Issuu on Google+

CMYK

EDISI MALAM

NO. 074/TAHUN 1 SELASA 20 MARET 2012

THE 1ST DIGITAL NEWSPAPER IN KALTIM

Polisi Temukan VCD Jihad ■ Saat Penggeledahan Kamar Terduga Teroris di Bali JAKARTA, TRIBUN - Polisi menemukan kepingan VCD tentang jihad saat penggeledahan di dua hotel tempat lima perampok di Bali menginap. Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, VCD itu berisi anjuran dan cara berjihad. Namun, ia tidak menyebutkan berapa jumlah kepingan VCD yang ditemukan. “Kita menemukan cd-cd jihad, buku-buku, dan kartu tanda penduduk empat orang pelaku. Itu ditemukan di dua hotel para pelaku,” ujar Saud, di Jakarta, Selasa (20/3). Selain, barang-barang tersebut juga ditemukan gambar lokasi target kawanan ini. Salah satunya adalah sebuah kafe di Bali. Namun, Saud enggan menjelaskan apakah kafe tersebut adalah target pengeboman atau perampokan. “Mereka sudah targetkan tempat, khususnya toko emas dan money changer dalam rangka menyiapkan dana. Setelah itu target

mereka kafe yang sudah disurvei untuk menjalankan aksi berikutnya,” terang Saud. Meski diduga memiliki jaringan dengan kelompok teror tertentu, Saud enggan menyebutkan kelompok ini terkait dengan kelompok bom Solo maupun JAT. Menurut dia, saat ini masih pengembangan, oleh karena itu kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti. “Kita juga masih mengejar beberapa orang dari kelompok yang di Bali ini. Jadi ini semua masih dalam pengembangan dan penyidikan,” tegasnya. Tim dokter Rumah Sakit Raden Said Soekanto (RS Polri) tengah melakukan otopsi terhadap lima jenazah terduga teroris Bali. Otopsi ini untuk mengetahui DNA kelimanya. Identitas kelima orang tersebut adalah Hn (32 tahun, DPO CIMB Medan berasal dari Bandung), Ag (30), UH alias Kapten, DD, dan M alias Abu Hanif (30). “Jenazah kelimanya sampai di Jakarta jam 9 malam kemarin,” ujar

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal. Saud Usman Nasution, di Jakarta, Selasa (20/3). Saud menjelaskan, polisi juga telah melayangkan surat terhadap empat keluarga korban yang telah diketahui identitas lengkapnya agar mengambil jenazah. Kedatangan keluarga juga dibutuhkan sebagai data pembanding untuk memeriksa DNA para pelaku. Seperti diketahui, kelima perampok yang ditembak mati Densus 88 Anti teror adalah tersangka pelaku perampokan yang diringkus di Jalan Gunung Soputan, sebelah selatan Kota Denpasar, dan tiga orang lainnya ditembak di Bungalo Laksmi di Jalan Danau Poso, Sanur, Minggu (18/3/ 2012). Akibat melakukan perlawanan, kelima orang tersebut ditembak di tempat. Pada saat akan ditangkap, para pelaku tengah merencanakan perampokan di Bali Money Changer di Jalan Sriwijaya, Kuta, dan toko emas di Uluwatu, Jimbaran. (kps)

Terduga Teroris Hidup di Kamar Sempit DENPASAR, TRIBUN - AG alias Nanang, salah seorang terduga teroris yang ditembak tim Densus 88 dalam penggerebekan di bungalow Laksmi, Jalan Danau Poso, Sanur, Denpasar, Minggu (18/03/ 2012) lalu, hanyalah seorang buruh bangunan yang hidup serba paspasan. Ketika Kompas.com bertandang ke tempat indekos Nanang (30) di Jalan Celagi Basur Nomor 99 X, Jimbaran, Badung, Selasa (20/03/2012) sore, tampak jelas kesederhanaan dalam kamar tersebut. Menurut

penuturan Muhammad Tabrani, tetangga di sebelah kamar Nanang, Nanang bersama keluarganya sudah 4 tahun tinggal di tempat ini. “Di sini (sewa) per bulannya Rp 300.000, kamarnya 2 x 3 meter, dan kamar mandi di luar,” kata Tabrani. Di kamar sempit inilah, Nanang beserta istri dan kedua anaknya tidur bersama-sama. Di kamar itu pula, mereka juga harus berbagi tempat dengan barang-barang, seperti lemari dan televisi. Rumah indekos yang bersebelahan dengan masjid ini berisi empat kamar. Penghuninya

bekerja sebagai buruh bangunan ataupun pedagang makanan keliling. Tabrani yang juga rekan Nanang sesama buruh bangunan tak menyangka bahwa Nanang adalah terduga teroris. “Orangnya biasa-biasa saja, enggak dicurigai sebagai orang yang suka berbuat onar, sama tetangga kos baik,” jelas Tabrani. Selama menjadi tetangga Nanang, Tabrani tidak pernah melihat rekanrekan Nanang yang mencurigakan. “Yang main ke sana paling teman-teman proyek dan saya kenal semua,” ujar Tabrani. (kps)

Aku tak Butuh Rp 25 Juta dari Istana INDRA Azwan (53), seorang pencari keadilan atas kasus tabrak lari yang menimpa anaknya, Rifki Andika (12), pada 1993 baru tiba di Jakarta, pada Minggu malam (18/3). Lelah. Itu yang terlihat di wajah pria yang sering menyebut dirinya “Singo Edan” ini. Kulitnya tampak gosong dan dengan rambut uban yang lepek karena keringat dalam perjalanannya berjalan kaki dari Malang hingga ke Jakarta. Tertatih-tatih, pria paruh baya ini berjalan memasuki aula kecil di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), di Menteng, Jakarta Pusat. Sesekali ia meringis menahan sakit di kakinya, sambil berusaha duduk di atas sebuah papan di ruangan itu. Perlahan, Indra meletakkan tas ranselnya yang menemaninya selama 30 hari perjalanan. Di ransel berwarna hitam itu, terselip bendera merah putih yang senantiasa menemani perjalanannya. Bendera itu sudah lusuh dan kotor. Tapi toh ia percaya bendera itu bagian dari keadilan yang harus diperjuangkan. Ada juga dua kain putih yang tak lagi putih dengan tulisan merah bertuliskan “Yth Presiden SBY, nyawa anakku harus dihargai. Saya tidak butuh amplop Rp 25 juta oleh Istana. Saya tidak butuh janji Kapolda Jatim Rp 2.500.000. Hanya satu harga mati. Akan saya kembalikan semuanya. Keadilan. Demi nyawa anakku. 18 tahun berjuang” “Saya akan kembalikan uang 25 juta dari Presiden yang beliau titipkan melalui Kepala Bagian Rumah Tangga Istana. Saya tidak butuh uang itu,” ujarnya sambil membuka sepatunya perlahan-lahan. Wajah Indra terlihat menahan perih di kakinya. Tampak luka-luka di

ANTARA NET

sekitar jemari kaki Indra telah bercampur dengan darah dan debu. Ia menolak diberikan obat luka di kakinya. Sambil meringis, ia menggosok kakinya dengan minyak tawon. Luka itu, akibat perjalanannya dengan jalan kaki dengan rute Malang, Surabaya, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Cepu, Purwodadi, Semarang, hingga akhirnya tiba di Jakarta. Sebelum bertutur tentang niatnya. Pria tua ini pun mengenang perjalanannya selama 30 hari berjalan kaki. Sekali-kali, ia bercanda, untuk melepas penat. “Saya tidurnya, kalau capek ya di hotel. Hotel Kuda Laut. Tau kan? Itu lho, SPBU, kan gambarnya kuda laut. Kalau makan di tempat yang mesti berantem. Berantem sama lalat dulu,” kata dia sambil tertawa. “Sudah banyak polisi yang nawarin saya kalau mau istirahat bisa di pos mereka. Saya tolak. Saya enggak mau. Saya enggak percaya lagi sama polisi,” tegasnya. Sambil mengeluarkan isi tasnya, Indra mengatakan ia hanya membawa empat baju hitam bergambar Singa dan tiga celana pendek serta bekal minum seadanya. Dua bungkus rokok kretek dibawa menemani langkahnya menuju Ibu Kota. (kps)

Kate Middleton

Kate Pakai Gaun Ibunya THE Duchess of Cambridge bukan saja gemar memakai pakaian yang sama untuk berbagai acara yang berbeda (sama seperti kita!). Ia ternyata juga suka saling meminjam baju lama milik adik atau ibunya. Ketika tiba di rumah sakit anak East Anglia Children’s Hospice di Treehouse di Ipswich, Suffolk, Senin (19/3) lalu, Kate Middleton tampak mengenakan gaun dari label high street Reiss dari tahun 2008. Gaun “Trina” seharga 139 poundsterling (sekitar Rp 2 juta) ini sebelumnya dipinjam ibunya, Carole Middleton, untuk menghadiri acara balap kuda di Ascot tahun 2010. Keduanya menambahkan aksesori yang sama untuk gaun biru itu, yaitu ikat pinggang lebar warna hitam, juga clutch dan sepatu hitam. Kate menjadi pelindung untuk kegiatan amal yang menyediakan bantuan untuk keluarga pasien dengan kondisi yang mengancam

CMYK

kematian di rumah sakit tersebut. Bantuan yang diberikan sangat beragam, antara lain terapi musik, hidroterapi, bermain, hingga diskusi keluarga untuk saling memberi dukungan. Dalam kunjungan resminya ini, Kate untuk pertama kalinya menulis pidatonya sendiri. Disebutkan, gaya bahasanya sangat berbeda dengan pidato yang biasa ditulis sang suami, Pangeran William. Pidato selama tiga menit ini disampaikannya dengan perlahan, dan karena ditulis sendiri sehingga terdengar sangat tulus. Dalam pidatonya, Kate sempat mengatakan bahwa ketika pertama kali mengunjungi rumah sakit anak di Milton, Cambridgeshire, ia tak bisa menduga apa yang akan ditemuinya. “Jauh dari kesan tempat yang secara klinis membuat anak-anak sakit menjadi depresi, (rumah sakit) itu

seperti rumah. Yang paling penting, itu adalah rumah keluarga, tempat untuk stabilitas, dukungan, dan kepedulian yang membahagiakan. Tempat yang menyenangkan,” paparnya. Ia menilai hasil kerja yang dilakukan di rumah sakit itu sangat inspiratif, menjadi contoh bagaimana harus memberikan dukungan dan perawatan. “Rasa yang kita inspirasikan -rasa cinta dan harapan- menawarkan kesempatan bagi keluargakeluarga ini untuk menjalani kehidupan yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi,” lanjutnya. Usai acara seremonial, diadakan resepsi untuk para staf dan donatur untuk rumah sakit. Kate juga sempat menanam pohon dan menaburkan pupuk. Pada salah seorang tamu, Kate sempat mengaku, “Wah, pidato itu menegangkan juga, ya.” (kps/ people)


CMYK

2

Tribun Etam

SELASA 20 MARET 2012

Kajian Runway BSB Rp 50 M ■ Dishub Kaltim Optimistis Peletakan Batu Pertama Juli 2012 SAMARINDA, TRIBUN Pemprov terus melanjutkan penyelesaian proyek pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring dengan mulai memproses pembangunan sisi udara atau landasan pacunya (runway). Ditargetkan sisi udara itu akan dilakukan peletakan batu pertama atau ground breaking Juli 2012 mendatang. APBD Provinsi 2012, sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk hal itu. Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Hasby, mengatakan alokasi Rp 50 miliar adalah untuk penyelidikan ulang tanahnya dan lelang kajian teknis tanahnya, guna menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan sisi udara yang awalnya dikerjakan PT Nuansa Cipta Realtindo (NCR) itu. “Sekarang kita sedang lelang untuk kajian teknis ulang atas tanahnya itu. Mudah-mudahan dalam jangka waktu dua bulan ke depan, sudah selesai kajiannya itu, karena nanti sangat dibutuhkan dalam menghitung kebutuhan anggaran membangun sisi udaranya itu. Insya Allah

kalau target Pak Gubernur Juli sudah ground breaking sisi udara, akan tercapai. Mudah-mudahan tidak ada kendala serius,” kata Hasby, Selasa (20/3) di ruang kerjanya. Pihaknya juga telah mengusulkan anggaran ke pusat sebesar Rp 1,1 triliun. Sehingga jika ditambahkan dengan alokasi dari APBD provinsi, maka target selesainya BSB 2013 akan terpenuhi. Sisi darat sendiri, kini sedang terus dikerjakan, terutama paket satu yang mengerjakan landscape dan bangunan pendukungnya. “Kalau sisi darat kan sudah tidak ada masalah, karena paket satu sudah bekerja, paket dua dan tiga sedang diproses lelang, anggarannya juga tersedia. Kalau Juli kami juga mulai kerjakan sisi udaranya dengan tahapan awal sepanjang 1.200 meter, maka yakin saja 2013 dari target penyelesaiannya, sudah terpenuhi itu. Sekali lagi saya harus mengatakan, mudah-mudahan tak ada kendala serius yang bisa memperlambat pekerjaannya,” terangnya. Dikemukakan, khusus proses pembangunan sisi darat yang murni dibiayai APBD provinsi sebesar Rp 650 miliar terbagi menjadi tiga

paket pengerjaan. Paket satu dengan pagu anggaran Rp 306 miliar, mengerjakan landscape dan bangunan pendukung. Paket dua pagunya Rp 227 miliar mengerjakan terminal, taxi drive dan beauty contest dll. Dan paket tiga pagunya Rp 112 miliar dengan mengerjakan WTP, medical house, kantor administrasi dll. “Untuk paket dua dan tiga sekarang masih dilelang. Paket tiga mungkin yang lebih dulu diketahui pemenangnya karena prosesnya tidak terlalu rumit, mungkin dalam minggu ini sudah kita umunkan perusahaan pemenangnya. Kalau paket dua, ini yang agak rumit dan butuh waktu mungkin sampai dua bulan ke depan, sebab ada proses desain yang kita akan evaluasi kembali,” paparnya. Dia berharap, prosesnya akan cepat dan BSB yang telah ditunggu-tunggu sejak lama oleh masyarakat Samarinda dan sekitarnya itu dapat selesai dan beroperasi. “Kami akan terus bekerja ekstra untuk hal ini. Persoalan-persoalan yang katanya masih tersisa dengan NCR, saya pikir itu bukan kewenangan kamikami. Kami hanya bekerjasa sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya. (aid)

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Ketua DPRD Kota Balikpapan Andi Burhanuddin Solong menemui mahasiswa saat menggelar aksi demo menolak rencana kenaikan harga BBM, Selasa (20/3).

Bakar Keranda Mayat dan Karikatur SBY

● Aksi Mahasiswa dan Ormas Demo Tolak Kenaikan BBM

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subekti diantar menuju pintu utama digendong personel Kodam.

Pengabdian 1 Tahun 11 Bulan MAYJEN TNI Tan Aspan menjadi Pangdam VI/Mulawarman selama 1 tahun 11 bulan. Selama menjabat sebagai pengendali pertahanan dan keamanan di Kaltim dan Kalsel, Tan Aspan mengaku telah berupaya optimal untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas prajurit Kodam VI/ Mlw. Dalam amanat upacara sertijab Pangdam VI/Mlw, Tan Aspan mengatakan, sertijab dalam organisasi militer merupakan kepercayaan yang dipahami sebagai tuntutan dinamika organisasi yang bermuara pada kepentingan pembinaan satuan dan pembinaan personel. “Terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam VI Mulawarman beserta seluruh masyakat Kaltim dan Kalsel atas kerjasama dan dukungan. Saya merasa bangga dengan acara parade yang telah disiapkan dengan baik. Atas nama pribadi dan keluarga, saya mohon maaf jika selama bertugas ada tindakan serta perkataan yang kurang berkenan di hati saudara semuanya,” ujar Tan Aspan. Tidak lupa dia mengucapkan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Subekti dan Ibu Dhani Subekti semoga senantiasa mendapat

keberhasilan memimpin Kodam VI Mulawarman dan Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI Mulawarman. Sementara, Mayjen TNI Subekti dalam amanatnya menyadari jabatan Pangdam VI Mulawarman yang strategis untuk menegakkan kedaulatan negara dan menjaga keutuhan wilayah NKRI di wilayah Kaltim dan Kalsel. Karena itu menjadi tantangan buat seluruh personel Kodam VI Mulawarman untuk bekerja optimal dalam mengemban tugas di masa sekarang dan akan datang. Di masa kepemimpinan Tan Aspan, sudah diletakkan dasar yang kuat dalam pembinaan yang dapat menjadi pijakan untuk meneruskan apa yang telah dimulai. “Kodam VI Mulawarman tidak melepas Mayjen TNI Tan Aspan beserta istri, tapi mengantar tugas beliau ke tempat yang baru. Oleh karena itu, segenap warga Kodam VI Mulawarman senantiasa mengharapkan tetap terbangunnya komunikasi dengan Bapak Mayjen TNI Tan Aspan serta memberikan bimbingan dan arahan untuk kepentingan Kodam VI Mulawarman dalam melaksanakan tugas-tugasnya ke depan,” ujarnya. (asi)

BALIKPAPAN, TRIBUN Kebijakan pemerintah Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 April mendatang, terus menuai reaksi di sejumlah daerah. Selasa (20/3) siang, ratusan massa dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan ormas kepemudaan di Balikpapan menyatakan sikapnya menolak kebijakan tersebut. Massa yang terdiri dari organisasi HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, KAMMI, LMND, BEM Uniba, BEM Poltekba, BEM STT Migas, BEM Untri, Gepak, Garda Bangsa, Gasak Libas, Pena, SBSI, PRD, Koppad, KPADK, Permahi, dan Laskar Pangeran Antasari, berkumpul sejak pukul 09.00 di depan gedung Bank Bukopin, Balikpapan Permai. Massa bergerak menuju gedung DPRD Balikpapan sekitar pukul 10.00 dengan iring-iringan kendaraan bermotor. Setibanya di Gedung Nasional Klandasan, massa berhenti dan memilih

melanjutkan dengan berjalan kaki. Aksi dikawal ketat belasan patroli motor polisi dan mobil Satlantas. Massa tiba di depan gedung DPRD sambil meneriakkan yel-yel perjuangan massa membawa keranda mayat sebagai simbol matinya kesejahteraan rakyat. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Gerakan Anti SBY” dan karikatur Presiden SBY. Tak hanya itu, massa juga menggelar aksi teaterikal yang menggambarkan kesewenangwenangan pemerintah terhadap rakyat. Kordinator lapangan Ferdy dalam orasinya mengatakan, kebijakan menaikkan BBM bukanlah solusi menyelamatkan perekonomian nasional. Melainkan bentuk kesewenangwenangan pemerintah terhadap nasib rakyat kecil. “Pemerintahan ini adalah penganut neolib yang hanya tunduk dengan kepentingan asing tanpa memikirkan nasib rakyat,” pekiknya sambil mengangkat tangan. Di sela-sela orasinya, massa juga mengumandangkan takbir

sambil membakar keranda mayat, ban bekas, dan karikatur berwajah SBY. Aksi tersebut praktis membuat arus lalu lintas di Jl Jenderal Sudirman dialihkan. Kendaraan dari dan menuju kantor DPRD terpaksa memutar melalui Jl Tanjung Pura dan Jl Pierre Tendean. Ketua DPRD Andi Burhanuddin Solong (ABS) meminta perwakilan massa masuk ke gedung menyampaikan aspirasinya guna mencegah terjadinya kemacetan. Namun permintaan tersebut justru di tolak mentah-mentah oleh ratusan massa yang hadir. “Tidak ada negosiasi, hati-hati... hati-hati provokasi..!,” teriak massa. Di hadapan massa, ABS mengatakan, pihaknya tidak punya kewenangan menolak atau menerima rencana kenaikan BBM. Pasalnya, kebijakan tersebut sudah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dan DPR RI. Namun ABS berjanji akan mengirimkan pernyataan sikap massa ke DPR RI melalui faksimile. (ful)

Denzipur Garap Bandara Perbatasan BALIKPAPAN, TRIBUN - Komando Daerah Militer (Kodam) VI/ Mulawarman akan menurunkan peralatan dari Detazemen Zeni Tempur (Denzipur) 7 Dam VI/Mlw untuk pengembangan tiga bandara di wilayah perbatasan Kaltim. “Kami punya peralatan berat yang baik di Zipur,” ujar Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subekti usai upacara serah terima jabatan Pangdam VI/ Mlw di Makodam, Selasa (20/3). Subekti menjelaskan, sulitnya mencari sumber daya manusia yang mau bekerja di daerah terpencil dalam durasi yang panjang membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) harus turun tangan menangani pekerjaan pengembangan tiga bandara perbatasan. Karena merasa bertanggungjawab untuk mengatasi isolasi perbatasan, TNI AD kata Subekti harus membaktikan diri dalam proyek pengembangan Bandara senilai kurang lebih Rp 600 miliar tersebut.

Proyek kerjasama pemerintah dan TNI didanai APBD Kaltim dan APBD tiga kabupaten itu secara formal telah direstui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam satu Keputusan Presiden (Kepres). Dengan segala persiapan, Subekti optimistis mulai 1 April 2012, mereka sudah bisa memulai pengembangan bandara di tiga wilayah perbatasan Kaltim dengan Malaysia. Panglima yang baru dilantik 13 Maret lalu itu mengatakan, masalah perbatasan bukan hanya milik TNI sebagai kawah candradimuka pertahanan dan keamanan. Karena itu, TNI berkoordinasi dengan badan pengelola perbatasan, pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Selain berkoordinasi secara terus menerus dengan pemerintah pusat, Kodam VI Mulawarman kata Subekti juga menjalin komunikasi dengan negara tetangga yang berbatasan dengan wilayah teritorial di Kaltim.

TIGA BANDARA ITU ● Bandara Long Apung, Malinau ● Bandara Long Bawang, Nunukan ● Bandara Data Dawai, Kutai Barat

Terpisah, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang ditemui usai sertijab Pangdam mengatakan, peran TNI dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan sangat penting bagi Kaltim. Ia berterima kasih kepada Mayjen TNI Tan Aspan yang telah mengabdi sebagai Pangdam VI/Mulawarman. Dia yakin, Mayjen TNI Subekti dapat melanjutkan tugas Pangdam VI/ Mulawarman dengan baik. Soal pengembangan tiga bandara perbatasan itu, Awang percaya kerjasama dengan TNI akan berjalan lancar. Ketiga bandara itu katanya akan mampu melayani lepas landas dan pendaratan pesawat berbadan bongsor seperti hercules, jenis ATR 40 dan 70. (asi)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

Tribun Sport

SELASA 20 MARET 2012

3

Andalkan Gonzales dan Johan ■ Jelang Laga Persisam Putra vs Deltras Sidoarjo SAMARINDA, TRIBUN Pelatih Persisam Putra Samarinda Hendri Susilo memastikan dua pemain intinya Yongki Aribowo dan Diaz Angga tidak bisa diturunkan saat menjamu Hendri Susilo Deltras Sidoarjo pada laga terakhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL), Kamis (22/3) mendatang. Posisi Yongki bakal digantikan Johan Yoga Utama, sedangkan Diaz digantikan Isdiantono. “Yongki nggak bisa main, Jerry juga dan Diaz akumulasi kartu kuning. Johan besok main, karena striker kita tidak ada lagi selain dia. Tinggal Johan dan Gonzales striker kita. Penampilan Yoga cukup bagus, apalagi dia cetak gol dipertandingan kemarin,”

tutur Hendri, Selasa (20/3). Kedua striker asal Persib Bandung ini saat menjamu Persidafon Dafonsoro dinilai cukup positif. Hendri berharap, Johan dan Gonzales bisa mencetak gol DOK dan juga memberikan peluang-peluang gol. Sedangkan pemain belakang yang menggantikan Diaz Angga adalah Isdiantono. “Karena dia cukup pengalaman sebagai pemain bertahan,” ungkap Hendri. Untuk laga terakhir, Hendri mengingatkan kepada seluruh pemain yang diturunkan sebagai starter agar bermain disiplin dan konsisten. “Saya cuma minta pemain bermain bagus. Pokoknya harus disiplin pemainpemain kita kalau mau

menang dipertandingan besok,” ujar Hendri usai latihan di Stadion Segiri, Samarinda. Selama menangani Persisam Putra, Hendri sebagai pelatih sementara mengaku cukup puas dengan perkembangan tim yang diasuhnya selama masa transisi menggantikan Daniel Roekito. Empat laga melawan Persija Jakarta, Persiram Raja Ampat, Sriwijaya FC dan Persidafon Dafonsoro meraih 5 poin. Dua kali imbang dari Persija Jakarta dan Persiram Raja Ampat. Kalah satu kali dari Sriwijaya FC. Laga kandang menjamu Persidafon Dafonsoro, Persisam Putra memetik 3 poin dengan kemenangan telak 3-0. Hendri meyakini, dengan progres penampian tim asuhannya bisa mempertahankan posisi Persisam Putra di papan tengah klasmen sementara Indonesia Super League (ISL) diputaran pertama.(bud)

Deltras Target Curi Poin TIM tamu Deltras Sidoarjo menargetkan mencuri poin di kandang Persisam Putra pada laga lanjutan ISL, di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (22/3) mendatang. Setelah kalah di laga tandang menghadapi Mitra Kukar, Deltras Sidoarjo berambisi membawa poin, minimal hasil imbang menghadapi tuan rumah Persisam.

Asisten Pelatih Kiper Blit Tarigan mengatakan, target Deltras Sidoarjo menghadapi tim tuan rumah berjuluk Pesut Mahakam membawa poin. “Kita ingin curi poin. Pemain-pemain kita sudah siap. Head coach kita sudah punya gambaran permainannya (Persisam Putra),” kata Tarigan, Selasa (20/3). Meski skuad tim masih

ada lima pemain didera cedera, namun pemain bertahan andalan Mijo Dadic dipastikan bakal memperkuat tim inti. “Pemain yang masih cedera ada beberapa pemain. Itu sejak beberaa pertandingan lalu. Yang terakumulasi ada dua Mijo dan Yusuf. Tapi besok, dua pemain kita sudah pasti diturunkan,” tegas Tarigan.(bud)

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Cristian Gonzales

PSSI Laporkan Hasil Kongres ke FIFA

Mitra Target Poin Penuh SAMARINDA, TRIBUN - Tuan rumah Mitra Kukar menargetkan poin penuh saat menghadapi Persidafon. Pelatih Simon McManemy telah mempelajari strategi permainan tim tamu Persidafon. Simon menyiapkan beberapa strategi untuk memenangkan pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), yang dihelat di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, Rabu (21/ 3) besok. Pelatih asal Inggris ini meminta skuad intinya menunggu instruksi untuk menggedor pertahanan lawan setelah mengetahui pola permainan Persidafon Dafonsoro. Hal ini biasa dilakukan Simon sebelum mengabil keputusan untuk menyerang atau bertahan. “Dia (Simon) sudah mempelajari permainan lawan. Tinggal, dia instruksikan pemain saja, kapan menyerang dan dari sisi mana serangan dituju. Target poin penuh,” tutur Asisten Manajer Mitra Kukar Nor Alam, Selasa (20/3).

Hanya saja, lanjut Nor Alam, untuk melancarkan serangan tim berjuluk Naga Mekes, Simon meminta pemain menunggu beberapa menit pertandingan berjalan. “Biasanya, pelatih melihat pola permainan lawan dulu. Setelah dia tahu pola permainan lawan, langsung instruksikan pemain untuk melakukan penekanan di daerah pertahanan lawan,” ujar Nor Alam. Menurut dia, skuad inti Mitra Kukar telah siap diturunkan. Beberapa pemain depan seperti Marcus Bent dan Jajang Mulyana dipastikan sebagai striker andalan yang bakal diduetkan. Hanya saja, Mitra Kukar perlu memperkuat dengan pemain sayap yang sering mendobrak pertahanan lawan. Untuk pemain sayap, beberapa pemain seperti Zulham Zamrun, Arif Suyono, Lee Sang Min dan Fadil Sausu siap diturunkan. Hanya, pelatih Simon McManemy masih akan memutuskan besok. (bud)

JAKARTA, TRIBUN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah melaporkan hasil kongres tahunan di Palangkaraya ke konfederasi sepak bola Asia (AFC) dan asosiasi sepak bola internasional (FIFA). Laporan itu disampaikan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin yang sudah berada di markas AFC di Malaysia. “Semua sudah dilaporkan dari Senin kemarin. Data-data dan surat-surat sudah dimasukan ke AFC dan FIFA,” ujar Wakil Sekjen Bidang Luar Negeri PSSI, Rudolf Yesayas saat jumpa pers di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (20/3). Hari Minggu lalu, PSSI menggelar kongres tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan Kongres Luar Biasa (KLB) KPSI. Kedua kongres itu samasama mengklaim diikuti anggota PSSI, pemilik suara sah. Masing-masing kongres berlangsung dua hari sebelum tenggat waktu yang ditetapkan FIFA,

melalui surat bersama AFC, 21 Desember 2011, agar persoalan dualisme kompetisi di Indonesia diselesaikan Rudolf mengatakan, semenjak FIFA dan AFC melayangkan surat tersebut, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya yang disarankan. Oleh karena itu, dia berharap agar FIFA dan AFC segera memberi respon terkait

laporan yang sudah diberikan tersebut. “Kita harapkan secepatnya. Semua bukti voters, dan poin-poin hasil kongres yang sah dan valid sudah kita laporkan semua. Jadi semua bukti sudah kita berikan,” kata Rudolf. Sebelumnya, FIFA menyatakan akan segera menyampaikan keputusannya dalam dua atau tiga hari ke depan.

Menurut FIFA, jika tidak terselesaikan atau kurang memenuhi syarat yang ditetapkan, maka persoalan kisruh sepak bola di Indonesia akan dibawa ke sidang Komite Asosiasi FIFA yang dijadwalkan pada hari Senin (26/3) di Zurich, Swiss. Jika sidang dilangsungkan, kemungkinan Indonesia akan terkena sanksi bisa makin besar. (kps)

Tidak Mau Disalahkan PSSI menyatakan enggan disalahkan jika sepak bola Indonesia dikenakan sanksi oleh Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA. Hal itu dikemukakan Wakil Sekjen Bidang Luar Negeri PSSI, Rudolf Yesayas, saat diminta tanggapannya mengenai batas waktu dari FIFA untuk menyelesaikan kisruh sepak bola nasional yang jatuh tepat hari ini. “Kalau misalkan FIFA memberikan sanksi, itu bukan lagi kesalahan PSSI. Khalayak sepak bola harus tahu, bahwa kewajiban

seluruhnya sudah dipenuhi PSSI. Jadi kalau ada ganjaran banned, maaf kata, saya sampaikan PSSI tidak bertanggungjawab soal itu,” ujar Rudolf , Selasa (20/3). Rudolf mengatakan, PSSI sejauh ini sudah menjalankan amanat FIFA untuk menyelesaikan berbagai persoalan mengenai kisruh sepak bola. Salah satu upaya tersebut, adalah keinginan merangkul Indonesian Super League (ISL) yang selama ini dianggap sebagai

kompetisi ilegal, untuk bergabung di bawah kepengurusan PSSI. “PSSI sudah kongres. Upaya pendekatan lain pun sudah diberikan, seperti memberikan tim kecil ke seluruh klub di Indonesia. Jadi, semua upaya yang sudah FIFA sudah PSSI lakukan. Kewajiban kita sudah kita jalankan,” kata Rudolf. “Jadi kalau nanti sanksi itu diberikan, ya salah Indonesia yang menangani berbagai kekisruhan selama ini,” katanya lagi. (kps)

Messi Pembunuh di Lapangan KEMAMPUAN Lionel Messi dalam mengolah si kulit bundar tak lagi terbantahkan. Presiden UEFA, Michel Platini pun mengakui hal tersebut. Platini bahkan mempunyai julukan bagi bintang Barcelona asal Argentina itu. Menurutnya, penampilan Messi di lapangan hijau layaknya seorang “pembunuh”. “Messi tidak akan pernah lelah. Dia sungguh-sungguh seperti seorang pembunuh,” tutur Platini.”Tak ada yang perlu

CMYK

diragukan. Barcelona membangun kekuatan dari permainannya,” imbuhnya. Platini juga memuji Barcelona dan para pemain lainnya. Ia menganggap seluruh pemain Barcelona memiliki peranan yang tak kalah pentingnya dengan Messi. “Saya melihat final Piala Dunia Antar Klub di Jepang. Itu pertandingan yang luar biasa. Mereka tak hanya Messi, tapi seluruh pemain memiliki semangat yang sama,” pungkasnya. (tribunnews)

DOK

Lionel Messi


CMYK

4

Life Style

SELASA 20 MARET 2012

Nuri Maulida

Ingin Jadi Artis Serba Bisa

KPL

Chaty Sharon

NURI Maulida ingin benarbenar sempurna menerjuni dunia hiburan. Setelah akting, jadi presenter dan model iklan, kini mantan pacar Ferry Ardhiansyah itu makin serius menekuni dunia nyanyi. “Aku sudah jatuh cinta dengan dunia entertainment. Aku ingin merambah semuanya. Jadi aku pilih nyanyi dan akting,” ungkap Nuri di Hotel Mandarin Jakarta Pusat, Selasa (20/3). Menurutnya, dunia entertainment adalah dunianya sehingga profesi apapun yang berkaitan dengan itu siap diambil. “Untungnya untuk dua kegiatan itu masih bisa aku bagi dan enggak ada masalah termasuk harus kuliah,” ungkapnya. Nuri pun tak mau mengorbankan kuliah di bawah karir. Dua-duanya harus jalan bareng tanpa ada yang dikorbankan. Saat ini, Nuri Maulida dekat dengan beberapa pria. Bahkan, ia melihat ada yang memberikan sinyal untuk menegaskan hubungannya ke arah yang lebih serius, yakni berpacaran. Namun,

rupanya ia tidak mau gegabah. “Yang dekat ada, yang kasih sinyal ada. Tapi mau pilih nanti dulu. Aku nggak mau salah pilih,” ujarnya. Ya, bintang sinetron ‘Cinta Fitri’ itu, memang tidak mau melakukan kesalahan dalam memilih pasangan. Ia harus melihat karakter para pria yang kini dekat dengannya. Pasalnya, ia ingin pria yang menjadi pacarnya itu berpotensi bisa menjadi pembimbing keluarganya. “Aku pengin dia bisa jadi pembimbing keluarga aku. Mau nggak mau kalau calon aku itu akan jadi laki-laki di rumah aku. Sebelum sampai ke jenjang pernikahan alangkah baiknya kita menyeleksi. Aku pingin menikah sekali seumur hidup jangan sampai bercerai,” tegasnya. Oleh karena itu, siapa pun pria yang dekat dengan Nuri, juga harus mengenal keluarganya. Terutama ibunya. “Jangan sampai mama aku nggak tahu,” tandas wanita kelahiran Bandung, 22 November 1985 itu. (tribunnews)

Nggak Mau

Astrid Tiar

Capek Siapkan Pernikahan

Jadi Artis Lagi TEKAD untuk menjadi ibu rumahtangga serta istri yang sempurna membuat Cathy Sharon memutuskan diri untuk tidak lagi jadi artis setelah menikah dengan lelaki kantoran bernama Eka Kusuma. Pernikahan akan dilangsungkan pada 14 April 2012 di Pulau Dewata, Bali. Cathy mengaku sangat rindu dan sangat siap menjadi ibu. Saking siapnya, ia merasa harus konsentrasi penuh mengasuh anak sehingga harus mundur dari panggung hiburan begitu menikah dan punya anak. “Makanya, ketika saya menikah, saya akan mengerahkan seluruh hidup saya untuk keluarga. Apalagi, ketika saya punya anak, karena anak usia nol sampai 5 tahun adalah masa-masa golden age, di mana seorang ibu harus selalu berada di samping anaknya,” ujarnya, Selasa, (20/3), di Arie Cafe, Gedung Bank Panin, Jalan Sudirman, Jakarta. Kendati demikian, kakak kandung aktris Julie Estelle itu tidak langsung 100 persen mengundurkan diri. Ia akan melakukannya secara bertahap. Sebab, ia masih punya keinginan untuk bergelut di belakang layar. Yang jelas, ia sudah tidak akan menerima tawaran sinetron striping. “Makanya, pelan-pelan saya akan mundur di dunia entertainment,” ujarnya. Cathy ingin menjadi istri yang baik untuk suaminya. Ia ingin menyiapkan sarapan untuk suaminya ketika akan berangkat bekerja. Presenter dan pemain film ini mengenal calon suaminya, Eka Kusuma, sekitar 3 tahun lalu. Ia dikenalkan oleh sahabatnya. Setelah perkenalan, obrolan mereka berlanjut lewat Blackberry. Cinta mulai bersemi setelah keduanya makan malam bersama teman-temannya di sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Cathy duduk tepat di hadapan Eka. Lagi-lagi mereka terlibat obrolan

NET

intensif. Sejak itu, hati mereka makin ‘klik.’ Eka bukanlah pria dari kalangan selebritis. Ia hanyalah pria dengan profesi sebagai karyawan di bagian marketing, di sebuah perusahaan. Usianya 6,5 tahun lebih tua dari bekas VJ MTV tersebut. Gaya hidupnya jauh lebih teratur. Dari latar belakang berbeda itulah, Cathy merasa lengkap ketika menjalin hubungan asmara bersama Eka. “Saya pilih dari kalangan biasa. Rutinitasnya yang sangat beda dengan saya. Itu yang membuat saya tertarik. Itu membuat kenyamanan dalam kehidupan berpasangan,” ujarnya. Selama 2 tahun terakhir, Eka menjadi orang paling istimewa dalam hidupnya. Pernyataan itu sangat mengejutkan. Sebab dalam kurun waktu 2 tahun itu, ia digosipkan berpacaran dengan Ridho Rhoma. Diakuinya, memang jarang sekali jalan bareng di tempat umum. Paling, hanya menghadiri undangan pernikahan. Maklum, Eka adalah pria pemalu. Ia tidak suka mendapatkan perhatian dari media massa, terutama infotainment. Cathy sangat mengerti dengan sikap calon suaminya. Mengingat Eka adalah seorang karyawan. Sebaliknya, Eka juga mengerti pekerjaan Cathy yang serabutan. Jam kerjanya tidak terpatok seperti halnya orang kantoran. Makanya, setelah bertemu Eka, hidupnya berubah 180 derajat. Ia jadi punya keinginan hidup normal. Secara pribadi, Eka melamarnya pada momen perayaan tahun baru 2011, lalu. Kemudian, lamaran itu diresmikan beberapa bulan setelahnya. Eka bersama keluarga besarnya melamarnya di Bali. Di sana, kedua keluarga besar bertemu dan membahas pernikahannya. (tribunnews)

NET

MENJELANG menikah, Astrid Tiar tidak hanya bahagia tapi juga capek luar biasa. Ia stres mempersiapkan pernikahan mulai urusan catering, busana, sovenir, undangan dan semacamnya. “Cukup melelahkan juga sih mengurus semuanya sendirian. Tapi yang jelas memang cukup mengasyikan,” ungkapnya saat ditemui di Panasonic Gobel Award di Grand Hyatt Jakarta, Selasa (20/3). Pembawa acara musik ini resmi dilamar Gerhard Reinaldi Situmorang yang berprofesi sebagai dokter. Mereka akan melangsungkan pernikahan 21 Juli mendatang. Disinggung mengenai bulan madu, Astrid Tiar enggan bicara. Namun dirinya ingin berbulan madu di Indonesia saja. “Yang

jelas di Indonesia karena banyak tempat indah dan romantis,” ujarnya. Sementara, profesi sebagai seorang dokter umum dan masih kuliah mengambil spesialisasi, rupanya membuat Reinaldi dan Astrid Tiar belum sempat fitting baju. “Belum sempat fitting karena pasien Aldi cukup banyak. Jadi harus dijadwalkan,” ungkap Astrid Tiar usai lamaran akhir pekan lalu. Mereka mempunyai keyakinan dalam waktu dekat fitting bisa dilakukan sehingga proses ini tidak akan menghambat proses. Pemberkatan pernikahan dilangsungkan di gereja tanggal 21 Juli 2012 mendatang dilanjutkan dengan pesta adat. Keesokan harinya baru dilakukan resepsi. (tribunnews)

Busana Ala Kate Middleton CATHY Sharon telah menyiapkan busana pengantin untuk pernikahannya dengan Eka Kusuma, 14 April 2012 mendatang di Pulau Dewata, Bali. Ia mengenakan busana pengantin ala Kate Middleton saat melangsungkan pernikahannya bersama Pangeran William. “Busana pengantinnya saya mengambil inspirasinya dari Kate Middleton,” ujarnya, Selasa, (20/3), saat ditemui di Aria Cafe, Jalan Sudirman, Jakarta. Cathy menjelaskan, tema busana pengantinnya cenderung konservatif yang menutupi seluruh tubuhnya. Ia juga tidak mau kelihatan seksi dengan busana tersebut. Alasannya, dalam pernikahannya ia menghadap Tuhan di

gereja untuk mengucapkan ikrar cintanya dalam tali pernikahan. “Temanya itu lebih konservatif dan tertutup ya, karena nanti saya menghadap Tuhan, saya nggak mau kelihatan seksi,” terangnya. Busana pengantinnya itu merupakan rancangan desainer Bian. Ia percaya bahwa desainer Indonesia punya kualitas dalam karya-karyanya. Cathy dan Eka akan menikah di Gereja Fransiskus Xaverius, di Kuta, Bali. Kemudian resepsi dilangsungkan di Khayangan. Lokasi resepsi itu benar-benar private. Sesuai keinginan kedua belah pihak. “Kita sama-sama ingin pernikahan yang intimate dan private,” tandasnya. (tribunnews)

TRIBUNNEWS

Agus Kuncoro

Berandai-andai Jadi Gubernur AKTOR Agus Kuncoro berandaiandai kalau dirinya jadi Gubernur DKI Jakarta, maka setumpuk prioritas akan dia lakukan di harihari pertama berkuasa. Antara lain mencegah peredaran VCD porno yang semakin gila-gilaan merasuki anak-anak di bawah umur. Agus amat prihatin, sekarang ini anak-

CMYK

anak ingusan sudah menikmati hubungan seks di luar nikah. “Masih anak-anak sudah berhubungan seks, itu karena kebebasan informasi dan teknologi yang kebablasan,” ujar Agus Kuncoro, dalam nada prihatin. Agus juga punya prioritas meredam konflik horizontal

terutama antar ormas dan genggeng yang sering meresahkan Jakarta. “Itu yang saya lihat di Jakarta. Cuma karena lihatlihatan saja bikin berantem. Tersinggung dikut langsung bikin kekerasan,” ujar aktor yang sekilas mirip dengan wajah penyanyi lawas, Mus Mujiono itu. (tribunnews)


Digital Newspaper Tribunkaltim