Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 584 /TAHUN 1 RABU 17 OKTOBER 2012

ANTARA/TERESIA MAY

KONSER KEPEDULIAN KANKER- 3 diva Indonesia yakni Titi Dj (kiri), Vina Panduwinata (tengah) dan Andien (kanan) saat menghadiri konfrensi pers konser kepedulian kesehatan kanker payudara bertajuk " Changing Life" di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta, Selasa, (16/10)..Konser yang menampilkan kolaborasi 20 diva Indonesia di antaranya Diana Nasution, Titi Dj, Vina Panduwinata, Andien,Melly Goeslaw yang bereuni ini bertujuan untuk sebagai upaya penyadaran akan bahaya dan resiko kanker payudara sejak dini dan pengumpulan dana bagi para penderita kanker payudara.

Terkubur Dalam Satu Lubang ■ Dua Polisi Ditemukan Tewas di Sarang Teroris JAKARTA, TRIBUN - Dua orang anggota polisi yang bertugas di daerah rawan teroris, Poso, Sulawesi Tengah, ditemukan tewas. Briptu Andi, dan Brigadir Sudirman dinyatakan hilang sejak 8 Oktober lalu, ketika menyelidiki kasus dugaan teror di Dusun Tamanjeka, Hutan Gunung Potong, Poso. “Dua anggota Polri yang hilang telah ditemukan meninggal dan terkubur dalam satu lubang. Ada luka di leher, diduga akibat benda tajam,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Selasa (16/10). Menurut Boy, kedua korban ditemukan Selasa sore setelah dinyatakan hilang delapan hari.”Ditemukan di hutan atau kebun di luar perkampungan. Saat ini kedua jenazah sedang dibawa menuju rumah sakit Poso,” kata Boy. Brigadir Polisi Satu Andi bertugas sebagai penyidik Satuan Reskrim Polres Poso, ada pun Brigadir Sudirman bertugas di Polsek Poso Pesisir. Pada 8 Oktober lalu, keduanya

menyisir tempat pelatihan teroris di Tama Dusun Jeka Poso Hutan Gunung Potong Sulawesi Tengah. “Daerah sana dulu pernah diidentifikasi sebagai tempat pelatihan teror. Jadi karena ini cukup sulit, di pegunungan, jadi memang mengandung risiko cukup tinggi,” kata Boy. Kawasan tersebut memang beberapa kali dijadikan tempat pelatihan teroris pimpinan Santoso, seorang pelaku teror, buronan kepolisian. Densus 88 Antiteror Polri pernah menggerebek dan menangkap beberapa orang pelaku teror termasuk juga jaringan Baderi Cs dan Thoriq Cs di Poso. Boy Rafli Amar menduga dua polisi tersebut diduga diculik oleh kelompok teroris. “Mereka diduga diculik kelompok teror JAT. Karena saat hilang sedang memantau lokasi latihan terorisme,” kata Boy Rafli di Hall Assembling Pembuatan Anoa PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/10). Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) menurut pemerintah Amerika Serikat merupakan organisasi terlarang.

Departemen Luar Negeri AS, 23 Februari 2012, memasukkan lembaga JAT yang dipimpin Abu Bakar Ba’asyir sebagai organisasi teroris, yang mencoba menyerang orang asing di Indonesia. Deplu AS sebagaimana dilansir AFP, menyebutkan JAT berada di balik serangan bom di sebuah gereja di Jawa pada September 2011, serangan mematikan pada polisi-polisi, dan perampokan-perampokan bank untuk mengumpulkan uang yang akan digunakan membeli persenjataan dan bahan peledak. Boy Rafli menjelaskan, kemungkinan diculik anggota teroris cukup besar. Sebab, keduanya sedang melakukan deteksi dini terhadap aktivitas terorisme yang kembali marak akhir-akhir ini di Poso. “Sangat dimungkinkan ditangkap oleh kelompok-kelompok teroris. Karena Poso terkait dengan jaringan teroris di Solo. Karena yang ditangkap di Solo ikut latihan di Poso,” kata Boy. (tribunnews/nic/adi)

SBY Minta Menpora Mundur JAKARTA, TRIBUN - Lima hari pasca-psywar, Ketua KPK Abraham Samad tentang kejutan penyidikan korupsi proyek Hambalang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) minta Andi Mallarangeng meletakkan jabatan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Sebagai pengguna anggaran Kemenpora, Andi Malarangen diduga terlibat penyimpangan proyek berbiaya total Rp 2,5 triliun. Menurut informasi di lingkaran Istana, permintaan mundur itu disampaikan SBY di kediaman pribadi Cikeas, Jawa Barat, Minggu (14/10) malam. Kala itu ada syukuran tujuh bulan kehamilan Siti Rubi Aliya Rajasa, menantu SBY.

Menpora Andi Mallarangeng

“Presiden bilang, Andi mungkin akan lebih sibuk urusan pemanggilanpemanggilan KPK, sehingga lebih baik mundur dan meninggalkan kursi Menpora. Oleh karena ke depan, tentu tugas akan makin berat. Tekanan makin berat dengan kasus Hambalang, sehingga rasanya lebih baik kalau Pak Andi mundur,” ungkap sumber yang hadir dalam syukuran, mengutip pernyataan SBY.

ANT

Sekretaris Kabinet Dipo Alam saat dikonfirmasi membenarkan Andi turut menghadiri syukuran di Cikeas. “Dia datang untuk acara tujuh bulanan, kok,” ujarnya. Namun, Dipo mengaku tak tahu kalau SBY minta Andi meletakkan jabatan Menpora. “Saya tidak dengar itu,” kata Dipo, diplomatis. Andi sendiri saat dikonfirmas hanya menjawab singkat, “Kita serahkan pada proses

hukum, biar jelas persoalannya.” Jawaban ini kembali diulang saat ditemui di Istana Negara, kemarin. “Pokoknya saya menjalankan tugas sebagai menteri sebaik-baiknya. Saya tidak pernah meminta atau menerima apapun. Karena itu, kita serahkan semua pada proses hukum, biar semua jelas persoalannya,” tandas Andi. Tekanan kepada Andi Mallarangeng agar meletakkan jabatan Menpora, bukan hal baru. Sejak lama berbagai pihak mendesak Andi mengundurkan diri, termasuk dari elite PD. Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat Ruhut Sitompul paling gencar minta Andi dan Anas mundur sementara. (tribunnews) CMYK

ANT

Novi Amalia saat diperiksa psikiater

Novi tak Sadar Difoto Setengah Bugil ● Model Majalah Dewasa yang Tabrak 7 Orang JAKARTA, TRIBUN - Novi Amalia (25), perempuan cantik yang menabrak tujuh orang pengguna jalan di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, pekan lalu sudah melihat foto diri setengah bugil yang beredar luas. Foto model untuk majalah dewasa itu mengaku tidak sadar saat dipotret. “Saya sudah tunjukkan foto- foto tersebut. Ia sudah lihat, namun ia mengaku tidak sadar ketika ada yang mengambil foto itu,” kuasa hukum Novi, Chris Sam Siwu kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/10) sore. Chris menyatakan pihaknya akan meminta klarifikasi kepada kepolisian terkait penyebaran foto tersebut. “Ini sekarang saya mau ke Polsek mau nanya soal itu,” kata Chris. Jika terbukti foto tersebut diambil pihak tertentu dan disebarluaskan, pemilik rumah atau ruangan harus bertanggung jawab. Apalagi, jika pelaku penyebaran foto merupakan aparat kepolisian yang mengamankan Novi. “Jika terbukti benar, bisa dibayangkan bagaimana perlakuan terhadap korban. Pihak yang seharusnya mengamankan justru mengeksploitasi. Kalau itu dilakukan pihak kepolisian berarti mereka tidak punya prosedur yang baik,” ujar Chris.

Benar atau tidaknya foto tersebut merupakan diri Novi, penyebar foto sudah dapat dijerat pidana. Jika foto tersebut terbukti tidak asli, dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemalsuan. Sedangkan jika terbukti foto itu benar, penyebar dapat dijerat dengan Undangundang Pornografi. “Kalau itu dilakukan oknum itu dilaporkan akan kami bawa ke Komnas HAM dan Provost. Kalau soal pidana sudah jelas, karena ini juga menyangkut sisi kemanusiaannya yang dieksploitas,” kata dia. Lebih lanjut Chris mengatakan masalah ini terlebih dahulu akan dilaporkan ke Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) terkait peredaran fotofoto tersebut. “Kami bawa ke Komnas HAM. Pidananya sudah jelas tentang kemanusiaan,” kata Chris. Polda Metro Jaya pun berjanji akan segera mengusut pengunggah foto tersebut ke dunia maya. Hal ini diutarakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto. “Pengunggah hingga tersebarnya fotofoto itu bisa kena pidana. Tim Cyber Polda Metro akan menyelidiki siapa yang masukkan foto,” kata Rikwanto. (tribunnews)


CMYK

2

Tribun Etam

RABU 17 OKTOBER 2012

Dana Pilgub Rp 297 Miliar ■ Kemungkinan Lebih Besar Lagi ■ KPUD Beralasan Banyak Daerah Pemekaran SAMARINDA, TRIBUN - Perubahan jadwal tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2013 dari semula tanggal 26 Juni 2013 menjadi 10 September 2013, dimungkinkan akan menambah dana pelaksanaannya. Sementara ini KPUD mengusulkan untuk putaran pertama sebesar Rp 297 miliar dalam APBD murni 2013. “Ya bisa dimungkinkan bertambah, tapi bisa juga berkurang. Kan semua masih usulan, bagaimana pastinya anggaran Pilgub itu, adalah nanti ketika sudah final atau disahkannya APBD 2013 oleh DPRD Kaltim,” kata ketua KPUD Kaltim Andi Sunandar, kemarin. Menurutnya, penambahannya berapa, itu masih diperhitungkan oleh internal KPUD. Yang jelas jika itu ditambah, karena memang Pilgub ke depan berbeda dengan Pilgub 2008 lalu, diantaranya yang krusial, banyaknya pemekaran daerah dan harga satuan barang yang sudah berbeda pula. “Sebenarnya sangat rawan ketika berbicara soal anggaran, karena kami paham ketika sudah berbicaranya nilainya miliar rupiah, itu menjadi asumsi masyarakat berlebihan. Padahal kalau dilihat lebih jelasnya, kebutuhannya memang seperti itu,” ujarnya. Dikesempatan ini, Sunandar juga meluruskan informasi telah terjadi pemunduran jadwal tahapan Pilgub khususnya tanggal penyoblosan. Yang ada adalah bukan pemunduran, melainkan penyesuaian. Lagipula tahapan Pilgub belum dimulai, sehingga sebenarnya tidak pemunduran jadwal atau apapun. “Ini perlu KPUD jelaskan, tidak ada pemunduran jadwal atau apapun. Semua masih dalam koridornya kami melaksanakan Pilgub. Bahwa kemarin kami sempat menyebutkan, KPUD menetapkan tanggal 26 Juni 2013 PIlgub, itu belum menjadi ketetapan, tapi masih sebatas usulan, yang bisa suatu saat berubah,” terangnya. Lanjutnya, perubahan itu kemudian menyesuaikan untuk bersama Tarakan melaksanakan Pemilihan Walikota (Pilwali). Alasannya selain untuk efiensi anggaran, juga karena Pilwali Tarakan tak bisa dilaksanakan 2014, yang difokuskan untuk Pemilu dan Pemilihan Presiden (Pilpres). “Jadi sekali lagi tidak ada pemunduran jadwal atau tahapan, semua masih dilaksanakan sesuai dengan ketentuannya. Dan kami juga sudah berkomunikasi dengan Komisi I DPRD Kaltim akan hal ini,” tambahnya. (aid)

TRIBUN KALTIM /NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Sejumlah pengguna jalan menyaksikan tiang listrik yang nyaris roboh setelah kabel ditabrak truk bermuatan kontainer di jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (16/10) Sekitar jam 5.15 sore. Akibatnya warga menutup sekitar 100 meter badan jalan, karena dikawatirkan tiang listrik roboh.

PLN Tarakan Utang Rp 46,5 Miliar TARAKAN, TRIBUN - Entah sampai kapan pemadaman bergilir yang dilakukan PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Tarakan akan berakhir. Pasalnya mulai awal Oktober PT PLN Tarakan diwajibkan membayar secara tunai atau cash untuk pembelian solar kepada PT Pertamina. “Kami wajib membayar tunai, karena utang kami untuk pembelian solar mulai Maret hingga Agustus sebesar Rp 46,5 miliar belum dilunasi,” ucap Sekertaris PT PLN Tarakan, Muyoto, kepada Tribun, Selasa (16/10). Muyoto mengatakan, dengan adanya kewajiban pembayaran tunai untuk pembelian solar inilah,

terpaksa pemadaman bergilir masih terus dilakukan. “Yah mau gimana lagi, kami ini sudah tidak ada duit untuk terus membeli solar. Apalagi sekarang kami harus membeli solar secara cash. Artinya kalau tidak ada duit ya tidak ada solar,” katanya. Seperti yang pernah diberitakan, dengan menurunnya pasokan gas yang disuplai PT Medco E&P Indonesia, PT PLN Tarakan terpaksa membeli solar kepada PT Pertamina agar pemadaman bergilir bisa diminimalisir. Namun seringnya membeli solar yang harganya selalu tidak stabil mencapai antara Rp 10.300 hingga Rp

10.600 membuat keuangan PT PLN Tarakan kritis. “PT PLN tidak mampu lagi untuk terus membeli solar. Utang di PT Pertamina saja belum dilunasi, bagaimana mau membeli solar. Apalagi mulai Oktober kemarin kami sudah wajib membeli solar secara cash.Jadi kalau sampai saat ini terjadi pemadaman bergilir yah mau gimana lagi,” ujarnya balik bertanya kepada Tribun. Muyoto mengaku, untuk pembelian solar PT PLN harus mengeluarkan biaya Rp 50 juta hingga Rp 80 juta perhari. “Sebab rata-rata pemakaian solar mencapai 5 hingga 8 ton solar per hari.Pemakaian

solar ini bisa dikatakan sudah pemakaian solar yang paling irit,” katanya. Sementara itu terkait pemutusan listrik selama 15 jam di beberapa hotel di Kota Tarakan mulai 8 hingga 31 Oktober diakui Muyoto masih terus berlangsung. “Pokoknya masih seperti surat pemberitahuan yang kami sampaikan,” ucapnya. Muyoto mengatakan, pihaknya melakukan pemutusan listrik selama 15 jam, karena tidak ada pilihan lain. “Mau gimana lagi, daripada pelanggan rumah tangga,lebih baik yah hotel saja yang pemadaman listriknya dilakukan lebih lama,”ujarnya.(jnh)

Tiga Orangutan Masuk Samboja Lestari BALIKPAPAN, TRIBUN Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong, kembali menyerahkan tiga orangutan yang dipelihara warga di kawasan Sangatta, Muara Wahau dan Samarinda ke Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (Borneo Orangutan Survival Foundation) Samboja Lestari pada Sabtu (6/10) lalu. Ketiga orangutan tersebut terdiri dari satu jantan berumur 1-2 tahun dan dua betina masing masing berusia 3-4 tahun dan 4-5 tahun. Saat ini pihak Samboja Lestari telah melakukan karantina terhadap ketiga orangutan tersebut. “Kami sebelumnya di hubungi pihak BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong untuk melakukan pemeriksaaan terhadap tiga orangutan yang berhasil diamankan

BKSDA, setelah itu kami bawa ke BOS untuk di krantina,” ujar Suwardi, staff Komunikasi Program Samboja Lestari ,Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo, Kalimantan Timur, Selasa (16/10). Orangutan jantan ini telah dipelihara sejak satu tahun lalu yang mana sebelumnya satwa ini ditemukan di pinggir jalan perkebunan Kelapa Sawit di Muara Wahau, Kutai Kertanegara. Sementara orangutan betina yang berusia 3-4 tahun, ditemukan di sebuah perkebunan pribadi di wilayah Sangatta dan telah dipelihara selama tiga tahun. Adapun orangutan betina yang berusia 4-5 tahun diserahkan masyarakat Samarinda ke Universitas Mulawarman, dan terakhir diserahkan ke BKSDA Kaltim. “Dengan latar belakang penemuan ketiga orangutan tersebut, sesungguhnya nasib mereka tidak jauh berbeda

dengan ribuan orangutan lain di Indonesia beberapa dekade terakhir ini yang menjadi korban atas lenyapnya kawasan hutan yang menjadi rumah dan habitat alami mereka, yang telah berubah menjadi lahan perkebunan dan pertambangan,” papar Suwardi Akibatnya orangutan tersebut dianggap sebagai hama dan menjadi buruan masyarakat, bahkan tak sedikit orangutan yang masih bayi menjadi korban karena induknya telah tiada. Maka bayi orangutan ini ditangkap dan dijadikan hewan peliharaan warga yang menemukan. Kenyataan ini sangat memprihatinkan karena bayi orangutan tersebut tidak diperlakukan sebagai mana mestinya satwa liar. “Alah-alih hidup di alam bebas terbuka, mereka dikurung di kandang yang kecil dan sempit, yang lama kelamaan dapat mengubah dan bahkan menghilangkan sifat asli

orangutan tersebut,” kata Suwardi. Saat ini ketiga orangutan tersebut masuk dalam karantina di Samboja Lestari yang mana, ketiga orangutan itu akan melalui beberapa tahap sekolah alam, untuk dapat dilepasliarkan kembali. “Di sinilah kemudian salah satu peranan yang dijalankan Pusat Rehabilitasi Samboja Lestari Yayasan BOS, yaitu berupaya mengembalikan sifat dan perilaku orangutan yang alami. Selama di Pusat Rehabilitasi Samboja Lestari ini, orangutan yang nyaris kehilangan sifat alaminya ini diajarkan kembali bagaimana cara memanjat pohon, membuat sarang, dan bersosialisasi dengan orangutan-orangutan lain, sebelum akhirnya mereka dilepasliarkan ke habitat aslinya,” kata Drh Agus Irwanto, Dokter Yayasan BOS di Samboja Lestari. (wik)

TRIBUN KALTIM/M WIKAN H

Orangutan yang berada di Semboja Lestari.

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

RABU 17 OKTOBER 2012

3

ANTARA/HERKA YANIS PANGARIBOWO

TARGET JUARA BATIK CUP- Pemain Timnas Indonesia U-23 berlatih sebegai persiapan menghadapi turnamen Batik Cup di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/10). Tim asuhan pelatih Aji Santoso dan asisten pelatih Widodo C Putro yang diproyeksikan untuk SEA Games 2013 Myanmar tersebut ditargetkan menjuarai turnamen yang diselenggarakn untuk memperingati Hari Batik Sedunia tersebut.

Tsimi Belum Memuaskan ■ Persiba Butuh Dua Defender Asing BALIKPAPAN, TRIBUNDefender asal Kamerun Jacques Joel Tsimi yang mengikuti seleksi di Persiba Balikpapan belum membuat pelatih Hans Peter Schaller, puas. Mantan pelatih Laos tersebut mengaku belum bisa memberikan penilaian terhadap Tsimi. “Saya belum bisa beri keputusan karena masih baru lihat mainnya, tapi kalau sama Seme Patrick, masih bagus Tsimi,” tuturnya. Dikemukakan, kondisi Tsimi belum sepenuhnya pulih. Mantan pemain Persisam Putra Samarinda tersebut sempat mengalami beberapa kali cedera dan musim lalu beristirahat total. Alhasil, pola pergerakan permainannya masih membuthkan

adaptasi. “Dia sepertinya masih ada masalah dengan cederanya, tapi saya belum tahu bagaimana perkembangannya nanti,” jelasnya. Hingga saat ini Persiba memang belum menemukan defender asing untuk memperkuat lini belakang. Sejumlah pemain belakang seperti mantan pemain Arema Indonesia Seme Patrick dan pemain asal Togo Denis, sempat mengikuti seleksi, namun keduanya tidak lolos. Hans Peter mengatakan, pemain belakang harus memiliki skill dan postur yang mumpuni. Patrick dan Denis yang mengikuti seleksi beberapa waktu lalu tidak masuk kategorinya.

Ketika disinggung keengganan mantan defender Persija Jakarta Precious Emuejeraye ke Balikpapan karena harus mengikuti seleksi, dibantah Hans. Menurutnya, jika pemain naturalisasi Singapura tersebut memiliki kualitas bagus, sudah seharusnya Precious diincar klub-klub besar. Untuk itu dirinya menegaskan, seluruh pemain harus mengikuti seleksi meski memiliki nama tenar. “Saya tidak lihat kualitas dia (Precious). Kalau dia pemain hebat kenapa hingga sekarang tidak punya klub? Siapapun pemain harus seleksi. Kualitas musim lalu belum tentu akan sama dengan saat ini,” jelasnya.(fer)

Persisam Pertanyakan Syarat Tuan Rumah IIC SAMARINDA, TRIBUN- Persisam Putra Samarinda mempertanyakan ke PT Liga Indonesia terkait syarat sebagai tuan rumah Grup D Turnamen Inter Island Cup (IIC) 2012. Kabarnya, pihak penyelenggara dan tuan rumah yang ditunjuk bakal menanggung pembiayaan selama turnamen berlangsung. Ini diungkapkan Direktur Operasional Persisam Putra Samarinda Erwin Dwi Budiawan. Erwin mengatakan, perlu ada penjelasan secara tertulis dari PT LI tentang syarat sebagai tuan rumah Turnamen IIC 2012. “Kami masih mempertanyakan soal syaratnya, karena ada biaya yang ditanggung oleh PT LI dan yang ditanggung oleh tuan rumah juga,” ungkap Erwin, Selasa (16/ 10). Menurut dia, hingga kini masih

belum ada jawaban dari PT LI soal pertanyaan dari Persisam Putra menyangkut persyaratan menjadi tuan rumah IIC. “Mungkin dalam 2 atau 3 hari sudah ada jawabannya,” kata Erwin. Seperti diberitakan, Manajer Administrasi Kompetisi Darwis Satmoko dari PT LI menghubungi Direktur Operasional Persisam Putra Erwin Dwi Budiawan via ponsel, Kamis (11/10) lalu prihal tawaran yang diberikan PT LI kepada Persisam Putra untuk menjadi tuan rumah grup D Turnamen IIC 2012. Untuk Turnamen IIC 2012 di Grup D, rencananya akan digelar pada tanggal 2 Desember 2012 mendatang. Erwin menegaskan, bakal mempertimbangkan tawaran sebagai tuan rumah selama tidak memberatkan manajemen.(bud)

Joel Tsimi

TRIBUN KALTIM/FERI MEI EFENDI

Indonesia Tahan Imbang Vietnam HANOI, TRIBUN- Tim nasional sepakbola Indonesia kembali bermain imbang tanpa gol Vietnam pada pertandingan uji coba di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (16/10). Sebelumnya, skuad Garuda juga bermain dengan skor sama pada laga pertama di Surabaya, 15 September lalu. Kedua tim berjalan dengan tempo lambat pada menitmenit awal laga. Sebagai tuan rumah, Vietnam lebih menguasai jalannya pertandingan dengan memainkan umpanumpan pendek akurat untuk membangun serangan. Memasuki pertengahan babak pertama, Vietnam terus mengurung pertahanan skuad Merah Putih. Pada menit ke20, Le Cong Vinh mendapatkan peluang emas setelah lolos dari kawalan pemain belakang Indonesia. Bola tendangan keras pemain berusia 26 tahun itu dihalau oleh kiper Endra Prasetya. Terus ditekan, Indonesia tak tinggal diam. Pada menit ke-25, bermula dari akselerasi Elie Aiboy di sisi kanan lapangan, ia kemudian memberikan umpan silang ke tengah kotak penalti. Peluang itu gagal dimanfaatkan Oktovianus Maniani yang terlihat telat menyambut umpan tersebut. Indonesia sebenarnya mampu menciptakan beberapa kesempatan pada menit-menit akhir. Akan tetapi, sejumlah peluang yang dikreasikan Andik Vermansyah dan Aiboy dari sektor kanan belum dapat dikoversikan menjadi gol karena dengan mudah dipatahkan barisan pertahanan Vietnam. Selepas turun minum, Vietnam masih mendominasi pertandingan. Kombinasi Pham Nguyen Sa dan Nguyen Than Luong cukup merepotkan barisan belakang Indonesia, khususnya di sektor kanan pertahanan. Pada menit ke-57, kerja sama Nguyen Van Quyet dan Phan Thanh Hung nyaris membahayakan gawang Indonesia. Beruntung Endra Pras cepat keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola dengan baik. Memasuki pertengahan paruh kedua, Indonesia terlihat hanya mengandalkan serangan balik mengandalkan kecepatan Andik yang tidak terlalu membahayakan gawang lawan. Stamina sejumlah pemain pun terlihat menurun karena aliran bola dari tengah ke depan sering hilang karena salah umpan.

CMYK

Andik Vermansyah

KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO

Sepanjang babak ini, Vietnam lebih unggul dalam penguasaan bola dan mendapatkan kesempatan emas. Peluang terbaik “The Red Warriors” terjadi pada menit ke-87 ketika umpan silang pemain Vietnam yang dihalau Wahyu Wijiastanto hampir masuk ke gawang sendiri. Bola ternyata meluncur keluar lapangan. Dikeluarkannya Andik pada menit ke-73 karena mengalami cedera semakin membuat serangan Indonesia menurun. Pada menit ke-82, sebuah insiden terjadi di lapangan setelah Irfan Bachdim tersulut emosinya ketika diganjal pemain Vietnam. Wasit hanya mengeluarkan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut. Kedua tim terus berusaha menciptakan gol hingga menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang skor imbang tanpa gol itu tidak berubah. (kps)


CMYK

4

Tribun Ekbis

RABU 17 OKTOBER 2012

ANTARA/ANDIKA WAHYU

IHSG CAPAI REKOR TERTINGGI- Beberapa orang melintas di depan layar elektronik yang menunjukkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (16/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor tertingginya di 4.329 menyusul maraknya aksi beli saham-saham lapis dua.

Akhir Tahun, Garuda ke Tarakan ■ Load Factor Rute Surabaya Menurun BALIKPAPAN, TRIBUN - Garuda Indonesia Cabang Balikpapan akan segera menambah satu penerbangan lagi dari Bandara Balikpapan, yakni rute tujuan Tarakan. Setya Budhi, General Manager Garuda Indonesia Balikpapan mengungkapkan, rute Balikpapan-Tarakan bakal menggunakan pesawat CRJ 1000 NextGen produk Bombardier, yang akan didatangkan akhir tahun ini. “Rencananya akan beroperasi 12 Desember mendatang. Kami juga terus melakukan promosi untuk rute tersebut, terutama di Malinau, Bulungan dan kawasan-kawasan utara Kaltim,” kata Budhi, Selasa (16/10). Rute Tarakan, kata Budhi, memang masih terbuka lebar disamping dengan potensinya yang cukup besar. Dengan digarapnya rute ini, akan digandengkan

dengan rute menuju Jakarta ataupun Surabaya. Dalam tahun ini, Garuda hanya tinggal menunggu dibukanya rute menuju Tarakan, sehingga pada akhir tahun nanti, jumlah penerbangan Garuda mencapai 15 penerbangan setiap harinya. “Saat ini sudah 14 flight, yakni Balikpapan-Jakarta 9 flight, Balikpapan-Surabaya 2 flight, Balikpapan-Makassar 1 flight, Balikpapan-Jogjakarta 1 flight serta Balikpapan-Singapura,” paparnya. Selanjutnya, Garuda akan kembali menambah rute baru pada tahun depan, yang difokuskan pada penyediaan rute intra Kalimantan, seperti Banjarmasin dan Pontianak. Berau juga mulai dijajaki Garuda, sebagai upaya peningkatan ekonomi Kaltim dan dukungan terhadap pariwisata Kaltim. “Selain itu, kami

juga akan terus mengupayakan rute Bandung karena kami yakin Bandung cukup potensial,” paparnya. Dalam kesempatan sama, Budhi menyampaikan load factor saat ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan sebelumnya, yakni mencapai 80 persen. “Sebelumnya bisa mencapai 86 persen. Penurunan ini karena sudah memasuki low season,” ujarnya. Dibandingkan dengan rute lainnya yang disediakan Garuda, khusus untuk tujuan Surabaya, diakuinya mengalami penurunan. Penurunan ini juga tergambar pada keseluruhan market tujuan Surabaya yang berkisar 60.00065.000/bulan, namun September lalu berkisar 55.000-56.000 penumpang. Sedangkan untuk rute lainnya, seperti Jakarta, Makassar, Jogjakarta dan

Diikuti 27 Perusahaan Otomotif ■ Jakarta Motorcycle Show Digelar 31 Oktober JAKARTA, TRIBUN - Ajang pameran motor di Indonesia, Jakarta Motorcycle Show (JMCS) kembali digelar tahun ini. Perhelatan ini agak digelar pada 31 Oktober sampai 4 November 2012 oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) bersama event organizer PT Dyandra Promosindo. Penyelenggaraan JMCS kali ini akan diikuti empat anggota AISI, yakni Honda, Kawasaki, Suzuki, dan Yamaha, serta enam merek sepeda motor lain yang non AISI, seperti BMW, Ducati, Husqvarna, KTM, Spyder, dan Victory. JMCS juga bakal diikuti oleh 27 perusahaan industri seperti helm serta aksesori. Acara yang dilaksanakan di Jakarta Hall Convention Center ini menggunakan total area 8.244 m2 yang meliputi seluruh area Assembly hall dan Main Lobby. Pameran kali ini mengusung tema “Think Green, Act Safely” yang mengajak pemangku kepentingan termasuk di dalamnya para produsen sepeda motor serta pengendara motor meningkatkan keselamatan

pengendara dan meminimalkan kerusakan lingkungan. “Melalui tema ini, kami ingin mengajak pengunjung JMCS menerapkan disiplin berkendara dan menjadikan lingkungan kita semakin nyaman,” kata Abiyoso Wietono, Manager Divisi Otomotif Dyandra Promosindo, di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa (16/10). Mengenai target pengunjung, JMCS menargetkan pameran dikunjungi 84.000 pengunjung selama 5 hari. Sedangkan, untuk target unit transaksi, Dyandra menargetkan sekitar 2.000 kendaraan bisa terjual. Selain pameran produk, daya tarik JMCS antara lain berupa program safety riding course atau kampanye atau kursus kegiatan berdisiplin berkendara yang dilaksanakan selama 2 sesi setiap harinya. Kemudian program Bazaar Helm Murah. “Sekitar 300 helm akan dijual murah tiap harinya. Berdasarkan pengalaman, JMCS pada 2010 lalu program bazar helm ini pernah membuat 250 pengunjung antri setiap harinya untuk membeli helm murah tersebut,” jelas Abi. (kontan)

CMYK

Singapura, masih cukup baik. Kendati demikian, Budhi mengaku belum mengetahui sebab-musababnya. “Mungkin saja, karena ikut terpengaruh

dari sektor batubara. Untuk itu, kami tak tinggal diam karena kami memberikan beberapa promo bagi customer,” ujarnya. (may)

Jajaki Rute Kuala Lumpur MEMBERIKAN kenyamanan sekaligus menambah kapasitas penumpang, Garuda Indonesia akan mengganti armada pesawat Makassar-BalikpapanSingapura yang sebelumnya Boeing 737500 kapasitas 96 seat, menjadi 162 seat dengan Boeing 737-800, mulai hari ini tepat 17 Oktober. “Sebelumnya kapasitas 96 seat, dan rata-rata penumpang dari Balikpapan sekitar 30-35 orang. Selanjutnya, kami harapkan bisa naik mencapai 55 penumpang dan sisanya dari Makassar,”

kata Setya Budhi, GM Garuda Indonesia Cabang Balikpapan. Kendati demikian, jadwal penerbangan menuju Singapura tetap empat kali dalam sepekan, yakni tiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. “Selain Singapura, sempat ada permintaan dari Gubernur agar kami membuka rute Kinabalu. Saat ini kami masih jajaki dan rencananya kami juga akan membuka rute ke Kuala Lumpur. Tetapi semuanya tergantung armada pesawat yang tersedia,” paparnya. (may)

Digital_Tribunkaltim_Siang_17102012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you