DMUSE XXII Edition - Sweet Escape

Page 1

VOL . XII - SWEET ESCAPE MAD ABOUT ANGGA Promising Young Actor

#sweet escape

Holiday is coming and it is the best time to restore your energy. Find out who you are and do it on purpose. Yes, through a ‘me time’ or ‘healing’ moment, we can rethink about the truly of who we are, fig ure out what our purposes are in life and recharge our energy to live the passion again. Thus, in this edition, we used a different approach in interviewing the most favorite young actor in Indonesia, Angga Yunanda. Instead of doing the Cover shoot in studio, we were taking Angga near to mountains. Escaped from big city, we were spending time in nature talking about his career journey, his opinion about the phase of his life at the moment, how he spends time during off days, and many more with his closed friend/photographer for this shoot: Julian Latif. The place we took for doing the shoot and interview was located at the mouth of Gunung Mas, in the area of Tea Garden, a comfy lodge called as Bobocabin. Read more about the recommended inn to organize your staycation for the end of the year with family or friends in our Traveling article.

Well, we wouldn’t agree more that holiday is the time to reflect on yourself and life and find things to maintain your mental health. Adinda Cresheilla, Puteri Indonesia Pariwisata 2022 reveals her tips of how she maintains her mental health during her busy schedule. She also shares an inspiring story of how she have reached her big dream to be one of Puteri Indonesia finalists. Don’t skip the article on Muse of The Month. Last but not least, have a fabulous holiday and see you next year.

E Editor’s Note
Dmuse Magz
www.dmusemagz.com

PUTERI SEGUDANG PASSION: ADINDA CRESHEILLA

Dia adalah wanita yang berani mengejar mimpinya: menjadi model remaja, mengasah keahlian di bidang komunikasi dengan menambil jurusan Marketing and Communication saat kuliah dan beker ja debagai Public Relation di beberapa International fashion brands, hingga akhirnya mengiku ti ajang pageant bergengsi Puteri Indonesia dan membawa pulang trophy, she is truly a woman with brave.

INside MUSE
Photographer Roesmawan S @roesmawans Fashion Director and Edito r Rut Caroline @carolinemeliala Dress Julianto @juliantoofficial Make up Nobiyan
Dress, JULIANTO

Ketika kami bertanya bagaimana awal mulanya Adinda Cresheilla memutus kan ikut kompetisi pageant bergengsi setanah air, Puteri Indonesia, Adinda menjawab,”Tepatnya tahun 2013 saat aku menonton di salah satu aca ra tv nasional ada pengumuman tentang pemilihan Puteri Indonesia, saat itu juga aku bertekad dalam hati ‘Ya Tuhan suatu saat aku harus bisa masuk dalam pemilihan Puteri Indonesia’ dan menuliskan mimpi Menjadi Puteri Indone sia di one of my vision board,” katanya. Dan, voila, meski sempat ga gal, namun tepat tahun 2022 saat usianya baru menginjak 25 tahun, ia berhasil membawa pulang piala sebagai Puteri Indonesia Pari wisata perwakilan dari Malang, Jawa Timur. Kecantikan dan kecerdasannya membuat kagum para juri dan memutuskan untuk memberi kan predikat Put eri Indonesia Pariwisata kepadanya. Bagaimana tidak, Adinda menyelesaikan program kuliah dual degree di Universitas Indonesia (Bachelor of Social Science) dan Universitas Deakin (Bachelor of Com munication) di Melbourne-Australia dengan sta tus Summa Cum Laude dan class valedictorian. Ia juga mengasah keahliannya di bidang marketing andcommunication dengan bekerja sebagai Public Relation di beberapa brand fashion International ternama.

Dalam modelling, wanita yang suka nyemil pisang goreng ini mengawali karirnya dengan bekerja sebagai model pada ta hun 2016 setelah terpilih sebagai Unggulan dan semifinalis Wajah Femina, GoGirl! Look dan Gadis Sampul, sejak itu ia kerap muncul di Majalah Femina, GADIS, Cosmopolitan Indo nesia dan Robb Report Singapore. Badan tinggi semampai dengan rambut hitam lebatnya memang sudah sangat merepresentasikan karakter kecantikan wanita Indonesia. Wanita yang memiliki hobby menyanyi dan olahraga basket ini juga memiliki proyek sosial bernama Better Equal, yaitu sebuah platform yang mendukung implementasi kesetaraan gender melalui sektor pen didikan dan ekonomi. Se bagai Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational 2022 yang diselenggarakan pada bu lan Juli 2022 di Strzelecki Park Amphitheater in Nowy Sacz, Małopolska, Polandia. Lagi-lagi, Dinda berhasil meraih gelar Run ner-up 3. Selain itu Dinda juga meraih penghargaan khusus Su pra Chat (Best Interview). Adin da memang layak dijuluki wanita dengan segudang prestasi. Tapi kami penasaran bagaimana saat ini ia melewati pengalaman barunya sebagai Puteri Indone sia Pariwisata yang tentunya dis ibukkan dengan segudang aktivitas baru dengan tetap happy dan bersemangat. Apalagi istilah burn out sedang menjadi trending topic karena dirasa meresah kan sebagian besar masyarakat Indonesia terutama bagi mereka yang kerja kantoran. Untuk itu kami menanyakan tips Adin da dalam menghadapi kesibukannya dan menjaga mentaln ya agar tetap happy dan sehat. “Saya selalu meluangkan diri untuk ‘me time’ di sela-sela kesibu kan seperti berenang, bermain basket atau tenis, sebagai cara untuk bisa meluapkan unek-unek dan kepenatanku.

Berkumpul bersama keluarga juga merupakan ‘me time’ yang paling bisa menghilang kan stress buat aku. Dengan begitu mentalku bisa terjaga tetap happy dan stabil meskipun disibukkan dengan berbagai aktivitas,” katanya “ Menurutku mental health adalah salah satu prioritas yang harus dijaga bersama-sama, kita tidak boleh acuh tak acuh ataupun egois terhadap kesehatan mental diri sendiri dan sesama. Kesehatan mental adalah fondasi dasar untuk kita bisa meraih mimpi dan menjadi impact yang positif bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orang di sekitar kita,” jelasnya. Setuju, kita harus bahu membahu atau minimal menjaga etika demi menjaga kesehatan mental diri sendiri dan juga sesama agar komunitas kita bisa mem bentuk kesetaraan dalam mental yang sehat. Very inspiratif right? Well, buat kalian yang ingin lebih mengenal wanita can tik nan cerdas ini, segera kunjungi You tube channel kami DMUSEMAGZ dan tonton interview kami bersama Adinda.

TORY BURCH
Knit outer,
Dress, JULIANTO
Dress, JULIANTO

Deepika Padukone’s New Self-care Brand

Deepika Padukone broke the internet last year with an announcement that was even bigger than her wedding—the launch of her very own self-care brand, skincare being its first focus.

Taking an east-meets-west, holistic approach to beauty and self-care, the superstar teased fans, followers, skincare and wellness en thusiasts across the globe with the bare minimum. And that was it! After an exciting pi lot teaser we were left with a cliffhanger that raised so many questions, one in particular—what is the name of Deepika Padukone’s latest venture? Giv ing you a glimpse into the actor and now entre preneur’s newest chapter, we got DP to finally re veal the secret she’s been keeping for the last year.

What’s in a name…

…apparently a lot, since that’s one of the main ques tions on everyone’s mind—and now let’s put it to rest. Everyone, meet ‘82°E’. “Pronounced eightytwo east, (it) is inspired by the meridian that passes through India and defines the standard time of the country,” explains Padukone. “The brand is root ed in India, yet global in its appeal. This ethos ex tends to every aspect of 82°E—from the name, to the design of each of our products, and the rituals.”

The inspiration

Self-care, to Deepika Padukone, means nourishing her mind, body and spir it, and has never revolved around quick fixes.

She says, “It’s about simplicity, consistency and patience. Over the years, wherever I am in the world, my self-care rituals have helped me stay grounded and have enabled me to feel centered.”

The brand and its philosophy

According to the actor, the modern self-care brand offers high-quality, high-performance products that show results through simple, joyful and effec tive rituals. She adds, “We believe in the power of small, consistent steps to achieve lasting results. Our endeavour is to encourage individuals to em brace self-care rituals that nourish the mind, body and spirit.” Calling it an extension of her core set of values and beliefs, Deepika Padukone hopes that 82°E inspires everyone to connect to their most-au thentic selves through simple acts of self-care.

What to expect

Rigorously sourced, carefully crafted and clinical ly tested, 82°E combines age-old traditional Indian ingredients with powerful scientific compounds, leaving you with healthier skin. The brand’s skin care debut includes cleanser, toner, moisturis er, eye cream and sunscreen, and will be available to shop online starting mid-November, this year.

Fashion news
Cover Story
Jacket
Shoes
Location
about Di usia 21
sudah
FFI
sinetron saat
15 tahun, kini
sudah
tentang
Jacket,
Shoes,
SHOES
Photographer
Julian Latif
Fashion Director Rut Caroline Editor Oliph Viola Producer Assistant Findriany
Lacoste
Jackson Shoes
Bobocabin at Kebon Teh Gunung Mas
tahun, Angga Yunanda
membawa pulang Piala
sebagai aktor terfavorit. Memulai karir dari dunia
masih berusia
Angga
menjajaki dunia layar lebar, mengantongi banyak penghargaan dan berkomitmen untuk lebih serius di dunia akting. Bersama Julian Latif, fotografer kontributor untuk Dmuse Magz, Angga berbicara
perjalanan karirnya hingga projek film favorit dan peran impiannya. Mad Angga
LACOSTE
JACKSON
Top and pants, GUCCI Shoes, JACKSON SHOES

On Angga: Top and pants, GUCCI

ulian Latif, sang fotografer yang akan memotret Angga Yunanda untuk cov er Dmuse Magz kali ini, sudah lama mengenal aktor kelahiran Lombok 22 tahun silam ini dan mengungkapkan bah wa Angga adalah orang yang susah ban gun pagi. “Aku tahu banget kamu tuh susah bangun pagi ya…” katanya sambil tertawa bersama Angga dan disambut dengan ang gukan oleh Angga. Namun, surprisingly he could woke up early for this shoot. Ya, kami sudah merencanakan untuk mengadakan photo shoot cover kali ini di area kebun teh gunung mas di sekitar penginapan bergaya korea, BoboCabin Kebon Teh Gunung Mas. Tim Dmuse sudah menginap dari hari sebelumnya di BoboCabin Gunung Mas, Pun cak, Bogor untuk mempersiapkan keperlu an photo shoot yang membuat pemotretan kali ini berbeda dari sebelumnya. Tim Dmuse disambut oleh pemandangan yang in dah dengan kebun teh segar mengelilingi penginapan dan sesampainya di kamar yang terletak di atas gunung dan dikelilin gi jendela kaca lebar membuat kami bisa melihat pemandangan puncak yang indah. Saat subuh tiba, sekitar jam lima pagi, so sok yang kami tunggu-tunggu pun hadir. Memakai hoodie dengan jogger pants, An gga keluar dari mobil dan datang menya pa kami dengan wajah yang segar. Dia juga segera menyalam dan merangkul Julian, sang fotografer yang juga adalah teman baik Angga, setelah lama tak bertemu. Sebelum sarapan, kami bermaksud menelu suri area kebon teh untuk mengambil bebera pa shot dengan Angga agar bisa mendapatkan tone pagi hari dan berharap sun rise masih mengeluarkan cahayanya. Sambil menapa ki jalur jalan menuju kebon teh, Julian mengajak ngobrol Angga dan berbicara menge nai perjalanan karirnya. Sungguh, Angga tak seperti aktor yang sedang naik daun, ia san-

Julian: Kayanya kita ngobrol-ngobrol yang orang jarang tahu aja ya. Kalau awal karir Angga kan udah pada tahu ya bermula dari main sinetron waktu kamu masih usia 15 tahun. Nah, semenjak masuk ke dunia lebar, kira-kira project film apa yang paling berkesan?

Angga: Wah, susah nih. Setiap project pasti ada hal yang berkesan. Tapi buat aku mun gkin yang paling susah dilupain adalah pen galaman main film Mencuri Raden Saleh sih. Soalnya mulai dari pre production dan shoot ing, bahkan sampai promo sesudah tayang itu adalah hal yang tidak aku temui dari project-project film lain. Promonya itu sedikit ber beda dari yang lain approach-nya soalnya aku belum pernah nemuin pas kita lagi promo tapi ada konser trus karokean bareng. Kita pernah adain acara di bengkel dengan teman-teman komplotan (sesama cast) dan kita nggak expect yang hadir sebanyak itu. Apalagi kita promo dari ujung Jawa sampai Bekasi dan kembali ke Jakarta menggunakan bis. So, it was a very memorable experience for me.

Julian: By the way, kapan sih kamu sampai akhirnya memutuskan “Oke this is it. Acting is my passion”?

Angga: Pertama kali sebenarnya aku bisa bilang kaya kecebur. Awalnya jujur, aku diajak sama producer untuk main sine tron. Saat itu yaudahlah aku pikir aku masih muda jadi coba-coba dulu deh apakah ini akan menjadi yang pertama dan tera khir atau berlanjut. Tapi ternyata berlanjut ke project berikutnya dan mulailah bera sa menjadi aktor adalah pengalaman yang menarik. Aku bisa menjadi karakter apa aja lewat acting. Aku tuh gampang bosenan se benarnya dan ternyata saat menjadi aktor, aku nggak pernah mengalami kebosanan. Karena aku ketemu banyak orang baru juga project baru. Sejak saat itu aku semakin komit untuk berkarir di dunia akting. Ya aku harap semoga karir aktingku bisa panjang.

Setelah kami mengitari kebun teh yang sub ur sambil mencoba beberapa angle photo bersama Angga, dan meski harus ber jalan di tengah tanah yang sedikit becek akibat hujan sehari sebelumnya (and we were so lucky that it wasn’t raining during the shoot) tapi Angga tetap semangat ber jalan dan kami memutuskan untuk kembali ke penginapan sambil menikmati sarapan. Angga mendaki gunung menuju penginapan kami yang posisinya terletak paling puncak.

J
Top and pants, GUCCI
On Angga:
On Angga: Top and pants, GUCCI
Top, GUCCI Watcjh, BALMER WATCH FROM TIME KINGDOM

Sesampainya di cabin, Angga takjub dengan pemandangannya yang indah dan mencoba fitur room dari BoboCabin yang bisa mengu bah warna jendela dan suara kamar mulai dari suara air terjun hingga kicauan burung.

Kami pun menikmati sarapan bubur khas puncak sambil menikmati pemandangan ham paran dedaun teh dan pohon-pohon hijau yang subur dengan udara sejuk khas puncak.

Julian (melanjutkan obrolan di tengah san tapan bubur): Respon kritikus film terhadap akting kamu di film Dua Garis Biru tuh sangat positif ya sampai-sampai tahun lalu kamu juga terpilih sebagai aktor terfavorit dari Piala FFI. Is it your peak moment?

Julian (melanjutkan obrolan di tengah santapan bubur): Respon kritikus film terhadap akting kamu di film Dua Garis Biru tuh sangat positif ya sampai-sampai tahun lalu kamu juga terpilih sebagai aktor terfavorit dari Piala FFI. Is it your peak moment?

Angga: Wah nggak nggaklah. Aku merasa malah ini baru awalan ya. Tapi aku merasa semenjak aku ketemu banyak orang baru, tim baru, dan sutradara baru juga, itulah yang membuat aku pun menjadi orang yang baru. Jadi aku nggak pernah puas meskipun di project itu sudah mendapat respon posi tif tapi hal itu nggak buat aku terbuai. Jadi aku tetap mengasah skill ku dan mencoba hal baru supaya aku tetap bisa improved.

Julian: Ada nggak peran yang sangat berbeda dari sosok Angga yang dikenal di publik. Dan ada nggak peran yang jadi impian kamu?

Angga: Nah aku bocorin dikit ya, peran yang benar-benar berbeda dari yang sebelumnya dan merupakan salah satu peran impianku adalah projek film mendatang yang baru aku kelar shooting. Jadi ini masih rahasia banget tapi tunggu saja ya, karena ini ada lah peran yang menantang banget buat aku dan aku juga deg-degan nunggu hasilnya.

Well, Dmuse readers, tunggu ya fil terbaru dari Angga dan tonton full interview juga video behind the scene dari photo shoot kami bersa ma Angga di Dmuse Magz youtube channel.

Polo, LACOSTE Watch, LOFOTEN WATCH FROM TIME KINGDOM
and pants, GUCCI Watch, BALMER WATCH
TIME KINGDOM Sneakers
Top
FROM
Polo, LACOSTE Watch, LOFOTEN WATCH FROM TIME KINGDOM
Polo, LACOSTE Watch, LOFOTEN WATCH FROM TIME KINGDOM

Sesampainya di cabin, Angga takjub dengan pemandangannya yang indah dan mencoba fitur room dari BoboCabin yang bisa mengu bah warna jendela dan suara kamar mulai dari suara air terjun hingga kicauan burung.

Kami pun menikmati sarapan bubur khas puncak sambil menikmati pemandangan ham paran dedaun teh dan pohon-pohon hijau yang subur dengan udara sejuk khas puncak.

Julian (melanjutkan obrolan di tengah san tapan bubur): Respon kritikus film terhadap akting kamu di film Dua Garis Biru tuh sangat positif ya sampai-sampai tahun lalu kamu juga terpilih sebagai aktor terfavorit dari Piala FFI. Is it your peak moment?

Julian (melanjutkan obrolan di tengah santapan bubur): Respon kritikus film terhadap akting kamu di film Dua Garis Biru tuh sangat positif ya sampai-sampai tahun lalu kamu juga terpilih sebagai aktor terfavorit dari Piala FFI. Is it your peak moment?

Angga: Wah nggak nggaklah. Aku merasa malah ini baru awalan ya. Tapi aku merasa semenjak aku ketemu banyak orang baru, tim baru, dan sutradara baru juga, itulah yang membuat aku pun menjadi orang yang baru. Jadi aku nggak pernah puas meskipun di project itu sudah mendapat respon positif tapi hal itu nggak buat aku terbuai. Jadi aku tetap mengasah skill ku dan mencoba hal baru supaya aku tetap bisa improved.

Julian: Ada nggak peran yang sangat berbeda dari sosok Angga yang dikenal di publik. Dan ada nggak peran yang jadi impian kamu?

Angga: Nah aku bocorin dikit ya, peran yang benar-benar berbeda dari yang sebelumnya dan merupakan salah satu peran impianku adalah projek film mendatang yang baru aku kelar shooting. Jadi ini masih rahasia banget tapi tunggu saja ya, karena ini ada lah peran yang menantang banget buat aku dan aku juga deg-degan nunggu hasilnya.

Jaxket, LACOSTE

Jacket, LACOSTE
Knit cardigan, GUCCI Watch, BALM<ER WATCH FROM TIME KINGDOM
Shirt, Coach
Jacket, LACOSTE

CLASSIC MINIMALISM

The verge of simplicity, here is the sneaker trend of today: mixture of colour and classic suede material

Sneaker lovers nowadays like to shout out timeless style and simplicity—leaning on the verge of minimalism. Anyway it is import ant to aware with what’s going on because there’s inspiration to be had by keeping an eye on the style & fashion trends of today. In this article Dmuse is giving you a review of our Editor Picks for the freshest kicks of today. Take all of the popular sneaker trends around the world, then throw in a lit tle suede and we have our sneaker trend especially to end this year. Speaking of neutral and minimalism, ver satile ‘pops of color’ suede colorways, just like the new collection of Jackson Shoes. This season you can go for a light navy blue or light olive with their fresh new sneakers.

They’re still neutral colors, but have more visual interest than a plain brown. If you want to go bolder, opt for a darker olive, or bottled green to keep the classic style. Or you can take things to the next level with a burnt orange or ochre pair of casual sneakers. These are all more exciting to wear than plain black or brown suede, at the same time they’re subdued enough to be versatile, standout pieces. Additionally, suede adds texture and vi sual interest to simple yet stylish outfits.

If you have another concern to wear suede due to the a-bit-effort-to-clean material, you can just play with color. When it’s blended together with leather and classic colors like or ange or green, then you can never go wrong in style, especially with Jackson sneakers.

Find their collection on instagram: @jacksonsh.id

Fashion news

UNIQLO X JW ANDERSON

Pertama kali diluncurkan lima tahun lalu, lini kolek si UNIQLO and JW AN DERSON ini dikembang kan dengan tema “British classics. Designed for life today.” Produk LifeWear ini menawarkan desain inovatif JW ANDERSON yang menghadirkan pakaian tradision al Inggris melalui komitmen UNIQLO terhadap kesesuaian potongan, bahan hingga fungsi

Untuk musim Fall/Winter ta hun ini, berbagai gaya sederhana yang nyaman dan menyenang kan yang sejalan dengan filosofi desain berjiwa bebas khas Jon athan Anderson diluncurkan oleh Uniqlo pada tanggal 18 No vember kemarin. Mengomentari koleksi ini, designer Jonathan Anderson mengatakan, “Ada be berapa contoh arsitektur Ing gris yang menjadi inspirasi pada musim ini, khususnya nuansa stripped back dan minimalis. Ada kesederhanaan pada desain ser ta ketelitian pada detail yang in gin ditonjolkan pada koleksi ini, yang muncul dari prinsip-prin sip desain arsitektur minimalis.” Koleksi Fall/Winter 2022 diran cang menggunakan bahan yang sangat fungsional demi mening katkan kenyamanan, termasuk pada busana seperti mantel dou ble berikat pinggang yang ringan dan berkualitas tinggi, serta cel ana track yang dilengkapi pen gencang untuk menyesuaikan dengan tubuh. Tak hanya itu, jaketparka Ultra Light Down den gan jahitan quilted, jaket track dengan block ing warna halus dan saku dengan pengencang,

Sebagai bagian dari kolaborasi berkelanjutan dengan JW ANDERSON, merek yang berbasis di London yang telah merevolusi mode kontemporer, perusahaan ritel global asal Jepang UNIQLO merilis kolek si terbaru kolaborasi dengan JW ANDERSON untuk musim Fall/Winter 2022 yang bergaya minimalis.
Fashion news
dan sweater kerah turtle berwarna cerah –semuanya menghadirkan desain yang simple dan chic dengan sentuhan interior minimalis.

Glamping Minimalist

Bobocabin:

Minimalist Yang Hi-Tech

staycation bersama keluarga kecil Anda

Menikmati musim dingin dengan peman dangan indah tak cuma bisa didapat den gan liburan ke luar negeri. Kini, area Pun cak Bogor juga sudah menyajikan tempat wisata bak negara-negara beriklim dingin. Salah satunya ada lah penginapan bergaya glamping yang minimal ist namun hi-tech, Bobocabin Gunung Mas yang terletak persis di Kebon Teh Gunung Mas, Bogor, persembahan dari Bobobox. Ya meskipun berkon sep glamping, namun fasilitas yang diberikan Bob ocabin sudah selayaknya hotel berbintang. Saat booking kamar yang Anda inginkan, Anda akan diminta mendownload aplikasi Bobobox dimana

juga berfungsi untuk mengatur fitur kamar secara remote dari handphone, seperti mengubah lampu jendela mulai dari transparant, tertutup atau warna lain seperti pink, biru dan lainnya sehingga memu dahkan Anda mencari kamar Anda di tengah kamar lainnya yang tersebar di sepanjang bukit. Di dalam kabin terdapat monitor sebagai panel kontrol be rukuran tablet. Anda juga bisa memilih warna lam pu dan mood ruangan sesuai dengan mood dan pi lihan Anda. Tidak hanya lampu, melalui panel ini kita juga bisa mengatur buka tutup pintu, mengatur volume musik, dan lainnya. Sungguh perpaduan keindahan alam dengan teknologi canggih bukan?

Travel
Perpaduan pemandangan alam dengan teknologi canggih dari Bobobox ini cocok menjadi pilihan

Kamar bergaya minimalist yang didomina si oleh wooden interior dari Bobocabin ini uniknya dihias jendela yang sangat lebar se hingga Anda pun bisa menikmati peman dangan gunung, hutan dan kebon teh yang terham par luas mengelilingi area penginapan dari dalam kamar. Saat malam, di teras Anda pun akan mene mukan peralatan barbeque dimana Anda bisa me mesan menu dan peralatan dari kitchen sehingga Anda bisa menikmati bbq sendiri di depan kamar. Atau Anda juga bisa menikmati api unggun ber sama teman-teman di area bersama yang terletak

di tengah-tengah bukit. Ide yang menarik sekali un tuk sweet escape sejenak dari kepenatan dan hiruk pikuk ibu kota.Meski terletak di atas gunung, pengi napan Bobocabin dilengkapi dengan Wi-Fi sehing ga Anda tidak perlu khawatir jika ingin streaming film atau series favorit sebelum tidur. Kamar mandi pribadinya juga dilengkapi dengan bidet, penger ing rambut, dan perlengkapan mandi. Semua ka mar menyediakan meja dan perlatan minum. Staf resepsionisnya pun fasih berbahasa Inggris dan Indonesia siap membantu Anda setiap saat. Yuk, nikmati liburan akhir tahun bersama Bobocabin.