Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 289/TAHUN 1 SELASA 19 JUNI 2012

Neneng tak Tahu Peran Anas JAKARTA, TRIBUN Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Neneng Sri Wahyuni, mengaku tidak tahu peran Anas Urbaningrum dalam proyek Hambalang. Istri dari Muhammad Nazaruddin ini juga mengaku tidak ikut campur keuangan Grup Permai, perusahaan milik suaminya. Neneng juga membantah aktif di PT Anugerah Nusantara (sekarang Grup Permai) sebagai Direktur Keuangan. “Peran Anas, dia (Neneng) tidak pernah tahu tentang kerjaan yang

pernah terjadi di PT Anugerah, itu ada dalam BAP (berita acara pemeriksaan),” kata salah satu pengacara Neneng, Rufinus Hutauruk di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (18/6/2012) seusai mendampingi Neneng diperiksa penyidik KPK. Selaku Direktur Keuangan di Grup Permai, Neneng dianggap tahu serta memiliki catatan lengkap tentang aliran serta

jumlah dana yang diterima pihak-pihak yang bermain dalam proyek Hambalang. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, tidak menutup kemungkinan KPK memeriksa Neneng terkait proyek Hambalang yang diselidiki KPK. “Melihat posisi yang bersangkutan sangat penting dengan keter-

kaitan perusahaan yang terafiliasi dengan Nazaruddin, tidak tertutup kemungkinan apabila ada informasi keterangan terkait Ibu NSW (Neneng Sri Wahyuni), misalnya pengembangan suap wisma atlet, penyelidikan Hambalang,” kata Johan secara terpisah. Rufinus mengatakan, Neneng tidak tahu apa yang terjadi pada proyek-proyek terkait Grup

Permai tersebut. Dia juga tidak paham mengapa KPK menetapkanya sebagai tersangka. “Bu Neneng tadi meminta kepada KPK agar segera menjelaskan sebenarnya dasar-dasar dia disangka dalam melakukan tindak pidana korupsi,” katanya. KPK menetapkan Neneng sebagai tersangka terkait posisi wanita itu sebagai Direkur Keuangan PT Anugerah Nusantara. Neneng dianggap melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara terkait penga-

daan proyek PLTS di Kemennakertrans senilai Rp 8,9 miliar. Muhammad Nazaruddin saat bersaksi dalam persidangan kasus korupsi PLTS ini pernah mengungkapkan kalau keuntungan PTLS yang masuk ke PT Anugerah Nusantara ada yang digunakan untuk membeli Alphard Anas. Nazaruddin juga mengatakan kalau 30 persen saham PT Anugerah Nusantara miliknya telah dijual ke Anas. Hal tersebut pun daibantah Anas. Hari ini Rufinus membenarkan ungkapan Nazaruddin itu. Menurut Neneng, katanya, pemilik PT Anugerah Nusantara adalah Anas dan Nazaruddin. Pada akhirnya, kata Rufinus, Nazaruddin menjual sahamnya ke Anas.“Yang terakhir Pak Nazar menjual sebagian saham ke Pak Anas, itu saja tadi pemeriksaan beliau di KPK,” ujar Rufinus. (kps)

ANTARA/DHONI SETIAWAN

Proyek lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/5). Selain amblesnya tanah pada beberapa bangunan, proyek senilai Rp 1,5 triliun tersebut dihentikan sementara waktu karena pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga belum membayarkan sisa kontrak untuk tahun 2012 sebesar kurang lebih Rp 500 miliar kepada kontraktor proyek.

Eksplorasi Dimulai Oktober ■ Ada Tiga Lokasi di Wilayah Balikpapan Timur BALIKPAPAN, TRIBUN Rencana eksplorasi gas batu bara atau Coal Bed Methane (CBM) di cekungan Kutai (Kutai Basin) bakal segera direalisasikan. Jika tidak ada kendala, PT Virginia Indonesia Company (Vico) Indonesia akan memulai eksplorasi di Balikpapan mulai Oktober mendatang.Demikian diungkapkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Senin (18/6). “Mereka (Vico) rencananya mau eksplorasi Oktober nanti,” ungkap Rizal. Diketahui, saat ini Vico sudah melakukan pengeboran 9 sumur di wilayah Kutai Kartanegara. Sedangkan untuk Balikpapan yang masuk wilayah Bajau, Vico rencananya akan melakukan di tiga sumur. Meski telah diketahui eksplorasi di Balikpapan nanti dilakukan di wilayah Balikpapan Timur, namun Rizal enggan menyebutkan letak persis ketiga 3 lokasi yang akan dieksplorasi. Menurutnya, lokasi sengaja tidak dipublikasikan guna menghindari gejolak di masyarakat. “Lokasi masih dirahasiakan. Nanti ribut kalau lokasinya disebutkan, nanti jadi persoalan. Jadi nanti kita teliti saja dulu,” katanya. Saat ini, Pemkot Balikpapan masih menunggu Vico mengajukan permohonan izin. “Kita suruh mengajukan izin. Nanti kemudian kita kaji

izinnya, minta persyaratannya dipenuhi,” ujarnya. Rizal pun mengakui, eksplorasi CBM bakal berdampak pada lingkungan. Namun, dari paparan Vico, dampak lingkungan yang ditimbulkan tersebut masih dalam batas normal. “Memang akan ada perubahan lingkungansepertipengambilan air, dan dampak lainnya. Tapi kalau kita lihat parameternya, semua itu masih di bawah batas normal. Jadi ya tidak masalah,” bebernya. Eksplorasi CBM diyakini

sangat berbeda dengan penambangan batu bara yang melakukan pembukaan lahan secara luas. “Tidak ada pengupasan lahan yang berlebihan. Kecuali nanti dalam rangka pengeboran, tentu lahan yang akan dibor di land clearing dulu,” jelasnya. CBM menjadi sumber energi alternatif seiring mulai menipisnya cadangan migas Indonesia. “Gas dan minyak sudah mau habis, nah CBM ini bisa sebagai penggantinya. Kalau migas habis terus

belum ada gantinya bagaimana? Nantikan yang untung kita juga, karena memiliki energi alternatif tanpa harus melakukan penambangan batubara,” ujar Rizal. Meski demikian, Rizal mengaku belum mengetahui mekanisme bagi hasil dari eksplorasi CBM ini terhadap daerah penghasil. “Kita belum tahu mekanismenya seperti apa. Apakah dapat dana bagi hasil apa tidak seperti daerah penghasil migas lainnya,” pungkas Rizal. (rad)

Biarkan Masyarakat yang Memutuskan KETUA DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong (ABS) mengingatkan Pemkot untuk tidak gegabah mengeluarkan izin eksplorasi CBM di Balikpapan. ABS menegaskan, hingga saat ini, Balikpapan masih menjadi daerah tertutup untuk semua jenis penambangan, termasuk batu bara dan gas. “Oo tidak boleh, lihat dulu di RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Di RTRW sekarang tidak boleh ada tambang apapun, mau gas kah, mau batu bara, tidak boleh! Balikpapan masih tertutup untuk tambang,” ujarnya lantang. Diketahui, saat ini Balikpapan masih berpedoman pada RTRW 2005-2015. Di RTRW tersebut memang tidak disebutkan ada wilayah penambangan di Balikpapan. Saat ini juga DPRD bersama Pemkot tengah merumuskan persetujuan subtantif RTRW 2012-2032 dari Kementerian PU, untuk dibahas menjadi Peraturan Daerah (Perda) RTRW baru. ABS menegaskan, Dewan masih akan berkoordinasi lebih lanjut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Lingkungan Hidup (LH). “Tak boleh ada tambang, kecuali di RTRW baru nanti ada disebut-

kan wilayah untuk tambang. Kita akan berkoordinasi ke ESDM dan LH, apakah Balikpapan ini pantas ditambang apa tidak,” tegasnya. ABS meminta, keputusan ada atau tidaknya penambangan di Balikpapan diserahkan kepada warga Balikpapan sendiri. “Apakah di Balikpapan pantas ada tambang? Biarkan masyarakat Balikpapan yang jadi pengadil terakhir, dan memutuskan. Bagaimana eksistensi penolakan tambang di Balikpapan, kita serahkan saja ke masyarakat,” tandasnya. Sementara, anggota Komisi III DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle meminta pihak-pihak yang terlibat eksplorasi CBM mempresentasikan teknis pelaksanaan eksplorasi di depan DPRD. Menurutnya, seluruh elemen Balikpapan sudah sepakat, batu bara tak boleh digali. “Kita sudah sepakat batu bara tidak boleh digali. Oleh karena itu jangan sampai keluar izin. Ibarat mau mengambil santan, masa kelapanya ditancap pipa terus santan bisa keluar? Tidak kan? Tentu kelapa harus dibelah dan diparut dulu, baru santan bisa keluar. Makanya harus dijelaskan dulu teknisnya seperti apa ke kita (DPRD),” tegasnya. (rad)

CMYK

Ingin Seperti Sri Mulyani AKTRIS blasteran JermanIndonesia, Cinta Laura sekarang mengecap pendidikan di Colombia University, New York, Amerika Serikat. Di kampus beken itu, ia mendalami jurusan psychologi and political science. Cinta ingin membuat sejarah. Ia punya ambisi menamatkan kuliahnya selama tiga tahun untuk mendapatkan gelar sarjana. Meskipun, diakuinya sistem kuliah di Negeri Paman Sam itu, hanya memungkinan mahasiswa paling cepat lulus dalam kurun empat tahun. “Sistemnya di Amerika itu sekolahnya empat tahun. Tapi aku maunya (lulus) tiga tahun. Biasanya tiga sampai empat kelas per semester. Tapi aku ambilnya enam sampai tujuh kelas per semester. It’s hard,” ucapnya, Senin, (18/6/2012), saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Mungkin, lanjut dia, suatu saat ingin menjadi seorang politikus. Untuk mewujudkannya, wanita kelahiran Jerman, 17 Agustus 1993 itu, sedang membuat diskusi bersama bekas Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. Ia juga berharap ke depan menjadi wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Bank Dunia itu. “Aku mau jadi politikus. Aku sedang bikin diskusi dengan ibu Sri Mulyani. Mungkin saja suatu saat nanti aku bisa jadi kaya ibu Sri Mulyani,” tandasnya. (tribunnews)

Cinta Laura

KPL


CMYK

2

Tribun Etam

SELASA 19 JUNI 2012

Rumah rubuh yang akan didatangi Labfor Mabes Polri untuk menyelidiki dinding rumah Syarifuddin di Jl Mufakat Tengah, RT 27 No 17 Kelurahan Damai.

TRIBUN KALTIM/ADNAN MALEWA

Polres Minta Bantuan Labfor Mabes Polri ● Periksa Rumah yang Dindingnya Ambruk BALIKPAPAN, TRIBUN Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan, Satreskrim Polres Balikpapan belum menemukan penyebab atas meninggalnya Suryati. Istri Syarifuddin Umar ini terkena luka bakar hingga 80 persen. Satreskrim Polres akan

meminta bantuan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk menyelidiki dinding rumah Syarifuddin di Jl Mufakat Tengah, RT 27 No 17 Kelurahan Damai yang roboh. Tim Labfor Mabes Polri dijadwalkan tiba, Selasa (19/6) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Atas

barang bukti yang dimiliki dan hasil olah TKP, kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya,” kata Iptu Teguh Sanyoto SH, Kanit Tipikor Polres Balikpapan. Namun Menurut pengakuan Nely, anak Suryati, memang terdapat bekas bakar di baju ibunya, namun penyebabnya ia juga tidak mengetahuinya.

Untuk diketahui Sabtu (16/6) dini hari, dinding rumah Syarifuddin Umar ambruk tanpa sebab. Sebelum kejadian sempat terdengar ledakan, yang diduga mempunyai dua kemungkinan, entah petir atau ledakan benda di dalam rumah. Namun ketika diamati kembali, tidak terdapat tanda-tanda

sengatan petir, atau bekas terbakar di sekitar rumah. Namun luka bakar yang diderita Suryati mencapai 80 persen. Usai kejadian, ia dibawa ke Rumah Sakit Siloam Balikpapan, namun tidak memiliki tempat yang memadai untuik kasus Suriyati. “Menutrut yang saya dengar, tidak ada rumah sakit yang memadai di Balikpapan untuk kasus yang dialami Suryati, hingga dibawa ke Samarinda,” kata Yusran, tetangga korban.

Namun akhirnya, Minggu (17/6), korban menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit AW Syahrani. Senin (18/6) dimakamkan di Tempat Pemakaman Muslim (TPM)Bukit Damai Sentosa (BDS). Luka mendalam dirasakan sang anak melepas kepergian ibunnya, salah satu anaknya Doni, dengan duka mendalam, juga sempat bertanya-tanya mengapa ibunya dibawa hingga Samarinda padahal di Balikpapn masih banyak rumah sakit terbaik.(m39)

Dua Penumpang Belum Ditemukan ■ Speedboat Harapan Baru Express Terbalik ■ Arus Sungai Jadi Kendala Pencarian Korban

Korupsi Rp 17 Juta Divonis 15 Bulan ● Uang Raskin Dipakai buat Modal Usaha Jualan Kue SAMARINDA, TRIBUN Terdakwa Maya Widya Zen, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Sei Kapih, Kota Samarinda divonis 1 tahun dan 3 bulan (15 bulan) penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Samarinda, Senin (18/6). Terdakwa divonis bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan korupsi uang pembayaran raskin (beras untuk warga miskin) yang dikumpulkan warga di 25 RT, Kelurahan Sei Kapih senilai Rp 17 juta. Selain hukuman pidana 15 bulan penjara terdakwa juga dihukum denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan membayar uang pengganti Rp 17 juta. Apabila uang pengganti tidak dibayar selama satu bulan putusan telah berkekuatan hukum tetap, maka diganti pidana kurungan 2 bulan. Vonis dibacakan secara bergantian oleh ketua majelis hakim Casmya, serta hakim anggota Medan Parulian

Nababan dan Abdul Gani. “Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 3 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Casmaya saat membacakan amar putusan. Pertimbangan majelis hakim menvonis bersalah terdakwa, karena terdakwa selaku Kasi Kesra Kelurahan Sei Kapih terbukti menyalahgunakan kewenangan, yakni melakukan korupsi uang raskin Rp 17 juta. Uang yang dikumpulkan warga di 25 RT untuk pembayaran raskin diserahkan ke terdakwa tidak langsung disetorkan ke Kantor Bulog Samarinda, namun dipakai terdakwa untuk kepentingan pribadi yakni buat modal usaha berjualan kue di rumahnya. Akibat tidak disetorkan uang pembayaran raskin bulan Maret dan

April 2011 tersebut, distribusi jatah raskin di Kelurahan Sei Kapih bulan Mei dan Juni terhambat dan warga setempat merasa dirugikan. Demi kelancaran distribusi raskin pada bulan selanjutnya, Lurah Sei Kapih Ahmad Yani mengambil kebijakan menalangi (membayarkan) dulu uang Rp 17 juta itu ke Bulog. Menurut hakim Medan Parulian Nababan, meskipun terdakwa ada niat mengembalikan uang Rp 17 juta, namun sampai sekarang uang itu belum juga dikembalikan terdakwa dengan alasan belum memiliki uang. Dan meskipun dikembalikan, tidak mengapus perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan terdakwa. Atas putusan ini, terdakwa menyatakan masih pikir-pikir untuk mengajukan banding. “Saya pikir-pikir yang mulia,” ucap Maya Widya Zen di hadapan majelis hakim. (has)

TIDENG PALE, TRIBUN Dua korban kecelakaan speedboat Harapan Baru Express yang dinyatakan hilang, hingga Senin (18/6) belum ditemukan. Rencanaya hari ini, Selasa (19/6) pencarian akan diperluas hingga 5 mil dari tempat terjadinya kecelakaan. Kepala Pos Basarnas Tarakan, Edy Herrianto, SE mengatakan, dua balita yang menjadi korban speedboat terbalik di Sungai Sesayap hingga Senin sore belum ditemukan. Padahal penyisiran dilakukan secara menyuruh di sekitar tempat hilangnya korban. Kedua korban tersebut adalah Reinhard 2,5 tahun dan Grace Natali 3,5 tahun. Keduanya adalah kakak beradik anak pasangan dari Serda Bery Bagor seorang Anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Mentarang, dan Mahildis Oki. Rencananya Mahildis bersama dua orang anaknya akan berkunjung ke sanak saudaranya yang ada di tarakan, namun nasib berkata lain dalam kecelakaan tersebut kedua anaknya dinyatakan hilang. “Pencarian di hari kedua terhadap dua orang balita yang hilang hingga sore ini masih nihil. Padahal area

pencarian telah kita kembangkan hingga 5 mil, baik ke dalam maupun keluar dari tempat kejadian,” kata Edy. Teknik yang digunakan dalam pencarian korban dilakukan dengan cara menyisir seluruh area yang sudah ditentukan. Bahkan jika ada titik yang dicurigai terdapat jasad korban, tim akan melakukan penyelaman. “Kami telah melakukan penyisiran hingga sudut sungai, jika ada poin yang diyakini terdapat jasad korban yang tersangkut, tim penyelam akan turun melakukan pencarian di dalam air,” katanya. Kendala yang dihadapi Basarnas dalam pencarian korban adanya arus yang kuat baik di permukaan maupun di dalam sungai. “Arus yang kuat menyulitkan kami dalam pencarian, sehingga penyelaman tidak bisa maksimal, karena pencarian dengan cara menyelam harus memiliki arus tenang, meskipun hari ini (kemarin) cuaca cukup cerah, namun terkadang kita tertipu oleh batang kayu yang cukup banyak. Jika dilihat dari jauh bentuknya seperti jasad manusia, namun setelah didekati ternyata batang kayu,” ujarnya.

SOFYAN

Sungai Sesayap yang melintasi dua kabupaten yaitu Tana Tidung dan Malinau. Medan yang berat serta minimnya peralatan memaksa pencarian dihentikan untuk sementara waktu, karena di malam hari yang gelap akan menyulitkan pencarian, pasalnya pandangan sangat terbatas sedangkan area pencarian cukup luas. “Kami terpaksa menghentikan pencarian karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan, rencananya Selasa (19/6) pagi sekitar pukul 8, tim akan kembali melakukan penyisiran yang luasannya akan ditambah hingga 5 mil,” ujarnya. Dalam pencarian mayat yang hilang diperairan, bergai aspek harus diperha-

tikan mulai dari kuat tidaknya arus hingga arah arus itu sendiri, pasalnya berbagai kemungkinan bisa terjadi dalam pencarian korban kecelakaan di dalam air. Pencarian melibatkan berbagai instansi, diantaranya Basarnas Tarakan, Lanal Tarakan, Brimob Malinau, Satpol Airut Malinau, Koramil Sesayap, Polsek Sesayap dan masyarakat. Seperti diberitakan sebelumnya, speedboat Harapan Baru Express terbalik di Sungai Sesayap. Dari 36 penumpang, satu dinyatakan meninggal dan dua penumpang belum ditemukan. (m40)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

3

SELASA 19 JUNI 2012

Tim Mitra Kukar TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Mitra Kukar Bawa 22 Pemain ■ Hadapi Tiga Tim Papua pada Tur ke Indonesia Timur tur ke tim Indonesia Timur. SAMARINDA, TRIBUNAlasannya, mantan pemain Skuad Mitra Kutai yang pernah memperkuat Kartanegara membawa 22 Persipura Jayapura tersebut, pemain untuk melakoni tur masih dalam pemulihan Papua. Pada turnya kali ini, cedera. tim Naga Mekes akan menghadapi Persidafon “Kita bawa 22 pemain. Dafonsoro, Persiwa Wamena Yang tidak kita bawa Amin, dan Persipura Jayapura, Bobby, Elvis dan Hamka. pada lanjutan kompetisi Pemain asing kita bawa Indonesia Super League (ISL) semua. Hamka masih pekan ini. Manajemen pemulihan, katanya dia akan TRIBUN/NEV berharap, skuad inti yang datang ke Tenggarong Nor Alam diturunkan bisa meraih poin. setelah selesai tur ke Papua,” Asisten Manajer Mitra Kukar Nor ujar Nor Alam, Senin (18/6). Alam mengatakan, kapten Hamka Laga perdana tur di Papua, tim Hamzah tidak masuk dalam rombongan berjuluk Naga Mekes bakal menghadapi

Persidafon, Rabu (20/6) di Stadion Mandala, Jayapura. Tiga hari kemudian, Sabtu (23/6), giliran Persiwa yang menjamu Mitra Kukar di Stadion Pendidikan, Wamena. Terakhir Mitra Kukar dijamu Persipura, Rabu (27/6) pekan depan. “Mereka tim yang memiliki fisiknya cukup bagus. Tapi tim kita juga punya pemain-pemain yang tidak kalah dengan tim lainnya. Mudah-mudahan, Hererra dan Anderson bisa kembali menunjukan kontribusinya di laga tandang ini,” ujarnya. Pada laga terakhir, Mitra Kukar berhasil menaklukan Persija Jakarta pada laga kandang, Sabtu (16/6) pekan lalu. Menurutnya, kehadian Esteban

Hererra dan Anderson memberikan motivasi baru kepada tim Mitra Kukar. Kendala finishing, lanjut Nor Alam, seperti sudah bisa diatasi dengan hadirnya Hererra sebagai gelandang serang. Hanya saja, ia mengingatkan, agar lini belakang, Seiji Kaneko dan Anderson serta Isnan Ali, bisa menjadi palang pintu bagi kiper Joice Sorongan. Nor Alam berharap, skuad inti bisa bermain kompak dan termotivasi untuk menang. “Hanya untuk laga pertama lawan Persidafon, kita tidak akan uji coba lapangan, karena situasi disana kurang memungkinkan. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” tambah Nor Alam.(bud)

DAFTAR PEMAIN MITRA KUKAR IKUT TUR KE PAPUA : 1. 2. 3. 4.

Hendro Kartiko (Kiper) Joice Sorongan (Kiper) Seiji Kaneko (Belakang) Zulchrizal Abdul Gamal (Belakang) 5. Mahadirga Maranando Lasut (Belakang) 6. Victor Simon Badawi (Belakang) 7. Ardan Aras (Belakang) 8. Isnan Ali (Belakang) 9. Anderson Da Silva (Belakang) 10. Zulham Zamrun (Tengah) 11. Fadhil Sausu (Tengah) 12. Ali Surahman 13. Arif Suyono (Tengah) 14. Lee Sang Min (Tengah) 15. Ahmad Bustomi (Tengah) 16. Heru Nerly (Tengah) 17. Wijay (Tengah) 18. Esteban Jose Herrera (Depan) 19. Jajang Mulyana (Depan) 20. Anindito Wahyu Erminarno (Depan) 21. Saktiawan Sinaga (Depan) 22. Kevin Claten Olivieira (Depan).(bud)

Rooney Klaim Inggris Bisa Juarai Euro 2012

KOMPAS/WISNU AJI BEWABRATA

Atlet voli pantai Fitri Wijayanti terjatuh saat berusaha mengembalikan smes yang dilancarakan pasangan Loan/Ha (Vietnam) dalam pertandingan babak 16 besar cabang voli pantai Asian Beach Games III di Haiyang, China, Jumat (16/5/2012). Pasangan Indonesia Fitri Wijayanti/Putu Dini Jasita Utami menang atas Loan/Ha dengan skor 21-19, 21-16.

Indonesia Peringkat Kedua Asian Beach Games III HAIYANG, TRIBUN - Kontingen Indonesia menduduki peringkat kedua di bawah tuan rumah China pada ajang pesta olahraga pantai se-Asia, atau Asian Beach Games III di Haiyang, China, Senin (18/6/2012). Kontingen Indonesia sampai Senin mengumpulkan 4 medali emas, 4 medali perak , dan 1 medali perunggu. Sementara China mengumpulkan 7 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Medali emas Indonesia berasal dari cabang perahu naga nomor 500 meter putra, perahu naga nomor 200 meter putra, voli

pantai putra, dan panjat tebing nomor speed relay putra. Satu medali emas direbut pada Minggu (17/8/2012) yaitu di cabang perahu naga nomor 500 meter.T iga medali emas lainnya direbut pada hari Senin. Indonesia diprediksi masih mampu menambah jumlah medali emas dari cabang paramotor, sepak takraw, dan perahu naga. Asian Beach Games III akan ditutup pada 22 Juni 2012, sehingga peluang Indonesia untuk menambah koleksi medali emas masih terbuka. (kps)

DONETSK, TRIBUN Striker Inggris, Wayne Rooney, yakin timnya bisa juara Piala Eropa 2012. Menurutnya, kualitas “The Three Lions” mencukupi untuk menjadi yang terbaik. “Aku kira kami cukup bagus untuk bisa juara. Tentu, Anda butuh sedikit keberuntungan juga. Tapi, aku yakin kami memiliki peluang besar,” kata Rooney. Striker Manchester United ini akan mendapat kesempatan pertama tampil saat melawan Ukraina pada laga terakhir Grup D, Selasa atau Rabu (20/6/2012). Di dua pertandingan sebelumnya, ia tak bermain karena hukuman. Hukuman itu ia terima karena terkena kartu merah di babak kualifikasi lawan Montenegro dengan menendang Miodrag Dzudovic. Inggris hanya butuh hasil seri untuk ke perempat final. Sementara, Ukraina harus menang. “Kami memiliki skuad yang baik, lebih terorganisasi daripada sebelumnya. Dan, kami

CMYK

sulit dikalahkan. Jika kami terus bermain seperti ini dan tetap bekerja keras, maka tak ada alasan peluang kami untuk juara kecil,” terang Rooney. Rooney semula mendapat hukuman tiga pertandingan. Namun, hukuman itu dikurangi satu pertandingan, sehingga Pelatih Inggris, Roy Hodson, membawanya. “Sejujurnya, jika hukumanku tetap tiga pertandingan, aku tak berharap bisa di sini (Piala Eropa). Aku senang Capelo (pelatih sebelumnya) berjuang keras (untuk pengurangan) dan aku berutang atas hal itu,” ungkapnya. Rooney juga masih belum bisa menerima kartu merah pada babak kualifikasi itu. Menurutnya, wasit salah menilainya. “Aku masih sering bertanya-tanya apa yang terjadi hingga aku mendapat kartu merah. Bahkan sekarang, sejujurnya aku tak bisa menjelaskannya. Ini mirip pada 2006 (saat dia mendapat kartu merah di Piala Dunia),” sesalnya. (ap)

AP/MARTIN RICKETT

Wayne Rooney


CMYK

4

Tribun Ekbis

SELASA 19 JUNI 2012

Dua Ciri Khas TUTUK SH Cahyono, Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpapan mengungkapkan, kota Balikpapan memiliki dua ciri khas dalam laju inflasinya yakni sektor pendidikan dan sewa rumah. Keduanya memberikan kontribusi cukup besar dalam laju inflasi di kota minyak, yang tidak terjadi di kota lainnya. “Pangan juga memegang peranan, tetapi tahun kemarin, pendidikan dan sewa rumah berada di posisi teratas. Ini menjadi indikator Balikpapan memiliki tantangan lebih,” kata Tutuk, belum lama ini. Sekadar diketahui, laju inflasi di Balikpapan pada tahun 2011 tergolong tinggi, baik terhadap nasional maupun kota lainnya di Kalimantan yang didorong inflasi inti dan mencakup kelompok perumahan terutama kelompok biaya tempat tinggal, dan semen menjadi salah satu penyumbang utamanya. Salah satu kendala karena proses bongkar muatan semen di Pelabuhan Balikpapan yang membutuhkan waktu dua minggu hingga satu bulan, dengan rata-rata waktu tiga minggu, dan stagnasi proses bongkar muatan semen di pelabuhan akibat gudang penerima di distributor tidak dapat menerima pengiriman selama 24 jam. “Kalau pendidikan dan sewa rumah bisa ditekan maka bisa mengurangi sedikit laju inflasi di kota Balikpapan,” ujarnya. (may)

Badan Pusat Statistik Usul Sediakan Rusun ● Sewa Rumah Sumbang Inflasi Terbesar di Balikpapan BALIKPAPAN, TRIBUN - Masih cukup tingginya populasi masyarakat Balikpapan yang menyewa dan mengontrak rumah, diasumsikan sebagai salah satu penyebab yang menjadikan andil kelompok perumahan menempati rangking pertama dalam laju inflasi di kota Balikpapan. Umar Riyadi, Kasi Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan mengungkapkan, pada tahun 2011 lalu andil kelompok perumahan mencapai 1,69 persen dari inflasi yang mencapai 6,45 persen atau menempati rangking pertama untuk kontribusi inflasi yang disusul kelompok pendidikan dibawahnya. “Berdasarkan

data sensus 2010 lalu, dari sekitar 138.000 rumah tangga, terdata 57,86 persen masyarakat telah memiliki rumah sendiri, sewa rumah 20,90 persen, kontrak rumah 8,62 persen dan lainnya 12,62 persen. Berdasarkan data tersebut, yang menyewa dan kontrak mencapai 29,52 persen, dan kemungkinan itu menjadi salah satu sebab karena demand untuk rumah menjadi tinggi,” kata Umar, Senin (18/6). Sektor pengolahan migas di kota Balikpapan, kata Umar juga menjadi salah satu penyum-

bang dalam pembentukan harga sewa-kontrak rumah. “Sektor yang dominan di suatu daerah memang akan membentuk harga, karena ekspektasi masyarakat akan penghasilan tinggi para pekerja yang bekerja di sektor tersebut. Berbeda dengan Paser yang sebagian besar bertani, maka harga rumah pun disesuaikan dengan penghasilan masyarakat di daerah tersebut,” paparnya. Harga material untuk perumahan, kata Umar juga ikut berperan dalam pembentukan harga jual rumah. “Kalau harga rumah terkait dengan harga material. Bisa dibandingkan semen di Jawa dengan disini jauh

harganya,” paparnya. Untuk menekan andil kelompok perumahan dalam inflasi kota Balikpapan, Umar menyarankan agar Pemkot bisa menyediakan rumah susun sewa atau rumah susun yang bisa dimiliki masyarakat, dengan harga yang murah sehingga bisa menekan tingginya demand akan perumahan. “Tentunya ini juga mesti selektif. Jangan sampai masyarakat yang berduit yang membeli dan kembali disewakan,” paparnya. Umar juga menyampaikan agar pengusaha konstruksi di Balikpapan memberikan data ril mengenai pembangunan, sehingga bisa menjadi rujukan atau data BPS kepada berbagai pihak termasuk asosiasi semen dan material lainnya. “Kalau memang pembangunan yang terdata banyak maka asosiasi akan melihat sudah waktunya Kaltim khususnya Balikpapan akan dipasok dengan banyak material,” paparnya. Tak hanya itu, pelabuhan peti kemas Kariangau yang juga menjadi salah satu kendala dalam pasokan material bahan bangunan, diharapkan bisa segera rampung, sehingga waktu pembongkaran material dari kapal bisa lebih cepat daripada sebelumnya. (may)

Rumah susun di Manggar TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Hadir di Pasar Sanggam Adji Dlayas Jumlah Kartu Kredit Meningkat, Transaksi Turun JAKARTA, TRIBUN - Kendati pertumbuhan jumlah kartu kredit per April 2012 meningkat dibandingkan Maret 2012, namun dari segi volume dan transaksi justru menurun. Jumlah kartu kredit yang beredar pada April 2012 sebanyak 14,89 juta naik dari posisi Maret sebanyak 14,74 juta. Data Bank Indonesia (BI) memperlihatkan total transaksi tunai dan belanja menggunakan kartu kredit menurun 3,46% dari Rp 16,406 triliun pada Maret 2012 menjadi Rp 15,837 triliun pada April 2012. Sementara itu, dari segi volume terjadi penurunan 2,12% dari 18,163 juta transaksi menjadi 17,778 juta transaksi. Penurunan ini terjadi di transaksi tunai maupun transaksi belanja. Volume transaksi tunai kartu kredit bulan April 2012 bahkan tercatat paling rendah sepanjang tahun ini, yakni 299.668 kali transaksi. Turun dari posisi Maret 2012 sebanyak 322.704 kali transaksi. Adapun nilai transaksi menyusut dari Rp 364 miliar pada Maret 2012 menjadi Rp 357 miliar pada April 2012. Sementara itu, volume penggunaan kartu kredit untuk belanja turun dari 17,841 juta transaksi per Maret 2012 menjadi Rp 17,479 triliun per April 2012. Sedangkan dari segi nilai penurunannya dari Rp 16,042 triliun pada Maret 2012 menjadi Rp 15,479 triliun pada April 2012. (tribunnews)

■ Dilengkapi Mesin ATM ■ Total Miliki 4 Campem di Berau TANJUNG REDEB, TRIBUN Jaringan pelayanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim di wilayah Kabupaten Berau semakin luas. Ini menyusul dibukanya Kantor Cabang Pembantu (KCP) milik Bank plat merah tersebut di komleks pasar Sanggam Adji Dilayas, Berau, Senin (18/6). Pembukaan KCP BPD Kaltim ini dilakukan dalam sebuah seremoni yang meriah dan turut dihadiri oleh Direktur utama Bank Kaltim Zainuddin Fanani serta beberapa pengusaha tingkat regional seperti Harbiansyah dan beberapa tamu undangan lainnya. Bupati Berau Makmur HAPK bersama dengan Wakil Bupati Ahmad Rifai mendapat kehormatan untuk melakukan pemotongan pita sekaligus menjadi tanda mulai beroperarsinya KCP ini di Pasar Sanggam Adji Dilayas. KCP Pasar Sanggam Adji Dilayas ini juga menjadi salah satu kantor cabang yang spesial karena selain melayani transaksi langsng bagi para pedagang ataupun masyarakat sekitar, di kantor ini juga disediakan fasilitas ATM. Dengan dibukanya KCP ini, berarti secara total BPD Kaltim

mempunyai kantor 4 kantor pembantu yang masing-masing berlokasi di Tanjung Batu, Talisayan, Teluk Bayur dan Pasar Sanggam sendiri serta sebuah KCP syariah yang lokasinya berada di Tanjung Redeb. Pembukaan KCP ini menurut Zainuddin sebenaranya telah lama direncanakan, namun baru bisa diwujudkan kemarin karena menunggu pembangunananya selesai termasuk bagian interiornya. “Pasar Sanggam ini kebanggaan bagi pemeirntah kabupaten ini, mungkin juga Kaltim dimana Kabupaten punya pasar seperti ini, bagus. Dan disamping masuk pengusaha- pengusaha kita juga support bahwa pasar ini pasar ideal. Karena didalamnya ada pedagang, ada distributor, ada agen ada bank ,” katanya. Yang pasti lanjutnya, KCP di pasar Sanggam bukan menjadi kantor pembantu terakhir yang didirikan oleh BankMandiri di Kabauten Berau. “Kedepan kami usahakan seluruh Kecamatan bisa disediakan layanan perbankan, termasuk tahun ini yang rencananya akan dibuka di Kecamatan Segah,” kata Zainuddin. (aya)

CMYK

TRIBUN KALTIM/JANUAR

KCP BPD Kaltim di Pasar Sanggam Adji Dilayas yang baru diresmikan.

Jadi Pasar Ideal BUPATI Berau Makmur HAPK mengapresiasi pembukaan KCP baru milik BPD Kaltim ini. Karena dengan pembukaan ini, BPD Kaltim dinilaianya telah membantu Pemerintah dalam mendorong perekonomian terutama bagi pedagang kecil yang mayoritas merupakan penghuni pasar Sanggam ini. BPD Kaltim juga dianggap jeli memlihat potensi perekonomian di Kabupaten Berau dengan terus menus membuka cabang baru di berbagai Kecamatan. “Saya sangat meyakini perekonomian di Berau akan semakin bekembang seiring banyaknya sektor yang bisa diandalkan, seperti misalnya pertambangan,

pertaninan, perekebunan termasuk sektor jasa sendiri,” katanya. Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Direktur Utama BPD Kaltim Zainuddin Fanani yang mengatakan bahwa Kabupaten Berau memang merupakan salah satu pasar potensial bagi pengembangan bisnis lembaga keuangannya. Salah satu indikatornya adalah jumlah sarana dan prasarana yang telah disediakan oleh Pemerintah daerah termasuk pasar Sanggam ini. Karena itu untuk semakin mendorong laju pertumbuhan tersebut, harus ada sebuah Bank agar fungsi dari pasar ini menjadi semakin ideal. (aya)

Digital Newspaper Tribunkaltim  

Edisi Siang 19 Juni 2012