Issuu on Google+

Royal Gili

EXTEND THE LUXURY OF GILI


Content Opening

Background 6 Mandatory 6 Goal 7 Method 8

1st Knowing Gili Better Island History 10 Facts 11 Point of Interest 12 Tourism & Business 13 Wisata dalam angka 14 Stay duration 15 Tourist activities 16 Accessibility 17 Rules & Regulation 19 Summary 20 Maknai kembali kehidupan pulau 23 Sebuah pulau 24

The Idea of Royal Gili

Brand Naming and Meaning 26 The Process of Developing Royal Gili Brand 27-28 Extend the Luxury of Gili 29 BALANCING GILI TRAWANGAN: Engaging Premium Experience 30 Making Local Entrepreneur a mastermind 31 Visual Idea: Exploring Originality & Genuity 32 Logo Visual Exploration 33 Pattern Visual Exploration 34

Royal Gili Brand

Theme and Business Development 36 Theme Dimension 37 Dunia yang menghijau 38 Keuntungan bisnis dari “Go Green“ 39 Aktifitas 40 Connectivity 41 Market Existance 42 Market Habit 43 Study dan Benchmarking 45-47 Lighting Imagening 48 Furniture Imagening 49 Material Imagening 50 Dining Experience Imagening 51 Landscape Imagening 52

Royal Gili Brand Activation

Royal Gili Brand Activation 54 Inisiatif branding untuk Gili Matra: Bergabung sebagai sebuah strategi 55-56 Social and Environmental responsibility 57 Local empowerment 58 Kerja bersama untuk Gili 59 Strategi Inisiatif Branding Gili Trawangan 60 Bentuk Aktifitas Inisiatif Branding 61-64


BACKGROUND Rencana untuk mendirikan Royal Villa sebagai bisnis akomodasi di Gili Trawangan dengan lahan seluas 12.000 m2.

MANDATORY Membuat perencanaan dan pengembangan brand bagi Royal Villa


GOAL Merencanakan dan mengembangkan Royal Villa sebagai brand yang memiliki `dimensi sbb: 1) Branding adalah karakter dan jati diri. Melalui branding nilai-nilai digali, visi dan misi dibentuk, personalitas dan positioning diperjelas sehingga muncul karakter dan jati diri yang mudah dikenali dan membentuk ikatan loyalitas. 2) Branding alat pembentuk fondasi yang kokoh. Lewat branding rencana bisnis dipetakan, kekuatan dan kelemahan diperbandingkan, peluang dikedepankan. Penggalian dan penemuan ini menjadi pijakan yang semakin memperkuat tekad bisnis. 3) Branding adalah bahasa pemersatu langkah dan gerak. Sukses branding adalah padunya tim kerja, kekuatannya dibentuk dari imbangnya tugas semua departemen dan divisi yang ada. Branding mensyaratkan partisipasi semua pihak dalam bisnis. 4) Branding adalah meminimalisasi persaingan bebas. Lewat branding dan pembentukan karakter serta jati diri menghadirkan keunikan yang tidak dimiliki bisnis sejenis sehingga kompetisi tidak terbuka dan bebas. Kompetisi hanya terjadi dengan perusahaan yang memiliki komitmen dan kualitas, golongan ini masih sedikit jumlahnya. 5) Branding adalah bisnis yang berkelanjutan. Awalan branding adalah perencanaan strategis yang memerlukan effort yang besar terutama waktu. Namun akan membentuk nilai-nilai yang bergulir bagai bola salju. Branding memberikan kemudahan bagi bisnis di masa mendatang dan pengembangan bisnis lainnya.


METHOD

Rangkaian aktivitas sebagai metoda kerja dalam perencanaan dan pengembangan brand bagi Royal Villa.

Brand audit/ study

Set brand personality

Set brand vision

Create brand touchpoints

ROYAL GILI BRAND DIRECTION

Define brand values+ essence

BUSINESS PLAN

Asset Management:

PROJECTION

Market - Organization Portfolio

Set brand position

Marketing communication program Create visual identity

STRATEGIC PLAN

MARKETING PLAN


Dari penelusuran soal sejarah Gili Trawangan, pulau ini tidak berpenghuni sampai tahun1891 ketika 350 pemberontak Sasak diasingkan di sana setelah pemberontakan gagal terhadap Raja Lombok. Pada saat itu, karena semua penjara sedang penuh, Raja yang berkuasa membuang pemberontak Sasak di pulau ini.

Island History

Pada masa penjajahan Jepang, pulau ini dipakai sebagai salah satu basis pertahanan dan dari atas bukit dibuat goa untuk mengintai. Nama Trawangan konon berasal dari kata “trawang� yang berarti melihat atau mengintai. Pada tahun 1970-an sekitar 12 keluarga Bugis dari Sulawesi bermukim di pulau ini dengan mendirikan perkampungan dan melakukan kegiatan penangkapan ikan serta pertanian di pulau itu. Pemerintah Lombok kemudian menyediakan lahan untuk

para tahanan yang telah menyelesaikan hukuman tetapi mereka tidak memiliki rumah atau keluarga untuk menanam pohon kelapa. Wisatawan mulai datang ke pulau ini pada pertengahan 1980an dimana pulau ini sebagian besar pendapatannya dari panen kelapa, serta produksi arang dari sekam kelapa.


Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air merupakan bagian dari 3 pulau Gili Matra. Ekspedisi Wallace menyebut bahwa area antara Bali dan Lombok adalah area transformasi yang dicirikan dengan perbedaan habitat flora dan fauna. Wallace menyebut area Gili lebih mewakili Australasia.

Facts

Gili Trawangan luasnya 340 hektar dengan keliling pulau sekitar 3,5 km2 dengan populasi penduduk sekitar 1000 orang. Penduduk Gili Trawangan adalah suku migran keturunan Bugis dari Sulawesi Selatan dan suku Sasak. Tidak ada motor, mobil dan anjing di kawasan Gili. Alat transportasi yang dipergunakan adalah sepeda dan Cidomo.

Sebuah dunia yang berbeda dari peradaban kita. Yang kita perlukan untuk mampu mengungkap segala pikir kedalam rasa yang mampu mengurai perjalanan hidup menjadi semangat untuk kita bawa pulang dalam langkah hidup baru penuh makna....


Point of Interests

• white sandy beaches • crystal clear water • spectacular coral reefs • splendid views • beautiful sunrises • breathtaking sunsets • warm hospitality • fascinating activities


Tourism & Businesses

Semenjak tahun 1980-an Gili Trawangan berkembang menjadi salah satu destinasi pariwisata yang diminati wisatawan backpacker, kemudian karena keelokan pantai dan lautnya menjadi salah satu arena diving dan snorkeling terbaik di Asia. Pariwisata di Gili Trawangan berkembang pesat melahirkan bisnis pengoperasian wisata laut seperti Diving, snorkeling, boating, fishering, kayaking, dll lalu mulai dipenuhi akomodasi sekelas bed & breakfast hingga resort. Pada akhirnya bisnis kuliner seperti restoran dan cafĂŠ serta bisnis entertainment seperti pub dan bar bermunculan. Gili Trawangan kemudian dijuluki “party islandâ€? karena banyak mengadakan party event dan menjadi surga bagi

para escaper. Beberapa bisnis dimiliki dan dikelola oleh lokal, namun sebagian besar dimiliki oleh investor asing. Pemerintah seakan tidak terlalu hirau dengan pembangunan dan perkembangan yang terjadi di pulau ini sehingga pembangunan infrastruktur selama ini minim dari pengawasan dan perencanaan. Pada lima tahun terakhir pemerintah Lombok Utara mulai melirik kawasan Gili untuk dijadikan sumber pendapatan dengan lebih mengedepankan pembangunan infrastruktur terutama air bersih dan listrik. Pemerintah juga mulai memikirkan meningkatkan kelas dan daya beli wisatawan di Gili.


Wisatawan Dalam Angka France

20 %

16 % LOCAL 79,88%

OVERSEAS 20,12% 8% 4% Spain, Dutch

Based on Hotel bookings data Peak season in May - August Lowest season in January - April *Data tahun 2010 Dinas Kebudayaan & Pariwisata NTB

German, Australia, England

Denmark, Swiss, New Zaeland


OVERSEAS 3.59 days

Stay Duration OVER ALL 2.72 DAYS

LOCAL 1.77 days


Snorkelling

Trekking

Cycling

Diving

Fishing

Surfing

Kayaking

Boating

Hamparan pasir putih pantai di Gili Trawangan menyatu dengan sekeliling perairan dangkal yang bening adalah spot snorkeling di depan mata. Namun jika ingin melihat spot terbaik lainnya termasuk melihat penyu dan aneka ikan hias serta coral reefs dapat menggunakan glass bottom boat sekaligus snorkeling.

Tourist Activities

Bersepeda mengitari pulau dapat dilakukan dengan 1,5 jam untuk mengetahui setiap sudut pulau termasuk menyusuri pemukiman penduduk dan aneka pemandangan di penjuru pulau baik saat sunrise maupun sunset.

Ekspedisi memancing dapat dilakukan dengan naik kapal atau perahu nelayan yang nyaman dan lengkap. Kakap, Selar, Marlin dan Tuna bisa didapat di perairan sekitar pulau-pulau. Hasil tangkapan dapat langsung dimasak setelah kembali dari memancing.

Kayak laut adalah cara santai untuk menikmati dan menjelajahi teluk terpencil yang indah di sekitar pulau.

Trekking di Gili Trawangan, Meno dan Air dapat dilakukan untuk mendapat sensasi yang berbeda. Di Trawangan dapat mengitari pulau dan menuju bukit untuk melihat pemandangan sekitar yang indah. Di Gili Meno dan Air dapat melihat aneka burung serta menyusuri pantai yang sepi.

Crystal water di sekitar ketiga Kepulauan Gili adalah rumah bagi kehidupan laut yang berlimpah, termasuk penyu langka, manta dan hiu serta aneka ikan hias dan coral reefs yang langka. Diving adalah menjumpai dunia bawah air yang menyenangkan.

Pada waktu tertentu surfing dapat dilakukan beberapa ratus meter dari daratan namun jika ombak tidak memadai dapatdilakukan perjalanan ke area surfing terbaik di sekitar Kuta di pantai selatan Lombok, atau di Bangko-Bangko di pantai barat daya.

Untuk mengeksplorasi pulau-pulau lain seperti Gili Meno dan Gili Air atau pantai wisata di sekitar Gili menggunakan boat adalah perjalanan menarik yang dapat dilakukan sepanjang hari.


Gili Trawangan Bangsal

Ubud

Padangbai Denpasar Sanur

Nusa Lembogan

Praja

Kuta

Lembar

Benoa Harbor

Local Transport (Ferry + Bemo)

Accessibility

Express Boat

Gili Trawangan dapat diakses melalui beberapa jalur yang berbeda: 1. Pesawat 2. Boatt

Plane


Lonely Planet Top 10 Tourism Regions in the World 2011 The Gili Island’s were the only South East Asian destination to featura in the ‘Top 10 Region’s List’ Iaid-back vibe overlaid with an anything goes hedonistic energy. Lonely Planet is the largest travel guide book and digital media publisher in the world. The company is owned by BBC Worldwide.


Rules & Regulation

Pengelolaan Gili didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hidup dan Ekosistemnya. Oleh karena itu, tujuan dari pengelola Taman Wisata ini adalah untuk melindungi Park dan ekosistem, dan juga untuk memanfaatkan sumber daya dengan cara yang berkelanjutan. Sumber daya harus digunakan untuk penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, rekreasi dan tujuan pariwisata. Gili Matra Marine Natural Recreation Park adalah sebuah upaya pemerintah menjadikan kawasan Gili sebagai area konservasi. Dengan luas area sekitar 2,954 hectar, terdiri dari Gili Meno (± 150 hectar), Gili Air (± 175 hectar), Gili Trawangan (± 340 hectar), ditambah ± 2,289 hectar area laut. Melalui surat keputusan Menteri Kehutanan RI no 85/Kpts-II/1993, atas proposal yang diajukan pemerintah provinsi NTB kawasan Gili ini menjadi Taman Rekreasi Laut.


Summary Yang membuat Gili istimewa adalah ukurannya, letaknya dan situasi lingkungannya sebagai sebuah pulau yang memberikan nilai: Original & genuine Exotic Humility Adventurous Contemplating Yang memberikan nilai pengalaman melalui: White sandy beach Crystal clear water Spectacular coral reefs Incredible creatures Endangered species Splendid views Beautiful sunrises Breathtaking sunsets Friendly Inhabitants Warm hospitality Fascinating Activities

Inilah yang menjadi asset Gili terbesar sebagai “Luxury experiences of Gili�


Bayangkan...


Apa yang akan terjadi 5, 10, 15 atau 20 tahun mendatang di sebuah pulau bernama Gili Trawangan? Siapa yang dapat menjamin masih ada magnitude yang menarik hati untuk dijadikan tujuan?


Memaknai kembali kehidupan pulau

Bayangkan, sebuah dunia kecil, diselimuti nuansa alam, kehidupan nyata dengan sapa semilir angin, kelembutan pasir, bening pesisir dan sahaja penghuni pulau yang dikelilingi oleh hamparan biru laut dan bentangan langit, yang memberi nuansa emas kala senja dan ketika pagi datang silih berganti memberikan warna hari menjadi arti.

Sebuah dunia yang berbeda dari peradaban kita. Yang kita perlukan untuk mampu mengungkap segala pikir kedalam rasa yang mampu mengurai perjalanan hidup menjadi semangat untuk kita bawa pulang dalam langkah hidup baru penuh makna....


“The idea of visiting and experiencing high quality natural environments and protecting them from harmful impacts is now acceptable and marketable one�

Orams

Sebuah Pulau

Adalah sumber daya terbatas. Manusia dengan kehidupan sosial, ekonomi dan budaya Alam dan lingkungan serta segala sesuatu yang berada di dalamnya: air, kehidupan aneka satwa dan tumbuhan

Berbagi kehidupan pulau seyogianya berbagi tanggung jawab untuk membuatnya tetap eksis tanpa membuat hal baru yang berpotensi merusak atau menghilangkan nilai-nilai yang telah ada.


Brand Naming and Meaning ROYAL dictionary — adj 1. of or pertaining to a king, queen, or other sovereign: royal power; a royal palace. 2. descended from or related to a king or line of kings: a royal prince. 3. noting or having the rank of a king or queen. 4. established or chartered by or existing under the patronage of a sovereign: a royal society. 5. ( initial capital letter ) serving or subject to a king, queen, or other sovereign. 6. above the usual or normal in standing, size, quality, etc

Kajian:

 alam pemaknaan ROYAL yang memiliki konotasi dan makna positip bukan D berarti raja yang absolut tetapi pemimpin yang bijak (amanah) yang akan menggunakan kekuatannya untuk memimpin (to lead), melindungi (to protect) dan memajukan (to empower). Makna ROYAL sebagai “above the usual or normal in standing, size, quality� juga memiliki makna positip pemimpin yang cerdas. Dalam konteks ROYAL sebagai brand, pemaknaan ini menjadi penting karena harus sesuai dengan visi brand yang akan menjadi bisnis berkelanjutan dengan menghadirkan sebuah resort di Gili Trawangan yang keberadaannya akan menjaga dan melestarikan lingkungan dan memajukan komunitas lokal. Penggalian Kultural: ROYAL dalam konteks lokal berarti Raja


The Proccess of Developing Royal Gili Brand


SMART BUSINESS

ENTREPRENEURIAL

ROYAL VILLA Gili Trawangan

Melalui penggalian nilai-nilai, Royal Gili harus mampu memformulasikan bisnisnya dengan smart yang akan memosisikan Royal Villa menjadi bisnis berkesinambungan.

RESULT ORIENTED

HUMANIS + Untuk itu Royal Gili sebagai sebuah brand masa depan harus memiliki dan mampu membagi nilai-nilai:

SPIRITUALIS

LEADERSHIP

MODERATE + OPEN MIND


Extend the Luxury of Gili

Gagasan terbesar untuk Royal Villa adalah “Extend The Luxury of Gili” yang memiliki pengertian bagaimana asset Gili yang sangat terbatas mampu memberikan pengalaman yang paling berharga secara berkesinambungan dan dalam jangka waktu yang panjang. (Bagan Making Royal Gili a Truly Engaging Experience) Jika pada bagian pengalaman Gili (Gili Experience) telah diperkuat dengan kekayaan sumber daya alam dan hayati serta asset tak ternilai maka sebagai perimbangannya adalah membangun pengalaman Royal Gili (Royal Gili Experience) dengan menghadirkan nilai tambah pada keberadaan Royal Gili. Pencapaian dengan menciptakan dan menghadirkan Royal Gili Experience adalah bagian dari “Balancing Gili”


BALANCING GILI TRAWANGAN Engaging premium experience

Royal Gili selalu mengkombinasikan elemen – sebagai key experience – yang sulit ditiru oleh para pesaingnya. Experience berbasis internal: Pengaturan ruang dan peruntukan, Desain resort – baik tampak maupun rasa, interior dan lansekap termasuk artwork dan detilnya, keramah tamahan dan kebersahajaan lokal dalam pelayanan dan pengoperasian hotel, menu kuliner lokal yang bercitarasa, praktek prinsip green dan keberlanjutan, Memberikan tips yang harus dilakukan di kawasan.

Experience berbasis eksternal: budaya pulau, warga dan aktivitasnya, merekomendasikan tempat-tempat menarik, makanan terbaik dan tempat-tempat untuk berkumpul, panduan ke tempat-tempat penting di sekitar pulau: berjemur, snorkeling, diving, trekking, dll.


Making Local Entrepreneurs a mastermind Strategi ini juga untuk memosisikan entrepreneurship lokal yang handal, independen dan memiliki leadership yang tinggi dalam memotivasi masyarakat lokal untuk mengambil peran penting dalam membangun daerahnya. Proyeksinya adalah menjadikan entrepreneur lokal menjadi mastermind dalam berbisnis sekaligus membangun daerahnya karena memiliki fighting spirit dan competitiveness yang berpijak pada pemahaman nilai-nilai lokal


VISUAL IDEA: EXPLORING ORIGINALITY & GENUITY

Menggali orisinalitas dan otentisitas pemaknaan ‘Royal’ dari khazanah budaya dan kesejarahan Sasak atau Lombok untuk menemukan bentuk visual yang menjadi gagasan visual logo, warna, motif dan keperluan identitas lainnya.


Logo Visual Exploration

Royal Gili

R oyal

Gili

ROYAL GILI

ROYAL GILI

ROYAL GILI


Pattern Visual Exploration

Menggali orisinalitas dari makna Royal melalui artefak budaya dan kesejahteraan lombok yang asli.


Theme and Business Development Making Eco & Sustainable Resort Business >> Establishing resort with good manner Yang menjadi landasan utama untuk mendorong Royal Gili menjadi Eco Resort adalah:

Sumber Daya Alam dan lingkungan yang indah, unik dan spesifik Agar tetap terjaga keberlangsungannya

Keberadaan market yang memiliki apresiasi dan daya beli. Agar memberikan profit yang memadai serta tidak hanya berupa finansial.

PROFITS

PLANET

PEOPLE

Keberadaan sumber daya insani Agar memberikan dorongan untuk kemajuan dan kemandirian.


THEME DIMENSION

Spirit of Responsible Tourism Sustainable Tourism Ethical Tourism

Ecotourism

Responsible Tourism Green Tourism Istilah yang ada mengacu kepada hal yang sama: Komitmen lebih seksama dalam mengelola asset bisnis terutama lingkungan & manusia untuk keberlanjutan bisnis.


Dunia yang menghijau

Dengan gencarnya pemberitaan dari media masa dan politik global akan isu perubahan cuaca, kesadaran akan lingkungan seakan memanggil seluruh wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Untuk industri pariwisata, hal ini menciptakan beberapa tren dan peluang seperti: 1. Wisatawan memiliki hasrat yang tinggi untuk menjajal pengalaman ekowisata 2. Para wisatawan memiliki kesadaran akan isu-isu lingkungan, dan akan terus mencari peluang untuk berwisata dengan penuh tanggung jawab, dengan dampak buruk seminimal mungkin terhadap lingkungan. 3. Para wisatawan senantiasa mencari peluang untuk berkontribusi pada komunitas lokal dan terlibat dalam pengalaman yang berbeda - misalnya melalui program sukarelawan. 4. Bisnis pariwisata sedang dalam tekanan untuk melaksanakan komitmen mereka secara jangka panjang dan berkelanjutan dalam industri pariwisata dengan menggabungkan kebijakan yang ramah lingkungan kedalam praktik bisnis mereka.


Keuntungan bisnis dari ‘Go Green’

Dengan meningkatnya kesadaran komunitas dan organisasi (baik besar maupun kecil) akan perlunya beroperasi secara bertanggung jawab akan keberlangsungan lingkungan. Mengadopsi kebijakan yang ramah lingkungan dapat memberikan keuntungan reguler. Diantaranya : Kemampuan untuk memikat pendatang baru, meningkatkan reputasi Royal Gili diantara wisatawan dan meningkatkan daya saing. Mempertajam kemampuan untuk memikat para wisatawan yang terus mencari cara untuk melancong secara bertanggung jawab dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Memangkas biaya operasional dengan mengurangi pemakaian listrik dan air secara lebih efektif.

Meminimalisir emisi gas buang rumah hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan. Memberi contoh pada staf karyawan dan para tamu melalui bisnis yang berkelanjutan dan lingkungan yang alami. Yang lebih penting lagi adalah, para wisatawan rela membayar untuk pengalaman green tourism. Jika bisnis anda bisa memperlihatkan pencapaiannya, dan kemampuan untuk menawarkan pengalaman ekowisata yang sesunggguhnya, maka cara penghijauan tersebut dapat meningkatkan kualitas yang mendasar.


Aktifitas

Pengembangan pariwisata dari potensi alam dan budaya yang tersedia.

Pembinaan pembangunan berkelanjutan.

Konservasi dan preservasi aset alam yang ada, mencakup air, tanah, vegetasi, satwa dan sosio-kultural.

Bina manusia, mengikutsertakan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi dan pengambil keputusan.

Pengembangan ecological tourism.


Connectivity TREND

TOURISM ECO TOURISM ROYAL GILI

MARKET:

INFRASTRUCTURE:

• Unique and authentic experiences. • Potential repeat visitors. • Experienced travelers. • Develop personal relationships • Engage in the lifestyle

• • • • • • • • •

MEDIA: • • • • •

Website Magazine Blogs Newspaper Television

NETWORK: • Travel Agent • Eco Labeling • Eco Arch

Transport Resort Energy Water Waste Communication Economic Social Cultural


Market Existence Cultural Creatives

Awakening Consumers Metrospirituals Enligthtend Explorer

Green Travellers


Market Habit They are more likely to: 1. Be experienced international travellers; 2. Be opinion leaders – early adopters and influencers; 3. Be open minded; 4. Be selective about their media consumption – they prefer media that is personally relevant and motivational; 5. Consider travel to be an important part of their lifestyle; 6. Stay longer and spend more; 7. Travel beyond major cities; 8. Be less materialistic; 9. Have a higher than average household income 10. Be well educated and informed on a range of subjects.


“Sustainable tourism could grow to 25% of the world’s travel market within six years, taking the value of the sector to £250 billion (US$ 473.6 billion) a year.”


Study and Benchmarking Penggalian sebagai referensi maupun gagasan untuk dikembangkan dalam brand Royal Gili


Lokasi: Desa Hobawawi, Sumba 80361, Indonesia

Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Nihiwatu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan melestarikan ekosistem: - Menyediakan lapangan kerja untuk penduduk lokal - sebagian besar dari staff Nihiwatu adalah penduduk lokal. - Pendidikan: Memberikan pendidikan kepada para masyarakat lokal yang bekerja di Nihiwatu, seperti bahasa Inggris dan hotel management. - “The Sumba Foundation”: Sebuah yayasan yang didirikan oleh pemilik Nihiwatu dalam upaya membantu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Pencapaian: 2012: No. 2 Best Hotel in Indonesia of Trip Advisor Travelers’ Choice Award 2011: Nominated for Eco-Spa Of The Year by Asiaspa Awards 2010: Winner for the “Best for poverty reduction” category - Virgin Holidays Responsible Tourism Awards 2010: Nominated for Socially Responsible Spa Of The Year at “Asia Spa Awards 2010” 2010: Nominated for Eco-Spa Of The Year at “Asia Spa Awards 2010” 2009: A founding member of “Global Ecosphere Retreats” 2008:“Grand Award for Environmental Tourism”, Pacific Asia Travel Association (PATA) Gold Awards 2008: “Best Responsible Hotel Development”, Asia Pacific Hotel Investors Conference (HICAP) 2007: “Blue Award” for ocean and beach conservation, Islands Magazine, As one of five organizations recognized for outstanding leadership in responsible tourism 2007: Winner of the “British Travel Award for Responsible Tourism” 2007: Winner of the “Tourism for Tomorrow Award”, World Travel & Tourism Council (WTTC), The Oscar of International Tourism Awards 2006: Chosen as one of “Five Best Eco-Hotels in the World” by Tatler Travel Guide UK 2006: Winner of the prestigious Conde Nast Traveler “Green Award” 2005: Chosen as one of the “101 Best Hotels in the World” by Tatler Travel guide UK 2005: Voted “Best Hotel” by the Responsible Travel Organization


Lokasi: Maldives, Thailand, Vietnam, Oman, Jordan

Visi: We create innovative, enlightening “SLOW LIFE” (Slow Life: Sustainable - Local - Organic - Wellness Learning - Inspiring Fun - Experience) Upaya upaya yang telah dilakukan oleh Six Senses Resort & Spa dalam membantu masyarakat setempat dan melestarikan ekosistem: - Mendirikan Social & Environmental Responsibility Fund (SERF), Environmental Awareness and Capacity Development Programme dan Corporate Partneship Programme sebagai bagian dari responsible development program dari Six Senses. - Bekerjasama dengan instansi-instansi di tingkat lokal, national dan juga global dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan. Pencapaian: 2011: Six Senses - Sovena Gili winner of “World’s Leading Villa Resort and Spa’ at the prestigious World Travel Awards 2011. 2011: Winner of “HICAP Sustainable Hotel Award for Corporate Leadership” 2011: Winner of “Social & Environmental Conscience of Six Senses, receives Condé Nast Traveler World Savers Award for Doing it All” 2010: Six Senses Con Dao winner of “Best International Small Hotel Construction and Design, at the International Commercial Property Awards” 2008: Six Senses receives Honorable Mentions by Condé Nast in 2008 World Savers Awards 2005: Six Senses Resorts & Spas was awarded Most Environmentally Friendly Travel Company of the Year at the 16th Annual Travel Awards 2005 hosted by TTG Asia Travel Group. 2004: Ana Mandara Resort & Six Senses Spa has been awarded third place in the Best Asia Resort category 2000: “Winner of Green Resort Award of the President of Maldives for the year 2000”


Lighting Imagening

LIGHTING: GHTING:


Furniture Imagening

FURNITURE:


MATERIAL: Material Imagening


DINING EXPERIENCE: Dining Experience Imagening


Landscape Imagening


Activation


ROYAL GILI BRAND ACTIVATION


Inisiatif Branding untuk Gili Matra: Bergabung sebagai sebuah strategi

Gagasan ini adalah untuk menjaga agar Gili menjadi destinasi yang unik dan berkualitas. Mengajak seluruh pemangku kepentingan memiliki visi yang sama tentang masa depan pulau dan mempersatukan semangat untuk menciptakan manfaat bagi Gili. Terutama dalam hal menawarkan aktivitas tambahan untuk experience Gili yang menarik dan unik.

Gabungan experience akan terwujud dengan berjejaring dengan organisasi atau pelaku bisnis lainnya untuk menciptakan aktifitas marketing dan promosi yang lebih substansial


Dalam program yang lebih nyata, gabungan ini dapat berupa inisiatif branding untuk Gili Matra sebagai sebuah kekuatan mutual yang membangun semangat untuk melindungi, memberdayakan dan melestarikan Gili yang berkesinambungan


Pengembangkan sistem pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan. (Contoh: BioHome)

Pengembangkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. (Contoh: Mendaur ulang sampah - mengubah minyak goreng bekas menjadi sabun cuci piring.)

Waste Management

Bekerjasama dengan lembaga setempat dalam menghimbau/mengedukasi masyarakat setempat dan turis tentang penjagaan dan pelestarian ecosystem di Gili Trawangan, serta memotivasi mereka untuk berpartisipasi.

Environmental Education

Arsitektur bangunan yang ramah energi dan lingkungan.

Penggunaan sensor seperti sensor level cahaya.

Energy Conservation

SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY

Coastal Management

Menghimbau/mengedukasi karyawan The Royal tentang pemeliharan ecosystem di Gili Trawangan dan upaya-upaya yang telah dilakukan. Dengan tujuan meningkatkan kesadaran para karyawan The Royal sebagai brand ambassador dari The Royal dan juga eco turisme di Gili Trawangan.

Pengembangan system kesepakatan dengan nelayan setempat. (Sustainable Seafood)

Penggunaan energi ramah lingkungan.

Natural Resource Management

Mendukung program pelestarian lingkungan persisir pantai yang ada dengan cara memberikan bantuan berupa fasilitas.

Bekerja sama dengan lembaga setempat seperti Gili Eco Trust dalam hal pengelolaan ekosistem pesisir laut.

Wildlife Conservation

Bekerja sama dengan lembaga setempat dalam menghimbau/ mengedukasi para nelayan setempat mengenai cara penangkapan ikan.

Mendukung upaya-upaya yang telah dilakukan untuk melindungi dan melestarikan ekosistem terumbun karang.

Menghimbau para tamu Royal Gili tentang pentingnya menjaga dan melestarikan terumbun karang.


Pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil. Mengurangi angka kemiskinan.

Pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan.

Local Empowerment

Menciptakan kesetaraan gender.

Mengurangi kesenjangan sosial. Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan Mengurangi angka pengangguran.


Kerja Bersama Untuk Gili

Dengan adanya dana marketing gabungan, pengurus Gili akan dapat membangun Pusat Informasi Gili yang layak dan outputnya adalah memproduksi GIli Guide Book untuk para pengunjung. Tujuan utamanya adalah untuk mengkampanyekan program ‘sustainability� di Gili. Para pengurus ini kelak akan mengurus ‘senjata’ marketing yang komperhensif seperti: 1. CD dengan galeri gambar, susunan data dan fakta, brosur dan slide show. 2. Video documentary mengenai Gili Matra. 3. Website. 4. Gili Festival 5. Gili Merchandise 6. Sales calls/trip dan mengunjungi travel trade Dengan adanya kerjasama ini, pengurus dapat terwakilkan keberadaannya diajang domestik dan internasional. Dengan semangat untuk menjadi panutan yang melindungi, keterbukaan Royal Gili sebagai bagian dari komunitas harus mengajak para pemangku kepentingan yang siap berpartisipasi untuk bersiap sebagai bagian dari komunitas. Mereka haruslah berkontribusi untuk membentuk Gili sebagai tujuan wisata yg berkelanjutan.


Strategi Inisiatif Branding Gili Trawangan

Status pemilik Royal yang menjadi representatif bagi eksistensi lokal yang membawakan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) memberikan gagasan bagi Royal Villa untuk menjadi master mind dalam visi memajukan Gili melalui upaya pembangunan bisnis yang responsible dan membangun kesinambungan.

Mediation Salah satu gagasannya adalah membuat inisiatif branding bagi Gili Trawangan yang mengkampanyekan nilai-nilai yang harus dipertahankan dan dimiliki oleh Gili Trawangan agar eksis dan berkesinambungan. Brand Gili Trawangan harus memiliki nilai:

Balancing Provoking

Melindungi Memberdayakan Melestarikan


Bentuk Aktivitas Inisiatif Branding

Memiliki Gili Learning Center, sebuah tempat yang dapat berfungsi sebagai pusat informasi Gili yang mutakhir dan aktual memiliki data digital yang dapat diakses melalui komputer, men jual merchandise Gili yang keuntungannya dapat diberikan bagi pemberdayaan Gili dan masyarakat Gili. Membuat island guide dengan bekerjasama dengan penerbit yg telah eksis. Menerbitkan Gili map yang disertai pesan-pesan lingkungan. Tempat tidak harus besar namun berada di sisi pulau yang sibuk/ ramai dekat dermaga

ďƒ†

2

Menyelenggarakan Gili Festival sebagai festival multi budaya

3

Berjejaring dengan NGO lingkungan hidup, kemasyarakatan dan pariwisata dalam menggulirkan program

1

Mengajak pihak-pihak yang berkepentingan di Gili bergabung untuk bersama-sama membangun Gili yang baik

4

ďƒ†


Merchandising


prepared by

2012

semua gambar yang dipakai berfungsi sebagai pendekatan semata, bukan untuk dipublikasikan kepada umum


Royal gili brand development