Issuu on Google+

CMYK

EDISI MALAM

NO. 143/TAHUN 1 KAMIS 19 APRIL 2012

THE 1ST DIGITAL NEWSPAPER IN KALTIM

Sofyan Hasdam

Divonis 18 Bulan ■ Dugaan Korupsi Dana Asuransi ■ Langsung Banding

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Sidang Tipikor Andi Sofyan Hasdam

SAMARINDA, TRIBUN - Mantan Walikota Bontang Andi Sofyan Hasdam divonis bersalah oleh Majelis Hakim dalam sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda, Kamis (19/4). Terdakwa dugaan kasus korupsi dana premi asuransi anggota DPRD Bontang periode 1999-2004 tersebut divonis 18 bulan (1 tahun 6 bulan) penjara. Hasdam yang hadir mengenakan baju batik celana hitam ditemani istri, keluarga, dan simpatisan yang memenuhi ruangan sidang langsung menyatakan banding. “Saya akan

banding yang mulia,” ujar Hasdam dengan nada emosi usai mendengarkan putusan majelis hakim. Hasdam bersikukuh dan menyatakan dirinya tidak bersalah dalam kasus korupsi dana premi asuransi bagi 25 anggota DPRD Bontang tersebut. Sikap konsisten Hasdam telah diutarakan sejak saat didakwa dan dituntut jaksa penuntut umum. Ketua Majelis Hakim Polin Tampubolon SH dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa

Andi Sofyan Hasdam terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan jaksa penuntut umum. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan serta denda Rp 200 juta. Apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” ucap Polin. Vonis Hakim Tipikor sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Pertimbangan majelis hakim menvonis bersalah terdakwa, karena

perbuatan terdakwa menerbitkan dan menandatangani tiga SK Walikota untuk pembayaran premi asuransi 25 anggota DPRD Bontang pada tahun 2002, 2003 dan 2004 dengan dana berasal dari pos belanja kesejahteraan pegawai dinilai bertentangan dengan hukum. Hasdam menilai, hakim dalam pertimbangannya sama sekali tidak memperhatikan fakta-fakta persidangan. Dimana lima keterangan saksi ahli dipersidangan tidak dikutip samasekali oleh hakim. “Surat saya ke DPRD yang

meminta mengembalikan dana premi asuransi samasekali tidak disinggung hakim. Yang dikutip hakim hanya kesaksian dari auditor BPKP, yang mengatakan bahwa terdapat kerugian negara Rp 2 miliar lebih atas pembayaran dana premi asuransi 25 anggota DPRD Bontang, “ ungkap Hasdam kepada wartawan usai sidang. Atas keputusan banding yang disampaikan terdakwa, JPU Andhi Subangun menyatakan pikir-pikir. “Kami masih pikir-pikir yang mulia,” kata Andhi Subangun. (has)

KPK Bidik Donatur Cek Perjalanan

● Paskah Diperiksa sebagai Saksi Miranda JAKARTA, TRIBUN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik donatur di balik pembelian 480 cek perjalanan senilai Rp 24 miliar yang diduga menjadi alat suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) 2004. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya menelusuri donatur cek perjalanan itu melalui pemeriksaan berkas Miranda S Goeltom. “Pemberkasan MSG (Miranda S Goeltom), untuk mengurai yang disebut publik sebagai missing link, siapa sebenarnya donatur,” kata Johan di Jakarta, Kamis (19/4). KPK menetapkan Miranda sebagai tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan. Mantan Deputi Gubernur Senior BI itu diduga ikut serta atau membantu Nunun Nurbaeti memberikan cek perjalanan ke anggota DPR 1999-2004 terkait pemenangan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI 2004. Menurut Johan, pihaknya belum membidik sebuah nama yang diduga sebagai penyandang dana dalam kasus itu. “Kita belum sinyalir siapa penyandang dananya,” ujar

Johan. Sebelumnya, anggota DPR 1999-2004, Paskah Suzetta mengatakan sepertinya KPK tengah membidik tersangka lain kasus suap cek perjalanan. Hal itu, menurut Paskah, terlihat dari pertanyaanpertanyaan yang diajukan penyidik KPK kepadanya selama pemeriksaan. “Kelihatannya ada perkembangan baru, tidak akan hanya sampai pada Miranda,” katanya. Paskah diperiksa sebagai saksi bagi Miranda S Goeltom, tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan. Paskah yang juga mantan terpidana kasus suap cek perjalanan itu mengatakan, sepertinya akan ada episode baru dalam kasus ini. KPK, katanya, seperti mengembangkan penyidikan ke arah sumber cek perjalanan dan motif di balik pemberian cek ke anggota dewan tersebut. “Ya mungkin terkait kepemilikan TC (traveller cheque). Inikan sampai sekarang motif daripada TC ini kan belum bisa diungkap. Ibu Nunun pun yang kita harapkan bisa memberikan indikasi kan sampai sekarang kan tidak tahu,” ungkap Paskah.

Namun dia enggan mengungkapkan lebih detail soal pertanyaan yang diajukan penyidik KPK kepadanya. Ia pun meminta KPK segera menuntaskan kasus suap cek perjalanan ini. “Sekarang tinggal bagaimana KPK memformulasikannya dari fakta-fakta dan bukti-bukti. Jangan nunggu-nunggu persidangan lagi Bu Miranda,” katanya. Dalam kasus dugaan suap cek perjalanan ini, Miranda Goeltom diduga ikut serta atau membantu Nunun memberikan cek perjalanan ke sejumlah anggota DPR 1999-2004. Pemberian tersebut diduga berkaitan dengan pemenangan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004. Diyakini, ada penyandang dana di balik pembelian 480 lembar cek perjalanan senilai Rp 24 miliar itu. Namun, siapa pemodalnya, belum juga terungkap. Sebanyak lebih dari 20 anggota DPR 1999-2004, termasuk Paskah, telah divonis bersalah karena terbukti menerima cek perjalanan dan di antaranya selesai menjalani masa hukuman. (kps)

TRIBUN KALTIM/DOHANG

Jenasah Abdul Rauf bersama istri dan anaknya yang menjadi korban tabrakan maut di KM 18 jalan poros Sanggata-Bontang.

Sekeluarga Tewas Digilas Avanza

● Kecelakaan Maut di KM 18 Jalan Poros Sangatta-Bontang BONTANG, TRIBUN - Jalan poros Sangatta-Bontang yang membelah Taman Nasional Kutai (TNK) menelan korban. Abdul Rauf (43), warga Jl Kapal Layar, RT 24, Kampung Mandar, Bontang Utara tewas digilas mobil Avanz, bersama istrinya Jumiati (38), dan anak bungsunya, Atar (3), Kamis (19/4). Rauf dan keluarganya tewas seketika setelah motor Honda Revo yang dikendarainya menuju Sangatta ‘adu kambing’ dengan mobil Avanza warna silver di Km 18, jalan poros Sangatta-Bontang. Informasi yang dihimpun Tribun, menyebutkan tabrakan maut yang menelan 3 korban jiwa itu, terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Lokasinya tidak jauh Kantor Kecamatan Teluk Pandan Kutai

CMYK

Timur. Saat itu, korban yang mengendarai motor Honda Revo KT 2942 DU dari arah Bontang menuju Sangatta mencoba menghindari jalan berlubang. Namun naas, dari arah berlawanan muncul Avanza nomor KT 1789 RS. Tabrakan pun tak bisa dihindari, motor milik Rauf ringsek digilas bemper depan Avanza yang dikemudikan Ismail Marjuki (27), warga Sangatta. Rauf bersama istri dan anaknya terpelanting hingga atas kap mobil, lalu jatuh ke jalanan. Atar langsung tewas di TKP (tempat kejadian perkara), sementara ayah dan ibunya meregang nyawa saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Taman Husada Bontang. Puji Riwanto 28, saksi mata

yang juga penumpang Avanza menuturkan, peristiwa maut itu terjadi lantaran motor Revo yang dikendarai korban menghindari jalan rusak. Sementara dari arah Sangatta mobil yang dikemudikan Ismail tidak bisa lagi menghindar hingga terjadi tabrakan. “Jadi saat tabrakan posisi mobil itu tetap dijalurnya. Ibaratnya, motor itu yang larut masuk ke jalur kanan,” ungkap Puji. Kapolres Kutim AKBP Budi Santoso didampingi Kepala Polisi Sub Sektor Teluk Pandan Aipda Suyamto membenarkan kejadian tersebut. Dikemukakan, pihaknya masih mendalami insiden maut tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi mata, termasuk sopir dan penumpang Avanza. (don)


CMYK

2

Tribun Etam

KAMIS 19 APRIL 2012

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

KARNAVAL KARTINI Menyambut Hari Kartini, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) menggelar karnaval yang diikuti sekitar 5.000 anak-anak dari Taman Kanak-kanak (TK) se-Balikpapan. Acara berlangsung dari Dome menuju Kantor Dinas Pendidikan, dan diisi berbagai kegiatan, seperti panggung gembira dan lomba mewarnai.

Kukar Ingin Kelola Blok Mahakam ■ Share Saham Pertamina 10 Persen, TEPI 10 Persen SAMARINDA, TRIBUN - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menginginkan, pengelolaan Blok Mahakam harusnya mendapatkan prioritas dalam mendapatkan porsi share saham. Menurutnya, selain Kukar sebagai daerah penghasil dan lokasi Blok Mahakam, selama ini Kukar belum mendapatkan apapun atas blok yang dikelola Total E&P Indonesie (TEPI) itu.

“Keinginan kami, harusnya saham dikelola semua oleh Kukar. Kami daerah penghasil kok. Makanya kalau keinginan saya, Kukar harus diprioritaskan, paling tidak dari Pertamina nanti 10 persen, sedangkan TEPI-nya 10 persen,” kata Rita, kemarin. Dikemukakan, ketika berakhirnya kontrak TEPI pada 2017 nanti, sesuai aturannya pemerintah

Belum juga Diputuskan DIREKTUR Umum Perusda PT Migas Mandiri Pratama Sofyan Helmi menyatakan, hingga saat ini belum ada keputusan pusat terkait kontrak kerja pengelolaan Blok Mahakam

pasca berakhirnya kontrak Total E&P Indonesie pada 2017 mendatang. “Belum juga diputuskan, harusnya tahun 2012 ini. Sesuai aturannya,

melalui Pertamina akan mendapatkan saham 51 persen, sisanya 49 persen kontraktor yang mengerjakan. Dalam perkembangannya, TEPI tetap yang akan melanjutkan kontraknya tersebut, karena dipandang mampu dan memiliki kapabilitas. “Tuntutan kita Kaltim 51 persen yang dikelola Pertamina, minimal Kaltim memperoleh 10 persennya.

Karena selama ini Kukar tak mendapatkan apapun, maka saya menginginkan kalau bisa Pertamina sahamnya 10 persen ke kami, TEPI juga begitu 10 persennya. Supaya merata dan adil dalam kepentingannya untuk daerah penghasil,” ujarnya tegas. Anggota DPRD Kaltim Mudiyat Noor menyatakan, saham Blok Mahakam yang menjadi jatah Kaltim

dikelola saja seluruhnya oleh Kukar. Sebab, Kukar adalah daerah penghasil, sudah selayaknya mereka mendapatkan porsi pembangunannya. “Kalau saya, serahkan saja semuanya kepada Kukar. Pemprov Kaltim lebih baik mencari blok lainnya. Kenapa seperti itu? Karena selama ini harus kita akui, Kukar sebagai daerah penghasil hanya sebagai penonton saja,” kata Mudiyat. (aid)

lima tahun sebelum berakhirnya kontrak TEPI, sudah diputuskan siapa yang melanjutkan. Yah karena Pusat yang memiliki kewenangan, kita tunggu saja,” kata Sofyan, kemarin. Untuk Kaltim tetap dengan tuntutan awal, yakni minimal 10

persen mendapatkan porsi pengelolaan dari Pertamina yang secara otomatis akan mendapatkan saham 51 persen. Dan porsi minimal 10 persen itu akan dibagi sesuai kesepakatannya, yakni Pemprov 40 persen dan Kukar sebagai daerah penghasil 60 persennya.

“Internal kita sudah menjadi kesepakatan kita itu, sudah final. Sekarang kita tunggu saja Pusat bagaimana. Kalau bicara perjuangan dan lobi-lobi, saya pikir sudah sangat maksimal. Insya Allah tuntutan kita diakomodir oleh Pusat dalam hal ini Pertamina,” tandasnya. (aid)

Walikota Setuju Inul Vizta Ditutup SAMARINDA, TRIBUN Walikota Samarinda Syaharie Jaang menegaskan siapapun pemilik usaha yang melanggar aturan akan ditindak sesuai aturan berlaku. Seperti halnya karaoke Inul Vizta yang telah melanggar aturan menjual minuman keras dan memperbolehkan anak sekolah masuk karaoke, padahal izin yang dikantongi adalah izin karaoke keluarga. “Kalau dia melanggar ditutup saja. Inul Vizta melanggar, ya akan kita tutup,” kata Jaang di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (19/4). Sementara, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perda Miras, Munir Ahmad mengatakan, seharusnya Inul Vista didenda Rp 60 juta untuk menimbulkan efek jera karena telah menjual minuman keras (miras) dan memperkenankan pelajar

masuk karaoke. “Dalam perda itu sudah kita atur. Seharusnya itu didenda Rp 60 juta dan dikurung 6 bulan sesuai besaran yang kita tetapkan dalam Perda,” kata Munir. Perda miras sudah masuk dalam tahap paripurna untuk pelaporan dan mendengarkan pendapat fraksi - fraksi. “Pemkot yang tidak tegas. Saya juga setuju kalau dikatakan ada pihakpihak yang bermain dengan karaoke Inul Vizta. Saya yakin, hal seperti itu bukan hanya terjadi di Inul Vizta, masih banyak pelanggaran yang belum ditindaklanjuti pemkot,” katanya. Salah satu poin penting yang dimuat dalam perda adalah pelarangan minuman keras tradisional seperti tuak yang selama ini masih banyak beredar di Samarinda. Fakta menunjukkan bahwa tingkat konsumsi minuman keras di Samarinda mencapai 1,3

juta botol per tahun. Saat ini, peredaran miras di Samarinda cukup memprihatinkan. Dalam Raperda tersebut, kata Munir, ada dua hal paling yang diatur, yakni labelisasi dan pelarangan miras dijual di tempattempat prostitusi. Kedua aturan ini, bahkan sudah disosialisasikan sebelum diatur dalam perda. Labelisasi akan dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) dan berfungsi untuk mengatur serta menekan peredaran miras. “Selain di tempat-tempat ini dilarang menjual miras. Kalau melanggar, sanksinya kita ambil yang maksimal. Nanti akan coba kita kurangi jumlah miras yang beredar itu menjadi 800 atau 900 ribu saja. Karena itu juga tidak memberikan PAD kepada Samarinda,” pungkasnya. (dep)

Tim Sembilan Diminta Pro Aktif

● Negosiasi Pembebasan Lahan Bandara Sepinggan BALIKPAPAN, TRIBUN - Proyek pengembangan dan perluasan Bandara Sepinggan menyedot perhatian. Tidak hanya mengembangkan sejumlah fasilitas, bandara terbesar di Kalimantan ini rencananya juga akan menambah landasan pacu (runway) sepanjang 1 kilometer. Terkait hal itu, Komisi I DPRD Balikpapan meminta Pemerintah Kota pro aktif melakukan negosiasi dengan sejumlah warga yang terkena dampak perpanjangan runway Bandara Sepinggan. “Tim Sembilan harusnya pro aktif mengumpulkan warga, termasuk RT dan Lurah yang ada di situ. Terkait Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan penggantiannya, pengukurannya saat ini sedang dilakukan. Jadi semuanya sudah bekerja, sehingga begitu dananya cair tinggal action,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Sonhaji, Kamis (19/4). Pertemuan Komisi I dengan pihak Angkasa Pura I belum lama ini terungkap, perpanjangan runway Bandara Sepinggan akan ditambah 2.500 meter menjadi 3.500 meter.

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Landasan pacu Bandara Sepinggan Balikpapan akan diperpanjang sekitar 1 km.

Proyek ini ditangani langsung Kementrian Perhubungan dan tidak terhitung satu paket dengan pengembangan fasilitas bandara. Diketahui, ada 9,7 hektare luas lahan yang akan dibebaskan tahap awal. Lokasinya mencakup empat RT di sebelah barat bandara, terhampar ke arah PT United Tractors dan PT Trakindo di kawasan Staal Kuda. Gubernur Kaltim telah menyetujui anggaran pembebasan lahan, yang menelan biaya Rp 135 miliar lebih. Dana tersebut baru akan turun pada waktu APBD Perubahan, Oktober 2012. Menurut Sonhaji, pihak AP I tidak

tahu menahu soal pembebasan lahan tersebut mengingat proyek ini menjadi kewenangan Kemenhub. Saat ini, Komisi I juga belum menerima laporan berapa jumlah warga yang terkena dampak perpanjangan runway. Perpanjangan runway Bandara Sepinggan masih dalam proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan tahap pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pembangunannya sendiri ditarget setelah pengembangan fasilitas bandara dinyatakan rampung. (ful)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

Tribun Sport

KAMIS 19 APRIL 2012

3

Didier Drogba

Saya Belum Habis UJUNG tombak Chelsea, Didier Drogba menyatakan bahwa dirinya belum habis. Pendapat Drogba sepertinya memang benar adanya. Ia menjadi aktor kemenangan kala The Blues menjamu Barcelona di Stamford Bridge, Kamis (19/4). Gol Drogba di penghujung babak pertama mengantarkan Chelsea menang dari Lionel Messi cs. Striker timnas Pantai Gading itu berhasil menggetarkan jala Victor Valdes setelah mendapat umpan matang dari Ramires. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Felix Brych, skor tetap bertahan 1-0 untuk Chelsea. Kemenangan atas Barcelona tentu menjaga moral The Romans yang belakangan memang sedang menanjak. Frank Lampard cs mengantongi empat kemenangan dari lima laga terakhir. Ditemui sehabis pertandingan, Drogba memberikan balasan terhadap

kritik negatif yang belakangan sering diterimanya. “Gol saya semalam membuktikan bahwa saya belum habis, saya masih layak bermain dua hingga tiga tahun lagi. Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras, kami harus tetap mempertahankan ini performa ini,” ujarnya kepada Sky Sport. Drogba juga memberikan komentarnya tentang ketatnya jadwal The Blues di Premier League. Chelsea yang kini menempati posisi empat klasemen harus menghadapi Arsenal dan Barcelona minggu ini. “Minggu ini minggu yang sulit, setelah kami melawan Spurs kemarin, kami harus menjalani pertandingan ini (melawan Barcelona), Arsenal dua hari lagi dan kembali tampil di Liga Champions. Pekan ini bakal menjadi pekan yang penting dan menentukan bagi kami, tapi menurut saya kami sudah siap menghadapinya.” (bolanews)

Barca akan Balikkan Keadaan ■ Meski Menang, Perjuangan Chelsea belum Usai LONDON, KOMPAS.com - Usai dikalahkan Chelsea pada leg pertama dengan skor 1-0, penyerang Barcelona, Pedro Rodríguez, mengaku yakin timnya mampu membalikkan keadaaan pada leg kedua babak semifinal Liga Champions di Camp Nou, Rabu (25/4/2012). Pedro mengatakan tim berjuluk “Blaugrana” itu akan memberikan segalanya untuk meraih kemenangan. “Tim tidak senang dengan hasil semalam. Tetapi, kami memiliki keyakinan bahwa kami dapat membalikkan keadaan. Selalu sulit untuk mencetak gol ketika melawan tim dengan pertahanan yang sangat

baik. Kami memiliki banyak peluang. Kami senang dengan permainan kami, namun tidak dengan hasil pertandingan,” ungkapnya. “Pertandingan selanjutnya mungkin akan mirip dengan yang semalam. Tetapi, kami akan melakukan segala permainan yang kami miliki untuk bisa memenangkannya,” ujar Pedro seperti yang dilasnir Goal.com. Dalam laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge itu, Chelsea terus bertahan sepanjang pertandingan dan hanya beberapa kali melakukan serangan balik. Mereka pun hanya sekali melakukan tembakan yang tepat ke arah gawang Barca.

Namun, sepakan melalui Didier Drogba ini berhasil merobek jala gawang yang dijaga kiper Victor Valdes jelang turun minum. Gol ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang 90 menit jalannya pertandingan hingga membuat Barca kecewa. “Chelsea mampu mencetak gol dengan hanya beberapa peluang yang mereka miliki. Tetapi, itulah sepak bola dan mereka memberikan kami sedikit rasa kecewa. Namun, kami optimis akan membalikkan keadaan,” tegasnya lagi. Sementara, bek Chelsea Gary Cahill, mengingatkan kepada rekan

CMYK

setimnya agar tak jemawa meski berhasil menang dari Barcelona. Cahill mengaku bahwa hasil yang dicapai timnya sangat fantastis, namun hasil itu belum menentukan segalanya. “Itu merupakan hasil fantastis yang diperoleh oleh tim, tetapi itu masih separuh dari perjalanan kami. Saya pikir sebagai sebuah tim saat ini kami teroganisir dengan baik. Kami bekerja keras dengan sangat baik dan itu merupakan awal yang baik bagi kami untuk menghadapi leg kedua nanti,” ujar Cahill seperti dilansir ESPN Star. Pemain berusia 26 tahun ini juga mengakui bahwa kemenangan yang diraih timnya bukan karena faktor

keberuntungan, melainkan kinerja bentuk permainan tim yang konsisten. Mereka berkonsentrasi tinggi sehingga tak banyak melakukan kesalahan. “Memang mungkin selalu ada unsur keberuntungan, namun terlepas dari itu kami melaksanakan tugas dengan baik di lapangan,” tuturnya kemudian. Saat ini, tim berjuluk “The Blues” itu sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Arsenal, Sabtu (21/4) dalam lanjutan Premier League. Chelsea ingin mendapatkan poin penuh untuk mengamankan posisi empat besar klasemen. (kps)


CMYK

4

Life Style

KAMIS 19 APRIL 2012

Dewi Sandra

Rela Tidur di Studio SIFAT perfeksionis Dewi Sandra memaksanya benar-benar kerja keras sampai harus rela tidur di studio, terutama ketika sedang menggarap album baru. “Minggu depan full di studio terus, untuk revisi, bikin beberapa lagu jadi tanggungjawab saya. Tapi karena kesibukan produser-produser lain, makanya saya juga harus menunggu jadwal mereka juga,” terangnya di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (19/4). Sifat mudah bosan juga membuat Dewi tak setia dengan satu jenis genre musik saja. Kalau selama ini dia identik dengan musik rhythm and blues (R&B), Dewi merasa harus bisa nyanyi dengan genre lain. Karena itu, dia pun mencoba bikin lagu dengan genre campuran. “Saya orangnya suka bereksperimen, tidak suka dengan pengulangan, akan berbeda. Tapi

berbedanya seperti apa, nanti baru akan ketahuan ketika semuanya sudah terkumpul. Karena sekarang belum selesai, jadi susah jika saya bilang aliran ini ke sini,” ungkapnya. Banyak sumber yang diperoleh Dewi untuk menghasilkan karya terbaik untuk lagunya itu. “Inspirasi buat saya dapat datang darimana saja. Bisa datang dari buku, curhatan orang, pengalaman pribadi. Saya nggak mau mengotakkan,” ujar istri Agus Rahman ini. Selain jadi penyanyi, di album terbarunya Dewi juga bikin sendiri lagunya. “ Di albun terakhir, saya menjadi produser, mulai dari memilih lagu, soundnya harus gimana, saya yang mengerjakan. Tapi saya masih akan bekerja sama dengan beberapa pencipta lagu yang belum pernah saya ajak kerjasama,” ujar pelantun lagu “Kuakui” ini. (tribunnews)

Dian Sastro

Selalu Jaga Penampilan Tamara Blezsynski

Ngotot Bercerai UPAYA mediasi di persidangan tampaknya hanya dilakukan sekadar mengikuti prosedur formalitas. Keputusan Tamara menggugat cerai Mike rupanya sudah bulat dan tidak bisa diubah. “Pasti dia (Tamara) minta cerai. Mediasi ini kan prosedur persidangan jadi kita harus diikuti,” ucap Arif Purnomo, Kamis, (19/4), kuasa hukum Tamara, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Hari ini merupakan sidang perdana dengan agenda mediasi. Upaya itu, menurutnya masih tahap awal, sehingga harus menunggu kesepakatan. “Kita masih menunggu kesepakatan dengan pihak tergugat,” ucapnya. Sementara itu, David Erfin Lubis, pengacara Mike Lewis rupanya menolak untuk menjelaskan secara detai alasan perceraian kliennya. Menurutnya, perceraian terjadi sejauh ini karena sudah ada perbedaan pandangan. Mereka akhirnya memutuskan berpisah. ia menyerahkan kepada Tamara sendiri sebagai penggugat yang menjelaskannya langsung.

Fali Wiilmer

Mirip Justin Bieber BENS Leo melihat bakat penyanyi muda dalam diri Fali Wiilmer di dunia musik cukup besar. Di usia 13 tahun, Fali memulai debutnya di blantika musik Indonesia dengan meluncurkan single bertajuk “Pengen Punya Pacar”. Remaja ABG itu, mengingatkan Bens kepada sosok penyanyi Justin Bieber. Seperti diketahui, Bieber

ditemukan oleh industri musik dunia saat usianya masih sangat belia. Penyanyi berdarah Kanada itu, juga punya kemampuan menciptakan lagu di usia yang relatif muda. Fali juga dinilai punya kesempatan yang sama seperti Bieber. “Usia 13 antara 14 tahun bisa mengeluarkan single dan membuat

“Apa perbedaan itu, lihat di pembuktian saja nanti. Detailnya saya tidak bisa memberitahukan. Atau tanyakan pada penggugatnya saja,” ucapnya. Tamara Blezsynski dan Mike Lewis tak menghadiri sidang perceraian perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Keduanya berhalangan hadir karena sama-sama sedang berada di luar kota. “Klien saya sedang di luar kota,” ucap David. Begitu pula dengan Tamara. Namun, kedunya telah memberikan kuasa kepada pengacaranya masing-masing. David rupanya menolak untuk menjelaskan secara detai alasan perceraiannya. Menurutnya, sejauh ini karena sudah ada perbedaan pandangan. Tak pelak, mereka akhirnya memutuskan berpisah. ia menyerahkan kepada Tamara sendiri sebagai penggugat yang menjelaskannya langsung. “Apa perbedaan itu, lihat di pembuktian saja nanti. Detailnya saya tidak bisa memberitahukan. Atau tanyakan pada penggugatnya saja,” ucapnya. (tribunnews)

MESKI sudah menikah dan punya anak, Dian Sastrowardoyo serta merta cuek terhadap penampilan. Malahan sebaliknya, ia harus bisa tampil menarik supaya bisa memberikan kebahagiaan batin kepada Indraguna Sutowo, suaminya tersayang. “Penampilan dijaga, itu harus. Walaupun sudah kawin penampilan nggak bisa selebor terus. Kita harus bisa memelihara kebahagiaan suami. Saya juga nggak bisa seenaknya,” ucapnya, Kamis, (19/4) saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat. Bintang film “Ada Apa Dengan Cinta” (AADC) itu, benar-benar memegang

supaya kelihatan menarik. “Aku kan nggak enak. Justru yang nggak mengeluh itu yang bikin aku nggak enak hati. Kayanya aku nggak tahu diri banget,” imbuhnya. Sekarang, suaminya sangat senang melihat bentuk tubuhnya yang langsing. Ia pun mendapatkan apresiasi dari suaminya itu dengan mengucapkan terimakasih. “Suami lihat aku sekarang, dia bilang aku hebat banget, canggih, usaha saya berhasil. Jadi dapat apresiasi dari suami. Terimakasih kata dia sudah punya usaha ekstra untuk menurunkan berat badan,” tandas bintang film “Pasir Berbisik” ini. (tribunnews)

Prioritas Anak BINTANG film Dian Sastrowardoyo sangat menikmati perannya sebagai ibu. Bangun tidur, ia mendengar tawa putranya, Syailendra Sutowo yang berusia 9 bulan. Sekarang hidupnya dicurahkan sepenuhnya untuk sang buah hati. “Sebagai ibu rasanya beda. Saya sangat bahagia. Bangun pagi ada bayi yang ketawa-ketawa. Lucu aja, rasanya beda. Dulu hidup untuk sendiri, sekarang tidak lagi,” ucapnya.

album ini luar biasa. Justin Biebier ini ditemukan industri musik di usia seperti Fali ini. Apalagi dia bisa menciptakan lagu. Fali ini juga punya kesempatan seperti itu,” ucap Bens, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Fali juga bisa bermain alat musik. Sebab, ia pernah menjadi anak band dengan memegang alat musik bass. Seperti halnya Bieber yang juga pandai memainkan lebih dari satu instrumen musik. Agar tidak menuai kegagalan,

CMYK

teguh pesan eyang dan ibunya itu. Mereka berpesan, “Jangan sampai suami cuek karena penampilan istri kurang menarik.” Secara pribadi, Dian sangat senang bisa membahagiakan Indraguna Sutowo, pria yang menikahinya pada 18 Mei 2010 lalu. “Aku juga merasa happy bisa bikin suami merasa seperti bersama wanita yang dia nikahi,” ucapnya. Makanya, Dian ngotot untuk menurunkan berat badannya sampai langsing seperti sekarang. Meskipun Dian mengaku suaminya sama sekali tidak pernah mengeluhkan penampilannya. Tetapi, ia punya inisiatif untuk menjaga penampilannya

Dian Sastro tidak ingin lepas dari anaknya. Ke mana-mana selalu ingin menggendongnya. Meskipun diakuinya menggendong anak usianya 9 bulan itu tidak mudah karena beratnya. “Sekarang prioritasnya ke anak dan keluarga. Anak aku baru 9 bulan dan beratnya 9 kilogram, sudah jumbo. Kadang gendong sebentar saja sudah pegal,” keluhnya. Tetapi, hal itu tidak menyurutkan niatnya

menurut Bens, Fali harus banyak dibekali teknik vokal, dan menguasai instrumen musik yang jauhg lebih matang. “Termasuk penguasaan atas instrumen kibor, karena mempunyai progresi kord yang luas,” terangnya. Fali sendiri berharap langkahnya di blantika musik bisa lebih besar dan terbuka lebar. Seperti halnya Justin Bieber yang menjadi penyanyi fenomenal dunia. Apalagi, ia akan mengasah kemampuan vokal dan musikalitasnya ketika bermukim di Dublin, Irlandia. (tribunnews)

mengurus segala kebutuhan Syailendra. Ia tetap antusias memandikan dan menyuapi anak dari pernikahannya bersama Indraguna Sutowo, pada 18 Mei 2010 lalu. Bahkan, ia siap membawa “pasukan” jika mengajak anaknya ke luar rumah. “Lebih banyak pasukannya sih bawa barang-barangnya. Tapi happy, hidup aku sekarang aku bangun untuk anak,” tandasnya. (tribunnews)


Digital Newspaper Tribunkaltim