Page 1

CMYK

EDISI SORE

NO. 455/TAHUN 1 JUMAT 24 AGUSTUS 2012

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

HALAL BIHALAL - Ribuan PNS Kota Balikpapan antre Halal Bihalal dengan Walikota Rizal Effendi, Wawali Herru Bambang dan Sekkot Balikpapan, Kamis (23/8).

200 Rumah di Perum Korpri Bontang Mangkrak BONTANG, TRIBUN — Kondisi bangunan Perumahan Korpri (Perum Korpri) Kota Bontang yang terletak di Kelurahan Bontang Lestari, cukup memprihatinkan. Dari 230 unit rumah yang dibangun sejak tahun 2004 silam, hanya sekitar 30 unit yang difungsikan oleh pemiliknya. Sisanya sekitar 200 unit rumah kini tinggal mangkrak dan tidak terawat. Artinya proyek bernilai puluhan miliar ini menjadi mubazir dan sia-sia. Pantauan Tribun pada Kamis (23/8), kondisi mayoritas bangunan terlihat rusak parah. Tidak sedikit rumah yang terancam ambruk, atap, pintu dan dinding yang dibangun dengan sejak tahun 2004 itu bahkan sebagian sudah jebol. Tak hanya itu, jalanan kanan dan kiri bangunan banyak dipenuhi rumput

ilalang, hingga menutupi bangunan rumah. Padahal, sesuai target sebelumnya, jika kantor Walikota di Bontang Lestari rampung dikerjakan dan ditempati, maka sebagian PNS yang telah terdaftar memiliki rumah di perumahan Korpri tersebut siap pindah. “Janjinya, perumahan ini akan ditempati pada saat perkantoran pemerintah pindah ke Bontang Lestari, tapi sampai sekarang banyak pemiliknya enggan pindah kesini,” ujar salah satu warga Blok-B, Perum PNS Bontang, yang enggan disebut namanya. Rendahnya minat PNS menempati rumah mereka di Perum Korpri ditenggarai akibat belum adanya kepastian kepemilikan atas tanah rumah tersebut. Kendati seluruh unit rumah tersebut sudah dicicil lunas oleh para pemiliknya

kepada Korpri dengan cara memotong langsung gaji mereka, namun hingga kini pengurus Korpri belum bisa menerbitkan sertifikat kepemilikan tanah dan rumah. “Makanya banyak yang malas, soalnya kita sudah cicil lunas tapi sertifikatnya belum juga bisa dimiliki,” ujar pria yang sehari berprofesi sebagai guru tersebut. Selain alasan sertifikat kepemilikan, faktor jarak dan fasilitas dasar seperti air bersih dan pasar juga belum tersedia. Satusatunya fasilitas yang kini sudah tersedia hanya listrik dari PLN, itupun baru tersambung sekitar 6 bulan terakhir. “Masalah air dan akses pasar juga sangat vital, saya yakin tidak mungkin Perum Korpri ini bisa berfungsi maksimal kalau tidak ada fasilitas air bersih,” bebernya. (don)

HO

Kondisi terkini Perum Korpri di Kota Bontang.

DPRD Bontang Baru Tahu BONTANG, TRIBUN - Sejumlah anggota DPRD Bontang menyayangkan sikap pengurus Korpri Bontang yang kurang pro aktif mengurus proses sertifikasi Perumahan Korpri di Bontang Lestari. Menurutnya, selama ini pengurus Korpri belum pernah sekalipun mengadukan adanya kendala lahan terkait rencana sertifikasi Perum Korpri Bontang yang sudah dibangun sejak tahun 2004. “Kami baru tahu kalau ada masalah lahan. Selama ini asumsi kami murni kendala fasilitas sehingga Perum Korpri itu tidak bisa difungsikan,” ujar Anggota Komisi III DPRD Bontang, Basri Rase, Kamis (23/8/2012). Menurut Basri, harusnya

pengurus Korpri selaku representasi dari seluruh pegawai berperan aktif memecahkan segala persoalan yang menyangkut kesejahteraan PNS, termasuk kepemilikan rumah murah. Ia mengungkapkan, tanpa masukan atau aspirasi dari pengurus Korpri, sulit bagi DPRD untuk memediasi langsung rencana hibah lahan Pemkot kepada Korpri. “Kami tidak dalam posisi mencaricari masalah, tapi kalau ada aspirasi dari masyarakat, termasuk kalangan PNS yang tergabung dalam Korpri, tentu akan kita bantu,” katanya, Senada, anggota Komisi I DPRD Bontang Ubayya Bengawan meminta agar Pengurus Korpri lebih memaksimalkan perannya dalam memperjuangkan kesejahteraan pegawai. Secara kelembagaan

Korpri, kata Ubayya sudah memiliki kekuatan menyusul disahkan Perda tentang Struktur Organisasi dan Sekretariat Korpri. “Ini memungkinkan Korpri untuk mengajukan usulan kepada DPRD jika diperlukan, termasuk memperjuangkan hak kepemilikan pegawai atas rumah yang telah mereka bayar,” ungkapnya. Selaku Ketua Badan Legislasi DPRD, Ubayya mengaku siap mendukung proses legislasi untuk guna mempercepat proses hibah lahan Pemkot yang sejak awal sudah direncanakan menjadi Perum Korpri. “Kalau memang diperlukan kita bisa saja masukkan dalam proses legislasi, tapi tentu semuanya harus dilaporkan secara transparan kepada DPRD,” tandasnya. (don)

Pembunuh Osama bin Laden Menulis Buku NEW YORK, TRIBUN Salah satu tentara AS pembunuh Osama bin Laden menulis buku tentang kehidupan militer. Di dalamnya akan dirinci salah satu misi serangan militer AS yang paling terkenal. Penulis menggunakan nama Mark Owen. Ini bukan nama sebenarnya. Namun yang jelas, si penulis turut menyaksikan langsung kematian Bin Laden. No Easy Day: The Firsthand Account Of The Mission That Killed Osama Bin Laden adalah judul buku yang sudah dipromosikan Amazon.com dan beredar di publik pada 11 September mendatang. Peredaran buku ini diduga akan turut

CMYK

mempengaruhi pertarungan antara Presiden AS Barack Obama dan Mit Romney. Si penulis sudah meninggalkan dinas militer setelah melakukan 13 kali serangan. Puncaknya adalah Operation Neptune Spear di Abbottabad, Pakistan, pada Mei 2011 yang bertujuan menyerang rumah Bin Laden. Kevin Maurer, seorang wartawan, turut membantu penulisan buku tersebut. Owen mengatakan buku itu juga akan berisikan kisah para tentara penyerang, korban-korban yang dialami penyerang, pengorbanan yang mereka lakukan untuk melakukan pekerjaanpekerjaan kotor. Diduga kuat, Gedung Putih turut

membantu penulisan buku dengan memberi rincian informasi di balik serangan Bin Laden untuk keuntungan politik. Gedung Putih tidak bersedia mengomentari peluncuran buku tersebut. Fox News memberitakan bahwa Owen sebenarnya adalah Matt Bissonnette, asal Alaska, berusia 36 tahun. Owen mengatakan tujuannya menulis buku itu adalah memberi inspirasi kepada kawula muda untuk meraih impiannya. Dikatakan juga, hasil penjualan buku itu akan disumbangkan ke yayasan penolong keluarga korban pasukan Navy SEALs yang gugur dalam tugas. (kps)

Osama bin Laden


CMYK

2

Tribun Etam

JUMAT 24 AGUSTUS 2012

25 Paket Proyek Fisik Belum Dilelang

● Rp 59 Miliar Bakal Mubazir BONTANG, TRIBUN - Tidak kurang dari Rp 59 miliar alokasi dana APBD 2012, untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bontang bakal mubasir. Pasalnya, hingga saat ini alokasi dana untuk 25 paket pembangunan infrastruktur fisik tersebut belum juga dilelang. Padahal, dibutuhkan waktu minimal 5 bulan untuk merealisasikan program pembangunan fisik itu, terhitung sejak proyek tersebut dilelang. “Kinerja pemerintah, khususnya Dinas PU tahun ini sangat rendah. Sebanyak Rp 59 miliar alokasi dana untuk pembangunan fisik bakal sulit direalisasikan tahun ini,” ujar anggota Komisi III DPRD Bontang, Basri Rase, Kamis (23/8). Kondisi ini sangat disayangkan mengingat puluhan paket pembangunan yang terancam molor dilaksanakan termasuk dalam skala prioritas pemerintah. Di antaranya, paket lanjutan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan di Bontang Lestari senilai Rp 5 miliar, dan peningkatan kualitas jalan di sejumlah wilayah pinggiran. “Saya lupa rinciannya, yang jelas anggaran Rp 59 miliar itu disiapkan untuk pembangunan fisik yang masuk skala prioritas,” katanya. Menurut Basri, secara umum kinerja Dinas PU tahun 2012 ini memang sangat rendah. Hal ini tergambar jelas dari daya serap anggaran yang baru mencapai 6,59 persen pada semester ke-II APBD 2012. Jumlah ini meleset jauh dari serapan ideal yakni minimal adalah 40 persen pada semester pertama APBD. “Bayangkan saja, sampai saat ini daya serap anggaran di Dinas PU baru sekitar 7 persen, ini menandakan kualitas aparatur yang ada di PU tidak memadai,” paparnya. Untuk itu, Basri Rase yang juga bekas

koordinator tim pemenangan pasangan Walikota/Wawali Bontang Adi Darma-Isro Umarghani pada Pemilukada 2010 lalu, mendesak agar pemerintah segera mengevaluasi menyeluruh para pejabat yang ada di Dinas PU. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah mempertahankan pejabat pada posisi yang strategis kalau terbukti tidak mampu menjalankan program yang telah disusun bersama antara pemerintah dan DPRD. “Saya minta Pak Wali segera mengevaluasi para pejabat yang ada di Dinas PU, kalau perlu dirombak sebelum kondisi pembangunan kita semakin terpuruk,” beber politisi Partai Hanura Bontang ini. Senada, anggota Komisi II DPRD Bontang Kaharuddin Jafar menyayangkan rendahnya kinerja pemerintah dalam menjalankan program pembangunan yang tertuang dalam APBD 2012. Menurut Kahar, hampir semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) memiliki daya serap anggaran yang sangat rendah. Jika dirataratakan, saat ini serapan APBD belum mencapai 30 persen. Ini menandakan kinerja pemerintah secara menyeluruh perlu dibenahi. Pemerintah diminta lebih disiplin dalam menjalankan program yang telah tertuang dalam APBD. Stagnannya proses pembangunan tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan bagi masyarakat, tapi juga mempengaruhi visi pemeintah menciptakan pemerataan pembangunan sekaligus menekan angka kemiskinan. “Kalau kondisi ini terus dibiarkan berlarutlarut kasihan pemerintah. Secara otomatis kepercayaan publik akan tergerus,” pungkasnya. (don)

Tak Banyak PNS Pakai Busana Tradisional

FOTO-FOTO: TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

TRUK pengangkut telur terguling di Jl Klamono I menjadi “rezeki” bagi warga setempat. Ribuan telur hingga berbobot 20 ton itu berhamburan di rumput pinggir jalan. Ada telur yang pecah ada juga yang masih utuh. Wargapun memungut telur-telur itu (foto bawah).

20 Ton Telur Berhamburan

● Truk Pengangkut Telur Terguling di Jl Klamono BALIKPAPAN, TRIBUN Truk pengangkut 20 ton telur terguling di Jl Klamono I Balikpapan, Kamis (23/08). Dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Tetapi dua mobil taksi yang parkir di sisi jalan sempat diserempet truk hingga penyok. Kejadian ini berawal dari ketidaktahuan supir truk, Yatman mengenai lokasi pengiriman telur di Pasar Pandansari. Truk dari arah Jalan A Yani jalan lurus masuk ke arah Klamono. Yatman kemudian menelepon pemesan 20 ton telur tersebut meminta arah Pasar Pandansari. Sembari menunggu pemesan telur ke lokasi truk, Yatman berupaya balik arah tetapi mendapat peringatan dari supir taksi. Dia diperingatkan agar putar arah naik ke atas daripada putar arah di tanjakan. Yatman tidak menghiraukan dan tetap memutar arah truknya. Bobot yang berat membuat truk tak mampu menanjak sehingga menyebabkan truk mundur. Walau ban belakang truk sudah ditahan dengan

penahan kayu tetap saja truk mundur. Ditambah kondisi mesin truk mati secara mendadak. Truk terus mundur dan sempat membuat ban kiri meletup. Kehilangan keseimbangan membuat truk menabrak dua mobil taksi kemudian terguling di tepi jalan. Supir Yatman

sempat melompat dari truk dan tidak terluka. Kontan saja warga sekitar dikagetkan dengan suara gaduh akibat truk terguling serta telur berserakan. “Supir truknya (Yatman) sudah diingatkan supir taksi agar tidak memutar di sini tapi supirnya ngotot tetap putar

di sini,” kata Syamsudin, saksi mata. Sang supir dari Cirebon mengaku belum mengenal kondisi jalanan di Balikpapan. Dirinya hanya merasa jalan yang ditempuhnya sudah benar. “Saya hanya kira-kira saja jalan tapi malah eksasar,” ujarnya. (bay/m39)

● Bupati Sidak Hari Pertama PNS Masuk Kerja TENGGARONG, TRIBUN – Hari pertama masuk kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kukar tidak banyak memakai miskat (pakaian tradisional Kutai), Kamis (23/8). Padahal, tiap hari Kamis, Bupati mencanangkan Miskat Day dimana seluruh pegawai Pemkab Kukar diwajibkan mengenakan miskat untuk melestarikan budaya luhur masyarakat Kutai. Bupati Kukar Rita Widyasari yang memimpin inspeksi mendadak (sidak) kehadiran PNS pada hari pertama masuk kerja kemarin mengaku kecewa menjumpai banyak pegawai tidak menggunakan pakaian miskat, terutama di Dinas Pendidikan dan Dinas Binamarga dan Pengairan Kukar. Lebih parah lagi, kata Rita, dia hanya menjumpai 3 orang PNS yang mengenakan miskat di Kantor Dinas Binamarga, termasuk Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan, Wisaksono Soebagio. Kendati demikian, kekecewaan Rita sedikit terobati saat mengunjungi Kantor Kecamatan Tenggarong. Dia mendapatkan seluruh pegawai kecamatan itu

serempak mengenakan miskat warna coklat. Dia mengacungkan jempol kepada seluruh pegawai kecamatan Tenggarong di bawah pimpinan Tajuddin Noor yang konsisten memakai miskat. Sidak kemarin digelar usai pelaksanaan apel di halaman Pemkab Kukar sekitar pukul 08.00. Sekadar diketahui Kamis (23/8) kemarin, seluruh PNS mulai masuk kerja setelah menjalani cuti bersama Idul Fitri. Bupati memimpin sidak ke sejumlah dinas dan instansi, mulai Sekretariat Daerah (Setkab) Kukar, Dinas Pendidikan, Kantor Camat Tenggarong serta Dinas Bina Marga dan Pengairan. Saat sidak di Kantor Dinas Pendidikan, Bupati mengungkapkan kekecewaan melihat sebagian besar pegawai tidak mengenakan miskat. “Saya itu bertanya-tanya kenapa pegawai di sini tidak mengenakan miskat. Apakah miskat mereka belum jadi atau sudah jadi tapi tidak mau memakainya,” ujar Rita kepada wartawan kemarin. Dia sendiri mengaku tidak terlalu fokus terhadap kehadiran pegawai karena hampir seluruh PNS masuk kerja kemarin. Rita

hanya lebih fokus pada pakaian yang dikenakan pegawai. “Soal kehadiran pegawai, kami tinggal menunggu laporan dari BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Mereka yang tidak hadir hari ini akan diberikan sanksi berupa teguran,” ucap Rita. Seorang pegawai Disdik beralasan mengenakan miskat terlalu ribet sehingga dia tak memakainya. Pegawai lainnya lebih banyak mengungkapkan alasan karena lupa. Pencanangan Miskat Day tiap Kamis sudah berjalan 2 tahun dengan dikeluarkan surat edaran dari Sekda Haryanto Bachroel, namun hingga kini masih banyak PNS yang tidak mengenakannya. Rita mengatakan penggunaan miskat ini sebagai wujud kecintaan warga Kukar terhadap budaya luhur warisan Kesultanan Kutai. Dia sendiri selalu memberikan contoh menggunakan miskat tiap Kamis. Rita berharap seluruh PNS di lingkungan Pemkab memiliki kesadaran untuk mengenakan miskat tiap Kamis sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya luhur masyarakat Kutai. (top)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

JUMAT 24 AGUSTUS 2012

3

Mourinho Kecam Hakim Garis BARCELONA, TRIBUN - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, geram dengan keputusan hakim garis. Kecaman Mourinho merujuk pada gol penyeimbang Pedro Rodriguez yang terjadi dua menit setelah gol pembuka Madrid yang diciptakan Cristiano Ronaldo. Pada akhirnya, Barcelona sukses mengeslot dua gol tambahan melalui Lionel Messi dan Xavi Hernandez. Madrid memperkecil kekalahan lewat Angel di Maria dengan memanfaatkan blunder kiper Victor Valdes. Pertandingan pertama Piala Super Spanyol 2012 itu pun berakhir 3-2 untuk kemenangan Barcelona. Gol Pedro bermula dari umpan lambung Javier Mascherano. Hakim garis tak mengangkat bendera tanda off-side, sementara Mourinho berpendapat lain. “Gol pertama Barcelona (dari Pedro) merupakan kesalahan hakim garis,” cetus pelatih asal Portugal seperti dilansir AS. Kendati demikian, Mourinho mengakui bahwa Barcelona bermain lebih baik ketimbang anak-anak asuhnya, terutama pada babak pertama. “Saya tak senang dengan permainan kami pada babak pertama. Kami hanya bertahan. Barcelona tampil bagus. Tetapi, kami dapat bermain lebih baik pada babak kedua,” pungkas Mourinho. (kps)

”El Clasico” Jilid I Milik Barcelona BARCELONA, TRIBUN Barcelona berhasil menang tipis 3-2 atas Real Madrid pada leg pertama Piala Super Spanyol yang berlangsung di Stadion Camp Nou, Kamis atau Jumat (24/8/2012) dini hari WIB. Semua gol yang tercipta hadir pada paruh kedua pertandingan. Tensi panas pertandingan sudah terasa saat baru berjalan 12 menit. Xabi Alonso sudah diganjar kartu kuning lantaran menjegal Sergio Busquets. Kesempatan pertama pertandingan itu didapat “Blaugrana” memasuki menit ke-18. Sebuah tembakan Gerard Pique dari luar kotak penalti masih menyamping di sisi kanan gawang Iker Casillas. Berselang kemudian, Lionel Messi memperoleh peluang terbaik. Sayang, tendangan kaki kiri pemain Argentina

itu hanya tipis dari tiang gawang Casillas. Barcelona benar-benar memegang kendali penuh permainan. Sedangkan Madrid lebih banyak mengumpulkan para pemain di daerahnya, dan sesekali melancarkan serangan balik. Pada menit ke-31, Casillas menjadi penyelamat gawang “Los Blancos”. Tendangan keras Pedro Rodriguez melesat keras ke arah Casillas yang dengan sigap menepis bola keluar lapangan. Semenit sebelum jeda, satu pemain dari masingmasing klub harus menerima kartu kuning. Alvaro Arbeloa melanggar Busquets, dan Javier Mascherano di kubu Barcelona menekel keras Fabio Coentrao. Skor babak pertama tetap 0-0 untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menarik. Kebuntuan laga tersebut baru terpecahkan pada menit ke-55. Justru Madrid yang membuka keunggulan dari situasi bola mati. Umpan pojok Mesut Oezil disambar sundulan keras Cristiano Ronaldo yang merobek jala Victor Valdes. Akan tetapi, kegembiraan “Los Merengues” tak bertahan lama. Dua menit berselang, Barcelona langsung membalas gol Ronaldo untuk membuat skor kembali sama 1-1. Adalah Pedro Rodriguez yang menggetarkan jala Casillas lewat tembakan mendatar keras setelah menerima umpan lambung Mascherano. Saat laga menunjukkan menit ke-69, Barcelona mendapat keuntungan hadiah penalti. Wasit

menunjuk titik putih setelah Sergio Ramos melanggar Andres Iniesta yang sempat mengecohnya. Messi yang menjadi algojo sukses mengelabui Casillas yang bergerak ke arah berlawanan. Barcelona berbalik unggul 2-1 atas Madrid. Dua gol balasan dari Barcelona rupanya semakin melecut semangat juang pasukan Tito Vilanova. Terbukti, Xavi Hernandez berhasil menambah keunggulan Barcelona menjadi 3-1 pada menit ke78. Acungan jempol atas terciptanya gol Xavi layak diberikan kepada Iniesta. Gelandang Spanyol itu melewati tiga adangan pemain Madrid sebelum melepaskan umpan cantik kepada Xavi. Camp Nou rupanya belum mengakhiri rentetan gol pada babak kedua.

Pada menit ke-85, blunder Victor Valdes membawa Madrid memperkecil keunggulan melalui Angel di Maria. Seusai menerima umpan back pass Adriano Correia, Valdes bermaksud mengecoh Di Maria yang mengejarnya. Malang, Di Maria mampu membaca gerak tipu Valdes dan tanpa kesulitan merebut untuk kemudian menyarangkan bola ke gawang yang kosong melompong. Pertandingan pun berakhir 3-2 untuk kemenangan Barcelona. Meski kalah, “Los Blancos” cukup diuntungkan karena berhasil mencetak dua gol di laga tandang. Pada 30 Agustus 2012, gantian Madrid yang menjamu Barcelona pada leg kedua di Santiago Bernabeu dan hanya membutuhkan kemenangan minimal 1-0 atau 2-1. (kps)

Mourinho tak Butuh Kaka? BARCELONA, TRIBUN - Tidak dibawanya Kaka saat Real Madrid takluk dari Barcelona pada leg pertama Piala Super Spanyol 2012 di Camp Nou menimbulkan banyak pertanyaan. Apakah pemain Brasil itu sudah tak dibutuhkan Jose Mourinho? Faktanya, kondisi kebugaran Kaka fit. Mourinho pun dicecar pertanyaan seputar keputusannya “memarkir” Kaka. Ternyata, pelatih asal Portugal itu tak membutuhkan servis Kaka di markas “Blaugrana”. “Tak ada yang berubah. Kaka tak masuk rencana saya pada pertandingan itu. Di bangku cadangan, kami punya Higuain dan Di Maria untuk posisi penyerang dan ada Lass serta Granero sebagai gelandang. Lalu, dua pemain lain (selain kiper) ditempati Marcelo dan (Raphael) Varane,” jelas Mourinho dikutip AS. Pernyataan Mou itu memperjelas bahwa takdir mantan bintang AC Milan tersebut memang tak bersama Madrid musim ini. Beberapa klub seperti “I Rossoneri”, Galatasaray, dan Manchester United disebut berminat mendatangkan pemain bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite itu. Namun, belum ada yang berani mengirimkan proposal penawaran resmi untuk Kaka kepada Madrid. (kps)

AFP

Striker Barcelona, Pedro Rodriguez (kiri), merayakan gol penyeimbang ke gawang Real Madrid. Barcelona akhirnya menang 3-2 atas Madrid pada leg pertama Piala Super Spanyol di Stadion Camp Nou, Kamis atau Jumat (24/8/2012) dini hari WIB.

CMYK


CMYK

4

Tribun Ekbis

JUMAT 24 AGUSTUS 2012

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

MANIK-MANIK - Seorang pengunjung melihat perhiasan manik-manik di satu kios asesoris khas Kaltim di Pasar Inpres Balikpapan. Kamis (23/8). Penjualan oleh-oleh khas Kaltim mengalami kenaikan hingga 50 %.

2013, Tarif Listrik Naik 12-15%

ANTARA

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berjabat tangan dengan Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati saat bertemu di Jakarta, Kamis (12/7).

Sri Mulyani Masuk 100 Besar Wanita Paling Berpengaruh JAKARTA, TRIBUN Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kembali masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Dalam daftar yang dikeluarkan Forbes pada Rabu (22/8), Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menempati posisi ke-72. Catatan ini menjadi yang keempat bagi Sri Mulyani sejak ia pertama kali masuk daftar 100 besar dunia versi Forbes pada 2008. Empat tahun lalu, Sri berada di posisi ke-23. Pada 2009, Doktor lulusan University of Illinois, AS, tersebut juga

meraih prestasi yang sama dengan menempati urutan ke-71. Namanya tak tercantum pada daftar 100 besar periode 2010. Namun, peraih penghargaan Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 itu kembali masuk 100 besar dengan menempati posisi ke-65. Urutan pertama dalam daftar 100 besar tahun ini ditempati oleh Kanselir Jerman Angela Merkel. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton berada di urutan kedua. Sri Mulyani Indrawati telah menjabat sebagai

Managing Director World Bank sejak Mei 2010. Ia menjalankan tugas mengawasi operasi Bank Dunia di Asia dan Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Ia juga memberikan perhatian khusus kepada negaranegara berpenghasilan menengah, seperti Indonesia dan negara-negara BRIC (Brasil, Rusia, India, dan China) sebagai sumber kekuatan ekonomi global. Ia juga dianggap berpengalaman menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi 2008 saat masih menjabat sebagai Menkeu. (kps)

JAKARTA, TRIBUN Pemerintah telah mengajukan kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) tahun depan yang kenaikannya ‘dicicil’ bertahap tiap 3 bulan. Total kenaikan tarif listrik bisa mencapai 1215%. Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pemerintah telah mengajukan kenaikan tarif listrik tahun depan kepada DPR. “Besar kenaikan dan mekanismenya akan dibahas kembali di Komisi VII DPR. Usulan pemerintah naik 3% per triwulan (tiap 3 bulan). Tapi nanti akan kita paparkan lagi, apalagi DPR minta ada kajian antara tarif yang subsidi dan non subsidi, dan sedang diolah PLN,” kata Jarman di Jakarta, Kamis (23/8). Dikatakan Jarman, jika kenaikan tarif listrik ini disetujui, maka beban subsidi yang akan

ditanggung oleh pemerintah akan makin kecil. Menurutnya, pemerintah tidak bisa mengalokasikan hanya Rp 50 triliun untuk subsidi listrik tahun depan. Jika subsidi listrik ditekan jadi hanya Rp 50 triliun, maka kenaikan tarif listrik akan makin besar lagi. “Bisa saja, tapi nanti naiknya lebih tinggi. Kalau

kali ini pemerintah mengajukan kenaikan TTL mendekati 12%-15% kenaikan per tahun,” ujarnya. Selain keinginan menaikkan TTL tahun depan, pemerintah juga meminta PLN untuk meningkatkan penggunaan energy mix untuk mengurangi penggunaan

BBM pada pembangkit listriknya. “Tahun ini masih 13,8% (energy mix), penggunaan BBM-nya harus ditekan tahun depan harus 9,7%, jadi harus single digit. Dan PLN wajib melakukan itu sesuai dengan asumsi APBN, apalagi sudah ada Peraturan Menterinya,” tandasnya. (dtc)

Subsidi Rp 316,1 Triliun TAHUN depan, pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi Rp 316,1 triliun, sebanyak Rp 274,743 triliun merupakan subsidi untuk BBM dan listrik. Pemerintah meminta masyarakat ikut berpikir cara menekan subsidi ini. “Subsidi sudah Rp 300 triliun lebih, mari kita berpikir cermat bagaimana cara mengatasi ini. Tidak mungkin semua dana kita habiskan untuk subsidi.

Kasihan rakyat bagaimana nanti irigasi, bagaimana perbaikan jalan, perluasan pengamanan sosial dan itu penting,” ungkap Hatta. Subsidi untuk BBM dan listrik tahun depan naik dari besaran di tahun ini yang sebesar Rp 202,4 triliun, padahal pemerintah mengaku mau menghemat. Namun Hatta menyatakan, kenaikan subsidi ini bukan akibat pemerintah tidak konsisten.

“Subsidi naik bukan karena inkonsistensi, tetapi karena kita tidak mau menaikan harga BBM, Mau naik BBM? Anggota Dewan harus berpikir juga, jangan ini nggak boleh itu nggak boleh nanti ngomongnya begini. Infratruktur kok segini, ya memang dananya segini, Rp 1.600 triliun untuk belanja pegawai, subsidi, pendidikan, dan dana-dana yang sudah pasti kita keluarkan,” paparnya. (dtc)

Liburan, Sewa Mobil Laris Manis BALIKPAPAN, TRIBUN - Tingginya aktivitas masyarakat yang ingin bersilaturahmi di dalam kota maupun luar kota, ikut mendongkrak pendapatan para pemilik kendaraan rental. Bisnis penyewaan mobil bisa dikatakan mengalami masa panen ditunjang dengan kenaikan biaya sewa. Arif Sumadi M, salah satu pemilik kendaraan sewa mengungkapkan, sejak hari Lebaran, delapan mobil miliknya habis disewa pelanggannya, yang sebagian besar digunakan untuk bepergian di dalam kota maupun ke luar kota di area Kaltim. “Untuk tarif juga naik dua kali lipat dan itu memang sudah biasa setiap Lebaran. Normalnya tarif Rp 250.000/ hari namun saat Lebaran mencapai Rp 500.000/hari,” kata Arif, Kamis (23/8). Arif mengaku, masa Lebaran memang menjadi momen yang ditunggu-tunggu para pemilik kendaraan sewa, karena biasanya

CMYK

permintaan akan kendaraan untuk disewa cukup tinggi. Kondisi ini bisa menutupi masa sepi saat bulan ramadhan lalu. “Tetapi kami prediksi ini kemungkinan akan berlangsung sampai hari Minggu saja, karena libur sekolah anak-anak juga sudah berakhir. Setelah itu akan kembali lagi sepi seperti sebelumnya,” kata Arif. Pada hari biasa, lelaki berusia 52 tahun ini mengaku bisnis penyewaan kendaraan tak bisa dipastikan dan terkadang malah sepi. Para pemilik kendaraan juga tak bisa sembarangan menaikkan tarif sewa karena persaingan serta banyaknya pemilik mobil yang bisa disewakan. “Waktu bulan puasa lebih sepi lagi karena kadang dua hari atau seminggu tidak ada yang jalan,” kata Arif. Sementara itu, Hante Finanz Priyonggo Branch Manager Kalla Rent mengungkapkan, prospek bisnis penyewaan kendaraan untuk libur

Lebaran sebenarnya cukup menjanjikan. Terlebih pihaknya menerima cukup banyak warga yang ingin menyewa kendaraan, untuk digunakan saat libur Lebaran. “Namun tahun ini kami tidak fokus untuk rental harian untuk Lebaran dan stok kendaraan sudah digunakan untuk penyewaan long term di perusahaan-perusahaan,” kata Hante. Pada tahun lalu, Kalla Rent sebenarnya menyediakan paket penyewaan kendaraan untuk libur Lebaran, namun karena stok saat ini telah masuk dalam penyewaan long term di berbagai perusahaan, maka pihaknya belum menyediakan unit untuk rental harian. Kalla Rent yang terletak di Jalan Ruhui Rahayu memiliki 450 unit kendaraan, yang 60 persennya adalah kendaraan passenger dan sekitar 40 persen adalah kendaraan yang biasanya digunakan untuk medan berat (may)

Digital_Tribunkaltim_Sore_24082012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Advertisement