Issuu on Google+

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI KAMIS, 31 JANUARI 2013 - NOMOR 4.681 TAHUN KE - 15

ECERAN RP 2.500

C. 1568

C. 541

Ayah Bunga: Pernikahan Itu Bukan Paksaan Bangli, DenPost Kasus pernikahan siswi kelas VI SD di Desa Jehem, Tembuku, Bangli, sebut saja Bunga (14), benar-benar mengejutkan publik. Keluarga Bunga memastikan bahwa anak itu menikah bukan atas dasar paksaan. Sedangkan polisi hingga Rabu (30/1) kemarin terkesan linglung menanganinya, karena perkawinan itu telah disahkan secara adat setempat. Wayan Kecig, ayah Bunga, mengakui bahwa anaknya itu sudah menikah dan dalam keadaan hamil tujuh bulan. Menurutnya, pernikahan itu tidak ada unsur paksaan, dan dia

memang menyetujui karena antara Bunga dengan I Wayan Cidra (40) memang saling mencintai. ‘’Saya memang sudah setuju dari dulu, karena mereka memang saling suka,”kata Kecig. Begitupun ibu

DenPost/jingga

Wayan Cidra Bunga, Nengah Nyodri, mengaku sama. Ditanya soal UU Perlindungan Anak, mereka mengaku

sama sekali tidak memahaminya. Yang jelas, Bunga mengaku suka dengan pria beristri dan beranak dua satu desanya itu. Walau anaknya itu dimadu, kedua orangtua Bunga mengaku lega, karena yang paling diharapkan keduanya yakni pertanggungjawaban Cidra terhadap janin yang dikandung Bunga. Kecig menambahkan bahwa Bunga adalah anaknya yang kelima dari enam bersaudara. Dia mengetahui anaknya pacaran dengan pria beristri sejak setahun lalu.  Baca Ayah... di Hal. 11

Langgar UU Perlindungan Anak, Harus Dipidana

DenPost/putra sasmitha

Luh Putu Anggreni KASUS Wayan Cidra yang menikahi siswi SD,

Made Putra Wijaya Bunga, membuat banyak pihak prihatin sekaligus geram. Tak

terkecuali Lentera Anak Bali (LAB). Salah satu LSM di Bali yang peduli terhadap perempuan dan anak ini geram dengan kasus pernikahan dini tersebut. Kabid Hukum LAB, Luh Putu Anggreni, S.H., mengatakan, walau polisi menyebut suka sama suka, seharusnya pria berusia 40-an tahun itu dipidana. Alasan suka sama suka dan perkawinan secara adat tidak dapat membatalkan UU Perlindungan Anak. ‘’Pasal 81 yang secara tegas mengatakan bahwa berhubungan badan dengan anak, baik suka atau dipaksa, diancam hukuman maksimal 15 tahun dan minimal 3 tahun,’’ tegas Anggreni, Rabu (23/1) kemarin. Menurut dia, LAB akan tu-

run menyelidiki kasus pernikahan anak di bawah umur di Desa Jehem, Kabupaten Bangli itu. Pihaknya berusaha mendapatkan kronologi sampai anak itu hamil, karena kemungkinan bocoh tersebut dibohongi atau diiming-imingin sesuatu. ‘’Kami dari LAB segera turun untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut termasuk semua kronologinya sejak awal,” tambahnya.  Baca Langgar... di Hal. 11 Genta Interaktif Topik: Pernikahan Ini Bukan Paksaan. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

DenPost/puspajingga

PENJELASAN - Orangtua Bunga, Wayan Kecig dan Nengah Nyodri, ketika memberikan penjelasan mengenai pernikahan dini anaknya dengan Wayan Cidra (40).

Berawal dari Nyabit Rumput PERNIKAHAN Bunga dengan Cidra oleh sebagian orang mungkin dinilai berbenturan dengan etika sosial, karena Cidra yang berumur 40 tahun lebih layak menjadi orangtua Bunga. Terlebih anak tertua Cidra juga berumur 14 tahun, sama dengan umur Bunga. Pengakuan mengejutkan justru meluncur

dari bibir Bunga. Kepada wartawan, Bunga mengaku menikah dengan Cidra karena rasa cinta. Ditemui di rumahnya yang sederhana, Cidra menuturkan, hubungannya dengan Bunga terjalin sejak lama.  Baca Berawal... di Hal. 11

Maling Bobol Gudang Rekanan PLN ‰ Timbulkan Kerugian Rp 10 Miliar

DenPost/kertanegara

DITAHAN - Tersangka Soni Wahyudi (paling kiri) ditahan di Polsek Kuta Utara karena mencuri 200 besi ulir senilai Rp 13 juta.

Canggu, DenPost Rekanan PLN, I Made Gede Putrayasa (38), geram karena gudangnya di Jl. Batu Sanghyang, Muding, Kuta Utara, dibobol maling sehingga menimbulkaj kerugian hingga Rp 10 miliar. Ironisnya, sang pencuri tak lain karyawan Putrayasa sendiri yakni tersangka Godianus Alfan Bagung alias Aldo (30), Logginus Jampur alias Lon (24), dan I Made Nadi Kartana (26). Mereka akhirnya ditangkap Sabtu (26/ 1) malam lalu. Polisi masih

Gasak Ratusan Besi, Sopir Dijebloskan ke Sel Canggu, DenPost Sopir truk proyek, tersangka Soni Wahyudi (31), dibekuk petugas Polsek Kuta Utara, akhir Desember 2012, gara-gara menggasak 200 besi ulir di proyek vila di wilayah Batubelig, Kuta Utara. Menurut Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Ipda I Made Cindra, saat mendampingi Wakapolsek Iptu Nyoman Sukiman, Rabu (30/1) kemarin, untuk memuluskan aksinya, tersangka yang asal Pasar Turi, Surabaya, Jatim ini, membuat nota palsu. Nota tersebut dipakai mengelabui satpam di gudang. “Tersangka bertugas sebagai sopir proyek sehingga leluasa masuk gudang. Apalagi dia membawa nota palsu. Satpam mengirak nota itu asli,” tambah Ipda Cindra. Akhirnya ulah Soni terbongkar juga setelah mandor proyek curiga dan mengecek ke gudang. “Setelah menerima laporan itu, kami menangkap tersangka di bedeng proyek tersebut. Tersangka mengakui perbuatannya sehingga kami tahan,” tegas Cindra. Di hadapan polisi, tersangka Soni mengaku bahwa dia memang membuat nota palsu tersebut.

mengejar gembongnya yang berinisial KOM alias Dimas. “Ada komplotan lain juga yang masih kami kejar. Mereka beraksi sejak awal 2012, sehingga menimbulkan kerugian sekitar Rp 10 miliar. Kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Wakapolsek Kuta Utara Iptu I Nyoman Sukiman, didampingi Kanitreskrim Ipda I Made Cindra, Rabu (30/ 1) kemarin. Terbongkarnya ulah para tersangka, berawal dari kecurigaan salah seorang

 Baca Maling... di Hal. 11

DenPost/kertanegara

HASIL CURIAN - Wakapolsek Kuta Utara Iptu I Nyoman Sukiman (paling kanan) menunjukkan hasil curian tersangka I Made Nadi Kartana (paling kiri), Logginus Jampur alias Lon (tengah) dan Godianus Alfan Bagung alias Aldo.

Kasus Jamsostek Tabanan

Mantan Kepala BPMD Divonis Bebas

Nengah Sugita

Renon, DenPost Air mata I Nengah Sugita (60) tak terbendung. Saat menjalani persidangan dalam kasus dugaan korupsi Jamsostek di Tabanan, majelis hakim tipikor pimpinan Nursyam, Rabu (30/1) kemarin, membebaskan Sugita dari segala tuntutan hukum. Majelis hakim menyatakan, terdakwa tidak terbukti melaku-

kan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam UU No.31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, selanjutnya diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. ‘’Terdakwa tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara ber-

kelanjutan, korporasi, atau memperkaya diri sendiri. Karenanya, terdakwa dibebaskan dari dakwaan jaksa, baik dakwaan primer maupun subsider,’’ jelas ketua majelis hakim tipikor, Nursyam. Vonis bebas tersebut memang cukup mengejutkan. Pasalnya, selama ini belum ada kasus pidana korupsi yang sampai bebas.

Kasus yang menyeret Sugita (mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/ BPMD) Tabanan) ini dalam sejarah adalah perkara pertama yang divonis bebas di Pengadilan Tipikor Denpasar.  Baca Mantan... di Hal. 11

Nasib Petani Ikan Danau Batur (2- Habis)

Hindari Rugi, Harapkan Perhatian Pemerintah

 Baca Gasak... di Hal. 11

DenPost/jelantik

C. 1569

karyawan gudang, I Gede Agus Artha Guna (23). Pasalnya, pada Selasa (22/1) lalu sekitar pukul 19.00, ketika dia mengecek barang-barang di gudang mendapati 56 meter kabel jenis NYY ukuran 1 X 150 mm hilang. “Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke polisi. Kami lalu lakukan olah TKP, dan menemukan pintu gudang tidak ada kerusakan. Kami curiga kalau pelakunya pasti orang dalam,” tambah Ipda Cindra.

SELAMATKAN BIBIT - Para petani di Danau Batur menyelamatkan bibit ikan mereka supaya tidak keburu mati akibat cuaca ekstrim belakangan ini.

Selain dipicu ledakan belerang, musuh alam yang juga sangat ditakui oleh para petani ikan yakni cuaca ekstrim di sekitar Danau Batur. Untuk tahun ini, musibah yang diakibatkan alam tersebut agaknya memang harus dialami oleh petani ikan setempat. Meskipun dampak yang ditimbulkannya tak sehebat bencana ledakan belerang tahun lalu, cuaca ekstrim yang menyebabkan terjadinya penurunan suhu air di Danau Batur, bukan saja menyebabkan ikan yang baru beberapa minggu ditebar mati, namun juga menyebabkan kelambatan pertumbuhan ikan mujair di sana.

“ DALAM kondisi normal, petani sudah siap panen sekitar empat atau lima bulan, namun kini harus menunggu hingga enam bulan, kami baru bisa panen,” ungkap Antara, petani ikan setempat. Menurut dia, penurunan suhu air Danau Batur saat ini memang terjadi secara sporadis, artinya tidak semua kawasan di Danau Batur yang mengalami penurunan suhu. Terbukti, di sekitar Desa Buahan tidak terjadi kematian bibit ikan mujair secara besar-besaran. Jika terjadi kematian, namun itu masih dianggap wajar yang kemungkinan dipicu kondisi bibit yang tidak baik atau faktor pakan. “ Di wilayah kami tak ada laporan kematian ikan secara besarbesaran,” ungkap Antara. Hal yang sama diungkapkan I Wayan Suarja, warga Batur lain yang punya keramba di sekitar Pura Jati, Kintamani. Menurutnya, mujair mati tidak terjadi secara merata, namun secara sporadis di sejumlah titik. “Di sekitar Pura Jati memang banyak ikan mati, namun di tempat lain, dari informasi teman-teman, tidak ada ikan mati secara massal,” tegas Suarja seraya menambahkan bahwa sebagai bekas letusan gunung, maka kondisi air di Danau Batur memang banyak dipengaruhi gejala vulkanologi.  Baca Batur... di Hal. 11

Metro Denpasar

2 Kadek Wirati

Siap Awasi Pendaftaran Cagub PENDAFTARAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dari partai politik atau gabungan partai politik akan digelar KPU Provinsi Bali mulai Kamis (31/1) hari ini. Tahapan pendaftaran pasangan calon akan berakhir pada 6 Februari nanti. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi partai politik atau gabungan partai politik untuk mengajukan pasangan calon. Calon yang diajukan pun harus memenuhi sejumlah syarat. Bagi partai politik yang ingin mengajukan pasangan caDenPost/yum lon harus mempunyai 9 kursi di DPRD Bali hasil Pemilu Kadek Wirati 2009 atau 15 persen dari total jumlah kursi di DPRD Bali. Atau memperoleh 271.242 suara sah pada Pemilu 2009 atau 15 persen dari total suara sah. Berdasarkan hasil Pemilu 2009, hanya tiga partai politik yang bisa mengajukan pasangan calon sendiri, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Golkar. Sedangkan partai-partai yang lain jika ingin mengajukan pasangan calon harus bergabung dengan partai yang lain, sehingga terpenuhi syarat tersebut. Sebagai lembaga pengawas Pemilu, Panwaslu Bali menyatakan siap melakukan pengawasan terhadap proses pendaftaran pasangan cagub/cawagub yang akan ikut dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2013. “Kami sangat siap untuk melakukan pengawasan,” tegas Ketua Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Bali, Kadek Wirati, ketika diminta tanggapannya, Rabu (30/1) kemarin. Menurutnya, Panwaslu Bali akan memastikan apakah syaratsyarat yang diatur sudah dipenuhi oleh partai politik atau gabungan partai politik yang mengajukan pasangan calon. Dikatakan, mulai Kamis ini, pihaknya akan melakukan pengawasan apakah ada partai atau gabungan partai politik yang akan mendaftarkan calonnya. “Kalau dalam pengajuan pasangan calon ada pelanggaran, kami tentu akan memprosesnya sesuai kewenangan yang dimiliki Panwaslu Bali. Kami ingin agar semua tahapan Pilgub ini berjalan di atas relnya, termasuk tahapan pendaftaran pasangan calon ini,” tandas Kadek Wirati. (yum)

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

”Mamangkung”, Dinas Tramtib Akhirnya Segel Supermarket Giant Lumintang, DenPost Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar tidak main-main dengan ancamannya kepada pengelola supermarket Giant. Tindakan tegas diambil Dinas Tramtib dengan menyegel supermarket Giant di Jl. Ahmad Yani Nomor 130, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Rabu (30/1) kemarin. Penyegelan langsung dipimpin Kadis Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, didampingi Kabid Penegak Perda I Nyoman Puja, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), IGA Artika, Kades Peguyangan Kaja, I Wayan Yusswara, Dinas Perijinan Made Tirana, Babinsa Kelurahan Peguyangan, dan belasan anggota Satpol PP, disaksikan Manajer Supermaket Giant, Hendro. Sebelum penyegelan, terlebih dahulu dibacakan SK penyegelan yang dibacakan PPNS, IGA Artika. Di sela-sela penyegelan, Alit Wiradana menyatakan, pihaknya mengambil tindakan represif terhadap pengelola supermarket Giant, karena beberapa kali diberi peringatan tidak mendapat respon yang baik. Justru pengelola supermarket Giant, Hendro, bersama karyawannya mamengkung (membandel) dan diam-diam buka, padahal belum mengantongi izin sama sekali. “Kami sudah melakukan tindakan pembinaan terhadap pengelola supermarket Giant. Namun, apa yang kami lakukan tidak mendapat perhatian dan pengelolanya kucing-kucingan dengan sembunyi-sembunyi membuka kembali swalayannya,’’ kata Alit

Wiradana. Alit Wiradana menyatakan, tindakan tegas dari Pemkot Denpasar melalui Dinas Tramtib dan Satpol PP sebagai penegak Perda terhadap supermarket Giant tidak ada pilih kasih. Melainkan setiap pengusaha yang ingin membuka usaha di Kota Denpasar harus mematuhi aturan yang ada. Pemerintah Kota Denpasar tidak melarang pengusaha berinvestasi, tapi semua aturan harus dipatuhi, sehingga berusaha menjadi nyaman dan aman,’’ ujar Alit Wiradana. Dia menegaskan, pihaknya sudah melakukan tindakan preventif sampai tindakan represif terhadap pengelola supermarket Giant. Karena sebelumnya, pengelola supermarket Giant sudah disarankan mengurus kelengkapan izin sebelum buka. Namun, saran yang diberikan sama sekali tidak dilakukan, sehingga pengelola supermarket Giant mencoba-coba buka tanpa dilengkapi izin dari instansi terkait. “Apa yang kami lakukan ini merupakan sebuah pembuktian agar Dinas Tramtib dan Satpol PP tidak dinilai setengah hati menindak supermarket Giant yang jelas-jelas melanggar aturan,’’ tegas mantan

DenPost/pasma

DISEGEL – Petugas dari Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar disaksikan Kadis Tramtib IB Alit Wiradana dan Kabid Penegak Perda I Nyoman Puja akhirnya menyegel supermarket Giant di Jl. Ahmad Yani No. 130 Denpasar Utara, Rabu (30/1) kemarin. Camat Densel dan Denbar ini. Dia mengakui, pengawasan terhadap supermarket Giant sudah dilakukan sejak mengambil alih Midi Mart dan diubah menjadi supermarket Giant. Bahkan, pengelola supermarket Giant berulangkali diberi peringatan dan diwantiwanti agar tidak beroperasi menggunakan nama supermarket Giant. Kalau ingin beroperasi memakai nama supermarket Giant, pemilik atau pengelola supermarket Giant harus mencari izin baru sesuai peruntukannya. “Kami sudah minta kepada Lurah Peguyangan dan Camat Denpasar Utara ikut mengawasi keberadaan supermarket Giant yang be-

lum mengantongi izin agar tidak buka,’’ ucapnya. Kadis Tramtib dan Satpol PP ini menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan pengelola supermarket Giant sudah tidak bisa ditoleransi, karena banyak masyarakat mengeluhkan keberdaannya. Tindakan tegas yang diambil ini untuk memberi efek jera kepada pengusaha yang tidak taat pada aturan. “Kami tidak main-main terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan pengusaha yang coba-coba melabrak aturan. Jika ini dilakukan, kami akan menindak tegas dengan memproses ke jalur hukum,’’ paparnya. Sementara Manajer Super-

market Gian, Hendro, mengaku salah dan menerima segala risiko terhadap penyegelan yang diambil Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar. “Saya tidak berani lagi buka dan mengikuti apa yang dilakukan Dinas Tramtib dan Satpol PP,’’ kata Hendro. Hendro menjelaskan, pihaknya sudah mengurus kelengkapan izin ke Dinas Perijinan, namun ada kesalahan teknis, sehingga izin yang dimohon belum selesai. “Saya akan mengulangi mengajukan permohonan izin ke instansi terkait agar apa yang diharapkan pengelola supermarket Giant dapat diwujudkan dengan beroperasi,’’ tukasnya. (103)

Baru Dapat Jatah, Jalan Gunung Catur Segera Diperbaiki

DenPost/pasma

BERSIH SAMPAH - Pedagang canang dan bunga peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membersihkan sampah sisa berjualan di Jl. Gunung Kawi, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat.

Dauh Puri, DenPost Setahun lebih menunggu, warga di sekitar Jalan Gunung Catur, Denpasar, sebentar lagi akan memiliki jalan mulus. Pasalnya, kerusakan parah yang terjadi hampir di sepanjang jalan tersebut segera akan diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar. Dikonfirmasi Rabu (30/1) kemarin, Kepala Dinas PU Kota Denpasar, Ketut Winarta, didampingi Kabid Bina Marga PU Denpasar, I Putu Dirgayasa, mengatakan, kerusakan jalan tersebut dipastikan diperbaiki tahun ini. Anggaran untuk peningkatan jalan di Jalan Gunung Catur terlah diposkan di anggaran APBD induk 2013 sebesar Rp 3,885 miliar lebih. “Sudah di-

anggarkan, jadi segera akan kami garap,” katanya. Pihaknya juga mengakui kerusakan di Jalan Gunung Catur sangat parah, karenanya akan dilakukan peningkatan jalan secara total. “Sekarang ini kami sedang menyiapkan dokumennya untuk proses tender. Paling tidak, harapan kami April sudah mulai bekerja,” jelas Dirgayasa. Selain di Gunung Catur, ada dua paket proyek yang serupa dengan pos anggaran berbeda yang akan digarap di induk 2013 ini. Yaitu peningkatan jalan di Jalan Pidada dengan anggaran Rp 7,7 miliar lebih dan peningkatan jalan di Jalan Bajataki. “Untuk di wilayah perbatasan Denpasar dengan Badung ini,

kami menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar,” imbuhnya. Untuk dikertahui, rusaknya jalan di Jalan Gunung Catur sudah dikeluhkan sejak lama oleh warga sekitar maupun warga yang kerap melintas di jalan tersebut. Seperti yang pernah disampaikan salah seorang warga Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Wayan Widiantara. Dikatakannya, kondisi jalan kota tersebut sangat parah, hampir terjadi di sepanjang jalan sekitar 1,5 km. Widiantara sendiri mengaku selalu melintasi jalan tersebut, untuk memperpendek jarak dari Jalan Kebo Iwa Utara menuju perempatan Jalan Mahendradatra. “Ini termasuk jalan pintas, ma-

kanya banyak yang lewat sini. Tapi sayangnya jalannya gak diperbaiki, ini kan berbahaya bagi pengendara khususnya pengendara sepeda motor,” paparnya. Geri, warga setempat mengaku, sejatinya keluhan ini sudah sempat disampaikan baik melalui media maupun ke pemkot lewat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar. “Kondisinya sangat parah, saya kira di antara kerusakan di tempat lain, di sini (Jalan Gunung Catur) paling parah. Hampir di sepanjang jalan ini rusak, berlubang,” keluhnya. Menurut dia, kondisi ini harus cepat ditangani, mengingat berkaitan dengan keselamatan warga setempat, yang sering menggunakan akses jalan tersebut. Hampir di sep-

anjang jalur yang menjadi akses ke Jalan Gatot Subroto Barat maupun Kebo Iwa Utara tersebut terjadi kerusakan dan menimbulkan lubang. Dari data yang diperoleh, kondisi rusaknya jalan tersebut telah terjadi sejak tahun 2011 lalu. Saat itu pun warga setempat juga menyampaikan keluhan. Hanya saja saat itu Dinas PU hanya melakukan perbaikan kecil berupa tambal sulam, yang tidak bertahan lama. (111) Genta Interaktif Topik: Jalan Gunung Catur Segera Diperbaiki Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Ketika Sanur Layak Jadi Wilayah Percontohan (2)

Wujudkan Sanur Bebas Gepeng, YPS Bentuk Timsus SANUR sebagai destinasi pariwisata Kota Denpasar yang terletak di jantung ibu kota Provinsi Bali sudah seyogyanya keamanan dan kenyamanan wisatawan maupun masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) yang menaungi 27 banjar menjadi pionir untuk menjadikan Desa Sanur bebas gepeng dan pedagang acung. Ketua Yayaan Pembangunan Sanur, IB Sidharta Putra, Rabu (30/1) kemarin, mengatakan, awal untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Sanur, terutama masalah gepeng dan pedagang acung diawali dengan diskusi panel tahun 2000 dari seluruh unsur, seperti kelian, pemuka masyarakat, tokoh adat, dan pelaku industri pariwisata. Karena gepeng dan pedagang acung bagi masyarakat Sanur tidak menguntungkan sama sekali. Sebab, keberadaan gepeng bisa menimbulkan masalah sosial, kumuh di jalanan dan menimbulkan efek kriminal sosial. Selain itu, mengganggu kenyamanan wisatawan maupun pengendara mobil dan motor saat berhenti di traffic light. Begitu juga, pedagang acung menjadi momok pariwisata Sanur, karena banyak pedagang acung saat menawarkan barang dagangannya selalu menariknarik wisatawan, sehingga kenyamanan turis yang melancong ke Sanur menjadi terganggu.

Sidharta Putra menjelaskan, masyarakat akhirnya menolak keberadaan gepeng dan pedagang acung di Sanur mulai tahun 2000 dan YPS langsung membentuk Satgas khusus yang diberi nama Timsus Desa Sanur. Timsus ini tugasnya berperang melawan gepeng dan pedagang acung, termasuk melarang pedagang koran yang mangkal di trafficlight. Bahkan banyak agency protes terhadap apa yang dilakukan YPS. “Kita tidak melarang pedagang koran berjualan, namun harus berjualan pada tempatnya sehingga tidak menganggu arus lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan maupun pedagang koran itu sendiri,’’ kata Sidharta Putra. Lebih lanjut Sidharta Putra mengemukakan, tugas Timsus bentukan YPS bukan hanya menindak gepeng dan pedagang acung, namun menangani masalah PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan dan mangkal di sembarang tempat. Pasalnya, Sanur menjadi pusat

pariwisata Kota Denpasar, keberihannya harus tetap terjaga, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Sanur menjadi nyaman dan tenang. Untuk menangani masalah gepeng, pedagang acung dan PKL, ucap Sidharta Putra, pihaknya menggandeng Dinas Tramtib dan Satpol PP dengan membuat MoU (memorandum of understanding) untuk mempertegas langkah-langkah yang diambil terhadap setiap pelanggaran yang ada di Sanur. Kerja sama yang dibangun dengan Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar berarti ikut mengamankan perda (peraturan daerah), sehingga tugas penanganan terhadap gepeng, pedagang acung dan kaki lima sepenuhnya diserahkan ke YPS. “Kalau kita dapat menangkap gepeng, pedagang acung, dan PKL diserahkan langsung ke Dinas Tramtib dan Satpol PP untuk selanjutnya dibina sekaligus diproses sesuai pelanggaran yang dilakukan,’’ ter-

DenPost/pasma

IB Sidharta Putra

Erwin Suryadarma Sena

ang General Manajer Santrian Sanur ini. Dia menambahkan, dengan diberikan kewenangan menangani masalah gepeng, pedagang acung, dan PKL, maka YPS dapat menata daerah sendiri sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Selain menandatangani MoU dengan Dinas Tramtib, YPS juga menandatangani kerja sama dengan pihak kepolisian, khususnya dengan Polsek Sanur terkait masalah keamanan. Jika ada warga yang tidak jelas keberadaan dan tujuannya berhak ditanya guna menghindari hal-

hal yang tidak diinginkan. “Kalau ada orang mencurigakan kami langsung menghubungi Polsek Sanur. Bahkan dengan adanya kerja sama dengan Dinas Tramtib dan kepolisian, maka Sanur sangat membantu menangani masalah sosial dan keamanan lingkungan,” jelasnya. YPS merupakan sebuah badan otorita yang menaungi 27 banjar dan sangat responsif terhadap permasalahan-permasalahan yang ada, baik pada industri pariwisata maupun masyarakat. “Sampai saat ini kerja sama dengan instansi pemerintah dan kepolisian menan-

gani masalah sosial dan keamanan tetap berjalan dengan baik, sehingga apa yang menjadi harapan bersama dapat terwujud,’’ papar Ketua YPS Sanur ini. Sementara Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., mengatakan, penanganan masalah gepeng dan sosial lainnya di Sanur yang dilakukan YPS perlu dicontoh oleh desa adat lainnya di Kota Denpasar. Karena pola yang dipakai YPS sudah terintegrasi, baik elemen masyarakat, adat, dinas, pecalang, termasuk Timsus bentukan YPS. “Masyarakat Sanur yang tergabung dalam YPS memiliki komitmen tinggi untuk menjaga wilayahnya. Mengingat Sanur sebagai destinasi pariwisata Kota Denpasar sadar betul atas kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berlibur di Sanur,’’ ucap Erwin Suryadarma. Erwin Suryadarma Sena memberikan apresiasi terhadap kinerja YPS di bawah komando IB Sidharta Putra, karena sudah membantu pemerintah dalam menangani masalah sosial yang ada di Desa Sanur tersebut. Masyarakat Sanur sangat peduli terhadap lingkungan, terutama masalah gepeng, pedagang acung maupun PKL. Mengingat

keberadaan gepeng menjadi masalah bagi pemerintah, karena dapat menganggu kenyamanan wisatawan maupun masyarakat. Kalau Timsus menangkap gepeng atau anak punk akan diserahkan ke Dinas Tramtib dan selanjutnya Tramtib menyerahkan ke Disnakertransos. “Jika gepeng yang ditangkap di Sanur diserahkan ke Disnakertransos, kami yang akan membina sekaligus memulangkan ke daerah asalnya,’’ ucap Erwin Suryadarma Sena. Erwin Suryadarma mengaku salut kepada YPS dan harus dijadikan contoh karena mampu menjaga wilayah Sanur bebas dari gepeng, PKL dan pedagang acung. Masalah gepeng bukan menjadi tanggung YPS dan pemerintah, namun masyarakat juga ikut terlibat di dalamnya. Kalau sinergi ini berjalan dengan baik maka di Denpasar akan tidak ada gepeng berkeliaran, seperti yang terjadi di Sanur saat ini. “Kami berharap masyarakat jangan memberikan sesuatu kepada gepeng agar mereka tidak manja dan malas bekerja. Jika hal ini dilakukan masyarakat, maka keberadaan gepeng akan hilang karena sudah tidak mendapat apa yang menjadi harapan selama ini,” tukas mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar ini. (pas)

3

DENPOST zKAMIS, 31 JANUARI 2013

Selama Operasi Jaran, Kasus Curanmor Nihil Kompol Redip: Saya Siapkan Hadiah

DenPost/ist

ARAHAN - Kabag. Ops. Polres Badung, Kompol Wayan Redip, memberi arahan kepada anggotanya, sebelum melaksanakan razia kendaraan bermotor di wilayah Kuta Utara. menangkap pelaku curanmor, Mengwi, DenPost Selama digelar Operasi Ja- saya beri hadiah Rp 1 juta. Hal ran Agung 2013, Polda Bali dan ini saya lakukan untuk menejajaran berlomba-lomba mene- kan kasus pencurian motor dan kan serta mengungkap kasus memotivasi anggota di lapancuranmor. Berkat kerja keras gan,” tegas Kompol Redip, Rabu Polres Badung bersama polsek- (30/1) kemarin. Kompol Redip menambahpolsek, selama operasi laporan kasus curanmor nihil. Selain kan, sejak digelar Operasi Jaitu, Kabag. Ops., Kompol Way- ran Agung, Kamis (17/1) lalu, an Redip, menyiapkan hadiah siang-malam dilakukan razia untuk anggotanya yang men- kendaraan, termasuk di polsek-polsek. “Pokoknya tidak gungkap kasus curanmor. “Bagi anggota yang bisa kami peluang sedikit pun.

Kami terus obok-obok wilayah yang rawan curanmor. Berkat upaya kami itu, hingga sekarang kasus curanmor nihil. Kami juga menyasar bedeng-bedeng,” ujarnya. Supaya tidak bocor, waktu dan lokasi razia selalu berubah. Selain itu, polsek-polsek juga melakukan hal sama, khususnya razia yang dilakukan malam hari hingga subuh. “Kami punya dua TO kasus curanmor selama operasi ini. Meski belum terungkap, kami dapat satu temuan motor yakni Honda Vario DK 4927 OR yang hilang di Vila Kakul, Canggu, Kuta Utara,” tegas Redip, didampingi Kasubbaghumas AKP Made Dina. Selain itu, menurut Kabag. Ops., Polres Badung mampu menyelesaikan dengan baik Program Aplikasi 110 yang dilaksanakan Mabes Polri kerjasama dengan Telkom. Pasalnya, anggota Polres mampu mendatangi TKP lebih cepat dari waktu yang ditentukan. “Mabes beri kami waktu 15 menit ke TKP dan sekenarionya ada maling ditangkap di RSUD Badung. Kami hanya butuh waktu 9 menit saja sampai di sana. Padahal kami sama sekali tidak tahu ada progam ini. Tim dari Mabes saja butuh waktu 10 menit,” ujarnya.(109)

Tangani Sampah Kiriman

PPDL Rancang Gotong-royong Massal Legian, DenPost Pemandangan Pantai Kuta dan Legian, sejak Selasa (29/ 1), terlihat agak berbeda. Pantai Kuta dan Legian yang biasanya dipenuhi gundukan sampah, kini terlihat bersih. Hanya beberapa sampah plastik yang menempel di bebeberapa titik. Semua itu berkat kerja keras pengelola Pantai Kuta dan Legian bersama DKP Badung membersihkan sampah kiriman. Namun pagi dini hari biasanya sanpah kiriman dalam jumlah besar akan kembali menerjang Pantai Kuta dan Legian. Karenanya, Pengelola Pantai Desa Adat Legian (PPDL) bersama para pedagang dan DKP Badung harus ekstra kerja keras menangani sampah. Bahkan dalam waktu dekat akan digelar gotong- royong massal untuk menangani sampah yang diprediksi volumenya akan sangat besar. Ketua PPDL, Ir. Wayan Suarta memaparkan, saat awal musim angin barat sampah kiriman memang cukup banyak menyerbu Pantai Legian. Bahkan, pada hari pertama 19 truk sampah diangkut dari Pantai Legian. Meski berbagai upaya telah dilakukan, tapi sampah masih terus berdatangan. Suarta menambahkan, pihaknya juga fokus melakukan pembersihan sampah di halfway pantai depan The Stones yang menjadi perbatasan antara Pantai Kuta dan Legian. ‘’Di sini sebanyak 125 truk sampah telah diangkut. Untuk sampah Pantai Legian sementara di tempatkan di sebelah utara Hotel Padma,” ujarnya. Guna mengatasi sampah kiriman ini, pihaknya juga bekerjasama dengan hotel-hotel yang ada di sepanjang Pantai Legian. Salah satunya dalam waktu dekat ini akan menggear bersihbersih pantai massal melibatkan berbagai komponen. Lebih jauh Suarta memapar-

DenPost/sugik

BERSIH - Pantai Legian mulai terlihat bersih, sehingga pedagang mulai berjualan. Inset: Wayan Suarta kan, selaku yang ditugasi men- mplin datang dari hotel,” katgelola Pantai Legian, pihaknya anya, seraya berharap ada tamjuga sudah mengambil berbagai bahan traktor untuk memperlangkah agar kawasan pantai cepat pembersihan sampah bersih juga terasa rindang dan Pantai Legian. Terkait limbah sejuk. Salah satunya dengan yang sempat mencuat di memenanam 100 pohon kelapa dia, menurut Suarta, kini dan 101 pohon camplung. sudah tidak ada. Yang ada han“Kami pilih pohon ini, karena ya air hujan yang terkadang sangat tahan cuaca ekstrem, menyebabkan penggerusan pawalau angin kencang tapi sir yang dilalui air ini. Bagaimakarnya masih kuat,” tegasnya. ana kondisi pantai saat badai Selain itu, pihaknya juga yang lalu? Suarta mengatakan, menata pohon rebah. Di mana angin barat datang sangat kenada sekitar 7 pohon waru re- cang memang membawa dambah akibat angin kencang. Dita- pak buruk pagi pedagang. Termbahkannya, PPDL memiliki catat ada sekitar 100 payung 18 tenaga keamanan dan 15 rusak. “Bahkan ada kulkas tenaga kebersihan. “Kini kami terbang beserta payung, karejuga sudah memasang na diikat di payung dan diterpengeras suara untuk pember- bangkan angin,” imbuhnya. Rencana pelaksanaan goitahuan serta di kantor sudah tong- royong massal juga ada CCTV,” imbuhnya. Ditanya tentang kendala di sempat dilontarkan Lurah lapangan, dia mengatakan, ken- Legian, I Made Madia Surya dala yang mempengaruhi kin- Natha, SSTP. Menurutnya, erja terbatasnya traktor. ‘’Kare- mengingat sampah yang dana apabila traktor rusak sam- tang cukup banyak, pihaknya pah pasti akan menumpuk. akan meminta bantuan berbApalagi kalau traktor milik agai komponen untuk memDKP tidak dapat giliran di bantu membersihkan Pantai Legian, maka akan banyak ko- Legian. (113)

Kuliner Tradisional Harus Mampu Angkat Citra Pariwisata Kuta, DenPost Di tengah maraknya sebuan aneka-ragam makanan asing dari mancanegara, kuliner tradisional haru tetap dilestarikan. Karena, hidangan tradisional berpenampilan unik, lezat, penuh citarasa, kaya bumbu dan rempah-rempah yang alami. Itu disampaikan Presiden Indonesian Chef Association (ICA), Henry Alexie Bloem. Dia mengharapkan, kuliner tradisional mampu mengangkat citra pariwisata Tanah Air. “Indonesia kaya dengan aneka ragam kuliner, karena itu perlu dipromosikan dalam sektor pariwisata. Penyajian menu tradisional sudah saatnya dipromosikan seiring dengan pesatnya sektor pariwisata di Indonesia, karena masing-masing daerah memiliki menu khas yang bisa disuguhkan kepada wisatawan asing,” ujar Henry di sela-sela pelaksanaan Butik Kuliner Nusantara (BKN) di Kuta, Selasa (29/1). Henry memaparkan, wisatawan, khususnya yang berkunjung ke Bali, tidak hanya ingin mengenal seni dan budaya, namun di sisi lain mereka juga ingin mencicipi makan tradisional yang khas. Oleh karena itu, restoran dan

hotel harus menyediakan menu tradisional, sehingga wisatawan pun bisa menikmati hidangan tersebut. Wisatawan asing selain disuguhkan objek wisata dan seni, akan lebih lengkap jika daerah tersebut mampu memberikan hidangan tradisional dengan selalu memperhatikan kebersihan dan kesehatan. “Kita semua wajib mencintai dan kuliner Nusantara agar tetap eksis. Melalui gelaran ini kami ingin mengangkat kembali pesona khas racikan berbagai hidangan tradisional dari berbagai daerah, agar dikenal secara meluas. Kami berharap acara ini dapat menginspirasi masyarakat luas dalam menyajikan hidangan tradisional yang menggugah selera,”

papar Wishnu Pramuji, Sales Director PT. Heinz ABC Indonesia selaku penyelenggara BKN ini. Digelarnya acara BKN kali ini tak lepas dari salah satu misi Heinz ABC untuk ikut melestarikan kekayaan hidangan tradisional khas Nusantara. Di mana Heinz menggandeng ICA (Indonesian Chef Association), para pakar kuliner dan dan penjaja makanan tradisional dari berbagai daerah. Para pedagang makanan tradisional yang dihadirkan dalam acara BKN adalah Ayam Betutu Men Tempeh (Bali), Pindang Bandeng Serani Mpok Rodemah (Jakarta) dan Krengsengan Sapi Rungkut (Surabaya). (113)

C.1242

Menuju Pariwisata Berkualitas

Badung Kendalikan Pembangunan Akomodasi Pariwisata Mangupura, DenPost Pesatnya pembangunan sarana akomodasi pariwisata di Kabupaten Badung, selain berdampak positif terhadap perkembangan perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja, ternyata juga menimbulkan dampak negatif. Di mana muncul permasalahan, di antaranya kelestarian lingkungan, infrastruktur serta masalah sosial budaya. ‘’Mencermati fakta-fakta yang terpapar, serta masukan dari berbagai pihak, maka Pemerintah Kabupaten Badung akan melakukan penataan dan pengendalian pembangunan sarana akomodasi pariwisata. Tujuannya agar tidak terjadi penurunan kualitas dan daya saing pariwisata yang dapat berdampak pada menurunnya kunjungan wisatawan ke Badung,” ujar Bupati Badung, AA Gde Agung, sebelum membuka seminar ”Studi Pengendalian Pembangunan Sarana Akomodasi dan Pariwisata di Kabupaten Badung,” di ruang Kriya Gosana, Mangupraja Mandala, Rabu (30/1) kemarin. Seminar yang dilaksanakan Bappeda Litbang Kabupaten Badung ini, dihadiri Wakil Ketua DPRD Badung, Made Sunarta; Sekda Badung, Kompyang R Swandika; pimpinan SKPD, camat, perbekel, bendesa adat dan pekaseh seBadung. Serta undangan dari polisi pariwisata dari Polda Bali, Polres Badung dan Polresta Denpasar. Hadir pula para pelaku pariwisata dan asosiasi yang banyak terlibat dalam kepariwisataan Badung. Di samping itu, juga hadir tim ahli yang ikut membuat kajian untuk kebijakan penataan dan pengendalian akomodasi pariwisata di Badung. Bupati Gde Agung menambahkan, Pemkab Badung

DenPost/ist

PUKUL GONG-Bupati Badung, AA Gde Agung, membuka seminar studi pengendalian pembangunan sarana akomodasi pariwisata, yang ditandai dengan pemukulan gong, Rabu kemarin melalui Bappeda Litbang telah melakukan studi dengan melibatkan ahli-ahli di bidangnya, baik dari perguruan tinggi maupun profesional. ‘’Kami berharap kebijakan dan keputusan yang dikeluarkan dilandasi kajian empirik yang holistik dan komprehensif ditinjau dari berbagai aspek. Kami mengharapkan masukan dari semua pihak, sehingga rencana penataan dan pengendalian pembangunan sarana akomodasi pariwisata dapat terwujud,” ujar Gde Agung. Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Badung, I Wayan Suambara mengatakan, pertimbangan penataan dan pengendalian sarana akomodasi hotel ini juga memperha-

tikan maraknya pembangunan hotel, vila hingga penginapan. Di mana, hal itu telah memicu persaingan yang tidak sehat. Misalnya, perang tarif, saat musim sepi. Hal itu karena jumlah kamar cukup banyak, namun permintaan tidak meningkat. ‘’Jika dibiarkan tanpa pengendalian dan penataan secara holistik dan sistemik dalam berbagai aspek, maka dikhawatirkan industri pariwisata di Badung akan mengalami degradasi kualitas bahkan tidak mustahil akan ditinggalkan oleh wisatawan,” papar Suambara. Secara garis besar, tambah Suambara, dalam seminar membahas kajian dari aspek

yuridis, ekonomi, kepariwisataan, perencanaan kota dan wilayah, sosial budaya dan kebijakan publik. Dengan melibatkan para ahli, yakni ahli kebijakan publik,DR. Drs. I Nyoman Subanda, M.Si.; ahli sosbud, Prof. DR. I Nyoman Budiana, S.H., M.Si.; Ahli hukum, DR. I Made Wirya, S.H., M.H.; Ahli Ekonomi, DR. AA Ngurah Oka Suryadinata, G., M.M.; ahli pariwisata, DR. Eng. I Wayan Kastawan, S.T., M.A., dan ahli perencanaan wilayah dan kota, Ir. I Made Arca Eriawan, M.M. ‘’Kami berharap dengan seminar dan berbagai masukan dan kajian ini, dapat merevitalisasi dan meningkatkan kualitas industri pariwisata di Badung,” pungkas Suambara. (108/*)

Tama Tenaya Serahkan Dana Hibah kepada Warga Sading Mangupura, DenPost Peringatan HUT ke-10 Peguyuban Lansia Werda Kusuma, Lingkungan Umah Anyar Kaja, Kelurahan Sading, Mengwi, dapat disebut istimewa. Bertepatan dengan hajatan kesepuluh tahun peguyuban tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya menyerahkan bantuan dana hibah yang berasal dari Pemprov Bali Rp 140 juta lebih, kepada panitia pemohon dana hibah tahun 2012 dan perima pengajuan dana hibah tahun 2013. Ketua panitia pembangunan Banjar Madia Sari, Kelurahan Sading, I Wayan Winarsa, S.Sos., mengaku sangat berbahagia dan bersyukur atas perhatian dan sekaligus kepedulian wakil rakyat yang telah menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Perjuangan tersebut telah berhasil dan dibuktikan dengan diserahkannya bantuan dana hibah kepada masyarakat Sading. ‘’Kami sebagai perwakilan masyarakat memberikan apresiasi kepada wakil rakyat yang telah menyerap dan memperjuangkan aspirasi kami. Perjuangan tersebut telah dibuktikan dengan turunkan dana hibah ini kepada kami,” ujarnya. Ditambahkan, dana hibah yang diberikan Pemprov Bali ini sangat bermanfaat bagi warga Sading dalam melanjutkan pembangunan di desa

yang dikenal dengan produsen aneka penganan ringan ini. Karena dalam mendorong dinamika pembangunan di Sading, bantuan dana perangsang memang sangat diperlukan untuk melengkapi swadaya masyarakat, di samping bantuan dana hibah Pemkab Badung tahun 2012 juga diterima oleh panitia pembangunan Br. Madia Sari berkat perjuangan anggota F-PDIP DPRD Badung, Wayan Yasa. Di sela-sela acara tersebut, Tama Tenaya mengatakan, memberikan apresiasi kepada pelaksanaan kegiatan HUT Lansia. Pelaksanaan HUT merupakan ajang temu kangen kader PDIP Bali dengan warga setempat. ‘’Kami berterima kasih kepada panitia, karena telah memberikan kesempatan kami bertemu dengan warga dan para lansia. Selain menyerahkan bantuan, kami juga dapat menyerap aspirasi masyarakat di sini,” katanya. Tama Tenaya berharap, agar kerja sama dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan di masa-masa yang akan datang. Rasa gotong-royong dan kebersamaan juga diharapkan agar tetap terjaga di Kelurahan Sading. ‘’Dengan modal kebersamaan ini, saya yakin warga Sading dapat melaksanakan pembangunan dengan aman, nyaman serta berkelanjutan,” pungkas Tama Tenaya. (108/*)

C.59

DenPost/ist

HUT LANSIA – Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, didampingi Anggota DPRD Badung, Wayan Yasa, menghadiri perayaan HUT Lansia Werda Kusuma, sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah.

JUAL MURAH Sofa L (sudut), Sofa Hongkong, Sofa Gajah, Sofa 3.2.1, Terima pesanan Sofa, Spring Bed, American, Central, Marcopolo, Cindy, Kasur Spon (Terima Pesanan Kasur sesuai ukuran dipan Anda), Lemari, Kichen Set, Rak Piring, Jemuran, M. Makan, M. Rias, M. Tulis Kayu dll.

l Kursi Bakso l Bantal l Jemuran Handuk

l Kasur Lipat

Rp. Rp. Rp.

20.000,30.000,25.000,-

CASH KRED IT

Rp. 125.000,-

JLN. P. BATANTA NO. 13 DPS, TLP. 0361-261550 JLN. JELANTIK GINGSIR 135 SINGARAJA (Dekat Terminal Sangket-Sukasada) ikldp23/jualmurah

C.99

C.81

4

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

C.79

5

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

Jelang Pelantikan KONI Bali, Alit Putra Kumpulkan Pengurus Kereneng, DenPost Menjelang pelantikan pengurus KONI Bali masa bakti 20122016 di gedung Wiswa Sabha, Renon, 7 Februari mendatang, Ketua Umum KONI Bali, IGB Alit Putra mengumpulkan pengurusnya di KONI Bali, Rabu (30/1) kemarin. ‘’Pengurus KONI Bali yang kami kumpulkan ini, selain dipakai sebagai ajang silaturahmi, juga supaya pengurus ini mengetahui tugasnya di masingmasing bidang,’’ kata Alit Putra, seusai pertemuan. Ditambahkannya, selain ajang silaturahmi, pengurus yang dikumpulkan itu, juga supaya tahu bahwa pelantikan pengurus DenPost/adhi wijaya KONI Bali bakal dilakukan, 7 FebAlit Putra ruari mendatang. Karennya, pengurus yang dilantik pun diminta untuk melakukan persiapan. ‘’Untuk pengurus baru dan pengurus lama yang kami dudukkan di KONI Bali ini, merupakan orang-orang yang memiliki orientasi demi kemajuan olahraga di Bali. Karenanya, kami berharap pengurus ini setelah dilantik bisa menjalankan roda organisasi olahraga di Bali, dan bidang tugasnya masing-masing,’’ harapnya. Diungkapkan Alit Putra yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini, pelantikan pengurus KONI Bali yang bakal dilakukan itu, supaya KONI Bali bisa mengikuti Munaslub yang digelar KONI Pusat di Bandung, 19 Februari mendatang. Yang mana, pada Munaslub bakal membahas tentang Undang-undang sistem keolahragaan nasional. ‘’Dalam munaslub mendatang, akan dibahas sekaligus mengukuhkan sistem keolahragaan nasional yang sesuai AD/ ART, yang dilanjutkan dengan rapat kerja nasional (Rakernas),’’ tandasnya. (112)

ABG Menikah Dini KASUS pernikahan dini (muda) saat ini tak hanya ada di film-film seperti ‘’Pernikahan Dini’’ yang pernah populer dibintangi Mathias Muchus dan Gladys Suwandhi tahun 1987 atau film televisi dengan judul yang sama dibintangi Agnes Monica tahun 2008. Fakta di lapangan banyak anak baru gede (ABG) yang terpaksa menjalin rumah tangga dalam usia belia akibat ‘’kecelakaan’’. Kasus ini juga dialami seorang gadis belia sebut saja Bunga (14) asal Tembuku, Bangli. Siswi kelas V SD ini dinikahi pria beristri dan beranak dua, I Wayan Cidra (40). Beritanya menghebohkan karena dimuat hampir di seluruh media di Bali, dan sebagian media nasional. Kasus Bunga-Cidra ini mengingatkan kita pada kasus Pujiono Cahyo Widianto atau lebih dikenal sebagai Syekh Puji (47) asal Bedono, Jambu, Semarang, yang menikahi anak yang berusia 12 tahun sebagai istri keduanya. Bedanya, kasus pada Bunga dan Cidra ini termasuk kepalang tanggung, artinya pasangan beda usia ini sudah menikah dan hidup serumah di Tembuku, Bangli. Mirisnya, Bunga mau dinikahi Cidra karena dia sudah mengandung tujuh bulan. Mereka rupanya selama ini menjalani percintaan tanpa diketahui orang lain, termasuk orangtua Bunga. Sayang dalam kasus langka ini, aparat Polres Bangli belum berani mengambil keputusan terhadap Cidra yang menghamili dan menikahi anak di bawah umur. Padahal dalam UU Perlindungan Anak di antaranya menegaskan bahwa anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus citacita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi serta hak sipil dan kebebasan. Semua pihak, baik orangtua, guru di sekolah, maupun aparat penegak hukum, mesti menyadari dan satu paham mengenai keberadaan UU Perlindungan Anak ini. Pun menyangkut kasus pernikahan dini Bunga dengan Cidra. Jika sudah menemukan celah pelanggaran UU, aparat jangan takut bertindak atau memproses kasusnya. Terlebih kasus ini sudah diekspose media massa secara luas. Apa pun dalihnya, pihak yang melanggar UU tersebut mesti tunduk, apalagi kalau menyangkut kasus menghamili dan menikahi anak di bawah umur. Kita khawatir, jika kasus seperti ini dibiarkan begitu saja, kasus-kasus serupa bakalan terulang lagi di masyarakat. Bahkan bisa lebih marak lagi. Para pemuda atau pria beristri, dapat saja menghamili dulu anak di bawah umur, dan setelah hamil, maka bebas dinikahi. Lalu apa gunanya kita selama ini mengagung-agungkan UU Perlindungan Anak? Padahal anak adalah tanggung jawab orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara. Perlindungan anak dalam segala aspeknya merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional, khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara. Orang tua, keluarga, dan masyarakat bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara hak asasi tersebut sesuai dengan kewajiban yang dibebankan oleh hukum. Dalam kasus Bunga-Cidra ini, kita berharap aparat penegak hukum, terutama polisi, harus berani bersikap tegas. Kalau memang sudah menjumpai ada UU yang dilanggar satu pihak, maka kasusnya mesti diproses, sehingga memberikan pelajaran berharga atau efek jera bagi yang melakoninya. Kasihan Bunga – ABG yang mestinya saat ini giat belajar untuk masa depannya, malah secara bebas dinikahi pria beristri dan beranak dua. (*)

Ayah siswi SD: pernikahan itu bukan paksaan. - Bukan juga semata-mata cari kenikmatan. Terdakwa kasus Jamsostek Tabanan bebas. - Pengadilan Tipikor yang benar-benar tekor. Badung segera kendalikan pembangunan akomodasi pariwisata. - Tapi susah kendalikan investor yang banyak nyetor.

Denpasar Utus 40 Atlet di Kejurda Lemkari Piala Ngurah Rai Sumerta, DenPost Menghadapi Kejurda Lemkari Ngurah Rai Cup 2013 di GOR Gunung Agung, Karangasem, 2 s.d. 3 Februari mendatang, Pengkot Lemkari Denpasar mengutus 40 karatekannya dari usia dini sampai senior putra-putri. Dalam kejurda tersebut, Lemkari Denpasar yang dinakhodai I Gede Ngurah Ambara Putra S.H., itu, menargetkan diri bisa meraih juara umum. Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Kota Denpasar, Wayan Gede Ade DAN III, mengatakan, dalam kejurda yang digelar di Karangasem itu, Denpasar menurunkan karateka secara ful tim. Yang mana, karateka yang dikirim tersebut, merupakan penjaringan dari hasil seleksi yang digelar

Lemkari Denpasar, akhir November, di Dojo Tulip, Denpasar, tahun lalu. ‘’Yang mengikuti seleksi saat itu, yaitu dua karateka di masingmasing kelas. Dari pejaringan itulah, yang lolos hanya 40 karateka,’’ kata Gede Ade, seusai latihan karateka di Dojo Tulip, Selasa (29/1) malam lalu. Setelah terjaring dari seleksi, lanjut dia, ke-40 karateka itu diberikan pelatihan dalam TC Sentralisasi yang dilakukan, awal Desember sampai mendekati kejurda. Dalam TC Sentralisasi, ke-40 karateka ditangani pelatih dengan koordinator Wayan Gede Ade, Nyoman Giri DAN IV, Catur Heru DAN III, AA Raka Arnawa DAN III, Made Yudana DAN III, Emon DAN I, dan Gusti Ngurah Putra DAN I. ‘’Karateka-kara-

DenPost/eka

POSE BERSAMA – Karateka dan pengurus Lemkai Denpasar, berpose bersama seusai latihan di Dojo Tulip, Selasa (29/1) malam lalu, dalam persiapan menghadapi Kejurda Lemkari di Karangasem. teka yang mengikuti seleksi di Denpasar, untuk persiapan kejurda, yaitu karateka dari Dojo SMK PGRI 1, tuan rumah Dojo Tulip, Dojo SMP PGRI 2, Dojo SD Saraswati 3, dan Dojo

Taman Rama,’’ ujarnya. Ditanya tentang target, Gede Ade menyatakan, target Lemkari Denpasar pada kejurda, yakni meraih juara umum. ‘’Semua kegiatan yang diikuti

Dojo Tulip, Denpasar, baik itu karatekannya yang mengikuti kejurda di Karangasem, mendapatkan dukungan penuh dari orang tua atlet itu sendiri,’’ tandasnya. (112)

Karateka KKI Dojo Babakan Sari Ikuti Kejuaraan di Malaysia

DenPost/eka

LEPAS – Karateka KKI Dojo Babakan Sari berpose bersama Ketua Umum Pengprov KKI Bali, AA Mahendra, seusai pelepasan, Selasa (29/1) lalu. Kereneng, DenPost laysia, 2 s.d. 3 Februari menda- Umum Pengprov KKI Bali, AA Tercatat 10 karateka KKI tang. Karateka-karateka Dojo Mahendra di Krisna Group, Dojo Babakan Sari, Denpasar, Babakan Sari yang bakal berto- Kuta, Selasa (29/1) lalu. mengikuti Kejuaraan Karate lak ke Malaysia, Kamis (31/1) Ke-10 karateka yang bakal Cup 2013 di Kuala Lumpur, Ma- hari ini, telah dilepas Ketua mengikuti kejuaraan di Malaysia,

adalah Made Anugerah Jaya, Made Krisnanta Gustisa Adiwangga, I Wayan Yusti Ardika Diputra, Ni Made Ari Ekantini, I Made Bayu Permana, Pande Putra Adi Setyawan, Pande Kadek Dandy Permana, Kadek Yoga Gunatika, Ferdinand Simon, dan Brahmanta. Selama di Malaysia, karateka ini bakal didampingi manajer Wayan Sukarmadijaya, dan dua pelatih, yakni Putu Chrisbudi dan Gustisa Wisnu. ‘’Karateka Dojo Babakan Sari yang mengikuti kejuaraan di Malaysia, berdasarkan undangan dari panitia pelaksana (panpel) kejuaraan di Malaysia. Dan karateka Dojo Babakan Sari ini, membawa nama Indonesia,’’ kata pengurus Dojo Babakan Sari, Nyoman Agus

Wirawan, Rabu (30/1) kemarin. Dalam even selevel Asia yang diikuti 34 negara itu, lanjut dia, karateka Dojo Babakan Sari telah jauh-jauh hari melakukan persiapan atlet. Yang mana, persiapan telah dilakukan sejak Desember tahun lalu. ‘’Persiapan anak-anak sudah kami lakukan dari Desember sampai Januari. Dan latihan yang diberikan di Dojo Babakan Sari, hampir setiap hari,’’ ujarnya. Ditanya target, Agus Wirawan, menyatakan, target yang dibawa ke Malaysia, yakni meraih juara. ‘’Kami mohon doa restu dari masyarakat Bali, supaya karateka Dojo Babakan Sari bisa pulang membawa medali,’’ pintanya. (112)

Bentrok Antarormas SEKARANG sering terjadi bentrok antarormas hanya karena persoalan sepele. Semestinya keberadaan ormas bisa melakukan hal-hal yang positif , sehingga tidak meresahkan masyarakat. Ormas juga harus memahami empat pilar kebangsaan. Itulah yang muncul dalam Citra Bali yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (30/1) kemarin. Berikut laporan Suryawati Ananta dari Global FM Bali. Lebih Profesional Terimakasih kepada PLN Bangli yang sudah bertindak cepat dalam menindaklanjuti pengaduan warga. Kedepan agar bekerja lebih profesional lagi. Pice, Bangli

Kedepankan Persatuan Belakangan sering terjadi bentrok antar ormas hanya karena masalah sepele. Tahun 2005 an, saya juga pernah bergabung dan menjadi pengurus di sebuah ormas besar di Indonesia. Banyak hal positif yang dilakukan. Dalam ormas tersebut juga diberikan pemahaman tentang 4 pilar kebangsaan. Saya berharap mudah – mudahan ormas yang ada sekarang mengedepankan persatuan dan komit terhadap 4 pilar kebangsaan. Nyoman Sumiasa, Pecatu

Kantor Panwaslu Memprihatinkan

Sudah beberapa kali saya keluhkan tentang kondisi kantor Panwaslu yang sangat menperihatinkan khususnya kurangnya fasilitas kamar kecil hingga kini belum juga mendapatkan tanggapan. Lanang Sudira, Batuan

Simakrama

Denda Sebesar-besarnya

Promosi sangat penting untuk mengenalkan sebuah produk. Demikian juga dalam pemilu. Jika calon hanya duduk di rumah, siapa yang tahu program - programnya. Untuk mengenalkan diri calon harus datang mesimakarama, mengenalkan diri sekaligus program – programnya. Jodog, Denpasar

Pengedar narkoba selama ini hukumannya cukup ringan. Menurut saya tidak usah di hukum namun di denda sebesar - besarnya hingga menimbulkan efek jera. Kak Raka, Mengwi

Surprise KONI

Bali sering dijadikan tempat menyelenggarakan even internasional. Kepada KONI kapan bisa memberikan surprise misalnya dengan mengadakan lari marathon internasioanl untuk mendatangkan atlet internasional, sekaligus promosi pariwisata. Sehingga Bali tidak hanya sebagai tempat meeting, tapi juga bisa melakukan even di bidang sport. Budiada, Yeh Gangga

Sanksi Bagi Guru Dengan terkoreksinya RSBI, sepertinya pemerintah

sudah mulai peduli dengan dunia pendidikan. Dengan memberlakukan 20 paket soal juga upaya yang cukup bagus. Namun pemerintah tetap harus memberikan keadilan. Apa bila siswa mengalami kegagalan, sekolah maupun guru harus diberikan sanksi. Karena sekolah dan guru tidak berhasil mengantarkan siswanya pada kelulusan. Gede Biasa, Denpasar

Pengadaan Buku Anggaran pendidikan setiap tahun selalu ditambah. Kalau bisa Menteri pendidikan men-

galokasikan untuk pengadaan buku - buku untuk anak SD saja dulu. Sehingga semua anak dapat mengecap pendidikan tingkat dasar. Suardana, Gubug

Tak Pernah Jera

Kini hampir semua kalangan bisa terkena narkoba. Jangan main – main dengan narkoba jika tidak ingin sengsara. Negara sangat lemah dalam menghadapi kasus narkoba. Hukuman yang sangat ringan membuat pelaku tak pernah jera. Becik, Tuban

Pan Kote

DENPOST

Perintis : Satria Naradha. Pemimpin Umum : I Gde Nym. Suryawan. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : I Gde Suyadnyana, Staf Redaksi : Edy Asri, K. Karya, Sudiana, Yahya Umar. Ilustrator : Putu Suaria Soethama. Koordinator Liputan : Agus Putra Mahendra. Reporter : IB. Pasma, Putu Witari, Komang Sutrisna, Sri Wiadnyana, Robin, Gung Eka, Suastrawan, Ngurah Kertanegara, Suryaningsih, Made Miasa, Sugiadnyana, Dewa Sanjaya, AA Terbit 1 Oktober 1998 Yuliantara, Putrasasmita, Gagah. Kontributor : Astra Prayoga, Sujaya, Jelantik. Pemimpin Perusahaan : Wayan Ukir. Iklan : Dewa Gurnita (Manajer), Arniti. Manajer Sirkulasi : IB Wirawan. Lay Out : Shantika, IGP Juana, Sulung, IB. Purwita, I Putu Wiradana, Tony, Suastika, Adi Sastra. Web/Grafis : Adi Sudianggara. Marketing : Nining Setyawati, Suardana, Suteja Widiantara, Windu Segara. Sekretariat : Nariati(Kepala), IGA.Yuliantari, Wayan Susanti. Alamat Redaksi/Sirkulasi/iklan : Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat, Telepon 416669 (Hunting) Fax 416679 Tarif Iklan : mIni : Rp. 15.000/baris maksimal 10 baris, umum (B/W) Rp. 15.000,-/mm. kolom, warna (FC) Rp. 25.000,-/mm.kolom, Spot Colour Rp. 20.000,-/mm.kolom. Keluarga Rp. 7.000,-/mm.kolom, Pariwara : Rp. 5.000,-/mm.kolom. Iklan Mega Emas (1x50mm.kolom) Rp. 350.000,-/10kali terbit. Penerimaan Iklan Mendesak dimuat besok diterima pk. 15.00Wita Harga Langganan Denpost Rp. 30.000,-/bulan, Paket Bali Post + Denpost Rp. 90.000/bulan Bayar di muka, Eceran Rp. 2.500,-/exp. Penerbit Koperasi Tarukan Media Dharma. Surat Izin Penerbitan Pers : Nomor 565/SK/MENPEN/SIUPP/1998, tanggal 30 September 1998. Anggota SPS, terbit setiap hari kecuali hari libur nasioanal. Pencetak PT Percetakan BP, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar Barat. Isi diluar Tanggung jawab Percetakan. Website : www.denpostnews.com, E-mail : redaksi@denpost.net dan denpostbali@yahoo.com, iklan@denpost.net, sekretariat@denpost.net Setiap wartawan Denpost membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber

6

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

SISI LAIN

Gede Komang

Kuburkan Mayat Telantar TIDAK hanya mengurus warga yang telantar akibat bencana, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng juga menangani mayat warga yang telantar. Seperti yang dilakukan Kepala Dinas Sosial Buleleng, Gede Komang, bersama staffnya Rabu (29/1) kemarin di Setra Pakraman Buleleng. Mereka menguburkan mayat almarhum Kadek Meliani (23), asal Banyuasri, Singaraja, yang tidak diakui DenPost/robin oleh keluarganya. ”Anak ini telantar dan memGede Komang inggal karena berbagai penyakit dan sempat tidak makan selama ditelantarkan oleh orangtuanya. Untuk sementara kami upacarai dengan tingkat makingsan di pertiwi sambil menuggu upacara pengabenan masal baru nanti kami urus upacara selanjutnya,” katanya. Mengapa yang bersangkutan tidak diakui keluarganya, Komang menuturkan awalnya sejak lahir Meliani diangkat oleh Luh Lodri asal Banyuasri. Setelah dewasa, tiba-tiba keponakannya itu kembali diangkat sebagai anak angkat oleh Komang Budiada yang masih ada huhungan keluarga dengan almarhum Luh Lodri. Lanjut, almarhum Meliani sempat bersekolah di pesantren di Banyuwangi. Namun, tidak berselang lama, keponakannya kembali pulang ke Singaraja. ’’Yang bersangkutan juga sempat bekerja sebagai tenaga cleaning servis di Dinas Perhubungan Buleleng,” tuturnya. Setelah itu, yang bersangkutan nikah ke Karangasem, namun tidak berselang lama pulang lagi ke Singaraja. Sejak itu, Meliani telantar karena tidak diakui oleh keluarga yang sempat mengangkatnya. Karena itu, Meliani sempat kembali ke rumah ibu kandungnya, Saidah, di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada. Celakanya, di rumah ibunya itu almarhum kembali mendapat kekerasan fisik dan nyaris diperkosa oleh ayah tirinya. Almarhum akhirrnya sakit dan dirawat di RSUD Buleleng. Selama di rumah sakit almarhum tidak ada yang mengurus, hingga meninggal Rabu (23/1) yang lalu. Karena sudah lama telantar, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng pun mengurus acara penguburannya. (bin)

GANTI RUGI

Peternak Itik Banyuatis Akhirnya Terima Kompensasi Singaraja, DenPost Peternak itik di Banjar Dinas Kuwum, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, akhirnya menerima dana kompensasi setelah itik-itik mereka dimusnahkan akhir Desember lalu. Dana kompensasi itu diserahkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Buleleng, Nyoman Swatantra, kepada para peternak di Balai Banjar Dinas Kuwum, Rabu (30/1) sore kemarin. Ada sembilan orang peternak yang itik-itiknya terjangkit virus flu burung, masing-masing Jro Sudarsana, Kade Tawa, Ketut Artha, Gusti Agus, Kartono, BuDenPost/robin diariasa, Komang Arsana, Ketut Nyoman Swatantra Mertha dan Jaya. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp 22,9 juta untuk mengganti 1.349 ekor ternak itik yang sudah dimusnahkan. Swatantra mengatakan para peternak di Banyuatis sudah sepakat dengan mekanisme pemusnahan yang ditawarkan pemerintah. Pemerintah memberikan ganti rugi Rp 15.000 per ekor untuk itik yang berusia di bawah dua bulan dan Rp 20.000 per ekor untuk yang berusia lebih dari dua bulan. ”Itik yang kami musnahkan itu 803 ekor di bawah dua bulan dan 546 di atas dua bulan. Peternak sudah menerima dengan dana yang kami berikan. Memang agak terlambat dari rencana awal, karena harus melewati proses anggaran. Ini anggarannya kami ambil dari pos anggaran tidak terduga,” katanya. Setelah kompensasi diterima peternak, Distannak sudah meminta para peternak tidak memelihara itik setidaknya 60 hari setelah penyemprotan disinfektan terakhir dilakukan. Setelah 60 hari, pemerintah akan kembali mengecek, sebelum akhirnya menyatakan Banyuatis bebas flu burung. Ternak itik yang nantinya bisa diternakkan di Banyuatis pun akan diperketat, yakni hanya itik yang sudah mengantongi SKKH (surat keterangan kesehatan hewan). Menurut Swatantra, peternak di Banyuatis sebenarnya bersifat peternak musiman dan tidak menggantungkan hidupnya dari ternak. ”Biasanya setelah tiga bulan, dijual habis semua. Setelah itu cari ternak lain atau menanam di sawah atau kebun,” jelasnya. (118)

Bupati Eka Resmikan Desa Wisata Pinge Tabanan, DenPost Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, meresmikan Desa Wisata Pinge di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Rabu (30/1) kemarin. Pinge sebagai desa wisata yang berbasis kemasyarakatan diharapkan mampu menjaga alam lingkungan dan kearifan lokal budaya Bali. Desa Wisata Pinge yang dikelola badan pengelola, menawarkan atraksi wisata berupa jalur tracking yang melintasi Subak Pacung dan Blaluan, home stay, tari bumbung gebyog dan tari leko. Bendesa Adat Pinge, Made Dena Yasa, yang juga Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Pinge, mengatakan keberlangsungan desa wisata yang berbasis kemasyarakatan diharapkan bisa berkelanjutan dengan tetap mempertahankan budaya Bali yang berlandaskan pada ajaran tri hita karana. Menurut Yasa, keberadaan Desa Wisata Pinge memiliki misi meningkatkan kesadaran masyarakat, melestarikan ekowisata hingga memberdayakan masyarakat. ”Dengan misi tersebut kami berharap keberadaan desa wisata mampu memberdayakan masyarakat kami,” ujarnya. Desa Wisata Pinge memiliki home stay bagi wisatawan dengan 27 kamar. Sejak 2010, jumlah wisatawan yang berkun-

jung 1.041 orang. Tahun 2011 mencapai 1.408 orang dan 146 orang di antaranya merupakan wisatawan yang menginap. Sementara pada 2012, jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 749 orang, 187 di antaranya menginap. Hal senada diungkapkan Direktur Eksekutif Badan Pengembangan Pariwisata Indonesia (BPPI), Djinaldi Gosana, yang juga perwakilan Bali Cobta (community Based Tourism Association). Menurut dia, keberadaan Desa Wisata Pinge diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa merusak lingkungan. ”Jadikan desa wisata ini sebagai sarana dalam menjaga alam lingkungan Bali agar tetap hijau,” katanya. Dinas Pariwisata Propinsi Bali pun memberikan penghargaan kepada Pemkab Tabanan yang berhasil menjadikan Pinge sebagai desa wisata. Dalam sambutan Kadis Pariwisata Provinsi Bali yang dibacakan Kabid Pengkajian dan Pengembangan, Ketut Astra, pertumbu-

DenPost/gagah

DESA WISATA - Peresmian Desa Wisata Pinge ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (30/1) kemarin. han ekonomi Bali bertumpu pada tiga sektor, yakni pertanian, pariwisata serta sektor ekonomi kecil dan menengah. Sektor pariwisata merupakan andalan lokomotif Bali. Peresmian yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Tabanan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan, Wayan Adnyana, beserta pelaku pariwisata di Bali. Bupati me-

ngatakan untuk menciptakan desa wisata yang profesional perlu adanya dorongan dan dukungan dari semua pihak. Sampai saat ini, Tabanan memiliki delapan desa wisata dan akan berkembang hingga menjadi 30 desa wisata. ”Tidak hanya Desa Wisata Pinge, saya berharap ke depan akan muncul lagi desa-desa wisata lainnya di Tabanan,” harap Bupati Eka.

Selain menampilkan atraksi wisata, dia berharap terciptanya produk olahan masyarakat yang dapat dijadikan sovenir bagi wisatawan, sehingga Desa Wisata Pinge tidak hanya terkenal dengan panorama alamnya, namun juga ciri khas makanan yang dimiliki. ”Jika paket wisata ini dikemas dengan menarik, saya yakin perekonomian dari, oleh dan untuk masyarakat dapat meningkat,” katanya. (121)

DPRD Jembrana Terima Kunjungan DPRD Kaur Negara, DenPost DPRD Jembrana menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Rabu (30/1) kemarin. DPRD Jembrana diwakili oleh anggota Komisi B, Ketut Suastika; anggota Komisi A, Nyoman Birawan dan Sekwan, Made Wisarjita. Dari Pemkab Jembrana hadir Kabid Pajak Daerah Dinas Pendapatan Sidik dan rombongan DPRD Kabupaten Kaur dipimpin oleh Jauhari Salim, S.Sos. Kedatangan DPRD Kaur dalam rangka mengetahui lebih jauh terkait perda pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Dalam kesempatan

itu Ketut Suastika menyampaikan terkait PAD Jembrana yang hanya Rp 54 miliar lebih dan lebih banyak bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Terkait dengan pengelolaan pajak PBB sejak tahun 2013 sudah dikelola penuh oleh Pemkab Jembrana sesuai dengan Perda Nomor 12 tahun 2011 dan tarif pajak hanya 0,1 persen. Ketua Komisi III DPRD Kaur, Jauhari Salim, mengatakan pihaknya jauh-jauh datang ke Jembrana, karena kabupaten ujung barat Bali ini sudah maju dibandingkan Kabupaten Kaur Bengkulu. Apalagi Kabupaten Kaur relatif baru 9 tahun, karena merupakan pemisahan

dari Bengkulu Selatan, sehingga pihaknya perlu lebih banyak belajar pada kabupaten yang mampu. Kabupaten Kaur, kata dia, berada di pinggir laut dan berdekatan dengan Samudra Hindia. Daerah Kabupaten Kaur merupakan lahan tandus dan masyarakat lebih banyak mengandalkan hidup dari pertanian dan perkebunan baik lada, cengkeh maupun kelapa sawit serta yang lainnya sehingga pengelolaannya perlu lebih maksimal. Anggota Komisi III DPRD Kaur, Sumohdi, mengatakan pihaknya mendengar dan membaca di internet kalau Jembrana sudah maju dan tata kelola pemerintahannya sudah baik. Apalagi sejak tahun 2013 pajak PBB sudah dikelola Pemkab. Kalau di Jembrana, kata dia, sudah mulai diterapkan namun pihaknya baru mencari bentuk. Pihaknya ingin tahu bagaimana pengelolaannya, karena di Kabupaten Kaur kantor pajak pratama masih setengah hati memberikan data dan datanya juga masih amburadul. ”Dalam hal ini masyarakat bukannya tidak sadar bayar pajak, namun karena tumpang tindihnya data. Kami harapkan nantinya di Kaur juga bisa ber-

DenPost/witari

TUKAR CENDERAMATA - Anggota DPRD Jembrana, Ketut Suastika, bertukar cenderamata dengan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kaur, Bengkulu, Jauhari Salim, Rabu (30/1) kemarin. jalan dengan maksimal, karena 2014 pajak harus dikelola daerah,” katanya. Wisarjita mengatakan Jembrana sesuai dengan UU No. 28 tahun 2009 sudah menetapkan perda retribusi daerah dan perizinan tertentu. Petugas pungut, menurut dia, sudah disiapkan dan masalah-masalah teknis juga sudah disiapkan sehingga perda bisa dilaksanakan yaitu Perda No 12/2011. Sidik juga mengatakan hing-

ga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Pajak Pratama (KPP) sehingga pelaksanaan pembayaran pajak di daerah bisa lebih maksimal. Demikian juga SDM perlu terus dilatih baik melalui diklat maupun bintek. Saat ini, kata dia, tercatat ada 191.104 wajib pajak. Pihaknya juga berusaha memberikan pelayanan yang lebih maksimal dengan pembenahan data-data yang ada. (120)

DenPost/robin

PERSIAPAN IMLEK - Pengurus tempa ibadat Tridharma Ling Gwang Kiong di eks Pelabuhan Buleleng bersih-bersih dan mengecat beberapa bagian bangunan Rabu (30/1) kemarin untuk persiapan hari raya Imlek.

C. 101

ikldp23/bulesabaru

To Obat Radix To Obat Rama Amerta Ap. Aston Ap. Miko

Gianyar Tegallalang Tampak Siring Payangan

(0361) 91737 (0361)8076777 (0361)8764124 (0361)2110221

Ap. Lestari

Klungkung

(0366)21900

Ap. Rhizoma

Bangli

(0366)91737

C. 102

7

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

Pasar Galiran Bergolak

PRESTASI

Perekaman E-KTP

Karangasem Peringkat Dua Nasional Amlapura, DenPost Kerja keras Pemkab Karangasem menyukseskan program E-KTP mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. Dalam rakernas persiapan penyerahan DP4 (Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) dan Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban untuk mendukung pelaksanaan pemilu 2014 di Jakarta, Selasa (29/1) kemarin, Karangasem dinyatakan sebagai kabupaten terbaik kedua nasional pelaksanaan pelayanan E-KTP massal untuk wilayah Indonesia Tengah. Atas prestasi tersebut, Karangasem yang sebeDenPost/suastrawan lumnya juga ditetapkan Wayan Geredeg sebagai kabupaten tercepat dalam hal perekaman data E-KTP berhak atas hadiah satu unit mobil Toyota Avanza. Mobil operasional itu diserahkan secara simbolis Mendagri Gumawan Fauzi dan diterima Bupati Wayan Geredeg. Untuk peringkat pertama ditempati Kabupaten Balikpapan dan peringkat ketiga Kabupaten Manggarai Barat. Bupati Geredeg, Rabu (30/1) kemarin, mengatakan program E-KTP di Karangasem masih terus berlangsung untuk merekam data penduduk yang belum tercover dalam tahun 2012. Keberhasilan meraih peringkat kedua nasional mencerminkan Karangasem mendukung secara penuh kebijakan pemerintah dalam program kelengkapan identitas diri seluruh penduduk tersebut. ’’Prestasi ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran utamanya Dinas Catatan Sipil, kecamatan dan desa,” katanya. Sementara itu Kadis Capil Ketut Puspa Kumari menyebutkan pencapaian perekaman data E-KTP telah melampaui target yang ditentukan. Kecamatan Rendang 28.021 (100,25 persen), Sideman 24.252 (103,45 persen), Manggis 35.250 (100,57 persen), Karangasem 60.409 (103,79 persen), Abang 49.754 ( 102,62 persen), Bebandem 36.832 (99,16 persen), Selat 28.596 (101,39 persen) dan Kubu 43.511 (94,76 pesen). Total jumlah perekaman pendataan E-KTP untuk tingkat kabupaten 306.752 atau 100,73 persen. Untuk mendukung program tersebut, menurut Puspa Kumari, Karangasem mengalokasikan anggaran Rp 670 juta pada APBD 2012 dan direncanakan Rp 1,8 milyar pada APBD 2013. ’’Sedangkan untuk data jumlah penduduk sesuai DP4 yang telah diserahkan ke KPU, penduduk Karangasem sekarang tercatat sebanyak 541.027 jiwa,” katanya. (117)

LOKIKA SANGGRAHA

Inapkan Gadis, War Dipolisikan Bangli, DenPost Lagi-lagi kasus melarikan anak gadis di bawah umur terjadi di Bangli. Kali ini pelakunya I Nengah War alias Hendra (23), warga Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli. Hendra terpaksa dicokot polisi lantaran membawa kabur seorang gadis, Dewa Ayu S (14) dari rumahnya tanpa sepengetahuan orangtuanya. Informasi yang dihimpun Rabu (30/1) kemarin menyebutkan Dewa Ayu S dibawa kabur dari rumahnya Senin (28/1) sekitar pukul 23.30 lalu. Orangtua korban, Dewa Putu Adnyana (35) yang mengetahui anaknya hilang lantas melapor ke Polres Bangli. Selanjutnya setelah melalui proses penyelidikan akhirnya terungkap korban berada di tempat Hendra. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Ida Dewa Nyoman Rai, seizin Kapolres Bangli, membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Dia menuturkan, korban diketahui hilang dari rumahnya tengah malam. Ketika itu orangtua korban mengecek keberadaan korban di kamarnya. Tetapi begitu pintu dibuka, ternyata korban sudah tidak ada sehingga keluarganya bingung. Malam itu orangtua korban sempat melakukan pencarian. Keluarga dan teman korban sempat dihubungi, tetapi semua tidak ada yang tahu. Khawatir terjadi apa-apa dengan anaknya, pihak keluarga akhirnya melapor ke polisi. Polisi yang mendapat laporan anak hilang langsung melakukan penyelidikan. Teman dan guru korban sempat dimintai keterangan hingga akhirnya diketahui korban ada di tempat Hendra. ’’Pelaku sudah diamankan di Mapolres Bangli. Saat ini pemeriksaan sedang berlangsung,”tandas Dewa Rai. (122)

ULAH PATI

Ditanya Siapa Nelepon, Suami Malah Bunuh Diri Bangli, DenPost Seorang warga di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Yangapi, Tembuku, Bangli, nekat bunuh diri dengan meminum air keras. Meski sempat dilarikan ke RSUD Bangli, nyawa I Nengah Asah (32), tidak tertolong. Dia tewas beberapa jam setelah mendapat perawatan. Kasus ulah pati yang terjadi Selasa (29/1) sekitar pukul 06.00 itu sempat membuat geger warga sekitarnya. Kejadiannya berawal ketika pagi itu istri korban, Ni Putu Ariani (29) baru datang dari menyabit rumput di tegalan. Tiba di rumah, dia menemukan HP suaminya ada yang menghubungi dengan nomor pribadi. Sang istri lantas menyerahkan HP tersebut kepada suaminya sambil menanyakan siapa yang menghubunginya dengan nomor pribadi. Setelah HP di tangan, korban tidak mengangkatnya. Sebaliknya dia menunjukkan gelagat mencurigakan dengan membuka kartu SIM-nya. Tetapi Ariani tidak mengizinkan. Selanjutnya Nengah Asah keluar kamar. Selang lima menit kemudian, istrinya menemukan dia dalam keadaan sekarat dan muntah-muntah. Tubuhnya lemas dan di sampingnya ditemukan botol air keras. Ariani lalu berteriak meminta pertolongan kepada tetangganya. Bersama-sama dengan tetangganya itu, Asah lalu dilarikan ke rumah sakit di Bangli. Kasatreskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, didampingi Kasubag Humas AKP Ida Dewa Nyoman Rai, Rabu (30/1) kemarin membenarkan ada laporan kejadian itu. Korban setelah meminum air keras langsung dibawa ke rumah sakit. Tetapi karena kondisinya kritis, dia tidak berhasil ditolong oleh tim medis. Sementara itu pihak kepolisian selain menginterogasi beberapa saksi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah tas kresek hitam yang digunakan untuk membungkus botol air keras dan muntahan korban. ’’Motifnya karena salah paham. Korban dihubungi oleh sebuah nomor pribadi dan sempat ditanya oleh istrinya. Setelah itu dia meminum air keras,” kata Sudarma Putra. Pihaknya kini masih mendalami motif di balik kematian korban. (122)

Tarif Retribusi Meroket, Pedagang Demo Semarapura, DenPost Pasar Galiran Klungkung bergolak Rabu (30/1) kemarin. Pasalnya, ratusan pedagang menggelar demo. Mereka juga berencana demo ke gedung DPRD Klungkung. Hal itu menyusul adanya kenaikan retribusi yang dipungut oleh Pemkab Klungkung terhadap pedagang. Apalagi petugas tetap memungut terhadap pedagang yang tidak berjualan Rp 4.000 per hari. Hal itu kemudian mengundang gejolak di pasar Galiran sehingga. Namun niat pedagang untuk menyampaikan aspirasi ke gedung DPRD Klungkung di Jalan Gajah Mada urung. Para pedagang kemudian menyampaikan aspirasi tersebut melalui seorang perwakilan, I Wayan Sutena. Ada beberapa pedagang meminta agar Bendesa Adat Tegak itu menyampaikan aspirasi ke Bupati Klungkung. Terutama terkait tarif retribusi yang dikenakan kepada pedagang di Pasar Galiran yang sebelumnya hanya dikenakan Rp 2.000 per hari. Seperti yang disampaikan seorang pedagang asal Br. Pegending, Semarapura Kauh, Nengah Sudiarta. Pihaknya keberatan terhadap pungutan retribusi yang dikenakan kepada pedagang. Apalagi sejak lima hari lalu para petugas pasar dikatakan tetap melakukan pungutan retribusi pasar Rp 4.000 terhadap pedagang yang tidak berjualan. ’’Ini kan tidak masuk akal. Masa pedagang yang tidak jualan dikenakan retribusi juga,’’ ujarnya. Hal senada juga dikatakan pedagang lainnya, Kadek Kertia dan Wayan Kerus. Namun mereka lebih keberatan terhadap pungutan yang dikenakan terhadap pedagang di luar

pasar, persisnya di bagian sebelah barat. Yang mana pedagang di sana dikenakan retribusi Rp 9.000 per hari. Pungutan tersebut tentunya sangat berbeda jauh dengan pungutan yang dikenakan terhadap pedagang yang berada di di dalam terminal yakni Rp 4.000. Padahal, pedagang di sebelah barat dikatakan tidak disediakan fasilitas oleh pemerintah seperti kios maupun los. ’’Kenapa bisa beda retribusinya. Padahal, kami di sana tidak disediakan fasilitas seperti di dalam terminal berupa kios atau yang lain,’’ ujar Kertia. Selain mempersoalkan retribusi, Kadek Kertia juga mempersoalkan sosialisasi perda retribusi yang dilakukan petugas. Selama ini dia tidak pernah diundang dalam sosialisasi perda tersebut. Karena itu, dia berharap pemerintah harus transparan menyampaikannya kepada masyarakat. Apalagi hal ini juga menyangkut institusi pemerintah. ’’Selaku masyarakat bawah, kami perlu adanya transparan. Saya bukan menentang perda tapi saya yang tuntut perlu keadilan,’’ katanya. Sementara Sutena saat itu mengaku hanya diminta untuk

DenPost/sriwiadnyana

SAMPAIKAN ASPIRASI - Ratusan Pedagang Pasar Galiran, Klungkung, sambil duduk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan retribusi, Rabu (30/1) kemarin. memfasilitasi aspirasi pedagang kepada Bupati. Bahkan mantan anggota DPRD Bali yang kini mencalonkan diri menjadi Bupati dari PDIP itu juga sempat menyinggung Perda No. 17 tahun 2012 tentang retribusi tersebut. Yang mana di dalam perda tersebut dikatakan ada pasal yang mengatakan Bupati bisa memberikan keringanan terhadap retribusi pedagang. Sehingga aspirasi dari pedagang tersebut akan dibawa ke Bupati. Sementara Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan Perindag Klungkung, Made Ca-

tur Adnyana, yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan tarif retribusi dibagi empat golongan. Yang mana untuk golongan A diberlakukan kepada pedagang Pasar Galiran Rp 5.000 untuk kios, los Rp 4.000 dan di luar pelataran Rp 3.000. Untuk golongan B diberlakukan kepada pedagang Pasar Semarapura, dengan tarif kios dipungut Rp 4.000, los Rp 3.000 dan di luar pelataran Rp 2.000. Sedangkan untuk golongan C berlaku untuk para pedagang di Kusamba dan Pasar Mentigi dengan tarif kios Rp 3.000, los

Rp 2.000 dan di luar pelataran Rp 1.000. Sementara untuk pasar senggol dikenakan tarif Rp 2.000 per meter persegi. Terkait pungutan Rp 9.000 yang dikeluhkan pedagang, Catur mengatakan hal itu untuk membayar kekurangan retribusi yang dibayar pedagang. Apalagi Perda tersebut dikatakan sudah mulai berlaku sejak awal Januari 2013. Terhadap pungutan kepada pedagang yang tidak berjualan, kemarin diputuskan untuk tidak dipungut lagi sambil menunggu keputusan dari Bupati. (119)

Pasok Bensin Subsidi untuk Spedboat, Karyawan Diving Diamankan Amlapura, DenPost Nekat memasok BBM subsidi untuk usaha majikannya, seorang karyawan diving di Pantai Jemeluk, Desa Purwakeri, Abang, ditangkap anggota Buser Polres Karangasem, Selasa (29/1) malam. Tersangka I Nengah Degeng (35) dibekuk saat melintas mengangkut 300 liter bensin di jalan umum Amlapura-Singaraja, tepatnya di wilayah Banjar Labasari, Abang. Tersangka yang asal Banjar Lebah, Desa Labasari, dicokok polisi sekitar pukul 21.00. Saat itu dia dalam perjalanan menuju Jemeluk setelah membeli bensin di SPBU Merita, masih

di wilayah Kecamatan Abang. ’’Saya tidak tahu ada polisi yang mengejar. Saya distop, ternyata mereka anggota polisi,” terangnya usai menjalani penyidikan di Mapolres Karangasem, rabu (30/1) kemarin. Bensin subsidi ditampung dalam 10 jeriken volume 30 liter. Selain tersangka berikut barang bukti bensinnya, juga diamankan mobil minibus Mitsubishi Colt T DK 739 F yang digunakan mengangkut. Usai memeriksa tersangka, kemarin penyidik Sat. Reskrim Polres Karangasem juga sudah memanggil dan memeriksa bos tersangka, I Wayan Sukadana

Mantan Bendahara Disdikpora Resmi Tersangka Bangli, DenPost Mantan bendahara Disdikpora (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Bangli, Dewa Ram, resmi dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli dalam kasus korupsi gaji pegawai tidak tetap (PTT) tahun 2009. Penyidikan kasus tersebut kini masih berlangsung. Kasi Pidsus Kejari Bangli, I Wayan Eka Widdyara, seizin Kajari Bangli membenarkan penetapan status tersangka mantan bendahara Disdikpora itu. ’’Dia (Dewa Ram - red) resmi menjadi tersangka sejak awal bulan. Sekarang kasusnya masih dalam pengembangan,” kata Eka ditemui di ruang kerjanya Rabu (30/1) kemarin. Menurut Eka, meski sudah resmi dijadikan tersangka, Dewa Ram sejauh ini belum mau terbuka mengenai aliran dana tersebut. Yang jelas, kata dia, tersangka sudah mengakui uang itu digunakan untuk ke-

(36). Dalam keterangannya, keduanya mengakui bensin yang dibeli di SPBU tersebut akan digunakan untuk bahan bakar speedboat pengangkut turis diving. Keduanya juga mengaku tak tahu tindakannya itu merupakan pelanggaran pidana karena sudah cukup lama dilakoni. ’’Saya sudah biasa beli di sana (di SPBU-red). Saya tak tahu kalau itu tidak boleh,” ungkap Degeng. Kasatreskrim Polres Karangasem, AKP Putu Sutama, didampingi Kasubag Humas Bag. Ops. AKP Made Wartama, mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan praktek penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh beberapa usaha jasa pariwisata di wilayah Kecamatan Kubu

DenPost/suastrawan

BENSIN BERSUBSIDI - Minibus Colt T yang digunakan tersangka Nengah Degeng mengangkut 300 liter bensin subsidi diamankan di Mapolres Karangasem. dan Abang. ’’Harusnya usaha seperti itu menggunakan BBM industri, bukan subsidi. Ter-

sangka kita jerat Pasal 53 UU Migas No 22 Tahun 2001,” tegasnya. (117)

pentingannya pribadi. ’’Untuk apa uang itu, lebih jelasnya akan dikorek nanti,” katanya. Berdasarkan data yang diperoleh Kejari, jumlah uang yang digunakan oleh tersangka Rp 130 juta dari Rp 700 juta dalam DPA 2009. Akibat perbuatannya itu, sekitar 229 PTT terpaksa tidak menerima gaji. Pihak Kejaksaan menjeratnya dengan Pasal 2 dan Pasal 33 UU Tipikor. Ketika ditanya tentang adanya informasi yang menyebutkan ada sebagian uang yang telah dikembalikan, Eka menyatakan Kejaksaan tetap memproses kasusnya. Pasalnya, pengembalian itu tidak tercatat dalam buku catatan dinas. ’’Walaupun misalnya semua uang telah dikembalikan, tetapi proses hukumnya akan tetap berlanjut. Pengembalian itu mungkin akan menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan,” tandas Eka. (122)

C. 1357

C. 1414

8

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

Polusi ”Incinerator” Rumah Sakit Kembali Dikeluhkan Warga Gianyar, DenPost Warga di dua blok di Lingkungan Candi Baru Kaja Kauh, Kelurahan Gianyar kembali mengeluhkan polusi incinerator (mesin pembakaran limbah padat) dari Rumah Sakit Sanjiwani. Bahkan incinerator mengganggu kenyamanan warga karena asapnya menuju perumahan warga tersebut. DenPost/dewa

Salah seorang warga di Lingkungan Candi Baru, AA Gde Maha Putra, menyebutkan, warga merasa tidak nyaman lantaran semburan asap dan arang dari cerobong incinerator itu sudah lama. Bahkan sejak awal pembangunan, warga sudah mempermasalahkan posisi mesin yang berdampingan dengan pemukiman itu. “Gangguannya sangat dirasakan oleh warga di dua blok. Yakni di Jalan Manggis I dan Jalan Manggis 2,” terang Maha Putra. Sebelumnya, tahun lalu, warga juga sudah menyampaikan keluhannya langsung ke pihak rumah sakit. Saat itu mereka bertemu dengan seorang wakil direktur rumah sakit. Namun, oleh pejabat itu mereka diarahkan untuk berkeluh kesah ke Bupati. Tidak ingin masalah itu menjadi lebar, warga pun enggan menindaklanjuti dan

Ni Wayan Roni

Korban Rusuh Sumbawa Asal Gianyar

Masih Trauma, Belum Pastikan untuk Kembali PERISTIWA kerusuhan di Sumbawa pada 22 Januari lalu, masih terngiang di pikiran wanita paruh baya, Ni Wayan Roni (75). Mata Roni pun masih tampak berkaca-kaca ketika menceritakan peristiwa kelam yang dialaminya di Sumbawa Besar, ketika sekelompok orang menyerang dan menjarah isi rumahnya. Nenek asal Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini menceritakan, berbekal dengan baju yang melekat di badan, Roni bersama sang suami, I Wayan Lungsur, lari meninggalkan rumahnya di Sumbawa Barat dan dibantu dengan beberapa warga asal Bali ke asrama TNI di Sumbawa. Dalam penyerangan yang dilakukan pada warga Bali di Sumbawa, Roni beserta suaminya sempat berpisah dengan anak dan cucunya. Sehari kemudian, baru dirinya bertemu dengan keluarganya dan memutuskan diri untuk pulang ke Bali. Kepulangannya ke Bali itupun setelah mendapat pinjaman uang dari mertua cucunya di Surabaya, untuk membeli tiket pesawat terbang ke Bali. “Saat pulang ke Bali, kurang lebih ada 30 orang yang bersama kami sekeluarga pulang dari Sumbawa ke Bali. Saat itu saya pulang bersama suami dengan anak saya, yakni Wayan Jumu. Kita pulang setelah tiga hari mengungsi di asrama tentara,” paparnya. Ironisnya, saat pulang hanya bawa baju yang melekat. Bahkan Wayan Jumu, yang pulang waktu itu memakai celana robek dan kotor. Karena saat pengosongan rumah, Jumu sedang berjualan di warung. Tak sempat mengambil apapun hasil jerih payahnya selama puluhan tahun karena langsung lari menyelamatkan diri. Selama di Bali, Roni selalu terbayang peristiwa kelam itu. Dan sesekali wanita yang bekerja bertani di Sumbawa itu sering mengeluarkan air mata. Kasus yang sama juga sempat dialaminya tahun 1980. “Saat kerusuhan waktu itu pun kami pulang untuk menenangkan diri, dan kembali setelah daerah tersebut benar-benar sudah aman,” tuturnya. Namun pascakerusuhan kali ini, Roni belum memastikan diri apakah akan kembali lagi ke Sumbawa atau menetap di Bali dan mencari kerja di Bali. Sedangkan anaknya, Wayan Jumu juga belum diketahui secara pasti apakah akan kembali atau tidak. ”Saya dan keluarga belum bisa memutuskan akan kembali atau tidak ke Sumbawa. Yang jelas kita masih trauma terhadap peristiwa kelam itu,” terangnya. (dwa)

Gianyar, DenPost Gara-gara menghalang-halangi dan mengancam membunuh pemilik tanah dan petugas BPN Gianyar, pelaku I Wayan Artana (57), seorang sopir beralamat Banjar Selasih, Desa Puhu, Payangan, Gianyar dilaporkan oleh pemilik tanah Ni Wayan Selem (68), seorang perempuan beralamat Banjar Selasih, Desa Puhu, Payangan, Gianyar ke Polres Gianyar.

Gianyar, DenPost Tak kunjung selesainya permasalahan peternak babi di Gianyar dengan PT KPS. PT KPS tetap menjual daging bab-

C.68

C.48

C.66

C.70

DEKORASI

SERVICE

Informasi yang berhasil dihimpun di Polres Gianyar, Rabu (30/1) kemarin, menyebutkan, pada Selasa (29/1) sekitar pukul 11.30 wita, pemilik tanah Ni Wayan Selem bersama sejumlah petugas dari BPN Gianyar hendak melakukan pengukuran tanah milik Selem yang ada di depan Pura Penataran, Banjar Selasih, Desa Puhu, Payangan. Saat petugas hendak mengukur tanah, tiba-tiba datang

inya ke beberapa tempat di Gianyar. Rabu (30/1) kemarin, Komisi B DPRD Gianyar kembali memanggil pihak Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan (Disnakanlut) Gianyar dan anggota Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Cabang Gianyar untuk membahas agar kisruh tersebut dapat dicarikan solusi secepatnya. Ketua Komisi B DPRD Gianyar, Putu Kusuma Negara, yang ditemui usai pertemuan tertutup dengan Disnakanlut dan anggota GUPBI Gianyar mengatakan, masalah ini memang cukup mengancam peternak babi di Gianyar. “Kalau permasalahan ini tidak segera diselesaikan, akan terus menjadi gejolak di masyarakat. Kita minta Disnakanlut Gianyar ikut melakukan monitor-

MASSAGE C.37

SERVICE C. 32 C.15

PIJAT TRADISIONAL C. 1505

VARIASI MOBIL C. 49

C.73

KURSUS

C. 08

C. 1560

JASA PENGETIKAN

C.90

ngobrol, dalam beberapa menit sudah kemasukan arang abu. Seperti hujan abu gitu,” terang Ibu Cok, salah seorang pemilik kantin.

Sementara Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, I Gde Yudiarta, menyebutkan, saat ini pihaknya belum menerima keluhan secara langsung dari

pihak warga. Terkait incinerator, diakuinya ada keluhan dari warga. Namun, belum ada warga yang bersurat secara resmi. (115)

pelaku I Wayan Artana, yang setiap harinya sebagai sopir, langsung melarang Selem dan petugas dari BPN Gianyar mengukur tanah tersebut. Selain melarang pemilik tanah dan petugas untuk mengukur tanah, pelaku juga mengancam bila berani memasuki tanah tersebut dan mengukur tanah, pelaku yang membawa senjata tajam berupa sebilah sabit mengancam akan membunuh mereka. Selain itu, bila

pengukuran tanah dipaksakan, pelaku juga mengancam akan membunyikan kulkul bulus (akan membunyikan kentongan bertalu-talu). Atas larangan dan ancaman pelaku itu, petugas BPN membatalkan pengukuran tanah. Sementara pemilik tanah Ni Wayan Selem memilih melaporkan kasus pengancaman tersebut ke Polres Gianyar. Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta,

SH, SIK seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, MH membenar laporan pengancaman tersebut. Atas laporan itu, polisi sudah minta keterangan pelapor dan sejumlah saksi. Untuk selanjutnya, polisi akan memanggil dan minta keterangan pelaku. ”Kami baru minta keterangan dari pelapor, untuk selanjutnya akan memanggil dan minta keterangan pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Gianyar. (116)

DPRD Gianyar Panggil Disnakanlut dan Anggota GUPBI BIRO JASA

C.67

INCINERATOR - Bangunan incinerator Rumah Sakit Sanjiwani yang berada di dekat pemukiman warga dan menyebabkan polusi di pemukiman warga Candi Baru, Kelurahan Gianyar.

Masalah PT KPS Tak Kunjung Selesai

- MAMPET - SAL. AIR - KURAS - SUMUR BOR IKLDP22/AHLILANCAR

DenPost/dewa

Ancam Bunuh Petugas BPN, Seorang Sopir Dipolisikan

BIRO JASA

BIRO JASA

hanya meminta pihak rumah sakit untuk memindahkan posisi mesin. Dari keluhan yang telah disampaikan warga, akhirnya pihak rumah sakit mengubah jadwal operasi incinerator tersebut dari pagi hari menjadi siang hari. “Meski jadwal pembakarannya diubah, kami tetap terganggu oleh asap hitam dan kerak pembakaran yang beterbangan itu. Apalagi cerobong asapnya sangat kecil dan pendek,” ujar Gung Maha. Tidak hanya warga, pemilik kantin juga mengeluhkan kondisi itu. Terlebih kepulan kerak arang dan asap pembakaran masuk ke kantin. Akibatnya, banyak pelanggan yang merasa terganggu dan mengurungkan niatnya untuk belanja. “Arangnya beterbanghan Pak. Bila ada pelanggan beli kopi atau susu sambil

C.75

HERBAL

C.74

C.91

ing dan tetap tegas menyetop operasional PT KPS,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, dari rapat yang telah dilakukan dari Komisi B DPRD Gianyar, pihak Dusnakanlut harus kembali melakukan pengawasan. Sementara mengenai anggaran yang tidak ada terhadap pengawasan tersebut, pihaknya akan memperjuangkan dalam anggaran perubahan nanti. ”Yang jelas kita minta persoalan ini bisa diselesaikan secepatnya dan tidak menjadi konflik horizontal,” terangnya.

Sementara anggota GUPBI Gianyar, Made Sura Astra, mengatakan, pihaknya meminta agar Pemerintah Kabupaten Gianyar segera membentuk tim gabungan untuk melakukan monitoring permasalahan ini. ”Saat ini, lemahnya pengawasan kan dikarenakan belum terbentuknya tim gabungan ini. Nantinya kita harapkan dari semua unsur, baik dari Dinas Peternakan, Satpol PP maupun kepolisian ikut tergabung dalam tim pemantauan ini,” terangnya. (115)

DenPost/dewa

Kusuma Negara

Kasus Upah Pungut PBB

Pastika Sebut Badung dan Bangli Pastika menjawab bahwa Renon, DenPost dia hanya menjalankan perSidang kasus dugaan kointah Bupati Buleleng, Putu rupsi upah pungut pajak bumi Bagiada, saat itu. ‘’Yang nadan bangunan (PBB) untuk manya perintah atasan, ya sektor 3P (perhutanan, perharus saya lakukan. Itu kan tambangan dan perkebunan) untuk mengakomodir wakil di Buleleng, dengan terdakbupati,” jawab Pastika. wa mantan Kadispenda BuleSiapa yang membagikan? leng, Nyoman Pastika, Rabu Terdakwa Pastika mengaku (30/1) kemarin mengagendabahwa dia sendiri. ‘’Mengapa kan pemeriksaan terdakwa. tidak melalui staf saudara?” Saat ditanya majelis hakim tanya Nursyam. dan jaksa penuntut umum Terdakwa menjawab, jika (JPU) yang dikomando Waymelalui staf, pasti lama karean Suwardi, terdakwa Pastina harus menunggu. ‘’Kalau ka menyatakan bahwa mesaya yang langsung membagimang benar ada upah punkan, prosesnya cepat. Kan gut untuk tiga sektor tersesaya sekalian juga koordinaNyoman Pastika but. si,” jawabnya enteng. JPU sempat menjelaskan Jawaban terdakwa tersebut bertolak belamengenai dasar hukum yang digunakan untuk membagi-bagikan upah pungut itu adalah SK kang dengan keterangan Bagiada sebelumnBupati No. 977 yang merupakan perubahan dari ya. Bupati Buleleng dua periode itu dengan SK Bupati No.356. Pembagian upah itu atas tegas membantah bahwa dialah yang memperintah Putu Bagiada (mantan Bupati Bule- buat SK atau membagi-bagikan upah pungut, leng) sesuai SK No.977 khusus untuk menga- termasuk untuk mengakomodir wakil bupati komodir Wakil Bupati Arga Pynatih, karena sebesar 15%. Yang menarik pula dalam sidang kemarin, terdalam SK 356 sebelumnya wakil bupati tidak kait upah pungut tersebut Pastika mengaku tidak mendapat bagian. Kendati demikian terkuak pula bahwa bagi- bersalah. Dia mengaku sempat studi banding dan an Kadispenda Buleleng masih besar daripada sebagian besar daerah melakukan hal yang sama wakil bupati. Kadispenda dapat 20%, sedang- dengan yang terjadi di Buleleng. “Bahkan untuk kan wakil bupati 15%. ‘’Saudara terdakwa dapat di Bali, serupa terjadi di seluruh kabupaten. Misnomor dua setelah kepala daerah (bupati). Se- alnya Badung dan Bangli. Di sana ada upah pundangkan yang lain, persentasenya lebih kecil gut untuk sektor 2P yakni perdesaan dan perkodaripada saudara. Itu artinya SK Bupati itu tidak taan,” tandas Pastika. Atas jawaban itu, hakim langsung melayangdisebar ke dinas (SKP). Kalau SK itu saudara sebar, pasti wakil sama Sekdanya menuntut dan kan pertanyaan. ‘’Jangan kira di Indonesia betidak mau lebih rendah daripada saudara. Ayo lum ada masalah seperti ini. Tahun 2011 itu sudah jawab dengan jujur, ini ada apa?” tanya ketua ada, dan perkaranya sudah divonis,” gertak hakim majelis hakim tipikor Nursyam. Pertanyaan itu Nursyam. Sebelum pemeriksaan terdakwa, jaksa mengtidak dapat dijawab oleh Pastika. ‘’Lantas apakah ada paksaan pembuatan SK hadirkan dua ahli. Mereka adalah Ketut Sudar977 oleh Bupati? Sementara SK itu tidak mela- mada selaku Kasi Ektensifikasi Perpajakan dan lui sekda atau bagian hukum?” tanya jaksa dari Sotarduga Hutabarat, kepala Bidang Audit Investigasi BPKP. (110) Kejari Singaraja.

9

Denpost  kamis, 31 januari 2013

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

lowongan

anda perlu dana???

DANA USAHA

peLANGSING TUBUH

over kontrak

!!!Bth 5 or Sopir B1 min 65.000/Hri, Tenaga Angkat 8 or min 55.000/Hri, 2 or Cekker Brg, Karyawati min SMA 5 or, Kasir, Gaji Tinggi (istimewa), Mekar Abadi Bgn, Jl. By Pass Ngurah Rai 777 (Sblh SPBU) Jimbaran.

Anda Perlu Dana Cepat? Solusinya BPKB atau Sertifikat Anda. Kami Melayani Pinjaman Dana Tunai, Kredit Kendaraan Bermotor, Jaminan BPKB Mobil/Motor Segala Merk dan Jenis atau Sertifikat. Syarat Mudah, Proses Cepat, angsuran bisa dijemput. Mitra Usaha Anda. Hub: 0361-7884827 / 081999715172.

Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda

Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247

Over Kontrak Ruko Sisa 3 Tahun Jl. Imam Bonjol Lokasi Strategis PLN 2200 whatt min 2 Tahun, Cpt. Hub: 0361-6001718

dana Bpkb /sertifikat

PENGOBATAN alternatif

M. 01

Manfaatkan BPKB atau sertifikat anda untuk mendapatkan dana, dalam mengatasi kebutuhan biaya pendidikan, modal usaha, biaya pengobatan, dan kebutuhan lainnya. Pinjaman yang maksimal dan jangka waktu lebih panjang. Proses mudah dan cepat. Hub: 0361-8086919/ 085792136319

Pesantren/ Padepokan DARUH HIKMAH. “Ahmad Agung Fadilah”. Membantu anda dalam menangani segala pro-blem kehidupan, masalah rumah tangga, karier, jodoh, rejeki, pembukaan aura, pemasangan susuk, penyakit medis & non medis, santet/ guna2 dan menyediakan azimat. “Mahar seikhlasnya, mahar sebagian akan kami sumbangkan ke panti asuhan”. “Bukan janji tapi bukti!!”. Terima panggilan. Alamat:Negara Jembrana Bali/ 081999718824 - 081916771347

M. 81

rupa-rupa Massage Panggilan Ayuk Hubungi No. Hp: 081916565300 M. 78

Disewakan Mobil

Anda Telat Bln?? Solusi cpt utk melancarkan haid 3 jam di jamin lancar, garansi Hub. 087857427544

Disewakan LGX + sopir + BBM 4 0 0 r i bu / 1 0 j a m H u b : ( 0 3 6 1 ) 7407897/081338566998

SUDAHKAH TABUNGAN ANDA MEMILIKI 9 MANFAAT SEKALIGUS ?

jual-beli

M. 34

- Investasi jangka panjang - Gratis masuk RS - Uang tunai setelah keluar dari RS - Santunan kondisi kritis - Santunan cacat karena kecelakaan - Santunan meninggal - Santunan meninggal karena kecelakaan - Garansi setoran - Garansi penghasilan Hub: Gung Wan (0361) 8005284 / 081805665234 / Pin BB 32220BC9

M. 02

menyewakan PS Rental PS2 dan PS3 *Menyewakan PS2 dan PS3 harian, ***PS2 + game + 3 Stik getar: 1 hr= Rp 30.000, ***PS3 + game + 2 stik ori 1 hr= Rp 75.000, 5 hr= Rp 350.000. ***Terima jual beli PS3, PS2, Iphone, Ipad, Blackberry, android. ***Hub: (0361) 8788585/ 081916251058

M. 1566

M. 52

Electronic & Furniture Second: AC, Kredit / dana cepat PS2, LCD, TV, DVD, Compo, Kulkas, M.Cuci, Freezer, Laptop, Komputer Perlu kredit / dana cepat s/d 500jt B H.Theatre, Compo, Bed, Mattras. SMS : 0,7 % jaminan BPKB mobil untuk tam081338525244, Dijemput!!!! bah modal usaha, kredit mobil, take M.1464 over, kredit 1 hari cair info lengkap hub: 8625664 / 081999890211

pengobatan

M. 41

Pengobatan tradisional : jadikan alat vital anda sehat, besar, panjang, keras, dan tahan lama tanpa efek samping, Hub. segera alamat ini, Jl. P. Misol No. 92 (Kmr No.5) Dps. Telp. 081 336 126 318 M. 63

salon anjing & kucing PET GROOMING Salon Anjing & Kucing di Rumah Anda

obat kuat

- Nafan pengusaha kayu cr istri umur gak

promo LAPTOP Promo Laptop & PC, CASH & KREDIT Tersedia Acer, Asus, Axioo, HP, Toshiba, Samsung Galaxy, Ipad Dll

JUS AJAIB

M. 09

ganetri dekorasi Menyewakan: Tenda Sarnafil, Tenda VIP, Tenda Exclusive, Tenda Rigging, Panggung, Sound System, AC Fortable, Blower, Alat Pesta / Upacara, Florist, Dekorasi Bali, Dekorasi Pelaminan, Dll. Alamat: Jl. Ganetri No. 3 Denpasar (Gatsu Timur) Telp. (0361) 261904 / 7429162 Fax. (0361) 261904 Web: www.ganetrigroup.com M. 25

privat Privat : TK, SD, SMP, SMA, Semua Pelajaran, Math, Fisika, Kimia, English, B. Jepang, Komputer, Service Komputer, Translate English. Hub. 085338052930

alternatif Melayani Pasang Susuk, Buka Aura/ Pamor pengasihan/pelet, penglarisan usaha, karier, mendatangkan orang, puter giling, suami/istri selingkuh, tidak punya keturunan. Hub: 087861404518

ahli pasang gigi Ahli pasang gigi Rizky Dental melayani pasang gigi palsu kawat gigi dll. Prktk Jl. Imam Bonjol No. 86 T. 087850661686 atau Jl. Bedugul No.6 T. 087850258525 BB 226444D5

atap baja ringan

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 10

M. 94

M. 26

Melayani: Mandi (Shampo), Anti Kutu & Jamur, Potong Kuku, Cukur dan Sebagainya. Rawat dan sayangi binatang peliharaan anda. Telp: 0361-888 5 168 M. 16

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

M. 105

M. 53

M. 96

Laptop baru 150Ribuan/Bln Bisa tanpa DP/ DP=0

Atau pilih promo bulan ini : Anda bisa miliki Laptop Baru hanya dengan 95.000 saja, 100% Baru, Garansi resmi, Syarat cukup KTP, Anda telepon kami proses cepat!!! Hub Mar keting: Call/SMS ke : 0361-8248163 / 087861133775 / 085739839041

PT. Waskita Tour & Travel melayani: penyewaan Bus Pariwisata untuk tour di Bali (25 seat, 30 seat, 35 seat, 40 seat, 48 seat), penyewaan mobil + sopir + BBM (kijang Inova, Kijang Kapsul, APV, Pregio, Xenia, Avanza, Isuzu Elf dll), Paket Tirtayatra, Voucher Hotel (Kelas Melati) Hub. Jl. Tukad Balian Gg. Nuri No.7 Dps, Telp. (0361) 7429218, 262441, Fax (0361) 262441

Special Obat kuat: Arabian oil, Cobra oil, Vacum sport penis, Cialis, Condom lele. Penis & vagina getar, Utk wanita: pelangsing, penggemuk, telat bulan hamil. Hub. 08174745677

kontak jodoh

M. 78

travel

M. 40

M. 77

masalah pntg setia. H. 2184049 - Nabila gds 25 th PNS/Pemda cr suami gak milih, serius. H. 2076565 - Gde jjk 30 th PNS pemerintahan cr istri yg penting siap nikah. H 2184049 - Ira gds cantik putih hindu 28 th. jnda tnpa anak cr suami enggak milih pntng sayang, baik, serius H. 2076565

M. 104

M.30

surya jaya catering Pengobatan Herbal Alami Dgn Jus Ajaib. Ramuan Herbal Dgn Anti Oksidan Super Utk Penyembuhan Penyakit2 Kronis. Misal: Jantung, Stroke, Kanker, Tumor, Diabetes, HIV/ AID, Dll. Rutin Mengkonsumsi Jus Ajaib Membuat Awet Muda, Vitalitas Meningkat, Tidur Nyenyak. Tersedia JugaMadu + Teh Murbei Untuk Berbagai Macam Penyakit. hanya Xamthone Sudah Terbukti Khasiatnya. Info dan Pemesanan Hub: Made Suryati 081805514843 Flexy: 0361-9177554, PIN BB: 28C73778, Jln. Cok Agung Tresna No. 11, Renon-Dps (Stokis Resmi SG 5940) M. 47

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar M.87

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543 bengkel las

bengkel las

M. 113

HARGA 170/M2

diSEWAkan TOKO

Toko 4x8 meter, listrik, Tel, PDAM, Km dalam. Jl Teuku Umar Gg. Maruti 3 Hub: Oca, 08124697654 M. 36

Kredit cepat Kredit cepat 1 hari langsung cair untuk dana usaha, pembelian mobil, atau pindah kredit (take over) dengan jaminan BPKB mobil proses mudah bunga ringan. Hub : 03619288168/081338657517 M. 76

massage

UD. CAHAYA SEJATI Jl. By Pass Dharmagiri 27 Gianyar Mengerjakan: * Konstruksi Baja - Gudang - Gedung dan Perkantoran * Kanopi - Trindak / Galvalum * Kanopi - Spandek / Galvalum * Kanopi - Poly Carbonate * Pintu Pagar Telp: 0361-7889048 / 081233671315 / 081233671313

SURYA JAYA STEEL Jl. Cokroaminoto 411X Telp. (0361) 417059 / 7458343 M. 98

UD. BALI GRANDIA

M. 97

Bunga Massage Tradisional Full Body, Plus Lulur Panggilan, Rmh, Villa, Htl, Tenaga Jawa, Umur 20 th, Goot lokgen, Banyak Pilihan Hub. 0361-9100259, Hp 081999933150.

DIJAMIN ARANSI

RAPI

RG

BE

M. 18

Puri Bunga Relaxtion, Delivery Massage Service ke Villa, Hotel, Rumah, 60 Ribu/ jam, Tenaga Wanita Muda Profesional, Hub. 8445689, 081936232616. M. 62

NOMOR CANTIK SIMPATI : 082147232323, 082147242424, 082147262626, 081237535353, 082144838383, 082146767676, 082145393939, 082145959595, 081246585858, 081246515151, 082147166666, 082145244444, 082147122222, 082145131313, 081237608999, 081237545555, 081339735888, 081339702000, 081246757575, 081237555111, 081337516666, 081246744000, 081246052888, 082146182222, 082147168111, 08214537373788, 082145373789, 081237598000, 081339600333, 081237144333, 081339491888, 081339295777, 081236301777, 081236304777, 081339478777, 081339801777, 081237657777, 081339737777, 081339803777, 081353986000, 081353957000, 081353985999, 081353975999, 081338316999, 081338316969, 081237803636, 081353355858, 082145291818. XL : 081999313999, 081999135999, 081999315999, 081999976000, 081999171919, 081999948777, 081999951888, 081999299777, 081999499777, 081999277666, 081999343888, 081999552888, 081999121888, 081999363888, 081999279369, 081999288111, 081999288444, 081999338777, 081999332777, 081999650777, 081999588777, 081999567878, 081999666868, 081934311717, 081999921212, 087761007979, 081999065444, 087862376161, 08174700206, 08174700250, 08174700263, 08174700130, 08174700061, 08174700065, 08174700053, 08174700076, 08174700093, 08174700096, 08174701122, 081747001133, 081936070808, 081999279369. AS : 082340833333, 085333381666, 085333541777, 085339883456, 085205313131. FLEXI : 9286161, 3690004, 3659696, 8218686, 8612255, 8712244, 8712323, 8721777, 8728000, 9224999, 8611001, 8020202, 8858910, 8825151, 8746868, 7467666, 8884567, 8882003, 8882004, 8882011, 8882013, 8745857, 8960889, 8990889, 9030444, 9030555, 8990444, 8990888, 8960888, 8960777, 8990777, 8990666, 9161616, 9101010, 2766666, 8217890, 8000017, 8000084, 8000083, 8000086, 8000330, 8000220, 8005111, 8004884, 3694333, 8792424. X L & F L E X I S E JOLI : 0 8 1 9 9 9 2 3 6 0 0 0 & 03619236000, 081999276000 & 03619276000, 081999264000 & 03619264000, 081999283000 & 03619283000. XL & SIMPATI SEJOLI : 081999234568 & 081239234568, 081999234569 & 081239234569, 081999609555 & 081339609555, 081999797333 & 081339797333. SIMPATI & FLEXI SEJOLI : 081337506999 & 081999506999, 081239623737 & 03618623737, 081246195999 & 03619195999. BERMINAT? HUBUNGI : JO SELLULAR (0361) 7426618.

HARGA BERSAING

CANDRA ABADI STEEL Mengerjakan : Atap Canopy Stainless steel, konstruksi baja, pintu harmonika, tralis, rolling door, kusen aluminium, kaca, pintu dll. Tlp. (0361) 7403669 Hp. 08123990919, Jl. G. Soputan I No. 3 Dps M. 106

Berpengalaman lebih Dua puluh Lima tahun

Special Mengerjakan * Konstruksi Baja - Gudang - Gedung Perkantoran * Kanopi - Trindak * Kanopi - Spandek / Galvalum * Kanopi - Poly Carbonate * Terima Service Jl. P. Bungin, Dpn KUD Pedungan No : 43 / Pom Bensin Telp 0361-7889048, 081937984443 M. 54

MIRAH MANDIRI STELL

Harga Mulai 170rb/m3

model canophy terbaru

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com M.11

Lentera Adi Jaya Hub. 8028555

Spesialis mengerjakan konstruksi baja: Canopy Polycarbonate, Staintles Steel, Wrought Iron, Tralis, Railing tangga, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Kusen Aluminium, Terima Service. Gang Mirah Pemecutan I no. 8 Monang-maning Dps. 08174710630 M. 27

HARGA 170 M2 Spek Sama Harga Bersaing

Baja, Canopy, Minimalis, Stainless Steel. Jl. P. Moyo No 53 Denpasar. Telp. 0361-727656727743. Fax 727743. M. 1564

service

ARTHA KARYA STEEL Spesialist : 1. Canopy Polycarbonate 2. Stainless steel 3. Roling door 4. Kusen Aluminium 5. Harmonika Jl. P. Moyo No. 23 Pedungan. Telp. 0361-8733358, 082147650500 M. 72

M. 77

TENDA WARUNG

Lancar Service Jual - beli baru / bekas dan menerima service mesin mixer, oven, pompa air, gulung dinamo. Bisa datang ditempat. Bergaransi.Hub. 0361 - 2738387 / 08873443063. website: www.baliovenjmp.com M. 112

CV. BALI ABADI STEEL * Konstruksi Baja * Atap Canopy * Stainless steel Spek sama harga lebih murah Jl. Kebo Iwa Selatan No. 9A Telp/Fax. (0361) 422807/7469678 M. 10 KRISNA JAYA MANDIRI

M. 22

computer / laptop

C. 14

Kontruksi Baja - Pintu Harmonika, Baja Ringan - Pintu Pagar, Trallis - Trali Besi - Kanopi - Rolling Door - Instalasi Pipa Gas Tlp: 0361-7488152 Hp. 0816298008, Jl. P.Moyo I Gang Rajawali No. 18 M. 55

C. 38

kursus bahasa C. 46 C. 40

service computer

M. 67

M. 06

SHAMPOO Rambut

M. 24

pinjaman dana tunai Mau pinjaman bebas murni Ok_Over kredit pinjaman Ok. Jaminkan BPKB Motor/Mobil/Pic Up/Taxi dll

ASLI

C. 35

Shampoo rambut NONI Black Hair Magic terbuat dari bahan alami herbal, bebas dari campuran bahan kimia. Manfaat Shampoo rambut NONI Black Hair Magic : Menghilangkan ketombe, menyuburkan rambut, memberikan nutrient ke akar rambut, mencegah kerontokan rambut dan melindungi kulit kapala, menghitamkan rambut secara alami. Hubungi 0361- 8014999, 088 734 69072 M. 79

Butuh uang berapa? Acc langsung cair, pinjaman 100% tanpa potongan. Pembayaran mudah & flexibel. Angsuran ringan & murah. Bebas pinalti pelunasan. Mau jual/beli motor/mobil dll. Layanan pinjaman dana seluruh Bali & bebas KTP. mau bukti? Hub : In Finance Solution Dana Jl. PB Sudirman-Dps T. (0361) 8557927 - 085857117788 M. 96

10 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL PT. UNITED INDOBALI

dijual mobil

PT. UNITED INDOBALI

dijual mobil

MAIN DEALER PT. UNITED INDOBALI

TRIPLE BONUS

Denpost  kamis, 31 januari 2013 Informasi pasang iklan hubungi : : (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

dijual mobil

Dijual Mobil

TRIPLE BONUS

DIJUAL Mobil

PT. UNITED INDOBALI

Program Promo Suzuki IndoBali Pusat DP 5 jt’an

DP 25 jt’an

Bunga 0 % DP 15 jt’an

Ready Stock

- Ready Stock - Ertiga - Mega Carry

- All New Swift - SX-4 - Ready Stock

Bantu Izin Pariwisata TIDAK PAKE INDENT

Promo Awal Tahun. Dp Rendah, Angsuran Ringan, Syarat Mudah. INFO: 8225168 / 087862463888 M. 114

- P. Up 1,5 Angsuran 70 rb/hari, - APV Angsuran 150 rb/har i, - Ertiga Angsuran 100 rb/hari, - Swift Angsuran 100 rb/hari. Dp Ringan, Proses Cepat, Dapatkan Hadiah langsung dan Cash Backnya Plus Undian. HUB: IAN 0361 - 2795573, 08970223518.

SPESIAL TRIPLE BONUS  Dp Ringan  Proses Cepat  Bisa Tukar Tambah. Anda Telpon Kami Datang!!!. Hub: (0361) 7974133/ 081 23842625 M.119

ASTRA DAIHATSU Rp. 70 Jt-an*

Bawa Pulang Hadiah Undian. Hadiah langsung / Cash back Indent Ertiga Double Blower & All New Swift Hub: MEGA (0361) 3655273 / 081339707840 M. 117

Bawa Pulang Hadiah Undian. Hadiah langsung / Cash back Indent Ertiga Double Blower & All New Swift H u b : WAYA N ( 0 3 6 1 ) 7 8 2 2 3 4 4 / 085238789789 M. 118

PROMO AWAL TAHUN UANG MUKA BISA NEGO....!!! Kami juga ada: Swift, Grand Vitara, Ertiga, Pick Up, SX4, Estilo Hub. Gd. Wirawan. TLP: 03618631609, 081999982322

M. 107

SPECIAL TERMURAH Dapatk 3X Bonus

INDOBALI

M. 115

INDOBALI

DP 23 jt’an

SPESIAL PROMO SUZUKI

PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari, APV angsuran 100 ribuan/hari, Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari, Ertiga angsuran 90 ribuan/hari, Swift angsuran 100 ribuan/hari, SX-4 angsuran 130 ribu an/hari, Mega carry angsuran 70 ribuan/hari, G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Tlp. (0361) 7833512 / 08179769773.

INDOBALI

M.121

Bunga 0,3 %

SPEKTAKULER TOYOTA PAKET TRIPLE BONUS MENYAMBUT IMLEK & VALENTINE DAY  Dapatkan Dp Ringan,  Proses Kredit Cepat,  Bunga 0,3 %/Bln Menetap,  Bunga 1,3 %/Bln Menurun. Hub: TRISNA (0361) 8008596/087860901984. M.108

PT. UNITED INDOBALI

TRIPLE BONUS  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/ hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Hub: (0361) 2191777 / 081558250008 M.84

l Xenia 120 Jt-an / Dp 13 Jt-an l Gran Max PU 80 Jt-an / Dp 6 Jt-an l Terios 150 Jt-an / Dp 9 Jt-an l Sirion 130 Jt-an / Dp 10 Jt-an l Luxio 130 Jt-an / Dp 7 Jt-an l Bisa Tukar Tambah Segala Merk l Proses Cepat / Mudah Hubungi: 0361-7498089, 08123823434 M. 21

INDOBALI

INDOBALI PROMO AWAL TAHUN 2013  Pick Up Dp. 10 Jt-an  APV Arena Dp. 31 Jt-an  Ertiga Dp 40 Jt-an  All New Swift 44 Jt-an. Dp Ringan, Proses Cepat, Bunga Hingga 0,3/Bln Menetap, 1,3% /bln menurun. Hub: 0361-9234159/ 085363346668. M. 29

SPESIAL DISKON AWAL TAHUN TRIPLE BONUS  Dp Ringan,  Bunga 0,3 %/Bln. Hub: GUSDE (0361) 8811077/081237688777. M. 116

N e w R u s h Pe s a n S e g e r a ! ! ! ! dapatkan harga promo & discont spesial, DP Murah, Angsuran Ringan, Proses bunga murah. Tersedia : Yaris, Nav 1. H u b AG U N G 0 3 6 1 - 7 8 5 7 5 1 8 , Cepat, Syarat Mudah 081338977077. Hub: 0361-7425322, 081805678122 M. 64 M. 56

ASTRA DAIHATSU

 Dp Mulai 14 Jt,  Proses Cepat,  Angsuran Sesuai Kemampuan. Hub: GUS EKA SUZUKI INDOBALI (0361) 8557961/081999114161. M. 120

Suzuki IndoBali  Dp mulai 10 Juta-an  Bisa Tukar Tambah !!!  Persyaratan Mudah & Proses Cepat Double Blower

@ PT. United Indobali Main Dealer Resmi * Hubungi Marketing Kami: 081353533286 / 0361-7878469

Memberi Solusi Terbaik.

Hub. RUDI (0361) 7976053 / 08124661411. M.19

BALI_KU , SUZUKI_KU, l Carry P-up, Dp 8 jt-an / angs...? l Karimun Estilo, Dp 15 jt-an / angs...? l Splash Dp 24 jt-an/ angs ...? l APV Dp 28 jt-an/ angs...? l S w i f t D p 3 0 j t - a n / a n g s. . . ? l Sx-4 Dp 40 jt-an / angs...? ERTIGA indent. Hub : Catur P.A 03618544436 / 08155788436 M. 42

ASTRA DAIHATSU COKRO GEBYAR AWAL TAHUN & TUMPEK LANDEP

Beli Daihatsu Sekarang Pilih Uang atau Emas Hadiahnya........ Uang 1 Miliar atau Emas 1,5 Kg Hub: (0361) 9188188 / 081999220588 M. 12

Paket Angsuran Ringan APV hanya 54.000/hari  PU Hanya 49.000/hari,  Ertiga Hanya 54.000/hari,  Swift Hanya 65.000/hari. Utk Informasi Hub: 0361-8779277, 081-8554734. M.41

* Dapatkan sensasi triple bonus setiap pembelian unit Suzuki di bulan ini : - APV Arena, - All New Swift, - SX4Over, - Ertiga Double Blower, - Mega Carry, -Pick Up Futura * Triple Bonus : 1. Cash Back, 2.Hadiah Langsung, 3. Hadiah undian * Test Drive Ertiga Berhadiah!!! !! Pesan Segera !! M.86

INDOBALI

PAKET MURAH DAIHATSU 15%

lXenia Dp 18 Jt / angs 1,9 Jt lTerios Dp 18 Jt / angs 2,6 Jt lG.Max PU Dp 8 Jt / angs 2,2 Jt lLuxio Dp 12 Jt / angs 2,2 Jt lSirion Dp 15 Jt / angs 2,2 Jt

Proses kredit dan syarat mudah, kami bantu dan terima tukar tambah segala merk. Hub : Aditya (0361) 8058008, 081246755585, 081805538884

PENAWARAN SPECIAL DI BULAN BONUS Pesan Saat Ini Dapatkan 3Triple Bonus Kami!!!

M.60

Bunga 0%, Dp Ringan s/d 6 Thn, Full Accesories, Spesial Discount, Rear Parking Camera. Tersedia Juga Fortuner, Hilux, Alphard. TOYOTA AGUNG AUTOMALL (0361) 8094426, 081916555600 M. 71

ASTRA DAIHATSU Proses Cepat, DP Ringan, Termurah, Syarat Mudah. Promo S/d Maret 2013, Info Lebih Lanjut Hub. 0361-4011711 / 081999224441 M. 57

DAIHATSU

I N D E N T S E K A R A N G JU G A E R T I G A DOUBL E BLO W E R Pick Up Angs 2 Jt-an Pick Up APV Angs 2,5 Jt-an APV Angs 3 Jt-an Swift Angs 3 Jt-an Hub: ANDRE (0361) 8004599 / 0818359785 M. 61

SUZUKI

Harga Berani Diadu: “Ready Stock All Type” Hanya Disini: “SUZUKI PERMANA” 085737222295, (0361) 7456506. M. 30

M. 92

Januari Promo Emas l Xenia Angs 2 Juta-an l Terios Angs 2 Juta-an l Sirion Dp 8 Juta-an l Pick-Up Dp 5 Juta-an Pilih Emas atau Uang ??? Hub: 9229817 / 081236091525.

TOYOTA

M. 20

INDOBALI SPESIAL AKHIR TAHUN

P R OMO T A H U N BA R U 2 0 1 3 Special bunga menetap 0,3% dan menurun 1,3% l Pick up DP 5 Jt/angs 1,5 Jt l All New Xenia DP 13 Jt/angs 2 Jt l Terios DP 18 Jt/angs 2 Jt l Sirion DP 12 Jt/angs 1,8 Jt Proses kredit cepat dan stock lengkap bisa tukar tambah atau KTP luar Bali Hub: Putu Guruh (0361) 7889746 / 087860070976 / 081239237690 M. 09

C. 80

PT. UNITED INDOBALI

 Swift Dp. 45 Jt-an  Ertiga Dp. 40 Jt-an  APV Dp 33 Jt-an  Pick Up 11 Jt-an. Bisa Tukar Tambah. Informasi Test Drive dan Pemesanan. Hub: DEWI 0361-7438644, 081338225453, 085737304201. M. 43

SUZUKI PUSAT DI BALI

PROMO AWAL TAHUN

Terima Indent All New Swift *SX4 Diskon 20 Juta++ *New Grand Vitara Diskon 5 juta ++ *APV Diskon 10 Juta ++ *PU Futura Diskon 10 Juta ++ *Mega Cary Diskon 2 Juta ++ DP rendah, angsuran ringan, survey mudah , Info : FAHRI : 0361-7455548 081 999 086 000

M. 31

AUTO 2000 COKRO SPEKTAKULER TOYOTA

 Diskon +++,  Dp Ringan,  Proses Cepat,  Bunga 1,3% Menurun / 0,3% Tetap,  Jangka Waktu s/d 6 Tahun,  Layanan Konsultasi 24 Jam,  Hadiah Menarik,  Ertiga Ready,  Menerima Tukar Tambah, - Pick Up - G. Vitara - APV - Splash - Swift - Estilo - SX-4 - Ertiga Hub: 0361-8082184/081916770767 Buktikan & Berani Diadu

Dapatkan Cash Back 1-15 Jt Bulan ini Ready Stock All Type. Segera ganti kendaraan lama anda dgn Toyota yang baru. Kami siap membantu!!! Hub: Budi (0361) 7480341 / 081916607710 M. 83

BULAN GMPANG BELI SUZUKI  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/ hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Hub: (0361) 8053445/081337958027. M.13

M.45

DOUBLE BLOWER Pesan sekarang!!! - Ertiga Double Blower - All New Swift - APV Arena - Pick Up Futura - Pick Up Mega Carry Dapatkan casback dan hadiah untuk pembelian semua varian Suzuki. Hub : PT United Indobali 0361-2156456 081339483456 - 08786123666 M.85

TOYOTA

Segera Indent Nav 1

Hub: 0361-2790053, 081805334959 M. 44

g ran Ba tas!!! a b Ter

SAUT SUZUKI SUZUKI PATIMURA Terbaru !!! Suzuki Nex Harga 12.990.000, Irit, Lincah, dan Gaya. Bunga Ringan, Buka Jam 08.00 20.00 Wita, Minggu & Tgl Merah Tetap Buka. Anda Sibuk, Kami Bisa Datang. Service Motor Dapat Motor. Dapatkan Diskon Service Khusus Hari Minggu. Hub. 0361-221343, 081999078168, 081338714645, 085739954168. *Syarat & Ketentuan Berlaku* M.65

Termurah Dapat 3x Bonus

Apapun Bisnisnya Carry Pick-Up Pilihan Paling Pass!!!  Pick Up Dp. 10 Jt-an  Ertiga Dp 40 Jt-an  APV Dp 28 Jt-an. Bisa Indent All New Swift. Anda Telpon Saya Datang. Hub: PUTU PRATAMA 0361-2787984 / 081805696660 M.28

NEW CR-V

DP Sesuai Kemampuan Hub: 0361-3685803 / 081237676761 M.58

Dapatkan Produk Honda Terbaru Sporty, Tehnologi Terbaru. * DP Murah * Bunga Murah * Kredit bisa 6 th. Anda Sibuk, Kami datang!!! Bisa Hub : (0361) 7989737 / 081337588606 M. 04

EFISIEN TANGGUH & PERKASA  Beli Isuzu jangan kemana-mana Hanya di Astra Isuzu Cokro,  Proses Kredit & Syarat Mudah dan Cepat,  Ready Stock ELF2013,  Proses Klaim Spare Part Lebih Mudah... Buktikan !!! Hub: IB. Raditya, 081999901889, 0361-8815858. M.05

PROMO TAHUN BARU TOYOTA l Avanza E A/T Dp 27 Jtan l Avanza G A/T Dp 29 Jtan l Innova G M/T Dsl Dp 34 Jtan l Fortuner VNT Dp 63 Jtan. * Special discount 4 Jt - 15 Jt, Free Jasa Service 4 Th, * Free Aksesories, BBM Full Tank. Hub : 081999399792 / 0361-9270002 M. 23

C. 89

11

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

Maling... Sambungan dari Hal. 1 Petugas Polsek Kuta Utara kemudian melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Selain itu, polisi memeriksa rekaman CCTV yang ada di gudang tersebut. Hasilnya, aksi ketiga tersangka terekam jelas di kamera pengintai. Polisi segera menangkap karyawan gudang, Godianus Alfan Bagung alias Aldo asal Flores, NTT, di tempat kosnya di Jl. Gunung Agung 1, Denbar. “Salah seorang pelaku yang buron memang ahli elektronik, sehingga bisa meng-offkan CCTV beberapa menit. Tapi dia ceroboh CCTV-nya dikira mati semua, padahal cuma satu yang mati,” ujar Kanitreskrim. Dari pengakuan Aldo, polisi lalu meringkus tersangka Kartana (satpam gudang) yang beralamat di Jl. Ratna, Dentim, dan Logginus alias Lon yang tinggal di Jl. Kebo Iwa Gang Batur Sari, Denbar. “Mereka mengakui perbuatannya, karena kami kantongi barang bukti. Kami masih mengejar KOM dan kelompok lainnya,” tegas Ipda Cindra. Selain menangkap ketiga tersangka, petugas Polsek Kuta Utara mengamankan

Mantan... Sambungan dari Hal. 1 Dalam putusannya, hakim mempunyai pandangan yang berbeda dengan jaksa penuntut umum (JPU), Gusti Ngurah Anom Sukawinata, dkk. Sebelumnya, JPU minta kepada majelis hakim supaya menghukum terdakwa selama satu tahun enam bulan penjara, karena dinyatakan terbukti bersalah. Namun dalam persidangan, kata hakim, dakwaan jaksa tidak terbukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya unsur korupsi yang dilakukan terdakwa Sugita. Bahkan jaksa tidak berhasil menunjukkan barang bukti pendaftaran bandesa adat yang disebut fiktif dalam peserta Jamsostek. Dalam persidangan, terdakwa Sugita tidak terbukti mendaftarkan nama-nama fiktif tersebut. Termasuk alat bukti pendaftaran, tidak dapat ditunjukkan jaksa di depan persidangan. ‘’Karenanya, kami memu-

Ayah... Sambungan dari Hal. 1 Beda dengan Kecig, polisi masih kebingungan menyelesaikan kasus ini. Di satu sisi, UU Perlindungan Anak menyalahkan perilaku itu, di sisi lain Bunga dalam keadaan hamil besar. Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Gusti Made Sudarma Putra mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan gelar untuk kasus ini. Selain itu tidak ada keberatan dengan adanya perkawinan dini Bunga tersebut. Sedangkan Kadisdik Bangli Nyoman Sumantra sangat menyayangkan kasus Bunga itu. Menurutnya, pendidikan rupanya belum disadari oleh semua lapisan masyarakat. ‘’Seharusnya mereka melindungi anak-anak kita,”tegasnya. Jika ingin melanjutkan sekolah, anak yang bersangkutan terpaksa harus mengikuti ujian kesetaraan atau yang lebih dikenal dengan ujian paket. Di tempat terpisah, Wakil Ketua KNPI Bangli I Made Mahindra Putra mengatakan, Cidra harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Secara hukum dia mengakui, perbuatan Cidra yang menikahi anak di bawah umur jelas bertentangan dengan UU yang berlaku. Dia menilai perbuatan Cidra mencederai dan menghalangi hak untuk memperoleh penghidupan. ‘’Kita berharap generasi muda tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma hukum dan norma agama. Yang kami harapkan, generasi muda bisa berbuat yang bisa dibanggakan,”kata Mahindra Putra, yang juga Kabag Humas Setda Bangli itu. Dalam hal ini, menurutnya, peran guru dan orangtua sangat penting. ‘’Tiap pelanggaran harus ada sanksi yang tegas sehingga tidak terulang kemba\li. Apalagi ini menyangkut soal anak dibawah umur. Harapan kami aparat hukum bisa menindak tegas pelaku,”tandasnya. (122)

barang bukti berupa 149 kilogram kabel merek AACS ukuran 150 mm, dan 56 kilogram kabel merek LVTC ukuran 4 X 70 mm. Mereka mengaku beraksi sejak Juli 2012. Hasil curiannya dijual ke pengepul barang bekas yang berinisial KB dan KC. “Pengepul barang bekas itu kami periksa sebagai saksi. Pemeriksaannya masih kami dalami,” tambah Ipda Cindra. Sedangkan modus operandinya, para tersangka melakukan aksinya saat mengirim kabel ke suatu proyek. Selanjutnya kabel dikupas kulitnya, lalu dijual ke pengepul barang bekas. “Misalnya mereka disuruh kirim kabel 10 meter ke proyek, tapi diambil di gudang 11 meter. Kelebihan kabel itu tidak langsung dikembalikan ke gudang, tapi dijual. Kabel tembaga dijual ke pemulung seharga Rp 55.000 sampai Rp 60.000, sedangkan kabel aluminium Rp 5.000 sampai Rp 8.000 per kilogram. “Uang hasil kejahatan dipakai untuk biaya hidup sehari-hari. Aksi mereka berjalan mulus karena melibatkan semua bagian, terutama tersangka Kartana yang merupakan pengawas merangkap satpam gudang,” tegas Kanitreskrim. (109)

Anggreni yang juga Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar ini menambahkan, jika kasus ini dibiarkan, maka akan menjadi perseden buruk bagi perlindungan anak ke depan. Persoalan yang terjadi di Bangli merupakan bentuk dari lemahnya sistem perlindungan anak, yang seharusnya sistem dapat mencegah dan melindungi anak dari kejahatan seksual. ‘’Kasus anak bukan delik aduan. Polisi wajib bertindak tanpa harus menunggu pelaporan. Mari sama-sama mengawal kasus ini agar kepolisian punya keyakinan untuk menanganinya sesuai dengan UU Perlindungan Anak,” jelasnya. Anggreni juga menyebutkan, orangtua yang menikahkan anaknya yang masih di bawah umur jelas-jelas mengabaikan perlindungan anak. Menimbang isi dari UU Perlindungan Anak, kata Anggreni, maka jelas sudah bahwa anak merupakan tanggung jawab orangtua yang harus diasuh, dididik, dan dijaga kehidupannya. Oleh sebab itu, jika ada

tuskan dan menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Membebaskan dari segala tuntutan, merehabilitasi nama baik terdakwa dan membebankan biaya perkara pada negara,’’ kata hakim dalam amar putusannya. Tak hanya itu, terdakwa hari itu juga dibebaskan demi hukum, sedangkan barang bukti dikembalikan melalui Jamsostek Cabang Bali untuk dikembalikan kepada yang berhak. Atas vonis tersebut, terdakwa langsung menangis haru. Dia tak henti-hentinya mengeluarkan air mata. ‘’Ini putusan majelis. Jika belum puas, boleh menempuh jalur hukum lainnya,’’ tandas Nursyam. Kuasa hukum terdakwa, I Gusti Agung Made Wardana dan I Dewa Putu Alit Sunarya, langsung menyatakan menerima putusan tersebut. Sedangkan JPU, Anom Sukawinata, menyatakan pikir-pikir. Tak berselang lama setelah ketuk palu, Sugita dipeluk sanak keluarganya. Bahkan saat ke luar dari ruang sidang, terdakwa disambut isak tangis anggota keluarganya. Mereka tak hentihentinya mengucapkan kata syukur. Bahkan salah seor-

ang anak terdakwa bergegas membeli banten pejati untuk dihaturkan di padmasana setempat. Saat ditemui DenPost, Sugita yang masih menangis haru itu mengaku, puas dengan putusan majelis hakim. “sesuai fakta persidangan memang seperti itu adanya (tidak ada korupsi). Saya tidak menerima, saya tidak ada niat untuk melakukan korupsi. Kalau ada niat, mungkin sudah sepuluh tahun yang lalu saya… (melakukan itu),’’ katanya terbata-bata, dan tidak bisa melanjutkan ucapannya. Sedangka Wardana didampingi Dewa Alit mengatakan bahwa putusan majelis hakim sudah sesuai dengan fakta persidangan. ‘’Memang tidak ada alat bukti untuk menjerat Pak Sugita,’’ jelas Wardana. Dia menambahkan, dalam dakwaan jaksa berulang-ulang dikatakan bahwa pendaftaran dilakukan Nengah Sugita. Dalam dakwaan jaksa, Nengah Sugita-lah yang mendaftarkan nama-nama bendesa adat. Namun di persidangan terungkap bahwa Nengah Sugita tidak mendaftarkan peserta Jamsostek itu. ‘’Terlebih alat bukti pendaftaran itu tidak ada,’’ tandasnya. (110)

Langgar... Sambungan dari Hal. 1

orangtua yang sampai hati menikahkan anak di bawah usia tersebut, maka orangtua itu melanggar UU Perlindungan Anak. Orangtua juga harus mempertimbangkan akibat dari pernikahan dini, yang nanti ditanggung oleh anak-anak mereka. Ditegaskan pula, menikah dalam usia anak harus dicegah. Anak memiliki hak untuk hidup, bertumbuh kembang, memperoleh perlindungan, dan berpartisipasi. ‘’Tidak ada yang positif dalam pernikahan anak. Jika menikah di usia dini, maka berbagai masalah di masa depan menunggu di depan mata, antara lain kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kesulitan ekonomi, perceraian, hingga gangguan mental,’’ tandas Angreni. Dihubungi terpisah, pengamat pendidikan Drs. Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si., mengaku sangat miris dan prihatin membaca berita di media massa terkait siswi SD yang dinikahi pria dua anak tersebut. Terlebih dari kasus persetubuhan anak di bawah umur itu, si bocah sudah hamil tujuh bulan. ‘’Jujur kami sangat prihatin dengan kasus yang menimpa anak

itu,’’ ujarnya. Putra Wijaya menegaskan, berkaca dari kasus ini, disinilah bukti nyata minimnya peran orangtua dalam membina, serta membimbing anak. Di mana anak yang belum saatnya berumah tanggga, apalagi masih duduk di bangku SD, terpaksa meninggalkan bangku sekolah dan sudah harus menikah. Kondisi ini tentunya sangat berpengaruh dan bisa menyebabkan suramnya masa depan anak. Dia yang harusnya masih menikmati bangku sekolah tibatiba harus mengasuh anak. ‘’Tugas anak adalah belajar yang baik. Untuk mengatasi pernikahan anak, kuncinya adalah keluarga dan lingkungan sekitar,’’ tegasnya. Orangtua, menurut Putra Wijaya, merupakan tameng pertama yang harus menjadi kontrol dalam keluarga, terlebih ketika bicara soal pernikahan. Akibat pernikahan dini menjadi semacam ancaman yang perlahan siap menerkam, jika membiarkan anak untuk menikah dalam usia yang cukup dini. ‘’Kalau banyak peristiwa pernikahan dini semacam ini terjadi, tentu akan menjadi perseden buruk dunia pendidikan. Ini

Gasak...

bangkan kasusnya,” tegas Kanitreskrim. Akibat kejadian itu, pihak proyek mengalami kerugian Rp 13 juta. Sedangkan tersangka Soni mengaku, baru setahun bekerja di TKP. “Kemungkinan tersangka masih menunggu pembeli sehingga besi itu masih utuh. Barang bukti sudah kami amankan di Polsek Kuta Utara,” tegas Cindra. (109)

Sambungan dari Hal. 1 Selanjutnya ratusan besi curiannya diangkut dengan dump truck untuk dibawa ke wilayah Darmasaba, Abiansemal. Besi curian itu lalu disembunyikan di semak-semak bekas tempat pembuatan genteng. “Tersangka dengan mudah menurunkan besi itu karena memakai dump truck. Kami masih mengem-

Batur... Sambungan dari Hal. 1 “Di sejumlah titik tentunya banyak sumber air panas, sehingga inilah yang menyebabkan suhunya masih normal,” ungkap Suarja. Lain lagi pengakuan Jero Metri, warga Kedisan. Menurutnya, memang ada rekan-rekannya yang lain yang memiliki keramba yang ikannya banyak yang mati. Namun dia mengaku tidak ada ikan mujair yang mati secara besar-besaran. “ Benar tidak semua lokasi ikanya mati. Di keramba yang saya kelola, kematian ikan masih wajar-wajar saja,” tegasnya. Selain memang dipicu oleh cuaca ekstrim, kematian ikan mujair tersebut

kemungkian disebabkan pemilihan benih yang tidak sesuai dengan kondisi air di Danau Batur, atau juga disebabkan penggunaan pakan yang tak sesuai. “Mungkin saja kematian tersebut disebabkan pemberian pakan,” ungkap Antara. Sedangkan petani lain, Metri, menduga selain memang dipicu air danau yang terlalu dingin, pemilihan bibit juga bisa menjadi salah satu pemicu. Terlepas dari berbagai permasalahan yang dialami petani ikan Danau Batur, mereka berharap perhatian pemerintah lebih ditingkatkan terutama dalam hal penyediaan bibit yang memiliki daya adaptasi dengan air Danau Batur. Selain itu, perlu membatasi penggunaan zat kimia dalam budi daya tanaman holtiklultura di sekitar Danau Batur, sebab airnya dapat mengalir ke mana-mana. (tik)

yang perlu dicarikan solusi yang tepat, sosialisasi UU Perlindungan Anak pada

masyarakat harus terus digencarkan,’’ tandasnya. (pus)

Berawal...

keduanya memang sempat terkejut.Ketika itu Cidra mengaku telah menceritakan dengan jujur kepada polisi. Perbekel sekaligus Kelian Adat Desa Jehem, Made Widana, mengakui bahwa kedua warganya itu sudah menikah. ‘’Sesuai keterangan yang bersangkutan, pernikahan itu karena cinta sama cinta,”kata Widana. Setelah melalui berbagai proses, pada 23 Januari lalu pasangan ini minta upasaksi kepada pihak adat sehingga sejak itu pernikahan mereka dinyatakan sah secara adat. Menurut Widana, berdasarkan awig-awig desa setempat, tiap pernikahan wajib disahkan oleh adat. Kalau pihak adat tidak mengesahkan perkawinan itu, maka dianggap leteh (kotor). Keduanya juga tidak akan boleh masuk ke tempat suci. Dia pun tidak menampik jika mempelai perempuan masih di bawah umur. ‘’Kalau ini tidak kami sahkan, maka desa kami akan leteh,”tegasnya. Terkait dengan UU Perlindungan Anak, jika memang umur Bunga akan dijadikan masalah, pihaknya tidak akan mencampuri urusan hukum. Untuk ke depan, dengan adanya UU tersebut, pihaknya bisa memperbaharui awig-awig dengan menyesuaikan dengan aturan tersebut. ‘’Tapi saat ini dalam awig-awig kami tidak disinggung perkawinan di bawah umur. Kalau itu akan dilanjutkan ke proses hukum, maka kami tidak bisa mencampuri,”tandas Widana. (dek)

Sambungan dari Hal. 1 Pacaran kedua insan berbeda umur ini terjadi ketika Bunga masih duduk di bangku kelas V SD di desa itu. Awalnya, mereka sering bertemu saat menyabit rumput. Cidra yang kebetulan bekerja sebagai tukang bangunan ini juga sempat bekerja di rumah Bunga. Sejak itu bibit cinta di antara keduanya tumbuh. ‘’Saat bertemu menyabit rumput, memang sempat merayunya. Kami memang saling mencintai,”kata Cidra, didampingi istri mudanya itu. Sejak saat itu, keduanya lantas sering bertemu hingga akhirnya Bunga hamil tujuh bulan. Ketika bekal menikah, istri tua Cidra sempat tidak setuju. Tapi begitu mengetahui Bunga hamil besar, istri Cidra tidak bisa berbuat banyak dan langsung mengizinkannya menikah. ‘’Setelah tahu dia hamil (Bunga) istri pertama saya menyuruh menikahinya,”tutur Cidra. Dengan polos, dia juga mengaku sudah memiliki dua anak laki-laki. Anaknya yang pertama sudah seumuran dengan istri mudanya (Bunga). Anak keduanya berumur delapan tahun. Bunga juga mengaku sama. Dia memang mencintai Cidra yang telah memberinya janin. ‘’Kami pacaran sejak setahun lalu, dan saya memang suka dengannya,”kata Bunga polos. Kini kedua istri Cidra diajak tinggal serumah di Jehem, Bangli. Ketika dipanggil polisi,

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

BERSAMA H.UYAK ANAK DARI MAK EROT (PEWARIS ASLI) DIBANTU H. SAEFULLAH Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki - laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

MAHAR Rp. 600.000,-

INI DIA MAK EROT HANYA SATU-SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

PUSAT PENGOBATAN MAK EROT H. UYAK SUDAH BERJALAN SELAMA 12 TAHUN, PALING PERTAMA DI BALI, SUDAH TIDAK ASING LAGI DAN SUDAH DIKENAL MASYARAKAT BALI

RUKO SELAMAT DATANG No. C 1A

No. B-352/P.1.10/ DSP.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR STPTNo. 448.3/19 PT. 7. XL07/DIKES

DI LINDUNGI HAK PATEN

JL. PIDADA NO. 18X DENPASAR (BELAKANG PINTU KELUAR PAS TERMINAL UBUNG)

Telp. 0361- 8720897 Layout \iklan\ PENGUMUMAN3

C.69

C. 100

C. 39

C. 111

12

DENPOST z KAMIS, 31 JANUARI 2013

Kiprah Anggota Dewan Kuta Utara

Berbaur Masyarakat Benahi Jalan Lingkungan

DenPost/edy asri

GOTONG ROYONG- Anggota DPRD asal Dalung,Jaya Adhiputra di tengah-tengah warga ikut melakukan gotong royong memperbaiki jalan lingkungan di Banjar Campuan Asri beberapa waktu lalu. Dalung, DenPost Posisi anggota DPRD di era sekarang, tidak lagi ada istilah tukang setempel atau tukang menampung aspirasi. Melalui

tiga fungsi yang dimiliki (kontrol, legislasi dan budgeting), anggota DPRD berhak ikut dalam penentuan kebijakan pembangunan termasuk pen-

gelolaan APBD untuk kepentingan rakyat. Begitu juga soal aspirasi masyarakat, wajib hukumnya diperjuangkan sampai gol dan tidak ada istilah hanya menampung saja. “Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, bahwa anggota DPRD sekarang ikut secara langsung mengelola kebijakan daerah terutama dalam pengelolaan APBD,” kata Ketua Komisi C DPRD Badung, IGA Jaya Adhiputra,ST., ketika ditemui di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga di Banjar Campuan Asri Kangin dan Campuan Asri Kauh, beberapa waktu lalu. Dikatakan, melalui tiga fungsi yang dimiliki itu, setiap anggota Dewan memiliki kesempatan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga tujuan mensejahterkan rakyat dapat tercapai. Dengan paradigma baru DPRD ini, menurut Jaya Adhiputra, sejak dilantik sebagai wakil rakyat pihaknya betul-betul menyusun skala prioritas terhadap aspirasi yang

diserap dari masyarakat. Melalui skala prioritas inilah secara bertahap aspirasi yang masuk bias diperjuangkan, sehingga fungsi anggota Dewan tidak lagi mandul. Berdasarkan inventarisir yang dilakukan, menurut politisi muda Partai Golkar dari Dalung ini, ada beberapa persoalan krusial dan mendesak yang harus diperjuangkan untuk wilayah Kuta Utara termasuk Dalung. Mulai infrastruktur misalnya, ada beberapa ruas jalan dan gang yang harus mendapatkan perbaikan. Begitu juga gedung sekolah dasar, pos polisi dan balai banjar. Dari sejumlah persoalan yang diinvetarisir tersebut, menurut Jaya Adhiputra, pihaknya terus berjuang melalui eksekutif. Dan perjuangannya itu kini sudah membuahkan hasil, seperti gedung SD di Kerobokan Kaja yang sekarang sedang dibangun dengan dana Rp 1,4 miliar. Jalan-jalan lingkungan di Dalung juga sudah mulai digarap, seperti di Lingkungan Tegal Luih, Lingkungan Buana Santhi, Tegal Sari, Tegal Permai, Buana Asri. Terakhir yang sangat didambakan warga Dalung Permai adanya pembangunan pos polisi dan itu sudah bisa diwujudkan, kini tinggal pengisian personel saja. “Untuk jalan-jalan lingkungan menggunakan sistem pavingisasi,” jelas Jaya Adhiputra. Salah seorang tokoh warga Dalung Permai, I Ketut Martha, mengapresiasi, perjuangan yang dilakukan Jaya Adhiputra. Diharapkan, kedepan perjuangan ini dapat terus dilakukan, dan masyarakat siap kembali mengantarkan Jaya Adhipurta dalam pileg 2014 nanti. “Kita sangat apresisasi perjuangan Jaya Adhiputa untuk Kuta Utara dan Dalung khususnya, sehingga jalanjalan lingkungan dapat ditingkatkan kualiatsnya,” kata Martha. Kelian Banjar Campuan Asri, IB Suta Negara juga berharap, Jaya Adhiputra bisa terus mengawal pembangunan di Dalung Permai. Karena, tanpa ada orang yang punya akses ke pemerintah, mustahil aspirasi warga bisa cepat diwujudkan. (102)

KPU Bali Rapat Koordinasi dengan 10 Parpol

Kampanye harus Ramah Lingkungan Renon, DenPost KPU Provinsi Bali, Rabu (30/1), menggelar rapat koordinasi dengan sepuluh partai politik yang ditetapkan KPU sebagai peserta Pemilu Legislatif 2014. Dalam rapat yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, tersebut dibahas tiga hal, yakni tata cara kampanye, draf daerah pemilihan untuk DPRD Provinsi Bali dan draf kesepakatan kesepakatan kampanye damai. Hadir dalam acara tersebut Ketua Panwaslu Bali, Made Wena, anggota Panwaslu Bali, Ketut Sunadra, anggota KPID Bali, Nyoman Mardika, perwakilan dari Komisi Informasi (KI) Bali, Polda Bali, Korem 163/Wirasatya, Mayor Kav. Nanang S, Kesmbangpol Provinsi Bali, Sang Putu Ruji Satpol PP Provinsi Bali, Hidayat, serta pimpinan partai politik. Sementara Ketua KPU Provinsi Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa didampingi Ketua Pokja Penyusunan Daerah Pemilihan (Dapil) KPU Provinsi Bali, Ni Putu Ayu Winariati, dan Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan. Lanang Perbawa, menjelaskan tentang Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Ia menekankan, dalam kampanye harus memperhatikan lima prinsip, yakni efisien, ramah lingkungan, akuntabel, nondiskriminasi dan tanpa kekerasan. “Lima prinsip ini perlu dijaga oleh pe-

serta pemilu,” katanya. Selain itu, juga ditegaskan massa yang menghadiri kampanye dengan menggunakan kendaraan bermotor secara rombongan (konvoi) pada saat keberangkatan atau kepulangan dari tempat kampanye tidak dibenarkan melakukan pawai kendaraan ermotor, memasuki wilayah daerah pemilihan lain, melanggar peraturan lalu lintas, dan melakukan perbuatan lain yang menggangu kegiatan masyarakat. Pelaksana, peserta, dan petugas kampanye juga dilarang mempersoalkan dasar negara Pancasila, Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945, dan bentuk NKRI; melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI; menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain; menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat; mengganggu ketertiban umum; mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, atau Peserta Pemilu yang lain; merusak atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu; menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan; membawa atau menggunakan tanda gambar atau atribut lain selain dari tanda gambar atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan; menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. (106)

KPU Susun Rancangan Dapil DPRD Bali Renon, DenPost KPU Provinsi Bali telah menyusun rancangan daerah pemilihan (dapil), untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi Bali pada Pemilu Legislatif 2014. Rancangan dapil tersebut diumumkan dan dibahas dalam rapat koordinasi dengan partai politik peserta Pemilu 2014 di Ruang Sidang Utama KPU Provinsi Bali, Rabu (30/1). Ketua Pokja Penyusunan Dapil KPU Provinsi Bali, Ni Putu Ayu Winariati, menjelaskan, penyusunan dapil untuk DPRD Provinsi Bali berdasarkan Data Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK2) yang diterima KPU Provinsi Bali dari Gubernur. Dari DAK2 tersebut, jumlah penduduk Bali sebanyak 4.227.705 jiwa. Sesuai UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, karena jumlah penduduk Bali kurang dari 5 juta, maka jumlah kursi di DPRD Bali ditetapkan 55 kursi. “Jumlah ini sama dengan jumlah kursi pada Pemilu 2009,” kata perempuan hitam manis asal Tabanan ini. Dijelaskan Winariati, dari

C.20

Putu Ayu Winariati jumlah tersebut dihitung kuota kursi yakni jumlah penduduk dibagi jumlah kursi (4.227.705 dibagi 55). Hasilnya adalah bilangan pembagi penduduk (BPPn) yakni 76.867 penduduk. “Artinya satu kursi dihargai 76.867 orang,” katanya. Setelah dilakukan perhitungan tahap pertama, diperoleh kursi di masing-masing dapil yakni Jembrana 4 kursi, Tabanan 6 kursi, Badung 5 kursi, Gianyar 6 kursi, Klungkung 2 kursi, Bangli 3 kursi, Karangasem 6 kursi, Buleleng 11 kursi, dan Den-

pasar 8 kursi. Total perhitungan tahap pertama diperoleh 51 kursi. Sehingga masih ada sisa 4 kursi. Sementara sisa jumlah penduduk setelah perhitungan tahap pertama adalah Jembrana 1.116 orang, Tabanan 1.482, Badung 55.270, Gianyar 21.648, Klungkung 58.902, Bangli 36.367, Karangasem 61.550, Buleleng 53.460, dan Denpasar 17.693. Artinya Karangasem memiliki sisa jumlah penduduk terbesar sehingga daerah ini berhak memperoleh satu tambahan kursi. Kemudian sisa penduduk terbesar kedua adalah Klungkung, dan juga memperoleh satu tambahan kursi. Sisa penduduk terbesar ketiga dan keempat masingmasing Badung dan Buleleng, dan kedua daerah ini juga memperoleh tambahan satu kursi. Dari perhitungan tahap kedua akhirnya diperoleh jumlah kursi untuk masing-masing dapil yakni Jembrana 4 kursi, Tabanan 6 kursi, Badung 6 kursi, Gianyar 6 kursi, Klungkung 3 kursi, Bangli 3 kursi, Karangasem 7 kursi, Buleleng 12 kursi, dan Denpasar 8 kursi. Data ini berbeda dibandingkan pada Pemilu Legislatif 2009. Pada Pemilu Legislaif 2009 Jumlah kursi untuk dapil Badung, Gianyar dan Tabanan adalah 7 kursi, sedangkan dapil Buleleng mendapat jatah 10 kursi dan Karangasem 6 kursi. Dalam rapat tersebut, tidak ada partai politik yang mempersoalkan rancangan dapil yang disusun KPU Provinsi Bali. Hanya ada pertanyaan dari Ketua DPW PKS Bali, Mudjiono, apakah data jumlah penduduk sudah pasti dan tidak ada perubahan lagi. Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua KPU Provinsi Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, menyatakan data itu sudah pasti karena berdasarkan data dari Kemendagri. “Dan Kemendagri tidak akan merubah data itu lagi,” tandasnya. (106)

C.74

DENPOST MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI

LOMBA ANAK KLUNGKUNG CREATIVE 2013

“kAMI ANAK cERDAS, kREATIF, sEHAT DAN bERPRESTASI”

Hari/Tanggal Pukul Tempat

: Minggu, 10 februari 2013 : 08.00 wita - selesai : Gedung Balai Budaya Semarapura

Materi Lomba I. II. III. IV.

Lomba Lomba Lomba Lomba

Mewarnai TK/Play Group Mewarnai SD Kelas 1-3 Menggambar SD Kelas 4-6 Fotogenic PG/TK/SD

Syarat & Ketentuan - Alat menggambar & mewarnai dibawa sendiri (untuk lomba menggambar & mewarnai) - Foto ukuran 10 R untuk lomba fotogenic (dikirim ke panitia paling lambat 19 Januari 2013)

Biaya Pendaftaran

Rp 15.000 + majalah Pradnya Kirana

Tempat Pendaftaran Kantor DenPost : Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar,Telp. 0361-416669(Nariati), Kantor Bali Post : Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-249484(Pasmiari), TK Pembina Kec. Klungkung, UPT Disdikpora Kec. Klungkung, Kec. Dawan, Kec. Banjarangkan dan Kantor KKB Jl. Puputan No. 95 Semarapuara.

C.943

C.1550


DPS 31 Januari 2013