Issuu on Google+

CMYK

EDISI SIANG

NO. 309/TAHUN 1 RABU 27 JUNI 2012

Pendukung Isran Ancam Boikot ■ Sebut Elemen Mahasiswa ”Lebay” SANGATTA, TRIBUN - Beberapa orang yang mengaku peduli kepada Bupati Kutai Timur, Isran Noor, menyatakan berkeberatan dengan sorotan pemberitaan tentang pemberian hadiah Rp 350 juta untuk top five Indonesian Idol Sabtu (23/6) lalu. Dipimpin Ketua LSM Pemuda Kutai Timur (Pekutim), Alim Bahri, Selasa (26/6), mereka menyatakan berkeberatan dengan sorotan pemberitaan yang mempermasalahkan pemberian hadiah tersebut. “Kami dari Pekutim dan temanteman yang peduli dengan Pak Isran keberatan dengan pemberitaan yang menyoroti tindakan beliau memberikan hadiah di Indonesian Idol. Intinya tidak akan hubungan tindakan beliau di Idol dengan tugas dan wewenang sebagai Bupati Kutim,” kata Alim. Alim mengatakan pihaknya sudah melakukan konfirmasi pada Isran, dan mendapat penegasan bahwa tidak ada hubungan hadiah Idol dengan APBD Kutim. “Uang itu dikumpulkan dari para bupati yang bergabung di Apkasi. Jadi tidak ada hubungannya dengan pembangunan di Kutim yang menjadi tanggungjawab APBD,” katanya. Mereka menilai, tindakan Isran memberikan hadiah didasari alasan yang masuk akal. “Yang pasti

sorotan pemberitaan tentang masalah hadiah di Idol itu mencoreng bupati kami selaku putera daerah,” katanya. Alim juga mengingatkan, bahwa Isran sebagai Bupati Kutim telah banyak membantu masyarakat. Termasuk kegiatan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) serta berbagai kegiatan sosial keagamaan yang lain. “Kami juga meminta DPRD tidak perlu menanggapi permohonan hearing yang diajukan beberapa lembaga mahasiswa. Bila ada temanteman yang membuat gerakan, kami pun akan menghadapi,” katanya. Ia juga menilai pengusul hearing merupakan pihak yang telah bertindak berlebihan. “Teman-teman itu lebay (berlebihan, red). Bila DPRD tetap melakukan hearing kami akan melakukan aksi boikot,” katanya. Sementara itu, pengusul hearing yang terdiri dari empat lembaga menanggapi santai pernyataan pendukung Isran tersebut. Keempat lembaga adalah Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara (PENA) Kutim, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutim, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kutim, dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Stiper.

Ketua PENA Kutim, Aleks Bajo, Selasa (26/6) malam, mengatakan pihaknya akan terus mengawal usulan hearing yang telah diajukan. “Usulan hearing sudah disampaikan, kami akan terus mengawalnya sampai hearing direalisasikan,” katanya. Mereka menilai, tempat yang tepat untuk memberikan penjelasan secara utuh adalah dalam hearing. Bukan semata dengan pidato atau pernyataan pers. “Kami ingin bupati memberikan penjelasan secara terbuka dalam hearing di DPRD,” katanya. Karena banyak hal yang harus dijelaskan. Adapun terkait rencana boikot hearing, Aleks mempersilakannya. “Silakan saja mau boikot. Toh hearing tersebut antara DPRD, bupati, dan juga kami selaku pihak yang menyoroti. Tidak berhubungan dengan mereka,” katanya. Terkait pernyataan pemberian hadiah merupakan peran Isran secara pribadi dan Ketua Apkasi, Aleks menegaskan bahwa peran sebagai Bupati Kutim dan Ketua Apkasi tidak terpisahkan. Selain karena memegang kedua jabatan tersebut, Isran bisa menjabat Ketua Apkasi karena merupakan Bupati Kutim. Sementara itu, Sekjen Aliansi Dayak Bersatu,

Ises Robby Paul, Selasa (26/6), menyatakan sangat prihatin dengan rencana boikot dari pihak yang mengklaim pendukung Isran yang dimotori LSM Pekutim pimpinan Alim Bahri. Adapun hearing yang diusulkan PENA dan OKP mahasiswa dinilainya merupakan langkah baik untuk mendapat klarifikasi tentang pemanfaatan dana Apkasi yang diberikan pada Top Five Indonesian Idol. “Akan semakin menimbulkan persepsi negatif jika hearing ini tidak dijalankan. Sekarang ini temanteman PENA dan mahasiswa hanya menjalankan fungsi kontrol. Ini zaman reformasi dan keterbukaan. Jadi jangan ragu atau takut untuk melakukan hearing,” katanya. Adapun LSM yang coba memboikot hearing ini, berarti pemimpinnya tidak dewasa dalam berorganisasi dan berdemokrasi. Bahkan sudah mau menimbulkan suasana tidak kondusif dengan memancing emosi masyarakat yang malu akan tingkah laku bupati melakukan pencitraan. “Dimulai sejak beliau menjadi saksi pernikahan Anang dan Ashanty, serta memberi sumbangan ke Indonesia Idol. Padahal masyarakat membutuhkan kehadiran beliau. khususnya di pedalaman,” katanya. (khc)

Spanyol Versus Portugal

KPK Panggil Anas

Rivalitas Iberia KARENA letak geografis yang bertetangga, Spanyol dan Portugal kerap bergesekan kepentingan. Sejak dulu, keduanya dikenal sebagai dua negara penjajah di benua Amerika, Afrika, dan Asia. Di Indonesia, gesekan memuncak saat memperebutkan Maluku hingga Minahasa. Rivalitas pun melebar hingga di ranah sepakbola. Portugal tidak mau kalah dengan tetangganya Spanyol di semenanjung Iberia tersebut, pun sebaliknya. Kini keduanya saling sikut guna memperebutkan tiket final Piala Eropa 2010. Portugal sadar bahwa La Furia Roja sudah dua kali menjadi juara Eropa dan sekali Juara Dunia di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Sedangkan Sellecao belum sekali pun merasakan manisnya mengangkat piala Henri Delaunay apalagi Piala Dunia. Momen terbaik menjadi juara Eropa dimiliki Cristiano Ronaldo dkk saat bersua tetangganya tersebut di semifinal Euro 2012 Stadion Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, Kamis (28/6) dini hari nanti. Portugal berkesempatan menjungkalkan ambisi Spanyol mempertahankan gelar Eropa yang direngkuh di Austria-Swiss empat tahun lalu. Motivasi pasukan Portugal yang dilatih Paolo Bento dalam kondisi puncak. “Dengan Cristiano Ronaldo yang akhirnya bisa menemukan penampilan terbaiknya di kompetisi internasional, kami yakin bisa menembus final,” kata Bento sepeti dikutip dari Supersports.com, Selasa (26/6).

**PA: 423, PC: 371, PC %: 88%, CA: 7, CC: 2

PB: 42% TP: 22 OT: 9 GL: 2

VS

NED

FRA

BP: 55% TP: 9 OT: 5 GL: 2

VS

CRO

PB: 64% TP: 14 OT: 10 GL: 1

DEN

Pelatih: Paulo Bento Cadangan: Eduardo, Beto (kiper), Ricardo Costa, Rolando, Miguel Lopes (bek), Custodio, Ricardo Quaresma, Ruben Micael, Hugo Viana (gelandang), Nelson Oliveira, Silvester Varela (penyerang) Absen: Helder Postiga (cedera)

1 Postiga

VS

VS

PB: 56% TP: 20 OT: 5 GL: 1 CZE

1 Varela

VS IRL

Coentrao Pepe Patricio Alves

Moutinho

Ronaldo

Veloso

Almeida Fabregas

Bosquet

Iniesta

Alonso

Meireles

Nani

Silva

Xavi

Arbeloa Pique Casillas Ramos Alba

Pereira

1

Pepe

3C Ronaldo

2

Fabregas

Torres

Xavi Hernandez Main: 4 (359 menit) Gol: 0 gol Assists: 0 Shots: 8 kali Shots onGoal: 5 kali

2

Xabi

2

PB: 34% TP: 26 OT: 20 GL: 4

VS

PB: 60% TP: 18 OT: 9 GL: 1

Pelatih: ITA Vicente Del Bosque Cadangan: Victor Valdes, Pepe Reina (kiper), Raul Albiol, Javi Martinez, Juanfran (bek), Santi Cazorla, Jesus Navas (Gelandang), Pedro Rodriguez, Alvaro Negredo, Juan Mata, Fernando Llorente. Absen:-

Navas

1

Silva

1

*ket: PB: Penguasaan Bola, TP: Tendangan Percobaan ke arah gawang, OT: On Target, GL: Gol ** PA: Umpan dilepas, PC: Umpan sempurna, PC %: Persentase, CA: Crossing, CC: Crossing sempurna. Data disadur dari UEFA.com

CMYK

GRAFIS: BAYU

PB: 44% TP: 11 GER OT: 7 GL: 0

ik Menuju Semifinal* t s i t a t S VS

PB: 58% TP: 17 OT:12 GL: 3

JAKARTA, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memanggil Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi megaproyek Hambalang senilai Rp 2,5 triliun, Rabu (27/6) ini. Pucuk pimpinan partai ANT penguasa ini akan didengar Anas Urbaningrum keterangannya sebagai saksi pembangunan sekolah olahraga di Bukit Sentul, Hambalang, Jawa Barat. “Ya, Anas dimintai keterangan besok (hari ini),” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantor KPK, Selasa (26/6). Surat panggilan pemeriksaan Anas, telah dilayangkan KPK untuk menguak dugaan korupsi yang masih dalam tahap penyelidikan ini. Kendati demikian, Johan belum tahu pasti, apakah Anas akan hadir untuk memenuhi panggilan KPK. Pemeriksaan orang nomor satu di partai berlambang mercy itu, sekaligus menjawab tekanan kuat berbagai kalangan. Pegiat antikorupsi, elite nasional hingga DPR sempat menaruh curiga, KPK telah terkontaminasi politik, sehingga tak kelar-kelar menyelidiki dugaan korupsi proyek Hambalang. Hampir setahunan menyelidiki kasus ini, KPK tak kunjung mencapai penyidikan, apalagi menetapkan tersangka. Padahal, KPK telah memeriksa sekitar 70 saksi, termasuk istri Anas, Athiyyah Laila yang pernah menjabat komisaris dan pemegang saham perusahaan Dutasari, subkontraktor PT Adhi Karya di Hambalang. Lembaga antikorupsi bahkan telah

Namun Bento membantah jika dirinya hanya akan mengandalkan Ronaldo. “Meski Ronaldo sedang bagus, tapi kami tak hanya mengandalkan dia. Semua pemain kami sedang bagus-bagusnya. Dan kami mengandalkan kolektivitas, bukan individualitas,” tambahnya. Dengan usia yang masih 43 tahun, Bento saat ini merupakan pelatih paling muda di sepanjang sejarah pelatih di putaran final Piala Eropa. Jika bisa melenggang ke final, tentu pencapaian luar biasa dari sosok pelatih muda tersebut. Meski muda, Bento memiliki banyak pengalaman. Ia pernah melatih Estrela Amadora, Vitoria Guimaraes, Benfica, dan Sporting Lisbon. Bento bahkan menghabiskan empat tahun di klub Spanyol, Real Oviedo dari tahun 19962000. Jadi ia cukup mengenal gaya Spanyol. Sementara itu Gelandang Spanyol Xavi Hernández memperingatkan rekan-rekan setimnya bahwa bukan Ronaldo saja yang akan menjadi ancaman pada pertandingan melawan Portugal. “Ronaldo bukan ancaman satu-satunya bagi kami. Tapi juga ancaman dari Nani yang bermain di sayap berbeda. Saya selalu menyaksikan penampilannya selama membela Manchester United. Dan mereka itu tim yang berada di level utama,” kata Xavi Hernández dikutip Marca. (tribunnews/rif)

**PA: 137, PC: 80, PC %: 58%, CA: 6, CC: 0

Cristiano Ronaldo Main: 4 (360 menit) Gol: 3 gol Assists: 0 Shots: 29 kali Shots onGoal: 14 kali VS

mengantongi fakta penting. Di antaranya, pengakuan mantan Bendahara Umum PD, M Nazaruddin di persidangan. Nama Anas sering disebut-sebut terlibat korupsi di balik proyek multiyears senilai Rp 2,5 triliun. Nazaruddin yang mengaku pernah menjalin kongsi bersama Anas mengungkapkan, fee proyek Hambang mencapai Rp 100 miliar. Separo atau Rp 50 miliar diberikan Anas, Rp 20 miliar Andi Mallarangeng (Menpora), Rp 20 miliar untuk pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR, dan Rp 10 miliar untuk anggota Komisi X DPR. Menurut Johan, keterangan Anas dinilai sangat penting untuk menguak dugaan korupsi, apalagi sang istri telah diperiksa terkait kasus yang sama. Selain Athiyyah, kata Johan, KPK telah memeriksa lebih 70 saksi. Di antaranya, Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI) Dudung Purwadi, Manajer Pemasaran PT DGI Mohamad El Idris, mantan Sesmenpora Wafid Muharam, Kepala BPN Joyo Winoto, anggota Komisi II DPR dari Demokrat Ignatius Mulyono maupun pejabat PT Adhi Karya, Mahfud Suroso. Penyelidikan dugaan korupsi proyek Hambalang, dikuatkan temuan KPK saat menggeledah kantor Grup Permai kala menyidik dugaan suap proyek Wisma Atlet SEA Games yang menyeret Nazaruddin menjadi terpidana. Nazaruddin menyebut Anas sebagai pihak yang mengatur proyek pembangunan Hambalang. Terkait pemanggilan KPK, Anas menyatakan siap hadir. Wasekjen PD Saan Mustofa mengatakan, saat ini Anas masih berada di luar kota untuk menghadiri acara partai. Rencananya, kata dia, Anas akan kembali hari Kamis. “Tapi, karena ada permintaan keterangan, insya Allah hadir meskipun belum baca suratnya (pemanggilan). Anas baru tahu infonya (pemeriksaan) dari berita,” kata Saan. (tribunnews)


CMYK

2

Tribun Etam

SENIN 25 JUNI 2012

Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah ■ Satu PNS Tewas Diduga karena Shock TANA PASER, TRIBUN - Musibah kebakaran melanda pemukiman warga RT 01 RW 04 Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (26/6). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 tersebut sedikitnya menghanguskan 17 rumah milik warga. Kebakaran juga menelan korban jiwa, yaitu Sobari (50), yang diduga tewas karena shock mendapat musibah. Korban berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Bina Marga Pengairan dan Tata Ruang Kabupaten Paser. Sebelum meninggal, korban yang tidak sadarkan diri sempat mendapatkan pertolongan di RSUD Panglima Sebaya, Tanah Grogot. “Almarhum sempat di bawa ke Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) untuk mendapatkan perawatan. Saat itu, almarhum didampingi Acil Aluh, Yani, Mistar dan Jaleha,”kata Umi Meilani, kerabat almarhum yang juga menjadi korban kebakaran. Penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki Polres Paser. Akan tetapi, api diduga muncul dari rumah sewaan milik Adrani yang di sewa oleh Adun, yang

kebetulan tidak ada di tempat saat kebakaran itu terjadi. Karena tidak segera ditangani, asap hitam tebal yang membumbung tinggi disertai dengan jilatan dan kobaran api membakar rumah warga yang rata-rata berbahan kayu. Akibatnya, api dengan cepat menyebar menghanguskan rumah warga. Sementara mobil pemadam kebakaran sulit menjangkau lokasi kebakaran karena jalan menuju lokasi kebakaran yang sempit. Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Paser M Saleh yang kebetulan melintas di lokasi kebakaran yang berdekatan dengan Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot, mengaku langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk memberikan bantuan. “Saya baru selesai rapat di Dewan mau pulang makan, karena melihat ada kebakaran saya berhenti membantu korban mengangkat barang-barang ke halaman parkir masjid. Sangat disayangkan, seandainya pintu parkir Masjid Agung cepat dibuka kemungkinan besar kebakaran tidak sampai membesar. Karena sempitnya jalan, mobil

40 Persen Belum Teraliri Listrik SAMARINDA, TRIBUN - Dari 14 kabupaten/ kota di Kaltim, baru sekitar 60 persen masyarakat yang tersuplai dan teraliri listrik. Artinya masih ada sekitar 40 persen penduduk Kaltim yang belum teraliri listrik. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (Akli) Kaltim Nixson Butar Butar dalam jumpa pers di Kantor DPD Akli Kaltim untuk persiapan Munas Akli ke XI pada 4-6 Juli di Balikpapan. Menurut Nixson, rendahnya rasio elektrifikasi kelistrikan di Kaltim disebabkan terbatasnya pembangkit listrik didaerah. Karena itu, persoalan ini akan menjadi salah satu isu utama yang akan dibahas dalam Munas Akli ke XI di Balikpapan. Untuk diketahui, Kaltim hingga kini masih cadangan daya listrik sekitar 30-34 Megawatt, dan diperkirakan defisit ini baru bisa dipenuhi pada 2013, menyusul adanya proyek pembangkit yang dibangun di Kaltim. Sementar itu, cadangan daya listrik di Kaltim saat ini baru mencapai 20 MW-25MW. Padahal idealnya bisa mencapai 20 persen dari total daya pembangkit yang ada. Munas Akli ke XI selain memilih ketua dan pengurus Akli baru, Munas diharapkan

bisa menjadi titik kulminasi bagi Kaltim, mendorong dan mengambil terobosan baru. “Kita harus bangkit sebagaimana tema Kaltim Bangkit 2013,” katanya. Kaltim Bangkit itu bukan hanya hanya bermakna dari pembangunan yang lain, tapi kelistrikan juga harus bangkit, agar rakyat kita sejahtera dan semuanya menikmati aliran listrik, tutur dia. Terkait upaya pemenuhan rasio elektrifikasi kelistrikan di Kaltim, Akli menurut Nixson siap berpartisipasi mendukung PLN dalam meningkatkan rasio tersebut. “Dengan keanggotaan Akli Kaltim yang berjumalh 200 lebih sekarang ini, sudah sangat memenuhi untuk mendukung PLN dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi,” ujarnya. Ketua DPD Akli Kaltim Giman Santoso menambahkan, melalui Munas Akli yang bertema “Pemberdayaan potensi akli dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan” ini, kita sebagai tuan rumah mengharapkan tiga kesuksesan. Yakni sukses penyelenggaraan Munas, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat dan sukses infrastruktur kelistrikan, katanya (has)

kebakaran tidak bisa masuk. Padahal dari halaman parkir masjid, mobil pemadam bisa melakukan penyemprotan air,” kata Saleh. Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah, Kapolres Paser AKBP Ismahjudin dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Paser Ir Syaiful Arham langsung turun ke lokasi kebakaran. Pihak Polres Paser langsung memasang garis polisi (police line) di tempat yang diduga asal mula api, dan mendirikan tenda di halaman parkir Masjid Agung untuk memberikan bantuan dan pengamanan. Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Paser juga sibuk mendata jumlah korban kebakaran untuk memberikan bantuan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Paser Syaiful Arham mengatakan bantuan untuk korban kebakaran sudah disiapkan dan langsung diserahkan. “Kita secepatnya menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran. Kalau masalah bantuan sudah siap tidak ada masalah,” pungkas Syaiful. (aas)

Tidak Wajib Beli di Koperasi ● Ada Sekolah Kenakan Biaya Kelengkapan Siswa SAMARINDA, TRIBUN - Beberapa sekolah di Samarinda tidak memberlakukan adanya biaya pendaftaran siswa baru (PSB). Namun, masih ada sekolah yang menyediakan kelengkapan siswa melalui koperasi dengan harga tertentu. Hal itu ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) proses PSB Komisi IV DPRD Samarinda ke sejumlah sekolah di Samarinda, Selasa (26/6). Di SMKN 1 Samarinda misalnya, berdasarkan wawancara dengan beberapa siswa yang mendaftar tidak dikenakan biaya. Namun, terdengar kabar bahwa tiap siswa dikenakan biaya Rp 900 ribu lebih untuk biaya seragam dan ATM. Sementara, di MAN 2 Samarinda, biaya kelengkapan siswa sudah tertera jelas di papan pengumuman sekolah. Untuk biaya seragam dan buku pelajaran siswa pria Rp 1,4 juta, dan wanita Rp 1,5 juta, belum termasuk biaya komite

yang masih akan dibicarakan dengan orangtua siswa. Menanggapi hal itu, Kepala SMKN 1 Samarinda Suwar mengakui, memang sekolah melalui koperasi mengadakan kelengkapan siswa seperti seragam, namun tidak dipaksakan. Menurutnya dalam penerimaan siswa, nilai uang tidak dicantumkan sebagai biaya wajib. Siswa bebas mengadakan sendiri kelengkapannya. “Sekolah memang perlu seragam. Tapi kami tidak sedikitpun mencantumkan nilai uang. Kebetulan sekolah mempunyai toko, kalau membeli di sana silakan. Dari luar mengadakan sendiri, apakah pakai baju yang lama, boleh. ATM, itu salah, jadi siswa baru boleh membuka tabungan. Tapi sekolah tidak menganjurkan. Kalau siswa yang dulu memang banyak yang buka tabungan karena kartu

pelajarnya itu bisa untuk ATM,” papar Suwar. Kepala Dinas Pendidikan Samarinda Harimurti saat dikonfirmasi mengatakan sekolah diperkenankan mengadakan kelengkapan siswa dengan catatan tidak dipaksakan dan memberatkan. Menurutnya, hal itu masih sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 78 Tahun 2009 tentang Pelaksanaan Bosda. Dalam pasal 9 dikatakan bahwa dana itu diperoleh dengan sukarela. “Biaya itu tidak harus. Jadi, bagi siswa tidak mampu lebih baik langsung menemui kepala sekolahnya. Selama tidak memberatkan siswa silakan diadakan lewat koperasi sekolah. Tapi saya harapkan, misalnya seragam bisa dibeli di luar jika ada yang lebih murah. Apabila ada anak yang dikeluarkan padahal sudah diterima silakan lapor kepada saya,” kata Harimurti tegas. (dep)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

RABU 27 JUNI 2012

3

Persiba Harap Wasit Netral ■ Bertolak ke Lamongan Hadapi Persela

IST

Pemain Persiba Asri Akbar mengadang pemain Gresik United dalam pertandingan lanjutan ISL di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (13/6).

BALIKPAPAN, TRIBUN- Usai kalah 1-3 atas Arema Indonesia, Minggu (24/6) lalu, skuad Persiba Balikpapan, Jumat (29/6) mendatang akan kembali melakoni laga tur Jawa Timur. Kali ini lawan yang akan dihadapi adalah tim kuat yaitu Persela Lamongan. Laga ini akan dimainkan di Stadion Surajaya, Lamongan. Menurut jadwal, Aldo Barreto dkk berencana akan bertolak dari Kota Malang ke Lamongan pada Rabu (27/6) sore ini. Manajer Tim Jamal Al Rasyid mengatakan, dari empat partai tandang ke Jawa Timur, timnya sudah berhasil mengoleksi tiga poin dari Gresik United usai menang 2-0, Rabu (13/6) lalu. Dan menjelang laga menghadapi Persela, Jamal tetap optimistis dapat mencuri poin dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. “Target kita ke Jatim memang

”Pirlo Pantas Raih Ballon d’Or” WARSAWA, TRIBUN Kegemilangan Andrea Pirlo dalam sejumlah laga Piala Eropa 2012 kembali mendapat pujian. Kini, giliran Pelatih Italia, Cesare Prandelli, yang menilai gelandang Juventus tersebut layak dianugerahi gelar pemain terbaik dunia (Ballon d’Or) tahun ini. Pernyataan Prandelli bukan tanpa alasan. Di Serie-A, Pirlo menjadi pemain kunci yang membawa Juventus meraih Scudetto musim lalu. Belum lagi dengan penampilan memukau Pirlo di Piala Eropa, khususnya ketika mengempaskan Inggris lewat adu penalti di perempat final. Maka, jika Italia berhasil menjadi kampiun, bukan tidak mungkin gelar tersebut (Ballon d’Or) akan menjadi milik Pirlo. “Ya, bagi saya, Andrea (Pirlo) harus meraih Ballon d’Or. Dia pantas memenangkan gelar tersebut,” kata Prandelli.

“Saya sangat terkesan ketika mendengar pernyataannya setelah laga (lawan Inggris), bahwa tendangan penalti yang dilakukannya itu untuk membuat mental pemain Inggris turun,” imbuhnya. “Saya tidak pernah memiliki pikiran seperti itu. Pernyataannya itu membuktikan bahwa dia adalah seorang juara sejati,” katanya lagi. Pujian juga diucapkan mantan pelatih Pirlo di AC Milan, Carlo Ancelotti. Dia menilai, Jerman akan kesulitan ketika melawan Italia di semifinal jika Pirlo tampil dengan performa terbaiknya. “Apakah kalian melihat apa yang dilakukan Pirlo? Hanya seorang genius yang dapat melakukannya. Jika menjadi Loew, saya akan berhati-hati ketika bertemu Italia agar tidak mengalami kekecewaan,” saran Ancelloti. (kps)

10 Pejudo Ikuti Thailand Open SAMARINDA, TRIBUN- Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Kaltim mengirimkan 10 atlet judo mengikuti kejuaraan internasional, Thailand Open Point Champions, 28 Juni 2 Juli 2012. Tim PON Kaltim mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia di kejuaraan tersebut. Manajer Tim PON Judo Kaltim SM Purba mengatakan, keberangkatan 10 pejudo PON Kaltim di kejuaraan internasional di Thailand, mewakili nama Indonesia. “Tim Kaltim mendapat mandat dari PB PJSI mewakili negara. Alasannya, karena dari 10 atlet asal Kaltim, lima diantaranya tercatat sebagai atlet yang masuk daftar Pelatnas. Jadi kegiatan ini, bukan hanya sekadar uji coba, tetapi membawa misi nama negara,” ungkap Purba, Selasa (26/6). Ia menambahkan, kejuaraan internasional ini sekaligus menjadi ajang uji coba luar negeri bagi 10 pejudo Kaltim. Target di kejuaraan ini, kata Purba, hanya satu medali emas. “Kita tidak muluk-muluk target kejuaraan di Thailand. Yang penting adalah medali di PON. Untuk di kejuaraan ini yang paling utama untuk atlet PON, tidak cedera, karena ini untuk mengukur kemampuan atlet selama Puslatda,” papar Purba. Dari 10 pejudo yang bakal diturunkan, Purba merincikan, atlet-atlet andalan Kaltim yakni Meiliana Kubus sudah diwakilkan oleh M Deny yang juga bertanding di kelas 66 kg. Begitu juga dengan Ridwan Krisbianto yang sudah diwakilkan Rahmat di kelas 100 kg. “Seharusnya 12 atlet PON Kaltim yang ikut uji coba, tapi karena ada satu kelas terdapat dua atlet, maka kami harus memilih salah satu diantaranya yang akan bertanding nanti,” jelas Purba. Disinggung soal partisipasi Bapak Angkat dari perusahaan tambang PT Gunung Bayan, kata Purba, hingga kini belum memberikan bantuan dana. Menurut dia, biaya uji coba ke Thailand, dikeluarkan dari kocek pribadi Ketua Pengprov PJSI Kaltim Ahmad Husry. “Sampai sekarang Bapak Angkat yang ditunjuk pak Gubernur belum memberikan bantuan. Untuk biaya ke Thailand, pakai dana pribadi Ketua Umum (Ahmad Husry). Biayanya sekitar ratusan juta,” beber Purba.(bud)

AFP

Andrea Pirlo CMYK

mencuri poin, Alhamdulillah kita sudah bisa mencuri tiga poin (dari Gresik United), semoga di Lamongan kita bisa dapat poin lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun , melalui ponselnya, Selasa (26/6). Menurut Jamal, Persela adalah salah satu tim ISL yang memiliki catatan hasil pertandingan yang cukup bagus. Terbukti, tim asal Lamongan tersebut masih bertengger di papan atas, tepatnya di peringkat lima, atau satu strip di atas Persiba. Meski begitu, Jamal mengaku tak gentar meladeni tim besutan Miroslav Janu tersebut. Namun, Jamal berharap pemimpin pertandingan bisa fair play dan tidak memihak tim manapun. “Persela tim yang terbilang konsisten, kita juga siap menghadapi mereka, tapi yang paling penting wasitnya harus profesional,” tandasnya. Jamal sangat

tidak berharap laga saat menghadapi Arema Indonesia terulang lagi dimana wasit Oki Dwi Putra yang memimpin pertandingan dianggap tidak fair dengan keputusan-keputusan yang merugikan Persiba. Dalam tur Jawa Timur kali ini, tim besutan Hans Peter Schaller berhasil meraih kemenangan saat menaklukkan Gresik United 2-1, kemudian harus menelan kekalahan dua kali beruntun melawan Deltras Sidoarjo 0-2 dan Arema 1-3. Melawan Persela akan menjadi laga terakhir lawatannya ke Jawa Timur. Sementara, pasukan Beruang Madu akan melakoni latihan terakhir di AURI Malang, setelah itu akan melanjutkan perjalanan ke Lamongan. “Hari ini (kemarin) latihan diliburkan, tapi besok (pagi ini) kita latihan dulu terus sorenya kita lanjut ke Lamongan,” jelasnya.(fer)


CMYK

4

Tribun Ekbis

RABU 27 JUNI 2012

ANTARA/ISMAR PATRIZKI

Prototip bus listrik membawa rombongan berkeliling saat digelar Fun Drive Mobil Listrik Nasional di sela berlangsungnya Peluncuran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) Ke-17 di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (26/ 6). Bus listrik buatan Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI itu dapat mengangkut 15 orang dengan kecepatan maksimal 100 kilometer per jam, dan mampu berjalan sejauh 150 kilometer dengan sekali pengisian 500 ampere.

Habiskan Rp 1,2 Miliar ■ Mikrobus Listrik yang Dijajal Menristek JAKARTA, TRIBUN - Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta didampingi oleh Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini dan Ketua LIPI Lukman Hakim, berkesempatan mencoba mikrobus bertenaga listrik hasil rekayasa Puslit Telimek, LIPI, Selasa (26/6) dari Gedung BPPT menuju Monas dan kembali ke tempat awal menyusuri jalan Thamrin, Jakarta. Mikrobus yang dicoba tersebut menggunakan basis Isuzu Elf namun karoseri dirancang sendiri oleh Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek) memuat 15 penumpang dilengkapi dengan AC. Sedangkan penggeraknya adalah motor listrik yang mendapatkan pasokan engeri listrik dari 400 unit baterai lithium fosfat yang disusun di

kolong lantai bagian tengah dan belakang bus. Menurut Ir Abdul Hapid yang memimpin proses pembuatan kendaraan bertenaga listrik ini merupakan eksperimen kedua menggunakan baterai yang diimpor dari Amerika Serikat. Hasilnya, berdasarkan teori, bus ini untuk sekali isi baterai bisa digunakan menempuh jarak 150 km. Sedangkan lama pengisian bagterai dengan arus normal butuh waktu 4 jam. Sedangkan untuk pengisian cepat, dengan arus 500 Ampere sekitar satu jam. “Hanya baterai dan motor listrik yang masih kita impor. Lain sudah dibikin di sini,” jelas Abdul Hapid. Pasalnya, untuk baterai - khususnya lithium - belum ada pabriknya di Indonesia. Untuk menjadikan mikrobus ini bisa jalan dengan tenaga listrik, menurut

Gusti: Nyaman Dinaiki TAMPILAN elegan dan tidak kalah menarik dengan bus komersial biasa, membuat siapapun ingin mencoba bus listrik. Begitu juga dengan Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. Begitu meresmikan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-17, Gusti langsung mencicipi bus listrik karya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Bus listrik ini sangat halus dan nyaman untuk dinaiki,” ujar Gusti sesudah menjajal bus listrik berwarna merah ini. Lebih lanjut Gusti menuturkan, ke depan bus listrik ini harus memiliki kecepatan yang lebih tinggi. “Nanti kita lebih memfokuskan kepada kecepatan, agar mobil listrik juga bisa memiliki kecepatan lebih. Dan kita harus mempersiapkan tempat pengisian baterainya, selain itu untuk tenaga baterainya masih akan terus kita kaji agar lebih efisien,” tambahnya. Gusti mengharapkan sesuai dengan rencana Presiden SBY, di 2014 diharapkan produksinya mencapai 1 juta unit. Diharapkan begitu produksinya sudah banyak harga bus yang saat ini mencapai Rp 1,2 miliar bisa lebih murah. “Dan kenapa harganya mahal? setahu saya kalau produksi banyak harga jualnya bisa menjadi lebih murah,” kata Gusti. (dtc)

pihak Puslit Telimek, dihabiskan biaya Rp 1,2 miliar. Sebagian besar atau 1/3 untuk baterai. “Baterai lithium masih sangat mahal karena pabriknya tidak banyak,”jelas Abul Hapid. Jadi, untuk baterai saja - diperkirakan tahan 10 tahun - menghabiskan biaya Rp 400 juta. Hal yang sama juga diakui oleh Meristek Gusti Muhammad Hatta. “Persoalan utama mobil listrik saat ini di seluruh dunia - adalah baterai. Di samping harganya mahal, jarak pakai energinya juga terbatas. Namun yang pasti, lebih ramah lingkungan,” jelasnya. Karena itu pula, Menteri berusaha mendorong para ahli Indonesia menggembangkan teknologi baterai lihtium. “Soalnya, baterai pada mobil listrik adalah bagian utama atau nyawanya,” jelas Menteri Ristek. Memang tidak mudah melaksanakan program mobil listrik ini. Pasalnya, infrastruktur, yaitu tempat pengisian ulang umum baterai, juga harus tersedia. “Seharusnya, pengembangan mobil listrik dan tempat pengisian ulang baterai harus paralel,” jelas Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Kemenprin yang juga hadir pada acara ini. Masalahnya, siapa yang akan mendirikan tempat pengisian ulang tersebut? Apakah pemerintah atau swasta? Malah Menristek mengatakan, kalau jumlah mobil listrik sampai satu juta dan dilakukan pengisian secara bersamaan, juga akan menimbulkan masalah. “Listrik bisa langsung drop. Nah, agar tidak turun, kita sudah punya teknologinya,” tutup Menteri tanpa memrincinya lebih lanjutnya. (kompas.com)

CMYK

LTE bisa Hadir Lebih Cepat di Indonesia JAKARTA, TRIBUN Kementerian Kominfo memperkirakan implementasi seluler 4G dengan teknologi Long Term Evolution (LTE) baru akan hadir paling cepat dua tahun mendatang. Namun seiring melonjaknya kebutuhan akan akses mobile broadband yang lebih baik, LTE bisa saja hadir lebih cepat. “Meskipun pemerintah belum memiliki rencana pasti kapan LTE diadopsi, namun melihat kebutuhan masyarakat akan akses data dengan kecepatan tinggi, bisa saja lebih cepat,” ungkap penggagas IndoLTE Forum Heru Sutadi dalam diskusi di Sere Manis, Jakarta, Selasa (26/6). Heru menilai, LTE pasti akan cepat diadopsi begitu ekosistemnya terbentuk dan pemerintah kemudian menetapkan regulasi frekuensi dan standardisasi untuk jaringannya. “Terlebih lagi dengan kondisi jaringan 3G saat ini yang mulai megap-megap menahan lonjakan trafik mobile broadband,” kata dia. Diakui, inisiatif pemerintah untuk mengatasi kebutuhan lonjakan mobile data adalah dengan melelang sisa blok kanal 3G di pita frekuensi 2,1 GHz. Namun itu dinilai Heru hanya sebagai alternatif jangka pendek. “Sebab, lonjakan trafik akan terus bertambah meski ditambah dua blok lagi di 3G. Saat ini saja, okupansi di 3G khusus tiga besar sudah hampir 90%. Begitu dibuka dua jalur lagi, itu hanya untuk kebutuhan sesaat. Perlu akses baru lagi untuk mengatasinya, dan jawabannya ada di LTE,” papar Heru. Memang saat ini, pita frekuensi untuk jalur LTE belum

tersedia. Namun Heru melihat ada banyak opsi yang bisa dipilih. Mulai dari 700 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, 2,3 GHz, dan 2,5 GHz. Sayangnya, tidak semua dari frekuensi itu available untuk digunakan saat ini. 700 MHz masih digunakan oleh siaran televisi terrestrial free-to-air, 900 MHz dan 1.800 MHz masih digunakan untuk seluler 2G, 2,1 GHz digunakan untuk seluler 3G, dan 2,5 GHz dipakai untuk satelit siaran televisi berbayar Indovision. “Hanya 2,3 GHz yang masih tersedia 60 MHz, karena baru terpakai 30 MHz untuk Wimax. Namun belum optimal karena mayoritas operator LTE di dunia banyak yang menggunakan 700 MHz. Nah, 700 MHz ini baru akan tersedia 2018 nanti setelah semua migrasi ke televisi digital,” kata Heru. Sedangkan 900 MHz dan 1.800 MHz, meski bisa di-refarming, namun belum mencukupi kebutuhan frekuensi LTE. “Sebab tidak balance, ada operator yang cuma punya 7,5 MHz, ada pula yang 12,5 MHz. Sementara LTE butuh minimal 15 MHz dan optimalnya 20 MHz.” Sementara operator 3G yang nanti mendapatkan tambahan blok juga bisa saja refarming ke LTE. “Namun dibanding refarming, akan lebih mudah untuk mengadopsi frekuensi baru yang masih kosong,” jelas Heru lagi. “Nah, semua opsi ini yang harus didiskusikan oleh komunitas dalam forum IndoLTE agar bisa mendapatkan kata sepakat. Sehingga di kemudian hari tidak terjadi dispute seperti yang sempat terjadi pada kasus Wimax,” pungkasnya. (dtc)


Digital Newspaper Tribunkaltim