Issuu on Google+

EDISI 31/ TAHUN III/ SEPTEMBER 2013

Jelajah Ritual Budaya Tengger Akulturasi Budaya di Atas Jalinan Benang

Sriwijaya Air Jalin Kerjasama Pembayaran Tiket dengan Permata Bank S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

1


2

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

3


CEO’S NOTE

MERAJUT PULAU PALING TIMUR DI INDONESIA

Pelanggan Setia Sriwijaya Air yang kami hormati, Assalamualaikum wr wb Salam Sejahtera, Rasa syukur atas karunia dan kemudahan yang diberikan Allah SWT menjadi awal pembuka komunikasi melalui media ini. Ucapan terima kasih atas doa dan dukungan pelanggan juga menyertai atas apa yang telah kami raih dalam beberapa hari ini. Atas seizin Allah SWT, pertengahan bulan ini, Sriwijaya Air akan melakukan ekspansi di dua kota tujuan di tanah Papua, yaitu Timika dan Merauke. Dengan penerbangan ke kedua kota tersebut, maka berarti Sriwijaya Air berhasil mewujudkan komitmennya menjadi airline yang telah merajut pulau-pulau di seluruh Indonesia, dari barat (Aceh) sampai ke timur Indonesia (Merauke). Rute dan jadwal penerbangan Sriwijaya Air juga akan terbukti mendekatkan jarak tempuh antarkepulauan di Indonesia dalam hitungan jam. Bertambahnya dua kota tujuan penerbangan ini, maka rute penerbangan Sriwijaya Air kini menjadi 43 kota tujuan, dan tiga di antaranya adalah tujuan luar negeri, yaitu Singapura, Penang - Malaysia dan Dili - Timor Leste. Penambahan dua rute ini juga menjadi kebanggan Sriwijaya Air, karena diharapkan dapat menjadi bagian dalam memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa secara umum, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya pada khususnya di wilayah tersebut. Pengembangan rute dalam program ekspansi ini sejalan dengan bertambahnya armada Boeing 737-800 NG yang akan melengkapi kekuatan alat produsksi Sriwijaya Air di pertengahan September ini. Selain itu, kehadiran pesawat tersebut juga akan digunakan sebagai peremajaan pesawat yang sudah tidak akan dioperasikan, yaitu Boeing 737-200. Berhentinya penggunaan pesawat Boeing 737-200 tersebut adalah wujud komitmen demi kenyamanan pelanggan bersama Sriwijaya Air, meski dari sisi kelaikan, pesawat tersebut masih

4

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

dapat dipertanggungjawabkan. Semoga keputusan Sriwijaya Air ini dapat menjadi bagian dari keinginan dan kebutuhan pelanggan yang senantiasa setia bersama Sriwijaya Air dalam memberikan masukan yang sangat konstruktif. Wassalamualaikum wr wb Salam Sejahtera, PT Sriwijaya Air Chandra Lie President Director

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

5


CONTENTS

President Commissioner Hendry Lie

Commissioner Johanes Bundjamin Andy Halim Fandy Lingga Capt. Soenaryo Yosopratomo

42

President Director Chandra Lie

Finance Director Gabriella Sonia

Commercial Director Toto Nursatyo

Operation Director Capt. Bambang Haryono

Technical Director Ir. Ananta Widjaja

Quality, Safety, & Security Director Capt. Toto Soebandoro

Corporate Planning & BD Director Jefferson Jauwena

Legal SAMUEL GINTING, SH (ADVOCAT) VICTORIANUS SIHOTANG, SH (ADVOCAT) HORMAT TORONG, SH (ADVOCAT)

66 6

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Sriwijaya Magazine adalah satu-satunya in-flight magazine yang diakui secara resmi oleh Sriwijaya Air dan diperkenankan untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air. Sriwijaya Air tidak mengakui media lain dengan format majalah, selain Sriwijaya Magazine; dan tidak memperkenankan media lain dengan format majalah, untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

7


CONTENTS

Editorial Board TOTO NURSATYO JEFFERSON JAUWENA AGUS SOEDJONO ARI KURNIA JUSUF Editor-in-Chief RASANTIKA M. SETA

50

Editor DIAN TRIASARI KARINA AYU BUDIANI ADI WILLY HANHARI Promotion RICCO ANDIKA Finance DEVI R. SARI Creative PHILCO A. ARITONANG Distribution OKY VISCOUNANTO Contributors MASTER COACH TOM M.C. IFLE ERWIN YAP

Publisher PT. NEGERI AKSARA MANDIRI

22

84

September 2013 16 42 50 60 66 84

8

Editorial Address Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B 8-10 Jakarta Utara 14420 Telp: +62 21 6471 7999 Fax: +62 21 6470 2828 redaksi@sriwijaya-magazine.com

Inside Sriwijaya

Sriwijaya Air Jalin Kerjasama Pembayaran Tiket dengan Permata Bank Sriwijaya Air Bekerjasama dengan Surya University Center

Advertising

Journey

Jelajah Ritual Budaya Tengger

Prominent  Ad

Destination

Telp: +62 21 7079 2923 Fax: +62 21 722 1288 Hp: +62 899 008 9910

Menunggu Penyu Bertelur di Ujung Genteng When Art Meet Technology and Illusion

Sales Team: Dyanartha Agustinus Santoso Donny Hardian

Inspiring People

Tidak Ada Anak Bodoh di Indonesia

Photos

Menikmati Sore di Cibodas

Culture

Akulturasi Budaya di Atas Jalinan Benang

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Penyu Hijau Bertelur

Foto: Rasantika M. Seta Lokasi: Pantai Pangumbahan, Sukabumi

Administration Support: Nita Oktavia iklansj@prominentpr.com iklansj@sriwijaya-magazine.com

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

9


10

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

11


12

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

13


CALENDAR

www.tatsu-web.com

Sangiran Ethnic Festival

Sangiran Ethnic Festival yang menampilkan aneka seni budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke kota Sragen. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Museum Sangiran Sragen dan Pemda setempat. Lokasi: Sangiran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Tanggal: 1-30 September 2013

Festival Danau Toba

Tema “Agra do Bona ni Pinasa� menjadi tema utama acara puncak Festival Danau Toba 2013 di Pulau Samosir, Sumatera Utara. Dalam festival ini, berbagai kegiatan seni, budaya, aneka kuliner dan olahraga tradisional digelar. Rumahrumah penduduk pun siap dijadikan home stay untuk para pengunjung. Lokasi: Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara Tanggal: 8-14 September 2013

Solo Keroncong Festival

Keroncong merupakan kesenian asli Indonesia dan menjadi ikon seni budaya lokal. Dari tahun ke tahun keroncong terus dikembangkan dan dipopulerkan oleh para seniman Solo. Salah satu kegiatan yang digagas adalah Festival Keroncong Solo. Lokasi: Area Keraton Mangkunegara, Solo, Jawa Tengah Tanggal: 13 -14 September 2013

Festival Pesisir Pantai Festival Pesisir Pantai yang akan diisi

dengan perlombaan berskala nasional antara lain kompetisi surfing nasional, voli pantai nasional, sepeda lintas alam nasional, kuliner laut, Bengkulu expo, pemilihan Bujang Gadis Bengkulu, pergelaran seni budaya, serta pameran ekonomi kreatif, produk perikatan, hasil perkebunan, produk peternakan dan hortikultura. Lokasi: Bengkulu Tanggal: 27-31 September 2013

14

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Festival Wayang Internasional

Sejumlah dalang akan berkumpul di Festival Wayang Internasional di Gianyar, Bali. Dalang wayang dari Jepang (wayang Bunkaru), Iran (wayang Kheimed Shad), Malaysia (wayang Trengganu Cendayu), dan Filipina (wayang Usbon Baclajon) pun akan hadir. Dari Indonesia, dalang wayang tradisional seperti Wayang Golek (Sunda), Wayang Beber (Wonosari), Wayang Potehi (Semarang), Wayang Kancil (Jawa Tengah), Wayang Kampung Sebelah (Ki Jeliteng) dan Wayang Sasak (Lombok) juga akan unjuk kebolehan. Lokasi: Rumah Topeng Banjar Tengkulak Tengah, Desa Kemenuh, Kabupaten Gianyar, Bali Tanggal: 22-27 September 2013

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

15


INSIDE SRIWIJAYA

Sriwijaya Air Jalin Kerjasama Pembayaran Tiket dengan Permata Bank Oleh Rasantika M. Seta

Bawah: Chandra Lie berjabat tangan dengan Roy Arfandy.

16

Guna memberikan kemudahan pembayaran bagi pelanggan, Sriwijaya Air menjalin kerjasama dengan Permata Bank. Kerjasama ini resmi ditandatangani oleh Chandra Lie - President Director Sriwijaya Air dan Roy Arfandy – Direktur Wholesale Banking Permata Bank di Jakarta, 29 Juli 2013. Dengan adanya kerjasama ini, para pelanggan Sriwijaya Air dapat membayar harga tiket menggunakan layanan virtual account Permata Bank. Roy Arfandy mengemukakan bahwa melihat pertumbuhan industri transportasi udara yang luar biasa, pihaknya perlu untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan keleluasaan kepada pelanggan Sriwijaya Air dalam membeli tiket. Dengan layanan virtual account Permata Bank, seluruh pelanggan Sriwijaya Air dapat lebih mudah, praktis, dan aman dalam membeli tiket melalui

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

sistem reservasi online Sriwijaya Air yang sudah ada. Dengan menggunakan virtual account, maka setiap pelanggan yang memesan tiket akan diberikan satu nomor unik yang terdiri dari 16 digit. Empat digit pertama (8777) merupakan kode khusus Sriwijaya Air, dan 12 digit lainnya merupakan kode transaksi pembelian tiket. Pelanggan pun dapat membayar tiket Sriwijaya Air melalui seluruh kanal Permata Bank, seperti melalui ATM, internet banking, mobile banking, dan transaksi di seluruh cabang Permata Bank. Pada kesempatan yang sama, Chandra Lie mengemukakan harapannya agar kerjasama itu dapat benar-benar berguna bagi pelanggan. “Ini suatu terobosan dan inovasi yang baik,” katanya, “Semoga virtual account ini benarbenar memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi pembelian tiket.”

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

17


INSIDE SRIWIJAYA

Serah terima surat perjanjian kerjasama oleh Chandra Lie dan Kemas Danial.

Sriwijaya Air Jalin Kerjasama dengan LPBD-KUMKM Oleh Adi Willi Hanhari Haloho

18

Sebagai upaya turut serta dalam proses pengembangan perekonomian Indonesia, Sriwijaya Air melakukan kerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDBKUMKM). Penandatanganan kerjasama dilangsungkan di kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Rabu (31/07), oleh Chandra Lie selaku President Director Sriwijaya Air, dan Kemas Danial, Direktur Utama LPDBKUMKM. Dalam sambutannya, Kemas Danial mengungkapkan bahwa hubungan kerjasama antara LPDB-KUMKM bersama Sriwijaya Air memiliki arti sangat penting bagi Kementerian Koperasi Indonesia dan seluruh anggotanya. “Hingga saat ini koperasi yang berdiri di bawah naungan LPDB-KUMKM berjumlah sekitar 200.000, dan berada di seluruh Indonesia. Dengan adanya fasilitas yang diberikan Sriwijaya Air, hal tersebut tentu dapat sangat membantu mobilitas seluruh Kementerian Koperasi Indonesia maupun anggotanya dalam

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

perjalanan dinas,” ujar Kemas Danial. “Mudah-mudahan saat pertemuan nasional di Yogyakarta nanti, kita semua dapat menggunakan Sriwijaya Air,” lanjut Kemas. Dalam kesempatan yang sama, Chandra Lie sangat mendukung program kerja LPDB-KUMKM. Salah satu dukungan yang diberikan adalah berupa diskon harga tiket kepada lembaga tersebut. “Meskipun kami berdiri sebagai perusahaan swasta, kami tetap peduli dengan kemajuan bangsa ini, dan selalu siap membantu. Salah satunya yang berkaitan dengan kerjasama ini yaitu kemajuan dalam hal perekonomian. Semoga dengan adanya harga diskon yang kami berikan dapat memudahkan perjalanan seluruh anggota LPDBKUMKM,” ujar Chandra Lie. Dalam kerjasama tersebut antara lain disepakati bahwa Sriwijaya Air memberikan diskon sebesar 10% kepada seluruh anggota LPDB-KUMKM, serta membebaskan biaya kelebihan bagasi hingga 10 kg.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

19


INSIDE SRIWIJAYA

Atas: Chandra Lie dan Toto Nursatyo berbincang dengan rekan-rekan pers.

Sriwijaya Air Undang Rekan Pers Berbuka Puasa Oleh Adi Willi Hanhari Haloho

20

Dalam rangka menjalin erat tali silaturahmi dengan insan pers, Sriwijaya Air mengundang sejumlah wartawan untuk berbuka puasa bersama, (30/7). Kegiatan berlangsung sangat kekeluargaan dan dihadiri lebih dari 30 rekan media. Saat itu jajaran direksi Sriwijaya Air enggan duduk di atas podium dan lebih memilih berbaur bersama rekan-rekan pers dan duduk berdampingan. “Lebih baik kita sama-sama duduk di sini saja. Kita ngobrol santai saja. Kalau ada yang mau ditanyakan silahkan, tidak usah terlalu kaku disini,” ujar Toto Nursatyo, Direktur Komersial Sriwijaya Air, sembari tersenyum. Hal serupa juga dilakukan Chandra Lie, President Director Sriwijaya Air. Sejak kedatangannya, ia langsung berbaur dan duduk di antara rekan pers. Dalam

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

kesempatan tersebut Chandra Lie memberikan apresiasi kepada rekan pers serta mengucapkan terima kasih atas kontribusi positif yang selama ini telah diberikan kepada perusahaan. “Dalam kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada saudara-saudara semua. Kami sadar betul jika kontribusi positif kalian menjadi salah satu kunci kesuksesan Sriwijaya Air dalam meraih impiannya. Mohon doa dan dukungan agar kami dapat terus memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Chandra Lie. Dalam acara tersebut Sriwijaya Air juga sempat mengadakan bagi-bagi door prize kepada rekan-rekan pers. Adapun hadiah yang disediakan yaitu tiket penerbangan gratis ke beberapa rute Sriwijaya Air.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

21


INSIDE SRIWIJAYA

Atas: Chandra Lie memberikan cinderamata sebuah miniatur pesawat kepada Yohanes Surya.

Sriwijaya Air Bekerjasama dengan Surya University Center Oleh Adi Willi Hanhari Haloho

22

Berawal dari kerjasama pengadaan tiket penerbangan untuk tim Indonesia menuju Asian Science Enterprise Challenge 2013 dan ASIAN Science Enterprise Challenge 2013 di Singapura, Sriwijaya Air dan Surya University Center kembali menjajaki kerjasama untuk jangka panjang. Penjajakan awal kerjasama ini ditandai dengan kunjungan President Director Sriwijaya Air, Chandra Lie ke Surya University Center di Serpong, Tangerang, (14/8). Dalam kesempatan itu, Chandra Lie diterima langsung oleh Prof. Yohanes Surya, pendiri Surya University Center. Diskusi hangat berlangsung saat itu. Diskusi diawali dengan keinginan Yohanes Surya untuk mengambil peran dalam era global kelak. Ia berharap generasi muda Indonesia dapat mengambil peran penting. Salah satu langkah yang akan diwujudkan adalah dengan memberikan beasiswa, antara lain kepada para putra-putri karyawan Sriwijaya Air. “Di Indonesia sumber daya yang kita miliki sangat banyak. Jumlah para

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

penerus bangsa pun terbilang cukup banyak. Saya berharap para penerus bangsa ini dapat mengambil peran penting di era global. Dan sebagai salah satu upaya kami, kami ingin membantu dengan cara memberikan beasiswa kepada anak karyawan Sriwijaya Air. Saya yakin banyak di antara karyawan Sriwijaya Air yang memiliki anak-anak yang mampu untuk mengambil peran tersebut,” ucap Yohanes Surya. Tak jauh berbeda dengan Yohanes Surya, Chandra Lie juga berharap kelak bangsa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain dalam era global. Chandra Lie sangat berharap agar seluruh kekayaan yang dimiliki Indonesia kelak tidak diambil alih oleh bangsa lain. “Kita harus bangga dengan apa yang dimiliki oleh bangsa kita ini. Jangan sampai seluruh kekayaan yang kita miliki diambil alih oleh bangsa asing,” ujar Chandra Lie. Dalam kesempatan tersebut Chandra Lie juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Yohanes Surya atas kesempatan yang dimiliki anak-anak karyawan Sriwijaya Air untuk kuliah di Surya University Center. Sebagai timbal baliknya, Chandra Lie menawarkan kerjasama pembelian tiket harga khusus bagi keluarga besar Surya University Center. “Saya mewakili Sriwijaya Air mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar Surya University Center atas beasiswa yang diberikan kepada kami. Untuk mendukung apa yang bapak Yohanes harapkan, kami nanti akan memberikan harga diskon kepada keluarga besar Surya University Center. Semoga hal tersebut dapat membantu mobilitas keluarga besar Surya University Center, baik dalam rangka perjalanan berlibur, pulang kampung, atau bekerja,” tutup Chandra Lie.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

23


CSR

Atas: Distrik Manager Palu, Yudi Tjanning dan staff bersama anak yatim piatu.

Distrik Palu Membantu Panti Asuhan di Pedalaman Oleh Adi Willi Hanhari Haloho

24

Bulan lalu, Sriwijaya Air Distrik Palu mengunjungi dan memberikan bantuan ke Panti Asuhan Nur Anuta Pura, di pelosok Palu. Panti asuhan ini dipilih karena sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Distrik Manager Sriwijaya Air Palu, Yudi Tjanning mengungkapkan bahwa keluarga besar Sriwijaya Air Distrik Palu selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kali ini, Distrik Palu lebih memprioritaskan panti-panti asuhan yang ada di pelosok. Menurutnya, panti asuhan di pelosok Sulawesi Tengah ini lebih membutuhkan bantuan. “Dalam setiap menyalurkan bantuan perusahaan kami selalu mencari tempattempat yang benar-benar membutuhkan. Dan untuk di Palu, kami melihat pantipanti di daerah pedalaman seperti Panti

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Asuhan Nur Anuta Pura inilah yang tepat. Banyak orang belum mengetahui keberadaannya, sehingga bantuan yang diterima mereka pun masih kurang,” ujar Yudi Tjanning. Dalam kunjungan tersebut, Yudi Tjanning yang datang bersama staf sempat mengalami kendala dalam perjalanan. Jalan menuju panti yang sempit dan tak dapat dilalui kendaraan roda empat mengharuskan mereka berjalan kaki menuju panti sambil membawa barang-barang yang disumbangkan. Kondisi ini tak membuat patah semangat rekan-rekan distrik Palu. Dalam kesempatan itu, mereka memberikan bantuan berupa dua karung beras serta beberapa kardus mie instan. “Kami sangat bahagia dapat melakukan hal tersebut,” ujar Yudi Tjanning lagi.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

25


ARCHIPELAGO

Vihara Dewi Kwan Im

Vihara ini terdapat mata air dalam bentuk kolam yang menurut kepercayaan setempat, air tersebut dapat menyembuhkan penyakit, membuat awet muda atau meminta sesuatu yang diinginkan akan terkabul.

Goa Maria Belinyu

terletak disebuah bukit yang bernama bukit Moh Thian Liang yang berarti Bukit Menggapai Langit. Lokasi ini ramai dikunjungi oleh umat beragama Katholik sebagai tempat memanjatkan doa kepada Bunda Maria.

Bangka, Bangka Belitung

26

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan pantai-pantai indah dan kampung halaman bagi etnis Tionghoa di Indonesia. Yang menarik adalah di alam yang indah itu, berbagai suku bangsa, termasuk etnis Tionghoa, hidup rukun berdampingan. Mereka menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa saling berbenturan. Salah satu kegiatan kehidupan yang berjalan berdampingan itu dapat dilihat di Kampung Gedong. Kampung ini sudah ada sejak zaman Belanda. Di sana menetap para keturunan penambah timah dari daratan Cina. Berlokasi di daerah Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, kehidupan masyarakat Kampung Gedong damai dan tenteram. Di sana

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

warga berada dalam satu wilayah yang jauh dari keramaian kota. Sebagian besar kegiatan penduduknya adalah berdagang dan pembuat makanan khas Bangka seperti kerupuk, kemplang dan terasi. Bangunan rumah masih berupa bangunan lama dengan desain sederhana khas Tionghoa. Di antara rumah penduduk, terdapat kelenteng atau vihara khusus warga setempat bersembahyang dan merayakan Hari Raya Imlek. Untuk menuju Kampung Gedong, kita bisa mengendarai kendaraan bermotor dari Bangka. Jarak ke kampung Gedong ini sekitar sekitar 53 km dari Sungailiat, 14 km dari Belinyu, dan 90 km dari Pangkalpinang. (dian)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

27


ARCHIPELAGO

Hotel Mercure Banjarmasin Jalan Ahmad Yani KM 2 N 98

Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin Jalan Pangeran Antasari No. 86A

Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Novotel Banjarmasin Airport Hotel Jalan Ahmad Yani Km 27 No. 1A

Hotel Rattan Inn Jalan Ahmad Yani Km. 5,7

Pasar terapung Lok Baintan berlangsung pada pagi hari pukul 05.30-09.30 WITA. Dari pusat kota, lokasi ini bisa ditempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor roda dua atau mobil. Suasana lebih asik dinikmati jika kita sempat menumpang perahu ‘klotok’. Di sini juga tersedia perahu untuk disewa. Harga tergantung tawar menawar.

TIPS

28

Pasar terapung merupakan kegiatan yang unik dan menarik di Banjarmasin. Di sana, penduduk lokal melakukan perdagangan secara tradisional. Para penjual yang sebagian besar terdiri dari perempuan, menjajakan aneka kebutuhan sehari-hari, antara lain berupa sayur mayur dan buah-buahan, di atas perahu tradisonal. Kegiatan itu pun berlangsung di sungai Martapura. Yang menarik adalah proses jual beli ini juga dilakukan dengan sistem barter. Barang dibarter barang, walau tak jarang transaksi pun menggunakan uang rupiah. Tak jarang, aneka barang kebutuhan yang dibeli di sini, dijual

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

kembali di perkampungan di daratan. Melongok kembali sejarahnya, pasar terapung Lok Baintan sudah ada sejak zaman Kesultanan Banjar, tahun 1526. Awalnya muncul seiring dengan upaya Sultan Suriansyah mendirikan kerajaan di tepi sungai Kuin dan Barito. Sungai ini pun kemudian menjadi utama di Banjarmasin. Hingga kini, tradisi berdagang di atas air sungai terus dipertahankan. Terlebih lagi, rupanya sebagian besar kegiatan transportasi antarwilayah di Banjarmasin dilakukan melalui sungai. Pasar terapung pun banyak ditemukan di beberapa sudut di tepi sungai. (dian)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

29


ARCHIPELAGO

Jakarta, DKI Jakarta

TIPS

Hotel Hotel Borobudur

Jl. Lapangan Banteng Selatan No.1

Hotel Aryaduta

Jl. Prapatan 44-48, Menteng

Kwitang sudah cukup lama terkenal sebagai pusat penjualan buku murah di Jakarta. Namun apa kabarnya kini? Rupanya, jumlah penjual buku di daerah ini semakin sedikit. Beberapa penjual telah direlokasi ke pusat-pusat perbelanjaan dengan alasan mengurangi kemacetan. Jika dulu pedagang buku di Kwitang begitu padat dan berjejalan, kini hanya segelintir pedagang saja yang menjajakan buku. Bahkan beberapa pedagang yang terbiasa menjajakan aneka buku dengan bermodalkan

30

Hotel Amaris

Jl. Kramat Raya No.35, Senen

Hotel Acacia

Jl. Kramat Raya No.81

rak dari kayu yang ditaruh di tepian jalan, kini bergabung menyewa ruko sederhana di kawasan Kwitang. Meski hanya bersisa sedikit pedagang, buku-buku yang ditawarkan masih cukup lengkap. Dahulu buku-buku yang dijual di sini beberapa di antaranya adalah buku-buku bekas. Namun kini kebanyakan buku yang dijual adalah buku baru ataupun buku yang dicetak ulang. Kisaran harga yang ditawarkan cukup beragam. Sebuah buku TOEFL dijual mulai harga Rp. 50.000 dan Rp.

• Ketahui dengan jelas judul serta penulis buku yang dicari untuk memudahkan penjual menemukan buku yang dimaksud. • Teliti isi buku sebelum membeli. Seringkali ada halaman yang terlewat atau tidak jelas cetakannya. • Tawar buku yang diinginkan mulai dari setengah harga dan bandingkan antara penjual satu dengan lainnya untuk mendapatkan harga yang anda inginkan.

A Perfect Getaway for Perfect Holiday Kuta Villa

100.000 untuk buku TOEFL yang disertai CD panduan. Sedangkan buku-buku tata bahasa Inggris (English grammar) dijual mulai harga Rp. 40.000. Untuk Anda penggemar novel fiksi, ada juga aneka novel remaja hingga dewasa. Kisaran harganya terbilang amat murah. Sebuah novel karya Pramudya Ananta Toer dijual seharga Rp. 25.000 saja. (ayu)

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Casual Comfort Delivered with Superior Quality Service

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

BEST WESTERN Kuta Villa

@BWKutaVilla

31

for reservation, call us +62 361 756 565 or visit our website www.bwkutavilla.com


ARCHIPELAGO

Hotel

Bukittinggi, Sumatera Barat

The Hills Hotel & Convention

Jalan Laras Datuk Bandaro

Grand Rocky Hotel

Jalan Yos Sudarso no.29

Pusako Hotel

Jalan Soekarno Hatta no.7

Campago Resort Hotel

Jalan Cempaka no.1 Inkorba

Sebagian besar orang mengenal Bukittinggi dengan keberadaan Jam Gadangnya. Tak lengkap rasanya, jika berkunjung ke Bukittinggi tanpa singgah di bangunan jam yang berada di pusat kota. Namun, selain Jam Gadang, ada obyek lain yang juga layak dikunjungi. Salah satunya adalah Rumah Budaya Fadli Zon. Diberinama demikian karena di rumah ini terdapat aneka koleksi benda-benda budaya.Selain itu, di sana juga sering dilangsungkan diskusi-diskusi budaya, terlebih budaya Minangkabau. Nama Fadli Zon ditambahkan karena rumah budaya ini digagas oleh Fadli Zon, seorang politikus yang cinta akan budaya tanah air, khususnya budaya Minangkabau.

32

Bangunan rumah budaya ini terlihat modern. Berlokasi di daerah Padang Panjang, atap bangunan rumah berciri khas bangunan Minangkabau. Interior bangunan dua lantai ini berkesan modern dengan material kaca yang melingkupi seluruh bangunan hingga saat siang hari di dalamnya terasa begitu terang. Di dalam rumah ini terdapat berbagai koleksi benda budaya dan benda kuno dari seluruh penjuru tanah air. Juga ada koleksi buku kebudayaan dan sebagainya. Selain itu juga ada koleksi dari berbagi daerah lain, seperti aneka keris, perhiasan logam, peralatan logam, dan aneka karya seni, antara lain lukisan dan pahatan kayu. Bahkan di sudut ruangan kumpulan wayang golek.

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Di rumah budayanya, Fadli Zon juga memajang patung Bung Hatta, pahlawan nasional dan salah satu prokamator sekaligus orang Minangkabau asli yang lahir di Bukittinggi. Tampaknya hal ini merupakan bagian dari selain menghormati budaya juga menghormati sejarah orang Minangkabau. Pertunjukkan kebudayaan Minangkabau ataupun pembacaan puisi serta pagelaran kebudayaan lain kerap dilakukan di tempat ini. Lanskap pegunungan nan cantik sebagai lokasi rumah budaya juga menjadi nilai plus tempat ini dimana berbagai bunga warna-warni dipelihara dengan apik oleh pengelola. (ayu)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

33


ARCHIPELAGO

Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam

34

Tanah Aceh memiliki aneka ragam kuliner yang nikmat. Negeri Serambi Mekah ini tidak hanya terkenal dengan kari kambing atau sapi dan roti canai saja. Di sini ada juga kuliner yang namanya sedikit asing di telinga pendatang. Namanya, Kuah Beulangong. Biasanya akrab ditemui pada perayaan kenduri di desa-desa. Kuah Beulangong terbuat dari daging sapi atau kambing. Rasanya tidak jauh berbeda dengan gulai sapi di daerah Sumatera lainnya. Rasa rempah-rempah yang kuat sudah barang tentu membuat menu ini lezat. Lalu apa hubungannya menu khas Aceh ini dengan perayan kenduri? Warga Aceh di pedesaan yang hidup dari bertanam padi mengadakan kenduri (syukuran) setiap memasuki musim tanam. Kenduri ini biasa diikuti beberapa desa yang berada di satu wilayah. Setiap desa, dipimpin masing-masing kepala desa melakukan penghitungan biaya kenduri secara patungan. Pada akhirnya hasil masakan kuah beulangong secara gotong royong tadi dibagikan sesuai jumlah uang patungan masing-masing warga. Keunikan utama kuah beulangong

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

adalah bahan utamanya selain daging kambing atau sapi, juga ada nangka muda dan pisang muda. Pisang memberi rasa gurih, sedikit sepat, dan manis. Walau banyak ditemui pada saat kenduri, kuah beulangong dapat juga dinikmati di beberapa rumah makan di Aceh. Namun perbedaannya adalah jika dalam acara kenduri pisang tersebut dicampur ke dalam kuah secara utuh, jika di rumah makan, pisang muda biasanya dipotong-potong sebelum dicampur ke dalam kuah. (ayu)

Hotel

Grand Nanggroe Hotel

Jl. T. Imuem Lueng Bata, Banda Aceh

Pade Hotel

Jl. Soekarno Hatta No.1, Banda Aceh

Sulthan Hotel International

Jl. Sulthan Hotel No.1, Banda Aceh

Oasis Atjeh Hotel

Jl. Tengku Imun Lueng Bata 115, Banda Aceh

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

35


ARCHIPELAGO

Hotel Villa Indah Ubud

Gianyar, Bali

Jalan Raya Kedewatan

Maya Ubud Resort & Spa Jalan Gunung Sari Peliatan

Four Seasons Resort Sayan Ubud Jalan Sayan, Ubud

Untuk mengenang jasa Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno, keluarga besar Bung Karno mendirikan The Sukarno Center. Pusat informasi yang berada di bawah kelola Yayasan Sukma Sukarno Indonesia ini, mengkoleksi seluruh benda pribadi keluarga Soekarno, baik yang dimiliki langsung oleh keluarga maupun sumbangan negara sahabat dan kerajaan di luar negeri. Di Sukarno Center pengunjung bisa melihat foto-foto kegiatan Ir. Soekarno. Sebagian merupakan foto yang belum pernah terpublikasikan. Ada juga aneka benda yang terkait dengan kegiatan dan perjuangan Sang Prokmalator. Di sana

36

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

juga terdapat koin Republik bergambar Bung Karno yang dicetak terbatas serta batangan emas khusus. Menurut salah satu pemandu museum, sesaat setelah diresmikan pada 10 November 2011, dalam satu ruangan khusus yang menyerupai ruang kerja Alm. Soekarno, “atmanya” diletakkan. Keberadaan “atma” Soekarno di sana membuat ruangan memiliki aura khusus. Ir. Soekarno yang memiliki nama asli Koesno Sosrodihardjo merupakan salah satu proklamator Republik Indonesia. Semasa hidupnya, ia sangat senang akan suasana di Bali. (dian)

Amandari Ubud Jalan Raya Kedewatan

Kupu-kupu Barong Luxury Villas & Tree Spa Jalan Raya Kedewatan, Ubud

TIPS

Berada di pinggir jalan raya Tampaksiring, Gianyar, Soekarno Center mudah diakses. Dari Denpasar, perjalanan ke sana berlangsung sekitar 30 menit. Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

37


ARCHIPELAGO

Yogyakarta, DI Yogyakarta Berada sekitar 200 meter di atas permukaan laut, situs Candi Ratu Boko menjadi salah satu obyek wisata candi yang menarik dikunjungi. Di kompleks percandian yang termasuk dalam warisan dunia versi UNESCO ini, terdapat beberapa area menarik. Candi Ratu Boko awalnya bernama Abhayagiri Vihara yang berarti biara di bukit yang penuh kedamaian, didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di Kecamatan

Prambanan, Sleman. Berdasar tata letaknya, diyakini bahwa situs Ratu Boko ini juga merupakan kompleks hunian. Diperkirakan kompleks ini merupakan salah satu istana pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, keturunan Wangsa Syailendra. Walau saat ini kondisi situs masih dalam tahap pemugaran, berada di Ratu Boko, kita bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi. (dian)

Hotel Hotel Santika Premiere

Jalan Jenderal Sudirman 19

Jogjakarta Plaza Hotel

Jalan Affandi, Gejayan

38

TIPS Grand Aston Yogyakarta

Jalan Urip Sumoharjo No. 37

Royal Ambarrukmo

Jalan Laksamana Adisucipto

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Berada 3 km sebelah Selatan Komplek Candi Prambanan, situs Candi Ratu Boko dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi, sewaan, atau angkutan umum. Dari pusat kota Yogyakarta, situs candi ini bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

39


ARCHIPELAGO

Lembang, Jawa Barat Udara sejuk dan panorama indah pergunungan merupakan dua hal yang dicari orang saat berkunjung ke Lembang, Jawa Barat. Di tengah suasana itu, banyak orang sekadar berjalan-jalan santi, atau duduk-duduk santai menikmati panorama alam. Sementara itu, banyak lainnya mungkin melakukan berbagai kegiatan fisik yang penuh tantangan. Sebagai kawasan wisata pegunungan, Lembang menawarkan banyak aktivitas fisik yang mengasyikkan. Salah satunya adalah bergelayutan dari pohon ke pohon seperti yang ditawarkan Bandung Tree Top di Cikole, Lembang. Di sini, peserta dapat berpindah dari satu pohon ke pohon lain (yang rata-rata setinggi 15-20 meter) dengan meluncur bergantungan di atas tali baja, atau berjalan di atas jembatan yang dibentangkan dari pohon ke pohon. Peserta juga dapat berpindah pohon layaknya tarzan. Bandung Tree Top merupakan bagian dari Treetop Adventure Park yang tersebar di seluruh dunia. Arena permainan di atas pohon ini hadir sejak tahun 2010, dan merupakan salah satu taman adventure park di atas pohon berstandar internasional. Sepanjang keseluruhan sirkuit, peserta akan tetap melekat pada sebuah life-line support. Para instruktur keselamatan juga selalu berada di sepanjang sirkuit dan siap memberi arahan dan bantuan kepada peserta. Yang menarik, bagi peserta yang sudah memahami segi keselamatan, ia pun boleh langsung menjajal seluruh track yang totalnya sekitar 30 track. (rasantika)

Hotel Marbella Suites Bandung

Jalan Sentra Dago Pakar

Grand Paradise Lembang

Jalan Raya Tangkuban Perahu No 50

Puteri Gunung Hotel

Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 16-17

Gumilang Regency Hotel

Jalan Dr. Setiabudhi No. 323 - 325

Jadul Village Villa & Spa

Jalan Terusan Sersan Bajuri 45 Cihideung

40

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

41


JOURNEY BROMO

Jelajah Ritual Budaya Tengger Oleh Karina Ayu Budiani

Kabut tebal serta hawa dingin menyambut saya saat memasuki jalanan menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Saya ke sana untuk melihat langsung perayaan Kasada tahun ini.

42

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

43


JOURNEY BROMO

U

pacara Kasada di Gunung Bromo tak lepas dari legenda masa lalu yang berkembang di kawasan Gunung Bromo. Kisah Kasada berawal dari keberadaan sepasang suami istri, Roro Anteng dan Joko Seger yang menjadi dua penduduk pertama kawasan gunung Bromo. Disebutkan mereka berdua merupakan keturunan Brahmana. Setelah menikah dan mendiami kawasan gunung Bromo, mereka menamai kawasan tempat tinggal mereka dengan mana Tengger, yang konon diambil dari nama mereka berdua. Dalam perjalanan, Joko Seger kemudian menjadi pemimpin di kawasan itu. Ia pun sangat mengharapkan keturunan sebelum mangkat. Namun sayang, sekian lama menikah ia dan istrinya belum juga dikaruniai seorang anakpun. Ia pun memutuskan untuk bersemedi dan memohon kepada Sang Hyang Widhi agar dapat diberi keturunan. Suara gaib pun muncul dan berkata Joko Seger akan dikaruniai 25 anak, namun anak terakhir yang dilahirkan Roro Anteng akan diambil kembali. Joko Seger dan Roro Anteng pun merasa bahagia karena anak pertama mereka yang bernama Tumenggung Klewung lahir. Demikianlah, satu per satu anak pun lahir, hingga anak mereka yang ke-25 yang diberi nama Raden Kusuma. Kisah Kasada bermula ketika Raden Kusuma berusia 10 tahun. Suatu ketika saat purnama di bulan Kasada, ia dan saudara-saudaranya pergi bersama ke Gunung Pananjakan. Tragis, menjelang pagi, Gunung Bromo meletus. Seluruh kawasan dipenuhi asap dan api. Setelah bencana lewat, Raden Kusuma pun hilang dari pandangan. Namun, tak lama kemudian, terdengar suara Raden Kusuma dari dalam kawah Gunung Bromo. Ia berpesan agar kerabat yang ia tinggalkan tidak mencarinya. Ia sudah bahagia menghadap Sang Hyang Widhi. Seraya berharap agar saudara-saudara yang ditinggalkannya hidup bahagia dan makmur. Ia pun berpesan agar pada setiap purnama bulan Kasada saudara dan kerabat yang ia tinggalkan menyisihkan sebagian hasil bumi untuk dilarung ke kawah Bromo. Kisah Raden Kusuma menjadi awal mula upacara Yadnya Kasada yang dilakukan penduduk Tengger hingga kini. Paling tidak, kini warga di 40 dusun Tengger rutin melakukannya.

Halaman sebelumnya: Kabut putih perlahan mulai sirna seiring matahari terbit. Dari atas: Asap putih yang selalu menyelimuti kawah Bromo; Prosesi pengangkatan dukun baru.

44

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Berlangsung tengah malam hingga subuh Perayaan puncak Yadnya Kasada masih nanti malam ketika pagi saya tiba di Gunung Bromo. Meski begitu, segala persiapan upacara sudah tampak terlihat. Bahkan, beberapa warga tampak sudah melarung hasil buminya ke kawah Bromo. Ini mereka lakukan sebagai antisipasi “kemacetan� jalan menuju kawah dan di bibir kawah saat acara puncak berlangsung. Bahkan tak jarang di lereng kawah yang curam dan labil karena tersusun dari kerikil dan gundukan pasir itu, warga laki-laki dewasa dan remaja siap ‘memancing’ (mengambil kembali) hasil bumi yang dilemparkan. Ironis memang, di saat sebagian warga melarung hasil bumi, sebagian lainnya kembali memungutinya untuk menyambung hidup. Di puncak Bromo, kepulan asap berpadu pasir abu-abu kehitaman dan kumpulan manusia menjadi pemandangan khas saat Kasada. Jalan setapak di pinggir kawah yang sejatinya mudah dilalui saat normal, menjadi penuh sesak karena himpitan manusia yang berdiri berdesakan. Seorang warga bercerita, ia telah lebih dulu mendaki ke puncak Bromo untuk membuang hasil bumi sebelum upacara Kasada dimulai. Ia membawa hasil bumi berpuluh kilometer jauhnya dari Bromo dengan berjalan kaki. Ya, jalan kaki sambil membawa hasil bumi itu memang merupakan salah satu syarat dalam upacara adat itu. Menjelang malam, upacara adat terbesar suku Tengger itu berlangsung. Kegiatan ini penuh syarat makna keagamaan dan budaya. Udara dingin Bromo semakin menusuk tulang saat upacara berlangsung. Saya pun memaksa badan ini agar dapat bertahan melawan hawa dingin. Ditemani seorang pemandu,

saya disuguhi cerita-cerita seputar Kasada, mulai dari kisah awal Kasada yang saya uraian di atas, hingga kemeriahan Kasada yang semakin berkurang dbandingkan tahun sebelumnya. Dahulu, tutur Pak Jaya yang memandu saya, Kasada dimeriahkan pula dengan kemilau cahaya kembang api. Tahun ini, hanya ditemani cahaya bulan purnama saja. Tentu menurut saya, suasana Kasada saat ini menjadi lebih hikmat. Toh, pada masa silam, hanya bulan purnama yang menerangi. Prosesi melarung hasil bumi ke kawah Bromo merupakan salah satu kegiatan ritual adalam upacara Kasada. Ritual lainnya adalah bersembahyang di Pura Poten, satu-satunya pura di Gunung Bromo. Saat Kasada berlangsung, Pura Poten telah dipenuhi rangkaian hasil palawija dari masing-masing desa. Beberapa orang dukun duduk bersila di pelataran pura. Sesekali penduduk desa datang membawa hasil bumi dan memohon untuk didoakan. Tidak jarang diantara penduduk desa itu tampak ibu-ibu separuh baya menggendong anak di punggunya, datang membawa hasil panen kebunnya.

Atas: Rangkaian palawija disiapkan masing-masing desa.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

45


46

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

47


JOURNEY BROMO Seakan tidak mengenal lelah, sejumlah penduduk desa berjalan kaki puluhan kilometer datang ke pura. Beberapa mereka datang dan khusyuk berdoa. Beberapa lainnya terlihat menggelar tikar dan berselimut tebal di sekitar pura. Rupanya, mereka menunggu kedatangan ketua dukun di Pura Poten. Seiring acara Kasada, ketua dukun ini akan mengangkat dukun-dukun baru. Tahun ini ada dua desa yang melakukan pengangkatan dukun baru. Menurut Pak Suparman, yang rupanya seorang dukun desa Ngadiwono, pengangkatan dukun ini tak dilakukan setiap tahun. “Waktu pengangkatannya tak tentu, karena tergantung kebutuhan masing-masing desa,” katanya. Berbicara soal dukun suku Tengger, rupanya tak ada dasar apapun untuk menetapkan seseorang menjadi dukun. Jika ada warga desa yang berminat menjadi dukun, ia bisa mengajukan diri. Warga desa akan bermusyawarah untuk akhirnya mengajukan calon dukun ini ke ketua dukun. Calon dukun pun diuji saat prosesi pengangkatan. Dukun yang diuji coba harus merapalkan mantra secara cepat dan benar dihadapan seluruh warga dan ketua dukun. Warga pulalah yang menyatakan sah atau tidaknya ia sebagai dukun baru. Lulus dalam uji pengangkatan, dukun desa akan melayani warga dalam setiap upacara desa mulai dari kelahiran, pernikahan, tujuh bulanan, memasuki umur dewasa dan masih banyak lagi upacara lain yang mengharuskan dukun memimpin upacara. Bapak Suparman sendiri telah menjadi dukun selama 40 tahun dan masa jabatan ini ia pangku hingga semampunya. Begitulah pengabdian dukun desa suku Tengger. Hari telah menjelang pagi ketika ketua dukun menutup rangkaian kegiatan Kasada. Ia menutupnya dengan doa, dan mempersilakan para dukun desa membawa rangkaian palawija untuk dilarung di kawah Bromo. Bagai barisan

semut yang membawa ransum menuju sarang, tangga menuju kawah Bromo pun sesak oleh warga peserta upacara dan wisatawan yang ingin menyaksikan prosesi Kasada. Dari bibir kawah, satu demi satu rangkaian palawija dilemparkan ke kawah. Tidak jarang beberapa warga melempar sendiri hasil bumi yang ia bawa. Sebelum melempar hasil buminya, dalam diam mereka berdoa. Doa yang mungkin serupa dengan harapan Raden Kusuma agar saudara-saudaranya terus diberi kemakmuran dan kebahagiaan.

Halaman sebelumnya: Mengawali hari baru dengan matahari terbit di penanjakan. Dari atas: Penjaga Pura memercikan air suci untuk umat yang sembahyang; Suku Tengger berbondong-bondong bersiap menyambut Kasada.

48

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Mendengarkan Pasir Berbisik

Pura Poten Pura Poten menjadi tempat ibadah utama suku Tengger sekaligus lokasi upacara puncak Yadnya Kasada. Saya berkunjung ke Pura Poten tepat sebelum perayaan Kasada, saat Pura tengah berbenah dan berhias. Pura diliputi hiasan kain kuning muda dan putih serta janur di pintu masuknya. Sebuah fakta menarik yang saya dengar dari pemandu yang menemani saya, arcaarca di sekitar pura merupakan bukti pengaruh agama Hindu yang dibawa dari Bali. Pada awalnya Pura Poten hanya berupa tumpukan batu dan digunakan sebagai satu-satunya pura peribadatan bagi suku Tengger.

Perjalanan saya di Kawasan Gunung Bromo tidak hanya untuk melihat langsung upacara Yadya Kasada. Saya sempat menghabiskan waktu untuk menjelajah kawasan pegunungan ini. Kawasan Gunung Bromo rupanya dilingkupi oleh beberapa gunung. Beberapa namanya ada yang asing di telinga. Selain Bromo dan Pananjakan yang merupakan spot favorit menyaksikan sunrise, ada juga yang namanya Gunung Jantur, Ider-ide, Kepolo, Batok, Watangan, Ayek-ayek, Jembangan, Widodaren, dan Gunung Kursi. Selain itu ada dua area hamparan pasir yang juga ada di kawasan ini yakni Segara Wedi Kidul dan Segara Wedi Lor. Jujur saja, hampir sebagian besar nama gunung itu sangat asing di telinga saya. Petualangan saya menelisik keindahan kawasan Gunung Bromo berlangsung sejak pukul 3.30 wib. Saat udara sangat dingin-dinginnya, saya harus berjalan dan bersiap menuju puncak Pananjakan untuk menyaksikan sunrise. Di ufuk timur, perlahan tapi pasti, sebulat cahaya oranye cerah menyembul dari balik gumpalan awan gelap pertanda hari baru telah dimulai. Udara pun menghangat seiring cahaya bulat tadi semakin tinggi dan menyilaukan mata. Hamparan luas di kaki Bromo pun berubah dari warna putih menjadi abu-abu gelap dengan pantulan cahaya di sana-sini. Lautan pasir pun terlihat dan seakan mengundang untuk disambangi. Selepas menyaksikan sunrise, jip menghantarkan saya ke lautan pasir. Kini lautan pasir ini dikenal sebagai area pasir berbisik, karena di sana Garin Nugroho pernah membuat film berjudul ‘Pasir Berbisik’. Lantas, apa yang dibisikkan milyaran butir pasir Bromo? Pejamkan mata dan rasakan gesekan angin dan butiran pasir, dengarkan seksama dan itulah bisikan lautan pasir Bromo. Perjalanan saya pun berlanjut hingga ke ‘Bukit Teletubies’, sebuah julukan bukit yang namanya diinspirasi oleh acara anak-anak di televisi berjudul Teletubies. Jika di acara anak-anak itu digambarkan bukit-bukit yang rapi tertutup rumput, bukit-bukit itu bisa disaksikan di dunia nyata di kawasan pegunungan Bromo.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

49


DESTINATION SUKABUMI

Menunggu Penyu Bertelur di Ujung Genteng Oleh Rasantika M. Seta

Penyu ternyata binatang laut yang sensitif, terlebih saat hendak dan selesai bertelur. Jika merasa tak nyaman, ia enggan naik ke pantai.

B

erangkat dari Jakarta setelah salat Jum’at, saya tiba di Ujung Genteng sekitar pukul 21.00 wib. Ujung Genteng sudah sepi saat itu. Memasuki kawasan, sebuah gerbang retribusi menanti. Di sana petugas memungut biaya retribusi masuk kawasan sebesar Rp.18.000 atas satu mobil yang saya kendarai. Dari gerbang retribusi ini, kawasan penangkaran penyu yang saya tuju masih sekitar 8-10km lagi. Dalam gelap malam, GPS membawa saya hingga ujung jalan aspal yang persis berada di tepi pantai Ujung Genteng. Mmmm,... saya sudah sampai di Ujung Genteng, namun di manakah pusat penangkaran penyu itu. Rupanya, saya sedikit salah arah. Warga pedagang ikan yang saya temui di sana mengungkapkan kalau saya harus berbalik arah, terus menyusur pantai, hingga akhirnya menemukan desa wisata. Di balik desa wisata itulah terdapat pantai Pangumbahan yang sepanjang 2,3km areanya merupakan kawasan konservasi penyu. Sepintas nampak mudah menemukannya. Namun dalam gelap malam, ceritanya sedikit berbeda. Mengikuti petunjuk warga si pedagang ikan itu, saya menyusuri jalan sepanjang pantai. Tiba-tiba saya tercengang dan menjadi ragu. Ya ampun, di sisi kiri jalan tampak sederet warung remang-remang yang tak sedap dipandang. Saya pun berbalik arah karena merasa salah arah. Sekali lagi saya pun membuka GPS dan mencari lokasi hotel terbaik di sana yang saya temukan di internet. Done! Saya menemukannya dan segera menuju ke sana melalui jalur lain. Saya yakin, lokasi konservasi penyu itu tak jauh dari sana, seperti yang tercantum di website hotel itu. Rupanya, sekali lagi Gelap malam menjadi halangan. Lokasi hotel itu berhasil saya temukan, namun area konservasi tak kunjung jelas. Beruntung seorang warga yang saya temui bersedia menunjukkan arahnya. Ia mengantarkan saya hingga ke pusat konservasi itu.

50

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Pengunjung mengerubuti penyu yang sedang bertelur.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

51


DESTINATION SUKABUMI

Halaman sebelumnya: Penyu sedang bertelur.

Puluhan orang dari pantai Setiba saya di area konservasi, saya tercengang dengan kedatangan puluhan orang dari balik gerbang yang memisahkan area perkantoran konservasi dengan pantai Pangumbahan tempat penyu bertelur. Rupanya puluhan orang itu baru saja kembali dari pantai untuk melihat seekor penyu bertelur. Tak pernah terpikirkan sebelumnya suasana pantai akan seramai itu. Banyak orang datang pada malam itu hanya untuk melihat seekor penyu bertelur. Pak Muh yang menjadi guide saya bahkan berkata pada puncak hari libur pengunjungnya bisa lebih banyak lagi. Wah, rupanya banyak juga ya yang ingin menonton penyu bertelur. Tak seperti pengunjung sebelumnya, yang rata-rata menyaksikan seekor penyu bertelur kemudian pulang, saya memilih tinggal sejenak sambil ngobrol dengan Pak Muh, sembari menunggu penyu lain yang mungkin naik ke daratan dan bertelur. Dengan sigap, Pak Muh menjawab segala pertanyaan saya secara detail dan jelas. “Sekali naik ke darat, penyu itu bertelur sebanyak 80-100an butir,” kata Pak Muh. Mulai naik, menggali lubang, bertelur, menutup lubang, dan kembali ke laut prosesnya sekitar dua jam. Proses mengeluarkan telurnya sendiri sekitar 30menit. Pengunjung rata-rata hanya diperkenankan untuk berada di sekitar penyu yang sedang mengeluarkan telur sekitar 10-15 menit. Setelah itu, mereka wajib meninggalkan penyu dan keluar dari wilayah pantai. Hal ini dilakukan agar penyu tak merasa stres dan terancam. “Sensor ancaman pada tubuh penyu tidak aktif saat penyu bertelur. Saat itu kita bisa mendekatinya, memegang, atau berfoto. Di luar itu, tidak seorang pun boleh mendekatinya,” ungkap Pak Muh. Sensor penyu berfungsi mendeteksi ancaman. Ia pun menjadi sangat sensitif terhadap gerakan dan cahaya. Jika merasa terancam, maka ia batal naik ke pantai dan tak kembali untuk waktu lama. Rata-rata penyu yang bertelur di pantai Pangumbahan adalah jenis penyu hijau. Setiap penyu selama masa enam bulan, bertelur 14 hari sekali. Hampir

52

Trip to Ujung Genteng

setiap malam penyu-penyu bertelur silih berganti. Biasanya mereka bertelur antara pukul 20.00 – 05.00wib. Jumlah penyu bertelur pun bervariasi, bisa belasan hingga puluhan penyu semalam. Bahkan saat peak season bulan Oktober, bisa ditemukan belasan penyu bertelur bersamaan pada satu zona konservasi. Di Pangumbahan sendiri terdapat enam zona konservasi, dan hanya dua zona yang dibuka untuk wisata. “Jadi sebetulnya di area konservasi sepanjang 2,3km ini, kami punya enam

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

zona konservasi,” kata Ahman, Kepala UPTD Konservasi Penyu Pangumbahan. Dari enam zona ini, hanya zona 1 dan 2 yang dibuka untuk wisata, itu pun dalam kondisi terbatas. “Jadi, walau idealnya untuk zona konservasi itu selayaknya bebas dari gangguan pengunjung, pada waktu tertentu kami mengizinkan wisatawan untuk datang berkunjung dan melihat penyu bertelur. Namun tentu, wisatawan itu juga harus mematuhi aturan konserrvasi yang berlaku.” Jadi, yuk ke Pangumbahan!

Atas: Penyu menguruk lubang telurnya dan bersiap kembali ke laut. Kanan atas: Tukik (anak penyu yang baru lahir) dipindahkan ke bak penampungan. Mereka akan dilepaskan ke laut pada sore hari.

Ujung Genteng merupakan salah satu kawasan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Jaraknya dari Jakarta sekitar 190km ke arah selatan. Waktu tempuh menuju ke sana sekitar 6-7 jam menggunakan kendaraan pribadi. Kawasan wisata Ujung Genteng sendiri baru berkembang beberapa tahun belakangan. Di sana, kita bisa bermain di pantai pada siang hari dan menyaksikan penyu bertelur pada malam hari. Pantai Pangumbahan merupakan salah satu pantai yang terkenal di sana. Pantai ini berpasir putih dan memiliki pemandangan alam yang indah. Di Ujung Genteng kini sudah cukup banyak ditemukan tempat penginapan. Sebagian besar berlokasi di area menuju pusat penangkaran penyu di pantai Pangumbahan. Ratarata penginapan dibanderol harga Rp.200.000-Rp.500.000 tergantung dari jenis kamar dan tawar menawar harga. Jika ingin jauh lebih nyaman, tersedia satu hotel berkonsep apartemen yang bertarif mulai dari Rp.700.000-an. Soal makanan, tak banyak restoran bisa ditemukan. Beberapa warung di tepi pantai Ujung Genteng menawarkan makanan ringan dan berat. Saran saya, sebelum memesan makanan, tanyakan dulu harga makanan yang dipesan. Beberapa warung menawarkan harga makanan yang tidak masuk akal.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

53


DESTINATION JEMBER

When Art meet Technology and Illusion Oleh Rasantika M. Seta

54

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

55


DESTINATION JEMBER

Baru kali ini saya menyaksikan langsung sebuah karnaval benar-benar heboh. Di tengah terik matahari yang menyengat hingga menjelang matahari terbenam, lebih dari 700 peserta karnaval berjalan di atas catwalk sejauh 3,6km.

Halaman sebelumnya: Anak-anak melibatkan diri secara sukarela. Mereka juga berdandan unik dan cantik. Kanan: Dynand Fariz memimpin langsung kegiatan karnaval.

T

ahun ini Jember Fashion Carnaval (JFC) dikemas lebih meriah. Tentu saya tidak bisa membandingkannya secara langsung dengan tahun sebelumnya. Ya, karena tahun lalu saya tidak hadir menonton JFC. Namun, dari berbagai cerita yang saya dengar dan melihat fakta langsung di lapangan, JFC kali ini memang meriah. JFC sendiri kabarnya telah berlangsung hingga 12 kali hingga tahun ini. Yang ke-12 berlangsung Agustus lalu, antara tanggal 20-25. Serangkaian acara dilangsungkan selama enam hari itu. Ada painting exhibition, photo exhibition, culinary exhibition, kids carnival, artwear carnival dan grand carnival yang saya hadiri itu. Kabarnya, JFC bukan sebuah karnaval biasa. Ia merupakan gabungan antara fashion show dan karnaval. Tahun ini, bertambah meriah dengan adanya pameran foto, festival makanan, karnaval anak-anak, dan pameran lukisan. Menurut sejarahnya, JFC ini digagas oleh Dynand Fariz, seorang desainer fashion. Ia mengawali JFC dari dari sebuah kegiatan sederhana. Awalnya karnaval ini hanya pekan mode sederhana di rumah mode miliknya, kemudian dilangsungkan di pusat kota, AlunAlun Jember. Mungkin tak ada yang menduga kalau gagasan Dynand Fariz ini bakal mendunia. Berlangsung pertama kali tahun 2003 bersamaan dengan HUT Jember, menurut penuturan Dynand Fariz, JFC kini dikenal sebagai karnaval terunik dan terheboh ke-4 di dunia, setelah karnaval Mardi Grass di New Orleans di Amerika Serikat, Rio De Janeiro Carnaval di Brazil, dan Fastnatch Koln di Jerman.

56

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

57


DESTINATION JEMBER

Tema Betawi menjadi tema yang penuh warna.

Sebagai salah satu karnaval terbesar di dunia, JFC tidak menyuguhkan hal biasa dalam karnaval. Karnaval ini menyulap jalan utama kota sepanjang 3,6km sebagai catwalk. Catwalk tersebut termasuk yang terpanjang di dunia dimana menjadi etalase hidup dari ratusan karya desain busana spektakuler yang berakar pada budaya Indonesia. Secara keseluruhan, JFC 2013 diberi tema Artechsion, yang merupakan perpaduan dari art, technology, dan illusion. Tema utama ini dibagi lagi menjadi sepuluh sub tema, yaitu: Tribe, Tibet, Betawi, Octpus, Bamboo, Art Deco, Canvas, Beetle, Spider, dan Venice. Pesertanya lebih dari 700-an orang, sebagian di antaranya adalah penduduk lokal yang secara sukarela mengikuti kegiatan yang unik itu. Grand Carnaval menjadi acara puncak JFC. Saat itulah ratusan peserta berjalan memeragakan aneka desain kostum karnaval yang meriah. Rangkaian karnaval ini diawali dengan peragaan kostum karnaval bertema Tibet. Kostum Tibet ini ditandai dengan ciri khas jaket berbulu, dan berbagai aksesori dari manik-manik serta bahan lainnya. Tema ini kemudian disusul dengan tema Betawi, Beetle, Art Deco, Bamboo, Canvas, Spider, Tribe, Octopus, dan Venice. Kesepuluh tema ini dipilih bukan tanpa alasan. Tema Tibet misalnya, dipilih untuk menggambarkan masa keemasan dan kemegahan Tibet. Sementara Betawi dipilih untuk menunjukkan kepada dunia bahwa budaya Betawi memiliki ciri khas warnawarna yang cerah dan ceria. Semua tema tadi dikemas secara khusus oleh tim kreatif, peserta, dan pendukung acara. Yang tidak kalah heboh adalah antusiasme penonton yang mayoritas warga Jember dan sekitarnya. Di catwalk sepanjang 3,6km itu mereka awalnya berdiri rapi di sisi luar pagar pembatas catwalk. Mereka sudah berada di sana sejak pagi. Entah apa

58

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

yang terjadi, ketika peserta karnaval lewat dihadapan, mereka langsung merangsek ke area catwalk di sepanjang jalan utama kota yang dilalui karnaval. Alhasil, langkah peserta karnaval pun menjadi tersendat hampir sejauh 3km. Karnaval yang dimulai pada pukul 13.00wib tersebut pun harus berakhir menjelang matahari tenggelam. Sungguh ini sebuah karnaval terheboh yang pernah saya saksikan. Semoga tahun depan karnaval akan berlangsung lebih meriah lagi. Lebih banyak penontonnya, dan lebih banyak lagi kegiatan positif bagi masyarakat setempat.

Di Mana Jember? Jember merupakan salah satu kota di timur pulau Jawa. Sebagian penduduk kota kabupaten ini hidup dari pertanian dan perkebunan. Di Jember terdapat antara lain perkebunan teh, kopi, dan tembakau. Area perkebunan ini ada di dataran tinggi dan berudara sejuk. Dari Surabaya, Jember bisa ditempuh lewat perjalanan darat selama sekitar 4-5jam. Transportasi menuju Jember relatif banyak, mudah, dan nyaman. Dari Surabaya,tersedia travel, bus antarkota, dan kereta api. Sebuah lapangan terbang juga sedang dikembangkan di Jember. Namun sayang, hingga kini belum tersedia penerbangan menuju ke sana. Seiring dengan perjalanan waktu, Jember menjadi terkenal antara lain sebagai kota karnaval. Di sini sejak tahun 2003, telah berlangsung Jember Fashion Carnaval hingga ke-12 kalinya. Antara lain lewat event inilah, Jember terkenal hingga ke mancanegara.

yang S E P T E M B E R 2 0Venice 1 3 S Rmenjadi I W I J Atema YA I N - F L paling I G H T akhir M A Gditampilkan. AZ I N E

59


INSPIRING PEOPLE

Tidak Ada Anak Bodoh di Indonesia Oleh Rasantika M. Seta

Memiliki segudang prestasi di luar negeri, Yohanes Surya memilih pulang ke Indonesia. Cita-citanya: memajukan ilmu pengetahuan di negerinya.

L

ahir di Jakarta 6 November 1963, Prof. Yohanes Surya Ph.D memulai karir dalam bidang ilmu pengetahuan fisika tahun 1986. Ia mengawalinya dengan mengambil kuliah di jurusan Fisika MIPA Universitas Indonesia. Lulus dari sana,ia mengambil program master (1990) dan doktor (1994) di College of William and Mary, Virginia, Amerika Serikat. Lulus pendidikan master dan doktor di Amerika, karir Yohanes Surya moncer. Mendapatkan gelar Ph.D dengan predikat cum laude, Yohanes Surya langsung menjadi Consultant of Theoretical Physics di TJNAF/CEBAF (Continous Electron Beam Accelerator Facility) Virginia, Amerika Serikat. Walau di negeri Paman Sam itu karirnya cemerlang, Yohanes Surya memilih pulang ke Indonesia. Ia ingin mengharumkan nama Indonesia melalui olimpiade fisika, serta mengembangkan ilmu fisika dan matematika di Indonesia yang hingga kini dianggap sebagai sebuah ilmu yang sulit dipelajari. Di Indonesia, sejak tahun 2000, Yohanes Surya sering mengadakan pelatihan untuk guru-guru fisika dan matematika. Langkah ini dilakukan sebagai tahap awal memasyarakatkan matematika dan fisika sebagai cabang ilmu yang gampang dan menyenangkan. Bahkan ia menerapkan metode baru dalam pengajaran. Metode itu ia beri nama GASING (GAmpang aSyIk dan menyenaNGkan). Lalu apa perbedaan metode ini dengan metode pengajaran yang berlangsung umum di Indonesia? “Jadi dengan cara ini semua anak bisa belajar dengan cara asyik dan menyenangkan. Jauh lebih mudah belajar dengan

60

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Foto: Rasantika M. Seta

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

61


cara ini dibandingkan dengan cara biasa,” kata Yohanes Surya. Untuk mewujudkan semua itu, Yohanes Surya memulainya dari awal. Ia pun mencari calon guru untuk dididik langsung. Guru-guru yang ia didik sengaja diambil dari lulusan sekolah menengah atas atau kejuruan. Beberapa calon guru itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari pelosok. Ia pun mendidik mereka untuk menjadi guru ilmu pengetahuan dan matematika yang dapat mengajarkan kedua ilmu itu secara mudah dan menyenangkan menggunakan metode GASING ciptaannya. “Saya mendidik anak-anak itu untuk menjadi guru. Mereka saya ambil dari daerah terpencil di Indonesia,” kata Prof. Yo – panggilan akrabnya. Lebih lanjut, Prof. Yo yang juga Board member of the International Physics Olympiad dan Vice President of The First step to Nobel Prize (1997-sekarang) itu mengatakan, anak-anak lulusan SMA/K itu ia didik selama lima tahun. Setelah lulus mereka akan kembali ke kampung halaman masing-masing untuk mengajarkan ilmu dan metode yang diperolehnya tadi di daerah. Dalam mencari calon guru-guru ilmu pengetahuan itu, Prof Yo bekerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah. Mereka-mereka itu disaring oleh pemda. Para calon kemudian dikirim ke Surya Institute di Jakarta, kemudian dididik menjadi guru ilmu pengetahuan. Ketika berkunjung ke daerah, tidak hanya calon guru yang dicarinya. Prof. Yo juga mencari anak-anak untuk dididik sehingga memiliki kemampuan dan ilmu yang jauh lebih baik. Dalam kunjungannya ke daerah itu, Prof. Yo yakin tak ada anak bodoh di Indonesia. “Saya ingin membuktikan bahwa tidak ada anak bodoh di dunia ini. Lalu saya bilang kepada bupati-bupati, kasih saya anak yang terbodoh. Kemudian kami latih di sini. Kebanyakan mereka sekolah SD. Setelahnya mereka jadi juara Asia. Jadi terbukti bahwa tidak ada anak bodoh,” kata Prof. Yo. Siswa yang dianggap “bodoh” ternyata mampu menguasai matematika kelas 1-6 SD dalam waktu hanya enam bulan. Program ini sekarang sedang diimplementasikan di berbagai daerah tertinggal terutama di Papua. Dari tahun 1993 hingga 2007 siswa-siswa binaan Prof. Yo berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menyabet 54 medali emas, 33 medali perak dan 42 medali perunggu dalam berbagai kompetisi

62

Sains/Fisika Internasional. Bahkan pada tahun 2006, seorang siswa binaannya meraih predikat Absolute Winner (Juara Dunia) dalam International Physics Olympiad (IphO) XXXVII di Singapura. Untuk mewadahi pelatihan-pelatihan ini Yohanes Surya mendirikan Surya Institute. Surya Institute kini sedang membangun gedung TOFI center yang akan menjadi pusat pelatihan guru maupun siswa yang akan bertanding di berbagai kejuaraan sains/fisika. Selain aktif mendidik anak-anak untuk ikut dalam olimpiade fisika dan mendirikan Surya Institute, Yohanes Surya juga seorang guru besar fisika di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Karir dan aktivitasnya juga segudang. Ia juga pernah menjadi Dekan Fakultas Sains dan Matematika Universitas Pelita Harapan Jakarta, Kepala Promosi dan Kerjasama Himpunan Fisika Indonesia (2001-2004), juri berbagai lomba sains/matematika, anggota Dewan Kurator Museum Iptek Taman Mini Indonesia Indah, menjadi salah satu founder The Mochtar Riady Institute, hingga anggota Dewan Wali Amanah Sekolah Tinggi Islam Assalamiyah Banten. Kini, setelah tidak lagi menjadi Rektor Universitas Multimedia Nusantara, tahun 2013, Prof. Yo mendirikan Surya University, universitas berbasis riset yang didukung oleh ratusan ilmuwan dan lebih dari 50 research center. Surya University ini akan dijadikannya pilar utama Indonesia Jaya 2030. Cita-cita Yohanes Surya untuk memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia sangat mulia. “Tahun 2030, saya yakin Universitas Surya ini bisa lebih besar daripada MIT (Massachusetts Institute of Technology, Red.). Saya yakin itu. Kita di sini punya riset center. Bahkan dalam waktu mendatang ini, kami akan bangun kota penelitian seperti halnya silicon valley di Amerika Serikat. Langkah menuju ke sini sudah dilakukan. Untuk itu, Indonesia harus punya 30 ribu dokter dalam bidang sciences dan matematika. “Apa yang saya lakukan adalah tanggung jawab saya sebagai anak bangsa. Jadi sudah sepatutnya saya membangun bangsa ini,” tutur Prof. Yo yang mendirikan Surya Institute dan Surya University Center dengan modal sendiri. Sungguh ini sebuah pengabdian yang tulus dan tiada akhir demi negerinya. Negeri yang oleh Prof. Yo dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi jauh lebih maju lagi, baik dalam perekonomian, terlebih lagi dalam ilmu pengetahuan. | Foto: Dok. Pribadi

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

© Dok. Pribadi

INSPIRING PEOPLE

Bio Selama berkarir di bidang pengembangan ilmu fisika, Yohanes Surya pernah mendapatkan berbagai award antara lain CEBAF/SURA award di Amerika Serikat tahun 1992-1993 sebagai salah satu mahasiswa terbaik dalam bidang fisika nuklir di wilayah tenggara Amerika. Selain itu ia juga mendapat penghargaan kreativitas pada tahun 2005 dari Yayasan Pengembangan Kreativitas Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri pun sempat memberinya Anugerah Lencana Satya Wira Karya tahun 2006. Pada tahun yang sama, Prof. Yo juga terpilih sebagai wakil Indonesia dalam bidang pendidikan untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, George W. Bush. Dalam karya, Prof. Yo sempat menulis beberapa buku pendidikan dan pengetahuan, di antaranya tahun 2007, ia menulis buku “Mestakung: Rahasia Sukses Juara Dunia” yang menjadi Best Seller tercepat di Indonesia. Penghargaan lain juga diterima dari media massa, antara lain sebagai Pahlawan Masa Kini pilihan Modernisator dari Tempo (2008), Metro TV Award, Icon Anak Muda dari Radio Trax FM, dan Tokoh Perubahan (2009) dari Harian Republika.

Atas: Yohanes Surya di tengah-tengah pelajar Indonesia mencari generasi muda yang unggul. Kiri: Berfoto bersama calon guru ilmu pengetahuan dari berbagai daerah pelosok di Indonesia.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

63


SPECIAL REPORT

Sriwijaya Air Melepas Boeing 737-200 Oleh Karina Ayu Budiani

Atas: Penyerahan miniatur Boeing 737-200 dari Direktur Operasional, Bambang Haryono kepada Hendry Lie, Presiden Komisaris Sriwijaya Air. Kiri: Chandra Lie menyerahkan miniatur Boeing 737-800 NG kepada Direktur Teknik, Ananta Widjaja.

64

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S

riwijaya Air secara resmi menghentikan operasional seluruh pesawat Boeing 737200. Seremonial penghentian operasional itu dilangsungkan bertepatan waktu dengan acara Halal Bihalal bersama seluruh keluarga besar Sriwijaya Air di Sriwijaya Air Function Hall-M1, 23 Agustus 2013. Dengan demikian, maskapai yang pernah mengoperasikan 12 armada Boeing 737-200 ini kelak akan melayani seluruh penerbangan dengan menggunakan armada Boeing 737-300, 737-400, 737500W, dan Boeing 737-800 NG.

Acara seremonial pelepasan armada Boeing 737-200 ditandai dengan penyerahan miniatur pesawat Boeing 737-200 dari manajemen Sriwijaya Air kepada Komisaris Sriwijaya Air, sedangkan sebagai simbol penggantinya, Komisaris menyerahkan miniatur pesawat Boeing 737-800 NG kepada Direksi. Acara turut juga dimeriahkan dengan penampilan drama satu babak oleh kru Sriwijaya Air untuk mengenang pesawat Boeing 737-200, pembacaan Al Qur’an dan Saritilawah serta siraman rohani oleh Ustadz Yusuf Mansyur. Pesawat Boeing 737-200 telah mengukir sejarah perjalanan Sriwijaya Air dengan melakukan penerbangan perdana pada tanggal 10 November 2003 dari Jakarta ke Pangkalpinang. Berawal dari kepemilikan satu armada tersebut, Sriwijaya Air mengawali kiprahnya di dunia aviasi dengan melayani rute penerbangan JakartaPangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP. Kiprah Sriwijaya Air sebagai operator terbesar dalam penggunaan pesawat Boeing 737-200 tidak lepas dari jasa Hendry Lie, Chandra Lie, dan Johannes Bundjamin serta tenaga-tenaga ahli yang turut andil dalam operasional pesawat Boeing 737-200. Dalam sambutannya, President Director Sriwijaya Air, Chandra Lie, mengungkapkan penghentian operasional pesawat Boeing 737200 memaknai semangat baru dalam meremajakan pesawat yang telah memasuki usia istirahat,selain sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan setia Sriwijaya Air. Adapun penghentian operasional armada Boeing 737-200 ini ditindaklanjuti dengan mendatangkan pesawat baru, sehingga fleet plan Sriwijaya Air untuk akhir September 2013 adalah total 38 unit dengan rincian 737-300 sebanyak 12 unit, 737-400 sebanyak 5 unit, 737500W sebanyak 17 unit dan 737-800 NG sebanyak 4 unit. Seiring penambahan jumlah armada tersebut, Sriwijaya Air akan melakukan ekspansi penerbangan ke wilayah timur Indonesia. “Sriwijaya Air menjangkau wilayah timur Indonesia sebagai bagian dari komitmen Sriwijaya Air untuk merajut antarpulau di seluruh Indonesia. Keinginan ini akan terus menjadi target

kami, bahkan di tahun 2014 nanti,� ujar Toto Nursatyo, Direktur Komersial Sriwijaya Air seusai acara Halal Bihalal. Sejalan dengan rencana tersebut, pada pertengahan bulan September 2013, dibuka rute penerbangan ke Timika dan Merauke. Dengan demikian dari segi kepemilikan rute, penerbangan ke wilayah Timika dan Merauke tersebut menjadikan rute penerbangan Sriwijaya Air menjadi 43 rute penerbangan. Tiga diantaranya yakni rute regional menuju Penang, Singapura dan Dili. | Foto: Oman

Atas: Chandra Lie beserta istri dan Direktur Keuangan, Gabriella Sonia, berfoto bersama kru Drama Satu Babak, pengisi acara seremonial penghentian operasi Boeing 737-200. Bawah: Johanes Bundjamin menyerahkan miniatur Boeing 737-800 NG kepada Direktur Komersial, Toto Nursatyo.

Tan Photo

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

65


Menikmati Sore di Cibodas

Oleh Rasantika M. Seta

Kebun Raya Cibodas menjadi tempat tepat untuk menikmati sore. Kita bisa berjalan-jalan di antara ratusan pohon berusia ratusan tahun. 66

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

67


PHOTOS

Pengunjung berkeluarga berjalan di bawah pohon rindang berusia ratusan tahun.

68

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Pohon berusia ratusan tahun dengan kulit terkelupas.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

69


TREND

Kombinasi Gerak Ceria ala Kolombia Oleh Karina Ayu Budiani

Setelah Salsa, kini di Indonesia berkembang Zumba Dance. Tarian ala Kolombia ini bisa untuk menyehatkan dan melangsingkan badan.

Kebutuhan setiap individu akan tubuh sehat dan berat badan ideal semakin tinggi. Kebanyakan orang melakukannya dengan cara berolahraga senam, salah satunya yang kini populer adalah senam aerobik Zumba Dance. Apa itu Zumba Dance? Zumba Dance merupakan sejenis kegiatan senam aerobik yang ditemukan di Kolombia oleh Beto Perez, instruktur salsa, sekitar tahun 2005. Zumba tercipta atas dasar ketidaksengajaan Beto yang lupa membawa CD lagu latin saat mengajar kelas salsa. Akhirnya ia memanfaatkan berbagai CD lagu yang ia punya dan menggabungkannya. Terciptalah gerakan zumba dengan paduan jenis gerakan hiphop, latin, salsa, merengue, tango, cumbia, mambo, rumba dan reggaeton. Zumba pun erat menjadi jenis aerobik yang bernuansa latin dengan gerakan yang enerjik. Menurut Dina Eka Setyawati, instruktur zumba Club Patra Arena, gerakan enerjik yang menguras tenaga ini bisa menurunkan 500-700 kalori per sesi dengan durasi 45-60 menit. Zumba yang berakar dari salsa ini memiliki berbagai jenis yang setiap jenisnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Begitu beragamya jenis zumba hingga bisa dilakukan oleh berbagai kalangan dan usia. Untuk anak-anak serta balita bisa mengikuti

70

zumbatomic dan zumbini, sedangkan untuk lansia bisa mengikuti zumba gold dan zumba gold toning. Selain itu masih ada jenis-jenis zumba lainnya seperti zumba fitness, zumba toning, zumba sentao dan zumba in the circuit. Di Indonesia sendiri zumba fitness adalah jenis zumba yang paling mudah ditemukan selain zumba toning. Selain kedelapan jenis zumba tadi masih ada aqua zumba yang dilakukan di dalam air. Sayangnya menurut Rere, instruktur zumba Liza Natalia Arena, zumba jenis ini umumnya masih dilakukan privat karena membutuhkan kolam renang khusus dengan standar ketinggian air tertentu.

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Bagaimana memulainya? Untuk para pemula yang ingin mencoba zumba sebenarnya tidak ada persiapan khusus. Dina menyebutkan sama saja seperti kelas aerobik lainnya peserta aerobik harus tahu kemampuan dan kondisi tubuhnya masing-masing karena zumba merupakan jenis aerobik yang sangat memacu jantung. Namun tentunya semakin sering olahraga itu dilakukan, maka tubuh akan semakin kuat kondisinya. Untuk gerakan, peserta zumba pemula sebaiknya menanyakan dasar-dasar gerakannya pada instruktur sebelum kelas supaya bisa mengikuti gerakannya dengan tepat. “Pada dasarnya gerakan zumba terletak di kaki karena memiliki dasar salsa. Jika sudah menguasai gerakan kakinya, maka bisa menguasai semuanya,” terang Dina. Tips lain yang saya dapatkan dari Rere adalah peserta pemula tanpa dasar dance sama sekali atau mengalami cedera permanen bisa mengikuti Zumba Gold yang lazimnya adalah untuk lansia. Secara keseluruhan zumba pada dasarnya adalah sebuah gerakan tari yang menyenangkan sekaligus berolahraga. Bugar dengan cara menyenangkan, mungkin itu yang bisa saya simpulkan dari zumba. Hentakan irama lagu pengiringnya seseru setiap gerakannya. Seperti tiada kata bosan saat ber-zumba. Gerakkan badan dan berdansalah ala zumba.

Aksesoris Berwarna Cerah Aksesoris dan perlengkapan zumba bukan sembarangan, harga pakaian dan semacamnya berkisar antara Rp. 300.000-Rp. 850.000. Lebih fantastis lagi harga sepatu khusus zumba bisa mencapai jutaan rupiah dan hanya segelintir tempat yang menjual perlengkapan khusus zumba. Namun jangan khawatir, tentunya hal ini bukan suatu keharusan, karena pada dasarnya zumba membutuhkan pakaian olahraga yang nyaman serta sepatu olahraga seperti sneakers dengan bagian bawah rata. Hal ini karena gerakan zumba menuntut kita untuk menjejakan kaki dengan sempurna.

Kiri: Warna-warna cerah perlengkapan zumba. Bawah: Zumba toning membentuk tubuh dengan maracas.

Bawah: Keseruan ber-zumba.

Ingin mencoba zumba, silakan kunjungi pusat-pusat kebugaran berikut ini: • Club Patra Arena Patra Jasa Office Tower lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto kav 32-34 Jakarta Selatan • Liza Natalia Arena La Codefin Mall 3rd Floor RF2 Jl. Kemang Raya No.8 Jakarta • Fit n Chic Mall Artha Gading lt.5 Jl. Artha Gading Selatan Jakarta Utara • Rockstar Gym Plaza Indonesia lt.3 Jl. MH Thamrin kav 28-30 Jakarta

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

71


Microsoft Surface Pro merupakan tablet terbaru Microsoft yang dijalankan menggunakan sistem operasi Windows 8 Pro. Secara keseluruhan, spesifikasi Surface Pro jauh lebih baik dari pendahulunya, Surface RT. Surface Pro dapat menjalankan segala aplikasi serius berbasis Windows. Kemampuan teknisnya mirip dengan komputer desktop umumnya. Walau hanya dilengkapi dengan ‘hardsisk’ 64GB, Surface Pro dilengkapi dengan prosesor Core i5, Intel HD Graphics 4000, 4GB RAM (DualChannel). Surface Pro memiliki tampilan layar 10.6-inci dengan resolusi 1920 x 1080 piksel dan Piksel density 208 ppi. (rms)

www.tech.infraround.com

Microsoft Surface Pro

www.journaldugeek.com

MOST WANTED

HTC R7

HTC R7 sepertinya akan menjadi salah satu tablet berbasis Windows RT yang terkecil tahun ini. Komputer tablet ini akan memiliki layar Full HD 7 inci. HTC R7 ditenagai oleh prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon 800 dengan kecepatan 2,3GHz. RAMnya berkapasitas 2GB, dan memiliki memori internal 16GB serta slot micro SD. Untuk urusan fotografi, HTC R7 dilengkapi dengan kamera auto fokus 13MP. (rms)

Sony Xperia Z Ultra

72

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

www.widgetcity.com.ph

Xperia Z Ultra merupakan ponsel layar besar yang menggunakan teknologi layar terbaru TV BRAVIA®. Ponsel ini memiliki layar 6,4 inci beresolusi tinggi yang dilengkapi TRILUMINOS™ Penuh dengan X-Reality. Teknologi layar terbaru ini memberikan gambar yang luar biasa tajam dan bebas dari tepian bergerigi. Dengan kepadatan layar hingga 342 piksel tiap incinya, penggunanya akan mendapatkan gambar tajam dan terang. Layar sentuh Xperia Z Ultra juga sangat responsif, serta mendukung pensil atau stylus dalam pengoperasiannya. Perangkat lunak Sony terbaru dengan Qualcomm® Snapdragon™ 800, membuat operasional Xperia Z Ultra berlangsung cepat. Prosesor Empat-inti yang canggih ini 75% lebih cepat dibandingkan S4 Pro dan memberi Anda kekuatan dan kecepatan maksimal dengan ketahanan baterai yang luar biasa. (rms)

www.techrunch.com

Acer Iconia W700

Acer Iconia W700 memiliki segudang fitur menarik plus desainnya yang tergolong berani dan inovatif. Tablet besutan Acer ini dilengkapi layar sentuh Full HD 11,6 inci, dengan resolusi 1920×1080 pixel. Layar tablet juga mendukung teknologi 10 point finger touch. Acer Iconia W700 berbasis OS Windows 8 ini memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Sembari berkegiatan, si pengguna dapat mengoperasikan aplikasi-aplikasi desktop PC berbasis Windows. (rms)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

73


Artis: Adhitia Sofyan Album: How To Stop Time

www.hdwallpapers.in

REVIEW FILM

www.behance.net_adhitia sofyan

REVIEW MUSIC

Pemeran: Patrick Wilson, Rose Byrne, Ty Simpkins Sutradara: James Wan

Adhitia masih mempertahankan musik-musik easy listening. Lirik-lirik sederhana namun puitis semakin mengena di setiap lagu berbahasa Inggris yang ia nyanyikan dalam album berisi 11 lagu ini. Seakan sudah menjadi ciri khasnya, setelah menulis lagu Adelaide Sky di album sebelumnya, di album ini ia menyajikan lagu Tokyo Lights Fade Away yang bercerita tentang perpisahan berlatar kota Tokyo malam hari. Selain itu lagu-lagu lainnya seperti Words&Stories, Sudden Wonderland, September, Promises membuat waktu seakan berhenti dengan petikan gitarnya yang mengalun lambat. (ayu)

www.bloodydisgusting.com

www.AllCDCovers.com

www.epicpublicity.com

Kemampuan Josh Lambert dan putranya-Dalton yang mampu bertualang ke dunia lain menyisakan misteri dari tragedi yang terjadi dua tahun lalu. Sesosok mahluk jahat masih membayangi Josh dan memunculkan misteri-misteri lain di kehidupan mereka. Kejadian demi kejadian aneh kembali membayangi Renai, istri Josh, bahkan mengancam nyawa anak bungsu mereka yang masih balita. Kemampuan Dalton berhubungan dengan dunia lain semakin memperjelas bahwa ada sesuatu misteri yang hanya bisa dijawab oleh masa lalu Josh. (ayu)

Prisoners Pemeran: Hugh Jackman, Jack Gyllenhaal, Melissa Leo Sutradara: Denis Villeneuvet

74

Artis: Sara Bareilles Album: The Blessed Unrest

Artis: Jamie Cullum Album: Momentum

Dalam album terbarunya, Sara Bareilles masih mengandalkan melodi-melodi merdu serta lirik penuh makna dalam lagulagunya. Lagu berjudul Manhattan melantunkan melodi sendu dengan instrumen piano. Brave dan Hercules yang upbeat berlawanan dengan kedua lagu tadi. Lagu lainnya, Little Black Dress formulanya masih seperti Brave, Hercules, Root Down dan bahkan Love Song yang pernah menjadi hits di album sebelumnya. Lagu-lagu lainnya dari total 12 lagu dalam album ini menggabungkan ciri khas Sara dan sedikit eksperimen bermusik ala Sara Bareilles. (ayu)

Masih bernuansa jazz, album Jamie kali ini memberi variasi seperti dalam lagu When I Get Famous dan Love For Sale. Pure Imagination merupakan lagu dengan melodi menenangkan. Everything You Didn’t Do yang menjadi single pertama dan andalan album ini mengingatkan akan lagu Everlasting Love. Kombinasi suara Jamie dan alunan gitar pop dan jazz dalam lagu Get A Hold Of Yourself terdengar pas dan lagu penutup di track 12, You’re Not The Only One sangat mudah diterima pecinta musik yang mungkin bisa menjadi hits radio. (ayu)

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Keller Dover mengalami mimpi terburuk saat Anna, putrinya yang berumur enam tahun, hilang bersama teman sebayanya. Satu-satunya petunjuk adalah sebuh RV yang diparkir di depan rumahnya. Meski detektif Loki telah menangkap pengendara RV tersebut, bukti belum cukup kuat untuk menjadikannya tersangka. Hidup Anna pun masih dipertaruhkan. Menuruti naluri seorang ayah tanpa mempedulikan pemikiran rasional, Keller berjuang dengan caranya sendiri untuk menemukan Anna, meski ia harus berlawanan dengan hukum yang berlaku. (ayu)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

75


REVIEW RESTO

Citarasa Italia di Miniatur Rumah Perancis Oleh Karina Ayu Budiani Atas: Pastis Bar dengan kursi-kursi kayu apik. Kanan: Ravioli Ricotta Mushroom Parmesan Sauce rasa creamy yang dominan. Kiri: Italian Panna Cotta. Bawah: Backyard Alfresco Lounge, area outdoor yang lebih santai.

Nuansa rumah ala Perancis disulap menjadi sebuah restoran yang nyaman. Masakannya bercitarasa Italia.

Pastis Kitchen & Bar berada di area lobi Aston Kuningan Suites. Keberadaannya bak oase segar di tengah hiruk pikuk kawasan bisnis Kuningan, Jakarta. Atmosfer berbeda sambil menikmati aneka menu Indonesia maupun internasional bisa Anda dapatkan di tempat ini. Dari luar, tampak restoran ini unik. Ada jendela berkisi warna putih terlihat dari luar. Ketika kita masuk ke dalam resto, di sebelah kanan pintu terdapat wine shop. Di situ, kita bisa membeli aneka wine untuk dibawa pulang atau dikonsumsi di restoran. Nama Kitchen & Bar yang disandang oleh restoran ini bukan tanpa alasan. Alasan utamanya karena interior resto menggunakan konsep semi open kitchen dan bar. Dengan begitu, para pengunjungnya dapat melongok bagaimana koki meramu masakan yang dipesan. Tamu-tamu pun dapat menyantap hidangan, antara lain di area alfresco dining yang diberi nama Backyard. Area ini berada di sebelah kanan pintu masuk. Suasananya sangat tepat bagi Anda yang ingin menikmati menu-menu lezat sambil mendengar gemercik air terjun buatan dan pemandangan hijau pada taman. Dalam hal menu, meski Pastis menawarkan variasi menu yang beragam, saya direkomendasikan untuk mencoba berbagai menu ala Italia

76

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

mulai dari appetizer hingga dessert. Bagi penyuka pedas coba nikmati Spicy Escargot Soup dengan paduan citarasa sup tomat pedas. Escargot-nya cukup lunak dan dilengkapi dengan garlic bread renyah. Jika sup pedas kurang Anda sukai, silakan coba Mushroom Soup with Chicken and Mushroom Pie. Sup dengan pastry berisi tumisan jamur di atasnya ini sangat tepat sebagai menu pembuka. Jamur yang ditumis bersama bawang putih dan rosemary ini memiliki rasa gurih dan berbau harum. Menu utama saya saat itu adalah pasta yang dibuat homemade dari bahanbahan alami. Ravioli Ricotta Mushroom Parmesan Sauce saya pilih untuk memuaskan rasa penasaran. Pasta ini rasanya mantap. Kekenyalan pasta yang pas serta saus keju ricotta dan parmesan berpadu dengan sedikit sentuhan saus paprika, sehingga bisa menetralkan creamy dari saus keju ricotta. Selain menu-menu dari jamur, ada juga Spaghetti Rainbow Vongole. Menu ini dilengkapi kerang dan irisan tomat gurih. Juga dibuat secara homemade, sudah tentu menu spaghetti ini membuat lidah berdecak. Terakhir, Anda juga harus mencoba makanan penutup, yakni Italian Panna Cotta yang rasanya campuran asam dari saus stroberi dan potongan stroberi segar, dan puding manis. Pilihan makanan penutup lainnya adalah Creme Brulee yang sudah pasti akrab di kalangan pecinta dessert. Bedanya Creme Brulee di sini disajikan unik dengan eskrim vanila dan whipped cream. | Foto: Pastis

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

77


REVIEW FOOD

Dairy Resto Pinggir Sungai Oleh Karina Ayu Budiani

Menikmati aneka makanan berbasis protein hewani, itulah yang ingin diadaptasi oleh Cimory Resto.

Halaman sebelumnya: Malam hari Cimory Riverside makin cantik. Searah jarum jam (dari paling atas): Makan enak, suasanapun tepat untuk keluarga; Nachos Cimory Resto makin sempurna dengan saus keju homemade; Cheese Choco Fried Banana, cara baru menikmati pisang goreng; Ring Kanzler Sausage andalan dan menu favorit Cimory Resto.

78

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Berlokasi di kawasan puncak, Bogor, Cimory Resto memiliki dua cabang. Salah satu lokasinya adalah Cimory Riverside yang bersisian dengan sebuah sungai kecil yang tampak cantik kala senja menjelang. Dilengkapi dengan lampulampu cantik di tepi sungai, restoran satu ini tepat untuk menikmati makanan bersama seluruh keluarga atau bersama teman. Restoran yang menyatu dengan dairy shop ini menawarkan menu-menu lezat mulai dari menu internasional hingga menu lokal. Nikmati petualangan kuliner Anda mulai dari gurihnya appetizer hingga manisnya dessert. Bisa dibilang hampir semua menu diandalkan Cimory Resto. Namun saya merekomendasikan Anda untuk mencoba menu homemade sausage yang merupakan salah satu menu internasional. Di sana saya juga sempat mencicipi Ring Kanzler Sausage, sosis sapi dengan ukuran besar yang dihidangkan bersama potato wedges gurih. Pelengkap lainnya adalah salad segar dengan mayones. Selain homemade sausage, nikmati juga Chicken Spinach and Cheese.

Sebenarnya ini adalah variasi Chicken Cordon Bleu dengan tambahan bayam yang jarang sekali ditemui. Masih tetap berkomitmen dengan fokus produk dairy, keju yang digunakan untuk menu ini juga dibuat sendiri. Kesegaran bayam dan kualitas keju yang terjaga semakin menambah nikmat menu ini. Selain menu-menu internasional, bisa juga Anda nikmati menu-menu Indonesia dan oriental yang tidak kalah nikmat. Cobalah Iga Bakar Komplit dan Mixed Yong Tofu yang pas di lidah dan sebagai peghangat badan dalam cuaca dingin Cisarua. Ingin menikmati makanan ringan? Bisa juga Anda pesan Nachos dengan saus keju khas Cimory dan Lumpia Ayam Kulit Tahu plus saus asam manis. Akhiri petualangan makan dengan menyesap segarnya Mango Yogurt Shake yang selain segar juga menyehatkan. Karena menggunakan yogurt homemade Cimory. Jika Anda tidak suka asam, bisa juga memesan Mocca Jelly, yakni minuman segar rasa mocca dengan grass jelly. Sebagai menu terakhir, saya mencicipi Cheese Choco Fried Banana. Menu pisang yang digoreng ini renyah dan dilengkapi dengan saus cokelat dan custard. Paduan saus yang tepat rasa manisnya, pisangnya pun pilihan dengan kematangan dan rasa yang manis. | Foto: Philco A. Aritonang

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

79


RELAX

Seratus Persen untuk Anda Oleh Rasantika M. Seta

Ketika teman saya bertanya, “Kalau di Aston Jember tidak ada kamar bagaimana?� Saya bilang, “Saya ingin di Aston.�

Saya sangat terkesan ketika tiba pertama kali di hotel ini. Lokasi hotel yang mudah dicapai, jelas merupakan nilai plus bagi hotel ini. Namun bagi saya yang tak kalah plusnya adalah nama besar Aston, suasananya dan layanan hotel yang berstandar internasional. Menyandang nama Aston, yang merupakan salah satu jaringan hotel besar di Indonesia, hotel Aston Jember memiliki standar kualitas tinggi. Tiba di lobi hotel, staf hotel menyambut ramah. Mereka pun menawarkan diri untuk membantu saya membawakan barangbarang bawaan ke kamar, walau saya hanya membawa sebuah backpack dan tas kecil. Ruang kamar Deluxe yang saya tempati, memiliki tempat tidur yang nyaman dan bersih. Begitu juga kamar mandi yang lega dengan berbagai amenities standarnya. Segala fasilitas lain, mulai dari restoran, hingga kolam renang yang bersanding dengan cafe luar ruangannya juga nyaman dinikmati. Breakfast bisa dinikmati di restoran. Menunya beragam, dari yang ala internasional hingga tradisional. Semuanya patut dicoba karena nikmat. Aston Jember sendiri, menurut yang saya dengar, selalu berkomitmen untuk memenuhi standar internasional yang sangat tinggi. Tamu-tamu hotel di sini selain dari kalangan keluarga yang berlibur, juga merupakan tamu yang melakukan perjalanan bisnis, termasuk di dalamnya tamu-tamu peserta konferensi. Ya, Aston Jember memang juga merupakan hotel yang memiliki fasilitas MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions). Jadi ya, di sana juga ada ruang yang dapat dipergunakan untuk meeting, konferensi, hingga pameran. Satu lagi hal menarik di antara banyak hal menarik lainnya di hotel bintang empat ini adalah Aston Jember merupakan satu-satunya hotel jaringan

80

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

internasional yang hadir di Jember. Hotel ini berada di bawah jaringan hotel Archipelago International. Di Indonesia, Archipelago International merupakan salah satu operator hotel terkemuka yang mengelola lebih dari 60 hotel dengan 12.000 kamar, serta lebih dari 90 properti lain yang sedang dalam pembangunan di Indonesia, Filipina dan Malaysia. Nah jelas sudah mengapa saya menetapkan Aston pada pilihan utama ketika berkunjung ke Jember akhir Agustus lalu. Pertama kali mendengar keberadaannya di sana, bagi saya tak ada hotel lain di Jember yang dapat menandinginya. Saya pun 100% merekomendasikannya untuk Anda. | Foto: Dok. Aston

Tipe Kamar di Aston Jember Aston Jember memiliki 147 kamar superior dan deluxe, serta lima suite room. Fasilitas yang ada di sana lengkap. Ada Wellness Center and Spa, VIP karaoke, Lekker Restaurant, Lavender Cafe and Pool Bar yang harus dinikmati. Superior Room Memiliki luas 24m2. Suasananya modern dan nyaman. Semuanya dilengkapi dengan AC, minibar, Hair Dryer, LCD TV dengan 50 saluran televisi internasional. Kamar ini bisa menampung dua orang, termasuk breakfast. Deluxe Room Fasilitas pada kamar ini sama dengan Superior Room. Bedanya, ukuran ruangnya lebih luas. Kamar ini memiliki ukuran ruang 32m2. Junior Suite Di Aston Jember hanya ada lima Junior Suite. Kamar ini khusus bagi tamu VIP. Tamu akan merasa lebih nyaman di ruang 72m2 dengan ranjang ukuran King Size. Sebagai tambahan layanan, tersedia sekeranjang buah-buahan saat hari kedatangan, dan koran nasional setiap pagi.

Suite Room.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

81


RELAX

Cantik Berlatar Gunung Bromo Oleh Karina Ayu Budiani Keindahan alam Gunung Bromo sulit dilukiskan dengan kata-kata. Bromo Cottage seakan membingkai keindahan alam Gunung Bromo dalam skala yang lebih kecil.

Kabut seakan tak pernah lepas menyelimuti Bromo Cottage. Paling tidak itulah yang saya alami selama menginap di cottage yang memiliki 80 kamar itu. Saya sendiri tak pernah merasa jemu menginap di sana. Pemandangan sekitar cottage seakan menjadi penghibur, dan mengisi waktu luang semasa tak berkegiatan. Bunga warna-warni di sepanjangan jalan setapak menuju kamar semakin menyejukkan pandangan. Keramahan staf cottage dan penduduk sekitar menjadikan menginap di sana semakin nyaman. Bromo Cottage sendiri sebetulnya bukanlah penginapan yang baru saja berdiri. Cukup banyak tamu yang sudah singgah dan menginap di sana. Cottage ini berdiri di lahan berkontur. Sebagian besar bangunan ditata mengikuti kontur yang terjal. Akses menuju setiap kamar cottage bisa melalui tangga atau lift. Semua tipe kamar di sana berkonsep rumah tinggal. Bahanbahan bangunannya berupa material alami, seperti kayu dan batu alam, sehingga serasa menyatu dengan alam.

Sembari beristirahat dan menanti saat tepat untuk berwisata di kawasan Gunung Bromo, saya sendiri sempat berjalan mengelilingi seluruh area cottage. Rupanya, di bagian terbawah area cottage terdapat perkebunan sayur. Beragam sayur tumbuh di sana. Letak kebun ini berhadapan langsung dengan balkon Executive Cottage. Executive Cottage merupakan salah satu tipe cottage yang lebih mirip rumah tinggal. Tipe kamar ini biasanya disewa oleh tamu berkeluarga. Di dalamnya ada dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dan balkon menghadap ke lereng pegunungan. Selain itu, seperti umumnya tipe cottage lain, Executive Cottage juga dilengkapi dengan fasilitas standar seperti televisi, telepon, serta kamar mandi dengan air panas. Dan saat malam tiba, usah takut merasa kedinginan, karena tipe cottage ini telah dilengkapi dengan tungku perapian untuk menghangatkan ruangan. Berada agak jauh dari keramaian pusat kuliner, Bromo Cottage telah menyediakan layanan food and beverage. Layanan ini tersedia di Dahlia Restaurant atau dapat juga diantar ke kamar. Sejumlah menu ala Indonesia maupun Internasional tersedia dengan harga bersahabat. Tamu tinggal memesan dan menikmatinya di tengah suasana sejuk kawasan Gunung Bromo.

Halaman sebelumnya: Desain eksterior minimalis Executive Cottage di lereng pegunungan. Kiri bawah: Main bedroom Executive Cottage senyaman rumah. Kanan bawah: Lift semi vertikal, keunikan dari Bromo Cottage.

Paket Wisata Pasir Berbisik

Desa Tosari yang menjadi desa terakhir sebelum masuk ke kawasan gunung Bromo menawarkan udara sejuk dan suasana yang damai. Di desa ini, Bromo Cottage berdiri dan menjadi salah satu alternatif tempat bermalam sambil menikmati keindahan alam kawasan Gunung Bromo. Selain menyediakan penginapan, Bromo

82

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Cottage juga menyediakan paket wisata ke kawasan Gunung Bromo. Di sini tersedia paket wisata menikmati pesona Gunung Bromo pada saat sunset dan sunrise. Mengikuti paket wisata itu, peserta berkesempatan berkunjung ke kawasan pasir berbisik, menikmati matahari terbit di Gunung Pananjakan, dan berkunjung hingga ke kawan Bromo.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

83


Akulturasi Budaya di Atas Jalinan Benang

Š batik semarang16

CULTURE TEKSTIL TRADISIONAL INDONESIA

Oleh Karina Ayu Budiani

Mungkin sedikit orang menyadari bahwa motif kain tradisional Indonesia itu juga merupakan bagian dari budaya Indonesia. Motif bisa melambangkan tingkat sosial, jabatan, hingga penolak bala.

84

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

85


CULTURE TEKSTIL TRADISIONAL INDONESIA

T

erdiri dari berbagai macam suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan ragam budaya yang tiada tara. Kekayaan budayanya tidak hanya diakui di negeri sendiri, namun juga sudah diakui dunia internasional. Salah satu wujud kebudayaan Indonesia itu berupa tekstil. Sebagai negara kepulauan yang ditinggali aneka suku, di Indonesia tumbuh berbagai budaya. Kebudayaan ini tercermin dalam beragam kebutuhan utama penduduknya, mulai dari sandang, pangan, hingga papan. Misalnya, jika kita tengok soal papan (hunian atau rumah tinggal), kita mengenal adanya berbagai bentuk rumah adat, antara lain ada yang berbentuk joglo (jawa), panggung (sumatera, kalimantan, sulawesi), hingga rumah pohon. Dari sisi pangan, ada beras, jagung, hingga sagu. Begitu pula dengan sandang. Ada yang terbuat dari kain tenun, sutera, hingga kulit tanaman. Sandang atau pakaian identik dengan kain sebagai bahan utamanya. Rupanya, hal ini pun memiliki sejarah panjang. Keberadaannya sudah ada sejak zaman Neolithikum (batu baru). Pada zaman tersebut nenek moyang bangsa Indonesia diperkirakan datang berimigrasi dari Yunan (Tiongkok Selatan) dengan membawa benda-benda kebudayaan mereka, yakni alat bercocok tanam, alat masak dan alat berburu. Di daerah Sulawesi Tengah pernah ditemukan alat pemukul kulit kayu yang terbuat dari batu. Alat tersebut dipergunakan untuk pembuatan kain dari kulit kayu, untuk kemudian dijadikan pakaian. Hal ini menjadi bukti bahwa manusia prasejarah Indonesia mempunyai pola kehidupan secara menetap, mengembangkan pengetahuan untuk membuat peralatan hidup seperti alat-alat rumah tangga serta membuat pakaian sebagai alat pelindung dari serangan alam sekelilingnya. Tidak hanya memikirkan fungsi, manusia prasejarah Indonesia juga memberikan sentuhan keindahan berupa ragam hias yang serupa dengan benda-benda kebudayaan lain. Polapola ragam hias seperti segitiga tumpal, pohon hayat, dan kapal, menjadi pola yang umum ditemukan. Keberadaan pola ini dapat dilihat pada kain Hinggi (Sumba), kain Pelepai (Lampung), dan lain sebagainya. Seiring berkembangnya waktu, keragaman motif dan dekorasi kain terpengaruh dengan proses asimilasi pendatang dari berbagai pulau lain

86

di penjuru dunia. Asimilasi tersebut umumnya adalah hasil pernikahan yang terkadang melibatkan pertukaran mahar atau perdagangan barter. Hasilnya adalah motif India Timur, motif burung Phoenix dari Cina, kaligrafi Arab, model pakaian Eropa, benang sutera dan emas serta perkenalan teknik menenun baru bercampur dengan tekstil asli Indonesia. Perkembangan motif-motif tadi tentu mempengaruhi pemakaiannya terkait makna simbolis di dalamnya. Contoh paling mudah adalah pada pola batik Sidomukti yang berarti ‘semoga megah’ lazim digunakan oleh pengantin Jawa. Terlepas dari motif, warna juga memegang peranan penting karena warna kain memberi arti tersendiri. Pengertian warna tersebut dapat dilihat antara lain pada Benang Manalu (Tapanuli) yang menggabungkan tiga warna benang yakni hitam, putih dan merah. Menurut kepercayaan masyarakat Tapanuli benang tersebut bermakna penolak bala. Begitu banyaknya peran kain di Indonesia mulai dari mengukuhkan hubungan keluarga, penolak bala hingga menunjukkan kedudukan tingkat sosial. Peran ini misalnya bisa kita lihat pada kain Kroe (Lampung). Kain ini merupakan hak waris dari keluarga laki-laki tertua. Atau pada masyarakat Tapanuli, pihak Hula-hula (pemberi gadis) selalu berada pada pihak pemberi kain dan pihak Boru (penerima gadis) selalu berada pada pihak penerima kain baik dalam upacara-upacara perkawinan, kelahiran atau kematian. Selain itu ada juga kain Gringsing yang biasa digantung di tempat upacara di daerah Tenganan, Bali. Kain ini bermakna ‘menghindarkan atau menyembuhkan dari penyakit. Di Jawa, motif batik Parang Baris dijadikan penanda tingkat golongan bangsawan Jawa. Diolah secara tradisional Perkembangan kain tentu tidak lepas dari keberhasilan penemuan alat tenun yang menyatukan helai demi helai benang hingga menghasilkan kain dengan motif tertentu. Alat tenun tradisional yang menggunakan kayu hingga saat ini masih digunakan di beberapa daerah di Indonesia seperti di Sumatera dan Nusa Tenggara. Di beberapa daerah, teknik pembuatan kain bahkan sudah dimulai sebelum benang tersebut ditenun yakni teknik ‘ikat’. Teknik ikat adalah teknik pemberian warna pada benang dengan mengikat beberapa bagian sebelum dicelup ke dalam pewarna. Teknik ini dimaksudkan

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

untuk pemberian motif tertentu pada kain. Hasil akhir dari keseluruhan proses ikat dan tenun ini disebut ‘tenun ikat’ dan biasa ditemui di Nusa Tenggara Timur, Jepara, Lombok dan Sumbawa. Selain teknik ikat dan tenun, motif pada kain tradisional juga bisa didapat dengan pemberian warna. Teknik pertama adalah ‘jumputan’. Kurang lebih teknik ini menyerupai teknik ikat namun ikatan diaplikasikan bukan pada benang melainkan pada kain. Ikatan pada kain ini akan menahan aplikasi warna pada kain saat dicelupkan. Hasil akhirnya paduan motif cincin dengan lingkaran-lingkaran besar berwarna. Perpaduan motif cincin bergaris terkadang bisa diaplikasikan dengan teknik ‘tritik’. Teknik kedua adalah ‘batik’ yang mengaplikasikan motif pada kain dengan menahan warna pada kain menggunakan lilin. Teknik pemberian motif terakhir adalah dengan sulaman yang terpengaruh budaya Cina dan Timur Tengah. Sulaman yang sangat terkenal di Indonesia adalah Tapis untuk pakaian pengantin Lampung yang menggunakan benang emas. Selain itu teknik sulaman ini juga bisa ditemukan di daerah Kalimantan, Sumbawa, Nusa Tenggara dan Sumatera. Sulaman menggunakan tangan ini biasanya mengaplikasikan motif-motif geometris ataupun motif-motif yang terinspirasi dari alam.

Halaman sebelumnya: Alat tenun tradisonal yang menuntut ketelitian. Atas: Kain Jumputan Bali identik dengan warna pelangi.

Ragam Tekstil Indonesia Bicara kain tradisional tentu tidak lepas dari kain batik yang sudah resmi sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO. Sebuah hal yang membanggakan dan batik pun identik dengan kain yang memiliki ragam warna, corak bahkan arti. Teknik pewarnaan yang awal berkembang di Pulau Jawa ini memiliki dua teknik pengerjaan yakni batik tulis dan batik cap. Sedangkan untuk ragam motifnya dibagi menjadi batik pedalaman dengan dominan warna sogan, biru dan hitam serta batik pesisir dengan ragam warna tanpa batas. Dari segi motif, batik pedalaman biasanya lebih terkait dengan filosofi di dalam keraton sedangkan batik pesisir karakternya dipengaruhi sifat masyarakat pesisir yang terbuka akan pendatang. Pengakuan UNESCO terhadap batik kini menyebabkan batik semakin populer hingga batik pun bukan lagi sandang yang sulit dicari. Anda yang ingin membeli batik langsung dari para perajin sekaligus melihat langsung cara pembuatannya bisa mengunjungi Kampung Batik Kauman dan Laweyan di Solo, Jawa Tengah untuk jenis batik pedalaman. Sedangkan untuk jenis batik pesisir bisa ditemui di Pekalongan, atau kota-kota lain di pesisir pantai utara Jawa.

Dalam perkembangannya, batik pun menular hingga ke luar pulau Jawa. Kini bahkan batik khas Bali, Jambi, Bengkulu, Banjarmasin, Aceh, Papua dan sebagainya sudah bisa kita temukan. Kini tampaknya setiap daerah mulai mencari inspirasi ciri khas daerah mereka masingmasing yang akan diaplikasikan dengan teknik batik. Tidak kalah populernya dengan batik adalah kain tenun yang jika ditelaah satu persatu maka akan banyak sekali ragam tenun di Indonesia. Pernah dengar kain Lurik? Ini adalah salah satu kain tenun klasik dari Jawa Tengah dengan motif sederhana dan identik dengan pakaian masyarakat Jawa kebanyakan pada zaman dahulu. Penggunaan warna benang polos pada kain lurik tidak lantas menyebabkan penghilangan filosofi maknanya. Kain lurik memiliki arti membawa kesuburan, melindungi dari bahaya, memperindah dan membawa kebaikan. Bicara tenun tentu kita sudah kenal dengan songket yang berkesan mewah dan harganya yang bisa menjulang tinggi. Songket sebenarnya adalah tenun pakan tambahan yang berarti mengaplikasikan ragam hias dengan cara menambahkan benang-benang pakan (benang horizontal) menggunakan benang emas, perak atau katun berwarna. Meski songket paling populer berasal dari Sumatera, songket dari Nusa Tenggara juga tidak kalah menariknya.

Jika ingin memperoleh songket langsung dari perajinnya Anda bisa mengunjungi kota Bukittinggi, Sumatera Barat yang menjadi lokasi salah satu desa pandai sikek (penenun songket). Jenis tenun terakhir adalah kain tenun ikat seperti kain tenun ikat Lungsi dari Kalimantan Barat, kain Limar dari Sumatera Selatan, kain Donggala dari Sulawesi Tengah dan kain Geringsing dari Tenganan, Bali. Selain tenun dan batik, masih banyak sisi lain dari tekstil Indonesia yang akan panjang jika dijabarkan satu persatu. Beberapa kain selain teknik tenun dan batik yang cukup terkenal adalah kain Jumputan dari Jawa Tengah, kain Pelangi dari Palembang dan Bali, kain Tapis dari Lampung dan kain Bordir dari Sumatera Barat. Sehelai kain bisa membawa cerita tersendiri bagi Anda yang melakukan perjalanan menyusursi Indonesia. Melihat perkembangan dunia fashion saat ini, bisa jadi sehelai kain tradisional yang Anda temukan di suatu daerah di Indonesia akan menjadi tren baru dan tekstil Indonesia akan semakin kaya karenanya. | Foto: Karina Ayu Budiani & Dian Triasari Searah jarum jam (dari kiri atas): Ulos, ciri khas pakaian Sumatera Utara; Pandai Sikek menenun songket dengan benang emas; Songket Sumatera Barat, warna benang emasnya sebagai ciri khas

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

87


FOOTNOTE

Berbagi Tips Perjalanan

Erwin Yap Edukator & Konsultan Metafisika Tiongkok, Traveler, Pemerhati Seni dan Budaya Pin BB: 2A712154, Hp: 081399191919, Twitter: @ERWIN_YAP

88

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Beberapa waktu lalu saya sempat bepergian ke Medan dan Surabaya. Kebetulan saat itu bertepatan dengan arus mudik lebaran. Sudah barang tentu pesawat yang saya tumpangi ini dipenuhi pasangan yang membawa anak mereka untuk turut bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Tangisan balita dari salah satu penumpang yang membawa anaknya pecah saat pesawat lepas landas. Bahkan asisten saya yang mudah tertidur dimanapun ia berada, tidak bisa memulai ritual tidurnya di penerbangan kali ini. Saya pun yang sudah berniat untuk membaca buku turut merasa terganggu dengan tangisan balita yang cukup nyaring di telinga itu. Perasaan kesal bercampur kasihan karena pasti balita tersebut menangis akibat merasa tidak nyaman. Menurut penelitian salah satu audiolog dari Center for Hearing Health, Dorie Watkins, tangisan bayi bisa mencapai 115 desibel. Dalam kondisi seperti itu, tangisan bayi menyebabkan kerusakan pada gendang telinga setelah 15 menit. Bahkan tangisan bayi kemungkinannya untuk merusak pendengaran lebih besar daripada suara yang dikeluarkan oleh jackhammer (alat pelubang jalan) yang mengeluarkan suara 105 desibel. Lucunya, mungkin ini juga yang menginspirasi film ‘Monster Inc.’. Dalam film animasi tersebut suara teriakan anak-anak kecil digambarkan sebegitu kuatnya hingga bisa dijadikan pembangkit listrik di dunia monster. Pekerjaan yang mengharuskan saya bepergian menggunakan pesawat, seringkali mempertemukan saya dengan bayi menangis saat pesawat lepas landas atau mendarat dan itu terjadi karena perbedaan tekanan udara secara tiba-tiba. Setidaknya itu menurut pengamatan saya. Namun ada juga bayi yang menangis sepanjang perjalanan di atas pesawat meski itu kasus yang jarang sekali terjadi, dan bisa jadi itu kasus spesial dikala bayi tersebut sedang tidak dalam kondisi yang baik. Jika kondisi tubuh kurang fit, baik bayi atau orang dewasa akan mengalami kondisi tidak nyaman saat bepergian, terlebih menggunakan pesawat terbang. Mungkin untuk menghindari hal itu terjadi, orang tua yang membawa balita bepergian dengan pesawat terbang perlu memberikan obat anti mabuk perjalanan sebelum penerbangan berlangsung. Hal ini cukup ampuh agar membuat balita atau anak-anak merasa tenang saat penerbangan. Tentu, dosis yang tepat wajib diperhatikan. Kondisi tidak nyaman selama penerbangan pun sebetulnya dapat menyerang orang dewasa. Penumpang dewasa yang sedang flu juga bisa mengalami hal serupa seperti bayi yang menangis itu. Ini pernah saya alami beberapa tahun silam. Saat pesawat akan mendarat, di kepala terutama daerah pelipis rasanya seperti mau pecah. Jika itu juga terjadi pada Anda, mintalah pada kru pesawat dua buah gelas plastik. Beri tisu cukup tebal yang telah dibasahi air hangat. Cara ini bisa membantu memuaikan gendang telinga yang biasanya sedikit bermasalah saat sedang flu. Tutupkan kedua gelas tadi pada kedua telinga seperti saat memakai headphone. Jika ingin lebih membantu bisa juga sambil menghirup minyak angin atau minyak kayu putih untuk menghilangkan mual (mabuk udara). Semoga tips ini bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi diri kita dan penumpang lain selama penerbangan berlangsung.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

89


HOW TO

It’s not magic Berapa minggu lalu saya membuka artikel-artikel yang pernah saya download dan baca pada saat senggang. Rupanya mata saya tertuju pada artikel berjudul Creating Magic yang ditulis oleh Lee Cockerell, Executive VP Operations, Walt Disney World. Ada kata-kata yang sangat menginspirasi saya di sana. “It’s not the Magic that Makes it Work; It’s the Way We Work that Makes the Magic.” Terjemahannya kira-kira: “Bukan Daya Magis yang membuat Anda berhasil. Cara mencapai keberhasilan itulah yang menciptakan daya Magis.” Mengapa saya terinspirasi? Kalimat itu mengingatkan saya pada sebuah acara Banking With Celebrity, acara yang di adakan oleh BPR Gunung Rizki di Semarang, 22 November 2009 silam. Acara ini pertama dan satu-satunya menurut sepengetahuan saya, dimana ada seorang selebriti kondang bernama Ari Lasso melayani nasabah BPR Gunung Rizki dengan penuh sukacita.

Tom MC Ifle Founder Top Coach Indonesia www.topcoachindonesia.com

90

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Apa yang istimewa? Ketika saya melihat acara yang begitu meriah, extravaganza dan sangat rapi. Saya jadi tergelitik untuk mencari tahu, siapa yang mengatur jalannya acara. Nah istimewanya, semua ternyata dilakukan oleh karyawan, tidak ada orang luar kecuali artis dan pengiring musik. Wah, kok bisa? Kuncinya ternyata pada 10 prinsip yang secara tidak sadar diterapkan oleh karyawan Gunung Rizki. Kesepuluh itu adalah: 1. Semua orang adalah orang penting. Libatkan semua orang. Leader BPR ini menerapkan yang saya sebut RAVE = Respect, Appreciate, Value Everyone. Ia sangat menghargai team hingga team sangat respek terhadap customer. 2. Menciptakan struktur organisasi berdasarkan Blue Print sukses, bukan sekadar tradisi. Menarik sekali ketika saya melihat pertumbuhan aset yang menakjubkan. Mulai dari 20 miliar hingga saat ini lebih dari 150 miliar dalam waktu 2 tahun. Bukan rahasia, BPR Gunung Rizki memang yang cukup dicintai pelanggan di Semarang dan di segani oleh kompetitor. 3. Create Magic Through Training – Train for Excellence in the Job, Train How to Exceed Customer Expectations in all Jobs. Ini kata-kata asli Lee Cockrel ketika seorang pengusaha muda bertanya bagaimana membangun team yang super seperti di Disney Corporation. 4. Hilangkan Kekacauan. Perhatikan hal-hal kecil yang membahayakan bisnis. Tidak ada hal kecil yang boleh dilupakan, terutama jika hal kecil ini bisa berdampak besar dalam jangka waktu lama. 5. Make Your People Your Brand – Nah, ini dia. Ternyata karyawan Gunung Rizki terkenal dengan motivasi dan dedikasi tinggi. Khususnya di antara bank dan BPR di Jawa tengah. Leadership ini mencerminkan betapa brand bukan hanya diciptakan dengan cara marketing tapi juga dengan cara menampilkan wajah team yang ceria dan expresif secara tulus. 6. Belajar untuk jujur. Koq, creating magic pake jujur segala? Begini, jika Anda tidak jujur, Anda tidak belajar. Agar Anda terus menerus bisa belajar, bersiaplah untuk selalu jujur. 7. Bakar Semangat. Bensin yang murah untuk membuat tim meledak sudah tersedia. Leader Gunung Rizki ini memahami agar semangat team menyala-nyala. Ia menyalakan api apresiasi, penghargaan, dan dukungan yang akan membangkitkan gairah bekerja. 8. Menjadi yang terdepan dalam memberi nilai tambah. Memberi nilai tambah bukan hanya berupa diskon atau bunga tinggi. Berada di garda depan dengan mengutamakan pelayanan, budaya kerja, teknologi dan selalu mencari cara terbaik untuk melayani pelanggan. 9. Menjaga ucapan dan perbuatan. Kata-kata sangat tajam, saya terinspirasi setiap kali mendengar pimpinan Gunung Rizki bicara. Ia memberi motivasi dengan menjaga dua prinsip: selalu berkata positif dan menjaga perilaku positif. 10. Membangun karakter. Cocok dengan visi mereka : Bank Berkarakter Yang Mensejahterakan masyarakat Indonesia. Karakter inilah yang bisa membangun bangsa, baru kita bisa sejahtera. Saya telah melihat dengan mata kepala sendiri, 10 prinsip ini membawa hasil luar biasa. Jika Anda tidak percaya, silakan mencoba!

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

91


92

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

93


EVENTS

Grand Opening Blue Sky Hotel Petamburan Jakarta

Sukses mendirikan Blue Sky Hotel Balikpapan pada 1973, Blue Sky Group kembali membuka hotel baru di Jalan AIPDA KS Tubun No. 19 Petamburan Jakarta Pusat. Hotel ini diberi nama Blue Sky Hotel Petamburan. Memiliki tagline The Lifestyle of Today’s Living, Blue Sky Petamburan mengusung konsep desain modern minimalist. Di dalamnya tersedia 96 kamar, yang terdiri dari lima jenis kamar, yaitu

94

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Single, Superior, Deluxe, Super Deluxe, dan Executive Suite. Fasilitas di setiap kamar hotel terbilang lengkap, antara lain berupa TV LCD 32’ dengan siaran internasional, pengering rambut, power shower, linen berkualitas, dan wifi yang mendukung koneksi internet berkecepatan tinggi. “Dengan visi untuk menjadi hotel terbaik dengan makanan terbaik, serta personal service, maka kami optimis akan dapat menarik minat pebisnis maupun traveler yang akan menginap di hotel kami,” kata Sinta Wong - Director of Finance dan Owner PT. Bintang Cahaya Fortuna selaku Owning Company Blue Sky Hotel Petamburan, saat grand opening hotel, 14 Agustus 2013. (dian)

Archipelago International Luncurkan Harper Kuta

Archipelago International meluncurkan hotel skala menengah di Kuta, Bali. Hotel baru bernama Harper Kuta ini mengusung konsep modern dan tradisional. Hotel berada di jalan Legian, tempat legendaris bagi para surfer KutaBali. Di sana tersedia 149 kamar dan suites dengan atau tanpa balkon. Fasilitas lainnya ada kolam renang luar ruang yang dilengkapi kursi berjemur, kolam renang anak, fasilitas spa, serta restoran khusus Rustik Bistro & Bar. (dian)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

95


EVENTS

Kemenparekraf Tetapkan Empat Kota Kreatif

Melihat banyak destinasi wisata Indonesia yang terus berkembang dan diminati wisatawan lokal serta mancanegara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajukan empat kota sebagai “kota

kreatif” kepada UNESCO. Kota tersebut adalah Yogyakarta, Solo, Bandung dan Pekalongan. Keempatnya diajukan karena memiliki keunikan kreatifitas dalam masyarakatnya dan nilai seni budaya yang berlaku di sana. Salah satu persyaratan penetapan gelar kota kreatif adalah memiliki satu produk atau kegiatan yang dapat menjadi ikon kreatif. Keempat kota itu memilikinya. (dian)

Arabian Night FoodFest

Soft Opening Best Western Hariston

Menyambut bulan Ramadhan, Sentra Kelapa Gading mengadakan Festival Kuliner bertema “1001 Nights Arabian Night Food Festival”, 12-28 Juli 2013. Berbagai kuliner Timur Tengah yang menggugah selera ditampilkan lengkap dengan ornamen khasnya. Saat itu dihadirkan pula hiburan seperti parade bedug, belly dance, henna tattoo, fortune teller dan acara menarik lainnya. (dian)

96

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Best Westren International menggelar soft opening Best Western Hariston Jakarta. Hotel baru ini berlokasi di jalan Terusan Bandengan Utara Raya, Jakarta Utara. Fasilitas yang tersedia antara lain dapat memenuhi kebutuhan meeting, incentive, convention dan exhibition. Hotel bintang empat ini hadir dalam bangunan 17 lantai, dan memiliki 201 kamar, serta mempunyai 10 ruang rapat berikut ballroom berkapasitas 800 orang. (dian)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

97


EVENTS

Redtop Hotel Berbuka Bersama Anak Yatim Piatu

98

Pada bulan Ramadhan lalu, REDTOP Hotel & Convention Center Jakarta menggelar buka puasa bersama dengan mengundang 52 anak Yatim Piatu di sekitar lingkungan hotel, 29 Juli 2013. Acara tahunan ini dihadiri langsung oleh segenap Manajemen, warga sekitar, perwakilan media, dan karyawan hotel. Acara ini merupakan salah satu wujud kepedulian untuk berbagi terhadap

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

warga kurang mampu, sekaligus sebagai wujud syukur di bulan suci Ramadhan. REDTOP Hotel & Convention Center merupakan hotel bintang empat dan menjadi salah satu hotel favorit pelaku bisnis yang membutuhkan akomodasi di Jakarta Pusat. Berlokasi di kawasan bisnis utama, hotel ini menawarkan fasilitas modern dan kenyamanan seperti rumah sendiri. (dian)

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

99


OUR CUSTOMERS

LUWUK

Dear redaksi, Saya sangat senang terbang dengan Sriwijaya Air. Airline ini menjadi salah satu maskapai yang saya rekomendasikan. Berbicara masalah kenyamanan pesawat, pesawat Sriwijaya Air sangat nyaman, terlebih pada pesawat Boeing 737-800 NG yang memiliki pitch antar-seat lega. Selain itu secara keseluruhan, kualitas pelayanan juga sangat baik. Nanda Danu Enastika Penumpang SJ 017 seat 5F

Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Sriwijaya Air yang selama ini telah memberikan pelayanan baik untuk memperlancar perjalanan saya ke Surabaya. Secara khusus pelayanan yang saya terima dari pramugari/ra Sriwijaya Air yang ramah, care dan murah senyum selama perjalanan pada tanggal 10 Juli 2013, SJ 581 rute Jayapura-Makassar, dan tanggal yang sama, SJ 563 rute Makassar-Surabaya. Terima kasih telah menjadi teman perjalanan yang menyenangkan bagi saya. Salam, Sulis Erna Prawati STPK St. Yohanes Rasul Jln.Yabansai Kompleks Taruna Bakti Distrik Heram-Jayapura

Ralat Terjadi kesalahan penulisan pada rubrik Destination: Taman Safari Indonesia Cisarua (halaman 50-55) pada edisi Agustus 2013. Pada halaman 51 dan 54 rubrik tersebut tertulis Frans Manansang, General Manager Taman Safari Indonesia Cisarua. Seharusnya adalah Frans Manansang, Direktur Taman Safari Indonesia Cisarua.

100

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Redaksi Sriwijaya Inflight Magazine menerima berbagai saran dan masukan. Silakan kirim surat ke alamat redaksi atau email ke: redaksi@sriwijaya-magazine.com. Jangan lupa, sertakan nama, alamat, nomor kontak, serta nomor dan tanggal penerbangan Anda.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

101


DESTINATION CITY

DESTINATION CITY Ambon [AMQ] Bandara: Pattimura

Rute penerbangan: Ambon – Makassar: 1 kali / hari

Balikpapan [BPN] Bandara: Sepinggan

Rute penerbangan: Balikpapan – Jakarta: 3 kali / hari Balikpapan – Surabaya: 2 kali / hari Balikpapan – Palu: 1 kali / hari Balikpapan – Berau: 2 kali / hari Balikpapan – Tarakan: 3 kali / hari Balikpapan – Banjarmasin: 1 kali / hari Balikpapan – Makassar: 1 kali / hari Balikpapan – Yogyakarta: 1 kali / hari

Banda Aceh [BTJ]

Bengkulu [BKS] Bandara: Fatmawati Soekarno

Rute penerbangan: Bengkulu – Jakarta: 2 kali / hari

Berau [BEJ] Bandara: Kalimarau

Rute penerbangan: Berau – Balikpapan: 2 kali / hari

Biak [BIK] Bandara: Frans Kaisepo

Rute penerbangan: Biak – Makassar: 1 kali / hari Biak – Jayapura: 1 kali / hari

Bandara: Sultan Iskandar Muda

Rute penerbangan: Banda Aceh – Medan: 1 kali / hari

Bandung [BDO] Bandara: Husein Sastranegara

Balikpapan Berada di kawasan Indonesia Tengah, Balikpapan merupakan ‘kota minyak’. Disebut demikian karena banyak perusahaan perminyakan besar berkantor di Balikpapan. Seiring dengan kehadiran mereka, Balikpapan pun menjadi kota penghasil minyak terbesar di Indonesia. Walau bagian dalam perut Buminya dieksplorasi, Balikpapan tetap mempertahankan keberadaan hutan hujan tropis primer termasuk flora-fauna di dalamnya. Beberapa hutan di Balikpapan merupakan habitat primer satwa endemik Kalimantan seperti beruang madu, bekantan, dan orang utan.

Banjarmasin [BDJ] Bandara: Syamsudin Noor

Rute penerbangan: Banjarmasin – Jakarta: 1 kali / hari Banjarmasin – Semarang: 1 kali / hari Banjarmasin – Balikpapan: 1 kali / hari

Batam [BTH] Bandara: Hang Nadim

Rute penerbangan: Batam – Jakarta: 2 kali / hari Batam – Medan: 1 kali / hari Batam – Jambi: 1 kali / hari Batam – Pekanbaru: 1 kali / hari

102

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Denpasar [DPS] Bandara: Ngurah Rai (3.000m)

Rute penerbangan: Denpasar – Jakarta: 2 kali / hari Denpasar – DIli: 1 kali / hari

Denpasar

Dili [DIL] Bandara: Presidente Nicolau Lobato

Rute penerbangan: Dili – Denpasar: 1 kali / hari

Gorontalo [GTO] Bandara: Jalaluddin

Rute penerbangan: Gorontalo – Makassar: 1 kali / hari

Denpasar merupakan pintu gerbang utama wisatawan ke Pulau Bali. Kota ini sangat menarik dan ramai dikunjungi. Sebagai pintu masuk utama ke Bali lewat jalur udara, Denpasar merupakan pusat kegiatan ekonomi dan wisata di Bali. Kota ini tidak hanya dapat ditempuh dari beberapa kota di Indonesia, namun juga dapat diakses langsung dari sejumlah kota internasional seperti dari Singapura, Kuala Lumpur, Perth, Darwin, Taipei, Hongkong, dan sejumlah kota lainnya di dunia. Sebagai bagian dari kota terpopuler di dunia pariwisata, Denpasar mewanarkan berbagai hal menarik. Dari Denpasar, kita dapat menikmati keindahan alam Pulau Dewata berikut keragaman adat istiadat dan budaya Bali.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

103


DESTINATION CITY

DESTINATION CITY Jakarta [CGK] Bandara: Soekarno-Hatta / Cengkareng

Rute penerbangan: Jakarta – Medan: 3 kali / hari Jakarta – Pekanbaru: 1 kali / hari Jakarta – Batam : 2 kali / hari Jakarta – Padang: 2 kali / hari Jakarta – Jambi : 2 kali / hari Jakarta – Bengkulu: 2 kali / hari Jakarta – Palembang: 3 kali / hari Jakarta – Pangkal Pinang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Karang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Pandan: 4 kali / hari Jakarta – Tanjung Pinang: 1 kali / hari Jakarta – Pontianak: 5 kali / hari Jakarta – Palangkaraya: 1 kali / hari Jakarta – Banjarmasin: 1 kali / hari Jakarta – Balikpapan: 3 kali / hari Jakarta – Surabaya: 5 kali / hari Jakarta – Semarang: 3 kali / hari Jakarta – Solo: 3 kali / hari Jakarta – Yogyakarta: 2 kali / hari Jakarta – Malang: 3 kali / hari Jakarta – Denpasar: 2 kali / hari Jakarta – Makassar: 4 kali / hari Jakarta – Singapura: 1 kali / hari Jakarta – Ternate: 1 kali / hari

Jambi [DJB] Bandara: Sultan Thaha Syaifuddin

Jakarta Jakarta merupakan kota terpadat dan tersibuk di Indonesia. Walau sebagian besar denyut kehidupan di Jakarta berlangsung siang hari, Jakarta boleh dikata tak pernah tidur. Denyut kehidupan di Jakarta berlangsung 24 jam. Hampir sebagian besar kebutuhan hidup dapat terpenuhi di Jakarta. Pintu gerbang utama masuk ke Indonesia ini selalu ramah menyapa pendatang, termasuk wisatawan. Monumen Nasional merupakan ikon yang terkenal di Jakarta. Monumen setinggi 132 meter ini didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Bangunan juga difungsikan sebagai museum yang dibuka setiap hari kecuali hari Senin pekan terakhir setiap bulannya. Di dalamnya berisi aneka diorama perjuangan rakyat Indonesia serta relief sejarah Indonesia.

104

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Rute penerbangan: Jambi – Jakarta: 2 kali / hari Jambi – Batam: 1 kali / hari

Jayapura [DJJ]

Bandara: Sentani

Rute penerbangan: Jayapura – Biak: 1 kali / hari Jayapura – Makassar: 1 kali / hari Jayapura – Merauke: 1 kali / hari Jayapura – Timika: 1 kali / hari

Kendari [KDI] Bandara: Haluoleo Kendari

Kupang [KOE] Bandara: El Tari

Rute penerbangan: Kupang – Surabaya: 2 kali / hari

Lampung [TKG] Bandara: Radin Inten II

Rute penerbangan: Lampung – Jakarta: 6 kali / hari

Luwuk [LUW] Bandara: Syukuran Aminnudin

Rute penerbangan: Luwuk – Makassar: 1 kali / hari

Makassar [UPG] Bandara: Sultan Hasanuddin

Rute penerbangan: Makassar – Jakarta : 4 kali / hari Makassar – Surabaya: 4 kali /hari Makassar – Palu: 1 kali / hari Makassar – Gorontalo: 1 kali / hari Makassar – Ternate: 1 kali / hari Makassar – Sorong: 2 kali / hari Makassar – Kendari: 2 kali / hari Makassar – Ambon: 1 kali / hari Makassar – Biak: 4 kali / minggu Makassar – Jayapura: 2 kali / hari Makassar – Luwuk: 1 kali / hari Makassar – Balikpapan: 2 kali / hari Makassar – Manokwari: 1 kali / hari & 3 kali / minggu Makassar – Timika: 1 kali / hari

Malang [MLG] Bandara: Abdul Rachman Saleh

Rute penerbangan: Malang – Jakarta: 3 kali / hari

Makassar Makassar atau Ujung Pandang merupakan kota metropolitan di kawasan tengah Indonesia. Kota ini juga sekaligus merupakan kota transit bagi sejumlah rute penerbangan domestik Indonesia. Dari Makassar, penumpang pesawat bisa melanjutkan penerbangan hampir ke semua kota di Indonesia. Ada berbagai hal menarik bisa dilakukan di Makassar. Bagi pelaku usaha bisnis, Makassar merupakan sebuah kota tepat untuk melangsungkan usaha bisnis. Bagi pelaku wisata atau traveler, obyek-obyek wisata menarik dan terkenal dapat dikunjungi. Beberapa di antaranya Museum La Galigo, benteng Fort Rotterdam, taman nasional Bantimurung, hingga Tana Toraja.

Rute penerbangan: Kendari – Makassar: 2 kali / hari S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

105


DESTINATION CITY

DESTINATION CITY

Manado [MDC] Bandara: Sam Ratulangi

Rute penerbangan: Manado – Surabaya: 1 kali / hari Manado – Ternate: 1 kali / hari

Manokwari [MKW] Bandara: Rendani

Rute penerbangan: Manokwari – Sorong: 1 kali / hari Manokwari – Makassar: 2 kali / hari

Medan [KNO] Bandara: Kuala Namu

Rute penerbangan: Medan – Jakarta: 3 kali / hari Medan – Padang: 1 kali / hari Medan – Pekanbaru: 1 kali / hari Medan – Batam : 1 kali / hari Medan – Banda Aceh: 1 kali / hari Medan – Penang: 1 kali / hari

Merauke [MKQ] Bandara: Mopah

Medan Medan menjadi gerbang utama wisata ke Danau Toba. Dari Medan, Danau Toba dapat dicapai melalui perjalanan darat selama sekitar empat jam berkendara. Panorama Danau Toba yang kabarnya terbentuk akibat letusan gunung berapi purba ini sangat indah. Keberadaan Pulau Samosir di tengahnya, serta kehidupan suku berikut budayanya menjadi ciri khas wisata Danau Toba.

Rute penerbangan: Merauke – Jayapura: 1 kali / hari

Padang [PDG] Bandara: Minangkabau

Rute penerbangan: Padang – Jakarta: 2 kali / hari Padang – Medan : 1 kali / hari

Palangka Raya [PKY] Bandara: Tjilik Riwut

Palembang [PLM] Bandara: Sultan Mahmud Badaruddin II

Rute penerbangan: Palembang – Jakarta: 3 kali / hari Palembang – Pangkal Pinang: 2 kali / hari

Palu [PLW] Bandara: Mutiara

Rute penerbangan: Palu – Balikpapan: 1 kali / hari Palu – Makassar: 1 kali / hari

Pekanbaru [PKU] Bandara: Sultan Syarif Kasim II

Rute penerbangan: Pekanbaru – Jakarta : 1 kali / hari Pekanbaru – Medan: 2 kali / hari Pekanbaru – Batam: 1 kali / hari

Pangkalpinang [PGK] Bandara: Depati Amir

Rute penerbangan: Pangkal Pinang – Jakarta: 6 kali / hari Pangkal Pinang – Palembang: 2 kali / hari

Penang [PEN]

Bandara: Pulau Pinang

Rute penerbangan: Penang – Medan: 1 kali / hari

Pontianak [PNK] Bandara: Supadio

Rute penerbangan: Pontianak – Jakarta: 5 kali / hari

Palu Palu merupakan kota eksotis. Kota ini dapat menjadi pintu masuk ke keindahan alam Sulwesi Tengah. Sulawesi Tengah sendiri memiliki keanekaragaman hayati khusus. Faunanya merupakan perpaduan antara fauna di Indonesia barat dan Indonesia Timur. Selain itu, di Sulawesi Tengah juga dapat ditemui peninggalan zaman megalitikum berupa batu-batu besar yang tersusun rapi dan bermotif atau berupa patung. Patung Palindo dapat dijumpai di Padang Sepe, Lembah Bada, sementara Patung Loga di Desa Pada, Patung Langke Bulawa di Desa Bomba, Watu Oba, Watu Maturu di Desa Lengkewe dan WatuBaula di Desa Badangkala.

Rute penerbangan: Palangka Raya – Jakarta: 1 kali / hari Palangka Raya – Surabaya: 1 kali / hari

106

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

107


DESTINATION CITY

DESTINATION CITY

Singapura [SIN] Bandara: Changi

Rute penerbangan: Singapura – Jakarta: 1 kali / hari

Semarang [SRG] Bandara: Ahmad Yani

Rute penerbangan: Semarang – Jakarta: 3 kali / hari Semarang – Surabaya: 1 kali / hari Semarang – Banjarmasin: 1 kali / hari

Tanjung Pandan [TJQ] Bandara: HAS Hananjoedin

Rute penerbangan: Tanjung Pandan – Jakarta: 4 kali / hari

Tanjung Pinang [TNJ] Bandara: Raja Haji Fisabilillah

Rute penerbangan: Tanjung Pinang – Jakarta: 1 kali / hari

Tarakan [TRK] Bandara: Juwata

Sorong [SOQ] Bandara: Jeffman / Domine Eduard Osok

Rute penerbangan: Sorong – Makassar: 2 kali / hari Sorong – Manokwari: 1 kali / hari

Solo [SOC]

Rute penerbangan: Tarakan – Balikpapan: 2 kali / hari

Timika [TIM] Bandara: Mozes Kilangin

Rute penerbangan: Timika – Jayapura: 1 kali / hari Timika – Makassar: 1 kali / hari

Bandara: Adisumarmo

Semarang Semarang menjadi saksi bisu kedatangan Laksamana Jenderal Cheng Ho, seorang Kapiten pelaut dari Cina. Cheng Ho mendarat di Semarang pada awal abad ke-15. Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle di Tiongkok. Di Semarang, kedatangan Cheng Ho ini ditandai dengan keberadaan Patung Cheng Ho setinggi 12,7 meter yang berdiri tegak menghadap Kelenteng Sam Poo Kong. Klenteng ini konon kabarnya menjadi tempat persinggahan pertama Cheng Ho di Semarang.

108

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

Rute penerbangan: Solo – Jakarta: 3 kali / hari

Ternate [TTE] Bandara: Sultan Babullah

Surabaya [SUB] Bandara: Juanda

Rute penerbangan: Surabaya – Jakarta: 5 kali / hari Surabaya – Yogyakarta: 1 kali / hari Surabaya – Manado: 1 kali / hari Surabaya – Makassar: 4 kali / hari Surabaya – Kupang: 2 kali / hari Surabaya – Semarang: 1 kali / hari Surabaya – Balikpapan: 2 kali / hari Surabaya – Palangka Raya: 1 kali / hari

Rute penerbangan: Ternate – Makassar: 1 kali / hari Ternate – Manado: 1 kali / hari Ternate – Jakarta: 1 kali / hari

Yogyakarta [JOG] Bandara: Adisutjipto

Rute penerbangan: Yogyakarta – Jakarta: 2 kali / hari Yogyakarta – Surabaya: 1 kali / hari Yogyakarta – Balikpapan: 1 kali / hari

Ternate Ternate merupakan kota kecil di bawah Gunung Gamalama. Mayoritas penduduk di kota ini memeluk agama Islam. Di kota ini, selain dapat menyaksikan peninggalan dan keberadaan kerajaan Ternate, pengunjung dapat melihat peninggalan lain berupa benteng. Salah satunya adalah Benteng Tolukko yang dibangun tahun 1540, Benteng Ford Oranye, dan Benteng Kastela yang juga menjadi saksi bisu dari peradaban Portugis di Maluku Utara. Di sisi lain, pengunjung wisatawan juga dapat menyeberang ke Pulau Halmahera untuk menikmati keindahan alam yang tiada tara.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

109


SAFETY & INVOCATIONS

Islam

Tentang Barang Terlarang Kepada seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terhormat... Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda, perhatikanlah hal-hal berikut: TENTANG BAGASI: • Mohon tidak memasukkan uang, perhiasan dan dokumen berharga, ataupun sejenisnya kedalam bagasi Anda. Kami tidak bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan terhadap barang berharga tersebut. • Mohon tidak membawa bagasi ke atas kabin lebih dari satu buah. Dimensi maksimum bagasi yang diperkenankan adalah 23 x 33 x 56 cm, berat maksimum adalah 5 kg. • Kami berhak menolak pengangkutan bagasi yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas. KATEGORI BARANG-BARANG BERBAHAYA: • Tas kantor dan sejenisnya yang menggunakan perangkat alarm di dalamnya. • Barang yang mengandung gas, baik yang mudah terbakar maupun tidak, atau beracun, seperti butana, oksigen, propana, dan aqualung. • Barang yang mengandung bahan perusak seperti asam (acid), basa (alkaline), dan baterai telepon selular yang basah. • Barang yang dapat dikategorikan sebagai perantara bakteri atau virus. • Bahan peledak, perlengkapan perang, petasan dan sejenisnya. • Cairan atau benda padat yang mudah terbakar seperti geretan, korek api, alat pemanas, dan bahan yang mudah menyalakan api. • Bahan-bahan yang mudah teroksidasi seperti bubuk pencuci dan peroksida. • Racun seperti arsenik, sianida, dan insektisida. • Barang-barang yang mengandung merkuri, magnet, dan berpotensi dapat melukai pihak lain. • Obat-obatan dan peralatan kecantikan dalam jumlah banyak seperti hair spray, parfum, dan obat-obatan yang mengandung alkohol.

110

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

“Dengan nama Allah (semoga) menyertai perjalanan dan mendaratnya (pesawat ini). Sungguh, Tuhanku, benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Hud: 41) Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang menganugerahi kami kemampuan yang memanfaatkan (pesawat) ini, sedang kami sendiri (tanpa pertolongan-Nya) tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita, kita pasti kembali. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan perpendekanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan, dan Engkau pula pelindung bagi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesuraman pandangan, serta bencana menyangkut harta dan keluarga. (Do’a Nabi Muhammad)

Katolik - Catholic

Dalam (demi) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, amin. Ya Tuhan, dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberangi laut dengan kaki kering. Tiga raja budiman dari sebelah timur telah engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan bintang yang ajaib. Kami mohon kepadaMu: Karuniakanlah kami sebuah perjalanan yang aman, dengan cuaca yang baik dan menyenangkan. Berikanlah kami bimbingan malaikat-malaikat-Mu yang kudus, termasuk kepada awak pesawat yang terbang ini, agar mereka dapat mengantarkan kami untuk mencapai tempat tujuan dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai kami akhirnya boleh mendarat di tempat tujuan dengan selamat. Terpujilah nama-Mu, sekarang dan selamanya. Dalam (demi) nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

Protestan - Protestant

Bapa Surgawi, kami mengucap syukur dan terima kasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama-Mu yang kudus untuk menyertai perjalanan kami. Kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus-Mu, pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga dengan para awak pesawat, kiranya Tuhan juga yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik, sehingga kami bisa tiba di tujuan tepat waktu dengan selamat dan dalam sukacita. Terima Kasih atas pertolongan serta kasih-Mu yang tidak berubah dari sejak dulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami naikkan doa dan permohonan kami ini. Amin.

Hindu - Hinduism

Om Shangyang Widhi Wasa yang Maha Jaya yang mengatasi segala kematian, kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Shangyang Widhi Wasa, semua keuntungan, kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan lahir-bathin.

Buddha - Buddhism

Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, yang telah mencapai penerangan sempurna (3x). Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Demikianlah hendaknya. (Paritta Suci)

Khonghucu - Confucian

Kehadirat TIAN, Tuhan Yang Maha Esa, di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi, dipermuliakanlah Shang Di, Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

111


OUR STORY

OUR FLEET

SEJARAH

SRIWIJAYA AIR Sriwijaya Air berdiri tepat pada Hari Pahlawan, yaitu 10 November tahun 2003. Dengan bermodalkan satu armada pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP. Para pendiri Sriwijaya Air adalah Hendry Lie, Chandra Lie, Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut membidani kelahiran Sriwijaya Air adalah Supardi Syahrial, Capt. Kusnadi Yusuf, Capt. Adil W., Capt. Harwick L., Gabriella Sonia, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dengan visi, kapasitas bisnis dan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap jasa penerbangan Sriwijaya Air, penambahan jumlah armada dan rute menjadi sebuah keniscayaan. Hingga saat ini, Sriwijaya Air mengoperasikan 38 armada pesawat untuk menerbangi 43 kota domestik maupun regional, dan ratusan pilihan jam keberangkatan. Untuk regenerasi armada pesawat dan mengantisipasi penambahan rute, Sriwijaya Air telah mendatangkan Boeing 737-800 NG. Dengan menambah rute domestik secara lebih intens, pelayanan pada rute domestik akan lebih maksimal. Keselamatan (Safety), keamanan (Security), dan pelayanan (Service) merupakan pedoman utama pelayanan Sriwijaya Air bagi seluruh penumpangnya. Sehubungan dengan itu, dalam hal perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air bekerjasama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airlines Systems (MAS), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan PT. Aero Nusantara Indonesia (ANI). Kerjasama ini dimaksudkan agar para pelanggan Sriwijaya Air mendapatkan rasa aman dan kenyamanan optimal saat menggunakan jasa Sriwijaya Air. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air

112

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

merupakan sumber daya manusia pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya. Sesuai dengan moto Sriwijaya Air yaitu “Your Flying Partner�, kini Anda dapat melakukan reservasi tiket secara lebih nyaman dan mudah selama 24 jam, cukup dengan menghubungi nomor hotline 021 292 79 777 atau 0804 1 777 777.

S

ejak awal tahun ini, Sriwijaya Air telah mengoperasikan Boeing B737-800NG untuk melayani sejumlah rute penerbangan. Boeing 737800NG akan datang secara bertahap hingga akhir tahun 2012. Guna mendukung strategi bisnis Sriwijaya

Air, seluruh Boeing 737-800NG dilengkapi dengan kursi kelas eksekutif. Begitu juga halnya dengan Boeing 737300/400/500 yang telah beroperasi sebelumnya. Semuanya akan direkonfigurasi, sehingga memiliki dua kelas yaitu kelas eksekutif dan kelas ekonomi.

Boeing 737-800 NG

ARTI LOGO DAN WARNA

Logo Sriwijaya Air: Dibaca RU-YI (Bahasa Cina), yang artinya: apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin bisa tercapai. Warna Putih: Seluruh karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air.

Boeing 737-400

Boeing 737-300

Warna Biru: Sriwijaya Air berkeinginan untuk melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta. Warna Merah: Para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Tulisan Sriwijaya Air: Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal, seperti kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional.

Boeing 737-500 W

Lekukan hati di atap pesawat: Para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan.

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

113


OFFICES HEAD OFFICE:

Jl. Marsekal Suryadharma 1, Kawasan M1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Telp: +62 21 559 17 777

DISTRICT CENGKARENG:

BANDARA SOEKARNO HATTA Terminal 1B Telp: +62 21 550 7902

DISTRICT JAKARTA:

Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 7779

BRANCH OFFICES JABODETABEK:

GUNUNG SAHARI Jl. Gunung Sahari Raya, No. 13 Blok B8 - 10 Telp: +62 21 6471 7999 HARMONI Jl. Suryopranoto No. 9E, Jakarta Pusat Telp: +62 21 351 9977 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok TN 2 No.33 Kelapa Gading , Jakarta Utara Telp: +62 21 450 0097 SUNTER Kompleks Ruko Taman Nyiur Jl. Danau Sunter Utara Blok M No. 11 Telp: +62 21 650 5689 TEBET Jl. Dr. Saharjo No. 317F, Jakarta Selatan Telp: +62 21 8378 6688 TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 1 C, Jakarta Barat Telp: +62 21 5694 3999 RAWA BOKOR CENGKARENG Ruko Taman Mahkota Mutiara Jl. Husen Sastranegara Blok A-2 No. 26 Telp: +62 21 5437 0877 UJUNG MENTENG Kompleks Rukan Ujung Menteng Jl. Raya Bekasi KM 25 Blok B No. 21 Jakarta Timur Telp: +62 21 4680 2201 BEKASI Jl. Achmad Yani Ruko Sentra Niaga Blok A6 No. 6 Telp: +62 21 8843553 CIKARANG Ruko Kuning Sentra Cikarang (CTC) Blok C No.23 Jl. Raya Cikarang, Cibarusah Telp: +62 21 8911 7537 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 304D Telp: +62 21 777 3131 BOGOR Jl. Pajajaran No. 60D Telp: +62 251 8393 777 BSD (Serpong - Tangerang) Jl. Kompleks Ruko Villa Melati Mas Fista Blok A -1 No. 12, Serpong - Tangerang Telp: +62 21 5315 3377

DISTRICT OFFICES SUMATERA:

BANDA ACEH Jl. Teuku Imeum Leung Bata No. 5D Simpang Surabaya Telp: +62 651 635 777 BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 5A, Tanjung Karang Telp: +62 721 268 218 BATAM Jl. Komp. Batama Blok C No. 4, Nagoya Telp: +62 778 430 077 BENGKULU Jl.R.Suprapto No.3 Bengkulu, Indonesia Telp: +62 736 341 889 JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 37, Jelutung Telp: +62 741 755 0138

114

MEDAN Jl. Gajah Mada No. 3 C-D Telp: +62 61 455 2111 PADANG Jl. Juanda No. 24 Telp: +62 751 448 8777 PALEMBANG Jl. Jend. Sudirman No. 18 A-B Telp: +62 7113 88888 Jl. Radial No. 2886 Telp: +62 711 379 888 PANGKAL PINANG Jl. Soekarno Hatta No. 227D Telp: +62 717 425 6688 Jl. Jend. Sudirman No. 83C Telp: 0717 - 424 207, 438 799 SUNGAI LIAT Jl. Muhidin No. 143B, Bangka Telp: +62 717 92 947 KOBA Jl. By Pass No. 1, Bangka Tengah Telp: +62 718 61 716 PEKANBARU Jl. Perkantoran Sudirman City Square Blok B 2 Telp: +62 761 859 800 TANJUNG PANDAN Jl. Jend. Sudirman No. 28, Pangkal Lalang Telp: +62 719 21 677 TANJUNG PINANG Jl. D.I. Panjaitan KM.9 komplek Plaza Bintan Centre Blok Mayang No.12 Telp: +62 771 442 888

JAWA:

BANDUNG Jl.Gatot Subroto No 230, Ruko Imperial Gatsoe Kav-6 Bandung, Jawa Barat, Indonesia Telp: +62 22 731 3999 MALANG Jl. Letjen S. Parman No. 59B Telp: +62 341 471 777 SEMARANG Kompleks Ruko Peterongan Plaza A-6 Jl. MT Haryono No. 719 Telp: +62 24 841 3777 SOLO Gedung Center Point Blok A-10 Jl. Slamet Riyadi No 371 Purwosari Solo Telp: +62 271 723 777 SURABAYA Jl. Kombes Polisi M. Duriyat No. 41 Kav. 8, Kedung Sari Telp: +62 31 549 1777 YOGYAKARTA Jalan Sultan Agung 54 Wirogunan Mergangsan Telp: +62 274 414 777

BALI/NUSA TENGGARA:

DENPASAR Jl. Sunsetroad No. 101 Blok B, Kuta, Kab. Badung Telp: +62 361 217 1099 KUPANG Jl. Palapa No. 19F, Oebobo Telp: +62 380 831 666

MALUKU:

AMBON Jl. AM Sangaji No. 79 Telp: +62 911 354 498 TERNATE Jl. Pahlawan Revolusi No. 14 Telp: +62 921 31 222 99

SAMARINDA Jl. Juanda No. 22 Telp: +62 541 777 9866 TARAKAN Jl. Jend. Sudirman No. 21 Telp: +62 551 337 77 BERAU Jl. Pemuda No. 50, Kalimantan Timur Telp: +62 554 202 8777 BANJARMASIN Jl. Jend. Ahmad Yani KM 3,5 No. 210C Telp: +62 511 327 2377 PALANGKARAYA Jl. Imam Bonjol No. 19, Ruko Kav. 02 Telp: +62 536 323 8124 PONTIANAK Jl. Imam Bonjol No. 26A Telp: +62 561 768 777 SINGKAWANG Jl. Ali Anyang No. 26C, Kalimantan Barat Telp: +62 562 633 030

SULAWESI:

GORONTALO Jl. Agus Salim No. 77 Telp: +62 435 827 878 KENDARI Jl. A.Yani No.171 Wua-Wua Kendari Telp: +62 401 319 4900 LUWUK Jl. Urip Sumoharjo nomor 45 A, Luwuk-Banggai, Sulawesi Tengah Telp: +62 461 21 999 MAKASSAR Jl. Boulevard Raya No. 6-7 Panakukang Mas Telp: +62 411 424 700 MANADO Jl.Wolter Monginsidi Komplek Bahu Mal no Blok S-18 Telp: +62 431 837 688 PALU Jl. Walter Mongonsidi No. 37 Telp: +62 451 428 777

PAPUA:

BIAK Jl. Moh. Yamin no. 1 Telp: +62 981 265 77 JAYAPURA Komplek Ruko Pasifik Permai Blok A No. 2 Telp: +62 967 524 588 MANOKWARI Jl. Kota Baru No. 37 Telp: +62 986 211 777 SORONG Jl. Sam Ratulangi No. 5 Kampung Baru Telp: +62 951 322 177 TIMIKA Jl. Cendrawasih, Ruko No.6, Hotel Komoro Tame- 99910 Timika Telp : 0901-3242777

REGIONAL:

PENANG 389A Jalan Burma, Pulau Tikus 10350 Penang - Malaysia, Telp: +604 229 1777 SINGAPORE 101 Upper Cross St B1-17D People’s Park Centre, 058357 Telp: +65 6532 0777 DILI Timor Plaza Unit #210 Rua Presidente Nicolau Lobato Comoro Telp: + 670 3311 355, + 670 3311 366

KALIMANTAN:

BALIKPAPAN Kompleks Balikpapan Permai Blok H - 2 No. 4 Telp: +62 542 749 777

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3

S E P T E M B E R 2 0 1 3 S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E

115


116

S R I W I J AYA I N - F L I G H T M A G A Z I N E S E P T E M B E R 2 0 1 3


Sriwijaya Magazine