Page 2

2 Banjarmasin Bungas Wawali Pun Ikut Ngerock

Banjarmasin Post RABU 15 DESEMBER 2010

Kalam Band ISTIMEWA

GELARAN Amer Jilid II yang digagas Amer Community, Sabtu (18/12) malam mendatang akan menjadi lebih istimewa. Wakil Wali Kota Banjarmasin Irwan Anshari bakal hadir di gedung Balairung Taman Budaya Banjarmasin. Bahkan rencananya, Irwan juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang merupakan reuni rocker banua sekaligus penggalangan dana amal bencana tersebut. “Konfirmasi kami dapat, wakil wali kota juga akan turut bergabung dengan sejumlah musisi yang hadir saat acara pembukaan nantinya. Rencananya juga akan ikut memainkan salah satu alat musik,” ucap Mercurius Coverdale, humas dari Amer Community. Seluruh musisi nantinya tampil me-

nyanyikan lagu Rumah Kita yang dipopulerkan grup musik God Bless. Pilihan lagu ini menginspirasikan kalau musisi rocker banua kembali ke kampung halaman dan berada dalam satu rumah. Usai berjam session, acara yang berlangsung gratis dilanjutkan penampilan sejumlah grup musik di era 80-an, di antaranya Legend, Leopard, Rock On, Metalliar, Galaxy Stim’s, Pawakha, Jet Power dan Kalam, memastikan tampil di acara ini. “Tidak hanya itu, musisi-musisi tersebut juga akan berkolaborasi bernyanyi bersama. Nantinya ada Amer Ballad, ini merupakan kumpulan musisi rock dari beberapa grup musik yang menyanyikan lagu-lagu balada. Termasuk juga nantinya Amer Rockin dan Amer Ho-

me,” kata lelaki yang juga akan tampil sebagai vokalis. Kesempatan berkumpulnya musisi rock banua ini memang sudah cukup lama digagas dan bersyukur jelang akhir tahun bisa terlaksana. Terpisah, Ade gitaris Galaxy Band memastikan hadir di gelaran cukup langka didapatnya. Bersama beberapa rekan angkatannya, Ade berjanji akan memberikan permainan layaknya tampil semasa jaya pada 1995 lalu. “Kostum hitam-hitam akan dikenakan untuk lebih mendekatkan dengan masa kejayaan. Ajang reuni yang memang sangat kami nantikan,” beber Ade yang kini menjadi salah seorang instruktur musik di Banjarmasin. (ris/*)

Bertambah Jadi Sembilan Tahun Q Banding Lihan Ditolak BANJARMASIN, BPOST - Upaya hukum yang dilakukan Lihan dengan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Kalsel akhirnya kandas. PT Kalsel menolak bandingnya serta menambah jumlah hukuman kurungan. Putusan PT Kalsel justru lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri (PN) Martapura. Pada sidang Rabu (8/ 12), majelis hakim PT Kalsel yang diketua Ester Siregar, memutuskan hukuman penjara selama sembilan tahun serta denda sebesar Rp 10 miliar. Jika tidak bisa membayar, Lihan harus menjalani hukuman penjara selama empat bulan. Sedangkan putusan Majelis Hakim PN Martapura dipimpin Edy Suwanto SH pada 11 Oktober 2010, Lihan dihukum penjara selama enam tahun enam bulan serta denda Rp 10 miliar atau subsider kurungan selama empat bulan. Namun, keputusan majelis hakim PT Kalsel masih lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum

“Beda pendapat itu biasa, tapi kita masih bisa melakukan upaya hukum kasasi untuk adu argumen lagi” MASDARI TASMIN Pengacara Lihan (JPU). JPU menuntut Lihan 13 tahun penjara serta denda Rp 10 miliar subsider enam bulan penjara. “Berkas hasil sidang majelis hakim Pengadilan Tinggi Kalsel sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri Martapura pada Senin. Selanjutnya,

secara resmi Pengadilan Negeri Martapura akan menginformasikan kepada terdakwa,” kata Panitera Muda Pidana Pengadilan Tinggi Kalsel, Rajidinnor, Selasa (14/12). Rajidinnor mengatakan, putusan majelis hakim pT Kalsel belum inkracht. Terdakwa kasus dugaan penggelapan, pelanggaran UU Syariah dan pencucian uang ini, masih punya kesempatan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Setelah PN Martapura menginformasikan kepada Lihan, dia diberi waktu 14 untuk berpikir, apakah akan mengajukan kasasi atau tidak. Sementara itu, Wakil Ketua PN Martapura, Merry Taat Anggraeni yang juga bertindak sebagai hakim perkara Lihan, membenarkan telah menerima tembusan putusan banding Lihan dari PT Kalsel. “Selain menjatuhkan pidana, majelis hakim juga memutuskan harta Lihan yang menjadi barang bukti di persidangan pidana, diserahkan penanganannya kepada Ku-

rator Rudy Indrajaya,” kata Merry. Merry mengatakan, putusan banding itu segera diteruskan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Martapura dan terdakwa melalui penasihat hukumnya. “Saat ini sedang kita proses. Secepatnya kita kirimkan putusan ini kepada jaksa dan juga penasihat hukum terdakwa,” ucap Merry. Ketika dihubungi, penasihat hukum Lihan, Masdari Tasmin mengaku belum mengetahui putusan PT Kalsel sudah keluar. “Sampai saat ini saya selaku kuasa hukum maupun Lihan belum ada menerima pemberitahuan terkait putusan banding itu dari Pengadilan Negeri Martapura,” kata Masdari saat dikonfirmasi via ponsel. Menurut Masdari, jika putusannya memang demikian, pihaknya akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. “Beda pendapat itu biasa, tapi kita masih bisa melakukan upaya hukum kasasi untuk adu argumen lagi,” kata Masdari. (wid/kk/ncl)

BANJARMASIN POST GROUP/HAMSIAH

MENANGIS - Suasana pemakaman seniman Kalsel Dhany Gaffurie, Selasa (14/12). Anak didik almarhum menangis saat mengiringi pemakamannya.

Satu Jam Sabilal Satu Arah BANJARMASIN, BPOST - Pada Rabu (15/ 12) sekitar pukul 13.00 Wita, arus lalu lintas di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin bakal diubah menjadi satu arah. Seluruh jalan yang mengelilingi masjid kebanggaan Urang Banua ini bakal diberlakukan searah jarum jam, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Merdeka, Jalan R Soeprapto hingga Jalan AS Musyafa Banjarmasin. Perubahan arus lalu lintas tersebut, untuk mengurangi kemacetan khususnya pagi hari, siang dan sore. “Besok (hari ini, Red) bakal dilakukan uji coba dulu. Kawasan itu merupakan pertemuan semua jalur lalu lintas yang rawan menimbulkan kemacetan,” kata Kasat

Lantas Polresta Banjarmasin, I Kade Utama. Pelaksanaan uji coba tersebut juga mengambil waktu saat jam padat arus lalu lintas untuk jadi bahan pertimbangan kebijakan selanjutnya. Jalan Jenderal Sudirman yang biasanya dua arah diubah jadi satu arah mengarah ke Jalan Merdeka hingga tembus Jalan R Soeprapto dan Jalan AS Musyafa. Semua kendaraan dari arah Jalan Sutoyo S tidak boleh lagi belok ke kanan. Melainkan harus belok ke kiri hingga tembus Jalan AS Musyafa. Pada uji coba yang bakal digelar selama satu jam itu, diharapkan masyarakat mengikuti aturan. (coi)

Lihan Belum Yakin MENANGGAPI putusan PT Kalsel yang sudah keluar, Lihan yang ditemui BPost di Lapas Anak Kelas IIA Martapura, mengaku belum menerima putusan banding itu. Saat diberitahu bila putusan bandingnya justru lebih berat dari putusan PN Martapur Lihan merasa belum yakin dengan informasi tersebut. Dia beralasan belum melihat sendiri bukti tertulisnya. “Kalau hanya jar-jar saja itu masih sebatas isu. Saya belum bisa menanggapi karena belum ada bukti tertulisnya. Pengacara juga belum DOK Lihan ada menginformasikan perihal putusan banding saya,” ucap Lihan. Lihan mengatakan tidak ada masalah jika benar putusan dari PT Kalsel lebih berat. Sebab, masih ada upaya hukum lebih tinggi yang bisa dilakukannya. “Tidak ada masalah bagi saya. Saat putusan di PN Martapura menjatuhkan 6,5 tahun penjara bisa saja kutahani. Toh saat dijalani hukumannya tidak selama itu karena ada remisi terlebih kalau ada pembebasan bersyarat. Tetapi, nasabah inginnya saya banding sehingga saya pun banding saat itu,” ujar Lihan. (wid)

1512/B02

Banjarmasin Post Edisi Rabu 15 Desember 2010  

Banjarmasin Post Edisi Rabu 15 Desember 2010

Advertisement