Page 13

BENGKALIS EKSPRES

Dumai Pos Kamis, 2 Juli 2009

15

3.812 Botol Miras Dimusnahkan Laporan TAUFIK, Bengkalis

F:TAUFIK

MUSNAHKAN MIRAS: Bupati Bengkalis, H Syamsurizal melemparkan satu botol Mcdonal saat pemusnahan ribuan botol miras di halaman Mapolres Bengkalis, Rabu (1/7). Bupati berharap upaya pencegahan dilakukan semua unsur masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkalis.

„ Agenda Junjungan HUT BENGKALIS KE-497

Kegiatan Dipusatkan di Kecamatan

0766 21258 0766 7008003 0766 23390 0766 21110 0766-51061 0766 21122 0766 21031 0766 21066 0766 21777

selama operasi penjaringan miras, tentunya tak lepas dari kerja sama antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Untuk itu, pihak kepolisian terus membutuhkan kerja sama dan informasi dari masyarakat, tentang keberadaan peredaran miras di daerahnya.(auf)

Sepuluh Personel Ditunda Naik Pangkat BENGKALIS— Polres Bengkalis pada peringatan HUT Bhayangkara tahun ini menaikkan pangkat sebanyak 42 personil. Sedangkan sepuluh anggota lainnya ditunda kenaikan pangkatnya karena tersangkut beberapa hal. Berdasarkan data yang dihimpun di Polres Bengkalis, jenjang pangkat yang naik pangkat pada HUT Bhayangkari tahun, terdiri pangkat Brigadir naik menjadi Bripka sebanyak 4 orang. Kemudian pangkat Briptu naik menjadi pangkat Brigadir sebanyak 6 orang, sedangkan pangkat Bripda mengalami kenaikan ke pangkat Briptu sebanyak 32 orang. Sedangkan sepuluh personil yang kenaikan pangkatnya ditun-

da, karena terkait beberapa hal . Antara lain, tiga personil karena belum cukup TMT kenaikan pangkatnya, lima personil tersangkut beberapa kasus pelanggaran disiplin. Kemudian satu personil karena masuk dalam pengawasan Propam dan satu personil karena dimutasi di Jambi. Penyerahan kenaikan pangkat kepada 42 personil Polres Bengkalis ini ditandai dengan apel upacara yang dipimpin Kapolres Bengkalis AKPB Marudut Hutabarat di halaman Mapolres Bengkalis. Pada kesempatan itu, mengatakan, kenaikan pangkat ini hendaknya dijadikan momentum untuk motivasi dan inovasi guna meningkatkan kinerja dan prestasi. (auf)

Kapolres Bengkalis, AKBP Marudut Hutabarat memberikan ucapan selamat kepada salah seorang anggota Polres yang naik pangkat, Rabu (1/7).

Kasus Diserahkan Sesuai Proses Hukum Terkait Oknum Satpol PP Pesta Sabu BENGKALIS— Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkalis, H Rozali Saidun juga mengaku geram atas ulah anak buahnya yang kedapatan pesta sabu-sabu. Rozali mengaku, tidak akan ikut campur dalam proses hukum anggota Satpol PP Kecamatan Pinggir berinisial Zu (34) tersebut, bahkan pelaku terancam dipecat dari status honorer pemkab Bengkalis. Dihubungi, Rabu (1/7) kemarin, Rozali mengaku sama sekali tidak menduga jika ada anak buahnya yang melakukan perbuatan melanggar hukum seperti itu. Sebagai pejabat yang selama ini dikenal cukup getol memberantas berbagai penyakit masyarakat, Rozali tidak akan ikut campur apa lagi membela proses hukum anak buahnya itu. ‘’Seharusnya dia memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah berbuat seperti itu,’’ kesal Rozali. Tidak hanya keluarga yang bakal menanggung malu akibat perbuatan pelaku, tapi korp Satpol

Bisa saja dipecat, tapi itu Bupati yang memutuskan. Kita serahkan persoalan ini kepada pimpinan,’’ Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkalis,

H ROZALI SAIDUN PP Kabupaten Bengkalis juga terkena imbasnya. ‘’Kasus ini memang sangat memukul kita. Tapi sekali lagi saya tegaskan, kalau kepada pegawai atau honorer dinas lain saya bisa berbuat tegas, kepada anak buah saya apa lagi. Karena ini sudah menyangkut urusan polisi, maka kita serahkan sepenuhnya kepada polisi,’’ imbunya. Kendati begitu, Rozali meminta kepada semua pihak untuk tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Karena status yang disandang oleh pelaku saat ini belum berkekuatan hukum. ‘’Biarkan proses hukum ini berjalan dan

biarkan pengadilan yang memutuskan, apakah dia bersalah atau tidak,’’ harapnya. Terkait dengan status tenaga honor yang disandang Zu saat ini, kata Rozali pihaknya akan membuat laporan resmi kepada Bupati Bengkalis, H Syamsurizal, untuk kemudian diputuskan melalui Badan Kepegawaian Daerah. Apakah Zu diberhentikan atau tidak, tergantung keputusan Bupati Bengkalis. ‘’Bisa saja dipecat, tapi itu Bupati yang memutuskan. Kita serahkan persoalan ini kepada pimpinan,’’ katanya lagi. (auf)

Tiga Bulan, 11 Nyawa Melayang di Jalan Raya BENGKALIS— Kasus kecelakaan lalulintas yang terjadi sepanjang tahun 2009 ini, cukup memprihatinkan. Tiga bulan belakangan ini saja, sudah 11 nyawa melayang sia-sia dijalan raya. Banyaknya kasus kecelakaan di jalan raya, tak hanya tersebab kondisi jalan yang kurang baik, namun juga faktor kelalaian pengendara. Karenanya operasi atau razia yang dilakukan petugas dari satlantas yang hampir tiap hari dilakukan tak terlepas dari upaya untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalulintas. Data yang diperoleh dari Kapolres Bengkalis AKBP Marudut Hutabarat melalui Kasatlantas AKP Sugiarto kasus kecelakaan selain menyebabkan 1 orang meninggal dunia, sedikitnya 15 orang luka berat dan 12 orang luka berat dengan kerugian material sebesar 187

juta. ‘’Jika dilihat dari jumlah kasus yakni sebanyak 12 kasus kecelakaan dari April hingga Juni, korban meninggal cukup banyak yakni 11 orang dan kerugian material juga banyak. Karenanya kita tak hentinya melakukan operasi yang tujuannya tak lain untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya,’’ terang Sugiarto. Dari 11 orang yang meninggal dunia, terjadi selama bulan April yang menyebabkan korban meninggal sebanyak 4 orang, yang luka berat sebanyak 4 orang, luka ringan 3 orang dan kerugian material sebesar 52 juta. Sementara selama bulan Mei, dari 6 kecelakaan yang terjadi, menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 4 orang, luka ringan 3 orang dan kerugian material sebanyak 124 juta.(auf)

Melihat Aksi Kebutan di Kota Bengkalis

Menganggu Warga, Ancam Nyawa Pengguna Jalan Aksi kebut-kebutan di Jalan Sudirman, Kota Bengkalis kembali marak. Kendati aksi berlangsung pada malam hari, tapi tidak sedikit masyarakat yang melewati jalan utama kota Negeri Junjungan dibuat terganggu. Mareka khawatir, kalaukalau kenderaan yang sedang melaju kencang tersebut hilang keseimbangan lalu menabrak warga.

Sepedamotor yang berhasil diamankan dalam beberapa kali razia gabungan yang digelar, kini masih di Mapolsek Mandau.

Laporan: TAUFIK, Bengkalis APALAGI aksi kebut-kebutan tidak hanya membahayakan para pelaku, tapi juga masyarakat. Biasanya mereka lakukan kebut-kabutan lalu mengakat-ngangkat motor. ‘’Kalau hanya mereka yang jatuh tak jadi masalah, bagaimana kalau menabrak warga yang melintas,’’ ujar Dosen Universitas Lancang Kuning Bengkalis, Sujarno, Rabu (1/

F:YUSRIZAL

Kantor Bupati DPRD Polres Polsek Bengkalis Koramil Sungai Apit Kejaksaan Negeri Pengadilan Negeri RSUD PLN

‘’Baru-baru ini saja, Satpol PP telah mengamanakan 1.500 liter miras tradisional jenis samsu di kecamatan Bantan. Ini suatu bukti bahwa masyarakat kecil juga sudah mahir membuat miras. Kedepan perlu kerja sama yang bagus antara pemerintah, kepolisian dan masyarakat untuk membasmi peredaran miras baik itu modern maupun tradisional,’’

F:TAUFIK

BENGKALIS— Sebagian besar kegiatan menyambut HUT Bengkalis ke-497 akan dipusatkan di setiap kecamatan. Hal itu dilakukan agar momen setahun sekali ini benar-benar dirasakan dan dimiliki oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bengkalis, H Sulaiman kepada sejumlah wartawan mengatakan, ‘pendelegasian’ kegiatan ke masing-masing kecamatan itu sudah H Sulaiman diputuskan dalam rapat. ‘’Begitu juga dengan kegiatan yang akan diselenggarakan oleh masing-masing kecamatan sepenuhnya menjadi kewenangan mereka. Kita hanya mensupport dari sisi pendanaan. Dengan cara seperti ini, maka kemeriahan Hari Jadi Bengkalis akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti halnya ketika mereka memperingati Hari Kemerdekaan RI,’’ papar Sulaiman, Selasa (30/7) lalu. Di tingkat kabupaten sendiri, khususnya di kota Bengkalis, Sulaiman mengatakan akan digelar sejumlah kegiatan seperti seminar kebudayaan, bazar, serta kegiatan kebudayaan dari seluruh unsur paguyuban di Kabupaten Bengkalis yang dikemas dalam suatu kegiatan dengan nama Pelangi Negeri Junjungan. ‘’Seperti tahun lalu, dalam kegiatan Pelangi Negeri Junjungan ini, kita memberi kesempatan kepada seluruh peguyuban baik itu Melayu, Jawa, Minang, Batak, Bugis, Tionghoa dan lain sebagainya untuk menggelar kegiatan sesuai dengan kebudayaan mereka. Keberagaman budaya ini perlu kita pertahankan dan ditingkatkan, karena keberagaman membuat segalanya menjadi indah, seperti halnya pelangi,’’ tuturnya. Bukan hanya itu, Sulaiman juga menambahkan bahwa pada HUT Bengkalis tahun ini, Pemkab Bengkalis merencanakan untuk mendatangkan seniman budaya dari negeri jiran. Mereka akan mementaskan sejumlah pertunjukan yang waktunya akan ditentukan tersendiri. Saat ditanya siapa seniman dimaksud, Sulaiman belum mau menjelaskan. ‘’Nanti kalau sudah ada kejelasan, baru kita sampaikan ke rekan-rekan wartawan,’’ katanya.(auf)

SEBANYAK 3.812 botol minuman keras hasil tangkapan operasi selama beberapa bulan ini, dimusnahkan oleh jajaran Polres Bengkalis. Pemusnahan dilakukan usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 63 di halaman Mapolres, Rabu (1/7) kemarin. Pantauan dilapangan, pemusnahan ribuan miras dari berbagai merek ini disaksikan langsung Kapolres Bengkalis AKPB Marudut Hutabarat, Bupati Bengkalis Syamsurizal, Ketua PN Bengkalis Sumpeno dan para purnawirawan Polri dan tokoh masyarakat. Ditandai dengan pemecahan botol miras oleh Kapolres dan Bupati Bengkalis. Jenis minuman keras yang dimusnahkan, Rabu (1/7) terdiri dari Mc Donal sebanyak 1.800 botol, Anggur Merah sebanyak 1.848 botol dan Asoka sebanyak 144 botol dan minuman tradisional jenis samsu sebanyak 20 botol plastik. Diungkapkan Marudut, miras terkait erat dengan tindak kriminal di tengah masyarakat. Mengingat warga yang mengosumsi miras, apalagi sampai mabuk, cenderung mengarah tidak pidana kriminal. Makanya, jajaran polisi dalam beberapa bulan ini melakukan operasi pembersihan miras di wilayah hukum Bengkalis. Disamping itu kata Marudut,

Bupati Bengkalis SYAMSURIZAL

7) kemarin. Menurutnya, harus ada sikap

tegas dari aparat kepolisian untuk menindaklanjuti keluhan masya-

rakat. Dengan alasan apapun, kebutkebutan di jalanan sama sekali tidak

dibenarkan. ‘’Mungkin selama ini mereka beralasan karena tidak ada sirkuit permanen lalu mereka kebutkebutan di jalan. Alasan iu tidak tepat, karena jalan bukan tempat aksi berbahaya seperti itu. Kita berharap aparat kepolisian bisa bertindak tegas untuk para pelaku ini,’’ imbuh Sujarno. Ditambahkan Sujarno, aksi kebutkebutan tersebut sebetulnya sudah berlangsung lama, namun sejauh ini belum ada tindakan tegas dari aparat terkait. ‘’Sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kita harap parat segera bertindak. Apalagi aksi mereka sudah melanggar tertib lalu-lintas,’’ tambahnya. Ungkapan senada disampaikan, Sutrisno (34), warga Bengkalis ini turut menyesalkan aksi kebutkebutan di tengah jalan. Kendati hal itu dilakukan pada malam hari, tapi terkadang masih ada warga yang melintasi jalan tersebut.***

Dumai Pos 2 Juli 2009  

Semangat Riau Pesisir

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you