Page 20

WARTA

daerah ini sehingga acara ini benarbenar bernuansa Lampung. Saat membuka Lampung Fair di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (30/5), Sjachroedin mengatakan, kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 7—27 Juni 2013, ini dilaksanakan oleh pemprov bekerjasama dengan event organizer.

Menurut Sugiarto, Lampung Fair 2013 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada Lampung Fair tahun ini, memiliki kemasan yang lebih menarik. Sejak kegiatan tahunan ini diadakan, menurut dia, usaha penyempurnaan terus dilakukan. Terbuka untuk ide-ide kreatif yang terkait dengan penggalian kekayaan dan kekhasan budaya daerah. Misalnya, usulan penambahan tarian Sai Batin dan Pepadun, serta suasana satwa ikon Lampung berupa burung bala-bala yang ditampilkan pada tahun ini. Karena itu, Gubernur mengingatkan agar persiapan Lampung Fair dilakukan secara matang, mulai dari acara pembukaan hingga penutupan. Lampung Fair 2013 ini diharapkan berbeda dengan tahun sebelumnya, ujar dia lagi. Sjachroedin mengharapkan acara pameran tahunan ini dapat menjadikan

20

daerah Lampung sebagai contoh untuk provinsi lain dan memberikan kesan bagi pengunjung. “Jangan sampai Lampung Fair hanya pesta rakyat dan menjadi pasar malam,” ujarnya. Ia mengharapkan, semua pihak terutama pemerintah kabupaten dan kota dapat memanfaatkan Lampung Fair untuk menjual potensi yang dimiliki. Potensi masing-masing daerah, program-program pembangunan yang dilaksanakan, bisa diketahui masyarakat. Semenra itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Sugiarto mengatakan event pembukaan Lampung Fair 2013 telah dipersiapkan dengan matang. Tampilan panggung utama dengan desain yang berbeda, diharapkan menjadi pusat perhatian masyarakat.

Menurut Sugiarto, Lampung Fair 2013 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada Lampung Fair tahun ini, memiliki kemasan yang lebih menarik. Kegiatan yang mengusung tema “Lampung Go Green Culture” ini diharapkan dapat memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam pengumpulan bibit pohon inisiatif pengunjung. Menurut Project Manager Lampung Fair 2013 Rizki Fachriansyah, masyarakat dapat berpartisipasi menunjukkan kepedulian pada kelestarian lingkungan hidup. Caranya, pengunjung dapat memberikan bibit pohon kepada panitia dengan kompensasi memperoleh tiket gratis masuk ke arena pameran. (tim)

Mimbar Legislatif

EDISI JUNI2013

Mimbar Legislatif DPRD Provinsi Lampung | Edisi Juni 2013  

Mimbar Legislatif DPRD Provinsi Lampung | Edisi Juni 2013

Mimbar Legislatif DPRD Provinsi Lampung | Edisi Juni 2013  

Mimbar Legislatif DPRD Provinsi Lampung | Edisi Juni 2013

Advertisement