Page 89

pada semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan. Selain itu dibuka peluang yang sebesar-besarnya bagi laki-laki dan perempuan agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya dalam rangka mengembangkan seluruh potensi mereka secara optimal dan seimbang. Kebijakan ini telah mulai diwujudkan melalui program Pengarusutamaan Gender (PUG) untuk mencapai tujuan pembangunan milenium, di samping penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun yang bermutu dan bebas dari biaya. Dalam kaitan pemihakan terhadap warga negara miskin yang mengalami hambatan dalam mengakses pendidikan, terutama bagi warga negara miskin yang berpotensi dan berkecerdasan istimewa perlu memperoleh beasiswa dan fasilitas lainnya, tanpa mengalami hambatan ekonomi secara berarti. Demikian pula, bagi warga negara yang memiliki kelainan khusus dan hambatan fisik dapat memperoleh layanan pendidikan yang bermutu sehingga mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Diberlakukannya sistem perdagangan dunia akan memberikan peluang dan tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar, menengah dan tinggi. Indonesia berkomitmen pada terbukanya perdagangan dunia (WTO), termasuk dalam perdagangan jasa atau General Agreement on Trade in Services (GATS) khususnya bidang pendidikan.

4. Kecenderungan Global dan Regional dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan Kecenderungan masa depan dapat digambarkan sebagai berikut: 1) masyarakat informasi, 2) memanfaatkan teknologi tinggi dengan sentuhan yang halus, 3) penyusunan perencanaan jangka panjang, 4) desentralisasi, 5) demokrasi partisipasif, 6) pola jeringan, dan 7) pilihan majemuk.

88

Bambang Warsita: Kecenderungan Global dan Regional dalam Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan

Website: http://www.pustekkom.go.id

Profile for Download BS-E

Jurnal: TEKNODIK No. 19  

Donload jurnal in, klik lint "More Info" di bawah ini

Jurnal: TEKNODIK No. 19  

Donload jurnal in, klik lint "More Info" di bawah ini

Advertisement