Page 20

20 Banua Anam

Banjarmasin Post JUMAT 22 MEI 2009

Berendam 12 Jam di Sungai Q Perampok Emas 2 Kg Ditembak TANJUNG, BPOST - Dikejar-kejar polisi memang tidak menyenangkan. Seperti dialami Maslan (29) alias Yakut. Takut ditangkap polisi, warga Desa Hinas Kanan RT 1, Hantakan, Hulu Sungai Tengah ini nekat berendam di sungai selama lebih kurang 12 jam. Hal itu terjadi ketika dirinya diburu aparat gabungan Polres Tabalong dan Balangan di sekitar gunung Riut Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Maslan diduga terlibat kasus perampokan dua kilogram emas di Pasar Haruai, Tabalong, pada awal Desember 2008. Seperti pengakuannya, cara itu untuk menghindari petugas yang hendak menangkapnya. “Saya takut ditembak polisi. Saya berendam di sungai dari pukul 07.00 Wita sampai pukul 19.00 Wita,” kata Yakut yang mengaku pernah ditangkap karena kasus perampokan mobil box di Sangata, Kaltim pada 2006. Agar persembunyiannya tidak ketahuan petug a s , Ya k u t m e n g a k u k a dang menyelam dan hanya hidung yang muncul di atas permukaan air untuk bernapas. Padahal waktu itu dia

sedang mengalami luka tembak di bagian siku tangan kanan saat diburu petugas.

“Saya melihat banyak polisi yang mondarmandir di sekitar sungai itu. Walaupun sakit, karena takut ditangkap, saya tetap berendam” MASLAN Tersangka “Saya melihat banyak polisi yang mondar-mandir di sekitar sungai itu. Walaupun sakit, karena takut ditangkap, saya tetap berendam,” tuturnya di ruang Satreskrim Polres Tabalong, Kamis (21/5).

Karena sudah tidak tahan lagi, Maslan keluar dari sungai. Karena sudah terlalu banyak darah yang keluar, dia berusaha meminta tolong warga mengantarnya pulang ke rumah. “Setelah satu hari tinggal di rumah, saya kembali kabur ke Sampit sambil mengobati luka tembak di tangan,” katanya. Merasa tidak tenang dan dihantui rasa bersalah, dia kembali kabur bersama dua pelaku lainnya ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Di sana Maslan bekerja menambang emas di Bombana sekitar satu setengah bulan. “Karena kangen anak isteri saya pulang Jumat tadi,” katanya. Maslan alias Yakut mengaku menyesal ikut merampok di Haruai tersebut. Selain tertangkap lebih dulu, bagi hasilnya katanya tidak merata. Yakut tertangkap, Selasa (19/5), di Jembatan Masjid Sulaha, Barabai. Dia ditembak di kakinya. Kapolres Tabalong AKBP Taufik Supriyadi diwakili Kasatreskrim AKP Rafael Sandhy Cahya menyatakan masih memburu enam pelaku lainnya, Am, Mu, Rg, Pt Md dan Sh. Salah satu di antaranya, Iwan meninggal karena sakit,” tambah Kanit Buser Bripka Arifin. (mdn)

BANJARMASIN, POST/AHMAD RIDUAN

PENCAK SILAT - Dua pendekar dari Desa Taluk Masjid, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan bermain pencak silat sambil diiringi musik tradisional, Kamis (21/5). Seni pencak silat perlu dilestarikan karena kini mulai jarang ditampilkan.

Bentuk Fraksi di Warung BARABAI, BPOST- Usai penetapan kursi anggota DPRD 2009-2014 oleh KPU HST, sejumlah anggota dewan terpilih mulai menyusun kekuatan. Salah satunya, partai gurem (kecil) yang tidak cukup kursi untuk membentuk fraksi di DPRD. Ada enam anggota DPRD dari lima partai politik yang menyatakan setuju bergabung, membentuk fraksi di DPRD nanti. Mereka adalah Ruspanor dan Salpia Riduan dari PKPB, Suriansyah dan Hermasnyah dari PDIP, Isna-

inah dan M Sophan Hadi dari Partai Demokrat serta H Taufikurrahman dari PKNU. “Meski belum resmi dilantik namun kami sudah sepakat secara tertulis untuk membentuk satu fraksi,” kata juru bicara fraksi gabungan Salpia Riduan. Menurut Salfia, pembentukan fraksi gabungan ini setelah beberapa kali pertemuan yang dilakukan sejumlah calon anggota. Setelah ada kesepakatan, pembentukannya diresmikan dengan kontrak tertulis.

“Awalnya kami hanya berkumpul-kumpul di warung untuk membicarakan permasalahan di daerah. Setelah beberapa kali pertemuan, kami sepakat membentuk fraksi gabungan dengan anggota dari partai yang jumlah kursinya tak cukup untuk membentuk fraksi sendiri,” katanya. Salpia menyatakan, PKPB memiliki banyak kesamaan dengan partai lain, seperti visi, misi, dan garis perjuangan untuk membawa masyarakat hidup lebih baik dari sekarang. Selain itu, karena terbitnya

PP Nomor 25 Tahun 2004 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib (tatib) DPRD. Sementara itu, Isnaniah mengungkapkan, sebenarnya partai politik yang akan bergabung membentuk fraksi gabungan ada enam partai dari tujuh anggota DPRD. Namun ada dua parpol yang bersengketa di mahkamah konstitusi yaitu Partai Pelopor dan PPRN. “Setelah masalah itu tuntas kita akan mengajak salah satu dari mereka untuk bergabung,” ujarnya. (arl)

Q Ketika Tak Lagi Jadi Anggota Dewan

Berdagang Kain Hingga Jadi Ulama

FOTO/NET

Salah satu kegiatan di DPRD.

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah menetapkan calon yang akan menduduki kursi DPRD periode 2009-2014. Dari sejumlah nama yang diumumkan, hanya tujuh orang yang bertahan. Artinya, ada 23 orang yang tidak menjadi pejabat negara lagi. Lalu, apa persiapan mereka setelah tak lagi beraktivitas di gedung dewan?. Rabu (20/5) siang gedung DPRD HST terlihat sepi. Kursi-kursi di tiga ruang komisi dan tiga ruang pimpinan kosong. Maklum sejak beberapa hari lalu, sebagian anggota dewan mengikuti pelatihan di Jakarta. Meski sepi dari biasanya, masih terdengar samar suara orang berbincang. Suara itu berasal dari ruang lobi gedung. Mereka adalaha Ilham Malik

dari Fraksi PKS dan H Harlinan dari fraksi Patriot. Perbincangan keduanya terdengar hangat. Sesekali diselingi guyonan dan gelak tawa. Harlinan, hari itu terlibat gembira. Dia adalah salah satu anggota dewan yang gagal dalam Pemilu Legislatif, 9 April 2009. Tugasnya sebagai legisator berakhir Juli nanti. “Saya ingin menikmati masa terakhir di gedung dewan ini. Jadi harus banyak bercanda sebelum kembali ke ‘habitat’ saya,” ujarnya. Herlinan berencana kembali ke pekerjaan asalnya, menjadi pedagang kain di Pasar Keramat Barabai setelah tak lagi jadi anggota dewan. “Jualan kain, mata pencaharian keluarga saya sebelum jadi anggota dewan. Setelah tidak terpilih lagi, ya

kembali berjualan,”bapak dua anak ini. Sejak menjadi anggota DPRD periode 2004-2009, Herlinan menyerahkan bisnis kainnya kepada istri dan dua anak buahnya. “Lima tahun sudah saya berjuang di gedung dewan, jadi saatnya kembali ke pasar,” katanya. Politisi PPD ini gagal ke gedung dewan karena perolehan belum mencukupi untuk merebut satu kursi. “Saya gagal karena kurang maksimal mendekati masyarakat,”katanya soal perolehan suara itu. Menurut Herlinan, ikut pemilu harus banyak modal. Selain uang juga dukungan masyarakat. “Jika tidak, ya gagal,”ujarnya. Seperti Herlinan, Ketua DPRD HST Abdul Latief, juga bakal mening-

PT DHARMA LAUTAN UTAMA ARMADA PELAYARAN NASIONAL

JADWAL BULAN MEI 2009 NO.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

_ _

HARI

TANGGAL

BERANGKAT JAM

KAPAL

DARI

TUJUAN

Selasa Kamis Kamis Sabtu Senin Rabu Jumat Minggu Minggu

19 Mei 2009 21 Mei 2009 21 Mei 2009 23 Mei 2009 25 Mei 2009 27 Mei 2009 29 Mei 2009 31 Mei 2009 31 Mei 2009

17.00 Wita 14.00 Wita 09.00 WIta 17.00 Wita 15.00 Wita 15.00 Wita 15.00 Wita 15.00 Wita 05.00 Wita

KM. Kumala KM. Kumala KM. Dharma Ferry II KM. Kumala KM. Kirana III KM. Kumala KM. Kumala KM. Kumala KM. Dharma Ferry II

Banjarmasin Banjarmasin Batulicin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Batulicin

Surabaya Surabaya Makassar Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Makassar

Catatan : 1. Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah 2. Calon penumpang dimohon hadir 2 jam sebelum kapal berangkat

Informasi hubungi :

PT DHARMA LAUTAN UTAMA Jl. Yos Sudarso No.4 Blok C Banjarmasin Telp. (0511) 4410555 (Hunting) Fax. (0511) 4410488 Layanan SMS 0813 494 78098 & 0811 379 379

galkan gedung dewan. Latief berencana memfokuskan diri mengurus Partai Patriot, Maklun, di partai itu dia menjabat sebagai ketua partai. “Mengabdi kepada masyarakat kan tidak harus di legislatif. Di parpol juga bisa,” kata Latief. Selain mengurus partai, Latief pun menyatakan ingin kembali ke pekerjaan lamanya sebagai kontraktor. Sama dengan Herlinan dan Latief, Ketua Fraksi PBB, Mawardi Tarmum yang gagal ke gedung dewan, ingin kembali berdakwah. Sebelumnya, dia memang dikenal sebagai pemuka agama. “Saya akan kembali kemasyarakat dan fokus mengurus keluarga,” ujarnya. Mawardi juga berniat mengaktifkan Pengurus Besar Persatuan Perguruan Islam (PBPPI.(arl)

PROGRAM REGULER B FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

_ _

MENERIMA MAHASISWA BARU PROGRAM REGULER B FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT KEMBALI MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2009/2010, DENGAN PERSYARATAN CALON MAHASISWA SBB : # MAHASISWA BARU : LULUSAN SEKOLAH MENENGAH UMUM (SMU) / SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK), MADRASAH ALIYAH (SEMUA JURUSAN); # MAHASISWA PINDAHAN (TRANSFER); # MAHASISWA ALIH KREDIT (BAGI YANG SUDAH BERIJAZAH AKADEMIK, DIPLOMA ATAU SARJANA). MASA PENERIMAAN : Gelombang I : * Pendaftaran : 04 Mei s.d. 15 Juli 2009 * Tes tertulis : 18 Juli 2009 Gelombang II : * Pendaftaran : 27 Juli s.d. 15 Agustus 2009 * Tes tertulis : 18 Agustus 2009 Segera Daftarkan Diri Anda Di Program Reguler B Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Jl Brigjend H Hasan Basry Banjarmasin Telp (0511) 3305959 Fax (0511) 3305959 e-mail : reg.b.fhunlam@gmail.com

DEPARTEMEN AGAMA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI

ANTASARI Jl. A. Yani Km 4,5 Telp. (0511) 3252829 Fax. (0511) 3254344 Banjarmasin

PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2009/2010 PROGRAM S1 & D3 Program Studi/Jurusan

WAKTU PENDAFTARAN Pendaftaran Gelombang I : mulai tanggal 1 Juni s.d 30 Juni 2009 Pendaftaran Gelombang II :mulai tanggal 21 Juli s.d 31 Juli 2009 (dibuka untuk fakultas/jurusan yang belum terpenuhi formasinya pada gelombang I) Tempat Pendaftaran Kampus Iain Antasari & Kantor Departemen Agama Kabupaten Se-banua Anam Jl. A. Yani Km. 4,5 Banjarmasin Telp (0511) 3252829, Fax. (0511) 3254344 Website : www.iain_antasari.ac.id Email : info@iain_antasari.ac.id

Tersedia Beasiswa Bagi Pemilih Jurusan : PHM, MUA, SJ (Syariah) KI-BKI, KI-MPI (Tarbiyah) KPI, BPI (Dakwah), dan PA, TH, AF, PI (Ushuluddin) masing-masing 25 orang

2205/20

Banjarmasin Post - 22 mei 2009  

Edisi Cetak Banjarmasin Post - 22 mei 2009

Banjarmasin Post - 22 mei 2009  

Edisi Cetak Banjarmasin Post - 22 mei 2009

Advertisement