Issuu on Google+

CMYK

EDISI MALAM

NO. 406/TAHUN 1 KAMIS 2 AGUSTUS 2012

Jaksa Agung Dukung KPK ● Tangani Kasus Simulator SIM ● Polri Ngotot Ambil Alih JAKARTA, TRIBUN Penanganan kasus Simulator SIM mobil dan motor di Korlantas Mabes Polri tahun 2011 semakin panas. Hal itu tampak dari tarik-menariknya antara KPK dengan Polri masih terus berlanjut. Dari masalah penetapan tersangka yang ternyata bidikannya sama, sampai memunculkan wacana Joint Investigation menjadi masalah baru. Menanggapi hal tersebut, Jaksa Agung RI Basrief Arief mengatakan bahwa penanganan kasus yang menyeret Jendral bintang dua, Irjen Pol Djoko Susilo bisa dilacak dari undang-undang KPK dan nota kesepahaman (MoU) antara Jaksa Agung, KPK, dan Polri. “Pertama nanti saya akan lihat SPDP, apakah memang itu objeknya sama, pelakunya sama, dan kita liat dari ketentuannya. Disamping UU yang anda sebutkan tadi, kita juga sudah punya MoU, nanti kita lihat,” katanya di kantor KPK usai menghadiri pelantikan Deputi Penindakan KPK Warih Sardono, Jakarta, Kamis (2/8). Lebih lanjut, Basrief menjelaskan baik dalam kacamata UU KPK, UU Polrimaupun MoU tiga instansi negara tersebut, harusnya tidak boleh saling bertentangan dalam menuntaskan kasus senilai Rp189 miliar. Namun, Basrief belum bisa memastikan langkah apa yang akan diambil pihaknya jika objek kasus tersebut sama. “Nanti saya liat dulu. Saya kira mengacu pada UU KPK,” terangnya. Seakan tidak mau kehilangan muka di mata publik, Polri secepat kilat mengumumkan lima tersangka dalam kasus yang sama. Tidak tanggung-tanggung, penyidik Bareskrim Polri menetapkan Wakil Kepala Korlantas Brigjen Pol Didik Purnomo sebagai tersangka, meskipun KPK sudah membidik Didik untuk dijadikan tersangka. “Karena DS (Djoko Susilo)

sudah ditetapkan KPK, silakan tangani. Kita sudah tidak ke situ. Kita menyidik lima tersangka,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anang Iskandar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/8). Polri selalu berkilah, bahwa dalam penanganan kasus tersebut pihaknya lebih dahulu menyelidiki kasus tersebut dibandingkan KPK sehingga pihaknya memiliki hak untuk menyidik kasus tersebut. “Kepolisian sudah menyelidiki lebih awal, ada langkah penyidikan yang perlu dikomunikasikan ke KPK,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar. Menyikapi banyak pihak yang menyarakan agar Polri menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke tangan KPK, Boy tidak memberikan jawaban pasti. “Bukan saya yang menanggapi itu. Ini antar pimpinan lah untuk menentukan itu,” ujarnya. Proses komunikasi dalam penanganan kasus ini menjadi sangat penting supaya proses penyidikan yang berlangsung di KPK dengan penyidikan yang berlangsung di Polri berjalan selaras, terutama dalam penggunaan barang bukti yang saat ini berada di tangan KPK sebagian. Seperti diketahui, sejak 27 Juli 2012, KPK resmi menetapkan mantan Kakorlantas Polri, Irjen Polisi Djoko Susilo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator kemudi motor dan mobil di Korlantas Mabes Polri tahun 2011. Pada hari yang sama, KPK ternyata telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Wakorlantas Polri, Didik Purnumo dan Kombes Polri, Teddy Rusmawan. Dipihak swasta, tersangka bernama Budi Santoso selaku Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) dan Sukotjo S Bambang yang berposisi sebagai Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia juga adalah tersangka. (tribunnews)

3 Anggota Polri Dibebastugaskan SEBANYAK tiga anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri telah dibebastugaskan. Ketiganya adalah Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, AKBP Teddy Rusmawan, dan Kompol berinisial LGM. “Pada dasarnya yang jadi tersangka, tidak dibebani lagi dengan pelaksanaan tugas pokok dan tanggung jawabnya. Semua tersangka fokus pemeriksaan,” kata Kepala Bagian Biro Penerangan Hukum Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Kamis (2/8). Ketiganya yang dibebastugaskan adalah tersangka yang ditetapkan Polri. Sementara untuk Irjen Pol Djoko Susilo yang telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka belum dibebastugaskan. “Pada prinsipnya yang di Polri ya, yang di KPK belum, karena kita belum dengar rencana pemeriksaan di sana,” lanjut Boy. Ketiganya kini telah diserahkan ke Penyidik Bareskrim Polri. Para anggota kepolisian ini pun akan segera di non-aktifkan. “Masalah nonaktif menunggu proses,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anang Iskandar pada hari yang sama. Diberitakan sebelumnya, Polri telah mengumumkan tersangka kasus korupsi pengadaan alat driving simulator pembuatan SIM tahun 2011 di Korlantas Polri. Kelimanya antara lain Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Wakakorlantas) Polri Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek simulator SIM, Ketua Pengadaan Simulator SIM yakni AKBP Teddy Rusmawan, dan Bendahara Korlantas Polri seorang Kompol berinisial LGM. Sementara dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukoco S Bambang. Kelimanya dijerat pasal 2 dan 3 UndangUndang Tindak Pidana Korupsi nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 KUHP. (kps)

ANTARA/TERESIA MAY

KOLEKSI LEBARAN - Sejumlah model menampilkan koleksi batik lebaran Alleira dalam peragaan busana koleksi batik Alleira yang digelar dalam acara “Eksobatika” di Main Atrium Grand Indonesia, East Mall, Jakarta, kemarin (1/8). Menyambut Idul Fitri 1433 Hijriah, Alleira meluncurkan 24 koleksi batiknya dengan desain busana seperti kaftan, tunik, dan blus yang berkonsep trendy, simple, anggun, dan ringan dengan bahan sutera dan sifon.

Pembacok Jaksa Dituntut Lima Tahun BANDUNG, TRIBUN - Terdakwa pembacok jaksa Sistoyo, Deddy Sugarda, dituntut lima tahun penjara atas pasal penganiayaan berat. Pengunjung pun mencemooh jaksa usai sidang. Hal tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (2/8). Tuntutan dibacakan oleh Darwis, jaksa penuntut umum, dalam sidang yang diketuai Nur Aslam. Deddy membacok Sistoyo

saat meninggalkan ruang sidang pada tanggal 29 Februari 2012. Sistoyo sendiri saat itu menjadi terdakwa kasus penyuapan. Begitu sidang berakhir, pengunjung yang sebagian memakai kaus bertuliskan “Ganyang Mafia Hukum” langsung mencemooh jaksa. “Jaksa busuk!” teriak mereka. Deddy Sugarda, terdakwa kasus pembacokan Jaksa Sistoyo, mengaku tidak gentar

dengan tuntutan lima tahun yang ditujukan kepadanya. Dia tetap bersikeras bahwa tindakannya adalah sebuah perjuangan. “Jangankan lima tahun, dihukum seumur hidup pun tidak takut,” ujar Deddy setengah berteriak seusai persidangan. Jaksa menuntut Deddy dengan lima tahun penjara atas dakwaan penganiayaan berat dan Undang-Undang Darurat mengenai kepemilikan senjata.

Sebelumnya, dia didakwa dengan pasal berlapis, mulai dari pembunuhan berencana hingga penganiayaan. Kuasa hukum Deddy, Winner Jhonshon, mengaku sudah menyiapkan dua berkas nota pembelaan yang dibacakan terpisah antara tim pengacara dan Deddy sendiri. “Tunggu saja minggu depan, kami akan menyiapkan kejutan,” kata Winner tanpa bersedia merinci lebih lanjut. (kps)

Tontowi/Liliyana Kandas, Harapan Emas Pupus LONDON, TRIBUN - Pupus sudah harapan Indonesia untuk meraih medali emas dari cabang bulutangkis di Oliimpiade 2012. Satusatunya wakil yang tersisa, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir kandas di babak semifinal. Tontowi/Liliyana menyerah dalam pertandingan sepanjang tiga set dari pasangan China Xu Chen/Ma Jin dengan skor akhir 2321, 18-21, 13-21 pada Kamis (2/8/2012) malam WIB. Tontowi/Liliyana mengawali pertandingan dengan baik dan sukses merebut lima angka pertama. Keduanya semakin melebarkan keunggulan tapi Xu Chen/Ma Jin tidak menyerah dan menempel ketat di skor 9-11. Pasca jeda set pertama, Tontowi/Liliyana semakin di atas angin. Keduanya sempat memimpin 15-10 dan 18-14. Lawan kemudian sukses menambah angka dan terjadi skor tipis 19-18 masih untuk keunggulan pasangan Indonesia. Kejar-kejaran terjadi di akhir periode dan terjadi kedudukan seimbang 21-21. Tontowi/ Liliyana menutup set pertama 23-21 lewat smash keras Tontowi dan bola pukulan Ma Jin membentur net. Set kedua berjalan lebih ketat. Reli-reli panjang terjadi dan beberapa kali terjadi skor sama kuat. Jeda set berakhir dalam kedudukan 11-10 untuk keunggulan Xu Chen/Ma Jin. Pasangan China itu lantas menjauh. Pengembalian smash yang kurang sempurna dari Tontowi menjadikan skor kini 13-16. Duel

CMYK

AFP/ADEK BERRY

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir

seru terus berlangsung tapi Xu Chen/Ma Jin tetap bisa menjaga jaraknya dari Tontowi/ Liliyana sebelum menutup set kedua dengan skor 21-18 untuk memaksakan rubber set. Di set penentuan, Tontowi/Liliyana bisa mengimbangi di awal tapi kemudian tertinggal jauh hingga 5-13 dan tidak bisa mengejar lagi sampai pertandingan usai. Dengan kegagalan ini maka Indonesia gagal meneruskan tradisi

emas di cabang bulutangkis sejak pertama digelar di Olimpiade pada 1992. Tontowi/Liliyana tetap masih punya peluang meraih medali perunggu dalam perebutan tempat ketiga kontra pasangan Denmark Joachim Fisher Nielsen/Christinna Pedersen yang di semifinal lain kalah dari pasangan China Zhang Nan/Zhao Yunlei 2117, 17-21, 19-21. (tribunnews/dtc)


CMYK

2

Tribun Etam

KAMIS 2 AGUSTUS 2012

BELANJA LEBARAN - Menjelang Lebaran, mal-mal di Kota Balikpapan dan Samarinda diserbu mengunjung yang ingin belanja untuk keperluan Lebaran. Untuk menarik pengunjung, pihak mal pun menawarkan diskon sejumlah produk, terutama pakaian. TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Polisi Ringkus Pencuri Spesialis Bank ● Amankan Rp 100 Juta Hasil Rampokan Nasabah Bank SAMARINDA, TRIBUN - Aksi kejahatan berupa tindak pencurian disertai pemberatan kerap terjadi. Aksi ini kebanyakan mengincar para nasabah bank usai melakukan transaksi tunai di bank. Kamis (2/8), jajaran Polsekta Samarinda Seberang berhasil meringkus spesialis pelaku pencurian dengan pemberatan yang kerap mengincar nasabah bank. Modusnya, pelaku mengintai para nasabah yang melakukan penarikan tunai di bank. Selanjutnya, nasabah dikuntit dan uang hasil transaksi tersebut lantas dicuri. Muh Saleh alias Daeng Sieluk diringkus aparat kepolisian di rumahnya Gg Maduratna, RT 9, Kelurahan Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan. Polisi berhasil menciduk Daeng berdasarkan informasi dari masyarakat dan nasabah yang pernah menjadi korbannya. “Informasi dari masyarakat serta laporan dari korban kita kembangkan, akhirnya kita mengetahui keberadaan Daeng dan langsung dilakukan penangkapan,” ujar Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Prapto Santoso, melalui Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Ade Permana. Dari tangan Daeng, polisi berhasil mengamankan uang tunai Rp 100 juta, serta satu unit sepeda motor yang biasa digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. “Barang bukti berupa 1 kantong kresek hitam, Satu motor Revo dengan nomor polisi 3446 WQ dan uang tunai Rp 100 juta yang diduga hasil kejahatan. Dari Rp 100 juta, kita sisihkan Rp 100 ribu untuk keperluan penyidikan,” ungkap Ade. Dalam melakukan aksinya, ternyata Daeng tidak sendirian. Daeng kerap berkomplot dengan rekannya bernama Ardi yang kini dalam pengejaran petugas. “Rekan Daeng, si Ardi sekarang kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” jelas Ade. Menurut pengakuan Daeng kepada petugas, dirinya pernah beraksi di Jl Bung Tomo, tepatnya di depan terminal Banjarmasin, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang. “TKP yang sudah kami ketahui di Jl Bung Tomo. Sedangkan untuk TKP lainnya masih akan kami kembangkan,” tandas Ade. (rad)

Kasus Nurul Khaeraat Berakhir Damai ● Gedung Ponpes akan Direnovasi ● Santri Kembali Mondok BALIKPAPAN, TRIBUN - Perselisihan yang terjadi antara pengurus Pondok Pesantren Nurul Khaeraat Lil Muhibbin dengan pemilik lahan di Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan akhirnya menemui titik terang. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan H Saifi mengatakan, pihaknya melalui Forum Pondok Pesantren Balikpapan telah melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak yang bertikai. Hasilnya, pihak H Pramono selaku pemilik lahan setuju merenovasi seluruh bangunan yang dibongkar pada April lalu. “Alhamdulillah sekarang kondisinya berangsur-angsur pulih. Pihak yang membongkar sudah memperbaiki bangunan ponpes secara bertahap. Begitu pula para santri, semuanya sudah kembali ke ponpes mereka,” ujarnya, Kamis (2/8) siang.

Upaya mediasi kata Saifi dilakukan sebanyak 2 kali dalam pekan kemarin. Setelah sebelumnya, tim mediasi juga meninjau langsung lokasi ponpes yang terletak di Kelurahan Sepinggan. Kemenag Balikpapan meminta pihak-pihak yang bertikai menurunkan egonya dan lebih mengendepankan kepentingan keberlangsungan proses belajar santri. Saat ini sudah ada beberapa santri yang mengaji dan belajar di lokasi ponpes. Menurut Saifi, Ponpes Nurul Khaeraat Lil Muhibbin adalah salah satu ponpes yang sah dan tercatat di Kemenag Balikpapan. Bahkan ponpes ini juga terlibat aktif dalam Forum Pondok Pesantren Balikpapan, yang keanggotaannya berjumlah 20 Ponpes. Terkait isu yang berkembang mengenai ajaran

menyimpang di ponpes tersebut, Saifi dengan tegas membantahnya. “Tidak benar ada ajaran yang menyimpang. Semuanya berjalan normal dan sesuai kaidah Islam. Hanya saja memang ada metode pengajaran yang sedikit keras diterapkan ke santri. Tapi itu semata-mata untuk kedisiplinan para santri, apalagi karakter santri ini berbeda-beda. Ada yang harus diajar dengan halus dan ada juga yang agak keras dan tegas,” tandasnya. Saifi mengaku tidak ingin mengusut lebih jauh penyebab perselisihan yang terjadi. Namun ia mengimbau kedua pihak untuk melupakan segalanya dan menatap masa depan para santri ke arah yang lebih baik. “Intinya masalah yang sudah terjadi harus disikapi dengan arif. Jangan sampai justru kita mengorbankan masa depan santri,”

ujarnya. Kepada warga, Saifi menghimbau agar tidak segan-segan melapor ke Kemenag jika mendengar ada ajaran ponpes yang menyimpang di masyarakat. Seperti diketahui, 6 bangunan Ponpes Nurul Khaeraat sempat dibongkar pihak H Pramono yang mengklaim sebagai pemilik lahan di lokasi tersebut. Akibat pembongkaran tersebut, pimpinan ponpes berang dan nyaris berkelahi dengan pemilik lahan. Pimpinan ponpes dan yayasan bersikeras tanah yang mereka tempati berstatus hibah dari sang pemilik lahan. Perselisihan ini kemudian sempat didamaikan di kepolisian, namun kembali meruncing beberapa pekan lalu lantaran gedung yang dibongkar tak kunjung diperbaiki. Hal itu memaksa sejumlah santri mengungsi di rumah-rumah penampungan. (ful)

Truk Kontainer Dilarang Lewat Jalan Jakarta SAMARINDA, TRIBUN Walikota Samarinda Syaharie Jaang menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mencabut izin usaha perusahaan pemilik kontainer yang tidak mematuhi rambu lalu lintas yang dipasang di sepanjang Jl Jakarta, Loa bakung, Sungai Kunjang. Rambu tersebut antara lain mengenai batas laju kendaraan dan penggunaan lajur satu arah khusus kendaraan besar. Dishub juga diminta segera mensosialisasikan ramburambu yang telah dipasang khususnya untuk Jl Jakarta kepada pengemudi truk kontainer. “Dinas Perhubungan harus segera mensosialisasikan rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di Jl Jakarta kepada pengendara truk kontainer mengenai batas laju kendaraan dan penggunaan lajur satu arah khusus

kendaraan besar. Saya minta juga truk batu bara tidak boleh lagi lalu lalang di jalan ini,” kata Jaang usai rapat koordinasi di rumah jabatan Walikota, Kamis (2/8). Sebelumnya, Rabu (1/8) malam, ratusan warga di Jl Jakarta, Loa Bakung melakukan pemblokiran jalan di dua arah dan truk besar tidak diperbolehkan lewat. Drum dipasang sebagai portal dan hanya boleh dilalui kendaraan umum dan warga.Warga yang kesal menuntut realisasi janji pemerintah yang akan memasang rambu peringatan mengurangi kecepatan tetapi baru dipasang pada Selasa (31/7) lalu. Warga meminta agar setiap 100 meter dipasang rambu-rambu lali lintas dan Jl Jakarta segera diperbaiki sebab sudah banyak memakan korban, termasuk kerugian materil warga akibat

retaknya rumah warga. Walikota yang malam itu menemui warga memerintahkan instansi terkait untuk segera berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. “Saya minta kepada Dinas Kebersihan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah bekerjasama melakukan penyiraman Jl di sekitar Masjid Jami Ar Rasyidin Jl Jakarta, hal ini untuk mengurangi debu di sekitar masjid sesambil menunggu aktifitas pengecoran jalan yang dilakukan PU Provinsi,” kata Jaang. Jaang juga mengintruksikan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda menerjunkan “tim hantu banyu” (julukan swakelola penanganan banjir milik DBMP) untuk melakukan pembersihan pinggir median jalan yang

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Petugas Dishub Kota Samarinda mengatur lalu lintas di Jalan Jakarta yang dilewati truk-truk besar dan kontainer, Kamis (2/8)

dianggap berpasir. Menurutnya, kegiatan ini akan terus dipantau dengan tujuan agar kebijakan atau keputusan pemerintah terkait aksi di lapangan memang bermamfaat bagi warga. Terkait masalah galian pipa PDAM, yang di beberapa bagian jalan belum ditutup hingga mempersempit badan

jalan, Jaang meminta PDAM bisa mengingatkan rekan kerjanya untuk memperhatikan jalan setelah aktifitas pasca pemasangan Pipa. Kendati perbaikan jalan Jakarta dan KH Mas Mansur menjadi tanggung jawab Dinas PU Provinsi, ia membantah bahwa pemkot diam diri. (dep)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

KAMIS 2 AGUSTUS 2012

Barca Ingin Rampas Gelar Madrid

3

BARCELONA, TRIBUN - Bek Barcelona, Gerrard Pique, mengungkapkan, “Blaugrana” berkeinginan untuk merampas gelar Liga BBVA yang musim lalu diraih Real Madrid. Hal itu diungkapkannya menjelang duel “El Clasico” dalam Piala Super Spanyol pada 23 dan 29 Agustus mendatang. “Musim lalu cukup baik, tetapi memang tidak terlihat, karena kami tidak memenangkan Liga BBVA atau Liga Champions,” ujar Pique. “Kami memang tidak mempunyai sedikit keberuntungan agar bisa memenangkan gelar di laga melawan Chelsea dan Madrid. Tetapi, kami akan tetap melaju dengan filosofi yang sama, dan gelar juara itu akan datang,” katanya lagi. Pique menuturkan, saat ini timnya akan fokus terlebih dahulu menghadapi Madrid dalam Piala Super Spanyol. Menurut mantan pemain Manchester United ini, motivasi timnya menyambut musim depan akan terpacu jika bisa memenangi laga itu. “Ini akan menjadi laga khusus dengan rival spesial kami dan aku yakin sangat penting untuk menang dalam laga tersebut. Kami tahu seberapa kuat Madrid. Karena itu, kami bisa menang atau kalah dalam pertandingan nanti,” tuturnya. “Madrid adalah juara bertahan Liga BBVA dan kami akan terus mencoba untuk memenangkan Piala Super itu, karena sekarang kekuatan kedua tim ini berimbang,” tutup Pique. (kps)

Villa Diguncang Badai Cedera Datangkan Vlaar dengan Nilai Kontrak Rp 36 M BIRMINGHAM, TRIBUN Tekad Pelatih Aston Villa Paul Lambert untuk segera melesatkan timnya ketika keran Premier League 2012/13 dibuka pada 18 Agustus ini menemui hambatan berat. Dua pemain andalan harus terkapar dan absen di awal kompetisi. Striker Gabriel Agbonlahor tak dapat turun gelanggang lumayan lama karena cedera otot ligamen yang didapat saat turun dalam laga pramusim di Amerika Serikat. “Gabby Agbonlahor tak dapat bermain dalam 4-5 pekan karena cedera lutu kiri setelah laga melawan Chicago Fire,” ungkap pernyataan resmi Aston Villa. Setali tiga uang dengan Agbonlahor, Richard Dunne harus beristirahat. Cedera

pangkal paha yang didapatnya ketika memperkuat Irlandia di Euro 2012 kambuh. Aston Villa murka setelah Dunne tak dirawat sebagaimana mestinya oleh tim medis negara itu. “Sementara, Richard Dunne akan absen dalam 6-8 pekan dan akan melakukan beberapa prosedur medis untuk mengatasi problem cedera pangkal paha yang dideritanya sejak Euro 2012,” lanjut rilis resmi “The Villans”. Kabar gembira sedikit menghibur tim Aston Villa setelah sukses membeli pemain internasional Belanda, Ron Vlaar. Ia datang dari Feyenoord Rotterdam dan resmi meneken kontrak tiga tahun. Villa sebelumnya

berusaha keras mendaratkan Vlaar sejak beberapa waktu lalu. Namun, baru Jumat (27/7) lalu, “The Villans” mengumumkan telah bersepakat secara personal dengan sang pemain, setelah lolos tes medis. Kabarnya, Villa membayar 3 juta pounds (sekitar Rp 36 miliar) kepada Feyenoord dan Vlaar pun resmi menjadi pemain keempat yang datang ke Villa Park musim ini. “Aku berharap dapat mengikuti jejak para pemain besar Villa seperti Paul McGrath, Olof Mellberg, dan Martin Laursen. Kiprah mereka sangat baik di klub ini,” tegas Vlaar di situs resmi Villa, yang dilansir Sky Sports, Rabu. Pria berusia 27 tahun itu mengaku ingin

mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya bagi klub barunya. “Tapi, itu semua tak bakal berarti jika aku lakukan seorang diri. Aku juga butuh bantuan rekanrekan setim dan tentunya fans yang juga sama pentingnya. Dengan kerja keras bersama, kami akan dapat mencapai tujuan kami,” tandas Vlaar. Bek anggota skuad “De Oranje” di Euro 2012 itu resmi berkostum “The Villans” musim ini tepat setelah kedatangan James Collins dari West Ham United. “Aku berharap hubunganku dengan fans Villa jadi seperti saat di Feyenoord. Selama tujuh tahun di klub itu, hubunganku dan para penggemar sangat baik,” cetus Vlaar lagi. (kps)

Safee Berminat Kembali ke Malaysia KUALA LUMPUR, TRIBUN - Striker Pelita Jaya Karawang, Safee Sali, tertarik kembali ke Malaysia atau terbang ke Thailand. Ia ingin mempertahankan kondisi kebugarannya jelang Piala AFF 2012. Maklum saja, Indonesia Super League (ISL) sudah rampung digelar dan kompetisi tanah air masih vakum. Itu sebabnya, Safee tertarik pulang kampung. Apalagi, Piala Malaysia sebentar lagi akan bergulir. “Saya masih menunggu tawaran konkret dari klubklub yang tertarik dengan permainan saya. Harapannya, sebelum Idul Fitri, saya sudah dapat memutuskan,” ujarnya yang dilansir Soccerway. “Penting bagi saya untuk terus bermain dan mempertahankan kondisi kebugaran saya agar mencapai puncaknya di Piala AFF,” katanya. Yang pasti, karena masih terikat kontrak, Safee akan kembali memperkuat Pelita Jaya saat keran Liga Indonesia 2012/2013 dibuka. (kps)

Galliani Siap Jemput Kaka MILAN, TRIBUN - Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani siap terbang ke Madrid, Rabu (8/8) mendatang untuk menemui Presiden Real Madrid Florentino Perez dan membahas transfer Ricardo Kaka. “Kami sudah bicara dengan Florentino di New York soal Kaka. Pelik, karena Kaka menerima gaji sangat tinggi. Namun, kami akan berusaha mendapatkannya, karena dia adalah pemain yang memiliki sejarah tersendiri bersama kami,” ujar Galliani, Kamis (2/8). Kaka dikabarkan ingin kembali ke Milan. Sementara “I Diavollo Rosso” tengah membutuhkan seorang pengatur serangan pengganti Clarence Seedorf yang hengkang ke Brasil. Bukti kesungguhan ambisi comback Kaka

adalah rela memotong 20 persen gajinya. Kalau di Madrid menerima sekitar 10 juta euro (sekitar Rp 120 miliar) per musim, Kaka rela mendapatkan delapan juta euro jika positif berlaga lagi bersama “I Rossoneri”. Sebelumnya, rumor kepindahan Kaka ke AC Milan terus berembus kencang. Kubu “I Rossoneri” pun dikabarkan sudah mengirimkan wakilnya ke Amerika Serikat untuk menemui kubu Madrid yang tengah melakoni tur di negeri “Paman Sam” tersebut. Pelatih Madrid, Jose Mourinho, yang sebelumnya gigih mempertahankan pemainnya itu, mengaku dirinya tidak ingin terlalu berpolemik mengenai rumor tersebut. Pelatih berusia 49 tahun itu hanya menyebutkan bahwa Kaka

hingga saat ini masih berstatus sebagai pemain Madrid. “Kaka adalah pemain Real Madrid, dan mungkin masih menjadi pemain Madrid musim depan. Jadi, kami akan tetap melanjutkan latihan bersama dengan sisa skuad yang ada,” ujar Mourinho seperti dilansir Football Italia. “Menurut saya, dalam hal apapun, sangat bagus bagi saya untuk bekerja dengan dia hingga saat ini,” katanya lagi. Ketertarikan Milan terhadap Kaka memang sudah menjadi rahasia umum sepanjang musim panas ini. Akan tetapi, salah satu kendala Milan adalah masalah gaji Kaka yang cukup tinggi dan perbedaan sistem pajak transfer pemain di Spanyol dan Italia. (kps)

CMYK


CMYK

4

Life Style

KAMIS 2 AGUSTUS 2012

NOAH Nama Band Pengganti Peterpan

Krisdayanti

Rossa

Susah Ketemu Anak

Takut Batal Puasa Tolak Nyanyi ROSSA mengakui selama bulan suci Ramadhan kegiatan panggungnya praktis berkurang. Tidak sebanyak di bulan biasanya. Kendati demikian, ia sengaja mengurangi aktivitas menyanyi di siang hari. Sebab, suaranya bakalan serak karena tidak mengonsumsi air putih. Rossa tidak mau memaksakan dirinya. Sebab, ia takut ibadah puasanya terpaksa batal karena kehausan setelah tampil di atas panggung pada siang harinya. Makanya, lebih baik menerima pekerjaan menyanyi setelah magrib. “Off air kalau bulan puasa memang enggak sebanyak biasanya. Aku mengurangi siang-siang buat nyanyi, biasanya serak. Jadi, habis Maghrib baru nyanyi. Haus bo, haus, serak, enggak bisa minum juga.

JAKARTA, TRIBUN - Eks personel Peterpan, Ariel, Lukman, Uki, Reza, dan David kembali ke blantika musik Indonesia dengan nama baru: NOAH. Nama itu dipilih atas kesepakatan bersama karena secara leksikal punya arti yang bagus. “Artinya di kamus orang yang comforter atau nyaman, peacefull, long life. Itu mewakili musik kita yang sekarang,” ucap Uki, personel NOAH, Kamis, (2/8), di kantor Musica’s Studios, di kawasan Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan. Ariel, sang vokalis kemudian menjelaskan bahwa nama tersebut bukan mengarah kepada nama seorang nabi dari agama tertentu. Tapi pemilihan nama itu disepakati karena dinilai sederhana atau simple. “Kedua kalau mendengarkan musik yang kita mainkan sendiri enggak berlebihan,” terang Ariel. Sebenarnya, lanjut Ariel, nama NOAH sendiri sudah ada sejak lama. Kira-kira kalau dihitung sudah 2,5 tahun silam. Saat itu, Ariel dan keempat temannya berdiskusi untuk memberi nama bandnya tersebut. Namun, setelah ada kesepakatan mereka kemudian merahasiakannya. “Bagaimana caranya pertahankan supaya (rahasia) enggak bocor. Yang pertama, kita harus pintar-pintar berbohong. Sebenarnya sudah pada tahu. Walau yang tanya orang terdekat, ya salah satu cara mempertahankan itu, pintar-pintar berbohong,” tandasnya. (tribunnews)

Daripada batal,” ucapnya, saat ditemui di acara Konser Kemuliaan Ramadhan RCTI, Bekasi, Jawa Barat. Sejauh ini puasanya lancar. Apalagi saat ia sengaja membatasi aktivitas panggungnya di siang hari. Ia juga punya banyak waktu untuk bertemu teman-teman lamanya. Bekas istri Yoyo, drumer band Padi itu, memanfaatkannya dengan berbuka puasa bersama. “Nyanyi masih, tapi lagi banyakin buka puasa bareng teman-teman. Kalau bukan bulan puasa jarang ketemu teman-teman,” terangnya. Maklum, kesibukannya luar biasa. Bukan sekadar sebagai penyanyi papan atas Indonesia. Ia juga sibuk dengan usaha tempat karaoke yang terus berkembang di sejumlah daerah. (tribunnews)

PENYANYI Krisdayanti rupanya menerima kenyataan dengan lapang dada. Keinginannya untuk bertemu sesering mungkin dengan Aurel dan Azriel belum bisa terealisasikan. Meskipun, sekarang ia sudah punya rumah di Jakarta. “Insya Allah, tapi enggak bisa dipaksakan. Kita sudah sama-sama dewasa, kita bisa ikhlas. Buat anak-anak yang terbaik,” ucapnya, Kamis, (2/8), dinihari, usai acara Konser Kemuliaan Ramadhan RCTI, di bilangan Monas, Jakarta Pusat. Meski demikian, ia cukup senang pekan lalu bisa bertemu Azriel. Pertemuan itu berlangsung di bulan Ramadan tahun ini. Mereka berpuasa bersama. “Terakhir buka puasa bareng Azriel. Kalau Aurel buka puasa nanti. Sekarang (yang) selebritis kan Aurel, jadi ikuti jadwalnya,” ucapnya senyum. Sang kakak, Yuni Shara menjelaskan bahwa yang dihadapi oleh adiknya itu hanya masalah waktu. Mengingat Krisdayanti dan Anang Hermansyah samasama umat Muslim. Jadi agak kesulitan membagi waktunya untuk kedua anaknya tersebut. “Saya pikir ada waktunya. Saya juga kan pisah (cerai). Kalau saya dengan Henry (bekas suaminya) sama agamanya, mungkin kebingungan membagi Lebaran dan lain-lain untuk bareng anak-anak. Tapi saya dan dia kan berbeda. Jadi mudah membagi waktunya,” terangnya.Menurut Yuni, masalah orangtua tidak perlu melibatkan anak-anak. Baginya yang dihadapi adiknya hanya masalah waktu. Aurel dan Azriel sudah besar. Mereka punya keinginan sendiri yang harus dipahami. (tribunnews)

CMYK


Digital_TribunKaltim_Malam_02082012