Issuu on Google+

CMYK

EDISI MALAM

NO. 042/TAHUN 1 RABU 7 MARET 2012

THE 1ST DIGITAL NEWSPAPER IN KALTIM

Kenaikan TDL Bertahap mulai Mei JAKARTA, TRIBUN Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bagi pelanggan di atas 900 volt ampere dilakukan secara bertahap. Kenaikan sebesar sepuluh persen ini rencananya berlaku mulai Mei 2012 mendatang. “Kenaikan TDL setiap tiga bulan sekali. Sejak bulan Mei. Jadi (polanya) 3 persen, 3 persen, dan 4 persen,” kata Menkeu kepada para wartawan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Rabu (7/3). Selain menaikkan TDL, kata Menkeu, pemerintah akan melakukan efisiensi energi. Pemerintah juga akan berupaya mendapatkan sumber energi alternatif. Salah satu upaya konkret tersebut adalah menyelesaikan proyek pembangkit listrik 10.000 megawatt. Selain itu, Menkeu mengatakan, pemerintah akan menyiapkan insentif bagi produsen atau investor yang akan membangun kilang di Indonesia. Kenaikan tarif dasar listrik merupakan konsekuensi diturunkannya subsidi listrik pada 2012 oleh pemerintah menjadi Rp 44 triliun, seperti tercantum dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang Anggaran Pendapatan dan

Belanja Negara Tahun Anggaran 2012. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengusulkan kenaikan tarif dasar listrik sebesar 10 persen bagi pengguna listrik di atas 900 watt dilakukan secara bertahap. Kenaikan secara bertahap memungkinkan masyarakat dan pelaku dunia usaha untuk melakukan penyesuaian diri. Hatta mengatakan, usulan kenaikan TDL secara bertahap dan pelaksanaannya secara teknis akan dibahas dengan DPR. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi meminta pemerintah tidak menaikkan harga TDL. Kenaikan TDL bisa berdampak buruk kepada industri. “Sebenarnya saya tidak setuju kenaikan (tarif dasar) listrik. Karena PLN (Perusahaan Listrik Negara)-nya sudah untung Rp 11,7 triliun,” ujar Sofjan. Menurut dia, industri bisa terpukul dengan naiknya TDL. Kenaikan tarif bisa berdampak pada industri-industri kecil. Belum lagi ditambah kenaikan upah buruh sekitar 30 persen yang harus dihadapi pelaku usaha serta kenaikan harga BBM yang bisa berdampak pada logistik usaha. (kps)

ANTARA

PAKET MELEDAK - Petugas dari Gegana Satbrimob Polda Jateng memeriksa lokasi kejadian meledaknya sebuah paket kiriman di Stasiun Poncol Semarang, Jateng, Rabu ( 7/3). Paket kiriman berisi suar dengan berat 38 kilogram itu meledak dan membakar sejumlah paket kiriman lainnya setelah diturunkan dari gerbong terakhir dari sembilan rangkaian gerbong kereta api barang jurusan Jakarta-Surabaya.

Koruptor Tetap Mendapat Remisi ■ PTUN Menangkan Gugatan Yusril Ihza Mahendra JAKARTA, TRIBUN Putusan tersebut disampaikan Gugatan mantan Menteri Yusril di Jakarta. Hukum dan Hak Asasi Menurut Yusril, pihak Manusia Yusril Ihza Menhuk dan HAM Mahendra yang ditujukan mengajukan banding atas kepada Menteri Hukum dan putusan tersebut. Namun, Hak Asasi Manusia Amir kata dia, hakim Syamsuddin serta Wakil memerintahkan agar semua Menhuk dan HAM Denny penggugat dikeluarkan dari Indrayana terkait keputusan lembaga pemasyarakatan. TRIBUNNEWS/DANY pengetatan remisi kepada Keputusan Menhuk dan HAM Yusril Ihza Mahendra terkait pengetatan remisi terpidana korupsi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada koruptor ditunda dimenangkan majelis hakim, Rabu (7/3). pelaksanaannya sampai ada putusan

berkekuatan hukum tetap. “Dengan dikabulkannya gugatan, maka tentu berimplikasi kepada semua napi yang lain,” kata Yusril. Dengan demikian remisi terhadap koruptor tetap berlaku. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin berjanji akan melaksanakan apapun keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan pengetatan pemberian remisi, asimilasi, dan bebas bersyarat untuk terpidana kasus korupsi, narkotika, dan terorisme.

“Saya siap melaksanakan apapun keputusan tanpa melakukan banding,” kata Amir saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, belum lama ini. Pernyataan Amir itu menyikapi permintaan Komisi III agar Kemenkum dan HAM mengkaji ulang kebijakan pengetatan remisi, asimilasi, dan bebas bersyarat yang dikeluarkan 16 November 2011. Kebijakan itu dinilai melanggar berbagai peraturan perundang-undangan dan HAM. Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi

III DPR Nasir Jamil dari Fraksi PKS mengingatkan bahwa Menhuk dan HAM Amir Syamsuddin untuk menepati janjinya. Di hadapan Komisi III DPR, Amir pernah menyatakan bahwa ia tak akan mengajukan banding atas putusan PTUN. “Kalau dia lakukan itu banding, maka ini pelecehan terhadap parlemen. Dan dia (Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana) harus mundur. Kalau tak mau mundur, Komisi III akan boikot raker sampai keduanya mundur,” Nasir Jamil menegaskan. (tribunnews)

Pembelajaran bagi Menteri

Priyo menyikapi putusan PTUN yang memenangkan gugatan Yusril Izha Mahendra atas kebijakan Kemenkum dan HAM. Hakim memerintahkan agar semua penggugat dikeluarkan dari lembaga pemasyarakatan. Priyo mengaku sejak awal kebijakan itu diambil pada November 2011 sudah menilai ada pelanggaran. Dia menyebut Kemenkum dan HAM melakukan malpraktik birokrasi lantaran kebijakan

itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Ia meyakini kebijakan itu dikeluarkan agar politisi dari partai lain, salah satunya politisi Partai Golkar Paskah Suzetta, tak mendapat hak bebas bersyarat. Dikatakan dia, usulan hak interpelasi tetap berjalan untuk mempertanyakan Presiden atas kebijakan bawahannya. Priyo tak setuju dengan pelarangan

pemberian hak remisi, asimilasi, dan bebas bersyarat untuk terpidana korupsi, terorisme, dan narkotika. Pasalnya, menurut dia, hal itu adalah hak semua narapidana tanpa melihat jenis kejahatan. Sebaiknya, lanjut Priyo, pemberian hak napi itu diperketat. “Melarang itu tidak adil. Yang penting jangan dipermudah, tapi diseleksi dengan adil,” pungkas Priyo. (kps)

WAKIL Ketua DPR Priyo Budi Santoso berharap agar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara terkait kebijakan Kementerian Hukum dan HAM dijadikan pembelajaran bagi Kementerian lain untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Seluruh kebijakan harus berdasarkan peraturan perundang-

undangan. “Ke depan, Menteri atau Wakil Menteri yang memiliki jabatan sepenting itu jangan ugal-ugalan. Ini untuk pembelajaran bagi kita. Jangan hanya karena mendapat kewenangan digunakan sewenang-wenang,” kata Priyo di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Mobil Malinda Jadi Milik Citibank JAKARTA, TRIBUN - Majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Inong Malinda Dee binti Siswo Wiratmo (49) mendapat hukuman penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliar. Tidak hanya itu, majelis hakim juga memutuskan barang bukti berupa mobil milik mantan Relationship Manager Citigold itu dikembalikan ke Citibank. “Mobil dikembalikan ke Citibank untuk selanjutnya menjadi tanggung jawab Citibank untuk menyelesaikan urusan utang-piutang dengan pihak leasing,” kata Ketua Majelis Hakim Gusrizal membacakan amar putusan dalam sidang yang berlangsung di ruang sidang utama PN Jaksel, Rabu (7/3). Mobil-mobil tersebut adalah Ferrari tipe Scuderia berwarna merah dengan nomor polisi B 481 SAA, Ferarri tipe California merah bernomor polisi B 125 DEE, Mobil Hummer H3 putih bernomor polisi B 18 DIK, Fortuner hitam bernomor polisi B 1443 SJB, dan Mercy putih E-350 bernomor polisi B 467 QW, serta satu Toyota Vellfire. Putusan majelis hakim yang

terdiri atas Gusrizal, Kusno, dan Yonisman itu sejalan dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Pertimbangan hukum yang disampaikan hakim adalah bahwa Malinda mencicil mobil-mobil tersebut dengan menggunakan dana nasabah Citibank yang ditransfer tanpa seizin dan sepengetahuan nasabah pemilik rekening. Kerugian yang dialami nasabah akibat perbuatan Malinda telah diganti seluruhnya oleh Citibank. Karena itu, majelis hakim menilai mobil-mobil tersebut layak diserahkan ke pihak Citibank. Sementara beberapa unit apartemen atas nama Malinda tidak disertakan sebagai item yang perlu diserahkan ke Citibank, meskipun Malinda membayar uang muka dan cicilan dari uang nasabah. Adapun uang senilai lebih dari Rp 1,608 miliar milik Malinda diperintahkan untuk dikembalikan ke Citibank. Beberapa catatan transaksi tak berizin yang dibacakan hakim di antaranya: - Uang muka Hummer H3 nomor polisi B 18 DIK sebesar Rp 570 juta dari rekening Rohli bin Pateni yang

ditransfer tanggal 4 November 2010. - Cicilan mobil Ferrari Scuderia dari rekening N Susetyo Sutadji sebesar Rp 500 juta yang ditransfer tanggal 24 November 2010. - Cicilan mobil Ferrari Scuderia dari rekening N Susetyo Sutadji sebesar Rp 150 juta yang ditransfer tanggal 1 Desember 2010. - Uang muka pembelian 1 unit apartemen The Capital Residence di Lantai 22 dari rekening Rohli bin Pateni sebesar Rp 50 juta yang ditransfer tanggal 23 Desember 2010. - Pembayaran 1 unit A 5414 Pullman Bakrie di Bali Nirwana sebesar Rp 250 juta diambil dari rekening Rohli bin Pateni yang ditransfer tanggal 27 Desember 2010. - Uang muka mobil MercedesBenz E-350 nomor polisi B 125 DEN atas nama Siti Noor Denise (putri Malinda) senilai Rp 416.281.000 diambil dari rekening Rohli bin Pateni yang ditransfer tanggal 25 Januari 2011. - Uang muka 1 unit apartemen di Lantai 22 The Capital Residence senilai Rp 250 juta dari rekening Rohli bin Pateni yang ditransfer tanggal 26 Januari 2011. (kps)

CMYK

DOK

Mobil mewah Malinda Dee disita dan menjadi milik City Bank.


CMYK

2

Tribun Etam

RABU 7 MARET 2012

Nasabah PermataBank Samarinda Raih Rp 1 M UNTUK meningkatkan jumlah nasabah dan simpanan dana masyarakat, PermataBank terus mengembangkan program dan kegiatan menarik sesuai kebutuhan nasabah. Setelah sukses dengan program Permata Familionaire tahap I sampai III yang berakhir Agustus 2011, PermataBank mengakhiri Program PermataFamilionaire tahap IV yang berlangsung 1 November 2011 hingga 29 Februari 2012. Dengan mengusung tema “Untuk Anda dan Keluarga”, program yang dirancang secara nasional ini menawarkan tiga program menarik dan ditawarkan sekaligus yakni Undian + Bonus Bunga/Bagi Hasil + Hadiah Langsung. Khusus periode Januari 2012, nasabah cabang Samarinda memperoleh undian berupa hadiah uang tunai Rp 1 Miliar. Head Retail Liabilities, Wealth Management dan eChannels PermataBank, Bianto Surodjo mengatakan, PermataBank memberi perhatian sangat besar

terhadap nasabah dan keluarganya. Sehingga apa yang dilakukan PermataBank menjadikan hubungan dengan nasabah tidak hanya lagi sebatas hubungan transaksional belaka, namun lebih dari itu dengan menjalin hubungan yang lebih emosional. “Oleh karena itu dengan menempatkan nasabah dan keluarganya didalam pusat kegiatan, kami berharap produk, layanan dan program yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan keluarganya,” kata Bianto kepada wartawan, Rabu (7/3). Dalam program Familionaire ini, undian uang tunai total Rp 2 miliar setiap bulan akan dan telah dibagikan hadiah kepada 1008 pemenang (1 nasabah @ Rp 100 juta, 5 nasabah @ Rp 10 juta, 500 nasabah @ Rp 1 juta dan 500 nasabah @ Rp 500 ribu). Hadian undian ini bebas pajak atau pajak ditanggung PermataBank dan bisa dimenangkan berkali-kali setiap bulannya selama masa program. (min)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Head Network PermataBank Lani Darmawan secara simbolis menyerahkan hadiah undian uang tunai Rp 1miliar dalam program Permata Familionair kepada nasabah PermataBank Samarinda, Rabu (7/3).

Balikpapan-Malaysia Jajaki Kerjasama Buruh Kayu Gugat OTP Rp 3,5 M SAMARINDA, TRIBUN - Sekitar 102 eks buruh kayu lapis PT OTP (Occenanias Timber Product) di Loa Buah, Kota Samarinda korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak tanpa pesangon, pada akhir tahun 2010 lalu, akhirnya resmi mendaftarkan gugatannya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Samarinda. Gugatan diajukan setelah upaya untuk menuntut hak-hak mereka kepada pihak manajemen menemui jalan buntu. Penasehat hukum buruh Minton Situngkir, Rabu (7/3), mengatakan sudah satu tahun lebih para buruh korban PHK menuntut hak-hak mereka termasuk gaji dan pesangon yang belum kunjung diberikan. “Ini jelas melanggar UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003, karena gaji dan pesangon adalah hak karyawan, makanya lewat gugatan di PHI ini kita harapkan ada kejelasan nasib para karyawan,” ungkap dia. Minton menjelaskan, bahwa gugatan telah di daftarkan oleh dirinya ke panitera PHI Samarinda pada Selasa (6/3). Sedianya gugatan itu didaftarkan awal Januari 2012 lalu. Namun pendaftaran ditunda dulu karena saat masih menunggu kabar dari Walikota Syaharie Jaang yang berjanji

menyelesaikan polemik PHK di PT OTP itu dengan cara mediasi lewat Disnaker. Dua bulan ditunggutunggu, janji itu tidak kunjung terealisasi. Akhirnya gugatan diajukan kemarin. “Karena tidak ada kejelasan dari pak walikota, maka kita memilih menggugat saja demi keadilan,” tegas Minton. Nilai gugatan yang diajukan sekitar Rp 3,5 miliar, dengan asumsi untuk biaya pesangon, uang jasa dan gaji karyawan yang belum diterima sejak Januari 2011. Diketahui putusan anjuran dari Disnaker Kota Samarinda tentang gaji dan pesangon buruh ini sudah keluar, pihak perusahaan hanya sanggup membayar keseluruhan gaji dan pesangon para buruh sekitar Rp 750 juta. Namun buruh tidak terima tawaran itu,karena angka tersebut jauh dari harapan dan standar pesangon pada umumnya. Ketua DPC Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Samarinda Asmaran Gani dalam kesempatan aksi demo beberapa waktu lalu mengatakan, sebenarnya tidak banyak yang dituntut para buruh kepada pihak perusahaan. Buruh kata dia, hanya menuntut yang normatif normatif saja yakni persoalan gaji dan pesangon buruh segera diselesaikan. (has)

■ Buka Rute Penerbangan Langsung ■ Konsul Malaysia Temui Wawali BALIKPAPAN, TRIBUN Balikpapan kembali kedatangan tamu istimewa. Kali ini, Balikpapan kedatangan Konsul Malaysia Khairul Nazran Abd. Rahman. Kedatangan Khairul ke Balikpapan disambut Wakil Walikota Balikpapan, Heru Bambang di ruang kerjanya, Rabu (7/3). Selain silaturrahmi, Kahirul juga mencoba menjajaki kerjasama yang dapat dilakukan antara Balikpapan dan Malaysia. “Kerjasama dalam berbagai bidang. Tidak hanya kerjasama antar pemerintah, tetapi juga antar kedua pelaku bisnis kedua negara,” ucap Kahirul. Malaysia, kata Khairul, berharap adanya rute penerbangan langsung yang menghubungkan Balikpapan dan Malaysia Timur. Diketahui, saat ini hanya maskapai MAS Wings yang terbang dari Malaysia Timur ke Kaltim via Tarakan. Sementara, AirAsia masuk ke Balikpapan dari Kuala Lumpur “Untuk mempermudah akses, nanti saya akan menyampaikan

informasi ke MAS Wings agar membuka rute Balikpapan-Malaysia Timur,” ujar Khairul. Menurut Khairul, kerjasama bidang pariwisata antara Malaysia Timur dan Balikpapan patut dijajaki. “Kami bisa pamerkan kerajinan Balikpapan ke Malaysia. Bisa juga menginformasikan potensi wisata Balikpapan ke agen perjalanan di Malaysia, Jadi kedua daerah bisa saling mempromosikan,” katanya lagi. Senada, Heru mengungkapkan, pariwisata

menjadi salah satu misi Balikpapan yang belum tergarap maksimal. Padahal Balikpapan memiliki sejumlah obyek wisata yang cukup potensial seperti wisata alam, pantai, serta makanan khas Kaltim. “Industri amplang kami bisa dijadikan salah satu pilihan. Atau kerja sama dalam pengelolaan Pantai Manggar yang masih belum maksimal saat ini,” beber Heru. Pengelolaan pariwisata yang cukup baik di Malaysia, dapat dijadikan contoh bagi pengembangan pariwisata di Balikpapan.

“Dengan pertemuan semacam ini, diharapkan ada transfer pengetahuan, bagaimana mengelola pariwisata, karena wisata di Malaysia Timur itu sangat bagus,” ungkap Heru. Kendati demikian, Heru berharap kerjasama ini tidak sekedar disepakati melalui penandatanganan nota kesepahaman, namun tanpa tindak lanjut. “Kerja sama secara informal, secara tidak langsung akan menumbuhkan kesepahaman yang akan berlanjut pada kerja sama yang lebih intens lagi,” tandas Heru. (rad)

Perlu Akses Transportasi KEPALA Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan, Suryanto, berpendapat akses transportasi menjadi kebutuhan utama guna menindaklanjuti kesepahaman yang dibangun antara Balikpapan dan Malaysia Timur. “Salah satu hal yang harus dilakukan untuk membantu merealisasikan

kerja sama tersebut adalah dengan memperlancar rute transportasi antar wilyah. Saat ini baru MAS Wings yang masuk ke Kaltim melalui Tarakan dari Malaysia Timur. Sementara, AirAsia masuk ke Balikpapan dari Kuala Lumpur,” ujar Suryanto, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain itu, faktor politis yang kerap menjadi

permasalahan antara dua negara bertetangga ini sering memicu pasang surutnya hubungan bisnis. “Kalau untuk masalah politis, tidak perlu ditanggapi secara berlebihan mengingat Malaysia dan Indonesia merupakan negara satu rumpun yang tentunya juga memiliki kesamaan budaya,” pungkasnya. (rad)

Asri Nurung Didik Tiga Anaknya Jadi Qori-Qoriah

Ajak Berjoget sebelum Mengaji MENJADIKAN ketiga anaknya sebagai qori-qoriah dan tampil di Musbaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan satu kebanggaan. Untuk mendidik mereka belajar Al Quran tidak semudah membalikan telapan tangan. Namun berkat kesabaran dan ketekunan, ketiga anaknya kini kembali menjadi kafilah MTQ VIII mewakili Kecamatan Waru. Hasbiyannur (7) tampak memeluk kitab Al Quran. Tubuhnya yang mungil, duduk di barisan kursi di panggung arena MTQ di lapangan Gunung Steleng. Di sebelah kirinya duduk ayahnya

Asri Nurung yang ikut menemani. Tahun ini merupakan tahun kedua, Hasbiyannnur mengikuti MTQ tingkat Kabupaten PPU. Keberhasilan bocah yang masih duduk di kelas 2 SD ini tidak terlepas dari didik Asri Nurung yang juga mantan qori asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Hasbiyannur merupakan anak ketiganya yang ikut serta dalam MTQ tahun ini. Sementara kedua kakaknya, Basri Nur dan Hasnawati Nur juga ikut dalam lomba MTQ kali ini. Suami dari Rohani ini mengaku, sejak umur tiga tahun ketiga anaknya sudah mulai diajarkan Al

Quran. “Bahkan umur tiga tahun sudah tahu huruf Al Quran. Umur lima tahun mereka sudah lancar membaca Al Qur’an,” ujarnya. Untuk mendidik ketiga anaknya menjadi qori-qoriah tidak mudah. Ketiga anaknya itu didik untuk bisa membaca Al Quran. Namun usahanya selama ini tidak sia-sia karena ketiga anaknya kini sudah mewakili Waru dalam MTQ tingkat kabupaten. Untuk mendidik anaknya, Asri mengaku tidak memaksanakan diri. Namun ia memiliki trik. Salah satunya mencari waktu yang tepat mengajak anaknya latihan mengaji. Bahkan bila melihat anaknya bosan

atau kurang bersemangat, ia kadang mengajaknya bernyanyi. “Malah saya ajak untuk berjoget. Setelah berjoget dan melihat sudah segar kembali, saya ajak untuk melanjutkan belajar mengaji. Hasilnya seperti ini mereka bisa mempelajari Al Qur’an tanpa dipaksa,” aku bapak empat anak ini. Meski ketiga anaknya sudah menjadi qori-qoriah namun Asri masih berharap ketiga anaknya bisa mewakili PPU di tingkat provinsi. Bahkan ia berharap mereka bisa menjadi qori-qoriah tingkat nasional bahkan internasional. (mir)

TRIBUN KALTIM/MIR

Asri Nurung

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

Tribun Sport

RABU 7 MARET 2012

3

Timnas U-21 Sikat Vietnam 2-0 ■ Lolos ke Babak Final ■ Andik Berpeluang Jadi Top Skor BANDAR SERI BEGAWAN, TRIBUN - Tim nasional Indonesia U-21 akhirnya berhasil melangkah ke final turnamen Hassanal Bolkiah Trophy setelah menundukkan timnas Vietnam dengan dua gol tanpa balas dalam laga semifinal di Hassanal Bolkiah National Stadium, Rabu (7/3). Gol kedua dicetak oleh striker sekaligus kapten timnas U21, Andik Vermansyah, di babak kedua. Gol Andik pada menit ke71 itu memperbesar keunggulan timnas U-21 yang sudah lebih unggul pada babak pertama melalui gol yang dicetak oleh striker Miko Adriyanto. Andik menambah koleksi golnya menjadi lima gol, yang merupakan gol pertama Miko dalam turnamen ini.

Dunia Soccer mencatat pertandingan berjalan cukup sengit. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh kedua tim. Namun, Indonesia tampak lebih menguasai bola sejak babak pertama berjalan hingga Miko berhasil menyarangkan bola ke gawang Vietnam. Di babak kedua, Indonesia terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Vietnam. Andik pun berhasil menorehkan gol kelimanya dalam turnamen ini setelah menerima sodoran bola dari Miko. Indonesia unggul 2-0. Sampai babak kedua berakhir, skor ini terus bertahan. Indonesia terus memperkuat pertahanan. Penampilan kiper timnas Aji Saka juga tampak gemilang. Timnas Indonesia U-21

akan berhadapan dengan pemenang duel semifinal kedua antara Myanmar dan Brunei Darussalam yang akan digelar nanti malam di tempat yang sama. Laga final sendiri akan digelar pada Jumat (9/3) lusa. Andik Vermansyah masih berkesempatan untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2012. Saat ini, pemain Persebaya itu duduk di peringkat kedua daftar sementara pencetak gol terbanyak. Dari situs resmi turnamen, untuk sementara, Andik sudah mengoleksi 5 gol. Kalah satu gol dari pemain timnas Myanmar, Kyaw Zayar Win. Dari lima laga yang sudah dilakoni, timnas U-21 sudah berhasil mengantongi 8 gol. (kps)

Mitra Kukar Target 1 Poin ● Besok Hadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabering PALEMBANG, TRIBUN - Mitra Kukar menjalani tiga lawatan berat yakni melawan Persisam Samarinda, Persija Jakarta dan terakhir lawan Sriwijaya FC, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (8/3) besok. Jika di dua lawatan sebelumnya, Mitra Kukar mampu mendapatkan tiga poin dari Samarinda, kemudian satu poin di Jakarta, maka dari Palembang mereka juga menargetkan satu poin. “Tidak boleh kalah, karena saya selalu menargetkan satu poin dalam setiap lawatan termasuk di Palembang,” kata pelatih Mitra Kukar,

Simon McManemy, Rabu (8/3). Simon mengaku sangat paham bermain di kandang Laskar Wong Kito sangatlah sulit, belum ada satupun tim yang meraih kemenangan di putaran pertama ISL 2011/2012. “Tidak muluk, kami ingin mendapatkan satu poin, tidak boleh kalah dari tuan rumah,” urainya. Sementara, Sriwijaya FC akan menerapkan permainan terbuka dan agresif saat melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok pukul 15.30 WIB. “Mitra tim berkualitas dan ini laga yang berat

bagi kami. Saya meminta pemain harus bernai pressing dan bermain agresif,” kata Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi. Menurut Kas, para pemain bisa disiplin sepanjang 90 menit lebih pertandingan. Karena Mitra Kukar memiliki pemain-pemain agresif dan berkualitas. “Semua lini harus bertanggungjawab dan disiplin dalam menjaga areal atau lini masingmasing,” ujar pria asal Solo ini Gelandang Sriwijaya FC Firman Utina kembali siap bertarung di lapangan, setelah absen lawan Persisam

Samarinda. Firman siap diturunkan saat menjamu Mitra Kukar dan berjibaku di lini tengah. Firman justru mewaspadai lini depan Mitra Kukar yang dianggap berbahaya. Mereka memiliki penyerang yang agresif, mulai dari gelandang hingga striker. Dalam pertandingan lawan Mitra Kukar nanti, pelatih Kas Hartadi sudah menyatakan kembali mengandalkan Firman Utina di lini depan. Agresivitas dan umpan-umpan matangnya diharapkan membawa kemenangan atas tim tamu Mitra Kukar. (sripo)

DOK

Safee Sali

PSSI Pertanyakan Status Safee ke AFC JAKARTA, TRIBUN - Penanggung Jawab timnas, Benhard Limbong, menyatakan pihaknya sudah melayangkan surat kepada AFC dan FIFA erkait diperbolehkannya Safee Sali bermain di timnas nasional Malaysia. Padahal, ujar Limbong, Safee juga berstatus sama dengan pemain Indonesia yang tak boleh bermain karena bermain di liga tidak resmi, yaitu Indonesia Super League (ISL). Perlu diketahui, Safee bermain saat Malaysia menjalani laga ujicoba melawan Filipina, 29 Februari lalu. PSSI merasa ada diskriminasi dengan fakta tersebut. Sebab, Safee yang bermain di ISL diperbolehkan bermain oleh AFC dan FIFA sementara pemain Indonesia yang ada di liga tersebut tidak boleh. “Kami juga mempertanyakan kepada AFC dan FIFA kenapa bisa demikian (Safee bisa bermain). Kami juga marah ke AFC dan FIFA,” ujarnya kepada wartawan. “Kenapa hanya kami yang mendapat surat (pelarangan tersebut). Kami akan melakukan investigasi internal dan eksternal. Kalau internal, ya kami yang harus melakukan penyelidikan. Kalau eksternal itu artinya AFC dan FIFA,” lanjut pria berpangkat Jenderal tersebut Indonesia sendiri harus menelan malu karena kebijakan FIFA tersebut. Sebab, dengan tak bisa memainkan

pemain di ISL, timnas hanya menurunkan pemain “seadanya” saat menghadapi Bahrain dalam laga terakhir babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014, 29 Februari lalu. Hasilnya, “Skuad Garuda” dibantai 0-10 oleh Bahrain. Sebelumnya, status striker Safee Sali di tim nasional Malaysia menjadi polemik setelah pernyataan Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola (AFC) Datuk Alex Soosay dikutip oleh kantor berita nasional Malaysia, Bernama. Bernama, dalam berita yang mengutip Soosay yang mengatakan bahwa Safee kemungkinan dilarang memperkuat timnas Malaysia jika dia terus beraksi bersama klub Liga Super Indonesia (ISL) Pelita Jaya. Ini berkaitan dengan kontroversi status ISL setelah PSSI mengharamkan liga itu dan hanya mengakui Liga Prima Indonesia (LPI). Menurut Soosay, ada risiko tinggi untuk pemain yang beraksi dalam ISL dan mereka tidak dibenarkan mewakili timnas. Safee memperpanjang kontrak di Pelita Jaya hingga dua tahun ke depan dengan kontrak senilai dua juta ringgit Malaysia. “Oleh sebab itu, PSSI perlu memastikan bahwa mereka mematuhi garis panduan oleh AFC dan FIFA bahwa hanya satu liga saja yang dikelola PSSI di negara itu,” katanya dalam jumpa pers di Kuala Lumpur. (kps)

Tanpa Bentrok Suporter DIREKTUR Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin mengimbau agar pendukung Sriwijaya FC datang langsung ke Stadion Jakabering untuk mendukung laga penting menghadapi Mitra Kukar, Kamis (8/3/2012) besok pukul 15.30 WIB. Untuk itu, pihaknya pun meningkatkan pengamanan agar masyarakat Sumsel yang datang langsung

bisa merasa nyaman. “Untuk kenyamanan kami bekerjasama dengan pihak kepolisian meningkatkan pengamanan dan tambah personel,” kata Augie Bunyamin, Rabu (7/3/2012). Selain itu, Augie yakin bentrok suporter selama ini bisa berakhir lantaran sebagai orang yang mencintai Sriwijaya FC kelompok

suporter yang terdiri dari Sriwijaya Mania Sumsel (SMS), Singa Mania, dan Sriwijaya Mandiri Suporter (Simanis) bisa mengakhiri bentrok yang terjadi. “Karena saya yakin mereka ingin mengakhiri semuanya, suporter pasti tidak ingin SFC didenda apalagi dilarang bertanding di Jakabaring,” jelas Augie. (sripo)

Harbiansyah Tunggu Hasil 5 Pertandingan

TRIBUN KALTIM/REZA

Harbiansyah Hanafiah CMYK

SAMARINDA, TRIBUN Pemilik klub Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah masih menunggu sisa pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 putaran pertama sebelum mengevaluasi kinerja pelatih sementara Hendri Susilo (menggantikan pelatih kepala Daniel Roekito). Harbiansyah belum bersedia memberikan komentarnya terkait dua laga tandang Persisam Putra yang hanya menghasilkan 1 poin. “Tunggu selesai putaran pertama. Kan masih ada beberapa pertandingan lagi,” kata Harbiansyah, Rabu (7/3).

Seperti diketahui, pada dua laga tandang Persisam Putra menghadapi Persija Jakarta skor 0-0 dan Persisam Putra melawan Sriwijaya FC dengan skor 1-3. Menurut Harbiansyah, jika hasil kinerja Hendri Susilo membawa perubahan yang positif bagi tim, maka akan ditentukan dalam rapat manajemen Persisam Putra. “Kalau memang hasilnya bagus dan dan dia sanggup, buat apa cari pelatih lagi. Tapi kalau harus cari pelatih baru, itu kan perlu dana besar lagi,” ucap Harbiansyah, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Putra Samarinda Indonesia. (bud)


CMYK

4

Life Style

RABU 7 MARET 2012

Vicky Shu

Tak Terima Tamu tak Dikenal PENYANYI Vicky Shu lebih berhatihati menjaga dirinya. Ia sadar betul siapa pun bisa menjadi korban tindak kriminal. Apalagi berada di kota besar seperti di Jakarta. Seperti baru-baru ini yang dialami oleh Alexandra Gotardo yang menjadi korban perampokan. “Kalau permasalahan kriminal bisa menimpa siapapun, dari profesi apapun. Semuanya bisa mengalaminya. Ya, aku harus berhatihati dan berdoa saja,” ujarnya, Rabu (7/3), saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Baru-baru ini, di sekitar lingkungan rumahnya juga baru saja terjadi kehilangan. Itu terjadi di sebuah rental komputer. Ada orang yang kehilangan

telepon genggam. Ia mengetahui kabar itu dari asisten rumahtangganya. Wanita yang suka mengenakan sepatu hak tinggi itu, menilai kejadian tersebut merupakan sebuah ujian dan cobaan. Sekaligus sebagai penanda bahwa setiap orang harus berhati-hati menjaga dirinya. Penyanyi kelahiran Cilacap, 8 Juli 1987 itu sudah mewanti-wanti kepada asisten rumahtangganya untuk tidak serta merta menerima tamu asing masuk ke dalam rumah. “Ya, kita hatihati aja nerima tamu,” tandasnya. Terkait kisah asmara, Vicky Shu pernah patah hati. Kenyataan itu membuatnya perasaannya sangat kecewa. Bahkan berpengaruh dengan

perilakunya. Tak pelak, ia bersikap ‘datar’ terhadap pria. “Putus dengan pacar pertama aku pernah jadi datar. Dan itu, berpengaruh pada perilaku aku. Putus cinta, tapi jadi kebawa gitu,” ujarnya. Sekarang, kondisi perasaannya pulih seperti semula. Ia kembali beraktivitas normal. Meski demikian, belum ada pria yang dapat mengisi hatinya. Vicky tidak mau ambil pusing dengan kenyataan tersebut. Baginya, saat ini hidupnya cukup berwarna. Apalagi karirnya sebagai penyanyi sedang menanjak. Banyak tawaran tampil untuk acara-acara televisi. Ia juga belum kepikiran untuk berpacaran. (tribunnews)

NET

Olga Syahputra

NET

Vicky Shu

Della Puspita Jadi Pembantu KPL

Jessica Iskandar

Olga Syahputra

Tak Menolak Dicium Jessica KEDEKATAN Olga Syahputra dan Jessica Iskandara dimanfaatkan KK Dheraj, produser K2K Production, untuk membuat film tentang mereka. Film Kungfu Pocong Perawan itu akan menjadi film layar lebar pertama Olga dan Chika —panggilan akrab Jessica— tampil dalam satu judul film. Di sini akan ada adegan ciuman Olga dan Chika. “Olga mau pas dicium Jessica. Mereka berdua punya perasaan yang sama,” kata KK Dheraj saat dihubungi awak media massa melalui telepon, kemarin. Selama syuting film tersebut, pria berdarah India ini menilai Olga dan Chika serius dan menjiwai perannya. Bahkan, ujar Dheraj, Chika tidak ragu-ragu beradegan mesra dengan Olga. Saat syuting film, Olga dan Chika dengan mudah mendapat chemistry. Apalagi keduanya saling mengagumi. “Mereka terlihat mesra sekali. Benar-benar seperti pasangan suami-istri,” kata Dheraj. Kesulitannya, kata Dheraj, hanya pada jadwal Olga dan Chika yang cukup padat. Dheraj menjelaskan, film bergenre komedi itu plesetan dari film kartun Kungfu Panda. Terkait kabar kedekatan Olga dengan Jessica Iskandar membuat nama keduanya kian populer. Bahkan, gosip kisah asmara itu membuat keduanya kebanjiran job. Meski kabar pacaran itu belum jelas, tapi dari kisah asmara itu membuat keduanya terus mengumpulkan pundi-pundi hartanya hingga miliaran rupiah. Setiap ditanya awak media tentang gosip asmaranya dengan Chika, Olga tetap bergeming. Dia tak pernah memberi pernyataan jelas. “Kalau Chika suka, gue juga suka,” kata cowok kenes bernama asli Yoga Syahputra itu. (tribunnews)

DELLA Puspita ternyata terobsesi menjadi penyanyi dangdut. Sayang obsesinya tersebut kandas. Ia malahan menjadi seorang pembantu rumahtangga. Untung, itu hanyalah kisah seorang Diva, karakter yang diperankannya dalam sinetron ‘Fathiyah’ besutan sutradara Ai Manaf. Ia sangat menikmati karakter yang diperankannya tersebut. Meskipun, bukan sebagai pemeran utama di sinetron itu. Della memang suka bereksperimen dengan karakter berbeda. Dengan kata lain, karakter apapun akan dilakoninya. Hal itu, menjadi tantangannya sebagai seorang yang bergelut di dunia seni peran. Dalam karirnya, ia pernah berperan sebagai pelacur, orangkaya, dan sekarang pembantu. “Aku pengin coba semuanya. Pelacur sudah, orang kaya sudah, sekarang pembantu. Semua karakter di sinetron kalau masih ada kesempatan mau coba. Jadi orang gila sudah. Jadi gembel sudah,” ujarnya, Rabu, (7/3), di kantor MD Entertainment, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ke depan, ia kepengin mendapatkan peran sebagai wanita pecandu obat terlarang. Sebab, ia sama sekali belum pernah berhadapan dengan seperti itu. Sebagai aktris profesional memerankan pecandu narkotika menjadi tantangan yang ingin ditaklukkannya. Della sendiri ternyata takut dengan jarum suntik.

Ayu Ting Ting

Potong Rambut demi Pacar

KPL

Della Puspita Makanya, nyalinya langsung menciut ketika diminta mendonorkan darahnya dalam acara kemanusiaan di kantor MD Entertainment. “Aku takut jarum. Soalnya ada yang bilang katanya donor darah sakit. Jadi, aku makin takut. Tapi, aku pengin suatu saat nanti donor,” ujarnya. Della menuturkan ketakutannya terhadap jarum suntik terasa sejak kecil. Sebab, ia membayangkan besi kecil menembus kulitnya tentu bikin meringis. Baginya, hal itu sangat mengerikan. Wanita kelahiran Malang, 6 Agustus 1981 itu, pertama kali disuntik saat menjalani operasi caesar saat kelahiran anak pertamanya. Ia terpaksa melakukannya. Saat itu, benar-benar menegangkan. Ia sampai menangis dan berteriak histeris. (tribunnews)

CMYK

AYU Ting Ting sangat mencintai pacarnya, Angie. Makanya, ia rela memangkas rambut panjangnya sesuai permintaan sang pacar. Menurutnya, Angie lebih saka melihatnya dengan rambut pendek karena wajahnya kelihatan imut. “Iya, kemarin kan rambut panjang, Angie lihatnya kayanya risih. Kata dia potong pendek aja, biar lucu, biar imut. Ya sudah, akhirnya dipotong deh,” ujarnya, Rabu, (7/3), saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di sisi lain, ternyata sang ayah tidak kepengin rambut panjang pelantun ‘Alamat Palsu’ tersebut sampai dipangkas pendek. Ayahnya, kepengin Ayu tetap memelihara rambutnya. Makanya, ia sempat terlibat pertengkaran gara-gara tak mendapat izin. “Izin sama ayahnya susah banget sampai berantemberantem. Soalnya kan kalau sama ayah nggak boleh pendek,” terangnya. Namun, Ayu tetap memenuhi keinginan pacarnya ketimbang nasihat dari sang ayah. Ia memotong rambutnya sampai sebahu dengan model mengikuti artis-artis Korea yang disukainya. “Puas, senang. Cuma ini depannya masih panjang, belakangnya kan sudah pendek. Tapi ya sudahlah jangan, udah bagus,” tandasnya. Sementara ini. Ayu Ting Ting terpaksa tinggal di rumah kontrakan bersama orangtuanya. Rumah barunya yang terletak kawasan Depok, Jawa Barat itu, sedang dalam proses renovasi. “Iya, masih ngontrak. Memangnya, saya mau tinggal di mana lagi? Di kolong jembatan,” selorohnya. Ayu tinggal di rumah kontrakan sejak 5 bulan lalu. Ia sama sekali tidak keberatan tinggal di mana pun. Baginya sama saja. Yang penting, ia dan orangtuanya merasa nyaman. “Kalau ngontrak, saya mah enak aja.

NET

Ayu Tingting Di mana saja tinggal yang penting tempatnya bersih dan nyaman bersama keluarga,” terangnya. Ayu Ting Ting rencananya menempati rumah barunya itu ketika setelah renovasi kelar. Namun, ia tidak tahu kapan bisa menempati rumahnya tersebut. (tribunnews)


Digital Newspaper Tribunkaltim