Page 1

C Y M K

Terbit 8 hal Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Harga Rp 2500/eks, Luar Kota + Ongkos Kirim

Selangkah Lagi, Lembak Jadi Kabupaten BENGKULU (METRO) - Ketua Panitia khusus (Pansus) pembentukan daerah otonomi baru, calon Kabupaten Lembak, Hery Alfian, saat menyampaikan laporan dalam rapat paripurna mengatakan seluruh persyaratan pemekaran calon Kabupaten Lembak, sudah lengkap. Ini menunjukkan, selangkah lagi Lembak akan menjadi kabupaten baru di Provinsi Bengkulu. “ K a m i m e n y e t u j u i laporan hasil kerja Pansus pembentukan daerah otonomi pembentukan daerah otonomi baru, Kabupaten Lembak, baru, calon Kabupaten Lembak di pemekaran dari Kabupaten Gedung DPRD Bengkulu, Selasa. Persetujuan Pansus tersebut Rejanglebong, karena seluruh persyaratan sudah terpenuhi," mendapat sambutan tepuk tangan katanya saat menyampaikan dari sekitar 100 warga Lembak

yang hadir di gedung DPRD mengikuti rapat paripurna terbuka itu. Hery mengatakan persyaratan administrasi mulai dari dukungan masyarakat Badan Perwakilan Desa (BPD) dan dari 67 desa dan kelurahan di tujuh kecamatan, dan 65 BPD menandatangani persetujuan pemekaran. Sebagaimana dilansir antarabengkulu, Rabu, ia mengatakan, termasuk persyaratan nama calon ibu kota kabupaten yakni di Kecamatan Padang Ulak

Tanding, sudah diperbaiki pemerintah Kabupaten Rejanglebong. "Dokumen persetujuan DPRD Bengkulu dan DPRD Rejanglebong serta persetujuan Gubernur juga sudah lengkap," paparnya. Setelah pembacaan laporan Pansus, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Kurnia Utama menawarkan usulan pemekaran tersebut, dan disambut persetujuan oleh seluruh anggota DPRD. Baca Selangkah Hal 7...

Legislator Soroti Sepuluh DAS Kritis di Bengkulu BENGKULU (METRO) Kalangan legislator Provinsi Bengkulu menyoroti kondisi 10 daerah aliran sungai (DAS) di daerah ini yang kondisinya sudah masuk kategori kritis, dan kondisi DAS tersebut berpotensi menjadi sumber bencana di daerah ini. "Data Kementerian Kehutanan yang dirilis pada 2011 ada 10 DAS yang kondisinya kritis dan butuh rehabilitasi segera," kata Ketua Badan Legislasi DPRD Provinsi Bengkulu, Budi Dharmawansyah, seperti dilansir

antara Bengkulu, Selasa. Ia mengatakan hal itu saat menyampaikan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu. Usulan Raperda tersebut merupakan inisiatif sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu melalui Badan Legislasi (Baleg). Prakarsa tersebut, kata dia, dilatarbelakangi kondisi sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) besar dan penting di Provinsi Bengkulu yang kondisinya kritis atau rusak. Baca Legislator Hal 7...

Rekening Gendut Rp1,5 T Milik Aiptu Polisi Mencengangkan Pramono Anung JAKARTA (METRO) - Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) belum lama ini menemukan sebuah rekening gendut berisi Rp1,5 triliun. Yang mengejutkan dan mencengangkan banyak orang, termasuk Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung juga mengaku tercengang mendengar berita itu. Selain mengaku tercengang, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga mengaku kaget, karena rekening gendut bersisi Rp1,5 triliun itu ternyata milik seorang anggota polisi berpangkat Aiptu, yakni Aiptu LS. Pramono Anung, menilai temuan ini sekali lagi merugikan citra Polri. "Saya melihat apa yang terjadi pada Aiptu LS ini benar-benar mencengangkan bagi saya pribadi, ada seseorang berpangkat Aiptu mempunyai dana hampir 1,5 triliun. Ini mencengangkan dan ini juga sangat merugikan bagi citra polri," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5). P r a m o n o m e n i l a i , h a l i n i menggambarka n bahwa ada sebuah sistem yang belum berjalan di pemerintahan, bahwa diduga yang bersangkutan ini melakukan manipulasi yang berkaitan dengan BBM dan juga ilegal logging. "Maka penegakkan yang ada internal polri ini juga harus dilakukan. Kalau ini dibiarkan berlarut-larut, kredibiltas dan citra polri akan semakin turun," ungkapnya seperti ditulis detik.com, Rabu. "Apalagi ini dikaitkan dengan tindakan untuk menimbun BBM, ini benar-benar menurut saya sih kurang ajar banget," lanjut Pram. Lebih jauh Pram menuturkan, kedudukan Polri dibawah presiden memang diberikan kewenangan yang luar biasa besar dalam undangundang, tapi hal itu tidak bisa menjadi evaluasi apakah polri harus dibawah Kemendagri. "Kalau saya tetap berpandangan undang-undangnya nggak salah, yang

LEMBAK : Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Kurnia Utama, didampingi Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, Selasa (14/05), menandatangani persetujuan lembaga DPRD untuk pembentukan daerah otonomi baru, Kabupaten Lembak. Semua persyaratan sudah lengkap, kini nasib Lembak untuk bisa menjadi kabupaten atau tidak, tinggal menunggu DPR RI. (Foto: ant)

Tekait DCS, PPP RL Didemo Kader Sendiri CURUP (METRO) - Karena tak puas dengan nama-nama yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu legislatif 2014 mendatang. Puluhan kader partai partai berlambang Ka'bah itu, Senin (13/5) siang kemarin, mendatangi sekretariat partai di jalaln Kartini Curup, RL, memprotes DCS partai tersebut. Puluhan kader DPC PPP Rejang Lebong (RL) itu langsung dikomandoi Herman Joki. Dalam orasinya Wakil Ketua I di DPC PPP RL Baca Terkait Hal 7...

Walhi Tolak Korporasi Tanaman Padi

Pramono Anung salah dalam pelaksanaannya," ucapnya. "Dan untuk itu sudah sewaktunyalah lembaga-lembaga memberikan pengawasan kepada polri apakah Kompolnas termasuk KPK sendiri termasuk inpektorat irwasum dalam tubuh polri sendiri," kata Pram lagi. (ms)

BENGKULU (METRO) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bengkulu menolak wacana Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk menyerahkan pengelolaan areal persawahan petani di Bengkulu melalui korporasi. Alasannya, dengan cara ini akan merugikan petani. "Masyarakat akan kehilangan identitas sebagai pengolah lahan pertanian dan menjadikan mereka buruh di atas tanahnya sendiri," kata Direktur Walhi Bengkulu, Beny Ardiansyah kepada antara di Bengkulu, Rabu. Wa c a n a t e r s e b u t j i k a direalisasikan, kata dia, akan

membuat masyarakat berfikir instan tanpa

mempertimbangankan proses produksi dan cita-cita memandirikan petani semakin jauh. Seharusnya, menurut dia, pemerintah meningkatkan permodalan bagi petani dan

menjamin akses pasar. "Infrastruktur pertanian seperti irigasi, pupuk benih unggul yang harus disediakan pemerintah," katanya. Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menawarkan sistem koorporasi untuk pengembangan tanaman padi di Provinsi Bengkulu, seluas 2.000 hektare. "Kalau petani setuju, maka areal seluas 2.000 hektare di Kaur siap kami usahakan untuk produksi tanaman padi yang diusahakan BUMN," kata Dahlan saat kunjungan kerja ke Bengkulu belum lama ini. Baca Walhi Hal 7...

C Y M K


Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Halaman 2

DPRD Desak DPU Bengkulu Perbaiki Jalan BENGKULU (METRO) - Sejumlah Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, mendesak pemerintah setempat untuk mempercepat perbaikan jalan rusak di daerah ini. Desakan ini disampaikan karena sudah banyak jatuh korban laka lantas, akibat kerusakan jalan di daerah ini. “Kita mengharapkan Pemprov instansi terkait di daerah ini," Bengkulu segera memperbaiki ujarnya seperti dilansir Antara. Hal senada diungkapkan anggota kerusakan jalan di daerah ini, sehingga kasus laka lantas akibat Komisi III lainnya, Gustianto. Ia terjebak ke jalan buruk tidak mengatakan, pada tahun ini dewan meningkat di daerah ini," kata telah menyetujui dana perbaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi jalan di Bengkulu sebesar Rp 200 Bengkulu Suharto di Bengkulu, miliar. Dengan anggaran yang dialokasikan ini, diharapkan tidak Senin (13/5). Ia mengatakan hal itu usai ada lagi jalan provinsi di daerah ini memimpin rapat koordinasi yang berlubang. Ia mengatakan, cukup banyak dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu Azwar kasus lakalantas di Bengkulu, Boerhan. "Kita minta perbaikan akibat terjebak lobang di jalan kasus jalan rusak, baik jalan kabupaten rusak. "Kita berharap kota, provinsi dan jalan negara di seperti ini ke depan tidak terjadi daerah ini, diharapkan menjadi lagi. Karena itu, kita minta DPU Bengkulu segera memperbaiki prioritas DPU setempat," ujarnya. "Kami harapkan pada tahun jalan yang rusak di daerah ini, 2013, tidak ada lagi jalan yang khususnya jalan provinsi dan berlobang di Bengkulu, apalagi negera," ujarnya. Selain itu, dewan juga sampai ditanami pisang oleh warga, karena kesal jalan rusak mengharapkan Pemprov Bengkulu tidak kunjung diperbaiki oleh menertibkan angkutan kendaraan

truk yang bermuatan melebihi tonase jalan, karena dapat mempercepat kerusakan di daerah ini. Bahkan, jalan dalam wilayah Kota Bengkulu, banyak yang rusak dan berlubong karena dilalui angkutan berat yang tonasenya melebihi kapasitas jalan, seperti tru angkutan batubara. "Kami berharap kedua hal ini menjadi perhatian serius dari DPU Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, Kepala DPU Provinsi Bengkulu, Azwar Boerhan mengatakan, pihak telah memprogram untuk melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional yang mengalami kerusakan di daerah ini. "Sekarang kita masih dalam persiapan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan jalan kabupaten dan nasional di Bengkulu. Kita akan berusaha semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada memperbaiki jalan rusak tersebut," ujarnya. Bahkan, kata Azwar beberapa

jalan nasional di Bengkulu, sudah mulai dilakukan perbaikan. Demikian pula jalan provinsi yang tersebar di beberapa kabupaten di Bengkulu, akan kita perbaiki dalam waktu dekat. Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Bengkulu Ahmad Nurdin menegaskan, dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan pemerintah dapat dituntut jika kondisi jalan terbukti mengakibatkan kecelakaan. "Bila kecelakaan itu mengakibatkan luka berat, maka dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 273 ayat 2, penyelenggara jalan yang lalai dapat dituntut," katanya. Sementara jika korban tewas, lanjut dia, dalam Undang-undang tersebut, penyelenggara jalan yang lalai dapat dituntut dengan ancaman lima tahun penjara. "Kalau memang jalan rusak dan belum ada perbaikan agar diberi tanda, sehingga pengguna jalan bisa hati-hati," ujarnya. (rga)

Dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu PAW Dilantik BENGKULU (METRO) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Provinsi Bengkulu, menggelar paripurna istimewa dengan agenda pergantian antarwaktu (PAW) dua anggota, yakni Intan Zoraya dan Afrizan Joni. Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Kurnia Utama, memimpin pengambilan sumpah jabatan dua anggota DPRD dari Fraksi PAN itu. "Dua anggota legislatif yang disumpah menggantikan dua anggota Fraksi PAN," kata Kurnia Utama, di Bengkulu,

Rabu (15/5) seperti dikutif dari Antara. Dua anggota DPRD yang dilantik, yakni Intan Zoraya menggantikan Helmi Hasan yang mundur dari kursi legislatif karena terpilih menjadi Wali Kota Bengkulu masa bakti 20132018 dan Afrizan Joni menggantikan Heri Susanto, karena meninggal dunia. Sebelum mengambil sumpah jabatan kedua anggota legislatif itu, Ketua DPRD Kurnia Utama mengingatkan kewajiban keduanya sebagai wakil rakyat. "Kepentingan umum, bangsa dan

negara harus diutamakan daripada kepentingan pribadi dan kelompok," ujarnya. Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan usai pelantikan dua anggota legislatif itu mengatakan, selanjutnya akan diproses pengganti Wakil Ketua II DPRD. Helmi Hasan yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bengkulu terpilih menjadi Wali Kota Bengkulu pada pilkada 2012. Pengganti yang disiapkan yakni Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Bengkulu Parial yang juga menjabat Ketua Komisi IV

DPRD. "Kami harap mereka bisa bekerja dengan baik, memperjuangkan aspirasi konstituen," katanya. Anggota DPRD yang baru saja dilantik, Intan Soraya mengatakan, siap melanjutkan perjuangan anggota legislatif yang digantikannya. "Saya akan berjuang sebaik-baiknya untuk memperjuangkan aspirasi warga yang mendukung saya," katanya. Intan Soraya sebelumnya sudah tercatat sebagai PNS di Pemprov Bengkulu, dan memilih mundur untuk menjadi anggota legislatif.(btr/rga)

Mantan Ketua PWI Bengkulu Bantah Melakukan Penipuan BENGKULU (METRO) Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Bengkulu, H Yudian Raysid membantah tuduhan terhadap dirinya diduga melakukan penipuan terhadap mitra usaha pertambangan batubara. "Saya dan keluarga sangat terpukul setelah membaca media lokal yang memberitakan bahwa dirinya diduga melakukan penipuan terhadap calon mitra usaha pertambangan batubara," kata Yudian Rasyid di Bengkulu, Rabu (15/5) seperti dilansir Antara. Ia mengatakan, pada 2011 terjadi transaksi kerja sama dengan salah seorang pengusaha dari PT Nature Resources atas nama Abdila untuk melakukan "take over" kuasa pertambangan batubara milik grupnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Pada transaksi itu, mitranya

menyanggupi untuk membeli Kuasa Pertambangan (KP) dengan harga Rp8,5 miliar, namun sebagai tanda jadi kerja sama tersebut, diminta uang muka sebesar Rp500 juta. Uang tersebut, katanya untuk biaya pengurusan pengalihan izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi batubara No.208 tahun 2009 atas nama PT Ciptajaya Sulinda Perkasa. Perjanjian itu dituangkan dalam kwitansi pembayaran dengan ketentuan lima poin kesepakatan, namun pada poin ke lima disebutkan jika pihak ke dua Abu Hasan membatalkan proses pengalihan tersebut, maka H Yu d i a n R a s y i d t i d a k mengembalikan uang muka tersebut. Sejak tahun 2011 hingga akhir 2012, lanjut Judian pihak Abdilah kuasa dari Abu Hasan tak pernah

menghubungi lagi, sedangkan dana Rp500 juta itu sudah dihabiskan untuk membiayai tim di lapangan, termasuk membali mata bor untuk eksplorasi. Namun, tiba-tiba pada Mei 2013, pihak Abu Hasan minta kembalikan uang muka Rp500 juta tersebut, dan langsung melaporkan ke Polda Bengkulu, hal itu diluar dugaan akan terjadi seperti itu. "Saya punya semua bukti dari kesungguhan pihak Abdila, sehingga dirinya merasa dirugikan atas tuduhan melakukan penipuan tersebut," ujarnya. Ia juga merasa keberatan atas pemberitaan media lokal yang selalu dikaitkan dengan mertua Bupati Bengkulu Utara, padahal Bupati Bengkulu Utara itu, adalah milik masyarakat Bengkulu Utara bukan pribadi sesorang, katanya. (rga)

Badawi: Sebaiknya RSU Atasi Banjir, Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu Perlebar Drainase Kota Didirikan di Lahan Baru BENGKULU (METRO) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bengkulu, telah memprogramkan akan memperlebar drainase di daerah ini untuk mengatasi banjir musiman setiap musim penghujan. Kepala DPU Kota Bengkulu, Darmawansyah, di Bengkulu, Rabu (15/5) mengatakan, saat ini ada dua kolektor drain penyebab banjir di Kota Bengkulu, yakni wilayah bagian timur dan barat, semuanya akan diselesaikan pada 2013. Untuk tahap pertama pihaknya akan membuka dan memperlebar saluran di wilayah barat meliputi wilayah hotel Rafflesia City sampai ke Muara Dua sepanjang dua kilometer. Pasalnya, di kolektor wilayah barat ditemukan sepuluh titik wilayah ekstrim penyebab banjir dalam pekan ini,

dan teleh diturunkan alat berat

bagian hilir saluran. Sedangkan

untuk membersihkan dan membuka drain tersebut. Dalam pekerjaan tersebut, akan membongkar tanggul lama dan bendungan pada badan saluran yang menyebabkan penyempitan

kolektor bagian timur berada di wilayah Danau Dendam Tak Sudah, Kebun Tebeng, Sawah lebar, Tanjung Agung hingga Air Sebakul. Pada daerah tersebut, saat ini

menyebab banjir akibat menjamurnya bangunan perumahan dan usaha rumah toko pada daerah resapan air, sehingga terjadi pendangkalan alur sungai Bengkulu. Selain itu, saat musim hujan seluruh air langsung masuk ke drain, sehingga meluap dan tidak tertampung akibatnya rumah masyarakat terendam. Untuk mengatasi masalah tersebut, tidak dikeluarkan izin bangunan pada daerah resapan air, disamping masyarakat ikut berperan aktif menjaga sampah rumah tangga. "Dalam pembangunan tersebut pihaknya tetap berkoordinasi dengan camat dan lurah serta masyarakat setempat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar," ujarnya seperti dilansir Antara.(rga)

Wali Kota Bengkulu Minta Maaf pada Dewan BENGKULU (METRO)- Wali Kota Bengkulu, H Helmi Hasan akhirnya minta maaf kepada anggota DPRD setempat karena tidak hadir dalam beberapa kali sidang paripurna yang digelar dewan setempat atas jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi atas tiga Raperda. “Saya sebagai Wali Kota Bengkulu, meminta maaf kepada anggota dewan yang terhormat, serta masyarakat kota Bengkulu atas tidak hadirnya saya dalam beberapa kali sidang paripurna DPRD setempat," kata Wali Kota Helmi Hasan ketika menghadiri rapat paripurna setempat, Senin (13/5). Ia mengatakan, dirinya tidak bisa menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Bengkulu bukan disengaja, tapi memang ada urusan kenegaraan yang dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan mesti di hadiri tanpa diwakilkan. Sebab, dalam acara Musrenbang itu yang dihadiri Presiden SBY, menteri dan para kepala daerah di Tanah Air, termasuk dirinya. Soalnya, jika tidak hadiri rasanya tidak etis karena dapat membuat hubungan yang tidak baik dengan

pemerintah pusat. D a l a m menyampaikan jawabannya pada sidang paripurna tersebut, Wali Kota Helmi H a s a n mengatak

an, pihaknya berterima kasih kepada anggota dewan yang telah mendukung berbagai program pembangunan di daerah ini. Dijelaskan, program kerjakan yang akan segera dilaksanakan di Kota Bengkulu, antara

lain program delapan tekad Bengkuluku Bersih. Program ini sekarang sudah mulai jalan dan hasilnya sudah terlihat di lapangan. "Masyarakat mulai dari tingkat kelurahan sampai ke RT berbondong-bondong untuk menyukseskan hal tersebut, dan program seratus hari saat ini terus berjalan meskipun tanpa APBD, serta program Bengkuluku aman telah di laksanakan dan hasilnya telah nampak meskipun," ujrnya. Usai menyampaikan jawaban dalam pandangan umum fraksi, beberapa anggata DPRD Kota Bengkulu, mengharapkan kasus serupa jangan sampai kembali terulang ke depan. Sebab, kehadirian Wali Kota dalam sidang paripurna tersebut, merupakan pencerahan bagi semua pihak, termasuk dewan sendiri. "Karena itu, Wali Kota kita harapkan terus hadiri pada acara rapat paripurna yang di gelar dewan," kata beberapa anggota DPRD setempat.(btr)

BENGKULU (METRO) Anggota Komisi I DPRD Kota Bengkulu Ahmad Badawi Saluy menyarankan, sebaiknya pendirian rumah sakit umum (RSU) kota setempat menggunakan lahan baru bukan lahan eks perkantoran DPRD setempat. "Kita bicara bangun rumah sakit bukan untuk hari ini, bukan untuk dua atau tiga tahun ke depan, tetapi kita berfikir untuk antisipasi 50 atau pun 100 tahun ke depan, sehingga lokasinya perlu dicarikan ke tempat yang stategis dan luas," kata Badawi Saluy, di Kota Bengkulu, Rabu (15/4). Ia mengatakan, sebaiknya pembangunan rumah sakit kota melihat arah pertumbuhan penduduk Kota Bengkulu, bukan memanfaatkan gedung eks DPRD Kota Bengkulu. "Penduduk itu kan bertambah ke arah Bentiring dan arah Selebar. Karena itu, akan lebih representatif lokasi rumah sakit baru tetrsebut diarahkan lokasi tersebut," ujarnya seperti dilansir Antara. Dia mengkhawatirkan langkah

pemerintah yang akan menggunakan gedung eks DPRD Kota Bengkulu, karena kawasan itu merupakan kawasan perkantoran, bukan kawasan kesehatan. "Jangan sampai nantinya sudah kita bangun secara besar-besaran dengan menggunakan biaya yang tidak sedikit, eh tidak tahunya lokasi itu tidak memungkinkan lagi dan dipindah, yang akhirnya lokasi tersebut terbuang sia-sia," ujarnya. Ahmad Badawi Saluy mengatakan belum terealisasinya rumah sakit kota bukan karena anggota DPRD Kota Bengkulu tidak menyetujui pendirian Rumah Sakit Kota Bengkulu yang diwacanakan oleh pemerintah kota. "Tidak ada niat kita untuk menghalang-halangi bahkan tidak menyetujui pendirian rumah sakit ini, bodoh kita jika tidak menyetujui itu, tetapi kita harus hati-hati dan memikirkan kondisi jangka panjangnya, apa lagi di kota itu ada RS Rafflesia, ada RS Tiarasela, dan mereka kan juga punya hak hidup," kata dia. Kepala Dinas Kesehatan Kota

Bengkulu Edriwan M mengatakan bahwa pendirian rumah sakit kota yang dengan memanfaatkan eks gedung DPRD Kota Bengkulu sebagai bangunan dan lokasi rumah sakit telah sesuai dengan kajian serta kelayakan dari pendirian rumah sakit. "Hal tersebut sudah dikaji oleh ahli dan kesimpulannya itu sudah layak didirikan dengan memakai bangunan eks DPRD Kota Bengkulu," katanya. Ia mengatakan Pemkot Bengkulu akan merealisasikan rumah sakit kota pada tahun 2013 dan saat ini sedang melakukan persiapan perda pendukung. Terkait nantinya rumah sakit kota akan berdiri pada bangunan eks DPRD yang notabene lokasinya berdekatan dengan dua rumah sakit swasta menurut dia tidak ada permasalahan terhadap lokasi yang berdekatan. "Tidak masalah berdekatan, biar masyarakat nanti yang memilih, semakin baik pelayanan rumah sakit maka masyarakat akan ke sana," ujarnya.(rga)

Pasar Baru Koto Siap Ditempati Pedagang Pasar Subuh BENGKULU (METRO) - Pasar Baru Koto, Kota Bengkulu yang berlokasi di Kelurahan Pasar Pantai, siap untuk menampung para pedagang pasar subuh, menyusul perbaikan pasar tersebut telah selesai dikerjakan. "Pasar Baru Koto sudah siap ditempati para pedagang pasar subuh di Jalan KZ Abidin, karena perbaikan pasar tersebut sudah selesai. Demikian pula fasilitas listrik dan air bersih sudah kita masuk ke pasar tersebut," kata Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Rabu (15/5). Ia mengatakan, tujuan Pemkot Bengkullu memindahkan sekitar 400 pedagang tersebut, untuk menertibkan pedagang, menjaga kebersihan kota dan memfungsikan Pasar Baru Koto. Menurutnya, jika semua pedagang berjualan di pinggir jalan, maka sulit untuk menciptakan suasana kondusif dan kesan semrawut dan kumuh sulit

dihilangkan Wali Kota yang menghadiri sidang paripurna di DPRD Provinsi Bengkulu menolak membuka dialog dengan pedagang sebab menurutnya sudah ada perjanjian tapi pedagang mengingkari. "Kalau dialog terus kapan kita mau maju, kami sudah memfasilitasi dialog beberapa kali," ujarnya. katanya seperti dilansir Antara. Sebelumnya ratusan pedagang mendatangi Kantor Wali Kota menuntut pemerintah kota mengizinkan mereka berjualan di Pasar Subuh. Para pedagang mengatakan kondisi di Pasar Baru Koto sangat sepi dan tidak ada pembeli sehingga pedagang menolak dialihkan ke lokasi itu. "Ini menyangkut hidup mati kami, di Pasar Barukoto tidak ada pembeli jadi kami minta berjualan di Pasar Subuh diizinkan," kata Koordinator Persatuan Pedagang Ayam Potong, Efendi.

Penerbit : PT Rajawali Putra Bengkulu Tulen Pemimpin Umum/Pen. Jawab :Tomi Jailani Pemimpin Redaksi/Pemp. Perusahaan :M. Sholeh Chalik Redaktur Pelaksana :Usmin, Tim IT :Endang Kusnadi, Sekretaris Redaksi :Eny S Rini , Wartawan/Staf Redaksi :Juliyanti, Baktiar ,Biro Daerah :Mukomuko : Drs. Tusri Yulius. A (Ka. Biro), Mahyudin, Sirim, Kepahiang : T.Muhtadun, Kurniadi, Rejang Lebong :Yurnal Hamidi, Johnny Irawan SH, Bengkulu Utara : Rozi, Bengkulu Selatan : Desmiati, Yandahri, Kaur : Lukman, Jhon, Bengkulu Tengah : Yulisman ,Bagian Iklan dan Sirkulasi :Hermawan Kinal, Aryanti, Wilmi Gustina, Keuangan :Lidia Listanti, Litbang :Rolansyah, Percetakan :PT Rajawali Putra Bengkulu Tulen ( Isi Diluar Tanggung jawab Percetakan)


Halaman 3

Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Pedagang Pasar Subuh Enggan ke Baru Koto Walikota Bengkulu Didemo BENGKULU (METRO)- Pedagang pasar subuh, Pasar Minggu Bengkulu, tidak mau tempat mereka berjualan digusur dan mereka enggan dipindahkan ke Pasar Baru Koto yang berlokasi di Kelurahan Pasar Pantai itu. Sehingga Senin kemarin sedikitnya 300 pedagang melakukan aksi demo ke kantor walikota setempat. Pedagang dengan didampingi 15 pengembangan Pasar Minggu Squareanggota Himpunan Mahasiswa Islam PMS yang dilakukan pihak investor Indonesia (HMII) yang ingin bertemu dan proses pemagaran sudah mulai langsung Walikota Helmi Hasasn, harus dilakukan. "Kondisi ini membuktikan menelan rasa kecewa. Karena mereka pemerintah tak berpihak pada mereka tidak berhasil menemui Walikota sebagai masyarakat kecil dan lemah. Jumlah pedagang yang berjualan di Bengkulu, Helmi Hasan yang sedang Pasar Subuh, terinventarisir 400 orang melaksanakan tugas luar. Mereka hanya bisa menyampaikan lebih. Pada saat pencalonan Walikota tuntutan mereka melalui orasi yang Helmi Hasan pernah menjanjikan tidak disampaikan perwakilan pedagang. akan ada penggusuran pedagang, Dalam orasinya, perwakilan pedagang, b a h k a n i a m e n j a j i k a n a k a n Effendi mengungkapkan, bahwa menyediakan 50 ribu lapangan pihaknya menolak keras dipindahkan ke pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Pasar Baru Koto II, karena kondisi pasar Bengkulu. "Kalau begini namanya itu belum memadai, baik sarana pasar menjadikan kami pengangguran," kata maupun jalur transportasi yang belum sejumlah pedagang. Disisi lain, Efendi, Ketua Pedagang dipindahkan. "Kami tidak bersedia dipindahkan ke Ayam KZ. Abidin II Kota Bengkulu Pasar Baru Koto, karena banyak mengatakan, pihaknya akan tetap kerugian nantinya. Langganan kami tidak bertahan berjualan di jalan KZ. Abidin ada lagi, jalur angkot juga belum II Kota Bengkulu. Karena kondisi Pasar disiapkan, pasar juga belum disiapkan. Baru Koto II belum layak untuk Tapi kami sudah mau dipindahkan, pasar ditempati, pedagang juga menghindari sudah dipagar. Mana janji Walikota yang konflik dengan pedagang setempat katanya tidak akan menggusur yang telah lebih dulu berjualan di Pasar pedagang," ujar Effendi yang diamini tersebut. "Kami ini berdagang baik-baik, pedagang lainnya. daripada kami maling. Kami butuh Pedagang kian menunjukkan kemarahannya, karena mereka ingin untuk membiayai anak istri kami sekali menyampaikan harapan mereka itu makan dan anak-anak kami mau ke Walikota Helmi Hasan. Namun sekolah," ungkap Efendi dengan tegas. Dalam aksi tersebut, para pedagang mereka gagal menemui orang nomor satu di Kota Bengkulu itu. Sementara juga melakukan pembongkaran terhdap MEMBAKAR : Usai melakukan aksi di halaman kantor Walikota Bengkulu, Senin kemarin melanjutkan aksi dengan membongkar pagar seng yang kawasan Pasar Subuh KZ. Abidin II pagar seng yang menutup dua sisi jalan dipasang petugas dari Pemkot di lokasi Pasar Subuh di Jalan KZ Abidin. Tidak hanya membongkar, mereka juga membakar material pagar. Pedagang sudah dipagar, dan material pasir sudah KZ. Abidin II Kota Bengkulu dan menolak untuk dipindahkan ke Pasar Baru Koto II, karena lokasinya belum jelas dan sepi. (Foto: Metro/yt) dimasukkan ke lokasi sebagai pertanda membakarnya. Pasir yang ada di lokasi juga digunakan pedagang untuk pembangunan akan dimulai. tidak becek lagi," ujar pedagang dengan pada malam harinya mereka dilakukan Satgas gabungan Pemerintah berjaga-jaga agar petugas tidak Sedangkan lokasi tersebut sejak dua menutup jalan yang becek dan nada emosi. bergerombol menjaga lokasi pasar subuh Kota Bengkulu. Isu pemagaran memang melakukan pemagaran di lokasi tempat tahun lalu memang direncanakan untuk berlubang. "Besok kita berdagang disini Tidak hanya itu, aksi massa berlanjut, supaya terhindar dari pemagaran yang sudah santer, karenanya pedagang mereka mencari nafkah itu. (yt)

Dicurigai, Relokasi Pasar Subuh Bangun Pabrik Semen, Menunggu Pusat Adanya Indikasi Lain Pada Senin (13/5) ribuan pedagang di Pasar Subuh Kota Bengkulu aksi menuju Kantor Wali Kota Bengkulu menolak rencana relokasi. Mereka mendapat kawalan ketat dari kepolisian, meski terjadi pembakaran beberapa kayu pagar di tengah jalan, namun tetap terkendali. Sementara, warga yang selama ini telah biasa dengan keberadaan pasar tersebut berharap pemerintah setempat lebih mengutamakan penataan daripada pemindahan. "Mungkin kurang elok karena di tengah kota ada pasar yang terkesan kumuh. Namun, itulah jantung kehidupan warga Kota Bengkulu. Hampir semua warga yang dekat berbelanja di sana," ujar Usman, warga Nusaindah, Kota Bengkulu. (ms)

BENGKULU (METRO) Rencana investasi pabrik semen di Kabupaten Seluma, oleh investor asing asal Dubai, masih menunggu izin dari pemerintah pusat. Demikian dikatakan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bengkulu, Iriansyah. "Izin dari pemerintah kabupaten dan provinsi sudah lengkap, tinggal menunggu izin BKPM pusat, karena investor yang akan membangun pabrik semen tersebut adalah investasi asing," katanya saat ditanya antara tentang perkembangan investasi pabrik semen itu, Selasa. Ia mengatakan, pengusaha asal

Tambah Stok, Bulog Bengkulu Beli Beras Sulsel

BENGKULU (METRO) Bongkol atau calon bunga rafflesia (Rafflesia arnoldii) di kawasan Hutan Cagar Alam Taba Penanjung, ditawar seorang pengunjung seharga Rp4 juta. Namun niat pembeli yang akan menggunakan bongkol bunga tersebut sebagai untuk penelitian, ditolak warga setempat. "Ada yang mau beli, kami ditawari uang Rp4 juta untuk satu bongkol, tapi kami menolak, karena ini bunga langka dan dilindungi," kata Minjuanda, warga yang menjaga satu bunga rafflesia yang mekar di Cagar Alam Taba Penanjung, Benteng, itu, kepada antara, Rabu. Ia mengatakan bahwa menurut calon pembeli tadi, bongkol bunga seukuran bola kaki itu akan digunakan untuk kepentingan penelitian. Namun, Minjuanda dan sejumlah warga lainnya sebagai penmenjaga bunga dan bongkol rafflesia tersebut, menolak tawaran itu. "Kami juga tidak mau

BENGKULU (METRO) Anggota komisi III DPRD Kota Bengkulu, Awaludin mencurigai relokasi pedagang di Pasar Subuh ke Pasar Barukoto II karena adanya kepentingan pembangunan Pasar Minggu Square. "Bisa jadi ada indikasi ke arah sana, karena melihat tumpukan material ada di lokasi untuk Pasar Minggu Square itu," kata dia di Kota Bengkulu, Selasa. Sebagaimana dilansir antarabengkulu, Awaludin mengatakan, relokasi pedagang di Pasar Subuh yang selama ini menempati jalan di depan rencana PMS itu ke Pasar Barukoto yang dipaksakan pada Senin (13/5), terlihat mempunyai hubungan dengan pembangunan PMS. "Orang kan membangun itu melihat berapa masuk materialnya, jadi lokasi tersebut disterilkan lah bahasanya," kata dia.

BENGKULU (METRO) -

Untuk menambah stok yang ada sekarang, Bulog Divisi Regional (Divre) Bengkulu harus mendatangkan beras dari Sulawesi Selatan sebanyak 3.000 ton. Hal ini diakukan Bulog setempat, mengingat persediaan beras petani setempat tipis dan tidak mencukupi kebutuhan Bulog. "Beras sebanyak 3.000 ton itu

Sementara itu, wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu, Irman Sawiran, juga mengatakan bahwa penempatan lokasi pasar tidak bisa dipaksakan. "Pasar itu adalah pertemuan antara pedagang dan pembeli, itu kesepakatan mereka tempat transaksi jual beli, jadi tidak bisa kita paksakan tempatnya di tempat tertentu," kata. Menurut dia pemerintah sebaiknya belajar dari sejarah karena sebelumnya lokasi itu (Pasar Barukoto) sudah pernah dijadikan pasar ikan higienis namun usaha tersebut gagal. Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Ahmad Badawi Saluy, yang menjelaskan relokasi pasar pada masa pemerintahan sebelumnya gagal. "Contohnya di Bentiring, mereka membuka pasar di atas

masih dalam proses pembongkaran di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, dan dalam satu dua hari ini sudah masuk gudang," kata Humas Bulog Divre Bengkulu, Hariswan, seperti dikutif dari antara, Selasa. Ia menjelaskan, stok beras di gudang Bengkulu hingga saat ini tinggal 4,3 ribu ton khusus untuk beras bagi warga miskin (raskin) dan stok pangan korban bencana. Dalam waktu dekat akan masuk lagi beras dari Jawa Timur sebanyak 1,500 ton, disamping pembelian beras lokal hingga saat ini tercatat 675 ton untuk menambah stok berassecara keseluruhan di daerah itu.

tanah pribadi warga yang disewa, dan kita relokasi ke tempat yang disediakan pemerintah, namun gagal dan mereka kembali lagi ke tempat semula, karena apa? itu karena faktor pembeli, mereka lebih memilih membayar mahal ke pemilik tanah," kata dia. "Kalau di Barukoto itu sepi, siapa yang mau beli? Kemudian dagangan sayur yang hanya hitungan jam bisa busuk siapa yang mau mengganti kerugiannya? Apalagi kalau sampai berhari-hari tidak laku, bisa-bisa lengkuas itu sudah tumbuh tunas namun tidak laku juga," katanya lagi. Hal tersebut diungkapkannya melihat kemelut yang terjadi saat ini tentang relokasi yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu terhadap pedagang diPasar Subuh ke Pasar Barukoto.

Bila pembelian beras lokal itu setiap bulan selalu tercapai target, maka tidak perlu didatangkan lagi beras dari luar Bengkulu, namun nyatanya pembelian beras lokal setiap bulan sulit tercapai target yang rata-rata 200 ton. Beras pengadaan lokal itu, didapat petugas Bulog dari sentra produksi Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Seginim, Bengkulu Selatan dan dari Kabupaten Kepahiang. Sedangkan beras dari sentra produksi Kabupaten Mukomuko tidak mungkin di beli karena untuk memenuhi kebutuhan warga daerah itu dan Mukomuko hingga saat ini tidak mengabil jatah raskin. Ia menjelaskan, beras dibeli Bulog itu kualitasnya juga sesuai standar pemerintah yaitu kadar kering 14 persen, derajat sosok 95 persen, butir patah 20 persen dan butir menir dua persen.

Sedangkan gabah kering panen s e s u a i H a rg a p e m b e l i a n pemerintah (HPP) sebesar Rp6.600 pada tingkat petani dan tingkat penggilingan sebesar Rp6.750 per kilogram, untuk gabah kering giling pada tingkat penggilingan sebesar Rp4.150 serta harga pada tingkat gudang Bulog Rp4.200 perkilogram. Pada tahun lalu Bulog Bengkulu mentargetkan pengadaan lokal sebanyak 7.500 ton, namun tidak tercapai karena produksi padi petani daerah itu terganggu akibat musim kemarau, sehingga produksi turun. "Pada 2013 kita kembali mencoba melakukan pembelian beras lokal dengan target 7.500 ton, meskipun masa panen raya petani diperkirakan tidak serentak, namun bila tidak tercapai target beras lokal, kita akan membeli beras dari provinsi tetangga," tandasnya. (ms)

Dubai tersebut berencana membangun pabrik semen dengan nilai investasi sebesar Rp2,7 triliun. Investor berbendera PT Atro Cemen itu sudah melakukan survei potensi batu gamping sebagai bahan baku semen di wilayah Kabupaten Seluma. Kepastikan investasi tersebut, kata dia, juga atas hasil penelitian pemerintah terhadap potensi bahan baku semen di kabupaten tersebut. "Investor itu sebelumnya juga sudah menurunkan tim eksplorasi dan konsultan. Mereka siap membangun pabrik. Untuk tahap awal, luas areal yang akan dieksploitasi mencapai 150

Bongkol Bunga Rafflesia Arnoldi Dihargai Rp4 Juta untuk Penelitian berurusan dengan hukum, karena menjual atau mencuri bunga

rafflesia bisa masuk penjara," katanya. Satu bunga yang mekar sempurna dan sejumlah bongkol di lokasi itu hanya berjarak 10 meter dari badan jalan raya lintas Bengkulu-Kepahiang. Lokasi yang mudah dijangkau tersebut membuat mereka mendirikan pos penjagaan di pinggir jalan dan berjaga selama 24 jam. "Apalagi masih ada beberapa

Tidak Sanggup, Jangan Buka Tambang BENGKULU (METRO) - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan menekankan kepada pengusaha tambang batubara agar tidak melewati jalur dalam kota untuk mengirim hasil tambang mereka ke Pelabuhan Pulau Baai. "Ya saya sarankan mereka lewat jalur angkut yang tersedia atau buat jalur angkut sendiri, ya kalau tidak sanggup dengan cara itu, jangan nambang dong," kata Helmi seperti ditulis antara, Selasa. Dia mengatakan, perusahaan batubara seharusnya tidak memakai jalur dalam kota untuk mengangkut batubara, kerena merugikan Kota Bengkulu dari segi infrastruktur jalan. "Ya sangat dirugikan, merusak jalan dan

kita jadi harus menganggarkan perbaikan terus jadinya, seharusnya kalau dia memang mau menambang idealnya dia harus punya jalur khusus untuk mengangkut batubara ke pelabuhan," kata Helmi. Menurut dia sebaiknya perusahaan sudah memikirkan kendaraan angkut batubara yang tidak merugikan masyarakat maupun daerah. "Contohnya di daerah lain para perusahaan tambang telah memakai kereta untuk mengangkut hasil tambang ke pelabuhan, sehingga tidak merusak jalan yang sudah ada," kata dia. Dengan model kendaraan angkut seperti kereta, selain tidak merusak infrastruktur menurut dia juga memiliki keuntungan bagi

hektare," katanya. Selain membangun pabrik, pengusaha itu juga berencana membangun pelabuhan dan jaringan listrik. Iriansyah mengharapkan investasi tersebut dapat disetujui pemerintah pusat sehingga potensi sumber daya alam Bengkulu dapat dioptimalkan. Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Karyamin mengatakan, deposit batu gamping sebagai bahan baku semen di Bengkulu mencapai lebih kurang satu miliar ton. "Batuan itu banyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Seluma," katanya. (ms)

perusahaan tambang karena tidak harus memikirkan pembelian dan perawatan truk maupun bahan bakar solar non-subsidi yang berharga tinggi. Dia mengatakan bahwa pemerintah sudah sangat tegas menindak kendaraan tambang yang nakal mengirim batubara ke Pelabuhan Pulau Baai dengan memasuki jalur dalam kota. "Kita sudah menindak, sudah berapa yang kita tangkap melalui dinas terkait, namun pemerintah juga punya batasan-batasan yang mengatur, contohnya kita hanya bisa menindak pengendara truk dengan cara menyerahkan ke kepolisian, kita hanya punya wewenang sampai di situ," kata dia. (ms)

bongkol yang kami temukan di sekitar lokasi bunga mekar, jadi perlu dijaga," katanya. Pantauan di lokasi, pos darurat tersebut didirikan seadanya, dan bila malam tidak ada penerangan. Sejumlah pengunjung terlihat antusias mengabadikan bunga langka yang juga terbesar di dunia itu. Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Sofian Ramadhan mengatakan di hutan Cagar Alam Taba Penanjung sering ditemukan rafflesia mekar, sebab merupakan habitat asli. Selain di Hutan Cagar Alam Taba Penanjung, di Hutan Lindung Bukit Daun yang berdampingan langsung dengan kawsan hutan itu juga sering ditemukan rafflesia mekar. "Sebagian besar hutan Bengkulu merupakan habitat rafflesia, tapi di dua lokasi ini paling sering ditemukan mekar," katanya.(ms)


Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Halaman 4

Petugas Gabungan Siapkan Razia di Bukit Batu CURUP (METRO) - Karena banyaknya kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) yang dirusak perambah, pihak petugas TNKS kini menyiapkan petugas gabungan untuk menggelar razia perambah TNKS di Bukit Batu, Rejang Lebong. Hal ini dilakukan untuk mengatasi ancaman gundulnya kawasan tersebut akibat kian gencarnya aksi pembalakan liar. “Pada 2013 sudah ada anggaran dari TNKS, Kerinci Jambi dan akan menggelar operasi besarbesaran melibatkan TNI dan Polri serta polisi kehutanan secara gabungan," kata petugas TNKS Bengkulu Mahfud, Rabu. Kawasan hutan TNKS di Bukit Batu, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, tepatnya di perbatasan Bengkulu-Sumsel, terancam gundul akibat perambahan dan pembalakan liar yang dilakukan orang-orang yang tak bertanggung jawab. Menurut data yang diperoleh p[ihak TNKS Bengkulu, saat ini puluhan usaha pengolahan kayu

liar beroperasi di sekitar kawasan Bukit Batu tersebut, sedangkan kayu diduga kuat diambil dari lokasi TNKS. "Kita selama ini akan melakukan razia di kawasan tersebut, namun terkendala dana dan dukungan pihak terakit, sedangkan pada 2013 telah dianggarkan untuk program tersebut," kata Mahfud sebagaimana dilansir antara, Rabu. Berdasarkan laporan dari masyarakat Bukit Batu, usaha pengolahan kayu itu sebagian besar diduga milik pengusaha dari wilayah Lubuklinggau, Sumsel. Kayu olahannya dalam jumlah besar dibawa ke wilayah provinsi

tetangga tersebut, sedangkan warga setempat hanya sebagai tenaga kerja. Wilayah Bukit Batu sebagian

menggangu kawasan hutan TNKS, akan tetapi ada di antara mereka menjadi pekerja pada usaha pengolahan kayu liar di

besar eks-daerah transmigrasi pada era 1990. Mereka tidak

kawasan itu. "Kami mendapatkan data dan

laporan dari warga setempat, namun saat melakukan razia tahun lalu juga terdapat beberapa usaha pengolahan kayu liar di kawasan tersebut, sedangkan pemiliknya lari," katanya. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Rejang Lebong, Anom Chan membenarkan, kawasan hutan TNKS dan hutan lindung di perbatasan Bengkulu-Sumsel itu menjadi sasaran perambah, dan kayu dari aktivitas perambahan itu diolah di lokasi setempat. Ia menjelaskan untuk menjerat pemilik usaha kayu liar itu cukup sulit. Para perambah tersebut, hingga saat ini belum pernah tertangkap petugas. "Kami mendukung program TNKS untuk menggelar operasi tersebut, bila perlu ditempatkan petugas di lokasi itu dengan dibuat pos khusus," katanya. (ms)

MTS Negeri 02 Kepahiang Butuh RKB KEPAHIANG (METRO) Untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara baik di sebuah sekolah, tak bisa terlepas dari kelengkapan sarana dan prasarana sekolah bersangkutan, juga disertai tim pengajar yang handal. Begitu pula bagi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 02 Kepahiang, sangat membutuhkan sarana dan prasarana serta dewan guru yang handal tadi. Seiring dengan perkembangan Kepahiang setelah menjadi Kabupaten, MTsN 02 Kepahiang juga banyak mencatat kemajuan di segala bidang. Namun sekolah dibawah lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ini masih merasakan banyak kekurangan, terutama ruang belajar yang masih terbatas. Karena itu, menghadapi tahun ajaran 2013-2014 ini, MTsN 02 Kepahiang sangat mengharapkan tambahan ruang kelas baru (RKB) dan meubiler berupa kursi dan meja siswa. "Kebutuhan kita yang palng mendesak adalah tambahan RKB dan 200 set meja kursi

siswa," kata Kepala Sekolah MTsN 02 Kepahiang, Mulkan. Saat dijumpai Metro Bengkulu di sekolahnya belum lama ini, Mulkan mengemukakan, bahwa kebutuhan sekolah yang ia pimpin itu memang sudah sangat mendesak, terlebih kebutuhan akan meja kursi siswa. " Walaupun pembangunan RKB belum dilaksanakan dalam waktu dekat ini, namun yang paling mendesak adalah kursi dan meja siswa," tegasnya. Disamping kebutuhan akan dua hal tersebut, guna meningkatkan pengetahuan pelajar di bidang IT, pihaknya juga sangat membutuhkan bantuan untuk pengadaan sarana dan prasarana tersebut. Karena, kata dia, sesuai kemajuan teknologi informatika, sekarang sudah saatnya siswa diberikan pelajaran tentang IT sebagai pengetahuan dasar. Namun, untuk semua ini dia tetap menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan pihak Kemenag, tapi yang jelas, kata dia, memang sudag saatnya siswa mendapat

pengetahuan tentang IT sebagai pengetahuan dasar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. "Saat sekarang ini p e n g u n a a n Komputer dan Internet di kalangan masyarakat sudah bukan barang mewah, tetapi sudah menjadi kebutuhan untuk menambah pengetahuan, walaupun orang tua tetap harus mengawasinya," kata Mulkan. Ditempat terpisah, Kepala Kan tor

H.Bustasar,M.Pd Kemenag Kepahiang

Kemenag Kabupaten Kepahiang, H. Bustasar, M.Pd, mengatakan, untuk penambahan RKB membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karena itu, kata dia, untuk MTsN 02 Kepahiang baru akan dibangun pada 2014 mendatang, yakni menambah tiga RKB dengan dua lantai. "Sudah kita rencanakan tambahan tiga RKB di MTsN 02 itu pada 2014," katanya. Dari pantauan wartawan Metro Bengkulu, memang sudah selayaknya MTsN 02 Kepahiang ini mendapatkan tambahan RKB dan setidaknya pada tahun ini bisa diberikan tambahan meubeler terlebih dahulu. Karena kebutuhan akan 200 set meubiler itu sudah sangat mendesak guna menunjang proses belajar mengajar disekolah itu. Begitu pula dengan Pembangunan Mushola yang terlihat belum selesai. (tm/kur)

Road Race di BS Lukai Kepala Penonton

(Ilustrasi) MANNA (METRO) - Putaran Empat Zona Sumatra Motor Prix yang diselenggarakan di Sirkuit Padang Panjang Kota Manna, BS, (11-12 Mei), menelan korban di pihak penonton. Seorang boca,

Anta (4) warga Kecamatan Tanjung Kemuning tertabrak pembalap yang keluar dari lintasan. Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan terpaksa dilarikan ke RSUD

Hasanudin Damrah, Manna. Antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk menyaksikan kemahiran pembalap yang berlaga di kejuaraan yang digelar Pemkab Bengkulu Selatan dan sejumlah

seponsor itu. Ribuan penonton memadati pinggiran sirkuit sambil memberikan dukungan kepada pembalap idolanya, terutama pembalap lokal. Pebalap yang tampil pada

kejuaraan ini mmerupakan pembalap yang cukup dikenal, mereka adadlah pembalap dari Riau, Jambi, Bengkulu, Curup, Lebong, Palembang, Kaur, Seluma, Lahat (Sumsel), dan tuan rumah sendiri. Walau demikian, tak sedikit diantara mereka yang terjatuh dan terpaksa keluar dari lintasan. Untuk kelas MP1 yang merupakan kelas paling bergengsi di kejurnas ini, direbut Suhandi dari Tim Padang 88, Rico Pranata, yang berhasil mengalahkan pebalap-pebalap yang terkenal, seperti Reza Fahlevi, Zefri Hadi, Asep Eko, Firman Farera, dan Dimas Topo. Sedangkan pembalap lokal yang turun di kelas ini, M Yogi, dan Tim Teman X-Speed hanya mampu menduduki peringkat ke 10. Dari pantauan di lokasi, begitu balapan dimulai, belasan pebalap tampak saling unjuk kemampuan untuk memenangi balapan ini. Namun tabrakan tak dapat terhindarkan, saat memasuki tikungan pertama tabrakan sudah terjadi. Namun yang paling menyedihkan, seorang pembalap keluar lintasan dan menabrak penonton dan mengalami luka di bagian kepala serta terpaksa dirawat. Sementara Bupati Bengkulu Selatan (BS), H. Reskan E Awaludin yang membuka seri kejurnas Motor prix ini, mengaku mengapresisasi kegiatan yang digelar tersebut. "Kami sebagai tuan rumah kejurnas ini sangat mengapresiasi dan tentunya merupakank kebanggaan bagi daerah ini. Saya harap, sirkuit padang panjang dapat dikembangkan," katanya. (des)

Kebakaran, Satu Keluarga di Mukomuko Nyaris Tewas MUKOMUKO (METRO) Satu rumah semi permanen di Desa Sido Mulyo, Kabupaten Mukomuko, Selasa pagi kemarin hangus terbakar dan nyaris menewaskan satu keluarga. Karena, pada saat kejadian, penghuni rumah yang terdiri dari tiga orang itu, belum terbangun dari tidur. "Satu keluarga yang nyaris tewas terbakar itu pemilik rumah Anton (30), istrinya Riyanti (27), dan satu orang anaknya berumur enam tahun," kata Kepala Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, melalui Kapolsek Penarik, Iptu Tjik Sadarne, kepada antara di Mukomuko, Selasa. Ia mengatakan, kini tiga orang itu yang terkena luka bakar parah itu telah dilarikan ke RSUD di Kecamatan Kota Mukomuko sekitar 30 Km dari lokasi kejadian kebakaran. Berdasarkan informasi, kata dia, peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu rumah semi

permanen di Desa Sido Mulyo itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu penghuninya sedang tidur. Ia menjelaskan, dengan keadaan rumah yang setengah tersebut dari material papan itu sehingga membuat api dengan cepat menghanguskan bagian dinding seluruh rumah milik petani itu. "Untung penghuni rumah itu cepat keluar saat api masih menyala, sehingga tidak semua bagian tubuh tiga orang itu terkena luka bakar," katanya. "Anton dan istrinya terkena luka bakar pada bagin tubuhnya, sedangkan anaknya pada bagian muka," katanya. Ia menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran itu. "Untuk sementara informasi yang kami terima sumber api itu berasal dari sebuah kayu untuk bahan bakar memasak yang terbakar, namun informasi itu perlu dicek lagi kebenarananya," ungkapnya menambahkan.(ms)

Seluruh Warga Merigi Membutuh Listrik sudah mendapat bantuan listrik tersebut. Kebutuhan akan listrik ini memang sudah sangat mendesak, sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak kami," kata sejumlag warga Batam yang sempat

Holil Bermani Camat Merigi KEPAHIANG (METRO) Walau sudah 68 tahun lebih negeri ini menikmati kemerdekaan, tapi bagi sebagian warga Desa di Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang masih ada yang belum menikmati aliran listrik. Mereka yang perekonomiannya masih berada dibawah rata-rata itu, hingga kini masih menggunakan lampu minyak sebagai alat penerangan. Mereka yang belum menikmati penerangan listrik itu mengaku tak mampu untuk memasang aliran listrik ke rumah meraka, alasannnya terkendala biaya. Mereka berharap kebijakan pemerintah untuk memberikan aliran listrik murah bagi mereka yang ekonomi lemah ini. "Kami sangat mengharapkan pemerintah dapat memberi bantuan pemasangan listrik murah sebagaimana yang kami dengar bahwa di beberapa daerah lain

diwawancarai Metro Bengkulu belum lama ini. Hal ini dibenarkan Camat Merigi, Holil Bermani, menurutnya banyak warga yang mendatanginya mempertanyakan tentang listrik murah tersebut. Karena itu ia mengaku telah membentuk tim untuk mendata masyarakat yang memang kurang mampu. Dari hasil pendataan ini, pihaknya akan mengajukan ke instansi terkait untuk mendapatkan listrik murah bagi warga di kecamatan tersebut yang jumlahnya hanya 105 SR. "Kami sudah mengajukan usulan ini ke pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineal (ESDM) Kepahiang pada 14 Mei 2013 lalu. Dan kami berharap agar permohonan kami itu dapat ditanggapi dan masyarakat kami yang kurang mampu ini bisa mendapatkan listrik murah," harapnya. (tm/kur)

Bugarkan PNS Dengan Olahraga

(Ilustrasi) MANNA (METRO) - Untuk menjaga kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS) dan jajarannya, agar tetap bugar. Sekretariat Pemkab BS menggelar olahraga bersama secara rutin setiap hari Jumat pagi. Tidak hanya olahraga bersama, pada setiap pagi Jumat tersebut semuja PNS di lingkungan Sekretarian Pemkab BS itu juga melaksanakan kegiatan klebersihan di lingkungan kantor masing-masing. Pola yang diterapkan Pemkab BS pada tahun 2013 ini merupakan kegiatan kebersihan dan olah raga bersama secara rutin yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan serta kebugaran setiap PNS di daerah ini. "Dengan selalu sehat dan bugar, maka gairah kerja dan semangat terus meningkat pula," kata Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab BS, Tries Bandono kepada Metro Bengkulu saat dijumpai sesaat usai menggelar olahraga bersama tersebut di kantornta beberapa waktu lalu. Olahraga bersama yasng dilaksanakan PNS di lingkungan Pemkab BS ini meliputi berbagai tangkai olahraga sesujai dengan hoby dan bakat masing-masing. Cabang olahraga yang paling digemari PNS ini antara lain, Volly Ball, Sepak Takraw, Tenis Meja dan Fottsal. "Kegiatan ini sangat penting, selain menjagar kesehatan dan kebersihan, juga dapat menghilangkan kepenatan dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari. Apalagi, setiap satu bulan sekali para PNS ini mendapat siraman rohani Rohani berupa ceramah agama," demikian Tries Bandono. (des)


Halaman 5

Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013 Kementrian Sosial Akan Memvalidasi Menerima PKH di Mukomuko MUKOMUKO - Kementeri Sosial (Kemensos) akan memvalidasi data sebanyak 2.548 orang calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Mukomuko. "Kita akan memvalidasi data PKH di Mukomuko guna memastikan apakah calon penerima program ini masih memiliki anak masih SD, SMP dan ibu hamil, kata Ketua Koordinator Wilayah Barat PKH, Kemsos, Mardi, kepada antara di Mukomuko, Senin. Mardi menyampaikan hal itu dalam sambutannya saat sosialisasi PKH, di Kabupaten Mukomuko yang berlansung sejak tanggal 2314 Mei. Kegiatan ini diikuti sebanyak 171 orang peserta, terdiri dari camat, kepala desa, kepala puskesmas, dan tokoh masyarakat setempat. Ia mengatakan, validasi data itu sebagai salah satu upaya dari pemerintah untuk memperkecil kesalahan dan untuk menekan orang yang tidak berhak menerima program tersebut. "Harapan kita semuanya dapat sesuai dengan petunjuk teknis sehingga penerimanya tepat sasaran,"

ujarnya. Ia menyebutkan, Kabupaten Mukomuko merupakan salah satu dari 336 kabupaten/kota di Tanah A i r, s a t u d a r i s e m b i l a n kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, dan satu dari 125 kabupaten/kota di regional barat yang dapat program ini. Program bersih tersebut, harapkan menjadi contoh untuk perangkat yang bersih dan berwibawa, sehingga polisi dan jaksa tidak perlu repot lagi dengaan program ini, karena uang langsung masuk ke rekening penerima. "Bukan ke rekening siapa siapa atau atau ke rekening Badri Rusli, selaku Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, tapi langsung masuk ke rekening masyarakat penerima dari program tersebut," ujarnya. Ia berharap, program ini terus berlanjut, dan dapat memberikan manfaat bagi yang menerimanya. Dengan demikian, program yang diluncurkan Kemensos ini benarbenar sesuai harapan untuk mensejahterakan rakyat kecil di Ta n a h A i r, t e r m a s u k d i Mukomuko.(ys/rga)

Persemaian BPDAS di Kaur Mulai Produksi Bibit KAUR (METRO) Persemaian permanen milik Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Ketahun, di Kabupaten Kaur, mulai 2013 memproduksi ratusan ribu bibit pohon untuk menyukseskan program penghijauan di daerah itu. "Tempat persemaian permanen kita bangun dengan dana APBN 2012 di Kabupaten Kaur, mulai tahun ini akan difungsikan untuk memproduksi bibit kayu untuk menyukseskan program penghijauan di daerah tersebut," kata Kepala BPDAS Ketahun, Bengkulu, Sumarsono, didampingi Kasih Kemitraan, Kuliahaidi, Rabu (15/5). Ia mengatakan, pada 2013, pihaknya akan menyemaikan bibit sengon sebanyak 4.000 batang, biji karet 50.000 buah, dan kayu jambon 150.000 batang. Bibit tersebut, akan dibagikan kepada masyarakat untuk ditanami di lahan kritis di daerah tersebut. Tempat persemaian bibit tanaman penghijauan tersebut, akan dikelolah PBDAS Bengkulu selama tiga tahun dan selanjutnya akan diserahkan ke pemkab setempat untuk dikelolah sebagai sumber pendapatan asli daerah setempat. "Kami hanya mengelola tempat persemaian pembibitan itu selama tiga tahun saja dan setelah betulbetul berjalan dengan baik, selanjutnya kita serahkan ke

Pemda Kaur melalui dinas terkait," ujarnya. Sementara itu, Kasi Kemitraan BPDAS Bengkulu, Kuliahaidi mengatakan, biji karet yang akan disemaikan di tempat persemaian di Kabupaten Kaur dipasokan dari Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Ia menambahkan, biji karet yang dipesan dari Sumsel itu, sudah sampai di Bengkulu dan segera disemaikan di tempat persemaian di Kaur. Demikian pula untuk bibit kayu sengon dan Jabon. Menyinggung tentang program kebun pembibitan rakyat (KBR) di Bengkulu, ia mengatakan, pada tahun 2013, akan didirikan sebanyak 300 unit KBR tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Untuk merealisasikan rencana itu, BPDAS Bengkulu telah menggelar rapat koordinsi dengan kabupaten dan kota di daerah ini, yang berlangsung di kantor BPDAS setempat, Senin (13/5). Rapat koordinasi ini untuk menetapkan jumlah KBR yang akan dibentuk di masing-masing kabupaten dan kota di Bengkulu pada tahun 2013. "Setelah jumlah KBR di masing-masing sudah ditetapkan maka selanjutnya persiapan untuk pembentukan KBR mulai direalisasikan," ujarnya.(rga)

Pemkab Mukomuko Razia Warung Menjual Miras MUKOMUKO (METRO)Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Mukomoko melalui tim gabungan yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, Syafkani, melakukan razia tempat penjualan minuman keras (miras) di daerah itu. Sedangkan sasaran dari razia adalah tempat karaoke dan warung kopi yang dicurigai menyediakan dan menjual minuman beralkohol. "Razia ini merupakan bentuk penegakan peraturan daerah (Perda) Nomor 35 tahun 2011 tentang larangan penjualan minuman keras atau minuman beralkohol di daerah ini," kata Kasat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mukomuko, Iskameri, kepada Antara, di Mukomuko, Rabu (15/5). Ia mengatakan, tim gabungan dalam razia itu, yakni Sekda sebagai ketua tim, personel TNI AD, Polisi, dan puluhan personel Satpol PP. Namun, razia yang digelar di beberapa warung kopi

dekat PT Mukomuko Indah Lestari, yang diduga menyediakan pekerja seks komersial (PSK) dan miras belum berhasil. Ia menduga, razia itu bocor sebab mesin genset yang digunakan sebagai penerangan di warung kopi masih panas, selain itu, ada sisa gelas berisikan minuman bir bintang yang baru saja dituang dan siap untuk diminum. "Kami menduga operasi ini bocor, lihat saja minuman yang ditemukan baru saja dituang dan siap diminum," kata Iskameri. Meski demikian, pihaknya berhasil mengamankan satu pria yang diduga sebagai pengunjung warung atas nama Sutrisno yang masih pemilik warung kopi tersebut. "Pria tidak bisa menunjukkan identitas dan berbicara berbelatbelit, Jumat malam itu juga pria tersebut dibawa menggunakan mobil patroli ke rumah kepala desa dan Camat Penarik," ujarnya. Pihaknya akan rutin mengawasi dan memantau aktivitas warung kopi di Kecamatan Penarik itu, agar tidak menjual miras. Dengan demikian, Kabupaten Mukomuko ke depan benas dari peredaran miras dan minuman yang beralkohol lainnya.(ys/rga)

Nelayan Mukomuko Tewas Terseret Ombak Besar MUKOMUKO (METRO) - Satu dari empat nelayan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang kapalnya terseret ombak, Senin (13/5) ditemukan tewas dan tiga nelayan lainnya dalam kondisi kristis. Camat Ipuh, Yusirijal kepada Antara menjelaskan, nelayan yang tewas karena terseret ombak itu, atas nama Hasan (64). Sedangkan tiga nelayan lainnya yang kritis, yakni Akmal (56), Kace (50), dan Ramli (42. Dijelaskan, perahu dengan muatan empat orang nelayan itu terseret ombak di Pantai Desa Pasaripuh, berjarak 160 Km utara Kota Bengkulu, dan 100 Km dari ibukota Kabupaten Mukomuko. Berdasarkan kronologis peristiwa, perahu nelayan itu terseret ombak sekitar pukul 07.30 WIB, saat perahu akan berangkat melaut. "Kejadiannya saat nelayan akan berangkat melaut, dan perahu terseret ombak tidak jauh dari pinggir pantai," katanya. Kepala Desa Pasar Baru Surahmin, mengatakan saat ini nelayan yang tewas terseret ombak dievakuasi ke rumah duka, sedangkan tiga nelayan yang pingsan menjalani perawatan di puskesmas setempat. Ia menjelaskan, saat kejadian ombak laut di Pantai Pasar Ipuh itu sangat besar sehingga membuat empat nelayan itu, kesulitan untuk melepaskan diri dari terjangan ombak. "Ombak laut di tempat kita itu hampir setiap hari besar apalagi pada pagi hari, sehingga nelayan harus berusaha keras agar bisa sampai ke tengah laut," ujarnya.(ys/rga)

NELAYAN BANTAL MUKOMUKO

Dilantik, 45 Anggota Panwaslucam Kabupaten Mukomuko MUKOMUKO (METRO) Sebanyak 45 anggaota pengawas pemilu (Panwaslu kecamatan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Pelantikan anggota Panwaslu kecamatan ini dilakukan Ketua Panwaslu kabupaten setempat, Muchtadin Munif. "Pelantikan panitia panwaslu kecamatan di daerah ini serentak dengan pelantikan panwaslucam daerah lain di Indonesia," kata Muchtandin Munif, di Mukomuko, seperti dikutif dari Antara, Rabu (15/5). Ia mengatakan, sebanyak 45 orang yang ditetapkan sebagai panwaslucam itu merupakan putra putri terbaik daerah itu yang lulus seleksi sejak tanggal 16 April 2013 hingga 13 Mei 2013 di daerah itu, dari sebanyak 150 orang peserta. "Setiap kecamatan dari 15 kecamatan di daerah ini ada tiga orang panwaslucam yang akan mengawasi pelaksanaan Pemilu 2014," katanya. Ia berharap, panwaslucam itu dapat bekerja sesuai dengan aturan dengan mengedepankan objektivitas dalam melakukan pengawasan terhadap berbagai tahapan dalam pemilu legislatif hingga presiden. Dia berharap panwaslucam dapat mengawasi proses pemilu agar yang berjalan dengan lancar. Selain itu, ia minta, panwaslucam bekerja profesional sebagai

pemilu, kalau ada pelanggaran baik ringan maupun berat diselesaikan secara peraturan yang berlaku.

Bupati Mukomuko Ichwan Yunus mengharapkan, agar panwaslucam tidak diskriminatif dalam menjalankan tugas, harus

Kab. Mukomuko Dapat Tambahan Bantuan Bibit Mahoni

MUKOMUKO (METRO) - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun, Bengkulu, menambah bantuan bibit mahoni kepada Pemerintah Kabupaten Mukomuko guna mendukung penghijauan di kawasan jalan nasional di daerah itu. "Sebelumnya, BPDAS Bengkulu sudah membantu 100.000 batang pohon mahoni, namun bila masih dibutuhkan Pemkab Mukomuko, akan ditambah lagi," kata Kepala BPDAS Bengkulu, Sumarsono, Selasa. Ia menyatakan dukungan terhadap program Pemkab Mukomuko untuk menghijaukan kawasan jalan nasional, mulai dari perbatasan Bengkulu Utara hingga wilayah perbatasan di Sumatera Barat. Terlebih, katanya, daerah itu kawasan hutan dengan sebagian besar daerah aliran sungai yang terancam rusak sehingga perlu

penanaman pohon pelindung supaya kawasan itu kembali hijau. "Jalan nasional di sepanjang kawasan pantai dan daerah aliran sungai, dengan demikian program penghijauan jalan itu sangat didukung," katanya. Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Mukomuko Ichwan Yunus mengatakan bahwa pihaknya menargetkan sepanjang jalan nasional di daerah itu menjadi terlindung oleh berbagai tanaman kayu, termasuk pohon mahoni. Mengingat kawasan hutan sebagian besar menjadi areal perkebunan kelapa sawit, katanya, akan dibuat hutan baru, yaitu di sepanjang jalan nasional yang panjangnya mencapai ratusan kilometer tersebut. "Kondisi jalan tersebut berada menelusuri kawasan pantai dan areal perkebunan kelapa sawit, dengan ditanami pepohonan maka akan tumbuh kawasan hijau yang baru," katanya.(ys/rga)

netral agar proses pemilihan umum di daerah itu dapat berjalan dengan jujur. "Sebagai putra dan putri terbaik daerah ini,

kedepankan kejujuran agar hasil dalam pemilu nantinya juga baik untuk ekonomi masyarakat dan pembangunan," ujarnya.(ys/rga)

Lagi, Bunga Rafflesia Mekar di Taba Penanjung

BENTENG (METRO) - Sekuntum bunga rafflesia arnoldi kembali mekar sempurna di dalam kawasan hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, Senin. "Hari ini mulai mekar dan pengunjung bisa menikmati keunikan bunga itu sampai tiga hari ke depan," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu, Sofian Ramadhan, Senin. Ia mengatakan bunga tersebut dijaga sekelompok warga desa terdekat di kawasan hutan itu. Penjagaan tersebut penting, sebab bunga langka itu sering dirusak bahkan dicuri. "Apalagi, jaraknya hanya 1 0 meter dari jalan raya lintas Bengk ulu-Kepahiang," katanya. Seperti dilansir antara bengkulu, Sofian mengatakan, hasil pantauan komunitas tersebut, di hutan Cagar Alam Taba Penanjung sering ditemukan rafflesia mekar, sebab merupakan habitat asli. Selain di hutan Cagar Alam Taba Penanjung, di Hutan Lindung Bukit Daun yang berdampingan langsung dengan kawsan hutan itu juga sering ditemukan rafflesia mekar. "Sebagian besar hutan Bengkulu merupakan habitat rafflesia, tapi di dua lokasi ini pali ng sering ditemukan mekar," katanya.

Selain menikmati keunikan bunga rafflesia mekar, pengunjung juga bisa melihat calon bunga rafflesia atau bongkol bunga di lokasi itu. Untuk menemukan lokasi tersebut menurut dia tidak sulit sebab KPPL dan warga sudah memasang spanduk informasi bunga mekar di pinggir jalan raya. Ia menambahkan selama 2013, data yang terhimpun KPPL sebanyak dua bunga rafflesia mekar di hutan Bengkulu. "Ada juga dua kuntum bunga bangkai atau Amorphopalus titanum dan satu jenis Amorphopalus gigas," katanya. (ms)


Berita Hukum dan Kriminal

Halaman 6

Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013 PKS: Komisi Pemberantasan Korupsi Tak Punya Nyali Periksa Ibas

Satpol PP Jaring Puluhan Sepeda "Starbucks Keliling”

JAKARTA (METRO) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah, menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berani memeriksa Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono. Padahal, menurut Fahri, nama pria yang akrab disapa Ibas itu beberapa kali disebut menerima aliran dana yang diduga hasil korupsi dari Grup Permai, perusahaan milik tersangka kasus Wisma Atlet yang juga mantan Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin. "Padahal Ibas disebut Yulianis, disebut dalam persidangan, ada nama dia (Ibas) sebagai daftar penerima, kan enggak dipanggil," kata Fahri di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Sabtu (11/5). Dia menegaskan, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan hukuman pembekuan partai bukan hanya bisa diterapkan pada partainya. Yang lebih nyata, menurut Fahri adalah kasus yang menimpa Partai Demokrat. "Dalam kasus Hambalang sudah jelas, dalam persidangannya juga sudah ada soal aliran dana dari Grup Permai yang kemudian dibagikan dalam Kongres Partai Demokrat. Kesaksian-kesaksian soal itu juga ada," ungkapnya. Kata dia, dalam kasus korupsi proyek Hambalang, Nazaruddin adalah pejabat negara yang menjadi makelar. Sedangkan, Fathanah adalah orang swasta yang ditangkap tangan dan tidak ada urusannya dengan PKS. "Pasti uangnya mengalir ke dalam (Partai). Fathanah bukanlah orang partai, jadi uangnya enggak mengalir ke partai. Tapi kalau Bendum Partai yang tertangkap tangan pasti uangnya mengalir ke dalam (Partai)," jelasnya. (oke)

.SATPOL PP (ILUSTRASI) JAKARTA (METRO) - Pedagang kopi keliling kini tak lagi nyaman berjualan di wilayah Ibu Kota. Pasalnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menerapkan Operasi Praja Wibawa 2013 per 14 Mei hingga 24 Juni 2013. Salah seorang pedagang kopi keliling, Harif (20), yang sudah menjajakan dagangannya di area Balai Kota Jakarta sejak dua tahun lalu, mengaku tidak tahu soal penertiban tersebut. "Tadi, sejam Seperti halnya Harif, Abdul (43) mengatakan, bahwa ada tiga sepeda miliknya dan rekanrekannya -yang biasa disebut banyak orang sebagai “Starbucks keliling” (Starling)- diangkut ke dalam truk milik Satpol PP. "Enggak tahu deh yang di tempat lain. Padahal, saya enggak

mangkal di sini. Kan saya jalanjalan sekitar sini. Kecuali mangkal, baru deh boleh (ditertibkan)," keluhnya. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso menjelaskan, dirinya sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran hingga tingkat kelurahan

untuk melakukan penertiban tersebut. "Jadi instruksi Kepala Satpol PP kepada seluruh jajarannya untuk melakukan operasi. Antara lain, penyandang masalah kesejahteraan sosial, joki 3 in 1, dan pedagang. Mulainya jam kerja saja. Tapi, ada juga malam

hari. Dimulai pukul 10.00 WIB ke atas, anak jalanan, juga pengamen," ungkapnya saat dihubungi di Jakarta. Selain melakukan penertiban, lanjut Kukuh, jajaran Satpol PP juga melakukan pembersihan coretan yang terdapat di fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasosfasum) di seluruh wilayah DKI. "Selain itu, juga penertiban spanduk, pamflet tanpa izin yang menempel di tembok-tembok sama pagar jalan," terangnya. Terkait penertiban barang

Aktivis 98 Rama Pratama Tersangkut Suap Daging Sapi JAKARTA (METRO) Rupanya KPK dalam pemeriksaan saksi korupsi tidak mengenal siapa orangnya, hanya yang jelas hukum dapat ditegakkan, apalagi Abraham Samad sejak dirinya terpilih menjadi Ketua KPK menyatakan tidak takut pada siapa pun kecuali Allah. Aktivis 98 dan mantan anggota DPR periode (2004-2009) Rama Pratama pun tidak menjamin bahwa dirinya bersih dari korupsi. Kali ini kader dari PKSi hanya sebagai saksi kerupsi pencucian uang pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. “Saya tidak pernah berurusan dengan Fathanah, apalagi sampai menerima aliran dana dari LHI,“ katanya pada Wartawan usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 3 jam oleh penyidik KPK Senin (13/5/2013) Rama yang diduga terlibat menerima transfer sejumlah uang dari narapidana Dhana Widyatmika dalam kasus penggelapan pajak pada 2012 ini, tetap membantah tidak pernah memiliki transaksi dengan Fathanah. “Saya mengenal Fathanah hanya melalui ustad Lutfi dan sekali lagi hubungan saya dengan ustad Lutfi hanya urusan utang piutang secara pribadi, tidak terkait dengan PKS," ujarnya. (pol)

dagangan, Kukuh menjelaskan pihaknya tidak mempersulit bagi pedagang yang hendak mengambil kembali. Namun, ia tetap memberikan beberapa syarat. "Tergantung, kalau misalnya sudah beberapa kali ditangkap, kita tarik-ulur. Kalau baru ditangkap, ya kita kembalikan. Intinya, tergantung tingkat kesalahan. Kalau sudah dioperasi, dia julan lagi, operasi, jualan lagi, ya kita enggak bakal kasih," pungkasnya. (oke)

KPK : Andi Mallarangeng Segera Dipenjara Aktivis 98 Rama Pratama TERSANGKA Tersangkut Suap Daging Sapi J A K A R TA ( M E T R O ) menjadi Ketua KPK menyatakan tidak takut pada siapa Rama Pratama pun kecuali Allah. Aktivis 98 dan mantan anggota DPR periode (2004-2009) Rama Pratama pun tidak menjamin bahwa dirinya bersih dari korupsi. Kali ini kader dari PKSi hanya sebagai saksi kerupsi Rupanya KPK dalam pemeriksaan pencucian uang pengurusan kuota saksi korupsi tidak mengenal siapa orangnya, hanya yang jelas hukum impor daging sapi di Kementerian dapat ditegakkan, apalagi Abraham Pertanian. “Saya tidak pernah berurusan Samad sejak dirinya terpilih dengan Fathanah, apalagi sampai

menerima aliran dana dari LHI,“ katanya pada Wartawan usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 3 jam oleh penyidik KPK Senin (13/5/2013) Rama yang diduga terlibat menerima transfer sejumlah uang dari narapidana Dhana Widyatmika dalam kasus penggelapan pajak pada 2012 ini, tetap membantah tidak pernah memiliki transaksi dengan Fathanah. “Saya mengenal Fathanah hanya melalui ustad Lutfi dan sekali lagi hubungan saya dengan ustad Lutfi hanya urusan utang piutang secara pribadi, tidak terkait dengan PKS," ujarnya. (pol)

Beli BBM Bersubsidi, Motor Dibatasi 0,7 Liter/Hari JAKARTA (METRO) - Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo pernah menyatakan

pemerintah akan membatasi pembelian BBM subsidi untuk motor 0,7 liter/hari, dan mobil 3 liter/hari, jika alat Radio Frequency Identification (RFID) telah dipasang di seluruh kendaraan. Apakah sepeda motor cukup dengan konsumsi BBM 0,7 liter

per hari? Direktur BBM Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Djoko S i s w a n t o membenarkan konsumsi BBM motor 0,7 liter/hari dan mobil 3 liter/hari. "An gka itu berdas arkan data Lemig a s (Pusat Peneliti an dan P e n g e m a n g a n Te k n o l o g i Minyakdan Gas Bumi)," ujar Djoko dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Selasa (14/5). Dikatakan Djoko, hasil studi tersebut dilakukan beberapa tahun lalu sebagai acuan untuk menentukan perhitungan kuota

BBM subsidi dalam APBN. "Itu hasil studi yang dilakukan beberapa tahun yang lalu, rata-rata konsumsi nasional untuk sepeda motor dan mobil penumpang pribadi jenis sedan," ujarnya. Hasil penelitian Lemigas seperti dikutip di website ESDM, rata-rata konsumsi sepeda motor sebesar 0,7 liter/hari, sedangkan mobil mengkonsumsi 3 liter/hari. Dalam perhitungan kuota BBM subsidi di APBN, konsumsi bahan bakar dari kendaraan baru adalah sebesar 2,8 juta kiloliter (KL), dengan perhitungan: (a) Sepeda motor: 0,75 x 365 x 7 juta = 1,9 juta KL; (b) Mobil: 3 x 365 x 800 ribu = 900 ribu KL. Dengan demikian, konsumsi BBM bersubsidi tahun 2012, dapat mencapai 44,6 juta KL, dengan perhitungan 41,8 juta KL (realisasi 2011) ditambah 2,8 juta KL (tambahan kendaraan baru). Berdasarkan realisasi, konsumsi BBM subsidi pada 2012 sendiri mencapai sekitar 45,07 juta KL. (dtk)

JAKARTA (METRO) Jubir KPK Johan Budi S.P mengatakan, kalau pihaknya masih menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal aliran dana Hambalang. Nah, kalau itu selesai, pemberkasan perkara biasanya sudah lebih dari 50 persen. "Kadang-kadang, selesai audit tersangka bisa ditahan," ujarnyna di gedung KPK, Selasa (14/ 5). Meski demikian, Johan belum bisa memastika n kapan Andi Mallarangeng bisa segera ditahan. Dia hanya mengatakan kalau pihaknya bakal menemui BPK untuk membicarakan banyak hal. Apakah sepulang dari pertemuan yang rencan anya dilakukan pekan ini juga membawa hasil audit, Johan mengaku belum tahu pasti. "Memang, tidak lama lagi akan ada penahanan," imbuhnya. Selain itu, dia juga memastikan kalau pengusutan kasus Hambalang tidak berhenti. Jadi, orang-orang yang tersangkut kasus korupsi dan berurusan dengan KPK tidak perlu iri hati. "Teman-teman tahu sendiri, hampir setiap hari ada pemeriksaan saksi," tegasnya. Terkait kenapa tersangka Andi Mallarangeng sudah tidak pernah lagi diperiksa, Johan menyebut itu semua strategi penyidik. Meminta keterangan kepada para saksi juga dinilai KPK sama pentingnya dengan meminta tersangka. Itulah kenapa, dia menjamin bahwa kasus Hambalang tidak berhenti. Seperti diberitakan, Andi diperiksa kali pertama terkait proyek pembangunan sekolah olahraga di Hambalang pada tahun lalu. Dia menjadi tersangka setelah KPK mengembangkan kasus itu dari tersangka Deddy Kusdinar. Namun, sejak ditetapkan sebagai tersangka dia tidak juga ditahan oleh lembaga antirasuah itu.

Oleh KPK, Andi pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 U U 39/19 9 9 tent

KORUPSI

ang

ANDI MALLARANGENG Tindak Pidana Korupsi dan juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Mantan petinggi Partai Demokrat itu disangka melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara. Sedangkan pasal 3 mmengatur keuntungan dari penyalagunaan wewenang atau jabatan. Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad sempat mengisyaratkan kalau Andi Mallarangeng segera ditahan. Malah, dia menyebut kalau audit BPK bisa selesai hanya dalam beberapa pekan ke depan. "Insya Allah satu-dua pekan ke depan sudah ada," tuturnya. (pol)

Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan : Fathanah Alirkan Uang ke 20 Perempuan

VITHALITA SESHA JAKARTA (METRO) Kisah Ahmad Fathanah dengan

perempuan masih panjang. Bayangkan saja, temuan data

Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mendapatkan data Fathanah mengalirkan uang ke puluhan perempuan. "Ada 20," jelas Ketua PPATK, M Yusuf, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (14/5). Yusuf menjelaskan, temuan itu didapatkan dari pelacakan PPATK. Pelacakan dilakukan atas permintaan KPK dan hasilnya ditemukan 20 nama itu. KPK sudah memeriksa

sejumlah perempuan terkait aliran dana Fathanah. Antara lain Sefti Sanustika yang merupakan istri Fathanah, Ayu Azhari yang mengaku mendapat uang panjer manggung, Vitalia Shesya model seksi yang mendapat uang hadiah. Ada juga Dewi Kirana dan Tri Kurnia. Keduanya disebut sebagai penyanyi dangdut, namun belum jelas apa kaitan dengan Fathanah. (ms)

Johan Budi Dilaporkan ke Polisi, Busyro: Aneh, Kok Dikriminalisasi Partai? JAKARTA (METRO) - Juru bicara KPK Johan Budi, dilaporkan PKS ke mabes polri atas dugaan penghinaan. Komisioner KPK Busyro Muqoddas tetap mendukung Johan dan menilai hal itu adalah risiko jabatan. "Sebuah risiko jabatan karena KPK sudah masuk ke korupsi politik, sehingga ada yang terganggu gerakan

ATMisasi partai lewat pundi-pundi negara yang seharusnya dijaga dengan penuh amanah dan keujuran dan menjauhi dusta-dusta politik yang merupakan 'dosa jariyah'," ujar Busyro, dalam pesan singkat kepada wartawan, Selasa (14/5). Menurut Busyro, sejauh ini Johan selalu menjalankan

tugasnya dengan baik. Meskipun selama ini tak jarang mendapat sinisme dan sarkasme dari para elit PKS. "Ini memang aneh. Wong sebagai Jubir memenuhi hak media dan substansinya standar saja kok, malah dikriminalisasi, oleh Partai lagi," kata Busyro. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaporkan Johan Budi

dengan pasal penghinaan. Johan dinilai pernah berucap jika upaya penyitaan mobil dari DPP PKS gagal karena dihalanghalangi. Ucapan Johan itu dianggap merugikan PKS. Laporan itu sudah diserahkan ke Bareskrim dengan nomor pelaporan LP/390/V/2013/Bareskrim. (dtk)


Halaman 7

Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Sambungan Dari Hal 8 Program...

Sambungan Dari Hal 1 Walhi... Wacana itu dilontarkannya setelah kalau mereka mau, BUMN siap mendengar pemaparan tentang mengelola areal seluas 2.000 potensi cetak sawah baru dan hektare dan petani akan mendapat optimalisasi lahan persawahan dari hasil empat ton per hektare tanpa Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu. mengeluarkan modal," katanya Dahlan mengatakan siap membantu menjelaskan. ia mengatakan sistem pengembangan tanaman pangan di koorporasi untuk pengembangan Bengkulu dengan potensi yang ada. tanaman pangan, menurut dia, "Karena status lahan adalah milik mulai menjadi fokus BUMN, petani, maka sangat penting dimana PT Pusri diharapkan menyosialiasikan ini kepada petani, menjadi "leading sector".

persawahan dan biaya pencetakan atas sawah mereka. Sebab, dengan masuknya lahan mereka ke dalam HGU PT PDU, berati biaya pencetakan sawah itu tak dapat dibayarkan oleh Dinas Pertanian. Yang tak kalah membuat mereka bingung dann panik, karena wilayah desa mereka terancam habis dan bakal dikuasai PT PDU. Sebab, jika dinyatakan masuk ke dalam HGU PT. PDU, berarti mereka tak berhak atas tanah mereka. Padahal mereka mengaku tak pernah menyerahkan lahan mereka secara terbuka untuk menjaring KPUD. “Mengenai tuduhan kami untuk dibebaskan guna penerbitan DCS pada tanggal 11-28 Februari membayar Rp1 Juta kepada KPUD HGU perusahaan tersebut. "Mana 2013. Namun, kata dia, sampai pada RL untuk meloloskan PPP saat ahir masa pendaftaran, kader PPP verifikasi, itu tidak benar. Kalau mungkin kami menyerahkan lahan yang tidak masuk dalam DCS memang benar, buktinya apa?," perkebunan dan persawahan kami tersebut, tidak mendaftar juga. “ tanya Rudi. Ia juga mengatakan kepada perusahaan. Sedangkan K a m i s u d a h b e r u p a y a h akan menuntut orang yang lahan tersebut tempat kami menghubungi mereka melalui menyebarkan tuduhan ini sebagai menggantungkan hidup," kata telepon, namun tidak diangkat, sms pencemaran nama baik,” tegasnya. seorang petani di Desa Kembang Begitu pula dengan Ketua KPUD Manis. Hal yang sama juga juga tidak dibalas” tegas Rudi. Pada kesempatan terpisah, Rudi RL, Halid Saifullah, memberikan dikemukakan warga Desa Mesigit menegaskan KPUD RL bersama bantahan atas tuduhan suap terhadap Kecamatan Air Padang, dan mereka kelompok kerja verifikasi factual KPUD RL sebesar Rp1 juta untuk merasa tak pernah menerima ganti partai politik terdiri dari polisi, meloloskan verifikasi factual PPP. rugi atas tanah mereka itu. Namun kejaksaan, mitra pengawas pemilu, “Tolong ditanyakan uang yang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak akan sembarangan meloloskan mana, dari mana, dan untuk apa? kegiatan pencetakan sawah Dinas partai politik yang masuk sebagai Kami tidak menerima uang, apalgi Pertanian dan Peternakan BU, Rp1 juta. Verifikasi dilakukan sesuai menyatakan tak mungkin peserta pemilu. Rudi juga menyangkal tudingan dengan data factual,” kata Halid membayarkan uang bansos suap Rp1 juta kepada Ketua Saifullah dengan tegas. (ynl) Saat ini, kata Dahlan, pengembangan tanaman padi tengah dikembangkan oleh BUMN seluas 1.000 hektare di Kalimantan Barat. Data Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu terdapat potensi pengembangan areal persawahan dengan optimasi lahan mencapai lebih 5.000 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten di Provinsi

Bengkulu. Areal yang cukup luas tersedia dalam satu hamparan ada dua yakni di Kabupaten Rejanglebong seluas 1.600 hektare dan di Kaur seluas 2.000 hektare. Status lahan tersebut merupakan milik keluarga petani yang terancam dialihfungsikan menjadi areal yang ditanami tanaman perkebunan, terutama sawit. (ms)

Sambungan Dari Hal 1 Terkait... itu mempertanyakan tidak masuknya beberapa nama kader PPP dalam DCS pada Pemilu tahun 2014. Padahal, menurut Herman, semua persyratan sudah diserahkan kepada pengurus partai. "Kader yang benar-benar aktif di Partai tidak lolos menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) dari PPP, sementara orang non kader bisa masuk dalam DCS. Hasil verifikasi faktual yang dilakukan KPUD RL terhadap DPC PPP cacat hukum," kata Herman Joki dalam orasinya yang disaksikan puluhan kader PPP lainnya. Menurut dia, verifikasi factual oleh KPUD RL terhadap DPC PPP dinilainya cacat hukum, karena sampai saat ini tidak ada satupun

secretariat PAC, bahkan ranting juga belum terbentuk. Untuk meloloskan verifikasi tersebut, kata Herman, ketua DPC PPP RL, Rudi Nasution, disinyalir menyuap KPUD, sebesar Rp 1 juta sebagai uang tutup atas kekurangan yang ada di partai itu. Aksi damai tersebut juga diikuti oleh anggota DPRD Rejang Lebong yang mewakili PPP di legislatif, Erfensi. Dalam orasinya Erfensi mempertanyakan Independensi KPUD RL dalam melakukan verifikasi factual terhadap PPP. Sementara itu, ketua DPC PPP Rejang Lebong, Rudi Nasution menagaku pihaknya telah melakukan pembukaan pendaftaran

berjalan. Kepada para presidium pemekaran, ia mengharapkan masukan positif dalam setiap permasalahan yang mungkin muncul selama proses penggodokan di tingkat pemerintah pusat. Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Lembak, Ishak Zaidin mengatakan secara umum tidak ada kendala dalam persyaratan untuk membentuk daerah otonomi baru itu. "Seluruh persyaratan sudah lengkap, tidak ada lagi kendala bagi pemerintah pusat untuk tidak menyetujui usulan kami," katanya.

Di singgung masalah pertanggung jawaban keuangan Negara dalam kegiatan ini, Akbar Setyiawan mengatakan bahwa hal itu tidak ada masalah. "Saya hanya menyalurkan dana percetakan bagi lahan yang tidak bermasalah, bagi lahan yang bermasalah dananya akan dikembalikan ke Kas Negara. Dan hal ini sudah saya instruksikan kepada petani," katanya. Dia menyebutkan, lahan pencetakan sawah yang tak bisa dibayarkan itu adalah di Kecamatan Air Padang meliputi Desa Kembang Manis 28 hektar, Desa Msigit 38 hektar dan hanya dapat di realisasikan 29 hektar. Sedangkan di Desa Pematang Balam 48 hektar dengan rincian anggaran Rp9.500.000/Hektar, sehingga dana yang tersedia Rp2 M. Muhammad Akbar Setyiawan selaku PPK mengaku siap mempertanggung jawabkan penyaluran dana bantuan Sosial tersebut, dan ia sangat menyanyangkan jika anggaran ini di kembalikan ke Kas Negara. Kalau seperti ini caranya, kata dia, siapapun tidak akan mau mengurus program percetakan sawah ke depannya. "Kita harus memandang hal ini dari sudut Sosial Ekonomi, dan kita bukan berbicara Politik," ungkapnya. (rz)

Sambungan Dari Hal 1 Legislator...

Sambungan Dari Hal 1 Selangkah... Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah dalam sambutannya mengatakan pemekaran Kabupaten Lembak menjadi salah satu kebutuhan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu. "Proses ini akan kita kawal bersama dan komunikasi yang terjaga dan baik sangat penting karena kesalahan dalam komunikasi bisa membawa dampak yang tidak baik," ujarnya. Ia mengharapkan seluruh masyarakat di tujuh kecamatan yang menjadi calon Kabupaten Lembak bersabar selama proses pemekaran di tingkat pusat

pencetakan sawah tersebut kepda petani yang lahannya berada dalam wilayah HGU PT PDU. Alasannya sekitar sembilan titik lokasi yang diklim sebagai lahan HGU itu sudah pernah mendapat ganti rugi dari perushaan. Sembilan titik lokasi percetakan sawah milik petani, khususnya di Desa Mesigit, Kecamatan Air Padang, tidak dapat di realisasikan dan Rp 85.500 000 yang sudah tersdia di rekening kelompok tani itu akan di kembalikan ke Kas Negara. Kegiatan pencetakan sawah ini sejak awal terlihat ada tanda-tanda akan menimbulkan persoalan. Pasalnya, sejak awal program pecetakan sawah, Dinas Pertanian tidak melibatkan pihak Badan Petahanan Nasional (BPN) untuk menetukan lokasinya. Sehingga tak diketahui apakah lahan petani itu masuk dalam HGU perusahaan atau tidak. Menurut PPK Kegiatan ini, Muhammad Akbar Setiawan S.Pt, ia sangat mendukung program pemerintah melakukan pencetakan sawah ini. Karena hal ini untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani dan mendukung program pemerintah dalam penigkatan produksi beras di daerah ini.

Ia menuturkan usulan pemekaran mulai dirintis pada 2006 dengan 10 orang tim inti, di mana tujuh kecamatan akan menjadi bagian dari calon Kabupaten Lembak. Tujuh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Padang Ulak Tanding, Sindang Beliti Ilir, Sindang Beliti Ulu, Binduriang, Sindang Kelingi, Sindang Dataran dan Kota Padang. Tujuan pemekaran kata dia, tidak lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperpendek rentang kendali pemerintahan. (ms) "Dari beberapa desa pelosok menuju ibu kota kabupaten sangat

berat ongkos perjalanannya. Dari sisi perekonomian juga sangat penting karena selama ini seluruh hasil bumi dipasok ke Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan," ucapnya, menerangkan. Selain itu, menurutnya ekskewedanan Padang Ulak Tanding merupakan satu-satunya kewedanan di wilayah Provinsi Bengkulu yang belum mekar menjadi kabupaten. Kabupaten Rejanglebong sebagai kabupaten induk saat ini sudah mekar menjadi tiga kabupaten yakni Kepahiang dan Lebong. (Antara)

"Kerusakan DAS di Bengkulu sudah menimbulkan dampak nyata yang ditandai dengan bencana banjir, longsor hinga krisis air bersih," tuturnya. Budi mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Kehutanan nomor 328 tahun 2009 menyebutkan, terdapat lima DAS prioritas di Provinsi Bengkulu karena kondisinya kritis. Lima DAS tersebut yakni DAS Bengkulu, DAS Ketahun, DAS Padang Guci, DAS Manna dan DAS Musi. S e m e n t a r a p a d a 2 0 11 , Kementerian Kehutanan kembali merilis bahwa dari 91 DAS di Bengkulu, 10 DAS menjadi prioritas karena kondisinya kritis. Selain lima DAS yang disebut di atas, terdapat lima DAS lainnya

yakni DAS Alas, DAS Kedurang, DAS Seluma, DAS Talo dan DAS Tanjung Aur. "Ini menunjukan bahwa kerusakan DAS di Provinsi Bengkulu semakin lama semakin meningkat," ucapnya. Budi menambahkan, DAS prioritas tersebut merupakan DAS kritis yang harus segera ditangani atau dipulihkan dengan berbagai kegiatan konservasi seperti reboisasi, penghijauan dan konservasi tanah dan air. Raperda tentang Pengelolan DAS Terpadu yang diusulkan Baleg menurutnya akan menjadi salah satu instrumen untuk merehabilitasi DAS yang kritis tersebut. Direktur Walhi Bengkulu Beny Ardiansyah mengatakan kerusakan

DAS tersebut tidak terlepas dari aktitivas pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan di hulu sungai. "Kerusakan menjadi masif akibat ekspansi pertambangan dan perkebunan," ujarnya. Menurutnya, pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan membuat akses masyarakat menuju kawasan yang seharusnya dilindungi semakin tinggi. Penyusunan Raperda tersebut kata Beny sangat penting untuk melindungi dan merehabilitasi DAS Bengkulu yang sudah kritis. "Harus resolusi untuk pemulihan kawasan, menjaga wilayah yang masih baik, dan memberi sanksi tegas terhadap perusak," katanya. (ms)


C Y M K

Halaman 8 Edisi 29 Kamis, 16 Mei 2013

Harga Rp 2500/eks, Luar Kota + Ongkos Kirim

Pemerintah Desa D1 Ketahun 'Jual' Kuburan

LEMBAK : Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Kurnia Utama, didampingi Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, Selasa (14/05), menandatangani persetujuan lembaga DPRD untuk pembentukan daerah otonomi baru, Kabupaten Lembak. Semua persyaratan sudah lengkap, kini nasib Lembak untuk bisa menjadi kabupaten atau tidak, tinggal menunggu DPR RI. (Foto: ant)

B E N G K U L U U TA R A (METRO) - Sungguh ironis memang, D1 Ketahun yang dikenal sebagai desa makmur dengan asset desa yang cukup. Namun Pemerintah Desa di D1 Ketahun, disebut-sebut telah menjual sebagian dari tanah kuburan milik desa itu, kepada perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang beroperasi di daerah itu. Tanah kuburan (Tempat Pemakaman Umum) desa diserahkan oleh pemerintah desa setempat kepada perusahaan pertambangan batu bara, PT Injatama, dengan imbalan yang dikabarkan cukup tinggi. Oleh perusahaan tersebut, tanah itu dipergunakan untuk jalan pengangkutan batu bara dari lokasi menuju stok file di Pelabuhan milik perusahaan. Menurut sumber Metro Bengkulu di Ketahun, awalnya pihak pemerintah desa (Pemdes) D 1 Kecamatan Ketahun melakukan negoisiasi dengan pihak perusahaan yang akan membuka

jalan houling angkutan batu bara menuju ke stok file di dermaga. Karena pihak perusahaan membutuhkan tanah untuk pembuatan jalan menuju dermaga, dengan lebar 12 meter dan panjang sekitar 5 km. Karena adanya tawaran dari Pemdes tersebut, kata sumber ini, pihak perusahan menyambutnya dengan melakukan negoisasi dengan pihak pemerintah desa setempat guna membebaskan sebagian tanah kuburan masyarakat tersebut. Dari kesepakatan itu, kata sumbner ini tanpa menyebutkan nilai nominalnya, pihak perusahaan bersedia membayar ganti rugi dengan angka cukup opantastis. Masyarakat setempat menyesalkan kebijakan Pemerintah Desa yang dinilai hanya mementingkan diri sendiri, sementara orang banyak dirugikan. Kemudian, dasar apa pemerintgah desa berani menjual tanah wakap, milik umat itu tanpa memperhatikan kepentingan orang banyak.(rz)

MESKI kalah pamor dengan makanan cepat saji dari negara

siapa saja yang mengonsumsinya. Manfaat kesehatan yang

barat, namun makanan tradisional yang satu ini masih memiliki penggemar yang tidak kalah banyaknya. Hasil penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Indonesia menyebutkan bahwa selain rendah kalori, ubi jalar juga mengandung antioksidan (ßkaroten dan antosianin) yang bermanfaat bagi kesehatan. Antioksidan adalah senyawa yang penting bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin pun ada dalam makanan ‘ndeso’ ini. Selain mengandung nilai gizi yang tinggi, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat kesehatan bagi

ditawarkan oleh ubi jalar antara l a i n , m e n c e g a h k a n k e r, mengendalikan gula darah, mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas kulit, mencegah serangan jantung, hingga membantu menurunkan berat badan. Bahkan sebuah studi menyebutkan, kandungan kalium dalam ubi mampu mengurangi risiko stroke pada penderita hipertensi sebesar 40 persen. Sementara tekanan darah yang terlalu tinggi bisa berkurang hingga 25 persen. Apakah manfaat di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan cepat saji? tentu tidak. Karena meskipun kalah ‘gengsi’, ubi jalar masih unggul dalam meningkatkan kualitas hidup Anda. (yh)

Bengkulu Butuhkan Penerbangan Koneksi Domestik Meski ‘Ndeso’, Makanan Ini Bisa Selamatkan Hidup Anda B ENGKULU (METRO) - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto mengatakan, Provinsi Bengkulu masih membutuhkan penerbangan untuk koneksi domestik, terutama antar daerah di Pulau Sumatra. "Penerbangan antarprovinsi masih kurang, hanya ada satu yaitu menuju Sumatra Barat, transit di Kabupaten Mukomuko," katanya di Bengkulu, Rabu.

Seperti dilansir antara, Rabu, ia mengatakan hal itu terkait rencana penerbangan perdana maskapai Garuda ke Bengkulu. Pesawat Garuda dijadwalkan terbang perdana dari Jakarta ke Bengkulu Rabu (15/5) dan akan mendarat di Bandara Fatmawati pada pukul 15.00 WIB. Suharto mengatakan pemerintah perlu menambah penerbangan domestik yang

menghubungkan Bengkulu dengan sejumlah provinsi di Sumatra. "Kalau ke Jambi misalnya, kita harus ke Jakarta, termasuk ke Medan dan Aceh," tambahnya. Menurut Suharto pemerintah perlu menyampaikan usulan ke maskapai Garuda untuk melayani koneksi domestik. Suharto juga menyarankan Gubernur membuat kesepakatan dengan daerah lain,

terutama provinsi tetangga, agar penerbangan Garuda juga melayani ke daerah. "Agar Bengkulu tidak lagi terisolir," ucapnya. Terkait masuknya Garuda, Suharto mengatakan akan memberi dampak positif perkembangan bisnis dan ekonomi Provinsi Bengkulu. "Investor lebih percaya menanamkan modalnya di Bengkulu kalau Garuda sudah terbang ke daerah kita," tambahnya. Masuknya Garuda menambah maskapai yang menerbangi Jakarta-Bengkulu setelah sebelumnya Citilink melayani penerbangan Jakarta-Bengkulu dan Sriwijaya serta Lion Air.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Bengkulu Eko Agusrianto mengatakan sejumlah penerbangan Bengkulu menuju sejumlah kabupaten provinsi tetangga akan dibuka tahun ini. "Penerbangan domestik dilayani pesawat perintis dimulai tahun ini," katanya. Penerbangan domestik tersebut yakni Bengkulu-Pagar Alam, Sumatra Selatan, Bengkulu-Krui, Lampung dan BengkuluSarolangun, Jambi. Ia mengharapkan pemerintah pusat terus menambah penerbangan domestik ke daerah lainnya, terutama ibu kota provinsi. (ms)

Si Seksi Vitalia Dapat Rp200 Juta, Fathanah Dapat Apa? JAKARTA (METRO) - Nama Vitalia Shesya sontak menjadi ramai dalam pemberitaan media massa. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga dia menerima harta dari tersangka kasus korupsi impor daging sapi, Ahmad Fathanah yang jumlahnya cukup pantastis, Rp200-Rp250 juta. Hanya sedikit kalangan yang tahu sosok perempuan berambut panjang itu. Tapi, bagi kebanyakan pembaca majalah dewasa, sosok Vitalia tidaklah asing. Pasalnya, dia sempat menjadi model sebuah majalah dewasa Tanah Air, Februari lalu. Tampil di majalah dewasa itu, dia tak segan memamerkan kemolekan tubuhnya. Tubuhnya terbaring di atas sofa putih dengan rambut hitam yang terurai. Posenya yang aduhai itu tentu membuat segar mata pembaca. Sejak diendus KPK menerima harta dari Fathanah, nama Vitalia

tak hanya jadi perbincangan penikmat majalah dewasa itu. Hanya, tak banyak yang tahu sejauh mana hubungannya dengan kolega mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Membuat penasaran memang. Karena, tanpa ada hubungan timbal balik, tak mungkin rasanya Fathanah bisa memberikan banyak uang ke Vitalia. Kalau Fathanah memberikan uang Rp200 hingga Rp250 juta ke Vitalia, lalu dibelikan mobil Honda Jazz warna putih. Dan Ahmad Fathana dapat apa dari Vitalita? Mobil tersebut sudah disita penyidik KPK. Selain itu, penyidik juga menyita sebuah jam tangan mewah dari tangan Vitalia yang diduga pemberian dari Fathanah. Vitalia mengakui jika dia punya hubungan dekat dengan Fathanah. Vitalia bukan satu-satunya

perempuan yang menerima pemberian pria beristri lima itu. Artis seksi Ayu Azhari juga menerima uang sebanyak Rp20 juta dan USD1.800 dari Fathanah. Menurut Ayu, uang tersebut untuk

kampanye calon dari PKS di sejumlah daerah. Sebelum dua nama di atas, ada juga Maharani Suciyono. Mahasiswi salah satu universitas swasta di Jakarta itu ditangkap

bersama Fathanah di Hotel Le Meridien, Januari lalu. Dari tangannya, KPK menyita uang Rp10 juta, yang juga diberikan oleh Fathanah. (ms)

Raja Geng Motor di Pekanbaru Bisa Setubuhi Geng Motor Wanita

Program Pencetakan Sawah di BU Bingungkan Petani

.Kantor Dinas Pertanian

B E N G K U L U U TA R A (METRO) - Pada tahun 2012 lalu, pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) memprogramka pencetakan sawah. Untuk pencetakan sawah ini diserahkan kepada petani melalui kelompok tani untuk melakukan pencetakan sawah sendiri-sendiri. Setelah petani menyhelesaikan pencetakan sawah mereka, uang bantuan sosial untuk pencetakan sawah tersebut tak kunjung dibayarkan, bahkan hingga Mei 2013 ini masih belum dibayarkan. Mereka mempertanyakan hal ini, ternyata belakangan lahan perswahan yang mereka cetak tersebut diklim PT Pumawira Darma Upaya (PDU), karena dikatakan masuk dalam HGU milik perusahaan dan sudah dibebaskan. Tentu saja petani bingung dan panik setelah lahan mereka diklim berada dalam wilayah HGU milik PT PDU. Karena, dengan demikian mereka kehilangan lahan Baca Program Hal 7...

Ilustrasi PEKANBARU - Tidak hanya dari kalangan laki-laki yang direkrut oleh pentolan geng motor, tetapi para geng wanita juga direkrut raja geng motor Pekanbaru. Namun sebelumnya masuk kelompok, mereka harus melayani seks pentolan mereka yakni Klewang (59). Para geng wanita itu harus rela disetubuhi kapan pun Klewang ingin 'bercinta'. "Yang disetubuhi ada dari geng wanita dari kalangan pelajar ada pula yang dari wanita yang memanng 'nakal'," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, kepada okezone, Senin (13/5/2013). Tidak hanya Klewang yang menikmati hubungan intim dari anggota geng motor wanita, orang dekat Klewang yang basa dipanggil panglima bisa ikut menyetubuhi para geng motor putri. "Selain itu, Klewang juga terlibat kasus pemerkosaan. Saat itu korban dan pacarnya sedang berada di Stadion Utama Riau. Korbannya diperkosa, sementara pacarnya disuruh pulang," tukasnya. Klewang sendiri saat ini membawa enam klub geng motor di Pekanbaru. Salah satu geng yang terkenal adalah XTC. Bagi kalangan mereka, Klewang dikenal dengan sebutan Raja Besar. "Jadi setiap geng itu ada beberapa wanitanya, mereka semua disetubuhi oleh Klewang. Kita masih menyelidiki bagaimana mereka mau disetubuhi," ucapnya. (oke)

C Y M K

Edisi 29  

Haed Line. Selangkah Lagi, Lembak Jadi Kabupaten

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you