Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 595/TAHUN 1 SENIN 22 OKTOBER 2012

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO

Pekerja Mengerjakan Proyek Jembatan Pulau Balang.

Rp 100 M dari APBN 2013 ● Kucuran Pusat untuk Jembatan Pulau Balang

BALIKPAPAN, TRIBUN - Pemerintah Pusat memberikan kucuran dana untuk kelanjutan dari pembangunan jembatan penghubung antara Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang melewati area Pulau Balang Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalimantan Timur Joko Setiono akhir pekan kemarin mengungkapkan bahwa dari hasil informasi yang diterima, proyek jembatan pulau Balang mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 100 miliar dari APBN di tahun 2013 nanti. “Sudah cukup bagus, Pusat merekomendasi dana anggaran 2013 untuk pembangunan jembatan Pulau Balang pada bagian bentang panjang.

Sementara ini yang disetujui Pusat untuk 2013 baru Rp 100 milar memang,” katanya. Dengan keluarnya kucuran dana dari APBN tersebut berarti secara tidak langsung Pemerintah Pusat telah memberikan restu bahwa jalan penghubung yang juga menjadi jalur utama antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan tersebut, akan melewati area pulau Balang, meski kemudian Pemerintah PPU lebih memilih membangun jembatan dari wilayah lain. “Program jembatan pulau Balang bentang panjang dengan kucuran dana APBN, artinya Pusat sudah menyetujui pembangunan jembatan yang posisinya ada di pulau Balang,”

katanya. Kucuran dana dari Pemerintah Pusat ini lanjut Joko akan dimaksimalkan untuk meneruskan pembangunan pada bentang panjang dari rencana pembangunan jembatan penghubung tersebut, yang mempunyai panjang 1.300 meter Optimalisasi penggunaan anggaran untuk bentang panjang tersebut menurutnya memang sesuai dengan rencana awal, karena dana APBN memang dikhususkan menyelesaikan pembangunan pada bagian bentang panjang yang diesetimasikan menelan dana hingga Rp 1,5 triliun. Sementara dana APBD Provinsi lebih difokuskan untuk menggarap bentang pendeknya sejauah 440 meter

dengan anggaran mencapai Rp 375 miliar. Anggaran Rp 1,5 triliun untuk bentang panjang itu sendiri sebenarnya telah mengalami revisi yang berkurang hampur 50 persen dari rencana semula. Dalam rencana awal pembangunan bentang panjang untuk jembatan pulau Balang diperkirakan akan mencapai Rp 3,2 triliun dengan perhitungan tinggi bawah jembatan dengan permukaan air setinggi 42 meter sesuai dengan saran dari pihak Administrasi Pelayaran (Adpel) Namuan setelah melakukan pendekatan akhirnya pihakAdpel menyetujui untuk menurunkan batas toleransi tinggi jembatan dengan permukaan air menjadi hanya 27 meter

yang otomatis juga berpengaruh pada berubahnya bentuk jembatan dan biaya yang dibutuhkan. ( Selain Rp 100 miliar yang akan dikucurkan melalui APBN 2013, Joko Setiono berharap pihaknya kembali mendapatkan kucuran bantuan APBN perubahan di tahun 2013 nanti. Termasuk konsistensi kucuran anggaran pada tahun 2014 nanti yang bahkan diharapkannya bisa mencapai hingga Rp 500 miliar. “Kita berharap dibangun jalanan di 2014 dapat 500 miliar kenapa tidak contoh seperti jalan perbatasan sekarang luar bias kucuran dari dana APBN dana sisa anggaran lebih dari APBN larinya ke Kaltim hampir Rp 600 miliar,” katanya. (aya)

Saya tak Berniat Intervensi ● Andi Mallarangeng Diisukan Mundur JAKARTA, TRIBUN - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng membantah melakukan intervensi terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal laporan audit investigasi pembangunan kompleks olahraga Hambalang, Jawa Barat. “Tidak. Tidak ada intervensi. Dari saya tidak ada niatan intervensi. Saya tetap berharap bahwa BPK bisa menjalankan tugasnya dengan profesional dan adil,” kata Menpora di kantor Presiden Jakarta, Minggu (21/10). Andi mengaku dirinya tahu soal proyek Hambalang tersebut. Namun, ia tidak mengetahui soal adanya penyimpangan dalam proyek tersebut. “Tetapi saya perlu meluruskan bahwa kalau soal program Hambalang tentu saja saya tahu, tetapi kalau penyimpangan tidak. Justru kita ingin bahwa dengan kita ingin tahu bagaimana duduk perkaranya,” papar Andi. Karena itu, lanjutnya, ada BPK yang melakukan audit, kemudian KPK melakukan pengusutan. “Biarlah semua diproses secara

hukum dan sehingga kita tahu apa dan bagaimana duduk perkaranya, bagaimana kejelasannya dan sebagainya,” lanjut Andi. Andi mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata telah memanggilnya terkait hal ini. “Sudah (dipanggil Presiden) beberapa waktu lalu,” katanya. Menurut Andi dalam laporannya ke Presiden berpesan agar dirinya menjalankan tugas sebagai menteri dengan sebaikbaiknya. “Itu saja,” kata Andi. Sebelumnya, pimpinan BPK Taufiequrachman Ruki menyebut adanya intervensi pihak tertentu yang membuat nama Menpora hilang dari laporan audit investigasi BPK soal pembangunan kompleks olahraga Hambalang. Padahal saat ini kasus korupsi Hambalang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara itu, beberapa hari terakhir, Menpora Andi Mallarangeng dikabarkan diminta mundur oleh Dewan Pembina PD SBY dari jabatannya karena tersandung kasus Hambalang. terkait kabar ini, Pihak

Istana tegas membantah. “Tidak benar ada rumor Menpora mundur, diminta mundur, tidak ada sama sekali. Itu (rumor) bukan bersumber dari kalangan Istana,” tegas Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (21/10). Julian sendiri enggan berkomentar lebih jauh mengenai isu reshuffle kabinet dalam waktu dekat pada Oktober ini. “Untuk menilai ada lembaga namanya UKP4, bukan menterinya tetapi kinerja lembaga. Saya belum bisa ke sana, untuk itu (reshuffle) hak Presiden,” jelasnya. Nama Andi kembali mencuat setelah ketua KPK Abraham Samad menyebutkan bakal ada kejutan di kasus tersebut. Andi sudah membantah keterlibatannya. Dia mengaku tahu ada proyek tersebut, namun tidak ikut campur dalam penyimpangannya. Sedangkan M Nazaruddin selaku mantan Bendahara Umum Partai Demokrat menuding keterlibatan Andi. Namun tuduhan itu sudah dibantah juga oleh Andi. (tribunnews/alb/tic/mic/kps)

CMYK

Lagi, Pedrosa Pecundangi Lorenzo ● Buka Peluang Juarai MotoGP 2012

Dani Pedrosa AFP/MOHD RASFAN

SEPANG, TRIBUN- Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa memenangi GP Malaysia, Minggu (21/10), yang terhenti saat tersisa tujuh lap lagi akibat hujan

deras yang mengguyur Sirkuit Sepang. Dia mengalahkan rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, yang kembali dipecundangi dalam tiga seri terakhir. Dengan hasil seri ke-16 ini, Pedrosa kembali memangkas poin dengan Lorenzo di klasemen sementara. Saat ini Pedrosa tertinggal 23 poin, dengan balapan tersisa dua seri lagi yaitu di Australia pada 28 Oktober mendatang, serta di Valencia pada 11 November. Kemenangan di Malaysia ini membuat Pedrosa mencetak hattrick karena dia memenangi tiga seri terakhir, mulai dari Aragon, pada akhir bulan lalu. Ini juga menjadi kemenangan kelima Pedrosa dari enam seri terakhir, yang membuat dia terus memberikan tekanan kepada Lorenzo, yang juga konsisten di posisi dua besar dalam setiap balapan - kecuali kegagalannya meraih poin di Assen, Belanda, akibat ditabrak Alvaro Bautista. (kps)


CMYK

2

Tribun Etam

SENIN 22 OKTOBER 2012

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

ROMANTIC WEDDING - Model, Yuli, mengenakan gaun koleksi Boy Andrea sembari melangkah dan membagikan brosur event Romantic Wedding pada pengunjung di atrium Samarinda Central Plaza (SCP), Minggu (21/10). Pameran yang berlangsung 18-21 Oktober ini juga dimeriahkan 10 stan dan aneka perlombaan.

Menguat Dukungan kepada Pertamina ■ Untuk Mengelola Blok Mahakam Pasca-Total SAMARINDA, TRIBUN - Dukungan publik terhadap pemerintah melalui BUMN PT Pertamina untuk mengelola Blok Mahakam, pascaberakhirnya kontrak terhadap perusahaan migas asing Total E&P Indonesie pada 31 Maret 2017 mendatang, terus mengalir. Ribuan tokoh nasional, mahasiswa, aktivis LSM hingga buruh, Minggu (21/10) sudah menyatakan dukungan mereka melalui petisi Blok Mahakam untuk Rakyat. Menurut Marwan Batubara, Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) - salah satu penggagas petisi itu - di Jakarta, sudah saatnya pemerintah memberikan hak kelola kepada bangsa sendiri dan tak lagi memperpanjang kontrak kepada kontraktor migas asing. Pertamina memiliki kemampuan teknis dan finansial yang cukup sebagaimana ditegaskan oleh para direksinya, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk memberikannya kembali kepada Total. Total E&P Indonesie adalah perusahaan patungan yang sahamnya dimiliki asing, yakni Total E&P Indonesie (Perancis) dan Inpex (Jepang). Total sudah mengelola blok ini sejak 31 Maret 1967 untuk 30

tahun. Kemudian diperpanjang lagi oleh Presiden Soeharto beberapa bulan sebelum dia lengser, untuk 20 tahun ke depan. Kontrak akan berakkhir 31 Maret 2017. Manajemen Total telah menyatakan keinginannya kepada pemerintah untuk kembali mengelola lagi blok tersebut. “Total mempunyai kompetensi untuk melanjutkan operasi pada Blok Mahakam dan siap untuk bermitra dengan perusahaan nasional,” kata Arividya Noviyanto, Vice President HR, Communication, General Service & Audit Total E&P Indonesie kepada Tribun, Minggu (21/10). Marwan mengatakan, Blok Mahakam merupakan salah satu ladang gas terbesar di Indonesia. Saat ini rata-rata produksinya sekitar 2.000 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau sekitar 344.000 barel oil equivalen (boe) per hari. Cadangan yang terkandung sekitar 27 triliun cubic feet (TCF). Sejak 1970 hingga 2011, sudah sekitar 50% (13,5 TCF) cadangan telah dieksploitasi, menghasilkan pendapatan kotor sekitar US$ 100 miliar. Cadangan yang tersisa saat ini sekitar 12,5 TCF. Dengan harga gas yang terus naik (asumsi rata-rata US$ 15/MMBtu), maka Blok Mahakam

berpotensi menghasilkan pendapatan kotor lebih dari US$ 187 miliar (12,5 x 1012 x 1000 Btu x $15/106 Btu) atau sekitar Rp 1.700 triliun! Namun pihak PT Total meragukan data yang dilansir Marwan. Menurut Arividya, perkiraan cadangannya tidaklah sebesar itu. Kepala Pusat Penelitian SDA Unmul Bernaulus Saragih PhD juga meragukan akurasi data potensi cadangan Blok Mahakam yang dilansir Marwan. “Yang tahu persis berapa sisa cadangan di blok itu tentu saja Total sendiri. Tapi saya kira tidak sebesar itu. Saya kira tinggal sekitar 20-30 persen. Data yang dilansir Marwan itu sudah tidak up to date, itu mungkin data 10-15 tahun lalu.” Bernaulus mengaku pernah terlibat dalam tim peneliti seismik bersama para geolog Total di Blok Mahakam. “Karena tahu cadangannya tinggal sedikit, sudah 80 persen diambil, makanya Total juga tidak terlalu ngotot. Mau diperpanjang senang tidak diperpanjang juga senang. Saya khawatir data yang dilansir Marwan itu akan menyesatkan publik termasuk Pertamina sendiri, yang didorong-dorong untuk mengelola blok tersebut,” tambahnya. (bin)

Subsidi Kaltara Rp 1 Triliun? SAMARINDA, TRIBUN - Kendati provinsi pemekaran Kalimantan Utara (Kaltara) hingga saat ini belum ada kejelasan kapan disahkan pusat, Kaltim sebagai provinsi induk sudah mempersiapkan segala sesuatunya, terutama soal dana subsidi yang digunakan Kaltara nantinya selama menjadi provinsi baru di Indonesia. Menurut keterangan Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Syaparuddin, Kaltara sudah diusulkan akan mendapatkan anggaran Rp 1 triliun per tahun. “Kami Komisi I sudah bersepakat untuk mengusulkan Kaltara Rp 1 triliun. Itu Insya Allah menjadi final, sebab banyak pertimbangan yang mengharuskan subsidinya mencapai Rp 1 triliun tersebut. Dan kami Komisi I sudah tak bisa membantah kebutuhan dimaksudkan itu. Dan kami sudah akan mulai memasukkan subsidi itu mulai APBD murni 2013 ini. Karena kami memprediksi tahun depan sudah disahkan oleh Pusat,” kata Syaparuddin, kemarin. Pertimbangan subsidinya hingga sebesar itu, disebutkannya, karena diketahui bersama, akan sangat banyak anggaran yang dibutuhkan Kaltara untuk membangun. Mulai dari infrastruktur jalan, kantor pemerintahan, hingga proses teknis SDM yang nantinya bertugas di Kaltara itu. “Soal infrastruktur, saya pikir tak ada yang bisa membantahnya kebutuhannya

sangat banyak sekali anggarannya. Tidak usah menunggu mereka memisahkan diri secara resmi. Sekarang saja, lima daerah di Kaltara itu yakni Tarakan, Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tana Tidung itu sangat membutuhkan subsidi anggaran dalam membangun daerah mereka masing-masing. Artinya kalau dilihat nilainya Rp 1 triliun memang banyak, tapi kalau dilihat fakta kebutuhannya, maka dipastikan sangat kurang sekali,” ujarnya. Selain itu dikatakannya, subsidi Kaltim itu adalah bentuk dari kepedulian dan dukungan Kaltim sebagai provinsi induk Kaltara, agar Kaltara segera disahkan dan mengembangkan diri sebagai provinsi yang maju. “Sempat terjadi protes, karena Kabupaten pemekaran Mahakam Hulu yang juga insya Allah bersamaan disahkan dengan Kaltara, mendapatkan subsidi anggaran yang justru lebih besar dibandingkan Kaltara. Nah untuk menjawab protes itulah, kami Komisi I dan bersama Pemprov sendiri, mengusulkan Kaltara mendapatkan subsidi yang lebih besar,” terangnya. Ditambahkannya, kini artinya hanya tinggal menunggu putusan resmi atau pengesahan Pusat atas Kaltara itu. Sebab Kaltim sudah tidak ada masalah, seluruh masyarakat melalui lembaga Wakil Rakyatnya memberikan dukungan penuh, baik moral maupun pendanaan, agar Kaltara segera dapat diwujudkan (aid)

Awang: Masih Usulan GUBERNUR Kaltim Awang Faroek Ishak ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan dengan tegas, dirinya sejak dulu sudah memberikan dukungan penuh Kaltara terbentuk. Itu artinya soal subsidi anggaran, masyarakat Kaltara tak perlu khawatir, Kaltim sebagai provinsi induk akan mendukungnya khususnya soal pendanaan subsidinya. “Kalau saya dari dulu mendukung 1000 persen Kaltara itu terbentuk, tapi kan semua masih ada prosesnya sampai benarbenar disahkan. Nah soal pendanaan, kalau memang kebutuhannya sampai Rp 1 triliun, ya kita mendukung. Tapi lagi-lagi ini kan

masih usulan. Pengesahannya adalah Pemprov dan DPRD nantinya,” kata Awang belum lama ini. Dia juga mengimbau masyarakat Kaltara untuk bersabar sampai Kaltara benar-benar resmi disahkan. Persoalan keterlambatannya saat ini, karena memang banyak kendala, mulai dari moratorium Presiden, hingga adanya kendala teknis tapal batas wilayah yang perlu difinalisasi kembali. “Tapi sudah lah, Kaltara itu sudah pasti disahkan Pusat Cuma kan perlu proses, tidak begitu saja disetujui dan disahkan,” tambahnya. (aid)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

SENIN 22 OKTOBER 2012

3

ANTARA/YUDHI MAHATMA

PERTAHANKAN GELAR- Petinju Chris John berpose jelang pertandingan melawan petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo, di Jakarta, Minggu (21/10). Chris John yang dijuluki “The Dragon” setelah dianugerahi “WBA Fighter of the Decade” akan mempertahankan gelar Juara Dunia Kelas Bulu WBA yang ke-17 kali menghadapi petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo di Marina Bay Sands Singapura pada 9 November 2012.

Tim Bola Samarinda Wakili Kaltim ■ Tampil di Popwil 2012 di Makassar SAMARINDA, TRIBUN- Tim sepakbola Samarinda berhak mewakili Kalimantan Timur untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) 2012 di Makassar, Desember mendatang, setelah menjuarai Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) 2012 Kaltim. Pada final sepakbola Popprov 2012, Samarinda mengalahkan Bontang dengan skor 2-1, Sabtu (20/10). “Kami harus menyiapkan tim dalam beberapa bulan untuk tampil di Popwil, Desember nanti. Tim Samarinda akan mewakili provinsi Kaltim yang digelar di

Makassar,” ujar Anwar Rahman, Minggu (21/10). Pelatih kepala tim sepakbola Samarinda, Anwar Rahman mengatakan, kemenangan tim asuhannya tampil dengan permainan lepas di laga final. Namun sebelum lolos ke babak final, tim berjuluk Kota Tepian ini mampu menyingkirkan tim tuan rumah (Tarakan) melalui drama adu penalti. Samarinda menang dengan skor 5-3. Di babak final yang dihelat di Stadion Datu Adil Tarakan, tim Samarinda sempat tertinggal 0-1 memalui gol cepat dari tim

Bontang. Babak pertama baru berjalan satu menit, Bontang mampu menjebol gawang Samarinda. “Tim kita dibabak pertama sempat lengah. Tapi babak kedua kita bisa cetak dua gol,” ujar Rahman. Tertinggal satu gol, tidak mengurangi semangat permainan anak-anak Samarinda. Tim asuhan Rahman terus mencoba menembus pertahanan lawan. Serangan demi serangan dilancarkan sesuai instruksi pelatih. Sayangnya, hingga turun minum, tim Samarinda gagal mencetak gol. Memasuki babak kedua, tim

Samarinda lebih agresif. Serangan demi serangan terus menggempur pertahanan Bontang. Hasilnya, babak kedua berjalan 15 menit, Samarinda berhasil menyamakan kedudukan melalui pemain belakang Beni Maksum. Bek kanan tim sepakbola Samarinda ini berhasil memecah kebuntuan melalui tandukannya setelah memanfaatkan sepak pojok. Skor imbang ini hanya bertahan tujuh menit. Memasuki menit ke67, Samarinda kembali menggandakan gol. Gol kedua Samarinda dicetak Agung Irawan. Gol tersebut hasil dari kerja keras

tim melalui serangan sayap kiri oleh Imam Safi’i. Umpan tarik Imam disambar Agung Irawan. Namun menjelang menit ke-70, pertandingan sempat terhenti. Pasalnya, tim Bontang melancarkan protes karena gol mereka dianulir wasit. Wasit menilai, terjadinya gol dikubu tim Bontang tidak sah. Pemain Bontang kecewa dan mereka tidak melanjutkan pertandingan. Maka sesuai aturan, gol kemenangan Samarinda secara otomatis menjadi 5-1. Samarindapun berhak meraih medali emas Popprov sepakbola 2012.(bud)

Pusamania Serahkan SK 56 Korwil

TRIBUN KALTIM/JUNISAH

Tim sepakbola Samarinda foto bersama pejabat KONI Kaltim dan Pemkot Tarakan usai menerima medali emas di ajang Popprov ke-12 di kota Tarakan, Sabtu (20-10).

SAMARINDA, TRIBUNPengurus Pusamania (Suporter Persisam Putra Samarinda) meresmikan 56 Koordinator Wilayah (Korwil) dengan mengeluarkan surat keputusan penetapan 56 Korwil se-Samarinda. Peresmian ini digelar bersamaan pada puncak acara Pusamania I Festival yang berakhir pada Minggu (21/10) malam, di halaman Stadion Segiri Samarinda.

“Puncak acara festival ini akan diisi dengan pembagian SK (surat keputusan) tentang penetapan 56 korwil di seluruh wilayah Samarinda,” kata Novi Umar, Ketua Panitia Festival Pusamania, Minggu (21/10). Sementara Sekretaris Pusamania, Fauzan menambahkan, penerbitan SK kepada 56 Korwil ini sebagai bentuk respon permintaan dari pengurus

seluruh Korwil. Selain itu, lanjut dia, tujuan utamanya untuk menghindari klaim dari pihak lain (atau suporter lain). “Begitu pula kalau ada pemberhentian atau pembubaran korwil bisa terdeteksi,” kata Fauzan, memberikan alasan. Ia menegaskan, penerbitan SK Korwil untuk memberikan kepastian hukum atas keberadaan Korwil yang berada di bawah Pusamania.

Dengan adanya pemberian SK itu, menurut Fauzan, Pusamania merupakan organisasi yang resmi dan terdaftar di pemerintah. Kata dia, dengan adanya payung hukum berupa SK, secara otomatis Korwil memiliki kepastian hukum. “Korwil merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Pusamania,” katanya singkat. Menurut Fauzan, kegiatan festival yang melibatkan seluruh anggota Pusamania Samarinda, bertujuan untuk mempererat dan menjaga komunikasi dengan seluruh Korwil Pusamania. “Sekaligus seluruh Korwil Samarinda diberikan SK pada acara puncak festival malam nanti,” tambahnya. Acara Pusamania I Festival dimulai sejak 16 Oktober lalu. Festival dipusatkan di halaman parkir Stadion Segiri Samarinda, dengan menyuguhkan panggung musik, dan perlombaan selama lima hari mulai 1621 Oktober.(bud)

CMYK

ANTARA/PRASETYO UTOMO

Liliyana Natsir (kiri) dan Tontowi Ahmad saat tampil di laga final Djarum Indonesia Open 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (17-6) malam.

Tontowi/Liliyana Kalah ● Indonesia Tanpa Gelar di Denmark Super Series ODENSE, TRIBUN- Tak satu pun gelar didapat wakil-wakil Indonesia yang berlaga di Denmark Super Series Premier. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjadi satusatunya pemain Indonesia di final tunduk setelah bertarung alot sepanjang tiga set. Setelah sebelumnya di babak semifinal membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan dua asal China, Zhang Nan/Zhai Yunlei, Tontowi/Liliyana tak kuasa menghentikan keperkasaan pasangan China lainnya, Xu Che/Ma Jin. Dalam pertandingan

final yang berlangsung Minggu (21/10), ganda Indonesia itu menyerah lewat laga alot 23-21 24-26 dan 21-11 yang berdurasi 71 menit. Kekalahan Tontowi/Liliyana membuat Indonesia sama sekali tak dapat gelar di Denmark Super Series Premier. Pasukan Merah Putih sebelumnya memiliki 17 wakil saat babak utama dimulai, namun kemudian cuma meloloskan dua wakil di babak semifinal, dengan satu nomor lainnya adalah ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan.(kps)


CMYK

4

Tribun Ekbis

SENIN 22 OKTOBER 2012

ANTARA/RENO ESNIR

BNI REI EXPO 2012- Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa (kiri), Ketua DPP Realestat Indonesia (REI) Setyo Maharso (kedua kiri), Direktur Utama BNI Gatot Mudiantoro (kedua kanan), Direktur Konsumer dan Ritel BNI, Darmadi Sutanto (kanan) meninjau stan pameran saat pembukaan Gelar Karya Realestate Nasional BNI REI Expo 2012 di Jakarta, Sabtu Malam (20/10). Pameran yang bertajuk "BNI-REI Expo 2012 diadakan secara serentak di 20 kota di Indonesia pada 20-28 Oktober 2012 dan menghadirkan beragam produk real estat di ribuan lokasi di seluruh Indoenesi yang dibangun oleh lebih dari 750 pengembang anggota REI.

Bank-bank Kecil Sebaiknya Merger ■ Imbauan BI terkait Kebijakan Izin Berjenjang JAKARTA, TRIBUN - Kebijakan izin berjenjang (multiple license) di perbankan bisa merugikan bank beraset kecil. Soalnya, kebijakan ini mensyaratkan bank memiliki modal besar dan efisien. Oleh karena itu, Bank Indonesia (BI) mengimbau bankbank kecil melakukan merger agar lebih leluasa mengembangkan bisnis. Darmin Nasution, Gubernur BI, mengatakan aturan izin berjenjang akan mengelompokkan bank dalam empat tingkatan sesuai modal dan bisnis yang mereka jalankan. “Jika bank kecil susah menambah modal, mereka harus merger bila ingin masuk ke kelompok yang lebih tinggi, jangan mau jadi bank kecil terus. Bank bermodal besar biasanya lebih efisien” ujarnya, akhir pekan lalu. Darmin menjelaskan, salah satu tujuan izin berjenjang untuk konsolidasi perbankan sesuai

dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Di negara lain konsolidasi perbankan sudah berlangsung sejak tahun 1980-an hingga 1990-an. Di Indonesia, hal itu belum berjalan sehingga pembuatan aturan perbankan sangat sulit. “Tapi sekarang kita mempunyai instrumennya,” jelas Darmin. Dalam beleid API yang terbit tahun 2004, BI memprediksi, dalam 10-15 tahun jumlah bank umum akan berkurang menjadi 35-58 bank. Komposisinya, dua-tiga bank internasional dengan modal lebih dari Rp 50 triliun, tiga-lima bank beroperasi nasional (modal Rp 10 triliun-Rp 50 triliun), sebanyak 30 50 bank fokus pada segmen tertentu (modal Rp 100 miliar-Rp 10 triliun), dan bank kegiatan usaha terbatas (BPR) bermodal di bawah Rp 100 miliar. Saat ini, ada 121 bank umum

dan 1.669 BPR. Aturan izin berjenjang juga untuk pemerataan jasa perbankan. BI akan mewajibkan bank berekspansi di daerah yang selama ini dianaktirikan. BI mencatat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara merupakan daerah dengan layanan perbankan sangat tinggi. Sementara layanan perbankan di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Papua Barat sangat minium. Eddy Guntardjo, Presiden Direktur Bank Ina Perdana, menyatakan, merger antarbank kecil sulit terjadi karena pemilik selalu berorientasi sebagai pemegang saham mayoritas. Jika dipaksakan, investor lokal malah berpotensi melepas sahamnya kepada investor asing. Tahun 2006 BI mengeluarkan

aturan mengenai kepemilikan tunggal yang di dalamnya memuat insentif merger bank. Nyatanya, hanya sedikit bank kecil yang mau merger. “Kebanyakan yang merger karena pemilik sahamnya satu pihak,” ujar Eddy. Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada mengungkapkan hal yang sama. “Merger itu ibarat dua orang yang akan menikah sehingga tidak bisa dipaksakan,” katanya. Ia menambahkan, Indonesia menganut demokrasi ekonomi yang memberikan kesempatan berbisnis bagi skala kecil hingga besar. Seharusnya BI memfasilitasi hal tersebut. “Jangan sampai investor domestik tidak mampu menjadi tuan rumah di negara sendiri sebab yang memiliki modal besar mayoritas investor asing,” ujarnya. (kontan)

Telkom Targetkan 10 Ribu WiFi se-Kalimantan BALIKPAPAN, TRIBUN - Keseriusan Telkom mewujudkan koneksi satu juta wi-fi di tanah air hingga 2013 mendatang, terus direalisasikan. Salah satu upaya untuk mendukung program percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi ini pun diwujudkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan kini masyarakat Banjarbaru bisa menikmati berselancar di dunia maya dengan koneksi wifi pada area publik. HM Ruzadin Noor, Walikota Banjarbaru mengungkapkan Telkom mendukung penuh saat Pemerintah Kota Banjarbaru mencanangkan program Banjarbaru Broadband City. “Gambaran Broadband City adalah kota yang mengadopsi teknologi internet kecepatan tinggi dalam kehidupan masyarakatnya, baik dalam pemerintahan maupun kesehariannya. Internet broadband menjadi suatu teknologi mempermudah banyak hal untuk masyarakat

kota tersebut beraktivitas,” kata Ruzadin. Sementara itu, Dwi Kurniawati, GM Commerce Divisi Wireless Broadband Regional Kalimantan, saat launching koneksi wifi Taman Air Mancur pekan lalu (20/10) mengungkapkan, hingga akhir tahun 2012 Telkom Regional Kalimantan menargetkan terbangun 10 ribu titik koneksi wifi se-Kalimantan, “Kami segera mewujudkan keinginan Pemerintah Kota Banjarbaru karena sejalan dengan program Telkom menuju true broadband anywhere. Untuk area publik akses koneksi wifi di Banjarbaru yang sudah dibangun Telkom antara lain berlokasi di Taman Air Mancur, Kantor Pemerintah Kota Banjarbaru, Bandara Syamsudin Noor, Taman Minggu Raya, Uniska, SMP 1, SMK Telkom, sedangkan di Kota Banjarmasin daerah Taman Siring, Duta Mall, Hape World, Pitstop Car Wash, Plasa Telkom, Grapari Telkomsel,” tambahnya.

Menurutnya, satu titik akses wifi dapat digunakan empat puluh pengguna (user). Sedangkan untuk memulai akses ke Indonesia wifi, aktifkan wifi di smartphone atau gadget atau lapotop, pilih akses point @wifi.id kemudian masuk ke browser. Ada pilihan cara askes, masukkan username dan password produk Telkom Group, misal dengan username dan password Flexinet atau FMB eksisting atau username password flash atau username dan password Speedy. Rata-rata kecepatan akses koneksi wifi tersedia 10 Mbps. “Jika hanya untuk browsing, email, chatting, Insya Allah tidak lemot dan gratis”, gurau Dwi. Ruzadin Noor berharap setelah Banjarbaru menjadi Broadband City, maka masyarakat bisa memilah informasi produktif sekaligus turut mempromosikan tempat wisata dan kuliner, serta menjadi media kontrol sosial yang berujung pada pertumbuhan ekonomi. (*/may)

CMYK

ISTIMEWA

Aneka barang rumah tangga di Informa.

Gratis Rilex Sofa atau Dining Set di Informa BALIKPAPAN, TRIBUN - Informa Balikpapan kembali meluncurkan promo terbarunya, yakni promo Gift With Purchase, mulai 22 -31 Oktober 2012. Dedy Ardiansyah Store Manager Informa mengungkapkan, promo akhir bulan ini bisa dimanfaatkan member Informa yang berencana melengkapi koleksi furniture di rumah, Oktober ini karena pengunjung bisa membawa pulang Abbington Relax Sofa, yang bisa difungsikan sebagai tempat duduk santai bersama keluarga yang nyaman, juga bisa difungsikan untuk tempat tidur di ruang keluarga sambil menonton TV. “Tak ketinggalan, Darwin Dining set yakni perangkat meja makan yang stylist dan memiliki keunikan tersendiri karena bentuknya yang bulat dan tambahan empat kursi yang nyaman serta tidak memerlukan area yang besar untuk penempatannya,” kata Dedy, Minggu (21/10). Kesempatan tersebut bisa diperoleh dengan gratis, setiap kali melakukan transaksi dengan nominal tertentu di Informa. “Untuk pengunjung yang belum memiliki member Informa, bisa langsung registrasi pada saat berbelanja dan bisa langsung mendapatkan promo ini,” ujarnya. Selain itu, bagi pengunjung yang telah menjadi member setia Informa, selain mendapatkan hadiah secara gratis, juga poin yang telah dikumpulkan bisa ditukarkan pada periode ini. Dan setiap member yang ingin menukar 100 poinnya bisa lmendapatkan voucher belanja Rp300.000 dan maksimal 200 poin akan mendapatkan voucher belanja Rp600.000. Bagi pemegang Informa Reward Card, juga akan mendapatkan keuntungan tambahan poin, setiap pembelanjaan senilai Rp 100.000 yang dapat ditukarkan dengan voucher belanja atau berbagai merchandise menarik, gratis biaya antar dan diskon di berbagai merchant Informa. (may)

Digital_Tribunkaltim_Siang_22102012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you