muadzah menjawab, “Adapun tangisanku yang kalian lihat karena saya mengingat perpisahan dengan aktivitas puasa, shalat dan zikir. Itulah tangisan tadi. Adapun senyuman dan tawa, karena saya melihat Abu Ash-Shahba telah menyambutku di beranda rumah dengan dua kalung berwarna hijau. Dan beliau bersama dalam rombongan. Sungguh saya tidak melihat mereka mempunyai kalung yang menyamainya. Maka saya tertawa.” Itulah firasatnya. Ia wafat sebelum masuk waktu shalat, pada tahun 83 H. Usai sudah lembaran hidup wanita yang shalihah dan rajin beribadah ini. Namun sejarah terus menebar keutamaannya agar menjadi teladan bagi para wanita. Semoga Allah merahmati dan melindunginya dari api neraka dan membalasnya dengan balasan terbaik dan menggabungkan dengan orang-orang yang shalih. Maha benar Allah SWT yang telah berfirman: ”Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga.”(QS. Ar-Rahman:46) Ibnu Jauzi berkata, “Mu’adzah meninggal dunia pada tahun 83 H.(bulkini/bbs)

ALAM majelis taklim yang rutin digelar di Komplek Pondok Indah, Jalan Soetojo S (Teluk Dalam), Banjarmasin, KH Ahmad Zuhdiannoor menjelaskan perihal sifat nifaq yang merujuk pada Kitab Ihya Ulumuddin, karya Imam Al Ghazali. Di antaranya disebutkan, Ditanyakan kepada Ibnu Umar RA, "Sesungguhnya kami masuk ke tempat amir-amir kami. Lalu kami mengatakan sesuatu perkataan. Maka apabila kami keluar, lalu kami katakan perkataan yang lain." Maka Ibnu Umar RA menjawab, "Kami hitung perbuatan tersebut nifaq pada masa Rasulullah SAW." Dan ini adalah nifaq, walaupun ia tidak memerlukan masuk ke tempat amir dan memujikannya. Kalau ia tidak memerlukan masuk, akan tetapi apabila ia masuk, niscaya ia takut kalau ia tidak memujikannya, maka itu adalah nifaq. Karena ia membuat dirinya memerlukan kepada demikian. Kalau ia tidak memerlukan masuk, jikalau ia cukupkan dengan yang sedikit dan ia meninggalkan harta dan kemegahan, lalu ia masuk karena pentingnya kemegahan dan kekayaan dan ia memuji-muji di situ, maka orang itu adalah munafiq. Dan inilah artinya sabda Nabi SAW, “(hubbul-maali wal-jaahi yunbitaanin-nifaaqa fil-qalbi ka maa yunbitul-maa- ulbaqla) Artinya: "Cinta harta dan kemegahan itu menumbuhkan nifaq dalam hati, sebagaimana air menumbuhkan sayur-sayuran.” “Orang yang tidak bisa berbohong atau bepolitik, kemudian menjadi bisa lantaran hubbul mal (cinta harta),” ujar Guru Zuhdi. Cinta harta, cinta dipuji, dan sebagainya, yang tersimpul pada cinta dunia, menurut Guru Zuhdi, adalah bagian yang membuat susah menjalani hidup. Seandainya orang tidak mencintai yang demikian itu niscaya, bahagia yang didapat. “Kebahagiaan bukan di harta, bukan pada liburan ke tempat-tempat yang indah, tapi kebahagiaan itu di hati. Yakni dapat bersyukur dengan apa yang ada,” jelas murid KH Zaini Abdul Ghoni Sekumpul ini. Jika memiliki uang yang tak cukup beli mobil, tidak usah dipaksakan beli mobil, semisal berutang. Sebab, dikhawatirkan tindakan itu memicu seseorang berbuat sesuatu yang di luar kehalalan, seperti korupsi. “Kita yang memegang dunia. Jangan mau dipegang dunia,” tegas ulama cucu KH Muhammad Tsani, mualim Ponpes Al Falah Banjarbaru ini. Menurut Guru Zuhdi, seberapa punya uang, kelola dengan baik. Sesuaikan dengan keperluan. Jangan menginginkan yang tidak sesuai dengan isi kantong. “Allah Maha Rahman dan Rahim, mata kita-lah yang tidak melihat ke-Maha Rahman dan Rahimnya Tuhan. Sehingga menganggap Tuhan tidak adil,” ujarnya. Orang Islam harus bersyukur, sebagaimana dikatakan Habib Ali Al Habsyi yang intinya, Sebaik-baik kitab, Kitab Umat Islam (Alqur’an). Sebaik-baik agama, agama umat Islam. Sebaik-sebaik nabi, Nabinya umat Islam. Sebaik-baik Tuhan (sebenar-benarnya Tuhan) adalah Tuhan umat Islam. “Islam bangkit dengan syukur.” Di akhir majelis, Guru Zuhdi mengingatkan kepada jamaah agar menjaga kehormatan ulama dengan tidak memanfaatkan mereka untuk keuntungan pribadi. Misalnya, mengundang tausiyah atau membacakan doa, namun ada praktek kampanye pada kesempatan itu atau hal-hal semacamnya. “Nanti ditulis di berita, guru ini mendoakan si (calon). Sehingga yang membaca mengira, guru telah mendukung salah satu calon,” Guru Zuhdi mengingatkan.()

DJOEN/MK


RELIGI

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

C7

f af alla m Sa Kaallaam

Tawadhu “TAWADHU adalah perkara yang sangat diidamidamkan. Orang yang paling tinggi kedudukanya adalah mereka yang tidak melihat kedudukanya sendiri. Akan tetapi tawadhu’ dihadapan orang yang tidak biasa menghargai orang lain merupakan bentuk kezhaliman terhadap diri sendiri.” (Imam Syafi’i RA)

Hiikkmaahh

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf NET

Habib Syech Ingatkan Urgensi Persatuan Bangsa MENYIKAPI situasi saat ini, semua elemen bangsa diminta berupaya tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Begitu pula sikap toleran dan saling menghormati di tengah-tengah kemajemukan warga bangsa ini perlu terus ditingkatkan. Pihak-pihak yang berupaya memecah belah persatuan bangsa ini, mereka tidak paham Indonesia yang berbhinneka tunggal ika. Demikian disampaikan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam salah satu rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Temanggung yang ke-182 bertajuk "Shalawat Akbar untuk Temanggung Damai, Bersatu dalam Kebhinekaan NKRI Harga Mati” di Alun-alun Kota Temanggung, Senin (28/11) lalu. "Mari kita sama-sama bangun negeri ini dengan adab dan moral yang baik. Hormati sesama kita, sayangi yang muda, hormati yang tua. Walaupun mereka bukan muslim tapi wajib bagi kita untuk saling menghormati, tolong menolong, dan bekerja sama,” ajak Habib Syech. Di depan ribuan warga muslim dan Syaekher mania Temanggung, Mustasyar PWNU Jawa Tengah ini juga berharap agar jangan sampai bangsa ini terpecah belah karena kepentingan sesaat. Salah satu caranya ialah dengan menjauhi media-media penebar fitnah dan kebencian. Dalam kesempatan yang sama, KH Ya'qub Mubarak, Rais PCNU Temanggung yang menyampaikan ceramah saat jeda dari lantunan shalawat, di samping mengupas pentingnya orang mukmin menyerupai karakteristik lebah dalam sisi keistimewaaanya, juga mengimbau agar warga Temanggung khususnya, tidak perlu ikut dalam aksi 212 mendatang. Sebelum doa penutup, untuk lebih memantapkan rasa nasionalisme segenap jama'ah, Habib Syekh meminta seluruh hadirin turut menyayikan lagu Indonesia Raya. Acara ini dihadiri oleh Bupati Temanggung Bambang Sukarno, jajaran Kapolres Temanggung, pengurus PCNU Temanggung dan beberapa perwakilan ormas lainnya.(nu.or.id)

Khhaazzaannaah

KH Ma’ruf Amin

Eksistensi Indonesia tak Lepas dari Perjuangan Ulama GAGASAN Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin untuk melakukan gerakan Rujuk Nasional, semata dilandasi keprihatinan mendalam atas kehidupan kebangsaan yang semakin jauh dari semangat cita-cita para pendiri bangsa. Saat ini kehidupan kebangsaan juga dinilai jauh dari semangat dan nilai-nilai dasar kebangsaan kita yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Binneka Tunggal Ika. Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan, disadari atau tidak, akhir-akhir ini kehidupan kebangsan Indonesia mengalami distabilitas yang mengarah terjadinya keretakan nasional. "Suasana saling curiga antarelemen bangsa yang dapat menimbulkan kesalahpahaman diantara sesama keluarga bangsa," ujarnya, Rabu (30/11) lalu. Untuk itu, Kiai Ma’ruf selaku Ketua Umum MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali kepada komitmen awal pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan bersemboyan Binneka Tunggal Ika. Semangat untuk kembali kepada nilai-nilai dasar perjuangan bangsa Indonesia itu lah yang disebut dengan Rujuk Nasional. Rujuk berasal dari bahasa Arab ruju’ artinya kembali. Jadi Rujuk Nasional adalah semangat untuk kembali kepada khittah perjuangan bangsa Indonesia yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Binneka Tunggal Ika. "Bagi MUI eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan ulama, umat Islam dan seluruh elemen bangsa Indonesia," kata Zinut. Dengan demikian, komitmen terhadap Pancasila, NKRI dan Binneka Tunggal Ika bersifat final dan mengikat.(rol)

ISTIMEWA

BACA SYAIR MAULID: Pembacaan syair maulid wa-zikruhu oleh kelompok pembacaan maulid habsyi Ar-Raudhah Darussalamah Komplek Pulau Indah, Barabai.

“Marhaban Yaa Syahru Mauludin Nabi”

Hulu Sungai Tengah, selain disebut ‘Bandung van Borneo’, juga dikenal sebagai kabupaten yang memiliki banyak tradisi budaya leluhur yang Islami, yang masih erat dipegang hingga kini.

K

ABUPATEN yang banyak memiliki tradisi budaya, HST punya tradisi unik. Yang paling unik dan eksotik, mungkin hanya ditemui di Kota Barabai. Salah satunya, tradisi merayakan maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada bulan Rabiul Awal dalam tahun Hijriah. Tradisi ini disebut dengan acara be-maulidan. Seperti kebanyakan daerah di Indonesia, penyelenggaraan maulid di Kota Apam diisi pembacaan syair Maulid Al Barzanji, Ad Diba’i, Burdah, Habsy dan sejenisnya. Namun yang membuat maulid di Barab-

ai serasa istimewa ialah prosesi dan waktu pelaksanaannya. Acara dimulai awal bulan Rabiul Awal sampai akhir bulan. “Acara dilaksanakan bergantian dari RT ke RT, dan dari kampung ke kampung, dan dari rumah ke rumah,” ujar Muhammad Saleh, warga Kampung Kadi, Barabai. Dari awal hingga akhir bulan acara dilaksanakan dilanggar-langgar, acara ini disebut dengan menyambut bulan dan maantar bulan (menutup bulan). Kemudian dilanjutkan dari kampung ke kampung, dari pagi hingga malam hari, selama sebulan penuh. Tidak ada pawai, namun suasana dan atmosfirnya sungguh berbeda. Perayaan maulid pada masyarakat HST, dipersiapkan dengan matang, bahkan satu tahun sebelumnya. Di kabupaten ini, di setiap kampung warga membentuk majelis bernama Handil Maulid. Jumlah Handil Maulid di satu kampung bisa lebih dari satu, tergantung kepadatan penduduknya. Menurut Saleh, Handil Maulid biasanya beranggotakan 40 kepala keluarga atau 40 rumah, bahkan lebih. Setiap

minggu, mereka mengadakan pertemuan bergilir antara sesama anggota, yang biasa disebut dengan ba-Handil. Ba-Handil diisi pembacaan surah Yaasin dan Tahlil, mengumpulkan tabungan atau disebut arisan Maulud, dan makan-makan. Beberapa hari sebelum bulan Maulid atau Rabiul Awwal, arisan maulud dikeluarkan. “Uang inilah yang digunakan anggota sebagai tambahan biaya untuk merayakan Maulid Nabi SAW,” katanya. Biasanya Setiap Handil Maulid melaksanakan satu kali acara Maulid. Bagi warga yang bukan anggota Handil Maulid, bisa ikut merayakan. Namun untuk yang bukan anggota, harus mendaftar lebih dulu ke panita pelaksana maulid. Paling tidak satu bulan sebelum maulid tiba. Hal ini berkaitan dengan jumlah undangan yang akan disebar ke Handil Maulid di desa lain. Undangan harus disebar jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan, agar tidak terjadi tabrakan waktu perayaan yang bersamaan dengan kelompok lain. Saat pelaksanaan Maulid, warga yang

Infak Anjuran Agama, Pungli Ukurannya Gratifikasi PERSOALAN infak termasuk pungli atau tidak yang berkembang di daerah, terjawab sudah. Menurut Irjen Kemenag RI M Jasin, bahwa infak tidak masuk dalam kategori pungli. "Infak bahkan merupakan anjuran agama," katanya, Selasa (29/11) lalu. Namun demikian, M Jasin menegaskan, apakah sebuah pemberian termasuk pungli atau tidak bisa diukur, salah satunya menggunakan Pasal 12B UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal itu menyebutkan, setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. "Jadi kalau infak (dinilai) masuk

katagori pungli, saya kira tidak. Dilihat dulu dari konteks pemberian itu, dari siapa dan untuk siapa, berkaitan dengan jabatannya dan bertentangan dengan kewajiban dan tugasnya atau tidak. Itu saja ukurannya," tegas M Jasin. "Kalau infak hanya dipakai sebagai kedok padahal suap, itu tidak boleh. Tapi, kalau itu infak murni, ya infak itu kan dianjurkan dalam agama," tambahnya. Komentar M Jasin ini terkait informasi mengenai adanya 58 item pungli di Sukabumi, termasuk infak di sekolah. Selain infak, terdapat juga kategori pungli seperti uang pendaftaran masuk, uang OSIS, uang SPP/komite dan lainnya. Manurut mantan Komisioner KPK ini, untuk bisa memisahkan apakah pemberian itu termasuk suap atau bukan, maka bisa ditilik dari apakah pemberian itu berkaitan dengan jabatan seseorang

ataukah tidak. "Misal, saya memberi infak kepada pejabat tertentu dalam hal pengurusan terkait perizinan, sertifikai, itu namanya bukan infak," ujarnya. Alat ukur lainnya, ungkap M Jasin, apakah pemberian itu bertentangan dengan kewajiban dan tugasnya ataukah tidak. Kalau guru menerima pemberian dari wali murid yang anaknya sekolah di situ, maka hal ini ada kedekatan dengan kriteria gratifikasi. "Kecuali kalau anaknya sudah lulus lama, lalu kita kenal guru itu, lalu kita ngasih yang tidak ada kaitannya dengan tugas guru itu, itu namanya bukan pungli," ujarnya. "Jadi dilihat dari alasan yang memberi infak. Bukan infaknya pungli, tapi lihat dulu permasalahannya. Karena infak itu anjuran agama. Alat ukurnya menurut saya UU 20 tahun 2001 pasal 12B. Mengarah ke sana atau tidak," ujarnya.(rol)

NET

merayakan wajib mengundang sedikitnya satu kelompok Handil Maulud dan dibolehkan selebihnya. Satu kelompok Handil Maulid beranggotakan 10 sampai 15 orang. Ada ketentuan tak tertulis di sini yang mewajibkan Handil Maulid untuk menghadiri undangan itu. Perayaan Maulid diisi dengan pembacaan Kitab Syaraful Anam atau Barzanji. Selain itu, ada pula kelompok yang mengkhususkan diri membaca syair-syair Maulid. “Kelompok ini dinamakan Kelompok Maulid Al Habsyi yang beranggotakan para pemuda dan remaja,” ujar Saleh. Marhaban Yaa Syahru Mauludin Nabi. (ddn/faridi ahmad/habar banua 6)

Adab Para Salaf sebelum ke Maulid Nabi SEBELUM menghadiri acara maulid Nabi SAW., terlebih dahulu para salaf shaleh melakukan hal-hal berikut. Berwudhu dengan baik dan sempurna. Dalam keadaan masih basah dengan air wudhu, dibaca, “Shalallahu ‘alaa Muhammad” 33x tanpa diselingi berbicara dengan yang lain. Lalu, diusapkan ke wajah dan membaca doa sehabis wudhu. Kemudian melakukan shalat sunnah dua rakaat dengan niat shalat sunnah wudhu. Rakaat pertama setelah al-Fatihah membaca surat alKafirun, rakaat kedua setelah al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas. Setelah salam membaca dzikir Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar masing-masing 3x. Selanjutnya, boleh ditambahkan shalat sunnah Hajat dua rakaat. Rakaat pertama setelah al-Fatihah membaca surat al-Kafirun 3x, rakaat kedua setelah alFatihah membaca surat al-Ikhlas 3x. Setelah salam membaca istighfar 21x dan shalawat 3x. Berdoa membaca niat untuk hadir Maulid Nabi Saw. Contoh doa niat untuk hadir Maulid Nabi SAW, "Allahuma Yaa Allah, Nawaitu an ahdhural maulidun biniyyati li ridhoi’llaah wa li ridhoi’ Rasulullah Muhammad Shalallaahu ‘alahi wa sallama, Wa Syafa’ati Rasulullaahi SAW fii diin wad dunyaa wal akhirah, wa ‘alaa niyyati ‘anallaaha yaqdhii hajaatinaa, wayaqbalu dawaatinaa, wa yasyrahu shuduuranaa, wa yuyassiru ‘umuuranaa wa umuuraal muslimiin fii diin wad dunyaa wal akhiirat wa yaj’alunaa min ‘ibaadihish shalihiin". “Allahumma ya Allah, kami niat untuk hadir Maulid NabiMu Saw., dengan niat agar mendapat ridha Allah dan Rasulullah Saw. serta syafa’at Rasulullah di dalam agama, dunia dan akhirat. Serta dengan niat agar Allah memberikan semua hajat (kebutuhan) kami, mengabulkan doa-doa kami, melapangkan kesulitan kami, memudahkan semua urusan kami dan urusan kaum muslimin di dalam hal agama, dunia dan akhirat, dan jadikanlah kami hambaMu yang sholeh.”(ddn)


C8 K UR

BRI Siapkan untuk Petani dan Nelayan

DIREKTUR Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Asmawi mengakui bahwa serapan kredit usaha rakyat (KUR) terhadap petani dan nelayan masih kecil. Hal ini disebabkan ada skema yang tak sesuai dengan siklus usaha petani dan nelayan. Asmawi mengatakan, setelah Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menghimbau perbankan untuk mengevaluasi skema KUR memang ditemukan ada skema yang tak bisa diakses oleh para petani dan nelayan. Asmawi menjelaskan, usaha petani dan nelayan bersifat musiman, jika memakai skema KUR yang lama maka hal tersebut memberatkan petani dan nelayan. "Petani dan nelayan itu kan sistemnya musiman. Kalau musim tanam mereka butuh pinjaman untuk modal, lalu mereka membayar pinjaman pada musim panen. Lebih pasti sebenarnya pada petani dan nelayan dalam segi jangka waktu," ujar Asmawi, Rabu (30/11) lalu. Asmawi mengatakan, jika KUR skema lama memang paling mudah diakses oleh kalangan pedagang dan usaha kecil. Hal ini dikarenakan para pedagang dan usaha kecil pendapatannya bersifat konstan dan tidak terpaut waktu. "Makanya kita buat skema baru. Tahun depan akan mulai efektif," ujarnya.(dn/mtn)

EKONOMI BISNIS

BPSK Banjarmasin Vakum Informasi mengejutkan datang dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Banjarmasin. Wartawan: Arief/MK

S

ARIEF/MK

SUSUN KOLEKSI: Seorang pedagang emas di Pasar Sentra Antasari menyusun koleksi emasnya.

Kini Saatnya Investasi Emas BANJARMASIN, MKMemasuki awal Desember 2016, inilah waktu yang tepat bagi mereka yang suka berinvestasi pada logam mulia. Itu seteah, sejak sepekan lalu hingga awal Desember ini, harga emas berangsur turun seiring terus menguatnya nilai tukar Dollar AS terhadap Rupiah. Salah seorang penjual emas di pasar Sentral Antasari Banjarmasin H Gurdan mengatakan, ada sedikit penurunan harga emas, yakni sekitar Rp 5.000 hingga 10.000 per gram selama sepekan terakhir. "Untuk emas jenis 99 per-

sen, kini harganya Rp 525.000/ gram dari sebelumnya Rp 535.000/gram. Sedangkan emas jenis batangan dari sebelumnya Rp 525.000/gram, kini hanya Rp 515.000/gram," ujar Owner Toko Emas Taisir 1 itu dalam perbincanga dengan wartawan Media Kalimantan, Kamis (1/12). Sedangkan untuk jenis emas lainnya yakni, emas 70 persen dan 42 persen juga ikut mengalami penurunan. Jika emas 70 persen sebelumnya Rp 400.000/gram, kini hanya Rp 390.000/gram. Lalu emas 42 persen kini hanya Rp 230.000/ gram, padahal sebelumnya

mencapai Rp 240.000/gram. "Harga ini mungkin bisa turun lagi, karena dari beberapa berita di televisi diprediksi Dollar AS akan terus menguat sampai tutup tahun nanti. Jadi, sebenarnya jika ingin beli emas sekaranglah waktu yang tepat," jelasnya. Ditemui di waktu berbeda, H Hakim, penjual emas lainnya di pasar yang sama juga mengakui, bahwa seiring makin murahnya harga emas, masyarakat yang membeli emas mulai mengalami kenaikan. Jika dua bulan lalu, ujar Owner Toko Emas Hidayat

Ikan Gabus Bikin Banjarmasin Inflasi BADAN Pusat Statistik (BPS) Kalsel kembali merilis kondisi inflasi terbaru Kota Banjarmasin untuk November 2016. Hasilnya, Kota Banjarmasin tercatat mengalami inflasi sebesar 0,11 persen. Jika dihitung secara kumulatif (November 2016 terhadap Desember 2015) inflasi terjadi sebesar 2,83 persen, dan jika diestimasi “year on year” angka inflasi mencapai 4,14 persen. "Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga de-

JUMAT, 2 DESEMBER 2016/2 RABIUL AWWAL 1438 H

ngan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain ikan gabus,” ujar Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan Diah Utama, Kamis (1/12). Komoditas penyumbang inflasi lain meliputi, sewa rumah, udang basah, bawang merah dan ikan papuyu. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain beras, daging ayam ras, telur ayam ras, ikan kembung dan apel.

Dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok mengalami kenaikan indeks harga, yaitu kelompok bahan makanan 0,09 persen, perumahan-air-listrik-gas dan bahan bakar 0,33 persen, kelompok sandang 0,10 persen, kelompok kesehatan 0,44 persen, kelompok pendidikanrekreasi-olah raga 0,05 persen. "Untuk kelompok transport-komunikasi-jasa keuangan tidak mengalami perubahan. Sementara kelompok

mengalami penurunan indeks harga, yaitu kelompok makanan jadi-minuman rokoktembakau menjadi 0,04 persen," ungkapnya. Sementara untuk Kalsel yang merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Kota Tanjung mengalami inflasi 0,24 persen. Laju inflasi kumulatif tahun 2016 mengalami inflasi sebesar 2,71 persen dan laju inflasi “year on year” adalah sebesar 3,99 persen.(arief)

tersebut, 70 persen datang untuk menjual emas, sepekan terakhir sudah berimbang mereka membeli dan menjualnya. "Walau sudah 50 persen yang membeli, namun memang secara kuantitasnya masih sedikit. Memang biasanya akhir tahun ini sepi pembelian, berbeda jika awal tahun yang cukup besar karena masyarakat memiliki dana segar yang seiring sudah cairnya bonus akhir tahun," tukasnya.(arief)

EJAK Juni 2016 lalu, lembaga peradilan konsumen ini sudah tak lagi melayani penyelesaian sengketa masyarakat dengan pelaku usaha via jalur musyawarah mufakat, alias vakum. Doddy Herlianto mengatakan, kevakuman lembaga independen tersebut akibat biaya operasional yang dari sebelumnya ditangani pemerintah kabupaten atau pemerintah kota, dialihkan ke pemerintah provinsi. “Pengalihan, konon, seiring terbitnya Permen Perdagangan dan Perindustrian tentang Penyelesain Sengketa Konsumen melalui BPSK sejak awal tahun tadi,” ujar Ketua BPSK Kota Banjarmasin itu pada kesempatan berbincang dengan wartawan Media Kalimantan, Kamis (1/12) di Banjarmasin. Menurut Doddy, terkesan Pemprov Kalsel belum siap menangani pendanaannya. Makanya BPSK diminta vakum untuk sementara. “Tapi jika tiada halangan, awal tahun 2017 nanti sudah mulai jalan lagi. Karena dananya sudah dianggarkan di APBD Perubahan," katanya. Akibat kevakuman sejak Juni 2016 itu, Doddy mengakui banyak konsumen yang bingung menyelesaikan masalah mereka dengan pe-

laku usaha, selain jalur pengadilan. "Kami di BPSK tak punya dana operasional. Tentu secara praktis tak bisa melakukan persidangan, walau ada konsumen yang menyampaikan pengaduan. Selain itu, perubaham tanggungjawab, kantor BPSK di samping Disperindag Kota Banjarmasin pun kini sudah diambil alih dan diserahkan Pemkot Banjarmasin kepada UPTD Metereologi," ujarnya. Pada kesempatan itu, Doddy berharap, BPSK Kota Banjarmasin bisa dihidupkan lagi tahun depan dengan kantor dan sumberdaya manusia yang lebih mumpuni. Hal tersebut karena sejak tahun 2012, lembaga independen ini diklaim sudah cukup banyak membantu menyelesaikan masalah konsumen dengan pelaku usaha dengan cara musyarawah mufakat. Cara musyawarah mufakat, ia nilai, cukup baik bagi kedua belah pihak. Karena bisa diselesaikan secara cepat dengan biaya operasional yang minim. "Masalah konsumen dengan leasing yang paling banyak BPSK selesaikan. Tiap tahun, bahkan kuantitas masalah yang didapat kami cover, terus meningkat. Rata-rata 15-20 kasus per tahun," pungkasnya.()

MEDIA KALIMANTAN JUMAT 02 DESEMBER 2016  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you