Page 1

MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI SENIN, 17 DESEMBER 2012 - NOMOR 4.639 TAHUN KE - 15

ECERAN RP 2.500

C. 1451

C. 541

Tokoh Emansipasi dan Perlindungan Anak

Pangeran Haryo Prabu Kusumo, Sekretaris Kota Denpasar A.A. Rai Iswara serta putra pahlawan Gusti Ngurah Rai, Gusti Ngurah Alit Yudha.

PANGDAM IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya menegaskan, kepergian Panglisir Bali Post Ibu Desak Gede Raka Nadha untuk selamalamanya merupakan duka yang sangat mendalam, mengingat seDenPost/suryawan masa hidupnya, Ibu Desak Wisnu Bawa Tenaya adalah tokoh pejuang yang gigih ikut merintis, merebut, dan mempertahankan, kemerdekaan Indonesia di Bali. Bahkan ketika kemerdekaan sudah diraih bangsa Indonesia, IbuDesak tidak henti-henti berjuang. Dia tetap menggelorakan semangat juang, emansipasi, dan menjadi motivator bagi kaum wanita di Bali, sekaligus perlindungan anak. “Atas-atas jasa mulia yang telah diukir tersebut, almarhumah diberikan penghargaan oleh negara sebagai Anggota Luar Biasa Legiun Veteran dan Pejuang Emansipasi Wanita,” kata Wisnu Bawa Tenaya saat menyampaikan sambutan dalam Apel Persada yang mengawali upacara Palebon Ibu Desak Gede Raka Nadha di Pasraman Lumajang, Samsam, Tabanan, Minggu (16/12) kemarin. Pangdam menambahkan, di sela-sela kesibukannya sebagai tokoh emansipasi dan perlindungan anak, Panglisir Kelompok Media Bali Post ini menyempatkan diri membangun Radio Genta Bali FM yang menjadi tonggak kebangkitan budaya Bali dan Koperasi Krama Bali (KKB). Ditegaskan pula, kedua peninggalan almarhumah ini merupakan bukti perjuangannya untuk mengajegkan budaya dan krama adat Bali.

 Baca Ribuan... di Hal. 11

 Baca Tokoh... di Hal. 11

DenPost/suryawan

JELANG DI SETRA - Bade yang memuat jenazah Ibu Desak Gede Raka Nadha menjelang tiba di Setra Adat Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (16/12) kemarin.

Ribuan Warga Hadiri Palebon Ibu Desak Gede Raka Nadha Kerambitan, DenPost Ribuan krama (warga) menghadiri palebon Panglisir Bali Post Ibu Desak Gede Raka Nadha di Setra Adat Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (16/12) kemarin. Prosesi di-

awali dengan Apel Persada di halaman Pasraman Lumajang, yang dipimpin Ketua Markas Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Denpasar, Sarja Udaya. Sebelumnya dilakukan prosesi melaspas bade tumpang sembilan dan lembu,

Berkas Gobang Dilimpahkan Sebelum Tahun Baru Renon, DenPost Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli mengejar target supaya berkas tersangka kasus prona di Kintamani, Bangli, Wayan Gobang Edy Sucipto, kelar sebelum tahun baru. Hal tersebut dibenarkan Kasipidus Kejari Bangli, Wayan Eka Widdyara, Minggu (16/12) kemarin. “Bulan ini dilimpahkan (ke pengadilan),” jelasnya saat dimintai konfirmasi soal jadwal pelimpahan mantan Camat Kintamani tersebut. Apakah berkas perkara Gobang itu dilimpahkan sebelum tahun baru 2013? Wayan Eka Widdyara, yang juga jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus mantan Bupati Bangli Nengah Arnawa itu, menyatakan, ‘’Ya.’’  Baca Berkas... di Hal. 11

lanjut nunas tirta di Kahyangan Tiga Lumajang. Sejumlah pejabat dan tokoh nasional juga hadir dalam palebon ini. Mereka di antaranya Ketua Dewan Pers yang juga mantan Ketua MA Bagir Manan, Pangdam IX/Udayana May-

jen (TNI) Wisnu Bawa Tenaya, Wakil Ketua Dewan Pers Bambang Hari Murti dan anggota Dewan Pers, Bekti Nugroho serta Ridlo Aisy. Hadir juga Ketua WHDI Bali Nyonya Bintang Puspayoga, keluarga Keraton Jogjakarta Gusti Bendoro

Empat Pencuri Pratima Diciduk Denpasar, DenPost Kerja keras Tim Gabungan Polda Bali dalam me-ngungkap kasus pencurian pratima yang marak beberapa bulan belakangan ini akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil mengamankan empat tersangka pencuri yakni Wayan Darma (39) alias Keot asal Br. Kises, Sidemen, Karangasem, yang ditangkap pada Selasa (11/12) lalu, serta IN, MP, dan KB, pada Jumat (14/12) lalu. Mereka semuanya berasal dari Bali. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa linggis, obeng, palu, senter, tali, gunting, dan hand pone (HP). Juga diamankan pratima dan benda sakral lainnya yang dicuri dari 16 TKP. Benda-benda itu telah dijual pada penadahnya.

DenPost/dok

Wayan Gobang

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP Hari Hariyadi, Minggu (16/12) kemarin mengatakan, dari keempat tersangka, yang paling awal ditangkap polisi adalah tersangka I Wayan Darma alias Keot di rumahnya. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Karangasem, Keot mengaku bahwa dia beraksi dibantu oleh tiga rekannya yakni IN, MP, dan KB (residivis dalam kasus yang sama). “Ketiganya (IN, MP, dan KB) di-ringkus di beberapa

lokasi di Karangasem dan Badung pada Jumat (14/12) lalu,” tegasnya. Empat... Menurut AKBP Hariyadi, saat dilakukan penangkapan, polisi awalnya tidak menemukan BB pratima atau benda sakral lainnya, sebab benda tersebut telah diserahkan pada bos (penadah) yakni KS dan A (masih buron). “Yang berhasil diamankan hanya alat-alat yang digunakan tersangka untuk beraksi, seperti HP Nokia sebagai senter, benang pengikat uang kepeng,

linggis, obeng, senter, tang, dan martil,” bebernya. Tidak itu saja, selain mempereteli pratima dan benda sakral di beberapa pura, tersangka juga menyasar rumah warga bernama Lilis. Di rumah tersebut, tersangka menggasak satu keris, cincin dan perak. “Dengan tertangkapnya keempat tersangka, kami akhirnya mengungkap 22 kasus pencurian pratima dari 16 TKP di Bali yang meliputi dua TKP di Buleleng, dua TKP di Bangli, dua TKP di Gianyar, dan empat TKP di Karangasem, serta empat TKP di Tabanan,”

DenPost/wiadnyana

PENCURI PRATIMA - Empat tersangka pencuri pratima dan benda sakral di beberapa pura di Bali yang ditangkap Tim Gabungan Polda Bali. papar AKBP Hariyadi. Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan pengakuan tersangka I Wayan Darma, hasil dari penjualan pratima itu mereka gunakan untuk mabuk-mabukan dan metajen. “Dari penjualan tersebut,

uang yang diperoleh tersangka beragam yakni antara Rp 1 juta hingga Rp 4 juta. Tergantung dari jumlah dan nilai dari pratima yang dicuri. Yang jelas, hasilnya mereka bagi rata,” tandas AKBP Hariyadi. (yan)

Sisi Lain Penadah Pratima Curian C. 1470

C. 1473

Sambil Survei, Pura-pura Memotret Pesawat SELAIN sebagai penadah, tersangka KS dan A (yang masih buron), diduga berperan sebagai penunjuk atau survei lokasi pencurian pratima. Menurut para saksi, kedua buronan tersebut sempat dipergoki warga sedang memotret Pura Siwa, Tabanan. Saat ditanya warga, keduanya malah mengaku mengambil gambar pesawat terbang. Mengingat alasannya tak masuk akal, warga lalu menanyakan secara mendalam, namun KS dan A segera kabur. Menurut Kasubid III Dit Reskri-

mum Polda Bali AKBP Hary Hariyadi, dari keterangan para saksi di lapangan, dua buronan ini (KS dan A) memang mengambil foto Pura Siwa Tabanan pada 17 September lalu. Ulah keduanya keburu diketahui warga setempat, sehingga mereka kabur. Awalnya kedua buronan itu mengaku ketahuan masuk pura dan pura-pura mengambil foto pesawat terbang. Anehnya, pesawat terbang yang mereka foto sangat jauh lokasinya dan tidak terlihat dari lokasi

Pura Siwa, Tabanan. “Keterangan itu dari salah seorang saksi dari 15 saksi yang diperiksa,” tambah AKBP Hariyadi. Pengejaran terhadap kedua dua buronan itu bakal terus dilakukan. Tak hanya mengejar tempat persembunyian mereka, tapi penyelidikan juga dilakukan dengan menyasar para kolektor barang-barang antik di Bali. Hal itu dilakukan untuk menyelidiki apakah para kolektor juga menerima atau membeli barang curian dari para pencuri pratima tersebut.

Tidak itu saja, menurut AKBP Hariyadi, ada yang unik dari sikap tersangka I Wayan Darma alias Keot saat menjalani proses prarekontruksi di dua lokasi yaitu di Pura Rencani, Baturiti Tabanan, dan Pura Luhur Bede, Dalung, Badung. Tersangka Keot minta kepada polisi suipaya dia diberikan kesempatan sembahyang sebelum melakukan prarekonstruksi. “Tersangka mengaku takut kualat. Makanya sembahyang dulu sebelum prarekonstruksi,” tandasnya. (yan)

Tulang-belulang Misterius di Kuburan Bajera

DenPost/gagah

PENEMUAN TULANG - Warga ketika menunjukkan lokasi pe-nemuan tulang-belulang. C. 1450

Tabanan, DenPost Masyarakat Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Minggu (16/12) kearin digemparkan dengan ditemukannya sisa tulang-belulang yang masih misterius dan terbungkus kain kafan putih terkubur di Kuburan Muslim Bajera. Yang terlihat tulangbelulang itu seperti tulang bayi dan dengan kondisi seperti hangus terbakar. Benda tersebut ditemukan pertama kalinya sekitar pukul 09.00 oleh warga Bajera Kaja

yang juga penjaga kuburan setempat, Joko Santoso (43). Ketika itu Joko bermaksud menggali tanah kuburan untuk memasang batu sikat di sekitar sebuah pusara. Saat menggali tanah di tempat itu, bibir cangkul yang diayunkannya tiba-tiba mengait bungkusan kain kafan putih. Joko bukan hanya terkejut, namun juga penasaran, sehingga melanjutkan penggalian. Dari penasaran itulah dia menemukan dua bungkusan kain kafan yang terikat seper-

ti cara mengikat jenazah seorang muslim. Ketika dibuka, Joko terkejut karena benda tersebut berupa tulang-belulang yang diduga sebagai tulang bayi yang tidak utuh alias seperti habis dibakar.  Baca Tulang... di Hal. 11 Genta Interaktif Topik: Tulang - belulang Misterius di Kuburan Bajera. Silakan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 09.00


2

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Pemkot Serahkan Bantuan kepada Parpol Dauh Puri, DenPost Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Jumat (14/12) menyerahkan bantuan dana kepada 10 partai politik yang ada di Kota Denpasar. Penyerahan ini dilakukan Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Komang Sugiarta, di aula Kantor Kesbangpol. Parpol yang mendapatkan bantuan dana merupakan parpol yang mendapatkan kursi di DPRD Kota Denpasar hasil Pemilu 2009. Kesepuluh parpol tersebut yakni PDIP, Partai DenPost/ist Demokrat, Golkar, Gerindra, PKPB, PKS, PNIM, Hanura, Komang Sugiarta PDS dan PPRN. Menurut Sugiarta, nilai bantuan yang diberikan berbeda untuk masingmasing parpol, disesuaikan dengan perolehan suara masingmasingparpol. “Penyerahan bantuan ini sesuai amanat undang-undang dan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar dalam pembangunan politik di Kota Denpasar,”ang Sugiarta. Pihaknya berharap, bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga bermanfaat untuk pembangunan politik di Kota Denpasar. Lebih lanjut dikatakan, untuk tertib administrasi serta menghindari adanya kesalahan administrasi, penyimpangan dan temuan dikemudian hari, para pimpinan parpol ke depan agar lebih awal bisa menyampaikan laporan pertanggung jawaban (LPJ). Total jumlah bantuan yang diberikan kepada parpol mencapai Rp 846.443.675, dengan rician, PDIP mendapat bantuan Rp 344.558.575, Demokrat senilai Rp 171.208.400, Golkar sebesar Rp 163.125.600, Gerindra mendapat bantuan Rp 38.426.700, PKB sebesar Rp 31.575.525, PKS senilai Rp 30.143.500, PNI Marhaenisme mendapat bantuan Rp 28.920.225, Hanura senilai Rp 16.520.475, PDS mendapat bantuan Rp 14.971.550 dan Partai Peduli Rakyat Nasional menerima sebesar Rp 6.993.125. (111/*)

|

DenPost/ist

DIGEMBOK - Petugas Dinas Perhubungan Kota Denpasar saat menggembok roda mobil Suzuki Grand Vitara DK 449 GL yang parkir di Jl. Surapati (sebelah utara Pura Agung jagatnatha, Sabtu (15/12).

DenPost/pasma

Mobil Digembok Dishub, Pemilik Marah-marah Dauh Puri, DenPost Dinas Perhubungan (Disub) Kota Denpasar kembali menertibkan sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan di sejumlah ruas jalan Kota Denpasar. Seperti yang dilakukan Sabtu (15/12). Petugas Dishub Denpasar terpaksa menggembok roda mobil Suzuki Grand Vitara DK 449 GL yang parkir di zona larangan parkir di Jl. Surapati, tepatnya di sebelah utara Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Begitu melihat kendaraannya digembok, sang pemilik kendaraan terlihat marahmarah kepada petugas Dishub dan wartawan yang mengambil foto. Pemilik mobil merasa

LEPAS- Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, melepas balon gas sesaat sebelum melepas peserta jalan santai

Peringati HUT Ke-4

KSU Dana Rahayu Mandiri Gelar Jalan Santai Dauh Puri, DenPost Memperingatai haru ulang tahun (HUT) ke-4 KSU Dana Rahayu Mandiri Banjar Bengkel, Sumerta Klod, Minggu (16/12) menggelar acara gerak jalan santai. Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus dan anggota KSU Dana Rahayu Mandiri serta krama Banjar Bengkel. Jalan santai yang dilepas Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Selly Dharmawijaya Mantra, mengambil rute Jl. Hayam Wuruk, Drupadi dan finish di Jl. Cok. Tresna. Ketua KSU Dana Rahayu Mandiri, Gde Oka Sujana, koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional, sehingga koperasi harus mampu menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat dan bangsa. Dikatakannya, koperasi akan eksis apabila manajemen dikelola dengan baik, dalam arti pengurus harus mampu melakukan inovasi dan kreatif dalam mencari peluang usaha. “Koperasi makin dirasakan peran dan manfaatnya bagi anggota, jika terdapat kesadaran dan kejelasan dalam hal keanggotaan koperasi,” terangnya. Hal ini lanjut Sujana, secara khusus mengacu pada pemahaman anggota dan masyarakat akan perbedaan hak dan kewajiban serta manfaat yang didapat. Jika terdapat kejelasan atas keanggotaan koperasi dan manfaat yang dirasakan, pada gilirannya akan menumbuhkan kesadaran kolektif dan loyalitas anggota kepada organisasinya, yang kemudian menjadi basis kekuatan koperasi itu sendiri. “Untuk itu pengurus dan anggota harus satu visi dan mampu menjalin hubungan yang harmonis, guna bersama-sama memajukan koperasi,” lanjutnya. Di usianya yang ke-4, KSU Dana Rahayu Mandiri amat dirasakan keberadaanya baik oleh anggota maupun krama banjar. Sebab dari keuntungan yang diproleh koperasi, sebagian disisihkan untuk kepentingan krama banjar seperti, bantuan upacara, sosial, kesehatan, usaha dan lain-lain. Disamping itu, dalam kegiatan jalan santai ini juga diisi pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia dan krama banjar. Tidak hanya itu, sebelumnya koperasi ini juga telah melakukan berbagai aksi sosial. Tidak kalah menarik, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta jalan santai yang beruntung. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra dan Selly mantra juga menyerahkan bantuan kursi roda dan alat pendengar kepada lansia. (111/*)

DenPost/pasma

PENYULUHAN AIDS - Ketua Panitia Penyuluhan HIV/ AIDS dan Narkoba, IB Alit Sudewa (paling kiri), didampingi Kades Sanur Kaja, IB Paramartha (nomor 2 dari kiri) dan Sekcam Denpasar Selatan (nomor 2 dari kanan), saat memberi penyuluhan bahaya HIV/ AIDS dan narkoba kepada kalangan pelajar, generasi muda, ibu-ibu PKK dan masyarakat, di kantor Desa Sanur Kaja, Jumat (14/12).

diperlakukan kurang adil, lantaran petugas tidak mengambil tindakan yang sama terhadap mobil parkir sebelah utara Jl. Surapati. “Apa-apan ini, jangan seenaknya

menggembok mobil orang. Itu ada mobil yang melanggar mengapa tidak ditindak,’’ protes si pemilik mobil. Kabid Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, ketika dikonfirmasi Minggu (16/12), mengatakan, petugas Dishub sudah siap dimarahi dan bukan mencari kesalahan. Namun, penertiban ini dilakukan semata-mata untuk keselamatan pemilik mobil dan juga orang lain. “Biar pemilik mobil marah, tapi dia sadar akan kesalahannya, sehingga tidak membahayakan

pengguna jalan lainnya,’’ kata Sriawan. Sriawan menegaskan, orang berani membeli mobil harus sadar akan keselamatan dirinya sendiri dan orang lain. Karena selama ini, kata Sriawan, banyak orang kurang sadar berlalu lintas di jalan raya maupun parkir sembarangan, sehingga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Padahal ruas-ruas jalan di Kota Denpasar sudah dilengkapi dengan rambu larangan parkir, namun masih saja ada pengendara

Genta Interaktif Topik: Peringatan HPDI Libatkan Seluruh Penyandang Disabilitas Silahkan berkomentar di telepon (0361) 2782445 mulai pukul 10.00

yang melabrakanya.. Dia berharap, masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan. “Kami mengambil tindakan itu bukan semata-mata mencari kesalahan pemilik mobil, tetapi untuk mengingatkan bahwa mereka parker di tempat yang tidak semestinya,” tegasnya. (103)

Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar

Genarasi Muda Diharapkan Peduli Masalah Sosial

DenPost/pasma

DIKUKUHKAN - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertranos) Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, menyerahkan bendera saat pengukuhan Karang Taruna Peduli HIV/AIDS Kota Denpasar, serangkaian Bulan Bakti Karang Taruna, di Balai banjar Kayangan, Peguyangan Kangin. Peguyangan Kangin, DenPost Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Kadisnakertransos) Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, meminta Karang Taruna se-Kota Denpasar, khususnya Karang Taruna Eka Dharma Sari, Peguyangan Kangin, peduli terhadap masalah sosial. Hal itu dikatakan Erwin di sela-sela Bulan Bakti Karang

Taruna 2012 dan pengukuhan Karang Karuna Peduli HIV/ AIDS Kota Denpasar, Sabtu (15/12). Menurut Erwin, masalah social yan perlu mendapat perhatian dari kalangan generasi muda seperti kepedulian terhadap warga kurang mampu dan bahaya HIV/AIDS. Erwin mengemukakan, generasi muda yang memiliki kepedulian untuk membangun desa, dibu-

tuhkan untuk menghadapi segala bentuk masalah sosial. Karena karang taruna sebagai generasi penerus bangsa, memiliki peran strategis dan sebagai salah satu pilar mengatasi masalah sosial . “Saat ini karang taruna sudah mulai peduli terhadap masalah sosial, tertutama masalah penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Denpasar,” jelasnya. Menurut Erwin, khusus un-

tuk masalah HIV/AIDS, saat ini memang sangat mengkhawatirkan. Terlebih berdasarkan data, penderita terbanyak ada di Denpasar. Data terakhir KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) bahwa jumlah penderita HIV/AIDS di Bali mencapai 6.200 orang dan 2.480 orang (40 persen) di antaranya ada di Denpasar. “Ini merupakan masalah besar yang belum bisa ditangani tuntas, baik oleh pemerintah, seluruh komponen masyarakat, termasuk generasi muda. Mengingat penyebaran penyakit HIV/AIDS ini tidak mengenal usia dan sampai saat ini belum ada obatnya,” katanya. Atas kondisi tersebut, Erwin meminta Karang Taruna Peduli HIV/AIDS dapat melaksanakan kegiatan penyuluhan, sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat, guna dapat menekan jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Denpasar. Pemerintah, lanjut Erwin, terus berupaya mengatasi masalah social. Untuk menghadapi masalah ini, karang taruna diminta mandiri dan membentuk kelompokkelompok guna membangun jiwa kewirausahaan, sehingga dapat membentuk jiwa pengusaha. Selain itu, Erwin meng-

harapkan, Karang Taruna Eka Dharma Sari bekerja sama Kades Peguyangan Kangin dan camat Denpasar Utara, untuk ikut menangani masalah kebersihan lingkungan. Pasalnya, di Kota Denpasar masih banyak ditemukan sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat. Ketua karang taruna Eka Dharma Santi, Made Adi Wijaya, mengatakan, kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna 2012 sekaligus pengukuhan Karang Taruna Peduli HIV/ AIDS Kota Denpasar dengan mengusung tema “Padamu Ibu Kami Mengabdi.” Adi Wijaya menjelaskan, dalam Bulan Bakti Karang Taruna Kota Denpasar, digelar berbagai kegiatan, seperti aksi bersih-bersih, lomba senam lansia, lomba memasak dengan bahan lele, lomba busana adat anak-anak ke pura, lomba busana tempo dulu, memberikan sembako kepada wanita pekerja keras, memberi bantuan kursi roda dan pengobatan gratis. ”Dalam kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna ini, kami harapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat Desa Peguyangan Kangin melalui kegiatan social ini,” harap Adi Wijaya. (103)

Lagi, Satpol PP Amankan Belasan PKL Renon, DenPost Tindakan tegas kembali diambil Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar, saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Dalam operasi di Jalan PB Sudirman dan Jalan Prof. IB Mantra, Sabtu (15/12), belasan PKL digaruk terpaksa diamankan. Para PKL, seperti pedagang bermobil, pedagang bensin eceran dan pedagang nasi jinggo di Jalan PB Sudirman, serta lapak pedagang di Jalan Prof. IB Mantra, dinilai membuat lingkungan sekitar menjadi kumuh. Pasalnya, para PKL ini sebagian besar berjualan di atas trotoar, taman telajakan dan badan jalan. Terlebih menurut laporan masyarakat, setelah para PKL berjualan, mereka meninggalkan lapaknya. “PKL yang kami garuk langsung disita barang bukti, seperti buah durian, keranjang, buku keur dan KTP sekaligus langsung diberikan surat panggilan agar tidak berjualan di atas trotoar dan badan jalan,” kata Kabid Fasiltas Sosial (KFS), IGM Budhy Suryawan, didampingi Kasi Ketertiban Usaha Informal, IB Udiana, Minggu (16/12).

Menurut Budhy Suryawan, penindakan terhadap belasan PKL yang melanggar Perda Nomor 3 tahun 2000, tentang kebersihan dan ketertiban umum ini dilakukan lantaran para PKL tidak menggubris peringatan yang pernah disampaikan sebelumnya. “Kami sudah melayangkan surat panggilan dan PKL yang membandel tersebut akan diproses lewat sidang tipiring (tindak pidana ringan) agar mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, pihaknya tidak memberikan toleransi bagi PKL untuk berjualan di atas trotoar terlebih lagi di jalan protokol. “Pemerintah tidak melarang warga pendatang mencari nafkah dengan berjualan di Kota Denpasar. Namun berjualan harus mencari tempat sesuai peruntukannya, bukan di atas trotoar, badan jalan dan telajakan taman yang dapat menganggu pengguna jalan,” tegasnya. Selain menertibkan PKL, lanjut Budhy Suryawan, pihaknya bersama pasukannya juga membidik buruh pasir yang banyak mangkal sambil

membawa sekop di Jl. Prof. IB Mantra, Jl. By-pass Ngurah dan Jl. Gatot Subroto Timur. Selain membahayakan pengguna jalan saat naik ke atas truk dengan melempar sekop sembarangan, diduga banyak yang tidak mengantongi identitas kependudukan.

Apalagi,Kota Denpasar sedang kencar-gencarnya melakukan tertib administrasi kependudukan lewat menertibkan penduduk pendatang bersama lurah/kades/ kecamatan serta instansi terkait. “Sebelumnya kami menangkap 10 orang buruh

pasiran dari Lombok, Jember dan Banyuwangi di Jl. By-pass Ngurah Rai dan Jl. Prof . IB Mantra dan sudah diproses karena tidak memiliki identitas kependudukan sama sekali, baik dari daerah asalnya maupun di tempat tinggal sekerang,’’ tandasnya. (103)

DenPost/pasma

DITERTIBKAN – Petugas Dinas Tramtib dan Satpol PP menertibkan sekaligus mengamankan pedagang bensin yang berjualan di atas trotoar di Jl. Raya Puputan Renon, Sabtu (15/12).


DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Penerimaan CPNS Dinilai Transparan

DPRD Tak Perlu Bentuk Pansus Mangupura, DenPost Terhadap penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Badung tahun 2012, sejatinya telah menunjukan suatu proses yang normatif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Meskipun sempat terjadi penundaan pengumuman, bahkan revisi pengumuman, justru itu menunjukan keseriusan dan tanggungjawab pemerintah Badung untuk bisa memberikan jawaban yang memuaskan bagi pihak-pihak yang selama ini belum puas. Menurut anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, Wayan Puspa Negara, SP., M.Si., pengumuman ulang yang dilakukan Pemerintah Daerah Badung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kesimpangsiuran. Dengan tetap berpegang pada asas normatif dan transparansi yang dapat dipertanggungjawabkan secara absolute. “Jadi terhadap kondisi penerimaan CPNS Badung tahun 2012 yang dilakukan Badung telah memenuhi asas normatif, transparan serta melalui seluruh mekanisme yang dilakukan sebuah konsorsium,” tandas Puspa Negara. Konsorsium ini, kata politisi muda dari Legian dibentuk langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Konsorsium yang teridiri dari 10 universi-

tas negeri yang ditunjuk ini, bertugas melakukan pemantauan secara penuh mulai rekruitmen, proses ujian sampai penentuan kelulusannya. Sementara pemerintah daerah hanya bertugas mengumumkan saja. Secara teknis, konsorsium melakukan seluruh ketentuan pelulusan dengan ketentuan kode M (memenuhi) dan TM (tidak memenuhi). Atas semua itu, maka seluruh mekanisme dan ketentuan sudah dilakukan oleh pemerintah Badung, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menuding apalagi mencurigainya. “Saya sangat percaya sepenuhnya atas kinerja Pemda Badung terkait proses rekrutmen CPNS ini,” kata Puspa Negara. Kepada pihak yang memang belum merasa puas, menurut Puspa, sebagai negara yang berlandaskan hukum wajib

DenPost/dok

Puspa Negara

proses hukum dilanjutkan. Sementara terkait rencana DPRD membentuk Pansus, menurut anggota Komisi C ini, karena proses dan mekanismenya sudah bisa dipertanggungjawabkan, maka sepertinya pembentukan pansus hanya akan mubazir. “Karena seluruh proses sudah dilakukan secara transparan dan normatif, menurut pandangan saya tak perlu lagi dibentuk pansus,” katanya. Sementara Ketua DPRD Badung, Nyoman Giri Prasta tetap bersikeras akan membentuk pansus untuk menelusuri kemelut penerimaan CPNS. “Sekalipun sudah dilakukan pengumuman ulang, kami akan tetap membentuk pansus,” katanya bebrapa waktu lalu. (102/*)

DenPost/ist

PENGHARGAAN - Bupati Badung, AA Gde Agung, bersama Wabup, I Ketut Sudikerta, menyerahkan penghargaan kepada wajib pajak terbaik di Kabupaten Badung.

Bupati Gde Agung Beri Penghargaan kepada WP Terbaik Mangupura, DenPost Pemkab Badung kembali memberikan penghargaan kepada wajib pajak daerah terbaik. Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi dan terima kasih kepada wajib pajak (WP) yang taat memenuhi kewajibannya dan juga atas kontribusinya terhadap pendapatan daerah. Penghargaan diserahkan Bupati Badung, AA Gde Agung, bersama Wabup, I Ketut Sudikerta, di ruang Kertha Gosana Puspem Badung,, Jumat (14/12) lalu. Selain penghargaan kepada WP terbaik, Bupati juga memberi penghargaan kepada perusahaan yang berwawasan lingkungan (Sahwali). Bupati Gde Agung menekankan, pajak hotel sampai saat ini masih merupakan primadona dalam struktur pendapatan asli daerah Badung. Dari sumber pendapatan sebesar itu, pemerintah berupaya mengelola dan memanfaatkannya dengan baik untuk pembangunan infrastruktur sarana prasarana wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Dari seluruh penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah, 10% diarahkan untuk pembangunan dan pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat pedesaan. Di mana pengelolaannya disalurkan melalui 46 desa dinas dengan nilai masing-masing Rp 2,072 M lebih, untuk tahun 2012. Sedangkan 122 desa adat masing-masing menerima Rp 175 juta, 212 subak masing-masing Rp 35 juta dan 546 banjar adat masing-masing Rp 15 juta. Pemkab Badung juga menyumbangkan pajak hotel dan restoran yang diperoleh sebesar 15% sampai 22% kepada Pemprov serta didistribusikan kepada 6 (enam)

kabupaten lainnya di Bali. “Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjaga keamanan, promosi bersama serta memperbaiki infrastruktur. Untuk tahun 2011 lalu telah didistribusikan dana PHR sebesar Rp 146 M lebih dan tahun ini sudah mencapai Rp 153 M lebih,” katanya. Bupati menjelaskan, upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak daerah, sudah diperintahkan kepada jajaran Dispenda dan SKPD terkait untuk melakukan sosialisasi peraturan pajak daerah secara berkelanjutan. Dengan harapan wajib pajak memahami kewajiban dan haknya. “Kepada para wajib pajak, kami harapkan agar mempergunakan self assessment (dibayar sendiri oleh wajib pajak) secara bertanggung jawab. Kepada petugas pajak daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme kerja sesuai peraturan perundang-unda-ngan yang berlaku,” jelas Bupati. Kepala Dinas Pendapatan dan Sedahan Agung Badung, I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, penetapan dan pemberian penghargaan kepada wajib pajak daerah terbaik Kabupaten Badung tahun 2011 ini berdasarkan keputusan bupati. Untuk kategori WP dengan tingkat kepatuhan terbaik untuk jenis pajak hotel bintang 5 diraih Bulgari Hotels & Resorts, The Royal Beach Seminyak dan Kuta Paradiso Hotel. Jenis pajak hotel bintang 4 diraih Aston Kuta Hotel & Residence, Bali Mandira Beach Resort & Spa dan Inna Kuta Beach Hotel Cottage & Spa. Untuk hotel bintang 3 diraih Tune Hotel Kuta, The Royal Santrian dan The Lokha Legian. Hotel nonbintang diraih Mutiara Bali

Hotel, Un’s Hotel dan Poppies Cottage. Jenis Villa diraih, The Bali Khama Beach Resort & Spa, LE Jardin Villa dan The Ulin Villa & Spa. Jenis Restoran diraih Ultimo, Metis Restoran dan La Lucciola Restaurant. Jenis Hiburan diraih Amazone, Boshe Karaoke dan Inul Vista Karaoke. Serta jenis Spa diraih Essence Spa, Tropic Spa dan Telaga Spa. Sedangkan untuk kategori WP dengan tingkat penyetoran pajak daerah terbaik diraih The St. Regis Bali Resort, Hard Rock Hotel Bali, All Seasons Resort Legian, The Club Villas, MC Donald’s Pantai Kuta, New Kuta Green Park dan Body Work II Spa. Sementara penghargaan Sahwali diberikan kepada tiga perusahaan yakni Alila Villas, Bali Tropic Resort & Spa dan Amanusa Hotel. (108/*)

3 ’’Palebon’’ Ida Pedanda Gede Kekeran Gria Gede Denkayu Sunia Asrama Mangupura, DenPost Karya ageng palebon dan maligya punggel Ida Pedanda Gede Kekeran, Gria Gede Denkayu Sunia Asrama, Mengwi, dilaksanakan Minggu (16/12) kemarin. Palebon diikuti ribuan krama. Tampak hadir Bupati Badung, AA Gde Agung, yang juga selaku panglingsir Puri Ageng Mengwi, bersama Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta, Sekda Badung, angga puri, angga gria, krama Banjar Sunia serta masyarakat Desa Werdhi Bhuana. Karya palebon diawali dengan upacara ngutang sok cegceg, mebumi suda dan melaspas pelinggih. Prosesi pelebon dengan mengarak trajang, lembu dan bade dimulai pukul 09.00 Wita dari Gria Gede Denkayu Sunia Asrama di Br. Sunia menuju ke tunon (tempat pembakaran) yang jaraknya kurang lebih 1 km. Di tunon jenazah yang ada di bade diturunkan melalui trajang dan ditempatkan di dalam lembu putih. Usai pembakaran, dilanjutkan dengan upacara ngereka galih yang dipuput Ida Pedanda Istri, Gria Kekeran Blahbatuh dan pengiriman dipuput Ida Pedanda Gede Made Gunung, Gria Purnawati Blahbatuh. Nyukat ke segara

DenPost/ist

‘’PALEBON’’- Panglingsir Puri Ageng Mengwi, AA Gde Agung, saat mengikuti rangkaian karya ageng palebon dan maligya punggel, Ida Pedanda Gede Kekeran, Gria Gede Denkayu Sunia Asrama, Mengwi, Minggu (16/12) kemarin. Seseh dipuput Ida Pedanda Gria Kedaton, Denkayu. Bersamaan dengan prosesi tersebut, juga dilaksanakan upacara melaspas peyadnyan lan padma dipuput, Ida Pedanda Gede Kekeran Gria Gede Denkayu, serta upacara nunas/nga-

ngget don bingin. Datang dari segara dilaksanakan upacara ngajum, ngening, mapurwa daksina, ngaturang bawa, ngeligya yang dipuput Ida Pedanda Putra Kemenuh, Gria Gede Sembung dan Ida Pedanda Gede Made Gunung. Sementara

pada pukul 01.00 dini hari dilaksanakan upacara metetangi,, maprelina dan nganyut ke segara Seseh. Senin (17/12) ini, dilanjutkan dengan upacara nyegara gunung ke Beratan dan diakhiri dengan upacara nunggahan. (108/*)

Nyoman Koja

Pintar Bagi Waktu MENGEMBAN banyak tugas di berbagai organisasi, mungkin tidak semua orang mampu melakukannya. Selain menguras pikiran, tenaga dan waktu, kondisi tubuh juga harus dalam keadaan fit, agar semua bisa berjalan dengan baik. “Yang paling penting pintar membagi waktu dan semua tugas dikerjakan dengan senang hati,” kata I Nyoman Koja, SH., M.H. Pria kelahiran Br. Gegaran, Desa Baha, Mengwi ini mengatakan, sebagai advokat adalah rutinitasnya sehari-hari. Selain itu, Koja juga tercatat sebagai dosen Tindak Pidana Korupsi (tipikor) dan Hukum Acara PTUN tetap di Yayasan Universitas Tabanan. Koja tercatat dosen yang tidak pernah absen mengajar, kecuali sakit atau ada urusan dinas ke luar daerah. Bukan hanya itu, ia juga seorang ahli hukum yang secara terus-menerus mengembangkan kemampuan diri. Terbukti dengan statusnya yang juga seorang mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 di Surabaya. Ia rela bolak-balik Bali-Surabaya setiap Sabtu, Minggu dan Senin, demi mendapatkan pengetahuan S3 yang menjadi impiannya sejak lama. Koja juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kongres Advokat Indonesia Kabupaten Badung. Tidak saja berkecimpung di dunia hukum, Koja juga tetap mengabdikan diri di desanya dengan menjadi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Baha. Sebagai kepala keluarga, Koja sangat bersyukur memiliki istri Ni Ketut Merta Kasihati dan anak semata wayang Ni Made Candra Septiana Dewi yang selalu mendukung semua kegiatannya. Sementara di tingkat kabupaten, Koja dipercaya memangku jabatan Wakil Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa In-

DenPost/ist

I Nyoman Koja

donesia (Abpedsi) Kabupaten Badung. Selanjutnya, Selasa (11/ 12) lalu, Koja disibukkan dengan kegiatan memimpin pemeriksaan terhadap protokol notaris Kabupaten Jembrana dalam kapasitasnya selaku Ketua Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Jembrana. Sebagai catatan, Koja yang dilantik pada November 2011 lalu, merupakan Ketua MPDN Jembrana yang perta-

ma sejak awal 2012 ini. Sebelumnya, MPDN Jembrana bergabung ke MPDN Tabanan. Dengan memiliki MPDN sendiri yang melingkupi wilayah Jembrana, tentu sangat menguntungkan. Selain wilayah kerjanya jelas, sistem koordinasi antara notaris di bawah MPDN Jembrana menjadi lebih bagus. “Komunikasi dan koordinasi lebih mudah, dan pendidikan serta pengetahuan di bidang kenotariatan menjadi lebih efektif,” jelas Koja. Dalam hal ini, MPDN bertugas memeriksa protokol notaris dan melakukan pengawasan secara terus-menerus terhadap notaris yang diduga melakukan pelanggaran terhadap kode etik notaris. Selain mengabdi sebagai dosen, Koja dalam beberapa minggu terakhir harus berkonsentrasi penuh menyukseskan hajatan besar pemilihan Rektor Universitas Tabanan masa bakti 2013-2017 yang dilaksanakan Minggu (16/12) kemarin. Dalam pemilihan itu,

Koja dipercaya oleh yayasan sebagai ketua panitia pemilihan rektor. Sebagai ketua panitia, tentunya ia memiliki tanggung jawab penuh menyukseskan pemilihan orang nomor satu di Universitas Tabanan itu. Di satu sisi, ia mengapresiasi positif terhadap munculnya banyak kandidat. Hal itu sebagai bukti, banyak orang yang ingin mengabdikan dirinya untuk kemajuan Universitas Tabanan. Namun mengingat jabatan rektor hanya diisi satu orang, maka bagi yang belum berkesempatan mengabdi periode ini agar tidak berkecil hati. “Kita kan bisa juga mengabdi dengan status sebagai dosen untuk mendukung dan membantu rektor yang baru dalam menjalankan dan menyukseskan program kerjanya,” pinta pria kelahiran 23 Oktober 1965 ini, seraya mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang sudah berkerja keras dalam pemilihan rektor ini, sehingga semua berjalan lancar dan sukses. (r/*)

C. 1487

C. 1403

C. 1414


4

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Made Tanik

Satu-satunya Lembaga Punya Usaha BERBAGAI terobosan terus dilakukan LPM Jimbaran dalam pemberdayaan masyarakat Jimbaran. Hal ini tidak terlepas dari tangan dingin sang Ketuanya, I Made Tanik. Setelah menggagas pungutan satu pintu dan program bea siswa serta bedah rumah, kini kembali membentuk bank sampah yang peresmiannya digelar, Sabtu (15/12). Bahkan, LPM Jimbaran ini boleh dibilang satu-satunya lembaga sosial yang memiliki usaha sendiri. “Kami bersyukur karena LPM Jimbaran ini satu-satunya lembaga sosial yang punya usaha sendiri,” ujar Tanik. Bagaimana ceritanya, sehingga muncul ide bank sampah ini? Pria yang membuat terobosan pungutan satu pintu di Jimbaran ini memaparkan, ide bank sampah ini berawal ketika dia berbincang-bincang dengan salah satu anggota DPRD Badung asal Jimbaran. Saat koordinasi tersebut sempat disinggung tentang permasalahan sampah yang ada di Jimbaran dan penanganan ke depannya. Secara kebetulan dalam kesempatan tersebut LPM Jimbaran ditawari dana semacam hibah yang peruntukkannya dalam bentuk usaha. Bak gayung bersambut setelah melakukan pemikiran secara matang dia menilai yang relevan saat ini adalah terkait masalah sampah. Karena itulah muncul ide membentuk usaha bank sampah yang bertujuan untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan. Ditambahkannya, konsep dasar bank sampah adalah untuk mendidik anak-anak agar peduli lingkungan. Selain itu, sampah yang bisa dimanfaatkan kembali akan menghasilkan uang bagi anak-anak, termasuk warga dan pengusaha. “Bukan itu saja melalui program ini akan memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk bisa memilah-milah sampah, walaupun hal itu sudah biasa dilakukan sebagian masyarakat. Dengan adanya dana ini kami sepakat membentuk bank sampah,” papar Tanik. Di bagian lain dia menegaskan, yang paling penting persoalan sampah di Jimbaran sudah serius dan ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi mengatasainya. Ditanya tentang dana yang dianggarkan, menurut Tanik, dana yang disetujui pemerintah yaitu sebesar Rp 250 juta. Lebih jauh, Tanik memaparkan, untuk tahap awal, operasionalnya agak berbeda dengan bank sampah di daerah lain.

Order Langsung Berdatangan

DenPost/sugik

Made Tanik Di mana warga mendatangi bank sampah. Sedangkan untuk tahap awal yang Bank Sampah LPM Jimbaran yang menjemput ke lokasi karena masih baru. “Namun ke depan diharapkan mereka yang datang ke bank sampah,” harapnya. Bagaimana dengan keberadaan pemulung? Menurutnya, pemulung tidak dilarang, tetapi diajak kerja sama dan diharapkan menjual sampahnya ke bank sampah. Selain itu, para pemulung ini akan diseragamkan dan ada identitasnya. Dengan adanya bank sampah ini, kata Tanik, para siswa bisa mengumpulkan sampah di rumah-rumah mereka atau sambil berangkat ke sekolah ada sampah di jalan bisa dikumpulkan dan dibawa ke sekolah. Namun, Tanik menegaskan, walaupun namanya usaha, pihaknya tidak hanya berharap keuntungan. Terpenting baginya membentuk watak peduli lingkungan warga Jimbaran sejak dini. Ditegaskannya, selaku penanggung jawab usaha ini adalah pihaknya di LPM, Lurah dan Bendesa Adat. Berapa kira-kira keuntungan yang didapat dari usaha ini? “Estimasi kami, belanja sampah Rp 55 juta per hari baru dapat untung. Namun yang penting bagi kami operasional jalan dan misi membentuk watak peduli lingkungan sedini mungkin bisa tercapai,” paparnya. Pria yang selalu terlihat penuh semangat ini memaparkan, pihaknya juga membentuk satgas pengawasan di lapangan. Selama ini pengawasan di lapangan menjadi salah satu kelemahan. Dengan dibentuknya satgas ini pengawasan akan semakin ketat dan jika ada yang membuang sampah sembarangan lagi akan langsung diciduk. (Sug)

Suda Arsa

Patut Didukung LANGKAH LPM Kelurahan Jimbaran mewujudkan bank sampah adalah sebuah kerangka berpikir jauh ke depan dan langkah inovatif yang patut didukung semua pihak. Penegasan itu diungkapkan seorang pengusaha di Jimbaran, I Ketut Suda Arsa, SE, M.Si. Ditemui di sela-sela peresmian bank sampah ini, Sabtu (15/12), anggota DPRD Badung dari dapil Kutsel ini mengatakan, LPM Jimbaran telah berani mengambil langkah yang tidak populer, tetapi sangat bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat luas. “Komunikasi kita dengan jajaran LPM sangat inten, bagaimana agar bank sampah ini bisa terwujud. Oleh sebab itu, kita mediasi dan perjuangkan ke pemda agar bisa memperoleh surber dana. Astungkara kita dibantu.” papar tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Badung dari Fraksi Demokrat ini. Menurutnya, sampah adalah ancaman terbesar setelah keamanan dan ketertiban. Terlebih Badung sebagai destinasi pariwisata utama dan menjadikan sektor pariwisata yang sebagai primadona penghasil PAD . Ditambahkannya, di tengah keterbatasan SDM dan pendanaan langkah LPM Jimbaran ini patut didukung, khususnya oleh masyarkat dan aparat dinas dan adat di Jimbaran. Bagaimanapun kebersihan palemahan wewidangan desa adat dan kesehatan SDM, pawongan’ desa adat tidak bisa lepas dari kebersiah secara umum.

Jimbaran, DenPost Bank Sampah yang digagas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Jimbaran, Sabtu (15/12), diresmikan pengoperasiannya oleh Camat Kuta Selatan, Drs. I Wayan Puja. Peresmian yang dilaksanakan di kantor Bank Sampah, Jl. Celagi Basur, No.1 Jimbaran, dihadiri tokoh masyarakat Jimbaran ini ditandai dengan pembukaan tirai yang menutupi mobil box bank sampah. Selain itu, juga dilakukan pelantikan pengurus Bank Sampah. Masing-masing, ketua, I Nyoman Sutarma; sekretaris, Made Rana dan Bendahara, Nyoman Budasna. Menariknya begitu usai diresmikan, order untuk pembelian sampah dari sekolah yang ada di Jimbaran langsung berdatangan dari beberapa Sekolah Dasar (SD) seperti, SD 3, SD 4, SD 6 dan sekolah lainnya. Ketua LPM Kelurahan Jimbaran, I Made Tanik mengatakan, konsep didirikannya bank sampah ini adalah dilandassi asas kebersamaan. Ditambahkannya, latar belakang didirikanya bank sampah, karena adanya pemikiran dari pihaknya di LPM Jimbaran mengacu pada kondisi Kelurahan Jimbaran yang jumlah penduduknya paling tinggi. Dampak dari jumlah penduduk yang tinggi dan heterogen ini adalah pada masalah keamanan dan kebersihan. Untuk mengatasi salah satu dampak ini yaitu pada sisi kebersihan, pihaknya menggagas berdirinya bank sampah ini. Karena untuk mengatasi sampah yang membludak tidak harus hanya bergantung pada pemerintah. Bank sampah ini diharapkan bisa menjadi solusi atau jawaban penanganan sampah ini. Selain itu, melalui program ini akan mendidik dan mengajarkan anak-anak agar senantiasa peduli terhadap lingkungan dan membudayakan budaya bersih. Bukan itu saja, warga akan menjadikan bank sampah ini sebagai penghasilan tambahan. Selain bank sampah, LPM Kelurahan Jimbaran juga memiliki program bedah rumah dan anak angkat. Sementara itu, Ketua Bank Sampah LPM Kelurahan Jimbaran, Nyoman Sutarma mengawali pemaparannya dengan tema ‘’gerakan menabung sampah’’. Di-

hadapan undangan dia menekankan, yang terpenting terlebih dahulu adalah keberadaan bank sampah ini adalah bagaimana menggali potensi yang ada. Dipaparkannya, logo dari bank sampah berupa barang-barang daur ulang, celengan dan keluar uang. Artinya, melalui pengumpulan sampah daur ulang, baik oleh sekolah, rumah tangga maupun tempat usaha nantinya akan menghasilkan tabungan yang bisa dicairkan atau diuangkan kapan pun. Sutarma juga menjelaskan, sosialisasi tentang bank sampah ini sudah mencakup ke sekolahsekolah, seperti SD yang ada di Jimbaran, Ilkom dan yang lainnya. “Kami selalu menganjurkan setiap proses belajar mengajar agar diisilah satu menit tentang bagaimana mengelola sampah dengan baik. Karena sampah itu identik dengan uang,” imbuhnya. Kegiatan ini, kata Sutarma, juga untuk menanamkan kesadaran lingkungan mulai usia dini serta menanamkan budaya bersih dan peduli lingkungan. Melalui bank sampah ini nantinya anak-anak bisa membeli alat-alat tulis, para ibu rumah tangga bisa menambah uang untuk membayar listrik, uang jajan dan lainnya. Termasuk juga bermanfaat bagi perusahaan dan karyawannya. Dipaparkannya, untuk di sekolah penampungan sampah ini cukup menggunakan tempat bekas atau karung bekas. Pihaknya juha akan menyediakan plastik untuk tong sampah di sekolah-sekolah. Teknik pelaksanaanya, muridmurid di sekolah dibiasakan memilih dan memilah sampah. Ter-

DenPost/sugik

Suda Arsa Oleh sebab itu, semua pihak harus bersinergi dalam memberi dukungan terhadap terobosan ini. “Terlebih lagi Pemkab Badung, kita harapkan bisa memberi dukungan dan pembinaan secara maksimal dan berkelanjutan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah awal untuk menjadikan hidup bersih dan peduli lingkungan sebagai gerakan masyarakat,” paparnya. Karena apa yang dirancang LPM ini, selain membudayakan hidup bersih juga secara bersamaan dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. (Sug)

Yusa Arsana Putra

Terobosan Sangat Bagus DIOPERASIKANNYA bank sampah ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Forum Kaling se-Jimbaran, IGKG Yusa Arsana Putra, SH. Ditegaskannya, pihaknya mendukung sepenuhnya dibangunya bank sampah ini. Selain itu, dia berharap kepada temantemannya di Kepala Lingkungan (kaling) diharapkan sebagai pilot projeck di banjarnya untuk sampah daur ulang. ‘’Ini terobosan yang sangat bagus, kami siap mendukung. Biar lebih gampang, karena terlalu banyak yang diambil diharapkan para kaling bisa membentuk semacam kios di banjar sebagai tempat sampah daur uang,’’ katanya. Dikatakan, ini langkah luar biasa bagus. Namun dengan catatan sampah organik juga harus ditangani dengan baik, ‘’Karena produksi sampah organik jauh lebih tinggi dari nonorganik,” ujar Kaling yang berprofesi sebagai pengacara ini. Diharapkannya, ke depan juga diupayakan bagaimana biar sampah organik ini bisa segera dikelola menjadi pupuk. Untuk hal ini dianjurkannya LPM bisa bekerjasama dengan PNPM dan RBM yang ada di Kutsel. Sebab untuk menganani volume sampah yang besar di Jimbaran perlu

Bank Sampah LPM Jimbaran Diresmikan

DenPoat/sugik

Yusa Arsana Putra dilakukan secara bersama-sama. Terutama penanganan sampah organik yang menurutnya volume sangat tinggi. Ini perlu dicarikan solusi terbaik agar bisa diolah menjadi hasil yang bermanfaat. selain itu, sampah pembuangan sampah sembarangan diharapkan bisa diperkecil bahkan dihilangkan melalui terobosan-terobosan ini. “Dengan begitu muaranya tentu pada kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya. (Sug)

DenPost/sugik

SIAP BEROPERASI - Mobil box Bank Sampah LPM Jimbaran siap dioperasikan.

DenPost/sugik

FOTO BERSAMA - Pengurus Bank Sampah LPM Jimbaran foto bersama usai dilantik (atas). Pengurus meninjau bank sampah yang baru diresmikan (bawah) masuk di rumah tangga agar dilakukan pemisahan sampah nonorganik dan organik. Begitu juga untuk di perusahaan agar karyawannya dibiasakan memilah sampah. Selanjutnya setelah terkumpul banyak dipersilahkan menghubungi bank sampah di nomor 0361-8472026. “Kami akan datang menjemput sampah yang telah dipilah dan dikumpulkan. Inilah yang membedakan Bank Sampah LPM Jimbaran dengan lainnya. Karena kami siapkan jemputan ke lokasi,” ujar Sutarma. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan buku tabungan dan wajib jadi nasabah bank sampah. Untuk pemanfaatan bahan-bahan daur ulang ini bank sampah sudah menyiapkan tukang jarit untuk mengubah barang ini menjadi tas atau topi. “Kami mohon dukungan Pak Camat, lurah dan bapak anggota dewan, karena setelah selesai tas dibuat akan didistribusikan ke sekolah-sekolah agar seragam membawa tas daur ulang ini,” paparnya. Sutarma juga mengingatkan, semua orang adalah produsen sampah. Dengan rata-rata satu kilo per hari bahkan lebih. Dari sampah 17 persen di antaranya adalah sampah non-organik. Dampak-nya, ada sampah di telajakan, sungai dan tempat umum lainnya. “Jangan membuang sampah sembarangan agar tidak terjadi banjir. Jika ada plastik bertebaran dan yang kering bisa diangkat dan dijual ke bank sampah,” imbuhnya. Dipaparkan pula, nantinya sampah-sampah sebelum diberangkatkan ke Suwung dipilah dimana yang

organik bisa untuk kompos, non organik bisa ditabung. Sampah non organik yang bisa ditabung yaitu tas kresek, koran, botol-botol, kardus, kaleng aluminium, koran,majalah, arsip, duplek, kaleng besi serta juriken dan yang lainnya. . “Saat sampah diambil ada penimbangan dijamin tidak ada penipuan. Selanjutnya ada Pencatatan, nilai penjualannya ditabung di bank sampah sehingga sampah sama dengan uang,” katanya.Saat ini pihaknya juga sedang mengkampanyekan tentang 3 R yaitu, reduce, reuse dan recycle. Perlu diketahui, kata Sutarma, kalau tidak diolah kantong plastik baru akan hancur antara 10 sampai 12 tahun. Sedangkan aluminium antara 80 sampai 100 tahun. Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk merobah pola pikir. Dicontohkannya, seorang pebisnis mengajari dari bayi sudah melihat duit. Namun ditegaskannya duit bukanlah tujuan utama karena diharapkan secara perlahan akan muncul budaya bersih di masyarakat sehingga hidup menjadi berkualitas. Selain gencar melakukan sosialisasi, pihaknya juga melakukan pendataan nasabah, serta pembentukan satgas pengamanan. Satgas ini berbeda dengan satgas lainnya, karena bertugas melakukan pengawasan khusus terhadap pembuang sampah sembarangan. Sedangkan untuk sanksi dan pembinaanya diserahkan ke pihak kelurahan berkoordinasi dengan desa adat. (113)

Wayan Puja

Mengelola Sampah Sama dengan Merawat Tubuh CAMAT Kuta Selatan, Drs. I Wayan Puja mengaku, sangat bersyukur secara pribadi dapat bertugas di Kutsel. Karena dinamika di daerah ini sangat tinggi dan justru banyak muncul diamon dengan banyaknya permasalahan yang dihadapi. Dipaparkannya, selama setahun dia bertugas di Kutsel, ada beberapa masalah besar yang dihadapi. Yaitu, terkait tramtib dan soal sampah. Karena, terkadang baru hujan sehari sudah banjir, saluran air penuh dengan sampah. Airnya tidak punya jalan, sehingga masuk ke jalan raya dan ke rumah warga. Dengan adanya kegiatan bank sampah ini ada, menurutnya terjadi sambungan antara pemikirannya dan LPM Jimbaran. Dia mengku bersyukur dengan diresmikannya bank sampah ini, karena selama ini ternyata di Kutsel program pengolahan sampah seperti ini masih banyak ada dalam kondisi wacana. “Mudah-mudahan apa yang ada semakin besar dan semakin tinggi. Syukur pertama digagas oleh LPM. Karena dari sisi syarat adalah legal. Karena kegiatan berpihak kepada kemanusiaan,” ujarnya. Kedua, kata Puja, sampah ini tidak mungkin dikerjakan oleh satu dua orang. Bahkan menurutnya, mengelola sampah sama seperti merawat tubuh sendiri biar tetap sehat. ‘’Karena setiap aktivitas kita, baik di tubuh maupun di luar tubuh bertujuan un-

DenPost/sugik

SAMBUTAN - Camat Kuta Selatan, Wayan Puja, memberikan sambutan saat peresmian Bank Sampah LPM Jimbaran. tuk menghilangkan sampah. Kalau sampah tidak dikelola dengan baik tentu akan menimbulkan dampak negatif baik bagi lingkungan maupun masyarakatnya. Demikian juga dengan tubuh kalau tidak dirawat secara teliti akan kotor dan membuat kita sakit. Karenanya sampah harus dikelola seperti merwat tubuh kita secara teliti, dari kepala hingga kaki biar bersih,” papar Camat yang punya selera humor tinggi ini. Terus terang dia mengaku, awalnya agak pesimis, karena dia melihat sampah ada di kali, di sungai dan bertebaran di tempat lainnya. Namun ketika dipaparkan ternyata konsep kerjanya dari hulu

membuatnya menjadi optimis. “Saya kira tadinya hanya mengambil saja. Kita memang kurang peduli terhadap sampah. Terpenting adalah membangun kesadaran anak-anak dalam menghargai sampah,” imbuhnya. Apalagi memancing dengan uang yang untuk sementara dijadikan orientasi. Tetapi kalau pola pikir sudah berubah nantinya diharapkan bukan uang orientasinya tetapi hidup berkualitas. Karena memberikan perlakuan sampah dari nilai manfaat. Di sisi lain, ke depan untuk sampah organik bisa saja ditimbun, sehingga ke depan Kutsel menjadi subur. Dia berpesan ke lurah, agar kegiatan ini

dijadikan orientasi. Karena boleh dibilang satu-satunya di Bali. Mengingat ada hal tersembunyi yang dimiliki di sini, sehingga membedakan dengan yang lain. Seperti jaringan tersembunyi yaitu hubungan dengan usaha yang memanfaatkan sampah ini di Surabaya. Menurutnya, ini merupakan pioner di Kecamatan Kuta Selatan. Dia berjanji akan memotivasi agar hal ini berkembang ke daerah lain di Kutsel. “Misalnya daerah yang bermasalah dengan sampah seperti di Tanjung Benoa bisa belajar di Jimbaran,” imbuhnya, seraya mengingatkan, jangan uang dijadikan yang utama terpenting hidup bersih dan sehat. Lurah Jimbaran, Drs. I Made Tarip Widartha yang juga hadir dalam peresmian bank sampah ini mengatakan, pihaknya senantiasa akan terus mendukung program LPM ini. Karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan di Jimbaran. Sedangkan untuk pengawasan dan sanksi serta pembinaan tetap akan dilaksanakan berkoordinasi dengan desa adat. Langkah pembentukan bank sampah ini, kata Tarip diharapkan, benar-benar dimanfaatkan. Baik oleh sekolah, rumah tangga maupun perusahaan. Karena selain mendatangkan uang bagi mereka juga akan diharapkan akan membuat lingkungan Jimbaran bebas dari sampah yang dibuang secara sembarangan. (Sug)


5

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Bali National Golf Tournament

Zaenal Udin Rebut Jawara Best Gross Overall

Putrawan Nakhodai KONI Denpasar Terpilih Secara Aklamasi di Musorkot

Bedugul, DenPost Pegolf dari Makassar, Sulawesi Selatan, Zaenal Udin merebut gelar jawara best gross overall Bali National Golf Tournament 2012 yang digelar Bali Post, Bali Post Ipad, dan Bali TV di lapangan golf Bali Handara Kosaido Country Club, Bedugul, Tabanan, yang berakhir, Minggu (16/12) kemarin. Gelar juara best gross dan overall yang diraih Zaenal itu, setelah mengumpulkan poin 3 handycap, dan 71 gross. Sementara juara best nett overall diraih Rishi Kumar, setelah meraih 4 handicap dan 69 nett. Untuk juara best gross A flight (1-14) diraih Gede Wenten, juara best nett 1 digenggam Nyoman Sukadana, dan juara best nett 2 disabet Mertayasa. Juara best gross B flight (H’Cap 15-20) direbut Agustiawan, juara best nett 1 diraih Arief Setiawan, dan juara best nett 2 digenggam Mahendra Putra. Sedangkan juara best gross C flight (H’Cap 21-24) diraih Andi Muh Sabiq, juara best nett 1 digenggam Ratu Agung Darma Wirata, dan juara best nett 2 disabet Wayan Yadnya. ‘’Cuaca selama pertandingan sangat mendukung, sehingga pegolf bisa tampil maksimal,” kata Ketua Panpel, Putu Gugiek Savindra, seusai kejuaraan, kemarin. (112)

DenPost/eka

Pemekaran Desa Memanas PEMEKARAN desa kembali memanas. Kali ini terjadi di Desa Tamblingan, Buleleng. Dana sebagai pemicunya. Kucuran dana untuk Desa Pakraman Tamblingan Rp 55 juta dari Pemprov. Bali justru dinilai sebagai pemicu konflik pemekaran Banjar Adat Tamblingan menjadi Desa Pakraman Tamblingan kembali memanas. Tokoh-tokoh catur desa yang terdiri atas Desa Pakraman Munduk, Desa Pakraman Gobleg, Desa Pakraman Umajero, dan Desa Pakraman Gesing dengan tegas menolak pemerkaran Desa Adat Tamblingan. Mereka pun sampai menghadap Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana Kamis (13/12) lalu. Usai bertemu Bupati, Putu Ardana mengaku menyayangkan cairnya bantuan desa pakraman dari Pemprov. Bali. Padahal, sebelumnya Desa Pakraman Tamblingan tidak tercantum dalam pencairan dana bantuan desa pakraman. Namun pada tahun 2012 Desa Pakraman Tamblingan menerima bantuan dari Pemprov. Hal itu membuat krama catur desa terkejut lantaran menganggap pemekaran Tamblingan tidak sah dan cacat hukum. Mereka tidak mengakui keberadaan Desa Pakraman Tamblingan, karena dinilai cacat hukum. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Jro Ketut Warkadea, mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan cairnya bantuan desa pakraman yang diterima Tamblingan. Pasalnya, bantuan tersebut langsung ditransfer oleh Provinsi ke rekening di Tamblingan. Tampaknya niat baik Pemprov. Bali belum dapat diterima dengan baik di masyarakat. Bantuan kepada desa pakraman yang bertujuan untuk meringankan beban krama desa, justru menimbulkan masalah baru. Ada dua kemungkinan mengapa bantuan yang digelontorkan Pemprov. Bali tersebut menimbulkan masalah. Pertama, sosialisasi kepada masyarakat menmgapa Pemprov. Bali menyalurkan bantuan kepada desa pakraman masih kurang sosialisasi. Padahal, teknis penggelontoran bantuan tersebut telah dibahas berulang. Toh masih saja ada konflik yang timbul di masyarakat yang bersumber dari adanya pemekaran desa pakraman. Pemprov perlu lebih cermat dalam menyalurkan bantuan, apakah desa pakraman yang dijatah bantuan sudah tepat. Jika tidak, tentu akan menimbulkan masalah, seperti di Desa Tamblingan tersebut. Kedua, ada anggapan keliru, bahwa bantuan tersebut merupakan kesempatan bagi warga untuk mendapatkan bantuan. Buntutnya, berusaha membuat desa pakraman baru, dengan menuntut adanya pemekaran. Warga harus menyadari bahwa dengan membuat desa pakraman baru belum tentu krama desa pakraman tersebut akan ringan. Bisa saja akan memberatkan, karena kita tidak tahu apakah pemerintah akan terus menggelontorkan kepada desa pakraman.

SELAMAT - Ketua Umum KONI Denpasar terpilih, Nyoman Putrawan (kiri) mendapatkan selamat dari mantan Ketum KONI Denpasar, Putu Ngurah Ardika, seusai Musorprov KONI Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Dauh Puri, DenPost olahraga kota (Musorkot) KONI Prediksi Sekum KONI Den- Denpasar di ruang Praja Utama pasar, Nyoman Putrawan yang Kantor Walikota Denpasar, tak ada lawan pada musyawarah Minggu (16/12) kemarin, ternyata

tak meleset. Terbukti, Putrawan yang juga Direktur PD Parkir Kota Denpasar dan Ketua Umum Pengkot PBVSI Denpasar ini, terpilih secara aklamasi alias tak ada saingan guna menakhodai KONI Denpasar masa bakti 2013-2017 dalam musorkot yang dihadiri 34 pengkot cabang olahraga di Kota Denpasar. Dalam musorkot yang dipimpin Kadek Agus Arya Wibawa dari perwakilan Taekwondo Indonesia Denpasar, Ketut Suteja Kumara (balap sepeda), Ketut Dirga (tenis lapangan), IB Tony Astawa (tenis meja), dan Nyoman Darsa (tarung derajat), menyerahkan kepada peserta musorkot guna mengajukan nama calon kandidat Ketum KONI Denpasar. Berawal dari PSSI Kota Denpasar dan cabang judo, yang lebih dulu mengajukan nama Putrawan, akhirnya pimpinan sidang menanyakan kepada peserta apakah ada calon lagi yang diajukan?. Ternyata peserta lebih banyak mengajukan Putrawan. Bahkan ada yang menyelutuk ‘’Bagaimana

Kasus Penarungan Residence

Polda Diminta Komitmen Tangani Pelanggaran Tata Ruang Mangupura, DenPost Keterlibatan Polda Bali dalam menangani dugaan pelanggaran yang dilakukan rekanan dalam pembangunan proyek perumahan Penarungan Residence, mendapatkan apresiasi anggota DPRD Badung. Bahkan anggota legislator ini minta Polda benar-benar komitmen menangani kasus-kasus pelanggaran tata ruang di seluruh Bali , tidak hanya fokus di Badung saja. Anggota Komisi B DPRD Badung, Wayan Suyasa,SH., yang membidangi masalah pembangunan menegaskan, banyak terjadi kasus pelanggaran tata ruang di Bali. Bahkan di Badung saja tidak hanya terjadi pada proyek Penarungan Residence, banyak lagi kasus-kasus pelanggaran tata ruang. Cuma, kenapa pihak Polda Bali hanya konsen pada persoalan pelanggaran dalam proyek Penarungan Residence. “Saya kira banyak kasus-kasus pelanggaran tata ruang di Bali dan bukan hanya di Badung saja. Polda yang secara teritorial bisa melakukan pengawasan terhadap Bali, juga harus melakukan pengawasan terhadap pelanggaran di Bali bukan hanya Badung,” kata Suyasa. Politisi PNBKI dari Penarungan yang juga Ketua Baladika Bali untuk Badung ini men-

DenPost/edy

Wayan Suyasa gakui, secara yuridis Polda berhak untuk melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggar lingkungan. Untuk itu, Polda harus memiliki komitmen sehingga penindakan yang dilakukan tidak tebang pilih, tapi dilakukan terhadap semua bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran tata ruang. Satu hal lagi yang perlu diingat, penindakan bagi pelanggar tata ruang harus dilakukan secara terkoordinasi sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Berdasarkan ketentuan UU No 32 tentang Otonomi Daerah, pemerintah daerah juga memiliki wewenang untuk

melakukan penindakan terhadap pelangagran tata ruang. Karena ketentuan tata ruang ini oleh pemerintah daerah sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sehingga bagi mereka yang melakukan pelanggaran terhadap RTRW maka pemerintah daerah berhak melakukan penindakan dengan prosedur berjenjang. Artinya, bagi pelanggar tata ruang proses penindakannya melalui mekanisme yang sudah ada mulai peringatan 1 sampai 3 baru sampai pada proses eksekusi. “Penindakan yang dilakukan lebih bersifat pembinaan dan persuasip,” tandas Suyasa. Secara terpisah Ketua Komisi A, Wayan Regep, saat dikonfimrasi beberapa waktu lalu menegaskan, sampai saat ini RTRW Badung belum rampung. Karena belum rampung, sehingga zonasi peruntukan untuk wilayah Badung termasuk Penarungan masih belum jelas masuk ke wilayah mana. Yang jelas, dengan ditetapkannya Sempidi sebagai pusat pemerintahan dengan sebutan Kota Mangupura, maka Penarungan merupakan salah satu desa yang masuk sebagai desa penunjang ibukota Mangupura. (102)

kalau Putrawan aklamasi”. Karena tak adanya pengajuan calon lain lagi, dan Putrawan yang diajukan itu mendapatkan dukungan 34 cabor, maka Putrawan pun dinyatakan terpilih secara aklamasi. Setelah terpilih secara aklamasi, Ketum KONI Denpasar terpilih, Nyoman Putrawan yang otomatis sebagai ketua tim formatur didampingi dua anggota formatur lainnya yang dipercayakan oleh 34 cabor, yakni Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketut Suteja Kumara, guna menyusun kabinet KONI Denpasar dengan batas waktu 20 hari kedepan. ‘’Setelah kepengurusan terbentuk, kami akan

melakukan koordinasi antarpengurus. Dan koordinasi maupun susunan kepengurusan akan kami selesaikan secepatnya,” kata Putrawan, seusai terpilih di Musorkot KONI Denpasar, kemarin. Diungkapkannya, apa yang dipercayakan cabor dengan memberikan amanah untuk memimpin KONI Denpasar empat tahun kedepan, merupakan tanggung jawab yang wajib dijalankan. ‘’Saya ingin dalam menjalankan roda organisasi KONI Denpasar kedepannya, bekerja bersama-sama di dalam membangun dan membangkitkan prestasi olah raga di Kota Denpasar,” ujarnya. (112)

Masa Konsesi PT TB Berakhir

Dewan Harus Dilibatkan Dalam Serah Terima Aset Jimbaran, DenPost Masa kontrak kerjasama (konsesi) PT Tirtaarta Buanamulia (TB) dengan PDAM Badung, berakhir Desember tahun ini. Penyerahan seluruh aset PT TB kepada Pemda Badung melalui PDAM, akan dilakukan 31 Desember mendatang. Anggota Komisi A DPRD Badung, I Made Dharma,SH., mengingatkan, proses penyerahan aset itu juga harus diketahui oleh DPRD. Untuk itu, DPRD juga harus dilibatkan dalam proses serah terima aset tersebut. “Ini kan menyangkut soal aset daerah, sehingga anggota dewan juga harus tahu deDenPost/edy tailnya,” kata Dharma. Made Dharma Berakhirnya masa konsesi antara PT TB dengan PDAM, menurut Dharma, pihak Dewan memang belum pernah diajak koordinasi terutama terkait dengan keberadaan PT TB. Apakah secara otomastis nanti PT TB itu dilebur ke dalam PDAM, atau PT TB itu nantinya dijadikan cabang untuk layanan Badung Selatan. “Penyerahan aset itu nantinya tidak hanya dalam bentuk barang mati seperti jaringan, gedung dan jumlah pelanggan, tapi juga menyangkut soal SDM dan struktur kelembagaan PT TB,” kata Made Dharma. Kalau dilebur menjadi satu, bagaimana nanti pengaturan pegawai yang sebelumnya bertugas di PT TB yang notabena banyak di antara mereka memiliki golongan tinggi. Apakah mungkin setelah dilebur pegawai yang dulunya menduduki GM lantas menjadi anak buah. Untuk itulah, proses penyerahan aset PT TB kepada PDAM ini juga perlu disosialisasikan kepada anggota DPRD. Apalagi jabatan Dirut PDAM Badung sekarang sudah habis dan proses peragantian dirutnya belum jelas, sehingga ini akan sangat berpengaruh dengan proses konsesi PT TB. Kalau pergantian dirut tidak bisa segera dilakukan, jelas akan berpengaruh terhadap kinerja PDAM secara keseluruhan, karena pengaturan SDM tidak akan bisa dilakukan secara optimal. “Begitu seluruh aset diserahkan 31 Desember, maka besoknya 1 Januari PT TB sudah berada di bawah kendali PDAM. Kalau di tubuh PDAM sendiri sampai sekarang masih ada persoalan pemilihan dirut, apakah mungkin proses transpormasi pekerjaan bisa optimal,” tanya Dhama. Secara terpisah GM PT TB, Daniel J Fony membenarkan serah terima aset akan dilakukan 31 Desember mendatang. Saat ini sedang dilakukan persiapan dan laporan terkait aset yang akan diserahterimakan. “Kami sedang menyiapkan laporan serah terima yang menyangkut soal aset, SDM dan seluruh potensi yang dimiliki PT TB,” kata Daniel. (102)

Pertumbuhan Ekonomi Badung 6,5 Persen

Diharapkan Mampu Dorong Munculnya UMKM

Empat pencuri pratima diciduk. - Yang berkeliaran malah lebih banyak. Tulang-belulang misterius di Kuburan Bajera. - Modus baru si pembunuh orok. Berkas Gobang dilimpahkan sebelum tahun baru. - Perayaannya cukup di LP saja.

Parwata

DenPost/edy

PERTUMBUHAN ekonomi Badung yang melampaui target nasional 6,5 persen, diharapkan mampu mendorong munculnya usaha mikro kecil dan menangah (UMKM). Apalagi pertumbuhan ekonomi sebesar Rp 6,5 persen ini sudah mampu merangsang pertumbuhan in-

vestasi yang terus meningkat, baik PMA maupun PMDN. Terutama peningkatan di sektor pariwisata dan perdagangan. Pertumbuhan ekonomi 6,5 persen, menurut anggota Komisi C DPRD Badung, Drs. Putu Parwata,MM., sebagai akibat dari semakin tergarapnya infrastruktur secara memadai yang membawa imbas bagi lancarnya transpormasi arus perdagangan dan mobilitas penduduk. Untuk itu, tahun 2013 ini legislatif terus mendorong penganggaran untuk infrastruktur ini terus ditingkatkan. Melalui perjuangan keras dari legislative, maka tahun 2013 penganggaran peningkatan belanja modal bias dipasang sebesar Rp 835 miliar. Dana itu diarahkan untuk perbaikan infrastruktur baik penunjang pariwisata, jalan-jalan lingkungan dan pedesaan. Tahun 2012 lalu, infrastruktur ini juga sudah tergarap, bahkan

sekarang seluruh kondisi ruas jalan hamper sudah licin dan mulus sehingga tahun 2013 nanti tinggal melakukan pemeliharaan saja. Dengan kondisi jalan yang mulus, kata politisi PDIP dari Dalung ini, terjadi kelancaran arus distribusi barang dari produsen kepada konsumen yang berimbas langsung bagi pertumbuhan UMKM dan industri kecil kreatif sehingga semakin melaju pesat. “Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen akan terus menyalurkan aspirasi dan kepentingan-kepentingan masyarakat terutrama mendorong kepentingan masyarakat untuk menjadi wirausaha dalam rang-

ka percepatan penuntasan kemiskinan dan pengangguran,” kata Parwata. Dengan semakin besarnya perhatian pemerintah Badung terhadap UMKM ini, Parwata minta kepada generasi muda untuk lebih mengenal dunia usaha. Karena majunya bangsa dan daerah diukur dari banyaknya usaha yang tumbuh. Badung diharapkan menjadi pusat perrtumbuhan ekonomi. Untuk itu, instansi teknis terkait seperti Kabag Ekonomi dan Dinas Koperasi UMKM harus dapat menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru. Sehingga suatu saat nanti, 60 persen penduduk Badung menjadi pelaku wirausaha baik usaha kecil,

menengah dan besar. “Suatu daerah akan maju bila penduduknya sudah mau menyadari bahwa berusaha secara mandirilah yang akan bisa memberikan kesejahteraan,” tandas Parwata. Parwata mengapresiasi eksekutif yang telah menjadikan program UMKM menjadi salah satu program mengentas kemiskinan di Badung. Bahkan tahun 2013 telah dianggarkan Rp 1,2 miliar lebih untuk program UMKM ini dengan kegiatan pelatihan industri kecil dan kerajinan rumah tangga, promosi hasil produksi pertanian/perkebunan sebagai unggulan daerah dan promosi hasil peternakan dan pertanian. (edy/*)

Pan Kote

Permakluman Berhubung ada gangguan teknis di studio kami, maka citra Bali hari Senin ini tidak terbit, mohon pembaca maklum.

DENPOST

Perintis : Satria Naradha. Pemimpin Umum : I Gde Nym. Suryawan. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : I Gde Suyadnyana, Staf Redaksi : Edy Asri, K. Karya, Sudiana, Yahya Umar. Ilustrator : Putu Suaria Soethama. Koordinator Liputan : Agus Putra Mahendra. Reporter : IB. Pasma, Putu Witari, Komang Sutrisna, Sri Wiadnyana, Robin, Gung Eka, Suastrawan, Ngurah Kertanegara, Suryaningsih, Made Miasa, Sugiadnyana, Dewa Sanjaya, AA Terbit 1 Oktober 1998 Yuliantara, Putrasasmita, Gagah. Kontributor : Astra Prayoga, Sujaya, Jelantik. Pemimpin Perusahaan : Wayan Ukir. Iklan : Dewa Gurnita (Manajer), Arniti. Manajer Sirkulasi : IB Wirawan. Lay Out : Shantika, IGP Juana, Sulung, IB. Purwita, I Putu Wiradana, Tony, Suastika, Adi Sastra. Web/Grafis : Adi Sudianggara. Marketing : Nining Setyawati, Suardana, Suteja Widiantara, Windu Segara. Sekretariat : Nariati(Kepala), IGA.Yuliantari, Wayan Susanti. Alamat Redaksi/Sirkulasi/iklan : Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat, Telepon 416669 (Hunting) Fax 416679 Tarif Iklan : mIni : Rp. 15.000/baris maksimal 10 baris, umum (B/W) Rp. 15.000,-/mm. kolom, warna (FC) Rp. 25.000,-/mm.kolom, Spot Colour Rp. 20.000,-/mm.kolom. Keluarga Rp. 7.000,-/mm.kolom, Pariwara : Rp. 5.000,-/mm.kolom. Iklan Mega Emas (1x50mm.kolom) Rp. 350.000,-/10kali terbit. Penerimaan Iklan Mendesak dimuat besok diterima pk. 15.00Wita Harga Langganan Denpost Rp. 30.000,-/bulan, Paket Bali Post + Denpost Rp. 90.000/bulan Bayar di muka, Eceran Rp. 2.500,-/exp. Penerbit Koperasi Tarukan Media Dharma. Surat Izin Penerbitan Pers : Nomor 565/SK/MENPEN/SIUPP/1998, tanggal 30 September 1998. Anggota SPS, terbit setiap hari kecuali hari libur nasioanal. Pencetak PT Percetakan BP, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar Barat. Isi diluar Tanggung jawab Percetakan. Website : www.denpostnews.com, E-mail : redaksi@denpost.net dan denpostbali@yahoo.com, iklan@denpost.net, sekretariat@denpost.net Setiap wartawan Denpost membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber


6

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Kerusakan Proyek Senderan Yehembang Kauh Bertambah Parah

REAKSI

Negara, DenPost Rekanan yang mengerjakan proyek senderan Sungai Yehembang Kauh, Mendoyo, hingga saat ini belum memperbaiki senderan yang jebol akibat meluapnya air sungai belum lama ini. Bahkan kerusakan yang terjadi kini malah semakin parah.

DenPost/witari

BEKAS PRATIMA - Mangku Kila tunjukkan bekas pratima yang emasnya diacak-acak.

Wabup Kembang Prihatin Pratima Diacak-acak Negara, DenPost Adanya tujuh pura di wilayah Jembrana yang dibobol maling dan pratimanya diacak-acak membuat Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan prihatin. Minggu (16/ 12) kemarin, Wabup mengatakan pihaknya sudah meminta semua pecalang untuk berjaga-jaga. ”Mulai dari Pengeragoan hingga Gilimanuk kami harapkan kepeduliannya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan saling mengawasi,” katanya. Dia memandang perlu juga ada langkah antisipasi di adat. ”Saya rasa ronda juga perlu diberdayakan dan digalakkan lagi,” katanya. Saat pencurian di Pura Rambut Siwi, Kembang juga sempat datang dan memantau langsung. ”Pasca pencurian di Rambut Siwi sebenarnya kami sudah mewanti-wanti agar keamanan pura ditingkatkan,” katanya. Sementara Jro Mangku Nyoman Kila, pemangku di Pura Dalem Candikusuma juga merasa prihatin dan syok dengan kejadian tersebut. ”Padahal kami sudah menyimpan pratima di gedong yang dibuat seperti menara. Maksudnya agar aman, karena pura ada di pinggir jalan, eh malah bisa juga dicuri,” katanya. Untuk langkah selanjutnya pihaknya masih menunggu agenda rapat dengan kerta desa dan Kelian Adat Bajar Tetelan, Candikusuma. Sebelumnya DenPost memberitakan pencurian terjadi Sabtu (15/12) lalu di Pura Dangkhayangan Indrakusuma, Candikusuma, Melaya, dan Pura Dalem Candikusuma serta Pura Desa Candikusuma. Di Pura Indrakusuma yang hilang di antaranya bunga emas 8 buah berbentuk bunga cempaka, 1 bilah keris, 1 cincin, dan 1 buah gelung kepala. Sedangkan di Pura Dalem, Dusun Tetelan, Candikusuma, Melaya, menurut Jro Mangku Nyoman Kila, pencuri berhasil membawa kabur kalung seberat 3 gram, dua buah bunga emas, 3 buah soca emas, satu gelung emas, satu emas di telinga patung pretima, 3 soca emas di kening patung pratima, dan 3 soca emas di dada patung pratima. Pratima di Pura Dalem diambil oleh pelaku di menara/ gedong penyimpenan yang tingginya 6 meter. Pencuri naik ke gedong tinggi tersebut dengan menggunakan tangga yang ada di pura serta merusak gembok gedong. Sedangkan di Pura Desa tidak ada yang hilang hanya pintu gedong dibuka. Akibat pencurian tersebut total kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. (120)

Beberapa warga menilai jebolnya proyek tersebut lantaran pengerjaan proyek yang tidak memenuhi standar. Warga menduga campuran bahan perekat batu tersebut tidak terlalu kuat. Terbukti dari bekas jebolnya senderan tersebut nampak remuk. Tarma, salah seorang warga Banjar Sekarkejule, Desa Yehembang Kauh, Minggu (16/12) kemarin mengatakan jika campurannya bagus atau kuat, kecil kemungkinan bisa jebol. Apalagi banjirnya kecil. Demikian juga jika campurannya bagus tidak mungkin bekas jebolnya seperti serbuk. Tarma dan beberapa warga meminta senderan yang jebol tersebut segera diperbaiki dan jika perlu dibangun ulang seluruhnya, terutama senderan di sebelah utara sungai atau di bawah jalan menuju Banjar Sekarkujule. Pasalnya, senderan yang masih tersisa

sudah tidak kuat dan kondisinya semua sudah retak. Lagi pula, menurut warga, di tempat tersebut perlu dibangun senderan yang kuat lantaran jalan di atasnya sering amblas atau abrasi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurut dia, saat jalan tersebut amblas pernah ada truk yang terjerembab. Dari pengamatan, senderan itu sebelah utara sungai atau tepatnya di bawah jalan menuju Banjar Sekarkujula, Desa Yehembang Kauh, kerusakan yang sebelumnya hanya lima meter kini bertambah lagi tiga meter pada ujung timur senderan. Bahkan akibat banjir yang kedua kalinya senderan yang panjangnya sekitar 50 meter tersebut nyaris keseluruhannya dalam keadaan retak-retak. Direksi Teknis Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Wayan Riasa, ketika dimintai

DenPost/witari

BERTAMBAH PARAH - Senderan di Yehembang Kauh, Mendoyo, yang jebol bertambah parah belum diperbaiki pihak rekanan. konfirmasi mengatakan kerusakan senderan tersebut adalah kerusakan lama dan tidak ada kerusakan baru. ”Staf saya

sudah mengecek. Kami sudah perintahkan pihak rekanan untuk memperbaiki senderan tersebut. Tapi sampai saat ini

cuacanya belum mendukung sehingga proses perbaikannya masih menunggu cuaca baik,” jelasnya. (120)

Kendaraan Antre di Gilimanuk Sampai Tujuh Jam Negara, DenPost Antrean panjang truk dan kendaraan pribadi terjadi Sabtu (15/12) sore lalu hingga Minggu (16/12) pagi kemarin. Kondisi ini terjadi karena tumpahan kendaraan pascaterjadinya kemacetan di Bajra, Tabanan, akibat truk mogok. Akibat membeludaknya kendaraan, ekor antrean yang awalnya hanya sampai di parkir manuver dengan cepat meluber ke jalan raya. Guna menghindari kemacetan makin panjang, petugas terpaksa mengalihkan arus masuk truk menuju dermaga landing craft macine (LCM) atau dermaga kapal barang melalui pos KTP lurus ke Pura Segara. Untuk mobil pribadi, bus akap dan travel yang jumlahnya sedikit diarahkan langsung melalui pintu masuk

Pelabuhan. Salah seorang pedagang mengatakan antrean mulai terjadi sekitar pukul 19.00, karena truk yang datang sekaligus dan berbarengan sehingga terjadi antrean. Kemudian sekitar pukul 22.00, ekor antrean sudah sampai di gelung kori atau sekitar 2 kilometer dari pelabuhan. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Wahyudi Susianto, mengatakan antrean panjang truk-truk itu terjadi karena mereka tiba bersamaan dalam jumlah banyak. Kemungkinan truk-truk itu tumpahan dari kemacetan di Bajra. Meski ASDP mengoperasikan 29 kapal yakni 14 kapal motor penumpang (KMP) dan 15 kapal landing craft macine atau kapal pengangkut kendaraan barang, namun karena ken-

daraan tumpahan kemacetan di Tabanan terus mengalir, memasuki tengah m a l a m ekor antrean sudah masuk kawasan hutan atau lebih dari tiga kilometer. Antrean DenPost/witari t r u k - ANTREAN TRUK - Antrean kendaraan truk di Gilimanuk terjadi sejak Sabtu truk yang (15/12) malam lalu hingga Minggu (16/12) kemarin. balik ke Jawa itu masih berlanjut sampai Ming- masih di masjid atau satu ki- truk habis diseberangkan dan gu (16/12) pagi kemarin. Seki- lometer dari pelabuhan. Baru penyeberangan kembali nortar pukul 07.30 ekor antrean sekitar pukul 09.00 semua mal. (120)

Warga Desa Pengastulan Belum Direlokasi

REAKSI

„ Korban Gelombang Pasang Tahun Lalu

Di Pengambengan

Penghuni Tanah Timbul Masih Bertahan Negara, DenPost Perintah Bupati Jembrana, I Putu Artha, agar tanah timbul di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara di Desa Pengambengan, Negara, dikosongkan tampaknya tidak digubris oleh warga atau penghuni tanah tersebut. Mereka malah bertahan di lokasi tersebut. Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan warga yang tinggal di tanah timbul menunggu hingga proyek perluasan pelabuhan di tanah tersebut dimulai, baru mereka membongkar bangunannya. Sementara bangunan di tanah timbul dekat pelabuhan perikanan ini rata-rata adalah warung dan gudang penyimpanan alat tangkap. Pengamatan DenPost Minggu (16/12) kemarin, sebagian besar bangunan juga hanya dibangun semi permanen dan ada yang hanya memakai bahan seadanya baik dari bambu maupun gedek. Kemarin dari puluhan bangunan baru terlihat satu yang membongkar gentengnya, sementara bangunan lainnya masih utuh. Kepala Dusun Munduk Pengambengan, Lukman, mengatakan penghuni tanah timbul sebelumnya mengaku siap pindah. Saat pertama kali mendirikan bangunan di lokasi itu, Lukman mengaku sudah mengingatkan warga mereka bisa sewaktu-waktu disuruh pindah karena itu tanah aset Pemkab. (120)

DenPost/robin

TUR KE DESA - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG saat berbincang dengan warga Desa Lemukih, Kecamatan Sawan dalam acara tur ke desa-desa akhir pekan kemarin.

Singaraja, DenPost Tercatat 12 kepala keluarga korban gelombang pasang di Banjar Dinas Sari, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, belum direlokasi dari pinggir pantai. Mereka diterpa bencana alam 6 Januari 2011 lalu. Ketika itu pemerintah menjanjikan para korban direlokasi ke tempat yang lebih aman. Namun hingga akhir 2012 ini mereka belum direlokasi dari lokasi bencana. Program relokasi belum di-

jalankan, pada 7 Januari 2012 lalu mereka kembali menjadi korban bencana yang sama. Perbekel Pengastulan, Ketut Yasa, ketika ditemui Minggu (16/12) kemarin membenarkan ada 12 kepala keluarga yang berprofesi sebagai nelayan, masih menempati rumah-rumah yang sempat dihantam gelombang pasang. Rumah-rumah itu sudah dalam kondisi mengkhawatirkan dan dibutuhkan relokasi yang sangat mendesak.

Menurut Yasa, saat ini warganya hanya bisa menempati rumah tersebut dengan melakukan perbaikan seadanya. Kini mereka hanya bisa menanti dengan cemas, karena khawatir gelombang pasang menerjang kembali pada Januari nanti, seperti yang sudah terjadi sebelum-sebelumnya. ”Sebenarnya warga kami sudah punya lahan untuk relokasi, sudah buat surat pernyataan soal kepemilikan lahan juga. Waktu itu di-

janjikan pemerintah yang akan membangun, sedangkan tanahnya dari warga. Tapi sampai sekarang belum jelas juga kapan akan direlokasi,” ucapnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, mengatakan bahwa tahun 2012 Diskanla Buleleng tidak memiliki dana untuk merelokasi para nelayan yang terkena bencana gelombang pasang. Dis-

kanla hanya sempat melakukan relokasi terhadap 72 kepala keluarga pada tahun 2011 lalu. ”Yang 72 kepala keluarga itu berasal dari seluruh Buleleng. Saya kurang ingat berapa banyak detailnya. Untuk yang tahun 2013 mendatang, sekarang sedang kami perjuangkan untuk mencari dananya. Bukan bicara relokasi di Kecamatan Seririt saja, juga di Sawan dan Kubutambahan,” katanya. (118)

Klinik Jnana Marga

”Sepiring Berdua Tetap Bahagia”

TIDAK bisa dipungkiri, seks memegang peran penting dalam kehidupan rumah tangga. Besar kecilnya masalah rumah tangga bisa mulai dan berakhir diatas ranjang. Jika kehidupan seksual berjalan baik, ibarat makan sepiring berdua, tak peduli digubuk derita tetap bahagia. Aktifitas seks yang teratur dan berkualitas akan membuat rumah tangga menjadi rileks dan harmonis. Begitu pula sebaliknya, jika aktifitas seks tidak berjalan normal, baik itu dari segi kualitas maupun kuantitas akan menyebabkan hubungan suami istri menjadi tegang,

sering bertengkar, tidak harmonis dan ujung-ujungnya adalah tidak bahagia. Karena itu, kehidupan seks harus betul-betul diperhatikan oleh setiap pasangan. Tidak semua orang bisa memiliki kondisi prima tersebut secara serta merta. Setiap pria harus berusaha sendiri untuk mendapatkan kondisi tubuh prima yang mereka inginkan. Selain menambah rasa percaya diri, memiliki tubuh yang kuat dan prima juga menjadi dambaan setiap pria terutama untuk urusan kehidupan seks mereka. Sehingga, tidak jarang jika kebanyakan pria akan berusaha mati-matian untuk mendapatkan kondisi tubuh yang paling prima demi menunjang keberhasilan kehidupan mereka. Salah satu jenis gangguan seksual pria yang umum dialami pria salah satunya adalah kehilangan keinginan untuk melakukan hubungan seks. Hal ini jika dibiarkan tentu bisa mengganggu keharmonisan dengan pasangan. Dari semua masalah seksual pria, masalah gairah rendah adalah yang paling sulit disembuhkan karena penderita biasanya tidak memiliki motivasi untuk menyembuhkan diri. Gairah yang menurun bi-

asanya terjadi karena faktor psikologis seperti depresi, keretakan hubungan, dan lainlain. Juga karena masalah fisik seperti kelelahan. Oleh sebab itu ahli seksual dan terapist Klinik Jnana Marga Nengah Edy Warsita menyarankan, jangan anggap remeh jika merasakan ada masalah dengan kehidupan seksual. Hal tersebut pertanda ada sesuatu yang terjadi di dalam diri. Sebaiknya segera temukan ahlinya dan lakukan pengobatan. Klinik Jnana Marga yang beralamat di jalan Gatot Subroto I, gang Jnana (1 km ke arah utara Apotik Anugrah II ) Denpasar telpon 0361 9111600, ahlinya seksual, membantu meningkatkan kualitas kehidupan seksual anda. Seperti menambah ukuran, menyeimbangkan ( menaik/ menurunkan) libido, mengatasi disfungsi ereksi, ejakulasi dini, infertilitas dan lain – lain. Klinik yang buka setiap hari, senin hingga sabtu pukul 09.00 – 17.00 wita, juga membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti diabetes, hypertensi, sesak nafas, struk dan lain – lain. Sudah banyak yang membuktikan, kenapa anda tidak mencobanya? (JB)

C. 1476


7

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

Larikan Motor Paman, ABG Disel

BAKTI SOSIAL

Amlapura, DenPost Jangan pernah melarikan barang milik orang lain apapun alasannya. Jika nekat bisa bernasib seperti I Made Nova Wardana (17). ABG (anak baru gede) beralamat di Dusun Sidakarya, Sidemen, Karangasem, itu dijebloskan ke sel tahanan lantaran nekat melarikan sepeda motor milik pamannya.

DenPost/suastrawan

PENGHIJAUAN PURA - Aksi penghijauan di kawasan Pura Bukit Mangun, Desa Tianyar Timur, Kubu, Karangasem, Minggu (16/12) kemarin.

Pura Bukit Mangun Dihijaukan Bunga Jepun Amlapura, DenPost Gerakan penghijauan yang dikampanyekan Pemkab Karangasem mendapat apresiasi dari masyarakat Bumi Tanah Aron. Seperti terlihat di kawasan Pura Sad Kahyangan Bukit Mangun, Desa Tianyar Timur, Kecamatan Kubu, Minggu (16/12). Masyarakat setempat dikoordinasi Paguyuban Kubu Manunggal menamami kawasan pura dengan nyuh gading (kelapa gading) dan bunga jepun. Aksi penghijauan tersebut sebagai bentuk dukungan atas program penanaman satu miliar pohon yang dirancang Pemerintah Pusat. Untuk di Karangasem, program semiliar pohon tersebut ditandai dengan penyerahan beraneka bibit pohon oleh Bupati Karangasem, Wayan Geredeg, di pelataran Pura Pasar Agung Sibetan, di Dusun Yeh Kori, pertengahan bulan lalu. Koordinator aksi, I Nengah Subrata, mengatakan kegiatan penanaman pohon di Pura Bukit Mangun diikuti sekitar 100 orang anggota paguyuban. Pura Bukit Mangun dipilih sebagai lokasi kegiatan mengingat statusnya sebagai Sad Kahyangan. ’’Kegiatan ini melanjutkan kegiatan tahun lalu yang dilaksanakan Forum Sekar. Waktu itu kegiatan dipimpin Wakil Bupati Karangasem,” katanya. Bibit yang ditanam yakni 100 nyuh gading dan 150 jepun. Kedua jenis tanaman itu dipilih karena selain dapat berfungsi sebagai penghijauan, juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kelapa gading sangat penting untuk perlengkapan upakara yadnya. Demikian juga dengan jepun yang belakangan bunganya bernialai ekonomi sangat tinggi. Selain di areal pura, bibit juga ditaman di sepanjang jalan menuju pura. Menurut Subrata, rencana penghijauan sudah disusun lama, namun baru bisa dilaksanakan karena menunggu musim hujan. ’’Nanti kalau sudah menghasilkan, siapa pun boleh mengambil sepanjang digunakan untuk kegiatan yadnya,” katanya. Subrata mengakui bibit yang ditanam jumlahnya sangat terbatas dibandingkan dengan luas kawasan yang mesti dihijaukan. Pihaknya menyatakan siap membantu bila ada yang akan menyumbang bibit ataupun melaksanakan kegiatan serupa di wilayah Kecamatan Kubu. (117)

ASPIRASI

IB Santosa

Pungutan Retribusi Didasari Potensi Bangli, DenPost Kebocoran PAD (pendapatan asli daerah) Kabupaten Bangli selain di sektor galian C, juga disumbangkan oleh sektor objek wisata dan olahraga. Menurut anggota Komisi II DPRD Bangli, IB Santosa, tingginya kebocoran PAD karena kelalaian pemerintah yang memungut retribusi berdasarkan pendapatan tahun lalu. Seharusnya, kata dia, pemungutan retribusi dilakukan berdasarkan potensi yang dimiliki daerah. Politisi PNIM itu mengatakan tahun anggaran ini target retribusi dari objek wisata dan olahraga yang dipasang Pemkab Bangli Rp 1,5 miliar. Sedangkan dari sektor pajak hotel dan restoran (PHR) Rp 5 miliar dan dari galian C Rp 1,8 miliar. ’’Jika pemungutan retribusinya tidak dilakukan berdasarkan pendapatan tahun lalu, pendapatan dari ketiga pos ini bisa ditingkatkan sampai 200 persen. Ini jika penghitungannya dilakukan secara benar,” kata Santosa, Minggu (16/12) kemarin. Menurut Santosa, pemerintah memasang target yang terlalu rendah sehingga bepotensi terjadinya kebocoran yang sangat tinggi. Pemerintah dalam memasang terget PHR dilakukan berdasarkan laporan pembukuan restoran. Tindak-an ini dipandang masih tradisional. Dia mencontohkan di Jakarta, pajak restoran dipungut berdasarkan jumlah kursi dan bir yang teregistrasi. ’’Metode ini sudah pernah kami usulkan, tetapi tidak mau diterapkan sehingga hanya mengandalkan laporan pembukuan dari restoran,” katanya. Untuk pajak hotel, kata dia, seharusnya dihitung berdasarkan jumlah kamar yang dimiliki. Dengan dasar pemungutan itu, pihaknya meragukan kebenaran laporan pembukuan yang disodorkan. Karena jika diteliti dengan hitung-hitungan bisnis, semua restoran yang ada di Bangli bangkrut. Selain itu, lanjutnya, masalah tunggakan yang terjadi selama ini mestinya disikapi serius oleh pemerintah. Harus ada kejelasan dalam penagihan tunggakan itu. Pemerintah, menurut Santosa, tidak bisa memutihkan tunggakantunggakan yang ada, kecuali dinyatakan pailit. ”Kalau pemerintah daerah sudah tidak mampu lagi melakukan penagihan tunggakan itu, harusnya diserahkan kepada penegak hukum, karena pembayaran pajak sifatnya wajib dilakukan oleh warga negara,” katanya. Dia menuding pemerintah ceroboh dalam menghitung dan mekanisme yang digunakan keliru, sehingga berpotensi terjadinya kebocoran yang tinggi. Dia bahkan mengkritisi pemungutan retribusi galian C yang dilakukan oleh pihak ketiga, yang mana tidak diatur dalam Perda. ’’Pemungutan retribusi harusnya dilakukan satu pintu sehingga tidak membingungkan wajib pajak,’’ katanya. (122)

Remaja kelahiran Seririt, Buleleng, itu dibekuk anggota Buser Polres Karangasem di rumah salah seorang temannya di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar, Sabtu (15/ 12) sore. Dari tempat persembunyannya itu polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Vario DK 5865 SL hasil curiannya. Pelaku menjadi buronan polisi sejak Jumat (14/12) sore. Pengejaran terhadap remaja yang tak sampai lulus SMP itu berawal dari laporan, I Kadek Yogi Aditya Putra (19). Kepada petugas Polsek Sidemen, anak dari korban I Putu Mukia (60) itu mengatakan sepeda motor orang tuanya hilang saat diparkir di garase ruamhnya, di Asrama Koramil Sidemen. Pelaku sendiri menolak dituduh mencuri. Dia mengaku nekat melarikan sepeda motor pamanya yang pensiunan TNI itu hanya untuk dipakai kabur. Dia ingin minggat dari rumah

sang paman, karena trauma malam sebelumnya sempat digebukin. ’’Saya memang salah karena sempat tiga hari tidak pulang-pulang, tapi saya tak terima kalau sampai dipukul. Makanya saya ingin minggat saja,” katanya saat diinterogasi petugas Polres Karangasem, Minggu (16/12) kemarin. Kepada polisi pelaku mengaku kabur dari rumah sang paman Jumat (14/2) sekitar pukul 02.00. Dari rumah sang paman pelaku sempat bersembunyi di sebuah gubuk di tengah sawah, wilayah Dusun Pakel, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Remaja yang sejak lulus SD dirawat sang paman itu kemudian memutuskan lari ke Denpasar, karena takut ditangkap polisi. ’’Tapi saya ke sana bukan untuk sembunyi, saya menemui paman saya yang satunya lagi. Saya kemudian menginap di teman saya, rumahnya di

DenPost/suastrawan

MOTOR PAMAN - I Made Nova Wardana (kiri) diamankan di Mapolres Karangasem atas kasus pencurian sepeda motor milik pamannya. samping rumah paman saya itu. Saya ditangkap pas tidurtiduran di sana,” katanya. Meski membantah mencuri, polisi sudah menyiapkan pasal untuk menjerat remaja bengal

tersebut. Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP Made Wartama, mengatakan pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. ’’Ini per-

ingatan bagi semua bahwa jangan sekali-kali meninggalkan motor dengan kunci yang masih nyantol,” tandasnya. (117)

Pemkab Klungkung Belajar Pengelolaan Pasar ke Tangerang „ Dipimpin Bupati Candra Semarapura, DenPost Pemkab Klungkung melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Klungkung studi banding tentang pengelolaan pasar ke pasar modern Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Kamis (13/12) lalu. Rombongan Pemkab Klungkung dipimpin Bupati Klungkung, I Wayan Candra. Mereka diterima koordinator pasar modern BSD City, Deddy Wirman, di kantor pengelola pasar. Selain tukar pikiran melalui diskusi dan tanya jawab, rombongan Pemkab juga meninjau ke lapangan. Pasar modern BSD City merupakan pasar yang menghadirkan rasa pasar tradisional dengan kenyamanan pasar modern yang bersih dan teratur. Lapak permanen dari beton yang hampir sama seperti dibuat pada Pasar Galiran tampak berjejer rapi ditempati pedagang di areal tengah pasar. Kenyamanan transaksi juga didukung oleh kebersihan pasar dan keamanan yang ter-

jaga, dengan tatanan parkir di luar gedung pasar yang rapi. Deddy Wirman mengatakan pasar modern BSD City mempunyai luas lahan sekitar tiga hektar dengan luas bangunan 1,4 hektar. Pasar tersebut dikatakan mampu menampung 800 pedagang, dengan jumlah lapak di dalamnya 320 unit dengan ukuran 2 x 2 meter yang diterapkan dengan sistem sewa per tahun. Sedangkan pada sisi samping lapak dibangun kios-kios dan pada sisi luarnya. Termasuk dibangun ruko dengan sistem jual lepas. Selain itu, menurut Deddy Wirman, pasar itu juga menyediakan pedagang makanan dengan warung tenda yang buka dari pukul 15.00 Wita hingga pukul 24.00 Wita dengan lahan parkir yang dibuat mampu menampung kurang lebih 500 unit mobil. Setelah melihat kondisi pasar modern BSD City, Bupati Candra kemudian menyampaikan kedatangannya ke pasar modern BSD City Tangerang Selatan. Menurut Bupati Can-

dra, kedatangan rombongan Pemkab Klungkung serangkaian persiapan pengelolaan dan pelaksanaan beroperasinya pasar tradisional modern di Kabupaten Klungkung yang sekarang masih tahap pengerjaan. ’’Mudah-mudahan tahun depan tidak ada halangan dapat selesai dikerjakan dan siap operasi,’’ ujar Bupati Candra. Selain itu, Bupati Candra juga berharap dengan kunjungan ini, pihaknya bersama rombongan dapat mengetahui bagaimana sistem pengelolaan, perjanjian, sanksi, kebersihan dan keamanan. Kendati tidak dapat diterapkan 100 persen, Bupati Candra juga berharap dapat mencontoh sistem pengelolaannya yang disesuaikan pula dengan pengelolaan di Klungkung sebagai pasar milik Pemda. Di samping itu, sebagai tindak lanjut, Bupati Candra juga menginstruksikan kepada jajaran terkait untuk mempelajari secara detail aspek sosial, operasional manajemen. Setelah kegiatan tersebut agar ditindaklanjuti dengan melaku-

DPRD Dukung Pemkab Revitalisasi Pasar Kintamani Kintamani, DenPost Kondisi pasar terbesar ketiga di Bangli yakni Pasar Kintamani cukup memprihatinkan. Selain sejumlah ruko lapuk dimakan zaman, bangunan los, jalan di tengah pasar serta sarana penunjang lainnya juga sangat memprihatinkan. Kondisi itu selain berdampak pada kenyamanan warga, juga bisa merusak citra kawasan Kintamani, mengingat Pasar Kintamani juga sering dikunjungi wisatawan. Untuk itu, pihak DPRD Bangli mendukung jika Pemkab Bangli melakukan revitalisasi pasar tersebut. ”Kami tentunya sangat mendukung jika keberadaan pasar Kintamani bisa direvita-

C. 1518

lisasi dan dilakukan penataan,” kata Wakil Ketua DPRD Bangli, Nyoman Basma, S.H., Minggu (16/12) kemarin. Politisi Partai Golkar itu mengemukakan sebagai salah satu pusat ekonomi keberadaan Pasar Kintamani memang masih memerlukan berbagai upaya revitalisasi, khususnya upaya peningkatan sarana-prasarana pendukungnya. ”Bagaimana warga akan merasa nyaman dan aman dalam melakukan aktivitas bisnis, jika kondisi pasar tak mendukung,” tegas Basma. Menurut Basma, jika penataan dan revitalisasi Pasar Kintamani bisa dikakukan, bukan saja akan memberikan manfaat bagi warga sekitar, secara

tidak langsung juga akan menjadi daya tarik wisatawan. Pasalnya, Pasar Kintamani sering didatangi wisatawan untuk melihat langsung proses jual-beli secara tradisional. ”Dengan demikian, pasar Kintamani mungkin akan bisa dijadikan objek wisata alternatif,” katanya. Sebelumnya, sejumlah warga berharap agar Pemkab Bangli melakukan revitalisasi dan penataan kembali Pasar Kintamani. Menurut warga, kondisi Pasar Kintamani saat ini sudah sangat krodit, bukan saja disebabkan oleh banyaknya pedagang, juga sejumlah bangunan yang mulai keropos dan cukup membahayakan. (tik)

C. 1462

DenPost/sriwiadnyana

STUDI BANDING - Bupati Klungkung, I Wayan Candra, bersama rombongan studi banding ke pasar modern Bumi Serpong Damai City, Tangerang Selatan, belum lama ini. kan rapat tim terkait di Pemkab Klungkung sehingga dapat dikaji secara matang dan segera disosialisasikan. ’’Kami perintahkan tim terkait untuk segera melakukan rapat, so-

sialisasikan dan inventarisasi para pedagang. Jangan sampai nanti pedagang yang sudah lama berjualan tidak mendapat tempat atau sebaliknya,’’ tegas Bupati Candra. (119/*)

Warga Bangli Keluhkan Jalan Berlubang Bangli, DenPost Sejumlah ruas jalan di Bangli kondisinya masih sangat memprihatinkan. Seperti jalur Penaga yang tembus ke Desa Yangapi, yang rusak parah. Kerusakan jalan yang sebelumnya menggunakan hotmiks itu terjadi hampir beberapa kilo dan mengundang protes warga. Seorang warga setempat, Ketut Armaya, mengatakan kerusakan jalan itu sudah hampir terjadi sejak dua tahun lalu. Kondisinya dipenuhi lubang menganga lantaran lapisan aspal sudah mengelupas. Batu geladag yang digunakan sebagai konstruksi sudah mulai kelihatan, sehingga menyulitkan warga saat melintas. Menurut warga tersebut, kerusakan ruas jalan itu disebabkan oleh air saat musim penghujan. ’’Kerusakan jalan ini disebabkan oleh air saat hujan deras. Karena airnya

tumpah ke jalan sehingga menggerogoti badan jalan. Drainase yang dibangun juga tidak berfungsi karena mengalami pendangkalan,” katanya. Menurut Armaya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif dari Tembuku menuju Kintamani. Warga akan ramai melalui jalur itu ketika ada upacara di Pura Batur. ’’Karena ini jalur penting yang ramai dilalui, kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” katanya. Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Subagan, mengatakan jalur Penaga-Yangapi, yang kondisinya rusak parah akan segera diperbaiki. Perbaikannya sudah direncanakan dengan menggunakan hotmiks. ’’Jalan itu akan segera mendapat perbaikan, apalagi karena banyak dilalui warga sehingga diutamakan,” ujarnya. (122)

C. 1486


8

DENPOST z SENIN, 17 DESEMBER 2012

PD Pasar Setujui Tuntutan Pedagang Pasar Tumpah Banyuasri

Jam Buka Maju 30 Menit

DenPost/sudiana

PASAR MATI - Kondisi Pasar Kertha Sari, Latu, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Badung, seperti pasar mati karena sepi.

Pasar Kertha Sari Dinilai Layak Jadi Pasar Seni Perlu Dukungan Semua Pihak Mengwi, DenPost Pasar Kertha Sari, Latu, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Badung, dinilai layak menjadi pasar seni. Demikian kesimpulan studi kelayakan yang dilakukan Tim FE Unud, seperti disampaikan oleh Dirut PD Pasar Badung, Ketut Golak, S.H. Minggu (16/12) kemarin. Menurut Golak, studi kelayakan tersebut sebagai upaya PD Pasar dalam mengembangkan pasar tradisional Kertha Sari. ”Tindak lanjut dari direksi, kami akan bersurat ke SKPD terkait. Langkah kami dalam mengembangkan pasar yang ada di bawah naungan PD Pasar Badung perlu dukungan semua pihak,” kata Golak seraya menyodorkan hasil kajian tim ahli dari Unud. Berdasarkan kajian Tim FE Unud yang dipimpin Prof. Dr. Ketut Rahyuda, Pasar Kertha Sari, Latu, layak dikembangkan menjadi pasar seni. Tim menilai berdasarkan beberapa aspek, di antaranya aspek pasar dan pemasaran, teknis, legal, kelembagaan dan sumber daya manusia, sosial ekonomi, dan dari aspek keuangan. Hasil kajian yang ditandatangani oleh Dekan FE Unud, Prof. Dr. I Gusti Bagus Wiksuana, M.Si., menyimpulkan rencana transformasi layak untuk direalisasikan dalam semua aspek dengan sejumlah rekomendasi penting untuk dicatat. Kajian tersebut berdasarkan tiga pertimbangan, yakni pertama, Pasar Kertha Sari dulit dikembangkan menjadi pasar tradisonal karena terletak di antara tiga pasar tradisional umum lainnya yakni Pasar Desa Gerih, Pasar Desa Mambal, dan Pasar Desa Abiansemal. Warga lebih tertarik ke pasar desa tersebut karena dipandang lebih lengkap. Kedua, Kabupaten Badung dikenal sebagai daerah tujuan wisata, sehingga keberadaan Pasar Kertha Sari akan menjadi sektor penunjang pariwisata Badung. Ketiga, sebagian penduduk Kecamatan Abiansemal bergerak di sektor kerajinan, seperti kerajinan kayu, logam, makanan, yang memerlukan tempat untuk memasarkan produknya. ”Banyak produk seni warga Badung malah dijual di pasar seni di luar Kabupaten Badung. Seniman Badung yang berkarya, seniman kabupaten lain punya nama,” katanya sembari geleng kepala. Berdasarkan tiga alasan tersebut, Tim FE Unud berkesimpulan Pasar Kertha Sari, Latu, dapat dikembangkan menjadi Pasar Seni Kertha Sari, dengan cara memperbaiki beberapa kelemahan fisik dan nonfisik. Di antaranya pintu masuk yang saat ini menghadap barat (Desa Gerih) diubah menghadap ke jalan raya Mambal - Abiansemal, sehingga akses masuk ke pasar lebih mudah. Desain kios, sirkulasi air, pohon peneduh juga menjadi catatan. (104)

JUAL MOBIL

BIRO JASA

C.1507

C. 1463

Singaraja, DenPost Aspirasi sejumlah pedagang Pasar Tumpah di Terminal Banyuasri, Kecamatan Buleleng, untuk memajukan jam mulai berjualan akhirnya disetujui Direksi PD (Perusahaan Daerah) Pasar Buleleng. Namun, dari waktu buka maju satu jam yang diminta pedagang, direksi hanya mengizinkan maju 30 menit. Artinya, pedagang diizinkan mulai berjualan pukul 17.30 yang sebelumnya pukul 18.00. Dirut (Direktur Utama) PD Pasar Buleleng, Gede Putu Satwika Yadnya, saat dim-

intai konfirmasi Minggu (16/ 12) kemarin mengatakan, tambahan waktu 30 menit mulai berjualan itu diputuskan setelah direksi bersama instansi terkait lain seperti Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan investigasi di lapangan. Dari hasil investigasi itu, direksi memutuskan tambahan waktu 30 menit mulai berjualan itu dianggap cukup bagi pedagang berkemas-kemas dan menata barang dagangannya. Tepat pukul 18.00 pedagang sudah mulai melayani pembeli.

Setelah memberikan izin jam tambahan mulai berjualan, direksi meminta pedagang untuk menutup dagangannya pada pukul 05.00 Wita. Keputusan memajukan jam tutup itu juga berdasarkan kajian, yang mana pedagang yang berjualan di Pasar Banyuasri mulai membuka usahanya. ”Jam buka ditambah 30 menit sudah cukup berkemas dan jam tutup maju 30 menit juga memberikan kesempatan pedagang di dalam dan pembeli bisa berbelanja di dalam pasar,” katanya. Satwika menambahkan,

kesepakatan perubahan jam buka dan jam tutup bagi pedagang pasar tumpah itu tetap diawasi oleh petugas pengaman pasar bekerjasama dengan instansi teknis yang terkait. Meski sudah menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan keputusan ini, pihaknya yakin pedagang akan mengikuti aturan main yang sudah disepakati. ”Kami yakin kebijakan ini diikuti karena pedagang sudah menerima. Kami bersama instansi lain juga akan tetap mengawasi dan saling mengingatkan agar kebijakan ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah perwakilan pedagang mengadu kepada Bupati Putu Agus Suradnyana. Pedagang meminta jam mulai berjualan dimajukan satu jam. Awalnya pedagang diizinkan berjualan pada pukul 18.00 dan tutup pukul 06.00. Atas kebijakan ini pedagang mengusulkan jam mulai berjualan pukul 15.00 dan waktu tutup tetap pukul 06.00. Pedagang beralasan, jika mulai berjualan pukul 18.00 pembeli yang kebanyakan pegawai sudah sepi, karena biasanya pengunjung ramai pada pukul 17.00. (118)

Soal Banjir di Jalan Raya Sakah

Komisi B Desak PU Propinsi Segera Bertindak Gianyar, DenPost Banjir yang kerap terjadi di Jalan Raya Sakah, Sukawati, Gianyar, akibat meluapnya air got trotoar di jalan tersebut, ternyata menjadi sorotan Dewan Gianyar. Bahkan Anggota Komisi B DPRD Gianyar, meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Bali segera melakukan perbaikan atau penggelontoran got trotoar di jalan itu. Anggota Komisi B DPRD Gianyar, Kadek Wardana, yang dihubungi Minggu (16/12) mengatakan, saat hujan beberapa hari lalu, Jalan Raya Sakah kembali banjir. Padahal, kata Wardana, jalan tersebut merupakan jalan urat nadi pariwisata yakni jalur penghubung Denpasar menuju pariwisata Ubud. “Dari kondisi fisik trotoar memang masih layak untuk digunakan pengguna pejalan kaki, namun gotnya yang perlu digelontor agar tidak setiap hujan meluap terus. Dinas PU Gianyar katanya

sudah melakukan koordinasi mengenai masalah ini, tapi nyatanya hingga saat hujan terakhir, Jalan Raya Sakah masih kebanjiran dan merendam beberapa art shop di jalan tersebut,”terangnya. Lebih lanjut Ketua Badan Kehormatan DPRD Gianyar ini juga mengatakan, Desember ini sudah mulai musim penghujan. Selain itu kunjungan wisatawan ke Gianyar pastinya meningkat. “Jangan sampai wisatawan terganggung dengan kondisi infrastruktur fasilitas umum pemerintah yang rusak seperti ini dan ini pun setidaknya mencoreng pariwisata Gianyar yang mengusung tema kebersihan dan kenyamana berwisata,”paparnya. Sebelumnya Kepala Dinas PU Kabupaten Gianyar, Nyoman Nuadi, mengatakan, untuk masalah penggelontoran got trotoar, sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. “Kalau got trotoar status kabupaten

BANJIR Kondisi Jalan Raya Sakah yang setiap hujan mengalami banjir akibat meluapnya air dari got trotoar.

DenPost/dewa

hampir semua sudah kami gelontor. Namun jalan yang berstatus propinsi, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak PU Propinsi agar segera dilakukan penggelontoran, ”ujarnya.

Lebih lanjut Nuadi mengatakan, Dinas PU Kabupaten Gianyar sudah menargetkan jalan status kabupaten bebas banjir. “Untuk jalan kabupaten seperti di kawasan Ubud dan Gianyar sudah kami gel-

ontor sejak dua bulan lalu. Contoh saja di jalan raya Ubud,Kecamatan Ubud dan jalan raya Bitre, Gianyar, sudah kami gelontor dan tidak ada lagi banjir di kawasan tersebut,“terangnya. (115)

Sodetan Tukad Mati Maksimal, Sampah Masih Jadi Masalah KONDISI sungai di Bali kini makin memprihatinkan. Tak saja karena kesadaran masyarakat yang masih kurang sayang lingkungan, juga sikapsikap mencaplok bantaran sungai masih saja terjadi dengan berbagai upaya berbentuk legalitas. Namun yang jelas, aliran sungai yang harusnya dari hulu ke hilir membesar, kini malah sebaliknya. Hal itu mengakibatkan bencana banjir akan terus menghantui daerah bantaran sungai di daerah hilir Badung dan Denpasar. ‘’Dari data yang kami dapat, Tukad Mati yang selama ini menjadi salah satu sungai induk pembuangan air hujan di daerah Denpasar dan Badung makin sempit di ujungnya. Sodetan yang telah dikerjakan menurut ukuran kami sudah maksimal, membuang air dari titik banjir daerah perbatasan Badung-Denpasar, terutama di beberapa daerah di Kuta. Kesadaran masyarakat yang masih kurang dengan membuang sam-

SERVICE

pah ke sungai, sehingga menyumbat drainase,” kata Kepala Bidang Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung, AA Dalem, Minggu (16/12). Ditambahkannya, permasalahan di Tukad Mati sebenarnya dari tahun ke tahun tetap sama. Namun, dengan sodetan yang dibuat di beberapa tempat banjir yang terjadi, cepat terserap dan masuk ke Tukad Mati. Banjir yang terjadi di beberapa kawasan di Kuta pada Jumat (14/12) lalu tak jauh dari kondisi alam, debit air yang tinggi dan terjadi pasang pada bulan mati. Demikian pula kondisi muara yang sempit. ‘’Untuk mengatasi banjir, sebenarnya ada solusi. Namun harus dibicarakan dengan berbagai pihak dan perlu pendalaman konsep yang lebih baik. Muara Tukad Mati perlu dibuatkan satu bendungan karet yang dapat mengatur air sungai dan laut secara taktis,” ujar Dalem. Diakuinya, pihaknya sudah

PIJAT TRADISIONAL

sempat melempar ide itu ke pada Balai Wilayah Sungai Kementrian PU, namun semua pertimbangan dan kebijakan itu ada pada kementrian. Menurut Dalem, keberadaan Tukad Mati hampir sama karakternya dengan Tukad Badung yang telah memiliki bendungan karet atau estuari dam. Yakni, sama-sama menjadi air buangan drainase, sehingga menjadi salah satu sungai induk untuk mengatasi banjir. Walau kondisinya berbeda jauh dengan Tukad Badung. Tukad Mati menurut Dalem, muaranya yang sempit saat ini sebenarnya sangat rawan. Demikian pula dengan banyaknya pembangunan di sekitar muara, mengakibatkan Denpasar dan Badung makin rawan banjir. Bendungan karet menurut Dalem, dengan ukuran yang sesuai dengan daerah muara, diperkirakan dapat mengendalikan banjir. Air pasang dari laut tak akan masuk ke sungai, ditahan di bendungan. Sementara air dari sungai dibuang dengan menggunakan pompa, sehingga air dapat dengan cepat terbuang ke laut.

Demikian pula ketika air begitu deras masuk ke daerah muara, segera dapat ditampung sehingga dapat mengurangi beban bantaran sungai yang mendapat limpahan air dari Tukad Mati. ‘’Semuan pertim-

bangan dan upaya mesti dilakukan. Kami berharap ada upaya bersama, sehingga daerah pariwisata Kuta tidak selalu terganggu dengan banjir yang terjadi tiap musim hujan,” pungkas Dalem. (kom)

Program Acara Senin, 17 Desember 2012 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:05 Wita 08:35 Wita 09:00 Wita 10:00 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Suluh Indonesia VOA Music Mix USA Dialog Kanwil Pajak Round Up The World Talkshow Kemendikbud Lejel Home Shopping Dokumenter nusantara ASEAN Puja Trisandya Dharma Wacana Berita Siang Lejel Home Shopping Klip Bali Tabaluga

14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 17:00 Wita 17: 05 Wita 17: 30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 21:35 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita 24:00 Wita

Yowana Live Gita Shanti Pabligbagan Sekilas Berita DW TV : Inovator Dharma Wacana PujaTrisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Solusi Alternatif : Klinik Jeng Ana Lintas Mancanegara Sekilas Berita Suluh Indonesia Sekilas Berita Lila Cita Calonarang VOA Music Mix USA Bali Channel Penutup

LAPTOP - Cuci AC - Kulkas - M.Cuci - P. Air, Dll. - WC mampet - Wastafel - Kuras WC 24 jam

C. 1506

KURSUS MURAH

C.1469

C. 1381 C. 1416

PLAYSTATION

KEAGENAN TIKET G. 460

SERVICE C. 1508

C.1443

C.1422

C. 1242

C. 1512

C.1440

C. 1479

G. 461


9

Denpost  senin, 17 desember 2012

IKLAN MEGA MINI - IKLAN MEGA EMAS  Tarif Iklan MEGA MINI - Mini biaya Mega hasilnya : Rp. 15.000,-/baris, minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)  Tarif Iklan MEGA EMAS : ukuran : 1 kolom x 50 mm B/W : Rp. 350.000,- / 10 kali muat, Berwarna Rp. 500.000,- /10 kali muat (bayar dimuka) + Rp. 50.000,- disiarkan adlibe 6 kali di Radio Genta Bali 96,1 FM

Informasi pasang iklan hubungi : Denpasar  Jakarta  Surabaya  Mataram

: (0361) 416665 (hunting) - Fax : (0361) 416679 e-mail:denpostbali@yahoo.com : (021) 5356271, 5357602 - Fax : (021) 5357605 : (031) 5633456 : (0370) 639543

obat kuat

lowongan

kontraktor

Kehilangan

rupa-rupa

massage

alternatif

Dicari 5 Or Karyawati (SLTA), Kasir (Diploma), 5 Or Sopir SIM B1, Hub. Mekar Abadi Bangunan, Jl. By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran (Sebelah Pompa Bensin Jimbaran).

Terima Renovasi, Desain & Bangun baru, Dak lantai keraton, Tambah tingkat tanpa pindah, Cepat, Ekonomis & Praktis. Hub : PT. DDW Jl. Mahendradata No. 234X Dps (0361) 8450799, 087888889729, 081511586913

Hlg Kartu Induk KIR KT 8852 KF A/n PT Pusaka Prima T. Hub. 8557375

Melayani Kredit dana Tunai Emas, Elektronik, Laptop, PS, Furniture, Dll. Syarat FC KTP Suami/Istri + KK, Status Rumah Kontrak/Rumah Milik. Hubungi: Yohanes 085237013832, 081999006539, 0361-8724563.

Terima Panggilan Massage + Luluran Hub: 081805649109.

Melayani Pasang Susuk, Buka Aura/ Pamor pengasihan/pelet, penglarisan usaha, karier, mendatangkan orang, puter giling, suami/istri selingkuh, tidak punya keturunan. Hub: 087861404518

Special Obat kuat: Arabian oil, Cobra oil, Vacum sport penis, Cialis, Condom lele. Penis & vagina getar, Utk wanita: pelangsing, penggemuk, telat bulan hamil. Hub. 08174745677

susuk berlian

DIJual rumah

DANA USAHA

jual-beli

Anda Butuh dana hari ini (1 hari pasti cair) B. 0,5% BPKB segala jenis mobil/motor. Truk, Bus (Bisa Over kredit) Proses mudah. Hubungi: 0361 - 8026010 / 081999290387 (Dewa) kami akan bantu anda

Electronic & Furniture Second: AC, PS2, LCD, TV, DVD, Compo, Kulkas, M.Cuci, Freezer, Laptop, Komputer H.Theatre, Compo, Bed, Mattras. SMS : 081338525244, Dijemput!!!!

M. 1410

Perusahaan Home Cleaning, Butuh Staff Cleaning Service Laki/Wanita, Sopir SMU, SIM A/C, Fas, Gaji UMK, THR, Bonus, Asuransi. Hub. 0361-9004488 M. 1494

promo Blackberry Jual Blackberry(Bergaransi 1 Th) BB Gemini 8520. 1,4Jt. BB Gemini CDMA 9330 950rb, BB Gemini 3G. 9300 1.5 Jt. BB Flip CDMA 9670 1,5 Jt. BB Essex 9650 1,5 Jt, BB Torch 9800 2,7 Jt. BB Onyx 1 9700 1,9 Jt. BB Appolo 9360 2,4 Jt. BB Onyx 2 9780 2,5 Jt. BB Belagio 9790 3,6 Jt. BB Storm 2 9550 1,5 Jt. BB Dakota hitam 9900 4,2 Jt. BB Gemini CDMA 8530 800 rb. BB Bold 9000 1,4 Jt. BB Davis 9220 1,8 Jt. BB Armstrong 9320 2,3 Jt, BB Monza 2,7 Jt. Info Hub Bagus Phone Cell 085737755777 / 087861395588. Alamat: Jl Sedap Malam 51, Br Kebonkuri Kesiman Dps (Bagus Phonecell). (Bisa Tukar Tambah Dengan HP Second) M. 1411

playstation

M. 1407

Hlg Kartu Induk KIR KT 8563 AT A/n PT Gatra Kaltim Jaya Hub. 8557375 M. 1408

M. 1453

Abah Hanafi susuk daya tarik kewibawaan, aura awet muda, Melayani terapi aura, bekam utk frigit, lemah sahwat dan segala penyakit d/a Jl. Cokroaminoto 339 (Depan Sekolah Gandhi) Telp. 0361-7888030

M. 1471

kOnsultasi Ibu Soleha Abdulah Bunda: melayani konsultasi masalah: “jodoh, penghasilan, karir, masa depan dan lain-lain” Memberikan solusi yang terbaik segala permasalahan Anda menurut Firman Tuhan (Allah) Hub: (0361) 3699582. M. 1466

travel PT. Waskita Tour & Travel melayani: penyewaan Bus Pariwisata untuk tour di Bali (25 seat, 30 seat, 35 seat, 40 seat, 48 seat), penyewaan mobil + sopir + BBM (kijang Inova, Kijang Kapsul, APV, Pregio, Xenia, Avanza, Isuzu Elf dll), Paket Tirtayatra, Voucher Hotel (Kelas Melati) Hub. Jl. Tukad Balian Gg. Nuri No.7 Dps, Telp. (0361) 7429218, 262441, Fax (0361) 262441 M. 1496

promo LAPTOP Promo Laptop & PC, CASH & KREDIT Tersedia Acer, Asus, Axioo, HP, Toshiba, Samsung Galaxy, Ipad Dll Laptop baru 150Ribuan/Bln Bisa tanpa DP/ DP=0

Atau pilih promo bulan ini : Anda bisa miliki Laptop Baru hanya dengan 95.000 saja, 100% Baru, Garansi resmi, Syarat cukup KTP, Anda telepon kami proses cepat!!! Hub Mar keting: Call/SMS ke : 0361-8248163 / 087861133775 / 085739839041 M. 1341

Minuman Sehat

M.1438

M. 1289

Dijual rumah lok strategis Padang Galleria Jl. Gunung Tangkuban Perahu LT.139 LB 110 3kt, 2km, pav lt 2 hrg 800 jt nego Hub. 8779046 M. 1489

peLANGSING TUBUH Turun / naik berat badan bergaransi, mengecilkan perut buncit, menghilangkan selulit, lemak, meningkatkan stamina & vitalitas alami, aman dan efektif, anda akan dipantau hingga berhasil hubungi Telp. 7409296, 081338730247 M. 1417

biro jodoh Nadin jnd muda, pmlik shorum mbl, sexy mlus, cr suami Hub: 2076565. Ida Bagus jjk 38th mapan, pth, cr istri berkasta serius H. 2184049. Putri gds 27 th PNS cr suami jjk/DD mau yg pntng serius H. 2076565. Arya DD 45 th mapan pesiar, cr istri tak mlh serius H. 2184049 M. 1394

SIMPATI : 081353994499, 081353998899, 081246052888, 081246744000, 082146182222, 082147166666, 082147122222, 082145244444, 081246522222, 081239323232, 081239322929, 081246515151, 081237535353, 081246757575, 082144838383, 082146767676, 082145393939, 082145959595, 081353999444, 081353999555, 082145373788, 082145272789, 082147168111, 081239695168, 081237803636, 081236301777, 082145291818, 081353957000, 081236304777, 081353975999, 081237144333, 081339600333, 081353996996, 081339478777, 081353986000, 081339735888, 081337516666, 081237545555, 081353975858, 081337515858, 081337518181, 082145131313, 082147242424, 082147232323, 082147262626, 081237608999, TERBATAS! XL 11 DIGITS MICRO SIM: ( 08174700106, 08174700250, 08174700092, 08174700093, 08174700096, 08174700053, 08174700076, 08174700061, 08174700065, 08174700263, 08174700261).XL : 081999279369, 081999525888, 081999065444, 081999948777, 081999951888, 087861425888, 081999343777, 087761007979, 081916515999, 081916206999, 081999552888, 081999162999, 08782376161, 081999315999, 081999800200, 081999372299, 081999278222, 081934311717. 081999505888, 081999343888, 081999199777. AS : 085333382666, 082340666222, 085339883456, 082340833333, 085338465758. FLEXI : 8000084, 9287000, 9267000, 7467666, 8232345, 7888910, 2740055, 8005111, 8004884, 8000220, 8000330, 8000083, 8000084, 8000017, 8000025, 8000073, 8000086, 8000037, 8611001, 8612255, 3658811, 3658822, 8848855, 8217890, 8857890, 2190219, 8792424, 8746868, 9161616, 9101010, 8882011, 8882012, 8882013, 3670300, 8882003, 8882004, 3694333, 3659696, 8218686, 3658844, 8880606, 3670300, 8884567,9224999, 2766666, 8020202, 8721777, 8390777, 8712323, 8713434, 8712244, 4010010, 8390909.SIMPATI & FLEXI SEJOLI : 081246 195 999 & 03619 195 999, 081239 623737 & 0361 8 623737.XL & FLEXI SEJOLI : 08199 9283000 & 0361 9283000, 08199 9264000 & 0361 9264000, 08199 9276000 & 0361 9276000, 08199 9236000 & 0361 9236000. SIMPATI & XL SEJOLI : 081 337 506 999 & 081 999 506 999, 08133 9 491888 & 081 99 9 491888, 08123 9 2 3 4 5 6 8 & 08199 9 2 3 4 5 6 8, 08123 9 2 3 4 5 6 9 & 08199 9 2 3 4 5 6 9, 08133 9609555 & 08199 9609555. TERTARIK?? HUBUNGI : JO CELL (0361) 7426618. M. 1425

promo laptop

Promo sampai dgn desember 2012

C. 1151

Agen obat ramuan herbal Tahesta (jantung sehat) hrg Rp 150 Rb/btl (wil Dps siap antar) khasiat: sakit kolestrol, asam urat, wasir, sembelit, gangguan pencernaan, stroke, thipes, dll. hub Pak Agoes tlp: (0361) 234238, 087851073568 Dps M. 1368

Dijual warnet 5 klean 1 selver plus meja lengkap. Hubungi. 085792103137, 081805580281. Komang M. 1477

SUDAHKAH TABUNGAN ANDA MEMILIKI 9 MANFAAT SEKALIGUS ? - Investasi jangka panjang - Gratis masuk RS - Uang tunai setelah keluar dari RS - Santunan kondisi kritis - Santunan cacat karena kecelakaan - Santunan meninggal - Santunan meninggal karena kecelakaan - Garansi setoran - Garansi penghasilan Hub: Gunawan (0361) 8005284 / 081805665234 / Pin BB 32220BC9

M. 1495

Bunga Massage Tradisional Full Body, Plus Lulur Panggilan, Rmh, Villa, Htl, Tenaga Wanita China, dan Jawa, Umur 20 th, Goot lokgen, Banyak Pilihan Hub. 0361-9100259, Hp 081999933150. M. 1456

dana cepat BPKB

Jaminkan BPKB motor/mobil/truk/ sertifikat anda. Proses cepat, syarat mudah. Hubungi kami sekarang juga!!! Bunga 0,4%. Data kami jemput ke rumah anda. Hub: 081999715172/03617884827 M. 1420

paranormal

M. 1427

HANDPHONE

tenda warung

M. 1437

M. 1405

M. 1409

Segar Bugar, delivery massage service ke villa, hotel, rumah, 60 rb/ jam, tenaga wanita muda profesional. Hub. 0361-7474145, 087861507333, 082147023555.

KREDIT : Laptop/Tablet, DP 0% Cepat/Mudah, Segala type dan merk, Hanya dgn syarat : Foto Copy KTP, Hub : MACS COMPUTER, Jln. Diponegoro No. 21 Tabanan (depan SMP N 1 Tabanan) Telp. (0361) 813084, 8564818, 082144042559

SHAMPOO Rambut

Shampoo rambut NONI Black Hair Magic terbuat dari bahan alami herbal, bebas dari campuran bahan kimia. Manfaat Shampoo rambut NONI Black Hair Magic : Menghilangkan ketombe, menyuburkan rambut, memberikan nutrient ke akar rambut, mencegah kerontokan rambut dan melindungi kulit kapala, menghitamkan rambut secara alami. Hubungi 0361- 8014999, 088 734 69072 M. 1478

jus ajaib

MENERIMA pasien Pria dan Wanita : Suami / Istri / Kekasih sering selingkuh sembunyi-sembunyi...? atau terang-terangan dihadapan anda ? bisa disembuhkan agar Suami / Istri / Kekasih rujuk kembali, Penyembuhan dengan air mata duyung untuk Pengasihan & Pelengket lMata Gajah / Buluh Perindu untuk pengasihan l Susuk berlian untuk membuka aura Kecantikan & Kewibawaan lMeramal jodoh dan karier lMasalah kluarga / Masalah dgn pacar. Bikin Penglaris Usaha dll. Hubungi Ibu Susi 08155777501 - 085792001875. JL. Patimura No. 59 Dps. ( Di Samping Apotik Kimia Farma ) M. 1426

atap baja ringan

M. 1465

M. 1483

M. 1418

menyewakan PS Rental PS2 dan PS3 *Menyewakan PS2 dan PS3 harian, ***PS2 + game + 3 Stik getar: 1 hr= Rp 30.000, ***PS3 + game + 2 stik ori 1 hr= Rp 75.000, 5 hr= Rp 350.000. ***Terima jual beli PS3, PS2, Iphone, Ipad, Blackberry, android. ***Hub: (0361) 8788585/ 081916251058 M. 1488

pemBIAYAAN cepat Angsuran super ringan jaminkan BPKB Motor / Mobil / Truk, Sertifikat. Hanya 3 jam aja dana langsung cair. Dapatkan bunga mulai 0,5 % Hubungi sekarang, kami langsung proses. BPKB dan Sertifikat anda adalah solusi usaha anda. Hub: 0361-8086919 / 085792136319 M. 1481

M.1464

PENGOBATAN alternatif Pondok Pesantren Raudhotusalam. “Ahmad Sultan Magrobi Albanteni”. Membantu anda dalam menangani segala pro-blem kehidupan, masalah rumah tangga, karier, jodoh, rejeki, pembukaan aura, pemasangan susuk, penyakit medis & non medis, santet/ guna2 dan menyediakan azimat. “Mahar seikhlasnya, mahar sebagian akan kami sumbangkan ke panti asuhan”. “Bukan janji tapi bukti!!”. Terima panggilan, 081936541922 / 081239580475 M. 1383

furniture

CMF mengerjakan kitchen set, bed set, workroom set, wardrobe, rak partici, rak usaha, rak buku, buffet TV, dll. Best price, good quality garansi 0361 7866488/085737948379 M. 1282

surya jaya catering

M. 1287

Menerima: Prasmanan Rp. 25 rb/ porsi, Nasi Kotak Rp. 15 rb, Kue kotak Rp. 5 rb, Nasi Yase Rp. 10 rb, dll. Telp: 8687225, 8955103, Hp: 081337299111, Jl. Tukad Irawadi 20 Panjer-Denpasar M.1439

Bahan : C-Truss Zincalume Kelas 1, Harga bersaing mulai Rp. 140.000/ M2 terpasang. Telp: 0361-2744637; 085737067277 (Garansi 15 tahun)

Pengobatan Tradisional Indonesia Dengan Juice Ajaib Telah terbukti dapat membantu penyembuhan Amandel, Ambein, Usus buntu, Kanker, Jantung, Stroke, Diabetes, Asam urat, Hepatitis A, B, C, Insomsia, Kolesterol/Saraf kejepit,dll. Meningkatkan Vitalitas seksual (pria & wanita), perampingan, mencerdaskan anak, peninggi badan alami, HIV/AIDS, Kanker, Stroke, Jantung, Diabetes satu-satunya yang berani memberikan garansi uang kembali!!! Siap Antar Untuk Wilayah Denpasar Info & Pemesanan Hub. ARI: 03612787788

Prm. Polri Blok E No.25 Blumbungan, Gerih-Badung Telp. 0361 2744637, HP. 085 737 067 277 M. 1316

M.1429

M. 1390

M. 1444

C. 1449

C. 1455

C. 1452

DPS 17 Desember 2012  

DPS 17 Desember 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you