Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 659/TAHUN 1 RABU 21 NOVEMBER 2012

UMK PPU Ditetapkan Rp 1,9 Juta ■ Ribuan Buruh Gelar Demo di Kantor Bupati PENAJAM, TRIBUN- Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja dan buruh di Penajam Paser Utara (PPU) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati PPU, Selasa (20/11). Mereka menuntut Upah Minimum Kabupaten (UMK) PPU 2013 Rp 1.903.262 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL). Aksi ribuan buruh ini dimulai dari halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) PPU, di Km 1,5 Penajam. Setelah berkumpul sekitar pukul 09.00 WITA, kemudian bergerak menuju Kantor Bupati di Nipah-nipah. Sambil membawa poster dan berorasi, ribuan buruh berjalan kaki sepanjang kurang lebih 8 kilometer. Sepanjang perjalanan, mereka menguasai dua jalur jalan raya, membuat arus lalu lintas tersendat. Bahkan puluhan kendaraan harus berjalan lambat, karena tidak bisa melewati massa buruh. Aparat Polres PPU berusaha meminta buruh menggunakan satu jalur, namun tetap tidak dindahkan. Setelah menempuh perjalanan lebih 1 jam, ribuan buruh tiba di depan kantor Bupati. Mereka tidak langsung masuk halaman kantor bupati, namun bertahan di jalan raya. Aksi mereka ini membuat arus lalu lintas lumpuh total. Perwakilan buruh terus melakukan orasi meminta Bupati Andi Harahap menyetujui usulan para buruh. Kapolres PPU AKBP Sugeng Utomo mencoba membujuk para buruh agar bisa masuk halaman kantor bupati. Tujuannya, agar arus lalu lintas bisa normal kembali. Setelah ditunjuk 15 orang perwakilan, massa langsung masuk halaman kantor bupati. Bupati Andi Harahap didampingi Sekkab Sutiman dan Asisten II Rahman Nurhadi sudah menunggu buruh di parkiran kantor bupati. Koordinator buruh Karyono menegaskan, aksi yang mereka lakukan hanya untuk menuntut agar UMK sesuai KLH 100 persen. “Kami tidak mulukmuluk, hanya meminta kepada pak Bupati menyetujui usulan para buruh,” katanya. Mendengar itu, Andi pun langsung menyatakan, apapun yang menjadi tuntutan buruh akan disetujui sepanjang tidak bertentangan dengan aturan. “Saya

TRIBUN KALTIM/SAMIR

siap berada di depan untuk membantu para buruh. Kalau itu tidak melanggar aturan, maka saya siap merekomendasikan itu. Saya akan pasang badan dengan persetujuan ini,” tegasnya. Mendengar keputusan Andi, ratusan buruh langsung berteriak dan menyatakan terima kasih atas dukungan bupati. “Hidup pak bupati. Lanjutkan pak bupati, kami buruh siap mendukung,” teriak buruh. Namun demikian, Andi tetap meminta kepada buruh untuk menunggu Kepala Disnakersos, Ariadi guna mendengarkan hasil rapat Dewan Pengupahan. Sambil menunggu kehadiran Ariadi, Andi meminta para buruh tetap tenang. Bahkan Andi sempat berjoget memberikan hiburan kepada ribuan buruh. Bahkan sejumlah buruh, berebutan untuk foto bersama dengan

Andi yang tetap berdiri menunggu Ariadi. Usulan Rp 1.775.000 Kepala Disnakersos PPU Ariadi tiba di depan massa usai memimpin rapat dengan Dewan Pengupahan ada dua opsi mengenai UMK. Usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar UMK Rp 1.755.000. Namun dari serikat buruh mengusulkan UMK Rp 2.007.000. Dimana usulan ini 100 persen KHL ditambah dengan 5,5 persen inflasi tahun 2013 mendatang. Mendengar penjelasan Ariadi, Andi kemudian meminta tanggapan Koordinator Buruh Karyono menyatakan, para buruh tetap mengusulkan agar UMK sesuai KHL 100 persen Rp 1.903.262. “Kami harap pak Bupati setuju dengan usulan para buruh,” kata Karyono. Bupati Andi Harahap menyampaikan, persetujuan UMK yang diusulkan para buruh Rp 1.903.262. “Apa yang

Abraham Ngaku tak Bisa Usut Boediono ● Akbar Faisal Robek Surat Dukungan JAKARTA, TRIBUN - Tim Pengawas Bank Century menilai kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus bail out Bank Century masih di bawah harapan publik. Pasalnya, penetapan tersangka baru sebatas kepada pejabat di tingkat Deputi Bank Indonesia. Menjawab pernyataan itu, Ketua KPK Abraham Samad mengakui KPK tidak bisa melakukan penyelidikan maupun penyidikan terhadap Boediono lantaran berstatus wakil presiden. Hal itu diatur dalam Pasal 7B UUD 1945. Abraham mengutip teori konstitusi dan pendapat para pakar konstitusi bahwa penyelidikan terhadap warga negara istimewa seperti wakil presiden hanya bisa dilakukan oleh DPR. Setelah itu, yang bersangkutan dibawa ke Mahkamah Konstitusi untuk diperiksa, diadili, lalu diputuskan. “Jadi, mohon maaf kewenangan melakukan penyelidikan Gubernur BI itu bukan kewenangan KPK,” kata Abraham saat rapat di Timwas Century di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/11). Para anggota Timwas seperti Ahmad Yani (F-PPP), Akbar Faisal (FHanura), dan Chairuman Harahap (FPartai Golkar) meminta kejelasan dari KPK mengenai keterlibatan Boediono dalam kasus Century. Menurut mereka, kejelasan itu diperlukan untuk mengambil langkah politik di DPR. “KPK harus nyatakan semua dewan gubernur terlibat, lalu silakan DPR ambil langkah selanjutnya,” kata Yani. Abraham mengatakan, KPK tidak akan memberikan pandangan mengenai keterlibatan Boediono lantaran harus melalui proses penyelidikan. Padahal, hal itu kewenangan DPR. Untuk menjawab desakan para anggota Timwas, Abraham hanya kembali mengulangi temuan KPK

Abrahan Samad, Ketua KPK

KOMPASIMAGES/HAS

bahwa ada penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian FPJP. “Titik. Silakan Anda menerjemahkan sendiri,” kata Abraham. Kemarin secara tidak resmi KPK hanya menetapkan Budi Mulya (ketika itu menjabat Deputi bidang IV Pengelolaan Moneter Devisa BI) dan Siti Chalimah Fadjrijah (Deputi bidang V Pengawasan BI). Anggora DPR Akbar Faisal menyatakan kekecewaannya terhadap KPK dengan merobek surat dukungan Komisi III DPR terhadap Bibit-Chandra. “Saya juga harus mengapresiasi KPK dan sebagainya, karena saya orang timur juga. Tapi saya hari ini jadi orang Indonesia, di mana tata kramanya (progres KPK) melupakan substansi. KPK dukungannya luar biasa, sampai ada yang slip of tongue bahwa kami tidak butuh Presiden. Kita menyadari dukungan itu luar biasa bagi KPK,” kata Akbar Faisal saat memulai tanggapannya atas penyampaian progres KPK. Setelah menyatakan hal itu, Akbar lalu menyatakan dengan tegas

kekecewaanya terhadap KPK. “Ini adalah surat penangguhan penahanan Pak Bibit dan Pak Candra. Saya bawa aslinya. Saya mohon maaf akan robek dukungan ini, artinya tidak main-main,” ucap Akbar sambil merobek surat tersebut dalam kasus kriminalisasi KPK terhadap Bibit Rianto dan Candra M Hamzah yang pernah menjabat pimpinan KPK. Sementara itu, Wakil Presiden Boediono menyerahkan sepenuhnya kasus Bank Century kepada KPK. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menghormati KPK sebagai lembaga yang independen. “Bank Century waktu itu dalam keadaan krisis sehingga terpaksa dilakukan penyelamatan. Apabila kerusakan Bank Century, selain disebabkan oleh pengurus dan pemiliknya, ternyata juga akibat pelanggaran yang disangka dilakukan oleh pejabat BI, sudah sewajarnya KPK mengusut dengan tuntas dan adil,” ucap Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat, Selasa (20/11/2012), di Jakarta. (kompas.com/tribunnews)

CMYK

diusulkan para buruh, saya setuju dan segera diajukan kepada Gubernur Kaltim untuk mendapat persetujuan. Keputusan ini saya yang akan mempertanggungjawabkan,” tegas Andi. Keputusan Andi ini langsung mendapat aplaus dari para buruh. Bahkan sejumlah buruh tak segan-segan memeluk Andi untuk menyatakan ucapan terima kasih atas keputusan ini. Setelah mendapat kepastian, para buruh berlahan-lahan mulai membubarkan diri. Sementara dalam pengamanan aksi buruh ini, Polres menurunkan puluhan personil dibantun Satpol PP. Bahkan Polres mendatangkan 1 SSK polisi dari Polda Kaltim serta satu unit mobil water canon. Namun bantuan Polda ini hanya siaga di Mapolres PPU. Keputusan Bupati Andi Harahap yang menyetujui UMK Rp 1.903.262 membuat Dewan Pengupahan dari Apindo kecewa.

Bahkan keputusan ini dinilai cacat hukum dan mereka mengancam akan membawa keputusan ini di PTUN. Anggota Dewan Pengupahan yang juga pengurus Apindo, Ilianus menegaskan, keputusan Bupati itu jelas melanggar aturan karena tidak melalui proses. Menurutnya, tahapan seharusnya dilakukan termasuk rapat Dewan Pengupahan untuk memutuskan tuntutan buruh. “Seharusnya sebelum mengeluarkan keputusan, pak bupati melakukan rapat dulu dengan dewan pengupahan. Kalau seperti ini jelas melanggar aturan. Karena tanpa rapat langsung setuju,” tegas Alianus. Bahkan katanya, keputusan Bupati sudah dikhawatirkan sejak pertemuan di Kantor Disnakersos. Dengan keputusan ini, Ilianus mengancam, Apindo akan membawa keputusan ini ke PTUN. (mir)

Dirut KTE Belum Tahu ● Mahkamah Agung Pemberat Vonis jadi 15 Tahun Penjara SANGATTA, TRIBUN - Direktur Utama PT Kutai Timur Energi (KTE) Anung Nugroho mengaku belum mengetahui informasi tentang terbitnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait kasus divestasi saham 5% di PT Kaltim Prima Coal yang membelitnya. Saat dikonfirmsi, Anung menyatakan meminta informasi kepada pengacaranya terlebih dahulu. “Maaf, saya belum tahu. Saya tanya pengacara saya dulu ya,” kata Anung, Selasa (20/2) malam. Beberapa saat kemudian, Tribun kembali mengkonfirmasi. Namun Anung mengatakan ia belum berhasil menghubungi pengacaranya. “Belum nyambung,” katanya. Saat dimintai pendapatnya secara pribadi terkait maraknya pemberitaan dan rumor terkait vonis kasusnya, Anung kembali menyatakan masih menunggu informasi dari pengacaranya. “Saya tunggu pengacara saya,” katanya. Saat ini Anung berdomisili di sebuah apartemen di Jakarta. Sejak terbitnya putusan Pengadilan Negeri Sangatta, tanggal 18 Mei 2011, ia sudah tidak menjalani penahanan. Hal ini karena Anung sudah keluar demi hukum beberapa pekan sebelum putusan dibacakan. Sebelumnya ia sudah berada di tahanan sekitar sembilan bulan. Seperi diberitakan, MA memperberat hukuman terhadapAnung Nugroho dan Direktur KTE Apidian Tri Wahyudi. Anung diganjar 15 tahun penjara, sedangkan Apidian terkena 12 tahun penjara. Putusan ini dijatuhkan, Selasa (20/ 11) kemarin oleh majelis hakim yang terdiri dari Djoko Sarwoko, Krisna Harahap, MS Lumme, Abdul Latif, Sri Murwahyuni. Anung diganjar dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 8 bulan kurungan serta kewajiban membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 800 juta. Sedangka Apidian divonis 12 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair 8

bulan kurungan dan kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 770 juta. Putusan MA ini mengubah hukuman Anung yang sebelumnya di Pengadilan Tinggi Samarinda dihukum 6 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsidair 6 bulan kurungan. Adapun Apidian sebelumnya dibebaskan PN Sangatta. Kepala Kejaksaan Negeri Sangatta Didik Fakhan siap menjalankan eksekusi putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait dua terdakwa Direktur Utama PT Kutai Timur Energi Anung Nugroho dan Direktur Apidian Tri Wahyudi yang divonis hukuman penjara dalam kasus korupsi hasil penjualan saham divestasi milik Pemkab Kutai Timur di PT Kaltim Prima Coal (KPC) senilai Rp 567 miliar. Hanya saja, untuk menjalankan putusan kasasi, Kejari Sangatta masih harus menunggu diterimanya salinan putusan resmi dari MA. Didik menegaskan, jika Kejari Sangatta sudah resmi mendapatkan salinan putusan itu, kejaksaan pasti akan menjalankan eksekusi tersebut. “Soal putusan itu, kami menunggu saja putusannya secara resmi. Jadi sepanjang kami menerima putusan resmi, kami akan laksanakan itu,” kata Didik, Selasa (20/11) malam. Jika dua terdakwa mengajukan upaya luar biasa yakni Peninjauan Kembali (PK), kata dia, itu tidak akan menghalangi proses eksekusi. “Yang jelas kalau sudah putusan kasasi, walaupun mereka (Anung dan Apidian) PK tidak menunda eksekusi. “PK itu tidak menunda eksekusi,” jelas Didik. Menurutnya, bila salinan putusan resmi sudah dilayangkan dari MA ke Kejari Sangatta, maka Kejari Sangatta wajib melakukan mengeksekusi. “Sekarang kita belum terima. Kalau kami sudah terima putusannya, akan segera kita panggil sesuai surat putusannya untuk dieksekusi. Kalau mau datang menyerahkan diri ya langsung (eksekusi), kalau lari (buron) ya kita cari,” tegas Didik. (khc/bud)


CMYK

2

RABU 21 NOVEMBER 2012

Balikpapan Tunggu Rakor ■ Untuk Penetapan UMK BALIKPAPAN, TRIBUN - Berbeda dengan PPU, Pemkot Balikpapan hingga kini belum menetapkan UMK. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Balikpapan Amien Latief Selasa (20/11) mengatakan pihaknya terpaksa menunggu terlebih dahulu pertemuan selanjutnya . Kebetulan besok akan digelar rapat kordinasi dengan seluruh Kepala Dinas Tenaga Kerja se Kaltim. Permasalahan UMK Kota dan Kabupaten akan jadi bahasan utamanya. Dari rakor yang berlangsung di Samarinda itu, diharapkan akan mendapat masukan berarti, tentang besaran UMK yang benar-benar memenuhi unsur keadilan serta tidak bertabrakan dengan aturan yang berlaku. Amien menepis keraguan semua pihak tentang tenggat waktu yang kian mendesak. Dia meyakini penetapan UMK akan bisa diselesaikan sebelum 23 November atau 40 hari sebelum 2013. Saat disinggung tentang alotnya perundingan soal UMK tahun ini, Amien menjelaskan hal tersebut terjadi karena masih belum dicapainya titik temu tentang patokan dalam menetapkan

UMK. Perwakilan serikat pekerja tetap berpegang teguh bahwa UMK harus berada di atas UMP, sementara Apindo menginginkan hasil rekomendasi dewan pengupahan melihat besaran KHL di Balikpapan Rp 1.582.000. Keinginan Apindo yang bersikeras berpatokan pada KHL tersebut menurut Amien cukup beralasan. UMK Balikpapan mengacu kepada KHL berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim independen. Meski begitu Amien meyakini persoalan ini akan bisa tuntas setelah mengikuti rakor di Samarinda. Sementara di tempat terpisah Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan penetapan UMK masih menunggu rakor seluruh Kadisnaker se Kaltim di Samarinda. Setelah rapat itu nantinya baru akan ada keputusan soal UMK dari Dewan Pengupahan yang merupakan rapat terakhir sebelum disahkan. “Kalau kita masih menunggu besok ada rakor itu rakor tenaga kerja dan sosial kita tunggu dulu dari itu baru kita rapat terakhir dengan dewan pengupahan Apindo dan serikat pekerja,” katanya. (aya)

Tribun Etam Kontraktor Optimistis Tepat Waktu

● Batas Akhir Proyek Pelabuhan Lhoktuan 13 Desember BONTANG, TRIBUN - Janji Komisi III DPRD Bontang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pengerukan alur kapal dan kolam putar pelabuhan Lhoktuan, dibuktikan. Selasa (20/11) sore kemarin, 3 anggota Komisi III DPRD, yakni Ketua Komisi III Pauzan Akhsan, didampingi dua koleganya, Basri Rase dan Desi Emilia Zola, memantau langsung aktivitas proyek yang menelan dana sebesar Rp 21 miliar itu. Sidak ini digelar dalam rangka mencocokkan laporan lisan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang yang menyebutkan progress pengerukan sudah melebihi 40 persen. “Kami ingin melihat langsung apakah proyek ini berjalan sesuai rencana kontrak, mengingat masa pekerjaan sudah hampir habis,” ujar Pauzan, kemarin. Usai memantau sekilas kegiatan pengerukan dari atas dermaga, Pauzan yang juga didampingi Kepala Dishub Bontang, Akhmad Suharto langsung menuju tenda darurat yang dijadikan sebagai kantor direksi oleh pihak konsultan pengawas. Di tempat tersebut, politisi Partai Demokrat ini langsung mencecar pihak konsultan serta perwakilan PT Bahtera Kaltim (BK) selaku kontraktor dengan sejumlah pertanyaan. Mulai dari progress proyek, sisa volume pekerjaan, serta komitmen untuk menyelesaikan

TRIBUN KALTIM/DOHANG

Aktivitas Pengerukan Alur Kapal dan Kolam Putar Pelabuhan Lhoktuan oleh PT Bahtera Kaltim Abadi. Proyek senilai Rp 21 miliar ini ditargetkan rampung 13 Desember mendatang.

pengerukan hingga batas akhir kontrak 13 Desember mendatang. “Saya ingin mendengar penjelasan langsung dari kontraktor. “Saya ingin mendengar kesiapan kontraktor menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu,” katanya. Mendapat pertanyaan demikian, Hendra selaku perwakilan PT BK optimis bisa menyelesaikan pekerjaan mereka secara tepat waktu. Ia mengungkapkan, saat ini progress pengerukan alur kapal sepanjang 1,9 KM dengan lebar 125 meter serta kedalaman 7 meter sudah melebihi 50 persen. Dari total volume kontrak sebanyak 470 ribu kubik yang harus dikeruk, kini

tersisa sekitar 240 ribu kubik yang belum dikeruk. “Dengan kapasitas alat yang kami miliki sekarang, rata-rata bisa mengangkat material sebanyak 10.700 kubik, saya yakin sisa pekerjaan yang tinggal 23 hari bisa kami kejar,” katanya. Diakui, kendala utama selama pengerukan lantaran cuaca yang kurang bersahabat. Masuknya musim angin selatan membuat gelombang meningkat, akibatnya proses dumping material yang diwajibkan sejauh 12 mil ke tengah laut membutuhkan waktu berjam-jam. “Kendalanya memang pada cuaca, tapi kami sudah komit akan bekerja maksimal makanya dilakukan

penambahan alat,” paparnya. Ia menambahkan, jika mengacu pada dokumen kontrak jumlah unit kapal keruk/ Crane Barge yang harus dikerahkan hanya 2 unit, dan kapal dumping/Hover Barge sebanyak 5 unit. Tapi dalam perkembangannya, PT BK kata Hendra, terpaksa mengerahkan 4 unit kapal masing 2 Crane Barges dan 2 Hover Barges guna mempercepat penyelesaian volume pekerjaan. “Kami ini perusahaan lokal, dan dari awal sudah komitmen akan menyelesaikan kontrak ini dengan baik. Makanya kami inisiatif menambah sendiri 2 unit crane barges agar bisa bekerja tepat waktu,” tandasnya. (don)

Kaltim Targetkan Rp 1 Miliar ● Galang Dana Bantuan untuk Palestina BALIKPAPAN, TRIBUN - Dukungan untuk rakyat Palestina terus mengalir di berbagai daerah, tak terkecuali Provinsi Kalimantan Timur. Sejak 1 November lalu, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di kota Balikpapan melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban yang berada di jalur Gaza, akibat agresi militer Israel. Penggalangan dana tersebut melibatkan sekitar 300-an masjid, instansi pemerintahan/swasta, dan berbagai komunitas lainnya. “Alhamdulillah sampai saat ini sudah sekitar Rp 100 juta dana yang terkumpul. Ada dari sumbangan masjid, pengusaha, dan individu lainnya,” ujar Ketua KNRP Cabang Balikpapan Fahrur Razi, Selasa (20/ 11). Fahrur mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berkordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid di kota Balikpapan. Hasilnya, KNRP langsung mendapat lampu hijau serta dukungan positif, terutama untuk menggalang dana secara massif melalui infaq Jumat di masjid-masjid mulai pekan ini. “Insya Allah, Jumat (23/11) pekan ini kita sudah mulai di seluruh masjid Balikpapan,” katanya. Infaq Jumat yang terkumpul akan disisihkan sekitar 10-20 persen untuk bantuan ke Palestina. Bahkan, saat ini sudah ada 1 masjid yang menyumbang dana sebesar Rp 15 juta. “Kalau melihat data dari Dewan Masjid ada sekitar 300-an masjid yang kami sasar. Tapi tentu sumbangannya tidak merata, karena ada yang sudah menyumbang Rp 15 juta di kompleks Pertamina,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Balikpapan ini. Selain masjid, KNRP juga mengajak Dinas Pendidikan untuk mengumpulkan sumbangan di sekolah-sekolah melalui celengan “Sahabat Aqsha”. Sumbangan tersebut tidak dibebankan bagi masyarakat yang kurang mampu. “Ini murni sumbangan seikhlasnya saja, kami sangat bersyukur jika sekolah bisa menyumbangkan rupiah demi rupiah melalui celengan kecil itu,” imbuhnya.

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Demo Mengutuk Serangan Militer Israel di Palestina.

KNRP juga akan menggalang bantuan ke sejumlah instansi pemerintahan dan perusahaan di kota Balikpapan. Sedangkan bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi langsung, bisa menyumbangkan dananya melalui nomor rekening BCA (760 032 5099) atau BSM (701 836 2133) atas nama Komnas untuk Rakyat Palestina. Penggalangan dana ini juga digelar di kota Samarinda, yang dikoordinir langsung oleh KNRP tingkat provinsi dan kota. Tidak tanggung-tanggung, target dana yang akan dikumpulkan di Provinsi Kaltim sebanyak Rp 1 miliar. “Untuk sistem penyaluran dananya, nanti masjid komitmen menyalurkan via Dewan Masjid di setiap cabang di Kecamatan. Setelah itu teman-teman

KNRP yang jemput bola kesana. Jika sudah terkumpul semua, maka perwakilan KNRP di Kaltim akan menyampaikan langsung dana tersebut ke Palestina,” ujar Fahrur. Jika tidak ada aral melintang, puncak penggalangan dana di Balikpapan akan digelar pada 25 November 2012 di Ballroom Hotel Novotel. Sedangkan di Samarinda akan digelar sehari sebelumnya, di Hotel Mesra. Kegiatan bertajuk konser amal untuk Palestina itu akan menghadirkan bintang tamu seperti Sulis, Opick, dan grup nasyid Shoutul Harokah. Selain itu juga diisi orasi keagamaan dari MUI. “Rencananya kita juga akan mengundang Syekh Sa’di dari Palestina. Tapi sampai saat ini belum

terima konfirmasinya, karena saat beliau konser di Aceh bersama Maher Zein dan Opick, tiba-tiba menerima kabar kalau di Palestina bergejolak. Akhirnya dia putuskan untuk pulang ke kampung halamannya. Kita masih mengupayakan kehadirannya, karena masyarakat Kaltim sangat mengharapkan informasi update dari Palestina,” tandas Fahrur. Secara terpisah, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Penajam Paser Utara (PPU), melakukan aksi solidaritas untuk membantu rakyat Palestina, Selasa (20/11) di depan kantor pantai Islam ini. Aksi yang dirangkaikan dengan demo anti Israel ini berhasil mengumpulkan sumbangan dari para pengendara Rp 8 juta.

Aksi yang dimulai pukul 07.30 ini dipimpin Ketua DPD PPU Tohiran dan diikuti puluhan pengurus dan simpatisan PKS termasuk dua anggota DPRD Wakidi dan Sariman. Mereka juga membawa sejumlah spanduk termasuk meminta agar menyelamatkan Palestina. Bendahara DPD PKS PPU, Wakidi menyatakan, aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang saat ini mendapat serangan dari negara Israel. “Ini bukan lagi masalah agama, tapi masalah kemanusian. Karena para ibu dan anak-anak sudah menjadi korban dari kekejaman zionis Israel,” tegas Wakidi. Ia menyatakan, selama ini rakyat Palestina sudah sangat menderita karena mendapat tekanan dari Israel. Bahkan negara tersebut sudah dibangun tembok keliling, sehingga rakyatnya seperti berada dalam penjara. Sehingga bila terjadi gempuran dari Israel, rakyat Palestina tidak bisa menyelamatkan diri keluar dari negara tersebut. Wakidi menjelaskan, bagi rakyat Indonesia tidak memberikan bantuan dalam bentuk ikut berperang membantu Palestina dengan mengorbankan jiwa dan raga. Namun yang diharapkan hanya memberikan bantuan sedikit dari rejeki yang didapat. “Mari menyisihkan sedikit harta untuk membantu rakyat Palestina,” harapnya. Setelah melakukan aksi selama empat jam, akhirnya jumlah dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 8 juta. Selanjutnya, dana tersebut akan diserahkan dalam konser amal di hotel Novotel Balikpapan, Minggu (25/11) mendatang. Aksi yang digelar serentak di Indonesia ini, bantuan ini akan disalurkan dengan kerjasama dengan Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina. Dalam aksi kali ini selain melibatkan para pengurus dan simpatisan PKS, juga melibatkan sejumlah murid SD TKIT Nurul Hikmah. Mereka juga membawa spanduk sambil mengibarkan bendera Palestina. Sepanjang aksi dilakukan, sejumlah anggota kepolisian mengatur lalulintas. (ful/mir)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

RABU 21 NOVEMBER 2012

3

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Eko Y uli Irawan (kiri) dan Triyatno (tengah) adalah dua orang dari enam lifter Kaltim yang dipanggil PB PABBSI Yuli untuk mengikuti Pelatnas SEA Games 2013.

PB PABBSI Panggil Enam Lifter Kaltim

KOMPAS/ANTONIUS PONCO ANGGORO

Tim karate Indonesia yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21 di Paris, Perancis, 21-25 November 2012, sudah tiba di Paris pada Senin (19/11/2012) pagi waktu setempat.

Pijakan untuk Menjadi yang Terbaik di Asia

■ Persiapan Ikuti Pelatnas SEA Games 2013

● Kejuaraan Dunia Karate

SAMARINDA, TRIBUNPengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) memanggil enam lifter asal Kaltim untuk mengikuti seleksi Pelatihan Nasional (pelatnas) persiapan SEA Games 2013 mendatang. Ini diungkapkan Ketua Harian PABBSI Kaltim Sugeng Mochdar, Selasa (20/11). Sugeng mengatakan, pekan lalu PB PABBSI telah menyurati Pengprov PABBSI Kaltim dan mencantumkan enam atlet angkat besi yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas SEA Games 2013 di Myanmar. Enam lifter Kaltim yang resmi di panggil ke pelatnas antara lain, Eko Yuli Irawan ( kelas 62 kg), Triyatno ( kelas 96 kg), Edi Kurniawan (kelas 77

PARIS, TRIBUN - Dikirimnya 10 karateka Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21, pada 21-25 November 2012, di Paris, Perancis, merupakan cara untuk meningkatkan kemampuan para karateka. Ini penting agar Indonesia tetap bisa menjadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara, bahkan di Asia. “Kami tidak menargetkan medali pada para karateka dalam kejuaraan dunia ini. Kejuaraan dunia hanya batu loncatan untuk kejuaraan di Asia yaitu SEA Games tahun depan dan Asian Games tahun 2014,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia, Hendardji Soepandji, saat ditemui di hotel tempatnya menginap di Paris, Perancis, Selasa (20/11). Wartawan Kompas, Antonius Ponco Anggoro, melaporkan, Hendardji menginginkan tim karate Indonesia bisa mempertahankan gelar juara umum karate pada SEA Games tahun depan. Pada SEA

kg), Rendy Aditya (94+kg). Sedangkan untuk atlet putri, Lisa Setyowati (kelas 48 kg) dan Siti Sarah (kelas 63 kg) juga dipanggil ke pelatnas. Menurut Sugeng, enam atlet angkat besi itu akan bersaing dengan lifter-lifter dari seluruh provinsi yang dipanggil pelatnas. Kata dia, proses seleksi untuk masuk kontingen Indonesia di SEA Games terbilang ketat. “Mereka akan bersaing dengan 29 atlet lain dari luar Kaltim. Semua akan kumpul di Jakarta dan disiapkan untuk masuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2013 di Myanmar. Mudah-mudahan semuanya bisa lolos di pelatnas,” ucap Sugeng. Ia menambahkan, saat ini enam atlet yang resmi dipanggil

sedang mempersiapkan diri untuk terbang ke Jakarta. Hanya saja, kata dia, PB PABBSI belum menentukan jadwal seleksi untuk pelatnas atlet angkat besi. “Kalau sudah ada jadwal dari Program Indonesai Emas (Prima) Kementrian Pemuda dan Olahraga, atlet kami segera bergabung. Sekarang atlet kita sedang mempersiapkan diri,” tutur Sugeng. Menurut dia, ada beberapa atlet muda seperti Rendy dan Lisa yang bisa membuktikan bisa menyusul jejak seniornya yang sukses meraih prestasi diajang kejuaraan dunia dan internasional. “Ini kesempatan jangan disia-siakan. Kesempatan ini terbuka apabila atlet mau kerja keras,” ungkapnya.(bud)

Games tahun lalu di Indonesia, tim Indonesia berhasil merebut gelar juara umum karate. “Setiap SEA Games, di manapun digelarnya, Indonesia harus juara umum. Indonesia harus menjadi yang terbaik di Asia Tenggara,” tambahnya. Selain itu, dia pun menginginkan agar pada Asian Games tahun 2014, tim karate Indonesia kembali meraih medali emas. Medali perak dan perunggu rutin diperoleh setiap gelaran Asian Games. Namun untuk emas, terakhir kali diperoleh pada Asian Games 2002 oleh karateka Hasan Basri. “Ketika Indonesia sudah menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, bahkan di Asia, barulah kami mengejar medali di kejuaraan karate dunia,” katanya. Mimpi itu, menurut rencana Hendardji, bisa diwujudkan setelah tahun 2014. Itupun jika pada gelaran SEA Games tahun depan dan Asian Games 2014, Indonesia bisa meraih prestasi terbaik. (kps)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Pelatih Sartono Anwar mengajukan pertanyaan tentang tehnik permainan sepakbola kepada sejumlah pemain Persisam saat latihan di Stadion Sempaja, Kamis (18/10) Latihan mempersiapkan tampil pada kompetisi ISL 2012-2013 diisi dengan latihan fisik dan pertandingan internal.

Hari Ini Persisam Tantang PSS Sleman ● Laga Uji Coba Jelang IIC dan ISL 2013 SAMARINDA, TRIBUN- Setelah melakoni uji coba melawan Tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan klub Gama Yogyakarta, Rabu (21/ 11) hari ini giliran tim Perserikatan Sepakbola Sleman (PSS Sleman) yang akan ditantang Persisam Putra Samarinda. Laga uji coba ini akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. Untuk laga kali ini pelatih Persisam Putra Sartono Anwar tetap akan mengandalkan duet lini depan,

Ferdinand Sinaga dan Lamb Arnold. Laga uji coba ini merupakan laga keempat sejak tim berjuluk Pesut Mahakam menjalankan training center ke Yogyakarta. Menurut pelatih Persisam Putra Sartono Anwar, tim PSS Sleman tidak boleh diremehkan. Pasalnya, tim berjuluk Elang Jawa ini mulai menyiapkan diri untuk menjadi tim tangguh di Jawa Tengah. Sartono mempercayakan kepada dua pemain depan untuk menggedor

pertahanan PSS Sleman. Striker Ferdinand Sinaga dan Lamb Arnold disiapkan sebagai mesin gol Persisam. Hanya saja Sartono masih butuh satu pemain depan lagi. “Tinggal mencari satu pemain depan lagi, antara Rachel dan Bayu Gatra, karena kita akan mencoba mainkan formasi 3-4-3 lawan PSS Sleman. Untuk lini depan, pasti kita pasang Ferdinand dan Lamb Arnold,” ungkap Sartono, Selasa (20/11). Meski sudah mengantongi pemain

CMYK

penyerang yang akan masuk di line up, namun untuk lini tengah dan belakang hingga kini Sartono belum memastikan siapa yang bakal diturunkan. Hanya saja, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan barisan tengah bakal menurunkan Fajar Legian Siswanto, Isdiantono, Lancine Kone dan Dian Irawan. “Pemain kita masih banyak pilihannya,” katanya. Menurut dia, seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Meski tim asuhannya

sedang fit, namun ia tetap mengingatkan agar para pemainnya tetap waspada. Pasalnya, Sartono belum mengetahui kekuatan PSS Sleman. Ia berharap, laga uji coba ini dapat membawa perubahan bagi tim menjelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) awal Januari 2013 mendatang. “Masih ada beberapa agenda uji coba dan turnamen yang akan kita ikuti seperti HUT Persija dan Inter Island Cup,” tambah Sartono.(bud)


CMYK

4

RABU 21 NOVEMBER 2012

Tribun Ekbis

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Seorang ibu memilih daging sapi di lapak daging Pasar Klandasan Balikpapan, Rabu (16/9) lalu. Meski di pasar tradisional harga daging sapi sudah berkisar antara Rp 90.000-100.000 namun di supermarket, harga daging sapi masih stabil di Rp 85.000.

Hypermart Tetap Jual Rp 85.000/Kg ■ Pasokan Terjaga, Harga Daging Sapi Stabil ■ Tidak Terjadi Lonjakan Penjualan BALIKPAPAN, TRIBUN - Berbeda dengan harga daging sapi di pasar tradisional, harga daging sapi di supermarket di Balikpapan justru menunjukkan harga yang stabil. Salah satu supermarket di Balikpapan yakni Hypermart tetap membanderol harga daging sapi berkisar Rp 85.000-Rp 105.000/ kg. Prasetya, Manager Toko Hypermart Balikpapan mengungkapkan, harga daging sapi di Hypermart tidak mengalami lonjakan, meskipun harga daging di pasar tradisional mengalami lonjakan. “Kami menjual masih tetap Rp 85.000/kg. Dan yang paling mahal untuk bagian pinggul atas atau top side itu Rp 105.000/kg,” kata Yoyok--sapaan akrabnya, Selasa (20/11). Tidak adanya kenaikan harga di Hypermart, kata Yoyok, sesuai dengan kebijakan harga dari kantor pusat Hypermart, ditunjang pasokan daging sapi yang masih terjaga saat ini. Untuk pasokan daging sapi, Hypermart menerima kiriman dari Jakarta setiap dua pekan sekali. Kiriman biasanya sekitar 1 ton dan selama ini tetap stabil. “Daging sapi yang kami terima, sebagian besar daging lokal dan saat ini tidak ada masalah,” ujarnya. Kendati demikian, Hypermart tetap menyediakan pilihan berupa daging sapi impor, hanya saja porsinya hanya sekitar 30 persen. “Untuk daging impor, diperoleh dari Australia,” ujarnya. Masih stabilnya harga daging sapi di Hypermart, kata Yoyok, juga tak serta-merta mendorong penjualan daging sapi di supermarket tersebut. Penjualan masih stabil berkisar 200 kg per hari. Hal ini didorong belum adanya momentum penjualan yang cukup besar, seperti halnya Idul Fitri atau hari besar lainnya. Sekadar diketahui, harga daging sapi di pasar tradisional di Balikpapan kini berkisar Rp 90.000-Rp 100.000/kg. Hal ini terjadi karena pasokan sapi yang berkurang, sehingga harga daging sapi pun terdongkrak naik. Sebelumnya, Malik Effendi, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Balikpapan mengungkapkan, kenaikan harga daging sapi memang tidak hanya terjadi di kota Balikpapan saja, tetapi juga di berbagai daerah di tanah air. Hal ini disebabkan karena kebijakan pengurangan kuota impor daging sapi secara nasional. “Kebijakan ini merupakan kebijakan pemerintah untuk mendorong swasembada. Hanya saja, produk lokal memang belum mencukupi kebutuhan dalam negeri,” ujarnya. Di Balikpapan, pasokan sapi biasanya didatangkan dari wilayah Jatim, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Kalteng, dengan rata-rata kebutuhan berkisar 40-45 ekor setiap harinya. Menyikapi hal ini, Disperindagkop akan melaporkan perkembangan harga di Balikpapan. “Secara berkala kami melaporkan kepada pemerintah, karena ini sudah menyangkut keputusan nasional dan ini menjadi bahan analisa. Kendati demikian, kami yakin para pedagang akan berupaya memenuhi kebutuhan semampunya,” ujarnya. (may)

ANTARA/RENO ESNIR

Head of Invesment CIMB Principal Asset Management, Fadlul Imansyah (kiri), Direktur Utama CIMB Principal Asset Management, Reita Farianti (kedua kiri), Direktur PT. Bursa Efek Indonesia, Hoesen (kedua kanan), Direktur Pengembangan Bisnis CIMB Principal Asset Management, Gunanta Afrima (kanan) berbincang saat peluncuran Reksa Dana CIMB-Princip Index IDX30, di Jakarta, Selasa (20/11). Reksa Dana CIMB-Principal Index -IDX30 merupakan Reksa Dana Kontak Kolektif untuk memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Index -IDX30 milik Bursa Efek Indonesia, dimana Investor berkesempatan untuk dapat menikmati perkembangan perekonomian Indonedia melalui pergerakan saham-saham pilihan karena dapat diakses dengan mudah dan terjangkau oleh semua kalangan, Reksa Dana ini mematok minimum investasi sebesar Rp 100.000 dan Rp 75.000 untuk untuk investasi selanjutnya.

CIMB Principal Genjot Dana Lewat Reksadana JAKARTA, TRIBUN - PT CIMB Principal Asset Management menargetkan bisa menjaring dana kelolaan tahun depan sebanyak Rp 3 triliun. Angka ini lebih besar dari patokan tahun ini yaitu Rp 2 triliun. “Hingga akhir Oktober 2012, jumlah dana kelolaan yang kami kumpulkan mencapai Rp 1,8 triliun,” terang Reita Farianti Direktur Utama CIMB Principal

Asset management, Selasa (20/ 11). Beberapa upaya yang akan dilakukan CIMB Principal untuk menggenjot dana kelolaannya adalah pertama terus menerbitkan produk reksadana yang beragam. “Tahun depan, minimal kami akan menerbitkan empat jenis produk reksadana, baik itu konvensional maupun terproteksi,” kata Reita.

CMYK

Kedua, CIMB Principal akan terus meningkatkan nasabah nasabah ritel mereka, yang mana saat ini proporsi ritel baru 60% dari keseluruhan dana kelolaan. Nah, untuk meningkatkan nasabah ritel, CIMB Principal juga berencana menambah agen penjual dari perbankan dengan terus melakukan pendekatanpendekatan kepada pihak bank

tersebut. “Agen penjual kami kebanyakan dari bank-bank asing, seperti CIMB niaga, dan Standard Chartered Bank,” imbuh Reita. Tahun depan, Ia optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan naik 15%-20%, yang artinya perusahaan masih mengandalkan produk reksadana saham untuk memberikan return terbaik. (kontan)


Digital_Tribunkaltim_Siang_21112012.pdf  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you