Page 3

Banjarmasin Bungas 3

Banjarmasin Post SELASA 12 OKTOBER 2010

E-MAIL: BUNGAS@BANJARMASINPOST.CO.ID

Paling Awal Tetapkan UMP Q Upah Pekerja Naik 9,91 Persen

BANJARMASIN POST GROUP/YAYU FATHILAL

BONGKAR - Pedagang kaki lima (PKL) di bantaran Sungai Martapura, Jalan Piere Tendean memilih membongkar sendiri warungnya, menjelang batas akhir dari Pemko Banjarmasin.

Memilih Berkemas Sendiri BANJARMASIN, BPOST - Pedagang kaki lima (PKL) di siring Jalan Kapten Pierre Tendean, Senin (11/10) akhirnya memilih membereskan sendiri tempatnya berjualan menyusul batas akhir pembongkaran dari Pemko Banjarmasin, pada hari ini. Kemarin pagi, suasana tempat mereka berjualan sudah sepi. Hanya dua PKL yang masih membuka warungnya. Dari pantauan BPost, siang kemarin, mereka sudah tampak sibuk membereskan warung dan barang-barang

dagangan mereka. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 17.00 wita. “Yang jelas, besok (hari ini) kami sudah dibolehkan berjualan di Jafri Zamzam. Jam berjualan kami mengikuti aturan dari pukul 14.00 wita hingga malam,” ujar Ketua Paguyuban PKL Tendean, Adi Wikanto. Mereka akan berjualan di depan Stadion 17 Mei hingga pembuatan siring selesai 2011. Setelah siring selesai, mereka berharap bisa lagi berjualan di tempat tersebut.(nn)

BANJARMASIN, BPOST - Mendahului daerah lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengeluarkan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2011. Hal ini tertuang dalam surat keputusan Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin bernomor 188.44/0441/KUM/2010 yang ditandatangani 7 Oktober 2010. Pada SK Gubernur tersebut disepakati UMP pada 2011 sebesar Rp 1.126.000. Jumlah ini lebih besar sekitar 9,91 persen dari UMP 2010 yang hanya Rp 1.080.250. Menurut Asisten II Bidang Pembangunan Pemprov Kalsel, Fitri Rifani, Senin (11/10) siang, penentuan besaran UMP berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) masyarakat Kalsel. Selain itu, faktor

lain yang menjadi pertimbangan adalah data indeks harga konsumen, inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Fitri yang didampingi Plt Dinas Ketenagakerjaan Kalsel, HD Mas Djaya dan Ketua Apindo Kalsel, Adi Laksono mengatakan, penetapan UMP Kalsel memang lebih cepat dari beberapa provinsi lain, karena pembahasan tak menemui kendala. Sementara itu, Ketua Apindo Kalsel, Adi Laksono mengatakan baru kali ini penetapan UMP Kalsel disepakati oleh semua pihak. “Jika

menilik penetapan UMP beberapa tahun silam selalu dilakukan dengan voting,” terangnya.

Selain UMP, tidak lama lagi mereka juga menetapkan upah minimum sektor pekerja (UMSP).(ll)

Denda Rp 400 Juta ADANYA sejumlah pengusaha yang masih ‘nakal’ dengan menggaji karyawannya di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) diakui Dinas Tenaga Kerja Kalsel. Menyikapi hal itu, Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Anton mengaku akan secara rutin melakukan sidak ke sejumlah perusahaan. “Sidak tersebut meliputi pengupahannya, proses kerjanya, hubungan kerja pihak perusahaan dengan tenaga kerjanya dan masih banyak lainnya,” terangnya. Menurutnya, menyimpang harus diminimalisir karena sudah diatur dengan payung hukum yang jelas. “Dalam aturan itu diterapkan dua jenis sanksi, yakni denda dan pidana. Untuk denda besarannya mencapai Rp 100-400 juta, sementara hukuman badan satu sampai empat tahun kurungan,” ungkapnya.(ll)

Mengajak Pelajar Giat Membaca Q SPS Gelar Lomba Debat dan Penulisan Artikel BANJARMASIN, BPOST - Serikat Pekerja Suratkabar (SPS) Pusat bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI, menggelar Festival Ekonomi Kreatif atau Feksi 2010 yang melibatkan seluruh siswa dan siswi tingkat SMA dan sederajat se-Indonesia. Kegiatan ini nantinya akan dikemas dalam bentuk lomba debat dan lomba menulis artikel dengan tema ekonomi kreatif dan bangga produk dalam negeri. Selain Banjarmasin, kegiatan serupa juga digelar di 10 kota di Indonesia mulai September sampai akhir Desember. Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif SPS Pusat, Asmono Wikan saat acara technical meeting di Aula Palimasan Gedung H Djok Mentaya Jalan AS Mu-

syaffa No 16 Banjarmasin. Dikatakannya, acara yang didukung penuh oleh Banjarmasin Post Group ini akan diselenggarakan 26-27 November 2010 pukul 08.00 Wita di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kalsel Jalan S Parman. “Tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah mengenalkan kembali kepada anak-anak agar giat membaca. Selain itu, juga memberi ruang kepada anak-anak agar bisa mengembangkan pengetahuan yang telah dimilikinya itu,” ujarnya. Dijelaskannya, setiap sekolah yang mengikuti kegiatan ini hanya diperbolehkan untuk mendaftarkan muridmuridnya sebanyak dua tim debat dan tiga orang untuk penulisan artikel.

Nantinya, ada tiga juri yang akan melakukan penilaian untuk masingmasing kategori kepada para peserta yang ikut dalam kegiatan ini. Adapun dalam penilaian, untuk penulisan artikel diharapkan mampu mengangkat tema yang telah ditentukan oleh juri. Kemudian, kemampuan berargumentasi dengan baik dan penguasaan struktur bahasa, kesopanan, dan bahasa tubuh peserta sendiri. Terakhir adalah pengembangan nalar dan logika yang dipunyai oleh pemikiran mereka. Salah satu peserta yang ikut berpartisipasi adalah SMAN 3 Banjarmasin. Guru Ekonomi SMAN 3 Banjarmasin, Raudhatul Fitriah mengaku optimistis anak didiknya memenangkan kompetisi ini.(ll/*)

Kabar Bumi Selidah

Bebas dari Hama MARABAHAN, BPOST - Serangan wereng dan belalang di sejumlah lahan pertanian di Banjarmasin, tak sampai menyebar ke ke wilayah Batola. Menurut Kepala Dinas Pertanian Batola Ir Zulkifli Yadi Noor, tidak ada serangan hama wereng pada musim tanam 2010 ini. Karena, di Batola di atas 90 persen lahan pertanian telah panen. Luas tanam di Batola tahun 2010 adalah 98.363 hektare dan yang telah dipanen seluas 89.915 hektare. “Jadi yang belum dipanen petani tinggal 11,41 persen saja,” kata Zulkifli. Lagi pula, katanya, serangan wereng bukannya saat padi akan panen, tapi pada saat padi berbunga. Jadi, katanya Zulkifli, kalau ada yang menyebutkan tanaman padi diserang hama wereng itu tidak benar. Ditambahkan Zulkifli, mereka memiliki standar operasional dalam penanggulangan hama sehingga tak mungkin hama dapat menyebar secara luas di wilayah Batola. Bahkan, katanya, dinas sudah meminta bantuan seng fosfida sebanyak 28,3 kilogram kepada pemprov. (don)

Saldo Akhir 11 Oktober 2010

Rp 573.115.014

1210/B03

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010  

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010  

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010

Advertisement