Page 1

CMYK

EDISI MALAM

NO. 553/TAHUN 1 KAMIS 4 OKTOBER 2012

Angie Ragu Wajah Yulianis ■ Tampak Tegar Didampingi Ayahnya JAKARTA, TRIBUN - Putri Indonesia 2001, Angelina Sondakh kembali menjadi pusat perhatian. Semua kamera mengarah ke wajah politisi Partai Demokrat yang dipecat dari keanggotaan DPR RI karena menjadi terdakwa kasus korupsi, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (4/10). Sidang menghadirkan dua saksi kunci yang akan menjadi pertimbangan hakim menjatuhkan putusan. Angie, terdakwa suap pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan Nasional, datang lebih awal ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Menunggu persidangan, janda mendiang Adjie Massaid bersama ayahnya Lucky Sondakh, bukan di ruang tunggu terdakwa, tapi di ruang sidang. Maklum, ruang tunggu terdakwa di lantai satu Gedung Tipikor tengah dirombak. Mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado setia mendampingi Angie, putrinya. Dari parasnya yang terpoles bedak, Angie terlihat segar dan tegar. Jemari tangan kanannya terus memilin biji tasbih satu persatu. Apakah ketegarannya akan luluh setelah persidangan, tergantung kesaksian Yulianis dan Octarina. Dua saksi mahkota yang dihadirkan tahu banyak sepak terjang sang putri dalam dua perkara ini. Kedua saksi adalah mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group Yulianis, yang dimiliki Muhammad Nazaruddin, dan staf keuangan PT Group Permai Oktarina Furi. Yulianis dan Octarina saksi perdana untuk Angie. Keduanya tahu lalu-lintas uang Grup Permai, termasuk yang diduga mengalir ke Angie. Direktur Keuangan dijabat Neneng Sri Wahyuni, istri Nazaruddin.

TRIBUNNEWS

Angelina Sondakh, mencoba tegar dalam menghadapi kesaksian Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis dalam sidang lanjutan ini. Awalnya, kubu Angie sempat meragukan dan mempertanyakan wajah Yulianis. Ketika ketua hakim Sudjatmiko bertanya kepada saksi Yulianis, pengacara Angie, Nasrullah menginterupsi. Ia mempertanyakan apakah benar perempuan di balik cadar hitam adalah Yulianis. “Apakah sehari-harinya beliau berjalan menutup wajah, ke mall menutup juga wajahnya. Bagaimana kita memastikan ini Yulianis yang sesungguhnya?” ungkap Nasrullah. Nasrullah sebelumnya meminta maaf lantaran cadar adalah satu hal sensitif bagi pemeluk agama tertentu. “Kalau sehariharinya tidak memakai cadar, kenapa menutup di persidangan ini,” kata Nasrullah yang masih sangsi. Interupsi Nasrullah diterima Sudjatmiko. Ia menanyakan apakah Yulianis memiliki foto diri untuk disesuaikan dengan identitas aselinya. Lalu jaksa membawa masuk Yulianis dipertemukan dengan Angie yang didampingi pengacara perempuannya. “Yang mulia, karena pertemuan pertama saya, belum pernah melihat Mbak Yulianis dan katanya itu foto saya. Tapi okelah saya terima (kesaksian dia),” ungkap Angelina yang duduk di barisan kursi penasihat hukumnya. Akhirnya Angie bersedia melanjutkan sidang setelah melihat kartu identitas Yulianis. “Karena saya baru kali ini bertemu Yulianis dan sudah melihat fotonya, maka saya bismillah saja,” kata Angie menjawab Ketua Majelis Hakim Sudjatmiko. Dalam sidang ini, Jaksa juga menghadirkan saksi lain, Oktarina Furi. (kps)

Angelina Sondahk, terdakwa kasus dugaan korupsi proyek di Kemenpora dan Kemendiknas didampingi ayahnya sebelumnya menjalani sidang di Pengadilan Tipikor

Sumbang Korban Merapi TERDAKWA Angelina Sondakh semakin tersudut. Perempuan yang terseret dugaan suap proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian Pendidikan Nasional, harus menahan kuping mendengarkan saksi Yulianis membeberkan aliran dana komisi dari Permai Grup kepadanya. Mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group (PG) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, menyebut Angie dan politisi PDI Perjuangan, I Wayan Koster, koleganya di Komisi X DPR RI ikut menggiring atau diarahkan untuk sukses mendapatkan proyek

Kemenpora dan Kemendiknas. Penjelasan Yulianis soal Angelina begitu gamblang. Ia menyebut Putri Indonesia 2001 itu sebagai pengiring proyek Kemenpora dan Kemendiknas untuk Permai Group. Karena posisinya strategis, ada aliran dana dikeluarkan PG untuk mensupport Angelina dan Wayan dalam pengurusan anggaran di DPR. “Saya tahunya karena ada pengajuan yang berhubungan support untuk Bu Angie,” ucap Yulianis, sambil menerangkan bahwa semua proyek yang dikelola PG sudah diatur oleh Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Demokrat sekaligus pemilik

PG. Proyek menjadi urusan marketing dengan pihak ketiga. Marketing pula yang menyeting semuanya. Anggaran Permai Group, dipegang Mindo Rosalina Manullang, selaku direktur. Rosa meminta uang untuk penggiringan anggaran. “Semua proyek yang kaami giring berusaha kita dapat di tender, karena sudah diatur di awal. Baik untuk Banggar, pihak ketiga itu kami giring,” katanya. Selama tahun 2010, ada 16 usulan pengeluaran uang Permai Group yang menyupport anggaran proyek Kemenpora, dan Kemendiknas. (tribunnews/yog/edf)

Yulianis 13 Kali Cairkan Dana ke DPR JAKARTA, TRIBUN - Aliran dana perusahaan milik mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ke anggota DPR RI semakin terbuka. Secara keseluruhan, anggota DPR hampir semua fraksi terlibat sebagai makelar proyek, yang mendapatkan uang komisi sebagai uang lelah ikut mengawal dan mengamankan proyek untuk dikerjakan PT Permai Group. Demikian kesaksian Wakil Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis untuk terdakwa Angelina Sondakh di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/10). Sebagai anggota DPR RI, Nazaruddin dengan mudah mendekati temantemannya di Senayan untuk direkrut menjadi makelar proyek yang bertugas menyukseskan proyek untuk dikerjakan PT Permai Group. Dengan strategi melibatkan anggota DPR, Nazar mudah mendapatkan proyek-proyek negara terutama di kementerian dan instansi setingkat kementerian. Menurut Yulianis, sejak berdirinya perusahaan, Nazaruddin selaku pemilik Permai Group, sudah aktif mengejar proyek-proyek negara. Bahkan, sejak 2009, bekas sekutu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu telah memiliki banyak makelar di setiap komisi DPR. Kebetulan dia juga anggota DPR, jadi tidak ada hambatan membina relasi dengan sesama legislator. “Proyek di Kejaksaan itu ada Azis Syamsuddin (Komisi III Fraksi Partai Golkar). Lalu Zulkarnaen Djabar (Fraksi Golkar), Pak Karding (Abdul Kadir Karding Fraksi PKB) di komisi Agama, lalu proyek di Kementerian Kesehatan saya lupa tapi dia dari PKS, lalu ada juga pak Olly Dondokambey (Fraksi PDIP),” kata Yulianis. Masih menurut Yulianis, Nazaruddin juga menggunakan jasa Agelina Sondakh (Fraksi Partai Demokrat) dan I Wayan

Koster (Fraksi PDIP). “Kalau Bu Angie dan Pak Wayan baru tahun 2010,” kata Yulianis. Keterangan Yulianis menguatkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum kepada terdakwa Angelina Sondak. Yulianis membenarkan Permai Grup pernah bekerja sama dengan Angelina Sondakh dalam menggiring anggaran proyek pengadaan barang dan jasa di Kementerian Pendidikan Nasional tahun anggaran 2010. Bahkan proyek Pendidikan Tinggi di Kemendiknas, semuanya dikerjakan Permai Grup selaku pemenang tender. “Pengerjaan barang dan jasa Universitas proyek Universitas tahun 2009-2010. Semua Grup Permai yang kerjakan. Tidak disubkon-kan,” kata Yulianis. Dalam menggiring anggaran pengerjaan proyek universitas, Permai Group pernah mengirimkan sejumlah uang ke Angelina Sondakh dan I Wayan Koster secara bertahap. “Dalam catatan, untuk pengerjaan 12 universitas,” ujarnya. Sebagai imbal jasa, Angie dan I Wayan Koster, menerima uang pelicin guna menggiring anggaran proyek pengadaan barang dan jasa. Pemberian uang tersebut, dilakukan secara bertahap, 13 kali pemberian. Tiga belas pemberian uang itu direalisasikan sejak 12 Maret sampai 3 November 2010. Nilainya bervariasi, mulai dari Rp 70 juta sampai Rp 5 miliar. Uang itu ada yang diantar ke kantor keduanya di Gedung DPR-RI, atau disampaikan lewat staf kedua anggota dewan itu. “Ada 13 kali pemberian uang pendukung buat pak Wayan dan Bu Angie. Itu semua untuk menggiring proyek ke Grup Permai,” kata Yulianis. Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis menguatkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum kepada terdakwa Angelina Sondakh. (tribunnews)

ANTARA

COMMUTER LINE ANJLOK - Sejumlah petugas melakukan pemeriksaan sebelum melakukan evakuasi gerbong KRL Commuter Line Jurusan Bogor-Jakarta Kota yang anjlok dan menabrak pembatas rel di Stasiun Cilebut, Bogor, Jabar, Kamis (4/10). Tidak ada ada korban jiwa dalam kecelakaan yang menyebabkan satu gerbong KRL keluar dari lintasan rel.

Robot Bantu Tanam Kabel Listrik ● Jaringan Kabel Bawah Laut Nunukan-Sebatik NUNUKAN, TRIBUN Kabupaten Nunukan menjadi daerah pertama di Indonesia yang akan menggunakan teknologi robot untuk membantu pekerjaan penanaman kabel listrik bawah laut. Jaringan listrik kabel bawah laut ini akan menghubungkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) Sebaung dengan Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik. Nantinya dari pembangkit tersebut akan disalurkan listrik dengan daya 2x5 MW untuk melayani wilayah Nunukan dan Sebatik. Jaringan kabel bawah laut ini sepanjang 18.500 meter dengan rincian 15.000 meter menghubungkan Sebaung dan Pulau Nunukan serta 3.500 meter menghubungkan Pulau Nunukan dan Sebatik. Untuk pembangunan PLTMG dan jaringan kabel bawah laut itu, PT PLN

CMYK

menginvestasikan dana sekitar Rp 200 miliar. “Jadi secara teknis pembangunan jaringan ini sudah tidak masalah. Perlu kita bangga juga sebagai orang Nunukan bahwa pola pekerjaan sistem ini Nunukan yang pertama di Indonesia. Ada beberapa kabel laut di beberapa tempat tetapi polanya lama,” ujar Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Nunukan Ambrosius Lawe Tukan. Teknologi robot ini menggunakan sistem pekerjaan seperti mengancing resleting celana. “Jadi kabel dimasukkan, yang menggali robot. Tidak perlu manusia sampai dua meter ke bawah. Dengan teknologi robot, sistemnya seperti menarik resleting celana,” ujarnya. Dengan sistem ini pula, masyarakat tidak akan terganggu dalam waktu cukup

lama. Pihak perusahaan telah menyampaikan, pekerjaan menghubungkan kabel antarpulau dengan galian dua meter di dasar laut, hanya menghabiskan waktu selama seminggu. Ia memaklumi jika ada masyarakat yang khawatir jaringan bawah laut ini akan mengganggu aktivitas nelayan. Namun Ambrosius menegaskan, kabel tersebut tidak dibiarkan mengambang di permukaan laut melainkan ditanam sedalam dua meter dari dasar laut. “Di Indonesia sebenarnya bukan baru di Nunuakn dan Sebatik kabel bawah laut. Antara Jawa-Bali sudah ada dan pengalaman menunjukkan bahwa jika proses awal tidak dilakukan dengan benar maka ada yang menyangkut terjadi kecelakaan laut akibat sangkutan,” ujarnya. Pihak perusahaan sudah

memperhitungkan, jangkar kapal tidak mungkin tertanam hingga dua meter. Dengan salah satu contoh ini, masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan penanaman jaringan kabel bawah laut ini. Apalagi nantinya dialur tersebut akan diberikan tanda khusus yang dapat diketahui masyarakat. Kepala Distamben Nunukan Abdul Azis Muhammadiyah mengatakan, pembangunan jaringan bawah laut ini sudah melalui kajian dan ada studi lingkungan terhadapnya sebelum diputuskan untuk memasang jaringan kabel bawah laut. “Jadi saya pikir itu sudah melalui kajian dan ada studi sebelum kita tetapkan hal itu. Jadi tidak perlu khawatir, itu sudah kita bahas pada lintas SKPD maupun ada kajian lingkungan tentang hal itu,” ujarnya. (noe)


CMYK

2

Tribun Etam

KAMIS 4 OKTOBER 2012

KPK Bidik Sektor Batu Bara ■ Masih Tahap Pengumpulan Keterangan dan Barang Bukti SAMARINDA, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepertinya sedang menyoroti sejumlah kasus dugaan korupsi di Kalimantan Timur. Setelah kemarin, tim penyelidik KPK meminta keterangan sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan terkait kasus bank tanah, KPK juga tengah membidik tindak pidana korupsi sektor tambang mineral dan batu bara dan kehutanan. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjelaskan, sektor mineral dan batu bara menjadi salah satu cluster ketahanan energi yang menjadi sumber pendapatan negara. Tidak menutup kemungkinan sektor tersebut ditenggarai adanya dugaan praktik korupsi. “Kami sekarang sedang melakukan kajian. Dalam kajian itu, kami bekerjasama dengan Dirjen Minerba. Sekarang sedang melihat bisnis prosesnya,” kata Bambang usai menjadi pembicara Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Hotel Mesra Internasinal, Samarinda, Kamis (4/10). Dalam kajian itu, KPK belum memberikan signal adanya perusahaan-perusahaan yang diduga merugikan keuangan negara di sektor mineral dan batu bara khususnya di Kaltim. “Sejauh ini, kami belum berani menyebut. Karena kalau dalam proses penyelidikan dan pengaduan masyarakat, prosesnya sedang pulbangket (pengumpulan bahan keterangan),” papar Bambang. Hanya saja, jika ada pengaduan tindak pidana korupsi sektor minerba, Bambang menegaskan, KPK akan menindaklanjuti pengaduan itu. “Kalau ada pengaduan dari masyarakat, kita pasti tindaklanjuti,” tegasnya. Bambang mengakui ada pengaduan masyarakat terkait tindak pidana korupsi sektor minerba, dan akan dilakukan pengumpulan keterangan lebih dulu. “Biasanya, kami akan melakukan kajian dengan innstansi atau lembaga yang berkaitan. Setelah itu, kami melakukan pendalaman soal pengaduan,” ungkapnya. Terkait pengkajian tindak pidana korupsi di Kaltim, Bambang belum bersedia membocorkan, daerah atau wilayah yang menjadi sasaran. “Saya belum bisa menjawab itu di Kaltim atau tempat lain,” katanya singkat. Dalam kesempatan lokakarya, Bambang menyampaikan peran pers dalam penindakan korupsi. Menurut dia, keberadaan pers dapat membantu dan mendorong proses penyelidikan kasus korupsi. Hanya saja, pada saat aparat penegak hukum melakukan proses penyelidikan maka pers harus menjaga untuk tidak di publis. “Kalau masih dalam penyelidikan diberitakan, bisa mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” katanya. (bud)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Anggota KPK Bambang Widjojanto dan Juru Bicara KPK Johan Budi menjadi pembicara pada Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Samarinda

Selamatkan Rp 346 Miliar MASIH ingat kasus mantan Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah? Ia pernah tersangkut dalam kasus korupsi pemberian izin lahan sejuta hektare sawit kepada perusahaan PT Surya Dumai Grup. KPK menjebloskan Suwarna AF dan diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta. Dalam pengusutan perkara korupsi pemberian izin lahan sejuta hektare sawit, KPK

berhasil menyelamatkan keuangan negara mencapai ratusan miliaran. Jaksa Penutut KPK Riyono mengungkapkan, dalam perkara itu total nilai kerugian negara Rp 346.823.970.564.24 (42 juta dollar). “Itu uang tunai yang KPK selamatkan dari kasus Gubernur SAF. Jadi total asset recovery pada 2008, yang berhasil diselamatkan KPK mencapai Rp 411.800 miliar,” ungkap Riyono,

Jaksa Penuntut KPK yang juga memberikan materi Lokakarya Jurnalis Antikorupsi, di Hotel Mesra Internasional, Samarinda, Kamis (4/10). Menurut dia, asset recovery paling banyak yang diselamatkan dari perkara permberian izin lahan sejuta hektare sawit. “Jadi aset yang diselamatkan itu, dari si pengusahanya (Matias),” tambah Riyono, memberikan materi Tindak Pidana Bidang Kehutanan. Ia menjelaskan, latar belakang perkara itu karena adanya penyalahgunaan kewenangan jabatan seorang gubernur. (bud)

66 Warga Disidang di Kantor Bupati

HO

Penanganan korban insiden semburan gas bercampur kondesat saat pengeboran di Lapangan Tunu.

Semburan Gas saat Pengeboran di Tunu ● TEPI Gelar Simulasi Penanganan Bencana BALIKPAPAN, TRIBUN Selasa (2/10) kemarin, sekitar pukul 08.58 Wita terjadi insiden semburan dari reservoir yang mengandung gas dan kondensat ketika dilakukan kegiatan pengeboran Rig Maera di lokasi sumur TN-G150 Lapangan Tunu, Delta Mahakam. Tepatnya di Dusun Tanjung Berukang, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu orang awak kapal Megawati 114 terluka dan dievakuasi ke Rig Yani untuk diterbangkan ke Balikpapan. Kapal Megawati 114 berada di

bawah kontrak PT. Rezeki Abadi Sakti. Sebanyak 83 personel yang bekerja di tongkang pengeboran Maera dievakuasi ke lapangan SPU, termasuk upaya evakuasi 200 warga dalam radius 1,6 km ke area aman. Tindakan pengendalian kebocoran telah dilaksanakan untuk menangani kondisi darurat di lokasi. Identifikasi pemilik tambak di sekitar lokasi sedang dilakukan untuk pendataan apabila keadaan darurat ini berdampak pada tambak warga. Tim Total E&P Indonesie

(TEPI) telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah (BP Migas, Kementerian ESDM dan BLHD) sesuai ketentuan yang berlaku. Beruntung, insiden sembutan gas tersebut bukan kejadian sebenarnya, melainkan skenario latihan penanganan bencana “Exercise LSE 2012” yang digelar Total E&P Indonesie. “Latihan penanganan bencana ini kami gelar rutin untuk kesiapan jika terjadi insiden yang tidak kita inginkan,” ujar Hardy Pramono, Executive VP Operations & East Kalimantan

District Manager. Hardy menjelaskan, hal paling utama dalam penanganan bencana adalah manusia. Keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitarnya harus diprioritaskan. Setelah itu, menyelamatkan lingkungan, penyelesaian ganti rugi, dan pemulihan pasca insiden. “Kita sih berharap tidak ada insiden atau kejadian yang membahayakan. Namun, kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini. Tentunya melalui pelatihan penanganan bencana yang melibatkan semua divisi di Total,” kata Hardy. (*/son)

PENAJAM, TRIBUN - Sebanyak 66 warga harus mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di lantai dasar Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (4/10) pagi karena terbukti tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP) saat dilakukan razia di halaman kantor Bupati. Selain tidak membawa KTP, juga ditemukan warga yang memiliki KTP ganda. Razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dibantu Polres PPU dan TNI serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) ini dimulai sejak pukul 08.30 sampai pukul 10.00. Dalam razia ini, tim mengarahkan kendaraan baik roda dua maupun empat untuk masuk di halaman kantor Bupati. Satu per satu penumpang kendaraan diperiksa. Hanya dalam waktu satu jam 30 menit, tim berhasil memeriksa 447 orang untuk pemilik sepeda motor dan roda empat sebanyak 247 unit dengan 479 warga. Sehingga jumlah keseluruhan yang diperiksa mencapai 926 orang. Dari jumlah itu sebanyak 57 orang terbukti tidak membawa KTP, 7 orang yang mengantongi KTP namun masa berlakunya sudah berakhir. Selain itu, ditemukan juga seorang warga yang mengantongi KTP ganda dan satu warga lagi masih memegang KTP hijau yang tidak berlaku lagi. Kasi Ops Satpol PP, Andi Irawan menjelaskan, dalam razia ini sebanyak 66 orang yang terbukti tidak membawa KTP maupun yang sudah berakhir masa berlakunya, langsung disidang di lantai dasar Kantor Bupati. “Setelah kami data kemudian mereka disidang di tempat untuk mengikuti proses sidang tipiring. Mereka juga dikenakan denda sesuai ketentuan,” jelas Adi usai razia. Menurut Adi mereka harus mengikuti sidang karena terbukti telah melanggar Perda 17/2007 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Mereka kata Adi, telah melanggar Pasal 13 ayat 5 yang menyebutkan bahwa setiap penduduk WNI yang bepergian dan tidak membawa KTP akan dikenakan sanksi administrasi dengan denda Rp 50.000. Usai menjalani sidang, kemudian Disdukcapil mengarahkan warga PPU yang belum memiliki kesempatan perekaman eKTP untuk mendaftarkan diri. Karena pada saat razia, juga disiapkan peralatan untuk perekaman e-KTP. “Jadi warga PPU yang belum rekam data untuk e-KTP langsung diarahkan untuk melakukan perekaman e-KTP,” kata Adi. (mir)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

MINGGU 29 SEPTEMBER 2012

CMYK

3


CMYK

4

MINGGU 30 SEPTEMBER 2012

Life Style

CMYK


CMYK

2

Tribun Etam

KAMIS 4 OKTOBER 2012

KPK Bidik Sektor Batu Bara ■ Masih Tahap Pengumpulan Keterangan dan Barang Bukti SAMARINDA, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepertinya sedang menyoroti sejumlah kasus dugaan korupsi di Kalimantan Timur. Setelah kemarin, tim penyelidik KPK meminta keterangan sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan terkait kasus bank tanah, KPK juga tengah membidik tindak pidana korupsi sektor tambang mineral dan batu bara dan kehutanan. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjelaskan, sektor mineral dan batu bara menjadi salah satu cluster ketahanan energi yang menjadi sumber pendapatan negara. Tidak menutup kemungkinan sektor tersebut ditenggarai adanya dugaan praktik korupsi. “Kami sekarang sedang melakukan kajian. Dalam kajian itu, kami bekerjasama dengan Dirjen Minerba. Sekarang sedang melihat bisnis prosesnya,” kata Bambang usai menjadi pembicara Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Hotel Mesra Internasinal, Samarinda, Kamis (4/10). Dalam kajian itu, KPK belum memberikan signal adanya perusahaan-perusahaan yang diduga merugikan keuangan negara di sektor mineral dan batu bara khususnya di Kaltim. “Sejauh ini, kami belum berani menyebut. Karena kalau dalam proses penyelidikan dan pengaduan masyarakat, prosesnya sedang pulbangket (pengumpulan bahan keterangan),” papar Bambang. Hanya saja, jika ada pengaduan tindak pidana korupsi sektor minerba, Bambang menegaskan, KPK akan menindaklanjuti pengaduan itu. “Kalau ada pengaduan dari masyarakat, kita pasti tindaklanjuti,” tegasnya. Bambang mengakui ada pengaduan masyarakat terkait tindak pidana korupsi sektor minerba, dan akan dilakukan pengumpulan keterangan lebih dulu. “Biasanya, kami akan melakukan kajian dengan innstansi atau lembaga yang berkaitan. Setelah itu, kami melakukan pendalaman soal pengaduan,” ungkapnya. Terkait pengkajian tindak pidana korupsi di Kaltim, Bambang belum bersedia membocorkan, daerah atau wilayah yang menjadi sasaran. “Saya belum bisa menjawab itu di Kaltim atau tempat lain,” katanya singkat. Dalam kesempatan lokakarya, Bambang menyampaikan peran pers dalam penindakan korupsi. Menurut dia, keberadaan pers dapat membantu dan mendorong proses penyelidikan kasus korupsi. Hanya saja, pada saat aparat penegak hukum melakukan proses penyelidikan maka pers harus menjaga untuk tidak di publis. “Kalau masih dalam penyelidikan diberitakan, bisa mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” katanya. (bud)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Anggota KPK Bambang Widjojanto dan Juru Bicara KPK Johan Budi menjadi pembicara pada Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Samarinda

Selamatkan Rp 346 Miliar MASIH ingat kasus mantan Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah? Ia pernah tersangkut dalam kasus korupsi pemberian izin lahan sejuta hektare sawit kepada perusahaan PT Surya Dumai Grup. KPK menjebloskan Suwarna AF dan diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta. Dalam pengusutan perkara korupsi pemberian izin lahan sejuta hektare sawit, KPK

berhasil menyelamatkan keuangan negara mencapai ratusan miliaran. Jaksa Penutut KPK Riyono mengungkapkan, dalam perkara itu total nilai kerugian negara Rp 346.823.970.564.24 (42 juta dollar). “Itu uang tunai yang KPK selamatkan dari kasus Gubernur SAF. Jadi total asset recovery pada 2008, yang berhasil diselamatkan KPK mencapai Rp 411.800 miliar,” ungkap Riyono,

Jaksa Penuntut KPK yang juga memberikan materi Lokakarya Jurnalis Antikorupsi, di Hotel Mesra Internasional, Samarinda, Kamis (4/10). Menurut dia, asset recovery paling banyak yang diselamatkan dari perkara permberian izin lahan sejuta hektare sawit. “Jadi aset yang diselamatkan itu, dari si pengusahanya (Matias),” tambah Riyono, memberikan materi Tindak Pidana Bidang Kehutanan. Ia menjelaskan, latar belakang perkara itu karena adanya penyalahgunaan kewenangan jabatan seorang gubernur. (bud)

66 Warga Disidang di Kantor Bupati

HO

Penanganan korban insiden semburan gas bercampur kondesat saat pengeboran di Lapangan Tunu.

Semburan Gas saat Pengeboran di Tunu ● TEPI Gelar Simulasi Penanganan Bencana BALIKPAPAN, TRIBUN Selasa (2/10) kemarin, sekitar pukul 08.58 Wita terjadi insiden semburan dari reservoir yang mengandung gas dan kondensat ketika dilakukan kegiatan pengeboran Rig Maera di lokasi sumur TN-G150 Lapangan Tunu, Delta Mahakam. Tepatnya di Dusun Tanjung Berukang, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu orang awak kapal Megawati 114 terluka dan dievakuasi ke Rig Yani untuk diterbangkan ke Balikpapan. Kapal Megawati 114 berada di

bawah kontrak PT. Rezeki Abadi Sakti. Sebanyak 83 personel yang bekerja di tongkang pengeboran Maera dievakuasi ke lapangan SPU, termasuk upaya evakuasi 200 warga dalam radius 1,6 km ke area aman. Tindakan pengendalian kebocoran telah dilaksanakan untuk menangani kondisi darurat di lokasi. Identifikasi pemilik tambak di sekitar lokasi sedang dilakukan untuk pendataan apabila keadaan darurat ini berdampak pada tambak warga. Tim Total E&P Indonesie

(TEPI) telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah (BP Migas, Kementerian ESDM dan BLHD) sesuai ketentuan yang berlaku. Beruntung, insiden sembutan gas tersebut bukan kejadian sebenarnya, melainkan skenario latihan penanganan bencana “Exercise LSE 2012” yang digelar Total E&P Indonesie. “Latihan penanganan bencana ini kami gelar rutin untuk kesiapan jika terjadi insiden yang tidak kita inginkan,” ujar Hardy Pramono, Executive VP Operations & East Kalimantan

District Manager. Hardy menjelaskan, hal paling utama dalam penanganan bencana adalah manusia. Keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitarnya harus diprioritaskan. Setelah itu, menyelamatkan lingkungan, penyelesaian ganti rugi, dan pemulihan pasca insiden. “Kita sih berharap tidak ada insiden atau kejadian yang membahayakan. Namun, kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini. Tentunya melalui pelatihan penanganan bencana yang melibatkan semua divisi di Total,” kata Hardy. (*/son)

PENAJAM, TRIBUN - Sebanyak 66 warga harus mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di lantai dasar Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (4/10) pagi karena terbukti tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP) saat dilakukan razia di halaman kantor Bupati. Selain tidak membawa KTP, juga ditemukan warga yang memiliki KTP ganda. Razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dibantu Polres PPU dan TNI serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) ini dimulai sejak pukul 08.30 sampai pukul 10.00. Dalam razia ini, tim mengarahkan kendaraan baik roda dua maupun empat untuk masuk di halaman kantor Bupati. Satu per satu penumpang kendaraan diperiksa. Hanya dalam waktu satu jam 30 menit, tim berhasil memeriksa 447 orang untuk pemilik sepeda motor dan roda empat sebanyak 247 unit dengan 479 warga. Sehingga jumlah keseluruhan yang diperiksa mencapai 926 orang. Dari jumlah itu sebanyak 57 orang terbukti tidak membawa KTP, 7 orang yang mengantongi KTP namun masa berlakunya sudah berakhir. Selain itu, ditemukan juga seorang warga yang mengantongi KTP ganda dan satu warga lagi masih memegang KTP hijau yang tidak berlaku lagi. Kasi Ops Satpol PP, Andi Irawan menjelaskan, dalam razia ini sebanyak 66 orang yang terbukti tidak membawa KTP maupun yang sudah berakhir masa berlakunya, langsung disidang di lantai dasar Kantor Bupati. “Setelah kami data kemudian mereka disidang di tempat untuk mengikuti proses sidang tipiring. Mereka juga dikenakan denda sesuai ketentuan,” jelas Adi usai razia. Menurut Adi mereka harus mengikuti sidang karena terbukti telah melanggar Perda 17/2007 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Mereka kata Adi, telah melanggar Pasal 13 ayat 5 yang menyebutkan bahwa setiap penduduk WNI yang bepergian dan tidak membawa KTP akan dikenakan sanksi administrasi dengan denda Rp 50.000. Usai menjalani sidang, kemudian Disdukcapil mengarahkan warga PPU yang belum memiliki kesempatan perekaman eKTP untuk mendaftarkan diri. Karena pada saat razia, juga disiapkan peralatan untuk perekaman e-KTP. “Jadi warga PPU yang belum rekam data untuk e-KTP langsung diarahkan untuk melakukan perekaman e-KTP,” kata Adi. (mir)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

JUMAT 5 OKTOBER 2012

3

City Layak Kebobolan 4 Gol ● Ditahan Borussia Dortmund di Kandang 1-1 MANCHESTER, TRIBUN Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menilai timnya layak kalah dari Borussia Dortmund, pada pertandingan kedua Grup D Liga Champions, di Etihad, Rabu (3/10). Menurutnya, jika tak memperbaiki diri, City akan sulit lolos dari fase grup. Pertandingan itu berakhir 1-1. Gol City dicetak Balotelli dari titik penalti pada menit ke-90 dan gol Dortmund diciptakan Marco Reus pada menit ke-61. Berdasar catatan UEFA, City menguasai bola sebanyak 66 persen dan melepaskan 10 tembakan titis dari 12 usaha. Sementara Dortmund menciptakan 12 peluang emas dari 20 usaha. Dengan hasil tersebut, City duduk di peringkat ketiga dengan satu poin, atau kalah tiga angka dari Dortmund di tempat kedua. Pada matchday pertama, mereka kalah 2-3 dari Real Madrid, setelah sempat dua kali memimpin.

“Kami tak layak atas poin ini, tetapi pada akhirnya, hasil ini bisa menjadi penting. Borussia Dortmund bermain lebih baik dari kami. Jika kami ingin bermain pada level terbaik di Liga Champions, kami perlu lebih dari ini. Kami perlu berjuang. Punya kualitas bagus saja tidak cukup,” aku Mancini. “(Kiper) Joe Hart menyelamatkan kami malam ini. Ia bermain sangat bagus. Jika kami tak memperbaiki diri, sulit (lolos dari fase grup). Poin ini bisa menjadi penting di grup ini.” “Hari ini, kami layak kemasukan tiga atau empat gol karena kami tak bermain baik. Pada momen ini, mereka mungkin lebih baik dari kami. Kami melakukan banyak kesalahan, yang merupakan hal sangat aneh bagi kami. Saya tahu masalah kami dan saya akan menyelesaikannya dengan segera,” tuturnya. Sementara itu, pelatih Dortmund, Jurgen Klopp mengaku tak puas dengan

hasil imbang, tetapi menilai City layak mendapatkan satu poin. “Saya agak terganggu dengan hasl ini, meski City layak mendapat hasil imbang. Mereka memiliki banyak peluang bagus, tetapi (kiper) Roman Weidenfeller melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Anda tak bisa meredam talenta kuar biasa Manchester City selama 90 menit. Kami memiliki sejumlah peluang bagus dan memimpin 1-0 melalui manuver yang terencana. Kami ingin menekan mereka dan Marco Reus mampu mencetak gol dengan kecepatannya,” ujar Klopp. “Kami sempat menjatuhkan mereka, sehingga tentu saja Anda mengharapkan tiga angka. Kami punya banyak peluang, meski bermain di kandang lawan. Namun, Anda bisa menjadikan ini acuan, karena kami secara taktik sangat disiplin. Ini adalah langkah besar untuk kami,” paparnya. (kps)

Hart Lega Tahan Dortmund DENGAN kepayahan, Manchester City berhasil menahan Borussia Dortmund 1-1. Satu poin di Stadion Etihad, Rabu (3/10), yang justru disyukuri oleh kiper City, Joe Hart. “Kami tak bermain bagus malam ini, sebaliknya dengan Dortmund dan Joe Hart akhirnya kami mendapatkan satu angka. Harapannya, kami dapat segera kembali fokus menghadapi pertandingan selanjutnya,” cetus Hart yang dilansir situs resmi UEFA. Marco Reus berhasil membobol gawang Hart pada menit ke-61. “The Citizens” pun harus menunggu hingga semenit jelang waktu normal usai untuk menyamakan kedudukan. Itu pun melalui gol penalti yang dikemas Mario Balotelli.

“Dortmund tim fantastis dalam grup kami dan penampilan mereka membuktikan bahwa mereka memang layak berada dalam kelompok ini. Tugas berat bagi kami, tapi kami harus dapat menikmatinya,” sambung kiper timnas Inggris itu. Saat ini, “Manchester Biru” berada di papan ketiga Grup D dengan koleksi NET] satu angka. Di bawahnya adalah wakil Belanda, Ajax Amsterdam, yang belum meraih satu poin pun. Dalam laga matchday kedua, “The Amsterdammers” ditumpas raksasa Spanyol, Real Madrid, 4-1. “Sebelum pertandingan, kami mengincar kemenangan atas Dortmund, tapi kadang Anda harus menerima apa yang ada. Partai melawan Ajax nanti akan menjadi laga menentukan,” tandas Hart. Rabu (24/10) nanti, City akan bertandang ke Amsterdam Arena untuk meladeni Ajax. (kps)

AFP

Roberto Mancini

Madrid-Barca Tak Banyak Bedanya ● Ronaldo Cetak “Hat-trick” saat Taklukkan Ajax 4-1

AP

Cristiano Ronaldo

AMSTERDAM, TRIBUN - Gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menilai timnya bermain bagus di semua aspek, pada pertandingan kedua Grup D Liga Champions melawan Ajax, di Amsterdam ArenA, Rabu (3/10/2012). Duel itu dimenangi Madrid 4-1. Gol Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo (42, 79, 81) dan Karim Benzema (48). Sementara gol tuan rumah diciptakan Niklas Moisander pada menit ke-56. Menurut catatan UEFA, selama pertandingan, Madrid menguasai bola sebanyak 54 persen dan menciptakan 16 peluang emas dari 22 usaha. Adapun Ajax melepaskan empat tembakan titis dari 11 percobaan. Pada babak pertama, Ajax tercatat menciptakan satu peluang emas dari dua percobaan. “Kami bermain bagus di semua aspek dan kami gembira. Mencetak gol sangat berarti bagiku, tetapi tim adalah yang paling penting,” ujar Ronaldo.

Ketika ditanya soal “El Clasico”, di Camp Nou, Minggu (7/10), Ronaldo mengatakan, “Itu akan menjadi pertandingan yang sulit. Menurutku, kami bekerja dengan baik. Kami semua berkomitmen untuk meraih hasil bagus. Mereka juga memiliki peluang bagus karena mereka memiliki skuad yang sangat bagus dan tak ada banyak perbedaan antara kedua tim ini, tetapi kami percaya diri.” Madrid meraih kemenangan 4-1 atas Ajax Amsterdam pada matchday kedua Grup D Liga Champions, di Amsterdam ArenA, Rabu (3/10). Sebanyak tiga gol dicetak oleh Cristiano Ronaldo. Tim tamu unggul lebih dulu melalui Ronaldo pada menit ke-42. Gol bermula dari pergerakan Karim Benzema di sektor kanan pertahanan Ajax yang berujung umpan silang. Madrid mendapat gol kedua dari Benzema pada menit ke-48. Setelah menguasai bola kiriman Marcelo, Kaka melepaskan umpan silang dari sektor kiri pertahanan Ajax.

Delapan menit kemudian, Ajax memangkas selisih menjadi 1-2. Dengan kepalanya, Niklas Moisander menyundul bola hasil tendangan sudut Christian Eriksen masuk ke sudut kanan bawah gawang Iker Casillas. Ronaldo memulihkan keunggulan dua gol Madrid pada menit ke-79. Setelah menjangkau bola yang lepas dari penguasaan Ronaldo, Dua menit kemudian, Ronaldo mengubah angka di papan skor menjadi 1-4. Dari tengah kotak penalti, ia menyepak bola kiriman Sami Khedira. Bola melambung melewati Vermeer dan masuk ke gawang. Setelah mendapatkan gol keempat, Madrid tampak kembali menguasai keadaan. Sebelum peluit berbunyi panjang, mereka menciptakan setidaknya dua peluang, yaitu melalui Ronaldo dan Benzema pada menit ke-85 dan ke 90+2. Sementara pergerakan Ronaldo dipatahkan Blind, tembakan Benzema kandas di tangan Vermeer. Menurut catatan UEFA, selama pertandingan, Madrid menguasai bola sebanyak 52 persen dan menciptakan 16 ancaman serius ke gawang lawan dari 22 usaha. Adapun Ajax melepaskan empat tembakan akurat dari 11 percobaan. (kps)

Andi Peringatkan KPSI soal Adu Timnas JAKARTA, TRIBUN - Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng, meminta Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) agar tidak melaksanakan rencananya untuk mengadakan uji coba tim nasional bentukannya dengan timnas bentukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ia menilai, hal itu bukan cara terbaik untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang menghinggapi sepak bola Indonesia. “Itu (rencana KPSI untuk adu timnas dengan PSSI) tidak akan menyelesaikan persoalan. Timnas itu hanya satu yang mewakili negara dan diisi oleh putra-putra terbaik bangsa, baik dari Indonesian Super League (ISL) maupun Indonesian Premier League (IPL),”

ujar Andi kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu (3/10/2012) malam. KPSI berkeinginan mengadu timnas bentukannya dengan maksud untuk menentukan tim yang berhak mewakili Indonesia di Piala AFF yang akan digelar di Malaysia dan Thailand, akhir November mendatang. Pertandingan uji coba tersebut rencananya akan digelar di Jakarta, 10 Oktober mendatang. Salah satu alasan KPSI melakukan hal tersebut karena kebijakan PSSI belum ideal ketika melakukan koordinasi dengan KPSI dan juga Joint Commitee untuk menyatukan timnas. Salah satu contohnya terkait pemanggilan pemain ISL, yang menurut KPSI tidak melalui mekanisme yang sudah

diinstruksikan AFC, yakni harus melalui harmonisasi JC. Andi mengatakan, baik PSSI maupun KPSI seharusnya bisa mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan rapat JC di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu. Menurut politisi Partai Demokrat ini, jika kedua kubu tersebut terus bertikai maka para pemain, yang sangat berkeinginan untuk membela timnas di Piala AFF, akan semakin menderita karena terus menjadi korban. “Mereka (pemain) tidak ingin berada di tengah-tengah pengurus yang bertikai. Mari kita mengimplementasikan poin-poin yang ada di JC secara konsisten,” kata Andi. Dengan adanya persoalan ini

kondisi sepak bola Indonesia pun semakin tidak jelas arahnya. Padahal, PSSI dan KPSI awalnya sepakat untuk berdamai saat berada di ambang deadline sanksi FIFA terkait persoalan dualisme kompetisi, Juni lalu. Akan tetapi, hingga saat ini tidak ada langkah nyata dari kedua kubu untuk bersama-sama menyelesaikan masalah itu. “Saya selalu menyambut baik adanya rapat JC. Tapi, saya juga berharap ada hasil nyata dari pertemuanpertemuan JC kemarin. Masalah ini harus segera diselesaikan karena waktu persiapan kita sudah semakin mepet untuk turnamen AFF nanti,” tegas Menpora.(kps)

CMYK

TRIBUN KALTIM/ANT

Andi Malarangeng


CMYK

4

Life Style

JUMAT 4 OKTOBER 2012

Cameron Diaz

Ingin Laki-laki yang Kuat MEMASUKI usia 40 tahun, Cameron Diaz sudah punya “segudang” daftar mantan pacar dari mulai Matt Dillon, Justin Timberlake dan bahkan saat ini dikabarkan sedang ditaksir oleh Tom Cruise. Tapi sejauh ini belum ada satupun yang memikatnya untuk berdiri di pelaminan. “Perkawinan tidak ada dalam daftar rencana saya. Pastinya tidak ketika usia saya masih 20 atau 30 tahun,” kata dia kepada majalah Esquire. Tapi sekarang, ketika umurnya akan bertambah menjadi 40 tahun, dirinya lebih terbuka soal pernikahan. “Kita lihat!” kata dia. Lalu, seperti apakah lelaki idaman Cameron Diaz? Ia mengungkapkan: “Saya mau seseorang yang mampu jaga diri. Laki-laki yang kuat. Mendengar banyak orang yang bertunangan, saya jadi kepingin juga,” ujar dia seperti dikutip People.com. Meskipun dia merasa sangat bahagia belum memiliki anak, artis yang main dalam film What To Expect When You’re Expecting tidak menutup kemungkinan untuk memiliki anak dalam hidupnya. “Punya anak tidak perlu anak kandung,” kata dia. “Lagi pula masih ada kemungkinan untuk punya anak, saya tidak tua-tua amat. Saya merasa sangat mampu memiliki anak.” Ia juga masih merasa nyaman dengan kulitnya. “Untuk pertama kalinya, menua jadi bagian terbaik dalam hidup. Saya makin tahu diri saya. Saya merasa lebih bahagia. Saya merasa lebih baik pada 40 tahun dibandingkan saat saya 25 tahun.” (kps)

Liza Elly

Mulai Masuk Karantina

Ayu Ting Ting

Dititipkan Sang Pacar ORANGTUA Ayu Ting Ting, Ummi Kalsum dan Abdul Rozak, akan pergi ke Tanah Suci pada 15 Oktober 2012 untuk menunaikan ibadah haji selama hampir satu bulan. Ayu, yang ditinggalkan, mulai diberi wejangan oleh mereka. Rozak, sekaligus mewakili Ummi, mengaku sangat megkhawatirkan kondisi kesehatan Ayu. “Jangan lupa makannya. Kan kalau ada ibunya makan bisa diawasi. Ini kadang-kadang Ayu suka susah makannya. Jangan lupa jaga kesehatan,” kata Rozak ketika ditemui usai mengikuti pengajian menjelang naik haji, yang diadakan di kediamannya di Depok, Jawa Barat, Kamis (4/10/2012). Rozak dan Ummi juga memercayakan Ayu kepada sang pacar, Hendri B Hendarso atau Enji, keluarga, dan tim

manajemen Ayu. “Ya, benar, sama Enji apalagi. Tolong dijaga dan awasi. Apalagi, sekarang jobnya padat banget,” kata Rozak lagi. Mendengar hal tersebut, pemilik nama asli Ayu Rosmalina ini mencoba menenangkan orangtuanya. Ia meminta orangtuanya untuk berkonsentrasi ke ibadah haji, tanpa mengkhawatirkan dirinya secara berlebihan. Justru Ayu juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan orangtuanya selama berada di Tanah Suci. “Enggak usah mikirin di sini, ada yang jagain. Ibadah biar tenang aja. Selama ini mikirin di sini mulu, di sana kesehatan takutnya enggak dipikirin. Saya sudah gede, Syifa (adiknya) sudah gede, enggak usah dititipin lagi,” tegas Ayu. (kps)

PUTERI Indonesia Lingkungan 2011 Liza Elly mulai menjalani karantina Miss International 2012, Selasa (2/10). Hari pertama karantina, Liza menjalani sesi perkenalan dengan sesama kontestan dari negara lain. Selama karantina, Liza sekamar dengan Miss India, Rochelle Maria Rao. Setelah sesi perkenalan, para kontestan mengikuti kelas sejarah tentang Okinawa yang dibawakan oleh Professor Yasushi Kamashima. Disini, mereka mendapatkan pengetahuan mengenai sejarah kota Okinawa, Jepang. Kota Okinawa adalah kota yang berada di bagian selatan negara Jepang dan dikenal sebagai kota yang damai dan kaya

akan keindahan bawah lautnya. “Saya baru tahu kalau karate Jepang itu berasal dari Okinawa”, ungkap Liza setelah mengikuti kelas Sejarah dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Kamis (4/10). Malam harinya, Liza dan kontestan lain mengikuti acara Press Conference pembukaan Miss International 2012 di Shuri Castle Garden. Mereka disambut dengan kesenian budaya Okinawa. Shuri Castle Garden merupakan tempat tinggal Raja dan sekaligus tempat untuk menjamu para tamu yang berkunjung ke Okinawa. Liza tmengaku kagum saat megunjungi Shuri Castle garden. “Castle-nya sangat besar dan megah apalagi malam ini ada bulan yang luar biasa cantik berwarna orange, penampilan castle jadi tambah bagus”, ujar Liza yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di Jepang. Malam itu, Liza mengenakan gaun rancangan Anas Khairunas berwarna silver. Kemudian, hari kedua karantina Miss Interna-

tional 2012, Liza mengikuti kegiatan Communication Workshop, dimana para kontestan diajarkan cara berkomunikasi yang baik dan benar. Dalam workshop ini, para kontestan dibagi menjadi beberapa group, dan Liza masuk kedalam group B bersama Miss Estonia, Miss Hongkong, Miss Japan, Miss Guam, dan kontestan lainnya. Ada yang menarik disini, karena Puteri Indonesia Lingkungan 2009 Zukhriatul Hafizah (yang akrab disapa Fiza) yang mendapatkan gelar Miss International Friendship 2010 turut hadir menjadi salah satu panitia Miss International 2012. Setelah menjalani Communication Workshop, malam harinya diadakan Welcome Ceremony dan Welcome Party di Rihga Royal Gran Okinawa, hotel resmi para kontestan Miss International 2012. Dalam acara ini, Liza memakai kebaya rancangan Intan Avantie dan sepatu dari Adeva Shoes. “I’m so proud to be Indonesian, because my country has the fantastic dress called Kebaya” ungkap Liza. Berkat pembekalan yang telah diberikan oleh Yayasan Puteri Indonesia serta dukungan penuh

KPL

Liza Elly dari Mustika Ratu, Liza Elly dapat mengikuti ajang Miss International 2012 ini. Keikutsertaan Liza dalam ajang ini diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia didunia International. “Saya bangga menjadi Indonesia. Saya harap saya mendapat dukungan dari semua masyarakat Indonesia. Ini merupakan salah satu cara saya untuk mengharumkan nama bangsa,” ujar Liza. (tribunnews)

Dewi Lestari

Malas Nyanyi Acara Pagi CUKUP banyak penyanyi yang lama tak berkiprah akhirnya memutuskan di belakang layar. Salah satunya Dewi Lestari. Karier Dewi Lestari melejit sebagai penulis novel. Mantan personel trio RSD (Rida Sita Dewi) telah melahirkan novel-vovel laris seperi Rectoverso, Supernova, dan Perahu Kertas. Ibu dua anak ini pun sudah tak memikirkan lagi untuk kembali bernyanyi. “Aku lebih suka jadi orang di belakang layar aja. Aku masih bisa nulis novel, lagu. Semua lagi aku nikmati sekarang,” kata mantan istri penyanyi Marcell Siahaan ini. Alasan lain Dewi tak lagi menyanyi karena ia malas untuk show di acara-acara musik di pagi hari. Baginya, lebih baik mengurus kedua buah hatinya yang akan berangkat sekolah. “Aduh kalau pagi-pagi harus show ke acara-acara, kayaknya enggak bisa ya. Itu salah satu alasan juga mendingan saya ngurus anak, nulis buku. Waktunya lebih fleksibel,” tutur Dewi. (tribunnews)

CMYK

Digital_Tribunkaltim_Malam_04102012  

Digital Newspaper Tribunkaltim