Page 1

Indeks Berita: 1.Napi ngamuk di Rutan Klungkung……….......... Hal. 3 2. Sekaa Gong Wanita Tebar Pesona.................. Hal. 4 . 3.JKBM plus digelontor Rp 4 milyar..................... Hal. 5 4.Dituding jual jukung, perbekel membantah....... Hal. 6

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI SENIN, 1 OKTOBER 2012 - NOMOR 4.564 TAHUN KE - 14

5.Alat berat rusak, sampah di TPS ‘’overload’’.... Hal. 9

ECERAN RP. 2.500

Keamanan Ini... Janganlah Cepat Berlalu jualan di bali laris...!!! maliiingg...!!!

atm g un

import

k ng

A sab NARKOnBja putuasabu w ga

klu

hajar !!!

buruan kabur coy...!!! .!!!

n..

ra

a ak

b

ke

MAYAT MEREKA DIBUANG KEMANA NIH?!!

kebakaran...!!!

KAMPIAL

rusuh...!!! keb

aka

ran

!

I L A B OLDA

P

Anda tersangkut kasus ‘‘upah pungut’’!

ng u r a k ng

u pangk

RESIDENCE

...!!

PRO PEMEKARAN !!!

kaca mobil gue siapa yang mecahin?!

STOP !!!

!?

banyak kasus kriminal di Bali... pusiiingg....!!!

hati-hati Pak! lagi rawan keprok kaca!

jual arak oplosan berbagai merk...!!!

kasus bansos

nasiib... nasiib...

rekam ahh.. trus upload.. telah ditembak 3 terduga teroris di kawasan sanur

pilih rambut atau nyawa?!

P CM

ance

ex Cew

ho

Mac

orm Perf

ampuun kak... jangan dipotong rambutku...

korupsi

Grafis : Adi Sudianggara/DenPost

BAK ombak di lautan, keamanan di Bali juga mengalami pasang surut. Beragam kejahatan dengan segala modus operandinya, termasuk kejahatan kontigensi yakni terorisme melanda Pulau Dewata dalam setahun terakhir. Apa saja kiat dan program polisi dalam memberi keamanan bagi masyarakat? Seperti apa pandangan kriminolog dan wakil rakyat di Bali terhadap kinerja kepolisian di Bali? Sudahkah sepak terjang polisi Bali memenuhi harapan masyarakat? Semua dikupas di halaman 2, 15 dan 16 dalam edisi khusus hari ini yang kami hadirkan ke sidang pembaca untuk memperingati HUT ke-14 Harian DenPost. Selamat membaca.


2

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Ditantang Wujudkan Asa Bhayangkara, Ini Jawaban Kapolda

KAYA TEROBOSAN KREATIF, MISKIN KOMUNIKASI DENGAN MEDIA Dulu, ketika masuk dari lobi, ruangan dan ornamen yang ada di sepanjang lorong lantai satu kelihatan kurang menarik. Maklum, bangunan Polda Bali memang termasuk gedung lama. Meski bersih, namun memang kurang layak sebagai kantor polisi di daerah yang terkenal sebagai The Last Paradise. Bila dibandingkan dengan kantor Puspem Badung di Sempidi, bangunan lama Polda memang terkesan bak langit dan bumi. Namun, sekali lagi itu dulu. Sekarang Polda Bali seakan menjelma menjadi makhluk yang sama sekali baru. Renovasi besar-besar itu dilakukan sejak Kapolda Bali dijabat Irjen Budi Gunawan, 6 Maret 2012. Bukan tanpa alasan Budi Gunawan melakukan hal itu. Sebelum menerima tongkat komando sebagai orang nomor satu di Polda, mantan ajudan Presiden Megawati Sukarnoputri itu diperintah Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, untuk mengubah penampakan Polda yang dulu kumuh menjadi bersih dan nyaman agar pelayan prima bisa terwujud maksimal. “Kapolda mendapat perintah melakukan pembenahan fisik dan mental anggota. Karena itu, sejak beliau menjabat langsung dilakukan renovasi. Semangat Bapak Kapolda melakukan berbagai pembenahan dan perubahan itu semuanya untuk Bali,” terang Kabidhumas Polda Bali, Kombes Hariadi, s a a t m e n dampingi Wakapolda Brigjen Ketut Untung Yoga Ana, beberapa waktu lalu. M e n genai anggaran yang digunakan “menyulap” gedung Polda yang kumuh menjadi bak hotel tersebut, Hariadi menyebutkan diperoleh dari rekanan yang sifatnya hibah. Hal ini tidak menyalahi aturan, karena polisi memang tidak dilarang menerima bantuan dari masyarakat dalam bentuk hibah. Selain itu, semua dana yang masuk bisa dipertanggung-jawabkan. Tak hanya bangunan fisik, Kapolda Budi Gunawan juga menarget mendinamisasi per-

cepatan reformasi birokrasi Polri (RBP). Salah satu terobosannya adalah kegiatan pembinaan maupun operasional, dalam upaya mewujudkan suasana kamtibmas tetap kondusif. Apalagi Wakapolri, Komjen Nanan Sukarna saat berkunjung ke Bali menegaskan reformasi birokrasi Polri (RBP) mempunyai tiga sasaran. Yakni mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan meningkatkan kapabilitas serta akuntabilitas kinerja birokrasi. Sementara untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, di setiap sentra pelayanan di satker maupun satwil dibuat SOP serta memudahkan informasi kepada masyarakat. Makanya banner, spanduk, running tex, box drop, leaflet, dan booklet, sebagai pedoman dan mekanisme dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat disebar ke sentra pelayanan itu. Berkaca bahwa Bali ditopang oleh usaha pariwisata yang sangat bergantung pada urusan keamanan dan kenyamanan, Polda membuat terobosan membentuk Bhabinkamtibmas Pariwisata. Mereka bertugas memberikan pelayanan di kawasan wisata hingga ke pelosok Bali, dengan dibekali sepeda

Yang terbaru adalah membuat sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) yang melayani, di antaranya pengaduan atau laporan, perkembangan penyelidikan atau penyidikan suatu kasus, dan lainnya. Personelnya merupakan anggota pilihan dari semua satuan. Tujuannya untuk memudahkan koordinasi antarfungsi, mempercepat pergerakan pelayanan ke TKP, dan memudahkan pengawasan pada setiap lini kepemimpinan. Jadi kualitas pelayanan kepada masyarakat juga terjamin. “Kinerja Bali Guard Police, Beach Guard Police dan Babinkamtibas Pariwisata diawasi langsung oleh Kapolda. Secara struktural saat ini masih dikelola Ditpam Obvit, tapi dana operasioanalnya didukung Ditlantas Polda. Terobosan Bapak Kapolda ini sudah disetujui Mabes Polri dan mudah-mudahan 2013 dananya sudah masuk DIPA (daftar isian penggunaan anggaran). Ini juga ada evaluasi. Misalnya masih ada personel unit itu Bali yang belum menguasai bahasa asing,” papar Hariadi. Hanya, di balik terobosan kreatif yang mendapat acungan jempol dari Mabes Polri itu, ada beberapa hal yang terasa mengganjal. Upaya Kapolda Budi Gunawan melakukan RBP di lingkungan Polri, terkesan tak diimbangi dengan membangun jembatan komunikasi yang intens dengan media massa sebagai mitra kerja polisi. Menurut salah satu wartawan media lokal yang ngepos di Polda, Budi Gunawan seakan menjadi sosok yang sulit ditemui untuk diajak berakrab-ria. “Kalau diwawancarai bisa, tapi kayaknya ada jarak di antara kami. Dibilang

CEK PASUKAN - Kapolda Irjen Budi Gunawan (kiri) mendampingi Wakapolri Komjen Nanan Sukarna mengecek pasukan bhabinkamtibmas pariwisata di Polda, beberapa waktu lalu. Anggota Beach Guard Police mengendarai ATV (kanan) serta gedung SPKT yang dibangun dengan dana swadaya dan hibah. jelek tidak, dibilang bagus juga tidak. Intinya terlalu formal. Mungkin gaya bapak itu memang begitu atau stafnya yang mengkondisikan seperti itu, itu tidak tahu juga. Kita sih maunya biar bisa gaul kayak kapolda sebelumnya. Jangan terlalu kakulah jadi polisi, apalagi tugasnya mengurus orang sipil. Pangdam sekarang (Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya) yang orang Kopassus saja gaul dan ramah

kok sama wartawan,’’ ulasnya. Kesan formalitas seorang Budi Gunawan tersebut, sambungnya, sangat berbeda dengan kapolda-kapolda sebelumnya yang terbuka dalam memberi informasi yang dibutuhkan wartawan. Sebut saja Irjen Sutisna dan Irjen Hadiatmoko yang humoris dan dekat serta tak jarang

sampai “menantang” ditanya apa saja terkait kamtibmas oleh wartawan. “Ayo, mau tanya apalagi rekan-rekan ini,” adalah ucapan yang acapkali dikatakan Had-

Foto : Bid Humas Polda Bali for DenPost

WAJAH Polda Bali saat ini jauh beda dari sebelumnya. Perubahan siginifikan tersebut bisa dilihat dari pintu masuk dan pagar Polda yang beralamat di Jl. WR Supratman, Denpasar Timur itu. Selain tampak depan, dari lorong gedung utama Polda sampai toilet dipugar dengan kualitas tak kalah dengan hotel berbintang. Pendek kata, perubahan saat ini terbilang istimewa.

iatmoko bila dikerubungi para wartawan cetak dan elektronik. (ken)

Masyarakat Gembira, Anggota Mengeluh

motor, kemampuan bahasa asing, alat komunikasi dan perlengkapan lainnya. Selain itu, Kapolda juga membuat terobosan kreatif dengan membentuk Beach Guard Police yang memberi nuansa berbeda di kawasan wisata. Personelnya dilengkapi peralatan yang disesuaikan dengan kondisi pelayanan yang harus dihadapi di lapangan seperti motor ATV untuk yang bertugas di kawasan pantai.

HADIRNYA terobosan kreatif Kapolda Budi Gunawan sejak menjadi Kapolda Bali memang nyata menghadirkan perubahan signifikan penilaian masyarakat terhadap kinerja kepolisian di Bali. Hal paling kongkret dirasakan adalah hadirnya banyak polisi di jalan untuk mengatur arus lalu lintas. Bahwa hal tersebut tak otomatis membuat kemacetan menjadi terurai, sedikitnya itu membuat perasaan masyarakat jadi lebih nyaman. “Sama saja sih sebenarnya, kalau jam macet ya macet. Cuma kalau ada polisi kan rasanya lebih tenang, paling tidak kita yakin kalau kemacetan itu ada yang menangani,’’ cetus Wati, warga Kuta yang tiap hari bekerja dengan melewati jalur simpang Dewa Ruci. Mengenai peningkatan di bidang se-

lain lalu lintas, Made Sudira mengaku belum bisa menilai dengan objektif. Misalnya sejauh mana efektivitas SKPT. “Kenapa belum bisa? Karena saya belum melapor ke sana. Mudahmudahan saya tidak perlu jadi tamu di sana,’’ cetus pria yang tinggal di Denpasar Barat itu sambil tertawa. Ketika masyarakat merasa gembira, bagaimana dengan jajaran anggota yang menjadi tulang punggung program Kapolda tersebut di lapangan? Apakah mereka merasakan hal yang sama? Rupanya tidak juga. Salah seorang anggota Polresta Denpasar yang diajak ngobrol soal program Kapolda Budi Gunawan mengaku dia dan rekan-rekannya seakan menjadi tumbal dari keegoisan program pimpinan. Sepintas memang menyenangkan masyarakat, padahal di balik itu anggota jadi merana. “Kami jadi seperti robot saja. Tiap pagi disuruh bantu ngepos di jalan, setelah itu pulang dan kembali bekerja di fungsi masing-masing. Pulangnya sore, badan sudah capek. Lantas kapan bisa ngurus kelu-

arga?” keluh anggota yang bertugas di bagin reskrim tersebut. Disentil keluhannya itu terkesan tak lebih sebagai alasan dia lari dari kewajiban dan tanggung jawab seorang polisi, bintara tadi sempat terdiam. “Kewajiban sih kewajiban. Katanya kami ini digaji delapan jam kerja dan wajib ditaati. Oke. Lalu kalau ada kelebihan jam kerja operasional, apa itu dibayar? Kalau sakit karena beban kerja lebih, berapa banyak dinas mau membantu?” cetusnya. Ketika didesak masyarakat justru merasa senang dan nyaman dengan banyaknya polisi di jalan, dia mengakui hal itu. Namun, dia kembali berkata dengan nada protes. “Lalu apa anak istri saya bukan masyarakat juga namanya? Mungkin saya bagus di dinas, tapi tidak beres di keluarga karena waktunya tersita untuk tugas. Anda sih tidak pernah ngepos di jalan ngatur lalin, bisa saja ngomong begitu. Coba saja sehari seperti rasanya. Habis itu Anda kembali kerja jadi wartawan untuk mencari dan menulis berita. Apa

tidak dobel capeknya?” cecarnya. Sementara salah seorang anggota Polda Bali yang ditanyai terkait program kerja Kapolda menyebut tidak ada program yang jelek. Persoalannya hanya pada sejauh mana konsistensi program itu berjalan ketika Kapolda Budi Gunawan tak lagi di Bali. “Misalnya soal Bali Guard Police. Itu anggaran kan nggak jelas untuk mobilnya. Di satu sisi anggaran untuk operasional sebelumnya saja masih kurang, sekarang bikin program baru. Akhirnya jadi tambal sulam cari uang beli bahan bakar. Belum lagi mobil polisi mesti pakai pertamax karena tidak boleh pakai premium . Jatah untuk bensin saja kurang, apalagi pertamax yang harganya dua kali lipat. Mau cari di mana kurangnya? Syukur kalau pemda bisa membantu, kalau tidak yang sama programnya tidak berjalan maksimal. Tapi bagaimanapun yang namanya program pimpinan wajib kita dukung. Ikut air mengalir saja,” ulas perwira yang minta identitasnya tak disebut itu. (hen)

Gde Made Swardhana S.H.,M.H.

Dekati Masyarakat, Polisi Jangan Buat ”Menara Gading” BANYAKNYA prestasi yang diukir jajaran kepolisian di Tanah Air, termasuk di Bali, rupanya tidak pernah cukup untuk memuaskan dahaga masyarakat atas sosok polisi idaman mereka. Beragam langkah terobosan untuk merebut kepercayaan masyarakat, seakan hanya setitik pasir di tengah samudra harapan. Masih adanya beberapa kekurangan dalam pelayanan yang menyentuh langsung kepada masyarakat, menjadi tembok penghalang untuk membuat masyarakat pada satu kesimpulan polisi di republik ini memang layak dipercaya dan disegani. Seperti apa kiranya bentuk kinerja kepolisian yang diidamkan masyarakat? Berikut petikan wawancara dengan wartawan DenPost, Gus Hendra, dengan kriminolog Unud, Gde Made Swardhana S.H., M.H. yang disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Bagaimana pandangan Anda mengenai situasi keamanan di Bali selama setahun terakhir? Itu mesti dlihat dari berbagai segi. Kalau dilihat dari banyaknya kejahatan konvesional seperti pencurian, perampokan, pembunuhan dan sebagainya, jelas rasa keamanan masyarakat terusik. Sebab peristiwa yang terjadi merupakan hal yang bersentuhan langsung dengan keseharian mereka. Bah-

wa kejadian serupa juga terjadi di tempat lain, bukan berarti itu boleh-boleh saja terjadi di Bali. Mungkin secara kuantitas menurun, tapi secara kualitas meningkat. Misalnya masyarakat berani melawan polisi yang turun saat terjadi peristiwa tertentu. Tapi secara umum Bali masih bisa dikatakan aman dibanding daerah lain. Apa kemajuan yang Anda lihat dari kinerja polisi di jajaran Polda Bali?

Program pelayanan prima termasuk salah satu kemajuan. Intinya kan bagaimana polisi bisa segera melayani keluhan dan menanggapi laporan masyarakat (quick respon). Ini bisa dianggap sebagai suatu kemajuan. Bagaimana dengan kekurangannya yang perlu dibenahi?

Bagaimana Anda melihat terobosan tersebut? Sah-sah saja polisi membangun gedung baru sepanjang itu untuk melayani kepentingan masyarakat. Tapi jangan sampai gedung bagus itu seperti menara gading. Masyarakat nanti bukannya merasa nyaman untuk melapor, justru jadi minder dan tak jadi masuk. Bener ini kantor polisi ya? Begitu kirakira pikiran mereka nanti. Sejauh itu difungsikan maksimal untuk pelayanan, pasti hasilnya positif.

Saya melihat masih berkutat pada masalah lama yakni kinerja polantas. Masih saja ada tilang DenPost/Gus Hendra damai di jalanan. KenaGde Made Swardhana S.H.,M.H. Sejauh mana Anda mepa ini penting? Karena lihat korelasi antara gesekali lagi dia bersentuhan langsung dengan ke- kan berarti itu tidak melang- dung baru dengan kinerja pentingan masyarakat. Ke- gar hukum, tapi masih ada petugas di dalamnya? sannya memeras. Yang begi- kejahatan lain yang lebih Kalau secara kasat mata ni ini kan bikin kepercayaan penting diurus. Lihat skala juga di memang tidak ada korelasinmasyarakat jadi mengikis. gangguannya ya. Logikanya, dengan gedung Kalau mau tilang ya tilang masyarakat. Selain itu koordinasi ant- baru yang lebih luas dan fasilsaja, tidak usah diajak berdara intelkam dan reserse juga itas lebih bagus, tingkat kenamai. Untuk pengungkapan ka- mesti digenjot untuk men- yamanan anggota yang bekersus, saya lihat masih kurang gendus gejala yang bisa meng- ja juga lebih baik kan? Misalkeamanan nya tidak perlu berdesakan bisa menentukan skala pri- ganggu Misalnya untuk duduk atau hanya unoritas. Misalnya penangka- masyarakat. pan pelaku judi ceki. Nanti bagaimana teroris bisa ma- tuk menyimpan berkas. Hanberitanya di media massa, suk Bali lagi dan kejadian lain. ya, semua itu kembali kualitas SDM dan kinerja anggota ada PNS ditangkap karena Polda Bali membangun yang bertugas di sana. Buat main ceki, padahal taruhannya cuma seribu rupiah. Bu- gedung baru untuk SPKT. apa gedung bagus kalau kin-

erjanya petugas yang di sana tidak sebagus gedungnya? Intinya, jangan terlenalah dengan gedung bagus. Pembangunan gedung itu memakai dana swadaya dan hibah pihak ketiga. Perlukah polisi menjelaskan sumber pendanaannya untuk transparansi ke publik? Saya pikir itu perlu juga ya untuk mencegah pikiran negatif muncul di masyarakat atau persepsi yang tidak tepat lainnya. Jangan-jangan uangnya dari kasus yang diSP3-kan, begitu misalnya. Soalnya ada di suatu daerah di Bali yang masyarakatnya bergujing bahwa dana pembangunan markas polisi di daerahnya dari uang tajen (dia menyebut nama suatu tempat). Hanya, perlu juga diingat, transparansi tidak identik dengan polisi harus bicara tanpa diminta masyarakat. Tapi kalau memang ada yang minta penjelasan, sebaiknya dijelaskan saja supaya tidak ada praduga miring. Dari banyak hal yang mesti dilakukan polisi, apa satu hal yang menurut Anda paling penting?

Kalau saya lihat sederhana saja. bagaimana upaya untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa menyakiti hati masyarakat. Contoh kecil adalah bagaimana menangani kasus dengan menetapkan seseorang ditahan atau tidak. Dalam satu kasus orangnya ditahan, di kasus lain tidak. Padahal pertimbangan untuk menahan atau tidak kan sama saja. Pakai prinsip jujur, berbakti dan ikhlas dalam bekerja. Itu saja. Apakah Anda optimis hal stadi bisa terwujud? Polisi kan sama saja dengan pegawai yang lain. Kalau mau maju ya harus punya rasa optimis tinggi. Harus berani berkata dan komitmen bahwa itu akan terwujud. Yang penting jadi polisi itu jangan terlalu kreatif. (tertawa). Yang saya maksud di sini kreatif dalam mencari uang tambahan dengan mencari ke tajen atau tempat lain yang memungkinkan untuk itu. Gedung bagus dan pelayanan prima bisa hilang kalau hal seperti itu masih berlangsung. Kalau sekali bisa berubah, berikutnya pasti bisa berubah. (*)


MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI SENIN, 1 OKTOBER 2012

HALAMAN 3

C. 1174

C. 541

Puluhan Napi Ngamuk di Rutan Klungkung ‰ Penyelundupan SS Digagalkan Semarapura, DenPost Situasi Rumah Tahanan (Rutan) Klungkung di Jl.Mawar, Klungkung, Minggu (30/9) kemarin tegang, gara-gara sekitar 20 napi yang terlibat kasus narkoba mengamuk di dalam rutan. Mereka menggedor-gedor pintu terali besi di ruang petugas jaga. Hal ini mengakibatkan petugas jaga maupun Kepala Rutan Cahyo Diwanto, yang kebetulan ada di dalam, jadi khawatir sehingga minta bantuan anggota Polres Klungkung sekitar pukul 16.00. Tidak jelas pemicu para napi kasus narkoba di Rutan Klungkung ini mengamuk. Yang jelas, belasan anggota Polres Klungkung yang turun melakukan pengamanan, tidak bisa masuk ke dalam rutan. Mereka hanya berjaga-jaga di depan pintu masuk rutan sambil menunggu instruksi dari petugas jaga rutan. Situasi semakin tegang ketika puluhan personel Dalmas Polres Klungkung membawa senjata lengkap datang ke Rutan. Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati datang ke rutan bersama

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Agung selaku Ketua BNK Klungkung sekitar pukul 17.30. Tapi petugas yang datang dengan membawa senjata lengkap tak langsung tidak bisa melakukan sweeping ke dalam rutan.  Baca Puluhan... di Hal. 13 Genta Interaktif Topik: Puluhan Napi Ngamuk Dirutan Klungkung. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 09.00

DenPost/sriwiadnyana

BERJAGA-JAGA - Petugas Polres Klungkung berjaga-jaga di depan Rutan Klungkung, Minggu (30/9) kemarin pascamengamuknya puluhan napi kasus narkoba.

Polisi Buru Perampok Kantor Pegadaian Singapadu Gianyar, DenPost Polisi masih menyelidiki dan memburu perampok tunggal bercadar serta memakai helm di Kantor Pegadaian, PT UPC Singapadu, di Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu (29/9) lalu. Kapolres Gianyar AKBP Hadi Purnomo, S.H., saat dihubungi Minggu (30/9) kemarin mengatakan, polisi sudah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk melihat rekaman CCTV di Kantor Pegadaian setempat.

Namun sayang, saat beraksi, perampok mengenakan helm cerobong dan menggunakan masker, sehingga mukanya tidak kelihatan di CCTV. Selain itu, kejadiannya berlangsung sangat cepat. Ditanya soal pelaku keaslian pistol yang dipakai perampok saat beraksi dan mengancam korban, Kapolres Gianyar mengatakan, agak sulit mengketahui apakah pistol itu asli atau mainan.  Baca Polisi... di Hal. 13

Alami Pelecehan Seks, Siswi SMP Lapor Polisi Denpasar, Denpost Siswi SMP sebut saja Bunga melapor ke Polres Badung, Kamis (20/9) lalu. Korban mengaku dicium, dan payudaranya diremas-remas oleh para pelaku di sebuah tempat di seputar Mengwi, Badung. Kasus pelecehan seks ini sejatinya terjadi pada 29 Agustus lalu. Belum diketahui kenapa korban lamban melapor ke polisi. Walau demikian, begitu menerima laporan dari korban, jajaran Buser Polres Badung bergerak cepat menangkap dua pelakunya. “Dua pelaku berinisial DM dan DP sudah diamankan,” ungkap sumber DenPost di Polres Badung, Minggu (30/9) kemarin. Ditambahkannya, korban yang siswi SMP itu sampai sekarang masih trauma. Bahkan korban takut menceritakan kejadian yang dialaminya ke polisi. Polisi menambahkan, kasus pelecehan tersebut terjadi saat korban sendirian. Saat itu juga datanglah sejumlah pemuda, termasuk DM dan DP.  Baca Alami... di Hal. 13

C.1090

Istri Selingkuh, Kaur Desa Lapor Polisi ‰ Pelaku Sembunyi di Plafon Amlapura, DenPost Nafsu dan cinta bisa mengalahkan segalanya, termasuk akal sehat. Hal ini terjadi pada tersangka pasangan selingkuh, I Putu Jun (35) dan Ni Nyoman Ar (35), keduanya warga Desa Tianyar Timur, Kubu, Karangasem. Entah kebelet atau memang tak ada tempat lain, mereka nekat adu syahwat di rumah tetangga Ni Nyoman Ar.

Lantaran aksinya tepergok, kini keduanya meringkuk di sel tahanan Polsek Kubu. Peristiwa perzinahan tersebut terjadi Jumat (28/9) lalu sekitar pukul 19.00. Jun dan Ar yang diduga telah lama menjalin hubungan asmara terlarang ini melepaskan kerinduan dan nafsu mereka di rumah tetangga Ar. Ketika aksi mereka terbongkar, Jun

Pembobol Rumah Ditangkap Kuta, DenPost Petugas Polsek Kuta Utara menangkap dua garong yang khusus menyasar rumah penduduk. Mereka adalah tersangka Dani Triyono (21) dan Muhamad Isrofil (19) yang tinggal di Sempidi, Mengwi, Badung. Keduanya dibekuk setelah beraksi di rumah milik Made Rai Saputra (34) di Jl, Raya Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara Jumat (28/9) lalu. Menurut Kapolsek Kuta Utara, AKP Michael Revelindo Risakotta, S.H., SIK, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Suhartono, S.H., Minggu (30/9) kemarin, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Rai Saputra ke Polsek Kuta Utara karena kehilangan barang berupa HP Balckberry, tas laptop hitam, laptop Toshiba, dan sepeda motor Yamaha Byson putih. Kasus tersebut terjadi saat Rai Saputra tertidur di rumahnya pada Selasa (25/9) lalu. Setelah menerima laporan itu, tim Reskrim Polsek Kuta Utara kemudian melakukan penyidikan ke tempat kejadian. “Setelah dilakukan olah TKP dan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, dugaan mengarah pada Dani Triyono dan M. Isrofil, yang kos di Sempidi, Mengwi,” tandas AKP Michael. Tanpa perlu waktu lama aparat Polsek Kuta Utara kemudian DenPost/wiadnyana menangkap kedua tersangka asal DIAMANKAN - Tersangka Dani Triyono dan Mu- Lumajang, Jawa Timur tersebut. hamad Isrofil diamakan petuags Pulsek Kuta  Baca Pembobol... Utara gara-gara membobol rumah penduduk. di Hal. 13

sempat mencoba bersembunyi di atas plafon. Suami Ar sendiri, Gede Wan (43), yang memergoki aksi perselingkuhan tersebut. Sebelum kejadian, Gede Wan yang mengabdikan diri sebagai kaur desa di Kubu bingung karena istrinya tak ada di rumah.  Baca Istri... di Hal. 13

Tidak Kooperatif

”Ratu Kokain” Ditinggal PH-nya Dangin Puri, DenPost Sidang kasus penyelundupan kokain dengan terdakwa Lindsay June Sandiford (56) sempat tertunda karena dia tidak didampingi pengacara. Tapi ketika sudah didampingi penasihat hukum (PH) lain, terdakwa justru tidak mau kooperatif. Hal itu rupanya membuat PH yang mendampinginya, meninggalkan terdakwa terhitung mulai Minggu (30/9) kemarin. PH yang mendampingi wanita penyelundup kokain itu adalah I Nengah Sudiarta, dkk. Informasi yang diperoleh DenPosr, Sudiarta dan empat anggota pengacara lainnya sudah mendampingi Lindsay sejak proses penyidikan di Polda Bali. Supaya mereka dapat mendampingi terdakwa Sandiford di persidangan, maka diperlukan surat kuasa baru. Rupanya ketika sidang hendak dimulai di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Kamis (27/ 9) lalu, Sadiford enggan menandatangani surat kuasa tersebut. “Sebelum siding, draf surat kuasa berbahasa Inggris belum dibuat. Sedangkan surat kuasa dalam bahasa Indonesia tidak mau ditandatanganinya. Itu masuk akal. Tapi dalam kondisi penting seperti itu, dia artinya tidak percaya dengan

DenPost/suryawan

Lindsay kami. Hal tersebut jadi bahan evaluasi buat kami,” papar Sudiarta, Minggu kemarin. Sebelumnya Sandiford mengaku, hanya menjadi korban dalam kasus penyelundupan 4,9 kg kokain ini. Dia bahkan bersedia menunjukkan bukti bahwa dirinya bukanlah otak pelaku penyelundupan. Namun belakangan ini terdakwa enggan mendengarkan saran PH-nya, sehingga dapat menemukan kesulitan dalam berkoordinasi. Sudiarta juga tegas menyatakan bahwa timnya mundur bukan alasan materi. “Justru kami bersedia membantu yang bersangkutan karena ini prodeo dan awalnya dia berjanji akan kooperatif.  Baca Ratu... di Hal. 13

Pascaditemukan di Rumah Warga

Bangkai Ular Unik dan Jenglot Akhirnya Dibuang PENEMUAN bangkai ular berkepala mirip manusia dengan rambut yang panjangnya sekitar 50 cm dan jenglot berukuran 50 cm, dengan dua taring panjang yang terbungkus keben di plafon rumah Made Budiasa alias Pasek, warga Banjar Catur Panca, di Jalan Nusa Kambangan, Denbar, Sabtu (29/9) lalu, sempat menghebohkan warga sekitarnya.

C. 1088

DenPost/wiadnyana

Made Budiasa C. 1175

Sehari pascapenemuan, Pasek bersama anggota keluarganya kemudian melakukan upacara pembersihan di seluruh areal rumahnya Minggu (30/9) sore kemarin. Pasek mengaku, menemukan bangkai ular dan jenglot tersebut di plafon rumahnya di lantai II. Saat itu dia bersih-bersih, hingga kemudian melihat keben di balik plafon. Lantaran penasaran, keben itu kemudian dibukan-

ya. Pasek seketika kaget melihat isinya berupa seekor bangkai ular berkepala mirip manusia dan jenglot. “Di dalam keben tersebut juga ada uang kuno,” kata Pasek. Menurut dia, sebelumnya tak pernah terjadi peristiwa seperti itu di rumahnya. Kamar tempat ditemukan ular dan jenglot tersebut adalah kamar kos yang baru ditinggalkan oleh penyewanya.  Baca Bangkai... di Hal. 13

DenPost/suryawan

JENGLOT - Bangkai ular berkepala mirip manusia dan jenglot berukuran 50 cm yang ditemukan di plafon rumah Made Budiasa alias Pasek, di Jalan Nusa Kambangan, Denbar, Sabtu (29/9) lalu.


4

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

DenPost/diah

BUKA MUASYAWARAH - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, membuka Musyawarah Kota VIII PPNI Kota Denpasar di Aula Poltekes, Sidakarya, Sabtu (29/ 9) lalu

Musyawarah PPNI Tahun 2012 Dibuka Wali Kota Denpasar Sidakarya, DenPost Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, membuka Musyawarah Koat VIII PPNI Kota Denpasar Tahun 2012 di Aula Poltekes, Sidakarya, Sabtu (29/9) lalu. Dalam kesempatan itu, Rai Mantra mengatakan, pihaknya sangat mendukung penuh perkembangan dunia keperawatan serta kebidanan yang berkembang pesat khususnya di Kota Denpasar. Ia juga menyampaikan, Pemkot Denpasar kini tengah menerapkan lima prinsip dasar pembangunan yang berkelanjutan. Sektor kesehatan adalah salah satu yang strategis yang mendapat perhatian serius Walikota Rai Mantra. “Kami harap seluruh perawat, baik yang bekerja di rumah sakit/Puskesmas untuk menyebarkan informasi kesehatan secara intens ke masyarakat danmenjadi role model (contoh) dalam upaya untuk pencegahan dan dapat menjadi promotor kesehatan,” harapnya. Sementara itu Ketua PPNI Bali, DW K Sudarsana, mengungkapkan, kini pihaknya tengah fokus membangun program penyelarasan pengiriman tenaga kerja, khususnya di bidang kesehatan seperti perawat dan bidan. “Program ini kan sudah dimulai sejak 2010. Sampai tahun 2010 kami sudah mengirim 50 tenaga perawat ke Jepang. Dan 25 orang lagi saat ini sedang mengikuti seleksi,” papar Suardana. Menurutnya, hal itu menjadi sebuah tantangan ke depannya. Bali yang dinilai produktif untuk penghasil tenaga keperawatan pihaknya yakin untuk bisa memenuhi permintaan luar untuk tenaga medis. “Untuk saat ini saja jumlah perawat di Bali hingga 7.000 orang. Khusus untuk Denpasar sebanyak 3.000 orang. Kami yakin bisa,” ungkapnya. Melalui Musyawarah PPNI ini, pihaknya yakin lembaga akan menjadi wadah yang tepat untuk memajukan dan lebih mengembangkan dunia medis, khususnya keperawatan. (yah)

Armada Lama Segera Dipensiunkan

DKP Perlu 90 Unit Truk Atasi Sampah Denpasar Dauh Puri, DenPost Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar kembali berencana membeli armada pengangkut sampah. Setelah tahun 2012 ini baru disetujui 20 unit truk oleh kalangan DPRD Kota Denpasar, tahun anggaran 2013, DKP akan mengusulkan lagi penambahan armada tersebut. Menurut Kepala DKP Kota Denpasar, Ketut Wisada, saat dikonfirmasi, Minggu (30/9) kemarin, jumlah armada yang ada saat ini masih sangat jauh dari ideal untuk mengatasi sampah di Denpasar. Terlebih dikatakan Wisada, 32 unit truk yang ada saat ini sudah berumur rata-rata 7 tahun dan sering mengalami kerusakan. “Dengan kondisi seperti sekarang ini, idealnya kami memiliki 90 unit armada untuk mengangkut sampah. Karenanya, tahun 2013 nanti, kami akan terus melakukan peremajaan dengan mengajukan kembali pengadaan armada,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, pengadaan armada akan dilakukan secara bertahap. Mengingat anggaran yang terbatas, menurut Wisada, kecil kemungkinan Dewan akan mengabulkan pembelian truk secara sekaligus. Dikatakannya, kondisi truk sampah yang ada saat ini, sangat rawan mengalami kerusakan. Selain karena faktor usia, truk DKP tersebut sudah berulang kali menjalani pergantian onderdil. “Memang sudah sepatutnya truk-truk itu dipensiunkan. Makanya kami akan upayakan untuk terus mengajukan, sehingga armada kami nantinya lebih maksimal dalam mengatasi sampah di Denpasar,” paparnya. Bagaimana dengan tender 20 unit truk yang diadakan beberapa waktu lalu? Atas pertanyaan tersebut Wisada mengatakan, PT Citra Daya Kreasi selaku pemenang tender, segera akan merealiasasikan pembelian truk tersebut. “Jika tidak ada halangan, truknya mulai berdatangan pada 5 Oktober 2012 ini. Nanti akan dikirim secara bertahap. Kan pemenang tender memiliki waktu sampai Desember 2012,” katanya. Dengan hadirnya armada baru, Wisada berharap, masalah molornya pengangkutan sampah akibat kerusakan armada, bisa diminimalisir. PT Citra Daya Kreasi sendiri sebelumnya terpilih sebagai pemenang tender, setelah mengajukan penawaran terendah, yakni sekitar Rp 6,047 milyar, dari pagu senilai Rp 6,8 milyar. Untuk mengadakan 20 unit truk, rekanan diberikan waktu hingga Desember 2012 untuk menyelesaikannya. (111)

DenPost/pasma

DATA DUKTANG – Petugas pecalang mendata sekaligus menyelesaikan STPPTS, KTLD, dan KIPS bagi warga pendatang yang terjaring dalam razia administrasi kependudukan di Balai Banjar Buajasari, Kelurahan Sumerta, baru-baru ini.

DenPost/ist

TEBAR PESONA - Salah satu sekaa gong wanita tebar pesona dalam penampilannya di Parade Gong Kebyar Dan Kesenian Klasik Kota Denpasar

Sekaa Gong Wanita Tebar Pesona DENGAN gaya dan balutan busana yang serasi, dua sekaa gong wanita masing-masing “Adnya Swari” Banjar Alangkajeng dan “Gargita Yasa” Pemecutan Kaja menebar pesona di hadapan ribuan penonton yang memadati areal panggung Minggu (30/9) kemarin malam. Parade Gong Kebyar Dan Kesenian Klasik yang sudah memasuki minggu ke-4, dalam pementasannya selalu mendapat apresiasi masyarakat Denpasar. Sebelum dua sekaa gong wanita ini tampil dengan gaya dan kreasinya masing-masing, Sabtu petang pementasan diawali dengan tampilnya dua sekaa kesenian klasik, masingmasing sekaa gambang Desa Pakraman Denpasar dan kese-

nian klasik gambuh anak-anak “Kertajaya” Banjar Menesa Pedungan. Masing-masing menampilkan irama tabuh klasik yang khas dengan warna pelog dan selendro, serta dibumbui gegendingan yang mengikuti irama tabuh. Kesenian klasik yang telah mengalami perubahan sesuai perkembangan kekinian, ditampilkan sekaa kesenian klasik gambuh anak-anak Mertajaya. Dengan memadukan

tari dan tabuh, “Kakang-Kakang lan Putri” demikian judul yang diberikan. Kesenian ini dikemas mirip dengan drama tari modern di mana satu orang penari berperan sebagai seorang putri. Penampilan berani dan sedikit berbeda ini ternyata mendapat sambutan luar biasa dari penonton. Pada sesi kedua, penampilan dua sekaa gong wanita juga tidak mau kalah. “Adnya Swari”, demikian nama yang diberikan terhadap sekaa gong wanita milik Banjar Alangkajeng Pemecutan ini, yang sejak berdiri tahun 2009 telah dua kali ikut parade, termasuk yang sekarang. Dengan balutan busana atas warna

ungu kamben hijau tua plus sentuhan motif yang juga warna hijau. Sekaa ini mengawali penampilannya dengan tabuh dua lelambatan galang bulan. Memadukan pepanggulan dan rereongan serta sentuhan irama suling plus senyum yang selalu menebar, sekaa ini tampil cukup meyakinkan. Demikian halnya dengan sekaa gong wanita “Gargita Yasa” Banjar Mertayasa yang malam itu menempati stage barat, juga tampil memukau. Membawakan tabuh lelambatan kreasi yang diberi judul “Kajang”, sekaa ini lebih menonjolkan pada perpaduan unsur klasik dan modern. Pada

sesi tarian, kedua sekaa ini juga terlihat piawai mengiringi para penarinya. Kepiawaian ini dibuktikan dengan masing-masing sekaa sama-sama menampilkan jenis tarian topeng. Yang menurut pakar tabuh Butu Antara dan Komang Astita kelihatan simpel, namun memiliki faktor kesulitan cukup tinggi. “Mengingat tarian ini dari sisi gerak lebih banyak ditentukan oleh improvisasi penarinya di samping tabuh ini begitu dinamis. Kuncinya ada pada tukang kendang dan pengugal yang harus mampu menjaga ritme maupun irama tabuh,” tambah Astita. Parade itu juga disaksikan seluruh jajaran SKPD, termasuk Sekda Kota Rai Iswara yang tak pernah absen dalam setiap pagelaran. (r)

Dinas Tramtib Semprit Belasan PKL di Jl. Teuku Umar Kesiman, DenPost Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar di bawah komando IB Alit Wiradana, S.Sos., M.Si., dengan gencar menertibkan PKL (pedagang kaki lima) di jalan protokol. Gebrakan ini dilakukan di Jl. Teuku Umar dari perempatan Jl. Dewi Sartika-Jl. Diponogoro hingga perempatan Jl. Imam Bonjo, Minggu (30/9) kemarin menyemprit sekaligus menyita lapak dan barang dagangan. Penertiban langsung dipimpin Kabid KFS (Ketertiban Fasilitas Sosial) Dinas Tramtib, Drs. IGM Budhy Suryawan, M.Si., bersama belasan petugas Satpol PP mulai bergerak dari arah timur Jl. Teuku Umar. Dari penertiban tersebut pasukan baju coklat tua ini menyemprit sekaligus menyita barang dagangan PKL yang membandel berjualan di atas trotoar dan telajakan taman. Budhy Suryawan menyatakan, pihaknya bersama pasu-

kannya sudah pernah memberikan peringatan kepada para PKL dan pedagang buah yang berjualan di atas trotoar. Namun apa yang dilakukan tidak pernah direspon dan mereka masih membandel berjualan menggunakan fasilitas umum. Padahal trotoar dan telajakan taman bukan tempat berjualan dan para pedagang semestinya mencari tempat yang layak. “Kami melakukan penertiban ini menindaklanjuti laporan masyarakat karena PKL maupun pedagang bensin eceran yang berjualan di atas trotoar dan telajakan taman mengganggu pejalan kaki, lingkungan kumuh dan kotor,’’ kata Budhy Suryawan. Budhy Suryawan menjelaskan, belasan PKL yang semprit tersebut sebagian besar pedagang lapak dan pedagang bensin eceran yang berjualan di atas trotoar jelas-jelas membuat estetika Kota Denpasar kurang sedap dipandang mata. Sebab, Jl. Teuku Umar meru-

pakan jalan protokol yang ramai dilalui kendaraan menuju Kuta, Seminyak, Legian, dan Kerobokan Badung harus bersih dan asri. “Pedagang yang melanggar Perda Nomor 3 tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum langsung ditindak dan tidak lagi ada pembinaan sekaligus barang dagangannya disita,’’ ucap Budhy Suryawan. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi PKL yang berjualan di atas trotoar dan telajakan taman. Pasalnya, jalan protokol yang ada di Kota Denpasar paling lambat akhir Oktober ini sudah bersih dari PKL maupun pedagang lainnya. Kalau PKL tidak mau pindah dan masih mamengkung berjualan di atas trotoar akan ditindak sekaligus diproses sesuai pelanggaran yang ada. “Kami tidak lagi memberikan toleransi kepada PKL maupun pedagang bensin eceran yang memban-

del tersebut. Jika tetap mengingkari kesepakatan yang telah ditandatangani dalam SP (surat peringatan) yang diberikan, kami akan bertindak tegas,’’ paparnya. Lebih lanjut Budhy Suryawan menyatakan, jalan protokol harus sudah bersih dari PKL, pedagang buah maupun pedagang lainnya Oktober ini. Karena beberapa ruas jalan protokol sudah mulai bersih dari PKL, sehingga perlu dilakukan penertiban dengan gencar bersama aparat desa/ lurah. “Kalau masih ada PKL maupun pedagang lainnya berjualan di bahu dan badan jalan protokol, kami akan langsung mengambil tindakan dengan menahan mobil beserta barang dagangannya. Bila perlu orangnya kami tahan untuk diproses lebih lanjut,’’ tegasnya. Di bagian lain Budhy Suryawan menyatakan, sebanyak 12 pedagang buah dan warung di Jl. Katrangan, Kelu-

rahan Sumerta, yang ditertibkan Rabu (25/9) lalu bersama Lurah Sumerta, Dewa Agung Rai Darmawan, Senin (1/10) hari ini dipanggil guna diproses lebih lanjut atas pelanggaran yang dilakukan. Sebab, pedagang kios dan buah yang berjualan sepanjang Jl. Katrangan sudah berulang kali diberi peringatan. Namun apa yang dilakukan bersama Lurah Sumerta tidak mendapat respon. “Pedagang yang kami panggil, selain menahan KTP dan barang dagangan, juga kami sita sebagai barang bukti pelanggaran,’’ terang Budhy Suryawan. (103) Genta Interaktif Topik: Dinas Tramtib Semprit PKL di Jalan Teuku Umar Silahkan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Pemkot Libatkan RTM Ikuti MDGs Expo di Jakarta ‰ Tampilkan Kerajinan Rumahan MENGATASI permasalahan Rumah Tangga Miskin (RTM) akibat tingkat urbanisasi yang tinggi di Kota Denpasar membuat Pemkot Denpasar terus melakukan upaya dan terobosan, melalui berbagai kegiatan baik yang bersifat fisik hingga spiritual. Seperti yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM Pemdes) Kota Denpasar dengan mengajak RTM yang memiliki usaha industri rumah tangga untuk mengikuti pameran Indonesia Melenium Development Goal (MDGs) Expo dan forum di Balai Sidang Jakarta Convetion Centre. Demikian disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Made Mertajaya, Kamis (12/9) lalu, saat mendampingi RTM melakukan pameran di Jakarta. Acara yang didukung kementerian/lembaga, 28 pemerintah daerah (pemda), dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dibuka secara resmi Wakil Presiden Boediono ditandai dengan pemukulan gong. Lebih lanjut Mertajaya, yang didampingi Kabid Pemberdayan Ekonomi Desa dan Kelurahan BPM Pemdes Kota Denpasar, Luh Gde Ratnaningrat, SE, MM, mengatakan, jumlah RTM yang mengikuti pameran yang dilaksanakan Kementerian Koordi-

nator Bidang Kesejahteraan Rakyat dari 27 sampai dengan 30 September 2012 sebanyak tujuh orang. “Pemkot Denpasar telah berkomitmen untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Denpasar. Berbagai upaya telah dilakukan seperti menyelenggarakan pelatihan-pelatihan, pendampingan, dan berbagai program yang dapat meningkatkan wawasan RTM,” kata Mertajaya. Keikutsertaan RTM Kota Denpasar dalam pameran ini, menurut Mertajaya, untuk memberikan kesempatan kepada RTM agar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan untuk meningkatkan taraf kehidupannya. Karena dalam pameran ini akan dipertemukan RTM dengan konsumen. Di samping itu, kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada RTM untuk memperluas akses pola promosi. Semua upaya ini diharapkan dapat menggugah RTM yang lain untuk dapat mengikuti jejak RTM yang telah berhasil dalam meningkatkan pendapatan keluarganya. Di samping itu, dalam rangka menunjang program pemerintah pusat, yaitu percepatan penanggulangan kemiskinan dan dalam rangka mencapai MDGs pada tahun 2015. Dalam pameran yang mengambil tema “Membangun Kemitraan Usa-

DenPost/ist

PAMERAN MDGS - Kepala BPM Pemdes, Made Mertajaya, bersama salah satu RTM di stand pameran MDGs Expo, di Balai Sidang Jakarta Convention Centre ha dan Kreativitas Masyarakat” peserta RTM Denpasar akan memamerkan kerajinan rumahan di antaranya mote, alat permainan edukatif (APE), produk spa, dan kerajinan patung. “Kami harapkan melalui pameran ini dapat menggugah RTM yang lain agar dapat mengikuti jejak RTM yang telah mampu meningkatkan pendapatan keluarga, dan BPM siap menjadi pendamping,” ujar

Mertajaya. Sementara Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sujana Royat, mengatakan tema pameran kali ini “Membangun Kemitraan Usaha dan Kreativitas Masyarakat” merupakan substansi yang tepat untuk diketengahkan dewasa ini, mengingat adanya krisis ekonomi dunia yang sedang

melanda diberbagai negara besar. Berbagai usaha yang dikelola oleh para pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki potensi pasar yang besar, tidak tergantung perdagangan antar negara. “Tercatat UMKM adalah salah satu sektor pemberi kontribusi cukup besar kepada negara karena peranannya mampu mencapai 6 persen terhadap produk domestik bruto,” ujar Sujana Royat. (r)


5

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Warga Sangeh Dambakan Sertifikat Lahan Parkir

JKBM Plus Digelontor Rp 4 Milyar Wayan Regep: Birokrasinya Jangan Dipersulit Mangupura, DenPost

Badung terus melakukan inovasi dalam rangka membantu mengentas warga miskin, melalui berbagai cara. Salah satu yang kini sedang dilakukan adalah program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) Plus, yang sudah dianggarkan Rp 4 milyar melalui APBD Perubahan 2012. ya empat bulan (SeptemberDesember). Dengan demikian, untuk setiap bulan ada dana sekitar Rp 1 milyar untuk JKBM Plus. Politisi asal Kuwum ini mengaku sangat merespons program inovatif Wayan Regep DenPost/dok pengentasan keAnggota Fraksi PDI Perjua- miskinan yang dilakukan Bangan, Wayan Regep, menegas- dung. Apalagi selama ini Bakan, terkait program ini telah dung dikenal sebagai daerah ditandatangani Memorandum of terkaya di Bali, sehingga sanUnderstanding (MoU) antara gat wajar program-program Dinas Kesehatan Badung den- seperti itu terus dilakukan. gan pihak Askes. “Program ini Hanya saja, politisi dan juga tinggal jalan, karena dana per- pengusaha sukses ini berjanjiannya sudah diteken oleh harap dalam memberikan pepihak terkait,” katanya, Ming- layanan hendaknya birokrasgu (30/9) kemarin.Regep yang inya jangan berbelit-belit. Terjuga Ketua Komisi A berharap, lebih yang ditangani adalah bagi masyarakat yang belum menyangkut orang sakit. Bila terlayani JKMB, bisa meman- perlu tangani dulu kasusnya, faatkan JKBM plus ini. Artin- baru urusan administrasinya ya, bagi masyarakat miskin menyusul. Karena dana yang belum terjangkau JKBM sudah ada, sehingga pihak dapat memanfaatkan program rumah sakit atau yang memJKBM Plus. Karena ini diang- berikan layanan kesehatan garkan dalam APBD Perubah- tak perlu khawatir lagi. ‘’Bean, maka kurun waktunya han- gitu juga dengan masyarakat,

karena sudah dibantu melalui pengadaan anggaran, maka harus direspons dengan gerak cepat. Masyarakat juga jangan mau enaknya saja, tapi harus juga mau melengkapi segala persyaratan yang ditentukan. Karena uang itu harus dipertanggungjawabkan,” katanya. Karenanya, masyarakat yang sampai sekarang belum memiliki KTP (kartu tanda penduduk) harus segera mengurus termasuk kartu keluara. Karena itu yang nantinya digunakan sebagai salah satu persyaratan. “Sebagai warga negara yang baik memang harus melengkapi diri dengan kartu kependudukan dan KTP,” tandas Regep. Sementara sebagai anggota Dewan yang antara lain memiliki tupoksi bidang penganggaran dan pengawasan, maka pihaknya akan terus berusaha berjuang agar APBD Badung selalau berpihak kepada masyarakat miskin sekaligus akan terus melakukan pengawasan terkait penggunaan APBD.(102)

DenPost/ist

BERSAMA MASYARAKAT – Ketua DPD Golkar Bali, Ketut Sudikerta saat bersama masyarakat Desa Adat Sangeh, Sabtu (29/9) malam lalu. Mangupura, DenPost Penataan lahan parkir objek wisata Sangeh telah rampung. Namun sejauh ini, proses sertifikat tanah untuk parkir masih menemui kendala. Bendesa Adat Sangeh, Ida Bagus Dipayana menjelaskan, sejak tahun 1999, Pemkab Badung melakukan penataan dan perluasan parkir objek wisata Sangeh. Kala itu, terjadi kesepakatan tukar-menukar tanah warga untuk lahan parkir dengan tanah aset desa adat seluas 1,75 hektar. “Tapi proses sertifikat tanah tersebut masih terbentur kendala biaya,” ujar

Dipayana saat temu wirasa krama adat Sangeh dengan Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta di Geria Magelung, Banjar Sibang, Desa Sangeh, Abiansemal, Sabtu (29/9) malam. Turut hadir Ketua Komisi D DPRD Badung, AA Surya Wirawan; Bendahara DPD Golkar Badung IGN Shaskara; pengurus DPD Golkar Bali, I Made Derik Jaya; Sekretaris PK Golkar Abiansemal, Kusmawan; mantan anggota DPRD Badung, Ida Bagus Setiabudi; Bendesa Adat Taman, Upapada dan kader Golkar lainnya. Dipayana menjelaskan,

kendala yang dihadapi yakni anggaran proses sertifikat tanah adat dan hak milik warga untuk pengalihan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung (Dispenda) Badung. Sejauh ini, ungkap Dipayana, Pemkab Badung melalui Dispenda telah membantu penetapan pajak berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). “Karena jumlahnya cukup besar, tetap saja membebani masyarakat. Kami hanya meneruskan aspirasi warga agar ada kebijakan dari Pemkab Badung,” pinta Dipayana seraya menjelaskan, sejak dilakukan penataan parkir, arus kunjungan wisatawan mengalami peningkatan. Menyikapi harapan itu, Sudikerta yang juga Wakil Bupati Badung memuji upaya warga Sangeh yang telah memiliki program positif demi kemajuan wilayah. Meski berkutat dengan rutinitas keseharian, Sudikerta menilai semangat warga telah terwujud melalui kepedulian terhadap masalah-masalah sosial dan lingkungan. “Apa yang disampaikan warga Sangeh mencerminkan keikutsertaan untuk mensukseskan program pembangunan. Soal kendala pasti ada, namun jika disikapi dengan arif dan disalurkan melalui ruang yang tepat, pasti akan ada solusi,” ujar Sudikerta seraya mengisyaratkan akan membantu mencari solusi terhadap kendala biaya sertifikat tanah warga dan

tanah desa adat, terkait perluasan lahan parkir objek wisata Sangeh. Selain kesiapan mencari solusi biaya sertifikat lahan parkir, Sudikerta juga menyerahkan bantuan untuk seluruh banjar adat dan subak di Desa Sangeh, termasuk sekaa teruna. “Kami sudah berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat secara berkesinambungan. Partai Golkar memegang teguh konsep karya kekaryaan dengan slogan, Berkarya Untuk Rakyat, berprinsip manyama braya sehingga perlahan namun pasti, berbagai persoalan kemasyarakatan bisa teratasi,” jelasnya. Kontan saja, inovasi dan ide cemerlang Sudikerta yang selalu dekat dengan masyarakat, memantik sambutan hangat. Salah seorang warga Sangeh, I Nyoman Ada menilai langkah sosial yang dilakukan Sudikerta telah mendatangkan vibrasi positif bagi semangat membangun di hati masyarakat. Kepedulian membangun desa, lanjutnya, merupakan perwujudan hati seorang pemimpin yang lascarya peduli dengan harapan masyarakat. “Pak Sudikerta tipe pemimpin yang cepat, aspiratif, dan merakyat. Dengan landasan hati tulus ikhlas, kiprah Pak Sudikerta semoga berlanjut setelah era Bupati Gde Agung. Warga Sangeh siap mendukung proses menuju pemimpin Badung ke depan,” pungkasnya. (108/*)

Sudikerta ’’Masimakrama’’ dengan ’’Pengempon’’ Pura Paibon Mas Siwi Mangupura, DenPost Padatnya acara kedinasan Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, tidak menyurutkan semangatnya untuk berada ditengah-tengah masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan senantiasa menghadiri kegiatan-kegiatan upacara keagamaan yang dilaksanakan masyarakat Badung. Seperti, Sabtu (29/9) lalu, Plh. Bupati Sudikerta itu memenuhi undangan krama Pura Paibon Mas Siwi, Br. Pekandelan, Desa Adat Sading, untuk masimakrama (bertatap muka). Panitia Pura, Komang Ediyanto didampingi panglingsir pura, Ketut Yudi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketut Sudikerta di tengah-tengah masyarakat. Menurut Ediyanto, Pura Mas Siwi yang baru selesai diperbaiki. Perbaikan seluruh palinggih serta bangunan pura ini menghabiskan biaya hingga Rp 570 juta yang bersumber dari

krama pengempon pura yang berjumlah 30 KK, peletan 60 KK dengan 482 jiwa. Selain itu, Ediyanto juga menyampaikan, masyarakat sangat mendukung program-program yang telah dijalankan Pemkab Badung dibawah pimpinan AA Gde Agung bersama Ketut Sudikerta. “Program pemerintah, khususnya di Desa Sading sudah terbukti mampu memenuhi kebutuhan dari masyarakat seperti infrastruktur jalan sudah bagus, penanganan banjir termasuk saluran irigasi dan SMP Negeri 5 Mengwi juga sudah dibangun di Desa Sading. Kami sampaikan terima kasih dan dukungan atas program-program Pemkab Badung, ke depannya agar dapat dilaksanakan berkelanjutan,” harapnya. Sementara itu, Sudikerta juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat karena tanpa adanya dukungan dari masyarakat, program

dari pemerintah tidak akan berjalan dan berhasil. Untuk itu, diharapkan masyarakat selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta mengedepankan kebersamaan dan menyama braya serta sagilik, saguluk salunglung sabayantaka. Guna memotivasi swadaya karma, Sudikerta medana punia Rp 20 juta. ‘’Ngeratep Tapakan’’ Usai simakrama di Sading, Sudikerta juga menghadiri upacara ngeratep tapakan Ratu Mas Alit di Pura Taman Mesir, Br. Aseman, Desa Abiansemal. Sudikerta bersama Anggota DPRD Badung, IGN Shaskara, Camat Abiansemal, IGN Gede Jaya Saputra melakukan persembahyangan bersama memohon keselamatan dan kelancaran upacara. Selain itu, Sudikerta juga sempat melihat dari dekat tapakan Ratu Mas Alit lan Ratu Lingsir (berwu-

jud barong landung) yang baru selesai diperbaiki (ngodak). Plh. Bupati Badung ini menyampaikan dukungan atas semangat krama pengempon Pura Taman Mesir yang telah melaksanakan perbaikan sekaligus ngeratep dan melaspas tapakan. Tentunya pelaksanaan upacara ini harus didasari hari suci yang tulus iklas, semoga Ida Bhatara Tapakan selalu memberikan keselamatan dan kesejahteraan kepada krama. Sebagai wujud bhakti, Sudikerta menghaturkan dana punia r Rp 25 juta. Selain itu untuk sekaa gong anak-anak juga dimotivasi sebesar Rp 10 juta. Dari DPRD Badung juga mepunia Rp 5 juta yang diterima Panitia Karya, Ketut Sudarya. Dari penyisihan PHR, Plh. Bupati Sudikerta akan memberikan bantuan Rp 100 juta untuk pembangunan tembok penyengker pura. (108/*)

DenPost/ist

‘’SIMAKRAMA’’ - Wabup Badung, Sudikerta saat simakrama dengan krama Pura Paibon Mas Siwi, Br. Pekandelan, Sading (kiri). Sudikerta melihat dari dekat tapakan Ratu Mas Alit di Pura Taman Mesir, Br. Aseman, Abiansemal ( kanan).

K.1036

K.1049

K.988

K.1074

K.986

K.987


6

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Wayan Luwir Wiana

Jangan Hanya untuk APEC TAMANISASI Jl. By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, yang sudah hampir rampung dinilai sangat positif oleh mantan Kaling Peminge yang juga praktisi pariwisata, I Wayan Luwir Wiana. Dirut PT Surya Segara Dive ini mengingatkan, agar penataan taman ini bukan hanya sebatas untuk APEC. Karena untuk menciptakan kawasan asri nan hijau serta bersih harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Terutama terkait pemeliharaan. Sebab sering kalau membangun atau membikin baru relatif mudah tetapi sangat sulit mempertahankan atau memeliharanya. “Jadi jangan hanya karena ada even APEC dilakukan penataan, tetapi harus kontinyu dan terus menerus,” ujar kader PDIP ini. Owner PT Bali Tirta Tour n Travel ini juga menyarankan untuk menciptakan kawasan pariwisata Kuta Selatan yang asri penataan juga harus dilakukan secara berkesenambungan. “Artinya selain menata taman juga harus memikirkan kawasan by pass yang kerap tergenang alias banjir,” ujarnya. Untuk itu dia menyarankan penataan drainase yang dilakukan di Jl. Siligita yang sudah bagus agar bisa dilanjutkan ke kawasan Bypass Mumbul. Karena dua titik di jalan tersebut, yaitu depan Bank Mandiri dan Diamond Star sudah menjadi langganan banjir. “Ini momen sangat tepat, karena kalau sudah by-

DenPost/sugik

Luwir Wiana pass banjir akan terjadi kemacetan panjang dan berdampak serius bagi sektor pariwisata, Ini harus segera ditangani, jangan setelah banjir baru bergerak. Sekarang momen yang tepat mumpung ada pemasangan drainase di Siligita,” paparnya. (Sug)

2013, Perbaikan Jalan Propinsi di Badung Tuntas Kutsel, DenPost Perbaikan jalan propinsi yang rusak di Badung ditergetkan tuntas 2013. Penegasan itu diungkapkan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, yang juga tokoh masyarakat Kuta Selatan, I Ketut Tama Tenaya, SS, M.Si, di Nusa Dua, Minggu (30/9) kemarin. Tama Tenaya memaparkan, pihaknya di Fraksi PDIP sudah memperjuangkan agar seluruh jalan yang belum tertangani di Badung harus tuntas 2013 nanti. Bukan hanya untuk wilayah Badung Selatan, tetapi juga Badung Utara. Termasuk juga kerusakan yang terjadi JL Uluwatu Simpang Puri Gading, Jimbaran. “Bappeda sudah siap menangani Puri Gading,”

K.1073

kan itu dan 2013 semua sudah rampung,” tegasnya. Di sisi lain, politisi senior ini menilai koordinasi antara Kabupaten Badung dan propinsi terkait infrastruktur jalan masih kurang dan harus ditingkatkan. Karena beberapa jalan propinsi yang ada di Badung sampai dikeluhkan warga baru ditangani. “Kalau koordinasinya bagus begitu rusak sedikit pasti segera dikoordinasikan dan ditangani, DenPost/dok tidak sampai ditanami pohon oleh warga,” imbuTama Tenaya hnya. ujar mantan Wakil DPRD Ditambahkannya, akibat Badung ini. koordinasi kurang, informasi Sedangkan untuk Jalan yang diterima agak terlambat. Sunset Road menuju Tanah “Semua harus harus siaga,” Lot juga sudah dirancang dan imbuhnya. proposalnya dan sudah maLebih jauh dipaparkannya, suk ke pusat. “Kemungkinan dari rancangan akan ada dua setelah JDP, Jalan Sunset by-pass yaitu Sunset Road Road ini digarap,” imbuhnya. tembus Soka, serta dari DenSementara untuk ke utara pasar menuju Buleleng. “Ini dari Carang Sari sudah ba- sudah masuk usulan pusat,” gus sampai ke Plaga dan ka- paparnya. lau ada yang rusak 2013 diDi sisi lain, diusulkannya harapkan tuntas. Hal ini di- untuk tol Sunset Road setargetkan terkait dalam baiknya memakai tiang panmengantisipasi APEC. cang, sehingga tidak banyak Karenanya semua sudah ac- pembebasan lahan dan tidak tion dan jalur pariwisata harus perlu biaya tinggi. ‘’Ini untuk dipelihara. “Fraksi PDI Per- melestarikan lahan produkjuangan sudah memperjuang- tif,” katanya. (113)

Sudikerta Resmikan Wantilan Kelurahan Legian Mangupura, DenPost Harapan masyarakat Legian untuk memiliki tempat yang representatif untuk melakukan kegiatan kemasyarakatan maupun pertemuan, akhirnya terwujud. Menyusul diresmikannya wantilan Kelurahan Legian oleh Plh. Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, bertepatan dengan Purnama Kapat, Minggu (30/9) kemarin. Hadir dalam acara itu, Anggota DPRD Badung, Wayan Puspa Negara; Kadis Pemadam Kebakaran, I Wayan Weda Dharmaja; Kadisdikpora Widia Astika; Kepala Perpustakaan, Suendi; Camat Kuta, Wayan Wijana. Sementara Kabag Humas dan Protokol diwakili Kasubag Dokumentasi dan Peliputan, Kompyang Gde Wibawa yang juga mantan Lurah Legian. Selain itu juga hadir lurah se-Kecamatan Kuta, Bendesa Adat Legian, I Gusti Ngurah Sudiarsa, Ketua LPM Legian, AA Made Oka Pariana serta tokoh masyarakat Legian. Lurah Legian, I Made Madia Surya Natha melaporkan, penataan kantor pemerintah kelurahan sesuai dengan konsep Tri Mandala. Yakni merelokasi padmasari ke tempat yang baru di posisi paling timur dan membangun wantilan Kelurahan Legian sebagai tempat pertemuan, dan sekretariat lembaga-lembaga pemerintahan kelurahan. Di antaranya, LPM, PKK, Karang Taruna serta Satgas Linmas Kelurahan Legian. Lebih lanjut Surya Natha mengatakan, pembangunan wantilan dilaksanakan mulai 18 November 2011 dan sele-

DenPost/ist

PRASASTI - Plh. Bupati Badung, I Ketut Sudikerta menandatangani prasasti saat meresmikan wantilan Kelurahan Legian, Minggu (30/9) kemarin. sai 21 Mei 2012, dengan anggaran sekitar Rp 1, 3 milyar lebih. Dana bersumber dari bantuan Pemkab Badung, DPRD Badung dan sekitar 62,5% berasal dari dana swadaya masyarakat. ‘’Sementara pembangunan padmasari, dana sepenuhnya dari Pemkab Badung melalui Dinas Cipta Karya. Di mana pelaksanaannya sudah dimulai 6 Juni 2012 dan pemelaspasannya dilaksanakan pada Purnama Kapat ini,’’ ujarnya. Plh. Bupati Badung, I Ketut Sudikerta mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan menyambut baik atas rampungnya pembangunan

wantilan Kelurahan Legian serta pamelaspasan Padmasari. Karena ini merupakan tempat krama Legian untuk mempererat ikatan persatuan antarwarga, sehingga meningkatkan rasa menyama braya di kalangan krama Legian berdasarkan paras paros, rasa saling asah, asih dan asuh serta sagilik saguluk sebayantaka. “Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan masyarakat Legian,” pungkasnya. Pada kesempatan tersebut Sudikerta juga menyerahkan dana motivasi kepada ketua panitia sebesar Rp. 10 juta.

Ketua Panitia, AA Made Oka Fariana yang juga merupakan Ketua LPM Legian mengatakan, upacara pemelaspasan Padmasari dipuput Ida Resi Agung Dewa Pemecutan dari Griya Legian. Ini merupakan bentuk relokasi, di mana awalnya Padmasari ada di belakang kantor LPM dan sekarang ditempatkan di posisi paling timur. Diharapkan pembangunan wantilan dan Padmasari ini dapat menambah semangat bagi lembaga-lembaga kelurahan sebagai mitra kerja Lurah dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berorientasi kemasyarakatan. (108/*)

Rawan Jadi Sasaran Teror

Objek Wisata di Badung Perlu Standar Keamanan Pecatu, DenPost Penetapan standar keamanan bagi hotel di Badung yang sudah berjalan dinilai sangat positif. Namun diharapkan standar keaman-

an ini juga diberlakukan terhadap objek-objek wisata yang ada di Badung. Usulan ini dilontarkan Ketua Komisi B DPRD Badung, I Made Sumertha, SH, Minggu (30/9)

Made Sumertha

K.1064

K.985

K.984

K.983

K.982

K.845

kemarin.Tokoh masyarakat Pecatu, Kuta Selatan ini memaparkan, keamanan harus menjadi perhatian utama bagi sektor pariwisata. Terlebih-lebih belakangan ini isu teror terus mengemuka dan bahkan sudah terjadi di beberapa tempat. Karenanya, penetapan standar keamanan perlu diberlakukan bukan hanya untuk kawasan hotel, tetapi objek-objek wisata vital yang banyak dikunjungi wisatawan. “Ini sangat rawan jadi sasaran teror,” ujarnya. Sementara sistem keamanan yang ada di sejumlah objek wisata di Badung dinilai masih minim dan bersifat tradisional. Dicontohkannya, objek wisata Pura Luhur Uluwatu, yang selain ramai dikunjungi umat Hindu, pura yang terletak di ujung selatan ini juga kerap dipadati wisatawan domestik dan mancanegara. Termasuk juga objek-objek lainnya. Karena itu, menurutnya, sangat perlu dan mendesak dirancang standar keamanan yang maksimal untuk objekobjek ini. Untuk itu perlu dirancang sistem keamanan khusus dengan melibatkan aparat kepolisian, sehingga semua objek wisata yang ada memiliki standar keamanan yang sama layaknya standar yang ditetapkan di hotel. Hal ini, kata politisi PDIP ini, juga menimbang pengalaman terjadinya aksi bom Bali yang juga menyasar objek wisata. “Ini harus segera diantisipasi, apalagi aksi teror belakangan ini di beberapa daerah kembali meningkat,” tegas Sumertha. Hal senada diungkapkan tokoh muda Nusa Dua, Wayan Suharyana, SH. Menurutnya, koordinasi antara aparat dan masyarakat sangat diperlukan guna mencegah aksi teror. Pengamanan terpadu untuk objek-objek wisata yang ada mendesak untuk di lakukan. “Dengan adanya pengamanan terpadu antara warga dan aparat, akan memperkecil ruang gerak bagi pelaku teror dan kriminalitas untuk melakukan aksinya,” ujar Kasi Tramtib LPM Benoa ini. Untuk itu, dia sepakat dan mendukung agar segera ditetapkan standar keamanan untuk objek-objek wisata yang ada di Badung. Karena keamanan sangat berpengaruh besar bagi citra pariwisata ke depannya. (113)


7

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

FOTO BERSAMA – Pengurus Kodrat Denpasar dan perwakilan satlat di Denpasar, foto bersama seusai Muskot Kodrat Denpasar, Minggu (30/ 9) kemarin. DenPost/eka DenPost/eka

Ifan Tole (kiri), Surya Wiguna, dan Kirun Baren di tim Surya Bali MX.

Surya Wiguna

Tertantang Tekuni Motocroos KROSER remaja, Surya Wiguna yang memperkuat tim Surya Bali MX dalam Motocroos, Grasstrack, Mini Moto dan Offroad 2012 seri pertama, di Sirkuit City Wahana Adrenaline, Suwung Kangin, Sidakarya, Densel, merasa tertantang untuk menekuni dunia motocroos. Tak salah jika Surya—sapaan akrab Surya Wiguna yang mendapatkan dukungan orang tua, plus latihan dan mengasah kemampuannya, berhasil meraih prestasi. Berawal dari prestasi pertama, yakni meraih juara pertama di kelas mini moto 125 CC, medio 2009 lalu, remaja yang brsekolah di SMAN 6 Denpasar kelas 1 inipun mengepakkan sayapnya dengan naik ke kelas motocroos lainnya. Mengikuti Kejurnas Motocroos se-Jatim di Bondowoso, medio 2011 lalu, buah hati pasangan Deko dan Reni Sasrawati ini berhasil meraih peringkat lima. Tak hanya itu, Surya yang lahir di Denpasar, 23 Mei 1997 ini, juga meraih juara tiga di Kejuaraan Motocroos di Baluk Rening, Februari 2012, dan meraih juara dua di Motocroos di Wahana Adrenaline, Desember, medio 2011 lalu. ‘’Saya turun di kelas SE 85 CC, dan KLX 150 Open lokal Bali,’’ kata Surya, yang ditemui di sela-sela kejuaraan, kemarin. Karena terus meraih juara, putra pertama dari dua bersaudara ini pun beralih ke kelas SE. ‘’Saya suka motocroos dari niat sendiri. Di samping itu, kegemaran saya di motocroos juga mendapatkan dukungan dari orang tua saya,’’ tandasnya. (eka)

Siap-siap Hadapi Banjir MUSIM hujan sebentar lagi tiba. Saat ini hujan lokal mulai turun, terutama di beberapa wilayah di Bali. Menurut perkiraan, musim hujan tiba pada awal atau pertengahan Oktober ini. Ini artinya kita harus siap-siap disibukkan dengan mempersiapkan jas hujan atau payung setiap bepergian. Tak hanya itu, berbagai penyakit yang berkaitan dengan musim hujan akan menghampiri kita. Karena itu, kita mesti menjaga kondisi tubuh, dan mempersiapkan obat-obatan atau dana lebih untuk antisipasi. Hal yang tak kalah pentingnya, setiap musim hujan tiba kita bahwasanya pasti berhadapan dengan yang namanya bencana alam. Terlebih di beberapa tempat di Bali mulai rawan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan air bah. Khusus untuk Kota Denpasar, bencana banjir agaknya tak dapat terhindarkan. Hal itu karena sistem drainase dan pembuangan air ke laut mengalami gangguan, akibat pembangunan yang tak terkendali. Sebut saja pembangunan rumah, pertokoan, dan hotel, belakangan ini sulit dikendalikan karena saking banyaknya permintaan. Begitu juga kalangan investor tak pernah henti-hentinya membangun rumah, sehingga banyak saluran pembuangan air yang menyempit, bahkan ada yang tertutup. Daerah langganan banjir tak hanya di Denpasar Barat, Denpasar Utara, dan Denpasar Selatan, tapi nyaris ada di seluruh Kota Denpasar, termasuk di jalan raya. Banjir yang melanda Ibu Kota Propinsi Bali ini tak semata-mata akibat ulah manusia, tapi juga faktor alam yang ekstrim. Hujan yang begitu lebat dan berhari-hari mengakibatkan air mengalir ke mana-mana, sehingga terjadilah banjir. Banyak warga kita yang merasa karena banjir memang sulit diprediksi. Untuk menyongsong musim banjir ini, alangkah baiknya kita berjaga-jaga misalnya bergotong royong membersihkan sampah mehumpuk di lingkungan kita, mengeruk got yang mengalami pendangkalan, atau kalau ada pohon tua yang rawan tumbang. Persiapan dini ini perlu dilakukan karena hujan begitu cepat datang, sehingga kita terkadang kelabakan menghadapinya. Kita berharap musim hujan mendatang tak sampai mengakibatkan umat manusia merana akibat bencana. Ini pelajaran berharga bagi kita supaya tetap menjaga keseimbangan alam demi kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan mendatang. (*)

Darsa Kembali Nakhodai Kodrat Denpasar Renon, DenPost Ketua Umum Pengkot Kodrat Denpasar periode sebelumnya, I Nyoman Darsa, kembali dipercaya menakhodai induk cabang tarung derajat di Denpasar, masa bakti 2012-2016, melalui musyawarah kota (Muskot) Kodrat Denpasar di salah satu rumah makan di Renon, Minggu (30/9) kemarin. Dari 17 satuan latihan (Sat-

Polisi buru perampok Pegadaian Singapadu. - Aparat sering kalah langkah terlalu jauh. Bangkai ular unik dan jenglot akhirnya dibuang. - Kalau disimpan, siapa berani?

gram kepengurusan Kodrat Denpasar lima tahun kedepan, pihaknya akan melakukan evaluasi bagi petarung-petarung yang akan dipersiapkan untuk Porprov Bali XI/2013 di Denpasar. Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan kepada Pengprop Kodrat Bali, supaya petarung-petarung muda bisa diekshibisikan, seperti pada Porsenijar. ‘’Kejuaraan Antars-

atlat yang akan digelar Kodrat Bali, akan kami pakai untuk melakukan seleksi petarung untuk memperkuat Denpasar pada Porprov Bali,’’ ujarnya. Selaku tuan rumah Porprov Bali XI, lanjut dia, Kodrat Denpasar menargetkan diri bisa mempertahankan juara umum yang diraih pada Porprov Bali X di Jembarana, medio 2011 lalu. Yang mana, pada porprov di Jem-

brana, Kodrat Denpasar menyabet 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Adapun pengurus Kodrat Denpasar lima tahun kedepan, yakni Ketua Umum, Nyoman Darsa, Ketua Harian Made Muliawan Arya, Sekretaris KK Wirasatya, Wakil Sekretaris I Gusti Agung Rudy Sumastra, dan Bendahara Gede Piaga Astana. (112)

Samas Dukung "Fun Bike" DenPost Kesiman, DenPost Sekretariat Bersama Sepeda (Samas) Denpasar, mendukung penuh Fun Bike DenPost yangdigelar Harian DenPost di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, 28 Oktober mendatang. Selain mendukung, Samas juga mengajak semua klub sepeda se-Bali untuk mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ketua Harian Samas Denpasar, Endra Datta, juga mengucapkan selamat HUT ke-14 DenPost, 1 Oktober. ‘’Kami mendukung Fun Bike DenPost. Selain itu, kami juga mengucapkan semoga DenPost di ulang tahunnya yang ke-14 tetap eksis dalam

memberikan informasi dan berita yang aktual dan tajam menyeuarakan aspirasi masyarakat Bali,’’ kata Endra Datta, Minggu (30/9) kemarin. Ditambahkannya, Samas Denpasar yang didirikan pada 15 Agustus medio 2009 lalu, digagas oleh I Dewa Made Mertakota yang kini juga memimpin Samas Denpasar. Diungkapkannya, Samas merupakan sebuah forum komunkasi sebuah klub, dari komunitas sepeda di Denpasar. Samas sudah terbentuk di enam kabupaten/kota, kecuali Klungkung dan Jembrana. ‘’Program Samas yng sudah jalan, yaitu 16 Agustus 2010, peresmian lajur sepeda dan car

free day. Setelah program dilanjutkan dengan pembuatan film bersepeda di sekolah. Tujuan film ini guna mengatasi masalah sosial, kemacetan dan polusi serta menumbuhkan kesadaran lingkungan di dalam diri para siswa,’’ ujarnya. Film edukasi bersepeda ke sekolah yang berjudul 1 Detik itu, telah selesai dan sudah melakukan road show ke sekolah-sekolah di Gianyar, Denpasar dan Badung. ‘’Rencananya, kami di Samas akan membentuk koperasi guna mempersatukan anggota dan memajukan anggota secara bersamasama, guna memberikan manfaat yang lebih besar. Dalam

rangkaian HUT ke-3 Samas, 11 s.d. 12 Agustus lalu, Samas juga telah meluncurkan website www.sepedabali.org, yang lebih interaktif. Pada saat peluncuran website ini, hadir Wagub Bali, AA Ngr Puspayoga, dan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, sekaligus mencanangkan gerakan Bike to School Bali,’’ ucapnya. Lebih jauh dikatakannya, Samas mengajak siswa sekolah untuk menggiatkan bersepeda di sekolah, dengan bergabung di Gerakan Bike to School Bali, yang melalui media sosial dan akses face book, b2sbali, dan twitter b2s_bali. ‘’Samas juga menghrapkan pemerintah kabupaten/

DenPost/eka

Endra Datta kota untuk membuat dan menambah lajur sepeda ke sekolah sesuai amanat Undang-Undang No. 22 tahun 2009,’’ tandasnya. (112)

Quick Respons Posko Kosong DI sepanjang jalan Prof IB Mantera sekarang banyak dibangun quick respons posko. Namun ketika ditengok ke dalam, ternyata posko itu kosong. Lalau untuk apa pembuatan posko itu? Itulah yang muncul dalam acara Citra Bali yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Minggu (30/9) kemarin. Berikut laporan Wati Ananta dari Global FM Bali. Tak Ada Sosialisasi Apakah parkir di Denpasar sudah naik? Kenapa tidak ada sosialisasi kepada masyarakat? Agung Jayanegara, Denpasar

Pesawat Kadaluwarsa Hampir tiap bulan ada pesawat jatuh di Indonesia. Karena semua pesawat kedaluwarsa. Tidak salah kita di ejek negara lain. Katanya sudah membeli beberapa pesawat, benarkah? Sinda, Denpasar

Modus Penipuan Puluhan napi ngamuk di Rutan Klungkung. - Makanya sipir jangan mudah kompromi.

lat) Tarung Derajat yang hadir dalam muskot itu, semuanya memilih dan mempercayakan Lole—sapaan akrab Nyoman Darsa, untuk memimpin Kodrat Denpasar lima tahun kedepan. ‘’Kami akan melakukan evaluasi program kedepannya,’’ kata Darsa yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini, seusai muskot, kemarin. Diungkapkannya, untuk pro-

Masyarakat mohon berhati – hati menerima telpon yang tidak jelas. Sekarang banyak penipuan dengan modus operandi mengatakan anggota keluarga kita kecelakaan atau berurusan dengan polisi dan ujung – ujungnya minta duit. Nyoman Sumiasa, Pecatu

Politik Santun Kita jangan melupakan sejarah. Ibarat orang minum di Jakarta, kita mabuk di Bali.

biaya yang dikeluarkan pemerintah tidak sia – sia. Gede Biasa, Denpasar Belajar dari sejarah masa lalu , apakah kita akan selalu menebarkan kebencian terhadap lawan politik kita. Sebaiknya marilah berpolitik dengan santun. Jodog, Denpasar

Posko Kosong

Saya lewat di jalan IB Mantra, banyak spanduk dari kepolisian. Ada juga posko, bertuliskan quick respons posko . Namun ketika di tengok kedalamnya, posko tersebut kosong. Lalu untuk apa ada quick respon posko tersebut? Mada, Denpasar

dion Mengwi pelihara dan difungsikan dengan baik. Awe, Legian

Kirim Guru ke China China adalah sebuah negara yang sukses. Jember kirim 1000 guru dan siswa ke Tiongkok. Sesuatu yang sangat positif. Dari pada mengirim DPR studi banding. Sehingga

Berani Membayar

Jika berani melakukan tawuran, mungkin mereka berani juga menawur ( membayar ) hukum. Kak Raka, Mengwi

Krisis Kepemimpinan

Krisis kepemimpinan seluruh Indonesia. Bagaimanapun

selama era reformasi semua menjanjikan yang muluk muluk. Namun keamanan dan kenyamanan seolah semakin jauh. Jujur, Denpasar

Penertiban Parkir

Terimakasih untuk polres Gianyar sudah menertibkan parkir di jalan raya Ubud. Mohon penertiban ini berkelanjutan. Nyoman Stemen, Ubud

Pan Kote

Pelihara Mengwi Saja Ada wacana untuk membangun stadion di daerah Bukit. Kenapa harus membangun di daerah yang sudah padat? Apa tidak sebaiknya sta-

DENPOST

Perintis : Satria Naradha. Pemimpin Umum : I Gde Nym. Suryawan. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : I Gde Suyadnyana, Staf Redaksi : Edy Asri, K. Karya, Sudiana, Yahya Umar. Ilustrator : Putu Suaria Soethama. Koordinator Liputan : Agus Putra Mahendra. Reporter : IB. Pasma, Putu Witari, Komang Sutrisna, Sri Wiadnyana, Robin, Gung Eka, Suastrawan, Ngurah Kertanegara, Suryaningsih, Made Miasa, Sugiadnyana, Dewa Sanjaya, AA Terbit 1 Oktober 1998 Yuliantara, Putrasasmita, Gagah. Kontributor : Astra Prayoga, Sujaya, Jelantik. Pemimpin Perusahaan : Wayan Ukir. Iklan : Dewa Gurnita (Manajer), Arniti. Manajer Sirkulasi : IB Wirawan. Lay Out : Shantika, IGP Juana, Sulung, IB. Purwita, I Putu Wiradana, Tony, Suastika, Adi Sastra. Web/Grafis : Adi Sudianggara. Marketing : Nining Setyawati, Suardana, Suteja Widiantara, Windu Segara. Sekretariat : Nariati(Kepala), IGA.Yuliantari, Wayan Susanti. Alamat Redaksi/Sirkulasi/iklan : Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat, Telepon 416669 (Hunting) Fax 416679 Tarif Iklan : mIni : Rp. 15.000/baris maksimal 10 baris, umum (B/W) Rp. 15.000,-/mm. kolom, warna (FC) Rp. 25.000,-/mm.kolom, Spot Colour Rp. 20.000,-/mm.kolom. Keluarga Rp. 7.000,-/mm.kolom, Pariwara : Rp. 5.000,-/mm.kolom. Iklan Mega Emas (1x50mm.kolom) Rp. 350.000,-/10kali terbit. Penerimaan Iklan Mendesak dimuat besok diterima pk. 15.00Wita Harga Langganan Denpost Rp. 30.000,-/bulan, Paket Bali Post + Denpost Rp. 90.000/bulan Bayar di muka, Eceran Rp. 2.500,-/exp. Penerbit Koperasi Tarukan Media Dharma. Surat Izin Penerbitan Pers : Nomor 565/SK/MENPEN/SIUPP/1998, tanggal 30 September 1998. Anggota SPS, terbit setiap hari kecuali hari libur nasioanal. Pencetak PT Percetakan BP, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar Barat. Isi diluar Tanggung jawab Percetakan. Website : www.denpostnews.com, E-mail : redaksi@denpost.net dan denpostbali@yahoo.com, iklan@denpost.net, sekretariat@denpost.net Setiap wartawan Denpost membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber


8

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Anggota Buser Dikerahkan ke Jawa „ Kasus Perampokan di RPA Tabanan, DenPost Kabar terbaru dari penyelidikan kasus perampokan di Rumah Potong Ayam (RPA) PT Ciomas Adisatwa, Banjar Dauh Yeh, Desa Kabakaba, Kecamatan Kediri, sebagian anggota Buser Polres Tabanan kini dikerahkan untuk penyelidikan ke Jawa. Kasat Reskrim AKP Eko Kurniawan mengungkapkan hal itu, seizin Kapolres Tabanan, Minggu (30/9) kemarin. Eko tidak menyebutkan spesifikasi nama kota di Jawa yang kini jadi sasaran penyelidikan terhadap pelaku. Menurutnya, penyelidikan kali ini menyebar kepada kelompok A, B, ataupun C, bahkan juga terhadap kemungkinan kelompok di luar Bali maupun Jawa. “Sampai saat ini kami belum memastikan para pelaku perampokan di Kabakaba itu termasuk pada kelompok yang mana. Untuk itu kami juga berkoordinasi dengan kepolisian di Bali, terutama di daerah yang sempat mengalami kasus serupa dengan menggunakan senjata tajam (sajam) ataupun senjata api (senpi), apalagi yang menyasar bongkar brankas,” ungkapnya. Polres Tabanan dalam menangani kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kabakaba itu juga di-back-up Polda Bali. Analisa dan evaluasi (anev) pun terus dilakukan. Kepolisian pun telah memintai keterangan terhadap beberapa orang saksi, termasuk empat saksi korban penyekapan oleh kawanan perampok. Begitu juga dengan sejumlah barang bukti yang disita, seperti dua sajam yang ditemukan saat olah TKP dan dua sepeda motor yang sempat dilarikan pelaku dan kemudian ditemukan di pinggir jalan Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung. Kepolisian setempat juga telah membuat sketsa wajah salah seorang pelaku. Sketsa wajah yang dibuat itu diduga sebagai pelaku yang membawa senpi untuk menodong para saksi korban yang disekap saat kejadian Selasa (18/9) dini hari lalu, namun para korban yang disekap saat kejadian itu sama-sama mengaku tidak mengenali wajah-wajah pelaku, karena kawanan perampok itu mengenakan topeng sebo, di samping karena suasananya saat itu masih gelap. (121)

Dituding Jual Jukung Bekas ke PNPM

Perbekel Perancak Membantah Negara,DenPost Tudingan miring terus mengarah ke Perbekel Perancak,Ketut Suastika Yasa. Setelah dituding bertindak arogan, kemudian melakukan pungli terhadap penduduk pendatang dan pekerja villa, serta adanya aliran dana yang masuk ke rekening pribadi, kini Perbekel Perancak dituding banyak melakukan penyelewengan dana desa yang bersumber dari bantuan. Bahkan selama menjabat, Suastika Yasa dituduh kerap kali mencatut nama dua pejabat di Jembrana untuk berlindung dan mengintimidasi masyarakat.

DenPost/robin

RESMIKAN GEDUNG - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana ST saat meresmikan berdirinya gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK/TPQ di kompleks Islamic Centre Singaraja hari Sabtu (29/9) ditandai dengan penandatangan plakat dan pengguntingan pita.

I Ketut Lama Antara, seorang warga Minggu (30/9) kemarin mengaku proposalnya pernah ditolak ditandatangani oleh Perbekel Perancak, dengan dalih anggota kelompok yang ada dalam proposal tersebut bukan orang dekat perbekel. Kemudian kisruh ini berkepanjangan dengan keterangan yang diberikan perbekel yang mengatakan Ketut Nyari dan sekretaris kelompoknya bukan seorang nelayan. Untuk membantah pernyataan Suastika Yasa, Nyari mengaku memiliki bukti kuat yang menyata-

kan dirinya seorang nelayan yakni Surat Penangkapan Ikan yang dikeluarkan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali Nomer. 525.32/156/Binu/DPK, tanggal 12 Oktober 2005. “Apa dasarnya dia menuduh saya bukan nelayan, wong saya memiliki surat keterangan resmi sebagai seorang nelayan,” terang Nyari. Bahkan Nyari kembali menuding perbekel banyak melakukan penyimpangan dana yang bersumber dari dana bantuan. Salah satunya adalah PNPM pengembangan pariwisa-

ta. Dana bantuan PNPM senilai Rp 100 juta ini dituding sarat dengan rekayasa. Dalam pencairannya kepada beberapa kelompok nelayan yang dikatakan Nyari adalah orang-orang dekat Suastika Yasa untuk pembelian beberapa unit jukung fiber, justru diberikan jukung fiber bekas. Bahkan, menurut Nyari salah satu jukung bekas yang dibeli tersebut adalah milik Suastika Yasa. “ Ini kan tidak benar, seharusnya jukung baru yang dibeli, bukan membeli yang bekas. Inikan jelas tujuannya keuntungan,” imbuh Nyari. Bahkan Nyari menuding diantara kelompok nelayan yang mendapat bantuan sebagian besar profesinya bukan nelayan. Pernyataan Nyari ini semuanya dibenarkan oleh Ketut Suamba, warga lainnya dan salah satu anggota BPD Desa Perancak. Menurut Suamba dan anggota BPD, ucapan yang mencatut nama dua pejabat tersebut acap kali disampaikan di depan rapat dengan masyarakat. Sementara itu, Suastika Yasa saat dikonfirmasi di rumahnya Minggu (30/9) kemarin membatah tegas tudingan warga. Menurutnya semua pungutan tersebut sudah sesuai dengan Perdes No 3 tahun 2012 dan terkait administrasi ijin IMB PT Villa Pasti itu tidak benar dipakai untuk kepentingan pribadi. “Karena saat itu dana mau ditranfer,dan desa hanya punya rekening BPD dan pihak Villa Pasti minta rekening BCA sehingga pinjam rekening istri saya. Itu semua sudah diserahkan ke bendahara desa, dimana 20 juta untuk desa pekraman dan sisanya masuk kas desa dan dipotong upah pungut 15 persen,”jelasnya. Terkait PNPM menurutnya dalam proposal dan spek tidak tercantum apakah jukung yang dibeli baru atau bekas.”Itu semua belinya komplit,ini juga sesuai mekanisme,dan sesuai peruntukan. Dana PNPM Rp 100 juta itu 40 persen untuk seni,dan 60 persen untuk wisata bahari. Tiga unit jukung fiber dibeli Rp 57 juta, karena harga jukung juga normatif,”jelasnya. Suastika juga membantah menjual jukung bekas miliknya.”Saya tidak punya jukung saya punya perahu,”kilahnya.(120)

Kapten dan ABK Diselamatkan Kapal Asing

K. 1060

Singaraja, DenPost Kapal nelayan yang ditemukan terdampar di wilayah perairan Dusun Alasari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Sabtu (29/ 9) lalu akhirnya dipastikan milik nelayan asal Probolinggo, Jatim. Kapten kapal, pemilik serta kedelapan anak buah kapal (ABK) berhasil selamat dari musibah itu setelah dibantu oleh kapal asing berbendera Amerika. Seluruhnya kini sedang dimintai keterangan di Mapolsek Tejakula. “Kapten kapal dan pemiliknya sedang dimintai keterangan. Mereka dalam keadaan keadaan selamat,” ujar Kapolsek Tejakula AKP I Ketut Relo Kusada saat dimintai konfirmasi hari Minggu (30/9) kemarin. Dikatakan, kapal ikan yang diketahui milik H Sunarto dan Kapten kapal bernama Sakuri Anggaswari itu berangkat dari Probolinggo pada Jumat (21/9) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Kapal itu hendak mencari ikan di perairan selat Madura. Namun, pada Selasa (25/9) sekitar pukul 03.00 WIB, tiba-tiba kapal dihantam ombak sebanyak tiga kali. Beruntung, ketika kapal dihantam ombak besar kapten kapal, pemilik serta kedelapan ABK diselamatkan oleh kapal asing ‘Love Song’ berbendera Amerika. “Mereka waktu itu diselamatkan oleh kapal berbendara Amerika. Dari keterangan mereka kapal Amerika itu hendak menuju Singapura. Setelah diselamatkan mereka kemudian didaratkan di pulau Kangean Madura,” terang AKP Relo. Seperti diberitakan sebelumnya, kapal ikan itu ditemukan di wilayah perairan Dusun Alasari, Desa Pacung, Kecamatan Kubutambahan, Sabtu (29/ 9) lalu. Kapal itu diketahui telah terapung sekitar 100 meter dari bibir pantai sudah dalam keadaan terbalik. Warga yang ditemui di lokasi tak satu pun mengetahui peristiwa tenggelamnya kapal dengan bobot sekitar 40 gross ton tersebut. Tiba-tiba saja pada pagi hari sekitar pukul 07.30 Wita, warga dikejutkan dengan sebuah kepal yang terdampar tampak awak. (118)


9

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Wabup Tjok Agung Hadiri Acara Doa Bersama di Asrham Gandhi Semarapura, DenPost Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Agung, Sabtu (29/09) kemarin, menghadiri acara doa bersama di Asram Gandhi Puri di Desa Paksebali, Dawan, Klungkung. Doa bersama tersebut digelar serangkaian peringatan Mahatma Gandhi Jayanthi ke 143 tahun, juga 1000 hari wafatnya mantan presiden RI, Gus Dur dan sekaligus peresmian patung Mahatma Gandhi. Selain wabup, Tjok. Agung, tak ketinggalan hadir dalam acara tersebut Kasat Bimas, AKP

Made Sudartawan, serta perwakilan dari Camat Dawan serta undangan lainnya. Acara doa bersama tersebut juga dihadiri oleh Konsulat India, Mr. Takhi. Wabup Tjok Agung sendiri dalam kesempatan tersebut menyambut baik dilaksanakannya doa bersama tersebut. Karena bagi Tjok Agung, doa perdamaian semacam tersebut akan lebih baik jika lebih sering didengungkan. Apalagi perdamaian di dunia tidak akan tercipta selama manusianya masih saling menjatuhkan satu sama lain. “Saya apresia-

DenPost/sriwiadnyana

DOA - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Agung ketika menghadiri acara doa bersama di di Asram Gandhi Puri di Desa Paksebali, Dawan, Klungkung, Sabtu (29/9) lalu.

si kegiatan ini sebagai wujud partisipasi dalam turut upaya meningkatkan perdamaian di dunia. Disamping untuk mengenang jasa-jasa para tokoh spiritual seperti Mahatma Gandhi,” ujar Tjok. Agung. Sementara pengasuh Asram Gandhi Puri, BR. Indra Udayana mengatakan kalau tujuan dari diadakannya doa bersama tidak hanya untuk mengenang jasa para tokoh spiritual seperti Mahatma Gandhi, tokoh lintas agama seperti mantan presiden RI Gus Dur. Namun juga sebagai bentuk doa agar dunia ini senantiasa berada dalam suasana tenteram dan damai. “Semoga melalui ajaran-ajaran Mahatma Gandhi, pemikiran pluralis seperti Gus Dur, dapat tercipta perdamaian di dunia ini” ujar Indra Udayana. Selain diisi peresmian patung Mahatma Gandhi sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh perdamaian tersebut, acara juga dimeriahkan dengan taria-tarian dan nyanyian perdamaian. Acara tersebut juga di hadiri oleh para mahasiswa Gandhi Jayanthi, LP3i Prasanthi Nilayam, Kuta sebanyak kurang lebih 175 orang. (119/*)

Alat Berat Rusak

Sampah di TPA Sente ”Overload” Semarapura, DenPost Kondisi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di dusun Sente, Desa Pikat, Dawan, Klungkung terancam overload. Hal itu menyusul rusaknya alat berat yang beroperasi untuk mengolah sampah di TPA. Padahal alat berat sejenis loader tersebut baru sekitar setahun dioperasikan untuk mengatasi persoalan sampah di TPA agar tidak menggunung. Namun kenyataannya alat berat yang baru dbeli dengan harga miliran rupiah tersebut kondisinya sudah rusak. Kondisi inipun diakui salah seorang warga yang menjadi pemulung di TPA, Wayan Estri, Minggu (30/9) kemarin. Malah menurut Estri, alat berat yang sehari-hari dimanfaatkan untuk meratakan sampah di TPA sudah mulai rusak sejak lima hari yang lalu. Kondisi ini menyebabkan petugas setempat harus kerja berat karena harus manual mengatasi sampah yang mulai menggunung di lokasi TPA. Belum akibat sampah menggunung ini sempat membuat tembok di bagian selatan roboh dan sampah-sampah hampir tumpah ke pekarangan warga. “Sudah lima hari mati alat beratnya pak. Dan petugas terpaksa bekerja secara sendiri tanpa alat,”ungkapnya. Sementara Kepala DKP

Klungkung, Nyoman Rahayu ketika dikonfirmasi kemarin mengakui saat ini alat berat di lokasi TPA rusak. Menurut Rahayu, alat berat tersebut mulai rusak sejak dua hari yang lalu. Kondisi ini terjadi lantaran radiatiator dari alat berat tersebut buntu. “Sudah dua hari alatnya rusak. Tapi kami tetap berupaya untuk mengerahkan para pekerja untuk menguraikan sampah secara manual, “ ujarnya. Selain secara manual, untuk mengantisipasi agar sampah tidak menggunung, Rahayu juga meminta para sopir truk pengangkut sampah untuk menurunkan sampah secara menyebar, sehingga dapat mempermudah penguraian sampah secara manual. Bahkan untuk mengantisipasi kebakaran sampah akibat

DenPost/sriwiadnyana

TPA - Kondisi TPA di dusun Sente, Dawan, Klungkung, yang juga dipenuhi ternak sapi yang mencari makan, Minggu (30/9) kemarin. musim kemarau, dia juga telah menyiapkan sebuah mobil tangki air yang bersiaga sepanjang waktu di sekitar lokasi. Tapi Rahayu juga mengakui kondisi TPA Sente saat ini sudah mulai overload. Karena itu pihaknya sudah merencanakan untuk perluasan TPA Sente seluas empat hektar untuk peluasan. Apalagi saat ini daya tampung TPA Sente juga hanya bertahan hingga lima tahun ke depan. “Jika perluasan terwujud pemerintah pusat siap untuk membantu proses pengelolaan sampah. Terutama untuk pengelolaan limbah dan juga sampah-sampah plastik,” akunya

Bagaimana jika belum bisa terwujud? Menurut Rahayu, sampah-sampah yang menggunung terpaksa harus dikirim ke TPA Banglet, yang terdapat di Kabupaten Bangli. Namun untuk melakukan hal tersebut, dibutuhkan biaya operasional yang tinggi di setiap harinya, di samping kondisi armada pengangkut yang prima, sebab jalur menuju TPA Banglet yang menanjak. “Sekarang masih terkendala lahan untuk perluasan TPA Sente.Tapi jika perluasan buntu terpaksa harus dikirim ke TPA Banglet. Dan ini juga membutuhkan biaya operasional tinggi,,” tandasnya (119)

Kelola Potensi Galian C, Sleman Studi Banding ke Karangasem

DenPost/suastrawan

Gede Adnya Mulyadi

K. 1066

Amlapura, DenPost Guna memaksimalkan pengelolaan potensi tambang galian C, jajaran Dispenda Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan studi banding ke Karangasem, akhir pekan lalu. Karangasem dipilih sebagai objek kunjungan karena selain dinilai mampu mengangkat PAD dari sektor tersebut, kabupaten di ujung timur Pulau Bali itu memiliki karakteristik wilayah yang hampir sama dengan Kabupaten Sleman. Rombongan Dispenda Sleman berjumlah 25 orang dari unsur Dispenda dan unsur dari dinas terkait, termasuk sembilan orang kepala desa. Mereka sempat meninjau sejumlah lokasi penambangan. Sebelumnya mereka diterima Kadispenda Karangasem, Gede Adnya Mulyadi, yang memberikan gambaran tentang potensi galian C Karangasem serta kiat-kiat pengelolaan terkait optimalisasi PAD. Ketua Rombongan Dispenda Sleman, Drs Samsidi, mengatakan, kunjungan ke Karangasem dimaksudkan untuk mengetahui pengelolaan potensi galian C di Karangasem. Kabupaten Sleman, menurut dia, juga memiliki potensi di bidang itu namun sejauh ini belum dikelola dengan baik sehingga belum memberikan kontribusi bagi PAD. Belum optimalnya kontribusi dari galian C juga dikarenakan Kabupaten Sleman belum belum mampu menegaskan perlindungan terhadap tambang galian C yang ada. ‘’Kami ingin tahu lebih jauh teknis menyusun strategi dan program dalam menjaring PAD di Sleman,” katanya. PAD Kabupaten Sleman, ungkap Samsidi, masih sangat kecil yakni hanya sekitar Rp 6 milyar. Adapun studi banding ke Karangasem, tidak hanya untuk mencari informasi tentang pengelolaan galian C tapi juga sektorsektor lain yang peluangnya masih terbuka lebar. ‘’Tapi utamanya kami ingin berbagi pengalaman dari sisi optimalisasi pajak galian C,” jelasnya. Kadispenda Karangasem, Gede Adnya Mulyadi, MM, mengatakan, intensifikasi pemungutan pajak galian C di Karangasem sempat mengalami banyak kebocoran, namun sejak dua tahun terakhir sudah berhasil ditekan seiring diterbitkannya perda khusus tentang galian C. Dengan menerapkan beberapa metode termasuk adanya sistem pengawasan yang ketat, saat ini PAD dari galian C ditargetkan mendekati Rp 60 milyar, atau meningkat 400 persen dari empat tahun sebelumnya. (117)


10

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Wabup Dewa Sutanaya Diverifikasi Tim Pusat ‰ Calon Penerima Ksatria Bhakti Husada

DenPost/yuliantara

BUANG OROK - Seorang mahasiswi FM beralamat Sumber Urip No.999 RT1/RW2, Banyuwangi, Jatim yang membuang bayi orok di lokasi Out Bond diamankan polisi di Mapolsek Payangan, Minnggu (30/ 9) kemarin

Buang Orok di Lokasi Kemah, Mahasiswi Diciduk Polisi Gianyar, DenPost Seorang mahasiswi sekolah tinggi pariwisata bergengsi di Bali, FM (19), beralamat Sumber Urip No. 999 RT1/RW2, Banyuwangi, Jatim diitangkap polisi tak lama setelah membuah orok, Minggu (30) kemarin. Penangkapan terhadap perempuan yang tinggal di Jalan Darma Wangsa, Kampial, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung ini berawal dari laporan salah seorang karyawan tempat perkemahan outbond di Banjar Penginyahan, Desa Puhu, Payangan, Gianyar pagi kemarin. Saat itu, karyawan tersebut menemukan bungkusan tas kresek warna merah di areal outbond Pengiyahan, setelah dibuka di dalamnya berisi orok yang sudah meninggal dunia. Atas temuan itu, karyawan ini kemudian melaporkannya ke Polsek Payangan. Tak lama kemudian polisi mendatangi TKP dan mengamankan orok tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Payangan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mencari tahu siapa pembuang orok tersebut. Atas izin panitia kemah, polisi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah mahasiswi yang sedang ikut acara perkemahan. Dari hasil pemeriksaan mengarah kepada pelaku. Pelaku kemudian diamankan dan diajak ke Puskesmas Payangan. Setelah diinterogasi, mahasiswi berparas cantik ini akhirnya mengaku dia yang membuang orok tersebut. Atas perbuatannya iyu, polisi mengamankan FM ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, Kapolsek Payangan, AKP Dewa Gede Rai Sujaya, membenarkan adanya kasus tersebut. Dikatakan, awalnya pihaknya mendapat laporan dari salah seorang karyawan tempat kemah menemukan orok yang dibungkus tas kresek merah. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dan mengarah kepada pelaku. Setelah FM diamankan akhirnya dia mengaku perbuatannya. (116)

Gianyar, DenPost Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya, SH, tahun 2012 ini diusulkan oleh Pemkab Gianyar untuk meraih penghargaan di Bidang Kesehatan, yakni Ksatria Bhakti Husada. Ksatria Bhakti Usada merupakan penghargaan tertinggi di bidang kesehatan yang diberikan kepada institusi atau perorangan yang berjasa di bidang kesehatan. Hal ini terungkap pada acara penerimaan Tim Penilai dan Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Ksatria Bhakti Husada Tahun 2012 di sebuah restoran Ubud, Gianyar, Sabtu (29/9) lalu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, dr. Pande Putu Wirbuana, M.Kes, mengatakan, pengusulan Dewa Made Sutanaya mengingat dedikasi Wakil Bupati Gianyar ini dalam penanggulangan HIV/ AIDS dan upaya pencegahan serta penyalahgunaan narkoba. Dalam kapasitasnya sebagai wakil bupati, ketua Komisi Penanggulang AIDS (KPA), dan pernah menjadi Ketua Badan Narkotika Kabupaten Gianyar, Dewa Made Sutanaya secara aktif melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan narkoba dan HIV/AIDS. Pande Wirbuana menambahkan, keberadaan Kelompok Siswa Penduli AIDS (KSPAN) di sekolah, Kelompok Guru Pembina KSPAN, Kader Penanggulangan AIDS di tiap-tiap desa pakraman merupakan

Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita

09:00 10:00 11:00 12:00 12:05 12:30 13:00 13:30 14:00

Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita Wita

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Suluh Indonesia Life On Earth : One Bear Mountain (1) Talkshow PERITA Round Up The World (2) Lejel Home Shopping Puja Trisandya Dharma Wacana Berita Siang Lejel Home Shopping Klip Bali Tabaluga

14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 17:00 Wita 17: 05 Wita 17: 30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 21:35 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita

Yowana Live Gita Shanti Pabligbagan Sekilas Berita DW TV : Inovator Dharma Wacana PujaTrisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Solusi Alternatif : Jeng Ana Lintas Mancanegara\ Sekilas Berita Suluh Indonesia Sekilas Berita Lila Cita Life On Earth : One Bear Mountain (1) 23:30 Wita Bali Channel 24:00 Wita Penutup

KARYA - Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga, didampingi Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, hadir dalam karya di Pura Gunung Sari Desa Pakraman Wanayu Mas Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (30/9) kemarin. Gianyar, DenPost Puncak Karya Mamungkah, Pedudusan Agung, Mupuk Pedagingan dan Ngusaba Desa Ngusaba Nini di Pura Gunung

Sari Desa Pakraman Wanayu Mas, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar dilaksanakan Minggu (30/9) kemarin. Puncak karya dilaksanakan Mukiyang Karya

C. 57

SERVICE - Cuci AC - Kulkas - M.Cuci - P. Air, Dll. - WC mampet - Wastafel - Kuras WC 24 jam

C.1105

erahkan serangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional pada Nopember mendatang. Wabup Dewa Made Sutanaya selepas acara verifikasi menyampaikan, penghargaan bukan merupakan hal utama yang ingin diraihnya, namun dalam proses verifikasi ini merupakan masukan dari tim penilai menjadi lebih utama dalam penanggulangan HIV/ AIDS dan narkoba di Kabupaten Gianyar. Hal yang menarik dalam proses verifikasi ini, ada beberapa informasi dan dana pusat dalam penanggulangan narkoba yang belum diketahui, seperti dana rehabilitasi dapat

dimohonkan untuk langkah penannggulangan HIV/AIDS dan narkoba di Kabupaten Gianyar. “Terlepas dapat atau tidak penghargaan Ksatria Bhakti Husada, upaya penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba di Kabupaten Gianyar harus terus dilakukan demi masa depan seluruh generasi masyarakat Gianyar,” ujar mantan pejabat Kabupaten Badung itu. Dalam penilaian yang berlangsung sekitar 3 jam itu, Wabup Sutanaya didampingi Kadis Kesehatan, unsur RSUD Sanjiwani, KPA, BNK, dan Puskesmas Ubud. (116)

Karya di Pura Gunung Sari Di-”puput” 20 Sulinggih

DenPost/yuliantara

BIRO JASA

BIRO JASA

kesempatan itu memberikan apresiasi luar biasa atas dedikasi dan kerja keras Dewa Made Sutanaya dalam penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba di Kabupaten Gianyar. Banyak langkah positif dan nyata yang telah dilihat langsung oleh tim penilai dan hasil wawancara dengan Dewa Made Sutanaya yang merupakan satu-satunya wakil Propinsi Bali, sehingga sangat pantas untuk diusulkan dapat penghargaan ini. Namun, hasilnya nanti tentu akan disandingkan dengan 24 orang peserta lainnya dari 11 propinsi yang ikut bersaing dalam penghargaan yang rencana akan dis-

PROFIL TANK

Program Acara Senin, 1 Oktober 2012 05:52 05:54 05:56 06:00 06:05 06:35 07:05 07:35 08:05 08:35

bentuk dedikasi nyata yang telah disumbangkan Wakil Bupati Gianyar ini. Selain itu, di bawah pimpinan Dewa Made Sutanaya, KPA Gianyar juga telah mendapat penghargaan dari pemerintah pusat sebagai KPA Mandiri Tahun 2011. Ketua Tim Penilai, drg. Usman Sumantri, bersama delapan orang tim penilai dari pusat memberikan berbagai pertanyaan tentang upaya-upaya yang dilakukan Dewa Made Suataya dalam pemberdayan kesehatan di Kabupaten Gianyar, khususnya dalam penanganan bidang HIV/AIDS dan narkoba. Usman Sumantri dalam

Agung Menawa Ratna Ngenteg Linggih, Ngingkup, Mekebat Daun, Pujawali, Mepeselang dan Memasar. Dalam kesempatan itu hadir Wagub AA Puspayoga, didampingi Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Wabup Gianyar Dewa Made Sutanaya, SH. Dalam karya tersebut dipuput 20 orang sulinggih, di antaranya Ida Pedanda Gde Gunung, Ida Pedanda Geria Peling, Ida Pedanda Geria Sanur Pejeng, Ida Pedanda Mas Sukawati, Ida Pedanda Boda Sukawati (Ring Ayunan), Ida Pedanda Geria Aan, Ida Pedanda Boda Karangasem (Ring Peselang), Ida Pedanda Gria Sanur Pejeng, Ida Pedanda Yajamana (Mejejiwan), Ida Pedanda Payangan, Ida Pedanda Buruan, Ida Pedanda Kemenuh, Ida Pedanda Blangsinga, Ida Pedanda Ubud Kelod, Ida Pedanda Br. Eha Tampaksiring, Ida Pedanda Bona, Ida Pedanda Tedung, Ida Pedanda Pesraman Siangan, Ida Pedanda Istri Rai Siangan dan Ida Pedanda Guru Siangan. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan berbagai rangkaian karya seperti Mecaru Rsi Gana, Melaspas, Mepedagingan Tawur Balik Sumpah pada 15 September 2012, Tawur Agung Mepedanan pada 23 September 2012 dan pada Puncak Karya merupakan rangkaian Karya ke-18. Ketua Umum Panitia Karya, IB Made Parsa, menjelaskan, piodalan Pura Gunung Sari ini di-empon oleh Desa Pakraman Wanayu Mas yang berjumlah 500 KK. Sumber dana dari pelaksanaan karya ini berasal dari urunan dan gotong-royong krama serta dana punia dari beberapa pihak. Dikatakan, dalam upaya mensukseskan karya atas petunjuk dan arahan Ida Pedanda Jelantik Wayahan Dauh dari Geria Prapithamaha Man-

uaba Siangan, selaku Wiku Yajamana dan Ida Pedanda Istri Oka Simpangan dari Geria Sanding Bona, selaku Wiku Tapini, berbagai persiapan sudah dilakukan. Dikatakan, Pura Gunung Sari yang berlokasi di Desa Pakraman Wanayu Mas kembali dibangun atau diperbaiki sekitar tahun 1930-an setelah semua pelinggih hancur karena gempa tahun 1917. Kemudian dilaksanakan karya pemelaspas dan tawur meserana kambing dan pemelaspas soroan. Setelah itu belum pernah dilaksanakan lagi karya besar. Atas usaha bersama seluruh krama dilaksanakan Karya Mamungkah, Pedudusan Agung, Mupuk Pedagingan dan Ngusaba Desa Ngusaba Nini pada 30 September 2012 lalu. Bendesa Pakraman Wanayu Mas, I Gusti Ngurah Alit Arsana, mengatakan sesuai sastra agama, minimal setiap 30 tahun sudah dilaksanakan prosesi Mupuk Pedagingan sehingga setiap generasi tetap dapat mengetahui dan melestarikan prosesi yadnya agar tradisi pelaksanaan yadnya di Bali tidak terputus dan dapat terus dilestarikan dan pemahaman Tri Rna dapat terus dipertahankan. Sedangkan di Desa Pakraman Wanayu Mas sudah lebih dari 60 tahun prosesi ini belum dilaksanakan. Oleh karena itu, dengan keinginan kuat dari seluruh krama maka pada tahun 2012 ini dilaksanakan Karya Mamungkah, Pedudusan Agung, Mupuk Pedagingan dan Ngusaba Desa Ngusaba Nini. Bupati Gianyar di selasela acara mengharapkan melalui pelaksanaan karya ini dapat memberikan kesejahteraan dan kedamaian kepada buana agung dan buana alit. Yadnya bakti yang telah dilaksanakan masyarakat juga diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan. (116)

C. 1202

- MAMPET - SAL. AIR - KURAS - SUMUR BOR C.1158

IKLDP22/AHLILANCAR

C.1158

C. 1155

MODAL USAHA

C. 1158

C. 1165

SERVICE

C.1210 C. 11160

C.1147

C. 1189

C.1164

ALAT KANTOR

C. 1204

C. 1150


11

Denpost  senin, 1 oktober 2012

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

Lowongan

kontraktor

rupa-rupa

kredit cepat

kursus

DANA tunai

obat kuat

Dicari Staf Kolektor Tabungan Wanita punya sepeda motor Sim C Hub.KSU Aspaba 0361-7827700

Terima renovasi, desain & bangun baru, dak lantai keraton, tambah tingkat tanpa pindah, cepat, ekonomis & praktis Hub. PT. DDW Jl. Mahendradata no. 234X Dps (0361) 8450799, 087888889729, 081511586913

Pasang Indovision 130rb grts, iuran awal. 5rb/hr H. 0361 7924459

Kredit cepat 1 hari cair, untuk modal usaha, pembelian mobil, kerja ke luar negeri, jaminkan BPKB mobil atau motor anda, proses cepat, hubungi : 9288168 atau 081338657517

Privat TK,SD,SMP,SMA,SMK,semua pelajaran (Fisika, Akunting, Nihongo, Kimia, English, Math) Lukis, Translate English, Bahasa Kawi Hub: 085 338 052930/464096

Melayani pinjaman tunai jaminan BPKB motor, mobil, truk, dll proses cepat langsung cair. Bisa kredit mobil, take over, cukup telpon data dijemput. Hub: 081936043178 atau 081338024178 atau 0361-3645178, Pande Adnyana

Special Obat kuat: Arabian oil, Cobra oil, Vacum sport penis, Cialis, Condom lele. Penis & vagina getar, Utk wanita: pelangsing, penggemuk, telat bulan hamil. Hub. 08174745677

travel

Dijual Rumah Promo Rumah Type 40/100 Beringkit, Mengwi 4 Unit Diawal. Strategis, view Bagus, Selatan Terminal Baru Pasar Beringkit 5 Menit Mangupura. H. 9266632 / 8552730

M. 918

DANA USAHA Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda M. 1126

handphone SIMPATI: 081237535353, 081246757575, 082146767676, 081239323232, 081246515151, 082144838383, 082144789789, 082145393939, 082145959595, 082147232323, 082147242424, 082147262626, 081246522222, 082147166666, 082145244444, 082147144444, 081246744000, 081246797777, 082146932000, 082146182222, 081246052888, 081239605168, 081237144333. 082147168111, 082145373788, 082145373789, 081239497474, 081237803636, 081339486060, 081337288000, 081236143888, 081236301777, 081339295777, 081339486000, 081339490888, 081339491888, 081337518181, 081236312888, 081236309888, 081236304777, 081337291888, 081237801777, 081339483777, 081339478777, 081337318899, 081339558585, 081337318999, 081337319319, 081337318989, 081337319000. XL: 081999948000, 081999636000, 081999948777, 081999951888, 081999972888, 081999727888, 081999596888, 081999050777, 081999603999, 081999238999, 081999823999, 081999065444, 087761007979, 087761007799, 081999393000, 081999023777, 081999600400, 081999300100, 081999315999, 081999275999, 081999372299, 081999366161, 087861676000, 087861871222, 087862171666, 087861784666, 087861870999. AS: 085333382666, 082340666222, 085333541777, 085339883456, 085339881010, 082340833333, , 082341200400, 082341200444. IM3: 081558557888, 081558555565, 085737930000. 3: 08969438999, 08969438998. FLEXI: 8000084, 8091000, 7435888, 8096969, 9287000, 9267000, 9238000, 7467666, 8232345, 7888910, 2740055, 7467788, 8005111, 8004884, 8000220, 8000330, 8000083, 8000084, 8000017, 8000025, 8000073, 8000032, 8000031, 8000086, 8000037, 8611001, 8612255, 3658811, 3658822, 8848855, 8217890, 8857890, 2190219, 8792424, 8746868, 9161616, 9101010, 8714411, 7406168, 8882011, 8882012, 8882013, 3670300, 8882003, 8882004, 3694333, 3659696, 8218686, 3658844, 8880606, 8884567,9224999, 2766666, 8020202. SIMPATI & FLEXI SEJOLI: 081246 195 999 & 03619 195 999, 08123 9225999 & 0361 9225999, 081239 623737 & 0361 8 623737. XL & FLEXI SEJOLI: 08199 9283000 & 0361 9283000, 08199 9264000 & 0361 9264000, 08199 9276000 & 0361 9276000, 08199 9236000 & 0361 9236000. SIMPATI & XL SEJOLI: 08123 9 2 3 4 5 6 8 & 08199 9 2 3 4 5 6 8, 08123 9 2 3 4 5 6 9 & 08199 9 2 3 4 5 6 9. TERTARIK?? HUBUNGI : JO CELL (0361) 7426618. M. 1162

M. 1132

dikontrakkan GUDANG Dikontrakkan Gudang, tanah 2 are bangunan 1.5 are, lokasi strategis belakang hotel BPC, Jl. Marlboro, Perum PCP, Jl. Taman Sari Denpasar Hub : Mamik, 0361 - 8095144, 08179432665 M. 1218

M. 1072

Melayani Kredit Dana Tunai, Emas, Elektronik, Laptop, PS, Furniture, Dll. Syarat FC KTP Suami/Istri + KK, Status Rumah Kontrak/Rumah milik. Hubungi: Yohanes 085237013832, 081999006539, 0361-8724563.

M. 1184

service computer Service computer panggilan murah, garansi, semua masalah computer anda, jual laptop-PC cash/ k r e d i t : H P - A s u s - To s h i b a - A c e r Axioo-Netbook. Hub: Andy 03618747889/081353144777 M. 953

butuh DANA cepat

Professional Photo & Vidio Shoot Transfer VCD/DVD kilat dtunggu Rental TV LCD Projector Screen Pas Photo ID Card Undangan Dll P.Kawe 5A (Simpang 6) T. 233008

badut

biro jodoh

M. 1110

Meriahkan Ultahmu bersama Badut-badut lucu dan menarik. Tersedia paket hemat cuma 1 juta (2 badut karakter, MC. Clown, game, hadiah, sulap, dekorasi balon standart). Hub : 0361 7402412, 0819847257, 081558176163 M. 1168

Mellany Massage massage body, Body Massage Full Service. Hubungi : 081999910954 M. 1219

M. 1213

M. 1217

disewakan excavator

Puri Bunga Relaxtion, Delivery Massage Service ke Villa, Hotel, Rumah, 60 Ribu/ jam, Tenaga Wanita Muda Profesional, Hub. 8445689, 081936232616.

komputer

Asri jnd muda tnp anak sexy mulus, pengusaha, cr suami jjk/dd, tua aku mau pntg sayang ama aku. jadi teman juga bisa, serius, Hub. 2076565. Dayu gds 25 th, cntk, putih, bersih, PNS, cr suami jjk/ dd, mau, pntg serius, baik2 setia. Hub: 2076565. Ngurah jjk, 37 th, pesiar, pmlk restaurant, mafan, baik, cari istri gak milih. Hub: 2184049. M. 1136

massage

Bunga Massage full body massage, khusus panggilan tenaga cewek muda muda, tuk Villa, rumah, Hotel Hub: 0361 - 91000259/085333771799

M.1180

M. 1128

M. 907

Jaminkan BPKB motor/mbl anda, Bunga murah, proses cepat syarat ringan. 1 hari cair. Hub: 0361-7455652 Candra 081936222715

Ganti alat anda pake alat yang baru, kami sewakan Excavator/ Bego PC220. Operator, Solar, MOBDEMOB, service bagus dan murah!! Hub. 0361-7434883/ 8552730

disewakan villa PiliAU Residence... Kos Bulanan & Harian. Fas air panas, AC, TV Cable, lemari, Wifi, kulkas, Lokasi nyaman dan tenang. Jln Buana Raya No.2(sebelah banjar Buana Desa) Padang sambian Hub. 08170678899, 0361-3640457

jual beli elektronik Electronic & Furniture second: AC, PS2, LCD, TV, DVD, Compo, Kulkas, M.Cuci, Freezer, Laptop, Komputer, H.Theatre, Bed, Mattras, Sofa, Dll. SMS: 081338525244, Dijemput!!!

M.1124

M. 1138

PENGOBATAN alternatif Pondok Pesantren Raudhotusalam. “Ahmad Agung Fadilah”. Membantu anda dalam menangani segala pro-blem kehidupan, masalah rumah tangga, karier, jodoh, rejeki, pembukaan aura, pemasangan susuk, penyakit medis & non medis, santet/ guna2 dan menyediakan azimat. “Mahar seikhlasnya, mahar sebagian akan kami sumbangkan ke panti asuhan”. “Bukan janji tapi bukti!!”. Terima panggilan. Alamat: Dusun Melaya, Kec Melaya Negara/ 081916172122 M. 1190

M.1205

alternatif

M. 1206

Melayani Pasang Susuk, Buka Aura/ Pamor pengasihan/pelet, penglarisan usaha, karier, mendatangkan orang, puter giling, suami/istri selingkuh, tidak punya keturunan tersedia bendabenda bertuah, untk pegangan tolak bala, dari sihir/ santet dll. Hub: 087861404518 M. 1114

peLANGSING TUBUH Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247 M. 1181

menyewakan PS Rental PS2 dan PS3 *Menyewakan PS2 dan PS3 harian, ***PS2 + game + 3 Stik getar: 1 hr= Rp 30.000, ***PS3 + game + 2 stik ori 1 hr= Rp 75.000, 5 hr= Rp 350.000. ***Terima jual beli PS3, PS2, Iphone, Ipad, Blackberry, android. ***Hub: (0361) 8788585/ 081916251058 M. 1182

dikontrakan rumah Rumah Jl. P. Saelus No. 9, 7 kmr Tidur, R. Tamu, R. Kerja, R. Makan, R. Keluarga, K. Pembantu. Hub: 08123839416. Cocok untuk Praktek Dokter Bersama M. 1203 & Kursus

PT. Waskita Tour & Travel melayani: penyewaan Bus Pariwisata untuk tour di Bali (25 seat, 30 seat, 35 seat, 40 seat, 48 seat), penyewaan mobil + sopir + BBM (kijang Inova, Kijang Kapsul, APV, Pregio, Xenia, Avanza, Isuzu Elf dll), Paket Tirtayatra, Voucher Hotel (Kelas Melati) Hub. Jl. Tukad Balian Gg. Nuri No.7 Dps, Telp. (0361) 7429218, 262441, Fax (0361) 262441 M. 1185

M. 1137

dijual rumah

M. 1195

Kawasan Cargo Citra Land, Jl. Cargo Taman Kav. 1 No. 3. Sisa 1 Unit Rumah Siap Huni + Garasi Jalan Sudah Paving, SHM + IMB/Bisa TT Mobil. Telpon: 0361-9005578, 0361-8027878, 081805688978. M. 1012

AGEN aqua Aqua Shop Service, Melayani Aqua Galon Untuk Toko, AHS, Pabrik, & RT, harga Bersaing Untuk Dijual. Hubungi: 8037799. M. 1084

dana TUNAI BPKB Butuh dana tunai? Jaminkan BPKB Motor/Mobil, Sertifikat. Membiayai pembelian mobil atau take over kredit. Pinjaman maksimal 1 hari cair. Cukup KTP dan KK pasti ok. bunga 0,5% bebas penalti. data dijemput. Hub: 0361-8086919/085792136319 M. 1089

playstation

Dijual Rumah, luas bangunan 60 M2, L tanah 90 M2, 3 K. tidur, 2 K. mandi, R. tamu, dapur, garase, listrik 2200 watt, air PAM. Harga Rp. 450 jt. Alamat: Perumahan Darmasaba Permai Blok 10 No. 2 Darmasaba, Badung. Tlp. (0361) 7432862 M. 1211

Rezky Massage Terima Panggilan Massage di Hotel, Villa, Rumah, Kost, Tenaga Cewek, Ramah, Pijat Urut, Tradisional, Refleksi & Lulur, Telp. 081916747977, 081239185977. M. 1149

Segar Bugar, delivery massage service ke villa, hotel, rumah, 60 rb/ jam, tenaga wanita muda profesional. Hub. 0361-7474145, 087861507333, 082147023555.

Dijual Rumah 2 Lantai, LT 100 M2, LB 150 M2, 3 KT, 3KM, Dapur, ruang keluarga, carport, 2 AC + 2 LCD TV, Telkomvision, Air PDAM, Jln. Sekar Jepun, Gatsu Timur, harga 1 M, Nego. Pemilik langsung Hub. 085792024688

M. 1093

Kredit Laptop / Tablet, Dp 0% Cepat / Mudah. Segala type dan merk, Hanya dgn syarat: Foto Copy KTP, Hub : MACS COMPUTER. Jln. Diponegoro no : 21 Tabanan (depan SMP N 1 Tabanan) Telp : (0361) 813084, 8564818, 082144042559 M. 1214

jus ajaib

Puri Ayu Relaxation, Delivery Service, Tenaga Wanita & Good Looking, Hotel, Villa, Rumah, 24 Jam, Shiatsu, Tai Massage, Reflexiology, Body Srub and Facial, Terima Karyawati Hub. 03619185135 / 085338543461.

M. 1166

M. 1094

C. 1071

kredit handphone Kredit Hp / Laptop, Dp 0% Cpt / Mdh. Sgl Type Hp. Blackberry (resmi), Nokia, Samsung, Sonek, Hp China, Sgl Elektronic, Melayani Tukar Tambah/ Service. Laptop / Komp. Hub: 0361-8626555, 085237304050, 9930888 M. 1183

HERBAL TAHITIAN NONI ® BIOACTIVE BEVERAGE Telah Memiliki 14 Uji Klinis dan 52 Patents Internasional Paten Manfaat. M.1199

Dijual Type 45/100m2, DP. 30% Cicilan Sampai 15th Harga bersaing. Spesifikasi: Pondasi batu kali, struktur beton bertulang, lantai keramik 40/40, pintu panil kamper, plafond gypsum, kuda-kuda atap baja ringan. Fasilitas: listrik 1300 watt, sumur bor. Bangunan Modern minimalis. Lokasi: Br. Kwanji, Sempidi, 15 Menit dari Puspem Badung.Contact Person: Office 0361-413966, Tini 081916607258. M. 944

Pengobatan Tradisional Indonesia Dengan Juice Ajaib Telah terbukti dapat membantu penyembuhan Amandel, Ambein, Usus buntu, Kanker, Jantung, Stroke, Diabetes, Asam urat, Hepatitis A, B, C, Insomsia, Kolesterol/Saraf kejepit,dll. Meningkatkan Vitalitas seksual (pria & wanita), perampingan, mencerdaskan anak, peninggi badan alami, HIV/AIDS, Kanker, Stroke, Jantung, Diabetes satu-satunya yang berani memberikan garansi uang kembali!!! Info & Pemesanan Hub. ARI: 03612787788 M.1212

MODEL CANOPHY TERBARU

TAHITIAN NONI BIOACTIVE BEVERAGE, kandungan bioaktifnya mampu meregenerasi sel, membunuh sel kanker, mengatasi masalah diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, alergi, asma, pencernaan, HIV, dll. Hub: Dps:08123 911230/8559898/08123818860. Sempidi: 0811380543. Ap. Setia Kapal: 422457. Krasem: 0811396100. Sgrj: 08123625550/08179793535, Sukawati: 295032.

C. 1216

M. 1118

C. 1209

Promo 3 Unit, Tipe 45/100 dan 50/100 Terbatas, Bonus Emas Batangan, Lokasi Jl. Raya Celuk-Batubulan, Utara RS Ganesa, Prm: Tirta Nadi Gg. Culeg Hub. Made 0361-8206677, 081 856 6139 M. 1198

M. 1111

C. 1154


12 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM bengkel las

dijual mobil

bengkel las

MIRAH MANDIRI STELL

dijual mobil

Denpost  senin, 1 oktober 2012 Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

dijual mobil

dijual mobil

dijual mobil

DAIHATSU

KRISNA JAYA MANDIRI

PT. UNITED INDOBALI

Diskon 20 Jt Plus

Spesialis mengerjakan konstruksi baja: Canopy Polycarbonate, Staintles Steel, Wrought Iron, Tralis, Railing tangga, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Kusen Aluminium, Terima Service. Gang Mirah Pemecutan I no. 8 Monang-maning Dps. 08174710630, (0361) 8875094 M. 1086

Kontruksi Baja - Pintu Harmonika - Pintu Pagar - Trali Besi - Kanopi - Rolling Door - Instalasi Pipa Gas Tlp: 0361-7488152 Hp. 0816298008, Jl. P.Moyo I Gang Rajawali No. 18

* PU 1.5 Dp. Rp. 10 Jtan/angsuran Rp. 1,5 Jtan, * Splash Dp. Rp. 20 Jtan/ angsuran Rp. 2,5 Jtan, * APV Dp Rp. 25 Jtan/angsuran Rp. 3 Jtan. Hub: Tohank 0361-3654710, 081338190910. M. 1142

PROMO AKHIR BULAN SEPTEMBER INI DAPATKAN DISKON SPECIAL DAN HADIAH LAINNYA

Dapatkan Cash Back Special Hanya disini PU - APV PU - Estilo - Splash - APV Arena - Ertiga. Ronny : (0361) 2156456 /

Program Promo Suzuki IndoBali

081339483456 / 087861236333

M. 1115

 Xenia DP 15 Jt-an  Terios DP 17 Jt-an  Siron Dp 12 Jt-an  PU Grand Max DP 5 Jt-an Berhadiah langsung Blackberry. Hub: (0361) 9229817/081236091525

Harga Mulai 170rb/m3

HARGA 170/M2

model canophy terbaru

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com

SURYA JAYA STEEL Jl. Cokroaminoto 411X Telp. (0361) 417059 / 7458343 M. 1200

SPESIAL PROMO SUZUKI  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Tlp. (0361) 7833512 / 08179769773.

DAIHATSU

Bengkel Las & Stainless SteLl

dy Rea ck Sto

Harga 200 rb/m Bisa Kredit

2

Jl. Wr Supratman 300X Tohpati Denpasar Timur. Telp: 8541248, 081916397346 www.proutmetal.com. Mengerjakan: Auning, Canophy, Pagar, Stainless Stell, Railling, Ballkon, Konstruksi Baja, dan lain-lain. Terima Service Hub : KADEK M. 1191

dijual rumah

CV. BALI ABADI STEEL * Konstruksi Baja * Atap Canopy * Stainless steel Spek sama harga lebih murah Jl. Kebo Iwa Selatan No. 9A Telp/Fax. (0361) 422807/7469678

M. 1085

NSI

RA

GA

DIJ

AM

IN

BER

RA

M. 935

dijual motor

HARGA BERSAING

*Splash Dp 19 Jt-an *Angsuran Ringan Info & Pemesanan: Zeri Suzuki. - 0361-8831077 - 081999693416 - 081246583738

M. 1152

NISSAN Carry hanya 8 Jt-an

Gebyar Juke September Spesial Cash back untuk Juke tersedia: G. Livina, X-Trail, X-gear, Evalia Hub: Putu 081936039292

PROMO BULAN INI Dp 10 %, Jangka Waktu 5 tahun, Bunga Ringan, Dp Murah, Proses Cepat, Tersedia Segala Unit Suzuki: Grand Vitara, SX4, APV Arena, Swift, Splash, Estilo, Pick Up. Anda Telp, Kami Datang. Hub: RAHAYU 0361-3676717, 087862216670 M. 1101

CANDRA ABADI STEEL Mengerjakan : Atap Canopy Stainless steel, konstruksi baja, pintu harmonika, tralis, rolling door, kusen aluminium, kaca, pintu dll. Tlp. (0361) 7403669 Hp. 08123990919, Jl. G. Soputan I No. 3 Dps

SPECIAL EDITION DAIHATSU Penawaran special Daihatsu bunga 0.3 % (menetap) menurun 1,3 % - Xenia DP 15 Jt-an, - Terios DP 17 Jt-an, Pick UP DP 5 Jt-an, - Sirion DP 12 Jt-an. Disc special, Gratis emergency astra world 5 tahun. Hub (0361) 7499473 / 081338263971

M. 956

Modeling

M. 1096

menyewakan bus

M. 1207

Terbaru !!! Suzuki Nex Harga 12.990.000, Irit, Lincah, dan Gaya. Bunga Ringan, Buka Jam 08.00 - 20.00 Wita, Minggu & Tgl Merah Tetap Buka. Anda Sibuk, Kami Bisa Datang. Service Motor Dapat Motor. Dapatkan Diskon Service Khusus Hari Minggu. Hub. 0361-221343, 081999078168, 081338714645, 085739954168. *Syarat & Ketentuan Berlaku* M.1143

SPESIAL PROMO SUZUKI BULAN INI Splash Diskon 20 jutaan, APV Diskon 15 jutaan, SX4 Diskon 20 jutaan, Grand Vitara Diskon 20 jutaan, Pick UP Diskon 13 jutaan, Swift Diskon 12 jutaan, Karimun Estilo Diskon 20 jutaan ERTIGA READY Info Pemesanan Hub: 0361-7489372, Hp: 08184742572.

BALI_KU , SUZUKI_KU, l Carry P_up, Dp 8 jt_an / angs...? l Karimun Estilo, Dp 15 jt_an / angs...? l Splash Dp 24 jt_an/ angs ...? l APV Dp 28 jt_an/ angs...? l Swift Dp 30 jt _an / angs...? l Sx-4 Dp 40 jt_an / angs...? ERTIGA indent. Hub : Catur P.A di 0361-8544436 / 08155788436 M.1186

M. 1127

Kini Telah Hadir. HINO DUTRO 130 HD MYY5A. Transmisi baru Raja Tanjakan & Umur Panjang

miliki rumah

SEPTEMBER CERIA

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Lebih Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Booking : AGUNG 0361-7857518, 081338977077. M. 1161

ASTRA D A I H A T S U COKRO

PAKET MURAH DAIHATSU DP 10% n Pick UP Dp 3,6 jt / angsr 2,2 jt-an. n New Xenia Dp 13 jt / angsr 2,3 jt-an. n Terios Dp 14 jt / angsr 3,2 jt-an. n Luxio Dp 4 jt / angsr 3 jt-an. Proses kredit dan syarat mudah, Kami bantu dan terima tukar tambah segala merk. Hub : Aditya (0361) 8058008, 081246755585, 081805538884 M.1169

Modeling, Dance, Akting Mau ikut syuting TV, iklan, show, gabung dgn Hanyla Modeling Schooll. Menerima anggota baru usia 4th s/d 20th. Pendaftaran 50 rb. Jl. Gadung No. 30 Dps. H. 087860661655, 085792499032. (Bu Yeni). Bersertifikat resmi, cabang baru di Perum Sanggulan Permai Tabanan. M. 1145

Beli Sekarang Dapatkan +++ 20 Jt-an

Beli Ertiga Dpt Undian ertiga + motor

MAIN DEALER SUZUKI * Cash/kredit, *Bunga menarik, *Tenor kredit hingga 5 thn, *Angsuran ringan. Info dan pemesanan hub: marketing kami (0361)8225168, 087862463888 M. 1116

M. 1117

SUZUKI PATIMURA

Rumah bocor, Service, Cat, Renovasi, Lanscape (Taman) dan Relief. Jl. Waribang 20X/6, Kesiman, Dps. Hub: WISNU (0361) 7825458, 081338484833

PROMO SPECIAL AKHIR TAHUN Bunga 0,3 % menetap 1,3% menurun (proses cepat) disc special bonus body cover - Sirion DP 12 Jt-an, - Terios DP 17 Jt-an, - Xenia DP 15 Jt-an, - Gran Max PU DP 7 Jt-an, - Luxio DP 14 Jt-an, New Daihatsu Ayla cukup 1 jt saja. Gratis emergency astra world 5 tahun. Hub 081236900168 / (0361) 9188188

M. 1208

M. 1097

Dijual Type 45/100m2, DP. 30% Cicilan Sampai 15th Harga bersaing. Spesifikasi: Pondasi batu kali, struktur beton bertulang, lantai keramik 40/40, pintu panil kamper, plafond gypsum, kudakuda atap baja ringan. Fasilitas: listrik 1300 watt, sumur bor. Bangunan Modern minimalis. Lokasi: Penarungan, 15 menit dari Puspem Badung, Contact Person: I W Suyasa,SH. 081236175118.

DAIHATSU

M. 1129

SPECIAL PROMO SEPTEMBER DP Ringan, Bunga Kredit Hanya 3,8%, Bonus Full accesories, Discount Service 4 tahun, Full Tangki BBM, Discount cash back mulai 5 juta Pelayanan Prima (0361) 8247722

PI

C. 1173

M. 1131

M.1100

TOYOTA AGUNG AUTOMALL DENPASAR

PT. UNITED INDOBALI

Gebyar Suzuki Discount Up to 20 juta Sedia Ertiga, Splash, Grand Vitara, APV, SX-4. Tlp. (0361) 2766555/081936015600

M.1201

PROUT METAL

M. 1170

M. 1130

M. 1098

Berpengalaman lebih Dua puluh Lima tahun

HUB : Gd. Wirawan 0361-8631609, 081999982322

GEBYAR SUZUKI * Dp PU cuma 8 Jt-an * Dp APV cuma 26 Jt-an. Tersedia juga: Swift, Ertiga, Grand Vitara, SX-4, Estilo, Splash. Hubungi: Pak Nyoman Eka (0361) 7439684,081999135679. M. 1141

DAIHATSU

Terima Indent

New DAIHATSU AYLA l Xenia DP 17 Jt-an l Terios DP 17 Jt-an l PU DP 7 Jt-an

Terima tukar tambah Hub: (0361) 7418535

M. 1187

Dp Ringan dan Angsuran Murah. Ready Stock. Hub: MADE 087860271245. Anda Telp. Kami Datang. M. 1196

Menyewakan Bus pariwisata AC, (45, 40, 35, 22) seat, Elf (14 seat) untuk Tirtayatra di Bali dan luar Bali (Semeru, Alas Purwa dll), Liburan sekolah. Hub (0361) 7498027 / 426389 M. 1120

M. 1167

Miliki Rmh Baru Hrg Lelang, 1/2 Hrg, Nyata, Cepat & Terbukti. 7 Rmh Hrg Developer 222 Jt Cuma 150 Jt. 9 Rmh Hrg Developer 550 Jt Cuma 300 Jt, 9 Rmh Hrg Developer 1,2 M Cuma 700 Jt. 081999187758, 081246749111 M. 942

Spesial september-oktober Dp. 25% - 30 %, Bunga 3,8% n All New Picanto Angsuran 2,1 Jt. n All New Rio Angsuran 3,1 Jt. n All New Sportage Angsuran 5,6 Jt. Garansi 5 Tahun. Hub : DEWA, 7815312, 081337621232.

MILIKI MOBIL SUZUKI Sekarang Juga: * APV angs 3,5 Jt-an * Ertiga angs 3,5 Jt-an * Splash angs 3 Jt-an * Pick Up APV angs 2,2 Jt-an * Pick Up 1,5 angs 2,1 Jt-an Hub: (0361) 8004599 / 0818359785

M. 1099 C. 1157

atap baja ringan

M. 979

PT. UNITED INDOBALI Diskon 21 Juta

Astra Daihatsu Spectakuler Free BB Layanan Konsultasi 24 Jam, melayani dalam dan luar kota. Buktikan!! 0361-8082184. Pelayanan Terbaik. M. 1140

arisan mobil dan motor

arisan

Xenia Angs-2jt-an, Terios Angs-3jt-an G.Max Angs-2jt-an, Serion Angs-2jt-an Program menarik, Stok lengkap, Bunga 0,3% menetap, 1,3% menurun, Bisa tukar tambah, KTP luar Bali. Hub: PUTU GU-

RUH 0361-7889746 / 081239237690 - 087860070976

M. 1177

M. 1134

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar C. 1119

M.1188

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 1044

paranormal

aluminium & kaca

Untuk Kawasaki 250 sekali bayar 20jt. Honda Jazz 60jt sekali bayar. Perjanjian notaris, sesuai no urut / pengundian Hub : 8447803, 085737607800. www. komunitasnegaraabadi.com

surya jaya catering

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

Atap Auning

Conter HP

Partisi Estalase Aluminium & Kaca Mitra Baru Aluminium. Mengerjakan/ service: Rolling door, Rak Etalase, Kusen & Pintu Aluminium. Atap Canopy. Jl. Ahmad Yani Utara Denpasar. Telp (0361) 7912611, Hp. 085237617111. M. 1144

MENERIMA pasien Pria dan Wanita : Suami / Istri / Kekasih sering selingkuh sembunyi-sembunyi...? atau terang-terangan dihadapan anda ? bisa disembuhkan agar Suami / Istri / Kekasih rujuk kembali, Penyembuhan dengan air mata duyung untuk Pengasihan & Pelengket l Mata Gajah / Buluh Perindu untuk pengasihan lSusuk berlian untuk membuka aura Kecantikan & Kewibawaan lMeramal jodoh dan karier lMasalah kluarga / Masalah dgn pacar. Bikin Penglaris Usaha dll. Hubungi Ibu Susi 08155777501 - 085792001875. JL. Patimura No. 59 Dps. ( Di Samping Apotik Kimia Farma ) M. 1171


DENPOST z SENIN,

13

1 OKTOBER 2012

Gobang Diseret ke Tipikor Setelah Putusan Arnawa Renon, DenPost Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli mendapat suport dari kalangan masyarakat Bangli untuk membongkar kasus korupsi yang melibatkan sejumlah mantan pejabat dan pejabat yang masih aktif di daerah yang PAD-nya terkecil di Bali ini. Tapi jaksa yang dimotori Kepala Sek-

si Pidana Khusus (Kasipidsus) I Wayan Eka Widdyara tidak mau membawa kasus itu sekaligus ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Jaksa mencicil kasusnya atau menyeret satu per satu terdakwa ke meja hijau. Sekcam Kintamani Priat Eko Purwo sudah divonis, sedangkan mantan Bupati

Alami...

Beni Arjanto saat dimintai konfirmasi Minggu kemarin membenarkan masuknya laporan pelecehan seks yang dialami seorang pelajar putri itu. “Ya benar kejadiannya. Dua pelaku sudah kami amankan. Mereka berinisial DM dan DP,” terangnya. AKBP Beni menegaskan bahwa pihaknya masih memeriksa keterangan dua pelaku seperti apa perbuatan yang mereka lakukan terhadap korban. Dengan demikian bakal diketahui peran kedua pelaku dalam kasus pelecehan seks tersebut. “Bisa saja nanti dari hasil pemeriksaan, pelakunya bertambah. Kasusnya masih kami dalami,” tandas Kapolres. (yan)

Sambungan dari Hal. 1 Mereka lalu menggoda Bunga. Mungkin tertarik dengan kecantikan dan kemolekan tubuh Bunga, beberapa pemuda yang identitasnya masih dirahasiakan ini mulai “ringan tangan.” “Mereka menggerayangi korban, meremas buah dada korban dan menciuminya,” bisik sumber yang enggan disebut namanya itu. Sontak korban ketakutan dan pulang ke rumahnya. Kejadian ini dibiarkan korban berlarut-larut hingga kemudian menceritakannya kepada orangtuanya. Kasusnya lalu dilaporkan ke Polres Badung. Kapolres Badung AKBP

Polisi... Sambungan dari Hal. 1 Namun dilihat dari hasil rekaman CCTV, warna pistol mengkilat, sedangkan yang asli agak buram warnanya. Dengan demikian, untuk sementara waktu, pistol itu diduga mainan. “Masyarakat memang sulit membedakan mana pistol asli mana pistol mainan. Apalagi ditodong dan diancam seperti itu, tentu korban takut,” tegas Kapolres. Sedangkan mengenai sepeda motor yang dinaiki perampok, sempat dikenali polisi. Tapi setelah diselusuri, nomor polisi (nopol) sepeda motor matik warna putih itu ternyata palsu. “Memang ada motor yang menggunakan nomor itu, tapi motornya merk Honda Beat,”

Ratu... Sambungan dari Hal. 1 Kami murni tidak dibayar,” tegasnya. Yang menarik, terdakwa sempat minta kepada pengacaranya supaya persidangannya tidak diliput wartawan. Pascadilimpahkan ke Kejari Denpasar, “Ratu Kokain” asal Inggris ini memang sangat anti dengan media. Terdakwa Sandiford agaknya belum tahu jika dia sudah ditinggalkan oleh tim pengacaranya. Namun, Sudiarta menegaskan, segera menyampaikan hal itu kepada terdakwa. Seperti diketahui Sandiford dibekuk petugas Bea dan Cu-

Bangkai... Sambungan dari Hal. 1 “Yang kos di kamar itu namanya Aipin asal Jawa, yang bekerja sebagai buruh bangunan. Dia (Aipin) menempati kamar tersebut sekitar empat bulan lalu. Dia kemudian pindah entah ke mana,” tandas Pasek. Sebelum ular berkepala mirip manusia serta jenglot dan beberapa pecahan uang kuno tersebut diserahkan ke polisi, benda misterius tersebut sempat dibawa ke rumah paranormal, Kiai Hasan, tidak jauh dari rumahnya. Setibanya di rumah kiai tersebut tiba-tiba ke luar aroma harum dari benda tersebut. Padahal saat ditemukan, benda di dalam keben tersebut tidak beraroma apa-apa. “Saat berada di rumah Kiai Hasan, setelah di bacakan doa-doa, jenglot itu berputar-putar. Kata Kiai, roh jenglot tersebut sedang dipindahkan ke batu. Pak Kiai juga bilang kalau ular itu masih hidup. Selanjutnya saya disuruh membawa pulang,” tegasnya. Berhubung masih penasaran, Pasek lalu memanggil Mangku Ketut Sudiarta. Saat dibacakan mantra oleh Mangku Sudiarta, ular berkepala manusia ini sempat hidup. Seorang dukun juga sempat mendatangi rumah Pasek untuk melihat ular dan jenglot ini. Dukun yang namanya tidak diketahui itu sempat memotong rambut di kepala ular ini, tapi tidak beberapa lama kemudian, sang dukun datang lagi untuk mengembalikan rambut ular tersebut. Penemuan barang enah itu sempat membuat geger warga sekitarnya. Bahkan Jl.

ujar AKBP Hadi Purnomo. Ditanya soal motif perampokannya yang tidak melukai korban, Kapolres menjelaskan, perampok diduga khusus mencari uang, sehingga tidak sampai melukai korban. ”Kami akui pelaku memang cukup berani beraksi siang hari dan di TKP ada tiga orang. Pelaku nekat mencuri dengan kekerasan,” tambah Kapolres. Sebelumnya diberitakan, erampok bersenpi menggasak uang Rp 2.973.000 dari atas meja Kantor Pegadaian di Banjar Kutri, Singapadu, Sabtu (29/9) lalu. Seorang stapman, I Gde Astika Diawan, dan dua karyawan yakni AA Gde Wiguna dan Wira Adi Sanjaya sempat berusaha melawan, tapi mereka tak dapat berkutik karena perampok menodongkan senpi. (116) kai Bandara Ngurah Rai pada 28 Mei lalu karena kedapatan membawa 3,9 kg kokain. Dari hasil pengembangan, petugas Polda Bali kemudian membekuk empat pelaku lainnya karena disebut-sebut terlibat dalam jaringan peredaran narkoba internasional. Tiga orang tersangka berasal dari Inggris yakni Rachel, Julian, dan Paul. Sedangkan seorang tersangka lainnya berkewarganegaraan India yakni Nandagophal. Atas perbuatannya, Sandiford dijerat Pasal 113 Ayat 2, 114 Ayat 2, dan 112 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati. (110) Nusa Kambangan sempat macet beberapa jam karena banyak warga yang berkumpul di depan rumah Pasek. Beberapa petugas Polsek Denbar kemudian mendatangi rumahitu. Selanjutnya petugas mengamankan ular, jenglot, dan barang lainnya, untuk dibawa ke Polsek Denbar. Tapi sayang saat DenPost datang ke sana untuk melihat kondisi ular dan jenglot tersebut, petugas jaga mengatakan bahwa benda misterius tersebut telah dibuang dan tak berada di kantor polisi lagi. “Benda tersebut sudah dibuang. Saya juga kurang tahu dibuang ke mana, entah ke sungai atau ke laut. Yang jelas benda tersebut sudah dibuang,” pungkas petugas tersebut dengan nada ketus, Minggu sore kemarin. (yan/ken)

Bangli Nengah Arnawa dan mantan bendaharanya, Cok. Isteri Tresnadewi, sudah pula dituntut. Lantas kapan tersangka korupsi prona Kintamani, tersangka Wayan Gobang Edy Sucipto, dapat giliran? Informasi yang diperoleh DenPost, dari hasil persidangan dan pemeriksaan saksisaksi, aktor utama kasus dugaan korupsi prona pensertifikatan tanah secara massal di daerah sejuk itu adalah mantan Camat Kintamani, Wayan Gobang Edy Sucipto. Pria yang kini menjabat Kadisparda Bangli itu diduga memerintahkan sekretarisnya untuk memungut biaya, padahal biaya itu sudah dibebankan pada APBD. Sedangkan dalam persidangan, Gobang berdalih bahwa pungutan ke masrayakat itu bukan pungutan prona, melainkan pungutan pensertifikatan secara massal (SMS) dan uang sharing. Kontan jawaban itu meman-

tik hakim tipikor, dengan minta jaksa menghadirkan saksi dari BPN. Dari sanalah terkuak bahwa pemerintah, khususnya di Bali, tidak ada menyelenggarakan program SMS karena hal itu sangat rumit, dan harus ada persetujuan dari Kanwil Dirjen Pertanahan Pusat. Apalagi yang namanya uang sharing. Atas keterangan itu, jaksa dengan gamblang menetapkan pejabat yang konon kesayangan Bupati Made Gianyar itu sebagai tersangka. Lantas kapan Gobang ditahan dan diajukan ke pengadilan? Dengan tegas Kasipidsus Kejari Bangli Eka Widdyara mengatakan bahwa Gobang pasti diseret ke pengadilan. “Tunggu dulu. Tersangka belum kami tahan. Gobang akan dibawa ke Pengadilan Tipikor setelah putusan kasus mantan Bupati Arnawa,” jelas Eka Widdyara di Pengadilan Tipikor belum lama ini. Apakah tidak ada intervensi dari pejabat di Bangli? Dit-

Istri...

barulah Ar ke luar membuka pintu. Kepada polisi, Gede Wan mengaku, cukup lama menunggu kesempatan untuk membongkar kedok sang istri. Makanya ketika melihat sang istri membuka pintu, dia bergegas masuk ke dalam rumah yang sedang ditinggal pemiliknya itu. Berawal dari jejak kaki yang menempel di tembok rumah, suami malang itu akhirnya berhasil menemukan tempat persembunyian selingkuhan istrinya. ‘’Saya minta dia turun dan dia mau,” terang saat memberikan kesaksian kepada polisi. Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem AKP Made Wartama seizin Kapolres AKBP Rudy Efendy, SIK, dimintai konfirmasi Minggu (30/9) kemarin mengatakan, kasus tersebut sedang diproses. ‘’Saksi yakin istrinya berzinah. Kedua pelaku sudah kita amankan,” jelasnya. (117)

Sambungan dari Hal. 1 Upaya pencariannya membuahkan hasil ketika tak sengaja dia melihat sandal sang istri di teras rumah tetangganya. Rasa curiga yang dipendam sejak lama kalau sang istri berkhianat, semakin menjadi-jadi karena di sana juga ditemukan sepasang sandal lain yang dipastikan bukan kepunyaan si pemilik rumah. Tanpa berpikir panjang, Gede Wan menggedor pintu rumah tetangganya tersebut. Aksi spontan itu jelas mengejutkan dua sejoli yang kemungkinan besar sedang berkamasutra ria di dalamnya. Tak ada jalan untuk kabur memaksa Jun nekat memanjat tembok untuk bersembunyi di atas plafon. Perlu sekitar 30 menit bagi pria itu untuk naik ke plafon. Ketika merasa sudah aman,

Puluhan... Sambungan dari Hal. 1 Hanya Kapolres bersama Wabup Tjok. Agung yang kemudian diperkenankan masuk. Kepala Rutan Cahyo Diwanto sebelumnya ketika ditemui di luar rutan mengakui bahwa sekitar 20 napi kasus narkoba mengamuk di dalam rutan. Dia mensinyalemen, kasus ini terjadi karena para napi tidak ingin ada salah seorang temannya (napi) dibawa petugas. Apalagi petugas jaga rutan sempat menggagalkan penyelundupuan narkoba jenis shabu-shabu (SS) ke dalam rutan.

“Mereka atau napi yang mengamuk ini menggedor-gedor pintu petugas jaga sambil minta agar polisi tidak mengambil salah seorang teman mereka. Jadi saya menghubungi polisi minta bantuan untuk berjagajaga,” tegas Cahyo Dewanto. Soal adanya narkoba masuk rutan, dia menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi ketika petugas jaga, Komang Sarna, memeriksa barang titipan untuk napi yang dikirim oleh Komang asal Batubulan, Gianyar. Barang titipan tersebut rencananya ditujukan kepada seorang napi kasus narkoba, Ferdianto alias Bendol. Saat melakukan pemerik-

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

anya seperti itu, Eka Widdyara menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada intervensi dari pihak mana pun. “Kami membawa ke pengadilan kasus korupsi satu per satu. Kan semua kasus korupsi diadili di sini (Pengadilan Tipikor). Tunggu putusan Arnawa dulu. Setelah itu baru kami ke Gobang,” jelasnya. Seperti diberitakan belum lama ini, Kejaksaan Negeri Bangli tidak mau terburuburu menahan pejabat di Bangli, Wayan Gobang Edy Sucipto. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pejabat yang dikenal dekat dengan Bupati I Made Gianyar itu, masih bisa bernapas lega. Penyidik belum merampungkan pemberkasan ka-

sus korupsi prona pensertifikasi tanah di Kintamani. Praktis tersangka yang kini menjabat Kadisparda Bangli itu masih lama untuk duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Denpasar. Gobang terseret sebagai tersangka setelah sejumlah saksi, termasuk Sekretaris Camat Bangli Priat Eko Purwo banyak menyebutkan dia terlibat saat memberikan keterangan di persidangan. Bahkan Eko Purwo mengaku semua yang dilakukannya, termasuk penarikan pungli terhadap masyarakat, dilakukan atas perintah Gobang selaku Plt Camat Kintamani. Selain itu, oknum pegawai BPN juga disebut ikut menikmati pungli tersebut. (110)

DenPost/suryawan

Gobang Edy Sucipto

Purnama Kapat, Pura Besakih Padat ‘’Pemedek” Amlapura, DenPost Purnama Kapat merupakan salah satu hari penting dalam kalender Bali. Hari raya yang jatuh pada Minggu (30/9) kemarin ini dijadikan momen bagi ribuan masyarakat untuk mengadakan tirtayatra seperti yang terlihat di Pura Besakih. Pura terbesar di Bali itu dipadati pemedek yang datang dari berbagai daerah. Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat mulai merayap menyusuri jalan menuju kawasan pura sejak pagi hari. Ada yang datang hanya dengan anggota keluarga, ada pula yang rombongan. Kepadatan mencapai puncaknya ketika mendekati siang hari dan kondisi seperti itu berlangsung hingga menjelang petang. ‘’Kebetulan hari libur. Kami hanya rombongan satu keluarga,” ucap Ketut Parwa (40) asal Denpasar. Kepadatan terjadi hampir di semua pura di kompleks Pura Besakih, mulai dari Pura Dalem Puri termasuk Pura Gelap. Kondisi

seperti itu tentunya memberi harapan bagi para pedagang yang mengais rezeki di sana . Mereka cukup sumringah meski pemedek tidak seramai jika di Pura Besakih berlangsung piodalan. Meski lalu-lalang pemedek dan kendaraan cukup padat, namun tidak sampai terjadi kemacetan. Selain areal parkir yang memadai, ritual Purmana Kapat juga sudah diantisipasi pihak kepolisian. Polsektif Rendang yang menjadi ujung tombak pengamanan kawasan Pura Besakih menerjunkan seluruh kekuatannya. Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, seizin Kapolres AKBP Rudy Efendy, SIK, mengatakan peningkatan arus kendaraan yang ke luar-masuk kawasan pura masih dalam kategori normal. Arus lalu lintas lancar dan semua jalur menuju kawasan pura tetap bisa dilalui dua arah. ‘’Jalur Menanga, Jalur Batusesa maupun Jalur Kunyit, semuanya lancar,” ungkapnya. (117)

Setelah diperiksa, mereka mengaku telah mencuri barang-barang milik Rai Saputra saat tertidur. “Korban baru sadar kemalingan setelah semua barangnya raib,” imbuh Kapolsek Kuta Utara. Dari hasil pemeriksaan,

tersangka Dani Triyono mengaku, telah enam kali mencuri, satu di wilayah Kuta Utara dan lima di Surabaya, Jawa Timur. Modus yang dilakukannya yakni khusus menyasar rumah-rumah dengan sasaran HP dan barangbarang elektronik lainnya. Sedanglan tersangka M. Isrofil mengaku baru sekali baraksi di wilayah Kuta Utara.

“Barang bukti yang berhasil kami amankan dari kedua tersangka yakni satu sepeda motor Yamaha Byson putih, sebuah laptop merk Toshiba, HP Blackberry Torch hitam, sebuah tas laptop hitam, helm cerobong putih dan uang Rp 160 ribu. Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 363 KUHP,” pungkas AKP Michael. (yan)

saan, Komang Sarna menemukan barang mencurigakan berupa gula batu yang diselipkan di dalam kotak tisu. Barang tersebut dibungkus dalam sebuah tas plastik yang digabung dengan barang lainnya berupa shampo, handbody merk Citra, Pepsodent, dan kacang kulit. “Setelah menemukan barang tersebut, Pak Sarna melaporkannya kepada Pak Dewa Bawa, lalu diteruskan kepada saya. Saya kemudian melaporkan hal ini kepada seorang petugas bernama Cecep,” tegas Cahyo Diwanto. Setelah melaporkan temuan barang tersebut, Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Dewa Made Arthana datang ke rutan,

dan membawa barang tersebut untuk dicek. Setelah dilakukan pengecekan, barang tersebut positif narkoba jenis SS dengan berat kotor 40, 82 gram. “Atas temuan barang ini, mereka (para napi) mengamuk, dan tidak ingin teman mereka dibawa polisi. Apalagi salah seorang saat menggedor pintu, ada yang minta agar petugas jangan masuk,” tambah Karutan. Atas temuan SS tersebut, Cahyo mengaku akan menyerahkan prosesnya ke polisi. Pihaknya berdalih bahwa selama ini sering melakukan sweeping barang-barang milik napi. Namun Cahyo mengaku selama ini di rutan kekurangan petu-

gas jaga. Selama ini hanya ada empat petugas yang melakukan penjagaan. Sedangkan jumlah napi di Rutan Klungkung sebanyak 56 orang. “Sejauh ini situasi masih kondusif. Kami masih menunggu waktu untuk memasukkan napi ke kamar tahanan sore harinya,” dalih Cahyo. Hingga Minggu sampai sore kemarin sekitar pukul 18.00, Rutan Klungkung mendapat pengawalan ketat polisi. Sejumlah anggota Dalmas, dengan senjata lengkap, terlihat berjaga-jaga sambil menunggu instruksi masuk melakukan sweeping. Polisi akhirnya bubar setelah Kapolres ke luar dari rutan. (119)

Pembobol... Sambungan dari Hal. 1

BERSAMA H.UYAK ANAK DARI MAK EROT (PEWARIS ASLI) DIBANTU H. SAEFULLAH Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki - laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

MAHAR Rp. 600.000,-

INI DIA MAK EROT HANYA SATU-SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

PUSAT PENGOBATAN MAK EROT H. UYAK SUDAH BERJALAN SELAMA 12 TAHUN, PALING PERTAMA DI BALI, SUDAH TIDAK ASING LAGI DAN SUDAH DIKENAL MASYARAKAT BALI

RUKO SELAMAT DATANG No. C 1A

N o. B-352/P.1.10/ D S P.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI D E N PA S A R STPTNo. 448.3/19 P T. 7. XL07/DIKES

DI LINDUNGI HAK PATEN

JL. PIDADA NO. 18X DENPASAR (BELAKANG PINTU KELUAR PAS TERMINAL UBUNG)

Telp. 0361-2729474

Layout \iklan\ PENGUMUMAN3

C.1148

C. 1215

C. 1193


14

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Golkar Jembrana Target 5 Kursi Negara,DenPost DPD I Golkar Bali mengadakan roadshow dan sosialisasi serta konsolidasi di DPD II Golkar Jembrana,Sabtu (29/9) sore hingga malam lalu. Ketua Bapilu Golkar Bali, Dewa Ayu Sri Wigunawati, di sela-sela acara mengatakan Golkar siap untuk diverifikasi dan pihaknya mengharapkan bisa mencapai target 100 persen.”Kami juga siap diverifikasi sampai ke desa, karena target kami 30 persen tahun 2014 secara

nasional,”jelas Sri Wigunawati yang juga Korwil Jembrana ini. Sementara untuk di Jembrana, tambah Ketua DPD II Golkar Jembrana, Made Suardana, pihaknya menargetkan 20 persen atau 5 kursi.”Jika sebelumnya hanya 15 persen dengan 4 kursi,”tandasnya. Koordinator Bidang Organisasi DPD I Golkar Bali, Dewa Rai Budiasa, mengatakan, pertemuan ini guna menindaklanjuti juklak 014 DPP Golkar tentang revitalisasi organisasi.

Road show ini juga dihadiri Ketua Soksi Bali, AA Bagus Mahendraputra, anggota DPRD Bali Golkar Ketut Suania, Badan Wantimbang Golkar Jembrana, IB Indugosa, dan jajaran pengurus lainnya serta puluhan kader Golkar. Budiasa juga mengatakan roadshow ini juga sebagai evaluasi program kerja Golkar apakah sudah sinkrun dengan keputusan MK tentang verifikasi partai.”Ini juga berjalan linier dengan verifikasi

faktual,”jelasnya. Diharapkan dengan KTA berasuran-

si dukungan terhadap Golkar semakin meningkat.(120)

MAKANAN

JUS AJAIB M.1146

MOBIL BARU

Pengobatan Tradisional Indonesia Dengan Juice Ajaib Telah terbukti dapat membantu penyembuhan Amandel, Ambein, Usus buntu, Kanker, Jantung, Stroke, Diabetes, Asam urat, Hepatitis A, B, C, Insomsia, Kolesterol/Saraf kejepit,dll. Meningkatkan Vitalitas seksual (pria & wanita), perampingan, mencerdaskan anak, peninggi badan alami, HIV/AIDS, Kanker, Stroke, Jantung, Diabetes satu-satunya yang berani memberikan garansi uang kembali!!! Info & Pemesanan Hub. Made Suryati Jln. Cok Agung Tresna No. 11 Renon, Denpasar HP. 085737644749, 081246444265 Flexy : 9177554, PIN BB : 28C73778. Agen Nusa Dua : (P. Louhan) 087862705757, Tuban (Bu Jati) 08123631479, Dalung (Puput) 087860204564, Agen Klungkung (Swalayan Mira Artha) 036622307/ 081999457108, Agen Negara : 081338458854, Agen Karangasem : 081999972888, Agen Bandung : 081220318787 K. 1050

PROMO SEPTEMBER CERIA z DP Mulai 8 Juta-an z Angsuran Mulai 2 Juta-an z Survey Mudah, Cepat z Cash Back sampai 20 Juta-an +++ Info 24 Jam : IAN : 0361-2795573 M.1121

M. 1197

MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI ·SPLASH DISKON 20 JT ++ ·ESTILO DISKON 20 JT ++ ·APV DISKON 15 JT ++ ·PICK UP DISKON 13 JT ++ DP rendah, angsuran ringan, survey mudah , Info : FAHRI : 0361-7455548

081 999 086 000

DenPost/witari

M.1151

SOSIALISASI- Roadshow dan sosialisasi dilaksanakan di Golkar Jembrana Sabtu sore lalu

Hanya 14 Parpol Serahkan Berkas ke KPUD Tabanan

DenPost/gagah

I Gede Budiatmika

Tabanan, DenPost Batas akhir penyerahan berkas verifikasi parpol ke KPUD Tabanan sampai dengan pukul 16.00, Sabtu (29/9), ternyata hanya 14 parpol di Tabanan dari puluhan parpol yang terdaftar di pusat. “Pada 29 September 2012 sampai dengan pukul 16.00 kami tutup untuk agen-

da penyerahan berkas verifikasi parpol,” ujar Ketua KPUD Tabanan, I Gede Budiatmika. Batas akhir penutupan tersebut, menurut Budiatmika, sesuai jadwal yang telah ditentukan bagi para parpol untuk melengkapi ataupun menyerahkan berkas yang disyaratkan ke KPUD Tabanan. “Sesuai aturan yang sudah disosialisasikan, pukul 16.00 merupakan batas akhir penyerahan berkas,” tegasnya. Dari 14 parpol yang terdata telah menyerahkan berkas berupa KTA dan kelengkapan lainnya. Selanjutnya, KPUD Tabanan menunggu perintah dari KPU pusat, karena saat ini juga masih berlangsung verifikasi administrasi di tingkat pusat yang berlangsung hingga seminggu. Budiatmika mengatakan, setelah KPU pusat selesai verifikasi, pihaknya akan

mengikuti verifikasi faktual di tingkat daerah. Begitu juga dengan 14 parpol yang menyerahkan berkas ke KPUD Tabanan, belum tentu semuanya bisa diverifikasi faktual oleh KPUD Tabanan, karena hal itu juga tergantung yang lolos dalam verifikasi administrasi di KPU pusat. “Jika ada yang tidak lolos di KPU pusat, meskipun telah menyerahkan berkas ke KPUD Tabanan, maka kami pun tidak akan melakukan verifikasi. Sebab, itu juga tergantung hasil verifikasi pusat yang kini masih berlangsung di pusat,” jelasnya. Sementara ke-14 parpol yang telah menyerahkan berkas verifikasi ke KPUD Tabanan, antara lain Partai Nasdem, Gerindra, PKS, Demokrat, Hanura, Partai Golkar, PDIP, PNI Marhaenisme, PKB, PDS, PAN, PKPB, PPI, dan PPP. (121)

”SUZUKI PERMANA” Promo Mobil Suzuki * Splash DP 10 Jt * Angsuran 2 Jt-an

Dapatkan cashback hingga 21 Juta di setiap unitnya, hanya disini, Suzuki Permana0361-7456506, 085737222295. K. 1035

M.1139

K.1075

C.71

C.943

C. 802


15

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

Kinerja Polisi di Mata Wakil Rakyat

SINERGITAS MEMBAIK, PENGAMANAN PELABUHAN MASIH TANDA TANYA Mesti Transparan Soal Anggaran

PARA wakil rakyat yang berkantor di Renon mengapresiasi kesigapan Polda Bali dalam mengantisipasi gerakan teroris. Anggota DPRD Bali juga memuji kerja polisi dalam menekan angka kriminalitas. Namun, mereka tetap berharap ada peningkatan prestasi. Berikut pendapat sejumlah anggota DPRD Bali terhadap kinerja polisi. “Untuk antisipasi teroris kita patut acungi jempol. Jadi tindakan preventif yang dilakukan polisi bagus,” kata Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya. Menurutnya, selama melakukan antisipasi terorisme, Kapolda Irjen Budi Gunawan selalu berkoordinasi dengan Komisi I. Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini juga melihat adanya perubahan dalam penampilan polisi. “Polisi sudah ada perubahan. Antipasi keamanan di jalanan yang dilakukan polisi juga bagus. Kelihatan ada penambahan personil di jalan-jalan. Biasanya kalau di Simpang Dewa Ruci macet, polisi tidak ada. Sekarang, walaupun hujan atau panas polisi ada di sana,” tuturnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi I DPRD Bali, Cokorda Gede Budi Suryawan. Menurutnya, selama setahun ini kinerja polisi membaik. Dia juga melihat pimpinan-pimpinan polisi di Bali mulai dari Kapolda dan jajaran kapolres bersinergi dengan pimpinan TNI, dengan Pangdam. Jadi kerja samanya bagus. Mantan cagub Bali tersebut menambahkan, polisi dan TNI memiliki infrastruktur sampai ke bawah. Polisi mempunyai babinkatibmas dan TNI memiliki

IGP Widjera

Made Arjaya

babinsa di masing-masing desa. Kalau mereka bersinergi dengan baik di desa, apalagi ditambah bersinergi dengan baik lagi dengan desa adat atau desa pakraman, dia yakin Bali aman. “Penduduk pendatang yang masuk ke Bali itu kan tinggal di wilayahwilayah desa pakraman. Kalau ada kerja sama, para pendatang itu bisa dipantau dengan mudah,” katanya. Cok Suryawan juga menilai, polisi sukses menekan kriminalitas. “Tapi jangan cepat puas. Kita harus waspada dengan bulan-bulan yang berakhiran ‘ber’ ini (September sampai Desember). Semua pihak di Bali harus waspada,” harapnya. Sementara Wakil Ketua DPRD Bali, IB Putu Sukarta, mengingatkan polisi untuk memperketat penjagaan di perbatasan. “Padangbai, Gilimanuk dan daerah-daerah perbatasan lain harus diperketat. Jangan sampai lengah,” katanya. Ketua DPD Partai Gerindra Bali ini menilai pengawasan di Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai masih lemah. Misalnya, belum ada peralatan canggih yang bisa mendeteksi setiap kendaraan yang masuk ke Bali dan mental petugas. “Petugas jangan

mudah menerima jika diberikan salam tempel. Kalau ini terus terjadi penduduk pendatang bisa lolos dengan mudah masuk ke Bali,” ujarnya. Ia mengatakan, lemahnya mental petugas yang menjaga pintu masuk Bali akan berpengaruh pada masalah kependudukan dan keamanan tanah Bali. Dikatakanya, salam tempel yang masih marak harus diberantas. “Bali harus aman, jangan sampai kasus bom Bali terulang kembali,” pintanya. Anggota Komisi I DPRD Bali yang lain, IGP Widjera, juga mengingatkan dalam menghadapi teroris, jangankan ada informasi, baru isu pun mesti diperhatikan. Masyarakat harus ikut aktif. Sekecil apa pun informasi yang diterima harus diinformasikan, harus dilaporkan. “Kalau ada orang-orang yang mencurigakan, itu harus segera dilaporkan. Sebab, teroris ini bergerak sampai ke pelosok-pelosok. Apalagi Bali pantainya cukup luas. Nelayan juga harus ikut memperhatikan hal semacam itu,” ujar politisi Partai Demokrat asal Karangasem ini. Selain terorisme, masalah perampokan juga jangan dianggap masalah kecil. “Itu juga perlu diwaspadai. Teroris juga bisa merampok untuk mendukung pen-

Cok Budi Suryawan danaan. Di Pelabuhan Padangbai, dan Gilimanuk harus ketat. Walaupun alat x-ray belum datang, jangan sampai kendor penjagaan. Jangan peralatan dipakai alasan walaupun itu memang perlu,” paparnya. Lantas apa yang kurang dari polisi? Arjaya melihat, polisi masih kurang serius memberantas togel. Kata dia, memang banyak penjudi togel ditangkap, tetapi kelasnya masih di tingkat pengecer. “Togel masih marak. Ini kelemahan polisi. ,” ulas Arjaya. Dalam pandangan Arjaya, polisi juga masih lemah dalam pemberantasan trek-trekan liar. Kata dia, memang polisi sering menangkap pelaku trek-trekan di jalanan. Namun, hingga saat ini masih marak. Menurutnya kalau anak muda itu tidak disediakan tempat, memberantas trek-trekan hanya bisa dalam mimpi. “Pemprop dan Polda bali harus koordinasi menyediakan tempat, di mana kira-kira bisa. Setiap minggu sekali atau dua kali kita buka bagi yang senang kebut-kebutan. Di PON kan ini juga dipertandingkan. Jadi sekaligus mencari bibit dan memberikan wadah kepada mereka untuk mengekspresikan dirinya,” usul Arjaya. (yum)

SOSOK Kapolda Bali, Irjen Budi Gunawan, juga tak lepas dari sorotan anggota DPRD Bali, khususnya Komisi I yang membidangi masalah keamanan. Beragam penilaian diberikan wakil rakyat terhadap Kapolda Irjen Pol. Budi Gunawan. “Kapolda sekarang ini lembut tapi tegas. Koordinasinya bagus, termasuk dengan komisi I. Setiap ada kegiatan apa pun pasti dikoordinasikan. Koordinasinya sangat intens,” kata Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya. Anggota Komisi I, Cokorda Budi Suryawan, juga mempunyai penilaian yang sama. Menurutnya, pengawalan terhadap kapolda di jalanan sudah mulai dikurangi, tidak seseram dulu. “Itu sudah bagus. Rakyat sudah merasa senang itu. Kalau dulu, rakyat distop kalau Irjen Budi ada Kapolda lewat. Sekarang sudah Gunawan tidak ada itu. Kapolda datang ke rakyat tanpa pengawalan. Yang begini harus diteruskan,” harapnya. Hanya saja, ia meminta agar polisi yang bertugas di tempattempat pariwisata jangan terlalu lama. Harus terus-menerus ada penyegaran, agar kewaspadaan tetap terjaga. “Kalau bisa Kapolda jangan membiarkan petugas di daerah-daerah parwisata terlalu lama agar mereka tidak lengah. Harus selalu ada pergantian,”ujarnya. IGP Widjera juga berpendapat Kapolda Budi Gunawan mempunyai terobosan-terobosan yang bagus. “Walaupun saya tidak kenal baik, tapi terobosan-terobosannya saya lihat cukup bagus. Apa mungkin karena setiap pejabat baru datang dengan terobosan yang bagus? Tapi setelah itu biasanya kendor lagi,” ujarnya. Di sisi lain, dalam pandangan Arjaya, seorang Kapolda harus selalu transparan, termasuk dalam penggunaan anggaran. Siapa saja yang menyumbang, dari mana dan untuk apa saja sumbangan tersebut harus transparan. Ia mempertanyakan, kenapa misalnya cukong togel tidak ditangkap. Jangan-jangan, kata dia, ada anggaran ke polisi dari para cukong tersebut. “Karena itu Kapolda harus transparan dari mana saja asal dana untuk membiayai program itu,” tandasnya. (yum)

Apa Kata Mereka?

Jangan Tebang Pilih TAN hana wong ayu tinulus. Tiada manusia yang sempurna. Demikian pula Polri, termasuk Polda Bali sebagai lembaga yang dijalankan oleh sekumpulan manusia yang terdidik dan terlatih. Bahwa mereka memiliki banyak prestasi itu adalah fakta. Namun, pada saat yang sama juga memiliki kelemahan yang ternyata. Seperti apa saja penilaian warga terhadap kinerja kepolisian di Bali? Berikut rangkuman pendapat warga di Jembrana, Badung, Karangasem dan Buleleng sebagai daerah sisi barat, selatan, timur dan utara Bali. Untuk di Polres Buleleng, kinerja polisi dinilai mendekati harapan masyarakat Buleleng. Hanya, soal pelayanan, korps Bhayangkara diminta untuk lebih meningkatkan lagi. Terutama pelayanan SIM di Satuan Lantas Polres Buleleng. ‘’Kasus simulator SIM yang ada di atas, jangan sampai merembet pada pelayanan di bawah,’’ cetus tokoh masyarakat Wayan Purnamek. Menurutnya, sudah selayaknya polisi mencontoh kemenangan Jokowi dalam pertarungan Gubernur DKI Jakarta. Intinya adalah pelayanan kepada masyarakat. Bila pelayanan dinilai baik, dia yakin polisi akan mendapat tempat yang nyaman di hati masyarakat. Dia menilai tak bisa ditutupi masih ada oknum yang memanfaatkan proses pembuatan SIM untuk mendapat tambahan dengan membantu mempercepat prosesnya. ‘’Kalau dari segi kinerja, saya akui Polres Buleleng mampu mengawal proses Pemilukada Buleleng dengan aman. Namun hal itu akan lebih baik diimbangi dengan peningkatan pelayanan yang lebih optimal,’’ imbuhnya. Sementara itu aktivis LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, menyoroti kinerja polisi lebih mendalam. Anton minta Polres Buleleng untuk tidak tebang pilih dalam menangani kasus. Ia pun langsung mencontohkan kasus penangkapan miras jenis arak bali dan judi toto gelap alias togel. ‘’Tak usah jauhjauh, soal penangkapan miras dan judi togel saja,’’ ucapnya. Terkesan, dalam kasus miras baru ditangani setelah ada rentetan kasus. Targetnya juga dinilai masih ada unsur suka dan tidak suka. ‘’Kasihan warga kecil yang hanya jual lima botol arak digerebek, sementara penyalur besarnya tak tersentuh,’’ sindirnya. Begitu juga dengan penangkapan togel yang baru-baru ini polisi sempat menangkap anak sekolahan di daerah Tejakula. ‘’Janganlah tebang pilih, jika memang melanggar ya tindak sesuai prosedur,’’ pintanya. (bin) Wayan Purnamek

Keamanan Bali Dimulai dari Gilimanuk SEKETAT-KETATNYA pengamanan dalam kota, bila tak diimbangi dengan baiknya pengaman di pintu masuk, tetap saja tiada berguna. Insiden dua kali meledaknya bom di Kuta pada 2002 dan 2005 silam karena bahan bom masuk lewat pelabuhan, menjadi bukti betapa ringkihnya pagar betis petugas keamanan di Bali. ’’Kinerja petugas di Gilimanuk sebenarnya sudah maksimal, tapi perlu lebih ditingkatkan lagi. Karena itu, perlu ada pembinaan terkait adanya oknum-oknum nakal yang

bermain di sana. Selain koordinasi dengan semua pihak, sarana deteksi juga wajib ditambah,’’ papar anggota Komisi II DPRD Bali, Ketut Suania, belum lama ini. Terkait harapan kalangan legislator tersebut, Kapolres Jembrana, AKBP Komang Sandi Arsana, didampingi Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Made Prihenjagat, mengatakan pihaknya semaksimal mungkin mengamankan Gilimanuk. Kendati demikian, keduanya tidak memungkiri sarana

yang ada sejatinya belum memadai. Hal tersebut berusaha diatasi dengan menjalin koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait. Strategi yang ditempuh, papar alumnus Akpol 1995 tersebut, adalah dengan melakukan patroli dua jam sekali di jalur pintu masuk ataupun keluar Gilimanuk. Sasarannya kendaraan, orang, termasuk barang yang melewati jalur DenpasarGilimanuk. “Kami juga mengerahkan semua polsek untuk bergantian menutup celah sampai meluas ke

Bali. Setiap dua jam mereka tugas bergiliran, sehingga 24 jam penuh ada penjagaan,” bebernya. Selain itu, sambungnya, peran babinkamtibmas juga ditingkatkan untuk mengawasi jalur di sepanjang pesisir Jembrana. “Kami juga harapkan peran masyarakat untuk ikut mengawasi penduduk pendatang dan bila ada hal-hal yang mencurigakan. Sebab, keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian,” pintanya. Kompol Prihenjagat menambahkan, mesin x-ray dirasa sangat menunjang

tugas yang diemban jajarannya tersebut. “Harapan kami agar X Ray bisa segera direalisasikan dan dipasang, sehingga tidak lagi dilakukan secara manual,” harapnya. Menurut Prihenjagat, dia tak bisa memeriksa tiap kendaraan yang lewat, termasuk truk yang tertutup terpal dan kendaraan tertutup yang tidak bisa digeledah semuanya. Karena itu, perlu sarana untuk mendeteksinya dengan maksimal. Bila ada mesin x-ray, tentu akan memudahkan kinerja petugas di lapangan. (wit)

Tangkal Terorisme dan Lancar Lalin Sama Pentingnya KETUA Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karangasem, I Wayan Bagiartha, mengapresiasi kerja keras kepolisian selama ini, khususnya jajaran kepolisian di Bumi Tanah Aron. Sejauh ini gejolakgejolak sosial yang banyak terjadi di kabupaten lain belum sampai menular ke Karangasem. Sedikitnya kasus-kasus yang berpotensi mengganggu ketertiban umum mampu diredam. Semua itu, menurut dia, tak lepas dari keberhasilan polisi dalam menjalankan per-

annya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. ‘’Meski begitu, polisi tak boleh berpuas diri. Isu terorisme kini menjadi ancaman utama dan itu perlu perhatian serta keseriusan polisi untuk menangkalnya. Karangasem memiliki bentang pantai sepanjang 83 kilometer. Di sana polisi bisa mengambil peran untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya peran serta seluruh komponen untuk mengamankan setiap jengkal kawasan pesisir yang ada,’’ ucap Bagiartha.

Selain isu terorisme, masalah yang belakangan mulai memusingkan masyarakat Bali adalah kemacetan lalu lintas yang sudah merambah hingga ke kabupaten di luar Denpasar dan Badung. Tokoh masyarakat Budakeling, Pande Made Wiratnaya, mengakui masalah yang ada di bidang perlalulintasan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada polisi. Hal tersebut, katanya, karena di sana ada unsur regulasi dan sarana-prasarana yang menjadi kewenangan

dan tanggung jawab pemerintah. Namun, sebagai salah satu stakeholder, polisi tetap punya tanggung jawab. Setidaknya dalam hal meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. ‘’Problema di bidang lalu lintas sama kadarnya dengan isu terorisme, sama-sama bisa berdampak buruk terhadap perekonomian. Penatakelolaan berlalu lintas sangat terkait dengan masalah ketertiban umum,’’ ulasnya. (sua)

Wayan Bagiartha

Kesan Menakutkan Mulai Berkurang ’’KALAU saya lihat etos kerja kepolisian dengan masyarakat dalam setahun cukup baik,’’ ucap tokoh masyarakat Ungasan, I Made Duama. Menurut legislator Badung ini, peningkatannya cukup bagus. Salah satu parameternya adalah jumlah polisi yang terlihat di lapangan sangat banyak. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya bisa dilihat di pospos tertentu. Hal ini selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, juga akan membuat pelaku kriminalitas akan berpikir dua kali untuk melakukan aksinya.

Selain itu terobosan juga dilakukan polsek yang kian mendekatkan diri dan menggandeng masyarakat. Misalnya dengan membentuk gerakan peduli kamtibmas dan juga dalam penanganan trek-trekan liar. “Sinergitas seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” harap mantan Perbekel Ungasan ini. Namun, ke depan Duama mengusulkan agar lebih banyak lagi dibangun pospol, sehingga kedekatan polisi dengan masyarakat semakin terasa. Dia mencontohkan adanya pospol Ungasan yang dinilainya cukup efektif. Selain

Made Duama itu pengawasan terhadap minum-minuman keras juga perlu diperketat. “Dulu arak metanol sempat tiarap setelah dis-

idak, tapi belakangan muncul lagi dan memakan korban. Selain itu antisipasi terhadap bentrok masa juga cukup baik dan harus dipertahankan,” imbuh anggota Komisi A DPRD Badung itu. Hal senada diungkapkan Ketua Forum Kaling Jimbara, IGKG Yusa Arsana Putra. Kaling yang juga seorang pengacara ini memaparkan saat ini masing masing kapolsek, kapolres sudah melakukan terobosan untuk melakulan pencegahan dan hal ini menurutnya lebih baik. Selain itu kesan polisi yang sebelumnya menakutkan

sekarang juga tereduksi. Sekarang kesan polisi formal dan menakutkan berkurang dan lebih berbaur, sehingga pencegahan bisa dilakukan. Salah satu terobosan yang perlu dilakukan yaitu terjun ke sekolah dan ceramah ke banjar banjar untuk memaparkan kondisi keamanan. Demikian juga apa yang harus dilakukan. Misalnya memaparkan tingkat kerawanan seperti curanmor agar warga waspada. “Begitu aman, kita tidak boleh terlena. Karena itu babinkamtibmas perlu ditambah di Jimbaran mengingat kawasannya cukup luas,” sarannya. (sug) *Ilustrasi oleh Adi Sudianggara


16

DENPOST z SENIN, 1 OKTOBER 2012

HARUS BERANI DEMI HADIRNYA LEGITIMASI

Polres Tabanan for DenPost

CATAT IDENTITAS - Polisi mencatat identitas anggota ormas yang ditangkap karena bentrok di Tabanan akhir Maret 2012 lalu (atas) dan barang bukti senjata tajam yang disita (kanan).

SABTU (31/3) malam itu ada pemandangan aneh di halaman depan Polres Tabanan. Puluhan pria berpostur kekar dengan tubuh dihiasi tato duduk berkumpul dengan wajah lesu dan kepala menunduk menatap rumput halaman. Yang membuat sedikit geli, para “tamu istimewa” Polres itu hanya mengenakan celana pendek tanpa baju, bahkan sebagian hanya mengenakan celana dalam. Di bawah tiang bendera, puluhan senjata tajam dan balok kayu besar teronggok diikat tali. Di sekeliling mereka berdiri pasukan Dalmas bersenjata laras panjang SS1V2 dan berwajah tegang. Belasan anggota reskrim dan intelkam bersenjata revolver juga siaga sampai di depan pintu masuk Polres. Sebagian lagi sibuk mengidentifikasi para pria yang merupakan anggota salah satu ormas pemuda terkenal di Bali tersebut. ’’Ya, waktu itu mereka saya kumpulkan di Polres setelah ditangkap karena bentrok dengan anggota ormas lain. Saya tidak mau wilayah saya dipan-

dang sebagai sarang preman atau jadi ajang perang preman. Makanya tindakan represif terukur saya terapkan. Kami ini aparat negara, tidak ada cerit-

anya kalah sama preman,’’ tegas Kapolres Tabanan, Dekananto Eko Purwono, saat ditemui beberapa waktu lalu. Kegemasan alumnus Akpol 1994 itu bukan tanpa alasan. Ketika kali pertama menginjakkan kaki di Tabanan, dia mengaku sudah ngesor (merendah) kepada para pentolan ormas yang ada di Tabanan. Mulai Baladika, Laskar Bali sampai Pemuda Bali Bersatu. Ajakan dan rayuan untuk menjaga keamanan Tabanan pun dilontarkan demi meluluhkan hati para pentolan dan anggota ormas tersebut.

“Itu cara preemtif saya kepada mereka. Preventif sudah, persuasif juga sudah. Tapi kalau mereka bandel dan tidak menganggap polisi, jangan salahkan saya menggunakan hard power untuk melayani mereka. Kalau masyarakat merasa terganggu dan jadi ketakutan akibat kelakuan mereka, saya siap ambil risiko. Coba anda bayangkan, apa ya bisa tenang melihat sekelompok orang petantang-petenteng bawa pedang di jalan sambil teriak-teriak? Apa tidak preman namanya

itu? Di mana wibawa hukum dan aparat? ” cetus Dekananto. Selain itu, ulasnya, sikap represif itu dipilih dengan pertimbangan pengalaman selama ini pendekatan persuasif rentan menimbulkan residu yang mudah tersulut kembali di kemudian hari. Harapannya, penegakan hukum akan memberi efek jera kepada para preman untuk berbuat serupa. Ketika situasi keamanan kondusif, maka investasi ke Tabanan juga berpotensi menanjak. Bila bentrokan demi bentrokan antarpreman terjadi, semua pihak yang cari makan di Tabanan, termasuk para preman itu, juga akan rugi. Meski bertindak keras, Dekananto mengaku tidak pukul rata dalam menyikapi apa yang dikategorikan sebagai premanisme tersebut. Bahwa premanisme masuk dalam prioritas penanganan Polri, dia mengatakan hanya fokus pada yang berbuat onar saja. Baik secara individu maupun kelompok. Apalagi kalau sudah membawa-bawa senjata tajam, kata dia, “Tidak ada kata ampun’’. Disinggung adanya pernyataan sikap yang diprakarsainya untuk menjaga keamanan Tabanan oleh tiga ormas yakni Laskar Bali, Pemuda Bali Bersatu dan Baladika, yang terkesan hanya jadi macan kertas, Dekananto tersenyum. Dia mengaku juga

tak berharap banyak dari kesepakatan itu. Hanya, imbuhnya, polisi bertindak itu mesti legal dan ada legitimasi. Kesepakatan itu hanya sebagai pegangan dan legitimasi baginya untuk bertindak tanpa kompromi di kemudian hari. “Saya mengirim pesan ke mereka begini. Oke sekali ini saya maafkan dan tolong jangan diulangi. Tapi andai besokbesok berulah lagi, tidak ada tolong-tolongan untuk diselesaikan dengan damai. Saya bereskan sampai ke akar-akarnya! Ini bukan karena saya benci kepada mereka, tidak. Semata-mata demi tanggung jawab saya kepada masyarakat,’’ bebernya. Terlepas dari stigma negatif sebagian masyarakat yang melekat kepada anggota ormas yang sering disebut gerombolan preman itu, Dekananto menilai mereka tetap merupakan potensi terpendam yang bisa digalang untuk menjaga keamanan. Apalagi terorisme. Alasannya, anggota ormas sudah terorganisir kendati belum terlatih. Kalau mereka mau bersatu menjaga Bali dalam menangkal ancaman terorisme, dia menilai Bali akan aman. “Makanya saya juga mengetuk hati para intelektual di pengurus ormas itu. Marilah kita bersatu jaga Bali. Ayo jadikan kejadian peledakan bom di Solo dan Depok sebagai momentum untuk bersatu dalam menghadapi musuh bersama yakni terorisme?” tandasnya retoris. Sementara Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi, mengapresiasi gebrakan dan sikap represif Kapolres Dekananto terhadap aksi premanisme di Tabanan. “Sejatinya di Tabanan sudah terbangun satu ko-

mitmen antar-ormas untuk saling menjaga dan melakukan kerja sama dalam menjaga ketenangan di Tabanan. Juga sekaligus bagaimana berpikir untuk bersama-sama berorientasi pada pembangunan masyarakat,” paparnya. Menurut pria yang akrab disapa Boping tersebut, kalau komitmen itu dilanggar, wajar saja Kapolres melakukan langkah represif. “Langkah awal yang antisipatif itu jauh lebih baik daripada akan menjalar dan menjadi persoalan yang lebih meluas. Apalagi melibatkan anggota yang sebenarnya hanya dilandasi solidaritas ego kelompok,” ulasnya. Dengan dibuatnya kesepakatan bersama antar-ormas tersebut, pihaknya yakin akan terbangun suatu komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis. “Kapolres sudah melakukan langkah-langkah pembinaan yang konstruktif. Saya lihat Kapolres sangat komunikatif dengan semua kalangan, baik itu tokoh politik, tokoh masyarakat, juga pentolan-pentolan pemuda maupun ormas. Nah, itu yang harus dihargai,” pungkasnya. (hen/gap)

AKBP Dekananto Eko Purwono

Warung Aman, Program Membumi yang Miskin Publikasi DAHI Wirawan langsung berkernyit ketika mendengar istilah warung aman, rumah aman dan villa aman. “Apaan itu?” cetus pria yang tinggal di Canggu itu dengan nada heran sebelum kemudian mengaku belum pernah mendengar sama sekali nama itu. Padahal sejak enam bulan lalu di wilayah Kuta Utara tempat dia menetap, terdapat dua warung aman yakni di rumah makan Bale Dahar di Petitenget dan Warung Ikan Pesinggahan di Dalung. ’’Wajar kalau ada masyarakat yang tidak tahu warung aman, rumah aman dan hotel aman. Masalahnya satu, program ini masih minim publikasi sehingga membuat masyarakat kurang mengenal. Sudah pernah dipublikasikan sebenarnya sama rekan-rekan media, tapi ya itu masih minim,’’ cetus Kapolres Badung, AKBP Beny Arjanto, penggagas upaya inovasi untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat tersebut. Nada bicaranya yang kalem, seakan menyiratkan permaklumannya menanggapi ketidaktahuan salah seorang warganya tentang warung aman

itu. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dan apa pertimbangan membuat program warung aman itu? Menurut alumnus Akpol 1994 ini, meski perbandingan antara polisi dan masyarakat di Badung bisa dikatakan lumayan ideal dengan 1:490, tetap saja dia merasa pelayanan masih kurang. Demikian juga karena kekurangan peralatan penunjang. Untuk itu diperlukan inovasi agar dengan kekuatan yang ada, pelayanan untuk masyarakat tetap maksimal. Antara lain dengan lebih mendayagunakan peran serta aktif masyarakat. ’’Warung aman, rumah aman dan vila aman adalah suatu tempat di mana masyarakat bisa mendapat dan memberi informasi terkait kepolisian. Misalnya mereka ingin tahu tentang bagaimana sih cara membuat SIM, atau seperti apa prosedur kalau melapor adanya tindak kejahatan. Mereka bisa bertanya kepada pemilik warung atau pengelola hotel dan villa, yang nanti akan menghubungi kami. Nanti anggota babinkamtibmas atau patroli

yang akan datang ke warung, rumah atau vila dimaksud untuk menjelaskan apa yang ingin diketahui. Sesederhana itu sesungguhnya. Intinya untuk memperpendek mata rantai birokrasi dan jarak ketika masyarakat butuh polisi,’’ terangnya. Selain hal tersebut, imbuhnya, dia juga hendak mereduksi tekanan psikologis yang sampai kini masih membekas di benak masyarakat. ’’Waktu kecil kita kalau nakal kan pasti dibilang begini. Awas, nanti tak bilang pak polisi. Begitu kan? Citra menyeramkan itu kan masih terbawa sampai sekarang. Ini juga melatarbelakangi pembuatan warung mana ini. Pelayanan kami bisa maksimal, masyarakat juga bisa makin kenal polisi yang sebenarnya toh manusia biasa. Bukan monster seperti bayangan nak kecil tadi,’’ paparnya berilustrasi. Mengenai kriteria yang digunakan, Beny menyebut ada beberapa hal. Pertama adalah lokasi warung, rumah, vila dan hotel itu mesti di tempat strategis dan mudah diakses warga sekitar. Lokasi itu juga dinilai

sebgai daerah yang rawan kejahatan, misalnya jambret dan pencurian. Pemilik tempat juga harus ikhlas tempatnya dipakai sebagai wahana untuk berbagi informasi antara polisi dan masyarakat. Dan dia mengaku bersyukur sejauh ini respons warga cukup bagus. Terbukti dengan lumayan banyaknya warga yang mengajukan lokasi miliknya dijadikan warung dan rumah aman. Selain ingin berpartisipasi menjaga keamanan lingkungannya sendiri, ulas Beny, respons positif warga itu juga karena mereka tidak mengeluarkan biaya apapun. Hanya menyediakan tempat dan bersedia menghubungi babinkamtibmas atau polsek terdekat bila ada masyarakat yang butuh polisi. Mereka hanya diminta untuk menyediakan tempat untuk masyarakat untuk transaksi informasi serta brosur mengenai mekanisme dan tata kerja pelayanan kepolisian. Disinggung dampak positif dari program ini, Beny mengaku memang tak bisa diukur dengan pasti. Hanya, dia menyebut menurunnya tingkat kejahatan

Polres Badung for DenPost

TAK BUTUH BIAYA - Kapolres Badung, AKBP Beny Arjanto, menyalami warga yang usahanya dijadikan warung aman di Petitenget, Kuta Utara. Program membumi ini masih jarang yang tahu karena miskin publikasi. bisa dipakai sebagai salah satu ukuran. ’’Contoh di Petitenget. Dulu kawasan ini rawan penjambretan turis asing, ada empat kali. Sejak ada warung aman di sini, kejadiannya bisa nol. Apa karena warung aman saja? Tidak. Banyak faktor tentu. Namun, dari banyak faktor itu warung aman juga ada di dalamnya. Logikanya, dengan ada warung aman berarti polisi babinkamtibmas jadi sering ada

di daerah itu. Demikian juga patroli. Yang mau berbuat jahat ya mikir jugalah kalau ada polisi kan?” urainya sambil tersenyum. Yang membuat dia bangga, meski program yang dirancangnya sederhana dan nyaris tanpa biaya, namun Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengapresiasi dan menjadikan sebagai program nasional. Dengan demikian, se-

luruh polda di Indonesia wajib menerapkan program yang sama. ’’Coba Anda bayangkan kalau di satu polsek saja terdapat 10 warung aman. Berapa banyak tempat untuk masyarakat mengadu atau butuh informasi? Jadi tidak perlu jauh-jauh ke polsek atau polres misalnya kalau hanya sekadar nanya pembuatan SIM,’’ pungkasnya sambil tertawa. (hen)

”Tuhan, Jangan Titip Lewat Polisi Ya”

Begitu tiba di genggaman, anak itu tak sabar membuka amplop dan mengucap syukur karena Tuhan memberi apa yang dia mau. Namun, tak lama kemudian dia cemberut setelah melihat isinya. Sambil melihat ke langit dia berkata, “Tuhan, terima kasih atas berkatmu hari ini. Engkau mengabulkan pintaku. Tapi Tuhan, besok-besok jangan nitip lewat polisi ya, mending lewat pak pos aja. Isinya kurang Rp 50 ribu nih.” Terserah pembaca menilai, apakah anekdot lawas itu bernada menghina atau memang demikianlah adanya pola pikir sebagian (besar?) masyarakat kita terhadap polisi. Berbuat baik dengan se-genap pengorbanan saja, masih juga ada yang menilai miring. Apalagi bila ternyata berbuat

minor. Istilahnya, menjadi polisi di Indonesia itu seakan tidak ada benarnya. Sebagai ilustrasi, masih segar dalam ingatan saya ketika bom kali pertama meledak di Kuta, 12 Oktober 2012. Ketika itu untuk edisi perdana polisi di Bali harus banting tulang menangani kasus terorisme. Bukannya mendukung, para elit politik di Jakarta justru berlomba-lomba komentar di media massa untuk mengkritik kinerja kepolisian. Polisi lambatlah, polisi tidak siap menghadapi terorislah dan seabreg ungkapan bernada ejekan lain hinggap ke telinga rekan-rekan investigator di lapangan. Namun, mereka hanya bisa menelan ludah kejengkelannya atas hujatan itu tanpa bisa melawan. Aneh bin ajaib, ketika Amrozi tertangkap dalam waktu kurang dari

sebulan sebagaimana dijanjikan Kapolda (waktu itu) Brigjen Budi Setyawan, para elit politik yang sama lagi-lagi mengkritik. Mereka menuding penangkapan polisi itu sarat muatan rekayasa. Pendek kata, Amrozi bukanlah pelaku sesungguhnya, melainkan orang yang ditangkap polisi dan dipaksa mengaku sebagai pe-laku. Syukur, perjalanan waktu dan proses peradilan akhirnya menjawab tudingan rekayasa itu tidak benar adanya. Lalu pelajaran apa yang bisa dipetik dari hal itu? Sintesis dari semua itu bermuara pada satu hal, yakni minimnya kepercayan terhadap kemampuan dan kinerja korps Bhayangkara. Hal tersebut diperkuat dengan masih adanya perilaku oknum polisi yang tak terpuji, yang bak pepatah mengatakan kemarau setahun dihapus hujan sehari. “Tidak usah lapor polisi kalau kambingmu hilang. Nanti malah sapimu yang ikut hilang kalau lapor,” adalah sarkasme masyarakat mengenai buruknya pelayanan polisi. Padahal di sisi lain, beragam program dan terobosan kreatif acapkali dilaksanakan baik di tingkat Mabes Polri sampai level polsek untuk meningkatkan pelayanan. Hanya, semua itu seakan tak cukup mampu mencuri kembali kepercayaan

masyarakat sesuai harapan polisi. Namun, seburuk apapun reaksi yang dituai dari masyarakat, tak elok rasanya bila kemudian para Bhayangkara memilih ngambek untuk kemudian berkubang dalam keterpurukan. Bangkit dan berbesar hati menerima kritikan adalah satu-satunya pilihan ideal yang tersedia bagi polisi. Tidak ada lain. Dan syukurnya memang demikianlah, sejauh ini, yang dipraktikkan hampir semua jajaran kepolisian, termasuk di Polda Bali. Tak penting sebagus apa kantor polisi itu, sejauh kebutuhan mendasar masyarakat belum terpenuhi niscaya itu akan mubazir. Kebutuhan mendasar masyarakat yang butuh pelayanan itu apa? Bila dikerucutkan akan ada dua hal. Yakni kecepatan melayani laporan yang masuk dan adanya penjelasan yang lugas dari polisi ketika waktu penanganan kasusnya dirasa lambat. Misalnya ketika ada laporan perampokan, kecepatan polisi mendatangi TKP dan memburu pelakunya adalah penawar dahaga keadilan bagi korban. Bahwa bila dalam waktu tertentu polisi belum mampu menangkap pelaku, jelaskanlah itu dengan sederhana dan sejujur mungkin tanpa tendensi untuk berkelit dari tanggung jawab. Yakinlah masyarakat tidak akan ada yang menuntut sosok polisi sama dengan

tokoh fiksi Superman, yang sekali polisi, polisi tidur dan Pak Hoegeng lapor wussssss..... besok kasusnya (mantan Kapolri).” Yakinlah masih langsung kelar, lar, la, lar... banyak Hoegeng-Hoegeng lain di tuBerikutnya jangan lagi ada pemi- buh Polri yang siap bekerja keras demi lahan laporan berdasarkan kadar, melayani masyarakat. Hanya soal menurut polisi, ini kasus sepele atau waktu saja kapan itu terbukti. Kalau kasus besar. Sebut saja kalau ada la- untuk itu, rasanya kita semua sepaporan pencurian pisang, polisi cen- kat bukan? Gus Hendra derung menganggap sepi laporan itu. Berbeda responsnya bila menerima laporan kasus penipuan, apalagi bila nilai kerugiannya besar dan antara pelapor dan terlapor adalah “orang besar”. Sebab, sudah jadi rahasia umum bila dalam kasus seperti itu peluang –meminjam istilah kriminolog Gde Made Swardhana – menjadikannya wahana belajar “kreatif” terbuka lebar. Sedikitnya ada “kebaikan” dengan nilai relatif menjanjikan bila polisi bisa menyelesaikannya dengan perdamaian di antara kedua kubu. Bahwa ketika dua hal tersebut dijalankan tetap tak menjamin masyarakat otomatis bangga dengan polisinya, apalagi jika tidak dicoba sama sekali. Merupakan suatu tantangan yang membanggakan bila suatu saat kelak Polri mampu menDE jungkalkan lelucon yang perNP OS T nah diungkapkan mantan Presiden kita, Abdurahman Wahid atau Gus Dur. “Polisi jujur di Indonesia hanya ada tiga. Yakni patung ME

MB

EDA

H JAN

TUN

G DAN

KEG

ELA

PAN

BAL

I

Grafis/Adi Sudianggara

SEORANG anak yatim miskin menulis surat kepada “Yth. Tuhan.” Intinya, dia minta uang Rp 300 ribu yang akan dipakai untuk membayar biaya berobat ibunya yang sakit. Surat itu lalu dibawa ke kantor pos. Tukang pos yang bingung harus ke mana mengantarkan surat itu, memilih membawanya ke kantor polisi sampai akhirnya tiba di meja kapolres. Terenyuh membaca isi surat, kapolres baik hati itu mengeluarkan uang Rp 250 ribu dari dompet, memasukkan ke dalam amplop dan mengirim ke anak itu melalui anggotanya. Di amplopnya ditulis tangan “Surat balasan dari Tuhan”.

DPS 1 Oktober 2012  

DPS 1 Oktober 2012

Advertisement