Page 18

18 Rendezvous

Banjarmasin Post MINGGU 22 APRIL 2012

Jangan Mengejar Jabatan SEDERHANA dan ramah. Kesan itu yang terlihat dari Hj Rahmah Norlias. Dengan jabatan yang disandangnya yakni Kepala Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Banjarmasin, perempuan berjilbab ini termasuk salah satu pejabat di lingkungan Kota Banjarmasin. Ditemui di sela-sela kesibukannya, wanita yang biasa disapa Amah ini bertutur tentang perjalanan hidupnya hingga bisa mendapat posisi penting di pemerintahan. Lahir di kota kecil Rantau dari keluarga pedagang, ibu empat anak ini bertekad untuk memiliki pendidikan yang tidak kalah dengan mereka yang berada di kota. Pada 1975, dimana pendidikan tinggi masih teramat langka bagi kaum perempuan, Amah memberanikan diri bertolak ke Banjarmasin. Padahal ia tahu, untuk kuliah tidaklah semudah seperti sekarang. Apalagi sebagai seorang perempuan yang harus jauh dari orangtua. Namun demi menuntut ilmu, semua itu dihadapinya, hingga ia berhasil meraih gelar

sarjana pada 1983 Untungnya lagi, saat mendapatkan gelar sarjana muda di Jurusan Sosial Politik (Sospol) Unlam pada 1980, ia sudah menjadi pegawai negeri sipil di Bappeda Banjarmasin. Dengan keikhlasannya memegang amanah, karirnya berjalan lancar, hingga mendapat kepercayaan sebagai pejabat Eselon II di Pemko Banjarmasin. Menurut perempuan yang sebentar lagu memasuki usia pensiun ini, hanya satu kunci dalam bekerja, yakni ikhlas bekerja tanpa mengejar jabatan. Baginya kepercayaan yang diberikan hanya sementara, sudah selayaknya bekerja dengan sebaik-baiknya. “Masalah utama kadang kala perempuan belum

BANJARMASIN POST GRUOP/RISMAN

Kembali ke Kampung Halaman SATU tahun lagi, Amah akan memasuki masa pensiun. Ia pun akan menanggalkan baju dinas yang biasa dipakainya sebagai pegawai negeri sipil. Lalu adakah rencana lain menikmati masa tua? Dia mengaku mulai menyiapkan diri menjadi pedagang dengan menjalankan toko warisan

orangtuanya di kampung halaman Rantau. “Puluhan tahun sudah meninggalkan kampung halaman, tiba waktunya balik lagi. Saya ingin kembali berdagang. Dulu sewaktu kuliah sering membantu orangtua,” tuturnya. Bagi Amah, ia sudah merasa memiliki segalanya, tiga orang

anaknya sudah berkeluarga, sementara satu orang masih di perguruan tinggi. Sedangkan untuk materi, ia sudah merasa cukup. “Tapi saya ingin bisa berbagi dengan orang yang tidak mampu. Ingin membantu keluarga yang belum berkecukupan. Kalau impian lain tidak ada. Kalau cuma mengandalkan uang pensiun

bagaimana mau membantu,” ucapnya. Ditanya apakah tidak takut mengalami post power syndrome seperti yang dirasakan mereka yang sudah pensiun, menurut Amah ia akan mengambil hikmah dari apa yang dirasakannya dan berusaha selalu mendekatkan diri kepada Yang Di Atas. (ris)

“Masalah utama kadang kala perempuan belum banyak diberi kesempatan. Padahal kalau bersaing mereka mampu. Tapi tetap diingat dalam hal fisik jelas beda,” RAHMAH NORLIAS

banyak diberi kesempatan. Padahal kalau bersaing mereka mampu. Tapi tetap diingat dalam hal fisik jelas beda,” ucap perempuan yang pernah mengecap pendidikan menjadi guru agama.

Jabatan yang diemban Amah saat ini bukanlah hal yang mudah. Instansinya bertanggungjawab dalam program nasional elektronik KTP yang masih menjadi sorotan. Apalagi jumlah penduduk Banjarmasin mencapai 702.000 dengan usia wajib KTP sebanyak 505.000. Ia mengakui banyak faktor yang menjadi kendala baik teknis maupun non teknis. Keterlambatan jadwal mesin, pemadaman hingga alat yang mengalami kerusakan, merupakan faktor teknis yang kerap dihadapinya “Sementara non teknisnya, partisipasi warga yang kadangkala malas datang untuk melakukan pembuatan. Budaya masih suka menitip dengan orang untuk berurusan juga menjadi kendala,” beber Amah. (ris)

Biofile : Nama Lengkap : Dra Rahmah Norlias Nama Panggilan : Amah T TL : Rantau, 25 April 1956 Alamat : Jl A Yani KM 5,5, Komplek, Saka Agung Banjarmasin Anak : ❍ Rio Surahman ❍ Reza surahman ❍ Rezky Surahman ❍ Melia Rahmi Jenjang Karier : ❍ Staf Bappeda Banjarmasin (1980) ❍ Kasiengumpulan Data Bappeda Banjarmasin (1982) ❍ Kasubag TU Dinas Kebersihan dan Pertamanan (1992) ❍ Kabag TU Inspektorat Wilayah Banjarmasin (1996) ❍ Kabid Sosbud bappeda banjarmasin (1999) ❍ Kabag Kesra Sekretariat Banjarmasin ( 2001) ❍ Asisten III Pemko Banjarmasin (2006) ❍ Kadisdukcapil Pemko Banjarmasin (2007 - sekarang)

Hidup Sehat KONSULTASI

Noda Hitam Olesan Jahe SAYA remaja berusia 16 tahun, saya mempunyai masalah dengan kulit wajah saya. Dikarenakan tidak sengaja teroleskan tumbukan jahe, wajah saya merah dan menyisakan noda hitam. Karena tak kunjung sembuh, saya memakai cara yang cepat dengan memakai kosmetik yang berbahan kimia yang dapat membuat kulit saya mengelupas. Kini noda hitamnya sudah hilang, tapi apabila saya tidak memakai kosmetik itu, nodanya datang lagi. Bagaimana caranya agar saya bisa menghentikan ketergantungan terhadap bahan tersebut? (08971795190) Jawab: Noda hitam yang ditimbulkan tanaman jahe itu disebut hiperpigmentasi post inflamasi. Biasanya keluhan ini bisa hilang dengan sendirinya kalau kulit kita tak mempunyai jumlah melanin yang banyak, tidak sering terekspos matahari ataupun tak menimbulkan luka iritasi yg dalam. Karena Anda sudah memakai kosmetika yang tidak disebutkan isi dari bahan tersebut, saya memperkirakan bahan tersebut tentu ringan karena hanya bersifat kosmetik. Beda dengan bahan dalam racikan dokter yang disebut cosmeceutical. Tentu saja bila Anda terus menerus memakai bahan tersebut, berarti Anda memerlukan bahan tersebut utk kulit Anda, tapi mungkin pengobatan dengan bahan itu tidak maksimal, sehingga melanin yang rusak dan menumpuk tidak habis diobati. Saran saya Anda konsultasikan kepada dokter untuk masalah Anda ini, karena kita harus lebih hati-hati terhadap kelainan yang terus menerus timbul, karena dapat terjadi resistensi terhadap obat tertentu. Dan pengobatan menjadi lebih susah. Kalau dilakukan perawatan seperti chemical peeling, mikrodermabrasi, glowing dan spot peel, saya rasa dapat menyembuhkan kerusakan kulit muka Anda tersebut. Apalagi bila dibantu laser short pulse rejuvenation dan laser Q switch 1064 yang amat canggih untuk memperbaiki masalah flek Anda ini. Semoga saran ini dapat bermanfaat untuk Anda. Memiliki masalah tumbuh kembang anak atau masalah reproduksi (kehamilan dan kesehatan perempuan), rematik, jantung, dan kecantikan, layangkan pertanyaan lewat SMS. Caranya ketik MINGGU <spasi> isi SMS kirim ke nomor 08125062943

Gagalnya Kekebalan Tubuh MAISYARAH merasa ada yang aneh pada bagian tubunya. Pada beberapa bagian terasa hangat dan memerah, tak berapa lama, bagian yang meradang semakin melebar dan akhirnya ke seluruh tubuh, akhirnya ia menyadari bahwa ia sedang alergi. Ia pun mencoba mengingat-ingat, seharian ini telah makan apa saja atau aktivitas yang memungkinkan ia terkena alergi, untuk sementara tersangkanya adalah makan siang dengan udang Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh dimana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereakasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut allergen. Dokter Iwan Aflanie, salah seorang dokter yang bertugas di Banjarmasin, menjelaskan, alergi sebenarnya merupakan reaksi tubuh yang berlebihan terhadap suatu zat (umumnya protein) atau suatu keadaan (dingin, panas, berdebu dll) yang sebenarnya tidak berbahaya. Alergi bersifat spesifik, artinya hanya orangorang tertentu yang bisa terkena alergi. Misalnya putih telur, pada kebanyakan orang putih telur tidak menimbulkan alergi, namun pada beberapa orang jika memakan putih telur mengakibatkan peradangan pada kulitnya. Ada beberapa cara dalam menentu-

GOGLE.CO.ID

Alergi bersifat spesifik, artinya hanya orang-orang tertentu yang bisa terkena alergi

kan faktor penyebab alergi, menghindari zat yang dicurigai sebagai allergen, kemudian setelah gejala hilang mencoba kembali zat tersebut. Misalnya saja, bila yang dicurigai sebagai allergen adalah makanan, maka sebaiknya berhenti memakan makanan tersebut. Setelah gejalanya hilang, coba kembali memakannya dan melihat apakah terjadi reaksi yang sama. Melakukan tes alergi dan melihat riwayat keluarga serta riwayat frekuensi serangan terjadi. Bila salah satu dari orangtua menderita alergi, maka kemungkinan risiko penyakit tersebut diturunkan pada anak sekitar 25%--30%. Sementara itu, bila kedua orangtua adalah

penderita, maka risiko meningkat menjadi 60%--70%. Selain itu perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang antara lain tes alergi pada kulit, foto rontgen, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan lebih lanjut bila dibutuhkan. Tes pada kulit merupakan pemeriksaan yang sangat sederhana untuk mendiagnosa alergi. Dengan memberikan zat-zat tertentu pada kulit seseorang, dapat diketahui zat yang merupakan allergen pada orang tersebut. Zat dalam jumlah kecil disuntikkan. Bila terjadi pembengkakan pada bagian yang diberi suntikan, maka zat tersebut adalah me-

Jaga Kebersihan Diri

GETTYIMAGES.COM

Bersihkan rumah dari tumpukan debu untuk menghindari alergi

ALERGI dapat diatasi dengan beberapa cara, seperti menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun diluar rumah. Hal ini termasuk tidak menumpuk banyak barang di dalam rumah ataupun kamar tidur yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi. Usahakan jangan memelihara binatang di dalam rumah ataupun meletakkan kandang hewan peliharaan di sekitar rumah anda. Kebersihan diri juga harus diperhatikan, untuk menghindari tertumpuknya daki yang dapat pula menjadi sumber rangsangan terjadinya reaksi alergi. Biasakan mandi, pukul 5 sore. Sabun dan shampoo yang digunakan sebaiknya adalah sabun dan shampoo untuk bayi. Dilarang menggunakan cat rambut. Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk.

Jika di rumah anda terdapat anyak nyamuk, gunakanlah raket anti nyamuk. Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa, bukan kapuk. Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal seminggu sekali dengan air hangat akan efektif. Hindari menggunakan pakaian dari bahan wool, gunakanlah pakaian dari bahan katun. Pendingin udara (AC) dapat digunakan, tetapi tidak boleh terlalu dingin dan tidak boleh lebih dari pukul 12 malam. Awasi setiap makanan atau minuman maupun obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergi. Hindarilah bahan manakan, minuman, maupun obat-obatan tersebut. Anda harus mematuhi aturan diet alergi anda. Temui ahli. Konsultasikan dengan spesialis. Alergi yang muncul membutuhkan perawatan yang berbeda-beda pada masing-masing penderita alergi. (ris)

rupakan allergen. Gejala yang mungkin terjadi akibat alergi adalah: rasa gatal pada tenggorokan; gatal pada mulut; gatal pada mata; gatal pada kulit atau bagian tubuh lainnya; sakit kepala; hidung tersumbat atau hidung meler; sesak napas; bengek; kesulitan menelan; mendadak pilek dan bersin-bersin, dll. Pengobatan alergi tergantung pada jenis dan berat gejalanya. Tujuan pengobatannya bukanlah menyembuhkan melainkan mengurangi gejala dan menghindari serangan yang lebih berat di masa yang akan datang. Gejala yang ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Gejala akan menghilang beberapa saat kemudian. Pemberian Antihistamin dapat membantu meringankan berbagai gejala. Penanganan alergi yang paling tepat bukanlah dengan obat-obatan melainkan dengan cara menghindari allergen. Secara teoritis, alergi memang tidak bisa dihilangkan, tetapi dapat dikurangi frekuensi dan berat serangannya. Namun sering sekali dalam keseharian, allergen sulit dihindari. Untuk itu, diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah alergi. Sementara menyinggung mitos darah manis, yang seringkali disebutkan pada anak-anak yang sangat sensitif gigitan nyamuk maupun serangga, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banjarmasin menjelaskan anak yang disebut memiliki darah manis adalah anak yang mempunyai kulit hipersensitif. Anak-anak ini biasanya sangat sensitif terhadap gangguan kulit apapun. Tak heran bila sekadar gigitan nyamuk atau serangga dapat menimbulkan peradangan kulit yang dalam dan meninggalkan bekas. Jika pada anak-anak normal bekas gigitan nyamuk itu bisa hilang dalam satu hari atau kurang, pada anak berkulit hipersensitif memerlukan waktu 3-6 hari untuk sembuh. Tak dibantahnya, alergi di masa balita bisa berangsur berkurang seiring beranjak besar. “Umumnya hipersensitif pada kulit akan berkurang seiring makin bertambahnya usia. Alergi mulai berkurang dan kulit menjadi kebal,” kata Iwan. Ditambahkannya, kualitas kulit anak membaik boleh jadi dikarenakan semakin mengerti bagaimana caranya menjaga kebersihan kulit. “Alergi bisa dikurangi dengan semakin menjaga kebersihan,” beber Iwan. Lalu bagaimana pula dengan adanya mitos bahwa daun-daunan yang terasa pahit atau jamu-jamuan dapat menyembuhkan ‘darah manis’? Menurut Iwan tidak bisa diambil patokan alias tidak benar. (ris)

Banjarmasin Post edisi Minggu, 22 April 2012  

Banjarmasin Post edisi Minggu, 22 April 2012

Banjarmasin Post edisi Minggu, 22 April 2012  

Banjarmasin Post edisi Minggu, 22 April 2012

Advertisement