Issuu on Google+

CMYK

EDISI MALAM

NO. 467/TAHUN 1 RABU 29 AGUSTUS 2012

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT

Ariel dengan tiga dari empat teman segrupnya David (paling kiri), Uki (kedua dari kanan), dan Lukman (paling kanan) berkumpul dalam jumpa pers dan acara syukuran sekaligus buka puasa bersama pada Senin (23/7/2012) sore, sesudah Ariel bebas bersyarat. Satu lagi rekan mereka, Reza, tidak bersama mereka.

Ariel Janji Akan Terus Lapor Setiap Bulan BANDUNG, TRIBUN - Nazriel Irham alias Ariel “Noah” mengaku akan melaksanakan wajib lapor setiap bulan berikutnya, sesudah memenuhi kewajibannya itu di Badan Pemasyarakatan Jawa Barat (Bapas Jabar) di Jalan Kiaracondong No 431 Bandung, Rabu ini (29/8/2012).

“Nanti setiap bulan saya akan datang sendiri,” ujar Ariel seusai memenuhi wajib lapor. Selama berada di Bapas Jabar, Ariel dikawal ketat oleh beberapa petugas. Dikerumuni oleh banyak peliput, baik dari media cetak maupun media elektronik, Ariel hanya

menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan sepatah-dua patah kata. Dari dalam mobil yang ditumpanginya, Ariel, yang tampak lebih gemuk dan segar, sempat mengungkapkan bahwa kini ia tengah sibuk menggarap album baru bersama Noah, bandnya yang dulu bernama

Peterpan. “Sekarang lagi konsentrasi bikin album,” ujarnya dari balik jendela mobil yang membawanya kembali ke Jakarta. Kepala Bapas Jabar, Nuruddin, menerangkan bahwa Ariel tidak terlambat melaksanakan wajib lapor pada Rabu ini, meski ia bebas bersyarat

pada 23 Juli 2012. “Tidak terlambat, karena batasnya kan sampai akhir bulan berjalan. Jadi, kalau bulan Agustus sampai tanggal 31, berarti paling lambat sampai tanggal 31 Agustus. Untuk bulan berikutnya pun begitu, batas akhir wajib lapornya sampai akhir bulan,” kata Nuruddin. (kps)

Tahun 2012 Hanya 12 RUU yang Disahkan ■ Kritikan Akbar Tanjung Atas Kinerja DPR Fauzi Bowo dan Joko Widodo

Kepercayaan Parpol Merosot, Survei Putaran Kedua Sepi JAKARTA, TRIBUN Pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 ini, berbagai lembaga survei tak lagi ramai bersuara dengan merilis hasil surveinya. Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, mengatakan, sepinya survei ini dapat disebabkan turunnya kepercayaan partai politik yang biasanya menjadi klien. “Ada kemungkinan kepercayaan dari pasangan calon dan partai politik pendukungnya mulai menurun,” kata Arbi saat dihubungi, Rabu (29/8/ 2012). Ia menjelaskan, hasil

Pilkada pada putaran pertama lalu dapat menjadi tolok ukur bagi pasangan calon dan partai politik pendukung untuk tidak lagi menyewa jasa lembaga survei. Prediksi berbagai lembaga survei pada putaran pertama lalu memang meleset jauh setelah secara resmi KPU Provinsi DKI Jakarta mengumumkan pasangan Jokowi-Ahok unggul. “Pasangan calon dan partai politiknya sudah kapok menyewa lembaga survei, karena hasilnya tidak akurat, bahkan bisa meleset dari hasil resminya,” ujar Arbi. “Ini sangat memalukan bagi

lembaga survei, karena kepercayaan kliennya menjadi merosot jauh. Bisa jadi karena ini, mereka tidak berani mengumumkan hasil survei putaran kedua kepada publik lagi,” jelasnya. Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia, Toto Izzul Fatah mengatakan, pihaknya tidak akan merilis hasil survei yang dilakukannya pada publik. Pihaknya hanya akan melakukan survei untuk kajian internal saja. “Survei yang akan kami lakukan hanya untuk internal saja. Tapi kami tetap akan lakukan quick count pada 20 September nanti,” kata Toto. (kps)

”Kita melihat subsidi masih begitu besar. Subsidi BBM dan listrik sekitar Rp 300 trilliun dari anggaran kita yang sebesar Rp 1.500 triliun.” Akbar Tanjung Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat

JAKARTA, TRIBUN Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Tanjung mempunyai catatan khusus mengenai kinerja DPR periode 20092014. Akbar menilai dua fungsi Dewan, yakni dalam legislasi atau pembentukan undang-undang dan penyusunan anggaran perlu diperbaiki. Dari segi kuantitas, Akbar mengkritik jumlah UU yang dihasilkan masih jauh dari harapan. Di tahun 2012, hanya 12 rancangan undang-undang yang disahkan Dewan dari 64 RUU yang masuk program legislasi nasional

CMYK

HO

Akbar Tanjung

tahun 2012. Sebanyak 8 dari 12 UU itu diantaranya merupakan UU kumulatif terbuka. Dari segi kualitas, Akbar menilai seharusnya jangan sampai setiap UU yang disahkan DPR dibawa ke Mahkamah Konstitusi untuk dilakukan judicial riview. Adapun terkait fungsi anggaran, Akbar mengkritik anggaran yang disusun bersama pemerintah belum

optimal untuk kesejahteraan rakyat. “Kita melihat subsidi masih begitu besar. Subsidi BBM dan listrik sekitar Rp 300 trilliun dari anggaran kita yang sebesar Rp 1.500 triliun. Budget juga masih lebih banyak dipakai untuk biaya pegawai, biaya rutin, belum lagi untuk utang luar negeri. Akibatnya, untuk kepentingan ekonomi kita, menciptakan lapangan kerja

masih jauh dari harapan. Jadi saya pikir perlu menjadi perhatian Dewan ke depan,” kata politisi senior Partai Golkar itu, Rabu (29/8/ 2012). Adapun dalam fungsi pengawasan, Akbar menilai, “lumayan. Dengan adanya berbagai macam putusan dewan, memperlihatkan adanya perhatian dewan dalam melakukan fungsi pengawasan.” (kps)


CMYK

2

Tribun Etam

RABU 29 AGUSTUS 2012

TRIBUN KALTIM/KHOLIS

Patung Burung Enggang, maskot Kota Sangatta.

Kukar dan Kubar Penyumbang Tertinggi ■ Emisi Karbon di Wilayah Kaltim ■ Akibat Perkebunan dan Pertambangan SAMARINDA, TRIBUN Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Barat (Kubar) tercatat sebagai daerah penyumbang emisi karbon terbesar saat ini. Berdasarkan hasil riset MCkinsey & Company tahun 2010 dalam acara perubahan iklim dan REDD+ di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (29/8) terungkap, Kukar menempati posisi teratas dengan skor total 57,6 MTCO2e (million metric tons carbon dioxide equivalent), Kubar 44,9 MTCO2e. Sedangkan paling terendah justru Kota Tarakan, Tana Tidung dan termasuk Kota Samarinda. Dari riset itu, sektor yang sangat mempengaruhi emisi karbon adalah Kukar dari perkebunan kelapa sawit dengan pembukaan lahan dengan cara membakar skornya 5,6 MTCO2e, kemudian pertanian 7,7 MTCO2e, kehutanan yakni

kerusakan hutannya 8,7 MTCO2e, dan pertambangan batu baranya deforestasinya mencapai 5,4 MTCO2e. Tak berbeda dengan Kubar, perkebunan kelapa sawit 7,8 MTCO2e, kehutanan 8,7 MTCO2e dan terakhir pertambangan 4,4 MTCO2e. Ketua Divisi Humas dan Hukum Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Merah Johansyah mengatakan, memamg wajar kedua daerah (Kukar dan Kubar, red) adalah penyumbang emisi karbon terbesar saat ini. Sebab khususnya pada sektor pertambangan, adalah kedua daerah terbanyak pertambangan batu baranya. Dari data rekonsiliasi terbaru yaitu tahun 2011 disebutkan, Kukar memiliki tambang atau kini disebut dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) mencapai 224 IUP dengan luasan tambangnya 730 ribu

hektar. Kubar dengan 223 IUP-nya dan luasan lahannya mencapai 1,2 juta hektar. “Jadi kalau kami pikir, sangat wajar sekali kedua daerah itu menempati posisi teratas dalam penyumbang emisi karbon. Bagaimana tidak, lihat saja dari data pertambangan batu baranya. Kedua daerah adalah terbanyak. Hasil riset manapun yang konsen terhadap emisi karbon, akan sama menyatakan Kukar dan Kubar adalah penyumbang tertinggi,” kata Merah, usai mengikuti acara Perubahan Iklim. Menurutnya, atas hal ini pemerintah khususnya Pemprov Kaltim harus segera bersikap. Sikap yang dimaksudkan, segera mengurangi programprogram yang itu akan terus menaikkan emisi karbon di Kaltim. Tak hanya perkebunan kelapa sawit ataupun kehutanan, namun yang terpenting dari

Tiga Murid Kukar Wakili Kaltim TENGGARONG, TRIBUN Tiga orang murid asal Kukar mewakili Kaltim dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMA di Jakarta yang digelar pada 2-7 September 2012 mendatang. Ketiga murid ini akan berkompetisi bareng 12 orang murid lainnya dari Kaltim yang terseleksi dan menjadi juara OSN tingkat Provinsi Kaltim pada 5-6 Juni 2012 lalu. Ketiga murid asal Kukar itu adalah Muhammad Robith dari SMAN 3 Unggulan Tenggarong yang berkompetisi di bidang Fisika, Ferlita Aprilia dari SMAN 1 Tenggarong untuk bidang Kimia, dan Alvin Dwi Rio Adi Putra dari SMAN 3 Unggulan Tenggarong untuk bidang Biologi. Ketiga murid tersebut dilepas Kabid Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum) Dinas Pendidikan Umum,

Rahmadi, Rabu (29/8), sebelum mereka diberangkatkan ke Samarinda untuk mengikuti pembinaan bagi peserta OSN tingkat SMA selama 4 hari, mulai 29 Agustus-1 September 2012. “Ketiga murid asal Kukar ini telah menjadi juara OSN di tingkat provinsi. Sehingga mereka pun terpilih mewakili Kaltim dalam ajang serupa di tingkat nasional yang digelar di Jakarta,” kata Rahmadi ditemui Tribun kemarin. Dia juga berpesan kepada ketiga murid asal Kukar itu agar tidak berkecil hati meskipun mereka berasal dari daerah. “Tunjukkan kita paling hebat. Berjuanglah dengan segenap kemampuan untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional,” ucapnya. Dia menambahkan, murid yang berhasil menorehkan prestasi dan

mengharumkan nama Kukar bakal diberikan penghargaan dari Disdik Kukar, berupa uang pembinaan dan sertifikat. Bahkan, kata Rahmadi, pemerintah provinsi juga memberikan apresiasi bagi murid yang berprestasi dalam ajang OSN di Jakarta. Ajang OSN ini bertujuan untuk menjaring murid yang memiliki kompetensi atau kemampuan dalam bidang sains, seperti matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, astronomi, kebumian dan ekonomi. Segala akomodasi dan konsumsi selama mengikuti OSN di Jakarta ditanggung Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Ketiga murid asal Kukar ini didampingi seorang guru pendamping untuk kelompok bidang studi tertentu,” ucap Rahmadi. (top)

itu semua adalah sektor pertambangannya. “Karena kalau dilihat risetnya, itu adalah tahun 2010. Dengan kondisi saat ini, pertambangan batu bara semakin meluas di daerah-daerah, maka tak menutup kemungkinan riset terbaru akan muncul pertambangan lah yang menyumbang emisi karbon terbesarnya. Pemprov dalam hal ini Gubernur harus bersikap tegas, dari sekarang mengurangi program-program yang sifatnya itu adalah memberikan emisi terhadap Kaltim,” ujarnya. Terkait hal itu pula, Merah menagih janji Gubernur yang komitmen terhadap lingkungan. Sebab dengan hasil riset MCkinsey & Company itu membuktikan, kalau komitmen yang disampaikan Gubernur selama ini masih belum berjalan maksimal, atau bahkan masih sebatas wacana yang disampaikan

di mana-mana, namun ketika di tataran aplikasi tidak ada sama sekali yang dilakukan. “Dari data riset MCkinsey & Company itu totalnya Kaltim masih menyumbang emisi karbon 284,3 MtCO2e loh. Dari acara perubahan iklim tadi disebutkan, itu masih sangat besar untuk Kaltim yang termasuk daerah yang dicanangkan Pusat dalam program pengurangan emisi karbon itu. Artinya kan, mana komitmen Gubernur Kaltim? Yang katanya komitmen terhadap lingkungan. Sekali lagi, kami meminta Gubernur harus segera menyikapinya. Entah itu mengeluarkan kebijakan, atau mengkoordinasikannya dengan Bupati dan Walikota yang memiliki wewenang terhadap sektorsektor yang dianggap menyumbangkan emisi karbon terbesar itu,” tambahnya. (aid)

Atasi dengan Kaltim Hijau GUBERNUR Kaltim Awang Faroek Ishak mengakui, emisi karbon Kaltim khususnya dua daerah (Kukar dan Kubar) masih sangat tinggi. Lembaga riset MCkinsey & Company memang adalah kerjasama pemprov untuk mengecek lebih detail jumlah emisi karbon di Kaltim saat ini, dan termasuk lembaga yang menjadi acuan pemprov untuk mencarikan solusi dalam mengurangi emisi itu. “Itu lembaga riset MCkinsey & Company, memang dari kami pemprov. Karena kami ingin mengetahui, emisi karbon Kaltim sekarang ini bagaimana sebenarnya? Itu pulalah kami akhirnya menemukan jawaban untuk mengurangi emisi karbon itu, dengan program Kaltim Green (Kaltim Hijau, red). Dan kami kan sudah sedang melaksanakan program Kaltim Green itu,” kata Awang, Rabu (29/8). Terkait sektor pertambangan sendiri, Awang juga membenarkan, hampir dipastikan menjadi sektor penyumbang. Sebab disadari, tambang-tambang kini sudah bertebaran beraktivitas di mana-mana. Makanya ke depan dan dengan jargon program Kaltim Green, pertambangan tersebut akan dikurangi aktivitasnya. “Termasuk seperti yang pernah saya katakan, produksi batu bara yang setiap tahunnya yang mencapai 300 ribu metriks ton akan kita instruksikan untuk dikurangi nantinya hanya 150 ribu metriks ton saja. Ini kenapa? Selain untuk dikonsentrasikan dalam menyumbang energi kita di Kaltim, juga dalam rangka kita menjadi daerah yang mengurangi emisi karbon dunia,” ujarnya. (aid)

Formad Sebut Rapor Pemkot Bontang Merah BONTANG, TRIBUN Efektivitas pemerintahan Adi Darma-Isro Umarghani, pada tahun kedua kepemimpinan mereka di Kota Bontang mulai dipertanyakan. Sejumlah aktivis pemuda yang tergabung dalam Forum Masyarakat Madani (Formad) Kota Bontang, mengatakan kinerja kabinet pemerintahan Adi-Isro tahun ini sangat rendah. “Kalau mau jujur rapor pemerintahan sekarang masih merah. Belum ada hasil kerja pembangunan yang bisa diukur padahal sudah masuk tahun kedua,” ujar Sekteratis Formad Bontang, Bakhtiar Wakkang.yang berkunjung ke kantor Tribun Bontang, Rabu (29/8) kemarin. Menurut Baktiar, indikator sederhana untuk mengukur kinerja pemerintah dapat dilihat dari daya serap APBD hingga akhir Agustus 2012,

CMYK

di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) rata-rata baru berkisar 30 persen. Bahkan sejumlah SKPD yang vital seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), baru mampu menyerap anggaran sekitar 7 persen. “Ini yang ngomong anggota DPRD sendiri, sebagai warga kota tentu kita sangat prihatin,” beber Bakhtiar, yang didampingi aktivis Formad lainnya. Kondisi ini lanjut Baktiar, tidak bisa dibiarkan berlarutlarut karena berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, Formad Bontang, akan memposisikan diri sebagai partner kritis pemerintah. Ia bahkan mengaku tidak akan segan-segan menggelar aksi unjuk rasa ke pemerintah dan DPRD jika kinerja pemerintah dinilai tidak mengalami perubahan

signifikan hingga akhir 2012. “Sebenarnya kami sudah lama tidak bersuara, tapi kalau kondisi daerah seperti ini tentu kita tidak bisa tinggal diam,” paparnya. Sebelumnya, anggota Komisi II DPRD Bontang, Basri Rase dan Kaharuddin Jafar, juga sempat melayangkan kritik atas rendahnya daya serap APBD tahun ini. Basri Rase yang juga bekas koordinator tim pemenangan pasangan Walikota/Wawali Bontang Adi Darma-Isro Umarghani pada Pemilukada 2010 lalu, mendesak agar pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh para pejabat yang ada di Dinas PU. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah mempertahankan seorang pejabat pada posisi yang strategis kalau terbukti tidak mampu menjalankan program yang telah disusun bersama antara pemerintah

dan DPRD. “Saya minta Pak Wali segera mengevaluasi para pejabat yang ada di Dinas PU, kalau perlu dirombak sebelum kondisi pembangunan kita semakin terpuruk,” beber politisi Partai Hanura Bontang. Sementara anggota Komisi II DPRD Bontang Kaharuddin Jafar mendesak pemerintah agar lebih disiplin dalam menjalankan program yang telah tertuang dalam APBD. Stagnannya proses pembangunan tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan bagi masyarakat, tapi juga mempengaruhi visi pemeintah menciptakan pemerataan pembangunan sekaligus menekan angka kemiskinan. “Kalau kondisi ini terus dibiarkan berlarutlarut yang kasian juga pemerintah. Secara otomatis kepercayaan publik akan tergerus,” tandasnya. (don)


CMYK

RABU 29 AGUSTUS 2012

3

IST

Darwin Prayogi (kiri) bersama atlet Selam Timnas Vietnam rehat sejenak di sela latihan di Kolam Renang Phu To, Ho Chi Min City.

Berlatih Bersama Tim Nasional Vietnam

Target Dua Medali Emas Saat ditanyakan target medali di PON XVIII Riau, peselam Kaltim Darwin Prayogi tersenyum. Dia mengaku sedang fokus dengan latihan di Vietnam. “Yang penting kita usaha dulu. Setelah usaha kita sempurnakan dengan doa,” ujar Darwin Ia berterima kasih kepada Ketua Pengda POSSI Kaltim Ketua Umum Pengprov POSSI Kaltim Dahri Yasin atas dukungan dan kesempatan yang diberikan dalam pengembangan prestasinya. Darwin yang juga PNS di Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim berterima kasih kepada Kepala Dispora Kaltim yang telah mendukung latihan persiapan PON ke XVIII Riau ini. Selain Vietnam, Pengprov POSSI Kaltim juga mengirimkan beberapa atletnya di Jakarta dan Yogyakarta untuk nomor kolam. Sedangkan untuk selam nomor laut, atlet Kaltim berlatih langsung di Riau. Mulyadi Alimuddin Sekertaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahrara Selam Seluruh Indonesia (POSSI) mengatakan seluruh program persiapan menjelang PON XVIII sudah dilaksanakan sesuai jadwal. “Kalau ditanya soal target medali emas, kita berharap Selam Kaltim bisa menyumbangkan dua emas di PON Riau. Setidaknya satu emas di nomor kolam dan satu emas di nomor laut,” katanya. (asi)

■ Persiapan POSSI Kaltim Jelang PON XVIII Riau BALIKPAPAN, TRIBUNAtlet cabang olahraga (Cabor) selam Kalimantan Timur berlatih bersama atlet nasional Vietnam di Ho Chi Min City, Vietnam. “Kami mengirim salah satu atlet selam Kaltim, Darwin Prayogi ke Vietnam untuk berlatih dan mencari lawan tanding dalam rangka persiapan Kaltim berlaga di PON XVIII Riau. Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari arahan ketua umum Pengprov POSSI Kaltim,

Bapak Dahri Yasin SH untuk dapat mempertahankan prestasi medali emas pada cabor selam,” ujar Mulyadi Alimuddin Sekertaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahrara Selam Seluruh Indonesia (POSSI), Rabu (29/8). Seperti diketahui, Cabor Selam di PON XVII Kaltim menyumbangkan 7 medali untuk Kaltim. 4 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu. Dua emas

yang disumbangkan oleh Darwin Prayogi dalam PON ke XVII lalu masing-masing dari nomor tanding 50 meter Apnea dan 100 meter Emersion. Prestasi yang sama juga diraih Darwin Prayogi pada PON XVI 2004 palembang. Mulyadi menjelaskan, Vietnam dipilih sebagai tempat latih tanding karena memiliki segudang prestasi selam di kawasan Asean. Vietnam dikenal sebagai salah satu negara yang

HO

KAREL Abraham adalah satu-satunya pebalap MotoGP yang lulus kuliah. Beberapa minggu ke depan, dia akan diwisuda sebagai sarjana hukum dari University of Brno, Ceko.

berkonsentrasi untuk menyempurnakan prestasi bersama tim,” tukas Karel yang berencana melanjutkan jenjang pendidikan S2 (master). Dalam ajang balapan sepeda motor paling bergengsi di dunia, ada satu lagi pebalap yang sedang kuliah, tetapi bukan dari MotoGP. Dia adalah Roberto Rolfo, pebalap Moto2 yang saat

ini sedang menempuh pendidikan jurusan literatur di University of Turin. Kebanyakan pebalap yang sudah terjun di MotoGP mencurahkan konsentrasi pada prestasi balap. Dengan membagi konsentrasi di dunia balap dan pendidikan, prestasi pemuda kelahiran Brno, 2 Januari 1990 itu memang tak semoncer

pebalap papan atas. Saat ini Karel masih bertengger di posisi 14 klasemen pebalap dengan mengemas 25 poin. Rupanya, membagi konsentrasi cukup sulit untuk semua orang. Mungkin setelah semua gelar yang diinginkannya tercapai, Karel bisa lebih berkonsentrasi menaikkan prestasi di ajang balap. Semoga. (kps)

CMYK

17.00 latihan darat untuk kekuatan fisik. “Timnas Selam Vietnam kebetulan melakukan persiapan untuk Kejuaraan Selam Asia di Hanoi, November tahun ini. Karena itu momen yang pas buat kita untuk latihan bersama,” kata Mulyadi. Selama di Vietnam, Darwin banyak menimba pengalaman dari pelatih dan atlet Vietnam. Dia mengatakan, latihan bersama di Vietnam sangat baik. (asi)

Diego Dipulangkan dari TC Timnas AFF

Siapa Pebalap MotoGP Paling Pintar? BRNO, TRIBUN - Musim 2012 tak akan dilupakan Karel Abraham. Dalam beberapa minggu ke depan, pebalap 22 tahun asal Republik Ceko itu akan menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum University of Brno setelah menyelesaikan tugas akhir sehari setelah GP Ceko, Minggu (26/8) lalu. Jika lulus, dialah satu-satunya pebalap MotoGP yang lulus kuliah! Memang, tak ada hubungannya antara gelar pendidikan dengan keterampilan membalap. Namun, paling tidak, Karel mampu memanfaatkan ilmunya untuk bernegosiasi, sehubungan dengan ketidakpastian posisinya di tim Cardion AB Ducati untuk musim balap 2013. Dengan gelar sarjana hukum, Karel diharapkan mampu memanfaatkannya untuk menjadi pebalap yang disegani. “Buat saya, belajar di antara jadwal balapan adalah hal yang menyenangkan. Kuliah justru mengalihkan stres ketika berkutat di balapan. Saya senang keduanya (belajar dan balapan) berjalan beriringan. Ke depan, saya akan lebih

terkuat untuk cabor selam di Asia Tenggara. Berdasakan monitoring latih tanding di Komplek Stadion Phu To Ho Chi Min City, Senin (27/8), Darwin bersama atlet nasional Vietnam mendapat program khusus dari Benh, pelatih Vietnam. Latihan dilakukan setiap hari dengan dua sesi. Sesi pertama untuk teknik di kolam renang sejak pukul 08.00 sampai 12.00. Dilanjutkan sesi kedua sejak pukul 14.00 sampai

JAKARTA, TRIBUN - Pemusatan latihan (Training Camp/ TC) tahap kedua tim nasional senior Indonesia di Jakarta, yang diselenggarakan untuk Piala AFF 2012 kembali kehilangan salah satu penggawanya. Setelah bek Abdulrahman, yang mundur karena tidak mendapat izin membela timnas dari klubnya, Sriwijaya FC, kini giliran bek Diego Mitchiels meninggalkan TC. Berbeda dari Abdulrahman, Diego dipulangkan oleh tim pelatih, karena pergi meninggalkan Jakarta tanpa seizin pelatih Nil Maizar. Pemain kelahiran Belanda itu, lebih memilih untuk melaksanakan TC Arema LPI yang akan tampil di perempat final AFC Cup 2012 pada 18 dan 25 September mendatang. “Iya, dia dipulangkan dari TC timnas senior di Jakarta, karena memilih untuk mengikuti latihan bersama klubnya Arema,” ujar Manajer timnas, Habil Marati saat dikonfirmasi Kompas.com, di Jakarta, Rabu (29/8/2012). Meski demikian, Habil menuturkan, pihaknya akan tetap memantau perkembangan kondisi Diego, yang dinilainya masih belum mencapai performa terbaik. Jika

performanya meningkat, Diego berpeluang kembali dipanggil masuk skuad “Merah Putih”. “Tim pelatih memang menilai dia masih berada di bawah form, mungkin karena habis liburan panjang. Tapi, akan tetap kita pantau, dan dia diberi kesempatan untuk meningkatkan performanya itu,” ucap Habil. TC kedua ini akan digelar hingga 30 September. Setelah itu, Irfan Bachdim dan kawan-kawan akan kembali mengikuti pemusatan latihan terakhir pada 7 Oktober hingga menjelang keberangkatan timnas ke Malaysia pada 21 November. Di tengah-tengah TC pada September mendatang, timnas juga akan menjalani laga ujicoba dengan beberapa klub dan timnas. Rencananya, timnas akan berhadapan dengan Espanyol B, Filipina, dan Vietnam. Di Piala AFF 2012 yang akan berlangsung di Malaysia dan Thailand, Indonesia ada di Grup B bersama Malaysia dan Singapura. Satu tempat lagi akan diperebutkan Kamboja, Timor Leste, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Laos melalui babak kualifikasi. (kps)


CMYK

4

Life Style

RABU 29 AGUSTUS 2012

Nikita Mirzani

Pajang Foto ”Topless”-nya AKTRIS pendatang baru Nikita Mirzani percaya diri memajang foto-foto yang memerlihatkan dirinya topless atau bertelanjang dada pada akun Twitternya. Teman-temannya pun menilai foto-foto tersebut artistik, jauh dari kesan pornografi. “Kalau yang jadi akun Twitter memang Nikita sendiri yang ganti, karena foto-foto itu teman-teman Nikita bilang artistik. Jadi, enggak ada joroknya atau pornografinya,” ucap Nikita dalam wawancara di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Wanita yang biasa

dipanggil Niki ini sepakat dengan penilaian temantemannya. Menurutnya, dalam foto-foto tersebut ia tidak berpose sampai terkesan porno. Lagi pula, tubuh bagian atasnya tak terlihat sepenuhnya. Rambutnya yang menjuntai lewat sebahu menutupi dadanya. “Di situ sama sekali enggak ada angle yang memperlihatkan Niki dengan pose macammacam. Yang ada, sebagian tubuh Niki tertutup oleh rambut. Menurut Niki foto-foto tersebut mengandung unsur artistik yang bagus,”

ucapnya lagi. Namun, bintang film Mama Minta Pulsa ini mengaku sadar tidak bisa memaksakan penilaian orang-orang lain mengenainya. Ia pun mengaku sadar tinggal di sebuah negara yang menjunjung budaya Timur. Belakangan, ada reaksi tak setuju dari sejumlah orang. Karena itu, ia sengaja menarik kembali foto-foto tersebut dari akun Twitter-nya. “Padahal, itu enggak bermaksud apaapa. Niki cuma ingin mengekspresikan diri Niki aja,” tandasnya. (tribunnews)

Maia Estianty

Enggak Perlu Cari Jodoh HAMPIR empat tahun bercerai dari Ahmad Dhani, artis musik Maia Estianty mengaku tak mau ambil pusing soal pria pendamping baru. Ia yakin, lelaki itu akan datang dengan sendirinya pada waktu yang tepat. “Jodoh, enggak penah cari. Saya enggak perlu cari, nanti datang sendiri lah,” tutur Maia ketika diwawancara di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Namun, Maia juga mengaku tak sedikit pria yang mendekatinya. Tapi, akunya lagi, belum ada seorang pun yang mampu merebut hatinya. “Yang dekat banyak, tapi untuk jadi pasangan ya belum lah, saya belum memikirkan pasangan,” ucapnya. Wanita kelahiran Surabaya, 27 Januari 36 tahun silam ini kini tengah menikmati waktu bersama ketiga anaknya, Ahmad Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani. Dalam waktu dekat, ia ingin berlibur bersama mereka ke Bali. “Rencana liburan bareng sama anak-anak, inginnya ke Bali dalam waktu dekat,” ujarnya. Sebelumnya, Mey Chan, rekan duet Maia Estianty di Duo Maia mengungkapkan, bahwa rekan duetnya akan segera menemukan jodohnya di Tahun Kelinci ini. Saking yakinnya, Mey Chan berani bertaruh untuk pasangan hidup mantan istri bos Republik Cinta Management, Ahmad Dhani, itu. “Taruhan duit. Jadi, beberapa bulan

yang lalu dia pernah ngomong ke aku, ‘Pokoknya lihat, ya, tahun ini (2012) aku nikah’,” ujar Mey Chan menirukan ucapan Maia. Mey Chan berharap Maia segera menemukan pasangan hidupnya yang baru. “Selamat ulang tahun buat Bunda Maia yang ke-35. Mey Chan berharap di usia ini Bunda dapat jodoh. Rasanya kurang lengkap kalau Bunda sendiri saja. Aku tahu Bunda make a wish-nya juga sama,” ujarnya. (kps)

Nikita Mirzani

Norman Kamaru Tina Toon

Akhirnya Nikahi Cici

NORMAN Kamaru resmi menikahi kekasihnya, Fahria Deisy Paendong atau akrab disapa Cici tepat di hari Raya Idul Fitri, Minggu (19/8) silam. Pernikahan keduanya digelar di kediaman Cici di Gorontalo. Norman membantah

dirinya sengaja menutupi kabar bahagia tersebut. Ia merasa selama ini selalu bercerita soal hubungannya dengan Cici dan juga proses pertunangannya. “Kalau pernikahan kemarin, hanya keluarga aja,” kata Norman.

Ingin Dirikan Yayasan Pendidikan

Pernikahan Norman sebelumnya sempat terkuak lewat kakak perempuannya, Leni. Menurut Leni, Norman dan Cici menikah secara sederhana. Resepsi pernikahan mereka pun akan digelar menyusul kemudian. Tak tanggung-tanggung Norman ingin menggelar pesta pernikahan selama tiga hari. Pernikahan Norman akan di gelar di Manado, Sulawesi Utara. Baju pengantin pun sudah disiapkan di Manado. Adat Gorontalo dan Minahasa akan di usung Norman di pesta pernikahannya dengan perempuan asal Manado yang biasa disapanya dengan panggilan Cici. “Full adat, emang kemauan kita berdua. Udah kebayang ribetnya. Insya Allah pestanya 3 hari. Tanggal lagi dicari dulu,” kata Norman. Norman merasa, dirinya sudah siap untuk mengarungi bahtera rumahtangga bersama Cici. “Insya Allah, tergantung yang di atas juga sih. Saya sudah siap dan inginnya cepat. Secara pribadi siap lahir batin,” katanya. Siapa sajakah yang diundang dalam pernikahan Norman dan Cici? Keduanya hanya mengundang teman-teman dekat dan kerabat saja. (tribunnews)

ADA satu impian Tina Toon yang ingin diwujudkannya. Mantan penyanyi cilik ini ingin mendirikan sebuah yayasan pendidikan. “Ingin bikin organisasi sosial, makin sadar bahwa memberi sangat membahagiakan orang lain,” ujar Tina di RCTI, Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (29/8) siang. Tina prihatin banyak sekali kasus anak putus sekolah di Indonesia. “ Proses untuk kesitu susah juga, link harus ada dan biayanya harus siap. Sekarang saya belum bisa seperti itu,” ujarnya. Sebagai seorang entertainer Tina senang bisa menghibur anak-anak putus sekolah yang semangatnya perlu dibangkitkan agar sukses masa depannya. Disinggung soal penampilannya, Tina mengaku ingn tampil beda. Saat bersama bandnya ‘Tina With Girls’ di ‘Dahsyat’ RCTI, rambut Tina berponi. “Sekarang orang-orang tahu bahwa Tina Toon udah gede. Kemarin nggak boleh diponi sekarang malah diponi,” kata Tina. Poninya ini menurut Tina belum ada namanya. poni Tina di buat senatural mungkin. “ Sebenarnya salah potong, mau potong miring akhirnya gini jadinya,” jelasnya. Sekarang Tina ingin menjadi diri sendiri, meskipun tampil berbeda, tetapi tidak terlalu ekstrim. Pemilik lagu ‘Bolo-Bolo’ ini tidak berkiblat ke negara manapun. Gayanya menurut Tina bukan gaya Korea. “ Tapi koreonya pengennya sih natural aja,” ujarnya. Tina sekarang lebih tahu gaya fashion yang akan dianutnya. Kini Tina lebih semangat untuk kerja dengan stylenya sekarang. “ Kalau perubahan sebenarnya banyak, ada perubahan mental dan fisik. So far saya nyaman dengan perubahan,” tandasnya. (tribunnews)

CMYK


Digital_Tribunkaltim_Malam_29082012