Page 20

20 Banua Anam

Banjarmasin Post

SELASA 12 OKTOBER 2010

Objek Wisata Jadi WC Umum

TANJUNG, BPOST - Objek wisata alam air terjun Lano di Kecamatan Jaro, Kabupaten Hulu Tabalong, bukannya mendatangkan pemasukan bagi daerah tapi terkesan menjadi WC umum. Objek wisata yang tak dikelola membuat wisatawan enggan berkunjung. Tingginya rumput dan sepinya suasana membuat banyak warga sekitar yang buang hajat atau mandi di aliran sungai sekitar objek wisata itu. Pantauan BPost akhir pekan tadi, kondisi objek wisata alam yang berada sekitar 65 kilometer dari Kota Tanjung itu menyedihkan. Beberapa fasilitas seperti pintu gerbang dan jembatan menuju air terjun rusak. Karena lama dibiarkan, hampir seluruh areal depan objek wisata tersebut ditumbuhi rumput liar. Bahkan, beberapa bagian pintu gerbang objek wisata itu dijalari semak belukar. Jalan batako menuju air terjun yang berjarak sekitar setengah kilometer dari jalan raya itu sebagian hancur dan terhalang semak belukar yang tingginya mencapai setengah meter lebih. Informasi diperoleh, karena kurangnya pemeliharaan, objek wisata alam yang berada dekat perbatasan Provinsi Kalsel-Kaltim itu sejak bebe-

“Kondisi objek wisatanya acak-acakan dan sudah hampir puluhan tahun tidak dikelola dengan baik” LUKI Warga Jaro rapa tahun yang lalu sepi pengunjung. Karena tidak ada petugas jaganya, kalaupun ada orang yang masuk ke objek wisata itu sekadar untuk mandi atau buang hajat di sepanjang aliran sungai kecil tak jauh dari pintu gerbang. “Karena jalan untuk menuju air terjunnya sudah tertutup oleh semak belukar. Kami ke dalam hanya mau buang hajat,” kata Fahmi seorang pemuda setempat saat berpapasan

dengan BPost di depan pintu masuk objek wisata itu. Luki warga Desa Jaro merasa prihatin melihat keadaan objek wisata di daerahnya, baik itu air terjun Lano dan goa Liang Kantin. “Kondisi objek wisatanya acak-acakan dan sudah hampir puluhan tahun tidak dikelola dengan baik,” katanya. Bahkan, dikatakannya, beberapa sarana dan prasarana yang dibangun di objek wisata tersebut, seperti pendopo atau gubuk untuk tempat istirahat pengunjung kini kondisinya sudah banyak rusak. Padahal, lanjutnya, jika melihat potensi kepariwisataan alam itu sangat besar. “Buktinya, dulu ada turis dari Australia yang datang ke objek wisata itu,” jelas mantan pemandu wisata alam itu. Kepala Dinas Sosial, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabalong, Birhasani, melalui Kepala Seksi Pariwisata Bambang Rukmana mengakui hal itu. Keterbatasan dana jadi alasan. “Anggaran daerah yang kita miliki (dinsosbudpar) saat ini hanya untuk kegiatan rutin, seperti gaji pegawai,” kata Bambang, Senin (11/10). Meski demikian, katnya, ke depan tetap ada wacana untuk mengembangkan berbagai sektor kepariwisataan yang ada di Tabalong,” katanya. (mdn)

Tarif PDAM Naik 75 Persen BARABAI, BPOST - Pihak manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barabai tetap berkeinginan menaikkan tarif air bersih bagi para pelanggannya. Manajemen yakin Pemkab Hulu Sungai Tengah menyetujui penyesuaian tarif itu. “Rencana kenaikan ini kita ajukan sejak empat tahun lalu dan kemungkinan bakal disetujui tahun ini,” kata Direktur PDAM Barabai, Khodria-

di, Senin (11/10). Namun, katanya, pengajuan kenaikan tarif tidak akan sesuai rencana permintaan yakni sebesar 100 persen lebih. “Kemungkinan besar kenaikan yang disetujui hanya sekitar 75 persen itu pun dua tahap,” terangnya. Tahap pertama katanya kenaikan berkisar antara 3035 persen, dua tahun berikutnya kenaikan baru disetujui 75 persen.

“Namun sebelumnya kit a m e m i n t a p e n d a pat ke DPRD,” terangnya. Tarif pelanggan rumah tangga rencananya naik dari Rp 950 menjadi 1.600 per meter kubik. Sementara pelanggan sosial naik dari Rp 600 menjadi Rp 700 per meter kubik atau sekitar 16 persen dan pelanggan niaga umum menjadi Rp 25.000 dari sebelumnya yang hanya Rp 21.000 atau naik sekitar 19 persen. (arl)

BANJARMASIN POST GROUP/MAHDAN BASUKI

TERBENGKALAI - Objek wisata alam air terjun Lano, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, saat ini kondisinya cukup memperihatinkan karena tak dikelola Pemkab Tabalong, Minggu (10/10). Perlu perhatian dari semua pihak terkait agar objek wisata ini hidup kembali dan memberi kontribusi bagi pemkab setempat.

Tergantung Itikad Baik Anggota ■ Agenda Bulanan DPRD HSS Belum Disusun KANDANGAN, BPOST Penyusunan agenda kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Oktober ini masih belum dilaksanakan. Ketua Badan Musyawarah (Banmus) belum mengambil sikap tegas terhadap para anggotanya. Penyebab belum disusunya agenda kerja untuk Oktober ini mulai terungkap. Ketua Banmus, Ja’far, yang juga Ketua DPRD HSS saat dikonfirmasi, Senin (11/10), mengungkapkan, rapat banmus yang digelar akhir September lalu ternyata batal ka-

rena banyak anggota banmus yang tidak hadir. Dijelaskannya, titik persoalan sudah sangat jelas, yakni saat rapat banmus beberapa waktu lalu diadakan banyak anggota yang tak berhadir. “Waktu rapat banmus dilaksanakan hanya saya dan Syamsudin (anggota banmus) yang hadir sedangkan yang lainnya tak ada,” ujarnya. Diutarakannya, dirinya sampai saat ini, sebagai ketua banmus, masih menunggu itikad baik dari para anggota banmus itu sendiri untuk langsung menemui dirinya.

“Ya kita tunggu saja, kalau saya undang saya khawatir terjadi hal itu lagi (anggota banmus kembali tak ada yang hadir) makanya saya tunggu mereka yang menghadap saya,” ujarnya. Ketika disinggung apakah ada anggota banmus yang telah menghadap dirinya dengan lugas Jaf’ar menyatakan hanya wakil ketua II saja yang menghadap sedangkan yang lainnya masih belum. “Saya rasa soal penetapan banmus itu tergantung anggota banmus itu juga, ada tidak itikad baik, agar rapat itu bisa dilaksanakan atau ti-

dak,” ujar Ja’far. Sedangkan menyikapi belum adanya agenda dewan untuk Oktober ini bisa mempengaruhi kinerja anggota dewan, Ja’far menyatakan, hal itu tidak benar sebab kegiatan di dewan tak sepenuhnya mandeg. “Tidak ada agenda bukan berarti tidak ada kegiatan. Para anggota dewan masih banyak kegiatan mereka seperti komisi I yang saat ini sudah menyerahkan dua raperda inisatif sebagai bukti para anggota dewan masih ada kegiatan,” ujarnya. (wnd)

1210/B20

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010  

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010  

Banjarmasin Post Edisi Selasa 12 Oktober 2010

Advertisement