Issuu on Google+

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI JUMAT, 18 JANUARI 2013 - NOMOR 4.669 TAHUN KE - 15

ECERAN RP 2.500

C. 1568

C. 541

Pangdam ”Jemur’’Kapolda

DenPost/ist

BERJEMUR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya (tengah) didampingi Kasdam Brigjen TNI Partimun dan Kapolda Bali Irjen Arif Wachyunadi (paling kanan) berjemur saat gelar Ops. Gaktib dan Yustisi 2013 di halaman Pomdam IX/Udayana, Kamis (17/1) pagi kemarin.

Renon, DenPost Dalam urusan menekan pelanggaran anggotanya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dan Kapolda Bali Irjen Arif Wachyunadi benar-benar sepaham. Hal itu terlihat saat acara gelar Ops. Gaktib dan Yustisi 2013 di halaman Pomdam IX/Udayana, Kamis (17/1) pagi kemarin. Kapolda tanpa sungkan berdiri berjemur bersama Pangdam di mimbar kecil saat memberikan arahan. Jajaran pejabat TNI dan Polda Bali juga kompak bersila di sekeliling mimbar mendengarkan arahan Pangdam di bawah terik matahari. “Kita baik TNI dan Polri harus belajar menekan pelanggaran dengan mengoreksi ke diri sendiri. Seperti filosofi telunjuk.

Kalau kita menunjuk dengan telunjuk, tiga jari lain mengarah ke diri sendiri. Contoh kecil disiplin diri adalah zebra cross. Banyak masyarakat ragu menyeberang di zebra cross karena kita tidak tertib berlalu lintas. Makanya kita, TNI dan Polri, wajib mengajak masyarakat serta memberi contoh,’’ ungkap Pangdam. Menurut dia, kekompakan TNI dan Polri di seluruh tingkatan bisa memberikan teladan bagi masyarkat.  Baca Pangdam... di Hal. 15 Genta Interaktif Topik: Pangdam Jemur Kapolda. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Dua Ahli Bersaksi, Bagiada Tersudut Renon, DenPost Dua ahli dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk sektor perkebunan, perhutanan, dan pertambangan (3P), dengan terdakwa Putu Bagiada. Kedua ahli itu adalah Ketut Sudarmada (Kasi Ektensifikasi Perpajakan) dan Sotarduga Hutabarat (Kepala Bidang Audit Investigasi BPKP).

Di hadapan majelis hakim tipikor pimpinan IGAB Komang Wijaya Adhi, Ketut Sudarmada banyak ditanya soal sektor pajak di wilayah Buleleng. Dalam persidangan tersebut terdakwa Putu Bagiada agak terpojok lantaran seorang ahli menyatakan bahwa memang ada kegiatan pungutan PBB, tapi bukan di Buleleng. Ahli lainnya menyebutkan bahwa memang ada pembagian upah pungut untuk biaya operasional serta setoran ke khas daerah. Nyatanya tidak ada dana yang masuk, sehingga menyebabkan kerugian negara.

ABG Korban Penyekapan Syok ‰ Trauma dan Tak Sekolah Semarapura, DenPost Sungguh malang nasib Ni Luh M (15), siswi SMP asal Klungkung ini. Kondisinya saat ini ternyata masih syok pascakasus penyekapannya di Denpasar. Apalagi dia disekap dan dijos selama 11 hari oleh tersangka Gde T (19) asal Kerobokan, Denpasar. Akibat kejadian tersebut, kini korban hanya beraktivitas di dalam rumahnya. Cewek ABG ini mengaku trauma dengan kejadian yang dialaminya. Bahkan sudah beberapa hari ini dia tidak melakukan aktivitas sekolah alias libur. Ditemui di rumahnya Kamis (17/1) kemarin, Ni Luh M sedikit malu menceritakan kejadian yang dialaminya. Dia mengaku, takut mengingatngingat kejadian tersebut. Bahkan dia mengaku trauma

Sudarmada menjelaskan bahwa sepengetahuannya, untuk sektor pajak, selain perkotaan dan pedesaan, di Buleleng hanya ada dua yakni perkebunan dan pertambangan. “Kehutanan tidak ada,” jelasnya. Kedua sektor tersebut, menurut ahli, memang dipunguti pajak yang kewenangannya ada di pemerintah pusat. “Apakah boleh ahli memungut pajak itu?” tanya hakim Wijaya Adhi. Sudarmada menjelaskan bahwa dia hanya merupakan perpanjangan tangan dari pusat, dan itu menjadi sektor pendapatan PBB.

Lantas soal pembagian upah? Ahli menjelaskan bahwa pajak yang dipungut terlebih dahulu disetorkan ke pusat. “Ada beberapa persen yang diberikan ke daerah untuk biaya operasional,” tegas Sudarmada. Dia juga menyebutkan, daerah tidak berwenang memungut pajak sektor pertambangan dan perkebunan. Mengenai SK Menteri Keuangan? Sudarmada mengatakan, dari lima sektor pajak, yang dilimpahkan ke daerah adalah sektor pedesaaan dan perkotaan.

Ganja 500 Gram Ditemukan di Pohon Mangga ‰ 10 Tersangka Kasus Narkoba Diciduk

dengan mulut manis teman laki-laki yang baru dikenalnya itu. Maklum, sebelumnya korban kenal dengan tersangka sangat singkat. Perkenalannya juga hanya dilakukan lewat pesan singkat HP hingga berujung aksi penyekapan di sebuah kamar kos tersangka di Denpasar. “Saya trauma dengan mulut manis teman laki-laki itu,’’ ujar korban. Sambil memindahkan chanel siaran televisinya, cewek manis bertubuh seksi ini sedikit demi sedikit menceritakan kejadian yang dialaminya. Namun dia sedikit tertutup mengungkapkan kejadian itu. Hanya selama diajak oleh tersangka, korban mengaku diperlakukan kurang mengenakkan.  Baca ABG... di Hal. 15

Sanur, DenPost Petugas Polsek Densel yang melaksanakan tugas mengatur lalu lintas di Jl. By Pass Ngurah Rai, tepatnya di depan rumah nomor 101, kaget. Saat memarkir motornya, petugas itu melihat satu paket ganja seberat 500 gram di pohon mangga Kamis (17/1) kemarin. Tapi sayang, pemesan barang terlarang itu hingga saat ini belum ditangkap. “Ganja itu ditemukan sekitar pukul 07.00. Sedangkan anggota tersebut kebetulan ditugaskan mengatur lalu lintas di sekitar TKP,” kata Kanitreskrim AKP Andhika Fitransyah. Dia menambahkan, setibanya di TKP, anggota polisi tersebut memarkir motornya. Tiba-tiba dia melihat bungkusan mencurigakan yang tergeletak di bawah pohon mangga, tepatnya di depan sebuah rumah. Polisi itu lalu memanggil warga dan bersama-sama membuka bungkusan tersebut. “Begitu dibuka, isinya ternyata ganja. Selanjutnya dia melapor ke polsek,” ujar mantan Kanitreskrim Polsek Ubud ini. Pajet ganja tak bertuan

DenPost/kertanegara

GANJA – Polisi menunjukkan ganja seberat 500 gram yang ditemukan di pohon mangga di Jl. By Pass Ngurah Rai, Sanur. itu tidak langsung dibawa ke Polsek Densel, tapi dibiarkan sekitar dua jam dengan maksud supaya pemilik/pembelinya bisa ditangkap. Namun pemilik ganja tersebut tidak kunjung datang. Selanjutnya barang haram itu diamankan

ke Polsek Densel. Untuk memastikan keaslian barang tersebut, AKP Andhika berkoordinasi dengan Satnarkoba Polresta Denpasar.  Baca Ganja... di Hal. 15

 Baca Dua... di Hal. 15

DenPost/suryawan

Putu Bagiada

Tersangka Pencuri Pratima Dilepas

Kapolda Pasang Badan Renon, DenPost Sorotan tajam mengenai kinerja penyidik reserse kriminal menangani kasus pencurian pratima, karena melepas tiga tersangka dengan alasan kurang alat bukti, mendapat tanggapan Kapolda Bali, Irjen Arif Wachyunadi. Jenderal bintang dua itu pasang badan untuk anggotanya, dan menegaskan pelepasan tersangka tersebut sesuai aturan hukum. “Melepas tersangka karena tidak ditemukan barang bukti, itu justru menunjukkan kami bekerja secara profesional dan humanis,’’ ujar Kapolda seusai acara di Pomdam IX/Udayana, Kamis (17/1) kemarin. Lebih jauh diutarakannya, penyidikan profesional artinya ada dasar hukum. Dalam KUHAP ditegaskan, menahan seseorang dibutuhkan sedikitnya dua alat bukti. Proses selanjutnya yakni diajukan ke jaksa dan pengadilan untuk dilakukan sidang. Pemberitaan polisi melepas tiga tersangka pencuri pratima, menurut Kapolda, semata-mata karena kurang alat bukti dan merupakan hak warga negara. “Tolong disampaikan ke masyarakat, polisi konsisten dan komitmen dalam penegakan hukum. Ada enam komitmen yakni profesional, proporsional, akuntabel, transparan, humanis dan tidak ada rekayasa. Humanis itu, kalau memang tak cukup bukti ya kita kembalikan ke masyarakat. Tapi percayalah, kalau cukup bukti berdasarkan aturan yang ada pasti kami proses,’’ tegas alumnus Akpol 1984 tersebut. Ditanya pengungkapan kasus itu yang terkesan dipaksakan dirilis ke media massa padahal alat bukti tidak cukup, Kapolda menolak. Kata dia, undang-undang memberikan polisi waktu 1 x 24 jam untuk bisa membuktikan. Tidak ada kata-kata dipercepat dalam aturan hukumnya. Jika terbukti melakukan tindak pidana, imbuhnya, barulah seseorang ditahan 20 hari dan bisa diperpanjang jika diperlukan. Bagaimana dengan kesan polisi buru-buru merilis kasus ini hanya untuk meredam sorotan miring masyarakat? “Tidak ada, tidak ada kesan seperti yang anda sampaikan.  Baca Kapolda... di Hal. 15

Suka-Duka Pebisnis Kompor Mayat (1)

DenPost/wiadnyana

TRAUMA - Kondisi Ni Luh M, korban penyekapan, yang me-ngaku trauma akan kejadian yang menimpanya.

C. 1569

Risiko Tinggi, Tubuh Pun Pernah Terbakar Kalau dulu prosesi pembakaran jenazah (ngaben), masyarakat Bali menggunakan kayu sebagai sarananya. Namun semakin modernnya pola hidup masyarakat dan susahnya mendapatkan kayu, sarana itu diganti dengan kompor minyak tanah dan solar dicampur bensin. Selain efisien waktu, membakar jenazah dengan kompor mampu mempercepat proses pembakaran dan tentunya lebih hemat biaya.

WALAU demikian tak banyak masyarakat yang menggeluti usaha penyewaaan kompor mayat ini. Keberadaannya pun bisa dihitung. Maklum penggunaan kompor dalam prosesi ngaben ini dimulai akhir tahun 1980an. Sebelumnya masyarakat Bali masih menggunakan kayu bakar. Selain itu tak banyak masyarakat yang melirik usaha ini, karena berhubungan dengan mayat yang memang terkesan angker. Salah seorang pemilik usaha penyewaan kompor mayat ini adalah Pekak Oka (53) di Banjar Nyelati, Desa Kuwum, Mengwi, Badung. Awalnya, dalam memulai usaha, Pekak Oka ditentang keluarganya, sebab kompor yang digunakan

untuk membakar jenazah ditaruh di rumahnya. Kompor itu dinilai sebel atau leteh (kotor). “Karena suka dengan pekerjaan ini (tukang bakar ma-yat), saya membandel. Kalau alat kan tidak ada istilah leteh, sama halnya dengan pis bolong (uang kepeng) yang kerap dipakai galeng (bantal) orang mati, mana ada istilah pis bolong leteh? Berbeda halnya bila saya menyimpan peti mati di rumah, kemungkinan kan sebel,” beber pria yang akrab dipanggil Kak Oka ini. Dari kesukaannya itu, Kak Oka merintis usahanya dari tahun 1988.  Baca Risiko... di Hal. 15

DenPost/wiadnyana

KOMPOR MAYAT - Pekak Oka, pebisnis kompor mayat, saat berada di rumahnya di Banjar Nyelati, Kuwum, Mengwi, Badung.


Metro Denpasar

2 Disnakertransos Denpasar Berlakukan UMK Rp 1,3 Juta Lumintang, DenPost Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kota Denpasar telah memberlakukan upah minimum kota (UMK) sebesar Rp 1,3 juta sejak awal Januari 2013. Namun, hingga saat ini perusahaan yang ada di Kota Denpasar belum ada yang mengajukan penangguhan terhadap pelaksanaan UMK tersebut. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, DenPost/pasma dan Sosial Kota DenErwin Suryadarma Sena pasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., Kamis (17/1) kemarin. Meski belum ada yang mengajukan penangguhan, Erwin Suryadarma mengaku tidak bisa memaksa perusahaan untuk penerapan UMK pada perusahaan masing-masing. Terkait besaran pengupahan yang diberikan perusahaan kepada karyawan adalah masalah internal. “Pemerintah tidak biss memaksakan kehendak hingga masalah internal seperti itu,” ungkap Erwin Suryadarma. Erwin Suryadarma mengaku, Disnakertransos baru bisa bergerak untuk ikut campur tangan terhadap UMK ini jika karyawan mengadu akibat diberikan upah di bawah UMK. “Jika karyawan mengadu, baru kami mediasi dan melakukan perundingan terhadap pengusaha yang membayar upah di bawah UMK,” terangnya. Dia menambahkan, hingga saat ini belum ada karyawan yang mengadukan upah yang didapatkan di bawah UMK. Hal ini banyak karyawan yang takut jika dipecat apabila melakukan pengaduan. “Kebanyakan karyawan diam dan menerima upah yang diberikan, walau upah tersebut di bawah UMK,” papar mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar ini. Penetapan besaran UMK yang berlaku saat ini, lanjut Erwin Suryadarma, lebih tepat sebagai pedoman perusahaan untuk memberlakukan pengupahan terhadap karyawan. “UMK sebagai dasar penilaian kehidupan layak karyawan di Kota Denpasar, sehingga harapan kami perusahaan bisa memberikan upah lebih besar dari nilai UMK,” imbuhnya. (103)

Guru Besar dan Mahasiswa Tolak Penghapusan Bahasa Bali Gelar Demo di DPRD Bali Renon, DenPost Sejumlah guru besar, budayawan, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bali seperti IHDN, Universitas Udayana, dan IKIP PGRI menyatakan menolak penghapusan bahasa daerah (Bali) dalam Kurikulum 2013 nanti. Penolakan tersebut disampaikan dalam spanduk, poster dan pernyataan saat dialog dengan pejabat Perekayasa Madya Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kemendikbud, Ari Antoni, di wantilan DPRD Bali, Kamis (17/1) kemarin. Ikut menerima dan memfasilitasi dialog tersebut Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, dan anggota Komisi IV lainnya. Hadir juga wakil dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali yang diwakili oleh Kabid Jibang W. Suarna dan Kabid Dikdas Komang Merthadana. Prof. Gusti Made Sujaya mengatakan, bahasa Bali saat ini merupakan salah satu dari enam bahasa daerah yang diakui oleh Unesco. Oleh karena itu, kalau bahasa Bali dihilangkan dari Kurikulum Unesco juga bisa marah. “Enam bahasa daerah itu salah satunya bahasa Bali sudah diakui oleh Unesco sejak tahun 99. Oleh karena itu, kita minta dibuatkan payung hukum atau peraturan khusus. Bahkan ini ada aturannya dari Menteri Dalam Negeri, ada anggarannya pula,” katanya. Sementara IB Agastia mencurigai ada agenda tertentu dibalik penggabungan bahasa daerah ke dalam mata pelajaran seni-budaya dan harta karya. “Ini menyangkut masalah mendasar. Karena itu, bahasa Bali harus tetap menjadi mata pelajaran,” ujarnya. Menanggapi berbagai aspirasi dari akademisi serta mahasiswa tersebut, Perekayasa Madya di Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kemendikbud, Ari Antoni, mengatakan, saat ini sedang dikembangkan kajian mengenai Kurikulum Tahun 2013. Seperti yang santer diberitakan bahasa daerah yang ada di seluruh Indonesia akan diintegrasikan ke mata pelajaran seni budaya dan prakarya, termasuk bahasa Bali. “Belum final masih sangat terbuka penerimaan aspirasi dari berbagai dari pemuka masyarakat, budayawan, akademi, mahasiswa tentang bahasa daerah Bali,” katanya. Anggota Komisi IV DPRD Bali, yang juga budayawan, Tjok Raka Kerthayasa, menjelaskan, sesungguhnya aturan yang disosialisasikan dengan menggabungkan kurikulum bahasa Bali ke seni budaya dan prakarya memberikan ruang abu-abu bagi masyarakat Bali. “Di sana memberikan ruang abu-abu. Saya mengharapkan dari Komisi IV bersama-sama dengan masyarakat Bali bahwa bahasa Bali itu sudah ditetapkan sebelumnya. Tidak bisa dicampur di dalam. Karena perjuangan ini harus dihormati,” tandasnya. Ketua Komisi IV, Nyoman Parta, menyatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya keinginan para tokoh Bali. DPRD Bali berinisiatif mengusulkan kepada Gubernur Bali agar dana APBD 2013 yang dialokasikan ke desa pakraman yang saat ini nominalnya Rp100 juta bisa dialokasikan untuk merekrut penyuluh bahasa Bali di seluruh desa pakraman yang ada di seluruh Bali. “Karena selama ini di masing-masing desa pakraman kesulitan dalam melaksanakan atau membuat kegiatan bahasa Bali wirama, sesanthian anak-anak. Kita orangtuanya sampai mencari guru untuk kursus bahasa Bali karena mulai tidak banyak yang paham tentang bahasa Bali di masing-masing desa pakraman, karena selama ini guru bahasa Bali itu guru kesenian tidak tahu bahasa Bali,” jelasnya. (106)

DenPost/yum

DEMO - Mahasiswa, akademisi, budayawan saat menggelar demo di DPRD Bali menolak penghapusan bahasa Bali dalam Kurikulum 2013

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Langgar Jalur Hijau

Tramtib Hentikan Pembangunan Rumah di Subak Poh Manis Genta Interaktif Topik : Pembangunan Rumah di Jalur Hijau Dihentikan Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

Penatih, DenPost Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar bersama Kades Penatih Dangin Puri, Wayan Santa, dan Kadus Br. Poh Manis, I Wayan Purna, akhirnya menghentikan pembangunan rumah milik Wayan Sudarka karena melanggar jalur hijau dan membangun di Subak Poh Manis, Kamis (17/1) kemarin. Penghentian pembangunan rumah di jalur hijau tersebut dipimpin Kadis Tramtib dan Satpol PP, IB Alit Wiradana, S.Sos., M.Si., didampingi Kabid Operasional Pengembangan dan Kapasitas, Nyoman Oka Salja, S.Sos., dan Danru Cakra 8, Komang Juliadi serta delapan anggota Satpol PP. Pemilik rumah ternyata tidak ada di tempat, sehingga alat-alat membangun, seperti cangkul, sekop, dan ember diangkut petugas Satpol PP guna dijadikan barang bukti pelanggaran. “Saya minta kepada Kades Penatih

Dangin Puri, Wayan Santa, bersama Kadus Poh Manis, Wayan Purna, agar terus mengawasi tanah yang dikapling sekaligus pembangunan rumah yang sudah ada. Jika pemilik melanjutkan pembangunan, tolong segera dilaporkan ke Dinas Tramtib,’’ pinta Alit Wiradana. Alit Wiradana meminta kepada pemilik bangunan rumah yang sudah terlanjur membangun agar menghentikan pembangunan. Mengingat lahan yang dibangun tersebut adalah kawasan jalur hijau, meskipun pemilik rumah sudah membeli tanah dari pengapling tidak boleh membangun sembarangan. Apalagi, tanah yang dibangun rumah tersebut sudah jelasjelas ada papan jalur hijau di pinggir jalan menuju ke utara, namun Sudarka tetap memaksakan kehendak melanjutkan pembangunan rumah. “Kami akan membongkar bangunan tersebut jika pemilik bangunan memaksakan kehendak melanjutkan pembangunan di kawasan terlarang tersebut,’’ tegas Alit Wiradana. Dia menyatakan, pihaknya akan memanggil sekaligus memproses pemilik pembangunan rumah yang melanggar jalur hijau di Subak Poh Manis, Senin (21/1) mendatang. Surat panggilan langsung dititipkan ke Ka-

DenPost/pasma

DIHENTIKAN - Kadis Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, IB Alit Wiradana (kiri), didampingi Kabid Obangpas, Nyoman Oka Saljana, Kades Penatih Dangin Puri, I Wayan Santa (kanan), dan Kadus Br. Poh Manis, I Wayan Purna, saat menghentikan pembangunan rumah milik Wayan Sudarka di Subak Poh Manis, Dentim, Kamis (17/1) kemarin. dus Br. Poh Manis, Wayan Purna, untuk menyampaikan surat panggilan tersebut. Jika pemilik rumah tidak datang akan langsung diproses lewat tipiring (tindak pidana ringan). “Kami akan melakukan tindakan represif jika pemilik bangunan tidak memenuhi panggilan,’’ papar mantan Camat Densel dan Denbar ini. Sementara Kades Desa Penatih Dangin Puri, Dentim, Wayan Santa, didampingi Kadus Br. Poh Manis, Wayan Pur-

na, mengungkapkan, pembangunan rumah di Subak Poh Manis yang merupakan jalur hijau sudah beberapa kali ditertibkan, baik dari Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) dan aparat desa. Namun, pemilik rumah Sudarka tetap melanjutkan pembangunan yang sudah mencapai 60 persen. “Saya akan terus memantau pembangunan di tanah kapling Subak Poh Manis yang merupakan ruang tata hijau kota (RTHK). Kalau pemilik ban-

gunan lagi melanjutkan pembangunan akan kami laporkan ke Dinas Tramtib,’’ ucap Santa. Santa menambahkan, apa yang disampaikan Kadis Tramtib, IB Alit Wiradana, untuk terus memantau pengaplingan dan pembangunan rumah di jalur hijau siap dilaksanakan. Apalagi lahan jalur hijau khususnya di Subak Poh Manis sudah banyak dikapling, sehingga perlu diantisipasi dari sekarang agar tidak berkurang kawasan jalur hijau. (103)

Langgar Rambu Lalin, Dishub Tilang Belasan Truk di Jl. Mahendradata

DenPost/pasma

DIGEMBOK - Petugas Dinas Perhubungan disaksikan Kabid Dalops, I Ketut Sriawan, menyaksikan menggembok truk boks yang melanggar rambu tanda larangan parkir saat razia gabungan di Jl. Mahendradata, Kamis (17/1) kemarin. Ubung Kaja, DenPost Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Polresta, dan Babinsa Desa Ubung Kaja merazia truk parkir melanggar rambu tanda larangan parkir sebelah kiri dari arah selatan Jl. Mahendradata, Kamis (17/1) kemarin. Tim menilang belasan truk. Bahkan, truk boks besar B 9237 BXR yang diparkir sopirnya sembarangan digembok. Kabid Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, S.E., didampingi belasan petugas Dishub, di sel-sela razia truk, mengatakan, razia truk di Jl. Mahendradata truk pengangkut barang maupun yang sudah kosong dari Jawa parkir seenaknya. Padahal sudah ada rambu-rambu tanda larangan parkir di sebelah kiri sepanjang Jl. Mahendradata dari perempatan Jl. Ga-

tot Subroto. “Apa yang kami lakukan ini menindaklanjuti keluhan masyarakat dan pengguna Jl. Mahendradata, karena banyak truk parkir kiri kanan, sehingga ruas jalan menyempit,’’ kata Sriawan. Sriawan menegaskan, larangan pakir di sebelah barat Jl. Mahendradata bagi truk yang belum bongkar muat maupun yang kosong sudah disosialisasikan dari sejak pemasangan rambu-rambu lalin. Truk hanya diperbolehkan parkir di sebelah timur agar badan jalan tidak semuanya menjadi tempat parkir. Dengan diberlakukannya parkir satu sisi jalan, khususnya di sebelah timur, diharapkan tidak mengganggu arus lalu lintas sepanjang Jl. Mahendradata tersebut. “Imbauan maupun rambu lalin yang dipasang sepanjang Jl. Mahendradata, khususnya sebelah barat masih saja

ada sopir truk membandel dan pura-pura tidak tahu ada rambu-rambu,’’ ujar Sriawan. Lebih lanjut Sriawan mengemukakan, sopir truk yang membandel bukan tidak ada pembinaan, melainkan langsung ditilang dengan menahan buku keur dan STNK. Sebab, perilaku sopir ini sudah tidak mengindahkan apa yang dilakukan selama ini, sehingga tidak ada ampun lagi bagi sopir truk yang melanggar rambu tanda larangan parkir di Jl. Mahendradata maupun salah parkir di jalan protokol lainnya di Kota Denpasar. “Kita tidak memberikan toleransi lagi bagi sopir truk yang melanggar dan langsung diproses sesuai pelanggaran yang dilakukan,’’ ucapnya. Sriawan menambahkan, razia truk dan kendaraan lain yang dilakukan di Jl. Mahendradata guna menciptakan tertib lalu lintas di Kota Denpasar. Namun, penertiban terhadap angkutan yang salah parkir bukan semata-mata mencari pelanggaran, melainkan mewujudkan keselamatan bagi pengemudi mobil, pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki. “Kita ingin mewujudkan keselamatan di Kota Denpasar dan keselamatan menjadi tanggung jawab bersama,’’ papar Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar ini. Sementara sopir truk K1540 SF, Istiono, asal Semarang, Jawa Tengah, mengatakan, dirinya berani parkir di sebelah barat Jl. Mahendradata karena tidak ada rambu tanda larangan parkir. “Kalau ada rambu tanda larangan parkir mungkin saya tidak parkir di sini,’’ ucap Istiono sambil protes. Hal senada juga dilontarkan sopir truk Fuso BK 8732

DH, Mulyadi dari Jember, Jatim. Dia mengaku, baru habis bongkar muat di gudang dan ke luar parkir sambil istirahat makan. “Saya baru pertama kali datang ke Bali dan tidak tahu di sebelah kiri Jl. Mahendradata dilarang parkir,’’ tuturnya. Mulyadi mengungkapkan,

dirinya salah dan siap menerima tindakan dari Dishub Kota Denpasar. Apalagi dia mau pulang ke Jember otomatis tertunda karena kena tilang atas pelanggaran yang dilakukan. “Saya tidak ada yang memberi tahu bahwa di sebelah barat Jl. Mahendradata tidak boleh parkir,’’ terangnya. (103)

DenPost/pasma

SEMBAHYANG BERSAMA - Seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan persembahyangan bersama saat hari Saraswati di Pura Jagatnatha Denpasar. Persembahyangan tersebut juga diikuti siswa-siswi se-Kota Denpasar.

Dinas Kebudayaan Sosialisasi Parade Ogoh-ogoh Kelandis, DenPost Menyambut hari raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1935, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar parade ogoh-ogoh bhutakala. Sebelum digelar, tim parade yang teridiri dari para seniman dan budayawan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada seluruh seka teruna teruni (STT) yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Denpasar. Hal tersebut dikatakan Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Drs. Made Mudra, M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/ 1) kemarin. Menurutnya, parade ogoh-ogoh yang bertemakan bhutakala yang rutin digelar setiap tahun, di samping untuk menyambut hari raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1935 juga dalam rangka menggali dan memotivasi para remaja, khususnya seka teruna dalam berkreativitas. “Pelaksanaan parade agar

DenPost/pasma

BHUTAKALA - Ogoh-ogoh yang akan diusung STT se-Kota Denpasar mengikuti lomba pada malam pengerupukan hari raya Nyepi dan Tahun Caka 1935 harus bhutakala. berjalan lancar maka kami terlebih dahulu melakukan sosial-

isasi menyangkut teknis pelaksanaan dan sistem pengaman-

an,” kata Mudra. Mudra meminta, STT yang ingin ikut dalam pawai ogohogoh agar mendaftar ke Dinas Kebudayaan mulai tanggal 21 Januari sampai 15 Pebruari 2013. Bentuk dan tema ogohogoh harus disesuaikan dengan buku panduan ogoh-ogoh pengerupukan yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan tahun 2011. Penilaian akan dimulai di kecamatan masing-masing. Dari hasil penilaian tersebut akan dipilih lima ogoh-ogoh terbaik untuk selanjutnya diikutkan dalam parade ogoh-ogoh bhutakala yang dipusatkan di Catus Pata Patung Catur Muka saat malam pengerupukan, tanggal 11 Maret 2013. Mudra menjelaskan, unsur yang dinilai meliputi komposisi, seperti bentuk, anatomi, warna, proporsi, dan aksesoris, unsur kreativitas, teknik dan rancang bangun, bahan, tingkat kesulitan dan ornamentasi serta ek-

spresi yaitu penampilan, karakter, dan menyesuaikan tema. “Peserta dilarang menampilkan ogoh-ogoh yang berbau pornografi dan absurditas yang bertentangan dengan nilai-nilai positif yang tak sesuai tema,’’ ucapnya. Ditambahkan pula, saat parade masing-masing peserta akan dilepas sesuai dengan wilayah kecamatannya, yakni Denpasar Utara dilepas dari arah utara Catur Muka, Denpasar Timur dilepas dari arah timur Catur Muka dan seterusnya. Ogoh-ogoh yang terpilih dan menjadi yang terbaik akan menerima uang pembinaan Rp 8,5 juta dipotong pajak plus piagam penghargaan dari Walikota Denpasar. Adapun ogoh-ogoh dari masyarakat di luar yang dinilai juga diperkenankan ikut prosesi pada malam pengerupukan dengan catatan setelah selesai parade ke-20 ogoh-ogoh terbaik. (103)


3

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Insentif Pegawai di Badung Picu Kecemburuan Wajar Kaling Protes Mangupura, DenPost Surat Keputusan (SK) Bupati Badung No. 4386/ 01/HK/2012 tentang Tambahan Penghasilan Kepada Pegawai Negeri Sipil dan Tambahan Honorarium Bagi THL/Honorer, benar-benar memicu kecemburuan. Betapa tidak, di satu sisi para pegawai (PNS) baik yang menjabat maupun tidak termasuk THL (tenaga honor lepas) mendapatkan tunjangan beban kerja yang spektakuler. Sementara kepala lingkungan (kaling) yang merupakan ujung tombak pemerintahan terbawah, luput dari perhatian pemerintah Badung. Anggota Komisi A DPRD Badung, Made Dharma, SH., mengaku dapat memahami kekecewaan para kaling. Karena di satu sisi, kaling digembargemborkan sebagai aparatur terbawah yang mempunyai tugastugas cukup berat. Bahkan, sampai pada urusan-urusan rumah tangga warganya, seorang kaling dituntut harus mengetahui. Sementara perbaikan nafkahnya terabaikan, sehingga wajar memicu keresahan. “Kalau memang para kaling akan menyampaikan aspirasinya kepada kita di lembaga DPRD, kita akan siap menerima sekaligus memperjuangkannya,” kata Dharma. Politisi dari Jimbaran ini mengakui, proses awal pemberian tunjangan beban kerja (insentif) ini juga melibatkan dewan karena diambil dari APBD. Proses pembahasan APBD sudah ketok palu, artinya semua anggota DPRD sudah sepakat untuk memberikan insentif. Cuma, teknisnya diserahkan sepenuhnya kepada eksekutif melalui

DenPost/dok

Made Dharma. SK Bupati, dengan harapan insentif itu menjangkau seluruh aparatur yang mendukung pemerintah daerah. Dharma mengaku bisa memahami, kebijakan Bupati dengan memberikan peningkatan nilai insentif ini dimaksudkan sebagai upaya memberi-

kan motivasi kerja bagi pegawai. Hanya saja, jangan sampai insentif ini semata-mata didasarkan pada kemampuan daerah, tapi yang perlu dijadikan pertimbangan dari sisi psikologis. Tidak menutup kemungkinan tujuan awal untuk memberikan motivasi, justru memicu masalah bagi yang lain seperti ancaman para kaling yang mengatakan akan melakukan mogok melakukan pelayanan. Secara jujur, pemilik Jimbaran Futsal Centre (JFC) ini mengaku, terperangah juga, ketika mengetahui daftar besaran tunjangan yang harus diterima masing-masing pejabat dan pegawai di Badung. Bisa dibayangkan, untuk sekelas kepala bagian (Kabag) di bagian Keuangan saja bisa menerima insentif Rp 21 juta/bulan di luar gaji. Kasubag golongan IV mendapatkan Rp 7.500.000, Kasubag golongan III Rp 6.650.000, golongan III Rp 5.050.000, golongan II Rp 4.600.000 dan golongan I Rp 4.250.000. Dharma mengaku tetap akan memperjuangkan, agar Pemda Badung bisa memberikan perhatian kepada para kaling. Seperti diberitakan sebelumnya, Forum Kaling protes terkait kebijakan Pemda Badung menaikan insentif pejabat dan pegawai. Sementara para kaling nafkahnya terabaikan. “Kami dituntut untuk bekerja keras, namun sering luput dari perhatian pemerintah,” kata Ketua Forum Kaling Kuta Selatan, Wayan Artanadana. (102)

Perdalam Data Hukum

Hari Ini, Pansus CPNS Datangi Polda Bali Mangupura, DenPost Panitia Khusus (Pansus) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DPRD Badung kini makin gencar untuk mengumpulkan data dan informasi. Data tersebut nantinya akan dijadikan bahan untuk menentukan sikap tentang permasalahan CPNS yang sudah masuk ke ranah hukum. Walau terkesan tertinggal jauh dengan perkembangan di kepolisian, pansus kini mulai menguntit kinerja kepolisian. Bahkan, Jumat (18/1) hari ini, berencana mendatangi Polda Bali. ‘’Kami akan datang ke Polda Bali, Jumat besok (hari ini-red). Kami membuka dengar pendapat dalam rangka penggalian data dan status proses hukum yang terjadi,” ujar Ketua Pansus, I Made Duama, Kamis (17/1)

kemarin. Duama mengungkapkan, agenda utama pansus mendatangi Polda ini di antaranya meminta penjelasan terkait perkembangan penyelidikan kasus ini di Polda Bali. Pihak pansus juga akan meminta sejumlah data terkait kisruh ini. Sebab, seperti diketahui Polda Bali belum lama menyita semua data dan dokumen terkait CPNS Badung dari Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badung. “Kami ke Polda untuk meminta data dan perkembangan kasusnya. Terutama yang sudah P-21. Sudah sejauh mana perkembangannya,” papar politisi asal Ungasan ini. Pihaknya berharap pertemuan pansus dengan aparat penegak hukum ini dapat mempercepat kerja pansus dalam

DenPost/sutrisna

Made Duama mengungkap kasus penerimaan CPNS Badung. “Kami berharap, baik pansus maupun aparat penegak hukum secepatnya bisa menyelesaikan kasus ini,” kata Duama. (108)

Rambu Mubazir, Samigita Krodit ka (sopir) angkutan liar ini bisa eksis karena mereka dimintai berbagai sumbangan oleh lembaga-lembaga resmi seperti LPM, sehingga keberadaannya seolah-olah mendapatkan “jaminan”. “Mereka ini beroperasi tanpa izin dan parkir seenaknya di badan jalan, tapi sanksi sama sekali tidak ada, sehingga menambah semrawutnya jalan-jalan di kawasan Samigita,” katanya. (edy)

Seminar Sehari HUT Yayasan Dwijendra

Gugah Masyarakat Peduli terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak Mangupura, DenPost Tatanan kehidupan sekarang ini telah berorientasi pada pengayoman dan perlindungan bagi perempuan dan anak. Hal itu diyakini akan membawa suasana kehidupan aman dan tenteram. Dengan terayominya perempuan dan anak, juga diyakini kehidupan setiap keluarga akan berkualitas. Dengan demikian, kehidupan bangsa akan mengalami peningkatan kualitas. Mengingat keluarga adalah pilar bangsa, serta perempuan dan anak merupakan dua pilar penting dalam keluarga. Itu disampaikan Bupati Badung, AA Gde Agung, selaku pembicara dalam acara seminar sehari tentang ‘’Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga’’ dalam rangka peringatan HUT Yayasan Dwijendra Pusat, Denpasar, Kamis (17/1) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Dwijendra, IB Wiana; Rektor

Univiversitas Dwijendra, DR. I Ketut Wirawan, SH., M.Hum; Kepala Bappeda Litbang Badung, I Wayan Suambara; Ketua Penggerak PKK Badung, Ny. Ratna Gde Agung; Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Kompyang R. Swandika, serta peserta seminar. Lebih lanjut Bupati Gde Agung mengungkapkan, Pemkab Badung mempunyai komitmen untuk melindungi perempuan dan anak korban kekerasan. Terbukti dengan telah dibentuknya P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Unit ini berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada korban kekerasan, baik fisik maupun nonfisik. Meliputi informasi, bantuan/ pendampingan hukum, konseling psikologis dan psikiater, serta memberikan rujukan bagi korban yang memerlukan penanganan lanjutan. Lebih lanjut disampaikan, ada beberapa faktor penyebab kekerasan terhadap perem-

puan dan anak. Di antaranya kemiskinan, rendahnya pendidikan orangtua, faktor sosial budaya dan perilaku yang melembagakan kekerasan sebagai hal yang wajar. Juga faktor teknologi informasi tanpa pengawasan orang dewasa, sehingga anak meniru adegan kekerasan yang ada dalam tayangan yang ditonton. Serta faktor prilaku kasar memberikan hukuman untuk kesalahan anak. Mengoptimalkan perlindungan kepada perempuan dan anak, Pemkab Badung juga akan terus meningkatkan sinergi dengan pihak swasta, masyarakat dan organisasi sosial. ‘’Semoga dengan diselenggarakannya seminar ini akan mampu menggugah kepedulian dan tanggungjawab bersama dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Demi terwujudnya kehidupan keluarga yang sejahtera, sebagai penunjang kehidupan bangsa yang sejahtera,” harap Gde Agung. Pada kesempatan itu pula dilaksanakan penandatangan-

an nota kesepakatan bersama antara Pemkab Badung dengan Universitas Dwijendra, tentang peran serta perguruan tinggi dalam rangka kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ketua Panitia Seminar, Drs.Wayan Kotaniartha melaporkan, seminar ber tujuan membangun komitmen bersama dalam mencegah kejahatan melalui upaya strategis pencegahan kekerasan. Juga memberi perlindungan terhadap perempuan dan anak. Seminar diikuti 150 peserta. Terdiri dari perwakilan komponen setiap unit Yayasan Dwijendra (kalangan guru, dosen dan mahasiswa), serta dari komponen institusi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang konsen dengan perlindungan perempuan dan anak. Narasumber dalam seminar ini adalah Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara, Rektor Universitas Dyana Pura, serta Rektor Universitas Dwijendra. (108/*)

Serikat Pekerja Badung Dorong Penerapan UMS

Wayan Suata

KEKRODITAN lalu lintas yang terjadi di kawasan Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita), ternyata akibat kurang tegasnya aparat menegakan aturan. Padahal, di sepanjang kawasan Samigita, terutama di jalan-jalan protokol sudah dipasang ramburambu, namun sering dilanggar. Akibat pelanggaran rambu-rambu inilah kondisinya semakin semrawut. Tokoh Legian, Wayan Suata mengaku, banyaknya kendaraan yang parkir di badan-badan jalan merupakan biang kerok terjadinya kemacetan arus lalu lintas. Sementara, petugas sama sekali tak memiliki ketegasan terkait pelanggaran rambu-rambu ini, sehingga rambu yang ada menjadi mubazir. “Dishub sebenarnya sudah memasang sejumlah rambu. Namun praktiknya di lapangan dilanggar oleh oknumoknum sopir angkutan liar, tanpa ada tindakan sama sekali. Semestinya, Dishub Badung harus bertanggungjawab atas pemasangan rambu-rambu ini,” kata Suata. Ketua Asosiasi Sopir Angkutan Pariwisata Freelance Bali (ASAPFB) ini, mengaku tak tahu persis, siapa sebenarnya yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan terhadap para pelanggar rambu ini. Apakah polisi atau Dinas Perhubungan. Apalagi yang melakukan pelanggaran dengan parkir di badan jalan itu, sebagian besar kendaraan angkutan wisata liar, alias tidak memiliki izin. Mere-

DenPost/ist

TEKEN KESEPAKATAN - Bupati Badung, AA Gde Agung, bersama Rektor Universitas Dwijendra, I Ketut Wirawan, menandatangani nota kesepakatan bersama antara Pemkab Badung dengan Universitas Dwijendra.

DenPost/dok

Wayan Suata

Mangupura, DenPost Serikat Pekerja (SP) di Kabupaten Badung mendorong penerapan Upah Minimum Sektoral (UMS). Penerapan UMS yang akan dikaji provinsi dinilai lebih relevan dalam memberikan jaring pengaman bagi pekerja yang memiliki masa kerja 0-12 bulan. Selain Upah Minimum Provinsi (UMP), Pemprov akan mengkaji Upah Minimum Provinsi Sektoral (UMPS). Dengan diterapkannya UMS, setiap sektor pekerjaan memiliki standar upah masing-masing. “Kami selaku serikat pekerja mendorong pemerintah untuk segera menetapkan UMPS, sehingga setiap jenis pekerjaan memiliki grade upah sendiri-sendiri,” ucap Ketua Federasi Serikat Pekerja Bali Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, Kamis (17/1) kemarin. Dijelaskan, dengan adanya upah minimum sektoral, upah minimum yang diterima buruh tidak disamaratakan dan memiliki standar masing-masing. Misalnya, kata dia, standar

upah minimum untuk pekerja di hotel bintang lima akan berbeda dengan pekerja hotel bintang satu. Demikian juga pekerja di sektor lain akan memiliki standar gaji masing-masing. “Menurut saya, UMS lebih pas diterapkan, sehingga upah minimum yang diterima tidak disamaratakan,” ujar Suyasa, yang juga anggota Komisi B DPRD Badung ini. Lebih lanjut dijelaskan, UMP, UMK, ataupun UMS ini merupakan jaring pengaman bagi pekerja dengan masa kerja 0-12 bulan. Bagi yang masa kerjanya lewat dari itu, perusahaan harus memiliki grade upah sesuai dengan masa kerjanya. “Kenaikan gaji tidak hanya mengikuti ketetapan upah minimum, tetapi perusahaan juga memberikan kenaikan upah di luar itu. Kalau hanya mengikuti upah minimum, pekerja yang baru masuk dengan yang sudah bertahuntahun akan sama gajinya,” pungkasnya. (108)

C.33

C.51


4

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Tuntut Ketegasan Relokasi

Ratusan Pedagang Bandara Datangi Manajemen PAP Tuban, DenPost Permasalahan antara Peguyuban Pedagang Bandara Ngurah Rai (P2B) dengan PAP, terkait lokasi baru, ternyata belum menemui titik terang. Terkait dengan hal itu, ratusan pedagang, Kamis (17/1) kemarin, mendatangi Gedung Wistisaba. Pedagang ingin bertemu manajemen PAP Bandara Ngurah Rai. Sayangnya, pedagang tidak bisa bertemu dengan GM PAP Bandara Ngurah Rai, karena yang bersangkutan sedang ada di Jakarta. Para pedagang selanjutnya diterima, Manager Sisi Udara dan Departemen Head, Eferson Siregar; Pts GM, Tri Basuki, dan Hardiansyah, selaku Sales Dept. Head. Kedatangan para pedagang ini intinya menuntut ketegasan dari PAP tentang nasib mereka untuk bisa menempati tempat yang baru secara utuh terkait pemindahan lokasi mereka di kedatangan Internasional. Menurut Ketua P2B, Wayan Sukses, pihaknya merasa resah, tercekak setelah ada surat yang menyuruh membuka website. Yang isinya terkait tentang pengumuman proses tender bagi para peminat dan usahawan yang ingin menanamkan modalnya. Ditambahkannya, pihak PAP mengatakan, kalau para pedagang ini adalah mitra PAP. Seharusnya kalau memang mitra segala sesuatu bisa dikomunikasikan dan dibicarakan. Bukannya menyuruh melihat website tanpa ada sosialisasi sebelumnya. Apalagi, kata Sukses, tidak semua pedagang mengetahui dan selalu membuka website PAP. ‘’Apa ini yang disebut dengan mitra kerja, ini cara-cara yang tidak mencerminkan hubungan baik dengan kami selaku

mitra,” tegas pria asal Nusa Dua ini berapi-api. Dalam dialog tersebut, Sukses juga berharap pihak PAP Ngurah Rai bisa menyampaikan apa yang diharapkan para pedagang ke pusat. Bahkan, kalau perlu harus langsung bicara dengan pihak pusat. Sukses mengatakan siap datang ke Jakarta untuk menyuarakan aspirasi para anggotanya ini. “Jangan hanya melihat kami sebagai pengusaha, tetapi lihat di belakang kami. Ada ratusan pekerja yang harus dikorbankan, jika tidak sepenuhnya dari kami dipertahankan,” tegas Sukses. Sukses juga menyoroti kriteria tender yang menurutnya tidak mungkin dijangkau oleh pihaknya selaku pedagang kecil. Misalnya, biaya pendaftaran Rp 30 juta dan omzet harur Rp 30 miliar. “Mana mungkin kami bisa memenuhinya. Ini membuat kami kiak-kiak,” paparnya. Seorang anggota P2B, Made Wiradnyana, mengaku sudah lelah dan merasa jerih (kalah), jika apa yang menjadi tuntutan PAP memang diharuskan dan diwajibkan. Dia menegaskan, kalau diadu dengan pengusaha bertaraf internasional tentu tidak akan mampu dan pasti kalah. “Kalau kami diadu dengan pengusaha yang benderanya sudah berkibar di dunia tentu kami keok,” keluhnya. Ten-

tu semuanya tidak harus mengacu kepada yang internasional. Karena kalau hal itu dilakukan pihaknya selaku lokal akan tidak mendapat tempat. Padahal, keberadaan lokal juga diperlukan untuk mendukung Bali terkenal di mancangera. “Jika semua distandarkan harus mengacu pada internasional, ini tidak adil. Bagaimana dengan budaya lokal, apa semua yang harus dijual harus memenuhi kreteria internasional. Kami yang kecil ini bagaimana,” tandasnya. Dia juga mengkritisi bilamana semua berbau Internasional harapannya jangan sampai segala upacara di Bali juga nanti diharapkan berstandar Internasional. “Saya harap ngaben juga tidak diharuskan untuk pakai banten bertaraf internasional,” sindirnya. Perwakilan dari PAP yang menerima pedagang mengatakan hanya bisa menampung apa yang jadi keluhan pedagang. Selanjutnya akan disampaikan pada tingkat pusat. “Saya sangat mendukung soal budaya lokal dan internasional menyatu seperti yang ada di bandara Incheon Korsel. Pedagang lokal dan internasional berbaur dengan rapi dan ada kelas-kelasnya. Kalau bisa ketemu dengan panitia pusat hal ini akan coba saya komunikasikan,” ujar Hardiansyah.(113)

Penghapusan Aset RSUD Badung Masih Digodok Mangupura, DenPost Pembangunan gedung Unit B dan C, masih terganjal penghapusan gedung. Sementara penghapusan aset kini masih digodok eksekutif maupun legislatif. Kadis Cipta Karya Badung, Ir. Luh Putu Dessy Dharmayanti, Kamis (17/1) kemarin mengatakan, permohonan penghapusan aset itu sudah diajukan ke DPRD Badung. Kini hanya menunggu rekomendasi penghapusan aset, sekaligus rekomendasi penggunaan anggaran proyek tahun jamak. “Kami sudah hearing dengan Komisi C sejak awal Januari lalu. Nanti akan ditindaklanjuti oleh Dewan. Kami persilahkan Dewan nanti turun untuk mengecek kondisi di lapangan,” ujarnya. Dessy menambahkan, karena merupakan proyek tahun jamak, sehingga penghapusan aset dan pembangunan bakal dilakukan secara bertahap. Dimulai dari tahun 2013 sampai 2014. Hanya saja, lokasi penghapusan aset dan rencana

pembangunan itu pihaknya belum bisa memastikan. “Kami masih sesuaikan degan data di lapangan. Apalagi dewan juga belum turun. Tapi pastinya sesuai degan kebutuhan rumah sakit, mana yang ingin diprioritaskan dulu, itu yang akan dibangun,” ungkap Dessy Ketua Komisi C DPRD Badung, I Gusti Agung Gede Jaya Adhipura, menegaskan, akan secepatnya turun meninjau lokasi. Supaya segera juga memberikan rekomendasi penghapusan aset dan rekomendasi pembangunan gedung baru. “Setelah reses rencananya kami akan turun, agar bisa secepatnya dibawa ke sidang paripurna untuk diputuskan. Selanjutnya bisa segera dikeluarkan rekomendasi,” ujarnya. Ia menambahkan, Dewan sepenuhnya mendukung pembangunan rumah sakit tersebut. Pembangunan rumah sakit ini memang didasarkan kepada kebutuhan.

DenPost/dok

DenPost/sugik

SAMPAIKAN ASPIRASI - Para pedagang bandara ramai-ramai menyampaikan aspirasi kepada perwakilan manajemen PAP Ngurah Rai kemarin.

LPM Kuta Bagikan HT

Keamanan Kuta Malam Hari Perlu Ditingkatkan

DenPost/sugik

FOTO BERSAMA - Para kelian se-Kuta bersama Ketua LPM, lurah, desa adat dan Babinkmatibmas, siap meningkatkan komunikasi untuk meningkatkan keamanan Kuta. Khususnya di malam hari. Kuta, DenPost Berbagai upaya terus dilakukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta guna memberikan dukungan agar terciptanya keamanan di desa internasional ini. Salah satunya, dengan memberikan bantuan alat komunikasi berupa handy talky (HT) kepada para kelian suka duka se-Kelurahan Kuta. Bantuan diserahkan Ketua LPM Kuta, Nyoman Graha Wicaksana, Kamis (17/ 1) kemarin. Sebelumnya, bantuan yang sama juga diberikan kepada kepala lingkungan (Kaling) seKelurahan Kuta.

si. Lurah juga mohon bantuan, karena dinamisnya perkembangkan Kuta tentu menjadi peran semua pihak untuk menjaganya. Gusti Wirawan, dari Babinkamtibmas mengharapkan agar para kelian manfaatkan alat ini untuk komunikasi. Sementara itu, Kelian Jaba Jero Kuta, Dewa Putu Sarma, menyoroti tentang situasi keamanan Kuta di malam hari yang semakin rawan. Dia mengusulkan agar pemulung tidak boleh beroperasi tengah malam. Termasuk ojek, yang belajangan banyak berseliweran. Selain itu, dia juga mengharapkan agar dibangkitkan sismtem ronda. “Dulu masa Pak Wendra jadi bendesa adat, pemulung hanya beroperasi sampai jam 6 sore, sekarang malah sampai malam hari,” paparnya, sembari mengaku merindukan keamanan seperti tahun 1976-an. Menanggapi hal ini, Graha Wicaksana mengatakan, akan mempolakan hal ini. Apakah akan melibatkan Polsek, serta sidak gabungan melibatkan banjar. Karenanya akan diadakan rapat khusus bersama Polsek Kuta untuk memformulakan. “Kami akan buat pertemuan khusus, bagaimana polanya dan agar permanen serta tidak hangathangat tahi ayam,” ujar pria yang akrab disapa Koming ini. (113)

SMPN 2 Mengwi Kekurangan Ruang Kelas ‰Jumlah Siswanya 1.109

Putu Dessy Dharmayanti “Arahnya kami tetap akan hapuskan, karena pembangunan sudah disepakati bersama. Semoga tahun 2015 nanti pembangunan selesai dan bisa beroperasi, sehingga masyarakat bisa terlayani,” ujarnya. Ditambahkannya, saat ini RSUD Badung lebih banyak melayani pasien kelas menengah dan bawah. Sementara untuk kelas VIP masih sangat terbatas. (108)

‘’Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Untuk menjaga keamanan ini perlu kominikasi yang bagus. Kami harapkan dengan bantuan HT ini, keamanan di Kuta bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Graha Wicaksana, didampingi Lurah Kuta, Wayan Daryana, perwakilan Bendesa Adat Kuta dan Babinkamtibmas. Graha memaparkan, kamtibmas di Kelurahan Kuta perlu adanya komunikasi yang inten. Baik antara babin, kelian, hansip dan pam swakarsa LPM Kuta. Karenanya, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menyerahkan HT ke-

pada kaling dan kini kepada kelian suka-duka se-Kuta. Tujuannya agar bersamasama mengamankan kamtibmas di Kuta. Dia berharap agar bantuan ini digunakan dengan baik dan dimohonkan selalu dihidupkan, agar memudahkan koordinasi dan komunikasi. “Kami mohon bantuan Pak Kelian, karena menciptakan keamanan di Kuta adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya. Salah seorang kelian, Nengah Jesna mengusulkan, agar HT dijadikan aset banjar. Hal senada disampaikan perwakilan Bendesa Adat Kuta, dan berharap alat komunikasi ini juga bisa diberikan kepada prajuru Desa Adat Kuta. Lurah Kuta, Wayan Daryana, AP, MAP., mengaku sangat senang dengan adanya pembagian HT kepada kelian suka-duka ini. Karena ini langkah maju LPM dalam memperhatikan keamanan di Kuta. Ditambahkannya, komunikasi sangat penting sebagai langkah awal melakukan aktivitas di Kuta. Dengan komunikasi yang baik akan bisa menyatukan kepentingan dan kegiatan yang ada di Kuta. “Ini sangat bermanfaat, mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” imbuh Daryana, seraya sependapat kalau prajuru desa juga memegang alat komunikasi seperti ini. Sebab, situasi Kuta sangat dinamis. Apalagi ada kegiatan adat yang memerlukan komunika-

Mangupura, DenPost Perkembangan pendidikan di Kabupaten Badung dinilai banyak kalangan berkembang dengan pesat. Seiring dengan besarnya dana pendidikan yang dikucurkan Pemkab Badung. Namun cukup miris melihat salah satu sekolah yang berada di lingkungan Ibu Kota Mangupura, yakni SMPN 2 Mengwi, malah kekurangan ruang belajar. Kekurangannya pun tidak tanggung-tanggung. Sekolah yang ada di Kelurahan Kapal

ini kekurangan bilik belajar sebanyak 12 ruangan. Berdasarkan informasi, ruang belajar yang dimiliki SMPN 2 Mengwi saat ini hanya 17 ruangan. Padahal, jumlah murid mencapai 1.109 siswa. Itu artinya, satu ruangan diisi 40 siswa lebih. Kondisi ini tentu sangat tidak bagus bagi proses belajar mengajar. Karena satu ruangan idealnya hanya dihuni 30 siswa. “Idealnya untuk SMPN 2 Mengwi punya 29 buah bilik

belajar. Kalau yang ada saat ini cuma 17 unit. Sangat tidak ideal sekali. Akhirnya ya begitu ruang kelas siswanya overload,” ungkap salah seorang staf Disdikpora yang tak mau disebutkan namanya, Kamis (17/1) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, Ketut Widya Astika, belum bisa diminta konfirmasinya. Saat dihubungi via telepon tidak ada jawaban. Sementara itu, Kabag Hu-

mas dan Protokol Pemkab Badung, AA Raka Yuda mengaku, kekurangan ruang belajar di SMPN 2 Mengwi sudah mendapat perhatian pemerintah. Dijelaskan, pemkab segera mengucurkan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk menambah ruang belajar. Dana tersebut diambilkan dari APBD 2013. “Pasti SMPN 2 Mengwi akan tertangani. Karena dana sudah dianggarkan. Mudah-mudahan pencairan dana tidak ada kendala,” paparnya. (108)

KOMANDO DAERAH MILITER IX/UDAYANA AJUDAN JENDERAL

PENGUMUMAN DIBUKA PENDAFTARAN TAMTAMA PK TNI AD GELOMBANG I TA 2013 KODAM IX/UDY Persyaratan Umum : 1. Pria. 2. Berijazah serendah-rendahnya SLTP/sederajat. 3. Berusia 18 – 22 tahun, terhitung saat buka Dikma tanggal 29 April 2013. 4. Tinggi badan minimal 163 Cm. 5. Pendaftaran secara online melalui website penerimaan Prajurit TNI di alamat http://rekrutmen-tni.ilmci.com, mulai tgl. 14 s.d. 25 Januari 2013. KETERANGAN LEBIH LENGKAP DAPAT DIPEROLEH DI AJENDAM IX/UDY, AJENREM 161/WS DAN AJENREM 162/WB Denpasar, 14 Januari 2013 Kepala Ajendam IX/Udayana Cap/ttd Agus Mintarto, S.Sos Kolonel Caj. NRP 31785 G.463

C.1357

C.1459


5

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Bali Juga Waspadai Banjir Sanksi Tegas

Kampanye Pileg dimulai, di Jembrana saya lihat ada baliho yang sudah dirobek. Kenapa begitu? Apakah ada sentimen pribadi atau apa? Ini cermin belum dewasanya kita dalam berpolitik. Mohon Panwaslu memberikan sanksi tegas. Jony, Payangan

Perahu Karet

Pemkab Karangasem Cabut Izin ABT PEMKAB (Pemerintah Kabupaten) Karangasem segera mencabut izin eksplorasi ABT (air baah tanah) di Desa Peladung, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan/Kabupaten Karangasem. Pencabutan izin ekplorasi ABT yang diberikan kepada investor PT Tirta Investama Tbk menindaklanjuti aspirasi yang berkembang di masyarakat. Penegasan segera mencabut izin ekslorasi tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Karangasem, Made Sukerana, dalam jumpa wartawan beberapa waktu lalu. Seperti berita DenPost, Rabu (16/1) lalu, Wabup Karangasem, Made Sukerana, menyebutkan izin yang dulu dikeluarkan oleh Bupati Karangasem, Wayan Geredeg, sebatas izin eksplorasi hanya untuk pengambilan sampel air, bukan untuk kegiatan eksploitasi. ”Walau sekadar eksplorasi, demi kepentingan masyarakat keberpihakan kepada lingkungan, izin itu segera kami cabut,” kata Wabup. Kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati Karangasem atas ketegasannya dalam tindakannya mencabut izin tersebut. Tidak mudah bagi seorang pejabat untuk mencabut izin yang telah dikeluarkan. Apalagi pencabutan tersebut setelah mendapat protes dari masyarakat. Tentu akan gengsi bagi pejabat untuk menarik kembali izin yang dikeluarkan. Bupati dan Wakil Bupati Karangasem sungguh arif menyikapi aspirasi yang berkembang di masyarakat, baik masyarakat petani, DPRD setempat, akademisi, pecinta lingkungan. Tindakan tersebut memperlihatkan kenegarawanan Geredeg dan Sukerana menyikapi perbedaan di masyarakat. Terlepas dari pro dan kontra yang melatari pencabutan tersebut, tampaknya pemerintah memang harus berpikir seribu kali untuk memberikan izin kepada investor untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi alam. Memang izin yang diberikan baru pada tahap pengambilan eksplorasi untuk sampel air. Bagaimana jika hasil dari tes sampel tersebut menunjukkan ABT di lingkungan tersebut layak dikonsumsi, apakah pemerintah akan memberikan izin eksploitasi. Di sinilah permasalahannya. Pemkab sepertinya akan menghadapi buah simalakama. Jika izin eksploitasi diberikan, masyarakat menolak pengeboran tersebut. Jika izin eksploitasi tidak diberikan, pemkab bisa dituding plinplan. Dengan pencabutan izin eksplorasi tersebut, Pemkab telah memilih langkah yang tepat karena terhindar dari pilihan yang sulit. Selain itu, jika izin eksploitasi sampai dikeluarkan, siapa yang berani menjamin akan tidak ada kerusakan lingkungan setelah investor pergi? Walaupun yang diambil air di bawah tanah. Justru karena berada di bawah tanah, jika dieksploitasi besar-besaran akan menimbulkan ruang kosong di perut bumi. Ruang kosong tersebut tentu saja akan menjadi masalah. Pikiran awam kita memperkirakan ruang kosong tersebut bisa saja diisi dengan air dari permukaan tanah sehingga lingkungan persawahan di sekitar bisa kering. Atau tanah di sekitarnya akan terjerembab. Keduanya dapat menimbulkan bencana.

Insentif pegawai di Badung picu kecemburuan. - Mumpung KPK masih sibuk ya? Tersangka pencuri pratima dilepas, kapolda pasang badan. - Maklum, kan tak mungkin diciduk. Ganja 500 gram ditemukan di pohon mangga. - Yang jelas bukan buahnya.

KITA jangan terlena dengan banjir yang menerjang ibu kota Jakarta. Bali juga harus selalu waspada, terutama untuk Bali Selatan (Kuta Selatan) memiliki potensi besar terjadinya banjir. Karena selain secara geografis lokasinya landai, juga sebagai daerah hilir Kuta Selatan tempatnya berbagai muara sungai. Itulah yang muncul dalam Citra Bali yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Kamis (17/1) kemarin. Berikut laporan Sikha Purnama dari Global FM Bali.

Menyikapi bencana alam belakangan ini yang sering memakan korban terseret arus, agar pasukan angkatan laut juga ikut berpartisipasi misalnya mengerahkan perahu karet dan alat-alat lainnya. Selain itu, pangkalan Angakatan Laut harusnya mangkal di tengah laut bukan di daratan hal ini bertujuan untuk meminimalisir korban ketika ada bencana seperti ini. Arya, Denpasar

Sesuai Nurani

Berkaitan dengan perobekan baliho di Jembrana mohon Panwaslu koordinasi dengan pihak Kepolisian agar menangkap pelakunya. Mohon pihakpihak berwenang melindungi warganya. Biarkan rakyat memilih pemimpin yang realistis dan sesuai dengan hati nuraninya. Gusti Sumardayasa, Denpasar

Yang Mampu Juga Ikut

Menanggapi opini bahwa masyarakat lebih mengikuti upacara yang digelar secara massal ketimbang individu, mengindikasikan bahwa kemiskinan di negeri ini semakin meningkat. Menurut saya itu keliru. Banyak kalangan mampu mengikuti upacara secara massal misalnya ngaben massal, sunatan massal dan sebagainya. Dengan alasan kekurangpahaman tentang makna upacara tersebut, di samping meringankan biaya juga untuk meningkatkan rasa menyamabraya antar saudara. Justru saya lihat orang yang mampu sering ikut secara massal. Jaya Negara, Denpasar

Semoga Terwujud

Jakarta diserbu banjir, dulu ada wacana untuk membuat bendungan Ciawi kenapa sampai sekarang belum terwujud. Semoga di bawah pemerintahan Jokowi hal ini terwujud dan banjir bisa ditanggulangi. Kak Raka, Mengwi

Aturan Abu-abu

Menyoroti sistem absensi dan sanksi bagi anggota dewan jika tidak hadir dalam waktu 6 hari berturut-turut. Justru dengan dibuat aturan seperti itu mereka lebih pintar, agar tidak kena sanksi. Hal lain 7 anggota dewan ditahan sementara mereka belum di PAW,bagaimana ini?

justru saya sering melihat aturan itu dibuat “abu-abu”. Sindha, Denpasar

Kurang Setuju Wacana RSBI bagi swasta dihapuskan, saya kurang setuju karena sekolah swasta sumber dananya lebih banyak dari donatur sedangkan sekolah negeri dari uang pmerintah. Suardana, Tabanan

Banyak Kendaraan Hari raya jalan raya di Bali macet, saya sering melihat tamu-tamu luar langsung membawa mobil pribadi dengan plat luar Bali. Bagaimana tidak macet karena banyaknya kendaraan. Nang Kenceng, Jimbaran

Waspadai Banjir Dulu di sebelah sekolah Mahatma Gandi di Ubung merupakan kawasan jalur hijau. Sekarang sudah banyak perumahan di sana. Apakah jalur hijau itu sudah dihapus? Hal lain, kita juga patut mewaspadai bencana banjir di Jakarta, sebab kondisi di Bali selatan patut diantisipasi agar tidak seperti di Jakarta. Perlu dipikirkan bagaimana Bali ini dalam jangka waktu 20-30 tahun ke depan perlu diambil langkah antisipasi. Made Jujur, Denpasar Lintang, Gianyar

Hindari Gugatan Hukum

KPUD Badung Diminta Tetap Mengacu UU Pemilu Mangupura, DenPost Pro dan kontra pemisahan daerah pemilihan (dapil) Abiansemal dengan Petang, terus berlanjut. Sejumlah masyarakat Petang ngotot agar dapil dipisah, dengan alasan potensi suaranya selama ini mubazir karena diberikan kepada calon legislatif dari Abiansemal. Sementara tokoh dari Abiansemal menolak pemisahan, dengan alasan ketentuan UU No.8 tentang Pemilu DPR, DPRD dan DPD secara tegas tak memungkinkan untuk pemisahan tersebut. Wakil Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Badung, Made Ponda Wirawan,ST., secara tegas menyatakan bahwa UU No. 8 tahun 2012 pasal 26 ayat (2) huruf e menyatakan kabupaten atau kota dengan jumlah penduduk lebih dari 400.000 sampai 500.000 memperoleh alokasi atau kuota 40 kursi. Sementara Kabupaten

Badung jumlah penduduknya berdasarkan data agregat kependudukan 439.605 orang, sehingga kuota kursi hanya 40 kursi. Artinya, nilai keterwakilan untuk satu kursi adalah jumlah penduduk dibagi kuota kursi maka didapatkan angka 10.990 orang. “Berdasarkan data terbaru jumlah penduduk Petang hanya 30.707 orang sehingga bila dibagi dengan angka keterwakilan satu kursi didapatlah angka 2,7 kursi dan belum mencapai tiga kursi. Padahal, menurut UU No.8 tahun 2012, kecamatan yang bisa menjadi dapil bila memiliki kuota kursi minimal 3 kursi,” kata Ponda Wirawan. Untuk itulah, Ponda Wirawan didampingi Ketua Pengurus Repdem Kecamatan Abiansemal, Nyoman Sujata, berharap KPUD Badung tetap berpatokan kepada ketentuan UU No.8 tahun 2012 tersebut. Dengan demikian, dapat dihindarkan kemunginan gugatan hukum pasca pemilu le-

gislatif yang bisa menyebabkan kerugian semua pihak. Dengan jujur Ponda mengaku khawatir, kalau persoalan pisah dapil ini terus menggelinding dan tidak mendapatkan penyelesaian secara cepat akan berdampak terhadap hasil pileg. Karenanya, persoalan pemisahan dapil ini harus dapat diselesaikan secepatnya dan sebelum pro-ses pendaftaran calon. “Apa yang saya sampaikan ini bukan atas nama kepentingan kelompok apalagi partai tertentu, tetapi untuk kepentingan semua pihak. Jangan sampai selesai pemilu dan para wakil sudah terpilih ada gugatan hukum, sehingga proses pileg di dapil Abiansemal dinyatakan tidak sah sehingga para wakilnya tak bisa dilantik dan yang rugi adalah masyarakat,” katanya. Secara terpisah Ketua KPUD Badung, DR. Wayan Jondra, menegaskan sejak awal pihaknya sudah ektra

DenPost/edy

Ponda Wirawan ( kanan) dan Nyoman Sujata hati-hati terkait wacana pemisahan dapil Abainsemal dengan Petang. Bahkan KPUD tetap berpatokan pada ketentuan UU yang ada, tidak ada rekayasa atas nama kepentingan siapapun. Karena KPU

hanya bertugas sebagai penyelenggara pemilu, tak ada kepentingan KPU di sana. “Kepentingan KPU hanya bagaimana proses demokrasi dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai,” katanya. (102)

Bina Marga Tak Punya ”Grand Design” Tangani Banjir Legian, DenPost Masih seringnya terjadi kasus-kasus banjir terutama di kawasan pariwisata seperti Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita), karena Dinas Bina Marga dan Pengairan tidak memiliki konsep jangka panjang (grand design) dalam menangani banjir. Penanganan banjir selama ini dilakukan secara insidentil tidak berdurasi panjang dan simultan, sehingga penanganan banjir tak akan pernah tuntas. Anggota DPRD Badung, Wayan Puspa Negara, menegaskan, penanganan banjir oleh Bina Marga masih dilakukan secara parsial dan terkesan kasuistis. Semestinya penanganan banjir dilakukan secara terintegrasi, dengan asumsi bahwa banjir akan terjadi secara rutin setiap setahun sekali. Akibat sistem penanganan yang dilakukan tidak terpadu dan tidak komperhensip bahkan di beberapa titik luput dari pantauan Bina Marga, sehingga kasus-kasus banjir ini sering menjadi momok bagi warga dan para wisatawan. “Karena tidak terintegrasi dan terpadu, maka banjir akan tetap terjadi bahkan menjadi ancaman bagi Kuta,” kata Puspa Negara. Sebagai ilustrasi, politisi dari Legian ini menyebutkan, seperti Jalan Dewi Sri Legian,

Jalan Sri Rama, Jalan Nakula Timur, Jalan Kresna, Jalan Beji selalu menjadi langganan banjir. Selain itu, menurut Puspa, Bina Marga tak mampu melihat secara utuh kawasan titik banjir dengan akurat. Akibatnya, tidak terpantau dan tidak terdata, sehingga perencanaan penanganan tidak ada. Bina Marga juga dinilai mengabaikan konsep hulu dan teben (hulu-hilir) dalam menangani banjir terutama di Jalan Nakula Timur hingga Dwi Sri, akibatnya jalan tersebut selalu banjir karena limpahan air Tukad Teba sepanjang Imam Bonjol yang mengalir ke kawasan pemukiman LC Legian. “Saya amat menyayangkan formula penanganan banjir yang di-

lakukan Bina Marga tanpa merancang grand design sehingga pola di lapangan sangat lemah tidak komperhensif dan tidak terintegrasi perumusannya,” tandas Puspa Negara. Untuk itu, Puspa berharap Bina Marga dan Pengairan segera membuat grand design, karena ini menyangkut citra kawasan pariwisata. Jangan Bina Marga hanya melakukan kajian yang bersifat insidental dan jangka pendek, sementara anggaran yang disiapkan dalam APBD amat cukup untuk itu. Kenyataannya, perencanaan yang dilakukan memang masih bersifat konvensional dan cenderung tak kunjung mampu mengatasi banjir.

Kadis Bina Marga dan Pengairan, IB Surya, ketika dihubungi melelui telepon, HPnya tak diangkat. Namun Kabag Humas dan Protokol, AA Raka Yudha, menegaskan, Pemda Badung melalui Bina Marga sudah berusaha keras dalam mengatasi masalah banjir. Bahkan untuk Dewi Sri, sekarang sudah selesai dibangun sodetan, sehingga Jalan Dewi Sri yang dulunya langganan banjir sekarang sudah bebas banjir. “Kalaupun sekarang masih ada bebertapa ruas jalan yang kena banjir, itu bukan berarti tidak ditangani tapi tetap ditangani. Cuma, karena ruas jalan yang kena banjir bayak, sehingga harus dilakukan secara bertahap,” katanya. (102)

DenPost/dok

Puspa Negara

Pan Kote

DENPOST

Perintis : Satria Naradha. Pemimpin Umum : I Gde Nym. Suryawan. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : I Gde Suyadnyana, Staf Redaksi : Edy Asri, K. Karya, Sudiana, Yahya Umar. Ilustrator : Putu Suaria Soethama. Koordinator Liputan : Agus Putra Mahendra. Reporter : IB. Pasma, Putu Witari, Komang Sutrisna, Sri Wiadnyana, Robin, Gung Eka, Suastrawan, Ngurah Kertanegara, Suryaningsih, Made Miasa, Sugiadnyana, Dewa Sanjaya, AA Terbit 1 Oktober 1998 Yuliantara, Putrasasmita, Gagah. Kontributor : Astra Prayoga, Sujaya, Jelantik. Pemimpin Perusahaan : Wayan Ukir. Iklan : Dewa Gurnita (Manajer), Arniti. Manajer Sirkulasi : IB Wirawan. Lay Out : Shantika, IGP Juana, Sulung, IB. Purwita, I Putu Wiradana, Tony, Suastika, Adi Sastra. Web/Grafis : Adi Sudianggara. Marketing : Nining Setyawati, Suardana, Suteja Widiantara, Windu Segara. Sekretariat : Nariati(Kepala), IGA.Yuliantari, Wayan Susanti. Alamat Redaksi/Sirkulasi/iklan : Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat, Telepon 416669 (Hunting) Fax 416679 Tarif Iklan : mIni : Rp. 15.000/baris maksimal 10 baris, umum (B/W) Rp. 15.000,-/mm. kolom, warna (FC) Rp. 25.000,-/mm.kolom, Spot Colour Rp. 20.000,-/mm.kolom. Keluarga Rp. 7.000,-/mm.kolom, Pariwara : Rp. 5.000,-/mm.kolom. Iklan Mega Emas (1x50mm.kolom) Rp. 350.000,-/10kali terbit. Penerimaan Iklan Mendesak dimuat besok diterima pk. 15.00Wita Harga Langganan Denpost Rp. 30.000,-/bulan, Paket Bali Post + Denpost Rp. 90.000/bulan Bayar di muka, Eceran Rp. 2.500,-/exp. Penerbit Koperasi Tarukan Media Dharma. Surat Izin Penerbitan Pers : Nomor 565/SK/MENPEN/SIUPP/1998, tanggal 30 September 1998. Anggota SPS, terbit setiap hari kecuali hari libur nasioanal. Pencetak PT Percetakan BP, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar Barat. Isi diluar Tanggung jawab Percetakan. Website : www.denpostnews.com, E-mail : redaksi@denpost.net dan denpostbali@yahoo.com, iklan@denpost.net, sekretariat@denpost.net Setiap wartawan Denpost membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber


6

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Diterjang Banjir, Tanggul Subak Puspasari Tuwed Jebol

DUKA CITA

 Puluhan Hektar Padi Mati, Belasan KK Terisolasi

DenPost/witari

RUMAH DUKA - Jenazah balita penderita hydrocephalus, Kade Diki Darma Putra, ketika dibawa ke rumah duka Kamis (17/1) kemarin.

Penderita ’’Hydrocephalus” Akhirnya Meninggal Negara, DenPost Balita penderita hydrocephalus, Kadek Diki Darma Putra (8 bulan), akhirnya meninggal dunia Kamis (17/1) dinihari kemarin. Suara isak tangis menyertai kepergian untuk selama-lamanya dari kedua orangtuanya, Ni Nyoman Suryani (30) dengan Komang Marguna (28) dari Banjar Pancardawa, Pendem, Jembrana. Bahkan Marguna sempat jatuh pingsan. Keluarga dan tetangga pun hadir di rumah duka ikut menyambut kedatangan jasad balita putra kedua pasutri tersebut. Untuk menuju ke rumah duka, medannya amat berat dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat lantaran licin setelah diguyur hujan. Jasad Kadek Diki Darma Putra yang diantar dengan ambulans tiba sekitar pukul 12.30 Wita. Ketut Sutarma mewakili keluarga menjelaskan berangkat dari Negara Sabtu (12/1) lalu bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kadek Diki Darma Putra langsung dirujuk ke UGD RSU Sanglah untuk menjalani CT-scan dan pemeriksaan lainnya. ”Waktu itu hari libur, kami disuruh datang Senin (14/1),” katanya. Pada Sabtu (12/1) malam dan Minggu (13/1) Kade Diki Darma Putra bersama keluarga menginap di rumah singgah Dinas Kesehatan Provinsi Bali di daerah Seminyak, Badung. Kondisi Kade Diki saat menginap di rumah singgah normal. Namun pada Senin (14/1) kondisi Kadek Darma Putra menurun. Bahkan tubuhnya panas dingin dan disertai batuk dan pilek. Senin (14/1) pagi sekitar pukul 10.00 dia dibawa ke Sanglah oleh petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi. Menurut Sutarma, kondisi Kade Diki Darma Putra hingga Rabu (16/1) lalu tidak mengalami perubahan. Bahkan batuk pileknya menjadi-jadi sehingga oleh dokter dia dibantu dengan oksigen. ”Hingga Rabu malam tidak ada perubahan dan Kamis dini hari Kadek meninggal. Padahal, rencananya Kamis itu akan dilakukan operasi,” katanya seraya menambahkan, Kade Diki Darma Putra akan diaben Minggu (20/1) lusa. (120)

Negara, DenPost Gelombang tinggi dan banjir besar di pesisir Tuwed, Melaya, sejak seminggu belakangan ini mengakibatkan lima titik tanggul di Dusun Taman, Tuwed, Melaya jebol. Akibatnya 10 hektar lebih lahan sawah di dusun tersebut terendam air laut dan 15 KK di Dusun Taman terisolasi. Pasalnya, tanggul utama dan jalan di dusun tersebut terputus akibat jebol. Selain itu tiga tambak di wilayah itu juga terendam air laut dan udang milik pengusaha tambak yang siap panen hanyut. Kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Perbekel Tuwed, Ketut Suarna, didampingi Ketua BPD, Ketut Toya dan Ketua LPM, Made Sukarta, mengatakan tanggul tersebut untuk melindungi Subak Puspasari, Tuwed, sehingga tidak terendam air laut. Namun akibat dihantam banjir besar dan gelombang tinggi pada Sabtu (12/1) malam lalu tanggul tersebut jebol. ”Akibat jebolnya tanggul kini para petani menangis, karena puluhan hektar sawah padi yang baru ditanam 3-5 hari terendam air laut dan mati. Para petani harus menanam padi ulang, karena padi jelas tidak akan tumbuh,” kata Toya Kamis (17/ 1) kemarin. Kondisi itu membuat para

petani di Subak Puspasari rugi puluhan juta rupiah dan terancam kehilangan mata pencaharian. ”Kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk menanggulangi hal ini,” kata Toya. Suarna mengatakan berusaha menanggulangi dulu masalah tersebut dengan cara swadaya, namun pihaknya juga sangat mengharapkan bantuan Pemkab Jembrana. ”Kalau kami dari desa membantu dengan dua sirtu (pasir batu),” tandas Suarna. Menurut Suarna, sebenarnya tanggul di Dusun Taman itu baru selesai diperbaiki akhir tahun 2012 lalu bahkan ditinggikan lagi 50 meter dan menelan biaya Rp

DenPost/witari

TANGGUL JEBOL - Akibat diterjang banjir besar dan gelombang tinggi tanggul di Tuwed, Melaya, jebol dan membuat puluhan hektar sawah di Subak Puspasari hancur dan padinya mati. 18,5 juta lebih, namun jebol juga akibat diterjang banjir rob. Sukarta mengatakan sawah yang padinya sudah mati di antaranya milik Ketut Sulen-

dra, Ketut Gama, Nengah Tangkas dan para petani lainnya di Subak Puspasari. Toya juga menjelaskan ketika air laut pasang dan naik ke

daratan kondisinya seperti tsunami dan mengerikan. Banjir rob menerjang tanggul dan kemudian meluluhlantakkan tambak dan tanaman padi. (120)

Senderan Pura Puseh Batuagung Kembali Longsor

BANTUAN DenPost/witari

SENDERAN LONGSOR - Senderan Pura Puseh Batuagung Jembrana kembali longsor akibat diguyur hujan.

Negara, DenPost Kondisi senderan di Pura Puseh Batuagung, Jembrana, kini semakin parah. Bahkan akibat di guyur hujan lebat Rabu (16/1) malam, tanah bekas senderan irigasi di bawah Pura Puseh Batuagung kembali longsor. Pengamatan DenPost Kamis (17/1) kemarin, tembok panyengker Pura Puseh terseret tanah longsor hingga ke saluran irigasi. Sejumlah palinggih posisinya miring. Jebolnya saluran irigasi tersebut sejatinya sudah sepekan lalu, namun lantaran hujan terus mengguyur sehingga longsoran terjadi lagi. Kemarin ratusan krama dari Banjar Pancaseming dan Batuagung gotong-royong untuk membendung tanah di areal Pura dengan buisbuis agar tidak kembali longsor. Bendesa Batuagung, IB Mantra, kemarin mengatakan sejak sepekan ini hanya bebera-

pa meter tembok yang jebol. Namun sejak kemarin sudah 56 meter longsoran yang jatuh. Kendati di samping sungai terdapat pemukiman penduduk, longsoran tidak sampai menimbun rumah. Bekas longsoran menumpuk di pinggir saluran irigasi. Mantra mengatakan longsoran itu akibat senderan irigasi di pinggir telabah di bawah Pura jebol sehingga tanah di atasnya ambrol, termasuk tembok panyengker terseret longsoran. Pascalongsor, desa adat telah menyelenggarakan rapat dan akan memperbaiki sesuai kemampuan krama. Seperti yang dilakukan kemarin, ratusan krama bergotong-royong membendung tanah dengan buis-buis beton untuk memperkuat tanah pura agar tidak kembali longsor. Mantra memperkirakan untuk memperbaiki tembok panyeker menjadi utuh memerlukan anggaran Rp 250 juta. (120)

Pembunuh Adik Kandung Dijerat Pasal Berlapis DenPost/witari

SERAHKAN BANTUAN - Bupati Jembrana, Putu Artha, menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Perancak, Jembrana, Kamis (17/1) kemarin.

Bupati Artha Bantu Korban Bencana di Perancak Negara, DenPost Bupati Jembrana, Putu Artha, meninjau korban bencana gelombang besar di Perancak, Jembrana, Kamis (17/1) kemarin. Bupati didampingi Sekab I Gede Gunadnya, Kepala Dinas Nakersostrans, I Ketut Wiaspada; Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana, I Gusti Putu Mertadana. Selain meninjau kondisi di lokasi, Bupati Artha juga menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Banjar Mekarsari, masing-masing kepada Nyoman Wirka, Ketut Surasa dan Wayan Windia. Selain itu juga diberikan bantuan untuk Nengah Ridya dan Tut Mindri asal Banjar Lemodang. Bantuan yang diserahkan peralatan pribadi berupa keperluan mandi dan memasak milik PMI dan beras, terpal, selimut dari Dinas Kesejahteraan Sosial Jembrana. Artha mengaku prihatin akan terjadinya musibah abrasi dan gelombang pasang. Dia juga mengakui Kabupaten Jembrana sangat rawan akan bahaya abrasi mengingat masih banyak warga yang tinggal di dekat bibir pantai. Salah satu warga rumahnya cukup parah terkena dampak gelombang pasang, Wayan Sindia (60), mengaku berterima kasih atas gerak cepat dan bantuan yang diberikan Pemkab Jembrana. Dia mengaku saat kejadian masih terjaga dan sedang duduk di balai depan rumahnya. Gelombang pasang itu menyapu habis dapur rumahnya serta menenggelamkan beberapa perabotan rumah. Pascamusibah dirinya mengaku masih trauma sehingga harus mengungsi ke rumah menantu yang lokasinya lebih ke tengah. (120)

SALAH PATI

Perbaiki Sekrup, Ardana Tewas Kena Setrum Singaraja, DenPost Nekat memperbaiki sekrup listrik tanpa memiliki keahlian, Komang Ardana alias Lungguh (34), warga Dusun Selokah, Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, tewas kena setrum listrik Rabu (16/1) siang. Saat kejadian, korban memperbaiki sekrup listrik yang masih ada aliran listriknya. Korban pun tersengat listrik dan tubuhnya terjatuh hingga tak sadarkan diri. Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Made Mustiada, saat dimintai konfirmasi Kamis (17/1) kemarin membenarkan adanya kasus tersebut. ’’Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dalam perjalanan,” ucapnya. (118)

Singaraja, DenPost Terdakwa Made Sudiarta (67) yang membunuh adik kandungnya, Ketut Sukra (55), dijerat dengan pasal berlapis dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Singaraja Kamis (17/1) kemarin. Terdakwa yang asal Dusun Kajanan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, itu tampak santai menjalani sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Sri Aryani, didampingi hakim anggota masing-masing Susanti dan Wayan Eka Mariarta. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) diwakili Gede Astawa dan terdakwa didampingi oleh kuasa hukum PN Singaraja Ketut Antara Suta. Dalam mengikuti persidangan, pria beruban itu tampak tidak menyesali perbuatannya. Bahkan, saat digiring dari ruang tahanan menuju ruang sidang sesekali tertawa lepas. Namun, saat sidang terdakwa

disiplin mengikutinya. Tetapi majelis hakim harus meminta bantuan kuasa hukum saat berkomunikasi lantaran terdakwa yang buta huruf itu hanya bisa bahasa Bali. Dalam dakwaannya, JPU Gede Astawa menjerat Made Sudiarta dengan pasal berlapis. Dakwaan perimer terdakwa melanggar Pasal 340 KUHP. Dakwaan subsider Pasal 338 KUHP. Tidak hanya itu, trrdakwa juga dijerat dengan dakwaan lebih subsider dengan Pasal 351 (ayat 3) KUHP tentang pembunuhan. Dakwaan berlapis itu, karena hasil pemeriksaan oleh penyidik kepolisian terdakwa membunuh adik kandungnya, Ketut Sukra alias Kolok (55), warga Dusun Kenginan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, pada Jumat (26/ 10) silam. Terdakwa membunuh Sukra dengan cara memukul kepala belakang kor-

ban menggunakan kayu duku. Akibatnya, korban jatuh tersungkur hingga akhirnya meninggal dunia. Setelah JPU membacakan dakwaanya, mejelis hakim kemudian menanyakan kepada terdakwa apakah surat dakwaan itu dimengerti atau tidak. Terdakwa hanya bisa tersenyum dan tidak menyampaikan keberatannya. Demikian pula kuasa hukumnya, menyatakan tidak keberatan dan sepakat untuk meneruskan proses persidangan. Rencananya, mejelis hakim akan melanjutkan agenda sidang dengan pemeriksaan saksi-saksi. Namun karena JPU belum mempersiapkan saksi-saksi yang akan dihadirkan, sidang dilanjutkan Rabu (23/1) pekan depan. Sidang ditutup dan terdakwa kembali digiring ke ruang tahanan oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja.

Tarif NJOP Tidak Kena Pajak Tarik Ulur Singaraja, DenPost Pembahasan Ranperda tentang PBB P2 antara gabungan komisi dengan eksekutif berlangsung alot Kamis (17/1) kemarin di gedung DPRD Buleleng. Pasalnya, besaran tarif NJOP tidak kena pajak masih tarik ulur. Sebagian setuju dengan besaran minimal Rp 10 juta, namun sebagian lagi menginginkan besaran maksimal Rp 24 juta. Karena tidak ada titik temu, pembahasan itu pun sempat dikembalikan kepada Pansus yang membidangi. Semula Pansus yang membidangi telah sepakat dengan besaran NJOP tidak kena pajak dengan batas minimal Rp 10 juta sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tahun 2000. Namun dalam pembahasan dengan gabungan komisi, justru anggota dewan di luar Pansus meninginkan besaran tarif NJOP tidak kena pajak Rp 24 juta sesuai dengan PMK tahun 2011. Silang pendapat pun terjadi di antara anggota dewan karena eksekutif menyerahkan sepenuhnya pada putusan dalam pembahsan gabungan komisi. Sebagian tetap ngotot dengan angka Rp 10 juta dengan alasan sudah diputuskan dalam rapat pansus. Di samping itu yang menjadi alasan lain adalah pembelian lahan untuk pengembang. ”Kami sudah putuskan dalam pembahsan kemarin. Dasar kita, melihat pengembang yang beli tanah dengan luasan yang tidak banyak,” kata Ketua Pansus PBB

P2, Wayan Sumadra. Sementara yang menginginkan naik menjadi Rp 24 juta juga punya alasan yakni geografis Buleleng banyak lahan pertanian harus dipertahankan. Di samping itu, tidak akan banyak membebani masyarakat, karena masyarakat yang menjual lahan di bawah 20 juta tidak akan kena pajak. ”Ini akan bisa pertahankan lahan pertanian, dan aturan yang ada juga sudah diperbaharui, bukan lagi PMK tahun 2000, tapi sudah ada PMK 2011,” tegas Haji Mulyadi Putra. Lantaran terjadi silang pendapat, pembahasan masalah tersebut sempat dilempar kembali kepada pansus. Namun, pimpinan rapat Ketua DPRD Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan, akhirnya mengambil jalan tengah dengan keputusan besaran tarif NJOP tidak kena pajak Rp 20 juta. ”Ini sudah di tengahtengah, kan masih bisa di bawah maksimal,” katanya. Keputusan itu pun akhirnya disetujui anggota dewan maupun eksekutif. Namun ada kekhawatiran, dengan tingginya tarif NJOP tidak kena pajak, akan menggerogoti sisi PAD. Kepala Dinas Pendapatan Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan, menepis hal itu. Dia menyatakan tidak ada hubungannya dengan PAD dan tarif pajak NJOP tidak kena pajak. ”Justru nanti yang berpengaruh itu pada pajak PBB, karena pengenaan nanti bukan berdasarkan blok, tapi atas dasar fungsi,” katanya. (118)

DenPost/robin

SIDANG PERDANA - Terdakwa Made Sudiarta dijerat pasal berlapis dalam sidang perdana di PN Singaraja Kamis (17/ 1) kemarin. Kasus pembunuhan Ketut Sukra alias Kolok (55), warga Dusun Kenginan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, terjadi Jumat (26/10) lalu. Kolok ditemukan tergeletak tidak bernyawa di depan rumahnya. Lelaki itu ternyata dibunuh oleh kakaknya, Made

Sudiarta (67). Kejadian berawal pada Kamis malam. Korban saat pulang ke rumahnya dalam keadaan mabuk dan melempari rumah kakaknya Sudiarta. Diduga tersangka nekat membunuh adiknya karena kesal dengan tingkah laku korban. (118)

DenPost/robin

HUT BHUWANA KERTA - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, memimpin apel bendera serangkaian HUT ke-65 Bhuwana Kerta dan HUT LVRI Kabupaten Buleleng di Monumen Bhuwana Kertha, Desa Panji, Singaraja, Kamis (17/1) kemarin.


7

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Diguyur Hujan Deras, Senderan Pura Dalem Tabunan Longsor

REAKSI

DenPost/sriwiadnyana

TINJAU PLAFON - Bupati Klungkung, I Wayan Candra, meninjau kondisi plafon ruangan SDN Selisihan yang jebol, Kamis (17/1) kemarin.

Bupati Candra Tinjau Kerusakan SDN Selisihan Semarapura, DenPost Jebolnya plafon ruang kelas V dan VI di SDN Selisihan, Klungkung, mendapat perhatian serius Bupati Klungkung, I Wayan Candra. Seusai mengikuti persembahyangan di Pura Watu Klotok Kamis (17/1) kemarin, Bupati langsung meninjau kerusakan yang terjadi akibat cuaca ekstrem belakangan ini. Didampingi Sekretaris Disdikpora Klungkung, Gusti Kaler serta Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung, Wayan Sumarta, Bupati meninjau dua ruang kelas sekolah tersebut yang plafonnya jebol tersebut. Dari peninjauan tersebut, Bupati mengatakan kerusakan yang terjadi tersebut karena faktor alam. ’’Kita tidak tahu alam itu bagaimana, karena itu merupakan rahasia Tuhan. Kita hanya bisa meminimalisir kerusakan yang terjadi,’’ ujarnya. Bupati yang komit dalam dunia pendidikan ini juga memberi perhatian kepada komite sekolah yang sudah sigap menangani kerusakan yang terjadi di sekolah tersebut. Apalagi, menurut laporan Kepala SDN Selisihan, Nyoman Narta, jebolnya plafon dua kelas itu tidak sampai mengganggu kegiatan belajar-mengajar. Pasalnya, jebolnya plafon tersebut terjadi pada Kamis (10/1) malam. ’’Jumat pagi sudah kami bersihkan,’’ ujar Nyoman Narta kepada Bupati Candra. Menurut Narta, kerusakan yang terjadi tersebut juga tidak mengakibatkan kerugian yang berarti. Pasalnya, pihak distributor dinilai sama-sama komit membantu di bidang pendidikan. Terutama masih memberikan garansi kerusakan yang terjadi. Proyek blockgrand (plafon) di SDN Selisihan secara teknis sudah disidak dari Kemendikbud Pusat tiga kali dan tidak bermasalah. Target blockgrand adalah lima ruang belajar, tetapi dengan swakelola, komite sekolah bisa mengembangkan menjadi enam ruang kelas tanpa mengurangi kualitas bahan yang digunakan. Seperti diwartakan sebelumnya, jebolnya plafon SDN Selisihan yang renovasinya menelan dana Rp 285.490.000 dari Direktoran Jenderal Pendidikan Dasar (Dirjendikdas) dan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pusat tersebut akibat kebocoran genteng sehingga air hujan menggenang di atas plafon. Akibat terlalu banyak air yang menggenang, plafon yang terbuat dari gypsum tersebut tidak kuat menahan beban sehingga membuat jebol dua ruang kelas SD tersebut. (119)

PELAYANAN

Kompol AA Mudita

BKO ke Dalem Puri HINGGA Kamis (18/1) ini Polres Karangasem akan memfokuskan perhatiannya ke Pura Besakih menyusul pioalan di Pura Dalem Puri. Sejumlah personil polisi di-BKO-kan untuk memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi pamedek selama berlangsungnya piodalan. ’’Kami kerahkan 20 personil tambahan untuk membantu tugas pengamanan yang dikoordinir Polsektif Rendang. Mereka Kompol AA Mudita dibagi menjadi dua sift,” kata Kabag Ops., Kompol AA Mudita, Kamis (17/1) kemarin. Penambahan personil pengamanan di Besakih dilakukan sejak tiga hari lalu atau mulai puncak piodalan pada Rabu (16/1) lalu. Selanjutnya personil akan dikembalikan ke posnya yakni mem-back-up pengamanan di Pelabuhan Padangbai, Manggis. Di pintu masuk Bali itu, personil Polres Karangasem yang di-BKO-kan juga dibagi dalam dua sift. Menyangkut pengamanan Pelabuhan Padangbai, perwira melati satu yang sempat bertugas di Polsektif KP3 Bandara Ngurah Rai itu mengatakan sejauh ini kondusif. Belum ditemukan indikasi masuknya benda-benda ataupun orang yang dapat berpotensi mengacaukan situasi kamtibmas di Bali. (sua)

ASPIRASI

Tak Dapat Tempat Jualan

Pedagang Mengadu ke DPRD Bangli, DenPost Tragedi terbakarnya Pasar Kidul Bangli sudah berlangsung cukup lama. Akan tetapi, sampai kini masalah pengaturan pedagang belum juga kelar. Buktinya, sejumlah pedagang ada yang tidak mendapat tempat berjualan. Karena itu, sejumlah pedagang yang losnya terbakar beberapa bulam lalu mengadu ke DPRD Bangli Kamis (17/1) kemarin. Kedatangan perwakilan pedagang yang tidak mendapat tempat berjualan itu diterima oleh Ketua Komisi III DPRD Bangli, Wayan Subagan. Di DPRD Bangli, perwakilan pedagang itu mengeluh karena tidak mendapat tempat layak untuk berjualan. Sebelumnya, pedagang itu mengaku mendapat tempat berjualan di sebelah barat bangunan pasar yang terbakar. Karena ketika itu ada pembangunan los, untuk sementara mereka dipindahkan. Malangnya, ketika los selesai dibangun, yang menempati justru pedagang lain. Menurut mereka, rata-rata pedagang tersebut berwajah baru. Selain itu pedagang yang sudah mendapat los juga mendapat tempat baru di sana. ’’Sebelumnya petugas menjanjikan kalau los selesai dibangun yang ditampung adalah pedagang yang semula berjualan di sana. Tapi setelah pembangunan selesai, kenyataannya beda,” keluh pedagang itu. Mendapat keluhan seperti itu, anggota Komisi III DPRD Bangli langsung turun ke Pasar Kidul. Pedagang juga mengeluhkan biaya di luar retribusi resmi Rp 1.000 per hari. Uang itu konon menurut pedagang yang enggan disebut namanya untuk biaya keamanan. Ketua Komisi III berjanji akan menampung semua aspirasi pedagang itu. ’’Keluhan pedagang ini kami tampung dan akan kami bahas untuk dicarikan jalan keluar,” tandasnya. (122)

Bangli, DenPost Hujan lebat sehari penuh Rabu (16/1) lalu menyebabkan senderan sepanjang 15 meter dengan tinggi 7 meter di Pura Dalem Tabunan, Kecamatan Tembuku, Bangli longsor. Padahal, senderan tersebut baru selesai digarap setahun lalu. Diduga ambruknya senderan itu karena rendahnya kualitas proyek sehingga begitu mendapat tekanan air keras langsung jebol. Kelihan Adat Banjar Tabunan, Made Mangku Sutresna, Kamis (17/1) kemarin mengatakan jebolnya senderan di Pura Dalem Tabunan kini mengancam tembok panyengker pura. Beberapa bagian tembok panyengker pura mulai retak dan dikhawatirkan akan ikut jebol. ’’Hujan deras kemarin (Rabu – red) terjadi hampir sehari penuh. Sejak pagi hujan mengguyur hingga sore sehingga senderan pura jebol,” kata Sutresna. Menurut warga lainnya, selain dugaan kualitas proyek rendah, kondisi tanah di areal itu juga labil dan tidak kuat menahan tekanan air deras. Kebetulan saat hujan deras saluran got di sekitar senderan itu juga mampet sehingga air yang datangnya dari ujung dusun meluap dan masuk ke areal pura. ’’Ketika air membesar, tiba-tiba saja senderan

pura jebol. Sekarang tembok panyengker-nya juga retak,” ujar warga tersebut. Sebelum mengambrukkan senderan Pura Dalem Tabunan tersebut, hujan deras yang terjadi selama beberapa minggu belakangan ini juga membuat longsor di sejumlah tempat. Tidak ada korban jiwa dalam tiap musibah yang terjadi. Data di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bangli dalam sebulan terakhir tercatat belasan titik longsor terjadi. Selain itu juga banyak pohon tumbang. Kerugian yang ditimbulkan selama beberapa minggu ini mencapai ratusan juta rupiah. Hujan deras seharian penuh juga menyebabkan banjir kiriman di Pemkab Bangli. Hal itu menyusul tersumbatnya saluran got di selatan Kantor

DenPost/jingga

SENDERAN JEBOL - Senderan Pura Dalem Tabunan jebol saat diguyur hujan deras. Kesbangpolinmas. Air besar akhirnya merendam halaman Kantor BKD Bangli. Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli, Made Mahindra Putra, mengatakan untuk per-

tama kalinya banjir menimpa ruang kerja BKD Bangli. Kejadian itu disebabkan oleh hujan lebat yang selama satu hari mengguyur Bangli. ’’Air besar kiriman dari wilayah

kota masuk ke got Kantor Bupati Bangli. Kebetulan got tersumbat sehingga air disertai sampah tumpah ke halaman Kantor BKD,” kata Mahindra Putra. (122)

Ratusan Warga Biaung Datangi DPRD dan Mapolres

Bantah Intimidasi Korban Pencabulan, Bendesa Minta Kapolsek Dipindah Semarapura, DenPost Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru SMK Satu Atap Nusa Penida, I Nyoman Soma (52) terhadap Ni Wayan Sadri (34) warga asal Dusun Biaung, Desa Ped, Nusa Penida, berbuntut. Setelah Sadri mendatangi Polres karena merasa terancam diintervensi sejumlah orang di desanya, kini giliran warga Br. Biaung, Desa Ped, Nusa Penida, ramai-ramai mendatangi Kantor DPRD Klungkung dan Mapolres Klungkung, Kamis (17/1) kemarin. Mereka dipimpin Bendesa Adat Biaung, I Wayan Wates. Mereka menggunakan dua sampan kemudian dengan dua truk mendatangi Kantor DPRD Klungkung sekitar pukul 10.00 wita. Tiba di gedung DPRD, warga yang memakai pakain adat madya itu diterima Ketua DPRD Klungkung, AA Gde Anom bersama wakil Ketua DPRD, Putu Tika Winawan dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Pihak terlapor pencabulan, yakni I Nyoman Soma juga ikut dalam rombongan tersebut. Di hadapan anggota DPRD Klungkung, seorang tokoh masyarakat, Nyoman Anut, mengatakan kedatangan mereka bukan hanya demo.

Namun menyampaikan aspirasi adanya dugaan pencabulan yang melibatkan oknum guru SMK, Nyoman Soma dan kesalahpahaman soal SMS yang dikirim Sadri kepada Nyoman Soma yang merupakan pamannya. Menurut Anut, persoalan tersebut sudah ada kesepakatan damai antara kedua belah pihak (Sadri dan Nyoman Soma). Hal ini juga difasilitasi oleh Bendesa Adat, I Wayan Wates. Anut juga mengaku sempat bertemu Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Wayan Sarjana bersama Bendesa Wates menyampaikan adanya kesepakatan damai tersebut agar laporannya bisa dicabut. Namun saat itu Kapolsek belum bisa memutuskan, karena masih melapor ke atasan. Tapi setelah satu bulan ternyata Sadri kembali ditanya oleh Wates ternyata mengaku melaporkan Nyoman Soma atas kasus pencabulan. Padahal, di hadapan prajuru, Sadri dikatakan tidak ada melapor. Anut juga menilai petugas juga tidak cukup bukti menindaklanjuti kasus dugaan pencabulan yang melibatkan Soma karena tidak ada bukti dan saksi. Apalagi pihak Kacab Kajari Nusa Penida dikatakan telah mengembalikan berkas yang diajukan Polsek dua kali. ”Saya malah ditele-

pon Pak Kacab Kajari kalau berkasnya sudah dikembalikan dua kali,” ujar Anut. Hal senada dikemukakan Wates. Dalam kesempatan tersebut Wates mempersoalkan pernyataan Sadri yang mengatakan dirinya melakukan intimidasi. Wates membantah itu semua karena tidak ada menyuruh pecalang melakukan intimidasi terhadap kasusnya. Bahkan Wates juga mengaku keberatan dengan tugas Kapolsek dalam menindaklanjuti kasus tersebut. Pasalnya Kapolsek malah dianggap meresahkan dan membikin keruh warga di Biaung. Dia meminta agar Kapolsek Nusa Penida dipindahkan dari Nusa Penida. Situasi pertemuan di gedung DPRD juga sempat memanas ketika Wates menanyakan adanya surat dari Majelis Adat Desa Pakraman Kecamatan Nusa Penida yang masuk ke DPRD Klungkung. Isi surat tersebut terkait agar tugas Kapolsek Nusa Penida diperpanjang oleh Kapolda. Namun pertanyaan ini membuat dua wakil rakyat di Klungkung yakni Wakil Ketua DPRD Klungkung, Putu Tika Winawan macokrah (bertengkar) dengan anggota DPRD asal Nusa Penida, Wayan Baru. Putu Tika sesuai pengakuan Sekwan mengatakan surat tersebut tidak ada ma-

DenPost/sriwiadnyana

DATANGI MAPOLRES - Ratusan warga Br. Biaung, Desa Ped, Nusa Penida, mendatangi Mapolres Klungkung, Kamis (17/1) kemarin. suk ke lembaga dewan. Namun Wayan Baru malah mengaku sempat menerima surat dari warga untuk dititip ke Polres. Hal itu membuat emosi Putu Tika karena surat tersebut dinilai tidak sah lantaran tidak melalui unsur pimpinan DPRD Klungkung. Ketua DPRD, AA Gde Anom, akhirnya mengatakan surat tersebut memang tidak ada masuk ke lembaga. Sebagai wakil rakyat, AA Anom juga mengatakan tidak bisa

mencampuri persoalan tersebut jika telah memasuki ranah hukum. Karena itu, warga disarankan untuk menanyakan persoalan dan keberadaan surat tersebut ke Polres. Usai ke gedung DPRD, warga akhirnya mendatangi Mapolres Klungkung. Tapi tiba di Mapolres, tidak semua warga yang bisa masuk mengikuti pertemuan. Hanya sejumlah perwakilan warga yang mengikuti pertemuan yang dipimpin Wakapolres tersebut. (119)

Lomba HKG PKK, Desa Abang Duta Karangasem Amlapura, DenPost Desa Abang, Kecamatan Abang, yang menjadi duta Karangasem dalam lomba HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK dinilai tim propinsi Kamis (17/3) kemarin. Ada sembilan poin yang menjadi materi penilaian di antaranya PHBS, posyandu, administrasi PKK, HKG KBKes, penanggulangan KDRT, Hatinya PKK, Toga dan UP2K. Perbekel AA Ayu Mahesarani Karang menyebutkan Desa Abang terdiri dari lima banjar dengan k 3.500 KK penduduk. Dalam melaksanakan

program PKK sekaligus juga dilaksanakan sembilan program turunan mulai dari PHBS hingga UP2K. Semua program tersebut sudah dapat memberikan kontribusi terhadap warga, terutama memotivasi masyarakat meningkatkan usaha kesejahteraan keluarga dari berbagai sisi. ’’Kaderkader program yang ada selama ini telah dapat memberi pengabdiannya kepada masyarakat,” katanya. Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Bali, Nyonya Ayu Pastika, yang memimpin rombong-

an panitia mengatakan pembangunan kesehatan pada hakikatnya merupakan bagian integral dari upaya mencegah terjadinya kasus penyakit, sehigga perlu ditangani serius, terkoordinasi dan sinergis terhadap masalah yang sangat kompleks. Lomba HKG PKK diarahkan untuk menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dan wadah pembinaan bagi instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, LSM dan dunia usaha. Pelaksanaan HKG PKK selama tiga bulan diharapkan

mencapai hasil optimal memberikan kontribusi nyata terhadap cakupan pelayanan KB dan kesehatan. Hal senada disampaikan Wabup Karangasem, Made Sukerana. Menurut dia, tujuan dari program PKK adalah untuk meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga melalui pembinaan 10 program pokok PKK. Dewasa ini kondisi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Karangasem secara umum relatif lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Hal itu merupakan

tantangan agar pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui PKK tetap ajeg dan lestari dengan kaum perempuan ikut sebagai pelakunya. ”Semua yang kami laksanakan adalah dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Namun upaya menumbuhkan pemberdayaan masyarakat bukan merupakan pekerjaan mudah tetapi perlu waktu, ketekunan dan kesabaran yang menantang para kader dalam membimbing ibuibu dan kader di masyarakat,” katanya. (117)

Dipukul Lalu Dijos, PRT Polisikan Pacar Amlapura, DenPost Seorang gadis yang bekerja sebagai PRT (pembantu rumah tangga) di Denpasar, melapor ke Mapolres Karangasem Kamis (17/1) kemarin. Korban berinisial Ni NC (16) asal Kubu, mengaku telah dijos sang pacar. Sebelum digagahi, sang pacar berinisial IWA (23), dua kali menganiayanya. Korban datang ke Mapolres Karangasem diantar ayahnya, RN (45). Kepada polisi, korban mengaku mau melayani nafsu sang kekasih karena merasa terancam. ’’Rambut saya dijambak, kemudian paha saya ditendang,” katanya. Kekerasan fisik disusul kekerasan seksual yang menimpa anak baru gede itu ter-

jadi di sebuah kos-kosan di Banjar Sasih, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar, Minggu (13/1) sekitar pukul 03.00. Peristiwa tersebut bermula ketika korban hendak mengembalikan sepeda motor milik pelaku Sabtu (12/1) malam. Lewat SMS, pelaku dan korban sepakat bertemu di sebuah rumah bedeng di seputaran Jalan Raya Penatih, Denpasar. Sekitar pukul 20.00, korban pun sampai di tempat tersebut. Korban mengaku malam itu dirinya sebenarnya bermaksud langsung kembali ke rumah majikannya, terlebih saat itu dia melihat pelaku sedang pesta miras bersama beberapa orang. Namun cinta rupanya

membuat gadis malang itu menjadi buta. Terbui oleh bujuk rayu sang pacar, dia bersedia menunggu di tempat yang tidak dikenalnya itu hingga lewat tengah malam. Baru sekitar pukul 01.00 dia coba pamitan. Di lain pihak, miras rupanya telah membuat pelaku kehilangan kontrol emosinya. Pemuda yang bekerja di sebuah bengkel variasi mobil di Jalan Gatsu, Denpasar, itu sempat kembali mengumbar rayuan dengan mengaku masih kangen. Namun karena korban bersikeras pergi akhirnya menjadikan dia beringas. Dia ngamuk menghajar korban untuk pertama kalinya hingga korban sempat tak

sadarkan diri. Di tempat itu korban mengaku dijambak, dipukul dan ditendang berkali-kali. Pukulan di bagian mata kiri masih mampu dia tahan sakitnya, tapi hantaman di bagian tengkuklah yang membuatnya langsung tumbang. Usai diamuk, korban dibawa ke sebuah kamar kos di Banjar Sasih, Batubulan. Menurut korban, kamar kos itu milik teman pelaku bernama Sukun. Meski kejadiannya sudah lewat lima hari, tapi bekas aksi penganiayaan masih terlihat jelas. Mata kirinya masih tampak lebam. Korban juga mengaku tangan, paha dan tengkuknya masih sakit.

Kepada penyidik, dia mengaku tak menyangka pemuda yang telah 1,5 tahun dipacari akan berbuat sejahat itu. ’’Dia juga orang Kubu, dari Desa Baturinggit,” katanya. Kabag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, didampingi Kasatreskrim AKP Putu Sutama, mengatakan proses penyidikan terhadap korban masih menunggu hasil visum. Selanjutnya penanganan kasus tersebut akan dilimpahkan ke Polda Bali mengingat persitiwanya terjadi di luar Karangasem. ”Kami hanya melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban. Mungkin besok (hari ini-red) akan kami limpahkan ke Polda,” jelasnya. (117)


EKSPRES

8

Denpost l jumat, 18 januari 2013

Komentar mereka “Pastinya tato itu keren dan seni, aku suka memakainya dan setelah lulus sekolah aku bakal nyobain tato itu, hehe,’’

‘’Tato adalah seni bagi sebagian orang karena mereka bisa mengekspresikan seni melalui tato tersebut,’’

“Kalau bukan artis atau orang terkenal jangan iseng-iseng pakai tato. Selain stigma negatif orang bertato itu identik dengan kriminalitas, orang yang pakai tato bisanya bakal susah mencari kerja yang berkualitas,’’

“Tato itu sebenarnya seni, seni melukis tubuh. Tapi bila bicara kriminalitas, orang orang tanpa menggunakan tato pun bisa berbuat kriinal. Itu kembalipada jati diri orang masingmasing,’’

Nugroho Parulian Tampubolon

Ni Komang Anik Gita Novianti

Darma Yunantara

Novan Rajuli Majid Al-Mahi

Siswa SMK Duta Bangsa

Siswa SMK Duta Bangsa

Masyarakat

Mahasiswa Universitas Udayana

grafis: adi sudianggara

Ady Septyana

Jangan Dipandang Sebelah Mata TATO bukan suatu negatif karena merupakan perwujudan seseorang bagaimana dia mengekspresikan dirinya dan menjadi motivasi hidupnya dengan menuangkan lukisan pada tubuhnya. ”Tato tidak hal negatif dilakukan karena tidak sedikit orang yang bertato sukses dalam karirnya,’’ tegas Putu Ady Septyana. Menurut siswa SMK Duta Bangsa ini, jangan buru-buru menilai orang bertato itu berandalan. Tato adalah seni dan itu terlepas dari apakah tato memiliki unsur religius-magis atau tidak, bahkan stigma negatif di masyarakat. Yang jelas, itu semua tergantung pada interpretasi masyarakat atas pemaknaan tato tersebut. ‘’Aku dengar-dengar juga kalau dulu orang beranggapan pakai tato itu adalah mantan napi. Tapi kalau kekinian, wajar-wajar aja, dan tato itu lebih pada sebuah pemaknaan seni. Artinya, janganlah orang bertato itu dipandang sebelah mata saja,’’ ujar remaja yang akrab disapa Tu Adi ini. Pria yang senang membuat grafiti ini menuturkan, ketika melihat seseorang menggunakan tato baginya sangat keren sekali. Bagi seorang wanita yang menggunakan tato dapat menciptakan hasrat bagi orang yang melihat ataupun yang menggunakannya karena terkesan lebih sexy, sedangkan bagi seorang pria yang menggunakan tato akan terkesan maco atau cool. ‘’Jadi pastikan tato itu bukan hal yang buruk melainkan suatu perwujudan seni yang mampu mengekspresiasikan diri pada hal positif . Tahu tempat, situasi, dan kondisi kunci kita jika ingin bertato,’’ tandas remaja kelahiran Karangasem, 16 September 1994 ini. (eva)

Tiga Jenis Tato Tato Permanen

Tato yang tidak dapat dihilangkan karena tinta atau zat untuk mewarnai menembus ke dalam lapisan kulit epidermis

Tato Temporary

Jenis tato ini memiliki ketahanan sekitar 2 sampai 4 minggu, karena tinta yang menepel hanya dipermukaan kulit saja.

Body Painting

Jenis ini hanya bertahan satu hari saja karena tinta yang digunakan menggunakan cat air, dan biasanya hanya digunakan pada acara atau even – event tertentu saja. (eva)

Redaksi Swara Duta Bangsa

Tato

foto : Dok Pribadi Kink Tatto for DenPost

Antara Seni dan Premanisme Menghiasi tubuh dengan tato, sudah menjadi salah satu tren remaja masa kini. Meskipun sebagian besar masyarakat masih menganggap tabu dengan keberadaan tato tersebut, hasrat remaja untuk bertato ria sepertinya tak terbendung lagi. Aneka bentuk tato semakin eksis menghiasi goresan di tubuh setiap orang. FENOMENA tato bukan lahir pada zaman modern tetapi sudah ada sejak zaman dahulu. Ada tiga aspek yang dapat dilihat dalam seni tato tersebut, yang pertama pandangan dari seorang pemilik tato bahwa dengan ditato melambangkan ekspresi kebebasan, sedangkan untuk kaum budayawan bahwa tato merupakan seni kontemporer yang dapat dituangkan sebagai bentuk ekspresi. Dan, ketiga untuk kalangan orang tua, manusia bertato itu selalu diidentikkan dengan sesuatu yang negatif, seperti preman,pencuri dll. Dengan menstereotipe hal tersebut banyak orang tua yang tidak setuju dengan orangorang yang bertato. Image tentang tato, masih beraneka ragam. Tapi umumnya masyarakat masih

menilai tato itu menyeramkan karena sangat bersahabat dengan pelaku kriminal. Sebab, setiap pelaku kriminal baik itu rampok kelas teri atau kakap, pemerkosa, bangga bila memiliki tato. Padahal, tato itu lebih awal dikenal sebagai nilai seni dan kecantikan atau simbol ritual, kepercayaan, ketimbang sebagai simbol kriminal. Awalnya, tato disebut sebagai pelaku kriminal karena ketika zaman Romawi, para tahanan dirajahin tubuh mereka agar mudah dikenali. Asal muasal tato pun hingga kini masih susah digali sumbernya. Tapi kata Tato berasal dari Tahiti yakni “Tatu” yang artinya tanda atau simbol. Berbagai sumber menyebutkan bahwa umur tato itu sudah sangat tua. Konon

lebih dari 12.000 tahun SM. Saat kerajaan Roma berjaya, tato digunakan sebagai tanda pengenal khusus yang diperuntukkan bagi para budak dan tahanan perang. Bayangin tato itu sudah ada pada suku-suku Mesir Kuno, Inca, Maori dan Polynesian. Intinya tiap suku itu memiliki makna religius untuk menggunakan tato. Tetapi di Amerika, mula - mula tato hanya diperuntukkan khusus bagi ternak sebagai penanda kepemilikan. Hal berbeda dilakukan suku Maori yang justru menganggap tato sebagai tanda kebaikan. Sedangkan para gengster Jepang yang dikenal dengan nama Yakuza, menggunakan tato sebagai penanda kepangkatan sekaligus penanda keluarga. Bagaimana dengan Indonesia? ‘’Dulu dianggap buruk karena sebagian besar ada pada para preman dan narapidana,’’ ungkap Ketut Windra, penggemar tato asal Denpasar. Menurutnya, tato tak berhubungan dengan stigma karakter apakah orang itu berperilaku jahat atau tidak. ‘’Lihat saja para pemain sepakbola. Meski tubuhnya penuh tato tapi tetap berprestasi,’’ tambahnya.

Senada, Kadek Juli Suarjana juga mengatakan tato itu keren. Menurut siswa SMK Duta Bangsa ini tato itu tak bisa diistilahkan bahwa itu untuk jahat karena tato adalah simbol seni. Baginya orang yang menggunakan tato mampu menciptakan daya tarik untuk diri sendiri maupun orang yang melihatnya. Sementara itu, Ni Made Satya Utami, guru mata pelajaran Budi Pekerti sekaligus guru BK di SMK Duta Bangsa, mengungkapkan, remaja yang menggunakan tato termasuk hak asasi manusia, di mana setiap orang memiliki kebebasan tersendiri dalam mengekspresiasikan hidupnya bahkan bagi orang-orang yang menuangkan tato pada tubuhnya. Namun demikian, ia mengingatkan jangan sekali-kali bermain dengan tato. Karena apa? Sejatinya, jika ingin membuat tato pada tubuh, kembali lagi pada prinsip masing-masing pribadi untuk memutuskan untuk menato tubuh. Tak ada guna sekadar ikut tren jika hanya untuk kesenangan sesaat, dan lalu menyesal memiliki tato itu. ‘’Akan jadi sebuah keterpurukan jiwa saja,’’ tegasnya. (eva)

Bukan Sekadar Gaya

Pelindung : Drs. Nyoman Gede Astina, M.Pd CHT Penanggung jawab : Kepala SMK Duta Bangsa Pande Gede Mahendra Sila, S.Sn Pembina : Ni Made Ningsih S.Pd. Ketua Redaksi : Fitria Pebri Evariyanti Bendahara : ElizzaCantika Sekretaris : Karina Devi Reporter : Taufiq Ismail, Nency Lorenza, Nisa fadilah, Trisna Anggreni, Eka Jayanti, Choirin Nurvika, Eva Meila, Diah Lestari, Rizka Melinda, Siti Nur Samsyah, Meila Dina Sari. Alamat Redaksi : SMK Duta Bangsa Denpasar

TATO sebenarnya sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia sejak ratusan tahun lalu, utamanya pada suku-suku pedalaman di beberapa pulau. Meskipun begitu, tato di Indonesia kerap kali dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Kriminalisme dan premanisme sering diidentikan dengan orang-orang bertato. Padahal tato itu sendiri merupakan bagian dari seni menghias tubuh dan lebih dari itu, tato mempunyai makna atau simbol tersendiri bagi mereka sang pemiliknya. Berbeda dengan body painting yang

hanya mewarnai tubuh dengan cat air, tato berarti menanamkan tinta pigmen berwarna ke lapisan kulit teratas dalam bentuk gambar maupun tulisan. Tato bukanlah sekadar seni maupun tren gaya hidup, tapi lebih merupakan suatu pilihan yang di dalamnya juga banyak mengandung resiko. Masalah kesehatan menjadi yang paling sering disoroti dari karya seni ini, karena rentan terhadap serangan bakteri dan virus, seperti HIV. Kata penyesalan sering terucap dari para pecandu tato, oleh sebab itu kini banyak cara ditempuh untuk menghilangkan tato

dari tubuh pemiliknya, termasuk dengan menggunakan laser atau krim Rejuvi. Jadi, pikirkanlah matang-matang sehingga kamu tidak menyesal dikemudian hari. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk ditato. Tapi satu hal yang pasti, hanya sekedar ikut-ikutan atau karena lagi tren, bukanlah alasan yang bijak bagi seseorang memutuskan memiliki tato. Sebelum merajam tubuh kamu dengan jarum elektrik kamu mesti, yakinkan diri dan jika perlu minta pendapat dari orang-orang terdekat, seperti orang tua. Selanjutnya, pilih

gambar atau tulisan yang benar-benar mempunyai makna atau arti mendalam buat kamu, jangan hanya karena gambarnya keren, sebab suatu hari kamu pasti akan bosan. Kemudian, jangan sekali-kali membuat nama pacar sebagai tato, sekalipun nama istri atau suami kamu. Lalu pilihlah studio tato profesional, meskipun sedikit mahal asalkan kualitasnya baik. Ini adalah bagian yang paling penting, perhatikan peralatan yang digunakan dan pastikan semua alat baru serta steril, sebab ini menyangkut kesehatan kamu. (eva/berbagai sumber)

Di Balik Keindahan Itu Ada Maut

BAGI kalangan tertentu, seni merajah tubuh (tato) memang masih dianggap tabu. Di mata mereka, paling tidak tato dipandang bercitra buruk; sarat kekerasan dan cenderung dekat dengan dunia kejahatan. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kini tato juga dipandang bagian dari “produk” kecantikan. Kaum penggemarnya pun makin meluas hingga ke kalangan selebriti, olahragawan, eksekutif muda, remaja, dan ibu-ibu rumah tangga. Terutama bagi kalangan remaja, perkembangannya begitu pesat. Berdasarkan sebuah survei di Amerika Serikat yang dilakukan dua tahun lalu, sekitar 36% remaja (usia 14 tahun)

di negeri itu, hampir dipastikan di tubuhnya ada rajahan tokoh-tokoh idola, bunga, serta berbagai ornamen lainnya. Namun, di sisi lain, ada fenomena yang berbeda. Alih-alih populasi penggemarnya terus meningkat, arus balik dari kaum bertato pun tak kalah derasnya. Untuk soal yang terakhir itu, bisa disimak dari hasil survei terbaru pada akhir tahun lalu. Dalam survei tersebut diungkapkan bahwa dari sekitar 10 juta orang yang bertato, 50% di antaranya ternyata malah berniat menghilangkan rajahan itu. Banyak alasan yang dikemukakan mereka. Mulai dari sulit mencari pekerjaan hingga merasa bosan. Bahkan tak sedikit di antaranya yang

menyatakan menyesal. Jika dicermati lebih jauh, dari mereka yang menyesal, ternyata ada motif yang menarik. Kata mereka, tato juga berdampak buruk terhadap kesehatan. Sejatinya pula, mereka yang gemar merajah tubuh memang berisiko tinggi terserang berbagai penyakit. Soalnya, merajah juga berarti melukai badan. ‘’Dari luka inilah lazimnya banyak bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh,’’ ujar dr. Irma Bernadette Simbolon, dermatovenereulogist (dokter ahli kulit) dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Bahkan rasa sakit itu telah dirasakan sejak awal, ketika jarum tato mulai menusuk-nusuk

bagian tubuh yang dirajah. Kerap, luka yang ditimbulkannya pun mengakibatkan iritasi sehingga berpeluang terinfeksi. Jika begitu kejadiannya, si ‘korban’ akan mengalami demam dengan suhu tinggi. Dengan kondisi selemah itu, niscaya tubuh semakin rentan terserang bibit penyakit. Dengan tato, karena merasa lebih gagah atau cantik, memang bisa mendorong seseorang jadi tambah percaya diri. Tapi, jika mengingat efek buruknya, kegemaran yang satu ini jadi begitu menakutkan. Boro-boro bisa pamer keindahan, kita malah berisiko terjangkit penyakit berbahaya. Karena itu, masih berminat dirajah? (eva/berbagai sumber)


9

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Chevrolet

Beli All New Aveo, Satu Motor Bisa Dibawa Pulang MEREBUT pangsa pasar roda empat di Bali, PT Prima Auto World Chevrolet di Jl. Gatot Subroto Barat No. 88 Y, Denpasar, memberikan program menggiurkan untuk menarik minat konsumen membeli All New Aveo. Setiap konsumen yang membeli mobil All New Aveo, langsung mendapatkan bonus motor yang bisa dibawa pulang. Authorized GM Autoworld Dealer PT Prima Autoworld Chevrolet, Dewa Sunarpa, mengatakan, hadiah satu unit sepeda motor itu tak lepas dari program PT Prima Autoworld Chevrolet dalam menyambut Imlek. ‘’Kalau ingin tahu lebih jelas mengenai program ini, silhkan datang ke Pameran Chevrolet di Tiara Dewata atau bisa datang langsung ke Showroom Chevrolet,” kata Dewa Sunarpa, Kamis (17/1) kemarin. Selain program hadiah, lanjut dia, All New Aveo yang dipasarkan di Bali ini, merupakan produk anyar dari Chevrolet. All New Aveo merupakan mobil pertama di kelasnya yang menawarkan transmisi berteknologi tiptronic dengan enam tingkat percepatan. Selain itu, stabilitas mengemudi juga didukung kombinasi suspense MacPherson Struts di depan dan compound-crank di bela-

kang, sehingga All New Aveo semakin nyaman dan stabil saat diajak bermanuver. ‘’All New Aveo ini tersedia dalam dua tipe, yaitu LS dan LT. Mobil ini juga mengusung dapur pacu generasi terbaru 1.4L (1.400 CC) DOHC (Dual Overhead Camshafts) dengan mesin berteknologi Double CVC (Continuosly Variable Cam-timing), transmisi manual lima tingkat percepatan (LS dan LT), dan transmisi otomatis enam tingkat percepatan (LT) yang dilengkapi teknologi tiptronic pertama di kelasnya,” paparnya. Ditambahkannya, All New Aveo juga didukung platform terbaru yang dirancang bagi mereka penyuka berkendara dengan kelincahan dan pengendalian yang mantap. Ruang interior sangat lapang serta kesenyapan kabin luar biasa bagi sebuah kendaraan sub-compact. Sebagai tambahan memberikan kesan elegan dari tampilan tambahan grill dual port yang menjadi ciri khas produk Chevrolet, All New Aveo tampil berbeda dengan desain yang kreatif dan agresif. Yang mana, lampu depan yang berdesain exposed headlamp memiliki kesan 3 dimensi (3D) yang dilengkapi bagian lengkungan ban sporty, siap memenuhi segala kegiatan sosial kaum muda yang dinamis.

Kelebihan pada All New Aveo juga terletak pada chasis terbaik di kelasnya. Sementara rem cakarm berventilasi yang ditempatkan di depan, memastikan kinerja pengereman optimal. All New Aveo juga menampilkan fitur Quiet Ride Technology yang meredam gangguan suara jalan dan angina, menciptakan akustik kabin mobil yang nyaman dan menyenangkan. ‘’Sebagai tambahan fitur standar, dua model LS dan LT (M/T) akan dilengkapi dengan velg aluminium 15 inci dengan ban berukuran 195/65. Sedangkan varian LT (A/T) akan memiliki ukuran lebih besar 16 inci dengan ban 205/55,” ujarnya. Lebih jauh dikatakannya, seluruh varian dibekali dengan sebuah soket listrik atau untuk men-charge beragam peralatan elektronik. Sementara head unit model dual DIN untuk memutar CD/MP3, masing-masing dilengkapi empat speaker baik untuk varian LS dan LT. ‘’All New Aveo juga mengedepankan sisi keamanan lewat fitur SRS Airbag pada bagian pengemudi (untuk LT). Dan All New Aveo ini, tersedia dalam lima pilihan warna, yaitu Black Sapphire, Royal Gray, Oceanic Blue, Switchblade Silver, dan Summit White,” tandasnya. (eka)

DenPost/gagah

Bisnis Lele untuk Kolam Pancing MARAKNYA lomba mancing ikan di Tabanan sejak beberapa tahun terakhir, ternyata membawa berkah bagi para pengepul ikan lele maupun pemilik kolam pancing. Dari pengadaan ikan lele untuk lomba mancing, mereka bisa memetik untung hingga ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan rupiah. Nyoman Darma Susila, misalnya, pembudidaya dan suplayer lele ke kolam pancing di Desa Buruan, Kecamatan Penebel. Dia mengaku setiap minggu bisa memasarkan lele ke kolam pancing hingga lebih dari dua ton. Hal senada diungkapkan Pan Wahyu dari Desa Pitra, Kecamatan Penebel, yang menyulap kolam pembenihan ikan karpernya menjadi kolam pancing dan penampungan lele. Dia memantapkan bisnis jual-beli ikan lele karena beberapa alasan. Selain diminati, pasokan lele juga relatif lancar jika dibanding jenis ikan lainnya. Hanya, sambungnya, pada awalnya sering mengalami kesulitan mendapatkan ikan lele. “Pasokan lele ini saya beli dari Jawa. Susah kalau mengandalkan lele dari para

petani di Bali. Selain harganya mahal, stoknya juga relatif sedikit,” ujarnya berterus-terang. Sebaliknya, kalau mengandalkan lele dari Jawa, selain harganya lebih murah, berapa pun diperlukan selalu bisa terpenuhi. Pemilik kolam pancing dan pengepul ikan lele di Subamia itu pun mengaku dari kolam pancing harian (24 jam) dan jual-beli lele yang ditekuninya beromzet lumayan. “Saya mendatangkan lele dari sekitar Tabanan. Harga jual Rp 15.000 sampai dengan Rp 16.000 per kilogram. Untungnya tipis. Yang penting usaha bisa berjalan lancar,” katanya. Namun, para memilik kolam pancing itu mengakui risiko bisnis ini juga tinggi. Selain risiko ikan lele sakit atau mati, juga penyusutan berat ikan karena lamanya pengangkutan. “Pada awalnya, banyak ikan lele yang saya beli itu mati. Jumlahnya bisa ratusan kilo. Tapi sekarang tingkat kematiannya berkurang karena bisa menanganinya,” ungkap Pan Wahyu, seraya mengatakan bahwa setiap usaha pasti ada risikonya. (gap)

MENJANJIKAN - Usaha kolam pancing dan ikan lele merupakan bisnis menjanjikan dengan keuntungan lumayan.

DenPost/adhi wijaya

HADIAH – Konsumen yang membeli All New Aveo Chevrolet langsung mendapatkan satu unit sepeda motor. Program pembelian mobil All New Aveo berhadiah motor langsung itu, merupakan program dari PT Prima Auto World Chevrolet.

The Virgin Kembali di Frock Live Malam Ini What’s Up Boshe..! Di Awal Tahun 2013 ini Boshe VVIP Club Bali kembali menghadirkan Satu suguhan Entertainment yang sangat special untuk para Partygoes, dengan konsep menciptakan konser yang spektakuler dan tata Cahaya terbaik di Asia. “FROCK LIVE” yang akan menghadirkan THE VIRGIN & FDJ STERLY LIE. THE VIRGIN, Duo dara cantik dari Republik Cinta Management ini sangat dinantikan penampilannya oleh Virginity Bali (sebutan fans The Virgin) di Boshe VVIP Club, dan akhirnya Cameria Happy Pramita atau yang lebih dikenal dengan Mita dan Dara Rizki Ruhiana yang lebih kita kenal dengan nama Dara akan kembali menyapa para penggemarnya malam ini. The Virgin yang terbentuk di Tahun 2008 dan baru merayakan Anniversary nya ini sangat mencuri perhatian pecinta music tanah air, dengan single hits nya “Cinta terlarang” (2009), dimana single itu masuk dalam album kompilasi New Beginning 09 (2009), setelah sukses dengan single Cinta Terlarang, Dan disusul kemudian dengan Hits hits lainnya yang menggebrak blantika music tanah air. “ euphoria atmosphere “ FROCK LIVE malam ini akan tetap dilengkapi dengan 3D LED Lighting Madrix (#1 in Asia). Boshe Resident Dj’s (DJ Farao – DJ Vieno D’Cleo – DJ Ifin), S.O.S Home Band, MC Welly nizza, VJ OQ, Boshe fenzi girls. Menurut Aga Selaku Promotion marketing, First Drink Charge dijual seharga Rp 85.000,- / orang, Round

Table Package - 1850K (4 pax), Long Table Package 2000K (6 Pax), Sofa Package - 3500K (8 Pax),VVIP ROOM

Karaoke Balcony - 3750K (8 Pax) dan Open Gate mulai jam 10 malam. Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi bisa

menghubungi : (Office ) 0361-3803980 / (Mobile) 081933023111 / (Karaoke) 0361-8235508 .

C.52

C.37


10

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Pangdam : Jangan Lepas Tanggung Jawab HAJATAN politik pemilihan gubernur (pilgub) mendapat perhatian serius dari Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. Dia berpesan setiap pemilih agar menggunakan haknya dalam pesta demokrasi itu dengan baik. Namun, dia menuntut penggunaan hak pilih itu juga wajib disertai tanggung jawab. “Jangan sampai lepas dari tanggung jawab. Hormati aturan dan gunakan akal sehat kita,’’ pintanya usai acara DenPost/gus hendra di Pomdam IX/Udayana, Kamis Mayjen TNI Wisnu Bawa (17/1). Lebih jauh dikatakan, pelakTenaya sanaan pesta demokrasi yang diadopsi dari budaya barat mestinya tidak sampai menanggalkan adat dan budaya Bali. Budaya Indonesia, sambungnya, adalah saling menghormati, ramah tamah dan tidak suka berkelahi. Sebagai sesama anak bangsa, menurutnya, kita perlu saling berbagi pengalaman mencari yang terbaik. “Budaya kita itu nggak suka berantem. Kita mesti mampu menerima kemenangan dan kekalahan, juga bisa menerima bila terjadi kegagalan. Tujuannya kan sama semua untuk sejahtera, anak, dan perdamaian,’’ jelas mantan Danjen Kopassus tersebut. Dia mengibaratkan, manusia sama-sama memiliki dua mata dan telinga, satu mulut dan satu hidung. Tapi wajah bisa berbeda-beda. ’’Mari kita saling menghormati dalam semangat kebhinekaan dan berpikir logis,’’ tandasnya. (hen)

Alasan Kerja Adat, Purnayasa Mangkir ‰ Soal Kasus Dermaga Bedugul Tabanan, DenPost Pengelola Objek Wisata Bedugul, I Wayan Purnayasa, mangkir dari panggilan polisi. Sedianya, pengusaha ternama itu harus datang menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan, Kamis (17/ 1) kemarin, sebagai tersangka dalam kasus Bedugul yang mengakibatkan dua korban tewas tenggelam di Danau Beratan Pemeriksaan terhadap Purnayasa dijadwalkan sekitar pukul 10.00. Namun lewat jam yang ditentukan, dia tak kunjung datang. Ketika DenPost mengkonfirmasi keberadaannya, Purnayasa mengaku bahwa dia tidak datang ke polres karena ada kerja adat di desanya. “Saya tidak datang hari ini, karena ada kerja adat di desa. Mungkin Selasa (pekan depan) saya bisa datang,” ujarnya melalui HP. Hal senada diungkapkan Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono, di ruang kerjanya. Dia mengatakan, jika pada pemanggilan pertama tersangka tidak hadir, maka pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kedua. Namun jika tidak hadir juga, kepolisian bisa melakukan upaya penangkapan. “Beberapa hari lalu dia (Purnayasa) sempat datang menemui saya, dan mengatakan akan datang memenuhi panggilan pada Selasa pekan depan. Namun untuk masalah penyidikan itu dia belum ketemu kasatreskrim,” ujar Dekananto, sambil melirik Kasatreskrim AKP Eko Kurniawan yang ikut mendampinginya. Terkait kasus tersebut, polisi menjadikan Purnayasa sebagai tersangka atas kasus tersebut sesuai Pasal 359 KUHP, yang karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Kasus itu mencuat ketika dua pelajar SMA 1 Pelumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Muhamad Slamet (17) dan Sri Utari (17), tewas tenggelam di Danau Beratan Bedugul, bersamaan ambruknya dermaga II yang mereka pijak saat foto-foto bersama teman-temannya, Sabtu (5/1) malam lalu. Dari olah TKP dan keterangan saksi-saksi kemudian diketahui jika dermaga tersebut ternyata kayunya sudah dalam kondisi lapuk. (121)

Syukuran HUT Ke-62 Penad Dangri, DenPost HUT ke-62 Penerangan TNI AD (Penad) dirayakan jajaran Pendam IX/Udayana dengan syukuran di ruang wartawan Pendam, Kamis (17/1). Dalam kesempatan itu, Pangdam Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, minta jajaran Pendam mengevaluasi pelaksanaan tugas selama ini untuk lebih baik di masa mendatang. Juga mampu menyampaikan informasi ke masyarakat tentang kegiatan komando. Hal senada disampaikan Kapendam Kolonel Arm. Wing Handoko saat membacakan amanat Kadispen AD. Acara kemarin diakhiri doa dan pemotongan tumpeng serta ramahtamah diiringi organ tunggal Ajendam IX/Udayana. (107) DenPost/gus hendra

Soal Dapil Kecamatan Petang

KPU Bali Beda Pendapat dengan Ketua DPRD Badung Renon, DenPost Ketua DPRD Badung, Giri Prasta, bersama sejumlah anggota DPRD Badung, Kamis (17/1) kemarin, mendatangi KPU Bali di Renon. Kedatangan Giri Prasta dan rombongan mempersoalkan rancangan penataan daerah pemilihan Kecamatan Petang untuk pemilihan anggota DPRD Badung oleh KPU Kabupaten Badung. Namun, hingga pertemuan berakhir masih terjadi perbedaan pendapat antara anggota KPU Bali dengan Ketua DPRD Badung terkait dapil Kecamatan Petang. Giri Prasta di hadapan Ketua KPU Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, anggota KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dan Ni Putu Ayu Winariati, serta Ketua KPU Badung, Wayan Jondra, menjelaskan, perhitungannya terkait dapil di Badung. Kata dia, untuk Kecamatan Petang jumlah penduduk 30.707. Jumlah penduduk di Badung dalam DK2 439.605 jiwa. Karena itu, sesuai ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2012, kursi di DPRD Badung adalah 40. Artinya per kursi ada 10.990 orang. Dijelaskan, karena di Petang ada 30.707 berarti dapat dua kursi dengan sisa 8.727. Menurut Giri Prasta, sesuai pasal 37 UU Nomor 8 Tahun 2012, karena kurang dari 3 kursi, maka Kecamatan Petang harus digabung dengan kecamatan terdekat. Setelah itu, baru masuk pada perhitungan tahap kedua, dengan membagi sisa kepada kecamatan yang mempunyai sisa jumlah penduduk terbanyak. Versi perhitungan Giri Pras-

suai dengan peraturan perundang-undangan. Karena seharusnya setelah perhitungan awal itulah ditentukan apakah suatu kecamatan memenuhi syarat 3-12 kursi sesuai UU. Bukan setelah perhitungan berikutnya. Menurutnya, setelah kecamatan yang tidak memenuhi ketentuan digabung, baru sisa kursi dibagi kepada kecamatan yang mempunyai sisa jumlah penduduk tertinggi. Sementara Winariati menyatakan apa yang dijelaskan merupakan hasil bimtek yang diberikan KPU pusat. Meredakan perdebatan tersebut Lanang Perbawa mengatakan, dirinya tidak berani memutuskan perhitungan versi yang mana yang benar. Ia berjanji akan membawa persoalan tesebut ke KPU pusat. Namun, menurut Lanang, ketentuan pembagian dapil tidak jauh berbeda dengan Pemilu sebelumnya, yakni Pemilu 2004 dan 2009. Menurutnya, perhitungan versi KPU Bali yang disampaikan Winariati yang dipakai sampai saat itu,

DenPost/yum

PERTANYAKAN - Ketua DPRD Badung, Giri Prasta saat mempertanyakan penataan Dapil Kecamatan Petang di KPU Bali termasuk ketika menghitung dapil untuk pemilihan anggota DPRD Bali. Menurutnya, untuk Kabupaten Bangli dan Kabupaten Klungkung, pada perhitungan awal tidak memenuhi angka 3, melainkan 2 koma. “Kalau menggunakan perhitungan seperti Pak Ketua DPRD Badung, berarti Bangli dan Klungkung digabung menjadi satu dapil. Selama dua Pemilu Klungkung dan Bangli menjadi dapil sendirisendiri,” katanya.

Meski demikian, Lanang menyatakan akan menunggu keputusan KPU pusat. Menurutnya, kalau memang yang benar perhitungan versi Ketua DPRD Badung tentu pihaknya akan melaksanakan. Yang juga berarti akan menggabung Klungkung dan Bangli dalam satu dapil. Demikian juga untuk dapil lainnya. Kalau versi KPU Bali seperti disampaikan Winariati yang benar, tentu juga akan dilaksanakan dengan baik. (106)

KPUD Bangli Kumpulkan Pimpinan Parpol

Kantor Perbekel Batununggul Dibobol Maling Semarapura, DenPost Kantor Perbekel Desa Batununggul, Nusa Penida, dibobol maling ketika ditinggal dalam keadaan kosong. Sebuah laptop dengan kipas, kamera dan uang Rp 40.000 yang ada di dalam kantor tersebut lenyap. Kerugian dari kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 11 juta. Informasi di Mapolres Klungkung Kamis (17/1) kemarin menyebutkan kasus pencurian tersebut baru diketahui Selasa (15/1) sekitar pukul 11.15 Wita. Kejadian tersebut berawal ketika seorang pegawai setempat yang bertugas sebagai Kaur Keuangan, Desak Gde Erni Budastri (46), asal Br. Sampalan, Desa Batununggul, masuk kantor. Saat membuka pintu ruangan, dia kaget melihat barang-barang yang ada di dalam kantor berupa laptop merek Thosiba dengan kipasnya, kamera Sony dan uang kertas Rp 40.000 yang ditaruh di meja lenyap. Kasus pencurian itu kemudian dilaporkan ke Sekdes Batu Nunggul, Ni Ketut Warti (48) asal Br Ketapang Gede, Desa Batununggul. Bersama Desa Gde Erni, Sekdes Ketut Warti akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nusa Penida. Apalagi dari kejadian tersebut, pihak kantor perbekel mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta. Petugas kemudian melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, pelaku diduga masuk melalui jendela samping di sebelah utara. Apalagi setelah dicek ternyata kondisi engsel di jendela tersebut tidak layak pakai alias rusak sehingga pelaku dapat mudah masuk ke dalam kantor perbekel me-ngambil barang-barang yang ada di dalamnya. Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP Made Sudanta, ketika dimintai konfirmasi Kamis kemarin membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Menurut Sudanta, kini petugas masih menyelidiki terhadap kasus tersebut. (119)

ta, untuk pemilihan anggota DPRD Badung dibagi hanya lima dapil, bukan enam dapil seperti perhitungan KPU Badung. Yakni Kuta mendapat lima kursi, Kuta Utara 6 kursi, Mengwi 10 kursi, Kuta Selatan 8 kursi dan Abiansemal-Petang 11 kursi. Giri Prasta mengatakan, apa yang disampaikan merupakan hasil bimtek di Jakarta. Sementara Ketua KPU Bali, Lanang Perbawa, menyatakan, anggota KPU Bali mempunyai perhitungan berbeda soal pasal 37. Ia kemudian meminta anggota KPU Bali, Winariati, yang menjelaskan. Menurut Winariati, pada perhitungan tahap awal, Kecamatan Petang memperoleh dua kursi. Namun, Kecamatan Petang memperoleh sisa terbesar, sehingga pada perhitungan berikutnya Petang memperoleh tiga kursi. Karena sudah memenuhi tiga kursi, dalam rancangan Kecamatan Petang dijadikan dapil tersendiri terpisah dari Kecamatan Abiansemal. Giri Prasta tetap ngotot bahwa perhitungannya yang se-

Kintamani Dijadikan Dua Dapil

DenPost/jingga

RAPAT - Rapat koordinasi KPUD Bangli membahas kampanye parpol peserta pemilu. Bangli, DenPost Pimpinan 10 partai politik (parpol) yang dinyatakan berhak sebagai peserta pemilu 2014 mendatang dikumpulkan oleh KPUD Bangli, Ka-

mis (17/1) kemarin. Pimpinan parpol ini diajak berkoordinasi terkait persiapan kampanye yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Dalam rapat koordinasi

yang dihadiri Bupati Bangli, ketua DPRD dan dinas terkait lainnya, KPU menyatakan, daerah pemilihan (dapil) Kintamani akan dibagi dua. ‘’Untuk dapil Kintamani wajib dibagi dua dan sudah pasti menjadi dua dapil,’’kata Ketua KPUD Bangli, Dewa Agung Lidartawan didampingi anggota, Nengah Mudana dan Putu Ariyanti Suningsih. Kata Lidartawan, dapil Kintamani akan memperebutkan tujuh kursi di DPRD Bangli. Untuk desa-desa yang mana masuk dapil Kintamani I dan Kintamani II juga sudah dilakukan pembagian. 16 desa di bagian timur sesuai kajian akan dimasukkan dalam dapil Kintamani I dan sisanya masuk dapil Kintamani II. Sedangkan dapil BangliTembuku, menurut Lidartawan masih abu-abu antara dipisah dan tidak. Untuk rencana pemisahan dapil ini KPU juga mengaku sudah

melakukan kajian. ‘’Sesuai arahan KPU Pusat, kalau selama ini tidak ada masalah mengenai dapil maka disarankan untuk tetap digabung. Ini sesuai asas efisiensi,’’ imbuh Lidartawan. Sementara itu, di Kabupaten Bangli sampai saat ini tidak ada penambahan jumlah kursi di DPRD. Karena berdasarkan data agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) yang dikeluarkan oleh pusat, penduduk Bangli masih tetap seperti pemilu 2009 lalu. ‘’DAK2 pusat dengan daerah memang ada perbedaan. Sehingga sesuai arahan KPU Pusat maka disepakati menggunakan data penduduk pusat sehingga di Bangli tidak ada penambahan kursi,’’imbuhnya. Menyinggung soal kampanye, berdasarkan aturan kampanye akan dilakukan secara ramah lingkungan. Sedangkan cara memilih dalam pemilu kali ini kembali de-

ngan cara mencoblos dan tidak lagi mencontreng seperti pemilu 2009 lalu. Ketua Panwaslu Bangli, Mangku Made Widana menegaskan, yang diperbolehkan melakukan kampanye saat ini yakni parpolnya, bukan calon legislatif (caleg). Karena caleg hingga kini belum ditetapkan sehingga atribut parpol yang dipasang dihimbau tidak mencantumkan nama calonnya. Sementara dari pihak kepolisian menghimbau, kampanye agar tidak dilakukan secara anarkis. Kepada penyelenggara pemilu dan pimpinan parpol diminta untuk duduk bersama menentukan jadwal kampanye. Sehingga dalam sehari tidak ada parpol berbeda melakukan aksi serupa disatu tempat karena dinilai berpotensi terjadinya gesekan. Ketika satu partai sedang kampanye juga diharapkan tak ada atribut partai lain sehingga tidak terjadi keributan. (122)

Sukses Prematur di Balik Kasus Pratima DILEPASNYA tiga tersangka kasus pencurian pratima oleh polisi cukup menyentakkan sebagian besar masyarakat di Bali, khususnya beragama Hindu. Tempat suci diobrak-abrik demi memenuhi kebutuhan ekonomi para garong, dirasakan sebagai bentuk penghinaan bagi umat Hindu. Lazimnya korban pencurian, pengempon jelas mengalami kerugian material akibat pratima dicuri. Namun, kerugian psikologis tak bisa ditakar dengan standar ukuran apapun. Sebab, serangkaian upacara berbiaya relatif besar mesti ditanggung pengempon menyucikan kembali pura mereka. Bila dinominalkan, puluhan juta rupiah bisa melayang demi menyucikan satu pura yang

cemer. Jauh, sangat jauh tak sebanding dengan nilai material pratima yang dicuri. Hal mendasar membuat kekecewaan lahir dari dilepasnya tiga tersangka, adalah ekspetasi tinggi masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam memberi rasa aman. Dalam konteks ini adalah rasa aman menjalankan persembahyangan tanpa dihantui momok pencurian pratima. Pura sebagai tempat suci mestinya steril dari orang berniat jahat. Realitanya, ini malah seakan pura tak ada bedanya rumah biasa, yang biasa-biasa saja kalau kemalingan. Secara normatif, tindakan polisi melepas ketiga tersangka memang dibenarkan. Hanya, tidak demikian halnya persepsi masyarakat. Sebab, selama ini, jika sese-

orang dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus kriminal konvensional, lazimnya orang itu juga ditahan. Tahap berikutnya adalah diajukan ke kejaksaan dan berakhir di sidang pengadilan. Nah, dalam perkara ketiga tersangka pencurian pratima, polisi hanya menjalankan tahap pertama yakni menyatakan ketiganya tersangka. Tahapan berikutnya yakni penahanan (meski itu kewenangan subjektif penyidik), pemeriksaan, diajukan ke jaksa dan terakhir masuk persidangan, takkan mungkin terwujud. Setidaknya dalam waktu dekat, entah sampai kapan. Akhirnya timbul pertanyaan bernada minor, sejauh mana upaya polisi membuktikan ketiganya pe-

laku? Tidakkah polisi memaksakan diri merilis kasus itu ke media massa hanya demi meredam sorotan minor dari banyak eksponen di Bali dalam penanganan pencurian pratima? Sudahkah polisi memikirkan dampak psikologis masyarakat, khususnya umat Hindu, ketika melepas ketiga tersangka karena persoalan yuridis? Kita semua percaya pernyataan Kabidhumas Polda Bali, Kombes Hariadi, polisi bekerja serius mengungkap kasus meresahkan masyarakat di Bali itu. Kita juga yakin kegemasan polisi melihat garong benda sakral lebih tinggi dibanding masyarakat. Hanya yang disayangkan, mengapa polisi buru-buru merilis perkara sensitif macam itu itu ke media massa tanpa dilengka-

pi cukup pembuktian. Dalam arti, setelah dirilis, masyarakat bisa melihat pelakunya di persidangan umum. Sedikitnya kita tahu pelakunya ternyata orang lokal dan bukan orang luar Bali sebagaimana stigma selama ini. Tapi apapun, semua sudah terjadi. Ekspetasi masyarakat yang telanjur tinggi mesti direndahkan sedikit agar tak bermuara jadi kecewa. Tapi, pelajaran bisa dipetik dari persoalan ini adalah agar kemudian hari polisi lebih bijak merilis suatu pengungkapan. Lebih-lebih jika kasusnya sensitif karena menyinggung masalah keyakinan orang. Kalau belum yakin, seyogyanya pengungkapan itu bisa ditunda agar harapan masyarakat tak mem-

buncah tapi menyusut kemudian. Bahwa dalam proses pengungkapan yang memerlukan waktu itu polisi ditekan masyarakat lewat media, baiknya pandangan miring itu diambil sebagai vitamin yang membugarkan. Kita bisa lihat bagaimana kesabaran Kapolda Bali (saat itu) Brigjen Budi Setyawan dalam menghadapi hujatan masyarakat Bali ketika bom meledak di Kuta, 12 Oktober 2002. Di Jaya Sabha, dengan tenang Kapolda “mengambil-alih” tanggung jawab Muspida Bali ke pundaknya disertai janji,”Kalau sebulan tidak terungkap, saya mundur jadi Kapolda’’. Sejarah mencatat, satu pelaku yakni Amrozi ditangkap di Selokuro, Lamongan, Jawa Timur pada

6 November 2002, atau kurang dari sebulan. Pelajaran yang bisa dipetik, lebih baik menunda ekspos prestasi ke publik dengan risiko dianggap kurang mampu, ketimbang mengumbar kesuksesan tapi berakhir kekecewaan. Apalagi bila kesuksesan prematur itu disajikan ke publik bukan dilandasi semata-mata pembuktian kinerja, melainkan diselimuti motif agar desakan dan tuntutan masyarakat bisa diredam. Jangan sampai cerita Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membanggakan penemuan Joko Suprapto soal blue energy, yakni mengubah air menjadi bahan bakar pengganti minyak bumi, berubah jadi kontroversi dan cibiran karena tak pernah terwujud sampai sekarang. (Gus Hendra)


11

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Dewan Gianyar Geram, PDAM Naikkan Biaya Administrasi Gianyar, DenPost Rencana kenaikan biaya administrasi bagi pelanggan PDAM di Gianyar dengan alasan untuk penggantian biaya meteran, mulai Februari 2013 ternyata mendapat sorotan keras kalangan DPRD Gianyar. Kenaikan biaya yang sebelumnya hanya Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu ini, membuat kalangan DPRD Gianyar geram. Terlebih, anggota DPRD Gianyar, khususnya Komisi C yang menaungi PDAM sama sekali tak pernah diajak DenPost/dewa Made Mawa berembug terkait keputusan itu. Komisi C siap melayangkan surat untuk memanggil Direksi PDAM Gianyar untuk membahas permasalahan tersebut. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi C DPRD Gianyar, Made Mawa, saat ditemui Kamis (17/1) kemarin. Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, walaupun dalam aturan kebijakan itu tak musti melibatkan kalangan dewan, namun mengingat kebijakan itu akan menyentuh langsung pelanggan yang notabene merupakan masyarakat Gianyar, semestinya terlebih dahulu disampaikan ke dewan. “Saya baru tahu ada kenaikan biaya administrasi itu setelah mendapatkan telepon dari sejumlah warga. Katanya ada pengumuman di koran terkait kenaikan biaya admistrasi itu,” ujarnya. Anggota DPRD Gianyar asal Desa Siangan ini menegaskan, untuk mewujudkan sebuah kemitraan, seharusnya PDAM minimal ada pemberitahuan ke dewan sehingga nantinya bisa memberikan jawaban yang pas jika ada masyarakat yang menanyakan soal itu. Mawa juga mengakui, cara pandang antara dewan dan PDAM terkait kenaikan biaya administrasi ini tentu berbeda. Sehingga, dengan adanya koordinasi dan pemberitahuan, minimal jawaban yang akan diberikan nanti bisa sama. “Kami akan segera memanggil direksi PDAM terkait hal ini. Kemungkinan setelah rapat komisi nanti. Dalam kesempatan rapat nantinya akan ditanyakan tujuan kenaikan biaya administrasi ini,” tandasnya. Sementara Direktur Umum (Dirum) PDAM Gianyar, Dewa Putra, mengakui adanya kebijakan kenaikan biaya administrasi itu. Menurutnya, kenaikan itu akan berlaku mulai tagihan Februari 2013 nanti. “Kami memang melakukan penyesuaian kenaikan biaya administrasi dari yang sebelumnya senilai lima ribu rupiah menjadi sepuluh ribu rupiah. Biaya administrasi ini nantinya akan dipergunakan untuk biaya ganti meter setiap pelanggan,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, usia meteran air saat ini rata-rata 5 tahun, sehingga PDAM akan melakukan pergantian meteran setiap 4 tahun sekali. Jika biaya administrasi ditetapkan Rp 5 ribu, dipastikan tidak nyambung dengan harga meteran saat ini yang sudah mencapai Rp 350 ribu per buah. Untuk itulah, kebijakan kenaikan biaya administrasi inilah yang memungkinkan untuk dilakukan. “Pergantian meteran ini juga merupakan salah satu upaya PDAM Gianyar untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya,” terangnya. (115)

Program Acara Jumat, 18 Januari 2013 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:05 Wita 08:35 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:30 Wita 11:00Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Suluh Indonesia Totok perut mega power Banjar Bali Quiz Lejel home shopping Klip Bali Lejel home shopping Inovator PujaTrisandya Dharma Wacana Berita Siang Lejel home shopping Klip Bali

Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap ABG, Jero Dipolisikan Gianyar, DenPost Seorang pria, I Wayan SN alias Jero G (39), warga Banjar Sengguan, Gianyar, dilaporkan oleh Titik (37) asal Makasar, Sulawesi ke Mapolres Gianyar. Pria ini dilaporkan ke kantor polisi, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban DA (13), seorang siswi kelas 1 SMP di Gianyar. Kasus pelecehan seksual itu terjadi sekitar pukul 23.00 wita pada Minggu (13/1) lalu di tempat tinggal korban di BTN Beng, Gianyar. Tak terima anak nomor dua dilecehkan seorang pria, Titik melaporkan kasus itu ke Mapolres Gi-

DenPost/dewa

SIDAK - Tim Yustisi Pemkab Gianyar saat melakukan sidak pembangunan vila tanpa IMB di sejumlah tempat di Kabupaten Gianyar, Kamis (17/1) kemarin.

kembali menggelar rapat dengan kalangan eksekutif untuk merampungkan Ranperda itu dan memastikan terselesaikan Februari tahun 2013. ”Setidaknya bulan Februari 2013, Ranperda itu sudah ketok palu,” ujar Ketua Pansus Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan Pasar Modern, Ida Bagus Anom Surya Dipay-

C.1527

SERVICE

DEKORASI

- MAMPET - SAL. AIR - KURAS - SUMUR BOR IKLDP22/AHLILANCAR

C. 49

C.1528

KEAGENAN TIKET

C.48

KESEHATAN C. 32

SERVICE

C.1565

C. 15

C. 1560

C. 1242

C. 22

kan kasus ini ke kantor polisi. Sehingga, Kamis (17/1) kemarin, Titik melaporkan kasus ini ke Mapolres Gianyar. Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH,MH, Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta, SH, SIK membenarkan laporan peleceha-an seksual tersebut. Kini korban didampingi ibu korban masih dimintai keterangan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gianyar.”Kita masih periksa dan dalami keterangan korban. Kemudian akan minta keterangan sejumlah saksi. Lanjut akan minta keterangan kepada pelaku,” ujar Kasat Reskrim. (116)

Gianyar, DenPost Masih banyaknya proyek pembangunan vila tak berizin ternyata membuat pusing pihak Satpol PP Gianyar. Ditindak satu bangunan vila yang melanggar, kini muncul lagi bangunan vila melanggar lainnya. Kamis (17/1) kemarin, petugas Satpol PP Gianyar kembali menyetop enam bangunan vila tanpa IMB. Kasatpol PP Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra, didampingi Kasi Operasional dan Tramtib, I Gede Daging, mengatakan, ada tiga tempat yang disidak Tim Yustisi Pemkab Gianyar, yakni di Banjar Sawa Gunung, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring. Lokasi kedua di Banjar Batan Ancak, Desa Mas, Kecamatan Ubud dan lokasi ke tiga di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati. “Di Banjar Sawa Gunung kita menemukan satu bangunan proyek vila tanpa IMB. Untuk di Banjar Batan Ancak, Ubud, kita menemukan bangunan toko tanpa IMB dan di Banjar Tegenungan, Sukawati, kita menemukan lima proyek bangunan vila tanpa IMB. Semua pengusaha yang melanggar ini sudah kita berikan surat peringatan dan beberapa alat untuk membangun vila tersebut juga kami sita,” ujarnya. Lebih lanjut Kujus menjelaskan, sebelum mereka melengkapi perizinan yang sudah ditentukan perda, pihaknya tidak akan mentoleransi pembangunan vila tersebut. “Kami tetap mengimbau kepada siapa saja pengusaha agar tetap melengkapi izin sebelum membangun usahanya. Hal ini penting dilakukan untuk tetap tertibnya konsep pembangunan di Gianyar agar tetap mengacu pada tata ruang yang ada,” ungkapnya. (115)

Hari ini, Ranperda Penataan Pasar Modern kembali Dibahas

BIRO JASA

BIRO JASA

memancing pelaku yang sempat menjadi selingkuhannya dengan HP untuk datang ke rumah korban. Akhirnya, hari itu juga pelaku yang sudah diputus hubungan selingkuh datang ke tempat kos korban. Ibu korban sempat menanyakan masalah itu kepada pelaku dan pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahkan pelaku langsung minta maaf kepada ibu korban dan menyatakan bersalah karena hilaf. Yang membuat ibu korban tersinggung, karena pelaku menantang ibu korban untuk mempersilakan pelaku melapor-

Gagal Disahkan Tahun 2012

C.1529

BIRO JASA

Sesampai di kamar korban, pelaku langsung melakukan pelecehan seksual kepada DA. Korban mendorong dan mengancam akan berteriak sehingga malam itu pelaku langsung kabur meninggal korban sendirian. Kasus ini terungkap setelah ibu korban, Titik, Rabu (16/1) pulang dari kerja freelance di luar kota. Korban kemudian menuturkan musibah yang menimpa dirinya yang dilakukan seorang laki-laki yang sudah dua kali kawin. Kontan saja, Titik bak disambar petir di siang bolong. Ia kaget bukan kepalang. Ibu korban, Titik, sempat

Satpol PP Gianyar Dipusingkan Vila Tak Ber-IMB

Gianyar, DenPost Gagal disahkan di tahun 2012, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan Pasar Modern, Pansus C DPRD Gianyar di awal tahun 2013 ini akan kembali membahas ranperda tersebut. Bahkan, Jumat (18/1) ini, pansus ranperda tersebut akan

14:00 Wita Taman Sari TK Alit Kirana 14:30 Wita Tembang bali 15:30 Wita Nangun yadnya 16:00 Wita Solusi Alternatif RumahTotok 17:00 Wita Ajeg Bali 17:30 Wita Dharma Wacana 18:00 Wita PujaTrisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Serial Mahabarata 21:00 Wita Lintas Mancanegara 21:30 Wita Sekilas Berita 21:35 Wita Suluh Indonesia 22:00 Wita Sekilas Berita 22:05 Wita Sinema Bali TV Brenda Starr 24:00 Wita Penutup

anyar, Kamis (17/1) kemarin. Informasi yang berhasil dikumpulkan di Mapolres Gianyar menyebutkan, kasus pelecehaan seksual sebenarnya terjadi pada Minggu (13/1) lalu sekitar pukul 23.00 wita. Saat itu pelaku mendatangi korban yang tinggal di BTN Beng. Malam itu, pelaku datang dengan mengetuk -ngetuk pintu rumah korban dengan alasan laki-laki bejat itu akan membawakan jajan karena disuruh oleh sang ibu korban (Titik) yang malam itu sedang bekerja. Korban tak curiga dan membukakan pintu. Pelaku masuk ke kamar korban yang tinggal seorang diri.

C. 37

C.15

MASSAGE

C. 1505

ana, saat ditemui Kamis (17/ 1) kemarin. Lebih lanjut politisi asal Desa Ketewel ini mengatakan, tertundanya pengesahan terdahulu disebabkan oleh belum adanya sisi kajian akademis terhadap rancangan peraturan yang ingin dibuat. Itu dikarenakan, dalam perencanaan penyusunan ranperda belum dianggarkan berkenaan kajian akdemis. “Untuk tahun ini, hal itu sudah dianggarkan sehingga tinggal menunggu kajian akademis untuk pengesahan ranperda itu,” jelasnya. Sementara untuk menindaklanjuti pembahasan draf rancangan, Pansus kembali

akan menggodok dengan menggelar rapat kerja dengan pihak eksekutif. “Rencananya, hari Jumat (hari ini) akan dilakukan rapat kerja kembali dengan pihak eksekutif termasuk Bupati,” katanya. Sebelumnya, ranperda perlindungan dan pengembangan pasar tradisional serta penataan pasar modern merupakan inisiatif dari DPRD Kabupaten Gianyar. Ranperda ini mulai dibahas tahun 2012, namun mentok akibat mengalami hambatan. Salah satunya dikarenakan anggaran kajian akademis yang belum dimiliki. Sebelum merampungkan perda, pihaknya harus

melakukan kajian-kajian sosial terlebih dahulu, agar nanti setelah perda ini diterapkan tidak menjadi permasalahan baru di masyarakat dan pengusaha. Peraturan daerah yang dibuat ini bukanlah untuk menghancurkan pasar tradisional yang ada di Gianyar, namun malah nantinya akan menguntungkan, dan melindungi pasar-pasar tradisional yang ada di Gianyar. Untuk menyatukan persepsi terhadap ranperda ini, pihak pansus juga telah mengundang beberapa pemilik maupun pengelola pasar modern dan mini market yang ada di Gianyar. (115)

Pelajar Dilibatkan Beli Kupon, Disdikpora Menolak Gianyar, DenPost kegiatan jalan sehat melPembangunan wateribatkan ratusan orang peldoom atau tempat rekreaajar dan kalangan umum. si air di Bukit Jati, GianPihak panitia akan menyar kini sudah rampung. jual tiket Rp 10.000 per Sebentar lagi, taman repeserta baik kepada pelakreasi akan dibuka untuk jar dan umum. umum. Sebelumnya akan Asisten II Setda Giandilakukan soft opening. yar, I Gde Widarma SuharUntuk meramaikan dan ta, membenarkan, adanya mempromosikan waterkeinginan pihak PT. KMD doom yang dibangun di meramaikan soft opening Gianyar timur ini, pihak itu dengan memanfaatkan managemen PT. Karya keramaian anak-anak pelMakmur Dewata (KMD) ajar. Tidak hanya tawaran akan menggelar jalan semembeli kupon Rp 10.000, hat serangkaian soft opendari PT KMD juga menyaing taman rekreasi air Watakan akan memasang terdoom, Minggu (27/1) media reklame produk karDenPost/dok mendatang. tu telepon selular berupa Untuk meramaikan spanduk atau umbul-umI Gusti Ngurah Wijana jalan santai dalam soft bul sepanjang lintasasn opening ini, pihak PT. KMD akan melibatkan jalan sehat. Dikatakan, dalam rapat semua pekalangan pelajar. Bahkan para peserta ini akan jabat tak mengizinkan pemasangan reklame dipungut bayaran melalui kupon sebesar Rp itu di jalan raya, kecuali pihak PT KMD ini 10.000. Namun, Dinas Pendidikan, Pemuda, mencari izin reklame. dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten GianKepala Disdikpora Gianyar, I Gusti Ngurah yar menyatakan menolak. Penolakan bukan Wijana, menyatakan menolak pengenaan pemsaja dari pihak Disdikpora, pejabat terkait di belian kupon jalan sehat Rp 10.000 terhadaap lingkungan Pemkab Gianyar juga menolak pi- anak-anak pelajar di Gianyar yang akan hak PT. KMD untuk menjual kupon jalan se- mengikuti jalan sehat. Tim Pelaksana Soft hat Rp 10.000 per lembar kepada peserta pela- Opening dari PT KMD, Sang Nyoman Juniarta jar dan umum. mengakui, soft opening waterdoom itu akan Informasi yang berhasil dihimpun Kamis dimeriahkan dua kegiatan, yakni jalan sehat (17/1) kemarin menyebutkan, terkait rencana dan pengundian hadiah yang melibatkan para sotf opening waterdoom itu, sejumlah pejabat pelajar dan umum. di Pemkab Gianyar dan pihak PT KMD menggeDikatakan, jalan sehat ini gratis atau tak lar rapat pada Selasa (15/1) lalu. Dalam rapat dipungut biaya, namun bagi yang tidak memtersebut, Tim Pelaksana Soft Opening dari PT beli kupon tidak mendapatkan pengenal peKMD, Sang Nyoman Juniarta, menyatakan, serta dan hadiah dari sponsor serta tidak boleh dalam soft opening akan dimeriahkan dengan mengikuti undiah berhadiah. (116)


12 IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM bengkel las KRISNA JAYA MANDIRI

Kontruksi Baja - Pintu Harmonika, Baja Ringan - Pintu Pagar, Trallis - Trali Besi - Kanopi - Rolling Door - Instalasi Pipa Gas Tlp: 0361-7488152 Hp. 0816298008, Jl. P.Moyo I Gang Rajawali No. 18

bengkel las

dijual mobil

UD. BALI GRANDIA

SUZUKI PUSAT DI BALI

Special Kontruksi Baja * Kanophy Triadek * Spandek (Galvalum) * Poly Carbonate Terima Service Tel (0361) 7889048

M. 54

MIRAH MANDIRI STELL

M. 55

AUTO 2000 COKRO SPEKTAKULER TOYOTA Segera Indent Nav 1

M. 27

CV. BALI ABADI STEEL * Konstruksi Baja * Atap Canopy * Stainless steel Spek sama harga lebih murah Jl. Kebo Iwa Selatan No. 9A Telp/Fax. (0361) 422807/7469678

M. 10

Lentera Adi Jaya Hub. 8028555

SI

DIJAMIN

ARAN

RG

BE

RAPI

HARGA BERSAING

M. 1564

SPECIAL TERMURAH Dapatk 3X Bonus

Hub: 0361-2790053, 081805334959

M. 44

Proses Cepat, DP Ringan, Termurah, Syarat Mudah. Promo S/d Maret 2013, Info Lebih Lanjut Hub. 0361-4011711 / 081999224441

M. 42

ASTRA DAIHATSU Rp. 70 Jt-an*

SPEKTAKULER TOYOTA

Dapatkan bonus & harga menarik New Yaris MC, Lebih Canggih, Lebih Fun & Lebih Agresive, Tukar Mobil Lama Anda, Proses Kredit Mudah & Cepat. Hadiah Lexus. Booking : AGUNG 0361-7857518, 081338977077. M. 1526

Ready Stock New Avanza, New Innova New VNT Fortuner. Dapatkan promo menarik mulai hari ini sampai dengan tgl 30-12-2012 * Promo Discount dari 14 Jt-35Jt * Free Asesoris * Free jasa servis sampai 4th * Dan bunga 0.4% untuk 5 tahun proses kredit mudah dan cepat. Anda Telpon kami siap datang Hub: 8063327 - 081805536640

Harga Mulai 170rb/m3

Spesial Promo Suzuki - Dp Rendah, - Bunga Ringan, - Proses Kredit Cepat, - Cash Back, - Jangka Waktu sampai 5 Tahun. Pick Up Futura, APV Arena, SX4-Over, Ertiga, Splash, Mega Carry. Dapatkan Pelayanan yang terbaik dan konsultasi pemilihan kendaraan Suzuki, Info lebih lengkap & pemesanan. Hubungi: Gek Indah (0361) 2738031/081916135255 M. 1533

ASTRA DAIHATSU

Hub: (0361) 9188188 / 081999220588

CAHAYA MURNI STEEL mengerjakan specialist canopy, polycarbonate, staintless steel, pintu, pagar, tralis, relling tangga, pintu harmonika, dll. Jl. Raya Sukawati Gg. Ana II/7 Sukawati, Telp. (0361) 290044, 7965513, 08123620089, www.cahayamurnisteel.com

l Xenia 120 Jt-an / Dp 13 Jt-an l Gran Max PU 80 Jt-an / Dp 6 Jt-an l Terios 150 Jt-an / Dp 9 Jt-an l Sirion 130 Jt-an / Dp 10 Jt-an l Luxio 130 Jt-an / Dp 7 Jt-an l Bisa Tukar Tambah Segala Merk l Proses Cepat / Mudah Hubungi: 0361-7498089, 08123823434 M. 21

INDOBALI

M. 56

PT. UNITED INDOBALI

M.05

M.11

PT. UNITED INDOBALI

DAIHATSU

TOYOTA

PROMO AWAL TAHUN 2013  Pick Up Dp. 10 Jt-an  APV Arena Dp. 24 Jt-an  Ertiga Dp 40 Jt-an  All New Swift 44 Jt-an. Dp Ringan, Proses Cepat, Bunga Hingga 0,3/Bln. Hub: 0361-9234159/ 085363346668. M. 29

g ran Ba tas!!! a b r Te

Pick Up Angsuran 2 Jt-an Hub: ANDRE (0361) 8004599 / 0818359785

M. 1538

TOYOTA

SPEKTAKULER AKHIR TAHUN Dapatkan disc mulai 2jt-30jt ready stock untuk semua unit!!! proses kredit cepat, jangka waktu s/d 5 thn. Hub: Budi (0361) 7480341 / 081916607710 M. 1532

NISSAN

Pick Up Angsuran 2 Jt-an Hub: IWAN (0361) 2170314, Hp 085239141736

M. 1548

PT. UNITED INDOBALI

TOYOTA PT. Agung Automall Denpasar

}

M.13

M. 43

NEW CR-V

Dapatkan Produk Honda Terbaru Sporty, Tehnologi Terbaru. * DP Murah * Bunga Murah * Kredit bisa 6 th. Anda Sibuk, Kami datang!!! Bisa Hub : (0361) 7989737 / 081337588606 M. 04

* Program Special Promo Akhir Tahun - Pick Up - Ertiga Ready Stock - SX4-Over @ Dp Ringan - APV @ Bunga Rendah * All New Swift * All New Grand Vitara. Hubungi Marketing Kami : 7878469 / 081353533286 Anda Puas!! Kami Senang!! M. 1534

 Swift Dp. 45 Jt-an  Ertiga Dp. 40 Jt-an  APV Dp 33 Jt-an  Pick Up 11 Jt-an. Bisa Tukar Tambah. Informasi Test Drive dan Pemesanan. Hub: DEWI 0361-7438644, 081338225453, 085737304201.

M. 12

EFISIEN TANGGUH & PERKASA  Beli Isuzu jangan kemana-mana Hanya di Astra Isuzu Cokro,  Proses Kredit & Syarat Mudah dan Cepat,  Ready Stock ELF2013,  Proses Klaim Spare Part Lebih Mudah... Buktikan !!! Hub: IB. Raditya, 081999901889, 0361-8815858. PT. UNITED INDOBALI Main Dealer

PROMO AKHIR TAHUN  PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari,  APV angsuran 100 ribuan/hari,  Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari,  Ertiga angsuran 90 ribuan/hari,  Swift angsuran 100 ribuan/hari,  SX-4 angsuran 130 ribu an/hari,  Mega carry angsuran 70 ribuan/hari,  G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Hub: (0361) 8053445/081337958027.

DP Murah, Angsuran Ringan, Proses Cepat, Syarat Mudah Hub: 0361-7425322, 081805678122

M. 57

PT AGUNG AUTOMALL DENPASAR

BALI_KU , SUZUKI_KU, l Carry P-up, Dp 8 jt-an / angs...? l Karimun Estilo, Dp 15 jt-an / angs...? l Splash Dp 24 jt-an/ angs ...? l A P V D p 2 8 j t - a n / a n g s. . . ? l Swift Dp 30 jt -an / angs...? l Sx-4 Dp 40 jt-an / angs...? ERTIGA indent. Hub : Catur P.A 03618544436 / 08155788436

@PT. UNITED INDOBALI

Beli Daihatsu Sekarang Pilih Uang atau Emas Hadiahnya........ Uang 1 Miliar atau Emas 1,5 Kg

model canophy terbaru

M. 1523

Termurah Dapat 3x Bonus

M. 1551

Spek Sama Harga Bersaing Spesialist : 1. Canopy Polycarbonate 2. Stainless steel 3. Roling door 4. Kusen Aluminium 5. Harmonika Jl. P. Moyo No. 23 Pedungan. Telp. 0361-8733358, 082147650500

SAUT SUZUKI PENAWARAN SPECIAL DI BULAN BONUS

Berpengalaman lebih Dua puluh Lima tahun

HARGA 170 M2

ARTHA KARYA STEEL

DIJUAL Mobil

M.58

M. 1542

Baja, Canopy, Minimalis, Stainless Steel. Jl. P. Moyo No 53 Denpasar. Telp. 0361-727656-727743. Fax 727743.

Dijual Mobil

DP Sesuai Kemampuan Hub: 0361-3685803 / 081237676761

- Pick Up - G. Vitara - APV - Splash - Swift - Estilo - SX-4 - Ertiga Hub: 0361-8082184/081916770767 Buktikan & Berani Diadu

CANDRA ABADI STEEL Mengerjakan : Atap Canopy Stainless steel, konstruksi baja, pintu harmonika, tralis, rolling door, kusen aluminium, kaca, pintu dll. Tlp. (0361) 7403669 Hp. 08123990919, Jl. G. Soputan I No. 3 Dps

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

Pesan Saat Ini Dapatkan 3Triple Bonus Kami!!!

M.45

Spesialis mengerjakan konstruksi baja: Canopy Polycarbonate, Staintles Steel, Wrought Iron, Tralis, Railing tangga, Pintu Pagar, Pintu Harmonika, Kusen Aluminium, Terima Service. Gang Mirah Pemecutan I no. 8 Monang-maning Dps. 08174710630

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

dijual mobil

dijual mobil

 Diskon +++,  Dp Ringan,  Proses Cepat,  Bunga 1,3% Menurun / 0,3% Tetap,  Jangka Waktu s/d 6 Tahun,  Layanan Konsultasi 24 Jam,  Hadiah Menarik,  Ertiga Ready,  Menerima Tukar Tambah,

Denpost  jumat, 18 januari 2013

Rea d Stoc y k

PROMO AKHIR TAHUN UANG MUKA BISA NEGO....!!! l Hanya saya berani: Kami juga ada: Swift, Grand Vitara, All new Avanza G 1.3 Discount Ertiga, Pick Up, SX4, Estilo Hub. 5 Juta + Bonus Spion Lipat Elektrik l Bulan Depan Harga dan Pajak Gd. Wirawan. TLP: 0361-8631609, Naik Tinggi.... Jujur dan Terpercaya 081999982322

Sena 081 795 10565

M. 1428

SUZUKI

M. 1543

INDOBALI SPESIAL AKHIR TAHUN

PROMO TAHUN BARU TOYOTA

l Avanza E A/T Dp 27 Jtan l Avanza G A/T Dp 29 Jtan l Innova G M/T Dsl Dp 34 Jtan l Fortuner VNT Dp 63 Jtan. * Special discount 4 Jt - 15 Jt, Free Jasa Service 4 Th, * Free Aksesories, BBM Full Tank. Hub : 081999399792

/ 0361-9270002

M. 23

Januari

Promo

Emas

l Xenia Angs 2 Juta-an l Terios Angs 2 Juta-an l Sirion Dp 8 Juta-an l Pick-Up Dp 5 Juta-an Pilih Emas atau Uang ???

Hub: 9229817 / 081236091525.

BIG DISCOUNT AKHIR TAHUN Untuk G. Livina, Juke, March, Murano, untuk info & pemesanan Hub: PUTU 081936039292 M. 1557

Harga Berani Diadu: “Ready Stock All Type” Hanya Disini: “SUZUKI PERMANA” 085737222295, (0361) 7456506.

M. 30

M. 20

Apapun Bisnisnya Carry Pick-Up Pilihan Paling Pass!!!  Pick Up Dp. 10 Jt-an  Ertiga Dp 40 Jt-an  APV Dp 28 Jt-an. Bisa Indent All New Swift. Anda Telpon Saya Datang. Hub: PUTU PRATAMA 0361-2787984 / 081805696660 M.28

INDOBALI

Paket Angsuran Ringan APV hanya 54.000/hari  PU Hanya 49.000/hari,  Ertiga Hanya 54.000/hari,  Swift Hanya 65.000/hari. Utk Informasi Hub: 03618779277, 081-8554734. M.41

ASTRA DAIHATSU C. 38

PROMO TAHUN BARU 2013 Special bunga menetap 0,3% dan menurun 1,3% l Pick up DP 5 Jt/angs 1,5 Jt l All New Xenia DP 13 Jt/angs 2 Jt l Terios DP 18 Jt/angs 2 Jt l Sirion DP 12 Jt/angs 1,8 Jt Proses kredit cepat dan stock lengkap bisa tukar tambah atau KTP luar Bali C. 1474

Hub: Putu Guruh (0361) 7889746 / 087860070976 / 081239237690 M. 09


13

Denpost  jumat, 18 januari 2013

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

 Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

lowongan

privat

kehilangan

travel

dana Bpkb /sertifikat

alternatif

Dcr STM & S1 T Sipil u/kontraktor ke PT. Domas Jl. Merpati 26B Dps, 0361-486572

Privat : TK, SD, SMP, SMA, Semua Pelajaran, Math, Fisika, Kimia, English, B. Jepang, Komputer, Service Komputer, Translate English. Hub. 085338052930

Hlg BPKB No: C 4199278-0 a/n Kd Suardana Jl. Gn. Catur H. 227596

PT. Waskita Tour & Travel melayani: penyewaan Bus Pariwisata untuk tour di Bali (25 seat, 30 seat, 35 seat, 40 seat, 48 seat), penyewaan mobil + sopir + BBM (kijang Inova, Kijang Kapsul, APV, Pregio, Xenia, Avanza, Isuzu Elf dll), Paket Tirtayatra, Voucher Hotel (Kelas Melati) Hub. Jl. Tukad Balian Gg. Nuri No.7 Dps, Telp. (0361) 7429218, 262441, Fax (0361) 262441

Manfaatkan BPKB atau sertifikat anda untuk mendapatkan dana, dalam mengatasi kebutuhan biaya pendidikan, modal usaha, biaya pengobatan, dan kebutuhan lainnya. Pinjaman yang maksimal dan jangka waktu lebih panjang. Proses mudah dan cepat. Hub: 0361-8086919/ 085792136319

Melayani Pasang Susuk, Buka Aura/ Pamor pengasihan/pelet, penglarisan usaha, karier, mendatangkan orang, puter giling, suami/istri selingkuh, tidak punya keturunan. Hub: 087861404518

anda perlu dana???

Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247

M. 44

Ingin Cepat Kerja? Ikuti Pelatihan Singkat Jd Guru PG/TK/PAUD, Ada Penempatan Hub. 221630, 081317091129, 487491. M. 1425

ahli pasang gigi Ahli pasang gigi Rizky Dental melayani pasang gigi palsu kawat gigi dll. Prktk Jl. Imam Bonjol No. 86 T. 087850661686 atau Jl. Bedugul No.6 T. 087850258525 BB 226444D5 M.30

DANA USAHA Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda M. 1541

Disewakan Mobil Disewakan LGX + sopir + BBM 4 0 0 r i bu / 1 0 j a m H u b : ( 0 3 6 1 ) 7407897/081338566998 M. 1566

jual-beli Electronic & Furniture Second: AC, PS2, LCD, TV, DVD, Compo, Kulkas, M.Cuci, Freezer, Laptop, Komputer H.Theatre, Compo, Bed, Mattras. SMS : 081338525244, Dijemput!!!! M.1464

diSEWAkan toko Toko 4x8 meter, listrik, Tel, PDAM, Km dalam. Jl Teuku Umar Gg. Maruti 3 Hub: Oca, 08124697654 M. 36

M. 53

DIjual rumah Jual rumah baru Pengilian Dalung Garase Mobil, AC, Korden, Kebun. Perum Umasari Gang 3 No. 22 tanah 1 are, 3 km tidur, 1 km mandi, 087860625611 M. 29

rupa-rupa Anda Telat Bln?? Solusi cpt utk melancarkan haid 3 jam di jamin lancar, garansi Hub. 087857427544

M. 34

Massage by 23years old man good looking special for women Hub: 081239613906 (Putra) M. 1451

M. 38

promo Blackberry Jual Blackberry(Bergaransi 1 Th) BB Gemini 8520 1,4Jt. BB Gemini CDMA 9330 950rb, BB Gemini 3G. 9300 1.5 Jt. BB Flip CDMA 9670 1,5 Jt. BB Essex 9650 1,5 Jt, BB Torch 9800 2,7 Jt. BB Onyx 1 9700 1,9 Jt. BB Appolo 9360 2,4 Jt. BB Onyx 2 9780 2,5 Jt. BB Belagio 9790 3,6 Jt. BB Storm 2 9550 1,5 Jt. BB Dakota hitam 9900 4,2 Jt. BB Gemini CDMA 8530 800 rb. BB Bold 9000 1,4 Jt. BB Davis 9220 1,8 Jt. BB Armstrong 9320 2,3 Jt. Info Hub Bagus Phone Cell 085737755777 / 087861395588. Alamat: Jl Sedap Malam 51, Br Kebonkuri Kesiman Dps (Bagus Phonecell). (Bisa Tukar Tambah Dengan HP Second) M. 1537

Badut Ultah mengerjakan sulap badut karakter, dekorasi, balon, MC, Dll, Hub: Bali Kids Organizer. 0361-7402412, 0819847257, 0815581756165.

SUDAHKAH TABUNGAN ANDA MEMILIKI 9 MANFAAT SEKALIGUS ?

Perlu kredit / dana cepat s/d 500jt B 0,7 % jaminan BPKB mobil untuk tambah modal usaha, kredit mobil, take over, kredit 1 hari cair info lengkap hub: 8625664 / 081999890211

- Investasi jangka panjang - Gratis masuk RS - Uang tunai setelah keluar dari RS - Santunan kondisi kritis - Santunan cacat karena kecelakaan - Santunan meninggal - Santunan meninggal karena kecelakaan - Garansi setoran - Garansi penghasilan Hub: Gung Wan (0361) 8005284 / 081805665234 / Pin BB 32220BC9

Anda Perlu Dana Cepat? Solusinya BPKB atau Sertifikat Anda. Kami Melayani Pinjaman Dana Tunai, Kredit Kendaraan Bermotor, Jaminan BPKB Mobil/Motor Segala Merk dan Jenis atau Sertifikat. Syarat Mudah, Proses Cepat, angsuran bisa dijemput. Mitra Usaha Anda. Hub: 0361-7884827 / 081999715172.

peLANGSING TUBUH

ganetri dekorasi Menyewakan: Tenda Sarnafil, Tenda VIP, Tenda Exclusive, Tenda Rigging, Panggung, Sound System, AC Fortable, Blower, Alat Pesta / Upacara, Florist, Dekorasi Bali, Dekorasi Pelaminan, Dll. Alamat: Jl. Ganetri No. 3 Denpasar (Gatsu Timur) Telp. (0361) 261904 / 7429162 Fax. (0361) 261904 Web: www.ganetrigroup.com M. 25

M. 1540

kursus bahasa

M. 01

badut

Melayani Kredit dana Tunai Emas, Elektronik, Laptop, PS, Furniture, Dll. Syarat FC KTP Suami/Istri + KK, Status Rumah Kontrak/Rumah Milik. Hubungi: Yohanes 085237013832, 081999006539, 0361-8724563. M. 1405

M. 40

M. 52

M. 26

M. 1536

Kredit / dana cepat

M. 41

surya jaya catering

massage Happy massage Jl. Padang Galak No. 96 full AC, Air Panas, tmpt bersih nyaman 271462 / 081337305577 M. 31

Massage Panggilan Ayuk Hubungi : HP 081916565300 M. 43 Bunga Massage Tradisional Full Body, Plus Lulur Panggilan, Rmh, Villa, Htl, Tenaga Jawa, Umur 20 th, Goot lokgen, Banyak Pilihan Hub. 0361-9100259, Hp 081999933150. M. 18

Puri Bunga Relaxtion, Delivery Massage Service ke Villa, Hotel, Rumah, 60 Ribu/ jam, Tenaga Wanita Muda Profesional, Hub. 8445689, 081936232616.

M. 06

dijual motor

M. 02

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar

M. 1521

M. 1467

TENDA WARUNG Laptop baru 150Ribuan/Bln Bisa tanpa DP/ DP=0

kesehatan MUKJIZAT DALAM 4 MINGGU. . .!!!

SUZUKI PATIMURA Terbaru !!! Suzuki Nex Harga 12.990.000, Irit, Lincah, dan Gaya. Bunga Ringan, Buka Jam 08.00 - 20.00 Wita, Minggu & Tgl Merah Tetap Buka. Anda Sibuk, Kami Bisa Datang. Service Motor Dapat Motor. Dapatkan Diskon Service Khusus Hari Minggu. Hub. 0361-221343, 081999078168, 081338714645, 085739954168. *Syarat & Ketentuan Berlaku*

computer / laptop

M. 22

paranormal

Promo Laptop & PC, CASH & KREDIT Tersedia Acer, Asus, Axioo, HP, Toshiba, Samsung Galaxy, Ipad Dll

M. 24

M.1553

C. 40

S IMPATI : 081237535353, 081246052888, 081246744000, 081339295777, 082146182222, 081337516666, 081237545555, 081237555111, 081237657777, 082147168111, 081339491888, 081236301777, 081236304777, 081339600333, 081339478777, 081353957000, 081339735888, 081339702000, 081237608999, 081237598000, 081339801777, 081339803777, 081353985999, 081353975999, 081353983000, 081353986000, 082145291818, 081237803636, 081246522222, 082147122222, 082147166666, 082145244444, 082144838383, 082145131313, 082147232323, 082147242424, 082147262626, 082145393939, 082145959595, 082145373788, 082145373789. TERSEDIA XL 11 DIGITS ( TERBATAS )! XL : 081999315999, 081999343777, 081999343888, 081999951888, 081999948777, 081999505888, 081999525888, 081999199777, 081999313999, 081916206999, 081916515999, 087861425888, 087761007979, 081999065444, 087862376161, 081934311717, 081999279111, 081999279222, 081999299777, 081999905050, 081999921212, 081936070808 , 081999279369, 081999552888. AS : 082340833333, 085333362666, 085333541777, 085338465758. FLEXI : 8712323, 8713434, 8712244, 8721777, 9030555, 9030777, 8990444, 7467666, 9224999, 8990888, 8960888, 8960777, 8990777, 8990666, 8990555, 8612255, 8611001, 9267000, 9287000, 2740055, 2190404, 3658811, 7808282, 7808414, 8000017, 8000330, 8000220, 8000083, 8000084, 8000086, 8004884, 2766666, 8880606, 8882003, 8882004, 8882011, 8882012, 8882013, 3658844, 8848833, 8884567, 8020202, 8218696, 3659696, 9161616, 2739888, 8792424, 3694333, 8746868, 9030777, 9030707, 9286161, 9285757. XL & FLEXI SEJOLI : 081999236000 & 03619236000, 081999283000 & 03619283000, 081999276000 & 03619276000, 081999264000 & 03619264000. XL & SIMPATI SEJOLI : 081999506999 & 081337506999, 081999234568 & 081239234568, 081999234569 & 081239234569, 081999609555 & 081339609555, 081999797333 & 081339797333. SIMPATI & FLEXI SEJOLI : 081239623737 & 03618623737, 081246195999 & 03619195999. TERTARI K? HUBUNGI : JO SELLULAR ( 0361 ) 7426618.

promo LAPTOP

M. 1522

AA. Baru!!! Pijat urut / massage full body aroma therapy panggilan, relaxsasi temukan sensasinya, khusus wanita/ ibu rumah tangga/pasutri, pasti fresh, menerima luluran & ingin turun berat badan. Hub Andy 085333449428

handphone

Atau pilih promo bulan ini : Anda bisa miliki Laptop Baru hanya dengan 95.000 saja, 100% Baru, Garansi resmi, Syarat cukup KTP, Anda telepon kami proses cepat!!! Hub Marketing: Call/SMS ke : 0361-8248163 / 087861133775 / 085739839041 M. 09

M.1525

Tricajus. . .Herbal ajaib penuh Mukjizat yang luar biasa Ampuh untuk mengatasi : HIV, kencing manis , asam urat, lemah syahwat/impoten, dll. Sembuh dalam 1 - 4 Minggu.Satu produk untuk berbagai macam penyakit. Berijin resmi Badan POM RI Nomor POM TI.104.242.341. Info lengkap Hub. 0361-7190899, 085738320859, 081916389199. www.mytrica-jus.com M. 1452

JUS AJAIB

C. 46

atap baja ringan

C. 14

MENERIMA pasien Pria dan Wanita : Suami / Istri / Kekasih sering selingkuh sembunyi-sembunyi...? atau terang-terangan dihadapan anda ? bisa disembuhkan agar Suami / Istri / Kekasih rujuk kembali, Penyembuhan dengan air mata duyung untuk Pengasihan & Pelengket lMata Gajah / Buluh Perindu untuk pengasihan l Susuk berlian untuk membuka aura Kecantikan & Kewibawaan lMeramal jodoh dan karier lMasalah kluarga / Masalah dgn pacar. Bikin Penglaris Usaha dll. Hubungi Ibu Susi 08155777501 - 085792001875. JL. Patimura No. 59 Dps. ( Di Samping Apotik Kimia Farma ) M. 1559

Pengobatan Herbal Alami Dgn Jus Ajaib. Ramuan Herbal Dgn Anti Oksidan Super Utk Penyembuhan Penyakit2 Kronis. Misal: Jantung, Stroke, Kanker, Tumor, Diabetes, HIV/ AID, Dll. Rutin Mengkonsumsi Jus Ajaib Membuat Awet Muda, Vitalitas Meningkat, Tidur Nyenyak. Tersedia JugaMadu + Teh Murbei Untuk Berbagai Macam Penyakit. hanya Xamthone Sudah Terbukti Khasiatnya. Info dan Pemesanan Hub: Made Suryati 081805514843 Flexy: 0361-9177554, PIN BB: 28C73778, Jln. Cok Agung Tresna No. 11, Renon-Dps (Stokis Resmi SG 5940)

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 10

salon anjing & kucing

M. 47

PET GROOMING Salon Anjing & Kucing di Rumah Anda

C. 1539

Melayani: Mandi (Shampo), Anti Kutu & Jamur, Potong Kuku, Cukur dan Sebagainya. Rawat dan sayangi binatang peliharaan anda. Telp: 0361-888 5 168 M. 16

jus ajaib

C. 35

C. 1476

Pengobatan Tradisional Indonesia Dengan Juice Ajaib Telah terbukti dapat membantu penyembuhan Amandel, Ambein, Usus buntu, Kanker, Jantung, Stroke, Diabetes, Asam urat, Hepatitis A, B, C, Insomsia, Kolesterol/Saraf kejepit,dll. Meningkatkan Vitalitas seksual (pria & wanita), perampingan, mencerdaskan anak, peninggi badan alami, HIV/ AIDS, Kanker, Stroke, Jantung, Diabetes satu-satunya yang berani memberikan garansi uang kembali!!!Dicari Agen. Siap Antar Untuk Wilayah Denpasar Info & Pemesanan Hub. ARI: 0361-2787788 M.1552


14

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Maret, KONI Denpasar Siapkan Sarana Porprov Kereneng, DenPost KONI Denpasar akan mempersiapkan sarana dan prasarana untuk kelancaran pelaksanaan Porprov Bali XI, Maret mendatang. Di mana, sarana dan prasarana yang bakal digarap itu, mulai dari tahapan renovasi hingga pembangunan sarana panjat tebing. Ketua Umum KONI Denpasar, Nyoman Putrawan, mengatakan, renovasi sarana dan prasarana ternasuk pembangunan sarana panjat tebing itu, akan dimulai DenPost/eka awal Maret mendatang. Nyoman Putrawan Hal ini lantaran anggaran dari APBD Denpasar sudah terealisasi bulan Maret,’’ kata Putrawan, Kamis (17/1) kemarin. Diungkapkannya, renovasi sarana dan prasarana serta pembangunan panjat tebing yang bakal dilakukan Maret mendatang itu, lantaran pengajuan anggaran induk yang diajukan Desember lalu, baru terealisasi alias dicairkan, Maret mendatang. ‘’Untuk pembangunan ataupun renovasi di atas Rp 100 juta harus melalui tender. Tapi apapun kondisinya, kami tetap optimis ketika pelaksanaan porprov akan dimulai, semua sarana dan prasarana olahraga sudah siap dipakai. Apalagi Denpasar kan sifatnya hanya merenovasi saja, dan tidak ada pembangunan, kecuali lintasan panjat tebing,’’ ujarnya. Ditanya berapa besar anggaran, Putrawan mengaku belum tahu. ‘’Kami nantinya pasti akan tahun berapa anggaran yang akan dikeluarkan Pemkot Denpasar. Apalagi kami dari KONI Denpasar sebagai pihak penyelenggara,’’ tandasnya. (112)

Dedi “Tompel”

Pencerahan Lewat Humor

DenPost/ist

Tompel

MENJADI dosen di Universitas Hindu Indonesia memang keseharian I Komang Dedi Diana, S.Sn, yang akrab disapa Dedi. Sosoknya yang tegas dan berwibawa tak cukup meyakinkan kita, bawaha dialah pemeran Tompel dalam pagelaran bondres yang kini tengah nge-trend di masyarakat. Lakon Tompel yang berparas lucu dan aneh, sangat berbanding terbalik dengan kepribadian Dedi. “Ya saya berusaha tak ada yang mengenali saya ketika melawak, karena bila penonton tahu itu saya mungkin mereka tak akan tertawa. Bahkan keluarga saya awalnya tidak percaya itu saya,” ujarnya mengawali perbincangan, Kamis (17/1)

kemarin. Ditanya perjalanan karirnya di dunia seni bondres, pria asal Banjar Buda Ireng, Batuyang, Sukawati, Gianyar ini membeberkan kisah perjalanannya. Karirnya diawali menjadi penari baris ketika masih duduk di bangku SD, ia belajar di beberapa sanggar di lingkungannya. Ketika duduk di bangku SMP ia mengaku sempat berpaling dari seni tari dengan mengambil jurursan karawitan. “Ya waktu itu masih bimbang mau pilih mana, namun ketika di SMK Negeri 3 Sukawati saya akhirnya mulai seriusi dunia tari hingga menjadi dosen di UNHI,” terang pria berusia 28 tahun ini. Berkiprah di bondres sudah ia tekuni selama empat tahun belakangan, ketika itu masih bersolo karir hingga bertemu dengan dua pelawak yakni Nyoman Ardika (Sengap) asal Tabanan dan I Ketut Gede Rudita (Sokir) asal Mengwi lantas membuat grup bondres “Clekontong Mas”. “Ya kami bertemu saat pentas bareng, sekali pentas kami temukan kecocokan akhirnya “Clekontong Mas” eksis hingga sekarang,” terangnya. Namun ia mengatakan, perjalannya tak selalu mulus.Di awal kiprahnya ia kerap menerima cibiran saat pentas. Meski demikian ia mengaku memiliki komitmen untuk menghibur masyarakat dan dari cibiran itu kiprahnya makin meroket. “Yang jelas sempat sakit hati, namun harus tetap komit,” imbuhnya. Pribadi yang berbeda dengan lakon yang diperankan, apa tidak menemukan kesulitan? Ia mengatakan, lakon apapun itu pasti memiliki taksu, riasan tompel sendiri diambil dari sebuah topeng miliknya yang berisi tompel dan itu pun ia gunakan sebagai nama.Nama tompel itu sederhana dan mudah diingat, sesuai dengan sosoknya sebagai rakyat. Menurutnya, kesenian bondres merupakan kesenian yang memberikan petuah-petuah atau pencerahan untuk kehidupan sehari-hari, jadi tak hanya melawak pelaku seni ini menurutnya harus memiliki intelektual dan wawasan yang luas. “Ini merupakan kesenian yang memberi pecerahan namun dengan humor. Di mana di dalamnya terdapat berbagai macam edukasi, salah satunya tentang keagamaan. Masyarakat sekarang jenuh dengan pencerahan yang bersifat formal,” terang Kapprodi seni Tari di UNHI. Perkembangan yang dialamai bondres hingga kini dikatakanya sudah cukup pesat, banyak terdapat modifikasi. Menurut Dedi pada dasarnya perubahan itu perlu, jadi penyajian harus disesuaikan. “Perkembangan itu membuat bondres yang awalnya hanya pemanis dalam sebuah pertunjukan kini sudah menjadi trend dan mampu berdikari,” pungkasnya. (wir)

Dojang Kapal Sabet 1 Emas di MBTT Kapal, DenPost Sebagai dojang taekwondo yang baru terbentuk, 4 April, medio 2011 lalu, Taekwondo Dojang Kapal ‘’Jong Jayengrat’’, ternyata mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di berbagai even di Bali dan luar Bali. Salah satu prestasi yang diukir 16 taekwondoin Dojang Kapal ini, yakni meraih 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu pada Maestro Bali Taekwondo Tournament (MBTT) 2013 di GOR Lila Bhuana, Denpasar, beberapa waktu lalu. Satu emas yang disabet Taekwondo Dojang Kapal, yakni diraih Gusti Ayu Bulan Suci Ninghati yang turun di kelas prajunior under 37 kg putri. Sedangkan 2 perak masing-masing digenggam Ni Kadek Heny Prikasih (prajunior under 28 kg putri), dan I Gede Purwa Manggal Jaya (KU A under 22 kg putra). Untuk 4 perunggu masing-masing disumbangkan Ni Putu Alia Putri, I Gusti Ngurah Dimas Mahendra, I Gusti Ngurah Yuda Prawangsa, dan Ni Luh Putu Eva Suryantini. ‘’Taekwondo Dojang Kapal ini,

saat ini memiliki 60 atlet yang ditangani empat pelatih, yaitu I Gusti Agung Made Pranata Astawa (Gus Dek), I Gusti Putu Pradana Astawa, Agus Putra Mahendra, dan Carlos Valderama,’’ kata Ketua Taekwondo Dojang Kapal, I Gusti Ngurah Wirasana S.T., yang ditemui di wantilan Desa Adat Kapal, Rabu (16/1) malam lalu. Ditambahkannya, Taekwondo Dojang Kapal yang fokus membina atlet sendiri dan tak mau instan alias asal comot atlet dari daerah lain di Bali itu, menerapkan latihan bagi atletnya di Wantilan Desa Adat Kapal, setiap, Senin, Rabu dan Jumat. Namun jika dalam persiapan menghadapi even, latihan secara TC Sentralisasi pun dilakukan setiap hari. ‘’Selain prestasi di Maestro Bali Taekwondo Tournament, taekwondoin Dojang Kapal yang mengirimkan enam atlet, juga meraih prestasi di Bali Black Belt Community (BBC), dengan meraih 4 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu. Selain

DenPost/eka

POSE BERSAMA – Taekwondoin Dojang Kapal, bersama pelatih dan pengurus berpose bersama, seusai latihan di Wantilan Desa Adat Kapal, Rabu (16/1) malam lalu. itu, pada LG Sport di Surabaya, tahun lalu, Dojang Kapal yang mengirimkan 16 atlet, juga meraih 4 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan pada Bali Champion, Dojang Kapal yang mengirimkan lima atlet, berhasil meraih 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, dan pada Badung Open tahun 2011 lalu, Dojang

Kapal meraih 1 perunggu,’’ paparnya, seraya menyebutkan, kegiatan Dojang Kapal ini, masuk dalam agenda Karang Taruna Widya Dharma Bhakti, Kelurahan Kapal. Diungkapkannya, sistem di Dojang Kapal membentuk kumite dari orang tua atlet. Yang mana, untuk Ketua IGN

Wirasana; Wakil I Kadek Wirajaya; Sekretaris Gusti Ayu Pridyawati, dan Bendahara I Made Karyana. ‘’Sumber dana untuk kegiatan Dojang Kapal ini, bersumber dari dana swadaya dari orang tua atlet, dan didukung penuh lapisan masyarakat Desa Adat Kapal,’’ tandasnya. (112)

Hari Ini, Inkai Bali Gelar Ujian DAN Nasional Kereneng, DenPost Inkai Bali yang dipimpin IGB Alit Putra akan menggelar Ujian DAN Nasional Sabuk Hitam di GOR Buana Patra, Buleleng, Jumat (20/1) hari ini, s.d. Minggu (20/1) lusa. Kegiatan ujian khusus bagi karateka Inkai ke sabuk hitam DAN I itu, bakal melibatkan 750 anggota TNI Raider Yonif 900 Kodam IX/ Udayana markas Buleleng.

Sekum Inkai Bali, Gede Kusuma Wijaya, mengatakan, kegiatan yang akan digelar di Buleleng itu, merupakan agenda dari program Inkai Bali tahun 2012-2013. Tak hanya program kerja untuk pengembangan karateka Inkai di sekolah-sekolah saja, tapi pengembangan juga dilakukan di lembaga-lembaga, seperti halnya di TNI. ‘’Tidak saja akan melibatkan 750 tent-

ara dari Batalion Raider 900 Kodam IX/Udayana markas Buleleng, ujian kenaikan tingkat mendatang juga melibatkan karateka umum yang memenuhi persyaratan,’’ kata Gede Kusuma, Kamis (17/1) kemarin. Kusuma Wijaya yang juga Wakil Ketua Umum yang membidangi Pembinaan dan Prestasi (Binpres) FORKI Bali ini, menyatakan, ujian sabuk DAN itu,

merupakan kegiatan yang digelar Inkai Bali bekerja sama dengan Pengkab Inkai Buleleng. ‘’Kegiatan ujian sabuk hitam itu, merupakan agenda terbesar yang digelar Inkai Bali. Apalagi ujian di Buleleng akan dihadiri langsung Sekjen Dewan Guru Inkai Pusat, Stefanus Suparyono, dan Reinhard Willa,’’ ujarnya. Diungkapkannya, sesuai

surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Inkai Pusat, untuk tim penguji dalam ujian medatang, yakni Stefanus Suparyono DAN VIII, Reinhard Willa (DAN VIII) yang samasama dari Jakarta, Jro Made Supatra Karang DAN V (Ketua MSH Inkai Bali), serta Made Subamiana DAN V (Sekretaris Umum MSH Inkai Bali). (112)

Sepakbola Porprov Badung Ladeni Persebaya

DenPost/adhi wijaya

JAJAL – Tim sepak bola Porprov Badung akan menjajal ketangguhan tim Persebaya Surabaya di Stadion Samudra, Kuta, Jumat (18/1) sore ini.

Kuta, DenPost Tim Persebaya Surabaya yang notabena merupakan tim elit yang berkiprah di Liga Indonesia Divisi Utama, saat ini lagi liburan di Bali. Bahkan klub yang mendapatkan dukungan dari bonek (bondo nekat) ini, akan memanfaatkan masa liburannya di Pulau Dewata dengan melakukan uji coba beberapa klub sepakbola di Bali. Salah satu yang mendapatkan kesempatan untuk menjajal Persebaya, yakni tim sepakbola Porprov Badung di Stadion Samudra, Kuta, Jumat (18/1) sore ini. Ketua Harian Pengkab PSSI Badung, Dewa Putu Manik, mengatakan, tim sepakbola Por-

prov Badung akan meladeni Persebaya Surabaya yang berkiprah di Divisi Utama Liga Indonesia. ‘’Persebaya kebetulan berlibur di Bali, dan melakukan serangkaian uji coba dengan beberapa klub di Bali. Intinya mereka lagi tur sekalian latih tanding,’’ kata Dewa Manik, Rabu (16/1) lalu. Diungkapkannya, Persebaya yang berada di Bali, melakukan latihan di Stadion Samudra Kuta. Karena latihan di Samudra Kuta, pihak Persebaya meminta latih tanding, dan Badung pun siap menerima dengan mengeluarkan tim sepakbola porprov. ‘’Persebaya di Bali membawa 22 pemain, termasuk pemain asingnya. Mereka membawa semua pe-

mainnya,’’ ujarnya. Melalui uji coba dengan Persebaya, lanjut dia, merupakan kesempatan bagi sepakbola Porprov Badung dalam persiapan menghadapi Porprov Bali XI di Denpasar, September mendatang. ‘’Kesempatan ini tidak akan disia-siakan tim sepak bola Badung. Apalagi uji coba dengan Persebaya itu, bisa dipakai tolok ukur dan tambah pengalaman bagi anak-anak untuk Porprov Bali mendatang,’’ ucapnya, seraya menyebutkan, tim sepakbola Porprov Badung saat ini baru memiliki 26 pemain, dan masih dalam tahap seleksi. Sesuai rencana, tim inti akan dibentuk, April mendatang. (112)

Mang Gen

Siap Luncurkan Komik ”Desti Woman” KOCAK. Itulah kesan pertama berjumpa dengan salah satu seniman Bali asal Tabanan, Mang Gen. Seniman perupa ini terbilang unik, dengan keterbatasan tubuhnya karena mengalamai cacat sejak lahir. Namun, ia telah mampu menorehkan berbagai prestasi dengan hobi melukisnya. Ditemui di tempat usahanya konter HP di daerah Mengwi Tani, Mang Gen terlihat sangat ramah. Mempersilahkan masuk dan menyediakan minuman. Dengan keadaannya yang tak normal, karena tak bisa berjalan dengan sempurna kesan minder sama sekali tak nampak dari pria bernama lahir Komang Merta sedana ini. Setelah mempersilahkan duduk, Mang Gen mengambil beberapa piala yang sempat diraihnya tahun lalu. “Ya ini beberapa piala saya,” katanya bangga. Ditanya seputaran hobi melukisnya yang kian menjadi-jadi, Mang Gen terlihat bersemangat. Ia membeberkan perjalanannya dari awal belajar menggambar hingga seperti sekarang. Kegemarannya menggambar, ia rasakan sejak usia dini lantaran sering mencoret-coret. “Saya

lupa umur berapa saat itu, yang jelas awalnya hanya corat-coret karena masih kecil,” terangnya. Ketika duduk di bangku SD, ia mengaku kerap melihat sang kakek menggambar wayang. Beberapa kali memperhatikan, timbul niatnya mencoba ikut menggambar. “Saat coba-coba melukis wayang, kakek melihat lukisan saya dan beliau mulai membimbing saya menggambar. Sejak saat itu, saya mulai nyaman dan terus bereksperimen. Hingga saya berhasil meraih juara 1 tinggkat SD waktu itu,” jelasnya. Sadar akan memiliki bakat di bidang seni rupa, saat SMA ia mengaku mulai serius dan memiliki sekolah kejuruan untuk menyelami dunia seni. “Saya sekolah di SMK Negeri 1 Sukawati mengambil jurusan seni lukis,” tegas pria kelahiran Denpasar, 5 Maret 1987 ini. Seakan haus menjelajahi dunia seni, ia akhirnya melanjutkan pendidikan di ISI Denpasar dengan jurusan yang sama yakni seni rupa murni. Prestasinya pun kian menjadijadi, beberapa lukisannya sering mengikuti pameran dan tak jarang meraih juara. Apa resepnya menciptakan

sebuah karya? Menurutnya tak ada resep khusus, hanya saja ia mengaku karya-karyanya didominasi dengan lokalitas Bali yang kental, seperti sosial dan budaya serta isu hangat di masyarakat seperti tindak kriminal pencurian pratima, fenomena jogged bumbung, dan banyak lagi. Seperti yang diterapkannya dalam karya komik terbarunya yang bertajuk “Desti Woman”. Desti diartikannya sebuah kekuatan magis yang terkenal di Bali. “jadi komik ini menceritakan seorang wanita super hero Bali yang berbuat kebaikan menggunakan kekuatan magis yang dimilikinya,” terang putra bungsu dari Wayan Putra dan Nyoman Raiyani ini. Namun, meski menganut konsep lokalitas, ia tetap memadukan dengan kesan modernnya. Jadi menurutnya tetap ada perpaduan karya lokalitas dan modern, agar bisa mengikuti perkembangan. “Di Bali terkenal akan lokalitasnya, jika di luar negeri terkenal akan teknologinya, di Bali tetap tenar dengan lokalitas dalam hal ini budaya dan kemagisannya,” terangnya. Apa yang menjadi daya tarik saat melukis? Ia mengatakan

DenPost/wiradana

KARYA SENDIRI - Mang Gen ketika berpose bersam karykaryanya, kini selain melukis ia tengah disibukkan menggarap sebiah komik yang bertajuk “Desti Woman”. ketika melukis kepuasaan terdapat kepuasan tersendiri, namun bukan ketika lukisan itu rampung. Melainkan ketika melahirkan sebuah ide dan proses penggarapan sebuah karya. Ketika menemukan ide pun, cara Mang Gen terbilang unik. Pasalnya, untuk mendapatkan inspirasi, Mang Gen berdiam diri di kamar mandi. “Jangan dikonotasikan beda ya, sambil rokoan di kamar mandi lebih gampang cari ide,” cele-

tuknya terkekeh. Hingga kini sudah ratusan karya lukisan yang ia hasilkan, dan akhirnya ia membentuk sebuah komunitas sesama seniman yang diberi nama komunitas Jamur. Bersama komunitasnya, Mang Gen pernah mengkitui pameran di beberapa kota di Indonesia. “Yang paling seru itu waktu di Yogja, kami membuat mural di pinggir jalan dengan ukuran yang cukup besar,” ungkapnya. (wir)


15

DENPOST z JUMAT, 18 JANUARI 2013

Curi KTP, Dijebloskan ke Sel

Kasus Penculikan Anak Ternyata Rekayasa

‰ Untuk Bobol Perusahaan

‰ Polisi Tutup Kasusnya Tabanan, DenPost Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono menyatakan, menutup laporan kasus penculikan anak atas nama pelapor sebut saja Joni (15). ’’Dari upaya penyelidikan dan pendekatan lebih dalam, ternyata anak tersebut merekayasa kejadiannya, sehingga saya menyatakan kasusnya ditutup,’’ ujar Kapolres Kamis (17/1) kemarin. Menurut dia, rekayasa penculikan yang menimpa Joni itu terungkap setelah anak baru gede (ABG) itu alibinya lemah. Bahkan, jajaran Buser Polres Tabanan bersama Joni dan orangtuanya sempat melacak ke lokasi si anak di Bondowoso, Jatim, seperti yang diungkapkan Joni. Begitu juga tentang runutan cerita panjang kasus penculikan Joni sejak di depan Minimarket Jaya Kerti, Kediri, Tabanan, Sabtu (12/1) lalu, hingga kemudian dia ke Jawa dan meloloskan diri dari rumah penyekapan di Bondowoso. Selanjutnya dia mengaku lari

menumpang bus ke Malang. Semuanya ternyata rekayasa belaka. Motifnya Joni melakukan itu diduga karena tidak betah tinggal di pondok pesantren tempat dia mendulang ilmu agama selama ini. ’’Saya sempat bertanya kepada si anak (Joni) itu, dan dia juga sempat bertahan dengan mengatakan kalau diculik. Pelacakan bersama si anak itu dan orangtuanya pun sudah kami lakukan ke Bondowoso, namun alibinya lemah sekali. Sampai kemudian saya keluarkan barang bukti dari rekaman CCTV di Jaya Kerti, ternyata tidak ada kejadian apa pun seperti yang diungkapkan si anak sesuai jam dan waktu yang disebutkan,’’ papar AKBP Dekananto. Dia menambahkan, telah menutup laporan kasus tersebut dan mengembalikan ABG tersebut ke orangtuanya karena masih di bawah umur. Aksi rekayasa itu makin dikuatkan dari keterangan beberapa teman Joni di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Huffah, Kediri,

Tabanan. Beberapa temannya mengatakan Joni memang suka berbohong dan pernah mengelabui pihak ponpes ketika bolos. Hal senada diungkapkan pimpinan Ponpes Roudlotul Huffah, KH Noerhadi. Terkait beredarnya pemberitaan kasus penculikan terhadap Joni, Noerhadi malah mengatakan bahwa pihaknya tak pernah kehilangan. ’’Kalau ada yang mengatakan ada santri saya yang hilang karena diculik, itu tidak benar. Hilangnya anak itu bukan dari pondok (pesantren) ini, sebab dia (Joni) sejak lebih dari sebulan tak pernah masuk. Ketika itu dia pamit pulang ke rumah. Artinya, dia tidak pernah hilang sebagai santri di pondok pesantren ini,’’ jelas Noerhadi. Ketika ditanya tentang perilaku Joni selama mondok di ponpes tersebut, Noerhadi lebih memilih untuk tidak mengatakan apa-apa. ’’Saya tidak mau mengatakan apa-apa tentang anak itu. Biar sajalah,’’ tegasnya. Sebelumnya, Joni bersama ayahnya, Joko, datang ke Polres Tabanan se-

Kapolda...

umnya, tiga tersangka kasus pencurian pratima yakni IN, KB, dan NT, dilepas polisi karena polisi belum memiliki barang bukti kejahatan mereka. Belum diketahui sampai kapan ketiga tersangka itu menghirup udara kebebasan. Kabidhumas Polda Bali, Kombes Hariadi, Selasa (15/1) lalu menegaskan IK, KB, dan NT, yang ditangkap di Taban-

an tetap tersangka. “Perlu ditekankan, indikasi ketiganya merupakan pelaku sangat kuat. Karena tidak ditemukan barang bukti, makanya tidak ditahan. Ada alat-alat ditemukan di lokasi kejadian, tapi mereka tidak mengakui. Ketiganya masih wajib lapor. Kami masih mengejar dua tersangka utama yang kami yakini membuat semuanya terang benderang,’’ beber alumnus Akpol 1987 tersebut. (107)

Sambungan dari Hal. 1 Itu kan kesan. Tapi kami tetap bicara sesuai norma. Kesan dan persepsi tidak menjadi landasan hukum. Polisi melakukan tindak kepolisian pasti yang jadi dasar adalah landasan hukum,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebel-

Risiko... Sambungan dari Hal. 1 Bermodalkan satu tangki minyak yang terbuat dari drum bekas dengan kapasitas bahan bakar minyak 90 liter, sebuah kompor, dan pompa sepeda, dia menjalankan usaha yang terbilang sangat langka itu. Setelah dua tahun menekuni usahanya, Kak Oka akhirnya dikenal luas masyarakat, dan pesanan semakin banyak. Bahkan hingga Denpasar, Tabanan, dan daerah lainnya di Bali. Lantaran kewalahan menerima pesanan, dia kemudian dibantu anak pertamanya dan seorang buruh asal Karangasem. Tidak itu saja, Kak Oka juga menambah peralatan seperti empat kompor dan tiga tangki. Dia tidak lagi menggunakan pompa untuk mengisi udara di tabung minyak, melainkan diganti dengan kompresor. “Saat ada dewase ngaben, tiga tangki minyak dan empat kompor yang saya miliki belum mampu memenuhi pesanan yang bisa mencapai puluhan. Saya terkadang harus menolak, walau sebenarnya tidak tega” kata suami I Wayan Kembar ini. Berapa ongkos sewanya?

ABG... Sambungan dari Hal. 1 Bahkan kehormatannya sempat terengkuh akibat perbuatan tersangka. “Awalnya saya percaya, karena hendak diajak jalan-jalan ke Denpasar sambil merayakan malam tahun baru,’’ tuturnya. Namun setelah diajak ke Denpasar, tersangka Gde T malah hanya memanfaatkannya. Ni Luh diajak tersangka ke sebuah kos milik tersangka setelah diajak keliling dan makan-makan, hingga terjadilah adegan layak sensor di tempat tersebut. “Kebetulan saat itu baju saya basah kuyup karena hujan. Jadi saya langsung diajak ke sebuah koskosan,” ujarnya Setelah dijos, ternyata tersangka bukannya mengajak korban pulang ke rumahnya. Setelah kejadian malam tersebut, korban kemudian ditinggal sendirian di dalam kamar kos di wilayah Padangsambian, Denpasar. Untuk makan saja, korban sangat susah karena sejak pagi sampai sore baru diberikan makan oleh tersangka. Korban mengaku sempat berusaha menghubungi kedua orangtuanya namun tidak berhasil karena kartu HP-nya telanjur rusak. Terlebih selama tinggal di kamar kos tersebut, korban tidak mengantongi uang sepeser

Menurut Kak Oka, untuk sekali pembakaran jenazah, dibanderol Rp 800 ribu. Itu sudah termasuk membakar wadah dan sarana lainnya. Sedangkan jika yang meninggal masih anak-anak, maka harganya lebih murah yakni antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. “Tapi kalau jarak yang menyelenggarakan upacara ngaben dekat, biaya sewanya otomatis lebih murah,” imbuh pria dua anak ini. Kak Oka yang baru memiliki satu cucu ini mengatakan bahwa usaha yang dijalankannya itu memiliki risiko tinggi. Bahkan tubuhnya pernah terbakar hingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Akibat kejadian itu, Kak Oka mengaku mengalami luka bakar yang serius di tangan dan kakinya. Kejadian itu bermula saat dia berniat mengajar anak buahnya memperbaiki kompor yang mampet. Namun saat anak buahnya disuruh menutup aliran minyak, kran bukannya ditutup, malah dibuka. Akhirnya minyak menyembur keras hingga ke tubuh Kak Oka dan api menyambarnya. “Luka bakar itu hingga kini masih terlihat bekasnya,” kata Kak Oka sembari memperlihatkan bekas luka bakarnya di kaki dan tangan kirinya. (yan) pun. Hingga berselang 11 hari kemudian, korban dijemput oleh keluarganya hingga kasusnya dilaporkan ke polisi oleh pihak keluarga. Namun tersangka kepada penyidik membantah semua laporan korban. Dalam pemeriksaan, tersangka Gde T, menurut KBO Reskrim Wayan Sena, membantah telah meniduri korban berkali-kali. Termasuk melakukan penyekapan terhadap korban selama 11 hari. Kepada polisi, tersangka mengaku hanya melakukan hubungan badan dengan korban sekali. Hal itu dilakukan karena setelah itu korban mengalami menstruasi. Mengenai adanya penyekapan yang dilaporkan korban, tersangka berkilah. Selama 11 hari, tersangka mengaku mengajak korban berpindah-pindah tempat. Selain di rumah, tersangka juga mengajak korban ke tempat kosnya di Padangsambian. Selama 11 hari itu, korban dikatakan tidak mau pulang karena ada konflik di keluraganya. Tidak itu saja, selama diajak di rumah tersangka, korban diberikan kunci. Tersangka bakal dijerat Pasal 332 KUHP tentang melarikan gadis di bawah umur tanpa sepengetahuan orangtua dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (119)

Ganja... Sambungan dari Hal. 1 Setelah dites, barang tersebut memang asli. “Barangnya (ganja) asli, kalau diuangkan nilainya sekitar Rp 1 juta. Kami masih mengembangkan kasus ini. Mudah-mudahan pemiliknya bisa kami tangkap,” kata AKP Andhika, yang mantan Kanitnarkoba Polresta ini. Di tempat terpisah Kasubbaghumas Polresta Denpasar AKP IB Sarjana menggelar hasil pengungkapan kasus narkoba selama seminggu. Berkat kerjas petugas Satnarkoba, ditangkapla 10 tersangka yang terlibat kasus shabu-shabu (SS), ganja, hasish, kokain, dan ineks. AKP Sarjana mengatakan, tangkapan paling unik yakni tersangka Iwan Suparman (43) yang beralamat di Jl. Gunung Lumut I, Denbar, Kamis (3/1) lalu. Pasalnya barang bukti 1,19 grm S, 0,65 gram ganja, 4,05 gram hasish, 0,18 gram kokain, satu butir ineks satu korek api, satu bong, satu bal plastik kilp, dua gulung isolasi, satu pipa kaca dan tiga pipet, disimpan di dalam kamus yang dimodifikasi jadi loker. “Kata tersangka, kamus modifikasi ini dibeli. Kalau sekilas, tidak ada yang menyangka di dalamnya disimpan narkoba,” tegas Sarjana. Selain itu, dua tersangka ditangkap di tempat kos-kosan di Jl. Gunung Karang II, Denpasar, Senin (7/1) lalu. Mereka yakni tersangka Suandi Putra (28) yang beralamat di Jl. Gunung Soputan, Denbar, dengan barang bukti 1,86 gram SS. Sedangkan dari tersangka Yunus Prawiro diamankan 0,18

DenPost/gagah

Joni kembalinya dari Jawa, Kamis kemarin. Sempat berlangsung pembicaraan serius di ruang Kasatreskrim AKP Eko Kurniawan. Joni kemudian dimintai keterangan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). (121)

Dua... Sambungan dari Hal. 1 Pembagiannya, untuk daerah dapat 90 persen, sedangkan pusat hanya 10 persen. Jumlah itu dialokasikan dari hasil penerimaan PBB. Dengan pembagian 16,2 persen untuk provinsi, 9 persen untuk pemungutan, dan 64,8 persen untuk daerah bersangkutan (yang melakukan pemungutan). ’’Apakah dibenarkan imbangan biaya pungutan PBB dibagikan ke pejabat?’’ tanya hakim anggota, Nurbaya Lumgram SS, satu pipet dan satu gunting. Polisi kemudian menangkap tersangka Rosdiana (29) asal Makassar, Sulsel, di tempat kosnya di Jl. Gelogor Carik, Pemogan, Densel, dengan barang bukti 0,1 gram SS, Sabtu (5/1) sekitar pukul 14.15. Sedangkan tersangka Raden Bagus Riza (42) yang beralamat di Jl. Raya Tuban, Kuta, ditangkap di lobi Hotel Pop di Jl. Teuku Umar, Denbar, karena membawa satu paket SS seberat 0,4 gram, Jumat (11/1) lalu. Pasukan Kasatnarkoba Kompol I Wayan Suarda juga menangkap tersangka I Nyoman Gede Arsa (25) di bengkel Jl. Pulau Bungin, Gang IX, Densel, karena menyimpan satu paket SS seberat 0,06 gram, Kamis (10/1) lalu. Dua tersangka yakni tersangka Gede Nova Juina (27) dan I Made Agus Paramadita (20) dibekuk depan Circle K di Jl. Teuku Umar, Denpasar, Kamis (10/1) lalu. Dari tersangka Nova, polisi mengamankan satu paket SS seberat 0,23 gram, sedangkan dari tersangka Agus diamankan satu paket SS seberat 0,2 gram. Tersangka lain yang diciduk yakni I Wayan Sukawijaya (38) di Jl. Kerta Dalem I, Densel, dengan barang bukti 0,96 gram SS dan tersangka I Putu Bagus Ambara Putra (21) diringkus di depan kamar kos di Jl. Kebo Iwa, Denbar, dengan barang bukti 0,1 gram SS. “Kesepuluh tersangka ini sudah diproses sesuai prosedur. Total barang bukti yang diamankan yaitu 5,29 gram SS, 0,65 gram ganja, 4,05 gram hasish, 0,18 gram kokain, dan satu butir ineks,” tandas AKP Sarjana.(109)

Padangsambian, DenPost Gara-gara mencuri KTP temannya, tersangka Kadek Ratnadewi alias Dewi (28) dijebloskan ke sel Polresta Denpasar, Rabu (16/1) lalu. Pasalnya KTP itu dipakai membuka rekening di bank dan mengkliring bilyet giro (BG) perusahaan senilai Rp 70 juta. Saat dimintai konfirmasi, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Ambariyadi Wijaya, Kamis (17/1) kemarin membenarkan adanya kasus tersebut. Pihaknya masih mengembangkan kasusnya dan memperdalam pemeriksaan tersangka Dewi. Menurut Ambariyadi, tersangka yang tinggal di Jl. Ceningan Sari IVA, Densel ini, mencuri KTP milik teman sekantornya, Eva. Selanjutnya tersangka yang bekerja di PT Tratas Inti Bangunan di Jl. Suwung Batankendal, Denpasar ini, membuka rekening di BCA. Dengan rekening baru tersebut, dia leluasa mengkliring BG milik perusahaan yang dicurinya. “Total kerugiannya sekitar Rp 70 juta. Tersangka mengaku mencuri BG dua kali,” ujar mantan Kasatnarkoba Polban Gaol. Ahli tidak membenarkan dan tidak juga menyalahkannya, karena dia tidak mengetahui soal teknis di lapangan. Pun soal insentif untuk sektor 3P untuk pusat, Sudarmada tidak mengetahui, apakah ada fee untuk daerah. “Saya tidak tahu, karena ini kantor pusat,” jawab ahli. Sedangkan Sotarduga banyak ditanya soal audit BPKP, termasuk rumusan neraca pembayaran pajak. Pada dasarnya setelah dilakukan audit, ahli berpendapat bahwa ada pembayaran yang mesti masuk ke khas daerah, namun dalam audit, tidak seutuhnya masuk sehingga menimbulka kerugian negara. (110)

Pangdam... Sambungan dari Hal. 1 ’Mari kita taat aturan agar tidak terjadi kecelakaan. Kita buat masyarakat menaati aturan di jalan karena kesadaran bukan karena ketakutan. Kita ajarkan dengan senyuman, bukan bentakan,’’ pinta perwira tinggi asal Mengwi, Badung tersebut. Mengenai jumlah anggota anggota TNI yang melakukan pelanggaran, Pangdam mengakui, ada trend naik dibandingkan periode tahun sebelumnya. “Memang ada trend

resta Denpasar ini. Selain menangkap tersangka Dewi, polisi mengamankan barang bukti dua kartu ATM BCA, uang Rp 700.000, satu STNK motor Honda Vario nopol DK 5741 OP dan satu STNK mobil KIA nopol DK 1411 CB. “Barang bukti itu merupakan hasil kejahatan tersangka. Apakah dia bekerja sama dengan orang lain? Masih kami dalami,” tegas Kompol Ambariyadi. Di tempat terpisah, Polsek Denbar menangkap pembobol warung pegawai BUMN, Nyoman Wiriyawan (43), di Jl. Lembusura, Denbar, tepatnya di sebelah TK Pandu, Ubung, Selasa (15/1) lalu. Pelakunya tak lain, tersangka Suparlan (40) yang kos di Jl. Lembu Sura, Denpasar. Menurut petugas Polsek Denbar, Kamis kemarin, Wiriyawan baru tahu warungnya dibobol maling Selasa pagi. Setelah dicek, ternya-

ta di jendela warungnya ada bekas congkelan dan LCD komputer merek GIC dan keyboardnya, raib. Kasus ini lalu dilaporkan ke Polsek Denbar. Saat diperiksa, Wiriyawan mengatakan sebelumnya ada buruh proyek, Suparlan, memperbaiki rumahnya. Dia curiga dengan Suparlan karena tahu situasi warung tersebut. “Kami lalu mengecek ke kos tersangka di Jl. Lembu Sura. Awalnya dia tidak mengaku, bahkan membantah tudingan tersebut,” ujarnya. Setelah kamar kosnya digeledah, ditemukanlah barang milik Wiriyawan yang hilang. Begitu ditunjukkan barang bukti itu, Suparlan tidak bisa mengelak, dan mengakui perbuatannya. Dia membobol warung tersebut sekitar pukul 00.30. Selain itu, polisi mengamankan obeng yang dipakai tersangka Suparlan mencongkel jendela warung. (109)

Seorang Wanita Dijambret Hingga Jatuh Denpasar, DenPost Seorang karyawati, Ida Ayu Lia (27), dijambret di simpang Jl. Dewi Mandri – Jl. Cok Agung Tresna, Dentim, Kamis (17/1) kemarin. Saat tasnya ditarik, Lia kaget sehingga jatuh dari motornya. Informasi yang diperoleh DenPost, kejadiannya sekitar pukul 09.30. Waktu itu Lia yang tinggal di Jl. Hayam Wuruk Gang Pakis Aji, Dentim ini, berangkat kerja. Supaya tidak terjebak macet, Lia memilih lewat Jl. Dewi Madri. Dia sama sekali tidak sadar dibuntuti penjambret. Saat hendak berbelok ke Jl. Cok Agung Tresna, dia dipepet pria tak dikenal. Dengan cepat tangan penjambret menarik tas coklat berisi dompet, KTP, SIM C, HP Samsung, dan HP Blackberry, yang dibawa Lia. Aksi jambret itu membuat Lia kaget dan sempat mempertahakan tasnya. Mengingat tenaga penjambret lebih kuat, Lia jatuh dari motornya. Sedangkan penjambret membawa kabur tas milik Lia. Akibat ulah jambret tersebut, Lia mengalami kerugian Rp 5 juta. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek Dentim. Saat dimintai konfirmasi, Kasihumas Polsek Dentim Aiptu I Gusti Ngurah Agung, mengatakan memang benar ada kejadian tersebut. Ditambahkannya, saat ini kasusnya diselidiki. “Mudah-mudahan cepat ditangkap. Kami mengimbau masyarakat lebih hati-hati dan waspada. Usahakan tas tidak mencolok dan taruh di tempat yang aman, misalnya ditutupi jaket,” tegasnya. (109) naik. Karena itu, kami berupaya mengurangi pelanggaran mulai dari awal tahun ini. Caranya, ya para pemimpin harus memberi contoh dan jadi teladan anggota. Jenis pelanggaran yang menempati rangking tertinggi adalah terlembat ke kantor atau tidak hadir tanpa izin,’’ papar alumnus Akabri Darat 1981 tersebut. Kapolda menambahkan, 2013 dicanangkan sebagai tahun ketertiban dan keselamatan di jalan. Salah satu upayanya adalah mensosialisasikan lagi tentang penggunaan zebra cross untuk penyeberang jalan sebagai pri-

oritas. Karena itu, dia memuji Pangdam memelopori keselamatan di jalan. “Saya salut dengan Pangdam karena memelopori keselamatan di jalan. Kami saja tidak berpikir sejauh itu bahwa selama ini masyarakat terganggu di zebra cross. Ini kami jadikan terobosan kreatif dengan ide dari Panglima. Kami akan sosialisasi lagi ke masyarakat, zebra cross yang diberi prioritas adalah penyeberang jalan,’’ ujarnya sembari melirik Pangdam di sebelahnya. Yang disebut terakhir hanya mengangguk-anggukan kepala mendengarnya. (107)

PUSAT PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

BERSAMA H.UYAK ANAK DARI MAK EROT (PEWARIS ASLI) DIBANTU H. SAEFULLAH Pak Haji Ahli memperbesar, memperpanjang, dan membuat tahan lama dalam berhubungan. Ingat terapi ini tidak menggunakan alat suntik sehingga tidak ada efek samping. Pengobatan Mak Erot Putra sudah dikenal dipenjuru Dunia sebagai terapi unik dan khas. Simpul - simpul keperkasaan laki - laki akan diurai secara gamlang melalui terapi ini pasien bahkan tidak dibatasi umur. Umur berapa saja bisa disembuhkan. Syaratnya adalah percaya dan yakin kalau masuk ketempat praktek Pak Haji Uyak.Pada simbul simbul kejantanan yang perlu dibenahi, yang secara fisik adalah ukuran ukuran alat vital yang dikehendaki pasien. Lalu pasien disuruh memilih ukuran yang dikehendaki. Pak Haji Uyak lalu memberikan terapi yang terbaik dan hasilnya permanen untuk seumur hidup.

MAHAR Rp. 600.000,-

INI DIA MAK EROT HANYA SATU-SATUNYA SPESIALIS : KHUSUS ALAT VITAL YANG TIDAK ASING LAGI/ MEMBERIKAN BUKTI KEHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA

PUSAT PENGOBATAN MAK EROT H. UYAK SUDAH BERJALAN SELAMA 12 TAHUN, PALING PERTAMA DI BALI, SUDAH TIDAK ASING LAGI DAN SUDAH DIKENAL MASYARAKAT BALI

RUKO SELAMAT DATANG No. C 1A

N o. B-352/P.1.10/ D S P.5/01/2008 KEJAKSAAN NEGERI D E N PA S A R STPTNo. 448.3/19 P T. 7. XL07/DIKES

DI LINDUNGI HAK PATEN

JL. PIDADA NO. 18X DENPASAR (BELAKANG PINTU KELUAR PAS TERMINAL UBUNG)

Telp. 0361-8720897

Layout \iklan\ PENGUMUMAN3

C.1530

C. 1561


16

Denpost l jumat, 18 januari 2013

Mandia Kembalikan Formulir Pendaftaran

Semarapura, DenPost Tidak seperti kandidat lain, anggota DPRD Bali, Ketut Mandia memilih diamdiam mengembalikan formulir calon bupati ke Sekretraiat PDIP Klungkung di Kamasan, Kamis (17/1). Saat datang, politisi asal Desa Pikat, Dawan, Klungkung ini hanya diantar sopir. Apa yang ditunjukkan Mandia beda jauh dengan kandidat lain seperti AA Gde Anom. Sebelumnya, Ketua DPRD Klungkung itu bersama istri Bupati Candra, Ni Wayan Ringin, membawa massa mengembalikan formulir. Bahkan ada yang menyebarkan

stiker dan dupa berisi foto AA Gde Anom. Mandia kemarin datang sekitar pukul 12.05. Panitia pendaftaran yang berjaga di sekretariat mengaku kaget Mandia langsung mengembalikan formulir tanpa membawa massa. Padahal politisi muda itu dikenal sangat merakyat di bawah. Dia pun tidak sungkan-sungkan blusukan ke desa-desa menyerahkan bansos. “Pak Mandia tadi datang hanya dengan sopir. Saya saja kaget beliau langsung datang mengembalikan formulir,” ujar Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Bupati dan Wabup dari PDIP, I Nengah

Suardana. Menurut Suardana, saat mengembalikan formulir Mandia tidak banyak komentar dan mengaku buruburu ingin menghadiri undangan. Semua mekanisme pendaftaran diserahkan ke partai dan diperkirakan lengkap. Namun, jelasnya, untuk memeriksa formulir kandidat yang mengembalikan formulir, panitia akan memverifikasi lagi. “Kalau ada yang kurang syaratnya, kami akan hubungi lagi untuk melengkapi,” tegas Suardana Untuk diketahui, pengembalian formulir pendaftaran di PDIP ditutup Senin (21/1) nanti. Sampai saat ini baru

tiga kandidat yakni AA Gde Anom, Ni Wayan Ringin dan Ketut Mandia yang mengembalikan formulir. Sedangkan enam orang lagi belum mengembalikan. Mereka yakni mantan anggota DPRD Bali, Wayan Sutena; Wabup Klungkung, Tjokorda Gde Agung; Ketua Bidang Hukum dan HAM DPC PDIP Klungkung, Wayan Regeg; mantan Sekretaris DPC PDIP Klungkung, Ketut Ngenteg; Ida Ayu Kondi Santoso, dan AA Gde Bagus. (119)

DIJUAL Mobil

DIJUAL Mobil

Program Promo Suzuki IndoBali Pusat DP 5 jt’an

DP 25 jt’an

Bunga 0 %

Dijual Mobil

DP 15 jt’an

Suzuki IndoBali  Dp mulai 10 Juta-an  Angsuran bisa diatur  Persyaratan Mudah & Proses Cepat Bunga 0 %

Memberi Solusi Terbaik.

Hub. RUDI (0361) 7976053 / 08124661411. M.19

DP 23 jt’an

PROMO AWAL TAHUN

Terima Indent All New Swift *SX4 Diskon 20 Juta++ *New Grand Vitara Diskon 5 juta ++ *APV Diskon 10 Juta ++ *PU Futura Diskon 10 Juta ++ *Mega Cary Diskon 2 Juta ++ DP rendah, angsuran ringan, survey mudah , Info : FAHRI : 0361-7455548 081 999 086 000

M. 31

SPESIAL PROMO SUZUKI

PU 1.5 angsuran 70 ribuan/hari, APV angsuran 100 ribuan/hari, Splash angsuran 100 ribuan/hari,  Estilo angsuran 80 ribuan/hari, Ertiga angsuran 90 ribuan/hari, Swift angsuran 100 ribuan/hari, SX-4 angsuran 130 ribu an/hari, Mega carry angsuran 70 ribuan/hari, G. Vitara angsuran 200 ribuan/hari, Tlp. (0361) 7833512 / 08179769773. M.03

ROCK STARS LEGEND AHMAD ALBAR & NANOE BIROE

Live in Concert di Akasaka Malam Ini

Special event Akasaka mendatangkan artis nasional menjadi satu program hiburan ditunggu-tunggu masyarakat Denpasar dan Bali pada umumnya. Pada special event kali ini, Jumat 18 januari 2013 mulai jam 22, Akasaka menyuguhkan hiburan berkualitas dari artis nasional Ahmad Albar, yang dikolaborasikan artis Bali, I Made Nanoe Biroe. Event dahsyat ini merupakan jawaban dari animo masyarakat Bali melihat artis Bali sepanggung dan kolaborasi dengan artis nasional. Akasaka selalu peduli dengan perkembangan musik bali dan berharap even ini bisa memuaskan penggemar masing-masing artis. Rock Stars Legend akan dipanaskan I Made Nanoe Biroe diiringi legend rock band Bali Crazy Horse. Nanoe Biroe merupakan artis Bali yang selalu fenomenal dan sensasional ide-ide inovatifnya dalam berkreasi. Album terbarunya yang juga diluncurkan di Akasaka Music Club, “Timpal Sujati”, mampu menguatkan eksistensi pemuda berambut gimbal ini di hati pecintanya. Nanoe Biroe yang besar di panggung konser seluruh Bali, beberapa kota besar di tanah air dan luar negeri, menuai sukses dalam blantika musik bali dan rekaman ini, mempunyai fans di pelosok Bali yang biasa disebut Baduda dan badudawati. Persiapan maksimal menuju konser spesial di Akasaka kali ini, Nanoe Biroe membawakan beberapa lagu hits berbahasa Bali. Juga akan menyisipkan lagu nasional dan barat beraliran rock. Kolaborasi dengan Ahmad Albar dalam beberapa lagu juga menguatkan konser ini sebagai pertunjukan rock

sangat menarik dan sayang dilewatkan begitu saja. Ahmad Syech Albar lebih dikenal sebagai Ahmad Albar atau Iye, penyanyi dan aktor gaek legenda rock Indonesia. Awal 1973, Iye bersama Fuad Hassan, Donny Fattah, Jockie Surjoprajogo, dan Ludwig Lemans sepakat membentuk sebuah grup band dengan nama God Bless. Ahmad Albar yang berambut kribo kemudian membentuk grup Duo Kribo bersama Ucok Harahap vokalis AKA Band yang juga berambut kribo. Duet ini menelurkan tiga album yakni Neraka Jahanam (1977), Pelacur Tua (1978), dan Panggung Sandiwara (1978). Setelah itu God Bless vakum lama. Tapi Ahmad Albar tetap bersolo karier atau tampil bersama penyanyi lain mengeluarkan album Syair Kehidupan (1980) bersama Ian Antono, Dunia Huru Hara dan Dunia Dibakar Api (1988) bersama Areng Widodo, Kartika (1989) bersama Gito Rollies, album Secita Cerita, Langkah Pasti, dan Scenario bersama Fariz RM. Ada pula Tangan Baja bersama Farid Hardja, serta Jangan Ada Luka (1996) ber-

sama lady rocker Nicky Astria. Ahmad Albar juga vokalis untuk Gong 2000, dan Iye nyaris sempurna melahirkan God Bless kedua. Iye juga mengeluarkan album solo, yaitu Bis Kota (1990), Giliran Siapa (1991), Rini Tomboy (1991), Menanti Kepastian (1992), Bunga Kehidupan (1994), Biarlah Aku Pergi (1994), dan Kendali Dendam (1995). Iye berjanji tampil maksimal dengan membawakan lagu-lagu terbaiknya di Akasaka. Masih dengan konsep menikmati konser dan dilanjutkan dengan party, penampilan nanti malam akan dikemas menarik. Setelah menikmati konser, clubbers masih dimanjakan penampilan sederet sensual dancers dari Jakarta dan sajian funky house music dari Home Dj’s. Rock Stars Legend Ahmad Albar dan I Made Nanoe Biroe didukung sepenuhnya oleh IN MILD, Anker Stout, Anker Beer, Purence, Jack Daniels, Phoenix FM, Radio AR, dan Sony FM. Reservasi dan info: Akasaka, Jln. Teuku Umar Simpang Enam Denpasar. telp.0361.238551.(bns)

G. 462

C.20

M. 943

C.1550


DPS 18 Januari 2013