Issuu on Google+

CMYK

EDISI SORE

NO. 590/TAHUN 1 JUMAT 19 OKTOBER 2012

Menpora Andi Mallarangeng saat tiba di kantor KPK Jakarta Selatan, untuk diperiksa penyidik KPK terkait kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games Palembang, Senin (10/10/2011) lalu. TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN

Telusuri Hilangnya Nama Menpora ■ BAKN akan Klarifikasi BPK soal Intervensi Audit Hambalang

Mona Ratuliu TRIBUN JAKARTA-JEPRIMA

Bingung Beli Baju Anak-anaknya MONA Ratuliu bingung berbelanja ke mal membeli pakaian untuk dua buah hatinya Davina dan Baraka. Keduanya sedang masa pertumbuhan. Jadi, setiap kali membeli pakaian, beberapa bulan kemudian sudah tidak muat dikenakan. “Dua anak saya yang pertama dan kedua ini sedang masa pertumbuhan. Baru beli tahu-tahu sudah kekecilan. Ya, memang mereka tumbuhnya cepat banget,” ucapnya, saat ditemui di Senayan City, Senayan, Jakarta. Davina sekarang berusia 9 tahun. Sedangkan Baraka 3 tahun. Pertumbuhan fisiknya lumayan cepat. Mona tidak kehilangan akal. Wanita kelahiran Jakarta, 31 Januari 1972 itu, selalu membeli pakaian yang ukurannya agak besar. Mona sengaja melakukannya supaya masa pakainya bisa lebih lama. Mona juga mengikuti selera kedua anaknya tersebut. Meskipun, kadangkala ia membantu untuk memilihkannya. Karena itu, mereka sering jalan bareng ke mal berbelanja pakaian. “Aku ikuti taste mereka dulu. Tapi kalau terlalu lama, kita pilih juga. Kalau (anak pertama), dia lebih sering yang pilih karena dia kan sedang pada masa remajanya. Tapi, kadang juga justru kita bareng pilih baju-baju dia,” ucapnya. (tribunnews)

JAKARTA, TRIBUN Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Teguh Juwarno menilai, perlu adanya klarifikasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal intervensi di tubuh BPK terkait menghilangnya nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam audit investigasi KPK mengenai proyek Hambalang. Teguh mengatakan, akan segera mengusulkan kepada Pimpinan BAKN untuk mengundang BPK. “Sebagai anggota BAKN, saya akan mengusulkan kepada pimpinan BAKN untuk mengagendakan rapat konsultasi dengan BPK untuk mengklarifikasi hal ini. Karena bila keadaan ini dibiarkan maka kredibilitas BPK sebagai auditor negara akan terganggu,” ujar Teguh, Jumat (19/10/2012), dalam siaran pers yang diterima wartawan. Sekretaris Fraksi PAN itu menilai pernyataan anggota BPK, Taufiequrachman Ruki, sangat mengejutkan sekaligus memprihatinkan. Pasalnya, BPK adalah lembaga tinggi negara yang keberadaannya diatur dalam Pasal 23 E Undang-undang Dasar 1945. Selain itu, independensi BPK juga diatur dalam UndangUndang Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. “Taufiequrrahman Ruki harus menyebutkan siapa yang berani mengintervensi BPK. Apakah dari luar atau dari dalam BPK sendiri,” kata Teguh. “Kalau dari dalam bisa atasan auditor tersebut, anggota BPK atau Pimpinan

BPK. Buat saya menimbulkan tanda tanya besar, siapa yang bisa mengintervensi anggota BPK sekaliber Taufiequrachman Ruki? Mantan Ketua KPK yang jenderal bintang 2, purnawirawan polisi,” kata Teguh lagi. Seperti diberitakan Kompas, 19 Oktober 2012, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Taufiequrachman Ruki menilai laporan audit investigasi BPK mengenai proyek pembangunan sarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, telah diintervensi. Pasalnya, dalam laporan tersebut, nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan sejumlah perusahaan kontraktor tidak dinyatakan terlibat. Padahal, dalam pemeriksaan awal yang dilakukan BPK, kata Taufiequrachman, terdapat sejumlah bukti keterlibatan Andi Mallarangeng dan sejumlah perusahaan kontraktor tersebut dalam proyek Hambalang. “Karena tidak ada nama Menpora dan korporasikorporasi yang menerima aliran dana dalam laporan tersebut, saya meminta tim pemeriksa untuk memperbaiki laporannya. Kalau tetap tidak ada nama Menpora dan perusahaanperusahaan itu, saya tidak akan tanda tangan laporan tersebut,” kata mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu kepada Kompas, Kamis (18/10), di Jakarta. Perusahaan-perusahaan yang menurut Taufiequrachman terlibat dalam proyek Hambalang antara lain PT Dutasari Citralaras dan PT Adhi

CMYK

Karya. Di PT Dutasari Citralaras, istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pernah menjadi komisaris. Taufiequrachman menjelaskan, laporan audit investigasi tentang proyek Hambalang memang telah dilaporkan kepadanya selaku pengarah pemeriksaan investigatif sejak beberapa minggu lalu. Namun, karena dalam kesimpulan laporan tersebut nama Menpora dan sejumlah perusahaan kontraktor dalam proyek Hambalang tidak dimasukkan sebagai pihak yang terlibat, Taufiequrachman meminta tim pemeriksa untuk memperbaiki laporan itu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan kasus dugaan korupsi dalam proyek Hambalang di Kemenpora. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan seorang tersangka, yakni Deddy Kusdinar selaku Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora yang di dalam proyek Hambalang bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen. Dalam kasus ini, Deddy diduga menyalahgunakan kewenangannya sehingga menimbulkan kerugian negara atau menguntungkan pihak lain. Menurut Deddy, dirinya hanya mengikuti instruksi atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Selaku PPK, kata Deddy, dirinya hanya mewakili lembaga sehingga tidak dapat mengambil keputusan sendirian. Anak buah Menpora Andi Mallarangeng itu pun mengaku tidak pernah dijanjikan apalagi

menikmati uang dari proyek Hambalang. Deddy sempat mengatakan tidak ingin dikorbankan sendirian dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

Deddy mengatakan, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dirinya bertanggung jawab kepada atasannya di Kementerian Pemuda dan Olahraga. (kps)

TRIBUNNEWS/HERUDIN

KESELAMATAN PEKERJA - Sejumlah pekerja memperbaiki tower Base Transceiver Station (BTS) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2012). Data dari ILO menyatakan kecelakaan kerja menyumbang kerugian empat persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia atau Rp 280 triliun.


CMYK

2

Tribun Etam

JUMAT 19 OKTOBER 2012

Tiga Staf Jadi Tersangka ■ Kasus Pengadaan Lahan PLTU Sungai Maya ■ Wawali Tarakan Tidak Bisa Tidur TARAKAN, TRIBUN - Sudah empat hari ini Wakil Walikota Tarakan Suhardjo Trianto tidak bisa tidur, karena tiga orang stafnya menjadi tersangka kasus lahan Pembangunan Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sungai Maya yang merugikan negara sebesar Rp 7 miliar.

Ketiga orang staf atau pejabat Pemkot Tarakan yang ditetapkan tersangka oleh Polres Tarakan masing-masing. Pertama, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) yang juga mantan Asisten I Pemkot Tarakan Nasib. Kedua, Sekretaris Dinas Peternakan dan

Tanaman Pangan yang juga mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Tarakan, Abu Bakar. Ketiga, Kepala Seksi Survei dan Pengukuran Pemetaan Badan Pertanahan Nasional Kota Tarakan, Puryono. “Terus terang dengan kejadian ini siang malam

kami tidak bisa tidur, bahkan untuk masuk kantor saja tidak enak. Sebab bagaimana pun mereka ini staf kami yang telah membantu kami dalam menjalankan roda pemerintahan. Kalau tidak ada mereka tidak mungkin kita bisa melakukan roda pemerintan ini,” ucap Suhardjo, Jumat (19/10). (jnh)

TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO

Pedagang Ayam Pasar Pagi Mengeluhkan Kurangnya Stok Ayam.

Pedagang Keluhkan Pasokan Daging dan Ayam SAMARINDA, TRIBUN Para pedagang di Pasar Pagi Samarinda menilai para spekulan mulai bermain jelang Hari Raya Idul Adha. Ini didasarkan kian terbatasnya pasokan komoditi ayam potong dan daging sapi yang diterima para pedagang setiap harinya. Meski stok terbatas, namun, harga ayam potong dan daging sapi di Pasar Pagi masih relatif normal. Siti Rukiyah, pedagang ayam potong di Pasar Pagi mengaku mendapatkan pasokan yang lebi sedikit dari biasanya. Selain itu, harga yang diberikan dari distributor ayam potong pun mulai merangkak naik. “Dari sana kita kita ngambil harganya sudah naik. Mereka bilang stoknya terbatas. Normalnya satu ekor ayam potong kosongan

itu Rp 28-30 ribu, sekarang sudah Rp 35 ribu untuk kosongan dan Rp 40 ribu untuk utuh,” kata Siti. Menurut Siti, peningkatan harga dibarengi minimnya pasokan kerap terjadi menjelang perayaan hari besar seperti Lebaran Idul Adha. “Padahal di sana (distributor) stoknya banyak. Inikan (pembatasan) supaya harga naik,” kata Siti, yang mengaku memperoleh pasokan ayam potong dari Samboja atau Muara Badak, Kukar. Akibat dari kenaikan harga potong ini, Siti mengeluh dagangannya kerap tidak laku. “Lihat saja ini ayam sampai kering begitu karena tidak laku-laku. Bagaimana mau laku kalau pembeli nawarnya rendah. Sedangkan kita ngambil dari distributornya saja harganya

sudah tinggi,” tandasnya. Kenaikan harga terjadi pada telur ayam. Hj Umi, pedagang telur di Pasar Pagi mengaku harga telur perpiringnya mengalami kenaikan rata-rata Rp 2.000, hingga Rp 3.000. “Dari sananya (Surabaya) memang sudah naik mas,” kata Umi. Pengurangan pasokan juga terjadi pada daging sapi. Abdul Kadir, pedagang daging sapi di Pasar Pagi juga mengeluhkan pasokan yang mulai terbatas. “Biasanya sehari itu saya dapat satu ekor (sapi), tapi sekarang paling hanya dapat separuh saja,” ungkapnya. Hal yang sama juga dirasakan Eldi, pedagang daging sapi lainnya yang mengaku hanya mendapat pasokan setengah dari biasanya. “Iya pasokannya

dikurangi. Mungkin pemotongan di rumah potong juga lagi dikurangi, karena mau Idul Adha ini,” kata Eldi. Meski demikian, harga daging sapi masih relatif normal dan belum terjadi kenaikan. “Sekilonya (Perkilogram) itu Rp 90 ribu. Tapi semakin dekat lebaran pasti semakin naik harganya,” kata Kadir. Padahal, sebelumnya, Dinas Peternakan Samarinda menjamin tidak terjadi pengurangan pemotongan hewan di rumah potong jelang Idul Adha. “Tidak ada pengurangan (pemotongan). Kalau untuk kurban itukan khusus dan sudah dipersiapkan jauh hari,” ujar Kasi Kesehatan Hewan dan Ikan, Dinas Peternakan Samarinda, Jumiati, beberapa waktu lalu. (rad)

TRIBUN KALTIM /NEVRINATO HARDI PRASETYO

HARGA SAPI MELONJAK - Sejumlah pedagang menjaga sapi kurban asal Sulawesi yang dijual mulai harga Rp 9 sampai 15 juta di Jalan Siradj Salman milik Didu, Kamis (18/10) Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha (hari raya kurban) harga sapi di Samarinda melonjak 2 juta rupiah, mulai dari harga sekitar 7 juta menjadi 9 juta, karena kenaikan transportasi laut dan naiknya permintaan berdasar kebutuhan.

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

JUMAT 19 OKTOBER 2012

3

Syamsir Alam Dkk Batal Gabung ke Timnas ■ Piala AFF 2012 JAKARTA, TRIBUN Empat pemain Indonesia yang berkiprah di klub CS Vise, Belgia, yakni Syamsir Alam, Alfin Tuassalomony, Yandi Sofyan, dan Yericho Christiantoko, menolak panggilan tim nasional Indonesia yang dipersiapkan menuju Piala AFF 2012. Syamsir dan kawankawan mengatakan klub mereka yang berlaga di Divisi Dua Liga Belgia itu tak memberi izin pulang ke Indonesia. Hal tersebut dibenarkan koordinator timnas, Bob Hippy. “Mohon maaf, kami belum bisa bergabung dengan timnas karena klub mengubah kebijakan dari yang awalnya mengizinkan, sekarang belum bisa mengizinkan. Mohon mengerti keadaan kami sebagai pemain. Terima

kasih,” tulis pesan singkat Syamsir kepada Bob Hippy. Hippy mengaku kecewa dengan sikap yang ditunjukkan CS Vise yang tidak mengizinkan keempat pemain Indonesia itu bergabung ke timnas. “Mereka menarik diri dari timnas karena tak dapat izin klub. Padahal, sebelumnya klub telah mengizinkan. Kasihan mereka,” lanjut Hippy. Meskipun demikian, timnas Indonesia masih tetap mencantumkan nama keempat pemain tersebut ke dalam 35 pemain skuad bayangan untuk Piala AFF 2012. Timnas Indonesia baru akan menentukan 23 pemain untuk Piala AFF 2012 pada manager meeting, beberapa hari sebelum ajang tersebut digelar. (kps)

AFP/HOANG DINH NAM

Penyerang Timnas Indonesia, Irfan Bachdim (tengah), saat berusaha melepaskan tembakan di antara melewati penjagaan pemain belakang Vietnam dalam laga uji coba di My Dinh National Stadium, Selasa (16/10/2012). Kedua tim bermain imbang 0-0 dalam laga tersebut.

PSSI Siapkan 35 Pemain

PERSATUAN Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih membuka pintu bagi para pemain Indonesia Super League (ISL) untuk bergabung dengan tim nasional Indonesia. Pemain-pemain tersebut masuk ke dalam skuad bayangan untuk Piala AFF 2012 mendatang. Manajer timnas Indonesia, Habil Marati, menyiapkan 35 pemain dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL), ISL, dan beberapa pemain yang berkiprah di luar negeri untuk skuad bayangan tersebut. Dari 35 pemain ini nantinya akan dipilih 23 pemain yang akan berlaga di turnamen sepak bola terbesar negara-negara Asia Tenggara itu. “Nama-nama pemain tak akan berubah. Pendaftaran akan dilakukan 20 Oktober nanti. Seminggu sebelum turnamen akan dipilih 23 pemain,” jelas Habil kepada wartawan. (kps)

Syamsir Alam KOMPAS IMAGES-KRISTIANTO PURNOMO

Gantung Raket Setelah All England JAKARTA, TRIBUN - Pebulu tangkis putri terbaik Denmark, Tine Baun, mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia bulu tangkis selepas turnamen All England bulan Maret tahun depan. Pernyataan Tine Baun disampaikan di sela-sela turnamen Super Series Denmark Open yang berlangsung di Odense Denmark, Kamis malam atau Jumat (19/10/ 2012) dini hari WIB. Dalam laman Facebook-nya, Tine Baun juga mengungkapkan, turnamen Denmark Open tahun ini akan menjadi aksinya yang terakhir. Tine Baun merasa dirinya sudah berada di pengujung karier dan dia sangat senang bisa menentukan waktu pengunduran dirinya seusai turnamen All England nanti. Bagi Tine Baun, turnamen All England memiliki kesan tersendiri karena di pergelaran inilah dia pernah naik podium utama sebanyak dua kali. Setelah pensiun, Tine Baun akan melanjutkan studi di bidang kesehatan, khususnya soal nutrisi. Tine Baun belum memikirkan untuk berkarier menjadi pelatih karena ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya. (kps)

Tine Baun

BADMINTONBLADET

CMYK


CMYK

4

Life Style

JUMAT 19 OKTOBER 2012

KOMPAS OTOMOTIF

Toyota Prius Terlaris di “Golden State”

Toyota Prius C siap dimodifikasi

TOYOTA Prius berhasil menjadi mobil terlaris di negara bagian Kalifornia, Amerika Serikat (AS)dengan mengalahkan rival utamanya, Honda Civic dan Accord hibrida. Harga bensin yang semakin mahal di wilayah terpadat AS ini membuat konsumen mencari kendaraan irit bahan bakar. Periode Januari-September tahun ini, 46.380 unit Prius sudah terjual di daerah

berjuluk Golden State ini. Pencapai ini merupakan prestasi tersendiri bagi Toyota karena pada periode yang sama tahun lalu, Prius berada di peringkat empat di bawah Honda Civic, Accord dan Camry. Pulihnya perekonomian di Kalifornia berpengaruh positif terhadap industri otomotif di negara tersebut, khususnya penjualan mobil penumpang dan pikap.

Pasalnya, jumlah mobil baru yang didaftarkan naik 26 persen untuk Kalifornia saja. Sedangkan untuk seluruh AS14,5 persen. “Harga bensin naik sampai 80 sen per galon di Kalifornia, jauh di atas rata-rata kenaikan di seluruh AS. Akibatnya, mobil hibrida lebih menarik, termasuk plug-in di California,” komentar Alec Gutierrez, analis pasar senior dari Kelley

Blue Bookdi Irvine, Kalifornia yang dilansir Bloomberg hari ini (19/10/2012). Penjualan mobil dan pikap di Kalifornia sampai September sudah mencapai 1,25 juta unit atau 11 persen dari total AS yaitu 10,9 juta unit. Penjualan semua model Prius di Kalifornia saja menyumbang 25 persen di seluruh AS,183.340 unit. Kendati demikian, untuk tingkat

nasional, Prius hanya menduduki posisi terlaris ke 12 jauh di bawah pikap Ford FSeries diperingkat pertama. Prius pertama kali dijual 1997 dan berhasil menjadi terlaris di pada 2006. Prestasi itu baru bisa diraih lagi pada tahun ini. “Prius akan tetap kuat tahun ini dan 2013. Memang akan terjadi penurunan harga bensin, tetapi tidak banyak,” beber .Gutierrez. (kps)

Loyalitas Karyawan Bergantung pada Pimpinan ● Untung Hanyalah Imbas

Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menuangkan ide kreatifnya, sama dengan membangun sumber daya manusia, yang akan menciptakan loyalitas berimbas profit bagi perusahaan.

PERUSAHAAN bisa meraup untung besar atau mencapai bahkan melampaui target kerja, karena kerjasama yang solid dari semua sumber dayanya. Loyalitas karyawan yang mendorongnya untuk bekerja penuh dedikasi, memberikan kontribusi penting terhadap keberhasilan ini. Loyalitas karyawan akan terus meningkat dengan kepemimpinan yang tepat. Career Coach Kristian Hardianto mengatakan sumber daya manusia yang maju dan berkembang bergantung kepada pimpinan dan kepemimpinan yang berjalan di perusahaan

tersebut. “Kuncinya di pimpinan. Jangan memenjarakan mental karyawan, karena ide takkan keluar dengan adanya mental block. Karyawan yang maju, imbasnya tentu kepada perusahaan. Kalau pimpinan membantu karyawannya untuk naik kelas, profit pasti didapatkan,” jelasnya seusai peluncuran majalah pelatihan bisnis milik Top Coach Indonesia di Swiss Belhotel Mangga Besar Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Kristian, perusahaan semestinya fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan hanya

berpikir untung. “Untung hanyalah imbas. Membuat orang maju itu lebih penting. Yang paling penting adalah membangun sumber daya manusianya,” jelasnya. Ia melanjutkan, perusahaan (pimpinan) yang memberikan kesempatan kepada karyawannya berkembang, justru mendapatkan karyawan yang loyal. Pemilik Bank Perkreditan Rakyat Gunung Rizki di Semarang ini membuktikan bagaimana loyalitas karyawan justru memberikan kontribusi besar pada perusahaan, yang berimbas pada pencapaian profit. Loyalitas ini bentuknya pun bisa beragam. Kristian mengungkapkan salah satu bentuk loyalitas karyawan, “Ada karyawan yang tidak mau dinaikkan gajinya, karena merasa belum maksimal berkontribusi pada posisinya saat ini. Ia menyadari bahwa kenaikan gaji artinya bertambah tanggung jawab dan peran. Sementara, saat ini ia belum merasa maksimal menjalankan tanggung jawabnya. Alih-alih menerima kenaikan gaji, ia lebih memilih memaksimalkan kontribusinya dengan peran yang dijalankannya saat ini.”

Prinsipnya, karyawan yang loyal tidak muncul dengan sendirinya, tapi perlu diciptakan oleh pimpinan yang tahu bagaimana memperlakukan karyawan untuk terus maju dan berkembang. Karyawan yang loyal memiliki dedikasi tinggi, juga sikap mental positif. Kuncinya ada pada pemimpinnya. Karyawan yang punya ide dahsyat, ini juga dipengaruhi oleh sikap pimpinan yang memberikan ruang. Sementara, jika karyawan yang punya banyak ide kreatif merasa tidak punya ruang penyaluran, ini karena pemimpinnya tidak peduli dengan ide-ide baru. “Jangan memenjarakan mental karyawan,” saran Kristian. Saat karyawan melakukan kesalahan pun, berikan teguran dengan cara tepat bukan dengan menyalahkannya di depan umum. Kristian mengatakan, pimpinan yang memahami cara mengelola sumber daya manusianya dengan baik dan benar, akan bertindak lebih tepat. Hasilnya, karyawan yang mendapatkan apresiasi dan perlakuan tepat akan memberikan imbalan berupa loyalitas, dengan profit perusahaan menjadi imbasnya. (kps)

CMYK

Meisya Siregar TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA

Inginkan Anaknya Belajar Logika MEISYA Siregar mematok konsep pendidikan yang akan diterima oleh kedua buah hatinya. Meskipun mengecap pendidikan di sekolah formal, Ia ingin Syabilla dan Louisa, belajar logika dan kreatif mengembangkan pola pikirnya. “Dia tahu apa yang dipelajari, nggak harus text book. Dia harus bisa mengembangkan pola pikirnya. Aku ajarkan anak-anak belajar logika biar otaknya kreatif,” ucapnya, saat ditemui di Senayan City, Senayan, Jakarta. Ia juga tidak pernah memaksakan keinginannya terhadap anak-anaknya. Istri musisi Bebi “Romeo” itu, memberikan kebebasan mereka untuk berkreativitas. Sebagai orangtua, Meisya hanya mengakomodasi keinginan sang anak semala itu positif untuk dilakukan.

Syabilla misalnya yang meminta les vokal.. Sejauh ini, ia memberikan dukungan terhadap keinginan anaknya. Ia sama sekali tidak ingin menjebloskan anaknya untuk menjadi sepertinya atau suaminya. Seperti kemarin, ia mengajak suami dan anak-anaknya mengikuti fashion show. Ia sama sekali tidak memaksakan kehendak anak-anaknya. Mereka ingin mengikuti acara itu. Kebetulan konsep acaranya keluarga. Kedua anaknya tampak antusias. Terutama Syabilla yang sudah beberapa kali mengikuti acara serupa. “Kalau Louisa itu baru sekali. Kakaknya mengajarkan fashion show di rumah. Louisa itu pengalaman pertama buat dia. Menyenangkan yang penting anak punya pengalaman baru, mereka fun,” ucapnya. (tribunnews)


Digital_Tribunkaltim_sore_19102012