Page 1

CMYK

EDISI SIANG

NO. 751/TAHUN 1 JUMAT 11 JANUARI 2013

KPK Kecewa ● Angelina Sondakh Divonis 4 Tahun 5 Bulan BALIKPAPAN, TRIBUN Ganjaran penjara 4 tahun 6 bulan untuk terdakwa penggiringan proyek atau makelar proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Angelina Sondakh, dinilai terlalu rendah. Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi dan Indonesian Coruption Watch (ICW) Donal Fariz, usai vonis Angie, Kamis (10/1) sore. KPK menurut Johan Budi kecewa atas rendahnya vonis yang diterima anggota DPR Angelina Sodakh di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis. Kekecewaan KPK bertambah lantaran hakim tidak mencantumkan pasal 18 yang mewajibkan Angie untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 12,58 miliar dan 2,35 juta dolar Amerika Serikat, dana yang diduga dikorupsinya. “Kami tentu (kecewa) kalau tidak sesuai dengan tuntutan,” kata Johan Budi di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan. Meski demikian, KPK tetap menghormati apa pun yang telah diputuskan majelis hakim yang diketuai Sudjatmiko tersebut. “Ini kewenangan hakim. Hakim punya kewenangan untuk memutuskan seseorang bersalah atau tidak dan berapa tahun dihukum,” kata Johan. Dari tiga Pasal yang dituduhkan Jaksa dalam mendakwa Angie, mantan Wakil Sekjen DPP partai Demorkat, hanya terbukti satu pasal yakni Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. pasal tersebut mengatur tentang penerimaan sesuatu terkait janji atau hadiah. Sementara, Pasal 12 dan Pasal 18 UU Pemberantasan Korupsi yang juga menjerat Angie, janda Adjie Massaid,

sebagaimana tertuang dalam dakwaan pertama dan kedua jaksa, dinilai hakim tak terbukti. KPK masih mempelajari vonis hakim tersebut, apakah nantinya akan mengajukan banding atau tidak. “Terhadap putusan ini KPK pelajari dulu kita masih punya waktu untuk menyatakn banding atau tidak,” ujar Johan. Sedangkan tidak adanya pasal penyertaan seperti Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dalam putusan Puteri Indonesia tahun 2001 itu, Johan enggan menanggapinya. Yang pasti menurutnya dakwaan dan tuntutan jaksa dibuat untuk si terdakwa. Padahal, sejumlah saksi dalam persidangan adanya keterlibatan sejumlah pihklam kasus pembahasan anggaran proyek Kemendikbud, dan Kemenpora itu. Terpisah, peneliti ICW Donal Fariz pun kecewa terhdap rendahnya vonis yang dikeluarkan hakim atas terdakwa kasus korupsi pembahasan anggaran Proyek Kemendiknas dan Kemenpora, Angelina Sondakh. “Vonisnya mengecewakan,” ujar Donald. Menurutnya rendahnya vonis politisi Demokrat yang akrab dipanggil Angie itu, bukan diakibatkan lemahnya dakwaan Jaksaan Penuntut Umum KPK, namun karena adanya dakwaan jaksa yang tidak dipertimbangkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. “JPU kan mengejar sampai uang yang diperoleh, hingga dari acara talk show segala. Yang paling mengecewakan soal Pasal 18. Soal pasal 18, Anggie kan terbukti menerima uang hasil dari penggiringan proyek. Nah seharusnya pasal 18 bisa dipakai setidaknya sejumlah uang yang ia nikmati (Pasal 18 ayah 1 huruf B). Padahal saya berharap Rp 32 miliar bisa disita negara,” tuturnya.

“Namun jangankan 32 miliar rupiah, uang yang ‘jelas’, diterima dari Permai Group saja tidak dijadikan pidana tambahan oleh hakim,” lanjutnya. Hal senada dikemukakan Direktur Hukum dan Advokasi Masyarakat Visi Indonesia, Akbar Kiahaly. Ia menilai putusan yang dikeluarkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor terhadap Angie yaitu 4 tahun 6 bulan kurang pas. “Antara pertimbangan hakim memberatkan dan meringankan hukuman tersangka menurut saya sangat tidak berimbang dan adil. Pertimbangan yang memberatkan pada kasus Angie, yaitu perbuatan terdakwa kasus korupsi anggaran Kemendikbud dan Kemenpora itu berpeluang membuka pidana korupsi berikutnya, anggaran yang disahkan tidak sepenuhnya digunakan bagi masyarakat dan Angie juga tidak mengakui kesalahannya,” ujar Akbar. Ia mengatakan apa yang dihasilkan dari persidangan Angie jauh dari ekspetasi masyarakat, bahwa Angie akan bernyanyi menyebut nama-nama lain yang terlibat. “Harapan masyarakat bahwa Angie terbuka dalam persidangan sehingga menyeret para pihakpihak lain yang turut terlibat dalam kasus ini, nyatanya tidak terjadi. Anggie benar-benar ‘konsisten’ menutup rapat informasi mengenai keterlibatan pejabat lain pada kasus ini,” ucapnya. Melihat rendahnya putusan dibandingkan tuntutan jaksa terhadap Angie yaitu 12 tahun, Akbar berharap KPK segera menyiapkan tuntutan banding, dan menyusunya dengan baik dan tepat. “Saya tidak tahu apakah ada alasan ‘khusus’ dibalik putusan itu yang sampai hakim berani memvonis Angie hingga melebihi setengah dari tuntutan JPU,” tutupnya. (tribunnews)

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Terdakwa kasus dugaan suap kepengurusan anggaran Kemendiknas dan Kemenpora Angelina Sondakh didampingi ayahnya Lucky Sondakh dan mantan istri Adjie Massaid, Reza Arthamevia usai sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/1). Anggota non-aktif DPR Fraksi Demokrat tersebut dihukum empat tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 250 juta.

Tak Boleh Lagi Ada Pungutan ● Pasca-penghapusan RSBI

TRIBUN MANADO/RIZKY ADRIANSYAH

Seorang pegawai sedang menyusun uang di kantor Bank Panin Cabang Manado, Sulawesi Utara, Selasa (13/9). Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun ini hanya naik 23,1 persen.

2013, Proyeksi Kredit Perbankan Nasional Naik Tipis JAKARTA, TRIBUN - Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun ini hanya naik 23,1 persen. Nilai tersebut diperkirakan hanya naik tipis dibandingkan proyeksi pencapaian di 2012 yang naik 23 persen. Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, target tersebut merupakan data Rencana Bisnis Bank (RBB) yang baru disampaikan hingga saat ini. “Tahun ini ditargetkan kredit tumbuh 23,1 persen dan dana pihak ketiga (DPK) naik 18,3 persen,” kata Darmin saat konferensi pers di kantor BI Jakarta, Kamis (10/1/2013). Menurut Darmin,

pertumbuhan kredit per November 2012 baru mencapai 22,3 persen. Di akhir 2012, kredit perbankan nasional diperkirakan hanya akan tumbuh 23 persen. Prediksi kenaikan kredit tersebut masih belum tinggi karena disebabkan ekspansi perusahaan masih menunggu kepastian ekonomi global dan regional. Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah menambahkan pencapaian pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun ini akan ditopang oleh kredit berdenominasi Rupiah sebesar 23,8 persen dan kredit valas 19 persen. Sedangkan untuk kelompok bank, BI menyatakan Bank BUMN

menargetkan pertumbuhan kredit 24,4 persen, bank swasta 21,3 persen, BPD 25,4 persen, bank campuran 26 persen, dan kantor cabang bank asing 15,7 persen. “Sektor kredit paling cepat tumbuh masih transportasi sebesar 27 persen, hotel dan restoran 25 persen, perdagangan dan perdagangan eceran 24 persen, dan konstruksi 24,3 persen,” kata Halim. Sementara untuk pertumbuhan DPK yang dipatok sebesar 18,3 persen pada tahun 2013, bank sentral mencatat target DPK rupiah tumbuh 18,7 persen dan DPK valas tumbuh 16 persen. (kps)

BALIKPAPAN, TRIBUN- Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Balikpapan, H. Imam Mundjiat menyambut gembira atas penghapusan program RSBI/RBI di Indonesia, “Tetapi yang lebih penting lagi, Gubernur Kaltim, Walikota dan Bupati seluruh Kaltim harus segera mengumumkan tidak ada lagi pungutan apapun untuk siswa/orang tua siswa mulai bulan ini,” katanya memberikan imbauan, Rabu (10/1). Da mengatakan hal itu penting, karena setelah MK memutusakan RSBI/RBI dihapuskan, maka segala kewajiban keuangan, dana dan beban yang diberikan sekolah ke pada orang tua dan siswa harus tidak dilakukan lagi mulai saat dibubarkan. Karena sekolah itu menjadi sekolah biasa, sama dengan sekolah-sekolah lainnya,” kata dia. Dia khawatir apabila tidak ada pengumuman dan pernyataan dari gubernur, walikota, bupati atau Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, maka pihak sekolah masih saja terus melakukan pungutan itu, “Saya hanya ingatkan saja. Sebab, apabila masih ada sekolah yang tetap melakukan pungutan itu persoalannya bisa menjadi tindakan pungutan liar. Kalau sudah namanya pungutan liar, itu artinya kepala sekolah bisa berhadapan dengan hukum. Kami tidak menghendaki kepala sekolah dipidanakan karena persoalan ini. Untuk itu pemerintah harus tegas menyampaikan informasi ini,” katanya. Imam menyatakan dengan pembubaran program RSBI/ SBI di Indonesia, maka semua kelas sama, “Mereka (para siswa-red) juga mendapat bantuan dari pemerintah berupa BOS. Jadi tidak jadi soal,” tegasnya. Dia juga menyarankan agar dibuatkan laporan tentang semua aktivitas kegiatan pascapembubaran RSBI, menyangkut peralatan, dan biaya operasional bisa dilaporkan sehingga kelak ‘ahrat benda’ hasil RSBI itu tetap menjadi aset sekolah dan dimanfaatkan secara maksimal untuk semua pihak, “Jangan sampai kemudian alat-alat standar seperti komputer, alat peraga belajar, screen atau apapun yang terkait dengan fasilitas RSBI/SBI yang notabene adalah bantuan siswa dan orang tua itu menjadi hilang tak bertuan” katanya. Imam memberikan penekakan tentang penanganan siswa pasca-pembubaran SBI/RSBI,

CMYK

TRIBUN KALTIM/M WIKAN H

Kegiatan belajar mengajar RSBI SMA negeri Satu masih tetap berlangsung.

“Jangan sampai kemudian pembubaran itu kemudian ada buntut perkaranya,” kata dia menjelaskan. Untuk itulah sekali lagi dia menegaskan pemerintah dari pusat sampai daerah menjelaskan langkah-langkah nyata agar semua penyelenggara bisa segera melaksanakan langkah itu, “Pokoknya, jangan sampai persoalan menjadi kabur. Semua harus jelas hak dan kewajiban masing-masing pihka,” tururnya. Imam menyatakan sekolah unggulan itu sesungguhnya tidak semua buruk, “Contoh SMA Unggulan Melati di Samarinda, saat awal-awal dulu. Mengapa? Karena sekolah itu memang untuk menanpung bibit-bibit unggul dari daerah Kaltim berskolah disanan, diberi asrama, perlengkapan dan pembelajaran baik sehingga mereka benarbenar menjadi manusia unggul dari Kaltim,” katanya. Bukan hanya berhenti disitu, lulusan SMA Melati saat itu disalurkan ke perguruan-perguruan tinggi terbaik di Indonesia, “Mereka semua dibiayai oleh Pemprov Kaltim sejak zamannya Pak Ardans. Selanjutnya mereka kembali ke Kaltim mengabdikan diri ke ikatan dinas,” katanya memberi contoh. Hal berbeda dengan sekolah unggulah seperti RSBI/SBI sekarang ini, “Asal punya uang semua bisa masuk RSBI/SBI. Lebih mengedepankan sisi komersialnya dari pada mutu pendidikannya. Ini yang kita tolak,” katanya. (ps)


CMYK

2

Tribun Etam

JUMAT 11 JANUARI 2013

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Pengerjaan Bandara Internasional Sepinggan masih dikebut agar selesai di 2013.

Sepinggan Ikon Baru Bandara Indonesia ● Awang Yakin Rampung September 2013 SAMARINDA, TRIBUN - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meyakini proyek pembangunan terminal Bandara Sepinggan Balikpapan yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan akan rampung di tahun 2013 ini, dan langsung dapat dioperasionalkan sesuai dengan yang diharapkan. “Ini adalah bagian dari program pembangunan infrastruktur kita yang tentu saja untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Kaltim. Bayangkan saja, kalau itu terminal Sepinggan rampung, dengan kapasitas terminal barunya sekarang mencapai 10 juta penumpang, dilengkapi garbarata, maka Sepinggan akan

menjadi ikon bandara baru di Indonesia,” kata Awang, Kamis (10/1). Menurutnya, Sepinggan menjadi perhatian khusus Pemprov, pasalnya berdasarkan data statistik penumpangnya, Sepinggan masuk lima besar bandara di Indonesia yang tersibuk. Itu artinya perputaran ekonominya sangat tinggi. Dengan nantinya ditambah terminal baru dengan kapasitas lebih besar dari sekarang, diyakini yang bisa menyaingi hanyalah Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. “Dan ini termasuk proyek MP3EI (Master Plan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia, red). Artinya juga menjadi perhatian

Pusat. Insya Allah kalau tidak ada halangan, September itu sudah dapat dioperasionalkan, dan rasakan saja perbedaannya dengan yang ada sekarang,” ujarnya. Selain Sepinggan, Awang juga menyinggung Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring yang menunjukkan progress pembangunan yang baik semenjak diambil-alih pertanggungjawaban teknisnya oleh Pemprov. Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim disebutkan, kini progresnya sudah mencapai 50 persen pembangunan sisi daratnya. Dan dalam waktu dekat ini, sisi udara sudah akan dikerjakan oleh pihak swasta dalam hal ini PT Bakrie Capital.

“Kalau sisi darat sudah tidak ada kekhawatiran, karena dengan progress sekarang sudah 50 persen, maka target akhir 2013 nanti rampung itu dapat dipenuhi. Tinggal dalam waktu dekat ini dengan swasta untuk sisi udaranya, dan itu sudah tidak ada masalah mengingat Bakrie Capital sudah akan melaksanakan sesuai kesepakatan yang sudah kita tandatangani,” katanya. Awang berharap, semua proyek bandara dapat rampung sesuai dengan target yang telah ditetapkan, karena bidang perhubungan udara menjadi sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan yang lebih baik. (aid)

Niat Menolong Malah Terseret Arus ● Dua Pelajar SMAN 6 Tewas Ditelan Ombak ● Jenazah Asriadi Rencana Dibawa ke Wajo BALIKPAPAN, TRIBUN - Dua pelajar kelas 2 SMA Negeri 6 Balikpapan hilang ditelan ombak setelah sebelumnya terseret arus di sekitar Pantai Kemala, Balikpapan Selatan, Kamis (10/ 1) sekitar pukul 16.35 sore. Kedua remaja yang tenggelam tersebut adalah Dony Setiawan, warga Jl Inpres I RT 27 Balikpapan Utara dan Asriadi, warga Jl Martadinata, Balikpapan Tengah. Saat kejadian, keduanya bersama lebih 20 pelajar SMAN 6 lainnya berlatih bola di pantai. Baru pemanasan jogging tiga putaran, pelatih H Sutarman melihat anaknya, Musafa (5) yang berenang di pantai tiba-tiba terseret arus. Sontak para pelajar itu bergerak menolong. “Niatnya mau menolong. Pelatih menolong anaknya, saya ikut bantu. Nggak tahu kalau Donny dan Asri ikut. Mereka tidak bisa berenang. Pas kami ke pinggir, Donny dan Asri terseret ke tengah,” kata Fabio Ari Putra Ramadhan, teman kedua korban. Senada, Rafli, pelajar kelas 1 menuturkan, peristiwa tersebut terjadi saat mereka sedang melakukan jogging di bibir pantai. “Biasa tiga putaran di pinggir pantai. Kita sedang mempersiapkan diri untuk ikut lomba liga pelajar. Pas kami lihat, anaknya pelatih berenang sampai terbawa arus ke tengah. Kami larian tolongin anak itu. Yang berdua tarik-tarikan mau kembali ke pantai, arusnya deras sekali. Mereka seperti terpukul ke tengah,” ungkap Rafli. Menurutnya, latihan kali ini merupakan latihan kedua kalinya. Sebelumnya mereka sudah melakukan latihan yang sama, Selasa (8/1) lalu. Pelajar-pelajar SMAN 6 yang

Kukar Masih Butuh Pemerataan Pembangunan

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Jasad Doni Setiawan saat dievakuasi dari laut.

ikut berlatih pun tak meninggalkan lokasi kejadian. Mereka menunggu hasil pencarian dua rekannya yang hilang. “Tadi sudah telepon ibunya Doni. Tapi dia nggak mau datang. Katanya nunggu di rumah saja. Nangis-nangis tadi ibunya dikabari,” kata Fabio. Tim SAR Polda Kaltim, Polair Polres Balikpapan dan Basarnas berjumlah 192 orang melakukan pencarian di bibir Pantai Kumala. Ambulans dan paramedis dari RS Bhayangkara juga telah disiagakan. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol Suharno yang turun langsung ikut membantu pencarian mengatakan, kondisi perairan Pantai Balikpapan sedang buruk. “Sekarang ini cuaca sedang buruk. Angin kencang. Bahkan BMKG telah mengeluarkan peringatan untuk tidak berlayar dulu, bagi kapal kapal seperti roro maupun kapal nelayan,” kata Suharno. Setelah menelusuri pantai, anggota Tim SAR menemukan Asriadi (17) sekitar pukul 20.25 dalam kondisi tertelungkup

berjarak lima meter dari lokasi awal tenggelam kedua anak tersebut. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 21.50, tim SAR menemukan Dony Setiawan juga dalam kondisi meninggal. Kedua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Kadir, ayah Asriadi sudah berada di Pantai Kemala sejak sore, saat pencarian dilakukan. Jenazah almarhum langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum. “Perasaan saya sudah nggak enak sejak kemarin. Almarhum melakukan hal yang tidak biasa. Karena ibunya sedang di Bontang, jadi dia bersama saya terus. Tapi saya nggak ada firasat bakal begini,” kata Kadir. Ia mengatakan, jenazah almarhum Asri akan dimakamkan di tanah asal keluarga mereka di Wajo, Sulawesi Selatan. “Rencana langsung dibereskan di rumah sakit, agar bisa langsung diberangkatkan. Kemungkinan besok pagi. Istri sekarang sedang di jalan menuju Balikpapan,” ungkap Kadir. (sar/ami)

TENGGARONG, TRIBUN Pemekaran wilayah Kabupaten Kukar yang masih sangat luas bukan merupakan solusi terbaik untuk kesejahteraan masyarakat. Namun, saat ini Kukar masih memerlukan pemerataan pembangunan dengan membuka akses jalan di daerah-daerah terisolasi di bagian hulu, tengah, dan pesisir. Hal ini disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dalam sambutannya pada acara silaturahmi dengan Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman didampingi istrinya, Dien Handiani Dicky W Usman di Pendopo Bupati Kukar, Kamis (10/1). Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Kukar HM Gufron Yusuf dan Ketua DPRD Kukar Awang Yacoub Luthman serta jajaran SKPD Pemkab Kukar. “Pemekaran (wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara) saya kira bukan solusi yang terbaik. Tetapi, perlu pemerataan pembangunan lagi di Kukar untuk mensejahterakan masyarakat,” ujar Rita yang mengakui masih sulit membangun Kukar dengan wilayah yang luas meski APBD Kukar terbesar di Indonesia hingga mencapai Rp 7,6 triliun. Rita sempat membandingkan luas wilayah Kukar yang mencapai 27.263,10 meter persegi dengan sejumlah kota yang memiliki APBD cukup besar lebih dari Rp 1 triliun. APBD

Kukar lebih besar 600 kali lipat dari kota Solo yang hanya Rp 1 triliun dan 39 kali lipat dibandingkan kota Samarinda. “Membangun Kukar ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Cakupan wilayahnya tidak cukup satu hari dikelilingi mulai dari daerah pesisir, hulu, dan tengah. Kalau Bapak bisa keliling Kukar dalam waktu sehari, artinya Bapak hebat,” ujar Rita disampaikan pada Pangdam VI/Mulawarman. Pada kesempatan itu, Rita berharap dukungan Kodam VI/ Mulawarman dalam menciptakan kondisi yang aman dan tentram di Kukar. Dia mengakui, saat ini masih ada pemicu-pemicu yang dapat mengganggu keamanan Kukar yang selama ini dalam kondisi damai, misalkan tuntutan pemekaran wilayah, persoalan tumpang tindih lahan perkebunan, tambang hingga kawasan hutan. “Alhamdulillah, Kukar tetap rukun meski masyarakatnya terdiri dari berbagai macam suku di Indonesia, tapi mereka bisa hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya. Rita memberikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Panglima Kodam VI/Mulawarman terjun langsung ke Kukar. Menurutnya, kepemimpinan Mayjen TNI Dicky Wainal Usman harus dicontoh bagi seluruh jajarannya di Pemkab Kukar dimana pemimpin harus turun ke

bawah melihat kondisi lapangan dan memberikan semangat kepada bawahan. “Selama saya menjadi Bupati Kukar, baru kali ini Panglima Kodam datang silaturahmi ke Kukar. Kedatangan beliau sangat berarti bagi masyarakat Kukar karena bisa berdialog langsung dan mendengarkan paparan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dengan melaksanakan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” ujar Rita. Terpisah, Mayjen Dicky Wainal Usman mengaku sangat bangga terhadap Bupati Kukar yang dijabat oleh seorang perempuan yang masih energik. Jenderal bintang dua ini memiliki pandangan bahwa laki-laki dan perempuan setara dalam berbagai bidang pembangunan. “Di TNI sendiri, ada 2 orang Brigadir Jenderal yang dijabat perempuan. Sedangkan di Balikpapan, ada satu Danramil juga dijabat perempuan yang dikenal memiliki kedisiplinan yang sangat tinggi. Dan para perempuan ini juga tidak kalah dengan laki-laki. Nantinya, TNI Angkatan Darat pada tahun ini mesti ada perempuan yang jadi pilot penerbang,” ucapnya. Menurutnya, Kukar yang dipimpin seorang Bupati perempuan yang baru menerima penghargaan bidang kepemudaan dari Gubernur Kaltim menjadi bukti perempuan bisa sejajar dengan laki-laki. (top)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

JUMAT 11 JANUARI 2013

3

ANTARA/YUDHI MAHATMA

Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Zhang Jilong (kiri) didampingi Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo (tengah) dan Sekjen AFC Datuk Alex Soosay (kanan) memaparkan hasil pertemuan tertutup dengan PSSI dan KPSI,di Jakarta, Kamis (10/1). AFC menegaskan bahwa sepakbola Indonesia harus dibawah satu organisasi dan mempunyai Tim Nasional yang dikenal sebagai macan Asia Tenggara.

AFC Merespon Positif PSSI ● Lanjutkan Usaha Penyatuan Liga dan Timnas JAKARTA, TRIBUN - PSSI telah bertemu dengan Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Zhang Jilong, Kamis (10/1/2013) sore ini, untuk membahas upaya terkait penyatuan liga dan timnas. PSSI mengaku mendapat respons positif dan dukungan penuh AFC, termasuk dalam hal melakukan panggilan pemain ke timnas. Pertemuan itu dilakukan di Kantor KOI, Senayan, Jakarta. Dari PSSI hadir langsung Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, Sekjen PSSI Halim Mahfudz, Anggota Exco Sihar Sitorus dan

Bob Hippy. Dengan dimediasi oleh Ketua KOI Rita Subowo, mereka bertemu dengan Ketua AFC Zhang Jilong. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup. “Hasil pertemuan tadi, kami menyampaikan langkah-langkah yang sudah kami lakukan untuk penyatuan liga, timnas. Mereka pun mengatakan penguatan dari pemerintah agar melaksanakan power PSSI yang ada dikeluarkan sekarang,” ujar Djohar usai pertemuan. AFC, kata Djohar, memberikan sambutan

Mitra Kukar Jaga Tren Positif ● Pemain harus Bermain Disiplin SAMARINDA, TRIBUN Manajemen Mitra Kutai Kartanegara yakin tim asuhan pelatih Stefan Hansson bisa menjaga tren positif pada penampilannya menghadapi tuan rumah Persija Jakarta, di lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), Sabtu (12/1) pekan ini. Laga tandang kedua, tim berjuluk Naga Mekes harus menambah poin. “Minimal kita bisa dapat satu poin,” kata Direktur Keuangan Mitra Kukar, Aji Ari Junaidi, Kamis (10/1). Menurut dia, Persija Jakarta sebagai tim besar yang masih difavoritkan di kompetisi ISL. “Pemain kita (skuad Mitra Kukar) sudah 99 persen siap. Harapannya kita bisa menang lagi. Karena tren dilaga perdana bisa memotivasi pemain. Tapi saya yakin, Mitra bisa menang,” kata Ari. Ia menambahkan, target membawa tiga poin di dua laga tandang ini, untuk mempersiapkan diri di laga kandang pekan depan. Mitra Kukar bakal menghadapi tim papan atas Sriwijaya FC. “Makanya, minimal di kandang Persija hasilnya draw (hasil seri/ imbang) saja sudah bagus,” tambahnya. Asisten Pelatih Mitra Kukar Sukardi Kardoks

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Pemain Mitra Kukar Rahmat Latif (kiri) menendang bola yang akan direbut pemain Perisam Ferdinand Sinaga (kanan) saat laga Inter Island Cup di Stadion Segiri Samarinda, beberapa waktu lalu, (2/12).

mengingatkan kepada pemainpemain inti yang bakal diturunkan saat menghadapi Persija Jakarta. Kata dia, menghadapi tuan rumah tim Macan Kemayoran harus bermain taktis dan disiplin. “Pelatih sudah melihat pola permainan tim tuan rumah. Dia bermain cepat. Pemainnya mengandalkan kecepatan. Ini artinya, pemain kita harus siap

fisik untuk mengimbangi tim tuan rumah,” katanya. Menurut dia, yang tidak kalah penting untuk tim Mitra Kukar sebagai tamu, harus menyiapkan mental dan bermain disiplin. Pasalnya, “Karena mental juga mempengaruhi konsentrasi pemain di lapangan. Makanya, bermainlah disiplin supaya mental pemain bisa stabil,” tambahnya.(bud)

positif atas laporan tersebut. AFC pun menegaskan bakal tetap mengakui PSSI sebagai federasi resmi sepakbola Indonesia. “AFC tetap menyokong dan mengakui PSSI. Mereka meminta kepada PSSI untuk tetap terus melakukan upaya-upaya tersebut. AFC akan menunggu laporan dari kami agar klub-klub mau ikut kompetisi yang berada di bawah PSSI. Otomatis mereka akan berada di bawah kontrol FIFA. “Kami akan mempersiapkan langkah

Rossi Jadi “Tester Jalanan” untuk Bridgestone JUARA dunia sembilan kali grand prix, Valentino Rossi, memperpanjang kesepakatannya dengan Bridgestone Europe untuk menjadi penasehat Motorcycle Tire Development. Dalam kesepakatan terdahulu, Rossi dan Bridgestone akan bekerja bersama-sama mempromosikan semangat bermotor kepada para pengendara, serta antusiasme di Eropa, mengenai konsep ‘trek ke jalan’ yang didukung langsung Bridgestone. Rossi akan beraksi sendiri sebagai seorang pebalap profesional - tim MotoGP dan para sponsornya tak termasuk dalam kesepakatan ini. “Saya sudah bekerja dengan Bridgestone di MotoGP selama bertahun-tahun dan selalu terkesan dengan profesionalisme mereka dan kualitas produknya. Meneruskan kesepakatan ini memberikan saya kesempatan yang bagus untuk memberikan kontribusi kepada ban Bridgestone baru untuk motor jalanan,” komentar Rossi, seperti dikutip dari GPone, Rabu (9/1/2013). Sebagai bagian dari peranannya, Rossi akan memberikan evaluasi dan pendapatnya mengenai performa ban Bridgestone untuk motor, terutama untuk hyper-sport, balapan dan sektor sport touring. Bridgestone akan menggunakan masukan pebalap Italia itu, dalam pengembangan bannya demi peningkatan performa dan tingkat keamanan. CEO dan Presiden Bridgestone Europe, Franco Annunziato, menambahkan: “Valentino Rossi merupakan duta yang hebat untuk perusahaan kami. Dengan perpanjangan kesepakatan ini, kami memiliki jaminan saran dan rekomendasi dari salah satu kompetitor motor terbaik sepanjang masa, yang mana memastikan kami membawa ban Battlax baru terbaik ke pasar.” Bridgestone masuk ke MotoGP pada tahun 2002 dan pada 2009, mereka menjadi pemasok tunggal ban untuk Kejuaraan Dunia. (kps)

CMYK

selanjutnya. Memanggil klub-klub kembali dan pemain untuk bergabung ke timnas. Tentu akan ada sanksi jika mereka tidak mematuhinya. Sanksi itu sudah ada di AFC,” papar Djohar. Djohar menambahkan, meski pertemuan itu dihadiri oleh ketua Task Force Rita Subowo, AFC ia sebut tak mengenal Task Force. Sebab menurutnya kehadiran Rita Subowo hanya sebagai mediator. “Ibu Rita hanya sebagai ketua KOI. Dia hanya memfasilitasi. Task Force itu tidak dikenal AFC dan FIFA,” simpulnya. (dtc)

Valentino Rossi

AP/ALBANO VENTURELLI


CMYK

4

Tribun Ekbis

JUMAT 11 JANUARI 2013

Pulau Derawan TRIBUN KALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

Eropa Dominasi Kunjungan ke Kaltim ● ASITA Harap Pemda Fasilitasi Wisata Industri BALIKPAPAN, TRIBUN - Pemerintah Provinsi Kaltim berupaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kaltim, yang tahun lalu berjumlah sekitar 11.250 orang dari mancanegara. Salah satunya melalui Festival Derawan yang akan digelar mulai Juni mendatang. HM Aswin, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kaltim mengungkapkan, kunjungan wisata ke Kaltim didominasi wisatawan dari Eropa mencapai sekitar 8.500 orang, sedangkan dari USA dan Cina belum

begitu besar. “Dalam Festival Derawan nanti, kami berharap sekitar 1.000 wisatawan dari event itu saja. Tentu saja, kita berharap tahun ini jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat daripada tahun lalu,” kata Aswin. Selain mengandalkan kunjungan dari lokasi andalan wisata Kaltim, Aswin mengungkapkan, pihaknya telah menyusun agenda wisata tahunan di antaranya Erau pada bulan Juli dan Festival Mahakam November mendatang. “Sedangkan untuk paket

wisata industri, sebenarnya bila peminat bagus maka bisa dilakukan. Bahkan Bontang sudah siap untuk itu termasuk pemandunya. Hal ini juga bisa dilakukan di kota Balikpapan yakni di kawasan Jalan Minyak. Hanya saja ini masih untuk pendidikan saja. Sedangkan untuk wisatawan domestik jarang yang menginginkan paket wisata tersebut,” ujarnya. Untuk mendukung pelaksanaan Festival Derawan, Aswin mengaku untuk pembenahan infrastruktur difokuskan di kawasan tersebut.

“Sementara yang lainnya menyusul. Kami saat ini juga tengah menyusun grand design wisata Kaltim, sebagai induk pengembangan pariwisata. Tidak hanya satu wilayah saja, tetapi nanti ada kawasan wisata di Selatan, Tengah dan Utara Kaltim, di antaranya memang Derawan dan Tenggarong,” paparnya. Sementara itu, Eddy Yusuf Assainar Ketua Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Kaltim juga menyambut baik bila Pemprov Kaltim benar-benar mendukung adanya wisata industri di

Kaltim. Banyaknya perusahaan baik migas dan tambang, bisa menjadi obyek wisata terutama untuk wisata pendidikan. “Kalau memang bisa, wisata industri itu difasilitasi pemerintah maka akan lebih baik. Saat ini memang belum kami jajaki, dan bila memang diciptakan maka kami yakin pasarnya ada. Misalnya untuk sekolah-sekolah dan pendidikan pada umumnya. Hanya saja, karena terkait dengan pihak perusahaan, maka membutuhkan dukungan semua pihak,” paparnya. (may)

TRIBUN KALTIM/SAMIR

Pelayanan di Bankaltim Penajam. Bankaltim meluncurkan program Kredit Pangan Sejahtera untuk memajukan sektor pertanian.

Bidik Sektor Pertanian ● Bankaltim Luncurkan Kredit Pangan Sejahtera SAMARINDA, TRIBUN Bertujuan memajukan sektor pertanian Kaltim, Bankaltim kembali meluncurkan program Kredit Pangan Sejahtera (KPS). Acara soft launching KPS sendiri berlangsung di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (10/1), bertepatan dengan HUT ke-56 Pemprov Kaltim, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sendiri yang melakukan soft launching program KPS tersebut. Pimpinan Divisi Kredit Retail dan UMKM Bankaltim Hairuzzaman menjelaskan, terdapat tiga jenis fasilitas kredit KPS yakni Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi (KI), serta Interest During Constructions (IDC). “KMK bertujuan membantu atau membiayai kebutuhan modal kerja usaha di bidang tanaman pangan dan holtikultura. Sedangkan KI yakni, membantu biaya peremajaan mesin, traktor,

alat-alat, atau bangunan pendukung lainnya bidang pangan dan holtikultura juga. Yang terakhir (IDC) yakni, cadangan bunga kredit selama masa pengembangan atau grace period,” jelasnya. Hairuzzaman memastikan suku bunga kredit di bawah suku bunga komersial bank. Besarnya plafon kredit pun dapat disesuaikan dengan rencana kebutuhan usaha, atau investasi petani itu sendiri. Ini bertujuan mendukung program pertanian dalam arti luas yang memang menjadi program prioritas Kaltim,” pungkasnya. Bersamaan dengan peluncuran program Kredit Pangan Sejahtera (KPS), juga dilakukan serah terima Perjanjian Kredit (PK) dan Surat Pemberitahuan Keputusan Kredit (SPKK) secara simbolis kepada tiga debitur asal Tenggarong, Balikpapan, dan Samarinda. Hairuzzaman mengatakan,

untuk debitur Tenggarong diberikan kepada Koperasi Nur Hikmah, dengan total plafon kredit sebesar Rp 1.179.506.095. “Fasilitas kredit modal kerja budidaya tanaman pangan komoditi singkong gajah. Koperasi Nur Hikmah jumlah anggotanya mencapai 29 petani,” papar Hairuzzaman. Sementara, debitur cabang Samarinda atas nama Djawa Niko Laus memperoleh fasilitas kredit investasi pembelian mesin dan pembangunan infrastruktur pendukung budidaya tanaman pangan singkong gajah. “Plafon kreditnya mencapai Rp 270.000.000,” ungkap Hairuzzaman. Sedangkan debitur asal Balikpapan atas nama Agus Basuki mendapat kredit modal kerja budidaya tanaman pepaya mini dengan plafon kredit sebesar Rp 150.000.000. “Di Balikpapan itu pepaya mini,” jelas Hairuzzaman. (rad)

ANTARA

Aktivitas di bank syariah Indonesia.

Promosi Bank Syariah RI Kalahkan Malaysia JAKARTA, TRIBUN - Dulu, Indonesia kalah dari Malaysia soal promosi keuangan perbankan syariah. Padahal Indonesia menyandang predikat sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di Asia. Namun kini sudah sebaliknya. Berdasarkan media Zawya dari Dubai, perbankan Indonesia dinilai memiliki promosi keuangan syariah terbaik di dunia. Hal ini berdasarkan jajak pendapat online yang dilakukan Islamic Finance News (IFN). “Hasilnya, Bank Indonesia (BI) dinilai berhasil menggeser posisi Bank Nasional Malaysia dalam hal promosi keuangan syariah terbaik di dunia,” kata media Zawya, Kamis (10/1). Media tersebut juga merilis bahwa jajak pendapat ini pertama kali dilakukan pada 2006. Jajak pendapat ini meliputi semua pasar utama perbankan syariah dan emerging

CMYK

market, seperti Australia, Suriah, Inggris, Lebanon, Iran, dan Kenya. “Sebelumnya, Malaysia tak pernah tersingkir sebagai pemenang untuk kategori ini,” tambahnya. Tak hanya BI, Bank Muamalat juga menjadi pemenang untuk kategori Bank Islam Paling Inovatif. Pemenang umum untuk bank syariah terbaik atau “Best Overall Islamic Bank” baru akan diumumkan pada 25 Februari 2013 di Jumeirah Emirates Hotel, Dubai. Jajak pendapat ini melibatkan 12.505 responden dari bank-bank syariah seluruh dunia. Hasil perhitungan menunjukkan hanya 9.883 suara yang sah. Sebanyak 2.662 suara ditolak karena responden memberikan suara untuk banknya sendiri, duplikasi atau berasal dari sumber yang meragukan. Secara total, IFN merangkum 160 nominator untuk 36 kategori. (kontan)

Digital_Tribunkaltim_Siang_11012013  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you