Issuu on Google+

No. 04 04 -- FEBRUARI JANUARI 2014 No. 2014

www.dlajah.com


CONTENT 04 FEBRUARI 14 NO

CHIEF EDITOR HIM

DEWAN PENASEHAT

PENGEMBANGAN BISNIS

AKHMAD HADIAN LUKITA DION LUTVAN PRAMUDYO

anggun nugraha SUNARYO KUSUMO

KEMITRAAN

TATA LETAK & DESIGN

MIKHAEL SEBAYANG

abdul aris mustaqin

SOCIAL MEDIA

FOTOGRAfER

EKO JUSMAR

MOwELBLACKPACKER

WEBSITE MASTER NUR KHAFIDL

ASISTEN CHIEF EDITOR ROSALINA WATI

ADMINISTRASI DAN KEUANGAN ida siti nuraida

Dlajah

@dlajahmagz

@Dlajah

REDAKSI DAN KEMITRAAN JL. KYAI GEDE UTAMA NO. 12 BANDUNG 40132 PHONE. +62.22.2501925 - FAX. +62.22.2516752

04 15 08 Berkunjung ke Gudang Kreatifitas

di

Crafty Days Bandung 2014

10 TAHUN SERI PUISI JERMAN

03


+ PINTUTEATER

"

EPIC JAVA merupakan sebuah visual tentang alam

Teks: Sunaryo Kusumo | Photo & Video: Epic Java

04

"

Film non-Naratif yang Menelanjangi Keindahan Pulau Jawa

semesta dan kebudayaan manusia. Sebuah proses pencarian misteri kehidupan, juga segala yang terkait di dalamnya. Sebuah penggambaran kontemplatif yang akan membawa kita menuju kekuasaan-Nya. Mendobrak batas dimensi dan memberikan pengalaman ruang yang tidak terlupakan. Mengajak penikmatnya untuk bertamasya ke dalam visual dari sudut pandang lain.


Tampak 2 gunung berdiri kokoh di bawah pesawat tim EPIC JAVA

F

ilm non-naratif berdurasi 30 menit ini menyuguhkan keindahan dan kemegahan alam Pulau Jawa dari ujung timur hingga barat. Menyaksikan film ini membuat kita sebagai manusia tampak kecil dan tidak berdaya saat berhadapan dengan kebesaran ciptaan-Nya. Debur ombak, desir angin, putih awan yang berarak, bening air sungai yang mengalir serta kilau cahaya bintang yang bergerak perlahan begitu memukau mata dan membius rasa untuk lebih mencintai negeri ini. Film EPIC JAVA yang berdurasi 30 menit ini memiliki plot berdasarkan pembagian wilayah Pulau Jawa dengan kesan masing-masing. EPIC JAVA terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Surya mencakup wilayah Jawa bagian timur, Sakral mencakup wilayah Jawa bagian tengah, dan Priangan mencakup wilayah Jawa bagian barat.

05

Tim EPIC JAVA dan wisatawan asing mapun lokal berbondong-bondong menyaksikan matahari terbit di Pananjakan


Ketika EPIC JAVA diperkenalkan di Studio XXI Cihampelas Walk Bandung, antusias penonton begitu besar. Hal ini terlihat dari tiket yang cepat terjual habis ketika loket baru saja dibuka. Ruang studio theater 7 penuh saat itu. Mungkin saja karena para penonton sudah tidak sabar ingin melihat versi lengkap EPIC JAVA yang selama ini hanya mereka tonton teasernya di Youtube dan Vimeo.

06

Pada waktu film diputar, penonton seakan menahan napas agar tiada suara yang mengganggu keheningan dan kekhusyuan. Menonton film ini bagai membasuh relung hati yang kering dengan air sejuk dari ketinggian puncak Madakaripura. Tak dinyana, seakan tumbuh keinginan untuk bermain-main dengan ombak di Pantai Klayar dan terbang menggapai bintang dari kegelapan Bukit Moko. Proyek pembuatan film EPIC JAVA ini dimulai sejak akhir tahun 2011. Adalah Febian Nurrahman Saktinegara dan timnya yang menjelajah dan merekam momen-momen menakjubkan yang terjadi dari timur hingga barat Pulau Jawa ini melalui kamera DSLR dengan teknik fotografi timelapse dan slowmotion. Tim EPIC JAVA beranggotakan Arie Naftali Hawuhede sebagai Producer, Galih Mulya Nugraha sebagai Screenwriter dan Denny Novandi Ryan sebagai Music Composer dan Sound Designer.

Pananjakan, tempat yg membuat tim EPIC JAVA terpukau melihat panorama Gunung Bromo, Batok dan Semeru


Pulau Jawa dipilih karena dikenal sejak dulu sebagai pulau paling berpengaruh di Asia Tenggara. Selain itu, bentang alam, budaya dan sejarah pulau ini tidak akan ada habis-habisnya dijelajahi dan diceritakan. Oleh karena itu, timbul keinginan kuat untuk mengabadikan keunikan Pulau Jawa secara visual dari sudut pandang yang berbeda sehingga dapat dijadikan tontonan alternatif bagi yang ingin menikmati keindahan Pulau Jawa.

Lampion – lampion ini terbang membawa serta doa dan harapan orang yang menerbangkannya EPIC JAVA

EPIC JAVA, menurut Febian di laman wujudkan.com, merupakan potret kemegahan Pulau Jawa yang akan mampu meningkatkan rasa kebanggaan masyarakat terutama yang tinggal atau pernah tinggal di Pulau Jawa karena adanya rasa memiliki dengan pulau ini. Selain itu, film ini juga dapat menjadi pengalaman unik bagi mereka yang belum mengenal Pulau Jawa sehingga nantinya EPIC JAVA dapat meningkatkan perjalanan wisata ke Pulau Jawa, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap kekayaan alam dan budaya.

07

Tim EPIC JAVA dan ratusan orang menaiki tangga menuju kawah Bromo, pasir-pasir di udara membuat suasana semakin dramatis

Dalam dunia perfilman Indonesia, EPIC JAVA telah memberikan kesegaran baru dengan memperkenalkan genre yang masih relatif jarang, yaitu film non-naratif. Melalui EPIC JAVA, penonton seakan dibawa ke sebuah ruang dimana mereka akan mendapatkan impresi, pengalaman dan kebebasan dalam menginterpretasikan sebuah film. Anda dapat mengetahui informasi tentang EPIC JAVA di laman Facebook (epicjava) dan Twitter (@EPICJAVAfilm).


+ PINTUTEATER

Berkunjung ke Gudang Kreatifitas

di

Crafty Days Bandung 2014

08

a

pa Apa jadinya jika seluruh Craftperson dari seluruh nusantara berkumpul bersama di sebuah tempat? Pastilah tempat tersebut akan penuh dengan aneka bentuk kreatifitas. Hadir dari mereka yang tidak sungkan untuk menunjukkan kebebasan berkreasi dan berimajinasi tanpa mengenal batas. Hal inilah yang terjadi di Bazaar Handmade Crafty Days 8 Tobucil & Klabs yang berlangsung dari 8-9 Februari 2014 di Gedung Indonesia Menggugat Jl. Perintis Kemerdekaan No. 5 Bandung. Di edisi ke-8 perhelatannya, Crafty Days yang diadakan oleh komunitas Tobucil & Klabs ini lebih banyak menyedot peserta. Tercatat sebanyak 90 peserta hadir ikut serta meramaikan acara ini. kebersamaan melalui sebuah bazzar kreatif.


Hari masih pagi ketika para Craftperson (Pengrajin) sudah sibuk menata buah kreatifias mereka di atas meja-meja yang berjajar rapih. Puluhan Craftperson tersebut datang dari berbagai pelosok nusantara hendak berbagi semangat berkarya dan kebersamaan melalui sebuah bazzar kreatif.

Kreatifitas di Crafty Days membuat setiap yang melihatnya berdecak kagum. Misalnya saja kaca mata Eastwood Handcrafted salah satu brand lokal yang memproduksi kaca mata dari bahan kayu daur ulang. Selain menggunakan bahan yang ramah lingkungan, disain kaca mata Eastwood juga menarik, berkualitas tinggi dan memiliki nilai jual.

Crafy Days sebetulnya tidak jauh berbeda dengan bazzar kreatifitas yang sering diadakan di sudut-sudut Kota Bandung setiap Minggunya. Namun selalu ada saja yang membuat Crafty Days lebih istimewa dibandingkan bazzar sejenisnya. Ada saja bentuk kreatifitas baru yang hadir di acara ini. Dan mungkin hal inilah yang membuat Crafty Days selalu menarik untuk dikunjungi. Memanjakan mata dengan keindahan kerajinan dari tangan-tangan kreatif.

Kemudian ada juga MakenLiving dari Yogyakarta dengan produk dekoratif untuk rumah yaitu berupa dekorasi dinding berbentuk quote (Kata mutiara) menarik dari tokoh terkenal yang dihias dengan motif dan gambar menarik. Kemudian di meja lain hadir brand WawBaw dari Bandung dengan produk tas berupa goodybag dan bagpack yang terbuat dari kanvas dengan gambar yang unik dan dominasi warna pink.

09


10

Peserta lainnya yang hadir diantaranya Eusara dari Bandung, Paperon dari Yogyakarta, Dreamesh Living dari Jakarta, MANGIR dari Tangerang, Dwaya Manikam dari Bandung, cemprut dari Tangerang, Sisi dari Bali, Kejora by Dinska dari Bali, Tamimi dari Yogyakarta, Simplea Leatherworks dari Bandung, Maken dari Yogyakarta, “Hey You...!!!� dari Yogyakarta, Modal Kawin dari Bandung, Oma Kas dari Bandung.

Crafty Days menjadi gudang untuk buah tangan kreatif unik dan tidak biasa, seperti yang diungkapkan oleh Tarlen Handayani, pendiri Tobucil Bandung. Dia juga menambahkan, bahwa Crafty Days pun bisa menjadi gudang keceriaan untuk lari dari kejenuhan sehari-hari.


Selain diisi dengan berbagai produk kerajinan tangan, Crafty Days juga diisi dengan ragam kegiatan workshop diantaranya Workshop DIY Paper Flower Frame bersama Dreamesh, Workshop Membuat Asesoris Perca bersama Dwaya Manikam, Workshop Merajut Dasar & Merenda Dasar bersama Klab Rajut Tobucil, Workshop Membuat Boneka Monster Kaus Kaki bersama Cemprut, Workshop Kolase dari Ensiklopedia Bekas bersama Resatio Adi Putra, Workshop Membuat Sabun (Cold Process Soap Making for Beginner) Dan Workshop DIY Accordeon Photo Album bersama Workshop in a Box. Kemudian ada juga sajian Klab Dongeng Anak Interaktif “Si Kecil Yang Lapar� Bersama Bengkimut yang bercerita tentang seekor binatang yang senang bertualang. Akhir kata, Crafty Days bukan sekedar bazzar produk-produk handmade terbaik dan berbagi inspirasi belaka, atau tempat bertemunya pencipta kreatifitas dengan penikmat kreatifitas. Tapi keunikan dari sebuah taman bermain atau taman hiburan yang diisi oleh ragam kreatifitas dan keceriaan untuk kemudian berbagi sekotak inspirasi dan ide.

11


+ PINTUTEATER

Peluncuran dan Pembacaan Puisi Karya Rainer Maria Rilke

P

12

usat Kebudayaan Jerman Goethe Institut Jakarta bekerja sama dengan Bentara Budaya Bali menyelenggarakan 10 Tahun Seri Puisi Jerman. Edisi peringatan 10 Tahun Seri Puisi Jerman tersebut menghadirkan peluncuran sekaligus pembacaan puisi-puisi karya Rainer Maria Rilke (1875-1926) dalam Bahasa Indonesia dengan judul:

Kedalaman, Terarah Padamu/Tiefen, dir zugekehrt.

Seri puisi tersebut diterjemahkan oleh Agus R. Sarjono, seorang penulis Indonesia dan Berthold Damshäuser, yaitu ahli Bahasa Indonesia dari Bonn.


Acara Presentasi 10 Tahun “Seri Puisi Jerman” tersebut akan berlangsung pada 19 Februari hingga 4 Maret 2014 di 6 kota, yaitu: Bandung, Surabaya, Madura, Malang, Denpasar, dan Jakarta. Seri puisi tersebut akan dibacakan oleh penyair-penyair Indonesia dari daerah-daerah tersebut. Rainer Maria Rilke merupakan salah seorang penyair besar Jerman. Karyanya berupa sajak-sajak berbahasa Jerman termasuk dalam literatur penting sastra dunia. Tahun 2003, karya para penyair Jerman terbit dalam Bahasa Indonesia (Red. 7 jilid “Seri Puisi Jerman”) dimana Rainer Maria Rilke salah satunya. Karya penyair besar lain yang masuk dalam seri buku tersebut adalah: Bertolt Brecht, Paul Celan, Johann Wolfgang von Goethe, Hans Magnus Enzensberger, Friedrich Nietzsche, dan Georg Trakl. Berikut ini jadwal acara 10 Tahun “Seri Puisi Jerman” di beberapa kota. Bandung 18 dan 19 Feb. | 19:00 WIB Selasar Sunaryo Art Space Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung 40198 Surabaya 21 Feb | 19.00 WIB Goethe-Zentrum Surabaya/Wisma Jerman Taman A.I.S. Nasution 15 Surabaya 60271 info@wisma-jerman.or.id Madura 22 Feb | 20:00 WIB Auditorium As Syarqawi – Kampus INSTIKA Jl. Bukit Lancaran PP. Annuqayah Guluk-Guluk – Sumenep, Madura

Malang 25 Feb | 13.00 WIB Aula Fakultas Sastra, Gedung E6 Lantai 2, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No. 5 Malang Denpasar 28 Feb | 19.00 WITA Bentara Budaya Bali Jl. Prof IB Mantra 88A, Bypass Ketewel Denpasar, Bali Jakarta 04 Mar | 19.00 WIB GoetheHaus Jakarta Jl. Sam Ratulangi 9-15 Menteng, Jakarta Informasi dan keterangan silakan kunjungi laman berikut. www.goethe.de/seripuisijerman www.bentarabudaya.com/agenda

13



DLAJAH PINTUTEATER #04