Issuu on Google+

candaan hakim daminG

uji nyali MELAWAN AS

ROBIN HOOD DUNIA MAYA IK KOM KTIAN

BU EJENIS M E P AS CINT

ujian berat JOKOWI EDISI 60 21 JANUARI 2013


majalah detik Table of Contents

Favorite

Back

Share FB

Home

Table of Contents

Memutar ipad:

Untuk melihat majalah dalam tampilan horizontal atau vertikal

Rubrik:

Geser kekiri dan kekanan untuk melihat rubrik

Gunakan icon berikut sebagai petunjuk membaca majalah ini Kebawah

Galeri Image

Tap

Audio

Close

Video

Geser

360

3600 View

Artikel:

Geser keatas dan kebawah untuk membaca artikel

Putar

Map

Kumpulan edisi yang sudah dan belum didownload Pindah halaman lewat scroll

Menampilkan majalah yang sedang dibaca


Fitur Background Download* Telah tersedia di Majalah Detik! Update Majalah Detik versi 2.2.6 *Background download memungkinkan Anda mendownload Majalah detik sambil membuka aplikasi lain.


DAFTAR ISI Edisi 60

21 - 27 Januari 2013

internasional

Pertarungan demi Kemenangan Ketiga

Tantangan besar di periode kedua Barack Obama.

Gaya hidup 2013: Mewah Nan Elegan

Perkembangan fashion hijab 2013 makin stylish. Meski begitu para hijabers akan dianggap semakin syar’i.

Fokus

Ujian Banjir di 100 Hari Jokowi-Ahok Jelang 100 hari kerja Jokowi-Ahok, banjir bandang melanda Jakarta. Mereka bilang tidak pernah punya target program 100 hari.

Nasional

Hukum

interview

Rekening Melar Anggota Banggar

DPR lagi-lagi kebakaran jenggot. PPATK mengungkap sejumlah transaksi mencurigakan anggota dewan yang terkait pencucian uang.

Candaan Tak Senonoh Pak Hakim Dirut PLN: Intinya Subsidi Listrik Dikurangi Rp 14,8 triliun

ekonomi

Terganjal Saat Menuju Hilir

bisnis

Uji Nyali Melawan Paman Sam

kriminal

Azab Lukisan Widayat

ik kom ktian bu esbi m e P ta L m Cin Bata di

people Perlahan tapi pasti lukisan di Museum H. Widayat berkurang. Jumlah lukisan yang awalnya sebanyak 1.001, kini menyusut karena dijual anak-anaknya.

Jessica Chastain, Jackie Chan, Intan Nuraini

seni & hiburan Catatan Harian dalam Konser Balawan

wkwkwk

Nama Suroboyoan Ala Baktiono

Lensa

Evakuasi Banjir Jakarta Cover: Kiagus Aulianshah @majalah_detik

majalah detik

Tap Pada konten untuk membaca artikel

Pemimpin Redaksi: Arifin Asydhad Wakil Pemimpin Redaksi: Iin Yumiyanti Redaksi: Deden Gunawan, M Rizal, Irwan Nugroho, Ken Yunita, Mulat Esti Utami, Silvia Galikano, Bahtiar Rifai, Evi Tresnawati, Monique Shintami, Isfari Hikmat, Rahmayoga Wedar, Aryo Bhawono, Hans Henricus Tim Foto: Dikhy Sasra, Ari Saputra, Haris Suyono, Agus Purnomo Product Management: Rohalina Gunara, Sena Achari, Eko Tri Hatmono Creative Designer: Mahmud Yunus, Kiagus Aulianshah, Galih Gerryaldy, Desy Purwaningrum, Arieskariny Dwi Putri. Kontak Iklan: Arnie Yuliartiningsih, Email: sales@detik.com Telp: 021-79177000, Fax: 021-79187769 Direktur Utama: Budiono Darsono Direktur: Nur Wahyuni Sulistiowati, Heru Tjatur, Warnedy Kritik dan Saran: appsupport@detik.com Alamat Redaksi: Gedung Aldevco Octagon Lantai 2, Jl. Warung Jati Barat Raya No.75 Jakarta Selatan, 12740 Telp: 021-7941177 Fax: 021-7944472 Email: redaksi@majalahdetik.com Majalah detik dipublikasikan oleh PT Agranet Multicitra Siberkom, Grup Trans Corp. Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


nasional

Candaan Tak Senonoh

Pak Hakim

Berawal dari canda, karier Hakim Muhammad Daming Sunusi terancam. Ia menyebutkan pemerkosa dan korban sama-sama menikmati peristiwa pemerkosaan. Sebuah canda yang tidak senonoh. Reporter: Salmah Muslimah, Andi Saputra, Danu Damarjati, dan M. Iqbal Foto: Ari Saputra

Y

“

ang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikirpikir terhadap hukuman mati,� Kalimat itu terlontar dari mulut Daming Sunusi. Ia sengaja mengatakannya untuk memancing tawa Anggota Komisi III DPR di hadapannya. Berhasil, Majalah detik 21 - 27 januari 2013


nasional

Seleksi Hakim Agung detikfoto

gelak tawa menyambut kalimat itu. Senin, 14 Januari 2013, waktu memang berjalan lambat di Ruang Komisi III DPR Gedung Nusantara II kompleks DPR, MPR, DPD, Senayan, Jakarta Pusat. Daming duduk sendiri di depan menghadapi anggota DPR, perwakilan 9 fraksi. Ia mendapat urutan kedua wawancara fit and proper test calon hakim agung (CHA). Debat soal hukuman mati mewarnai tanya-jawab selepas presentasi makalah. Suasana memang kaku, forum semacam ini padat dengan debat teoretis. Daming pun merasa jenuh. Sebuah pertanyaan kemudian dilempar oleh Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN, Andi Azhar soal hukuman mati bagi pelaku tindak pidana pemerkosaan. Daming tidak sepakat penjatuhan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana pemerkosaan.  Sayangnya ia menjawab dengan kalimat yang tidak senonoh yang merendahkan korban perkosaan. Ia meMajalah detik 21 - 27 januari 2013


nasional

Selama ini tak mudah melakukan pendampingan kepada korban pemerkosaan. Kondisi psikologis korban terlalu lemah menghadapi proses hukum.

nyebutkan pelaku dan korban sama-sama menikmati tindak pidana pemerkosaan. Parahnya, seloroh ini ia lempar di tengah forum terbuka yang menjadi sorotan publik. Terang saja kalimat itu memicu amarah. Satuan Tugas Perlindungan Anak Indonesia (Satgas PAI) menganggap Daming tidak memiliki kredibilitas sebagai hakim. Korban pemerkosaan bukan bahan candaan, mereka justru harus mendapat perlindungan. Mereka pun datang ke Komisi III DPR keesokan harinya. Permintaannya jelas, Daming pantas dicoret sejak dini. “Kami meminta DPR RI tidak meloloskan Daming menjadi hakim agung karena telah melukai perasaan rakyat,� tegas Ketua Satgas PAI, Muhammad Ihsan. Amarah ini bukan hal sepele. Dua kalimat Daming telah melenyapkan kesempatannya sebagai hakim agung. Fraksi-fraksi di DPR satu per satu memastikan pencoretan Daming, ia diputus tidak layak melanjutkan kariernya sebagai hakim agung. Janji pencoretan ini dilakukan ketika gelar pertemuan antara Satgas PAI dengan Komisi III DPR. 9 fraksi sepakat jika Daming tidak pantas dipilih. Fit and proper test di DPR memang berjalan ketat. Saat ini seleksi dilakukan terhadap 24 CHA. DPR hanya akan memilih 8 hakim agung. Mereka akan memberikan keputusan hakim agung terpilih pada 23 Januari mendatang. Satgas PAI tidak puas hanya melapor ke DPR. Mereka pun meminta Komisi Yudisial (KY) melakukan pemeriksaan terhadap Daming atas pelanggaran etika. Selama ini tak mudah melakukan pendampingan kepada korban pemerkosaan. Kondisi psikologis korban terlalu lemah menghadapi proses hukum. Tak ayal, masih banyak keluarga korban menghindari penyelesaian secara hukum. Kondisi inilah yang membuat Satgas PAI semakin geram terhadap Daming. Selaku hakim yang pernah Majalah detik 21 - 27 januari 2013

“


nasional

Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh ari saputra/detikfoto

bertugas selama 29 tahun, ia tidak memiliki perspektif korban. Menata kata memang harus dilakukan dengan hati-hati. Mantan Hakim Agung Benjamin Mangkoedilaga menganggap pernyataan Daming pantas mendapatkan ganjaran. Pemerkosaan merupakan perkara sensitif karena menyangkut kehormatan, hakim tingkat apa pun harus tahu itu. “Bagi saya, ini sudah ada pelanggaran etiknya. Ini harus ditindak oleh KY, jadi bukan hanya soal seleksi calon hakim agungnya saja,” jelasnya. Gayung pun bersambut, KY melakukan proses pemeriksaan. Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh mengaku tengah memulai pemeriksaan atas canda Daming. Ia tidak menganggap perkara candaan ini sebagai hal remeh. Kapasitas Daming ketika melontarkan canda itu adalah sebagai hakim karier. Apalagi ia tengah berada di tengah forum resmi. KY tengah meminta bantuan ahli untuk memastikan candaan tersebut. “Kami butuh waktu dua minggu, karena kita butuh tenaga ahli. Lebih cepat lebih baik. Kasusnya sederhana, tapi belum tentu hasilnya sederhana,” paparnya. Sesal memang datang terlambat. Daming mengaku tak bermaksud melukai siapa pun dengan candanya. Ia menangis sesenggukan menghadapi semua cercaan. Menyesal. Bahkan keluarganya turut mengecam canda itu. Putrinya menelepon dari Makassar mengatakan canda itu bukan dari ayahnya. “Dia bilang ‘Ini bukan omongan ayah saya, bukan Daming ayah saya yang seperti saya kenal selama ini’. Saya sangat menyesal,” sesalnya. Namun reaksi telanjur bergulir. Memang wajib menjaga kalimat kalau jadi pejabat. Bisa jadi sekali canda meski satu kalimat, karier pun tamat. (ARY/YOG) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


hukum

Rekening Melar Anggota Banggar

DPR lagi-lagi kebakaran jenggot. PPATK mengungkap sejumlah transaksi mencurigakan anggota dewan yang terkait pencucian uang. Anggota Badan Anggaran (Banggar) menjadi sorotan pertama. Reporter: Bahtiar Rifai dan Irwan Nugroho DETIKFOT0

P

ara anggota dewan di Senayan dibuat ‘jantungan’ beberapa waktu lalu. Di masa reses, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan tentang transaksi-transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh kalangan legislatif. Dari riset tipologi selama tahun 2012, PPATK Majalah detik 21 - 27 januari 2013


hukum

Dalam dua periode jabatan itu, anggota Banggar nakal tersebut melakukan transaksi keuangan bukan hanya sekali, melainkan puluhan kali.

­ enemukan 96 terlapor transaksi mencurigakan m adalah anggota DPR/DPRD. Periode jabatan yang dominan adalah periode 2009-2014 sebanyak 41 orang atau (42,17%), lalu periode 1999-2004 sebanyak 37 (38,5%) terlapor, dan periode 2004-2009 sebanyak 18 terlapor (18,8%). PPATK kemudian mengelompokkan lagi 96 anggota DPRD/DPR itu ke dalam 10 kriteria jabatan. Artinya satu terlapor bisa dilaporkan dalam beberapa jabatan yang berbeda. Nah, ditemukanlah hasil sebanyak 41 (38,6%) dari 96 terlapor itu adalah anggota DPRD, sedangkan 33 terlapor (31,1%) adalah DPR pusat. Kepala PPATK, Muhammad Yusuf mengatakan, dari anggota DPR yang mempunyai transaksi mencurigakan itu, beberapa di antaranya adalah anggota Badan Anggaran (Banggar). Tak hanya di periode yang sekarang. Ada anggota Banggar yang terdeteksi melakukan transaksi keuangan adalah mereka yang juga menjabat di periode sebelumnya. Dalam dua periode jabatan itu, anggota Banggar nakal tersebut melakukan transaksi keuangan bukan hanya sekali, melainkan puluhan kali. Jumlah uangnya pun fantastis. Dalam sekali bertransaksi saja, ia mengirim uang mencapai Rp 100 miliar. “Dari yang kita dalami, tampak betul keganjilan itu. Yang kita temukan tunai,” kata Yusuf saat ditemui majalah detik. Mengenai anggota Banggar itu, PPATK sudah me­ laporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Jumlahnya sekitar 21 orang. Laporan itu dilengkapi lagi pada Desember 2012. Sayang Yusuf tak mau membocorkan nama-nama ­ mereka. Namun, beberapa yang dilaporkan itu kini sudah diproses hukum. Sebut saja misalnya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, mantan angMajalah detik 21 - 27 januari 2013


hukum

Kepala PPATK, Muhammad Yusuf antara

gota FPAN Wa Ode Nurhayati, dan mantan anggota FPD Angelina Sondakh. Ketiga-tiganya sudah divonis Pengadilan Tipikor dalam berbagai kasus korupsi dengan masa hukuman bervariasi. Satu lagi nama anggota Banggar yang terendus punya transaksi mencurigakan. Ia adalah Zulkarnaen Djabar. Politikus Partai Golkar ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 29 Juni 2012. Ia diduga terlibat dalam korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama. “Itu yang masih dalam proses hukum,” ucap Yusuf, mantan Aspidsus Kajati DKI itu. Sebelumnya, terkait dengan laporan PPATK itu, muncul pula nama-nama anggota Banggar yang dicurigai melakukan pencucian uang. Di antaranya politikus PD Mirwan Amir, yang ketahuan membeli mobil dari uang yang mencurigakan. Ia juga diduga menerima uang dari berbagai perusahaan batu bara dan kayu di Kalimantan secara rutin. Mirwan pun sudah membantah. Menurut Yusuf, transaksi-transaksi tak wajar itu patut diduga merupakan tindak pidana pencucian ­ uang. Kendalanya, dalam pasal 74 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, harus dicari dahulu tindak pidana pokoknya. Jadi, KPK tidak bisa mengenakan UU TPPU secara langsung kepada para anggota Banggar yang terindikasi pidana. “Penjelasan pasal itu agak ‘mengganggu’ memang bagi KPK karena nggak bisa langsung masuk ke TPPU. Kecuali polisi,” katanya. Temuan KPK itu sedikit banyak membuat anggota DPR di Senayan meradang. Ada pula yang tidak Majalah detik 21 - 27 januari 2013


hukum

KPK geledah Banggar DPR. ramses/detikfoto

­ yaman. Itulah yang dialami oleh Wakil Ketua Bangn gar Tamsil Linrung. Menurut politikus PKS ini, PPATK sudah menciptakan suasana tidak kondusif dengan menunjukkan hasil risetnya. Lebih baik, data itu diserahkan ke penegak hukum. “Saya jadi tidak nyaman kerja di Banggar,” ucapnya beberapa waktu lalu. Sindiran juga dilayangkan anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan. PPATK dianggapnya cuma mencari popularitas saja dengan mengumbar data analisis. Padahal, katanya, temuan PPATK itu tidak kuat. “PPATK selama ini cuma menumpang gebyar-gebyarnya di media,” kata Trimedya. Wakil Kepala PPATK Agus Santoso mengatakan, PPATK tak bermaksud mengerjai Banggar, tetapi untuk menjaga agar tidak terjadi penyimpangan anggaran. Sudah menjadi tugas PPATK untuk memelototi rekening yang mencurigakan, apalagi kepunyaan anggota dewan yang terhormat. “Nama-nama sudah kami serahkan ke KPK. Tidak menutup kemungkinan tahun ini ada lagi,” ungkapnya. (WAN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

Azab Lukisan

Widayat Perlahan tapi pasti lukisan di Museum H. Widayat berkurang. Jumlah lukisan yang awalnya sebanyak 1.001, kini menyusut karena dijual anak-anaknya.  Reporter: Bahtiar Rifai dan Bagus Kurniawan Foto: Berbagai sumber

S

enja hampir tiba. Seperti biasa, Iskandar, petugas Museum Widayat bergegas menutup pintu museum, yang terletak di Jl. Letnan Tukiyat 32 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun saat ia hendak mengunci pintu bangunan berlantai dua itu, datang sejumlah orang ke situ. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

Museum H. Widayat blog museum h. widayat

Wajah tamu yang datang Kamis sore, 10 Januari 2013, ke museum itu tidak asing bagi Iskandar. Sebab mereka adalah anak-anak almarhum H. Widayat, pemilik museum.  Ada Wardiningsih (anak pertama), Anwar (anak ketiga), Wicaksono (anak kelima), Yuli (anak kedelapan), Danang (anak kesembilan) dan Agung (anak kesepuluh). “Mereka ditemani oleh pengacara dan satu orang lagi yang saya tidak kenal,” terang Iskandar saat berbincang dengan majalah detik.  Namun Iskandar merasa ada yang aneh dengan kedatangan anak-anak Widayat ke museum itu. Pasalnya, mereka meminta kunci museum dengan alasan mengambil beberapa lukisan, tapi permintaan itu ditolak. Iskandar beralasan, jika ingin mengambil lukisan harus seizin direktur museum dan komisaris.  Upaya anak-anak Widayat untuk mengambil lukisan yang terpajang di museum berjalan cukup alot. Butuh waktu satu jam mereka berdebat dengan Iskandar sang penjaga museum. Kata-kata kasar dan tekanan bertubi-tubi menyerang Iskandar. Akhirnya ia pun menyerah dan menyerahkan kunci museum ke tangan anak-anak Widayat. Bukan itu saja, Iskandar juga disuruh menyiapkan kamar untuk mereka menginap. Selain berfungsi sebagai museum lukisan, bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 7.000 m2 itu juga tersedia art shop, serta studio yang merangkap tempat tinggal. Ada pula guest house tempat untuk menginap para tamu-tamu Widayat, yang terletak di belakang bangunan museum.  Iskandar bercerita, setelah keenamnya masuk, mereka memilih lukisan dan menurunkan dari tembok. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

Menurut dia, tidak ada penyiletan pada kanvas lukisan. Hanya, proses pengambilan dilakukan dengan memotong kabel kawat yang digunakan untuk menggantung lukisan. Kebetulan kata Iskandar, ada beberapa lukisan yang memang dipajang dan digantung dengan menggunakan semacam kabel kawat.  Tak lama berselang, sekitar pukul 21.00 WIB, datang sebuah truk ke pelataran museum. Lukisan-lukisan yang telah diturunkan dari ruang pameran satu per satu dimasukkan ke dalam truk. “Saat itu saya disuruh tidur dan tidak ikut campur dalam proses pengambilan lukisan,” kenang Iskandar.  Sementara versi Direktur Museum Widayat, Purnomo Sidi yang juga anak almarhum Widayat, sempat ada pemukulan saat proses pengambilan lukisan itu. Namun kemudian dilerai. Iskandar kemudian disuruh ke guest house dan tidak boleh masuk ke dalam museum. “Sebenarnya Iskandar itu bukan penjaga, mereka itu keluarga yang kebetulan menjaga di situ,” ungkap Purnomo yang akrab disapa Pungki. Meski “disekap” di guest house, Iskandar masih mendengar suara mobil truk masuk lagi ke halaman museum, lewat tengah malam, sekitar pukul 01.00 WIB. Dari balik jendela kamar ia melihat beberapa lukisan yang belum terangkut langsung dimasukkan ke dalam truk. Sekitar pukul 03.00 WIB, anak-anak Widayat yang mengambil lukisan-lukisan itu kemudian pulang ke rumah masing-masing sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.  Pungki menjelaskan, total lukisan yang diambil sebanyak 111 lukisan kanvas dan lukisan akrilik di atas kanvas sebanyak 29 buah. Jadi total lukisan yang di-

Pungki menjelaskan, total lukisan yang diambil sebanyak 111 lukisan kanvas dan lukisan akrilik di atas kanvas sebanyak 29 buah.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

'Pertapa' lukisan karya H. Widayat blog museum h widayat

ambil 140 buah. Kasus pengambilan lukisan itu pun dilaporkan ke polisi. Pungki menganggap adik-adiknya telah melanggar wasiat Widayat. Sebelum meninggal pada 20 Juni 2002, ujar Pungki, Widayat sempat memanggil sebelas anak-anaknya hasil pernikahannya dengan kedua istrinya, Soewarni dan Soemini. Mereka dikumpulkan di dalam museum. Di situ Widayat berwasiat “Sopo wae (siapa saja) anak keturunan ‘ku, cucu ‘ku, sik wani ngerusak (yang berani merusak) atau memindahtangankan lukisan di museum, saya azab, saya laknat.” Wasiat ini dibuat bukan tanpa alasan. Kata Pungki, saat Widayat masih hidup, anak-anak dari istri kedua ingin menjual lukisan berjudul Untuk Istriku Min (Soemini). Lukisan itu memang dibuat khusus untuk istri keduanya itu. Sebelumnya, Widayat juga membuat lukisan khusus untuk istri pertama. Aksi penjualan lukisan itu buntut dari penjualan lukisan yang dilakukan anak-anak dari istri pertama. “Saudara-saudara saya ingin menjual lukisan milik Ibu (Soemini), karena anak-anak dari Ibu Soewarni juga menjual lukisan milik ibunya,” ujar Pungki, yang merupakan anak ketiga dari istri kedua Widayat.  Dijelaskan Pungki, saat itu anak-anak Widayat dari istri pertama menjual lukisan milik ibunya untuk membangun masjid. Konon lukisan itu dijual dengan harga miliaran rupiah.  Nah, karena khawatir akan terjadi penjualan lukisan besar-besaran, Widayat  sempat menawarkan untuk menjual sejumlah lukisan yang tidak menjadi koleksi di museum. Sebab, bagi Widayat, koleksi di museum

Sopo wae (siapa saja) anak keturunan ‘ku, cucu ‘ku, sik wani ngerusak (yang berani merusak) atau memindahtangankan lukisan di museum, saya azab, saya laknat.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

Direktur Museum H. Widayat, Fajar Purnomo Sidi menjelaskan kronologi hilangnya ratusan koleksinya. Tri Joko Purnomo

yang berisi 1.001 lukisan, harus tetap utuh agar bisa dinikmati pencinta seni dan khalayak ramai. Widayat juga telah menyiapkan harta warisan berupa uang, tanah, perhiasan, mobil, dan 2.999 lukisan (kecuali yang di museum) untuk sebelas anaknya yang tidak satu pun mewarisi bakat lukisnya. Kalau dihitung-hitung, harta warisan itu nilainya bisa mencapai puluhan miliar rupiah.   Namun yang terjadi di luar harapan. Begitu Widayat meninggal, terjadi sengketa di antara anak-anaknya. Konflik itu bermula dari pengelolaan museum. Terjadi aksi saling melengserkan pengelolaan museum. Persoalan menjadi semakin runyam lantaran biaya operasional museum tidak sedikit. Setiap bulan paling tidak butuh Rp 75 juta untuk biaya operasionalnya.  Alhasil, dari waktu ke waktu konflik di antara anak keturunan Widayat terus meruncing. Sebagian beranggapan bahwa lukisan di museum adalah warisan yang berhak dimiliki setiap anak. Sebagian yang lain beranggapan aset museum tidak bisa diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

Putra ketiga dan kelima dari pelukis H. Widayat, Anwar Utomo (kiri) dan Juli Raharjo (tengah) didampingi penasihat hukum mereka, Irawadi Uska (kanan) memberikan klarifikasi. Detikfoto

Di tengah konflik itu, beberapa anak Widayat mengambil 25 lukisan di museum, pada 2010. Saat itu Pungki yang menjadi direktur museum melaporkan pengambilan lukisan tersebut sebagai bentuk pencurian. Menurut taksiran Pungki, 25 lukisan milik ayahnya itu laku sekitar Rp 7 miliar.  Konflik terus berlanjut. Akhir 2012, Pungki dan Dyah Widiyati,  digugat oleh sembilan saudaranya yang diwakili anak tertua dari istri pertama, Wardaningsih. Gugatan hak waris itu dilayangkan Wardaningsih ke Pengadilan Agama Mungkid, Magelang. Dalam gugatan itu Wardaningsih beralasan, seluruh harta warisan, termasuk museum dan lukisannya, boleh diperjualbelikan. Selain itu, mereka menuding Purnomo telah memalsukan lukisan serta ingin menguasai seluruh harta peninggalan H. Widayat. Sampai saat ini proses hukum perdata itu masih berjalan. Kedua pihak sudah dipertemukan untuk bermusyawarah, tapi masih deadlock. Pertemuan mediasi kembali diagendakan pada 22 Januari men-

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


kriminal

datang. Namun belum juga mediasi digelar, sebanyak 140 lukisan digondol dari museum.   “Saya tahu siapa yang mengambil dan dibawa ke mana lukisan-lukisan itu. Tapi, biarlah polisi yang mengungkap,” ungkap Pungki. Namun para pengambil lukisan membantah telah mencuri. Mereka menganggap koleksi museum itu diambil ahli waris yang berhak atas barang-barang tersebut. “Tidak benar adanya pencurian. Kita mengambil lukisan yang menjadi hak waris kami dari warisan milik almarhum Bapak Haji Widayat,” kata Anwar Hutomo Kusumo Wardono, putra alm. H. Widayat kepada wartawan di kantor Pusat Bantuan Hukum Jogjakarta (PBHJ).  Anwar berkilah, lukisan yang diambil adalah milik ahli waris, baik anak-anak dan cucu almarhum. Sedangkan lukisan yang menjadi milik Pungki tidak diambil. Saat pembagian warisan juga sudah ada kesepakatan dan diundi. Ada ahli waris yang mendapatkan lukisan-lukisan yang berukuran besar, namun ada pula yang kecil. Menurut Anwar, kasus ini adalah murni sengketa perdata dan warisan yang terjadi sejak lama. Pihaknya sudah mengetahui bila kasusnya dilaporkan ke Polres Magelang. Saat ini, polisi akan melakukan mediasi kepada para ahli waris yang bersengketa tersebut. Sedangkan Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Saprodin menyebut, raibnya koleksi Museum Widayat berhubungan dengan gugatan perdata ahli waris almarhum Widayat di Pengadilan Agama Magelang. Ia menambahkan,  anak almarhum Widayat sebagian sudah diperiksa polisi. Dari keterangan mereka, hilangnya koleksi museum terkait dengan masalah keluarga. (DEN/YOG)

Tidak benar adanya pencurian. Kita mengambil lukisan yang menjadi hak waris kami dari warisan milik almarhum Bapak Haji Widayat

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


BERITA KOMIK

Pembuktian Cinta Lesbi di Batam Reporter: Agus Siswanto (Batam) dan Irwan Nugroho

Saya nikahkan saudara Angga Soetjipto dan Ninies Ramiluningtyas

Saaahhh!!!

Pernikahan sesama jenis kembali terkuak. Kali ini dilakukan dua perempuan Angga Soetjipto alias Musjalifa (23) dan Ninies Ramiluningtyas (41), warga Batam, Kepulauan Riau. Begitu ketahuan, buku pernikahan mereka langsung dicabut.

6 Januari 2012 adalah hari yang bahagia bagi Angga Soetjipto alias Musjalifa (23) seorang mahasiswa dan Ninies Ramiluningtyas (41) yang merupakan buruh pabrik. Hari itu, keduanya menikah setelah setahun berkenalan. Pernikahan itu dilakukan di KUA Kabupaten/Kota Batam. Tidak ada kecurigaan apa pun dari petugas KUA, karena keduanya mengumpulkan syarat-syarat pernikahan secara lengkap. Pernikahan itu juga dihadiri oleh saksi.

Setelah menikah, mereka menggelar resepsi. Belum jelas di mana acaranya. menurut informasi, mereka hanya mengundang kalangan dekat saja. Jadi terbatas. Makin mencurigakan. Selanjutnya, ‘suami-istri’ Angga-Ninies tinggal di Blok F No. 20 Perumahan Puri Agung III Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk, Batam.

Dia jarang sekali keluar rumah

biasanya kalau keluar rumah ia memakai jaket, namun sekarang tidak, ah.. saya makin curiga, itu kok kayak payudara ya

Dia (Angga) malah punya kebiasaan aneh seperti menanam dan mengurus bunga. Istrinya malah nggak

hhmmm....

ahh...sepertinya mereka menggunjing 'ku...

awalnya kehidupan mereka layaknya suami-istri betulan. Namun, warga curiga dengan tindak-tanduk pasangan tersebut. Kecurigaan mengarah kepada sang ‘suami’, Angga, yang mempunyai perilaku mirip perempuan. Karena keanehan itu semakin memuncak, Ketua RT setempat, Nugroho, mengumpulkan warganya untuk mengadakan rapat. Tujuannya, memastikan jenis kelamin Angga, apakah benar si Angga adalah pria sejati. ah..sudah lama saya curiga dengan tindak tanduk pasangan itu....

bagaimana kalau hari senin ini kita datangi rumah mereka

Kemudian pada Senin 7 Januari yang lalu, mereka mendatangi rumah Ninies.

. . K TO K.. TO K... TO Angga sempat membantah kalau dia adalah perempuan. YA ADA APA??

BOLEH KAMI MASUK??

Ini buku nikah kami di KUA

Sudahlah, daripada masyarakat mengarak kamu keliling kampung, mending bicara baik-baik ya, benar saya perempuan “Terus, kenapa kalian sampai menikah?

Ini untuk pembuktian cinta

Setelah ‘penggerebekan’ itu, Angga kabur dari rumah Ninies. Sampai saat ini, tidak diketahui batang hidungnya. Sementara Ninies memilih mengurung diri di dalam rumahnya. Tidak mau ditemui oleh siapa pun. Rumahnya yang teduh terlihat sepi. (WAN/YOG) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


[ lensa ]

Evakuasi di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian air di kawasan ini ada yang mencapai 3 meter. detikfoto/Hasan

Evakuasi Banjir

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


[ lensa ]

Mahasiswa dievakuasi dengan mengunakan gerobak, karena rumah kos mereka di Grogol, Jakarta Barat terendam banjir. detikfoto/Agung

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


[ lensa ]

Tim SAR menolong seorang ibu yang terjebak banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. detikfoto/Rengga

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


[ lensa ]

Tim SAR mengevakuasi korban banjir dengan menggunakan perahu karet. Tak jarang mereka harus melawan arus yang sangat deras saat evakuasi. detikfoto/Hasan

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

100 Ujian Banjir di

Hari

Jokowi-Ahok

Jelang 100 hari kerja Jokowi-Ahok, banjir bandang melanda Jakarta. Mereka bilang tidak pernah punya target program 100 hari. Reporter: M. Rizal, Isfari Hikmat, Monique Shintami, Evi Tresnawati I Foto: Ari Saputra/Detikfoto

Majalah Majalah detik detik 21 21 -- 27 27 januari januari 2013 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Banjir bahkan merendam Istana Negara dan membuat Presiden SBY menunda 2 jam pertemuan dengan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner.

S

iap Bapak. Siap Bapak. Sekarang saya masih di lapangan.” Begitu kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat berbincang dengan seseorang di ujung telepon, Kamis, 17 Januari 2013. Ternyata yang jadi lawan bicaranya itu Menko Kesra, Agung Laksono. Kepada majalah detik, Jokowi mengatakan, Agung meminta digelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak banjir. Pasalnya, pada hari itu Jakarta sedang dikepung banjir. Jokowi mengaku sebetulnya sudah berupaya mengantisipasi banjir itu. Malam hari sebelum banjir menerjang, ia mengecek tempat-tempat yang rawan seperti Rawa Buaya, Kampung Pulo, Kampung Melayu, Kampung Duri, dan Cengkareng. “Saya cek perahu karet ada semalam. Untuk posko kesehatan ada. Tempat pengungsian juga sudah siap,” terang Jokowi. Namun, curah hujan dan air ‘kiriman’ dari Bogor begitu tinggi. Tanggul Banjir Kanal Barat (BKB) di kawasan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, jebol dan membuat tanah di bawah bantalan rel kereta api tergerus. Air bah dari jebolnya tanggul itu merendam perumahan elite Menteng, Jl. Sudirman, Bundaran HI, dan Jl. MH Thamrin. Banjir bahkan merendam Istana Negara dan membuat Presiden SBY menunda 2 jam pertemuan dengan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner. Banjir memaksa transportasi publik berhenti beroperasi. Sejumlah toko tutup. Banyak kantor di Jakarta pun bubar lebih cepat lantaran karyawannya teradang banjir. Jakarta benar-benar lumpuh. Sore harinya, Jokowi meninjau langsung tanggul Latuharhari yang jebol. Ia ikut bahu-membahu membenahi tanggul dibantu Kementerian PU dan TNI/Polri. Adapun Ahok mencarikan batu-batu dan meninjau banjir di wilayah lain. Ia sempat diisukan menghilang Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Tap untuk melihat video Tanggul Jebol isfari/majalahdetik

saat banjir, karena tak terlihat ikut rapat koordinasi di Balai Kota. “Aku ninjau beberapa lokasi di Jakut dan Jakbar. Juga lihat sistem polder tertutup di Muara Karang," ucap Ahok kepada majalah detik. Banjir parah ini seolah membenarkan prediksi sejumlah kalangan sebelumnya. Diprediksi banjir akan lebih besar dari tahun 2007 lalu (baca: Majalah Detik edisi 57: Awas Banjir Bandang Jakarta). Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) luas genangan yang terjadi di ibu kota mencapai 41 km2 yang tersebar di 62 titik banjir. Akibatnya sebanyak 910 RT, 337 RW, 74 kelurahan, 31 kecamatan, terendam. Adapun total kepala keluarga yang terdampak mencapai 97.608 KK atau 248.846 jiwa. Kondisi inilah yang membuat Agung gusar dan langsung menelepon Jokowi. Ia meminta Jokowi menggelar rapat di Balai Kota DKI Jakarta untuk membahas banjir kali ini. Selain dihadiri Jokowi dan Agung, hadir pula Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, serta Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. DKI Jakarta akhirnya ditetapkan sebagai wilayah tanggap darurat banjir selama 10 hari, sejak 17 Januari sampai 27 Januari. “Pemerintah pusat maupun Pemprov DKI mampu dan siap untuk mengatasi, melakukan langkah-langkah dalam menangani akibat banjir ini dan dampaknya,� kata Agung usai rapat digelar. lll

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Jokowi membantu memperbaikI tanggul Banjir Kanal Barat yang jebol. ari/detikfoto

Hanya tinggal hitungan hari tugas Jokowi-Ahok memimpin Jakarta memasuki hari ke-100, banjir besar melanda. Padahal banjir adalah salah satu pekerjaan rumah di Jakarta, selain kemacetan. Masalah penanganan banjir ini pun menjadi salah satu program utama Jokowi saat bersaing menjadi orang nomor satu di ibu kota. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, sampai Sabtu, 19 Januari 2013, setidaknya ada 14 korban meninggal dunia akibat banjir kali ini. Para korban umumnya meninggal karena tersetrum. Evakuasi terhadap korban banjir memang menjumpai beberapa kendala. Saat majalah detik memantau lokasi banjir di Kalibata, Jakarta Selatan, kondisi rumah-rumah yang terendam banjir gelap gulita. PLN sengaja memadamkan aliran listrik untuk menghindari korban jiwa maupun kebakaran. Untuk menyusuri wilayah permukiman yang dekat dengan aliran Sungai Ciliwung, perahu tak bisa digunakan karena takut terbalik. “Wah kalau mau lihat rumah-rumah kumuh yang sudah diseret arus nggak bisa menjangkau kita,� ujar Iwan, salah satu warga yang mendampingi majalah detik sambil mendayung perahu karet menyusuri rumah-rumah yang te­ rendam. Ketinggian air di Kalibata bervariasi dari 1 meter hingga 3 meter. Muhammad, salah seorang warga Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, berhasil dievakuasi setelah sehari semalam bertahan di lantai Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Presiden SBY tinjau banjir di lingkungan Istana Kepresidenan. Anung

dua rumahnya. Saat dievakuasi, Muhammad bersama seorang anaknya yang masih berusia dua tahun. Di pos pengungsian terdekat yang terletak di Kampus Binawan, setidaknya ada 200 KK yang mengungsi. Sayangnya hingga Kamis malam, para pengungsi mengaku belum menerima bantuan apa pun dari Pemprov DKI Jakarta. Bantuan yang mereka terima saat ini hanya dari relawan Binawan, LSM dari Kanada, dan juga bantuan dari Trupala (Pencinta Alam SMA 6 Jakarta). “Kalau Jokowi baru ngunjung-ngunjungi saja ke tempat banjirnya, nggak ke tempat pengungsian. Belum ada hasilnya ngunjungngunjungi saja. Kalau dulu, dapur umum, tenda, MCK, sudah langsung siap,” ujar Amirudin, Ketua RW 05, Kelurahan Cililitan. Selain dikeluhkan pengungsi banjir, sejumlah pengusaha juga menyayangkan kesiapan pemerintah dalam mengatasi banjir. Apalagi banjir yang mengepung Jakarta melumpuhkan perekonomian kota tersibuk di Indonesia itu. Menurut taksiran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, kerugian ekonomi Jakarta akibat banjir mencapai Rp 1 miliar sampai Rp 15 miliar per jam. Kerugian ini timbul akibat mandeknya distribusi, gagalnya tran­saksi, serta kerusakan. “Kita sangat berharap Pemerintah DKI Jakarta dengan dukungan penuh pemerintah pusat sudah harus segera merumuskan dengan serius dan fokus. Sehingga Jakarta bebas banjir,” kata Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta. Namun, menurut Jokowi, posko kesehatan dan pos pengungsian sudah disiapkan sejak banjir 15 JanuMajalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. ANTARA/Wahyu Putro A

ari lalu. Pompa air juga sudah dikerahkan untuk menanggulangi genangan yang ada di jalan-jalan. Ia mengakui, hal itu tidak menyelesaikan masalah. “Menyelesaikan masalah jangka panjang itu yang sudah sering saya sampaikan, normalisasi itu, pengerukan sungai, sumur resapan,” ujar Jokowi. Masalah lainnya, imbuh Jokowi, normalisasi itu butuh pembebasan tanah untuk resapan air, tetapi anggarannya belum diketok dewan. Untuk resapan yang ditargetkan dibutuhkan paling tidak Rp 250 miliar. Untuk normalisasi kali untuk pembebasan tanahnya dibutuhkan Rp 450 miliar. Itu belum biaya fisik. Jika program itu sudah berjalan paling tidak dalam satu tahun bisa menghilangkan 7-8 titik banjir. Saat ini ada 7-8 titik banjir yang jadi target pembenahan Pemprov DKI Jakarta, karena itu Jokowi tidak sepakat dengan istilah 100 hari di pemerintahannya. “100 hari ngapain? Saya tidak punya program 100 hari,” pungkasnya. Ahok pun setali tiga uang. Meski memandang banjir di Jakarta harus diatasi dengan cara-cara yang ekstrem, tetapi itu juga tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Dalam tiga bulan ini, jajaran Pemprov DKI Jakarta masih menggenjot rancangan proyek-proyek di Jakarta, salah satunya untuk mengatasi banjir. “Sekarang minimal kita sudah punya gubernur dan wakil gubernur yang nggak boros, korupsi, dan transparan. Tinggal programnya kita kawal,” kata Dwi Djoko Rusriyanto, staf Ahok. (DEN/WAN) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Skala Banjir

VS 2007

2013 (15-18 Januari 2013) Luas genangan 2

Luas genangan 2

41 km (8% luas DKI)

231,8 km

• 910 RT • 102 kelurahan • 337 RW • 32 kecamatan

Terdampak

Kerugian materi

Rp 5,18 triliun

248.846 jiwa

Pengungsi

Pengungsi

> 320.000 orang

18.018 orang

Korban meninggal dunia

Korban meninggal dunia

80jiwa

14 jiwa

tinggi genangan (meter) 0.1-0.3

1-5

0.3-1

>5

LOKASI PENGUNGSI BATAS RW TERDAMPAK BANJIR Sumber:

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional

Majalah Majalah detik detik 2121 - 27 - 27 januari januari 2013 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Kompromi demi megaproyek Sejumlah megaproyek di Masa Jokowi-AHOK masih menggantung. Jokowi tak mau menanggung risiko yang terjadi. APBD yang belum diketok Juga jadi kendala. Reporter: Hans Henricus, Isfari Hikmat, Bahtiar Rifai, dan Monique Shintami Jhoni Hutapea/detikfoto

T

ransportasi massal harus ada yang selesai. Entah MRT atau monorel harus ada yang rampung. Itu target Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di lima tahun kepemimpinannya. Membenahi transportasi massal memang menjadi salah satu janji mantan Walikota Solo yang akrab diMajalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Itu nanti urusannya PT MRT dan Dinas Tata Ruang yang melakuan pendekatanpendekatan yang baik.

sapa Jokowi itu. Untuk urusan ini, Jokowi sebetulnya tak mau keluar dari blue print yang sudah ada. Utamanya melanjutkan proyek Mass Rapid Transit (MRT), monorel yang terbengkalai, dan meningkatkan performa bus transjakarta. Tapi MRT tampaknya menjadi prioritas Jokowi. Sebelum masa jabatannya berakhir pada 2017, Jakarta ditargetkan sudah memiliki setidaknya satu koridor MRT. Namun tetap, Jokowi tak mau gegabah. Bahkan ia terkesan sangat hati-hati. Jokowi menghitung ulang untung rugi proyek MRT. Public hearing dilakukan de­ ngan mengundang para pakar transportasi dan warga Jakarta. “Saya tidak mau karena suatu kalkulasi yang salah, pas saya tidak menjabat ada suara-suara ‘Waduh ini dulu yang ngitung keliru ini. Harga tiketnya mahal’” ujarnya kepada majalah detik. Selain itu, ia bergerilya untuk melobi pemerintah pusat untuk porsi tanggungan pinjaman. Ia meminta agar porsi pusat dinaikkan menjadi 60% dari semula 42%. Alasannya, jika porsi DKI dikurangi maka harga tiket yang semula Rp 38.000 bisa diturunkan. Gerilya dilakukan ke Menkeu Agus Martowardojo, Menko Perekonomian Hatta Rajasa hingga Wapres Boediono. Akhirnya, pusat menyetujui menaikkan porsinya menjadi 49%. “Kami menerima keputusan ini, karena tak ingin proyek ini kembali tertunda,” terang Jokowi. Selain porsi tanggung jawab, juga ada perubahan tahap pembangunan yang semula dimulai dari Lebak Bulus ke Bundaran HI, dibalik menjadi HI-Lebak Bulus. Ini dikarenakan masih adanya penolakan oleh para pelaku usaha di kawasan Fatmawati yang akan dilalui jalur MRT. “Itu nanti urusannya PT MRT dan Dinas Tata Ruang Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Desain MRT jakartamrt.com

yang melakukan pendekatan-pendekatan yang baik,� imbuhnya. Setelah ini, diharapkan proyek senilai Rp 15,6 triliun ini bisa segera diputuskan siapa yang akan melaksanakan pemba­ngunan proyek ini. Saat ini ada dua konsorsium yang bertarung memenangi proyek MRT tahap satu ini, yakni konsorsium Hutama Karya-Sumitomo dan Wijaya Karya-Obayashi-Shimizu. Merasa MRT sudah siap, Jokowi berencana untuk mengumumkan nasib proyek itu pada 17 Januari 2013 yang lalu. Sa­yang, banjir besar keburu melanda. Di tengah perjalanan ke kantor, Jokowi ditelepon Menko Kesra untuk mengadakan rapat mengantisipasi dampak banjir. Jakarta ditetapkan situasi tanggap darurat hingga 27 Januari 2013. Jika MRT sudah menemui titik terang, monorel yang sebagian tiangnya sudah dibangun beberapa tahun lalu justru kian tak jelas. Jokowi ingin proyek itu juga diumumkan berbarengan dengan MRT. Namun, lagiMajalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Permukiman kumuh di Kampung Melayu, Jaktim dok. detikfoto

lagi ia belum mengambil keputusan. Di saat yang sama, PT Adhi Karya secara resmi menyatakan mundur dari konsorsium PT Jakarta Monorail. BUMN ini malah mengusulkan rute baru yakni Bekasi-Cawang-Cibubur. “Alasannya satu, proposal kami itu beda dengan yang dikonsesikan kepada Jakarta Monorail,” ujar Dirut PT Adhi Karya, Kiswodarmawan. Kompromi dengan pemerintah pusat memang harus banyak dilakukan Jokowi saat memutuskan megaproyek di Jakarta. Pasalnya ‘pusat’ ada di banyak megaproyek itu. Dalam kasus pembangunan enam ruas tol Jakarta misalnya, Jokowi akhirnya harus mengubah sikapnya. Setelah mendengar paparan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan bertemu Dirut PT Jakarta Tollroad Development Frans Sunito, Jokowi akhirnya menyetujui proyek senilai total Rp 40,02 triliun itu. Alasannya enam ruas tol ini merupakan bagian dari tulang punggung transportasi Jakarta. Keenam ruas tol tersebut adalah Tol SemananSunter (17,88 kilometer), Tol Sunter-Pulo Gebang (11 kilometer), Tol Duri Pulo-Kampung Melayu (12,65 kilometer), Tol Kemayoran-Kampung Melayu (9,60 kilometer), Tol Pasar Minggu-Casablanca (9,15 kilometer) dan Tol Ulujami-Tanah Abang (8,27 kilometer). Di balik pembangunan jalan tol ini sudah ada konsorsium Jakarta Tollroad Development, yang terdiri dari PT Jakarta Propertindo, Grup Pembangunan Jaya Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Kawasan padat penduduk di Jakarta fikri/detikfoto

(PT Jaya Real Property, PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jaya Konstruksi, PT Pembangunan Jaya, PT Jaya Land, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk). Sejumlah BUMN juga ikut terlibat yaitu PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan, dan Hutama Karya. Sikap kompromi Jokowi ini menuai protes, karena dinilai tidak sejalan dengan misinya membangun transportasi ma­s­sal. Bahkan ada yang menduga sebagai bagian transaksi pembangunan MRT. “Jalan tol atau jalan baru tidak menjamin menyelesaikan kemacetan,” ujar Direktur Intrans (Institut Transportasi Studi) Darmaningtyas. Tak hanya dari pusat, Jokowi juga harus ‘menundukkan’ DPRD DKI Jakarta yang dinilai sengaja mengulur pembahasan APBD, hingga membuahkan teguran dari Mendagri Gamawan Fauzi. Namun tudingan ini langsung dibantah oleh Wakil Ketua DPRD DKI, Sayogo Hendro Subroto. Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD DKI 2013 Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Di Jakarta ada sekitar 300 RW yang kumuh. Dalam setahun paling bisa dilakukan 30 hingga 40 RW. Satu kampung itu Rp 30 miliar. Ini perlu acuan kerja yang jelas.

sudah siap sebelum Jokowi-Ahok dilantik. DPRD sengaja menunda pengesahan APBD untuk memberi kesempatan pada eksekutif untuk meneliti dan melakukan perubahan. Dan perubahan itu baru diserahkan ke DPRD akhir November 2012. “Terlambatnya di situ. Dilantik 15 Oktober, mengubah KUA PPAS baru kemudian kita bahas. Karena kebijakan umum serta kebijakan beliau sangat berubah,” ujar politikus PDIP ini. Memang, Jokowi-Ahok banyak melakukan perubahan rencana pada sektor transportasi dan perumahan. Di samping MRT dan monorel, Jokowi menambahkan rencana peremajaan angkutan umum dan penambahan armada bus transjakarta. Semua itu mengakibatkan perubahan anggaran hingga Rp 2,2 triliun. Ini membuat DPRD gamang, karena payung hukumnya belum jelas. Untuk sektor perumahan, Jokowi menyampaikan tekadnya untuk merealisasikan pembangunan kampung deret di bantaran kali dan pembangunan rusunawa di pusat kota. Namun soal ini, juga dinilai belum ada payung hukumnya. “Di Jakarta ada sekitar 300 RW yang kumuh. Dalam setahun paling bisa dilakukan 30 hingga 40 RW. Satu kampung itu Rp 30 miliar. Ini perlu acuan kerja yang jelas,” ujar Sayogo sambil menambahkan harus ada detail mana yang dapat dan apa kriterianya. Anggota Komisi B Slamet Nurdin menambahkan, Pemprov juga belum menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang berisi program-program pembangunan. Menurut informasi yang diterima majalah detik, ada 50 ribu item-item proyek yang dibahas. Tujuannya, untuk menghindari kebocoran. Ahok mengakui, RPJMD itu memang masih disusun. "Tak ada yang menghambat. Sedang proses penyusunan," kata Ahok. (AMI/WAN) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Tahun Baru Bus Baru

S

elasa 1 Januari 2013, BLU TransJakarta meluncurkan uji operasi 10 bus yang baru saja dihadirkan dari Perusahaan Zhong Tong, Cina. Armada baru ini akan  mengisi dua koridor, yakni koridor I dan koridor XI Kampung Melayu-Pulo Gebang. Hadirnya 10 bus baru ini merupakan realisasi awal janji kampanye Jokowi-Ahok untuk menambah 1.000 unit transjakarta dan penambahan koridor menjadi 15 koridor dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012 lalu. Pasca-pelantikan, keduanya mengusulkan penambahan 66 armada transjakarta. 10 bus ini adalah gelombang pertama yang segera akan bertambah menjadi 23 pada Januari 2013. Jokowi sendiri cukup ambisius melakukan penambahan transjakarta. Ia mendapat laporan nihilnya penambahan armada pada saat perayaan ulang tahun BLU TransJakarta. Makanya, ia berniat menambah sebanyak 450 armada pada tahun 2013 ini.

Nilai investasi pengadaan 66 armada transjakarta baru mencapai Rp 221 miliar. Sedangkan persiapan keuangan yang dipenuhi oleh Pemprov DKI Jakarta di awal mencapai Rp 1,8 triliun. Harga setiap unitnya mencapai Rp 3,35 miliar. Pengamat transportasi, Darma-

ANTARA/Puspa Perwitasari

ningtyas menilai, meski ada penambahan unit, secara umum kualitas transjakarta menurun. Jalur transjakarta sampai saat ini tidak ada yang benar-benar steril. Ketersediaan BBG juga masih menjadi problem utama. “Hal itu berdampak pada headway bus yang lama dan masa tunggu penumpang yang  lama pula. Juga tidak memberi kepastian pada waktu tempuh,” katanya. (ARY)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Saat Rumah Sakit Kebanjiran Pasien Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar adalah janji kampanye Jokowi-Ahok yang sudah diwujudkan. Masyarakat berbondong-bondong ke rumah sakit. Sayang, dampak ‘euforia’ warga Jakarta itu tampak belum diantisipasi. Reporter: Ken Yunita, Bahtiar Rifai, Monique Shintami | Video: Detik TV

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

K Anggaran ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bagi sekitar 4,7 juta penduduk DKI Jakarta.

amis 17 Januari 2013, perasaan lega menghinggapi Endang Prihatin (40) usai memandang antrean pasien yang mengular di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan. Baru saja ia melengang menuju kamar anaknya yang dirawat di RS tersebut. Beberapa bulan lalu, ia harus menghadapi antrean yang sama. Ujungnya sungguh menyakitkan, pihak RS Fatmawati menolak merawat Adiem (17), anaknya. Padahal sudah sejak lama Adiem mengidap penyakit hernia. “Dia kan kena hernia sejak umur 4 tahun dan baru dioperasi sekarang ini,” tuturnya ketika ditemui majalah detik di RS Fatmawati. Adiem akhirnya dapat dioperasi bermodalkan sebuah kartu berwarna jingga dan putih bernama Kartu Jakarta Sehat (KJS). Kartu itu adalah buah kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang baru, Joko Widodo. Untuk mendapatkan KJS, syaratnya cukup mudah. Ia hanya mempersiapkan KTP DKI Jakarta yang masih aktif dan mendaftarkannya ke Puskesmas tempatnya tinggal. “Saya lantas diberi kartu sementara, untuk nanti diperbarui dengan kartu yang tetap,” tutur Endang. Pasca-memenangi Pilgub DKI Jakarta September 2012 yang lalu, Jokowi-Ahok langsung mengebut pembikinan KJS. Tak harus menunggu pembahasan APBD 2013. Sisa anggaran DKI 2012 masih memungkinkan untuk menjalankan program KJS. Alhasil, gelontoran anggaran sebesar Rp 800 miliar langsung digunakan untuk memenuhi KJS. Anggaran ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bagi sekitar  4,7 juta penduduk DKI Jakarta. KJS diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kesehatan penduduk miskin (478,1 ribu jiwa) dan penduduk rentan (780 ribu jiwa) dari keseluruhan penduduk DKI (9,6 juta jiwa). Hingga saat ini KJS telah diseMajalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Jokowi membagikan Kartu Jakarta Sehat (KJS) di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan Agung Pambudhy/detikfoto

barkan kepada 738.949 penduduk. Untuk program KJS itu, Jokowi memang sudah pengalaman. Ia memberlakukan pemberian kartu sehat ketika  menjabat sebagai Walikota Solo. Hasilnya signifikan, kartu ini dapat menopang kebutuhan pengobatan sebanyak 235.639 penduduk kelas menengah dan  bawah dari jumlah keseluruhan penduduk Solo, sekitar 2 juta jiwa. Kartu ini memang cukup memberikan kelegaan. Pemegang kartu dapat memperoleh fasilitas perawatan di kelas 3. Pasien pun bisa berobat untuk penyakit kanker dan kemoterapi. Namun, Jakarta memberikan tantangan lebih. Dalam praktiknya, terlihat ada yang belum matang dalam peluncuran KJS ini. Sejak adanya KJS, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat kebanjiran pasien. Jumlah pasien melonjak dari 200 menjadi 700 orang per hari. Bahkan, di hari libur, jumlah pasien membengkak menjadi 1.200 pasien per hari. Karena ruang kelas 3 overload, pasien dirawat di IGD. RSUD Tarakan sendiri masih memaklumi membengkaknya pasien. Mereka tetap memenuhi pelayanan secara standar. Sementara jumlah tenaga medis tidak mengalami penambahan. Kejadian yang sama juga dialami RSUP Fatmawati. Direktur RS tersebut, Andi Wahyuningsih mengaku sering sekali menerima pasien pemegang KJS yang sebenarnya tak perlu diobati di rumah sakit. Pasien ‘nyasar’ ini mencapai 40 persen pemegang KJS yang berobat ke RSUP Fatmawati. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Awal tahun ini, pengguna KJP mencapai 10 ribu siswa dari kuota 332 ribu dengan ketersediaan anggaran Rp 804 triliun.

Sebetulnya, kata Andi, pemanfaatan KJS itu melibatkan puskesmas sebagai pelayan kesehatan utama. Jadi, pemegang kartu KJS bisa diobati di puskesmas jika tak membutuhkan perawatan intensif. Kalaupun wajib dirawat, harus mendapat rujukan dari puskesmas setempat. “Nah, jadi sekarang belum ada petunjuk teknis (juknis) yang lengkap mengenai KJS ini,” keluhnya. Selain KJS, Jokowi-Ahok juga menggenjot janji kampanye mereka yang lain, yakni Program KartuJakarta Pintar (KJP). Hingga akhir 2012 lalu, pembagian KJP mencapai 12 ribu siswa. Anggaran yang disediakan dengan sisa APBD DKI 2012 adalah Rp 37 miliar. Awal tahun ini, pengguna KJP mencapai 10 ribu siswa dari kuota 332 ribu dengan ketersediaan anggaran Rp 804 triliun. Mayoritas pengguna kartu ini adalah sekolah swasta yang mencapai 113 sekolah. Sedangkan sekolah negeri hanya mencapai 18 sekolah. “Ini masih berjalan walau ada keluhan. Karena wajar di pendidikan ini kan banyak keluhan. Urusan Sekolah itu peserta didiknya di Jakarta mencapai 1,6 juta siswa,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi. Gerak cepat Jokowi-Ahok ini menuntut DPRD DKI Jakarta mempercepat langkah. Tak ayal, berbagai kesepakatan harus digelar. Maklum, orientasi anggaran ini berbeda jauh dengan masa Gubernur Fauzi Bowo (Foke). Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sayogo Hendro Subroto menyatakan pelantikan Jokowi-Ahok dilakukan pada 15 Oktober 2012. Pada saat itu, perubahan anggaran melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI dilakukan. 10 hari kemudian diserahkan kepada DPRD DKI Jakarta. Waktu ini sudah sangat terlambat untuk melakukan pembahasan. Namun mau tak mau perubahan harus Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Kartu Jakarta Sehat (KJS) memicu jumlah pasien di beberapa RSUD meningkat. Tak terkecuali di RSUD Tarakan, Jakarta. Agung Pambudhy/detikfoto

dilakukan. Apalagi, perubahan baru diserahkan akhir November 2012. Namun antusiasme dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI sangat besar.  Sehingga DPRD DKI Jakarta tetap harus melakukan pembahasan. Alhasil,  kesepakatan dapat dilakukan pada 15 Januari untuk memenuhi program KJS dan KJP. Mereka sepakat memanfaatkan dana sisa anggaran DKI 2012 sebesar Rp 3,1 triliun. DPRD DKI Jakarta melakukan penghitungan sisa anggaran yakni Rp 7 triliun ditambah penambahan pendapatan sebesar Rp 2,2 triliun. Namun anggaran ini sudah dimanfaatkan sebesar Rp 5,2 triliun. “Kami sudah mengakomodir (mengakomodasi) kemauan gubernur. Mereka (DPRD DKI Jakarta) menunggu, karena gubernurnya lain, juga menunggu apa yang disampaikan dalam kampanye akan diakomodir (diakomodasi),” jelasnya. Jokowi sendiri memastikan pemegang KJS tetap bisa berobat meski APBD belum diketok. Terkait adanya permasalahan di rumah sakit-rumah sakit, Jokowi mengakui sistem KJS sedang dirombak. Namun, untuk pelayanan terhadap masyarakat, ia meminta agar segera ditanggulangi. Misalnya, dengan menambah tenaga medis sehingga mencukupi. “Memang sekarang ini lonjakan pasien cukup banyak. Itu menunjukkan bahwa KJS memang dibutuhkan oleh masyarakat,” cetusnya. (ARY/WAN)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Menyulap PNS Mirip Customer Bank

B

irokrasi adalah masalah yang sering dikeluhkan oleh warga DKI Jakarta. Masyarakat sering dihadapkan dengan birokrasi yang lambat dan berbelit-belit. Belum lagi, pungutan liar yang ditarik oleh oknum-oknum aparat pemerintah. Pada masa kampanye Pilgub DKI Jakarta, penataan birokrasi menjadi fokus utama jualan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Mereka berjanji mengubah birokrasi benar-benar menjadi pelayan masyarakat. Pasca-dilantik, Jokowi melakukan inspeksi mendadak ke kantor kelurahan dan kecamatan. Ia mendapati banyak anak buahnya yang tidak tertib dan disiplin masuk kantor. Layanan masyarakat pun masih centang perenang. Alhasil, Jokowi mengumpulkan aparatnya pada Selasa 20 November 2012. Dalam forum itu, ia meminta agar para aparatur di bawah menjalankan tugasnya secara  lebih profesional. Tak segan ia mengancam mengganti lurah atau camat yang tidak patuh alias mbalela. Ahok lebih bersikap keras lagi terhadap para anak buahnya. Sikap tegasnya terhadap birokrasi itu bahkan ia tunjukkan ke masyarakat melalui video di YouTube. Di depan rapat dinas, Ahok tak

dok. detikfoto

segan memarahi anak buahnya yang lamban. (Baca Majalah Detik Edisi 52: Ahok Style). Ahok mengidamkan birokrasi Pemprov Jakarta mirip customer bank. “Pak Ahok sampaikan paling nggak kayak custumer service bank. Kan mereka pelayan masyarakat,” kata staf Ahok, Dwi Djoko Rusriyanto. Beberapa pihak menilai sudah ada perbaikan birokrasi itu. Namun, tetap saja masih ada oknum-oknum PNS yang bertindak menyimpang. Pengalaman itu bahkan dirasakan langsung oleh keluarga pakar manajemen, Rhenald Kasali. “Kemarin urus KTP terasa. Anak saya dimintai duit. Bahkan ditegur sama yang jaga, ‘masa kamu dari luar negeri nggak punya duit?’” ucap Rhenald. (WAN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Pendobrak Gaya ‘Ndoro’ Pejabat Gaya Jokowi saat memimpin Solo dan Jakarta tak banyak beda. Blusukan ke kampung-kampung tetap menjadi ciri khasnya. Banyak ditiru pejabat lain. Efektif, tapi juga tak lepas dari kelemahan. Reporter: Isfari Hikmat, Bahtiar Rifai, Monique Shintami, dan Evi Tresnawati Foto: Agung Pambudhy/detikfoto

S

uliadi adalah saksi hidup keseharian Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi Walikota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Di samping tentu saja istrinya, Iriana, Suliadi adalah orang yang selalu berada di dekat Jokowi. Maklum, Suliadi adalah sopir pribadi Jokowi selama tujuh tahun memimpin Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Di Jakarta, antusias masyarakat lebih besar dibandingkan di Solo. Ketika mengunjungi Jakbar, Jokowi dirubung oleh banyak orang.

Kota Batik itu. Suliadi bercerita, setiap hari Jokowi rutin menyambangi kampung-kampung di Solo. ‘Blusukan’ itu dilakukan tak tentu, tapi seringnya pagi hari sebelum berangkat ke kantor. Mobil biasanya keluar dari Loji Gandrung, rumah dinas walikota di Jl. Slamet Riyadi, sekitar pukul 07.30 WIB. Di tengah perjalanan ke kampung-kampung itu, mobil berhenti sebentar di toko untuk membeli sarapan. Roti dan air mine­ral adalah menu santapan pagi Jokowi. “Kadang saya atau ajudan turun beli roti,” kata Suliadi kepada majalah detik. Berkunjung ke tengah-tengah warga Solo, Jokowi mendengarkan keluh kesah mereka. Masalah-masalah itu ‘dicatat’ di kepala Jokowi. Selain menyerap aspirasi warga, ia juga membawa bawaan wajib, yaitu beras dan buku tulis untuk anak-anak sekolah. “Biasanya satu jam atau dua jam keli­ling kampung,” ucap Suliadi. Setelah Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, Suliadi ‘berpisah’ dengan mantan bosnya karena tak lagi didapuk sebagai sopir. Namun, saat tahun baru 2013 lalu, ia diundang ke Jakarta. Selama seminggu Suliadi ‘bernostalgia’ dengan Jokowi. Ia diajak Jokowi keliling kampung di Jakarta Barat dan mengunjungi Bendungan Katu­lampa, Bogor. Nah, dari situlah, Suliadi melihat ada sedikit yang berbeda dari blusukan Jokowi ketika masih di Solo dan setelah di Jakarta. Di Jakarta, antusias masyarakat lebih besar dibandingkan di Solo. Ketika meng­unjungi Jakbar, Jokowi dirubung oleh banyak orang. “Pak Jokowi makin kurus juga. Mungkin karena banyak yang dijelajahi,” canda Suliadi. Blusukan memang menjadi ciri khas yang tetap dipertahankan oleh Jokowi ketika menjadi Gubernur Jakarta. Selama tiga bulan memimpin ibu kota, Jokowi Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Joko Widodo berjabat tangan dengan warga yang merayakan malam tahun baru di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. ANTARA/M Agung Rajasa

lebih sering berada di luar kantor untuk blusukan maupun sidak aparat pemerintah di kecamatan dan kelurahan. Blusukan itu dilakukan Jokowi secara tidak terjadwal oleh protokoler kantor gubernur. Hanya Jokowi saja yang tahu agendanya. Oleh karena itu, dari pegawai Balai Kota sampai wartawan yang ingin meliput pun kelimpungan mengikuti agenda Jokowi. “Biasanya kalau ada laporan terkait keadaan kampung, tak berapa lama, Gubernur akan meninjau,” terang Nurjanah, Kepala Seksi Penyiapan Materi dan Publikasi Pemprov DKI Jakarta. Jokowi mengaku tidak merasa capai. Namun bila capai, obatnya hanya satu: tidur. Setiap hari, ia tidur selama empat jam. Ia juga biasa curi-curi waktu untuk memejamkan mata ketika di mobil atau senggang. “Gampang tidur saya itu. Sepuluh menit tidur di mobil bisa,” katanya penggemar musik cadas ini kepada majalah detik. Menurut pria kelahiran 21 Juni 1961 ini, ia lebih suka bertanya kepada masyarakat daripada ke ahli atau pakar. Ia ingin mengetahui kemauan dan kebutuhan masyarakat. Juga untuk menyadarkan mereka tentang apa yang seharusnya dilakukan guna menuntaskan masalah Jakarta. Seperti misalnya blusukan ke kampung-kampung di pinggiran Kali Ciliwung. Jokowi memberikan pengertian kepada mereka tentang perlunya kampung deret untuk menata daerah aliran sungai. Supaya mereka nantinya setuju dengan konsep pemerintah. “Mereka harus diberikan kesadaran bahwa itu untuk Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Belum pernah ada pejabat ke mana pun selalu disambut antusias warga seperti Jokowi.

keperluan orang banyak," jelas Jokowi yang baru saja dinobatkan sebagai Walikota terbaik ketiga dunia ini. Bukankah masyarakat Jakarta berbeda dengan Solo? “Sama. Sama-sama Indonesia,” kata Jokowi sambil tertawa. Sejumlah pihak menyambut positif aksi lebih sering turun ke bawah yang dilakukan Jokowi itu. Bahkan beberapa pejabat, baik di daerah lain maupun pusat mengekor ‘hobi’ Jokowi ini. Blusukan pun menjadi istilah yang cukup populer saat ini. Pengajar psikologi politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menilai gaya Jokowi berbeda dari pejabat pada umumnya. Dengan enteng, Jokowi membaur bersama warga, mendengarkan aspirasi dan bekerja dengan mereka. Sedangkan pejabat-pejabat sebelumnya melakukan blusukan itu sekadar untuk formalitas. Mereka masih menganggap dirinya ‘ndoro’ (tuan) di depan rakyatnya. “Jokowi kan mendobrak itu, mengubah kebiasaan itu,” ujarnya kepada majalah detik. Menurutnya, belum pernah ada pejabat ke mana pun selalu disambut antusias warga seperti Jokowi. Kedekatannya dengan warga membuat Jokowi mendapatkan dukungan politik dari kalangan bawah. Dukungan itu meningkatkan daya tawar Jokowi dengan para pengkritiknya maupun dengan pejabat yang lebih tinggi. “Pejabat publik yang tadinya tak berpihak ke Jokowi, sekarang jadi takut dimusuhi masyarakat,” kata Hamdi. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sayogo Hendro Subroto memandang gaya Jokowi yang tak hanya terima laporan bawahan itu sebagai hal yang bagus. Dengan begitu, gubernur dan wakil gubernur baru juga akan semakin tahu permasalahan kompleks yang menjangkiti ibu kota dari dulu. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Joko Widodo meninjau lokasi berjualan pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan. ANTARA/Wahyu Putro A

Namun gaya kepemimpinan seperti Jokowi juga mengandung kelemahan. Sering kali kebijakan yang keluar saat berada di lapangan bersifat spontan. Jarang sekali pemimpin yang punya tipe karakter seperti itu, membuat perencanaan program di atas kertas dan bertahap. “Harus dituangkan dalam kertas. Turun ke bawahannya, dalam waktu satu tahun kita harus selesaikan ini,” ujar pakar manajemen Rhenald Kasali. Gara-gara banyak turun ke lapangan, Jokowi juga tak punya waktu untuk duduk bersama DPRD. Alhasil, APBD DKI Jakarta sampai saat ini belum gol, padahal sudah melampaui deadline. Selain itu, dengan APBD itulah Jokowi nantinya akan membiayai program-program untuk masyarakat Jakarta. Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro mengatakan seharusnya bulan pertama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dipakai untuk mengevaluasi programprogram pendahulunya. Lalu, bulan kedua dimanfaatkan untuk merancang APBD. Pembahasan dengan legislatif cukup satu minggu. “Tidak mungkin program mereka te­realisasi tanpa adanya anggaran,” ujar Siti. Menurut Jokowi, bukan berarti program-program pembangunan DKI Jakarta tidak dapat diputuskan dengan cepat. Bila masyarakat di bawah sudah setuju saja, maka keputusan itu bisa segera diambil. “Kalau ada satu-dua yang tidak, tetap akan saya lakukan,” ucapnya. (WAN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Terjebak Banjir Bersama Jokowi Perlu terobosan kalau memang diperlukan. Seperti mengatasi banjir. Sudah berapa puluh tahun kita mengalami seperti ini. Katanya kita juga sudah melakukan sesuatu, tapi banjirnya tetap nongol terus. Reporter: Isfari Hikmat | Foto: Agung/detikfoto

B

anjir melumpuhkan Jakarta sejak Kamis 17 Januari 2013 setelah hujan turun tanpa henti selama dua hari. Banjir Kanal Barat di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat pun jebol, yang menyebabkan Jalan Sudirman-Thamrin dan Stasiun Tanah Abang terendam. Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) turun langsung jadi “mandor� perbaikan tanggul jebol itu. “Memang Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Pekan depan (23 Januari) bertepatan dengan seratus hari duet Jokowi-Ahok memimpin DKI Jakarta. Namun, belum juga seratus hari sudah dapat kado banjir besar itu

harus dikomandani. Kalau perlu sampai pagi saya komandani,� katanya di lokasi, Kamis malam. Pekan depan (23 Januari) bertepatan dengan seratus hari duet Jokowi-Ahok memimpin DKI Jakarta. Namun, belum juga seratus hari sudah dapat kado banjir besar itu. Jokowi sendiri menjadi salah satu korban banjir bandang itu. Isfari Hikmat dari majalah detik berkesempatan menyaksikan dari dekat bagaimana Jokowi direpotkan oleh banjir. Saat itu, majalah detik sedang bersama Jokowi untuk wawancara khusus tentang 100 hari pemerintahannya. Wawancara dilakukan di dalam mobil dinasnya yang tengah menuju Balai Kota DKI Jakarta. Mobil Toyota Kijang Innova B 1969 PQP itu berangkat dari rumah dinas di Jl. Untung Suropati sekitar pukul 07.30 WIB. Mobil itu teradang oleh banjir di berbagai tempat, sehingga pusing mencari jalan. Jokowi pun sempat dipindah ke mobil operasional Dinas Perhubungan. Akibat banjir, perjalanan Jokowi ke kantor yang biasanya makan waktu hanya 10 menit itu molor jadi 1 jam. Berikut kisah terjebaknya Jokowi oleh banjir dan obrolan kami selama perjalanan: Mobil Jokowi keluar dari rumah dinas. Rute yang akan diambil awalnya adalah Jl. Diponegoro, Jl. Imam Bonjol, Bundaran HI, Jl. Thamrin, dan Jl. Merdeka Selatan. Hujan turun sangat deras. Hujannya sungguh tidak normal ya? Lihat saja itu, dari malam sudah kayak begitu. Kalau seperti ini, semua tempat. Hujan derasnya kayak begini. Semalam jadi menghitung MRT? Hitung MRT satu jam saja rampung. Apa sih? Hitung kayak gitu saja kok repot. Semoga hari ini bisa diumumkan. (akhirnya batal diumumkan karena banjir). Hitung-hitungan MRT seperti apa, hitung-hitungan Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Jokowi dan Hatta Rajasa hasan/detikfoto

saya seperti apa. Kita buka, nanti kita mau buka semua. Sudah saya pastikan jalan. Protes warga Fatmawati sudah diselesaikan? Itu nanti urusannya PT MRT, Dinas Tata Ruang (yang melakukan) pendekatan-pendekatan menyampaikan. Ke sananya pendekatan-pendekatan yang baik. Ini yang dikerjakan yang di sini (HI) dulu. Dari utara menuju ke sana (selatan). Mulainya tidak dari Lebak Bulus, dibalik saja. Mengapa setiap memutuskan suatu proyek besar menghitungnya begitu lama? Saya tidak mau karena suatu kalkulasi yang salah, pas saya tidak menjabat ada suara-suara. “Waduh ini dulu yang hitung keliru ini. Harga tiketnya mahal�. Larinya ke masyarakat kalau begitu. Jadi kita harus hati-hati. Mengapa kita harus renegosiasi lagi dengan pemerintah pusat? Karena itu saya tidak mau masyarakat yang terbebani gara-gara sebuah perhitungan yang keliru. Meskipun ini sebuah proyek yang sudah direncanakan 26 tahun yang lalu. Kalau tidak cepat-cepat saya putuskan, kapan lagi? Saat ini sudah saya tekankan, segera laksanakan. Saya ingin 2017 rampung. Karena mereka mintanya 2019. Tidak. Harus 2017. Bekerja harus begitu. Kerja sama saya harus ada target yang saya majukan. Seperti itu pula yang sedang Anda lakukan dengan proyek 6 ruas jalan tol? Tahapan-tahapan kalkulasi itu kita lalui dengan jalan yang sama. Hanya saya tidak berpikir sejauh itu. PikirMajalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Transportasi massal harus ada yang selesai. Entah MRT entah monorel harus rampung. Akan saya push untuk bekerja siang malam, itu bisa dilihat.

an saya jalan tol pertentangannya tidak sehebat yang saya perkirakan, tetapi pertentangan waktu uji publik seperti itu, ya menjadi kalkulasi saya kembali. Apa yang menjadi prioritas utama pembangunan Jakarta dalam lima tahun ini? Transportasi massal harus ada yang selesai. Entah MRT entah monorel harus rampung. Akan saya push untuk bekerja siang malam, itu bisa dilihat. Bagaimana dengan transjakarta? Busway tahun depan semoga sudah rampung. Rampung dalam artian sempurna kuantitasnya, jumlah bisnya terpenuhi, jalurnya yang steril. Kemudian beberapa tambahan seperti jalur untuk menyalip. Tambahan bus rampung tahun depan. Bulan ini 100, pertengahan 450, kekurangannya 1.100 ya kalau ada uang lagi mungkin akhir tahun tambahi. Maksudnya tidak keluar dari RTRW (rencana tata ruang wilayah) DKI Jakarta 2030 juga? Dari semuanya, tapi memang harus ada terobosanterobosan. Kadang-kadang perlu terobosan kalau itu memang diperlukan. Seperti mengatasi banjir. Sudah berapa puluh tahun kita mengalami seperti ini. Katanya kita juga sudah melakukan sesuatu, tapi banjirnya tetap nongol terus. Maksudnya Jakarta perlu deep tunnel? Bisa deep tunnel, bisa yang lain. Yang konvensional silakan jalan terus nggak ada masalah: pengerukan, normalisasi. Tapi tindakannya apa? Karena intensitas hujan sudah berbeda. Di atas, di Puncak sana semakin banyak bangunan. Jadi air yang datang ke sini (Jakarta) semakin tahun akan semakin besar. Itu yang orang tidak hitung. Kalau kita pakai yang konvensional terus, sungainya nggak cukup nanti banjir lagi. Tapi mengatasi banjir kan harus berkoordinasi dengan kepala daerah lainnya? Oleh sebab itu kenapa saya ketemu Menteri PU, Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Jokowi memantau banjir detikfoto

kenapa saya ketemu Wapres, terus menemui Bu Atut, terus Pak Ahmad Heryawan, memang itu (berkoordinasi). Saya tidak apa-apa kok setiap hari menemui siapa pun, kalau itu diperlukan untuk sebuah jalan keluar yang menyelesaikan masalah. Mobil Jokowi berhenti menjelang B ­undaran HI. Mobil tidak bisa lewat karena ketinggian air di kawasan itu sudah selutut orang dewasa. Jokowi diberi tahu oleh petugas bahwa banjir sudah parah. Ia meminta mobilnya memutar balik ke Jl. Agus Salim. Kalau tidak dihitung ya seperti ini (banjir). Karena apa? Intensitas hujan tinggi, resapan air ke dalam tanah sudah sangat berkurang sekali. Tapi ada yang bilang deep tunnel itu tidak efektif atasi banjir? Saya tidak mau bilang deep tunnel itu benar atau tidak benar, saya bukan ahlinya kok. Tapi keputusan politik itu harus dilakukan. Itu biar dihitung yang pakar yang ahli. Berikan pengertian kepada saya bahwa itu perlu atau tidak perlu. Itu keputusan politik. Mobil Innova batal belok ke Jl. Agus Salim, karena jalanan sudah penuh banjir. Pengawal kebingungan mau lewat mana lagi. Jokowi menyarankan putar balik ke Taman Suropati. “Ayo muter nggak apa,� kata Jokowi. Kalau kebijakan Anda (banjir) ditentang orang nantinya bagaimana? Ya nggak apa-apa. Keputusan politik kadang-kadang harus seperti itu. Ditentang kalau untuk sebuah kebutuhan masyarakat saya tidak masalah. Saya sudah Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Kalau tidak dihitung ya seperti ini (banjir). Karena apa? Intensitas hujan tinggi, resapan air ke dalam tanah sudah sangat berkurang sekali.

delapan tahun berkecimpung, sudah biasa. Apa yang menjadi dasar atau landasan dalam mengambil keputusan Anda? Kepentingan publik. Kenapa saya datang terus ke masyarakat? Saya selalu tanya pada mereka. Bukan satu-dua orang pakar, ndak, saya tanya masyarakat. “Bapak lakukan saja kalau itu untuk kebaikan,� Semua orang omong gitu kalau ada dua yang tidak, ya akan saya lakukan. Sehingga saya memutuskan itu bukan untuk kesenangan saya, atau bukan karena saya ingin, tapi berdasarkan sebuah kebutuhan. Bagaimana rasanya merantau jadi Gubernur? Sudah tiga bulan lo? Hehehe... Kalau saya tidak merasa merantau selama masih di dalam NKRI. Saya ditugaskan di mana pun siap. Di Aceh siap, di Kalimantan siap selama masih di dalam lingkungan NKRI. Apakah tidak rindu untuk pulang? Ya samalah semua, seperti yang lain-lain. (Tertawa). Sudah tiga bulan tidak pernah pulang. Pulang sekali juga dua jam karena datang ke kawinan keluarga saja. Sehari itu tidurnya benar cuma empat jam? Biasalah saya sudah. Dulu waktu ekspor juga begitu. Kalau sudah deadline waktu kontainer berangkat jam tiga-jam empat pagi ya tunggui, sudah biasa. Rahasianya apa untuk jaga kesehatan? Gampang tidur saya itu. Sepuluh menit tidur di mobil bisa. Di pesawat tidur bisa. (Tertawa). Kalau sudah capai, tidur. Jadi orang simpel begitu saja. Kenapa tidak senang dengan istilah program 100 hari? Ya 100 hari yang mau dilakukan apa? Contoh untuk banjir, apa yang mau diharapkan (dalam) seratus hari? (Tertawa). Lo yang berpuluh-puluh tahun saja nggak bisa menyelesaikan. Apa yang diharapkan dari seratus hari untuk macet? Lo yang berpuluh-puluh tahun Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Jokowi melihat gorong-gorong ari saputra/detikfoto

saja sudah tidak bisa menyelesaikan. Ini perlu proses, perlu waktu untuk bekerja siang malam untuk menyelesaikan masalah-masalah ini. Mengapa kemarin sampai turun goronggorong? Saya masuk goronggorong juga karena apa sih masalahnya? Harus dicek langsung di lapangan. Kalau itu banjirnya sore, besok mestinya pagi-pagi sudah dicek, dan tahun ke tahun ternyata gorong-gorongnya hanya 60 cm untuk jalan sebesar itu. Mestinya 3 meter kalau kita mau bicara 100 atau 50 tahun yang akan datang. Menurut Anda apakah MRT akan efektif menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta? Mengurangi, tapi tidak menghilangkan. Macet itu problemnya kalau semua orang pegang mobil sendirisendiri, iya kan? Mobil masih tambah terus setiap hari 450 (unit), 1.300 orang setiap hari beli sepeda motor. Ya lupakan saja yang namanya macet. Artinya harus ada pembatasan? Harus dibatasi. Ini masih kita godok apakah dengan pajak progresif atau dengan penghentian pembelian motor dan mobil misalnya. Saya pro dengan transportasi massal, tapi kalau motor atau mobil tidak dibatasi akan begini terus. Di negara mana pun tidak akan rampung (macet). Mobil melintas di Jl. Teuku Umar. Jokowi kaget bukan kepalang melihat jalan di depannya tidak lagi terlihat karena banjir. Di jalan itu, terdapat rumah mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

Tap untuk melihat video Jokowi teradang banjir. isfari hikmat/majalahdetik

Sampai tidak kelihatan begini, ini jalan apa ini? Oh TU toh (Jl. Teuku Umar) ini. Itu tempatnya Bu Mega. Hujannya kayak begini. Gedenya dari tadi malam. Di tengah keheranan Jokowi itu, tiba-tiba ajudan memberikan telepon. “Menko Kesra mau bicara.” kata ajudan. “Selamat Pagi Pak Menko,” sapa Jokowi. Menko Kesra mengajak Jokowi untuk mengadakan rapat mengenai banjir pukul 10.00 WIB. “Di Balai Kota ya, Bapak? Siap,” kata Jokowi. Setelah janjian rapat dengan Menko Kesra, Jokowi sempat curhat tentang beredarnya isu dia meliburkan kegiatan perkantoran dan sekolah hari itu. Kalau begini terus... Ada isu saya meliburkan. Adaada saja. Mobil Jokowi terjebak banjir di Jl. Cut Meutia. Hujan tinggal rintik-rintik. Akhirnya, ia dievakuasi ke mobil Dinas Perhubungan untuk melanjutkan perjalanan ke Balai Kota. Jokowi tiba di Balai Kota pukul 08.30 WIB lebih. Dia masuk melalui Gedung DPRD yang saling berpunggungan dengan Gedung Balai Kota sambil berjalan kaki. Tiba di Balai Kota ia menjumpai kantornya juga sudah tergenang. Rapat menetapkan Jakarta dalam kondisi tanggap darurat. Sorenya ia meninjau lokasi banjir di Sarinah. Setelah itu, ia meninjau jebolnya tanggul di BKB. Jokowi menunggui proses perbaikan tanggul yang jebol itu. “Memang harus dikomandani. Kalau perlu sampai pagi saya komandani,” katanya di lokasi. (WAN/SIL)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


FOKUS

100

hari jokowi - ahok

KATA Tokoh Tentang Jokowi-ahok Ketua Umum PBNU K.H. Said Aqil Siradj  Saya kira ini kan baru. Ya baru tiga bulanan, belum kelihatanlah, gagal atau maju. Pak Jokowi dan wakilnya masih taraf mau jalan dan mulai akan jalan. Waktunya masih sangat panjang untuk menilai itu, kita percayakan saja dulu.

Ketua mk, mahfud md Jokowi-Ahok menunjukkan performa yang baik, terutama dalam menata birokrasi agar efisien dan tidak korup. Itu prestasi yang bagus dan dibutuhkan oleh negara. Memang dia belum berhasil mengatasi banjir dan macet, tetapi masalah banjir dan macet itu akan sulit diatasi oleh siapa pun.  Mau diserahkan pada ahlinya juga tak ada ahli mengatasi banjir dan macet yang bisa dimanfaatkan secara cepat, minimal sampai saat ini.

Prabowo Subianto, Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra Siapa yang bilang 100 hari? Dia dipilih untuk 5 tahun kok. Bagaimana caranya mengomentari 100 hari? Nggak ada itu. Dia kerja untuk 5 tahun. Jadi penilaian juga nanti setelah 5 tahun. (Tapi sekarang) sudah lumayan. Sudah bagus.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto Apa yang sudah dilakukan sementara ini memang sudah bagus. Tapi ini harus segera dimulai, segera realisasikan apa yang menjadi janji dan program beliau-beliau ini. Kan mas­ yarakat di  Jakarta cuma ada dua hal penting, pertama soal mengurai kemacetan dan banjir. Ini harus dimulai, setidaknya tahun depan program-program ini harus sudah mulai jalan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Aku disuruh menilai orang 100 hari itu bagaimana menilainya? Sementara ini semua masih rencana. Ini kan tergantung anggaran dan segala macam, sementara anggaran diketuk palu saja belum. Ya, satu tahunlah paling tidak buat menilai.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013 Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup

2013: Mewah

Nan Elegan

Reporter: Ken Yunita. Foto: hijup.com

Perkembangan fashion hijab 2013 makin stylish. Meski begitu para hijabers akan dianggap semakin syar’i.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup

S detikfoto

eperti halnya fashion, hijab juga memiliki trennya sendiri. Meski makin stylish, perkembangan fashion hijab di tanah air dianggap masih syar’i. Para perancang busana muslim terus berlombalomba berinovasi menciptakan karya terbaik mereka sejak akhir tahun lalu. Hingga awal tahun ini, tren hijab yang trendi terus bermunculan.  Salah satu desainer busana muslim, Ernie Kosasih menyebut tema warna-warni masih akan menjadi tren hijab tahun 2013 ini. Namun untuk tahun ini, keanggunan menjadi sesuatu yang ditonjolkan.  “Masih full color ya tapi tetap yang anggun,” ujar desainer anggota Ikatan Perancang Busana Indonesia Jawa Barat (IPBM Jabar) ini memprediksi.  Sementara desainer lainnya, Toera Imara yang juga anggota IPBM mengungkapkan, perkembang-

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup

hijup.com

an tren hijab pada tahun ini didasari perkembangan konsep ‘virtual deluxe’.  Artinya mencari keseimbangan di antara kemewahan, kesederhanaan, namun tetap elegan. Tren warna hijab tahun ini juga beralih dari warna-warna pastel ke warna-warna solid.  “Warna-warna yang akan menjadi tren antara lain cokelat, emas, hingga warna cerah. Warna-warnanya kuat dan cenderung solid,” kata Toera beberapa waktu lalu.  Sementara itu Ketua IPBM Jabar yang juga desainer ternama, Iva Lativah menambahkan, warna yang akan sangat disukai adalah warna oranye cerah. “Jadi lebih ke bright ya, lebih cerah,” katanya. Sudah menjadi langganan, awal tahun selalu identik dengan musim hujan. Maka tak heran jika tren hijab dengan paduan baju hangat menyambut musim awal tahun.  So, siapkan coat yang tidak terlalu tebal. Karena musim dingin di Indonesia tentu berbeda dengan musim dingin di luar sana. Buat pemanis, jangan lupa pakai boots.  Selain memberi tampilan keren, boots juga akan melindungi kaki dari cipratan air hujan. Sudah tahu kan banyak genangan air saat musim hujan apalagi di Jakarta. Menjelang pertengahan tahun, tren hijab akan berubah dari warna-warna lembut menjadi cerah ceria. Gaya minimalis dan sixties dipercaya bakal ramai dipakai para hijabers.  Jadi buat kamu yang berhijab, mulailah mencari ide untuk menciptakan gaya retro yang unik. Konon, motif bunga-bunga yang feminin bakal lebih stunning tahun ini.  Selain floral, motif oriental dan etnik akan semakin merajai dunia fashion 2013. Termasuk Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup

Wajah bulat

dalam gaya berhijab. Buat kamu yang punya pribadi unik, coba gaya ini.  Gaya etnik sepertinya akan semakin digemari oleh para fashionista. Selain motif-motif itu, masih ada motif lain seperti polkadot yang bakal semakin berkembang.  Melihat gambar katalog yang cantik-cantik tentu Anda ingin mencoba semuanya. Namun belum tentu hijab yang dikenakan para model itu cocok dengan wajah Anda lo. 

Wajah lonjong

Nah, Diajeng Lestari, Managing Director www. HijUp.com memberi bocorannya untuk Anda. Berikut tips-nya:

Wajah kecil

Jidat lebar

Foto: hijup.com Tap dan geser untuk melihat gambar lain

Wajah bulat sebaiknya gunakan hijab yang menutupi sebagian luar pipi. Gunakan bahan yang jatuh sehingga memberikan efek wajah lebih ramping.  Untuk wajah lonjong, buatlah hijab yang bisa memberikan kesan volume di kepala. Misalnya dengan mengaplikasikan gaya turban atau bisa juga menggunakan inner bandana dengan aksen bertumpuk untuk menyeimbangkan wajah.  Untuk Anda yang memiliki wajah kecil gunakan aksen loose dengan pilihan bahan yang jatuh. Jangan tutupi bagian pipi karena ini akan membuat wajah Anda makin kecil. Biarkan wajah Anda stand out. Gunakan inner atau bandana dan tutup hingga bagian bawah telinga. Ini bisa memberi ilusi pada bagian pipi sehingga tampak lebih ramping. Gunakan jilbab dengan bahan loose. Percantik dengan shading pipi. Jika jidat Anda lebar gunakan inner atau bandana untuk menutupi bagian luar sisi kanan dan kiri jidat dengan aksen silang. Hal ini manjur untuk memberikan efek jidat lebih kecil. (KEN/YOG) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup wisata

ManilA Macetnya memang tak kalah gila dari Jakarta. Namun tetap saja, Manila menjadi salah satu magnet di Asia. Reporter: Ken Yunita | Foto-foto: Thinkstock

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup wisata

Tap

K

alau dilihat sekilas, kota ini tidak jauh berbeda dengan Jakarta. Namun sejumlah pelancong menyebut, tata kota Manila jauh lebih cantik untuk

dinikmati. Selain panoramanya yang indah, Manila juga menawarkan sejumlah tempat wisata menarik sekaligus eksotis. Ada juga bangunan-bangunan bersejarah dan monumental

yang sayang dilewatkan. Sudah menjadi rahasia publik, lalu lintas di Manila sangat-sangat tak tertahankan. Ini sering menjadi alasan para pelancong enggan berkunjung ke Manila. Namun dengan semua pesona yang dimiliki, rasanya Manila layak dijadikan salah satu tujuan wisata yang ‘wajib dikunjungi’ di Asia. Berwisata ke Manila juga terjangkau lo. Let’s go, siapkan koper! n Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup wisata

What to Do Satu wisata kota yang wajib dikunjungi adalah Intramuros, sebuah kota berkepung tembok peninggalan Spanyol. Gaya arsitektural Eropa abad pertengahan membuat kota seluas 64 hektare ini begitu eksotis. Dulunya Intramuros merupakan pusat pemerintahan di masa 1571-1898. Di dalam lingkungan dinding masifnya terdapat sejumlah bangunan antara lain istana, gereja, biara, sekolah, dan hunian orang kaya. Kota ini pernah luluh lantak akibat bombardir pasukan Amerika Serikat (AS). Namun sebagian dinding dan bangunan telah dipulihkan. Saat memasuki gerbang Intramuros, rasanya kita ‘terdampar’ di masa lalu, ketika Filipina masih dijajah Spanyol. Boleh jadi, Intramuros membawa para pelancong ke Eropa tempo dulu. Salah satu landmark yang tak boleh dilewatkan adalah Benteng Santiago. Sebuah benteng pertahanan yang dibangun untuk Conquistador Spanyol, Miguel Lopez de Legazpi. Benteng ini menjadi salah satu bangunan bernilai sejarah tinggi untuk Filipina. Di salah

satu bagian benteng itu, Pahlawan Nasional Filipina Dr. Jose Rizal pernah dipenjara sebelum akhirnya dieksekusi pada 1896. Para pengunjung juga bisa menyaksikan jejak kaki perunggu milik Jose Rizal. Konon, ini adalah langkah terakhir Jose Rizal dari sel menuju lokasi eksekusi. Ada juga memorabilia puisi tulisan tangan Jose Rizal untuk Filipina. Puisi inilah yang membuatnya dipenjara oleh penguasa kolonialis Spanyol. Jika ingin uji nyali, Anda bisa mengunjungi penjara bawah tanah. Untuk menjangkaunya, Anda harus menyusuri beberapa anak tangga. Namun sebaiknya Anda tidak sendiri karena suasananya agak seram.
 Konon penjara ini menjadi sel penduduk Filipina yang menolak pemerintah Spanyol. Jika Anda beruntung, Anda akan mendapati Rizal’s Day sebagai upacara peringatan kepatriotan Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup wisata

Tap dan Geser pada gambar

Jose Rizal. Setelah puas melihat peninggalan penjajah nan eksotis, mungkin kini saatnya Anda melongok pemandangan alam negara ini. Tempatnya memang agak jauh dari Kota Manila. Perjalanan darat dari Manila ke lokasi membutuhkan waktu tiga jam lebih. Setelah itu, para pengunjung harus menaiki perahu atau boat selama sekitar 20 menit. Barulah kita sampai di sebuah danau indah bernama Danau Gunung Berapi Tagaytay. Di tempat ini, Anda akan merasakan ‘hawa’ yang berbeda dengan Manila. Sejuk dan sangat menyegarkan. Danau itu dulunya terbentuk akibat erupsi gunung yang terletak di tengah-tengah laut. Sesampainya di gunung yang kini nyaris rata

itu, pengunjung bisa memilih berjalan kaki atau naik kuda. Kalau ingin cepat sampai dan tidak terlalu capai, naik kuda tentu menjadi pilihan utama. Namun jika ingin berlama-lama sambil menikmati pemandangan alam sekitar, silakan berjalan kaki. Capai sih, tapi tenang saja, sesampainya di atas, kelelahan Anda akan terbayar. Anda akan dihibur dengan panorama pemandangan danau yang menghijau. Sangat menenangkan. Mungkin hanya di sini kita bisa menikmati ‘kolaborasi’ alam yang begitu memukau. Hamparan lautan yang berwarna biru serta danau yang airnya berwarna hijau tenang. Hmm‌ layak dikunjungi. n Majalah detik 21 - 27 januari 2013


gaya hidup wisata

What to Eat Kota Manila merupakan salah satu kota yang kaya dengan kulinernya. Sejumlah makanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke kota ini antara lain adobo, chicken inasal, kuhol sa gata, dan kamaro. Adobo merupakan hidangan yang sering Anda temukan di rumah-rumah di Filipina. Masakan daging ayam atau babi yang dibumbui cuka, garam, bawang putih, merica, kecap, otomatis awet meski tidak didinginkan. Buat kaum muslim yang hendak mencicipi sebaiknya pastikan restoran yang Anda pilih halal. Anda juga bisa menanyakan kepada orang asli Manila untuk mencari restoran paling dekat. Sementara chicken inasal adalah semacam ayam panggang. Namun yang ini istimewa karena sebelumnya,

daging direndam dalam campuran serai, calamansi, garam, merica, dan bawang putih. Setelah dipanggang, daging akan disajikan dengan nasi bawang putih hangat. Sangat cocok dimakan saat lapar dan cuaca dingin. Hmm‌ yummy. Kuhol sa gata pasti menjadi favorit untuk lidah orang Indonesia. Terbuat dari bekicot segar yang dimasak dengan santan dan sayuran. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai makanan pembuka atau snack. Tapi boleh juga disantap dengan nasi hangat. Masakan terakhir dinamakan kamaro, sejenis masakan unik karena terbuat dari  jangkrik. Sebelum dimasak, kaki dan sayap jangkrik dihilangkan, lalu ditumis serta ditambahkan tomat cincang dan bawang merah. Setelah warnanya kecokelatan, barulah masakan diangkat dan siap disantap. Rasanya agak renyah dan yang pasti unik. (KEN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


People people

Tap untuk baca artikel

Jessica

Jackie

Intan

Chastain

Chan

Nuraini

Jessica tersenyum lebar setelah namanya dinobatkan sebagai Aktris Terbaik Golden Globe 2013.

Aktor laga Jackie Chan agaknya mengibarkan bendera perang kepada Amerika Serikat.

Bukan hanya kurang percaya orang lain, Intan mengaku ingin merawat sendiri buah hatinya, Alrazi Rabbani Azwan karena ingin mendapatkan pengalaman.

Majalah Majalah detik detik 17 21 - 23- 27 desember Januari 2013 2012


people

Jessica Chastain

Aktris Terbaik

Golden Globe Reporter: Ken Yunita

Foto: reuters

T

ahun lalu, Jessica Chastain harus gigit jari karena gagal membawa pulang piala Golden Globe. Namun kini, Jessica tersenyum lebar setelah namanya dinobatkan sebagai Aktris Terbaik Golden Globe 2013. Aktris kelahiran 24 Maret 1977 itu berhasil menang lewat peran sebagai analis CIA bernama Maya dalam film Zero Dark Thirty. Jessica mengalahkan sejumlah nama seperti Marion Cotillard, Helen Mirren, dan Naomi Watts. Chastain yang kerap tampil sebagai tokoh berbedabeda memang layak mendapat piala Golden Globe. Tokoh Maya yang sangat serius dalam film bertema pencarian Osama bin Laden itu berhasil menarik perhatian. “Ini perasaan yang sangat indah,” ujarnya saat menerima piala di atas podium. Chastain sungguh tak mampu menyembunyikan rasa senangnya. Beberapa kali suaranya terdengar serak. Dia mengaku semua yang diraihnya kini berkat kerja tim. Dia merasa tidak akan bisa berakting bagus tanpa dukungan dari tim, teman-teman, serta keluarga. Dia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada neneknya. “Terima kasih nenek yang selalu berpesan agar tidak melupakan mimpi dan kini mimpi ‘ku jadi kenyataan,” ujarnya sambil menahan rasa haru. (KEN/YOG)

Majalah Majalahdetik detik 21 7 - 14 27 januari 2012 2013


people

Jackie Chan

Anti-Amerika Reporter: Ken Yunita

Foto: prestige hongkong

A

ktor laga Jackie Chan agaknya mengibarkan bendera perang kepada Amerika Serikat. Terang-terangan, aktor asal Hong Kong itu menyebut negara Barack Obama itu sebagai terkorup sedunia.  Pernyataan Chan yang akhirnya memicu kontroversi itu diungkapkan dalam sebuah wawancara televisi Phoenix beberapa waktu lalu. Rakyat AS pun berang.  “Ketika Anda berbicara tentang korupsi di seluruh dunia, adakah korupsi di Amerika Serikat? Itu negara terkorup di seluruh dunia,” ujar aktor yang tak pernah memakai pemeran pengganti ini.  Chan mengaku sama sekali tak asal bicara. Semua yang diungkapkannya itu berdasarkan kenyataan yang ada. “Sekarang dari mana kerusakan besar di dunia ini berasal? AS!” ketus lelaki kelahiran 7 April 1954 ini.  Pemeran utama Rush Hour itu merujuk pada krisis ekonomi yang kini melanda hampir seluruh negara maju di dunia. Chan menuding semua itu berasal dari negara AS.                                               Pernyataan itu langsung mendapat kecaman. Salah satunya dari Max Fisher, seorang blogger urusan luar negeri untuk Washington Post. Dia menyebut Chan sangat anti-Amerika. (KEN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


people

Intan Nuraini

Tak Pakai Baby Sitter Reporter: Ken Yunita Foto: lastfm

H

ari-hari Intan Nuraini kini semakin sibuk dengan hadirnya buah hati pertamanya. Apalagi, istri Donny Azman Putra itu memutuskan tidak menggunakan jasa baby sitter. Bukan hanya kurang percaya orang lain, Intan mengaku ingin merawat sendiri buah hatinya, Alrazi Rabbani Azwan karena ingin mendapatkan pengalaman. “Jadi sebisa mungkin aku merawat sendiri,” ujarnya. Intan juga akan belajar hidup lebih mandiri dengan pindah dari rumah orang tua. Sejak menikah 30 Oktober 2011 lalu, aktris kelahiran 23 Maret 1985 itu memang masih ‘menumpang’. Apakah Intan akan meninggalkan dunia keartisan untuk sementara gara-gara mengurus anak? Ternyata tidak. Perlahan, Intan akan mulai bekerja. “Kalau syuting-syuting belum, karena banyak menyita waktu, tapi kalau pemotretan sudah mulai bulan depan,” ujar juara dua Gadis Sampul 2001 itu saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu. Intan yakin tetap bisa memberikan air susu ibu untuk buah hatinya meski harus sesekali keluar rumah. “Aku sudah belajar gimana bagi waktu dan memerah ASI,” ujar perempuan berlesung pipit ini. (KEN/YOG)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Pertarungan demi Kemenangan Ketiga Mengawali masa keduanya, Barack Obama dihadapkan pada tantangan besar. ‘Mengalahkan’ Kongres demi menyelamatkan ekonomi AS. Reporter: Monique Shintami AFP PHOTO/Brendan SMIALOWSKI

U

dara dingin Kota Washington, tak mengusik kesibukan di Capitol Hill. Sepekan lagi, sebuah acara besar akan dihelat di Gedung DPR AS ini. Senin, 21 Januari 2013, Barack Hussein Obama akan dilantik sebagai Presiden AS ke57. Selain pengambilan sumpah dan pidato pelantikan, sejumlah perayaan bakal digelar di sekitar Capitol Hill Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Barack Obama saat mengumumkan Chuck Hagel sebagai Menhan yang baru untuk menggantikan Leon Panetta. REUTERS/Kevin Lamarque

dan lapangan National Mall. Menjelang pelantikan, Obama telah mengumumkan sejumlah muka baru yang bakal mendampinginya di periode keduanya. Yang mengejutkan adalah ditunjuknya mantan Senator Partai Republik, Chuck Hagel sebagai Menteri Pertahanan menggantikan Leon Panetta. Hagel dikenal sebagai pengkritik kebijakan Bush terkait perang Irak. Ia juga pro-Iran dan anti-Israel. Ia bahkan pernah menuding Lobby Yahudi di Gedung Putih telah mengintimidasi anggota Kongres. Untuk posisi Direktur CIA, Obama menunjuk penasihat kontraterorismenya, John Brennan. Pergantian juga akan dilakukan untuk jabatan Menteri Luar Negeri. Posisi yang kini dijabat Hillary Clinton ini, akan dipercayakan ke Senator John Kerry. Namun penunjukan Capres Partai Demokrat pada 2004 ini, masih menunggu asese dari Senat. Sedangkan Menteri Keuangan Timothy Geithner, yang baru saja mengantar Obama memenangi negosiasi jurang finansial, akan digantikan Kepala Staf Gedung Putih, Jack Lew. Obama kukuh memilih Lew, meski dicibir pelaku pasar yang menilai Lew minim pengalaman bisnis. Pilihan ini, dinilai sebagai langkah mundur. Pasalnya Obama lebih banyak mengangkat laki-laki berkulit putih di lingkaran dekatnya. “Saya hanya berharap setiap orang bersabar menunggu semuanya selesai. Siapa di Gedung Putih dan siapa di kabinet, sebelum menilai. Kita sedang bergerak maju,� ujar Obama membela diri. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Persiapan di Capitol Hill menjelang pelantikan Barack Obama pada 21 Januari 2013. REUTERS/Mike Theiler

Mengawali periode keduanya, Obama dihadapkan pada masalah besar. Kubu Republik yang menguasai Kongres bersikeras menolak usulan untuk menaikkan pagu pinjaman menjadi US$ 16,4 triliun. Mereka juga mengancam akan mempersulit pelaksanaan Medicare dan Obamacare. Kubu Republik mensyaratkan pemotongan anggaran untuk setiap dolar kenaikan utang yang disetujui. “Rakyat Amerika tidak akan mendukung penambahan utang, tanpa disertai pengurangan anggaran oleh pemerintah,” ujar Ketua Kongres, John A. Boehner. Boehner mengakui konsekuensi ditolaknya penambahan utang sangat nyata. Namun Gedung Putih dinilai terlalu boros sehingga harus memotong anggarannya. Obama tak mau menyerah. Ia mendesak Kongres untuk menyetujui penambahan pagu pinjaman. Jika utang tak dinaikkan, Gedung Putih terancam tak mampu membiayai program-programnya. Lebih buruk lagi, peringkat utang negeri adidaya itu bakal turun. Ekonomi Amerika pun bisa kian terpuruk. “Perjuangan untuk menaikkan pinjaman bukan masalah yang bisa ditransaksikan,” tandasnya. Obama sepakat belanja memang harus dikurangi, tapi menurutnya, menambah utang bukan berarti lampu hijau bagi belanja yang lebih besar. “Menaikkan plafon utang bukan masalah persetujuan pengeluaran yang lebih besar. Ini hanya memungkinkan negara membayar pengeluaran yang sudah disetujui Kongres,” tegasnya. Sikap Obama menolak menegosiasikan masalah Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Jika pagu pinjaman tidak dinaikkan, Gedung Putih terancam tak mampu membiayai programprogramnya.

esensial terkait penambahan pagu utang, dan sikap keras kubu Republik memunculkan spekulasi Obama akan menempuh langkah terobosan demi menyelamatkan ekonomi AS. Kubu Demokrat juga sudah mendesak Obama menggunakan Amendemen 14, yang memungkinkannya menaikkan pinjaman tanpa persetujuan Kongres. Penambahan pagu pinjaman menjadi isu penting, setelah kesepakatan jurang fiskal diteken awal Januari lalu. Namun keputusan ini dinilai tidak akan banyak berpengaruh jika Kongres menolak menyetujui kenaikan pagu pinjaman. Jika pagu pinjaman tidak dinaikkan, Gedung Putih terancam tak mampu membiayai program-programnya. Gubernur Bank Sentral, Ben S. Bernanke juga mendesak Republik tak lagi mengulur-ulur masalah ini. “Jalan terbaik untuk masalah ini adalah Kongres melakukan apa yang harus dan perlu dilakukan,� ujarnya. Sikap Partai Republik atas sejumlah masalah fiskal akan diumumkan Maret mendatang. Sementara Kubu Demokrat yang menguasai Senat, mengisyaratkan bakal segera merilis keputusan yang memungkinkan Presiden menambah utang, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang. Pengetatan anggaran seperti pemotongan kupon makan, asuransi kesehatan bagi anak-anak, medicaid, serta sejumlah program negara bagian untuk mengentaskan kemiskinan telah disusun Kubu Demokrat. Namun ini belum memuaskan Kubu Republik yang mensyaratkan pemotongan anggaran secara besar-besaran. Jika ganjalan ini terlewati maka ini akan menjadi kemenangan ketiga bagi Obama, setelah memenangi pemilu November 2012 lalu dan dicapainya kesepakatan jurang fiskal 1 Januari lalu. (Reuters/CNN/VOA/AMI)

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Matinya Sang

Robin Hood Namanya Aaron Swartz. Ia tak menginginkan informasi yang menjadi sumber kekuatan dikangkangi segelintir orang. Ia rela mati demi keyakinannya itu. Reporter: Monique Shintami | REUTERS/Noah Berger

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

I

Di usianya yang masih 14 tahun, ia berhasil membangun Rich Site Summary (RSS), sebuah metode sindikasi content di situs internet.

nformasi adalah kekuatan, untuk itu harus bebas diakses,” Itulah pemikiran sederhana sang jenius, Aaron Swartz. Dari pemikiran ini, pemuda berumur 26 tahun itu meretas sejumlah situs dan ‘mencuri’ jutaan dokumen ilmiah agar bisa diakses publik secara gratis. Namun langkah inilah yang mengantarkan Aaron pada kematian. Ia ditemukan tewas gantung diri di apartemennya, di Brooklyn, New York, AS, Jumat 11 Januari lalu. Berita meninggalnya Aaron mendatangkan simpati yang luar biasa dari seluruh dunia. Dalam waktu singkat, http://www.rememberaaronsw.com/ situs yang dibuat untuk mengenang Aaron, penuh oleh ucapan belasungkawa. Banyak juga terselip ucapan terima kasih serta ungkapan rasa haru. Bagi pengguna internet, Swartz tak hanya dikenal sebagai programmer komputer, penulis, dan aktivis internet. Ia adalah Robin Hoodnya dunia maya. Kontroversi mengiringi jejak Aaron di dunia maya. Terlebih beberapa tahun terakhir, setelah ia meretas sejumlah situs dan mempublikasikan jutaan dokumen ilmiah yang ‘dicurinya’. Banyak yang memuji kemampuannya, namun tak sedikit yang mencibirnya. Pemuda kelahiran Chicago, 8 November 1986 ini memang tak biasa. Namanya sudah dikenal sejak usia belasan. Ia berhasil menciptakan berbagai program komputer yang sangat berguna bagi banyak orang. Di usianya yang masih 14 tahun, ia berhasil membangun Rich Site Summary (RSS), sebuah metode sindikasi content di situs internet. Tak lama kemudian ia bekerja di Creative Commons untuk memperjuangkan kebebasan informasi. Pada tahun 2005, dia membangun situs Reddit, yang kemudian menjadi situs berita populer di bawah perusahaan Infogamil. Setahun kemudian Reddit Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

dibeli oleh Conde Nast. Lewat situs inilah Aaron membuka akses seluasluasnya terhadap jutaan dokumen ilmiah yang berhasil dicurinya.  “Informasi adalah kekuatan. Namun seperti semua kekuatan, ada orang yang menginginkannya hanya untuk dirinya sendiri,� tulis Aaron pada tahun 2008, memaparkan alasSitus untuk mengenang Aaron Swartz

an tindakannya. Diperkirakan ada 20 juta dokumen yang dicuri dari database pengadilan yang dirilis Swartz. Aksinya ini membuat Aaron menjadi incaran FBI. Namun ini tak berhasil membungkam Aaron. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2011 Swartz kembali beraksi. Dia mencuri dan mempublikasikan 4,8 juta jurnal ilmiah beserta dokumen-dokumen penting ke dunia maya. Dokumen-dokumen itu dicuri dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT), kampus teknologi ternama di Amerika Serikat. Kejaksaan Massachusetts kemudian mendakwa Swartz telah melakukan pencurian dan mengancamnya dengan hukuman 30 tahun penjara dan denda US$ 1 juta. Di luar pengadilan, Swartz diduga mendapat tekanan dari pihak MIT dan kejaksaan. Pihak keluarga mengatakan kematian Aaron tidak hanya tragedi pribadi. Keputusan yang dibuat Jaksa Massachusetts dan di MIT berkontribusi terhadap kematiannya. Intimidasi yang dilakukan oleh jaksa federal dan MIT dituding menjadi alasan utama Swartz mengakhiri hidupnya. “Ini merupakan hasil dari sistem peradilan kriminal Majalah detik 21 - 27 januari 2013


internasional

Ungkapan simpati dari Anonymous

yang telah melampaui batas penuntutan dan intimidasi. Keputusan yang telah dibuat otoritas di Kejaksaan Massachusetts dan MIT berkontribusi atas kematiannya (Swartz-red.),� tulis pihak keluarga di situs rememberaaronsw.com.
 Simpati bagi Aaron juga datang dari Anonymous, kelompok peretas terkenal di dunia. Sebagai ungkapan simpatinya, Anonymous meretas dua situs MIT dan menampilkan pesan perpisahan untuk Aaron dalam situs tersebut. Dengan berlatar belakang hitam dan tulisan berwarna merah sebagai ciri khas hacker, Anonymous menuliskan semacam petisi menuntut reformasi undang-undang kejahatan di dunia maya. Menurut mereka, Aaron adalah korban dari hukum ini. Kini pria yang dijuluki Robin Hood dunia maya ini beristirahat tenang di Central Avenue Synagogue, 874 Central Avenue, Highland Park, Illinois, meninggalkan segala kontroversi yang dibuatnya. Selamat jalan Aaron. (Reuters/NIQ/AMI) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Terganjal Saat Menuju Hilir Upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah hasil tambang Indonesia mendapatkan ganjalan. MA memutuskan Permen ESDM yang mengatur hal itu, bertentangan dengan UU Minerba. Sebuah kemunduran?  Reporter: Hans Henricus, Rista Rama Dhany Foto: reuters

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

K

eputusan Mahkamah Agung (MA) bernomor 09 P/HUM/2012 itu sedikit memberi kesejukan bagi pengusaha tambang nikel nasional. Lewat keputusan ini MA mengabulkan uji materiil terhadap Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) No. 7/2012. Dalam putusannya MA menyatakan sejumlah pasal dalam Permen ini bertentangan dengan Undang-Undang No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). MA membatalkan Pasal 8 ayat 3, pasal 9 ayat 3, pasal 10 ayat 1 dan 2, serta pasal 21 Permen ESDM No. 7/2012 yang mewajibkan para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) meminta izin Kementerian ESDM dalam melakukan kegiatan produksi serta larangan ekspor bahan mineral mentah (raw material atau ore). Kementerian ESDM diperintahkan segera mencabut aturan ini. Keputusan ini diharapkan akan menyuntikkan darah segar bagi usaha pertambangan rakyat yang kembang-kempis pascakeluarnya Permen ini. Shelby Ihsan, Ketua Asosiasi Nikel Indonesia (ANI) sebagai pemohon, mengatakan gugatan ini bukan berarti pihaknya menolak upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah hasil tambang dengan program hilirisasi. Program ini dinilai akan memberikan multiplier effect terhadap ekonomi nasional. Namun ia menilai kondisi riil di lapangan belum sepenuhnya siap, sehingga kebijakan yang intinya melarang ekspor sejumlah produk tambang dalam bentuk mentah ini justru menjadi pukulan yang mematikan. “Infrastrukturnya belum siap untuk kegiatan peng-

Shelby Ihsan, Ketua Asosiasi Nikel Indonesia (ANI) sebagai pemohon, mengatakan gugatan ini bukan berarti pihaknya menolak upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah hasil tambang dengan program hilirisasi.

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Tambang emas rakyat di Papua reuters

olahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. Kondisi pasar di dalam negeri juga belum mampu menyerap produksi hasil tambang, sehingga menimbulkan stagnasi ekspor dan berhentinya produksi,� kata Shelby. Kebijakan ini mengakibatkan banyak perusahaan tambang terpaksa mengurangi produksi dan mengurangi tenaga kerja. Bahkan tak sedikit yang berujung pada berhentinya produksi. Koordinator Hilirisasi Industri Kadin, Bambang Sujagad menambahkan, Permen ESDM itu mengakibatkan pengusaha tambang mineral kecil dan menengah pemegang IUP di Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera sulit mendapat kuota ekspor. Alhasil, mereka terpaksa menjual hasil produksinya ke perusahaan yang mendapat izin transportasi dan pengangkutan hasil tambang yang mendapat izin kuota ekspor. Permen ini juga dinilai menghambat terbitnya izin usaha operasi produksi pemerintah kabupaten/kota bagi pengusaha pemegang IUP, lantaran harus mendapat restu dari Kementerian ESDM. Padahal, Undang-Undang Minerba menyebutkan IUP diterbitkan Kepala Daerah, bukan oleh Menteri ESDM. Kondisi ini sangat merugikan pengusaha, apalagi investasi di sektor tambang mineral nilainya cukup besar, yaitu antara US$ 25 juta hingga US$ 50 juta. Bahkan untuk skala besar bisa mencapai US$ 100 juta. “Diperkirakan kerugian Rp 6,5 triliun, termasuk kerugian karena harus menutup perusahaan dan Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Thamrin Sihite DETIKFOTO

Selalu saya sampaikan jangan kita menjual tanah air, justru dengan peraturan itu kita mencoba untuk tidak merugikan negara dalam jangka panjang

pemutusan hubungan kerja,” ujar Bambang yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Kadin itu. Bambang mendesak Kementerian ESDM segera melaksanakan keputusan MA dan mencabut Permen 7/2012. Ia mengancam akan melaporkan hal ini ke DPR atau bahkan Presiden.  Namun, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Thamrin Sihite menegaskan tak akan mencabut Permen nomor 7/2012. Thamrin berkilah, pengusaha tambang masih bisa mengekspor produksinya hingga tahun 2014. Pasalnya masih ada Permen ESDM nomor 11/2012 yang mengizinkan ekspor 14 bahan mineral logam mentah seperti tembaga, emas, perak, timah, timbal, seng, kromium, molibdenum, bauksit, bijih besi, pasir besi, nikel, mangan dan antimon. Namun untuk itu, pengekspor harus terlebih dahulu melakukan clear n clean status IUP-nya, melunasi kewajiban pembayaran keuangan negara yaitu bea keluar sebesar 20% dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), menyampaikan rencana kerja perusahaan atau rencana kerja sama untuk membuat smelter. “Selalu saya sampaikan jangan kita menjual tanah air, justru dengan peraturan itu kita mencoba untuk tidak merugikan negara dalam jangka panjang,” imbuh Thamrin. Pemerintah masih punya waktu tiga bulan untuk mengkaji putusan MA sebelum mengambil keputusan. Namun, pengamat pertambangan, Priyo Pribadi Soemarno mengimbau pemerintah dan pengusaha duduk satu meja untuk mencari solusi, sehingga sengkarut ini tak sampai mengganggu kegiatan investasi maupun kegiatan produksi pertambangan di tanah air. (HANS/AMI) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Uji Nyali Melawan Paman Sam AS menilai sejumlah kebijakan pemerintah menghambat ekspor produk hortikulturanya ke Indonesia. Sang Paman pun mengadu ke WTO. Saatnya uji nyali. Reporter: Hans Henricus Foto: thinkstock

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Pemerintah Amerika Serikat mengadukan Indonesia ke WTO terkait kebijakan pembatasan impor hortikultura, hewan dan produk hewan.

B

erita tak sedap itu datang dari markas Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Genewa, Swiss. Pemerintah Amerika Serikat mengadukan Indonesia ke WTO terkait kebijakan pembatasan impor hortikultura, hewan dan produk hewan. Kebijakan yang dimaksudkan untuk melindungi produk dalam negeri ini, dinilai melanggar ketentuan WTO dan menghambat masuknya produk hortikultura AS ke Indonesia. Persyaratan ketat yang diterapkan Indonesia terhadap impor produk hortikultura serta pembatasan kuota impor daging sapi dinilai berdampak signifikan pada ekspor AS. “Pembatasan impor ini menimbulkan dampak luas terhadap ekspor produk pertanian AS,� ujar Pejabat Kementerian Perdagangan AS, Ron Kirk. Kebijakan ini dinilai juga menutup akses konsumen Indonesia terhadap produk pertanian AS yang katanya berkualitas. Washington pun meminta WTO menggelar konsultasi sebagaimana diatur dalam penyelesaian sengketa dagang WTO. Washington ingin meminta penjelasan dari Indonesia atas sejumlah peraturan. Aturan itu adalah Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 60/2012 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 30/2012 dan revisinya Permendag nomor 30/2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura, Permentan nomor 60/2011 tentang rekomendasi persetujuan pemasukan karkas daging jeroan dan/atau olahan lainnya ke Indonesia, dan Permendag nomor 24/2011 tentang ketentuan impor dan ekspor hewan dan produk hewan. Konsultasi ini biasanya memakan waktu 60 hari sejak protes didaftarkan. Jika memang kata sepakat belum dicapai, maka AS sebagai pihak yang mengajukan Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Menteri Pertanian Suswono fb anggoro/detikfoto

Menteri Perdagangan Gita Irawan Wirjawan antara

keberatan dapat meminta WTO menggelar forum dispute settlement panel (DSP). Lalu apa sikap pemerintah atas tudingan ini. Menteri Perdagangan Gita Irawan Wirjawan mengaku sedang menggodok materi penjelasan kepada pemerintah AS. “Kami akan sikapi, ini kan baru konsultatif jangan dianggap terlalu konfrontasional,� ujarnya. Gita meminta pemerintah AS bersikap fair, sebab selama ini Indonesia tidak pernah mengeluh maupun menyatakan protes terhadap pelarangan produk-produk Indonesia oleh Washington. Walaupun sering larangan ini tidak didasarkan pada penelitian lebih mendalam. Menteri Pertanian Suswono juga menyatakan siap menjawab tudingan AS itu. “Kami akan jawab ke WTO. Akan kami buktikan apakah yang dilakukan ini bertentangan dengan prinsip-prinsip yang dianut WTO atau tidak,� ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu. Impor hortikultura dari Amerika Serikat sebenarnya tidak terlalu besar, nilainya hanya sekitar US$ 120 juta per tahun. Daging yang didatangkan dari AS juga hanya mencakup 3,5% dari total impor daging yang menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) nilainya mencapai US$ 416,9 juta. Tak heran jika sikap pemerintah AS ini dinilai berlebihan. Walaupun setiap anggota WTO berhak mengajukan keberatan atas kebijakan perdagangan negara lain, dan memakai WTO sebagai forum penyelesaiannya. Namun hingga kini baru pemerintah AS yang Majalah detik 21 - 27 januari 2013


ekonomi

Buah impor

antara

mempersoalkan kebijakan impor hortikultura maupun hewan dan produk hewan ke WTO. “Seharusnya kalau mau ribut duluan ya Australia untuk hewan, atau kalau hortikultura yang protes ya Cina,” kata pengamat ekonomi pertanian dari Universitas Lampung, Bustanul Arifin. Bustanul menduga AS khawatir produk hortikulturanya seperti apel dan anggur sulit masuk ke Indonesia. Padahal, sebelumnya pemerintah telah memberikan pengecualian setelah AS mengajukan protes terhadap Permendag Nomor 60/2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura. Kementerian Perdagangan dan Pertanian diharap mampu menyelesaikan masalah ini tanpa harus melalui forum arbitrase. “Ini saatnya uji nyali dan kompetensi juru runding pemerintah di forum internasional, jangan sampai ke arbitrase karena biayanya mahal,” imbuhnya. WTO yang menilai WTO tak lebih alat bagi negara maju untuk memaksakan kehendaknya, hingga memicu ‘kematian’ jutaan petani di negara-negara berkembang. (HANS/AMI) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview interview

Dirut PLN:

Intinya Subsidi Listrik Dikurangi

Rp 14,8 triliun

Intinya subsidi dikurangi Rp 14,8 triliun. Untuk yang B (bisnis) dan R3 (Rumah tangga gol. III) tidak boleh disubsidi jadi dimentokkan ke atas (sesuai harga keekonomian, red). Reporter: Isfari Hikmat

foto-foto: dikhy/detikfoto

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

S Bahasanya naik 15%, tapi nggak semua pelanggan naik 15%. Golongan 450-900 kVa, nol persen.

aat ditemui di ruang kerjanya, Direktur PLN Nur Pamudji baru saja pulang dari Pacitan, Jawa Timur. Ia berkunjung ke kota kelahiran Presiden SBY itu untuk mengetahui mengapa elektrifikasi di situ masih rendah. “Menyediakan listrik untuk seluruh penduduk Indonesia bukan karena pasokannya, tapi karena daerah Indonesia yang sulit untuk dijangkau jaringan listrik,� ujar Nur Pamudji tentang elektrifikasi di Indonesia. Lantas mengapa tarif dasar listrik harus naik sampai 15 persen? Apa masalah perlistrikan di Indonesia? Berikut wawancara Isfari Hikmat dari majalah detik dengan Nur Pamudji:

Apa pertimbangan kenaikan TDL sebesar 15%? Bahasanya naik 15%, tapi nggak semua pelanggan naik 15%. Golongan 450-900 kVa, nol persen. Golongan di luar itu memikul beban lebih tinggi. Intinya subsidi dikurangi Rp 14,8 triliun. Untuk yang B (bisnis) dan R3 tidak boleh disubsidi jadi dimentokkan ke atas (sesuai harga keekonomian, red). Jadi bukan persennya yang dihitung, pokoknya tidak disubsidi. Tahun ini mudahmudahan tidak ada kenaikan untuk pelanggan selain itu. Kecuali harga batu bara atau harga gas naik tahun depan.  Ini keputusan pemerintah, kalau PLN tahun lalu tapi usulnya naik semua. Kenapa bertahap? itu policy pemerintah, katanya supaya meringankan. PLN maunya satu kali, tapi disuruh 4 kali juga sama saja. Gampang itu, tinggal datang ke computer billing untuk ubah tarifnya. PLN dituntut melakukan efisiensi terkait kenaikan ini? Antara lain dengan mengurangi porsi penggunaan BBM dan menaikkan penggunaan batu bara. Turunnya sangat signifikan. BBM itu tahun 2012 sekitar 16%. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

kalau batu bara tahun 2012 50%, tahun 2011 43%, tahun 2010 itu 38%, jadi porsi batu bara tambah terus. Kenaikan TDL diharapkan kinerja PLN naik, target untuk 2013? Ada banyak, tiga juta pelanggan baru mau disambungkan, insya Allah bisa. Elektrifikasi rasio kita harap naik 3% ke 78%. Lalu tidak ada kabupaten yang kurang dari 60% elektrifikasi rasionya. Di Lampung masih ada, Sulawesi Tenggara, Maluku juga kita push. Mengapa elektrifikasi kita masih rendah? Minggu lalu saya ke Pacitan, saya mau tahu kenapa elektrifikasi di sana hanya 67%. Itu yang terendah di Jawa. Saya diajak orang PLN untuk lihat sendiri kondisi di sana. Kalau hanya dari laporan susah.  Rumah di Pacitan itu berpencar-pencar dan tidak terjangkau jalan. Ada rumah sendirian di atas bukit, itu bagaimana coba melistrikinya? Apa kita harus tanam Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

Sikap PLN selama tetangganya bisa bantu dan dia tidak mencuri, itu lebih baik daripada tinggal dalam kegelapan.

tiang melewati ladang? Saya ke rumah itu harus pakai motor trail, jalannya cuma setapak. Sayang bupatinya sedang keluar kota jadi saya tidak bisa ngobrol. Tapi saya bilang kepada bupati, “kalau mau rakyatnya 100% jadi pelanggan PLN jangan mencar-mencar gitu”. Solusinya? Satu, relokasi. Kedua bangunkan jalan ke situ (rumah-rumah warga). Jalan kan tugas bupati, kalau jalan sudah ada kita tanam tiang listriknya. Harus bagi tugas dong, masa kita juga harus bangun jalan? Kan persoalan bupati sama, masa mesti bangun jalan untuk satu orang? Jika memungkinkan relokasi, penduduk dikumpulkan di pinggir jalan, kemudian dikasih fasilitas sekolah, air bersih, listrik. Jadi elektrifikasi di pedesaan itu tidak sesimpel yang dibayangkan orang. Di tingkat nasional masalahnya seperti apa? Hingga Januari ini, elektrifikasi mencapai 75%. Jadi masih ada 25% penduduk (yang belum dielektrifikasi). Seperti di Pacitan, pada hari kedua, karena sepeda motor pun tidak bisa, saya jalan kaki. Masuk ke rumah petani, rumah bambu lantainya tanah, tapi ada lampu listriknya. Saya tanya “dapat listrik dari mana?” Katanya dari tetangga. Istilahnya ‘ngeler’. Jadi dia tarik dari tetangganya yang pelanggan PLN, tapi tetangganya itu tiga kilometer jaraknya, kabelnya melewati lembah. Bagaimana PLN menyikapi hal ini? Katanya dia sudah delapan tahun seperti itu. Dia bayar Rp 30 ribu sebulan. Untuk kabel dia keluar Rp 2 juta. Jadi persoalannya tidak simpel, tidak hitam putih. Kalau dia minta ke PLN, kita nggak bisa, belum ada jaringan. Batasnya maksimal 50 meter dari tiang ke rumah. Jadi orang itu usaha sendiri. Sikap PLN selama tetangganya bisa bantu dan dia tidak mencuri, itu lebih baik daripada tinggal dalam kegelapan. Kalau kasusnya terjadi pada satu desa bagaimana? Jadi kalau ada satu desa terdiri dari sekitar 50 rumah Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

minta listrik, PLN pertama kali akan tanya “ada jalan tidak ke sana?� Kalau sudah ada, PLN akan tanam tiangnya. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta ada 5.000 dusun yang belum terlistriki, karena belum ada jalan ke situ. Nggak harus jalan aspal, cukup jalan yang diperkeras dengan batu, sehingga kendaraan operasional PLN bisa masuk. Kalau ada rumah di seberang kali dan harus lewat jalan setapak, kita tidak bisa. Bagaimana dengan daerah terpencil yang belum ada pembangkit? Beberapa pulau di Kep. Seribu yang tidak punya (pembangkit) listrik, harus dibangun pembangkit. Tapi pembangkitnya yang cocok, ukurannya kecil untuk beberapa rumah. Kalau bertenaga matahari, memang bagus tapi mahal, karena matahari adanya siang hari, pakainya malam hari, jadi harus disimpan. Jatuhnya bisa 50 sen per kWh. Kecuali tidak pakai baterai. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

CPO dengan kandungan energi yang sama dengan satu liter solar, Rp 7.200, sedangkan solar Rp 8.500. Jadi untuk jumlah energi yang sama, lebih murah CPO.

Sebenarnya yang reliable, andal dan baik itu diesel, tapi BBM-nya mahal. Kalau PLTU itu paling kecil 3 MW (megawatt). Itu (perlu) pulau segede Nias. Pulau Seribu baru pulau terdekat. Itu tarik kabel 60 kilometer dari Tangerang lewat bawah laut. Jadi sepanjang bisa dihubungkan akan kita hubungkan. Beberapa pulau kecil di daerah Riau juga pakai kabel laut.  Kemungkinan penggunaan energi alternatif? Anda bicara skala berapa? Ukuran itu menentukan biaya. Kalau di bawah 3 MW (megawatt), tidak ada PLTU. Kita sedang mencari orang untuk mendesain PLTU di bawah 3 MW, tapi belum menemukan. Kalau kekuatan kecil yang paling reliable ya diesel. Bukan berarti  PLN suka diesel. Tapi secara teknologi yang andal, umurnya lama, pasti jalan, tidak rewel, ya diesel. Punya kita di Bontang, 1 MW jalan pakai solar. Sekarang harga CPO sedang turun, saya bilang campur saja, 50-50 bahkan bisa sampai 90 (CPO)-10 (solar) kita bisa saving hingga 23%. Sayangnya harga CPO turun naik. Kalau bisa stabil atau mau supply PLN dengan harga nggak ikuti pasar, kita pasti ambil. Kalau ada yang mau pasok 4 juta ton saja. Lebih ekonomis mana, menggunakan CPO atau solar? CPO dengan kandungan energi yang sama dengan satu liter solar, Rp 7.200, sedangkan solar Rp 8.500. Jadi untuk jumlah energi yang sama, lebih murah CPO. Hanya tambah pemanas, dihangatkan agar lebih encer. Sayang harga yang Rp 7.200 itu tidak mau setahun, karena diprediksi bakal naik ke Rp 9.000. Daerah yang rendah elektrifikasinya? Paling jelek Papua baru 35%. penduduknya menyebar. Coba kalau kumpul di Jayapura, gampang. Kabupaten Oksibil misalnya, harus pakai pesawat. Wamena masih lumayan sudah 100%. Majalah detik 21 - 27 januari 2013


interview

Untuk bisa 100%, masih lama?  Tak semua masalah elektrifikasi tergantung pada PLN. Untuk Jawa saja sulit, tidak usah seluruh Indonesia. Bukan karena PLN tidak mau pasang, tidak punya listrik atau tidak punya anggaran, tetapi membangun jaringan harus didahului pembangunan jalan. Masalahnya di situ. Kalau ada jalan tidak perlu 20-25 tahun untuk mencapai elektrifikasi 100%, tapi bisa 50 tahun kalau tidak dibangun jalan. Jadi pasokan tidak masalah? Kebutuhan listrik sebenarnya tidak banyak. Persoalannya bukan listriknya, tapi jaringan. Itu untuk daerah yang jaringannya sudah bagus seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi Selatan dan Utara, Kalimantan Selatan. Tapi untuk Pulau Bawean, Kangean, dan Karimunjawa, kita harus bangun pembangkit. Tapi mengapa masih ada yang ‘byarpet’ seperti Medan? Kalau Medan memang pas-pasan. Tapi sekarang di Bangka PLTU 3 MW sudah jalan dan kita mau sambung ke Sumatera Selatan. Ingat nggak waktu PLN mau bikin PLTA Asahan II? Susah sekali dapat izin. Anggaran sudah tersedia sejak 2004. Tahun 2007 sampai 2009 kita minta izin tidak dapat. 2010 Pak Dahlan dengan berbagai cara coba dapatkan izin, nggak dapat juga. Akhir 2012 ada perubahan, saya datangi Wakil Gubernurnya, baru izin keluar. Medan baru longgar kalau PLTA Nagan Raya beroperasi. Kalau lancar, Maret bisa memasok 200 MW. Sumatera Utara dan Aceh kan satu kesatuan sistem kelistrikan. Kalau pasokan Aceh bertambah, pasokan ke Medan juga bertambah. (AMI) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


wkwkwk

Nama Suroboyoan Ala Baktiono Anggota DPRD Surabaya usul nama anak harus berciri khas daerah. Namun ternyata anak sendiri diberi nama kebarat-baratan. Tetap ngeles. Reporter: Budi Sugiharto

ilustrator: Kiagus

B

aktiono adalah Ketua Komisi D DPRD Surabaya. Namanya rada moncer sejak usulan ‘nyeleneh’-nya tentang nama anak yang sebaiknya diatur dalam peraturan daerah (Perda). Waktu itu Baktiono usul agar pemberian nama anak warga Surabaya harus mampu mencerminkan karakter kota pahlawan itu. Singkat kata, nama anak-anak Surabaya tidak boleh kebarat-baratan. Namun ternyata oh ternyata Baktiono sama sekali tidak memberi nama khas ‘daerah’ itu pada anak-anaknya. Dari tiga anaknya, tidak ada satu pun yang bernama khas Surabaya. Ketiga nama anak itu adalah Kevin Stevano, Holicia Esterano, dan Viola Legitino. Akibatnya, nama ketiga anak buah cinta Baktiono dengan istrinya, Sri Sunarti itu pun jadi sorotan.  Baktiono tidak terima nama anaknya disebut kebarat-baratan. “Nama belakangnya kan pakai ‘no’ semua. Itu ciri Suroboyoan, iku lho anakke Baktiono (Itu lo anaknya Baktiono),” kilahnya. Politisi asal PDIP itu juga berkelit, usulan tentang nama anak-anak berciri Surabaya itu memang muncul setelah ketiga anaknya lahir. Jadi wajar dong kalau namanya rada-rada berbau ‘Spanyol’. Lagi pula, Baktiono menambahkan jika gagasan itu hanya sekadar usulan. “Kalau diterima ya monggo, ini demi kebaikan Surabaya,” ujarnya. Ah masa Pak? (KEN/IYE)

Majalah detik januari 2013 Majalah detik 10 21 - 16- 27 DESEMBER 2012


seni hiburan

musik

Catatan Harian dalam

Konser Balawan Reporter: Silvia Galikano | Foto-foto: Witjak/Komunitas Salihara

Tap untuk mendengarkan Love to be Around You Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni hiburan

musik

Sebuah konser jazz mendekati penonton dengan cara beda. Penonton pun kecele girang.

A

pa yang diharapkan jika datang ke konser jazz? Menikmati musik, tentu saja. Terus apa lagi? Tidak ada. Hanya musik. Gitaris I Wayan Balawan membongkar habis bayangan sebuah konser jazz yang pas-pasan. Dalam pembukaan Salihara Jazz Buzz 2013, Sabtu 12 Januari 2013 di Teater Salihara, Jakarta, dia membuat konser yang beda lewat tema Minimum for Maximum: Music from Guitar & Violin.  Set panggung adalah suasana rumah. Ada seperangkat sofa buluk, boks bayi, radio-tape di atas lemari, juga ranjang. Gitar-gitar bergeletakan di atas sofa, di atas meja, dan ada pula yang disandarkan. Perangkat efek beserta MIDI berserakan. Kabel centang perenang di lantai. Balawan pun hanya mengenakan kaus oblong dan celana selutut.  Terdengar suara perempuan berseru, “Pa, jagain dulu anaknya. Ibu mau beli susu dan popok. Gitarnya dirapiin, jangan berantakan.”  Yup, inilah keseharian Balawan di rumah. Ruang tamunya selalu berantakan dengan perangkat musik, hal yang kerap membuat istrinya ngomel. Hari itu dia berganti tugas dengan istrinya untuk momong bayi dan ganti popok. 

Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni hiburan

musik

Setelah anaknya tertidur, Balawan menelepon Didiet, mengundangnya ke rumah untuk mengulik lagu baru. Didiet yang ditelepon itu bernama lengkap Sigit Arditya. Dia violis yang tumbuh sebagai solois di sejumlah konser, membentuk band Kulkul yang menggabungkan musik tradisi Bali dan fushion modern.  Di rumahnya ini, Balawan memperkenalkan Whats Left in Bali pada Didiet. Lagu ini dibuka dengan petikan gitar double-neck-nya, dan tak lama, biola Didiet bergabung, mengalun pelan, lalu cepat, dan berakhir pelan.  Jika biasanya penyanyi bercerita ke penonton tentang lagu yang baru atau akan dia bawakan, kali ini “tidak ada penonton” karena ceritanya mereka di dalam rumah berdua saja, bertiga dengan bayi. Jadi Balawan bercerita ke Didiet bahwa lagu barusan tentang keprihatinannya pada tanah di Bali yang sedikit demi sedikit dijual ke orang luar Bali. “Lama-lama nanti habis. Kenapa tidak dikontrakkan saja?”  Kali lain dia menyuarakan kegerahannya pada kondisi Indonesia lewat One Day I Will Make It. Kita, ujarnya, butuh pemimpin yang serius untuk mengubah Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni hiburan

musik

Indonesia dan lagu ini adalah doa untuk Indonesia.  Oh iya, Balawan di panggung berperan sebagai orang lain (anonim) yang iri pada musisi asal Bali yang dia sendiri tidak tahu persis namanya. “Belawan atau Pahlawan gitu kalo nggak salah. Kenal nggak? Yang sok tahu itu. Yang kalau mainnya fals mulutnya begini-begini biar nggak ketahuan falsnya,” dia menirukan bermain gitar sambil memejamkan mata dan memeletot-meletotkan mulutnya. Karena itu sewaktu tadi dia bercerita tentang tanah di Bali yang pelan-pelan dijual, dia ceritakan juga, “Bapak Belawan atau Pahlawan itu punya banyak tanah di Bali, tapi karena tidak boleh dijual, jadi tidak punya uang.” Tapi untuk tulisan ini kita tetap sebut musisi itu Balawan.  Gitaris kelahiran 9 September 1973 ini kemudian berbagi tips tanpa menggurui, tentang betapa pentingnya musisi memperhatikan sikap dan tingkah laku mereka. Banyak musisi yang jauh lebih hebat dibanding Balawan (ingat, Balawan di panggung sedang tidak menjadi Balawan) tapi punya masalah dengan attitude. “Banyak yang lebih bagus tapi mereka sibuk menjelek-jelekkan musisi lain. Mereka menonton You­ Tube buat kasih jempol ke bawah.”  Demikianlah, kali ini, menikmati musik sama penting dengan mendengar isi obrolan si musisi. Begitu pula caranya memainkan gitar sambil duduk santai di sofa, jadi santapan yang menyegarkan mata.  Tamu bertambah satu, Fajar Adi Nugroho yang membawa bas. Balawan dan Fajar kemudian adu tapping dalam nomor Mie Goreng. Di beberapa bagian, Didiet Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni hiburan

musik

konsernya nggak garing, bahkan musisi sekelas Balawan ternyata punya masalah yang sama dengan para bapak muda lainnya

mengisinya dengan irama Mandarin yang lembut.  Lalu terdengar suara bayi menangis. Balawan berlari ke boks, mengangkat bayi, dan meninabobokannya. Didiet dan Fajar ditinggal berdua saja di sofa.  Fajar mulai menantang Didiet menirukan suara pantai berikut kapal melintas. Didiet diam sebentar cari akal, lalu mengeset peralatannya, termasuk melonggarkan satu dawai biola, menggesekkan bow (penggesek dawai) ke dawai yang sudah dilonggarkan itu, lalu terdengarlah suara ombak yang pecah di pantai, siut angin, juga suara klakson kapal. Persis seperti yang dipesan Fajar. Didiet juga menggunakan biolanya untuk menggoda perempuan berbaju merah yang sedang berdiri memegang payung di depan rumah. Tampaknya dia sedang menunggu seseorang. Didiet memainkan biola menirukan siulan. Suit suiiiittt… Balawan datang menyela, “Merebut hati cewek itu dengan lagu, bukan disuitin. Yang nyuitin cewek itu cuma preman. Ini ada lagu Love To Be Around You yang saya pakai buat merayu istri saya dulu.” Lagu syahdu itu mereka bawakan berdua. Love To Be Around You yang aslinya hanya dimainkan dengan gitar, jadi teramat sangat manis ketika diisi suara biola. Apalagi dimainkan saat malam Minggu dan di luar sedang hu­jan.  Ketika lagu selesai, datang pemuda menghampiri si gadis. Mereka pergi sambil berpayungan mesra, meninggalkan Didiet melongo kecewa. Didiet membanting bow ke lantai, “Tuh pergi juga!” Ilmu rayuan sang senior gagal ternyata.  Demikianlah, Balawan membuat kecele semua yang punya pretensi tertentu saat datang ke acara ini. Sebelas nomor yang ditampilkan tidak berat, konsernya nggak garing, bahkan musisi sekelas Balawan ternyata punya masalah yang sama dengan para bapak muda lainnya. (SIL/YOG) Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni hiburan

Film

Les MisĂŠrables

Tak Henti Merebut Hati Reporter: Silvia Galikano

Majalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


seni hiburan

Judul: Les Misérables Sutradara: Tom Hooper Skenario:

Film

Claude-Michel Schonberg dan Alain Boublil Produksi: Universal Pictures Pemain:

Hugh Jackman, Russell Crowe, dan Anne Hathaway Durasi: 2 jam 38 menit

Epos Les Misérables masih memukau penggemarnya. Di tangan Tom Hooper, karya klasik Victor Hugo ini jadi film menggetarkan sekaligus indah.  lll

H

ati-hati perilakumu. Kau tetap seorang kriminal. Bawa terus surat ini,” sipir Javert (Russell Crowe) menyerahkan selembar kertas ke narapidana di depannya. Surat itu menyatakan bahwa Jean Valjean adalah manusia bebas tapi sangat berbahaya.  Sudah 19 tahun Jean Valjean (Hugh Jack­ man) dihukum kerja paksa akibat mencuri sebuah roti untuk keluarga adik perempuannya yang kelaparan. Tugas terakhirnya barusan dirampungkan: bersama puluhan napi lain menarik kapal besar yang rusak ke dok plus tugas bonus seorang diri memindahkan tiang bendera kapal dari balok kayu yang superberat.    Berbekal surat bebas yang diberikan Javert dia pergi ke dunia luar. Namun surat bebas yang dikira akan memudahkan hidupnya ternyata menyengsarakan dan merendahkannya. Tak ada yang sudi mempekerjakan mantan napi Majalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

berstatus sangat bahaya. Ke mana pun pergi, dia diusir, ditendang sambil dicaci maki, padahal perutnya sudah sangat lapar.  Akhirnya Valjean diselamatkan Uskup Myriel. Orang baik ini memberi Valjean tempat berteduh di kompleks gereja dan membolehkan makan sekenyangnya. “Saya yakin kamu punya hati baik,� ucap Myriel yang membuatnya terenyak. Valjean memutuskan mulai hidup baru sebagai manusia baru tanpa dibayangi masa lalu. Dia menyobek surat bebasnya dan melemparkan ke udara.  Film melompat sembilan tahun kemudian. Walikota Tuan Madeleine memerintah dengan adil dan kasih sayang. Dia bahkan tanpa segan menyelamatkan seorang laki-laki yang jatuh tertimpa gagang kayu kereta kuda. Seorang diri walikota ini mengangkat gagang kereta di tengah tatapan heran warga yang Majalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

berkerumun. Di antara warga, berdiri pula inspektur polisi Javert.  “Kau mengingatkanku pada seseorang di masa silam, pada …,” Javert katakan pada Madeleine dalam nada ragu.  “Ayo, selesaikan kalimatmu!” “Ah, tidak.”  Ada satu warga yang luput dari perhatian Sang Walikota. Fantine (Anne Hathaway), buruh pabrik kain, dipecat mandornya karena menolak digerayangi, padahal dia punya putri kecil yang harus dinafkahi. Bapak si bocah pergi sudah lama entah ke mana. Tak tahu lagi apa yang bisa dikerjakan, Fantine menjual semua miliknya. Menjual rambut panjangnya, menjual gigi gerahamnya, hingga tak ada lagi yang bisa dia jual kecuali dirinya. Nasib membawa Fantine jadi PSK agar anaknya, yang kini diasuh suami-istri Thenardier (Sacha Baron Cohen dan Helena Bonham Carter), bisa tetap makan.  Suatu hari Madeleine melihat perempuan terhuyung-huyung karena sakit. Tak peduli seruan pengawalnya bahwa perempuan itu PSK, segera Walikota ini membopong seorang warganya itu ke rumah sakit. Di rumah sakit barulah Madeleine tahu bahwa saat Fantine diusir mandornya dulu, Madeleine sedang berada di pabrik, berdiskusi di ruang sebelah, dan tidak mendengar teriakan Fantine.  Madeleine yang merasa bersalah atas nasib Fantine, menanggung biaya perawatannya di rumah sakit. Dia juga mengambil Cosette (Isabelle Allen dan Amanda Seyfried), putri Fantine, dari pasangan Thenardier untuk tinggal bersamanya dan mendapat penghidupan yang layak. Sementara dia tidak bisa menghilangMajalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

kan bayang ketakutan masa lalu dan kejaran Javert.  Les Misérables asalnya adalah novel setebal 1.400 halaman yang terbit pada 1862, karya sastrawan besar Prancis, Victor Hugo (1802-1885). Kisah ini sudah diadaptasi dalam banyak bentuk, di antaranya teater, opera, serta musikal. Pernah juga difilmkan Bille August pada 1998, diperankan Liam Neeson dan Uma Thurman.  Musikal Les Misérables kali ini digarap Tom Hoo­ per yang secara cerdas memberi pengalaman sinematik baru. Dia memindahkan kemegahan panggung ke layar lebar berlatar set yang tidak main-main, lalu membingkainya secara cermat dengan emosi yang kuat.  Hooper mewajibkan para aktor berakting dan bernyanyi sekaligus secara Dia memindahkan live di set (bukan lip sync) dalam satu kemegahan panggung ke kali take. Tak jarang juga dia menglayar lebar berlatar set gunakan hand-held camera untuk yang tidak main-main, menangkap detail dan menajamkan lalu membingkainya unsur emosional suatu adegan. Itu secara cermat dengan sebabnya film ini punya bobot emosi emosi yang kuat.  dan keintiman yang demikian kuat. Lagu-lagu yang sudah kita kenal sebelumnya lewat versi panggung musikal, kali ini benar-benar meremukkan hati sampai tak bersisa. Siapa yang menyangkal betapa powerful-nya Anne Hathaway membawakan nomor klasik I Dreamed A Dream? Dalam satu take panjang dan kamera extreme close-up, dia selesaikan lagu itu secara sempurna, bahkan hingga bait terakhir ketika suaranya sudah tercekat emosi. Demikian pula Hugh Jackman yang punya latar belakang teater musikal, tampil menonjol di sana dengan kontrol diri menakjubkan. Juga penampilMajalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

an duetnya dengan Russell Crowe sebagai musuh yang saling berhadapan, akan jadi salah satu adegan paling dikenang dari film ini. Suara tenor Jackman bersahutan dengan suara bariton Crowe menambah megah momen penentu ketika Javert akhirnya menyadari betapa tidak adil cara yang selama ini dia tempuh. Tokoh jahat yang dikomikkan, yakni pasangan Thenardier penjaga penginapan, jadi interpretasi menyegarkan di film ini setelah serentetan kisah sedih dan tragedi. Sacha Baron Cohen dan Helena Bonham Carter walau muncul hanya di beberapa adegan berhasil membuat kita geram setengah mati dengan keculasan mereka, lalu gembira luar biasa ketika keduanya mendapat sial.  Singkatnya, Les MisÊrables garapan Hooper adalah bentuk langkah berani memfilmkan teatrikal klasik. Dua setengah jam menyimak dialog yang umumnya dilagukan, sama sekali bukanlah siksaan karena banyak ditemui keindahan di sana. (SIL/YOG) Majalah Majalah detik detik 21 21 -- 27 27 JANUARI JANUARI 2013 2013


seni hiburan

Film

seni hiburan

Film

Rebut Tiga

dari Empat Kategori Reporter: Silvia Galikano Foto: reuters

K

ejutan menyenangkan bagi Les Miserables. Setelah dinominasikan dalam empat kategori, pada Minggu malam 13 Januari 2013 (Senin pagi WIB), akhirnya epos berlatar belakang Prancis awal abad ke19 itu membawa pulang tiga Golden Globe Awards. Les Miserables, dalam pengumuman pada pertengahan Desember 2012, dinominasikan dalam kategori Best Picture, Comedy or Musical; Best Actor, Comedy or Musical (Hugh Jackman); Best Supporting Actress (Anne Hathaway); dan Best Original Song (Suddenly). Hanya satu nominasi yang luput, yakni Best Original Song yang diberikan pada film Skyfall (Skyfall dibawakan Adele).

Pemenang Golden Globe Awards 2013: Best Picture, Drama: Argo
 Best Actor, Drama: Daniel Day-Lewis (Lincoln) Best Actress, Drama: Jessica Chastain (Zero Dark Thirty) Best Picture, Musical or Comedy: Les Miserables Best Actor, Musical or Comedy: Hugh Jackman (Les Miserables) Best Actress, Musical or Comedy: Jennifer Lawrence (Silver Linings Playbook) Best Foreign Film: Amour (Austria)-Michael Haneke Best Animated Feature: Brave Best Supporting Actor: Christoph Waltz-Django Unchained Best Supporting Actress: Anne Hathaway-Les Miserables Best Director: Ben Affleck-Argo Best Screenplay: Quentin Tarantino-Django Unchained Music Score: Life of Pi-Mychael Danna Original Song: Skyfall-Skyfall Cecil B. Demille Lifetime Achievement: Jodie Foster

Majalah Majalah detik detik 21 21 -- 27 27 JANUARI JANUARI 2013 2013 Majalah detik 21 - 27 JANUARI 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

GANGSTER SQUAD Jenis Film: Action Produser: Kevin McCormick, Dan Lin, Michael Tadross Produksi: WARNER BROS. PICTURES
 Sutradara: Ruben Fleischer Durasi: 113 menit Berlatar Los Angeles tahun 1940-an, raja mafia kelahiran Brooklyn, Mickey Cohen (Sean Penn) beraksi di bawah perlindungan polisi dan para politikus. Dia menjalankan bisnis mafianya dengan intimidasi. Sebuah tim rahasia LAPD, dipimpin John O’Mara (Josh Brolin) dan Jerry Wooters (Ryan Gosling), bertekad menggagalkan operasi Cohen.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 21 - 27 januari 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

THE IMPOSSIBLE Jenis Film: Drama
 Produser: Beln Atienza, Lvaro Augustin, Enrique Lopez-lavigne, Ghislan Barrois
 Produksi: SUMMIT ENTERTAINMENT
 Sutradara: J.a. Bayona Durasi: 113 menit Diangkat dari kisah nyata tentang satu keluarga yang selamat dari terjangan tsunami tahun 2004. Maria (Naomi Watts), Henry (Ewan McGregor) dan tiga putranya mengisi liburan awal musim dingin di Thailand, menikmati surga di negara tropis. Namun pada 26 Desember, saat mereka sedang bersantai di sekitar kolam renang setelah perayaan Natal pada malam sebelumnya, sebuah deruman mengerikan terdengar dari pusat bumi. Maria membeku dalam ketakutan, ombak besar menerjang tepat ke arahnya.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 21 - 27 januari 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

GENDING SRIWIJAYA Jenis Film: Drama
 Produser: H. Dhoni Ramadhan, Hj. Dian Permata Purnamasari, Irene Camelyn Sinaga, Ap.
 Produksi: PUTAAR PRODUCTION
 Sutradara: Hanung Bramantyo Kedatuan Bukit Jerai adalah kerajaan kecil yang dipimpin Dapunta Hyang Mahawangsa dengan permaisurinya Ratu Kalimanyang. Mereka memiliki dua putra, Awang Kencana dan Purnama Kelana. Dapunta Hyang sudah memasuki usia tua dan saatnya untuk menyerahkan kepemimpinannya kepada putra mahkota, Awang Kencana. Namun di luar adat kebiasaan, Dapunta justru memilih Purnama Kelana sebagai penggantinya.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 21 - 27 januari 2013


seni senihiburan & hiburanagenda agenda

J-FANS FESTIVAL “COSPLAY & BAND COMPETITION” 19-20 Januari 2013 (Sabtu-Minggu), pukul 12.00-21.00 WIB PLUIT VILLAGE MALL JAKARTA UTARA HTM: FREE!!!!!!!

The Billionaire Codes Pembicara: Marselinus Halim, Merry Riana, Bong Chandra. Minggu, 20 Januari 2013 pukul 09.00-17.00 WIB. Bandung Convention Center, Jl. Soekarno-Hatta 354 Bandung.

duARTis painting EXPO Harmasto & Tri Aru W. Galeri Cipta III, TIM.
 Selasa-Rabu, 22-30 Januari 2013, pukul 10.00-21.00 WIB.
 Gratis dan terbuka untuk umum.

Majalah Majalah detik detik 10 21 - 16- 27 DEsEMBER januari 2012 2013


Berita 21 Januari 2013