Issuu on Google+

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

1


2

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

3


CEO

MARHABAN YA RAMADHAN………………..! Pelanggan setia Sriwijaya Air yang kami hormati, Assalamualaikum wr wb, Salam Sejahtera “Selamat datang Bulan Ramadhan…………. !“ Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT bahwa – atas seijinNYA — kita masih dapat dipertemukan dengan bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan. Sebagai umat yang beragama, tentu kita harus dapat memaknai dan mengimplementasikan apa yang telah menjadi suratan Illahi dalam bulan suci ini. Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa, tidak hanya sekadar menahan makan dan minum, tetapi juga harus menahan hawa nafsu. Betapa beratnya menjalankan ibadah puasa ini dengan benar, apalagi kita tetap dalam kondisi bekerja, maka tak heran bahwa apa yang dijanjikan oleh Allah SWT atas keberkahan dan pahalanya pun lebih dari sepadan. Bahkan, disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW bahwa bila manusia mengerti atas karunia dan berkah yang dijanjikan Allah kepada manusia dalam bulan Ramadhan, maka manusia pasti akan selalu mengharapkan setahun penuh dalam satu kalender menjadi bulan Ramadhan. Subhanallah……. Demikian pula janji-janji Allah SWT dalam melipatgandakan pahala di bulan Ramadhan, sungguh akan membuat kita menjadi insan yang akan lebih berpasrah diri. Bila ibadah sunnah dijalankan di bulan Ramadhan, Allah SWT akan memberikan pahala yang sama besarnya dengan pahala ibadah wajib di bulan lainnya. Dan, ibadah wajib yang dijalankan di Bulan Ramadhan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali pahala ibadah wajib di bulan lainnya. Betapa suci dan mulianya Bulan Ramadhan ini, maka ijinkanlah kami sekadar mengingatkan kembali untuk bersama-sama menghormati Bulan Ramadhan, terutama kepada semua orang yang sedang melaksanakan ibadah di Bulan Ramadhan. Semoga amal ibadah kita dalam Bulan Ramadahan dapat diterima sesuai dengan amal ibadah yang sedang kita jalankan.

4

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Sebagai partner penerbangan anda dimanapun berada, Sriwijaya Air menyambut dengan gembira datangnya bulan Ramadhan, dengan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan bathin. Marilah kita raih kemenangan melawan hawa nafsu di bulan Ramadhan ini untuk menyongsong hari Idul Fitri di bulan depan. Wassalamualaikum wr wb, Salam Sejahtera, PT. Sriwijaya Air, Chandra Lie President Director

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

5


www.behance.net

www.kalbar-online.com

CALENDAR

Gelar Batik Nusantara 2013 Lokasi: Jakarta Convention Center, Jakarta Tanggal: 17-21 Juli 2013 Semenjak Batik dinyatakan UNESCO sebagai warisan budaya milik Indonesia, batik semakin mendunia. Salah satu bentuk pelestarian batik di Indonesia terwujud dalam Gelar Batik Nusantara 2013. Kegiatan ini akan diikuti oleh perajin, industri batik dan pecinta fashion batik. (dian)

Central Java Art and Culture Parade Lokasi: Semarang, Jawa Tengah Tanggal: 23 Juli 2013 Menyuguhkan aneka seni dan budaya khas Jawa Tengah, festival ini berlangsung satu hari penuh dan dipusatkan di Semarang. Ragam musik, tari-tarian, produk kerajinan tangan, kesenian daerah dan lainnya ditampilkan secara terbuka bagi seluruh pengunjung. Acara parade berlangsung di depan kantor Gubernur Jawa Tengah dan berkeliling di jalan-jalan utama kota. (dian)

6

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

International Borneo Sumpit Tournament Lokasi: Singkawang, Kalimantan Barat Tanggal: 5-7 Juli 2013 Singkawang menjadi tuan rumah International Borneo Sumpit Tournament 2013. Sumpit sendiri merupakan senjata tradisional khas suku Dayak yang tinggal di sebagian besar Pulau Kalimantan. Sumpit terbuat dari kayu ringan, memiliki panjang 1,5 meter sampai 2,25 meter, biasa digunakan sebagai senjata untuk berburu binatang di hutan, serta menjadi senjata dalam perang.

Kemilau Sulawesi 2013 Lokasi: Manado, Sulawesi Utara Tanggal: 25-28 Juli 2013 Kemilau Sulawesi Exhibition VIII 2013 akan menampilkan potensi dari keenam provinsi di Sulawesi, yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Kegiatan ini akan menghadirkan produk wisata, atraksi budaya, situs sejarah, kuliner dan sebagainya. (dian)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

7


8

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

9


10

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

11


President Commissioner Hendry Lie

Commissioner Johanes Bundjamin Andy Halim Fandy Lingga Capt. Soenaryo Yosopratomo

President Director Chandra Lie

40

Cover Story

58

Photos

18

Inside Sriwijaya

Finance Director Gabriella Sonia

Commercial Director Toto Nursatyo

Operation Director Capt. Bambang Haryono

Technical Director Ir. Ananta Widjaja

Quality, Safety, & Security Director Capt. Toto Soebandoro

Corporate Planning & BD Director Jefferson Jauwena

Legal SAMUEL GINTING, SH (ADVOCAT) VICTORIANUS SIHOTANG, SH (ADVOCAT) HORMAT TORONG, SH (ADVOCAT)

Sriwijaya Magazine adalah satu-satunya in-flight magazine yang diakui secara resmi oleh Sriwijaya Air dan diperkenankan untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air. Sriwijaya Air tidak mengakui media lain dengan format majalah, selain Sriwijaya Magazine; dan tidak memperkenankan media lain dengan format majalah, untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air.

12

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

13


Editorial Board TOTO NURSATYO JEFFERSON JAUWENA AGUS SOEDJONO ARI KURNIA JUSUF Editor-in-Chief RASANTIKA M. SETA Editor DIAN TRIASARI KARINA AYU BUDIANI ADI WILLY HANHARI Promotion RICCO ANDIKA Finance DEVI R. SARI

50

CONTENTS

Edisi 29 Juli 2013

18

20 40

Inside Sriwijaya

Agent Gathering Sriwijaya Air Sriwijaya Air Sponsori Kejuaraan Pencak Silat PSHT Sriwijaya Air bagi-bagi Souvenir untuk Anak Sekolah

Destination

Kota Industri yang Eksotik Petualangan Sehari di Kota Apel

Cover Story

Pesona Alam Nan Tiada Tara

48 58 62 66 70 86

Creative PHILCO A. ARITONANG Distribution OKY VISCOUNANTO Contributors MASTER COACH TOM M.C. IFLE ERWIN YAP

Publisher PT. NEGERI AKSARA MANDIRI

Inspiring People

Editorial Address Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B 8-10 Jakarta Utara 14420

Photos

Telp: +62 21 6471 7999 Fax: +62 21 6470 2828 redaksi@sriwijaya-magazine.com

Mengembalikan Kejayaan Lagu Daerah

Giant Twins

Historia

Dibalik Cinta, Takhta, dan Kuasa

Advertising

Relax

Senyaman Rumah di Pusat Kota Bandung Hadir dengan Ballroom Terbesar

Delicious

Tempat Santap Mie Jepang Asli Bernostalgia Lewat Rasa dan Suasana

Overseas

Angkor, Kota yang Hilang

Prominent  Ad

Telp: +62 21 7079 2923 Fax: +62 21 722 1288 Hp: +62 899 008 9910 Sales Team: Dyanartha Grace Lamury Agustinus Santoso Donny Hardian Nur Hatta Amrulloh iklansj@prominentpr.com iklansj@sriwijaya-magazine.com

Terumbu Karang Teluk Weda Foto: Rasantika M. Seta Lokasi: Teluk Weda, Halmahera Tengah

14

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Printing MEGA INDAH PRINTING

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

15


16

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

17


INSIDE SRIWIJAYA Sriwijaya Air Sponsori Kejuaraan Pencak Silat PSHT Sriwijaya Air berperan aktif dalam pengembangan olahraga pencak silat di tanah air. Peran aktif itu antara lain terlihat dari partisipasi Sriwijaya Air dalam kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Tangerang Raya, 2526 Mei 2013, di Tangerang. Kejuaraan yang berlangsung kedua kalinya itu diikuti 300 pesilat dari 26 ranting dan memperebutkan piala bergilir PSHT. Selain untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota, kejuaraan juga bertujuan untuk mencari bibit pesilat baru yang akan dibina dan diterjunkan pada kejuaraan silat tingkat daerah dan nasional. Kini, PSHT yang berdiri pertama kali di Madiun tahun 1922, memiliki cabang dan ranting hampir di setiap daerah di Indonesia. Di Tangerang sendiri, PSHT berdiri sejak tahun 1983. (rasantika | foto: rasantika)

Atas: Foto Bersama Top 10 Agent. Tengah: Chandra Lie dan manajemen Sriwijaya Air bersama Staff Sriwijaya Air Distrik Gorontalo. Bawah: Foto Bersama All Staff Distrik Makassar.

Agent Gathering Sriwijaya Air

A

gent gathering Sriwijaya Air kembali berlangsung. Kegiatan yang menjadi salah satu bentuk apresiasi Sriwijaya Air terhadap mitra agent kali ini berlangsung di Makassar, Luwuk, dan Gorontalo. Hadir langsung dalam kegiatan itu, Chandra Lie, President Director Sriwijaya Air, jajaran manajemen serta komisaris Sriwijaya Air. Chandra Lie dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini antara lain untuk memberikan apresiasi kepada mitra usaha. “Saya menganggap seluruh mitra usaha adalah bagian dari Sriwijaya Air. Bersama mitra usaha, Sriwijaya Air dapat berkembang dan besar. Oleh karenanya, demi terus memajukan usaha bersama, mari kita saling memberikan kontribusi positif,” ujar Chandra Lie. (willi | foto: dok. Sriwijaya Air)

18

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Sriwijaya Air bagi-bagi Souvenir untuk Anak Sekolah Memasuki masa liburan sekolah, Sriwijaya Air menyelenggarakan Holiday for Kids antara tanggal 1 Juli 2013 s/d 12 Juli 2013. Holiday for Kids merupakan program pemberian souvenir kepada anak-anak yang menggunakan penerbangan Sriwijaya Air. Program ini hanya berlaku bagi pelanggan yang melakukan penerbangan (outgoing) dari Jakarta dan Surabaya. Beberapa jenis souvenir yang disediakan, antara lain ada transform robot fighter. “Ini adalah bentuk hadiah untuk anak-anak usai kerja keras menempuh ujian untuk kenaikan atau kelulusan,” ujar Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air. (adi willi | foto: dok. Sriwijaya Air)

Pesilat wanita sedang melakukan gerakan silat beregu.

CSR Kunjungan Distrik Jambi ke Ainul Yaqin Sriwijaya Air Distrik Jambi melakukan kunjungan sosial dan menyerahkan bantuan kepada panti asuhan Ainul Yaqin, Jambi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk corporate social responsibility perusahaan terhadap masyarakat setempat. Fajar Adhitia Distrik Manager Sriwijaya Air Jambi mengemukakan bahwa kegiatan ini rutin diadakan dan merupakan bentuk kepedulian Sriwijaya Air dalam membantu masyarakat kurang mampu. Mewakili pengurus panti asuhan, Abdullah Safandi mengucapkan terima kasih atas bantuan Sriwijaya Air. “Semoga bantuan ini dapat menjadi bantuan yang bermanfaat bagi kami dan semoga kegiatan sosial Sriwijaya Air dapat terus dijalankan dengan baik.” (willi | foto: dok Sriwijaya Air)

Fajar Adhitia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Abdullah Safandi.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

19


DESTINATION Tangerang

Kota Industri yang Eksotik Dian Triasari | Foto: Karina Ayu Budiani Cuaca panas yang menyengat tidak menyurutkan para wisatawan lokal untuk datang ke Tangerang walau hanya sekadar melakukan city tour atau singgah sesaat. Tangerang memiliki ciri khas seni budaya, karakter, serta kebiasaan masyarakat.

S

ebagai kota heterogen dimana keragaman agama dan budaya hadir di tengah-tengah masyarakat, Tangerang memiliki potensi sebagai kota metropolitan baru. Keragaam yang ada diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk mewujudkan sebuah kota mandiri di bawah bingkai akhlakul karimah. Berada tak jauh, bahkan bertetangga dengan Jakarta, Tangerang menjadi lokasi alternatif industriawan untuk membuka dan membangun lahan produksi atau pabrik. Di sisi lain, potensi wisata masih terus dijaga oleh pemerintah daerah. Keunikan masyarakat kota menjadi salah satu nilai jual wisata daerah. Bahkan keberadaan bangunan tempat ibadah seperti vihara dan masjid berusia tua juga dimaksimalkan sebagai obyek wisata religi. Di Tangerang tinggal dan menetap berbagai suku bangsa. Selain Betawi, di Tangerang ada warga dari suku Sunda, Jawa, dan dari berbagai suku bangsa lain di Indonesia. Suku bangsa Tionghoa bahkan kabarnya sudah menetap di sana sejak abad ke-15. Mereka hidup dan membaur dengan masyarakat lokal dan memberikan nilai tambah pada budaya lokal. Dikenal sebagai daerah ‘penyokong’ DKI Jakarta, Tangerang memiliki banyak potensi pariwisata yang mampu bersaing dengan kawasan potensial lainnya. Keanekaragaman etnis suku, budaya dan agama, menjadikan kota yang terkenal dengan “Kota Seribu Industri” ini, memiliki nilai jual bagi wisatawan yang ingin berkeliling dan menikmati lokasi obyek wisata yang ada.

20

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Dilintasi sungai Cisadane, Tangerang menyimpan potensi wisata air yang dapat maksimalkan. Selain berfungsi sebagai sumber daya air yang sekarang dikelola oleh Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) Cisadane-Ciujung, sungai Cisadane juga dimanfaatkan sebagai obyek wisata air. Di sini kabarnya sering diselanggarakan lomba perahu naga setiap tahun.

Deretan lampion indah di kelenteng Boen Tek Bio.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

21


DESTINATION Tangerang

Wisata Religi di Tangerang

Di Cisadane juga terdapat 10 pintu air yang dibangun Belanda tahun 1925 hingga 1931. Berada di daerah yang sekarang dikenal dengan nama Pasar Baru, bendungan ini bertujuan untuk mengatur aliran sungai Cisadane hingga membuat Tangerang menjadi kawasan pertanian yang subur. Serta airnya didistribusikan untuk irigasi dan sumber air baku bagi kawasan kota, yang sebagian besar dialirkan ke muara Sungai Cisadane di Tanjung Burung (Teluk Naga) menuju ke Laut Jawa. Selain Bandung di Jawa Barat dan Tanah Abang di Jakarta, Tangerang juga memiliki lokasi wisata belanja, yaitu Pusat Perdagangan Tekstil di jalan Wahid Hasyim, Cipadu, Larangan. Pasar Grosir Tekstil Cipadu tidak hanya menjadi pusat transaksi jual-beli segala tekstil dan tempat berkumpulnya para pedagang serta pembelinya. Kawasan ini selain gudangnya jual beli aneka bahan teksil, juga telah menjelma menjadi daerah wisata belanja. Biasanya dalam sehari dipenuhi oleh para pengunjung yang berasal dari berbagai daerah, terutama warga Jakarta. Atas: Aneka sprei warna warni di Pasar Cipadu untuk melengkapi kamar tidur anda. Bawah: Bendungan Pintu Air Sepuluh peninggalan Belanda yang masih apik.

Bangunan Vihara Tua Keberadaan orang Cina pertama kali ke Tangerang belum diketahui secara pasti, tapi tertera dalam kitab sejarah Sunda yang berjudul “Tina Layang Parahyangan� (Catatan dari Parahyangan) disebut tentang kadatangan orang Tionghoa di Muara Sungai Cisadane yang sekarang diberi nama Teluk Naga pada 1407. Gelombang kedua diperkirakan terjadi setelah peristiwa pengusiran orang Tionghoa di Batavia tahun 1740, dimana VOC mengirimkan mereka ke Tangerang, di sekitar Tegal Pasir atau Kali Pasir. Kemudian Belanda mendirikan perkampungan Tionghoa yang dikenal nama Petak Sembilan dan menjadi pusat perdagangan di sebelah timur Sungai Cisadane, daerah Pasar Lama. Para penghuni perkampungan Petak Sembilan secara gotong-royong mendirikan kelenteng pada 1684 yang diberi nama Boen Tek Bio dan Boen San Bio tahun 1989. Keduanya masing-masing menjadi tempat ibadah umat Budha dan Konghucu. Vihara tersebut merupakan yang tertua di Banten dan terkenal dengan tradisi Peh Cun yang didakan setiap tahunnnya, yaitu lomba perahu naga.

Atas: Lampu gantung nan indah di kelentang Boen San Bio.

22

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

23


DESTINATION Tangerang

Masjid Raya Al Azhom Masjid Raya Al Azhom dibangun di atas lahan seluas 2,25 Ha dengan luas bangunan 5.775m2 berkapasitas dapat menampung jamaah sebanyak 15.000 orang. Bangunan masjid ini menjadi yang terbesar dan termegah di Tangerang. Ada empat kubah setengah lingkaran sebagai kubah penyangga dan satu kubah utama bagian atas. Menurut catatan, rancangan bangunan Masjid Raya memiliki esensi dan referensi dari al-Qur’an dan Sunah Rasul, serta seni Islam yang mencerminkan hakikat Tauhidah, dan kaitan dunia-akhirat yang ditandai dengan unsurunsur garis lurus dan lengkung. Setiap hari Masjid Al Azhom didatangi jamaah dari seluruh wilayah, yang ingin melakukan sholat dan mengagumi kemegahannya. Masjid Pintu Seribu Berlokasi di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Tangerang, Masjid Pintu seribu kini menjadi salah satu obyek wisata. Keunikkan dari masjid ini bukanlah karena pintunya berjumlah seribu, tapi memang memiliki pintu banyak dan jumlah pastinya tidak terhitung, sehingga sering disebut-sebut ‘pintu seribu’. Didirikan sekitar tahun 1978, oleh seorang warga keturunan Arab. Semua biaya pembangunan Masjid Pintu Seribu diambil dari kantong pribadi pendiri dan turun-temurun hingga kini. Walau milik keluarga, bangunan masjid dibuka juga sebagai lokasi wisata religi.

24

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Akomodasi Tangerang terlihat kecil, tapi jika Anda menjelajahinya satu-persatu, satu hari tidak akan cukup untuk city tour. Berikut beberapa tempat menginap yang bisa Anda pilih: Great Western Resort Hotel Jalan Mh.Thamrin Km.2,7 Kebon Nanas Cikokol Tangerang, Tangerang Bungalow Padang Golf Modern Jalan Modern Golf Raya Perumahan Modern Land (Kota Modern), Tangerang Narita Classic Hotel Tangerang Jalan KH Hasyim Ashari, 63-65, Tangerang POP! Hotel Airport Jakarta Jalan Raya Bandara no.106, Rawa Bokor, Benda Tangerang, Tangerang

Bawah: Kubah bertumpuk di Masjid Raya Al A’zhom.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

25


DESTINATION Batu

Petualangan Sehari di Kota Apel Karina Ayu Budiani | Foto: Karina Ayu Budiani

Batu, Jawa Timur, tak hanya identik sebagai kota apel. Kota kecil ini kini menjelma sebagai kota wisata yang lengkap. Berwisata di sana pun bisa dilakukan sejak pagi hingga malam.

B

atu, Jawa Timur, identik dengan apel manalagi. Namun jika Anda pikir Batu hanya sebagai kota penghasil apel saja, maka Anda salah besar. Kota yang menjadi destinasi utama di Jawa Timur ini memiliki banyak tujuan wisata yang menarik. Petualangan sehari saya ke Batu membuat saya kagum akan seluruh obyek wisata yang saya kunjungi. Petualangan sehari di Batu saya mulai dari Jawa Timur Park. Nama kawasan wisata ini sebetulnya sudah saya dengar sejak lama, namun baru kali ini saya sempat mengunjunginya. Jawa Timur Park, atau Jatim Park merupakan sebuah tempat rekreasi terbesar di Batu. Kawasan ini terbagi dua, ada Jatim Park 1 dan Jatim Park 2. Keduanya bersebelahan, serupa tapi tak sama. Jatim Park 1 menjadi persinggahan pertama saya. Unik! Taman yang dibuka dari pukul 8.30 hingga 16.30 wib ini rupanya menjadi tempat yang tepat untuk mempelajari hal tentang tatanan budaya Jawa Timur. Selain itu di sana ada beberapa galeri belajar dan sejumlah alat peraga indoor dan outdoor. Di sana kita bisa belajar kimia, fisika, biologi, dan matematika. Tempat ini juga dilengkapi dengan stadium yang bisa menampung hingga 300 siswa. Jatim Park 2 rupanya berbeda. Taman wisata ini merupakan tempat tinggal aneka satwa. Seperti kebun binatang lah kirakira. Koleksi satwa di sini luar biasa. Selain satwa asli Indonesia, setengah koleksi satwa di sini diimpor dari luar negeri. Di Jatim Park 2 juga terdapat Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Keduanya mulai dibuka sejak pukul 10.00, namun

26

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

terkadang Museum Satwa dibuka lebih awal. Sayapun memilih untuk terlebih dulu mengunjungi museum. Masuk ke ruang utama, saya disambut replika fosil dinosaurus di bawah plafon berbentuk kubah dikelilingi diorama binatang. Diorama ini 90% terbuat dari binatang asli yang diawetkan. Koleksi di dalam museum pun terbagi-bagi mulai dari serangga, binatang air, binatang buas, mamalia dan unggas. Setiap diorama dilengkapi dengan keterangan dan asalnya. Mengetahui jenis-jenis satwa lengkap dengan informasinya sungguh sangat menarik. Terlebih ketika saya tiba di Batu Secret Zoo, dan melihat koleksi binatang yang sesungguhnya. Tiba di Secret Zoo, saya terkesan dengan cara penempatan hewan-hewan koleksi di sana. Hewan-hewan ini ditempatkan di sepanjang jalur jalan taman. Walau jalurnya cukup panjang dan melelahkan, saya merasa terpuaskan. Koleksi satwa di tempat ini mencapai lebih dari 500 jenis. Yang paling banyak menarik minat pegunjung adalah koleksi satwa dari luar negeri, seperti kura-kura raksasa, hyena, walaby, kanguru albino dan beberapa hewan mamalia yang belum pernah saya temui sebelumnya.

Atas: Replika fosil Stegosaurus menyambut kedatangan pengunjung di Museum Satwa. Kanan: Batu Night Spectacular, rekreasi seru di Batu.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

27


Satu area yang cukup menarik perhatian adalah area hewan nokturnal yang dibuat dengan sedikit cahaya sesuai dengan cara hidup hewan nokturnal pada malam hari. Area lain yang tidak kalah menarik adalah Tiger Land yang menampilkan jenis-jenis harimau terlengkap mulai dari harimau Bengal, harimau Sumatera, harimau Siberia, harimau Golden Bengal dan harimau putih. Tidak hanya area satwa saja, Jatim Park 2 juga dilengkapi dengan wahana bermain yakni Fantasy Land, Happy Land dan Adventure Land. Nah, agar kegiatan berkunjung lebih menyenangkan, saran saya kunjungi Batu Secret Zoo sejak pagi hari dimana cuaca belum terlalu panas karena hampir seluruh area Batu Secret Zoo tanpa atap.

28

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Agrowisata hingga safari malam Pilihan wisata saya berikutnya adalah wisata petik. Tentu ini sudah familiar di telinga kita, karena dari sinilah Batu menjadi populer. Salah satu kebun yang menawarkan paket wisata petik adalah Kusuma Agrowisata. Pengunjung tempat ini bisa memilih berbagai paket wisata petik yang mencakup wisata petik buah apel, jeruk, jambu dan strawberry. Di tempat ini pengunjung bisa membawa buah-buahan segar yang dipetik langsung dari pohonnya. Bahkan Kusuma Agrowisata juga menyediakan paket pelatihan tanaman hidroponik yang menggunakan media tanam tanpa tanah. Paket wisata lain yang ditawarkan di sini ada paket wisata petualangan, terdiri dari outbond, ATV funride dan air softgun battle. Selain itu juga ada kios penjual berbagai bibit sayur, buah dan bunga. Untuk buah tangan, ada produk berbahan baku buah-buahan seperti yogurt, sari buah atau kripik buah yang berada di dekat pintu masuk agrowisata.

Halaman sebelumnya: Koleksi beruang cokelat asal Amerika Utara di Batu Secret Zoo. Kiri: Harimau Siberia koleksi Batu Secret Zoo.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

29


DESTINATION Batu

Sore semakin menjelang ketika saya selesai mengunjungi Kusuma Agrowisata. Dari sana saya meluncur ke air terjun Coban Rondo. Lokasi air terjun ini agak jauh dari pusat kota. Untuk menuju ke sana, saya harus menempuh perjalanan sekitar satu jam berkendara, menyusuri jalan menanjak dan berliku. Setibanya saya di lokasi air terjun, udara dingin semakin menggigit. Terpaan air terjun yang jatuh dari ketinggian lebih dari 80 meter bisa saya rasakan bahkan dari jarak 200 meter dari lokasi jatuhnya air terjun. Keindahan pemandangan alam di sekitarnya membuat saya takjub, vegetasi hijau dan lumut di bebatuan yang tumbuh subur memberikan pengalaman luar biasa bagi siapapun yang mengunjungi air terjun Coban Rondo. Lelah berkeliling, senja pun mulai menjelang. Kini saatnya saya menguji nyali di berbagai permainan yang ada di Batu Night Spectacular (BNS). Arena bermain menyerupai pasar malam ini menjadi favorit warga Batu dan sekitarnya untuk mencoba berbagai wahana permainan yang memacu adrenalin. BNS dibuka mulai dari pukul 15.00 hingga tengah malam. Sayangnya tiket masuk yang seharga Rp. 20.000 tidak termasuk berbagai atraksi permainan yang ada di dalam. Aneka permainan di dalam area BNS mengharuskan pengunjung untuk membayar tiket per permainan seharga mulai dari Rp. 12.000. Beberapa permainan yang bisa Anda nikmati seperti Go Kart, Cinema 4D, Galeri Hantu, Rumah Kaca, dan yang paling menarik adalah Lampion Garden dengan aneka bentuk lampion warna-warni nan cantik. Setelah puas bermain, saya tertarik untuk melihat-lihat aneka suvernir dan barang dagangan di Night Market. Di tempat ini pengunjung bisa memilih suvenir mulai dari kaos, mainan dan sebagainya. Dekat dengan area Night Market tersedia pula foodcourt yang menjual aneka makanan dan cemilan. Sebelum kembali ke Malang untuk beristirahat, alun-alun kota menjadi tujuan terakhir saya. Pos ketan legenda 1967, sebuah kedai yang menyajikan aneka menu ketan ini lebih dikenal dengan nama pos ketan susu karena menu yang paling sering dipesan pengunjung adalah ketan dengan campuran susu kental manis dan keju. Tapi ada juga taburan lainnya seperti serundeng, serutan kelapa, saus gula jawa dan bubuk kacang kedelai. Ketan yang lembut berpadu dengan manisnya susu dan gurih keju begitu nikmat di lidah. Tak heran pos ketan ini tak pernah sepi dari pengunjung.

Atas: Night market di Batu Night Spectacular area belanja di antara arena bermain. Bawah: Ayo bermain air di area Fantasy Land.

30

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

31


ARCHIPELAGO

Kuliner

Berburu Kuliner Langka di Pecinan Jakarta

Atas: Pioh Tim atau Pioh Tauco, silakan pilih sesuai selera anda.

32

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Kunjungan saya ke kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, menjadi petualangan mencari kuliner bernama rujak juhi, termasuk kuliner langka lainnya. Kita yang mukim di Jakarta tentu pernah mendengar kuliner bernama rujak shanghai atau rujak juhi. Saya sendiri penggemar rujak juhi, rujak yang terdiri dari perpaduan sayur-sayuran dengan juhi (cumi kering) yang diberi siraman saus kacang. Sayang, beberapa tahun ini saya sedikit mengalami kesulitan menemukan penjaja rujak juhi ini. Dahulu rujak juhi bisa ditemui di berbagai lokasi di Jakarta. Kini kuliner asli Betawi ini rada sulit ditemukan. Di kawasan Pecinan Glodok, pedagang rujak juhi saya temukan di jalan sempit yang dikenal dengan nama gang Pasar Gloria. Keberadaan rujak juhi di kawasan ini sepertinya cukup lestari. Rujak juhi boleh dikata merupakan kuliner favorit warga Cina di kawasan ini. Juhi sendiri kabarnya berasal dari bahasa Cina. Tradisi menyantap juhi pun menyebar ke lingkungan masyarakat Betawi. Selain rujak juhi, masyarakat Betawi juga mengenal kuliner lain, yaitu rujak shanghai. Salah satu penjual rujak shanghai Saya temukan di jalan Pancoran, Glodok. Salah satu yang terkenal adalah Rujak Shanghai Encim. Merunut namanya, rujak shanghai ini rupanya diadaptasi dari nama bioskop. Buka sejak tahun 60-an, warung rujak ini berada di dekat bioskop Shanghai waktu itu. Karenanya, nama rujak pun mengikuti. Rujak shanghai terdiri dari rebusan kangkung, potongan cumi dan ubur-ubur. Sausnya yang berwarna merah seperti saus fuyunghai memiliki rasa asam manis. Selain menjadi pelengkap, saus ini juga berfungsi untuk dan menetralisir amis cumi dan ubur-ubur. Petualangan kuliner saya di Glodok tidak berhenti pada dua makanan tradisional itu. Di sana saya juga mencicipi pioh tim dan pioh tauco. Penganan ini banyak dijajakan di gang Pasar Gloria. Bahan utama keduanya adalah labi-labi atau bulus (sejenis penyu namun memiliki kepala lancip dan tempurung lunak). Bulus atau labi-labi dipotong kecil-kecil dan disiram kuah bening pioh tim atau disiram kuah kecoklatan pioh tauco yang asam asin. Satu porsi pioh tim atau pioh tauco sekitar Rp.35.000. Tentunya selain mendapati dan merasakan aneka kuliner langka, di kawasan Pecinan Glodok saya juga menemukan kuliner lain seperti cakue, kue bantal, bacang, kari sapi bahkan aneka permen unik. Kawasan Pecinan ternyata tidak hanya lekat dengan tradisi dan budaya negeri tirai bambu, tapi budaya tersebut bisa jadi memberi warna pada kuliner tanah air yang patut dilestarikan. (karina ayu budiani | foto: karina ayu budiani)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

33


ARCHIPELAGO

Adventure

Terbang di atas Pulau Merah Banyuwangi Dari paramotor yang saya terbangkan, pantai Pulau Merah, ombak dan para surfer yang menari di atas ombak sungguh indah. Pengalaman ini tak akan pernah saya lupakan. Kesempatan saya terbang di atas Pulau Merah Banyuwangi berawal ketika Piping, seorang sahabat yang juga tokoh surfing Indonesia mengundang saya memeriahkan Red Island International Surf Competition di Banyuwangi. Kami sering bercerita tentang kegiatan masing-masing, dan ia pun mengundang saya datang ke Banyuwangi. Saya sangat bersemangat melakukan perjalanan itu. Rencananya, di sana saya akan menikmati alam Pulau Merah, sekaligus menambah koleksi foto udara. Di sisi lain, saya juga mencari lokasi baru untuk terbang paramotor. Pulau Merah adalah salah satu lokasi wisata di kawasan pantai selatan yang masih alami. Pulau ini lebih mirip bukit kecil di dekat pantai berpasir putih. Sebagian kawasan pantai Pulau Merah berada di kaki Gunung Tumpang Pitu, yang menjulang ratusan meter, yang juga merupakan kawasan hutan lindung. Di sepanjang pantai ada “sabuk hijau” melingkar, yang sekaligus terbukti menjadi penyangga wilayah dari musibah tsunami tahun 1993. Pantai Pulau Merah juga memiliki ombak yang bagus untuk surfing. Peselancar pemula, amatir dan profesional dapat menikmati dan menari di atas ombak yang ketinggian ratarata mencapai dua meter. Kondisi di sini sedikit lebih “aman” dibandingkan ombak di Pantai Plengkung atau G-Land yang relatif lebih besar dan tinggi. G-Land sendiri disebutkan hanya “boleh” dinikmati oleh peselancar profesional. Jika para surfer menikmati alam Pulau Merah dengan menari-

34

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Atas: Berparamotor melayang di atas Pantai Pulau Merah.

nari di atas ombak, saya menikmatinya dengan cara berbeda. Menggunakan paramotor yang saya bawa dari Jakarta, saya terbang di atas kawasan ini. Sungguh indah! Kondisi alam di sini sangat cocok untuk melakukan kegiatan terbang paramotor. Hari itu kondisi cuaca sangat bersahabat. Angin berhembus sangat ideal. Sensasi menikmati keindahan Pulau Merah dari udara pun menjadi sesuatu yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Saya pun terbang di atas pantai sambil melihat sejumlah surfer berkompetisi. Mereka seperti menari di atas ombak. Sementara, saya menari di udara. (didit majalolo| foto: dok. pribadi)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

35


ARCHIPELAGO

Busana

Kain Endek Bali Semakin Diminati

Koleksi Kain Endek yang ada di Galeri Dekranasda, Pasar Seni Kumbasari, Denpasar.

36

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Kain Endek Bali atau tenun ikat Bali sudah ada sejak 1800an. Pada zaman itu, kain endek diproduksi oleh penenun Bali dan dipergunakan sebagai pakaian untuk bersembahyang ke pura atau upacara adat. Namun seiring perkembangan kehidupan masyarakatnya, kain endek mulai dipakai untuk diberbagai kehidupan berupa pakaian jadi tahun 1977. Tetapi sejak 1998 hingga 2000-an perajin kain endek mulai sulit ditemui. Melihat hal tersebut, istri Walikota Denpasar Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra selaku Ketua Dekranasda Denpasar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat kembali mengangkat keberadaan kain endek ke masyarakat. Denpasar Festival tahun 2008 menjadi titik balik sosialisasi pengembangan kain tenun ikat khas Bali ini ke masyarakat umum. “Tantangan saya adalah terus mengembangkan kain endek dan memperbanyak para perajin asli Denpasar untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar akan kain ini. Serta menjaga kualitasnya tetap baik dan bertahan ditengah persaingan dari produk luar Bali,� ungkap Ida Ayu Selly. Menurutnya, Denpasar sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Bali, memiliki warisan budaya yang adi luhung. Endek merupakan produk yang memiliki nilai keraifan lokal kini menjadi produk unggulan masa depan Bali. Saat ini, kain endek sudah bisa kembali mudah ditemukan. Pasar Seni Kumbasari di jalan Gajah Mada sebelah barat Denpasar menjadi salah satu pusat perdagangan endek. Di sini kita bisa menemukan aneka motif dan ragam kain endek. Harganya pun beragam tergantung kualitas. Harga kain yang sedikit murah bisa ditemukan di lantai dua pasar, dimana pedagang aneka kain dan pakaian berjualan. (dian triasari | foto: dian triasari)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

37


38

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

39


Teluk Weda

Pesona Alam Nan Tiada Tara Rasantika M. Seta | Foto: Rasantika M. Seta, Dok. Weda Resort Jika akhir pekan ini Anda ingin sejenak meninggalkan hiruk pikuk kota dan menikmati keindahan alam, Teluk Weda, Halmahera, merupakan tempat yang tepat. Anda bisa menikmati alam sepuasnya, sepanjang hari, sepanjang akhir pekan.

40

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

T

eluk Weda berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Kawasan ini masih asli dan asri. Kawasan Teluk Weda menyimpan pengalaman wisata alam yang mengagumkan. Di alam bawah laut, berbagai gugus terumbu karang yang masih murni mempesona, tumbuh dalam berbagai ukuran. Tak jarang, terlihat terumbu karang berukuran raksasa. Di bawah laut yang jernih, beragam jenis ikan berenang kesana kemari. Kita antara lain bisa melihat keindahan ikanikan karang, kuda laut, napoleon, dan berbagai jenis biota laut launnya. “Menyelam di sini sangat mudah. Laut relatif tenang, arus tidak besar, dan terumbu karang yang ada tidak terlalu dalam,� kata Rob Sinke, pemilik Weda Resort Reef and Rainforest, satu-satunya operator wisata di Teluk Weda. Selain menyelam, di Teluk Weda, kita bisa melakukan kegiatan wisata lain. Kegiatan bahari lain yang bisa diikuti adalah berperahu, kayak, atau snorkeling di pesisir pantai. Kegiatan ini menarik dan relatif aman, karena riak ombak

di kawasan teluk tidak besar. Sembari melakukan kegiatan ini kita pun bisa menikmati keindahan terumbu karang di pesisir pantai. Semuanya masih asli, dan dapat dinikmati dari permukaan air laut. Bagi penggemar burung, di hutan Weda dapat ditemui aneka burung endemik atau burung asli setempat. Salah satu yang populer adalah burung Bidadari. Burung ini punya kisah unik. Burung bidadari ditemukan pertama kali oleh Alfred Russel Wallace (peneliti asal Inggris) tahun 1858. Karena kecantikannya, Wallace menyebut burung ini sebagai bird of paradise (burung bidadari). Sementara masyarakat setempat menyebutnya sebagai burung weka-weka. Pada literatur perburungan internasional, burung bidadari dikenal antara lain dengan nama Semioptera wallacii atau Wallace’s Standardwing. Konon disebut demikian untuk menghormati Wallace sang penemu burung itu, walau sebetulnya masyarakat lokal telah lebih dahulu menemukannya dan menamainya weka-weka.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

41


COVER STORY

Teluk Weda

Keindahan laut yang membuat kangen Ternate menjadi pintu masuk utama Untuk menuju ke Weda, terlebih jika Anda menggunakan transportasi udara. Dari Jakarta, Makassar, atau Manado, pesawat akan mendarat di Bandara Sultan Baabullah. Setiba di Ternate, Anda harus menyeberang laut menuju ke Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Dari Sofifi perjalanan menuju Weda dilanjutkan lewat jalan darat selama kurang lebih 3 jam berkendara ke sisi timur Pulau Halmahera. Jalan aspal yang dilalui relatif halus dan cenderung sepi. Tak ada angkutan umum plat kuning di sini. Setiba di Sofifi langkah yang harus ditempuh adalah menyewa kendaraan omprengan. Biayanya tergantung tawar menawar antara calon penumpang dan pengemudi. Sebagai sebuah kawasan yang masih asli, Teluk Weda sebetulnya menyimpan potensi wisata alam yang sangat tinggi. Berada di Kabupaten Halmahera Tengah, di desa Weda juga terdapat gua alam Sagea, danau Lagailol, dan gua Boki Moruru. Boki Moruru merupakan salah satu gua alam eksotik di hulu sungai Sageyen. Lokasinya sekitar lima kilometer dari desa Sagea, desa terdekat ke gua ini. Ada dua trek jalan bisa dilalui untuk menuju Boki Moruru. Lewat darat atau menyusuri sungai Sagean. Rata-rata pengunjung memilih menyusuri sungai untuk menuju ke gua. Suasana perjalanannya lebih asyik dan menantang. Gua Boki Moruru memiliki panorama dalam gua yang eksotis. Stalaktit dan stalakmit dapat terlihat pada bagian dalam gua yang relatif luas. Walau relatif jarang wisatawan berkunjung ke sini, beberapa peneliti sempat memasukinya. Mereka meneliti bagian dalam gua, dan populasi flora fauna di sepanjang jalan menuju gua. Halmahera sendiri sebetulnya telah terkenal sebagai lokasi penelitian kelas internasional. Berbagai peneliti dari Eropa dan Amerika pernah mengunjunginya. Peneliti terkenal Alfred Russel Wallace pernah berkunjung dan menetap di Halmahera untuk meneliti flora dan fauna. Wallace yang dikenal sebagai naturalis, penjelajah, pengembara, ahli antropologi dan ahli biologi dari Inggris, ini pun kemudian menetapkan sebuah garis imaginer yang terkenal sebagai garis Wallace. Garis ini seakan menjadi batas populasi flora-fauna Asia dan Australia. Walau dalam perkembangan selanjutnya garis Wallace sempat berubah posisi, keberadaan Wallace di Halmahera telah melahirkan sebuah teori ilmiah baru. Langkah Wallace ini pun hingga kini, masih diikuti oleh berbagai peneliti flora fauna modern. “Cukup banyak peneliti singgah dan meneliti flora fauna di Halmahera,� kata Rob Sinke yang bersiap-siap menerima kedatangan sejumlah peneliti dari Inggris. Mereka, kata Rob, terinspirasi oleh hasil penelitian Wallace di Halmahera dulu. Mereka ingin melihat langsung beragam fauna di hutan Halmahera, termasuk di antaranya, burung bidadari yang ditemukan Wallace. Populasi burung bidadari di Halmahera sendiri cukup terjaga. Walau tak diketahui pasti berapa jumlah populasinya, burung bidadari yang memiliki dua pasang bulu putih di kedua sayapnya itu dapat disaksikan setiap pagi di hutan Weda. Ketika berkunjung ke Weda, Rob mengajak saya melihat burung bidadari secara langsung di kawasan hutan yang

42

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

dimilikinya. Bersama dua orang hobiis burung dari Afrika Selatan, kami pun berangkat ke hutan sebelum pukul 6 pagi. Sesampai di hutan, kicau dan canda burung bidadari pun bisa kami nikmati hingga menjelang siang. Terkadang beberapa spesies burung lain, seperti Blue And White King Fisher, Common Dollar Bird, Common Paradise King Fisher, dan Dusky-Brown Oriole, terlihat terbang dan hinggap di pepohonan.

Atas: Jalan utama menuju Teluk Weda yang beraspal halus nan sepi. Bawah: Situs diving Elmoos Reef yang indah.

Terumbu karang di tepi pantai terlihat jelas dari permukaan air laut. Kedalaman terumbu ini sekitar 1 meter.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

43


COVER STORY

Teluk Weda

Puas mengamati flora fauna bak peneliti, keesokan hari menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan alam bawah laut. Mungkin saya menjadi penyelam terakhir yang menyelam di Teluk Halmahera sebelum “laut tutup� karena musim angin selatan. Di Teluk Weda terdapat banyak sekali titik penyelaman. Ada yang berada tak jauh dari resor. Di sini tumbuh berbagai terumbu karang, yang keindahannya bisa dinikmati hanya dengan snorkeling. Tentu jika ingin menikmati keindahan terumbu karang lebih detail, penyelaman menjadi sebuah keharusan. Menyelam di Teluk Weda bukanlah sebuah kegiatan yang sulit dilakukan. Semua peralatan selam telah lengkap tersedia. Jika berkeinginan menyelam, dive guide pun telah tersedia. Mereka akan mendampingi tamu dan menunjukkan beberapa spot terbaik. Di Teluk Weda kita bisa menyaksikan keindahan terumbu karang dari berbagai jenis dan ukuran. Di sela-selanya, kita juga dapat menyaksikan keberadaan ikan beraneka warna. Sungguh, ketika itu, saya merasakan pengalaman menyelam akhir pekan yang luar biasa, walau saya hanya menyelam pada kedalaman 5-10 meter.

Wallace’s Standardwing Burung Bidadari Unggulan Maluku Utara

Weda Resort Reef and Rainforest Satu-Satunya Eco Resort Standar Internasional Di Teluk Weda, satu-satunya akomodasi yang sangat representatif adalah Weda Reef & Rainforest Resort. Eco Resort berstandar internasional ini berada di desa Sawai Itepo, tepat di ujung Teluk Weda. Berdiri dua tahun lalu, Weda Resort menerapkan konsep eco resort. Bangunan yang ada dibuat dan didesain sesuai dengan karakter lokal. Atap bangunan terbuat dari daun sagu, struktur bangunan dari kayu hitam, dan dinding kombinasi bambu. Tak ada AC dalam setiap bungalow, namun ketika siang atau malam, udara di dalam bungalow tetap sejuk. Walau kawasan resort tak dialiri energi listrik PLN, pasokan listrik di resort tersedia 24 jam. Sumber energi listrik dibangkitkan oleh sistem energi listrik tenaga matahari dan angin. Jika kondisi alam tak memungkinkan, listrik pun dihasilkan oleh genset. Memiliki enam bungalow yang luas, bersih, dan nyaman, fasilitas akomodasi di Weda Resort cukup lengkap. Tak menyediakan televisi pada setiap kamar, setiap kamar bersih

44

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

dan terawat. Kamar mandi dilengkapi dengan shower air panas,wastafel, serta amenities berupa sikat gigi, odol, sabun, dan shampoo. Setiap bungalow dilengkapi dengan teras dan dua kursi santai. Selain itu juga tersedia hammock untuk tidur santai sambil berayun-ayun. Dari teras, tamu dapat menikmati suasana teluk yang tenang dan berangin semilir. Harga akomodasi di Weda Resort relatif murah. Tersedia full board seharga Rp1,39juta per orang per malam. Paket ini sudah termasuk harga kamar, tiga kali makan dan camilan, layanan laundry, dan dua kali menyelam. Anda yang tak bisa menyelam atau tak mengantongi sertifikat penyelam pun bisa/boleh menyelam dengan pendampingan khusus. Dipandu dive guide berpengalaman, Anda pun bisa menikmati keindahan gugus karang dan biota laut endemik di Teluk Weda, tanpa harus menyelam dalam-dalam. Keindahan alam bawah laut sudah bisa dinikmati pada kedalaman 5-10 meter saja.

Burung bidadari mendiami kawasan hutan di Tanah Putih, Gunung Gamkonora, hutan Domato (Halmahera Barat), hutan Labi-labi di area Taman Nasional Aketajawe, hutan Lolobata (Halmahera Timur). Selain di kawasan tersebut, burung bidadari terkadang bisa ditemui di kawasan hutan Wasiley (Halmahera Tengah), Gunung Sibela dan Pulau Bacan (Halmahera Selatan). Masyarakat setempat menyebutnya burung weka-weka. Sedangkan literatur perburungan internasional disebut sebagai Semioptera wallacii atau Wallace’s standardwing. Burung ini memakan serangga, artropoda, dan buah-buahan, terutama buah matoa. Burung jantan bersifat poligami. Pada musim kawin, burung jantan akan melakukan tarian yang indah dan genit untuk merayu burung betina, terutama saat pagi dan sore hari. Si jantan akan memamerkan bulu-bulunya, dengan terbang sambil membentangkan sayapnya, serta menari genit. Ia juga akan mengembangkan bulu pelindung dadanya yang berwarna hijau, serta menjulurkan dua pasang bulu khas berwarna putih. Jika tertarik, burung betina akan menghampiri dan memilih salah satu pejantan yang dinilainya paling jago dalam menari. Konon kabarnya, burung Bidadari diberi nama latin Semioptera wallacei sebagai penghargaan terhadap Alfred Russel Wallace, peneliti Inggris yang menemukan burung tersebut ketika melakukan penelitian di kawasan pulau Halmahera.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

45


46

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

47


INSPIRING PEOPLE

Ten2Five

Mengembalikan Kejayaan Lagu Daerah Karina Ayu Budiani | Foto: Dok. Pribadi, Karina Ayu Budiani Band yang dibentuk tahun 1998 ini berakar dari empat orang mahasiswa Indonesia di Australia. Namanya diambil dari kebiasaan mereka berlatih di studio mulai pukul 10.00 hingga 17.00 setiap hari Sabtu.

K

eempat orang ini sepakat menekuni jalur musik di ranah pop dengan sedikit sentuhan jazz. Setelah kembali ke Indonesia, vokalis mereka, Lea, lebih tertarik untuk melakukan hal lain, sehingga Imel bergabung untuk mengisi kekosongan posisi vokalis pada tahun 2001. Dalam perjalanannya, formasi Ten2Five sempat bergantiganti. Kini formasi mereka adalah Imel (vokal), Arief (basis) dan Teguh (keyboard). Pada awalnya Ten2Five adalah sebuah band yang tidak bertujuan komersil. Mereka hanya latihan rutin dan menciptakan lagu-lagu yang sesuai dengan suasana hati. Terjunnya Ten2Five di dunia rekaman berawal dari keikutsertaan Imel dalam lomba menyanyikan lagu ciptaan sendiri di radio MustangFM tahun 2003. Sebagai pemenang lomba, lagu ‘I Will Fly’ direkam secara akustik dan diudarakan secara eksklusif di radio MustangFM. Kepopuleran lagu tersebut akhirnya menarik minat beberapa perusahaan rekaman dan mengajak Ten2Five memproduksi album musik. Setelah berkonsultasi dengan banyak pihak, akhirnya Ten2Five merilis album pertama tahun 2004 berjudul ‘I Will Fly’. Bermula dari sana, suara jazzy pop Imel ternyata dilirik oleh sebuah produksi film dalam negeri yang berjudul ‘Me VS High Heels’ yang diangkat dari sebuah novel berjudul sama. Ten2Five kemudian dipercaya mengisi empat lagu di dalam album soundtrack film tersebut. Salah satu lagu soundtrack yang turut menjadi hits yakni ‘She Wants To’ menggunakan dua bahasa dalam liriknya, yakni Inggris dan Perancis. Ten2Five menggandeng Ebieth untuk menyanyikan lirik berbahasa Perancis dengan gaya rap. “Bahasa musik itu universal, jadi dengan bahasa apapun, musik itu akan tersampaikan,” kata Teguh. Setelah menelurkan album, Ten2Five tidak berhenti melahirkan inovasi bermusik. Pada album keempat, lagu ‘Ein No Ai’ yang menggunakan lirik berbahasa Jepang menarik perhatian radio Jepang, NHK. Makna mendalam dibalik lirik lagu tersebut tampaknya membawa NHK bertandang ke Indonesia untuk melakukan wawancara. “Lagu ini bercerita tentang kisah cinta dua individu yang berbeda dunia. Pada intinya makna cinta selamanya,” jelas Imel yang memiliki hobi traveling. Peduli Lagu-lagu Daerah Sukses dengan berbagai tema lagu dalam beberapa bahasa, band yang meraih lima penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) sepanjang karir mereka ini, rupanya juga memiliki kepedulian besar kepada budaya Indonesia. Kecintaan dan kepedulian mereka pada budaya Indonesia dituangkan

48

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

dalam sebuah album kompilasi lagu-lagu daerah berjudul ‘I Love Indonesia’. Meski tidak semua lagu daerah bisa mereka ikutsertakan di dalam album ini, setidaknya album ini sudah cukup mewakili lagu-lagu dari seluruh nusantara. Beberapa lagu dalam album itu antara lain ‘Lir Ilir’ yang berbahasa Jawa, ‘Kicir Kicir’ berbahasa Betawi, ‘Anging Mamiri’ dari Makassar, dan ‘Ayam Den Lapeh’ berbahasa Minang. Yang unik, dalam sampul album lagu-lagu daerah itu tertulis pesan “Silakan memperdengarkan, merekam, memperbanyak dan menyebarkan album ini ke seluruh dunia agar semua orang tahu bahwa lagu asli Indonesia tidak kalah dengan lagu manapun.” Lewat kalimat pesan tadi, Ten2Five berusaha untuk mengajak generasi Indonesia terus mengingat dan menghargai lagu-lagu daerah dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Arief yang memiliki latar belakang suku Jawa ini menjelaskan, “Kita sedih melihat anak-anak kecil sekarang tidak terlalu mengenal lagu-lagu daerah. Akhirnya kita punya ide untuk beri aransemen modern lagu-lagu daerah agar tidak terkesan kuno.”

Halaman sebelumnya: (ki-ka): Teguh (keyboard), Arief (basis), Imel (vokal) formasi Ten2Five terkini. Atas: Penampilan Ten2Five di salah satu acara televisi.

“Bahasa musik itu universal, jadi dengan bahasa apapun, musik itu akan tersampaikan.” JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

49


INSPIRING PEOPLE

Ten2Five

Atas: Wujud kepedulian Ten2Five akan bangkitnya lagu daerah.

Dalam produksi dan pendistribusian album ini, Ten2Five bekerjasama dengan Djarum Foundation, hal ini juga menjadi salah satu cara untuk melengkapi misi mereka. “Djarum Foundation termasuk salah satu yayasan yang peduli dengan pendidikan, sehingga tepat untuk menjadikan album ini salah satu sarana bagi anak-anak muda agar dapat mengenal dan menghargai lagu-lagu daerah,” jelas Imel. Setelah sukses menelurkan enam album, Ten2Five terus berusaha menjaga kekompakan mereka dengan selalu berusaha latihan bersama atau membuat aktivitas bersama di kala tidak banyak pekerjaan. Angan-angan terbesar mereka tentunya adalah mengadakan konser tunggal. Sementara mereka akan meluncurkan musik video untuk sebuah lagu religi yang menjadi salah satu selipan track di dalam album ‘I Love Indonesia’ yang berjudul ‘Cintaku Pada-Nya (Shalawat)’.

50

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Diskografi 2004 – I Will Fly 2005 – Ost Me Vs High Heels (4 tracks in the album) 2006 – A Brand New Day 2007 – 3 (termasuk single Hanya Untukmu sebagai OST. Medley) 2010 – I Love Indonesia 2012 – Journey 2003-2012 Penghargaan 2004: AMI Awards – Artis Pendatang Baru Terbaik 2004 AMI Awards – Lagu Berbahasa Asing Terbaik – I Will Fly 2005: AMI Awards – Lagu Berbahasa Asing Terbaik – You 2012: AMI Awards – Lagu Berbahasa Daerah Terbaik – Lir ilir AMI Awards – Artis Penampil Jazz/Jazzy Vocal Terbaik – Lir ilir

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

51


ARCHIPELAGO Advertorial

Jakarta

Jalan-jalan

Berbelanja sambil bernostalgia di Pasar Baru Jakarta memiliki banyak tempat untuk dieksplorasi. Kota yang menjadi salah satu pelabuhan dagang teramai pada zaman Belanda ini, mempertahankan beberapa lokasi perdagangan yang dibangun selama masa penjajahan. Salah satunya adalah Pasar Baru. Pasar Baru merupakan kawasan perdagangan yang dibangun sejak zaman VOC. Area ini dibangun sekitar tahun 1820. Namanya kini tertulis dalam ejaan Indonesia yang diperbarui dari ejaan sebelumnya Passer Baroe yang masih tertulis di gerbang masuk. Kawasan ini menjadi kawasan perbelanjaan elit pada zaman dulu, karena berdekatan dengan kawasan Rijswijk (sekarang Jalan Veteran), sebuah kawasan orang-orang kaya di Batavia waktu itu. Apa hebatnya pasar ini? Tentunya selain usianya yang sudah tua, Pasar Baru menjadi kawasan perbelanjaan yang lengkap. Produk-produk yang dijual beragam mulai dari tekstil hingga pakaian jadi. Kain yang dijual juga bukan sembarang kain, bahkan batik dan sari khas India juga dijual di beberapa toko di sini. Uniknya, saya juga menemukan salah satu toko yang menjual pakaian pengantin India dengan gemerlap benang keemasan di sekelilingnya. Memang Pasar Baru terkenal sebagai salah satu lokasi para keturunan India berdagang tekstil di Jakarta. Tidak puas hanya berburu kain, saya juga menyambangi berbagai toko sepatu yang ada di tempat ini. Berbagai sepatu mulai dari sepatu anak hingga sepatu pria dan wanita tersedia

52

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Atas: Gerbang Pasar Baru dengan atap ala Cina dan Batavia.

dengan berbagai pilihan warna, model bahkan harga. Selain itu ada juga sebuah pusat perbelanjaan dan area pusat makanan. Rata-rata barang yang dijual di dalam toko sudah tidak dapat ditawar, namun cukup banyak tawaran diskon dari masingmasing toko. Setelah puas berkeliling mencari barang incaran untuk dibeli, tentu agenda berikutnya di Pasar Baru adalah menikmati kuliner lezat dan nikmat. Di dalam area pasar dan sekitarnya bisa kita temukan para pedagang kaki lima yang menjual panganan yang sudah ada sejak dulu. Anda pasti sudah kenal dengan kue cubit, kue pancong atau martabak mini. Para pedagang ini berkumpul di area parkir yang berada di area kanan pasar. Saat berada di pasar ini, sempatkan juga untuk mencicipi Bakmi Gang Kelinci atau Cakue Koh Atek yang letaknya berada di gang sebelah kanan di tengah-tengah pasar. Tidak akan cukup waktu sebentar untuk mengelilingi pasar yang dibagi menjadi beberapa kawasan ini. Saran saya sebaiknya kunjungi pasar ini mulai dari pagi hari sebelum panas matahari menyengat. Dan jika ingin berbelanja lebih nyaman, hindari belanja akhir pekan saat sore menjelang, karena saat akhir pekan datang, pengunjung Pasar Baru tidak hanya dari wisatawan lokal, wisatawan asing juga memenuhi hampir seluruh area. Anda mungkin akan merasa tidak nyaman. (karina ayu budiani | foto: karina ayu budiani)

Cahyo Rinonce dan Lung Kesuma Manis Batik Keris senantiasa selalu berinovatif dalam menampilkan koleksi-koleksi terbarunya, baik dalam warna maupun motif batiknya. Koleksi terbarunya kali ini menampilkan koleksi anak-anak yang penuh warna-warna ceria yang dipadukan dengan motif batik simple yang senantiasa melekat pada karakteristik anak-anak dan banyak disukai, disamping berbahan dasar katun yang nyaman serta dapat digunakan di berbagai acara. Motif batik yang ditampilkan kali ini adalah Motif Cahyo Rinonce yang berarti cahya yang memancarkan sinar berantai atau berkesinambungan menjadikan cahaya terang benderang, serta Motif Lung Kesuma Manis artinya bunga yang manis. JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

53


ARCHIPELAGO

nusa dua

Jakarta

Crowning vicinity for business and leisure

Jalan-jalan

Ada Gorilla Afrika di Pusat Primata Schmutzer Di Jakarta, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) telah lama menjadi salah satu sarana rekreasi alam favorit dengan rimbunnya pepohonan dan koleksi satwa eksotis. Tentu sesuai namanya, TMR melestarikan berbagai satwa baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Menilik sejarahnya, TMR didirikan sejak tahun 1864 saat Jakarta masih menyandang nama Batavia. Ketika itu TMR dikenal dengan nama Planten en Dierentuin. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 10 ha di Jalan Cikini Raya. Lahannya merupakan hibah dari Raden Saleh. Seiring perkembangan Jakarta, lokasi TMR lama dinilai tidak cocok lagi, sehingga kemudian dipindahkan ke lokasi terbaru di Ragunan, Pasar Minggu, pada tahun 1964. Tanah di lokasi baru seluas 147 ha ini akhirnya diresmikan sebagai Taman Margasatwa Ragunan pada tanggal 22 Juni 1966. Sebagai salah satu kebun binatang terbesar di Indonesia, TMR memiliki berbagai koleksi satwa mulai dari unggas, mamalia, serangga, hewan air, hewan buas bahkan beberapa hewan yang dilindungi. Di dalam area TMR, kita dapat melihat berbagai enklosur yang dihuni berbagai

54

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

O

Kawasan Wisata Nusa Dua Block T, PO BOX 182, Bali

0361 772 688

Ju pen in ly 2 01 3

managed by :

satwa seperti gajah, burung pelikan, jerapah, harimau putih, bahkan komodo yang menjadi satwa langka asli Indonesia. Konsep enklosur yang banyak diterapkan di TMR memberi keleluasaan bagi para pengunjung untuk melihat satwa. Mengelilingi TMR yang luas menjadi jauh lebih mudah dengan adanya fasilitas kereta keliling, delman dan penyewaan sepeda. Meski fasilitas ini dibatasi pada area tertentu, hal ini bisa disiasati para pengunjung dengan membawa sepeda sendiri. Lokasi TMR yang berada tidak jauh dari pusat keramaian ibukota bisa menjadi pilihan tepat untuk wisata edukasi satwa. Di dalam TMR juga ada fasilitas sarana edukasi seperti pelayanan pemandu wisata, pemutaran film dokumenter tentang satwa, serta perpustakaan yang nyaman. Sarana bermain untuk keluarga juga tidak kalah seru. Ada rakit wisata, aneka permainan anak, hingga gajah dan onta tunggang. Pusat Primata Schmutzer Resmi dibuka untuk umum pada tahun 2002, Pusat Primata Schmutzer (PPS) dibangun atas prakarsa Pauline Antoinette Schmutzer-versteegh. Ia adalah seorang pecinta hewan, pelukis dan dermawan. Ia mewariskan seluruh harta warisannya kepada The Gibbon Foundation yang diketuai oleh Willie Smits untuk dibuat sebuah fasilitas terbaru untuk primata di Taman Margasatwa Ragunan. PPS adalah pusat primata bertaraf internasional yang selain memiliki tujuan rekreasi dan edukasi juga memiliki fungsi konservasi. Berbagai primata dari berbagai belahan dunia bisa anda temukan di sini, beberapa di antaranya adalah orangutan, simpanse, kera, gorila, bekantan, serta monyet bermuka merah dari Jepang.

OPENING RATE

IDR 475,000

nett

www.whizhotels.com

whizhotels

@whizhotel

for more information

facebook

twitter

Area seluas 13 ha ini memiliki konsep terbuka dengan penempatan primata-primata di berbagai enklosur yang dibuat semirip habitat aslinya. Saat memasuki gerbang PPS, kita dihantarkan melalui sebuah jembatan. Jika beruntung, dari atas jembatan kita dapat melihat gorila yang sedang berkeliaran di antara semak di bawah jembatan. Tepat saat pukul 12.00 siang, atraksi memberi makan gorila bisa dinikmati dari tepian pembatas enklosur gorila. Tidak kalah menarik adalah sebuah terowongan untuk observasi orangutan yang dibuat seperti

suasana di hutan. Sebaiknya Anda melihat satwa-satwa ini saat matahari belum terlalu terik agar para satwa tidak bersembunyi di balik semak atau pohon, sehingga sulit dilihat. (karina ayu budiani | foto: dok. ragunan) Halaman sebelumnya: Koleksi Gorilla Afrika sebagai salah satu daya tarik utama pengunjung. Atas: Pusat Primata Schmutzer, edukasi wisata seru tentang primata.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

55


ARCHIPELAGO

Bandung

Jalan-jalan

Kampung Gajah Wonderland Jika Anda menuju ke Lembang dari arah Bandung, Anda akan melewati terminal Ledeng. Nah, ada baiknya Anda berbelok ke arah kiri dan menyusuri jalan Sersan Bajuri. Di jalan kecil yang hanya bisa dilewati dua mobil berpapasan ini terdapat berbagai objek wisata. Salah satunya adalah Kampung Gajah. Kampung Gajah mudah dikenali, karena gerbang depannya terdapat beberapa patung gajah. Karena deretan patung gajah, tempat ini pun dinamakan Kampung Gajah. Kampung Gajah memiliki lebih dari 20 atraksi permainan yang bisa dinikmati bersama seluruh anggota keluarga. Sarana bermain yang bisa Anda jalani bersama teman atau keluarga adalah buggy family dan delman. Tidak sulit mengendarai buggy ini, sama saja seperti mengendarai kendaraaan matic. Bahkan jika Anda ingin memacu adrenalin, coba juga mengendarai buggy adventure yang melewati jalur perbukitan dengan medan yang sulit. Anda bisa mengemudikan buggy ini sendiri atau bersama pemandu. Keseruan tidak berhenti sampai di situ, saat berada di tempat ini coba juga berbagai atraksi lain seperti segway, aquatic boat, bumper boat, sky rider, bungee trampoline, tubby dan bahkan Anda dan keluarga bisa puas bermain air di water park. Water park dilengkapi dengan big tornado, octopus racer, kiddy pool dan yang paling seru adalah wave pool dengan ombak buatan yang diaktifkan setiap 15 menit sekali dan berdurasi selama 15 menit. (karina ayu budiani | foto: karina ayu budiani) Atas: Meluncur dari ketinggian Octopus Racer.

56

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

57


PHOTOS

Giant Twins Dwi Permana | Foto: Dwi Permana

Gunung Merapi dan Merbabu bak bawang merah dan bawang putih. Hidup berdampingan, mereka memiliki sifat yang jauh berbeda.

D

alam sebuah kesempatan, teman saya Cristian mengatakan gunung Merapi dan Merbabu bak sebuah cerita dongeng bawang merah dan bawang putih. Mungkin benar juga katanya. Merapi yang kita ketahui bersama, memiliki sifat “emosional�. Sangat cocok dengan karakter si bawang merah. Tak sungkan ia memuntahkan murka dan menyapu segala objek di lerengnya, seolah ingin menunjukan bahwa ialah yang berkuasa seantero jagad. Merbabu ibarat si Bawang Putih. Ia kalem, pendiam dan ramah menyambut para pendaki dengan tangan terbuka. Perbedaan inilah yang membuat Si Raksasa Kembar menjadi pusat perhatian bagi para pendaki. Berbekal tekad, pengalaman, dan keinginan untuk mengabadikan keduanya, saya pun mendaki Merapi dan Merbabu. Pengalaman mendaki keduanya pun sangat berbeda. Mendaki Merapi lebih melelahkan, sementara Merbabu lebih ramah terhadap para pendakinya. Walau begitu, saya pun sempat mengabadikan panoramanya dan menikmati keindahannya.

Mendaki puncak, meniti jalan berpasir dan berbatu labil.

58

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

59


PHOTOS

Atas: Gunung Merbabu dari puncak Gunung Merapi.

60

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Atas: Padang rumput diantara dua raksasa kembar.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

61


CULTURE

Kerajaan Singhasari

Dibalik Cinta, Takhta dan Kuasa Karina Ayu Budiani | Foto: Karina Ayu Budiani Menjadi Raja Tumapel, Ken Arok menaklukkan Kediri dan menyatukannya di bawah kerajaan bernama Singhasari. Di balik ambisi dan kejayaannya itu, Ken Arok menyimpan sebuah kisah cinta dan tragedi.

D

Atas: Tunggul Ametung akhirnya tewas di tangan Ken Arok (ilustrasi opera kolosal Ken Dedes).

ikisahkan Ken Dedes adalah seorang wanita cantik putri pendeta Budha, Mpu Parwa, dari desa Panawijen. Kecantikannya begitu memukau perhatian akuwu (penguasa) Tumapel, Tunggul Ametung hingga ia memaksa Ken Dedes untuk ia peristri. Mpu Parwa yang sedang melakukan pertapaan saat itu tidak menjadi halangan Tunggul Ametung memboyong paksa Ken Dedes ke Tumapel. Pada akhirnya Ken Dedes menetap di Tumapel sebagai istri Tunggul Ametung. Pada saat itu, Ken Arok yang pada masa mudanya sering melakukan kejahatan menjadi prajurit yang mengabdi kepada Tunggul Ametung. Suatu saat Ken Arok tidak sengaja melihat betis Ken Dedes karena tersingkap kain penutupnya. Saat itulah Ken Arok melihat betis dan paha Ken Dedes yang bercahaya. Semenjak kejadian itu, Ken Arok yang kasmaran dan penasaran akan kejadian itu menanyakan hal tersebut kepada ayah angkatnya yang seorang brahmana. Dipenuhi rasa penasaran, Ken Arok bertanya “Ada seorang perempuan yang bercahaya betis dan pahanya. Apakah itu pertanda baik atau buruk?” Ayahnya pun menjawab, “Jika ada perempuan yang demikian, ia adalah perempuan yang paling utama. Meskipun orang berdosa, jika memperistri perempuan itu, ia akan menjadi maharaja.” Pada akhirnya, atas seizin ayah angkatnya, Ken Arok menjalankan niatnya membunuh Tunggul Ametung untuk dapat memperistri Ken Dedes. Menggunakan keris yang dibuat oleh Mpu Gandring dan dengan bantuan perencanaan dari Ken Dedes, Tunggul Ametung pun tewas di tangan Ken Arok. Akhirnya ambisi Ken Arok untuk memperistri Ken Dedes dan menjadi penguasa Tumapel terlaksana. Cikal bakal Majapahit Setelah menjadi Raja Tumapel dan memperistri Ken Dedes, ambisi Ken tak berhenti. Ia ingin memperluas wilayah kerajaan. Kerajaan Kediri yang mulai merosot kewibawaannya pun ia lirik, terlebih pada saat itu banyak Brahmana Kediri mengungsi ke Tumapel dan meminta perlindungan.

62

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Kondisi itu dimanfaatkan Ken Arok dengan baik. Ia pun menyerang kerajaan Kediri hingga timbul perpecahan di Ganter. Kerajaan Kediri pun akhirnya menyerah di tangan Ken Arok. Kediri dan Tumapel pun ia satukan menjadi kerajaan baru bernama Singhasari. Ken Arok menjadi raja pertama di Singhasari. Kejayaannya tak lepas dari andil Ken Dedes dibalik perpolitikan kerajaan Singhasari. Juru pelihara Candi Singhasari, Suwondo, mengatakan pengertian Singhasari secara bahasa adalah tempat bunga, atau jika diartikan lebih lanjut adalah tempat orang paling cantik saat itu yakni Ken Dedes. Kejayaan Ken Arok sebagai raja pun sebetulnya sempat diramalkan oleh ayah angkat Ken Arok. Walau tak lama sebagai raja Singhasari (1222-1227), Ken Arok sempat memperoleh gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Amurwabhumi. Selama Ken Arok menjadi raja, wilayah Singhasari pun meluas hingga seluruh nusantara, dan menjadi cikal bakal kerajaan Majapahit. Penuh tragedi Sebagai sebuah kerajaan besar, berbagai tragedi pun terjadi di Singhasari. Semasa jaya, kerajaan ini memiliki lima raja, yakni Ken Arok, Anusapati, Tohjaya, Ranggawuni (Wisnuwardhana), dan Kertanegara. Salah satu tragedi yang terjadi termuat dalam naskah Pararaton. Isinya antara lain berupa dendam Anusapati (anak Tunggul Ametung dan Ken Dedes) terhadap Ken Arok. Dendam ini pun dilampiaskan dengan membunuh Ken Arok, dan Anusapati pun menjadi raja. Mendengar ayahnya terbunuh, Tohjaya (anak Ken Arok dan Ken Umang) membalas dendam. Anusapati pun dibunuhnya. Tohjaya pun menjadi raja Singhasari. Ranggawuni (putra Anusapati) pun tak tinggal diam. Ia membalas kematian ayahnya dengan membunuh Tohjaya.

Atas: Candi Singhasari, sebagai bukti kejayaan kerajaan Singhasari.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

63


CULTURE

Kerajaan Singhasari

Ranggawuni seakan mengakhiri kisah dendam dinasti Tunggul Ametung dan Ken Arok. Singhasari pun menjadi kerajaan dengan sistem pemerintahan yang kuat, dan semakin kuat setelah Kertanegara (anak Ranggawuni) menjadi raja. Di bawah pemerintahan Kertanegara, kerajaan Singhasari mengerahkan daya upaya untuk menguasai seluruh wilayah nusantara. Sebagai penganut agama Budha, Kertanegara berusaha mencapai jenjang tertinggi. Sayang usaha tersebut belum sepenuhnya berhasil karena ia terbunuh saat serangan Jayakatwang, penguasa Kediri. Kematian Kertanegara, menandai berakhirnya kerajaan Singhasari. Kerajaan ini pun digantikan Majapahit. Menelusuri jejak Singhasari Walau telah lama berakhir, jejak-jejak kerajaan Singhasari masih bisa dijumpai di Malang, Jawa Timur. Meski dari keseluruhan tujuh candi yang ada di dalam komplek percandian Singhasari hanya tersisa dua candi. Komplek percandian Singhasari merupakan sebuah komplek yang teratur dalam lingkungan berpagar. Dua candi yang masih utuh hingga kini adalah candi Singhasari dan candi Sumber Awan. Candi Singhasari adalah candi utama di dalam komplek percandian yang diperkirakan dibangun antara tahun 12681292. Candi ini memiliki ukuran terbesar dan berfungsi sebagai makam raja Kertanegara. Di bawah candi dikuburkan abu raja Kertanegara. Candi berdiri di atas batu (fondasi) bujursangkar dan pintu masuk candi berada di sisi barat. Candi terdiri dari kaki candi yang terletak langsung di atas batur. Di dalam candi terdapat bilik-bilik dan hal inilah yang menjadikannya unik. Keunikan lainnya adalah tampak jelas candi ini belum selesai dikerjakan. Strukturnya selesai tapi hiasan pahatannya belum. Candi menjadi salah satu daya tarik wisata di Malang. Lokasinya berada di antara rumah-rumah penduduk. Menurut Suwondo, candi Hindu-Budha ini sering digunakan untuk merayakan hari besar umat Hindu di Jawa Timur.

64

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Kiri atas: Patung Prajnaparamita yang disimpan di Museum Nasional. Atas: Ken arok bertanya soal Ken Dedes pada ayah angkatnya (ilustrasi opera kolosal Ken Dedes).

Komplek percandian Singhasari masih pula menyisakan jejak Ken Dedes. Ditemukannya arca Prajnaparamita di dekat candi Wayang atau candi Putri atau sekitar 400 m arah barat laut candi Singhasari, hingga kini menjadi salah satu bukti sejarah akan kemahsyuran dan kecantikan Ken Dedes. Arca yang ada di sana menggambarkan sosok seorang wanita cantik dengan figur sempurna yang sedang duduk bersila padmasana, kedua tangannya dalam sikap dharmacakramudra (memberikan wejangan tentang ajaran Budha). Arca dewi yang sangat indah ini seringkali disebut Putri Dedes atau ada juga yang menyebutnya Laksmi. Menurut mitos, Ken Dedes tidak tewas melainkan mengalami moksa (kebebasan dari ikatan duniawi dan putaran reinkarnasi) setelah ia melakukan pertapaan sepeninggal Ken Arok. Karena itu ia kemudian mendapat julukan Prajnaparamita atau dewi pengetahuan tertinggi dalam pantheon Budhhis. Arca ini sekarang disimpan di salah satu ruang pamer Museum Nasional.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

65


RELAX

Hotel Santika Palu

B

erlokasi di pusat kota di Jalan Mohamad Hatta, dimana lokasi ini merupakan pusat bisnis di Palu, Hotel Santika menjadi salah satu alternatif terbaik akomodasi. Hotel ini hanya sekitar 10 menit berkendara dari Bandar Udara Mutiara dan 15 menit ke Pantai Talise yang merupakan salah satu obyek wisata pantai dengan panorama indah. Mengusung konsep modern minimalis, keseluruhan interior hotel ini sederhana, namun tetap menampilkan sisi uniknya. Dominasi warna putih berpadu dengan permainan lampu sebagai penguat unsur interior terlihat apik dipadu dengan beberapa elemen furnitur berwarna mencolok. Begitu pula dengan desain kamar-kamarnya, semua terlihat sederhana namun memiliki suasana yang berkelas dan nyaman. Terlebih lagi dengan desain jendela yang tinggi sehingga memberikan pemandangan kota secara leluasa dari dalam kamar. Hotel Santika Palu memiliki 144 kamar. Tipe-tipe kamarnya terbagi menjadi tipe kamar superior, superior pool access, deluxe, junior suite, family suite, Santika suites dan penthouse. Setiap kamar dilengkapi dengan safe deposit box, tea/coffee maker, LCD TV dan akses internet menggunakan wifi hingga Anda bisa tetap terhubung dengan keluarga atau rekan bisnis Anda melalui jaringan internet. Sebagai fasilitas pelengkap, Hotel Santika Palu memanjakan para tamunya dengan fasilitas Spinel Lobby Lounge dan Topas Kafe di area lobi. Selain itu tersedia juga Rubbi Ballroom berkapasitas hingga 400 orang, tiga meeting room berkapasitas 20 – 40 orang. Untuk sarana rekreasi dan olahraga, hotel ini menyediakan fitness center dan kolam renang dewasa dan anakanak dengan pemandangan lepas ke arah kota. Hotel Santika Palu menjadi pilihan akomodasi yang tepat bagi Anda yang ingin menikmati indahnya kekayaan alam kota Palu dengan pelayanan yang hangat dari para staf hotel. Waktu inap anda akan menjadi sebuah pengalaman menginap senyaman berada di rumah sendiri.

Halaman sebelumnya: Kolam renang yang langsung menghadap emandangan kota Palu. Atas: Kapasitas besar dan interior nyaman di Rubi Ballroom. Bawah: Desain interior menimalis menjadi daya tarik setiap kamar.

Senyaman Rumah di Pusat Kota Karina Ayu Budiani | Foto: Dok. Hotel Santika Hotel Santika Palu menjadi akomodasi tepat bagi Anda yang berkunjung ke Palu, baik untuk berwisata ataupun bisnis.

66

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

67


RELAX

Harris Hotel

Bandung Hadir Dengan Ballroom Terbesar Dian Triasari | Foto: Dok. Harris Hotel Industri pertemuan makin bergairah dan berkembang pesat. Banyak akomodasi disediakan tidak hanya sebagai tempat menginap, namun juga sebagai tempat konferensi.

68

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

I

nilah yang dilirik oleh Tauzia Hotel Management, membangun Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, yang menyatu dengan pusat perbelanjaan Festival Citylink Mall, jalan Peta, Pasir Koja, Bandung, Jawa Barat. Dari segi lokasi, Harris Hotel & Conventions Festival Citylink lebih mudah dicapai dari Jakarta, yaitu melalui tol Jakarta dengan memilih akses keluar pintu tol Pasir Koja. Dalam waktu kurang lebih 5 menit, Anda sudah akan tiba di hotel yang berada satu komplek bersama pusat perbelanjaan Festival Citylink yang menyediakan beragam produk. Selain akses tol yang mudah, dari Bandara Husein Sastranegara hanya berkisar sekitar 20 menit, dan 30 menit dari Stasiun Kebon Kawung. Ketika memasuki lobi utama hotel, Anda akan disambut dengan warna-warni cerah yang menyegarkan mata yang didominasi warna oranye dan hijau berpadu cantik. Setiap kamar hotel dibuat dengan konsep minimalis modern, tapi tetap mengutamakan kenyamanan tamu yang menginap, seperti memiliki pintu penghubung atau connecting door untuk satu keluarga yang ingin berdekatan. Dominan warna-warna cerah yang ditampilkan juga memberikan susana berbeda selama berada di Harris Bandung. Selain tersedia perlengkapan penginap, terdapat pula fasilitas Wi-FI gratis, kolam renang, health club managed, reflexology dan spa, kafe dan restoran, Dino Kids Club dan Harris Circle Line yaitu layanan tur ke dalam serta luar kota Bandung menggunakan Harris Car. Dengan menyediakan program keliling kota, para tamu yang menginap tidak perlu memikirkan bagaimana menyewa kendaraan, tapi cukup mengubungi manajemen Harris. Kelebihan lain yang dimiliki Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, menyediakan ballroom yang terbesar di Jawa Barat, seluas lebih 3648 meter persegi dengan ketinggian 7,5 meter. Ballroom ini dibuat tanpa tiang-tiang penyangga di tengah ruangan dan dapat digunakan bukan hanya konferensi, gathering dan pesta pernikahan saja, tapi pameran otomotif pun bias karena mampu menampung 5000 orang. Selain itu terdapat area loading dock-nya pun cukup luas, ditambah area pre-function seluas 576 meter persegi. Untuk ruang pertemuan, terdapat 14 ruangan berkapasitas bervariasi, mulai dari 20 hingga 1.900 orang, sedangkan

ballroom dapat dibagi menjadi tiga ruangan, dipisahkan oleh sekat-sekat tak permanen sehingga mudah diubah menjadi ballroom besar. Bila ingin berselancar di dunia maya, Harris Bandung menyediakan akses internet nirkabel gratis di semua area publik dan ruang pertemuan, sementara, di kamar yang berjumlah 180 ini disediakan juga internet broadband. Tidak hanya menyuguhkan segala faslitas lengkap untuk para tamu yang menginap, Harris Bandung setiap akhir pekan mengadakan aneka sajian prasmanan makan sepuasnya dengan berbeda-beda tema masakan. Hidangan Korea, Asia Chinese, Indonesia dan lainnya secara bergantian. Saat menginap di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, sempatkan Anda sarapan atau santap malam di teras luar yang ada di restorannya. Dimana akan melihat keindahan kota Bandung dari bangunan-bangunannya yang berdiri kokoh sekitar jalan Peta, wilayah Pasir Koja dan singgah di pusat-pusat wisata seperti Cibaduyut dan Pasar Baru.

Halaman sebelumnya: Ballroom Hotel Harris Bandung menjadi yang terbesar di Bandung. Kanan atas: Harris bedroom yang memiliki 180 kamar dengan konsep minimalis modern. Bawah: Group band Naif dengan vikalis David saat pentas di Harris Hotel, Bandung.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

69


DELICIOUS

Marugame Udon

Tempat Santap Mie Jepang Asli Dian Triasari | Foto: Karina Ayu Budiani Pilihan makanan Jepang kini tidak hanya terfokus pada sushi. Udon atau masakan yang bahan dasarnya mie, kini semakin digemari karena rasanya yang segar dan lezat.

Kiri atas: Pilihan tempura vegetarian dan non vegetarian melengkapi menu udon pilihan. Atas: Kake Udon, kuahnya gurih dan segar ala Jepang. Kiri: Gerai pertama Marugame Udon dengan desain Jepang modern.

M

enikmati udon sebetulnya bisa dilakukan di berbagai restoran Jepang yang ada di Indonesia. Namun, menikmati udon di Marugame Udon memiliki sensasi yang berbeda. Resto ini menerapkan standar rasa dari negara asal udon, yakni Jepang. Di sini semuanya sempurna. Tidak hanya rasa udon yang otentik, namun suasana pun nyaman dan menyenangkan. Menampilkan konsep dapur terbuka, Marugame Udon menyajikan santapan mie khas Jepang lezat dan menggugah selera. Satu porsi menu dapat dipilih dari sepuluh rasa pilihan spesia. Meski masih terbilang baru, restoran ini sudah cukup digemari dan memiliki pelanggan setia. Dari sepuluh menu udon yang tersedia di antaranya beef curry rice, beef curry udon, kake udon, kamaage udon, niku udon, ontama udon, tendon seafood, tendon tori rice, dan mentai kamatama udon. Salah satu menu yang sempat kami cicip adalah kake udon. Kake udon tersaji hangat dalam mangkuk. Rasanya gurih. Sebagai pelengkap hidangan, kake udon bisa ditaburi cabe bubuk atau togarashi, irisan daun bawang, irisan jahe, wijen dan potongan cabe rawit merah. Demi menjaga kualitas rasa, semua bahan makanan masakan di Marugame Resto memiliki standar kualitas terbaik dan sekitar separuhnya diimpor langsung dari Jepang. Tujuannya agar tercipta kelezatan yang sama seperti menu-menu di Marugame Seimen Jepang yang menjadi kiblatnya. Bahkan, di sini udon (mie) dibuat sendiri dan saat menu dipesan, sehingga kesegaran rasanya benar-benar terjamin. Sensasi lezat dari udon yang disuguhkan Marugame akan terasa lengkap saat diselingi dengan menyantap sajian tempura atau gorengan khas Jepang. Tempura ini sendiri terbuat dari bahan campuran udang, brokoli, wortel, kacang buncis, dan beberapa lainnya. Ada dua pilihan tempura di sini, yakni vegetarian dan non vegetarian. Tidak hanya terpuaskan dari menu-menu spesialnya, untuk minuman pun Anda akan diberikan pilihan ocha atau teh hijau khas negeri Sakura. Sehingga bisa dikatakan semua makanan yang ada di Marugame Udon cukup menyehatkan, karena semuanya mengandung bahan-bahan alami dan segar.

70

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

71


DELICIOUS

Toko Oen Malang

Bernostalgia Lewat Rasa dan Suasana Karina Ayu Budiani | Foto: Karina Ayu Budiani

B

Mungkin itu ungkapan yang tepat untuk Anda yang ingin menikmati citarasa zaman dulu di Toko Oen, Malang.

erlokasi di jalan Basuki Rahmat, Toko Oen ini tidak terlalu besar. Sebuah tulisan ‘Toko Oen’ berwarna hijau kebiruan gaya art deco yang terpampang di atas pintu masuk menandakan keberadaan resto ini. Bangunan resto ini relatif sederhana. Warna putih mendominasi resto satu lantai ini. Interior ditata cukup menarik dan terasa luas. Perabotan, plafon, lantai bahkan kaca warna-warni yang berada di atas jendela masih sesuai dengan kondisi asli saat pertama kali resto ini dibangun tahun 1930-an. Lebih unik lagi dengan para pramusaji yang menggunakan baju lengan panjang dan celana panjang serba putih lengkap dengan peci hitam, persis seperti pramusaji zaman dulu. Sebuah spanduk bertuliskan ‘Welkom In Malang’ menarik perhatian saya. Rasanya seperti tersedot ke masa lalu. Memasuki restoran, di sebelah kiri terdapat etalase kaca dengan aneka kue dan roti. Roti-roti yang siap mengisi perut ini memiliki berbagai

72

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

rasa dan pastinya citarasa roti di sini tidak kalah nikmatnya dengan roti merek ternama saat ini. Kekhasan aneka kue dan roti di Toko Oen Malang dijaga dengan baik. Orisinalitas rasa dipertahankan. Rekomendasi saya untuk kue adalah black forest atau kue apem. Black forest dengan citarasa cokelat yang dominan serta tekstur kue yang padat membuat saya ingat akan perayaan ulang tahun saat saya kecil dulu. Tekstur black forest di Toko Oen berbeda dengan di toko-toko lain.

Bawah: Welkom in Malang, sambutan untuk para tamu Toko Oen.

Soal menu makanan, sejak dulu Toko Oen Malang terkenal akan menu steak, selain variasi menu lain seperti masakan oriental dan Indonesia. Pramusaji merekomendasikan saya untuk menikmati Oxtongue Steak. Oxtongue Steak dilengkapi dengan saus kental berwarna cokelat yang gurih dan tidak terlalu manis seperti kebanyakan saus steak lain. Tiga potongan lidah sapi ini disajikan dengan sayuran dan potongan kentang goreng. Cara penyajiannya pun unik, dilengkapi dengan hiasan nanas di sekeliling piring saji. Menurut salah satu pramusaji yang melayani saya, seluruh menu steak di Toko Oen Malang menggunakan daging lokal. Meski lidah sapi menggunakan bahan-bahan lokal, dagingnya terasa empuk dan pas dinikmati dengan saus pendampingnya. Sayuran serta kentang goreng yang melengkapinya juga dimasak dengan tepat hingga menjadi suatu perpaduan yang sempurna. Selesai menikmati menu Oxtongue Steak, sempatkan juga untuk mencicipi hidangan pencuci mulut andalan Toko Oen Malang yakni es krim home made dengan cita rasa Tutti Frutti. Es krim ini memadukan es krim dengan koktil buah Oen Special yang menyajikan tiga rasa. Ada rasa krim vanilla, cokelat dan stroberi. Keistimewaannya tentu dari cita rasa homemade ice cream yang dipertahankan sejak zaman dulu. Rasanya pun tak bisa ditemui di tempat lain kecuali di Toko Oen, Malang.

Kanan: Aneka roti lezat di Toko Oen, Malang. Bawah: oxtongue steak, orisinalitas citarasa jaman dulu.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

73


FOOTNOTE

Berharganya Nilai Sebuah Pekerjaan

B

ermula dari sebuah artikel di majalah berbahasa asing yang saya baca, beberapa selebriti dan tokoh ternyata memiliki perbedaan cukup signifikan antara profesinya saat ini dengan profesi sebelumnya. Dari sana, saya pun mengingat pekerjaan yang pertama kali saya lakukan setelah lulus. Mengingat lagi masa lalu, ternyata saya bahkan pernah menjadi tukang kebun, tukang cuci piring, bahkan petugas janitor saat sedang menjadi pegawai magang di sebuah hotel. Pernah mengalami fase seperti itu saya justru merasa bersyukur karena profesi itu menjadi pengalaman menyenangkan. Untungnya sejak dulu saya selalu membekali diri saya dengan sebuah keyakinan bahwa apapun pekerjaanmu, apapun yang kamu lakukan, pasti berguna untuk orang lain. Mulai dari keyakinan ini, maka saya selalu memegang prinsip untuk menghormati apapun pekerjaan yang saya tekuni. Coba Anda tanya pada diri Anda sendiri, pernahkah Anda menghargai pekerjaan Anda sejak awal meniti karir hingga saat ini? Apa pernah anda mengeluh terhadap pekerjaan Anda? Suatu saat saya bertemu dengan salah satu mantan anak didik saya sewaktu menjabat sebagai manajer restoran. Pertemuan ini mengingatkan saya tentang sebuah hal yang selalu saya ajarkan kepada mereka sewaktu masih menjadi trainer. Karena mereka pernah merasa pekerjaan mereka tak ubahnya seorang pelayan. Saya tekankan pada mereka bahwa keberadaan mereka sebagai pramusaji setidaknya harus memudahkan dan menyamankan para tamu restoran. Jasa pramusaji berguna bagi orang lain, bahkan beberapa orang sekaligus. Disitulah kita harus bisa menghormati dan menghargai pekerjaan kita. Pada intinya adalah seseorang akan menjadi lebih taraf atau tingkat kehidupannya jika ia menghormati setiap tapak perjalanan karirnya. Ambil setiap nilai dari pekerjaan yang Anda tekuni, bukan hanya materi dan tampak fisik semata.

74

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Erwin Yap Edukator & Konsultan Metafisika Tiongkok, Traveler, Pemerhati Seni dan Budaya Pin BB: 2A712154, Hp: 081399191919, Twitter: @ERWIN_YAP

Artikel majalah berbahasa asing yang saya sebutkan di awal tadi menyebutkan bahwa seorang Tina Fey yang sukses sebagai komedian dan produser ternyata memulai karirnya sebagai seorang resepsionis di YMCA. Begitu juga dengan sutradara sukses James Cameron yang memulai karirnya sebagai supir truk. Jika kita berpikiran pendek, maka kita akan melihat profesi yang mereka tekuni saat ini saja, tidak melihat nilai dari perjalanan karir mereka hingga mencapai ke titik sekarang ini. Apapun pekerjaan Anda, bersyukurlah dan terima dengan lapang hati. Ucapkan pada diri Anda “saya senang mendapatkan pekerjaan ini dan saya melakukannya karena saya menghormati diri saya.� Hormati pekerjaan yang kita lakukan bukan karena terpaksa. Hormati nilai dibalik pekerjaan itu, karena pekerjaan bisa silih berganti. Namun kalau kita bisa menghormati diri kita dengan pekerjaan yang ditekuni, maka nilai diri akan mengikuti kita apapun pekerjaan baru kita nantinya. Kalau kita hormati nilai diri kita, maka kita akan berganti pekerjaan bukan karena materi semata. Karena materi tidak akan pernah cukup. Tapi kita tahu, kita harus berganti pekerjaan karena kita merasa nilai kita sudah lebih tinggi dari pekerjaan saat ini, sehingga harus menemukan hal baru untuk dilakukan. Maka, bersyukurlah dan temukan setiap nilai dari setiap pekerjaan yang pernah, sedang, dan akan Anda tekuni.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

75


HOW TO

Kreatifitas Membangun Motivasi

M

otivasi dan kreatifitas adalah penggerak emosi yang super powerful. Memiliki kreatifitas juga sangat vital dalam membangun bisnis. Jika kreatifitas ini diarahkan untuk membangun motivasi, terutama kreatifitas dalam memberi reward kepada karyawan, maka bayangkan betapa luar biasa dampaknya. Nah, reward sering dikonotasikan satu arah yaitu “uang”. Memang uang penting, tapi apa sesungguhnya motivasi terbesar karyawan masih bertahan di perusahaan Anda? Mari kita telisik. Ada 3 alasan mengapa karyawan anda bertahan pada sebuah perusahaan. Pertama, mengisi kebutuhan emosi mereka. Mungkin karena boss baik hati, selalu ada tantangan, hubungan yang hangat, sering ada surprise, cinta lokasi atau karena temantemannya cool atau ada gengsi dan status. Kedua, memenuhi kebutuhan pokok. Wajar jika karyawan bertahan karena perusahaan memberikan keamanan secara finansial. Ongkos, makan, rokok, kos , pendidikan adalah kebutuhan pokok. Dan yang ketiga, memenuhi kebutuhan aktualisasi diri. Tentang ini, Maslow mengatakan, kebutuhan manusia untuk merasa bahagia diperoleh dengan terus menerus meningkatkan kemampuan untuk berkontribusi. Lalu apa alasan karyawan pindah atau keluar? Ada tiga alasan juga, yakni, karena hampa secara emosi, mulai terhimpit kebutuhan pokok, atau sudah tidak ada ruang untuk aktualisasi diri. Berdasarkan pengalaman pribadi, coaching perusahaan besar atau kecil, alasan terbesar karyawan stay atau move adalah alasan emosi. Mereka kehilangan feel, excitement, tidak ada tantangan, konflik, dan lain-lain yang sejenis. Jadi, seberapa kreatif Anda sebagai leader menciptakan excitement ketika memberi reward bukan hanya berbentuk uang, tapi juga memenuhi kebutuhan emosi. Anda diingat bukan karena uang anda, anda diingat karena cara Anda memberi.

Tom MC Ifle Founder Top Coach Indonesia www.topcoachindonesia.com

76

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Empat konsep reward kreatif 1. Buat rencana • Tentukan tujuan mengapa Anda ingin memberi reward • Hubungkan reward dengan perilaku bukan hanya performance • Ciptakan ukuran dan objektif yang spesifik • Komunikasikan dengan jelas aturan main, cara memenangkan dan alasan kuat mengapa mereka akan menikmati reward ini • Pastikan Anda memenuhi janji! Bangun rasa percaya dengan menjalankan program ini dengan konsisten 2. Be CREATIVE Reward tidak selalu harus berbentuk uang. Bisa berupa voucher menginap bersama keluarga, voucher tempat hiburan, gadget, tabungan hari tua, dan lain-lain. Pastikan sesuatu yang unexpected atau sesuatu yang beda. Ingat! Fairness, kejelasan dan kemudahan klaim reward harus diperhitungkan. 3. Berikan personal touch Pada cerita yang melegenda tentang The Mirage hotel and casino di Las Vegas, mereka memiliki karyawan yang sangat setia, penuh dedikasi, jujur, customer oriented, dan profit oriented. Para karyawan mengedepankan kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. Ciptakan hal ini di perusahaan Anda. Anda bisa mencontoh apa yang dilakukan The Mirage. The Mirage memiliki catatan lengkap tentang keinginan dan cita-cita setiap karyawan mereka. The Mirage memiliki strategi dan rencana spesifik yang didiskusikan kepada setiap karyawan dan bagaimana mereka bisa memenuhi cita-cita mereka itu. Yang menarik, The Mirage memberikan reward dengan cara unik, personal, dengan cara yang berbeda-beda setiap saat. Dan yang tak kalah penting, The Mirage mengutamakan knowledge, training, dan education yang membuat karyawan selalu merasa penting. 4. Adil memberi reward Pastikan program Anda sederhana dan tidak berat sebelah. Sales department memiliki ukuran yang jelas sementara finance, accounting dan admin sangat sulit dalam menentukan ukuran prestasi apalagi jika ukuran prestasi adalah omset dan profit. Maka, buatlah standar ukuran yang adil dan tidak berat sebelah. Inilah tantangan yang menarik dalam menentukan keberhasilan dan memberikan reward.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

77


NEWS & EVENTS Media Gathering Garansindo Inter Global

Mengambil tema “Derawan Untuk Masa Depan”, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, siap menyambut rangkaian Festival Derawan yang berlangsung pada bulan Juni – September 2013. Kegiatan ini menampilkan berbagai kegiatan antara lain kejuaraan nasional olahraga selam, under water photography hingga atraksi terjun payung dan pemecahan rekor penyelam senior. Kepulauan Derawan terkenal dengan keindahan titik selamnya, empat pulau yang terkenal dari kepulauan tersebut adalah Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki. (dian)

Dok. Rumah Perubahan

Renald Kasali Luncurkan Buku ‘Camera Branding’

Tepat 12 Juni 2013 Rhenald Kasali dan Tim Buku Rumah Perubahan mengundang beberapa media untuk duduk bersama dalam rangka pengenalan dan penjelasan mengenai buku terbarunya bertajuk ‘Camera Branding’. ‘Camera Branding’ merupakan kajian terhadap perilaku beberapa selebriti baik di panggung hiburan, bisnis, maupun politik dan birokrasi di peradaban kamera sekarang ini. Buku ini ditulis oleh Rhenald Kasali untuk mengenal perubahan di Indonesia terkait fenomena peradaban kamera saat ini. (ayu)

78

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Dok. Garansindo

Dok. Parenkraf

Festival Derawan 2013 Siap Berlangsung

PT. Garansindo Inter Global sebagai agen pemegang merek Chrysler, Dodge dan Jeep di Indonesia memaparkan kinerja tahun 2013 dalam acara bertajuk “2013 Garansindo Media Gathering” bertempat di Entrada Restobar pada tanggal 28 Mei 2013. Pada acara tersebut dipaparkan rencana kerja PT. Garansindo Inter Global, pengenalan dan penjelasan produk-produk terbaru termasuk Jeep Wrangler Rubicon 10th Anniversary Edition dan New Jeep Grand Cherokee MY14. Di akhir acara diselenggarakan penyerahan hadiah kepada pemenang hadiah hole in one ‘Martin Luther King 2013 Charity Golf Tournament’. (ayu)

Satu Tahun The Media Hotel Perayaan satu tahun The Media Hotel & Towers berlangsung 1 Juni 2013 di The Media Ballroom. Acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas para tamu dan rekan hotel. Kegiatan diawali dengan makan malam yang menyajikan berbagai menu dari seluruh restoran dalam hotel, yaitu Breeze Café, All Day Dining Restaurant dan Sukhothai, restoran Thailan, juga Dragon Court, Chinese Restaurant, yang dihibur oleh alunan musik akustik di foyer ballroom. Algamar Idris, General Manager The Media Hotel & Towers dalam sambutannya mengatakan pihaknya merasa terhormat dapat menyambut seluruh tamu yang merupakan bagian dari perjalanan The Media Hotel & Towers. ”Kami para tamu dapat menikmati fasilitas hotel, dan pihaknya akan selalu melakukan yang terbaik bagi para tamu dan partner.” (rms)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

79


MOST WANTED

The MP3 BBQ Grill

The MOGA Power Series Smartphone telah menjadi favorit siapa saja. Ragam fitur yang terdapat di dalamnya seperti games begitu dicintai penggunanya. Nah, untuk menunjang fungsi smartphone sebagai gadget bermain game, MOGA produsen game controllers mengeluarkan the MOGA Power Series of mobile game controllers. Produk ini bisa disinergikan dengan smartphone android dengan OS 2.3 (Gingerbread) ke atas. Memakai perangkat ini, Anda seperti bermain menggunakan playstasion portable dan dijamin menyenangkan. (dian)

www. design-me.it SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Bagi para pecinta kopi, kini Anda tidak perlu membuatnya dengan cara manual seperti menaruh dalam gelas, menuangkan air panas dan mengaduknya. Telah hadir di Indonesia NESCAFÉ Dolce Gusto, yaitu mesin kopi pintar yang bersistem kapsul dengan dua fitur tambahan untuk penyajian minuman coklat dan teh. Produk ini otomatis dan praktis, sehingga siapa pun penggunanya bisa secara mudah cukup menekan salah satu tombol pilihan panas atau dingin. (dian)

Swatch Scuba Libre

Mengikuti sukses lebih dari 30 negara antara lain Inggris, Perancis, Korea dan Jepang sebagai trend setter dunia, produk Butterfly Twists hadir memenuhi kebutuhan fashion Anda. Butterfly Twists merupakan solusi tepat memakai alas kaki dengan nyaman dan aman, tanpa harus dengan hak tinggi. Sepatu ini dibuat menggunakan bahan berkualitas yang yang memiliki elastisitas tinggi dan”memory foam” pada sole bagian dalam sehingga kaki terbebas dari kuman dan bakteri, memiliki sirkulasi udara, juga kelembaban yang cukup sehingga tidak menimbulkan bau. Bentuk portable yang dapat dilipat menjadi kecil dan sangat ringan menjadi pilihan tepat bersepatu tanpa rasa sakit. (dian)

Dok. Butterfly Twists

www.atpress.ne.jp.ru

Cantik Memakai Butterfly Twists

NESCAFÉ Dolce Gusto

80

www.ladytech.ru

Pesta kebun di halaman belakang rumah menjadi pilihan alternatif liburan tanpa biaya. Biasanya kita melakukan kegiatan membuat jagung bakar dan sate atau bahasa modernnya barbeque. Kini tersedia alat panggang yang dilengkapi oleh alat pemutar musik portable, yaitu The MP3 BBQ Grill. Menggunakan alat ini, Anda dapat memutar musik sambil menunggu hidangan matang. Alat ini dapat terintegrasi pada AM/FM radio atau iPod, iPhone dan produk MP3 device lainnya, dan mempuyai speaker internal. (dian)

Produk jam Swatch meluncurkan ‘Swatch Scuba Libre’ yaitu jam tangan yang dapat digunakan saat berenang atau menyelam sekalipun. Jam ini mampu bertahan hingga kedalaman 200 meter. Tidak hanya waterproof, hadir dengan pilihan warna sesuai selera masing-masing pemakainya dengan corak yang menarik dan cocok bagi pria atau wanita yang senang akan fashion watch. (dian)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

81


REVIEW

MUSIC

FILM

REVIEW

Artis: Lady Antebellum Album: Golden Lady Antebellum mencampurkan unsur ballad ke dalam lagu Goodbye Town dan All For Love. Dengarkan juga lagu It ain’t Pretty yang menjadi lagu andalan di album ini. Sementara itu, lagu Golden yang menjadi judul album ini memberikan harmoni indah dengan sentuhan aransemen tradisional. Aransemen sejenis juga dapat didengar di dalam lagu Better Man. Dengan total 12 track, Lady Antebellum membuat sedikit perubahan dari album sebelumnya dengan menambahkan beberapa lagu bertempo sedang. (ayu)

new102.cbslocal.com

Artis: Fall Out Boy Album: Save Rock and Roll Menggandeng beberapa artis lain termasuk Big Sean dan Courtney Love, band ini melakukan kolaborasi dengan Eton John dalam lagu Save Rock and Roll. Sementara itu, Young Volcanoes dan Just One Yesterday menjadi lagu yang sedikit keluar dari kebiasaan Fall Out Boy. Sedikit sentuhan disko ada di dalam Miss Missing You dan unsur pop dalam Alone Together. Keseluruhan 11 track di dalam album ini memiliki aneka kejutan dengan sedikit suasana musik yang naik turun. (ayu)

www.hdwallpapers.in

Despicable Me 2 Sutradara: Pierre Coffin, Chris Renaud Pemain: Steve Carell, Ken Jeong, Miranda Cosgrove

natadee123.wordpress.com

Artis: Various Artist Album: Glee The Music Season 4 – Volume 1 Album kompilasi dari serial musikal Glee terbaru menyajikan 13 track. Lagu-lagu dengan aransemen baru dari beberapa penyanyi legendaris seperti Billy Joel dalam New York State of Mind, menjadi duet apik dalam album ini. Lagu-lagu terkini juga disajikan dengan ubahan berbeda seperti Give Your Heart A Break dari Demi Lovato yang dinyanyikan dengan instrumen piano tunggal. Masih ada lagi yang mengejutkan dalam album ini adalah aransemen Gangnam Style ala Glee yang jauh lebih ceria. Selebihnya, masih banyak lagi lagu populer lain seperti Some Nights, Live While We’re Young, My Dark Side dan The Scientist yang sangat merdu di telinga. (ayu) wipscorp.blogspot.com

82

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Petualangan baru menanti Gru dan ketiga putri angkatnya, Margo, Edith dan Agnes. Liga anti penjahat meminta bantuan mereka untuk melawan penjahat super baru, El Macho yang menjadi buronan. Liga sangat berharap Gru dapat menangkap El Macho karena Gru pernah menjadi penjahat sebelumnya. Dengan bantuan dari gurunya, Dr. Nefario dan minions, El Macho diburu agar dunia bisa diselamatkan kembali. (ayu)

Upside Down Sutradara: Juan Solanas Pemain: Kirsten Dunst, Jim Sturgess Sebuah planet di alam semesta yang bersinggungan menjadi latar belakang kisah cinta dua insan di dua dunia berbeda. Lomba menjadi warga dunia atas, mendorong Adam untuk mencari Eve, kekasih masa kecilnya yang mengumumkan pemenang lomba tersebut di televisi. Adam memutuskan bekerja di Departemen Tranportasi dan Invasi. Niatnya adalah menjual sebuah penemuan terbesarnya agar ia mendapat kesempatan untuk tinggal di dunia dimana Eve berada. Halangan, rintangan dari kebijakan masing-masing dunia menjadi konflik cinta Adam dan Eve. (ayu)

www.superbwallpapers.com

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

83


TREND

Kopi

Your coffee your way Karina Ayu Budiani | Foto: Karina Ayu Budiani Kopi Anda dibuat sesuai cara Anda menginginkannya

S

udah menjadi kebiasaan di Indonesia bahwa hampir setiap individu memulai harinya dengan meminum secangkir kopi. Rupanya kebiasaan yang pada tahun 90-an identik dengan minuman para lelaki dewasa ini memiliki keterkaitan dengan sejarah bangsa Indonesia. Negeri kita yang kaya akan hasil bumi menjadi incaran penjajah Belanda yang pada waktu itu mendirikan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau kongsi perdagangan Hindia Timur. Melalui VOC hasil-hasil bumi Indonesia yang amat berharga pada zaman itu termasuk kopi, membawa nama Indonesia ke penjuru dunia, hingga sejarah kelam penjajahan di negeri ini pun cukup panjang karena banyak negara yang ingin menguasainya. Semenjak zaman itu, kopi pun populer di Indonesia. Minuman yang disedu dengan air panas ini pun dinikmati banyak kalangan. Baik dari kelas bawah hingga kelas atas. Sebenarnya apa kehebatan si hitam mungil yang berawal dari sebuah pohon berbuah merah ini? Pakar kopi, Tuti H. Mochtar, mengatakan, “Rasa dan aroma kopi yang membuatnya istimewa.” Di Indonesia, katanya, kopi yang dihasilkan dari berbagai daerah mulai dari Sabang sampai Merauke memiliki rasa dan aroma masing-masing. Faktor alam seperti ketinggian, curah hujan, kondisi tanah dan sebagainya menjadi beberapa faktor penentu rasa dan aroma kopi yang dihasilkan. Jika kita bepergian dari satu daerah ke daerah lain di Indonesia, dan mencoba menikmati setiap kopi khas di sana, kita akan menemukan kopi yang bercitarasa berbedabeda pada setiap daerah. Misalnya, saat menjelalah Sumatera, cobalah nikmati kopi di setiap daerah di sana. Sumatera merupakan penghasil kopi terbanyak di Indonesia. Namanama kopi ini biasanya diambil dari nama daerah tanamnya. Di sana ada kopi Gayo, Ulee Kareng, Mandailing, Sidikalang dan beberapa jenis lainnya. Selain berdasar lokasi tanam, aroma kopi juga berbeda-beda tergantung dari cara pengolahannya. Lokasi perkebunan yang sama bisa menghasilkan kopi yang berbeda karena proses yang berbeda. Disinilah keberharga-an si hitam mungil alias biji kopi ini.

84

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Semakin tren Sebagai minuman yang dinikmati berbagai kalangan, cara menikmati kopi berkembang mengikuti perkembangan zaman dan gaya hidup. Kedai atau warung kopi tradisional di pinggir jalan pun turut mengalami pergeseran gaya sesuai dengan arah perkembangan zaman. Di sisi lain, di perkotaan, tumbuh beragam kafe dan resto yang menawarkan aneka minuman kopi dengan aneka rasa dan olahan. Ketika berkunjung ke Banda Aceh, saya sempat mampir di warung kopi tradisonal di sana. Menarik sekali. Sejak dahulu, warung kopi di Aceh menjadi tempat sosialisasi antarwarga. Karenanya, tak sulit untuk menemukan kedai kopi di kota di ujung barat Indonesia ini. Yang menarik, kedai kopi yang saya kujungi itu rupanya tak mau ketinggalan zaman. Kedai ini, walau tetap mempertahankan nilai tradisionalnya, telah dilengkapi dengan pendingin udara, televisi berlayar besar dan internet nirkabel. Tak ubahnya di Banda Aceh, hampir di semua kota besar di Indonesia menjamur berbagai coffee shop modern. Di Jabodetabek, ada Anomali Coffee, Morning Glory Coffee, Getback Coffee Shop, dan beberapa lainnya, yang menawarkan citarasa orisinil kopi Indonesia. Belakangan ada juga yang mempopulerkan kopi luwak, kopi yang dihasilkan dari proses fermentasi di dalam tubuh luwak. Kopi ini pun disebut-sebut sebagai kopi termahal di dunia. Kepopulerannya terbawa hingga ke mancanegara, dan sempat muncul dalam film Hollywood “The Bucket List”. “Sulit untuk mendapatkan kopi luwak asli di coffee shop di Indonesia karena harganya yang mahal” kata Tuti H. Mochtar. Namun katanya, kopi mahal atau murah bukanlah sebuah

ukuran dalam menikmati kopi. Semua tergantung dari preferensi masing-masing penikmatnya. Tidak selamanya kopi termahal adalah kopi terbaik untuk Anda. Your coffee your way, kopi Anda dibuat sesuai cara Anda menginginkannya.

Halaman sebelumnya: biji kopi yang belum diroasting, setelah diroasting dan kopi siap untuk diminum. Kiri: Cappucino dengan latte art, jenis yang cukup sering dinikmati pecinta kopi.

Tips: - Untuk konsumsi di rumah, belilah biji kopi dan gilinglah sendiri. Biji kopi bisa tahan hingga 6 bulan (lebih dari 6 bulan rasa dan aroma akan berbeda). Sementara bubuk kopi hanya tahan 1 minggu. - Milikilah mesin penggiling kopi pribadi. Kopi hasil gilingan saat itu aroma dan rasanya lebih fresh. - Jangan beli biji kopi terlalu banyak. Sesuaikan dengan kebutuhan. Asumsinya 100 gram bubuk kopi untuk 10 hari.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

85


OVERSEAS Kamboja

M Angkor, Kota yang Hilang Fransiska Ken | Foto: Fransiska Ken Kamboja indah di semua sudutnya. Peninggalan purbakalanya sangat menarik perhatian wisatawan. Semenjak matahari belum terbit, mereka sudah menyemut di kompleks percandian Angkor.

elanjutkan perjalanan dari Phnom Penh, Kamboja, saya tidak membuang kesempatan untuk singgah di Siem Reap, sebuah kota yang menjadi gerbang masuk menuju kawasan purbakala, Angkor. Siem Reap mungkin terdengar kurang familiar. Namun kota kecil ini memiliki daya tarik utama dengan adanya kawasan kompleks candi kuno. Hari masih gelap ketika supir tuk-tuk sudah siap di depan hotel untuk mengantar saya berkeliling Angkor. Memang tidak mudah untuk bangun pagi ketika liburan, tetapi saya tak mau melewatkan indahnya matahari terbit di Angkor Wat. Saat memulai perjalanan, sempat terpikir bahwa saya akan menjadi orang pertama di sana. Namun alangkah terkejutnya ketika tiba di gerbang percandian, saya melihat antrian pengunjung yang cukup panjang. Untuk memasuki kawasan candi, para pengunjung diwajibkan membeli tiket sesuai kebutuhan. Tiket one day bisa dibeli seharga 20 dollar AS, sementara bagi mereka yang ingin mengeksplor kawasan seluas 400km2 ini bisa membeli tiket terusan seharga 40 dollar AS. Tiket itu seperti kartu identitas. Petugas loket akan mengambil foto kita dan mencetaknya di atas kertas tiket. Tuk-tuk yang membawa saya terus melaju membawa saya menjelajah kompleks percandian saat pagi buta. Lalu lintas di dalam kompleks candi itu sudah ramai dengan kendaraan wisatawan lainnya. Semuanya begitu antusias dan berbondongbondong untuk melihat matahari muncul pertama kali. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengelilingi kompleks Candi Angkor. Kita bisa menyewa sepeda dengan biaya 2-3 dollar AS perhari, menggunakan bis mini pariwisata, atau menyewa tuk tuk seperti yang saya lakukan dengan biaya 12-15 dollar AS. Tuk tuk bisa memuat sampai empat orang. Rata-rata hotel di Siem Reap menyediakan tuk-tuk untuk disewakan. Favorit wisatawan Melihat langsung Angkor Wat, saya pun sepakat jika Angkor Wat menjadi lokasi yang paling popular wisatawan, walau di Kamboja ada kawasan candi lain seperti Bayon atau Ta Phrom. Angkor Wat dibangun pada masa pemerintahan Raja Suryavarman II, pada pertengahan abad ke–12. Pembangunannya sendiri disebutkan berlangsung sekitar 30 tahun. Awalnya Angkor Wat dibangun menurut kepercayaan Hindu dan berkiblat pada gunung Meru yang diyakini sebagai tempat tinggal para dewa-dewi Hindu. Jalan masuk Angkor Wat yang berupa sebuah jembatan, konon menghubungkan dunia dengan alam dewa hingga tiba di pintu gerbangnya. Hingga saat ini. Angkor Wat berubah fungsi menjadi candi Budha, sejak Khmer yang dipimpin seorang raja beragama Budha berkuasa. Halaman sebelumnya: Sunrise di Angkor Wat. Sayang keindahan sesungguhnya tak terlihat karena pagi itu sedikit mendung. Bawah: Jalan masuk menuju Angkor Wat.

86

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

87


OVERSEAS

Kamboja

Angkor sesungguhnya bukan hanya Angkor Wat. Nama Angkor sendiri merupakan versi bahasa Khmer yang berarti Negeri. Di sini dulu terletak pusat pemerintahan kerajaan Khmer. Komplek Angkor mungkin lebih tepat disebut sebagai hutan dengan sebaran candi. Pusat pemerintahan kerajaan Angkor sendiri terletak di Angkor Thom atau dalam bahasa Khmer artinya Kota Besar. Angkor Wat merupakan candi terbesar, sementara Angkor Thom merupakan kompleks terluas. Di Angkor Thom, salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Bayon yang gerbang masuknya berupa deretan 54 pahatan wajah manusia yang melambangkan 54 propinsi pada masa Khmer, saat pemerintahan Jayavarman VII. Selain itu yang khas dari candi di Bayon adalah wajah yang besar kecilnya juga merupakan simbol dari besar kecilnya wilayah propinsi yang diwakili. Kawasan Bayon merupakan candi terakhir yang dibangun setelah krisis mulai melanda. Wilayah ini pernah direnovasi oleh Perancis tahun 1916 dan ditemukan banyaknya patung Budha di dalamnya. Dari Bayon saya melanjutkan perjalanan menuju Baphuon, sebuah kompleks candi yang kebanyakan sudah berupa puing. Di sana sini terlihat beberapa puing yang sudah diidentifikasikan. Untuk menikmati pemandangan dari Baphuon ini kita harus menaiki anak tangga kayu yang relatif curam. Dari sini, view landscape yang indah terlihat. Baphuon sendiri tertutup untuk umum pada saat malam bulan purnama, kecuali bagi para pendeta Budha yang melalukan sembahyang.

guide, banyak orang sakit yang datang untuk menyembuhkan sakitnya dengan cara menepuk-nepuk dada dan dari gema yang memantul itu diyakini dapat menyembuhkan penyakitnya. Ta Phrom menjadi terkenal dikalangan turis setelah angkor Wat dan Bayon, karena lokasi ini merupakan lokasi pembuatan film Tomb Rider.

Tips: Walaupun kompleks Angkor sangat rindang, namun di sana matahari cukup menyengat. Waktu terbaik untuk mengunjungi Angkor adalah setelah bulan April. Pastikan tidak lupa memakai topi dan sunblock kalau tidak mau terbakar matahari. Beberapa wat mengharuskan pengunjung memakai pakaian yang sopan jadi siapkan juga selendang atau kain untuk mengantisipasi dilarang masuk. Untuk menghindari dehidrasi persiapkan air minum yang cukup banyak.

Kiri bawah: Salah satu candi di Angkor Thom, sebuah kota kerajaan seluas 9km dan dianggap sebagai the Atlatis of the South. Bawah: Seorang seniman menawarkan lukisan dan jasa lukis kepada wisatawan pengunjung Ta Phrom.

Menemukan kota yang hilang Setelah beristirahat sambil makan siang, saya melanjutkan perjalanan kembali. Percaya atau tidak rasanya seminggu pun tidak cukup untuk mengelilingi kawasan angkor ini saking luasnya. Untungnya Supir tuk- tuk yang baik hati itu sangat paham tentang kawasan yang wajib dikunjungi. Saya diajak menuju Ta Phrom. Daerah yang dulu pernah terkubur selama ratusan tahun dan baru ditemukan pada abad ke -19. Kawasan ini dipenuhi ribuan pohon raksasa dengan akar pohon yang melilit bangunan candi yang justru menjadikan pemandangan menakjubkan. Candi-candi di kawasan Ta Phrom sendiri merupakan salah satu tempat yang tidak disentuh lagi oleh arkelog, kecuali untuk membersihkan jalur bagi pengunjung dalam upaya mencegah keruntuhan lebih jauh. Ta Phrom yang telah menjadi Warisan Dunia UNESCO, dibangun antara abad ke-12 dan ke-13 oleh raja Jayavarman VII. Bangunan candinya rata -rata berwarna hijau, karena ditumbuhi lumut. Kawasan ini agak gelap karena pepohonan yang rindang dan kurangnya sinar matahari. Saya merasa berada di dalam hutan dengan bangunan tua, rapuh namun unik dan eksotis. Di dalam sini terdapat bangunan kecil namun menghasilkan gema yang luar biasa. Mencuri dengar dari seorang tour

88

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

89


OUR CUSTOMERS

Dear Sriwijaya Air, Saya appreciate atas penerbangan Sriwijaya Air yang saya gunakan, Surabaya-Jakarta-Surabaya, pada tanggal 15 Mei 2013. Keberangkatan baik dari Surabaya ke Jakarta (SJ257), maupun Jakarta ke Surabaya (SJ256) sangat on time sesuai jadwal penerbangan. Selain itu keramahan pramugarinya oke banget. Two Thumbs Up buat Sriwijaya Air !! Sekadar masukan saja. Pada kursi pesawat 24C yang saya tumpangi (SJ257 Surabaya-Jakarta 15 Mei 2013), pada pergelangan tangan kursi ada bagian logam yang terbuka dan cukup tajam. Mohon dapat dilakukan repair agar tak melukai penumpang lainnya. Warm regards, Paramita P. Dear Sriwijaya, Tahun lalu, penerbangan saya dengan Sriwijaya Air sempat di-cancel akibat ada kerusakan mesin pesawat sebelah kanan. Ketika itu saya naik flight SJ175 Balikpapan-Banjarmasin. Setelah delay hampir tiga jam, maskapai memutuskan penerbangan cancel. Sejalan dengan keputusan itu, dengan sigap pihak maskapai mengantar kami ke hotel di dekat bandara Sepinggan, dan menjanjikan keberangkatan pada esok pagi pukul 6. Esok pagi, bis sudah menunggu kami di parkiran hotel dan mengantar ke bandara. Sampai di bandara, kami juga mendapat kompensasi akibat delay lebih dari tiga jam. Saya sangat salut atas konsistensi Sriwijaya Air atas pelayanan kepada penumpang, dan semoga ini terus berlanjut agar Sriwijaya Air semakin dekat dengan kami penumpang setia. Sukses selalu Sriwijaya Air! Salam, Wijaya Hot Imando Damanik Tarakan - Kalimantan Timur

90

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Redaksi Sriwijaya Inflight Magazine menerima berbagai saran dan masukan. Silakan kirim surat ke alamat redaksi atau email ke: redaksi@sriwijaya-magazine.com. Jangan lupa, sertakan nama, alamat, nomor kontak, serta nomor dan tanggal penerbangan Anda.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

91


LUWUK

DESTINATION CITY Ambon [AMQ]

Balikpapan [BPN]

Bandara: Pattimura Kode area: +62 (0911)

Bandara: Sepinggan Kode area: +62 (0542)

Ambon dikenal sebagai salah satu kota dengan gugusan pulau yang memberikan karakteristik khas karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari pegunungan, perbukitan, pesisir pantai, dan kelautan. Karakteristik ini memberikan peluang adanya banyak potensi alam yang dapat dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata bahari termasuk potensi wisata bawah laut, karena daerah dengan luas wilayah lautnya besar tentu menyimpan sejuta kekayaan alam. Selain memiliki karakteristik wisata bahari yang menampakkan ciri khas Ambon sebagai kota kepulauan, juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup tinggi. Wujud warisan sejarah dan budaya fisik yang sampai saat ini dapat dilihat antaranya yaitu gedung-gedung ibadah, tempattempat pemakaman, rumah-rumah raja, bentuk-

bentuk patung yang terkait dengan kepercayaan dan kepahlawanan, monument perjuangan, bentengbenteng. Kota Ambon sendiri berada di Pulau Ambon. Untuk menuju ke sana bisa menggunakan transportasi laut dan udara. Pelabuhan laut Yos Sudarso menjadi gerbang utama Ambon melalui jalur laut. Jika menggunakan transportasi udara, Bandara Udara Pattimura menjadi pintu masuk utamanya.

Rute penerbangan: Ambon – Makassar: 1 kali / hari

92

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

F o t o :

I s t i m e w a

Balikpapan terletak di Kalimantan Timur. Kota ini juga dijuluki sebagai Kota Minyak, karena di sana banyak terdapat situs eksplorasi minyak. Disebutkan, eksplorasi minyak di sana sudah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Kondisi geografis Balikpapan adalah perbukitan. Sarana transportasi darat, laut dan udara terbilang lengkap. Bandara Sepinggan dapat didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 747.

Di Balikpapan banyak terdapat objek wisata di antaranya Taman Agrowisata, Wana Wisata KM 10, Karang Joang Resort, Golf & Country Club Balikpapan (Padang Golf Kariangau), Jembatan Ulin Kariangau, Pantai Manggar Segarasari, Hutan Lindung Sungai Wain, Panorama Dermaga Penyeberangan Somber, Penangkaran Buaya, Monumen Jepang, Monumen Perjuangan Rakyat, Perkebunan Salak, Tugu Peringatan Divisi 7 Australia, Kilang Minyak Balikpapan, Monumen Mathilda, Taman Bekapai, Pantai Melawai, Pantai Polda, Pantai Strans (Pantai Banua Patra), Goa Jepang, Meriam Peninggalan Jepang, Kampung Atas Air (Kampung Baru), Museum Tanjungpura, dan Lapangan Merdeka.

Rute penerbangan: Balikpapan – Jakarta: 3 kali / hari Balikpapan – Surabaya: 2 kali / hari Balikpapan – Palu: 1 kali / hari Balikpapan – Berau: 2 kali / hari Balikpapan – Tarakan: 3 kali / hari Balikpapan – Banjarmasin: 1 kali / hari Balikpapan – Makassar: 1 kali / hari Balikpapan – Yogyakarta: 1 kali / hari

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

93


DESTINATION CITY Banda Aceh [BTJ]

Bengkulu [BKS]

Bandara: Fatmawati Soekarno Kode area: +62 (0736)

Bandara: Sultan Iskandar Muda Kode area: +62 (0651) Banda Aceh merupakan sebuah destinasi dengan aroma historis yang kental. Disebutkan bawah kota yang juga dikenal dengan sebutan Serambi Mekah ini berdiri sejak 12 April 1205. Banda Aceh lebih dikenal juga sebagai kota religius. Ajaran agama Islam dipegang teguh di kota ini. Kerukunan antaragama selalu terjaga. Konflik antaragama sangat jarang terjadi. Salah satu tempat ibadah sekaligus destinasi wisata yang tersohor di Banda Aceh adalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini berdiri di tengah kota, dan sempat menjadi tempat mengungsi para korban tsunami Aceh tahun 2004. Bagi Anda penggemar wisata kuliner, mie Aceh merupakan makanan yang mesti dinikmati. Jangan lupa kunjungi juga Monumen 0 KM yang merupakan titik paling ujung barat Indonesia di Pulau Weh. Monumen itu dapat ditempuh selama

Batam [BTH] beberapa jam jalan darat dari Banda Aceh. Bagi yang gemar bertualang, jelajahilah wilayah sekeliling Banda Aceh, baik dari pegunungannya, pantai, hingga alam bawah lautnya.

Rute penerbangan: Banda Aceh – Medan: 1 kali / hari

Bandung [BDO] Bandara: Husein Sastranegara Kode area: +62 (022 ) Bandung merupakan kota di Indonesia yang berada di dataran tinggi. Sejak zaman Belanda hingga kini, Bandung masih dikenal dengan julukan Parijs van Java. Dulu, julukan ini diberikan karena keindahan dan situasi Bandung saat itu setera dengan Paris, Perancis. Hampir setiap akhir pekan, Bandung didatangi wisatawan domestik dan internasional. Mereka datang untuk menikmati keindahan alam dan udara sejuk Bandung dan sekitarnya. Banyak juga di antara mereka yang berbelanja di mall dan factory outlet, atau menikmati Batagor, Brownies, Surabi, Peuyeum, Cendol, Oncom, Colenak, Karedok yang merupakan kuliner

khas Bandung. Tak jarang juga yang sekadar berjalanjalan menikmati suasana objek wisata terkenal, seperti Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Peneropongan Bintang di Bosscha, Kawah Putih di Ciwidey, dan berbagai objek wisata lain di sekitarnya.

Banjarmasin [BDJ]

94

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Sebenarnya Batam lebih tepat dikatakan sebagai kota industri atau kota bisnis ketimbang kota pariwisata. Selain karena letaknya yang terbilang dekat dengan Singapura dan Malaysia, Batam pun dikenal dengan sejumlah kawasan industri yang terdiri dari puluhan bahkan ratusan unit bisnis & unit industri ringan maupun berat. Para pebisnis yang akan menuju Batam tidak perlu khawatir, karena infrastruktur Batam lengkap. Hotel berbintang dan kelas melati tersedia di pusat kota. Begitu juga dengan resto dan pusat kuliner. Tersedia dengan masakan khas Indonesia dan dunia. Sejumlah lokasi wisata yang terkenal dari Batam antara lain Jembatan Barelang (ikon Batam yang menghubungkan Batam dengan P. Rempang dan P. Galang). Ada juga area bekas kamp pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kawasan Wisata Ocarina, Pantai Nongsa, Pantai Melur (Pulau Galang), Pantai Sekilak, hingga KTM Resort dimana terdapat patung Dewi Kwan-Im berukuran raksasa.

Rute penerbangan: Batam – Jakarta: 2 kali / hari Batam – Medan: 1 kali / hari Batam – Jambi: 1 kali / hari Batam – Pekanbaru: 1 kali / hari

Berau [BEJ]

Bandara: Syamsudin Noor Kode area: +62 (0511) Banjarmasin terletak di Kalimantan Selatan. Ia dijuluki sebagai Kota Seribu Sungai, karena begitu banyak sungai yang mengalir melewatinya. Di kota ini ada sejumlah perhelatan pariwisata yang sering menjadi perhatian para wisatawan, antara lain Pasar Wadai Ramadhan, Pemilihan Nanang Galuh, Festival Budaya, dan Festival Jukung Hias. Sejumlah objek wisata lain yang bisa Anda kunjungi misalnya Taman Siring, Taman Maskot, Taman Agro, Makam Pangeran Antasari, Masjid S. Suriansyah, Masjid Sabilal Muhtadin, Kampung Sasirangan, dan yang paling terkenal adalah Pasar Terapung.

Bandara: Hang Nadim Kode area: +62 (0770) & +62 (0778 )

Pasar Terapung adalah yang paling sering menjadi objek pemotretan para pehobi foto. Infrastruktur Kota Banjarmasin terbilang lengkap dan mampu menunjang aspek pariwisata dengan baik, termasuk di antaranya adalah pilihan berbagai pusat kuliner dan hotel-hotel berbintang empat hingga kelas melati.

Rute penerbangan: Banjarmasin – Jakarta: 1 kali / hari Banjarmasin – Semarang: 1 kali / hari Banjarmasin – Balikpapan: 1 kali / hari

F o t o :

I s t i m e w a

Bandara: Kalimarau Kode area: +62 (0554)

Berau terletak di Kalimantan Timur. Wilayahnya masih asri alami. Kota kabupaten ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis Kalimantan. Di sana terdapat setidaknya 80 jenis tumbuhan yang terancam punah dan sudah masuk daftar World Conservation Union. Beberapa jenis satwa langka

F o t o :

I s t i m e w a

Bengkulu termasuk salah satu kota bersejarah di Indonesia. Di sini Bung Karno pernah diasingkan sekitar tahun 1939-1942. Di Bengkulu juga terdapat berbagai objek wisata historis. Ada Fort Marlborough yang didirikan pada tahun 1713 di Pantai Panjang, atau Monumen Hamilton dan Monumen Parr di pusat kota. Bengkulu juga merupakan kota pelabuhan yang cukup sibuk, khususnya bagi pebisnis maupun wisatawan.

Rute penerbangan: Bengkulu – Jakarta: 2 kali / hari

yang menghuni hutan di Berau diantaranya Orangutan, Monyet Belalai, Beruang, Siamang dan Banteng. Kota Berau menjadi pintu masuk menuju taman laut di Pulau Derawan. Taman yang berlokasi sekitar 60km dari Berau itu menyimpan berbagai keanekaragaman terumbu karang terpenting di dunia.

Rute penerbangan: Berau – Balikpapan: 2 kali / hari

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

95


DESTINATION CITY Denpasar [DPS]

Jakarta [CGK]

Bandara: Ngurah Rai (3.000m) Kode area: +62 361 (0361)

Bandara: Soekarno-Hatta / Cengkareng Kode area: +62 (021) Jakarta adalah Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Kota tersibuk & terpadat di Indonesia ini memiliki luas lebih dari 660km2. Penduduk Jakarta kini berkisar 10juta jiwa. Pada siang hari, sekitar 2-3 juta orang dari pinggiran kota datang ke Jakarta untuk menghidupkan denyut nadi ekonomi kota metropolitan ini.

Biak [BIK] Sewaktu zaman Belanda, Biak dikenal dengan nama BiakNumfor. Kini, sebutan ini masih tetap dipertahankan. BiakNumfor terdiri dari dua pulau kecil, yaitu Pulau Biak dan Pulau Numfor serta lebih dari 42 pulau sangat kecil, termasuk Kepulauan Padaido yang menjadi primadona pengembangan kegiatan dari berbagai pihak. Luas keseluruhan Kabupaten Biak Numfor adalah 5,11% dari luas wilayah provinsi Papua. Salah satu objek wisata yang bisa dinikmati di Biak adalah wisata kunang-kunang. Kampung Wouna distrik Aidei Biak Utara ditetapkan Pemda sebagai obyek wisata minat khusus. Di sana populasi kunang-kunang sangat banyak dan dapat dinikmati saat malam hari.

Bali sangat terkenal di dunia, bahkan lebih terkenal daripada Indonesia. Denpasar adalah pintu gerbang utama menuju Bali. Pemerintah Pusat bahkan telah memutuskan Denpasar, sebagai kota metropolitan baru di Indonesia dengan perencanaan pembangunan & tata-ruang yang khusus & spesifik. Seperti kita ketahui bersama, di Bali terdapat banyak orbjek wisata menarik, baik yang bernuansa khas Bali maupun yang modern. Beberapa di antara objek wisata yang bisa dikunjungi adalah Pantai Sindhu, Pulau Serangan, Pantai Mertasari, Desa Pekraman, Pantai Sanur, Budaya Subak, Upacara Pengrebongan, Tari Pendet dan Lelunakan, Drama Tari Topeng, Tari Gambuh, Tari Legong Keraton, Tari Sanghyang, Tari Jangger, Tari Rejang, Tari Barong, dan masih banyak puluhan bentuk seni & budaya lainnya.

Rute penerbangan: Biak – Makassar: 1 kali / hari Biak – Jayapura: 1 kali / hari

Rute penerbangan: Denpasar – Jakarta: 2 kali / hari Denpasar – DIli: 1 kali / hari

Bandara: Frans Kaisepo Kode area: +62 (0981)

Dili [DIL] Bandara: Presidente Nicolau Lobato Kode area: +670 Dili adalah ibukota Timor Leste. Kota terbesar di Timor Leste ini terletak di pesisir utara Pulau Timor. Saat masih merupakan bagian dari Indonesia, Dili memiliki status kotamadya. Kini Dili merupakan salah satu distrik di Timor Leste. Timor Leste merdeka pada 20 Mei 2002, dan Dili pun ditetapkan sebagai ibu kota. Saat terjadi krisis politik pada Mei 2006, Dili menjadi sasaran konflik sehingga mengalami kerusakan parah. Kini Dili telah tumbuh pesat menjadi kota sekaligus ibukota Timor Leste yang nyaman ditinggali. Selain itu Dili juga merupakan kota yang sedang berkembang pesat. Berbagai potensi bisnis tumbuh di sana.

Rute penerbangan: Dili – Denpasar: 1 kali / hari

96

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Untuk wisata keluarga, ada Taman Mini Indonesia Indah, Pulau Seribu, Kebun Binatang Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol dimana di sana terdapat Dunia Fantasi dan Sea World Indonesia. Wisata sejarah yang bisa ditawarkan oleh Jakarta di antaranya Museum Gajah dan Museum Fatahillah. Jangan lupa juga mengunjungi ikon Jakarta yaitu Monas (Monumen Nasional) dan Monumen Selamat Datang.

Rute penerbangan: Jakarta – Medan: 3 kali / hari Jakarta – Pekanbaru: 1 kali / hari Jakarta – Batam : 2 kali / hari Jakarta – Padang: 2 kali / hari Jakarta – Jambi : 2 kali / hari Jakarta – Bengkulu: 2 kali / hari Jakarta – Palembang: 3 kali / hari Jakarta – Pangkal Pinang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Karang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Pandan: 4 kali / hari Jakarta – Tanjung Pinang: 1 kali / hari Jakarta – Pontianak: 5 kali / hari Jakarta – Palangkaraya: 1 kali / hari Jakarta – Banjarmasin: 1 kali / hari Jakarta – Balikpapan: 3 kali / hari Jakarta – Surabaya: 5 kali / hari Jakarta – Semarang: 3 kali / hari Jakarta – Solo: 3 kali / hari Jakarta – Yogyakarta: 2 kali / hari Jakarta – Malang: 3 kali / hari Jakarta – Denpasar: 2 kali / hari Jakarta – Makassar: 4 kali / hari Jakarta – Singapura: 1 kali / hari Jakarta – Ternate: 1 kali / hari

Jambi [DJB]

Gorontalo [GTO]

Bandara: Sultan Thaha Syaifuddin (2.000m) Kode area: +62 (0741)

Bandara: Jalaluddin Kode area: +62 (0435) Gorontalo memiliki potensi pariwisata, kekayaan alam dan kekayaan budaya yang beragam. Dari segi potensi wisata sejarah, ada Benteng Otanaha di perbukitan Desa Dempe yang dibangun oleh Portugis pada abad ke-15. Ada juga Benteng Orange yang unik, yang hanya bisa dicapai setelah kita meniti 139 anak tangga. Juga ada Monumen Pahlawan Nani Wartabone, Masjid Hunto atau Masjid Sultan Amay, Rumah Adat Dulohupa, dan Rumah Adat Bandayo Pomboide.

Rute penerbangan: Gorontalo – Makassar: 1 kali / hari

F o t o :

I s t i m e w a

Jambi merupakan salah satu dari tiga kota provinsi di Indonesia yang ibukotanya bernama sama dengan nama provinsinya, selain Bengkulu dan Gorontalo. Dengan kekayaan alam yang cukup melimpah, sebenarnya Jambi lebih tepat jika disebut sebagai kota bisnis ketimbang kota pariwisata. Potensi kekayaan alam di Jambi yang terbilang melimpah adalah minyak bumi, gas bumi, batubara dan timah putih. Sedangkan potensi hasil perkebunan terbesar berasal dari kelapa sawit dan karet. Infrastruktur wisata di Jambi sudah baik. Para pebisnis yang akan melakukan bisnis di Jambi tidak perlu kuatir karena sudah ada beberapa pilihan hotel berbintang yang nyaman.

Rute penerbangan: Jambi – Jakarta: 2 kali / hari Jambi – Batam: 1 kali / hari

F o t o :

I s t i m e w a

Jayapura [DJJ]

Bandara: Sentani Kode area: +62 (0911)

Jangan membayangkan Jayapura sebagai sebuah kota terbelakang. Bisa jadi, begitu menginjakkan kaki, kita akan langsung jatuh cinta. Berbagai keunikan ditawarkan oleh ibukota Provinsi Papua ini, mulai dari keindahan alam, kehidupan masyarakat, kuliner, dan beragam pengalaman lain. Jayapura adalah kota paling timur Indonesia. Pusat kota Jayapura terletak di tepi Teluk Jayapura. Jayapura terletak di pinggir laut dengan tanah yang berbukit-bukit. Sekilas, sulit membayangkan bagaimana penduduk Jayapura bisa tinggal di lerenglereng bukti yang terlihat sangat terjal.

Rute penerbangan: Jayapura – Biak: 1 kali / hari Jayapura – Makassar: 1 kali / hari JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

97


DESTINATION CITY Luwuk [LUW]

Kupang [KOE] Kendari [KDI] Bandara: Haluoleo Kendari Kode area: +62 (0401) Kendari terletak di Sulawesi Tenggara, dan merupakan kota pantai yang terletak di dataran rendah. Potensi terkuat dari Kendari adalah di sektor pertanian, perkebunan (kopi, jambu mete dan kemiri), peternakan, perikanan dan industri. Kendari juga dikenal dengan rencana tata-ruang perkotaannya yang terencana baik. Setidaknya ada tiga macam tata-ruang kota yang saat ini diterapkan di Kendari, yaitu pertama adalah Kawasan pusat kota Mandonga (mencakup pusat Kota WuaWua) berfungsi sebagai pusat kota Kendari, yang mencakup pusat kegiatan Pemerintah Kota Kendari, pusat perdagangan dan jasa, pusat olahraga dan sekitar pantai teluk bagian barat untuk kegiatan pariwisata tambak dan perumahan (penunjang).

Rute penerbangan: Kendari – Makassar: 2 kali / hari

Bandara: Syukuran Aminnudin Kode area: +62 (0461)

Bandara: El Tari Kode area: +62 (0380) Kupang adalah sebuah wilayah yang letaknya terbilang strategis, betapapun terletak di Indonesia Timur. Selain tetap terhubung dengan semua kota besar di Indonesia, Kupang juga terhubung langsung dengan Timor Leste dan Australia. Kupang terutama dikenal sebagai surga bagi penggemar makanan laut. Ikan bakar di sini berukuran serba-besar dan juga murah. Disantap bersama dengan sambal khas Kupang, membuat siapapun yang mencicipinya akan bertekad untuk kembali lagi ke Kupang. Kenikmatan ini juga berlaku bagi makanan laut lainnya seperti udang & cumi yang terkenal dengan rasa manisnya ketika dibakar. Jangan lupakan juga santapan khas Kupang yaitu Jagung Bose & Daging Se’i. Jagung Bose adalah campuran jagung, sayuran, kacang hijau dan kacang tanah. Sedangkan Daging Se’i adalah daging sapi atau daging babi yang diasapkan lalu dicampur dengan susu, garam dan rempah-rempah.

Rute penerbangan: Kupang – Surabaya: 2 kali / hari

Lampung [TKG]

Lampung adalah destinasi wisata & bisnis dengan luas wilayah yang besar. Demografi wilayah & kekayaan alamnya pun sangat beragam. Bagi Anda yang gemar bertualang mendaki gunung, tercatat beberapa gunung di Lampung diantaranya Gunung Pesagi, Gunung Seminung, Gunung Tebak, Gunung Rindingan, Gunung Pesawaran, Gunung Betung, Gunung Rajabasa, Gunung Tanggamus, Gunung Krakatau (Selat Sunda), Gunung Sekincau Liwa, Gunung Sukma Ilang Pesawaran dan Gunung Tanggang. Di Lampung juga marak berbagai pertunjukkan teater, tarian, dan pagelaran busana adat. Setelah pulang dari Lampung, jangan lupa untuk membawa oleh-oleh khas Lampung, misalnya keripik pisang, pempek Lampung, atau kerupuk Lampung.

98

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Bandara: Sultan Hasanuddin Kode area: +62 (0411) Makassar atau Ujung Pandang merupakan ibu kota Propinsi Sulawesi Selatan. Merupakan salah satu kota penting di Indonesia. Selain sebagai pusat bisnis, Makassar juga menjadi lokasi wisata yang menarik. Makassar memiliki Kota Tanjung Bunga dan Kota Mamminasata sebagai kota pengembangan dengan rencana pembangunan jangka panjang. Daerah tujuan wisata di Makassar yang terkenal adalah Pantai Losari, Fort Rotterdam, Pantai Akarena, Pulau Laelae, Pulau Khayangan, Pulau Samalona, Benteng Sombaopu, Pantai Barombong, Makam Raja-Raja Tallo, Makam Sjekh Jusuf (Gowa), Pelabuhan Paotere, Taman Makam Pahlawan, Trans Studio Makassar (Indoor Theme Park terbesar di dunia), Bantimurung (Kabupaten Maros) dan Malino (Kabupaten Gowa). Kuliner khas Makassar adalah Coto Makassar, Konro, Pallubasa, Pallumara, Pallubutung, dan Pisang Epe. Sebagai kota besar, Makassar telah memiliki infrastruktur perkotaan yang sangat baik, baik dari segi transportasi, akomodasi maupun urusan kuliner.

Luwuk adalah ibu kota Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Lokasinya berada di pesisir Selat Pelang, sekitar 600km dari Palu, ibukota Sulawesi Tengah. Kota Luwuk memiliki moto “Luwuk Berair”, yaitu Luwuk yang bersih, aman, indah dan rapi. Di sana tinggal dan menetap berbagai suku bangsa. Suku asli di sana adalah Balantak, Saluan, dan Banggai. Ketiganya biasa disingkat dengan Babasal. Sebagai kota kecil yang luasnya sekitar 100km2, luwuk memiliki kepadatan penduduk yang masih jarang. Populasi penduduk di sana hanya sekitar 60.000 jiwa.

Rute penerbangan: Luwuk – Makassar: 1 kali / hari

Bandara: Radin Inten II Kode area: +62 (0721)

Makassar [UPG]

Rute penerbangan: Makassar – Jakarta : 4 kali / hari Makassar – Surabaya: 4 kali /hari Makassar – Palu: 1 kali / hari Makassar – Gorontalo: 1 kali / hari Makassar – Ternate: 1 kali / hari Makassar – Sorong: 2 kali / hari Makassar – Kendari: 2 kali / hari Makassar – Ambon: 1 kali / hari Makassar – Biak: 4 kali / minggu Makassar – Jayapura: 2 kali / hari Makassar – Luwuk: 1 kali / hari Makassar – Balikpapan: 2 kali / hari Makassar – Manokwari: 1 kali / hari & 3 kali / minggu

Malang [MLG]

Bandara: Abdul Rachman Saleh Kode area: +62 (0341) Malang merupakan kota wisata yang menarik karena dikelilingi oleh gunung. Gunung Arjuno di Utara, Gunung Semeru di Timur, Gunung Kawi & Gunung Panderman di Barat, dan Gunung Kelud di Selatan. Udara di Malang mirip seperti Bandung. Keduanya sama-sama berada di dataran tinggi.

Rute penerbangan: Lampung – Jakarta: 6 kali / hari

F o t o :

I s t i m e w a

Secara historis, Malang memiliki sejumlah bukti prasejarah berupa candi, prasasti dan sisa-sisa bangunan dari masa lalu. Malang juga kaya akan kesenian. Secara berkala Malang mengadakan Festival Malang Kembali, Karnaval Bunga, dan Karnaval Lampion untuk merayakan Imlek.

Rute penerbangan: Malang – Jakarta: 3 kali / hari

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

99


DESTINATION CITY Manokwari [MKW]

Bandara: Rendani Kode area: +62 (0986)

Bandara: Minangkabau Kode area: +62 (0751)

Manokwari merupakan ibukota Propinsi Papua Barat. Di sana tersimpan segudang potensi pariwisata yang masih perawan & sangat layak dikunjungi. Salah satu objek pariwisata alam yang paling eksotis adalah Pegunungan Arfak, dimana di situ terdapat cagar alam yang sangat luas dan dilindungi. Anda akan terpuaskan dengan bentang hutan, lembah dan sungai di cagar alam ini. Cagar alam juga menawarkan pemandangan perkampungan tradisional & kehidupan masyarakat asli Papua. Di cagar alam hidup sekitar 320 jenis burung, sekitar 110 jenis mamalia, dan sekitar 320 jenis kupu-kupu. Untuk menikmati semua itu, tentu saja butuh persiapan fisik, mental dan logistik yang harus Anda lakukan sebelumnya. Cagar alam berikutnya adalah Cagar Alam Pegunungan Wondiwoy. Di sana hidup sekitar 147 jenis burung, flora dan fauna lainnya. Dari cagar alam ini juga dapat dinikmati pemandangan menakjubkan Teluk Wandamen dan Teluk Cenderawasih. Masih ada Hutan Wisata Gunung Meja yang terletak kira-kira 2km dari Manokwari, keindahan pantai dan situs sejarah di Pulau Mansinam, Pantai Pasir Putih, Pantai Amban, Danau Anggi, dan beberapa pilihan taman laut yang luar biasa indah.

Nyaris semua orang di Indonesia mengenal Padang dari masakannya. Dalam hal kuliner, rasanya masakan Padang tidak akan terasa asing, dengan pilihan Gulai Kakap, Rendang, Ayam Pop, Terung Balado, Gulai Itik Cabe Hijau, Nasi Kapau, Sate Padang hingga Karupuak Sanjai. Masih banyak lagi ragam masakan Padang lainnya, sebanyak piring kecil yang biasanya bisa dibawa bertumpuk-tumpuk di kedua tangan pelayan restoran Padang. Selain masakan, Padang yang terkenal lewat legenda Siti Nurbaya & Malin Kundang, itu menyimpan segudang sejarah. Di Museum Adityawarman yang dibangun dengan arsitektur rumah adat Minangkabau alias Rumah Gadang, terdapat sekitar 6.000 koleksi benda-benda bersejarah. Sejarah kota juga terlihat dari masih terpeliharanya bangunan-bangunan berarsitektur Belanda. Anda pecinta bangunan bersejarah, tentu wajib untuk mengunjunginya.

Rute penerbangan: Manado – Surabaya: 1 kali / hari Manado – Ternate: 1 kali / hari

Rute penerbangan: Manokwari – Sorong: 1 kali / hari Manokwari – Makassar: 2 kali / hari

Rute penerbangan: Padang – Jakarta: 2 kali / hari Padang – Medan : 1 kali / hari

Medan [MES]

Bukti historis yang kuat di Medan adalah masih banyaknya bangunan dengan arsitektur khas Belanda seperti Gedung Balai Kota lama, Kantor Pos Medan, Menara Air Tirtanadi, Menara Bakaran Batu, Titi Gantung, Gedung London Sumatera, Istana Maimun, Mesjid Raya Medan dan rumah Tjong A Fie di kawasan Jl. Jend. Ahmad Yani (Kesawan). Medan juga terkenal dengan keberagaman & kelezatan kuliner. Beberapa kawasan kuliner yang populer di Medan adalah Merdeka Walk, Ramadhan Fair, Kuliner Pagaruyung, Pasar Merah Square, Amaliun Food Court, Jl. Dr. Mansyur dan Jl. Semarang. Selain belasan pusat perbelanjaan modern, ada juga pasar tradisional Pusat Pasar, Pasar Petisah, Pasar Beruang, Pasar Simpang Limun, Pasar Sukaramai, Pasar Simpang Melati, dan Pasar Ikan Lama.

Medan merupakan kota terbesar di Sumatera. Bersama-sama dengan Denpasar dan Makassar, Medan dinobatkan sebagai kota besar di Indonesia yang memegang peranan vital bagi perekonomian bangsa. Medan merupakan pintu gerbang bagi wisatawan untuk menuju objek wisata lainnya seperti Brastagi, Bukit Lawang dan Danau Toba.

Rute penerbangan: Medan – Jakarta: 3 kali / hari Medan – Padang: 1 kali / hari Medan – Pekanbaru: 1 kali / hari Medan – Batam : 1 kali / hari Medan – Banda Aceh: 1 kali / hari Medan – Penang: 1 kali / hari

Manado [MDC] Bandara: Sam Ratulangi Kode area: +62 (0431) Manado terkenal dengan situs bawah air di Bunaken, yang merupakan situs pelestarian terumbu karang dunia. Setiap penyelam pasti pernah menyelami lautan Manado. Namun ada spot pariwisata lainnya di Manado yang tidak kalah menarik, misalnya Danau Tondano, Gunung Lokon, Gunung Klabat dan Gunung Mahawu. Kelenteng Ban Hin Kiong terkenal menarik untuk dikunjungi oleh mereka yang menyukai hal-hal berbau historis, hingga Monumen Yesus Memberkati sebagai ikon kebanggaan para pemeluk Kristen dan Katolik. Ada juga Vulcano Area di Tomohon, Desa Agriwisata Rurukan-Tomohon, Batu Pinabetengan hingga Taman Purbakala Waruga Sawangan.

Bandara: Polonia Kode area: +62 (061)

100

Padang [PDG]

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Palangka Raya [PKY]

Bandara: Tjilik Riwut Kode area: +62 (0536)

Palangka Raya sering disebut sebagai kota paling strategis di Indonesia, karena letaknya di tengahtengah wilayah Indonesia. Bahkan Bung Karno pun sudah melihat sejumlah kelebihan geografis Palangka Raya, hingga beliau mendesain cetak biru pembangunan Palangkaraya sebagai Ibukota Indonesia di masa depan. Ini tercermin dari tata-kota Palangka Raya yang – boleh dikatakan – paling rapi & tertata baik di Indonesia. Salah satu objek yang terkenal adalah Jembatan Kahayan yang dibangun dengan arsitektur modern untuk menyeberangi Sungai Kahayan. Jalan Yos Sudarso adalah lokasi berkumpulnya anak muda setiap malam. Tersedia sejumlah hotel berbintang hingga penginapan kelas melati. Dari mulai pebisnis hingga backpacker kini bisa menikmati keindahan kota Palangka Raya.

Rute penerbangan: Palangka Raya – Jakarta: 1 kali / hari Palangka Raya – Surabaya: 1 kali / hari

Palembang [PLM]

Bandara: Sultan Mahmud Badaruddin II Kode area: +62 (0711)

Palembang terkenal sebagai pusat kerajaan Sriwijaya. Selain itu terkenal dengan kuliner lezat seperti Pempek, Tekwan, Laksa, Mie Celor, Burgo, dan aneka kuliner khas lainnya. Beberapa lokasi wisata yang menarik di Palembang diantaranya adalah Sungai Musi, Jembatan Ampera, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Palembang, Benteng Kuto Besak, Gedung Kantor Walikota, Kambang Iwak Family Park, Hutan Wisata Punti Kayu, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya & Bukit Sigantung, Monumen Perjuangan Rakyat, Museum Balaputradewa, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Museum Tekstil, Kawah Tengkurep, Masjid Cheng Ho Palembang, dan berbagai objek wisata modern.

Infrastruktur perbelanjaan Palembang terbilang lengkap & beragam, dari mulai belasan pasar tradisional hingga belasan pusat perbelanjaan modern. Tersedia hotel berbintang dan penginapan kelas melati. Palembang juga dikenal karena sudah beberapa kali mendapatkan Peringkat 1 Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia (Adipura Award). Penghargaan ini terakhir diterima pada tahun 2011. Selain itu, Palembang juga menerima penghargaan Taman Kota Terbaik se-Indonesia dan ASEAN Environment Sustainable City 2008 sebagai Kota Terbersih se-ASEAN.

Rute penerbangan: Palembang – Jakarta: 3 kali / hari Palembang – Pangkal Pinang: 2 kali / hari JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

101


DESTINATION CITY Palu [PLW]

Bandara: Mutiara Kode area: +62 (0451) Kota Palu memiliki banyak potensi wisata alam. Bagi Anda yang gemar berpetualang di alam bebas, Palu bisa menjadi salah satu pilihan destinasi. Misalnya Dombu yang terletak di Gunung Gawalise di bagian barat Kota Palu, Kabupaten Donggala. Gunung Gawalise sendiri berapa sekitar 34km dari Palu dan dapat ditempuh dengan mobil sekitar 1.5 jam. Di Gunung Gawalise terdapat Desa Dombu yang terletak di ketinggian dan berhawa sejuk. Desa lainnya adalah Desa Matantimali, Desa Panasibaja, Desa Bolobia dan Desa Rondingo. Desa-desa ini didiami oleh suku Da’a. Suku Da’a merupakan sub-etnis Suku Kaili yang mendiami daerah pegunungan. Rumah di atas pohon masih ditemukan di desa Dombu hingga saat ini. Anda dapat melakukan pendakian di Gunung Gawalise dengan rute Wayu - Taipanggabe - Dombu - Wiyapore - Rondingo Kayumpia / Bolombia - Uemanje dengan waktu tempuh kurang dari 1 minggu.

Rute penerbangan: Palu – Balikpapan: 1 kali / hari Palu – Makassar: 1 kali / hari

Penang [PEN] Pangkalpinang [PGK]

Bandara: Depati Amir Kode area: +62 (0717)

Pekanbaru [PKU] Bandara: Sultan Syarif Kasim II Kode area: +62 (0761) Pekanbaru terlihat kuat di sektor wisata arsitektur kuno & senibudaya. Pekanbaru memiliki beberapa bangunan dengan ciri khas arsitektur Melayu, di antaranya adalah bangunan Balai Adat Melayu Riau yang terletak di Jl. Diponegoro. Bangunan ini terdiri dari dua lantai. Di lantai atasnya terpampang beberapa ungkapan adat & pasal-pasal Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji, sastrawan keturunan Bugis. Di Jl. Sudirman terdapat Gedung Taman Budaya Riau. Gedung ini berfungsi sebagai lokasi pagelaran berbagai kegiatan seni & budaya Melayu Riau. Bersebelahan dengan gedung ini terdapat Museum Sang Nila Utama, yang merupakan museum daerah Riau dengan berbagai koleksi benda bersejarah, seni,

Rute penerbangan: Pekanbaru – Jakarta : 1 kali / hari Pekanbaru – Medan: 2 kali / hari Pekanbaru – Batam:1 kali / hari

102

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Pangkalpinang banyak dikenal orang dengan nama Pulau Bangka, yang sama terkenalnya dengan Tanjung Pandan alias Pulau Belitung. Pulau Bangka merupakan tempat yang bersejarah bagi Sriwijaya Air, karena disinilah Sriwijaya Air lahir pada 10 November 2003. Pulau Bangka terkenal dengan kekayaan bahan tambangnya yaitu timah. Namun Pulau Bangka kini semakin maju karena sudah semakin banyak ragam bisnis yang bisa dilakukan di sini. Pulang Bangka kini telah memiliki lebih dari 25 hotel, dari mulai standar berbintang hingga kelas melati. Beberapa objek wisata yang terkenal di sini adalah Taman Sari, Taman Merdeka, Museum Timah, Masjid Jami, Gereja Maranatha, Gereja Katedral Pangkalpinang, Vihara Citra Maitreya, Klenteng Konghucu, Pantai Pasir Padi, Pantai Sampur, Lapangan Golf Girimaya, Chinatown dan Makam Keerkhof. Pulau Bangka juga terkenal dengan kelezatan kulinernya, semisal Mie Bangka, Martabak Bangka, Kerupuk Bangka, dan masih banyak lagi jenis kuliner lainnya.

Rute penerbangan: Pangkal Pinang – Jakarta: 6 kali / hari Pangkal Pinang – Palembang: 2 kali / hari

Bandara: Pulau Pinang Kode area: +604

Penang terkenal dengan dunia kedokterannya yang sangat maju. Kebanyakan mereka yang bermaksud untuk berobat, pergi ke Penang. Namun Penang bukan hanya memiliki sarana kedokteran modern saja. Potensi pariwisatanya terutama kuat di aspek historis. Walaupun demikian, Penang terlihat sangat maju dengan tata-kota modern yang terencana sangat baik. Wisata alam Penang dapat Anda kunjungi di Penang Municipal Park, Penang Botanic Gardens, Penang Hill, Relau Metropolitan Park dan Robina Beach Park. Ingin menikmati kecantikan ribuan kupu-kupu? Pergi saja ke Penang Butterfly Farm di Teluk Bahang. Ingin memotret burung? Pergi saja ke Penang Bird Park di Seberang Jaya. Tempat menarik lainnya adalah Tropical Spice Garden, Tropical Fruit Farm, Bukit Jambul Orchid dan Hibiscus Garden. Masih banyak lokasi lainnya yang sangat menarik di Penang. Selain sarana kesehatan yang bertebaran, Penang juga banyak memiliki sekolah dari berbagai disiplin ilmu yang terkenal kualitasnya. Infrastruktur kota pun dibangun dengan sangat baik oleh pemerintah, sehingga wisatawan bisa merasakan kenyamanan yang optimal di Penang.

Pontianak memiliki letak geografis yang unik. Kota ini persis berada di garis lintang 00. Sebuah Tugu Khatulistiwa ditempatkan di Siantan sebagai tanda perlintasan dari lintang tersebut. Di Pontianak ada tiga budaya yang cukup dominan, yaitu Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Semuanya hidup rukun dan berdampingan. Mereka bersama-sama membangun sebuah kultur yang unik. Beberapa terlihat hari keberadaan sejumlah festival budaya yang dilangsungkan. Suku Dayak suka merayakan Naik Dango yang merupakan ucapan syukur atas kelimpahan panen. Sedangkan etnis Tionghoa terkenal dengan perayaan Cheng Beng atau Kuo Ciet. Perayaan-perayaan inilah yang menjadi daya tarik utama Pontianak bagi turis lokal maupun mancanegara.

Rute penerbangan: Penang – Medan: 1 kali / hari

Rute penerbangan: Pontianak – Jakarta: 5 kali / hari

Pontianak [PNK]

Bandara: Supadio Kode area: +62 (0561)

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

103


DESTINATION CITY

Singapura [SIN]

Solo [SOC]

Bandara: Changi Kode area: +65

Bandara: Adisumarmo Kode area: +62 (0271)

Singapura menjual modernisasi, ketertiban dan tata-kota yang luar biasa rapi kepada wisatawan. Singapura juga terkenal sebagai “Fine City” yang bermakna sebagai Kota Denda. Peraturannya yang sangat keras telah berhasil mendisplinkan warganya untuk tidak merokok atau meludah sembarangan. Itu baru sebagian kecil keberhasilan penerapan berbagai aturan di Singapura. Intinya, wisatawan akan segera merasakan kenyamanan dan keamanan selama berkunjung ke sana. Penduduk Singapura berbicara dalam empat bahasa utama, yaitu Bahasa Inggris, Melayu, Mandarin dan Tamil. Namun dikarenakan logatnya yang khas, Bahasa Inggris Singapura sering disebut sebagai Singlish. Anda yang berkunjung ke sana, akan segera menemukan kenyamanan ketika menggunakan sarana transportasi umum. Pemerintah Singapura sangat memperhatikan kualitas, keamanan, kebersihan, ketertiban dan ketepatan jadwal dan kinerja semua sarana transportasi umumnya.

Rute penerbangan: Singapura – Jakarta: 1 kali / hari

104

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Semarang [SRG]

Bandara: Ahmad Yani Kode area: +62 (024) Semarang merupakan Ibukota Jawa Tengah dan merupakan kota pelabuhan yang penting selain Jakarta dan Surabaya. Bagi Anda yang menyukai hal-hal berbau historis dan nostalgia, bisa berkunjung ke sebuah kawasan kota tua bernama Little Netherland yang mencakup wilayah Polder Tawang, Gereja Blenduk, Stasiun Semarang Tawang, Jembatan Berok, Pasar Johar dan Lawang Sewu. Sebagai kota yang terletak di pesisir pantai, Semarang memiliki potensi wisata pantai yang indah yaitu Pantai Marina & Pantai Maron. Bagi Anda penggemar wisata alam, ada Goa Kreo dimana setiap tanggal 3 Syawal diadakan upacara adat Sesaji Rewanda. Semarang juga terkenal dengan komunitas etnis Tionghoa dengan jumlah besar yang bernama Kopi Semawis yang merupakan kependekan dari Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata. Secara berkala mereka mengadakan Waroeng Semawis, yaitu arena wisata kuliner yang menjual makanan & oleh-oleh khas Semarang di daerah pecinan Semarang semisal di daerah Gang Pinggir setiap akhir pekan (Jumat-Minggu) dan hari libur nasional. Kopi Semawis juga rutin menggelar Pasar Imlek Semawis selama beberapa hari setiap menjelang perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan Semarang. Jika berkunjung ke Semarang dan ingin berburu kuliner, carilah makanan khas Semarang semisal Lunpia Semarang, Wingko Babat, Bandeng Presto, Bakpia, Tahu Gimbal, Tahu Campur, Mie Kopyok.

Rute penerbangan: Semarang – Jakarta: 3 kali / hari Semarang – Surabaya: 1 kali / hari Semarang – Banjarmasin: 1 kali / hari

Sorong [SOQ]

Bandara: Jeffman / Domine Eduard Osok Kode area: +62 (0951) Sorong terletak di provinsi Papua Barat. Sorong memiliki kondisi geografis sangat menarik. Areanya meliputi pegunungan, lereng, bukit-bukit, dan dataran rendah. Tanjung Kasuari, Pulau Raam, Pulau Soop dan Pulau Doom merupakan area wisata pantai yang menarik. Banyak orang menjadikan Sorong sebagai pintu masuk menuju area wisata Kepulauan Raja Ampat. Di sana terdapat 610 pulau, empat pulau diantaranya adalah pulau-pulau besar, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Boleh dikatakan bahwa tujuan utama para wisatawan ke Sorong adalah ke Raja Ampat. Kawasan wisata itu pun telah terkenal seantero dunia sebagai surga bagi para penyelam. Setiap penyelam di dunia mengakui betapa menakjubkannya Raja Ampat, hingga mereka menyebut Raja Ampat sebagai The Last Paradise on Earth. Namun bagi Anda yang tidak menyelam pun tidak masalah, karena begitu banyaknya keindahan yang luar biasa dari Raja Ampat yang bisa Anda abadikan dengan kamera atau perekam video.

Rute penerbangan: Sorong – Makassar: 2 kali / hari Sorong – Manokwari: 1 kali / hari

Solo, Sala atau Surakarta – bersama dengan Yogyakarta - adalah kota pewaris Kerajaan Mataram yang dipecah pada tahun 1755. Solo sering dijuluki sebagai Kota Batik, Kota Budaya, atau Kota Liwet. Cukup banyak objek tujuan wisata di Solo. Namun seperti halnya Yogyakarta, keraton (Keraton Mangkunegaran)menjadi salah satu tujuan favorit. Selain itu wisatawan juga banyak yang berkunjung ke Pasar Klewer, pasar tradisional yang menjual aneka ragam baju batik dengan harga murah. Kecintaan Solo terhadap batik juga terwujud lewat acara Solo Batik Carnival & Solo Batik Fashion. Baru-baru ini Solo juga telah melengkapi dirinya dengan area Citiwalk. Citiwalk terdapat di koridor Ngarsopuro, sekitar Jl. Slamet Riyadi, dan sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan. Area ini bebas kendaraan bermotor, sehingga setiap pengunjungnya bisa berjalan santai di sana. Wisata alam di sekitar Solo antara lain Tawangmangu, Kawasan Wisata Selo, Kebun Teh Kemuning, Air Terjun (AT) Jumog, AT Parang Ijo, AT Segoro Gunung, dan AT Grojogan Sewu.

Rute penerbangan: Solo – Jakarta: 3 kali / hari

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

105


DESTINATION CITY

Surabaya [SUB]

Bandara: Juanda Kode area: +62 (031) Surabaya dikenal sebagai kota dengan sejarah perjuangan yang panjang ketika Indonesia berusaha membebaskan diri dari penjajahan Belanda. Oleh sebab itu, Surabaya disebut juga sebagai Kota Pahlawan. Kuliner khas Surabaya di antaranya Semanggi, Rujak Cingur, Gado-Gado, Tahu Tek, Krengsengan, Bebek Goreng, Tempe Penyet, Lontong Balap, Lontong Mie, Kupang Lontong, Rawon, Tahu Campur, Soto Madura, Sop Kikil, Leker / Kue Pisang Surabaya, Kare Kambing, dan Nasi Sayur. Beberapa lokasi yang patut Anda kunjungi di Surabaya adalah Ampel (wisata religi), Taman Budaya Cak Durasim, Kya Kya Surabaya di kawasan Kembang Jepun, G-Walk, Pantai Kenjeran, Taman Bungkul dan Bratang. Anda juga bisa melihat dan mengunjungi monumen atau museum. Misalnya, Monumen Tugu Pahlawan, Monumen Kapal Selam, Museum Negeri Mpu Tantular, Museum House of Sampoerna, Monumen Mayangkara, Monumen Bambu Runcing, Monumen Jales Veva Jaya Mahe, Museum Nahdlatul Ulama, Monumen Jenderal Soedirman, Museum 45, Patung Karapan Sapi, dan Monumen Bhayangkara.

Rute penerbangan: Surabaya – Jakarta: 5 kali / hari Surabaya – Yogyakarta: 1 kali / hari Surabaya – Manado: 1 kali / hari Surabaya – Makassar: 4 kali / hari Surabaya – Kupang: 2 kali / hari Surabaya – Semarang: 1 kali / hari Surabaya – Balikpapan: 2 kali / hari Surabaya – Palangka Raya: 1 kali / hari

Ternate [TTE] Tanjung Pandan [TJQ] Bandara: HAS Hananjoedin Kode area: +62 (0719) Tanjung Pandan adalah kota terbesar di Pulau Belitung. Di sini ada beragam objek wisata unik. Belitung sendiri baru dikenal masyarakat luas sejak film Laskar Pelangi. Belitung unik karena pantainya yang masih bersih dan sangat tenang, sehingga aman sebagai arena bermain anak-anak, bahkan yang masih kecil sekalipun. Pengunjung pun akan dibuat takjub dengan kehadiran batubatuan bulat berukuran raksasa. Anda mungkin tidak habis pikir bagaimana bebatuan bulat raksasa yang fotogenik itu bisa berada di sana. Belitung terdiri dari sejumlah pulau kecil yang menyimpan kecantikan masing-masing. Di Pulau Lengkuas terdapat mercusuar. Ada juga Sekolah Laskar Pelangi yang menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi. Objek wisata lainnya antara lain Tanjung Tinggi, Pulau Pasir, Tanjung Kelayang, Tanjung Binga, Pulau Burong (Burung), Batu Berlayar, Pulau Lutong, Kota Manggar, Pantai Serdang dan Nyiur Melambai. Semuanya menyimpan keindahan tiada tara.

Rute penerbangan: Tanjung Pandan – Jakarta: 4 kali / hari

Bandara: Sultan Babullah Kode area: +62 (0921)

Tarakan [TRK]

Bandara: Juwata Kode area: +62 (0551)

Tarakan adalah kota ketiga terbesar di Kalimantan Timur dan merupakan kota terkaya ke-17 di Indonesia. Tarakan terkenal dengan cadangan minyak yang cukup besar. Bahkan sejak zaman penjajahan Belanda pun, di kota ini telah didirikan fasilitas pengeboran minyak. Kini Tarakan telah menjadi kota industri yang penting di Kalimantan. Oleh sebab letaknya yang dekat dengan Sabah dan Malaysia, Pemkot Tarakan menyediakan pelayaran langsung Tarakan ke Sabah dan Malaysia. Pesta Rakyat Iraw Tengkayu adalah festival budaya dua tahun sekali yang menarik banyak wisatawan. Tarakan juga memiliki potensi wisata alam berupa Hutan Mangrove yang merupakan habitat asli fauna otentik Tarakan, Bekantan. Selain Bekantan, di Tarakan juga bisa ditemui Penangkaran Buaya Juwata, Wana Wisata Persemaian, Taman Kebun Anggrek, Taman Oval Ladang, Taman Oval Markoni, Taman Oval Malundung, Air Terjun Karungan dan Taman Rekreasi Air 3R.

Rute penerbangan: Tarakan – Balikpapan: 2 kali / hari

Yogyakarta [JOG] Bandara: Adisutjipto Kode area: +62 (0274)

Tanjung Pinang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Bintan, terutama untuk menghindari salah pengertian dengan nama Tanjung Pandan (Belitung). Pulau Bintan memiliki beberapa lokasi wisata yang menarik di antaranya Pulau Penyengat, Pelabuhan Sri Bintan Pura, Pantai Trikora yang berjarak sekitar 65km dari kota, dan ada pantai buatan yang dibangun Pemkot Bintan dengan tujuan untuk mempermanis keindahan kota secara keseluruhan. Kebanyakan wisatawan dan pebisnis mancanegara yang singgah di Bintan berasal dari Singapura dan Malaysia, serta dari Belanda dan sejumlah negara Eropa lainnya. Beberapa lokasi menarik di Bintan yang juga bisa Anda kunjungi diantaranya Monumen Perjuangan Raja Haji Fisabilillah, Tugu Proklamasi, Gedung Perpustakaan di Jl. Soekarno-Hatta dan Pelataran Dragon Boat Race.

106

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Tanjung Pinang [TNJ]

Bandara: Raja Haji Fisabilillah Kode area: +62 (0771)

Rute penerbangan: Tanjung Pinang – Jakarta: 1 kali / hari

Yogyakarta termashyur dengan Kesultanan yang masih kokoh berdiri dan sangat berpengaruh bagi masyarakat Yogya. Selain itu Yogya juga kental dengan aspek historis perjuangan Indonesia di masa kolonial. Karena keistimewaannya, dalam pemerintahan Repulik Indonesia, Yogyakarta diberi status khusus sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Walaupun merupakan dataran rendah, Yogya dikelilingi oleh pegunungan, yaitu Gunung Merapi, Gunung Kidul, dan Pegunungan Kulon Progo. Yogya terkenal dengan biaya hidup yang relatif rendah di antara kota-kota besar lainnya di Indonesia. Para wisatawan bisa menikmati kota Yogyakarta dengan anggaran rendah. Kuliner

Ternate adalah kota Provinsi Maluku Utara. Letaknya tepat berada di kaki gunung berapi aktif, Gunung Gamalama. Ternate merupakan nama kota sekaligus sana pulau di kepulauan yang memiliki delapan gugus pulau. Pulau Ternate, Pulau Hiri, Pulau Moti, Pulau Mayau dan Pulau Tifure adalah pulau yang berpenduduk. Sedangkan Pulau Maka, Pulau Mano dan Pulau Gurida merupakan pulau kecil yang tidak berpenghuni. Ternate tercatat sebagai kota dengan populasi yang rendah. Pertambahan penduduk dari sejak beberapa dekade lalu terlihat rendah. Beberapa lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Sulamadaha, Danau Laguna, Danau Tolire, Pantai Bobane Ici, dan Batu Angus. Pusat kuliner Ternate ada di Swering, tepat berada di lapangan di depan Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara. Namun pusat kuliner ini hanya aktif pada jam sore hingga malam saja. Kuliner khas Ternate adalah Popeda (sagu), Ketam Kenari, Halua Kenari, Bagea, Ikan Asap, Gohu Ikan, dan Ikan Garu Rica.

Rute penerbangan: Ternate – Makassar: 1 kali / hari Ternate – Manado: 1 kali / hari Ternate – Jakarta: 1 kali / hari

paling terkenal dari Yogyakarta adalah gudeg. Karakter kulinernya maupun minumannya dominan rasa manis. Selain wisata budaya dan historis, Yogya juga terkenal dengan wisata MICE. Menurut data terakhir, ada sekitar 4.509 penyelenggaraan MICE per tahun, alias 12 kali per hari. Bagi Anda penggemar aspek sejarah, DIY memiliki sekitar 515 Bangunan Cagar Budaya yang tersebar di 13 Kawasan Cagar Budaya dan 30 museum. Lokasi favorit di sana antara lain Jalan Malioboro, Kebun Binatang Gembira Loka, Istana Air Taman Sari, Monumen Jogja Kembali, Museum Keraton Yogyakarta, Museum Sonobudoyo, Lereng Merapi, Pemakaman Imogiri, Kaliurang, Pantai Parangtritis, Pantai Baron, Pantai Samas, Goa Selarong, Candi Prambanan, Candi Kalasan, Kraton Ratu Boko, Pasar Seni Bantul, dan Sentra Kerajinan Kulit Bantul.

Rute penerbangan: Yogyakarta – Jakarta: 2 kali / hari Yogyakarta – Surabaya: 1 kali / hari Yogyakarta – Balikpapan: 1 kali / hari JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

107


MEDIA KIT

MEDIA KIT Media Tepat untuk Berpromosi Majalah Sriwijaya sebagai in flight magazine resmi Sriwijaya Air merupakan sebuah media tepat untuk mempromosikan produk barang dan jasa tersebut. 3 keunggulan Sriwijaya Inflight Magazine, adalah: 1. Sriwijaya merupakan inflight magazine resmi dan eksklusif yang hadir di setiap kursi pesawat Sriwijaya Air. Artinya, setiap penumpang yang duduk di dalam kursi pesawat Sriwijaya Air akan melihat dan membacanya.

Profil Magazine

Dengan demikian, setiap informasi yang disajikan di dalam majalah tersebut dapat tersampaikan lebih maksimal kepada pembaca yang merupakan target market produk yang dipromosikan. 2. Mengoperasikan 38 pesawat terbang dengan kapasitas kursi rata-rata 160 kursi, dan menerbangi 42 kota tujuan domestik dan internasional, rata-rata setiap penerbangan Sriwijaya Air memiliki load factor 90% (tahun 2011). Untuk memenuhi kebutuhan akan kehadiran media majalah di setiap kursi pesawat, majalah Sriwijaya dicetak sebanyak 30.000 eksemplar. Seiring dengan penambahan jumlah pesawat, oplag majalah pun akan terus bertambah sesuai dengan jumlah kursi pesawat yang tersedia.

Sebagai sebuah maskapai penerbangan, Sriwijaya Air telah berkembang sangat pesat. Beroperasi sejak 2003, kini Sriwijaya Air telah mengoperasikan 38 pesawat terbang ke

3. Selain ditempatkan pada setiap kursi pesawat, majalah Sriwijaya juga tersebar di berbagai tempat, mulai dari kantor pusat dan kantor cabang Sriwijaya Air, kantor agen tour dan travel, hotel, cafe, restoran, dan bidang usaha lain yang menjadi rekan bisnis Sriwijaya Air di Indonesia dan luar negeri.

42 kota tujuan di Indonesia, Penang (Malaysia) dan Singapura. Sejalan dengan pertumbuhan penumpang, Sriwijaya Air menghadirkan Sriwijaya Format Media

Inflight Magazine pada setiap kursi penumpang. Majalah ini hadir sebagai salah satu

Majalah Full Color Jumlah halaman: 116 (termasuk cover) Cover: Art paper 230gr laminate glossy Inside: Art paper 100gr Ukuran: 21x28cm Frekwensi: bulanan, terbit setiap tanggal 1

bentuk entertainment di dalam kabin pesawat, menjadi bahan bacaan pengisi waktu luang selama penerbangan, serta menjadi sumber informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan penumpang pesawat Sriwijaya Air.

Profil Pembaca

B+ : 60%

65% BUSINESS & PROFESSIONAL EMPLOYEE

C : 30% A : 10%

Informasi iklan:

108 108

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

Ajie

50%

35%

STUDENT & FAMILY VISIT

+62 21 7079 2923

iklansj@sriwijaya-magazine.com

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

109


OUR STORY

SEJARAH

SRIWIJAYA AIR Sriwijaya Air berdiri tepat pada Hari Pahlawan, yaitu 10 November tahun 2003. Dengan bermodalkan satu armada pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan JakartaPontianak PP. Para pendiri Sriwijaya Air adalah Hendry Lie, Chandra Lie, Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut membidani kelahiran Sriwijaya Air adalah Supardi Syahrial, Capt. Kusnadi Yusuf, Capt. Adil W., Capt. Harwick L., Gabriella Sonia, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dengan visi, kapasitas bisnis dan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap jasa penerbangan Sriwijaya Air, penambahan jumlah armada dan rute menjadi sebuah keniscayaan. Hingga saat ini, Sriwijaya Air mengoperasikan 38 armada pesawat untuk menerbangi 42 kota domestik maupun regional, dan ratusan pilihan jam keberangkatan. Untuk regenerasi armada pesawat dan mengantisipasi penambahan rute, Sriwijaya Air telah mendatangkan Boeing 737-800 NG. Dengan menambah rute domestik secara lebih intens, pelayanan pada rute domestik akan lebih maksimal. Keselamatan (Safety), keamanan (Security), dan pelayanan (Service) merupakan pedoman utama pelayanan Sriwijaya Air bagi seluruh penumpangnya. Sehubungan dengan itu, dalam hal perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air bekerjasama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airlines Systems (MAS), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan PT. Aero Nusantara Indonesia (ANI). Kerjasama ini dimaksudkan agar para pelanggan Sriwijaya Air mendapatkan rasa aman dan kenyamanan optimal saat menggunakan jasa Sriwijaya Air. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air merupakan

110

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

sumber daya manusia pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya. Sesuai dengan moto Sriwijaya Air yaitu “Your Flying Partner�, kini Anda dapat melakukan reservasi tiket secara lebih nyaman dan mudah selama 24 jam, cukup dengan menghubungi nomor hotline 021 292 79 777 atau 0804 1 777 777. ARTI LOGO DAN WARNA

Logo Sriwijaya Air: Dibaca RU-YI (Bahasa Cina), yang artinya: apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin bisa tercapai. Warna Putih: Seluruh karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air. Warna Biru: Sriwijaya Air berkeinginan untuk melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta. Warna Merah: Para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Tulisan Sriwijaya Air: Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal, seperti kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional. Lekukan hati di atap pesawat: Para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan.

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

111


OUR FLEET

S

INVOCATIONS

ejak awal tahun ini, Sriwijaya Air telah mengoperasikan Boeing B737-800NG untuk melayani sejumlah rute penerbangan. Boeing 737800NG akan datang secara bertahap hingga akhir tahun 2012. Guna mendukung strategi bisnis Sriwijaya

Air, seluruh Boeing 737-800NG dilengkapi dengan kursi kelas eksekutif. Begitu juga halnya dengan Boeing 737300/400/500 yang telah beroperasi sebelumnya. Semuanya akan direkonfigurasi, sehingga memiliki dua kelas yaitu kelas eksekutif dan kelas ekonomi.

Islam “Dengan nama Allah (semoga) menyertai perjalanan dan mendaratnya (pesawat ini). Sungguh, Tuhanku, benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Hud: 41) Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang menganugerahi kami kemampuan yang memanfaatkan (pesawat) ini, sedang kami sendiri (tanpa pertolongan-Nya) tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita, kita pasti kembali. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan perpendekanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan, dan Engkau pula pelindung bagi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan

Boeing 737-800 NG

perjalanan, kesuraman pandangan, serta bencana menyangkut harta dan keluarga. (Do’a Nabi Muhammad)

Katolik - Catholic Dalam (demi) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, amin. Ya Tuhan, dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberangi laut dengan kaki kering. Tiga raja budiman dari sebelah timur telah engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan

Boeing 737-400

bintang yang ajaib. Kami mohon kepada-Mu: Karuniakanlah kami sebuah perjalanan yang aman, dengan cuaca yang baik dan menyenangkan. Berikanlah kami bimbingan malaikat-malaikat-Mu yang kudus, termasuk kepada awak pesawat yang terbang ini, agar mereka dapat mengantarkan kami untuk mencapai tempat tujuan dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai kami akhirnya boleh mendarat di tempat tujuan dengan selamat. Terpujilah nama-Mu, sekarang dan selamanya. Dalam (demi) nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

Boeing 737-300

Protestan - Protestant Bapa Surgawi, kami mengucap syukur dan terima kasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama-Mu yang kudus untuk menyertai perjalanan kami. Kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus-Mu, pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga dengan para awak pesawat, kiranya Tuhan juga yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik, sehingga kami bisa tiba

Boeing 737-500 W

di tujuan tepat waktu dengan selamat dan dalam sukacita. Terima Kasih atas pertolongan serta kasih-Mu yang tidak berubah dari sejak dulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami naikkan doa dan permohonan kami ini. Amin.

Tentang Barang Terlarang Kepada seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terhormat... Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda, perhatikanlah hal-hal berikut: TENTANG BAGASI: • Mohon tidak memasukkan uang, perhiasan dan dokumen berharga, ataupun sejenisnya kedalam bagasi Anda. Kami tidak bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan terhadap barang berharga tersebut. • Mohon tidak membawa bagasi ke atas kabin lebih dari satu buah. Dimensi maksimum bagasi yang diperkenankan adalah 23 x 33 x 56 cm, berat maksimum adalah 5 kg. • Kami berhak menolak pengangkutan bagasi yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas.

112

Hindu - Hinduism Om Shangyang Widhi Wasa yang Maha Jaya yang mengatasi segala kematian, kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Shangyang Widhi Wasa, semua keuntungan, kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi

KATEGORI BARANG-BARANG BERBAHAYA: • Tas kantor dan sejenisnya yang menggunakan perangkat alarm di dalamnya.

bersih dan mencapai kebahagiaan lahir-bathin.

Buddha - Buddhism

• Barang yang mengandung gas, baik yang mudah terbakar maupun tidak, atau beracun, seperti butana, oksigen, propana, dan aqualung.

Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, yang telah mencapai penerangan sempurna (3x). Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

• Barang yang mengandung bahan perusak seperti asam (acid), basa (alkaline), dan baterai telepon selular yang basah.

Demikianlah hendaknya. (Paritta Suci)

• Barang yang dapat dikategorikan sebagai perantara bakteri atau virus.

Khonghucu - Confucian Kehadirat TIAN, Tuhan Yang Maha Esa, di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi, dipermuliakanlah Shang Di,

• Bahan peledak, perlengkapan perang, petasan dan sejenisnya.

Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

• Cairan atau benda padat yang mudah terbakar seperti geretan, korek api, alat pemanas, dan bahan yang mudah menyalakan api.

Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

• Bahan-bahan yang mudah teroksidasi seperti bubuk pencuci dan peroksida. • Racun seperti arsenik, sianida, dan insektisida. • Barang-barang yang mengandung merkuri, magnet, dan berpotensi dapat melukai pihak lain. • Obat-obatan dan peralatan kecantikan dalam jumlah banyak seperti hair spray, parfum, dan obat-obatan yang mengandung alkohol.

Ajie SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

113 113


OFFICES HEAD OFFICE: Jl. Marsekal Suryadharma 1, Kawasan M1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Telp: +62 21 559 17 777

DISTRICT CENGKARENG:

BANDARA SOEKARNO HATTA Terminal 1B Telp: +62 21 550 7902

DISTRICT JAKARTA:

Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 7779

BRANCH OFFICES JABODETABEK:

GUNUNG SAHARI Jl. Gunung Sahari Raya, No. 13 Blok B8 - 10 Telp: +62 21 6471 7999 HARMONI Jl. Suryopranoto No. 9E, Jakarta Pusat Telp: +62 21 351 9977 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok TN 2 No.33 Kelapa Gading , Jakarta Utara Telp: +62 21 450 0097 SUNTER Kompleks Ruko Taman Nyiur Jl. Danau Sunter Utara Blok M No. 11 Telp: +62 21 650 5689 TEBET Jl. Dr. Saharjo No. 317F, Jakarta Selatan Telp: +62 21 8378 6688 TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 1 C, Jakarta Barat Telp: +62 21 5694 3999 RAWA BOKOR CENGKARENG Ruko Taman Mahkota Mutiara Jl. Husen Sastranegara Blok A-2 No. 26 Telp: +62 21 5437 0877 UJUNG MENTENG Kompleks Rukan Ujung Menteng Jl. Raya Bekasi KM 25 Blok B No. 21 Jakarta Timur Telp: +62 21 4680 2201 BEKASI Jl. Achmad Yani Ruko Sentra Niaga Blok A6 No. 6 Telp: +62 21 8843553 CIKARANG Ruko Kuning Sentra Cikarang (CTC) Blok C No.23 Jl. Raya Cikarang, Cibarusah Telp: +62 21 8911 7537 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 304D Telp: +62 21 777 3131 BOGOR Jl. Pajajaran No. 60D Telp: +62 251 8393 777 BSD (Serpong - Tangerang) Jl. Kompleks Ruko Villa Melati Mas Fista Blok A -1 No. 12, Serpong - Tangerang Telp: +62 21 5315 3377

DISTRICT OFFICES SUMATERA:

BANDA ACEH Jl. Teuku Imeum Leung Bata No. 5D Simpang Surabaya Telp: +62 651 635 777 BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 5A, Tanjung Karang Telp: +62 721 268 218 BATAM Jl. Komp. Batama Blok C No. 4, Nagoya Telp: +62 778 430 077 BENGKULU Jl.R.Suprapto No.3 Bengkulu, Indonesia Telp: +62 736 341 889

114

JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 37, Jelutung Telp: +62 741 755 0138 MEDAN Jl. Gajah Mada No. 3 C-D Telp: +62 61 455 2111 PADANG Jl. Juanda No. 24 Telp: +62 751 448 8777 PALEMBANG Jl. Jend. Sudirman No. 18 A-B Telp: +62 7113 88888 Jl. Radial No. 2886 Telp: +62 711 379 888 PANGKAL PINANG Jl. Soekarno Hatta No. 227D Telp: +62 717 425 6688 Jl. Jend. Sudirman No. 83C Telp: 0717 - 424 207, 438 799 SUNGAI LIAT Jl. Muhidin No. 143B, Bangka Telp: +62 717 92 947 KOBA Jl. By Pass No. 1, Bangka Tengah Telp: +62 718 61 716 PEKANBARU Jl. Perkantoran Sudirman City Square Blok B 2 Telp: +62 761 859 800 TANJUNG PANDAN Jl. Jend. Sudirman No. 28, Pangkal Lalang Telp: +62 719 21 677 TANJUNG PINANG Jl. D.I. Panjaitan KM.9 komplek Plaza Bintan Centre Blok Mayang No.12 Telp: +62 771 442 888

JAWA:

BANDUNG Jl.Gatot Subroto No 230, Ruko Imperial Gatsoe Kav-6 Bandung, Jawa Barat, Indonesia Telp: +62 22 731 3999 MALANG Jl. Letjen S. Parman No. 59B Telp: +62 341 471 777 SEMARANG Kompleks Ruko Peterongan Plaza A-6 Jl. MT Haryono No. 719 Telp: +62 24 841 3777 SOLO Gedung Center Point Blok A-10 Jl. Slamet Riyadi No 371 Purwosari Solo Telp: +62 271 723 777 SURABAYA Jl. Kombes Polisi M. Duriyat No. 41 Kav. 8, Kedung Sari Telp: +62 31 549 1777 YOGYAKARTA Jalan Sultan Agung 54 Wirogunan Mergangsan Telp: +62 274 414 777

BALI/NUSA TENGGARA:

DENPASAR Jl. Sunsetroad No. 101 Blok B, Kuta, Kab. Badung Telp: +62 361 217 1099 KUPANG Jl. Palapa No. 19F, Oebobo Telp: +62 380 831 666

MALUKU:

AMBON Jl. AM Sangaji No. 79 Telp: +62 911 354 498 TERNATE Jl. Pahlawan Revolusi No. 14 Telp: +62 921 31 222 99

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013

KALIMANTAN:

BALIKPAPAN Kompleks Balikpapan Permai Blok H - 2 No. 4 Telp: +62 542 749 777 SAMARINDA Jl. Juanda No. 22 Telp: +62 541 777 9866 TARAKAN Jl. Jend. Sudirman No. 21 Telp: +62 551 337 77 BERAU Jl. Pemuda No. 50, Kalimantan Timur Telp: +62 554 202 8777 BANJARMASIN Jl. Jend. Ahmad Yani KM 3,5 No. 210C Telp: +62 511 327 2377 PALANGKARAYA Jl. Imam Bonjol No. 19, Ruko Kav. 02 Telp: +62 536 323 8124 PONTIANAK Jl. Imam Bonjol No. 26A Telp: +62 561 768 777 SINGKAWANG Jl. Ali Anyang No. 26C, Kalimantan Barat Telp: +62 562 633 030

SULAWESI:

GORONTALO Jl. Agus Salim No. 77 Telp: +62 435 827 878 KENDARI Jl. A.Yani No.171 Wua-Wua Kendari Telp: +62 401 319 4900 LUWUK Jl. Urip Sumoharjo nomor 45 A, Luwuk-Banggai, Sulawesi Tengah Telp: +62 461 21 999 MAKASSAR Jl. Boulevard Raya No. 6-7 Panakukang Mas Telp: +62 411 424 700 MANADO Jl.Wolter Monginsidi Komplek Bahu Mal no Blok S-18 Telp: +62 431 837 688 PALU Jl. Walter Mongonsidi No. 37 Telp: +62 451 428 777

PAPUA:

BIAK Jl. Moh. Yamin no. 1 Telp: +62 981 265 77 JAYAPURA Komplek Ruko Pasifik Permai Blok A No. 2 Telp: +62 967 524 588 MANOKWARI Jl. Kota Baru No. 37 Telp: +62 986 211 777 SORONG Jl. Sam Ratulangi No. 5 Kampung Baru Telp: +62 951 322 177

REGIONAL:

PENANG 389A Jalan Burma, Pulau Tikus 10350 Penang - Malaysia, Telp: +604 229 1777 SINGAPORE 101 Upper Cross St B1-17D People’s Park Centre, 058357 Telp: +65 6532 0777 DILI Timor Plaza Unit #210 Rua Presidente Nicolau Lobato Comoro Telp: + 670 3311 355, + 670 3311 366

JULI 2013 SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE

115


116

SRIWIJAYA IN-FLIGHT MAGAZINE JULI 2013


Sriwijaya Magazine