Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 180/TAHUN 1 SABTU 5 MEI 2012

THE 1ST DIGITAL NEWSPAPER IN KALTIM

ANTARA-M AGUNG RAJASA

Angelina Sondakh

KPK Telusuri Pemberi Suap Angie ■ Gandeng PPATK Telusuri Rekening Mencurigakan JAKARTA, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri pihak yang diduga menyuap Angelina Sondakh terkait pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta di Kementerian Pendidikan Nasional. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, penyidik KPK kemungkinan tengah menelusuri jejak si pemberi suap tersebut. “Kemungkinan penyidik sudah tahu, kemungkinan juga sedang dicari,” kata Johan di Jakarta, Jumat (4/5). Menurut Johan, bisa jadi pihak yang memberi suap ke Angelina

tersebut adalah aktor yang terlibat dalam kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games 2011. Mengingat, kasus suap yang menjerat Angelina ini, katanya, merupakan pengembangan kasus wisma atlet yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. KPK berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menelusuri rekening Angelina Sondakh yang dianggap mencurigakan. “KPK juga akan koordinasi dengan PPATK berkaitan dengan penelusuran apabila ada transaksi-transaksi yang dianggap

mencurigakan terkait rekening tersangka,” kata Johan Budi. Johan juga mengatakan, pihaknya telah memblokir rekening Angelina di beberapa bank. Namun, dia enggan menjelaskan berapa nilai rekening Angie yang diblokir KPK itu. KPK menetapkan Angelina sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait pembahasan proyek wisma atlet SEA Games yang dibawahi Kemepora dan proyek pengadaan sarana dan prasarana universitas yang digarap Kemendiknas. KPK menemukan 16 aliran dana ke

diduga dikorupsi Angie, mencapai Rp 600 miliar. Total nilai tersebut diperoleh KPK dari proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di 16 universitas negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan nilai proyek Wisma Atlet SEA Games Kemenpora mencapai Rp 191 miliar. Dalam persidangan kasus wisma atlet SEA Games terungkap kalau Grup Permai (perusahaan Nazaruddin) menggelontorkan uang Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar ke Angelina dan I Wayan Koster sebagai biaya belanja proyek Wisma Atlet SEA Games. (kps)

Rumahnya Terancam Disita

ANTARA-ANDIKA WAHYU

Taufik Hidayat

Liliyana Natsir Fokus ke Olimpiade

● PBSI Umumkan Susunan Tim Thomas dan Uber JAKARTA, TRIBUN - Pengurus PBSI Jumat (4/5/) ini menetapkan nama-nama pemain, yang akan memperkuat tim Thomas dan Uber, yang akan berlaga pada putaran final di Wuhan China. Manajer tim M Feriansyah, mengatakan, pemain yang ditetapkan ini berdasarkan pertimbangan dari para pelatih. “Hanya ada sedikit perubahan,

Angelina dalam kurun waktu Maret hingga Oktober 2010 yang nilainya miliaran rupiah. KPK menetapkan Angelina sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait pembahasan proyek wisma atlet SEA Games yang dibawahi Kemepora, dan proyek pengadaan sarana dan prasarana universitas yang digarap Kemendiknas. KPK menemukan 16 aliran dana ke Angelina dalam kurun waktu Maret hingga Oktober 2010 yang nilainya miliaran rupiah. Nilai total proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah universitas negeri yang

yakni cuma di sektor ganda, baik di tim Thomas dan Uber,” kata Ferry. Disebutkan, untuk tim Thomas, sektor tunggal diisi Simon Santoso, Taufik Hidayat, Tommy Sugiarto, dan Dionysius Hayom Rumbaka. Sementara ganda diisi Bona Septano, Muhammad Ahsan, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto dan Rian Agung Saputra.

Sementara tim Uber, tunggal diisi Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri, dan Bellaetrix Manuputty. Adapun di sektor ganda diperkuat Greysia Polii, Meiliana Jauhari, Anneke Feinya, Nitya Krishinda, Suci Rizky Andini, dan Della Destiara Haris. “Liliyana Natsir tidak ikut, karena fokus ke olimpiade,” ujar Ferry. (kps)

CMYK

BLUE Eyes Cafe mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Bogor Budi Santoso, supaya berkenan menyita kekayaan milik Syahrini dan Aisyah Zaelani (Aisyahrini) sebagai jaminan. Sebab, Syahrini diharapkan mengganti kerugian yang dialami Blue Eyes sebesar Rp 2.212.321.800. Harta kekayaan yang disita itu adalah berupa tanah dan bangunan berlantai dua yang terletak di Jalan Bitung I/12, Haur Jaya, Kebon Pedes, Tanah Sereal, Bogor. “Kita mengajukan upaya penyitaan lebih dulu, baik sebelum ada keputusan dari hakim itu kita melakukan akan penyitaan. Begitu ditetapkan untuk membayar itu akan disita sebagai jaminan,” ucap Soni Wijaya, Jumat, (4/5), saat ditemui di Rhys TRIBUNNEWS-DANY PERMANA Auto Galery, jalan Syahrini Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan. Penyitaan itu dilakukan supaya Syahrini dan Aisyahrini tidak melakukan pengalihan harta kekayaan atau aset-asetnya guna menghindari keputusan pengadilan yang diperkirakan berlangsung 2,5 bulan lagi. Soni yakin betul kliennya dapat memenangkan perkara tersebut di PN Bogor, Jawa Barat berdasarkan pada fakta dan bukti otentik yang menurutnya tidak bisa lagi disangkal. “Sembilan puluh sembilan persen kita yakin menang. Satu persen kehendak Tuhan,” ucapnya. Kasus ini sebetulnya berlangsung Januari 2011, lalu. Blue Eyes Cafe mengontrak Syahrini untuk acara perayaan ulang tahun ke 2-nya yang berlangsung di Bali. Terkait pekerjaan itu, Syahrini sudah menerima honor penuh sebesar Rp 60 juta. Namun, pada hari H, pada 27 Januari 2011, Syahrini tidak memenuhi kewajibannya dengan alasan ayahnya sakit keras. “Ya, kita setuju jika Syahrini meninggalkan pementasan dan pilih menjaga ayahnya yang sakit keras. Itu kami setuju. Maka Syahrini punya konsekuensi dengan mengganti kerugian kerugian yang dilanggar,” tandas Soni. (tribunnews)


CMYK

2

Tribun Etam

SABTU 5 MEI 2012

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Truk trailer terguling di Jalan Dwikora Samarinda Seberang.

Tanjakan Dwikora Makan Korban Lagi SAMARINDA, TRIBUN - Tanjakan Jl Dwikora, atau yang biasa disebut tanjakan Gunung Kahold kembali memakan korban. Sebuah truk kontainer gandeng sepanjang 12 meter dengan nomor polisi KT 8753 BM terbalik keluar dari badan jalan, Jumat (4/5). Kondisi ini tidak terlalu memacetkan lalu lintas karena posisi truk tepat keluar dari badan jalan. Namun, untuk truk gandeng yang ingin lewat kondisi ini sangat menggangu , selain tikungan menjadi terlalu tajam karena badan truk, juga terdapat beberapa lubang dalam di pinggir jalan. Menurut supir truk, Agus, kendaraan yang dikemudikannya berasal dari Simanindo untuk selanjutnya menuju Terminal Peti

Kemas (TPK) Palaran. Truk ini bermuatan Plywood dengan bobot lebih dari 20 ton yang akan dikapalkan ke Surabaya. Padahal, bila dilihat dari kelas jalan, muatan seberat ini sudah seharusnya berada di jalan kelas II dan bukan di jalan kelas III seperti seluruh jalan yang ada di Samarinda.. “Saya mau ke Terminal Peti kemas Palaran. Saat mau turun tanjakan, ada mobil pribadi melaju dari bawah. Saya terdesak, karena sama saja, saya tabrak juga truk akan terbalik, maka saya cari yang lebih berpeluang yaitu membanting stir kekiri. Tapi ban depan masuk lubang, saya rem malah kepala truk terdorong muatan dan terbalik,” kata Agus. Tercatat, tanjakan ini memang sudah belasan kali memakan korban.

Mulai dari truk terbalik, tabrakan beruntun, dan gagal menanjak dan menimpa kedaraan dibawahnya.Bila dicermati, tanjakan sepanjang sekitar 200 meter ini memang sangat rawan membuat truk terbalik. Dengan lebar jalan yang hanya 6 meter, karena tikungan tajan tentunya truk gandeng akan menghabiskan seluruh badan jalan agar semua badan truk dan gandengan dapat berada di atas jalan. Melenceng sedikit saja, apalagi masuk lubang, otomatis keseimbangan truk dengan tinggi lebih dari 4 meter ini akan goyah dan terbalik. Selain itu, kerusakan jalan tepat

Penerbangan Perintis Ancam Ribuan Nyawa ■ Wacana Pemanfaatan Bandara PT Badak NGL menjadi Bandara Perintis BONTANG, TRIBUN Wacana pemanfaatan bandara khusus PT Badak NGL menjadi bandara perintis ternyata tidak sepenuhnya mendapat dukungan masyarakat Bontang. Jumat (4/5), sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Bontang yang menghubungi Tribun, justru menyatakan penolakan atas desakan pemanfaatan bandara PT Badak untuk penerbangan perintis. Penolakan ini antara lain datang dari Gerakan Peduli Pekerja Lokal Bontang (GPPLB) yang diketuai oleh Asri, dan Forum Peduli Bontang (FPB) yang dipimpin Hamzah MD. "Kami justru tidak sependapat jika bandara PT Badak dijadikan bandara perintis. Siapa yang bisa menjamin pesawat perintis yang akan mendarat disana

benar-benar aman bagi Bontang," ujar Asri. Ia mengatakan , selama 33 tahun bandara PT Badak beroperasi tidak pernah sekalipun terjadi aksiden. Ini menunjukkan tingkat keamanan yang diterapkan oleh PT Badak sudah cukup teruji. Walaupun standar keamanan yang sama dapat diterapkan bagi pesawat perintis yang akan memanfaatkan bandara PT Badak, Asri tetap sanksi kelak tidak akan terjadi aksiden. Mengingat managemen dan perawatan pesawat tersebut tidak sepenuhnya bisa dikontrol pihak PT Badak. "Sama saja kita memasang bom waktu bagi warga Bontang jika mengijinkan penerbangan perintis mendarat di PT Badak," tuturnya. Asri berharap Pemerintah dan DPRD

tidak tergesa dalam memutuskan pemanfaatan bandara PT Badak untuk penerbangan perintis. Senada, Ketua FPB Hamzah MD juga menyangsikan tingkat keamanan bandara PT Badak jika dilalui pesawat perintis. Dijelaskan, jika merujuk pada fakta yang terjadi belakangan ini, kecelakaan yang menimpa penerbangan perintis cukup tinggi. Kasus terakhir bahkan terjadi Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, 26 April lalu. "Saya mohon jangan karena kepentingan segelintir orang, lalu kita mengancam ribuan nyawa yang tidak pernah menikmati nikmatnya terbang menggunakan pesawat," ujar Hamzah. Menurut Hamzah, wacana membuka penerbangan perintis di

bandara PT Badak tidak bisa didasarkan pada prinsip trial and error. Sebab resiko kecelakaan yang ditanggung masyarakat Bontang tidak sama jika terjadi kecelakaan di bandara lain. Bandara PT Badak, kata Hamzah menyimpan energi gas yang sangat besar. Ancaman terhadap kilang-kilang gas PT Badak tidak hanya merugikan perusahaan tapi juga mengancam ribuan nyawa yang bermukim di sekitar perusahaan. "Saya tidak mau berandai-andai. Tapi kami warga yang tinggal di sekitar kilang akan merasa lebih aman jika bandara PT Badak tidak dilalui penerbangan perintis. Saya lebih sependapat jika pemerintah mempercepat pembangunan bandara perintis sendiri," tandasnya. (don)

berada di puncak tanjakan. Kondisinya jalan rusak sudah memakan separuh badan jalan. Hal itu yang terkadang membuat kendaraan berat tak mampu menanjak dan akhirnya mundur, hingga terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apalagi kalau hujan, mungkin hampir dapat dipastikan ada yang jadi korban. Karena tanahnya masuk ke jalan dan itu membuat jalan licin. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Bina Marga Dan

Pengairan Samarinda, Nawawi mengatakan bahwa tanjakan ini nantinya akan dipangkas karena memang sangat rawan terjadi kecelakaan. “Itu memang jalan Provinsi. Tapi sudah pernah kita bicarakan dengan provinsi bahwa tanjakan itu akan dipangkas karena terlalu berbahaya dan curam,” katanya.(dep)

Naq Jengea, Persiapan Menuju Puncak Dilaksanakan

Puncak Lom Plai Digelar Hari Ini IRAMA paluhan gong dan tabuhan tewung (gendang panjang khas Suku Dayak Wehea) terdengar membahana memecah kesunyian pagi (4/5) di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Bersamaan dengan bebunyian gong dan tewung tersebut, warga tanpa dikomando langsung menuju tepi sungai untuk mengambil bahan-bahan membuat jengea (pondok darurat) serta bambu di bagian hulu kampung Nehas. KHOLISH CHERED KESIBUKAN warga semakin terasa jelang siang, ketika warga mulai membuat jengea pada beberapa tempat di tepi Sungai Wehea yang akan digunakan sebagai tempat beristirahat bagi warga maupun pengunjung pada ritual puncak keesokan harinya. Kampung yang terlihat sepi dan biasa-biasa saja berubah total, Jumat (4/5). Seluruh warga seakan berlomba untuk merias kampungnya dan memasang beragam umbul-umbul dari bahan kain, maupun dari janur yang dilengkapi dengan untaian panjang pengsut (yaitu irisan kulit kayu yang diraut secara khusus kemudian diberi warna). Wajah kampung pun langsung berubah. Terlihat di sana-sini raut wajah warga yang penuh kegembiraan dalam menyambut puncak ritual pesta panen yang akan dilaksanakan keesokan harinya.

Kesibukan tidak hanya terlihat pada jalanan utama kampung. Ditempat pusat ritual tari Hudoq juga terlihat kesibukan yang luar biasa, dan juga pada hampir semua rumah warga yang sibuk untuk menyiapkan bahan makanan yang akan disantap bersama pada esok hari. Naq Jengea, merupakan tradisi persiapan yang dilaksanakan sehari sebelum perayaan puncak Lom Plai yang biasa disebut Mbob Jengea. Sementara itu, menjelang sore, juga terlihat tungkutungku yang disiapkan secara khusus dihalaman rumah atau di tepi sungai yang akan digunakan untuk memasak pluq (lemang-makanan khas yang dimasak didalam bambu) termasuk beang bit (dodol khas wehea), serta sambal psook (sambal khas Wehea yang terkenal lezat), dan para ibu sibuk menyiapkan aneka bahan yang akan dimasak untuk dihidangkan keesokan hari. Siang Geah, yang menjadi Ketua Panitia Lom Plai 2012 di Nehas Liah Bing, mengungkapkan bahwa tradisi Lom Plai merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan oleh masyarakat dalam Suku Dayak Wehea. “Biasanya desa-desa dalam komunitas Suku Wehea melaksanakan secara bergiliran tergantung perhitungan bulan di langit yang dilakukan oleh para tetua adat mereka,” katanya. Perayaan Lom Plai kali ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terutama

terkait pendanaan. Di antaranya dari PT Swakarsa Group (Rp 20 juta), PT Sinar Mas Group (Rp 10 juta), PT Gunung Gajah Abadi (Rp 3 juta), PT Agung Bansaw (Rp 2 juta), PT Narkata Rimba (Rp 1 juta), dan PT MEC Group (Rp 1 juta). Juga dari PT BEP (berupa barang perlengkapan pendukung), PT NAS (Rp 10 juta), serta beberapa pihak lainnya. “Dan untuk semua peran serta tersebut, kami dari pihak panitia pelaksana Lom Plai menyampaikan terima kasih,” ujar Siang Geah. Sementara itu, pihak panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Muspika Muara Wahau serta seluruh warga Desa Nehas Liah Bing yang sangat mendukung kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih pula untuk beberapa pihak lainnya yang telah banyak berperan dalam mendukung pelestarian budaya Wehea, seperti Badan Pengelola Hutan Lindung Wehea, The Nature Conservancy (TNC), Dinas Pariwisata Kutai Timur, para anggota Petkuq Mehuey, serta para pihak lainnya. Jelang puncak Lom Plai, juga akan ditampilkan beberapa atraksi budaya Wehea diantaranya tari Tumbambataq (tarian massal), Njiak Keleng, Ngewai dan tari Gong, yang biasa dilaksanakan pada malam hari hingga menjelang pagi sebagai bentuk kegembiraan bersama dalam menyambut puncak Lom Plai. (*)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

Tribun Sport

SABTU 5 MEI 2012

3

Bahoken Absen Hadapi Deltras ■ Mitra Kukar Tetap Optimistis Curi Poin di Sidoarjo

PROFIL KENJI ADACHIHARA Nama lengkap Tanggal lahir Tempat lahir Tinggi Posisi Karir Tim 2005 - 2006 2007 2008 2009 2009 2010 Jumlah gol (fer)

: Kenji Adachihara : 8 November 1984 : Jepang : 175 cm : Penyerang Universitas Ryutsu Keizai Fukushima Biankone SSB Jepang Albirex Niigata FC Bontang FC Persiba Balikpapan : 10 gol (pertandingan ke 22)

Gol untuk Supporter

TRIBUN KALTIMNEVRIANTO HARDI PRASETYO

Gustav Bahoken

SAMARINDA, TRIBUNLegiun asing Mitra Kukar, Gustavo Bahoken, kemungkinan besar belum dapat diturunkan saat menghadapi tuan rumah Deltras Sidoarjo dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, Sabtu (5/5). Asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi Kardoks mentatakan, cedera yang dialami Bahoken belum pulih seratus persen. “Kalau melihat perkembangan kondisi terakhir Bahoken belum dapat kita mainkan saat menghadapi Deltras,” terang Sukardi Gustavo Bahoken mengalami cedera saat Naga Mekes menghadapi Persisam Putra Samarinda, di Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong, minggu (29/5) lalu. Menurut Sukardi, meski kemungkinan tak diperkuat Bahoken, ia tetap optimis lini belakang timnya tetap akan solid, mengingat dua pemain belakang yang dipertandingan sebelumnya absen lantaran akumulasi kartu kuning sudah dapat diturunkan di pertandingan ini. “Lini belakang kita tidak ada masalah meski

Bahoken tak dapat tampil, karena dua stopper kita Isnan Ali dan Seiji Kaneko dipertandingan ini sudah dapat dimainkan,” paparnya. Sementara itu Deltras bakal tampil penuh percaya diri saat menjamu Mitra Kukar. Selain karena tampil di depan publik sendiri, The Lobster juga berpeluang diperkuat Budi Sudarsono. Memang belum ada garansi Budigol bakal turun sebagai starter dalam laga ini. Namun melihat kondisinya yang sudah pulih dari cedera, bukan tidak mungkin mantan striker timnas itu akan menjadi solusi pelatih Blitz Tarigan untuk menambah daya gedor The Lobster. “Kami terus melakukan persiapan sebelum lawan Mitra Kukar. Sebagai antisipasi, kami juga berlatih malam hari agar anak-anak bisa menyesuaikan. Kami semua ingin meraih poin penuh di kandang,” kata Blitz. Peluang Budi untuk comeback saat menjamu Mitra Kukar cukup terbuka lebar. Pasalnya, Deltras Sidoarjo kehilangan Sean Daniel Rooney akibat cedera. Meski demikian, Budi masih harus bersaing

dengan dua penyerang lainnya, yakni Qischil Gandrum dan Sugiarto. “Kami masih harus melihat lagi siapa yang siap menghadapi laga nanti. Posisi yang ditinggalkan Rooney bisa ditempati Qischil, Sugiarto atau Budi,” jelas pelatih asal Medan ini. Blitz berjanji akan memasukkan Budi di daftar line up pemain. “Kemarin dia sudah berbicara kalau dia sudah merasa siap dan telah fit. Tapi, sekali lagi saya tidak akan memaksakannya, mungkin saya beri kesempatan tampil 10 atau 15 menit,” jelasnya. Sementara itu, Budi mengaku sudah siap diturunkan. Seusai latihan Budi mengungkapkan kondisinya sudah lebih baik dibanding sebelumnya. Kaki yang selama nyeri, sudah sangat berkurang. “Kalau berlari dan menendang bola sudah bisa dan enak. Mungkin yang perlu penyesuaian adalah bagaimana bermain dalam game yang sesungguhnya. Ini semua juga harus dilatih. Semoga nanti menghadapi Mitra Kukar kondisi semakin bagus dan fit,” katanya.(goal/vnc)

KENJI Adachihara tidak asing lagi bagi publik pecinta sepakbola Balikpapan. Pemain berkebangsaan Jepang ini salah satu striker haus gol. Tak tanggung-tanggung, sudah 10 gol yang dikoleksi hingga pertandingan ke-22 musim ini. Kemenangan atas PSMS Medan, Jumat (4/5) kemarin menjadi hal yang tak terlupakan bagianya. Dua gol dia sumbangkan untuk Persiba. Kepada Tribun, Kenji mengaku hasil positif dengan raihan tiga poin tersebut tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan setimnya. Kerjasama yang apik, dan

organisasi tim yang terstruktur serta semangat juang dan disiplin tinggi membuat timnya membalaskan dendam kepada PSMS. “Hasil ini berkat kerjasama semua pemain, karena semua pemain tampil luar biasa dan kita bisa menang,” ujar Kenji. Pemain yang tidak banyak bicara ini tampil cukup perkasa dalam pertandingan kemarin. Tak ayal, dua gol disumbangkannya. Sebelum pertandingan melawan PSMS, Kenji baru mengoleksi 8 gol sehingga saat ini sudah berhasil mengumpulkan 10 gol, sebuah prestasi yang cukup

baik bagi Kenji. “Dua gol itu saya persembahkan buat tim Persiba dan suporter serta masyarakat Balikpapan,” tuturnya. Untuk pertandingan selanjutnya, timnya akan kembali menjamu PSAP Sigli, Sabtu (12/ 5). Kenji berharap timnya kembali tampil perkasa dan mengumpulkan poin demi poin agar tim Beruang Madu tersebut tetap berprestasi dan disegani tim-tim lain. “Tentu saya akan kerja keras dan memberikan yang terbaik bagi Persiba. Lawan PSAP dulu kita dapat satu poin di Aceh, saya yakin di Balikpapan kita bisa menang,” jelasnya.(fer)

Anggaran Peralatan Hanya Rp 8,5 M

● 39 Cabor Menganggarkan Alat Tanding dan Latih Rp 33 M SAMARINDA, TRIBUNKomandan Pemusatan Latihan Daerah KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengungkapkan, dengan minimnya anggaran untuk persiapan PON XVIII 2012, untuk kebutuhan alat tanding dan alat latih bakal disesuaikan dengan kebutuhan. Pasalnya, alokasi anggaran yang tersedia tidak mencukupi. Menurut Zuhdi, alokasi yang disediakan untuk kebutuhan alat latihan dan tanding hanya sekitar Rp 8,5 miliar. Sementara, dari pengajuan 39 cabang olahraga untuk alat latihan dan tanding mencapai Rp 33,3 miliar. “Ini akan kita bicarakan lagi dengan pengurus cabang olahraga. Karena memang anggaran kita tidak mencukupi,” kata

CMYK

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Para Pegulat Kaltim mengikuti Puslatda di Hotel Atlet Sempaja.

Zuhdi, beberapa waktu lalu. Dengan terbatasnya anggaran, Puslatda akan mengundang pengurus cabor untuk bisa mencari solusi kebutuhan itu. “Memang sudah kita agendakan untuk membicarakan soal ini,

untuk mencari solusi. Kita akan melakukan efesiensi untuk kebutuhan ini, jika memang tidak mencukupi. Alternatif solusinya, bisa meminta bantuan dari orang tua atau bapak angkat masing-masing cabor,” tuturnya.

Zuhdi berharap, dengan minimnya anggaran tidak mempengaruhi semangat dan target atlet untuk bisa meraih prestasi di PON XVIII 2012 di Riau mendatang. “Kalau memang masih bisa menggunakan alat latihan yang pada PON 2008 lalu, harus dimanfaatkan juga, karena situasinya memang sudah seperti ini,” saran Zuhdi. Kendati demikian, Zuhdi menambahkan, sebelum mengambil keputusan akan mengadakan pertemuan dengan seluruh pegurus cabor dan KONI untuk menyikapi persoalan ini. “Mudah-mudahan, pengurus cabor bisa memahami persoalan ini. Saya berharap, ini tidak mengurangi semangat dan latihan atlet kita,” pesan Zuhdi.(bud)


CMYK

4

Tribun Ekbis

SABTU 5 MEI 2012

Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI)

IHSG 3.986,515 3.906,264 4.216,681

LQ 45 703,861 691,688 740,636 716,216

Jumat Kamis Jumat(20/01) (05/01) (04/05) -15,595 -1,157 -7,322 Poin -14,558 Poin (-0,37%) (-0,03%) (-0,17%) (-0,37%)

% % Poin Poin

-1,561 -2,053 0,154 0,154

% %

(-0,25%) (-0,30%) (-0,22%) (0,02%)

Frekuensi Transaksi Volume Transaksi Nilai Transaksi

146.777 156.613 117.661 kali 131.150 4,882 4,877 10,2 9,7 miliar juta miliar lotlbr lbr Rp Rp6,568 4,079 3,716 7,1 triliun Triliun triliun

Top Gainer Delta Jakarta (DLTA) Rp 3.500 2.000 128.000 1.000 ke Rp 115.000 171.000 United Unilever Tractor (UNVR) (UNTR) HM Sampoerna (HMSP) 250 ke Rp 55.700 750 28.500 20.050 Rp 900 Unilever Taisho (SQBI) (UNVR) Mayora (MYOR) Rp800 250 500ke keRp Rp21.000 20.450 125.500 Rp Century Textille Indocement (INTP) (CNTX) Unilever (UNVR) Rp 350 200 7.400 550 ke Rp 18.400 21.250

Top Looser SuryaTambangraya Indo Toto Sepatu Bata(TOTO) (BATA)(ITMG) 3.100 550 keke Rp 39.850 55.000 Rp 12.200 keRp Rp 52.800 Indocement Gudang Garam (INTP) (GGRM) Merck (MERK) 800 keke 350 RpRp 18.000 62.800 Rp 5.000 145.000 SemenInternasional Astra Gresik (SMGR) (ASII) Rp 350 600 ke Rp 11.850 21.600 1.500 ke Rp 72.700 Gudang (ISAT) Indosat Garam (GGRM) (GGRM) Gudang Garam Rp 600 200 ke Rp 57.500 Rp 850 ke Rp 5.650 58.400

Bursa Regional Shanghai

2.679,26 2.452,01 2.319,12 2.148,45 Hang Seng

21.086,00 20.110,37 18.813,41 22.421,46 KOSPI Nikkei 225 Nikkei-225

1.989,15 8.766,36 8.488,71 9.844,59 Strait Times Straits Times

2.990,27 3.176,82 2.843,82 2.716,99

21 Agustus 06 03 05 Januari Mei 20122012 2011

Poin %

-24,52 23,04 11,93 -20,94 (-0,91%) (-0,97%) (1,00%) (0,49%)

Poin %

-163,53 167,42 86,10 -241,91 (0,46%) (0,84%) (-0,77%) (-1,07%)

12.190 11.664 11.905 12.068 11.782 11.546

Poin %

-5,96 126,68 -71,40 -120,42 (-0,30%) (-0,83%) (1,47%) (-1,21%)

11.679 115.57 120.03 118.80 11.555 114.38

Poin %

-10,82 32,62 -5,97 -38,45 (-1,20%) (-0,36%) (-0,22%) (1,16%)

9.000 9.264 9.209

8.910 9.117 9.172

13.941 15.001 14.373 14.227 13.799 14.848 7.075 7.462 7.152

7.078 6.999 7.382 8.995 9.218 9.163 8.460

Telkom Vision menerima penghargaan sebagai televisi berbayar terbaik.

Telkom Vision Bidik Hotel dan Apartement BALIKPAPAN, TRIBUN TelkomVision, salah satu anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menargetkan penguasaan minimal 60 persen pelanggan TV berbayar dari sisi korporat di Indonesia. Elvizar KH, Direktur Utama TelkomVision mengungkapkan, pencapaian pelanggan korporat secara nasional sebenarnya sudah cukup menggembirakan, yakni dominasi 46 persen di seluruh Indonesia. Pihaknya pun optimis bisa mencapai target minimal 60 persen pelanggan korporat hingga akhir tahun nanti, dengan meningkatkan

Mandala Buka Rute Kuala Lumpur JAKARTA, TRIBUN - Maskapai penerbangan Mandala Airlines hari ini meluncurkan rute internasional, JakartaKuala Lumpur. Ini merupakan rute penerbangan internasional pertama Mandala dari Jakarta. Dengan 14 penerbangan per minggu, rute ini menjadi rute internasional Mandala Airlines yang kedua setelah Medan-Singapura, yang mulai beroperasi pada 20 April 2012. Siaran pers Mandala, Jumat (4/5), menyebutkan rute baru Jakarta-Kuala Lumpur ini akan membuka lebih banyak lagi kesempatan bagi wisatawan yang pergi ke dan dari Malaysia. Penerbangan langsung dari Jakarta ke Kuala Lumpur adalah ekspansi yang berkelanjutan dari Mandala Airlines di Indonesia dan Asia Tenggara sejak diluncurkan pada bulan April 2012. “Kami gembira Mandala telah terbang untuk pertama kalinya ke Kuala Lumpur. Penerbangan Mandala di rute ini akan menguntungkan konsumen, dan sekaligus juga menghadirkan kompetisi. Selain itu, tarif rendah kami akan meningkatkan arus wisata antara Jakarta dan Kuala Lumpur,” kata Presiden Direktur Mandala Airlines, Mike Coltman. Untuk harga tiket Jakarta-Kuala Lumpur, Mandala menetapkan harga promosi mulai Rp 329.900 sekali jalan. Tarif ini sudah termasuk semua biaya dan tanpa ada fuel surcharge. (kompas.com)

kualitas layanan dan kerja sama, terutama bisnis hotel dan apartemen. “Untuk Bali dan Jakarta, pencapaian kami bahkan sudah di atas 60 persen dan menjadi market leader,” kata Elvizar, Kamis (3/5). Hingga saat ini, TelkomVision berhasil mengusai pasar sebesar 46% pangsa pasar dari 862 hotel berbintang, mulai bintang 5 hingga bintang 3, yang ada di seluruh Indonesia. Sementara untuk apartemen, penguasaaan pasarnya baru mencapai 36% dari 300 apartemen yang ada. Sedangkan untuk wilayah Kalimantan, pencapaian memang belum begitu tinggi yakni berkisar 24

persen untuk hotel dan 75 persen apartement. Namun, peluang untuk terus meningkatkan jumlah pelanggan dari corporate masih sangat besar. TelkomVision melalui layanan Yes TV juga akan terus meningkatkan pelayanannya sehingga menjadi daya tarik bagi pelanggan korporat. “Ada beberapa strategi yang kami terapkan, salah satunya memberikan garansi, yakni bila ada gangguan dan dalam satu hari kami tidak datang mengecek atau memperbaiki, maka kami akan memberikan free abonemen 1 bulan,” kata Elvizal, didampingi Beny Solifin Hutasuhut GM Corporate Customer dan Head

Regional Telkomvision Regional Kalimantan Gunawan Edi Wibowo. Selain itu, sebagai bentuk layanan terbaik bagi pelanggan corporate, TelkomVision akan rutin mengecek kualitas layanan, sekali dalam sebulan ditambah dengan paket layanan yang lebih baik daripada yang ditawarkan kompetitor. “Untuk itu, kami pun menargetkan bisa meraih 60 persen untuk pasar di Kalimantan,” ujarnya. Hingga kuartal I tahun ini, TelkomVision telah berhasil meraih 1,2 juta pelanggan. Angka ini optimis akan terus bertambah mencapai 2,5 juta hingga akhir tahun nanti.

“Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, pelanggan mencapai 1 juta jadi ada pertambahan sekitar 200.000 pelanggan dan kami optimis bisa meningkat mencapai 2,5 juta hingga akhir tahun nanti,” kata Elvizar. Kendati demikian, Elvizar mengakui pihaknya tak hanya menargetkan jumlah pelanggan, namun dibarengi pula dengan kualitas layanan. Salah satunya berupa layanan call center 147 untuk menangani keluhan serta gangguan pelanggan. Layanan call center 147 juga telah mendapat pengakuan dengan diterimanya penghargaan baru-baru ini. (may)

Asing Borong Saham, IHSG Tetap Merah JAKARTA, TRIBUN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah 7 poin, pada akhir perdagangan saham akhir pekan, Jumat (4/5). Sepanjang perdagangan, tidak ada sentimen positif yang berhasil mengangkat indeks. Menutup perdagangan hari ini, IHSG 7,322 poin atau 0,17 persen menjadi 4.216,681. Sementara Indeks LQ45 turun 1,561 poin 0,22 persen menjadi 716,216. Total nilai perdagangan mencapai Rp 7,1 triliun, lebih tinggi dibandingkan biasanya dengan rata-rata harian sebesar Rp 6 triliun. Walaupun para investor asing membukukan pembelian netto senilai Rp 253,82 miliar, tidak dapat mengangkat indeks dari zona merah. Sentimen negatif dari pasar global membuat bursa-bursa di Asia, juga bergerak mixed dengan kecenderungan negatif. Indeks Komposit Shanghai naik tipis 11,93 poin atau 0,49 persen menjadi 2.452,01. Indeks Hang Seng turun 163,53 poin atau 0,77 persen menjadi 21.086. Indeks KOSPI melemah 5,96 poin atau 0,30 persen menjadi 1.989,15. Bursa Tokyo libur. (kps)

Kehangatan Reuni di Swiss-Belinn Balikpapan HADIRNYA Swiss-Belinn Balikpapan ditengah masyarakat kota Balikpapan diharapkan dapat memberikan sentuhan dan warna baru. Untuk itu, Swiss-Belinn tak jemu menggelar berbagai kegiatan dan menjamu setiap tamu yang berkunjung. Salah satunya, kegiatan bersama alumni SMUDA Balikpapan Angkatan Tahun 2005, Rabu (2/5) sekaligus menjadi salah satu momen tak terlupakan di Swiss-Belinn Balikpapan. Atmosfer BARELO

CMYK

(Bar,Restaurant & Lounge) di SwissBelinn Balikpapan menjadi tempat yang sangat cocok sehingga dipilih sebagai tempat diadakannya temu kangen tersebut. Sajian spesial Asian Fusion all you can eat yang disajikan Eksekutif Chef SwissBelinn Balikpapan menjadi pelengkap yang sempurna. “Teman-teman bisa berkumpul sekaligus temu temu kangen dan menikmati sajian buffet regular di BARELO setiap Rabu dan Kamis dengan harga ekonomis, live accoustic

dan atmosfer di BARELO. Kali ini alumni SMUDA 2005 yang membuka. Diharapkan selanjutnya teman-teman yang punya ide untuk mengadakan acara kumpul-kumpul, silahkan menjadikan BARELO sebagai referensi utama, cukup dengan Rp 60.000net/ orang. Harga tersebut masih dapat diskon sebesar 50% jika menggunakan kartu keanggotaan SBEC,” ungkap Fajar Nurani, Public Relation & Loyalty Programme. Informasi dan pemesanan silahkan menghubungi (0542) 746 180. (may)

Digital Newspaper Tribunkaltim  
Digital Newspaper Tribunkaltim  

Edisi Siang 05 Mei 2012

Advertisement