Page 1

DENPOST EKSPRES

Jomblo, ’’Why Not’’ Gitu Loh!!! Hal.........8

MEMBEDAH JANTUNG DAN KEGELAPAN BALI

JUMAT, 20 JULI 2012 - NOMOR 4.491 TAHUN KE - 14 Online http://denpostnews.com

ECERAN RP 2.500

E-mail : denpostbali@yahoo.com

C. 902

C. 541

Nursyam, Hakim Tipikor yang Vonis Koruptor hanya 9 Bulan ‰ Sesuai UU mestinya Minimal 1 Tahun DUA kasus korupsi yang ditangani oleh hakim yang diketuai Nursyam yakni kasus korupsi dana Prona Jembrana dan Prona Kintamani belum mempunyai

grafis/adi sudianggara

kekuatan hukum tetap. Pasalnya, jaksa dari Kejari Bangli dan Negara menyatakan banding lantaran vonis yang dijatuhkan hakim tersebut kepada koruptor sangat ringan. Bahkan kasus korupsi Prona Kintamani diputus jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU Kejari Bangli dalam sidang di Pengadilan Tipor Tingkat I pada Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (11/7) lalu. Sedangkan untuk kasus Prona Jembrama, terdakwa hanya divonis 9 bulan pen-

jara. Padahal pidana paling rendah dalam UU Tipikor sejatinya selama 1 tahun penjara. Putusan tersebut kontradiktif manakala pemerintah sedang gencar-gencarnya memberantas korupsi. ‘’Setelah kami terima putusannya, kami nyatakan banding,” ujar Wayan Eka Widdyara, Kasipidsus Kejari Bangli, seusai sidang Kamis (19/7) kemarin. Jaksa yang juga Ketua Tim JPU dalam kasus korupsi dana Prona Kintamani dengan terdakwa Priat

Eko Purwo ini menambahkan bahwa putusan yang dijatuhkan Nursyam, selaku hakim ketua, sangatlah ringan. Bahkan jauh daripada tuntutan jaksa. Seperti diketahui, dalam tuntutan yang dibacakan di depan majelis hakim, Wayan Eka Widdyra sebelumnya minta kepada majelis hakim supaya menghukum terdakwa Priat yang juga Sekcam Kintamani tersebut selama 4,5 tahun penjara, serta denda Rp 200 juta.

Jaksa berpendapat, terdakwa Priat menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan perbuatan melanggar hukum. Terdakwa yang saat itu menjabat Kasi Pemerintahan ini menyebar tabel ke sejumlah desa peserta Prona.  Baca Nursyam... di Hal. 15

Dirawat Dua Malam, Pasien Rabies Meninggal Sanglah, DenPost Setelah dirawat selama dua malam di ruang Nusa Indah RSUP Sanglah, seorang warga Banjar Puseh, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Ni Made Wanti (55), akhirnya meninggal dunia Kamis (19/7) kemarin pukul 02.00. Jenazahnya kemudian dibawa pulang oleh keluarganya untuk disemayamkan. Menurut Sekertaris Tim Penanganan Rabies, dr. Ken Wirasandhi, pasien masuk RSUP Sanglah memang telah menunjukkan gejala rabies. “Awalnya pasien datang dengan keluhan sesak, namun ketika ditelusuri lebih lanjut, ternyata dia memiliki riwayat digigit anjing liar empat bulan lalu di bagian kaki tapi tidak mendapat perawatan maksimal dan tidak mendapat VAR,” tegasnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, saat dihubungi memaparkan bahwa pihak Dinkes telah

melakukan survei ke lapangan. Dari hasil survei itu diketahui bahwa anjing yang menggigit korban ternyata juga menggigit dua orang lainnya pada saat yang sama. “Namun kedua orang tersebut telah mendapat perawatan luka dan menjalani VAR pada hari itu juga,” tegasnya. Sedangkan suami almarhumah, Ketut Pugig (60), ketika ditemui di rumah duka mengatakan bahwa istrinya digigit anjing tahun 2010 lalu di sekitar Banjar Pamesan, Desa Ketewel. “Saat itu istri saya mencari serutan kayu

Kejati Siapkan Pos Yankum

untuk memancing api kayu bakar. Tiba-tiba dia digigit anjing. Saat itu saya mengajak istri saya ke RSUP Sanglah, namun vaksinya habis,” tegasnya. Lebih lanjut Pugig mengatakan, lantaran tidak mendapat vaksin antirabies saat itu, seminggu kemudian kembali lagi ke RSUP Sanglah. Sayang, vaksin juga belum tersedia. “Karena vaksin kosong, ya terpaksa kami pasrah saja. Pada Selasa (17/7) lalu istri saya merasa nyeri di kaki, dan pada Rabu (18/7) lalu nyerinya berlanjut ke pinggang. Dia kemudian saya bawa ke RSUP Sanglah,” ungkapnya. Ada gejala-gejala aneh yang ditemukan pada Rabu lalu itu, seperti kejang-kejang, takut air dan saat dirontgen, Wanti takut terhadap sinar.  Baca Dirawat... di Hal. 15 Genta Interaktif Topik: Pasien Rabies Meninggal. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 09.00

DenPost/dewa

DI RUMAH DUKA- Suami korban rabies, Ketut Pugig, didampingi keluarganya saat ditemui di rumah duka Kamis (19/7) kemarin. Dia menceritakan perihal istrinya yang digigit anjing setahun lalu.

DPRD Sesalkan Perkelahian Dua Pejabat Pemprop

Siap Terima Pengaduan Kasus Korupsi Renon, DenPost Gebrakan baru dilakukan Kepala Kejaksaan Tingi (Kejati Bali), Hartadi, S.H. Menyambut HUT ke-52 Adyaksa, pimpinan tertinggi kejaksaan ini melakukan sejumlah terobosan dalam memberikan pelayanan hukum (yankum) kepada masyarakat. Salah satunya membangun gedung baru yang khusus memberikan layanan hukum, serta pos pusat penerimaan pengaduan masyarakat. ‘’Gedung tersebut sudah diresmikan tadi pagi (Kamis kemarin). Dengan berdirinya gedung ini, segala aspirasi masyarakat bisa kami tampung dan ditindak-lanjuti sesuai dengan prosedur hukum,” ujar Humas Kejati Bali, Eko Indarno, Kamis (19/7) kemarin.  Baca Kejati... di Hal. 15 DenPost/dok

Wayan Gunawan

Renon, DenPost Kasus perkelahian dua pejabat eselon III dan IV di lingkungan Propinsi Bali, tepatnya di Inspektorat Propinsi Bali, disesalkan anggota DPRD Bali. Anggota Komisi I DPRD Bali, Wayan Gunawan, mengatakan, kasus perkelahian tersebut tidak selayaknya terjadi di lingkungan pemerintahan. “Lingkungan pemerintahan itu tidak selayaknya ada aktivitas saling pukul-memukul,” kata politisi Partai Golkar ini, Kamis (19/7) kemarin. Dia menambahkan, sebagai PNS, seharusnya kedua pejabat tersebut menjaga diri.

Apalagi ketika rekrutmen menjadi PNS tahapannya sangat ketat. ‘Saya menyesalkan hal itu bisa terjadi,” tambahnya. Gunawa berharap hal serupa tidak terjadi lagi di lingkungan Pemprop Bali. Ia juga minta agar seorang pejabat tidak arogan kepada bawahannya.”Janganlah seorang pejabat berlaku di luar tupoksinya, apalagi hanya ingin menonjolkan keangkuhan,” tegasnya. Demikian juga bawahan, juga ada yang tidak puas, jangan asal main pukul, melainkan secara demokratis menyampaikan hal itu kepada atasannya.  Baca DPRD... di Hal. 15

Penjambret Sekarat Dihajar Massa

C. 1020

Kerobokan, DenPost Apes nasib tersangka penjambret, Farid Wilhan (39), asal Banyuwangi, Jatim ini. Ketika beraksi di Sunset Road, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Rabu (18/7) sore lalu, dia ditangkap, kemudian dihajar massa hingga nyawanya nyaris melayang. Warga pun menelanjangi penjambret yang tinggal di Jl. Cokroaminoto Gang Jempiring II, Denbar ini. Informasi yang diperoleh DenPost, Kamis (19/7) kemarin, kejadiannya sekitar pukul 18.00. Ketika itu tersangka Farid bersama temannya

mengincar barang milik seorang ibu, Tri Suastini (42), yang tinggal Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta. Kendati Tri mengemudikan mobil, hal itu rupanya tak menyurutkan niat penjambret asal Banyuwangi ini. Setibanya di traffic light. Sunset Road, Kerobokan, Kuta Utara, tepatnya di depan sebuah swalayan, mobil yang dikendarai Tri berhenti karena lampu merah menyala. Saat itulah Farid dan temannya beraksi. Dia langsung membuka pintu mobil Tri, kemudian merebut tas yang dibawanya. “Korban saat itu di posisi kemudi. Dia seketika berteriak saat ter-

sangka hendak merampas tasnya,” kata sumber DenPost. Walau kaget, Tri berusaha mempertahankan tasnya. Dia sempat tarik-tarikan dengan Farid. Melihat situasi yang membayakan, teman Farid segera kabur. Sedangkan Farid terjungkal ke jalan akibat tali tas milik Tri terputus. Warga yang melintas di jalan tersebut segera berhenti dan menangkap Farid. Akibat ulah penjambret bertubuh gemuk ini, membuat massa geram. Mereka segera menghajar Farid.  Baca Penjambret... di Hal. 15

Dua Kali Digerebek, ”Pengejos” Elpiji tak Kapok Padangsambian, DenPost Kendati dua kali digerebek dan masih berstatus tersangka, Nyoman Kariasa rupanya tak kapok-kapok ‘’mengejos” (memindahkan) elpiji. Buktinya, dia kembali mengoperasikan bisnis ilegalnya. Karena itu, petugas Polsek Denbar akhirnya mengobok-obok gudang milik Kariasa di Jl. Tibungsari, Denbar, Rabu (18/7) siang lalu. Hasilnya, polisi mengamankan 300 tabung gas isi 3 kg dan 20 tabung gas isi 12 kg, termasuk alat pengoplosnya. “Ini yang ketiga kalinya gudang tersebut digerebek. Semestinya gudang itu ditutup atau disegel agar tidak bisa beroperasi lagi,” kata sumber DenPost, Kamis (19/7) kemarin. Ditambahkannya, penggerebekan dilakukan polisi sekitar pukul 14.00. Sejak digerebek petugas Reskrimum Polda Bali pada Maret lalu dan Polresta Denpasar pada April lalu, gudang milik Kariasa terus diawasi polisi. Ternyata akhir-akhir ini Kariasa kembali menjalankan bisnis ilegalnya.  Baca Dua... di Hal. 15

DenPost/kertanegara

DIAMANKAN - Mobil ‘’pick up” yang memuat tabung elpiji kini diamankan di Polsek Denbar, untuk dijadikan barang bukti. Mobil tersebut diamankan dari gudang milik tersangka Kariasa di Jl. Tibungsari, Denbar.

Keagungan Pura Payogan Agung Kutai, Kaltim (2)

Toleransi Umat Beragama Sama Seperti di Bali PENGANUT agama minoritas, bukan rahasia umum bila kerap menghadapi diskriminasi dan tekanan dari penduduk sekitarnya yang memeluk agama mayoritas. Tapi hal itu tidak terjadi di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim. Umat Hindu yang mengempon Pura Payogan Agung Kutai hingga kini selalu rukun dan saling menghargai, terutama dengan warga setempat yang mayoritas menganut agama Islam. Semua itu diungkapkan pemangku di Pura Payogan Agung Kutai, Ida Bagus Sidya.

C. 903

DenPost/wiadnyana

C. 698

CERITAKAN SEJARAH - Pemangku Pura Payogan Agung Kutai saat menceritakan sejarah berdirinya pura terbesar di Kutai ini beberapa waktu lalu.

Menurutnya, mulai dari berdirinya pura tersebut, warga sekitar, khususnya masyarakat Tenggarong, selalu menghormati tempat suci terbesar di Kutai Kertanegara ini. Hal tersebut bisa dilihat saat pemugaran pura tahun 1994 lalu, di mana warga sekitarnya yang merupakan non-Hindu banyak yang

membantu dan bergotong– royong membangun kawasan suci ini. Bagitu juga saat digelarnya piodalan yang ke-9 tahun 2007 lalu, suku dayak menyumbang tari khas dayak saat malam kesenian. “Masyarakat Tenggarong mirip dengan masyarakat Bali yang memiliki toleransi cukup tinggi antarumat beraga-

ma. Awal dibangun pura ini, lokasinya sempit, namun kini sekitar 26 are. Dalam memperluas lokasi pura, para pengurus hanya minta izin kepada pengurus masjid setempat. Setelah mendapat izin, pura ini lalu diperluas,” ujar pemangku yang masih aktif sebagai petugas Polsek Tengarong itu. IB Sidya memaparkan, terciptanya kerukunan beragama di Tengarong tak lepas dari perjalanan historisnya. Di mana Kutai merupakan suatu daerah yang pertama mendapat pengaruh Hindu di Indonesia. Periode pengaruh Hindu India adalah masa kedatangan para pedagang dan Brahmana India.  Baca Toleransi... di Hal. 15


Metro Denpasar

2

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Peringatan Hari Keluarga Ke-19

MOS di SMP Ganesha

Momentum Wujudkan Denpasar ”Shanti lan Jagadhita”

Sarat Muatan Disiplin dan Pendidikan Karakter

Dauh Puri, DenPost Di era globalisasi ini, keluarga mengalami tantangan yang sangat berat, karenanya keluarga berkualitas memiliki nilai strategis bagi suatu bangsa. Selain itu, keluarga juga diyakini sebagai wadah pertama dan utama dalam pembentukan kepribadian manusia. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Keluarga ke-19 Tingkat Propinsi Bali, di mana Kota Denpasar sebagai tuan rumah peringatan yang dilaksanakan Kamis (19/7) kemarin di Gedung Ksirarnawa, Denpasar. Puncak peringatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Pelatihan dan Pemgembangan PKKBN Pusat, Dra. Kasmiati, M.Sc, Wakil Gubernur Bali, AAN Puspayoga, Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, DPRD Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Selly D. Mantra dan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, beserta jajarannya. Sebelum puncak peringatan dimulai, Deputi Bidang Pelatihan dan Pemgembangan PKKBN Pusat didampingi Wakil Gubernur Bali, Walikota Denpasar, dan rombongan meninjau pameran yang diikuti sembilan kabupaten/kota se-Bali. Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan, keluarga sebagai wadah utama pembentukan kepribadian manusia karena keluarga terdapat rangkaian interaksi sosial yang terkait dengan fungsi keluarga. Melalui momentum ini, Rai Mantra berharap dapat mewujudkan masyarakat Denpasar yang shanti dan jagadhita dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga menuju keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar juga menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba termasuk memberikan penghargaan pada Tiara Dewata yang telah berpartisipasi dalam membangun ruang pojok ASI di Tiara Dewata. Gubernur Bali dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali, AAN Puspayoga, mengatakan, keluarga memiliki peranan strategis dalam pembangunan negara. Karena keluarga yang kuat akan menciptakan negara yang kuat juga. “Pada intinya semua program pemerintah menyasar keluarga, terutama kaum perempuan sebagai motivatornya. Bahkan dalam pelaksanaan program KB kaum perempuan juga memiliki peranan sangat besar dalam menyukseskannya karena sebagian besar perempuan yang berkeluarga menggunakan KB,” ujarnya. Deputi Bidang Pelatihan dan Pemgembangan PKKBN Pusat, Kasmiati, dalam sambutannya mengatakan, punncak peringatan hari keluarga merupakan momentum untuk meningkatkan mewujudkan keluarga yang harmonis. Dalam mewujudkan keluarga harmonis perlu adanya peningkatan komunikasi antar anggota keluarga dengan saling menghormati. Di samping itu, program KB harus mendapat dukungan serius dari semua pihak untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Bila program KB tidak bisa dilaksanakan dengan baik menurut Kasmiati, hal itu akan menimbulkan ledakan penduduk. Kasmiati mengucapkan selamat kepada Walikota Denpasar atas dianugrahinya Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI atas kesuksesannya dalam pembangunan Kesejahteraan Keluarga dan Kependudukan (KB) 2012. (111/*)

DenPost/suryaningsih

JEBOL - Kondisi senderan Tukad Teba di sebelah timur, yang perlahan jebol dan mengancam pemukiman di sekitarnya. Rabu (18/7) lalu, jebolnya senderan menyebabkan air sungai meluap sehingga merendam pemukiman.

Banjir di Jalan Subur

Juga Diduga Dipicu Jebolnya Senderan Tukad Teba Dauh Puri, DenPost Selain disebabkan mampetnya saluran air akibat tersumbat material proyek, banjir yang terjadi di kawasan Jalan Subur, Pemecutan Klod, Denpasar Barat (Denbar), Rabu (18/7) lalu, ternyata juga dipicu meluapnya air Tukad Teba. Hal ini disebabkan jebolnya senderan sisi timur Tukad Teba, persisnya di belakang Gang Merah Delima I. Kondisi jebolnya senderan sungai ini cukup memprihatinkan, bahkan sejajar dengan teras rumah warga. Menurut warga sekitar, sudah sejak lama senderan Tukad Teba itu jebol, tepatnya sejak proyek penataan Tukad Teba dilakukan. Jebolan itu mengakibatkan air meluap saat hujan lebat datang. Pantauan di lokasi banjir Rabu lalu, ketinggian air mecapai sekitar satu meter. “Sudah

lama jebol. Sedikit demi sedikit. Paling parah empat hari (lima hari lalu). Untuk sementara sisa-sisa jebolan diikat tali plastik, agar senderannya tidak jebol lagi,” ucap salah seorang penghuni. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PU Kota Denpasar, I Ketut Winarta, mengatakan, untuk proyek tersebut merupakan tanggung jawab PU Propinsi Bali. “Soal senderan sudah kami koordinasikan. Kalau memang itu (senderan jebol) dampak dari proyek pasti nanti akan diperbaiki. Apalagi berdampak langsung pada warga,” jelasnya. Dikatakannya, meskipun ini proyek propinsi, namun ketika nanti sudah rampung, untuk sekundernya daerah, yakni Denpasar juga diwajibkan untuk melakukan penataan.

Terkait material proyek PU Propinsi yang ada di kawasan Jalan Subur yang dinilai pemicu banjir lantaran menghambat mengalirnya air hujan ke sungai pun pihaknya mengaku sudah berkoodinasi. “Itu proyek propinsi. Sudah koordinasi kok. Tanggapan dari propinsi, akan memanggil pihak rekanan agar tidak menaruh material proyek sembarangan,” ungkap Winarta. Lebih lanjut Winarta mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa terjadi di proyekproyek PU Denpasar, pihaknya sudah memanggil para rekanan pada Jumat (13/7) lalu. “Kami sudah meminta mereka agar lebih hati-hati saat menaruh material proyek. Begitu selesai melakukan galian, harus segera dibersihkan, sebelum memasukkan material lain. Ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan, dan juga untuk keselamatan pengguna jalan,” tandasnya. (111)

Sesetan, DenPost SMP Ganesha Denpasar tahun ini sukses merekrut siswa baru untuk 9 kelas atau sebanyak 370 siswa. Para siswa baru ini sejak Senin lalu menjalani Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dipusatkan di sekolah setempat. MOS dilaksanakan dengan penuh kegembiraan, senang hati serta sarat dengan pendidikan disiplin dan karakter. Pelaksanaan MOS, Kamis (19/7) kemarin, diisi dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah masingmasing peserta MOS, dan di sekitar lingkungan sekolah. Sebelumnya, peserta MOS mendapat pengarahan soal PSN dari petugas Puskesmas IV Denpasar Selatan. Selama MOS, padat dengan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, ekstrakurikuler, program dan cara belajar, ceramah kebangsaan, tata krama siswa, Wawasan Wiyata Mandala, dan mendengarkan radio Pemkot Denpasar. Rabu lalu diisi agenda bernyanyi bersama, olahraga gembira serta ceramah HIV/AIDS dari Kisara, lalu lintas, dan ceramah global warming. Ketua Panitia MOS, Drs. Dewa Adi Adnyana, menjelaskan, agenda MOS ini sekaligus dipakai untuk penggalian bakat dan minat bidang seni. Pelaksanaan MOS melibatkan OSIS dan guru dalam pengawasan peserta MOS dan menghindari kekerasan dan perpeloncoan. Penutupan MOS, kata Dewa Adi Adnyana, dilakukan di Pura Sakenan, Denpasar Selatan, Jumat (20/7) ini dengan tujuan lebih mendekatkan siswa pada lingkungan dan meningkatkan spiritual siswa. Sekaligus memohon keajegan SMP Ganesha Denpasar. Hal itu dibenarkan Kepala SMP Ganesha Denpasar, Drs. Ketut Jawita. Ia menekankan MOS kali ini padat dengan pendidikan karakter yang diimplementasikan dalam bentuk menanamkan disiplin diri, kejujuran, kebersihan, dan cinta lingkungan. Yang utama adalah meningkatkan disiplin. Ini akan berimbas pada peningkatan prestasi. Jawita sangat bersyukur tahun ini sukses meraih siswa sebanyak sembilan kelas di tengah “badai” PPDB sekolah negeri. Ini membuktikan SMP Ganesha mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat. Apalagi, masyarakat mengenal sekolah ini adalah kembaran SMPN 6 Denpasar, di mana 90 persen guru SMP Ganesha adalah guru-guru SMPN 6 Denpasar dan sisanya guru muda yang enerjik dengan kualifikasi pendidikan delapan guru S-2 dan lima sedang kuliah S-2. Dalam fasilitas, saat ini SMP Ganesha memiliki 18 ruang belajar lengkap dengan LCD. Dengan 18 RKB yang dimiliki sekarang, seluruh siswa belajar di SMP Ganesha. Selain itu, sekolah ini sudah dilengkapi ruang perpustakaan, lab IPA, lab komputer berAC dan ruang UKS yang telah dinilai oleh tim UKS Kota Denpasar. Tiap tahun SMP Ganesha membentuk tiga kelas unggulan. Jawita bersyukur program lima tahun pembangunan mampu dituntaskan dalam waktu empat tahun. Tahun ini SMP Ganesha fokus pada peningkatan mutu dan prestasi. Bahkan, awal Agustus ini SMP Ganesha diakreditasi oleh tim akreditasi Propinsi Bali. (123/*)

DenPost/putra sasmitha

MOS - Kepala SMP Ganesha, Ketut Jawita (paling kanan) didampingi Dewa Adi Adnyana, foto bersama peserta MOS.

Dukung Wujudkan “Good Govenance” di Kota Denpasar

Universitas Ngurah Rai Siap Mediasi dengan Thailand Genta Interaktif

Topik: Dukung Wujudkan “Good Govenance” di Kota Denpasar

DenPost/ist

HARI KELUARGA - Deputi Bidang Pelatihan dan Pemgembangan PKKBN Pusat, Dra. Kasmiati, M.Sc, didampingi Wakil Gubernur Bali, AAN Puspayoga, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, dalam peringatan Hari Keluarga, Kamis (19/7) kemarin

Silahkan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Dauh Puri, DenPost Untuk menwujudkan pemerintahan yang baik (good governace) yang telah berjalan, Pemerintah Kota Denpasar selalu terbuka untuk mengandeng semua elemen masyarakat termasuk juga dari akademisi. Seperti yang ditawarkan Universitas Ngurah Rai yang ingin memediasi kerja sama dengan salah satu universitas di Thailand. Demikian disampaikan Prof. DR. AA Samudra, Dekan S2 Universitas Ngurah Rai, yang didampingi Cok Atmaja, SH, MH, AA Gde Raka, DR.

DenPost/ist

KUNJUNGAN - Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, saat menerima kunjungan Prof. DR. AA Samudra, Dekan S2 Universitas Ngurah Rai, yang didampingi Cok Atmaja, SH, MH, AA Gde Raka, DR. Ni Putu Tirka Wiarti Ni Putu Tirka Wiarti, yang diterima Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, yang didampingi Kabag Humas dan Protokol, IB Rahoela, Kabag Organisasi, Desak Widiasih dan instansi terkait di

ruang kerjanya, Kamis (19/7) kemarin. “Tingginya komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk mewujudkan good governance merupakan salah satu faktor

untuk menawarkan untuk memediasi kerja sama Pemkot Denpasar dan salah satu universitas di Thailand,” ujar AA Samudra. Menurut Samudra, dalam mewujudkan good governace ada tiga komponen yang tidak dapat dipisahkan yang menentukan terwujudnya good governance. Komponen-komponen tersebut di antaranya pemerintah atau birokrasi, swasta, dan masyarakat yang harus saling mendukung. “Meski pemerintah telah memiliki peraturan yang jelas, namun bila pengusaha dan masyarakat tidak mendukung semua peraturan tersebut tidak akan bisa berjalan dengan baik,” lanjut Samudra. Untuk itu, Samudra mengaku siap memediasi kerja sama tersebut sehingga dapat lebih meningkatkan terwujudnya good governance. Dalam kerja sama nanti pihaknya akan menawarkan program kerja

sama seminar, dialog, dan sosialisasi yang menyasar tiga komponen tersebut. Ia mengharapkan dengan program yang ditawarkan mampu melaksanakan good governance secara serentak tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun didukung oleh semua komponen. Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, mengatakan, program yang ditawarkan sangat bagus dan tentunya Pemkot Denpasar menyambut dengan baik. Rai Iswara mengharapkan kerja sama yang ditawarkan agar segera bisa terealisasi sehingga peran tiga komponen dalam mewujudkan good governance berjalan lebih baik lagi. “Pada prinsipnya Pemkot Denpasar sangat terbuka untuk menerima kerja sama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Rai Iswara. (111/*)

”Pekenan Lais Maseluk” Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

DenPost/pasma

BERSIHKAN SAMPAH - Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar membersihkan dan menaikkan sampah ke atas truk di depo sampah Kereneng guna mengindari meluber ke jalan, Kamis (19/7) kemarin.

Padangsambian, DenPost Pekenan Lais Maseluk (pasar rakyat) diselenggaran Kecamatan Denpasar Barat untuk dapat menumbukan ekonomi kreatif masyarakat dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di areal Parkir Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (19/ 7) kemarin. Walikota Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, IA Selly D. Mantra, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AAN Gede Widiada, membuka secara simbolis Pekenan Lais Maseluk dengan memukul kentongan (kulkul) dari bambu. Pembukaan Pekenan Lais Maseluk juga dihadiri sejumlah kepala SKPD, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, IB Rahoela, Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, Ir. Agus Prihantara, M.Si., Sekretaris DKP, Dewa Anom Sayoga, Kadis Perhubungan, Gede Astika, S.H., serta camat, lurah/kades. Usai menonton bondres, Walikota Rai Dharmawijaya Mantra langsung meninjau sejumlah stand

kuliner yang ada di sebelah timur areal parkir Lapangan Kompyang Sujana. Ketua Panitia yang juga Jero Bendesa Adat Padangsambian, AA Putu Gede Suwira, mengatakan, Pekenan Lais Maseluk (pasar rakyat) ini digelar guna dapat menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat terutama para pedagang lokal di Kecamatan Denpasar Barat. Selain itu, memperkenalkan produkproduk usaha kecil dan menengah yang ada di desa/kelurahan di Kecamatan Denpasar Barat. Bahkan sebelum Pekenan Lais Maseluk digelar, maka panitia sudah melakukan sosialisasi kepada para pedagang lokal. “Pekanan Lais Maseluk ini mendapat sambutan positif dari pedagang lokal dan masyarakat di Kecamatan Denpasar Barat karena cukup besar dirasakan manfaatnya sebagai ajang promosi bagi pengusaha kecil dan menengah dalam mengembangkan usahanya,’’ kata Suwira. Lebih lanjut Suwira mengemukakan, Pekenan Lais Maseluk (pasar rakyat) ini bekerja sama

dengan Kecamatan Denpasar Barat, bendesa Pakraman Denpasar, bendesa Pakraman Denpasar Barat, lurah/kades seKecamatan Denbar dan dibantu karang taruna diikuti 35 pedagang, yakni 15 stand kuliner, 5 busana, 7 kerajinan, 6 sarana upakara, 2 holtikultura dan satu stand alat tulis. “Meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pekenan Lais Maseluk ini kami menggelar pertujukan seperti joged, pentas penyanyi pop Bali, serta musik bertemakan lingkungan dari Nanoe Biru,’’ ujar Suwira. Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menyambut baik digelarnya Pekanan Lais Maseluk oleh Kecamatan Denpasar Barat. Sebab, Pekenan Lais Maseluk ini dapat mengangkat sekaligus menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Denpasar umumnya. Apalagi di Kota Denpasar yang merupakan kota metropolitan sudah barang tentu masyarakat maupun wisatawan mancanegara maupun nusantara ingin menikmati kuliner

DenPost/suryawan

PUKUL KULKUL - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Ketua Panitia AA Putu Gede Suwira (kanan) dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AAN Gede Widiada (kiri) memukul kulkul (kentongan) saat pembukaan Pekanan Lais Maseluk di parkir lapangan Kompyang Sujana, kamis (19/7) kemarin. khas Bali. “Kami berharap Pekanan Lais Maseluk ini dilaksanakan secara berkesinambungan karena dapat mendongkrak sekaligus

meningkatkan perekonomian masyarakat Kecamatan Denpasar Barat khususnya dan Denpasar umumnya,’’ kata Rai Dharmawijaya Mantra. (103/*)


DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Tiga Kali Berturut-turut

Badung Raih Penghargaan P2BN Mangupura, DenPost Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati, AA Gde Agung dan Wakilnya, I Ketut Sudikerta, selalu berkomitmen untuk melakukan pembangunan di segala bidang. Termasuk pengembangan pertanian dalam arti luas. Komitmen Badung memajukan sektor pertanian mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Terbukti, tahun ini Badung kembali meraih penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Penghargaan itu diraih atas keberhasilan Badung meningkatkan capaian produksi beras nasional di atas lima persen pada tahun 2010. Penghargaan itu merupakan yang ketiga kali secara berturut-turut sejak program P2BN dicanangkan oleh Presiden tahun 2007 lalu. Pada acara tersebut, sebanyak 19 gubernur, 147 bupati dan 13 walikota se-Indonesia yang juga menerima penghargaan dari Presiden. Keberhasilan Badung

meraih penghargaan di bidang produksi beras, tidak terlepas dari komitmen Pemkab Badung, serta kerja keras para petani dalam melakukan program-program pemerintah untuk menunjang sektor pangan nasional. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden, Boediono pada acara peningkatan koordinasi dan sinergi program antara Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Pusat dan Propinsi serta pengarahan Wakil Presiden RI pada Konferensi Dewan Ketahanan Pangan 2012 di Jakarta, Rabu (18/7) lalu. Bupati Gde Agung menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan seluruh petani di Badung atas kerja kerasnya yang turut membangun kehidupan bertani, sehingga mampu membangun sektor pertanian. “Keberhasilan ini merupakan keseriusan dari pemerintah dan petani Badung dalam mengembangkan sektor pertanian. Khususnya pertanian tanaman pan-

gan. Dengan keberhasilan meraih penghargaan P2BN yang ketiga kali secara berturut-turut ini tetap menjadi pemacu untuk kehidupan pertanian di Badung,” katanya. Lebih lanjut Gde Agung mengharapkan, masyarakat Badung, khususnya petani tetap membangun dan menjaga sektor pertanian sebagai penunjang sektor pariwisata, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan di masa mendatang. Kadis Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Badung, IGA Sudaratmaja mengatakan, latar belakang pemberian penghargaan adalah kebijakan dari pemeritah pusat melalui program P2BN. Di mana masing-masing propinsi, kabupaten/kota diberikan target produksi beras di atas lima persen. Penghargaan yang diterima Bupati Badung merupakan keberhasilan Badung dalam pencapaian produksi beras nasional di atas lima persen pada tahun 2010. (108/*)

3 Peserta Konferensi Bali In Global Asia Makan Malam di Taman Ayun Mangupura, DenPost Pura Taman Ayun yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia bersama subak di Bali, selain sebagai objek wisata, kini juga dijadikan pusat dari kegiatankegiatan internasional. Seperti, Rabu (18/7) lalu, jaba Pura Taman Ayun dipadati ratusan peserta konferensi internasional Bali In Global Asia, serangkaian acara gala dinner. Peserta konferensi yang dipimpin, Prof. Henk diterima Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta bersama panglingsir Puri Ageng Mengwi, AA Gde Alit beserta sejumlah pimpinan SKPD Badung. Sudikerta menyampaikan, terima kasih kepada peserta konferensi Bali In Global Asia yang telah memilih Pura Taman Ayun sebagai objek kegiatan. Kawasan Pura Taman Ayun telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia melalui sidang tahunan ke-36 UNESCO di Tavritcheski Palace, St Petersburg, Rusia, pada 29 Juni 2012 lalu. Dijelaskan, filosofi Pura Taman Ayun adalah ketika Raja Cokorda Blambangan dari Kerajaan Mengwi membangunnya tahun 1634 sebagai wadah pemersatu seluruh klan masyarakat Hindu di Bali. Selain bertujuan untuk mengembangkan bidang sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan masyarakat setempat. “Ratusan tahun telah berlalu, namun hingga akhir zaman, Pura Taman Ayun

DenPost/ist

CENDERAMATA-Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, didampingi, AA Gde Alit, menyerahkan cenderamata kepada Prof. Henk di jaba Pura Taman Ayun. tetap sebagai tempat ritual dan situs budaya serta memainkan peran penting dalam bidang sosial relegius, ekonomi dan lingkungan,” imbuhnya. Ditambahkan, selain berfungsi sebagai sosial relegius dan wadah pemersatu masyarakat, Pura Taman Ayun juga berperan penting dalam bidang lingkungan, karena kolam yang mengelilingi pura menyediakan air murni yang berasal dari hujan dan mengalir dari Danau Beratan, ke-

mudian mengaliri 120 hektar sawah. Hal ini tentunya pula merevitalisasi perekonomian berbasis pertanian. “Keindahan alam, sejarah dan nilai budaya telah membuat Pura Taman Ayun sebagai salah satu ikon pariwisata budaya Bali,” terangnya. Sementara itu, pimpinan rombongan Prof. Henk menyampaikan ucapan selamat pada Pura Taman Ayun dan Subak di Bali yang telah meraih warisan budaya dunia dari UNESCO. Tentu ke

depannya dengan ditetapkan sebagai warisan budaya dunia akan mengandung tanggung jawab yang besar untuk tetap menjaga dan melestarikan keberadaan situs tersebut. “Kebudayaan Bali sangatlah kuat. Konsep Tri Hita Karana yang ada di Pura Taman Ayun juga sangat bagus. Ini membuktikan Pura Taman Ayun beserta kolamnya sebagai inti dari kehidupan alam dan manusia,” kata Prof Henk yang pernah meneliti Pura Taman Ayun tersebut. (108/*)

SMPN 3 Abiansemal Akomodir Tiga Desa ‰Bantah Disebut Buka ‘’Keran’’ Besar-besaran

DenPost/ist

UCAPAN SELAMAT - Menteri Pertanian, Suswono memberikan ucapan selamat kepada Bupati Badung, Anak Agung Gde Agung atas keberhasilan Kabupaten Badung menerima penghargaan P2BN.

Rapat Pembangunan Pura Baru di Cemagi ’’Deadlock’’ Balai Agung dan Pengayehan Tetap Menolak Mangupura, DenPost Pro dan kontra pembangunan Pura Puseh dan Desa baru di Desa Cemagi, Mengwi, dibawa ke kantor Bupati Badung, Puspem Mangupraja, Kamis (19/7) kemarin. Rapat yang bertujuan untuk mencari solusi penyelesaian pun berlangsung sangat alot. Rapat yang dimediasi Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta akhirnya berakhir deadlock. Dalam pertemuan tersebut, dua kubu di Desa Cemagi masih saling ngotot. Dua kubu tersebut antara lain, Desa Adat Cemagi yang didukung oleh 6 banjar melawan kubu dua banjar yaitu Br. Balai Agung dan Br. Pengayehan. Hadir dalam rapat, Kapolres Badung, Kadis Kebudayaan Badung, Bagian Hukum, Ketua PHDI dan Majelis Madya Desa Pakraman Badung. Kasus ini pada awalnya muncul setelah Desa Cemagi hendak membangun Pura Puseh dan Desa baru di Cemagi. Pura Puseh dan Desa yang ada selama ini diempon, akan dikembalikan ke pemaksan (kelompok kecil). Pengembalian dan pembangunan pura baru inilah yang ditolak oleh Br. Balai Agung dan Br. Pengayehan. Alasanya, pura yang ada ini sudah ada sejak lama dan telah masuk dalam awigawig Desa Cemagi. “Warga Balai Agung tidak setuju membangun Pura Puseh dan Desa baru. Karena sudah punya pura yang sah sesuai awig-awig Desa Cemagi,” tegas Kelian Balai Agung, Gede Oka Widnyana. Menurut Widanyana, didampingi Kelian Br. Pen-

gayehan, Nyoman Suarja, jika dibangun pura baru, dipertanyakan juga nasib Pura Puseh dan Desa yang sudah ada.”Jika membangun pura baru, pura yang sudah ada mau diapakan,” tanya Widnyana. Menanggapi hal itu, Bendesa Cemagi, I Made Suarta menyatakan, Desa Cemagi dengan didukung 6 banjar tetap, akan membangun pura baru. Pihaknya beralasan pura baru tetap harus dibangun karena di Pura Puseh dan Desa ini sudah terjadi dua kali konflik. Konflik pertama pecah pada tahun 1983. Di mana Desa Cemagi dan Mengening pecah saat mengukuhkan pura tersebut. “Data pisahnya kami dengan Desa Adat Mengening ada kok,” ujarnya. Ditambahkannya, pada Oktober 2010, Desa Cemagi kembali bergolak dengan terjadi kerusuhan di pura tersebut. “Oleh karena itu, walau sudah masuk awig-awig, karena telah terjadi konflik sampai dua kali, kami ingin membangun pura baru. Ini juga permintaan masyarakat, sehingga tak ada konflik ketiga kalinya,” terang Suarta. Terhadap pura yang sudah ada, tambah Suarta, pura itu milik ‘pemaksan’ maka akan dikembali kepada pemaksan. Sedangkan bangunan yang dibangun oleh desa termasuk pratima akan dipindah ke tempat yang baru. “Pura ini kembali ke pemaksan. Kami tidak ingin mengkotak-kotakan masyarakat pura yang akan dibangun itu mari junjung bersama,” tegasnya. Mendapat jawaban begitu, Oka Widnyana meminta pelaba (tanah) pura juga dikembalikan. Pihaknya juga meminta Desa Cemagi yang hendak membangun pura baru tidak sampai mengganggu hak-hak warga Balai Agung dan Pengayehan termasuk ikut memiliki Pura Dalem dan kuburan. Saling ngototnya kedua

kubu inipun membuat Wabup Sudikerta urun bicara. Dia meminta konflik ini tidak berujung pada pemekaran. “Tidak dibenarkan memekarkan desa adat. Pemerintah tidak akan setuju,” tegas Sudikerta. Menanggapi hal tersebut, Bendesa Adat Cemagi menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mekar. Bahkan, untuk adilnya, untuk pelaba Pura Puseh karena dari dulu milik pemaksan, maka akan dikembalikan ke pemaksan. Sedangkan pelaba pura desa, karena milik desa, akan tetap jadi milik desa. Terkait keinginan pihak Balai Agung dan Pengayehan ikut memiliki Pura Dalem, menurut Suarta, kedua banjar ini wajib ikut Pura Puseh dan Desa. Karena Pura Puseh, Desa dan Dalem satu ikatan dan menjadi pengikat di desa adat. Termasuk di dalamnya ada hak dan kewajiban. “Pembangunan akan segera kami laksanakan. Kami menunggu kepastian, ikut tidaknya Br. Balai Agung dan Br. Pengayehan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” pungkas Suarta. Didesak demikian, pihak Balai Agung dan Pengayehan tetap tidak setuju membangun pura baru. “Ini akan dibahas lagi di banjar. Kami setuju tidak ada pemekaran, tapi kami akan pertimbangkan pembangunan pura ini,” tukasnya. Wabup Sudikerta yang berupaya mencari jalan keluar terbaik, mengimbau kedua pihak tetap bersatu. Dia juga menegaskan tidak ada pemekaran desa. Pihaknya pun memberikan waktu kepada Br. Balai Agung dan Pengayehan untuk menggelar rapat menindaklanjuti hasil pertemuan ini. “Karena dua banjar ini meminta tempo, tolong beri waktu untuk dibahas di banjarnya,” pungkasnya. (108)

DenPost/sutrisna

Wayan Sukadana

Abiansemal, DenPost Keluhan yang diungkapkan salah seorang guru PNS di SMP Pandawa, Abiansemal Badung, atas penerimaan siswa baru di SMPN 3 Abiansemal, ditanggapi Kepala SMP yang berada di Desa Sibang Kaja tersebut. Menurut Kepala SMPN 3 Abiansemal, I Wayan Sukadana, pihaknya menerima siswa pada tahun ajarab baru 2012 ini, sesuai dengan kelas III yang ditamatkan yakni sebanyak 12 kelas, dengan jumlah siswa 588 orang. ‘’Kami tetap terukur dan sesuai dengan kelas yang ada. Jumlah siswa yang kami terima sesuai dengan siswa yang kami tamatkan tahun ini,’’ ujar Sukadana, Kamis (19/7) kemarin. Ditambahkannya, pihaknya menolak disebut membuka keran besar-besaran. Dia malah menjelaskan bahwa 12 kelas yang ada, malah lebih banyak dari tiga desa yang ada di lingkungan sekolah, dan diakomodir pendidikan tuntas sembilan tahun di tiga desa ini. Tiga desa tersebut adalah, Sibang Kaja, Sibanggede dan Mambal.

‘’Keberadaan sekolah ini, tak lepas dari dukungan masyarakat dan desa adat yang mewilayahi tiga desa ini. Dari lapangan olahraga, wantilan, serta berbagai kegiatan di sekolah, di dukung sepenuhnya selama ini oleh desa sekitar kami. Hal itulah, upaya kami menerima dan membina desa di lingkungan ini untuk dapat tuntas belajar sembilan tahun. Dengan kondisi itu, kami sadar tanpa peran serta masyarakat sekitar, sekolah ini tidak dapat berprestasi seperti saat ini,’’ papar Sukadana. Mengenai kekurangan siswa di sekolah-sekolah swasta, menurut Sukadana, sebenarnya berawal dari kondisi jumlah dan minat siswa saat ini. Di daerah tiga desa saja, SMPN 3 Abiansemal sudah sangat cukup. Malah sekolah menyarankan, jika ada siswa yang berasal dari luar daerah tiga desa, diharapkan untuk mencari sekolah yang terdekat untuk bersekolah. ‘’Kami juga sadari, sebagai sekolah negeri kami membuka untuk siswa luar tiga desa, namun jumlahnya terbatas dan kami sangat selektif. Kami sadari, keberadaan kami di tengah-tengah masyarakat saling mendukung. Lingkungan sekolah sangat kondusif dan sangat kami perlukan untuk mengembangkan prestasi sekolah,’’ tambah Sukadana. Dia tidak memungkiri, SMPN 3 Abiansemal kini banyak diminati, karena sekolahnya sudah mulai menuai berbagai prestasi. ‘’Kami akui, kami tak akan mampu bersaing akademik karena kami limpahan dari sekolah negeri

C.738

favorit, namun kami dapat membina prestasi yang lain. Paling tidak urusan akademik kami mendapat predikat baik, sedangkan prestasi anak di bidang lain tetap menonjol. Oleh karena itu, lulusan kami pun memiliki prestasi yang dapat dibanggakan dan malah

dicari sekolah favorit di tingkat menengah. Oleh karena itu, besar tidaknya, sekolah mendapatkan murid tergantung sekarang minat dan keinginan siswa, serta prestasi yang mungkin sudah didengar oleh masyarakat,’’ pungkasnya. (108)

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk KANTOR CABANG DENPASAR GATOT SUBROTO Jalan Gatot Subroto no. 362 Denpasar Facsimile: (0361) 420263, : Telp : (0361) 420229.420227

PENGUMUMAN LELANG II (KEDUA) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Denpasar Gatot Subroto selaku Pemegang Hak Tanggungan I berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum pada : Hari/tanggal Pukul Tempat

: Jumat/ 3 Agustus 2012 : 10.00 Wita : PT Bank Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Gatot Subroto, Jalan Gatot Subroto no. 362 Denpasar

Terhadap barang jaminan milik Debitur dan/ penjamin Hutang yang diikat dengan kekuatan hukum tetap berdasarkan Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) yang berkepala “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” dalam kondisi apa adanya berikut segala turutannya, masing-masing atas nama Debitur : 1. DICABUT/DIBATALKAN 2. CV ADI UTAMA SARI alamat Jalan Pemamoran Gang I No. 3 Dusun Tegal Asah Desa Sanur Kaja Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar Propinsi Bali z Sebidang tanah berikut bangunan dan segala turutannya, SHM No. 1909/ Desa Sanur Kauh, Luas 465 M2, tertulis atas nama NI WAYAN DARMINI, terletak di Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Prop. Bali. Harga Limit : Rp. 1.400.000.000,Uang jaminan : Rp 280.000.000,SYARAT-SYARAT LELANG 1. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan untuk setiap obyek lelang tersebut ke Rek No. 0368.01.000345.30.3 a.n. Bendahara Penerimaan KPKNL Denpasar di Bank BRI Cabang Renon Denpasar, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 2. Peserta lelang didalam menyetorkan uang jaminan wajib menunjuk obyek jaminan yang ditawar. 3. Penawaran lelang dilakukan secara tertulis diatas meterai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah). 4. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar harga lelang selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja se pelaksanaan lelang ke Rek No. 0368.01.000345.30.3 a.n. Rekening Penampungan lelang KPKNL di Bank BRI Cabang Renon Denpasar. 5. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM) 6. Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh 1 (satu) orang calon pembeli; 7. Lelang dapat dibatalkan/ditunda sebelum pelaksanaan lelang oleh Penjual (PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Denpasar Gatot Subroto Denpasar. 8. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang atas barang jaminan tersebut diatas, maka pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk./Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar. 9. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi : PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Denpasar Gatot Subroto Telp : 0361-420229-420227 atau KPKNL Denpasar Telp. 229151, 238216. Denpasar, 20 Juli 2012 PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk KANTOR CABANG DENPASAR GATOT SUBROTO ttd JOHN SARJONO PEMIMPIN CABANG

U.933

C.682


4

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Status Lapangan Lagun Kembali Dipertanyakan LPM Benoa Gelar Turnamen Duur Sasur Benoa, DenPost Status lapangan Lagun, Benoa, kembali dipertanyakan oleh Ketua LPM Benoa, I Wayan Muka. Hal itu terungkap di sela-sela pembukaan turnamen sepak bola Duur Sasur (di atas 35 tahun), di Lapangan Lagun, Kamis (19/7) kemarin. Turnamen Duur antar-LPM se-Kuta Selatan ini dibuka Lurah Benoa, Wayan Solo, didampingi, Ketua LPM Benoa, Wayan Muka dan Ketua Panitia, Wayan Sumantra. Kegiatan ini merupakan salah satu gebrakan yang dilakukan LPM Benoa serangkaian Bulan Bakti LPM 2012 dan menyambut HUT RI ke-67. Dalam kesempatan itu, Muka didampingi Ketua Panitia, Wayan Sumantra memaparkan, keberadaan lapangan Lagun tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat Benoa dan sekitarnya. Bah-

kan, Muka mengaku, merasa malu sebagai daerah pariwisata terkenal tidak memiliki lapangan yang representatif. Karena, kata dia, Lapangan Lagun ini sangat diharapkan bisa menjadi milik kelurahan. Apalagi melihat antusias masyarakat yang melakukan berbabagi aktivitas di lapangan ini. Untuk itu, pihaknya memohon agar pihak terkait di Pemkab Badung untuk segera mewujudkan lapangan yang representatif bagi warga Benoa khusunya dan Kuta Selatan umumnya. Mengingat, kata Muka, status lapangan ini yang diusulkan agar menjadi lapangan kelurahan hingga kini masih gabeng dan perlu diperjelas. Baik oleh pihak BTDC selaku pengelola maupun Pemkab Badung sebagai fasilitator. “Padahala sebel-

umnya pihak BTDC mengatakan mendukung rencana penyerahan lapangan ini. Tapi kok sampai sekarang tidak ada kejelasannya. Paling tidak seperti harapan kami sebelumnya ada fasilitas pendukung dibangun di lapangan ini,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Panitia, Wayan Sumantra memaparkan, turnamen sepak bola usia 35 tahun ke atas diikuti oleg LPM se Kuta Selatan. Ada empat 4 tim yang ikut yaitu LPM Jimbaran, Tanjung Benoa, Pecatu dan tuan rumah LPM Benoa. Sumantra memaparkan, turnamen ini bertujuan meningkatkan persahabatan dan persaudaran antar-LPM seKuta Selatan. Ke depan diharapkan, bukan kegiatan ini saja, tetapi kerja sama juga bisa dilakukan di bidang lain. (113/*)

DenPost/ist

‘’MENDEM DASAR’’ - Bupati Badung, AA Gde Agung didampingi Kelian Desa Adat Kapal, AA Gede Dharmayasa, saat mendem dasar pembangunan di RSUD Badung.

Bupati Gde Agung ’’Mendem Dasar’’ di RSUD Badung Mangupura, DenPost Mengindari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya yang berkaitan dengan unsur niskala dalam pelaksanaan pembangunan RSUD Kabupaten Badung, Kamis (19/7) kemarin, dilaksanakan karya pangeruak agung, Upacara ini dihadiri Bupati Badung, AA Gde Agung, Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, ang-

gota DPRD Badung, I Made Sudiana dan para kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung serta karyawan-karyawati RSUD Badung. Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung, AA Gde Agung mendem dasar gedung sebagai pertanda mulainya pelaksanaan pembangunan. Di samping itu, Bupati Gde Agung juga

melakukan persembahyangan bersama untuk memohon keselamatan agar pelaksanaan pembangunan gedung RSUD dapat berjalan lancer. Karena gedung itu merupakan fasilitas umum dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Upacara pengeruak dipuput tiga sulinggih di antaranya, Ida Pedanda Siwa dari Griya Kusumayati Yangbatu, Den-

pasar, Ida Pendanda Budha dari Griya Tegal Jadi, Tabanan dan Ida Rsi Bujangga dari Griya Sempidi, Badung. Adapun upakara yang dihaturkan berupa tawur balik sumpah agung dengan memakai olahan kebo serta sanggar tawang, dengan 6 (enam) bebangkit yaitu; 5 (lima) bebangkit pada tawur agung dan satu di sor sanggar tawang. (108/*)

Wabup Sudikerta Hadiri Tiga Upacara di Kecamatan Petang DenPost/sugik

DIPERJELAS - Ketua LPM Benoa, Wayan Muka (dua dari kiri) didampingi panitia turneman Duur Sasur yang meminta status lapangan Lagun diperjelas.

Areal Parkir Sempit

Kantor Camat Kutsel Perlu ’’Basement’’ Kutsel, DenPost Areal parkir Kantor Camat Kuta Selatan dinilai terlalu sempit. Karenanya sebagian besar kendaraan terpaksa parkir di luar areal kantor camat. Mengantisipasi hal ini, diusulkan Kantor Camat Kuta Selatan dibangun basement (parker bawah tanah) untuk tempat parkir warga dan tamu yang datang ke kantor ini. Usulan ini dilontarkan anggota DPRD Badung asal Kutsel, I Made Sunertha, SH., di sela-sela mengurus KTP, Kamis (19/7) kemarin.

DenPost/sugik

TEMPAT PARKIR - Anggota DPRD Badung, Made Sumertha saat bertandang ke kantor Camat Kutsel dan mengusulkan dibangun basement untuk tempat parkir

Sumertha menilai kondisi areal parkir yang ada saat ini sangat tidak representatif dibandingkan dengan jumlah warga yang datang membutuhkan pelayanan. Karenanya, sebagian besar warga yang datang ke kantor ini memilih untuk parkir di depan kantor dengan memanfaatkan lahan milik Universitas Udayana (Unud). “Ini demi kenyamanan warga sebaiknya dibangun basement, sehingga tidak ada yang parkir di luar lagi,” ujar tokoh masyarakat Pecatu ini. Ketua Komisi B DPRD Badung ini memaparkan, selain basement kantor Camat Kuta Selatan juga perlu dilengkapi rumah dinas camat. Karena hampir semua kecamatan di Badung sudah memilki rumah dinas. Selain itu, keberadaan rumah dinas ini juga untuk memudahkan camat untuk memberikan pelayanan dan mendampingi tamu atau pejabat yang terkadang perlu didampingi. Apalagi kaitannya dengan acara mendadak, sementara seperti banyak diketahui jalan by-pass kerap terjadi kemacetan. ‘’Di Kuta Selatan, selain sebagai kawasan pariwisata dengan berbgai kegiatan yang biasanya didatangi pejabat dan perlu didampingi Pak Camat, juga ada Pura Sad Kahyangan dan Dang Kahyangan yang juga banyak didatangi pejabat,” imbuhnya. Terutama kaitannya memudahkan pelayanan, karena melihat mobilitas dan aktivitas yang padat di Kuta Selatan terkadang mengharuskan camat mesti berada full di kantor atau sudah ada di lapangan pagi-pagi, sehingga keberadaan rumah dinas ini sangat dibutuhkan. “Jadi basement dan rumah dinas ini perlu dipikirkan untuk dibangun di sini,’’ ujar Politisi PDIP asal Pecatu ini. (113)

Mangupura, DenPost Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, Rabu (18/ 7) lalu, menghadiri tiga upacara yang dilaksanakan masyarakat di Kecamatan Petang. Didampingi Camat Petang, I Made Warta, Wabup Sudikerta menghadiri upacara mendem pedagingan di Pura Melanting, Banjar Wanasari, Desa Sulangai, Petang. Kemudian, upacara pedudusan alit di Pura Dalem, Desa Adat Lipah, Petang dan upacara nyekah massal di Desa Adat Petang, yang diselenggarakan di Br. Petang Kelod. Di Pura Melanting, Br. Wanasari, Sulangai, Wabup Sudikerta diberi kehormatan oleh masyarakat untuk mendem pedagingan di palinggih Melanting sekaligus medana punia sebesar Rp 25 juta dan secara pribadi beliau juga mepunia sebesar Rp 5 juta. Setelah di Pura Melanting, Br. Wanasari ,Wabup Sudikerta lanjut menghadiri karya padudusan alit di Pura Dalem, Desa Adat Lipah, Petang. Bendesa Adat Lipah, I Nyoman Sunia mengatakan, dilaksanakannya karya pedudusan alit ini, karena pujawali bertepatan dengan Tilem Karo. Sementara upakara yang dihaturkan berupa bebangkit. Pada kesempatan tersebut Wabup Sudikerta menyerahkan dana punia sebesar Rp 25 juta dan pribadi Rp 5 juta serta akan membantu paping untuk pelataran pura. Selanjutnya Sudikerta menghadiri karya nyekah massal krama Desa Adat Petang yang dilaksanakan di Br. Petang Kelod. Nyekah massal ini diikuti 20 sawa, metatah diikuti 20 orang dan ngelungah 20 sawa. Menurut Bendesa Adat Petang, I Wayan Sania Winaya, biaya yang dihabiskan untuk upacara ini mencapai Rp 200 juta. “Nyekah massal dilaksanakan setiap lima tahun sekali yang diikuti krama dari tiga banjar adat di Desa Adat Petang, yakni Banjar Petang Kaja, Banjar Petang Tengah dan Banjar Petang Kelod, dengan jumlah 500 KK,” kata Winaya. Di sini Wabup Sudikerta juga medana punia Rp 25 juta dan pribadi Rp 5 juta ditambah sebesar Rp 29 juta untuk menutupi kekurangan biaya pelaksanaan karya. DPRD Propinsi I Wayan Rawan Atmaja juga hadir dalam karya tersebut, Beliau medana punia sebesar Rp 15 juta, dan Perbekel Petang Rp 6 juta. (108)

DenPost/ist

PUNIA - Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta menyerahkan punia saat menghadiri upacara di Kecamatan Petang.

C.816


6

DENPOST z JUMAT, 20 JULI

2012

Rem Blong, Truk Trailer Terguling

PANGKUNGKARUNG

DenPost/gagah

MEDIASI LANJUTAN - Para perwakilan warga kelompok besar Pangkungkarung keluar dari ruangan usai mediasi lanjutan pro dan kontra pemekaran Pangkungkarung, di Kantor Bupati Tabanan, Kamis (19/ 7) kemarin.

Kelompok Pro Pemekaran Bertemu MUDP Bali Tabanan, DenPost Pengurus MUDP (Majelis Utama Desa Pakraman) Bali memberikan kesempatan kepada masing-masing kelompok warga yang diundang untuk menyampaikan argumentasi terkait mediasi lanjutan pro dan kontra pemekaran Pangkungkarung di Kantor Bupati Tabanan, Kamis (19/7) kemarin. Mediasi tersebut dipimpin langsung Ketua MUDP Bali, Jero Gede Suwena Upadesa. Warga kelompok besar yang dipimpin Kelian Banjar Pangkungkarung, I Ketut Suidja, mendapatkan kesempatan pertama untuk menyampaikan argumentasinya soal keinginannya selama ini untuk mekar dari induk Desa Adat Bedha. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kerja Wabup Tabanan itu berlangsung sekitar tiga jam sampai dengan sekitar pukul 12.00. Begitu keluar dari ruangan, tak satu pun perwakilan dari warga kelompok besar yang terdiri atas 10 orang itu mau menjawab pertanyaan wartawan. Hal serupa terjadi seperti pada mediasi 11 Juli 2012 lalu. Sementara Ketua MUDP Bali, Jero Gede Suwena Upadesa, pun tak banyak berkomentar dari pertemuan tertutup dengan perwakilan warga kelompok besar Pangkungkarung. ‘’Adik-adik wartawan harap bersabar dulu, karena pertemuan ini baru tahap penyampaian argumentasi dari masing-masing kelompok warga. Saya juga belum bisa berkomentar banyak, karena tak mau grasa-grusu untuk mengungkapkan hal yang belum final. Jadi harap bersabar dulu ya,” ujar Suwena. Usai perwakilan warga kelompok besar keluar dari ruang pertemuan, giliran lima orang perwakilan warga kelompok kecil di Pangkungkarung yang menolak pemekaran. Pertemuan itu pun berlangsung lama, sebelum kemudian giliran para perwakilan dari Desa Pakraman Bedha masuk ke ruangan yang sama. Sampai berita ini ditulis, pertemuan dengan pengurus MUDP Bali di Kantor Bupati Tabanan masih berlangsung. Tak satu pun yang berkomentar tentang hasil dari pertemuan tersebut. (121)

ULAH PATI

Asma Menahun, Rai Gantung Diri Amlapura, DenPost Sakit yang tak kunjung sembuh kembali menjadi alasan bunuh diri. Ni Ketut Rai (70), warga Dusun Telaga, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, gantung diri karena tak kuat dengan sakit asma yang diderita sejak lama. Korban menjerat lehernya menggunakan tali plastik biru pada palang atap rumahnya, Rabu (18/7) pagi. Polsek Bebandem yang menangani kasus tersebut memastikan tak ada unsur keterlibatan orang lain atas kematian nenek malang tersebut. ‘’Hasil visum menunjukkan tak ada jejak tindak kekerasan pada tubuhnya, kecuali bekas jeratan pada leher. Murni kasus gantung diri,” jelas Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, seijin Kapolres, AKBP Rudy Efendi, SIK, saat dikonfirmasi Kamis (19/7) kemarin. Kasus tersebut pertama kali diketahui tetangga korban, Ni Wayan Sri (44). Saat itu sekitar pukul 08.00, petani ini bermaksud mengembalikan kuskusan (alat menanak nasi) yang dipinjam dari korban malam sebelumnya. Bagitu masuk dapur yang sekaligus merupakan rumah korban, Wayan Sri langsung berteriak histeris karena menemukan sang empunya rumah bergelayut di palang atap bangunan. ‘’Saya kira dia masih tidur, tapi ternyata mati megantung (mati gantung diri),” terang Wayan Sri dalam kesaksiannya. Warga yang datang setelah dikejutkan teriakan Wayan Sri tak mau bertindak gegabah. Karena dipastikan korban sudah meninggal, mereka memilih menunggu sampai polisi datang. Adalah salah seorang anak korban yakni I Wayan Dana (46) yang kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Bebandem. Saat diperiksa polisi, Dana mengatakan ibunya memang punya riwayat sakit asma yang cukup parah. Sakit tersebut sudah menahun, tak kunjung sembuh padahal sudah terus diobati. Sakit itu, menurut Dana, memang sering dikeluhkan korban karena ketika kumat dirasa sangat menyiksa. ‘’Memang sering mengeluh, tapi kami tak menyangka akan berakhir seperti itu,” ungkapnya. (117)

Tabanan, DenPost Sebuah truk trailer B 9686 OJ bermuatan 10 batang beton paku bumi sekitar 48 ton terguling di jalur Denpasar-Gilimanuk, Km 25.1, tepatnya di jalan tanjakan Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kamis (19/7) dini hari kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Posisi truk yang terguling pun tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. Truk trailer yang dikemudikan Kasiyanto (44) itu mulanya melaju dari jurusan Gilimanuk ke Denpasar. Tiba di TKP pada jalan tanjakan sekitar pukul 01.30, menurut sopir yang beralamat di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jawa Timur, beratnya muatan tersebut membuat kendaraan tersebut berhenti di ujung tanjakan, bersamaan selang angin remnya pecah, sehingga terjadi rem blong. Sang sopir pun mendadak panik dalam kondisi seperti itu. Pasalnya, kendaraan panjang yang dikemudikannya itu berjalan mundur, kemudian terbalik keluar dari badan jalan, di utara jalan. Beruntung sang sopir berhasil menyelamatkan diri. Dia tak berdaya atas kejadian yang menimpanya itu. Sampai berita ini ditulis, posisi trailer tersebut masih di TKP dengan posisi terbalik berikut 10 batang beton paku bumi muatannya. Tak jauh dari TKP tersebut juga terjadi lakalantas OC yang menimpa truk Mitsubishi. Truk tersebut menabrak sebuah pohon di pinggir jalan, dan sopirnya selamat. (121)

DenPost/gagah

TRUK TERGULING - Sebuah truk trailer B 9686 OJ bermuatan 10 batang beton paku bumi terguling di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di jalan tanjakan Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kamis (19/7) dini hari kemarin.

Jelang Pelantikan Bupati

Sekda dan Sekwan akan Dicopot?

DenPost/robin

SASARAN TEMBAK - Sekab Buleleng, Dewa Ketut Puspaka dan Sekwan Puja Erawan di sela-sela acara gladi kotor pelantikan Bupati dan Wakil Bupati kamis (19/7) kemarin. Mereka diisukan menjadi sasaran tembak mutasi.

Singaraja, DenPost Menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng periode 2012 - 2017 yang dijadwalkan Selasa (24/7) mendatang, berbagai isu berkembang yang diduga kuat untuk memecah konsentrasi panitia pelaksana. Sekab Buleleng, Dewa Ketut Puspaka dan Sekwan Buleleng, IB Puja Erawan, yang menjadi panitia pelaksana santer dikabarkan akan dicopot dari jabatannya. Namun, dua pejabat senior itu tidak mau ambil pusing dengan isu pencopotan itu. Mereka tetap tekun menjalankan program gladi kotor pelantikan yang langsung berkoordinasi dengan Biro Humas dan Protokol Pemprop Bali Kamis (19/7) kemarin di ruang sidang utama DPRD Buleleng. Ketua DPRD Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan, yang juga mendengar isu itu justru memandang dari sudut hukum tata Negara Indonesia yang masih lemah sehingga bupati dengan seenaknya memutasi pejabat. ‘’Kalau saya memandang dari sudut hukum tata negara kita yang masih lemah. Buktinya, saat mutasi baru-baru ini Bupati menonjobkan sejumlah pejabat eselon II yang semestinya harus den-

gan rekomendasi Gubernur,” ucapnya. Dia mencontohkan pengangkatan Direktur PD Swatantra Buleleng yang seharusnya mendapat rekomendasi DPRD Buleleng, namun dalam pelaksanaanya Bupati Buleleng,. Putu Bagiada, menunjuk Ketut Siwa tanpa rekomendasi dewan. ‘’Toh jalan juga tanpa rekomendasi dewan. Nah, masalahnya adalah tidak ada aturan yang jelas dalam hukum tata negara kita yang memberikan batasan-batasan yang pasti soal itu,” tegasnya. Dia pun berandai, diatur tentang kewenangan Bupati memutasi pejabat eselon II harus dengan rekomendasi Gubernur. Jika tidak dilaksanakan, SK itu batal demi hukum disertai dengan sanksi denda atau kurungan. Kegamangan soal aturan main mutasi inilah dimanfaatkan oleh penguasa untuk memutasi pejabat seenaknya saja. Sementara Sekab Dewa Puspaka dan Sekwan Puja Erawan masih enggan menanggapi isu santer yang menjadikan dua pejabat ini sasaran mutasi. Mereka malah senyum-senyum saja sambil mengatur persiapan pelantikan yang menyebar 800 undangan itu. (118)

Jembrana Bangun Gedung SMK Keperawatan ‰ Telan Biaya Rp 2 Milyar Lebih Negara, DenPost SMK Keperawatan secara resmi dibangun di Jembrana. Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan, meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan sekolah tersebut Kamis (19/ 7) kemarin. Hadir Sekab Jembrana, Gede Gunadnya, para asisten, pimpinan SKPD, camat serta para perbekel se-Kecamatan Melaya. Sekolah yang direncanakan berlantai dua yang berlokasi di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, tersebut menelan biaya sekitar Rp 2 milyar lebih. Sekolah tersebut telah merekrut siswa baru untuk tahun ajaran 2012/2013 mencapai 145 orang. Untuk sementara siswa masih numpang di Balai Diklat Jembrana. Bupati dalam sambutannya dibacakan Wabup I Made Kembang Hartawan mengatakan dengan adanya pembangunan gedung berarti telah bisa dimulai penerimaan peserta didik baru. Menurut Bupati, memasuki tahun pelaja-

ran 2012/2013 ini dengan pembangunan SMK Negeri 4 ini berarti Pemkab Jembrana telah mampu membuka kesempatan pengembangan akses pendidikan di Kabupaten Jembrana dalam upaya pemerataan memeroleh pendidikan, sehingga akses masyarakat untuk menyekolahkan anaknya menjadi lebih besar. Kembang juga mengatakan dengan adanya penambahan SMKN di Kabupaten Jembrana, pelaksanaan wajib belajar 12 tahun akan menjadi sukses. Menurut dia, sumber daya manusia yang terdidik adalah investasi jangka panjang yang akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Jembrana pada masa yang akan datang. Sementara Kadis Dikporaparbud diwakili Sekdis, I Putu Pery Yanto, mengatakan pembangunan gedung SMK tersebut akan diperuntukkan siswa baru keperawatan, yang satusatunya di Jembrana. Pembangunan gedung SMK itu dim-

ulai sejak tanggal 3 Juli lalu dan akan selesai dalam waktu 120 hari. Itu dilakukan mengingat gedung yang akan direncanakan berlantai dua itu segera digunakan oleh para siswa. Dia menyebutkan animo masyarakat menyekolahkan anaknya di SMK Negeri Keperawatan itu sangat tinggi. Terkait dengan biaya yang dikeluarkan berasal dari dana APBD senilai Rp 2 milyar lebih. Gedung tersebut terdiri dari 2 unit, satu unit dengan ruangan dua kelas berlantai

DenPost/witari

BATU PERTAMA - Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan, meletakkan batu pertama pembangunan SMK Keperawatan Kamis (19/7) kemarin. dua yang diperuntukkan untuk ruang belajar-mengajar dan satu unit gedung kantor. Rincian biaya yakni, untuk gedung kantor menghabiskan

Rp 875 juta dan untuk gedung sekolah Rp 1.007.325.000. Total dana APBD yang dikeluarkan mencapai Rp 2. 601.000.000. (120)

Tabrak Lari, Reni CKB Singaraja, DenPost Sungguh apes nasib Ketut Reni (65) yang beralamat di Jalan Wibisana, Kelurahan Banjar Bali. Saat berjalan kaki di kawasan Jalan Imam Bonjol, Singaraja Selasa (17/9) pagi lalu, tiba-tiba dia ditabrak oleh sepeda motor. Lebih apes lagi, si penabrak langsung kabur meninggalkan korban tergeletak di jalan raya. Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Widastra, saat dimintai konfirmasi Kamis (19/7) kemarin membenarkan adanya kasus tabrak lari tersebut. ‘’Sepeda motor yang tidak dikenal ini datang dari utara ke selatan. Saat mendahului kendaraan lain yang bersangkutan mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak korban yang sedang berjalan kaki,” katanya. Atas kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian tangan dan CKB. Kini korban dirawat di RS Kertha Usadha, Singaraja. (118)

Bakar Sampah, Gudang Sanggah Ikut Ludes DenPost/robin

GLADI KOTOR - Sekab Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP dan Sekwan Buleleng, IB Puja Erawan, S.H. saat berkoordinasi dengan Biro Protokol Pemprop Bali dalam acara gladi kotor pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng di ruang sidang utama DPRD Buleleng Kamis (19/7) kemarin.

Singaraja, DenPost Sebuah gudang pembuatan sanggah milik Putu Arya (45), warga Dusun Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kamis (19/7) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita ludes terbakar. Peristiwa tersebut terjadi akibat salah seorang karyawannya membakar sampah tak jauh dari gudang. Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Widastra, saat dimintai konfirmasi

membenarkan adanya kasus kebakaran tersebut. Namun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang menelan kerugian sekitar Rp 100 juta ini. Api menjalar dari bekas sampah yang dibakar sekitar 3 meter dari gudang. ‘’Setelah membakar sampah, anak buahnya langsung tidur dan mengira api sudah padam. Tetapi ternyata sisa api menjalar hingga menyebabkan gudang terbakar,” katanya. (118)

C.896


DENPOST z JUMAT, 20 JULI

7

2012

Usai MOS, Siswa Nyaris Tewas di Danau Batur

SARANA

 Diselamatkan Nelayan Kintamani, DenPost Seorang siswa baru SMPN 1 Kintamani, I Wayan Widana (13), warga Banjar Wiradarma, Kintamani, Rabu ( 18/7) sore lalu nyaris menjadi korban keganasan Danau Batur setelah yang bersangkutan tenggelam ke dasar danau. Beruntung seorang nelayan yang saat itu sedang memasang jaring menyaksikan korban terjebur dan langsung mengangkat tubuh korban. Widana pun dilarikan ke ru-

mah sakit dalam kondisi pingsan untuk memeroleh perawatan intensif. ‘’Korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, kondisinya mulai membaik,’’ kata Nyoman Sudiada, seorang kerabat korban ditemui Kamis (19/7) kemarin. Kasus tenggelamnya siswa baru di SMPN 1 Kintamani tersebut bermula ketika sore hari usai korban mengikuti penutupan MOS di sekolahnya bersama sejumlah teman-te-

mannya bermain-main ke Danau Batur. Mulanya korban hanya ingin sekadar jalanjalan. Namun entah bagaimana korban yang tidak bisa berenang tersebut terjebur ke danau. Lantaran tak bisa berenang, tubuhnya langsung tenggelam. ‘’Saat itulah seorang nelayan yang sedang memasang jaring melihat korban tenggelam, dan langsung memberikan pertolongan,’’ kata Sudiada. Ketika tubuh korban berha-

sil diangkat dari dalam air, kondisinya cukup memrihatinkan. Korban lunglai tak sadarkan diri. Beruntung secara spontan warga yang menyaksikan kejadian tersebut memberikan pertolongan pertama dengan berupaya keras mengeluarkan air yang telah diminum korban. ‘’Dengan upaya maksimal, air berhasil keluar melalui mulut korban. Pernapasan buatan pun diberikan sehingga korban mulai sadar,’’ kata Sudiada yang juga seor-

ang pengajar itu. Setelah korban bernapas lagi, warga langsung melarikan yang bersangkutan ke rumah sakit. Kejadian ini termasuk sebuah mukjizat. Pasalnya, jika korban terlambat mendapat pertolongan, dalam hitungan detik korban dipastikan tak akan tertolong. ‘’Kondisinya saat diangkat dari dalam air sudah sangat kritis, beruntung pertolongan cepat diberikan,’’ tandasnya. (tik)

Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Balita DenPost/jingga

MENUMPUK DI EMPERAN - Arsip tak terurus menumpuk di emperan Kantor DPRD Bangli.

Gedung DPRD Bangli Tanpa Ruang Arsip Bangli, DenPost Kantor DPRD Bangli ternyata tidak memiliki ruang khusus penyimpanan arsip. Karena itu, tidaklah mengherankan banyak arsip penting ditaruh di emperan kantor. Tidak adanya ruang arsip untuk penyimpanan dokumen itu dibenarkan oleh Ketua DPRD Bangli, IB. Raka Mudarma, Kamis (19/7) kemarin. Mudarma berpandangan sejatinya ruang arsip sangat penting untuk penyimpanan dokumen. Beberapa produk hukum dan dokumen rahasia lainnya perlu disimpan dengan baik. Lantaran tidak mempunyai ruang khusus penyimpanan arsip, terpaksa dokumen itu ditaruh tidak pada tempatnya. Mudarma mengaku belum berani memusnahkan dokumen tersebut. ‘’Kami juga belum berani melakukan pemusnahan, karena takutnya akan menimbulkan masalah baru,” katanya. Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Basma, menambahkan dengan ditaruhnya berbagai dokumen penting itu di emperan kantor menyebabkan wajah gedung itu kumuh. Untuk pemusnahan dokumen itu perlu ada berita acara pemusnahan. Pantauan di lapangan, tumpukan berbagai dokumen tampak jelas di emperan kantor tersebut. Dokumen itu tampak tidak terurus dan kena air saat hujan turun. (dek)

PENERTIBAN

Satpol PP Semprit Vila di Tegal Besar  Diduga Dibekingi Mantan Pejabat Semarapura, DenPost Instruksi Bupati Klungkung, I Wayan Candra, agar instansi terkait menertibkan bangunan rumah tinggal jenis vila yang tidak berizin di pesisir Pantai Klungkung mulai ditindaklanjuti anggota Satpol PP Klungkung. Setelah menertibkan bangunan jenis vila di wilayah Jumpai, belasan personil anggota Satpol PP Klungkung kembali menertibkan pembangunan vila alang-alang bambu di wilayah Tegal Besar, Negari, Banjarangkan, Kamis (19/7) kemarin. Pemilik vila yang warga Sri Lanka, Wasudeva, itu menambah bangunan di bagian selatan dekat pantai dan di sisi utara. Penambahan bangunan tersebut dinilai tidak memiliki izin penyesuaian bangunan. Anggota satpol PP yang dipimpin Kasatpol PP, Komang Dharma Suyasa, lantas menghentikan sementara pembangunan proyek tersebut. Akan tetapi ada yang mencoba ‘’menghadang’’ penertiban tersebut. Kasatpol PP, Komang Dharma Suyasa sempat dihubungi oleh seorang mantan pejabat di Klungkung. Bahkan orang tersebut menanyakan apa alasan penertiban vila tersebut, karena anaknya bekerja di tempat itu. Namun Komang Dharma Suyasa ketika dimintai konfirmasi terkait hal tersebut tidak mau berkomentar. Dia hanya mengatakan pihaknya melakukan penertiban atas perintah Bupati Klungkung, I Wayan Candra. Pasalnya, sebelumnya Bupati Candra sempat marah-marah melihat adanya penambahan bangunan di vila tersebut ketika turun melakukan aksi bersih-berisih sampah plastik di pesisir Pantai Tegal Besar beberapa waktu lalu. Hal itu diminta Bupati harusnya ditindaklanjuti dengan melengkapi izinnya secara tidak langsung. Karena itu kemarin dibantu pejabat dari Kantor Perizinan, Camat Banjarangkan, Perbekel Desa Negari, anggota Satpol PP menertibkan penambahan bangunan di vila tersebut sekitar pukul 09.00 Wita. ‘’Vila tersebut telah memiliki izin sebelumnya. Hanya karena ada penambahan bangunan harus melengkapi izin penyesuaian bangunan. Tapi pemilik tidak punya,’’ ujar Dharma Suyasa. Menurut dia, vila tersebut atas nama seseorang bernama Buda. Saat penertiban berlangsung, kata Dharma Suyasa, karyawan vila sangat welcome. Tapi untuk menindaklanjuti instruksi Bupati, anggota Satpol PP langsung menghentikan sementara penambahan bangunan yang masih dalam pengerjaan tersebut. ‘’Surat peringatan satu untuk menghentikan sementara masih kami buat. Besok kami akan kirim kepada pemilik vila untuk ditindaklanjuti. Tapi jika tetap izinnya tidak mau dilengkapi, kami akan bertindak tegas membawanya ke proses hukum. Bahkan jalan terakhir bisa pembongkaran,’’ ujar Suyasa. (119)

DenPost/sriwiadnyana

SIDAK VILA - Kasatpol PP Klungkung, Komang Dharma Suyasa, bersama anggota sidak ke vila di Tegal Besar, Negari, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (19/7) kemarin.

Wabup Sukerana Ingatkan Optimalisasi Pelayanan RS Karangasem Amlapura, DenPost Kegiatan evaluasi tim propinsi terhadap program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Balita (GRSSI-B) RS Karangasem, Kamis (19/7) kemarin, dijadikan media oleh Wabup Made Sukerana untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Karangasem tersebut. Wabup mengingatkan jajaran RS Karangasem untuk dapat mengantisipasi terjadinya tiga keterlambatan pelayanan yang dapat berakibat buruk terhadap kondisi seorang pasien. ‘’Kami telah mengerahkan segala upaya untuk masalah kesehatan baik sarana prasarana maupun sumber daya manusia. Seluruh jajaran kesehatan harus mampu mengoptimalkan kualitas pelayanan di RS Karangasem, termasuk dalam mencegah dan mengantisipasi adanya tiga keterlambatan dalam penanganan kesehatan ibu dan anak,’’ katanya. Ketiga keterlambatan yang harus dapat diantisipasi jajaran rumah sakit adalah terlambat mengenali bahaya dan memutuskan untuk mencari bantuan, terlambat membawa ibu ke fasilitas rujukan dan dan terlambat mem-

peroleh tindakan pertolongan di fasilitas rujukan. Untuk menghindari permasalah seperti itu, jajaran rumah sakit harus bekerja lebih optimal dengan mengedepankan disiplin dan profesionalisme. Ditegaskan Wabup, Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB) merupakan gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan. GSIB untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang muaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penurunan AKI dan AKB berkontribusi dalam rangka pencapaian MDGs (Millineum Develepment Goals). ‘’Percepatan penurunan AKI dan AKB merupakan komitmen Pemkab Karangasem untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sesuai visi misi menuju Karangasem Jagadhita Ya Ca Iti Dharma,’’ ungkap Wabup. Hal senada disampaikan dr. Gusti Lanang Wisnu Murti, selaku ketua tim penilai GRSSI-B Propinsi Bali. Menurut dia, GRSSI-B merupakan program yang sangat penting dan strategis karena dengan gerakan tersebut ini dapat dipacu

DenPost/suastrawan

OPTIMALKAN PELAYANAN - Wabup Made Sukerana mengingatkan RS Karangasem untuk mengoptimalkan pelayanan untuk menyukseskan Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak. upaya mewujudkan penurunan angka kematian ibu dan bayi. Sementara itu Direktur RS Karangasem, dr. Wayan Suardana didampingi dr. Gede Parwata Yasa, mengungkapkan, dalam upaya menurun-

kan angka kematian ibu dan anak, diupayakan dengan ketersediaan saranan dan prasarana serta meningkatkan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia khususnya tenaga medis dan paramedis. Melalui dana DAK

2011, sudah dibangun PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan peralatannya. Selaian itu RS Karangasem juga sudah punya ambulan khusus GRSSI-B yang siap melayani 24 jam. (117)

Dari Kunjungan Pemkab Klungkung ke Kabupaten Lamandau, Kalteng

Bupati Candra ’’Dihadang’’ Tradisi Adat Potong Pantan Semarapura, DenPost Bupati Klungkung, I Wayan Candra, beserta rombongan yang berkunjung ke daerah transmigrasi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (18/7) lalu mendapat sambutan yang tidak biasa dari pemerintah daerah setempat. Tiba di lokasi, srombongan Bupati Candra ‘’dihadang’’ dengan tradisi adat Potong Pantan. Menurut tetua adat yang juga Kepala Demang bernama Albert Teguh itu, tradisi adat Potong Pantan tersebut sebagai tanda bahwa sebelum seorang atau rombongan tamu masuk ke daerah Lamandau harus melalui semacam rintangan dengan terlebih memotong sebatang kayu yang sudah disiapkan oleh tuan rumah atau penyambut tamu. Sesuai kepercayaan adat setempat, apabila kayu tersebut dipotong tanpa halangan, berarti tamu tersebut dapat diterima dan dilancarkan jalannya saat berkunjung. Begitupun sebaliknya, apabila tidak berhasil dipotong secara lancar, berarti tamu tersebut patut dipertanyakan kedatangannya dan pada saatnya tidak akan dilancarkan jalannya selama kunjungan. Selesai melaksanakan tradisi tersebut, Bupati Candra bersama rombongan diarahkan masuk bersama-sama menuju ke dalam pendopo rumah jabatan Bupati Lamandau. Di dalam pendopo rombongan Bupati Candra disambut tarian Pagaruyung sebagai tarian khas penyambutan daerah setempat yang dirangkai dengan tradisi Ikat Tonyang sebagai simbol doa dan harapan agar rombongan yang baru datang bisa “menginjak tanah”, terhindar dari musibah dan selamat. Dalam kesempatan tersebut Bupati Candra bersama istri diminta bersama-sama dengan Bupati Lamandau dan istri untuk ikut menarikan tarian per-

gaulan tersebut dan diikuti pula oleh beberapa pejabat dari kedua belah pihak. Kunjungan Bupati Candra bersama rombongan Lamandau berkaitan dengan penandatanganan kerja samadi bidang transmigrasi yang merupakan kelanjutan dari kunjungan sebelumnya yang dilakukan Wabup Klungkung, Tjokorde Gde Agung beberapa waktu lalu. Saat itu Wabup Tjok Agung sempat melakukan penjajakan lokasi untuk para transmigran dari Klungkung. (119/*)

DAERAH TRANSMIGRASI Bupati Klungkung, I Wayan Candra, berkunjung ke daerah transmigrasi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (18/7) lalu. DenPost/ist

C.788


EKSPRES

8

Denpost  jumat, 20 juli 2012

Profil

Tahukah Kamu ???

Mendengar Musik Membuat Remaja Mudah Depresi?

Bukan Tak Gaul JIKA berbicara tentang cinta, tentu ini akan menyangkut pula tentang pasangan yang menjalaninya. Seorang cewek dan cowok yang memadu kasih. Umur remaja saat ini biasanya sudah mulai menjalani yang namanya pacaran. Namun, dari umur remaja ada pula yang “jomblo” alias single. Galang Marta Adi, mengatakan, banyak orang menganggap jomblo itu adalah hal yang jelek. Misalnya, ada anggapan bahwa pada saat jomblo tidak ada yang memerhatikan. Namun, kata JOMBLO siswa yang akrab disapa Galang ini jangan memandang remeh kepada si jomblo. ‘’Banyak hal positif yang grafis/adi sudianggara dapat dilakukan oleh sang jomblowan-jomblowati. Pada saat kita jomblo secara tidak langsung kita bisa belajar banyak tentang arti sahabat dan teman,’’ katanya. Selain itu, kata cowok yang bernaung dibawah zodiak Aries ini, orang yang tergolong jomblo biasanya lebih banyak memiliki waktu untuk para sahabatnya untuk bersenang-senang, ketimbang orang yang telah memiliki pasangan. Seseorang yang dikatakan jomblo lebih cenderung terbuka ketimbang orang yang telah memiliki pasangan saat mengungkapkan isi hatinya. ‘’Jadi, pada dasarnya jomblo itu adalah sifat seseorang yang menyukai sesuatu yg bersifat fleksibel atau sederhana dan tanpa paksaan dari siapa pun,’’ ujar siswa kelahiran Denpasar, 31 Maret 1995 ini. Remaja yang memiliki hobi bermain futsal dan bulu tangkis ini mengungkapkan, buat para jomblo janganlah pernah berkecil hati jika dikatakan tidak gaul, karena nggak semua orang jomblo itu akan selalu merasakan kesedihan dan kegalauan. Kedua, tidak semua orang yang sedang mengalami jomblo itu akan selalu merasa sendiri. Kita bisa mencari hiburan untuk menghilangkan rasa sendiri pada saat kita diterpa kesedihan akibat masalah di sekolah maupun keluarga. ‘’Jomblo bisa membuat kita bisa lebih fokus belajar. Selain itu juga membuat kita lebih mandiri dalam hal apapun dan bisa lebih semangat untuk mengejar cita-cita,’’ tandasnya. (niz)

Opini

Ngejomblo, Berani Nggak? JOMBLO identik dengan kesendirian tanpa ada pasangan yang menemani. Terkadang ada pula yang menganggap jomblo itu tidak laku, tidak gaul, dan lain sebagainya. Orang yang mempunyai pacar tentu berbeda ceritanya dengan orang yang berstatus jomblo. Orang yang mempunyai pacar akan menceritakan cerita cintanya kepada temannya yang jomblo, sehingga terkadang membuat si jomblo itu iri kepada temannya. Bahkan orang-orang jomblo pun membentuk sebuah ikatan yang dinamai Jomblo-Jomblo Bahagia (JOJOBA) Namun demikian, jangan dikira menjadi seorang jomblo itu tak ada manfaatnya. Pertama, kita bisa menghemat uang. Jika kita memiliki pacar tentu ada budget tersendiri yang harus kita siapkan untuk jalan-jalan, nonton, atau membelikan kado ketika si “dia” berulang tahun. Saat jomblo keperluan itu tidak ada dan kita bisa menghemat uang. Kedua, bebas melakukan kegiatan apapun dan jalan dengan siapa pun tanpa harus melapor dulu ke pacar. Ketiga, mengurangi stres. Jangan kira orang pacaran itu selamanya akan happy atau happy ending . Malah ada hubungan pacaran yang di dalamnya bermasalah atau bertengkar gara-gara jealous, salah paham, dan lain sebagainya. Lain lagi masalahnya ketika jomblo itu terlalu lama atau sampai bertahun-tahun. Seseorang yang belum bisa menemukan seseorang yang baru dalam mengisi hidupnya akan merasa kesepian. Jangan sampai menyandang status jomblo membuat kita minder, malu, atau menganggap diri kita tidak laku. Jangan pula terlalu memaksa untuk berpacaran gara-gara hal tersebut karena bisa berakibat fatal untuk kita. Pacaran hanya sebagai status palsu. Ga enak kan? Ambil saja sisi positifnya dari kejombloan kita, yaitu menjadikan diri kita sebagai high quality jomblo alias jomblo yang berkualitas tinggi. Caranya menjadi jomblo yang berkualitas adalah dengan menjadikan pribadi kita lebih baik dan bisa juga dengan memperbaiki penampilan kita agar terlihat cantik dan ganteng. Jadi, kita bisa terlihat menarik dari luar dan dalam di hadapan semua orang. Hal ini juga yang dapat membuat kita bisa menarik lawan jenis kita untuk menyukai kita. Jadi, jangan jadikan “jomblo” itu sebagai status yang menakutkan dan menyeramkan. Tetapi, ambil saja manfaatnya. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mempunyai pasangan, karena kembali lagi hanya Tuhanlah yang mengetahui siapa jodoh kita sebenarnya. Sobat Ekspresi, kamu kudu yakin, bahwa kalau udah jodoh nggak akan lari gunung dikejar. Artinya nggak usah pusing, apalagi panik kalau masih berpredikat jomblo. Siapa tahu..eh, yang namanya jodoh pas beli nasi ketemu jodoh ama anaknya yang jual nasi, hee..hee. Enak khan bagi yang tercatat sebagai anak kost…bisa dapet makan gratis melulu. Gimana, ok khan? Sederhananya, jomblo itu menyenangkan, jomblo itu membahagiakan, jomblo itu anti stress. So, fun with jomblo!!!. (niz)

Poling Apakah kamu senang ngejomblo? Senang Tidak Senang Biasa-biasa aja

50% 30% 20 %

Jalan-jalan bersama keluarga/sahabat Diam di rumah

80% 20%

Trauma dengan mantan Nggak dibolehin pacaran sama ortu Takut ditolak doi Belum laku nih

Nyaman dan enggan mencari pasangan Memiliki pengalaman cinta kurang mengenakkan Belum menemukan kecocokan hati

45 % 35 % 20 %

Apa yang kamu lakukan menghabiskan waktu malam minggumu ? Kenapa kamu masih ngejomblo?

Alasan perempuan ngejomblo?

15 % 15 % 10 % 60 %

Jomblo,’’Why Not’’ Gitu Loh!!!

Photo: DenPost/Adhi wijaya

Menginjak usia remaja tentu dibarengi dengan benih-benih cinta. Muncul pula rasa ketertarikan dengan lawan jenis. Hal ini pula dibarengi dengan adanya kata sepakat dalam menjalin suatu hubu ngan yang dikenal dengan pacaran. Namun, tidak semua remaja menjalani hubungan pacaran. Ada pula yang masih sendiri tanpa pasa ngan. Hal ini dikenal dengan nama jomblo. JOMBLO adalah seseorang yang tidak mempunyai ikatan atau hubungan dengan siapapun alias belum punya pacar. Orang jomblo identik tidak laku, kampungan, dan lain sebagainya. Apa sih jomblo itu? Dalam bahasa latin “jomblus” artinya satu, sendiri atau single. Kata Jomblo sendiri mulai terkenal di tahun 2000-an, dan makin terkenal beberapa tahun lalu saat sebuah buku berjudul “Jomblo” diangkat ke layar kaca dengan judul yang sama. Film yang mengangkat nama Ringgo ke jajaran artis-artis berbakat dan yang membuat dirinya terstigma sampai sekarang untuk terus memainkan tokoh yang jomblo. Jomblo itu diartikan sama dengan single. Walaupun single tapi punya TTM (teman tapi mesra), masih termasuk kategori jomblo. Banyak orang yang tidak merasa dirinya adalah jomblo, karena di sekelilingnya selalu ditemani oleh teman-temannya. Namun, jomblo itu diidentikan dengan sebuah status yang mengerikan bagi seseorang, yang apabila didengarkan membuat sakit telinga. Status buat orang-orang cupu, kagak laku, ketinggalan zaman, kurang pergaulan, dan lain sebagainya. Banyak orang takut di bilang jomblo. Katanya nggak laku, emang barang yang kagak laku?

‘’Hal itu hanyalah pendapat dari segelintir orang. Sebenarnya jomblo itu banyak sekali sisi positifnya. Jomblo itu adalah status seseorang yang penuh dengan kebebasan bukan sebuah nasib yang menyedihkan,’’ komentar, I Putu Mariana Adi Putra, SST. Par., guru kejuruan Akomodasi Perhotelan SMK Duta Bangsa Denpasar. Menurut Adi Putra, jomblo itu sebuah pilihan atau keadaan yang sebenarnya ketika kita tidak punya hubungan spesial dengan seseorang ataupun dengan lawan jenis. Para jomblo, beber Adi Putra, sebenarnya tidak merasa kesepian seperti yang kita bayangkan, mereka juga dapat bergaul dengan para sahabatnya yang kadang memiliki pacar lebih dahulu. Di samping itu, kata dia, terkadang para jomblo juga memiliki pemikiran yang lebih baik, seperti memikirkan hal-hal positif ketimbang sibuk membahas rencana malam mingguan. Saat malam minggu juga banyak kerjaan yang positif yang bisa dilakukan daripada harus mikir weekend bareng siapa. ‘’Biasanya ngejomblo diakibatkan terlalu selektif mencari pasangan jadi tidak sembarangan. Bukan karena malu dikatain nggak laku jadi terima siapa aja jadi sang

Komentar Mereka Kadek Suratni, S.Pd Guru IPA SMK Duta Bangsa “Jomblo itu istilah atau kondisi ketika seseorang tidak mempunyai pacar. Bagus atau tidaknya remaja jomblo, relatif ya, kadang bagus kadang tidak. Ada remaja yang saat punya pacar dia merasa lebih bersemangat belajar. Tetapi ada juga remaja yang justru ketika punya pacar malah malas belajar, karena menghabiskan waktu untuk jalan, SMS-an, BBM-an, dan lain sebagainya,’’ Putu Yusinta Arsani, S,Pd. Guru Matematika SMK Duta Bangsa “Jomblo itu bukan hal yang memalukan. Anggap saja kesempatan untuk menyiapkan diri memilih dan menerima yang terbaik. Kalau untuk remaja yang lagi jomblo, ya tidak perlu minder. Bergaul kan bisa dengan siapa saja,’’ Ludfiya Siswa XI Resto SMK Duta Bangsa “Jomblo? Tetap berpikir positif saja dan dibawa enjoy. Jomblo kan bukan berarti nggak laku. Malah mungkin lebih baik kita bisa lebih fokus dalam segala hal yang kita kerjakan. Pesan buat para jomblo, kalau sudah ngerasa sama seseorang cepat utarakan perasaanmu, jangan takut ditolak. Nggak ada salahnya mencoba kan?” (tim)

kekasih. Malah hasilnya akan jadi tidak baik, bisa-bisa dapat yang kelakuannya tidak baik,’’ ujarnya, sembari menyebutkan, pertama, ada jomblo yang memang benar itu adalah sebuah pilihan hidupnya, karena merasa jenuh dalam berpacaran sebelumnya atau karena masih ada rasa traumatis untuk menjalin hubungan pacaran. Kedua, ada jomblo yang bersifat kenyatan, yang artinya dari pertama ia tidak mampu menjalin sebuah hubungan. Guru yang mempunyai hobi jalan-jalan ini menambahkan, bahwa ada sisi positif dan ada sisi negatifnya menjadi seorang jomblowan/jomblowati. Positifnya adalah ketika seseorang dalam status jomblo, maka ia akan merasa bebas menentukan apapun dalam hidupnya, khusus untuk siswa akan bisa lebih berkonsentrasi dalam belajar. Sedangkan, dari sisi negatif (untuk jomblo kenyataan) ia akan merasa minder atau malu dengan teman yang sudah memiliki pacar dan kemungkinan tindakannya tidak terkontrol karena tidak ada pertimbangan dari orang lain. ‘’Bagi kamu yang masih berstatus jomblo, janganlah merasa mindur. Hiduplah apa adanya dan janganlah lepas dari pergaulan yang positif di lingkungan kita. Sebenarnya jomblo itu tidak jadi masalah, bergantung bagaimana kita menyikapinya,” sahutnya. Nah, berani nggak ngejomblo??? Jangan takut jika kamu ngejomblo dikatakan ketinggalan zaman, nggak laku, kuper, dan lain sebagainya. Ambil hal yang positif. Jomblo itu tenang, bebas, dan penuh kebahagiaan. Jomblo itu hanya makhluk Tuhan yang belum mendapatkan cinta sejatinya. (niz)

Jangan Negatif, Tapi Harus Positif KAMU yang masih tak punya gandengan alias jomblo tak perlu resah menghadapi masalah ini. Jomblo dapat kita lalui dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif. Di antaranya: Jalan-jalan Saat weekend kita bisa mencari tempat untuk melakukan refreshing atau jalan-jalan. Tujuannya untuk menghilangkan penat-penat yang ada di pikiran kita. Jalan-jalan tidak harus dengan pacar. Kita bisa mengajak teman, saudara ataupun keluarga. Bermain Carilah teman sebaya untuk bermain, karena bermain sangatlah penting untuk kita. Dari bermain bisa menyegarkan diri kita seperti semula. Membantu orang tua di rumah Membantu orang tua kita yang ada di rumah merupakan suatu kegiatan kita untuk menghilangkan rasa kesepian saat kita tidak memiliki pasangan. Selain itu, orang tua juga bisa kita ajak untuk curhat tentang masalah pribadi kita selama ada di sekolah maupun di masyarakat. Jadi, selain kita berbuat kebaikan pada orang tua, kita juga bisa mencurahkan hati kita. Menulis di Diary Menulis merupakan salah satu kegiatan yang bisa membantu kita saat kita merasa jomblo. Kita bisa mengungkapkan semua unek-unek kita pada diary yang kita miliki. Semua hal yang ada di dalam hati kita bisa dirangkum dalam sebuah tulisan yang bisa membuat diri kita lebih lega ataupun nyaman. Selain itu kita juga bisa untuk mempublikasikan tulisan kita dalam sebuah buku maupun novel. Selain berguna untuk diri kita juga bisa berguna bagi orang lain. Membaca Membaca buku, novel, ataupun majalah juga sangat membantu kita untuk menghilangkan rasa kesepian saat sedang jomblo. Karena selain menarik, sekaligus menambah wawasan kita terhadap dunia kita pada saat ini. Membaca sangat dianjurkan bagi para anak muda, khususnya para kaum pelajar, karena banyak sekali hal-hal yang baik bisa kita dapatkan saat kita membaca. (gal)

REMAJA yang menghabiskan banyak waktu mendengarkan musik lebih berisiko mengalami depresi daripada remaja yang memiliki kegemaran membaca.ah..? Masa sich?! Demikian diungkap sejumlah peneliti dari University of Pittsburgh School of Medicine, Amerika Serikat. Peneliti melibatkan 106 peserta untuk mencari keterkaitan media dengan kesehatan emosional. Selama dua bulan, peneliti meminta peserta uji coba selama puluhan kali untuk melaporkan jenis media yang mereka terima, termasuk televisi, musik, video game, internet, majalah, dan buku. Para ahli menemukan remaja yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka mendengarkan musik 8,3 kali lebih berisiko menjadi depresi. Di sisi lain, mereka yang lebih suka membaca buku hanya sepersepuluh dari penggemar musik yang berisiko depresi. “Pada titik ini, tidak jelas apakah orang depresi mendengarkan musik sebagai pelarian atau apakah mendengarkan musik dalam jumlah besar dapat menyebabkan depresi atau keduanya. Apa pun itu, temuan tersebut dapat membantu dokter dan para orang tua menyadari adanya kaitan antara media dan depresi,” kata Dr Briaqn Primack, asisten profesor kedokteran dan pediatri di Pitt’s School of Medicine. Menurut Institut Nasional Kesehatan Mental, penyakit depresi diperkirakan memengaruhi satu dari 12 remaja. Studi ini diterbitkan dalam edisi April dalam jurnal Archives of Pediatric and Adolescent Medicine. (net)

Hati - hati Memilih Kuteks Punya kuku yang cantik nan lucu so pasti udah jadi dambaan semua cewek. Sehingga tidak mengherankan kalo cewek-cewek rela meluangkan waktu dan biaya untuk memperindah kukunya. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa memoles kuku atau yang dikenal dengan nama manicure dapat membahayakan kesehatan? Memoles kuku dengan kuteks yang mengandung bahan-bahan kimia dapat menyebabkan permasalahan pada pernapasan dan sistem reproduksi. Sebuah laporan baru dari Department of Toxic Substances Control di California menemukan bahwa banyak kuteks yang dipakai untuk manicure mengandung kadar bahan kimia yang sangat tinggi. Bahan kimia yang terkandung dalam kuteks adalah toluena, formalin dan dibutil ftalat. Formalin telah dikenal luas dapat menyebabkan kanker sedangkan dibutil ftalat merupakan zat kimia yang dapat mengganggu hormon reproduksi. Peneliti melakukan pengujian terhadap 25 botol kuteks yang digunakan di salon yang berbeda-beda. Hasil pengujian menunjukkan hanya 2 botol yang bebas dari ketiga jenis bahan kimia tersebut. Sulit untuk menemukan kuteks yang bebas dari bahan kimia berbahaya, tetapi bukan berarti semua kuteks berbahaya lho... Perhatikan komposisi kuteks yang tertera pada label atau kemasannya dan bawalah kuteks Anda sendiri dari rumah jika kamu ingin mendapatkan perawatan manicure di salon. (net)

Tim Redaksi

Swara Duta Bangsa Pelindung : Drs. Nyoman Gede Astina, M.Pd CHT Penanggung jawab : Pande Gede Mahendra Sila, S.Sn Pembina : Ni Made Ningsih S.Pd Ketua Redaksi : Fitria Pebri Evariyanti Wakil ketua : Mega Fitria Bendahara : ElizzaCantika Sekretaris : Karina Devi Reporter : Nency Lorenza, Nisa fadilah, Nika Paramitha, Noorikko Lailatu Photografer : Angga Putra, Catur artawan, Taufik Ismail, Suarsana, Agus Yulianto Alamat Redaksi: SMK Duta Bangsa Denpasar


9

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Kawasaki ER-6n dan Ninja 650 Tawarkan Kegagahan Tenaga Besar, Harga Terjangkau MOTOR sport menjadi dambaan kaum lelaki, pastinya. Bahkan di Bali, motor sport berbagai merk berseliweran dari kapasitas mesin 150 CC sampai 250 CC. Dan terkait permintaan motor sport di Pulau Dewata, Kawasaki belakangan mendapatkan lonjakan penjualan yang sangat signifikan, khususnya merk KLX yang khusus penggemar adventure (petualangan) dan sport fairing. Sempat redup dalam penjualan motor sport 2 tak, namun belakangan ini Kawasaki mendapatkan penjualan dan permintaan dari para konsumen penghobi motor sport 4 tak. Dengan ciri khas warna hijau, motor Kawasaki pun bisa kita jumpai. Dari Kawasaki N 250 R putih, Ninja R, Ninja RR, Ninja RR SE, Ninja 250 R, KLX 150, KLX 250, D-Tracker X 250, D-Tarcker X 150, Ninja 250 RSE, dan KSR. Namun, seiring permintaan dan persaingan motor sport, Kawasaki pun mulai melakukan gebrakan. Pabrikan ini mengeluarkan produk anyar yang gagah dengan kapasitas mesin 650 CC, yakni ER-6n dan Ninja 650. Dua varian baru dari Kawasaki ini pun sudah

diluncurkan di Jakarta awal tahun ini dan telah dipasarkan di Bali. ‘’Kawasaki mengeluarkan dua tipe motor sport yaitu ER-6n dan Ninja 650,” kata Sales Coordinator PT Duta Intika Jl. Dewi Sri No 99X Kuta, Ricky dan Donny, Rabu (18/7) lalu. Diungkapkannya, Kawasaki ER-6n tersebut merupakan produk terbaru dengan kapasitas mesin CC besar. Selain CC besar kategori motor besar (moge), pengguna dari ER-6n ini, akan merasakan kenyamanan berkendara untuk posisi riding. ‘’Dengan kapasitas mesin besar, selain tampilan yang gagah dan macho, juga harganya sangat terjangkau untuk motor legal yaitu Rp 112.500.000,” ujarnya. Tak hanya ER-6n, lanjut dia, Kawasaki juga mengeluarkan produk yang tak kalah gagahnya, yakni Ninja 650. Untuk Ninja ini dilepas di pangsa pasar dengan harga Rp 117.500.000. ER-6n dan Ninja 650 yang merupakan produk baru tersebut memiliki perbedaan, dalam hal ini Ninja 650 dilengkapi dengan fairing. ‘’Pangsa pasar untuk ER-6n dan Ninja 650 ini, adalah mereka yang sebelumnya pengguna motor sport Ka-

wasaki Ninja 250 CC yang ingin mencoba tantangan baru di 650 CC. Pangsa pasar kami semua kalangan, makanya Kawasaki menyediakan berbagai varian, dari motor bebek, KLX dan sport,” imbuh Ricky. Untuk motor bebek, Kawasaki menyiapkan tiga varian yakni Athlete, ZX 130, dan Edge, untuk sport meliputi Ninja R 150, dan Ninja RR 150, KSR 110 (mini super sport), Ninja 250, ER-6n, Ninja 650, dan ZX-6R 600. Kawasaki ER-6n, yang mengusung agressive street fighter menawarkan tiga pilihan warna yakni candy lime green, metallic spark black, dan pearl stardust white. Untuk spesifikasinya, ER-6n dilengkapi compact quick revving engine, mesin yang compact parallel twin engine yang menghasilkan torsi lebih besar (di bawah 7000 rpm), sehingga lebih menyenangkan dan nyaman dengan akselerasi lebih dan responsif, chasis combinasi dengan high tensile steel dengan dual pipe perimeter frame, sehingga handling lebih stabil dan mantap. Sedangkan untuk tampilan, ER-6n sangat dinamis (tajamtajam) dengan bodi yang agresif street fighter, volume yang leb-

Antisipasi Penurunan Produksi Beras

Klungkung Kumpulkan Penyuluh dan Petani

DenPost/sri wiadnyana

RAPAT KOORDINASI - Pemkab Klungkung menggelar rapat koordinasi tentang Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dengan para penyuluh pertanian serta para pelaku pertanian se-Kabupaten Klungkung di Balai Subak Lepang, Takmung, Kamis (19/7) kemarin. Semarapura, DenPost Kabupaten Klungkung ternyata mulai mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi isu produksi padi yang terus menurun. Kamis (19/7) kemarin, Pemkab Klungkung menggelar rapat koordinasi tentang Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dengan para penyuluh pertanian serta para pelaku pertanian seKabupaten Klungkung, di Balai Subak Lepang, Takmung. Rapat tersebut digelar berkaitan dengan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemkab Klungkung tentang peningka-

tan produksi beras nasional. Rapat koordinas dipimpin Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Klungkung, I Wayan Muliarta. Turut hadir Kepala Ketahanan Pangan Klungkung, IB Arga, dan dari perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Bali. Dalam rapat tersebut tidak hanya mencuat persoalan isu produksi padi yang terus menurun. Isu-isu strategis yang berkembang seperti alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian yang cukup tinggi juga diangkat untuk dibahas, termasuk fenomena iklim yang berdampak penaman padi

yang diserang hama seperti tikus, tungro, blas, kresek dan hama keong. Selain itu juga didiskusikan mengenai harga sarana produksi pertanian merangkak naik dibandingkan harga yang diterima petani sebagai produsen. Kadis Pertanian, Wayan Muliarta, dalam kesempatan tersebut mengatakan sasaran dari kesepakatan bersama peningkatan produksi beras nasional yakni luas tanam pertanian di Klungkung mencapai 5.813 Ha dengan produksi beras mencapai 22.404 ton. Karena itu, jelasnya, diharapkan terjadi peningkatan produksi padi ratarata per tahun 2 sampai 5 persen. Apalagi target produksi padi tahun 2012 tingkat Provinsi Bali mencapai 848.141 ton. Sementara kontribusi Klungkung kepada Provinsi Bali mencapai kurang lebih 4,18 persen. Dia menambahkan, ada beberapa program unggulan yang mendukung Program P2BN tahun 2012 tersebut. Di antaranya sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu padi dengan luas laha 2.500 Ha kepada 38 subak, dan bantuan langsung benih unggul mencapai 62,50 ton padi tahun 2012. Termasuk pengelolaan lahan dan air (Jitut, Jides, PIP, Optimasi Lahan, Cubang dan Embung), Simantri dan sebagainya. (119)

ih besar akan menghasilkan torsi pada rpm rendah, sehingga lebih responsif. Selain itu, tenaga atau torsi yang terfokus di bawah dan tengah sangat nyaman saat berkendara di segala medan perjalanan. Tempat duduk juga lebih nyaman dengan bagian depan lebih tebal di bagian atas berkat desain dan bahan special. Juga dilengkapi digital speedometer dengan led putih yang dilengkapi multi fungsi LCD dengan backlight biru, dengan desain dan bahan yang spesial pada muffler serta kombinasi dengan injection system. Hasilnya adalah emisi yang maksimal sesuai Euro-3. Ninja 650 menawarkan warna pilihan candy lime green, dan passion red. Untuk Ninja 650 spesifikasinya tak jauh beda ER-6n. Hanya, keunggulan Ninja 650 yakni desain windshield yang dapat diatur ketinggiannya sesuai dengan posisi yang nyaman bagi pengendara. Selain itu, keunggulan lainnya pada merk ini yakni desain baru double pipe perimeter style frame merupakan kunci identitas Ninja 650, dengan tambahan swing arm double pipe membuat image motor berbobot ringan. (eka)

DenPost/adhi wijaya

ADVENTURE – Motor Kawasaki D-Tracker X yang ditawarkan Kawasaki dari kapasitas mesin 150 CC dan 250 CC untuk pada rider yang suka akan adventure.

Jelang Puasa, Harga Daging Sapi Merangkak Naik Negara, DenPost Menjelang puasa ini, harga daging sapi di pasaran di Jembrana mulai merangkak naik meski masih dalam batas normal. Selain puasa, banyaknya sapi potong yang dikirim keluar Bali juga turut menyulut kenaikan harga tersebut. ‘’Kalau kemarin-kemarin harganya di pasaran Rp 58.000, sekarang sudah mencapai Rp 60.000,” ujar Sri Hamami, salah seorang pedagang daging sapi yang ditemui di Pasar Umum Negara, Kamis (19/7) kemarin. Melonjaknya harga daging sapi di pasaran saat ini tidak terlepas dari mahalnya harga sapi potong di pasaran. Menurut beberapa penjual sapi potong di Jembrana, kenaikan harga sudah berlangsung sejak sebulan terakhir. Hal tersebut merupakan dampak langsung dari menjelang puasa

dan Lebaran serta adanya pengiriman sapi potong keluar negeri. David Mao, seorang penjual sapi potong, mengatakan permintaan sapi potong menjelang Idul Fitri oleh tempat pemotongan hewan cukup ramai. Tiap hari permintaan mencapai lebih dari tiga ekor. Biasanya lonjakan permintaan sapi potong dari rumah potong hewan akan mulai terjadi saat seminggu menjelang Idul Fitri dan dipastikan harga sapi potong maupun daging sapi akan kembali melonjak. Lonjakan harga sapi potong mencapai 30 hingga 40 persen sejak sebulan lalu. Saat ini harga sapi potong mencapai Rp 2,5 juta hingga Rp 4,5 juta rupiah per ekornya, bergantung besar dan bentuk sapinya. Sementara sebulan lalu harga sapi potong bisa kurang dari harga tersebut. Para pen-

DenPost/witari

DIBIKIN GEMUK - Peternak memberi makan sapi piarannya. Harga daging sapi potong di Jembrana belakangan melonjak karena harga sapi juga mahal. jual sapi potong di Jembrana berharap peran serta dinas terkait untuk menekan penjualan sapi potong ke luar Bali,

sehingga kebutuhan sapi potong dan daging sapi di Jembrana dan Bali bisa tercukupi saat Idul Fitri. (120)

Musim Hujan, Atap Buyuk Makin Laris Negara, DenPost Musim hujan mulai hadir belakangan ini dan itu berarti para perajin atap di Jembrana, terutama atap dari daun buyuk, mulai ketiban rejeki. Jika sebelumnya bisnis ini sempat dikeluhkan beberapa perajin lokal lantaran sepi pesanan, sekarang justru para pedagangnya mulai kebanjiran rezeki. Banyaknya pemesanan atap buyuk bukan saja datang dari orang lokal Jembrana, melainkan juga dari warga di Denpasar. Saking tingginya permintaan, harganya juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya hanya Rp 2.500 per lembar untuk panjang atap tiga meter, sekarang sudah melonjak menjadi Rp 4.000 per lembar. Pantauan di sentral produksi atap buyuk di Desa Sangkar Agung, Jembrana, beberapa perajin atap buyuk yang kebanyakan dilakukan kelompok ibu-ibu rumah tangga makin aktif bekerja. Mere-

DenPost/witari

PANEN PESANAN - Perajin Atap buyuk di Sangkar Agung mulai kebanjiran pesanan karena musim hujan mulai tiba. ka meningkatkan volume kerja untuk bisa memenuhi tingginya pemesanan yang masuk. Ni Luh Sumarti (50), Ketua Kelompok ibu-ibu perajin atap Desa Sangkar Agung, Jembrana Kamis (19/7) kemarin men-

gatakan sedikitnya 500 lembar atap yang dibuat sudah laku terjual. Menurutnya, puncak ramainya pesanan atap saat akan hadir mendekati hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. (120) C.939


10 Jumat Ini, ”Book Fair” Dibuka ‰Dimeriahkan Aneka Lomba Kereneng, DenPost Pameran buku (Book Fair) yang melibatkan sebagian besar pelajar dan pengusaha buku yang tergabung dalam IKAPI, kembali digelar di Jl. Kamboja, Kereneng, Jumat (20/7) ini. Pemeran buku yang kelima kalinya dilaksanakan ini diupayakan lebih variatif, seperti dimeriahkan lomba lagu pop, mading, yel-yel serta masatua Bali untuk anak-anak. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Drs. Wayan Gatra, M.Si., di sela-sela sidak bahan pokok makanan, di Pasar Kereneng dan Pasar Badung, Kamis (19/7) kemarin, mengungkapkan, book fair yang identik dengan pesta buku ini telah memasuki gelaran yang kelima, di kawasan pedestrian Jalan Kamboja. Kegiatan tahunan ini tetap merefleksikan makna filosofi dari spirit Hari Saraswati yang diyakini sebagai sumbernya ilmu pengetahuan. Menurut Gatra, book fair kali ini mengangkat tema “Kreasi Anak Bangsa dalam Spirit Saraswati”. Kegiatan ini akan dibuka langsung Walikota Denpasar, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Hal ini dimaksudkan, sebagai refleksi untuk memotivasi kegemaran membaca untuk tetap terus maju dan berprestasi dengan satu tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya para generasi muda. ‘’Spirit Saraswati harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan nyata oleh setiap individu sehingga membaca akan menjadi sebuah budaya keseharian atau gaya hidup,” kata Gatra. Dengan mengedepankan unsur inovasi dan kreativitas, lanjut Gatra, even ini memberi ruang seluasluasnya bagi generasi muda untuk terus berkarya dengan mengembangkan segala kemampuan dengan kreativitasnya dan menyerap segala informasi yang ada. Hal ini sesuai dengan visi yang diusung Denpasar yaitu “Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Keharmonisan dalam Keseimbangan”. Gatra menambahkan, book fair ini digelar selama tiga hari dari tanggal 20 hingga 22 Juli 2012 mulai pukul 10.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita. Pameran dimeriahkan berbagai lomba, seperti lagu pop (perseorangan) putra-putri dibuka untuk umum yang diikuti seluruh pelajar di Bali, lomba mading, cheer atau yel-yel dan lain-lain. Di samping berbagai hiburan serta diselingi dengan kegiatan seminar oleh IKAPI. (103)

Warga Belong Lapor Kehilangan Keris Pusaka Amlapura, DenPost Ternyata bukan hanya pura yang menjadi sasaran aksi pencurian benda-benda sakral. Sanggah milik I Wayan Sadia (43) di Dusun Belong, Manggis, Karangasem, juga disatroni maling. Sebuah genta dari kuningan dan uang kepeng 200 keping raib berikut sebuah keris pusaka yang sebelumnya disimpan di sanggah kemulan. Berdasarkan keterangan istri korban, Ni Luh Kini (30), aksi pencurian kemungkinan sudah terjadi pada Selasa (12/7) malam, ketika sang suami sedang mengiluti latihan magambel (menabuh) di banjar. Saat itu Luh Kini mendengar suara mencurigakan dari arah sanggah. Karena Sadia pulang larut malam, Luh Kini pun lupa untuk menyampaikannya. Baru pada Rabu (18/7) sore Luh Kini kembali teringat dengan kejadian malam itu. Sambil menyimpan rasa takut, dia buru-buru memberitahu suaminya. Benar saja, ketika dicek, benda-benda sakral yang jika dihitung dengan uang nilainya sekitar Rp 5 juta, sudah tidak ada di tempatnya. ‘’Istri saya mengaku mendengar suara anjing menggongong, tapi dia tak berani melihat ke luar rumah,’’ terang Sadia saat melapor ke Mapolsektif Manggis. Polisi sudah turun ke lokasi kejadian. Di TKP tak ditemukan kerusakan baik di pintu pagar sanggah maupun pada pelinggih tempat barang-barang yang dilaporkan hilang itu disimpan. Tidak adanya kerusakan karena semuanya sehari-harinya memang sengaja tidak dikunci. Polisi nyaris tak menemukan petunjuk yang dapat mengarahkan penyelidikan kepada pelakunya. Pelaku sendiri juga praktis tak meninggalkan jejak. Namun dari hasil olah TKP, diduga pelaku masuk sanggah dengan melompati tembok panyengker sanggah yang memang tidak terlalu tinggi. Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, seizin Kapolres, AKBP Rudy Efendy, SIK, dimintai konfirmasi, Kamis (19/7) kemarin mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Hasilnya, ada dugaan pelaku pencurian adalah warga lokal. ‘’Tapi itu baru dugaan, untuk kepastiannya kita masih memperdalam penyelidikan,’’ katanya. (117)

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Pavingisasi Gajah Mada Berlanjut

Dishub Kewalahan Alihkan Arus Lalin Dauh Puri, DenPost Proyek pavingisasi di Jalan Gajah Mada tahap II rencananya akan segera dilanjutkan, menyusul rampungnya pavingisasi yang pertama. Terutama jika cuaca memungkinkan atau tidak turun hujan. Dengan penggarapan proyek ini, lalu lintas di kawasan ini akan ditutup total, mengingat ada pembuatan motif paving di perempatan Sulawesi-Gajah Mada-Kartini. Sementara terkait pengaturan lalin, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar mengaku cukup kewalahan, sehingga perlu waktu untuk mengkaji. “Tadi masih rapat koordinasi dengan SKPD terkait seperti dengan Dishub. Soal rekayasa lalinnya masih akan disusun, dalam waktu dekat kita akan ketemu lagi,” ujar Kadis DTRP Kota Denpasar, I Kadek Kusuma Diputra, Kamis (19/7) kemarin. Sementara mengenai teknis proyek, Kabid Tata Ruang DTRP, Cipta

Sudewa, yang juga selaku pimpinan proyek mengatakan, proyek masih digarap rekanan semula yakni PT. Alit Wirajaya selaku pemenang tender pavingisasi Gajah Mada. “Kalau tidak hujan tahap keduanya segera dikerjakan. Semoga saja cuaca mendukung, sehingga proyek cepat tergarap dan cepat pula selesai,” katanya. Dijelaskan, untuk tahap II, proyek akan dimulai dari perempatan Jalan Gajah MadaKartini-Sulawesi ke barat sampai tepi jembatan Tukad Badung. Mengingat di atas jembatan tidak boleh lagi ada paving, sesuai peraturan pembebanan jembatan maksimal tebal 5 cm di atas pelagar. “Saat ini kan sudah ada aspal setebal 5 cm, jadi tidak boleh disi beban lagi, kalau diisi paving lagi, malah akan melebihi ketentuan bisa terancam jebol,” terangnya. Terkait ini dirinya sudah koordinasi dengan Bina Marga Dinas PU Propinsi Bali. Melewati jembatan, lanjut Cipta Sudewa, pavingisasi akan merambah lagi ke barat hingga Perempatan Jalan Ga-

Semarapura, DenPost Kasus penipuan dengan modus cek kosong kembali terjadi di Klungkung. Kali ini menimpa salah seorang pedagang bernama Ni Nyoman Mustini (67) asal Banjar Pekandelan Klod, Semarapura, Klungkung. Mustini yang sudah puluhan tahun menjadi pedagang ini kena tipu sekitar uang Rp 200 juta karena mendapatkan cek kosong dari salah seorang rekannya yang juga pedagang bernama Abu Bahun, warga berlamat di Denpasar. Tak terima dengan hal itu, korban (Mustini) akhirnya melaporkan Abu Bahun ke Polres Klungkung atas kasus penipuan, Kamis (19/7) kemarin. Informasi yang diperoleh di Mapolres Klungkung, Kamis kemarin, kasus penipuan tersebut sebenarnya sudah terjadi pada Bulan Mei 2012. Kejadian ini berawal ketika korban mendapat cek dari terlapor (Abu Bahun). Cek itu diberikan untuk pembayaran hutang, dan diberikan secara berturut-turut dari bulan Mei hingga Juli 2012. Selanjutnya pada bulan Juni 2012, tepatnya pada Jumat (29/6) lalu, korban kemudian ingin mencairkan cek tersebut di Bank Pembanguan Bali (BPD). Nah, saat melakukan pencairan cek tersebut korban kaget. Pasalnya pihak bank menolak cek yang dicairkan korban lantaran tidak berisi uang alias kosong. Mengetahui dirinya telah dibohongi oleh Abu Bahun, Nyoman Mustini kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klungkung. Korban melaporkan Abu Bahun atas tunduhan penipuan. Apalagi total kerugian yang diderita Nyoman Mustini dari pemberian cek sejak bulan Mei hingga Juli tersebut adalah sebesar Rp 200 juta. Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP I Made Sudanta ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan kasus penipuan tersebut. Menurut Sudanta, Nyoman Mustini sudah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. “Kasusnya masih dalam penyelidikan dan baru korban saja yang dimintai keterangan,” ujar Sudanta. (119)

jah Mada-Sutomo-ThamrinWahidin. Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar I Gede Astika, mengaku pusing, kebingungan untuk pengaturan lalu lintas. “Ya inilah saya pusing ini, mau

diarahkan ke mana kendaraannya. Masih harus dikaji dulu biar tidak ribut kayak sebelumnya,” akunya ditemui di Press Room Pemkot. Jika harus ditutup total, lanjut Astika, kemungkinan mengalihkan kendaraan ke Jalan

Gunung Kawi utara dari Jalan Gajah Mada. Serta membuka akses kendaraan dari utara untuk ke Jalan Thamrin. “Nah ini dia, untuk pastinya masih akan kita kaji, jadi mohon waktu dulu,” imbuhnya. (105)

Pindahkan Bensin ke Botol, Warung Terbakar Bangli, DenPost Sebuah warung di Dusun Apuan Kaja, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli, Kamis (19/7) kemarin sekitar pukul 15.30 terbakar. Kebakaran hebat itu terjadi ketika pemilik warung, Ni Ketut Misi (40) warga setempat menuangkan bensin dari jerigen ke dalam botol. Bensin yang dituang dari jerigen ke dalam botol itu meluap sehingga tersambar api dari sebuah kompor yang berada didekatnya. Akibat kejadian itu, tak hanya warung saja yang dilalap si jago merah, pemilik warung Ketut Misi mengalami luka bakar dan menjalani perawatan di RSUD Bangli. Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan, kejadian yang berlangsung singkat itu terjadi ketika korban sibuk melayani pembeli. Menurut salah seorang warga I Nyoman Bindu (45), sebelum kejadian korban sibuk menuangkan bensin dari jerigen ke dalam botol. Ketika sibuk menuang bensin, tiba-tiba datang seseorang berbelanja. Tanpa menghentikan aktivitasnya itu, korban meninggalkan bensin yang dituang dan meladeni pembelinya. Karena melayani pembeli

cukup lama, akhirnya botol kepenuhan dan bensinya meluap ke lantai. Tak jauh dari lantai kebetulan ada sebuah kompor gas yang sedang menyala. Akibatnya dalam waktu singkat api menyambar luapan bensin tersebut sehingga terjadi kebakaran. Sementara Ketut Misi yang sedang sibuk melayani pembelinya tak mampu berbuat banyak. Kobaran api dengan tiba-tiba membesar membuat dirinya ikut menjadi korban. Beruntung warga langsung memberikan pertolongan. Namun demikian punggung bagi-

an kiri, kaki dan lengan tangan kanannya mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan diri. Korban akhirnya dilarikan ke RSUD Bangli, untuk mendapatkan perawatan. Suami korban Wayan Damri, mengakui kejadiannya berlangsung ketika istrinya memindahkan bensin ke dalam botol. Baru beberapa botol terisi, selangnya tersenggol sehingga bensin meluber dan disambar api dari kompor gas. Beruntung kompor gas tersebut tak sampai meledak karena berhasil dipindahkan. Se-

DenPost/puspa jingga

KORBAN - Ni Ketut Misi (40) yang menjadi korban akibat warung miliknya terbakar saat menjalani perawatan medis di RSUD Bangli. mentara seisi warungnya ludes terbakar api. Kasatreskrim Polres Bangli AKP IGM. Sudarma Putra, mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang diperiksa, peristiwa sore ke-

marin terjadi karena kelalaian korban. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar langsung dirawat ke RSUD Bangli. Sementara kerugian material yang ditimbulkan juga tidak sedikit. (dek)

Disperindag Sidak Pasar

Belum Ada Kenaikan Harga Jelang Bulan Puasa

Pedagang Kena Tipu Cek Kosong ‰ Rp 200 Juta Melayang

DenPost/suryawan

PAVINGISASI - Proyek pavingisasi di Jalan Gajah Mada tahap II rencananya akan segera dilanjutkan, menyusul rampungnya pavingisasi yang pertama. Dengan penggarapan proyek ini, lalu lintas di kawasan ini akan ditutup total, mengingat ada pembuatan motif paving di perempatan Sulawesi-Gajah Mada-Kartini.

DenPost/suryaningsih

SIDAK - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Wayan Gatra (paling kanan) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional, Kamis (19/ 7) kemarin Kereneng, DenPost Menjelang bulan puasa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Den-

pasar, kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak), Kamis (19/7) kemarin. Hal ini dilakukan untuk menghindari terja-

dinya kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang lainnya di sejumlah pasar di Kota Denpasar. Sidak diawali di Pasar Kereneng, kemudian berlanjut ke Pasar Badung. Sidak dipimpin langsung Kadis Perindag Kota Denpasar, Drs. Wayan Gatra, didampingi tim dari Disperindag Propinsi Bali. Di sela-sela sidak, Gatra mengungkapkan, sidak yang dilakukan untuk melihat perkembangan harga pasar. “Setelah ditanya beberapa pedagang, ternyata belum ada kenaikan harga yang signifikan, baik daging dan kebutuhan pokok lainnya. Kalau ada kenaikan harga daging tidak ada kaitannya dengan bulan puasa ini,” kata Gatra.

Gatra mengatakan, kenaikan harga daging di pasar hanya di bawah 10 persen dan kenaikan ini terkaitan dengan pasokan daging. Jika pasokan daging tidak lancar, dikhawatirkan diikuti kenaikan harga barang lainnya. Sebab, kenaikan harga tersebut berpengaruh besar terkait dengan pasokan dan ini sudah menjadi hukum pasar. “Pasar Kereneng dan Pasar Badung kami sidak dan tidak ada fluktuasi harga yang dikhawatirkan masyarakat selama ini,’’ lanjutnya. Ketika ditanya perkembangan harga menjelang Hari Raya Galungan dan Lebaran, Gatra menyatakan, pihaknya selalu memantau distribusi dan pasokan barang, kecuali hasil pertanian yang tergantung dari alam. “Kalau hujan kenaikan harga

tomat dan cabai pasti mengalami kenaikan. Begitu juga dengan harga telor yang dialami oleh peremajaan ayam menyebabkan produksi berkurang akan mempengaruhi kenaikan harga. Mudah-mudahan menjelang Hari Raya Galungan dan Lebaran tidak ada kenaikan harga barang,” harapnya. Gatra terus mengingatkan para pedagang untuk tidak berspekulasi soal harga, karenanya fungsi dari pelayanan masyarakat bagi pedagang agar terus ditonjolkan tidak ha-nya mencari keuntungan semata. “Kami tidak memberikan sanksi bagi pedagang nakal dan hanya akan melakukan pembinaan. Kalau ada pedagang yang berani berspekulasi maka akan kalah bersaing dengan pedagang lain,’’ pungkas Gatra. (111)

Dinas Tramtib Awasi Ketat Minimarket Bodong ‰Ratusan Belum Urus Izin Dangin Puri, DenPost Dinas Tramtib dan Satpol PP kota Denpasar mengawasi secara ketat minimarket berjaringan maupun minimarket non jaringan bodong alias belum mengantongi izin. Padahal batas waktu pengurusan izin hingga Maret 2012 lalu sudah berakhir, namun masih banyak pemilik minimarket enggan mengurus izin. Kadis Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, S.Sos., M.Si., didampingi Kabid Penegak Perda, I Nyoman Puja, S.H., kamis (19/7) kemarin, menegaskan, sesuai SK Walikota Denpasar Nomor 188.45/ 494/HK/2011 tertanggal 9 September 2011 sudah tidak ada lagi penambahan izin toko modern maupun non ja-

ringan di Kota Denpasar. Pasalnya, ratusan toko modern (minimarket) berjaringan dan non jaringan yang belum mengantongi izin. ‘’Kami terus mengawasi mini market berjaringan dan non jaringan yang belum memiliki izin dengan ketat bersama aparat kecamatan dan desa/ lurah yang belum mengantongi izin yang ingin cobacoba beroperasi,’’ tegas Alit Wiradana. Alit Wiradana menjelaskan, dari hasil sidak di supermaket Giant Jl. A. Yani Nomor 139 A Denpasar Utara dan Coco Mart, Jl. Gunung Rinjani, Monang Maning, Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat dan belasan minimarket lainnya, hingga Kamis (19/7) kemarin yang

DenPost/pasma

IB Alit Wiradana sampai saat ini belum mengurus kelengkapan izin.

Sebab, minimarket yang baru diibangun itu tidak akan mendapat izin karena terbentur SK Walikota tersebut. Apalagi, dalam SK Walikota itu sudah jelas-jelas mengisyaratkan tidak ada penambahan lagi. “Jangankan yang baru membangun, yang sudah siap beroperasi saja belum banyak yang mau mengurus izin,’’ ujar Alit Wiradana. Alit Wiradana menegaskan, pihaknya bersama instansi terkait terus akan menelusuri sekaligus memberi peringatan kepada usaha minimarket berjaringan maupun non jaringan yang membandel dan enggan mengurus kelengkapan izinnya. Mengingat pemilik usaha minimarket tersebut sudah diberikan

tolernasi enam bulan mengurus kelengkapan izinnya. “Kami secara bertahap akan menertibkan usaha minimarket bodong, baik berjaringan dan non jaringan yang tidak mau mengurus kelengkapan izinnya sesuai data yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar,’’ terang Alit Wiradana, dan berharap pemilik minimarket berjaringan maupun non jaringan yang belum mengurus izin agar secepatnya mengurus izin. ‘’Kalau apa yang disampaikan tidak diindahkan, maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan menyegel sekaligus menutup operasional tempat usaha tersebut,” tegas mantan Camat Densel dan Denbar ini. (103)


11

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Komisi B Sorot Pengerukan Tebing di Sungai Pakerisan ‰ Rawan Timbulkan Longsor

DenPost/yuliantara

AMANKAN BB - Anggota Satlantas Polres Gianyar, Kamis (19/7) kemarin, sedang menurunkan dan mengamankan barang bukti (BB) berupa sepeda motor karena sebelumnya terlibat dalam musibah kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Puluhan Gepeng Diciduk Satpol PP Gianyar, DenPost Sedikitnya 39 orang gelandangan dan pengemis (gepeng) asal Kubu, Karangasem berhasil diamankan Satpol PP Kabupaten Gianyar dalam operasi yang digelar di dua tempat, yakni Kecamatan Gianyar dan Kecamatan Ubud. Dari 39 gepeng yang berhasil diamankan itu sebanyak 27 orang ditertibkan di Kecamatan Ubud dan 12 orang lainnya diciduk di Kecamatan Gianyar. Penertiban terhadap keberadaan gepeng itu dilakukan oleh dua regu anggota Satpol PP Kabupaten Gianyar, Rabu (18/7) malam. Para gepeng yang berhasil diamankan itu satu malam diamankan di kantor Satpol PP Gianyar di Jalan Manik, Gianyar sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar untuk selanjutnya dikirim dan diserahkan ke tempat asalnya Karangasem, Kamis (19/7) pagi kemarin. Penangkapan ini berawal dari patroli anggota Satpol PP Kabupaten Gianyar di dua kecamatan yakni Kecamatan Ubud dan Kecamatan Gianyar. Operasi yang dipimpin langsung Kasi Ops dan Trantib, I Gede Daging, itu mulai dilakukan sekitar pukul 20.00 wita dan berakhir pukul 23.30 wita. Untuk Kecamatan Ubud anggota Satpol PP yang diterjunkan mencapai 12 orang personil dengan menyasar lokasilokasi strategis yang biasanya menjadi langganan gepeng. Di antaranya sepanjang Jalan Monkey Forest, catus pata Ubud, Lapangan Ubud. Di Kecamatan Ubud malam itu, Satpol PP Gianyar berhasil menciduk 27 orang. Ke-27 orang gepeng asal Munti Gungung Karangasem itu kemudian digelandang ke Kantor Satpol PP Gianyar untuk dibina. Sementara di Kacamatan Gianyar, Satpol PP menyasar kantong-kantong gepeng di antaranya Pasar Senggol Gianyar. Di sini Satpol PP berhasil mengamankan 12 orang gepeng asal Munti Gunung, Kubu, Karangasem. Kasatpol PP Kabupaten Gianyar, Drs. I Wayan Kujus Pawitra, Kamis (19/7) kemarin, mengatakan operasi penertiban gepeng dilakukan karena sebelumnya anggota Satpol PP mendapat laporan dari masyarakat tentang keberadaan gepeng di Kecamatan Ubud dan Kacamatan Gianyar. Operasi dilakukan dengan membagi tugas di dua wilayah dan dimulai dari pukul 20.00 dan berakhir 23.30 wita. Kasatpol PP, Wayan Kujus Pawitra, menambahkan sidak ini dilakukan dalam upaya penegakkam Perda No.12 tahun 1992 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Selain itu untuk menciptakan Kabupaten Gianyar yang terkenal dengan seni dan budanya itu tetap selalu bersih, menarik, tertib, dan aman. “Kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat Gianyar yang telah berpartisipasi aktif memberikan informasi pelanggaran Perda yang terjadi, termasuk informasi tentang mulai bermunculannya gepeng. Mengingat kehadiran gepeng ini musiman,” ujar mantan Camat Gianyar ini. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak memberikan sesuatu apapun kepada gepeng agar mereka tidak melakukan aktivitas menggepeng terus-menerus. (116)

Gianyar, DenPost Pengerukan tebing di Sungai Pakerisan di kawasan Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, tepatnya dekat jalan raya Laplapan-Ambengan kembali disorot masyarakat. Pengerukan tebing tersebut ditengarai karena belum memiliki izin dan membahayakan warga yang melintas di jalan tersebut. Anggota Komisi B DPRD Gianyar, Ketut Karda, usai melakukan pengecekan ke lokasi pengerukan tebing, Kamis (19/7) kemarin, mengatakan, pihaknya datang berawal dari laporan beberapa warga dan Kelian Dinas Bajar Ambengan, IB Erawan, bahwa ada pengerukan tebing di Sungai Pakerisan yang sangat membahayakan jalan. “Kami pun melakukan pengecekan bersama pihak Satpol PP Gianyar dan melihat ada pengerukan tanah tebing seperti yang dilaporkan warga. Namun saat tiba di sana kami tidak menemukan aktivitas seorang dan belum tahu siapa yang melakukan aktivitas pengerukan tersebut,” ujar politisi asal Ubud tersebut. Yang dikhawatirkan warga, kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Gianyar ini, adalah akan longsor atau amblasnya jalan raya Laplapan-Ambengan, karena tanah yang dikeruk tersebut masih labil. “Saat saya pantau, tanah-tanah di dekat jalan tersebut sudah ada yang retak-retak. Kalau ada hujan lebat lagi dipastikan akan terjadi longsor,” ungkapnya. Sementara Kastpol PP Gianyar, Kujus Pawitra, yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, petugas Satpol PP sudah melakukan pengecekan ke sana. Memang benar tidak ada aktivitas pengerukan lagi. “Jika membahayakan warga yang jelas pasti kami akan berikan imbauan kepada warga yang melakukan pengerukan tebing tersebut. Saat ini saya belum tahun apa pengerukan tebing tersebut untuk penataan kawasan Sungai Pakerisan atau untuk pembangunan vila. Kita masih cek hal tersebut,” terangnya. (115)

DenPost/dewa

CEK - Anggota Komisi B DPRD Gianyar bersama Satpol PP Gianyar saat melakukan pengecekan pengerukan tebing Sungai Pakerisan di kawasan Banjar Ambengan, Kamis (19/7) kemarin.

Bupati Cok Ace Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

DenPost/yuliantara

PENGHARGAAN - Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menerima penghargaan Manggala Karya Lencana dari Kepala BKKBN Pusat yang diwakili Drs. Kasmiati, M.Sc selaku Deputi Bidang Pelatihan Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Kamis (19/ 7) kemarin.

Gianyar, DenPost Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menerima penghargaan Manggala Karya Lencana dari Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana (BKKBN) Pusat. Penghargaan tersebut disematkan oleh Kepala BKKBN Pusat yang diwakili oleh Drs. Kasmiati, M.Sc, selaku Deputi Bidang Pelatihan Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat. Penyerahan penghargaan Manggala Karya Lencana itu diberikan serangkaian peringatan Hari Keluarga XIX Tingkat Propinsi Bali, yang dilangsungkan di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Kamis (19/7) kemarin. Penghargaan itu sebagai bentuk prestasi terhadap kepala daerah yang secara aktif telah memberikan dukungan program Kependudukan dan Keluarga Berencana. Pemberian penghargaan disaksikan Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga, Kepala BBKBN Pusat yang diwakili Deputi Bidang Pelatihan Pene-

litian dan Pengembangan, Walikota Denpasar, IB Rai Mantra, para bupati se-Bali, TP PKK seBali serta anggota Forum Koordanasi Daerah Propinsi Bali. Kepala BKKBN Pusat yang diwakili Deputi Bidang Pelatihan Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat, Drs. Kasmiati, M.Sc mengatakan, banyaknya masalah-masalah sosial terutama kemiskinan menjadi masalah yang cukup serius yang dirasakan oleh keluarga Indonesia. Kondisi seperti ini menjadi akar permasalahan kependudukan yang apabila tidak ditangani secara serius dan dikelola dengan baik akan semakin menyulitkan keluarga. Masalah kemiskinan akan mempengaruhi ketahanan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu, program KB harus digarap secara serius agar tidak terjadi ledakan penduduk di masa yang akan datang. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah pusat, propinsi, kabupaten/kota

serta seluruh komponen masyarakat. Bupati Gianyar, DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengatakan prinsip kemitraan dan kerja sama yang baik merupakan kunci keberhasilan program kependudukan dan keluarga sejahtera. Keluarga berkualitas memiliki nilai strategis bagi suatu bangsa, di mana keluarga diyakini sebagai wadah pertama dalam pembentukan kepribadian manusia, karena dalam keluarga terdapat rangkaian interaksi sosial yang terkait dengan peran dan fungsi keluarga seperti fungsi keagamaan, keimanan, budaya, cinta kasih, pendidikan, ekonomi serta memperberdakan perempuan. Untuk itu, Bupati Gianyar menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua masyarakat Gianyar yang telah ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan program kependudukan dan KB di daerah Gianyar. (116)

Gedung SDN 2 Direhab, Perpustada Diungsikan ke Balai Budaya

DenPost/yuliantara

DIAMANKAN - Puluhan gepeng yang berhasil digaruk Satpol PP Gianyar diamankan di kantor Satpol PP Gianyar sebelum diserahkan ke Dinas Sosial untuk selanjutnya dikembalikan ke tempat asalnya.

BIRO JASA

BIRO JASA

Gianyar, DenPost Perpustakaan Daerah (Perpusda) Gianyar nasibnya begitu memprihatinkan. Jika sebelumnya gedung perpustakaan merupakan pinjaman, kini gedungnya telah diminta untuk keperluan pendidikan SDN 2 Gianyar, yang merupakan sekolah RSBI. Pantauan DenPost, Kamis (19/7) kemarin, ribuan buku dengan berbagai judul milik perpustakaan harus diung-

SERVICE

- MAMPET - SAL. AIR - KURAS - SUMUR BOR IKLDP22/AHLILANCAR

sikan dari tempat sebelumnya di Desa Tegaltugu, menuju Balai Budaya Gianyar. Dari informasi yang dihimpun, pemindahan buku-buku perpustakaan tersebut sudah dilakukan sejak Senin,16 Juli 2012 lalu hingga kemarin. Sejumlah pegawai pun kembali sibuk melakukan penataan buku tersebut. Kepala KPAD dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Gianyar, AA Sri Marwati, mengatakan, tempat yang sekarang ini juga belum pasti sampai kapan bisa digunakan. Pemindahan buku perpustakaan

SERVICE

C.908

C.827

memang cukup agak sulit. Sekitar 17 ribu eksemplar buku perpustakaan dipindahkan. Juga memindah-kan 10 rak bukunya ke Balai Budaya, tepatnya lantai bawah. Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya hanya diberitahu bahwa perpustakaan dipindah ke Balai Budaya karena tempat yang sebelumnya akan digunakan oleh SDN 2 Gianyar. Selain itu pihaknya juga tengah melakukan klasifikasi buku yang dilakukan. “Memang ada beberapa warga yang datang hendak melihat koleksi perpustakaan. Akan tetapi karena masih ada penataan, terpaksa kami belum bisa melayani. Mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini semuanya bisa selesai,

ah Gianyar juga mengalami nasib yang sama. Sejak sebulan lebih, arsip-arsip daerah yang disimpan di kantor itu juga diungsikan ke toko sewaan di Jalan Patih Jelantik. (115)

DenPost/dewa

SERVICE

C.926

dan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Sementara selain gedung perpustakaan, kondisi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daer-

PERPUSDA - Para petugas Perpusda Gianyar saat melakukan penataan buku-buku koleksi Perpusda Gianyar, di gedung bawah Balai Budaya Gianyar, Kamis (19/7) kemarin

SERVICE

Program Acara JUMAT, 20 JULI 2012 C. 817

C.907

C. 883

PENDIDIKAN

C. 870

FOTO COPY

C. 611 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:05 Wita 08:35 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita

DEKORASI

CATERING

C. 893

10:30 Wita 11:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita C. 879

C.839

C. 923

C. 834

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Suluh Indonesia Totok perut Mega power Banjar Bali Quiz Dokumenter nusantara PT Smile Home Shopping Jako Surabaya Dunia Kita Dharma Wacana Berita Siang Smile Home Shopping

13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 17:00 Wita 17: 30 Wita 18:00 Wita 18:10 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 21:35 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 24:00 Wita

Klip Bali Taman Sari Tembang Bali NangunYadnya Solusi Alternatif Life on earth: Eyewitness Elephan DharmaWacana PujaTrisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Solusi Alternatif Lintas Mancanegara Sekilas Berita Suluh Indonesia Sekilas Berita Sinema Bali TV Penutup


12 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : Rp. 350.000,- ukuran : 1 kolom x 50 mm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) + Rp.50.000 disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM dijual mobil

bengkel las

bengkel las

HARGA 170/M

“BALI GRANDIA STEEL” Mengerjakan : 1. Atap Canopy 2. Pintu + Pagar 3. Rolling Door + Harmonika. Harga dan kualitas Dijamin.Jl. P. Bu-ngin No.43 (Dpn Pom Bensin) Hub. 0361-7499592 - 256865, Hp. 087861651229 M. 899

Pengalaman + 20 th

BE

I

NS

DIJ

AM

IN

RA

PI

CANDRA ABADI STEEL Mengerjakan : Atap Canopy Stainless steel, konstruksi baja, pintu harmonika, tralis, rolling door, kusen aluminium, kaca, pintu dll. Tlp. (0361) 7403669 Hp. 08123990919, Jl. G. Soputan I No. 3 Dps

UD. CAHAYA SEJATI

Spesialist : 1. Canopy Polycarbonate 2. Stainless steel 3. Roling door 4. Kusen Aluminium 5. Harmonika Jl. Bypass Prof. IB. Mantra No. 251 Dps Telp/Fax. 465743, 465935, 2177755

M. 853

MIRAH MANDIRI STELL

M. 862

KRISNA JAYA MANDIRI Mengerjakan : Konstruksi Baja, Atap Canophy, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Stainles Stell, Tralliss, Rolling Door, Kusen Aluminium, Kaca, dll. Hub: Jl. P. Moyo Gg. Rajawali No. 18 Pedungan Dps. 0361-7488152 / 0816298008

DP Murah, Jangka waktu 5 tahun. Tersedia segala unit Suzuki :  Splash,  APV Arena,  Swift,  SX-4,  Grand Vitara,  Estilo,  Pick Up. Menerima tukar tambah, info pemesanan Hub. Dealer resmi Suzuki DEWA BASKORO 0361-7455534/081237182228/ 081916372227 M. 824

PROMO TUMPEK LANDEP XENIA DP 30JT TERIOS DP 35JT -SIRION DP 29JT LUXIO DP 20JT

Dp. Mulai 25% 4-5 th, Bunga Ringan, Proses Cepat, Tersedia juga Unit Lain All New Rio & All New Sportage. Info dan Pemesanan Hub: DEWA 7815312, 081337621232 M. 635

PT. UNITED INDOBALI

Bung

a0%

M. 858

ASTRA D A I H A T S U COKRO

*Estilo angs. 67/hari, *Splash angs. 86/ hari * Pick Up angs. 70/hari. Tersedia unit lain Suzuki Ertiga, Mega Carry, Swift, SX-4, G.Vitara. Terima tukar tambah segala macam merk kendaraan test drive gratis jemput di rumah Hub : (0361) 7833512/ 08179769773 M. 838

DAIHATSU PROMO BULAN INI Dp 10 %, Jangka Waktu 5 tahun, Bunga Ringan, Dp Murah, Proses Cepat, Tersedia Segala Unit Suzuki: Grand Vitara, SX4, APV Arena, Swift, Splash, Estilo, Pick Up. Anda Telp, Kami Datang. Hub: RAHAYU 0361-3676717, 087862216670

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Lebih Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Booking : AGUNG 0361-7857518, 081338977077. M. 905

PAKET MURAH DAIHATSU DP 10% n Pick UP Dp 3,6 jt / angsr 2,2 jt-an. n New Xenia Dp 13 jt / angsr 2,3 jt-an. n Terios Dp 14 jt / angsr 3,2 jt-an. n Luxio Dp 4 jt / angsr 3 jt-an. Proses kredit dan syarat mudah, Kami bantu dan terima tukar tambah segala merk. Hub : Aditya (0361) 8058008, 081246755585, 081805538884

PAKET lebaran Beli Mobil dapat Motor...!!! * Xenia DP 30 jt-an * Terios DP 30 jtan * Luxio DP 20 jt-an * Pick Up DP 10 jt-an. Terima tukar tambah!! Hub: (0361) 7418535 M. 904

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com

atap baja ringan

dijual motor

OM SWASTI ASTU / YARUKI Spesial Promo Suzuki Bulan Ini, Mobil keluarga, Mobil Untuk Usaha, Semua Ada Disini, Dp + Angsuran Ringan, Terjangkau, G. Vitara, APV, Estilo, Splash, Swift, SX4, RC1, Pick Up, Mega Carry, dan Varian Terbaru Kami, Suzuki Ertiga. Info Pemesanan dan Test Drive. Hub. WIRA Y, 03612102454, 085935342502. Langsung Delivery.

M.854

M. 847

M. 867

M.924

PT. United Indo Bali

M. 846

Jl. Wr. Supratman No: 300X Tohpati Denpasar Timur. Telp: 8541248, 081916397346. Mengerjakan: Awning, Canopy, Pagar, Reailling, Balkon, Konstruksi Baja, dan lain-lain. Terima Service dan Bisa Kredit. Hub: Kadek

Semua serba ”GAMPANG”, bisa bunga 0%, tukar tambah, dan sesuka anda. Andalah yang mengatur pembelian kendaraan kami: Hub (0361) 7822652 / 08174746972 / 085337 173355

M. 829

Ready Stock

Terbukti Iritnya

M. 859

Spesialis mengerjakan konstruksi baja: Canopy Polycarbonate, Staintles Steel, Wrought Iron, Tralis, Railing tangga, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Kusen Aluminium, Terima Service. Jl. Subur Gg Mandiri No. 8 Monang maning Dps. 08174710630, (0361) 8875094.

Harga 200 rb/m2 Bisa Kredit

MENYAMBUT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN SERTA LEBARAN DAPATKAN DISKON SPECIAL DAN HADIAH LAINNYA

Hub: AYU LENNY 0361-7927784 / 081802515462

All New Picanto

Berpengalaman lebih Dua puluh Lima tahun

PROUT METAL

dijual mobil PT. UNITED INDOBALI

Beli SUKA-SUKA :: Kredit sampai 5 th :: Proses cepat : Siap terima tukar tambah ::

M. 861

BENGKEL LAS SPESIALIS Stainless SteLl

dijual mobil

M. 919

HARGA BERSAING

Spek Sama Harga Bersaing

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

HUB : 0361-8631609, 081999982322

M. 940

RA

Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

dijual mobil

2

juli 2012

Informasi pasang iklan hubungi :

Gebrakan baru sambut lebaran

SURYA JAYA STEEL Jl. Cokroaminoto 411X Telp. (0361) 417059 / 7458343

A RG

dijual mobil

Denpost  jumat, 20

 Pick Up angs. 2 Jt-an,  Pick Up APV angs. 2 jt-an,  APV Dp 18 Jt-an,  Splash/Estilo Dp 10 jt-an,  Ertiga Dp 30 Jt-an. Hub. (0361) 8004599 M. 917

PROGRAM SUZUKI

Promo Suzuki 2012, Kredit Jangka Waktu 5 Tahun, Bunga Menurun, Angsuran Bisa Digoyang, Bonus Plus+++. Tersedia Ertiga, P.Up, Swift, SX4, Karimun, APV Arena, Splash, Grand Vitara. Hub : 0361 8572214 / 081236477138 M. 886

Menyambut Ramadhan Dapatkan Special Discount dan Bonus2 nya

Xenia Angs-2jt-an, Terios Angs-3jt-an G.Max Angs-2jt-an, Serion Angs-2jt-an Program menarik, Stok lengkap, Bunga 0,3% menetap, 1,3% menurun, Bisa tukar tambah, KTP luar Bali. Hub: PUTU GU-

RUH 0361-7889746 / 081239237690 - 087860070976

Informasi Hub. Zeri : 0361-8831077, 081999693416 M. 878

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

Astra Daihatsu Spectakuler

PROMO MENYAMBUT LEBARAN Dapatkan Cash Back Hingga 20 jt. Promo hanya berlaku di bulan ini, saya siap membantu & melayani anda. Hub: Suzuki Permana. 0361-7456506, 085737222295 M. 892

M. 831

PT. UNITED INDOBALI

(Terima tukar tambah)

Bulan Mudah Dapatkan Mobil Suzuki, Syarat Mudah, Dp Ringan, Angsuran Terjangkau.

Dp 10

jt-an

Dp 30

jt-an

PAKET LEBARAN Diskon hingga 20 juta . Info & pemesanan hub: KADEK CAHYADI 03618829029, 081999940401 M. 906

Program Promo Suzuki IndoBali

PERAWATAN WAJAH SPESIAL PROMO SUZUKI BULAN INI  Pick Up subsidi 11 Jt-an  Splash subsidi 15 Jt-an  APV Subsidi 13 Jt-an  Swift Subsidi 20 Jt-an  SX4Subsidi 20 Jt-an  Ertiga, Info Pemesanan Hub Dealer Resmi Suzuki, Telp. (0361) 7489372, Hp. 08164742572.

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 738

M. 895

RENOVASI

CASH BACK 18,5 JUTA Kredit ok, Free BB, Melayani dalam dan luar kota layanan konsultasi 24 jam 0361-8082184/ 081916770767

Pick Up Dp 7 Jt-an, APV Dp 26 Jt-an, Estilo Dp 18 Jt-an, Splash Dp 23 Jt-an, Swift Dp 27 Jt-an, SX4 Dp 30 Jt-an. Utk Info & Solusi Mobil Anda Hub. 0361-9234159, 085363346668. M. 825

M. 826

SPESIAL PROMO SUZUKI  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/hari,  SX-4 angsuran 130 ribuan/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Tlp. (0361) 8558455/081337862027. M. 822

SUZUKI PATIMURA Terbaru !!! Suzuki Nex Harga 12.990.000, Irit, Lincah, dan Gaya. Bunga Ringan, Buka Jam 08.00 - 20.00 Wita, Minggu & Tgl Merah Tetap Buka. Anda Sibuk, Kami Bisa Datang. Ser vice Motor Dapat Motor. Dapatkan Diskon Service Khusus Hari Minggu. Hub. 0361-221343, 081999078168, 081338714645, 085739954168. *Syarat & Ketentuan Berlaku* M. 891

Rumah bocor, Service, Cat, Renovasi, Lanscape (Taman) dan Relief. Jl. Waribang 20X/6, Kesiman, Dps. Hub: WISNU (0361) 7825458, 081338484833

C. 844

Perawatan wajah pria & wanita tanpa kosmetik & zat kimia, perawatan payudara. Egysa mampu merubah wajah tua, keriput, jerawat, bekas jerawat, flek kronis & masalah lain terhadap wajah anda. Egysa menjadikan wajah bersih & lebih muda 8 th. Klinik Egysa praktek tetap di Jln. Tukad Yeh Aya No. 134 Panjer, Denpasar. Telp. 081246183333 / 087862616206 / 087860767962 / 081337937032 /085338765595 / 0361-243464 M. 885

BEKERJA SAMBIL KULIAH

main dealer suzuki

Telah hadir New Yaris MC, lebih canggih, lebih fun & lebih agresif, proses kredit mudah & cepat tersedia juga : Rush, Altis, Vios, Camry info & pemasaran Hub Astra Denpasar 0361-8627889/ 081936232000

Dapatkan Cash Back Special Hanya disini MOBIL BISNIS TERBAIK

PU - APV PU - Estilo - Splash - APV Arena - Ertiga. Ronny : (0361) 2156456 /

081339483456 / 087861236333

M. 832

M. 823

menyewakan bus

CASH / KREDIT Tersedia All Type. Beli Suzuki dapat diskon +++ 2*. Tenor kredit hingga 5th. TEST DRIVE DPT UNDIAN MOTOR Beli Suzuki Ertiga Dpt Undian Mobil Hub: 8225168, 087862667766

M. 676

HERBAL

M. 920

Menyewakan Bus pariwisata AC, (45, 40, 35, 22) seat, Elf (14 seat) untuk Tirtayatra di Bali dan luar Bali (Semeru, Alas Purwa dll), Liburan sekolah. Hub (0361) 7498027 / 426389

Buka kelas ekstensi/malam bg siswa yg bekerja sambil kuliah. Max umr 27 thn Setiap saat Kls reguler kuliah mulai Tgl 1 Agustus 2012, Subsidi 1 Jt unt 100 pendaftar pertama. Tersedia khursus: jungling,Sulap, English, Jerman, Jepang, Rusia, Mandarin dan Prancis. Tersedia magang ke Singapura, USA, Canada, Australia. Segera daftar ke Kampus FCC Bali Jln. Raya Sesetan No. 516 (Utara lap. Pegok) Dps. Hub. 0361 2774797-8810008 081936100001

TAHITIAN NONI ® BIOACTIVE BEVERAGE Telah Memiliki 14 Uji Klinis dan 52 Patents Internasional Paten Manfaat.

paranormal

M. 918

kredit laptop

C. 928

playstation

MODEL CANOPHY TERBARU TAHITIAN NONI BIOACTIVE BEVERAGE, kandungan bioaktifnya mampu meregenerasi sel, membunuh sel kanker, mengatasi masalah diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, alergi, asma, pencernaan, HIV, dll. Hub: Dps:08123 911230/8559898/08123818860. Sempidi: 0811380543. Ap. Setia Kapal: 422457. Krasem: 0811396100. Sgrj: 08123625550/08179793535, Sukawati: 295032.

KABAR GEMBIRA Ingin kredit? laptop atau tablet. Kami solusinya, cukup KTP. Ayo buruan!! Hub. MACS Computer, Jl. Diponegoro No. 21 Tabanan, Tlp. (0361) 813084/8564818. Melayani Cash/ kredit, service computer/laptop. gebyar promo!! laptop Acer cicilan cuma Rp. 206.000/bulan, Laptop Asus “12” cicilan cuma Rp. 227.000/bulan.

M. 868

Herbal juice kulit manggis

M. 852

M. 889

bengkel mobil

surya jaya catering

temukan keajaiban penyembuhan alami xamthone plus........Ter-

LUKMAN JAYA MOTOR Bengkel Mobil Panggilan, Melayani service mesin mobil Bensin / Solar. Hub: Lukman, 081236729003, 081999392034, (0361) 8033822. LAYANAN 24 JAM M. 694

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar M.820

bukti dapat membantu penyembuhan penyakit : HIV/AIDS, KANKER, JANTUNG, STROKE, TUMOR / KANKER, DIABETES, DLL. Discount Card Rp. 156.000,-/botol+bonus

M.900

Telp. 0361-9277729-081353613737, 087862191957. M. 667


14

DENPOST z JUMAT, 20 JULI 2012

Bali Black Belt Community Cup 2012

Galaxi Dewata Club Dojang Favorit

DenPost/eka

SABAR – Panpel Kompetisi PS Badung saat tatap muka dengan Ketua PSSI Badung, Ketut Sudikerta. Akan halnya keluhan tak adanya penutupan kompetisi dan penyerahan hadiah bagi para juara, panpel meminta klub-klub bersabar.

PS Badung Minta Klub-klub Bersabar Kereneng, DenPost Penutupan dan hadiah bagi juara klub-klub Divisi Utama, Divisi I dan Divisi II Kompetisi PS Badung, yang dipertanyakan para kontestan tersebut, ditanggapi Ketua Panpel PS Badung, Nyoman Sarjana. Pada intinya, Sarjana meminta kepada para klub-klub yang meraih juara untuk bersabar. ‘’Kami masih berkoordinasi dengan Ketua PSSI Badung, Ketut Sudikerta. Masalahnya, dana belum ada bagaimana cara kami menggelar penutupan dan penyerahan hadiah,” kata Sarjana, yang dikontak via telepon, Kamis (19/7) kemarin. Dalam hal ini, Sarjana kembali meminta klub-klub di bawah naungan PSSI Badung, untuk bersabar dan pengertiannya. ‘’Kami minta kepada klub-klub untuk pengertian dan kesabarannya sampai adanya koordinasi dengan Pak Ketua Umum PSSI Badung. Mudah-mudahan nantinya uang jaminan dari klub-klub bisa diselesaikan dan dibagi. Begitu juga dengan hadiah bagi para pemenang,” ujarnya, seraya berpesan lebih baik pelan tapi selesai. Ditanya berapa nilai hadiah bagi para juara, Sarjana tak bisa menjelaskan. ‘’Saya belum berani bicara masalah hadiah karena belum koordinasi dengan Pak Wakil Bupati Badung, Ketut Sudikerta. Pada intinya saya sebagai panpel siap bertanggung jawab. Dan lebih bagus lagi, jika para juara bersabar dulu dan bila perlu bersamasama menghadap Pak Wakil (Sudikerta-red),” ucapnya. Sekadar diketahui, Kompetisi PS Badung yang digulirkan hampir selama dua bulan tersebut, telah melahirkan juara. Yang mana, untuk juara Divisi Utama direbut Pesanku Kuta, Putra Perkanthi (juara dua) dan Purnama (Juara tiga). Sedangkan juara satu di Divisi I direbut Mumbul FC, Jala Putra (juara dua) dan Putra Mengwi (juara tiga). Untuk juara Divisi III, diraih Bhara Putra, Susila Putra (juara dua) dan juara tiga digenggam Putra Kedonganan. Namun kompetisi yang telah berakhir dan melahirkan juara itu, dipertanyakan klubklub di bawah naungan PS Badung, lantaran tak ada acara penutupan dan penyerahan hadiah. (112)

Ita Rossyani

Putri Pariwisata yang Dambakan Punya Hotel TERLAHIR dengan nama Ni Made Ita Rossyani Dewi, wanita yang akrab disapa Ita ini memang sedang naik daun lewat prestasiprestasi yang ia peroleh. Sejak duduk di bangku SMP, kecintaannya di dunia modeling mulai terlihat. Beberapa kali mengikuti lombalomba modeling ia selalu meraih hasil yang membanggakan. Berawal dari keberhasilannya menjadi Jegeg Bungan Desa Kuta pada DenPost/ist tahun 2009 hingga Ita Rossyani sukses menjadi runner up 2 Jegeg Badung 2009 membuatnya cinta akan dunia modeling yang membuatnya lebih bersemangat dan terus mengasah kemampuannya. Hal itu terbukti dara kelahiran Kuta, 6 September 1990 ini terus melatih bakatnya di bidang pariwisata. Alhasil, gelar runner up 2 Puteri Bali 2009 pun diboyongnya. Ditahun 2011 merupakan tahun yang paling membanggakan baginya, bagaimana tidak, ajang yang sangat bergengsi yakni pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2011 dan lagi-lagi ia sukses dinobatkan sebagai runner up 1 Putri Pariwisata Indonesia 2011. Terakhir, ia berkesempatan mewakili Indonesia di ajang World Miss University 2011 di Seoul, Korea Selatan. “Saya sangat tidak pernah menyangka, mimpi saya menjadi kenyataan. Sangat bangga bisa diberikan tanggung jawab itu,” ujarnya saat diwawancarai melalui email beberapa waktu lalu. Wanita bertubuh ideal dengan tinggi badan 171 cm dan berat badan 54 kg ini mengaku sangat bangga bisa terlibat mempromosikan pariwisata khususnya di Bali. Pengalaman-pengalaman yang ia peroleh dirasanya sangat banyak menambah wawasannya untuk mengenali negaranya sendiri yakni Indonesia. “Memang benar, jika kita mengenal akan lebih mencintai bangsa kita. Seperti tagline kepariwisataan “Kenali Negerimu, Cintai Negerimu”. Sungguh pengalaman yang luar biasa yang terjadi dalam hidup saya,” tutur wanita berzodiak Virgo ini. Perempuan yang berstatus mahasiswi di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional semester akhir ini mengatakan, ia mempunyai target untuk kelangsungan kariernya di bidang modeling ini menargetkan tahun ini ia harus sarjana, karena tahun ini Ita ingin mengambil beasiswa Pascasarjana (S2) di London School. “Beasiswa itu saya dapatkan dari Putri Pariwisata Indonesia, dan saya juga karena sangat mencintai dunia pariwisata, saya ingin bekerja di bidang pariwisata sesuai studi yang saya ambil,” jelasnya. Selain itu, Ita mempunyai impian untuk berbisnis di bidang pariwisata seperti usaha hotel. Soal kunci meraih sukses, ita sedikit membocorkan kiat-kiatnya meraih juara. Yang jelas sukses itu diraih dengan semangat dan kerja keras. “Moto saya, everything is possible if we do it whole heartedly. Tiga hal yang harus kita miliki adalah smart, charming and hospitable. Kita akan sangat merasa puas jika kita telah berusaha maksimal dan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Tidak lupa berdoa, soal hasil, itu tergantung usaha. Saya pun pernah gagal, namun tetap semangat untuk meraih mimpi,” ungkapnya. “Untuk remaja Bali khususnya, jangan malu untuk meraih mimpi. We have to be seen. Dengan itulah orangorang bisa mengetahui kemampuan kita. Janganlah takut bermimpi, karena mimpi tersebut yang akan menjadi motivasi bagi kita. Buatlah diri kita bisa menjadi inspirasi, semangat dan motivasi tidak hanya bagi diri sendiri juga untuk orang lain,” pungkasnya kepada DenPost. (wir)

Amlapura, DenPost Bali Black Belt Community Cup 2012 yang telah berakhir Senin (15/7) lalu, menjadi moment penting dalam pengembangan olahraga taekwondo di Karangasem. Bagaimana tidak, meski Pengkab Taekwondo Karangasem baru seumur jagung, para atletnya sudah mampu menunjukkan prestasi. Dojang Galaxi Dewata Club Karangasem yang tampil dalam event tersebut berhasil menyabet 5 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu. Dalam event tersebut, kontingen Karangasem yang dipimpin

Gede Bimantara Putra hanya mengirimkan 20 taekwondoin, dua di antaranya bahkan berstatus tahanan LP Anak Karangasem. Selain berhasil mempersembahkan medali, Dojang Galaxi Dewata Club sebagai satu-satunya sasana pembinaan taekwondo di Karangasem juga terpilih sebagai dojang favorit dari 12 dojang yang ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di GOR Prajaraksaka, Kepaon, Denpasar, tersebut. Bimantara Putra didampingi staf pelatih Made Agus Indra Diantika, Dody Trisna dan Mada Juni Aditya, mengatakan, presta-

si yang diraih anak didiknya diperoleh dari latihan yang keras dan penerapan disiplin oleh pelatih. Prestasi yang telah diraih merupakan tonggak untuk bangkit karena masih banyak proses yang belum dilalui untuk menjadi atlet juara. ‘’Kita terus lakukan evaluasi teknik latihan. Semakin sering mengikuti kejuaraan kita harapkan mental atlet kita makin bagus,” ucapnya. Bali Black Belt Cummunity Cup 2012 diselenggarakan oleh komunitas pemegang sabuk hitam di Bali bekerjasama dengan Pengprop Taekwondo Bali. Kejuaraan diikuti 12 dojang den-

DenPost/swastrawan

FAVORIT- Galaxi Dewata Club Karangasem menjadi dojang favorit dalam kejuaraan Bali Black Belt Community Cup 2012 di Kepaon Denpasar. gan sekitar 400 taekwondoin. Tujuannya untuk pembinaan atletatlet muda yang diproyeksikan mewakili Bali untuk even-even tingkat nasional. Dalam kejuaraan tersebut, dua atlet Karan-

gasem yang berstatus penghuni LP Anak Karangasem, Gede Maliastra dan Gusti Made Arianto (keduanya kategori pemula), sama-sama berhasil menyabet medali perak. (117)

Bola Voli Piala Maker I

Malam ini, Penentuan Empat Klub ke Enam Besar Mangupura, DenPost Babak delapan besar pul B Turnamen Bola Voli Maker Cup I/2012 di Lapangan Umum Desta Pererenan, Mengwi, Jumat (20/7) malam ini, akan menjadi ajang persaingan sengit bagi empat klub untuk meraih tiket babak enam besar. Jika dari empat klub tersebut menelan kekalahan, dipastikan akan tersingkir dari turnamen yang digelar Br. Kangkang itu.

Empat klub yang berebut tiket enam besar di babak delapan besar, yakni Porda Datengan, Badak Batubidak, SWC Tandeg, Tibubeneng, Kuta Utara, dan Saraswati Anyar Kelodan. Dari empat klub yang bersaing ketat itu, siapakah yang akan angkat kopor dalam babak delapan besar ini? Dalam babak delapan besar pul B, Rabu (18/7) malam lalu, Porda Datengan harus men-

gakui ketangguhan Badak Batubidak dengan skor 1-3. Menurunkan Teja, Toing, Darma, Edu, Madit dan Oplet, Porda berhasil menuntaskan game pertama dengan skor 25-21. Namun pada game kedua, Badak Batubidak yang diperkuat Mang Pande, Join, Kuwik, Udin, Eka dan Oka mulai bangkit dan menuntaskan set ini dengan skor 25-17, sehingga merubah kedudukan

menjadi 1-1. Pada game ketiga, Badak yang mulai menemukan kelengahan Porda, tanpa ampun melancarkan smes keras. Tak ayal, Porda pun dibuat kelabakan. Bisa ditebak, Badak pun kembali merebut game ini dengan skor 25-18. Keunggulan yang diraih Badak terus berlanjut hingga game keempat. Terbukti Badak pun menyudahi perlawanan Porda dengan skor

25-21. Sementara pertandingan lainnya, SWC Tandeg yang dimanajeri Bagus Suwitra Wirawan akhirnya meraih kemenangan dengan melibas Saraswati dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 25-22, dan 26-24). Untuk jadwal, malam ini, partai pertama Saraswati melawan Badak. Sedangkan partai kedua, SWC Tandeg berhadapan dengan Porda. (112)

Tolbandtol

Tampil Nyentrik dan Humoris TAMPIL unik dan menarik, menjadi salah satu identitas dari band yang terbentuk tahun 2002 silam yakni band Tolbandtol. Dari namanya saja sudah unik. Mau tau keunikan lain mereka? Tampil di acara yang digelar Abigram, Sabtu (14/7) lalu untuk menghibur para Tolwave (sebutan penggemarnya). Diramaikan beberapa band Bali seperi Scared Of Boms, The Dissland, Painfull by Kisses, Tolbandtol cukup menyita perhatian penonton lewat keunikan-keunikan mereka. Penonton yang tadinya terlihat adem ayem, seketika ikut bergoyang mengkituti gerakan Giri sang vokalis. Memang, band yang dihuni Giri (vokal), Alfan (keyboard), Momo (gitar), Yunan (gitar), Nayat (bass), dan Agung (drum) ini selalu menghibur di setiap penampilannya. Selain lewat style-nya yang unik, ger-

akan-gerakan yang energik, dan lelucon-lelucon yang dilontarkan sang vokalis cukup membuat penonton terhibur. Dijumpai usai manggung, Giri selaku perwakilan band yang juga sebagai vokalis ini mengatakan style dan aksi mereka di atas panggung merupakan ciri khasnya. Selain itu, konsep mereka memang membuat penontonnya gembira. Seperti Giri, pria yang mengaku akan segera menikah ini selalu tampil dengan topi pilot dan kacamata. Menurutnya aksesoris itu sudah menyatu dengannya. “Tanpa itu saya merasa kurang pas, ada yang kurang,” ujar pria humoris ini. Selain kacamata, gerakan Giri di atas panggung yang jingkrak-jingkrak ala cacing kepanasan. Tapi ia punya pengalam berharga lewat gerakannya itu, ia pernah mengalami keram pada kaki kanan sehing-

ga susah bergerak tapi ia berhasil mengatasinya dengan berpura-pura meluruskan kaki. “Saya pura-pura lurusin kaki, mungkin dikira aksi panggung ya, padahal keram,” ungkapnya terkekeh. Saking dekatnya dengan topi pilot dan kacamata, saat prawedding-nya Giri dan sang kekasih menggunakan topi pilot dan kacamata yang sama, katanya agar terlihat keserasiannya. Tak kalah unik dan nyentrik, sang keyboardis yakni Alfan yang selalu tampil dengan kepala botaknya, dan gaya gelengan kepala yang lumayan sulit ditirukan. Tak hanya itu, keunikan dari band bergenre Disco new wave ini judul lagunya seperti, “Jinak-Jinak Merpati”, “Tante Girang”, yang paling baru judul singlenya “Kamu Lebih Hot Dari Lady Gaga”. Unik bukan? Keuni-

DenPost/ist

Tolbandtol kan-keunikan itulah yang menjadi daya tarik penggemar fanatiknya. Di penghujung bincang-bincang, Giri berbagi cerita pengalaman manggungnya. Saat itu penonton terlihat adem ayem, lalu

Giri berinisiatif melemparkan sejumlah stiker ke arah penonton sehingga penonton seketika tumpah ruah memburu stiker Tolbandtol. “Jadi stiker lebih menarik dari bandnya,” pungkasnya sambil tertawa lepas. (wir)

Raih Doktor Honoris Causa

Sang Maestro Ingin Berikan Contoh Konkret BERKAT kerja keras dan pengabdiannya yang tak mengenal lelah di bidang seni lukis modern, sang Maestro Nyoman Gunarsa akhirnya dianugerahi gelar doktor kehormatan (honoris causa/Horn.C) dari ISI Yogyakarta. Penganugerahan dilakukan pada Sabtu (14/7) lalu di Consert Hall ISI Yogyakarta. Rektor Prof.Dr.A.M. Hermien Kusmayati, SST, S.U., menganugerahkan gelar itu di depan sidang Senat Terbuka ISI Yogyakarta. ·Gunasa, yang mantan dosen ISI Yogyakarta ini, dalam orasi ilmiahnya mengatakan, proses belajar-mengajar akan berlangsung dengan baik dan sukses jika para dosen memberikan contoh konkret dengan berkarya aktif dan menyosialisasikan karyanya. ‘’Dari kasus Hak Atas

DenPost/net

Nyoman Gunarsa Kekayaan Intelektual (HAKI) yang menimpa saya, saya mau menyatakan pentingnya mata kuliah tentang HAKI diajarkan di sekolah tinggi seni agar para peserta studi menyadari potensi dan problematika HAKI pada

karya ciptanya,” tegasnya. · Sebagai pengelola museum dan Ketua Perhimpunan Museum se-Bali, dia juga mengaku belajar banyak dari karyakarya klasik Bali yang ternyata dari aspek media, materi, dan wujud bentuk maupun visualnya, sehingga membuktika para seniman klasik Bali telah memiliki daya jelajah dan kreativitas yang tidak kalah eksploratifnya dibandingkan seniman modern dan kontemporer. Sebagai contoh, seniman klasik di Bali berhasil membuat kertas media lukis dengan panjang dan lebar yang dalam ukuran sekarang pun sangat luar biasa. ‘’Fakta-fakta ini perlu disosialisasikan secara terus-menerus, guna memotivasi generasi berikutnya agar tidak mau kalah dibandingkan orang-orang terdahulu,” tambah sang Maestro.

Mengenai lembaga pendidikan seni, dan permuseuman, Gunarsa melihat bahwa keduanya saling membutuhkan. Jadi harus ada kesadaran makro secara nasional agar pembangunan dan pemeliharaan sekolah seni maupun museum seni mendapat perhatian yang serius serta komprehensif dari pemerintah. Sebagai seniman, pengelola museum, dan alumnus ISI Yogyakarta, dia juga berharap, ISI Yogyakarta di kemudian hari memiliki sebuah museum modern, tidak harus berukuran besar, namun benar-benar memenuhi standar minimal. Museum itu bukan saja sebagai tempat penyimpanan karyakarya seni terpilih dari alumni dan seniman-seniman lain, namun juga sebagai wadah pembelajaran. Sedangkan orasi ilmiah Gu-

narsa berjudul “Antara Kerta Gosa dan Yogyakarta: Pencerahan Estetika Multikultural”. Dia kemudian melukis model cantik untuk memberikan gambaran dari apa yang didapatnya selama pendidikan di ISI Yogyakarta. Hadir pula dalam kesempatan itu Ida Dalem Smaraputra (Raja Klungkung) dan Dr.A.A. Putra Agung dari Puri Karangasem. Acara penganugerahan tersebut juga mendapat dukungan warga Bali yang bermukim di Yogyakarta dengan menampilkan gong gde, serta ukungan para perupa Sanggar Dewata Indonesia, pencinta seni, Oei Hong Djien, dan kritikus Jean Couteau. Menariknya, Gunarsa adalah penerima anugerah gelar doktor honoris causapertama di Indonesia, sebagai seniman seni lukis modern Indonesia. (dof)

Pagelaran Unik di Sisi Tebing Yeh Penet

Lestarikan Bambu, Satukan ”Sekala” dan ”Niskala”

DenPost/sutrisna

UNIK – Pagelaran Gending Tiying Abing; Harmoni Sekala – Niskala di tepi Sungai Yeh Penet, Pura Beji Batan Gatep, Kapal, Mengwi menampilkan sesuatu yang unik dan spektakuler. Inset: Penata tari, AA Gede Agung Rahma Putra. TIYING (bambu) , merupakan tanaman yang sangat akrab dengan masyarakat Bali. Khususnya yang berhubungan dengan upacara dan upakara keagamaan. Tak hanya itu, tiying juga diyakini sebagai salah

satu bentuk penyatuan sekala (dunia nyata) dan niskala (dunia maya). Dua demensi ini, serta upaya untuk melestarikan bambu dengan piteket-piteket (wejangan-red) leluhur, diramu dalam satu drama tari yang san-

gat unik oleh AA Gede Agung Rahma Putra dalam satu pagelaran seni spektakuler di sisi tebing Tukad Yeh Penet, di areal Pura Beji Batan Gatep, Kelurahan Kapal, Mengwi Badung, Rabu (18/7) malam lalu. Untuk memasuki areal pertunjukan, masyarakat dan penonton harus menelusuri jalan yang terjal di sisi tebing Tukad Yeh Penet. Hanya dengan penerangan lampu linting, suasana di sekitar Pura Beji Batan Gatep tampak sangat angker dan magis. Suara binatang malam dibiarkan memenuhi suasana, dihiasi suara kodok bersautan. Ditambah lagi suara gemuruh air sungai Yeh Penet yang deras, menambah perasaan dibawa ke alam dua dimensi. Di areal beji, dengan hamparan pohon besar-besar, pancoran mata air, dan lumpur yang basah, menjadi ajang pagelaran berjudul, “Gending Tiying Abing; Harmoni Sekala – Niskala” yang digarap Gungde panggilan akrab AA Rahma Putra, untuk menye-

lesaikan program magister di ISI Yogyakarta. Gung De melibatkan sanggar yang dibinanya antara lain, Pancer Langit. Mario Bross, Citta Usadi dan Yudistira. Demikian pula dukungan dari Karang Taruna Kapal, Pengemong Pura Beji Batan Gatep, Desa Adat dan Kelurahan Kapal. Pageralan unik dan spektakuler ini, menjadi milik masyarakat dan ditonton oleh pengamat seni dan tari. Di samping diuji oleh penguji magister ISI Yogyakarta. Dalam cerita, bambu menjadi bahasan utama. Dari berbagai alat upakara yang dibuat, dialog yang menyampaikan wejangan memelihara alam khususnya bambu yang berhubungan dengan dunia niskala. Bambu yang diyakini berpenghuni memedi atau wong samar, tak boleh ditebang sembarangan harus ada cara dan upaya yang bijak memelihara alam. Drama diisi dengan permainan musik dari bambu serta tarian riang para remaja. Suasana

makin magis, ketika diceritakan wong samar turun dari tebing dan pepohonan mengganggu ketika bambu ditebang sembarangan, penari pun kesurupan. Gung De yang juga ikut menari, dengan pakaian putih. Memberikan gambaran keharmonisan antara dunia sekala memelihara alam dan menjaga keseimbangan alam dalam dua dimensi sekala dan niskala. Garapan tari yang unik ini, tanpa disadari sudah usai dalam satu kesan yang mendalam tentang dua dunia yang harus dijaga keharmonisannya. Seusai pagelaran, putra pertama pasangan AA Bagus Sudarma dan IGAA Rahayu Ningsih ini, memberikan apresiasi kepada semua pendukung pagelaran sehingga pagelaran berjalan dengan sukses. Konsep harmonisasi yang diangkatnya menurutnya, adalah satu bentuk menyelamatkan alam dengan seni budaya. (kom)


DENPOST z JUMAT,

15

20 JULI 2012

YANKUM Gedung baru yang khusus memberikan layanan hukum (yankum), serta pos pusat penerimaan pengaduan masyarakat di bagian utara Kejati Bali di Jl. Tantular, Renon. DenPost/suryawan

Kejati... Sambungan dari Hal. 1 Dia menambahkan, pos yankum tersebut tidak bersifat aspirasi semata. Jika ada masyarakat yang memerlukan bantuan hukum secara gratis, maka akan ditindak lanjuti Kejati. ‘’Termasuk jika tidak puas dengan penyidik kejaksaan bisa diadukan di yankum,” jelasnya. Menurut Eko Indarno, pelayanan tersebut bukan bersifat pada kasus-kasus tertentu seperti kasus perdata ata pidana, tapi kasus korupsi juga bisa dis-

Penjambret... Sambungan dari Hal. 1 Tersangka diseret dari jalan ke areal parkir swalayan. Dia jadi bulan-bulanan massa. Selain dipukul dan ditendang, Farid juga ditelanjangi hingga bugil. Farid yang berteriak minta ampun tak digubris massa. Dia terus dihajar hingga bonyok. Anggota Brimob bersenjata lengkap yang kebetulan lagi patroli berusaha menenangkan massa dan mengamankan penjambret itu. Tapi sayang emosi warga tak bisa dibendung. Mereka terus menghajar Farid hingga dari kepalanya mengucur darah segar hingga sekarat. Beberapa menit kemudian, petugas Polsek Kuta Utara tiba di lokasi kejadian. Lagi-lagi polisi tak berdaya mengendalikan emosi massa. Tersangka Farid terus dihajar, bahkan diseret lagi ke jalan raya dengan maksud agar dia mati ditabrak mobil. Namun polisi tak menyerah. Mereka berupaya dengan segala upaya menyelamatkan Farid. Akhirnya polisi berhasil mengamankan Farid di basement sebuah swalayan.

Dua... Sambungan dari Hal. 1 Dia bersama beberapa karyawannya “mengejos” tabung elpiji isi 3 kg ke tabung isi 15 kg. Tapi Kariasa rupanya lupa kalau gerak-geriknya diawasi polisi. Mengetahui gudang itu beroperasi lagi, pasukan Kapolsek Denbar AKP Leo Martin Pasaribu segera melakukan penggerebekan. Selain menangkap beberapa karyawan, polisi juga mengamankan barang bukti 180 tabung ukuran 3 kg yang masih berisi, 120 tabung elpiji 3 kg kosong, 20 tabung gas 12 kg kosong, serta beberapa alat “pengejos” gas. Selain itu diamankan empat mobil pick-up nopol DK 9918 BB, DK 9996 EB, DK 9605 GC, dan DK 9737 BH, yang bertuliskan Guna Sanjaya. “Ada beberapa karyawannya yang juga diamankan di Mapolsek Denbar,” tegas sumber tadi. Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Denbar AKP Leo Martin Pasaribu membenarkan adanya penggerebekan gudang milik Kariasa tersebut. Pengembangan kasusnya

ampaikan ke yankum. ‘’Pos yankum ini juga menjaring informasi kasus korupsi. Kalau ada masyarakat yang mengetahui ada kasus korupsi, silakan laporkan. Jaksa akan menindaklanjuti,” tambahnya. Lantas apa saja yang dilakukan Kejati Bali terkait HUT Adhayksa pada 22 Juli nanti, Eko Indarno menyebutkan, selain memusnahkan 10 kg SS, juga memusnahkan 911,57 gram ganja, 210,72 gram hasish, 98,4121 gram heroin, 7,17 gram kokain, 5.913 butir esktasi, ditambah 17 gram tepung dan 5 Penjambret yang kepalanya berlumuran darah itu lalu dinaikkan ke mobil patroli untuk dilarikan ke RS Trijata, Dentim. Kapolsek Kuta Utara AKP Michael Revelindo Rissakota saat dimintai konfirmasi mengatakan bahwa memang benar terjadinya kasus itu. Pihaknya sudah memeriksa saksisaksi dan masih menunggu kondisi Farid pulih. Mengingat lukanya parah, Farid kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Penjambret tersebut tiba di RSUP. Kasubag Humas RSUP Sanglah dr. Kadek Nariyantha memaparkan bahwa kondisi pria tersebut mulai stabil. Di mana awalnya dia masuk dengan keluhan kepala pusing karena menderita cedera kepala ringan dan mengalami fraktur nasal atau mengalami patah tulang hidung. “Sejauh ini kondisi pasien membaik,” tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, pukul 17.25, tersangka Farid masih dirawat di ruang Angsoka III dan masih dalam proses observasi karena fraktur nasal yang dialaminya. (109/yah) masih dilakukan, dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Denbar. Sedangkan menurut Kanitreskrim AKP Komang Reka Sanjaya, saat mendampingi Kapolsek, polisi sudah memeriksa empat sopir. Namun mereka diduga pasang badan dan mengaku bahwa merekalah yang menyewa tempat milik Kariasa itu. “Kami tidak percaya begitu saja, sehingga kasus ini masih kami dalami. Kalau mereka menyewa tempat itu, seharusnya ada bukti dong. Kami duga mereka pasang badan untuk melindungi Kariasa,” tegas AKP Reka Sanjaya. Sebelumnya, gudang “pengejos” elpiji milik I Nyoman Kariasa di Jl. Tibungsari, Denbar, digerebek anggota Reskrimum Polda Bali pada 28 Maret lalu. Waktu itu, polisi mengamankan 500 tabung gas 3 kg, 60 pipa “pengejos”. Sedangkan Kariasa ditetapkan sebagai tersangka. Berselang lima hari kemudian, gudang itu kembali digerebek aparat Polresta Denpasar pada 2 April lalu. Selain menetapkan Kariasa jadi tersangka, polisi mengamankan ratusan tabung gas dan mobil. (109)

gram. Pemusnahan itu dilakukan untuk pertama kalinya. Acara lainnya yaitu tabur bunga yang dilakukan oleh pejabat utama Kejati Bali dan Kejari di seluruh Bali pada Kamis (19/7) kemarin. Dalam tabor bunga itu hadir Ketua Ikatan Adyaksa Dharma Kartini, Nyonya Hartadi, di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan. (110)

Dirawat... Sambungan dari Hal. 1 “Bahkan dia sempat mengamuk seperti orang gila dan sekitar pukul 02. 00, istri saya dinyatakan meninggal,” paparnya. Untuk upacara pemakaman, menurut Pugig, yang saat itu didampingi kedua anaknya, pihak keluarga hanya mampu melakukan upac-

Toleransi... Sambungan dari Hal. 1 Bukti adanya relasi IndiaKutai diperkuat dengan ditemukannya peninggalan prasasti berupa tiang batu (yupa). Isi prarasti berupa peringatan upacara kurban kepada para Brahmana berupa antara lain ribuan ekor lembu. Memang sebelum masuknya agama Islam ke Kutai, ratusan tempat ibadah berupa pura sudah berdiri di berbagai tempat. “Walau Pura Payogan Agung Kutai tidak dibangun di pusat bekas Kerajaan Kutai Kertanegara, namun lokasi yang dipilih tetap istimewa yakni di atas bukit Kota Tenggarong. Bila menghadap ke seluruh penjuru mata angina, maka dari pura kita bisa melihat setiap sudut Kota Tenggarong,” tegas pemangku asal Negara ini. IB Sidya menuturkan, selain terjalinnya kerukunan antarumat beragama, berdirinya Pura Payogan Agung Kutai juga tak lepas dari dukungan Pemkab Kutai Kartanegara. Dalam pembangunan sarana penunjangnya

Perintis Pakaian Selam Terancam Dideportasi 23 Tahun Berada di Indonesia Renon, DenPost Warga asal Jerman, Robert Ottilie (45), diamankan petugas Imigrasi Bali pada 6 Juli lalu di seputar Sanur, Densel. Dia ditangkap atas dugaan menyalahgunakan izin kerja. Tapi Robert yang perintis pakaian diving/wetsuit (selam) di Indonesia ini tidak sependapat disebutkan bahwa dia menyalahi izin kerja, pasalnya dia sudah berada di Indonesia sejak 23 tahun lalu. Sangat aneh, jika baru sekarang dia disebut melakukan pelanggaran. Karenanya, Robert menolak dideportasi Kamis (19/7) kemarin ke negaranya. Untuk penanganan kasusnya, Robert ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Bandara Ngurah Rai, Jimbaran. Robert mengaku proses deportasi itu sangat janggal. Pada Selasa (17/7) lalu, dia tiba-tiba didatangi petugas Imigrasi Rudenim, kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Tuban. Robert diberi tahu jika dia akan diterbangkan ke negaranya dan sudah disiapkan penerbangan pada ara penguburan. “Sekitar pukul 16.00 dilakukan upacara nyiramang layon dan setelah itu dikubur di setra setempat,” tandasnya. Sepanjang tahun 2012 ini pasien suspect rabies yang meninggal dunia sebanyak enam orang. Jika ditotal sejak tahun 2008, dari 169 pasien suspect rabies yang dirawat di RSUP Sanglah, sekitar 107 orang meninggal dunia. (115/yah) seperti penyengker, bale kulkul, dan candi bentar tahun 1994 lalu proses pendanaannya dibantu Pemkab Kutai. “Kala itu bantuan pembangunan diserahkan langsung oleh Bupati Kukar H. Samsuri Aspar yang diterima Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kutai Kertanegara, Ida Bagus Agung Dwijatanaya,” imbuhnya. Pura yang terletak di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong ini, sekarang menjadi pura terbesar di Kabupaten Kutai Kertanegara. Meski diempon 34 kepala keluarga (KK) yang semuanya pendatang dari Bali. MNmun saat piodalan tiba yakni sasih purnama ketujuh, jumlah pemedek yang sembahyang mencapai ribuan. Mereka berasal dari seluruh Kota/ Kabupaten Kaltim. “Seluruh umat Hindu di Kutai Kertanegara dan sekitarnya pasti datang ke pura ini saat piodalan tiba. Tak hanya umat Hindu, umat Buddha pun banyak yang datang sembahyang ke Pura Payogan Agung Kutai. Itu dikarenakan di pura ini terdapat pelinggih bercorak Buddha,” pungkasnya. (yan)

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

pukul 16.20. “Surat deportasi tidak ditunjukkan kepada saya,” tegasnya.

Lantaran prosesnya mendadak, Robert seketika menolaknya. Petugas juga tak kalah ngotot. Bahkan, Robert mengaku sempat ditarik paksa agar naik ke pesawat. Apalagi, dia ditangkap tanpa ada surat penangkapan. Untuk diketahui, di Indonesia, Robert terkenal sebagai pendiri perusahaan pakaian diving, Nemo, yang berlokasi di Seminyak, Kuta. Nemo wetsuit sudah menjadi langganan komunitas diving, termasuk menjadi tempat ju-

jukan TNI Angkatan Laut (AL). Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, I Wayan Sudana, saat dimintai konfirmasi oleh wartawan menyatakan, proses deportasi itu sudah sesuai prosedur. Dia enggan membeberkan lebih rinci terkait kasus Robert. Anehnya, dia mengaku mendeportasi Robert atas perintah dari Jakarta. Lantaran menolak dideportasi, Imigrasi akhirnya menangguhkan deportasi sampai 31 Juli nanti. (110)

Bawa Ineks, CO Karaoke Diciduk Kutsel, DenPost Petugas Ditnarkoba Polda Bali, Senin (16/7) dini hari lalu, mengobok-obok salah satu karaoke di Jl. By Pass Ngurah Rai, Kutsel. Ketika itu seorang CO karaoke, Santi (25), tepergok membawa dua butir ineks, sehingga dia langsung diciduk. Menurut petugas Polda Bali, Kamis (19/7) kemarin, ditangkapnya tersangka Santi

yang kos di Perum Puri Nusa Dua, Kuta Selatan ini, berawal dari informasi masyarakat kalau di tempat dugem itu beredar narkoba. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan, hingga akhirnya melakukan penggerebekan. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua butir ineks berlogo S di tangan Santi saat menemani pelang-

gannya di room 6. Awalnya dia berusaha membuang barang bukti itu, tapi berhasil diamankan polisi. Setelah itu, tersangka dan barang buktinya dibawa ke Polda Bali. Kabidhumas Polda Bali Kombes Hariadi saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. Tersangka Santi sudah ditahan dan diproses sesuai prosedur. (109)

DPRD...

gil kedua pejabat yang berantem tersebut. “Mereka sudah saling memaafkan dan berdamai. Mereka sudah bersalaman,” jelasnya. Alit Sastrawan juga mengatakan, akan melakukan pembinaan terhadap bawahannya agar kasus serupa tidak terjadi lagi. “Saya masih baru di sini. Nanti saya melakukan pembinaan secara pelan-pelan sehingga kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dua pejabat di lingkungan Inspektorat Daerah Propinsi Bali berkelahi. Pejabat eselon III yang berinisial YS ditinju oleh pejabat di bawahnya,

eselon IV, yang berinisial L. Peristiwa tersebut terjadi Selasa (17/7) lalu, dan beritanya tersebar luas di kalangan SKPD maupun di lingkungan DPRD Bali, Rabu (18/7) lalu. Sumber-sumber di lingkungan Propinsi Bali menyebutkan, YS menempati posisi Irba 2 di Inspektorat Daerah Propinsi Bali. YS dipukul oleh anak buahnya L. Namun, tidak jelas apa yang menyebabkan L meninju YS, lanjut saling pukul. Bahkan keduanya dikabarkan saling cekik. “YS sempat dicekik dan ditinju oleh L sampai terjatuh,” papar sumber tersebut. (106)

ringan, bahkan lebih dari dua per tiga dari tuntutan kami, sehingga saya nyatakan banding,” tandas Eka Widdyara, sesaat setelah menghadiri acara di Kejati Bali, Kamis kemarin. Soal materi banding, dia tidak mau berkomentar, dengan alasan sedang dipersiapkan. Hal yang sama terjadi pada kasus Prona Jembrana. Salah seorang terdakwanya yakni Bambang Subagyo hanya divonis 9 bulan penjara oleh hakim yang diketuai Nursyam. Sedangkan rekan Bambang yakni I Wayan Gunawan (51), dan Tety Geminiawati (51) masing-masing dijatuhi hukuman 1 tahun penjara. Padahal sebelumnya, JPU Endrianto Isbandi, dkk., menuntut hukuman 1,5 tahun penjara, plus denda masing-masing Rp 50 juta, subsider 4 bulan. Atas putusan itu, jaksa dari Negara kemudian melakukan

banding. Tapi tidak semua terdakwa banding. ‘’Hanya terdakwa Bambang Subagyo yang banding, karena dia divonis sembilan bulan,” tandas jaksa dari Kejari Negara. Vonis tersebut memang cukup mengejutkan. Pasalnya, selama ini, menurut pengamat hukum, terdakwa dalam kasus korupsi dihukum minimal setahun penjara. Nyatanya, Nursyam mempunyai pendapat berbeda, yakni memvonis terdakwa lebih rendah dari tuntutan minimum. Dalam setiap pasal yang tercantum pada UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, pidana paling singkat selama 1 tahun penjara. Apa mau dikata, Nursyam hanya memvonis terdakwa selama 9 bulan penjara, sehingga membuat jaksa banding. (asa)

Sambungan dari Hal. 1 “Selesaikan tugas yang diemban,” tambahnya. Sedangkan Kepala Inspektorat Propinsi Bali, AA Alit Sastrawan, mengakui, memang telah terjadi salah paham di antara kedua anak buahnya. “Itu terjadi karena adanya miskomunikasi. Biasanya ketika membahas tugas, terjadi debat dan ada yang panas, sehingga terjadilah perkelahian tersebut,” kata Sastrawan, yang baru seminggu menjabat Kepala Inspektorat Propinsi Bali ini. Pihaknya sudah memang-

Nursyam... Sambungan dari Hal. 1 Walau tidak ada unsur paksaan, setidaknya unsur-unsur dalam pungutan sudah terpenuhi, dan karena atas permintaan Sekcam, maka masyarakat menyetorkan uang melalui kepala desa. Terdakwa Priat akhirnya dijerat dengan UU Tipikor, Pasal 12 huruf e. Apa putusan hakim atas permintaan jaksa tersebut? Nursyam, yang juga anggota majelis hakim dalam kasus gugatan Gubernur Bali Made Mangku Pastika terhadap Bali Post ini, dalam pembacaan tuntutannya ternyata tidak sependapat dengan JPU. Koruptor pensertifikatan tanah itu hanya divonis setahun penjara. ‘’Tuntutan ini sangat ringan dan belum bisa saya terima. Putusan majelis hakim sangat

BERSAMA H.UYAK ANAK DARI MAK EROT (PEWARIS ASLI) DIBANTU H. SAEFULLAH Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki - laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

MAHAR Rp. 600.000,-

INI DIA MAK EROT HANYA SATU-SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

PUSAT PENGOBATAN MAK EROT H. UYAK SUDAH BERJALAN SELAMA 12 TAHUN, PALING PERTAMA DI BALI, SUDAH TIDAK ASING LAGI DAN SUDAH DIKENAL MASYARAKAT BALI

RUKO SELAMAT DATANG No. C 1A

No. B-352/P.1.10/ DSP.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI DENPASAR STPTNo. 448.3/19 PT. 7. XL07/DIKES

DI LINDUNGI HAK PATEN

JL. PIDADA NO. 18X DENPASAR (BELAKANG PINTU KELUAR PAS TERMINAL UBUNG)

HP HP.. 082 145 999 975, 0361-2729474 Layout \iklan\ PENGUMUMAN3

C. 857

ASAM URAT REDA BERKAT CARA ALAMI

SEJAK 2 tahun yang lalu, Warsinih seringkali merasa aktifitasnya terganggu karena asam urat, “Saya kurang tahu penyebabnya, tapi kalau kambuh, sendi sering terasa nyeri dan tidak bisa berjalan,” cerita wanita berusia 50 tahun ini. Kepercayaannya terhadap pengobatan yang alami akhirnya membuat nenek 6 orang cucu tertarik untuk mencoba Gentong Mas, minuman herbal dengan 14. Warsinih

kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Ternyata pilihannya itu tepat, “Saya bersyukur sekali, setelah minum Gentong Mas secara rutin selama 2 bulan, sekarang nyeri sendi sudah berkurang, jalan pun tak sakit lagi.” Ungkap Warsinih. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Badan terasa linu, nyeri terutama di malam hari

atau pagi hari saat bangun tidur, sendi terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi, timbul benjolanbenjolan kecil dari mulai sebesar biji beras sampai kacang hijau di daun telinga bawah (tofus) adalah gejala-gejala asam urat. Karena telah merasakan manfaat mengkonsumsi Gentong Mas, warga Jimbaran, Bali tersebut tak segan-segan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harap wiraswasta tersebut. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren yang di kandung Gentong Mas bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi seperti makanan yang mengandung banyak purin, mengurangi makanan ka-

cang-kacangan, brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge, serta banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas. com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Denpasar : 0 3 6 1 – 2 7 5 3 9 1 2 / 0 8 1 3 3 7 5 7 1 4 5 7, Badung : 0 3 6 1 8 6 1 9 9 0 7, Tabanan : 0 8 5 2 2 3 3 6 1 7 6 6, Gianyar : 0 8 1 3 3 8 9 0 7 2 7 5, Buleleng : 0 8 2 1 4 6 1 5 0 4 4 3, Jembrana : 0 8 1 5 5 7 4 4 1 3 6, Bangli :081220438685, Klungkung : 0 8 1 3 3 8 4 8 3 4 3 4, Karang Asem : 0813 37 2 15 5 8 9, Mataram/NTB : 0813 1261 21 44 Depkes:P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com C. 863

C. 848

DPS 20 Juli 2012  

DPS 20 Juli 2012