Issuu on Google+

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI SENIN, 5 NOVEMBER 2012 - NOMOR 4.598 TAHUN KE - 15

ECERAN RP 2.500

C. 1320

C. 541

Pemilukada Gianyar

Paket Bagus Unggul Sementara Gianyar, DenPost Untuk sementara waktu, paket A.A. Gde Bharata-Made Agus Mahayastra (Bagus) unggul dalam Pemilukada Gianyar, Minggu (4/11) kemarin. Dari data penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gianyar, paket Bagus meraup 63.246 suara atau 68,91 persen. Sedangkan paket Cok. Nindia-A.A. Ngurah Agung (Ning) baru memperoleh 26.206 suara atau sekitar 28,47 persen. Sedangkan suara tidak sah 2.241 atau 2,8 persen.

DenPost/dewa

MASUKKAN SURAT SUARA - Calon Bupati Gianyar A.A. Gde Bharata saat memasukkan surat suara ke kotak suara di TPS 7 Banjar Pasdalem, Kelurahan Gianyar. Sedangkan Cok. Nindia di TPS 5 Banjar Teruna, Jl.Raya Peliatan, Ubud, Minggu (4/11) kemarin.

Perolehan Suara Sementara: Kecamatan

Bagus

Gianyar

16,741

Sukawati

13,998

Blahbatuh

9,923

2,968

Payangan

6,640

2,588

Tampaksiring

5,862

1,650

Tegallalang

7,563

5,364

Ubud

4,632

4,128

Total

Ning 5,841 11,66

63,246 26,206 (28,47 %) (68,91%)

Mega Syukuran Bakar Ikan di Cucukan KETUA Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memantau langsung Pemilukada Gianyar, Minggu (4/11) kemarin. Mantan Presiden RI tersebut tinggal di vilanya di kawasan Pantai Cucukan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Mega dari detik ke detik terus minta laporan hasil perhitungan suara Pemilukada Gianyar ini. Begitu mengetahui jago PDI Perjuangan, A.A. Bharata-Made Agus Mahayastra (Bagus) unggul sementara dengan perolehan suara yang signifikan, Mega langsung melakukan syukuran di Vila Cucukan pada malam harinya. Menurut salah seorang kader mi-

Pesta “Oong Tain Sampi”, Empat Buruh Keracunan Gianyar, DenPost Empat buruh proyek pembangunan hotel di Jl.Monkey Forest, Ubud, asal Jember, Jatim, keracunan oong tain sampi (jamur kotoran sapi), Sabtu (3/11) malam lalu. Keempatnya: Kasiono (19), Sikin (20), Endri (18), dan Adit (20). Mereka mengaku, pusing-pusing dan mual serta gatal-gatal di bagian tangan. Malam itu keempat buruh bagian pemasangan listrik ini sempat dirawat di RSUD Sanjiwani, Gianyar. Di selasela perawatan, salah seorang korban, Adit, mengata-

litan PDI Perjuangan Bali, yang selalu mendampingi Megawati selama di Pulau Dewata, Adenan, syukuran bakar ikan di vila milik Mega di Cucukan tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPD dan bupati/wakil dari PDI Perjuangan. Pengurus DPD yang datang antara lain Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, yang juga Ketua DPRD Bali, AA Oka Ratmadi. Juga tampak Wakil Gubernur Bali AA Puspayoga, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Bupati Tabanan Eka Wirastuti, dan Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya.  Baca Mega... di Hal. 11

Denpasar, DenPost Anggota sindikat pemalsu BPKB yang sempat buron, Jumat (2/11) lalu akhirnya berhasil diringkus Subdit III Dit. Reskrimum Polda Bali. Dia adalah tersangka Ketut Sudirman, yang ditangkap di Br. Pelit, Desa Sidatapa, Banjar, Buleleng. Tertangkapnya tersangka Sudirman berdasarkan pengembangan kasus Made Armaya (sudah ditangkap) yang merupakan dalang di balik sindikat pemalsu BPKB itu.

C. 1352

DenPost/ist

Ketut Sudirman

matan Gianyar, Bagus meraup 16.741 suara, sedangkan Ning hanya 5.841 suara.  Baca Paket... di Hal. 11 Genta Interaktif Topik: Paket Bagus Unggul sementara. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 09.00

Nyelonong Masuk TPS, DPR RI Ditegur KUNJUNGAN beberapa anggota DPR-RI ke Kabupa-ten Gianyar, Minggu (4/11) kemarin untuk memantau pemilukada di beberapa tempat, ternyata disertai insiden. Saat berada di Tempat Pemungutan Suara 7 di Lingkungan Pekandelan, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Gianyar, mereka justru nyelonong ke TPS 7 untuk mengecek kesiapan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di TPS tersebut.  Baca Nyelonong... di Hal. 11

Lagi, Pemalsu BPKB Ditangkap

kan bahwa seusai kerja, dia dan temannya menemukan banyak jamur yang tumbuh di sekitar lokasi proyek. Jamur yang lazim dikenal dengan nama mushroom itu tumbuh subur di atas kotoran sapi yang sudah kering. Beberapa jamur itu dipetik, lanjut dimasak untuk makan bersama. Cara memasaknya, jamur dicampur dengan telur dan mie. Mereka makan bersama dengan lahap, apalagi kepayahan karena kerja seharian.  Baca Pesta... di Hal. 11

Ketua KPUD Gianyar A.A. Gde Putra mengatakan, hasil penghitungan suara ini bersifat sementara alias belum ditetapkan dalam rapat pleno. Hasil penghitungan tersebut baru 89.446 dari suara yang masuk ke KPUD Gianyar dari masing-masing PPK. Dari data sementara yang diperoleh, paket Bagus unggul telak di seluruh (tujuh) kecamatan. Untuk di Keca-

Menurut Kasubdit III Dit. Reskrimum Polda Bali, AKBP Harry Haryadi, Minggu (4/11) kemarin, setelah buron sekitar dua minggu, tersangka Sudirman dikabarkan berada di kampung halamannya, Desa Sidatapa, Buleleng. Saat itu, Jumat (2/11) lalu, dia kemudian diburu ke kampungnya. “Informasi tempat tinggal penangkapan, polisi lebih dulu berkoordinasi dengan tokoh masyarakat Sidatapa. Sekitar pukul 21.00, tersangka Sudirman akhirnya dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Saat itu juga dia digiring ke Polda Bali untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. “Sehari mendekam di sel tahanan dan menjalani proses penyidikan, tersangka mengakui perbuatannya. Untuk itu, tersangka resmi ditahan,” tambah AKBP Hary Haryadi. Kompol Gunawan menambahkan, dalam sindikat pemalsu BPKB ini, tersangka Sudirman bertugas menggadikan BPKB palsu di sejumlah BPR dan koperasi. Hingga ditangkap, tersangka yang juga adik tersangka Armaya ini mengaku, sudah menggadaikan sekitar enam hingga tujuh BPKB. Untuk satu BPKB kendaraan roda empat, digadaikan senilai Rp 60 juta – Rp 70 juta. “Satu BPKB yang digadaikan, Sudirman mendapat upah sekitar Rp 300 ribu – Rp 600 ribu. Uang itu dikasi oleh Armaya,” imbuh mantan Kapolsek Densel ini. Namun semua itu baru sebatas pengakuan Sudirman. Penyidik tidak sertamerta percaya dengan pengakuan tersangka asal Sidatapa, Buleleng ini, sebelum proses penyidikan selesai dilakukan. “Kemungkinan tersangka Sudirman menggadaikan BPKB palsu lebih banyak dari apa yang baru diakuinya.  Baca Lagi... di Hal. 11

DenPost/dewa

KUNJUNGAN - Anggota Komisi II DPR RI yang ditegur saat melakukan kunjungan ke TPS di Kelurahan Abianbase, Minggu (4/11) kemarin.

Bawa Narkoba, Dua Pria Diciduk Polisi Denpasar, DenPost Kedapatan membawa narkoba jenis shabu-shabu (SS), tersangka Wayan Putra Wirawan (28), warga Jl. Cokroaminoto Gang Merak No.7, Denpasar dan I Ketut Sarjana (37) yang tinggal di Perum Puri Mumbul di Jl. Aneka Warga No.1, Jimbaran, Kuta Selatan, dibekuk aparat Satuan Narkoba Polresta Denpasar. Menurut informasi Minggu (4/11) kemarin, Wirawan diringkus di tempat parkir restoran cepat saji di Jl.Gatot Subroto timur, pada Jumat (2/11) lalu sekitar pukul 18.30. Dari tangan Wirawan, polisi mengamankan barang bukti SS seberat 0,12 gram. Narkoba itu diperoleh polisi dari saku celana panjang yang dikenakan tersangka. Sedangkan Sarjana ditangkap di sebuah rumah di Jl. Puri Sunggit No.10, Jimbaran, Kuta, pada Sabtu (3/11) lalu sekitar pukul 23.00. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti paket SS seberat 0,26 gram. “Kedua tersangka tidak berkaitan (beda jaringan). Mereka ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda,” ujar sumber DenPost yang namanya enggan dikorankan tersebut. Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan polisi, tersangka Sarjana diduga kuat sebagai pengedar, sedangkan Wirawan sebagai pemakai. “Tapi itu masih dalam proses penyidikan awal. Proses penyidikan masih berlangsung, terutama terkait dengan asal barang haram tersebut,” ungkap sumber itu. Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Suarda saat dimintai konfirmasi mengatakan bahwa memang benar kedua tersangka diciduk garagara narkoba. “Memang benar kami mengamankan dua orang yang tertangkap tangan membawa narkotika jenis SS. Kasusnya masih dalam pengembangan,” tandasnya. (yan)

Sikapi Panen Raya Pola RPL

Bupati Geredeg Instruksikan Pengembangan Pangan Alternatif C. 1349

C. 1321

BUPATI Karangasem Wayan Geredeg menginstruksikan Kantor Ketahanan Pangan supaya mengembangkan pangan alternatif. Instruksi tersebut disampaikannya untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai upaya pemenuhan ketersediaan pangan bagi masyarakat. ‘’Kantor Ketahanan Pangan agar lebih intensif menggarap penanganan pangan alternatif. Implementasinya tak hanya di kebun, tapi bisa de-ngan memanfaatkan lahan pekarangan,” tegasnya. Namun untuk merangsang semangat masyarakat mengembangkan pangan alternatif, menurut Bupati, tak cukup dengan optimalisasi hasil. Kantor Ketahanan Pangan bekerja sama dengan in-

stansi terkait juga diharapkan dapat membantu petani dalam hal pemasaran. Seperti produk yang dihasilkan dari pola Rumah Pangan Lestari (RPL), pemerintah daerah harus dapat memfaslitiasi sehingga produk masyarakat bisa bernilai ekonomis tinggi. ‘’Misalnya dibantu untuk bisa masuk ke swalayan-swalayan,” kata Bupati Geredeg. Instruksi sekaligus harapan tersebut disampaikannya

untuk menyikapi panen raya pola RPL yang dikembangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Pertiwi, Banjar Dinas Blimbing, Desa Pidpid, Abang, akhir pekan lalu. Dari pola tersebut, KWT Sari Pertiwi mampu memanfaatkan lahan pekarangan untuk dijadikan kebun keluarga. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karangasem, I Ketut Ardita, saat diminta komentarnya Minggu (4/11) kemarin, mengatakan, Karangasem memang sudah mengembangkan program pangan alternatif. Sebagai pengganti beras, sejumlah kelompok tani diarahkan mengembangkan tanaman umbi-umbian seperti ketela rambat dan ketela pohon.  Baca Bupati... di Hal. 11

DenPost/ist

Wayan Geredeg


2

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Dukung Program Denpasar Bersih dan Hijau

Desa Kesiman Kertalangu Sinergi dengan Brimob DenPost/sutrisna

UJIAN NEGARA - Ujian Negara Amatir Radio yang dilaksanakan, Minggu (4/11) kemarin, membludak. Panitia pun melaksanakan ujian sampai sore.

Ujian Negara Amatir Radio Membludak Bukti Kesadaran Masyarakat Meningkat Denpasar, DenPost Ujian Negara Amatir Radio (Unar) tahun 2012 yang dilaksanakan di Kampus Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Minggu (4/11) kemarin, membludak. Peserta seluruh Bali mencapai 521 orang. Hal tersebut dinilai sebagai kesadaran masyarakat yang kini banyak menggunakan komunikasi radio di berbagai bidang sosial kemasyarakatan. Unar 2012 dipantau langsung Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, dengan menugaskan Kepala Subdit Sertifikasi Operasional Radio, Direktorat Operasional Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Rudi Hendarwin. Hadir pula Kepala Balai Monitoring Frekuensi Radio Kelas II Denpasar, Sensilaus Dore, S.H., M.Hum. Ujian negara ini, dilaksanakan bersama Kementerian Kominfo dan ORARI Daerah Bali beserta ORARI Lokal se-Bali. Menurut Rudi Hendarwin, kesadaran para amatir radio untuk memiliki kecakapan dan izin resmi dari negara sangat tinggi di Bali. Laporan awal dari panitia diperkirakan berkisar 200 peserta, namun dalam beberapa hari meningkat tajam sampai 521 peserta. Kesadaran ini, katanya, merupakan kerja keras bersama antara ORARI Daerah dan ORARI Lokal se-Bali dan Balmon Denpasar untuk memberikan kesadaran serta memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi mereka untuk mendapatkan izin. Serta secara berkala, Balmon telah turun ke lapangan melakukan penertiban dan penyadaran terhadap penggunaan frekuensi yang sesuai dengan aturan yang ada. ‘’Dengan ujian ini, para amatir radio dapat tertata dengan baik. Kami sangat sepakat memberikan berbagai kelonggaran bagi peserta. Daripada tak berizin menjadi liar, lebih baik menata walau dengan berbagai kebijakan. Kami berharap ke depan, setelah mereka lulus dan masuk organisasi, agar terus dilaksanakan pembinaan dan pemantauan, sehingga kesadaran penggunaan frekuensi ini dapat terjaga dengan baik,’’ katanya. Saat ini, di Indonesia ada 80.000 yang telah memiliki izin dari pemerintah. Ada peningkatan yang sangat signifikan. Hal itu karena radio komuniasi dalam berbagai bidang kehidupan dan sosial kemasyarakat berkembang pesat. ‘’Dengan mengenal aturan, saya rasa makin banyak yang berizin, penggunaan frekuensi akan makin tertata dengan baik,’’ pungkasnya. Sensilaus Dore menambahkan, di Bali penggunaan frekuensi pun berkembang dan melebar. Banyak dari rekan-rekan pecalang di desa adat yang kini menggunakan frekuensi dengan sistem pancar ulang. Ada sekitar 4 lebih dari mereka yang akhirnya ditertibkan dan diturunkan Balmon, karena keberadannya mengganggu penerbangan dan frekuensi negara. Penertiban pun akan terus dilakukan, tujuannya adalah kesadaran dalam aturan berkomunikasi. ‘’Dengan peran ORARI nanti, bersama mencari frekuensi yang sesuai dengan band amatir. Kami tentu akan dapat berkordinasi dengan organisasi untuk membantu desa adat untuk menjaga keamanan dan pelaksanaan kegiatan adat yang lain,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua ORDA Bali, IB Arnawa (YC9FAO) mengucapkan apresiasi tertinggi bagi masyarakat pencinta amatir radio yang telah dengan sadar untuk ujian dan memiliki izin dari pemerintah. ‘’Ke depan, mari bersama-sama menjaga agar penggunaan frekuensi diseuaikan dengan aturan yang ada,’’ pungkasnya. (108/*)

Dauh Puri, DenPost Kebersihan lingkungan tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat melakukan gerakan mewujudkan lingkungan yang bersih. Seperti yang dilaksanakan Desa Kesiman Kertalangu yang bersinergi dengan Brimob Polda Bali, melaksanakan aksi bersih lingkungan, Minggu (4/ 11) kemarin, di wilayah desa setempat. Aksi bersih yang melibatkan ratusan warga desa, khususnya Banjar Tohpati dan 75 anggota Brimob ini, dipusatkan di Pura Dalem Tohpati dan Perempatan Bypass Tohpati. Sejak pagi masyarakat telah berkumpul dan bersama-sama melaksanakan aksi bersihbersih. “Kegiatan ini secara berkesinambungan kami laksanakan bersinergi dengan Brimob Palda Bali di wilayah Tohpati, yang juga mendukung program Denpasar Clean and Green,” ujar Kepala Desa Kesiman Kertalangu, IB Bima Putra, di sela-sela kegiatan. Lebih lanjut dijelaskan, untuk mewujudkan Desa Kesiman Kertalangu yang bersih, tidak saja melakukan aksi bersih setiap minggunya, juga menerapkan 3 K, yakni kebersihan, keamanan, dan kenyaman. Hal ini diharapkan terus tercipta di Desa Kesiman Kertalangu bersama masyarakat, dan seluruh aparat desa. Di samping itu juga, Bri-

mob Polda Bali di wilayah Tohpati sebagai bagian dari Desa Kesiman Kertalangu, ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Seperti yang dilaksanakan kali ini bertepatan dengan HUT ke67 Brimob, dengan menyerahkan bantuan alat gotong-royong berupa skop dan cangkul kepada warga Desa Kesiman Kertalangu di Banjar Tohpati. Kegiatan kali ini juga dalam rangka menyambut penilaian Adipura, di mana Desa Kesiman Kertalangu sebagai pintu gerbang Kota Denpasar di bagian timur tetap kelihatan bersih sehingga Denpasar Bersih dan Hijau dapat terwujud. Lebih lanjut Bima Putra mengatakan, Desa Kesiman Kertalangu yang terdiri dari 11 banjar adat, dalam menciptakan kebersihan lingkungan setempat, juga telah menggelar berbagai lomba kebersihan lingkungan, serta menyerahkan 11 alat pemo-

DenPost/ist

ALAT GOTONG-ROYONG - Kompol Drs. Wayan Sarinaya (kanan) menyerahkan alat gotong-royong kepada Kelian Banjar Topati yang disaksikan Kepala Desa Kesiman Kertalangu, IB Bima Putra (tengah). tong rumput. Sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak menjaga kebersihan lingkungan dan telajakan di masing-masing banjar setempat. Dalam menangani masalah sampah, saat ini pihaknya telah memiliki Depo Sampah, dengan didukung 3 armada truk pengangkut sampah dan 2 motor cikar (moci). Di samping itu, untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, pi-

haknya juga membentuk satgas, yang nantinya dapat memantau pembuang sampah sembarangan dan dikenakan denda Rp 100 ribu. Sementara itu, Kompol. Drs. Wayan Sarinaya dari Satuan Brimob Polda Bali mewakili Kasat Brimob mengatakan, kegiatan aksi bersih secara berkesinambungan dilaksanakan Brimob Polda Bali bersama-sama warga Banjar Tohpati. Diharapkan, dalam kegiatan ini dapat ikut serta menjaga ke-

bersihan lingkungan setempat, yang nantinya dapat mewujudkan Denpasar bebas dari sampah. “Kegiatan ini secara berkesinambungan kami lakukan bersama warga setempat, di mana Brimob milik Desa Kesiman Kertalangu, begitu juga sebaliknya Desa Kesiman Kertalangu milik Brimob, yang nantinya dapat menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan desa secara bersama-sama,” kata Kompol. Sarinaya. (111)

Membandel, Pedagang Buah di Jl. Hang Tuah Diberangus ‰ Berjualan di Atas Trotoar dan Telajakan Taman Sanur, DenPost Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar memberangus dan menyita barang dagangan pedagang buah yang membandel berjualan di atas trotoar Jl. Hang Tuah, Minggu (4/11) kemarin. Pasalnya, pedagang buah ini sudah berulangkali ditertibkan dan dibina, namun tidak pernah kapok dan mamengkung menggelar barang dagangan di atas trotoar dan menghalangi pejalan kaki. Kabid Ketertiban Fasilitas Sosial (KFS) Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, Drs. IGM Budhy Suryawan, M.Si., dibantu belasan anggota Satpol PP, di sela-sela penertiban, mengatakan, sepanjang Jl. Hang Tuah sebanyak sembilan pedagang buah yang berjualan di telajakan taman dan memajang barang dagangan di atas trotoar, sehingga membuat pemandangan sepanjang jalan tersebut kurang sedap dipandang mata. Apalagi, Jl. Hang Tuah merupakan jalan protokol menuju kawasan objek wisata Pantai Sanur dan sekitarnya. Begitu juga jalan tersebut ramai dilalui wisatawan, baik menuju Kota Denpasar maupun monumen perjuangan rakyat Bali Bajra Sandhi dan pusat pemerintahan Provinsi Bali. “Kalau pedagang buah ini dibiarkan berjualan sembarangan menggunakan fasilitas

DenPost/pasma

DISEMPRIT - Pedagang buah yang membandel berjualan di Jl. Hang Tuah Sanur, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan kembali disemprit sekaligus ditertibkan Kabid KFS Dinas Tramtib Satpol PP Kota Denpasar, IGM Budhy Suryawan, bersama anggotanya dan barang dagangannya sebagian disita dijadikan barang bukti pelanggaran, Minggu (4/11) kemarin. umum membuat kumuh dan kotor sepanjang jalan tersebut,’’ kata Budhy Suryawan. Budhy Suryawan mengaku, pihaknya sudah empat kali menertibkan sekaligus memberi peringatan kepada para pedagang buah yang mangkal sepanjang Jl. Hang Tuah itu. Namun, pembinaan yang dilakukan tidak pernah mendapat respon dan mereka semakin menantang petugas Satpol PP dengan terang-terangan berjualan menggunakan mobil dan menaruh barang dagangannya di atas

trotoar. “Kami tidak lagi memberikan ampun bagi pedagang yang membandel untuk melakukan pembinaan lagi dan langsung memproses lewat tipiring (tindak pidana ringan),’’ jelasnya. Dia menyatakan, pemerintah tidak melarang warga Denpasar maupun luar berjualan di Denpasar dan tidak menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar, telajakan taman, dan badan jalan. Sebab, berjualan di pinggir jalan dapat menganggu keselamatan pedagang itu sendiri maupun

pembeli, karena akan parkir dan berhenti sembarangan. “Kalau ingin berjualan para pedagang hendaknya mencari tempat yang sesuai peruntukannya, seperti di pasar. Jangan berjualan sembarangan tempat tanpa memperhatikan estetika Kota Denpasar,’’ ucapnya. Selain menertibkan pedagang buah di Jl. Hang Tuah, kata Budhy Suryawan, pasukan baju coklat tua juga menyasar Jl. By-pass Ngurah Rai dari perempatan Jl. Hang Tuah ke utara sampai perempatan Jl. Waribang. Dari penyisiran sepanjang jalan tersebut menyemprit belasan pedagang buah maupun pedagang ikan yang berjualan di atas trotoar maupun telajakan taman. “Kami belum mengambil tindakan dan hanya melakukan pembinaan terhadap pedagang buah dan ikan yang melanggar tersebut. Jika saat penertiban lanjutan tertangkap tangan melanggar lagi akan langsung diproses,’’ terang Budhy Suryawan. Mengantisipasi membludaknya PKL dan pedagang petasan (kembang api) menjelang tahun baru 2013, lanjut Budhy Suryawan, pihaknya dari sekarang sudah melakukan koordinasi dengan aparat kelurahan/desa dan kecamatan. Pasalnya, akhir Nopember pedagang petasan

sudah ramai masuk ke Kota Denpasar berjualan untuk perayaan tahun baru 2013. “Lebih awal kami melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, aparat kelurahan/ desa maupun kecamatan untuk bersama-sama mengamankan wilayahnya masingmasing dari gangguan suara petasan,’’ paparnya. Dia menambahkan, koordinasi yang dilakukan ini dengan aparat kelurahan/desa dan kecamatan ini guna mendata PKL yang ada di masingmasing wilayah yang melanggar Perda Nomor 3 tahun 2000 tentang Ketertiban Umum. Apalagi dari penelusuran anggota Satpol PP ditemukan 10 titik di jalan protokol jumlah PKL terus bertambah, sehingga perlu diantisipasi untuk tidak membludak menjelang perayaan tahun baru 2013. “Kami tetap bergerak dengan aparat terbawah untuk mencegah maraknya PKL di Kota Denpasar yang berdampak pada semrawut dan kumuhnya lingkungan,’’ tukasnya. (103) Genta Interaktif Topik: Membandel, Pedagang Buah Diberangus Silahkan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Tinggi, Animo Warga Denpasar Urus Izin ‰ Rai Soryawan: Inovasi Jalan Terus

DenPost/pasma

SIDAK LIMBAH - Kabid Ketertiban Fasilitas Sosial (KFS) Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, IGM Budhy Suryawan (pakai topi), melakukan sidak limbah kotoran babi yang dibuang sembarangan dan dikeluhkan warga setempat di lingkungan Br. Belong Menak, belum lama ini.

Dauh Puri, DenPost Sejak terbentuk tahun 2008 lalu, Dinas Perijinan Kota Denpasar kini terus melakukan inovasi. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hasilnya, dari tahun ke tahun animo masyarakat untuk mengurus izin mengalami peningkatan. Bahkan, hingga Oktober 2012 ini, permohonan izin yang masuk mencapai 10.831 lembar. Kadis Perijinan Denpasar, AA Gde Rai Soryawan, mengatakan, dari seluruh permohonan yang masuk, sudah 8.065 izin yang diterbitkan. Sedangkan 1.185 masih dalam proses, 836 izin ditangguhkan dan 345 ditolak. Dikatakan, dari 8.065 izin yang diterbitkan, retribusi yang masuk mencapai Rp 14,02 miliar lebih. Sedangkan

tahun sebelumnya, total permohonan mencapai 12.788. Sedangkan yang diterbitkan, sebanyak 10.436 izin. Tapi dari segi retribusi tahun lalu hanya Rp 7,25 miliar lebih. Rai Soryawan mengatakan, dengan konsep esewaka dharma (melayani adalah kewajiban), pihaknya terus berupaya mengajak masyarakat untuk mengurus izin dulu, baru membangun atau berusaha. ‘’Guna mencapai hal ini, dukungan masyarakat sangat diharapkan. Bagaimana pun pemerintah telah berkomitmen melakukan reformasi birokrasi. Namun, tanpa dukungan masyarakat upaya tersebut tak akan membuahkan hasil yang maksimal,’’ ujarnya. Rai Soryawan mengingatkan, terbentuknya Dinas Perijinan sesuai amanat Per-

DenPost/ist

Rai Soryawan mendagri No. 20 tahun 2008. Di mana di dalamnya dipersyaratkan, untuk mewujudkan peningkatan pelayanan dipandang perlu mensinergikan berbagai macam perizinan dalam wadah pelayanan satu pintu. Nah untuk

melaksanakan amanat tersebut, Dinas Perijinan Kota Denpasar secara terus menerus berupaya melaksanakan penyederhanaan perizinan. Baik penyederhanaan prosedur dan persyaratan, waktu maupun biaya dengan melakukan penyesuaian tarif retribusi tertentu. Juga dengan berbagai inovasi. Di antaranya, inovasi pemanfaatan teknologi informasi. Inovasi ini menggambarkan transparansi perizinan. Di mana persyaratan, tarif retribusi, waktu penyelesaian disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Inovasi lainnya yang telah dilakukan, pelayanan satu hari jadi (one day service). Namun ini baru bisa dilakukan untuk izin tertentu seperti SIUP dan TDP perorangan dengan neraca awal di bawah Rp

50 juta, Surat Izin Kerja Perawat (SIKP), Surat Izin Kerja Perawat Gigi (SIKPG) dan Surat Izin Kerja Refraksionis (SIRO). Selain itu, Dinas Perijinan juga melakukan inovasi berupa pengurusan izin satu paket. Sistem ini ini adalah permohonan izin lebih dari satu yang diproses secara bersamasama. Tujuannya untuk mewujudkan pelayanan perizinan yang efektif, efisien, dan cepat (pelayanan prima). Pelayanan perizinan sistem paket ini terdiri dari persetujuan prinsip membangun (PPM) dan izin prinsip usaha dengan IMB. Kemudian surat izin tempat usaha (SITU) dengan izin gangguan (HO). ‘’Di samping itu, dalam perpanjangan izin juga dilakukan penyederhanaan persyaratan,’’ ujarnya. (105)


3

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

2013, Samigita Dapat Dana Infrastruktur Rp 121 Miliar Kuta, DenPost Kalau Badung kini getol melakukan pembangunan infrastruktur jalan layang, itu bukan berarti latah. Justru itu merupakan kebutuhan yang sangat vital, dalam mengurai kekroditan arus lalulintas terutama di kawasan-kawasan pariwisata seperti Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita). Bahkan, tahun 2013 ada kajian untuk pembangunan jalan melayang di atas Tukad mati, yang akan mampu memberikan jawaban atas kemacetan yang sering terjadi di tiga wilayah tersebut. Menurut Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Badung, Wayan Puspa Negara, Pemerintah Badung dalam anggaran 2013 nanti, sudah merancang setidaknya Rp 121 miliar lebih untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Samigita. “Salah satunya dari gelontoran dana sebesar itu adalah adanya kajian untuk pembangunan jalan melayang di atas Tukad Mati,” kata Puspa Negara. Kucuran dana itu, kata anggota Komisi C dari Legian tersebut sebagai bukti adanya komitmen pemerintah Badung terhadap kawasan Seminyak, Legian dan Kuta yang selama ini berfungsi sebagai “ATM” nya Badung melalui pajak hotel dan restoran (PHR).

DenPost/dok

Wayan Puspa Negara Untuk diketahui, proyeksi pendapatan Badung dari pajak daerah (pajak hotel, restoran dan hiburan tahun 2013 mencapai Rp 1,6 trilyun. Secara gradual beberapa proyek sekala besar untuk memperkuat standarisasi infrastruktur di Kuta menjadi kelas dunia (world class) yang akan digarap antara lain meliputi, perbaikan struktur Pantai Kuta, Jalan Sahadewa, Jalan Kartika dan Jalan Kediri senilai Rp 21,7 miliar lebih. Pembangunan jalan dan drainase di Dewi Sri Legian Rp 11,1 miliar, peningkatan jalan Basangkasa-Petitenget-Seminyak Rp 14,085 miliar, pembangunan jembatan Tukad

Mati Legian Rp 3,5 miliar, perbaikan trotoar dan drainase Jalan Kunti-Basangkasa Rp 8,5 miliar, trotoarisasi simpang Basangkasa-PetitengetSeminyak Rp 8,8 miliar, Jalan LC Seminyak 1,5 miliar, perbaikan jalan lingkungan dan kelurahan Kuta 1,9 miliar, perbaikan jalan lingkungan Kelurahan Legian Rp 1,4 miliar. Sementara untuk sarana pendidikan, pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMPN 1 Kuta Rp 3 miliar lebih, pembangunan aula SMPN 2 Kuta Rp 3 miliar lebih, pembangunan ruang guru SD 1 Kuta Rp 517 juta, tembok pagar SMAN 1 Kuta Rp 264 juta, lanjutan RKB SMAN 2 Kuta Rp 496 miliar serta beberapa kegiatan proyek lainnya. Di antara sekian kegiatan proyek yang akan dilakukan di Samigita, salah satu proyek yang menumental untuk memecah kemacetan di Kuta adalah kajian pembuatan jalan melayang di atas Tukad Mati . Dalam kajian itu, ruas jalan akan menyusuri Tukad Mati (Sunset Road) Seminyak dan akan berakhir di Jalan Bay Pass Ngurah Rai selatan Kuta Timur. “Ini yang saya katakan Badung tidak akan pernah berhenti berfikir untuk pembangunan yang bersifat kebutuhan masyarakat,” kata Puspa Negara. (102/*)

DenPost/suryawan

GANGGU LINGKUNGAN- Pembangunan Hotel Ramada Sakala yang dikeluhkan warga, karena dinilai mengganggu lingkungan.

DCK Berikan SP II kepada Hotel Ramada Sakala ‰Warga Minta BLH Cek Dokumentasi Lingkungan Tanjung Benoa, DenPost Dinas Cipta Karya (DCK) Badung, ternyata serius menanggapi sejumlah pelanggaran yang dilakukan pihak Hotel Ramada Sakala di Jalan Pratama, Tanjung Benoa. Bahkan, DCK sudah memberikan surat peringatan kedua (SP II) kepada manajemen hotel. Kepala Dinas Cipta Karya, Desy Damayanti, saat diminta konfirmasinya, Minggu (4/11) kemarin, membenarkan pihaknya sudah memberikan surat peringatan kedua. “Kami sudah berikan surat peringatan kedua, namun sampai sekarang belum pernah ketemu karena masing-masing pihak masih ada kesibukan,” kata Desy. Dijelaskan, pembangunan Ramada Sakala memang ada beberapa pelanggaran, teru-

tama mengenai ketinggian bangunan. Dalam kasus tersebut, sebenarnya masih bisa dilakukan penyesuaian ketinggian bangunan, karena secara geografis posisi Ramada Sakala memang lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa bangunan di sekitarnya. Untuk itulah, melalui SP kedua itu, DCK sebenarnya akan memberikan pembinaan kepada pemilik. Karena masih sama-

sama ada kesibukan, sejak dilayangkannya SP kedua minggu lalu, belum pernah ada pertemuan untuk pembinaan. Terkait keluhan sejumlah penyanding, secara jujur Desy mengaku, dampak lingkungan sepertinya paling serius dilanggar, sehingga menyebabkan beberapa bangunan sekitarnya retak-retak. Kalau soal kekeringan air sumur, Desy masih meragukan, karena basement itu kan tidak untuk menampung air, tapi untuk ruang parkir. Logikanya, jika dilakukan penggalian yang lebih dalam dari sumur penduduk baru bisa berdampak terhadap kekeringan. “Dalam basement sekitar 6 meter dan itu tidak mengeluarkan air, bagaimana bisa menyebabkan keke-

ringan bagi sumur warga,” tanya Desy Damayanti. Sementara warga minta Badan Lingkungan Hidup (BLH) melakukan pemeriksaan, terutama terkait dengan dokumen izin gangguan (HO). Karena rumah-rumah warga dan balai banjar juga retak akibat proses pembangunan hotel tersebut. “Kami dari warga tetap minta agar persoalan lingkungan ditangani serius,” kata Kepala Lingkungan Anyar, dr.I Made Sugianta. Pihak kontraktor PT Total Bangun Persada, sebenarnya sudah berjanji mau menyelesaikan semua dampak yang diakibatkan dengan warga. Namun dalam pertemuan pecan lalu untuk membahas janji itu, pihak kontraktor tidak datang. (102)

PDIP Badung Siap Jalani Verifikasi Faktual DenPost/sutrisna

LOMBA MANCING - Ketua DPRD Badung Nyoman Giri Prasta saat membuka lomba mancing di Subak Citra Bongkasa.

Giri Prasta Buka Lomba Mancing di Bongkasa Apresiasi Semangat Membangun Krama Badung Mangupura, DenPost Semangat membangun krama Badung mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Badung Nyoman Giri Prasta. Politisi asal Plaga ini, bahkan mengaku bangga banyak pembangunan dilakukan secara swadaya. Begitu juga penggalian dana dilakukan secara kreatif dengan mengadakan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya melalui lomba mancing. Demikian disampaikan Giri Prasta saat membuka lomba mancing yang diselenggarakan di Subak Citra, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Minggu (4/11) kemarin. Lomba mancing dalam rangka pelaksanaan renovasi candi bentar dan tembok penyengker Pura Batur, Desa Bongkasa ini diikuti ratusan peserta dengan memperebut-

kan hadiah utama satu unit sepeda motor, satu ekor “godel” atau anak sapi, TV dan berbagai hadiah menarik lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPRD Badung IB Sunartha, Ketut Luki, Camat Abiansemal, IGN Jaya Saputra dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. “Penggalian dana ini dalam rangka pelaksanaan renovasi candi bentar dan tembok penyengker Pura Batur, Desa Bongkasa,” ungkap Ketua Panitia, Made Wardana. Pura Batur Bongkasa, kata Wardana, kini akan dilakukan renovasi. Diharapkan, dengan kegiatan lomba dan bantuan Ketua DPRD Badung renovasi di pura ini segera bisa diselesaikan. Sebagai bentuk motivasi atas pembangunan Pura Batur Bongkasa, Giri Prasta menyerahkan bantuan dana motivasi DPRD Badung sebesar Rp 10 juta dan dana hibah Rp 100 juta. Secara pribadi dia juga membagikan hadiah tambahan kepada pemenang lomba. Yakni, tambahan uang tunai Rp 300 ribu bagi juara I, Rp 500 ribu

C. 1202

bagi juara II, Rp 200 ribu bagi juara III, dan Rp 200 ribu bagi juara IV. Untuk doorprice diberikan tambahan uang tunai masing-masing Rp 100 ribu untuk sepuluh orang pemenang. Serta empat tambahan hadiah uang tunai masing-masing Rp 200 ribu. Selain Giri Prasta, Ketut Luki dan Putu Sutarta juga menyerahkan bantuan masing-masing Rp 1 juta dan Rp 500 ribu. “Kegiatan ini sangat positif. Selain sebagai ajang penggalian dana, juga untuk mewadahi penghobi mancing, serta sekaligus untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan guna bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan,” katanya. Dikatakan, dengan semakin banyaknya masyarakat menggelar lomba mancing secara tidak langsung kelestarian lingkungan akan semakin terpelihara. “Kebetulan Menteri Negara Lingkungan Hidup pernah datang ke Desa Taman. Mari lestarikan lingkungan di sekitar kita. Kedepan kita harap pemerintah dapat penghargaan Kalpataru,” tegas dewan dua periode ini. (108/*)

Mangupura, DenPost KPU Kabupaten Badung mulai melakukan verifikasi faktual terhadap partai politik (Parpol) yang lolos verifikasi administrasi. Salah satu parpol yang diverifikasi yaitu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, pada Jumat (2/11) lalu. Tim KPU Badung dipimpin ketuanya, I Wayan Jondra beserta Panwaslu Badung mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung di jalan Kwanji, Sempidi, Mengwi, Badung. Tim diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Badung, I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., beserta Sekretaris, I Made Sudarsa, Bendahara, I Nyoman Dirga Yusa, SE, serta pengurus perempuan PDI Perjuangan Badung. Dari pantuan, semua yang diverifikasi oleh KPU Badung di DPC PDI Perjuangan Badung, tidak ada masalah terkait dengan dokumen-dokumen sebagai dasar verifikasi faktual. Mulai dari SK kepengurusan, domisili kantor, bukti status kantor, dan 30 persen keterwakilan perempuan dalam kepengurusan. “ Kami mengucapkan terima kasih kepada KPU beserta Panwaslu Badung yang telah datang untuk memverifikasi PDI Perjuangan Badung,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Badung, I Nyoman Giri Prasta, usai menerima tim verifikasi.

C. 1303

DenPost/ist

VERIFIKASI – Tim KPU Badung dipimpin ketuanya, Wayan Jondra saat melakukan verifikasi faktual mulai dari sekretariat PDI Perjuangan Badung. Tim KPU diterima, Ketua DPC PDIP Badung, Nyoman Giri Prasta. Menurut Giri Prasta, PDI Perjuangan Badung sangat siap diverifikasi faktual, termasuk verifikasi data KTA nanti. Ketua DPRD Badung ini menegas-

kan, kesiapan PDI Perjuangan Badung ini tidak terlepas dari komunikasi dan pembinaan yang telah dilakukan oleh KPU Badung selama ini. ‘’Ke depan

harus semakin ditingkatkan komunikasi dan koordinasi antara kami dari partai politik dengan KPU dan Panwaslu Badung,’’ katanya. (108/*)

C. 1211


4

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Musisi Dunia Unjuk Gigi di Nusa Dua Fiesta Nusa Dua, DenPost Serangkaian Nusa Dua Fiesta (NDF) ke -15, sajian world music Indonesia Musik Expo (Imex) mulai digeber, Sabtu (3/11). Sajian spesial world music, yang menampilkan para musisi dari berbagai negara itu disambut antusias ratusan pengunjung yang memadati penggung utama Peninsula. Bahkan penonton pun diajak ikut berjingkrak dan bergoyang membuat pulau Peninsula, Nusa Dua penuh semarak. Direktur Utama BTDC, IB Wirajaya menyampaikan sajian world music yang ditampilkan di ajang NDF menjadi ajang spesial tahun ini. Bahkan, pihaknya merencanakan even world music ini diagendakan setiap tahun di tempat ini “Kami sambut baik ajang ini.

Musik menampilkan beragam kesenian etnik dari berbagai negara bisa digelar di Bali menjadi istimewa. Kami akan agendakan world music bisa digelar setiap tahun di Bali,” terang Wirajaya di sela-sela pembukaan Imex didampingi Franki Raden selaku penggagas even. Franki Raden menyatakan, para musisi dari berbagai negara telah siap tampil di ajang NDF. “ Tempat ini luar biasa indah, ini salah satu pendukung pagelaran Imex di Bali jadi istimewa,” terangnya. Dikatakan, ucapan terima kasih kepada Dirut BTDC atas diberikanya Imex digelar di Nusa Dua untuk menampilkan para pemusik etnik dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. “Kami

bangga begitu kaya Indonesia punya ragam budaya musik. Nah melalaui Imex kita angkat musik tradisi kita agar dikenal dunia,” jelasnya. Malam pertama Imex menampilkan kesenian Modero (Sulawesi Tengah), The Little Jesus Alliance (internasional) Maera (Jakarta), Ron Reeves and Pejman, Jaharana (Australia / Iran) Cli Karabellias and Kailash Kokopelli (Greece and Switzerland) Kevin Brigss (USA), Supa Kalulu (Africa) . Sementara Minggu (4/11) malam menampilkan Nympea dan Ayu Laksmi (Bali), Andy Rif, Dwiki Darmawan, Tembang Harmony (Jakarta), Clio Carabella (Greece) dan beberapa musisi asal Australia, Italy dan Afrika. (113/*)

DenPost/sugik

MEMUKAU - Salah satu penampilan musisi dunia di NDF yang memukau penonton.

27 Seniman ’’Body Painting’’ Meriahkan NDF Nusa Dua, DenPost Melukis di atas kanvas mungkin sudah biasa bagi para seniman. Namun bagaimana jika mereka melukis di atas tubuh wanita cantik nan seksi? Hal inilah yang membuat penasaran para penonton yang hadir dalam acara body painting serangkaian Nusa Dua Fiesta Sabtu (3/11). Sebanyak 27 seniman melukis di atas tubuh perempuan cantik yang berasal dari kalangan mahasiswi dan pelajar. Dua wanita cantik merupakan bule. Dengan berbagai ekspesi wanita ini menikmati tiap goresan sang pelukis. Tanpa ada keragu-raguan para pelukis pun menggoreskan aneka warna ke bagian tubuh yang dijadikan media lukis. Keragaman serta keindahan bawah laut menjadi tema dalam body painting ini. Dalam waktu 2 jam seniman lukis ini harus menyelesaikan karyanya. Ajang lomba melukis di media tubuh ini memperebutkan hadiah berupa uang. Juara pertama berhak atas uang tunai Rp 2 juta, juara 2 Rp 1.5 juta, dan ketiga Rp 1 juta. Menurut Koordinator Lomba, Ketut Darmawan, kriteria lomba meliputi estitika, improvisasi, serta kerapian. “ Mereka diberi waktu dua jam, jumlah peserta kali ini diikuti 27 orang, dua di antaranya ada bule,” jelasnya. Sementara itu salah seorang tim juri, Jango Paramartha menjelaskan, lomba lukis dengan media tubuh ini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi. “ Bicara

DenPost/sugik

DILUKIS - Seorang pelukis saat melukis mengkuti lekukan tubuh model yang seksi, sehingga melahirkan karya yang indah dan menakjubkan. berkesenian, tiap media memberikan sensasi dan krestivitas tersendiri. Hasil karya ini menunjukan kemurnian seni dari sang pelukis, yang jelas berkesenian harus dilihat secara tuntas, inilah ekspresi seni yang harus ada, “ ucapnya. Ditambahkan, kalau Bali konsekuen tentang pariwisata, maka inilah bentuk dari keunggulan daya tarik sebuah destinasi. “Kebebasan ekspresi bagian dari hak yang tak terpisahkan dan nyatanya kesenian menjadi kekuatan tourism itu sendiri,” tambahnya. Direktur Utama BTDC, IB Wirajaya menjelaskan, den-

C. 1345

gan bertambahnya jumlah penduduk, eksploitasi laut menjadi sesuatu yang lumrah. Perlu ada kesadaran dari semua pihak untuk menyelamatkan alam bawah laut. “Kita bukan hanya tahu mengeksploitasi laut, namun kita pun harus menjaga kelestarian laut,” ungkapnya. Melalui ajang body painting ini menjadi stimulan dan mengugah kesadaran masyarakat. “Jika semua hanya ekplitasi tanpa ada pemeliharaan, bagaimana kondisi lingkungan kita selanjutnya. BTDC ikut menjaga kelestarian laut,dengan melakukan penanaman karang dan sejumlah upaya,” jelasnya. (113)

Sudikerta ’’Mendem Padagingan’’ di Padmasari SDN 3 Legian Kuta, DenPost Warga Desa Adat Legian kini mempunyai lokasi dan gedung SDN 3 Legian yang lebih representatif. Lokasi SDN 3 yang baru ini berjarak sekitar 300 meter ke arah timur dari lokasi sekolah ini sebelumnya. Minggu (4/11) kemarin, dilaksanakan upacara melaspas dan mendem pedagingan di SDN 3 Legian yang baru. Upacara ini dipuput, Ida Rsi Agung dari Griya Legian. Upacara pamelaspasan dan mendem pedagingan ini di hadiri Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Badung diwakili Wa-yan Puspa Negara, Camat Kuta, Lurah Legian, Ketua LPM Legian, Bendesa Legian serta tokoh pendidikan dan tokoh masyarakat Legian lainnya. Sudikerta juga didaulat untuk melaksanakan mendem pedagingan di Padmasari SDN 3 Legian. Dalam sambutannya Sudikerta mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung tetap komit dalam dunia pendidikan, sehingga mendukung relokasi SDN 3 Legian ke lokasi yang lebih representatif . Dengan harapan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih baik. “Dengan berjalannya proses belajar mengajar yang lebih baik, tentu mutu dan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Muaranya pencapaian prestasi seperti yang dipe-

DenPost/sugik

’’MENEM PADAGINGAN’’- Wabup Sudikerta, didampingi Bendesa Adat Legian dan tokoh masyarakat , menuju Padmasasi SDN 3 Legian untuk mendem pedagingan. roleh pada sekolah lama dapat ditingkatkan di lokasi sekolah yang baru ini,” imbuhya. Pada kesempatan tersebut Sudikerta menye-rahkan bantuan sebesar Rp 15 juta, diterima Bendesa Adat Legian dan komite sokolah. Di sela-sela acara, tokoh masyarakat Legian I Nyoman Rutha Ady mengemukakan relokasi SDN 3 Legian disebabkan pada lokasi yang lama kondisi lalu lintas sangat padat, sehingga kurang aman bagi siswa. Sementara di lokasi yang baru dekat dengan Lapangan Umum

Trisakti dan tidak terganggu oleh lalu lintas, sehingga lebih aman bagi siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Kepala SDN 3 Legian, Nyoman Kertu menyampaikan, di lokasi yang lama sekolah sudah berumur sekitar 20 tahun dan semula bernama SDN 11 Legian ini sudah tidak representatif lagi untuk kegiatan belajar mengajar. Karena situasi lalu lintas yang bising. Lebih lanjut dikatakan, pembangunan di lokasi baru dengan luas tanah 20 are di

Jalan Sriwijaya ini telah dilaksanakan sejak setahun lalu. Kini sudah berdiri gedung 2 lantai dengan 12 ruangan belajar dan bangunan padmasana. Sementara ruangan guru dan perpustakaan sedang dalam pemba-ngunan. “Mulai 5 November ini kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lokasi yang baru,” ucapnya. Ditambahkan, untuk pembangunan gedung SDN 3 Legian dialokasikan anggaran Rp 3 miliar dari desa adat. Ditargetkan akhir November seluruh pembangunan akan selesai. (113)

Kualitas Film Bali Perlu Ditingkatkan Kuta, DenPost Produksi film yang dihasilkan pegiat film di Bali dari segi kuantitas memang sudah terbilang cukup bagus. Namun dari segi kualitas masih perlu ditingkatkan. Hal itu diakui Putu Satria Kusuma dari Komunitas Film Buleleng yang ikut dalam workshop peningkatan kualitas produksi film 2012, Sabtu (3/11), di Kuta. Satria memaparkan, untuk di Bali kesenian bukan hanya kesiapan panggung, tapi juga film. Makanya seniman di Bali juga bersemangat membuat film. Tetapi dia mengakui dari segi kualitas belum tercapai apa yang diharapkan. “Walaupun beberapa hasil karya ada yang menang di beberapa festival, tapi hasilnya masih belum membanggakan,” ujarnya merendah. Pria berambut gondrong ini dia mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan ini, karena bukan sekadar workshop. Apalagi menghadirkan master film dukementer asal luar negeri yang bisa mengajarkan sesuatu yang mendasar tentang film itu sendiri. “Kami merasa seakan menemukan kembali apa yang bisa dibuat. Karena itu kami menjadi bersemangat dan akan membuat film yang menghasilkan film berbudaya yang luhur,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Workshop, Sudibyo JS., mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini membidik pelaku film yang ada di daerah. Tujuannya untuk mengangkat realitas dan kearifan lokal sebagai cermin identitas bangsa. Sudibyo mengatakan, dengan pengaruh globalisasi perfilman Indonesia masih mengimitasi produksi luar negeri. Belum mampu mengungkap potensi keanekaragaman karakter di masing - masing daerah sebagai cermin dari kehidupan kebangsaan dan pribadi di mata dunia. Seharusnya kata Sudibyo,

C. 1344

dari pengaruh global, mestinya bukan imitasi produknya yang ditiru, tetapi pola pikir dari film itu sendiri. “Kalau kita meniru imitasi filmnya, ini membuat film kita semakin tidak lebih bagus dari yang ditiru,” paparnya. Director Community Supported Film, Michael Sheridan yang diundang khusus menjadi pembicara dalam workshop ini memaparkan, betapa pentingnya komunitas film lokal yakni untuk menyuarakan kondisi riil yang terjadi daerah. Selama ini, penggambaran kondisi riil lokal yang dilakukan media mainstream lebih cenderung ditarik

DenPost/sugik

PEMAPARAN - Michael Sheridan dari CS saat memaparkan tentang pentingnya film dokumenter yang menggambarkan rialita di suatu daerah. ke ranah global, sehingga perspektif lokal dikesampingkan. Lebih jauh Michael mengatakan, selain peran film jurnalisme video, jurnalisme masyarakat dinilai lebih penting sebagai bagian dari proses

demokratisasi. Karena dengan begitu mereka dapat menyuarakan sisi realitas yang tidak pernah terjamah atau yang memerluka perhatian dari kalangan pemerintah terkait kebijakan publik. (113)

C. 1339


6

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Warga Kembali Protes Proyek PLTU Celukan Bawang

PROKASIH

„ Tuntut Sertifikat dan Tenaga Kerja Lokal

DenPost/gagah

TEBAR IKAN - Wabup Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menebar ikan di kolam lomba mancing ikan di Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, Minggu (4/11) kemarin.

Wabup Sanjaya Buka Lomba Mancing di Dukuh Tabanan, DenPost Wabup Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, membuka lomba mancing di Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, Minggu (4/11) kemarin. Selain dalam rangka HUT ke-519 Kota Tabanan, lomba yang diikuti sekitar 900 pemancing tersebut juga mendukung program kali bersih (prokasih) dan penggalian dana. Perbekel Desa Dauh Peken, I Gusti Komang Wastana, mengatakan mendukung kegiatan warga setempat, khususnya paguyuban Sadhu Genta Sakti yang banyak bergerak di bidang sosial. ’’Kami menggelar kegiatan ini dalam rangka mempererat kebersamaan. Kegiatan ini mendukung prokasih, karena selama ini kali masih banyak dimanfaatkan warga untuk membuang sampah,’’ ujar Wastana. Setelah lomba mancing, pihaknya juga akan melakukan gerakan penanaman pohon di sepanjang Jalan Teratai. Bukan hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan, juga hijau. ’’Kami tidak berwacana tentang Bali green and clean, namun langsung action,’’ katanya. Wabup Sanjaya pun menyambut positif kegiatan lomba mancing tersebut. Dia berharap agar kegiatan tersebut dapat berkelanjutan. ’’Tanggung jawab kebersihan dan kesehatan lingkungan bukan hanya di pundak pemerintah, juga partisipasi masyarakat,’’ katanya. Kegiatan tersebut pun didukung tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Bali, I Gusti Made Suryantha Putra alias Sena. Dia berjanji akan membantu pengadaan bibit pohon yang akan ditanam warga di pinggiran kali di sepanjang Jalan Teratai. Lomba mancing kali ini memperebutkan hadiah utama berupa televisi berwarna 21 inci, sepeda lipat, kipas angin, dan puluhan hadiah hiburan lainya. (121)

PENCURIAN

Curi Perhiasan Emas, Ibu Muda Ditangkap Tabanan, DenPost Polisi menangkap seorang ibu muda warga Banjar Dinas Kesambahan Kaja, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Ni Kadek Mariati (28). Pasalnya, dia ketahuan mencuri sejumlah perhiasan emas milik tetangganya, I Nyoman Suartana (37). Mulai Sabtu (3/11) lalu dia ditetapkan sebagai tersangka dan harus mendekam di ruang tahanan Polsek Penebel. Menurut Kapolres Tabanan, AKBP Dekananto Eko Purwono, Minggu (4/11) kemarin, tersangka beraksi pada Jumat (2/11) sekitar pukul 16.30, kemudian tertangkap pada malam harinya sekitar pukul 22.00. Tersangka beraksi dengan memanfaatkan kesempatan ketika rumah korban dalam keadaan kosong. Beraksi di tempat itu bukan hal asing baginya, karena tersangka yang juga teman akrab istri korban sudah sering main ke rumah itu, sehingga sedikit-tidaknya sudah mengetahui seluk-beluk di dalam rumah korban. Tersangka masuk ke rumah korban dan langsung menuju ke kamar dengan cara mencongkel pintu kamar dengan menggunakan besi kecil. Sasarannya pun langsung ke lemari yang tidak terkunci, lanjut mengobrak-abrik pakaian di dalamnya. Di lemari itulah tersangka kemudian menyikat sejumlah perhiasan emas, antara lain dua kalung, dua pasang subeng, sebuah cincin, dan sebuah gelang. Dengan barang curiannya tersebut tersangka kemudian kabur dari tempat itu. Korban yang asal Banjar Tegal, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, itu setelah mengetahui rumahnya kemalingan, melapor ke Polsek Penebel. Dari olah TKP dan keterangan saksi-saksi, penyelidikan petugas kemudian mengarah kepada keterlibatan tersangka. Tidak terlalu sulit bagi petugas untuk menemukan tersangka. Penangkapan sekitar pukul 22.00 pun tak mengalami hambatan berarti, meskipun tersangka sempat berkelit. Dia tak berkutik ketika bukti yang ditemukan membuatnya pasrah saja ketika petugas menggiringnya ke Polsek Penebel. Di depan penyidik, tersangka mengaku terpaksa mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi dan keperluan hidup seorang anaknya yang berumur tiga tahun. Apa pun alasannya, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Saat ini, tersangka pun masih mendekam di ruang tahanan, guna menjalani proses hukum atas kasusnya itu. (121)

DenPost/robin

LATIHAN MENYELAM - Anggota Pramuka Saka Bahari Kwarcab Buleleng mengikuti latihan menyelam di Teluk Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Minggu (4/11) kemarin yang dibimbing anggota TNI AL Lanal Denpasar dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng.

Singaraja, DenPost Puluhan warga di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, kembali turun ke jalan Minggu (4/11) kemarin. Mereka melayangkan protes atas pengerjaan proyek PLTU Celukan Bawang yang menimbulkan debu dan membuat beberapa warga menderita ISPA (infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Warga datang ke areal proyek dengan menggunakan sepeda motor dan beberapa di antaranya berjalan kaki. Mereka membawa beberapa spanduk yang di antaranya bertuliskan ”Kami perlu ketenangan dan jangan kami diberi makan debu mematikan” dan ”Stop proyek PLTU sebelum tuntas sertifikat tanah warga”. Dalam orasinya, warga menuntut agar PT General Energy Bali selaku investor dan China Huadian Engineering Corporation (CHEC) sebagai pelaksana proyek memerhatikan kesehatan warga. Caranya menyiram areal proyek secara rutin agar debu tidak beterbangan sampai ke pemukiman warga. Selain itu beberapa warga juga memertanyakan sertifikat tanah mereka yang tak kunjung diterima. Padahal, pembebasan lahan milik 20 kepala keluarga telah dilakukan sejak lima tahun lalu, namun sampai

saat ini sertifikat belum sampai ke tangan warga. Ada pula warga yang menuntut pelaksana proyek mengakomodir pekerja lokal. Mereka menuding CHEC lebih memilih mempekerjakan warga negara asing (WNA) ketimbang mempekerjakan warga lokal. Alasannya warga hanya diberikan upah Rp 50.000 per hari, padahal standar warga lokal adalah Rp 75.000 sampai Rp 100.000 per hari. Harga itu pun masih lebih murah daripada bayaran karyawan dari negara luar. Warga diterima perwakilan PT GEB dan CHEC. Sayangnya, tak ada keputusan strategis yang dihasilkan, karena jajaran manajemen tidak ada di tempat. Satu-satunya keputusan strategis yang dihasilkan adalah CHEC berjanji akan melakukan penyiraman secara reguler di areal proyek, agar debu tidak beterbangan sampai ke pemukiman warga.

DenPost/robin

PROTES PLTU - Warga Celukan Bawang protes proyek PLTU Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Minggu (4/11) kemarin dengan membawa poster. Hasil dialog yang mengambang itu pun diprotes warga. Mereka bahkan mengancam akan menduduki areal proyek PLTU dan menghentikan jalannya proyek, sampai PT GEB dan CHEC memenuhi permintaan warga. Namun emosi warga berhasil diredam beberapa koordinator aksi. Salah satu warga, Samani mengaku dirinya sudah

Rekomendasi Pansus C DPRD Jembrana

Setoran Unit Perusda Langsung ke Kas Daerah Negara, DenPost Panitia Khusus (Pansus) C DPRD Jembrana akan mengeluarkan rekomendasi untuk Perusda Jembrana Senin (5/10) ini. Salah satu rekomendasi tersebut agar sistem penyetoran unit-unit di bawah Perusda langsung dimasukkan ke kas daerah. Rekomendasi pansus yang membidangi masalah aset untuk meningkatkan PAD Jembrana. Ketua Pansus C, IB Susrama, belum lama ini mengatakan dalam gambaran yang didapat kinerja unit-unit parkir, pasar, dan terminal di bawah Perusda Jembrana belum profesional. Seperti ter-

lihat pada alur penyetoran yang muaranya juga untuk meningkatkan PAD Jembrana masih perlu dievaluasi, dan perlu dikelola dengan sistem yang lebih aman. Menurut Susrama, alur kas dari unit-unit itu dari tukang pungut kemudian dibawa kepada koordinator, terus ke Perusda, dan baru disetor ke pendapatan. ”Jadi perlu dicarikan solusi bagaimana biar birokrasi lebih aman dengan tukang pungut langsung saja ke kas daerah,” katanya. Dengan cara tukang pungut langsung menyetor ke kas daerah, dianggap memiliki banyak keunggulan, baik dari

segi waktu maupun keamanannya sehingga dana tidak mengendap dulu. Susrama mencontohkan seperti unit yang berada di Kelurahan Gilimanuk, tidak perlu lagi jauh-jauh membawa hasil pungutannya kepada koordinator. Menurut dia, petugas tidak perlu repot dan tidak beban membawa uang. ”Jadi, tidak ada jalur yang panjang lalu pembukuan sebelum Pemkab menerima bagian. Petugas hanya perlu membawa bukti setoran dari bank saja ke Perusda, lalu dari sana (kas daerah) ada sharing sesuai ketentuan Pemkab 55 persen, Perusda 45 persen,” ujarnya. (120)

Pura Dalem Puri Kubutambahan Nyaris Terbakar Singaraja, DenPost Pura Dalem Puri Kubutambahan nyaris saja terbakar Minggu (4/11) kemarin. Untung saja api yang sebelumnya membakar kebun warga tidak sampai merembet ke areal pura yang disakralkan warga setempat. Kepala BPBD (Badan Panggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Buleleng, Putu Dana, kemarin mengatakan

areal perkebunan milik warga tersebut berbatasan dengan Pura Dalem Puri yang disakralkan warga. Diduga kebun yang berisi beragam jenis tanaman keras tersebut terbakar sejak pagi kemarin. Api merembet dengan pelan, dan sesekali titik api membasar ketika angin berhembus kencang. Pemadam baru menerima laporan ada kebakaran ke-

marin sore. Setelah menerima laporan tiga unit mobil pemadam diturunkan ke lokasi kebakaran. Warga dan aparat Muspika Kecamatan Kubutambahan berhasil memadamkan api di areal kebun warga. ”Kejadiannya mulai pagi tapi baru dilaporkan sore dan kami sudah melakukan pemadaman bersama-sama aparat muspika,” katanya. (118)

Polsek Mendoyo Amankan Dua Duktang Negara, DenPost Jajaran Polsek Mendoyo melakukan operasi pada Sabtu (3/11) sore lalu. Operasi dilaksanakan di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo. Hasilnya, dua duktang (penduduk pendatang) tanpa identitas lengkap diamankan. Mereka bersembunyi di dalam truk bermuatan mesin. Kedua penduduk pendatang tersebut dari Jawa Tengah dan hanya membawa foto kopi KTP. Informasi yang dihimpun Minggu (4/11) kemarin menyebutkan dalam truk yang bermuatan mesin tes tanah dengan tujuan ke Lombok itu terdapat tujuh orang penumpang. Di bagian depan terdapat tiga orang dan di dalam truk ada empat orang. Dari tujuh orang tersebut dua di antaranya melanggar lantaran hanya

membawa foto kopi KTP dan mengaku KTP aslinya hilang di Jawa. Kedua penduduk pendatang tersebut masing-masing Ahmad Afwanto (24) asal Semarang dan Muhamad Ridwan (22) asal Demak. Mereka mengatakan baru pertama kali masuk ke Bali karena ingin bekerja di proyek dermaga di Lombok. Afwanto mengatakan tidak mengetahui kalau di Bali tidak boleh membawa identitas foto kopi, karena di Jawa dibolehkan. ”KTP saya hilang di Jawa, saya kira sama dan boleh menggunakan foto kopi KTP,” jelasnya. Kapolsek Mendoyo, Kompol IB Sudarsana, didampingi Kanitreskrim Iptu Nyoman Dania ketika dimintai konfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan dua penduduk pendatang asal Jawa Tengah. Menurut dia, sopir dan kedua duktang tersebut tidak ter-

indikasi sebagai pelaku kejahatan ataupun terduga teroris sehingga kedua duktang tersebut langsung diserahkan ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Jembrana untuk dilakukan pembinaan. Kakan Pol PP Pemkab Jembrana, I Putu Widarta, ketika dimintai konfirmasi membenarkan kalau ada dua penduduk pendatang yang tertangkap dan sudah diserahkan ke Kantor Satpol PP. Setelah dilakukan pembinaan oleh petugas Satpol PP Pemkab Jembrana, kedua duktang tersebut langsung dipulangkan dengan diantar langsung oleh beberapa anggota Satpol PP hingga Pelabuhan Gilimanuk. Mereka ditunggu hingga naik kapal dan dipastikan sudah berangkat. Hal itu untuk menghindari kembalinya duktang tersebut dan membatalkan kepulangannya. (120)

menanti selama lima tahun lebih agar sertifikat hasil tukar guling lahan miliknya bisa diterima. Namun sampai saat ini dia belum menerima sertifikat yang dijanjikan PT GEB itu. ”Sudah capek saya menunggu Pak, tapi sampai hari ini sertifikatnya belum juga saya terima. Mungkin ada sekitar 20 kepala keluarga di Banjar Dinas Kampung Tabah yang belum dapat sertifikat. Ada juga 33 KK yang di dalam areal proyek ini yang lahannya belum dibebaskan, belum lagi tanah wakaf,” katanya. Koordinator aksi, Hadi Imron, memberikan waktu sela-

ma tujuh hari ke depan kepada PT GEB dan CHEC untuk mengabulkan permintaan warga. Apabila permintaan itu tidak dikabulkan, mereka mengancam melakukan aksi lebih besar dengan menggandeng warga di Desa Pengulon, Desa Tukad Sumaga, Desa Tinga-tinga, dan Desa Celukan Bawang pada Senin (12/ 11) minggu depan. ”Saya minta hari ini warga pulang, berikan waktu GEB dan CHEC berunding. Kalau tujuh hari tidak ada jawaban, kami ajak warga lain yang terkena dampak proyek ini untuk demo sekali lagi,” tegas Imron. (118)

Gede Suyasa

Renovasi Pasar Mumbul PASAR Mumbul yang sempat terbakar pada akhir April 2012 lalu akhirnya dipastikan akan direnovasi pada tahun 2013 mendatang. Pemkab Buleleng menyatakan siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk merenovasi pasar yang sering disebut pasar loak itu. Kepala Badan Perencana Pemba-ngunan Daerah (Bappeda) Buleleng, Gede Suyasa menyatakan hal itu DenPost/robin Minggu (4/11) kemarGede Suyasa in. Suyasa mengatakan, dana yang digelontor itu merupakan hasil kajian dan perhitungan tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Buleleng. ”Hasil appraisal (penaksiran harga - red) yang kami terima, renovasi Pasar Mumbul membu-tuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar. Jadi kami akan mengge-lontorkan dana sebesar itu untuk renovasinya,” ucapnya. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Buleleng itu mengatakan dana Rp 1,5 miliar itu akan diserahkan kepada PD Pasar dan sudah tercantum dalam APBD Induk 2013. Pemkab menyerahkan dana itu melalui mekanisme penyertaan modal. Dengan harapan dividen yang diterima dari PD Pasar bisa bertambah, seiring meningkatnya pendapatan pedagang di Pasar Mumbul. ”Mekanismenya memang harus penyertaan modal. Jadi kami memberikan dana Rp 1,5 miliar kepada PD Pasar dan masuk sebagai penyertaan modal. Kami tidak bisa menggelontorkan langsung ke Pasar Mumbul, karena pengelolaan pasar itu ada di PD Pasar,” lanjutnya. Sebelumnya, para pedagang di Pasar Mumbul Singaraja sudah lama berharap agar pemerintah segera mere-novasi pasar yang sempat terbakar tepat sehari sebelum Pilkada Buleleng bulan April lalu. (bin)

C.1317


7

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Potret Warga Miskin di Sampalan Klod

LINGKUNGAN

Numpang di Tegalan Warga, Tidur Berlima Dalam Gubuk Reot DenPost/jingga

BERSIHKAN DANAU - Bupati Bangli, I Made Gianyar, membersihkan Danau Batur, Sabtu (3/11).

Bupati Made Gianyar Bersihkan Danau Batur Bangli, DenPost Banyaknya sampah yang berserakan di sekitar Danau Batur, Kintamani, Bangli, mendapat perhatian serius Pemkab Bangli. Dalam sebuah kegiatan yang dikemas dengan program gerakan membangun desa sistem gotong royong (Gerbangdesigot) di Desa Kedisan, Kintamani, semua SKPD di kabupaten dingin itu turun langsung membersihkan sampah di Danau Batur, Sabtu (3/11). Bupati Bangli, I Made Gianyar, bersama Wakil Bupati, Sang Nyoman Sedana Arta, di sela-sela pembersihan Danau Batur mengatakan Gerbangdesigot merupakan program yang rutin dilakukan tiap bulan. Dalam acara tersebut, Bupati dan jajarannya mengaku turun langsung ke desadesa yang ada di Bangli untuk menyerap aspirasi masyarakat. ’’Gerbangdesigot ini akan terus dilakukan, karena target selama lima tahun kepemimpinan harus semua desa sudah dikunjungi,” kata Gianyar. Saat ini, Kabupaten Bangli sudah memiliki objek wisata unggulan Geopark Kaldera Batur yang telah masuk ke dalam Global Geopark Network (GGN) di bawah UNESCO. Pada kesempatan itu Bupati Bangli Made Gianyar mengajak masyarakat yang berada di kawasan wisata ini untuk menjaga kebersihan dan keamanannya. Saat wisatawan berkunjung, mereka bisa merasakan aman dan nyaman. ”Khusus untuk kebersihan, dalam waktu dekat kami akan mengoptimalkan SKPD di Bangli setiap hari Jumat bersama masyarakat melakukan pembersihan di sejumlah objekobjek wisata di Bangli,” katanya. Kabag Humas, Made Mahindra Putra, mengatakan acara tersebut dipusatkan di Balai Desa Kedisan. Menurut Mahindra Putra, dalam kegiatan tersebut Bupati Gianyar bersama warga setempat sempat membersihkan Danau Batur. Untuk membersihkan sampah plastik dan tanangan ganggang, Bupati bahkan langsung turun menyelam. Selain melakukan aksi bersih-bersih Danau Batur, kegiatan juga diisi dengan cek kesehatan gratis, pelayanan perekaman E-KTP dan pembuatan akta gratis oleh Dinas Catatan Sipil. ’’Acara juga diisi dengan pelayanan KB gratis dan penyerahan bantuan,” kata Mahindra Putra. (dek)

JUDI

Ecer Togel, Pensiunan Guru Dibekuk Bangli, DenPost Seorang pensiunan guru asal Banjar Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli, dibekuk polisi kemarin. I Nyoman Pineh (61) ditangkap di Jalan Raya Banjar Galiran, desa setempat saat menerima pasangan judi togel dari penggemarnya. Malangnya, belum sempat menjalani pemeriksaan, tersangka terpaksa dilarikan ke RSUD Bangli, lantaran penyakit jantung yang dideritanya kambuh. Informasi yang dihimpun Minggu (4/11) kemarin menyebutkan tersangka ditangkap polisi saat dia sibuk menerima pasangan togel lewat SMS di jalan raya tak jauh dari rumahnya Sabtu (3/11) sekitar pukul 17.00 lalu. Polisi yang ketika itu sudah mengintai aktivitas tersangka langsung menyergap dan membawanya ke kantor polisi. Namun belum sempat menjalani pemeriksaan, tersangka sakit sehingga petugas membawanya ke RSUD Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Ida Dewa Nyoman Rai, dihubungi kemarin membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Menurut Dewa Rai, pensiunan guru itu saat ini masih dirawat karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh. ”Tersangka memang sudah diamankan polisi. Tetapi sampai sekarang belum bisa kami mintai keterangan terkait kasus judi togel yang membelitnya lantaran tersangka masih menjalani perawatan di RS,” katanya. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 63.000 dan sebuah HP Nokia 6300. (dek)

KDRT

Suami Punya WIL, Ibu Tiga Anak Lapor Polisi Amlapura, DenPost Empat bulan tak dipedulikan suami membuat kesabaran Gusti Ayu Ermiati (28) hilang juga. Merasa ditelantarkan, Minggu (4/11) kemarin warga Dusun Besakih Kangin, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, itu melapor ke Mapolres Karangasem. Di hadapan polisi, dia menuduh sang suami I Gusti Ngurah Prastiawan (32), punya wanita simpanan. ’’Mereka sering telepon-teleponan, juga SMS-an. Pernah saya angkat teleponnya, ternyata dari cewek itu, tapi selalu langsung dimatikan,” katanya. Ternyata bukan permasalahan perselingkuhan yang menjadi topik laporan Ermiati. Kepada polisi, ibu tiga anak ini mengeluhkan bahwa sejak punya selingkuhan sang suami tak pernah menafkahi diri dan anaknya. Padahal, saat ini putra tertua mereka sudah masuk kelas 1 SD. ’’Dia tak pernah peduli, saya sendiri yang ngurus biaya sekolahnya,” keluhnya. Sejak sang suami punya WIL (wanita idalam lain), menurut Ermiati, kehidupan rumah tangganya menjadi berantakan. Pertengkaran kerap terjadi yang dipicu rasa cemburu dari Ermiati sendiri. Ironisnya, sang suami bukannya mengaku bersalah tapi Juli lalu malahan memutuskan untuk mengembalikan Ermiati kepada orangtuanya. Ermiati tak mempersoalkan jika hubungan rumah tangga mereka harus berakhir. Hanya, sampai saat ini sang suami tak pernah mempertegas status perkawinan mereka. Ermiati merasa diambangkan, sementara tanggung jawab terhadap anak ditanggungnya sendiri. Pihak kepolisian berjanji menindaklanjuti laporan tersebut. Sebelum ke jalur hukum, mereka diberi kesempatan untuk berdamai. ’’Kami siap memfasilitasi kalau memang ada keinginan untuk itu,” tegas Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, seizin Kapolres, AKBP Rudy Efendy, SIK. (117)

Semarapura, DenPost Klungkung mempunyai 123 KK warga miskin. Di antaranya ada di Desa Sampalan Klod, Dawan, Klungkung, yakni keluarga Nyoman Sudana. Warga Br. Lekok itu kondisinya sangat memrihatinkan. Pasalnya, selama ini dia tidak mempunyai tempat tetap untuk tinggal. Saat ini dia bersama istri dan ketiga anaknya numpang tinggal di tanah tegalan milik warga lain. Kondisi rumah yang dia tempati juga sa-ngat memrihatinkan. Salah satu anaknya, Kadek Sutarini (17), menderita cacat mental setelah mengalami laka lantas ketika masih duduk di bangku SD. Pantauan DenPost Minggu (4/11) kemarin, rumah Sudana jauh terpencil dari perumahan warga. Rumahnya tak ubahnya gubuk yang tidak layak huni. Dalam satu pekarangan hanya terdapat satu bangunan berukuran 3 x 4 yang permanen. Bangunan itu pun sudah reot, beratap jerami dan kelangsah (anyaman daun kelapa). Dalam satu kamar itu Sudana tidur berlima bersama ketiga anak dan istrinya, Nyoman Dastri. Kondisi dapurnya lebih parah lagi, tidak berbentuk, beratap jerami dan klangsah yang sudah bolong-bolong. Untuk memasak, mereka melakukannya di bagian timur bangunan yang atapnya juga hanya ditutupi daun kelapa. Kebetulan saat menyambangi rumah Sudana hanya ada ketiga anaknya. Sudana dan Dastri sedang keluar bekerja menyakap lahan orang lain. Kedua anak Sudana, Komang Suryapriani dan Ketut

Putri Ayu Petrawati terlihat tekun merawat kakaknya (Kadek Sutarini - red) yang kondisinya cacat. Mereka mengaku setiap hari merawat kakaknya tersebut jika tidak ada orangtuanya. ”Kalau tidak ada ibu, saya sama Ketut yang merawat kakak dari makan sampai mandi,” ujar Suryapriani kemarin. Suryapriani mengaku masih duduk di bangku kelas V SDN 2 Sampalan Klod. Adiknya yang bungsu, Ketut Putri, duduk di bangku kelas 3, juga di SDN 2 Sampalan Klod. Selama sekolah mereka mengaku dibantu beasiswa. Tapi untuk kebutuhan makan dan lainnya, mereka mengaku sangat kurang. Setelah keluar sekolah, Suryapriani harus memasak sendiri dengan adiknya. Termasuk merawat kakaknya yang cacat. ”Kalau ibu tidak sempat masak, saya sama Ketut yang masak,” ujarnya kalem.

DenPost/sriwiadnyana

KONDISI CACAT - Komang Suryapriani dan Ketut Putri Ayu Petrawati, tekun merawat kakaknya, Kadek Sutarini yang mengalami kondisi cacat, Minggu (4/11) kemarin. Kades Sampalan Klod, Kadek Suryani, mengakui keluarga Sudana tidak memiliki lahan untuk menetap. Pihak desa kesulitan membantu bedah rumah. Karena untuk bantuan bedah rumah, warga yang dibantu harus memiliki lahan. Sedangkan keluarga Sudana tidak memiliki lahan. Mereka dikatakan tinggal menumpang di lahan milik warga. ”Selama ini mereka dibantu dari raskin. Tapi un-

tuk bedah rumah inilah yang kami sulit sekali membantu. Kami berharap ada bantuan lain seperti peralatan rumah tangga agar mereka bisa hidup nyaman di sini,” ujarnya. Sudana, kata Suryani, memiliki empat anak. Anaknya yang tertua telah meninggal. Sedangkan kondisi paling parah dialami anaknya yang kedua, Kadek Sutarini. Dia mengalami kondisi cacat sejak ditabrak sepeda motor ketika

SD. Setelah kejadian itu, kondisinya terus memburuk dan mengalami kelainan mental dan cacat fisik. Tubuhnya saja terlihat masih kecil seperti anak-anak. Padahal, kalau dilihat dari umurnya, Kadek Sutarini seharusnya sudah menjadi ABG. ”Ya, melihat kondisi Kadek Sutarini yang mengalami cacat, kami berharap ada yang mau membantu,” tandas Suryani. (119)

Warga Sampalan Klod Protes PDAM „ Setahun Bayar Angin Semarapura, DenPost Persoalan air PDAM di Klungkung yang keluarnya kecrat-kecrit ternyata terus mendapat sorotan warga. Kali ini, sorotan datang dari warga yang tinggal di selatan Br. Lekok, Sampalan Klod, Dawan, Klungkung. Tercatat 50 KK sejak setahun lalu tidak mendapatkan air PDAM secara lancar. Hampir setiap hari warga setempat harus magadang (begadang) untuk menampung air. Apalagi air PDAM baru mengalir ke rumah warga dari pukul 24.00 Wita sampai pukul 05.00 Wita. ’’Hampir setiap hari kami magadangin air. Air yang keluar juga tidak lancar,’’ ujar seorang warga Br. Bokong yang tinggal di Br. Lekok, Pur-

wati Ningsih (35), Minggu (4/ 11) kemarin. Menurut Purwati, bukannya hanya kecrat-kecrit, sebelumnya air PDAM Klungkung juga sempat mati selama seminggu. Hal ini membuat warga kelimpungan mencari air, sehingga tak sedikit warga untuk mandi dan mencuci pakaian serta untuk MCK terpaksa pergi ke sungai. Untuk air minum dan kebutuhan memasak, warga juga terpaksa meminta ke rumah tetangga yang air PDAM-nya lancar. ’’Kami juga ndak enak dan malu terus-terusan minta air ke tetangga Pak,’’ ujarnya. Purwati mengaku sempat melaporkan kondisi air PDAM di Br. Lekok ke pihak PDAM. Namun pihak PDAM hanya menanggapi dingin dan men-

gatakan debit air PDAM kecil dan dibagi secara merata ke rumah warga lainnya. Yang mebuat Purwanti kesal bersama warga lainnya, mereka harus membayar tagihan air cukup tinggi dari pihak PDAM. Rata-rata warga yang menerima air kecrat-kecrit membayar rekening air dari Rp 40.000 s.d. Rp 60.000 per bulan. Padahal, selama ini warga hanya menerima angin saja dari PDAM. Sedangkan warga yang menerima air lancar malah membayar rekening air Rp 17.000 saja per bulan. ’’Kami sudah berulang

kali melaporkannya. Bahkan saya marah-marah ke Kantor PDAM dan mengatakan bagaimana kalau saya juga akan membayar dengan angin saja,’’ ujar Purwati dengan nada kesal. Menurut Purwati, dirinya bersama warga yang lain tidak mempersoalkan jika sampai membayar Rp 60.000. Hanya dia berharap PDAM juga memberikan pelayanan yang baik dengan memberikan air kepada pelanggan. Kenyataannya, yang mengalir ke rumah warga hanya angin. Atas kondisi itu, warga mengancam akan

mendatangi Kantor PDAM Klungkung beramai-ramai jika tidak mendapat tanggapan. ’’Kalau terus begini, warga di sini berencana akan mendatangai Kantor PDAM Pak. Siapa juga yang tidak tahan tidak dapat air. Sedangkan kami juga dipungut membayar rekening air sangat mahal,’’ katanya. Dirut PDAM Klungkung, Gde Darsana, belum dapat dimintai konfirmasi terkait keluhan warga tersebut. HP-nya dihubungi tidak aktif dan berisi nada dialihkan. (119)

Bupati Geredeg Instruksikan Pengembangan Pangan Alternatif Amlapura, DenPost Bupati Karangasem, Wayan Geredeg, menginstruksikan Kantor Ketahanan Pangan untuk mengembangkan pangan alternatif. Instruksi tersebut disampaikan untuk mengurangi ketergangungan terhadap beras, sebagai upaya pemenuhan ketersediaan pangan bagi masyarakat. ’’Kantor Ketahanan Pangan agar lebih intensif menggarap penanganan pangan alternatif. Implementasinya tidak hanya harus di kebun, tapi bisa dengan pemanfaatan lahan pekarangan,” katanya belum lama ini. Untuk merangsang semangat masyarakat mengembangkan pangan alternatif, menurut Bupati, tidak hanya cukup dengan optimalisasi hasil. Kantor Ketahanan Pangan bekerjasama dengan instansi terkait juga diharapkan bisa membantu petani dalam hal pemasaran. Seperti produk yang dihasilkan dari pola RPL (rumah pangan lestari), pemerintah daerah harus bisa memfasilitasi sehingga produk masyarakat bisa bernilai ekonomis tinggi. ’’Misalnya dibantu untuk bisa masuk ke swalayan-swalayan,” kata Bupati Geredeg. Instruksi sekaligus harapan tersebut disampaikan menyikapi panen raya pola RPL yang dikembangkan KWT (Kelompok Wanita Tani) Sari Pertiwi, Banjar Dinas Blimbing, Desa Pidpid, Abang, akhir pekan lalu. Dari pola tersebut, KWT Sari Pertiwi mampu memanfaatkan lahan pekarangan untuk dijadikan kebun keluarga. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karangasem, I Ketut Ardita, dimintai konfirmasi Minggu (4/11) kemarin mengatakan Karangasem memang sudah mengembangkan program pangan alternatif. Sebagai pengganti beras, sejumlah kelompok tani diarahkan mengembangkan tanaman umbiumbian seperti ketela rambat dan ketela pohon. Khusus menyangkut pengembangan lahan pekarangan model RPL, lahan yang ada digunakan untuk budidaya sumberdaya lokal, untuk memenuhi keperluan pangan seharihari. Model tersebut dikembangkan karena selama ini lahan seperti itu dibiarkan menganggur padahal sangat potensial menghasilkan pangan. ’’Berbagai hasil RPL seperti jagung, terong, cabe besar, tomat, sawi dan kangkung memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga baik untuk penenuhan gizi keluarga,” katanya. (117) C. 1294


8

DENPOST z SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Massa Bagus Eforia Sambut Kemenangan

Potong Jalur, Tabrakan

Dua Pengendara Motor Luka-luka Gianyar, DenPost Dua orang pengendara sepeda motor sama-sama mengalami luka-luka setelah mengalami musibah kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Dua orang pengendara sepeda motor DK 6143 LP, I Wayan Gede Surya Putra (18) warga Banjar Gelumpang, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar bertabrakan pengendara sepeda motor DK 2146 KR, Komang Gusnawan (28), beralamat Banjar Seseh, Desa Singapadu, Sukawati, Gianyar. Musibah lakalantas itu terjadi di jalan umum Banjar Tegal Tamu, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar, sekitar pukul 21.30 wita, Sabtu (3/ 11) malam. Informasi yang berhasil dikumpulkan di Mapolres Gianyar, Minggu (4/11) kemarin, menyebutkan, malam itu pelaku Gede Surya Putra mengendarai sepeda motor DK 6143 LP datang dari utara menuju selatan. Tiba di TKP, tiba-tiba Surya Putra memotong jalur langsung membelok ke kanan dan tidak memberikan prioritas kepada Gusnawan yang

mengendarai sepeda motor DK 2146 KR yang datang dari arah selatan menuju utara. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Surya Putra mengalami luka di bagian hidung, dari bibir keluar darah, mata sebelah kanan mengalami luka bengkak. Sementara Gusnawan mengalami luka robek di bagian kepala, keseleo di bagian bahu. Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Ni Luh Putu Sugiartini, mengatakan, atas kejadian itu, anggota Satlantas Polres Gianyar sudah turun ke TKP untuk melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi. Dari keterangan sejumlah saksi dan berdasarkan olah TKP, lakalantas itu terjadi karena kurang hati-hati Surya Putra mengendarai sepeda motor saat memotong jalur tidak memberikan kesempatan pengendara lain sehingga terjadi tabrakan dan mengalami lukaluka. Kini kasus ini masih ditangani Satlantas Polres Gianyar. (116)

Program Acara Senin, 5 November 2012 05:52 Wita

Mars Indonesia Raya

12:00 Wita Puja Trisandya

05:54 Wita

Mars Bali Jagadhita

12:05 Wita Dharma Wacana

05:56 Wita

Lagu Ngastitiang Bali

12:30 Wita Berita Siang

06:00 Wita

Puja Trisandya

13:00 Wita Lajel Home Shooping

06:05 Wita

Dharma Wacana

13:30 Wita Klip Bali

06:35 Wita

Seputar Bali Pagi

14:00 Wita Tabulaga

07:05 Wita

Sehat Bugar

14:30 Wita Yowana Live

07:35 Wita

Yoga

15:30 Wita Nangun Yadnya

08:35 Wita VOA Music Mix USA

16:00 Wita Pabliblagan

90:00 Wita Pitra

17:00 Wita Dharma Wacana

10:00 Wita Round Up The Word

17:05 Wita Wirasa

10:30 Wita KlipBali

18:00 Wita Puja Trisandya

11:00 Wita Lajel Home Shooping

18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Serial : Mahabharata 21:00 Wita Lintas Mancanegara 21:35 Wita Suluh Indonesia 22:00 Wita Sekilas Berita

- MAMPET - SAL. AIR - KURAS - SUMUR BOR

22:05 Wita Sinema Bali TV 24:00 Wita Penutup

SERVICE IKLDP22/AHLILANCAR

DenPost/dewa

EFORIA - Eforia relawan Bagus saat mendengar hasil penghitungan suara paket Bagus unggul sementara dalam Pemilukada Gianyar, Minggu (4/11) kemarin. Gianyar dari PDI Perjuangan, Made Agus Mahayastra, mengatakan, pihaknya tidak menyangka akan meraih kemenagan hingga 60 persen lebih. “Kita khawatir suara paket Bagus akan kalah di Ubud, namun ternyata kita menang di sana,” ujarnya. Kapan akan dilakukan pemilihan Plt. Ketua DPRD? “Saat ini belum bisa, yang pasti setelah pelantikan, pi-

hak DPC PDIP Gianyar akan melakukan rapat menentukan plt. dan dilantik secara definitif. Ya tunggu saja, dalam waktu dekat ini pasti kita akan bahas itu kok,” paparnya. Jalan Kaki Sementara saat melakukan pencoblosan sekitar pukul 10.25, calon Bupati AA Gde Agung Bharata berjalan kaki

bersama sejumlah pendukungnya menuju tempat pencoblosan di TPS 7, Banjar Pasdalem, Gianyar. Lokasi TPS ini tepat di sudut tenggara Puri Agung Gianyar. Sejumlah warga pendukung Agung Bharata yang telah mencoblos, sengaja menunggu beberapa menit di Wantilan Banjar Pasdalem. Agung Bharata lalu mendekat, dan menyapa warga yang menunggunya. Hal yang sama

dilakukan belasan wartawan yang secara khusus mengetahui proses pencoblosan oleh kandidat ini. Bharata juga memonitor keadaan TPS setempat, serta menemui petugas TPS dan minta surat suara untuk dicoblos. Pada lembar Daftar Pemlih Tetap (DPT) yang dipampang petugas pemilihan di TPS ini, Agung Bharata terdaftar sebagai pemilih no. 29. Usai mencoblos, Bupati Gianyar periode 20032008 ini memperlihatkan surat suaranya yang telah dicoblos. Di hadapan kotak suara, Bharata sempat mencakupkan tangan sebelum memasukkan surat suara dan mengetuk tiga kali kotak suara yang dimasuki surat suara itu. Usai mencoblos, Agung Bharata mengaku tak berani memasang target muluk-muluk terkait persentase perolehan suara untuk paketnya. Dia mengaku tak berani berbicara jauh-jauh tentang itu karena pernah kalah saat Pilkada Gianyar 2008. Ketika itu Bharata yang berpaket dengan Putu Yudany Thema dari PDIP kalah melawan paket AS (Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati-Dewa Made Sutanaya). Terkait prediksi menang atau kalah, Agung Bharata mengaku, tak berani melampaui sifat alam yang dilandasi kekuatan Tuhan/Ida Sanghyang Widhi Wasa. ‘’Saya telah berusaha, tapi semuanya ada pada Tuhan,” tegasnya. (115)

Cok Nindia Bersama Keluarga Jalan Kaki ke TPS

19:00 Wita Giliaran Anda

BIRO JASA

Gianyar, DenPost Mendengar hasil penghitungan suara sementara KPUD Gianyar dalam Pemilukada Gianyar Minggu (4/11) kemarin, yang sementara dimenangkan jagonya, ratusan pendukung paket AA Gde Bharata-Made Agus Mahayastra (Bagus) dari berbagai kecamatan langsung berkumpul di depan Puri Gianyar. Mereka tampak eforia dengan kemenangan paket Bagus. Tidak hanya membawa bendera besar yang bertuliskan “Relawan Brahma”, para pendukung paket Bagus juga berjoged-joged di atas mobil pickup dengan alunan yang didendangkan penyanyi lokal, Rai Peni. Tidak hanya itu, pantauan DenPost sore kemarin, hal ekstrem juga dilakukan untuk meluapkan kegembiraannya. Seperti berjalan dari Puri Gianyar ke DPC PDI Perjuangan dengan telanjang dada. Hal tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat di dekat Pasar Gianyar. Selain di Puri Gianyar, konsentrasi massa pendukung paket Bagus juga berjubel di wantilan DPC PDIP Gianyar. Bahkan beberapa tokoh pentolan PDI Perjuangan dari tingkat DPD hingga DPC ikut menyaksikan quik count yang dilakukan PDIP. Seluruh Bupati dari PDIP pun turut hadir dalam eforia kemenangan paket Bagus tersebut. Ketua DPC PDIP Gianyar, yang juga Calon Wakil Bupati

Gianyar, DenPost Calon Bupati Gianyar, Cokorda Gde Putra Nindia, SH, MH mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) V di Banjar Teruna di Jalan Raya Peliatan, Ubud, Gianyar. Cokorda Gde Putra Nindia didampingi istrinya, AA Sri Wirastuti, anak, dan keluarganya datang ke TPS sekitar pukul 09.00 wita. Tak lama Cok Nindia duduk, kemudian mendapat panggilan dan lang-

SERVICE

C.1284 - Cuci AC - Kulkas - M.Cuci - P. Air, Dll. - WC mampet - Wastafel - Kuras WC 24 jam

C.1271 C.1283

C.1314

C.1270 C.1333

MODAL USAHA

C.1302

sung masuk bilik suara untuk melakukan pencoblosan. Ia keluar dari bilik suara dan memasukkan surat suara ke kotak suara. Kelingkingnya kemudian dicelupkan tinta bertanda sudah melakukan hak pilihnya. Kemudian istri Cok Nindia, AA Sri Wirastuti, dan dilanjutkan keluarga Puri Peliatan memberikan suaranya di TPS. Kedatangan calon Bupati Gianyar ke TPS yang jaraknya sekitar 50 meter dengan berjalan kaki dari Puri Peliatan yang ada di sebelah selatan. Calon Bupati Gianyar, Cokorda Gde Putra Nindia, ditemui usai mencoblos mengatakan, pihaknya menyatakan terima kasih kepada masyarakat Gianyar terhadap antusias masyarakat untuk datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan dan menggunakan hak pilihnya. Hal itu membuktikan semangat masyarakat Gianyar untuk mencari seorang pemimpin Gianyar 5 tahun ke depan. Mantan Sekda Gianyar berharap Pemilukada Gianyar kali agar bisa berjalan secara demokratis, berjalan secara tertib, aman, dan lancar. Disinggung soal bagaimana tanggapan bila dalam Pemilukada Gianyar dirinya belum beruntung? Tokoh Puri Peliatan mengaku, kalau dirinya kalah secara sportif dirinya mengaku akan legowo. Pemilukada Gianyar kemarin dipantau langsung

Kapolda Bali, Wakapolda Bali, Kapolres Gianyar, dan anggota Komisi II DPR RI. Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Ketut Untung Yoga, mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan secara langsung di lapangan guna melihat secara langsung situasi di lapangan. Menurut pantauannya, dari awal tahapan-tahapan Pemilukada Gianyar berjalan dengan aman dan lancar. Pihaknya berharap karena dari awal sudah aman hingga akhir tidak ada gejolak di lapangan. Sebab karateristik masyarakat Gianyar berbeda dengan daerah lain, yakni terkenal dengan seni dan budaya. Sementara itu, Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, MH, yang mendampingi Wakapolda Bali, menjelaskan, untuk mengamankan Pemilukada Gianyar, pihaknya menurunkan penuh anggotanya. Bahkan dari awal Polres Gianyar memberlakukan siaga satu. Menurut pria asal Surabaya itu, untuk mengamankan Pemilukada Gianyar dirinya menerjunkan sekitar 1.500 anggota. Selain itu, Polres Gianyar dibantu anggota Polres kabupaten lain seperti anggota Polres Klungkung, Polres Bangli, Polres Badung, Poltabes Denpasar, Polres Ta-

DenPost/dewa

USAI MENCOBLOS - Bupati Gianyar, Tjokorda Artha Ardhana Sukawati bersama istri menunjukkan tinta di jarinya usai mencoblos atau memberikan suaranya dalam Pemilukada Gianyar, Minggu (4/11) kemarin banan, Polres Karangasem, Polres Jembrana dan Polres Buleleng. Bantuan anggota dari Polres lain di tempatkan di masing-masing kecamatan untuk membantu polisi yang ada di masing-masing Polsek .”Kami tempatkan sekitar 460 personil di masing-masing TPS dan dibantu Linmas sekitar 1.530 orang personil,” ujar Kapolres Gianyar. Ketua KPU Kabupaten Gianyar, AA Gde Putra, SH, MH, mengatakan, total jumlah pemilih tetap di Kabupaten Gi-

anyar mencapai 349.650 orang dan disediakan 765 buah TPS yang tersebar di 7kecamatan. Jumlah TPS dengan rincian Kecamatan Sukawati mencapai 152 TPS, Kecamatan Blahbatuh mencapai 109 TPS, Kecamatan Kecamatan Gianyar mencapai 145 TPS, Kecamatan Tampaksiring mencapai 81 TPS, Kecamatan Ubud mencapai 105 TPS, Kecamatan Tegallalang mencapai 92 TPS, dan Kecamatan Payangan mencapai 81 TPS. (116)

C.1291

C.1357

PROFIL TANK

C.57

G.459

C.52


10 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS

Denpost  senin, 5 november 2012 Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

 Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM dijual mobil

dijual mobil

dijual mobil PT. UNITED INDOBALI

PT. UNITED INDOBALI

Dapatkan Sesuatu yang Berbeda DP, Angs, Bunga Paling Rendah (menurun)

dijual mobil

INDOBALI

New ready

Promo Hanya Bulan Ini APV 29 Jt, Pick Up 10 Jt, Splash 20 Jt, Ertiga 39 jt, Dll. Unit Suzuki. Hub. WIRA Y 0361-2102454, 085935342502.Langsung Datang dan Delivery Order Ke Rumah Anda. M. 1261

M. 1337

* APV Kendaraan Masyarakat Bali!!! Dapatkan program terbaik special bulan ini untuk APV!!! - Cash back, - Kaca film SE, - Karpet karet, - Garansi 3th, - Free service, - Free oli * Tersedia juga unit-unit yang lain seperti : - Splash, - Pick Up Futura, - Mega Carry, - SX4-Over, - New Ertiga * Bunga 0,3% /bln, Dp ringan,dan proses cepat bisa tukar tambah!!! * Hubungi Marketing kami di: (0361) 7878469 / 081353533286 M. 1248

INDOBALI

Ready Avanza velos dan Fortuner, diskon s/d 10 juta, bisa dgn Dp murah & bunga kredit murah. Buruan, stock terbatas * Syarat dan ketentuan berlaku* Hub : ANDA, 087861897888 M. 1308

DAIHATSU COKRO

Promo Oktober Xenia & Terios

SPEKTAKULER TOYOTA

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Hadiah Lexus. Booking : TUT PRASETIA 081 3377 81144, 085 85 758 7049, 03612724838 M. 1262

Termurah - Terlengkap - Tercepat Terima tukar tambah Hub: 8688808

"MILIKI MOBIL SUZUKI SEKARANG JUGA" l Estilo, Dp 20 Jt-an lSplash Dp 20 Jt-an l Pick Up Dp 18 Jt-an l Er tiga Angs. 3 Jt -an. Hub : ANDRE (0361) 8004599 / 0818359785 M. 1293

menggambar fotogenik

M. 1275

SPEKTAKULER TOYOTA

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Lebih Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Hadiah Lexus. Booking : AGUNG 0361-7857518, 081338977077. M. 1282

BALI_KU , SUZUKI_KU, l Carry P-up, Dp 8 jt-an / angs...? l Karimun Estilo, Dp 15 jt-an / angs...? l Splash Dp 24 jt-an/ angs ...? l APV Dp 28 jt-an/ angs...? l Swift Dp 30 jt -an / angs...? l S x - 4 D p 4 0 j t - a n / a n g s. . . ? ERTIGA indent. Hub : Catur P.A 03618544436 / 08155788436 M.1329

MOBIL DI BALI

PROMO AKHIR TAHUN  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Hub: (0361) 8053445/081337958027.

0897 022 3518

M.1250

PT. UNITED INDOBALI

PT. UNITED INDOBALI

M.1290

DP 39 juta, angsuran 2,8 jt-an + hadiah mengejutkan Hub. 0361-8082184. Terima tukar tambah.... harga bagus

Apapun Finance, Mobilnya Tetap Suzuki Hub. AGUNG KURNIAWAN Pin BB : 32220BC9 Telp. (0361) 8005284/081805665234

M. 1280

*DP Mulai 10 Juta-an *Angsuran Mulai 2 Juta-an *Persyaratan mudah dan Proses Cepat *Diskon sampai 21 Juta-an Informasi Pemesanan 24 jam Hub: IAN, 0361-2795573

M.1323

PROMO AKHIR TAHUN Cash back s/d 20 juta Pick Up DP 9 Juta Splash DP 19 Juta-an APV DP 29 Juta-an Ertiga DP 40 Juta-an Indent Sekarang : All new Swift Ronny Indobali 0361-2156456081339483456, 087861236333

DAIHATSU

dalam Rangka HUT Kota Tabanan dan Harian DenPost

PROMO OKTOBER *Splash Dp 19 Jt-an *Angsuran Ringan Info & Pemesanan: Zeri Suzuki. - 0361-8831077 - 081999693416 - 081246583738

M. 1281

Terima Inden New Suzuki Ertiga l Splash Dp 19 Jt-an, l APV Dp 24 Jt-an, l PU Dp 10 Jt-an. Bunga sampai 0 %, Termurah, Termudah, Tercepat, Terima Tukar Tambah. Anda Telpon Kami Datang. Hub: 7496936, 08123618503, 081805372719. M. 1263

ASTRA INTERNATIONAL DAIHATSU COKRO

M.1322

LOMBA LLOM LO OMBA OM OM MBA BBA MEWARNAI MEWARNA MEWARN MEEWA WAR WARNAI

PT. UNITED INDOBALI TOYOTA AUTO 2000 SANUR

PAKET ISTIMEWA SUZUKI AKHIR TAHUN  Pick Up Dp. 10 Jt-an  APV Dp 28 Jt-an  Splash Dp 20 Jt-an  Ertiga Dp 40 Jt-an. Hub: GUS ALIT 8573332/082144155511

AYO YO IKUTI !!!

M. 1301

Melengkapi kebutuhan kendaraan dan bisnis anda. *Dapatkan informasi & pemesanan, *Bunga rendah, *DP. 55 juta-an *Bisa tukar tambah Hub: ISTA.0361-8030977, 089685555616

dijual mobil

TOYOTA

(Main Dealer di Bali)

* SANG PENUTUP TAHUN *

Hub : 0361-7822652, 0361-7866540 Hp : 081337168864 / 08174746972

dijual mobil

dijual mobil

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

-Kategori A : Playgroup & TK -Kategori B : Kelas 1 - 3 SD Menggambar SD kelas 4 - 6 - Fotogenik : Playgroup, TK, SD Hari : Minggu, 11 November 2012

Biaya P

Rp 15.00 0 endaftar

Bonus

DP MURAH * Dp PU cuma 9 Jt-an * Dp APV cuma 26 Jt-an. Tersedia juga: Swift, Ertiga, Grand Vitara, SX-4, Estilo, Splash. Hubungi: Pak Nyoman Eka (0361) 7439684,081999135679.

an :

PradnyaMajalah Kirana

Didukung oleh :

Pukul : 08.30 WITA - selesai Tempat : Gedung Maria/Taman Kota Tabanan

Tempat Pendaftaran : Tem

Kantor DenPost : Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar,Telp. 0361-416669(Nariati), Kantor Bali Post : Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-249484(Pasmiari), TK Negeri Pembina Tabanan, RM 121, Jl. IR. Soekarno, (Timur Pos Polisi Pesiapan)

M. 1276

M. 1309

NISSAN

Cukup 1 Juta. Terima Indent Sekarang

Terima Indent

NEW CR-V

New DAIHATSU AYLA

SEMARAK OKTOBER Dapatkan Potongan JUKE. Grand Livina, March, X-Trail. Untuk info dan test drive Hub: PUTU 081936039292 M. 1269

l Xenia DP 17 Jt-an l Terios DP 17 Jt-an l PU DP 7 Jt-an

Terima tukar tambah Hub: (0361) 7418535

M. 1316

Dapatkan Produk Honda Terbaru Sporty, Tehnologi Terbaru. * DP Murah * Bunga Murah * Kredit bisa 6 th. Anda Sibuk, Kami datang!!! Bisa Hub : (0361) 7989737 / 081337588606 M. 1328

PAKET MURAH DAIHATSU 15% n Xenia Dp 17 Jt / angsr 1,9 Jt. n Terios Dp 18 Jt / angsr 2,6 Jt. n G. Max PU Dp 8 Jt / angsr 2,2 Jt. n Luxio Dp 10 Jt / angsr 2,2 Jt. n Sirion Dp 14 Jt / angsr 2,1 Jt. Proses kredit dan syarat mudah, Kami bantu dan terima tukar tambah segala merk. Hub : Aditya (0361) 8058008, 081246755585, 081805538884 M.1300

C. 1294

G. 461


DENPOST z SENIN,

11

5 NOVEMBER 2012

Cegah Penyelundupan, Petugas LP Perlu Diroling Renon, DenPost Untuk mencegah terjadinya penyelundupan berbagai barang illegal ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), petugas jaga perlu dilakukan roling atau diacak. Jadi petugas tidak hanya itu-itu saja menempati satu posnya. Menurut Kakanwil Depkumham Bali, Budhi Haryanto, belum lama ini, petugas LP atau rutan pun perlu dimutasi setiap saat. “Bahkan kami instruksikan secara terus berkreasi mengubah sistem sehingga tidak terkontaminasi akibat kelengahan dan kelemahan petugas,” jelasnya, seusai memusnahkan ratusan HP hasil sitaan.

Budhi Haryanto juga menginstruksikan, setiap LP dan rutan supaya menyesuaikan dengan spesifikasinya tersendiri. Pasalnya, persoalan yang ada di Denpasar, berbeda dengan di Singaraja maupun Gianyar. “Semua mempunyai sistem dan layout tersendiri,” tegasnya. Menurutnya, roling petugas tahanan setiap saat mutlak dilakukan agar tidak terjalin kerja sama dengan pengunjung yang memanfaatkan kelemahan dan kelengahan. Jika ada kelemahan, maka barang-barang yang dilarang masuk, secara mudah masuk ke ruang tahanan. Selama ini disebutkan bahwa penyelundupkan itu memang ada. (110)

Tersangkut Kasus Ekstasi

Ditangkap di Apartemen, Manajer Hotel Terancam 4 Tahun DenPost/gagah

CALONARANG - Pementasan tektekan calonarang mengakhiri kegiatan Tanah Lot 3 Days Event 2012, yang ditutup Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, di Wantilan Pura Luhur Tanah Lot, Sabtu (3/11) lalu.

Tektekan Calonarang Akhiri ”Tanah Lot 3 Days Event 2012” Tabanan, DenPost Pementasan tektekan Calonarang mengakhiri kegiatan ‘’Tanah Lot 3 Days Event 2012”, yang ditutup Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Wantilan Pura Luhur Tanah Lot, Sabtu (3/ 11) lalu. Kesenian tersebut

Bupati... Sambungan dari Hal. 1 Khusus pengembangan lahan pekarangan model RPL, lahan yang ada digunakan untuk budidaya sumberdaya lokal untuk memenuhi keperluan pangan sehari-hari. Model tersebut dikembangkan karena selama ini lahan seperti itu dibiarkan menganggur padahal sangat potensial menghasilkan pangan. ‘’Berbagai hasil RPL seperti jagung, terong, cabai besar, tomat, sawi, dan kangkung, memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga baik untuk penenuhan gizi keluarga,” tandasnya. (117)

Paket... Sambungan dari Hal. 1 Untuk di Kecamatan Ubud (yang juga basis Ning), Ning kalah tipis yakni memperoleh 4.128 suara, sedangkan Bagus memperoleh 4.632. Di Kecamatan Blahbatuh , Bagus memperoleh 9.923 suara, dan Ning hanya memperoleh 2.998 suara. Di Kecamatan Sukawati, Ning meraup 3.998 suara, sedangkan Bagus 11.661 suara. Untuk Kecamatan Tegallalang, Bagus meraih 7.563 suara, dan Ning memperoleh 5.362. Kecamatan Payangan, Bagus unggul dengan perolehan 6.640 suara, dan Ning memperoleh 2.588 suara. Sedangkan di Kecamatan Tampaksiring, Bagus juga unggul dengan memperoleh 5.862 suara, dan Ning memperoleh 1.650 suara. Keok di Kandang Calon Wakil Khusus di TPS calon Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Ngurah di TPS 3, Banjar Sengguan Kawan, Gianyar, paket Ning hanya mendapat 181 suara, sedangkan Bagus 299 suara. Kekalahan yang sama terjadi di TPS Bupati dan Wakil Bupati Gianyar yang diusung Partai Golkar lima tahun lalu. Di TPS Bupati Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yakni TPS 14 Lingkungan Candi Baru, Ning memperoleh 103 suara, sedangkan Bagus 182 suara. TPS 4 di Banjar Sengguan Kangin yang merupakan tempat pencoblosan Wakil Bupati Dewa Made Sutanaya, Ning hanya memperoleh 142 suara dan Bagus 348 suara. Selain di tempat itu, kekalahan telak terjadi di tempat-tempat yang menjadi tempat pencoblosan pasangan Bagus dan ketua tim pemenangannya. Untuk hasil pemungutan suara di TPS masing–masing kandidat, di TPS 7 Banjar Pasdalem, Gianyar (tempat pencoblosan A.A. Gde Agung Bharata), Ning memperoleh 66 suara, Bagus 261 suara. Di TPS 1 Desa Melinggih, Payangan, (tempat memilih Made Mahayastra), Ning meraih 16 suara, sedangkan Bagus 424 suara. Mendengar hasil sement-

memukau wisatawan yang berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot pada saat itu. Ketua Panitia I Wayan Sudiana mengatakan, ‘’Tanah Lot 3 Days Event 2012” yang berlangsung tiga hari sejak 1 November ini berjalan sukses. “Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga suksesnya penyelenggaraan even yang bertujuan melestarikan seni dan budaya Bali, khususnya di Tabanan,” te-

gasnya. Wabup Sanjaya menyebutkan, kegiatan yang menampilkan seni dan budaya Bali itu bisa menjadi awal kolaborasi cerdas antara seni, budaya, bisnis, dan pariwisata. “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bukan semata-mata sebagai sajian untuk wisatawan, tapi juga warga lokal dalam menikmati karya seni yang ditampilkan,” tegasnya. Agar bisa membentuk networking yang jelas di bidang pariwisata, lanjut Sanjaya, perlu dievaluasi dan

dianalisa dampak bagi kunjungan wisatawan, termasuk analisis ekonomi terhadap transaksi yang terjadi. Begitu juga evaluasi terhadap kesenian yang ditampilkan. “Adakah even ini berdampak bagi semua?” tambahnya. Wabup menambahkan, harus ada ide yang cemerlang bila setiap hari menampilkan atraksi latihan menari di wantilan, sehingga meningkatkan komunikasi dengan seniman. Untuk ke depan, even ini diharapkan makin berkualitas. (121)

Nyelonong...

masyarakat, salah seorang anggota KPUD Gianyar, ESR Kurniawan, yang mendampingi rombongan tersebut segera menegur anggota DPR RI itu agar segera ke luar dari TPS. Anggota DPR RI itu kemudian ke luar TPS tersebut. Anggota Komisi II DPR RI Akbar Faizal saat diwawancarai mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Gianyar untuk memantau pemilukada setempat. “ Bali selalu menjadi bilik

pemahaman demokrasi yang baik dan tidak terlalu ekstrim dalam perhelatannya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tegasnya. Mengenai partisipasi politik masyarakat Ganyar, Akbar Faizal mengatakan, cukup tinggi. “Lihat saja saat ini (Minggu kemarin), partisipasi masyarakat datang ke TPS cukup tinggi, terbukti 400 warga mengunakan hak pilihnya di TPS ini,” ungkapnya. (dwa)

Lagi...

paling aman dan prosesnya gampang. Jika BPKB dijaminkan di BPR dan koperasi, jarang dilakukan pengecekan secara detail. Misalnya terkait keabsahan BPKB tersebut atau mengeceknya di kantor samsat. “Mudah-mudahan belajar dari kasus ini, untuk ke depan, pihak koperasi dan BPR lebih berhati-hati agar kasus seperti ini bisa dihindari. Sebelum mengucurkan dana, ada baiknya dicek dulu atau bisa menghubungi kantor samsat,” pungkas Gunawan. (yan)

Sambungan dari Hal. 1 Entah lupa atau memang tak tahu aturan bahwa selain pemilih dan PPS tak boleh masuk ke TPS, keempat anggota DPR RI tersebut dengan santai dan entengnya masuk, lalu bertanya ke beberapa petugas di dalam TPS. Agar tidak terjadi persepsi macam-macam di ara tersebut, Ketua Tim Pemenangan Paket Ning, Made Dauh Wijana, saat ditemui di Kantor DPD Golkar Gianyar mengaku, legowo jika paketnya kalah. “Itu baru penghitungan sementara. Kika paket Ning kalah, kami pun tidak bisa berbuat apa-apa dan menerima hal itu semua. Mesin politik kami sudah bergerak secara maksimal , namun ya itulah pilihan rakyat. Kami hanya bisa menyajikan ke masyarakat, dan masyarakatlah yang memilih pemimpin mereka,” tambahnya. Dauh Wijana juga mengakui kekalahan itu akibat minimnya logistik saat pilkada. Selain itu tim hanya turun ke masyarakat dengan kegiatan simakrama. “Hal ini merupakan pelajaran buat kami bersama, dan dalam pemilukada ke depan kami harus membangun militansi kader,” paparnya. Sedangkan Puri Peliatan, Ubud, Minggu kemarin kedatangan Ketua DPD Partai Golkar Bali, Drs. Ketut Sudikerta, yang didampingi anggota DPRD Propinsi Bali, Ketut Suwandi. Di ancak saji Puri Peliatan, Ubud, tim pengumpulan data terus menunggu data dari masing-masing TPS. Meskipun untuk sementara waktu paket Ning kalah, sejumlah pendukung, dan LSM masih tampak di puri. Sedangkan calon Wakil Bupati Gianyar, A.A. Ngurah Agung, S.H., tidak terlihat di sana. Kendati situasi relatif aman, dan tertib, polisi, TNI, maupun aparat Satpol PP Kabupaten Gianyar masih berjaga-jaga di sekitar Puri Peliatan. Di bagian lain, pukul 09.05, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Ketut Untung Yoga meninjau TPS di Pasdalem, Gianyar, tempat Bharata mencoblos. Untung Yoga mengharapkan pilkada berjalan sesuai mekanisme. Dia menekankan kepada pihak yang kalah supaya tidak kecewa dan tidak terpancing untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. ‘’Ingat ini demokrasi. Sekarang (pencoblosan) ujiannya, dan semua harus menerima apa pun hasilnya,” tandas Wakapolda. (115/116)

Sambungan dari Hal. 1 Begitu juga upah yang diperolehnya. Untuk itu, kami masih mendalami kasusnya. Tak hanya tersangka Sudirman, tapi tiga tersangka sebelumnya (Armaya, Suriani, dan Agus Daryono) juga masih diperiksa intensif,” tegas Kompol Gunawan. Menurut dia, dipilihnya BPR dan koperasi, bukan bank, untuk menggadaikan BPKB palsu, karena dinilai

Pesta... Sambungan dari Hal. 1 Namun sekitar satu jam seusai makan, Kasiono dan Adit menderita pusing-pusing dan mual serta gatalgatal di beberapa bagian tubuh, terutama tangan. Gejala ini juga menimpa Sikin dan Endri. Melihat wajah para korban pucat disertai kesakitan, warga yang melihat kejadian itu segera melarikan keempat buruh tersebut ke RSUD Sanjiwani, Gianyar. ‘’Saya tumben makan jamur ini,

Dangin Puri, DenPost Diduga terlibat kasus narkoba jenis ekstasi, Manajer The Menjangan Hotel, terdakwa Eloy Esteves Gutierrez (34), asal Madrid, Spanyol, diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, pekan lalu. Dia sebelumnya ditangkap polisin di kamar 108 apartemen mewah Royal Segina di Jl. Mahendradatta, Denbar, pada Jumat (3/8) lalu. Kala itu polisi menemukan lima butir pil ekstasi seberat 1,74 gram. Atas perkara itu, jaksa penuntut umum (JPU) I Wayan Wiradarma menjerat terdakwa Eloy Esteves Gutierrez dengan Pasal 112 Ayat (1) UU

No.35 Tahun 2009 tentang narkotika sebagai dakwaan kesatu. Dalam pasal itu, Eloy Esteves Gutierrez terancam hukuman minimal 4 tahun penjara serta denda Rp 800 juta. Tidak hanya itu, jaksa di depan majelis hakim pimpinan Sugeng Rianto, juga memasang pasal lain sebagai dakwaan kedua yakni Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU No.35 Tahun 2009. Mendengar dakwaan jaksa, kuasa hukum Eloy Esteves Gutierrez, Shamila Thayeb dkk., tidak mengajukan eksepsi sehingga sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi polisi dan Daniel Munoz (terdakwa dalam berkas

terpisah). Dalam persidangan terpisah dengan majelis hakim pimpinan Cening Budiana ini, terdakwa Daniel Munoz (44), juga warga negara Spanyol yang ditangkap bersama Gutierrez, terancam hukuman minimal 4 tahun penjara. Jaksa penuntut umum (JPU) I Wayan Wiradarma menuntut terdakwa sesuai Pasal 111 Ayat (1) UU No.35 Tahun 2009, karena memiiki ganja. Namun terdakwa yang bekerja sebagai operation executive ini juga bisa mendapat keringanan, karena JPU memasang Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU No.2012 sebagai dakwaan kedua. (110)

Selasa Besok

Konferensi ‘’Therapeutic Community” di Sanur Paradise Plaza KONSUMSI narkoba merupakan salah satu masalah serius di Asia, bahkan di dunia, karena sebagai penyebab bencana kesehatan masyarakat dan ancaman bagi aset kemanusiaan. Narkoba juga menjadi faktor social, ekonomi biaya tinggi dalam sistem peradilan pidana. Serangkaian upaya rehabilitasi dan pengendalian peredaraan narkoba ini, World Federation of Therapeutic Community (WFTC) bekerja sama

Mega... Sambungan dari Hal. 1 Tampak hadir juga, menurut Adenan, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Selain itu, hadir anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bali, Wayan Koster serta calon Bupati/Wakil Bupati Gianyar, A.A. Bharata-Made Agus Mahayastra. (yum)

dengan Yayasan Kasih Mulia menyelenggarakan Konferensi Therapeutic Community ke-25 di Griya Agung Ballroom, Sanur Paradise Plaza, Sanur, pada Selasa (6/11) hingga Sabtu (10/ 11) mendatang. Siaran pers yang diperoleh DenPost, Minggu (4/11) kemarin, Di antara pejabat yang hadir yakni Presiden WFTC Anthony Gelormino, CEO Kasih Mulia Foundation Gunawan Jusuf, dan Kepala BNN Gories Mere. PBB mencatat penggunaan narkoba dan kejahatan terkait peredarannya menjadi ancaman serius bagi kehidupan manusia di dunia. Peredaran dan penggunaan narkoba berkaitan erat dengan tumbuhnya kelompok-kelompok kriminal, pemicu instabilitas kondisi sosial politik suatu negara. Kecanduan obat-obat terlarang tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup penggunanya, tapi juga mempengaruhi kualitas kehidupan orang- orang di sekitarnya , apakah anggota keluarganya maupun

masyarakat. Untuk menolong pengguna obat-obat terlarang dengan segala dampak ikutannya, diperlukan strategi dan program terapi tinggak tinggi. Salah satunya metode terapi komunitas (therapeutic community) yaitu metode terapi/pengobatan dengan memberdayakan potensi individu pengguna obat-obat terlarang dan lingkungan terkecilnya. Secara bertahap, pecandu diintegrasikan ke masyarakat sebagai manusia produktif. Penggunaan metode terapi komunitas ini mengalami evaluasi dan penyempurnaan sejalan dengan pengalaman lapangan terkait faktor sosial, budaya, dan realita kehidupan pecandu. Pola terapi komunitas ini bertujuan menjadikan pecandu mampu membantu dirinya sendiri menjadi manusia yang mandiri baik secara sosial maupun ekonomi. Masyarakat juga mau menerima keberadaan pecandu sebagai manusia produktif. (r)

nggak nyangka akan sakit begini,” ujar Adit. Lebih lanjut dia mengatakan, di antara korban tersebut, Kasiono-lah yang paling parah karena paling sulit bangun dari tempat tidur saat kelimpungan akibat reaksi racun mushroom itu. Sedangkan menurut dokter jaga RSUD Gianyar, dr. Ayu Swandewi, mengatakan, melihat gejala-gejala medis keracunan itu, maka keempat korban harus dirawat inap. Mengingat tak punya biaya, korban keracunan ini memilih pulang paksa dari RS. (115)

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

BERSAMA H.UYAK ANAK DARI MAK EROT (PEWARIS ASLI) DIBANTU H. SAEFULLAH Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki - laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

MAHAR Rp. 600.000,-

INI DIA MAK EROT HANYA SATU-SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

PUSAT PENGOBATAN MAK EROT H. UYAK SUDAH BERJALAN SELAMA 12 TAHUN, PALING PERTAMA DI BALI, SUDAH TIDAK ASING LAGI DAN SUDAH DIKENAL MASYARAKAT BALI

RUKO SELAMAT DATANG No. C 1A

N o. B-352/P.1.10/ D S P.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI D E N PA S A R STPTNo. 448.3/19 P T. 7. XL07/DIKES

DI LINDUNGI HAK PATEN

JL. PIDADA NO. 18X DENPASAR (BELAKANG PINTU KELUAR PAS TERMINAL UBUNG)

Telp. 0361-2729474

Layout \iklan\ PENGUMUMAN3

C.1285

C. 1193


DPS 5 November 2012