Page 1

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI kamis, 9 januari 2014 - NOMOR 91 TAHUN KE - 16

ECERAN RP. 3.000 C. 405

C. 1296

Pemilihan Wakil Bupati Badung ”Deadlock”

FD Dinilai Kekanak-kanakan

Mangupura, DenPost Seperti diprediksi sebelumnya, sidang paripurna Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Badung, Rabu (8/1) kemarin benar-benar gagal alias deadlock karena anggota DPRD tidak korum. Dari 40 anggota DPRD Badung, yang hadir hanya 26 orang. Sedangkan 14 lainnya yakni Drs. I Putu Parwata (F-PDIP) izin berobat ke Singapura; sedangkan Nyoman Satria, Made Duama, dan Wayan Regep (ketiganya F-PDIP), Wayan Retha (Hanura), serta sembilan anggota DPRD lainnya dari Fraksi Demokrat (FD) tanpa keterangan.

Genta Interaktif Topik : Tiga Pengoplos Elpiji Digerebek Silakan Berkomentar di Telp. (0361) 2782445, mulai pukul 09.00 DenPost/kertanegara

BARANG BUKTI – Petugas Polres Badung mengecek barang bukti terkait kasus pengoplosan elpiji di Bongkasa, Abiansemal, Badung.

Tiga Pengoplos Elpiji Digerebek

Mengwi, DenPost Kenaikan harga elpiji rupanya dimanfaatkan orang-orang tak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan berlipat. Buktinya, tiga tempat pengoplosan elpiji masing-masing di Badung, Denpasar, dan Tabanan, digerebek polisi Selasa (7/1) lalu dan Rabu (8/1) kemarin. Pada Selasa lalu, anggota Sat. Reskrim Polres Badung menggerebek

tempat pengoplosan elpiji di Bongkasa, Abiansemal. Selain menangkap pemilik usaha ilegal yang berinisial NS, polisi mengamankan barang bukti puluhan tabung elpiji. “Tersangka memanfaatkan situasi kenaikan harga elpiji. Kami juga minta partisipasi masyarakat untuk menginformasikan kepada kami jika mengetahui usaha seperti ini (pengoplosan elpiji),” kata Kasatreskrim Polres Badung, AKP

Wisnu Wardana, Rabu kemarin. Terungkapnya kasus ini, menurut dia, berawal dari hasil penyelidikan polisi dan informasi masyarakat. Informasi yang berkembang NS mengoplos elpiji di rumahnya di Bongkasa. Apalagi saat diumumkan kenaikan harga elpiji, NS segera beraksi. “Tersangka membeli tabung gas di warung-warung, lalu dioplos. 4 Baca Tiga... di Hal. 11

Joki Pembunuh Buruh Diciduk di Sesetan

Sidang Kasus Korupsi Parkir Bandara

Jaksa: GM PT PSB Bantu Dirut Lakukan Pemotongan

DenPost/suryawan

DITUMBUHI TANAMAN LIAR - Tembok sebuah rumah di Penarungan Residence di Banjar Belumbang, Penarungan, Mengwi, yang ditumbuhi tanaman liar, akibat proyeknya melanggar hukum dan mangkrak.

Polda Bali Lamban Tangani Kasus Penarungan Residence Kereneng, DenPost Penyidikan kasus pembangunan perumahan Penarungan Residence di Banjar Belumbang, Penarungan, Mengwi, oleh Dit. Reskrimsus Polda Bali mendapat sorotan. Pembangunan yang melanggar lingkungan itu terkesan jalan di tempat, lantaran tak ada perkembangan baru, padahal penyidikan sudah berjalan setahun. Namun Dir. Reskrimsus Kombes Suryanbodo Asmoro menepis kalau pihaknya dituding lamban. ”Tidak benar itu. Penyidikan masih berjalan, dan saya jamin berkasnya pasti dikirim ke kejaksaan,” ujarnya singkat saat dimintai konfirmasi Rabu (8/1) kemarin. 4 Baca Polda... di Hal. 11

Renon, DenPost Setelah manajer operasional dan staf administrasi PT Penata Sarana Bali (PSB) digiring ke Pengadilan Tipikor Denpasar dalam kasus dugaan korupsi retribusi parkir Bandara Ngurah Rai, jaksa penuntut umum (JPU) Ni Wayan Yusmawati yang diwakili Kadek Wahyudi Ardika, Rabu (8/1) kemarin, menyidangkan terdakwa Inderapura Barnoza (45). JPU dalam dakwaannya yang dibacakan di hadapan majelis hakim pimpinan Nursyam, tidak jauh beda dengan kedua terdakwa sebelumnya yakni Rudi Jhonson Sitorus dan Mikhael Maksi. Salah satunya, JPU Kadek Wahyudi menyatakan bahwa terdakwa Inderapura Barnoza yang kelahiran Jakarta itu disebut turut-serta secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi, sehingga merugikan negara. 4 Baca Jaksa... di Hal. 11

Mengingat tidak korum, Ketua DPRD Badung Nyoman Giri Prasta,S.Sos., yang memimpin rapat, terpaksa menunda sidang sampai dua kali. Hingga sidang ketiga, anggota DPRD yang hadir tidak juga korum sehingga paripurna diputuskan ditunda dan dilakukan jadwal ulang melalui Badan Musyawarah (Bamus). “Saya minta maaf kepada masyarakjat Badung, karena rapat paripurna ini gagal memilih wakil bupati akibat anggota tidak korum,” kata Giri Prasta, saat menutup sidang. DenPost/edy Ketidakhadiran anggota Putu Surawan DPRD Badung dalam sidang paripurna Rabu kemarin, khususnya F-PD , memang sudah diprediksi banyak pihak. Hal itu bermula dari kekecewaan PD, karena wakilnya yang diajukan melalui Koalisi Rakyat Badung Bersatu (KRBB) dipotong di tengah jalan. Namun, justru ketidakhadiran anggota F-PD dinilai sebagai sikap yang konyol dan kekanak-kanakan. Padahal selama ini F-PD selalu mengklaim sebagai partai yang aspiratif dan mewakili rakyat. Kekecewaan masyarakat terhadap sikap anggota F-PD tidak saja disampaikan masyarakat yang datang ke gedung DPRD Badung yang menyaksikan proses pemilihan wabup. Kekecewaan ini juga disampaikan sejumlah warga melalui jejaring sosial, bahwa sikap anggota F-PD akan berdampak pada Pemilu April 2014 nanti. 4 Baca Pemilihan... di Hal. 11

Cuma Gara-gara Rp 50 Ribu

Mengwi, DenPost Tim Sat. Reskrim Polres Badung yang dipimpin Kanit Buser Ipda Wayan Sujana akhirnya menangkap joki tersangka pembunuh buruh, Simon Rehi Dawa (26) yakni Franis Tinus. Dia ditangkap di Jalan Gurita, Pegok, Densel, Selasa (7/1) lalu sekitar pukul 18.30. Untuk sementara, Franis berstatus sebagai saksi. Tersangka Simon di hadapan polisi mengaku bahwa Franis tidak tahu apa-apa. ‘’Saya hanya minta dia mengantar ke TKP karena saya tidak bisa naik motor,” tegasnya. 4 Baca Joki... di Hal. 11

DenPost/suryawan

Inderapura Barnoza

RSJP Bangli Tak Siapkan Kamar Khusus Caleg Stres Bangli, DenPost Menjelang pemilihan umum legislatif (pileg) pada 9 April mendatang, Rumah Sakit Jiwa Pusat (RSJP) Bangli memastikan tidak akan menyiapkan kamar khusus bagi calon anggota legislatif (caleg) yang mengalami stres akibat tidak terpilih. Pun demikian, pihak RSJP menyatakan telah menambah jumlah kamar menyusul rampungnya pembangunan gedung baru di rumah sakit khusus orang stres itu. Kepastian tidak adanya ruang khusus bagi pasien caleg stres disampaikan Wadir Pelayanan RSJP Bangli, Nyoman Sukartha, Rabu (8/1) kemarin. ‘’Kami tidak mempersiapkan ruang

khusus bagi caleg stres karena kalah dalam pemilu. Menyusul rampungnya pembangunan gedung di RSJP memang ada peningkatan jumlah kamar hingga totalnya menjadi 440 kamar,’’ tegas Sukartha. Menurut dia, RSJP Bangli sekarang memiliki 340 tempat tidur. Dari jumlah itu, yang sudah terisi 321 tempat tidur, sehingga yang kosong hanya sembilan tempat tidur. Mulai Februari mendatang, menurut Sukartha, RSJP Bangli mengoperasikan gedung terpadu untuk menampung pasien kelas I, II, dan VIP, termasuk ruang Unit Gawat Darurat Psikiatri dengan kapasitas 20 tempat tidur. 4 Baca RSJP... di Hal. 11

DenPost/kertanegara

BEBER KASUS – Kasatreskrim Polres Badung, AKP Wisnu Wardana (duduk kanan) membeberkan pengungkapan kasus pembunuhan dengan tersangka Simon Rehi Dawa (baju oranye).

Kejadian Aneh di Pura Tirta, Klungkung C. 392

Mata Air Berubah Jadi Putih, Berbau Harum

DenPost/sriwiadnyana

C. 1533

MINTA AIR - Warga Lepang, Banjarangkan, minta air di Pura Tirta setelah mengeluarkan warna putih susu, Rabu (8/1) kemarin.

Warga Dusun Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung, Rabu (8/1) kemarin heboh. Hal itu menyusul keluarnya air klebutan atau mata air berwarna putih susu di Pura Tirta, desa setempat pada siang bolong. Kejadian ini akhirnya membuat warga silihberganti datang untuk mengambil air di dalam kolam yang berukuran 6 meter X 5 meter di pura tersebut.  Apalagi keunikan munculnya mata air ini tak hanya terlihat pada kondisi air berwarna putih susu, namun juga saat air mengeluarkan bau harum.  

MENURUT informasi di lapangan, kejadian munculnya air berwarna putih susu di Pura Tirta ini pertama kali diketahui warga Lepang, Wayan Ardana (40). Kejadian ini bermula ketika Ardana hendak memperbaiki mesin pompa air yang dipakainya mengangkat air di dalam kolam Pura Tirta sekitar pukul 11.30. Kebetulan saat itu salah satu pompa air rusak, sehingga Ardana masuk ke dalam untuk memperbaikinya. Tapi ketika hendak memperbaiki pompa air di atas kolam, Ardana kaget melihat kemunculan air berwarna putih susu di utara kolam. “Keluarnya seperti bola dan berwarna putih. Awalnya saya tidak menghiraukannya. Tapi setelah lama, saya baru kaget melihat air di dalam kolam berwarna putih,” ujar Ardana. Menurut dia, kejadian aneh tersebut terjadi tidak berlangsung lama. 4 Baca Mata Air... di Hal. 11

-


2

DENPOST z KAMIS, 9 JANUARI 2014

Peguyangan Sayembarakan Pengumpul Sampah Peguyangan, DenPost Berbagai inovasi dilakukan Kelurahan Peguyangan, dalam menangani sampah yang menjadi momok Kota Denpasar saat ini. Setelah membentuk empat bank sampah dan satu depo, kini Kelurahan Peguyangan melakukan sayembara pengumpulan sampah plastik tingkat sekolah dasar se-Kelurahan Peguyangan. “Sayembara pengumpulan sampah plastik bagi anakanak SD, untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini,” kata Lurah Peguyangan, Wayan Yusswara, usai pertemuan dengan seluruh Kepala SD se-Kelurahan Peguyangan, Rabu, (8/1) kemarin di kantor lurah setempat. Yusswara mengungkapkan, di kelurahan Peguyangan saat ini telah melaksanakan kebersihan secara swaklola. Namun belum cukup mewujudkan kebersihan, karena masih banyak masyarakat tidak mau merubah perilaku guna mewujudkan lingkungan bersih. “Kami sengaja melombakan pengumpulan sampah plastik anak-anak SD, dengan harapan mampu memotivasi para orangtua agar turut memilah sampah,” harap Yusswara seraya menambahkan, semua SD di Kelurahan Peguyangan sudah menjadi penabung aktif di bank sampah. Serangkaian HUT ke-226 Kota Denpasar, kata Yosswara, pihaknya lebih meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih. Salah satunya dengan melakukan lomba pemungutan sampah plastik tingkat anak-anak SD. Lomba ini diikuti SD 1, SD 3, SD 5, SD 10 dan SD 11 se-Kelurahan Peguyangan. Setiap SD akan bekerjasama dengan satu bank sampah yang ada di Kelurahan Peguyangan. Hanya ada empat bank sampah, satu bank sampah bekerjasama dengan dua SD. Dalam penilaian ini, akan langsung dilakukan oleh bank sampah itu sendiri dan pemenangnya dilihat dari jumlah tabungan yang dimiliki oleh setiap SD. Dia menambahkan, para pemenang sayembara ini akan mandapat hadiah Rp 5 juta bagi juara satu. Disusul jura dua memperoleh Rp 4 juta, juara tiga Rp 3 juta. Harapan satu Rp 2 juta dan harapan dua Rp 1 juta. “Kami berharap lewat lomba ini dapat mewujudkan Kelurahan Peguyangan bebas dari sampah organik maupun plastik,’’ ucapnya. Kepala SD 10 Peguyangan, Putu Wiratni, mengaku, mendukung progran yang dilaksanakan Lurah Peguyangan ini. Semua ini untuk mewujudkan kebersihan yang dimulai dari lingkungan masing-masing. “Selama ini kami telah melakukan pemilahan sampah oleh anak-anak yang dilakukan usai jam sekolah,” kata Wiratni. (103)

TATAP MUKA Danrem 163/ Wirasatya, Kolonel Inf. Anton Nugroho, saat bertatap muka dengan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di kantor Walikota Denpasar, Rabu (8/1) kemarin.

DenPost/eka

Tatap Muka Danrem 163/Wirasatya dengan Walikota Sepakat Antisipasi Bahaya Teroris Dauh Puri, DenPost Danrem 163/Wirasatya, Kolonel Inf. Anton Nugroho, MMDS., MA., bersama rombongan, Rabu (8/10) kemarin, bertatap muka dengan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di kantor Walikota Denpasar. Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Inf. Anton Nugroho bersama Walikota, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menyatakan kesepakatannya untuk mengantisipasi bahaya laten terorisme. Seperti yang dikatakan Danrem 163/Wirasatya, Anton Nugroho, terorisme meru-

pakan bahaya laten, karena sangat sulit memuaskan dan mensejahterakan semua orang. Orang-orang yang tidak puas jika tidak sadar terhadap hakekat hidup ini, tidak menutup kemungkinan melakukan tindakan-tindakan anarkis. Salah satu bentuknya yakni melakukan teror terhadap kemapanan kehidupan ini. Danrem Anton Nugroho juga menyambut baik dan mengapresiasi upaya Walikota Rai Dharmawijaya Mantra, yang terus menggali dan mengembangkan kearifan lokal, guna dijadikan pondasi

pembangunan di Kota Denpasar. Salah satunya, dengan membentuk Sabha Upadesha yang bersinergi dengan komponen komponen masyarakat yang ada di bawah. Menghadapi kemungkinan – kemungkinan negatif yang terjadi akibat dari digelarnya beberapa agenda politik tahun 2014, jajaran Korem 163 siap membantu dan mem-back up Walikota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga berbincang-bincang masalah kondisi keamanan di Bali pada umumnya dan Denpasar pada khusunya, serta

mengucapkan terimakasih kepada Walikota Rai Dharmawijaya Mantra dan jajarannya yang telah bekerjasama dengan baik antara jajaran Korem 163/Wirasatya. Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Wakil Walikota, IGN Jaya Negara; Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, I Komang Sugiarta serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, IB Rahoela, menyampaikan bahaya laten akan terus muncul. Dalam kesempa-

tan itu, Rai Mantra juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 163/ Wirasatya dan jajaranya, mengingat tahun 2013 lalu dapat dilalui dengan baik berkat kerjasama dan komunikasi yang baik. Di tahun 2014 ini, Walikota sepakat tahun ini sebagai tahun yang perlu mendapatkan perhatian, karena berbagai agenda politik akan diselenggarakan. ‘’Keamanan dan kenyamanan di Kota Denpasar yang merupakan barometer bagi Bali, sedikit saja terjadi gangguan akan menjadi konsumsi nasional dan internasional,” katanya. (112/*)

Pascakekacauan Realisasi APBD 2013 Sekda Bali Kumpulkan SKPD

DenPost/pasma

SAMPAH - Siswa SD sedang mengumpulkan sampah plastik yang disayembarakan Kelurahan Peguyangan untuk menjadi lingkungan terbersih dan pengumpul sampah terbanyak, rabu (8/1) kemarin.

Renon, DenPost Kekacauan proses realisasi dana hibah dalam APBD 2013, sepertinya menjadi tamparan keras bagi pihak eksekutif Pemerintah Provinsi Bali. Karena dinilai tidak bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Bahkan, Rabu (8/1) kemarin Sekda Provinsi Bali, Cok Pemayun, menggelar rapat di gedung Wiswa Sabha Utama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemprov Bali. Saat memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan APBD 2014, Sekda pun menyemprit sejumah SKPD yang lalai menjalankan tugasnya. ”Saya juga spaneng satu bulan terakhir. Kok gerakan kita semakin mundur, padahal sudah kita tingkatkan kese-

jahteraannya,” kata Cok Pemayun didampingi Asisten I, Dewa Eka Wijaya Wardana dan Asisten III, Made Santa, di hadapan ratusan jajaran SKPD Pemprov Bali. Dalam pelaksanaan APBD 2014 ini, Cok Pemayun minta jajaran SKPD proaktif bekerja.

Genta Interaktif Pascakekacauan Realisasi APBD 2013 Silakan berkomentar di Telp (0361) 2782445, mulai pukul 10.00

Sebab jika APBD terlambat dijalankan, akibatnya dapat mengganggu kebijakan secara teknis. Ia juga mengkritisi tidak ada koordinasi dan komunikasi yang nyambung, antara pimpinan SKPD dan staf di bawahnya. Akibatnya, apa kebijakan dan hasil rapat baik dengan gubernur maupun wagub ataupun sekda tak pernah sampai secara utuh hingga ke jajaran bawah. “Kepala SKPD setiap ada pertemuan yang dipimpin Gubernur,

Wagub, dan Sekda agar diteruskan ke staf, sebab banyak tidak nyambung. Kinerja kita terlambat, juga karena pimpinan SKPD tidak melihat bagaimana staf bekerja,” tegasnya. Dari lemahnya kinerja SKPD, Cok Pemayun meminta jajaran SKPD membuat pakta integritas agar sungguhsungguh bekerja menjalankan program Bali Mandara Jilid II. “Saya minta SKPD buat komitmen, buat pakta integritas dan kerja sungguh-sungguh. Saya tidak mau keteter. Di media gencar carut marut bansos hibah, kita jadi terombangambing. Kita tidak ada senasib sepenanggungan, tanamkan jiwa korps Korpri secara kuat,” pintanya. Usai pertemuan dengan

SKPD, Cok Pemayun, kemarin juga mengakui bahwa kegiatan rapat ini dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Gubernur yakni kekeliruan pelaksanaan APBD 2013 lalu. “Pembahasan ini juga untuk merapikan masalah yang ada di 2013 agar bisa diselesaikan di 2014,”terangnya. Untuk pencairan gaji PNS, kata Cok Pemayun, masalah itu sudah terselesaikan. “Kemungkinan hari ini (kemarinred) sudah masuk ke rekening pegawai. Hal ini diakibatkan verifikasi pusat mengenai dana hibah dan hal itu sudah selesai, jadi sekarang gaji pegawai tidak terhambat lagi dan sudah selesai dan sudah masuk ke rekening pegawai,”paparnya. (115)

Kembali Pol.PP Bongkar Baliho Caleg

DenPost/pasma

AUDIENSI - Pemilik perusahaan Jogger, Joseph Theodorus Wulianadi, didampingi stafnya, Rabu (8/1) kemarin audiensi dengan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, serangkaian digelarnya lomba lawak antar-grup umum yang akan dimulai, 1718 Januari 2014 di Art Centre Denpasar.

Tohpati, DenPost Polisi Pamong Praja (Pol.PP) Kota Denpasar, kembali membongkar 50 spanduk caleg ucapan selamat Natal dan tahun baru (Nataru). Juga baliho ormas yang mengotori wajah Kota Denpasar sepanjang Jl. By Pass Ngurah Rai, dari perempatan Jl. WR. SupratmanGatot Subroto timur hinga perempatan Jl. Hangtuah, Rabu (8/1) kemarin. Penertiban baliho dan spanduk caleg Nataru dan ormas tersebut, dipimpin Kasat Pol.PP Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Kasi Kerjasama, IB Udiana dan belasan anggotanya. Diawali dari Jl. WR. Supartman. Karena, baliho ormas dan

DenPost/pasma

DIBERANGUS - Petugas Pol.PP Kota Denpasar memberangus baliho ucapan Nataru di perempatan Jl. WR. SupratmanJl. By Pass Ngurah Rai-Jl. Gatsu timur, Rabu (8/1) kemarin. spanduk caleg ini selain kedaluwarsa juga mengotori estetika Kota Denpasar. Apala-

gi Jl. By. Pass Ngurah Rai merupakan jalan protokol nasional harus bersih dari

atribut parpol maupun promosi lainnya. Alit Wiradana mengaku, spanduk Nataru caleg dan ormas tersebut usai dibongkar langsung dinaikan ke truk untuk disita dijadikan barang bukti pelanggaran. Baliho dan spanduk yang dipasang di jalan protokol sudah kedaluwarsa, namun tidak dibongkar pemiliknya. Apalagi baliho dan spanduk caleg dan ormas itu dipasang di perempatan jalan protokol dan kiri kanan sepanjang Jl. By Pass Ngurah Rai, sudah melanggar aturan yang ada. “Kami secara bertahap menertibkan sekaligus menurunkan baliho dan spanduk caleg maupun ormas yang masih

nampang di perempatan jalan maupun telajakan taman jalan protokol,’’ kata Alit Wiradana. Selain membongkar baliho dan spanduk caleg Nataru, ucap Alit Wiradana, pihaknya juga menurunkan atribut parpol dan lima baliho caleg ukuran 3x4 meter di Jl. By Pass Ngurah Rai yang dipasang di telajakan taman. Namun, masih banyak atribut parpol dipasang di atas pohon penghijauan sepanjang Jl. By Pass Ngurah Rai yang tidak bisa dibongkar, karena diikat terlalu tinggi. “Sebelum menurunkan atribut parpol, terlebih dahulu kami melakukan koordinasi dengan pimpinan parpol agar mau menurunkan benderanya,’’ katanya. (103)

Jelang Pileg, Pawai Ogoh-ogoh Tetap Jalan Dauh Puri, DenPost Menjelang pemilihan legislatif (Pileg), 9 April mendatang, pawai ogoh-ogoh tetap dilaksanakan saat malam pangerupukan (satu hari menjelang Nyepi) di Kota Denpasar, 30 Maret mendatang. ‘’Untuk pawai ogoh-ogoh tetap diadakan saat hari raya Nyepi tahun 2014 ini,’’ kata Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, IB Rahoela, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/1) kemarin. Menurut Rahoela, untuk pawai ogoh-ogoh tahun ini, Pemkot Denpasar tidak banyak berperan dalam pawai tersebut. Di mana untuk

pawai ogoh-ogoh itu diserahkan ke masing-masing desa pakraman di Kota Denpasar. ‘’Sesuai rekomendasi dari Sabha Upadesa Desa Pakraman Kota Denpasar, pawai ataupun lomba ogoh-ogoh diserahkan ke masing-masing Desa Pakraman yang ada di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Diungkapkan, ogoh-ogoh yang diarak menjelang Nyepi, sebagai ajang kreativitas dan budaya yang dilakukan masingmasing seka teruna di Kota Denpasar. Bahkan kriteria ogoh-ogoh yang dibuat itu, telah sesuai dengan makna Nyepi itu sendiri. ‘’Untuk pawai ogoh-ogoh yang dilakukan di

kawasan Patung Catur Muka, kami berikan kepada Desa Pakraman di Kota Denpasar,’’ ucapnya. Ditambahkan, pemerintah dalam hal ini Pemkot Denpasar tetap berharap saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh itu tetap mengacu pada brata penyepian. Dengan demikian, ogohogoh sebagai ajang kreativitas dan budaya itu bisa dijadikan ungkapan pemaknaan dari hari suci Nyepi. ‘’Karena tahun ini adalah tahun politik, maka kami berharap kepada seka teruna di Kota Denpasar meninggalkan kepentingan lainnya dan bersama-sama sebagai umat sedharma untuk men-

yambut Nyepi itu,’’ paparnya. Sementara Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Made Mudra, menyatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ogoh-ogoh kepada seka teruna dan kepala lingkungan di kantor Kecamatan Denpasar Barat, kemarin. Yang mana sosialisasi ogoh-ogoh itu harus sesuai makna dari brata penyepian. ‘’Kami menekankan kepada seka teruna untuk pembuatan ogoh-ogoh mengacu pada ekonomi kreatif, bukan mencari tukang ogoh-ogoh. Bahkan untuk dana pembuatan ogoh-ogoh yang diberikan kepada seka teruna masih ada untuk tahun ini,’’ tandasnya. (112)

PAWAI – Pawai ogoh-ogoh tetap dilaksanakan di Kota Denpasar, meski saat itu menjelang Pileg.

DenPost/eka


3

DENPOST z KAMIS, 9 JANUARI 2014

Tak Kantongi Izin

DenPost/ist

Kepala BPMD dan Pemdes Badung, I Putu Gede Sridana, saat membuka Rapat Kerja PNPM-MPd dan Perencanaan PNPM-MPd tahun 2014 di Ruang Pertemuan Hita Gosana BPMD, Puspem Badung, Rabu (8/1) kemarin.

BPMD Badung Gelar Raker PNPM-MPd 2014 Mangupura, DenPost Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan Pemerintahan Desa Kabupaten Badung menyelenggarakan Rapat Kerja Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) dan Perencanaan PNPM-MPd tahun 2014. Rapat dibuka Kepala BPMD dan Pemdes Badung, I Putu Gede Sridana, dihadiri para perbekel/lurah se-Kabupaten Badung, bertempat di ruang Pertemuan Hita Gosana BPMD, Pusat Pemerintahan, Mangupraja Mandala Kabupaten Badung, Rabu (8/1) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Gede Sridana menyampaikan, dana PNPM yang masuk di 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Badung nilainya cukup besar. Rinciannya, Kecamatan Kuta Selatan sebesar Rp 1,80 miliar, Mengwi, Rp 2 miliar lebih, Abiansemal Rp 1,930 miliar dan Petang Rp 1,635 miliar, sehingga totalnya sebesar Rp 7 milyar lebih. “Dengan dana yang cukup besar ini gaungnya juga tersebar ke mana-mana, termasuk kepada aparat pengawas baik kepolisian maupun kejaksaan,” paparnya. Lebih lanjut Sridana menyampaikan, para perbekel/ lurah mempunyai tugas yang sangat berat dalam pelaksanaan PNPM. Untuk menghindari terjadinya penyimpangan agar nantinya tidak tersangkut kasus hukum, perbekel/lurah diharapkan lebih berhati-hati dalam mengelola dana tersebut. “Dana ini merupakan dana yang berbahaya/panas. Di samping itu, dari pihak kecamatan agar berperan aktif dalam pelaksanaan PNPM di wilayahnya masing-masing,” imbaunya, seraya mengharapkan para pelaku PNPM di desa jangan bergontaganti. (111/*)

Tolak Berikan Vaksin

Warga Keluhkan Pelayanan UGD RSUD Badung Mangupura, DenPost Pelayanan UGD RSUD Badung kembali dikeluhkan warga. Kali ini, RS yang terletak di wilayah Kapal tersebut dikomplin lantaran menolak memberikan vaksin antirabies (VAR) kedua. Keluhan ini disampaikan Gusti Lanang Ardika, Kelian Banjar Dinas Campuan Asri Kauh, Dalung Permai. Lanang mengungkapkan, dirinya digigit anjing pada Minggu 29 Desember 2013. Saat itu dirinya langsung mencari vaksin di Puskesmas Kuta Utara. “Setelah mendapat vaksin, petugas di puskesmas menyarankan saya untuk datang seminggu kemudian untuk mendapatkan vaksin kedua. Tapi ketika saya datang seminggu kemudian pas hari Minggu juga, ternyata stok VAR lagi kosong di puskesmas. Saya disarankan ke RSUD Kapal,” ungkapnya, Rabu (8/1). Akhirnya dengan surat rujukan, Lanang mengaku langsung ke UGD RSUD Badung. Namun kedatangan Lanang ke UGD justru berujung kekecewaan. Pasalnya dengan alasan hari Minggu, petugas UGD menolak memberikan vaksin kedua kepada Lanang. “Saya disuruh datang pas hari kerja dan mencari vaksin melalui poliklinik. Sebagai masyarakat tentu saya kecewa. Sudah datang, ternyata tidak dapat vaksin. Ini kan sistem yang menghambat pelayanan namanya. Bagaimana kalau warga yang rumahnya jauh dari RSUD, seperti di Belok Sidan. Mereka sudah jauh-jauh datang, apa ditolak juga. Kalau seperti ini, masyarakat yang dirugikan,” keluhnya. Dikonfirmasi terkait masalah ini, Kasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Humas RSUD Badung, dr. AA Ngurah Agung Ekaprasta, tak membantah penolakan itu. Dikatakannya, sesuai prosedur yang berlaku, vaksin yang kedua tidak bisa dikeluarkan UGD, apalagi hari Minggu. “Kalau injeksi yang pertama, mau kapan saja, hari apa saja, bisa dicari di UGD. Tapi kalau vaksin kedua dan ketiga memang harus lewat poliklinik,” terangnya. Kenapa lewat poliklinik, jelas Ekaprasta, karena vaksin kedua dan ketiga dianggap tidak darurat. “Lagipula untuk vaksin kedua ada toleransi artinya tidah harus pas seminggu dari injeksi pertama. Batas maksimalnya 10 hari,” paparnya. Ekaprasta juga mengatakan, pihak rumah sakit sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke bawah terkait masalah VAR ini. Karena hal itu menyangkut prosedur rumah sakit, pihaknya berharap masyarakat untuk memahaminya. “Kami rasa di semua RSUD memberlakukan hal yang sama. Karena prosedurnya seperti itu, jadi kami harus melaksanakannya,” tandasnya. (111)

Satpol PP Stop Pembangunan Billboard Mangupura, DenPost Satpol PP Badung, Rabu (8/1) kemarin, menyetop pembangunan sebuah billboard di kawasan Jalan Raya Sempidi, dekat Puspem Badung. Penyetopan aktivitas pengerjaan tersebut dilakukan lantaran billboard tersebut diduga belum mengantongi izin. Kepala Satpol PP Badung, Ketut Martha mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah pernah memanggil pemilik billboard. Namun rupanya surat panggilan Satpol PP tersebut tidak digubris. Kantor pusat bilboard itu, menurut Martha, berlokasi di Jalan Diponegoro, Denpasar. “Kami sempat kucing-kucingan dengan pemiliknya. Sudah dipanggil tapi tidak datang. Ini sengaja ditutup karena belum ada izinnya. Besok (hari ini) pemiliknya kami panggil,” ungkapnya. Bilboard yang baru sepa-ruh jadi itu diketahui bodong, setelah Marta mengaku mendapat informasi dari masyarakat. Setelah dicek, kata Martha, dike-

tahui bangunan itu tidak berizin. Selain menertibkan billboard dan reklame tak berizin, belakangan Satpol PP juga disibukkan dengan penertiban alat peraga kampanye termasuk juga spanduk dan baliho ucapan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Meski sering ditertibkan, masih banyak calon legislatif Badung yang tidak mengindahkan zona pemasangan atribut kampanye. Untuk masalah ini, Martha mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan KPU dan Panwaslu Badung. “Masalah penertiban alat peraga kampanye itu harus ada rekomendasi dari KPU Badung. Kami akan koordinasi,” tandasnya . (111)

DenPost/suryaningsih

DISEGEL - Satpol PP Badung menyegel pembangunan billboar di kawasan Jalan Raya Sempidi, Rabu (8/1) kemarin.

Pemasangan Baliho Dibatasi

Caleg Pilih Promosi di Mobil Mangupura, DenPost Menyiasati pembatasan alat peraga kampanye, sejumlah calon legislatif (caleg) mulai bersiasat. Agar wajah tetap terpampang dan lebih dikenal masyarakat, sejumlah caleg di Badung memanfaatkan kendaraan roda empat sebagai media promosi. Stiker bergambar para caleg lengkap dengan kata-kata visi misi ditempel di beberapa bagian mobil. Mereka yang menggunakan cara ini sebagian merupakan caleg yang saat ini masih duduk

di kursi DPRD Badung alias petahana (incumbent). Seperti I Wayan Suyasa (Golkar), IGN Jelantik (Nasdem), Ketut Subagia (Demokrat) dan Nyoman Sutrisna (Demokrat). Selain tetap bisa promosi, trik ini juga dianggap memberi peluang lebih besar untuk meraup dukungan. Pasalnya dengan ditempel di mobil, stiker ini bisa ikut berkeliling kemana pun mobil bergerak, sehingga lebih banyak menarik perhatian warga. Untuk memermak ken-daraan dengan atribut tersebut, Su-

U.70

yasa mengatakan, menghabiskan biaya sekitar Rp 10 juta. “Kalau hanya ngecat saja tidak sampai Rp 10 juta. Kalau isi pamflet foto bisa lebih dari itu,” ung-kap Suyasa, Selasa (7/1). Dikatakan Suyasa, efektivitas pemakaian sarana pamflet mobil ini hampir sama

dengan memasang baliho. Trik itu pula kata Suyasa, untuk menyiasati ketentuan KPU. “Pamflet mobil ini menyiasati aturan yang sudah dibatasi. Perundang-undangan yang baru ini kan lebih banyak membatasi ruang gerak kami sebagai caleg un-

tuk berekspresi,” katanya. Politisi Partai Golkar ini mengaku hanya menjalankan perintah dan larangan dari KPU. “Saya hanya bicara peraturan pemilu saja tidak yang lain. Sebagai seorang politisi saya perlu promosi yang efektif,” tandasnya.(111)

C.44

C.557


4

DENPOST z KAMIS, 9 JANUARI 2014

Sugita Putra Gantikan Mesir „ Forum Perbekel Diminta Tetap Kritis

Badung, DenPost Perbekel Ungasan, Wayan Sugita Putra, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Perbekel se-Badung, Rabu (8/1) kemarin. Pemilihan Ketua Forum Perbekel, ini berjalan lancar dan demokratis. Sugita Putra terpilih sebagai Ketua Forum Perbekel se-Badung masa bakti 20142019, menggantikan Nyoman Mesir yang masa jabatannya telah berakhir. Sugita Putra, diminta komentarnya terkait mandat yang diberikan rekanrekannya menyampaikan terimakasih atas kepercayaan tersebut. Dia juga mengatakan akan senantiasa berkoordinasi dengan para senior dan pengurus dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi. “Pastinya saya akan selalu minta masukan kepada senior-senior seperti Pak Mangku Mesir dan yang lainnya,” ujarnya. Dengan koordinasi dan komunikasi diyakininya secara bersama-sama akan memahami sistem pemerintahan yang ada, sehingga tidak sampai terjebak dalam proses hukum. ‘’Mari bekerja bersama-sama, bersama-sama kita bekerja,” ajaknya, sembari mengingatkan rekan-rekannya agar berhati-hati mengelola anggaran yang masuk ke desa agar tidak berurusan dengan hukum. Sementara itu, mantan Ketua Forum Perbekel seBadung, Nyoman Mesir me-

minta kepada pengurus agar tetap kritis dalam memperjuangkan pembangunan di desa masing-masing. Dia juga menyampaikan, karena ada perubahan kelurahan yang menjadi SKPD, maka istilah Forum Komunikasi Perbekel/ Lurah se-Badung diganti menjadi Forum Komunikasi Perbekel se-Badung. “Jadi lurah tidak masuk lagi dalam forum ini, karena sudah menjadi SKPD,” tegas mantan Perbekel Kutuh yang kerap berbicara vokal ini. Mesir juga sempat menyinggung tentang UU desa yang baru. Di mana akan terjadi mutasi sekdes yang akan ditarik. Di bagian lain ada kemajuan dari undangundang ini yang mengatur 10 persen APBN pusat akan langsung dikucurkan ke desa. Namun besarannya tidak sama yang diterima di masing-masing desa karena ada hitung-hitungannya sesuai potensi desa dan pertimbangan lainnya. Namun dia mengingatkan, agar forum kritis, sehinga jangan sampai kepala desa diolok-olok terus. Dicontohkannya, sesuai yang dijanjikan tahun 2013, desa menerima Rp 3 miliar. “Ini harus dipastikan sudah masuk belum, kalau belum saya akan ngomong,” tegasnya. Bahkan target untuk 2014, dana yang diterima desa sebesar Rp 4 miliar. “Mohon hati-hati mengerjakan administrasinya jangan sampai tersangkut hukum,” harapnya.

Dalam UU yang baru ini, kata Mesir, masa jabatan kades diberlakukan. Kades 6 tahun, dan boleh menjabat 3 kali berturut-turut. Di sisi lain, Mesir menegaskan, walaupun sudah berada di luar struktur, namun dia akan tetap bicara kritis dari luar. “Beri masukan, saya akan bicara, Sebagai mantan forum saya tidak mau desa sampai tidak diperhatikan,” ujarnya. Mesir juga mempertanyakan, dana motivasi pengembangan desa wisata yang hilang dipotong. Sementara itu, kepala BPMD dan Pemdes, Putu Gede Sridana, didampingi Kabidnya, Nyoman Adi Wiratma, menyampaikan terimakasih karena sudah terpilih pengurus yang baru. “Kepada yang sudah purnabakti kami juga sampaikan terimakasih atas apa yang dilakukan sehingga forum ini bisa eksis,” paparnya. Menurut Sridana, forum ini sangat strategis. Dicontohkannya, jika yang bersifat kasusistis yang deadlock di desa bisa di-sharing di forum ini. Selain itu, juga wadah di kabupaten yang bisa menyatukan persepsi dan disampaikan secara etika kepada pemkab bisa disampaikan lewat forum ini. Karena tujuannya untuk kebaikan Pemkab Badung. Hadir pula dalam pertemuan ini Wagub Bali, Ketut Sudikerta yang menyampaikan arahan dan masukannya kepada para perbekel ini. (113)

DenPost/sugik

MACET - Suasana lalu lintas di Simpang Nirmala, Ungasan, yang kerap terjadi kemacetan.

Kemacetan di Jalan Uluwatu Makin Parah „ Diusulkan Dibangun Jalan Alternatif

Ungasan, DenPost Kemacetan di Jl. Uluwatu dari Simpang Puri Gading hingga persimpangan Karya Nirmala semakin hari kian parah. Awalnya, kemacetan ini hanya terjadi di jam-jam kerja, namun belakangan kemacetan terjadi hampir setiap saat. Kondisi ini kerap dikeluhkan pengguna jalan dan tokoh masyarakat setempat. Pantauan DenPost, Rabu (8/1) siang kemarin, kemacetan memang terjadi dari depan pintu masuk Garuda Wisnu Kencana (GWK) serta di persimpangan Puri Gading, Jimbaran. Hal ini sangat rawan kecelakaan, karena di tengah kemacetan posisi jalan sangat terjal. Bahkan di lokasi ini pernah terjadi kecelakaan yang menewaskan beberapa warga.

LED TV di Perempatan Sempidi Hampir Rampung „ Diduga Belum Kantongi IMB

Mangupura, DenPost Sebuah kerangka Light Emitting Diode (LED) TV berdiri di dekat perempatan Sempidi-Darmasabha-Kapal Penarungan, Badung. Menurut warga sekitar, LED TV tersebut sudah dibangun sejak beberapa bulan lalu. Warga menduga, LED itu akan dugunakan sebagai media promosi pengganti baliho maupun billboard. “Siapa pemiliknya kami tidak

tahu. Sepertinya ini untuk reklame,” ungkap salah seorang warga di sekitar lokasi. Dimintai konfirmasi terkait keberadaan LED TV tersebut, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Badung, Made Sutama membenarkan, pembangunan LED tersebut. Menurutnya, LED itu akan dikomersilkan. Hanya saja Sutama mengakui, saat ini LED itu belum memiliki izin

mendirikan bangunan (IMB). “Izin prinsip sudah ada. Cuma IMB-nya kini masih dalam proses,” terangnya, Rabu (8/1) kemarin. Ditanya siapa pemilik LED TV tersebut, Sutama mengaku lupa. “Maaf saya tidak ingat namanya,” katanya. Sementara itu, pntauan di lokasi, pengerjaan LED TV ini sudah hampir rampung. Rangka layar juga sudah terpasang. (111)

DenPot/suryaningsih

HAMPIR RAMPUNG- LED TV di perempatan Sempidi-Darmasaba-Penarungan-Kapal, Badung, terlihat hampir rampung.

untuk memecah kemacetan yang terjadi. Jalan alternatif ini, katanya, bisa dibangun dari arah simpang Puri Gading masuk, terus ke selatan hingga tembus di sebelah Kantor Koramil Kuta Selatan. Apakah tidak ada lahan warga? Menurut Sugita, di kawasan ini ada beberapa lahan milik Pemda, sehingga pembesan lahan tidak terlalu banyak. Dia menilai pembangunan jalan alternatif ini lebih pas untuk mengatasi masalah macet, ketimbang Jalan NikoBali Clif. Pasalnya akomodasi wisata kebanyakan ada di Jimbaran ke utara. Selain itu, jalur ini tidak terlalu jauh ketimbang lewat Jalan Nikko-Bali Clif. ‘’Namun ini tergantung dari tindaklanjut Pemkab Badung nantinya,’’ ujarnya. (113)

Tangani Sampah Kiriman

DenPost/sugik

SERAH- TERIMA - Mantan Ketua Forum Perbekel se-Badung, Nyoman Mesir, saat melakukan serah-terima secara simbolis kepada Ketua Forum yang baru, Wayan Sugita Putra.

Salah seorang pengendara motor mengatakan, kemacetan di kawasan ini sudah tidak mengenal jam lagi. Menurut pria asal Denpasar yang bekerja di salah satu hotel di Bukit ini, beberapa kali pengendara nyaris mengalami kecelakaan. Karena selain macet jalanan juga menanjak. Hal ini terkadang sangat menyulitkan pengendara untuk menghentikan kendaraan-

nya. Menurutnya, biang kerok kemacetan adalah persimpangan di depan Nirmala. Pasalnya selain kendaraan yang padat dari empat persimpangan ini, jalannya juga relatif kecil dan di tengah-tengah ada tugu. Namun katanya, yang menjadi sumber utama karena jalanan kecil dan kendaraan sangat padat. “Ini kan jalan satu-satunya menuju Bukit hingga Simpang Nirmala. Karenanya perlu jalan alternatif lain,” imbuhnya. Padatnya lalu lintas di jalur utama menuju Pura Luhur Uluwatu ini diakui oleh Perbekel Ungasan, Wayan Sugita Putra. Bahkan, kata Sugita Putra, kemacetan bisa terjadi ber jam-jam lamanya. Sebagai solusi, dia menyarankan agar dibangun jalan alternatif

Jumat Besok, Digelar Aksi Bersih-bersih Massal Kuta, DenPost Kesadaran kalangan pengusaha tentang kebersihan Pantai Kuta diakui memang masih perlu ditingkatkan. Terutama dalam menyikapi sampah kiriman yang ramai dibicarakan belakangan ini. Karena sebagian pengusaha, ada yang rutin melakukan aksi sosial bersih-bersih, namun ada juga yaang terkesan cuek dan baru beraksi setelah diingatkan. Itu dikatakan, Camat Kuta, I Gede Rai Wijaya, dan Lurah Kuta, Wayan Daryana, Rabu (8/1) kemarin. Wijaya mengajak dan memotivasi agar para pengusaha yang ada ikut berperan aktif menjaga kebersihan Pantai Kuta. Karenanya, Jumat (10/1) besok, dia akan menggelar aksi bersih-bersih massal sampah Pantai Kuta melibatkan semua komponen yang ada. Dipaparkannya, aksi yang akan melibatkan kalangan pengusaha, siswa, warga, lembaga, unsur TNI dan Polri ini akan dilaksanakan pagi hari. Diharapkannya, dengan aksi ini akan bisa membangkitkan kepedulian kalangan pengusaha dan komponen lainnya untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai berpasir putih ini. Selain aksi bersih sampah kiriman, kegiatan akan dilanjutkan dengan pertemuan, membahas penanganan sampah kiriman ke depannya. Hal ini, kata Rai Wijaya, juga untuk membantu tugas DKP Badung dalam menangani smapah yang membludak ini. Bagaimana jika ada pengusaha yang enggan ikut? Camat asal Kedonganan ini mengatakan, akan terus melakukan pendekatan dan mengingatkan

mereka, karena dampak dari kondisi ini dirasakan para pengusaha ini sendiri. “Sudah sepantasnyalah mereka ikut bertanggung jawab menjaga agar Pantai Kuta tetap bersih,” tegasnya. Sementara itu, Lurah Kuta, Wayan Daryana mengatakan, dalam penanganan sampah ini, pihaknya di kelurahan terus berupaya membangun kesadaran masyarakat. Mengingat yang terpengaruh dari keadaan ini yaitu aktivitas pariwisata. Ditambahkannya, yang menikmati dan yang terpangaruh akibat membludaknya sampah ini adalah sektor pariwisata dan pelaku pariwisata. “Ini harus disadari oleh stake holder pariwisata. Karena bukan hanya peran masyarakat lokal, dan pemerintah lokal. Namun juga perlu peran kalangan pelaku pariwisata sebab yang paling terpengaruh adalah sektor pariwisata. Karenanya diharapkan muncul kesadaran dan kepedulian dari mereka,” paparnya. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan desa adat dan kecamatan yang akan menggerakkan komponen masyarakat dalam mendukung aksi yang akan dilakukan Jumat besok . “Kami sudah melakukan koordinasi aksi bersama. Pak Camat yang menyurati stake holder di Kuta,”ujar Lurah asal Kerobokan ini. Dia berharap pengusaha besar yang memiliki tenaga kerja cukup banyak ikut terlibat. “Kita mendukung, jika belum maksimal kita akan menggerakkan kembali,” imbuhnya. Senada dengan Wijaya, Daryana juga mengakui kalangan pengusaha belum sepenuh-

nya sadar untuk berperan aktif mengatasi permasalahan sampah kiriman ini. “Ada yang aktif, cuma belum sepenuhnya. Yang punya kesadaran dan sudah beraksi memang ada, yang belum juga ada,” paparnya. Dia mengingatkan walaupun radius usahanya jauh dari pantai, tapi harus disadari kehadiran wisatawan ini karena ketertarikan akan Pantai Kuta. “Seharusnya mereka proaktif dan tidak perlu mesti diperintah dan dikoordinasikan,” tegasnya. Disinggung perlunya dibentuk semacam tim terpadu untuk mengatasi masalah sampah kiriman yang datang tiap tahun, menurut Daryana, masih perlu dikoordinasikan. “Ini ide bagus namun harus dikoordinasikan. Siapa yang memegang peran ini biar jelas,” katanya. Kesadaran para pengusaha memang perlu terus didorong.

“Jangan hanya enaknya aja dinikmati, pas ada masalah tidak peduli,” sentilnya. Daryana juga mengingatkan kalau Bali menganut pariwisata budaya termasuk budaya bersih. “Kurang tepat kalau hanya mengandalkan pemerintah. Walaupun memang pemerintah punya kewajiban. Namun melihat kondisi seperti ini, ya semua harus mau berbuat. Sebab efek kondisi seperti ini mendapat pengaruh langsung juga ke semua,” paparnya. Dicontohkannya dengan memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada di masing-masing usaha dengan melakukan aksi kegiatan kebersihan, atau mendukung peralatan yang dibutuhkan. “ Ini kewajiban bersama sebab kejadiannya kan force major, lain dari kondisi biasanya,” pungkasnya. (113).

DenPost/sugik

MENUMPUK- Sampah di Pantai Kuta yang terus berdatangan dan menumpuk, sehingga membuat petugas DKP dan warga Kuta kewalahan menanganinya.


5

DENPOST z KAMIS, 9 JANUARI 2014

Nengah Sudiartha Tolak Tanda Tangan Pakta Integritas Denpasar, DenPost Pakta Integritas yang mewajibkan para pengurus KONI Bali periode 2013 -2017 yang akan dilantik untuk menandatanganinya, kini mulai menuai pertentangan di tubuh para anggotanya. Penolakan tanda tangan tersebut, disampaikan oleh Ketua Bidang Perencanaan dan Anggaran, I Nengah Sudiartha, di KONI Bali, Rabu (8/1) kemarin. Dia menganggap pakta integritas tersebut, malah mengakibatkan kontra produktif terhadap keberadaan cabor-cabor yang ada di bawah KONI, terutama penekanan terhadap penyamarataan fasilitas cabor. Menurut Sudiartha yang dikenal cukup vocal ini, pakta integritas yang dia tahu bukan seperti itu yang dibuat oleh dewan formatur tersebut. Dia menilai ada penggiringan kepentingan, terhadap cabor yang berkeinginan tidak berkeringat dan berprestasi namun mendapat fasilitas yang sama. ‘’Jika digiring harus mengakui untuk melakukan penyamarataan terhadap cabor-cabor, akan terjadi penghilangan grade prestasi yang cabor telah capai. Cabor yang mendapat emas dan berjuang dalam event nasional dan internasional, akan disamaratakan dengan cabor yang baru dan masih belum mencapai target. Saya kira, yang melempem akan tetap melempem, karena mereka tidak berjuang mendapat fasilitas karena prestasi yang diraihnya,’’ papar Sudiartha yang juga Wakil Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali ini. Dia menceritakan, ketika baru mengawali Judo masuk PON. Cabornya yang dilatihnya, belum berani meminta fasilitas maksimal, namun berupaya maksimal untuk mendapatkan medali. ‘’Ketika berhasil menyumbangkan medali emas dan menjadi salah satu cabor unggulan. Baru kami berupaya mendapat dukungan fasilitas maksimal. Ada kerja keras, ada upaya pembinaan yang kuat, sebelum mendapatkan grade prestasi cabor di daerah,’’ paparnya lagi. Secara prinsip, kata Sudiartha, pakta integritas mengacu kepada kesiapan para personal untuk duduk dalam kepengurusan dan mampu memberikan yang terbaik kepada organisasi. ‘’Sehebat apapun pakta integritas yang dibuat, namun sifat dan kelakuannya tidak baik. Pakta integritas itu tak akan berarti apa-apa. Jika semua pengurus kompak, dan bekerja sungguh-sungguh. Tanpa pakta integritas ini, pekerjaan akan selesai dengan maksimal pula,’’ pungkasnya. (108)

Liga Divisi III

Undiksha FC Keok Singaraja, DenPost Bermain dibawah dukungan ratusan penonton tak juga mampu mendongkrak permainan kesebelasan Undiksha FC. Tim yang dipoles duet pelatih Alit Supartana dan Satiawan ini akhirnya keok di kandang sendiri, setelah ditekuk Persekobi Kota Bima dengan skor 0-1 dalam laga perdana Liga Divisi III di Lapangan Mayor Metra, Singaraja, Rabu (8/1) kemarin. Dalam laga tersebut, wasit Heru Santoso memberikan hadiah penalti karena pelanggaran yang dilakukan pemain Persekobi di menit 39. Sebagai algojo, Putu Astrawan gagal melakukan eksekusi karena tendangan lemahnya ditangkap kiper Aries Munandar. Pertandingan yang berlangsung ketat ini, membuat strik-

er Asrawan di menit 43 harus ditandu keluar lapangan karena mendapatkan pelanggaran. Hingga turun minum, skor kacamata tak juga berubah. Memasuki babak kedua, pemain Undiksha meningkatkan tempo serangan. Tak juga bisa menekan pertahanan Persekobi, Undiksha pun melakukan pergantian pemain, di mana Agus Ariantana diganti Joko Veriansah. Persekobi pun juga tak mau ketinggalan dengan melakukan pergantian pemain. Wasit Heru mengeluarkan kartu merah (KM) kepada pemain Persekobi, Wawan Setiawan, karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Undiksha. Bermain dengan 10 pemain tidak mengendurkan semangat tim asuhan Abdurahman ini Melalui seran-

gan balik cepat, Persekobi melalui Ilham pada menit 86 memaksa kiper Undiksha, Dewa Gede Rai Darmawan, memungut bola dalam gawangnya. Skor 1-0 untuk Persekobi Kota Bima bertahan hingga wasit Heru Santoso meniup peluit panjang. Manajer Persekobi, Anwar Arman menilai kepemimpinan wasit kurang fair atas dikeluarkannya kartu merah untuk Wawan. Sementara asisten pelatih Undiksha, Nyoman Sudarmada mengaku tidak puas atas hasil pertandingan kali ini. Pertandingan antara Undiksha dengan Persekobi ini, juga disaksikan Ketua KONI Buleleng, Nyoman Artha Widnyana, Ketua PSSI Buleleng, Gede Suyasa, dan Rektor Undiksha beserta jajarannya.(118)

DenPost/bin

GAGAL - Pemain Undiksa FC gagal melakukan eksekusi penalti dalam pertandingan melawan Persekobi di Lapangan Mayor Metra Singaraja, Rabu (8/1) kemarin.

Bali Mok’s International Championship 2014

Singapura dan Timor Leste Ikut Ambil Bagian

DenPost/sutrisna

SELEKSI – Seleksi yang dilaksanakan tim Bali Dwipa, beberapa waktu lalu, untuk persiapan Bali Mok’s International Camp 2014.

Denpasar, DenPost Panitia pelaksana Bali Mok’s International Championship (BMIC) 2014, menutup semua pendaftaran baru, Rabu (8/1) kemarin, karena target sekaligus batas 1.000 peserta telah terpenuhi. Dua daerah tercatat terakhir mendaftar, yakni Jayapura, Papua dan NTT. Sementara dua negara yang ikut ambil bagian dalam even ini yakni Singapura dan Timor Leste. Ketua Panitia Pelaksana, Wahyu Widiatmika didampingi Humas Pengprov TI Bali, Yan Daulaka, pembatasan 1.000 peserta tersebut untuk memaksimalkan lima tempat laga yang dibuat panitia. ‘’Jika lebih dari itu, sangat sulit meng-

atur jadwalnya,’’ katanya. Sementara untuk peserta terakhir, lanjut dia, yakni dari Jayapura menyertakan atletnya sebanyak 30 orang. Sedangkan untuk NTT sebanyak 10 atlet. Untuk Singapura mengirim 6 atlet, dan Timor Leste (14 ). Selain menutup pendaftaran juga dilakukan verifikasi terhadap semua peserta dari Bali yang berjumlah mencapai 300 atlet. ‘’Dari verifikasi yang kami laksanakan, semua atlet yang dikirim oleh dojang-dojang seBali itu dinyatakan lolos dan siap mengikuti BMIC 2014 nanti,’’ ujarnya. Ditambahkannya, untuk verifikasi peserta dari luar, baik dari luar Bali dan luar negeri, panitia mengalokasikan dua

hari yakni 9 s.d. 10 Januari, sehingga mendapat waktu yang lebih leluasa sebelum pembukaan yang dilaksanakan, 11 Januari di GOR Lila Bhuwana. Dari data yang tercatat di panitia, peserta terbanyak datang dari Dojang Mahameru, Sukoharjo, Jateng yang mengirim 65 atlet untuk semua kelas. Untuk lapangan yang digunakan 5 tempat sekaligus. Di lantai I GOR Lila Bhuwana akan menggelar pertandingan kategori poomsae (seni gerak) dan super junior (usia di bawah 9 tahun). Sedangkan lantai II, tiga lapangan akan mempertandingkan kategori pra kadet (usia 9 - 11 tahun), kadet (usia 12 - 14 tahun) dan junior (usia 15 - 17 tahun. (108)

UMP Bali Ditetapkan UPAH Minimum Provinsi (UMP) Bali yang dinilai cukup rendah, akhirnyadirevisi Pemprov Bali. UMP yang awalnya Rp 1.321.500 naik menjadi Rp 1. 542.600. Semua kabupaten/kota juga merevisi UMP akibat berubahnya UMP Bali. Dari data UMK per kabupaten/kota yang disepakati: Badung yang paling tinggi yakni Rp. 1.728.000, Kota Denpasar sebesar Rp 1.656.900, sedangkan masing-masing Kabupaten Tabanan, Jembrana, Karangasem, Buleleng dan Bangli mengikuti UMP yakni Rp 1.542. 600. Untuk Kabupaten Gianyar UMK-nya sebesar Rp 1.543.000 dan Kabupaten Klungkung sebesar Rp 1.545.000. Menurut anggota Komisi IV DPRD Bali, Utami Dwi Suryadi, UMP Bali ini harus dilaksanakan secara konsisten oleh para pengusaha yang apa pun resikonya, mengingat sudah merupakan keputusan bersama. Terlebih, keputusan ini lahir melalui pembahasan yang cukup alot, sehingga tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari, baik dari pihak serikat perkerja, pengusaha, maupun pemerintah. Jika dibandingkan dengan DKI Jakarta yang mencapai Rp 2,5 juta, UMP Bali memang masih jauh lebih kecil, padahal kondisi kehidupan di Bali dan Jakarta nyaris sama. Hanya Jakarta, yang merupakan Ibu Kota Indonesia, mungkin dianggap lebih layak kalau mempunyai UMP yang lebih tinggi. Terlebih kompleksitas kehidupan di DKI Jakarta jauh beda dengan di Bali maupun daerah lainnya. Pun kalau kita mencermati UMP Bali yang Rp 1. 542.600 masih rendah. Upah sebesar itu barangkali hanya cukup untuk para pekerja yang belum berumah tangga. Sedangkan bagi mereka yang sudah menikah, tentu kebutuhan hidup di Denpasar jauh lebih tinggi, terlebih bagi mereka yang tidak menempati rumah sendiri atau kos. Tapi ini sudah merupakan keputusan pemerintah, UMP yang relatif ini mesti mampu menyenangkan semua pihak, baik pekerja maupun pengusaha. Yang jelas kehidupan di Denpasar semakin berat dan kompleks. Belum lagi harga barang-barang yang melambung sehingga sulit dijangkau oleh mereka yang memperoleh gaji berkecukupan. Ini memang risiko hidup di kota besar semacam Denpasar. Semua warga mesti hidup sederhana, pandai mengatur semua pengeluaran, baik untuk kepentingan rumah tangga maupun untuk kepentingan lainnya. Semakin ketatnya persaingan hidup di masa mendatang, praktis pengeluaran rumah tangga juga pasti bertambah. Belum lagi dengan kenaikan harga BBM, harga barang-barang kebutuhan rumah tangga maupun dana pendidikan anak-anak yang kian pesat, menuntut masyarakat mesti pandai-pandai mengatur keuangan. Menghadapi situasi yang kian sulit ini, marilah kita hidup bersahaja atau sederhana, karena bukan zamannya lagi kita saat ini hidup hura-hura. Justru kehidupan yang glamour akan menjerumuskan kita ke lembah penderitaan. Semoga kondisi ekonomi kita semakin membaik, sehingga masyarakat bisa bernapas lega. (*)

Pemilihan Wakil Bupati Badung “deadlock”. - Mahalnya sebuah kursi. RSJP Bangli tak siapkan kamar untuk caleg stres. - Kita tunggu saja setelah 9 April. Polda lamban tangani kasus Penarungan Residence. - Tindak secepat janji kapolda.

Bansos Sebaiknya Dibagikan Merata MASYARAKAT berharap bansos sebesar Rp 445 miliar sebaiknya dibagikan merata ke desa adat di seluruh Bali. Dengan pembagian secara merata oleh Pemprov Bali tersebut akan jauh lebih adil. Itu terungkap dalam Citra Bali, yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (8/1). Berikut rangkuman Suryawati Ananta dari Global FM.

LPD Jatiluwih Diaktifkan Sambil menunggu pengelola WBD Jatiluwih Penebel, Tabanan beroperasi, mohon LPD Jatiluwih diaktifkan sehingga uang yang masuk satu pintu dan diawasi bersama. Yan Bagia, Jatiluwih

Buat Kebijakan Tegas Rp 445 miliar dana bansos kalau dibagikan merata ke 1. 480 desa adat di seluruh Bali, jauh lebih adil dan merata. Semoga Pemprov Bali membuat kebijakan yang lebih tegas dan transparan. Putu Pawe, Denpasar·

Prihatin SMAN 2 Denpasar

Kami dari Bhimasena (Bala Hindu Dharma Seluruh Nusantara) merasa prihatin dengan masalah SMA 2 Denpasar. Di mana sampai Wamendikbud akan memberikan sanksi kepada sekolah yang melarang siswa memakai jilbab. Aturan dari sekolah mewajibkan siswa memakai seragam sekolah, bukan seragam agama. Angus Vicanovanka, Denpasar

Satya Wecana Pemkab Gianyar terus mensosialisasikn JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Jalan rusak plus kubangan saat musim hujan, tak disosialisasikan pun rakyat maklum. Apalagi sudah terbiasa hidup di kampung. Kecuali wantilan (seperti janji orang saat kampanye), mungkin masih ditunggu rakyat. Itupn kalau

orang yang berjanji Satya Wacana dan tidak terjangkit virus pikun- pikunan. Nang Chekov, Payangan

Campur Aduk Sekolah umum sebaiknya jangan dicampur adukkan dengan sekolah agama. Ireng, Bajera

Hukum Sesuai Ucapan Anas Urbaningrum sebaiknya dihukum gantung seperti ucapanya, karena tidak memenuhi panggilan KPK. Beginilah elit politik, berani berbuat harus berani bertanggungjawab. Gusti, Karangasem

Pa n K ote Kote

Perlu Perbaikan Jalan pedesaan Bangsing – Cantel di Tanah Barak hingga kini belum diperbaiki. Mohon perhatian Pemkab Tabanan. Gede Pande, Jelijih


6

Denpost l Kamis, 9 januari 2014

Kasus Prona, Perbekel Sumberkima Akhirnya Ditahan DenPost/witari

KANDANG KOSONG - Kandang kelompok sapi kereman di Petanahan Batuagung, Jembrana yang diduga bangkrut kini kosong

Kelompok Ternak Sapi Kereman Diduga Bangkrut

Negara, DenPost Kelompok ternak sapi kereman yang ada di Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Jembrana yang mendapat bantuan dari pemerintah diduga bangkrut atau gulung tikar. Kelompok ternak ini berdiri tahun 2005 dengan mendapat bantuan Pemerintah Provinsi Bali sebanyak 50 ekor sapi, serta bantuan operasional. Namun kini tidak satupun sapi terlihat berada di kandangnya. Dari informasi yang dihimpun Rabu (8/1) kemarin, kelompok sapi kereman berdiri tahun 2005. Saat itu, kelompok ternak tidak hanya mendapat bantuan sapi saja, namun juga kandang termasuk biaya pakan dan perawatan diterima semua pengurus dan anggotanya yang berjumlah 50 orang. “Tapi kelompok itu hanya berjalan setahun kemudian bubar,” kata salah seorang warga Petanahan. Warga yang minta identitasnya tidak dimediakan itu mengatakan, dulu per anggota menerima satu ekor sapi jantan dengan nilai Rp 3 juta, belum termasuk biaya pengelolaan kelompok. Pola pemeliharaan sistem penggemukan dalam satu kandang sentral. Kini di lokasi sudah tidak ada apa-apa. Jika ditotal bantuan yang diterima Rp 300 juta lebih. “Kabarnya dana bantuan sapi itu memang tidak bergulir ataupun wajib dikembalikan, sehingga kelompok sengaja membubarkan diri. Itu juga tidak dipertanggungjawabkan. Harusnya itu jelas karena ini nama desa juga terbawa karena setiap ada kelompok di sini  ujung-ujungnya selalu bermasalah,” jelasnya. Kata dia, kelompok ini bubar awalnya anggota menjual sapisapi bantuan  tersebut, alasannya dibawa pulang untuk mempermudah pemeliharaan, namun lambat laun  ternyata dengan alasan sapi dirumahkan semua dijual, sehingga pengurus tidak bisa  mempertanggungjawabkan keuangan kelompok. Ia berharap agar masalah ini ditelusuri aparat dan pemerintah sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Kelompok sapi kereman ini kandangnya berada di sebelah timur kelompok sapi Simantri Lembu Rarud yang kini sudah ditangani kejaksaan. Kandang tersebut kini tampak hanya bangunan  kandang permanen yang sudah kosong melompong. Pintu masuknya dari kayu juga dalam keadaan terkunci dan sebagian bangunan di sisi selatan tampak sudah  dibongkar. Sementara Perbekel Batuagung, IB Komang Widiarta ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui terkait kelompok sapi tersebut karena baru beberapa bulan menjabat. (120)

Disnaker Akan Awasi Pelaksanaan UMK di Jembrana Negara, DenPost Adanya penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 51/2013 sebesar Rp 1.542.600 per tanggal 1 November lalu kini mulai diterapkan di Jembrana. Kadis Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Pemkab Jembrana, Ketut Wiaspada, Rabu (8/1) kemarin, mengatakan, UMK Jembrana mengacu pada UMP. Sehingga pihaknya mengharapkan perusahaanperusahaan di Jembrana menerapkan upah sesuai UMP. “Kami juga masih menunggu Perbup. Kami sudah minta Kabid Tenaga Kerja untuk mensosialisikannya. Jika ada perusahaan yang tidak mampu melaksanakan ada peluang untuk penangguhan, namun itu juga harus melalui kajian,” jelasnya. Wiaspada mengakui kalau dari pihak pengusaha yang tergabung dalam Apindo masih belum terima dengan keputusan Gubernur tersebut. Mereka masih mengajukan penundaan, namun pihaknya harus tetap melaksanakan keputusan tersebut. Menurutnya, jika nantinya  ada sengketa antara buruh dan pengusaha terkait pembayaran, ia mengatakan, pihaknya akan melaporkan kepada pengawas di Provinsi Bali. Pengawas dari provinsi nanti yang akan turun menindaklanjuti sengketa tersebut. KetuaDPCSPSIJembrana,Sukirman,mengatakan,UMKsebesar Rp 1.542.600 sudah final dan harus dilaksanakan oleh pengusaha. “Kalau tidak ya kami akan tempuh jalur hukum,” jelasnya. Menurutnya, pengajuan penangguhan pembayaran yang dilakukan para pengusaha dinilai cacat hukum. Selain sudah melewati masa waktunya, penangguhan harusnya dilakukan oleh masing-masing pengusaha, bukan pihak Apindo. Sukirman menegaskan, pihaknya akan mengawasi pembayaran upah buruh, jika tidak sesuai UMK, dan ada buruh yang melaporkannya, pihaknya akan melapor ke pihak kepolisian karena ada unsur pidana. Di sisi lain, Wakil Ketua Apindo, Putut Wibisono, mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat penangguhan penerapan UMK/UMP tersebut. (120)

DenPost/robin

AUDENSI GOLKAR - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, saat menerima audensi Ketua DPD Golkar Buleleng, Nyoman Sugawa Korry, beserta jajarannya Rabu (8/1) kemarin di ruang pertemuan Kantor Bupati Buleleng.

Singaraja, DenPost Perbekel Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Putu Wibawa, akhirnya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pungli dana prona tahun 2008 dan 2011 dalam empat bulan terakhir. Wibawa resmi ditahan sebagai tersangka Rabu (8/1) pagi kemarin. Perbekel Wibawa datang ke Mapolres Buleleng sekitar pukul 11.00 wita, didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Alwan Husin, S.H., dan Endhi Jaendi, S.H. Wibawa mengenakan baju batik berwarna hijau dan langsung masuk ke ruang Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Ketut Adnyana TJ. Sepuluh menit berselang, polisi mendatangkan dokter untuk mengecek kesehatan dan langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Singaraja untuk dilimpahkan. Wibawa yang belum genap sebulan menjabat sebagai Perbekel Sumberkima untuk kedua kalinya itu tidak banyak bicara terkait penahanannya. “Ya saya menghormati proses hukum saja. Kita lihat nanti di persidangan. Sudah ya, terima kasih ya rekan-rekan media,” ujarnya, seraya memasuki mobil yang telah disiapkan polisi. Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Ketut Adnyana TJ, menyatakan,

berkas pemeriksaan terhadap Putu Wibawa sudah rampung. Penyidik Polri telah mengikuti seluruh petunjuk jaksa, sehingga berkas dinyatakan lengkap alias telah P-21. “Sudah sesuai petunjuk. Makanya kami lakukan pelimpahan tahap dua hari ini (kemarinred),” ujar Adnyana. Sementara itu, di Kejari Singaraja, penyidik di seksi pidana khusus rupanya membutuhkan waktu cukup lama untuk meneliti berkas. Tidak hanya meneliti berkas penyelidikan saksi-saksi, jaksa juga meneliti setumpuk barang bukti berupa dokumen yang dibawa polisi. Wibawa akhirnya dibawa ke Kejari Singaraja pada pukul 14.30 wita dan langsung dibawa ke Lapas Singaraja menggunakan mobil tahanan bernomor polisi DK 1944 UX. Saat masuk ke mobil tahanan, mata Wibawa terlihat memerah karena tidak menyangka bakal ditahan. Tidak satupun kata-kata yang keluar saat ia digiring ke mobil tahanan. Kasi Pidsus Kejari Singaraja, Wayan Suardi, mengatakan, jaksa melakukan penahanan atas dasar Pasal 21 KUHAP. Tersangka dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi keterangan saksi-saksi selama proses penyidikan dan persidangan. Menurut Suardi,

DenPost/robin

SEBELUM DITAHAN - Perbekel Sumberkima, Putu Wibawa, saat diperiksa dokter sebelum dijebloskan ke penjara Kasus Prona, Perbekel Sumberkima Akhirnya Ditahan Rabu (8/1) kemarin terkait kasus prona. sebenarnya tidak ada unsur kerugian negara dalam kasus ini. “Yang ada sebenarnya kan gratifikasi. Modusnya, tersangka menerima dana dari warga masyarakat yang besarnya beragam. Ini untuk program prona 2008 dan 2012,” ujar

Suardi. Di sisi lain, puluhan warga Sumberkima terlihat duduk-duduk di luar kejaksaan mengawal proses penahanan Wibawa. Sebelumnya, Perbekel Wibawa diduga menerima suap untuk program prona 2008 dan

2012 di Desa Sumberkima. Total dana yang terakumulasi dalam program di dua tahun tersebut mencapai Rp 265 juta. Sampai saat ini Wibawa tidak berupaya mengembalikan dana yang konon disebut sebagai dana gratifikasi. (118)

Dewan Semprit Rekanan Lamban Negara, DenPost Sejumlah proyek yang didanai dari APBD 2013 yang pekerjaannya molor atau lamban disemprit dewan. Anggota DPRD Jembrana, Putu Kamawijaya, Rabu (8/1) kemarin, mengatakan, pemborong atau rekanan yang molor dalam pengerjaan proyek harus mendapatkan catatan khusus, saat ikut tender di tahun 2014. Kamawijaya mengatakan, dari catatannya, dalam pengerjaan proyek fisik tahun 2013, yang paling menonjol adalah molornya waktu pengerjaan oleh rekanan. “Memang,

mereka membayar denda, namun tetap harus mendapatkan catatan khusus agar tidak terulang lagi di tahun 2014,” jelasnya. Kamawijaya menilai, keterlambatan pengerjaan proyek fisik, lebih disebabkan  rekanan yang tidak siap, baik dari sisi finansial, maupun memperhitungkan kondisi cuaca. Sementara Ketua DPRD Jembrana, Ketut Sugiasa, minta rekanan yang ikut tender benar-benar memiliki kemampuan finansial, tidak hanya mengandalkan pembayaran termin dari pemerintah. Menurutnya, jika men-

gandalkan tahapan atau termin pembayaran dari pemerintah, proyek bisa molor, termasuk gaji buruh bisa tertunda. Dikatakannya, meskipun masih ada keterlambatan pengerjaan dari pemborong sepanjang tahun 2013, tidak ada masalah besar untuk pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Jembrana. Pihaknya justru melihat, proyek yang berasal dari pemerintah provinsi maupun pusat, kerap menyisakan masalah, karena kurang berkoordinasi dengan pemerintah daerah. (120)

Beli Premium Pakai Jerigen, Sopir Angkot Diamankan

Singaraja, DenPost Seorang sopir angkutan kota (angkot), I Nengah Dupa (50), warga Banjar Dinas Benben, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, diamankan polisi karena diduga melakukan penyelundupan bahan bakar minyak jenis premium. Dupa ditangkap di Desa Baktiseraga, Buleleng Rabu (8/1) kemarin saat membeli premium bersubsidi yang dikemas dalam belasan jerigen. Tersangka tertangkap tangan membeli 550 liter premium bersubsidi yang dikemas dalam 17 buah jerigen. Sebanyak sembilan buah jerigen berisi 35 liter premium, dan delapan buah jerigen berisi 30 liter premium. Sementara 13 buah jerigen dalam kondisi kosong. Ia membeli ratusan liter premium bersubsidi dengan menggunakan mobil

angkutan kota DK 9281 UA, dengan nama badan “Karya Murni”. Konon BBM itu akan dijual kepada nelayan-nelayan yang ada di Kecamatan Tejakula. Tersangka Dupa ditahan karena membeli premium bersubsidi tanpa izin dan tidak mengantongi rekomendasi dari desa ataupun Pertamina. Surat rekomendasi yang ia bawa telah habis masa berlakunya, namun tetap digunakan untuk membeli premium bersubsidi. “Saya hanya sopir, ada yang menyuruh. Saya disuruh beli ya saya beli saja,” ujar Dupa di selasela pemeriksaan di Unit II Satuan Reskrim Polres Buleleng. Saat didesak siapa yang menyuruhnya membeli premium bersubsidi, Dupa enggan buka mulut. Sementara itu Kasatreskrim Polres Buleleng,

AKP Ketut Adnyana TJ, mengatakan, tersangka ditahan karena melanggar izin pembelian. Polisi khawatir premium bersubsidi itu bakal dijual kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Tejakula den-

gan harga BBM industri. “Tersangka sementara kami amankan dan kami kenakan wajib lapor. Kami tidak bisa melakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun,” ujar Adnyana.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 53 huruf b dan huruf d Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas. Tersangka diancam hukuman maksimal tiga tahun penjara. (118)

Ribuan Warga Belum Memiliki E-KTP Negara, DenPost Hingga saat ini, ribuan warga Kabupaten Jembrana belum memiliki kartu e-KTP. Sementara di Jembrana target tersebut telah terlampaui. Dari 194.916 orang target pusat di tahun 2013, Kabupaten Jembrana mampu melakukan perekaman data sebanyak 196.118 orang. Namun kartu e-KTP yang tercetak hanya 187.251 saja. Sehingga 8.867 orang belum memiliki kartu e-KTP, termasuk 3.066 orang yang perekaman datanya diambil pada akhir tahun 2013. Sementara wajib KTP di Jembrana sebanyak 233.067 orang. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Jembrana, Putu Cahyadi, dikonfirmasi, Rabu (8/1) kemarin, mengatakan, warga terbanyak yang belum memiliki kartu e-KTP terdapat di Kecamatan Mendoyo, yakni sebanyak 1.669 orang, di Kecamatan Negara, 1.601orang, Kecamatan Pe-

kutatan 305 orang, Kecamatan Melaya 1.292 orang, dan Kecamatan Jembrana sebanyak 934 orang. Cahyadi mengaku, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, kartu e-KTP dicetak oleh pusat, sedangkan pihaknya hanya melakukan perekaman data saja. Sesuai Surat Edaran dari Kementrian Dalam Negeri Nomor 471.13/6945/DUKCAPIL, kata Cahyadi, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2014, bagi penduduk yang belum memegang kartu eKTP, namun sudah melakukan perekaman data, bisa menggunakan KTP non elektronik, sampai warga tersebut mendapatkan atau memegang fisik kartu e-KTP. Dikatakannya, dalam perekaman data tersebut pihaknya juga melakukan jemput bola hingga ke banjarbanjar dan melakukan perekaman terhadap siswa yang berusia 17 tahun. (021)

C.1520


7

Denpost l kamis, 9 JANUARI 2014

Diduga Akibat Perang Tarif

Puluhan Restoran di Kintamani Bangkrut

DenPost/suastrawan

LANTIK LPM - Bupati Geredeg memberikan ucapan selamat kepada pengurus DPD LPM Kabupaten Karangasem yang baru dilantik

Bupati Geredeg Minta LPM Aktif Emban Misi Pembangunan

Amlapura, DenPost Bupati Karangasem, Wayan Geredeg, minta jajaran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di seluruh Karangasem untuk aktif bersama-sama pemerintah daerah mengemban misi pembangunan. Penegasan tersebut disampaikan saat pelantikan pengurus DPD LPM Kabupaten Karangasem di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Selasa (7/1) lalu. Bupati Geredeg mengatakan, keberadaan LPM penting di mana sesuai ketentuan aturan perundangan bertugas membantu pemerintah dalam melaksanakan misi pembangunan. Saat ini Pemkab Karangasem masih berupaya keras meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Karangasem untuk mengurangi angka kemiskinan yang masih menyisakan sekitar 17 RTM. Sisa RTM yang yang masih ada hendakya terus digarap agar turun lebih kecil lag melalui berbagai skema program baik fisik maupun nonfisik seperti bedah rumah, pedidikan, kesehatan, sosial dan stimulan ekonomi produktif. ‘’LPM juga agar dapat mengeleminir ekses negatif terkait pelaksanaan misi pemerintah baik pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan,’’ tegasnya. Pengurus DPD LPM Kabupaten Karangasem yang dilantik berjumlah 25 orang, dengan Ketua Ni Nyoman Suparni, didampingi Wakil Ketua I Nyoman Rauh. Kepengurusan DPD LPM Karangasem juga terdiri dari unsur Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD). Ni Nyoman Suparni berjanji akan berupaya lebih menghidupkan lembaga LPM Kabupaten Karangasem agar bisa berperan dalam menjalankan misinya. Menurut dia, ada beberapa hal penting yang perlu dimaksimalkan di antaranya pengawasan program Gerbangsadu. Juga pencermatan terhadap pemerataan pembangunan antarkecamatan dan desa untuk mengurangi kesenjangan. Pihaknya mengajak jajaran LPM meningkatkan koordinasi dalam upaya pencapaian visi misi LPM. (117)

Jadi Bandar Dadu, Sopir Truk Ditangkap

Bangli, DenPost Permainan judi ceki yang cukup marak terjadi di masyarakat disikapi serius korps seragam coklat di Bangli. Pemain maupun bandar dan cukongnya terus diburu pihak kepolisian. Hasilnya, sejumlah anggota Polsek Kintamani berhasil membekuk bandar dadu yang sedang beraksi di Lapangan Desa Ulian, Kintamani, Bangli. Setelah ditangkap, tersangka Made Sunada (44) langsung digelandang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Informasi Rabu (8/1) kemarin, sopir yang nyambi menjadi bandar judi dadu itu ditangkap saat menggelar permainan di Lapangan Desa Ulian, Kintamani pada Selasa (7/1) sore. Penangkapannya berawal dari informasi yang berkembang bahwa di lapangan desa tersebut sering ada permainan judi dadu. Menurut informasi itu, bandarnya warga setempat yang seharian bekerja sebagai sopir. Saat diselidiki informasi itu benar sehingga pelaku langsung diamankan ke Polsek Kintamani. Kasatreskrim AKP Gusti Made Sudarma Putra membenarkan ada laporan penangkapan itu. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah perlak bergambar binatang, sebuah talam warna putih, sebuah ember hitam, dan tiga buah dadu bergambar binatang serta uang tunai Rp 394 ribu. Akibat perbuatannya itu pelaku dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. ‘’Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kintamani. Saat ditemukan dia sibuk menggelar permainan judi di lapangan desa setempat,’’ tandas AKP Sudarma Putra. (122)

Kesetrum Listrik, Buruh Kanopi Alami Luka Bakar Gianyar, DenPost Apes dialami Selamet (37) asal Dusun Keranjan, RT 5/RW 02 Desa Alas Malang, Kecamatan Songojuruh, Banyuwangi, Jatim. Pria ini mengalami luka bakar tangan kanan setelah kesetrum listrik tegangan tinggi saat memasang kanopi di sebuah bangunan PT. Sinar Bali jalan Dharma Giri, Gianyar. Karena mengalami luka bakar, korban dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar, untuk mendapat pengobatan lebih lanjut. Musibah itu terjadi sekitar pukul 21.30 wita, Selasa (7/1) malam. Informasi yang berhasil dikumpulkan Rabu (8/1) kemarin menyebutkan, awalnya korban Selamet bersama teman-teman kerjanya sedang menangani proyek pemasangan kanopi di PT. Sinar Bali dijalan Dharma Giri, Gianyar. Karena pemasangan kanopi itu dikebut sehingga korban bekerja hingga malam hari. Sekitar pukul 21.30 wita korban dibantu teman-teman kerjanya menaikkan besi penyangga kanopi. Namun tiba-tiba ujung besi menyentuh kabel listrik tegangan tinggi sehingga korban langsung kesetrum listrik hingga terjatuh dan mengalami luka bakar bagian tangan kanan. Karena mengalami luka bakar, korban yang tinggal di Jalan Palapa, Denpasar malam itu langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapat perawatan. Kini korban masih menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani Gianyar. (116)

Kintamani, DenPost Persaingan tak sehat yang ditandai dengan perang tarif diduga menjadi pemicu bangkrutnya sekitar 10 restoran di Kintamani. Kini yang masih bisa eksis adalah restoran yang dimiliki oleh pemodal besar, atau pemodal yang memiliki banyak restoran. Sementara pemilik restoran kecil yang sebelumnya bisa bertahan, kini harus tutup karena tak kuat dengan persaingan tersebut. ”Di sini siapa kuat dan memiliki modal besar, itulah yang menjadi pemenang. Sedangkan yang kecil atau pengusaha lokal harus siap-siap gulung tikar,” ungkap salah seorang warga ditemui Rabu ( 8/1) kemarin. Sumber yang enggan ditulis namanya di koran ini menyebutkan, untuk mampu menggaet pelanggan atau wisatawan, pemilik restoran harus memberikan fee yang besar kepada wisatawan atau para pemandunya. ”Jadi dengan demikian otomatis yang berani memberikan fee besar yang laku,” ungkap sumber tadi. Sebelumnya, Ketua BPC PHRI Bangli, Ketut Putranata, tidak menampik jika ada persaingan di kawasan ini. Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak mengingat tarif ditentukan oleh masing-masing pemilik restoran. Namun demikian, pihaknya berharap agar tidak terjadi persaingan tarif yang besar di antara pengusaha di lokasi ini. Kabid Pendataan Dinas Pendapatan, Kabupaten Bangli, Wayan Budana, kepada wartawan mengakui, dari 30 restoran yang ada selama ini, kini hanya 20 restoran yang masih beroperasi. Sementara 10 restoran telah mati suri. Sementara jumlah hotel disebutkan hanya terdapat 10 hotel, yang hampir semuanya terdapat di Kecamatan Kintamani. “Otomatis hanya 20 restoran ini yang menjadi objek wajib pajak daerah,” tegasnya. (tik)

TUTUP - Salah satu restoran yang tutup di Kintamani

DenPost/jelantik

12 LPD di Klungkung Tidak Sehat

Bupati Suwirta Ajak Pengurus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

DenPost/sri wiadnyana

EVALUASI LPD - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, membuka rapat evaluasi LPD se-Kabupaten di SKB Banjarangkan, Rabu (9/1) kemarin.

Semarapura, DenPost Guna menemukan solusi atas segala permasalahan dan kendala yang selama ini menghambat perkembangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintahan Desa (BPMPKBPD) Klungkung menggelar rapat evaluasi tahunan LPD, Rabu (8/1) kemarin. Rapat evaluasi yang digelar di SKB Banjarangkan ini dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, didampingi Kepala BPMPKBPD Klungkung, I Putu Widiada. Rapat evaluasi juga dihadiri Kepala LPLPD Bali, Ketua BKS Bali, Ketua MMDP Klungkung, serta para kepala SKPD terkait. Kepala BPMPKBPD, I Putu Widiada, mengatakan, jumlah LPD di Klungkung sampai ta-

hun 2013 sebanyak 108 dari 119 desa pakraman yang ada. Jumlah aset yang dimiliki per September 2013 mencapai Rp 343,6 miliar dengan laba sebesar Rp 15,642 miliar. Namun tidak semua LPD kategori sehat. Yang sehat jumlahnya hanya 82. Sedangkan cukup sehat ada 9 LPD, kurang sehat 4 LPD, dan tidak sehat 12 LPD. Sementara satu LPD lagi masih baru berdiri karena izinnya baru turun akhir tahun 2013.   Untuk memajukan LPD, Putu Widiada menyatakan, Pemkab telah berperan sangat nyata. Salah satunya menerapkan Perda Klungkung Nomor 11 Tahun 2012 dengan memberikan bantuan masing masing Rp 50 juta per LPD. “Dengan bantuan modal tersebut diharapkan mampu meningkatkan struk-

tur permodalan sehingga LPD mampu mengembangkan usahanya,” ujarnya. Bupati Suwirta mengapresiasi atas diadakannya kegiatan tersebut. Karena melalui kegiatan itu akan memberikan pencerahan dan bimbingan kepada para pengelola atau pengurus LPD. Bupati juga berpesan agar tidak mengkambing-hitamkan lembaga keuangan lainya yang kinerja dan pelayanannya lebih baik. Selain itu, Suwirta juga mengatakan LPD semestinya bisa bersaing dengan lembaga keuangan lain, karena LPD tidak dikenai pajak oleh pemerintah. Beda dengan bank dan koperasi. Di samping itu, Bupati meminta kepada seluruh pengelola LPD untuk meninggalkan penghitungan manual. (119)

Bupati Suwirta Cek Limbah Kacang di Nyanglan Semarapura, DenPost Banyaknya keluhan warga terkait limbah kacang yang dibuang ke sungai di Desa Nyanglan, Banjarangkan mendapat perhatian serius Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Rabu (8/1) kemarin, didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Dewa Gde Oka Kusumajaya, Bupati turun mengecek kondisi limbah industri kacang yang dibuang ke sungai. Setiba Nyanglan, Bupati lebih awal meninjau industri rumahan pengolahan kacang. Dari hasil peninjauan tersebut diketahui bahwa pemilik industri mengaku bingung untuk membuang limbah dari produksi kacang yang mereka kelola. Karena hampir sebagian pemilik industri kacang tidak memiliki tempat pembuangan limbah. Karena tidak memiliki tempat pengolahan limbah, sebagian besar pemilik industri kacang justru mencari kesempatan membuang limbah ke sungai yang ada

di sebelah industri. Hal itu kemudian menjadi polemik dan selalu mendapat keluhan dari warga yang ada sekitar yang memanfaatkan sungai tersebut untuk MCK. Hal tersebut diakui Kades Nyanglan, I Wayan Stemer. Ia mengatakan, selama ini industri kacang masih terkendala lahan untuk pembuangan limbah. “Karena tidak ada lahan inilah maka mereka membuang limbahnya ke sungai,” ujar Stemer. Melihat kondisi tersebut, Bupati Suwirta menghimbau kepada pemilik industri agar limbah tersebut tidak dibuang ke sungai atau pekarangan. Menurut Suwirta, lebih baik limbah industri kacang tersebut dibuatkan tempat khusus penampungan limbah. Sehingga limbah industri kacang tersebut tidak mencemari lingkungan. Disamping itu, Bupati Suwirta mengaku akan mengumpulkan seluruh pengusaha kacang industri rumahan yang ada di daer-

ah Nyanglan dan sekitarnya untuk duduk bersama mencari solusi. Terutama bagaimana cara menangani limbah industri rumahan. Sementara Kepala Kan-

tor LH, Dewa Gede Oka Kusumajaya, berencana membuat tempat pembuangan limbah-limbah kacang tersebut. Limbah tersebut akan disalurkan

melalui pipa-pipa di setiap industri yang ada di daerah Nyanglan, sehingga limbah tersebut tidak mengendap di got-got, dan menyebabkan bau tak sedap. (119)

Denpost/sri wiadnyana

LIMBAH - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengecek limbah industri kacang yang dibuang ke sungai di Desa Nyanglan, Rabu (8/1) kemarin.

C.69


8

DENPOST z KAMIS, 9 JANUARI 2014

UMP Bali Resmi Ditetapkan Rp 1. 542. 600 Renon, DenPost Setelah mengalami proses panjang, bahkan diwarnai aksi demo oleh para serikat pekerja karena dinilai rendah, akhirnya Pemprov Bali merevisi UMP Bali menjadi Rp 1. 542.600 dari Rp 1.321.500. Dalam revisi tersebut, beberapa kabupaten kota juga ikut melakukan revisi akibat berubahnya UMP Bali. Anggota Komisi IV DPRD Bali, Utami Dwi Suryadi, Rabu (8/1) kemarin mengatakan, setDenPost/dewa elah Pemprov melakuUtami Dwi Suryadi kan revisi UMP, pihaknya berharap agar dilaksanakan dengan tegas oleh para pengusaha yang mempekerjakan masyarakat di Bali apapun resikonya. “Karena hal ini kan sudah mengacu pada keputusan bersama, jadi harus segera diberlakukan. Ini juga merupakan hasil pembahasan yang cukup alot, jadi kita harapkan tidak ada lagi permasalahan baik dari pihak serikat pekerja, pengusaha dan pemerintah,”ujar Politisi Partai Demokrat ini. Menyikapi Desakan Dewan Bali tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, IGA Sudarsana, menyatakan, pihaknya sudah menyetorkan semua berkas Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang disetor dari masing-masing kabupaten kota di Bali ke Biro Hukum untuk ditetapkan. “Semua sudah klop kok, bahkan pada tanggal 30 Desember 2013 sudah kita serahkan semua berkasnya ke Biro Hukum Setprov Bali untuk diteken dan disahkan,”ujar pejabat asal Desa Keramas, Gianyar tersebut. Dari data UMK per kabupaten/kota yang disepakati adalah, Badung yang paling tinggi yakni Rp 1.728.000, Denpasar, Rp 1.656.900, sementara Tabanan, Jembrana, Karangasem, Buleleng dan Bangli mengikuti UMP yakni Rp 1.542. 600. Untuk Gianyar UMK-nya sebesar Rp 1.543.000,- dan Klungkung Rp 1.545.000. (115)

DenPost/ist

CURI MOTOR – Tersangka Andri Aswita ditangkap karena mencuri sepeda motor.

”Guide Freelance” Gasak Motor Kuta, DenPost Anggota Reskrim Polsek Kuta menangkap guide freelance (pramuwisata paruh waktu), Andri Aswita (28), di depan Jl.Popies II, Kuta, Rabu (8/1) lalu. Pasalnya, pria asal Jakarta ini, terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Menurut Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Resa, didampingi Kanit Reskrim Iptu Wahyu Setyo, Rabu (8/1) kemarin, tersangka Andri mencuri motor Honda Vario di areal parkir Pantai Seminyak, tepatnya di seberang Restiran Gado-gado, Seminyak, Kuta, pada 11 Agustus 2013. “Kasus ini dilaporkan ke Polsek Kuta. Atas laporan itu, kami lalu melakukan penyelidikan,” tambah Iptu Wahyu. Setelah sekian lama menyelidiki kasus itu, akhirnya pada Rabu lalu melintaslah motor Honda Vario nopol DK 8279 D di Jalan Pantai Kuta, tepatnya di depan Jalan Popies 2. Melihat nopol aneh itu, polisi langsung menghentikannya dan minta pengendara motor yang tak lain tersangka Andri untuk menunjukkan surat-surat kendaraannya. Pria yang beralamat di Jalan Kubu Anyar, Kuta ini, tidak bisa menunjukkan dokumen motor itu. “Dia (Andri) langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Kuta. Dia mengaku guide freelance,” ujar Iptu Wahyu. Setelah dicek nomor mesin dan rangka motornya, ternyata dilaporkan hilang di Pantai Seminyak. Tersangka Andri tidak bisa mengelak lagi dan mengakui bahwa motor itu hasil curian. Motor itu dicuri karena kuncinya nyantol. (109)

Di Usia 226 Tahun

HUT Kota Denpasar Libatkan Masyarakat Dauh Puri, DenPost Pemkot Denpasar dalam rangka memeriahkan HUT ke226, mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi memeriahkan dan mengisi berbagai kegiatan. Hal ini dikatakan Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara, saat memimpin rapat persiapan HUT ke-226 di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (8/1) kemarin. Rai Iswara didampingi Asisten I, Ketut Mister, dan Kabag Pemerintahan, Dewa Juli Artaberata, mengatakan, puncak HUT Kota Denpasar akan ditandai dengan apel akbar di Lapangan Lumintang, 27 Februari mendatang. Dengan mengusung tema sentral Kotaku Rumahku, Rai Iswara mengharapkan supaya HUT kali ini memiliki makna yang mendalam, dan seluruh elemen masyarakat supaya ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT Kota Denpasar.

“Kami tidak ingin kemeriahan HUT hanya dinikmati bagi PNS Pemkot Denpasar, tetapi bagaimana masyarakat bisa ikut menikmati dan ikut berpartisipasi mengisi berbagai Kegiatan HUT Kota Denpasar,” kata Rai Iswara. Seluruh jajaran SKPD di Pemkot Denpasar, diminta untuk membuat kegiatan yang dapat melibatkan masyarakat. Di mana nantinya masyarakat Kota Denpasar juga ikut merasakan dan menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Denpasar ini. Masyarakat tidak hanya sebagai penonton, tetapi bagaimana masyarakat bisa ikut terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, sehingga ikut merasakan Kota Denpasar sedang berulang tahun. Rai Iswara menambahkan, supaya pembangunan Denpasar sebagai sebuah kota kreatif yang didasari oleh keunggulan dapat mensyaratkan hadirnya kepeloporan, kete-

Membangun Buleleng ke Depan

Sugawa Korry Beri Masukan Rivalnya Singaraja, DenPost Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, kembali duduk berdampingan dengan Nyoman Sugawa Korry. Pertemuan keduanya menjadi menarik, karena selama ini keduanya cukup dikenal sebagai rival politik satu kampung dari Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar. Putu Agus Suradnyana adalah tokoh PDI Perjuangan, sedangkan Sugawa Kory adalah tokoh Partai Golkar. Namun, kali ini pertemuan keduanya tidak lagi berdebat masalah perbedaan warna politik. Keduanya justru terlibat pembahasan masalah pembangunan Buleleng kedepan. Pertemuan antara Bupati Putu Agus dengan Sugawa Korry berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati, Rabu (8/ 1) pagi. Sugawa Korry selaku Ketua DPD Golkar, mengajak sejumlah pengurus DPD Golkar Buleleng termasuk anggota Fraksi Golkar di DPRD Buleleng dalam pertemuan tersebut. Bupati Putu

DenPost/robin

BERDAMPINGAN - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan Ketua DPD Golkar Buleleng, Nyoman Sugawa Korry saat membahas masalah pembangunan, Rabu (8/1) kemarin. Agus Suradnyana, mengawali pertemuan itu dengan menyampaikan berbagai program trobosan yang mulai dilaksanakan sejak kepemimpinannya. Salah satunya adalah menyangkut perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Di tahun 2014, Bupati menyatakan sejumlah jalan dan jembatan di sejumlah desa

mendapat prioritas. Dengan akses jalan yang dibenahi itu, pintu masuk menuju Bali Utara semakin banyak, seperti jalan di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Desa Tegallingah dan Selat di Kecamatan Sukasada, dan desa-desa lainnya di Kecamatan Banjar dan Kecamatan Kubutambahan. “Nanti dengan perbaikan in-

frastruktur itu kita memiliki banyak akses jalan yang mudah dilalui. Dengan itu, harapan saya beberapa tempat wisata seperti di akses jalan di Lemukih, di situ ada air terjun Desa Sekumpul, nah ini kan membangkitkan pariwisata,” katanya. Selain itu, Bupati juga menyinggung soal Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), yang awalnya tidak dialokasikan dalam APBD tahun 2014. Bupati Putu Agus menegaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk mengabaikan dana JKBM tersebut. Awalnya dikatakan, dari setiap kali pertemuan di pemerintah pusat, selalu ditegaskan akan melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena asumsi itulah, dana JKBM yang semulai disediakan dialihkan sementara untuk pembangunan. “Tadinya dari pusat selalu menyatakan hanya JKN yang ada, dan JKBM itu selalu jadi temuan BPK. Nah dasar itu, dana JKBM itu kita alihkan, tidak ada niat mengabaikan JKBM itu. Kita sekarang

sudah lakukan rasionalisasi untuk setoran JKBM,” bebernya. Sementara, Sugawa Korry bersama rombongannya memberikan berbagai masukan, saran dan kritikan masalah pembangunan Buleleng, mulai dari investasi, penataan kawasan hingga pemilihan perbekel (Pilkel). Soal penataan kawasan, Sugawa Kory mendesak Bupati secepatnya mengagendakan penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) sebagai antisipasi perkembangan wilayah seperti Seririt dan Kubutambahan. Masalah investasi, Sugawa Korry menyinggung masalah investasi PLTU Celukan Bawang. Sedangkan masalah Pilkel, pihak Golkar minta agar Bupati mengambil sikap tegas. “Ini kebiasaan Golkar, setiap akhir tahun diadakan diskusi, hasilnya itu kami sampaikan ke Bupati. Intinya kami mendukung pembangunan, bagaimana pembangunan itu berjalan dengan baik,” kata Sugawa Kory. (118)

Warga Banjar Sembuwuk Gelar Karya Tawur Agung Pedanan Gianyar, DenPost Setelah rampungnya renovasi semua palinggih di Pura Dalem Setra dan Dalem Siwa Banjar Adat Sembuwuk, Desa Pakraman Blusung, Desa Pejeng Kaja, Tampasiring,Gianyar, warga setempat melaksanakan Karya Agung Tawur Pedanan, Rabu (8/1) kemarin. Karya tersebut merupakan rangkaian karya mamungkah, mupuk padagingan, padudusan agung, dirga yusa bumi lan ngu-

saba dalem di pura setempat. Upacara dipuput 5 sulinggih di antaranya, Ida Pedanda Griya Babakan (Gianyar), Ida Pedanda Griya Aan (Banjarangkan Klungkung), Ida Pedanda Griya Peling (Ubud), Ida Pedanda Griya Gunung Sari (Ubud) serta Ida Rsi Griya Angkling (Gianyar). Ketua Panitia Karya, I Wayan Kertayasa, mengatakan rangkaian pelaksanaan upakara dimulai sejak 4 Oktober 2013 diawali dengan upacara

matur piuning, nyukat karang. Sedangkan, puncak karya pada 10 Januari mendatang, dilanjutkan dengan upacara penyineban (21/1) mendatang. Rangkaian upacara diakhiri dengan nyegara gunung, (24/ 1). Kelian Adat Sembuwuk, I Ketut Parthadinata, mengatakan, renovasi atau perbaikan palinggih dilaksanakan sejak tahun 2004 hingga tahun 2014 di mana biaya yang telah dihabiskan Rp 1,2 miliar yang

bersumber dari swadaya masyarakat melalui penggalian dana dan sumbangan instansi pemerintah serta para donatur. Sementara untuk pelaksaan karya sendiri dialokasikan sebesar Rp 1,25 miliar yang bersumber dari urunan per KK sebesar Rp 2 juta. Asisten 1 Setda Kabupaten Gianyar, Cokorda Rai Widiarsa, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan semangat gotong royong yang

tinggi dari masyarakat setempat, sehingga pelaksanaan pembangunan dan karya dapat berjalan dengan lancar. Hal ini menunjukkan, masyarakat telah menerapkan konsep Tri Hita Karana dengan baik. Dengan telah rampungnya pembangunan dan pelaksanaan karya, dapat lebih meningkatkan rasa menyamabraya, seguluk segilik sabayantaka dan mendatangkan kesejahteraan dan keselamatan bagi seluruh warga.(116)

Warga Pasek Kayu Selem Pugar Pura Kawitan Songan

Kaca Mobil Dikepruk, Laptop Melayang Denpasar, DenPost Kasus kepruk kaca mobil terjadi di Jalan Mahendradatta, Denbar, Selasa (7/1) lalu. Mobil milik Ahmad Asnawi (39) disasar garong saat diparkir di depan kantor PT Semen Tonasa. Dia akhirnya kehilangan tas yang berisi laptop. “Korban mengaku rugi Rp 10 juta. Kasus ini dilaporkan ke Polresta Denpasar,” kata petugas Polresta Denpasar, Rabu (8/1) kemarin. Dia menambahkan, kasusnya terjadi sekitar pukul 23.30. Waktu itu, Ahmad yang beralamat di Jalan Kebo Iwa selatan ini, memarkir mobil Avanza nopol DK 244 RA. Sebelum meninggalkan mobil, korban mengunci pintu dan menutup kaca mobilnya. Saat balik ke mobil, Ahmad kaget karena kaca mobil bagian belakang kirinya pecah. Dia segera mengecek barang-barang di dalam mobilnya. Ternyata tas koper coklat berlogo Semen Tonasa yang berisi laptop dan surat-surat penting, hilang. Polisi sudah melakukan penyelidikan, tapi belum mampu mengidentifikasi pelaku kepruk kaca mobil itu. “Kasus ini masih diselidiki,” tegas polisi. Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Sarjana saat dimintai konfirmasi mengatakan,belum menerima laporan terkait kasus itu. “Coba saya cek dulu,” tegasnya. (109)

ladanan, kualitas dan tentunya sinergi lintas masa dan lintas generasi yang s e n a n t i a s a menggelora untuk mengisi pembangunan di Kota Denpasar. Sementara Asisten Administrasi Pemerintahan Kota Denpasar, Ketut Mister, menyatakan, selain apel akbar pada malam hari akan diisi malam apresiasi seni dan budaya, serta akan ada pameran pelayDenPost/eka anan publik. Selain RAPAT HUT - Rapat persiapan HUT ke-266 Kota Denpasar di ruang itu, lanjut dia, juga Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (8/1) kemarin, dipimpakan dilaksanakan in Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara, didampingi Asisten berbagai program I, Ketut Mister, dan Kabag Pemerintahan, Dewa Juli Artaberata. dan acara kemasyarakatan yang dikemas Mister juga menegaskan, su- perayaanya berjalan lancar secara sederhana untuk paya persiapan keseluruhan dan tidak terjadi kesalahanHUT Kota Denpasar tahun kesalahan yang tidak diinginmasyarakat Kota Denpasar. Dalam kesempatan itu, 2014 ini harus matang, supaya kan. (112)

DenPost/putra sasmitha

I Wayan Sukarya dan I Made Suarnata WARGA Pasek Kayu Selem ga Pasek Kayu Selem, Ida Mpu melakukan perbaikan Pura Dharma Nila Wreksha, serta Kawitan Warga Pasek Kayu panitia pembangunan dan Selem Gwa Song, di Banjar koordinator masing-masing Kayu Selem, Songan, Kinta- kabupaten/kota se-Bali juga mani, Bangli. Perbaikan akan mendata warga Pasek Kayu dilakukan secara bertahap Selem di Bali yang berjumlah dengan tahap pertama pe- ribuan KK dari 600 pura damugaran pelinggih yang bera- dia. da di utamaning mandala. Lebih lanjut Sukarya menKetua Panitia Pemban- gatakan, pelinggih di utamaning gunan, I Wayan Sukarya, mandala yang dipugar terdiri S.Sos., didampingi Bendahara, dari padmasana, meru tumpIr. I Made Suarnata, Rabu (8/ ang tiga kawitan, meru tump1) kemarin mengungkapkan, ang dua penyawangan Gunung perbaikan Pura Kawitan War- Batur, kemulan rong tiga, bale ga Pasek Kayu Selem ini meru- pengaruman, padma rong tiga pakan hasil Parumanan Agung Sanghyang Tiga Sakti, padma yang dilaksanakan 27 Desem- rong dua Sanghyang Aji Akasa ber 2013 lalu di kantor SKB dan Ibu Pertiwi, gedong menBangli. Selain merancang per- jangan saluwang, gedong Tri baikan pura, paruman yang Upa Sedana, gedong Taksu dihadiri Manggala Utama War- Agung, tugu Begawan Penyari-

kan, dan kemulan rong tiga linggih Dewa Hyang. Selain itu, bale banten, bele gajah, gedong simpen, bale pesandekan sulinggih, serta tembok penyengker dan candi bentar dengan total biayanya Rp 2,4 miliar. Pembangunan tahap berikutnya diarahkan pada bangunan di jaba tengah (mandya mandala) dan nista mandala serta penataan jalan masuk ke pura. Setelah itu baru direncanakan upacara melaspas dan ngenteg linggih, yang dianggarkan menghabiskan biaya keseluruhan Rp 8,2 miliar. Dikatakan Sukarya, dalam paruman itu, sejumlah warga Pasek Kayu Selem juga sudah ada langsung medana punia. Di antaranya, semeton warga Pasek Kayu Selem Desa Songan mapunia Padmasana setinggi tujuh meter senilai Rp 100 juta, semeton warga Pasek Kayu Selem Kabupaten Buleleng mapunia meru tumpang tiga senilai Rp 125 juta, semeton warga Pasek Kayu Selem Desa Tiga, Susut, Bangli mapunia kemulan rong tiga, Wayan Jamin dari Desa Lantih, Kintamani mapunia tugu Begawan Penyarikan, Ketut Suarjana (Ds. Taman Bali, Bangli) mapunia Rp 10 juta, dan Jro Intaran ngaturang batu lahar Gunung Batur un-

tuk pelinggih. Sukarya berharap, warga Pasek Kayu Selem di Bali maupun luar Bali, eling dengan perbaikan Pura Kawitan Warga Pasek Kayu Selem Gwa Song, di Banjar Kayu Selem, Songan, Kintamani, Bangli. Selain akan memohon bantuan kepada Guru Wisesa (pemerintah) Provinsi Bali, maupun kabupaten/kota se-Bali.

Bagi warga Pasek Kayu Selem yang ingin mapunia bisa langsung menghubungi Ketua Panitia Pembangunan, I Wayan Sukarya, S.Sos., nomor HP 081236159509/0361-7907040. Panitia juga membuka rekening di kantor BPD Cabang Utama Denpasar dengan nomor rekening 011 02.02.34087-3 atas nama PPPR KWT WRG Pasek Kayu Selem. (pus)

Program Acara Kamis, 9 Januari 2014 05:52 Wita Mars Indonesia Raya

14:00 Wita Klip Bali

05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali

14:30 Wita Yowana Interaktif 15:30 Wita NangunYadnya

06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana

16:00 Wita Dialog Interaktif 17:00 Wita Ajeg Bali

06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel

17:30 Wita Dharma Wacana 18:00 Wita PujaTrisandya

07:35 Wita Lintas Mancanegara 08:05 Wita Suluh Indonesia

18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda

08:35 Wita DW TV, Discover Germany 09:05 Wita Dialog Interaktif

19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Solusi Alternatif

10:00Wita Lejel Homeshoping 10:30 Wita Taman Sari

21:00 Wita Lintas Mancanegara 21:30 Wita Sekilas Berita

11:00 Wita Dunia Kita 11:30 Wita Inovator

21:35 Wita Suluh Indonesia 22:00 Wita Sekilas Berita

12 :00 Wita PujaTrisandya 12:05 Wita DharmaWacana

22:05 Wita VOA : Music Mix USA 23:00 Wita Bali Channel Closing

12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali

00:00 Wita Closing

13:30 Wita Lejel Homeshopping


9

Denpost  KAMIS, 9 JANUARI 2014

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM obat kuat

RUPA-RUPA

Vigrx Plus, herbal alami USA untuk besar panjang kuat tahan lama penis, jauh lebih paten dan baik dr Vimax, laris di Jkt n Srby ( Vimax, Maxman Tablet, Gold Vigra, Cialis, Condom lele, Cobra oil,Vacum sport, penis & vegi getar, aneka kosmetik n lambat bulan) Hubungi. 081353378999 (simpati)

Melayani Kredit Dana Tunai, Elektronik, Laptop, Syarat FC KTP Suami/ Istri + KK. Khusus dana tunai harus rumah pribadi. Hubungi Yohanes di 085237013832, 0361-8724563 081999006539, juga ada menjual ikan Cupang Hias dan Aduan

DANA cepat

Kredit DP 0 %. Cpt & mdh. Hp Blackberry, Samsung, Nokia, Sony, i Phone, i Pad, HP China, Laptop, TV, Kulkas, AC, M Jahit, Emas, Speda. Hub: Inti Cell Pamogan. 8628555, 085237304050, 081805367888, 085739422224. Diantar

M. 1506

BPKB roda 4 dari th 92 bunga ringan proses cepat Hub 081916497850, 081936031646, 08123656974, 03618520139 M. 18

Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda M. 1443

kredit laptop

handphone

M. 41

kredit hanphone

M. 1593

konsultasi kesehatan GRATIS SETIAP HARI KONSULTASI Kesehatan / Bisnis / Rumah Tangga Dll. Traditional Doctor. Physician. Alamat Jl. Raya By Pas Ngurah Rai No. 234 Nusa Dua Bali. Specialis Theraphy Various Diseases Diffult to Have Children Impoten, HIV/AIDS, Cancer, Kidney etc. TABIB DJOHAN, Akp, Ssi,Msi. STPT 503/1490/Diskes Badung Bali. SIPT 503/1488A/Diskes Bali. STFK Prof Acupuntur 00100/USP/IX/III/04. Depdiknas Jakarta. LKPAI 6053/04082009/ Diklusemas Badung Bali. Website http:// balitraditionalhealer.blogspot.com. Ph. 0361 - 8007033 M.07

ganetri dekorasi

C. 52

Menyewakan: Tenda Sarnafil, Tenda VIP, Tenda Exclusive, Tenda Rigging, Panggung, Sound System, AC Fortable, Blower, Alat Pesta / Upacara, Florist, Dekorasi Bali, Dekorasi Pelaminan, Dll. Alamat: Jl. Ganetri No. 3 Denpasar (Gatsu Timur) Telp. (0361) 261904 / 7429162 Fax. (0361) 261904 Web: www.ganetrigroup.com M. 1597

SIMPATI: 082145959595, 081246757575, 081246515151, 081353320000, 082236639999, 081238267777, 081238271007, 081237296000, 081237294888, 081339478777, 081339803777, 081339801777, 081353309888, 081353394999, 081353394888, 081353145555, 082147166666, 082145244444, 082146277777, 082146755678, 081238159000, 081238155858, 081238311000, 081238312000, 081238145757, 081238265757, 081238270111, 081238264999, 081236793636, 082144229292, 081238264000, 081238992999, 081339595999, 081339816666, 081353812888, 082145916888, 081339168080, 081238428080, 082147451818, 081238497999, 081339143168, 082144125757. XL : 081999575758, 081999282999, 081999131888, 081999235999, 081999300108, 081999650777, 081999753777, 081999976000, 081999576000, 081999847000, 081999793000, 081999156888, 081999571888, 08174700061, 08174700065, 08174700106, 081999773555, 08174700263, 087862376161, 087761007979. FLEXI:5573000, 9212000, 9101010, 4091818, 8884567, 8882003, 8882004, 8882011, 8882013, 3659696, 8218686, 7888910, 8825151, 7142828, 9030444, 8960777, 2766666, 8232345, 8611001, 8612255, 2190404, 2119999, 8990666, 8990444, 8745857. 5583939, 8712244, 7467666, 8217890, 8020202, 3658844, 3658811, 3694333. AS : 085205356789. TRIO SEJOLI : XL 081999264000 & SIMPATI 081238264000 & FLEXI 03619264000, 081999283000 & SIMPATI 081238283000 & FLEXI 03619283000. XL & FEXI SEJOLI : 081999580999 & 03615580999, 081999276000 & 03619276000, 081999236000 & 03619236000. XL & SIMPATI SEJOLI : 081999320999 & 081238320999, 081999609555 & 081339609555, 081339521777 & 081999521777, 081999234568 & 081239234568, 081999234569 & 081239234569. ANDA TERTARIK? SILAHKAN SMS / TELP : JO SELLULAR ( 0361 ) 7426618. M. 1522

PAKET ULTAH Badut Ultah, dan dekorasi balon meriahkan pestamu dengan hadirnya badut-badut lucu, Ada paket hemat, Harga hemat. Hubungi : Bali Kids Organizer. 0361-7402412, 0819847257, 081558176163, PIN. 23554DD1.

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

dana tunai bpkb

BERAT BADAN IDEAL

rupa-rupa

biro jasa

Langsing bergaransi (naik/turun berat badan). Tetap fit dan makan enak serta kempeskan perut buncit. Hub : 085936125096, 085737310115

Mbantu Masalah Hutang, Pelaris, Pcintaan, H. 087839202483

disewakan toko

Sales & Service, Upgrade PS 1, 2, 3 dan Xebox, Dowingrade PS 3, Isi Game, PS 2, 3, dan PSP, Spare Part dan Acessories, Jual PS 3 Baru. Jl. Subur No: 9A Monang-maning Dps. Telp. 03617900922, 0361-7891168

Biro Jasa Angga Putra melayani: Pasport, Kitas, Samsat, SIM, Ijin Usaha (UD,CV,PT) NPWP, SIUP, TDP, SITU/ HO, IMB, Akta Lahir/Kawin, Lap. Pajak bulanan, dll. Hub. Kantor Jl. Raya Pemogan No. 278 Denpasar. Telp. (0361) 8519556, Hp. 08124623440 M. 22

M. 1453

Disewakan Toko Luas Bangunan 8x8 M2 parkir luas, Fas. Telepon, PDAM, Nyaman. Alamat Jl.G. Andakasa 24X (Satelindo ke Selatan/Penamparan Padangsambian Dps). Tlp: (0361) 9134829 / 08123613080. M. 37

energi penyemBuhAN

M. 58

TIAMO GAME

M. 1596

peLANGSING TUBUH

bengkel las

MIRAH MANDIRI STELL

Anda butuh pinjaman uang??? - Bunga 0,4 % - Jaminan BPKB Mobil / Motor / Truck / Pick-up - Bisa Over kredit - Layanan di seluruh Bali - Data dijemput - Dana pasti cair Hub: 0361- 8086919, 081 999715172, 0821 467 58393

Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247 M. 21

dana cepat cair

M. 1612

Dana cepat cair s/d 800jt B. 0,6 % bisa untuk take over modal usaha, Beli mbl. Jaminan BPKB mbl / mtr / truk. Melayani seluruh Bali. hub 081999890211, 082236815159, 8625664 (pasti cair) M. 1550

Lebih berenergi, Meningkatkan vitalitas dan kesehatan yang lebih baik. Kelebihan G-Life Bio Energi pendant Bio energi pendant G-Life merupakan energi alami yang di disain mampu meningkatkan metabolisme fungsi aliran darah untuk mencapai kesehatan optimal dan holistik. Menangkal efek gelombang energi negatif seperti hipnotis, gendam, santet, leak negatif dan black megic. Terbukti banyak yang berhasil terlepas dari pengaruh black magic, santet, gangguan leak dan energi negatif lainnya. Konsultasi dan terapi gratis Hub: 0361-7854007 / 085238542881 Tersedia: Bio pendant dgn kekuatan energi 10.000 cpm, 15.000 & 20.000 cpm M. 30

kursus bahasa

massage

DANA tunai Pinjaman Dana Tunai, 1M s/d 500M, Dlm & Luar daerah, Jmnn bs nm org lain, trm mediator, GLOBAL N U S A DA N A , 0 8 1 2 9 7 0 9 9 7 5 8 , 081297099738, 081287795506, 081 297427495 M. 1452

M. 26

Bunga Massage Traditional Full Body Flus Lulur Shiatzu, Reflexi, dengan Trafis Cewek-Cewek Muda-Muda, Dari Umur 20 - 28 Th Khusus Panggilan, Hub: 03619100259, 081999933150

bengkel las KRISNA JAYA MANDIRI

M. 23

Orang bilang aku bahenol dan cantik massage ama aku ya! H. Stelly. 085935162060 M. 1594

Uly Massage fullbody, Reflexy, Shiatzu, Terima panggilan Hotel, Vila. Terapis Muda2 Jawa, Cina. Hub Lia : 087862940938, 083114470638 M. 1595

Kenney Massage full body, umur mulai 22 tahun keatas, terapis jawa dan china. Bisa dipanggil, villa, hotel, rumah, kos-kosan banyak pilihan Hub. 03614030017, 081999157239 M. 1557

XAMSLIM

M. 1556

Spesialis mengerjakan konstruksi baja: Canopy Polycarbonate, Staintles Steel, Wrought Iron, Tralis, Railing tangga, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Kusen Aluminium, Terima Service. Gang Mirah Pemecutan I no. 8 Monang-maning Dps. 08174710630.

SURYA JAYA STEEL Jl. Cokroaminoto 411X Telp. (0361) 417059 / 7458343

M. 28

Kontruksi Baja - Pintu Harmonika, Baja Ringan - Pintu Pagar, Trallis - Trali Besi - Kanopi - Rolling Door - Instalasi Pipa Gas Tlp: 0361-7488152 Hp. 0816298008, Jl. P.Moyo I Gang Rajawali No. 18

M. 1494

BENGKEL LAS CAHAYA MURNI STELL

spa

paranormal Harga Mulai 170rb/m3

MENERIMA pasien Pria dan Wanita : Suami / Istri / Kekasih sering selingkuh sembunyi-sembunyi...? atau terang-terangan dihadapan anda ? bisa disembuhkan agar Suami / Istri / Kekasih rujuk kembali, Penyembuhan dengan air mata duyung untuk Pengasihan & Pelengket lMata Gajah / Buluh Perindu untuk pengasihan l Susuk berlian untuk membuka aura Kecantikan & Kewibawaan lMeramal jodoh dan karier lMasalah kluarga / Masalah dgn pacar. Bikin Penglaris Usaha dll. Hubungi Ibu Susi 08155777501 - 085792001875. JL. Patimura No. 59 Dps. ( Di Samping Apotik Kimia Farma )

M. 29

XAMSLIM Program: menurunkan berat badan 5 – 7 kg dalam 1 bulan, menghaluskan kulit dan menjaga 5 organ penting kesehatan dalam tubuh, membantu penyembuhan penyakit degeneratif. Kombinasi Herbal Kulit Manggis dan Madu Cerna. Konsultasi Gratiss! Hub: Jln.A Yani Utara Gang Sriti, Rahmad Fadli 085 355 557 621 / 081 993 558 298 Pin BB 24CC7885 dan Pin BB 28C45CAA M. 1493

model canophy terbaru

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com M. 27

C. 13

spiritual

Asmara? Jodoh? Usaha?

Hutang Problem?

M. 1409

SMS/TLP :

0815 - 572 - 1999

Kyai Singo ikldp24/kyaisingo

Biaya Suka Rela C. 48

pijat tradisional

C. 1449

C. 10

service

C. 1448

GAS SERVICE

SPECIALIS KOMPOR

MENERIMA PANGGILAN HUB : 8960698

ikldp24/gasservice

C. 45

C. 1348

biro jasa

C. 1354


10 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS

Denpost  kamis, 9 januari 2014 Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

 Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

ASTRA D A I H A T S U

PT United IndoBali

dijual mobil

DIJUAL MOBIL

PT United IndoBali

gudang suzuki bali

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

dijual mobil

dijual mobil ASTRA DAIHATSU SESETAN

dijual mobil

PT United IndoBali

EXTRA DISKON

DP 25 jt’an

Bulan Ini Launcing Ready stock!! - Dp 12 juta - Bunga 0,3 % - Proses cepat & syarat mudah. H u b : MADE (0361) 9100693, 08563835895 M. 60

SPECIAL PROMO 2014 l Ertiga DP 30jt-an / angs 2,5 jt l PU DP 11jt-an / angs 2,5 jt Bunga ringan, proses cepat & Bisa Trade In !!!!! Hub: (0361) 8789190 / 081805519724. M. 39

NISSAN BALI

PROMO AWAL TAHUN * Cuci Gudang Nik.2013 Diskon 45 Jt * Ertiga DP Ringan Segera Hub: (0361) 8588865 / 081337771172. M. 38

DP. 30 Jt/ Angs 2,5 Jt

Angs 100rb/hari

RAJA SUZUKI

l Dp Kecil l Bunga 0 % l Kredit sampai 5 & 6 th l Bunga menurun 1,4 % l Spesial diskon bersahabat Ready STOCK l March tanpa DP bisa!!! l Juke DP 35 jt l Grad Livina DP 25 jt Bisa tukar tambah l Evalia DP 28 jt l Navara DP 68 jt Hub : YUDHA (0361) 7845407 / 081936564934 M. 61

DP. 25 Jt/ Angs 1,6 Jt

ERTIGA MENCARI JODOH  Ertiga DP 30 jt-an / angs......?  Pick Up DP 11 jt-an / angs......?  APV DP 30 jt-an / angs......?  Swift DP 40 jt-an / angs......?  G. Vitara DP 90 jt-an / angs......?  Splash DP 20 jt-an / angs......?  Wagon DP 20 jt-an / angs......? HUB: Catur PA, 0361-8544436 / 08155788436 M. 1541

PROMO OPLOSAN di Awal Tahun * Pick-Up * G. Vitara Unit Ready Stock * Wagon R * Ertiga * APV Hub: 081558918619 / 03619193431

Karimun Wagon R Sudah Bisa Indent

www.hargadaihatsubali.com Promo Kuras Habis DAIHATSU Sesetan uang muka ringan atau angsuran ringan: * Xenia New Dp 15 Jt/Angs 2,2 Jt * Pick Up G.Max Dp 12 Jt/Angs 1,9 Jt * Terios New Dp 30 Jt/Angs 2,7 Jt * Luxio Dp 12 Jt/Angs 2,2 Jt * Sirion Dp 11 jt/ Angs 2,2 jt * Ayla harga mulai 80jt OTR D Diskon super gila + heboh Free Angsuran 1x Free Service 1 tahun Free Accecories Free Souvenir Free Astra World 5 tahun Proses Cash & Kredit dibantu sales force: Aditya Wahyana 0361-8058008 / 081246755585 / 081805538884

DP. 28 Jt/

DP. 9 Jt/

Angs 75 rb/hari

M. 36

- Diskon Extra +++ - Proses 3 hari kirim - Bunga Ringan & Syarat Mudah - KTP Luar Bali bisa di bantu

Hub : (0361) 8008854 081 916 645 366

M.35

NISSAN

DP 5 jt’an

DP 25 jt’an

Bunga 0 %

M. 24

DP 15 jt’an

Promo End Year NISSAN - March Dp 10 juta - Grand Livina Dp 30 juta - Navara Dp 70 juta Putu (0361) 8509562, 081239688889 M. 1598

ASTRA DAIHATSU

DP 5 jt’an

Terima Indent Splash Matic

SPESIAL PROMO AKHIR TAHUN APV G. Vitara Splash New Karimun R3 Wagon R. Dp 25 jt/ angs 50 ribu/ hari Pic Up Swift Mega Carry

Hub: (0361) 7833512/ 08179769773 M. 1480

TOYOTA Promo Akhir Tahun

Bunga 0 % DP 15 jt’an

MENYAMBUT NATAL DAN TAHUN BARU Miliki unit Suzuki dengan cara mudah Dp bisa nego, Bunga ringan di bawah 1 % dan dapatkan program hadiah Suzuki di bulan Oktober. Info pemesanan: Hub: Gd Wirawan, Hp 081999982322, Flexy: 0361-8631609 M. 1445

Toyota Agung Automall Segera miliki mobil Toyota. Dapatkan promo di akhir tahun promo bombastis. Diskon melimpah, bunga kompetitif, angsuran dan DP bisa kita bicarakan. - Avanza - Innova - Fortuner - Hi-Lux Buruan Stock Terbatas 2013

Untuk info lebih lanjut hub : PUTU PRATAMA : 0361 2787984/ 081805696660 / 081353356929 M. 1444

NISSAN

SPESIAL PROMO SUZUKI PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari, APV angsuran 100 ribuan/hari, Splash angsuran 100 ribuan/hari, Ertiga angsuran 90 ribuan/hari, Swift angsuran 100 ribuan/hari, Mega carry angsuran 70 ribuan/hari, G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari,

Hub: RIANTY (0361) 8050921 / 087862378991 / Pin BB 2B20CF56 M. 59

Toyota

PROMO NATAL & TAHUN BARU * Diskon gila-gilaan s/d 40 Jt * Cuci Gudang Akhir Tahun * Proses Kredit Mudah & Cepat * DP Rendah & angsuran ringan s/d 6 Th * Bisa Tukar Tambah Hub : Budi (0361) 7480341/ 081916607710, Pin BB: 277A0656

M. 1524

*Diskon Gila-Gilaan *Cuci Gudang Akhir Tahun *DP Sangat Murah & Terjangkau *Proses Kredit Mudah & Cepat *Test Drive Berhadiah Mobil Informasi Lengkap Hub: Hassan (0361) 8758285 / 083820450502 / 0817211406.

M. 1523

BUKTIKAN

Terima Indent Splash Matic

DAIHATSU

Special Promo Akhir Tahun & Tahun Baru l free V-KOOL, karpet, discount, l kredit s/d 5 thn, l bunga ringan, data di bantu l ready stock, l terima tukar tambah Tersedia : Mobilio, Brio, Jazz, Freed, City, Civic, CRV, CRZ, Accord, Odyssey HONDA KUTA RAYA (0361) 7817419 / 081999020555

C. 1508

CUCI GUDANG

Beli Xenia Gratis Vario 125

SPESIAL Promo AKHIR TAHUn Bunga 0,3 % kredit max 6 thn, bisa tukar tambah & ready stock. l All New Xenia DP 13 jt l Terios Dp 18 Jt-an l Pick Up Dp 5 Jt Hub : Deny (0361) 7407425/ 081236226280/087861961288

M. 1446

-Bunga 0.3 % -Kredit s/d 6 Th -Ready Stock -Gratis 3 X Angsuran* -Free Asuransi All Risk* -Free Accesories -Free BBM Full Tank -Free Jasa Service 4 Th - Bisa Tukar Tambah Ijin Pariwisata Mau? Discount +++ Kami Bisa Lebih Dibandingkan Yang Lain Hub: 0361-8881134 / 081999145588 M. 1481

menyewakan bus

Ready Stock

promo tahun baru

Special bunga menetap 0,3 % dan menurun 1,3% l Pick up Dp 5 Jt/ Angs 1,5 Jt l All New Xenia DP 13 jt/angs 2 jt l Terios Dp 18 Jt-an / Angs. 2 Jt l Sirion Dp 12 Jt-an / Angs. 1,8 Jt Proses kredit cepat dan stock lengkap bisa tukar tambah atau KTP luar bali. Hub : Putu Guruh (0361) 7889746/ 087860070976/081239237690 M. 34

*Proses Cepat, * Kredit s/d 7 tahun, * Bunga s/d 0%, * Syarat - syarat mudah, * Bonus discount variasi. Xenia, Terios, Luxio, Gran Max, Sirion, Pick Up, Ayla PUTU 0361 3603767/082236616089 M. 1442

Menyewakan Bus pariwisata AC, (45, 40, 35, 22) seat, Elf (14 seat) untuk Tirtayatra di Bali dan luar Bali (Semeru, Alas Purwa dll), Liburan sekolah. Hub (0361) 7498027 / 422978 / 7909900 M. 25

C. 1433

C. 1410

C. 1555


11

DENPOST l kamis, 9 januari 2014 Pemilihan... Sambungan dari Hal. 1 “Ketidakhadiran anggota Fraksi Partai Demokrat dalam sidang paripurna ini membuktikan sikap ego yang hanya mementingkan kelompok, bukan untuk kepentingan rakyat. Sebagai anggota dewan semestinya paham, menghadiri rapat paripurna merupakan tanggung jawab moral karena ini bukan untuk untuk kepentingan segelintir orang tapi kepentingan rakyat Badung,” kata tokoh masyarakat Badung, Putu Surawan, S.H. Soal kekecewaan kare-

Tiga... Sambungan dari Hal. 1 Dia bukan agen karena tidak punya izin,” tegas AKP Wisnu. Akhirnya pada Selasa lalu sekitar pukul 05.00, polisi menggerebek rumah NS. Dia tepergok sedang mengoplos gas. Tersangka NS tidak b e r k u t i k s a a t petugas Polres Badung menangkapnya. “Tersangka mengoplos elpiji 3 kg ke 12 kg. Kami masih mengembangkan kasus ini,” tambah AKP Wisnu. Di TKP, polisi mengamankan 50 tabung 3 kg dan 30  tabung seberat 12 kg. Barang bukti tersebut kemudian diamankan di Polres Badung. Tersangka dikenai UU Migas dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara. Saat ini, tersangka dikenakan wajib lapor karena tidak dia bisa ditahan. Sejak kapan NS mengoplos elpiji? “Itu masih kami dalami. Informasi awal, sejak harga elpiji naik. Gas oplosan itu belum sempat diedarkan karena dia keburu kami gerebek,” tandas AKP Wisnu. Sedangkan tiga karyawan PT Paon Dewata Bali di Jalan Cargo Taman, Denbar, pasti tak menyangka kalau lima anggota Unit IV Satreskrim Polresta Denpasar mengepung gudang tempat mereka mengoplos elpiji Rabu dini hari kemarin. Makanya, begitu polisi melewati tembok setinggi sekitar 10 meter dan memergoki aksinya, Made Sukerta Mara, Edi Aryasa, dan I Gde Muiartawan, tak bisa berkutik. Ribuan

Polda... Sambungan dari Hal. 1 Meski Kombes Suryanbodo mengaku penyidikan masih berjalan, namun sumber di lingkungan Polda Bali berpendapat berbeda. Dia menyebut, sebenarnya kasus tersebut sudah cukup alat buktinya untuk diajukan ke kejaksaan. Yang dilanggar adalah aturan tata ruang, yang berarti juga melakukan perusakan lingkungan. ”Penyidikan setahu saya sudah lengkap, tinggal sejauh mana keberanian dan keseriusan polisi menyikapi perkaranya saja. Masalahnya, kasusnya sudah setahun lalu. Alat bukti sudah lengkap semua kok,” tegas sumber yang enggan

Mata Air... Sambungan dari Hal. 1 Munculnya air berwana putih susu tersebut hanya 15 menit. Tapi yang membuat aneh, air berwarna putih tersebut mengelurkan bau harum. Hal ini akhirnya mengundang warga datang beramai-ramai ke lokasi untuk mengambil air itu. Ada yang minta untuk dipakai obat. Namun ada juga langsung mamanfaatkan air tersebut untuk mandi. Kebetulan di luar   Pura Tirta ada permandian untuk melukat. Air yang mengalir di tempat permandian itu berasal dari sumber mata air di Pura Tirta.   “Kejadiannya tidak lama. Setelah lima belas menit, air tersebut kembali normal seperti biasa,” tegas Ardana. Namun sebelum kejadian tersebut, Ardana bersama adiknya, Made Suartawan, mengaku mendapat firasat. Firasat itu dia dapat setelah lima warga mendapat pawisik di Pura Tirta pada tilem lalu. Saat itu seorang warga yang kerauhan (kerasukan) mengatakan agar warga yang ngayah di Pura Tirta kuat mental. Hal ini berlanjut dengan firasat yang diterima Made Suartawan

na wakilnya tidak masuk, Surawan mengaku dapat memahaminya. Tapi tidak harus memboikot sidang, apalagi sidang merupakan amanat undang-undang dan tugas pokok DPRD. Mengenai beda pilihan, sejatinya bisa saja melalui abstain. Menurut Surawan, inilah akibat egois para politisi yang hanya mementingkan diri sendiri dan golongannya, serta tidak memiliki rasa malu terhadap masyarakat. Dengan dalih demokrasi atau memperjuangkan rakyat, padahal itu merupakan kepentingan pribadi mereka. “Melalui peristiwa ini apalagi disiarkan langsung

televisi, masyarakat bisa menilai wakilnya yang mana benar-benar berjuang untuk rakyat dan berjuang untuk dirinya sendiri. Pada Pemilu April 2014 nanti dapat dijadikan acuan, apakah politisi seperti itu masih perlu didukung atau dipilih rakyat,” tandas Surawan. Sedangkan di jejaring sosial muncul berbagai kecaman untuk anggota F-PD, karena tidak hadir dalam rapat paripurna. Beberapa di antaranya berbunyi “Anggota Dewan Partai Demokrat Badung seperti anak kecil yang sedang ngambek”, “Kuangan segehan”, “Membuktikan sikap egois dan mementingkan diri send-

iri” . Di tempat terpisah Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Wayan Puspa Negara, mengungkapkan bahwa pada Kamis (9/1) ini pihaknya berencana rapat dengan Badan Musyawarah (Bamus) untuk melakukan penjadwalan ulang pemilihan. Hasil rapat dengan Bamus ini diharapkan bisa diplenokan pada Senin (13/1) pekan depan, sehingga secepatnya hari H (pemilihan) dilakukan. “Kami belum dapat pastikan kapan hari pemilihan ulang, karena kami masih rumuskan dengan Bamus,” tandas Puspa Negara. (102)

tabung elpiji isi 3 kg dan 12 kg, serta alat pengoplos gas, disita polisi. Ketiganya segera digelandang ke Polresta Denpasar. Sedangkan pemilik perusahaan, I Nyoman Kariasa (41), datang sendiri ke kantor polisi. Informasi yang dihimpun, penggerebekan kali ketiga terhadap perusahaan tersebut dipimpin Kanit IV AKP Panji Ramadhan. Polisi sejak beberapa hari terakhir mengendus perusahaan itu kembali mengoplos gas. Namun untuk bisa langsung menangkap basah, memang agak sulit. Selain karena pemiliknya terbilang ”pemain” lama pada pelanggaran yang sama, gudangnya kalau dari luar tak terlihat ada aktivitas di dalam. Kenapa? ”Tembok gudangnya tinggi sekali. Ada sekira 10 meter. Pintu masuknya juga digembok terus dari luar. Jadi seolah-olah tidak ada orang di dalam. Makanya, kami sampai membuat tangga biar bisa lihat ke dalam. Begitu melihat ke dalam, langsung difoto. Ternyata ketiga karyawan itu lagi ngoplos elpiji. Total waktu itu ada 81 tabung isi 12 kg. Mereka sempat berusaha kabur, tapi kami perintahkan jangan bergerak,” bisik seorang anggota Polresta Denpasar. Mengingat tertangkap tangan, ketiganya menurut saja saat digelandang ke Polresta Denpasar. Namun polisi tetap memberikan kesempatan kepada salah satu karyawan untuk membaca surat perintah yang dibawa polisi. Untuk barang bukti berupa 1.133 tabung elpiji 3 kg, 220 tabung elpiji 12 kg, pipa penghubung tabung, karet penutup mulut tabung,

dan segel plastik, akhirnya disita polisi. Menurut keterangan saat pemeriksaan, mereka mengaku baru dua bulan bekerja di sana. Oleh pemilik, yakni Kariasa, mereka disuruh memindahkan gas dari empat tabung 3 kg yang bersubsidi, ke tabung 12 kg yang nonsubsidi. Satu tabung 3 kg dibeli seharga Rp 15 ribu, dan hasilnya yang isi 12 kg dijual Rp 82 ribu. Jadi keuntungan satu tabung Rp 22 ribu. ”Berdasarkan keterangan tiga karyawan itu, kami mengamankan tersangka Kariasa sebagai direktur perusahaan. Sejauh ini dia mengaku tidak ada memerintahkan karyawannya mengoplos elpiji. Tersangka Kariasa juga mengaku sama sekali tidak tahu karyawannya berbuat seperti itu,” ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Beny Murjayanto, seizin Kapolresta Kombes Djoko Hariutomo, Rabu sore kemarin. Meski tidak mengaku, Kompol Beny tetap menjerat Kariasa dan ketiga karyawannya dengan pasal berlapis dalam UU No.22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas, dan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Ancamannya maksimal empat tahun dan denda Rp 40 miliar. Barang bukti ribuan tabung gas tersebut, untuk sementara waktu dititipkan di gudang tersebut yang kini dipasangi pembatas polisi (police line). Gerebek Gudang Sedangkan Polres Tabanan menggerebek gudang penyimpanan tabung untuk elpiji milik I Putu Subagia

(42), di Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Rabu kemarin. Terkait temuan tersebut, polisi mengindikasikan adanya pelanggaran. Penggerebekan berlangsung sekitar 2 jam, yang dipimpin Kasatreskrim AKP I Wayan Arta Ariawan. Di tempat itu, polisi menemukan 100 tabung elpiji isian 3 kg berisi, dan 500 tabung kosong. Selain itu, 44 tabung isian 12 kg berisi, dan 20 tabung lainnya kosong. “Khusus untuk tabung isian 12 kg, pemilik gudang belum bisa memberikan keterangan yang jelas, terutama soal mendapatkannya dari mana. Untuk itu, yang bersangkutan kami periksa di polres,” ujar AKP Arta. Pelanggaran yang dilakukan pemilik gudang yaitu tanpa izin menyimpan tabung gas elpiji. Yang bersangkutan terancam pidana kurungan tiga tahun sebagaimana disebutkan dalam Pasal 53 huruf c UU No.22 tahun 2001 tentang migas. Berdasarkan catatan DenPost, polisi di Tabanan pernah melakukan penggerebekan serupa di tempat yang sama sekitar setahun lalu. Ketika itu, pemilik gudang diduga melakukan pengoplosan tabung elpiji. Selain di Pasekan, Abiantuwung, polisi juga sempat mendatangi dua gudang elpiji, masing-masing di Jalan Dr. Ir. Soekarno perbatasan Kediri-Tabanan, dan lainnya di Buahan. Di kedua lokasi tersebut, polisi tidak menemukan indikasi pelanggaran. (107/109/121)

disebut namanya itu. Berdasarkan data yang dihimpun, awal terungkapnya perkara ini lantaran anggota Dit. Reskrimsus Pold Bali menemukan lahan sawah basah yang dikapling dan dibangun tembok perumahan. Proyek dilaksanakan PT Padha Bagia yang merupakan konsorsium, dengan komisaris pemegang saham sebanyak 20 orang. Salah satunya Ketua DPD REI Bali, DS, dengan luas lahan 3 hektar. Anggota DPRD Badung, PP, sebagai salah satu komisaris, disebut-sebut berjanji mengurus segala perizinan terkait pembangunan proyek itu. Sementara pembebasan lahannya diurus oknum legislator DPRD Badung juga, yakni WS.

”Proyek itu berada di depan Pura Dalem Penarungan. Yang jadi masalah, proyek ini mencaplok lahan sawah basah dan perkebunan yang produktif. Satpol PP Badung juga pernah menyetop proyek itu, tapi dicueki sama pengembangnya. Kalau dilihat di RTRW Badung, lokasi itu adalah lahan pertanian. Makanya izin tidak mungkin keluar. Apa yang dikerjakan perusahaan itu melanggar Pasal 69 UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang,” beber sumber tersebut. Perkembangan terakhir, proyek perumahan itu tidak jadi dilanjutkan. Selain izinnya tak kunjung diterbitkan Pemkab Badung, berita pelanggaran prosedur

yang dilakukan perusahaan telanjur masuk ke ranah hukum. Mengingat tak bisa melanjutkan pembangunan, akhirnya konsorsium menjual lahan mereka ke PP, nggota DPRD Badung yang juga merupakan salah satu anggota konsorsium. Konon, di lokasi itu akan dibangun proyek rekreasi permainan air. Apakah tidak dilanjutkannya proyek itu berpengaruh terhadap penyidikan kasusnya? ”Secara yuridis tidak ada pengaruhnya mau lanjut atau tidak. Kan pelanggaran sudah terjadi. Jika proyek tidak dilanjutkan, itu bukan karena kesadaran perusahaan, melainkan karena pelanggarannya ketahuan,” tandas sumber tadi. (107)

melalui mimpi. Setelah kejadian itu, Suartawan mengaku, mimpi akan muncul tirta di Pura Tirta. “Mungkin mimpi saya ini maksudnya,” tambah Suartawan. Pascamunculnya air berwarna putih susu tersebut,  Bendesa Adat Lepang Ketut Sirna bersama pemangku, I Wayan Sukarya,

lalu menggelar upacara pemendak di pura setempat. Bendesa Adat Ketut Sinar mengatakan bahwa Pura Tirta ada sejak zaman dahulu. Di pura ini ada lima mata air dengan sebutan Tirta Panca Siwa. Pura tersebut   juga dinilai ada kaitannya dengan Pura Sila Pegat di sebelah timur. Pio-

dalan Pura Tirta bersamaan dengan di Pura Sila Pegat pada Anggarkasih Medangsia. Sedangkan jumlah pangempon yang menyungsung Pura Tirta sebanyak 280 KK. “Kalau sebelum melinggih, Ida Betara di Pura Sila Pegat lebih dulu melakukan penyucian di sini (Pura Tirta),” terangnya. (wia)

C. 282

Jaksa... Sambungan dari Hal. 1 Salah satu dalilnya yang dikemukan jaksa yakni terdakwa Inderapura, yang menjabat General Manager (Jenderal Manajer) PT PSB, diperintah oleh tersangka Chris Sridana selaku Dirut PT PSB (sekarang mantan), untuk memotong setoran parkir ke PT Angkasa Pura (AP) I. Jaksa menjelaskan, tanun 2004 hingga 2005, IB Putu Marwan selaku programmer freelance pernah mendapat pekerjaan dari PT PSB. Salah satunya membuat program fitur penyesuaian yang bertujuan menyesuaikan antara laporan dengan setoran kasir guna mengontrol setoran PT PSB. Ketika itu ada kendaraan non-member (anggota) yang seharusnya membayar, tapi tidak membayar retribusi parkir. Dengan adanya peluang itu, kata jaksa, fasilitas fitur yang dapat diubah itu dimanfaatkan oleh Chris Sridana untuk memotong pendapatan parkir dengan cara menyalahgunakan fungsi fasilitas fitur. Untuk melaksanakan niatnya, kata jaksa di depan persidangan,

Joki... Sambungan dari Hal. 1 Setelah ditangkap, Franis digelandang ke Polres Badung untuk diperiksa intensif. Sedangkan motor Suzuki Shogun DK 4773 GW yang dipakai Franis mengantar Simon, diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga mengamankan sarung badik yang dipakai menusuk Fadzol. “Panjangnya sekitar 30 cm. Setelah menusuk korban, sarung sajam itu dipatahkan dan dibuang di Sesetan. Kalau di kampung tersangka, sajam itu disebut pisau kodi,” kata Kasatreskrim Polres Badung, AKP Wisnu Wardana, didampingi Kanit Buser, Ipda Wayan Sujana, Rabu (8/1) kemarin. Ditambahkannya, badik itu ditusukkan di perut kanan Fadzol hingga tembus di pinggang kirinya. Fadzol tewas seketika di tempat kejadian. “Sajam itu belum kami temukan. Upaya pencarian sudah dilakukan di TKP dan tempat tinggal Franis, hasilnya nihil,’’ tambah AKP Wisnu.

RSJP... Sambungan dari Hal. 1 Dengan demikian, total tempat tidur yang dipersiapkan di rumah sakit jiwa satu-satunya di Bali itu menjadi 440. Ditanya mengenai Pileg yang jumlah caleg dengan kursi yang diperebutkan

Chris Sridana menginstruksi pada terdakwa Inderapura secara lisan melalui briefing dan telepon. Sasarannya memanfaatkan fitur yang dapat mengatur pemotongan pendapatan parkir setiap hari. Inderapura tentu tidak sendirian, melainkan bersama terdakwa Mikhael Maksi dan Rudi Jhonson Sitorus (berkas terpisah). Atas perbuatan Inderapura, dkk., dalam kurun waktu tahun 2008 sampai 2011 diduga merugikan negara Rp 28.012.889.372. Awalnya ditemukan selisih Rp 20.826.955.358. Namun dengan penghitungan fungsi traffic yang tidak dapat ditemukan di server utama maupun server backup, ternyata juga terdapat selisih yang disetorkan senilai Rp 7.185.934.014. Atas perbuatannya, terdakwa Inderapura juga dijerat pasal yang sama dengan kedua terdakwa lainnya yakni Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diubah dan ditambah dengan UU No.20 Tahun 2001, jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP, dalam dakwaan primer. Selain itu jaksa memasang Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan

lebih subsider. Inderapura juga dijerat dalam Pasal 8 UU yang sama. Atas dakwaan itu, ketua majelis hakim Nursyam memberikan kesempatan kepada terdakwa Inderapura untuk melakukan tanggapan atas tuntutan tersebut. Setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, H. Pitriadin, terdakwa mengatakan, mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. Hakim memberikan waktu seminggu untuk mengajukan eksepsi atau keberatan. Usai sidang, H. Pitriadin mengatakan bahwa dakwaan jaksa banyak yang kabur alias tidak jelas. “Katanya dalam tuntutan, klien saya disuruh. Diintrusikan dan ditelepon oleh Chris. Tapi tidak jelas, kapan waktu diperintah, hari apa, bulan apa, tempatnya di mana? Ini tidak dapat dijelaskan. Bahkan peranan klien saya tidak kelihatan dalam dakwaan ini,” tegas pengacara asal Jakarta ini. Menurutnya, dalam perkara dugaan korupsi dana parkir ini, mestinya Chris Sridana tidak melibatkan orang lain, dalam arti tiga terdakwa lainnya. “Ini yang saya akan sampaikan dalam eksepsi,” tandasnya penuh semangat. (110)

Menurut dia, dari hasil penyidikan pada Selasa (24/12) malam lalu, tersangka Simon minta tolong kepada Franis untuk mengantarkannya ke TKP untuk minta gaji. Setibanya di sana, sekitar pukul 22.00, Simon tidak menemukan sang mandor, sehingga akhirnya melampiaskan emosinya kepada Fadzol. Simon menusukkan badik ke perut Fadzol hingga buruh ini meregang nyawa. Setelah itu, Simon kabur menuju tempat tinggal Franis Jalan Gurita, Densel. Menginap semalam di sana, Simon lalu kabur ke kampungnya di Dusun Onggol, Kecematan Kodi, Sumba Barat Daya, NTT. “Tersangka sebenarnya sakit hati karena diberhentikan kerja di proyek oleh mandor yang baru. Kami masih dalami apakah ada unsur perencanaan atau tidak?” ujar AKP Wisnu. Simon menambahkan bahwa dia sebenarnya bermaksud membunuh mandornya karena upah sehari kerja yang cuma Rp 50 ribu belum dibayar. “ Waktu itu

gaji saya belum dibayar, makanya saya marah,” tegasnya. Awalnya Simon ingin membunuh sang mandor, tapi tidak hafal benar wajahnya. Sedangkan saat kejadian, dia melihat Fadzol di TKP. Berhubung situasi remang-remang, tersangka mengira Fadzol adalah sang mandor, sehingga langsung ditusuk hingga tewas. “Saya tidak berniat membunuh, benar. Makanya saya langsung kabur dan sempat sembunyi di rumah teman di Sesetan,” tambah tersangka yang tatoan ini. Sedangkan Franis mengaku tidak tahu kalau Simon membunuh. Dia baru diberi tahu saat perjalan dari TKP ke tempat tinggalnya. Merasa tidak terlibat, pria kurus ini tetap kerja di sebuah proyek di Sesetan. Sebelumnya, tersangka Simon tiba di Bali, Selasa (7/1) siang lalu. Tersangka yang asal NTT ini, digiring ke TKP untuk mencari barang bukti dan motor, termasuk mencari rekannya, Franis. (109)

tidak sebanding, menurut Sukartha, memang berpotensi menyebabkan orang stres. Namun dia membantah, penambahan tempat tidur itu terkait dengan perhelatan politik lima tahunan nanti. ‘’Kami tidak ada persiapan khusus untuk menampung caleg stres. Siapa pun yang dibawa kesini karena gangguan

kejiwaan, maka akan kami tangani sama dengan pasien lainnya,’’tegas Sukartha. Tentang 100 tempat tidur yang dipersiapkan di RSJP Bangli masing-masing dilengkapi dengan kamar VIP dengan fasilitas mewah. Di kelas VIP ini fasilitas yang dipersiapkan ber-AC, air panas, termasuk kulkas. (122)

C. 1465


12

Denpost l kamis, 9 januari 2014

Gagalnya Pilwabup Badung

BK Akan Panggil Anggota yang Mangkir Mangupura, DenPost Ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD Badung dalam rapat paripurna, Rabu (8/1) kemarin, ternyata tidak hanya membuat peserta rapat yang hadir kecewa. Masyarakat yang secara langsung diberikan akses menyaksikan proses pemilihan wabup juga mengaku kecewa, bahkan menilai sikap sejumlah anggota dewan yang mangkir itu sebagai bukti autentik ketidakberpihakannya kepada rakyat. Sejumlah krama Badung yang kecewa, secara langsung menyampaikan unek-uneknya melalui siaran langsung yang ditayangkan sejumlah media televisi. “Ini lo tontonan menarik para wakil kita di DPRD Badung, mangkir hadir dalam sidang paripurna. Padahal menghadiri sidang itu wajib hukumnya karena itu pekerjaan

DenPost/edy

IB Sunartha

utama wakil rakyat, dan untuk pekerjaan itu mereka dibayar dari uang rakyat,” kata I Nyoman Kosan Sidik Kusuma. Menurut Kosan alias Nang Tison ini, sikap sejumlah anggota Dewan yang tidak hadir dalam rapat pleno, juga dapat mencoreng citra lembaga DPRD. Mereka tidak sadar, bahwa rapat-rapat

yang digelar DPRD untuk mengambil sebuah keputusan atau membahas kebijakan pemerintah adalah sebagai tugas Negara dan untuk kepentingan rakyat. Jika ada anggota Dewan yang tidak menghadiri rapat apalagi rapat pleno untuk kepentingan rakyat, maka itu perlu dipertimbangkan untuk dipilih kembali sebagai anggota legislator yang sering mengatasnamakan kepentingan rakyat. “Saya sangat kecewa dengan sikap anggota Dewan seperti itu. Katanya mewakili rakyat, kok rapat paripurna tidak ikut,” tanya Ketua Forum Komunikasi Antar Kepala Lingkungan dan Kelian Banjar Dinas Kuta Utara ini. Sementara Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung, IB Sunartha, mengakui, sejumlah anggota DPRD yang tidak menghadiri sidang paripurna

tidak menyertakan surat keterangan. Untuk itu, pihaknya akan memanggil mereka yang tidak hadir untuk dimintai keterangan kenapa tidak menghadiri rapat paripurna. “Kita akan panggil nanti mereka kenapa tidak hadir dalam rapat paripurna pemilihan Wakil Bupati,” kata Sunartha. Secara terpisah Ketua Fraksi PDIP, IGN Anom Gumanti, mengakui empat anggotanya tidak hadir yaitu Putu Parwata, Nyoman Satria, Wayan Regep dan Made Duama. Untuk Putu Parwata memang sedang sakit dan menjalani pengobatan di Singapura. Sementara tiga lainnya memang tidak ada surat keterangan. “Sebagai tanggungjawab Ketua Fraksi, kami akan sampaikan kepada Ketua DPC maupun DPD situasi rapat paripurna ini,” kata Anom Gumanti. (102)

Caleg Golkar Layangkan Protes ke Panwaslu Tabanan C.03

Tabanan, DenPost Caleg Partai Golkar, I Gede Budiatmika, melayangkan nota protes ke Panwaslu Tabanan, Rabu (8/1) kemarin. Mantan Ketua KPU Tabanan itu mengatakan, protes itu terkait adanya indikasi oknum Caleg PDIP yang mendompleng dalam beberapa kegiatan Pemkab Tabanan. Nota protes tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Panwaslu Tabanan, I Made Rumada. Dalam nota protes itu tertuang permohonan kepada panwaslu supaya menindaklanjuti dan mengambil sikap terkait kehadiran oknum caleg dalam acara atau kegiatan Pemkab Tabanan, seperti di Desa Pujungan, Pupuan, belum lama ini. “Apa yang kami lakukan ini sekaligus mengingatkan Pemkab Tabanan agar lebih berhatihati. Mudah-mudahan tidak ada lagi campur tangan para caleg dalam setiap program-program pemerintah,” tegas Caleg Golkar dari

DenPost/gagah

PROTES - Caleg Partai Golkar, I Gede Budiatmika (kiri), saat menyampaikan nota protes kepada Ketua Panwaslu Tabanan, I Made Rumada, Rabu (8/1) kemarin. Dapil Tabanan untuk DPRD Bali itu. Sementara Rumada, menyatakan, adanya nota

protes tersebut merupakan masukan yang bagus. Untuk itu pihaknya juga mengingatkan para caleg

untuk tidak melabrak aturan yang ada. “Terkait hal itu, kami juga menginstruksikan jajaran panwaslu sampai ke tingkat desa untuk melakukan pengawasan. Bila ada kegiatan serupa, kami perintahkan untuk menyetop. Panwaslu memiliki wewenang untuk itu,” tegas Rumada, seraya menyebut langkah selanjutnya akan segera menyurati Pemkab Tabanan dan melakukan rapat intern. (121)

DIJUAL MOBIL

Astra Daihatsu Angsuran 1,5 Juta

Angsuran 2 Juta

DP 7 Juta

gsung

iah Lan

Berhad

C1525

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

C.51

BERSAMA H. UYAK ANAK DARI MAK EROT PEWARIS ASLI H. SAEFULLAH

Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran - ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

Klinik Mak Erot

Jl. Katalia

Jl. Angsoka

Mahar Rp. 600.000

Jl. Cargo Permai

* DP Ringan / Angsuran Ringan * Syarat Mudah Dan Bunga Ringan * Test Drive Bisa Diantar Langsung Ke Rumah Untuk Info Lebih Lanjut Mengenai Bunga Terendah Bisa Hub: ANDY 918 7000 / 081236091525, PIN BB 2A369630 M. 62

PENDIDIKAN

INI DIA MAK EROT HANYA SATU - SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA No. B-352/P.1.10/ DSP.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR STPTno. 448.3/19 PT.7.XL07/DIKES

DILINDUNGI HAK PATEN

JL. CARGO PERMAI NO 8A UBUNG, DENPASAR - BALI IKL24/MAK EROT Kuning

Telp. 0361 - 8720897

C.1432

C. 1507

M. 1080

Edisi 9 Januari 2014  

Edisi 9 Januari 2014

Advertisement