Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 344/TAHUN 1 RABU 11 JULI 2012

KPK Janji Usut ‘Kudungga’ di Kutim BALIKPAPAN, TRIBUN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berjanji akan menindaklanjuti laporan dugaan mark up pengadaan kapal patroli laut Kudungga oleh Pemkab Kutai Timur (Kutim). Dalam laporan yang masuk ke KPK tentang kasus mark up pembelian kapal patroli Kudungga tersebut mencapai Rp 701,4 juta. “Nanti kasus itu akan saya periksa di Bagian Humas, karena mekanisme jika ada pengaduan masyarakat akan diprofilling dan diperiksa, Insya Allah nanti saya kembali saya periksa lagi,” ujarnya usai membuka

Pelatihan Bersama Peningkatan Kapasitas Penegak Hukum dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Hotel Jatra, Balikpapan, Selasa (10/7). Kapal Kudungga milik Pemkab Kutim tersebut tidak dihibahkan kepada TNI AL. Melainkan, dalam pengoperasian dilakukan melalui perjanjian kerja sama dengan TNI AL, terutama dalam pengawakan. Perjanjian bernomor 032/553/ HUBKOMINFO-03/PKS/5/ II/2011 tertanggal 13 Februari 2011 tersebut ditandatangani Bupati Kutim dan Danlantamal VI TNI AL. Pengadaan kapal patroli

Kudungga didanai APBD Tahun Anggaran 2009 senilai Rp 16 miliar dan APBD 2010 senilai Rp 8,5 miliar. Pengadaan kapal tertuang dalam Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan antara Pemkab Kutim dan PT Palindo tanggal 8 Desember 2009 dengan nilai kontrak Rp 23,888 miliar. Lebih lanjut Abraham meminta masyarakat tidak khawatir atas laporannya tersebut. Jika perkara itu sudah dilaporkan pasti ada tanda bukti pelaporannya. “Karena itu bagian dari pertanggungjawaban KPK supaya publik bisa mengikuti kemana perkara ini. Tidak ada kasus hukum di KPK di-petieskan kecuali

dalam penyelidikannya tidak ditemukan buktibukti,” katanya. Abraham Samad menegaskan, KPK tidak peduli bila perkara kasus korupsi menyangkut kepala daerah dari partai politik penguasa. Di mata KPK semua warga negara yang terjerat kasus korupsi dan terbukti tetap akan ditindak sesuai hukum. Abraham menolak keras anggapan bahwa lembaganya tebang pilih dalam penanganan kasuskasus korupsi. Apalagi dianggap tidak berani mengusut kasus korupsi dari pejabat kalangan partai politik penguasa. “KPK dalam penanganan perkara

korupsi untuk penegakan hukum, kita (KPK) menolak dianggap sekeras-kerasnya tabang pilih atau menarget partai-partai tertentu saja,” katanya Abraham mencontohkan penetapan tersangka kasus Wisma Atlet terhadap anggota DPR RI Angelina Sondakh dan mantan Bendahara Umum Partai Demkorat M Nazaruddin merupakan kader partai penguasa. “Anda lihat ada Angelina, Nazaruddin dan nanti Anda lihat ada tersangka yang menyusul,” ujarnya didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Rusli Nasution dan Kajati Kaltim M Ismail. (bay)

Bupati Buol Diborgol Lagi ● KPK Bantah Bertindak Tidak Manusiawi JAKARTA, TRIBUN - Bupati Buol Amran Batalipu kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/8). Saat dibawa dengan mobil tahanan, tangan Amral dalam keadaan diborgol, seperti saat ia ditangkap Jumat pekan lalu Amran diperiksa sebagai saksi kasus suap HGU Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Buol. “Amran diperiksa sebagai saksi, melanjutkan pemeriksaan yang kemarin,” ujar jubir KPK, Johan Budi, Selasa (10/7/).

Amran Batalipu pertama kali diperiksa di Kantor KPK, Senin (9/7), setelah dua hari ditahan. Politisi Partai Golkar ini masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kemarin, Amran turun dari mobil Tahanan KPK dan langsung masuk ke gedung KPK sekitar pukul 11.15 WIB. Tangan Amran diborgol. Amran terus menunduk menghindari sorotan kamera wartawan. Ia enggan berkomentar. Soal pemasangan borgol ini, KPK mendapat kecaman dari

beberapa bupati, di antaranya Bupati Kutai Timur yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Isran Noor. Menurut Isran, cara yang diterapkan KPK saat menangkap Bupati Amran biadab. Kritikan juga datang dari Bupati Nunukan Basri yang mengaku sangat prihatin dengan cara penangkapan Amran. Menurut Basri, Amran ditangkap layaknya teroris. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Tengah Yus Mangun juga memprotes KPK

yang dinilai terlalu berlebihan memperlakukan Bupati Buol Amran saat penangkapan. “Seharusnya beliau diperlakukan sebagaimana layaknya orang secara baik oleh aparatur, karena kita menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” kata Yus Mangun. Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, dan Kirana Wijaya. Dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya, Bupati

Gunakan Formasi 4-3-3

Rabu (11/07) 16.30 Wita

● Persiba Hadapi Persiwa Wamena Sore Ini BALIKPAPAN, TRIBUN- Tiga tim Kaltim akan melakoni laga terakhir di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, Rabu (11/7) sore ini. Di Balikpapan, Persiba menjamu tamunya Persiwa Wamena di Stadion Persiba. Di Stadion Segiri, Samarinda, tim Persisam Putra Samarinda akan ditantang PSMS Medan. Sedangkan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, tim Mitra Kukar akan menghadapi PSAP Sigli. Kompetisi ISL musim 2011/ 2012 memang akan memainkan partai terakhirnya hari ini. Seluruh pertandingan akan serempak digelar. Skuad Persiba sendiri diwajibkan menang atas Persiwa. Pasalnya, kemenangan masih mungkin membuat posisi Persiba naik satu strip di peringkat tujuh klasemen dengan poin 51. Dengan catatan, tim Persib Bandung yang diwaktu bersamaan kalah atas Sriwijaya

FC di Stadion Jakabaring, Palembang. Seperti diketahui, saat ini Persiba berada di peringkat delapan klasemen sementara denga poin 48. Sedangkan Persib berada di peringkat tujuh dengan poin 49. Jika Persiba menang dan Persib kalah, maka Persiba akan finis di peringkat tujuh. Menjelang laga menghadapi Persiwa, kondisi skuad Beruang Madu dalam kondisi bugar. Ini disebabkan waktu recovery pemain cukup lama usai menjamu Persipura, Selasa (3/7) lalu. Direktur Teknik Persiba Hans Peter Schaller mengatakan, kondisi anak asuhnya saat ini terbilang lengkap, karena skuad utamanya dipastikan siap diturunkan. Kembalinya sejumlah pemain yang sempat absen saat menghadapi Persipura, seperti kreator serangan Ahmad Sembiring, kapten tim Aldo

Barreto, defender tangguh Tomislav Labudovic, akan menjadi pilihan utama arsitek asal Austria tersebut. Hans mengatakan, dengan komposisi pemainnya yang siap tampil, maka poin penuh menjadi target timnya. “Ini laga terakhir dan pemain inti kami sudah siap dimainkan, dan kami akan bertekad untuk meraih kemenangan,” ujarnya, Selasa (10/7). Dikemukakan, laga terakhir tersebut akan menjadi ajang pembuktian para pemainnya agar tampil dengan performa terbaik. Selain mematok poin penuh, kata Hans, laga ini juga akan menjadi persembahan bagi suporter fanatik Persiba dengan kemenangan di akhir laga. Terpisah, tim tamu Persiwa sepertinya datang dengan kondisi tidak full team. Pemain yang diboyong ke Balikpapan sekitar 16 pemain saja. Tim raksasa dari

enforcement. Apalagi, aparat KPK memiliki alasan siginifikan. “KPK merasa perlu memborgol dia, karena yang bersangkutan pernah melawan penyidik,” tegas Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (8/7). Sebelum tertangkap saat tidur di rumahnya, Amran yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Buol, pernah melawan saat KPK menggelar operasi tangkap tangan di villa sang bupati, 26 Juni 2012. (tribunnews/alb/mic/ant)

Buol Amran Batalipu dan 3 orang dari PT Hardaya Inti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn. Sebeluimnya, KPK membantah keras telah memperlakukan Bupati Buol Amran Batalipu secara tak manusiawi saat penangkapan di rumah Amran, Jumat (6/7) dinihari lalu. Khususnya pemborgolan tersangka saat ditangkap maupun mau dimasukkan tahanan, merupakan prosedut tetap pengamanan dalam law

4-3-3

Made Tomislav Rachmat Supriyadi Sultan Sembiring Esteban Kenji Aldo Matsunaga

Zulham 4-4-2 Yesaya Isak Shibakoya OK Jhon Arey Pieter Yohanes Imanuel Foday Ricardo

Herry

STADION PERSIBA

Hans Peter

PERSIBA

VS

Agus Santoso

PERSIWA GRAFIS: TRIBUN KALTIM/RADIT

timur Papua ini saat ini mengantongi 58 poin dari 32 kali bertanding. Asisten Manajer Agus Santoso mengatakan, dua pilar utamanya Erick Weeks Lewis

CMYK

dan Firli Apriansyah terkena akumulasi kartu kuning. Dengan begitu, dia akan memaksimal pemain pelapis, namun tetap fokus mencuri poin di kandang Beruang Madu.

“Kami datang dengan pemain yang tidak lengkap karena Erick dan Firli terkena akumulasi kartu, makanya kita harus disiplin dan fokus lawan Persiba agar meraih poin,” jelasnya.(fer)


CMYK

2

Tribun Etam

RABU 11 JULI 2012

TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

TIANG NYARIS ROBOH-Pengendara bermotor melihat tiang lampu jalan termasuk rambu lalu lintas yang ditabrak truk, di jalan S Parman, Senin (9/7) malam saat difoto Selasa (10/7) kemarin.Kondisi tersebut harusnya diperbaiki pihak penabrak yang berkordinasi dengan pemkot guna segera diperbaiki kembali.

Mana Tanggung Jawab MBS? ● Dahri dan Suwandi Dukung Pembangunan Supermal SAMARINDA, TRIBUN Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dahri Yasin meminta Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (Perusda MBS) Kaltim untuk menjadi pihak yang paling bertanggungjawab penuh, terhadap pembangunan supermal di lahan eks Puskib Balikpapan yang hingga kini masih menjadi polemik. Secara yuridis menurutnya, lahan eks Puskib itu sudah menjadi tanggungjawab pengelolaan Perusda MBS setelah secara resmi diserahkan pemprov. Sehingga lahan itu mau dijadikan apapun adalah merupakan MBS penanggungjawabnya, bukan lagi Pemprov. Kalau saat ini akan dijadikan supermal dan masih simpang-siurnya mulai dari persoalan izin prinsip, analisa dampak lingkungan (amdal) dan lain sebagainya, adalah MBS yang harusnya menuntaskannya. “Ini patut saya sampaikan, supaya semua pihak tidak salah kaprah yang kemudian kesannya menyalahkan pemprov atau

gubernur. Padahal itu lahan supermal kan sudah tanggungjawab MBS, dengan permasalahan sekarang, maka yang paling atau wajib hukumnya bertanggungjawab adalah MBS,” kata Dahri, Selasa (10/7) di ruang kerjanya. Diperkirakannya, MBS menyampaikan laporan ke gubernur jika persoalan administrasinya sudah tuntas, sehingga gubernur mau saja melakukan ground breaking. Tapi ternyata tidak benar faktanya. Dari hal itu, MBS jangan kemudian terkesan menutup diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada gubernur untuk menjelaskan ke publik. “Sekali lagi ini harus menjadi tanggungjawab MBS, harusnya mereka yang menjelaskannya ke publik. Lha ini yang saya lihat gubernur, MBSnya mana? Direktur Utama MBS Sabri Ramdhani itu mana? “ ujarnya dengan nada tegas. Soal pernyataan gubernur yang akan mengusir warga Balikpapan yang tak setuju supermal, Dahri

meyakini, itu memang hanya berseloroh atau bercandaan saja. Dia meyakini gubernur tak akan mungkin hal yang diungkapkannya itu. “Saya ada ketemu langsung dengan Pak Awang (Gubernur Kaltim, red), dia mengaku memang berseloroh saja. Saya pikir tak perlu dipanjang-lebarkan persoalan ini. Yang terpenting saat ini bagaimana Supermal itu benar-benar dapat diterima seluruh masyarakar, terutama

masyarakat Balikpapan. Dan saya mendukung pembangunannya,” tandasnya. Sementara itu Suwandi, anggota Komisi I DPRD Kaltim menyatakan sangat mendukung Supermal berdiri. Dikatakannya, sudah saatnya Balikpapan memiliki Mal besar yang manfaatnya bukan hanya untuk perekonomian Balikpapan, tapi menyerap tenaga kerja lokalnya. “Nah kalau soal pengu-

siran, itu saya pribadi memang tak setuju. Harusnya itu jangan lah keluar dari mulut seorang Gubernur di forum terbuka. Tapi saya pikir gubernur sudah menjawab dan memberikan alasannya. Jadi tak perlu ada yang dipersoalkan lagi. Seperti kata Pak Dahri, kita sekarang bagaimana bisa konsentrasi agar supermal itu berjalan lancar pembangunannya,” tambah Suwandi. (aid)

Siap Beri Penjelasan DIREKTUR Perusada MBS Sabri Ramdhani membenarkan, soal pembangunan supermal di Balikpapan adalah merupakan tanggungjawab penuh MBS. Karenanya tak perlu diminta atau apapun, itu sudah merupakan kewajiban MBS untuk menuntaskan berbagai persoalan yang kini masih menjadi kesimpang-siuran. “Itu sudah kewajiban kami, artinya ya tentu kami sangat bertanggungjawab untuk menuntaskan permasalahan yang ada. Lagipula perlu diketahui, kami dalam menjalin kerjasama dengan pihak ketiga membangun supermal itu, ada didampingi oleh BPKP (Badan Pengawas Keuangan

dan Pembangunan, red), jadi yakni saja sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” kata Sabri, Selasa (10/7). Disinggung dirinya dan MBS yang dijadwalkan akan dipanggil Komisi II DPRD Kaltim untuk dimintai keterangan atas permasalahan supermal itu. Sabri menyatakan, sebagai pihak yang bertanggungjawab sudah barang tentu dirinya siap hadir dan menjelaskannya. “Oh iya, sangat siap sekali saya menjelaskannya. Kan itu menjadi tanggungjawab kami MBS. Jadi tak perlu khawatir atau apapun, kami akan datang kalau dipanggil atau diundang Komisi II nantinya,” ujarnya. (aid)

Tergiur BB Murah Rugi Puluhan Juta ● Waspadai Penipuan saat Belanja Online SAMARINDA, TRIBUN - Perdagangan via online kadang terlalu menggiurkan. Lantaran, harga yang ditawarkan biasanya jauh di bawah harga pasaran normal. Namun, kian tingginya animo masyarakat berbelanja online tak jarang dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan dengan modus penipuan. Seperti yang dialami Sugi warga Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Samarinda. Akibat tergiur dengan tawaran Black Berry (BB) murah, pria berusia 29 tahun ini harus mengalami kerugian hampir Rp 25 juta. Mulanya, Sugi yang tengah bermain Facebook (FB) di warnet. Selanjutnya, muncul ajakan kenalan dari Irwanto yang mengaku sebagai distributor BB. Tergiur dengan tawaran Irwanto, Sugi lantas memesan 3 unit BB jenis Dakota. Oleh Irwanto, Sugi diminta mentransfer uang sebesar Rp 10, 8 juta. “Saya pesan 3 unit, dan dijanjikan barangnya datang 16 Mei,” ujar Sugi saat ditemui di Polres Samarinda, Selasa (10/7). Setelah lama menunggu, namun barang yang dijanjikan tak kunjung tiba. Sugi pun akhir curiga dan kembali mencoba menghubungi Irwanto. Kepada Sugi, Irwanto menuturkan pengiriman barang mengalami keterlambatan. “Dia bilang ada kendala pengiriman,” tutur Sugi. Selanjutnya, korban diminta kembali memesan BB dan mentransfer sejumlah uang, dengan alasan memperlancar pengiriman. “Akhirnya saya pesan lagi empat unit dan mentransfer Rp 12,5 juta. Barang itu dijanjikan paling lambat datang 26 Juni lalu,” kata Sugi. Setelah lama menunggu sampai batas waktu yang dijanjikan, akhirnya Sugi mulai gerah, dan memutuskan melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Samarinda sore kemarin. Kapolres Samarinda, Kombespol Areif Prapto Santoso, melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Siswanto membenarkan peristiwa yang menimpa Sugi. Agus mengaku saat ini pihaknya tengah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Agus juga berpesan agar berhati-hati dengan tawaran menggiurkan yang ditawarkan via online.(rad)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

RABU 11 JULI 2012

3

Barito Putera Disambut Ribuan Pendukung BANJARMASIN, TRIBUNKesebelasan Barito Putera disambut ribuan pendukung setibanya di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (10/7) siang. Ribuan pendukung Barito Putra tersebut menyambut tim kesayangannya setelah berhasil menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia di Kota Solo Jawa Tengah, dua hari lalu. Pawai pendukung Barito Putera tersebut sempat memacetkan jalanjalan di Kota Banjarmasin, namun masyarakat yang menyaksikan arakarakan piala juara Divisi Utama Liga

Indonesia itu juga turut merasakan kegembiraan. Walau dalam keadaan hujan gerimis, tidak menyurutkan pawai mengarak piala juara Divisi Utama Liga Indonesia serta masyarakat yang menyambut kedatangan PS Barito Putera yang dijuluki Laskar Antasari itu. Dengan keberhasil Barito Putera tersebut akhirnya kesebelsan asal Kalsel tersebut berhak meraih tiket menuju ajang sepakbola paling bergengsi di Indonesia yakni Indonesia Super League (ISL). Barito Putera berhasil

mengalahkan Persita Tangerang Banten dengan skor akhir 2-1 di Stadion Manahan Solo dan atas kemenangan tersebut Tim Barito Putera menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia. PS Barito Putera adalah klub sepakbola Indonesia berbasis di Kota Banjarmasin Kalsel yang didirikan pada tahun 1988 dan dimiliki H. Sulaiman HB, seorang pengusaha terkemuka di Bumi Antasari. Pada musim 2010/2011 Divisi Utama Liga Indonesia PS Barito Putera menempati posisi kelima. Sebelumnya di tahun 1994/1995

PS Barito Putera memasuki pertandingan semifinal melawan Persib di Divisi Utama Liga Indonesia dan pada akhirnya kalah 0-1. Pada kesempatan terpisah Sesepuh Barito Putera yang juga mantan Penasehat Barito Putera Jumaderi Masrun mengaku bangga atas kemenangan tim kesayangannya tersebut. Kemenangan Barito Putera tersebut tidak terlepas dari usaha dan upaya semua pihak baik manajemen, pemilik serta kekompakan pemain saat bertanding di lapangan. Oleh sebab itu perestasi tersebut

sudah seharusnya dipertahankan dan sebagai salah satu upaya mempertahankan perestasi yaitu memiliki markas atau stadion yang memadai. Untuk itu pula, menurut Sekretaris PSSI Kalsel tersebut, Stadion 17 Mei Banjarmasin perlu dibenahi agar selain menjadi markas yang memadai juga menjadi wadah Barito Putera sebagai tuan rumah Liga Super Indonesia. Sarana yang perlu dibenahi, antara lain lapangan, ruang ganti pemain serta lampu stadion agar pertandingan bisa dilangsungkan pada sore dan malam hari, demikian Jumaderi. (ant)

Siapkan Saktiawan dan Anindito ● Mitra Kukar Jamu PSAP Sigli Sore Ini SAMARINDA,TRIBUN-Tuan rumah Mitra Kutai Kartanegara menyiapkan pemain pengganti untuk gelandang serang Esteban Jose Hererra yang terakumulasi kartu kuning. Pemain yang dipersiapkanmenggantikanHerrera adalah Saktiawan Sinaga dan Anindito, untuk mendampingi Jajang Mulyana di lini depan pada laga terakhir Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Rabu (11/7) sore ini, Mitra Kukar akan menjamu PSAP Sigli, di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Asisten manajer Mitra Kukar Nor Alam mengatakan, Esteban Herrera tidak bisa dimainkan. Maka, kata dia, alternatif penggantinya adalah Saktiawan dan Anindito. “Masih ada Saktiawan dan Anindito yang siap dimainkan. Untuk lini belakang dan tengah, pemain kita siap semua,” ungkap Nor Alam, Selasa (10/7). Seperti biasa, skuad berjuluk Naga Mekes akan menurunkan Ahmad Bustomi, Lee Sang Min, Zulham Zamrun dan Arif Suyono di lini tengah. Empat pilar pemain ini menjadi kekuatan lini tengah

skuad asuhan pelatih Steffan Hansson. Sedangkan untuk lini belakang, lanjut dia, akan dikomandani Hamka Hamzah sebagai pemegang ban kapten. Hamka akan didampingi Seiji Kaneko, Isnan Ali dan Bobby Satria. Menurut Nor Alam, pelatih Steffan Hansson mengingatkan agar para pemain tetap bermain fokus untuk meraih kemenangan. “Pelatih kita tidak ingin pertandingan ini hanya sekadar pertandingan penutup kompetisi musim ini. Jangan meremehkan lawan. Dia (Stefan) ingin pemain bisa mempersembahkan hasil yang memuaskan. Karena setelah laga ini, pemain akan segera dievaluasi,” tambahnya. Ia menambahkan, manajemen telah menginstruksikan para pemain untuk memenangkan pertandingan sore ini. Sebagai laga terakhir, Mitra Kukar ingin mempersembahkan dua kemenangan kepada pendukung tim yang berjuluk Naga Mekes. Kemenangan pertama sudah diraih Hamka Hamzah dkk saat menjamu

PSMS Medan 3-1, Sabtu (7/7) lalu. “Target kita ingin menang dilaga terakhir melawan PSAP Sigli,” ujar Nor Alam.

Rabu (11/07) 16.30 Wita STADION AJI IMBUT Tenggarong

Fakrurrazi Stembiaso Suaib Lee Camara Arif Ikhwani Jajang Indra Abu Bakar Bustomi Faisal Isnan Sakliawan Lee Koneko Joice Hamka Zulham

Di klasemen sementara, saat ini Mitra Kukar barada di peringkat sembilan dengan poin 44, sedangkan PSAP sebagai tim juru kunci di peringkat 18 dengan poin 27.

Perbaiki Lini Belakang TIM tamu PSAP Sigli yang bakal menghadapi tuan rumah Mitra Kutai Kartanegara, Rabu (11/7) di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, optimistis masih bisa mencuri poin. Meski menelan kekalahan 1-3 dari Persisam Putra, dan dipastikan terdegradasi ke Devisi Utama, namun tim belujuk Laskar Aneuk Nanggroe tetap menargetkan poin. Tim besutan Jessy Mustamu ini pun telah memperbaiki lini pertahanan menjelang duel sore ini. “Kami tetap ingin mencuri poin. Mudah-mudahan kita bisa dapat poin di pertandingan terakhir. Kekalahan kemarin, karena lemah di lini pertahanan. Kita sudah mencoba memperbaiki pertahanan belakang kita

Riza Fery

Ardan

4-4-2

4-4-2 Pelatih: Jessy Mustamu

Pelatih: Steffan Hansson

MITRA KUKAR

P.S.A.P GRAFIS: TRIBUN KALTIM/RADIT/DATA: BUDI

untuk menghadapi tuan rumah nanti,” kata Jessy Mustamu, Selasa (10/7). Hanya saja, lanjut Jessy, kemungkinan kapten PSAP Sigli M Ali bakal absen. “Sepertinya dia kena akumulasi. Untuk

CMYK

pemain lainnya, semua bisa dimainkan,” ujarnya. Untuk target pencetak gol, Jessy masih memberikan kepercayaan kepada dua striker andalannya yakni Abubakar Bah dan Sekou Camara. Menurut dia,

dua pemain depan itu, menjadi starter di laga terakhirnya. “Abubakar dan Camara pasti kita turunkan. Mudah-mudahan mereka bisa optimal di pertandingan terakhir,” katanya berharap.(bud)


CMYK

4

Tribun Ekbis

RABU 11 JULI 2012

Garuda Belum Tambah Penerbangan BALIKPAPAN, TRIBUN Peningkatan jumlah penumpang menjelang Lebaran nanti, tidak membuat Garuda Indonesia Cabang Balikpapan berencana menambah frekuensi penerbangan. Dari 12 flight yang diberlakukan setiap harinya, yakni Balikpapan-Jakarta sebanyak delapan kali sehari, Balikpapan-Jogjakarta satu kali penerbangan, Balikpapan-

Ujungpandang satu kali penerbangan dan Balikpapan-Surabaya dua kali penerbangan, dinilai masih cukup untuk melayani kebutuhan penumpang menjelang Lebaran. “Juni lalu untuk Jakarta sudah diatas 85 persen. Sedangkan Surabaya, karena baru dua kali flight maka baru sekitar 80 persen. Kalau frekuensi menjelang Lebaran, karena

setiap tahun kami terus menambah flight, maka dibandingkan tahun lalu sudah lebih banyak. Biasanya saat Lebaran karakter trafiknya akan terpecah, sehingga dengan kapasitas yang ada sudah cukup,” papar Setya Budhi, General Manager Garuda Indonesia Cabang Balikpapan, Selasa (10/7). Dalam kesempatan sama,

Budhi menyampaikan pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan pihak imigrasi dan bea cukai terkait persoalan teknis dengan arus barang dan penumpang, untuk rute MakassarBalikpapan-Singapura. “Rencananya sudah mulai 15 Juli ini, tetapi belum ada kesepakatan handling khususnya untuk imigrasi dan custom. Oleh karenanya kami undur dulu dan

nanti akan kami mengajak pihak custom, Imigrasi dan Angkasa Pura untuk melihat kondisi di Jakarta dengan rute JakartaDenpasar-Perth. Kalau sudah clear maka (rute ke Singapura, red) segera kami operasikan,” paparnya. Terkait rencana rute baru ke Singapura, dijawabnya dengan optimis. Menurutnya, Balikpapan ditunjang dengan penumpang asal Makassar menjadi pasar yang cukup potensial untuk digarap. “Kalau ada gula, semut akan datang dan akan tumbuh.

Secara market, kami lihat juga ada potensi,” paparnya. Dalam tahun ini, Garuda juga terus menjajaki penambahan rute baru yakni Bandung, Banjarmasin, Berau dan Tarakan. “Rencananya November ini ke Tarakan. Kami juga menjajaki Bandung, Banjarmasin dan Berau,” ucapnya. Menurut Budhi, kehadiran rute baru menuju Bandung, bisa membuka banyak peluang mulai dari pariwisata dan pergerakan ekonomi di Balikpapan dan Kaltim secara keseluruhan. (may)

ANTARA/FANNY OCTAVIANUS

NOTEBOOK ULTRATHIN PERTAMA DI INDONESIA-(dari kiri) IT Business Head Director Samsung Indonesia, Sung Khiun, Country Head AMD Indonesia, Hermawan Sutanto dan Head of Product Marketing IT Business Samsung Indonesia Haryono Kartono berfoto bersama saat peluncuran Samsung NP535, Notebook Ultrathin pertama di Indonesia dengan teknologi Vision, APU generasi kedua dari AMD, di Jakarta, Selasa (10/7).

Tak Siap, Kaltim bisa Jadi Korban ● Solusinya, Kembangkan Kekuatan Daerah ● Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 BALIKPAPAN, TRIBUN Hanya dalam waktu tiga tahun ke depan, Indonesia dihadapkan pada kondisi terintegrasinya ikatan ekonomi dengan negaranegara ASEAN atau biasa disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Kondisi ini bakal memberikan dampak besar bagi seluruh masyarakat Indonesia, tak hanya bagi pelaku usaha tetapi juga sumber daya manusia dan hampir seluruh aspek ekonomi. Ichsanuddin Noorsy, Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik mengungkapkan, Indonesia tak terkecuali Kaltim dan Balikpapan bakal menjadi korban dari Masyarakat Ekonomi ASEAN bila dalam tiga tahun ke depan tidak siap dengan kondisi tersebut. Dengan keunggulan Malaysia dan Singapura dari sisi aspek teknologi, manajemen, keuangan dan SDM maka Indonesia bakal menjadi sasaran empuk dalam MEA 2015 nanti. “Masalahnya, siapa yang mendapat manfaat besar ketika pasar tunggal ASEAN diberlakukan? Saya jawab Malaysia dan Singapura, karena aspek teknologi, keuangan, manajemen dan SDM mereka menang,” papar Ichsan, usai Diskusi Terbatas Kesiapan Daerah Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang digelar Kadin Balikpapan, di

Hotel Blue Sky, Selasa (10/ 7). Kendati nantinya arus bebas barang, jasa dan keuangan, Ichsan tak sertamerta pesimis Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya saja, upaya mempersiapkan diri itu bisa dilakukan dengan mengubah strategi dasar dalam pengembangan ekonomi di tanah air, tak terkecuali di Kaltim dan kota Balikpapan. “Sederhana saja, kekuatan dasarnya apa? Kembangkan kekuatan dasar itu dan jangan berangkat dari kelemahan,” paparnya. Menurutnya, kekuatan ada pada dua hal yakni dari sumber daya manusia dan sumber daya alam, dan selanjutnya membangun kebijakan ekonomi berbasis permintaan efektif. Dikemukakannya, tak semua investasi mesti dilakukan dengan padat modal, tetapi juga ada yang mesti padat karya. “Kalau kebijakan berbasis permintaan efektif ini berjalan, maka akan tercipta tabungan maka dalam negeri ini akan punya stok untuk investasi dan tak lagi menjadi negara yang tangannya berada di bawah,” katanya. Posisi Kaltim yang cukup strategis di kawasan Asia Pacifik, kata Ichsan sebenarnya juga merupakan sebuah kekuatan yang bisa dimanfaatkan. “Kalau

dimanfaatkan dengan baik, maka Kaltim akan memiliki daya saing luar biasa. Masalahnya punya visi itu tidak?,” ujarnya. Dalam diskusi yang dihadiri Dr Margarito Kamis SH MHum Praktisi dan Ahli Hukum Tata Negara, Dr H Suhartono SE MM Rektor Universitas Balikpapan serta H Imdaad Hamid SE Ketua BP KIK, Ichsan juga memaparkan agar pemerintah bisa memberikan pemerataan pembangunan usaha, bisa dengan mengintegrasikan pelaku usaha dalam suatu lokasi yang sama dan berkonsep modern, jadi kepemilikan usaha tidak hanya dimiliki satu pemilik modal besar saja. Sementara itu, H Imdaad Hamid Ketua BP KIK mengungkapkan, Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang tak lama lagi diberlakukan, akan memberikan tiga pilihan bagi Indonesia, yakni mau menjadi pemain, penonton atau korban dari terintegrasinya ikatan ekonomi berupa bebasnya aliran barang, jasa, dan modal. “Kita bisa konsen pada pangan, energi, infrastruktur, modal sosial dan budaya didukung dua pilar yakni good governance dengan penataan birokrasi dan pemberantasan korupsi, serta pemberdayaan masyarakat madani dan kuat,” ujarnya. (may)

TRIBUN KALTIM/MAIPAH

Diskusi Terbatas Kesiapan Daerah Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang digelar Kadin Balikpapan, di Hotel Blue Sky, Selasa (10/7).

Butuh Pemimpin yang Kuat MENGHADAPI Masyarakat Ekonomi Asean 2015, Dr Margarito Kamis SH MHum Praktisi dan Ahli Hukum Tata Negara mengungkapkan perlunya sosok pemimpin yang kuat dan berani untuk bisa memproteksi sekaligus mempromosikan potensi dan keunggulan daerahnya. “Lagi-lagi keberanian pemimpin untuk memproteksi dan mempromosikan,

CMYK

karena nantinya daerah akan menjadi pasar ASEAN, dan semua orang akan berkumpul di sini dan itu bisa diproteksi asal daerah memiliki pemimpin yang kuat,” papar Margarito, di sela-sela Diskusi Terbatas Kesiapan Daerah Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang digelar Kadin Balikpapan, di Hotel Blue Sky, Selasa (10/7).

Menurutnya, dalam pasar tunggal ASEAN nanti, tak berarti daerah tidak bisa melakukan proteksi. “Siapa bilang tak bisa diproteksi? Globalisasi itu sendiri adalah sebuah bentuk proteksi untuk diri sendiri, dengan memperluas pasar dan pihak yang miskin akan habis bila ikut bermain, sedangkan yang hebat akan kian hebat bila bermain di wilayah miskin,”

paparnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk itu, adalah dengan memuat standard yang tinggi pula, guna memproteksi terhadap barang dan jasa yang ingin masuk dari luar. “Tetapi karena mental inlander maka apapun yang datang dari barat atau Eropa itu hebat dan kalau bukan dari sana tidak hebat,” ujarnya. (may)

Digital_TribunKaltim_Siang_11072012.pdf  
Digital_TribunKaltim_Siang_11072012.pdf  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Advertisement