Issuu on Google+

DENPOST MEMBEDAH JANTUNG DAN KEGELAPAN BALI

SELASA, 28 AGUSTUS 2012 - NOMOR 4.527 TAHUN KE - 14 Online http://www.denpostnews.com

ECERAN RP 2.500

E-mail : denpostbali@yahoo.com

C. 902

C. 541

Renungan Hari Raya Galungan

”Mulat Sarira”, Memuliakan ”Dharma” Meraih ”Mahardika” UMAT Hindu merayakan rerahinan Galungan, Rabu (29/8) besok. Hari raya yang jatuh tiap 210 hari tersebut sangat baik dijadikan ajang mulat sarira (introspeksi diri). Apakah selama ini umat sudah mampu memenangkan (mengatasi) segala persoalan? Semangat berjaya mesti dikedepankan di masa-masa mendatang dengan melakukan hal-hal yang terbaik berdasarkan dharma (kebajikan).

dalam segala hal. Implementasi nilai-nilai Tri Hita Karana juga hendaknya dapat dilakukan lebih maksimal. Dengan demikian hubungan manusia dengan sesama menjadi lebih harmonis. Jika suasana paras-paros sarpanaya, salulung sebayantaka di kalangan umat terjalin dengan baik, maka keharmonisan dan kedamaian akan tercipta. Ida Bagus Gede Wiyana menambahkan, momentum hari raya Galungan hendakn-

Ketua Umum Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, Drs. Ida Bagus Gede Wiyana, Senin (27/8) kemarin mengungkapkan, hari raya Galungan sangat baik dijadikan ajang untuk melakukan introspeksi diri. Dari situ, umat dapat ‘’melihat’’ kelebihan dan kekurangan selama ini. Pada masa mendatang, umat diharapkan bangkit untuk memperbaiki kelemahankelemahan diri. Dengan demikian umat selalu jaya

ya dimanfaatkan untuk gan, menurut Ketua FKUB Bali menyelaraskan pikiran agar ini, juga sebagai bentuk penmenjadi terang-benderang gendalian Sapta Timira yaitu dan berkesadaran tinggi. tujuh macam kegelapan atau Inilah yang dia sebut sebagai kemabukan yakni surupa (maimplementasi kemenangan buk karena ketampanan), dhadharma melawan adharma (ke- na (mabuk karena kekayaan), guna (mabuk karena kepandabatilan). Menjadi orang yang mahardi- ian), kulina (mabuk karena ka (merdeka) terbebas dari keturunan), sura (mabuk karesegela bentuk penjajahan, na meminum minuman keras), sekala-niskala, fisik maupun yowana (mabuk karena kerebhatin yang tidak dicekoki majaan), dan kasuran (mabuk karena kemenangan). oleh hal-hal negatif. Momentum hari raya Galun-  Baca Renungan di Hal. 15

DenPost/suryawan

PERSIAPKAN SARANA - Sejumlah ‘’krama” Bangli mempersiapkan sarana upacara di pura pada hari Raya Galungan tahun lalu.

Cekcok dengan Istri, Bule Bunuh Diri di Mobil 4

1

Linda dan Colin bertengkar hebat, sehingga Linda bersama dua anaknya, Lufi dan David, kemudian menginap di Hotel Santika kamar 112, Nusa Dua, selama dua hari.

Dengan bantuan Pak Reno, garase akhirnya terbuka setelah dicongkel dengan linggis. Linda lalu menemukan Colin di dalam mobilnya di garase sudah tak bernyawa lagi.

5 Korban ditemukan dalam posisi duduk di jok depan (dekat stir).

3 2

Merasa khawatir, sekitar pukul 17.00, Linda pulang. Setibanya di rumah, dia melihat pintu pagar dan garase terkunci, namun salah satu pintu depan rumah terbuka.

Pada Sabtu (25/8) lalu sekitar pukul 13.25, Colin mengirim SMS kepada istrinya yang berisi antara lain: selamat tinggal, terima kasih.

6 Knalpot mobilnya tersambung selang gas yang dilakban dan ujungnya dimasukkan ke dalam melalui pintu belakang. Mobil dan AC-nya dalam keadaan hidup.

grafis/adi sudianggara

Berkas Rampung, Penyelundup 4,7 Kg Kokain Dilimpahkan Dangin Puri, DenPost Paul Beales, pria asal Inggris, menambah daftar orang asing yang bakal diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, karena diduga menyelundupkan kokain seberat 4,7 kg. Kejaksaan menyatakan, berkas kasus pria yang ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai itu, dinyatakan sudah lengkap. Berkas berikut tersangka dan barang buktinya dilimpahkan polisi ke kejaksaan. Menurut informasi Senin (27/8) kemarin, jaksa masih

menyusun dakwaan, guna mengajukan penyelundup kokain itu ke meja peradilan. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Wayan Wiradarma, membenarkan adanya pelimpahan kasus bule asal Inggris itu. Polisi sebelunya melimpahkan berkas kasus Paul ke Kejati Bali, kemudian ke Kejari Denpasar. Setelah itu, tim jaksa akan merampungkan dakwaan, dan Paul kembali dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk

C. 1003

disidangkan. Kendati sudah pelimpahan tahap II, namun tersangka kembali dibawa ke Polda Bali untuk ditahan di sana. Menurut Wiradarma, LP Kerobokan belum mau menerima penitipan tahanan. “Kondisi di lapas belum benar-benar stabil. Kami terpaksa menitipkan kembali tersangka di Polda Bali,” tandasnya. Informasi lainnya yang diterima, perkara penyelundupan kokain ini akan ditangani tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Bali. Mereka adalah Sinaryati dan Ketut Terima Darsana. Untuk diketahui, Paul Beales adalah salah seorang dari empat anggota komplotan warga Inggris yang berhasil dibekuk petugas.  Baca Berkas di Hal. 15 Genta Interaktif Topik: Berkas Rampung, Penyelundup 4,7 Kg Kokain Dilimpahkan. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 09.00

Kutsel, DenPost Diduga gara-gara cekcok dengan sang istri, seorang bule asal Australia, Colin Edward Row Ley (68), ditemukan sudah jadi mayat di dalam mobilnya pada Minggu (26/8) lalu. Colin bunuh diri dengan cara menutup pintu mobilnya rapat-rapat dan dalam kondisi hidup di rumahnya di Jl. Taman Baruna, Perum Sari Jimbaran, Blok Melati, Kutsel. Bule itu diduga meninggal dunia, karena kebanyakan menghirup asap knalpot mobil. Kapolsek Kutsel Kompol Gede Ganefo, saat dimintai konfirmasi Senin (27/8) kemarin, mengatakan bahwa memang benar ada kejadian tersebut. Pihaknya masih mendalami kasusnya, dan menunggu hasil otopsi jenazah Colin dari RSUP Sanglah. Informasi yang diperoleh DenPost, sebelumnya, istri Colin yakni Linda Ernawati pada Jumat (24/8) lalu seki-

Makmur yang menjabat sebagai kepala seksi dan berkantor di wilayah Renon ini awalnya datang ke tempat pijat sekitar pukul 16.30. Setibanya di sana, dia menuju bagian receptionist untuk memilih Nv. Perlu diketahui, spa tersebut memang khusus menyediakan tulang pijat wanita.  Baca Usai di Hal. 15

 Baca Cekcok di Hal. 15

Kamar Kos Ito Jadi Gudang Narkoba

Usai ”Diservis”, PNS Tewas di Tempat Pijat Renon, DenPost Karyawan Bidadari Biru Spa di Jl. Tukah Yeh Aya, Densel, Minggu (26/8) sore lalu, panic, gara-gara seorang pelanggannya yang berstatus PNS, Mohc. Makmur Thalib (53), kejang-kejang dan akhirnya meninggal saat diservis karyawati bertubuh langsing berinisial Nv. Menurut petugas Polresta Denpasar saat ditemui di TKP,

tar pukul 24.00 pergi bersama dua anaknya. Kebetulan saat itu, pasutri ini habis bertengkar hebat, dan Colin dalam keadaan mabuk. Linda bersama dua anaknya, Lufi dan David, kemudian menginap di Hotel Santika kamar 112, Nusa Dua, selama dua hari.

„ Sempat Ambil Paket SS 50 Gram Padangsambian, DenPost Tim Satnarkoba Polresta Denpasar yang dipimpin Kasubnit I Iptu Joko Hariadi masih mendalami pemeriksaan kurir narkoba kelas kakap, tersangka Ito Aritonang dan Budi Harnowo. Pengakuan terbaru tersangka Ito bahwa dia sudah tiga kali mengambil paket ineks masing-masing sebanyak 500 butir. Selain itu, kurir asal Banyuwangi, Jatim ini, mengaku bahwa kamar kosnya dijadikan gudang sang bandar. “Semua narkoba yang dikirim lewat jasa paket disimpan di tempat kos Ito. Selain mengambil paket, Ito juga disuruh mengedarkannya,”

kata sumber DenPost, Senin (27/8) kemarin.  Baca Kamar di Hal. 15

DenPost/kertanegara

Ito Aritonang

Tidak Terbit DenPost/kertanegara

OLAH TKP - Petugas Polsek Densel saat melakukan olah TKP di Bidadari Biru Spa di Jl. Tukad Yeh Aya, Densel, Minggu (26/8) malam lalu.

TERKAIT hari raya Galungan dan Umanis Galungan pada Rabu (29/8) besok dan Kamis (30/8) luas, harian DenPost tidak terbit. Pada Jumat (31/8) nanti, DenPost terbit seperti biasa. Mohon pembaca dan relasi maklum. (red)

Dua Jelang Hari Raya Galungan

Penjor Lontar ”Diserbu” Warga, Daun Enau Kurang Laku

C. 903

C.`698

MENJELANG hari raya Galungan dan Kuningan pemasangan penjor di depan rumah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh krama (warga) Bali. Seiring berjalannya waktu, bahan dan sarana penjor terus mengalami berkembang, mulai dari dimanfaatkannya sterofoam (gabus), ental, kain, dan kertas, untuk pernak-pernik penjor, yang merupakan simbol gunung yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan umat manusia. Sebaliknya penjor-penjor tradisional dengan bahan bambu, busung (janur) dan keraras (daun pisang kering) kini ditinggalkan, lalu digantikan dengan bahan-bahan yang sebagian besar berasal dari luar Bali tersebut. Mengingat terbiasa hidup praktis dan tak mau repot, krama pun semakin malas, sehingga lebih memilih bahan-bahan penjor dari yang benda-benda yang di-

awetkan. Hal ini rupanya berdampak pula pada para pedagang penjor. Seperti yang terjadi di salah satu pusat penjualan sarana dan perlengkapan penjor di Desa Kapal, Mengwi, Badung. Dua hari menjelang Galungan, Budha Kliwon Dungulan, para pedagang sibuk meladeni pembeli. Saking ramainya pembeli di sepanjang Jalan Raya Kapal, yang merupakan jalan utama

jurusan Denpasar-Gilimanuk, maka kendaraan bermotor harus melaju pelan-pelan. “Mulai dari H-5 hari raya Galungan, pembeli sudah ramai,” kata Wayan Sunada, salah seorang pedagang Senin (27/8) siang kemarin. Di sela-sela aktivitasnya membuat penjor, Sunada mengaku kewalahan memenuhi pesanan, sebab permintaan kali ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan Galungan enam bulan lalu. Terutama permintaan gempong penjor yang berbahan dari ental (pohon lontar) terjadi peningkatan sekitar 80 persen. “Permintaan penjor jadi pun mengalami peningkatan cukup tinggi,” tegasnya. Sunada menambahkan, satu penjor jadi harganya bervariasi, tergantung dari dana si pemesan. Walau demikian, paling minim satu penjornya

DenPost/wiadnyana

BUAT PENJOR- Wayan Sunada (baju kotak-kotak) asyik membuat penjor pesanan pembeli di rumahnya di Desa Kapal, Mengwi, Badung, Senin (27/8) kemarin. seharga Rp 300 ribu, dan har- pai Rp 3,5 juta. ga yang paling mahal menca-  Baca Dua Jelang di Hal. 15


Metro Denpasar

2 Mendesak, Regulasi Tentang Layang-layang ‰ Susruta: Perwali sudah Cukup Dangri, DenPost Tradisi melayangan yang kembali memakan korban, mendapat perhatian serius kalangan anggota DPRD Kota Denpasar. Dewan menilai, perlu ada regulasi yang mengatur soal layang-layang. T e r u t a m a masalah besaran layangan, penempatan layangan, serta hal yang berkaitan dengan kenyaDenPost/karya m a n a n Susruta Ngurah Putra masyarakat. Desakan itu disampaikan anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Denpasar, AA Susruta Ngurah Putra. Menurut anggota Komisi C itu, layangan adalah tradisi yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Namun di sisi lain juga harus diatur. “Pengaturan ini perlu agar tradisi layangan tetap berjalan, kenyamanan dan keamanan warga juga terjaga,” katanya, Senin (27/8) kemarin. Pengaturan ini, lanjutnya, seperti soal besaran layangan yang dibuat oleh warga, baik saat mengudara pada hari biasa maupun saat ada perlombaan. Pengaturan lain juga diperlukan seperti saat membawa layang-layang di jalan raya. Pasalnya, selama ini banyak layangan dengan ukuran melebihi setengah marka jalan, sehingga memacetkan kondisi lalu lintas. Bukan hanya itu, pengaturan juga penting seperti saat adanya lomba ataupun festival layang-layang yang kerap diselenggarakan di Denpasar. “Agar tidak ada korban lagi, perlu diatur, apalagi melibatkan banyak warga,” ujarnya. Dikatakan, pengaturan itu sebagai bentuk melestarikan layangan dan membuat nyaman masyarakat. Ketika ditanya apakah perlu dibuat perda, Susruta mengatakan, pengaturan masih memungkinkan dengan peraturan walikota (perwali). “Kalau perda terlalu lama dan memakan banyak waktu. Jadi perwali masih sangat memungkinkan untuk mengaturnya,” paparnya. Soal teknis ataupun redaksional dari perwali ini, kata dia, bisa diatur bersama-sama yang melibatkan pihak yang terkait. “Ini yang harus dipikirkan bersama,” tegasnya. Sementara itu, sebelumnya desakan yang sama juga terlontar dari PLN Distribusi Bali, PLN mengusulkan kepada pemerintah Propinsi Bali untuk menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Layang-layang. Perda tersebut nantinya diharapkan berisikan aturan tentang tempat/lokasi yang diperbolehkan untuk bermain layang-layang. Termasuk ketinggian layang-layang. Pasalnya, PLN juga banyak dirugikan akibat tali layangan tersangkut kabel listrik hingga sempat menyebabkan pemadaman total. Sejak dua bulan terakhir ini sudah dua korban tersambar layang-layang. Korban pertama yang meninggal adalah seorang bocah bernama Adi Yuda Sastrawan. Bocah ini bahkan harus tewas karena tersambar layangan ukuran raksasa. Kejadian serupa juga terjadi pada Minggu lalu, seorang pria bernama Nyoman Winartha Jaya terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Untung saja pria ini selamat. (105)

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Sidak Pasar Jelang Galungan

Harga Stabil, Banyak Timbangan Belum Ditera Dauh Puri, DenPost Mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar menjelang hari raya Galungan, Senin (27/8) kemarin, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Tim yang dipimpin Kabid Kerja Sama dan Perlindungan pada Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswahyudi, melibatkan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Denpasar, dan UPT Metrologi Propinsi Bali. Ditemui di sela-sela sidak, Jarot mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang terlalu tinggi dan kecurangan timbangan yang sering dilakukan sejumlah oknum pedagang. Selain itu, juga bertujuan untuk melindungi konsumen dengan melakukan pengawasan dan pembinaan pada pedagang terutama untuk pedgaang yang menggunakan alat-alat Ukuran Takaran Timbangan serta Perlengkapannya (UTTP), agar tidak berlaku curang. “Minggu lalu sudah kami lakukan, untuk pantauan harga juga dilakukan seminggu dua kali, Senin dan Kamis. Sekarang karena berkaitan hari raya, pengawasan diintensifkan lagi. Sejauh ini pan-

tauan kami, harga-harga masih stabil. Kalaupun ada kenaikan, masih wajarlah. Seperti harga sembako dan buah, pasti ada kenaikan menjelang hari raya, namun masih normal,” jelasnya. Bagaimana dengan kecurangan pedagang yang kerap mengakali timbangan? Menanggapi pertanyaan tersebut, Jarot menyatakan, dari ketiga pasar yang didatangi yakni Pasar Ketapian, Pasar Kreneng, dan Pasar Badung, belum ditemukan kecurangan pada pedagang. “Kecurangan tidak ada, hanya banyak timbangan belum dilakukan tera (uji kiur). Tadi dari UPT Metrologi sudah meminta pedagang untuk melakukan tera timbangan, sehingga timbangannya pas

DenPost/suryaningsih

SIDAK - Tim gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Denpasar, dan UPT Metrologi Propinsi Bali, saat melakukan sidak di salah satu pasar tradisional, Senin (27/8) kemarin dan tidak merugikan konsumen,” jelasnya. Terkait banyaknya timbangan yang belum ditera, Wayan Suta, dari UPT Metrologi Propinsi Bali, tak menampiknya. Beberapa timbangan pedagang memang belum ditera. Menurutnya, kemungkinan saat dilakukan tera oleh UPT Metrologi, para pedagang tidak ada di tempat.

“Ada beberapa kemungkinan mereka tidak melakukan tera. Mungkin karena tidak ada saat kami datangi, atau sengaja tidak melakukan tera, atau mereka tidak sabar menunggu. Kalau kecurangan memang tidak ada, hanya masalah timbangan yang belum ditera,” terangnya. Terkait kondisi ini, Kepala BPSK Kota Denpasar, Komang

Lestari, mengatakan, berdasarkan UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, setiap UTTP pedagang terutama yang berupa timbangan harus mendapat label tera yang resmi dari pemerintah. “Ini sebagai jaminan pada masyarakat, bahwa pedagang tersebut tidak melakukan kecurangan. Jadi timbangannya tetap harus ditera,” jelasnya. (111)

Truk Barang Mulai Berdatangan

Dishub Toleransi Parkir Sisi Timur Jalan Raya Kargo

DenPost/ist

TOLERANSI - Sejumlah truk parkir dan melintas di Jalan Raya Kargo (sekarang Jalan Mahendradata). H+7 Lebaran, truk pengangkut barang sudah mulai berdatangan. Untuk menghindari penumpukan kendaraan di Terminal Kargo, Dishub Kota Denpasar memberikan toleransi parkir di sisi timur Jalan Kargo Ubung, DenPost H+7 Lebaran, sebagian besar pemudik sudah kembali

dari kampung halaman masing-masing. Selain warga yang balik mudik, aktivitas bongkar

muat barang di Terminal Kargo juga sudah mulai terlihat Senin (27/8) kemarin. Seminggu pasca-Lebaran, truktruk pengangkut barang sudah mulai berdatangan. Mengantisipasi tumpukan kendaraan di Terminal Kargo, Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar memberikan toleransi bagi truk barang untuk parkir di sisi timur Jalan Kargo (sekarang Jalan Mahendradata) Denpasar. Hal itu diungkapkan Kabid Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Denpasar, Ketut Sriawan. Dikatakannya, toleransi parkir di pinggir jalan tersebut hanya berlaku jika Terminal Kargo dalam keadaan penuh. “Selama ini kan tidak boleh mereka parkir di sepanjang Jalan Kargo. Namun karena sebagian truk juga mengangkut beberapa keperluan hari raya Galungan, supaya

tidak terjadi penumpukan kendaraan, kami berikan toleransi parkir di sebelah timur jalan. Namun itu hanya berlaku kalau terminal penuh,” jelasnya. Lebih lanjut Sriawan mengatakan, truk-truk barang akan tetap diarahkan ke terminal. Untuk memaksimalkan pengawasan, Sriawan mengatakan, pihaknya sudah memantapkan komunikasi dengan korlap, baik di terminal maupun dengan para sopir. “Dengan begitu, kami bisa lebih mudah ke mana akan mengarahkan truk-truk tersebut,” katanya. Ketika ditanya sampai kapan diberikan toleransi, Sriawan mengatakan, sampai kondisi terminal terkendali. “Sekarang sampai beberapa hari ke depan pasti akan masih padat, kita lihat sajalah nanti,” ujarnya. Selain menjaga kelancaran

arus lalin di wilayah Jalan Kargo, Sriawan juga mengatakan, meningkatkan pengawasan arus di sekitar Jalan Gajah Mada, Denpasar. Hal itu dilakukan mengingat saat ini aktivitas di kawasan Gajah Mada, khususnya Pasar Badung semakin meningkat, karena menjelang hari raya Galungan. Terlebih banyak proyek besar tengah dikerjakan di sekitar Pasar Badung. Untuk memastikan arus lancar, Sriawan mengatakan, menambah personil untuk berjaga di kawasan tersebut. Namun demikian, meski diprediksi akan terjadi kekroditan di sekitar Pasar Badung, Sriawan mengaku tidak melakukan pengalihan arus. “Kami hanya menambah personil, tidak ada pengalihan arus. Tinggal pemantauannya saja yang dimaksimalkan, mudah-mudahan semua lancar,” tandasnya. (111)

Olimpiade Sains Nasional 2012

Denpasar Loloskan Peserta Terbanyak DenPost/pasma

ANGKUT SAMPAH - Menyongsong hari raya Galungan, truk sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar mengangkut sampah sampai bersih di depo sampah Kreneng agar tidak meluber ke jalan sekaligus menebar bau busuk, Senin (27/ 8) kemarin.

Genta Interaktif Topik:Denpasar Loloskan Peserta OSN Terbanyak Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Dauh Puri, DenPost Denpasar berhasil meloloskan peserta terbanyak mewakili Propinsi Bali dalam ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional 2012. Demikian disampaikan Kabid Pendidikan Dikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Suparta, saat mengantarkan siswa yang lolos Olimpiade Sains untuk berpamitan. Rombongan diterima Wawali IGN Jaya Negara di ruang kerjanya, Senin (27/8) kemarin.

Suparta mengatakan, Olimpiade Sains Nasional atau OSN yang digelar Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi mulai tingkat kabupaten hingga tingkat propinsi. Karenanya mereka yang berhasil lolos adalah kumpulan siswa-siswa terbaik dari propinsinya masing-masing. Kota Denpasar untuk tahun ini berhasil meloloskan peserta terbanyak di seluruh propin-

si untuk tingkat SD dan SMA. Yaitu 4 orang untuk tingkat SD meliputi mata pelajaran IPA dan Matematika dan 7 orang tingkat SMA meliputi mata pelajaran Matematika, Kimia, Biologi, Fisika, Kompiuter, Ekonomi dan Astronomi. “Sedangkan untuk mata pelajaran Dokumentasi lepas dari genggaman,” jelasnya. Ditambahkan pula, mereka yang berhasil lolos pascalomba akan mengikuti pemantapan (bascam) terlebih dahulu selama kurun waktu dua minggu di Jakarta. Baru kemudian pada tanggal 2 hingga 6 September seluruh peserta akan adu kepintaran dalam ajang lomba Olimpiade Sains Nasional 2012 yang dipusatkan di Kementerian Dikbud

Jakarta. Sementara Wawali IGN Jaya Negara yang menerima rombongan mewakili Walikota mengatakan rasa gembiranya. Sebab, untuk kesekian kalinya Kota Denpasar mampu menunjukkan kelasnya di tingkat nasional untuk bidang pendidikan, terutama sains. Untuk itu, pihaknya memberi apresiasi atas prestasi yang ditunjukkan para siswa-siswi Kota Denpasar. Wawali juga berpesan agar peserta mengikuti ajang ini dengan sungguh-sungguh di samping tetap menjaga kesehatan fisik. Sebab faktor fisik sangat menentukan kesiapan dan konsentrasi kita, dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan. “Satu lagi yang tidak

IGN Jaya Negara kalah penting adalah berdoa, agar apa yang dikerjakan berjalan lancar,” ucapnya. (r)

Dinas Tramtib Intensifkan Penertiban PKL dan Pedagang Bermobil Kelandis, DenPost Meskipun hari libur, Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar terus mengintensifkan penertiban PKL (pedagang kaki lima), pedagang bermobil maupun pedagang lainnya yang mangkal menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar, badan jalan, dan median taman. “Kita tidak mengenal hari libur karena Dinas Tramtib tetap menyiagakan dua regu untuk memantau sekaligus melakukan penertiban jika ada PKL, pedagang bermobil maupun pedagang lainnya berjualan di atas tro-

toar dan bahu jalan,’’ kata Kadis Tramtib dan Satpol PP kota Denpasar, IB Alit Wiradana, S.Sos., didampingi Kabid Ketertiban Fasilitas Sosial (KFS), Drs. IGM Budhy Suryawan, M.Si., dan Kabid Topperda I Nyoman Puja, S.H., Senin (27/8) kemarin. Menurut Alit Wiradana, pedagang canang dan janur khususnya di Jl. Gajah Mada volumenya mengalami penurunan seiring persiapan hari raya Galungan. Para pedagang yang berjualan mulai pukul 19.00 - 05.00 wita kemungkinan lebih sedikit dari hari bi-

asa. Namun, para pedagang harus komit dengan waktu berjualan hingga pukul 06.00 wita harus sudah bersih, baik para pedagang maupun sampah. Karena mulai pukul 06.00 wita ke atas arus lalu lintas sudah mulai ramai, sehingga tidak boleh ada pedagang berjualan dan mobil parkir sembarangan. “Kami tetap memantau Jl. Gajah Mada dari serbuan pedagang yang meluber sampai ke jalan berjualan. Jika ini terulang kembali, kami dengan pecalang Desa Pakraman Denpasar sepakat akan mengambil tindakan tegas bagi

setiap pedagang yang membandel,’’ ujar Alit Wiradana. Lebih lanjut Alit Wiradana mengemukakan, pihaknya tidak hanya memantau kantong-kantong yang biasa dipakai berjualan oleh PKL maupun pedagang asongan, janur maupun pedagang bermobil. Tetapi menyasar jalan-jalan protokol agar pasca-hari raya Galungan dimanfaatkan oleh PKL maupun pedagang lainnya. Apalagi pasca-Lebaran otomatis pemudik banyak yang kembali ke Denpasar. “Kami tetap mengoptimalkan pasukan Pol PP yang bertugas saat

hari raya Galungan maupun umanis Galungan agar tidak kecolongan,’’ ucapnya. Sementara Kabid KFS, IGM Budhy Suryawan, menambahkan, pihaknya tidak mengenal hari libur, karena aktivitas para pedagang khususnya PKL berjalan setiap hari, sehingga tetap harus dipantau. Pasalnya, Kota Denpasar harus bersih dari PKL, pedagang asongan maupun pedagang lainnya yang berjualan menggunakan fasilitas umum. “Kalau ini dibiarkan akan menjamur di mana-mana dan wajah Kota Denpasar akan menjadi ku-

muh dan penuh sesak oleh PKL yang mangkal di pinggir jalan,’’ tegasnya. Dia menyatakan, penertiban yang dilakukan terhadap PKl, pedagang asongan maupun pedagang bermobil menggunakan dua pola, yakni pembinaan dan penindakan. Pedagang yang kepergok berjualan menggunakan fasilitas umum tidak langsung ditindak, melainkan dilakukan pembinaan. “Kalau kedua kalinya berjualan di tempat yang sama akan langsung ditindak sekaligus diproses,’’ terang Budhy Suryawan. (103)

DenPost/pasma

IB Alit Wiradana


3

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Antisipasi Ledakan Pengunjung

Pedagang Taman Ayun Ditata Mengwi, DenPost Pura Taman Ayun tidak hanya menjadi objek wisata dunia, namun menjadi objek wisata domestik, sehingga pengunjung pun diperkirakan akan membludak ketika liburan hari raya Galungan dan Kuningan. Oleh karena itu, Kecamatan Mengwi bekerja sama dengan prajuru masing-masing lingkungan yang berada di lokasi Taman Ayun menertibkan pedagang dadakan yang biasanya muncul saat liburan hari raya ini. ‘’Kami telah membicarakannya dengan tokoh masyarakat dan kepala lingkungan/banjar di kawasan Taman Ayun, agar para pedagang tertib dan teratur dan berada di lokasi yang ditetapkan,’’ ujar Camat Mengwi, Nyoman Suardana, Senin (27/8) kemarin. Untuk parkir mobil dan motor akan tetap di depan Pura Taman Ayun. Di lokasi parkir inilah, biasanya pedagang dadakan bermunculan, sehingga menghambat lalu lintas yang akan tetap dibuka.

Menurut Suardana, pedagang biasanya berasal dari kawasan Taman Ayun juga. Untuk itu, dilakukan penataan di mana ada dua lingkungan yang akan sama-sama mengawasi daerahnya masing-masing. Untuk daerah selatan, pedagang akan ditempatkan di kawasan Ayunan Jantra dan areal parkirnya, dengan dikoordinasikan dengan prajura Br. Alangkajeng. Untuk bagian utara dikoordinasikan oleh Br. Pande yang letaknya di Museum Mandala. Sementara itu, Pasar Seni yang sedang

dibangun dikosongkan, karena belum selesai dan belum diserahkan. Diharapkan kawasan pasar seni ini, jangan diganggu atau dijadikan tempat berjualan. ‘’Dengan pengaturan dan penertiban ini, diharapkan pengunjung akan nyaman dan tidak semrawut. Terutama wisatawan asing yang makin hari makin ramai mengunjungi Taman Ayun,’’ papar Camat Suardana. Untuk menjaga kebersihan, pengelola kawasan pun telah melengkapi dengan tempattempat sampah, diharapkan agar pengunjung, khususnya pengunjung domestik tidak membuang sampah sembarangan. ‘’Untuk membatasi agar pedagang dadakan tidak lebih dahulu masuk ke areal parkir, kami memasang tali dan pembatas. Pengalaman enam bulan lalu, terlambat sedikit saja para pedagang sudah merangsek masuk sehingga parkir sulit diatur dan menjadi semrawut,’’ pungkasnya. (108)

DenPost/ist

TINJAU LOKASI - Bupati Badung, AA Gde Agung, didampingi sejumlah pimpinan SKPD saat meninjau kesiapan penyelenggaraan Fourth East Asia Conference yang dipusatkan di Furama Villas & Spa Bali, Desa Mekar Bhuana, Abiansemal.

Bupati Gde Agung Tinjau Kesiapan Konferensi Fourth East Asia Mangupura, DenPost Mulai 4 hingga 8 September 2012 nanti Badung akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Fourth East Asia Conference. Pertemuan yang diikuti sebanyak 14 negara di Asia tersebut akan dipusatkan di Furama Villas & Spa Bali yang berlokasi di Banjar Bindu, Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal. Guna memastikan kesiapan penyelenggaraan konferensi tersebut, Bupati Badung, AA Gde Agung didampingi sejumlah pimpinan SKPD, Senin (27/8) kemarin, meninjau kesiapan Furama Villas & Spa Bali.

Pada peninjauan tersebut, Bupati diterima langsung General Manager Furama Villas & Spa, Ramia Adnyana, beserta tim dari Furama. Ramia Adnyana mengungkapkan, konferensi yang diikuti East Asia Vision Group (EAVG) II ini merupakan pertemuan lanjutan dari pertemuan yang dilakukan sebelumnya di Jepang. Konferensi ini akan diikuti para menteri serta orang-orang yang berpengaruh. Demi kelancaran acara tersebut, pihaknya telah menyiapkan segala sesuatunya, baik itu dari acara peyambutan, tempat meeting, menu maupun

fasilitas menginapnya. “Secara umum kami telah siap, tinggal menunggu final cek dari even organizer dan sekretariat,” imbuhnya. Sementara itu, Bupati Badung, AA Gde Agung memberi apresiasi atas kesiapan Furama Villas & Spa menjadi tempat perhelatan even yang cukup besar tersebut. Namun Bupati juga menyarankan, untuk tetap berkomunikasi dan berkoordinasi, baik itu dengan pihak desa, kecamatan, Kabupaten Badung maupun pihak keamanan. “Kami dukung penyelenggaraan Konferensi East Asia di Furama. Di samping menyajikan kon-

sep ekotourism, para peserta juga akan mendapat suasana baru dan ketenangan, karena tempatnya jauh dari keramaian,” kata Bupati. Bupati juga meminta dalam welcome drink dari peserta agar dipentaskan Tari Sekar Jepun yang menjadi maskot Kabupaten Badung. Serta disediakan sebuah tempat pameran yang dapat memajang hasil-hasil kerajinan Badung. Untuk persiapan ini, Bupati juga memerintahkan kepada instansi terkait untuk melakukan pembersihan jalan maupun got sepanjang jalan masuk menuju tempat pertemuan. (108/*)

Badung Borong 15 Juara Bidang Pendidikan DenPost/sutrisna

ANTISIPASI – Jajaran Camat Mengwi, prajuru banjar dan pengelola Pura Taman Ayun akan mengatisipasi ledakan pengunjung dengan pengatur pedagang dadakan saat Hari Raya Galungan, agar jalan tetap dibuka dan pengunjung lebih tertib.

Wayan Puspanegara

”Landing” Aplikasi PHR Elektronik PEMBAYARAN pajak khususnya pajak hotel dan restoran (PHR) melalui elektronik (online) yang sudah lama menjadi impian, kini benarbenar menjadi kenyataan. Menyusul telah ditandatanganinya kesepakatan bersama antara Pemda Badung dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) tentang kerja sama penerimaan pembayaran pajak daerah dan pemindahbukuan, 23 Agustus lalu. ‘’Ini merupakan langkah yang cukup improvisasi, dalam melakukan pengelolaan pembayaran dan pemindahbukuan hasil penerimaan pajak daerah. Juga merupakan wujud aktualisasi perkuatan dan kemajuan aplikasi sistem pendapatan daerah yang bersumber dari pajak daerah seperti PHR, reklame maupun pajak air bawah tanah,” kata anggota Komisi C DPRD Badung, Wayan Puspanegara. Komisi C yang membidan-

DenPost/dok

Puspanegara gi masalah anggaran, menurut politisi dari Legian ini, sangat konsen terkait efektivitas sistem pemungutan pajak daerah. Bahkan usulan sistem online ini, sebenarnya sudah lama dilakukan. Namun, karena eksekutif masih perlu melakukan kajian dari berbagai aspek, maka baru sekaranglah impian itu bisa

Jalan Beringkit – Sakah Mulai Mengemuka Mangupura, DenPost Jalan lintas Kabupaten Badung dan Gianyar yang sempat dikenal dengan North Ring Road, mulai mengemuka kembali. Jalan yang berawal di Beringkit, Mengwi Badung ini akan sampai di Sakah, Gianyar. Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, Senin (27/8) kemarin, mengungkapkan, jalan lingkar tersebut tahapantahapannya mulai dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang. Sudikerta menjelaskan, saat ini tengah dilakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan pembangunan Jalan Beringkit-Sakah. Berdasarkan hasil studi kelayakan tersebut baru nantinya akan ditetapkan anggaran dan tahapan-tahapan pembangunannya. Studi kelayakan, kata dia, dibuat oleh Pemprop Bali. Badung dalam hal ini hanya memfasilitasi. Sudikerta belum bisa menjelaskan dengan pasti tahapan-tahapan apa saja yang akan dilaksanakan di tahun 2013 tersebut karena semuanya masih menunggu hasil studi kelayakan. Lebih lanjut dijelaskannya, jalan yang menghubungkan Terminal Mengwi-Beringkit-Sakah ini berupa jalan semi layang yang bukan jalan tol. Jalan semi layang diharapkan mampu meminimalisasi alih fungsi lahan. Nantinya, di setiap titiik perempatan, jalan akan turun dan kemudian naik lagi. Dengan demikian, rencananya pemerintah hanya akan membeli lahanlahan yang terkena tiang penyangga jalan semi layang tersebut. Wacana pembangunan jalan lintas Beringkit-Sakah sudah lama dilontarkan. Pembangunan jalan ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu-lintas kendaraan, khususnya di jalur Jalan Raya Kapal serta mengurai kepadatan lalu lintas menuju Denpasar. (108)

diwujudkan. Dengan diberlakukannya sistem online ini, setiap wajib pajak (WP) akan membayar pada setiap bulan maksimal sampai tanggal 20 bulan bersangkutan pada outlet yang disediakan pihak BPD. Saat ini BPD sudah menyediakan 10 outlet berbasis online. Ini juga membuktikan Badung tidak tertutup terhadap masukan yang disampaikan berbagai pihak, sehingga bisa mengambil langkah prestisius dan serius dalam menangani persoalan pajak daerah. Melalui sistem ini, kata Puspanegara yang juga Ketua Banleg, pembayaran pajak daerah oleh WP akan jauh lebih praktis, mudah, cepat, tepat dan akurat. Dari sisi pemerintah daerah, pola ini akan memudahkan kontrol sekaligus transparansi baik oleh pengawas internal maupun masyarakat. “Di Bali mungkin baru Badung yang menerapkan langkah ini secara simultan, sehingga sebagai anggota Dewan yang membidangi soal anggaran sangat mendukung,” tegas Puspanegara. (edy)

Bupati: Rasa Wirang Jengah Merupakan Modal Keberhasilan’’ Mangupura, DenPost Tahun 2012 ini Badung kembali mengukir prestasi dalam bidang pendidikan tingkat Propinsi Bali. Dari 16 jenis kejuaraan, mulai dari siswa sampai pengawas sekolah berprestasi yang diperebutkan oleh 9 kabupaten / kota se-Bali, Kabupaten Badung berhasil memborong 15 katagori kejuaraan tersebut. Demikian disampaikan Kepala Disdikpora Badung, I Ketut Widia Astika, saat melakukan audiensi dengan Bupati Badung, AA Gde Agung, Senin (27/8) kemarin. Kadisdikpora Badung lebih lanjut melaporkan, untuk juara I diraih oleh 2 orang guru berprestasi, yakni Guru TK atas nama AA Putu Kompyang Sekarini dari TK. Kartikayasa IV Petang dan Guru SMA atas nama Dra. Luh Made Sri Yuniati dari SMAN 1 Kuta. Tiga kepala sekolah berprestasi yakni Kepala SMP atas nama Ni Made Serigati dari SMPN 1 Petang, Kepala SMA atas nama, Dr. Drs I Ketut Kerta dari SMAN 1 Kuta Utara serta Kepala SMK atas nama Drs. I Wayan Badra dari SMKN 1

K.898

DenPost/ist

UCAPAN SELAMAT - Bupati Badung, AA Gde Agung beri ucapan selamat kepada pemuda pelopor yang berhasil meraih juara bidang kepeloporan, Senin (27/8) kemarin. Kuta Selatan. Kedua orang guru dan tiga orang kepala sekolah yang menyandang juara I ini sekaligus sebagai duta Propinsi Bali maju dalam rangka pemilihan guru dan kepala sekolah berprestasi ke tingkat Nasional. Bupati Badung, AA Gde Agung mengatakan, semua keberhasilan ini adalah karena rasa wirang dan jengah nindihin Badung, sehingga mau bekerja keras untuk berprestasi yang merupakan modal dasar. Keberhasilan ini akan memberikan motivasi untuk lingkungan sekitarnya, anak didik, memotivasi desa, juga untuk karir diri sendiri.

Untuk yang akan mewakili Badung ke Jakarta agar menyiapkan bahan tertulis, visual (untuk presentasi) serta menguasai semua materi bahan.” Lebih baik sekarang mengeluarkan keringat dari pada mengeluarkan air mata di kemudian hari,” tegas Bupati. Kadisdikpora juga menyampaikan Kabupaten Badung akan mengikuti Olimpiade Sain Tingkat Nasional mewakili Propinsi Bali. Ini akan diikuti I Wayan Pasta, guru SMPN 2 Abiansemal. Selain itu ada juga siswa berprestasi I Gusti Made Icha El Varrossa yang akan mengikuti Kapal Pemuda Nusantara yang akan

berlayar selama sebulan dan akan mengibarkan bendera Merah Putih di Kepulauan Morotai. Sementara itu, untuk pemuda pelopor dari 6 bidang kepeloporan 3 bidang kepeloporan berhasil di raih oleh 3 pemuda Badung. Yaitu Gede Wirawan asal Kapal di bidang kepeloporan budaya dan pariwisata (Wayang Sutaring), I Wayan Suwantinka Putra dari Tanjung Benoa, kepeloporan bidang bahari (pelestarian penyu), AA Gede Agung Rahma Putra, asal Kapal, kepeloporan bidang teknologi tepat guna (pengukiran dengan menggunakan laser). (108/*)

K. 899


,

4

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Wayan Wijana

Taati Komitmen

DenPost/dok

Wayan Wijana KASUS Rumah Sakit Internasional Siloam yang diminta memanfaatkan tenaga lokal, ternyata juga tidak luput dari pantauan Camat Kuta, I Wayan Wijana, S.Sos, M.Si. Menurut mantan Camat Kuta Selatan ini, pihaknya sudah melakukan penelusuran ternyata berdasarkan in-

formasi yang diperolehnya dari Kaling dan Lurah, proses izin RS internasional ini sudah diajukan sejak 2008 lalu. Di sisi lain, dia mendukung harapan warga Kuta agar bisa diterima bekerja di RS ini. ‘’Kami berharap pihak manajemen agar memperhatikaten keinginan masyarakat Kuta untuk bersama-sama memberikan pengabdian di sana,’’ ujarnya, Senin (27/8) kemarin, seraya menambahkan, hal itu sebagai bentuk kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat lokal. Dikatakan, pihaknya menyadari RS memang memiliki spesifikasi khusus dan memerlukan tenaga yang memiliki keahlian. “Kami memdukung keinginan masyarakat Kuta dan mende-

sak pihak RS Siloan untuk merekrut tenaga lokal. Karena merupakan bagian tanggung jawab moral terhadap linkungan,” tegasnya. Apalagi pihak manajemen sempat mengutarakan hal ini saat diadakan seminar di RS tersebut. “Komitmennya harus ditepati. Apalagi saat sosialisasi sempat menyampaikan komitmen itu sebagai tanggung jawab moral manajemen terhadap lingkungan sekitarnya,” tegasnya. Di sisi lain keberadaan RS ini memang positif dan harus didukung. Mengingat Bali membutuhkan RS berstandar nasional untuk mendukung kepariwisataan. Namun tentunya tidak mengabaikan warga lokal sebagai pendukung keberadaan RS ini. (sug)

I Nyoman Rutha Ady

Bersyukur Sebagai Wujud Kemenangan Dharma SETIAP 210 hari atau enam bulan, umat Hindu merayakan hari besar keagamaan Galungan dan Kuningan. Secara philosofis merayakan Galungan bermakna mensyukuri kemenangan dharma (kebenaran) atas adharma (kebatilan). Menurut tokoh masyarakat Legian, I Nyoman Rutha Ady, SH., MH., ungkapan rasa syukur dalam menjalani hidup sehari-hari sesungguhnya merupakan kemenangan dharma yang sejati. “Hari raya Galungan hanyalah tonggak atau momentum yang mengingatkan umat Hindu untuk bersyukur melalui persembahan ritual atas berkah dan karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang telah dilimpahkan kepada umat manusia dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya Senin (27/8) kemarin di Legian. Dalam perspektif menyambut hari raya Galungan, Rabu (29/8) besok, ia berpendapat rasa syukur umat Hindu, selain dilakukan melalui persembahan rangkaian upacara

DenPost/sugik

Rutha Ady ritual keagamaan, juga perlu diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan kebersamaan dan rasa saling menghormati. Guna mewujudkan kehidupan yang paras-paros, sagilik-saguluk salunglung subayantaka (saling pengertian, bersatu dalam suka maupun duka). “Kondisi kehidupan umat manusia sekarang ini penuh dengan persaingan.

Untuk menghindari rasa rendah diri dalam menyikapi fenomena ini, solusi terbaik hanyalah tetap bersyukur dan menikmati karunia Tuhan tanpa harus iri hati apalagi menimbulkan rasa dengki kepada sesama umat manusia,” katanya. Iapun menyadari perubahan dalam hidup pasti akan terjadi. Termasuk berubahnya alam dan lingkungan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terpenting menurut figur yang dicalonkan maju ke kursi legislatif Kabupaten Badung dalam Pemilu 2014 melalui daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Kuta oleh Pimpinan Desa (PD) Partai Golkar Kelurahan Legian itu, umat Hindu harus menyongsong hari raya dengan rasa sukacita, tulus-ikhlas mempersembahkan yadnya. Serta mengendalikan diri agar tidak larut dalam perilaku yang menodai kesucian hari raya itu sendiri. “Kuncinya adalah bersyukur dan pengendalian diri,” ujarnya. (sug)

Kebagian Daging Babi Gratis, Warga Kedonganan Sumringah Kedonganan, DenPost Warga Kedonganan, Senin (27/8) kemarin, terlihat sumringah. Pasalnya, mereka mendapat gelontoran daging babi secara cuma-cuma alias gratis yang dibagikan lewat masing-masing banjar. Seperti yang terlihat di wantilan Banjar Pasek, Kedonganan. Di mana warga terlihat berdatangan untuk mengambil jatah daging babi yang telah disiapkan. Uniknya daging babi ini sudah dipotong-potong dan dibungkus plastik, sehingga memudahkan warga untuk mengambilnya. Salah seorang warga yang ditemui saat mengambil daging babi di Banjar Pasek, Wayan Sutarsa mengatakan, bersyukur dengan bantuan daging dari LPD. Karena sangat bermanfaat untuk kebutuhan upacara Galungan dan Kuningan. Dia berharap program seperti ini dilaksanakan secara

berkelanjutan. Hal senada diungkapkan warga Ni Nyoman Winarti. Dia menyampaikan terima kasih kepada pihak banjar dan pengurus LPD yang telah menyalurkan bantuan daging babi tersebut. Sementara itu, Ketua LPD Kedonganan, I Ketut Madra, SH, MM., memaparkan program penyererahan daging babi ini merupakani bagian dari produk simpanan upacara adat. Selain itu, LPD juga memiliki produk lain seperti ngaben gratis, santunan warga yang meninggal. Termasuk dana punia ke paibon yang jumlahnya 65 paibon. Pihaknya juga memberikan bantuan dana kepada banjar setiap tahun Rp 20 juta. Tujuanya untuk memberikan keringaan kepada pura yang menjadi tanggug jawab banjar. Selain itu, juga wujud tujuan LPD dalam mempertahankan adat dan budaya. “Tradisi

masyarakat Bali yaitu ngelawar harus tetap dilestarikan,” imbuhnya. Di sisi lain, secara ekonomi untuk memberdayakan peternak babi di Bali dan Kedonganan khususnya. Dengan begitu para peternak babi bisa memiliki pasar yang jelas. Hal ini diharapkan merangsang masyarakat untuk membudidayakan babi tersebut. “Selain menyambut syukur kemenangan dharma. Tujuan lain mudah-mudahan ada kebersamaan paras paros dan saling memahami antarwarga,” ujarnya. Diharapkannya, masyarakat sangat mendukung program yang ada di Kedonganan. LPD, kata Madra, sebagai distribusi. ‘’Untuk Galungan kali ini daging babi yang disalurkan mencapai 4,5 ton untuk 1.500 warga. Total anggaran Rp 120 ribu X 1.500, sehingga mencapai sekitar Rp 200 juta,’’ katanya. (113)

DenPost/sugik

GRATIS - Warga Kedonganan sumringah menerima berkah Galungan, berupa daging babi gratis, Senin (27/8) kemarin.

DAGINGKetua PAC PDI Perjuangan Kuta Utara, I Wayan Sujana Arimbawa, didampingi pengurus ranting sedang memecah daging babi, sebelum dibagikan kepada pengurus dan kader. DenPost/ist

Sambut Hari Raya Galungan dan Kuningan

PAC dan Ranting PDIP Se-Kuta Utara “Nampah Celeng” Kuta, DenPost Bertempat di Sekretariat PAC PDI Perjuangan, Kecamatan Kuta Utara, Minggu, (26/8) lalu, melaksanakan kegiatan nampah celeng (pemotong babi). Acara tersebut dikomandani Ketua PAC PDI Perjuangan Kuta Utara, I Wayan Sujana Arimbawa, SH., melibatkan ranting yang ada di wilayah kecamatan. Pemotongan babi ini akan diperuntukkan dalam rangkaian penghaturan sesajen tatkala menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Kebersamaan, kesederhanaan, kekeluargaa dan gotong royong sangat kental nuansanya jauh dari hiruk pikuk ranah politik. Realitas keadilan sangat mencolok tatkala seluruh pengurus ini

membagikan daging dan wewalungan babi, yang mana tidak memakai timbangan untuk menghitung kuantitas mana jatah yang lebih berat/ ringan. Tetapi sila kelima yaitu keadilan, terakumulasi dalam pembagian jatah daging ini. Sembari merecah daging, I Wayan Sujana Arimbawa menyampaikan, komunikasi politik tidak hanya terjalin lewat rapat formal partai, pendidikan pengkaderan partai, tidak saat pemilu saja, tetapi dalam acara kecil seperti penampahan ini juga sangat ideal untuk saling berkomunikasi politik. Tokoh sederhana yang merintis pengabdiannya di partai dari bawah ini, juga sangat aktif di masyarakat selaku juru arah,

kesinoman, kelian tempekan. Bahkan, sekarang mengabdi menjadi penyarikan prajuru Banjar Petingan. ‘’Kami senantiasa berharap semoga dalam kemenangan dharma melawan adharma yang sering dirayakan sebagai hari raya Galungan dan Kuningan ini, kita bersama akan diberikan tuntunan suci olehNya. Juga kita dapat bercermin pada diri sendiri dan menghapuskan rasa rajas, khususnya di PDI Perjuangan agar tak terjadi “kerakusan kewenangan”. Di mana seolah partai milik nenek moyangnya sendiri. Bukan membesarkan partai, malah kenyataannya kita seperti petapan rokok makin lama makin mengkerdil saja,’’ katanya. Dikatakan, pengurus ke

depan hendaknya benar-benar figur militan beridiologi, punya loyalitas teruji. Bukan lahir menjadi “politisi karbitan” yang lahir sebagai pembeli hati nurani rakyat. PDI Perjuangan tak pernah kehabisan stok kader karena pengkaderan selalu dilakukan dari masa ke masa. ‘’Maka harapan pengurus di Kuta Utara janganlah menyumbat alur pengkaderan, sehingga kita mampu menjadi partai modern,’’ katanya. Sembari membagikan bingkisan dan menyampaikan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga kita bersama mendapat ridho dari-Nya. Acara nampah celeng diakhiri dengan makan nasi jinggo bersama. (r/*)

Agar Bisa Lolos

Sopir AKAP Terapkan Trik Baru Mengwi, DenPost Bus AKAP ternyata masih terpantau menurunkan penumpang di Terminal Ubung. Padahal aturannya, bus AKAP harus menurunkan penumpang di Terminal Mengwi. Selain menggunakan jalur tikus, ada trik baru yakni menurunkan sementara penumpang di sekitar Terminal Mengwi untuk kemudian diangkut kembali dengan bus yang sama menuju Denpasar. Dari sumber di Terminal Mengwi, modus yang digunakan sopir bus AKAP, penumpang diturunkan di jalur kedatangan. Kemudian, penumpang diminta berjalan kaki hingga ke luar gerbang terminal. Begitu sampai

di luar gerbang, bus yang sama menjemput penumpang untuk dibawa ke Terminal Ubung. Kepala UPT Terminal Mengwi, IGB Mudiarsa, Senin (27/8) kemarin, tidak membantah adanya oknum sopir nakal yang

tidak mengindahkan aturan. Dia pun mengaku kesulitan mengambil tindakan, karena ketika bus sudah di luar terminal, sudah tidak menjadi tanggung jawab pihaknya. Mudiarsa menyatakan, tindakan kepada oknum sopir nakal di luar terminal bisa diambil oleh pihak kepolisian yakni dengan menilang sopir bersangkutan. Lebih lanjut Mudiarsa meminta kesadaran para sopir bus AKAP untuk menaati peraturan. Fungsi Terminal Mengwi diharapkan bisa disadari benar oleh para sopir. Sebab pada dasarnya pelayanan maksimal di Terminal Mengwi adalah untuk mengembalikan kepercayaan

masyarakat terhadap transportasi publik. “Kami tengah berusaha memberikan layanan maksimal. Ketidaknyamanan pada terminal misalnya karena keberadaan calo, itu berusaha kami hilangkan di sini (Terminal Mengwi, red). Oleh karenanya kami meminta kesadaran semua pihak untuk ikut membantu upaya kami,” ujarnya. Sementara itu, lonjakan kedatangan penumpang di Terminal Mengwi mencapai puncaknya pada Minggu (26/8) lalu. Tercatat 120 bus dengan 4.698 orang penumpang tiba di Terminal Mengwi. Jumlah ini lebih tinggi dibanding hari sebelumnya yakni 3.779 penumpang. (108)

Terminal Mengwi Diperketat, PO Mulai ’’Pakrimik’’ INSPEKSI mendadak (sidak) yang dilaksanakan secara ketat di Terminal Mengwi, terasa cukup efektif. Keterlibatan Polres Badung yang bergandengan tangan dengan Pemkab Badung dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Capilduk, membuat kedatangan AKAP dan AKDP ke Terminal Mengwi makin maksimal. Kondisi seperti itu, ternyata tidak disambut positif oleh beberapa PO yang mengoperasikan AKAP dan AKDP. Mereka mulai pakrimik (ngedumel) dan malah sudah berani protes, karena penumpang ada yang bersikeras turun di Terminal Ubung. Dari pantauan DenPost, dalam tiap sidak yang dilaksanakan, penumpang tanpak terkejut dan tidak suka turun di Terminal Mengwi. Namun, karena mereka dijaga polisi bersenjata dan mereka yang tidak membawa identitas diri langsung digiring ke pos, tapi mereka tak berani protes hanya ngedomel. Walau demikian, apa yang dilakukan petugas, baik dari kepolisian dan Pemkab Badung dilandasi atas aturan yang berkaitan dengan terminal tipe A yang disandangnya. Ternyata protes dari penumpang ini, ditujukan kepada busbus yang mereka tumpangi. Salah satu protes dari penumpang, adalah tujuan dalam tiket yang dijual PO-PO tersebut. Tujuan dari Jawa, semua menyebutkan Terminal Ubung, Denpasar. Protes ini pernah muncul saat uji coba terminal dan awalawal Terminal Mengwi dioperasikan dengan SK Dirjen Perhubungan Darat, Dephub RI. Saat mereka ‘’dipaksa’’ turun di Terminal Mengwi dalam kondisi arus balik ini, mereka kembali menyatakan kekecewaannya.

Tampaknya, perang dagang pun terjadi. Beberapa PO menghembuskan isu-isu untuk mengembalikan status mengambangnya antara Terminal Mengwi dan Ubung untuk keberangakatan dan tujuan dari AKAP. Dihadapan DenPost, salah satu petugas PO datang dan protes kepada petugas terminal. Kebetulan langsung ditangani Kepala UPT Terminal Mengwi, IGB Mudiarsa. Petugas ini mengatakan, ada bus yang lolos masuk ke Ubung tanpa pemeriksaan. Mereka pun menyebutkan bahwa bus yang jadi rivalnya itu, menawarkan tiket ke penumpang di Jawa bahwa dapat membawa penumpang langsung ke Ubung. ‘’Mereka jual isu itu, sehingga beberapa penumpang yang harusnya bersama kami pindah ke bus itu. Kami minta keadilan, jangan pilih-pilih,’’ katanya. Mudiarsa yang langsung dilabrak seperti itu mengatakan, dalam pengawasan petugas kepolisian, tidak satu pun PO yang lolos dari pemeriksaan dan diturunkan di Terminal Mengwi. ‘’Saya pastikan tak ada pilih-pilih, kami turunkan semuanya di sini. Tapi yang saya herankan, mengapa tiket masih menyantumkan tujuannya Denpasar. Dari aturan kan harusnya Terminal Mengwi, Badung. Inilah dasar protes penumpang. Jika itu diterapkan, saya yakin tidak ada saling sikut atar PO dan penumpang akan mengerti. Terlebih lagi, semua angkutan pengumpan kini telah tersedia,’’ tegas Muliarsa. Mendapat jawaban seperti itu, petugas ini tampak tidak dapat menjawab. Hanya bisa menatap jauh sambil melihat bus yang berharna hijau bergerak men-

DenPost/sutrisna

TERPAKSA – Banyak penumpang yang terpaksa turun ke Terminal Mengwi. Padahal mereka dijanjikan turun di Ubung. jauh dari terminal kedatangan AKAP. Sejurus kemudian, tanpa permisi dia pun berlalu, lari mengejar busnya yang berjalan berlahan meninggalkan terminal. Dari berbagai informasi yang dikumpulkan, ternyata dengan diperketatnya penumpang yang turun di terminal Mengwi, ada yang terusik. Terlebih dengan upaya untuk memberangkatkan bus AKAP dari Terminal Mengwi, sehingga Terminal Ubung mulai sepi. Ketidaktegasan Dishub Propinsi Bali yang mengatur perjalanan antarpropinsi, serta ketidakmampuan Dishub Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dilandasi oleh campur tangan kekuatan informal yang ada di Terminal Ubung. Sementara itu, untuk angkutan pascaturunnya penumpang di Terminal Mengwi sebenarnya

banyak pilihan. Ada mobil sewa atau carter, angkot yang mengarah ke Terminal Ubung, serta taksi yang dapat langsung mengantar ke rumah. Seorang penumpang, Made dari Sesetan mengaku memilih taksi karena bersama keluarga dan membawa banyak barang. ‘’Kami sebenarnya dikatakan turun di Terminal Ubung, ketika kami diturunkan di sini cukup terkejut juga. Terus terang kami harus mengeluarkan uang lagi untuk bayar taksi. Jika saja bus yang kami tumpangi bilang turun di sini, kami dapat mempersiapkan diri. Paling tidak tambah uang di kantong. Yang penting yang jelas saja, kalau sampai di sini ya di disi, jangan jual nama Ubung, tapi kami yang dirugikan. Harusnya kami dapat potongan harga,’’ pungkas Made. (kom)


5

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Mengisi Penampahan Galungan PADA Selasa (28/8) ini umat Hindu merayakan hari Penampahan Galungan, sehari menjelang hari raya Galungan, Rabu (29/8) besok. Saat ini pula umat di seluruh Bali memotong celeng (babi), sebagian untuk persembahan dan sebagian lagi untuk dimakan bersama-sama keluarga. Kekerabatan di Bali sejatinya sudah mulai terlihat ketika Senin (27/8) kemarin krama Bali menangkap babi bersamasama. Tradisi ini agaknya masih ada di desa-desa tertentu, mengingat babi sekarang tak semuanya diternakkan di rumahrumah penduduk seperti terdahulu, tapi sudah dikandangkan dan diternakkan secara khusus. Justru saat Pangejukan (penangkapan) babi inilah kekerabatan dan gotong royong krama kita bahwasanya terlihat. Mereka sama-sama masuk kandang, menangkap, mengikat, hingga menginapkan babi di halaman rumah. Tapi di zaman modern yang serba sibuk dan instan seperti sekarang, terutama di perkotaan, ngejuk celeng (menangkap babi) bersama-sama nyaris tak ada lagi. Krama Bali yang disibukkan dengan perkerjaan biasanya sangat mudah membeli daging babi di dekat rumah atau di pasar. Dengan demikian suasana kekerabatan ini mulai memudar, dan kebanyakan warga sudah merasakannya, tapi tidak bisa kembali merajut kenangan masa lampau tersebut. Begitupun saat Penampahan Galungan, persaudaraan dan gotong royong sejatinya bisa dipupuk, sebab krama kita memotong, membersihkan hingga mengolah daging babi bersamasama. Setelah itu dilakukan tradisi ngelewar dan makan bersama-sama sehari menjelang hari kemenangan dharma (kebajikan) melawan adharma (kebatilan). Sedangkan puncaknya, Galungan, krama sejak pagi mempersiapkan diri sembahyang di merajan masing-masing dengan suasana hangat dan penuh keheningan. Kendati zaman telah berubah, dan krama Bali sibuk dengan pekerjaan masing-masing, rangkaian kegiatan menyambut Galungan ini memang penuh arti dan makna. Umat Hindu diharapkan tetap menjaga persaudaraan dan kekerabatan, sehingga semuanya hidup rukun berdampingan, tanpa ada rasa benci, dengki, dan iri hati. Pada prinsipnya, kita hidup di dunia mesti mampu menjalin kerukunan antarsesama umat manusia, tanpa mengenal derajat, kaya-miskin, suku, ras, agama, maupun golongan. Dengan perayaan Galungan, kita berharap di Bali tak ada lagi keributan antarpemuda, antarbanjar, maupun antarormas. Leluhur kita telah menanamkan sikap saling menjaga, menghormati dan menyayangi: sagilik-saguluk sabayantaka. Marilah kita lenyapkan sifat-sifat buruk seperti iri-dengki, karena hal tersebut bakalan menjerumuskan kita ke ambang kehancuran. Kita rayakan Galungan sebagai hari raya yang agung sebagai tonggak pengendalian diri melawan kejahatan yang ada di bumi. Semoga dharma selalu menaungi dunia ini, dan sebaliknya adharma terkubur dalam-dalam. (*)

Cekcok dengan istri, bule bunuh diri di mobil. - Mungkin lebih praktis ketimbang minum racun. Usai “diservis”, PNS tewas di tempat pijat. - Jantungan kok minta servis lebih? -Harga stabil, banyak timbangan belum ditera. - Maklum kan belum kentara.

Gratis Pajak Belum Dikabulkan HINGGA sekarang belum ada tanda-tanda keinginan petani untuk gratis membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dikabulkan pemerintah. Padahal, kondisi petani sekarang ibarat kerakap tumbuh di batu, hidup enggan matipun tak mau. Itulah yang muncul dalam acara Citra Bali yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Senin (27/8) kemarin. Berikut laporan Wati Ananta dari Global FM Bali.

Tekan Duktang Kepada Gubernur Bali dan Bupati, saat ini Jakarta sudah bisa menekan arus pendatang, bagaimana dengan Bali. Dengan kondisi Bali saat ini, yang setiap tahun semakin membludak memunculkan banyak masalah. Kriminal, sampah , limbah semakin meningkat. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Arogansi Pembawa Layangan Seorang pemimpin maupun aparat harus ada keberanian untuk bertindak tegas. Contohnya tidak ada tindakan tegas terhadap pembawa layangan yang bersikap arogan di jalan raya. Dengan membawa bambu, memaksa pengendara lain untuk minggir. Made Yadnya, Denpasar

Bentrok Sekte Yang biasanya terjadi di negara – negara tetangga, kini sudah mulai merambat ke beberapa daerah di Indonesia. Bentrok antar sekte. Bercermin dari jaman raja – raja Nusantara, dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda tetapi tetap satu. Kita bangga sebagai orang Bali, karena masih mewarisi sifat – sifat para leluhur tersebut. Jodog, Denpasar

Didampingi Pemandu Kecelakaan penyelaman di Nusa Penida sudah sering terjadi. Apakah wisatawan

yang berwisata menyelam tersebut didampingi oleh pemandu? Dinas terkait perlu melakukan evaluasi. Arya, Denpasar Dana PKB Molor Peserta PKB keluhkan pengeluaran dana yang molor, administrasinya ruwet. PKB sudah lama berlalu, hingga saat ini peserta tidak mendapatkan haknya. Kenapa selalu ruwet untuk masyarakat kecil? Sinda, Denpasar

Tidak Terdaftar dalam Pilkada Menjelang pilkada Gianyar November mendatang, nampaknya sudah mulai ada yang melakukan politik kotor. Adanya upaya – upaya untuk menghilangkan hak suara para pemilih. Contohnya, adanya sebuah desa yang warganya tidak terdaptar sebagai pemilih hingga hari ini. Lanang Sudira, Denpasar

Belum Dikabulkan Keberatan dengan oknum pejabat dan dinas terkait yang hingga kini belum mengabulkan keinginan petani mendapatkan gratis pajak. Made Bimasena, Gianyar

Belum Sepenuhnya Merdeka 67 tahun RI merdeka, bangsa ini belum juga sepenuhnya merdeka, Bahkan sangat tergantung pada negara lain, se-

hingga dijadikan pangsa pasar oleh negara lain. Becik, Tuban

Seperti Jembatan Tukad Bangkung Saya justru bangga, karena sudah banyak hal yang diker-

G –Pay Band Rentangkan Sayap ke Desa GRUP music, G-Pay terus tancap gas menggebrak blantika musik Bali, setelah merilis album perdananya I Love You dengan tembang andalan “Potocopy” . Belakangan, kelompok ini menggebrak dengan klip terbarunya “Goodbye Luh” hingga membuat grup band ini semakin dikenal. Bahkan untuk menggaet penggemarnya, mereka tak tanggung- tanggung untuk tampil di pelosok desa sekalipun. Dan itu menunjukkan mereka tetap diminati dari berbagai kalangan. Penuturan Delon, sang vokalis, prinsip mereka ingin terus dekat dengan penggemarnya. Sekalipun untuk itu harus tampil di pelosok desa. Bahkan jadwal manggung mereka seperti di Buleleng, Sengkidu Mangis, Rendang Karangasem, Tegalalang dan banyak desa lainnya. “Kami tidak memandang siapa pun itu, biarpun di desa dan di kota sama saja yang penting penggemar puas atas penampilan kami. ” jelas Delon di lokasi konser Tegalalang, beberapa waktu lalu. Tujuan mereka untuk menggaet para penggemar tersebut, untuk menunjukkan musik Bali tetap eksis dan selalu diterima oleh masyarakat. “Yang jelas dengan kehadiran GPay ini setidaknya selalu dapat diterima oleh masyarakat khususnya generasi muda saat ini, yang semakin terlihat sudah beranjak mencintai lagu Bali ” katanya. Sementara penuturan Sila (gitaris), selain ingin menjajal panggung di pedesaan untuk melebarkan sayap, sekaligus biar dikenal dengan menunjukkan komitmen di belantika musik Bali. “ G-Pay dengan andalan klip terbaru Good bye luh dengan sutradara Made Jannie ini bisa sebagai pengantar konser kami. Sebelum berkenalan di panggung, penonton sudah kenal kami lewat klip-klip G-Pay di televisi,” tandasnya.(wid)

jakan. Contohnya, saat ini dibangun sebuah jembatan di Sangeh yang menyerupai jem-

batan Tukad Bangkung di Abiansemal. Kak Raka, Mengwi


6

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Kaca Mobil Dikepruk, Laptop dan Uang Melayang

ULAH PATI

DenPost/witari

BUNUH DIRI - Jenazah Arus, seorang veteran yang bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri.

Diduga Frustrasi, Veteran Gorok Leher Sendiri Negara, DenPost Seorang veteran, Ketut Arus (86) dari Banjar Sembung, Desa Penyaringan, Mendoyo, nekat melakukan percobaan bunuh diri Minggu (26/8) malam lalu. Dia diduga frustrasi lantaran sakit patah pinggang yang dialamainya sejak satu tahun lalu. Veteran itu menggorok leher dan pahanya sendiri menggunakan pisau dapur saat berada di kamarnya. Kejadian itu diketahui pertama kali oleh istrinya, Ni Ketut Miarni (49). Miarni awalnya beristirahat sambil menonton TV di ruang tamu, sedangkan Arus sedang berada di kamarnya. Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 Wita, Miarni mendengar suara benda jatuh dari arah kamar suaminya. Kemudian Miarni masuk mengecek ke kamar suaminya dan dilihat korban sudah bersimpah darah dengan posisi tertelungkup bersender di kursi plastik, di samping tempat tidurnya sambil memegang sebuah pisau dapur kecil yang biasa digunakan majejaitan. Melihat suaminya bersimpah darah dengan kondisi masih sadarkan diri, Miarni langsung berteriak meminta tolong. Kemudian para tetangga terdekatnya, I Ketut Wiana dan I Nyoman Wisken memberi bantuan. Korban langsung digotong untuk didudukkan di balai dan akhirnya semasih dalam keadaan sadar, dilarikan menuju UGD RSUD Negara. Korban sempat diobservasi dan diputuskan untuk menjali rawat inap di Sal Dahlia nomor 3. Sayang, pada Senin (27/ 8) pukul 05.00 Wita, korban mengembuskan nafas terakhirnya. Jenazahnya ke rumah duka di kediaman anaknya, I Nyoman Kartawan (62), di Jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Ni Nyoman Darsi (55), seorang tetangga korban Senin (27/ 8) kemarin menga saat kejadian tersebut suaminya, Wiana (65), ikut membantu untuk menggotong korban dari kamarnya. Selama ini korban diketahui tinggal berdua, bersama Miarni, istri kedua korban. Sedangkan istri pertamanya sudah meninggal dan anaknya semua telah menikah, tidak lagi tinggal bersama orangtuanya. Sejak satu tahun lalu korban yang merupakan veteran ini terjatuh dari balai luar rumah, sehingga mengalami patah tulang. Selain itu korban juga diakui merupakan seorang veteran. Setiap 17 Agustus korban selalu mendapatkan bantuan berupa sembako. Termasuk saat 17 Agustus 2012 lalu, korban kembali dipanggil untuk mendapatkan bantuan berupa beras, minyak, dan mi instan. Sementara Kapolsek Mendoyo, Kompol IB Sudarsana, melalui Kanitreskrim Polsek Mendoyo, Ipda I Nyoman Dania, seizin Kapolres Jembrana, dimintai konfirmasi Senin kemarin membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebutkan murni merupakan percobaan bunuh diri menggunakan pisau kecil, dengan cara melukai leher sebelah kiri hingga mengalami luka robek selebar 15 centimeter dan di paha kiri dengan luka selebar 8 centimeter. (120)

Negara, DenPost Kasus kepruk kaca mobil kembali terjadi di Jembrana. Kali ini terjadi di depan sekolah Marsudirini, Negara, Senin (27/8) kemarin. Nasib apes ini dialami guru agama SMK Marsudirini, Made Maya Anggaraini (35), dari Dangintukadaya, Jembrana dan suaminya Kadek Sudarma (39) guru SMK 2 Negara. Saat kejadian Kadek Sudarma menjemput istrinya di SMK Marsudirini. Mobil Splash DK 1423 WE yang dia kemudikan diparkir di timur jalan, depan SD Marsudirini. Setelah menjemput istrinya dan berada di sekolah beberapa lama, seorang saksi yang merupakan siswi SMK Marsudirni, Iluh Nilam Bali Sukariani, sekitar pukul 11.00 melihat ada seorang lelaki memakai jaket kulit hitam dan memakai helm mengambil sesuatu dari samping mobil, namun dari kaca jendela. ‘’Saya melihat dari jauh, awalnya mengira pemilik mobil, tapi saya curiga kok ngambilnya dari samping kanan mobil, bukan dari depan. Akhirnya saya kasi tahu guru saya,” kata Nilam di Polres Jembrana kemarin. Setelah hendak dikejar, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor. Ketika dicek ternyata kaca mobil belakang bagian kanan kacanya sudah pecah. Demikian juga tas berisi laptop, hardisk eksternal, kamera digital Sony, dompet berisi uang tunai Rp 6 juta yang ditaruh dalam mobil raib. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Jembrana. Kasubag Humas Polres Jembrana, AKP Wayan Setiajaya, didampingi Kasatreskrim Polres Jembrana, Iptu Wahyudin Latief, ketika dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan. (120)

DenPost/witari

MOBIL DIKEPROK - Kaca mobil milik seorang guru dikeprok Senin (27/8) kemarin. Tas berisi laptop, uang dan kamera di dalam mobil pun raib.

Sebelas Atlet Tabanan Melenggang ke PON Riau Tabanan, DenPost Kabupaten Tabanan menyumbang 11 atlet untuk melenggang ke kejuaraan nasional dalam ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) XVIIII 2012. Untuk menyatakan kesiapannya dalam bertanding, para atlet, pelatih, dan ofisial Tabanan berpamitan kepada Wabup Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, di Kantor Bupati Tabanan, Senin (27/ 8) kemarin. Mereka terdiri atas 11 atlet, 7 pelatih dan official Kabupaten Tabanan yang akan bergabung dalam Kontingen Bali untuk PON XVIII 2012, yang akan berlangsung dua minggu, 7-20 September 2012 mendatang, di Bengkalis, Pekanbaru, Riau. Sekretaris Umum KONI Tabanan, Made Miasa, mengatakan ada empat cabang olah raga yang diwakili atlet asal Tabanan, antara lain angkat besi, judo, karate, dan ski air. ‘’Kami berharap atlet-at-

let yang bertanding di PON Riau, nantinya dapat mempersembahkan yang terbaik, sehingga mampu mengharumkan nama Tabanan dan Bali pada umumnya,’’ katanya. Wabup Sanjaya yang juga Ketua Umum KONI Tabanan secara resmi melepas para atlet dan pelatih, dan memberikan apresiasi setinggitingginya kepada mereka yang akan bertanding. Pihaknya pun kagum kepada para atlet yang mewakili Bali, karena kebanyakan atlet yang berlaga di PON adalah putra-putri kelahiran Tabanan. Sebagai wujud kepedulian pemerintah, Wabup Sanjaya memberikan tali kasih kepada para atlet dan pelatih. Dia berharap agar mereka selalu meningkatkan semangat, menjaga kebersamaan, sehingga apa yang menjadi harapan terbesar seluruh masyarakat Bali untuk mencapai puncak prestasi tertinggi dapat terwujud.

DenPost/gagah

FOTO BERSAMA - Wabup Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, foto bersama para atlet dan ofisial asal Tabanan yang akan berlaga pada PON XVIII 2012 di Riau, Senin (27/8) kemarin. ‘’Tunjukkan semangat dalam bertanding. Jangat per-

nah surut, junjung tinggi sportivitas, sehingga cita-cita

bersama itu dapat terwujud,’’ tegasnya. (121)

Selama Arus Mudik, Bengkel Motor Laris Negara, DenPost Arus mudik dan balik Lebaran tidak hanya membawa berkah bagi pedagang asongan di Gilimanuk. Namun bengkel motor juga laris. Beberapa bengkel motor yang beroperasi di pinggir jalan utama DenpasarGilimanuk di wilayah Jembrana juga kebanjiran rezeki. Sejak arus mudik, setiap hari bengkelbengkel tersebut ramai dikunjungi pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk menyervis kendaraannya, terma-

DenPost/robin

GANTUNG DIRI - Putu Suranaya saat mendampingi istrinya, Wayan Sarini. Sang istri nekat gantung diri Senin (27/8) kemarin di rumah duka Dusun Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada.

Ibu Rumah Tangga juga Tewas Gantung Diri Singaraja, DenPost Wayan Sarini (36), seorang ibu rumah tangga asal Dusun Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Padahal, dia sudah membeli beberapa keperluan untuk menyambut Hari Raya Galungan. Korban ditemukan tewas gantung diri Senin (27/8) pagi kemarin oleh Putu Wijana, paman sang suami di sebuah pohon mangga di kebun setempat. ‘’Tadi pagi saya baru mengetahui jika istri saya meninggal. Paman saya yang menemukan pertama,” ucap sang suami, Putu Suranaya (37) saat ditemui di rumah duka kemarin. Dia tampak terpukul dengan peristiwa itu, karena sebelumnya sang istri sempat berpamitan pulang ke rumah orangtuanya di Dusun Sekarsari, Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Informasi yang dikumpulkan di rumah duka menyebutkan korban menikah sekitar tiga tahun silam dengan Putu Suranaya, seorang duda beranak satu. Selama ini korban dikenal sebagai sosok pendiam, namun sangat ramah di lingkungan tempat tinggalnya. Selama menjalin bahtera rumah tangga dengan Putu Suranaya, tak pernah terjadi perselisihan. Bahkan, dia pun menganggap putra dari sang suami yakni Gede Eli Saputra (14) sebagai anak kandungnya. Tak hanya itu, korban juga dikenal seorang istri yang ulet dan rajin bekerja. ‘’Dia sangat baik, dan sama saudara di sini termasuk tetangga juga tak pernah ada masalah. Makanya saya sendiri heran kenapa dia sampai melakukan hal itu,” kenang sang suami. Sebelum ditemukan tewas di atas pohon mangga, kata dia, korban memang pulang ke rumah orangtuanya di Dusun Sekarsari, Desa Selat, Buleleng. Lanjut pada hari Minggu (26/8) sore sekitar pukul 16.00 Wita bersama anaknya dia hendak menjemput istrinya. Namun ternyata sang istri sudah pergi dan berpamitan untuk mencari kayu bakar. Awalnya dia tak curiga, tapi menjelang petang karena istri tak kunjung pulang dari kebun dia pun waswas. Merasa ada yang janggal, dia kemudian memutuskan untuk mencari sang istri ke kebun. Bersama putranya dia kemudian mencari sang istri, tapi tak membuahkan hasil. Hingga larut malam, sang istri tak ketemu dan tak kunjung pulang ke rumah. Pagi kemarin sekitar pukul 07.00 Wita, warga mulai ribut setelah paman Suranaya, Putu Wijana mendapati sesosok tubuh sudah bergelantung di pohon mangga di wilayah kebun Kunci, Dusun Bululada, Desa Selat setinggi 2,5 meter dari atas tanah. ‘’Saya tidak punya firasat apa-apa sebelumnya,” ucapnya sedih mengenang sang istri yang sudah terbujur kaku di rumah duka sambil menunggu proses penguburan. (118)

suk hanya ganti oli atupun tambal ban. Agung Bagus Eka Putra (38), seorang pemilik bengkel motor asal Banjar Pasar Desa Yehembang yang membuka bengkelnya di sebelah barat jembatan Yehembang, Desa Yehembang, Mendoyo, Senin (27/8) kemarin mengatakan selama arus mudik dan arus balik bengkelnya selalu ramai dikunjungi oleh pemudik yang mengunakan sepeda motor. Menurut dia, setiap hari rata-

rata 10 sampai 15 kendaraan yang menyervis kendaraannya ke bengkel miliknya. Bahkan saat H-1 Lebaran malah sampai 25 motor. Pada hari-hari biasa, kata dia, paling banyak motor yang diservis di bengkelnya hanya lima unit saja. Karena itu, saat arus mudik dan arus balik penghasilannya pun meningkat. Per hari dia bisa mengantongi antara Rp1 juta sampai Rp 2 juta. Namun jika hari-hari biasa paling banyak Rp 500.000 per hari. (120)

Di Buleleng 12 Orang Tewas Lakalantas DenPost/witari

BENGKEL MOTOR - Salah satu bengkel motor di Yehembang yang kebanjiran rezeki saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Singaraja, DenPost Sementara di wilayah hukum Polres Buleleng angka kecelakaan dalam sebulan terakhir (Agustus 2012) cukup tinggi. Berdasarkan catatan dari pihak kepolisian, selama periode arus mudik pada Agustus ini terjadi sedikitnya 58 kasus kecelakaan dan 12 orang di antaranya tewas. ‘’Jika dibanding dengan Juli lalu, jumlah lakalantas memang menurun. Tapi jika dilihat dari korban meninggal, luka berat, dan luka ringan, meningkat pada Agustus ini,” ucap Kanitlaka Satlantas Polres Buleleng, Ipda Ni Nyoman Seniwati, saat dimintai keterangan Senin (27/8) kemarin. Dia menyebutkan total kerugian material akibat lakalantas itu mencapai Rp 73 juta. Sebagai perbandingan, pada Juli lalu angka kecelakaan mencapai 61 kasus, di mana 11 orang di antaranya meninggal dalam musibah kecelakaan itu. Sementara luka berat 27 orang dan luka ringan 67 orang. Sedangkan untuk bulan ini yang notabene dipenuhi dengan arus mudik, angka kecelakaan menurun men-

jadi 58 kasus. Namun, korban kecelakaan cenderung meningkat. Tercatat 12 orang tewas, 29 orang mengalami luka berat, dan 72 luka ringan. Dia menambahkan, kebanyakan dari kecelakaan yang terjadi lebih disebabkan kelalaian pengendara saat melaju di jalan raya. Dia mencontohkan kecelakaan yang terjadi di wilayah Tejakula dan di dalam Kota Singaraja disebabkan oleh pengguna kendaraan yang tidak menggunakan helm. Bahkan, ada indikasi kecelakaan yang terjadi kebanyakan karena sedang dalam pengaruh minuman beralkohol. ‘’Selama ini penyebabkan kecelakaan itu teridentifikasi, karena penyebab pengaruh alkohol, ditambah karena para pengendara tidak menggunakan kelengkapan standar saat berkendara. Seperti helm dan sebagainya,” tandasnya. Untuk itu, pihak kepolisian dari jajaran satlantas polres buleleng tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi segala aturan dalam berkendara di jalan raya demi kepentingan sendiri dan juga orang lain. (118)

DenPost/robin

DISKUSI TERBATAS - Para narasumber dari kalangan akademisi Undiksha Singaraja, pelaku pariwisata dan tokoh budayawan dalam sebuah acara diskusi terbatas bertajuk ‘’Menyeimbangkan Pembangunan Bali” serangkaian HUT ke-64 Bali Post di Hotel Bali Taman akhir pekan lalu. K. 727


DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS

7

2012

Lagi, Perairan Nusa Penida Makan Korban

ARUS

Turis Asal Jepang Menghilang Saat ”Diving” DenPost/suastrawan

PENUMPANG MENUNGGU - Calon penumpang sepeda motor di Pelabuhan Padangbai menunggu untuk diseberangkan ke Nusa Penida.

Melonjak, Penyeberangan Padangbai-Nusa Penida Amlapura, DenPost Tradisi mudik tidak hanya dilakoni warga Muslim ketika Idul Fitri. Tradisi pulang kampung ketika hari besar agama juga berlaku untuk masyarat Hindu di Bali, seperti Hari Raya Galungan. Tradisi pulang kampung salah satunya terlihat dari melonjaknya arus penumpang yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Padangbai menuju Nusa Penida. Peningkatan penumpang di jalur penyeberangan tersebut sudah terjadi sejak Minggu (26/8) malam. Penumpang didominasi penumpang sepeda motor. Meskipun mulai padat, aktivitas penyeberangan menggunakan kapal roro milik Pemkab Klungkung cukup lancar. Kapolsektif Kawasan Laut Padangbai, AKP Dewa Ketut Nila Candra, Senin (27/8) kemarin, mengatakan ada sedikit antrean, namun secara umum semua penumpang dapat terlayani. Dia memrediksi arus mudik warga Nusa Penida terjadi malam kemarin. ‘’Pengalaman Galungan sebelumnya selalu begitu,” katanya. Selain menggunakan kapal roro, banyak juga warga yang memanfaatkan jasa boat untuk menyeberang ke Nusa Penida. Sejauh ini penyeberangan menggunakan kapal kecil seperti itu masih diizinkan, karena kondisi cuaca cukup mendukung. Namun Kapolsektif tetap minta nakhoda menjaga kewaspadaan dengan selalu berkoordinasi dengan pihak otoritas pelabuhan dalam hal ini administrator pelabuhan. Sementara terkait arus balik Lebaran, Kompol Dewa Nila Candra mengatakan tidak terlalu padat. Bahkan kemarin kedatangan penumpang dari Pelabuhan Lembar, Lombok, sangat lengang. Meski begitu, antisipasi keamanan tetap dimaksimalkan. Polres Karangasem masih mem-BKO-kan sejumlah personil untuk mem-back-up tugas-tugas pengamanan yang menjadi tanggung jawab Polsektif Kawasan Laut Padangbai. Selama operasi Ketupat 2012, di pintu masuk Bali tersebut belum ditemukan pelanggaran yang mengarah pada pidana. ‘’Selain pengamanan, fokus kami sekarang adalah menangani masalah penduduk pendatang. Mekanismenya tetap seperti yang sudah-sudah, penumpang yang akan masuk Bali bila tidak melengkapi diri dengan surat identitas yang jelas, kami kembalikan ke Lembar,” tandas Kompol Dewa Nila Candra. (117)

TINDAKAN

Buru Maling Sapi, Polisi Disebar ke Pasar Bangli, DenPost Pencuri sapi milik Gusti Nyoman Alit Subaga (39), warga Kelurahan Bebalang, Bangli, hingga kini belum teridentifikasi. Untuk mengejar pelaku yang sampai sekarang masih gabeng, sejumlah personil disebar ke pasar sapi di Kayuamba, Pempatan, Beringkit bahkan hingga ke Celukan Bawang. ‘’Personil sudah kami sebar ke sejumlah pasar untuk menemukan sapi milik korban yang dicuri orang dari kandangnya pada Kamis (23/8) lalu,” kata Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Ida Dewa Nyoman Rai, Senin (27/8) kemarin. Menurut Dewa Rai, sulitnya mengungkap kasus pencurian sapi di sebuah kandang di LC Subak Aya, Lingkungan Bebalang, Bangli, itu karena minimnya petunjuk dan alat bukti. Bahkan sejauh ini pihaknya juga belum memeriksa saksi, karena tidak ada yang tahu secara pasti kejadian itu. Untuk mempercepat proses pengungkapan, Dewa Rai berharap masyarakat yang mengetahui ada sapi mencurigakan agar melaporkan kepada pihak kepolisian. Dari prediksi pihak kepolisian, pencurinya merupakan orang lokal yang mengetahui seluk-beluk di sana. ‘’Informasi masyarakat sangat kami butuhkan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus pencurian ini,” katanya. Sebelumnya, Gusti Nyoman Alit Subaga, baru mengetahui sapi miliknya yang ditaruh di dalam kandang di Lingkungan LC. Subak Aya, Bebalang, Bangli, hilang pada Kamis (23/8) sekitar pukul 12.30 lalu. Dia mengetahui sapinya hilang ketika akan memberinya pakan. Padahal, malam harinya korban mengaku sapinya masih ada. Diperkirakan pencuri itu membawa kabur sapi seharga Rp 4,5 juta itu pada dini hari. (dek)

Semarapura, DenPost Perairan Nusa Penida, Klungkung, kembali makan korban. Kali ini, seorang wisatawan asal Jepang, Al Tanata (30), menghilang terseret arus ketika diving di Perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, Minggu (26/8) sore. Hingga Senin (27/ 8) kemarin petugas baik dari tim Basarnas, Pol Air Polda Bali dibantu Polres Klungkung dan nelayan masih mencari Al Tanana di sekitar lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Senin kemarin menyebutkan korban dilaporkan hilang sekitar pukul 18.00 Wita. Kejadian berawal ketika korban yang menginap di home stay Padang Bai itu berangkat dari Pelabuhan Padang Bai bersama 14 rekannya untuk diving di Pantai Cyrstal Bay, Nusa Penida

sekitar pukul 08.00 wita. Saat itu korban diangkut mengunakan dua boat, Garudan dan Energi Renor. Korban tiba di Pantai Crstal Bay sekitar pukul 12.00 wita. Setelah tiba di lokasi, korban bersama 14 rekannya yang juga tamu dari mancanagera diving didampingi tiga instruktur war-

Bangli, DenPost Beberapa hari menjelang Hari Raya Galungan, pedagang musiman memenuhi Pasar Kidul, Bangli. Mereka berdagang di sepanjang ruas jalan sehingga membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut sembrawut. Pantauan Senin (27/8) kemarin, pedagang musiman itu berjualan bunga, canang dan perlengkapan upacara lainnya. Mereka berjejer di sepanjang jalan. Arus lalu lintas di sekitar jalan itu tampak semrawut. Kepala Pasar Kidul Bangli, Wayan Jeben Windria, mengakui kalau pemandangan seperti itu sudah menjadi tradisi saat hari raya. Dengan kondisi itu, pihaknya terpaksa bekerja ekstrakeras untuk mengatur tempat bagi pedagang tersebut. ‘’Daya tampung pasar tidak memadai sehingga pedagang musiman terpaksa kami kami izinkan berdagang di atas trotoar,” katanya seraya menambahkan, untuk memberikan rasa nyaman, pihaknya sudah berkoordi-

nasi dengan pihak terkait seperti kepolisian dan Dinas Perhubungan. (dek)

dilakukan di sekitar lokasi korban hilang. Upaya pencarian korban juga melibatkan tim Basarnas, Pol Air Polda Bali, termasuk dari tim Polres Klungkung dibantu para nelayan dan petani rumput laut. Namun dari kejadian tersebut, menurut Kapolsek korban, diperkirakan telah meninggal dunia. Karena ada salah seorang saksi bernama Milan Vacek asal Republik Ceiko sempat melihat ciri-ciri mirip korban di dalam laut ketika diving. Saat diving tersebut, Milan yang tinggal di Toya Pakeh, Nusa Penida, sempat melihat jenazah terjepit di bebatuan dalam posisi duduk telungkup. Jenazah tersebut dikatakan memakai baju warna abu-abu biru sesuai

dengan seragam yang digunakan korban. Tapi saat itu, Milan tidak berani mendekatinya. Karena situasi arus laut atau gelombang di perairan sangat deras. ‘’Karena syok melihat ada mayat, saksi (Milan-red) kemudian naik ke atas dan melaporkannya ke petugas,” ujar Kapolsek. Yang jelas, kata Kapolsek, untuk saat ini petugas masih mencari di sekitar lokasi korban menghilang. Petugas Polres di Klungkung daratan juga terus memantu di sekitar daerah pesisir seperti Kusamba, Klotok dan Tegal Besar. ‘’Sejauh ini belum ada tanda-tanda, tim masih fokus mencari di sekitar lokasi korban hilang,” ujar Kapolsek. (119)

Guru-guru Program UPJK ”Serbu” Dewan  Gara-gara Dana Beasiswa Tidak Cair Amlapura, DenPost Tak kurang dari 31 guru SD peserta program UPJJ (Universitas Pedidikan Jarak Jauh) ‘’menyerbu” Kantor DPRD Karangasem Senin (27/8) kemarin. Mereka mempertanyakan realisasi dana beasiswa berupa subsidi uang perkuliahan yang diduga sarat dengan permainan. Rombongan guru-guru yang berasal dari seluruh kecamatan di Karangasem itu diterima Ketua DPRD, Gede Dana dan sejumlah anggota dewan di aula DPRD. ‘’Kalau kami memang tidak pantas untuk mendapatkannya, kami tidak masalah. Kami hanya ingin tahu apa kekurangan kami,” kata seorang koordinator UPJJ, Gede Putra. Permasalahan uang subsidi yang besarnya Rp 3,327 juta per semeseter per orang tersebut sebenarnya sudah pernah mencuat akhir Desember 2011 lalu. Masalah dipicu adanya dua buah SK tentang hal yang sama tapi berbeda materi. Dalam SK pertama tercantum mahasiswa penerima dana subsidi dari Karangasem 280 orang. Tapi dalam SK yang lain yang terbitnya sehari setelah SK pertama, yang dinyatakan berhak atas dana subsidi tersebut hanya 186 orang. Koordinator mahasiswa, I Nyoman Jirna, mengatakan pada 25 Desember 2011 lalu

masalah itu sudah pernah disampaikan ke Dinas Pendidikan Karangasem dan pihak Dinas Pendidikan berjanji menindaklanjutinya. Namun janji tersebut tak ditindaklanjuti, terbukti tahun ini 22 orang mahasiswa semeseter V kembali tak mendapatkan haknya. Menurut Jirna, disebut hak karena program UPJJ tersebut merupakan program dari Dinas Pendidikan. Pendataan peserta dilakukan oleh dinas melalui kepala sekolah. ‘’Program itu lahir dari kebijakan bahwa guru agama, guru olahraga dan guru bahasa Inggris akan dijadikan guru kelas. Komitmen awal biaya perkuliahan akan mendapatkan subsidi dari pemerintah yang dianggarkan melalui APBN,” katanya. Yang membuat para peserta UPJJ tersebut geram, karena ada kejanggalan dalam SK penerima program. Peserta yang muncul dalam SK pertama tidak muncul dalam SK kedua, sedangkan ada yang namanya tidak muncul dalam SK pertama tiba-tiba menjadi penerima. Peserta UPJJ yang ke dewan kemarin menduga ada permainan di Dinas Pendidikan Karangasem. Mereka menyangsikan keabsahan SK yang kedua, karena tidak distempel. Dewan belum bisa berkomentar banyak. Ketua DPRD, Gede Dana, mengatakan

DenPost/suastrawan

TANYAKAN BEASISWA - Guru SD peserta program UPJJ mendatangi DPRD Karangasem Senin (27/8) kemarin. Mereka mempertanyakan realisasi dana beasiswa yang dinilai sarat dengan permainan. masalah tersebut akan dibawa dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan. ‘’Ke-

betulan 5 September mendatang kami memang ada agenda hearing dengan Dinas Pen-

didikan. Masalah ini akan menjadi salah satu materi pertanyaan kami,” katanya. (117)

Tangani Sampah, DKP Siagakan 13 Armada Truk

EKONOMI

Pedagang Musiman Penuhi Pasar Kidul

ga lokal. Setelah 15 menit berjalan dan melihat situasi cuaca sangat buruk, mereka kemudian diminta untuk naik. Tapi setelah semua berkumpul naik, ternyata hanya korban yang tidak muncul-muncul dari perairan. Pencarian terhadap korban kemudian dilakukan di sekitar lokasi. Namun upaya pencarian hingga dilakukan ke wilayah benoa sekitar pukul 16.30 tidak membuahkan hasil. ‘’Ya, korban baru dilaporkan hilang sekitar pukul 18.00 Wita. Tapi sampai saat ini juga belum ketemu,” ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol Wayan Sarjana, ketika dimintai konfirmasi, Senin kemarin. Menurut Kapolsek, saat ini upaya pencarian masih tetap

DenPost/suastrawan

ARMADA TRUK - Untuk menangani masalah sampah, DKP Karangasem mengoperasikan 13 armada truk. Masyarakat diharapkan berperan aktif, setidaknya untuk dapat mengelola sampah rumah tangganya dengan baik.

K.68

Amlapura, DenPost Berstatus kota kecil, Karangasem juga memroduksi sampah yang cukup banyak. Dalam menangani persoalan sampah, DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) memekerjakan 467 petugas kebersian yang di-backup 13 armada truk pengangkut. Kadis DKP, I Made Suama, mengatakan produksi sampah di Karangasem dan Kota Amlapura khususnya didominasi sampah rumah tangga. Selain armada truk yang jumlahnya dianggap sudah mencukupi, untuk menjangkau perumahan warga yang berada di jalan-jalan sempit, DKP juga mengoperasikan tiga unit sepeda motor kaisar. Khusus untuk di TPA Butus, penanganan sampah menggunakan tiga alat berat. ‘’Menyangkut pertamanan, kami memiliki tiga unit mobil tangki untuk melakukan penyiraman,’’ kata Suama Senin (27/8) kemarin. Dengan armada dan personil yang ada, Suama mengatakan tanggung jawab penanganan masalah kebersihan dan keindahan kota yang menjadi tugas DKP sudah bisa berjalan dengan baik. Namun masih ada kendala dalam hal peran serta aktif masyarakat. Dia mengharapkan ke depan masyarakat akan makin sadar dan tergerak

hatinya untuk minimal peduli dan dapat mengelola sendiri sampah rumah tangganya. Pria asal Desa Dukuh, Kubu, Karangasem, itu memberikan apresiasi yang tinggi atas semangat yang ditunjukkan para petugas kebersihan selama ini. Dia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang mesti dibereskan. Seiring dengan upaya-upaya pembenahan yang terus dilakukan di wilaya Kota Amlapura, tahun ini DKP mulai menyasar titik-titik tertentu di luar kota. Salah satunya penanganan sampah di daerah-daerah pariwisata. Setelah berhasil dengan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) di Desa Sengkidu, Manggis, tahun 2014 DKP merencanakan program serupa di Desa Bugbug, Kecamtan Kota dan Desa Culik, Abang. Dalam penanganan sampah, Karangasem punya satu program unggulan yang masih terus digalakkan berupa program perang sampah plastik. Untuk memotivasi masyarakat, DKP siap membeli sampah plastik dari masyarakat dengan harga Rp 1.000 per kilogram. ‘’Masyarakat hanya mengumpulkan, nanti petugas kami yang menjemput ke lokasi,’’ tandasnya. (117)

K.728


EKSPRES

8

Denpost  SELASA, 28 agustus 2012

Profil

Tahukah Kamu? Geisha, Seniman Penghibur Asal Negeri Sakura

Nuratni:

grafis : adi sudianggara

Cerminan Perempuan Indonesia KEBAYA bisa menjadikan perempuan terlihat anggun dan cantik. Balutan kain kebaya sangatlah pas untuk berbagai agenda acara. Kebaya bisa dipakai untuk acara formal, upa­ cara adat, ataupun ke pura. “Kalau pergi ke pura atau upacara adat, saya biasa memakai kebaya berwarna putih atau kuning. Sementara untuk acara formal, saya suka memakai kebaya dengan berbagai mode dan warna yang unik,” ujar Nuratni guru bahasa Indonesia di SMAK Harapan. Menurut Nuratni, sesuai dengan kebudayaan kita, kebaya merupakan pakaian tradisional asli Indonesia. Kebaya selalu mengikuti perubahan zaman. Dulu kebaya identik dengan ibu-ibu, namun zaman sekarang ini kebaya sudah banyak dipakai dikalangan perempuan muda. Kebaya pun kini sudah divariasikan dengan berbagai mode yang lebih modern, sehingga perempuan Indonesia bisa mengenakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Kalau ditanya mode, saya lebih suka dengan mode kebaya modern. Di mana gabungan antara kebaya tradisional zaman dulu dengan perkembangan modern saat ini. Walaupun sudah mengalami banyak perkembangan, kebaya modern tetap memiliki ciri khas kebaya Indonesia jaman dulu,” ungkapnya. Nuratni menyarankan, bagi yang suka mengoleksi kebaya, hendaknya kebaya dirawat sebaik-baiknya. Jika ingin mencuci kebaya sendiri di rumah, jangan mencucinya dengan mesin cuci ataupun sikat, karena hal tersebut akan membuat kebaya menjadi cepat rusak. Saat dijemur, hindari terkena matahari langsung. Dalam menyimpannya juga harus diperhatikan. ‘’Dengan begitu koleksi kebaya kita akan tetap awet dan dapat dipakai lebih lama,” ujar Nuratni mengingatkan. (dsk)

Kebaya tak harus melulu berkesan tua. Bisa dilihat, sekarang telah banyak rancangan kebaya modifikasi yang cocok dikenakan bahkan oleh remaja. Kebaya pun bisa dikenakan dalam berbagai acara, baik formal maupun nonformal.

Komentar Mereka Model : Utami Dewi - Photo : adhi wijaya ,grafis : adi sudianggara

Lulus Saraswati ‘’Berkebaya itu lebih mencerminkan inner beauty dari seorang perempuan. Jadi menurut aku, dengan mengenakan kebaya, perempuan itu akan lebih ayu,’’

Sri Wulandari ‘’Menurut aku mengenakan kebaya itu membuat lebih anggun, karena mengenakan kebaya ada kesan tersendiri. Kita lebih terlihat ceweknya,’’

Putri Yuliani ‘’Lebih cantik, karena kalau pakai kebaya kesan Bali-nya lebih kelihatan. Tapi kalau ga pakai kebaya, ya ga kelihatan,’’

PENGGUNAAN kebaya kini sudah tidak asing lagi dan mungkin sudah memiliki cukup banyak koleksi kebaya di lemari pakaian kamu. Apalagi sekarang model kebaya makin beragam. Mulai kebaya tradisional, kebaya modern, hingga kebaya modifikasi. Tidak heran jika kebaya yang dulu hanya dipandang sebagai busana tradisional kini semakin mendapat tempat di hati kaum perempuan. Bukan saja para istri pejabat tetapi juga selebritis. Banyak perempuan sekarang yang bukan hanya mengenakan kebaya pada acara formal tetapi juga sebagai busana mereka sehari-hari. Dari hasil poling Hopelist terhadap 100 remaja di Denpasar, 60 persen mengatakan senang dengan model kebaya modern. Sementara lainnya senang dengan model kebaya sederhana (15 persen) dan model clasic/ model lama dengan modif modern sebanyak 25 %. Kemana saja menggunakan kebaya? 65 persen menjawab untuk acara persembahyangan. Sisanya, 20 persen menjawab mengenakan kebaya untuk menghadiri acara resmi (formal) sebanyak 20 % dan 15 % untuk menghadiri acara pesta. ‘’Berkebaya itu lebih mencerminkan inner beauty dari seorang perempuan. Jadi menurut aku, dengan mengenakan kebaya, perempuan itu akan lebih ayu,’’ komentar Lulus Saraswati.

Poling Lebih dari Tiga bulan

15%

Model kebaya apa yang paling disenangi?

Pesta

15%

Sebulan

55%

Klasik motif modern

25%

Modern

65%

60% Acara resmi

30% Sederhana

15%

Jumlah Koresponden : 100 orang remaja grafis : adi sudianggara

Cara Mudah Merawat Kebaya Pembina : Putu Nuratni, S.Pd Pemimpin Redaksi : Ayu Purwatie Wakil Pemred : Leo Dicky

Sekretaris : Desak Kurnia Bendahara : Debby Febrinawati Alamat Redaksi : SMA K. Harapan Denpasar

The Oogieloves in the Big Balloon Adventure

Upacara Persembahayangan

20%

Tiga bulan

Redaksi Hopelist

Box Office

Kemana saja menggunakan kebaya?

Seberapa sering kita mengganti model kebaya?

Intan Kalvika ‘’Pastinya menurut aku, dengan mengenakan kebaya akan lebih kelihatan anggun, karena kebaya itu salah satu tradisi dari budaya Bali sendiri. Untuk itu, kita patut melestarikan budaya kita,’’

Dengan keragaman jenis kebaya tersebut kamu tentu memiliki banyak pilihan untuk berbusana kebaya. Kebaya tak hanya cocok bagi kamu yang memiliki postur tubuh ramping. Bahkan, para perempuan dengan tubuh berisi juga bisa tampil anggun sekaligus modis dengan kebaya. Asal, sesuai dengan postur tubuh dan warna kulit. Pendeknya busana Kebaya yang hampir tidak dimiliki bangsa lain ternyata mampu membuat perempuan dalam ukuran tubuh apa pun bisa terlihat seksi, langsing dan elegan. Hanya dengan pemilihan bahan, model yang tepat dengan postur tubuh dan warna kulit, saat ini modifikasi kebaya pun semakin beragam dilakukan oleh penjahit kebaya. Menurut Nuratni, guru Bahasa Indonesia SMA K. Harapan, pemilihan warna kebaya bergantung warna kulit. Jika memiliki kulit kuning, bisa mengenakan semua warna. Namun, perempuan berkulit sawo matang harus mampu memilih warna kebaya modern yang tepat agar tidak terlihat kusam. ‘’Warna-warna segar seperti biru laut, merah, merah marun, peach kecokelatan, dan hitam adalah warna-warna yang cocok dikenakan oleh perempuan berkulit sawo matang. Hindari mengenakan warnawarna oranye, nila, dan ungu,’’ jelasnya. (ayu/tim)

Geisha adalah seniman penghibur tradisional Jepang. Berbagai keterampilan pun harus dimiliki seorang Geisha seperti musik klasik dan tari. Kata “geiko” digunakan di Kyoto untuk mengacu kepada Photo : net individu tersebut. Geisha sangat umum pada abad ke-18 dan abad ke-19, dan masih ada sampai sekarang ini, walaupun jumlahnya tidak banyak. Di Kansai, istilah “geiko”dan geisha pemula digunakan sejak Restorasi Meiji. Geisha umum digunakan pada masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang, mengandung konotasi prostitusi. Di Republik Rakyat Cina, kata yang digunakan adalah “yi ji,” yang pengucapannya mirip dengan “ji” dalam bahasa Mandarin yang berarti prostitusi. Seorang Geisha biasanya mengenakan kimono berwarna cemerlang dan indah, proses pembuatan kimono itu pun memakan waktu lama yakni 3 tahun. Geisha belajar banyak bentuk seni dalam hidup mereka, tidak hanya untuk menghibur pelanggan tetapi juga untuk kehidupan mereka. Rumah-rumah geisha disebut “Okiya” , kebanyakan para geisha direkrut dari gadis - gadis berasal dari keluarga miskin dan kemudian melatih mereka. Semasa kanak-kanak, geisha seringkali bekerja sebagai pembantu dan pada masa latihan geisha muda diberi julukan maiko. Pada bulan Desember 2007, distrik Asakusa di Tokyo telah menjadi saksi atas debut Sayuki , Geisha Barat non-Jepang pertama di sejarah Jepang. Awalnya, Sayuki menjadi geisha untuk proyek akademik, tapi sekarang berniat untuk melanjutkan pekerjaannya itu. “Sayuki: inside the flower and willow world” akan dipublikasikan oleh Pan Macmillan Australia. Sebuah film dokumenter tentang hidup seorang geisha juga sedang direncanakan. Peran Geisha di Jepang membuatnya menjadi ikon di negara sakura tersebut, sama seperti samurai. Hingga saat ini, jumlah Geisha diperkirakan mencapai 1000 sampai 2000 orang. (net)

SESUNGGUHNYA merawat baju kebaya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Ini adalah beberapa tips mudah merawat kebaya: 1. Kebaya tidak selalu harus dicuci setelah dipakai. Kebaya cukup diangin-anginkan saja. 2. Jika hendak mencuci, perhatikan bahannya. Sebaiknya gunakan pilihan dry clean pada mesin cuci anda. Mengapa dry clean? Karena pilihan tersebut lebih aman untuk semua jenis bahan kebaya, sehingga tidak merusak tekstur asli. 3. Jangan menjemur kebaya yang telah dicuci di terik matahari langsung. Jemur di tempat sejuk, misalnya di ruangan ber-AC. 4. Jangan menyemprotkan parfum langsung ke kebaya. Hal ini akan merusak tekstur warna pada kebaya 5. Cara penyimpanannya pun sanggat sederhana, cukup dilipat dan jangan digantung. Mengapa demikian? Karena kebaya kebanyakan berbahan elastis, jika sering digantung, maka bagian pundak perlahan akan turun. (tim/net)

Photo : net

Para Oogieloves, Goobie, Zoozie dan Toofie bersama dengan J. Edgar, Windy Window serta Ruffy akan menggelar pesta ulang tahun untuk Schuufy (sstt...ini rahasia, karena ini kejutan!). Semua perencanaan pesta berlangsung dengan sangat sempurna namun, J.Edgar kehilangan lima balon ajaib saat di perjalanan. Lima balon ajaib tersebut hilang di Lovelyloveville. Para Oogiloves pun kemudian berangkat untuk mencari dan menemukan balon ajaib tepat pada waktunya, agar pesta kejutan untuk Schuufy tidak batal. Di sepanjang jalan mereka bertemu denganteman-teman baru yang sangat menarik seperti Dotty, Rounder, Bobby Wobbly, Sakti Marvin, Rosalie Rosebud, Lola dan Lero Sombero. Dapatkah teman-teman baru mereka membantu menemukan balon ajaib tepat pada waktunya untuk merayakan ulang tahun kejutan untuk Schuufy?(adi/net) Tayang Perdana : 29 Agustus 2012 Genre : Keluarga, animasi Durasi : 1 jam 23 menit Distributor : Kenn Viselman Presents Sutradara : Matthew Diamond Pengisi Suara : Cloris Leachman, Cary Elwes, Chazz Palminteri, Toni Braxton, Christopher Lloyd, Jaime Pressly


DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

9


10

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Dewa Anom – Desak Sri

Sabet Juara Umum Srinadi Cup PERENANG muda Dewa Anom beserta adiknya, Desak Sri Widyadari, kembali menunjukkan prestasi menggembirakan. Pada Kejuaraan Srinadi Cup I 2012, Dewa Anom yang turun di KU III Putra berhasil meraih juara umum I dengan perolehan medali 5 emas dan 2 Perak. Sementara Desak Sri Widyadari memperoleh juara umum II di KU IV (1 emas, 3 perak dan 4 perunggu). Prestasi ini disambut gembira Anom dan Desak Sri Widyadari, Senin (27/8) kemarin. Ia sebut prestasi ini sebagai kado spesial hari raya Galungan dan Kuningan. Di hari pertama, Anom meraih 3 emas dan 1 perak. Tiga emas disabet di nomor 400 m gaya bebas dengan catatan waktu 05:05:40, 100 m kupu-kupu (01:08:28), dan 50 m kupu-kupu (00:30:85), dan 200 m gaya ganti Anom meraih perak dengan catatan waktu 02:42:48 . Di hari kedua, Anom berhasil meraih 2 emas dan 1 perak yaitu 200 m gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 02:36:44 dan 200 m gaya punggung (02:43:24), serta medali perak diraih pada gaya 200 m gaya bebas (02:27:04). Sedangkan Desak Sri Widyadari, dihari pertama meraih 1 emas, 2 perak, 2 perunggu. Emas pertama diraih Desak Sri pada gaya 100 m gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 01:13:39. Sedangkan medali perak diraih pada gaya 50 m gaya dada dengan catatan waktu 00:40:27, dan 200 m gaya ganti (02:50:37) . Hari kedua, Desak Sri berhasil meraih 1 perak dan 2 perunggu masing-masing 200 m gaya bebas dengan catatan waktu 02:30:69, dan 2 perunggu dikemas dari 50 m gaya bebas dengan catatan waktu 00:32:15 dan 100 m gaya dada (01:30:27). Kejuaraan Srinadi Cup I diikuti hampir 300 atlet dari KU I dan senior sampai KU V putra-putri. Untuk kejuaraan ini, Dewa Anom berhasil meraih medali emas untuk gaya spesialisasinya yaitu gaya kupu-kupu. Anom berharap di kejuaraan mendatang bisa tetap mempertahankan prestasinya. Rasa gembira juga ditunjukkan Kt. Wiwin Andanyani, S.T., MT., ibunda Anom-Desak Sri. Ia sangat bangga dengan prestasi kedua anaknya. ‘’Selaku orang tua, kami berharap semoga apa yang di cita-citakan oleh Anom dan Desak Sri bisa berhasil maksimal menjadi atlet renang profesional sampai ke tingkat Internasional,” ujar Andanyani, sembari mengatakan Dewa Anom dan Desak Sri kini sedang mempersiapkan untuk menghadapi kejuaraan di Bupati Badung Cup di Mengwi Gulingan. (pus)

PENJOR - Setiap perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, umat akan memasang penjor di depan rumah. Selain membuat sendiri, tak sedikit krama Bali kini memilih yang praktis dengan membeli penjor yang sudah jadi. Seperti yang terlihat di salah satu pedagang penjor di Jl. Kepundung, (27/ 8) kemarin, yang kebanjiran pesanan. DenPost/adhi wijaya

Tingkatkan Status Jadi SBI

Kepala Sekolah Didesak Serius Garap Program RSBI Denpasar, DenPost Kepala sekolah penyandang status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) diminta bekerja serius untuk menggarap program-program RSBI agar bisa meningkatkan statusnya menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Salah satu program yang wajib dituntaskan adalah memenuhi persyaratan minimal 20 persen guru berkualifikasi S2 untuk SMP RSBI dan 30 persen untuk SMA/SMK RSBI. Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar, Wayan Sugiarta mengatakan hal itu, Senin (27/8) kemarin. Menurut Sugiarta, sampai saat ini, masih ada sejumlah RSBI di Denpasar belum mampu memenuhi persyaratan minimal tenaga guru berkualifikasi S2 tersebut. ‘’Para kepala sekolah RSBI harus memotivasi guru-guru di sekolahnya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Khususnya, guru-

DenPost/ist

Dewa Anom dan Desak Sri

Panwaslu Gianyar Lantik 70 PPL Gianyar, DenPost Panwaslu Kabupaten Gianyar, Senin (27/8) kemarin melantik 70 orang Petugas Pengawas Lapangan (PPL). Pelantikan dan sekaligus pembekalan bagi petugas yang akan berkerja ditingkat desa itu berlangsung di Balai Budaya Gianyar. Ketua Panwaslu Gianyar, Drs. I Made Pantja mengatakan, pelantikan PPL ini akan membantu Panwaslu Gianyar dan Panwascam dalam mengawasi pelaksanaan Pemilukada Gianyar, 4 November 2012 mendatang. Dengan dilantiknya PPL ini sudah langsung bisa bekerja untuk melakukan pengawasan di lapangan. PPL melakukan pengawasan ditingkat bawah, terutama dalam pendataan pemilih di tingkat desa. Dikatakan, PPL ini juga akan mengawasi pelaksanaan verifikasi pendataan jumlah pemilih di tingkat desa. PPL ini akan bekerja hingga penghitungan suara berakhir. Untuk mematangkan tugas PPL, setelah dilantik langsung diberikan pembekalan yang diberikan anggota Panwaslu dan anggota KPU Kabupaten Gianyar. Asisten I Sekkab, Mertha Adiatmaja, mewakili Bupati Gianyar, mengatakan, dalam melaksanakan tugas, PPL diharapkan bekerja sungguh-sungguh di lapangan. Tugas PPL ini sangat mulia untuk mencari pasangan pemimpin yang bagus demi pembangunan Gianyar 5 tahun kedepan. Pihaknya berharap, PPL dalam melakukan tugasnya selalu berkoordinasi dengan Panwaslu Kabupaten Gianyar maupun Panwascam di masing-masing Kecamatan sehingga masalah yang dihadapi di lapangan cepat dan bisa diatasi dengan baik.”Tanggung jawab yang diberikan cukup berat untuk mengawasi Pemilukada Gianyar. Untuk itu, PPL untuk selalu berkoordinasi dengan Panwaslu Kabupaten dan Panwascam dimasing-masing Kecamatan,” harap Mertha Adiatmaja. (116)

guru yang mengampu bidang sains,” pinta Sugiarta. Selain itu, imbuh Sugiarta, pihak sekolah juga wajib secara intensif meningkatkan sarana prasarana penunjang pendidikan di sekolahnya. Tentunya, pemerintah daerah juga tidak bisa lepas tangan karena pembiayaan program RSBI relatif mahal. ‘’Jadi, harus ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap RSBI,” katanya.

Menurut Sugiarta, ada berbagai yang faktor menyebabkan belum satu pun RSBI di Denpasar termasuk di seluruh Bali belum mampu naik kelas menjadi SBI. Faktor penyebab itu di antaranya, penyerapan mutu pendidikan oleh pemerintah terhadap para pengajar kurang maksimal. Hal ini terbukti dengan SDM guru yang seharusnya bergelar S2 hingga kini belum maksimal dilakukan.

Faktor lain yang memicu belum adanya satu sekolah pun yang masuk ke standar SBI juga karena faktor sarana dan prasarana. Faktor itu seperti adanya sistem teknologi informasi (TI) pendukung seperti sistem pengajaran dengan LCD, kemudian laboratorium, asrama sekolah hingga luas sekolah yang minimal harus satu hektar. ‘’Pemerintah daerah sebenarnya sudah menyiapkan program beasiswa untuk guru-guru yang menempuh pendidikan S2. Namun, belum banyak guru yang memanfaatkan program tersebut,” ujar Sugiarta. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Propinsi Bali, Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd., mengatakan, Pemprop Bali sudah mengucur-

kan dana untuk meningkatkan kualifikasi akademik guru baik ke jenjang S1 maupun S2. Dikatakan, program itu menyasar 100 orang guru di Bali dengan total anggaran Rp 1,5 milyar. Disebutkan, masing-masing guru dijatahkan menerima subsidi dana pendidikan Rp 15 juta. Bantuan yang digulirkan ini dalam bentuk Bantuan Kabupaten Kota (BKK) ini yang didistribusikan ke kabupaten/kota berdasarkan jumlah guru yang ada di kabupaten/kota. “Artinya, kabupaten/kota yang populasi lebih besar tentu saja mendapat kuota yang lebih besar. Terkait penetapan guru yang berhak menerima dana motivasi pendidikan ini, sepenuhnya merupakan wewenang Disdikpora Kabupaten kabupaten/ kota,” tandasnya. (123)

PDAM Denpasar Kekurangan Bahan Baku Air Bersih ‰Berharap dari Tukad Petanu dan Penet Dauh Puri, DenPost Hingga memasuki pertengahan tahun 2012, PDAM Kota Denpasar, masih kekurangan bahan baku air bersih. Di sisi lain, permintaan akan air bersih di Kota Denpasar terus meningkat. Sebagai daerah yang tidak memiliki sumber bahan baku air bersih, Denpasar sudah merancang sejumlah program, seperti program Sarbagitaku. Sambil menunggu program tersebut jalan, untuk sementara PDAM Denpasar tetap ber-

gantung pada pasokan air dari Tukad Petanu dan Tukad Penet. Sebagaimana disampaikan Dirut PDAM Kota Denpasar, I Putu Gede Mahaputra, Senin (27/8) kemarin, untuk proyek sambungan ke dari Tukad Penet akan dimulai tahun 2013 mendatang. Dijelaskannya, jumlah pasokan produksi yang tersedia saat ini hanya sebanyak 1.213 lt/dt. Sedangkan kebutuhan pasokan air untuk pelanggan di Denpasar mencapai 1.425 lt/dt. Itu berarti PDAM Kota Denpasar masih

kekurangan pasokan air sebanyak 239 lt/dt. Untuk saat ini, PDAM Kota Denpasar masih mengandalkan sumber air baku dari air permukaan Tukad Ayung. “Untuk menanggulangi kekurangan ini, kami menunggu pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) oleh konsorsium yang tergabung dalam Sarbagitaku yang mengambil sumber air dari Tukad Petanu Gianyar dan Tukad Penet Tabanan,” katanya. Untuk Tukad Petanu tahap I, diperkiraan sudah mulai berope-

rasi 2013, artinya tahun 2014 baru bisa menikmati air dan tersambung ke konsumen. Sedangkan untuk Tukad Penet, rekonstruksinya baru dimulai dari tahun 2013 hingga tahun 2014. “Sehingga airnya sudah bisa digunakan tahun 2015,” jelasnya. Menurutnya, jika pembangunan kedua IPA tersebut rampung maka instalasi ini akan mampu menyuplai air ke Kota Denpasar sebesar 300 lt/dt. “Kalau itu sudah jadi, tentunya kekurangan kebutuhan air ber-

sih di Denpasar bisa terpenuhi,” ujarnya. Dengan adanya instalasi ini, lanjut Mahaputra, dapat mengurangi pengambilan Air Bawah Tanah (ABT). Untuk jumlah calon pelanggan, sampai awal tahun 2012 ini sebanyak 3.000 sambungan rumah (SR) masih menunggu sambungan. Rumah yang belum teraliri air ini harus mengantre, pasalnya ketersediaan air di Denpasar belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan warga Denpasar. (111)

Hadapi Pemilukada Bali dan Klungkung

Candra Condong Pilih Kader Partai Semarapura, DenPost Pemilukada Klungkung memang baru akan digelar tahun 2013 mendatang. Namun, sejumlah parpol mulai mengelus calon yang akan ditunjuk menjadi calon Bupati Klungkung. Partai Golkar Klungkung melirik tokoh Puri Klungkung yakni Tjokorda Raka Putra dan Tjokorda Bagus Oka untuk menjadi calon bupati. Sementara PDI Perjuangan Klungkung disebut-sebut juga menggodok empat kadernya untuk menjadi kandidat yakni Sekretaris DPC PDIP Klungkung, A.A. Gde Anom yang kini duduk sebagai Ketua DPRD Klungkung; mantan Ketua DPRD Klungkung, Wayan Sute-

DenPost/sriwiadnyana

I Wayan Candra na; anggota DPRD Bali, Ketut Mandia; dan Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, Wa-

yan Regeg. Hanya, Ketua DPC PDIP Klungkung, Wayan Candra belum mau berkomentar terkait calon yang akan ditunjuk PDI Perjuangan dalam hajatan tersebut. Kepada sejumlah wartawan, Senin (27/8) kemarin, Bupati Klungkung tersebut mengaku PDI Perjuangan Klungkung banyak memiliki jagoan yang layak diadu dalam pemilukada nanti. Namun, imbuh Candra, saat ini belum satu pun ada calon yang diunggulkan atau dijagokan. Apalagi rentang waktu Pilkada Klungkung masih cukup lama. Candra hanya berharap agar calon PDIP yang akan maju dalam Pilkada nanti jangan was-

was dan ambisius. Diapun tidak ingin ada kader yang saling gontok-gontokan. Karena siapapun calon yang terpilih nanti maju dalam Pilkada Klungkung, pihaknya bakal mendukung dan berjuang penuh. Tapi dalam Pilkada nanti, Candra yang mencalonkan menjadi Gubernur Bali ini lebih condong memilih calon dari kader. Karena bagi Candra fungsi diorganisasi terletak pada pengkaderan. Tapi untuk siapa calon yang dipilih nanti juga harus memenuhi kriteria diantaranya harus loyalitas, punya bekal dalam arti luas yakni dikenal masyarakat, sering turun ke bawah dan lainnya. “Idealnya dari kader partai sendiri. Tapi siapapun yang terpilih nanti, saya

akan ikut berjuang,” ujarnya. Lalu ditanya terkait dengan nama istrinya yakni Wayan Ringin yang disebut-sebut juga akan menjadi calon? Candra tidak berkomentar banyak. Diapun menyerahkankanya sepenuhnya kepada keputusan partai. “Ya ndak enak mengomentari soal itu. Kesannya nanti berpihak,” akunya. Tapi untuk persoalan calon dari PDIP, Candra lebih condong memilih kader partai. Begitupula dalam Pilgub Bali nanti. Apalagi untuk calon Gubernur dinilai masih proses diinternal partai. ”Yang jelas PDIP tidak kekurangan kader. Cukup DPP yang mengotak ngatik tiga calon yang muncul,” ujar Candra. (119)

Libur Galungan dan Kuningan

Pererat ”Nyama Braya” dan Meningkatkan ”Srada Bhakti”

DenPost/ist

PELANTIKAN PPL - Panwaslu Kabupaten Gianyar saat melantik Petugas Pengawas Lapangan (PPL), Senin (27/8) kemarin di Balai Budaya Gianyar. Usai pelantikan, PPL mengikuti pembekalan dari Panwaslu Gianyar dan KPU Gianyar.

SESUAI kalender pendidikan yang diterbitkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Propinsi Bali, serangkaian hari raya Galungan dan Kuningan, siswa di Bali dijatahkan libur selama 12 hari. Persekolahan di Bali mulai libur 28 Agustus hingga 9 September 2012 mendatang. Momentum peringatan hari raya terbesar umat Hindu di Bali tersebut bisa dimanfaatkan untuk menanamkan halhal yang positif kepada generasi muda Hindu secara intensif. Ketua Lentera Anak Bali (LAB), dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ., didampingi Ida Ayu Putu Puniadhi, mengatakan hal itu, Senin (27/8) kemarin. Menurut Sri Wahyuni,

selama libur 12 hari itu, para siswa bisa diperkenalkan dengan tatanan kehidupan adat dan masyarakat Bali, mempererat ikatan kekerabatan dengan rekan-rekannya di banjar maupun nilai-nilai positif lokal genius lainnya. Apalagi, tidak sedikit dari generasi muda Bali itu hidup di perantauan (misalnya di Denpasar). Akibatnya, komunikasi dengan nyama braya (saudara-saudara) di kampung halaman tidak begitu intensif dan terkesan berjarak. Ditegaskan, momentum liburan Galungan dan Kuningan itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mempersempit jarak itu. Di saat itulah mereka bisa mengakrabkan diri dengan nyama braya dan berbaur dengan masyarakat

desa sehingga mereka tidak merasa asing dengan lingkungannya sendiri. ‘’Kesempatan berkomunikasi seperti itu kan sangat jarang bisa diperoleh pada hari-hari biasa karena anak sudah sangat disibukkan dengan aktivitas di sekolah,” ujar Sri Wahyuni. Menurut Sri Wahyuni konsep liburan 12 hari ini sangat pas. Dalam rentang waktu itu, suasana hari raya benar-benar terasa sangat kental. Mulai anak kecil, remaja hingga orang dewasa saling berbaur untuk mempersiapkan segala perlengkapan upacara menyambut hari besar agama Hindu itu. ‘’Kalau memungkinkan, libur Galungan dan Kuningan ini dimanfaatkan oleh banjar, desa pakraman, atau sekolah untuk menyelenggarakan pas-

raman. Momen hari raya ini tentunya sangat untuk melaksanakan kegiatan yang bernapaskan agama dan seni budaya Bali,” ujar Sri Wahyuni. Ida Ayu Putu Puniadhi menambahkan, libur hari raya Galungan dan Kuningan juga penting bagi anak-anak untuk bersosialisasi, mendekatkan diri dengan orang tua, sanak keluarga maupun masyarakat adat lainnya. “Tidak hanya itu, momen liburan panjang ini juga sejatinya bisa dimanfaatkan oleh desa pakraman untuk menggulirkan kegiatan-kegiatan tertentu yang berkaitan dengan peningkatan sradha bhakti, pemahaman tentang adat dan seni budaya Bali dan aktivitas-aktivitas produktif lainnya,” ujarnya. Di hubungi terpisah, Kepa-

la Disdikpora Propinsi Bali, Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd., mengungkapkan, momentum hari raya Galungan dan Kuningan ini juga sebagai bentuk peningkatan spiritual dan emosional question. Ia setuju jika selama libur Galungan dan Kuningan generasi muda memanfaatkan dengan kegiatan positif. Momentum Hari Raya Galungan dan Kuningan, kata dia, merupakan sebuah bentuk penguatan nilai-nilai budi pekerti. Anak-anak bisa mempelajari tradisi keagamaman pada masyarakat (orangtua) seperti mejejahitan atau metanding banten. ‘’Itu sebuah bentuk transformasi nilai budaya dan agama,” ujar Sujaya. (pus)


11

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

”Palinggih Ibu” Pura Penataran di Tebesaya Ludes Terbakar

DenPost/dewa

PARKIR - Kondisi parkir yang meluber hingga Jalan Ngurah Rai, Gianyar di kawasan Pasar Gianyar sehingga cukup membuat krodit arus lalu lintas di sekitarnya. Hal ini tidak biasa terlihat kalau tidak mendekati hari raya Galungan dan Kuningan di Gianyar.

Jelang Galungan, Arus Lalin ke Pasar Krodit Gianyar, DenPost Tidak seperti biasanya kondisi di beberapa pasar di Gianyar, mulai Minggu (26/8) lalu hingga Senin (27/8) kemarin kondisinya penuh sesak. Bahkan keramaian sudah mulai tampak sekitar pukul 00.00 wita. Pantauan DenPost di Pasar Tradisional Gianyar dan Pasar Tradisional Blahbatuh, kondisi sesak tidak saja terjadi di tengah pasar, namun juga luar pasar. Bahkan kemacetan hingga siang kemarin pun tidak bisa dihindari karena membludaknya pengunjung pasar. Diperkirakan membludaknya warga Gianyar ke pasar tradisional ini terjadi hingga Selasa (28/8) pagi ini karena bertepatan dengan hari raya penampahan Galungan. “Susana pasar seperti ini memang jarang sekali terjadi kecuali pada saat hari raya besar seperti Galungan dan Kuningan. Pedagang janur musiman pun sudah datang muali pukul 00.00 wita untuk berjualan di Pasar Gianyar,” ujar Desak Putri, salah satu pedagang janur yang ditemui kemarin di Pasar Gianyar. Selain itu, untuk menjaga arus lalu lintas agar tidak semakin krodit, Polres Gianyar pun menyiapkan beberapa personilnya untuk mengatur arus lalu lintas di sekitaran pasar-pasar tradisional se-Kecamatan Gianyar. “Puncak kekroditan biasanya dimulai pukul 07.00 hingga pukul 09.00 wita. Kita harus lebih ekstra mengatur arus lalu lintas dari jam biasanya karena pengunjung membludak di jamjam itu,” ujar salah seorang petugas yang berada di Pospol Pasar Gianyar. (115)

Bule Asal Amerika Serikat Tewas Gianyar, DenPost Seorang bule, Brian Kenny Aldinger (57), asal New York, Amerika Serikat tewas di sebuah rumah saksi Ringt Isnuri Suryatni (50) di Banjar Roban, Desa Klusa, Payangan Gianyar. Bule ini ditemukan sudah sekarat oleh istrinya Ringt Is nuri Suryatni beralamat Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar sekitar pukul 04.45 wita, Senin (27/8) kemarin. Informasi yang berhasil dihimpun di Mapolres Gianyar menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat ke kamar mandi hendak buang air kecil. Usai buang air kecil, korban kemudian kembali ke kamar tidur. Namun sampai di kamar korban, penyakit sesak napasnya kambuh dan korban mengeluh kesakitan. Kontan saja istrinya Ringt Is nuri Suryatni memanggil anaknya, Dani Rahma Tanti (21), seorang mahasiswa. Melihat ayahnya kondisinya drop, Dani Rahma Tanti kemudian menghubungi dokter Klinik Ubud. Namun sayang, saat dokter tiba di TKP, korban sudah mengembuskan napas yang terakhir. Atas kejadian itu, pihak keluarga menghubungi polisi. Tak berselang lama kemudian polisi mendatangi TKP. Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta, SH, dihubungi membenarkan tewasnya bule tersebut. Atas tewasnya bule asal Amerika tersebut Tim Identifikasi Polres Gianyar bersama dokter sudah didatangkan ke TKP untuk memeriksa luar korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dilakukan orang lain terhadap korban. Berdasarkan keterangan istrinya, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Kini mayat bule yang kawin dengan orang Yogjakarta itu dititipkan di kamar mayat RSUP Sanglah untuk dipulangkan ke negara asalnya. (116)

BIRO JASA

BIRO JASA

Ubud, DenPost Diduga adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting listrik, Minggu (26/8) malam lalu, sebuah palinggih ibu di Pura Penatraan di Banjar Tebesaya, Peliatan, Ubud beserta seluruh isinya ludes terbakar. Warga dan petugas Pemadam Kebakaran Gianyar tidak bisa berbuat banyak, karena api cepat sekali melalap seluruh bangunan. Dari peristiwa tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Dari pantauan DenPost di lokasi, meski telah berupaya tiba di lokasi dengan cepat, namun petugas Pemadam Kebakaran Gianyar gagal menyelamatkan palinggih ibu beserta seluruh isinya di pura setempat. Karena warga maupun petugas sudah mendapati pura yang tinggal puingnya saja. Memastikan tidak ada percikan api tercecer ke bangunan lainnya, penyemprotan air pun dilakukan ke seluruh bagian pura. Peristiwa kebakaran tersebut awalnya diketahui oleh I Gusti Ngurah Wija, yang kediamannya tidak jauh dari pura tersebut. Awalnya dikira ada orang yang bakar sampah, namun dirinya terkejut setelah mendapati salah satu bangunan pura sudah gosong diselimuti asap tebal. ”Sebenarnya sudah setengah jam sebelumnya saya mengendus asap. Namun saya tak curiga. Saya sangat menyesal tidak melakukan pencegahan sejak awal,” ujarnya. Sementara dari hasil penelusuran aparat kepolisian, penyebab kebakaran sementara diduga korsleting listrik. Hal ini diperkuat dari kondisi kabel meleleh yang menempel di bangunan pura tersebut. ”Dari pendataan sementara, kerugian yang ditimbulkan atas musibah ini mencapai Rp 50 juta,” ungkap salah satu petugas kepolisian yang saat itu berada di pura tersebut. (115)

DenPost/dewa

LUDES - Salah satu palinggih ibu Pura Penataran di Banjar Tebesaya, Peliatan, Ubud, ludes terbakar, Minggu (26/8) malam.

Semalam, Terjadi Dua Kasus Kebakaran Hebat Gianyar, DenPost Dalam satu malam, Senin (27/8) kemarin, telah terjadi dua kasus kebakaran hebat di wilayah hukum Polres Gianyar. Musibah kebakaran pertama menimpa sebuah bangunan di Pura Penataran Tebesaya, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar. Musibah kebakaran kedua, yakni terbakarnya dua buah bangunan, sejumlah mesin cuci dan sejumlah barang berharga milik korban I Made Nata (30) di Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya saja mengalami kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Atas kejadi-

an ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, musibah kebakaran pertama menimpa sebuah bangunan Pura Penataran Tebesaya di Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar. Musibah kebakaran pelinggih pura dilihat pertama kali oleh I Gusti Ngurah Wija, salah seorang warga setempat yang rumahnya tak jauh dari bangunan Pura Penataran. Sementara kebakaran yang kedua terjadi pukul 03.00 wita menimpa korban I Made Nata (30) beralamat Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar. Korban Nata yang mengalami kerugian pal-

ing banyak. Karena dia kehilangan dua buah bangunan bale daja (utara) berukuran 4 x 7 meter, bangunan bale dauh (barat) berukuran 8 x 7 meter dan meludeskan barangbarang yang ada di dalamnya. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian ditafsir mencapai Rp 350 juta. Musibah kebakaran ini diketahui korban I Made Nata. Kepada polisi, I Made Nata menerangkan, sekitar pukul 02.00 wita dirinya bangun dari tidur menunggu dagang buah datang karena sebelumnya sudah janji. Namun, karena dagang buah tidak kunjung datang, sehingga dia kembali tidur. Namun, belum tidur pulas, korban mendengar seperti suara-suara kebakaran.

Nata, sumber api diperkirakan korsleting arus pendek listrik dari mesin laundry. Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta, SH dan Kapolsek Ubud, Kompol I Gede Redastra dihubungi mengatakan atas kejadian kebakaran itu, polisi dan Tim Bantek Polres Gianyar sudah turun ke TKP untuk melakukan pnyelidikan. Dugaan sementara kebakaran itu terjadi karena hubungan arus pendek (korsleting) listrik. ”Kami masih melakukan penyelidikan terhadap dua musibah kebakaran tersebut,” tegas Kasat Reskrim Polres Gianyar. (116)

Bupati Lepas Atlet PON XVIII Riau Gianyar, DenPost Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, Senin (27/8) kemarin, di rumah jabatan Bupati Gianyar melepas 14 orang atlet asal Kabupaten Gianyar untuk memperkuat atlet Propinsi Bali. Ke-14 atlet asal Gianyar itu akan berlaga dalam PON XVIII yang akan berlangsung mulai Minggu (9/9) hingga Kamis (20/9) mendatang. Sekretaris Umum KONI Kabupaten Gianyar, I Ketut Jagrasunu, dalam acara pelepasan atlet Gianyar di rumah jabatan Bupati Gianyar mengatakan, sebanyak 14 atlet dan 4 pelatih memperkuat tim atlet Bali yang akan berlaga di PON XVIII Riau. Jagrasunu menjelaskan, atlet dan pelatih Gianyar yang akan mengikuti PON XVIII Propinsi Riau berasal dari cabang sepak takraw sebanyak 4 orang, judo 3 orang , kempo 2 orang dan satu orang dari tiap cabang biliar, tenis lapangan, tenis meja, balap sepeda, voli pantai, balap motor,

dan panjat tebing. Para atlet asal Gianyar tersebut merupakan atlet berprestasi dalam ajang Porprop Bali maupun perlombaan tingkat nasional. Sedangkan dari KONI sendiri atlet tersebut mewakili 10 cabang dari 29 cabang olahraga yang dibawahi KONI Gianyar. Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, ketika melepas atlet mengharapkan para at-

let dapat menunjukkan prestasi terbaiknya dalam perhelatan PON Riau nanti. Cok Ace juga mengimbau kepada para atlet agar menjaga stamina dan nama baik Kabupaten Gianyar dan Propinsi Bali, di samping menjalin rasa persaudaraan dengan atlet lainnya. Adapun atlet dan pelatih asal Gianyar yang memperkuat kontingen Bali dalam

PON XVII Riau di antaranya Komang Tri Mela Utami, Ni Wayan Ika Ayuni, Ni Kadek Pande Purnama Dewi. Sedangkan pelatih I Nyoman Budiarsa dari cabang sepak takraw. Untuk cabang judo diperkuat Putu Sukarya Yasa dan Kadek Pasek Karisma (atlet) serta I Wayan Mudra (pelatih). Sementara Dewa Made Adi berlaga bidang balap sepeda, sedangkan Desak Raka

Kasih Ariati bidang biliar, Putu Agus Primadana Putra terjun bidang olahraga tenis lapangan), Ketut Indra Wahyudi berlaga bidang tenis meja, Gusti Ngurah Yasa perkuat voli pantai, Ketut Madiasta sebagai pembalap sepeda motor, Ketut Suwasta dan Wayan Rutawan berlaga di bidang kempo serta Suko Budianto akan berlaga dipanjat tebing. (116)

Daging Babi untuk Warga Kurang Mampu

SERVICE DenPost/Yuliantara

LEPAS ATLET - Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Senin (27/8) kemarin, melepas atlet asal Kabupaten Gianyar untuk memperkuat atlet Propinsi Bali dalam dalam PON XVIII Riau mendatang

SERVICE

DEKORASI

C.1076

C.1016

Sehingga korban langsung keluar rumah. Dilihatnya, bangunan bale dauh yang ada mesin cuci karena korban memiliki usaha laundry. Api dengan cepat menjalar ke kain-kain milik orang lain (pasuh) untuk di-laundry. Api dengan cepat juga menjalar ke bangunan lain, yakni bale daja yang tak jauh dari bangunan bale dauh. Korban berupaya minta bantuan warga sekitar dan bantuan Perugas Pemadam Kebakaran Pemkab Gianyar. Atas kejadian itu, korban juga minta bantuan kadus untuk membunyikan kentongan bertalu-talu (kulkul bulus). Api dapat dipadamkan oleh petugas PMK yang turun ke TKP. Kebakaran di rumah Made

SERVICE

Gianyar, DenPost Menjelang hari raya Galungan, Rabu (29/8), LSM Forum Peduli Blahbatuh (FPB) menggelar aksi sosial dengan bagi-bagi daging babi. Pembagian daging babi itu diberikan kepada keluarga kurang mampu dengan menyasar sekitar 1.200 KK di Kecamatan Blahbatuh. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Astina Jaya Blahbatuh, Senin (27/8) kemarin. Ketua Forum Peduli Blahbatuh (FPB), Made Sudiangga, mengatakan, bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk kepedulian FPB terhadap KK miskin se-Kecamatan Blahbatuh serangkaian hari raya Galungan dan Kuningan. Dikatakan, aksi pembagian daging babi ini sudah merupakan kelima kalinya dilaksanakan oleh FPB setiap menjelang perayaan hari raya Galungan. Bantuan daging babi ini diberikan kepada keluarga kurang mampu yang ada di Kecamatan Blahbatuh. Sudiangga menambahkan, untuk pengadaan daging babi ini, sumber dananya diambilkan dari kas FPB sendiri, serta sejumlah sumbangan dari para donatur. Seluruh dana yang terkumpul itu kemudian dibelikan sebanyak 40 ekor babi dengan total berat mencapai 4 ton. Untuk meningkatkan rasa persaudaraan, pemotongan babi itu langsung dilakukan sendiri oleh warga dan kemudian dibagikan secara merata. Kegiatan itu diharapkan terjalin sinergi dan kebersamaan antar-sesama warga masyarakat. Aksi itu juga dihadiri panglingsir Puri Agung Peliatan, Cokorda Gde Putra Nindia, SH yang merupakan salah seorang donatur. Cok Nindia menyatakan rasa salutnya kepada FPB atas kepeduliannya kepada KK miskin.Dia berharap, ada organisasi lainnya yang bisa mengikutinya kegiatan tersebut. (116)

C. 971

Program Acara Selasa, 28 Agustus 2012

PIJAT TRADISIONAL C. 1015 C.1038

CATERING

MODAL USAHA

C. 906

C.1016

JUAL LAPTOP

PINJAMAN DANA

C. 881

C.1017

C. 953

C. 1077

C. 863

05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:05 Wita 08:35 Wita 09:00 Wita 10:00 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Suluh Indonesia Life on earth: El Nino (2) Halo Kamtibnas Ruang Perupa Jacko Fitnes Health Smile Home Shopping Dharma Wacana Berita Siang Lila Cita Klip Bali Jaco Fitnes Health

14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:10 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 21:35 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita 24:00 Wita

Lila Cita Gita Shanti Kartun Bal Krishna Serial Mahabarata PujaTrisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Film Televisi Sepesial Galungan Lintas Mancanegara Sekilas Berita Suluh Indonesia Sekilas Berita Lila Cita Life on earth: El Nino (2)) Bali Chanel Penutup


12 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : Rp. 350.000,- ukuran : 1 kolom x 50 mm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) + Rp.50.000 disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM dijual mobil

bengkel las

bengkel las

dijual mobil

Denpost  selasa, 28 agustus 2012 Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

dijual mobil

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

dijual mobil

dijual mobil PT. UNITED INDOBALI

PT. United Indo Bali

MENYAMBUT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN SERTA LEBARAN DAPATKAN DISKON SPECIAL DAN HADIAH LAINNYA

HARGA 170/M2

CV. BALI ABADI STEEL * Konstruksi Baja * Atap Canopy * Stainless steel Spek sama harga lebih murah Jl. Kebo Iwa Selatan No. 9A Telp/Fax. (0361) 422807/7469678

M. 974

SURYA JAYA STEEL Jl. Cokroaminoto 411X Telp. (0361) 417059 / 7458343 M. 1068

KRISNA JAYA MANDIRI

GEBYAR GALUNGAN KUNINGAN  Dp P.U Cuma 8 Juta An  Dp. APV Cuma 26 Juta An. Tersedia juga: Swift, Ertiga, Grand Vitara, SX-4, Estilo, Splash. Hub: Pak Nyoman, Flexi: 03617439684, Hp: 081999135679. M. 1005

Berpengalaman lebih Dua puluh Lima tahun

PROMO SPESIAL MENYAMBUT HARI RAYA!!! Diskon besr-besaran dan banyak hadiah menariknya tanpa diundi. Terima indent Ertiga. Informasi dan pemesanan, Hubungi: (0361) 8214439 / 081938150566

Dapatkan Promo Menyambut Idul Fitri & Galungan, Kredit Jangka Waktu 5 Tahun, Bunga Menurun, Angsuran Bisa Digoyang, Bonus Plus+++. Tersedia Ertiga, P.Up, Swift, SX4, Karimun, APV Arena, Splash, Grand Vitara. Hub : 0361 8572214 / 081236477138 M. 1006

DP 25jt’an

model canophy terbaru

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com

Kontruksi Baja - Pintu Harmonika - Pintu Pagar - Trali Besi - Kanopi - Rolling Door - Instalasi Pipa Gas Tlp: 0361-7488152 Hp. 0816298008, Jl. P.Moyo I Gang Rajawali No. 18 M. 988

surya jaya catering

PROMO BULAN INI Dp 10 %, Jangka Waktu 5 tahun, Bunga Ringan, Dp Murah, Proses Cepat, Tersedia Segala Unit Suzuki: Grand Vitara, SX4, APV Arena, Swift, Splash, Estilo, Pick Up. Anda Telp, Kami Datang. Hub: RAHAYU 0361-3676717, 087862216670 M. 982

Program Promo Suzuki IndoBali

M.1069

DP 23jt’an

M.1067

Rumah bocor, Service, Cat, Renovasi, Lanscape (Taman) dan Relief. Jl. Waribang 20X/6, Kesiman, Dps. Hub: WISNU (0361) 7825458, 081338484833

DIjual rumah

M. 991

HERBAL TAHITIAN NONI ® BIOACTIVE BEVERAGE Telah Memiliki 14 Uji Klinis dan 52 Patents Internasional Paten Manfaat.

Telah hadir New Yaris MC, lebih canggih, lebih fun & lebih agresif, proses kredit mudah & cepat tersedia juga : Rush, Altis, Vios, Camry info & pemasaran Hub Astra Denpasar 0361-8627889/ 081936232000

ASTRA D A I H A T S U COKRO

DP Murah, Jangka waktu 5 tahun. Tersedia segala unit Suzuki :  Splash,  APV Arena,  Swift,  SX-4,  Grand Vitara,  Estilo,  Pick Up. Menerima tukar tambah, info pemesanan Hub. Dealer resmi Suzuki DEWA BASKORO 0361-7455534/081237182228/ 081916372227

DP 15jt’an

Diskon besar-besaran tanpa diundi, bunga hingga 0,4 perbulan. Jangka waktu max 5 thn, proses cepat, syarat mudah, terima indent Ertiga dan test drive, untuk informasi & pemesanan. Hub. 0361-9234159, 085363346668

M. 1075

M.1054

paket murah agustus l Xenia Dp 14 Jt / Angs. 3 Jt / Bng 0,2%, l Terios Dp 20 Jt / Angs. 4 Jt / Bng 0,2%, l Luxio Dp 5 Jt / Angs. 3 Jt / Bng 0%, l Pick Up Dp 5 Jt / Angs. 1 Jt / Bng 0%. Hub: KADEK PERMANA (0361) 7904156 / 081936231521. Terima Tukar Tambah. PAKET MURAH DAIHATSU DP 10% n Pick UP Dp 3,6 jt / angsr 2,2 jt-an. n New Xenia Dp 13 jt / angsr 2,3 jt-an. n Terios Dp 14 jt / angsr 3,2 jt-an. n Luxio Dp 4 jt / angsr 3 jt-an. Proses kredit dan syarat mudah, Kami bantu dan terima tukar tambah segala merk. Hub : Aditya (0361) 8058008, 081246755585, 081805538884

PROMO MENYAMBUT LEBARAN Dapatkan Cash Back Hingga 20 jt. Promo hanya berlaku di bulan ini, saya siap membantu & melayani anda. Hub: Suzuki Permana. 0361-7456506, 085737222295

M. 981

Menyambut Ramadhan Dapatkan Special Discount dan Bonus2 nya

M. 965

C. 983

Informasi Hub. Zeri : 0361-8831077, 081999693416 M. 1009

M. 1048

Astra Daihatsu Spectakuler

MODEL CANOPHY TERBARU

M. 987

OM SWASTI ASTU / YARUKI Spesial Promo Suzuki Bulan Ini, Mobil keluarga, Mobil Untuk Usaha, Semua Ada Disini, Dp + Angsuran Ringan, Terjangkau, G. Vitara, APV, Estilo, Splash, Swift, SX4, RC1, Pick Up, Mega Carry, dan Varian Terbaru Kami, Suzuki Ertiga. Info Pemesanan dan Test Drive. Hub. WIRA Y, 03612102454, 085935342502. Langsung Delivery.

PROGRAM SUZUKI

M. 969

Promo 3 Unit, Tipe 45/100 dan 50/100 Terbatas, Bonus Emas Batangan, Lokasi Jl. Raya Celuk-Batubulan, Utara RS Ganesa, Prm: Tirta Nadi Gg. Culeg Hub. Made 0361-8206677, 081 856 6139

M. 807

M. 1008

Dijual Rumah, luas bangunan 60 M2, L tanah 90 M2, 3 K. tidur, 2 K. mandi, R. tamu, dapur, garase, listrik 2200 watt, air PAM. Harga Rp. 450 jt. Alamat: Perumahan Darmasaba Permai Blok 10 No. 2 Darmasaba, Badung. Tlp. (0361) 7432862

TAHITIAN NONI BIOACTIVE BEVERAGE, kandungan bioaktifnya mampu meregenerasi sel, membunuh sel kanker, mengatasi masalah diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, alergi, asma, pencernaan, HIV, dll. Hub: Dps:08123 911230/8559898/08123818860. Sempidi: 0811380543. Ap. Setia Kapal: 422457. Krasem: 0811396100. Sgrj: 08123625550/08179793535, Sukawati: 295032.

Terios Dp 20 Jt

Xenia Dp 14 Jt

M.1025

BALI_KU , SUZUKI_KU, l Carry P_up, Dp 8 jt_an / angs...? l Karimun Estilo, Dp 15 jt_an / angs...? l Splash Dp 24 jt_an/ angs ...? l APV Dp 28 jt_an/ angs...? l Swift Dp 30 jt _an / angs...? l Sx-4 Dp 40 jt_an / angs...? ERTIGA indent. Hub : Catur P.A di 0361-8544436 / 08155788436

SPESIAL PROMO SUZUKI  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Tlp. (0361) 7833512.

ASTRA D A I H A T S U

luxio Dp 5 Jt

DP 8jt’an

M. 1058

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar

M. 1052

M. 1074

M. 785

Harga Mulai 170rb/m3

HUB : Gd. Wirawan 0361-8631609, 081999982322

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Lebih Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Booking : AGUNG 0361-7857518, 081338977077.

Xenia Angs-2jt-an, Terios Angs-3jt-an G.Max Angs-2jt-an, Serion Angs-2jt-an

HARI RAYA MOBIL BARU l Estilo Dp 15 Jt-an, atau hanya 96rb/ hari, l APV Dp 24 Jt-an, l Splash Dp 22 Jt-an, l SX-4 Dp 33 Jt-an. Bunga Rendah & Proses Cepat!!! Hub. MAYA, 0361-8889260/081916691091.

RUH 0361-7889746 / 081239237690 - 087860070976

dijual motor

bisnis property

SUZUKI PATIMURA

AYO BISNIS PROPERTY Cukup modal tanah 1-2 are*) Bersama kami mari nikmati keuntungan dari bisnis bangun dan jual rumah. Hub: (0361) 805 2833 *Syarat dan ketentuan berlaku *

Program menarik, Stok lengkap, Bunga 0,3% menetap, 1,3% menurun, Bisa tukar tambah, KTP luar Bali. Hub: PUTU GU-

M. 968

M. 970

M. 1036

aIR KESEHATAN

M. 773

komputer

C. 1037

Plustech, pusat distribusi printer, tinta and modif brother di Bali, sedia juga type printer lain seperti Epson, Canon, HP, beserta refill dan modifikasinya, kami juga melayani penjualan, instalasi & Rental projektor, Mitsubishi, Hitachi, Infokus, Epson, Dll. Hub. Kami diJalan Diponegoro No. 136 Lt.4 No. 43 Dps. Phone 0361-8871842, 081338671877 M. 1014

Terbaru !!! Suzuki Nex Harga 12.990.000, Irit, Lincah, dan Gaya. Bunga Ringan, Buka Jam 08.00 - 20.00 Wita, Minggu & Tgl Merah Tetap Buka. Anda Sibuk, Kami Bisa Datang. Service Motor Dapat Motor. Dapatkan Diskon Service Khusus Hari Minggu. Hub. 0361-221343, 081999078168, 081338714645, 085739954168. *Syarat & Ketentuan Berlaku* C. 837

M. 1049

playstation

C. 1027

M.1013

C. 764

M.1050

C. 997

M. 1051


13

Denpost  selasa, 28 agustus 2012

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : Rp. 350.000,- ukuran : 1 kolom x 50 mm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) + Rp.50.000 disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

handphone

Lowongan

kredit expresS

badut

PENGOBATAN alternatif

KURSUS

Dcr Terapis SPA hsl 2-5 Jt / bln Hub 085243135449 Bpk Patrick

peluang bisnis

SIMPATI : 081246744000, 082147168111, 081239619000, 082147122222, 081337288000, 081239608080, 081237144333, 082147232323, 082147242424, 082147262626, 082145959595, 082145393939, 082144789789, 082144838383, 081246797777, 081246522222, 082146767676, 081239323232, 081246515151, 081246757575, 082146182222, 082147144444, 081239605168, 081237535353, 081339483777, 081339478777, 081237801777, 081246052888, 081337518181, 081236304777, 081339497474, 081339497474, 082146932000, 082146755678, 081237291888, 081236309888, 081337505858, 082147166666, 081236312888, 081339490888, 081339491888, 081236143888, 081236301777, 081339295777, 081339486000, 081236139888, 081239497474, 0812378603636, 081337319319, 081337318989. XL : 081999023777, 081999948000, 081999948777, 081999951888, 081999972888, 081999823999, 081999238999, 081999603999, 081999050777, 081999727888, 081999065444, 081999053555, 081999372299, 081999888182, 081999596888, 081999565000, 081999636000, 087761007979, 087761007799, 081999275999, 087862177999, 081999366161, 087861676000, 087862171666, 087861676000, 0 8 1 8 0 5 3 0 4 7 7 7 , 0 8 7 8 6 1 7 8 4 6 6 6 . AS : 085333382666, 082340666222, 085333541777, 085339883456, 085339881010, 08533894133, 082341200400, 082341200444. IM3 : 081558557888, 081558555565, 085737697777, 085737930000. 3 : 08969438999, 08969438998. FLEXI : 8232345, 7888910, 8880606, 8884567, 2131111, 8611001, 8612255, 8004888, 8005111, 3694333, 9224999, 7467666, 7467979, 2740055, 7467788, 9238000, 9267000, 9287000, 2190219, 9101010, 9161616, 2766666, 8000083, 8000086, 8000017, 8000025, 8000073, 8000081, 8000031, 8000032, 8000084, 8000037, 8000330, 8004884, 8000220, 3658811, 3658822, 8848833, 8882003, 8882004, 8882011, 8882012, 8882013, 8612255, 8611001,8217890. 8858910, 7406168, 8746868, 7808414 . SIMPATI & FLEXI SEJOLI : 081246 195 999 & 03619 195 999, 08123 9225999 & 0361 9225999, 081239 623737 & 0361 8 623737.. XL & FLEXI SEJOLI : 08199 9283000& 0361 9283000, 08199 9264000 & 0361 9264000, 08199 9276000 & 0361 9276000, 08199 9236000 & 0361 9236000, 08786126000 & 03612126000, 087862179000 & 03612179000. SIMPATI & XL SEJOLI : 08123 9 2 3 4 5 6 8 & 08199 9 2 3 4 5 6 8, 08123 9 2 3 4 5 6 9 & 08199 9 2 3 4 5 6 9. TERTARIK?? HUBUNGI : JO CELL (0361) 7426618. M. 1056

PT IMF (Jasa Keuangan) mengeluarkan kredit cepat 1 hari cair (persyaratan lengkap) bunga 0,7% jaminan BPKB, Mobil pribadi, Mobil truk dan sepeda motor bisa T.over Hub. 03619272011-081236800429

Meriahkan Ultahmu bersama Badut-badut lucu dan menarik. Tersedia paket hemat cuma 1 juta (2 badut karakter, MC. Clown, game, hadiah, sulap, dekorasi balon standart). Hub : 0361 7402412, 0819847257, 081558176163

Bisnis FOREX!Mdl 3jt prft 7%/hri (Kontrak 100 Hari) www.inforexal.com. SMS “MINAT” Hp. 087885563999

Pondok Pesantren Raudhotusalam. “Ahmad Agung Fadilah”. Membantu anda dalam menangani segala pro-blem kehidupan, masalah rumah tangga, karier, jodoh, rejeki, pembukaan aura, pemasangan susuk, penyakit medis & non medis, santet/ guna2 dan menyediakan azimat. “Mahar seikhlasnya, mahar sebagian akan kami sumbangkan ke panti asuhan”. “Bukan janji tapi bukti!!”. Terima panggilan No. Hp. 081916172122

Private Komputer guru datang ke tempat anda hub. 087861518323. Juga melayani Bimbel private untuk TK, SD Hub. 081239241104

dekorasi Ganetri Dekorasi: Menyewakan tenda, kursi, panggung, pelaminan, sound system, bale pawedan dan alat-alat pesta lainnya. Hub: 261904, 7429162, 7449572 M. 1071

M. 882

rupa-rupa Jual Kuwir / itik eceran / borongan Hub. Wr. Buk Isti, Telp. 7457622

M. 897

Ibu Soleha Abdulah Bunda: melayani konsultasi masalah: “jodoh, penghasilan, karir, masa depan dan lain-lain” Memberikan solusi yang terbaik segala permasalahan Anda menurut Firman Tuhan (Allah) Hub: (0361)3699582.

biro jodoh

bantuan modal USAHA

kOnsultasi

M. 1023

Yussi jnd muda S1/pengusaha, sexy, mulus, cr suami: DD/tua aku mau jadi teman ok serius H: 2076565, Gede jjk 37 th mafan/pesiar pemilik RM. Cr istri: gds/jnda mau pntg setia & siap nikah. H: 2184049, Ayu Ade, gds cntk, putih PNS/perhubungan cr suami: jjk/ DD tua mau yg pntg sayang & bertangjwb. H: 2076565, Suryawan DD 42 th pemilik sorum mobil istri meninggal, mafan cr istri: tidak milih siapa aja mau pntg baik serius. H: 2184049 M. 973

dijual rumah Rumah Br LT 1000M2 Jl. 6m, Grs, Sertifikat, 2 KT, 1 RT, Dpr, Km, Minimalis 1300, S Bor. 081237062945 TP. 425 jt Nego M. 1048

Rumah baru minimalis T. 60/1 Are 3 KT, 2 KM, IMB, PLN 1300, PDAM, Canopy, Sejuk, Bagus. Jl. Sumandang VI, Batubulan Hub. 0361-7927687, 8436777 TP. M. 810

MAKANAN MENERIMA PESANAN : - Aneka Roti Unyil - Roti Manis - Pie Susu/Buah - Roti Sisir - Cake Kukus/ Bakar/ Mini - Aneka Sosis - Pudding Cake - Nasi Kotak/ Caterng kary HUB : QYZ Cake & Bakery # 0361-8059797, atau andrea_kezia_6789@hotmail.com PIN BB : 32D3D9EC

M. 1047

dana BPkb/sertifikat

M. 1018

M. 972

KURSUS PRIVATE Les kelas/private TK, SD, SMP, SMA Umum. Semua pelajaran, Bhs. Inggris, Jepang, Jerman, Mandarin, Spanyol, Prancis, Korea, dll. Komputer, senitari, vokal, musik, lukis, penjaskes, wkt, tmpt, hrg flexibel, dgn methode motivasi belajar guru berpengalaman. Hub: 081339601980, Via SMS 083119670688

Butuh dana tunai? jaminan BPKB motor/mobil, sertifikat tanah/rumah, beli mobil atau take over. Dana 1 hari cair. Suku bunga 0,5 %. Cukup KTP/ KK. Pasti Ok, proses cepat. Hub: 03618086919/085792136319.

jus ajaib

M. 1028

M. 1073

Butuh dana tunai untuk modal usaha / investasi Agunan Sertifikat tanah / rumah, plafond 100jt - 1M, bisa take over proses cepat angsuran ringan. Hubungi : 082145900097

DANA USAHA Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda M. 1004

peLANGSING TUBUH Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247 M. 1033

M. 1078

kredit handphone Kredit Hp / Laptop, Dp 0% Cpt / Mdh. Sgl Type Hp. Blackberry (resmi), Nokia, Samsung, Sonaer, Hp China, Sgl Elektronic, Melayani Tukar Tambah/ Service. Laptop / Komp. Hub: 0361-8626555, 085237304050, 9930888

M. 887

pengobatan Obat kuat alami Sanrego: viagranya indonesia tersedia serbuk kayu seduh. Untuk gairah seksual pria & wanita, Frigit: Mengbati hipertensi, kencing manis, asam urat, impoten. Tersedia kapsul sanrego viagra indonesia, oil kuda liar, sanrego, terbukti beda dgn yang lain, spesialis pria 1x oles bsr pjng kuat. Hub: 081999940725 M. 1007

kredit langsung cair Kredit/dana cepat s/d 500jt untuk tambah modal usaha, kredit mbl, take over. Jaminkan BPKB mbl / truk data lengkap kredit langsung cair, Hub 8625664, 081999890211 M. 817

M. 1070

menyewakan PS Rental PS2 dan PS3 *Menyewakan PS2 dan PS3 harian, ***PS2 + game + 3 Stik getar: 1 hr= Rp 30.000, ***PS3 + game + 2 stik ori 1 hr= Rp 75.000, 5 hr= Rp 350.000. ***Terima jual beli PS3, PS2, Iphone, Ipad, Blackberry, android. ***Hub: (0361) 8788585/ 081916251058

M. 1055

paranormal

kredit laptop

Tarif Rp. 150.000,-/ bln. DP 0

massage Pijat panggilan/dtg ke tempat saya Hub. Nanik tlp. 081916186421 atau (0361) 7899970

M. 979

PT. Waskita Tour & Travel melayani: penyewaan Bus Pariwisata untuk tour di Bali (25 seat, 30 seat, 35 seat, 40 seat, 48 seat), penyewaan mobil + sopir + BBM (kijang Inova, Kijang Kapsul, APV, Pregio, Xenia, Avanza, Isuzu Elf dll), Paket Tirtayatra, Voucher Hotel (Kelas Melati) Hub. Jl. Tukad Balian Gg. Nuri No.7 Dps, Telp. (0361) 7429218, 262441, Fax (0361) 262441

MINI MARKET

dijual laptop

Kredit laptopmurah Hub. Citra (0361) 8539424/085 739 2828 66, cash/ kredit. Anda telpon kami datang, syarat Segar Bugar, delivery massage kredit cukup KTP. Hub kami segera!!! service ke villa, hotel, rumah, 60 rb/ BMC Computer. Ready Tablet, Ipad, jam, tenaga wanita muda profesional. dll. Laptop Toshiba, Acer, Compaq, Hub. 0361-7474145, 087861507333, Azus, Axioo, dll 082147023555. M. 1020

travel

M. 1021

M. 1022

M. 866

M. 875

Segera miliki Mini Mar ket. Cukup Modal 115jt selama 3 thn, 250jt selama 10 thn. Dengan fasilitas yang lengkap Segera hubungi: 081338599177. 0361-3628780 M. 1066

KABAR GEMBIRA Ingin kredit? lapt op atau tablet. Kami solusinya, cukup KTP. Ayo buruan!! Hub. MACS Computer, Jl. Diponegoro No. 21 Tabanan, Tlp. (0361) 813084/8564818. Melayani Cash/ kredit, service computer/laptop. gebyar promo!! laptop Acer cicilan cuma Rp. 206.000/bulan, Laptop Asus “12” cicilan cuma Rp. 227.000/bulan. M. 995

MENERIMA pasien Pria dan Wanita : Suami / Istri / Kekasih sering selingkuh sembunyi-sembunyi...? atau terang-terangan dihadapan anda ? bisa disembuhkan agar Suami / Istri / Kekasih rujuk kembali, Penyembuhan dengan air mata duyung untuk Pengasihan & Pelengket l Mata Gajah / Buluh Perindu untuk pengasihan lSusuk berlian untuk membuka aura Kecantikan & Kewibawaan lMeramal jodoh dan karier lMasalah kluarga / Masalah dgn pacar. Bikin Penglaris Usaha dll. Hubungi Ibu Susi 08155777501 - 085792001875. JL. Patimura No. 59 Dps. ( Di Samping Apotik Kimia Farma ) M. 1024

atap baja ringan

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 880

Temukan keajaiban minuman kelas premium yg mampu memberikan kesehatan yg sempurna, vitalitas, awet muda. Sdh terbukti bs membantu penymbuhan DIABETES,JANTUNG ,STROKE,KANKER,TUMOR,ASAM URAT,HIV/AIDS,dll Hub : Gst Astawa “RR” Mart Jl Pudak No. 1 C Batubulan HP: 03617857155 / 087753118884 M.1046

Miliki segera Kartu Belanja Anda HARGA SPESIAL (RESMI) + BONUS DAN PROMO-PROMO MENARIK MENANTI ANDA *Syarat & ketentuan berlaku

C.922

TEMUKAN KEAJAIBAN PENYEMBUHAN ALAMI ZAMthone plus … BERDASARKAN FAKTA DAN KISAH NYATA Terbukti dapat membantu penyembuhan penyakit HIV/AIDS, TUMOR/KANKER,JANTUNG, STROKE, DIABETES 0361-9277729, 8438605, 081353613737, 081338672917, 087862191957, 081999671958 M. 999

C. 1026


14

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012


15

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Permintaan Kamar Rawat Inap RSUP Sanglah Naik „ Tembus 198 Tiap Hari Sanglah, DenPost Kebutuhan masyarakat akan rawat inap di rumah sakit (RS) ternyata cukup tinggi. Ini bisa dilihat dari permintaan kamar di RSUP Sanglah setiap hari. Berdasarkan data, permintaan kamar pada Juni lalu saja mencapai 4.370, sedangkan Juli lalu sekitar 3.870. Menurut Kasubag Humas RSUP Sanglah, dr. Kadek Nariyantha, Senin (27/8) kemarin, jika dirata-ratakan dalam sehari, RSUP muncul sekitar 198 permintaan kamar. Jika dirinci pada Juli lalu, dari 3.870 permintaan kamar, pasien datang dari IRD maupun Poliklinik. Untuk IRD terbanyak pasien rawat inap datang dari Triage Medik sekitar 611 pasien, menyusul Triage

Obgyn (378), Triage Bedah (264), Triage Anak (69), Triage Neuro (61), dan Triage Kardio (31). Sedangkan pasien yang datang dari Poliklinik terbanyak dari Poli Bedah (219), Poli Obgyn (79), Poli THT (66), Poli Bayi (64), Poli Interna (63), Poli Anak (52), Poli Kardio (10), VCT (9), Poli Saraf (7) dan PJT, serta kulit dan bayi tabung masing-masing satu. Banyaknya permintaan kamar, menurut Kadek, diusahakan oleh RSUP Sanglah supaya terpenuhi dalam sehari, sehingga tak ada antrian selama berhari-hari. “Untuk itu ada tim admission yang bertugas memenuhi permintaan tersebut,” lanjutnya. Cepat-lambatnya pasien mendapatkan kamar di RSUP Sanglah, menurut Kadek, ter-

Kamar . . .

timbang di kamar kosnya. Kurir yang kerja di perusahaan kargo ini diduga memakai perkiraan saja saat memaketkan barang haram. Selain itu, Ito mengaku baru saja menjadi kurir. “Itu kan pengakuan tersangka. Tapi kami curiga ia sudah lama jadi kurir. Kemungkinan tersangka tidak kerja sendirian. Kasusnya sedang dikembangkan,” tegas sumber itu. Akibat perbuatannya, tersangka Ito dan Budi kini mendekam di balik jeruji besi Poltabes Denpasar. Barang bukti yang diamankan merupakan tangkapan paling besar tahun ini. “Dengan pengungkapan kasus ini, bisa mengurangi peredaran narkoba di Bali,” ujarnya. Perlu diketahui, petugas Satnarkoba Polresta Denpasar dipimpin Kasubnit I, Iptu Joko Hariadi, menangkap dua kurir narkoba, Ito Aritonang (30) dan Budi Harnowo (30), saat mengambil paket di Jl. Teuku Umar, Denbar, tepatnya di depan Gang Maruti, Denpasar, Jumat (24/8) sore lalu. Dari kedua tersangka, diamankan 500 ineks, dan 23 gram SS. Total barang bukti yang diamankan tersebut senilai Rp 300 juta. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di tempat kos Ito di Jl. Cokroaminoto Gang Pucuk Sari, Ubung. Di kamar tersangka, diamankan travel bag yang berisi 13 paket besar ganja dan 2 paket kecil ganja yang berat seluruhnya 12.173,43 gram. (109)

Sambungan dari Hal. 1 Sumber itu menambahkan, sebelum ditangkap di Jl. Teuku Umar Gang Maruti, Denbar, Jumat (24/8) sore lalu, tersangka Ito menempel dua paket ganja seberat 2 kilogram di Jl. Ken Dedes, Denpasar. “Tersangka biasanya menunggu perintah bosnya. Selain mengambil paket, dia juga ditugaskan menempelkan paket,” tegasnya. Di samping mengambil paket di ekspedisi, Ito juga mengambil paket di luar atau di jalan. Misalnya, dia pernah disuruh mengambil paket shabu-shabu (SS) di wilayah Sempidi, Mengwi. Paket yang diambil itu seberat 50 gram, yang sebelumnya ditempel di tiang listrik. “Jadi semua barang milik sang bandar disimpan di kamarnya. Barang terlarang itu tidak pernah dilihat, apalagi disentuh sang bandar. Semua proses bisnis terlarang ini dipercayakan kepada Ito,” tegas sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Saat ditanya siapa bandar itu? Sumber ini enggan menjawabnya. Dia berdalih belum bisa menggeber semuanya karena masih dalam pengembangan. “Namanya ada, tapi kasusnya masih dikembangkan. Dari barang bukti yang diamankan polisi, bandar itu rugi besar Rp 300 juta lebih,” tandasnya. Anehnya, meski Ito yang menjalankan bisnis tersebut, polisi tidak menemukan alat

Dua Jelang . . . Sambungan dari Hal. 1 Hal itu belum termasuk ongkos kirim. Penasaran dengan bentuk penjor yang harganya hampir menyamai harga sebuah motor bekas, Sunada lalu menunjukan penjor tersebut kepada DenPost. Benar saja, mulai dari ukuran hingga asesorisnya, memang begitu beda dengan penjor pada umumnya. Dengan bambu ukuran besar dan tinggi, penjor ini berisi sebuah patung salah satu dari tokoh pewayangan berbahan sterofoam. Selain itu, berisi gempongan ukuran super besar yang terbuat dari daun ental yang khusus didatangkan dari Sumba, NTT, dan Madura. Penjor tersebut juga dihiasi bulu kuda, prasok, dan padi bali, atau tergantung permintaan si pemesan. Supaya tampil megah, maka dipasangi pajeng (payung) ukuran kecil di sekelilingnnya sebanyak enpat hingga enam buah. Untuk proses pengerjaannya, Sunada dibantu keluarganya, mulai dari sang istri, orangtua,a hingga kemenakannya. Selain menjual penjor untuk Galungan, pada harihari biasa pun dia melayani pemesanan penjor dan perlengkapannya. “Tapi khusus Galungan, saya menyediakan barangbarang lebih banyak,” tegasnya. Selain menonjolkan seni, dalam pembuatan penjor, Sunada mengaku tidak meningalkan perlengkapan yang wajib diisi seperti pala bungkah (umbi-umbian), palawija (bijibijian) dan pala gantung. Sedangkan konsumennya ratarata dari kalangan pegawai kantoran dan kantor-kantor pemerintahan. Bahkan salah satu dari petinggi Polda Bali menjadi langganannya. “Pada Galungan kali ini hampir lima puluh penjor sudah laku terjual. Tinggal saya kirim saja,” pungkasnya. Di lain pihak, peningkatan jumlah pembeli pada Galun-

gan ini juga dirasakan Made Mangku, pedagang penjor di Jl.Kepundung, Denpasar. Bahkan sejak Minggu (26/8), dia kehabisan stok penjor. Lantaran keterbatasan tenaga, dia hanya melayani pemesanan dua minggu sebelumnya. “Penjor-penjor ini sudah dipesan sejak satu bulan lalu. Sekarang masih tersisa hanya bambu-bambu,” tegasnya. Hebatnya, menjelang hari raya Galungan ini, Mangku telah menjual sekitar 300 buah penjor. Konsumennya beragam, mulai dari masyarakat biasa, pegawai, hingga pejabat. Harga penjornya pun beragam, mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 3 juta. Tapi, dari harga tersebut, yang paling laris adalah penjor seharga Rp 150 ribu. Sedangkan penjor yang harganya jutaan rupiah itu hanya dibeli oleh sebagian orang. “Galungan ini jumlah pembeli sangat meningkat dibandingkan Galungan lalu,” tambah Mangku. Saat ditanya mengenai ongkos produksi, sama dengan Sunada, Mangku pun enggan menyebutkan secara pasti. “Kalu biaya, anda bisa hitung sendiri, mulai dari bambu hingga perlengkapannya. Kalau ada lebih, itu hanya sebagai ongkos pengerjaannya,” pungkas Mangku, dengan senyum mengembang. Di balik larisnya penjor dengan bahan ental, penjual ambu (daun enau muda) malah sepi. Salah satunya Bu Wayan, pedagang asal Abiansemal, Badung. Pada H-2 Galungan, biasanya puncak dari masyarakat membeli perlengkapan untuk membuat penjor, salah satunya adalah ambu. Faktanya hanya segelintir warga yang datang ke tokonya untuk membeli ambu. “Sejak Minggu lalu, ambu yang saya jual baru laku duang muncuk (dua pucuk). Bila sebelumnya, tiga hari menjelang Galungan, saya kehabisan stok. Mungkin kini masyarakat lebih memilih menggunakan daun lontar ketimbang ambu,” tandas wanita paruh baya ini dengan nada lesu. (yan)

gantung dari aliran pasien ke luar. Kapasitas tempat tidur RSUP sendiri adalah 680 buah. Dari jumlah tersebut, harus diatur agar memenuhi kebutuhan kamar setiap hari. Jika kapasitas tempat tidur tidak memenuhi, pasien terkadang harus dititipkan di lorong ruangan untuk sementara waktu sambil menunggu tempat tidur kosong. “Tapi itu dilihat dari kondisi pasien. Jika memerlukan observasi

dan pengawasan, maka tetap dititipkan di IRD hingga ada tempat tidur kosong,” papar Nariyantha. Sejak ada admission yang berlokasi di IRD, waktu tunggu permintaan kamar di RSUP Sanglah bisa diselesaikan dalam sehari. Pihaknya tengah berusaha mencukupi permintaan kamar para pasien dengan sebaik-baiknya agar dapat memenuhi kapasitas yang dibutuhkan. (yah)

Renungan . . .

melakukan introspeksi diri menuju moksatam jagathita ya caiti dharma. Kepala SMAN 8 Denpasar, Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si., mengatakan hal senada. Menurutnya, setiap saat, umat Hindu diharapkan mampu mengendalikan diri — mengalahkan sifat-sifat buruk. Galungan tepat dijadikan momen untuk berkontemplasi, apakah selama ini kita mampu mengendalikan diri. Yang penting lagi, kata Ida Bangus Ngurah yang juga dalang ini, setelah umat berjaya memenangkan musuh dalam diri (sadripu), kepekaan atau kepedulian sosial mesti lebih meningkat. Dia berharap supaya kita memaknai Galungan dengan menyeimbangkan tatwa, susila dan upacara. Lebih dari itu, mampu memuliakan dharma. (pus)

Sambungan dari Hal. 1 Maka dari itu momentum kemenangan dharma ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membebaskan diri dari kekotoran pikiran, laksana dan perkataan (Tri Kaya Parisudha). Umat juga diingatkan supaya jangan sampai melakukan Tri Mala Paksa yaitu tiga bentuk perilaku manusia yang sangat kotor— kasmala: perbuatan yang hina dan kotor, mada: perkataan pembicaraan yang dusta dan kotor, dan moha: pikiran, perasaan, yang curang, dan angkuh. Untuk itu, Ida Bagus Gede Wiyana mengajak umat indu untuk selalu mulat sarira. Hal ini dimulai dari pinandita, pemimpin, guru, serta seluruh lapisan masyarakat, mesti

Cekcok . . . Sambungan dari Hal. 1 Pada Sabtu (25/8) lalu sekitar pukul 13.25, Colin mengirim SMS kepada istrinya. Isinya yakni: By the time you get home it will be to late ... Now you got what you wanted, good bye and thank you . Tell David i love him... ( kalau kamu sampai di rumah, semuanya sudah terlambat. Sekarang kamu dapat apa yang kamu mau. Selamat tinggal, terima kasih. Bilang kepada David, saya menyayanginya). Pada Minggu (26/8) lalu, perasaan Linda mulai tak enak karena sang suami tidak ada

Berkas . . . Sambungan dari Hal. 1 Sedangkan tiga rekannya yakni Lindsay June Sandiford, Rachel, dan Julian. Seorang lagi adalah warga India, Nanda Gophal. Seperti diketahui, pengungkapan kasus ini bermula adanya kecurigaan petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai. Dari sana, ditangkap sejumlah tersangka, termasuk Paul Beales. Dia diciduk tim gabungan polisi dan Bea-Cukai, ketika petugas menginterogasi Lindsay yang dibekuk petugas

Usai . . . Sambungan dari Hal. 1 Setelah memilih tukang pijat, Makmur lalu diantarkan ke kamar, sehingga mulailah proses pemijatan. “Sekali pijat biayanya Rp 250 rbu. Tempat pijat ini memang terkenal dan punya banyak pelanggan,” tambah polisi. Setelah 45 menit dipijat, Makmur minta dilayani tambahan. Namun sang tukang pijat berambut lurus itu menolak karena bosnya memang melarang melakukan perbuatan menyimpang dengan pelanggan. Saaat diinterogasi polisi, Nv memang mengaku dipaksa untuk melakukan layanan plus oleh Makmur. Akhirnya Nv memenuhi permintaan Makmur, tapi layanan ‘’terbatas’’. Meski mendapat pelayanan sebatas itu, Makmur yang tinggal di Jl. Tukad Batanghari, Denpasar ini, menikmati juga hingga mencapai klimaks. “Dari keterangan Nv, saat itulah Makmur kejang-kejang. Nv panik sehingga segera memberi tahu bosnya,” ujar polisi. Tahu ada pelanggannya sekarat, para karyawati spa yang lokasinya di sebelah barat simpang Jl. Tukad Badung Jl. Tukad Yeh Aya, Densel ini, jadi panik. Selanjutnya dipanggillah seorang mantri untuk memberi pertolongan pertama terhadap Makmur. Tapi sayang, nyawa PNS ini tidak bisa diselamatkan. Sekitar pukul 17.30 dia menghembuskan napas terakhirnya. Begitu menerima laporan kasus kematian itu, Kapolsek Densel Kompol Agus Tri

kabar lagi. Merasa khawatir, sekitar pukul 17.00, dia pulang. Setibanya di rumah, dia melihat pintu pagar dan garase terkunci, namun salah satu pintu depan rumah terbuka. “Waktu itu Ibu Linda datang bersama anaknya. Selain itu, dia ditemani temannya, suamiistri,” kata sumber DenPost. Linda juga minta bantuan warga di sekitarnya yakni, Pak Reno, untuk membongkar garase dengan linggis. Setelah terbuka, David masuk dan mengambil kunci depan rumah. Begitu masuk, Linda menemukan suaminya di dalam mobilnya di garase sudah tak bernyawa lagi. Colin meninggal di dalam mobil Suzuki EsBea dan Cukai Bandara Ngurah Rai pada 28 Mei lalu. Kala itu kokain dibungkus menjadi delapan bagian. Satu bungkus kokain seberat 48,94 gram, satu bungkus kokain lagi seberat 23,04 gram, sebanyak 78 plastik ekstasi seberat 306,11 gram dan 3,36 gram. Berdasar informasi Lindsay, keempat tersangka berhasil dibekuk satu per satu di beberapa vila, antara lain di vila di Jalan Bottle Pacung (Tabanan), Home Stay Jepun Bali (Badung), Vila Puri Kupu-Kupu (Badung) dan di depan bengkel las (Karangasem). (110) Waluyo didampingi Kanitreskrim AKP I Wayan Nuriata bersama anggotanya bergegas ke lokasi kejadian. Selain itu, anggota Reskrim Polresta Denpasar ikut ke sana. Polisi lalu melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Seusai olah TKP, jenazah Makmur dibawa ke RSUP Sanglah. Saat dimintai konfirmasi, Kompol Agus didampingi AKP Nuriata mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum dari RSUP Sanglah. Dugaan sementara, Makmur tewas akibat sakit jantung. Sementara itu, jenazah Makmur divisum luar Senin kemarin, Kepala Forensik RSUP Sanglah, dr. Dudut Rustiadi, Sp.F., mengungkapkan, dari hasil visum luar yang dilakukan, tidak ditemukan luka luka akibat benda tajam maupun benda tumpul. “Kondisi jenazah juga masih bagus, tidak ada tanda-tanda keracunan atau apa pun. Jadi untuk memastikan penyebab kematiannya, jenazah harus diotopsi,” ungkapnya. Pihaknya belum dapat melakukan otopsi karena pihak keluarga belum memberikan izin untuk melakukan otopsi. Namun ketika disinggung apakah ada faktor penyakit jantung atau indikasi obat kuat, Dudut belum bisa memastikannya. “Saya tidak bisa memastikan apakah ada kaitannya dengan penyakit atau akibat kandungan obat. Kami baru bisa memastikannya setelah melewati rangkaian otopsi,” tuturnya. Hingga pukul 17.05 jenazah Makmur masih dititipkan di RSUP Sanglah sembari menunggu keputusan keluarga untuk dilakukan otopsi. (109/yah)

Hamil dan Melahirkan

Mantan Pacar Tak Bertanggung Jawab Tabanan, DenPost Myu (21) terpaksa menanggung beban sendiran selama hamil sembilan bulan, kemudian melahirkan seorang anak yang kini berumur tiga bulan. Pasalnya, Frans, mantan pacarnya yang diduga sebagai ayah biologis dari anak itu tidak mau bertanggung jawab. Setahun kemudian, Myu melaporkan mantan pacarnya itu ke Polres Tabanan. Kasatreskrim AKP Eko Kurniawan ketika dimintai konfirmasi membenarkan telah menerima laporan kejadian tersebut. ‘’Mereka melaku-

kan itu atas dasar suka sama suka, karena mereka itu sempat berpacaran dan samasama sudah berusia dewasa,” ujar Eko seizin Kapolres Tabanan, Senin (27/8) kemarin. Sedangkan Myu yang asal NTT dan tinggal di Tabanan itu dalam laporannya mengatakan hubungan suami-istri pertama kali mereka lakukan di areal Parkir Subak Sanggulan, Kediri, pada Agustus 2011 lalu. Kemudian Myu hamil dua bulan dan memberi tahu Frans, namun laki-laki itu tidak percaya. Sampai kemudian usia kehamilan sembilan bulan dan ber-

temu Frans, Myu kembali minta pertanggungjawaban lakilaki tersebut. Lagi-lagi Frans, yang karyawan toko itu, menegaskan tidak mau menikahi Myu. Frans bahkan mengatakan sudah punya pacar dan tengah hamil delapan bulan. Pupus sudah harapan Myu untuk bisa menikah dengan Frans. Singkat cerita, Myu kemudian melahirkan bayinya tanpa ayah, dan bayi itu kini berusia tiga bulan. Merasa dikhianati, Myu kemudian melaporkan Frans yang diduga sebagai ayah biologis anaknya itu ke Polres Tabanan. (121)

Main Keroyok di Discotek Vulcano Singaraja, DenPost Bermaksud mencari hiburan, IB Gina Madriana (20), yang beralamat di Jalan Pulau Obi No.23, Banyuning, Singaraja, malah menjadi korban mengeroyokan di Diskotek Vulcano, Minggu (26/8) dini hari lalu. Namun sayang, pengeroyok itu tidak diketahui identitasnya, sehingga masih dalam lidik polisi. Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Widastra, saat dimintai konfirmasi Senin (27/8) kemarin mengatakan bahwa memang benark terjadi aksi penganiayaan tersebut. Kronologinya, Madriana saat itu asyik mendengarkan dentuman musik di Diskotek Vulcano sambil ber-

joged. Tanpa sengaja, dia bersenggolan dengan seseorang hingga dia terjatuh. Dibantu petugas satpam, Madriana lalu dibawa ke luar ruangan diskotek. Namun sesampainya di luar, dia justru menjadi bulan-bulanan oleh orang tidak dikenal. Akibatnya, korban mengalami luka memar pada mata kiri, sakit pada sikut kiri, dan luka lecet pada punggung. ‘’Pelakunya diduga lebih dari seorang dan sedang dalam lidik,” imbuh AKP Widastra, sambil mengatakan bahwa polisi akan meminta keterangan saksi-saksi. Di tempat terpisah, arena pasar malam serangkaian HUT ke-67 Kemerdekaan RI jadi ajang pencopet untuk beraksi.

Namun sayang, belum sempat menikmati hasil kejahatannya, tersangka Putu Suarta (42) alias Talos, warga Banjar Kelodan, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, ditangkap di tengah kerumuman pengunjung pasar malam Sabtu (25/8) malam lalu. Korbannya adalah Kadek Agus Sastrawan (23) yang beralamat di Jalan Merak Gang Merak, Kelurahan Kampung Anyar, Singaraja. Kejadiannya saat korban asyik menonton di arena pasar malam. Tiba-tiba ada tangan yang menggerayangi kantong celana korban dan berhasil mengambil dompetnya. Korban langsung berteriak, sehingga pencopet diamankan bersama barang bukti berupa dompet. (118)

cudo nopol DK 473 EN. “Almarhum ditemukan dalam posisi duduk di jok depan (dekat stir). Selain itu, knalpot mobilnya tersambung selang gas yang dilakban dan ujungnya dimasukkan ke dalam mobil melalui pintu belakang. Mobil dan AC-nya dalam keadaan hidup,” ujar sumber DenPost. Setelah menerima laporan kejadian itu, tim gabungan Polsek Kutsel dan Polresta Denpasar melakukan olah TKP. Di dalam garase ditemukan sambungan selang dan sisa lakban. Sedangkan jenazah Colin tiba di RSUP Sanglah, Minggu lalu pukul 22.00 dengan diantar ambulans PMI. Pada Senin(27/8) kemarin, jenazah tersebut menjalani pemeriksaan visum luar. Menurut Kepala Forensik RSUP Sanglah, dr. Dudut Rustiadi, Sp.F., jenazah Colin belum diotopsi, karena belum ada permintaan dari piohak keluarga maupun polisi. “Belum ada permintaan resmi dari pihak keluarga atau dari polisi. Jadi kami belum berani melakukan proses otopsi. Kami hanya melakukan prosedur pemeriksaan visum luar yang hanya melihat ciri-ciri kematian dari

luar tubuh korban,” ungkapnya. Menurut Dudut, dari hasil visum, tidak ditemukan luka akibat benda tajam atau bekas pukulan. “Tidak ada bekas luka akibat benturan atau pukulan. Hanya lebam berwarna merah terang di sekujur tubuhnya. Biasanya hal itu diakibatkan keracunan CO2 atau zat monoksida,” ungkapnya. Dudut juga memaparkan, hasil visum tersebut belum

dapat menjadi dasar untuk menentukan penyebab kematian Colin. “Itu kan baru praduga. Nah hasil riilnya harus melalui proses otopsi,” tegasnya. Ketika dimintai konfirmasi kembali pukul 18.25, Dudut Rustiadi mengungkapkan bahwa otopsi akan dilaksanakan Jumat (31/8) nanti atas permintaan polisi. “Tapi sampai saat ini keluarga belum setuju,” tandasnya. (109/yah)

DenPost/ist

JADI MAYAT - Di garase inilah, bule asal Australia, Colin Edward Row Ley , ditemukan sudah jadi mayat di dalam mobilnya. Dia diduga bunuh diri.

C. 963


16

DENPOST z SELASA, 28 AGUSTUS 2012

Paket Ning Tebar Pesona di Pasar PNBKI Kemungkinan Masuk Barisan

DenPost/dewa

DAGING-Tiga ton daging babi yang sudah dipaketkan siap dibagikan kepada warga di Lapangan Astina, Blahbatuh Gianyar, Senin (27/8) kemarin.

Gianyar, DenPost Salah satu pasangan kandidat di Pemilukada Gianyar, Cok Nindia-AA Ngurah Agung, sepertinya ingin mencontoh jenis sosialisasi pasangan cagub DKI, JokowiAhok. Keduanya melakukan kunjungan ke pasar-pasar di Gianyar dan Senin (27/8) kemarin membagikan daging babi ke 1.000 lebih warga Gianyar. Di Pasar Tampaksiring, tim sukses paket Ning tersebut juga membagikan sedikitnya 500 bungkus buah kepada warga yang belanja di pasar tersebut. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya di Pasar Umum Sukawati, Sabtu (25/ 8) lalu. Di Tampaksiring ratusan warga berebut buah gratis yang dibagikan tim Ning itu. Pembagian sekira 1,5 jam

berlangsung tertib dan lancar. Kunjungan ke pasar tradisional ini, menurut tim Ning, sebagai wujud nyata komitmen jagoan membangkitkan ekonomi kerakyatan. Di pasar ini rombongan sosialisasi paket Ning dipimpin Ketua Tim Pemenangan Paket Ning, Made Dauh Wijana. Di Sukawati, dalam waktu tiga jam lebih tim bersama kandidat berkeliling pasar dan disambut antusias para pedagang dan pembeli. Tim dan kandidat juga sempat membeli beberapa sembako dan dibagikan langsung kepada masyarakat yang kebetulan ada di sana. Terang saja, para pedagang seperti mendapat rejeki nomplok dan masyarakat yang kebagian merasa terbantu. “Paket Ning sangat berkomitmen menyejahterakan rakyat dengan

membangkitkan ekonomi kerakyatan. Di pasar tradisionalah kuncinya dan itu harus kita perhatian serius,” papar Dauh Wijana yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gianyar tersebut. Sementara DPC PNBKI Gianyar yang gagal mengusung paket sendiri, tampaknya lebih condong ke paket Ning yang dijagokan Golkar. Alasannya, cawabup AA Ngurah Agung memiliki potensi besar untuk menjadi cabup lima tahun ke depan. Hal ini ditegaskan Ketua DPC PNBKI Gianyar, Dewa Anom Astawa. Kader PNBKI asal Batubulan, Sukawati ini mengatakan arah dukungan itu merupakan sikap pribadinya selaku masyarakat, bukan atas nama partai. “Melihat dua paket kandidat yang bertarung, saya lebih cenderung

mendukung paket Ning dengan melihat potensi yang dimiliki AA Ngurah Agung,” ulasnya. Dikatakan, melihat situasi dan karakter masyarakat Gianyar, tokoh Puri tetap menjadi barometer. Menurutnya, sosok AA Ngurah Agung yang merupakan tokoh Puri Gianyar memiliki potensi yang besar untuk maju dalam hajatan serupa lima tahun mendatang. Hal tersebut, jelasnya, sematamata sebagai langkah antisipasi dalam pilkada berikutnya. “Saya sangat berharap untuk selanjutnya sosok AA Ngurah Agung akan bisa menjadi calon bupati Gianyar. Untuk itu, saat ini sebaiknya diberikan kesempatan belajar untuk persiapan lima tahun ke depan,” tandasnya. (115)

Disinggung Soal Koalisi Merah-Kuning

Cok Ace Ngaku Masih Fokus Urus Gianyar Gianyar, DenPost Isu hadirnya paket AA Puspayoga dengan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace yang akan diusung dalam Pemilukada Bali dengan koalisi partai “merah-kuning”, kian lama kian santer terdengar. Cok Ace pun disebut-sebut sempat menemui Megawati Sukarnoputri, di Hotel Santrian. Apa yang dibahas Bupati Gianyar yang dulu diusung Partai Golkar itu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut? Cok Ace yang ditemui Senin, (27/8) kemarin mengaku dia pribadi , belum berpikir ke arah menuju kursi Bali 2 itu. Dia menegaskan masih fokus untuk mengurus Kabupaten Gianyar karena tinggal beberapa bulan lagi menjabat sebagai Bupati. “Belum ada pikiran saya untuk ke sana. Saya masih melihat kemampuan diri untuk hal tersebut,” ujarnya diplomatis. Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya ada yang lebih penting dan perlu dilakukan semasih menjabat sebagai Bupati. Yakni mengupayakan pro-

gram-program yang belum terancang di Gianyar. “Proriatas untuk Gianyar dululah,” kelitnya sambil tersenyum. Disinggung mengenai pertemuan dengan Megawati, dia menyebut pertemuan tidak membahas masalah politik dan sebatas silaturahim biasa. “Ibu Mega datang ke Bali khususnya ke Gianyar, kami berhak untuk menyambut beliau. Dan hal ini sudah biasa dilakukan. Ibu Megawati juga memberikan masukan-masukan terkait pemerintahan di Gianyar dan tidak mengarah ke politik,” beber Cok Ace Sementara Sekretaris Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Gianyar, Ida Bagus Putra, mengatakan sebagai kader serta pengurus partai dia mendukung siapa saja yang akan maju. Hanya, jelasnya, hingga saat ini belum ada keputusan rapat membahas masalah itu karena mereka masih fokus untuk memenangkan Pemilukada Gianyar. Namun, dia mengaku sebagai politisi berhadap ada dua pasang calon saja atau head to head

dalam Pilgub Bali nanti. “Tapi segala kemungkinan bisa saja terjadi,” cetusnya. Secara pribadi, Ketua Litbang DPD Golkar Gianyar tersebut menilai sementara muncul di beberapa media baru ada dua calon yang terus diisukan yakni AA Puspayoga dengan Cok Ace dan Mangku Pastika dengan AA Gde Agung. Hanya, dia tetap berharap ada koalisi “Merah-Kuning” dalam Pilgub Bali nanti.

Sekretaris DPD Golkar Gianyar, Tjokorda Istri Nitiyadnya, menambahkan, saat ini DPD Golkar Gianyar belum bisa memutuskan apa-apa untuk Pilgub Bali. “Kami fokus dulu ke Pemilukada Gianyar. Setelah itu baru kami membahas Pilgub,” paparnya saat ditemui di DPD Golkar Gianyar, (Senin (27/8) kemarin. (115)

BEKARJA SAMBIL KULIAH

JUS AJAIB

Herbal Xamthone Plus Jus Kulit Manggis.Minuman ajaib untuk penyembuhan jantung, stroke, kanker, HIV/Aids, diabetes, ambeien, asam urat, Paru-paru juga untuk awet muda & vitalitas. Hub : ARYATI, Jln. Cok A. Tresna No. 11 Renon Denpasar Hp. 081246444265, PIN BB : 28C 73778 Flexy : 9177554, Agen Nusa Dua: (P.Louhan) 087862705757, Tuban (Bu Jati) 08123631479, Dalung (Puput) 087860204564, Agen Klungkung (Swalayan Mira Artha) 036622307/ 081999457108

Buka kelas ekstensi/malam bg siswa yg bekerja sambil kuliah.Max umr27 th.Dibuka pendaftaran setiap saat kls Reguler Gelombang terakhir s/d 20 Sept 2012. Tersedia khursus:jungling,sulap English,Jr man,Jepang,Rusia,Mandarin dan Perancis.Tersedia magang ke Singapura,USA,Canada, Australia.Sgera daftar ke Kampus FCC Bali Jln.Raya Sesetan No. 516 (Utara lap.Pegok) Dps. Hub.0361 2774797-8810008 0 8 1 9 3 6 1 0 0 0 0 1 M.855

MAKANAN

M.1012

INFO MOBIL BARU

DISKON 21 JUTA M.1034

INFO MOBIL BEKAS Free BB Layanan Konsultasi 24 Jam, melayani dalam dan luar kota, Buktikan!!

C.71

Dicari Mobil segala Merk dan type/ Terima over kredit (dijemput) bisa tukar tambah/ Baru

0361-8082184 Pelayanan Terbaik. M.1010

MOBIL BARU

INFO 24 JAM Hub : 0361 - 7409871 082 146 321 008 M. 1011

MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI ·SPLASH DISKON 17 JT ++ ·ESTILO DISKON 20 JT ++ ·APV DISKON 15 JT ++ ·PICK UP DISKON 13 JT ++ DP rendah, angsuran ringan, survey mudah , Info : FAHRI : 0361-7455548 C. 962

081 999 086 000 C.943

M.1057

M.1035


DPS 28 Agustus 2012