Page 1

CMYK

EDISI MALAM

NO. 234/TAHUN 1 SENIN 28 MEI 2012

KRONOLOGI Berikut kronologi pengungkapan penyelundupan 1,5 juta butir ekstasi tersebut: 28 April 2012 Sebuah kontainer dengan nomor TGHU 0683898 diangkut oleh kapal YM Insctruction Voyage 93 S, berangkat dari pelabuhan Lianyungan, Shenzen, Cina dengan tujuan Jakarta, Indonesia. 8 Mei 2012 Kapal tiba di Pelabuhan JITC Tanjung Priok dan kontainer yang diangkut oleh kapal tersebut dibongkar pada pukul 22.00 WIB. Sejak saat itu, petugas melakukan pengawasan terhadap kontainer tersebut hingga pengurusan administrasinya selesai. 25 Mei 2012, Pukul 11.00 WIB Petugas BNN telah menangkap RS yang diduga sebagai pengendali pengiriman kontainer. RS ditangkap di pintu masuk tol, Jembatan Tiga Penjaringan, Jakarta Utara. 25 Mei 2012 Pukul 18.00 WIB Kontainer tersebut dikeluarkan dari Pelabuhan JITC Tanjung Priok untuk dikirim ke gudang penimbunan di Jl Kayu Besar Dalam 99 No 22 RT 11/ RW01, Cengkareng, Jakarta Barat. Namun saat dalam perjalanan ke tempat tujuan kontainer, petugas berhasil menangkap supir kontainer berinisial R dan kernetnya A di jalan pintu masuk Tol Bintang Mas, Ancol Pademangan, Jakarta Utara pukul 18.45 WIB. 25 Mei 2012 Pukul 20.15 WIB Petugas melakukan control delivery dan berhasil menangkap M di pintu keluar Tol Kamal Raya. M berperan sebagai petunjuk jalan kontainer menuju gudang penimbunan di jalan Kamal Raya No 12 A Blok I 7, Jakarta Utara. Petugas kemudian melakukan pengembangan untuk selanjutnya barang bukti kontainer dan tersangka di bawa ke BNN. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mendapat kepastian hukum dari kasus tersebut. Setelah dilakukan penghitungan, jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita sebanyak 1.412.476 butir ekstasi dengan berat total 3.784.358 gram. 25 Mei 2012 pukul 20.00 WIB Petugas melakukan penangkapan tersangka lainnya berinisial S, oknum anggota koperasi Primkop Kalta dan karyawannya AR di Jl Tongkol, Jakarta Utara. 26 Mei 2012 Pukul 18.00 WIB Petugas menangkap MM di Jl Semper Raya.

ANTARA/PRASETYO UTOMO

Sejumlah tersangka pengedar dan penyelundup pil ekstasi ditunjukkan kepada wartawan di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta, Senin (28/5). BNN berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ekstasi dari China sebanyak 1.412.476 butir dengan berat total 3.784.358 gram.

26 Mei 2012 Pukul 23.00 WIB Petugas menangkap J di Jl Enggano Blok B No 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Semua total tersangka yang berhasil diamankan oleh BNN berjumlah 8 orang dengan inisial S, RS, R, A, M, AR, MM dan J. (dtc)

BNN Sita 1,5 Juta Butir Ekstasi ● Ditemukan Dalam Kontainer dengan Dokumen Palsu JAKARTA, TRIBUN - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis ekstasi sebanyak 1.412. 476 butir. Barang haram itu ditemukan dalam sebuah kontainer dengan dokumen palsu. “Ini merupakan hasil tangkapan gabungan yang terbesar bagi kami, mendekati 1,5 juta butir dari beberapa tersangka, sebagian melarikan diri,” ujar Kepala BNN Gories Mere dalam jumpa pers di

Gedung BNN, Jalan MT Haryono Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/5). Lebih lanjut Gories mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak di antaranya, Bareskrim Mabes Polri, Dirjen Bea Cukai, Bais TNI, dan Mabes TNI. “Kita kerjasama juga antar negara, di antaranya RRC dan Hongkong,” imbuhnya. Sementara itu Deputi Pemberantasan Narkoba BNN, Benny Mamoto,

mengatakan, ekstasi yang berjumlah hampir mencapai 1,5 juta ini ini datang ke Indonesia melalui jalur laut dari pelabuhan Lianyungan, Shenzhen, dengan tujuan Jakarta. “Berangkat dari China pada tanggal 28 April dan tiba di Jakarta pada 8 Mei 2012 di Tanjung Priok,” kata Benny. Pada tanggal 8 Mei, kapal tiba di Tanjung Priok dan kontainer tersebut dibongkar pada pukul 22.00 WIB. “Setelah turun dari kapal,

Anggora TNI dibantu relawan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak.

TRIBUNNEWS

Proyek Hambalang Ambles JAKARTA, TRIBUN Proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambles pada Kamis petang kemarin. Aktivitas pekerja di proyek senilai Rp1,2 triliun itu masih bergeliat. Lokasi proyek itu terus didatangi sejumlah wartawan dari media elektronik dan media cetak. Sebagian datang ingin mengambil gambar lokasi amblesnya tanah itu. Tetapi kegiatan ini tidak diperbolehkan oleh anggota Satuan Pengaman (Satpam). Akibatnya, para wartawan mengambil ambruknya bangunan itu dari jarak jauh. Informasi yang diperoleh dari seorang karyawan proyek menyebut bahwa memang ada bangunan yang ambruk di dalam areal proyek. Bangunan yang roboh adalah power house untuk generator atau genset.

Bangunan itu ambruk karena tanah di bawahnya ambles dan miring. “Ambles dari bulan Desember lalu. Waktu itu hujan deras tanahnya langsung ambles,” kata petugas yang enggan disebut namanya. Menurut dia, sejak diketahui ambles, akhirnya bangunan di atasnya langsung dirobohkan. “Karena tidak mungkin dipakai lagi,” ujar dia. Kementerian Pemuda dan Olahraga telah memerintahkan konsultan perencana dan konsultan manajemen proyek untuk menyelidiki penyebab amblesnya tanah di tiga titik tersebut. Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Yuli Mumpuni mengatakan, tiga titik amblesnya tanah di proyek Hambalang adalah fondasi bangunan lapangan badminton, bangunan gardu listrik, dan jalan nomor 13. Letak ketiga titik ini, menurut Yuli, berdekatan. Khusus untuk

jalan nomor 13, kata Yuli, lokasi amblesnya berada di pinggiran jalan. “Jadi, bukan retakan di tengah jalan, melainkan ada bagian samping jalan yang miring,” kata Yuli di Jakarta, Senin (28/5). Sementara untuk fondasi lapangan badminton, bangunannya belum berdiri. “Itu hanya fondasi yang awalnya digunakan untuk membangun lapangan badminton,” ujarnya. Satu-satunya bangunan yang ambles, menurut Yuli, adalah gardu listrik (power house). “Karena memang gardu listrik, ya sudah ada bangunan di atasnya,” tuturnya. Kemenpora telah menghentikan sementara pengerjaan proyek di ketiga titik yang tanahnya ambles ini. Penghentian sementara proyek di ketiga titik telah dilakukan sejak 14 Desember 2011, sehari setelah diketahui bahwa tanah di ketiga titik proyek tersebut ambles. (kps/vnc)

petugas melakukan pengawasan terhadap kontainer tersebut hingga pengurusan administrasinya selesai,” ujar Benny. Kemudian seorang oknum anggota Primer Koperasi Kalta berinisial S dengan memalsukan tanda tangan Kepala Koperasi Primkop Kalta dan menambahkan tulisan Institusi BAIS TNI pada nama koperasi dengan harapan kontainer yang di antar dapat lolos dari pemeriksaan. “S juga mengubah data packing list

untuk menurunkan bea masuk,” katanya. Kemudian Benny mengatakan pada tanggal 25 Mei 2012, Melalui penyidikan yang di lakukan oleh BNN, Petugas berhasil mengamankan ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari dalam kontainer setelah adanya kecurigaan petugas adanya barang- barang haram tersebut di dalam kontainer. “Setelah di lakukan pengembangan, di dalam kontainer petugas temukan

12 kardus warna coklat tanpa identitas, di dalamnya ditemukan ekstasi sejumlahnya 1.412.476 butir yang di kemas di dalam bungkus produk the Cina,” jelas Benny. Dari barang bukti jutaan butir ekstasi tersebut, BNN mengamankan delapan orang tersangka yang salah satunya adalah anggota TNI berinisial S.”Total tersangka yaitu S, RS, R, A, M AR, MM dan J,” katanya. “Untuk S mengaku sebagai anggota TNI, dan itu

akan diserahkan kepada POM TNI” Terungkapnya modus operandi penyelundupan Narkoba dengan mengatasnamakan koperasi, Ia mengimbau agar koperasi yang bergerak dipengurusan jasa kepabeaan agar lebih waspada dan ketat mengawasi anggotanya, sehingga tidak ada peluang bagi oknum untuk untuk memanfaatkan dalam jaringan peredaran narkoba. (tribunnews)

Lagi, Warga Temukan 3 Jenazah ● Diduga Kuat Korban Kecelakaan Pesawat Sukhoi JAKARTA, TRIBUN Evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 di Gunung Salak, Bogor sudah dinyatakan dihentikan. Sebanyak 45 jenazah korban pun sudah dikembalikan kepada keluarga pekan lalu. Namun, hal mengejutkan datang dari warga Sukabumi yang bermukim di sekitar Gunung Salak. Mereka mengaku menemukan tiga jenazah di dekat lokasi jatuhya pesawat SSJ 100, Senin (28/5). Mengenai hal itu, anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN

Teguh Juwarno mendorong Basarnas menindaklanjuti temuan warga tersebut. “Karena, ini masih baru selesai evakuasi. Saya rasa, kita bisa meminta kembali Basarnas terkait informasi yang baru kita terima ini,” ujarnya di sela Raker-RDP mengenai tragedi Sukhoi di Ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Senin (28/5). Komisi V juga bakal mendorong DVI Mabes Polri melakukan visum dan otopsi, terhadap tiga jenazah yang diduga korban kecelakaan

pesawat Sukhoi yang hari ini ditemukan. Warga Sukabumi yang bermukim di sekitar Gunung Salak, Senin (28/5) menemukan tiga jenazah di dekat lokasi jatuhya pesawat SSJ 100. Diduga kuat, salah satu jenazah merupakan warga Rusia korban kecelakaan pesawat SSJ 100. Jenazah warga Rusia ditemukan dalam kondisi utuh. Dua jenazah lainnya ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Jenazah ditemukan warga yang tergabung dalam

Asosiasi Masyarakat Pengelola Hutan Bukan Kayu Indonesia (AMP-HBKI) Kabupaten Sukabumi. Ketua AMP-HBKI Junaidi Abdullah mengatakan, ketiga jenazah ditemukan saat mereka melakukan rutinitas sebagai pengelola hutan bukan kayu. Wilayah kerja mereka di sekitar hutan lokasi jatuhnya pesawat. Junaidi mengaku, dirinya dan 13 warga lain menemukan jasad sekitar 700 meter dari lokasi jatuhnya pesawat. (tribunnews)

Menhub Tagih Asuransi MENTERI Perhubungan EE Mangindaan menyatakan, pihak Sukhoi melalui tim asuransi akan menemui keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet 100. Ia menjelaskan, kedatangan tim asuransi untuk memproses administrasi. Diharapkan, dalam waktu dekat besaran asuransi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan 77 Tahun 2011 sebesar Rp 1,25 miliar, dapat direalisasikan kepada keluarga korban. “Kami berusaha secepatnya. Kami sudah tujukan, kami punya Peraturan Menteri 77, kalau meninggal Rp 1,25 miliar, dan sebagainya. Ancangancang ke situ. Tapi, karena mereka pakai ancar-ancar hukum, kami lihat proses selanjutnya,” ungkap Mangindaan di sela Raker-RDP, di ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Senin (28/5). Kemenhub, lanjutnya, bakal

CMYK

mendorong proses pemberian asuransi kepada keluarga dapat diberikan segera. Namun, ia tak bisa menyebutkan waktu pasti kapan asuransi tersebut diberikan kepada keluarga. “Jangan tanya saya kira-kira kapan. Karena, mereka memproses administrasinya juga. Kami berusaha secepatnya,” jelasnya. Menurut Mangindaan, pihak Sukhoi telah menunjuk sebuah perusahaan asuransi, untuk memberikan asuransi kepada keluarga korban. Ia mengungkapkan, proses asuransi masih dalam pengurusan dan penyelesaian. Sukhoi hingga kini juga sudah menyatakan kesanggupannya, untuk memberikan tanggung jawab sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011. Perwakilan Sukhoi di Indonesia (PT Trimarga Rekatama), pun sudah melakukan kesepakatan dengan Ditjen

Hubungan Udara pada 22 Mei lalu. Dalam aturan Menteri Perhubungan, besaran asuransi yang diterima keluarga korban Sukhoi sebesar Rp 1,25 miliar. “Kesanggupan pihak Sukhoi untuk memberikan tanggung jawab pengangkut, besarannya sesuai PM 77/2011,” tutur Mangindaan. Mangindaan pun akan berusaha agar komitmen memberikan asuransi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77/2011 sebesar Rp 1,25 miliar, dinyatakan secara tertulis. “Kami meminta tulis juga. Karena ini cepat sekali, jadi kami belum sempat. Udah dua kali rapat. Dirjen Perhubungan Udara sudah ketemu dan dijanjikan. Maka, semoga cepat bisa direalisasikan,” cetusnya. Target tertulisnya kapan? “Sedang diusahakan. Jangan pakai waktu,” ujarnya. (tribunnews)


CMYK

2

Tribun Etam

SENIN 28 MEI 2012

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Seorang model memperagakan busana kreasi saat Kemilau Sarung Samarinda di Plaza Mulia.

Belajar Jurnalistik Ternyata Mengasyikkan SUASANA Gedung Graha KNPI Kota Balikpapan di Jl Ruhui Rahayu, Sabtu (26/5) pagi terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Puluhan pelajar putra-putri terlihat berkumpul dan asyik berbincang-bincang di depan ruang rapat. M ADNAN MALEWA KEMARIN pagi KNPI Balikpapan mengadakan pelatihan jurnalistik pelajar se Kota Balikpapan. Peserta yang diundang sekitar 50 pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Balikpapan. Setelah melakukan registrasi, para peserta memasuki ruangan untuk mengikuti acara pembukaan yang dihadiri sejumlah pengurus DPD KNPI Balikpapan di antaranya Wakil Ketua Bidang Pengkaderan Ambo Aja, Sekretaris Bidang Organisasi Asdar dan beberapa pengurus lain. Pelatihan jurnalistik pelajar kali ini agak berbeda. Semua peserta memakai seragam kaos putih bertuliskan

“Pelatihan Jurnalistik Pelajar”. Setelah dibuka Sekretaris Bidang Organisasi Asdar mewakili Ketua DPD KPNI Kota Balikpapan Andi Arif Agung, pelatihan jurnalistik pun dimulai. Materi pertama tentang mengenal dunia jurnalistik yang dibawakan Handry Jonathan (pengelola majalah KNPI “Muda & Gemilang”). Dilanjutkan materi kedua tentang teknik penulisan dan bahasa jurnalistik serta teknik wawancara dan kode etik jurnalistik disampaikan Sumarsono (Redaktur Tribun Kaltim). Sebelum memasuki materi pengelolaan media sekolah oleh Muhamad Habibi A (Redaktur Smart FM ) dan foto jurnalistik yang dibawakan Fachmi Rachman (pewarta foto Tribun Kaltim) peserta pelatihan diajak simulasi dipandu Syarul Karim (wartawan Media Indonesia). Peserta begitu antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Gaya penyampaian para pengajar memang dibuat santai, sehingga peserta yang mayoritas pelajar

kelas 2 tersebut tampak senang dan asyik. “Awalnya kesan saya pelatihan ini formal banget. Eh ternyata begitu mulai masuk materi, cara penyampaikan dan bahasa yang dipakai pengajar santai. Tidak kaku. Asyik juga ya belajar jurnalistik,” ujar Miftahul Jannah, pelajar SMAN 1 Balikpapan. Selama pelatihan, mulai sesi pertama hingga terakhir, para peserta tidak beranjak dari tempat duduknya. Mereka juga aktif bertanya, sehingga sangat interaktif. Gaya pengajar memberikan tugas maupun pertanyaan juga santai dan menyenangkan. “Waktu diminta bikin lead berita awalnya saya tidak bisa, tapi dengan sabar pengajar mau membimbingnya. Sekarang sudah sedikit mengerti bagaimana cara membuat judul dan berita,” kata Flaurensia, pelajar dari SMA Katholik A Adi Sutjipto. Para pelajar pun mengakui banyak manfaat yang diambil setelah belajar jurnalistik, apalagi yang hobi dan senang dunia jurnalistik. “Semoga acara pelatihan

TRIBUN KALTIM/ADNAN MALEWA

Pesrta jurnalistik melakukan foto bersama.

seperti ini bisa diadakan lagi. Rasanya kurang kalau pelatihan jurnalistik hanya sehari,” ujarnya. Menurut Salman Farizi, Wakil Ketua Bidang Humas KNPI Balikpapan, kegiatan pelatihan jurnalistik pelajar ini sebagai bentuk komitmen KNPI

meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama pelajar sebagai kader penerus bangsa. “Jurnalistik ini penting, tidak hanya terkait pekerjaan media, tapi juga bisa melatih cara menulis dan berkomunikasi yang baik, serta kedisiplinanan waktu,” tandasnya. (*)

Kejagung Bidik Dugaan Korupsi di Kukar ● Pengadaan Buku dan Dana Bansos Rp 79,5 Miliar SAMARINDA, TRIBUN Kejaksaan Agung RI membidik dua kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dua kasus tersebut diduga ada indikasi penyalahgunaan tindak pidana korupsi pada dana bantuan sosial tahun 2009 senilai Rp 79,5 miliar dan pengadaan buku ensiklopedia di Yayasan Ketopong tahun 2005 senilai Rp 7 miliar. Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Muhammad Salim, Senin (28/5/2012). “Yang menangani itu Kejagung. Saya menerima surat untuk panggilan beberapa orang untuk dimintai keterangan,” kata M Salim didampingi Asisten Intelijen Kejati Kaltim Tjahjo Aditomo, di ruang kerjanya. Menurut dia, proyek pengadaan buku ensiklopedia di Yayasan Ketopong masih

dalam proses pengumpulaan data. “Itu masih pengumpulan data. Hari ini saya juga menerima surat dari Kejagung untuk dua pejabat yang akan dipanggil. Itu di Kukar juga,” ucap M Salim. Surat pemanggilan dari Kejagung RI untuk dua pejabat yang akan diperiksa atas nama Sukrawardi (mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat) dan Rusni (mantan Asisten Bidang Kesra) Pemkab Kukar. Sukrawardi kini menjabat Kepala Dinas Peternakan Kukar, sedangkan Rusni menjabat Asisten Bupati Kukar. Dua pejabat itu dijadwalkan diperiksa di Kejagung tanggal 4 Juni 2012. “Yang kemarin Yayasan Ketopong. Yang hari ini (surat panggilan) untuk Bansos 2009. Kejagung yang tangani. Tapi kalau mau diserahkan ke kita, ya kita terima,” ujar M Salim.

Kasus pengadaan buku ensiklopedia di Yayasan Ketopong dialokasikan pada APBD 2005 Rp 14 miliar. Namun, untuk nilai proyek itu hanya ditender Rp 7 miliar. Proyek tersebut mencul ke permukaan setelah Jaringan Muda Pembaruan (Jamper) melakukan aksi demo dan menyerahkan data terkait kasus tersebut ke Kejati Kaltim, Selasa (28/9/2010) lalu. Mantan Wakil Kejati Kaltim M Abduh Amasta mengatakan, perkara itu sudah dilimpahkan ke Kejari Tenggarong. Berdasarkan surat Kejati Kaltim tertanggal 5 Oktober 2010 telah memerintahkan Kejari Tenggarong untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Dalam surat perintah itu disebutkan Kejati Kaltim juga telah menunjuk tim lima jaksa penyelidik untuk mengumpulkan data. Dari

lima jaksa yang ditugaskan, antara lain Jabal Noor yang diperintahkan. Sedangkan kasus dugaan dana bantuan sosial tahun 2009 senilai Rp 79,5 miliar, sedang dalam proses pemanggilan pejabat-pejabat yang diduga terkait dalam proses penganggaran dan pencairan. Kasus tersebut, berdasarkan hasil temuan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Kaltim nomor : 395.4/S/XIX.SMD/10/2010. Menurut BPK, menemukan penyaluran Dana Bansos senilai Rp 79,5 miliar tahun 2009 diindikasikan fiktif. Dari hasil pemeriksaan itu, terdapat 12 item penggunaan keuangan yang tidak mematuhi aturan undang-undang. Antara lain, realisasi belanja bantuan sosial sebesar Rp79.526.300.730 termasuk belanja bantuan sosial sebesar Rp 11.464.250.000 yang dikelola bendahara SKPKD. (bud)

Kejati Ekspos Gedung Arsip KEPALA Kejati Kaltim Muhammad Salim telah menjadwalkan agenda ekspos beberapa kasus dugaan korupsi yang sedang diusut Kejati Kaltim. Kasus-kasus yang bakal diekspos antara lain, penyelidikan mangkraknya Gedung Arsip Daerah dan penyidikan dana Bantuan Sosial di Kukar tahun 2010. Indikasi mangkraknya proyek Gedung Arsip Daerah yang dibiayai melalui dana APBD Kaltim tahun 2009-2010 senilai Rp 10,2 miliar, menurut hasil telaahan tim penyelidik, diduga pembayaran proyek itu tidak sesuai dengan progres pekerjaan dan volume pekerjaan. Untuk diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT Mahendra Wiranugraha. Beberapa indikasi itu antara lain, kontraktor pemenang tender disebutsebut belum memiliki pengalaman untuk membangun gedung 4 lantai. Sedangkan, kasus Dana Bansos Kukar 2010 senilai Rp 108 miliar, tim penyidik Kejati Kaltim telah menetapkan 19

tersangka. “Minggu ini kita agendakan mau gelar ekspos. Ada beberapa yang akan kita ekspos. Bansos Kukar 2011 kita mau evaluasi, apakah masih ada yang harus dilengkapi di penyidikan atau siap dilimpahkan,” ucap M Salim, Senin (28/5/ 2012). Termasuk pengusutan mangkraknya Gedung Arsip Daerah yang sedang diselidiki tim Pidana Khusus Kejati Kaltim. Sedangkan perkara tunggakan royalti tambang batu bara di CV Jasa Ananda, M Salim, mengatakan telah menggelar ekspos hasil penyidikan kasus tambang di perusahaan CV Jasa Ananda. Perusahaan tambang itu, melakukan eksploitasi di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara dan diindikasikan belum memenuhi kewajibannya membayar Jaminan Reklamasi (Jamrek) dan Royalti. “kita tidak bisa hentikan perkara itu. Makanya kita ekspos dulu, apa yang kurang kita harus lengkapi lagi,” jelasnya.(bud)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

SENIN 28 MEI 2012

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Pemain Mitra Kukar Sao Ming Lee menyundul bola dihalangi pemain Persiba, Matsunaga Shohei.

3

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Pemain Persiba, Kenji Adacihara berebut bola dengan kapten Mitra Kukar Hamka Hamzah.

Derby Kaltim Berakhir Tanpa Gol TENGGARONG, TRIBUN - Tuan rumah Mitra Kukar hanya mampu mengamankan satu poin saja saat menjamu Persiba Balikpapan dalam laga bertajuk Derby Kaltim. Meski tampil dominan, Mitra tak mampu menjebol gawang Persiba hingga pertandingan harus berakhir dengan skor 0-0. Berlaga di kandangnya, Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin (28/5), Mitra Kukar langsung mencoba mengurung pertahanan tim tamu. Serangan demi serangan coba dibangun tim berjuluk Naga

Mekes ini lewat aksi duet penyerangnya, Jajang Mulyana dan Aninditho Wahyu. Namun, rapatnya pertahanan Persiba masih sulit ditembus. Sebaliknya, Persiba lebih banyak menunggu dan sesekali melancarkan serangan balik dengan bertumpu pada kecepatan seorang Kenji Adachihara. Kenji bahkan hampir sukses menghadirkan petaka bagi tuan rumah pada menit 16 saat mencoba menyambut umpan silang mendatar Asri Akbar. Sayangnya, striker asal

Jepang ini terlambat menyongsong bola di mulut gawang Mitra Kukar. Sedangkan peluang emas Mitra Kukar justru baru diperoleh pada menit 37. Umpan silang Isnan Ali berhasil disambut tandukan Jajang Mulyana. Sayangnya, bola masih tipis melenceng dari gawang Persiba yang dikawal I Made Wirawan. Skor 0-0 ini bertahan hingga turun minum. Babak kedua, Mitra Kukar tetap mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan kembali dilancarkan kubu tuan rumah. Pada menit 54, Zulham Zamrun sukses

melewati kiper Persiba yang meninggalkan sarangnya. Namun sayang tembakan ke gawangnya masih mampu diblok Rachmat Latief. Pada menit 69 giliran Arif Suyono. Winger lincah Mitra Kukar ini berhasil merangsek ke kotak penalti meski dikepung empat pemain bertahan Persiba. Namun sayangnya tembakan Arif Suyono masih tipis melebar dari gawang I Made Wirawan. Begitu juga dengan tendangan Fadhil pada menit 78. Memanfaatkan sebuah kemelut di kotak penalti, Fadhil berhasil melepaskan

tendangan keras ke arah gawang. Sayang bola masih mampu dihadang kiper I Made Wirawan yang tampil menawan di pertandingan itu. Skor 0-0 ini akhirnya bertahan hingga pertandingan

usai. Dengan tambahan satu poin ini, Mitra Kukar harus rela tak beranjak di peringkat sembilan dengan torehan 35 poin. Sedangkan Persiba di peringkat enam dengan torehan 42 poin. (vnc)

SUSUNAN PEMAIN MITRA KUKAR: Joice Sorongan, Isnan Ali (Zulham Zamrun, 40'), Hamka Hamzah (Fadhil, 59'), Gustave Bahoken, Saiji Kaneko, Lee Saong-min, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Ardan Aras, Anindito Wahyu, Jajang Mulyana (Saktiawan Sinaga, 72') PERSIBA: I Made Wirawan, Tomislav Labudovic, Rachmat Latif, Dwi Joko (Henry Susilo, 83'), Syaiful, Ahmad Sembiring, Esteban Guillen, Asri Akbar, Matsunaga, Kenji Adachihara

Persisam Putra Vs Gresik United

Pertarungan Gonzales dan Gaston

Ivanovic Abaikan Tawaran Real Madrid PEMAIN Chelsea Branislav Ivanovic menanggapi dingin rumor yang mengaitkan dirinya dengan jawara La Liga musim 2011/12, Real Madrid. Bek kanan asal Serbia itu memberi sinyal bakal bertahan di Chelsea. Sebelumnya, Ivanovic dikabarkan menjadi salah satu pemain incaran El Real di bursa transfer musim panas mendatang. Dana sebesar 12 juta poundsterling (sekitar 177 miliar rupiah) siap mereka kucurkan untuk memboyong si pemain ke Santiago Bernabeu. Namun, kabar tersebut tak mendapat tanggapan positif dari Ivanovic. Ia mengatakan bahwa dirinya masih merasa betah merumput di Stamford Bridge. “Saya tahu bahwa ada ketertarikan dari Madrid kepada

Branislav

Ivanovic NET

saya. Akan tetapi, Sekarang bukanlah waktunya untuk membicarakan hal tersebut,” kata Ivanovic seperti dilansir The Sun. “Saya sangat bahagia bersama Chelsea. Saya telah memenangi Liga Champion dan saya sangat senang berada di London,” sambungnya.

Kabarnya, Jose Mourinho selaku entrenador El Real, berencana memberikan posisi bek kanan kepada Ivanovic. Sementara Sergio Ramos akan diplot sebagai bek tengah menggantikan Ricardo Carvalho yang kerap dibalut cedera. (tribunnews)

DUA tim yang berada di jurang degradasi bakal tampil ngotot untuk meraih poin. Target Persisam Putra Samarinda yang menjamu Gresik United menang untuk mengamankan posisi klasmen. Begitu juga dengan tim tamu Gresik United, setelah dipukul telak Mitra Kukar 1-4 (Jumat 25/5), memiliki target membawa pulang poin pada laga tandang putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Kedua tim bakal kembali bentrok di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, Selasa (29/5) sore ini, bakal menarik. Pasalnya, tuan rumah yang dijuluki Pesut Mahakam kini berada diurutan 14 dengan raihan 29 poin. Tim tamu yang berjuluk Laskar Joko Samudra berada di atasnya selisih satu poin di peringkat 13 dengan mengumpulkan 30 poin. Pada putaran pertama (26/1/2012), kedua tim tersebut bermain imbang 1-1 di Stadion Tri Darma, Kediri. Mereka saling mengincar poin agar bebas dari zona degradasi. Persisam Putra bakal mengandalkan striker Cristian Gonzales. Sedangkan Gresik United juga mengadalkan Gaston Castano striker asal Argentina. Persisam Putra dipastikan bakal main ngotot untuk menang. Striker naturalisasi Cristian Gonzales menyatakan tidak penting mencetak gol. Tetapi, lebih penting bagaimana timnya bisa memenangkan laga besok.

CMYK

TRIBUN/NEV

Cristian Gonzales

“Saya tidak berfikir untuk bisa mencetak gol, itu tidak penting. Yang penting pada pertandingan nanti Persisam bisa menang. Karena ini sudah bicara tim, jadi menurut saya, mencetak gol atau tidak yang penting tim menang,” tegas Gonzales, Senin (28/5/2012). Gonzales yang dijuluki “El Loco” bakal dibantu beberapa pemain lini depan dan gelandang serang, untuk menggempur pertahanan Gresik United. Selain Jerry Boima Karpeh, tim asuhan Misha Radovic dipastikan bakal menurunkan Yongki Aribowo, Eka Ramdani dan Kim Dong-Chan bakal membantu daya gedor Gonzales cs.

Skuad Laskar Joko Samudro tidak gentar, meski bermain di kandang lawan. Motivasi pemain yang diasuh Djoko Susilo, minimal membawa poin. Gresik United mengandalkan Gaston Castano sebagai pendobrak pertahanan Persisam Putra. “Bagi saya yang terpenting adalah tim. Urusan mencetak gol, siapa pun bisa. Karena tujuan kami ke Samarinda untuk mencuri poin. Bagi saya tidak ada masalah siapa saja yang bisa mencetak gol,” tutur Gaston, usai ujicoba lapangan di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, Senin (28/ 5/2012) pagi. Gaston sempat absen saat menghadapi Mitra Kukar, akibat akumulasi kartu. Kini, kondisi fisik Gaston sangat fit. “Stamina saya siap untuk mendukung laga besok,” kata dia. Disinggung dengan striker andalan tuan rumah Cristian Gonzales, Gaston mengakui, Gonzales sebagai striker paling berbahaya di Indonesia. “Dia striker berbahaya. Tapi saya tetap ingin mencuri poin saja sudah cukup,” tambahnya. Selain Ade Suhendra yang mendampingi Gaston Castano, skuat Laskar Joko Samudro bakal menurunkan play maker Gustavo Chena yang diperkuat gelandangnya yakni Uston Nawawi dan Agus Indra. Laga Persisam melawan Gresik menjadi ajang pertarungan dua pemain asing, Gonzales dan Gaston. (bud)


CMYK

4

Life Style

SENIN 28 MEI 2012

Big Daddy Enggan Bicara Kerugian PROMOTOR Lady Gaga, Big Daddy enggan bicara kerugian atas batalnya konser Lady Gaga di Jakarta. Hal terpenting yang menjadi perhatian promotor kali ini adalah mengembalikan tiket penonton yang mencapai sekitar 50 ribu penonton. “Kalau tentang komersial, kami tidak Berdiskusi di sini,” ujar Presiden Direktur Big Daddy Concert Live, Michael Rusli, di Nutz Culture, kemarin. Michael juga menegaskan alasan pembatalan konser Lady Gaga hanya terkait pada masalah keamanan di Indonesia. Michael menjelaskan tak ada masalah utang-piutang antara promotor dan management Lady Gaga. “Tapi balik lagi, cancel Lady Gaga bukan perizinan. Pihak keamanan dari

Lady Gaga

Lady Gaga khawatir kemanan,” ungkap Michael. Sebelumnya diberitakan untuk mendatangkan Lady Gaga ke Indonesia, promotor Big Daddy harus merogoh kantong sebanyak 2 sampai 3 juta dolar Amerika atau setara Rp 20 miliar. Di sisi lain Michael juga mengungkapkan, dari proses komunikasi dengan manajemen Lady Gaga sebelumnya, penyanyi itu sebenarnya sudah mau beradaptasi dengan kultur budaya tempat konser yang dia sambangi. “Lady Gaga sudah bersedia menyesuaikan dengan budaya Asia, misalnya konser di Seoul itu sudah sesuai. Konser di Seoul dan Filipina tidak ada yang seprovokatif seperti di video klip. Dia bisa menyesuaikan. Jadi, sekali lagi ini masalah concern personal security,” katanya. Saat ditanya kemungkinan konser ini ditunda atau dipindahkan lokasinya, Michael mengatakan bahwa untuk penundaan konser menurutnya sangat kecil, mengingat jadwal konser Lady Gaga yang begitu padat. Begitu juga bila mencari lokasi baru untuk konser Lady Gaga. “Show ini sangat besar. Total ada 70 kontainer yang akandibawa ke Indonesia berisi segala properti konsernya. Jadi tidak mungkin untuk digeser. Memang sempat ada rumor untuk dipindahin ke Bali. Tapi karena konser ini gede sekali, jadi enggak mungkin dipindah. Apalagi di tempat mana pun di Indonesia tidak ada yang mampu menampung orang segitu banyak, 50.000-an orang, kecuali di sini (SUGBK),” ujar Michael. (tribunnews)

Titi Sjuman

Sedih Lady Gaga Batal MUSISI sekaligus aktris Titi Sjuman kecewa konser Lady Gaga yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta, 3 Juni 2012, batal digelar. Titi sedih karena sudah membeli tiket untuk menyaksikan penyanyi eksesntrik kelahiran New York, Amerika Serikat tersebut. Bahkan, ia membeli tiket untuk menyaksikannya dari jarak dekat. Sayang keinginan itu harus dikuburnya dalamdalam. “Aku sudah beli tiket yang nonton di depan tuh. Iyalah, pasti sedih banget enggak jadi. Sedih banget loh,” ucapnya, saat ditemui di studio Viky

Sianipar, di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Istri Wong Aksan itu, sangat kecewa meskipun diakuinya tidak teralalu nge-fans dengan Mother Monster itu. Namun, sebagai musisi ia menilai sosok Lady Gaga cukup unik dan membuat banyak orang penasaran ingin menyaksikannya. Termasuk dirinya. “Tapi sebagai musisi saya juga pengin lihat performnya juga. Konsernya, artistiknya, segala macam. Ya, aku lihat dari segi positifnya aja sih. Aku bisa menyaring yang baik dan

tidak. Aku tidak melihat negatifnya,” ucapnya. Dari situ, ia bisa belajar banyak hal mengenai konsep panggung dan busana yang dikenakannya. Menurutnya, keunikan itulah yang membuat orang ingin menyaksikannya. Terlepas dari kontroversi yang merebak di kalangan masyarakat Indonesia. “Suatu yang fenomenal memang ditonton orang banyak. Itu yang aku ngerti aja. Aku sedih, pembatalan itu dari pihak manajemen Lady Gaganya,” tandasnya. (tribunnews)

Titi Sjuman OZ

Gairah Musik Indonesia Bagus

Sandhy Sondoro

GAIRAH musik di Indonesia ternyata jauh lebih bagus ketimbang di Jerman. Sebagai bukti, banyak musisi-musisi internasional yang menjadikan Indonesia sebagai destinasinya untuk mengadakan pertunjukan. Penyanyi sekaligus musisi Sandhy Sondoro menilai demikian karena dirinya memang pernah bermukim di Jerman. Dan, sampai sekarang ia masih sering ke sana. “Saya masih sering bolak-balik Jakarta-Berlin. Tapi saya melihatnya lebih ramai di Asia, Indonesia. Lihat saja, banyak band terkenal di Eropa atau Amerika Serikat banyak yang perform di sini,” terangnya, saat ditemui di studio Viky Sianipar, di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pelantun “Malam Biru” itu ada benarnya. Dalam kurun 2012 saja

Menikah atau Tidak Doakan...

sudah banyak penyanyi dan bandband internasional mengadakan pertunjukan di Indonesia. Sebut saja konser Dream Theatre yang menghebohkan itu. Demikian pula kehadiran Morrissey di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta. Bahkan, Lady Gaga, penyanyi eksentrik kelahiran New York, Amerika Serikat itu, nyaris mengadakan pertunjukan di Indonesia pada 3 Juni 2012, seandainya izin diperoleh dari Polda Metro Jaya. Ia juga menilai industri musik di Indonesia benar-benar luar biasa. Banyak sekali warna musik yang disajikan oleh musisi-musisi Indonesia. Namun, diakuinya penjualan album fisik jauh menurun. Tapi, kecenderungan itu juga dialami di seluruh dunia. (tribunnews)

CMYK

JALINAN asmara antara pesilat sekaligus pemain film laga Iko Uwais (29) dengan penyanyi Audy Item (29) tampaknya menjadi serius. Beberapa waktu lalu, ungkap Audy, keluarganya dengan keluarga Iko sudah berkenalan. Kini, Audy mengaku, dalam hubungan yang baru berusia beberapa bulan itu sudah ada pembicaraan yang mengarah ke rencana pernikahan mereka. “Pasti ada lah sedikitsedikit pembicaraan seperti itu,” ujar Audy ketika ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (28/5). Tapi, putri gitaris jazz

KPL

Audy Item Jopie Item ini tak memasang target waktu untuk bersama Iko ke

pelaminan. Walaupun demikian, ia berharap bisa mengakhiri masa lajangnya tahun depan. “Menikah itu ibadah, doain aja. Perempuan idealnya sebelum 30 dan saya sudah 29 ya. Insya Allah, doain aja,” harapnya. Sebelum sampai ke jenjang tersebut, ia dan Iko rupanya masih memiliki jadwal kegiatan yang harus mereka penuhi. “Pekerjaan kami masih banyak, punya tanggung jawab. Dia ada film baru, saya juga menyiapkan album terbaru. Kalau Tuhan sudah menentukan, kita lihat ke depannya menikah apa enggak, doain aja,” tutupnya. (kps)


Edisi Malam 28 Mei 2012  

Digital Newspaper Tribunkaltim

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you