Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 425/TAHUN 1 JUMAT 10 AGUSTUS 2012

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Triyatno dan Eko menyapa siswa-siswa yang menyambut.

Triyatno dan Eko Disambut Bak Presiden BALIKPAPAN, TRIBUN - Dua lifter Indonesia asal Kalimantan Timur, Triyatno dan Eko Yuli Irawan yang baru saja meraih medali perak dan perunggu di Olimpiade London 2012 tiba di Balikpapan, Kamis (9/8). Kedatangan dua pahlawan olahraga ini langsung mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Balikpapan. Mereka disambut bak prajurit pulang dari perang. Bahkan Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subekti

mengungkapkan, kedatangan Triyatno dan Eko Yuli disambut seperti menyambut kedatangan Presiden. “Ini prestasi luar biasa dan rekor baru di cabang olahraga angkat besi kita, termasuk Indonesia. Karena cabor ini mampu mempersembahkan medali. Tidak salah jika menyambut mereka ibarat kedatangan Presiden, kami atas nama Kodam VI dan warga Kaltim sangat bangga atas prestasi ini,” kata Pangdam di sela-sela penyambutan. Tak tanggung-tanggung, Pangdam

langsung mengerahkan pasukannya 3 batalyo berikut kendaraan TNI untuk menyambut dua putra Kaltim berprestasi ini dari Bandara Internasional Sepinggan. Begitu mendarat di Bandara Sepinggan, Triyatno, Eko Yuli dan pelatih Lukman serta Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan diarak menggunakan mobil jip tempur. Iringiringan kendaraan motor gede (Moge) dan sejumlah kendaraan Raider 600 milik Kodam VI/Mulawarman turut meramaikan penyambutan.

Hartati tak Berkutik ● KPK Temukan Bukti Kuat Dugaan Suap Bupati Buol JAKARTA, TRIBUN sebagai bantuan sosial Presdir PT Hardaya Inti menjelang pemilihan Plantations (HIP) Bupati Buol, yang diikuti Hartati Murdaya Poo Amran kali kedua. tak bisa berkelit lagi dari Praktik suap ini sangkaan KPK terkait terungkap setelah KPK suap Rp 3 miliar kepada menangkap-tangan Bupati Buol Amran Manajer Umum PT Batalipu. Sejumlah (HIP) Yani Anshori saat bukti dan pengakuan menyuap Bupati Amran, saksi membuat 26 Juni lalu. Ia pengusaha yang dekat mengantar uang suap lingkar Istana ini mati tahap dua senilai Rp 2 kutu. miliar. Penyerahan uang ANT “Ditemukan Rp 1 miliar sebelumnya Hartati Murdaya beberapa fakta dan diberikan pada 18 Juni bukti-bukti kuat untuk 2012. menarik benang merah dalam kasus ini Hartati pun dijerat KPK yang menunjuk, bahwa SHM (Siti menggunakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a Hartati Murdaya) diduga menyuap dan d atau Pasal UU Pemberantasan bupati,” tegas Ketua KPK Abraham Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Samad di Jakarta, Kamis (9/8). KUHP. Bukti-bukti yang dimaksud Sehari kemudian, KPK menangkap Abraham kelak diungkap dalam Direktur Operasional PT HIP Gondo persidangan. Semula Hartati Sudjono di Bandara Soekarno Hatta, menyangkal menyuap Bupati Buol sepulang dari Buol. Gondo dan Anshori Amran Batalipu terkait konsensi Hak langsung ditetapkan sebagai Guna Usaha (HGU) lahan sawit PT HIP tersangka. di Buol, Sulawesi Tengah. Peran Hartati terkuak dari rekaman Belakangan, pengusaha yang pembicaraan telepon dengan Bupati menjadi anggota Dewan Pembina Amran. Dalam rekaman pembicaraan, Partai demokrat (PD) itu mengakui Hartati membuat kesepakatan untuk memberi miliaran rupiah kepada Amran penerbitan HGU lahan sawit seluas 70

ribu hektare di Buol. “Tolong yang 70 (ribu) diurus,” ungkap sumber di KPK. Setelah KPK menangkap dan menjebloskan Bupati Amran ke tahanan, giliran Hartati yang telah dicekal ditetapkan sebagai tersangka. Pengusaha yang dikenal sebagai penyandang dana kampanye SBY itu langsung menunjuk tim pengacara terdiri Denny Kailimang, Tumbur Simanjuntak, Bambang Hartono, Patra M Zen dan M Yanti Nurdin. Kendati para penasihat hukum Hartati ngotot, bahwa kliennya tak pernah memerintahkan direksi atau karyawan PT HIP menyuap Bupati Amran, KPK bergeming dengan bukti dan kesaksian. “Amran yang memaksa dan berulangkali minta uang melalui direksi dan staf PT Hardaya,” kilah Tumbur. Bupati Amran mengaku tak kaget KPK menetapkan Hartati sebagai tersangka. Tegas ia katakan, sejak awal, Hartati lah yang aktif menyuapnya terkait izin konsensi lahan sawit. “Itu hasil penyidikan dari fakta yang terungkap. Jadi kita tak ada masalah. Sejak awal kita sudah menduga,” kata Amran melalui penasihat hukumnya, Amat Entadaim. (tribunnewsokz/tic/dtc/ mic)

CMYK

Sepanjang perjalanan dari Bandara Sepinggan menuju Kantor Walikota Balikpapan terlihat ribuan masyarakat, terdiri dari pelajar SD, SMP hingga SLTA dan warga berjejer di sepanjang jalan. Mereka tumpah ruah hingga ke jalanan sambil mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil saat mobil yang membawa “pahlawan” Indonesia ini lewat di depannya . Triyatno, Eko Yuli, dan Lukman bahkan Roy Nirwan terus melambaikan tangan merespons sambutan dan

teriakan histeris masyarakat dan para pelajar. Setibanya di pintu gerbang Kantor Walikota, rombongan turun dari mobil dan disambut marching band Kodam VI/ Mulawarman hingga tepat pintu masuk. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subekti, Danlanal, Danlanud, perwakilan Polda Kaltim, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Komandan Puslatda Kaltim Zuhdi Yahya serta jajaran pengurus KONI Balikpapan langsung menyambut dengan kalungan bunga. (fer)

Syarifuddin-Suharti ke Jakarta ● Keluarga Sakinah Asal Balikpapan Terpilih Mewakili Kaltim BALIKPAPAN, TRIBUN - Pasangan suami istri H Andi Syarifuddin-Hj Suharti SE yang terpilih sebagai keluarga sakinah Kaltim 2012 akan mengikuti ajang pemilihan keluarga sakinah tingkat nasional yang di Jakarta, Sabtu (11/8) hingga Jumat (17/8) mendatang. Seperti diketahui, keluarga Andi Syarifuddin-Suharti berasal dari Kecamatan Balikpapan tengah, memperoleh nilai 4.225. Pengukuhan keluarga sakinah ini dilakukan berdasarkan Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Keputusan Menteri Agama tahun 1977, serta surat keputusan kantor wilayah agama Kaltim. Keluarga yang mengikuti pengukuhan keluarga sakinah teladan ini dengan syarat tidak boleh menikah lebih dari satu kali, telah menikah selama 30 tahun serta pasangan suami istri yang sah sesuai peraturan. “Besok lusa kami berangkat ke Jakarta dalam rangka penilaian tingkat nasional keluarga sakinah, semoga bisa mengharumkan nama Kaltim dan Balikpapan khususnya. Dari pihak keluarga besar mengucapakan terimakasih atas dukungan dan doanya. Dukungan dan doa dari masyarakat Balikpapan, khususnya warga di lingkungan RT 34 Kelurahan Gunung Sari Ilir,” ujar H Andi Syarifuddin di sela-sela buka puasa di kediamannya, Kamis (9/8). Menurutnya, pernikahan yang dijalani sekali seumur hidup harus dilandasi dengan doa dan ibadah. Sementara persiapan pada pemilihan keluarga sakinah tingkat nasional tersebut sudah dilakukan, seperti tes wawancara dan persiapan lainnya. “Dengan doa, kendala besar dalam rumah tangga menjadi kecil. Saya bersyukur dengan apa yang kami miliki saat ini,” tuturnya. Sementara, Suharti yang aktif di sebuah lembaga Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Balikpapan ini sangat concern terhadap masalah kewanitaan. Perempuan kelahiran Purworejo 6 Juni 1953 dan telah dikaruniai enam anak, oleh masyarakat sering disebut sebagai pejuang kaum hawa. Ia termasuk kategori perempuan yang konsisten dengan pendiriannya. Lebih-lebih ketika soal itu menyangkut reposisi peran dan hak-hak kaum perempuan. “Saya berjuang agar tidak ada satupun kebijakan yang dijalankan di Balikpapan ini berbias gender,” tuturnya. (fer)


CMYK

2

Tribun Etam

JUMAT 10 AGUSTUS 2012

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Sembari menunggu pembeli pedagang daging memotong daging dagangannya di Pasar Klandasan Balikpapan

Harga Daging Sapi mulai Naik ● Jelang Lebaran Diprediksi Tembus Rp 90.000 per Kg BALIKPAPAN, TRIBUN Menjelang Lebaran, harga beberapa komoditi beranjak naik. Salah satunya adalah kenaikan harga daging sapi berkisar Rp 5.000/kg. Diprediksi harga daging sapi akan terus naik hingga beberapa hari menjelang Lebaran. “Saat ini harga daging naik menjadi Rp 85.000/kg. Sebelumnya Rp 80.000-Rp 82.000/ kg. Kenaikan harganya mulai kemarin. Bisa saja harga naik terus karena pasokannya berkurang,” kata Ancu, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Pandansari, Kamis (9/8). Pasokan sapi berkurang, kata Ancu karena pasokan di

Balikpapan mengandalkan pengiriman dari luar daerah yakni Sulawesi dan NTB dan cuaca yang kurang mendukung sehingga pengiriman pun tidak lancar. Selain itu, harga sapi pun terus mengalami kenaikan. Kalau sebelumnya seekor sapi bisa diperoleh dengan harga Rp 10 juta hingga Rp 12 juta/ekor, kini naik mencapai Rp 15 juta per ekor dengan berat hingga 120-130 kg. “Saya biasanya menjual sekitar 50 kg, tetapi ini berkurang menjadi sekitar 30-40 kg. Jadi walaupun nanti permintaan tinggi menjelang Lebaran, tetapi kalau barang kosong yang tidak bisa dipenuhi juga,” ujarnya.

Harga ayam potong pun perlahan kembali naik. Setelah sebelumnya sempat turun, kini di pertengahan puasa mulai naik kembali. Ayam potong yang biasanya bisa diperoleh dengan harga Rp 27.000-Rp 28.000/ekor, kini naik mencapai Rp 30.000/ekor. Sedangkan ayam yang biasanya Rp 30.000-Rp 34.000/ekor kini naik mencapai Rp 35.000/ekor. “Ini harga hari ini, belum tahu besok naik lagi atau tidak. Tetapi bisa saja nanti menjelang Lebaran, ayam ukuran besar akan naik hingga Rp 45.000/ekor,” kata Tabran, pedagang ayam potong di Pasar Pandansari. Yani, warga Jalan Soekarno-

Hatta mengungkapkan, kekhawatirannya dengan kenaikan harga sebelum Lebaran. “Saat ini saja, harga ayam sudah naik lagi. Untung saja sayur-mayur sudah turun lagi dan kembali normal, begitu juga dengan bumbu dapur. Tetapi untuk harga ayam potong dan ikan masih mahal. Kalau saat ini harga daging sapi masih berkisar Rp 85.000-Rp 90.000/kg tetapi nanti menjelang Lebaran bisa saja mencapai Rp 100.000/kg,” ujarnya. Yani berharap agar kenaikan harga berbagai kebutuhan utama tidak begitu tinggi, sehingga tidak memberatkan masyarakat menjelang Lebaran nanti. (may)

Petugas memeriksa kelengkapan parsel berupa alamat toko penjual

Parsel di Balikpapan Dinyatakan Aman BALIKPAPAN, TRIBUN - Maraknya peredaran parsel (bingkisan produk pangan) jelang hari raya Idul Fitri, turut menyita perhatian sejumlah instansi di Balikpapan. Kamis (9/8), tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Samarinda, Polda Kaltim, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop), menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah toko di kawasan

Pasar Baru dan Klandasan, Jl Jenderal Sudirman. Mereka mengecek gudang pengemasan dan membongkar sejumlah parsel yang sudah terbungkus rapi. Hal ini dilakukan guna memastikan produk pangan yang beredar dalam keadaan aman. Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan Balai Besar POM Samarinda, Justina R Benjamin menjelaskan, pemeriksaan kali ini difokuskan pada pencantuman daftar isi

parsel, nama pembuat, jumlah isi, dan tanggal kadaluarsa. Dari evaluasi yang dilakukan, Balai POM menyatakan, secara umum kondisi parsel sudah cukup baik. Hanya saja, masih ada beberapa produk yang kurang dicantumkan nama pembuat. Sedangkan untuk tanggal kadaluarsa, semuanya relatif aman. “Sampai saat ini kelihatannya untuk parsel aman-aman saja. Kita belum menemukan produk yang tidak sepatutnya beredar,” jelasnya. (ful)

SLJ BelumMampu Bayar THR SAMARINDA, TRIBUN - PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk akhirnya membayarkan gaji karyawan untuk bulan Juli yang sempat tertunda. Beresnya pembayaran gaji bulan Juli itu terungkap dalam rapat antara manajemen perusahaan kayu lapis (plywood) tersebut dengan perwakilan karyawan yang difasilitasi Komisi IV DPRD Samarinda di gedung dewan, Kamis (9/8). Namun, untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), perusahaan tidak bisa membayar sebelum Lebaran. SLJ berjanji akan membayarkan usai Lebaran pada awal September mendatang. Namun janji ini tetap membuat resah karyawan. Sebab pada bulan yang sama perusahaan harus melunasi dua kewajibannya sekaligus yang notabene, untuk gaji bulan Juli saja perusahaan masih kesulitan untuk membayar. “Penjelasan dari dinas maupun manajemen sudah cukup baik sebagai langkah awal. Yang kita perlu lebih aspirasikan adalah untuk yang akan datang. Karena yang dibayar hari ini itu baru upah, belum THR. THR Dijanjikan di awal September, di awal September itu sudah mendekati pembayaran upah bulan Agustus. Itu yang kami maksud masih diragukan,”kata Asmaran Gani, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) cabang Samarinda. Ke depannya, para pekerja masih akan melakukan aksi yang sama hingga seluruh permasalahan tuntas dan tidak ada masalah terkait pembayaran gaji. “Kami masih akan menuntut. Terutama akan bernegosiasi soal besaran gaji,” kata Asmaran. Sementara itu, Eko, perwakilan Sumalindo mengatakan akan tetap memenuhi kewajiban perusahaan untuk membayarkan gaji karyawan tetap waktu. Ia juga memaparkan kondisi perusahan saat ini yang mempengaruhi tidak lancarnya gaji karyawan terbayarkan. “Saat ini gaji bulan Juli sudah dicairkan. Kami akan berupaya membayarkan THR di awal bulan September. Sebenarnya, ada 3 kapal plywood yang mau dijual yang diperkirakan sanggup untuk membayarkan gaji. Tapi, karena teman-teman demo maka yang bisa dijual hanya 1 kapal. Tapi tetap akan diupayakan mendatangkan 2 kapal lagi. Makanya kita berharap dalam negosiasi suasana tetap kondusif,” kata Eko. (dep)

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

JUMAT 10 AGUSTUS 2012

3

Eko Yuli Irawan (kiri) dan Triyatno (kanan) menerima bonus dari KONI Balikpapan

TRIBUN KALTIM/AHMAD BAYASUT

Triyatno Incar Medali Emas di Riau JAKARTA, TRIBUN - Atlet angkat besi Indonesia peraih medali perak Olimpiade 2012, Triyatno, mengincar medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, pada September 2012. “Target saya mendapatkan medali emas pada PON XVIII nanti,”

kata Triyatno seusai menerima bonus dari pemerintah terkait dengan perolehan medali perak Olimpiade London 2012, di Jakarta, Kamis (9/8). Triyatno mengatakan bahwa saat ini dia juga tengah melakukan persiapan menghadapi PON Riau,

meskipun masih latihan-latihan ringan saja, karena baru datang dari London. Meskipun demikian, Triyatno yakin bisa meraih medali emas. Triyatno merupakan peraih medali perak pada Olimpiade London 2012 beberapa waktu lalu,

yang mencatat total angkatan 333 Kg lewat angkatan snatch 145 kg dan clean and jerk 188 Kg pada kelas 69 Kg. PON XVIII akan dilaksanakan di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, yaitu Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu,

Kuantan Singingi, Bengkalis, Dumai, Siak, dan Indragiri Hilir. Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 39 cabang, dan nomor yang dipertandingkan sebanyak 601 nomor yang akan memperebutkan 601 medali emas. (Kompas.com)

ISL Dimulai November 2012 ● Dualisme PSSI dan KPSI Sulit Disatukan JAKARTA, TRIBUN - Joint Committee sebagai lembaga yang terdiri dari anggota PSSI dan KPSI memiliki tugas menciptakan sebuah liga profesional tertinggi di Indonesia. Tetapi, tampaknya wujud pelaksanaan Liga Profesional seperti yang diamanatkan di dalam nota kesepahaman (MoU) belum dapat dilaksanakan pada musim depan, setelah PT Liga Indonesia mengumumkan akan menggelar kompetisi Indonesia Super League pada November 2012. “Joint Committee memiliki spirit untuk memastikan di Indonesia hanya ada satu liga dan itu komitmen. Tapi, PT Liga Indonesia (LI) sudah punya analisis dan berpendapat bahwa sulit untuk mengimplementasikan liga profesional pada musim depan. Jadi, jangan sampai mengubah regulasi secara ekstrem, karena menyulitkan orang dalam membuat perencanaan,” tutur CEO PT LI, Joko Driyono, ditemui dalam acara evaluasi dan pembahasan kompetisi ISL 2012/13 dan ISL Club Meeting di Hotel Park Line, Jakarta, Rabu (8/8) malam. Menyikapi pembentukan Liga Profesional, PT LI membuat position paper yang berisi implementasi Liga Profesional Indonesia. “Kita tidak boleh kehilangan kesempatan yang diamanatkan JC untuk membuat regulasi pembentukan liga profesional,” katanya. Joko Driyono mengatakan, PT LI tetap merekomendasikan dua kompetisi. “PT Liga Indonesia, LPIS (PT Liga Prima Indonesia Sportindo), dan PSSI itu kepentingan sekunder. Substansi ada pada klub anggota PSSI. Biarkan klub memiliki impiannya sendiri untuk memperbaiki diri di masing-masing kompetisi, kita harus memotivasi dan memproteksi itu. Dualisme itu dijaga kemesraannya seperti pada era Galatama dan Perserikatan berjalan,” tuturnya.Joko menambahkan, mulai dari sekarang, ISL dan IPL tetap saja berjalan sampai terbentuk satu liga profesional. “PT Liga Indonesia ingin sampai dibentuknya liga profesional, kompetisi ISL dan IPL running tandem side by side sampai liga baru muncul. Walau begitu, kami membuka opsi lain untuk mendiskusikan liga profesional di dalam JC, tetapi bukan JC yang memutuskan, karena keputusan mengikat ada di Kongres PSSI,” tambahnya. (kps)

Pemain tim Persisam musim 2011-2012 TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Persisam Andalkan Pemain Muda TIDAK hanya diperkuat Ferdinand Sinaga pada musim depan, Persisam Putra Samarinda akan menambah lima pasukan dari tim U21. Rancangan skuad musim depan Pesut Mahakam yang dihuni pemain muda disampaikan oleh Ketua Umumnya, Harbiansyah Hanafiah. Alasan Harbiansyah merekrut pemain yunior Persisam terbilang sederhana. Selain menghemat

anggaran belanja pemain, pria yang akrab di sapa ‘Pak Haji’ itu ingin memunculkan bakat dan potensi talenta muda yang dimiliki Persisam. “Kami ingin mencari yang murah saja. Kebetulan umur mereka juga sudah lewat. Kerangka tersebut sesuai dengan keinginan kami untuk membangun skuad dengan pemain muda,” ujar Harbiansyah usai mengikuti rapat evaluasi atara PT

CMYK

Liga Indonesia dan Indonesia Super League (ISL), Rabu (8/8). Menghadapi musim depan, Persisam praktis akan kedatangan enam amunisi baru. Namun jumlah tersebut masih akan bertambah. Pasalnya, Persisam baru saja mendapatkan pemain baru Dian Irawan dari Persibo Bojonegoro. “Ya kami sudah membayarkan uang muka dan musim depan dia

sudah beragabung dengan kami. Musim depan, kami akan berkekuatan pemain muda,” sambung Harbiansyah. Hanya saja, sampai saat ini, Harbiansyah belum mau mengungkapkan, pemain bidikan Persisam selanjutnya. Menyinggung rumor ketertarikan Persisam terhadap Alberto ‘Beto’ Goncalves, Harbiansyah dengan tegas menyanggahnya. (vnc)


CMYK

4

Tribun Ekbis

JUMAT 10 AGUSTUS 2012

ANTARA/ANDIKA WAHYU

INSENTIF INDUSTRI KREATIF - Seorang penjaga stan menata perhiasan batu ruby yang dipajang pada pameran kerajinan dan pakaian di Balai Sidang Jakarta, Jakarta, Kamis (9/8). Pelaku usaha menunggu langkah nyata pemerintah guna mendukung berkembangnya industri kreatif dalam negeri seperti pemberian insentif fiskal dan non fiskal, kemudahaan memperoleh bahan baku dalam bentuk terminal bahan baku.

Lima Perusahaan Tambang Renegosiasi Kontrak ● 27 Lainnya masih dalam Proses JAKARTA, TRIBUN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengungkapkan, pemerintah telah menyelesaikan renegosiasi kontrak karya lima perusahaan tambang menengah di Indonesia. Sementara itu, 27 perusahaan tambang menengah lainnya sedang dalam proses perundingan. “Yang lima sudah final. Saya lagi

mengatur barangkali habis 17-an nanti, saya akan tanda tangani,” kata Jero di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (9/8). Sementara itu, Jero memaparkan, saat ini sedang memproses renegosiasi perusahaan tambang besar antara lain PT Valle Indonesia Tbk (INCO), salah satu perusahaan tambang nikel terbesar di Indonesia.

“Yang besar-besar ada tiga. Freeport, Newmont, INCO (Vale). Tiga ini sudah bergerak diproses. Sedangkan yang paling dekat bisa diselesaikan, kelihatannya Valle,” tambahnya. Jero menjelaskan, Vale telah menyepakati keenam poin yang digaris bawahi dalam renegosiasi tersebut, antara lain permasalahan royalti, pemaksimalan tenaga lokal, dan luasan lahan eksplorasi. Dirinya

Telkom Sewa Satelit ● Atasi Kegagalan Orbit Telkom 3 JAKARTA, TRIBUN - Sehubungan terjadinya anomali peluncuran Satelit Telkom-3, Telkom telah mendapatkan penjelasan berdasarkan preliminary calculation yang kami terima 9 Agustus 2012 dari pihak ISS Reshetnev bahwa Satelit Telkom-3 saat ini melayang di ketinggian maksimum 5.014 kilometer (km), masih jauh dari ketinggian orbit yang diharapkan yaitu 36.000 km. Dengan demikian kemungkinan besar satelit tersebut sama sekali tidak akan dapat dipergunakan. Sebelum hasil preliminary calculation diterima, sampai saat ini Telkom telah mengambil langkah-langkah penanganan emergency dan urgency untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi kepada pelanggan tidak terganggu karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit. Selain itu, dari sisi keuangan, kejadian anomali peluncuran Satelit Telkom-3 juga tidak akan memberikan dampak signifikan, karena telah

diasuransikan secara penuh. “Sehubungan dengan hasil preliminary calculation dari pihak ISS Reshetnev, maka Telkom juga menetapkan langkah-langkah kontingensi yang terkait dengan Telkom-3”, jelas Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Slamet Riyadi. Rencana kontingensi merupakan prosedur operasional baku di Telkom, tidak terkecuali untuk transponder satelit. Untuk Satelit Telkom-3 langkah-langkah kontingensi sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan. Untuk memenuhi kebutuhan customer yang sudah mendaftar dan mengantisipasi demand kami melakukan penyewaan satelit yang cakupannya kurang lebih sama dengan Satelit Telkom-3. “Telkom akan selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan calon pelanggan, di samping itu kami senantiasa menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis “, kata Slamet Riyadi. (*/may)

mengaku bahwa pembahasan tersebut, telah dituntaskan dengan pihak managemen Valle dan telah mendapatkan kata sepakat. “Biarkan kami terus bekerja, agar nanti pada saatnya akan kita umumkan,” tuturnya. Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, dengan upaya ini bukan berarti pemerintah ingin melakukan nasionalisasi perusahaan tambang.

Namun, kata dia, hal tersebut dilakukan karena dinilai kontrak yang sudah ada sebelumnya sudah tidak relevan dengan situasi dan kondisi saat ini karenanya harus direnegosiasi. “Kalau nasionalisasi itu artinya kita menciderai kontrak yang sudah kita buat sendiri. Makanya kita harus renegosiasi, itu lebih terhormat sebagai bangsa,” tambah Hatta. (vnc)

BI Rate Bertahan di 5,75 Persen JAKARTA, TRIBUN - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%. Keputusan untuk mematok suku bunga acuan BI di 5,75% ini telah dilakukan sejak Februari 2012. Demikian hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) seperti disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Dodi Budi Waluyo di Jakarta, Kamis (9/8). “Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 9 Agustus 2012 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%,” jelas Dodi. BI berpandangan tingkat suku bunga tersebut dinilai masih konsisten dengan prakiraan inflasi ke depan yang tetap rendah dan terkendali di dalam kisaran sasaran yang ditetapkan. “Prakiraan inflasi kedepan yaitu 4,5% ± 1% pada tahun 2012 dan 2013,” jelas Dodi.

CMYK

Ke depan, BI akan tetap fokus pada langkah-langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pengendalian ekspektasi inflasi. Sehubungan dengan hal tersebut, bank sentral akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini. Angka 5,75 persen diperkirakan tidak berubah hingga akhir tahun ini. Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih, kendati ekspektasi inflasi bulan Agustus masih bisa meningkat, tetapi musim inflasi tinggi akan berakhir pada bulan Agustus setelah hari raya Idul Fitri dan proses mudik berakhir. “Sedangkan inflasi Juli lalu relatif masih aman, yaitu 0,7 persen dibanding bulan sebelumnya (mom) atau 4,56 persen (yoy), dan secara kumulatif masih tercatat 2,49 persen (ytd),” kata Lana. Mom adalah istilah untuk perbandingan

inflasi dari bulan ke bulan, yoy dari tahun ke tahun, dan ytd inflasi kumulatif. Pada bulan-bulan selanjutnya, ekspektasi inflasi akan cenderung turun bahkan kemungkinan masih ada deflasi pada bulan Oktober atau November karena musim panen. Menurut Lana, saat itu ada peluang BI rate turun 25 basis poin. Namun, perkembangan neraca perdagangan yang kemungkinan masih defisit terkait tingginya impor akan menahan potensi penurunan tersebut. Turunnya suku bunga akan memicu impor yang semakin tinggi dan potensi melemahnya rupiah. Sementara itu suku bunga SBI untuk 9 bulan hasil lelang terus tercatat naik sejak April lalu dari 4 persen menjadi 4,5 persen pada lelang terakhir 12 Juli lalu. Maka, peluang BI Rate bertahan di 5,75 persen pun semakin besar hingga akhir tahun 2012. (kompas.com)

Digital_TribunKaltim_Siang_10082012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you