Issuu on Google+

CMYK

EDISI SIANG

NO. 123/TAHUN 1 RABU 11 APRIL 2012

Kualitas Anggota DPR Buruk

ANTARA/ANDIKA WAHYU

■ Pramono: Kader Terbaik Kalah jarena tak Ada Dana JAKARTA, TRIBUN - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengakui bahwa kualitas anggota DPR periode 2009-2014 lebih buruk dibanding dua periode sebelumnya. Salah satu faktor penyebab turunnya kualitas anggota Dewan, menurut dia, adalah sistem pemilu proporsional terbuka yang dipakai dalam Undang-Undang Pemilu saat ini. Pramono menjelaskan, dengan sistem pemilu proporsional terbuka, para kader terbaik partai yang memiliki sedikit dana untuk kampanye tidak terpilih ketika pemilu. Para kader terbaik itu kalah dari caleg lain, baik di partai sama atau partai lain yang memiliki dana jauh lebih besar. “Itu ada pada semua partai. Secara finansial mereka tidak mampu karena latar belakang aktivis partai,” kata Pramono di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/4). Ia berpendapat, sistem baru pemilu ini juga mengakibatkan membengkaknya dana kampanye sehingga menimbulkan konotasi pemilu mahal. Menurut dia, rata-rata setiap anggota Dewan menghabiskan dana kampanye di atas Rp 2 miliar ketika Pemilu 2009. Di periode sebelumnya, setiap caleg hanya menghabiskan Rp

200 juta-Rp 300 juta. “Begitu pemilunya secara terbuka, pertarungannya itu tidak lagi partai dengan partai, tapi di internal partai sendiri. Antara calon satu dengan calon lain terjadi persaingan yang luar biasa sehingga cost-nya sangat tinggi dan mahal,” kata politisi senior PDI Perjuangan itu. Ketika disinggung penilaian bahwa sistem tertutup seperti memilih kucing dalam karung, Pramono menilai bahwa kunci untuk mengatasinya ada di internal partai. Seluruh partai harus melakukan rekrutmen dan kaderisasi dengan baik. Dengan begitu, masyarakat dapat mempertimbangkan untuk tidak memilih partai yang yang performa anggotanya tidak baik. Seperti diberitakan, hingga saat ini belum ada titik temu antarfraksi di parlemen terkait sistem pemilu. Isu krusial itu masih dibahas di Panitia Khusus Pemilu dengan dua isu lain, yakni metode penghitungan suara menjadi kursi dan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Jika tidak ada titik temu dalam musyawarah mufakat, pengambilan keputusan akan dilakukan melalui mekanisme voting di paripurna. (kps)

Golkar tak Peduli Ical Ketuaan JAKARTA, TRIBUN - Partai Golkar tak mempersoalkan faktor usia dalam mengusung calon presiden. Mendapat kritikan dari Ketua Majelis Pemusyarakat Rakyat Taufiq Kiemas, Golkar tetap menjagokan Ketua Umum Aburizal Bakrie untuk maju menjadi calon presiden 2014 mendatang. Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, dalam mengusung calon presiden yang dibutuhkan adalah kemapanan dan kematangan berpikir. “Kematangan mereka harus teruji karena menjadi presiden tidak lagi belajar tapi menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Idrus dalam konferensi pers di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (10/4). Selama ini, kata Idrus, kepemimpinan Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, sebagai Ketua Umum dan pengalaman menjadi menteri cukup untuk menjadi modal dicalonkan

sebagai presiden. Apalagi untuk memimpin Indonesia yang majemuk dan besar dengan berbagai masalah. “Tidak mungkin ada pemimpin yang muncul tanpa kematangan.” Saat ini Ical sudah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden. Kesiapan Ical sudah didukung 27 Dewan Pimpinan Daerah Golkar. Ical adalah seorang pengusaha berusia 66 tahun yang dilahirkan di Jakarta, 15 November 1946. “Yang membuat pernyataan belum tahu Abirizal Bakrie kuat main tenis. Dia bisa tujuh set melawan mantan pemain nasional,” ujar Idrus. Menurut Idrus, dari sisi kekuatan dan kelincahan bermain tenis, jelas kekuatan Ical tak diragukan. Faktor usia sama sekali tidak membuat politikus senior itu kelelahan. Karena itu tidak ada alasan faktor usia menghalangi pencalonan Ical sebagai presiden. “Kalau orang melihat mungkin umurnya dikira 27 tahun,” katanya. (tribunnews.com)

ANTARA/TERESIA MAY

Kunci Sukses Agnes Monica

Abaikan Cemoohan VOKALIS Agnes Monica (26) hingga kini sudah mendapat apresiasi dari industri hiburan luar negeri. Misalnya, dua penghargaan, sebagai penyanyi dan dari segi fashion, dalam ajang Shorty Awards 2012, yang diterimanya di New York, AS, 26 Maret 2012 waktu setempat. Agnes mengenang, beberapa tahun lalu ia dicemooh ketika mengungkapkan ingin mencapai impiannya berkarier di industri ANT

Aburizal Bakrie

CMYK

hiburan internasional. “Berapa tahun lalu, saat saya mau go international, banyak yang enggak percaya bahkan mencemooh,” tutur Agnes dalam wawancara di Jakarta, Selasa (10/4). Namun, lanjut Agnes, ketika itu menganggapnya sebagai angin lalu saja. “Buat aku banyak hal yang enggak perlu dipercaya dulu. Seperti dulu, orang enggak percaya akan ada pesawat atau

benda yang bisa terbang seperti burung,” jelasnya. Kalau pun sekarang dirinya menjadi panutan sebagian besar kontentan Indonesian Idol 2012, Agnes merasa hal itu merupakan bonus dari kerja kerasnya selama ini. “Pada saat aku melakukan sesuatu, tujuannya bukan untuk membuat orang amaze, itu hanya bonus. Bagi aku, yang paling penting pada saat proses produksinya,” ujarnya. (kps)


CMYK

2

Tribun Etam

RABU 11 APRIL 2012

4 Terdakwa “Orangutan” Dituntut Satu Tahun

AFP PHOTO /STR

Soal Bandara, PT Badak Diminta Buka Diri BONTANG, TRIBUN - Rapat kerja antara Komisi III DPRD Bontang dengan manajemen PT Badak, Selasa (10/4) kemarin, berlangsung alot. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, nomor KP.458/2011, yang menetapkan bandara khusus PT Badak sebagai salah satu bandara perintis di Kaltim memicu kontroversi panjang. Di satu sisi Komisi III DPRD Bontang beserta Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, menilai keputusan Dirjen itu sebagai peluang emas bagi warga Bontang. Sementara di sisi lain pihak PT Badak justru menganggap sebagai ancaman yang bisa mengganggu kelangsungan industri mereka. Ketua Komisi III DPRD Pausan Akzan mengatakan, alasan PT Badak menolak pemanfaatan bandara mereka menjadi bandara perintis patut dikaji secara mendalam. Alasan keamanan, kata Pausan, sulit

TRIBUN KALTIM/DOHAN

Rapat Kerja Komisi III DPRD Bontang dengan Manajemen PT Badak NGL terkait wacana pemanfaatan bandara khusus PT Badak NGL menjadi bandara perintis, Selasa (10/4).

diterima akal sehat mengingat aktivitas penerbangan yang dijalankan oleh PT Badak maupun PT Pupuk Kaltim (PKT) di bandara khusus PT Badak sampai saat ini masih berlangsung. “Jadi kurang tepat jika PT

Badak menolak keputusan Dirjen karena alasan keamanan. Harapan kami PT Badak bisa membuka diri bagi masyarakat luar,” kata Pausan, saat memimpin rapat kerja dengan manajemen PT Badak. Pausan meminta agar PT

Badak menjelaskan keberatan mereka yang sebenarnya. Pasalnya, penetapan bandara PT Badak sebagai bandara perintis merupakan peluang emas bagi masyarakat Bontang. Jika peluang itu tidak dimanfaatkan maka dipastikan Bontang akan sangat rugi, mengingat penerbangan perintis itu disubsidi oleh pemerintah pusat. Selain itu, rute penerbangan perintis dari Bontang-Samarinda yang telah ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Udara sebenarnya baru tahap awal. Tahap berikutnya adalah penerbangan dari BontangBalikpapan, bahkan sampai ke Mamuju. “Tahun ini Kaltim mendapat subsidi penerbangan perintis sebesar Rp 56 miliar, termasuk di dalamnya bandara PT Badak. Tapi semua ini bakal gagal kita dapatkan kalau PT Badak tetap tidak bersedia. Makanya mari kita cari solusi bersama,” beber Pausan. (don)

TENGGARONG, TRIBUN - Keempat orang terdakwa dituntut satu tahun oleh jaksa penuntut umum dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembantaian orangutan di Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong, Selasa (10/4). Terdakwa dituntut bersalah melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf a jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. “Imam Muhtarom dan Mujianto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup,” kata Catur Widi Susilo, JPU saat membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Rukman Hadi dengan anggotanya, Teguh Harissa dan Zulkifli Sultan. Selain dituntut pidana penjara masing-masing satu tahun, keempat terdakwa juga dikenakan denda dan subsider 6 bulan kurungan. Besaran denda yang dijatuhkan kepada Imam Muhtarom dan Mujianto, lebih ringan, yakni Rp 20 juta. Maklum, peran keduanya hanya sebagai eksekutor di lapangan. Sedangkan besaran denda untuk terdakwa Phuah Chuan dan Widiantoro dikenakan sebesar Rp 50 juta. (top)

Golkar Siapkan Dua Kader untuk Pilgub SAMARINDA, TRIBUN - Meski Proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim masih lama yakni 2013 mendatang, Partai Golongan Karya (Golkar) sudah mempersiapkan calonnya. Menurut ketua DPD Golkar Kaltim Mukmin Faisyal HP, Golkar sebagai satu-satunya partai yang bisa mengusung sendiri calonnya, kini sudah siap dengan dua kader internalnya untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Ketua DPD Golkar Kaltim Mukmin Faisyal HP mengatakan, kedua kader internal itu akan diputuskan secara resmi dalam Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) Golkar se-Kaltim, akhir April 2012 ini, di Balikpapan. Sayangnya Mukmin masih enggan menyebutkan kedua kader yang dimaksudkan itu, dia meminta menunggu hasil Rapimdasus saja. “Yang pasti dua orang, dan dari kader internal saja. Siapa dia? Itu nanti. Kalau saya sebutkan sekarang, nanti mendahului hasil Rapimdasus. Yang jelas ini adalah bentuk kesiapan Golkar dalam menghadapi Pilgub Kaltim 2013 mendatang,” kata Mukmin, kemarin. Menurutnya, dua kader itu sudah melalui proses survei di internal Golkar. Keduanya dipandang layak untuk diusung dalam Pilgub. Sebab hasilnya, keduanya memiliki elektabilitas dan populeritas luas oleh masyarakat Kaltim, sehingga diyakini akan mampu untuk meraup banyak suara, untuk memenangkan Pilgub. “Jadi dari beberapa orang yang kita survei, kedua orang itu menempati rating tertinggi. Dan alhamdulillah keduanya adalah kader kita sendiri (internal Golkar, red). Mudahmudahan saja sesuai dengan survei kita itu, dan menang di Pilgub nanti,” ujarnya. (aid)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

RABU 11 APRIL 2012

3

TRIBUN KALTIM/AHMAD BAYASUT

Ogah Latihan di Lapangan ‘Kambing’ ■ Peter Minta Pemain Persiba Balik ke Hotel CIKARANG, TRIBUN - Persiba Balikpapan gagal menjalani latihan di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (10/ 4) pagi. Penyebab dari kegagalan latihan adalah buruknya lapangan yang berada di pinggir jalan Angsana Raya. Melihat hal ini Pelatih Persiba Peter Butler meminta pasukannya kembali ke Hotel Citra Inn dan meminta manajemen mencari lapangan futsal untuk latihan sore. “Serius ini lapangannya?,” tanya Peter kepada asisten pelatih

Sukliwon saat masih berada di atas bus. Kemudian Peter turun dari bus melihat langsung kondisi lapangan. Usai memantau lapangan, Peter membatalkan latihan karena ia tidak mau anak asuhnya cedera akibat buruknya lapangan. “Kita ini bukan tim sepakbola kampung,” ujar pelatih asal Inggris itu disambut tawa rombongan Persiba di bus. Peter terus melontarkan komentar yang cukup membuat suasana segar. “Ini lapangan bukan untuk main sepakbola tapi lapangan

untuk kambing,” ucapnya kembali disambut tawa pemain. Komentar Peter disambut oleh Aldo Barreto. Pemain asal Paraguay itu juga melontarkan lelucon yang tak kalah lucu. “Kalau di lapangan tadi (lapangan milik salah satu perusahaan industri) Rp 100 ribu (harganya), tapi kalo di sini (lapangan pingir jalan) Rp 20 ribu,” ucapnya kembali membuat pemain Persiba lainnya tertawa terbahakbahak. Sementara itu, dua pemain

Persiba Absor dan Hendri Susilo sempat tertinggal bus akibat terlambat. Kedisplinan yang diterapkan Peter tidak main-main. Ia tidak mau timnya terganggu hanya karena pemainnya yang tidak disiplin waktu. Hal ini terlihat dari keputusannya meninggalkan Absor dan Heri Susilo saat menuju lapangan untuk latihan. Peter memerintahkan supir bus untuk melaju walau jarak perjalanan baru 10 meter. Kedisplinan Peter memang

Simulasi Tim Uber Bersamaan Final Axiata Cup

sudah terlihat sejak pagi. Ia sudah berada sendir di restoran hotel sambil sarapan pukul 6.20 WIB. Padahal, jadwal latihan sendiri ditentukan pukul 07.00 WIB. Para pemain dan ofisial Persiba baru turun ke restoran sekitar pukul 07.00 WIB. Tepat waktu, seluruh pemain dan Peter langsung bertolak ke lapangan. Tertinggal, Absor dan Heri menyusul dengan menumpang ojek. Namun, setibanya di lapangan, latihan pun dibatalkan karena buruknya kondisi lapangan. (bay)

Tak Ingin “Cerai” dengan Suami

JAKARTA, TRIBUN - Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana mengadakan simulasi untuk tim Uber pada 15 April 2012 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Acara ini diadakan bersamaan dengan berlangsungnya ajang pertandingan beregu putra Axiata Cup 2012, tepatnya sebelum final leg kedua, pada pukul 08.00 WIB. “Pihak Axiata Cup sudah memberi izin kepada kami untuk menyelenggarakan simulasi Piala Uber. Dengan dilangsungkan di tempat dan hari yang sama dengan Axiata Cup, kami harap publikasi dan antusiasme masyarakat lebih besar dalam memberi dukungan kepada tim Thomas dan Uber,” tutur Sekjen PBSI Yacob Rusdianto, Selasa (10/3). Namun demikian, tim manajer Piala Thomas dan Uber 2012 masih mendiskusikan mengenai format yang akan dipakai serta nama-nama pemain yang akan diturunkan. Idealnya, format yang dipakai saat simulasi adalah tiga partai tunggal dan dua partai ganda. Akan Tetapi, mengingat waktu yang tersedia sangat terbatas, ada kemungkinan format yang akan dipakai sama seperti Axiata Cup, yaitu dua partai tunggal dan satu partai ganda. Tim Uber Indonesia lolos ke putaran final setelah berjuang melalui babak play off. Tim Uber maupun tim Thomas akan berjuang di putaran final yang berlangsung di Wuhan China, 20-28 Mei. (kps)

AP-WILFREDO LEE

Li Na

CMYK

PETENIS puteri utama China, Li Na mengaku tidak akan mengganti suaminya dengan seorang pelatih asing. Li Na mengaku muak dengan media China yang selalu menanyakan posisi suami sekaligus pelatihnya, Jiang Shan. “Saya tidak mengerti mengapa media begitu tertarik (masalah ini),” kata Li Na. “Mungkin anda tidak percaya dengan Jiang dan tim saya saat ini.” “Namun sampai sekarang saya belum punya keinginan memakai pelatih asing,” kata Li. “Hanya saya harap media tidak lagi bertanya soal ini.” Jiang membawa Li Na lolos ke final grand slam Australia Terbuka tahun lalu. Namun ia kalah menghadapi Kim Clijsters di final. Posisi Jiang kemudian digantikan pelatih asal Denmark, Michael Mortensen yang membawa Li Na menjadi petenis Asia pertama yang merebut gelar juara grand slam di Perancis Terbuka pada Mei tahun lalu. Namun setelah penampilan buruk di dua turnamen grand slam, Wimbledon dan AS Terbuka, Li Na kembali didampingi suaminya. “Dibandingkan tahun lalu, banyak yang kecewa dengan penampilan saya di Australia Terbuka tahun ini,” kata Li Na. “Tetapi saya merasa saya sudah tampil baik.” Li Na berencana mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi Olimpiade LOndon 2012 ini. “Setelah Perancis Terbuka, saya tidak akan bermain hingga Wimbledon,” katanya. “Setelah Wimbledon, saya akan kembali ke China selama dua hari, kemudian menemui dokter saya di Jerman. Setelah itu saya ke London, satu pekan sebelum Olimpiade dimulai.” “Ini mungkin akan menjadi Olimpiade saya yang terakhir, jadi saya tak ingin menyesal,” kata Lina yang gagal meraih medali di Olimpiade Beijing 2008 lalu. (kps)


CMYK

4

Tribun Ekbis

RABU 11 APRIL 2012

Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI)

IHSG 3.986,515 3.906,264 4.149,799

LQ 45 703,861 691,688 740,636 711,679

Kamis Jumat Selasa(20/01) (05/01) (10/04) -14,558 -15,595 -1,157 -4,268 Poin Poin (-0,37%) (-0,03%) (-0,11%) (-0,37%)

% % Poin Poin

-2,575 -2,053 0,154 0,154

% %

(-0,25%) (-0,30%) (-0,37%) (0,02%)

Frekuensi Transaksi Volume Transaksi Nilai Transaksi

117.661 131.150 116.957 156.613 kali 4,877 4,882 10,775 9,7 juta miliar juta lotlot lbr Rp 64 3 568 079 Triliun 716 034 triliun

Top Gainer Delta Jakarta Century Textille (DLTA) (CNTX) Rp 2.400 2.000 ke Rp 15.000 3.500 128.000 115.000 United Unilever Hero Supermarket Tractor (UNVR) (UNTR) (HERO) Rp 1.200 250 keke 750 RpRp 28.500 20.050 6.100 Unilever Taisho Indomobil (SQBI) (UNVR) (IMAS) Rp Rp1.000 250 500ke keke Rp Rp Rp 20.450 125.500 16.400 CenturyMenara Indocement Sarana Textille (INTP) (TOWR) (CNTX) Rp 800 200 ke Rp 14.800 350 7.400 18.400

Proyek 10.000 MW Molor JAKARTA, TRIBUN - Proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 megawatt tahap satu molor dari jadwal yang ditetapkan. Keterlambatan proyek itu, antara lain, disebabkan ketidaksiapan pengadaan lahan yang dijadikan lokasi pembangunan pembangkit listrik, mundurnya waktu efektif kontrak, dan aspek kelayakan teknis pembangkit. Direktur Konstruksi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Nasri Sebayang saat ditemui di Kantor Pusat PT PLN di Jakarta, Selasa (10/4), mengakui, proyek 10.000 megawatt (MW) tahap satu mundur dari jadwal yang ditetapkan. Semula proyek itu direncanakan mulai digarap pada tahun 2006 dan diharapkan selesai tahun 2010. Namun, tidak satu pun pembangkit yang menjadi bagian dari program 10.000 MW tahap satu selesai dibangun pada 2010. Kemudian, kapasitas terpasang pembangkit yang menjadi bagian dari proyek itu pada tahun 2011 baru mencapai 3.790 MW. Tahun ini, penambahan kapasitas terpasang diperkirakan 3.455 MW. “Jadi, kami perkirakan seluruh proyek 10.000 MW tahap satu baru rampung tahun 2014,” katanya. Salah satu penyebab keterlambatan proyek itu adalah ketidaksiapan pengadaan tanah. Ada beberapa kontrak pembangunan pembangkit yang sudah ditandatangani, tetapi ternyata lokasinya tidak cocok untuk pembangkit sehingga harus digeser. “Membebaskan lahan itu tidak mudah. Pembangunan pembangkit kapasitas 2 x 300 MW, misalnya, butuh tanah 80 hektar,” ujar Nasri. Selain itu, molornya proyek disebabkan keterlambatan efektifnya kontrak. Sebagai contoh, pada tahun 2007, China bersedia mengucurkan pinjaman untuk proyek itu, tetapi meminta jaminan dari pemerintah. Karena itu, Kementerian Keuangan akhirnya mengeluarkan jaminan pemerintah. “Itu membuat kontrak jadi tidak efektif. Penandatanganan kontrak tahun 2007, sedangkan efektifnya baru tahun 2010,” ungkapnya. (kompas.com)

Top Looser Indo Surya Toto (TOTO) (ITMG) AstraTambangraya Internasional (ASII) 3.100 550 keke RpRp 39.850 55.000 Rp 1.150 74.100 Indocement (INTP) Gudang Garam (GGRM) Rp 350 800 ke Rp 18.000 62.800 450 56.800 SemenInternasional Astra Gresik (SMGR) (ASII) United Tractor (UNTR) 600 ke Rp 31.000 350 11.850 21.600 Rp 400 Gudang Indosat Garam (GGRM) Sumber (ISAT) Alfaria (AMRT) Rp 300 600 ke 200 ke Rp Rp 5 57.500 5.650 Rp 050

Bursa Regional Shanghai

2.679,26 2.305,86 2.319,12 2.148,45 Hang Seng

20.356,24 20.110,37 18.813,41 22.421,46 Nikkei 225 Nikkei-225

9.538,02 8.766,36 8.488,71 9.844,59 Strait Times Straits Times

2.979,11 3.176,82 2.843,82 2.716,99

21 April 06 03 11 Agustus Januari 2012 2012 2011

Poin %

-24,52 23,04 20,09 -20,94 (-0,91%) (-0,97%) (1,00%) (0,88%)

Poin %

-236,76 167,42 86,10 -241,91 (0,46%) (0,84%) (-1,15%) (-1,07%)

12.103 11.664 11.905 11.782 11.546 11.981

Poin %

-8,24 126,68 -71,40 -120,42 (-0,09%) (-0,83%) (1,47%) (-1,21%)

112.69 11.679 120.03 118.80 11.555 111.53

Poin %

32,62 19,01 -5,97 -38,45 (-1,20%) (-0,22%) (1,16%) (0,64%)

9.000 9.211 9.209

8.910 9.117 9.119

14.673 13.941 14.373 14.227 13.799 14.521 7.318 7.075 7.152

7.078 6.999 7.239 98 16 99 163

Pegadaian Turunkan Bunga ■ Dari 1,2 Persen menjadi 1,15 Persen JAKARTA, TRIBUN - Nasabah Pegadaian dapat menikmati suku bunga gadai lebih imut. Mulai 1 April lalu, Pegadaian menurunkan bunga gadai dari 1,2 persen menjadi 1,15 persen. Lewat penurunan suku bunga ini, Pegadaian menargetkan akhir semester pertama 2012 bisa mencapai pertumbuhan bisnis sebesar 35 persen. Edi Prayitno, Direktur Operasional Pegadaian mengatakan, penurunan bunga gadai karena situasi biaya bunga pasar turun sejak awal tahun. “Bunga biaya komersial sudah turun, biaya overhead juga turun. Kami merasa suku bunga gadai juga perlu turun,” kata Edi. Meski mengakui penurunan bunga masih tipis. Edi berjanji akan menurunkan lagi bunga pertengahan atau akhir tahun. Lewat penurunan bunga ini, Edi optimistis semester I-2012 pertumbuhan bisnis Pegadaian konvensional bisa mencapai 35 persen. Demi menjangkau masyarakat mikro, Pegadaian mulai bisnis payment gateway, yakni pembayaran listrik dan telepon di Pegadaian. Juga pembayaran dana pensiun lewat kerjasama dengan Taspen. Pegadaian juga mengumunkan perubahan status badan hukum dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Perseroan Terbatas (PT). Perubahan status ini merupakan persiapan Pegadaian menggelar initial public offering (IPO) yang sempat ditunda. “Ini bukti kesiapan dan kesungguhan kami agar IPO. Namun, waktunya belum bisa ditentukan, karena wewenang bukan dari kami,” kata Edi. Ia menjamin, meski berubah status badan hukum, misi PT Pegadaian tetap fokus pada perekonomian masyarakat menengah dan bawah. Sebelumnya, Parikesit Suprapto, Deputi Bidang Usaha Jasa Kementrian BUMN mengatakan, komite privatisasi yang terdiri dari tiga Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri BUMN akan mengajukan kembali IPO Pegadaian akhir 2012. “Pegadaian dapat IPO awal tahun depan,” kata Parikesit. Pegadaian menargetkan perolehan laba bersih mencapai Rp 2,2 triliun di akhir 2012. Perusahaan gadai ini menargetkan aset bisa mencapai Rp 34,51 triliun. Pegadaian memproyeksi omzet bisa mencapai Rp 110 triliun. Tahun 2011 lalu, omzet Pegadaian mencapai Rp 81 triliun atau tumbuh 29,9 persen dibandingkan tahun 2010. Laba perusahaan juga meningkat menjadi 56,89 persen dibandingkan 2010 yang mencapai Rp 2,08 triliun. Aset Pegadaian sampai akhir tahun lalu mencapai Rp 26,36 triliun atau tumbuh 30 persen dibandingkan 2010. (kps)

TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Aktifitas Pegadaian jalan Basuki Rahmat, mulai rama oleh nasabah yang menggadaikan barang untuk memenuhi kebutuhan ramadhan dan lebaran, Kamis(09/8).

Insentif Hadiah untuk Outlet dan Reseler ■ Telkom Undi “Flexi Rejeki Noumplok”

HO

Dwi Kurniawati memberikan hadiah kepada pemenang undian.

CMYK

BALIKPAPAN, TRIBUN - Menjadi reseler atau outlet Telkom Flexi tidak ada ruginya, sebab banyak program promo dengan hadiah yang sangat menarik. Reseler bisa mendapatkan puluhan handset Flexi dan sepeda motor serta hadiah lain. Ini dimungkinkan dengan adanya program “Flexi Rejeki Noumplok”. Program ini sebagai bentuk pemberian insentif berupa hadiah undian kepada Outlet dan Reseler (RS) atas transaksi penjualan produk Flexi dan Recharge FKios kepada pelanggan pada satu area cluster yang menjadi tanggung jawab Autorize Dealer (AD). Untuk wilayah Kalimantan, pengundian telah dilakukan di tiga lokasi yaitu, Balikpapan, Banjarmasin, dan Pontianak secara serentak pada Rabu pekan lalu. Khusus Balikpapan penyerahan hadiah diserahkan langsung General Manager Commerce Divisi Telkom Flexi Regional VI Kalimantan, Dwi Kurniawati didampingi Manager Channel dan Dealer Management Flexi, I Gede Sudarmawan, diruang rapat Telkom Flexi Kalimantan Ringroad Balikpapan.

“Program yang sedang kita launch ini merupakan program agar sinergi Flexi dengan teman-teman AD dan Down line agar lebih terkait lagi, bisa juga ini sebagai bonus insentif bagi rekan-rekan, namun semangat sinergy bukan semata hanya pada undian tapi lebih saling mensupport dan sering menggaungkan serta memasarkan Flexi,” ujar Dwi Kurniawati, dalam rilisnya, Selasa (10/4). Diharapkan dengan program Flexi Rejeki Noumplok terjalin sinergi yang kuat dan dapat meningkatkan penjualan Flexi. “Kami menyadari tanpa kehadiran rekan-rekan Reseler, Outlet, dan Autorize Daeler Flexi tidak bisa besar dan berjalan sendiri, jadi kami harap jika ada kendala baik itu masalah top-up, penjualan, distributor barang segera diinfokan. Selamat bagi rekan-rekan yang beruntung semoga dapat menang kembali pada akhir periode,” tambah Dwi Nama-nama Reseler dan Outlet yang beruntung mendapatkan handset Flexi yaitu, Reseler: Angga Cell, Torik Cell, Indah, Torik, Agung Cell, dan Bone. Outlet, Anugrah, Alba, Sidiq, Kopegtel, Rivay, dan Dedy. (aka)


Digital Newspaper Tribunkaltim